Kepala Desa Kelungkung Bangga dan Haru Desa Kelungkung Jadi Tuan Rumah Lomba Ketapel Piala Ketua DPRD Sumbawa

amramr
Sep 25, 2026 - 17:35
 0  14
Kepala Desa Kelungkung Bangga dan Haru Desa Kelungkung Jadi Tuan Rumah Lomba Ketapel Piala Ketua DPRD Sumbawa
Kepala Desa Kelungkung Bangga dan Haru Desa Kelungkung Jadi Tuan Rumah Lomba Ketapel Piala Ketua DPRD Sumbawa

Kepala Desa Kelungkung Bangga dan Haru Desa Kelungkung Jadi Tuan Rumah Lomba Ketapel Piala Ketua DPRD Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Desa Kelungkung, Kecamatan Batulanteh, mendadak riuh dan penuh kehangatan pada Jumat (25/9/2026). Ditetapkannya desa tersebut sebagai pusat penyelenggaraan Lomba Main Ketapel Perebutan Piala Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa sekaligus Pelantikan Pengurus FORSPEK Cabang Sumbawa Masa Bakti 2026–2030 mendatangkan rasa bahagia dan bangga tersendiri bagi Kepala Desa Kelungkung beserta seluruh warganya.

Kepala Desa Kelungkung Muhammad Saleh menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya untuk menggelar ajang olahraga tradisional tingkat daerah ini. Kehadiran jajaran pimpinan daerah, pengurus FORSPEK NTB, dan Sumbawa serta ratusan peserta dan penonton dinilai membawa energi positif serta menggerakkan kebersamaan masyarakat di kawasan lingkar Batulanteh.

Awal Mula Ditemukannya FORSPEK di Sumbawa

Ketua Pengurus Provinsi FORSPEK NTB, Ahmad Jufri, S.H., mengungkapkan bahwa hadirnya pengurus FORSPEK dan gelaran lomba di Desa Kelungkung berawal dari komunikasi sederhana melalui media sosial bersama tokoh budaya lokal, Bang Ais.

"Beliau melihat perkembangan olahraga ketapel di media sosial dan menghubungi kami untuk menanyakan keberadaan FORSPEK di NTB. Setelah berdiskusi, kami menyarankan untuk membentuk wadah resmi di Sumbawa. Alhasil, hari ini kami hadir langsung untuk menyerahkan SK Pengurus FORSPEK Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2026–2030," jelas Ahmad Jufri.

Ahmad Jufri menambahkan, FORSPEK kini telah berkembang pesat di 17 provinsi di Indonesia dan resmi menjadi anggota penuh Komite Olahraga Masyarakat Nasional (KORMI) sejak 2023. Di NTB sendiri, FORSPEK baru berjalan satu tahun namun telah resmi menjadi anggota KORMI NTB dengan dibentuknya cabang di beberapa Kabupaten diantaranya di Lombok Timur, Lombok Utara dan termasuk Kabupaten Sumbawa..Ketapel yang dulunya sekadar permainan tradisional anak-anak, kini bertransformasi menjadi olahraga masyarakat yang terstruktur dan diminati berbagai kelompok umur.

Suasana Lomba: Teknik Unik dan Keseruan Peserta

Usai prosesi pembukaan resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP, M.M.Inov, dan pelantikan pengurus, arena perlombaan langsung dipadati para peserta kelas dewasa, baik putra maupun putri.

Keseruan dan riuk pikuk penonton mewarnai jalannya kompetisi. Setiap peserta dibekali 15 peluru utama setelah diberikan kesempatan dua kali tembakan percobaan untuk penyesuaian. Sistem penilaian terbagi dalam dua sesi unik:

Pertama : Peserta mendapatkan tembaka percobaan dua kali ke plat seng da Face Target.

Kedua :  Tembakan Plat Seng (Gaya Berdiri): Peserta melepaskan 10 tembakan dengan posisi berdiri menuju sasaran plat seng.

Ketiga  :  Tembakan Face Target (Gaya Duduk): Peserta melepaskan 5 tembakan dengan posisi duduk mengincar face target untuk mengumpulkan poin tertinggi.

Perbedaan gaya dan teknik menembak—mulai dari posisi berdiri tegak hingga duduk fokus membidik sasaran—menjadi daya tarik tersendiri yang menghibur masyarakat Desa Kelungkung.

Melalui gelaran ini, Pemerintah Desa Kelungkung berharap ajang kebudayaan dan olahraga tradisional seperti ketapel dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mempererat silaturahmi antarwarga serta mempromosikan potensi daerah. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow