Dinas Pertanian Sumbawa Targetkan Peningkatan Luas Tanam,Dorong Petani Optimalkan Lahan dan Air

amramr
Aug 2, 2025 - 07:57
 0  49
Dinas Pertanian Sumbawa Targetkan Peningkatan Luas Tanam,Dorong Petani Optimalkan Lahan dan Air

Dinas Pertanian Sumbawa Targetkan Peningkatan Luas Tanam, Dorong Petani Optimalkan Lahan dan Air

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id. Agustus 2025 – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa menargetkan peningkatan luas tanam padi secara signifikan dalam dua bulan ke depan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, yang optimis target seluas 71.000 hektare akan tercapai, jauh melampaui capaian tahun lalu yang hanya 66.000 hektare lebih.

Peningkatan target ini, menurut Rusmawati, tidak lepas dari kolaborasi dan bantuan dari pemerintah pusat dan daerah. "Artinya ada peningkatan indeks pertanaman di komoditi padi yang cukup luar biasa dan signifikan, berkat adanya bantuan dari Kementerian, APBD II maupun APBD I," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak, mulai dari PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), pengamat pengairan, kelompok tani (Kapoktan), hingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan dan air yang tersedia.

Strategi Menghadapi Kemarau dan Optimisme Harga Komoditi

Menghadapi musim kemarau, Rusmawati berpesan kepada petani agar lebih bijak dalam memilih komoditi yang akan ditanam. "Kalau memang ketersediaan airnya memadai, silakan pilih komoditi padi. Kalau yang sedang, mungkin jagung atau kacang hijau," katanya.

Rusmawati juga memberikan kabar baik mengenai harga komoditi yang menjanjikan. "Harga padi sudah naik ke angka Rp 7.000 lebih per kilo. Jagung juga sudah di atas Rp 5.500, sementara kacang hijau bahkan sampai Rp 8.000-Rp 10.000," jelasnya.

Dengan harga yang stabil dan menjanjikan ini, ia berharap para petani dapat memanfaatkan potensi yang ada, baik dari air irigasi maupun air permukaan, untuk mengoptimalkan lahan dan meningkatkan produksi demi kesejahteraan.

Selain itu, Rusmawati juga mendorong para PPL di 157 desa dan 8 kelurahan untuk terus berinovasi dalam pemanfaatan lahan. Ia menekankan agar tidak ada lagi lahan kosong yang tidak produktif, termasuk lahan pekarangan.

Saat ini, di 24 kecamatan sedang dilaksanakan sekolah lapang tematik di mana para petani mendapatkan transfer ilmu dari narasumber terkait teknik budidaya komoditi unggulan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman lainnya. Melalui sekolah lapang ini, diharapkan petani dapat mengembangkan komoditi dengan nilai ekonomi tinggi dan menciptakan kemandirian pangan di Sumbawa. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow