Kultum Ramadhan: Sambut Rezeki dengan Takwa dan Kerja Keras, Hidup Lebih Berkah dan Berlimpah
Kultum Ramadhan: Sambut Rezeki dengan Takwa dan Kerja Keras, Hidup Lebih Berkah dan Berlimpah
Sumbawa, Amarmedia.co.id - Bulan Ramadhan sebagai "bengkel hati" bagi umat Muslim diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan kehidupan. Hal ini diungkapkan oleh Abdul Maruf Rahmat dalam kultum Ramadhan di Masjid Jamik Annur, Kelurahan Samapuin, pada Jumat (7/3/2025).
"Selama sebulan penuh, kita digembleng dengan dua hal utama, yaitu tazqiatunnafs (penyucian jiwa) dan taqwimunnafs (penguatan jiwa)," ujar Abdul Maruf Rahmat. Tujuan akhir dari Ramadhan adalah mencapai derajat takwa, yang menjadi bekal terbaik dalam menjalani kehidupan.
Dalam kultumnya, Abdul Maruf mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, surat At-Talaq ayat 2-3, yang berbunyi: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
Abdul Maruf menjelaskan bahwa rezeki tidak hanya terbatas pada materi, tetapi juga mencakup kesehatan, hubungan baik, dan kebahagiaan. Untuk meraih rezeki yang berkah dan berlimpah, diperlukan keseimbangan antara spiritualitas dan usaha nyata.
Ia juga memaparkan tingkatan rezeki, mulai dari rezeki yang dijamin oleh Allah SWT untuk semua makhluk, hingga rezeki yang diperoleh melalui perjuangan dan kerja keras.Seperti Burung Buthul yangbl ditinggal induknya ketika masa kecil belum berbulu dikira bulan anaknya karena warnanya hitam. Namun Allah tidak mengabaikan rezeki nya. Dengan bau yang keluar dari badannya mendatangkan serangga dan itulah yang menjadi makanannya. Sehingga lama kelamaan bulu burung tersebutlah tumbuh dan dikenali kembali oleh induknya sehingga dirawat sebagaimana anak burung lainnya "Masya Allah, demikian pula kita manusia, asal mau berusaha, pasti mendapat rezeki untuk mengisi perutnya," tuturnya.
Lebih lanjut, Abdul Maruf menjelaskan rambu-rambu dan cara menjemput rezeki, antara lain mencari rezeki dengan cara yang halal, menghindari pekerjaan haram atau penipuan.
Bangun pagi, bekerja, dan berdoa sebelum melangkah, diawali dengan bismillah dan diakhiri dengan alhamdulillah.
Menyeimbangkan doa dengan usaha yang sungguh-sungguh, serta menetapkan tujuan yang jelas.
Mengembangkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan, sekecil apapun itu.
"Teruslah semangat belajar dan mengembangkan diri agar memiliki nilai tambah dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Rezeki itu seperti air, ia akan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Jadi, rendahkan hati, bersyukur, dan teruslah berusaha dan bekerja baik dalam posisi dan jenis pekerjaan kita," pungkasnya.
Dengan demikian, Abdul Maruf mengajak umat Muslim untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan semangat kerja keras, demi meraih rezeki yang berkah dan berlimpah.(AM)
What's Your Reaction?
