Robby Sahrullah Raih Juara 1 Pemuda Pelopor NTB Berkat Inovasi Minapadi, Wisata, dan Pemberdayaan Lansia
Robby Sahrullah Raih Juara 1 Pemuda Pelopor NTB Berkat Inovasi Minapadi, Wisata, dan Pemberdayaan Lansia
Robby Syahrullah bersama penerima Penghargaan Pemuda Berprestasi Tingkat NTB dari Sumbawa di Mataram 9 Desember 2025.
Mataram, NTB.Amarmedia.co.id –10 Desember 2025 – Inovasi berbasis teknologi dan sosial terbukti mampu menjadi motor penggerak perubahan di tingkat desa. Hal ini dibuktikan oleh Robby Sahrullah, seorang pemuda dari Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang sukses mengintegrasikan teknologi pertanian, pengembangan pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Atas kontribusinya, Robby Sahrullah baru-baru ini dinobatkan sebagai Juara 1 Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pariwisata.
"Siapa sangka, inovasi teknologi pertanian dan budidaya ikan dapat menjadi pintu masuk terbentuknya wisata desa dan pemberdayaan masyarakat," demikian inti dari keberhasilan Robby Sahrullah.
Minapadi: Menggandakan Penghasilan Petani dengan Sentuhan Bioteknologi
Bermula pada tahun 2020, Robby bersama kelompoknya menginisiasi program budidaya Minapadi yang memadukan penanaman padi dan budidaya ikan sekaligus. Sistem ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan petani di Desa Marente hingga tiga kali lipat.
“Dulu petani hanya mengharapkan panen padi saja. Sekarang penghasilannya bertambah dari penjualan ikan,” ungkap Robby, aliumni mahasiswa bioteknologi UTS yang kini menjelma menjadi pelopor sosial di desanya.
Keberhasilan Minapadi ditopang oleh inovasi mandiri berupa penggunaan probiotik alami dan pakan ikan mandiri. Inovasi ini berperan penting dalam mengurangi biaya produksi petani, menekan penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan kesuburan tanah.
Pemberdayaan Lansia melalui Kopi Khas Marente
Tidak hanya di sektor pertanian, Robby juga berfokus pada pemberdayaan kelompok rentan di desa. Ia menghadirkan produk unggulan Kopi Kades Marente, kopi robusta hasil kebun warga, yang proses penyangraiannya (roasting) kini dilakukan langsung oleh kelompok ibu-ibu lansia.
“Kami memberdayakan ibu-ibu lansia agar mereka tetap produktif walaupun tidak lagi bekerja di sawah,” jelas Robby, menggarisbawahi pentingnya peran mereka.
Membangun Ekowisata Tiu Batu dan Homestay Marente
Inovasi Robby meluas ke sektor pariwisata dengan mengembangkan Taman Wisata Tiu Batu. Destinasi ini mengusung konsep multifungsi, yaitu Kolam pemancingan dan wisata kuliner ikan air tawar, Ruang edukasi pembudidayaan ikan.
Saat ini, Robby dan timnya juga tengah menyiapkan Homestay Marente, sebuah penginapan berbasis ekowisata. Wisatawan akan ditawarkan pengalaman lokal yang autentik, mulai dari melihat proses sangrai kopi, mengenal budaya lokal, hingga menyaksikan budidaya Minapadi. Tercatat, sekitar 30 orang masyarakat Desa Marente telah terlibat langsung dalam ekosistem wisata ini.
Program Edukasi dan Lingkungan "Eco hero"
Melengkapi perannya sebagai pelopor, Robby turut menggagas program “Eco hero”. Fokus kegiatan ini mencakup dua hal utama yakni Edukasi dan pelestarian lingkungan. Mengajar Bahasa Inggris gratis untuk anak-anak desa Marente. Hingga kini, lebih dari 100 siswa telah ikut belajar. Sementara Pelestarian lingkungan dengan membagikan bibit buah gratis kepada petani dan melakukan monitoring penanaman sebagai upaya pelestarian. Sudah lebih dari 6.000 bibit pohon buah yang berhasil ditanam.
Kisah Robby Sahrullah membuktikan bahwa semangat kepeloporan pemuda dapat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan desa secara berkelanjutan.(AM)
What's Your Reaction?