Jaga Tradisi Emas, PERPANI Sumbawa Genjot Fisik Atlet Menuju Porprov NTB 2026

amramr
Feb 13, 2026 - 17:34
 0  46
Jaga Tradisi Emas, PERPANI Sumbawa Genjot Fisik Atlet Menuju Porprov NTB 2026

Jaga Tradisi Emas, PERPANI Sumbawa Genjot Fisik Atlet Menuju Porprov NTB 2026

SUMBAWA BESAR, GaungNUSRA – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Sumbawa terus mematangkan persiapan demi mempertahankan takhta juara. Sebagai langkah konkret, Atlet PERPANI mengikuti pengukuran fisik tahap kedua yang diselenggarakan oleh KONI Kabupaten Sumbawa bagi para atlet yang diproyeksikan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 pada Juli mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Padepokan Bela Diri KONI Sumbawa ini merupakan bagian vital dari rangkaian seleksi sebelum memasuki tahapan pendaftaran nama (entry by name) untuk berbagai nomor perlombaan.

Fisik Prima sebagai Fondasi Juara

Kepala Bidang Bimbingan Prestasi (Bimpres) PERPANI Sumbawa yang juga merupakan pelatih panahan, Agus Subandi, menjelaskan bahwa tes fisik ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan tempur para atlet.

"Ini adalah tahap kedua dari dua kali pengujian fisik yang kami ikuti sesuai dengan yang dijadwalkan KONI. Setelah ini, kami akan langsung melanjutkan ke proses pendaftaran Porprov," ujar pria yang akrab disapa Coach Bandi yang juga Atlet Barbow Asia tersebut saat diwawancarai, Jumat (13/2).

Ambisi PERPANI Sumbawa kali ini tidak main-main. Mengingat catatan impresif pada Porprov sebelumnya, di mana mereka berhasil menyabet status Juara Umum cabang panahan dengan raihan 9 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu, standar tinggi pun ditetapkan.

Misi Mempertahankan 'Hero to Hero'

Keberhasilan PERPANI Sumbawa merupakan potret nyata transformasi olahraga di Tanah Samawa. Dari kondisi zero (tanpa medali) pada tahun 2018, mereka melonjak tajam menjadi hero dengan 9 emas di tahun 2023. Untuk tahun 2026, Bandi menegaskan target utama adalah mempertahankan prestasi tersebut.

"Kami tidak boleh turun dari pencapaian kemarin. Minimal mempertahankan 9 emas, atau naik menjadi 10 emas, agar predikat Juara Umum tetap milik kita, Insya Allah," tegasnya.

Demi mencapai target tersebut, PERPANI menerapkan sistem seleksi berkelanjutan dengan metode degradasi. Menurut Bandi, dalam panahan, performa masa lalu tidak menjamin kemenangan di masa depan.

"Panahan adalah olahraga yang terukur. Siapa yang siap bertarung, dialah yang masuk kuota. Kondisinya bisa berubah setiap saat; siapa yang paling siap dan sehat, dialah sang juara," tambah Bandi.

Di balik optimisme tersebut, PERPANI Sumbawa tengah menghadapi tantangan serius dalam hal regenerasi. Sekitar 50 persen atlet andalan yang mempersembahkan emas di tahun 2023 kini sudah memasuki jenjang perkuliahan dan banyak yang tidak lagi aktif memegang busur.

"Hampir separuh atlet kita yang dulu adalah siswa SMA, kini sudah kuliah dan tidak lagi memanah. Oleh karena itu, fokus utama kami saat ini adalah membina dan menggembleng atlet junior untuk Porprov ini," ungkapnya.

Dengan fokus pada pembinaan usia dini dan penguatan fisik, PERPANI optimis dapat terus memberikan kontribusi medali emas bagi KONI Kabupaten Sumbawa dan mempertahankan status 'Hero to Hero' di kancah olahraga Nusa Tenggara Barat.(AM/Yuni/Risa/Rini)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow