Ketua DPRD Sumbawa Tutup Teachers Voice Plus 2023: Media Menjaga Budaya dan Meraih Prestasi
Ketua DPRD Sumbawa Tutup Teachers Voice Plus 2023: Media Menjaga Budaya dan Meraih Prestasi
Sumbawa. Amarmedia.co.id | Ketua DPRD kabupaten Sumbawa sekaligus Dewan Pembina PGRI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH., menutup secara resmi Teachers Voice Plus 2023. (15/10/2023)
"Sesuai dengan nama kegiatannya Teachers voice Plus 2023,maka saya menggarisbawahi ada kata plusnya jadi plus itulah bagian dari inovasi PGRI. Kita sudah menyaksikan bahwa para peserta kali ini menampilkan lagu-lagu Sumbawa. Dan saya berharap salah satunya adalah PGRI mampu menjadi institusi penyangga budaya kita di Kabupaten Sumbawa" Urai Rafiq yang juga ketua Ikatan Keluarga Lombok Sumbawa ini.
Kemudian lanjutnya kita tahu semua dan sering saya sampaikan bahwa kita hidup di era digital dan Cyber digital terkadang tanpa kita sadari hal-hal yang berbau budaya mulai pelan-pelan kita lupakan, memang salah satu dampaknya adalah seperti itu. Hal tersebut sulit kita hindari namun tetap ada pilihan kita untuk terus menjaga budaya dan harus hidup di era ini.
'Alhamdulillah malam hari ini PGRI telah hadir mudah-mudahan dengan kegiatan ini mampu meminimalisir dampak-dampak dari era cyber digital. Hari ini saya berharap juga bahwa wadah ini adalah wadah silaturahim kita Selain menjaga budaya dan meraih prestasi. jarang-jarang kita bertemu seperti ini. saya sebagai salah satu dewan pembina PGRI kalau tidak ada acara seperti ini pak ketua (PGRI) baru bisa bersilaturahim dengan bapak dan ibu semua, ini adalah acara silaturahim kita mudah-mudahan kita semakin mengenal satu sama lain, semakin dekat dan musik adalah mampu menyatukan emosional, mampu menyatukan perasaan dan musik akan mampu menyatukan dan membuat estetika karena musik adalah bahasa perayaan"Urai Rafiq yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa.
Masih kata Rafiq, saya teringat ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa musik itu akan mampu mengubah dunia karena musik mampu mengubah orang lain "mudah-mudahan dengan musik Sumbawa yang kita hadirkan mulai awal pelaksanaan sampai malam hari ini, teman-teman PGRI akan mampu mengubah Sumbawa dan teman-teman PGRI akan mampu mengubah kita orang Sumbawa untuk lebih memaknai nilai-nilai budaya yang ada di Sumbawa.
"Kepada finalis Saya ucapkan Selamat! yang juara, jadikanlah ini sebagai motivasi untuk lebih berprestasi karena saya yakin ada mutiara - mutiara yang masih belum terasah di sini ada intan-intan yang belum kita ketahui seperti apa kualitasnya mudah-mudahan dengan kegiatan ini, intan - intan ini, mutiara -mutiara ini akan muncul mampu bersaing dengan PGRI yang ada di provinsi Nusa tenggara Barat dan insya Allah yang ada di Indonesia"
Dalam kesempatan tersebar Ketua DPRD menyatakan komitmen untuk terus mensupport kegiatan PGRI. " Terkait dengan yang disampaikan oleh ketua PGRI, bantuan - bantuan ini tidak seberapa dibandingkan dengan hubungan silaturahim yang selama ini kita bangun, apa sih artinya nilai 100 juta , 75 juta dibandingkan dengan doa bapak ibu semua kepada kami, kepada saya kepada Pak Madul kepada Bu Fitri itu lebih bermakna ketimbang anggaran yang disampaikan tadi. selama kami masih ada di gedung samping gedung bapak ini (DPRD) dengan bapak Ahmadul kami akan terus berupaya akan membantu berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah bapak dan ibu semuanya. untuk diketahui bersama Beliau bapak Ahmadul berkomitmen tahun depan insya Allah disiapkan Anggaran Rp.200 juta untuk Teacher Voice selanjutnya dan kondisikanlah untuk hadiah paket umrah full untuk 3 orang Juara"Pungkas Rafiq.
Dihubungi ketua Panitia Pelaksana Agus Irawan Sahmi SPd M.M.Inov bahwa Kegiatan Teachers voice Plus Sumbawa 2023 merupakan kolaborasi Epic PGRI kabupaten Sumbawa dengan PGRI Kabupaten Sumbawa Barat sebagai program revitalisasi bahasa Samawa melalui lawas dan lagu Sumbawa "Adapun tema yang diangkat adalah guru kreatif dan inovatif pendidikan mencerahkan dan menginspirasi". Dengan berbagai bentuk kegiatannya adalah event kompetisi guru di bidang seni sastra dan seni musik yang berbasis pada program revitalisasi bahasa daerah Samawa" Ujar nya
Kemudian lanjut Ais akrab disapa budayawan Samawa ini, kompetisi ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membawakan sastra lawas dan lagu Sumbawa dengan memanfaatkan media sosial meda secara daring dan Live Action di panggung kebudayaan.(AM)
What's Your Reaction?
