Guru di Sumbawa Belum Terima Program MBG

amramr
Jan 25, 2026 - 16:15
 0  6
Guru di Sumbawa Belum Terima Program MBG

Guru di Sumbawa Belum Terima Program MBG

Sumbawa,Amarmedia.co.id (25 Januari 2026)—Pada tahun 2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga guru serta tenaga kependidikan di sekolah. Namun, hingga saat ini, guru di Kabupaten Sumbawa belum merasakan manfaat dari program MBG.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang perluasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan di sekolah termasuk sebagai penerima manfaat MBG. Meski demikian, berdasarkan pantauan di lapangan hingga saat ini, guru di Kabupaten Sumbawa belum menerima program tersebut.

Program MBG di Kabupaten Sumbawa masih sama seperti sebelumnya, yaitu hanya menyasar siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Namun, pelaksanaannya belum merata di seluruh wilayah.

Salah seorang guru SMA Negeri 1 Sumbawa, Ahmad Sukri, mengatakan bahwa pemberian MBG untuk guru sebenarnya sudah diatur. Akan tetapi, hingga saat ini seluruh guru di sekolahnya belum mendapatkan manfaat program tersebut.

“Pemberian MBG untuk guru itu sudah ada aturannya, tetapi sampai sekarang di sekolah kami belum ada guru yang menerima program MBG,” kata Ahmad Sukri.

Menurut Ahmad Sukri, belum meratanya pelaksanaan MBG di Kabupaten Sumbawa disebabkan oleh keterbatasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG yang tersedia saat ini hanya mampu menjangkau siswa dan kelompok penerima lainnya.

“Jumlah SPPG masih terbatas, sehingga yang terlayani baru siswa dan kelompok tertentu saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk menambah jumlah SPPG agar program MBG dapat berjalan merata dan tepat sasaran, terutama di sekolah-sekolah yang belum tersentuh program tersebut, tetapi sangat membutuhkan.

Di sisi lain, antusiasme siswa terhadap program MBG terbilang tinggi. Program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar siswa karena mereka mendapatkan makanan bergizi setiap hari.

Hal serupa disampaikan guru SMA Negeri 1 Sumbawa lainnya, Neneng Hasanah. Ia menilai bahwa sebagian besar penerima manfaat MBG saat ini masih berasal dari sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan.

“Perlu dilakukan pendataan ulang, terutama terhadap sekolah yang siswanya berasal dari keluarga kurang mampu dan sangat membutuhkan program MBG,” ujar Neneng Hasanah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan pemerataan dan penambahan fasilitas pendukung sehingga program prioritas nasional ini dapat dinikmati secara adil oleh seluruh peserta didik dan tenaga pendidik tanpa terkecuali.(SN/PKL-06)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow