Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung

amramr
Mar 17, 2026 - 06:27
Mar 17, 2026 - 06:30
 0  62
Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP

Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Di balik riuhnya agenda legislatif, terselip keprihatinan mendalam dari Muhammad Zain, S.IP, atau yang akrab disapa Rosy. Anggota Komisi II dadi fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa ini tak bisa menyembunyikan rasa empatinya saat mendengar kabar duka yang menyelimuti warga Desa Ropang akibat banjir bandang, serta keluh kesah masyarakat Lantung terkait infrastruktur yang kian memprihatinkan.

Bagi Rosy, ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan panggilan nurani untuk memastikan masyarakatnya tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah.

Minggu sore (15/03/2026) menjadi momen kelam bagi warga Desa Ropang. Banjir yang datang tiba-tiba tidak hanya merendam rumah dan harta benda, tetapi juga melumpuhkan asa warga. Menanggapi hal ini, Rosy dengan tegas meminta pemerintah daerah tidak hanya hadir untuk memberi bantuan seremonial.

"Kami turut merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudara kita di Desa Ropang. Namun, simpati saja tidak cukup. Pemerintah harus hadir dengan langkah cepat, tepat, dan strategis. Kita butuh solusi permanen agar banjir ini tidak menjadi 'tamu rutin' yang merugikan rakyat," ungkap politisi Partai Golkar tersebut dengan nada penuh penekanan pada Senin Sore 16 Maret 2026.

Ia juga mengetuk pintu hati para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah tersebut. Baginya, perusahaan besar punya tanggung jawab moral untuk mengulurkan tangan. "Saat masyarakat di sekitar wilayah operasional menderita, di situlah kepedulian perusahaan diuji. Jangan hanya mengambil manfaat dari alamnya, tapi bantu juga manusianya saat mereka terpuruk," tambahnya.

Beralih ke Kecamatan Lantung, Rosy melihat ada paradoks di sana. Di satu sisi, tambang rakyat menjadi tumpuan ekonomi. Namun di sisi lain, infrastruktur jalan seringkali menjadi korban dari aktivitas tersebut.

Ia mendorong para pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk tidak melupakan etika bertetangga dengan masyarakat sekitar melalui program CSR yang tepat sasaran.

Infrastruktur adalah Urat Nadi:

Rosy mengingatkan bahwa jalan yang baik bukan hanya milik penambang, tapi hak setiap warga untuk mobilisasi ekonomi dan pendidikan.

 Ia mendesak agar aktivitas tambang ditata ulang agar tetap mengedepankan aspek lingkungan dan keselamatan.

"Jika infrastruktur baik, ekonomi akan mengalir ke semua rumah tangga, bukan hanya mereka yang ada di lokasi tambang. Kita ingin melihat sinergi di mana tambang rakyat berkembang, tapi lingkungan dan kenyamanan warga tetap terjaga," jelas Rosy.

Mengakhiri pernyataannya, Rosy menekankan bahwa kunci dari semua ini adalah gotong royong antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ia bermimpi melihat Kabupaten Sumbawa yang tangguh menghadapi bencana dan bijak dalam mengelola potensi buminya.

"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan. Mari kita pastikan penanganan di Ropang maksimal dan pengelolaan tambang di Lantung berjalan tertib. Saya akan terus mengawal ini hingga ada perubahan nyata di lapangan," pungkasnya (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow