Soal Banjir, Ketua DPRD Minta Petakan Solusi dan Saling Membantu
Soal Banjir, Ketua DPRD Minta Petakan Solusi dan Saling Membantu
Oleh Tim Redaksi
Sumbawa Besar -Amarmedia.co.id. - Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Sumbawa dalam sepekan terakhir memunculkan reaksi saling menyalahkan diantara pemerintah dan rakyatnya namun disisi lain banyak juga masyarakat Sumbawa, Pemuda dan mahasiswa yang bersemangat untuk membantu nestafa yang dihadapi saudara saudaranya dengan mengimpun bantuan untuk para korban bencana alam.
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq mengajak semua pihak untuk berpikir win win solution, berpikir positif dan konstruktif.
"Mari kita hentikan sikap saling menyalahkan. Apa yang menimpa masyarakat saat ini adalah musibah sekaligus ujian buat kita semua yang terkena dampak secara langsung maupun yang tidak. Ujian menyerang siapa saja tidak pandang bulu. Sebagaimana orang miskin diuji, orang kaya pun demikian. Sebagaimana rakyat jelata diuji, maka para penguasa juga diuji.
"Yang paling baik sekarang adalah duduk bersama semua pihak mencarikan solusi yang terbaik. Rakyat juga melakukan aktivitas menaman jagung di wilayah hutan karena ada ruang. Begitu pula dengan tambang ilegal. Akibat kita lalai dalam melalukan pengawasan. Kita semuanya salah. Sekarang stop saling menyalahkan. Petakan masalahnya dan cari solusinya,"tandas Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq, di ruang kerjanya, Kamis (6/4) kemarin.
Dalam hal ini, kata Rafiq, penyebab masalahnya jelas dan semua mengetahuinya. Tinggal secara bertahap melakukan perbaikan. Seperti normalisasi sungai yang mengalami sedimentasi. Sekaligus bronjong penguatan tebing sungai . "Ini bisa dilakukan secara bertahap dan tinggal tentukan wilayah mana yang menjadi perioritas terlebih dahulu. Tergantung tingkat kerawanannya,"katanya.
Kemudian lanjutnya, untuk diketahui dulu Banjir juga terjadi di wilayah Kota Sumbawa dan membuat nestapa masyarakat yang ada di daerah sekitar aliran sungai, namun berkat tindakan interfensi pemerintah daerah baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat telah dilakukan normalisasi sungai, pelebaran sungai, penguatan Tebing (Talud), dan membuat para teman yang indah di sepanjang pinggir sungai seperti taman Lembi, taman sahabat dan direncanakan pula hingga pungka. Dampaknya beberapa kali hujan besar datang Alhamdulillah masih bisa teratasi dan belum menggenangi pemukiman warga.
"Inilah yang perlu kita lakukan, dengan kerja yang bagus, berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan bisa dilakukan di wilayah Kecamatan yang rawan banjir" Imbuhnya.
Masih kata Rafiq di sektor hulu langkah yang dilakukan adalah maksimalkan lahan yang sudah tersedia dan kembangkan tanaman lain yang menghasilkan bagi petani tanpa merusak hutan. Selanjutnya melakukan pembinaan terhadap tambang rakyat agar dalam menjalankan aktivitasnya selalu mengacu kepada aturan yang ada. Terutama dalam memperhatikan dampak bagi lingkungan.
Terakhir yang paling penting, mulai sekarang galakkan penghijauan pada semua tempat. Terutama pada wilayah hutan yang sudah tandus dan wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS). Serta di lingkungan tempat tinggal masing masing. "Kita harus berani memulai, kalau tidak dari sekarang kapan lagi,"tandas Rafiq yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa ini.
Atas ikhtiar yang dilakukan saat ini oleh Pemerintah Daerah kita support dalam penanganan dampak dan pasca Banjir. Pendataan sangat penting mana rumah yang terdampak kita lakukan rehabilitasi dan kebutuhan utama disaat sekarang adalah pemenuhan logistik adalah ruang bagi kita untuk membantu saudara kita. Dan kami ikut prihatin dengan kepiluan saudara kita semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. "Insya Allah jika ujian dihadapi dengan kesabaran maka akan menghapus dosa-dosa dan meninggikan derajat" Tutupnya. (AM/Arn/Ruf)
What's Your Reaction?