Posisi Sejarah Di Kehidupan Masyarakat

Oleh Nurlaila (Mahasiswi Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa ( UTS)

Jan 4, 2024 - 10:26
 0  62
Posisi Sejarah Di Kehidupan Masyarakat

Posisi sejarah dalam kehidupan masyarakat begitu penting karena kita berada di masa sekarang adalah hasil dari revisi masa lalu atau sejarah. Tapi banyak diantara kita yang menggap sejarah itu sebuah ilmu yang biasa- biasa saja dalam kata lain tidak penting sehingga banyak orang yang mendengar atau bertanya kenapa seorang mahasiswa mengambil ilmu sejarah.

Kurang lebih bunyi pertanyaannya ambil jurusan apa dek? Saya jawab ilmu sejarah dan Respon mereka kaget bukan karena mereka menganggap jurusan itu bagus tapi mereka kembali bertanya enggak capek apa belajar sejarah dari SD sampai – SMA palingan yang di pelajari itu- itu aja sejarah Indonesia. 

Mereka beranggapan bahwa sahnya sejarah sudah cukup di pelajari di bangku sekolah padahal yang selama ini kita pelajari di sekolah hanya lah sebagian teorinya saja sedangkan di bangku kuliah kita belajar banyak teori dan meneliti atau membuktikan kebenaran dari teori yang kita pelajari selama ini.

Sejarah menjadi sangat penting karena selalu hadir di sekitar kita contohnya sejarah suatu daerah seperti kebudayaan, adat istiadat, kepercayaan dan lain sebagainya yang di mana kita sebagai warga yang dinggal di daerah tersebut harus tau sejarah yang ada di daerah itu. Jika itu belum cukup meyakinkan bahwa sejarah selalu hadir di kehidupan kita maka lihatlah sejarah kelahiranmu, sejarah keluargamu yang di mana setiap hal yang kita jalani itu akan menjadi sebuah sejarah seperti hal nya kemarin itu karena telah berlalu akan menjadi sejarah dan hari ini akan menjadi sejarah.

Mungkin kita mengganggap sejarah tidak penting karena sedikit peminatnya dan peluang pekerjaannya cuman jadi guru maka kita salah besar karena hanya melihat dari "cover" saja tampa melihat isi yang ada di dalamnya atau yang dikandungnya.

Baiklah saya akan membahas mengapa peminat sejarah itu sedikit karena anak – anak mudah sudah termakan atau terpengaruh oleh anggapan- anggapan yang mengatakan bahwa sejarah sudah cukup dipelajari di bangku sekolah, dan bukan berarti peminatnya sangat minim berarti peluang pekerjaannya juga minim itu tidak minjamin karena buktinya banyak jurusan – jurusan lain yang memiliki banyak peminat tetapi peluang pekerjaannya yang dibutuhkan itu sangat minim jadi banyak tidaknya peminatnya sebuah jurusan itu tidak menjamin peluang pekerjaan karena semakin banyak peminat di suatu jurusan maka peluang pekerjaan yang dibutuhkan akan menjadi kecil.

Jurusan sejarah tidak hanya bisa menjadi guru itu tergantung dirinya mau berfokus ke mana jika dia mau jadi guru maka dia harus berfokus ke Pendidikan Sejarah tapi jika iya ingin menjadi sejarawan,jurnalis, politisi, penjaga museum dan lain sebagainya maka dia harus berfokus ke Ilmu sejarah. 

Kita tidak boleh beranggapan bahwa jumlah yang banyak itu sudah pasti selalu menang contohnya saja perang Nabi Daud melawan pasukan Jalut yang jumlahnya 500.000 di banding 3.000 mungkin secara logika kita berpikir pasti yang jumlah pasukan yang lebih banyak pasti akan menang tapi tahukah siapa pemenang dari peperangan ini. Pemenangnya adalah pasukan Nabi Daud AS, mungkin ini mustahil secara logika tapi ketika kita berfikir dengan iman ini tidak akan menjadi mustahil.

Seperti halnya jurusan sejarah peminatnya sedikit namun peluang pekerjaannya di cari karena tidak semua universitas atau institut memiliki jurusan sejarah jika ada pun peminatnya sangat minim peluang pekerjaan nya di cari 10 peminat sejarah hanya 9 jadi dia membutuhkan 1 orang lagi untuk melengkapi posisi yang kosong. Hal ini berbanding terbalik dengan jurusan yang memiliki banyak peminat banyak universitas dan insitut yang memiliki jurusan yang sama dan peminatnya pun sangat melonjak sedangkan peluang pekerjaannya dibutuhkan sedikit di ibaratkan peluang pekerjaannya di butuhkan 1 orang sedangkan yang melamar itu 10 orang berarti itu tergantung keberuntungan kamu.

Mungkin saya terpaksa mengambil jurun sejarah jujur ini pilihan ketiga saya, saya juga sempat beranggapan seperti orang – orang yang ada di luar sana yang beranggapan sudah capek belajar teori melulu, Tanpa peraktik selama 9 tahun tapi sejak saya mengenal sejarah saya coba belajar dan menelisik lebih dalam dan lebih jauh benar saja saya mulai tertarik dan penasaran karena di bangku kuliah kita tidak sekedar belajar teori tapi kita membuktikan kebenaran dari teori yang kita pelajari. 

Jadi kita tidak hanya mendengar dari mulut ke mulut tapi kita bisa melihat dengan mata kita sendiri walaupun ini tidak mudah saya jalani bukan karena susah tapi banyak orang yang bertanya kepada saya ambil jurusan apa dek? Saya menjawab ilmu sejarah kak. Kakak nya memberi anggapan kenapa mengambil jurusan ilmu sejarah kenapa tidak ambil jurusan biotek tapi karena saya sudah mulai tertarik dengan sejarah saya berani menjawab, saya sudah capek belajar rumus yang panjang namun jawabannya begitu singkat dan saya mau mempelajari bagaimana bisa mengembangkan satu kalimat bisa menjadi satu halaman.

Pesan dari saya jangan pernah minder jika jurusan mu peminatnya sangat minim justru kau harus bersyukur karena peluang pekerjaannya itu luas.

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow