DPRD Sumbawa Dorong Pihak Perusahaan Bijak Tangani Kasus Hasil Tes Urine Karyawan
DPRD Sumbawa Dorong Pihak Perusahaan Bijak Tangani Kasus Hasil Tes Urine Karyawan
Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Edy Syarifuddin, meminta pihak manajemen perusahaan untuk bersikap bijak dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengambil keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan, khususnya yang berkaitan dengan hasil tes urine indikasi penyalahgunaan narkoba.
Pernyataan tersebut disampaikan Edy Syarifuddin dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin oleh Ketua komisi Muhammad Takdir SE.M.M.Inov membahas nasib pekerja terindikasi kasus tersebut.
Edy menegaskan bahwa hasil tes yang menunjukkan indikasi positif tidak serta-merta membuktikan seseorang secara aktif menyalahgunakan narkoba. Menurutnya, ada kemungkinan seseorang mengonsumsi obat-obatan medis tertentu yang menyebabkan hasil tes reaksi silang (cross-reactivity) menjadi positif.
"Orang yang sebenarnya tidak menggunakan narkoba tetapi hasil tesnya positif, artinya ada korban di sini. Ketika ada hal seperti ini, ini harus kita jadikan pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Edy Syarifuddin anggota Fraksi NasDem ini.
Ia menambahkan, penting bagi semua pihak—baik perusahaan, dinas terkait, maupun lembaga berwenang seperti BNN—untuk melakukan pengecekan secara komprehensif dan ilmiah sebelum menjatuhkan sanksi berat kepada pekerja. Langkah ini dinilai penting demi melindungi hak-hak pekerja serta mencegah timbulnya kerugian dan ketidakadilan bagi warga lokal yang mengadu nasib di dunia kerja.
Melalui forum tersebut, DPRD Kabupaten Sumbawa berharap ada titik temu dan solusi kemanusiaan tanpa mengabaikan aturan yang berlaku, sehingga hubungan kerja yang harmonis antara perusahaan dan tenaga kerja lokal tetap terjaga.
What's Your Reaction?