Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik
Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjelang perayaan Idulfitri 1447 H.
Dua poin utama yang ditekankan adalah kewajiban kembali berkantor tepat waktu pada 25 Maret 2026 dan larangan penggunaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk aktivitas mudik ke luar daerah.
Dalam pernyataannya, sosok yang akrab disapa Doktor Budi ini menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar soal jam kerja, melainkan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan.
"Libur dan cuti bersama adalah hak yang sudah diberikan negara untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, per 25 Maret, kewajiban sebagai pelayan publik kembali menjadi prioritas. Tidak ada alasan untuk memperpanjang libur tanpa urgensi yang sah," tegas Doktor Budi.
Ia mengingatkan bahwa roda pemerintahan tidak boleh mandek hanya karena euforia hari raya. Ketegasan ini diambil demi memastikan masyarakat Sumbawa langsung mendapatkan pelayanan optimal begitu masa libur usai.
Terkait penggunaan fasilitas negara, Sekda Budi memberikan garis batas yang jelas. Meskipun penggunaan kendaraan dinas di dalam wilayah Sumbawa masih ditoleransi dengan prinsip tanggung jawab, ia melarang keras Randis digunakan untuk perjalanan mudik ke luar daerah.
Penggunaan masih dimungkinkan untuk koordinasi kedinasan yang mendesak di dalam kabupaten.Sementara luar daerah/Mudik dilarang keras. Kendaraan dinas harus tetap mengacu pada prinsip fungsionalitas dan kepentingan negara.
"Mobil dinas adalah amanah untuk menunjang pekerjaan. Karena wilayah kita tidak terlalu jauh, mobil masih bisa digunakan dalam batas wajar di dalam daerah, tetapi dilarang keras untuk perjalanan jauh keluar daerah apalagi untuk keperluan pribadi mudik," tambahnya secara lugas.
Doktor Budi berharap seluruh ASN dapat memahami kebijakan ini secara bijak. Di satu sisi, pemerintah mendukung penuh momen silaturahmi ASN, namun di sisi lain, integritas dan marwah sebagai abdi negara harus tetap dijaga dengan tidak menyalahgunakan fasilitas serta menaati jadwal masuk kerja.
"Aturannya sudah sangat jelas. Mari kita kembali bertugas dengan semangat baru setelah Lebaran nanti, demi membangun Sumbawa yang lebih baik," pungkasnya. (AM)
What's Your Reaction?
