Jalan Lintas Lunyuk Longsor Lagi, Nyoman Wisma Desak Pemprov NTB Segerakan Siagakan Alat Berat

amramr
Feb 16, 2026 - 11:07
Feb 16, 2026 - 15:57
 0  41
Jalan Lintas Lunyuk Longsor Lagi, Nyoman Wisma Desak Pemprov NTB Segerakan  Siagakan Alat Berat

Jalan Lintas Lunyuk Longsor Lagi, Nyoman Wisma Desak Pemprov NTB Segerakan Siagakan Alat Berat

Sumbawa.Amarmedia.co.id  – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Lunyuk kembali mencekam. Informasi yang tersiar luas melalui media sosial dan grup WhatsApp memperingatkan para pengguna jalan untuk ekstra waspada menyusul terjadinya longsor susulan di titik baru akibat cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang sangat lebat.

Berdasarkan rekaman video dari pengguna jalan, titik longsor kali ini tergolong sangat parah karena berada tepat di bibir jurang yang dalam. Hingga saat ini, belum terlihat adanya rambu-rambu peringatan di lokasi dari pihak Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi (BPJP) Pulau Sumbawa, yang membuat perjalanan, terutama pada malam hari, menjadi sangat berisiko.

Menanggapi situasi darurat ini, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Dapil 2 I Nyoman Wisma, SIP, angkat bicara. Ia menyoroti keterlambatan pengerjaan jalan yang berujung pada pemutusan kontrak kontraktor sebelumnya.

"Jika memang sudah diputuskan kontraknya karena pengerjaan yang molor atau tidak tepat waktu, kami meminta dengan tegas kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk menyegerakan kontrak dengan perusahaan lain. Cari yang sekiranya kredibel dan mampu menyelesaikan pekerjaan jalan lintas Sumbawa-Lunyuk ini dengan cepat," tegas Nyoman Wisma.

Nyoman Wisma juga menekankan bahwa masyarakat tidak bisa menunggu proses birokrasi kontrak baru di tengah ancaman bencana yang terus mengintai. Baginya, keselamatan nyawa pengguna jalan adalah prioritas utama saat ini.

Sebagai solusi jangka pendek, Politisi PDI perjuangan Dapil 2 ini meminta langkah kedaruratan dari pihak terkait.

"Sebelum pelaksanaan kontrak baru berjalan, sebagai langkah darurat, kami meminta Pemerintah Provinsi melalui Balai Jalan di Kabupaten Sumbawa untuk menyiagakan tenaga lapangan dan alat berat milik pemerintah (standby) di wilayah-wilayah rawan longsor tersebut," tambahnya.

Penyiagaan alat berat di lokasi sangat krusial agar jika terjadi longsor susulan yang menutup akses atau memperparah kerusakan, tindakan evakuasi dan pembersihan dapat dilakukan secara instan tanpa harus menunggu mobilisasi alat dari kota.

Mengingat belum adanya rambu peringatan resmi di lokasi kejadian, Nyoman Wisma juga menghimbau warga, khususnya konstituennya di wilayah Lunyuk dan sekitarnya, untuk tetap berhati-hati.

"Kami minta warga tetap waspada. Cuaca sedang tidak menentu. Kami di lembaga dewan akan terus mengawal dan menekan Pemerintah Provinsi agar masalah jalan lintas ini segera tuntas, karena ini adalah urat nadi ekonomi dan akses utama masyarakat kami," pungkasnya.

Dihubungi terpisah PPK Jalan PUPR Provinsi NTB Miftahuddin A, ST. mengatakan bahwa terkait titik longsor ada 2 titik yg baru dan harus segera di lakukan desain berdasarkan kondisi lapangan. "Untuk mengatasi, Kami segera berkoordinasi dengan pihak perencana" ujarnya singkat (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow