Wujudkan Good Governance, Pemkab Sumbawa Perkuat Data Terintegrasi untuk Kebijakan Pembangunan
Wujudkan Good Governance, Pemkab Sumbawa Perkuat Data Terintegrasi untuk Kebijakan Pembangunan
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Sekretaris Daerah - Dr. H. Budi Prasetiyo,S.Sos., M.AP, yang diwakili oleh Asisten Peremonomian dan Pembangunan - Lalu Suharmaji Kertawijaya,S.T., M.T., membuka rapat Forum Satu Data Kabupaten Sumbawa dan Sosialisasi Dashboard Pesta Kawa, Pada kesempatan tesebut turut hadir Kepala Bappeda, Kepala BPS, Sekdis Kominfotiksandi dan Kepala OPD terkait, acara bertempat di Lantai 3 kantor Bupati Sumbawa,Rabu (20/8/2025)
Dalam Sambutan Sekretaris Daerah Sumbawa yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan,menekankan pentingnya standarisasi data untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan dapat saling terhubung dan dipergunakan secara maksimal dalam pembuatan kebijakan pembangunan. Beliau juga berharap bahwa dengan kerja sama yang baik antar instansi, Kabupaten Sumbawa dapat mencapai tujuan besar dan menjadi contoh bagi daerah lain," ujarnya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan Rapat koordinasi ini juga membahas beberapa hal penting, seperti penyelarasan kebijakan dan rencana aksi Forum 1 Data, sosialisasi Perbup Nomor 15 Tahun 2025, serta sosialisasi dashboard Pesta Kawa. Dengan demikian, diharapkan seluruh proses yang dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,"terangnya.
Sekda, berharap bahwa Forum Satu Data Kabupaten Sumbawa dapat menjadi tonggak kemajuan dalam pengelolaan pemerintahan yang berbasis pada data yang terintegrasi dan akuntabel. Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik, Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan." tutupnya.
Pesta Kawa Dashboard Kolaborasi Satu Data Kabupaten Sumbawa
Kepala BPS kabupaten Sumbawa Yudi Wahyudin S.ST.M.Si menjelaskan bahwa Pesta Kawa adalah sebuah dashboard kolaborasi yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat Kabupaten Sumbawa.
"Nama "Pesta Kawa" diambil dari kata "kawa" dalam bahasa Sumbawa yang berarti kopi, melambangkan semangat kebersamaan, diskusi produktif, dan kolaborasi yang menjadi esensi dari dashboard ini" ujarnya.
Dashboard Pesta Kawa dirancang sebagai sistem berbasis digital yang mengelola seluruh proses pembinaan statistik sektoral secara terstruktur dan transparan. Dengan fitur-fitur utamanya: Pemantauan Rencana Aksi Daerah yang Memungkinkan pemantauan dan pengelolaan rencana aksi yang telah disepakati. Pemeriksaan Data yang Memfasilitasi wali data (Kominfo) dan pembina data (BPS) untuk memeriksa daftar data dan kegiatan statistik.
Kemudian fitur Pelaporan Metadata untuk mempermudah produsen data (OPD) untuk melaporkan metadata. Fitur Pengajuan Rekomendasi Statistik yang menyediakan platform untuk mengajukan rekomendasi terkait kegiatan statistik.
Selanjutnya ada fitur Pembinaan Statistik Sektoral guna mendukung proses pembinaan statistik secara terstruktur dan fitur Repositori Materi yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan materi pembinaan yang dapat diakses secara daring. Hal menarik adalah fitur Penyebarluasan Data yang emungkinkan penyebarluasan data ke portal Satu Data Indonesia.
Peran Masing-Masing Pihak
Dijelaskannya Dalam sistem Pesta Kawa, setiap pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas untuk memastikan keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia:
Bappeda (Koordinator Forum): Menginput daftar data, repositori, dan dokumentasi.
Kominfo (Wali Data): Memeriksa daftar data dan kegiatan statistik, serta menginput repositori dan dokumentasi.
OPD (Produsen Data): Menginput daftar data dan kegiatan statistik, serta mengakses repositori dan dokumentasi.
BPS (Pembina Data): Memeriksa daftar data dan kegiatan statistik, serta menginput repositori dan dokumentasi.
Dashboard ini juga dilengkapi dengan panduan penggunaan dan aturan admin untuk memastikan proses pengisian data berjalan dengan baik.(AM)
What's Your Reaction?
