Sumbawa Siap Total Jadi Lokasi SMA Unggul Garuda, Wamen Dikti Saintek Tinjau Langsung Kawasan Samota
Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusan penuh untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan di Indonesia Timur. Hal ini ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., yang meninjau langsung calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda pada Kamis (8/1/2026).
Kehadiran Prof. Stella disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SA.M.M.Inov dan jajaran Forkopimda, serta pejabat daerah terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Sumbawa tidak hanya menyiapkan lahan, tetapi juga ekosistem pendukung yang komprehensif.
"Kesiapan kami mencakup infrastruktur dasar, regulasi daerah, hingga dukungan sosial masyarakat. Kami berkomitmen penuh agar pembangunan dan pengelolaan SMA Unggul Garuda ini berjalan berkelanjutan," ujar Bupati Jarot
Sebagai bukti konkret, Pemkab Sumbawa telah menyodorkan dua alternatif lokasi strategis masing-masing seluas 20 hektare yakni di Desa Kerekeh (Kecamatan Unter Iwes) Bersebelahan dengan markas Batalyon Infanteri TP.
Dan Kawasan Samota Berdekatan dengan lokasi Sirkuit MXGP, Sport Center, dan rencana Batalyon Marinir.
Prof. Stella Christie menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan visi langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan berkualitas tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi.
"Sekolah ini akan menerapkan sistem boarding school dengan beasiswa penuh. Kami ingin mencetak calon pemimpin bangsa melalui tiga pilar: pemerataan akses, inkubator kepemimpinan, dan prestasi akademik yang berdampak sosial," jelas Prof. Stella.
Proyek strategis nasional ini diperkirakan menelan anggaran Rp213 miliar hingga Rp250 miliar per unit. Selain kurikulum standar internasional, pemerintah pusat juga menjamin keberlanjutan lulusannya melalui beasiswa ke universitas-universitas terbaik dunia.
Meninjau Kawasan Samota
Usai pertemuan resmi, Prof. Stella bersama rombongan meninjau langsung kawasan Samota. Ia tampak antusias melihat potensi lanskap Teluk Saleh yang dinilai sangat mendukung ekosistem pendidikan bertaraf internasional.
"Kawasan Samota memiliki potensi kuat. Lingkungan yang strategis dan panorama alam yang mendukung sangat penting bagi proses belajar siswa," ungkapnya.
Rencananya, peninjauan akan dilanjutkan ke lokasi alternatif kedua di Desa Kerekeh pada Jumat (9/1). Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 20 SMA Unggul Garuda dan penguatan 80 Sekolah Garuda Transformasi di seluruh Indonesia.
Dengan kesiapan teknis dan administratif yang matang, Kabupaten Sumbawa optimis dapat terpilih menjadi salah satu lokasi dari program strategis nasional ini, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan SDM unggul di wilayah Nusa Tenggara Barat.(am)
What's Your Reaction?