Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

amramr
Mar 29, 2026 - 06:14
Mar 29, 2026 - 06:16
 0  68
Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, tidak berlama-lama dalam duka. Melalui Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang digelar di Kantor Bupati, Kamis (26/03/2026), pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana adalah prioritas kemanusiaan yang harus dituntaskan dengan segera.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan gerak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Baznas Kabupaten Sumbawa dalam satu komando pemulihan.

Tiga Fokus Utama: Hunian, Infrastruktur, dan Jiwa

Dalam arahannya yang tegas namun sarat empati, Sekda Haji Budi Prasetiyo menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus menyentuh kebutuhan riil di lapangan. Ia menetapkan tiga pilar utama pemulihan: perbaikan hunian warga, pembangunan kembali infrastruktur dasar, dan pemenuhan kebutuhan hidup selama masa transisi.

“Penanganan harus terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga terdampak merasakan kehadiran pemerintah di sisi mereka agar proses pemulihan berjalan efektif,” ujar Dr. Budi di hadapan para pimpinan OPD.

Instruksi spesifik pun diberikan kepada setiap lini. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) diminta melakukan asesmen presisi terhadap kerusakan rumah, sementara Dinas Sosial diwajibkan menjaga denyut logistik bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Menariknya, pemerintah tidak berjalan sendiri. Pelibatan Baznas menjadi strategi kunci, terutama dalam skema bantuan pembangunan rumah dan program pemberdayaan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan Kalimango dilakukan secara holistik—tidak hanya membangun fisik bangunan, tapi juga membangun kembali martabat ekonomi warga.

“Pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan masyarakat bisa bangkit secara mandiri melalui penguatan ekonomi pascabencana,” tambah Sekda.

Menyadari pentingnya kepercayaan publik, Pemkab Sumbawa menekankan bahwa pencairan dana hibah bencana dari APBD dan Dana Tak Terduga (DTT) akan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. 

Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan, wajah Desa Kalimango sudah harus menunjukkan progres rehabilitasi yang signifikan. Komunikasi intensif antara pemerintah kecamatan, desa, dan warga menjadi urat nadi agar pendataan berlangsung partisipatif dan bantuan tersalurkan secara merata.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga pulih sepenuhnya. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Dr. Budi menutup arahannya.

Melalui langkah kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa senyum warga Kalimango akan segera kembali, seiring dengan pulihnya kondisi sosial dan ekonomi desa yang sempat teruji oleh api tersebut.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow