Ketua DPRD Kunjungi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Desa Kalimango
Ketua DPRD Kunjungi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Desa Kalimango
Sumbawa. Amarmedia.co.id– Sehari setelah peristiwa naas terjadi di Desa Kalimango, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH mengunjungi Korban dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Kalimango pada hari Minggu 9 Juni lalu.
Dirinya bertemu langsung dengan para korban dan keluarga pemilik rumah serta memberikan semangat kepada mereka untuk tabah menghadapi musibah tersebut.
Kehadiran Ketua DPRD bersama BPBD Kabupaten Sumbawa memberikan secercah semangat bagi keluarga korban. Dengan penuh rasa kekeluargaan Abdul Rafiq membersamai mereka dan memberikan bantuan pakaian, makanan siap saji, sembako untuk keperluan darurat mereka.
"Mari kita ulurkan tangan untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran baik moril maupun materiil. Siapapun pastinya tidak ada yang menginginkan adanya kejadian ini, tapi sebagai manusia beriman kita wajib tabah menghadapinya sebagai ujian Allah SWT dan bagi handai tolan dan masyarakat sekitarnya ini adalah ladang amal yang sangat besar untuk membantu meringankan saudara kita" ucapnya.
Diketahui bahwa telah terjadi kebakaran pada hari Sabtu, 8 Juni 2024 sekitar pukul 15.31 Wita. Tiga dari enam unit rumah kayu (panggung) yang berada di RT 03/ RW 06 di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, ludes terbakar.
Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa H Sahabuddin S.So.M.Si bahwa Total ada 6 unit rumah yang terdampak, 3 rumah ludes dan tiga lainnya sengaja dirusak agar apinya tidak merembet
Dikatakannya, peristiwa kebakaran rumah milik, Sigit, Syamsuddin dan Fatmawati tersebut menghanguskan seluruh rumah termasuk isinya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, karena rata-rata rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Sementara untuk rumah yang terdampak tersebut milik H.A. Rahman abu, Jamila, dan Isnaini H. Aziz. Ketiga rumah tersebut persis berada disamping rumah korban, sehingga untuk menekan terjadinya hal tidak diinginkan rumah tersebut sengaja dirusak.
Ia menyebutkan, adapun material yg terbakar yakni dokumen dan surat penting pemilik rumah dengan kerusakan total. Pihaknya pun masih terus melakukan investigasi lebih lanjut atas peristiwa tersebut salah satunya faktor penyebab kebakaran.
Untuk kerugian materil ditaksir mencapai Rp.450 juta untuk tiga unit rumah yang terbakar, sementara tiga unit yang terdampak sekitar Rp 60 juta.
Api tersebut berhasil kita padamkan sekitar pukul 17.30 setelah mengerahkan dua unit mobil pemadam yang berada di Kecamatan Utan dan Alas.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada karena di semester pertama tahun 2024 sudah ada sekitar 41 rumah yang terbakar. Kondisi tersebut juga didukung oleh musim kemarau, sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada.(AM)
What's Your Reaction?
