Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura

amramr
Nov 14, 2025 - 20:36
Nov 14, 2025 - 20:38
 0  46
Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura

Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 14 November 2025) — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung dan mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar maksimal dalam penanganan masalah sampah. Hal ini disampaikan Muhammad Takdir dalam wawancara di ruang kerjanya pada Jumat (14/11/2025), yang secara spesifik membahas isu kebersihan kota, upaya meraih kembali Adipura, dan masalah tumpukan sampah di beberapa titik.

Muhammad Takdir menekankan bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah "hajat hidup kita sehari-hari" dan merupakan aspek penting yang harus dipenuhi.

“Tentu kami sebagai lembaga DPRD akan mensupport itu dan mendorong pemerintah agar benar-benar maksimal agar Adipura yang sudah kita dapat itu tahun ini kita dapat lagi,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan Adipura tidak hanya menjadi sekadar seremonial, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi kota yang tetap indah, tetap bersih, sehat, dan lingkungan yang terjaga setelah penghargaan tersebut diraih.

Komisi IV juga menyoroti kasus viral baru-baru ini di media sosial dan grup WhatsApp, yaitu keluhan siswa-siswi MTs di Sumbawa terkait bau menyengat akibat tumpukan sampah yang menyerupai rawa-rawa di dekat madrasah, tepatnya di pinggir jalan menuju sekolah. Tumpukan sampah ini diduga bukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi, namun akibat pembuangan sembarangan oleh masyarakat.

"Bau yang menyengat masuk ke madrasah itu yang satu persoalan," kata Takdir, yang juga menyoroti tumpukan sampah di sejumlah lokasi lain seperti di kawasan (PPN) dan beberapa sekolah dasar (SD).

Menurutnya, menumpuknya sampah di titik-titik tersebut memunculkan pertanyaan tentang ketersediaan armada pengangkut. Jika pengangkutan menggunakan kendaraan roda tiga terhambat, sampah akan menumpuk dan berpotensi dibuang langsung ke selokan atau sungai.

Komisi IV mendesak Pemerintah Daerah untuk tidak hanya mengandalkan gotong royong, tetapi juga melakukan gebrakan dan inovasi dalam pengelolaan sampah. Pemanfaatan Sampah Organik dengan mengolah sampah menjadi kompos atau pupuk cair Memanfaatkan sisa makanan menjadi pakan ternak, Sistem Pengelolaan Terpadu dan Partisipatif dengan mngaktifkan kembali Bank Sampah dan memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang peduli dan melakukan aksi jemput sampah atau sedekah sampah.

Kesiapan Manajerial Pemerintah

Untuk menyukseskan program-program tersebut, Muhammad Takdir menekankan pentingnya kesiapan di aspek manajerial dan partisipatif, termasuk:Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.Penyusunan dan penegakan regulasi yang mendukung. Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi.

Komisi IV berharap Pemerintah Daerah dapat mengatasi kendala armada dan memastikan jadwal pengangkutan sampah berjalan teratur sehingga masalah seperti yang terjadi di lingkungan MTs Sumbawa tidak terulang.(AM/Ajeng)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow