Pemda Sumbawa Optimis Tingkatkan PAD, Bidik Pertumbuhan di Atas 10% pertahun dengan Strategi Ekstensifikasi dan Intensifikasi

amramr
Jul 2, 2025 - 07:45
 0  27
Pemda Sumbawa Optimis Tingkatkan PAD, Bidik Pertumbuhan di Atas 10% pertahun dengan Strategi Ekstensifikasi dan Intensifikasi

Pemda Sumbawa Optimis Tingkatkan PAD, Bidik Pertumbuhan di Atas 10% pertahun dengan Strategi Ekstensifikasi dan Intensifikasi

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id.Tim Penyusun RPJMD Kabupaten Sumbawa menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan proyeksi pertumbuhan di atas 10% pertahun hingga tahun 2030. Strategi ini, yang disusun oleh Kelompok Kerja (Pokja) 3 di bawah kendali Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda, Andi Kusmayadi, S.Pi., M.Si., akan fokus pada konsep intensifikasi dan ekstensifikasi

Kaharuddin SE.M.EcDev, Sekretaris BKAD Sumbawa, menjelaskan bahwa pertumbuhan PAD Kabupaten Sumbawa secara historis, dari tahun 2020 hingga 2024, memang telah di atas 10%. Namun, ia menyoroti "lonjakan" signifikan di tahun 2024 yang disebabkan oleh berlakunya bagi hasil keuntungan bersih dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), yang menyumbang kenaikan sekitar Rp40 miliar.

"Namun, di tahun 2025 ini, angka itu (bagi hasil keuntungan bersih AMNT) tidak lagi masuk ke PAD secara langsung, tetapi beralih ke lain-lain pendapatan daerah yang sah. Ini mempengaruhi kualitas pertumbuhan PAD kita," terang Kaharuddin dalam rapat bersama Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa Selasa 1 Juli 2025.

Hadir Pimpinan dan Anggota Pansus, Tim penyusun RPJMD Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Amri Rahman, Kepala Baprida Adi Nusantara S.Sos.MT, Sekretaris Bapenda Aulia Asman dan jajaran.

Meskipun demikian, Kaharuddin optimis bahwa secara kualitas, pertumbuhan PAD hingga tahun 2030 akan mencapai kisaran 60%, dengan estimasi angka dari Rp200 miliar hingga Rp400 miliar.

"Angka ini, Pak, kami sudah coba di atas 10% bahkan tadi malam kami sudah berusaha menghitung semua," ujar Kaharuddin. Ia mengakui bahwa proyeksi ini sempat diuji oleh seorang Doktor Amri yang mempertanyakan tingkat optimisme target tersebut, termasuk bagaimana review terhadap dana transfer dari pusat.

"Begitu kami uji, ternyata lumayanlah ini. Inilah yang kemudian menjadi evaluasi dari bahan beliau tadi malam, coba dinilai lagi. Kami sudah mencoba mengalokasi kembali dan memang ada kemungkinan kita akan coba evaluasi estimasi kita terhadap transfer, khususnya Dana Bagi Hasil (DBH)," tambahnya.

Kaharuddin juga menyinggung potensi besar dari PT Amman Mineral yang bisa menjadi pendorong PAD signifikan di masa depan.

. Ia menegaskan bahwa pendapatan yang disusun dalam RPJMD sudah dalam kondisi optimis, namun tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam proyeksi. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow