Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove

amramr
Dec 9, 2025 - 15:22
 0  24
Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove

Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove

Sumbawa Besa.Amarmedia.co.id -  09 Desember 2025 – Dalam upaya serius memitigasi bencana pesisir dan menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Penanaman 2.000 Bibit Mangrove.

Acara yang bertajuk "Aksi Mitigasi Vegetasi Berbasis Ekosistem" ini dipusatkan di lokasi strategis Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, pada hari Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menjadi mitra utama program lingkungan ini.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati, Agus Mustamin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi aktif dalam menyukseskan kegiatan penanaman ini. Beliau menegaskan bahwa aksi ini memiliki tujuan vital, yaitu memperkuat mitigasi bencana di wilayah pesisir Sumbawa.

“Dengan penanaman bibit mangrove ini, maka lingkungan akan semakin terjaga serta terhindar dari ancaman utama wilayah pesisir kita, yaitu abrasi pantai,” ujar Agus Mustamin. Beliau menekankan bahwa ekosistem mangrove merupakan benteng alami yang efektif melindungi daratan dari gelombang pasang.

Lebih lanjut, Staf Ahli Bupati berharap agar kegiatan positif semacam ini tidak berhenti hanya di Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring saja.

“Kami berharap kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus dilaksanakan di wilayah pesisir lain di Kabupaten Sumbawa yang juga rawan terdampak abrasi. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga kelestarian hutan serta lingkungan,” harapnya.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya kerja sama, "Kegiatan seperti ini tentu saja tidak bisa hanya mengandalkan salah satu pihak. Diperlukan kerja sama dan kekompakan dari semua elemen, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, untuk terus menjaga lingkungan agar terhindar dari kerusakan maupun bencana."pungkasnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow