Edy Sofyan Gole: Panti Annisa Adalah "Kawah Candradimuka" dan Ruang Kolaborasi Kebaikan Bersama Lescaya

amramr
Mar 8, 2026 - 18:29
 0  31
Edy Sofyan Gole: Panti Annisa Adalah "Kawah Candradimuka" dan Ruang Kolaborasi Kebaikan Bersama Lescaya

Edy Sofyan Gole: Panti Annisa Adalah "Kawah Candradimuka" dan Ruang Kolaborasi Kebaikan Bersama Lescaya

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Suasana khidmat menyelimuti Panti Asuhan Putri Annisa pada Sabtu (7/3/2026), bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H. Di tempat yang penuh keberkahan tersebut, Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati (Lescaya) resmi meluncurkan Mars Lescaya sekaligus menggelar aksi Ramadan Berbagi.

Sekretaris Pondok Asuhan Yatim dan Dhuafa Putri Annisa, Edy Sofyan Gole, dalam sambutannya memberikan perspektif mendalam mengenai arti penting kolaborasi antara lembaga seni religi dengan institusi sosial seperti panti asuhan. Bagi Edy, Panti Annisa bukan sekadar tempat penampungan, melainkan sebuah wadah penggemblengan karakter.

Dalam sudut pandangnya yang visioner, Edy Sofyan Gole menegaskan bahwa Panti Asuhan Putri Annisa adalah sebuah "Kawah Candradimuka". Tempat ini didedikasikan untuk menggembleng dan memberikan eksistensi bagi anak-anak yatim dan duafa agar memiliki masa depan yang cerah.

"Secara konstitusi, memelihara fakir miskin adalah tugas pemerintah atau begara Namun, kami mengambil alih fungsi itu untuk membantu negara dalam mencetak kader-kader bangsa dan calon pemimpin daerah yang berakhlak," tegas Edy. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh fasilitas panti, mulai dari musala ber-AC, gedung serbaguna, hingga asrama, dibangun atas dasar gotong royong masyarakat.

Pesan Edy yang paling membekas adalah saat ia menyampaikan analogi filosofis tentang ayam dan parfum. Ia mengingatkan hadirin bahwa manusia seringkali terjebak pada nama dan identitas duniawi, namun pada akhirnya semua akan kembali pada satu sebutan: Almarhum.

"Manusia punya banyak nama, tapi saat meninggal semua disebut Almarhum. Berbeda dengan ayam yang setelah mati justru punya banyak nama, ada ayam goreng hingga ayam geprek," ujarnya yang disambut senyum hadirin. Begitu pula dengan parfum mahal yang di masa tua akan berganti menjadi aroma minyak kayu putih.

"Makna yang bisa kita petik adalah, orang yang cerdas adalah mereka yang ingin bahagia di dunia dan akhirat. Salah satu jalannya adalah dengan menjadi sahabat bagi anak yatim dan fakir miskin. Itulah nutrisi hati yang sesungguhnya," tambah Edy.

Simbiosis Mutualisme dan Spirit Selawat

Edy Sofyan Gole juga memuji eksistensi Lescaya yang dipimpin oleh Ibu Nuraini Syehan Assegaf. Ia memandang kehadiran Lescaya di Panti Annisa sebagai bentuk simbiosis mutualisme. Ia bahkan membuka pintu lebar-lebar bagi majelis selawat mana pun di Sumbawa untuk menggunakan fasilitas panti guna kegiatan syiar.

Mengenang sejarah, Edy menceritakan perjalanan panjang musik selawat di Sumbawa, mulai dari kegiatan di Sanggar Seni hingga selawat akbar di depan kantor Bupati. Ia merasa bangga karena semangat "bunda-bunda" di Sumbawa dalam menghidupkan selawat kini semakin terorganisir melalui Lescaya.

Peluncuran Mars Lescaya

Acara puncak ditandai dengan peluncuran resmi Mars Lescaya. Edy Sofyan Gole bersama maestro budaya Agus Irawan dan jajaran pengurus Lescaya secara bersama-sama mengucap "Bismillahirrahmanirrahim" sebagai tanda dimulainya perjalanan baru Lescaya dengan identitas lagu penyemangat tersebut.

"Jangan sampai organisasi ini layu sebelum berkembang. Mars ini harus menjadi penguat spirit kita dalam membangun umat. Kita mulai semuanya dengan hati," tutup Edy sebelum prosesi peluncuran.

Kegiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama ini menjadi bukti nyata bagaimana sudut pandang kemanusiaan dan seni religi dapat bersatu di bawah atap Panti Asuhan Annisa demi kebermanfaatan masyarakat Sumbawa yang lebih luas.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow