Safari Syawal di Masjid Al-Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba!
Safari Syawal di Masjid Al-Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba!
Sumbawa Besar.Amaredia.co.id – Masjid Al-Ihsan, Kelurahan Samapuin, menjadi saksi hangatnya silaturahim antara tokoh ulama internasional, Prof.Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., dengan warga setempat pada momentum Halalbihalal, Jumat (10/4/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., tokoh masyarakat Dr. A. Rachman Alamudy, Kapolsek Sumbawa, serta Babinsa Samapuin Ketua dan Sekretaris LPM Samapuin, Achmad Fachri SH dan Abdul Ma'ruf Rahmat. Kehadiran Prof. Din yang juga merupakan putra daerah kebanggaan Sumbawa ini disambut antusias oleh jamaah yang memadati masjid.
Dalam tausiyahnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus mantan Ketua Umum MUI Pusat ini berbagi kisah perjalanan hidupnya yang melintasi berbagai organisasi besar di Indonesia. Lahir dan besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), namun kemudian dipercaya memimpin Muhammadiyah, Prof. Din menegaskan bahwa perbedaan organisasi bukanlah alasan untuk berpecah belah.
"Organisasi itu hanyalah alat perjuangan, bukan tujuan (ghoyah). Tujuannya sama: Izzul Islam wal Muslimin, kejayaan Islam dan umat Islam. Jangan sampai perbedaan organisasi menjadi bahan pertentangan di antara kita," pesan Prof. Din di hadapan warga Samapuin.
Pengasuh dan pendiri PMI Dea Malela ini mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap upaya adu domba yang sering kali merusak persatuan umat, terutama di tingkat akar rumput. Prof. Din menekankan pentingnya menjaga kerukunan seperti kaum Muhajirin dan Ansar di Madinah yang disatukan oleh iman.
Pesan Persatuan Dunia Islam dari Samapuin Sumbawa
Tidak hanya bicara soal lokal, Prof. Din juga menyampaikan kegelisahannya terhadap kondisi dunia Islam saat ini, khususnya agresi yang menimpa Iran dan Palestina. Beliau mengungkapkan sedang memprakarsai sebuah dokumen mendesak terkait persatuan umat Islam sedunia untuk peradaban baru.
"Kami sedang menyusun pesan kepada seluruh dunia agar umat Islam bersatu menghadapi tantangan global. Tidak saatnya lagi kita mempersoalkan perbedaan kecil di saat saudara-saudara kita menghadapi ujian berat," tambahnya.
Motivasi untuk Anak Muda: "Dulu Saya Penjual Pisang Goreng"
Suasana menjadi cair saat Prof. Din memberikan motivasi kepada anak-anak Kelurahan Samapuin. Dengan rendah hati, beliau menceritakan masa kecilnya yang penuh perjuangan.
"Saya ini orang kampung, dulu pernah jual pisang goreng. Tapi jangan pernah menyerah. Saya dorong anak-anak di Samapuin untuk terus belajar, jangan hanya tamat SD. Gantungkan cita-citamu setinggi langit," ujar tokoh yang dikenal luas di kancah internasional ini.
Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, acara ditutup dengan pemberian surprise doorprize kepada anak-anak kelas 6 SD yang hadir. Prof. Din berharap dari Kelurahan Samapuin akan lahir generasi-generasi hebat yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional, namun tetap memiliki akar spiritual yang kuat.
Acara Halalbihalal ini ditutup ramah tamah antar warga, memperkuat komitmen masyarakat Samapuin untuk menjaga semangat kerukunan dan persatuan. (AM)
Penulis: Abdul Ma'ruf Rahmat
What's Your Reaction?
