Mengukir Harapan di Tanah Rantau: Kisah Inspiratif Beasiswa AMMAN Scholars yang Membawa Senyum Orang Tua Sumbawa
Oleh : Abdul Ma'ruf Rahmat
Mengukir Harapan di Tanah Rantau: Kisah Inspiratif Beasiswa AMMAN Scholars yang Membawa Senyum Orang Tua Sumbawa
Sumbawa,Amarmedia.co.id (16 Oktober 2025) – Di tengah tantangan ekonomi dan keterbatasan akses pendidikan unggulan, Beasiswa AMMAN Scholars muncul sebagai jawaban yang membawa nafas lega dan harapan baru bagi banyak keluarga di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Program yang diinisiasi oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) ini tak hanya menjanjikan pendidikan vokasi di sekolah unggulan Pulau Jawa, tetapi juga menjadi kisah inspiratif tentang kemandirian siswa, dukungan tulus orang tua, dan komitmen untuk kembali membangun daerah.
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) senantiasa melakukan beragam inisiatif berkelanjutan yang tertuang dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Inisiatif ini mencakup pengembangan kapasitas masyarakat, agar dapat memaksimalkan kesejahteraan dan potensi sumber daya manusia dan wilayah, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa (KS).
Visi PPM AMMAN adalah, “Komunitas di mana AMMAN beroperasi, memiliki ekosistem sosial budaya dinamis yang menghasilkan peluang luas bagi semua untuk berkembang.” PPM AMMAN dijalankan melalui tiga pilar, yakni Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi), dan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan).
Bagi orang tua, Beasiswa AMMAN Scholars adalah karunia yang meringankan beban secara signifikan. Program ini menanggung seluruh biaya, mulai dari pendidikan, uang saku, akomodasi, hingga pendampingan.
Inilah yang dirasakan oleh Ibu Erni Suryani Santika, ibunda dari Annida, siswi yang kini menempuh pendidikan di SMK PGRI 1 Kudus.
Dengan nada penuh syukur, Ibu Erni mengungkapkan dampak berlipat ganda dari beasiswa ini.
"Terhadap PT Amman, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Secara akademis, Annida sangat terbantu, dan dari sisi keuangan, kami jadi bisa menabung untuk kebutuhan adek Annida," tuturnya diwawancara awak media pada 13 Oktober 2025 lalu.
Kisah Annida juga menjadi bukti bahwa peluang emas seringkali datang melalui jaringan. Awalnya, ia mengetahui adanya program ini berkat informasi dari senior yang sudah lebih dulu menjadi penerima beasiswa AMMAN Scholars. Sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya berbagi informasi dan semangat antarsesama pelajar.
Foto : Ibu Erni Suryani Santika, ibunda dari Annida bersama Bupati Sumbawa dan para siswa yang mendapat beasiswa Amman scholars
Semangat Merantau Raih Beasiswa: Muhammad Imtihan Ramadhan Lolos Seleksi Aman Scholar
Tak kalah inspiratif, kisah Muhammad Imtihan Ramadhan, menyoroti pentingnya kemandirian dan tekad bulat dalam meraih mimpi. Imtihan membuktikan bahwa inisiatif harus datang dari diri sendiri.
Diceritakan ibunya, Yuliani rasa bangga dan haru menyelimuti keluarga Lalu Muhammad Imtihan, seorang pemuda dari Dusun Pernang, Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer Sumbawa, yang berhasil meraih beasiswa bergengsi Aman Scholar. Keberhasilan Imtihan ini menjadi inspirasi, terutama karena prosesnya yang menunjukkan kemandirian luar biasa.
Imtihan lolos setelah melalui serangkaian tahapan seleksi ketat, meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan tes kesehatan. Menurut sang ibu, yang baru-baru ini diwawancarai, (13/10/2025) inisiatif penuh datang dari Imtihan sendiri.
"Prosesnya anak ini mandiri, dia sendiri yang mencari informasi," ungkap sang Ibu dengan nada syukur.
Kemandirian Imtihan, yang juga merupakan alumni pesantren di Kabupaten Sumbawa, sudah terlihat sejak awal. Jauh dari orang tua bukan halangan, bahkan telah membentuknya menjadi pribadi yang tangguh. Sang ibu menceritakan bahwa meskipun Imtihan telah terbiasa hidup mandiri berkat didikan pondok, mereka sebagai orang tua tetap rutin menanyakan kabar.
"Kami selalu menanyakan kabarnya karena memang jauh ya dari orang tua. Dan dijawab anak kami bahwa di sini aman saja dan kondisi pendidikan nyaman," tambahnya.
Orang tua Imtihan menyatakan restu sepenuhnya atas keputusan anaknya demi masa depan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Amman, berharap program beasiswa ini dapat terus membantu siswa dari berbagai kalangan, terutama menengah ke bawah, karena program ini dinilai sebagai peluang unggulan bagi mereka yang memiliki niat dan tekad kuat. Mereka juga mendukung penuh agar program Amman Scholar ini terus dikembangkan di masa mendatang, demi memotivasi siswa-siswa lain.
Imtihan kini menempuh pendidikan vokasi dengan fasilitas yang diakui lebih lengkap di SMK Umar Said Kudus dengan jurusan Software Engineering, Animation, Graphic Design, Printing Technology. Sang ibu menceritakan ambisi sederhana namun mendalam dari anaknya "dia sekolah untuk mencari kerja." Sempat bercita-cita menjadi guru, kini Imtihan berada di jalur yang berpotensi menjadikannya pekerja ulet dan terampil di bidangnya.
Harapan terbesar orang tua Imtihan adalah agar setelah menyelesaikan pendidikan vokasinya, ia bisa langsung bekerja, meski pun telah disampaikan bahwa lulusan program ini tidak terikat harus masuk ke perusahaan PT Amman, melainkan bisa juga ke perusahaan lain berkat skill yang dimiliki.
"Mudah-mudahan dengan kiat-niat dan tekadnya yang bulat dia bisa meraih masa depannya," kata sang Ibu.
Orang tua Imtihan berpesan kepada orang tua lain untuk terus memotivasi anak-anak mereka, karena beasiswa Amman diyakini dapat menjamin masa depan yang lebih baik. Dukungan dari orang tua, baik melalui doa, semangat, maupun motivasi, adalah kunci utama keberhasilan.
Keberangkatan Muhammad Imtihan Ramadhan dan siswa lain menuju tempat pendidikannya juga mendapatkan kehormatan dengan dilepas secara langsung oleh Bupati Sumbawa, menjadi pesan kuat bagi generasi muda: keberhasilan dimulai dari inisiatif pribadi.
Proses seleksi AMMAN Scholars selalu dijalankan secara terbuka, objektif dan akuntabel, serta dilakukan dengan ketat dan melibatkan pihak ketiga yang independen dan tenaga pengajar dari masing-masing sekolah mitra. Proses seleksi dan rekrutmen AMMAN Scholars terdiri dari beberapa tahapan, yakni:
- Seleksi administrasi dokumen dan penulisan motivation essay melalui microsite AMMAN Scholars;
- Seleksi tes potensi akademik oleh tenaga pengajar SMK mitra (termasuk portofolio/contoh karya dan tes fisik untuk beberapa bidang jurusan);
- wawancara panel; dan
- Medical Check Up atau tes kesehatan.
Kriteria penilaian dari setiap jurusan akan disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi di industri yang berhubungan dengan jurusan tersebut. Implementasi seleksi juga akan difasilitasi oleh pihak ketiga/lembaga yang kredibel dalam pengembangan sumber daya manusia untuk membantu AMMAN melakukan keseluruhan proses seleksi dan rekrutmen dengan objektif, serta sesuai dengan bobot nilai yang dibutuhkan. Beasiswa SMK Unggulan AMMAN adalah beasiswa prestasi, sehingga calon AMMAN Scholars akan diseleksi berdasarkan kompetensi, agar semua calon dari berbagai latar belakang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan beasiswa.
Pesan dari Petinggi AMNT dan Bupati Sumbawa serta Harapan Mulia untuk Daerah
Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen PT AMMAN dalam pilar Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), yang bertujuan menciptakan generasi muda unggul dan kompetitif.
Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menegaskan fokus mereka: "Pendidikan berkualitas dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri adalah kunci untuk membuka potensi dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda."
Dukungan yang diberikan kepada AMMAN Scholars terdiri dari beasiswa pendidikan formal (Sekolah Menengah Kejuruan dan Diploma 3) dan pendidikan non-formal (pelatihan). Kedua program vokasi ini ditujukan kepada pemuda/i KSB dan KS sebagai penerima manfaat program untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang menghasilkan sumber daya manusia terampil, siap kerja sesuai dengan kebutuhan industri, memenuhi permintaan lapangan pekerjaan, membangun spirit kewirausahaan dan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas.
Beasiswa pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh AMMAN dirancang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, agar sesuai dengan kebutuhan industri dan visi pemerintah daerah dalam mengembangkan wilayah. AMMAN juga berkolaborasi dengan mitra strategis yang kompeten dan terdepan, seperti sekolah-sekolah unggulan di bidang vokasi yang juga membantu AMMAN Scholars membangun portofolio pengalaman kerja melalui berbagai project dan on the job training, pembiasaan teknologi terbaru, serta job connect dengan industri setelah kelulusan.
Dari tahun 2021 hingga 2025, AMMAN telah mendukung 239 siswa yang mendaftar di sekolah menengah kejuruan (SMK) terkemuka di Kudus, Malang, dan Ponorogo; yang terpilih melalui tahapan seleksi yang ketat dan transparan. Beberapa fokus jurusan pada bidang seperti teknik kelautan, teknik listrik, desain grafis, pengembangan situs web/aplikasi, kulinari, desainer mode, dan banyak lagi. Setiap program berlangsung selama 3–4 tahun per angkatan, dan 2 kelompok siswa—total 78 orang—dengan bangga lulus pada tahun 2024 dan 2025. Bidang studi yang dipilih mengikuti kurikulum yang selaras dengan industri, memastikan lulusan memiliki keterampilan dan siap pakai di dunia kerja. Siswa juga menyelesaikan magang di perusahaan-perusahaan terkemuka, memberi mereka pengalaman praktis yang berharga. "Lebih penting lagi, program studi yang dipilih dirancang untuk membuka peluang kerja di luar sektor pertambangan, memberikan opsi karier yang lebih luas bagi peserta didik" imbuhnya.
Harapan mulia juga disuarakan oleh para orang tua. Meskipun fokus pendidikan vokasi ini adalah siap kerja, Ibu Eni Suryani Santika memiliki cita-cita yang lebih tinggi: agar para lulusan dapat kembali dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa.
Harapan ini sejalan dengan pesan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat melepas para siswa. Dirinya berpesan agar mereka menjadi teladan dan menjaga nama baik daerah. "Kemandirian dan kemampuan belajar mandiri sangat penting. Gunakan kesempatan ini untuk berkembang dan raih cita-cita," pesan Bupati.
Bupati Sumbawa juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi PT AMMAN yang terus berperan aktif dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan formal.
“Kami sangat mengapresiasi program beasiswa dari PT AMMAN. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kualitas SDM generasi muda Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.
Foto Bupati Sumbawa Ir H Syarifuddin Jarot bersama Senior Manager Eksternal PT AMNT Ahmad Salim saat pelepasan siswa
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar tetap semangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadi teladan bagi rekan-rekannya di desa masing-masing.
“Kemandirian dan kemampuan belajar mandiri sangat penting. Kalian akan berada jauh dari keluarga. Gunakan kesempatan ini untuk berkembang dan raih cita-cita. Kami semua di Sumbawa mendoakan kalian sukses,” pesan beliau.
Priyo Pramono, Vice President Social Impact AMMAN, juga menyampaikan bahwa pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing merupakan salah satu fokus AMMAN dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
“Kami sangat antusias dan bangga dapat kembali membuka program penerima beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) untuk meraih pendidikan di berbagai SMK unggulan. Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri adalah kunci untuk membuka potensi dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Program ini merupakan salah satu cerminan dari upaya kami untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Human Capital Development (HCD) fokus pada program edukasi dan kesehatan dengan menargetkan masyarakat di sekitar wilayah operasional, apa pun latar belakangnya, untuk memiliki kesejahteraan, kemampuan, dan hak untuk menentukan arah menuju masa depan yang lebih baik dengan penghidupan/pekerjaan yang bermartabat. Penerima Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) adalah salah satu program utama yang dijalankan di bawah pilar HCD untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas dengan menyediakan pelatihan vokasi / kejuruan bagi masyarakat KSB dan KS. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda daerah yang unggul dan kompetitif, serta memberikan dampak sosial positif yang berkelanjutan dan terukur.
Tabel Sekolah Mitra SMK - Beasiswa Pendidikan Vokasi SMK Unggulan
Seiring dengan pendidikan kejuruan, AMMAN memberikan pendampingan soft skills (melalui AMMAN Scholars Leadership Camp) untuk membantu mengembangkan kemampuan beradaptasi, keterampilan kerja, kepemimpinan, kegigihan, dan kesadaran diri. Keterampilan hidup ini memberdayakan mereka untuk sukses di sekolah dan agar mampu mengelola karier masa depan.
Beberapa contoh modul yang diberikan, seperti Mengapa Saya di Sini?, Mengenal Diri Sendiri, Belajar dalam Budaya yang Beragam, Pertolongan Pertama Psikologis, Manajemen Keuangan, dsb. Dalam kesehariannya, AMMAN Scholars juga menerima dukungan dari orang tua asuh, kakak asuh, dan konselor untuk membantu mereka menghadapi tantangan di sekolah dan kehidupan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan pola asuh yang baik melalui orang tua asuh, serta kesejahteraan mental mereka melalui kakak asuh (mentor sebaya) yang mendengarkan, berbagi pengalaman hidup, dan membimbing mereka dalam membangun ketahanan mental yang dibutuhkan untuk menghadapi hidup merantau serta transisi ke dunia kerja dengan percaya diri.
Disamping itu juga ada beasiswa vokasi formal Diploma 3 bekerja sama dengan Astra Tech Polman, dan telah mengirimkan 50 AMMAN Scholars dengan bidang studi Manajemen Informasi, Pembuatan Peralatan dan Perkakas Produksi, Teknik Produksi dan Manufaktur, serta Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung.
Untuk beasiswa AMMAN Scholars pendidikan non-formal telah dilakukan sejak tahun 2020, dan hingga 2023 telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 830 siswa dari KSB dan KS. Sampai saat ini, telah ada lebih dari 700 siswa alumni pelatihan vokasi non-formal yang telah siap terjun ke dunia kerja. AMMAN berkolaborasi dengan PINTAR sebagai mitra pelaksana program pelatihan keahlian digital untuk memberikan peningkatan kapasitas di bidang rekayasa jaringan dan perangkat lunak, coding; serta United Tractor untuk pelatihan mekanik dasar. Dengan pelatihan di berbagai bidang ini, diharapkan pemuda/i daerah menjadi semakin unggul dan dapat memenuhi kebutuhan lapangan pekerjaan sesuai keahlian masing-masing. (AM)
What's Your Reaction?
