Sambut Gubernur NTB, SMAN 1 Sumbawa Besar Luncurkan Perpustakaan Riset Berbasis Hasanah Lokal, Siap Jadi Acuan Dunia
Sambut Gubernur NTB, SMAN 1 Sumbawa Luncurkan Perpustakaan Riset Berbasis Hasanah Lokal, Siap Jadi Acuan Dunia
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id–Dalam suasana penuh syukur, Kepala SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan laporan kegiatan dan inisiasi strategis sekolah di hadapan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Sumbawa, dan jajaran Dinas Dibud Provinsi NTB dan mitra PT Amman, PT Bank NTB Syariah dan BSI serta Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE pada hari peluncuran perpustakaan baru Rabu 29 Oktober 2025.
Mengawali sambutannya, Ainun mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa yang merupakan alumni kebanggaan sekolah. Dirinya menyinggung pernyataan Gubernur yang menyebut SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai "sekolah para pemimpin," menegaskan reputasi institusi dalam melahirkan tokoh-tokoh penting.
Dukungan Penuh dan Gerakan Literasi Lokal
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sumbawa Besar melaporkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari termasuk Lomba Resensi, mendapat dukungan penuh dari Dikbud Provinsi NTB melalui rekomendasi kegiatan inovasi nomor 400.3.8.3/7968/PSMA/2025.
Kepala Sekolah Ainun menyoroti peran strategis Lomba Resensi dalam membangun budaya literasi masyarakat, bertindak sebagai jembatan antara karya dan pembaca. Inisiasi kegiatan ini didasari oleh keprihatinan sekolah terhadap rendahnya angka PISA di Indonesia, khususnya NTB.
“Kami hanya mencoba mengambil sedikit bagian dari program yang ada di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya merendah.
Perpustakaan Riset Pertama di NTB
Perpustakaan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar yang baru saja diluncurkan oleh Gubernur memiliki koleksi yang mengesankan, yaitu 5.285 judul buku dengan jumlah total 41.920 eksemplar. Yang lebih membanggakan, 328 eksemplar di antaranya merupakan buku karya mandiri dari siswa-siswi, guru, dan tokoh lokal NTB.
Inisiatif utama sekolah adalah menjadikan perpustakaan ini sebagai Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal, sebuah model perpustakaan pertama di NTB yang diinisiasi bersama Dikbud Provinsi NTB.
“Kami berharap nantinya akan menjadi acuan dari berbagai daerah, kampus di Indonesia, bahkan dunia,” tegasnya optimis.
Kasek Ainun percaya bahwa dengan sinergi antara sekolah, pemerintah, dan seluruh pihak, target percepatan NTB Makmur Mendunia melalui jendela literasi dan budaya akan terwujud dalam lima tahun ke depan.
Tanggung Jawab Moral dan Pencegahan Kerusakan Generasi
Dalam pidatonya, Kasek Ainun juga sedikit berbagi perjalanan kariernya, dari menjadi guru di SMA Negeri 1 Sumbawa Besar selama 18 tahun, mengikuti pelatihan di Australia, hingga kini menjabat Kepala Sekolah selama dua tahun.
Dia menekankan tanggung jawab moralnya sebagai pemimpin untuk menciptakan kaderisasi. Dengan gempuran Kecerdasan Buatan (AI), Kepala Sekolah berkeyakinan bahwa hanya budaya seperti yang dilakukan Jepang yang mampu menahan dan mengconter kerusakan generasi.
Ia menjelaskan Kerja sama dengan Ketua MUI Kabupaten Sumbawa memastikan bahwa nilai-nilai luhur dan agama senantiasa disisipkan dalam kurikulum dan pembelajaran, menjadikan perpustakaan sebagai cikal bakal riset lokal dan benteng budaya.
Kepala Sekolah menutup laporannya dengan pantun penutup dan harapan tulus, "Kami siap bekerja pantang menangis, apalagi itu program NTB terbaru." (AM)
What's Your Reaction?
