Bupati Sumbawa Buka PORSENIJAR PGRI 2025, Apresiasi Solidaritas Guru, Komitmen Infrastruktur, dan Terobosan Sekolah Rakyat

amramr
Jul 5, 2025 - 13:48
 0  104
Bupati Sumbawa Buka PORSENIJAR PGRI 2025, Apresiasi Solidaritas Guru, Komitmen Infrastruktur, dan Terobosan Sekolah Rakyat
Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP saat membuka PORSENIJAR PGRI Kabupaten Sumbawa

Bupati Sumbawa Buka PORSENIJAR PGRI 2025, Apresiasi Solidaritas Guru, Komitmen Infrastruktur, dan Terobosan Sekolah Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 hari ini Sabtu (5/7) di Gedung Dea Guru PGRI Kabupaten Sumbawa. Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot tidak hanya memuji semangat dan solidaritas guru, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan kabar baik dan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan infrastruktur Sumbawa.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, bersama jajaran Bidang Organisasi dan Bidang Prestasi, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa, Drs A Yani MT, Kepala Kantor Kemenag Sumbawa, DGH Faisal SAg.M.M.Iniv, serta jajaran Pengurus PGRI Kabupaten dan Kecamatan serta beberapa camat dan para guru dari 24 kecamatan.

Apresiasi Tinggi untuk Solidaritas Guru dan PORSENIJAR

Bupati Haji Jarot menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya PORSENIJAR 2025. Ia secara khusus menyoroti tingginya partisipasi 720 peserta dari 24 kecamatan dengan 6 event yang dipertandingkan. Bupati memuji PORSENIJAR sebagai wadah penting bagi guru untuk memupuk kreativitas, persaudaraan, dan menunjukkan bahwa peran guru melampaui batas kelas. "Guru menjadi teladan yang mampu memberi warna bagi pendidikan dan kehidupan di Sumbawa," tegasnya. Menanggapi aspirasi dari PGRI, Bupati Jarot langsung memberikan hadiah senilai Rp15 juta bagi para pemenang dan bantuan untuk peserta yang akan berlaga di tingkat provinsi di Mataram, sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah daerah.

Kabar Baik Infrastruktur dan Terobosan "Sekolah Rakyat"

Tidak hanya fokus pada sektor pendidikan, Bupati Haji Jarot juga membawa kabar gembira terkait percepatan pembangunan infrastruktur di Sumbawa. Ia mengumumkan bahwa setelah serangkaian upaya, pemerintah pusat telah menyetujui implementasi tiga ruas jalan strategis: Batu Dulang-Tepal, Tepal-Batu Rotok, dan Orong Telu-Lenanggguar. "Insya Allah sudah disetujui tinggal kita implementasikan," ungkap Bupati, menunjukkan komitmen nyata dalam membenahi aksesibilitas daerah.

Selain itu, Bupati Jarot juga menginformasikan mengenai program  "Sekolah Rakyat" yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu, dengan konsep boarding school yang dilengkapi fasilitas modern di lahan seluas 7,5 hektar. "Sumbawa sudah terdaftar dua lokasi: satu porsi kabupaten dan satu lagi di porsi provinsi di Desa Serading" jelas Bupati. Ia berharap program ini akan menjadi pendorong signifikan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumbawa.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Haji Jarot menyampaikan terima kasih atas inisiatif PGRI dan berharap PORSENIJAR menjadi tren positif yang terus berlanjut bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Beliau menutup sambutannya dengan pantun inspiratif:

"Pergi ke ladang membawa parang.

Singgah sebentar membeli teri.

Guru-guru Sumbawa adalah pejuang,

Menjadi pelita mencerdaskan negeri.

Dengan semangat Bupati menyerukan yel yel "Hidup PGRI! Hidup Guru! Solidaritas Yes! Siapa Kita ?  Indonesia!" Jawab seluruh hadirin.siihujung pidatonya Bupati Sumbawa secara resmi menyatakan PORSENIJAR PGRI Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 dibuka.

Semangat dan Solidaritas Guru Tak Terbendung

Sebelumnya, Dalam laporan Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa, Drs. A. Yani, M.T., mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi luar biasa dalam PORSENIJAR kali ini. Sebanyak 720 peserta dari 24 kecamatan  ditambah panitia jumlahnya lebih kurang 800 orang, turut serta dalam ajang ini. Yang lebih membanggakan, seluruh pembiayaan kegiatan, yang mencapai Rp290 juta, ditanggung secara mandiri oleh para peserta dan masing-masing kecamatan.

“Inilah kecintaan guru terhadap PGRI. Tidak ada kegiatan yang begitu mencintai organisasinya selain PGRI. Mereka solidnya nomor dua setelah Ikatan Dokter Indonesia,” tegas A. Yani, menyoroti kekompakan dan dedikasi guru-guru Sumbawa.

PORSENIJAR akan berlangsung hingga 7 Juli 2025, mempertandingkan enam mata lomba. Cabang nyanyi solo dan tari tunggal akan digelar di ruang meeting, catur di sekretariat, dan pembelajaran. Sementara itu, bulutangkis dan tenis meja akan dilaksanakan di GOR Mampis Rungan. Para juara dari tingkat kabupaten ini akan diseleksi untuk maju ke tingkat provinsi, dan selanjutnya ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Bandung pada akhir November, setelah HUT PGRI.

“pada tahun 2015 dari Sumbawa  ada  tiga perwakilan ke tingkat nasional dan kami harapkan 2025 akan lebih lagi” harap A. Yani. 

A. Yani menegaskan peran guru sebagai "pencipta warna Sumbawa." Guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan legislatif, kepengurusan masjid, dan pembangunan di tingkat kecamatan. Ia berterima kasih kepada seluruh panitia dan berpesan agar seleksi dilakukan dengan jujur dan menjunjung tinggi sportivitas. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow