Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah

amramr
Nov 15, 2025 - 12:27
Nov 15, 2025 - 12:40
 0  29
Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah

Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, dari Fraksi PKS, telah merampungkan masa resesnya yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (12–13/11/2025). Kegiatan yang menjangkau Kecamatan Sumbawa, Moyo Hilir, dan Moyo Utara (Dapilnya) ini mengungkap beragam persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait disparitas harga komoditas.

Disparitas Harga Mencekik Petani

Dalam pertemuan yang digelar di beberapa titik, termasuk di PPN Bukit Indah Kelurahan Seketeng, Aula Kantor PKS dan Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir, keluhan terkait ekonomi menjadi isu yang paling menonjol.

Salah satu aspirasi paling kritis disampaikan oleh Sirajuddin dari Uma Goreng Pangenyar. Ia menyoroti tajam kesenjangan harga yang merugikan produsen lokal. “Harga sapi rendah, harga jagung juga turun, sementara harga pupuk makin mahal. Ini sangat memberatkan kami,” keluhnya, menggambarkan tekanan ekonomi yang dialami petani dan peternak.

Selain isu pangan, aspirasi yang terkumpul mencakup permintaan pembangunan jalan lingkungan (Desa Kakiang) disampaikan oleh Hasanuddin, jalan usaha tani di Orong Posok, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) disampaikan Bahamgia, serta pengadaan terop dari Kepala Dusun Pangenyar, di samping bantuan untuk UMKM dan Majelis Taklim.

Anggaran Daerah Terdampak Kebijakan Pusat

Menanggapi seluruh usulan yang diterima telah dicatat,yang akan diinput melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)—Muhammad Takdir menegaskan bahwa reses adalah wadah resmi untuk memperjuangkan suara rakyat.

“Sesuai dengan tujuan reses, kami datang untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan warga. Semua usulan akan kami masukkan ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai dasar perjuangan di tingkat pembahasan anggaran,” jelas Muhammad Takdir dihadapan wartawan dan mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa.

Namun, politisi PKS ini juga memberikan penjelasan yang transparan dan realistis mengenai tantangan penganggaran. Ia menekankan bahwa realisasi aspirasi masyarakat sangat bergantung pada kondisi keuangan daerah.

“Kami tetap akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tetapi terkait realisasi, tentu sangat bergantung pada kemampuan anggaran daerah. Pemotongan dana transfer pusat jelas berpengaruh terhadap pembangunan dan terhadap usulan-usulan yang masuk,” tegas Ketua Komisi IV tersebut.

Pernyataan ini menjadi penegasan dari Komisi IV mengenai perlunya skala prioritas yang ketat dalam perencanaan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan fiskal. Takdir berjanji untuk terus mengawal setiap aspirasi yang telah diterima hingga menjadi program kerja yang teranggarkan. (AM/ Ajeng)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow