Turnamen Catur PWI NTB Resmi Digelar, H. Natsir Peraih Medali Emas Porwanas Kalsel Melawan Abdul Ma'ruf di Babak Perdana
Turnamen Catur PWI NTB Resmi Digelar, H. Natsir Peraih Medali Emas Porwanas Kalsel Melawan Abdul Ma'ruf di Babak Perdana
MATARAM.Amarmedia.co.id – Semarak olahraga di lingkungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat kembali bergema. Turnamen catur antar-pengurus dan anggota PWI se-NTB resmi dibuka pada Sabtu (27/6/2026) bertempat di Sekretariat PWI NTB, Mataram.
Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin secara simbolis membuka turnamen tersebut dengan melakukan "Langkah Emas", yang menandai dimulainya persaingan sengit para pecatur dari berbagai kabupaten/kota.
Turnamen ini diikuti oleh sejumlah nama unggulan dari berbagai daerah, di antaranya, Ahyar (Lombok Tengah), Bambang K (Lombok Tengah), Mustain (Lombok Tengah), M. Ghazali (Lombok Timur), Fajar (Sumbawa), Abdul Ma’ruf (Sumbawa), Abdul Muis (Bima), H. Natsir (Bima), Imam Taufiq (KSB), dan Ardianto (KSB).
Duel Sengit: H. Natsir Tumbangkan Abdul Ma’ruf
Salah satu partai paling dinanti pada babak pertama adalah pertemuan antara Abdul Ma’ruf Rahmat (Sumbawa) melawan pecatur berpengalaman, H. Natsir (Bima).
Dalam duel tersebut, Abdul Ma’ruf yang memegang bidak putih tampil hati-hati sejak awal dengan mencoba menguasai tengah lapangan melalui dominasi kuda dan gajah yang dibackup oleh menteri. Di sisi lain, H. Natsir memilih strategi pertahanan yang disiplin sembari menunggu celah kelemahan lawan.
Memasuki babak pertengahan, intensitas serangan meningkat. H. Natsir berhasil memanfaatkan kelengahan lawan di lambung kiri. Serangan terkoordinasi dari menteri dan gajah milik H. Natsir akhirnya memporak-porandakan pertahanan Abdul Ma’ruf dan memaksa raja menyerah dengan skakmat. Kemenangan ini menegaskan kelas H. Natsir sebagai peraih medali emas dan perak pada ajang Porwanas sebelumnya.
Selain partai tersebut, babak pertama turnamen menyuguhkan sejumlah hasil menarik Mustain (Lombok Tengah) berhasil mengalahkan Fajar (Sumbawa). Mustain tampil impresif dengan strategi permainan cepat dan agresif yang terus menekan pertahanan lawan.
Imam Taufiq (KSB) sukses mengamankan kemenangan setelah menaklukkan Ahyar (Lombok Tengah).Abdul Muis (Bima)berhasil unggul atas Bambang K (Lombok Tengah).
Sementara itu, partai antara Ardianto (KSB) melawan M. Ghazali (Lombok Timur) berlangsung sengit dan dan dimenangkan Ardianto
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar insan pers di Nusa Tenggara Barat melalui olahraga asah otak yang penuh strategi. (AM)
What's Your Reaction?