Pesan Menyentuh Ketua OSIS di Purnasiswa SMAN 1 Sumbawa Besar : Perpisahan Hanya untuk Mata, Hati Tetap Bersama!"
Pesan Menyentuh Ketua OSIS Warnai Purnasiswa SMAN 1 Sumbawa: "Perpisahan Hanya untuk Mata, Hati Tetap Bersama!"
Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Acara pelepasan Purnasiswa siswa-siswi SMAN 1 Sumbawa Besar angkatan ke-63 pada Sabtu (10/5/2025) diwarnai momen haru dan pesan mendalam dari Ketua OSIS periode 2022/2023, Muhammad Affan Hanafi. Mewakili 338 siswa yang dilepas, Affan menyampaikan pidato perpisahan yang menyentuh hati dan sanubari para hadirin.
Mengawali pidatonya, Affan mengenang masa-masa awal mereka memasuki SMAN 1 Sumbawa Besar pada Rabu, 20 Juli 2022 dengan penuh harapan. Ia merangkum perjalanan tiga tahun yang penuh dengan 1001 pengalaman berharga, mulai dari menjadi angkatan pertama yang merasakan Kurikulum Merdeka, menghadapi keraguan dalam memilih kelas peminatan, hingga menuntaskan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan penuh tanggung jawab.
"Namun beruntungnya, dari sanalah kita belajar tentang arti perjuangan yang sesungguhnya, tidak hanya dari buku tapi juga dari Bapak Ibu guru yang menakjubkan," ujar Affan dengan nada penuh terima kasih. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada para guru atas didikan, tuntunan, dan kasih sayang yang telah mereka berikan. "Tak ada yang dapat Kami persembahkan sebagai balasan atas apa yang Bapak Ibu berikan selain beribu Terima kasih," imbuhnya.
Penghormatan yang besar juga disampaikan Affan kepada orang tua yang telah memberikan dukungan tanpa lelah. "Tanpa jerih payah orang tua kami, tak mungkin kami menjadi pribadi seperti saat ini. Terima kasih karena doa-doa orang tua yang selalu lebih dulu sampai," tuturnya dengan haru.
Mengaitkan dengan tema purnasiswa tahun ini, "Menggenggam Masa Depan, Meluaskan Harapan," Affan menegaskan bahwa setelah bimbingan dari guru dan orang tua, mereka tidak akan berhenti melangkah, melainkan akan terus menciptakan mimpi-mimpi baru. Ia juga memberikan semangat kepada adik-adik kelas yang masih berjuang untuk berusaha lebih keras dan menjadi angkatan yang lebih baik demi kemajuan almamater tercinta. "Kepada keluarga besar SMAN 1 Sumbawa Besar, tetaplah gaungkan sekolah hebatnya dengan jargon we are the first we are the best! serunya.
Di akhir pidatonya, Affan menyampaikan sebuah harapan besar dengan mengutip kalimat dari penyair Persia, Jalaluddin Rumi. "Saya pribadi juga memiliki satu harapan besar agar teman-teman mengingat kalimat dari Jalaluddin Rumi, seorang penyair dari Persia yang menyatakan perpisahan hanya untuk orang-orang yang mencintai dengan matanya. Karena untuk orang yang mencintai dengan hati dan jiwanya tidak akan ada kata perpisahan." kutipnya.
Dengan pesan yang mendalam ini, Affan mengajak seluruh teman seperjuangannya untuk mengakhiri masa putih abu-abu dengan rasa syukur, keberanian, dan kesadaran bahwa kenangan di SMAN 1 Sumbawa Besar akan selalu mereka cintai selamanya.
Selain Affan, perwakilan siswa lainnya, Adrian, juga menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris yang menekankan pentingnya menghadapi masa depan dengan percaya diri dan semangat pantang menyerah, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah menjadi teladan.
Dalam pelepasan Purnasiswa Siswa SMA Negeri 1 Sumbawa besar juga dirangkaikan dengan launching Buku Ajar Muatan Lokal (Mulok) dan pemberian apresiasi kepada para guru senior yang akan memasuki purna tugas. Pemberian apresiasi dan penghargaan kepada siswa dan siswi berprestasi di tingkat nasional dan peringkat sepuluh besar ijazah(AM)
What's Your Reaction?
