APBD 2026 Turun Signifikan, Wabup Sumbawa Tekankan Strategi Kolaborasi Program Nasional

amramr
Nov 19, 2025 - 11:57
Nov 19, 2025 - 11:59
 0  89
APBD 2026 Turun Signifikan, Wabup Sumbawa Tekankan Strategi Kolaborasi Program Nasional

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna I dengan agenda Penyampaian Penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (19/11/2025), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. Turut mendampingi di kursi pimpinan, para Wakil Ketua DPRD yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitri, S.H., M.H.

Hadir mewakili eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang membacakan pidato penjelasan Bupati. Tampak hadir pula Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos, M.AP., jajaran Forkopimda, Kepala OPD, para Camat, serta Kepala Desa.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori mengungkapkan tantangan besar dalam penyusunan APBD 2026, yakni adanya kebijakan Pemerintah Pusat terkait penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

“Kebijakan ini berlaku bagi seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia, di mana total transfer ke daerah mengalami penurunan signifikan. Bagi Kabupaten Sumbawa, dampak penyesuaian tersebut mengakibatkan turunnya alokasi dana transfer dari Rp2,126 triliun pada tahun 2025 menjadi Rp1,568 triliun untuk tahun anggaran 2026. Terjadi penurunan sebesar Rp558,283 miliar,” jelas Wabup Ansori.

Kondisi ini mengharuskan Pemerintah Daerah melakukan penyesuaian prioritas pembangunan dan pagu anggaran sementara.

Strategi "Sumbawa Melesat Bersama PSN"

Meskipun menghadapi penurunan transfer dana, Pemda Sumbawa tetap optimistis dengan menyelaraskan program daerah dengan 15 Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Pemerintah Pusat pada 2026. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, Renovasi Sekolah, hingga Program Cek Kesehatan Gratis.

“Kita memiliki tekad kuat untuk berkolaborasi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memperjuangkan alokasi anggaran dari berbagai program prioritas tersebut. Semangat ini kita tegaskan melalui tagline: *Sumbawa Melesat Bersama PSN,” tegasnya.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun 2026 adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan". Target makro yang ditetapkan antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15% dan penurunan angka kemiskinan menjadi 10,86%.

Postur RAPBD 2026

Secara garis besar, postur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan adalah sebagai berikut:

Pendapatan Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,89 triliun. Angka ini menurun sekitar 22,82% dibandingkan target tahun 2025.

Belanja Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,92 triliun, menurun 21,79% dibandingkan tahun sebelumnya.

Defisit Anggaran: Tercatat sebesar Rp22,99 miliar, yang akan ditutup melalui Pembiayaan Netto yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Menutup penjelasannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah memulai pembahasan rancangan Perda ini sesuai jadwal. Ia berharap pembahasan dapat berjalan lancar hingga ditetapkan menjadi Perda tepat waktu demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow