Komisi II Gelar RDP terkait Kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025

amramr
Feb 6, 2025 - 08:26
Feb 6, 2025 - 09:18
 1  219
Komisi II Gelar RDP terkait Kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025

Komisi II Gelar RDP terkait Kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan Perum Bulog serta Polres Sumbawa dan Dandim 1607 Sumbawa terkait kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma SIP Fraksi PDIP, , didampingi Sekretaris Komisi II Zohran SH Fraksi Nasdem. Hadir beberapa Anggota Komisi Kaharuddin Z Fraksi Gelora, Andi Mappeleppui fraksi PKS, Ida Rahayu SAP Fraksi PAN, Ahmad Nawawi Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan, Ade Mudhita Noorsyamsu SIP Fraksi Golkar, Muhammad Zain SIP Fraksi Holkar dan Juliansyah SE Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan. 

Dari Pemerintah Daerah hadir Kadis Pertanian Ir. Ni Wayan Rusmawati M.Si, Sekretaris Dinas Pangan Syaihuddin SP, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Ir Zulkifli, Kabag perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE, Kasat intelkam IPTU Lalu Eka Prahadian M.M.Inov, Kepala Perum Bulog Sumbawa. 

Dalam pembukaan rapat Ketua Komisi II mengatakan bahwa pertemuan ini sebagai langkah persiapan untuk menghadapi panen Padi dan Jagung, Petani dapat menikmati harga yang menguntungkan dan menjawab kekhawatiran yang terjadi manakala panen raya harga bisa anjlok."Kami mengundang Pemda, Kepolisian dan TNI serta Perum Bulog sebagai satu kesatuan yang utuh dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana yang diharapakan Presiden Prabowo " sebutnya.

Kemudian lanjutnya, Kami mempercepat agenda ini untuk mengawal amanah presiden agar program pemerintah terkait harga Gabah Rp 6500 perkg GKP dan Jagung Rp 5500 dapat dikawal dengan baik dan dirasakan petani. Dirinya mengapresiasi kepada Kepolisian RI yang turut serta mengawal agar harga ini dapat berlaku dan juga kepada Bulog, Dinas Koperindag dan Dinas Pangan untuk mengawal saat panen petani yang saat ini sudah mulai berjalan terlebih pada panen raya nanti sehingga petani tidak merugi.

Atas hal tersebut Kepala Dinas Pertanian Ir Ni Wayan Rusmawati M.Si menjelaskan bahwa angka tanam untuk tahun 2025 dari angka tanam Padi pada bulan Februari sudah mencapai 47.240 hektar dari target 56.234 hektar. "Yang telah menanam bulan Oktober dan panen diakhir Januari sebesar 431 Hektar dan yang menanam di November 2024 diperkirakan panen di bulan Februari sebanyak 245 hektar, sehingga total semua 676 hektar di akhir Februari tinggal dikalikan saja 5,65 Ton perhektar kita bisa hitung berapa produksi yang Kita capai" sebutnya

Dirinya memprediksi angka ini akan terus meningkat, mungkin mencapai 78.000 hektar, karena kondisi air yang baik sehingga banyak petani yang beralih dari jagung ke padi.Untuk jagung, realisasi angka tanam juga menggembirakan. Dari target 79.222 hektar, hingga awal Februari telah tercapai 69.214 hektar. Artinya, antara target dan realisasi tidak terlalu jauh,ini adalah dampak positif dari bantuan Kementerian Pertanian pada tahun 2024 berupa irigasi dan pompanisasi di beberapa wilayah, yang memungkinkan petani untuk menambah waktu tanam mereka lebih dari 1 kali.

Kadis pertanian mengungkapkan bahwa Panen Raya diperkirakan pada bulan Maret sampai dengan Bulan Juni. Hal ini diketahuinya saat turun lapangan meskipun pada hari libur di kecamatan seperti Ropang, Lantung, Lenangguar. Berkat program Oplah atau optimalisasi pemanfaatan lahan keberadaan sungai bisa dimanfaatkan petani dan Dinas memberikan irigasi perpompaan sehingga dapat menaikkan air ke lahan persawahan. 

Di tempat yang sama Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Ir Zulkifli menjelaskan bahwa dinas  berperan dalam pemantauan harga gabah dan jagung. "Kami memiliki Gudang di Lopok dan Labangka yang dapat digunakan masyarakat untuk menstabilkan harga. Karena harga turun saat stok banyak sehingga gudang dapat digunakan masyarakat untuk menyimpan gabah ketika harga bagus baru dijual. Mudah mudahan saat Panen Raya dengan keberadaan Gudang bisa menstabilkan harga melalui kerjasama dengan Bulog" sebutnya .

Sekretaris Dinas Pangan Syaikhuddin SP menjelaskan bahwa Dinas berada di hilir setelah menjadi beras. Meski demikian tidak mengabaikan data dari Dinas pertanian untuk menganalisis ketersedian pangan di kecamatan yang disamakan dengan Bulog dalam bentuk pregnosis berapa pangan yang tersedia dan keluar. " Kami juga menyiapkan beras cadangan untuk operasi pasar dan menangani daerah yang terkena dampak bencana alam dan sosial juga melalui Gerakan Pangan Murah apabila terjadi fluktuasi harga" sebut Syaikhu.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE menjelaskan bahwa setiap hari memantau harga komoditi bersama enumerator OPD dan ini menjadi laporan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Zoom meeting setiap bulannya. Rp.11,4 Milyar kita mendapatkan Dana Insentif Daerah atas kinerja mengendalikan infalsi" Saat ini pemantauan harga dipertajam dan ditingkatkan agar target nasional pertumbuhan ekonomi 8 persen diraih, dan inflasi ditekan maksimal 2,5 persen. Perum Bulog harus menyerap semua gabah petani dengan harga Rp.6500 dengan kondisi apapun bersama mitranya terutama ketika musim panen Raya bulan Maret sampai Juni nanti" jelasnya.

Atas hal tersebut Kepala Perum Bulog Kabupaten Sumbawa Zuhri Hanafi menjelaskan bahwa sesuai instruksi Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani bahwa kesejahteraan petani menjadi tanggung jawab bersama. Diatur dalam Peraturan Bapanas nomor nomor 14 tahun 2025 untuk melakukan penyerapan gabah beras di tahun 2025.Perum Bulog Sumbawa sudah diperintahkan untuk menyerap dan mengamankan produksi petani. Target di Sumbawa gabah dan beras sebesar 49.000 ton hal Ini jauh lebih besar dari 28.000 ton yang ditarget tahun 2024. 

"Kami Bulog turun lapangan bersama 21 Mitra penggulangan Padi dengan sistem maklon. Untuk pengamanan panen gabah dan jagung berkomunikasi dengan semua dinas Seperti masalah Gudang dengan Perdagangan dan kami telah menjelaskan kejelasan untuk dapat digunakan" jelas Zuhri.

Diakuinya ada kendala di Gudang yang masih ada stok, Space yang ada sekarang 9000 Ton karena kita membutuhkan 50.000 ton yang harus dihadapi bulan Februari Maret dan April. Oleh karenanya akan dilakukan penyebaran ke daerah devisit pangan sehingga stok bisa dialihkan dari Sumbawa.

"Kami siap menyerap hasil pertanian Tahun 2025 dengan harga yang telah ditetapkan Pemerintah sebesar Rp 6500 untuk gabah dan Rp.5500 untuk jagung bersama mitra kami" tandasnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow