Perkuat Identitas Daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Pemkab Sumbawa dan UNSA Sinergi Daftarkan Kekayaan Intelektual Budaya Samawa
Perkuat Identitas Daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Pemkab Sumbawa dan UNSA Sinergi Daftarkan Kekayaan Intelektual Budaya Samawa
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bertempat di bangunan bersejarah Istana Dalam Loka, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama PT AmMan Mineral Nusa Tenggara menggelar pertemuan strategis pada Senin (2/3/2026).
Pertemuan ini membahas komitmen bersama dalam pelestarian dan perlindungan hukum terhadap warisan budaya lokal melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP, M.M.Iniv, serta Wakil Ketua DPRD, Zulfikar Demitry, SH. MH.
Turut hadir pula Senior Manager PT AMNT, General manajer Comunity Development PT Amman, ketua Dekranasda Sumbawa, perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi NTB, akademisi dari Universitas Samawa, tim peneliti, serta budayawan senior, Bapak Hasanuddin dan Aris Zulkarnain
Komitmen Pemberdayaan Lewat Budaya
Dalam kesempatan tersebut, Manager Community Development (Comdev) PT Amman Mineral, Dimas Purnama, menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan pilar penting dalam program pemberdayaan masyarakat yang diusung perusahaan.
"Kami melihat program preservasi budaya ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam aspek kehidupan sosial budaya. Kami ingin memastikan bahwa kebudayaan Sumbawa, baik itu ragam maupun corak motifnya, tidak hanya bisa dinikmati hari ini, tetapi juga terlindungi secara hukum," ujar Dimas.
Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan kajian mendalam bersama tim akademisi dan peneliti untuk melakukan dokumentasi serta analisis terhadap berbagai ekspresi budaya Samawa. Langkah ini diambil agar dalam waktu dekat, kekayaan budaya tersebut mendapatkan pengakuan resmi melalui sertifikat Kekayaan Intelektual (HAKI).
Melampaui Sekadar Dokumentasi
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyambut baik inisiatif ini. Senada dengan hal tersebut, pihak PT Aman Mineral menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPRD. Dimas Purnama menekankan bahwa upaya ini tidak boleh berhenti pada tahap pendaftaran saja.
"Tujuan besar kita adalah konservasi dan dokumentasi yang baik. Kita ingin memastikan generasi mendatang bisa terus mempelajari, menikmati, dan berkreasi dengan warisan budaya yang ada. Masih banyak kekayaan budaya kita yang perlu kita gali kembali bersama-sama," tambahnya.
Kolaborasi Berkelanjutan
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya kolaborasi lintas sektor antara korporasi, pemerintah, akademisi, dan lembaga adat. PT Amman Mineral berkomitmen untuk terus membuka ruang masukan dari para tokoh masyarakat dan budayawan demi memastikan langkah pelestarian ini berjalan sesuai dengan nilai-nilai asli masyarakat Samawa.
Dengan adanya langkah pendaftaran KIK ini, diharapkan hak moral dan ekonomi atas karya budaya masyarakat Sumbawa dapat terlindungi dari klaim pihak luar sekaligus meningkatkan kebanggaan kolektif warga Tau Samawa. (AM)
What's Your Reaction?
