Program 'Jariah' Resmi Diluncurkan di Masjid Agung Nurul Huda, Berdayakan UKM Lokal Melalui Berbagi Subuh Berkah
Program 'Jariah' Resmi Diluncurkan di Masjid Agung Nurul Huda, Berdayakan UKM Lokal Melalui Berbagi Subuh Berkah
Sumbawa, Amarmedia.co.id – Suasana penuh kebersamaan dan keberkahan menyelimuti Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa pada Jumat pagi ini. Selepas salat Subuh berjamaah, sebuah program inovatif bernama 'Jariah' (Jumat Berbagi dan Berkah) resmi diluncurkan. Program ini bertujuan untuk menyediakan hidangan pagi berupa panganan dan minuman hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal kepada ratusan jemaah salat Subuh, yang seluruh biayanya berasal dari infak dan sedekah jemaah masjid.
Program kolaboratif ini merupakan inisiatif bersama Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI Sumbawa, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumbawa, LazMKU Insan Samawa, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumbawa, Kopsyah BMT Insan Samawa, dan Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) Dompet Dhuafa.
Pada peluncuran perdana ini, sekitar 300 lebih jemaah, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, tumpah ruah menikmati sajian. Tiga jenis produk UKM lokal menjadi hidangan utama, yaitu nasi campur dari Dapur Mama Lulu (Kelurahan Brang Bara), Kopi Robusta Arumewangi (Kelurahan Seketeng), dan Ubi Goreng buatan Gorengan Ibu Nurmala (Kelurahan Pekat). Ketiga UKM ini memiliki lokasi usaha di sekitar Masjid Agung Sumbawa.
Rai Saputra, S.I.P., Ketua KPEU MUI Sumbawa sekaligus Ketua Pengurus Kopsyah BMT Insan Samawa, menjelaskan bahwa Program Jariah dirancang sebagai kolaborasi strategis untuk memperkuat semangat berbagi, khususnya di kalangan jemaah masjid, dengan skema pemberdayaan pengusaha kecil di sekitar masjid. "Diharapkan muncul kepekaan sosial antar sesama baik di kalangan jemaah maupun jemaah dengan pengusaha kecil," ujarnya.
Rai menambahkan harapannya agar inisiatif ini menjadi tonggak berdayanya ekonomi umat yang berawal dari masjid. "Bahkan ke depan melalui Koperasi Syariah yang kami bangun bersama teman-teman MUI dapat berkolaborasi dengan Baznas Sumbawa dan YWIB Dompet Dhuafa untuk membiayai permodalan syariah bagi UKM seputaran masjid, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan produk mereka," ungkapnya. Strategi ini diharapkan dapat mendorong jemaah melakukan pemesanan ulang ke UKM setelah mencoba produk mereka di program Jariah.
Senada dengan itu, H. Ardi Suzami, M.M.Inov., Ketua DKM Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa yang akrab disapa UAS, juga menyampaikan apresiasi tinggi dan berharap Program Jariah dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan. "Respon dari jemaah dan masyarakat sekitar masjid sangat positif dan berharap agar program Jariah dapat dilanjutkan dengan lebih baik yang melibatkan jemaah serta UKM yang lebih luas," tekan UAS.
Antusiasme juga datang dari jemaah. Muslimin, salah seorang jemaah Masjid Agung Nurul Huda, menyatakan ketertarikannya pada variasi hidangan. "Alhamdulillah sajian Subuh Berbagi hari ini dari Produk UKM sekitar masjid lebih variatif dengan adanya ubi dan kopi, semakin menambah sensasi rasa dan kenikmatan untuk kami jemaah di Subuh hari, insyaAllah akan lebih variatif dan lebih baik lagi sajian pada program Jariah selanjutnya," harap Muslimin.
Program 'Jariah' ini menjadi contoh nyata sinergi antara entitas keagamaan dan ekonomi dalam membangun kesejahteraan umat dari tingkat akar rumput, dengan masjid sebagai pusat penggeraknya. (AM)
What's Your Reaction?
