Peringati Harlah Kolaboratif di Lapangan Pahlawan, Kojas dan RPJR Buktikan Ketangguhan Perempuan Tau Tana Samawa
Peringati Harlah Kolaboratif di Lapangan Pahlawan, Kojas dan RPJR Buktikan Ketangguhan Perempuan Tau Tana Samawa
Sumbawa, Amarmedia.co.id— Kemeriahan dan suasana penuh kehangatan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Komunitas Janda Samawa (Kojas) Sumbawa yang dirangkaikan dengan HUT ke-4 Relawan Perempuan Johan Rosihan (RPJR). Acara puncak kolaborasi dua organisasi perempuan tersebut digelar megah di Lapangan Pahlawan, Kabupaten Sumbawa, pada Minggu malam (23/8/2026).
Dengan mengusung tema "Beriman, Berdaya, Kuat, dan Bersemangat Mengabdi untuk Rakyat", kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan ketangguhan, kemandirian, serta peran aktif perempuan Samawa dalam pembangunan daerah.
Suasana malam peringatan yang bertepatan dengan momentum bulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut dibuka dengan penampilan anggun kelompok Hadrah Al-Islah dari Kecamatan Moyo Utara yang mengenakan busana putih berpadu jilbab merah. Acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan pembacaan doa yang dipimpin oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sumbawa, Ustadz M. Lutfi Maki, S.Pd., M.Si., serta pembacaan sholawat oleh grup Forsa Sumbawa.
Kegiatan kolaboratif ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh nasional, hingga lintas organisasi di Kabupaten Sumbawa, di antaranya:
H. Johan Rosihan, ST., MH. (Anggota DPR RI / Wakil Ketua Banggar DPR RI Fraksi PKS) bersama istri, Hjh. Wahidah Hakim Johan Rosihan, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov.,Asisten I Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Sumbawa, mewakili Bupati Sumbawa Rachman Ansori, S.Sos., M.Si. Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, termasuk Kasdim 1607/Sumbawa dan Kapolsek Sumbawa, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, budayawan, pimpinan organisasi se-Kabupaten Sumbawa, serta keluarga besar Kojas dan RPJR.
Penyampaian Laporan dan Ungkapan Ketangguhan Organisasi
Ketua Kojas Sumbawa sekaligus Ketua Panitia, Ibu Masri, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur mendalam atas perjalanan dua tahun Kojas dan empat tahun perjalanan RPJR. Bagi Kojas, bertambahnya usia bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas dinamika perjuangan sepanjang periode 2025–2026.
"Kojas terus berusaha hadir dan memberikan manfaat nyata. Kami rutin menggelar pengajian bulanan, lomba sholawatan Ramadan, peringatan Maulid Nabi, hingga aksi sosial seperti penggalangan dana, berbagi takjil, dan pembagian sembako. Kojas juga aktif dalam ajang olahraga, gerak jalan HUT RI, hingga gotong royong," ujar Masri.
Ia menegaskan agar publik tidak memandang Kojas sekadar dari nama atau status anggotanya, melainkan sebagai rumah kebersamaan dan wadah pemberdayaan.
"Jangan melihat Kojas hanya dari nama dan statusnya. Jadikan Kojas sebagai tempat saling menguatkan dan membuktikan bahwa perempuan Tau Tana Samawa mampu berkarya serta berkontribusi nyata," tegasnya.
Dukungan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap rekam jejak serta kiprah Kojas di tengah masyarakat.
"Kojas luar biasa kiprahnya. Kami di lembaga legislatif senantiasa memberikan dukungan penuh untuk berbagai kegiatan positif yang digagas. Terima kasih juga kepada Bapak H. Johan Rosihan yang terus mendampingi. Selamat ulang tahun untuk Kojas Sumbawa dan RPJR, semoga semakin jaya, kuat, dan sukses membangun Tana Sumbawa yang kita cintai," ungkap Nanang.
Sambutan Bupati Sumbawa: Komitmen Pembangunan Responsif Gender
Mewakili Bupati Sumbawa, Asisten I Sekda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.Si., membacakan amanat tertulis dari Pemerintah Daerah. Pemkab Sumbawa memberikan apresiasi tinggi atas keberadaan Kojas dan RPJR yang dinilai berhasil merangkul serta memberdayakan perempuan secara inklusif.
"Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi keberadaan Kojas. Kojas dibentuk bukan untuk eksklusivitas, melainkan merangkul dan memberdayakan perempuan. Perayaan tahun ini terlihat jauh lebih berkembang dibanding tahun sebelumnya, membuktikan adanya peningkatan aktivitas yang menyentuh kesejahteraan keluarga dan masyarakat," kata Rachman Ansori
Pemkab Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan yang responsif gender pada tahun 2026 ini melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) di seluruh lini pembangunan.
"Kami berharap Kojas dan RPJR tidak berhenti di acara seremonial. Doronglah lahirnya produk-produk unggulan dari ibu-ibu anggota, lalu kolaborasikan dengan dinas terkait. Jika ada anggota yang jatuh, bantu untuk bangkit; jika ada produk bagus, bantu pasarkan. Pemkab Sumbawa siap mendukung," lanjutnya.
Bupati Sumbawa juga menyampaikan ucapan selamat melalui pantun penutup:l “Motor pergi ke Empang membawa terasi, kalau Kojas terus berkembang, Bupati siap ikut promosi.”*
Arahan Anggota DPR RI H. Johan Rosihan: Keberanian dan Menjaga Martabat
Sebagai pembina dan tokoh nasional pendamping, Anggota DPR RI / Wakil Ketua Banggar DPR RI, H. Johan Rosihan, ST., MH., menyampaikan pandangan mendalam mengenai keberadaan Kojas dan RPJR.
Menurut Johan, keberanian kaum perempuan menyatakan diri dan tergabung dalam Komunitas Janda Samawa merupakan langkah maju yang harus dihormati dan diubah sudut pandangnya oleh masyarakat.
"Memperkenalkan diri dalam sebuah komunitas janda itu butuh keberanian tersendiri. Ini harus mengubah cara pandang (mindset) publik. Menjadi janda bukanlah pilihan, melainkan takdir dan jalan hidup. Maka tugas kita bersama—para tokoh dan pemerintah—adalah menjaga, menghormati, dan mendukung mereka agar tetap bermartabat serta mandiri," puji Johan Rosihan.
Ia menekankan pentingnya filosofi lokal Samawa “Saling Tulung, Saling Tulang, Saling Totang (saling tolong, saling menopang, dan saling mengingatkan) sebagai pijakan utama gerakan sosial Kojas dan RPJR.
Khusus untuk jajaran Relawan Perempuan Johan Rosihan (RPJR), Johan memberikan pesan khusus mengingat keberadaan namanya dalam struktur dan nama organisasi tersebut.
"Kepada ibu-ibu RPJR, di belakang organisasi Ibu ada nama saya. Tolong jaga nama baik tersebut dengan terus menghadirkan kerja-kerja sosial yang santun, terkoordinasi dengan pemerintah, serta selalu membawa manfaat bagi masyarakat luas. Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain (Khairunnas anfahum linnas)," pesan Johan.
Seluruh rangkaian perayaan perayaan HUT ke-2 Kojas dan HUT ke-4 RPJR tersebut diakhiri dengan pemotongan tumpeng, pembagian hadiah kepada para juara, foto bersama, serta ramah tamah antar-elemen masyarakat yang hadir dengan penuh suka cita. (AM)
What's Your Reaction?