Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global
Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global
SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026. Sebelum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP memulai sapaannya dengan rangkaian pesan menyentuh, mulai dari duka mendalam hingga ajakan menghadapi krisis energi dunia.
Di hadapan jajaran pimpinan daerah, instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Bupati mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak menyampaikan Alfatihah.Beliau mengenang wafatnya beberapa putra terbaik daerah saat bertugas, termasuk personil Damkar yang gugur dalam upaya penanganan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.
"Mari kita kirimkan doa terbaik, Al-Fatihah, untuk saudara-saudara kita yang telah gugur saat mengabdi di tengah ujian musibah yang menimpa daerah kita belakangan ini," ajak Bupati dengan nada bergetar.
Beralih ke isu global, Bupati menyoroti ketegangan di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat yang mulai mengganggu distribusi logistik dunia. Ia memperingatkan bahwa kenaikan harga BBM di negara tetangga sudah mencapai 25% hingga 75%
"Indonesia sejauh ini masih menahan harga, tapi stok nasional kita sangat terbatas. Jika distribusi terganggu, kita bisa menghadapi masa-masa sulit. Itulah mengapa efisiensi adalah harga mati," tegasnya.
Membuktikan ucapannya, Bupati datang ke Kantor Bupati menggunakan sepeda dan ke Gedung DPRD tidak menggunakan mobil mewah Bupati dan jajaran pejabat Pemda pun terlihat kompak tiba menggunakan bus dinas.
Dikatakan Bupati, Biasanya rombongan menggunakan puluhan mobil pribadi, kali ini Bupati dan jajaran memaksimalkan kapasitas bus
Bupati juga mengimbau staf yang jarak rumahnya dekat untuk bersepeda, sementara yang jauh disarankan menggunakan sepeda motor atau carpooling (satu mobil penuh penumpang).
"Saya yakin, mulai hari ini bengkel-bengkel sepeda di Sumbawa akan ramai lagi. Mari kita keluarkan sepeda yang selama ini berdebu di gudang," canda Bupati yang disambut tawa hangat audiens.
Menutup sapaannya, Bupati menekankan bahwa gerakan hemat BBM ini bukan sekadar mengikuti isu global, melainkan bentuk ibadah dan disiplin diri setelah melewati bulan suci Ramadan. Beliau mengajak seluruh anggota dewan dan masyarakat untuk memberikan dukungan moril terhadap kebijakan efisiensi yang akan segera diperkuat melalui regulasi daerah.(AM)
What's Your Reaction?
