Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.

amramr
Nov 13, 2025 - 11:20
Nov 13, 2025 - 11:24
 0  45
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.

Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Fraksi Nasdem H. Zohran, SH, melaksanakan kewajibannya untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui reses II di Kantor Desa Pungka pada Kamis, 13 November 2025. 

Pertemuan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga ini, menjadi ajang penting bagi konstituen untuk menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas pendidikan.

Kepala Desa Pungka, Suhardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran anggota dewan di desanya. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga, termasuk para Ketua RW dan RT.

"Terima kasih atas kehadiran warga masyarakat, dan kesempatan yang diberikan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapak H. Zohran. Kehadiran Bapak RW, RT dalam kesempatan ini kami sampaikan terima kasih," ujar Suhardi. Ia juga menambahkan bahwa H. Zohran telah banyak memberikan bantuan di Desa Pungka bahkan sebelum menjadi dewan. "Ini bagi kami sebagai reses pertama diadakan. Banyak hal yang telah dibantu oleh beliau," tambahnya.

Mengawali pengantarnya, H. Zohran, SH., yang dikenal juga dengan sapaan H. Orek dan menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, menegaskan pentingnya kegiatan reses.

"Alhamdulillah diberikan kesehatan dan keafiatan. Dalam rangka melaksanakan UU Nomor 23 Tahun 2013 dan tata tertib DPRD, anggota dewan melaksanakan hak dan kewajiban menghimpun aspirasi konstituen secara berkala," jelas H. Zohran. Ia menekankan bahwa menyerap aspirasi rakyat, baik terkait fasilitas umum maupun pendidikan, adalah hak dan kewajibannya.

H. Zohran juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan negara saat ini sedang mengalami efisiensi. " negara kita sedang melakukan efisiensi anggaran, tak lepas dari kondisi keuangan negara. Setiap pemimpin ada mekanisme pengelolaan keuangan negara," katanya. Ia juga memberi harapan terkait persoalan TKD yang sempat tersiar, agar dapat bergeser ke dalam sistem program pembangunan daerah.

H. Zohran menegaskan bahwa aspirasi tidak hanya dapat diwujudkan melalui APBD, tetapi juga melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang bergerak di daerah.

Aspirasi Prioritas Warga

Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan penting disampaikan oleh perwakilan masyarakat diantaranya Infrastruktur dan Pendidikan. 

BPD Desa Pungka Sofyan, mengusulkan perbaikan jalan menuju gedung serbaguna RT 02 Dusun Tamere dan penggantian kursi SD Pungka (meubeler ) yang kondisinya sudah tidak layak untuk proses belajar mengajar.

Kepala Dusun Tamere, Sofyan menyoroti luasnya dusun dan kendala dalam pendirian Koperasi Merah Putih karena ketiadaan lahan. Ia mengusulkan agar aset daerah seperti lahan PDAM di Desa Pungka dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, ia juga meminta perbaikan jalan menuju Pustu yang sudah rusak.

Perwakilan warga masyarakat dari RT 01 RW 01 Dusun Pungka, Agus meminta bantuan kursi dan paving blok di dusunnya.

Ibu Sri Wahyuni dari PAUD Melati mengusulkan pengadaan listrik, meteran, dan sound system juga ditambahkan tendeik KB Melati juga menyampaikan usulan untuk pembangunan kamar mandi.

Menanggapi berbagai usulan yang masuk, H. Zohran memberikan respons dan komitmen untuk menindaklanjutinya:

Terkait Infrastruktur Jalan sudah di anggarkan berdasarkan reses sebelumnya "Jalannya sudah dimasukkan dan siap dieksekusi perbaikannya. Begitu pula usulan jalan yang lainnya, kami akomodir," jawab H. Zohran. Untuk meubeler SD Pungka, kami masukkan dalam pokir (pokok-pokok pikiran)," janjinya.

Untuk fasilitas PAUD/KB, H. Zohran akan merangkum dan mencatatnya. "Insya Allah akan kami komunikasikan dengan dinas pendidikan Kabupaten Sumbawa. Jadi tidak hanya berharap dari pokir saja, tapi juga ada di Pemda dan instansinya."

H. Zohran juga menyambut baik usulan untuk memanfaatkan TPQ di Desa Pungka sebagai sarana mengaji, dakwah, dan pendidikan agama. Ia menyatakan kesediaan untuk melanjutkan upaya ini melalui jalur CSR atau lembaga lainnya, karena kunjungan lapangan menjadi dasar kuat bagi dewan dalam memperjuangkan aspirasi sesuai dengan tugas dan fungsi (Tusi) dewan.

Acara reses ditutup setelah aspirasi konsen terhadap konsen (pagar/bangunan? SD Pungka yang sudah tumbang juga menjadi catatan penting bagi H. Zohran untuk diperjuangkan.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow