Kepala Kemenag Sumbawa Beri Arahan Strategis kepada 38 CPNS: Tanamkan Integritas dan Moderasi Beragama Sejak Dini
Kepala Kemenag Sumbawa Beri Arahan Strategis kepada 38 CPNS: Tanamkan Integritas dan Moderasi Beragama Sejak Dini
Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id –Sebanyak 38 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa menerima nasihat dan arahan langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag., M.M. Inov., pada Selasa (10/06/2025) di Aula Kantor Kemenag Sumbawa. Pertemuan ini menjadi bekal penting bagi para CPNS untuk memulai pengabdian mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan menjadi duta moderasi beragama.
Hadir pada kesempatan tersebut Kasubag TU H.Syamsul Munir, SH.I sekaligus memandu acara, selain itu hadir pula Kasi PAI H.Suryanto, S.Ag, Kasi Penmad Muhlasuddin, SH, Plt.Kasi Bimas Islam Suryadin, SE beserta Staf.Kepegawaian Mulyadi, S.Pd.I dan Rahmat Efendi, SE
Dalam arahannya, H. Faisal akrab disapa menekankan bahwa status CPNS bukan sekadar karier, melainkan pengabdian mulia kepada bangsa dan agama. Ia menyampaikan enam pesan kunci yang diharapkan menjadi pegangan bagi para CPNS:
"Pekerjaan kita bukan hanya rutinitas birokrasi. Setiap berkas yang ditandatangani, setiap pelayanan kepada masyarakat, adalah bagian dari ibadah jika diniatkan lillahi ta’ala*," ujar H. Faisal. Ia menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam integritas dan spiritualitas di tengah masyarakat.
H. Faisal mengingatkan para CPNS untuk memedomani nilai-nilai ASN Ber-AKHLAK, yakni Amanah dalam menjalankan tugas. Kompeten dalam menguasai bidang kerja. Harmonis dalam bekerja sama.Loyal pada NKRI dan Kementerian Agama. Adaptif terhadap perubahan zaman. Kolaboratif membangun sinergi lintas sektor.
"Jangan hanya hafal akronimnya, tetapi hidupkan nilainya dalam perilaku sehari-hari," tegasnya.
Hal ketiga Pegang Teguh Prinsip Moderasi Beragama. Sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama, H. Faisal menegaskan bahwa Kementerian Agama adalah duta moderasi beragama. "Moderasi bukan berarti mencairkan keyakinan, tapi mengajak umat beragama untuk hidup berdampingan dalam toleransi, anti kekerasan, cinta NKRI, dan komitmen kebangsaan," jelasnya.
Keempat Jaga Etika, Loyalitas, dan Kedisiplinan
H. Faisal mengingatkan bahwa setiap gerak-gerik ASN diamati. "Jaga nama baik institusi. Jangan mudah terpancing politik praktis, isu-isu yang merusak, dan jangan main-main dengan narkoba, gratifikasi, atau pungli," pesannya.
Tugas ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, para CPNS didorong untuk terus meningkatkan literasi digital, menguasai teknologi, dan terbuka terhadap transformasi layanan berbasis digital dan AI."Jangan pernah merasa puas dengan pencapaian hari ini," kata H. Faisal.
Keenam Cintai Sumbawa, Bangun Sumbawa
Sebagai CPNS yang akan mengabdi di Kabupaten Sumbawa, mereka diharapkan menjadi agen perubahan dan pelayan masyarakat yang hadir dengan solusi. "Kita ingin menjadikan Kementerian Agama sebagai pilar utama dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera," tandas H. Faisal.
Di akhir arahannya, H. Faisal menekankan kembali bahwa status sebagai ASN adalah amanah, bukan sekadar pekerjaan. Ia mengajak seluruh CPNS untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjaga marwah Kementerian Agama, dan tumbuh bersama dalam keikhlasan. (AM)
What's Your Reaction?
