Terima Audiensi Forum Ilmiah Remaja Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry Dorong Pemuda Kritis dan Solutif
Terima Audiensi Forum Ilmiah Remaja Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry Dorong Pemuda Kritis dan Solutif
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menerima kunjungan audiensi dari jajaran mahasiswa dan pengurus Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS) di ruang kerjanya Gedung DPRD Sumbawa, Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Pimpinan DPRD Sumbawa ini menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan pengurus forum. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dan intelektual muda dalam mengawal serta memberikan sumbangsih pemikiran bagi pembangunan daerah.
Mahasiswa Harus Memiliki Kegelisahan Terhadap Daerah
Dalam arahannya, Zulfikar memberikan sejumlah pesan penting kepada para mahasiswa. Ia meminta generasi muda untuk pandai melihat peluang serta memelihara sifat kritis dan kepekaan sosial terhadap berbagai isu lokal.
"Sebagai mahasiswa, harus ada rasa kegelisahan terhadap kondisi daerah. Saran saya, ketika forum ini berdiskusi, bahaslah isu-isu strategis yang menghasilkan ouput yang jelas, apa belum atau tidak bisa dijangkau oleh pemerintah. Di situlah ruang gagasan pemuda dibutuhkan," tegas Zulfikar.
Beberapa poin krusial yang disoroti Zulfikar untuk menjadi perhatian Forum Ilmiah Remaja Sumbawa antara lain kesiapan Industri Pertambangan.
"Seiring bertumbuhnya industri tambang di kawasan regional, mahasiswa diharapkan mampu menyiapkan kapasitas diri sekaligus menyumbang pemikiran agar masyarakat Sumbawa siap mengambil peran dan tidak sekadar menjadi penonton" ujarnya
Forum diharapkan aktif menyoroti dan memberikan masukan konstruktif terkait kebijakan yang semestinya dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda)
Ikang akrab disapa mengingatkan para Mahasiswa dan pemuda untuk memiliki keprihatinan mendalam terhadap ancaman bahaya narkoba serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup seiring dengan program Sumbawa Hijau Lestari.
Lebih lanjut, Ikang mengingatkan bahwa organisasi merupakan sarana untuk belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Sebagai wadah ilmiah, FIR Sumbawa dituntut untuk melahirkan gagasan-gagasan yang berbasis data dan kajian rasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa lembaga legislatif (DPRD) selalu terbuka terhadap iklim akademis. Dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda), DPRD Sumbawa senantiasa melibatkan akademisi dan tenaga ahli untuk memastikan produk hukum yang dihasilkan berkualitas dan berpihak pada masyarakat.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus merawat ruang beraktualisasi bagi generasi muda Sumbawa agar melahirkan pemuda yang berkapasitas, ilmiah, dan solutif bagi kemajuan daerah. (AM)
What's Your Reaction?