Sekda Sumbawa: "Manto Rame Ramia" Adalah Strategi Utama Mengukuhkan Sumbawa sebagai Destinasi Wisata Budaya

amramr
Jun 28, 2026 - 21:49
Jun 28, 2026 - 22:01
 0  10
Sekda Sumbawa: "Manto Rame Ramia" Adalah Strategi Utama Mengukuhkan Sumbawa sebagai Destinasi Wisata Budaya

Sekda Sumbawa: "Manto Rame Ramia" Adalah Strategi Utama Mengukuhkan Sumbawa sebagai Destinasi Wisata Budaya

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id -  Gemerlap budaya Sumbawa terpancar nyata di Halaman Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III pada Sabtu (27/6/2026). Melalui gelaran "Manto Rame Ramia: Nada Tradisi dan Wisata Budaya", Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama komunitas SARAMBA (Samawa Ragam Media Budaya) sukses menyuguhkan pagelaran kolosal yang memukau pengunjung dalam rangkaian acara Car Free Night.

Acara ini menjadi panggung bagi kekayaan intelektual leluhur, menampilkan pesona tari, musik etnik, sekeco, hingga seni bela diri tradisional Gantao yang dibawakan dengan apik oleh grup Cinde Bulaeng dan Dum Rock.

Gelaran ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Manto Rame Ramia bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga marwah "Tau dan Tana Samawa".

"Kegiatan ini diinisiasi oleh SARAMBA, komunitas yang sangat konsen terhadap penguatan budaya. Kami ingin memperkenalkan seni tradisi kepada masyarakat luas, sekaligus menjadikannya sebagai daya tarik utama wisata," ujar Dr. H. Budi Prasetiyo.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan sektor ekonomi kreatif (ekraf) agar dampak pelestarian budaya ini tidak hanya dirasakan dari sisi estetika, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Sumbawa.

Dukungan Pemerintah Pusat

Kehadiran Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Agus Widiatmoko, S.S., M.Hum., memberikan suntikan semangat bagi para pegiat seni di Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Agus memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya pelestarian yang dilakukan. Ia menekankan pentingnya menjaga warisan fisik maupun non-fisik, termasuk situs bersejarah kebanggaan masyarakat Sumbawa seperti Istana Dalam Loka, Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III, dan Bala Kuning.

Wisata Budaya Sebagai Magnet Wisatawan

Nada tradisi, tari-tarian, dan musik etnik yang disuguhkan dalam perhelatan ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan cerminan filosofi dan sejarah panjang masyarakat setempat. Keunikan ini diharapkan mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan kesuksesan Manto Rame Ramia, Sumbawa kini semakin memantapkan posisinya sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang memadukan keasrian tradisi dengan sentuhan kreatif masa kini. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow