Berita Terkini & Terpercaya & : Pemerintahan https://amarmedia.co.id/rss/category/pemerintahan Berita Terkini & Terpercaya & : Pemerintahan en Copyright 2024 PT Amar Media Inovasi & All Rights Reserved. Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Sumbawa Pacu Pembangunan Infrastruktur dan Program Unggulan https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-fraksi-dprd-pemkab-sumbawa-pacu-pembangunan-infrastruktur-dan-program-unggulan https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-fraksi-dprd-pemkab-sumbawa-pacu-pembangunan-infrastruktur-dan-program-unggulan Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Pemkab Sumbawa Pacu Pembangunan Infrastruktur dan Program Unggulan

SUMBAWA, amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 difokuskan penuh untuk membiayai program-program prioritas masyarakat. Dalam draf rancangan tersebut, Belanja Daerah Kabupaten Sumbawa mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp224,51 miliar atau naik 11,70 persen.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat membacakan Jawaban Pemerintah Daerah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa pada Rapat Paripurna III DPRD Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di Ruang Sidang Utama, Jumat (25/9/2026).

Rapat Paripurna III tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan 31 Anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, hingga para Kepala OPD se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam jawabannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas masukan, saran, dan kritikan membangun dari seluruh fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026 atas Perda Nomor 5 Tahun 2025. Menurutnya, sinergi legislatif dan eksekutif sangat vital agar anggaran yang dialokasikan tepat sasaran.

Struktur Perubahan APBD & Penguatan Belanja Modal

Pemerintah Daerah memaparkan bahwa selain kenaikan belanja daerah sebesar Rp224,51 miliar, Pendapatan Daerah juga diproyeksikan bertambah Rp45,83 miliar atau naik 2,42 persen. Adapun selisih kebutuhan belanja tersebut akan ditutup melalui pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran sebelumnya yang telah diaudit.

Wabup menegaskan bahwa alokasi tambahan belanja ini tidak ditujukan untuk menciptakan beban tetap yang menekan APBD tahun-tahun berikutnya. Penggunaannya diarahkan secara cermat untuk penyelesaian kegiatan berjalan, kebutuhan mendesak, hingga akselerasi 12 Program Unggulan Daerah.

Salah satu lompatan signifikan terlihat pada postur Belanja Modal, yang meroket sebesar 103,12 persen dari semula Rp50,36 miliar menjadi Rp102,28 miliar.

"Peningkatan belanja modal ini merupakan langkah awal perbaikan struktur anggaran daerah yang terukur, berdampak langsung pada perekonomian rakyat, penanganan infrastruktur, produktivitas pertanian, ketahanan pangan, hingga percepatan penurunan angka kemiskinan," terang Wabup Ansori.

Sementara itu, untuk Belanja Barang dan Jasa mengalami penambahan sebesar Rp126,81 miliar (25,23 persen) dengan kontrol ketat berbasis standar harga satuan pelayanan publik.

Penyelesaian SiLPA dan Reklasifikasi Retribusi Daerah

Menjawab sorotan fraksi mengenai SiLPA, Pemkab Sumbawa menjelaskan bahwa target awal SiLPA dalam APBD murni adalah Rp25 miliar. Namun, berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang telah diaudit BPK RI, realisasi SiLPA mencapai Rp201,68 miliar yang terdiri dari SiLPA terikat Rp89,89 miliar dan SiLPA bebas Rp111,79 miliar).

Untuk mencegah potensi SiLPA tinggi di masa depan, Pemkab berkomitmen melakukan perbaikan perencanaan kas, mempercepat pengadaan barang/jasa sejak awal tahun, serta mengintensifkan pemantauan realisasi anggaran triwulanan.

Terkait penurunan pos retribusi daerah sebesar Rp32,28 miliar, Pemkab meluruskan bahwa hal tersebut terjadi akibat reklasifikasi pencatatan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas dan RSUD ke dalam kelompok Lain-Lain PAD yang Sah sesuai standar akuntansi dan rekomendasi BPK RI.

"Secara netto, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak berkurang sama sekali. PAD justru naik secara konsisten sebesar Rp108,36 juta, dari Rp251,48 miliar menjadi Rp251,59 miliar," jelasnya.

Fokus Pembangunan Sektor Strategis Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sumbawa merincikan sejumlah penanganan sektor vital yang diakomodasi dalam Perubahan APBD 2026:

Pertama; Infrastruktur Jalan & Irigasi:

Pemeliharaan rutin pada ruas jalan strategis, seperti Simpang Raberas–Simpang Boak, Lintas Moyo–Kakiang, Berare–Olat Rawa, Langam–Ropang, hingga akses kampus.

Penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk penanganan Jembatan Kayu Madu di Desa Labuhan Badas.

Sebanyak 72 dari 99 usulan infrastruktur irigasi daerah disetujui untuk ditangani melalui Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (SIPURI) Kemen PUPR.

Kedua : Kesiapan Tenaga Kerja Lokal Blok Elang:

Mempersiapkan tenaga kerja lokal menghadapi tahap konstruksi dan eksploitasi PT AMNT di Blok Elang dan Lempui. Proyeksi kebutuhan mencapai 20.000 tenaga kerja hingga tahun 2030, dengan komitmen serapan tenaga kerja lokal ditargetkan mencapai 70 persen melalui pelatihan bersertifikasi.

Ketiga : Pendidikan dan Kesehatan:

Keberlanjutan program Kartu Sumbawa Pintar (Program Unggulan ke-12) bagi siswa miskin dan berprestasi.

Penuntasan pembangunan RSUD Sering bersinergi dengan Kemenkes RI, jaminan stok obat esensial di seluruh Puskesmas, serta pemenuhan sisa kuota Universal Health Coverage (UHC).

Empat; Mitigasi Bencana dan Tata Kelola Tambang

Pengalokasian anggaran kebencanaan untuk bantuan air bersih dan armada mitigasi kekeringan ekstrem.

Peningkatan koordinasi bersama Pemprov NTB dan APH untuk penataan serta fasilitasi legalisasi Tambang Rakyat berbasis kelestarian lingkungan.

Mengakhiri tanggapannya, Wabup Mohamad Ansori menekankan bahwa seluruh pandangan fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi utama dalam pembahasan tingkat akhir bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumbawa demi mewujudkan pembangunan Sumbawa yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel.(AM)

]]>
Fri, 25 Sep 2026 23:02:54 +0800 amr
Hadiri Silatulfikri 99 Tokoh Tana Samawa, Wabup Ansori Ajak Tokoh Daerah Rumuskan Arah Generasi Mendatang https://amarmedia.co.id/hadiri-silatulfikri-99-tokoh-tana-samawa-wabup-ansori-ajak-tokoh-daerah-rumuskan-arah-generasi-mendatang https://amarmedia.co.id/hadiri-silatulfikri-99-tokoh-tana-samawa-wabup-ansori-ajak-tokoh-daerah-rumuskan-arah-generasi-mendatang Hadiri Silatulfikri 99 Tokoh Tana Samawa, Wabup Ansori Ajak Tokoh Daerah Rumuskan Arah Generasi Mendatang

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan pentingnya menjaga dan mengaktualisasikan nilai-nilai kebudayaan Tau Samawa sebagai landasan utama pembangunan karakter masyarakat di tengah arus modernisasi. Tegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri ajang 'Silatulfikri 99 Tokoh Tana Samawa' yang berlangsung di Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan pemikiran lintas tokoh tersebut turut dihadiri oleh pendiri sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela, Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin, M.A., Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., Ustadz H. Yadi Surya Diputra, S.Sos., M.A. (Ustadz Suryo), serta puluhan tokoh adat, akademisi, dan pimpinan lembaga di Tanah Samawa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Silatulfikri bukan sekadar forum silaturahmi biasa, melainkan sebuah ruang strategis untuk menyatukan gagasan, persepsi, dan visi dalam merumuskan arah masa depan daerah.

“Yang kita pikirkan bukan hanya Sumbawa hari ini, tetapi Sumbawa seperti apa yang ingin kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Mohamad Ansori di hadapan para tokoh yang hadir.

Ia menekankan bahwa falsafah hidup dan nilai-nilai luhur Tau Samawa tidak boleh berhenti sebagai dokumen historis atau wacana semata. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan secara nyata dalam tata kelola kehidupan bermasyarakat hingga mengakar menjadi budaya penuntun. Menurutnya, keberhasilan pembangunan fisik dan ekonomi harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter serta jati diri daerah.

Di sisi lain, Wabup juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa tercatat mencapai 4,12 persen, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 11,79 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di posisi 2,60 persen.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan angka-angka statistik tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budayanya.

“Pembangunan bukan hanya tentang seberapa besar ekonomi tumbuh, tetapi juga tentang manusia seperti apa yang tumbuh di dalamnya. Kita harus tetap tahu dari mana kita berasal. Falsafah Taket ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu Berbuat Buruk) harus tetap menjadi kompas moral kita menghadapi masa depan,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati berharap forum Silatulfikri mampu bertindak sebagai penyaring (filter) budaya di era globalisasi. Ia mengajak seluruh elemen tokoh daerah untuk bersatu memilih dan mengadaptasi nilai-nilai histori yang masih relevan guna menjawab berbagai tantangan zaman.

“Tidak semua hal baru harus kita terima mentah-mentah. Kita membutuhkan filter. Karena itu, mari kita bersama-sama bertanya dan merumuskan, nilai apa dari masa lalu yang masih sangat relevan untuk menjaga dan membimbing generasi kita ke depan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 25 Sep 2026 22:42:59 +0800 amr
Izin Kawasan Hutan Tuntas, Pemkab Sumbawa Pacu Pembangunan Jalan dan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil https://amarmedia.co.id/izin-kawasan-hutan-tuntas-pemkab-sumbawa-pacu-pembangunan-jalan-dan-jaringan-listrik-ke-desa-terpencil https://amarmedia.co.id/izin-kawasan-hutan-tuntas-pemkab-sumbawa-pacu-pembangunan-jalan-dan-jaringan-listrik-ke-desa-terpencil Izin Kawasan Hutan Tuntas, Pemkab Sumbawa Pacu Pembangunan Jalan dan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Pasca RDP Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa beberapa waktu lalu dengan manager Lisdes PLN Wilayah NTB terkait dengan Listrik Masuk Desa, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kini menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk membahas lebih teknis. 

Diketahui, hambatan utama pembangunan aksesibilitas dan infrastruktur dasar di wilayah terpencil Kabupaten Sumbawa akhirnya resmi terurai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa memastikan izin penggunaan kawasan hutan untuk jalur akses jalan dan jaringan listrik telah tuntas diterbitkan.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi masyarakat di wilayah selatan dan barat Kabupaten Sumbawa yang selama ini mendambakan hadirnya pasokan listrik dan jalan yang memadai.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan kabar penting ini saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Dukungan Akses Jalan untuk Program Listrik Desa (Lisdes) APBN 2026 di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (23/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Manajer Lisdes PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat beserta jajaran.

Dalam arahannya, Bupati H. Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa terbitnya izin kawasan hutan merupakan kunci pembuka yang selama ini dinantikan. Kejelasan status hukum lahan menjadi fondasi mutlak agar pengerjaan fisik di lapangan tidak membentur kendala administratif.

"Alhamdulillah, salah satu kendala terbesar sudah tuntas. Dengan adanya izin kawasan untuk jalan ini, pihak PLN akan jauh lebih mudah masuk untuk merealisasikan jaringan listrik," ujar Bupati Jarot.

 

Dengan selesainya perizinan tersebut, mobilisasi material bangunan dan alat berat menuju lokasi proyek dijamin tidak lagi terkendala aturan hukum. Mengingat medan geografis yang tergolong ekstrem, Bupati menginstruksikan jajarannya untuk memanfaat momentum cuaca sebelum musim hujan tiba.

Ia mendedikasikan percepatan pengerjaan fisik jalan dengan mengerahkan minimal 2 hingga 3 unit alat berat ke lokasi target.

"Jangan sampai kita kehilangan momentum. Cuaca saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Saya minta dukungan alat berat minimal dua sampai tiga unit segera diturunkan ke lapangan," tegasnya.

Skenario Pengerjaan Bertahap dan Fokus Jalur Strategis

Secara teknis, Pemkab Sumbawa memberikan prioritas pengerjaan pada ruas Batu Rotok–Bao Desa. Berdasarkan hasil survei lapangan, ruas ini dinilai memiliki tingkat kesulitan geografis yang lebih rendah dibandingkan titik lainnya.

Pengerjaan pada ruas Batu Rotok–Bao Desa akan dijadikan pintu masuk logistik sebelum tim teknis merambah ke medan yang lebih berat menuju kawasan Tangkam Pulit. Strategi bertahap ini diterapkan guna menjamin efisiensi waktu, tenaga, serta anggaran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, S.T., M.T., memaparkan bahwa terdapat enam wilayah prioritas yang masuk dalam skema Lisdes APBN 2026, yaitu Desa; Tangkam Pulit, Bao Desa, Tepal, Batu Rotok, Bakti Jaya, Dusun Matemega (Desa Marente)

Tantangan Logistik: Angkut 70 Tiang Listrik Seberat 1 Ton

Lalu Suharmaji mengungkapkan, tantangan terbesar dalam program Lisdes ini terletak pada distribusi logistik tiang listrik PLN yang melewati jalur perbukitan dan hutan.

"Pemda Sumbawa diminta memfasilitasi kesiapan akses jalan untuk mobilisasi sekitar 70 tiang listrik. Setiap tiang memiliki panjang kurang lebih 12 meter dengan bobot mencapai 1 ton per unit," papar Suharmaji.

Tanpa akses jalan pembuka yang memadai, pemancangan tiang listrik seberat satu ton menuju perbukitan akan sangat berisiko dan memakan waktu lama. Oleh sebab itu, sinergi lintas sektor antara Pemkab Sumbawa dan PLN menjadi kuintat utama kesuksesan proyek ini.

Program Lisdes APBN 2026 ini bukan sekadar proyek pembangunan rutin, melainkan bagian dari pemenuhan Program Strategis Nasional (PSN). Masuknya aliran listrik ke enam wilayah pelosok ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi desa, membuka isolasi informasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Dengan selesainya legalitas kawasan hutan dan komitmen penuh Pemkab Sumbawa, terang masa depan kini tinggal menghitung hari bagi masyarakat di pedalaman Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 24 Sep 2026 07:53:36 +0800 amr
Konsultasi Publik AMDAL Pertambangan Tembaga dan Emas PT AMNT Digelar, Bupati Sumbawa Tekankan Partisipasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/konsultasi-publik-amdal-pertambangan-tembaga-dan-emas-pt-amnt-digelar-bupati-sumbawa-tekankan-partisipasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/konsultasi-publik-amdal-pertambangan-tembaga-dan-emas-pt-amnt-digelar-bupati-sumbawa-tekankan-partisipasi-masyarakat Konsultasi Publik AMDAL Pertambangan Tembaga dan Emas PT AMNT Digelar, Bupati Sumbawa Tekankan Partisipasi Masyarakat

Sumbawa Besar .Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama manajemen perusahaan PT AMNT menggelar kegiatan Konsultasi Publik Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Studi Kelayakan Rencana Kegiatan Pertambangan Tembaga dan Emas beserta fasilitas pendukungnya Selasa 22 September 2026.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ketua DPRD dan Anggota, Para Camat dan Kepala Desa bersama BPD, pimpinan manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga adat, Organisasi Kemahasiswaan, serta pemuda dari kawasan sekitar wilayah operasional ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan saran masukan dari warga setempat.

Komitmen Perusahaan Terhadap Keterbukaan Informasi

Dalam sambutannya, Vice Presiden PT AMNT Syamsul Kipli ST menyampaikan bahwa konsultasi publik ini merupakan sarana komunikasi dua arah yang sangat krusial. Selain menjalankan amanat peraturan perundang-undangan, forum ini menjadi wadah bagi perusahaan untuk memahami kondisi sosial budaya serta karakteristik wilayah dari pengalaman masyarakat lokal.

"Kami menyadari pentingnya saran, pendapat, dan masukan dari masyarakat. Seluruh pandangan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyempurnaan kajian akhir dokumen lingkungan kelak," ujarnya.

Bupati Sumbawa: Investasi Harus Beri Manfaat Nyata untuk Warga

Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dalam arahannya memberikan apresiasi atas tingginya tingkat partisipasi elemen masyarakat serta kehadiran jajaran manajemen puncak perusahaan. Bupati menegaskan bahwa potensi sumber daya alam yang melimpah di Kabupaten Sumbawa merupakan karunia besar yang harus dikelola secara bijak dan bertanggung jawab.

Bupati menyampaikan bahwa proyek pertambangan ini menjadi salah satu investasi terbesar di daerah dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Proyek ini diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi balikan (multiplier effect) yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat adalah unsur paling utama dalam setiap proses pembangunan. Investasi yang masuk harus kita kawal bersama. Jangan sampai industri berjalan, tetapi masyarakat lokal justru menjadi penonton di tanahnya sendiri," tegas Bupati Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa konsultasi publik ini dilaksanakan dalam tahap penyusunan AMDAL dan uji kelayakan, sebelum melangkah ke tahap konstruksi. Proses ini penting untuk mengidentifikasi serta merumuskan langkah mitigasi terhadap potensi dampak lingkungan maupun dampak sosial yang mungkin timbul.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis, saling menghormati perbedaan pandangan, dan mengedepankan semangat musyawarah.

Di akhir sambutan, Bupati Sumbawa secara resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik Uji Kelayakan dan AMDAL Pertambangan Tembaga dan Emas (AM)

]]>
Tue, 22 Sep 2026 21:28:01 +0800 amr
55 Motif Kre Alang Sumbawa Bersertifikat HAKI, Pemda Dorong Pelestarian Dan Regenerasi Penenun https://amarmedia.co.id/55-motif-kre-alang-sumbawa-bersertifikat-haki-pemda-dorong-pelestarian-dan-regenerasi-penenun https://amarmedia.co.id/55-motif-kre-alang-sumbawa-bersertifikat-haki-pemda-dorong-pelestarian-dan-regenerasi-penenun 55 Motif Kre Alang Sumbawa Bersertifikat HAKI, Pemda Dorong Pelestarian Dan Regenerasi Penenun

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas 55 motif tenun Kre Alang Sumbawa dari Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Sertifikat HAKI ini diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, S.S., S.H., M.H., kepada Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Serah terima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya pelestarian warisan budaya sekaligus memastikan kekayaan intelektual daerah terdokumentasi dan terlindungi secara resmi.

Turut hadir asisten pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, staff ahli Bupati, Sejumlah Kepala OPD Kabupaten Sumbawa, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Senior Manager Social Impact PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan jajarannya, Wakil Rektor Universitas Samawa Muhammad Yamin SE.M.Si, serta pihak terkait lainnya. Kegiatan ini berlangsung di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (18/09/2026).

Bupati Sumbawa menyampaikan, sertifikat HAKI tidak semata-mata menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi pengingat atas kekayaan budaya Sumbawa yang harus terus dijaga dan diwariskan. Pendokumentasian 55 motif Kre Alang ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menggali kembali berbagai kekayaan intelektual Sumbawa yang selama ini belum terdokumentasi.

“Ini bukan akhir, tetapi merupakan awal untuk melestarikan Kre Alang. Ini tugas bersama untuk terus melestarikan dan mewariskan Kre Alang kepada generasi muda agar kelestariannya tetap terjaga. Ini merupakan tantangan besar,” ujarnya.

Setiap motif Kre Alang juga perlu dilengkapi dengan literasi singkat mengenai sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, motif tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai pengetahuan dan budaya yang dapat memperkuat identitas sekaligus menambah nilai produk, jelas Bupati.

Pelestarian Kre Alang, lanjut Bupati, tidak cukup hanya dengan menjaga keberadaan penenun. Pemanfaatan motif juga perlu diperluas agar Kre Alang tidak hanya hadir pada perayaan adat maupun kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai salah satu upaya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan surat imbauan kepada ASN dan instansi pemerintah agar menggunakan pakaian bermotif Kre Alang setidaknya sekali dalam sepekan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas penggunaan sekaligus menciptakan pasar bagi produk tenun lokal.

“HAKI penting agar jangan sampai kekayaan budaya kita diklaim dan diakui oleh pihak lain,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, S.S., S.H., M.H., mengapresiasi komitmen Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pelindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Pendataan hingga 55 motif tenun Sumbawa dan penerbitan sertifikat HAKI merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Sekarang tinggal bagaimana membuat 55 motif tenun tersebut menjadi ada barangnya di pasaran, bukan cuma sekadar di atas kertas saja,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB juga mendorong seluruh pihak untuk terus menggali dan menginventarisasi kekayaan budaya Sumbawa. Menurut beliau masih banyak potensi budaya dan kesenian daerah yang dapat didaftarkan sebagai KIK guna memperkuat pelindungan sekaligus mendukung pelestariannya, ajaknya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa sertifikasi HAKI ini merupakan langkah awal dalam menjaga keberlanjutan adat dan kebudayaan Sumbawa.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa menyebutkan, saat ini penenun Kre Alang masih didominasi generasi berusia di atas lima puluh tahun dengan jumlah yang relatif terbatas. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama untuk mendorong regenerasi penenun sekaligus memperkenalkan Kre Alang kepada generasi muda.

“Selain itu, kita juga harus memikirkan bagaimana membuat produk turunan dari Kre Alang. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?." pungkasnya. (AM)

]]>
Sun, 20 Sep 2026 09:08:31 +0800 amr
NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Makin Berdampak https://amarmedia.co.id/ntb-raih-tiga-apresiasi-kemendagri-kebijakan-publik-makin-berdampak https://amarmedia.co.id/ntb-raih-tiga-apresiasi-kemendagri-kebijakan-publik-makin-berdampak NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Makin Berdampak

Jakarta.Amarnedia.co.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meraih tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas kebijakan dan pelaksanaan program yang dinilai memiliki keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Tiga apresiasi tersebut mencakup bidang perumahan, pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan.

Apresiasi itu diberikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Jakarta, Kamis (17/9). NTB meraih Terbaik 1 kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah, serta Terbaik 2 kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan dan Terbaik 2 kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan apresiasi tersebut menjadi refleksi atas arah kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

“Alhamdulillah, kali ini NTB mendapatkan tiga apresiasi. Satu apresiasi juara pertama, yaitu di bidang pencapaian 3 juta rumah,” ujar Gubernur.

Menurut Miq Iqbal, penilaian tersebut tidak semata-mata menggambarkan hasil akhir pembangunan, tetapi juga menunjukkan adanya kebijakan yang dinilai solid pada tiga isu tersebut.

“Semua penilaian ini masih berdasarkan kebijakan. Artinya, dalam tiga isu tadi, NTB dipandang memiliki kebijakan yang solid dan keberpihakan yang jelas,” katanya.

Atas capaian tersebut, NTB juga memperoleh dukungan anggaran dengan total Rp9 miliar. Dukungan itu terdiri atas Rp6 miliar untuk program bedah rumah sebanyak 300 unit, serta masing-masing Rp1,5 miliar untuk bidang pelayanan fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta pengelolaan sampah dan lingkungan.

Pada sektor perumahan, Iqbal menjelaskan bahwa program bedah rumah diarahkan terutama kepada masyarakat di desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Intervensi terhadap kualitas hunian ditempatkan sebagai salah satu bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan karena kondisi rumah menjadi salah satu persoalan yang berkaitan dengan kemiskinan ekstrem.

“Memang kami mengalokasikan cukup banyak untuk bedah rumah, khususnya di desa-desa kemiskinan ekstrem. Karena salah satu persoalan yang menyebabkan tingginya kemiskinan ekstrem itu adalah persoalan rumah. Karena itu yang menjadi sasaran kami,” jelasnya.

Sementara di bidang pendidikan, Pemprov NTB terus mendorong pembenahan tata kelola SMA, SMK, dan SLB, antara lain melalui pengembangan sekolah tematik yang disesuaikan dengan potensi lokal.

Pemerintah daerah juga menyiapkan kebijakan golden ticket untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Melalui kebijakan ini, kepala sekolah dengan kinerja terbaik didorong untuk bertugas di wilayah pelosok dengan dukungan insentif tambahan.

“Kita berikan kepada kepala sekolah-kepala sekolah yang terbaik, kita letakkan di daerah-daerah yang pelosok, tetapi mereka diberikan insentif tambahan. Ini bagian dari upaya kita untuk memeratakan kualitas pendidikan antara kota dengan di pelosok,” kata Miq Iqbal.

Gubernur menegaskan bahwa apresiasi tersebut bukan tujuan akhir. Pengakuan pemerintah pusat justru menjadi dorongan agar kebijakan yang telah dirancang dapat diterjemahkan menjadi capaian yang konkret dan dirasakan masyarakat.

“Targetnya adalah kita ingin supaya kebijakan ini betul-betul menghasilkan hasil-hasil yang konkret seperti yang ditargetkan dari sejak awal,” ujarnya.

Miq Iqbal menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan tiga pilar pembangunan NTB, yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Program Desa Berdaya, khususnya yang menyasar desa dengan kemiskinan ekstrem, menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam mendorong pengentasan kemiskinan.

“Ini hanya refleksi dari visi-visi Presiden juga yang kami bawa ke level daerah,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebelumnya mengatakan apresiasi pemerintah daerah diberikan antara lain untuk melihat pelaksanaan standar pelayanan minimal, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan perumahan. Kemendagri juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan sampah dan program Indonesia Asri sebagai salah satu program prioritas pemerintah pusat.

“Itu hal yang wajib dilakukan. Ditambah dengan satu lagi, yaitu penanganan sampah dan Indonesia Asri yang menjadi program unggulan Bapak Presiden,” ujar Tito.

Selain NTB di tingkat provinsi, sejumlah kabupaten/kota di NTB juga memperoleh apresiasi pada berbagai kategori. Kabupaten Sumbawa Barat, Kota Mataram, Kota Bima, dan Kabupaten Lombok Utara tercatat meraih penghargaan dalam bidang pelayanan kesehatan, pendidikan, program pembangunan 3 juta rumah, serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.

Rangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa apresiasi tidak hanya berada pada level provinsi, tetapi juga mencerminkan kinerja pemerintah daerah di berbagai jenjang dalam memperkuat pelayanan dasar. Bagi Pemprov NTB, pengakuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan kebijakan pada akhirnya harus diukur dari seberapa jauh kebijakan itu mampu memperbaiki kualitas hidup dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(AM/ Tim Kominfo)

]]>
Sat, 19 Sep 2026 14:08:22 +0800 amr
Transformasi Posyandu di Sumbawa: Anggaran APBD Diperkuat, SPM 6 Bidang Digenjot https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-anggaran-apbd-diperkuat-spm-6-bidang-digenjot https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-anggaran-apbd-diperkuat-spm-6-bidang-digenjot Transformasi Posyandu di Sumbawa: Anggaran APBD Diperkuat, SPM 6 Bidang Digenjot

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memperkuat dukungan anggaran melalui APBD untuk mengoptimalkan peran Posyandu serta penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di enam bidang pelayanan dasar.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir H. Syarafuddin Jarot, MP saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah terkait, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, serta para pengurus dan kader Posyandu se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi dedikasi para kader dan seluruh pihak yang konsisten memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan, Posyandu kini memegang peran strategis sebagai garda terdepan pemenuhan pelayanan dasar seiring berjalannya transformasi Posyandu berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Transformasi tersebut mencakup pemenuhan enam bidang SPM, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

"Transformasi ini sejalan dengan visi daerah menuju Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa tahun 2024 telah mencapai 72,36, sementara indeks penerapan SPM naik dari 97,85 persen pada 2023 menjadi 99,64 persen pada 2024," ujar Bupati Jarot.

Guna mempertahankan tren positif tersebut, Bupati menekankan pentingnya penguatan di berbagai lini, mulai dari kapasitas kader, mutu pelayanan, sarana dan prasarana, kelembagaan, hingga pendanaan. Selain dukungan APBD, ia mengimbau pemerintah desa untuk turut mengalokasikan anggaran melalui APBDes guna mendukung ketahanan pangan, gizi masyarakat, dan penguatan lembaga Posyandu.

Bupati juga meminta Tim Pembina Posyandu di semua tingkatan aktif melakukan pendampingan, pembinaan, dan pemantauan secara terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, melaporkan saat ini terdapat 756 Posyandu berbasis sasaran siklus hidup di Kabupaten Sumbawa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 Posyandu telah diajukan untuk memperoleh nomor registrasi, dan 44 lembaga di antaranya telah resmi memiliki nomor registrasi pada tahap I tahun 2025.

Rakor ini menjadi wadah konsolidasi strategis untuk merumuskan langkah konkret terkait tata kelola kelembagaan dan penyelarasan program kerja Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 18 Sep 2026 09:27:42 +0800 amr
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026 https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-sdm-sekda-sumbawa-buka-pelatihan-berbasis-kompetensi-tahap-ii-2026 https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-sdm-sekda-sumbawa-buka-pelatihan-berbasis-kompetensi-tahap-ii-2026 Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (17/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan pelatihan vokasi tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., serta dihadiri langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Khairuddin SE, M.Si.para Kepala Bidang, Kepala UPTD BLK, para instruktur, serta puluhan peserta pelatihan.

Dalam laporan resminya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa penyelenggaraan PBK mengacu pada regulasi nasional, termasuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, serta Perbup Nomor 18 Tahun 2022.

Seluruh pembiayaan program ini bersumber dari dana APBD Kabupaten Sumbawa melalui DPA Disnakertrans pada subkegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi.

"Pelatihan vokasi ini bertujuan membekali, mengalihkan, dan meningkatkan kompetensi kerja peserta agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDI), serta mampu berwirausaha secara mandiri," ungkap Kepala Disnakertrans.

Animo masyarakat terhadap program ini tergolong sangat tinggi. Dari total 152 pendaftar, sebanyak 48 peserta dinyatakan lulus seleksi ketat untuk mengikuti tiga kejuruan prioritas, masing-masing diisi oleh 16 peserta.

Pengoperasian Instalasi Kontrol Listrik Industri Berbasis PLC (Pelaksanaan: 17 September – 16 November 2026), Desain Grafis (Pelaksanaan: 1 Oktober – 16 November 2026) dan Barista (Pelaksanaan: 15 Oktober – 16 November 2026)

Pada kesempatan yang sama, Disnakertrans juga melaporkan capaian luar biasa pada PBK Tahap I 2026 , di mana 100% peserta dinyatakan lulus uji kompetensi. Sebanyak 16 peserta kejuruan Operator Alat Berat berhasil meraih Surat Izin Operator (SIO) dari Kemnaker RI, dan 16 peserta kejuruan Teknisi AC lulus uji sertifikasi dari LSP Logam dan Mesin Indonesia (tinggal menunggu sertifikat BNSP). Sementara untuk kejuruan Las 6G, pelatihan akan berakhir pada 30 September 2026 dan dilanjutkan uji kompetensi pada 1–2 Oktober 2026.

Merespons laporan tersebut, Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memberikan apresiasi atas capaian positif Disnakertrans dan UPTD BLK Sumbawa. Dalam arahannya, Doktor Budi menekankan pentingnya penguatan SDM lokal agar memiliki daya saing yang tinggi di tengah dinamika pasar kerja.

“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu berkompetisi. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kepercayaan diri,” puji Sekda.

Sekda juga mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh keahlian teknis (hard skill), tetapi juga oleh pembentukan karakter (soft skill), kedisiplinan, serta etika kerja.

“Selama mengikuti pelatihan, saya berharap seluruh peserta dapat menunjukkan sikap profesional, disiplin, taat terhadap ketentuan, serta mampu membangun kerja sama yang baik. Pelatihan ini merupakan sebuah proses awal. Kompetensi yang diperoleh hendaknya terus dikembangkan seiring dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja,” pesan Doktor Budi.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sarana dan prasarana UPTD BLK, menyiagakan instruktur yang kompeten, serta melibatkan pimpinan OPD terkait untuk memberikan materi pembanding.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan secara resmi oleh Sekda Sumbawa, diiringi harapan agar seluruh 48 peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal, lulus uji kompetensi BNSP, dan segera terserap di pasar kerja atau membuka lapangan kerja baru secara mandiri.(AM)

]]>
Thu, 17 Sep 2026 19:11:02 +0800 amr
Dorong Iklim Investasi Kondusif, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Perizinan Berusaha Berbasis Risiko https://amarmedia.co.id/dorong-iklim-investasi-kondusif-sekda-sumbawa-buka-bimtek-perizinan-berusaha-berbasis-risiko https://amarmedia.co.id/dorong-iklim-investasi-kondusif-sekda-sumbawa-buka-bimtek-perizinan-berusaha-berbasis-risiko Dorong Iklim Investasi Kondusif, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang tertib, transparan, dan kondusif bagi perkembangan dunia usaha. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta Implementasi Pengawasannya pada Kamis (17/9/2026), bertempat di Meeting Room Kaloka Hotel, Sumbawa Besar.

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., serta dihadiri oleh Kepala DPMPTSP, Sekretaris Dinas, jajaran pejabat teknis terkait, serta puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko (Risk-Based Approach) merupakan elemen krusial dalam merawat tata kelola pelayanan publik. Sistem ini dirancang untuk mewujudkan pelayanan yang lebih efektif, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum yang jelas bagi para investor dan pelaku usaha lokal.

Menurut Doktor Budi akrab disapa, pemahaman komprehensif terhadap mekanisme berbasis risiko tidak hanya diwajibkan bagi jajaran aparatur birokrasi sebagai penyedia layanan, tetapi juga menjadi modal penting bagi pelaku usaha agar dapat menjalankan aktivitas bisnisnya secara legal dan sesuai dengan standar yang berlaku.

“Pemahaman yang selaras terhadap mekanisme perizinan ini penting bagi kedua belah pihak. Bagi aparatur, ini memandu tata cara pelayanan yang akuntabel. Sedangkan bagi pelaku usaha, ini membantu memenuhi kewajiban perizinan dan menjalankan kegiatan usahanya sesuai regulasi,” ujar H.Budi.

Lebih jauh, Sekda menggarisbawahi pentingnya keterbangunan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Melalui DPMPTSP dan OPD teknis pendukung, Pemkab Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan, memberikan transparansi informasi, serta memastikan fungsi pengawasan berjalan proporsional sesuai dengan tingkatan risiko usaha (rendah, menengah, atau tinggi).

Doktor Budi mengingatkan bahwa semangat penyederhanaan izin tidak boleh mengabaikan aturan keselamatan dan kepatuhan hukum. Pemerintah daerah ingin memastikan proses bisnis berjalan lancar tanpa menanggalkan aspek kontrol.

“Pelayanan perizinan harus mampu memberikan kemudahan dan kepastian kepada masyarakat serta pelaku usaha, tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui Bimtek ini, Pemkab Sumbawa berharap dapat menyamakan persepsi dan membangun pemahaman kolektif antara pemerintah dan dunia usaha. Langkah sinkronisasi ini diproyeksikan dapat menekan hambatan birokrasi, meminimalisir kendala di lapangan, serta mampu memacu pertumbuhan nilai investasi yang berimbas langsung pada peningkatan perekonomian di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 17 Sep 2026 14:59:20 +0800 amr
Sekda Sumbawa Berikan Arahan pada Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN melalui ProASN https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-berikan-arahan-pada-penilaian-potensi-dan-kompetensi-asn-melalui-proasn https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-berikan-arahan-pada-penilaian-potensi-dan-kompetensi-asn-melalui-proasn Sekda Sumbawa Berikan Arahan pada Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN melalui ProASN

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr.H Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memberikan arahan strategis kepada para peserta Penilaian Potensi dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) yang berlangsung di Gedung Computer Assisted Test (CAT) BKPSDM Kabupaten Sumbawa pada Kamis (17/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian penilaian ini dengan penuh keseriusan dan sungguh-sungguh. Hasil dari *profiling* ProASN ini memiliki peran krusial karena akan menjadi basis data potensi serta kompetensi ASN yang objektif, terukur, dan terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

"Data yang dihasilkan dari penilaian ini sangat penting untuk mendukung pengembangan karier, pemetaan talenta, hingga penerapan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN secara menyeluruh," ujar Budi Prasetiyo di hadapan para peserta.

Ia juga memotivasi para pegawai untuk memanfaatkan momentum ini sebagai wadah refleksi dalam mengenali serta mengukur kapasitas diri masing-masing demi menunjang kinerja organisasi.

Guna memastikan seluruh proses seleksi dan asesmen berjalan transparan, tertib, serta lancar, Sekda turun langsung memantau jalannya pelaksanaan uji kompetensi. Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa.

Pelaksanaan kegiatan ProASN ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis merit, kompetensi, dan potensi. Langkah strategis ini diharapkan dapat melahirkan aparatur sipil yang profesional, adaptif, serta siap mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 17 Sep 2026 14:28:55 +0800 amr
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026 https://amarmedia.co.id/dprd-terima-penjelasan-pemprov-tentang-perubahan-apbd-2026 https://amarmedia.co.id/dprd-terima-penjelasan-pemprov-tentang-perubahan-apbd-2026 DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

MATARAM.Amarmedia.co.id - Setelah resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rapat paripurna pertama tentang nota keuangan dan perubahan rancangan peraturan daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 menyerahkan dokumen penjelasan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB di ruang sidang DPRD kantor Gubernur, Jumat (11/09/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau Miq Iqbal, dalam penjelasannya yang dibacakan Sekretaris Daerah, Abul Chair menyampaikan, berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah menuntut perubahan kebijakan anggaran yang dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan fiskal, kita dituntut untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan daerah. Setiap kebijakan anggaran harus diarahkan pada program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan daerah,” jelas Sekda.

Dalam postur rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp5,68 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar 1,08 persen dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya sebesar Rp5,62 triliun lebih.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,52 triliun lebih atau bertambah sekitar Rp319 miliar lebih dibandingkan APBD Murni Tahun Anggaran 2026.

Adapun dalam rancangan perubahan tersebut terdapat defisit anggaran sebesar Rp399 miliar lebih yang akan ditutup melalui pembiayaan netto bersumber dari penerimaan pembiayaan, termasuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), serta pengeluaran pembiayaan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Pemprov menegaskan, kebijakan anggaran harus dikelola secara transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah.

"Perubahan ini untuk tujuan bersama dalam akselerasi pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan dan pengembangan destinasi wisata berkualitas berkelanjutan", tambahnya.

Saat ini, lanjutnya pembenahan tata kelola pemerintahan dalam mitigasi korupsi akibat kelemahan sistem dilakukan berbasis risiko. (jmy/kominfotikntb)

]]>
Sat, 12 Sep 2026 08:31:50 +0800 amr
Jelang MotoGP, Gubernur NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan https://amarmedia.co.id/jelang-motogp-gubernur-ntb-dorong-maskapai-tambah-penerbangan https://amarmedia.co.id/jelang-motogp-gubernur-ntb-dorong-maskapai-tambah-penerbangan Jelang MotoGP, Gubernur NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan

Mataram.Amarmedia.co.id- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta maskapai penerbangan menambah kapasitas penerbangan menuju Lombok sejak awal periode MotoGP Mandalika 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus mencegah keterbatasan kursi dan tingginya harga tiket menghambat wisatawan datang ke NTB.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, aksesibilitas udara menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Pengalaman dari sejumlah event internasional sebelumnya menunjukkan, tingginya minat masyarakat untuk datang tidak selalu berujung pada kunjungan ketika ketersediaan kursi terbatas dan harga tiket meningkat.

“Banyak calon wisatawan sebenarnya sudah memiliki keinginan untuk datang, bahkan sudah membeli tiket acara. Namun ketika mencari tiket pesawat, ternyata kursinya sudah terbatas atau harganya terlalu tinggi. Akhirnya mereka membatalkan perjalanan,” ujar Iqbal dalam rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, Selasa (8/9).

Indikasi peningkatan permintaan mulai terlihat dari data pemesanan yang disampaikan sejumlah maskapai. Tingkat keterisian beberapa penerbangan menuju Lombok telah mendekati 90 persen, sementara ketersediaan kursi pada sejumlah jadwal semakin terbatas.

Karena itu, Miq Iqbal mendorong maskapai menyiapkan tambahan kapasitas sejak jauh hari, tidak semata-mata mengandalkan extra flight menjelang puncak pelaksanaan MotoGP.

Menurutnya, penambahan kapasitas dapat dilakukan melalui dua skema. Pertama, penerbangan tambahan yang diumumkan lebih awal sehingga masyarakat dan pelaku industri perjalanan memiliki kepastian dalam merencanakan perjalanan. Kedua, extra flight yang disiapkan secara fleksibel untuk merespons lonjakan permintaan menjelang pelaksanaan event.

“Kalau tambahan penerbangan diumumkan lebih awal, masyarakat bisa merencanakan perjalanan dan kita juga bisa melakukan promosi lebih maksimal di daerah-daerah potensial,” katanya.

Selain penerbangan tambahan, Gubernur meminta maskapai mempertimbangkan penggunaan pesawat dengan kapasitas lebih besar serta mengaktifkan kembali sejumlah slot penerbangan yang sebelumnya tidak beroperasi. Rute Jakarta–Lombok, Surabaya–Lombok, Yogyakarta–Lombok, dan kemungkinan pengaktifan kembali rute Malang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.

Perhatian juga diarahkan pada arus kepulangan penonton. Miq Iqbal meminta maskapai mempertimbangkan penerbangan malam setelah rangkaian MotoGP berakhir, mengingat penonton diperkirakan masih berada di kawasan Mandalika hingga sore hari dan menghadapi potensi kepadatan lalu lintas saat meninggalkan kawasan sirkuit.

“Yang paling penting bagi kita adalah tambahan kapasitas kursi. Apakah melalui extra flight atau penggunaan pesawat dengan kapasitas lebih besar, semuanya perlu dipertimbangkan,” tegasnya.

Sejumlah maskapai telah menyiapkan langkah antisipasi. Garuda Indonesia menyiapkan penerbangan tambahan pada 8–11 Oktober serta penyesuaian kapasitas pada 12 Oktober. Pelita Air meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi dua kali sehari mulai 8 Oktober, sementara Citilink menyiapkan tambahan kapasitas pada rute Jakarta–Lombok dan Surabaya–Lombok.

Lion Air juga membuka kemungkinan penambahan extra flight berdasarkan perkembangan permintaan penumpang. Untuk penerbangan internasional, AirAsia tetap mengoperasikan rute Kuala Lumpur–Lombok setiap hari dan akan meneruskan pembahasan mengenai kemungkinan penambahan kapasitas.

Bagi NTB, penguatan akses udara tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas penonton. Kemudahan akses menjadi bagian penting dari upaya memastikan dampak ekonomi MotoGP dapat dirasakan lebih luas melalui peningkatan kunjungan wisatawan, aktivitas usaha, transportasi, akomodasi, kuliner, hingga UMKM.

Miq Iqbal menegaskan, keberhasilan MotoGP Mandalika tidak cukup diukur dari kesiapan sirkuit dan penyelenggaraan balapan. Pengalaman wisatawan sejak merencanakan perjalanan, tiba di Lombok, hingga kembali ke daerah asal juga menjadi bagian dari kualitas penyelenggaraan event internasional tersebut.

“MotoGP adalah momentum besar bagi NTB. Karena itu, kita harus memastikan akses menuju Lombok semakin mudah, pilihan penerbangan semakin banyak, dan masyarakat memiliki kepastian dalam merencanakan perjalanan,” pungkasnya.

Dengan memastikan kapasitas penerbangan tersedia sebelum lonjakan terjadi, NTB ingin memastikan MotoGP tidak berhenti sebagai agenda olahraga internasional, tetapi menjadi momentum yang menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah secara lebih luas.(AM/KominfotikNTB)

]]>
Fri, 11 Sep 2026 18:54:12 +0800 amr
Buka Pelatihan Vokasi Berbasis Kompetensi, Sekda Abul Chair: Kolaborasi Luar Biasa Semua Pihak Agar Terus Dilakukan https://amarmedia.co.id/buka-pelatihan-vokasi-berbasis-kompetensi-sekda-abul-chair-kolaborasi-luar-biasa-semua-pihak-agar-terus-dilakukan https://amarmedia.co.id/buka-pelatihan-vokasi-berbasis-kompetensi-sekda-abul-chair-kolaborasi-luar-biasa-semua-pihak-agar-terus-dilakukan Buka Pelatihan Vokasi Berbasis Kompetensi, Sekda Abul Chair: Kolaborasi Luar Biasa Semua Pihak Agar Terus Dilakukan

Mataram.Amarmedia.co.id --- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menggelar rangkaian program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi terpadu di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (10/9/2026). Agenda yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB ini mencakup program BLK Skill Center Up-Skilling, Sertifikasi Alumni SMK, Vokasi Nasional (ABT), SMK Go Global, Desa Berdaya, dan SMA Double Track guna memperkuat penyerapan serta daya saing tenaga kerja.

Sekda NTB, Abul Chair mengatakan, tantangan nyata yang dihadapi sekarang adalah bagaimana menciptakan pekerjaan yang semakin berkualitas, produktif, dan terlindungi serta memberikan penghasilan yang layak. Karena itu, perlu ada beberapa hal yang harus dilakukan.

“Untuk berkualitas, produktif dan terlindungi itu perlu beberapa hal yang harus kita lakukan, seperti pelatihan harus mengikuti pasar, sertifikat harus menjadi paspor kompetensi, jangan semua anak kemudian kita arahkan menjadi pencari kerja, Desa Berdaya harus menjadi ruang penciptaan kerja dari desa,” ujar Sekda NTB.

Sekda menjelaskan, pertama, pelatihan harus mengikuti pasar, jangan karena 10 tahun lalu NTB punya pelatihan tertentu maka 10 tahun ke depan tidak ada perubahan. Kedua, sertifikasi harus menjadi paspor kompetensi. Dirinya sangat menyambut baik penguatan LSP P2 dan rencana uji kompetensi gratis. Sertifikat jangan hanya menyatakan yang bersangkutan sudah pernah mengikuti pelatihan tanpa keterampilan nyata yang dimilikinya, sebab dunia kerja membaca sertifikat tersebut.

“Dunia kerja harus tahu, lalu mengatakan bahwa, 'Ya, orang ini memang benar-benar dibutuhkan karena mampu bekerja.' Jadi berikutnya orang tidak akan lagi bertanya tentang sertifikat dari mana, jenjang berapa sertifikat, dan lain sebagainya,” jelas Sekda.

Lanjut Sekda, poin berikutnya adalah jangan semua anak diarahkan menjadi pencari kerja, melainkan sebagian harus menjadi pencipta kerja. Menurutnya, jika semua lulusan hanya membawa map dan mencari lowongan tanpa berniat berwirausaha, hal itu hanya akan terus memperpanjang antrean pencari kerja. Karena itu, kewirausahaan harus menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan.

Selain itu, Desa Berdaya harus menjadi ruang penciptaan kerja langsung dari desa melalui Mobile Training Unit (MTU).

Menurutnya, masyarakat tidak boleh selalu dituntut datang ke tempat pelatihan, melainkan pelatihannya yang harus menjemput bola ke masyarakat.

“Kalau potensi desa perikanan, maka latih pengelolaan hasil ikan. Kalau desa wisata, maka latih hospitalitinya, bahasa, digital marketing, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Sekda menegaskan agar terus ada kolaborasi yang luar biasa antar semua pihak karena NTB membutuhkan sebuah orkestrasi lintas sektor.

“Semua harus bergerak karena transformasi ketenagakerjaan tentu bukan urusannya Disnakertrans saja. Dia ada urusan pendidikan, investasi, industri, UMKM, pariwisata, dan sampai ke pemerintah desa,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 11 Sep 2026 18:04:07 +0800 amr
Perkuat Tata Kelola Pembangunan, Sekda Sumbawa Buka Forum Satu Data Tahun 2026 https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-pembangunan-sekda-sumbawa-buka-forum-satu-data-tahun-2026 https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-pembangunan-sekda-sumbawa-buka-forum-satu-data-tahun-2026 Perkuat Tata Kelola Pembangunan, Sekda Sumbawa Buka Forum Satu Data Tahun 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa membuka secara resmi Forum Satu Data Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini digelar guna memperkuat tata kelola data daerah agar senantiasa akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam arahannya, Sekda Dr. H.Budi menegaskan bahwa data berkualitas merupakan fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan dan perencanaan pembangunan. Kebijakan serta program pemerintah daerah menurutnya harus dirumuskan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar perkiraan.

“Data bukan sekadar angka dan informasi, tetapi menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan dan mengukur keberhasilan pembangunan. Karena itu, kualitas data harus menjadi perhatian bersama,” tegas Sekda di hadapan para peserta forum.

Imbau Sinergi Seluruh Perangkat Daerah

Lebih lanjut, penerapan kebijakan Satu Data memerlukan komitmen tinggi serta sinergi lintas sektor. Sekda meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan tidak hanya berfokus pada pengumpulan data, tetapi juga menjaga keseragaman standar dan keterpaduan pengelolaan.

Keberadaan Forum Satu Data 2026 diharapkan mampu menjadi ruang koordinasi konkret untuk menyelesaikan berbagai kendala teknis maupun operasional pengelolaan data di wilayah Kabupaten Sumbawa. Langkah ini penting agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal pada tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan.

Forum strategis ini dihadiri oleh pemangku kepentingan kunci di lingkungan Pemkab Sumbawa, antara lain Kepala BPS Kabupaten Sumbawa (sebagai pembina data), Para Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Sumbawa, Para Camat se-Kabupaten Sumbawa dan Unsur terkait lainnya

Melalui penguatan integrasi data ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data (data-driven governance). Dengan begitu, setiap program pembangunan daerah ke depan dirancang lebih presisi, efektif, terukur, dan tepat sasaran bagi masyarakat.(AM)

 

]]>
Thu, 10 Sep 2026 19:59:10 +0800 amr
APBD Perubahan 2026 Fokus Infrastruktur, Sekda Sumbawa: Akses Produksi Warga Jadi Prioritas! https://amarmedia.co.id/apbd-perubahan-2026-fokus-infrastruktur-sekda-sumbawa-akses-produksi-warga-jadi-prioritas https://amarmedia.co.id/apbd-perubahan-2026-fokus-infrastruktur-sekda-sumbawa-akses-produksi-warga-jadi-prioritas APBD Perubahan 2026 Fokus Infrastruktur, Sekda Sumbawa: Akses Produksi Warga Jadi Prioritas!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan alokasi anggaran pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kebijakan keuangan daerah ini secara khusus diarahkan dan berorientasi pada percepatan perbaikan infrastruktur, penguatan konektivitas antarwilayah, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa pembenahan sarana dan prasarana di sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi utama dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pemkab Sumbawa. Pernyataan tersebut ditegaskan Budi seusai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pada Kamis (10/9/2026).

Peningkatan kualitas infrastruktur serta konektivitas wilayah dinilai memiliki dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal. Aksesibilitas yang memadai tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi modal vital dalam memperlancar jalur distribusi dan aktivitas produksi masyarakat.

“Dari semua itu adalah kita akan bicara tentang peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan sebagai layanan dasar pemenuhan SPM. Itu menjadi prioritas dan menjadi atensi semua pihak,” ujar Budi.

Secara teknis, pembenahan fisik mencakup penanganan jalan dan jembatan, perbaikan jaringan drainase guna mengantisipasi genangan, hingga penyediaan sarana penunjang sektor pertanian seperti pembuatan sumur dangkal/dalam dan akses jaringan irigasi air. Pemerintah daerah bertekad memastikan seluruh sentra produksi masyarakat terhubung dengan jaringan transportasi yang layak.

“Kita ingin memastikan semua akses produksi masyarakat, minimal dengan adanya perubahan anggaran ini bisa memberikan atensi khusus terhadap jalan, jembatan, termasuk juga jaringan-jaringan drainase,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa pemaknaan pembangunan infrastruktur harus dilihat secara holistik. Pembangunan tidak semata-mata berfokus pada konstruksi fisik jalan atau gedung, melainkan sebagai instrumen pendukung sistemik untuk sektor-sektor strategis lain, termasuk penciptaan iklim investasi daerah yang kondusif.

“Jangan hanya bicara tentang infrastruktur secara fisik, tetapi infrastruktur juga kita akan bicara di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, termasuk juga di bidang-bidang lain. Termasuk juga kita penguatan di investasi,” jelas Budi.

Kebijakan Perubahan APBD 2026 ini dirancang terintegrasi dengan 88 program prioritas daerah. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi awal untuk menjaga kesinambungan arah pembangunan pada T.A. 2027 mendatang.

Meskipun postur kemampuan fiskal daerah pada 2027 mendatang masih akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan serta penerimaan daerah, pemkab telah mengunci desain besar pembangunan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.

“Kita belum tahu kekuatan fiskal kita di 2027, tetapi desain besarnya pada KUA-PPAS 2027 yang sudah kita bahas terdahulu juga menjadi rangkaian dari sistem yang kita bangun untuk memberikan perhatian terhadap pelayanan dasar dan infrastrukturnya,” pungkas Budi. (AM)

]]>
Thu, 10 Sep 2026 18:08:44 +0800 amr
Bupati Sumbawa Kembali Turun ke Lawang Tuwa, Pastikan Tambang Ilegal Benar&benar Berhenti https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-kembali-turun-ke-lawang-tuwa-pastikan-tambang-ilegal-benar-benar-berhenti https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-kembali-turun-ke-lawang-tuwa-pastikan-tambang-ilegal-benar-benar-berhenti Bupati Sumbawa Kembali Turun ke Lawang Tuwa, Pastikan Tambang Ilegal Benar-benar Berhenti

Sumbawa.Amarmedia.co.id— Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghentikan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Lawang Tuwa, Kecamatan Lantung, kembali ditegaskan secara langsung di lapangan.

Rabu sore (9/09/2026), Bupati Sumbawa kembali turun meninjau lokasi tambang Lawang Tuwa. Didampingi Sekretaris Daerah, Dr H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa,H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH serta Kabag Prokopim Syahrudin. Bupati ingin memastikan bahwa larangan aktivitas pertambangan ilegal yang telah dikeluarkan pemerintah benar-benar dipatuhi.

Peninjauan kali ini bukan sekadar kunjungan. Bupati ingin melihat langsung kondisi terkini kawasan tersebut sekaligus memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Di lokasi, Bupati bersama rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kawasan dan memastikan aktivitas penambangan telah dihentikan.

Bupati menegaskan, keselamatan masyarakat merupakan garis terdepan dalam setiap kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, larangan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan administratif, tetapi sebagai bentuk nyata perlindungan pemerintah terhadap masyarakat dari ancaman kecelakaan hingga kemungkinan jatuhnya korban jiwa.

"Saya datang langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa larangan yang telah kita keluarkan benar-benar dilaksanakan,” tegas Bupati"

Menurutnya, pemerintah tidak pernah bermaksud mematikan mata pencaharian masyarakat. Namun, setiap aktivitas pertambangan harus berada dalam koridor hukum, memiliki izin yang sah, memenuhi standar keselamatan, serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Silakan masyarakat mencari nafkah, tetapi jangan dengan cara yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Pertambangan harus legal, aman dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Bupati juga meminta pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, serta masyarakat di sekitar kawasan untuk memperkuat pengawasan. Jangan sampai setelah larangan dikeluarkan, aktivitas pertambangan kembali berlangsung secara diam-diam.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa persoalan pertambangan di Kabupaten Sumbawa tidak boleh hanya dilihat dari sisi ekonomi sesaat. Potensi sumber daya alam harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah, namun tetap dengan mengedepankan keselamatan manusia dan keberlanjutan lingkungan.

“Sumber daya alam kita memang harus dikelola dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetapi pengelolaannya harus legal, aman, tertib dan bertanggung jawab. Jangan sampai karena ingin mendapatkan keuntungan, justru nyawa yang menjadi taruhannya,” pungkasnya. (AM/Fir)

]]>
Wed, 09 Sep 2026 19:56:53 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Rakor Evaluasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-rakor-evaluasi-stabilisasi-pasokan-dan-harga-pangan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-rakor-evaluasi-stabilisasi-pasokan-dan-harga-pangan Pemkab Sumbawa Rakor Evaluasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Aula Hasan Usman, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Rabu (9/9/2026). Rapat ini digelar guna membedah efektivitas intervensi harga pangan, penyaluran bantuan, dinamika lonjakan harga gabah, hingga reorientasi tata kelola Gerakan Pangan Murah (GPM) serta keamanan komoditas peternakan.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H. Zohran, SH, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Syaikhu, SP, Kabid Perekonomian Setda Sumbawa Andi Rusmayadi, SPi, M.Si, Pimpinan Cabang (Pinca) Perum BULOG Sumbawa M. Nur Ristanto, perwakilan Dinas Koperasi UMKM Perindag, Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) NTB, serta para pelaku usaha daging ayam dan distributor pangan lokal.

Bantuan Pangan Berlanjut hingga Desember 2026

Dalam kesempatan tersebut, Pinca Perum BULOG Sumbawa, M. Nur Ristanto, memaparkan progres penyaluran Bantuan Pangan beras alokasi Juli–September yang disalurkan sekaligus sebesar 30 kg per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Penyaluran Bantuan Pangan tahap ini telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan tuntas pada akhir September 2026. Sesuai arahan Presiden, bantuan pangan beras ini dipastikan berlanjut untuk periode Oktober hingga Desember 2026," tegas Ristanto.

Ristanto juga meluruskan pertanyaan Komisi II DPRD Sumbawa terkait surat penyesuaian harga beras Cadangan Pangan Pemerintah (CBP) sebesar Rp16.621,39 per kg. Ia menegaskan bahwa angka tersebut merupakan harga buku (audited price) atau biaya pokok internal Bulog untuk transaksi antar-kementerian/lembaga, bukan harga jual ke masyarakat.

"Harga beras SPHP untuk masyarakat tetap konsisten pada HET yang ditetapkan pemerintah (Rp11.000–Rp12.000/kg). Selisih biaya ditanggung oleh subsidi pemerintah, sehingga tidak ada kenaikan harga SPHP di tingkat konsumen," tambahnya.

Dilema Kenaikan Harga Gabah dan Penggilingan Lokal

Dinamika sektor perberasan turut diwarnai curhatan pelaku usaha penggilingan padi. Perwakilan Perpadi NTB, Fajar Samudra dan Mastur, mengungkapkan bahwa harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani saat ini telah menyentuh Rp7.500 per kg. Sementara itu, penggilingan dituntut mempertahankan harga beras medium sesuai HET lama di angka Rp13.500 per kg.

"Harga bahan baku naik signifikan. Jika dipaksa menjual sesuai HET lama tanpa adanya batasan harga atas (ceiling price) untuk pembelian gabah, pengusaha lokal akan kesulitan bertahan. Kami berharap pemerintah dan Satgas Pangan melihat kondisi riil margin penggilingan secara bijak," ujar Fajar.

Menanggapi dilema ini, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Sumbawa, Syaikhu, mengakui bahwa daerah belum memiliki formulasi baku terkait penetapan harga keekonomian beras lokal.

"Secara teori, harga beras berada di kisaran dua kali harga gabah. Jika gabah Rp7.500, maka harga beras idealnya sekitar Rp15.000 per kg. Ke depan, kita bersama Bagian Perekonomian, Bulog, DPRD, dan Perpadi akan menggelar diskusi teknis khusus merumuskan usulan harga acuan daerah yang objektif untuk dikoordinasikan dengan Satgas Pangan," jelas Syaikhu.

Dinamika Daging Ayam dan Pengawasan Keamanan Pangan

Di sektor peternakan, perwakilan supplier daging ayam, Mulyadi, menjelaskan bahwa harga ayam hidup di NTB berada di kisaran Rp26.500–Rp27.000 per kg, dengan lonjakan harga eceran mencapai Rp38.000–Rp47.000 per kg. Menurutnya, fluktuasi ini dipicu oleh kenaikan harga dari tingkat peternak serta biaya distribusi.

"Margin yang diambil pedagang atau supplier sangat tipis, berkisar Rp500 hingga Rp1.000 per kg. Perubahan harga harian bahkan bisa terjadi 1 hingga 3 kali dalam sehari mengikuti tren nasional," papar Mulyadi.

Isu keamanan pangan juga menjadi perhatian serius rakor. Hasil pemetaan menunjukkan masih maraknya distributor komoditas daging ayam di wilayah Barat, Tengah, dan Timur Sumbawa yang belum terdaftar secara resmi. Legalitas dari Dinas Peternakan dinilai krusial untuk menjamin pemenuhan standar Pangan Segar Asal Hewan (PSAH) demi mencegah risiko keracunan pangan. Saat ini, pelaku usaha terdaftar dengan legalitas jelas di Kabupaten Sumbawa antara lain PT Dharma Raya, Raja Daging (Haji Rul), dan Sumbawa Utama Food.

Reformasi Tata Kelola Gerakan Pangan Murah (GPM)

Sebagai langkah konkret menekan inflasi, Pemkab Sumbawa bersepakat mengadopsi pola baru dalam penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan mereformasi peran pemerintah dan mengintegrasikan ekosistem pasar lokal yakni Pemerintah sebagai Fasilitator, Pemda tidak bertindak sebagai pedagang, melainkan sebagai koordinator dan penyedia sarana-prasarana (lokasi, panggung, tempat usaha) serta pengawas kegiatan.

Dan membangun Kemitraan Pedagang Lokal, Konsolidasi dilakukan bersama distributor dan pengecer lokal (daging ayam, telur, cabai, bawang) untuk menyepakati harga komitmen tanpa merusak ekosistem pasar eksisting.

Oleh karena itu dukungan anggaran & subsidi oleh Pemda yang memfasilitasi intervensi harga melalui insentif, kemudahan perizinan (OSS), pengawasan Satgas Pangan, serta skema insentif/subsidi pendukung (seperti subsidi transportasi dari APBD/BTP) agar harga di tingkat konsumen tetap stabil.

Selanjutnya dilaksanakan Konsolidasi Bertahap pada Komoditas beras (SPHP Bulog) dan minyak goreng (Minyakita) dinilai memiliki rantai pasok sangat siap. Sementara konsolidasi untuk telur ayam (melibatkan 6 pelaku usaha terdaftar) serta pemetaan distributor gula pasir dan terigu per zonasi wilayah akan terus dimaksimalkan.

Sebagai penutup rakor, Pemkab Sumbawa menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan kembali Lumbung Pangan Masyarakat (LPM), memperketat pengawasan PSAH bersama Satgas Pangan, dan menggelar GPM secara berkala guna menjaga keseimbangan antara kesejahteraan petani, keberlanjutan usaha penggilingan, serta daya beli masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 09 Sep 2026 19:13:20 +0800 amr
Terapkan Sistem Manajemen Talenta Pertama di NTB, Bupati Sumbawa Lantik Pejabat Tinggi Pratama https://amarmedia.co.id/terapkan-sistem-manajemen-talenta-pertama-di-ntb-bupati-sumbawa-lantik-pejabat-tinggi-pratama https://amarmedia.co.id/terapkan-sistem-manajemen-talenta-pertama-di-ntb-bupati-sumbawa-lantik-pejabat-tinggi-pratama Terapkan Sistem Manajemen Talenta Pertama di NTB, Bupati Sumbawa Lantik Pejabat Tinggi Pratama.

SUMBAWA.Amarmedia.co.id  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa kembali melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan dan pengucapan sumpah/janji Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Sumbawa. Selasa 8 September 2026. Prosesi tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs H.Mohamad Ansori, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua I dan III DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta para rohaniwan.

Pelantikan kali ini menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa resmi menjadi daerah pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menerapkan pendekatan Sistem Manajemen Talenta dalam proses mutasi dan rotasi jabatan, pasca persetujuan penetapan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 850/2026.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar agenda rutin untuk memindahkan pegawai atau mengisi kekosongan posisi, melainkan langkah strategis demi meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

"Mutasi kali ini memiliki arti sangat penting. Kita tidak lagi melalui proses panitia seleksi (pansel) yang panjang karena seluruh profil, portofolio, kompetensi, rekam jejak, hingga kinerja pejabat sudah terukur secara jelas dan detail di dalam sistem," ujar Bupati.

Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah

Melalui penerapan manajemen talenta, pengisian jabatan dilakukan secara objektif berdasarkan kualifikasi, kompetensi, integritas, loyalitas, serta kesesuaian profil pejabat dengan posisi yang dituju. Bupati menegaskan bahwa penempatan ini murni berbasis sistem dan terbebas dari kepentingan tertentu.

"Saya tegaskan kembali, jabatan itu bukan hak, bukan hadiah, dan bukan balas jasa. Jabatan adalah amanah, kepercayaan, tanggung jawab, serta sarana pengabdian kepada masyarakat," tegasnya di hadapan para pejabat yang dilantik.

Kepada para pejabat baru, Bupati berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami peta permasalahan, serta membangun kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan pentingnya menjadi pemimpin yang melayani, disiplin, terbuka terhadap kritik, serta berani mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kinerja para pejabat akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Sistem Manajemen Talenta tidak hanya digunakan untuk penempatan awal, tetapi juga menjadi acuan dalam pembinaan karir, promosi, hingga rotasi lanjutan.

Bagi pejabat yang menunjukkan integritas, inovasi, dan kinerja terbaik, peluang pengembangan karir akan terbuka lebar. Sebaliknya, pejabat yang tidak mampu menjalankan amanah dengan baik akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumbawa untuk menyikapi dinamika mutasi ini secara dewasa dan profesional.

"Di mana pun ditempatkan, tunjukkan prestasi, tingkatkan kompetensi, jaga integritas, dan bangun rekam jejak kinerja yang baik," imbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat yang baru dilantik dan mengajak seluruh jajaran untuk bekerja ikhlas, cepat, serta tuntas demi mewujudkan visi Sumbawa Unggul dan Maju.

Berikut adalah tiga pejabat eselon II yang menempati posisi baru:

H. Junaidi, S.Pt. (Haji Jun): Mengisi jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, setelah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa.

Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si. bergeser menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, dari posisi sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si. (Edot) Dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa, setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan.  (AM)

]]>
Tue, 08 Sep 2026 16:03:07 +0800 amr
Bupati Sumbawa Rotasi Tiga Pejabat Eselon II, Amankan Posisi Strategis https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-rotasi-tiga-pejabat-eselon-ii-amankan-posisi-strategis https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-rotasi-tiga-pejabat-eselon-ii-amankan-posisi-strategis Bupati Sumbawa Rotasi Tiga Pejabat Eselon II, Amankan Posisi Strategis

Sumbawa.Amarnedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, resmi melantik dan merotasi tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Selasa (8/9/2026). Pergeseran ini menyasar sejumlah posisi strategis, termasuk Kepala Dinas Pertanian dan Sekretaris DPRD Sumbawa.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. Agenda tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, SAP M.M.Inov, bersama Wakil Ketua DPRD H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Zulfikar Demitry SH MH. Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos.MAP., jajaran Anggota Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkup Pemkab Sumbawa dan GOW Kabupaten Sumbawa.

Berikut adalah tiga pejabat eselon II yang menempati posisi baru:

H. Junaidi, S.Pt. (Haji Jun): Mengisi jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, setelah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa.

Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si. bergeser menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, dari posisi sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si. (Edot) Dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa, setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan.

Rotasi jabatan ini diharapkan dapat menyegarkan kinerja birokrasi dan memaksimalkan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 08 Sep 2026 15:25:09 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot Sampaikan Rancangan Perubahan KUA&PPAS 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-sampaikan-rancangan-perubahan-kua-ppas-2026-dalam-sidang-paripurna-dprd-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-sampaikan-rancangan-perubahan-kua-ppas-2026-dalam-sidang-paripurna-dprd-sumbawa Bupati Syarafuddin Jarot Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi menyampaikan Penjelasan terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Pidato penyampaian tersebut dibacakan dalam Sidang Paripurna I DPRD Kabupaten Sumbawa yang berlangsung pada Senin (7/9/2026).

Hadir Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Forkopimda, Para Anggota DPRD, Dan jajaran kepala Dinas 

Dalam penjelasannya, Bupati Haji Jarot menegaskan pentingnya sinergi antara Pemkab Sumbawa dan DPRD agar tahapan pembahasan Perubahan KUA-PPAS dapat disepakati bersama sebagai landasan penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026 demi kesejahteraan masyarakat.

Pendapatan Daerah Diproyeksikan Naik Jadi Rp1,94 Triliun

Dalam dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2026, target Pendapatan Daerah mengalami peningkatan sebesar Rp45,83 miliar (2,36%), dari anggaran semula Rp1,89 triliun menjadi Rp1,94 triliun.

Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditargetkan sebesar Rp251,59 miliar (naik Rp108,37 juta atau 0,04%). Terjadi pergeseran pencatatan akibat rekomendasi BPK-RI atas LKPD TA 2025, di mana pendapatan BLUD Puskesmas dan RSUD beralih dari komponen Retribusi Daerah ke komponen Lain-lain PAD yang Sah.

Pendapatan Transfer, ditargetkan sebesar Rp1,67 triliun (naik Rp36,78 miliar atau 2,20%). Kenaikan berasal dari kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Pemerintah Pusat serta peningkatan penyesuaian DBH Pajak Daerah dari Pemprov NTB.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, Ditargetkan sebesar Rp209,5 miliar (meningkat Rp8,94 miliar atau 42,68%), yang bersumber dari deviden atau keuntungan bersih PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tahun 2025.

Bupati Syarafuddin Jarot garis bawahi bahwa struktur pendapatan saat ini masih sangat bergantung pada dana transfer (85,96%), sementara PAD baru berkontribusi sekitar 12,96%. Berdasarkan PMK No. 97/2025, kapasitas fiskal Kabupaten Sumbawa berada pada kategori rendah (0,034). Oleh karena itu, Pemkab terus melakukan langkah strategis seperti digitalisasi pemungutan pajak (elektronifikasi), optimalisasi aset daerah, serta pengelolaan dana transfer yang adaptif.

Sementara itu, Belanja Daerah dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2026 direncanakan mencapai Rp2,14 triliun, atau meningkat sebesar Rp224,52 miliar (10,48%) dari anggaran semula yang sebesar Rp1,92 triliun.

Peningkatan alokasi belanja tersebut difokuskan untuk membiayai pelayanan dasar serta program prioritas daerah, di antaranya Pendidikan & Keagamaan, Pembayaran TPG THR/ke-13 bagi guru, insentif tenaga pendidik, beasiswa mahasiswa kurang mampu, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten/kecamatan, serta bonus qori/qoriah berprestasi.

 

Di bidang Kesehatan & Sosial u tuk pengalokasian sisa belanja BLUD, jaminan kesehatan, JKK dan JKM bagi pekerja rentan, hingga insentif dokter internship.

 

Pada Sektor Kebencanaan & Infrastruktur untuk Penanganan dampak bencana banjir, bantuan pembangunan rumah korban kebakaran, penyelesaian sisa pekerjaan tahun 2025, serta pemenuhan insentif PDRD dan Alokasi Dana Desa (ADD).

 

Hal menarik di bidang Olahraga & Program Unggulan ada Bonus atlet berprestasi pada Porprov NTB 2026, program strategis daerah/nasional, serta Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumbawa.

Dari sisi pembiayaan, Penerimaan Pembiayaan Daerah direncanakan meningkat signifikan menjadi Rp201,69 miliar (naik Rp176,69 miliar dari target awal Rp25 miliar). Angka ini bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang telah disesuaikan dengan hasil audit BPK-RI atas Lapangan Keuangan Pemkab Sumbawa TA 2025.

Adapun Pengeluaran Pembiayaan 

disesuaikan menjadi Rp0,00, lantaran alokasi penyertaan modal awal sebesar Rp2,01 miliar pada PT BPR NTB dialihkan langsung ke Belanja Operasional dan Belanja Modal Program UPLAND sesuai petunjuk pelaksanaan yang berlaku.

Harapan Sinergi dan Keberlanjutan

Menutup penjelasannya, Bupati Sumbawa berharap pembahasan anggaran antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berjalan secara obyektif, transparan, dan konstruktif.

"Kita berharap kebijakan anggaran yang dirumuskan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, mendukung pembangunan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa," ujar Bupati Syarafuddin Jarot. (AM)

]]>
Mon, 07 Sep 2026 13:42:10 +0800 amr
Bupati Sumbawa Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan KUA&PPAS 2026: APBD Naik Jadi Rp2,14 Triliun, Soroti Arah Proyek Strategis Nasional (PSN) https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sampaikan-nota-penjelasan-perubahan-kua-ppas-2026-apbd-naik-jadi-rp214-triliun-soroti-arah-proyek-strategis-nasional-psn https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sampaikan-nota-penjelasan-perubahan-kua-ppas-2026-apbd-naik-jadi-rp214-triliun-soroti-arah-proyek-strategis-nasional-psn Bupati Sumbawa Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan KUA-PPAS 2026: APBD Naik Jadi Rp2,14 Triliun, Soroti Arah Proyek Strategis Nasional (PSN)

Sumbawa.Amar.media.co.id— Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP secara resmi menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa. Senin 7 September 2026. 

Hadir Pimpinan Sidang paripurna Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, bersama pimpinan DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH.

Dari pemerintah daerah hadir Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo. Forkopimda dan jajaran Kepala OPD.

Dalam pidatonya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memproyeksikan kenaikan pada target pendapatan maupun belanja daerah, serta menegaskan komitmen untuk mengawal potensi masuknya kawasan strategis Samota di Sumbawa ke dalam daftar Program Strategis Nasional (PSN).

                                                                                                                                                                              Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Proyek Strategis Nasional (PSN)

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Bupati adalah langkah strategis daerah dalam menembus ruang fiskal nasional melalui sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat (RKP). Bupati mengungkapkan hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan kementerian teknis di Jakarta terkait peluang masuknya kawasan di Sumbawa ke dalam agenda prioritas nasional.

Pembahasan internal bersama Bappenas dan Kemendagri terus dimatangkan agar pengembangan kawasan ekonomi di Samota - Sumbawa dapat masuk dalam Prioritas Kelima pembangunan nasional, mengikuti jejak kawasan pertumbuhan seperti Mandalika dan Labuan Bajo.

Pemkab Sumbawa telah mengalokasikan lahan seluas 15.000 hektar untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian industri garam nasional.

Dukungan anggaran pusat (Kementerian Kebudayaan) senilai Rp22 miliar hingga diproyeksikan mencapai Rp40 miliar diarahkan untuk restorasi situs-situs cagar budaya dan cagar alam di Sumbawa.

Ringkasan Rancangan Perubahan Anggaran TA 2026

Target total pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,94 Triliun meningkat Rp 45,83 Miliar (2,36%) dari target awal. Rinciannya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Target Rp 251,59 Miliar (naik tipis Rp 108,37 juta atau 0,04%).

Pendapatan Transfer dengan Target Rp 1,67 Triliun (naik Rp 36,78 Miliar atau 2,20%). Kenaikan bersumber dari Transfer Pemerintah Pusat (Kurang Bayar DBH, penyesuaian DAU, Dana TDF) dan Transfer Antar Daerah (bagi hasil pajak provinsi).

Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah denganTarget Rp 20,95 Miliar (naik Rp 8,94 Miliar atau 42,68%), bersumber dari keuntungan bersih PT. Amman Mineral Nusa Tenggara TA 2025.

Ketergantungan pada dana transfer masih sangat tinggi (85,96%), sementara kontribusi PAD hanya 12,96%. Kapasitas fiskal daerah masuk kategori rendah. Pemerintah Daerah sedang melakukan langkah intensifikasi/ekstensifikasi PAD berbasis digital, optimalisasi aset, dan sinkronisasi dana transfer.

Total belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,14 Triliun, meningkat signifikan sebesar Rp 224,52 Miliar (10,48%)dari anggaran APBD Murni.

Perubahan belanja diarahkan untuk:

1. Pelayanan Dasar & Wajib yakni Pemenuhan belanja wajib, jaminan kesehatan, JKK/JKM pekerja rentan, gaji/tunjangan guru (TPG/THR/gaji-13), insentif tenaga pendidik dan dokter.

2. Kewajiban Tahun Lalu berupa Sisa belanja BLUD, DAK, DBH-CHT, DAU yang ditentukan penggunaannya tahun 2025, serta pembayaran kurang bayar bagi hasil PDRD.

3. Penanganan dampak banjir, bantuan kebakaran, pelaksanaan MTQ, penghargaan atlet (Porprov), beasiswa mahasiswa miskin, Tambahan Alokasi Dana Desa, Program Unggulan Daerah, dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD.

Penerimaan Pembiayaan Diproyeksikan sebesar Rp 201,69 Miliar, naik Rp 176,69 Miliar dari target awal. Sumber utama adalah SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun sebelumnya berdasarkan audit BPK.

Pengeluaran Pembiayaan menjadi Rp 0,00 (semula dialokasikan Rp 2,01 Miliar untuk penyertaan modal PT. BPR NTB), dialihkan menjadi belanja operasional/modal pada program UPLAND.

Mengakhiri penjelasannya, Bupati Sumbawa berharap proses pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2026 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat berjalan konstruktif, transparan, dan tepat waktu guna menjadi dasar penyusunan Perubahan APBD 2026 yang akuntabel dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 07 Sep 2026 11:28:02 +0800 amr
Pelantikan Pejabat Pengawas dan Fungsional Kemenag NTB Berlangsung Hikmat, Kakan Kemenag Sumbawa Turut Hadir https://amarmedia.co.id/pelantikan-pejabat-pengawas-dan-fungsional-kemenag-ntb-berlangsung-hikmat-kakan-kemenag-sumbawa-turut-hadir https://amarmedia.co.id/pelantikan-pejabat-pengawas-dan-fungsional-kemenag-ntb-berlangsung-hikmat-kakan-kemenag-sumbawa-turut-hadir Pelantikan Pejabat Pengawas dan Fungsional Kemenag NTB Berlangsung Hikmat, Kakan Kemenag Sumbawa Turut Hadir

Mataram.Amarmedia.co.id— Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag.M.M.Inov, menghadiri acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pengawas dan Jabatan Fungsional di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (4/9/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. Zamroni Aziz, S.HI., M.HI., yang bertempat di Aula Lantai IV Kantor Wilayah Kemenag NTB. Acara sakral ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag NTB serta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB.

Sejumlah pejabat yang resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam kesempatan tersebut meliputi:  H. Suryanto, S.Ag. — Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Mukhlasudin, S.H. — Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI),  Suryadin, S.E. — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad),  Sri Astuti, S.Pd.I. — Penyelenggara Zakat dan Wakaf,  H. Adiat Hasan, S.Ag. — Kepala MAN 1 Sumbawa, Muhammad Ridwan, S.Pd. — Kepala MAN 3 Sumbawa, Lalu Istiqlal — Kepala MTsN 2 Mataram,  Masbuhin, S.Pd. — Kepala MAN 2 Lombok Timur,  Abdullah Asyikin, S.Ag. — Kepala MTsN 3 Sumbawa,  H. Abdul Wahid, S.Ag. — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Sumbawa, Winadi Al Bayani, S.Pd. — Kepala MTsN 1 Sumbawa, Alia Farida, S.Pd. — Kepala MIN 1 Sumbawa,  Drs. H. Ahyar — Kepala MTsN 3 Sumbawa dan  Ahmad Jafar, S.Pd. — Kepala MAN 2 Sumbawa

Rangkaian acara pelantikan berlangsung dengan hikmat, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Melalui rotasi dan penyegaran struktur ini, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan keagamaan dan pendidikan di wilayah NTB. (AM)

]]>
Fri, 04 Sep 2026 23:05:37 +0800 amr
Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-pasokan-dan-harga-pangan-bulan-maulid-pemprov-ntb-gelar-gpm-di-rusunawa-montong-are https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-pasokan-dan-harga-pangan-bulan-maulid-pemprov-ntb-gelar-gpm-di-rusunawa-montong-are Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are

Mataram.Amarmedia.co.id - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Rusunawa Montong Are, Kelurahan Mandalika, Kota Mataram, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya pada peringatan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diiringi peningkatan permintaan kebutuhan pokok masyarakat.

Mewakili Kepala Distanbun NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), Irene Selviani, SP., MM., menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di kawasan pemukiman warga bertujuan agar masyarakat dapat mengakses bahan pangan murah secara langsung dan mudah.

"Kegiatan GPM ini dilaksanakan di Kelurahan Mandalika, salah satu kelurahan berdaya. Kami sengaja memilih lokasi yang langsung berada di kawasan pemukiman penduduk seperti Rusunawa Montong Are agar antusiasme dan akses warga semakin dekat," ujar Irene di lokasi kegiatan.

Irene menjelaskan, selama peringatan bulan Maulid, beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan permintaan cukup tinggi di pasaran. Di antaranya adalah minyak goreng serta daging ayam ras, yang menjadi komoditas paling banyak diburu oleh warga.

"Di GPM ini, kami mengusahakan komoditas seperti daging ayam tetap hadir. Harga daging ayam di sini dijual seharga Rp37.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang saat ini mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram," terangnya.

Melihat antusiasme warga yang tinggi, Pemprov NTB berkomitmen untuk terus hadir dalam mengawal ketersediaan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Setelah Kelurahan Mandalika, rangkaian GPM selanjutnya dijadwalkan berlangsung di halaman Rumah Sakit Mandalika, Sengkol, pada 5 September mendatang.

Di akhir penyampaiannya, Irene mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan mengonsumsi pangan sesuai kebutuhan.

"Kami berharap masyarakat tetap bijak berbelanja, belilah sesuai dengan kebutuhan, dan mari bersama-sama stop boros pangan," pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Mandalika, Lalu Heru Nuryadin, S.H., menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat tidak lepas dari publikasi masif yang dilakukan pihak kelurahan melalui media sosial jauh sebelum kegiatan berlangsung.

"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Informasi kegiatan ini sudah kami publikasikan jauh hari melalui media sosial. Ternyata yang datang bukan hanya warga Rusunawa, tetapi juga masyarakat dari kelurahan sekitar seperti Babakan, Turida, hingga Bertais," ujar Lalu Heru Nuryadin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Heru menjelaskan, bahan pokok yang paling diburu warga antara lain beras, minyak goreng, dan bawang merah. Meski wilayah Kelurahan Mandalika berada dekat dengan Pasar Induk Bertais, warga tetap memilih berbelanja di program pangan murah ini karena terdapat selisih harga yang cukup signifikan dari harga pasar.

"Walaupun lokasi kami dekat dengan pasar induk, masyarakat sangat peka terhadap selisih harga. Beda harga sedikit saja, warga langsung berbondong-bondong datang. Ke depan, jika ada kegiatan serupa, kami di tingkat kelurahan selalu siap untuk memfasilitasi," tambahnya.

Sebagai salah satu wilayah padat penduduk di Kecamatan Sandubaya, Kelurahan Mandalika mencatat jumlah penduduk mencapai 4.558 Kepala Keluarga (KK) dengan total 13.650 jiwa. Angka tersebut menempatkan Mandalika di urutan ke-4 terbanyak secara jumlah jiwa di wilayah Kota Mataram.

Melihat potensi demografi tersebut, Kelurahan Mandalika kini resmi masuk ke dalam program strategis Kelurahan Berdaya Transformatif yang digagas oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, guna memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat berbasis kelurahan.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan agenda berkala. Sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah digelar oleh Pemerintah Kota Mataram pada bulan Ramadan lalu untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.(AM/san)

]]>
Thu, 03 Sep 2026 15:55:38 +0800 amr
Tegaskan Komitmen Perlindungan Kesehatan, Pemkab Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Rencana Kerja JKN 2026 https://amarmedia.co.id/tegaskan-komitmen-perlindungan-kesehatan-pemkab-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-rencana-kerja-jkn-2026 https://amarmedia.co.id/tegaskan-komitmen-perlindungan-kesehatan-pemkab-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-rencana-kerja-jkn-2026 Tegaskan Komitmen Perlindungan Kesehatan, Pemkab Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Rencana Kerja JKN 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Rencana Kerja dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Prosesi penandatanganan berlangsung dalam acara Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (1/9/2026).

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., bersama Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bima. Acara ini dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah terkait, Kepala BPJS Kesehatan Sumbawa, Kabag Pemerintahan, serta unsur pemangku kepentingan lainnya.

Kerja sama ini secara khusus menyasar optimalisasi kepesertaan JKN bagi kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang iurannya dibayarkan langsung oleh APBD Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa penandatanganan rencana kerja ini merupakan wujud sinergi dan komitmen berkelanjutan antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan layanan kesehatan.

“Melalui kerja sama ini diharapkan cakupan kepesertaan JKN semakin optimal, khususnya bagi masyarakat yang masuk dalam kategori PBPU dan Bukan Pekerja yang iurannya menjadi tanggungan pemerintah daerah,” ujar Budi Prasetiyo dalam sambutannya.

Ia menambahkan, perlindungan jaminan kesehatan sangat krusial bagi kelompok masyarakat yang belum memiliki penghasilan tetap maupun masyarakat yang tidak bekerja sebagai penerima upah. Kehadiran negara melalui jaminan kesehatan ini memastikan seluruh warga Sumbawa tetap bisa mengakses pelayanan medis yang layak tanpa terkendala biaya.

Selain penandatanganan dokumen kerja sama, Forum Komunikasi dan Kemitraan ini dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah dengan BPJS Kesehatan.

Diharapkan melalui kolaborasi yang makin erat ini, Pemkab Sumbawa dan BPJS Kesehatan tidak hanya mampu memacu angka kepesertaan (Universal Health Coverage), tetapi juga terus meningkatkan mutu serta kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 01 Sep 2026 22:33:18 +0800 amr
Petik Hikmah Maulid Nabi di Masjid Nurul Yakin, Bupati Sumbawa: Pegang Teguh Akhlak Rasulullah https://amarmedia.co.id/petik-hikmah-maulid-nabi-di-masjid-nurul-yakin-bupati-sumbawa-pegang-teguh-akhlak-rasulullah https://amarmedia.co.id/petik-hikmah-maulid-nabi-di-masjid-nurul-yakin-bupati-sumbawa-pegang-teguh-akhlak-rasulullah Petik Hikmah Maulid Nabi di Masjid Nurul Yakin, Bupati Sumbawa: Pegang Teguh Akhlak Rasulullah

Sumbawa.amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Nurul Yakin Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng. Acara keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa memegang teguh akhlak Rasulullah SAW, baik dalam perkataan maupun perbuatan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya meneladani sifat Siddiq atau kejujuran yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Rasulullah tidak pernah berkata bohong. Sifat jujur ini harus kita perjuangkan dan terapkan dalam kehidupan. Allah SWT juga telah mengingatkan bahwa tidak akan berubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang berusaha mengubahnya," ujar Bupati.

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan uraian hikmah oleh Ustadz Nasrullah, S.Sos. Dalam ceramahnya, Ustadz Nasrullah mengupas mendalam mengenai pentingnya sifat Amanah (dapat dipercaya) yang terbagi menjadi tiga tingkatan:

Pertama ; Amanah kepada Allah SWT Diwujudkan dengan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta selalu bersyukur. "Jika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya, namun jika kufur, azab Allah sangat pedih," jelasnya.

Kedua ; Amanah kepada Sesama Manusia. Menjauhi sifat munafik dan mampu menjaga rahasia sesama.

Ketiga ; Amanah terhadap Diri Sendiri, Memelihara kesehatan jasmani dan rohani agar dapat terus istiqomah dalam beribadah.

Melalui momentum Maulid Nabi ini, masyarakat diharapkan dapat betul-betul berusaha mengikuti jejak dan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M., M.Inov., Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., serta Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H. Andi Mappelepui, H Zainuddin Sirat dan Kaharuddin Z dan tuan rumah Ridwan SP MSi.( AM)

]]>
Tue, 01 Sep 2026 17:18:54 +0800 amr
Buka AI Ignition Road To Sumbawa, Sekda Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Daya Saing https://amarmedia.co.id/buka-ai-ignition-road-to-sumbawa-sekda-dorong-umkm-manfaatkan-ai-untuk-tingkatkan-daya-saing https://amarmedia.co.id/buka-ai-ignition-road-to-sumbawa-sekda-dorong-umkm-manfaatkan-ai-untuk-tingkatkan-daya-saing Buka AI Ignition Road To Sumbawa, Sekda Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Daya Saing

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP.,  mewakili Pemkab Sumbawa menegaskan pentingnya penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal sekaligus menyambut inisiatif pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi pelaku usaha.

Kegiatan yang diselenggarakan KUMPUL bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tersebut merupakan program pelatihan yang dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI.

Dalam Sambutannya pada Pembukaan Artificial Intelligence Training AI Ignition Road to Sumbawa, di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (1/9/2026), Sekda H Budi menyebut UMKM sebagai bagian penting dari ekonomi masyarakat Sumbawa. Menurutnya, penguatan UMKM berarti memperkuat pendapatan keluarga, membuka kesempatan kerja, dan menggerakkan ekonomi lokal.

“Karena itu, pemerintah daerah menyambut baik setiap inisiatif yang meningkatkan kapasitas pelaku usaha,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Pengurus AI Ignition Road To Sumbawa, Perwakilan PT Amman dan para pelaku UMKM.

Sekda menyoroti bahwa dunia usaha berubah sangat cepat. Teknologi, khususnya AI, kini dapat digunakan bukan hanya oleh perusahaan besar, tetapi juga oleh usaha kecil. AI dapat menjadi “asisten usaha” yang membantu pekerjaan seperti pemasaran, pembuatan konten, hingga pencatatan keuangan.

Namun, ia menekankan bahwa teknologi hanya akan bermanfaat jika pelaku UMKM mau belajar dan mencoba menggunakannya.

Pelatihan Skala Global untuk 50 UMKM

Pelatihan ini merupakan program berskala global yang dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI. Melalui pelatihan ini, sekitar 50 UMKM diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi tersebut untuk mendukung inovasi produk dan layanan , meningkatkan efisiensi operasional usaha dan memperluas akses pasar, termasuk pasar digital  

“Sehingga UMKM dapat semakin adaptif dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital,” tambah Sekda. (AM)

]]>
Tue, 01 Sep 2026 11:58:45 +0800 amr
Buka Musorprov KONI NTB, Wagub Indah Tekankan Persatuan Menuju PON 2028 https://amarmedia.co.id/buka-musorprov-koni-ntb-wagub-indah-tekankan-persatuan-menuju-pon-2028 https://amarmedia.co.id/buka-musorprov-koni-ntb-wagub-indah-tekankan-persatuan-menuju-pon-2028 Buka Musorprov KONI NTB, Wagub Indah Tekankan Persatuan Menuju PON 2028

MATARAM.Amarmedia.co.id — Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII KONI NTB Tahun 2026 menjadi momentum untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan olahraga NTB menjelang PON 2028. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengingatkan, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi organisasi harus berakhir dengan persatuan untuk satu tujuan: membawa olahraga NTB semakin berprestasi.

Pesan tersebut disampaikan Wagub saat membuka Musorprov XIII KONI NTB di Hotel Lombok Raya, Minggu (30/8). Musorprov menjadi forum evaluasi kepengurusan sekaligus penentuan arah kepemimpinan KONI NTB periode berikutnya, di tengah persiapan NTB bersama Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah PON 2028.

“Pilihan boleh berbeda, tetapi tujuan kita tetap sama. Setelah proses musyawarah selesai, kita semua harus kembali bersatu,” tegas Indah Dhamayanti Putri.

Menurut Wagub, tantangan olahraga NTB menuju PON 2028 tidak ringan. Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya kepemimpinan yang kuat, tetapi juga kekompakan seluruh cabang olahraga, atlet, pelatih, pengurus, pemerintah daerah, dan seluruh insan olahraga.

Ia mengapresiasi pengabdian pengurus KONI NTB periode 2022–2026 yang telah menjalankan berbagai program pembinaan olahraga. Berbagai capaian yang telah dibangun harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh.

“Yang kita perlukan ke depan adalah kerja sama, kekompakan, dan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh kekuatan olahraga NTB,” ujarnya.

Indah menegaskan PON 2028 tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda pertandingan olahraga. Sebagai tuan rumah bersama, NTB memiliki kesempatan memperkenalkan daerah melalui olahraga, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, sekaligus mendorong berkembangnya sport tourism.

Karena itu, terdapat dua tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan secara bersamaan: menjadi tuan rumah yang profesional, ramah dan berkelas, serta melahirkan prestasi atlet yang membanggakan.

“Kita ingin menunjukkan kepada Indonesia bahwa NTB bukan hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi olahraga yang membanggakan,” katanya.

Wagub juga mengingatkan bahwa olahraga memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar kemenangan dan perolehan medali. Disiplin, kerja keras, sportivitas, keberanian, kebersamaan dan semangat pantang menyerah merupakan nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memberi ruang yang lebih besar bagi atlet muda untuk tumbuh dan menjadi penerus prestasi NTB.

Terkait proses pemilihan Ketua KONI NTB, Wagub meminta seluruh peserta Musorprov menjaga suasana tetap kondusif dan menghormati mekanisme organisasi. Siapa pun yang nantinya mendapat amanah harus diterima sebagai pemimpin seluruh keluarga besar olahraga NTB.

“Ketua yang terpilih harus kita dukung bersama, kita doakan bersama, dan bersama-sama membawa nama NTB menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB Mori Hanafi mengatakan Musorprov XIII menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi. Ia berharap seluruh peserta tetap mengedepankan demokrasi dan menjaga persatuan demi kemajuan olahraga NTB.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi kita harus tetap bersatu. Tujuan kita satu, yaitu kemajuan olahraga NTB,” katanya.

Mori juga menyampaikan bahwa berbagai program pembinaan selama periode 2022–2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah olahraga NTB ke depan, termasuk persiapan menghadapi PON 2028.

Musorprov XIII KONI NTB menjadi titik penting untuk menyatukan kembali energi olahraga NTB. Kontestasi kepemimpinan adalah bagian dari dinamika organisasi, tetapi PON 2028 adalah kepentingan yang jauh lebih besar. Setelah musyawarah menghasilkan keputusan, seluruh perbedaan harus ditinggalkan dan seluruh kekuatan kembali bergerak dalam satu barisan untuk prestasi atlet dan kehormatan NTB.(AM/KominfotikNTB)

]]>
Mon, 31 Aug 2026 06:44:07 +0800 amr
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah https://amarmedia.co.id/hadiri-maulid-nabi-muhammad-saw-di-samapuin-wabup-ansori-ajak-warga-jaga-persatuan-dan-teladani-akhlak-rasulullah https://amarmedia.co.id/hadiri-maulid-nabi-muhammad-saw-di-samapuin-wabup-ansori-ajak-warga-jaga-persatuan-dan-teladani-akhlak-rasulullah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat tali silaturahmi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami’ An-Nur, Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Ahad (30/8/2026).

Turut hadir dalam peringatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa M. Taufik, Camat Sumbawa Ardiansyah yang baru menjabat, jajaran Polsek Sumbawa, Lurah Samapuin beserta jajaran, Babinsa dan Babinkantibmas Samapuin Ketua LPM Kelurahan Samapuin, tokoh agama Dea Guru Ustadz Ahmad Jamaan, serta para tokoh masyarakat, majelis taklim, dan warga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh masyarakat Kelurahan Samapuin yang konsisten menggemakan syiar Islam. Menurutnya, Samapuin sejak dahulu dikenal sebagai gudang para ustadz, guru ngaji, serta qori dan qoriah.

"Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT pagi ini dapat bersilaturahmi. Masjid Jami' An-Nur ini sangat megah dan jamaahnya nyaman beribadah. Peringatan Maulid ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta membawa keberkahan bagi daerah kita," ujar Wabup.

Wabup Ansori menyoroti keunikan budaya keagamaan di Tanah Samawa. Jika di daerah lain peringatan Maulid Nabi umumnya hanya dirayakan sehari pada 12 Rabiul Awal, di Kabupaten Sumbawa tradisi perayaan dan syiar Maulid digaungkan secara berkesinambungan hingga beberapa bulan ke depan.

"Ini adalah wujud kecintaan yang mendalam dari masyarakat Sumbawa kepada Rasulullah SAW. Budaya peradaban yang mulia ini patut kita junjung tinggi. Namun, peringatan ini jangan berhenti pada seremonial semata, melainkan harus ditingkatkan menjadi peneladanan sifat Nabi dalam tindakan nyata," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga memperkenalkan Camat Sumbawa yang baru, Ardiansyah, sekaligus memberikan arahan tegas terkait ketertiban dan kebersihan lingkungan. Ia meminta jajaran kecamatan, kelurahan, hingga aparat kepolisian untuk sigap menindaklanjuti potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti penanganan limbah botol bekas dan sampah liar.

"Saya ingatkan langsung kepada Pak Camat dan Pak Kapolsek, aktivitas ketertiban lingkungan harus dirapikan kembali. Jangan sampai sampah bertebaran di mana-mana agar Sumbawa tetap bersih, aman, dan nyaman," tambah Ansori.

Meneladani Rasulullah SAW sebagai Usawatun Hasanah, Wabup Ansori menekankan pentingnya menerapkan prinsip kejujuran yang dicontohkan Nabi—yang bergelar Al-Amin, Siddiq, dan Fathanah—baik dalam kehidupan bertetangga, dunia usaha, maupun tata kelola pemerintahan.

Dalam kehidupan bertetangga, Rasulullah mengajarkan sikap rukun, gotong royong, dan peduli sesama. Sementara di bidang ekonomi, kejujuran merupakan kunci utama kesuksesan perdagangan.

"Rasulullah adalah pedagang sukses yang sangat jujur. Para pedagang dan ibu-ibu yang berjualan harus jujur; pilah barang yang baik dan tidak baik, jangan dicampur, dan timbangan harus pas tidak boleh dikurangi," imbaunya.

Prinsip tersebut, tegas Wabup, berlaku mutlak bagi para penyelenggara pemerintahan dan wakil rakyat.

"Pemerintah dan DPRD juga harus jujur kepada rakyat. Kalau bilang A, lakukan A. Jangan dipolitisir. Jika kondisi fiskal daerah memang terbatas, katakan apa adanya. Kejujuran kepemimpinan ini akan kita pertanggungjawabkan di dunia dan akhirat," kata Wabup Ansori menutup sambutannya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan uraian hikmah Maulid yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Jamaan MY. Dalam tausiyahnya, penceramah mengulas relevansi peneladanan akhlak Nabi di era modern dan digitalisasi.

Ia mengingatkan para orang tua agar bijak mendampingi anak-anak dalam membatasi penggunaan gawai (smartphone) agar tidak merusak kesehatan, pola pikir, dan moralitas generasi muda. Mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21 dan Surah Yunus ayat 58, ia menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah satu-satunya teladan utama yang membawa manusia dari zaman kegelapan (zhulumat) menuju cahaya Islam (nur).

Ustadz Jamaan juga menjelaskan bahwa tradisi peringatan Maulid di Nusantara, khususnya di Sumbawa, merupakan wujud ikhtiar wasyukur' (rasa syukur) atas lahirnya Nabi serta atas karunia alam yang melimpah. Pendekatan dakwah yang moderat (wasathiyah) dan toleran terhadap kebiasaan lokal—selama tidak bertentangan dengan syariat—menjadi fondasi kuat kelestarian nilai-nilai Islam di Tanah Samawa.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami' An-Nur Kelurahan Samapuin berakhir dengan tertib dan penuh kekhusyukan serta di dukung penampilan Shalawat Majelis Taklim An-nur. (AM)

]]>
Sun, 30 Aug 2026 19:48:11 +0800 amr
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal Ajak Pramuka Jadi Pelopor Swasembada Pangan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-lalu-muhammad-iqbal-ajak-pramuka-jadi-pelopor-swasembada-pangan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-lalu-muhammad-iqbal-ajak-pramuka-jadi-pelopor-swasembada-pangan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal Ajak Pramuka  Jadi Pelopor Swasembada Pangan

MATARAM.Amarmedia.co.id — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengajak Gerakan Pramuka tidak berhenti sebagai organisasi pembentuk karakter, tetapi tampil sebagai kekuatan anak muda yang terjun langsung menggerakkan swasembada pangan dari desa, sekolah hingga komunitas.

Ajakan itu disampaikan Gubernur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) NTB di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (29/8).

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Gubernur menilai tema tersebut sangat relevan dengan tantangan bangsa. Menurutnya, Pramuka perlu bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan serta kedaulatan pangan.

“Pramuka jangan hanya hadir di tengah masyarakat ketika ada kegiatan seremonial. Pramuka harus hadir di lahan pertanian, lingkungan sekolah, desa, dan komunitas masyarakat,” tegas Gubernur dalam amanatnya.

NTB, kata Miq Iqbal, memiliki modal kuat untuk mengambil peran sebagai salah satu penyangga pangan nasional. Berdasarkan data BPS 2025, luas panen padi di NTB mencapai 322,90 ribu hektare dengan produksi 1,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 17,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi beras untuk konsumsi masyarakat mencapai 973,14 ribu ton.

Potensi tersebut, menurut Gubernur, harus menjadi ruang pengabdian baru bagi Gerakan Pramuka. Satuan Karya, Gugus Depan, hingga anggota Pramuka di tingkat akar rumput dapat mengambil peran melalui berbagai aksi sederhana tetapi berdampak, seperti urban farming, kebun pangan sekolah, pemanfaatan lahan tidur, penghijauan, pengolahan pangan lokal, edukasi gizi, hingga kampanye mengurangi pemborosan pangan.

“Melalui aksi nyata ini, nilai-nilai Dasa Darma seperti disiplin, gotong royong, cinta alam, rela menolong, dan bertanggung jawab benar-benar diterjemahkan di lapangan,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mengingatkan bahwa swasembada pangan tidak boleh dimaknai sebatas kemampuan memenuhi kebutuhan beras. Kemandirian pangan harus dibangun melalui penguatan berbagai komoditas dan sumber pangan lokal, termasuk jagung, bawang merah, kedelai, hortikultura, peternakan, hingga perikanan.

Di saat yang sama, Pramuka diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal pangan bukan hanya sebagai komoditas yang dikonsumsi, tetapi sebagai bagian dari kemandirian dan kekuatan ekonomi masyarakat.

“Pramuka harus menjadi sekolah kehidupan. Kita ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen, inovator, dan pelopor yang mandiri serta memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Iqbal.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan upaya menyiapkan Generasi Emas 2045. Karakter, kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat harus tumbuh melalui pengalaman nyata.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kwarda, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, hingga Gugus Depan se-NTB yang selama ini bersinergi mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Dalam upacara tersebut, Gubernur bersama Wakil Gubernur NTB dan Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyerahkan sejumlah Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada anggota dan pembina yang dinilai berjasa dalam pengabdian kepramukaan.

Lencana Melati diberikan kepada Gufranuddin. Lencana Darma Bakti kepada Lalu Firman Wijaya, Hendrayadi, dan Junaedi. Lencana Karya Bakti kepada Jaka Agusta Pratama, Lencana Pancawarsa VI kepada Lalu Ahmadi, Lencana Pancawarsa IV kepada Didi Sumardi, serta Lencana Teladan kepada Winda Miranti.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan peragaan keterampilan Pramuka dan foto bersama.

Bagi Miq Iqbal, usia 65 tahun Gerakan Pramuka harus menjadi momentum untuk memperluas makna pengabdian. Swasembada pangan tidak akan lahir hanya dari kebijakan pemerintah, tetapi dari kebiasaan masyarakat yang mandiri. Dan Pramuka, dengan jutaan anak muda yang ditempa oleh disiplin, gotong royong dan kecintaan pada alam, dapat menjadi salah satu kekuatan terdepan untuk menanam, mengolah, menjaga, dan memastikan pangan tetap tersedia bagi generasi Indonesia.(AM/kominfotik)

]]>
Sat, 29 Aug 2026 15:39:03 +0800 amr
Menuju Sumbawa Bebas Stunting, Wabup Ansori Ajak Semua Pihak Bersinergi Lewat GENTING https://amarmedia.co.id/menuju-sumbawa-bebas-stunting-wabup-ansori-ajak-semua-pihak-bersinergi-lewat-genting https://amarmedia.co.id/menuju-sumbawa-bebas-stunting-wabup-ansori-ajak-semua-pihak-bersinergi-lewat-genting Menuju Sumbawa Bebas Stunting, Wabup Ansori Ajak Semua Pihak Bersinergi Lewat GENTING

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen dalam percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor yang masif. Salah satu langkah strategis yang terus digalakkan adalah melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang melibatkan jajaran pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, lembaga masyarakat, media, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Sumbawa sekaligus Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi GENTING Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 di Aula Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa, pimpinan BUMN/BUMD, serta jajaran pemangku kepentingan terkait.

Komitmen Menyiapkan Generasi Unggul 2045

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan bagian vital dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masa depan. Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara serius, terpadu, dan berkelanjutan.

“Pencegahan dan penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh pihak. Langkah ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan dalam rangka menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Wabup Ansori.

Ia juga menginstruksikan agar pelaksanaan Program GENTING terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap intervensi dan bantuan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa pencegahan stunting tidak boleh dipersempit hanya pada pemberian makanan tambahan seperti telur dan susu. Intervensi harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan sejak masa pranikah, kehamilan, menyusui, hingga pengawalan tumbuh kembang balita.

Capaian Positif di Tengah Tantangan Prevalensi

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si., Apt., M.Si., mengungkapkan bahwa persoalan stunting di Kabupaten Sumbawa masih menjadi perhatian bersama.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Sumbawa tercatat sebesar 29,8 persen, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang berada pada angka 24,7 persen.

Di tengah tantangan tersebut, Kabupaten Sumbawa justru mencatatkan capaian kinerja yang sangat positif dalam pelaksanaan aksi nyata di lapangan melalui Program GENTING yakni Realisasi Bantuan & Edukasi mencapai 151,40 persen, melampaui target awal dan  pada Prestasi Regional menjadi salah satu capaian kinerja GENTING tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sasaran & Fokus Program GENTING

Junaedi menjelaskan, GENTING yang telah diluncurkan sejak tahun 2025 dirancang untuk mendorong aksi gotong royong dalam bentuk kemitraan orang tua asuh. Melalui program ini, para pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan langsung kepada keluarga berisiko stunting, baik berupa Dukungan Nutrisi melalui Bantuan pangan bergizi, susu, dan suplemen mikronutrien, dan  Edukasi pengasuhan, penyebarluasan informasi kesehatan, serta pendampingan sanitasi keluarga.

Adapun sasaran utama gerakan ini mencakup keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan anak di bawah usia dua tahun (baduta).

“Kolaborasi seluruh komponen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan SDM Kabupaten Sumbawa yang sehat, unggul, berprestasi, berakhlak mulia, dan produktif sebagai langkah menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Junaedi.

Melalui penguatan sinergi GENTING, Pemkab Sumbawa optimistis bahwa gerakan ini tidak sekadar menjadi program bantuan sesaat, melainkan berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan demi menghadirkan generasi Sumbawa yang sehat dan berkualitas. (AM)

]]>
Fri, 28 Aug 2026 20:34:45 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Resmikan Pos Damkar Zona Moyo Hulu untuk Pangkas Waktu Tanggap Darurat https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-resmikan-pos-damkar-zona-moyo-hulu-untuk-pangkas-waktu-tanggap-darurat https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-resmikan-pos-damkar-zona-moyo-hulu-untuk-pangkas-waktu-tanggap-darurat Pemkab Sumbawa Resmikan Pos Damkar Zona Moyo Hulu untuk Pangkas Waktu Tanggap Darurat

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen memperkuat jangkauan dan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat kecamatan. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui peresmian Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Zona Kecamatan Moyo Hulu, Jumat (28/8/2026).

Wakil Bupati Sumbawa menegaskan bahwa keberadaan pos anyar ini bukan sekadar penambahan fasilitas fisik semata, melainkan wujud kehadiran pemerintah yang nyata, cepat, dan responsif dalam merespons situasi darurat masyarakat, baik musibah kebakaran maupun kejadian yang membutuhkan layanan penyelamatan khusus.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan sarana dan pelayanan yang responsif sesuai kebutuhan wilayah,” tegas Wakil Bupati Sumbawa saat memberikan sambutan.

Menurutnya, peningkatan pelayanan publik harus terus dilakukan secara nyata dan terukur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. Pelayanan darurat yang cepat, tanggap, dan tepat sasaran menjadi prioritas utama untuk memberikan rasa aman serta perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Dengan beroperasinya Pos Damkar dan Penyelamatan Zona Kecamatan Moyo Hulu, waktu tanggap (response time) petugas dalam menangani berbagai kondisi darurat di wilayah Kecamatan Moyo Hulu dan sekitarnya dapat dipangkas secara siginifikan. Jarak tempuh yang lebih singkat memungkinkan personel bergerak lebih cepat sesaat setelah menerima laporan dari warga.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh Pemkab Sumbawa dalam memperluas jangkauan layanan darurat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan serta mitigasi bencana di tingkat lokal (AM)

]]>
Fri, 28 Aug 2026 19:48:35 +0800 amr
Akankah Tuntas Sesuai Target? Proyek IJD Batu Dulang–Punik Kini Mulai Diaspal, Progres Capai 55,29 Persen https://amarmedia.co.id/akankah-tuntas-sesuai-target-proyek-ijd-batu-dulangpunik-kini-mulai-diaspal-progres-capai-5529-persen https://amarmedia.co.id/akankah-tuntas-sesuai-target-proyek-ijd-batu-dulangpunik-kini-mulai-diaspal-progres-capai-5529-persen Akankah Tuntas Sesuai Target? Proyek IJD Batu Dulang–Punik Kini Mulai Diaspal, Progres Capai 55,29 Persen

Sumbawa Besar.Amarmdia.co.id — Pengerjaan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Batu Dulang–Punik di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Memasuki pekan ke-33 pelaksanaan, progres fisik pengerjaan telah mencapai 55,29 persen. Salah satu perkembangan paling signifikan terlihat pada segmen Brang Treng menuju Punik yang kini sudah memasuki tahap pengaspalan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengungkapkan bahwa capaian fisik tersebut berhasil melampaui target yang telah direncanakan.

"Progresnya saat ini berada di angka 55,29 persen dari rencana awal 55,216 persen. Artinya, ada deviasi positif sekitar 0,013 persen," ujar Suharmaji saat memberikan keterangan resmi, Senin (24/8/2026).

Suharmaji menjelaskan, proyek ini dialokasikan waktu pengerjaan selama 330 hari kalender, terhitung sejak November 2025 hingga November 2026. Memasuki hari ke-231 pelaksanaan, sisa waktu efektif yang dimiliki pelaksana yakni sekitar 99 hari kalender.

Menurut Suharmaji, sebagian besar capaian progres 55 persen saat ini masih disumbang oleh pekerjaan persiapan konstruksi dan struktur penunjang. Hal tersebut meliputi pembangunan saluran air, pemasangan pengaman tebing, bronjong penahan, pengeprasan tebing, hingga penghamparan Lapisan Pondasi Agregat (LPA).

Kendati demikian, titik-titik krusial proyek mulai menunjukkan perubahan fisik yang menggembirakan. Selain segmen Brang Treng hingga Punik, pengaspalan juga telah dilakukan pada segmen awal sebelum memasuki kawasan Brang Treng.

“Yang cukup menggembirakan, pengaspalan sudah mulai dilakukan dari segmen Brang Treng sampai Punik. Begitu pula pada segmen awal sebelum memasuki Brang Treng,” jelasnya.

Khusus di segmen Brang Treng, kontraktor pelaksana saat ini tengah merampungkan sejumlah pekerjaan pendukung. Pekerjaan tersebut mencakup persiapan pemasangan saluran U-ditch dan perkerasan lahan pada lokasi perubahan trase (realignment).

Perubahan trase ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kondisi medan yang berbukit dan didominasi material batuan keras, sehingga membutuhkan penanganan khusus berupa pengorasan dan pengerjaan tanah.

“Untuk Brang Treng, fokus saat ini pada pemasangan U-ditch dan perkerasan lahan karena ada penyesuaian trase baru. Pengeprasan masih dilakukan pada titik-titik yang banyak material batu,” tambah Suharmaji.

Mampukah Rampung Mulus di Akhir Oktober?

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan seluruh segmen jalan—baik segmen satu, dua (Brang Treng), maupun segmen tiga—dapat tuntas teraspal pada akhir Oktober 2026.

Setelah pengaspalan rampung, pelaksana akan melanjutkan ke tahap penyelesaian pekerjaan minor dan kelengkapan keselamatan jalan, seperti pemasangan patok beton, pengarah lalu lintas (delineator), serta marka jalan.

Dukungan cuaca yang relatif cerah dalam beberapa pekan terakhir diharapkan dapat mempercepat akselerasi pengerjaan tanah dan pengaspalan di lapangan.

“Kita harapkan cuaca tetap mendukung dan tidak terjadi hujan berkepanjangan. Kami meminta komitmen dan akselerasi dari pihak rekanan agar target seluruh segmen teraspal pada akhir Oktober bisa tercapai, sehingga sisa waktu hingga November tinggal penyelesaian item pelengkap,” pungkas Suharmaji.(AM/Ran)

]]>
Fri, 28 Aug 2026 11:40:12 +0800 amr
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung: Bupati Syarafuddin Jarot Ajak Warga Teladani Rasulullah dan Jaga Persatuan https://amarmedia.co.id/peringatan-maulid-nabi-di-masjid-agung-bupati-syarafuddin-jarot-ajak-warga-teladani-rasulullah-dan-jaga-persatuan https://amarmedia.co.id/peringatan-maulid-nabi-di-masjid-agung-bupati-syarafuddin-jarot-ajak-warga-teladani-rasulullah-dan-jaga-persatuan Peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung: Bupati Syarafuddin Jarot Ajak Warga Teladani Rasulullah dan Jaga Persatuan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Momentum Peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai fondasi utama dalam mengawali masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan gema shalawat melingkupi seantero Masjid Agung Syiarul Islam, Sumbawa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, S.H., M.H., anggota DPRD H. Zohran, S.H., Kapolres Sumbawa, Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran jemaah masjid.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang hadir menyemarakkan peringatan Maulid Nabi. Ia menegaskan bahwa sejak awal masa pemerintahan pasangan Jarot-Ansori, langkah kepemimpinan senantiasa diawali dengan semangat meneladani syariat dan ajaran Rasulullah SAW.

"Sebagai wujud penghormatan kita terhadap rumah Allah yang menjadi simbol kesucian, hal pertama yang kami benahi di awal pemerintahan adalah kebersihan fasilitas toilet dan sarana Masjid Agung. Kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah harus menjadi prioritas," ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah inisiatif keagamaan yang telah berjalan di lingkungan Pemkab Sumbawa, di antaranya Pembangunan Masjid Kantor Bupati.  "Kami Menginisiasi pembangunan masjid di kompleks kantor Bupati Sumbawa melalui gotong royong ASN, bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan Yayasan Assidiq Alkhairiyyah" ungkap Haji Jarot 

Termasuk gerakan Shalat Subuh Berjamaah,  mengeluarkannya imbauan dan ajakan bagi masyarakat serta ASN untuk meramaikan masjid melalui shalat Subuh berjamaah dan mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumbawa untuk menyalurkan infak dan sedekah secara teratur melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Acara peringatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan penyampaian dakwah Islamiyah oleh Ustadz Heruman Basyir, yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Dalam ceramahnya, Ustadz Heruman menekankan pentingnya bersyukur, memperbanyak shalawat, serta menjaga persatuan sebagai pondasi utama kemenangan dan keberkahan daerah.

Ustadz Heruman mengingatkan bahwa teladan (uswah) dari para pemimpin, kepala sekolah, hingga tokoh masyarakat akan melahirkan kepercayaan (ikram), kepatuhan (ta'ah), dan keberkahan bagi masyarakat. Prinsip keadilan, tenggang rasa (toleransi), dan saling memahami (tafahum) menjadi tiga syarat utama dalam menjaga kerukunan serta mendukung terwujudnya visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Menutupi sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta HUT Kemerdekaan RI sebagai pijakan untuk menguatkan rasa cinta kepada Rasulullah dan mempererat tali silaturahmi.

Sebagai penutup, Bupati menyampaikan sebuah pantun indah di hadapan para jemaah "Burung merpati terbang ke awan, Hinggap sebentar di atas menara.Nabi Muhammad suri teladan,Akhlak mulia sepanjang masa"(AM)

]]>
Thu, 27 Aug 2026 01:28:44 +0800 amr
Komitmen Lindungi Pekerja Rentan, Pemkab Sumbawa Raih Juara 3 Jamsostek Award 2026 https://amarmedia.co.id/komitmen-lindungi-pekerja-rentan-pemkab-sumbawa-raih-juara-3-jamsostek-award-2026 https://amarmedia.co.id/komitmen-lindungi-pekerja-rentan-pemkab-sumbawa-raih-juara-3-jamsostek-award-2026 Komitmen Lindungi Pekerja Rentan, Pemkab Sumbawa Raih Juara 3 Jamsostek Award 2026

MATARAM.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali mengukir prestasi di tingkat regional. Pemkab Sumbawa berhasil meraih Juara 3 Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada ajang Penganugerahan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek Award) Tahun 2026 yang digelar di Mataram, Rabu (26/8/2026).

Penghargaan bergengsi yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Gubernur NTB dengan didampingi Direktur SUPD Kementerian Dalam Negeri serta Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa).

Kepada Wartawan, Sekretaris Daerah mengatakan penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan secara konsisten. "Sumbawa dinilai sukses memperluas cakupan kepesertaan pekerja, meningkatkan kualitas perlindungan tenaga kerja, serta mempererat sinergi lintas sektor bersama BPJS Ketenagakerjaan" ujar Doktor Budi .

Tak hanya bagi pekerja formal, Pemkab Sumbawa juga dinilai sangat aktif mendorong perluasan perlindungan bagi pekerja rentan dan sektor informal. Langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis serta program nyata yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pekerja di daerah.

Capaian Juara 3 Jamsostek Award 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menghadirkan sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan pekerja di wilayah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 26 Aug 2026 16:12:13 +0800 amr
Bawa Misi Pemulihan Pasca&Darurat, Solidaritas NTB untuk NTT Dipastikan Berlanjut https://amarmedia.co.id/bawa-misi-pemulihan-pasca-darurat-solidaritas-ntb-untuk-ntt-dipastikan-berlanjut https://amarmedia.co.id/bawa-misi-pemulihan-pasca-darurat-solidaritas-ntb-untuk-ntt-dipastikan-berlanjut Bawa Misi Pemulihan Pasca-Darurat, Solidaritas NTB untuk NTT Dipastikan Berlanjut

MATARAM.Amarmedia.co.id — Solidaritas kemanusiaan Nusa Tenggara Barat (NTB) bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana dipastikan terus berlanjut meski masa tanggap darurat telah berakhir. Setelah menyalurkan layanan kesehatan, logistik, air bersih, dan kebutuhan dasar, kini fokus bantuan mulai diarahkan pada tahap pemulihan dan rekonstruksi jangka panjang.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam dialog program NTB Bicara TVRI NTB bertema “NTB–NTT Bersatu: Solidaritas di Tengah Bencana”, Selasa (25/8).

Ketua Tim Solidaritas Kemanusiaan NTB–NTT sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, menyampaikan bahwa empati besar dari Gubernur dan warga NTB dilandasi pengalaman pahit saat menghadapi gempa besar Lombok pada 2018 lalu.

“Pengalaman tahun 2018 masih membekas. Pak Gubernur sangat memahami rasa takut, kecemasan, dan trauma yang dirasakan saudara-saudara kita di NTT. Musibah bukan sekadar bangunan rusak, tetapi juga soal psikologis warga,” ujar Aka, sapaan akrabnya.

Aka menjelaskan, tim relawan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga kehadiran emosional untuk menguatkan warga terdampak. Di lapangan, tim menemukan modal sosial yang sangat kuat, seperti ketertiban pembagian bantuan, semangat gotong royong, hingga toleransi antarumat beragama yang saling mendoakan di posko pengungsian.

Meski demikian, fase pemulihan membawa tantangan baru. Kebutuhan warga kini bergeser ke perbaikan hunian, fasilitas publik, akses jalan, pemulihan pendidikan, kesehatan, serta keberlanjutan ekonomi. Untuk itu, percepatan pendataan dan asesmen kebutuhan menjadi kunci utama.

“Pengalaman di Lombok membuktikan recovery butuh data yang akurat dan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tegas Aka.

Dukungan serupa disampaikan Relawan Peduli NTT, Dr. Furkan. Menurutnya, hubungan NTB dan NTT didasari ikatan sejarah, sosial, dan budaya yang erat, sehingga musibah di NTT turut dirasakan sebagai duka warga NTB.

Sementara itu, Koordinator NGO Connection NTB, Lalu Lauhul Hamdi, mengingatkan bahwa ujian kemanusiaan sejati terletak pada pendampingan pasca-bencana ketika perhatian publik mulai mereda.

“Tantangan utamanya adalah siapa yang bertahan mendampingi masyarakat pada tahap rekonstruksi. Konsorsium NGO dan relawan terus berkoordinasi agar dukungan tidak berhenti pada bantuan jangka pendek,” pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 26 Aug 2026 08:47:59 +0800 amr
Peringati Harlah Kojas dan RPJR, Pemkab Sumbawa Komit Perkuat Pembangunan Responsif Gender https://amarmedia.co.id/peringati-harlah-kojas-dan-rpjr-pemkab-sumbawa-komit-perkuat-pembangunan-responsif-gender https://amarmedia.co.id/peringati-harlah-kojas-dan-rpjr-pemkab-sumbawa-komit-perkuat-pembangunan-responsif-gender Peringati Harlah Kojas dan RPJR, Pemkab Sumbawa Komit Perkuat Pembangunan Responsif Gender

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah Komunitas Janda Samawa (Kojas) Sumbawa dan Relawan Perempuan Johan Rosihan (RPJR). Pemkab Sumbawa menilai kehadiran kedua organisasi ini efektif merangkul serta memberdayakan kaum perempuan secara inklusif di Tana Samawa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Asisten I Sekda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.Si., saat membacakan sambutan tertulis Bupati Sumbawa pada Acara Puncak HUT ke-2 Kojas Sumbawa dan HUT ke-4 RPJR yang berlangsung semarak di Lapangan Pahlawan, Kabupaten Sumbawa, Minggu malam (23/8/2026).

Mewakili Bupati Sumbawa, Rachman Ansori menegaskan bahwa Kojas dibentuk bukan untuk eksklusivitas, melainkan menjadi wadah kebersamaan dan pemberdayaan bagi perempuan Tau Tana Samawa.

"Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi keberadaan Kojas. Kojas dibentuk bukan untuk eksklusivitas, melainkan merangkul dan memberdayakan perempuan. Perayaan tahun ini terlihat jauh lebih berkembang dibanding tahun sebelumnya, membuktikan adanya peningkatan aktivitas yang menyentuh kesejahteraan keluarga dan masyarakat," tegas Rachman Ansori.

Dalam amanat tertulisnya, Bupati dan Pemda kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen untuk terus memperkuat strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) di seluruh lini sektor pembangunan sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan hak, partisipasi, dan kebutuhan perempuan menjadi bagian integral dari kebijakan daerah.

Pemkab Sumbawa juga mendorong agar Kojas dan RPJR tidak sekadar berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan melangkah lebih jauh menuju kemandirian ekonomi.

"Kami berharap Kojas dan RPJR dapat mendorong lahirnya produk-produk unggulan dari ibu-ibu anggota, lalu dikolaborasikan dengan dinas terkait. Jika ada anggota yang belum berhasil atau jatuh, bantu untuk bangkit; jika ada produk bagus, bantu pasarkan. Pemkab Sumbawa siap mendukung," lanjutnya.

Bupati Sumbawa turut menyampaikan ucapan selamat melalui pantun penutup yang disambut antusias oleh warga yang hadir:

“Motor pergi ke Empang membawa terasi, kalau Kojas terus berkembang, Bupati siap ikut promosi.”

Acara yang bertepatan dengan momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPR RI / Wakil Ketua Banggar DPR RI H. Johan Rosihan, ST., MH., beserta istri, Hjh. Wahidah Hakim Johan Rosihan.

Dalam arahannya, Johan Rosihan memuji keberanian anggota Kojas dalam mengubah cara pandang (mindset) masyarakat.

"Menjadi janda bukanlah pilihan, melainkan takdir. Keberanian memproklamirkan diri dalam wadah komunitas harus kita hormati dan dukung bersama agar mereka tetap mandiri, bermartabat, dan terlindungi," ujar Johan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov., menyatakan komitmen lembaga legislatif untuk senantiasa mendukung program-program sosial dan kemasyarakatan yang diusung oleh Kojas dan RPJR.

Ketua Kojas Sumbawa sekaligus Ketua Panitia, Ibu Masri, dalam laporannya menyampaikan bahwa selama dua tahun berdiri, Kojas rutin melaksanakan berbagai program sosial, pengajian, hingga aksi peduli masyarakat. Ia mengajak publik untuk tidak memandang status anggotanya, melainkan karya dan kontribusi nyata yang dihasilkan.

Rangkaian acara yang diawali dengan penampilan Hadrah Al-Islah Moyo Utara dan doa bersama pimpinan Baznas Sumbawa Ustadz M. Lutfi Maki di meriahkan penampilan shalawat dari Forsa Sumbawa, Tarian dari kelompok Seni Liscahaya, Grup KOJAS Sumbawa dan RPJR ini ditutup dengan pemotongan tumpeng, Pengumuman dan pembagian hadiah kepada para juara serta foto bersama. (AM)

]]>
Sun, 23 Aug 2026 23:00:28 +0800 amr
Langkah Maju Digitalisasi Daerah, Bupati Sumbawa Launching Aplikasi Smart Tax pada Malam Tasyakuran HUT RI ke&81 https://amarmedia.co.id/langkah-maju-digitalisasi-daerah-bupati-sumbawa-launching-aplikasi-smart-tax-pada-malam-tasyakuran-hut-ri-ke-81 https://amarmedia.co.id/langkah-maju-digitalisasi-daerah-bupati-sumbawa-launching-aplikasi-smart-tax-pada-malam-tasyakuran-hut-ri-ke-81 Langkah Maju Digitalisasi Daerah, Bupati Sumbawa Launching Aplikasi Smart Tax pada Malam Tasyakuran HUT RI ke-81

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Sumbawa menjadi momentum penting bagi akselerasi transformasi digital daerah. Bupati Sumbawa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Branch Manager PT Bank NTB Syariah Sumbawa secara resmi melakukan launching aplikasi Smart Tax yang dirangkaikan dengan Malam Tasyakuran HUT RI ke-81 di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa malam (18/8/2026).

Peluncuran aplikasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Bapenda Hardianto ST dengan branch manager PT Bank NTB Syariah Kabupaten Sumbawa Ika Gita listiana M.M. Inov. tentang Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah melalui Digitalisasi Sistem Pembayaran.

"Langkah strategis ini merupakan ikhtiar nyata Pemkab Sumbawa dalam mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD)" ujar kaban Bapenda Hardianto ST

Kemudian lanjutnya, Penerapan sistem pembayaran berbasis aplikasi digital ini membawa tiga dampak utama bagi tata kelola keuangan daerah yaitu Kemudahan Akses. Aplikasi ini akan mempermudah masyarakat dan wajib pajak dalam bertransaksi secara fleksibel tanpa terbatas ruang dan waktu.

Kemudian ujarnya dapat mendekatkan Pelayanan. Hal ini akan mewujudkan pelayanan publik yang cepat, responsive, dan ramah pengguna. Dan juga mencegah risiko kebocoran dalam penyetoran penerimaan pajak daerah demi tata kelola yang bersih.

Cakupan Jenis Pajak Daerah

Pada tahap awal implementasinya, aplikasi Smart Tax terintegrasi untuk melayani pembayaran 9 jenis pajak daerah, meliputi: Pajak Reklame, Pajak Parkir, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Pajak Air Tanah, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Hotel, Rumah Makan, dan Restoran serta Pajak Hiburan dan Tenaga Listrik

Peluncuran aplikasi ini disaksikan langsung oleh deretan pejabat tinggi daerah dan instansi vertikal, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.SAP., M.M.Inov, beserta Wakil Ketua Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori beserta Ny. Hj. Sudarti Mohamad Ansori., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa. Dandim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, dan Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa beserta jajaran pimpinan organisasi wanita (Persit KCK, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, dan Dharmayukti Karini).

Hadir pula Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Instansi Vertikal, Danyonif TP 835/SIB, Danyonif 742/SWY, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTB, Dansubdenpom IX/2-1 Sumbawa, pimpinan BUMN/BUMD, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Inovasi digital ini menegaskan bahwa 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar deretan angka, melainkan bukti nyata keberlanjutan semangat para pejuang. Melalui hadirnya Smart Tax, Pemkab Sumbawa merapatkan barisan untuk meneguhkan komitmen bahwa api kemerdekaan terus menyala melalui kerja nyata, transparansi, dan kemandirian pembangunan daerah. (AM)

]]>
Wed, 19 Aug 2026 17:52:06 +0800 amr
Kado Buat HUT RI Ke&81, Bupati Sumbawa Serahkan 5 Unit Bale Umat Dari BAZNAS https://amarmedia.co.id/kado-buat-hut-ri-ke-81-bupati-sumbawa-serahkan-5-unit-bale-umat-dari-baznas https://amarmedia.co.id/kado-buat-hut-ri-ke-81-bupati-sumbawa-serahkan-5-unit-bale-umat-dari-baznas Kado Buat HUT RI Ke-81, Bupati Sumbawa Serahkan 5 Unit Bale Umat Dari BAZNAS

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - 19 Agustus 2026_ — Malam resepsi dan tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81 di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa 18 Agustus 2026, terasa semakin bermakna. Di tengah kemeriahan peringatan, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada 5 keluarga penerima manfaat program "Bale Umat/Bale Umin" dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Penyerahan ini menjadi kado istimewa untuk rakyat Sumbawa di hari ulang tahun kemerdekaan. Rumah layak huni tersebut dibangun sepenuhnya oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa dari dana infak dan sedekah masyarakat. Proses pembangunannya dilakukan dari nol, mulai dari pondasi, pemasangan bata, plester, hingga pengecatan, agar keluarga penerima benar-benar mendapatkan hunian yang sehat, aman, dan layak huni.

Kelima penerima manfaat tersebut berasal dari 8 asnaf, khususnya dari golongan fakir dan miskin. Mereka adalah Nurhadianto Dwi Prayitno dari Jl. Cendrawasih RT.03/RW.06 Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa. Kemudian Ahmat dari RT 004/RW 002, Dusun Olat Rawa B, Desa Olat Rawa, Kecamatan Moyo Hilir. Selanjutnya Isah dari RT.003/RW.004 Desa Luar, Kecamatan Alas. Lalu Salamuddin dari Dusun Pungkit A RT.002/RW.001 Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara. Dan Samsun dari Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa.

Saat menyerahkan kunci rumah satu per satu kepada para pemilik, Bupati Sumbawa menyampaikan pesan hangat. "Selamat dan sukses untuk Bapak dan Ibu. Hari ini Bapak Ibu resmi memiliki rumah baru. Semoga rumah ini membawa keberkahan, membawa kesehatan untuk keluarga, dan menjadi tempat mendidik anak-anak menjadi generasi yang membanggakan. Ini adalah kado kecil dari kita semua untuk menyambut kemerdekaan," ucap Bupati.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat menyampaikan bahwa program Bale Umat adalah bentuk komitmen BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. "Alhamdulillah, setiap bulan BAZNAS menargetkan membangun 2 unit Bale Umat. Untuk bulan Agustus ini kita serahkan sekaligus 5 unit sebagai syukur di bulan kemerdekaan. Semua ini dari dana infak dan sedekah umat yang kami kelola secara amanah," jelas Syukri Rahmat.

Ia menambahkan, para penerima merupakan saudara kita dari asnaf fakir dan miskin yang telah melalui proses verifikasi ketat. "Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran. Kami bangun dari awal agar kualitasnya terjaga dan bisa ditempati dalam jangka panjang," tambahnya.

Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin juga mengapresiasi langkah BAZNAS. Menurut mereka, program seperti Bale Umat membuktikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Malam tasyakuran yang dirangkaikan dengan penyerahan kunci ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan harus dirasakan sampai ke dapur dan kamar keluarga. Dengan adanya rumah baru ini, diharapkan lima keluarga penerima manfaat dapat memulai lembaran hidup baru yang lebih tenang, lebih sehat, dan lebih bermartabat.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat. Dengan target 2 unit setiap bulan, diharapkan semakin banyak keluarga di Sumbawa yang merasakan manfaat rumah layak huni sebagai hasil gotong royong seluruh masyarakat melalui BAZNAS. (AM)

]]>
Wed, 19 Aug 2026 13:11:53 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot Tebar Optimisme di Malam Tasyakuran HUT RI ke&81: Dari Stabilitas Fiskal hingga Investasi Rp7,6 Triliun https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tebar-optimisme-di-malam-tasyakuran-hut-ri-ke-81-dari-stabilitas-fiskal-hingga-investasi-rp76-triliun https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tebar-optimisme-di-malam-tasyakuran-hut-ri-ke-81-dari-stabilitas-fiskal-hingga-investasi-rp76-triliun Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot Tebar Optimisme di Malam Tasyakuran HUT RI ke-81: Dari Stabilitas Fiskal hingga Investasi Rp7,6 Triliun

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Suasana hangat dan penuh optimisme mewarnai Malam Tasyakuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Halaman Kantor Bupati Sumbawa Senin 18 Agustus 2026. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan pidato kebangsaan yang mengunggah semangat dan motivasi, mengajak seluruh elemen masyarakat merawat kedamaian serta memperkuat gotong royong demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sumbawa Drs. H.Mohamad Ansori, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, Wakil Ketua Zulfikar Demitry SH MH, dan Anggota DPRD, Kapolres Sumbawa,Kejari Sumbawa , Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa dan jajaran Forkopimda. Sekretaris Daerah Staf Ahli Bupati dan jajaran Kepala OPD 

Mengawalinya dengan salam kehangatan, Bupati mengajak seluruh hadirin bersyukur atas karunia 81 tahun kemerdekaan. Di tengah dinamika nasional dan duka akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang menimpa saudara se-Tanah Air di Flores, NTT, Bupati mengingatkan bahwa rasa aman dan kebersamaan di Tana Samawa adalah nikmat besar yang harus dijaga. Pedagang bisa berikhtiar, petani melaut dan bersawah, serta roda pemerintahan berjalan lancar karena kondusivitas daerah yang terjaga.

Menjawab tantangan penyesuaian efisiensi anggaran pusat, Bupati memberikan kepastian bahwa kondisi keuangan daerah Kabupaten Sumbawa tetap aman dan terkendali. Meskipun alokasi belanja pegawai (ASN dan PPPK) mencapai 44,5% dari APBD, kebijakan tersebut ditegaskan sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan manusia di baliknya—termasuk para guru dan tenaga kesehatan yang mengabdi di pelosok desa. Keamanan kesejahteraan ini diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan dedikasi dan kualitas pelayanan publik.

Di sektor perekonomian, Bupati Jarot memaparkan capaian membanggakan dengan nilai realisasi investasi yang menembus angka Rp7,6 triliun pada semester awal 2026. Dengan target pertumbuhan ekonomi mencapai 5,1%, pemerintah daerah berkomitmen agar indikator makro ini tidak berhenti pada deretan angka statistik semata, melainkan menjelma menjadi pembukaan lapangan kerja baru, penurunan angka kemiskinan, serta pembangunan sarana publik yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

Apresiasi tinggi turut disampaikan atas kemeriahan rangkaian peringatan HUT RI ke-81 yang melibatkan ribuan warga, termasuk ajang gerak jalan antardinas yang diikuti hampir 300 tim. Salah satu momen paling menyentuh hati Bupati adalah kepolosan pesan antikorupsional dari seorang anak saat parade kegiatan. Pesan murni "Jangan korupsi ya, Pak Bupati" dinilainya sebagai pengingat moral yang sangat kuat bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan pemerintahan secara bersih dan berintegritas.

Malam tasyakuran tersebut diakhiri dengan seruan bersama untuk menyatukan barisan, menjaga keharmonisan, serta melanjutkan kerja nyata dalam mengawal pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.

]]>
Tue, 18 Aug 2026 22:12:05 +0800 amr
Semarak Tasyakuran HUT RI ke&81 di Kabupaten Sumbawa: Mengusung Semangat Gotong Royong menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur https://amarmedia.co.id/semarak-tasyakuran-hut-ri-ke-81-di-kabupaten-sumbawa-mengusung-semangat-gotong-royong-menuju-indonesia-berdaulat-adil-dan-makmur https://amarmedia.co.id/semarak-tasyakuran-hut-ri-ke-81-di-kabupaten-sumbawa-mengusung-semangat-gotong-royong-menuju-indonesia-berdaulat-adil-dan-makmur Semarak Tasyakuran HUT RI ke-81 di Kabupaten Sumbawa: Mengusung Semangat Gotong Royong menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id 18 Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan dan rasa syukur menyelimuti Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Senin malam (18/8). Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Malam Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 dengan khidmat dan meriah.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, Kepala BUMN/BUMD, pimpinan instansi vertikal, Rektor Perguruan Tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi wanita seperti Dharma Wanita Persatuan, Iswara, Persit Kartika Chandra Kirana, dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.

Mengawali acara, semangat nasionalisme dikobarkan dengan refleksi bahwa angka 81 tahun kemerdekaan bukanlah sekadar deretan waktu, melainkan bukti keringat, air mata, dan darah para pejuang yang semangatnya terus diwariskan. Sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, acara dibuka dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Salim, S.Ag.

Semarak Rangkaian HUT RI di Sumbawa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua Umum Panitia Peringatan HUT RI ke-81, Dr. H.Budi Prasetiyo S.Sos MAP, membuka laporannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. "Semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Sumbawa adalah bukti nyata bahwa kebersamaan adalah kunci keberhasilan kita," ungkapnya.

Berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 898 Tahun 2026 yang menindaklanjuti arahan Kementerian Sekretariat Negara, peringatan tahun ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 1 Agustus dan akan berlanjut hingga 23 Agustus 2026, yang meliputi Lomba Kebersihan Desa/Kelurahan menghasilkan antusiasme tinggi dengan banyaknya video kreatif yang dikirimkan warga ke media sosial. Lomba ini menjadi ikhtiar bersama mewujudkan "Indonesia Asri".

Lomba Gerak Jalan juga telah digelar pada 10-12 Agustus dengan jumlah peserta yang sangat membeludak dan meriah.

Layanan Kesehatan Gratis & Donor Darah juga sukses digelar yang berkolaborasi dengan Batalyon setempat. Kegiatan ini tidak hanya membantu ketersediaan darah, tetapi juga wujud implementasi visi misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam bidang kesehatan.

Pawai Alegoris menampilkan kekayaan khazanah budaya Nusantara dengan tema perjuangan dan pembangunan yang memukau masyarakat.

Upacara Inti Peringatan meliputi Pengukuhan 26 anggota Paskibraka terbaik Sumbawa, Renungan Suci di Makam Pahlawan (16/8), hingga Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera pada 17 Agustus yang berjalan lancar dan penuh khidmat.

Kampanye Anti-Korupsi hingga Penyerahan Bantuan

Malam tasyakuran ini tidak hanya sekadar seremonial. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggunakan momentum ini untuk menyuarakan kampanye anti-korupsi melalui Lomba Pariwara Anti-Korupsi guna mewujudkan visi "Sumbawa Bersih Melayani dan Bebas Korupsi". ujarnya.

Selain itu, malam puncak ini juga diisi dengan beberapa agenda penting, antara lain Pengumuman dan pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba HUT RI.

Penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, Penyerahan bantuan Bale Umat/Bale Umin masyarakat hasil sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan sekolah-sekolah di Sumbawa.

Agenda Lanjutan: Festival Desa dan "Jarot Ansori (JA) Run"

Kemeriahan HUT RI ke-81 di Sumbawa dipastikan belum usai. Dr. Budi Prasetiyo menyebutkan bahwa semarak kemerdekaan masih menggema di tingkat kecamatan dan desa, seperti Festival Nimung Rame di Lopok dan Festival Paroso.

Sebagai penutup rangkaian kemerdekaan, masyarakat juga diundang untuk berpartisipasi dalam ajang lari "JA Run yang akan digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan pilihan kategori jarak 5 km, 10 km, dan 15 km.

Menutup laporannya dengan bait Lawas khas Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo mewakili panitia memohon maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan acara. Tasyakuran ini menjadi momentum peneguh komitmen bersama untuk terus membangun Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Tue, 18 Aug 2026 21:16:26 +0800 amr
MERAH PUTIH BERKIBAR GAGAH: Bupati Sumbawa Pimpin Upacara Detik&Detik Proklamasi HUT ke&81 RI https://amarmedia.co.id/merah-putih-berkibar-gagah-bupati-sumbawa-pimpin-upacara-detik-detik-proklamasi-hut-ke-81-ri https://amarmedia.co.id/merah-putih-berkibar-gagah-bupati-sumbawa-pimpin-upacara-detik-detik-proklamasi-hut-ke-81-ri MERAH PUTIH BERKIBAR GAGAH: Bupati Sumbawa Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumbawa berlangsung khidmat dan penuh semangat patriotisme. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (17/8/2026).

Dalam pelaksanaan tugas kenegaraan tersebut, Bupati Sumbawa didampingi oleh sang istri, Ibu Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E. Upacara ini menjadi puncak rangkaian peringatan hari kemerdekaan di tingkat kabupaten yang dihadiri oleh seluruh elemen pemerintahan daerah.

Turut hadir dalam prosesi upacara tersebut antara lain Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, didampingi Ibu Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP Beserta Ibu Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, S.Sos., M.Si., seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sumbawa, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya.

Kelancaran dan kekhidmatan upacara tidak lepas dari peran para petugas yang telah dipersiapkan secara matang. Berikut adalah daftar pejabat yang bertugas pada Detik-Detik Proklamasi ke-81 di Kabupaten Sumbawa:

Komandan Upacara AKP Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si. (Polres Sumbawa). Perwira Upacara: AKP Ruslan (Polres Sumbawa). Pembaca Naskah Proklamasi: Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. Pembaca Doa:Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH, Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

Momen sakral pengibaran bendera Merah Putih dieksekusi dengan sempurna oleh Pasukan Pengibar Bendera yang merupakan putra-putri terbaik dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Sumbawa. Pasukan ini merupakan hasil binaan dan asuhan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Sumbawa.

Formasi inti pengibaran bendera dipimpin dan dilaksanakan oleh Komandan Pasukan Letda Cpl Ivan S.Tr.Han. (Yonif TP 835/SYB).

Pembawa Baki:Dinda Nova Aulia (SMAN 1 Lunyuk).

Pendamping Pembawa Baki: Khalishah Aura Firdaus (SMAN 1 Sumbawa).

Pengatur Bendera:Ricky Risandy (SMAN 1 Alas).

Penggerek Bendera:Fajar Apriliano (SMAN 1 Lape).

Pembentang Bendera: Mohamad Ariq Setiawan (SMAN 1 Sumbawa Besar).

Paduan Suara Gita Bahana

Suasana upacara semakin semarak dan menggugah jiwa nasionalisme berkat persembahan lagu-lagu patriotik dari paduan suara Gita Bahana SMAN 1 Sumbawa Besar. Penampilan apik para pelajar ini berada di bawah asuhan pelatih Erna Dewi, S.Pd., dengan Penanggung Jawab H. Muhammad Ihsan, S.S., M.Pd.

Lagu-lagu kebangsaan yang dilantunkan menambah kekhidmatan dan mempertebal rasa cinta tanah air bagi seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir di lokasi. (AM)

]]>
Mon, 17 Aug 2026 17:05:07 +0800 amr
Merdeka dari Korupsi untuk Lanjutkan Cita&Cita Pahlawan: Pesan Irban III Inspektorat Kabupaten Sumbawa di HUT RI ke&81 https://amarmedia.co.id/merdeka-dari-korupsi-untuk-lanjutkan-cita-cita-pahlawan-pesan-irban-iii-inspektorat-kabupaten-sumbawa-di-hut-ri-ke-81 https://amarmedia.co.id/merdeka-dari-korupsi-untuk-lanjutkan-cita-cita-pahlawan-pesan-irban-iii-inspektorat-kabupaten-sumbawa-di-hut-ri-ke-81 Merdeka dari Korupsi untuk Lanjutkan Cita-Cita Pahlawan: Pesan Irban III Inspektorat Kabupaten Sumbawa di HUT RI ke-81

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026, dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk merefleksikan arti kemerdekaan yang sesungguhnya, termasuk dari sudut pandang pengawasan dan integritas birokrasi.

Pejabat Pengawas Pemerintah (Irban III) Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Abdurrahman, S.E., menyampaikan pandangan tegas mengenai pentingnya memerdekakan diri dari tindakan korupsi sebagai wujud nyata meneruskan perjuangan bangsa.

Merdeka dari Korupsi sebagai Amanah Perjuangan

Menurut Abdurrahman, hakikat kemerdekaan di masa kini tidak hanya sebatas terbebas dari penjajahan fisik, tetapi juga membebaskan diri dan bangsa dari belenggu praktik korupsi. Dengan terbebas dari korupsi, seluruh elemen bangsa, khususnya aparatur pemerintah, dapat fokus melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan pendahulu yang telah merebut kemerdekaan.

 "Kita merdeka dari korupsi sehingga kita dapat melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan pendahulu kita," tegas Abdurrahman.

Integritas Adalah Harga Mati

Dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik, Abdurrahman menekankan bahwa penjagaan nilai-nilai moral dan profesionalisme menjadi kunci utama. Ia mengingatkan seluruh pihak untuk senantiasa memegang teguh komitmen antikorupsi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Sumbawa.

"Tetap Jaga Integritas" — Menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap lini tugas pemerintahan.Integritas Harga Mati" — Ketegasan sikap bahwa prinsip kejujuran dan antikorupsi tidak dapat ditawar lagi dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.

Melalui pesan ini, Inspektorat Kabupaten Sumbawa berharap semangat kemerdekaan ke-81 menjadi momentum kebangkitan bersama untuk memperkuat integritas birokrasi demi Sumbawa yang lebih maju, bersih, dan bermartabat. (AM)

]]>
Mon, 17 Aug 2026 10:37:59 +0800 amr
Solidaritas Antar Nusa Tenggara : Gubernur NTB Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Gempa M 7,7 Nagekeo https://amarmedia.co.id/solidaritas-antar-nusa-tenggara-gubernur-ntb-sampaikan-duka-mendalam-untuk-korban-gempa-m-77-nagekeo https://amarmedia.co.id/solidaritas-antar-nusa-tenggara-gubernur-ntb-sampaikan-duka-mendalam-untuk-korban-gempa-m-77-nagekeo Solidaritas Antar Nusa Tenggara : Gubernur NTB Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Gempa M 7,7 Nagekeo

MATARAM.Amaredia.co.id— Bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang duka mendalam dari berbagai penjuru tanah air, tak terkecuali dari tetangga dekat sesama wilayah kepulauan Nusa Tenggara.

Atas nama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Gubernur NTB menyampaikan rasa turut berduka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada warga Nagekeo dan sekitarnya yang terdampak musibah tersebut.

"Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," demikian ungkapan kepedulian yang disampaikan dari Mataram, Sabtu (15/8/2026).

Sebagai sesama masyarakat yang berada di jalur sabuk alpide dan cincin api pasifik—wilayah yang kerap diuji dengan dinamika alam—ikatan emosional dan solidaritas kemanusiaan antara masyarakat NTB dan NTT terjalin kuat. Bencana yang merusak fasilitas umum dan pemukiman di Nagekeo dirasakan sebagai duka bersama bagi masyarakat Bumi Gora.

Pemerintah Provinsi NTB juga mendoakan agar proses penanganan darurat yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, serta instansi terkait di Nagekeo dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

"Semoga proses penanganan darurat berjalan dengan lancar dan kondisi segera pulih, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenteram," lanjut pernyataan resmi tersebut.

Melalui momentum ini, semangat persaudaraan antarwilayah diharapkan terus menyala, mengalirkan bantuan moril maupun materiil demi meringankan beban saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur. (AM)

]]>
Sun, 16 Aug 2026 07:47:17 +0800 amr
Pemprov NTB: Pejabat Publik Harus Berdiri di Atas Kepentingan NKRI https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pejabat-publik-harus-berdiri-di-atas-kepentingan-nkri https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pejabat-publik-harus-berdiri-di-atas-kepentingan-nkri Pemprov NTB: Pejabat Publik Harus Berdiri di Atas Kepentingan NKRI

Mataram.Amarmedia.co.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memperpanjang polemik terkait proses mediasi kasus perselisihan antara warga Lombok dengan pemilik usaha jahit di Badung, Bali, yang sebelumnya ramai di media sosial. Pemprov NTB menilai persoalan tersebut harus ditempatkan secara proporsional agar tidak berkembang menjadi persoalan antarsuku maupun antardaerah.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Ahsanul Halik, menyampaikan hal tersebut di sela mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTB, Jumat (14/8), di Mataram.

Ahsanul mengatakan, Pemprov NTB menghormati proses mediasi yang telah dilakukan dan menghargai penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, terhadap munculnya sorotan publik mengenai cara proses mediasi tersebut berlangsung, Pemprov NTB memandang penting adanya sikap yang menyejukkan dari seluruh pihak.

“Yang paling penting sekarang adalah jangan sampai persoalan antara individu berkembang menjadi persoalan antara masyarakat. Kita harus menahan diri, tidak saling membalas pernyataan, apalagi membangun sentimen antarsuku dan antardaerah,” ujar pria yang akrab disapa Aka.

Menurutnya, persoalan tersebut justru harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa masyarakat NTB dan Bali memiliki hubungan sosial, budaya, ekonomi, dan kekeluargaan yang sangat erat. Banyak warga Bali yang hidup, bekerja dan membangun keluarga di Lombok, demikian pula warga NTB yang bekerja dan mencari penghidupan di Bali.

“Hubungan masyarakat NTB dan Bali jauh lebih besar daripada satu persoalan. Karena itu, jangan sampai satu peristiwa membuat hubungan baik yang selama ini terbangun menjadi terganggu,” katanya.

Aka juga menyampaikan bahwa Gubernur NTB telah berkomunikasi dengan Gubernur Bali terkait persoalan tersebut. Komunikasi antarpemerintah daerah itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga suasana tetap kondusif dan memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Pak Gubernur NTB sudah berkomunikasi dengan Gubernur Bali. Pemerintah tentu berharap ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang. Masyarakat kita harus terus membangun kebersamaan yang saling menguntungkan, saling menghormati, dan saling memahami,” ujarnya.

Di sisi lain, Aka menegaskan bahwa Pemprov NTB juga memandang penting prinsip netralitas, kepatutan dan keseimbangan sikap pejabat publik dalam menangani persoalan yang melibatkan masyarakat.

Menurut dia, seorang pejabat negara harus menempatkan dirinya sebagai bagian dari institusi negara yang bekerja untuk kepentingan seluruh warga negara, bukan semata-mata berdasarkan identitas daerah, kelompok, maupun kepentingan tertentu.

“Ini prinsip yang berlaku bagi siapa pun. Ketika seseorang menjalankan fungsi sebagai pejabat publik, maka yang dikedepankan adalah kepentingan negara, kepentingan masyarakat, keadilan, dan persatuan. Bukan primordialisme,” tegas Aka.

Ia menambahkan, upaya mediasi sejatinya harus mampu menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak yang bersengketa. Karena itu, cara berkomunikasi, pilihan kata, posisi, serta perlakuan terhadap masing-masing pihak perlu dijaga agar tidak menimbulkan kesan keberpihakan atau tekanan terhadap salah satu pihak.

“Mediasi itu harus membuat kedua belah pihak merasa didengar dan dihormati. Jangan sampai pihak yang datang sebagai korban atau pihak yang merasa dirugikan justru merasa semakin tertekan. Ini bukan hanya soal substansi, tetapi juga soal etika dan kepatutan seorang pejabat publik,” jelasnya.

Aka menegaskan, pernyataan tersebut bukan dimaksudkan untuk memperkeruh persoalan maupun menghakimi seseorang. Pemprov NTB tetap memilih jalur komunikasi formal antarpemerintah daerah dan komunikasi informal dengan para tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan NTB dan Bali.

“Pemprov NTB menyayangkan apabila ada sikap pejabat publik yang dinilai tidak berimbang dalam sebuah persoalan yang menyangkut masyarakat. Tetapi kita tidak ingin membalasnya dengan sikap yang sama. Kita memilih diplomasi, komunikasi dan jalan persaudaraan,” katanya.

Aka kembali mengajak masyarakat Lombok dan Bali untuk tidak terprovokasi oleh berbagai potongan video, komentar, maupun narasi di media sosial yang berpotensi memperlebar persoalan.

Ia mengatakan, masyarakat perlu memberikan ruang kepada proses penyelesaian yang telah ditempuh oleh kedua pihak dan tidak menjadikan persoalan tersebut sebagai alasan untuk melakukan generalisasi terhadap masyarakat Bali maupun masyarakat Lombok.

“Jangan karena perilaku satu atau beberapa orang, kemudian kita menggeneralisasi seluruh masyarakat Bali. Begitu juga jangan sampai ada tindakan atau ucapan dari seseorang kemudian masyarakat Lombok dianggap demikian. Itu tidak adil,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Bali yang tinggal di Lombok juga menyayangkan munculnya persoalan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa hubungan sosial kedua masyarakat jauh lebih kuat dibandingkan persoalan yang sedang menjadi perhatian publik.

“Saudara-saudara kita dari Bali yang hidup di Lombok juga menyayangkan cara atau sikap yang dipersoalkan dalam kasus ini. Mereka juga tentu tidak ingin persoalan tersebut menjadi sentimen terhadap masyarakat Bali secara keseluruhan,” katanya.

Aka menegaskan bahwa NTB dan Bali adalah dua daerah yang memiliki kepentingan bersama untuk menjaga stabilitas sosial, pariwisata, perdagangan, investasi dan hubungan antarmasyarakat.

“Yang kita bangun adalah persaudaraan, bukan permusuhan. Yang kita rawat adalah Indonesia. Karena itu, setiap persoalan harus kita selesaikan dengan kepala dingin, dengan penghormatan terhadap hukum, dengan etika, dan dengan semangat persatuan,” kata Aka.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari kasus tersebut bahwa perbedaan latar belakang suku, daerah maupun kondisi sosial-ekonomi tidak boleh menjadi dasar untuk merendahkan seseorang.

“Ruang publik kita harus menjadi ruang saling menghormati. Kalau ada persoalan, selesaikan secara proporsional. Kalau ada kekeliruan, koreksi dengan cara yang bermartabat. Dan kalau ada pejabat publik yang menangani persoalan masyarakat, maka ukuran utamanya harus satu: kepentingan masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.(AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 14 Aug 2026 20:26:04 +0800 amr
KUA&PPAS 2027 Disepakati, Gubernur Miq Iqbal Tegaskan APBD Harus Realistis dan Berdampak https://amarmedia.co.id/kua-ppas-2027-disepakati-gubernur-miq-iqbal-tegaskan-apbd-harus-realistis-dan-berdampak https://amarmedia.co.id/kua-ppas-2027-disepakati-gubernur-miq-iqbal-tegaskan-apbd-harus-realistis-dan-berdampak KUA-PPAS 2027 Disepakati, Gubernur Miq Iqbal Tegaskan APBD Harus Realistis dan Berdampak

Mataram.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama DPRD Provinsi NTB menyepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dengan menempatkan pengelolaan fiskal yang realistis, sehat, dan berorientasi pada hasil sebagai pijakan pembangunan daerah. Kesepakatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mengarahkan anggaran pada agenda transformasi ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB di Ruang Rapat DPRD NTB, Jumat (14/8).

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan penyusunan APBD 2027 berlangsung di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, sehingga pemerintah tidak boleh membangun perencanaan berdasarkan asumsi yang terlalu optimistis. Menurutnya, kekuatan fiskal daerah justru harus dibangun dari kemampuan membaca kondisi dan mengelola sumber daya secara tepat.

“Kekuatan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas perencanaan dan ketepatan pengelolaan anggaran,” ujar Iqbal.

Gubernur menegaskan, pemerintah daerah harus memiliki kemampuan menghadapi berbagai tekanan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dirancang dengan asumsi bahwa satu persoalan akan segera selesai, karena tantangan baru akan selalu muncul.

“Kita tidak lagi berharap bahwa krisis akan cepat selesai. Pada saat satu krisis selesai, krisis lain akan datang. Karena itu tugas kita adalah bagaimana menyelesaikan krisis tanpa menciptakan krisis yang baru,” tegasnya.

Dalam kerangka tersebut, Miq Iqbal menilai APBD harus diperlakukan sebagai instrumen untuk menghasilkan perubahan, bukan sekadar dokumen administratif tahunan.

“APBD harus kita lihat sebagai instrumen untuk mencapai tujuan pembangunan. Karena itu, setiap rupiah yang kita belanjakan harus jelas manfaatnya, jelas sasarannya, dan bisa dipertanggungjawabkan hasilnya kepada masyarakat,” katanya.

KUA-PPAS 2027 disusun berdasarkan RKPD 2027 dengan fokus pada transformasi struktural, penuntasan kemiskinan, ketahanan pangan, pengembangan ekosistem industri agro-maritim, serta pembangunan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Menurut Miq Iqbal, arah tersebut merupakan pilihan strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi NTB agar tidak bergantung pada satu sektor.

“Kita ingin mendorong transformasi struktural, menurunkan angka kemiskinan secara signifikan, memperkuat ketahanan pangan dan maritim daerah, serta menumbuhkan ekosistem industri agro-maritim sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah,” jelasnya.

Di sektor pariwisata, pemerintah juga mengarahkan pembangunan pada quality tourism, dengan tidak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja wisatawan, kualitas destinasi, keberlanjutan lingkungan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dari sisi fiskal, pendapatan daerah dalam KUA-PPAS 2027 direncanakan mencapai Rp6,22 triliun, meningkat sekitar 10,69 persen dibandingkan APBD murni 2026 sebesar Rp5,62 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas PAD sekitar Rp3,128 triliun, pendapatan transfer sekitar Rp2,98 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sekitar Rp114,24 miliar.

Belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,09 triliun, meningkat sekitar 5,70 persen dibandingkan APBD murni 2026.

Dengan struktur tersebut, terdapat surplus anggaran sekitar Rp192,7 miliar yang diarahkan untuk kebutuhan pembiayaan daerah, termasuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo dan penyertaan modal.

Gubernur menegaskan, salah satu capaian penting yang harus dijaga adalah membaiknya kondisi fiskal daerah setelah seluruh kewajiban utang pemerintah daerah yang menjadi beban telah diselesaikan.

“Alhamdulillah, pada tahun 2025 untuk terakhir kalinya Provinsi NTB menyelesaikan kewajiban pembayaran utang yang menjadi beban pemerintah daerah. Tahun 2026 menjadi tahun pertama kita memasuki tahun anggaran tanpa membawa utang,” ungkapnya.

Menurut Miq Iqbal, kondisi tersebut harus menjadi pijakan untuk membangun APBD yang lebih sehat pada tahun-tahun berikutnya.

“Jangan sampai kita membangun hari ini dengan membebani masa depan. Kita ingin memastikan setiap tahun anggaran berikutnya tetap memiliki ruang fiskal untuk membiayai kebutuhan masyarakat dan pembangunan,” tegasnya.

Ia mengapresiasi DPRD NTB yang dinilai memberikan dukungan konstruktif dalam proses penyusunan anggaran. Menurutnya, tantangan fiskal tidak dapat dihadapi sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kesamaan pandangan antara eksekutif dan legislatif.

“Beban ini akan terasa ringan kalau kita pikul bersama-sama. Alhamdulillah, saya merasakan DPRD Provinsi NTB selalu memberikan dukungan yang sangat konstruktif,” katanya.

Ketua DPRD Provinsi NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda mengatakan kesepakatan KUA-PPAS merupakan hasil pembahasan bersama yang mengedepankan musyawarah dan menjadi landasan bagi pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2027.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan bentuk kesepakatan bersama dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Miq Iqbal juga menyampaikan perkembangan penanganan kecelakaan KMP Putri Yasmin. Ia mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan, sekaligus menekankan pentingnya evaluasi keselamatan pelayaran, termasuk akurasi data manifest penumpang.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Tim SAR, Basarnas, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta seluruh instansi dan pihak terkait yang telah bekerja sama dalam proses pencarian dan penyelamatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa bagi para korban dan keluarga yang terdampak serta berharap proses pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilakukan secara optimal.

Penandatanganan KUA-PPAS 2027 menjadi pijakan awal bagi penyusunan APBD 2027. Bagi Pemprov NTB, tantangan berikutnya bukan sekadar memastikan anggaran selesai tepat waktu, tetapi memastikan APBD benar-benar bekerja: menjaga kesehatan fiskal, membiayai prioritas pembangunan, memperkuat fondasi ekonomi, dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. (AM-KominfotikNTB)

]]>
Fri, 14 Aug 2026 20:07:28 +0800 amr
Gubernur Miq Iqbal Ajak Ciptakan Musorprov KONI Damai, Satukan Energi Positif Menuju PON 2028 https://amarmedia.co.id/gubernur-miq-iqbal-ajak-ciptakan-musorprov-koni-damai-satukan-energi-positif-menuju-pon-2028 https://amarmedia.co.id/gubernur-miq-iqbal-ajak-ciptakan-musorprov-koni-damai-satukan-energi-positif-menuju-pon-2028 Gubernur Miq Iqbal Ajak Ciptakan Musorprov KONI Damai, Satukan Energi Positif Menuju PON 2028

Mataram Amarmedia.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengajak seluruh masyarakat dan insan olahraga menjaga suasana tetap tenang dan sportif menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang akan menentukan Ketua KONI NTB periode 2026–2030. Menurutnya, dinamika pergantian kepemimpinan harus menjadi energi positif untuk mempersiapkan NTB menghadapi tanggung jawab besar sebagai tuan rumah PON 2028.

Miq Iqbal mengatakan tingginya perhatian masyarakat terhadap proses pemilihan Ketua KONI NTB merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan olahraga daerah. Namun, antusiasme tersebut perlu dikelola secara dewasa agar tidak berkembang menjadi ketegangan yang justru dapat mengganggu soliditas insan olahraga NTB.

“Tidak ada yang perlu diperdebatkan, tidak ada yang perlu membuat kita harus naik tensi. Kita jalani ini dengan kalem, kita jalani ini dengan tenang,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Gubernur memastikan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga proses transisi kepemimpinan KONI NTB berjalan kondusif. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua KONI NTB Mori Hanafi, KONI Pusat, serta pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung secara baik dan sesuai dengan semangat olahraga.

“Saya terus berkomunikasi dengan Pak Haji Mori Hanafi, dengan KONI Pusat, dan semua pihak. Kita sepakat bahwa proses ini harus berjalan dengan damai, baik, dan lancar,” tegasnya.

Menurut Miq Iqbal, NTB saat ini memiliki agenda yang jauh lebih besar daripada sekadar pergantian kepemimpinan organisasi. Bersama Nusa Tenggara Timur dan Daerah Khusus Jakarta, NTB akan menjadi tuan rumah PON 2028 yang membutuhkan kesiapan panjang, kerja sama lintas pihak, serta soliditas seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Karena itu, suasana internal dunia olahraga harus dijaga sejak awal. Persiapan PON 2028 membutuhkan energi, konsentrasi, dan kolaborasi, bukan konflik yang menguras perhatian.

“Kita ingin memasuki persiapan PON 2028 dengan suasana hati yang senang, damai, karena kita punya beban moral yang sangat berat untuk memastikan PON 2028 berlangsung dengan baik,” katanya.

Di tengah dinamika menjelang Musorprov, Gubernur juga mengajak masyarakat mengarahkan perhatian pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, momentum kemerdekaan merupakan kesempatan untuk merefleksikan capaian sekaligus memperkuat kebersamaan sebelum menghadapi berbagai agenda besar daerah.

“Mari sementara waktu kita fokus ke persiapan HUT RI. Ini momen yang sangat penting buat kita untuk merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan apa yang ingin kita capai ke depan,” ujarnya.

Miq Iqbal menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya maju dan terpilih memimpin KONI NTB diyakini memiliki niat dan komitmen untuk memajukan olahraga daerah. Karena itu, proses pemilihan harus ditempatkan sebagai bagian dari mekanisme organisasi, bukan alasan untuk memecah persaudaraan.

“Tetap tenang, tetap sportif. Semua punya keinginan dan komitmen yang sama untuk melihat NTB lebih baik dalam semua hal, termasuk di dunia olahraga,” tegasnya.

Bagi Gubernur, Musorprov adalah bagian dari proses demokrasi organisasi, sedangkan PON 2028 adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin KONI NTB diharapkan dapat segera merangkul seluruh kekuatan olahraga dan mengubah seluruh dinamika hari ini menjadi energi bersama untuk satu tujuan: mengharumkan nama NTB di PON 2028.(AM-Kominfotik)

]]>
Fri, 14 Aug 2026 19:47:58 +0800 amr
DPRD dan Pemkab Sumbawa Sepakati KUA&PPAS TA 2027, Fokus pada Penguatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-dan-pemkab-sumbawa-sepakati-kua-ppas-ta-2027-fokus-pada-penguatan-infrastruktur-dan-kesejahteraan-masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-dan-pemkab-sumbawa-sepakati-kua-ppas-ta-2027-fokus-pada-penguatan-infrastruktur-dan-kesejahteraan-masyarakat DPRD dan Pemkab Sumbawa Sepakati KUA-PPAS TA 2027, Fokus pada Penguatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa secara resmi telah merampungkan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan bersama ini ditandai dalam Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh pimpinan DPRD serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, hingga insan pers.

Dalam Pidato Pendapat Akhir Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota dewan yang telah bekerja keras membahas dokumen anggaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Kesepakatan bersama ini selanjutnya menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027," ujar Bupati Jarot.

Bupati Sumbawa memaparkan bahwa target pendapatan transfer pada Tahun Anggaran 2027 masih mengacu pada target tahun sebelumnya, yaitu dengan asumsi sekitar Rp1,568 triliun. Kendati demikian, alokasi belanja daerah diarahkan secara strategis untuk memenuhi sejumlah prioritas utama, antara lain:

Program Prioritas Berdampak Langsung yang Fokus pada program yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pencapaian Target RPJMD 2025–2029 Khususnya menyasar target tahun 2027, serta menyelaraskan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan prioritas daerah lainnya.

Penguatan Layanan Dasar & Pertumbuhan Ekonomi dengan mengoptimalkan belanja yang menjadi pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat serta efisiensi anggaran melalui penajaman program.

 Sorotan Alokasi Belanja Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan tanggapan positif terhadap catatan dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD terkait porsi alokasi belanja infrastruktur yang dinilai masih relatif kecil, yakni sekitar Rp49,77 miliar atau 2,57 persen dari total belanja daerah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik masukan tersebut dan sepakat untuk terus meningkatkannya sepanjang ruang fiskal memungkinkan. Prioritas anggaran infrastruktur ini nantinya akan difokuskan pada pembangunan serta peningkatan kualitas jalan dan jembatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mobilitas masyarakat.

Mengakhiri pidatonya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dan elemen masyarakat Sumbawa untuk terus menjaga semangat kemitraan, kolaborasi, dan kebersamaan. Terlebih di tengah momentum peringatan HUT RI ke-81, kolaborasi yang kuat diyakini mampu mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah demi mewujudkan visi besar: "Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera."

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen resmi Pendapat Akhir Bupati serta penyampaian pantun khas yang mengapresiasi kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan daerah ke depan. (AM)

]]>
Fri, 14 Aug 2026 16:02:07 +0800 amr
Kontingen Pramuka Kwarcab Sumbawa Resmi Dilepas ke Jambore Nasional XII: Bawa Semangat Swasembada Pangan dan Duta Daerah di Cibubur https://amarmedia.co.id/kontingen-pramuka-kwarcab-sumbawa-resmi-dilepas-ke-jambore-nasional-xii-bawa-semangat-swasembada-pangan-dan-duta-daerah-di-cibubur https://amarmedia.co.id/kontingen-pramuka-kwarcab-sumbawa-resmi-dilepas-ke-jambore-nasional-xii-bawa-semangat-swasembada-pangan-dan-duta-daerah-di-cibubur Kontingen Pramuka Kwarcab Sumbawa Resmi Dilepas ke Jambore Nasional XII: Bawa Semangat Swasembada Pangan dan Duta Daerah di Cibubur

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa secara resmi memberangkatkan kontingen terbaiknya untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Acara pelepasan khidmat ini dilangsungkan pada Minggu, 9 Agustus 2026 di Aula Madelau ADT Kantor Bupati Sumbawa.

Upacara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Sandi, S.Pd., M.Pd., Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., Kapolres Sumbawa, Para Camat, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Sumbawa, pembina pramuka, pengurus kwarcab, serta ratusan orang tua wali peserta.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dalam arahannya menyampaikan rasa bangga kepada para Pramuka Penggalang terpilih. Mengusung tema kegiatan “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, Bupati berpesan agar para peserta menyadari bahwa kesempatan mengikuti Jamnas merupakan momentum langka yang tidak bisa dirasakan oleh setiap anak sekolah.

"Kalian bukan sekadar membawa tas ransel dan seragam, tapi kalian membawa nama besar Kabupaten Sumbawa. Di Cibubur, kalian akan bertemu dengan ribuan Pramuka Penggalang dari Sabang sampai Merauke—dari Aceh, Papua, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali. Jadilah duta daerah yang memperkenalkan potensi dan kebaikan Sumbawa,"pesan Bupati Jarot 

Bupati Jarot juga menekankan pentingnya karakter tangguh (fighter), kedisiplinan, serta kemampuan berinteraksi dalam komunitas besar. Menurutnya, pengalaman berorganisasi di kepramukaan adalah investasi masa depan yang sangat berharga.

"Pramuka mengajarkan banyak hal yang tidak kita dapatkan di bangku sekolah biasa: membangun persahabatan, melatih kemandirian, dan mengasah mental kepemimpinan. Banyak tokoh besar dan pengusaha sukses lahir dari didikan Pramuka. Kepada para pembina dan pendamping, saya titipkan anak-anak kita. Pastikan kesehatan, istirahat, dan asupan gizi mereka terjaga dengan baik selama di Cibubur," tambahnya.

Kesiapan Kontingen dan Gotong Royong Pembiayaan

Dalam laporannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi luar biasa yang terjalin antara Kwarcab, kwartir ranting, gugus depan, kepala sekolah, serta orang tua peserta.

"Alhamdulillah, terkait pembiayaan tidak ada kendala berarti. Meskipun anggaran dari pemerintah daerah memiliki keterbatasan, berkat gotong royong dan kerjasama yang solid antara kwartir cabang, gugus depan, kepala sekolah, dan orang tua, seluruh kebutuhan kontingen dapat teratasi dengan baik," ungkap H. Varian Bintoro.

Dikatakannya, kontingen Kwarcab Sumbawa berkekuatan total 65 orang yang terdiri atas 32 orang peserta inti (16 Pramuka Penggalang Putra dan 16 Pramuka Penggalang Putri). 33 orang pendukung, meliputi pimpinan kontingen, pembina pendamping, pelatih, serta tim pendukung.

Rombongan dijadwalkan mulai bergerak pada malam hari ini tanggal 9 Agustus 2026 menggunakan dua armada bus besar melalui jalur darat menuju perkemahan nasional di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta. Pelaksanaan Jamnas XII sendiri akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 20 Agustus 2026.

Sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah, Kwarcab Sumbawa juga dipercaya untuk mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam ajang pentas seni tingkat nasional di arena Jamnas nanti.

Pesan Bupati Sumbawa: Jadilah Duta Daerah yang Fight dan Mandiri

Upacara pelepasan ditutup secara resmi oleh Bupati Sumbawa dengan pembacaan Basmalah, diiringi doa agar seluruh kontingen diberikan kesehatan, keselamatan dalam perjalanan darat pergi-pulang, serta sukses membawa pulang prestasi dan nama harum bagi Bumi Samawa. Bupati menyemangati kontingen dengan sebuah pantun ; 

Ke hutan rimba membawa bekal

Jangan lupa membawa lampu penerang;

Selamat mengikuti Jambore Nasional,

Semoga sukses pulang membawa senang!

Salam Pramuka!" pungkasnya (AM)

]]>
Wed, 12 Aug 2026 22:54:27 +0800 amr
Bupati Sumbawa Dorong Pemanfaatan Lahan Pesisir Jadi Kebun Kelapa Produktif https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-pemanfaatan-lahan-pesisir-jadi-kebun-kelapa-produktif https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-pemanfaatan-lahan-pesisir-jadi-kebun-kelapa-produktif Bupati Sumbawa Dorong Pemanfaatan Lahan Pesisir Jadi Kebun Kelapa Produktif

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak masyarakat, khususnya anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), untuk mengubah lahan kering di kawasan pesisir menjadi kebun kelapa yang produktif. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan penanaman pohon di areal Kelompok Tani Pada Idi, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan penanaman pohon pada musim kemarau ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD terkait, Camat Lape beserta jajaran, Kepala Desa dan Kepala Dusun Labuhan Kuris, serta unsur pengurus dan anggota KKSS.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa tidak hanya berpesan soal pelestarian lingkungan, tetapi juga membagikan wawasan ekonomi dan strategi peningkatan nilai aset tanah berdasarkan ilmu bisnis properti yang ditekuninya.

 "Ilmu properti bisnis itu saktinya ada di tanah. Tanah itu paling cepat naik harganya," ujar Bupati di hadapan para peserta yang hadir.

Bupati memaparkan dua cara utama yang dapat mendongkrak nilai ekonomis sebidang tanah secara signifikan, bahkan hingga sepuluh lipat dari kisaran Rp50 juta menjadi Rp500 juta.

Pertama, melalui pembangunan infrastruktur atau fasilitas publik yang melintasi lahan tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas umum akan mendongkrak aksesibilitas dan nilai tawar kawasan secara otomatis.

Kedua, mengubah lahan kering menjadi kawasan produktif melalui pengembangan tanaman perkebunan. Bupati mencontohkan, lahan kering yang ditanami pohon kelapa dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan—ketika mulai berproduksi—tidak lagi bernilai sebagai lahan tidur. Nilai ekonominya akan melonjak, bahkan berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata petik kelapa.

Berangkat dari potensi tersebut, Bupati mendorong KKSS agar bersama-sama merintis kawasan pesisir di lokasi kegiatan penanaman ini menjadi kawasan kebun atau hutan kelapa produktif. Langkah ini dinilai sejalan ganda: mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus menghijaukan wilayah pesisir.

Mengakhiri arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada KKSS atas konsistensinya menghadirkan kegiatan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Beliau juga berpesan agar semangat kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin terus dipelihara demi kemajuan daerah.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan secara simbolis dengan penanaman pohon mangga manalagi oleh Bupati Sumbawa yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 12 Aug 2026 19:25:44 +0800 amr
BPBD Kabupaten Sumbawa Dorong Budaya Sadar Bencana Lewat Program Mitigasi di SDN Punik https://amarmedia.co.id/bpbd-kabupaten-sumbawa-dorong-budaya-sadar-bencana-lewat-program-mitigasi-di-sdn-punik https://amarmedia.co.id/bpbd-kabupaten-sumbawa-dorong-budaya-sadar-bencana-lewat-program-mitigasi-di-sdn-punik BPBD Kabupaten Sumbawa Dorong Budaya Sadar Bencana Lewat Program Mitigasi di SDN Punik

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak dini. Kali ini, BPBD Kabupaten Sumbawa bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumbawa menggelar edukasi dan simulasi mitigasi bencana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Punik, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (8/8/2026).

Suasana di sekolah tersebut sempat mendadak tegang ketika sirene bahaya berbunyi. Beberapa detik kemudian, para siswa terlihat sigap berlindung di bawah meja sekolah. Tak lama berselang, mereka berlari keluar ruangan menuju titik kumpul sambil melindungi kepala menggunakan tas sekolah. Uniknya, beberapa anak tampak jongkok sambil mengangkat kursi dan jerigen air sebagai bentuk perlindungan darurat yang kreatif.

Kegiatan edukatif ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Kepala SDN Punik, Amiruddin, S.Pd., SD, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mitigasi bencana sebagai bekal keselamatan diri sekaligus lingkungan sekitar. Ia juga menghimbau para siswanya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius.

"Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memperhatikan materi dan simulasi dengan saksama. Pengetahuan yang didapat hari ini tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bisa diteruskan di lingkungan keluarga dan masyarakat,"ujar Amiruddin.

Sebagai narasumber utama, Kepala Bidang II BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto AR** (yang juga menjabat sebagai Ketua MDMC Sumbawa dan akrab disapa Kak Anto), memaparkan materi pentingnya pengenalan bencana alam dan mitigasi gempa bumi di lingkungan satuan pendidikan.

"Hal ini sebagai upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini, guna membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi ancaman bencana alam, terutama gempa bumi," tegas Kak Anto di hadapan para siswa dan guru.

Usai sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi evakuasi mandiri menghadapi gempa bumi. Para siswa mempraktikkan langsung prosedur penyelamatan diri dengan bimbingan ketat dari tim BPBD, MDMC, serta dewan guru.

Pelaksanaan program mitigasi ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus MDMC Sumbawa, di antaranya Sekretaris MDMC Adrian Junior dan Bidang Media MDMC Sumbawa Aka Kurnia, serta didukung penuh oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok X Universitas Samawa (UNSA).

Melalui kolaborasi ini, BPBD Kabupaten Sumbawa berharap para siswa dan guru semakin memahami mitigasi bencana secara kognitif sekaligus meningkatkan kemampuan psikomotorik dalam merespons situasi darurat. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial sebagai bagian dari upaya kolektif jangka panjang untuk mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana gempa bumi di daerah.

Rangkaian kegiatan mitigasi bencana di SDN Punik ini berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme, serta ditutup dengan sesi pembagian door prize bagi para siswa yang aktif berpartisipasi.(AM)

]]>
Sat, 08 Aug 2026 20:36:11 +0800 amr
Menyambut HUT Ke&81 RI, Ribuan Bendera Merah Putih Dibagikan kepada Masyarakat https://amarmedia.co.id/menyambut-hut-ke-81-ri-ribuan-bendera-merah-putih-dibagikan-kepada-masyarakat https://amarmedia.co.id/menyambut-hut-ke-81-ri-ribuan-bendera-merah-putih-dibagikan-kepada-masyarakat Menyambut HUT Ke-81 RI, Ribuan Bendera Merah Putih Dibagikan kepada Masyarakat

Mataram,Amarmedia.co.id -  7 Agustus 2026- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kota Mataram menggelar Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (7/8) tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wagub Dinda, menyampaikan rasa syukur karena bangsa Indonesia kembali diberikan kesempatan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Menurutnya, perjalanan bangsa selama delapan puluh satu tahun mencerminkan kematangan sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan, pengorbanan, dan persatuan para pendahulu bangsa.

Momentum peringatan kemerdekaan, lanjutnya, harus menjadi penguat semangat kebangsaan bagi seluruh masyarakat, khususnya di NTB, untuk terus menanamkan rasa cinta tanah air dan bersama-sama membangun Indonesia.

“Keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang kita miliki adalah kekuatan bangsa. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun upaya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memecah belah kebersamaan kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta terus berkarya demi Indonesia yang semakin maju dan NTB yang semakin makmur dan mendunia.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana mengatakan, bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan refleksi atas perjalanan panjang bangsa Indonesia yang selama 81 tahun telah melewati berbagai ancaman, tantangan, dan ujian.

Menurutnya, keberhasilan bangsa mempertahankan eksistensi hingga saat ini tidak terlepas dari semangat patriotisme, persatuan, dan kerja keras seluruh anak bangsa.

“Peringatan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun simbolik sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa. Lebih dari itu, ini merupakan manifestasi dari semangat patriotisme, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta komitmen kita untuk terus membangun Indonesia yang lebih maju,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan, menjaga persatuan, serta memperkuat budaya gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Mohan optimistis selama nilai-nilai kebangsaan tetap tertanam dalam hati dan diwujudkan melalui tindakan nyata, Indonesia akan terus menjadi bangsa yang kokoh, maju, dan berjaya.

Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui pembagian bendera kepada masyarakat, pemerintah berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh, masyarakat terdorong mengibarkan Sang Merah Putih di lingkungan masing-masing, serta nilai-nilai persatuan terus terpelihara di tengah keberagaman.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme masyarakat sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa, negara, serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan menuju Indonesia Maju dan NTB yang Makmur Mendunia.

"Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Merdeka," seru Walikota Mataram. (AM)

]]>
Fri, 07 Aug 2026 21:03:53 +0800 amr
Gubernur NTB Akselerasi Transformasi SMK Berbasis Industri https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-akselerasi-transformasi-smk-berbasis-industri https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-akselerasi-transformasi-smk-berbasis-industri Gubernur NTB Akselerasi Transformasi SMK Berbasis Industri

Bekasi – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat transformasi pendidikan vokasi melalui penguatan kemitraan antara sekolah dan dunia industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi, Selasa (4/8). Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB Syamsul Hadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Aidy Furqan, serta Kepala SMKN 5 Mataram.

Kunjungan berlangsung selama tiga jam dan diisi dengan observasi implementasi Teaching Factory (TEFA), Project Based Learning (PBL), proses pembelajaran berbasis industri, hingga strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa mengikuti program magang dan penempatan kerja ke Jepang maupun Jerman.

Rombongan juga meninjau bengkel praktik, laboratorium, serta berbagai fasilitas pembelajaran yang dirancang menyerupai lingkungan kerja sesungguhnya.

Bagi Gubernur Miq Iqbal, persoalan utama pendidikan vokasi saat ini bukan terletak pada terbatasnya lapangan pekerjaan, melainkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia industri.

"Lapangan kerja itu selalu ada. Yang perlu kita benahi adalah bagaimana menyiapkan lulusan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Di situlah pentingnya membangun link and match yang nyata, bukan sekadar slogan," tegasnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki disiplin, etos kerja, kemampuan beradaptasi, serta budaya kerja yang menjadi standar perusahaan modern.

"Ketika masuk ke dunia industri, anak-anak kita tidak boleh lagi mengalami kesulitan beradaptasi dengan budaya kerja perusahaan. Karakter, disiplin, dan etos kerja harus dibangun sejak mereka masih berada di bangku sekolah," ujarnya.

SMK Mitra Industri MM2100 menjadi salah satu sekolah vokasi rujukan nasional karena menerapkan pembelajaran yang sepenuhnya diselaraskan dengan kebutuhan industri. Sekolah yang berdiri di kawasan industri MM2100 tersebut didukung langsung oleh asosiasi Human Resources Development (HRD) perusahaan-perusahaan besar sehingga kurikulum, kompetensi, hingga proses evaluasi disusun berdasarkan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri.

Selain memiliki fasilitas Teaching Factory (TEFA) sebagai tempat praktik sekaligus uji kompetensi siswa, sekolah ini juga mengintegrasikan pembinaan karakter, penguatan budaya industri, serta lembaga pelatihan kerja berlisensi Sending Organization (SO) yang memungkinkan lulusan memperoleh akses bekerja ke luar negeri tanpa melalui lembaga perantara.

Model tersebut menghasilkan tingkat penyerapan lulusan yang sangat tinggi, bahkan hampir seluruh lulusan setiap tahunnya langsung terserap oleh dunia usaha dan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Gubernur menilai praktik baik tersebut layak menjadi inspirasi bagi pengembangan SMK di NTB.

"Di NTB sebenarnya kita sudah memiliki fondasi yang baik, seperti Komatsu School Welding dan UT School. Ke depan, model-model seperti ini harus kita perbanyak agar lulusan SMK benar-benar siap memasuki dunia kerja," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Miq Iqbal mengungkapkan telah mengundang pendiri beserta manajemen SMK Mitra Industri MM2100 untuk berkunjung ke NTB guna membahas kerja sama yang lebih konkret dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Kerja sama tersebut direncanakan mencakup supervisi dan pendampingan pengembangan SMK berbasis industri, penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pengembangan budaya kerja sekolah, hingga pengembangan model pendidikan terintegrasi dengan lembaga pelatihan kerja yang membuka akses penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap semakin banyak SMK yang berkembang menjadi SMK Go Global, yaitu sekolah vokasi yang mampu menghasilkan lulusan berstandar industri nasional dan internasional.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, transformasi pendidikan vokasi bukan sekadar meningkatkan angka kelulusan, tetapi memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing yang dibutuhkan dunia kerja. Dengan memperkuat kemitraan antara sekolah, industri, dan lembaga pelatihan kerja, NTB ingin membangun ekosistem pendidikan vokasi yang mampu mencetak tenaga kerja profesional sekaligus mengurangi pengangguran lulusan SMK secara berkelanjut, pungkas nya.(AM/Kominfotik)

]]>
Thu, 06 Aug 2026 04:22:31 +0800 amr
Pemprov NTB Dorong Pedoman Mediasi Sosial untuk Mencegah Konflik Pernikahan Beda Agama https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-pedoman-mediasi-sosial-untuk-mencegah-konflik-pernikahan-beda-agama https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-pedoman-mediasi-sosial-untuk-mencegah-konflik-pernikahan-beda-agama Pemprov NTB Dorong Pedoman Mediasi Sosial untuk Mencegah Konflik Pernikahan Beda Agama

Mataram.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penyusunan pedoman mediasi sosial sebagai acuan penyelesaian sengketa yang timbul akibat pernikahan beda agama. Pedoman tersebut diharapkan menjadi instrumen pencegahan konflik sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui penyelesaian yang mengedepankan dialog, musyawarah, dan penghormatan terhadap hukum serta nilai-nilai keagamaan.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTB yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB, Drs. H. Surya Bahari, M.M.Pd., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema Penyusunan Pedoman Penyelesaian Sengketa Pernikahan Beda Agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Hotel Lombok Plaza, Mataram, Rabu (5/8).

Surya Bahari menegaskan bahwa kerukunan yang selama ini terpelihara di NTB merupakan hasil komitmen bersama seluruh elemen masyarakat yang dibangun melalui dialog, saling menghormati, serta mekanisme penyelesaian konflik yang jelas dan terukur.

Menurutnya, pernikahan bukan hanya menyangkut hubungan dua individu, tetapi juga berkaitan dengan aspek agama, hukum, keluarga, budaya, dan kehidupan sosial. Karena itu, ketika muncul persoalan yang berkaitan dengan pernikahan beda agama, pendekatan yang dibutuhkan tidak cukup hanya melihat aspek hukum, tetapi juga harus mampu menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

"Isu pernikahan beda agama merupakan persoalan yang kompleks karena berada pada irisan norma agama, hukum negara, adat, dan kehidupan sosial. Karena itu penyelesaiannya memerlukan kebijaksanaan serta dialog yang mengedepankan perdamaian," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini sebagian besar persoalan yang muncul di NTB dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, serta aparat terkait tanpa harus berujung pada proses litigasi.

Atas dasar itu, Pemprov NTB mengapresiasi inisiatif FKUB NTB menyusun pedoman mediasi sebagai panduan penyelesaian sengketa secara nonlitigasi. Pedoman tersebut diharapkan memberikan kepastian prosedur tanpa memasuki wilayah doktrin agama maupun kewenangan lembaga hukum.

Selain itu, Surya Bahari juga mengingatkan bahwa NTB masih menghadapi persoalan serius tingginya angka pernikahan usia anak yang dalam beberapa kasus juga berkaitan dengan perbedaan agama.

"Kami berharap forum ini tidak hanya menghasilkan pedoman penyelesaian sengketa, tetapi juga melahirkan rekomendasi konkret dalam mencegah pernikahan usia anak sebagai bagian dari upaya menjaga masa depan generasi NTB," katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB NTB, Dr. TGH. Subki Sasaki, M.H., mengatakan penyusunan pedoman tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat kerukunan masyarakat di tengah kehidupan yang semakin majemuk.

Berdasarkan data FKUB NTB, setiap tahun terdapat sekitar empat hingga lima kasus pernikahan beda agama yang dilaporkan. Namun angka tersebut diyakini belum menggambarkan kondisi sebenarnya karena banyak persoalan baru terungkap ketika telah berkembang menjadi sengketa.

"FKUB tidak berada pada posisi menentukan boleh atau tidaknya seseorang menikah. Tugas kami adalah memfasilitasi dialog dan mediasi agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi konflik sosial," ujarnya.

Subki menambahkan, hasil FGD akan dirumuskan menjadi buku pedoman yang selanjutnya diusulkan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan regulasi daerah.

Salah satu gagasan yang mendapat perhatian dalam FGD tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. Ahsanul Halik, S.Sos., M.H. yang hadir sebagai salah satu nara sumber.

Dalam paparannya, Aka menegaskan bahwa pembahasannya tidak menyentuh aspek sah atau tidaknya perkawinan beda agama karena hal tersebut merupakan kewenangan hukum negara dan ajaran agama masing-masing. Fokus yang ditawarkan adalah bagaimana pemerintah mampu mencegah konflik sosial yang muncul sebagai dampak dari persoalan tersebut.

Menurut Aka, gagasan itu lahir dari pengalaman empirisnya saat menjabat Camat Cakranegara pada periode 2008–2013, ketika memimpin salah satu wilayah paling heterogen di Kota Mataram.

Ia mengisahkan, beberapa kali menghadapi sengketa yang berawal dari rencana maupun pelaksanaan pernikahan beda agama. Persoalan yang muncul bukan semata-mata menyangkut administrasi perkawinan, tetapi berkembang menjadi konflik antarkeluarga, dugaan penculikan, tuduhan pemaksaan, mobilisasi massa, hingga berpotensi memicu benturan antarwarga apabila tidak segera ditangani.

"Jika ada yang beranggapan pernikahan beda agama tidak pernah memunculkan potensi konflik sosial di NTB, berarti ia belum pernah benar-benar berada di lapangan. Saya mengalami sendiri bagaimana persoalan keluarga dapat berkembang menjadi konflik sosial apabila komunikasi dan mediasi tidak segera dilakukan," ungkap Aka.

Pengalaman tersebut mendorongnya merumuskan Model Forum Mediasi Sosial, sebuah pendekatan yang menempatkan pemerintah daerah, FKUB, aparat keamanan, pemerintah desa atau kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga para pihak sebagai fasilitator penyelesaian sengketa secara damai.

Model ini tidak dimaksudkan untuk menentukan sah atau tidaknya suatu perkawinan, melainkan memastikan setiap persoalan diselesaikan melalui dialog, penghormatan terhadap martabat manusia, perlindungan hak para pihak, serta tetap menghormati hukum negara dan ajaran agama.

Aka menjelaskan, model tersebut dibangun di atas delapan prinsip utama, yakni netralitas, penghormatan terhadap martabat manusia, musyawarah, keterbukaan, pencegahan konflik, penghormatan terhadap hukum negara dan agama, penguatan kerukunan, serta kesukarelaan para pihak.

Ia juga menawarkan tahapan mediasi yang dimulai dari deteksi dini oleh kepala lingkungan, verifikasi lapangan, komunikasi kepada keluarga kedua belah pihak, penempatan sementara di lokasi netral apabila diperlukan untuk menjamin keamanan, pelaksanaan mediasi secara bertahap, hingga penyusunan kesepakatan damai yang diikuti pemantauan pascamediasi.

Menurutnya, keberhasilan mediasi tidak hanya diukur dari tercapainya kesepakatan, tetapi dari kemampuan menjaga hubungan sosial masyarakat setelah konflik selesai.

"Pemerintah tidak hadir untuk menentukan benar atau salahnya pilihan seseorang. Pemerintah hadir sebagai fasilitator yang memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai, sehingga keamanan, ketertiban masyarakat, dan kerukunan antarumat beragama tetap terjaga," pungkas Aka.(AM/Kominfotik)

]]>
Wed, 05 Aug 2026 22:09:29 +0800 amr
Semarak HUT RI 81, Hajatkan Pemprov NTB Lebih Dekat dengan Masyarakat https://amarmedia.co.id/semarak-hut-ri-81-hajatkan-pemprov-ntb-lebih-dekat-dengan-masyarakat https://amarmedia.co.id/semarak-hut-ri-81-hajatkan-pemprov-ntb-lebih-dekat-dengan-masyarakat Semarak HUT RI 81, Hajatkan Pemprov NTB Lebih Dekat dengan Masyarakat

Mataram, Amarmedia.co.id - Rabu 5 Agustus 2026-Rapat Koordinasi (Rakor) guna mematangkan persiapan berbagai kegiatan pada HUT RI 81 Provinsi NTB kembali digelar, Rabu (5/8/2026) bertempat di Gedung Sankareang, Kantor Gubernur NTB. Dipimpin Sekda NTB, Abul Chair didampingi Asisten 1 dan Asisten III Seda Prov NTB, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB dan dari unsur TNI-Polri.

Agendanya penyampaian program kegiatan pada masing-masing bidang dalam SK Panitia Pelaksana Peringatan HUT RI 81 tahun 2026.

Sekda NTB, Abul Chair mengingatkan agar seluruh anggota kepanitian yang sudah dibagi dari unsur Ketua hingga bidang-bidang yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya untuk tetap fojus pada kegiatan-kegiatan yang akan digelar bersama anggotanya termasuk koodinasi intensif dengan mitra bidang yang lain.

Konsentrasi dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing ini dihajatkan untuk terlaksananya dengan sukses dan baik berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan hingga upacara detik-detik pengibaran bendera merah putih termasuk upacara penurunan bendera.

Sekda Abul Chair kembali mengingatkan, bahwa konsep peringatan HUT RI tahun ini akan lebih menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Selain berbagai perlombaan yang lazim digelar, pemerintah juga mengusulkan sejumlah kegiatan baru yang sejalan dengan program nasional.

Melalui momentum HUT RI ini lanjut dia, sesungguhnya ingin menggugah rasa memiliki seluruh masyarakat. Tidak hanya milik Pemprov, Bersama OPD, namun lebih dari itu masyarakat juga turut merasa memiliki arti penting kemerdekaan yang sudah 81 tahun dalam sejarah perjalanan pembangunan bangsa.

Asisten 1 Setda NTB, H Fathul Gani menyampaikan, bahwa setelah mendengar pemaparan dan laporan dari sejumlah bidang termasuk dari unsur TNI-Polri, bahwa pelaksanaan HUT RI 81 2026 yang ditandai dengan berbagai kegiatan semarak yang secara langsung melibatkan masyarakat.

Secara umum masing-masing bidang sudah siap melaksanakan dan menggelar berbagai kegiatan semarak kemerdekaan hingga puncak peringatan pada tanggal 17 Agustus 2026 mendatang yang sepenuhnya menjadi tanggungjawab bidang masing-masing.

Pada rapat tersebut juga disepakati pakaian peserta upacara yakni mengenakan pakaian adat nusantara. Dan khusus Pegawai P3K Paruh Waktu lingkup Pemprov NTB nantinya dari masing-masing OPD untuk mengambil bagian dalam pembagian dan pengibaran bendera merah putih bagi masyarakat untuk dipasang di tempat tinggal, tempat kerja atau di lokasi-lokasi strategis.

Pada bagian penutup Asisten 1 Fathul Gani mengungkapkan, pada intinya pelaksanaan semarak berbagai kegiatan yang akan digelar memeriahkan HUT Kemerdekaan RI 81 2026 ini ingin mendekatkan kegiatan ini dengan masyarakat, dimana berbagai kegiatan tersebut akan dimulai dari tanggal 7 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut masyarakat dan aparatur pemerintah termasuk TNI-Polri dihajatkan agar bisa membaur termasuk dengan stand-stand dan Bazar UMKM yang akan digelar. Para pelaku UMKM yang diberikan ruang untuk Bazar bisa memperkenalkan dan menjual produknya sendiri.

Demikian juga pada pelaksanaan detik-detik proklamasi hinga penurunan bendera juga nantinya masyarakat juga hadir. Pada hari itu juga akan digelar hiburan, tarian kolosal NTB dan lomba Jurakan (Panjat Pinang) yang bisa diikuti oleh masyarakat maupun para peserta upacara lainnya.Tak lupa juga sajian kuliner khas para pelaku UMKM NTB juga disiapkan. (AM/her/kominfotik)

]]>
Wed, 05 Aug 2026 22:00:44 +0800 amr
BPBD Sumbawa Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan 2026, Siapkan Dropping Air Bersih di 24 Desa https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-rakor-antisipasi-kekeringan-2026-siapkan-dropping-air-bersih-di-24-desa https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-rakor-antisipasi-kekeringan-2026-siapkan-dropping-air-bersih-di-24-desa BPBD Sumbawa Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan 2026, Siapkan Dropping Air Bersih di 24 Desa

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi menghadapi potensi kekeringan tahun 2026 bersama unsur TNI/Polri, Balai Wilayah Sungai (BWS), Palang Merah Indonesia (PMI), dan sejumlah pihak terkait.

Rapat koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan dapat meningkatkan suhu di daratan dan berpotensi menyebabkan kekeringan berkepanjangan di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST., mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan, termasuk mengajukan permohonan bantuan kepada BNPB untuk pembangunan 10 titik sumur bor, khususnya di kawasan permukiman yang rawan mengalami krisis air bersih.

“Dari data yang kami miliki, terdapat 12 kecamatan yang terdampak dengan jumlah 24 desa. Hampir setiap tahun wilayah tersebut mengalami kekeringan, sehingga pendistribusian air bersih harus dilakukan secara rutin,” ujar Muhammad Nurhidayat.

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak bisa dilakukan sendiri oleh BPBD. Karena itu, pihaknya menggandeng Polres Sumbawa, Kodim, PMI, BWS, serta Bank NTB untuk bersama-sama mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

Sementara itu, PMI Kabupaten Sumbawa telah melakukan pendataan sekaligus menyusun jadwal pendistribusian air bersih. Dropping air direncanakan mulai dilakukan besok dengan total sekitar 30 tangki selama satu bulan, melalui program bantuan dari PMI Pusat.

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran distribusi di antaranya Hijrah, Kukin, Baru, Lenangguar, Batu Tering, serta wilayah lain yang masuk dalam daftar daerah terdampak.

Dalam pelaksanaannya, setiap unsur telah menyiapkan armada tangki air untuk mendukung distribusi kepada masyarakat. Adapun dukungan armada tersebut terdiri dari:

- Polres Sumbawa: 1 tangki

- TNI: 1 tangki

- BWS: 1 tangki

- PMI: 1 tangki

- BPBD: 2 tangki

- Bank NTB: 1 tangki

Dengan adanya koordinasi lintas sektor tersebut, BPBD Kabupaten Sumbawa berharap distribusi air bersih dapat berjalan efektif dan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan dapat tetap terpenuhi.

BPBD juga mengimbau masyarakat di daerah rawan kekeringan untuk menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih (AM)

]]>
Fri, 31 Jul 2026 11:44:50 +0800 amr
Sekda NTB Abul Chair : Pelantikan adalah Pengakuan Kompetensi https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-abul-chair-pelantikan-adalah-pengakuan-kompetensi https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-abul-chair-pelantikan-adalah-pengakuan-kompetensi Sekda NTB Abul Chair : Pelantikan adalah Pengakuan Kompetensi

Mataram.Amarmedia.co.id- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melantik 118 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB pada Jumat (31/7) di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Provinsi NTB. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Abul Chair.

Dalam sambutannya, Sekda Abul menegaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bentuk pengakuan negara atas kompetensi, keahlian, dan profesionalisme aparatur sipil negara. Dari 118 pejabat yang dilantik, sebanyak 99 orang merupakan pengangkatan pertama pada berbagai jabatan fungsional.

“Hari ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang pengakuan negara atas keahlian, kompetensi, dan profesionalisme masing-masing,” tegas Sekda Abul.

Sekda Abul mengungkapkan bahwa beragam jabatan fungsional yang ada mencerminkan semakin kuatnya pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu, seluruh pejabat fungsional diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran, inovasi, dan pengembangan kompetensi.

Menurutnya, keberhasilan tidak cukup hanya dengan meniru praktik baik, tetapi juga harus diiringi dengan upaya mencari referensi, memperkaya pengetahuan, dan terus berinovasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan organisasi.

“Jabatan struktural adalah nahkoda organisasi, sedangkan jabatan fungsional menjadi penggerak melalui keahlian dan kompetensinya. Karena itu, saya berharap seluruh pejabat fungsional dapat mendukung pencapaian target kinerja perangkat daerah,” kata Sekda Abul.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Abul juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan pemerintah. Seluruh aparatur diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil pejabat fungsional harus berlandaskan ilmu pengetahuan, standar profesi, data, etika, dan integritas.

“Keputusan yang diambil harus lahir dari ilmu, standar profesi, data, etika, dan integritas, bukan karena tekanan ataupun asumsi,” ujar Sekda Abul.

Sekda Abul berharap seluruh pejabat fungsional menjadi pusat pengetahuan sesuai bidang masing-masing dan mampu menghadirkan solusi bagi organisasi maupun masyarakat.

“Jadilah orang yang dicari karena mampu memberikan solusi, bukan karena memiliki kewenangan,” pesan Sekda Abul.

Menutup sambutannya, Sekda Abul menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat sumber daya manusia yang profesional untuk mendukung pembangunan daerah.

“Provinsi NTB sedang bergerak maju dengan menyiapkan tenaga-tenaga ahli yang diperlukan untuk membawa NTB ke arah yang lebih baik,” tutup Sekda Abul.(AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 31 Jul 2026 11:39:03 +0800 amr
Sekda NTB: Pelayanan Publik Harus Profesional dan Berintegritas https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-pelayanan-publik-harus-profesional-dan-berintegritas https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-pelayanan-publik-harus-profesional-dan-berintegritas Sekda NTB: Pelayanan Publik Harus Profesional dan Berintegritas

Mataram.Amarmedia.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Abul Chair, menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi maupun kelengkapan fasilitas, tetapi terutama oleh profesionalisme, integritas, dan komitmen aparatur dalam melayani masyarakat. Karena itu, setiap penyelenggara pelayanan publik dituntut menjadikan evaluasi sebagai instrumen perbaikan, bukan sesuatu yang ditakuti.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda saat membuka Sosialisasi Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTB di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis (30/7/2026).

Menurut Abul Chair, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen terus membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Penilaian yang dilakukan Ombudsman harus dipandang sebagai cermin untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Evaluasi administrasi jangan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Justru ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kualitas pelayanan publik," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelayanan publik yang baik harus dibangun di atas tiga fondasi utama, yakni profesionalisme, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan.

"Konsep pelayanan publik harus mengedepankan profesionalisme, integritas, serta mengutamakan nurani dan akal sehat dalam melayani masyarakat," katanya.

Menurut Sekda, transformasi digital dan kemajuan teknologi memang menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, teknologi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi inti pelayanan publik.

"Kemajuan teknologi harus tetap diiringi dengan sentuhan kemanusiaan. Senyuman, kesediaan mendengar, kemauan membantu, dan kemampuan memberikan kepastian kepada masyarakat merupakan bagian dari pelayanan yang tidak dapat digantikan oleh teknologi," tegasnya.

Abul Chair berharap seluruh perangkat daerah menjadikan hasil penilaian Ombudsman sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mencegah terjadinya praktik maladministrasi.

"Saya berharap melalui sosialisasi ini kualitas pelayanan publik di NTB semakin meningkat, bebas dari maladministrasi, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTB, Dwi Sudarsono, menjelaskan bahwa penilaian penyelenggaraan pelayanan publik bertujuan mendorong setiap instansi pemerintah terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, penilaian tidak hanya mengukur tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan, tetapi juga menilai kualitas proses pelayanan, persepsi masyarakat terhadap potensi maladministrasi, serta efektivitas pengelolaan pengaduan di setiap instansi.

"Penilaian ini merupakan instrumen untuk mendorong penyelenggara pelayanan publik terus melakukan perbaikan sehingga pelayanan yang diberikan semakin berkualitas dan memenuhi harapan masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai penyelenggara pelayanan publik di Provinsi NTB.

Melalui kegiatan ini, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTB bersama Pemerintah Provinsi NTB memperkuat sinergi dalam membangun tata kelola pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari terpenuhinya standar administrasi, tetapi juga dari hadirnya aparatur yang berintegritas, mampu memberikan kepastian, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap layanan. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, evaluasi menjadi bagian penting untuk mewujudkan birokrasi yang semakin dipercaya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (AM/Komimfotik)

]]>
Fri, 31 Jul 2026 11:33:04 +0800 amr
Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal, Pemprov NTB Perkuat Mitigasi dan Perlindungan Masyarakat https://amarmedia.co.id/cegah-judi-online-dan-pinjol-ilegal-pemprov-ntb-perkuat-mitigasi-dan-perlindungan-masyarakat https://amarmedia.co.id/cegah-judi-online-dan-pinjol-ilegal-pemprov-ntb-perkuat-mitigasi-dan-perlindungan-masyarakat

Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal, Pemprov NTB Perkuat Mitigasi dan Perlindungan Masyarakat

Mataram, 30 Juli 2026—Maraknya pinjaman online ilegal serta judi online menjadi ancaman ekstrem pada masyarakat rentan di NTB. Pemprov NTB bersama Komisi 1 DPRD NTB berupaya mencari solusi pencegahan dan penanggulangan melalui kegiatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencegahan Penanggulangan Terhadap Pinjaman atau Pendanaan Berbasis Teknologi Informasi Ilegal serta judi online, bertempat di Ruang Rapat Wane Sekretariat DPRD NTB, Kamis (30/7/2026).

Kepala Diskominfotik sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Dr. Ahsanul Halik mengungkapkan, kasus pinjol ilegal dan judol sudah merusak semua sendi kehidupan masyarat baik ekonomi hingga prilaku sosial. Untuk itu dirinya menjelaskan, Pemprov NTB dalam hal ini berfungsi sebagai command center terkait kasus aduan pinjol dan judol.

“Kami di Kominfotik menjadi pusat informasi pengaduan, dan memfasilitasi bahkan mendampingi masyarakat untuk melakukan pelaporan jika diperlukan di pihak berwajib,” ujar Dr. AKA sapaan akrab Kadis Kominfotik ini.

Dr. AKA menambahkan, selain melakukan koordinasi lintas sektoral, Pemprov NTB dibawah Diskominfotik akan melakukan monitoring dan pengawasan pada ruang digital serta memperkuat kerja sama dengan Pihak kepolisian serta kementerian Komdigi RI. Upaya tersebut akan diaplikasikan dengan menggalakan literasi digital secara menyeluruh ke masyarakat.

“Pada kasus judol ilegal ini pencegahannya harus mulai dari hulu sampai hilir. Sebagai mitigasi kita giatkan literasi, disamping melakukan pemetaan aplikasi yang terafilliasi terhadap judol dan pinjol ilegal di NTB,” ungkapnya kemudian.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD NTB TGH Achmad Muchlis menyebut bahwa, Rancangan Peraturan Daerah terkait pinjol illegal dan judol ini merupakan pertama dan satu satunya di Indonesia. Ia menilai hadirnya Raperda ini menjadi bukti komitmen bahwa negara hadir dalam rangka mencegah maraknya pinjol ilegal dan judol.

“NTB termasuk darurat pinjol dan judol maka perlu dibuat peraturan,” tandasnya.

Muchlis juga menyarankan dalam memaksimalkan pencegahan judol dan pinjol ilegal, untuk segera dibentuk Satgas untuk mendeteksi kasus judol dan pinjol ilegal di NTB.

“Setelah Raperda ini disahkan maka perlu Satgas untuk memberantas, terdiri dari dinas atau lembaga terkait. Kami di DPRD khususnya di komisi 1 sudah juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat di daerah pemilihan masing masing,” lanjutnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Subdit siber Polda NTB serta tenaga ahli akademisi dari universitas Mataram. (AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 31 Jul 2026 10:47:40 +0800 amr
Zakat Jadi Instrumen Berdaya, NTB Perkuat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem https://amarmedia.co.id/zakat-jadi-instrumen-berdaya-ntb-perkuat-pengentasan-kemiskinan-ekstrem https://amarmedia.co.id/zakat-jadi-instrumen-berdaya-ntb-perkuat-pengentasan-kemiskinan-ekstrem

Zakat Jadi Instrumen Berdaya, NTB Perkuat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Mataram.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadikan zakat sebagai instrumen strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem. Melalui Program Mustahik Berdaya NTB, pengelolaan zakat diarahkan tidak lagi sekadar memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi menjadi penggerak kemandirian ekonomi sehingga mustahik mampu meningkatkan kesejahteraan, bahkan bertransformasi menjadi muzakki.

Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Program Mustahik Berdaya NTB oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pemberdayaan Rumah Layak Huni dan Zakat Kelompok Usaha Produktif yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB di Hotel Lombok Astoria, Rabu malam (29/7/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok yang paling rentan.

"Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, kita membutuhkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga transformatif. Kita ingin mengubah bantuan menjadi peluang, mengubah ketergantungan menjadi kemandirian, dan mengubah potensi yang selama ini terpendam menjadi kekuatan ekonomi yang nyata," ujarnya.

Menurut Wagub, pengentasan kemiskinan ekstrem, khususnya bagi masyarakat pada kelompok Desil 1 dan Desil 2, menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu, Program Mustahik Berdaya NTB dan Desa Berdaya diposisikan sebagai instrumen yang saling melengkapi dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, terutama di tengah berkurangnya alokasi dana desa dalam beberapa tahun terakhir.

Ia juga mengingatkan agar seluruh bantuan, termasuk program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Mahani), benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

"Mari kita pastikan bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar berhak. Data harus menjadi acuan, sehingga masyarakat pada Desil 1 dan Desil 2 dapat ditangani secara optimal. Dengan demikian, upaya menurunkan angka kemiskinan dapat berjalan lebih efektif," tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Lalu Muhammad Iqbal Murad, memaparkan bahwa pengelolaan zakat produktif di NTB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sepanjang satu tahun terakhir, distribusi dana zakat produktif meningkat lebih dari 427 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut diikuti dengan bertambahnya berbagai program pemberdayaan. Bantuan Rumah Layak Huni meningkat dari 458 unit pada 2024 menjadi 534 unit pada 2025. Bantuan Gerobak Zakat Kelompok Usaha Produktif juga naik dari 571 unit menjadi 681 unit, sementara penerima bantuan modal usaha bertambah dari 55 orang menjadi 290 orang, dan ditargetkan segera menjangkau 400 mustahik.

Selain bantuan permodalan, BAZNAS NTB memperkuat pemberdayaan melalui pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha. Program tersebut meliputi Z-Auto, Z-Coffee, pelatihan pengelasan, pertukangan untuk mendukung program Mahani, tata boga, operator mesin roti, menjahit, teknisi pendingin udara (AC), hingga pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).

Menurut Iqbal Murad, berbagai program tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan penerima manfaat. Rata-rata pendapatan usaha mustahik meningkat antara 150 hingga 200 persen setelah memperoleh intervensi program pemberdayaan.

Lebih menggembirakan lagi, sekitar 15 persen mustahik kini telah bertransformasi menjadi muzakki karena penghasilannya telah melampaui nisab zakat sebesar Rp7,6 juta per bulan. Sementara itu, sekitar 40 persen lainnya telah menjadi munfik atau mutasaddiq yang secara rutin berinfak dan bersedekah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa zakat produktif tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga mampu mengangkat mereka menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

Untuk menjaga keberlanjutan program, BAZNAS NTB bekerja samak dengan Bank NTB Syariah dan Bank BPR dalam pendampingan usaha selama enam bulan. Penerima manfaat yang menunjukkan perkembangan usaha secara signifikan akan direkomendasikan memperoleh tambahan modal usaha tanpa margin agar dapat memperluas skala usahanya.

Melalui Program Mustahik Berdaya NTB, Pemerintah Provinsi NTB bersama BAZNAS menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen pembangunan yang mampu menghadirkan perubahan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini tidak hanya diharapkan menurunkan angka kemiskinan ekstrem, tetapi juga melahirkan semakin banyak masyarakat yang bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri, bahkan menjadi muzakki yang kelak ikut menguatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat. (AM)

]]>
Fri, 31 Jul 2026 10:37:55 +0800 amr
DKP Sumbawa Tegaskan Perizinan Tambak Udang di Lunyuk Berjalan Sesuai Ketentuan https://amarmedia.co.id/dkp-sumbawa-tegaskan-perizinan-tambak-udang-di-lunyuk-berjalan-sesuai-ketentuan https://amarmedia.co.id/dkp-sumbawa-tegaskan-perizinan-tambak-udang-di-lunyuk-berjalan-sesuai-ketentuan DKP Sumbawa Tegaskan Perizinan Tambak Udang di Lunyuk Berjalan Sesuai Ketentuan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T., didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Naeli Zakiyah, S.Pi., M.T., memberikan penjelasan terkait mekanisme perizinan usaha tambak udang serta polemik yang berkembang di Kecamatan Lunyuk. Penjelasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi sejumlah wartawan di ruang kerja Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Selasa (28/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendukung iklim investasi yang sehat dan taat aturan. Menurutnya, seluruh proses perizinan usaha tambak harus melalui tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mulai dari kesesuaian tata ruang, persetujuan lingkungan, hingga proses perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Sementara itu, Naeli Zakiyah menjelaskan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan memiliki kewenangan menerbitkan rekomendasi teknis setelah seluruh persyaratan dasar dipenuhi. 

Rekomendasi tersebut diterbitkan berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang mencakup kesesuaian lokasi, kondisi lahan, struktur tanah, serta perkembangan pembangunan tambak. Setelah rekomendasi teknis diterbitkan, dokumen kembali diunggah ke OSS sebagai bagian dari proses penerbitan Sertifikat Standar Terverifikasi.

Menanggapi polemik yang berkembang di Kecamatan Lunyuk, khususnya terkait salah satu perusahaan tambak yang menjadi perhatian masyarakat, Naeli menjelaskan bahwa persoalan yang sempat muncul bukan berkaitan dengan pelanggaran perizinan, melainkan aktivitas perbaikan rumah pompa pengambilan air laut yang untuk sementara mengganggu akses masyarakat menuju pantai. Ia menegaskan pekerjaan tersebut berada di dalam areal perusahaan dan sebelumnya telah diberitahukan kepada pemerintah desa.

Lebih lanjut, Dinas Kelautan dan Perikanan mengungkapkan bahwa di Kecamatan Lunyuk terdapat tujuh perusahaan tambak yang telah terdaftar dalam OSS, dengan status yang berbeda-beda, mulai dari yang telah beroperasi, masih tahap konstruksi hingga pengadaan lahan. Secara keseluruhan di Kabupaten Sumbawa tercatat sekitar 209 usaha budidaya tambak yang masuk dalam sistem OSS, terdiri atas usaha perorangan maupun badan usaha, termasuk perusahaan PMA dan PMDN.

Di akhir pertemuan, Rahmat Hidayat berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai mekanisme perizinan investasi tambak sehingga tidak berkembang persepsi yang keliru. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen mendorong investasi yang memberikan manfaat bagi daerah, namun tetap mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan, perlindungan lingkungan, serta kepentingan masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 30 Jul 2026 12:18:14 +0800 amr
Wabup Ansori Buka Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung, Tegaskan Kunci Utama Pembangunan Berkualitas di Sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-pelatihan-dan-sertifikasi-tenaga-ahli-muda-teknik-bangunan-gedung-tegaskan-kunci-utama-pembangunan-berkualitas-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-pelatihan-dan-sertifikasi-tenaga-ahli-muda-teknik-bangunan-gedung-tegaskan-kunci-utama-pembangunan-berkualitas-di-sumbawa Wabup Ansori Buka Sertifikasi Konstruksi Gedung, Tegaskan Kunci Utama Pembangunan Berkualitas di Sumbawa

Sumbawa, Amarmedia.comid - 29 Juli 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka secara resmi Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung (Jenjang 7) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Rabu (29/7/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Balai Bina Jasa Konstruksi dan Pengembangan Kompetensi (BJKPK) Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, para pemangku kepentingan terkait, serta peserta pelatihan dan sertifikasi.

Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa saat ini tengah melaksanakan berbagai program pembangunan, baik yang bersumber dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Keberhasilan pelaksanaan program-program tersebut memerlukan perencanaan yang matang serta didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya agar pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan, jelasnya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan upaya untuk menghasilkan tenaga ahli yang unggul, profesional, dan berkompeten di bidang teknik bangunan gedung. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu meningkatkan kapasitas peserta sehingga ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Dengan demikian, para tenaga ahli diharapkan mampu mengawal pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Sumbawa serta mewujudkan bangunan yang berkualitas, aman, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan dan Sertifikasi, Septiya Widiyastuty, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dinas PUPRPKP Provinsi NTB dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang jasa konstruksi, khususnya Tenaga Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung. Program ini bertujuan mendukung terwujudnya pembangunan gedung yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kabupaten Sumbawa menjadi daerah kedua yang menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung pada tahun ini.

Lebih lanjut, Septiya Widiyastuty, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang telah memenuhi persyaratan. Para peserta berasal dari berbagai instansi pemerintah, perusahaan konsultan, serta praktisi di bidang bangunan gedung di Kabupaten Sumbawa. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir tenaga ahli konstruksi yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi yang mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Kabupaten Sumbawa, tutupnya. (AM)

]]>
Thu, 30 Jul 2026 11:59:52 +0800 amr
Bupati Sumbawa dan Forkopimda Tinjau Langsung Aktivitas Tambang Rakyat di Kecamatan Lantung https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dan-forkopimda-tinjau-langsung-aktivitas-tambang-rakyat-di-kecamatan-lantung https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dan-forkopimda-tinjau-langsung-aktivitas-tambang-rakyat-di-kecamatan-lantung Bupati Sumbawa dan Forkopimda Tinjau Langsung Aktivitas Tambang Rakyat di Kecamatan Lantung

Lantung, Sumbawa Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke kawasan tambang rakyat di Kecamatan Lantung, Selasa (21/7) lalu

Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, De. H Budi Prasetyo S.Sos.MAP, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH serta unsur Forkopimda yang terdiri dari Kapolres Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, dan Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa. Kehadiran para pimpinan daerah ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi riil aktivitas pertambangan rakyat di lapangan sekaligus membuka ruang dialog interaktif dengan masyarakat dan para penambang setempat.

Fokus pada Legalitas, Keselamatan, dan Lingkungan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa bersama Forkopimda menyerap berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat. Berbagai catatan dan masukan ini nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah-langkah penataan pertambangan rakyat yang komprehensif.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menekankan bahwa penataan tambang rakyat harus berpijak pada empat pilar utama, yaitu memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Memberikan perlindungan dan standar keamanan yang layak bagi para pekerja tambang. Mencegah kerusakan lingkungan hidup akibat aktivitas penambangan dan memastikan sektor pertambangan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat sekitar.

 Komitmen Sinergi Lintas Sektor

Kunjungan lapangan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Forkopimda untuk menghadirkan solusi terbaik bagi masyarakat penambang. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor guna mewujudkan tata kelola pertambangan rakyat yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Melalui langkah proaktif ini, diharapkan aktivitas pertambangan di Kecamatan Lantung dapat berjalan secara produktif tanpa mengesampingkan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta kepastian hukum demi mewujudkan Sumbawa yang tertib dan berdaya saing. (AM)

]]>
Thu, 30 Jul 2026 11:47:55 +0800 amr
Izin Tambak Udang Disebut "Main Mata"? Ini Jawaban Tegas Kepala DLH Sumbawa https://amarmedia.co.id/izin-tambak-udang-disebut-main-mata-ini-jawaban-tegas-kepala-dlh-sumbawa https://amarmedia.co.id/izin-tambak-udang-disebut-main-mata-ini-jawaban-tegas-kepala-dlh-sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id  – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa proses perizinan usaha budidaya tambak udang di Kabupaten Sumbawa dilaksanakan sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan tidak ada ruang bagi praktik permainan perizinan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya pada 28 Juni 2026, menanggapi berkembangnya isu dugaan permainan izin lingkungan pada sejumlah usaha tambak di wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa.

Menurut Pipin, seluruh dokumen lingkungan diproses melalui sistem perizinan berbasis elektronik dan melibatkan berbagai instansi teknis sesuai kewenangan masing-masing. 

Oleh karena itu, izin tidak dapat diterbitkan apabila persyaratan maupun dokumen yang dipersyaratkan belum terpenuhi.

"Kalau semua persyaratan sudah memenuhi ketentuan, tentu akan diproses. Tetapi kalau tidak sesuai aturan, tidak mungkin izin bisa diterbitkan. Semua melalui tahapan dan pembahasan lintas sektor, sehingga tidak ada proses yang dilakukan secara sepihak," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme perizinan saat ini disesuaikan dengan tingkat risiko usaha. Untuk usaha dengan risiko rendah, proses dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sedangkan usaha dengan skala lebih besar akan melalui tahapan pembahasan yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari aspek tata ruang, pemanfaatan ruang laut, hingga dokumen lingkungan.

Menurutnya, pemanfaatan ruang laut dengan luasan tertentu juga menjadi kewenangan pemerintah provinsi sehingga tidak seluruh proses berada pada kewenangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Selain proses perizinan, DLH juga secara rutin melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan budidaya tambak. Pengawasan dilakukan melalui monitoring berkala, pemeriksaan secara sampling, evaluasi kepatuhan terhadap dokumen lingkungan, serta tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat.

"Kalau ada laporan masyarakat, kami pasti turun ke lapangan. Kami mengecek apakah kegiatan di lapangan sudah sesuai dengan dokumen lingkungan yang dimiliki perusahaan. Kalau ada ketidaksesuaian tentu akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Pipin mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan koordinasi terkait tata kelola perizinan lingkungan di Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan tersebut, DLH telah menyerahkan data yang diminta sebagai bentuk transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menambahkan, setiap perusahaan yang telah memiliki dokumen lingkungan juga memiliki kewajiban melaksanakan seluruh komitmen yang tercantum dalam dokumen tersebut, termasuk pengelolaan limbah, pemantauan kualitas lingkungan, serta penyampaian laporan secara berkala kepada pemerintah.

Apabila dalam pengawasan ditemukan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian terhadap dokumen lingkungan, pemerintah akan melakukan pembinaan terlebih dahulu. Namun apabila pelanggaran tetap terjadi, maka penanganannya akan dilakukan sesuai ketentuan dan kewenangan instansi yang berwenang.

Pipin juga menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa saat ini menjadi salah satu daerah yang sangat diminati investor sektor budidaya udang karena memiliki potensi sumber daya alam yang baik, kualitas perairan yang mendukung, serta kondisi geografis yang dinilai sangat potensial untuk pengembangan akuakultur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap mengedepankan keseimbangan antara investasi dan perlindungan lingkungan hidup.

"Kami mendukung investasi karena memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat. Tetapi seluruh pelaku usaha wajib mematuhi aturan lingkungan. Pengawasan akan terus dilakukan agar kegiatan budidaya berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar," pungkas Pipin.

DLH Kabupaten Sumbawa juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan. Setiap laporan yang diterima akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan bertanggung jawab di Kabupaten Sumbawa. (AM/Jhe)

]]>
Thu, 30 Jul 2026 11:37:18 +0800 amr
Sekda Sumbawa Beri Apresiasi Tinggi Kontingen PORPROV XII NTB 2026: Tonggak Kebangkitan Olahraga Menuju PON 2028 https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-beri-apresiasi-tinggi-kontingen-porprov-xii-ntb-2026-tonggak-kebangkitan-olahraga-menuju-pon-2028 https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-beri-apresiasi-tinggi-kontingen-porprov-xii-ntb-2026-tonggak-kebangkitan-olahraga-menuju-pon-2028 Sekda Sumbawa Beri Apresiasi Tinggi Kontingen PORPROV XII NTB 2026: Tonggak Kebangkitan Olahraga Menuju PON 2028

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan ucapan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, serta seluruh pihak yang telah berjuang, mendedikasikan tenaga dan pikiran, serta mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul tuntasnya rangkaian perhelatan olahraga terbesar di tingkat Provinsi NTB yang ditutup secara resmi pada akhir Juli 2026 ini.

Berdasarkan data, total medali yang berhasil diborong kontingen Sumbawa pada ajang Porprov XII NTB 2026 meningkat tajam menjadi 195 medali, naik dari perolehan sebelumnya yang berjumlah 130 medali pada tahun 2023.Rincian medali membanggakan tersebut terdiri atas 54 medali emas, 59 medali perak, dan 82 medali perunggu.

Sekda Sumbawa menegaskan bahwa perjuangan para patriot olahraga dari Bumi Sabalong Samawa patut diapresiasi, terlepas dari dinamika dan ketatnya persaingan antarkabupaten/kota. Menurutnya, keringat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para atlet di arena pertandingan adalah wujud nyata dari kecintaan terhadap daerah.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga jajaran pengurus KONI Sumbawa. Kalian telah berjuang habis-habisan membawa nama baik dan kehormatan Kabupaten Sumbawa di kancah regional," ujar Dr. Budi Prasetyo Rabu 29 Juli 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ajang PORPROV XII NTB 2026 ini bukan sekadar panggung untuk meraih medali semata, melainkan momentum penting untuk mengukur peta kekuatan pembinaan prestasi olahraga jangka panjang. Terlebih lagi, Provinsi NTB saat ini bersiap mengemban amanat besar sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Oleh karena itu, hasil dari PORPROV 2026 akan dijadikan bahan evaluasi dan acuan strategis oleh Pemkab Sumbawa bersama KONI untuk membenahi sistem pembinaan atlet lokal. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan perhatian terhadap peningkatan sarana, prasarana, serta kualitas pelatihan cabang olahraga unggulan, agar ke depannya para atlet Sumbawa dapat menjadi tulang punggung kontingen NTB di kancah nasional maupun internasional.

Agenda Terdekat di Kabupaten Sumbawa dan Provinsi NTB

Dikatakannya, menyongsong pertengahan hingga akhir tahun 2026, berikut adalah beberapa agenda penting dan strategis yang akan dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan lingkup Pemerintah Provinsi NTB:

Evaluasi Pasca-PORPROV dan Pemetaan Atlet PON 2028 (Agustus 2026):

KONI Provinsi NTB bersama KONI Kabupaten/Kota menjadwalkan konsolidasi lanjutan untuk mengidentifikasi potensi perolehan medali secara presisi serta memasukkan atlet-atlet terbaik hasil PORPROV XII ke dalam pemusatan latihan jangka panjang menuju PON 2028.

Penyambutan Rute "Sail Indonesia 2026" di Teluk Saleh (September 2026):

Kabupaten Sumbawa kembali dipercaya masuk dalam rute internasional Sail Indonesia 2026. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispopar) Kabupaten Sumbawa tengah mempersiapkan penyambutan serta promosi destinasi wisata unggulan, khususnya kawasan Teluk Saleh dan situs-situs sejarah lokal bagi para yachter mancanegara.

Akselerasi Program Pembangunan dan Mitigasi Kekeringan:

Menindaklanjuti arahan strategis pemerintah daerah dan provinsi, fokus kebijakan daerah diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, optimalisasi sektor pertanian/irigasi, serta mitigasi wilayah rawan kekeringan di beberapa titik di Kabupaten Sumbawa.

Agenda Rutin Pemerintahan dan Penguatan Fiskal Daerah:

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memacu realisasi target pendapatan daerah semester kedua serta menuntaskan sinkronisasi program pembangunan pascaditetapkannya sejumlah peraturan daerah baru pada masa sidang legislatif pertengahan tahun ini. (AM)

]]>
Wed, 29 Jul 2026 19:00:28 +0800 amr
Lonjakan Prestasi Olahraga Sumbawa di Porprov XII NTB 2026: Bukti Nyata Kerja Keras Atlet dan Sinergi Daerah https://amarmedia.co.id/lonjakan-prestasi-olahraga-sumbawa-di-porprov-xii-ntb-2026-bukti-nyata-kerja-keras-atlet-dan-sinergi-daerah https://amarmedia.co.id/lonjakan-prestasi-olahraga-sumbawa-di-porprov-xii-ntb-2026-bukti-nyata-kerja-keras-atlet-dan-sinergi-daerah Lonjakan Prestasi Olahraga Sumbawa di Porprov XII NTB 2026: Bukti Nyata Kerja Keras Atlet dan Sinergi Daerah

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta KONI Kabupaten Sumbawa atas perjuangan gemilang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam keterangannya menilai bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan wujud nyata dedikasi para pahlawan olahraga daerah. "Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat untuk terus melahirkan atlet-atlet yang berdaya saing tinggi, sekaligus menginspirasi generasi muda Tana Samawa dalam mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera" ujar Bupati Jarot Senin 27 Juli 2026.

Peningkatan Signifikan Perolehan Medali Kontingen Sumbawa

Komitmen dan kerja keras kontingen Kabupaten Sumbawa di arena pertandingan berbuah manis dengan melonjaknya perolehan medali secara signifikan dibandingkan ajang Porprov tahun 2023.

Berdasarkan data, total medali yang berhasil diborong kontingen Sumbawa pada ajang Porprov XII NTB 2026 meningkat tajam menjadi 195 medali, naik dari perolehan sebelumnya yang berjumlah 130 medali pada tahun 2023.

Rincian medali membanggakan tersebut terdiri atas 54 medali emas, 59 medali perak, dan 82 medali perunggu.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa peningkatan angka ini merupakan buah dari kedisiplinan, keringat, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar olahraga Sumbawa.

Pemerataan Pembinaan dan Ukiran Sejarah Baru

Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan keikutsertaan dalam beberapa cabang olahraga—di mana Sumbawa hanya mengikuti 37 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan—potensi atlet daerah tetap terpancar melalui berbagai pemecahan rekor dan sejarah baru.

Sejumlah cabang olahraga sukses menorehkan tinta emas pada Porprov kali ini, di antaranya:

Cabang Renang: Mencatatkan sejarah baru dengan mempersembahkan medali emas dan perak serta memecahkan rekor, setelah sebelumnya belum pernah meraih medali di ajang Porprov.

Cabang Balap Sepeda: Sukses mengamankan raihan dua medali emas bagi kontingen Sumbawa.

Cabang Bulu Tangkis: Berhasil memboyong tiga medali emas sekaligus secara bersejarah.

Cabang Panahan sukses meraih medali Emas empat pada divisi Barebow, compound dan Recurve. 

Selain itu, pemerataan prestasi juga terlihat dari persebaran medali yang kini merata ke hampir seluruh cabang olahraga yang diikuti. Hal ini menunjukkan keberhasilan sistem pembinaan atlet di Kabupaten Sumbawa yang tidak lagi bertumpu pada satu atau dua cabang unggulan saja.

Komitmen Pemkab Sumbawa untuk Masa Depan Olahraga

Menanggapi hasil akhir dan masukan dari KONI Kabupaten Sumbawa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik berbagai catatan evaluasi serta langkah introspeksi yang konstruktif. Ke depannya, seluruh hasil dari ajang Porprov XII NTB 2026 ini akan dikaji secara menyeluruh untuk terus menyempurnakan sistem pembinaan prestasi olahraga di Bumi Samawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan perhatian optimal bagi para insan olahraga, demi memastikan kesinambungan prestasi dan kejayaan olahraga Sumbawa di kancah regional maupun nasional. (AM)

]]>
Tue, 28 Jul 2026 16:06:40 +0800 amr
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik dan Kepercayaan Masyarakat https://amarmedia.co.id/igpr-summit-2026-perkuat-komunikasi-publik-dan-kepercayaan-masyarakat https://amarmedia.co.id/igpr-summit-2026-perkuat-komunikasi-publik-dan-kepercayaan-masyarakat IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik dan Kepercayaan Masyarakat

Mataram, Amarmedia.co.id - Senin, 27 Juli 2026- Indonesia Government Public Relations (IGPR) Summit 2026 resmi dibuka pada Senin (27/7/2026) di Hotel Lombok Plaza, Nusa Tenggara Barat (NTB).

IGPR Summit 2026 ini mengusung tema “Government Public Relations in the Digital & AI Era: Strengthening Public Communication and Public Trust”, diharapkan forum nasional ini menjadi ruang kolaborasi bagi insan humas pemerintah untuk memperkuat komunikasi publik yang adaptif, profesional, dan terpercaya di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial Intelligence (AI).

Tidak kurang dari 35 peserta yang mengampu tugas-tugas kehumasan hadir pada kegiatan tersebut. Diantaranya dari perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, akademisi, praktisi, serta insan humas pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, bertindak mewakili Gubernur NTB menegaskan, bahwa tantangan humas pemerintah saat ini tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, melainkan membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Tantangan pemerintah saat ini tidak lagi sekadar menyampaikan informasi. Tantangan yang sesungguhnya adalah membangun kepercayaan. Informasi dapat dibuat dalam hitungan detik, tetapi kepercayaan hanya lahir melalui konsistensi, keterbukaan, integritas dan kerja nyata yang dibangun dalam waktu yang panjang,” ujar Doktor AKA sapaan akrabnya.

Menurut Aka, perkembangan AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan publik tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar pemerintahan.

“Kecerdasan AI tidak akan pernah menggantikan kejujuran, tidak akan pernah menggantikan empati, tidak akan pernah menggantikan integritas, dan tidak akan pernah menggantikan hati nurani seorang pelayan publik. Teknologi hanyalah alat, yang menentukan arah penggunaannya tetaplah manusia,” AKA menegaskan.

AKA juga menekankan, bahwa keberhasilan komunikasi pemerintah tidak diukur dari banyaknya publikasi maupun konten yang viral melainkan juru bicara yang kuat, profesional, dan kredibel, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kebijakan-kebijakan strategis nasional perlu dikomunikasikan secara konsisten sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh, benar, dan tidak menimbulkan ruang bagi disinformasi.

“Keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari satu hal yang jauh lebih penting, yaitu apakah masyarakat semakin percaya kepada pemerintah,” katanya.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pranata Humas Indonesia (Sekjen DPP Iprahumas), mewakili Ketua Umum Iprahumas Pusat, Dr. Mayrianti Annisa Anwar, menilai IGPR Summit 2026 merupakan forum strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang terbuka dan dipercaya publik.

“Ukuran keberhasilan komunikasi publik adalah tumbuhnya kepercayaan masyarakat. Ketika kepercayaan itu terbangun, berbagai program pemerintah akan lebih mudah dipahami, diterima, dan didukung oleh publik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh insan humas pemerintah untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas kolaborasi lintas sektor.

“Apabila humas pemerintah mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai perkembangan teknologi termasuk pemanfaatan AI, serta tetap memegang teguh nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik, maka humas akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Iprahumas NTB, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag mengingatkan, bahwa di tengah derasnya arus informasi, humas harus menjadi sumber informasi yang kredibel sekaligus penyejuk bagi masyarakat.

“Kepercayaan publik merupakan modal utama komunikasi pemerintah. Humas yang baik bukanlah humas yang paling keras suaranya, melainkan humas yang paling dipercaya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa humas harus mampu hadir lebih cepat dalam memberikan informasi resmi agar ruang publik tidak dipenuhi spekulasi maupun disinformasi.

Ketua Iprahumas NTB, Suhirman Adita, melaporkan antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, forum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan komunikasi publik pemerintah sekaligus momentum penyusunan karya ilmiah nasional.

“Target besar yang ingin kita capai adalah lahirnya Ontologi Arsitektur Humas Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah di Indonesia sebagai pijakan akademik sekaligus referensi nasional bagi pengembangan kehumasan pemerintah,” jelasnya.

IGPR Summit 2026 akan berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan pakar, akademisi, dan praktisi yang membahas transformasi komunikasi publik di era digital dan AI.

Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat peran humas pemerintah dalam membangun komunikasi publik yang profesional, adaptif, humanis, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. (AM/Diskominfotik)

]]>
Tue, 28 Jul 2026 13:39:45 +0800 amr
Festival Ngemar Kawa 2026: Strategi Jitu Pemkab Sumbawa Kenalkan Kopi Batulanteh ke Pentas Nasional https://amarmedia.co.id/festival-ngemar-kawa-2026-strategi-jitu-pemkab-sumbawa-kenalkan-kopi-batulanteh-ke-pentas-nasional https://amarmedia.co.id/festival-ngemar-kawa-2026-strategi-jitu-pemkab-sumbawa-kenalkan-kopi-batulanteh-ke-pentas-nasional Festival Ngemar Kawa 2026: Strategi Jitu Pemkab Sumbawa Kenalkan Kopi Batulanteh ke Pentas Nasional

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi daerah berbasis pertanian dan pariwisata. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Ngemar Kawa (Festival Petik Kopi Batulanteh) Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Sabtu (25/7/2026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., hadir pada puncak festival didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E.

Kegiatan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari Kalender Event Kabupaten Sumbawa ini menjadi wadah promosi bagi Kopi Batulanteh, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata berbasis potensi lokal.

Sebelum mengikuti seremoni pembukaan, Bupati bersama rombongan terlebih dahulu turun langsung mengikuti kegiatan Ngemar Kawa atau panen kopi bersama masyarakat di Desa Pusu. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap para petani kopi sekaligus penanda dimulainya musim panen kopi di kawasan Batulanteh.

Turut hadir pada kegiatan tersebut perwakilan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, H. Wirawan, S.Si., M.T., Dandim 1607/Sumbawa bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa, jajaran Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ida Rahayu SAP, kepala perangkat daerah, Camat Batulanteh, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pelaku UMKM, komunitas pecinta kopi, petani, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Mengawali rangkaian acara, Camat Batulanteh, Adiman, S.STP., menyampaikan bahwa Festival Ngemar Kawa merupakan tradisi masyarakat yang lahir sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen kopi. Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya lokal, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan potensi wisata daerah, serta memperkuat implementasi Program Sumbawa Hijau Lestari. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan pembangunan infrastruktur yang semakin mempermudah akses menuju wilayah Batulanteh.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kopi merupakan salah satu identitas yang harus terus diperkuat sebagai keunggulan daerah. Oleh karena itu, Festival Ngemar Kawa diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi penggerak lahirnya nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan komoditas kopi secara berkelanjutan.

Menurut Bupati, Batulanteh memiliki modal besar untuk berkembang sebagai kawasan agrowisata karena didukung kekayaan alam, lingkungan yang masih terjaga, serta produk kopi berkualitas seperti Kopi Tepal, Kopi Punik, dan Kopi Batudulang yang telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG). Potensi tersebut perlu terus diperkuat agar mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus menarik minat wisatawan.

Selain pengembangan kopi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas unggulan lainnya, seperti kemiri, alpukat, dan durian melalui Program Sumbawa Hijau Lestari. Pengembangan tersebut akan ditopang dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya petani, inovasi pengolahan hasil, penguatan kemasan produk, serta perluasan akses pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Saya ingin ketika orang mengingat Sumbawa, mereka ingat kopi. Dan ketika mengingat kopi, mereka langsung ingat Batulanteh," ujar Bupati.

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Kreasi Ngemar Kawa, penyerahan cenderamata dari Camat Batulanteh kepada perwakilan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, serta penyerahan sertifikat kepada para pelaku UMKM sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam menyukseskan festival.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, H. Wirawan, S.Si., M.T., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang terus membangun ekosistem kopi secara menyeluruh, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran. Ia mengungkapkan bahwa Kopi Tepal kini telah hadir di salah satu kafe di Kota Mataram dan memiliki peluang besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas apabila didukung sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, Festival Ngemar Kawa menjadi contoh kolaborasi yang mampu menghubungkan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata dalam satu ekosistem pembangunan yang saling menguatkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Puncak Festival Ngemar Kawa Tahun 2026 ditandai dengan prosesi peniupan serunai oleh perwakilan Gubernur NTB sebagai simbol resmi dibukanya festival. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap Kopi Batulanteh semakin dikenal luas dan menjadi salah satu produk unggulan yang mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (AM)

]]>
Tue, 28 Jul 2026 13:34:06 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Semarakkan HUT ke&81 Kemerdekaan RI https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-ajak-seluruh-elemen-masyarakat-semarakkan-hut-ke-81-kemerdekaan-ri https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-ajak-seluruh-elemen-masyarakat-semarakkan-hut-ke-81-kemerdekaan-ri Pemkab Sumbawa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengeluarkan ajakan resmi kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/259/PROKOPIM/2026 yang diterbitkan melalui Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa. Surat edaran ini ditujukan kepada berbagai kalangan, mulai dari kepala dinas, badan, kantor, unit kerja, instansi vertikal, camat, lurah, kepala desa, hingga pimpinan BUMD, BUMN, perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat se-Kabupaten Sumbawa.

Penerbitan surat edaran ini didasari oleh tindak lanjut dari Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-99/M/S/TU.00.03/07/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang penyampaian tema, logo, dan partisipasi menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, serta Surat Radiogram Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.10.5.6/5370/SJ tertanggal 21 Juli 2026.

Imbauan Pemasangan Atribut dan Pengibaran Bendera

Melalui edaran tersebut, Pemkab Sumbawa menghimbau seluruh unsur masyarakat dan instansi untuk melakukan sejumlah langkah semarak kemerdekaan, di antaranya:

Pemasangan Logo Resmi: Memasang Logo Resmi HUT Ke-81 RI pada berbagai media publikasi seperti billboard, baliho, spanduk, umbul-umbul, videotron, banner digital, media cetak dan elektronik, produk atau suvenir resmi, serta kanal media sosial instansi masing-masing. Logo dan pedoman identitas visual dapat diunduh melalui laman resmi [https://logohutri.istanapresiden.go.id](https://logohutri.istanapresiden.go.id).

Pengibaran Bendera Merah Putih: Mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak di lingkungan masing-masing mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026.

Partisipasi Kegiatan: Terlibat aktif dalam berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang melibatkan masyarakat luas dan selaras dengan program prioritas pemerintah.

Pemkab Sumbawa berharap perayaan kemerdekaan tahun ini dapat menjadi momentum peningkatan rasa syukur, nasionalisme, dan semangat kebersamaan demi mewujudkan visi Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (AM)

]]>
Tue, 28 Jul 2026 13:12:38 +0800 amr
NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi https://amarmedia.co.id/ntb-percepat-revisi-tata-ruang-perkuat-mitigasi-bencana-dan-investasi https://amarmedia.co.id/ntb-percepat-revisi-tata-ruang-perkuat-mitigasi-bencana-dan-investasi Mataram.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan mengintegrasikan kajian risiko bencana sebagai fondasi pembangunan yang lebih aman, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberikan kepastian bagi investasi. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam Rapat Koordinasi Kekeringan dan Integrasi Kajian Risiko Bencana (KRB) ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah yang dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana, para bupati dan wali kota se-NTB, serta jajaran kementerian dan lembaga terkait di Astoria Hotel Mataram (24/7).

Gubernur Miq Iqbal mengatakan revisi RTRW menjadi langkah strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini menghambat pembangunan daerah, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi investasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

"NTB memiliki kekayaan alam yang luar biasa, tetapi pada saat yang sama juga menghadapi berbagai potensi bencana. Karena itu, pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya mitigasi yang terencana dan berkelanjutan," ujar Miq Iqbal.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat ratusan rencana investasi di NTB yang belum dapat diproses melalui sistem Online Single Submission (OSS) akibat belum selesainya penyesuaian dokumen tata ruang. Kondisi tersebut berdampak pada tertundanya berbagai investasi di sektor perumahan, infrastruktur, pariwisata, hingga pengembangan kawasan ekonomi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membangun kesepahaman baru dalam penyelesaian revisi RTRW melalui pendekatan yang lebih fleksibel tanpa mengurangi komitmen menjaga ketahanan pangan.

Menurut Miq Iqbal apabila sebelumnya target perlindungan lahan sawah dipenuhi oleh masing-masing kabupaten dan kota, kini pengukurannya dilakukan pada tingkat provinsi sehingga memungkinkan adanya mekanisme subsidi silang antarwilayah.

"Alhamdulillah, melalui komitmen seluruh kepala daerah, NTB berhasil mencapai angka perlindungan lahan sawah sebesar 87,04 persen. Kesepakatan ini menjadi landasan penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan tata ruang sehingga investasi yang selama ini tertunda dapat segera berjalan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, seluruh pemerintah kabupaten dan kota di NTB menandatangani komitmen percepatan revisi RTRW dengan mengintegrasikan Kajian Risiko Bencana (KRB) dan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) ke dalam dokumen tata ruang. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang tangguh terhadap bencana sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya pangan.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengingatkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia sehingga mitigasi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap proses pembangunan.

Memasuki musim kemarau, kata Suharyanto, perhatian pemerintah saat ini difokuskan pada ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan. Berdasarkan analisis BNPB dan BMKG, sebagian wilayah NTB memiliki tingkat kerawanan kekeringan yang cukup tinggi sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.

"Mitigasi jauh lebih murah dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan setelah bencana terjadi. Karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun sebelum bencana datang," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah, BNPB akan terus memperkuat kapasitas penanggulangan bencana melalui penyediaan kendaraan operasional, pompa air, sumur bor, tangki air, logistik kebencanaan, hingga dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sesuai kebutuhan daerah.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, menegaskan bahwa tata ruang bukan sekadar instrumen perizinan, tetapi menjadi fondasi utama dalam mengatur arah pembangunan, melindungi kawasan pertanian, mengendalikan pemanfaatan ruang, dan mengurangi risiko bencana.

Menurutnya, Kementerian ATR/BPN pada tahun 2026 mengalokasikan penyusunan enam dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Provinsi NTB sebagai bagian dari percepatan pengendalian pemanfaatan ruang sekaligus mendukung pelayanan perizinan yang lebih cepat dan memberikan kepastian bagi investor.

Dalam penyusunan RTRW tersebut, data kebencanaan dari BNPB akan diintegrasikan dengan data geospasial untuk menentukan kawasan rawan bencana, jalur evakuasi, lokasi evakuasi sementara, serta kawasan yang harus dilindungi dari pemanfaatan berisiko tinggi.

Percepatan revisi RTRW yang mengintegrasikan kajian risiko bencana menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam menyelaraskan kepentingan pembangunan, perlindungan lingkungan, dan ketahanan pangan. Dengan kepastian tata ruang yang lebih adaptif dan berbasis mitigasi bencana, NTB diharapkan mampu menghadirkan iklim investasi yang semakin kondusif, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta membangun daerah yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(AM/Kominfotik)

]]>
Sat, 25 Jul 2026 09:38:19 +0800 amr
Benahi Distribusi Gas Melon, Satgas LPG Kecamatan Plampang Perkuat Pengawasan Hingga Tingkat Desa https://amarmedia.co.id/benahi-distribusi-gas-melon-satgas-lpg-kecamatan-plampang-perkuat-pengawasan-hingga-tingkat-desa https://amarmedia.co.id/benahi-distribusi-gas-melon-satgas-lpg-kecamatan-plampang-perkuat-pengawasan-hingga-tingkat-desa Benahi Distribusi Gas Melon, Satgas LPG Kecamatan Plampang Perkuat Pengawasan Hingga Tingkat Desa

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) LPG Kecamatan Plampang mengambil langkah tegas untuk memperbaiki tata kelola penyaluran LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi atau yang dikenal sebagai "Gas Melon". Langkah ini diwujudkan melalui rapat evaluasi dan penertiban yang digelar di Aula Kantor Camat Plampang, Kamis (16/07/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh subpengecer LPG 3 kg di wilayah tersebut, serta perwakilan pemerintah desa yang terdiri atas 9 kepala desa dan 2 sekretaris desa.

Rapat ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas hasil monitoring lapangan yang dilakukan oleh Satgas LPG Kecamatan Plampang, serta respons terhadap berbagai masukan dan keluhan masyarakat terkait kendala dalam mendapatkan LPG 3 kg bersubsidi. Sebanyak 41 subpengecer turut hadir untuk menyamakan persepsi guna memastikan penyaluran gas subsidi berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran.

Dalam rapat tersebut, ditegaskan kembali bahwa seluruh subpengecer wajib menjual LPG 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Ketentuan ini merujuk pada Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 750-444 Tahun 2023. Pelanggaran terhadap harga yang telah ditetapkan akan menjadi perhatian serius bagi pihak Satgas.

Selain itu, peran pemerintah desa kini diperkuat untuk melakukan verifikasi data penerima manfaat. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa LPG bersubsidi hanya dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

"Pemerintah desa akan berperan aktif melakukan verifikasi data agar penyaluran tepat sasaran. Bagi desa yang memiliki keterbatasan jumlah subpengecer maupun kuota, mekanisme pendistribusian akan diatur bersama agar pembagian berlangsung adil bagi seluruh masyarakat," ujar Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan diskusi konstruktif antara subpengecer dan perangkat desa. Sejumlah desa juga membagikan praktik-praktik baik (best practices) yang telah berhasil mereka terapkan dalam mengelola distribusi gas di wilayah masing-masing.

Sebagai hasil akhir, disepakati bahwa pengawasan distribusi akan diperketat dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Tim Satgas mengajak seluruh warga untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kecamatan atau pemerintah desa apabila menemukan dugaan penyalahgunaan atau kecurangan dalam penyaluran LPG bersubsidi di lapangan.

Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis distribusi LPG 3 kg di Kecamatan Plampang akan semakin tertib, transparan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak secara merata. (AM)

]]>
Fri, 17 Jul 2026 09:11:13 +0800 amr
NTB Semakin Dipercaya, Kini Jadi Tuan Rumah Pertemuan Strategis Gubernur se&Indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-semakin-dipercaya-kini-jadi-tuan-rumah-pertemuan-strategis-gubernur-se-indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-semakin-dipercaya-kini-jadi-tuan-rumah-pertemuan-strategis-gubernur-se-indonesia NTB Semakin Dipercaya, Kini Jadi Tuan Rumah Pertemuan Strategis Gubernur se-Indonesia

Mataram.Amarmedia.co.id – Setelah menjadi perhatian nasional melalui berbagai agenda kementerian dan lembaga, termasuk kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Nusa Tenggara Barat, kini NTB kembali dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026. Forum strategis tersebut dijadwalkan dihadiri para Gubernur dan Wakil Gubernur dari seluruh provinsi di Indonesia serta rencananya dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, Pemerintah Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi persiapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abdul Chair, Ak., di Kantor Gubernur NTB, Senin (13/7/2026). Rapat dihadiri para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah terkait, kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi NTB, serta seluruh unsur kepanitiaan yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Dalam arahannya, Abdul Chair menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah Raker APPSI merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bekerja secara terpadu, profesional, dan responsif agar setiap tahapan penyelenggaraan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan forum nasional tersebut tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh tamu, mulai dari penyambutan, protokoler, transportasi, akomodasi, keamanan, kesehatan, kebersihan, publikasi, hingga kesiapan lokasi kegiatan.

Raker APPSI Tahun 2026 mengusung tema "Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah", yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan peningkatan daya saing produk unggulan daerah.

Selain agenda rapat kerja, para peserta juga akan diperkenalkan dengan berbagai potensi unggulan Nusa Tenggara Barat melalui pameran produk UMKM, promosi ekonomi kreatif, sajian seni budaya, serta kunjungan ke destinasi wisata unggulan. Momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus memperkenalkan peluang investasi di Nusa Tenggara Barat.

Kepercayaan menjadi tuan rumah Raker APPSI semakin mempertegas posisi NTB sebagai daerah yang semakin dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan agenda-agenda strategis nasional. Dalam beberapa waktu terakhir, NTB menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kementerian dan lembaga, serta menerima kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas NTB dalam menyelenggarakan forum berskala nasional.

Sementara Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik, menegaskan Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadikan Raker APPSI Tahun 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan acara, tetapi juga menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Di saat yang sama, forum ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi investasi, pariwisata, budaya, dan produk unggulan NTB kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia, sekaligus semakin memperkokoh posisi NTB sebagai salah satu pusat penyelenggaraan agenda nasional.

"Alhamdulillah, kepercayaan pemerintah pusat terhadap Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional terus menguat." pungkasnya. (AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 14 Jul 2026 09:59:54 +0800 amr
Pemprov NTB Tegaskan: Temuan BPK Telah Ditindaklanjuti, Tidak Ada Kerugian Daerah Yang Dibiarkan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tegaskan-temuan-bpk-telah-ditindaklanjuti-tidak-ada-kerugian-daerah-yang-dibiarkan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tegaskan-temuan-bpk-telah-ditindaklanjuti-tidak-ada-kerugian-daerah-yang-dibiarkan

Pemprov NTB Tegaskan: Temuan BPK Telah Ditindaklanjuti, Tidak Ada Kerugian Daerah Yang Dibiarkan

Mataram, Amarmedia.co.id - 13 Juli 2026–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa pemberitaan salah satu media mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan retribusi daerah di sejumlah UPTD tidak disajikan secara utuh sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, Senin (13/7) di Mataram, menjelaskan bahwa seluruh temuan BPK merupakan bagian dari mekanisme audit dalam rangka perbaikan tata kelola pemerintahan. Semua rekomendasi pada Temuan yang diberitakan bahkan telah ditindaklanjuti, termasuk penyetoran seluruh penerimaan yang menjadi temuan, sebelum maupun setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterbitkan.

"Pemberitaan tersebut tidak memberikan informasi secara utuh. Yang diberitakan hanya sisi temuannya, tetapi tidak menjelaskan bahwa sebagian besar rekomendasi BPK telah ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Masyarakat perlu memperoleh informasi yang lengkap agar tidak muncul kesimpulan yang menyesatkan," tegas pria yang akrab disapa Aka ini.

Ia menjelaskan, pada UPTD Balai Latihan Kerja Disnakertrans, selisih penerimaan retribusi sebesar Rp92,17 juta telah disetorkan seluruhnya ke Kas Daerah sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan diterbitkan. Demikian pula pada UPTD Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi, seluruh kewajiban penyetoran telah diselesaikan sesuai rekomendasi BPK.

Untuk UPTD Balai Kemasan Produk Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan, temuan sebesar Rp460,61 juta juga telah disetorkan pada saat pembahasan Nota Hasil Pemeriksaan (NHP), sehingga telah ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Sementara itu, terhadap Balai Laboratorium Lingkungan, rekomendasi BPK bukan mengenai penyalahgunaan keuangan, melainkan perlunya penelaahan atas pengenaan biaya layanan di luar Peraturan Daerah agar ke depan memiliki dasar hukum yang lebih kuat. Demikian pula pada Museum Negeri, Wisma Seruni, dan Pelabuhan Perikanan Tanjung Sape, rekomendasi BPK lebih diarahkan pada penyempurnaan tata kelola administrasi, optimalisasi penatausahaan retribusi, penggunaan karcis yang memenuhi ketentuan, serta percepatan pengurusan perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Menurut Aka, penting dipahami bahwa rekomendasi BPK merupakan instrumen untuk memperkuat sistem pengendalian intern dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, tidak tepat apabila seluruh temuan langsung disimpulkan sebagai kerugian daerah ataupun diartikan sebagai uang negara yang hilang, apalagi dikatakan masuk kantong pribadi.

"Setiap rekomendasi BPK ditindak lanjuti secara serius. Justru esensi pemeriksaan adalah memastikan adanya perbaikan tata kelola. Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen melaksanakan seluruh rekomendasi tersebut secara akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," dan ini sidah menjadi komitmen kuat sesuai perintah Bapak Gubernur, ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak seluruh media untuk menyampaikan informasi secara berimbang dengan mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Komitmen Pemerintah Provinsi NTB sangat jelas, yaitu menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara tuntas, memperkuat tata kelola keuangan daerah, serta memastikan seluruh pengelolaan pendapatan daerah berlangsung semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tutup Aka.(AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 14 Jul 2026 09:11:29 +0800 amr
Sengkarut IPR Lantung: Aliansi LSM Bersatu Desak Penutupan Investor, Bupati Sumbawa Isyaratkan Bekukan Koperasi Jika Melanggar https://amarmedia.co.id/sengkarut-ipr-lantung-aliansi-lsm-bersatu-desak-penutupan-investor-bupati-sumbawa-isyaratkan-bekukan-koperasi-jika-melanggar https://amarmedia.co.id/sengkarut-ipr-lantung-aliansi-lsm-bersatu-desak-penutupan-investor-bupati-sumbawa-isyaratkan-bekukan-koperasi-jika-melanggar Sengkarut IPR Lantung: Aliansi LSM Bersatu Desak Penutupan Investor, Bupati Sumbawa Isyaratkan Bekukan Koperasi Jika Melanggar

SUMBAWA.Amarmedia.co.id  — Ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Sumbawa mendadak hangat. Sejumlah perwakilan dari Aliansi Sumbawa Bersatu yang terdiri atas gabungan 10 lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media mendatangi gedung wakil rakyat. Mereka menyampaikan kegelisahan dan mosi tidak percaya atas aktivitas Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kecamatan Lantung yang dinilai telah melenceng jauh dari komitmen awal kesejahteraan rakyat.

Rapat pini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Sekretaris Daerah (Sekda), Dr.H Budi Prasetyo S.Sos.MAP, Kepala Bapperida Dr. Dedy Hariwibowo, Perwakilan Kapolres Sumbawa, Pimpinan DPRD dan Anggota Komisi II dan III DPRD Kabupaten Sumbawa, unsur Forkopimda, serta perwakilan aliansi LSM Sumbawa Bersatu.

Perwakilan Aliansi LSM Sumbawa Bersatu Ary membuka penyampaian aspirasi dengan menyatakan sikap tegas menarik dukungan dari Koperasi Seloning Bukit Lestari. Komitmen awal pembentukan koperasi untuk mendongkrak ekonomi masyarakat lokal dinilai hanyalah kamuflase belata. Fakta mengejutkan di lapangan mengungkapkan adanya aktivitas pengerukan deposit atau area menambang (mining area) seluas 10 hektar yang nekat menerobos keluar dari wilayah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Sekretaris Aliansi LSM Sumbawa Bersatu, Imran Efendi SH memaparkan rentetan kejanggalan administratif dan teknis. Ia menyebutkan bahwa perjalanan IPR ini telah membuat Pemerintah Daerah (Pemda) berada di posisi ambigu akibat ketiadaan juklak dan juknis di tingkat kabupaten.

"Sejauh ini IPR hanya dijadikan pemanis lisensi hukum administrasi, namun asas keberadaannya tidak ada di lapangan. Mereka mengabaikan kewajiban teknis seperti kepemilikan sertifikat tambang, pelaporan berkala ke Pemda, hingga pembuatan sistem environmental (sedimentasi) di daerah hulu. Kami tidak ingin IPR ini menjadi starting politik yang tidak humanis dan Pemda dijadikan bulan-bulanan di media sosial. Sikap kami jelas segera beri police line, ciduk oknum yang bermain, dan kembalikan hajat ekonomi ini seutuhnya kepada rakyat," tegas Imran.

Senada dengan Imran, Penanggung Jawab Aksi dari LSM Mandiri, Iying Gunawan (didampingi Dudung Jayadi), mengaku merasa tertipu oleh janji manis pihak investor.

"Awalnya investor menjanjikan akan mengakomodir 500 penambang manual tradisional untuk masuk menjadi anggota IPR dengan skema saham 40% investor dan 60% koperasi demi menyumbang PAD Sumbawa. Nyatanya, ini adalah praktik kapitalisme liberal. Kami bolak-balik mengawal ini ke Mataram, tapi PAD-nya nol besar. Sebelum sungai-sungai kita rusak parah, kami minta ketegasan aparat hukum untuk menutup para cukong yang merusak alam Sumbawa," cetus Iying.

Dugaan Operasi Ilegal dan Pengabaian Hak SHU

Ketua FPPK, Abdul Hataf, turut menyoroti adanya laporan dari Dinas ESDM yang menyatakan bahwa tiga investor di kawasan tersebut—yakni PT Metro, TIB, dan Nusantara—sebenarnya belum diperbolehkan beroperasi sebelum memenuhi dokumen persyaratan lengkap.

"Faktanya mereka sudah panen berkali-kali sejak bulan Februari, tapi hasil itu dikembalikan ke perusahaan, bukan ke rakyat anggota koperasi. Ini omong kosong," tukas Hattaf

Aji Rusdianto (Raja), perwakilan aliansi lainnya yang meminta ketegasan Bupati untuk mengusir perusahaan nakal tersebut.

Lebih jauh, perwakilan Aliansi LSM menambahkan bahwa ketiga investor yang beroperasi di kolam 1 hingga 6 tersebut diduga kuat beroperasi secara ilegal selama delapan bulan terakhir karena dokumen UKL-UPL belum resmi terbit. Ironisnya lagi, muncul dualisme kepengurusan Koperasi Selonong Bukit Lestari, sementara Sisa Hasil Usaha (SHU) masyarakat pasca-pembagian di kantor bupati bulan Oktober lalu hingga detik ini belum dicairkan.

Melihat kacaunya tata kelola ini, Pimpinan DPRD Sumbawa, HM. Berlian Rayes menganalogikan situasi ini bak terkena jebakan. Kita seperti di-prank. Demi menyelamatkan aset daerah dan mencegah gejolak sosial yang lebih besar, penting untuk menghadirkan seluruh pihak terkait. Pak Bupati juga perlu memberikan atensi khusus dan berkoordinasi langsung dengan Gubernur NTB," saran Berlian.

Respon Bupati Sumbawa: Koperasi Terancam Dibekukan

Menanggapi rentetan protes keras dari mitranya di LSM, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan apresiasi mendalam atas fungsi kontrol yang dijalankan oleh Aliansi Sumbawa Bersatu. Bupati mengaku gerakan ini menjadi amunisi tambahan bagi Pemda untuk melakukan penertiban lapangan.

Namun, Bupati tidak menampik adanya dilema besar yang dihadapi pemerintah daerah di tingkat tapak.

"Saya harus sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan penutupan portal tambang rakyat. Sebab di satu sisi, saya kerap didatangi oleh tokoh-tokoh masyarakat Lantung yang meminta agar tambang rakyat ini tetap dibuka demi menekan angka pengangguran. Namun, prinsip saya jelas: selain menertibkan, lingkungan juga harus lestari," urai Bupati Jarot.

Bupati membeberkan sejumlah kejanggalan yang juga menjadi catatan krusial Pemda, di antaranya belum terlihatnya dokumen resmi UKL-UPL, belum adanya dana jaminan reklamasi (talangan), tidak adanya sistem monitoring, belum jelasnya program CSR/pemberdayaan masyarakat, hingga nihilnya kontribusi PAD.

"Ini kondisi dilematis yang sudah terjadi. Atas dasar itu, kami segera mengambil langkah cepat bersama Forkopimda melalui dua poin utama pertama memanggil Pengurus Koperasi. Pemda Sumbawa akan segera memanggil Ketua Koperasi Selonong Bukit Lestari untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban menyeluruh. Kedua Jika dalam klarifikasi tersebut ditemukan bukti kuat bahwa koperasi tidak berjalan sesuai koridor hukum atau menyalahgunakan kemitraan, Pemda secara tegas akan membekukan koperasi tersebut. Dengan dibekukannya koperasi, secara otomatis seluruh aktivitas ketiga investor di lokasi tersebut dinyatakan ilegal dan wajib angkat kaki.

Bupati menutup penjelasannya dengan menyebutkan bahwa saat ini Pemprov NTB juga tengah menggodok regulasi teknis terkait monitoring sistem tersebut, dan Pemda Sumbawa berkomitmen mengawal penuh agar hak-hak masyarakat lokal tidak dikorbankan demi keuntungan segelintir oknum. (AM)

]]>
Mon, 13 Jul 2026 19:59:47 +0800 amr
Respons Fraksi Gelora dan Demokrat&PPP Pembangunan, Bupati Sumbawa Bahas Strategi Fiskal hingga Solusi Legalitas PETI https://amarmedia.co.id/respons-fraksi-gelora-dan-demokrat-ppp-pembangunan-bupati-sumbawa-bahas-strategi-fiskal-hingga-solusi-legalitas-peti https://amarmedia.co.id/respons-fraksi-gelora-dan-demokrat-ppp-pembangunan-bupati-sumbawa-bahas-strategi-fiskal-hingga-solusi-legalitas-peti Respons Fraksi Gelora dan Demokrat-PPP Pembangunan, Bupati Sumbawa Bahas Strategi Fiskal hingga Solusi Legalitas PETI

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dalam kelanjutan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Senin (13/7/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara berturut-turut memberikan jawaban atas pemandangan umum yang diajukan oleh Fraksi Partai Gelora Indonesia dan Fraksi gabungan Demokrat-PPP (Persatuan Pembangunan).

Di hadapan pimpinan sidang H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., dan Anggota DPRD Bupati menegaskan bahwa seluruh catatan, pertanyaan, dan masukan dari kedua fraksi tersebut merupakan kontribusi yang sangat konstruktif dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, serta pembangunan daerah di masa mendatang.

Respons atas Pemandangan Umum Fraksi Gelora

Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Fraksi Gelora Indonesia atas kejelian mereka membedah postur anggaran daerah. Menjawab kekhawatiran fraksi terkait ketergantungan anggaran pada pemerintah pusat, Bupati memaparkan sejumlah langkah strategis.

Pemkab Sumbawa berkomitmen penuh untuk terus menekan ketergantungan fiskal terhadap pusat melalui optimalisasi dan intensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihaknya tengah menjalankan berbagai program perluasan basis pajak dan digitalisasi layanan untuk memperkuat struktur fiskal daerah.

Lebih lanjut, Bupati memastikan bahwa APBD Kabupaten Sumbawa akan benar-benar dikelola agar memberikan manfaat nyata yang langsung menyentuh masyarakat luas.

"Pemerintah daerah menerapkan pendekatan anggaran berbasis kinerja (performance-based budgeting). Langkah ini untuk memastikan bahwa setiap program prioritas yang dianggarkan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa secara konkret," tegas Bupati.

Pemkab Sumbawa menyambut baik seluruh usulan dan saran yang diajukan oleh Fraksi Gelora sebagai bahan evaluasi mutakhir demi menyempurnaan rencana pengelolaan keuangan dan blueprint pembangunan pada tahun anggaran mendatang.

Respons atas Pemandangan Umum Fraksi Demokrat-PPP Pembangunan 

Apresiasi serupa juga dialamatkan kepada Fraksi gabungan Demokrat-PPP Pembangunan. Bupati menyatakan bahwa pertanyaan mengenai optimalisasi PAD dan penanganan sengkarut gas LPG 3 kg memiliki substansi yang sama, sehingga penjelasannya selaras dengan jawaban yang telah diberikan kepada fraksi-fraksi sebelumnya.

Menjawab masukan mengenai efektivitas anggaran, Bupati menjelaskan bahwa Pemda terus berupaya menciptakan dampak ekonomi yang berganda (multiplier effect) bagi masyarakat. Strategi ini ditempuh dengan menaikkan standar kualitas perencanaan sejak awal dan memperketat evaluasi kinerja di setiap Perangkat Daerah (OPD).

Terkait desakan percepatan pembangunan infrastruktur vital, Pemkab Sumbawa memberikan perhatian khusus pada sektor air bersih.

 "Untuk percepatan pembangunan infrastruktur air bersih di wilayah pedesaan, Pemda akan terus meningkatkan alokasi dan pemerataan pembangunan fisik. Kami juga secara intensif melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi guna menjemput dukungan anggaran luar," jelasnya.

Poin krusial yang disoroti oleh Fraksi Demokrat-PPP Pembangunan adalah maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Lantung, Ai Mual, serta beberapa pedesaan lainnya. Menanggapi hal ini, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa pemerintah daerah mencermati persoalan pelik ini secara sangat serius.

Bupati tidak menampik bahwa praktik PETI membawa dampak buruk yang masif, mulai dari potensi kerusakan lingkungan hidup yang parah, ancaman keselamatan bagi para pekerja, hingga kerugian finansial negara akibat eksploitasi ilegal. Oleh karena itu, Pemda mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam melakukan penertiban.

Namun di sisi lain, pemerintah juga harus melihat realitas sosial di mana sebagian masyarakat lokal menggantungkan mata pencaharian utama mereka pada sektor pertambangan tersebut.

"Kita butuh solusi yang legal dan berkelanjutan agar alam tidak rusak tetapi ekonomi rakyat tetap jalan. Oleh karena itu, Pemda mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Saat ini sudah banyak usulan pembentukan koperasi tambang di wilayah Kabupaten Sumbawa," ungkap Bupati.

 

Bupati secara terbuka menyatakan dukungannya dan merekomendasikan agar aktivitas tersebut dilegalkan melalui jalur resmi. Kendati demikian, ia mengingatkan masyarakat bahwa proses birokrasi ini tidak instan.

"Prosesnya panjang, perlu konsentrasi, ketekunan, dan biaya operasional yang lumayan, sehingga memakan waktu yang cukup lama. Namun, dari sisi regulasi, kita terus mendorong legalitas ini agar ke depan aktivitas tambang rakyat dapat dilaksanakan sesuai kaidah pertambangan yang baik (good mining practice)," tambahnya.

 

Melalui izin resmi (Wilayah Pertambangan Rakyat/WPR dan Izin Pertambangan Rakyat/IPR), Pemda meyakini kontrol terhadap keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan dapat ditegakkan secara ketat. Bupati mengakui isu ini memicu pro-kontra yang luar biasa, bahkan menarik perhatian masyarakat luar daerah untuk datang berduyun-duyun ke Sumbawa guna mempelajari dinamikanya. Pemda memastikan telah berkordinasi dengan jajaran Forkopimda agar penanganan di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas.

Sidang Paripurna ditutup dengan penyerahan berkas jawaban kepala daerah secara resmi kepada pimpinan sidang untuk ditindaklanjuti dalam agenda pandangan akhir fraksi mendatang. (AM)

]]>
Mon, 13 Jul 2026 12:20:44 +0800 amr
Jawab Pandangan Fraksi PKS, Bupati Sumbawa Tegaskan Komitmen Transparansi, Genjot PAD, hingga Atasi Kelangkaan LPG https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-fraksi-pks-bupati-sumbawa-tegaskan-komitmen-transparansi-genjot-pad-hingga-atasi-kelangkaan-lpg https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-fraksi-pks-bupati-sumbawa-tegaskan-komitmen-transparansi-genjot-pad-hingga-atasi-kelangkaan-lpg

Jawab Pandangan Fraksi PKS, Bupati Sumbawa Tegaskan Komitmen Transparansi, Genjot PAD, hingga Atasi Kelangkaan LPG

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pengelolaan keuangan dan memaksimalkan pelaksanaan pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD, dalam Sidang Paripurna yang digelar Senin (13/7/2026).

Sidang Paripurna yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama DPRD Sumbawa ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., didampingi Wakil Ketua Zulfikar Demitri, S.H., M.H. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala OPD lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam pengantarnya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan dan anggota dewan. Ia memandang seluruh pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi sebagai masukan yang sangat berharga demi meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tahun berjalan.

Secara berurutan, Bupati memberikan jawaban terperinci atas catatan dan pertanyaan yang dilayangkan oleh setiap fraksi, dimulai dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bupati menjawab secara mendalam.

Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pandangan umum, pertanyaan, serta saran konstruktif dari Fraksi PKS. Bagi pemerintah daerah, hal ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Sinergi Opini WTP dan Komitmen Fiskal

Pemda Sumbawa secara khusus berterima kasih atas apresiasi Fraksi PKS terhadap raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Bupati menegaskan bahwa capaian prestisius ini adalah buah dari sinergi yang kuat antara Pemda dan DPRD dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah.

 "Kami berkomitmen penuh melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, sehingga setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar memberikan kontribusi besar dan manfaat nyata bagi rakyat Sumbawa," ujar Bupati.

Menjawab pertanyaan Fraksi PKS mengenai postur Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan strategi penguatannya, Bupati memaparkan bahwa dari total realisasi pendapatan daerah yang mencapai Rp 2,374 Triliun kontribusi PAD tercatat sebesar Rp 242,9 Miliar atau sekitar 11,29 persen. Sumber pendapatan ini ditopang oleh sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Ke depan, Pemkab Sumbawa bersama instansi pemungut seperti Bapenda, RSUD, Puskesmas, Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), serta sektor koperasi, akan terus memperkuat langkah intensifikasi dan ekstensifikasi. Strategi utama yang sedang dan sudah berjalan di antaranya:

 

Mengintegrasikan sistem pembayaran digital untuk meminimalkan kebocoran, Perluasan Basis Pajak & Optimalisasi Aset, Mendata ulang potensi objek pajak baru dan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah yang tidur.Penambahan Tenaga Kontrak Sementara. Menempatkan personel tambahan di Bapenda guna meningkatkan pengawasan dan kepatuhan wajib pajak di lapangan.

Klarifikasi Serapan APBD dan Silpa

Terkait catatan Fraksi PKS mengenai serapan APBD yang dinilai belum maksimal, Bupati menjelaskan bahwa realisasi belanja daerah yang mencapai 92,9 persen tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis:

 1. Sisa Belanja Pegawai. Banyaknya formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum terpenuhi dan posisinya belum terisi hingga akhir tahun anggaran.

 2. Keterlambatan Proyek Fisik:Adanya beberapa pekerjaan infrastruktur yang belum dapat dirampungkan 100% hingga akhir tahun.

 3. Efisiensi Belanja Tidak Terduga (BTT): Pemda menganggarkan dana BTT yang cukup besar sebagai antisipasi darurat, namun bersyukur tidak perlu menggunakannya secara penuh.

Sedangkan untuk besaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), hal itu dipengaruhi oleh realisasi PAD yang berhasil melampaui target, serta adanya sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) spesifik yang secara aturan tidak bisa dialihkan ke pos belanja lainnya. Selain itu, terdapat penundaan penyaluran Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) akibat kendala teknis administrasi. Pemda berkomitmen menjadikan evaluasi ini sebagai pelajaran berharga agar kualitas belanja daerah semakin efektif ke depan.

Mengatasi Sengkarut dan Kelangkaan LPG 3 Kg

Fraksi PKS juga menyoroti masalah distribusi LPG. Bupati mengungkapkan bahwa kebutuhan daerah mencapai 1,9 juta tabung per tahun. Keterbatasan kuota inilah yang kerap memicu kelangkaan di masyarakat dan memicu oknum menjual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) di atas standar. Kondisi ini diperparah oleh adanya kelompok masyarakat mampu yang menggunakan LPG 3 kg bersubsidi, padahal mereka tidak berhak.

Di sisi lain, pasokan LPG non-subsidi juga terhambat masalah logistik, yang sangat bergantung pada kelancaran arus transportasi laut rute Tano – Kayangan (PP).

"Jujur saja, dalam beberapa waktu terakhir terjadi hambatan penyeberangan. Namun kami sudah berkoordinasi secara intensif, termasuk mengawal proses migrasi penggunaan tabung Bright Gas dari warna biru ke pink," jelas Bupati.

Sebagai langkah penanganan cepat, Pemkab Sumbawa terus menurunkan Satgas Ketahanan Pangan dan Energi untuk melakukan pengawasan ketat, serta mempercepat program OVOO (One Village One Outlet) agar distribusi pangkalan gas bisa menyentuh seluruh desa secara merata. Pemda juga menyambut baik usulan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung yang disarankan oleh fraksi.

 

Menanggapi aspirasi mengenai peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan, Bupati mengimbau seluruh Kepala OPD dan ASN yang masih menggunakan kendaraan dinas atau pribadi di luar wilayah untuk segera melakukan mutasi plat nomor.

"Pemerintah menyambut baik usulan ini. Saya telah memulai gerakan ini dari diri saya sendiri untuk memutasi plat kendaraan lain menjadi plat EA (Sumbawa), dan ini harus diikuti oleh seluruh ASN," himbauanya. (AM)

]]>
Mon, 13 Jul 2026 11:24:19 +0800 amr
Kemendikdasmen Dampingi MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Hari Pertama Sekolah Berlangsung Hangat dan Penuh Semangat https://amarmedia.co.id/kemendikdasmen-dampingi-mpls-ramah-di-smp-negeri-1-labuhan-badas-hari-pertama-sekolah-berlangsung-hangat-dan-penuh-semangat https://amarmedia.co.id/kemendikdasmen-dampingi-mpls-ramah-di-smp-negeri-1-labuhan-badas-hari-pertama-sekolah-berlangsung-hangat-dan-penuh-semangat Kemendikdasmen Dampingi MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Hari Pertama Sekolah Berlangsung Hangat dan Penuh Semangat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id-13 Juli 2026 – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Labuhan Badas Senin 13 Juli 2026 berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Ratusan peserta didik baru memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dengan didampingi guru, orang tua, serta mendapat pendampingan langsung dari Pusat Penguatan Karakter Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sekolah ini menjadi salah satu lokasi pendampingan pelaksanaan MPLS Ramah untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai ketentuan pemerintah, mengedepankan pendekatan yang mendidik, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun kekerasan.

Sejak pukul 07.00 Wita, halaman SMP Negeri 1 Labuhan Badas mulai dipenuhi peserta didik baru yang datang mengenakan seragam dengan wajah ceria. Mereka tampak antusias memasuki gerbang sekolah sambil didampingi orang tua. Pemandangan yang paling menarik perhatian adalah banyaknya ayah yang hadir mengantar anak mereka pada hari pertama sekolah.

Sebagian ayah berjalan berdampingan dengan anaknya menuju lokasi kegiatan. Ada yang memberikan pelukan sebelum berpisah, ada pula yang menyempatkan diri berfoto bersama sebagai kenang-kenangan memasuki jenjang pendidikan yang baru. Suasana itu menghadirkan kesan hangat sekaligus menunjukkan besarnya dukungan keluarga terhadap pendidikan anak.

Kehadiran para ayah merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 100.2.3 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Teladan Indonesia di Kabupaten Sumbawa. Melalui gerakan tersebut, para ayah diajak untuk hadir mendampingi anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan pendidikan mereka.

Upacara pembukaan MPLS Ramah berlangsung di lapangan sekolah. Seluruh peserta didik baru mengikuti kegiatan dengan tertib didampingi guru dan panitia. Lagu Indonesia Raya berkumandang mengawali rangkaian kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna.

Mewakili Kemendikdasmen, hadir Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag., Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga. Dalam kunjungannya, ia didampingi Rosmin Junaidi, S.STP., M.Si., Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Sumber Daya dan Aparatur, Kepala Bidang SMP Junaidi, S.Pd., M.Pd., serta disambut oleh Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Punijan, S.Pd., M.Pd., bersama seluruh guru.

Dalam sambutannya, Prof. Biyanto mengatakan bahwa hari pertama sekolah memiliki arti penting bagi setiap peserta didik. Menurutnya, kesan pertama yang diterima anak akan memengaruhi semangat mereka dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

"MPLS bukan kegiatan untuk membuat anak takut ataupun malu. Hari pertama sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak harus merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026. Selain itu, materi kegiatan juga telah diatur melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026 sehingga seluruh sekolah memiliki pedoman yang sama.

Menurutnya, selama lima hari pelaksanaan MPLS, sekolah diharapkan mengisi kegiatan dengan pengenalan lingkungan sekolah, pembiasaan karakter positif, pendidikan antiperundungan, penguatan disiplin, serta berbagai aktivitas yang mendorong peserta didik berani berinteraksi dan bekerja sama.

Prof. Biyanto juga mengingatkan seluruh guru agar menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi setiap anak.

"Anak-anak datang ke sekolah membawa harapan dan cita-cita. Sambut mereka dengan senyuman, bimbing dengan kesabaran, dan jadilah teladan yang baik. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan sekolah yang ramah," katanya.

Usai memberikan sambutan, Prof. Biyanto bersama Rosimin Junaidi, Junaidi, dan Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas melakukan pelepasan balon warna-warni sebagai simbol dimulainya MPLS Ramah Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke beberapa ruang kelas. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Biyanto berdialog dengan guru dan peserta didik baru. Ia menanyakan kesan mereka mengikuti hari pertama sekolah sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai pedoman yang telah ditetapkan pemerintah.

Di setiap ruang kelas terlihat suasana belajar yang hidup. Guru memandu kegiatan perkenalan, permainan edukatif, diskusi sederhana, dan pengenalan lingkungan sekolah. Para peserta didik tampak aktif mengikuti setiap kegiatan. Sesekali terdengar tawa ketika mereka saling memperkenalkan diri dan bekerja sama dalam permainan kelompok.

Prof. Biyanto mengapresiasi pendekatan yang diterapkan guru di SMP Negeri 1 Labuhan Badas. Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan akan membantu peserta didik lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Sementara itu, Rosmin Junaidi, S.STP., M.Si., Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Sumber Daya dan Aparatur, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemendikdasmen terhadap pelaksanaan MPLS di Kabupaten Sumbawa.

Ia mengatakan pendampingan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

"Kami berharap seluruh sekolah melaksanakan MPLS sesuai aturan sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama. Pendidikan yang baik dimulai dari lingkungan yang aman, nyaman, dan menghargai setiap peserta didik," ujarnya.

Rosmin juga mengapresiasi tingginya partisipasi orang tua, khususnya para ayah, yang hadir mengantar anak mereka ke sekolah.

Menurutnya, keterlibatan keluarga dalam pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap semangat belajar dan perkembangan karakter anak. Dukungan sederhana berupa kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah menjadi kenangan yang akan diingat peserta didik dalam waktu yang lama.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa seluruh SMP di Kabupaten Sumbawa telah diingatkan untuk melaksanakan MPLS sesuai pedoman yang berlaku.

Ia berharap seluruh sekolah mengutamakan pembinaan karakter, pengenalan budaya sekolah, dan pembiasaan hidup disiplin tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada peserta didik baru.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Punijan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pendampingan MPLS Ramah.

Menurutnya, seluruh guru telah mempersiapkan kegiatan sejak jauh hari agar peserta didik baru dapat mengikuti MPLS dengan nyaman dan menyenangkan.

"Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik kepada seluruh peserta didik baru. Mereka adalah bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Labuhan Badas. Karena itu, kami berkomitmen melaksanakan MPLS yang ramah, mendidik, dan sesuai ketentuan pemerintah," katanya.

Punijan berharap seluruh peserta didik baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru dan teman-teman baru, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sejak awal tahun ajaran.

Pelaksanaan MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Labuhan Badas menjadi bukti bahwa masa pengenalan sekolah dapat berlangsung tanpa perpeloncoan ataupun tindakan yang merendahkan peserta didik. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi sekolah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, membangun karakter, serta mempererat hubungan antara sekolah, keluarga, dan peserta didik.

Melalui pendampingan Kemendikdasmen serta dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pelaksanaan MPLS Ramah diharapkan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menghadirkan pendidikan yang lebih humanis, inklusif, dan berpihak kepada kepentingan terbaik anak. Hari pertama sekolah pun menjadi awal yang menyenangkan untuk memulai perjalanan belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-cita. (AM/SA)

]]>
Mon, 13 Jul 2026 10:00:33 +0800 amr
Rayakan Satu Dasawarsa, Pesantren Modern Internasional Dea Malela Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustadz Adi Hidayat https://amarmedia.co.id/rayakan-satu-dasawarsa-pesantren-modern-internasional-dea-malela-gelar-tabligh-akbar-bersama-ustadz-adi-hidayat https://amarmedia.co.id/rayakan-satu-dasawarsa-pesantren-modern-internasional-dea-malela-gelar-tabligh-akbar-bersama-ustadz-adi-hidayat Rayakan Satu Dasawarsa, Pesantren Modern Internasional Dea Malela Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustadz Adi Hidayat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pondok Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela menyambut usia satu dasawarsa atau sepuluh tahun dengan menggelar Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tasyakuran atas perjalanan panjang pesantren dalam mendidik generasi bangsa sejak didirikan pada 18 Juni 2016.

Pengasuh PMI Dea Malela, Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesantren yang kini telah mendatangkan santri dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh, bahkan dari mancanegara seperti Kamboja, Taiwan, Filipina, Pakistan, Rusia, dan segera menyusul dari Afghanistan.

"Banyak anak Sumbawa yang dididik di sini kini telah melanjutkan studi S1 di berbagai negara seperti Rusia, Amerika, Turki, Malaysia, Tiongkok, Kazakhstan, Saudi Arabia, hingga Mesir. Ini adalah upaya nyata kami dalam meningkatkan kualitas SDM untuk Sumbawa dan dunia Islam," ungkap Prof. Din Syamsuddin.

Prof. Din mengajak masyarakat untuk terus mendukung perkembangan pesantren dan mempersilakan para orang tua yang ingin menitipkan pendidikan putra-putrinya di PMI Dea Malela.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memberikan apresiasi tinggi atas kiprah PMI Dea Malela dalam menyemai "Tunas Cendekia mewujudkan peradaban utama" di tanah Sumbawa.

"Peradaban besar tidak lahir dari bangunan semata, melainkan dari manusia yang berakhlak dan memiliki kedekatan dengan Allah SWT. Kehadiran pesantren ini adalah keistimewaan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa," ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui berbagai gerakan, seperti Shalat Subuh berjamaah, gerakan zakat profesi bagi ASN, serta program "Sumbawa Hijau Lestari" yang mengajak masyarakat menanam pohon sebagai bentuk sedekah jariyah dan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Acara utama diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dr H Adi Hidayat Lc MA (UAH). Dalam ceramahnya, UAH memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Sumbawa dan jajaran pemerintah daerah yang dinilainya sangat kompak, terutama dalam tradisi menjaga Shalat Subuh berjamaah di Masjid Agung.

UAH mengulas secara mendalam makna kehidupan sebagai khalifah di bumi, merujuk pada kisah Nabi Adam AS dan Sayyidah Hawa. Ia menjelaskan bahwa hidup adalah amanah untuk memberikan manfaat sebanyak-banyaknya.

"Islam datang memberikan panduan bagaimana mengelola hidup agar melahirkan kualitas. Jika bicara harus bermanfaat, mendengar harus yang bermanfaat, dan melangkah harus ke tempat yang bermanfaat. Itulah kunci sukses dan kebahagiaan sebagai khalifah," jelas UAH di hadapan ribuan jamaah yang memadati Masjid Agung Nurul Huda.

Kegiatan Tabligh Akbar ini menjadi momen refleksi bagi masyarakat Sumbawa untuk terus berupaya meningkatkan kualitas diri, memperkuat keimanan, dan bersinergi membangun daerah yang lebih maju, cerah, dan berkemajuan sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah. (AM)

]]>
Sat, 11 Jul 2026 21:08:06 +0800 amr
Di Momentum Usia ke 54 Gubernur NTB Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB https://amarmedia.co.id/di-momentum-usia-ke-54-gubernur-ntb-presiden-prabowo-titip-lima-pesan-untuk-ntb https://amarmedia.co.id/di-momentum-usia-ke-54-gubernur-ntb-presiden-prabowo-titip-lima-pesan-untuk-ntb Di Momentum Usia ke 54 Gubernur NTB, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk NTB

MATARAM.Amarmedia.co.id– Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Nusa Tenggara Barat pada Jumat (10/7/2026) menghadirkan makna tersendiri bagi daerah. Bertepatan dengan momentum usia ke-54 Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, Presiden tidak hanya meresmikan Bendungan Meninting sebagai pusat peresmian lima bendungan nasional, tetapi juga menitipkan lima pesan besar bagi NTB, yakni memperkuat persatuan, membalas kepercayaan rakyat melalui kerja nyata, memastikan pembangunan memberi manfaat bagi masyarakat, menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan hanya akan berhasil apabila seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan bekerja bersama untuk kepentingan rakyat. Presiden juga mengingatkan agar Bendungan Meninting benar-benar memberikan manfaat bagi petani dengan memastikan air mengalir hingga ke lahan pertanian, karena ketahanan pangan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa. Di hadapan para kepala daerah, Presiden berpesan agar setiap kebijakan dilandasi akal sehat, cinta kepada rakyat, menjauhi korupsi, dan mengelola setiap rupiah uang negara sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Namun, perhatian Presiden kepada Nusa Tenggara Barat tidak berhenti di atas podium.

Sesaat setelah peresmian Bendungan Meninting berakhir, dalam perjalanan menuju helikopter kepresidenan, Presiden menyampaikan secara langsung kesan dan pesannya kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Gubernur mengungkapkan bahwa Presiden menyampaikan rasa senangnya akhirnya dapat kembali mengunjungi Nusa Tenggara Barat setelah sekian lama belum memiliki kesempatan datang ke daerah ini.

"Beliau menyampaikan langsung kepada saya bahwa beliau senang sekali bisa berkunjung ke NTB. Beliau bahkan menyampaikan keinginan tulus beliau untuk membantu lebih banyak hal di NTB," ungkap Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

Bagi Gubernur, penyampaian Presiden tersebut menjadi penegasan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Nusa Tenggara Barat tidak berhenti pada pembangunan Bendungan Meninting maupun proyek-proyek strategis nasional lainnya. Keinginan Presiden untuk membantu lebih banyak pembangunan di NTB merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pesan yang disampaikan Presiden secara langsung kepada Gubernur juga memperkuat substansi pidatonya di Bendungan Meninting. Sejak awal, Presiden berkali-kali menegaskan kedekatannya dengan masyarakat NTB, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang selama ini diberikan, serta mengingatkan bahwa pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Presiden juga menitipkan pesan agar para pemimpin di NTB menjaga persatuan, mengelola pembangunan secara amanah, memastikan air bendungan sampai kepada para petani, serta menghadirkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Rangkaian pesan tersebut menunjukkan bahwa kunjungan Presiden ke Nusa Tenggara Barat bukan sekadar agenda peresmian infrastruktur, melainkan juga penegasan arah pembangunan daerah yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, perhatian Presiden tersebut menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan daerah. Rangkaian pesan yang disampaikan, baik dalam forum resmi maupun dalam percakapan langsung dengan Gubernur NTB, memperlihatkan bahwa harapan Presiden terhadap NTB tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada lahirnya kepemimpinan yang melayani rakyat, pemerintahan yang bersih, sektor pertanian yang semakin kuat, serta pembangunan yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. (AM/KominfotikNTB)

]]>
Sat, 11 Jul 2026 09:17:09 +0800 amr
Presiden RI Prabowo Subianto Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani https://amarmedia.co.id/presiden-ri-prabowo-subianto-resmikan-bendungan-meninting-air-harus-sampai-kepada-petani https://amarmedia.co.id/presiden-ri-prabowo-subianto-resmikan-bendungan-meninting-air-harus-sampai-kepada-petani Presiden RI Prabowo Subianto Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani

MENINTING, Lombok Barat.Amarmedia.co.id– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, bersama empat bendungan lainnya yang berada di Bali, Jawa Tengah, dan Aceh secara serentak dari Bendungan Meninting, Jumat (10/7/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Wakil Gubernur beserta Forkopimda NTB, para bupati dan wali kota se-NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan petani yang akan menerima manfaat langsung dari Bendungan Meninting.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan bendungan bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk menjamin ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Presiden mengingatkan agar manfaat bendungan benar-benar dirasakan oleh para petani.

"Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.

Presiden mengatakan, pembangunan bangsa merupakan proses panjang yang membutuhkan kesinambungan lintas pemerintahan. Menurutnya, sebuah proyek pembangunan dapat dimulai oleh satu pemerintahan dan diselesaikan oleh pemerintahan berikutnya. Seluruh proses tersebut merupakan bagian dari kerja besar membangun Indonesia yang harus dihargai sebagai wujud persatuan dalam pembangunan nasional.

"Pemerintah yang investasi pertama, pemerintah yang groundbreaking, pemerintah yang mulai membangun mungkin bukan pemerintah yang meresmikan. Inilah pembangunan bangsa. Inilah kebangkitan bangsa," ujar Presiden.

Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah infrastruktur, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, setiap bendungan harus mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, mengurangi risiko banjir, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Presiden mengingatkan seluruh penyelenggara negara agar menjaga integritas dalam mengelola amanah rakyat. Menurutnya, seluruh anggaran pembangunan harus digunakan secara bertanggung jawab dan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

"Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia," katanya.

Kepada para kepala daerah dan seluruh pemimpin, Presiden juga berpesan agar memimpin dengan ketulusan dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

"Pimpinlah dengan cinta kepada rakyat. Hindari niat menjadi kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Pemimpin yang suka berbohong adalah bencana bagi rakyat," pesan Presiden.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa lima bendungan yang diresmikan merupakan bagian dari pembangunan bendungan nasional periode 2015–2025 yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi.

Lima bendungan tersebut meliputi Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat; Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali; Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara; dan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.

Kelima bendungan tersebut memiliki total kapasitas tampung sekitar 371 juta meter kubik, didukung jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer yang melayani sekitar 40.000 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi padi hingga sekitar 720.000 ton per tahun, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mereduksi risiko banjir pada kawasan seluas sekitar 932 hektare, serta mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui potensi PLTA sebesar 9,6 megawatt dan PLTS terapung sebesar 346 megawatt.

Khusus Bendungan Meninting, bendungan ini mengairi sekitar 1.600 hektare lahan pertanian, meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi tiga kali panen setiap tahun, menyediakan air baku bagi sekitar 100.000 jiwa, serta membantu mengurangi potensi banjir di wilayah Lombok Barat dan sebagian Kota Mataram. Kehadirannya juga mengakhiri konflik perebutan air antarpetani yang selama bertahun-tahun terjadi pada musim kemarau.

Menteri PU menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bendungan tidak diukur dari selesainya konstruksi semata, melainkan dari kemampuannya mengalirkan air hingga ke lahan pertanian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peresmian Bendungan Meninting bersama empat bendungan lainnya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur sumber daya air sebagai fondasi ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional. Dengan memastikan air benar-benar sampai kepada petani, pembangunan bendungan diharapkan menjadi penggerak peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan masyarakat, dan terwujudnya swasembada pangan Indonesia.(AM/Edo/Kominfotik)

]]>
Fri, 10 Jul 2026 21:38:53 +0800 amr
Pemprov NTB dan Unram Resmi Kolaborasikan Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-unram-resmi-kolaborasikan-program-desa-berdaya-dan-profesor-berdampak https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-unram-resmi-kolaborasikan-program-desa-berdaya-dan-profesor-berdampak Pemprov NTB dan Unram Resmi Kolaborasikan Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak

Mataram.Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi NTB resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Universitas Mataram (Unram). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bersama Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Unram, Kamis (9/7/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menyukseskan program Desa Berdaya Pemerintah Provinsi NTB yang dipadukan dengan program unggulan Profesor Berdampak Universitas Mataram tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri puluhan guru besar dan profesor lingkungan Universitas Mataram.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam membangun hubungan erat dengan para profesor dan guru besar dalam mensukseskan berbagai program pembangunan NTB, sehingga berorientasi pada kesejahteraan masyarakat ke depannya.

"Dengan ilmu para guru besar dan profesor, Kami berharap dapat membantu mensukseskan program-program pembangunan pemerintah terutama program Desa Berdaya yang sedang kami gencarkan saat ini," harap Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal di hadapan para Guru Besar dan profesor Universitas Mataram.

Miq Iqbal menyampaikan bahwa masalah kemiskinan ekstrem yang dialami masyarakat di berbagai desa di NTB masih menjadi PR bersama. Untuk itu, pemerintah Provinsi NTB melalui program Desa Berdaya difokuskan pada pengembangan desa mandiri sebagai upaya untuk pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi melalui optimalisasi potensi dan icon (tematik) lokal.

"Satu tahun terakhir, saya melihat kemiskinan tidak lagi hanya sekadar angka di atas kertas. Saat kita turun ke desa dan bertemu langsung dengan warga, kita menyadari bahwa mereka butuh lebih dari sekadar jaring pengaman sosial seperti asuransi kesehatan atau bantuan PKH untuk sekadar meneruskan hidup," ujar Gubernur Iqbal.

Gubernur menaruh harapan besar agar para profesor dapat menghadirkan inovasi baru. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi yang paling krusial adalah pendampingan dan inspirasi untuk mengembangkan potensi ekonomi di desa mereka.

"Selain pendamping desa berdaya yang sudah direkrut, Kita butuh inovasi dari para guru besar untuk menggerakkan perkembangan bisnis di tingkat desa," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unram, Prof. Sukardi, menyatakan kesiapan penuh civitas akademika Unram dalam mendukung pembangunan daerah. Program Profesor Berdampak Unram adalah inisiatif akademik dari Universitas Mataram yang mewajibkan para guru besar (profesor) agar riset dan keilmuannya tidak hanya berhenti pada publikasi, melainkan memberikan solusi nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat, industri, dan pemerintah daerah.

Untuk itu, Rektor menegaskan bahwa sebanyak 22 kelompok yang melibatkan 120 Profesor telah disiapkan untuk diterjunkan langsung dalam mendukung program Desa Berdaya. Menurutnya, Kedua program ini sangat sejalan dalam mendukung penguatan ekonomi lokal masyarakat desa. Dengan keilmuan, riset dan pengalaman dari para guru besar diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

"Hari ini kami menunjukkan komitmen. Saya percaya dengan para profesor senior kita. Program ini direncanakan berjalan selama tiga tahun dengan target utama menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," jelas Prof. Sukardi.

Tidak berhenti di situ, Rektor Unram juga memaparkan rencana perluasan program ke depan. "Harapan kami tentu pendampingan ini semakin intensif. Selain para profesor, tahun depan kami akan melibatkan para dosen serta mahasiswa KKN untuk memperkuat ekosistem Desa Berdaya ini," ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi akselerasi kesejahteraan masyarakat NTB, di mana ilmu pengetahuan dari menara gading kampus benar-benar menyentuh dan memberikan solusi nyata dalam menghadapi tantangan di lapangan. (AM/Manikpkominfo)

]]>
Fri, 10 Jul 2026 09:27:01 +0800 amr
Bukti Nyata Pembangunan, Pemkab Sumbawa Realisasikan Investasi Rp231 Miliar untuk Kesejahteraan Masyarakat https://amarmedia.co.id/hadirkan-bukti-nyata-pembangunan-capaian-program-pemerintah-kabupaten-sumbawa-terus-dirasakan-masyarakat https://amarmedia.co.id/hadirkan-bukti-nyata-pembangunan-capaian-program-pemerintah-kabupaten-sumbawa-terus-dirasakan-masyarakat Bukti Nyata Pembangunan, Pemkab Sumbawa Realisasikan Investasi Rp231 Miliar untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Berbagai program strategis yang digulirkan selama beberapa tahun terakhir kini telah membuahkan hasil terukur dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.

Dalam upaya mengakselerasi pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sukses bersinergi dengan pemerintah pusat dengan merealisasikan investasi pembangunan sebesar Rp231 miliar. Anggaran yang bersumber dari dukungan APBD dan APBN tersebut difokuskan untuk menuntaskan berbagai program prioritas daerah di berbagai sektor vital.

Akselerasi Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

Dalam keterangan resmi Pemda Sumbawa Kamis 9 Juli 2026, Di sektor infrastruktur, pemkab terus tancap gas dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Hingga saat ini, persentase kondisi jalan mantap di Kabupaten Sumbawa telah mencapai 54,11 persen. Capaian ini terus ditingkatkan secara bertahap guna memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi berjalan lebih efisien.

Selain jalan, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi menjadi prioritas utama. Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi sebagian besar masyarakat Sumbawa.

Tidak hanya fokus pada fisik, pemerintah juga memberikan perhatian besar pada keberlanjutan lingkungan melalui program "Sumbawa Hijau Lestari". Program ini menjadi salah satu unggulan yang dinilai sukses memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomis.

Hingga pertengahan tahun 2026, program ini telah menyentuh 14 kecamatan dengan fokus pada pemulihan lahan kritis. Tercatat sebanyak 3.250 hektare lahan kritis telah berhasil direhabilitasi. Keberhasilan ini tidak lepas dari pelibatan 85 Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan aksi nyata penanaman lebih dari 1,2 juta bibit pohon. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan hasil hutan yang berkelanjutan.

Optimisme Menuju "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera"

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan (pentahelix).

Pemerintah optimistis bahwa dengan kolaborasi yang terus terjaga, visi "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera" akan segera terwujud. Fokus utama pemerintah ke depan adalah memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan tidak hanya sekadar catatan administratif di atas kertas, melainkan benar-benar hadir sebagai solusi dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 10 Jul 2026 08:41:19 +0800 amr
Bupati Sumbawa Lepas 625 Atlet Menuju Porprov NTB 2026, KONI Target 64 Emas https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-lepas-625-atlet-menuju-porprov-ntb-2026-koni-target-64-emas https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-lepas-625-atlet-menuju-porprov-ntb-2026-koni-target-64-emas Bupati Sumbawa Lepas 625 Atlet Menuju Porprov NTB 2026, KONI Target 64 Emas.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi melepas kontingen atlet yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun 2026. Upacara pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Kamis, 9 Juli 2026.

Dalam laporannya, Ketua Umum KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kontingen kali ini terdiri dari 625 orang, yang mencakup 487 atlet serta 138 pelatih dan ofisial yang akan berlaga dari 51 cabang olahraga yang digelar di Porprov. Keikutsertaan ini bukan sekadar agenda empat tahunan, melainkan wujud komitmen dalam membangun olahraga prestasi yang berkualitas melalui pemusatan latihan dan pendampingan intensif selama empat tahun terakhir.

"Evaluasi terakhir menunjukkan 97 persen persiapan telah rampung. Target kita dalam Porprov kali ini adalah meraih 64 emas, 79 perak, dan 114 perunggu. Kami menargetkan posisi kedua, melampaui capaian 41 emas pada tahun 2023," ujar Abdul Rafiq. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumbawa, DPRD, Forkopimda, serta sponsor yang telah berkolaborasi mendukung persiapan kontingen diantaranya PT Bank NTB Syariah, PT Amman dan lainnya.

Bupati Sumbawa, Ir. H Syarafuddin Jarot, M.P., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Meskipun ada penyesuaian lokasi pertandingan ke beberapa wilayah di NTB karena kendala fiskal, Bupati menegaskan bahwa semangat para atlet tidak boleh surut.

"Kalian semua siap tempur. Tunjukkan kemampuan terbaik. Target memang penting sebagai spirit, namun yang utama adalah kerja keras, kesungguhan, dan keikhlasan. Sehebat apa pun fisik seorang atlet, tidak akan berarti tanpa kedisiplinan dan kekompakan," pesan Bupati Jarot kepada para atlet.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membagikan tips menjaga kesehatan melalui "tujuh dokter pribadi," yakni olahraga rutin, istirahat cukup, konsumsi air putih, pola makan berkualitas, pikiran positif, rasa syukur, serta doa.

"Kalian adalah duta daerah yang membawa nama baik dan aspirasi masyarakat Sumbawa. Jaga sportivitas dan disiplin. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti Porprov NTB tahun 2026. Selamat bertanding, raih prestasi setinggi-tingginya, dan pulanglah membawa kebanggaan bagi Tana Sumbawa," pungkas Bupati.

Acara pelepasan diiringi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz H Muhammad Jurnawi Fachrudin, memohon kelancaran, kekuatan, dan keberhasilan bagi seluruh kontingen dalam membawa misi mulia mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa dan pembagian uang Saku kepada Atlet dan pelatih secara simbolis oleh Bupati Sumbawa, jajaran Forkopimda, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Asisten,dan Ketua Umum KONI Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Jul 2026 12:42:58 +0800 amr
Disdukcapil Sumbawa Ajak Warga, Khususnya Pemula, Segera Lakukan Perekaman KTP&el dan Aktivasi IKD https://amarmedia.co.id/disdukcapil-sumbawa-ajak-warga-khususnya-pemula-segera-lakukan-perekaman-ktp-el-dan-aktivasi-ikd https://amarmedia.co.id/disdukcapil-sumbawa-ajak-warga-khususnya-pemula-segera-lakukan-perekaman-ktp-el-dan-aktivasi-ikd Disdukcapil Sumbawa Ajak Warga, Khususnya Pemula, Segera Lakukan Perekaman KTP-el dan Aktivasi IKD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Senin 6 Juli 2026– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus berupaya mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh masyarakat. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik (KTP-el) untuk segera melakukan perekaman.

H. Varian Bintoro menekankan pentingnya kepemilikan KTP-el bagi warga yang telah memenuhi syarat usia wajib KTP. Ia juga memberikan perhatian khusus bagi para pemula yang berusia 16 tahun untuk segera mendaftarkan diri.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman untuk segera datang ke kantor Disdukcapil Sumbawa atau mengunjungi titik-titik pelayanan kami yang tersebar. Bagi adik-adik usia pemula, yakni 16 tahun, saat ini sudah bisa melakukan perekaman. Meskipun penerbitan fisik KTP-el dilakukan setelah usia 17 tahun, perekaman sejak dini sangat disarankan," ujar H. Varian.

Ia menambahkan bahwa waktu libur bisa dimanfaatkan oleh pelajar atau masyarakat umum untuk mengurus administrasi kependudukan. Adapun syarat yang diperlukan cukup mudah, yaitu hanya membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Selain perekaman KTP-el, Disdukcapil Sumbawa juga tengah gencar menyosialisasikan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD). H. Varian menjelaskan bahwa IKD merupakan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai dokumen kependudukan melalui ponsel pintar.

"Dengan IKD, dokumen seperti KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya bisa diakses hanya dalam satu genggaman. Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan aktivasi," jelasnya.

 Langkah-Langkah Aktivasi IKD:

Bagi masyarakat yang ingin mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital, H. Varian memaparkan langkah-langkah praktis sebagai berikut:

Pertama : Unduh Aplikasi: Instal aplikasi "Identitas Kependudukan Digital" melalui Google Play Store atau App Store.

Kedua : Input Data: Isi data diri seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email aktif, dan nomor ponsel aktif.

Ketiga : Verifikasi Wajah: Lakukan foto selfie untuk verifikasi kebenaran data pemilik. Pastikan seluruh lingkaran frame terisi oleh wajah.

Keempat : Verifikasi via Email:Cek email masuk dari sistem pusat IKD, lalu klik tombol aktivasi.

Kelima : Masukkan Kode: Masukkan kode aktivasi yang diterima di email serta captcha, kemudian klik "Aktifkan".

Keenam : Penyelesaian: Buka kembali aplikasi, masukkan PIN sesuai kode aktivasi yang diterima di email. Disarankan untuk segera mengganti PIN tersebut demi keamanan.

"Segera lakukan aktivasi IKD di HP masing-masing dan rasakan manfaat kemudahan layanan kependudukan dalam satu genggaman. Jangan tunggu nanti, mari manfaatkan layanan kami hari ini," pungkas H. Varian.

Dengan langkah proaktif ini, Disdukcapil Sumbawa berharap tertib administrasi kependudukan dapat terwujud dengan lebih cepat, efisien, dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 06 Jul 2026 11:16:25 +0800 amr
NTB Matangkan Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI di Semarang https://amarmedia.co.id/ntb-matangkan-kafilah-hadapi-mtq-nasional-xxxi-di-semarang https://amarmedia.co.id/ntb-matangkan-kafilah-hadapi-mtq-nasional-xxxi-di-semarang NTB Matangkan Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI di Semarang 

Mataram.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) NTB, terus memantapkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 dengan menggelar Training Center (TC) bagi kafilah terbaik NTB. Pemusatan latihan yang berlangsung di Asrama Haji Kelas I Lombok, Mataram, Minggu (5/7/2026), menjadi bagian dari upaya melahirkan kafilah yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga memiliki karakter Qur'ani.

Training Center secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair. Sebanyak 58 peserta terpilih mengikuti pembinaan intensif yang didampingi 16 pelatih lokal pada 8 cabang musabaqah dan 21 golongan. Pemusatan latihan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 5 hingga 15 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara luring dan daring hingga pelaksanaan MTQN XXXI di Semarang pada 11–20 September 2026.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pembinaan kafilah MTQ merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

"Visi NTB Makmur Mendunia tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. NTB akan benar-benar makmur apabila masyarakatnya kaya ilmu, dan akan mendunia apabila generasi mudanya memiliki karakter Qur'ani. Kita ingin melahirkan generasi yang mampu membaca dunia tanpa kehilangan petunjuk wahyu," ujar Abul Chair.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat sistem pembinaan yang lebih terukur, disiplin, dan profesional. Tahun ini, evaluasi peserta dilakukan secara sistematis melalui platform digital sehingga perkembangan kemampuan peserta maupun efektivitas pembinaan dapat dipantau secara objektif.

"Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi instrumen untuk terus memperbaiki kualitas pembinaan sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik," jelasnya.

Selain itu, selama masa pemusatan latihan diterapkan disiplin yang lebih ketat, mulai dari pengaturan waktu, pembatasan kunjungan, hingga penggunaan telepon seluler. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun fokus, kedisiplinan, dan kesiapan mental peserta dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Sekda berharap seluruh peserta memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya sebagai ikhtiar mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional XXXI. Menurutnya, setiap peserta bukan hanya membawa nama pribadi dan daerah, tetapi juga mengemban amanah sebagai duta Al-Qur'an yang diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Pemerintah Provinsi bersama LPTQ akan memberikan dukungan terbaik selama proses pembinaan. Namun keberhasilan pada akhirnya sangat ditentukan oleh kesungguhan dalam berlatih, kedisiplinan, keikhlasan, dan doa. Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi jalan bagi NTB untuk meraih prestasi terbaik sekaligus melahirkan generasi Qur'ani yang membanggakan daerah," tuturnya.

Melalui pembinaan yang terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi NTB optimistis kafilah NTB mampu tampil maksimal pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, pembinaan ini merupakan ikhtiar melahirkan generasi Qur'ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, pungkasnya.(AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 06 Jul 2026 08:48:11 +0800 amr
GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Bangun Budaya Literasi dari Desa https://amarmedia.co.id/gelitra-ntb-diluncurkan-gubernur-miq-iqbal-ajak-bangun-budaya-literasi-dari-desa https://amarmedia.co.id/gelitra-ntb-diluncurkan-gubernur-miq-iqbal-ajak-bangun-budaya-literasi-dari-desa GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Bangun Budaya Literasi dari Desa

Mataram.Amarmedia.co.id  - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meluncurkan Gerakan Literasi Tradisional (GELITRA) NTB dalam rangkaian Kemah Literasi NTB Tahun 2026 yang digelar di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi NTB, Mataram, Minggu (5/7/2026). Peluncuran gerakan yang digagas Bunda Literasi Provinsi NTB bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi NTB membangun budaya membaca, menulis, dan karakter masyarakat mulai dari desa sebagai fondasi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Kegiatan Kemah Literasi GELITRA NTB Tahun 2026 dirangkaikan dengan Deklarasi Relawan GELITRA NTB, peluncuran Gerakan Hibah Sejuta Buku (HIBAH SAKU), penyerahan simbolis donasi buku, penandatanganan nota kesepahaman dengan mitra strategis, serta gelar permainan tradisional sebagai media edukasi dan penguatan karakter. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTB bersama para pegiat literasi, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat membangun kolaborasi untuk memperkuat ekosistem literasi berbasis budaya lokal.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui budaya literasi.

"Kalau kita ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, maka membangun budaya literasi harus dimulai dari desa. Desa adalah fondasi untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, menulis, dan membangun cara berpikir yang kritis di tengah masyarakat," ujar Miq Iqbal.

Menurut Gubernur, gerakan literasi tidak boleh berhenti sebagai program pemerintah, tetapi harus berkembang menjadi gerakan sosial yang tumbuh dari masyarakat. Kehadiran ratusan relawan literasi dalam Kemah Literasi menunjukkan bahwa NTB memiliki modal sosial yang kuat untuk membangun budaya membaca secara berkelanjutan.

"Relawan literasi adalah lilin-lilin kecil yang terus menyala di berbagai pelosok NTB. Mereka menjadi kekuatan yang menjaga semangat literasi tetap hidup dan menginspirasi lahirnya generasi yang lebih cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan zaman," katanya.

Miq Iqbal juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), tidak boleh menggeser budaya membaca buku.

"Teknologi dapat memberikan jawaban dengan cepat, tetapi membaca buku secara utuh akan membentuk cara berpikir yang lebih mendalam, memperluas wawasan, dan melahirkan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Karena itu, budaya membaca harus terus kita hidupkan, dimulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat," tegasnya.

Selain penguatan literasi, Pemerintah Provinsi NTB juga terus mendorong transformasi tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi arsip sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

"Kami ingin pengelolaan arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB semakin modern, efisien, transparan, dan berbasis digital sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan akuntabel," tambah Gubernur.

Sementara itu, Bunda Literasi Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengatakan bahwa GELITRA merupakan gerakan kolaboratif yang memadukan literasi, pelestarian permainan tradisional, pendidikan karakter, serta partisipasi masyarakat dalam memperluas akses bahan bacaan melalui Gerakan Hibah Sejuta Buku (HIBAH SAKU). Menurutnya, gerakan ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi pemerintah, komunitas, guru, dunia usaha, dan masyarakat untuk menumbuhkan budaya literasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Literasi bukan sekadar meningkatkan minat baca. Literasi adalah cara membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga penguatan karakter keluarga. Karena itu, gerakan ini harus menjadi milik bersama," ujar Sinta M. Iqbal.

Sebagai penguat program, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Ashari, menyampaikan bahwa berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi NTB telah memperkuat budaya literasi, mulai dari penguatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), pembentukan Bunda Literasi Desa, Gerakan Hibah Sejuta Buku, hingga kebijakan peningkatan budaya membaca di sekolah. Upaya tersebut turut mendorong NTB meraih peringkat kedua nasional dalam capaian literasi. Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan inovasi Wisata Arsip sebagai media edukasi sejarah sekaligus mendukung percepatan transformasi arsip digital di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Melalui GELITRA NTB, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa pembangunan manusia merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai dari penguatan budaya literasi. Dengan kolaborasi antara pemerintah, Bunda Literasi, komunitas, dunia usaha, satuan pendidikan, dan masyarakat hingga ke tingkat desa, GELITRA diharapkan menjadi gerakan yang terus menumbuhkan budaya membaca, memperkuat karakter generasi muda, melestarikan nilai-nilai budaya lokal, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern menuju NTB Makmur Mendunia.(AM/EdoKominfotik)

]]>
Sun, 05 Jul 2026 21:25:39 +0800 amr
Bahu&Membahu, Petugas Damkartan dan Warga Tarano Jinakkan Kebakaran Dua Rumah di Labuhan Bontong https://amarmedia.co.id/bahu-membahu-petugas-damkartan-dan-warga-tarano-jinakkan-kebakaran-dua-rumah-di-labuhan-bontong https://amarmedia.co.id/bahu-membahu-petugas-damkartan-dan-warga-tarano-jinakkan-kebakaran-dua-rumah-di-labuhan-bontong Bahu-Membahu, Petugas Damkartan dan Warga Tarano Jinakkan Kebakaran Dua Rumah di Labuhan Bontong

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id - 4 JULI 2026 — Semangat gotong royong dan kesigapan petugas kembali menjadi kunci utama dalam mengatasi musibah kebakaran di Kabupaten Sumbawa. Kerja keras kolaboratif antara petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan), aparat TNI/Polri, serta ratusan warga setempat berhasil melokalisir amukan si jago merah yang menghanguskan dua unit rumah (satu rumah permanen dan satu rumah panggung) milik Abu Bakar di Dusun Bonto, RT 014 RW 07, Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, pada Sabtu (4/7/2026) sore.

Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Sahabuddin, M.Si kepada awak media sinergi tanggap darurat ini dimulai sejak diterimanya laporan telepon dari masyarakat pada pukul 17.02 WITA.

Menanggapi laporan darurat tersebut, pasukan Disdamkartan Kab. Sumbawa Regu 1 Zona Empang langsung memacu armada fire truck mereka menuju lokasi. Hanya dalam waktu enam menit, tepat pukul 17.08 WITA, petugas telah tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dan langsung mengambil tindakan pemadaman yang agresif.

Api diketahui bermula dari area dapur rumah panggung saat ada aktivitas memasak menggunakan kompor tabung gas 3 kg. Akibat material rumah panggung yang mudah terbakar, api sempat membesar dengan sangat cepat dan merembet ke satu unit rumah permanen di dekatnya.

Di tengah situasi genting tersebut, aksi heroik ditunjukkan oleh elemen masyarakat yang terlibat aktif di lapangan

 Sinergi Lintas Sektor, dipimpin oleh Danru Satgas 1 Pos Empang, seluruh Anggota Regu 1 bahu-membahu bersama personel Polsek Empang dan Babinsa Kecamatan Empang.

Solidaritas Warga Sekitar sangat nampak. Tanpa rasa takut, warga Dusun Bonto langsung berhamburan keluar membawa peralatan seadanya untuk membantu petugas menarik selang air dan mengisolasi titik api agar tidak terus menjalar ke pemukiman padat lainnya.

"Berkat kesigapan anggota Damkar Pos Empang dan tingginya partisipasi aktif serta kepedulian masyarakat setempat, pergerakan api berhasil dipotong sehingga tidak menyebar lebih luas ke rumah warga yang lain," tegas H. Sahabuddin dalam keterangannya.

 

Setelah melalui perjuangan keras melawan kobaran api selama kurang lebih 42 menit, tepat pada pukul 17.50 WITA, api dipastikan berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kondisi yang aman, lancar, dan terkendali. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan sebelum akhirnya bertolak kembali ke Pos Zona Empang pada pukul 18.05 WITA.

Meskipun dua unit bangunan terdampak cukup parah, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini. Sementara itu, total kerugian materiil sementara ditaksir mencapai Rp50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). Mengenai kepastian penyebab awal ledakan atau kegagalan teknis pada kompor gas, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (AM)

]]>
Sun, 05 Jul 2026 15:21:19 +0800 amr
Rumah Semi Permanen di Plampang Sumbawa Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta https://amarmedia.co.id/rumah-semi-permanen-di-plampang-sumbawa-ludes-terbakar-kerugian-ditaksir-capai-rp150-juta https://amarmedia.co.id/rumah-semi-permanen-di-plampang-sumbawa-ludes-terbakar-kerugian-ditaksir-capai-rp150-juta Rumah Semi Permanen di Plampang Sumbawa Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id - 5 JULI 2026 – Sebuah musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah semi permanen milik warga bernama Rahma Yuli di RT 02 RW 06, Dusun Kalepe (Jompong Ode), Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa Besar, pada Minggu (5/7/2026) dini hari.

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Sahabuddin, M.Si peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan oleh masyarakat setempat sekitar pukul 00.31 WITA.

Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Regu 1 Zona Plampang langsung bergerak cepat dan tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pada pukul 00.36 WITA dengan mengerahkan satu unit armada fire truck.

"Api dengan cepat membakar habis bangunan rumah yang bermaterial semi permanen tersebut. Kebakaran ini diduga sempat lumayan lama tidak diketahui oleh warga sekitar karena pemilik rumah sedang tidak berada di tempat, melainkan sedang pergi ke Mataram," ujar H. Sahabuddin dalam keterangannya, Minggu (5/7).

Meskipun api sempat berkobar hebat, berkat kesigapan personil Damkar Pos Plampang, anggota Polsek Plampang, Babinsa Kecamatan Plampang, serta dibantu gotong royong masyarakat sekitarnya, kobaran api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas ke perumahan warga lainnya.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama hampir dua jam. Pada pukul 02.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam situasi yang aman, lancar, dan terkendali. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa, personel Disdamkartan Regu 1 Pos Plampang kembali ke posko mereka pada pukul 02.45 WITA.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang dialami korban akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). (AM)

]]>
Sun, 05 Jul 2026 15:01:31 +0800 amr
Perkuat Sinergi, Pemprov NTB Ajak NGO Spanyol Kolaborasi dalam Program Desa Berdaya https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-pemprov-ntb-ajak-ngo-spanyol-kolaborasi-dalam-program-desa-berdaya https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-pemprov-ntb-ajak-ngo-spanyol-kolaborasi-dalam-program-desa-berdaya

Mataram.Amarmedia.co.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi dari yayasan kemanusiaan lokal Lombok Forgotten Children (Yayasan Andres) bersama perwakilan lembaga swadaya masyarakat (NGO) asal Spanyol, ONG Balanced World. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut digelar di ruang kerja Gubernur, Mataram, pada Jum'at (3/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Lombok Forgotten Children dan ONG Balanced World memaparkan laporan mengenai program-program kemanusiaan yang telah mereka jalankan bersama di NTB selama delapan tahun terakhir, tepatnya sejak pascabencana gempa bumi Lombok tahun 2018.

Perwakilan ONG Balanced World, Rosa, didampingi penerjemah menjelaskan bahwa fokus utama pergerakan mereka adalah penyediaan akses air minum aman melalui pembagian filter air tanpa listrik ke sekolah-sekolah, panti asuhan, dan komunitas rentan. Selain itu, mereka juga aktif memberikan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pengelolaan sampah plastik yang dikonversi menjadi fasilitas sekolah. Selama ini, program tersebut didanai oleh dana publik dari Pemerintah Kepulauan Kenari (Canary Islands), Spanyol.

"Tiap tahun kami menjangkau sekitar 1.200 keluarga dan puluhan sekolah. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan keterbukaan pemerintah daerah terhadap inisiatif ini," ujar Rosa.

Merespons hal tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas konsistensi bantuan yang diberikan oleh NGO asal Negeri Matador tersebut kepada masyarakat NTB, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkaitan langsung dengan penanggulangan kemiskinan.

Namun, berkaca dari pengalamannya di dunia diplomasi internasional, Lalu Iqbal memberikan evaluasi mendasar. Ia menyoroti banyaknya organisasi internasional yang masuk ke NTB sejak puluhan tahun lalu, tetapi angka kemiskinan daerah belum turun secara signifikan. Menurutnya, kendala utama selama ini adalah masalah 'orkestrasi' atau koordinasi program yang berjalan sendiri-sendiri.

"Masalahnya adalah sinkronisasi. Program dan proyek yang ada sering kali tidak terorkestrasi dengan baik. Oleh karena itu, Pemprov NTB kini mengambil peran sebagai dirigen atau penata kelembagaan agar semua bantuan tepat sasaran," tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Lalu Iqbal langsung memperkenalkan program unggulan Pemprov NTB bernama "Desa Berdaya". Program ini memfokuskan alokasi anggaran daerah untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di 106 desa, yang mencakup sekitar 114.000 jiwa atau 2% dari total populasi NTB.

Guna memperkuat dampak program kemanusiaan ini ke depan, Lalu Iqbal mengusulkan pembentukan kerja sama formal yang lebih kuat melalui skema Sister Province (Provinsi Kembar) antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kepulauan Kenari, Spanyol. Hubungan G-to-G (Pemerintah ke Pemerintah) ini dinilai akan mempermudah Balanced World dalam mempertanggungjawabkan program mereka di parlemen lokal mereka.

"Jika kita memiliki payung hukum kerja sama (umbrella cooperation) yang kuat, segalanya akan lebih mudah. Melalui kesempatan ini, saya juga mengirimkan undangan resmi kepada Gubernur Kepulauan Kenari untuk berkunjung ke NTB guna meninjau langsung proyek lapangan sekaligus menandatangani kerja sama ini," pungkasnya.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3A) NTB untuk langsung memetakan kolaborasi program ke wilayah Lombok Barat, seperti Lembar dan Sekotong, yang menjadi target program berikutnya.(AM/san)

]]>
Sat, 04 Jul 2026 21:40:13 +0800 amr
Bupati Sumbawa Lepas Peserta Training Center MTQ XXXI Tingkat Nasional Asal Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-lepas-peserta-training-center-mtq-xxxi-tingkat-nasional-asal-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-lepas-peserta-training-center-mtq-xxxi-tingkat-nasional-asal-kabupaten-sumbawa Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani terus diwujudkan. Sabtu (4/7/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melepas tujuh peserta Training Center Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 asal Kabupaten Sumbawa di Pendopo Kediaman Bupati Sumbawa.

Ketujuh peserta yang berasal dari berbagai cabang lomba tersebut akan mengikuti pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya para peserta yang akan membawa nama Kabupaten Sumbawa pada ajang bergengsi tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa kesempatan mengikuti Training Center harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas tilawah, hafalan, pemahaman, maupun kemampuan di cabang yang diikuti.

“Ikuti seluruh rangkaian Training Center dengan penuh disiplin, semangat, dan kesungguhan. Jaga kesehatan, bangun kekompakan, dan yang terpenting, jaga nama baik Kabupaten Sumbawa. Tampilkan kemampuan terbaik agar mampu mengukir prestasi di tingkat nasional,” pesan Bupati Jarot.

Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus membentuk karakter generasi yang religius, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjut Bupati, akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, serta peserta MTQ dari berbagai cabang agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut Jaya Kusuma, S.Sos., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, yang juga bertindak sebagai pendamping Kafilah Kabupaten Sumbawa selama pelaksanaan Training Center.

Suasana pelepasan berlangsung penuh keakraban dan doa. Sebelum keberangkatan, Bupati Jarot memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjaga integritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional.

Keberangkatan tujuh peserta Training Center ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pembinaan tilawatil Qur’an secara berkelanjutan sekaligus mempersiapkan kafilah yang tangguh menghadapi MTQ XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. (AM)

]]>
Sat, 04 Jul 2026 17:33:51 +0800 amr
Bupati Sumbawa: Dokumen Readiness Criteria Program Sekolah Rakyat Wilayah Timur Dinyatakan “Clean & Clear” https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dokumen-readiness-criteria-program-sekolah-rakyat-wilayah-timur-dinyatakan-clean-clear https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dokumen-readiness-criteria-program-sekolah-rakyat-wilayah-timur-dinyatakan-clean-clear Bupati Sumbawa: Dokumen Readiness Criteria Program Sekolah Rakyat Wilayah Timur Dinyatakan “Clean & Clear”

Jakarta, 1 Juli 2026 – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menghadiri undangan rapat koordinasi di Kementerian Pekerjaan Umum terkait penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Pra Penelitian Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027. Rapat koordinasi tersebut juga digunakan untuk memutakhirkan Dokumen Readiness Criteria Program Sekolah Rakyat Tahap II dan III Wilayah Timur.

Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur karena dokumen Readiness Criteria Kabupaten Sumbawa telah dinyatakan “clean & clear” oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Artinya, seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan teknis yang dibutuhkan dalam implementasi Program Sekolah Rakyat telah terpenuhi secara lengkap dan sesuai ketentuan.

“Capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung percepatan pembangunan sektor pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat,” ujar Bupati dalam keterangan tertulisnya 1 Juli 2026.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan tim teknis yang telah bekerja penuh dedikasi hingga proses pemutakhiran dokumen dapat diselesaikan dengan baik. Ia berharap capaian ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi penerus di Kabupaten Sumbawa.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Semoga capaian ini menjadi momentum baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.

Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan bahwa dokumen Readiness Criteria yang dinyatakan “clean & clear” merupakan salah satu syarat penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Program Sekolah Rakyat di wilayah timur Indonesia.

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berada pada posisi yang lebih siap secara administratif dan teknis untuk melanjutkan tahapan implementasi Program Sekolah Rakyat sesuai jadwal dan ketentuan pemerintah pusat. (AM)

]]>
Thu, 02 Jul 2026 08:06:21 +0800 amr
Ganasnya Si Jago Merah di Tarano, Rumah Permanen Milik Warga Ludes Terbakar dalam Sekejap https://amarmedia.co.id/ganasnya-si-jago-merah-di-tarano-rumah-permanen-milik-warga-ludes-terbakar-dalam-sekejap https://amarmedia.co.id/ganasnya-si-jago-merah-di-tarano-rumah-permanen-milik-warga-ludes-terbakar-dalam-sekejap Ganasnya Si Jago Merah di Tarano, Rumah Permanen Milik Warga Ludes Terbakar dalam Sekejap

SUMBAWA, Amarmedia.co.id– Kebakaran hebat melanda satu unit rumah permanen milik warga di RT 15 RW 05, Dusun Tiu Sangat (Bonto), Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkaran) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., mengonfirmasi bahwa kobaran api pertama kali dilaporkan oleh masyarakat setempat sekitar pukul 21.30 WITA.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, rumah permanen milik Saudara Junari tersebut terbakar dari bagian dalam. Dalam waktu yang relatif singkat, api langsung membesar dan menghanguskan seluruh bangunan," ujar H. Sahabuddin dalam keterangan tertulisnya.

Mendapat laporan darurat, Pasukan Damkaran Regu 3 Zona Empang langsung bergerak cepat. Tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.45 WITA, petugas langsung berjibaku menjinakkan si jago merah.

Dengan mengerahkan satu unit fire truck dan dibantu secara gotong-royong oleh masyarakat sekitar, petugas berupaya keras memblokade pergerakan api. Sinergi yang kuat ini berhasil mencegah kobaran api merembet ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung intens hingga akhirnya dinyatakan aman, lancar, dan terkendali pada pukul 00.04 WITA. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa, personel Damkaran kembali ke pos zona pada pukul 00.20 WITA.

Meskipun api berhasil dipadamkan, bangunan rumah permanen tersebut dilaporkan telah terbakar habis. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, total kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp150.000.000. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Sebagai informasi, operasi pemadaman yang dipimpin oleh Danton Zona Empang, Danru 3 Zona Empang, serta seluruh anggota Regu 3 Zona Empang.

Kejadian ini kembali menjadi bukti nyata pentingnya respons cepat petugas serta kuatnya sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. (AM)

]]>
Thu, 02 Jul 2026 07:49:00 +0800 amr
Perkuat Layanan Dasar, Pemkab Sumbawa Gencarkan Pembinaan Posyandu di Kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-pemkab-sumbawa-gencarkan-pembinaan-posyandu-di-kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-pemkab-sumbawa-gencarkan-pembinaan-posyandu-di-kecamatan Sumbawa Besar — Amarmedia.co.id. Rangkaian kegiatan pembinaan tim pembina posyandu untuk kepengurusan di tingkat kecamatan, desa, dan posyandu di delapan kecamatan dimulai dengan agenda di Kecamatan Moyo Hulu dan Moyo Hilir pada 29–30 Juni 2026 lalu.

Dalam arahannya yang dibacakan pada pembukaan kegiatan, Bupati Sumbawa menegaskan tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang pelayanan terpadu. Pasal-pasal terkait mengamanatkan pelaksanaan pembinaan dan pengawasan posyandu secara berjenjang sesuai kewenangan. Pembinaan dan pengawasan meliputi fasilitasi dukungan kebijakan, pemberian bimbingan, pemantauan, evaluasi, pelaporan, supervisi pelaksanaan kebijakan, peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia, serta pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sehubungan dengan itu, Bupati meminta perhatian, fasilitasi, dan kehadiran seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan terpadu, kunjungan kerja menyapa posyandu, serta pembinaan tim pembina posyandu di tingkat kecamatan, desa/kelurahan, dan pengurus kader.

Kegiatan pembukaan diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., yang menyampaikan sambutan dan arahan. Hadir pula unsur Tim Pembina Posyandu Kabupaten dari sejumlah perangkat daerah, baik pengampu Standar Pelayanan Minimal (SPM) maupun pendukung SPM, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas PRKP.

Kepala DPMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan sebagai kunci keberhasilan pembangunan desa, termasuk penguatan posyandu dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Camat dan jajarannya diharapkan berperan sebagai evaluator rancangan APBDesa agar pemetaan kebutuhan dan penetapan skala prioritas sesuai kewenangan lokal, sehingga program tematik posyandu dapat terakomodasi dalam perencanaan desa.

Sebagai bagian dari implementasi pemenuhan SPM perumahan rakyat, panitia menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada kelompok penerima manfaat di Desa Mokong dan Semamung (Kecamatan Moyo Hulu) serta Desa Kakiang (Kecamatan Moyo Hilir). Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memberikan bantuan buku bacaan untuk salah satu posyandu di wilayah tersebut guna mendorong kembali semangat literasi masyarakat.

Materi transformasi posyandu disampaikan oleh Kabid Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP, M.Si. Ia menegaskan penguatan kelembagaan posyandu melalui pemberian nomor registrasi serta peran posyandu sebagai mitra pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan publik. Peran ini diwujudkan melalui pendataan, penyuluhan, komunikasi informasi, dan edukasi yang mendukung enam bidang SPM.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya dari Dinas Kesehatan, Ni Komang Artini Aristyawati SKM, MKM, mendorong masyarakat untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sedini mungkin. Deteksi dini risiko penyakit tidak menular dianggap krusial sebagai upaya promotif dan preventif dalam pemenuhan SPM kesehatan.

Penyelenggara berharap pembinaan ini dapat memperkuat peran posyandu dalam pelayanan dasar, meningkatkan kapasitas kader, dan mendorong terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang lebih sehat, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Thu, 02 Jul 2026 07:35:33 +0800 amr
Desa Berdaya: Dari Pintu Rumah Warga Menuju NTB Makmur Mendunia (Bag. 2) https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-bag-2 https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-bag-2 Desa Berdaya: Dari Pintu Rumah Warga Menuju NTB Makmur Mendunia (Bag. 2)

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kadis Kominfotik/Juru Bicara Pemprov NTB

Menjadikan Desa Mesin Pertumbuhan Baru

Keberhasilan mengangkat keluarga keluar dari kemiskinan ekstrem belum menjadi akhir dari perjalanan. Tantangan berikutnya adalah memastikan mereka tidak kembali terperosok ke dalam kondisi yang sama. Untuk itu, desa harus memiliki fondasi ekonomi yang kuat, mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan potensi lokal, dan menjadi ruang tumbuh bagi masyarakatnya. Atas dasar itulah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengembangkan Desa Berdaya Tematik sebagai pasangan strategis Desa Berdaya Transformatif.

Jika Desa Berdaya Transformatif berfokus membangun ketahanan ekonomi keluarga, maka Desa Berdaya Tematik memperkuat ekosistem ekonomi desa. Keduanya saling melengkapi: keluarga dibantu bangkit melalui usaha produktif, sementara desa dipersiapkan menjadi pusat pertumbuhan yang mampu menjaga keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahun 2026, program ini menjangkau 257 desa di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Setiap desa memperoleh Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp300 juta untuk mengembangkan potensi unggulan sesuai karakteristik wilayah, dengan fokus pada tanaman pangan, pariwisata, lingkungan hidup, serta sektor-sektor produktif lainnya.

Perkembangan pelaksanaan program menunjukkan respons yang positif. Hingga saat ini telah diterima 254 proposal dari total 257 desa sasaran, sementara tiga proposal lainnya masih dalam proses penyampaian. Dari proposal yang masuk, 163 desa mengusulkan satu tema, sedangkan 91 desa mengajukan lebih dari satu tema sesuai potensi yang dimiliki.

Proses verifikasi juga terus berjalan. Hingga kini telah diterbitkan 119 rekomendasi teknis, terdiri atas 64 rekomendasi untuk desa dengan satu tema dan 55 rekomendasi bagi desa yang mengembangkan lebih dari satu tema. Selanjutnya, 45 desa telah memasuki tahap penyiapan dokumen pencairan, sedangkan 11 desa telah diproses pencairannya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Desa Berdaya Tematik telah bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi. Verifikasi dilakukan secara paralel dengan proses pencairan agar pelaksanaan program berlangsung lebih cepat tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas. Dengan cara ini, desa tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi menjadi pelaku utama yang menggerakkan pembangunan berdasarkan potensi dan kebutuhan wilayahnya.

Ketika Negara Memastikan Tak Ada Warga yang Tertinggal

Makna sesungguhnya dari seluruh konsep tersebut terlihat dalam kunjungan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Kunjungan itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memastikan bahwa setiap intervensi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengevaluasi berbagai faktor yang menentukan keberhasilan program dalam jangka panjang.

Di lapangan, evaluasi tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Pemerintah ingin memastikan apakah bantuan benar-benar mampu mengubah kehidupan masyarakat dan hambatan apa saja yang masih harus diselesaikan.

Di Desa Mekarsari, 134 kepala keluarga menjadi penerima manfaat Program Desa Berdaya Transformatif. Sebanyak 115 kepala keluarga memperoleh bantuan modal usaha produktif sebesar Rp7 juta per keluarga, sedangkan 19 kepala keluarga menerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Total intervensi pemerintah di desa tersebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Namun, Gubernur juga menemukan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan modal. Jalan menuju Dusun Malaka masih sempit dan rusak sehingga menghambat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan peternakan,i serta akses menuju sekolah. Temuan itu memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Di sisi lain, Mekarsari menyimpan potensi besar. Pengelolaan air bersih didorong tidak hanya sebagai layanan dasar, tetapi juga dikembangkan menjadi unit usaha melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Potensi nira yang selama ini dipasarkan secara sederhana juga dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu memasok kebutuhan sektor pariwisata dan industri pangan.

Dari kunjungan tersebut lahir satu pelajaran penting: membangun desa tidak cukup dilakukan oleh satu program atau satu instansi. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak dalam semangat kolaborasi. Ketika setiap persoalan dibaca berdasarkan data dan diselesaikan secara bersama-sama, pembangunan tidak lagi berhenti pada penyaluran anggaran, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

Program Desa Berdaya pada hakikatnya bukan sekadar program penanggulangan kemiskinan. Ia merupakan model pembangunan yang memadukan data, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, perlindungan sosial, serta kepemimpinan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Melalui Desa Berdaya Transformatif, pemerintah membangun kemandirian keluarga. Melalui Desa Berdaya Tematik, pemerintah memperkuat daya saing desa. Ketika keduanya berjalan beriringan, pembangunan tidak hanya mengurangi kemiskinan, tetapi juga membangun fondasi kesejahteraan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Ke depan, tantangan terbesar bukan lagi merancang program baru, melainkan menjaga konsistensi pelaksanaan, memperkuat pendampingan, memperbarui kualitas data, dan memastikan kolaborasi lintas sektor terus berjalan. Dengan cara itulah Desa Berdaya dapat berkembang menjadi model pembangunan desa yang tidak hanya relevan bagi Nusa Tenggara Barat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Tulisan ini diawali oleh keyakinan bahwa pembangunan tidak pernah dimulai dari angka, melainkan dari manusia. Program Desa Berdaya membuktikan keyakinan itu. Ketika negara hadir hingga ke pintu rumah warga, mendengar, memberdayakan, dan membangun dari desa, maka angka-angka pembangunan tidak lagi sekadar statistik, tetapi berubah menjadi cerita tentang keluarga yang bangkit, desa yang tumbuh, dan masa depan yang dibangun bersama. Di situlah sesungguhnya makna NTB Makmur Mendunia menemukan wujudnya.

(Tamat)

]]>
Sun, 28 Jun 2026 10:57:17 +0800 amr
Desa Berdaya: Dari Pintu Rumah Warga Menuju NTB Makmur Mendunia (Bag. 1) https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-bag-1 https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-dari-pintu-rumah-warga-menuju-ntb-makmur-mendunia-bag-1 Desa Berdaya: Dari Pintu Rumah Warga Menuju NTB Makmur Mendunia (Bag. 1)

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kadis Kominfotik/Juru Bicara Pemprov NTB

Kemiskinan ekstrem tidak dapat diputus hanya dengan bantuan sosial. Ia membutuhkan strategi yang mampu membangun kemandirian keluarga, menggerakkan potensi lokal, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Berangkat dari pemahaman tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadirkan Program Desa Berdaya, sebuah pendekatan pembangunan yang memadukan pemberdayaan masyarakat, perlindungan sosial, penguatan ekonomi desa, dan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi graduasi kemiskinan ekstrem menuju NTB Makmur Mendunia.

Bagaimana strategi tersebut bekerja dapat dilihat dari kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, ke Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Kunjungan itu bukan sekadar agenda peninjauan program, melainkan upaya memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan yang masih menghambat pembangunan desa.

Di Desa Mekarsari, Gubernur berdialog dengan keluarga penerima manfaat, meninjau rumah yang sedang direhabilitasi, melihat usaha-usaha produktif yang mulai tumbuh, hingga menyusuri jalan menuju Dusun Malaka yang masih sempit dan rusak. Dari pertemuan langsung dengan masyarakat itu tampak bahwa bantuan pemerintah telah menumbuhkan harapan, tetapi masih memerlukan dukungan infrastruktur,p pelayanan dasar, dan pendampingan agar benar-benar menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.

Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa kemiskinan tidak pernah berdiri sendiri. Modal usaha akan sulit berkembang apabila akses jalan masih terbatas. Rumah yang layak huni akan lebih bermakna apabila diikuti kesempatan memperoleh penghasilan. Potensi desa pun tidak akan menghasilkan nilai tambah apabila belum didukung kelembagaan ekonomi, akses pasar, dan tata kelola yang baik.

Mekarsari menjadi gambaran kecil dari wajah pembangunan di Nusa Tenggara Barat. Dari desa ini terlihat bahwa upaya mengentaskan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh, menghubungkan pembangunan manusia, pemberdayaan ekonomi, penyediaan infrastruktur dasar, dan pengembangan potensi lokal dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Gagasan inilah yang menjadi fondasi Program Desa Berdaya.

Membangun Jalan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kemiskinan ekstrem tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga terbatasnya akses terhadap pekerjaan produktif, pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak, infrastruktur dasar, dan permodalan. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB mengembangkan Desa Berdaya Transformatif sebagai strategi graduasi untuk membangun keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Program ini dilaksanakan melalui empat pilar utama, yaitu perlindungan sosial, pengembangan mata pencaharian, pemberdayaan sosial, dan inklusi keuangan. Keempat pilar tersebut saling melengkapi sehingga bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai intervensi jangka pendek, tetapi menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Pada tahap pertama, Program Desa Berdaya Transformatif dilaksanakan di 40 desa dengan sasaran 6.337 kepala keluarga miskin ekstrem yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Setiap desa memperoleh Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp300 juta, sementara setiap kepala keluarga sasaran memperoleh bantuan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp7 juta dalam bentuk aset produktif sesuai rencana usaha yang telah diverifikasi. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan bantuan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp200 juta per desa untuk rehabilitasi delapan unit rumah.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini tercermin dari tingginya partisipasi dalam penyusunan rencana usaha. Dari 6.337 kepala keluarga yang menjadi sasaran, sebanyak 5.277 keluarga atau 83,27 persen telah mengajukan proposal usaha. Setelah melalui verifikasi berjenjang, 5.024 proposal atau 79,28 persen dinyatakan layak memperoleh dukungan. Sebanyak 209 proposal masih memerlukan penyempurnaan, sedangkan 1.104 keluarga yang belum mengajukan proposal menjadi prioritas pendampingan pada tahap berikutnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak lagi memosisikan diri sebagai penerima bantuan semata. Mereka mulai memanfaatkan program sebagai peluang membangun usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Di sisi lain, pemerintah memilih memastikan setiap bantuan benar-benar tepat sasaran sehingga memiliki peluang berhasil dalam jangka panjang.

Sebaran proposal yang telah disetujui memperlihatkan kesiapan masyarakat di berbagai daerah. Kabupaten Lombok Barat mencatat jumlah proposal terbesar dengan 1.443 proposal, disusul Lombok Tengah sebanyak 1.234 proposal, Lombok Timur 935 proposal, Kota Mataram 421 proposal, dan Kabupaten Sumbawa 304 proposal. Sebaran ini menjadi dasar penyusunan pola pendampingan dan pengembangan usaha sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Jenis usaha yang dipilih masyarakat juga menunjukkan arah pembangunan ekonomi desa. Dari 5.024 proposal usaha yang disetujui, 2.481 proposal atau hampir 50 persen memilih peternakan unggas sebagai usaha utama. Selanjutnya 1.588 proposal bergerak di sektor perdagangan, 360 proposal pada pertanian dan perkebunan, sedangkan sisanya tersebar pada sektor perikanan, jasa, industri rumah tangga, dan berbagai usaha produktif lainnya.

Dominasi usaha peternakan unggas dan perdagangan menunjukkan bahwa masyarakat memilih sektor yang telah mereka kuasai. Pemerintah kemudian memperkuat potensi tersebut melalui bantuan aset produktif dan pendampingan usaha agar mampu berkembang menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Selain usaha utama, masyarakat juga mengajukan 2.016 usulan usaha kedua sebagai sumber pendapatan tambahan. Diversifikasi ini menjadi indikator tumbuhnya ketahanan ekonomi keluarga, karena penghasilan tidak lagi bergantung pada satu jenis usaha.

Untuk mendukung seluruh usaha tersebut, Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan Rp35,144 miliar dalam bentuk transfer aset produktif. Sebesar Rp30,296 miliar atau 86,2 persen dialokasikan untuk usaha utama, sedangkan Rp4,848 miliar atau 13,8 persen digunakan untuk mendukung usaha kedua. Skema ini menegaskan perubahan pendekatan pemerintah, dari bantuan yang bersifat konsumtif menjadi investasi produktif yang mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.

Meski demikian, prinsip kehati-hatian tetap menjadi bagian penting pelaksanaan program. Masih terdapat 208 proposal yang belum dapat disetujui dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,456 miliar, sebagian besar merupakan usulan pada sektor peternakan ternak besar yang masih memerlukan penyempurnaan dan verifikasi lebih lanjut. Langkah ini menunjukkan bahwa kecepatan pelaksanaan tetap diimbangi dengan ketepatan sasaran dan kualitas program.

Lebih jauh lagi, hasil pendataan menunjukkan bahwa kemiskinan ekstrem memiliki dimensi yang lebih luas daripada persoalan pendapatan. Dari 6.337 keluarga miskin ekstrem, masih terdapat 4.809 rumah tidak layak huni, 1.064 keluarga yang belum memiliki akses air bersih yang memadai, 2.424 keluarga yang belum memiliki listrik mandiri, 2.985 keluarga yang belum menerima bantuan sosial, serta 1.570 keluarga dengan 2.074 anak yang belum memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Di bidang perlindungan sosial, masih terdapat 2.801 keluarga atau 44,2 persen yang belum menerima bantuan sosial dan 1.506 keluarga atau 23,8 persen yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan. Fakta tersebut menegaskan bahwa peningkatan pendapatan harus berjalan seiring dengan pemenuhan layanan dasar agar keluarga benar-benar mampu keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.

Karena itu, Program Desa Berdaya dikembangkan sebagai platform kolaborasi lintas sektor. Data menjadi dasar penyusunan kebijakan, sementara setiap persoalan diterjemahkan menjadi intervensi yang saling melengkapi, mulai dari rehabilitasi rumah, penyediaan air bersih, akses listrik, perlindungan sosial, layanan kesehatan, hingga pendidikan. Tujuan akhirnya bukan sekadar meningkatkan pendapatan, tetapi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

(bersambung)

]]>
Sun, 28 Jun 2026 10:50:41 +0800 amr
Membuka Porwada NTB 2026, Pemda Provinsi Tekankan Sportivitas di Arena dan Sportivitas dalam Berita https://amarmedia.co.id/membuka-porwada-ntb-2026-pemda-provinsi-tekankan-sportivitas-di-arena-dan-sportivitas-dalam-berita https://amarmedia.co.id/membuka-porwada-ntb-2026-pemda-provinsi-tekankan-sportivitas-di-arena-dan-sportivitas-dalam-berita Membuka Porwada NTB 2026, Pemda Provinsi Tekankan Sportivitas di Arena dan Sportivitas dalam Berita

MATARAM, Amarmedia.co.id— Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi ditabuh di Lapangan Sport Center Universitas Mataram, Jumat (26/6/2026). Mengusung semangat kolaborasi dan kebugaran, Pemerintah Daerah Provinsi NTB yang membuka acara secara resmi menekankan bahwa esensi sejati dari ajang olahraga ini adalah melahirkan pikiran yang suci, bijaksana, serta menjaga integritas jurnalisme di daerah.

Acara bergengsi yang mempertemukan ratusan jurnalis dari berbagai kabupaten/kota se-NTB ini dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB Dr Aka

Sinergi Strategis Pers dan Pembangunan Daerah

Membacakan sambutan dan salam takzim dari Gubernur NTB yang berhalangan hadir karena adanya agenda mendesak bersama Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur, Kadis Kominfotik NTB mengingatkan kembali sejarah panjang dan peran strategis pers sebagai komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan.

"Semangat perjuangan yang diwariskan mengharuskan setiap insan pers menghadirkan media yang bertanggung jawab, kreatif, dan independen untuk mengawal proses pembangunan di negara ini, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat," tegas Kadis Kominfotik di hadapan ratusan atlet wartawan.

Pemerintah Provinsi NTB melihat posisi media memiliki keterkaitan yang sangat strategis dalam membangun visi bersama menuju Nusa Tenggara Barat yang makmur dan mendunia. Melalui ajang olahraga, hubungan kemitraan ini diharapkan semakin solid dan kokoh.

Lebih lanjut, Pemda Provinsi NTB menggarisbawahi bahwa Porwada bukan sekadar panggung untuk mengejar medali atau prestasi di papan skor. Esensi utama dari gerakan olahraga bagi para kuli tinta adalah investasi pada kesehatan jasmani dan rohani.

"Olahraga menghasilkan sehat jasmani dan rohani. Sehat jasmani dan rohani akan melahirkan pikiran yang suci, dan di dalamnya ada kebenaran. Kebenaran di dalam pikiran akan menghasilkan kebijaksanaan dalam diri setiap wartawan," paparnya.

Kebijaksanaan inilah yang nantinya akan menuntun para jurnalis di NTB untuk melahirkan karya-karya jurnalistik yang bermutu tinggi.

"Kebijaksanaan akan melahirkan tulisan-tulisan yang didasari oleh kebenaran, didasari oleh fakta-fakta, dan didasari oleh semangat membangun bangsa dan daerah ini. Oleh karenanya, sportivitas di dalam olahraga ini adalah juga sportivitas di dalam menulis berita-berita yang bertanggung jawab, jujur, dan mengedukasi masyarakat," tambahnya.

Melalui pembukaan Porwada NTB 2026 ini, Pemerintah Provinsi NTB menaruh harapan besar agar ajang ini menjadi kawah candradimuka yang mampu mencetak atlet-atlet wartawan tangguh. Para juara dari ajang ini nantinya akan mengemban misi besar membawa nama baik daerah dan mewakili Provinsi NTB pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027 mendatang di Lampung.

Turut hadir menyaksikan langsung momentum pembukaan ini dari unsur pemerintah daerah, di antaranya Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., bersama Kabid Olahraga Iwan Setiawan, SP., M.Si., Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq SH MSi, Asisten I Pemkot Mataram Lalu Martawan, serta Wakil Rektor Universitas Mataram yang memberikan dukungan fasilitas penuh demi kelancaran kompetisi.

Cetak Sejarah Baru, PWI NTB Jadikan Porwada 2026 Wadah Solidaritas Menuju Target Porwanas 2027

Sebelumnya aura kebahagiaan dan kebanggaan terpancar jelas dari raut wajah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahmad Ikliluddin saat memberikan sambutan pada pembukaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB 2026 Pasalnya, gelaran olahraga multi-event antarwartawan ini menjadi tonggak sejarah baru sebagai yang pertama kali diselenggarakan secara terpusat dan masif di NTB.

Ketua PWI NTB menegaskan bahwa Porwada 2026 merupakan sebuah manifestasi nyata dari profesionalitas, kebersamaan, dan ketangguhan fisik para pemburu berita di daerah ini.

Dalam pidatonya, Ketua PWI NTB menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara yang sudah lama dinanti-nantikan oleh seluruh anggota PWI se-NTB. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menggelar seleksi perorangan secara terpisah, tahun 2026 ini dikemas secara mendalam dan terstruktur.

"Ini bukan kompetisi olahraga biasa, tapi manifestasi dari kebersamaan, profesionalitas, dan tentu saja sportivitas insan pers di NTB. Ini menjadi ruang bagi kita untuk menjalin silaturahmi, mempererat hubungan kita insan pers di NTB, dan memperkuat solidaritas. Ini menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya mampu berkarya melalui tulisan-tulisannya, tetapi juga tangguh dalam olahraga," seru Ketua PWI NTB disambut tepuk tangan riuh para peserta.

Porwada perdana ini diikuti oleh 180 atlet yang mewakili 8 kabupaten dan kota se-Provinsi NTB. Ketua PWI menekankan bahwa seluruh atlet yang berlaga merupakan jurnalis resmi dan profesional yang telah mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta memiliki kartu keanggotaan PWI yang valid.

Di balik kemeriahan dan fungsi silaturahminya, PWI NTB menetapkan target prestasi yang tidak main-main. Mengacu pada sejarah prestasi nasional, kontingen PWI NTB menorehkan tinta emas pada Porwanas 2024 di Banjarmasin dengan sukses menduduki posisi juara umum 3 secara nasional.

Melalui wadah Porwada NTB 2026 ini, PWI NTB ingin melakukan penyaringan ketat guna melahirkan bibit-bibit atlet wartawan potensial demi melampaui rekor sebelumnya.

 "Pada momen Porwada kali ini, mari kita jadikan wadah untuk melahirkan atlet-atlet terbaik sehingga pada Porwanas 2027 di Lampung kita bisa merebut posisi yang lebih baik, bahkan merdeka untuk bisa menjadi juara umum!" tegasnya optimis.

Menutup sambutannya, Ketua PWI NTB melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan acara sejarah ini. Ucapan terima kasih khusus ditujukan kepada Pemerintah Provinsi NTB yang terus memberikan atensi luar biasa terhadap perkembangan pers daerah.

Apresiasi mendalam juga diberikan kepada Civitas Akademika Universitas Mataram yang telah meminjamkan fasilitas berupa Sport Center sebagai arena tanding, serta kepada jajaran panitia yang telah menunjukkan dedikasi tinggi bekerja keras mempersiapkan acara.

Kepada para jurnalis yang bertanding, Ketua PWI menitipkan pesan penting untuk selalu menjaga muruah profesi selama berkompetisi. "Mari kita manfaatkan Porwada ini untuk menunjukkan kemampuan, menunjukkan prestasi, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas," pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 26 Jun 2026 18:32:23 +0800 amr
Hadir Langsung di Pembukaan Porwada NTB 2026, Pemda Sumbawa Optimistis Atlet Wartawan Cetak Prestasi dan Jaga Sportivitas https://amarmedia.co.id/hadir-langsung-di-pembukaan-porwada-ntb-2026-pemda-sumbawa-optimistis-atlet-wartawan-cetak-prestasi-dan-jaga-sportivitas https://amarmedia.co.id/hadir-langsung-di-pembukaan-porwada-ntb-2026-pemda-sumbawa-optimistis-atlet-wartawan-cetak-prestasi-dan-jaga-sportivitas Hadir Langsung di Pembukaan Porwada NTB 2026, Pemda Sumbawa Optimistis Atlet Wartawan Cetak Prestasi dan Jaga Sportivitas

MATARAM, Amarmedia.co.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbawa yang berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026.

Bentuk dukungan nyata tersebut ditunjukkan dengan kehadiran langsung Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., bersama Kepala Bidang Olahraga, Iwan Setiawan, SP., M.Si., di arena pembukaan Porwada NTB yang berlangsung meriah di Lapangan Sport Center Universitas Mataram, Jumat (26/6/2026).

Kepala Dispopar Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., menyampaikan bahwa Pemda Sumbawa sangat mengapresiasi semangat para jurnalis yang tergabung dalam kontingen PWI Sumbawa. Menurutnya, ajang ini merupakan pembuktian bahwa insan pers Tana Samawa tidak hanya andal dalam mengawal pembangunan lewat tulisan, tetapi juga memiliki kebugaran fisik dan mental bertanding yang kuat.

 "Kehadiran kami di sini adalah bentuk atensi dan dukungan langsung dari Pemda Sumbawa. Porwada ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa wartawan Sumbawa adalah pribadi yang tangguh, sehat jasmani rohani, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kami optimis rekan-rekan PWI mampu membawa pulang prestasi terbaik," ujar Tata Kostara di sela-sela memantau atmosfer pembukaan.

Senada dengan Kadispopar, Kabid Olahraga Dispopar Sumbawa, Iwan Setiawan, SP., M.Si., menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan PWI menjadi pondasi kuat bagi kemajuan olahraga di daerah. Ia berharap ajang ini juga menjadi batu loncatan bagi jurnalis Sumbawa untuk menembus Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung mendatang.

"Olahraga mengajarkan kita kejujuran dan fair play. Nilai-nilai sportivitas di lapangan ini tentu sejalan dengan profesionalisme wartawan dalam menyajikan berita yang faktual dan bertanggung jawab. Selamat bertanding, jaga nama baik Sumbawa, dan raih prestasi dengan terhormat," kata Iwan Setiawan.

Sinergi dan Kemeriahan Pembukaan di Lapangan Unram

Pembukaan Porwada NTB 2026 yang baru pertama kali digelar ini berlangsung semarak. Acara resmi dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB. Turut hadir memberikan sambutan hangat, Asisten I Pemkot Mataram Lalu Martawan mewakili Walikota Mataram, serta Wakil Rektor Universitas Mataram yang menyambut baik digunakannya fasilitas kampus sebagai pusat pemersatu insan pers.

Atmosfer pembukaan kian membara dengan penampilan memukau Gendang Beleq dari SMPN 15 Mataram yang membawakan tabuhan dinamis, serta kawalan rapi dari Paskibra Nasional SMA Negeri 3 Mataram saat defile kontingen dimulai.

Kontingen PWI Sumbawa terpantau memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, bersanding dengan ratusan jurnalis bersertifikasi kompeten (UKW) dari 8 kabupaten/kota se-NTB, termasuk PWI Dompu, Mataram, Lombok Timur, Kota Bima, dan daerah lainnya.

 

Dukungan langsung yang diberikan oleh jajaran Pemda Sumbawa dan KONI Sumbawa di arena pertandingan mendapat respons positif dan apresiasi setinggi-tingginya dari Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, SE.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan suntikan motivasi langsung dari Kepala Dinas Dispopar dan Kabid Olahraga, serta dukungan total dari Ketua KONI Sumbawa Bapak Abdul Rafiq. Kehadiran para tokoh penting daerah di tribun penonton hari ini menjadi energi tambahan bagi para atlet wartawan Sumbawa untuk tampil maksimal," ungkap sosok yang akrab disapa Bang Zen tersebut, didampingi Sekretaris PWI Sumbawa Abu Sofyan Muchtar.

Bang Zen menegaskan, kontingen PWI Sumbawa berkomitmen penuh untuk menjaga marwah daerah, bertanding secara kompetitif, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai wadah mempererat silaturahmi demi meningkatkan solidaritas pers dalam membangun daerah. (AM)

]]>
Fri, 26 Jun 2026 18:03:54 +0800 amr
Gerakan Pangan Murah NTB Sinergi dengan Sinara Fest,Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/gerakan-pangan-murah-ntb-sinergi-dengan-sinara-festsediakan-bahan-pokok-harga-terjangkau-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/gerakan-pangan-murah-ntb-sinergi-dengan-sinara-festsediakan-bahan-pokok-harga-terjangkau-bagi-masyarakat Gerakan Pangan Murah NTB Sinergi dengan Sinara Fest,Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau bagi Masyarakat

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan laju inflasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar wilayah perkotaan, termasuk Kota Mataram sebagai salah satu kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di NTB.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), Irine Silviani, SP., MM., menyatakan bahwa program GPM ini sengaja dihadirkan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.

"Kami mengadakan GPM di perkotaan untuk menjaga stabilitas harga. Jadi semua masyarakat, baik yang di pelosok kemarin maupun yang di perkotaan, bisa mengetahui dan mendapatkan harga yang stabil," ujar Irine saat diwawancarai di halaman KPPN Mataram, Kamis (25/6/2026).

Pada kesempatan ini, kegiatan GPM turut memeriahkan gelaran Sinara Fest (Sinergi Perkebunan dan Perbendaharaan) yang digelar KPPN Mataram, mengusung tema "Perluasan Pemberdayaan UMKM Perkebunan, untuk Mendukung UMKM Perkebunan Naik Kelas". Sinergi ini juga melibatkan sekitar 30 mitra lokal, termasuk para pedagang pangan yang menyediakan komoditas segar seperti sayuran, bawang, hingga produk olahan.

Irine membeberkan bahwa komoditas yang paling diminati oleh masyarakat dalam setiap gelaran GPM masih tetap sama, yakni minyak goreng dan bawang merah. Menariknya, harga beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah kini terpantau sudah mulai mengalami penurunan dan kembali stabil. Di pasaran, harga cabai saat ini berkisar antara Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Selain itu, komoditas minyak goreng yang disediakan melalui distributor termasuk Bulog menjadi buruan warga karena dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar, yakni sebesar Rp15.500 per liter.

Meski Sinara Fest hanya berlangsung selama dua hari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB memastikan bahwa program GPM akan terus berlanjut ke berbagai daerah lainnya demi menyisir wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi harga untuk menekan inflasi.

"Ke depannya, pada bulan Juli nanti, kami merencanakan akan ada lagi minimal di dua titik, bahkan bisa lebih. Kemarin kami sudah adakan di Lombok Barat, dan tidak menutup kemungkinan akan menyasar kabupaten lain lagi untuk menekan inflasi," tambah Irine.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap masyarakat dapat terus menikmati komoditas pangan dengan harga yang aman dan ramah di kantong, sekaligus menjaga roda perekonomian para pelaku UMKM daerah agar tetap berputar.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 17:44:55 +0800 amr
Pemerintah kabupaten Sumbawa Siap Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-siap-dukung-pembangunan-sekolah-rakyat https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-siap-dukung-pembangunan-sekolah-rakyat Pemerintah kabupaten Sumbawa Siap Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 22 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan Zoom Meeting usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa maupun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Zoom Meeting ini membahas kesiapan lokasi, kelengkapan dokumen, serta persyaratan pendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa.

Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah melakukan inventarisasi data Kabupaten/Kota terkait Lahan Daerah Strategis (LDS) yang telah mencapai sekitar 87 persen.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan penandatanganan kesepakatan antara Gubernur NTB dan para Bupati se-NTB dapat dilaksanakan pada minggu depan. Kesepakatan tersebut nantinya menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk melakukan penyesuaian dan revisi terhadap RTRW Provinsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendukung sepenuhnya pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa.

“Pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan Sekolah Rakyat. Kami telah menyiapkan lokasi di pinggir jalan raya dengan luas kurang lebih 20 hektare, seluruh persyaratan lahan telah dilengkapi, dan akses jalan masuk berada di pinggir jalan negara,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Sumbawa siap menyambut kehadiran Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan akses pendidikan dan membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Sumbawa.

Dengan kesiapan lahan, kelengkapan dokumen, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat segera terealisasi.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa progres Lahan Daerah Strategis Kabupaten Sumbawa telah mencapai 87,03 persen. Selain itu, telah tersedia pula penetapan melalui Surat Keputusan Bupati sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., dalam paparannya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat seluas kurang lebih 20 hektare dan telah bersertifikat.

Berbagai persyaratan administrasi juga telah dilengkapi, antara lain surat pernyataan Bupati, Surat Keputusan penunjukan lokasi, serta keterangan rencana penggunaan lahan. Dokumen kajian risiko bencana juga telah tersedia, sedangkan dokumen lingkungan saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

Selain itu, di Dinas PUPR Provinsi NTB telah tersedia Berita Acara Kesepakatan hasil inventarisasi luas lahan baku sawah, lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta usulan kawasan pertanian.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 14:06:33 +0800 amr
Wagub NTB Tegaskan Masukan DPRD Jadi Dasar Pembenahan Tata Kelola APBD https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-tegaskan-masukan-dprd-jadi-dasar-pembenahan-tata-kelola-apbd https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-tegaskan-masukan-dprd-jadi-dasar-pembenahan-tata-kelola-apbd Wagub NTB Tegaskan Masukan DPRD Jadi Dasar Pembenahan Tata Kelola APBD

Mataram Amarmedia.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa berbagai pandangan, masukan, dan kritik konstruktif dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi NTB akan menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Provinsi dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pernyataan tersebut disampaikan Wagub saat mewakili Gubernur NTB dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB untuk menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, Kamis (25/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Ummi Dinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan perhatian, masukan, dan saran kritis terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Seluruh pandangan, masukan, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB dan akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pembangunan,” tegasnya.

Wagub menjelaskan bahwa pemerintah sejalan dengan pandangan DPRD mengenai pentingnya penguatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemanfaatan aset secara produktif, digitalisasi layanan perpajakan, serta peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Terkait pelaksanaan anggaran, Pemerintah Provinsi NTB juga terus melakukan pembenahan kualitas perencanaan, percepatan pengadaa barang dan jasa, serta pengendalian pelaksanaan program agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat menghasilkan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingkat serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas keluaran (output) dan dampak (outcome) yang dihasilkan.

Menanggapi perhatian fraksi-fraksi mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), Wagub menjelaskan bahwa SILPA Tahun Anggaran 2025 terbentuk dari efisiensi pelaksanaan belanja, pelampauan target pendapatan tertentu, serta transfer pemerintah pusat yang diterima menjelang akhir tahun anggaran. Dana tersebut bukan merupakan dana menganggur, melainkan akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas melalui mekanisme APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan bahwa APBD diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat, antara lain melalui pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, ketahanan pangan, pengembangan pariwisata, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTB. Berbagai indikator pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan Nilai Tukar Petani, menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata dari belanja daerah.

Di bidang tata kelola, pemerintah juga berkomitmen terus menyempurnakan pengelolaan aset daerah, meningkatkan kualitas pengelolaan piutang, memperkuat pembinaan BUMD, serta menjaga konsistensi penyajian laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan hasil audit yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menutup penyampaiannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD dalam membangun tata kelola keuangan yang lebih baik. Baginya, APBD bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya visi NTB Makmur Mendunia.(AM/KominfotikNTB)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 13:25:44 +0800 amr
Bupati Syarafuddin : Keberhasilan TP&PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD Diukur dari Ketahanan Keluarga, Bukan Formalitas Meja https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-keberhasilan-tp-pkk-posyandu-dan-bunda-paud-diukur-dari-ketahanan-keluarga-bukan-formalitas-meja https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-keberhasilan-tp-pkk-posyandu-dan-bunda-paud-diukur-dari-ketahanan-keluarga-bukan-formalitas-meja Bupati Syarafuddin : Keberhasilan TP-PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD Diukur dari Ketahanan Keluarga, Bukan Formalitas Meja

Sumbawa,Amarmedia.co.id  — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Sumbawa tidak boleh hanya terjebak pada pembangunan fisik atau infrastruktur semata. Bagi Bupati, fondasi utama kemajuan daerah justru terletak pada pembangunan karakter Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu lingkungan keluarga.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri sekaligus memberikan arahan strategis dalam acara Sinergi Integrasi Pelantikan dan Pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari 11 Kecamatan di Aula H. Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (24/06/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan ikrar sendiri dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E.

Bupati Minta Pengurus Turun Langsung ke Lapangan

Dari sudut pandang orang nomor satu di Sumbawa ini, pelantikan 11 pengurus kecamatan tersebut merupakan sebuah amanah pengabdian yang sakral, bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Bupati Jarot secara khusus menantang para pengurus yang baru dilantik untuk keluar dari zona nyaman birokrasi dan rutinitas administratif.

"Saya minta agar dalam menjalankan tugas tidak hanya melahirkan kebijakan di atas meja, tetapi lihat langsung kondisi riil di lapangan. Pengurus harus aktif bergerak, kunjungi keluarga yang membutuhkan perhatian, pantau kondisi ibu hamil, anak-anak, serta masyarakat yang memerlukan pendampingan," tegas Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.

Bupati menambahkan bahwa indikator performa utama (KPI) dari ketiga lembaga ini tidak boleh lagi diukur dari kuantitas atau banyaknya jumlah kegiatan yang sukses digelar.

"Keberhasilan tugas dari PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD bukanlah dilihat dari seberapa padatnya kegiatan yang dilaksanakan. Tetapi lebih dari itu, seberapa besar dan luasnya manfaat nyata yang dirasakan oleh setiap masyarakat dan siklus keluarga sebagai penerima manfaat dasar," imbuhnya.

Sentuhan Ibu Sebagai Fondasi Generasi Emas

Sebagai kepala daerah, Bupati Syarafuddin Jarot memandang peran para ketua organisasi wanita di tingkat kecamatan ini memiliki dampak domino yang sangat luar biasa bagi masa depan Sumbawa. Beliau menilai, sentuhan dan keteladanan seorang ibu adalah pilar utama dalam membangun ketahanan keluarga.

Ketika para ibu di kecamatan bergerak secara aktif dan mandiri, ketahanan keluarga akan otomatis terbentuk.

Keluarga yang memiliki ketahanan kuat akan melahirkan lingkungan masyarakat yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Masyarakat yang tangguh inilah yang akan menjadi fondasi utama bagi Pemerintah Daerah untuk mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera

Di akhir arahannya, Bupati menggarisbawahi bahwa TP-PKK, Bunda PAUD, dan TP Posyandu merupakan mitra kerja strategis pemerintah daerah yang saling terintegrasi. Ketiganya mengawal siklus hidup manusia, mulai dari kesehatan bayi dan ibu di Posyandu, pendidikan karakter sejak dini melalui PAUD, hingga kesejahteraan keluarga lewat program PKK.

Bupati optimis, dengan pergerakan lapangan yang padu antara pemerintah daerah dan ketiga lembaga dari 11 kecamatan ini (Kecamatan Sumbawa, Moyo Utara, Labuhan Badas, Alas, Alas Barat, Lopok, Maronge, Plampang, Labangka, Moyo Hulu, dan Orong Telu), maka roda pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa akan berjalan jauh lebih cepat, merata, dan tepat sasaran demi menyongsong generasi emas di masa depan.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 08:07:08 +0800 amr
Baru Terima SK PON 2028, Gubernur Miq Iqbal Langsung Pimpin Rapat Strategis Persiapan NTB https://amarmedia.co.id/baru-terima-sk-pon-2028-gubernur-miq-iqbal-langsung-pimpin-rapat-strategis-persiapan-ntb https://amarmedia.co.id/baru-terima-sk-pon-2028-gubernur-miq-iqbal-langsung-pimpin-rapat-strategis-persiapan-ntb Baru Terima SK PON 2028, Gubernur Miq Iqbal Langsung Pimpin Rapat Strategis Persiapan NTB

MATARAM. Amarmedia.co.id  – Belum genap sehari setelah menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 129 Tahun 2026 tentang Penetapan Tuan Rumah Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Jakarta, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal tanpa jeda langsung memimpin rapat strategis bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri dan jajaran Pemerintah Provinsi NTB untuk mematangkan langkah-langkah persiapan penyelenggaraan PON. Langkah cepat tersebut menjadi penegasan bahwa Pemprov NTB bergerak sejak hari pertama untuk menindaklanjuti amanah pemerintah pusat setelah NTB resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi DKI Jakarta.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Asisten I Setda NTB, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga beserta jajaran, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, perwakilan Bappeda NTB, serta perangkat daerah terkait yang akan menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Dalam arahannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal melalui kerja yang cepat, terencana, dan terukur. Seluruh perangkat daerah diminta membangun kolaborasi sejak dini agar setiap tahapan persiapan berjalan efektif dan mampu menghasilkan penyelenggaraan yang berkualitas.

Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan anggaran. Menurutnya, setiap dana yang bersumber dari APBD harus digunakan secara selektif, efisien, dan akuntabel dengan memprioritaskan program-program yang benar-benar berdampak terhadap kesiapan NTB sebagai tuan rumah sekaligus mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan harus memiliki nilai strategis. Kita tidak hanya mengejar sukses penyelenggaraan, tetapi juga memastikan bahwa investasi yang dilakukan mampu memperkuat pembinaan olahraga, meningkatkan kualitas fasilitas yang ada, dan melahirkan prestasi yang membanggakan bagi atlet-atlet NTB,” tegas Gubernur.

Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan penganggaran tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek penyelenggaraan, tetapi mampu meninggalkan manfaat jangka panjang bagi pembinaan olahraga, peningkatan kualitas infrastruktur, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat, Gubernur menegaskan bahwa persiapan PON di NTB akan mengedepankan optimalisasi fasilitas yang telah tersedia. Fokus diarahkan pada pembenahan dan peningkatan kualitas venue sesuai kebutuhan sehingga penyelenggaraan dapat berlangsung secara efisien tanpa pembangunan infrastruktur baru yang tidak mendesak.

Rapat juga membahas kesiapan NTB dalam menyelenggarakan cabang-cabang olahraga yang nantinya ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pemerintah Provinsi NTB menyatakan siap menyesuaikan pembagian cabang olahraga sesuai keputusan nasional dengan mengedepankan kesiapan venue, efektivitas penyelenggaraan, dan potensi peningkatan prestasi atlet daerah.

Bagi Gubernur, status sebagai tuan rumah harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga di NTB. Persiapan tidak boleh hanya berfokus pada aspek penyelenggaraan, tetapi juga harus mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan melalui pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“PON XXII Tahun 2028 harus menjadi titik balik kebangkitan olahraga NTB. Kita ingin sukses sebagai penyelenggara, tetapi yang tidak kalah penting adalah sukses melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menekankan bahwa penyelenggaraan PON merupakan pekerjaan besar yang tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah semata. Dibutuhkan sinergi, komitmen, dan semangat kerja bersama dari seluruh unsur pemerintah, pemerintah kabupaten/kota, organisasi olahraga, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan persiapan PON sebagai gerakan bersama dengan mengedepankan disiplin, koordinasi, dan saling mendukung antarsektor. Menurutnya, kolaborasi yang kuat sejak tahap perencanaan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan PON yang sukses dan membanggakan.

Selain membahas kesiapan venue dan pembinaan atlet, rapat juga menyoroti kebutuhan perencanaan pendanaan yang berkelanjutan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta langkah-langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan tepat waktu dan sesuai target.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, PON XXII Tahun 2028 bukan hanya agenda olahraga nasional, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sport tourism, menggerakkan perekonomian daerah, memberdayakan UMKM, menarik investasi, serta memperkenalkan potensi NTB kepada khalayak yang lebih luas.

Melalui gerak cepat yang dimulai sejak hari pertama setelah penerimaan SK, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan tekad untuk menjadikan PON XXII Tahun 2028 bukan sekadar sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai momentum lahirnya prestasi atlet, penguatan ekonomi daerah, dan warisan pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, NTB optimistis mampu menghadirkan PON yang profesional, efisien, dan membanggakan.(AM)

]]>
Wed, 24 Jun 2026 16:35:41 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot Resmi Lepas Kontingen Atlet Porwada PWI Kabupaten Sumbawa Menuju Mataram https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-resmi-lepas-kontingen-atlet-porwada-pwi-kabupaten-sumbawa-menuju-mataram https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-resmi-lepas-kontingen-atlet-porwada-pwi-kabupaten-sumbawa-menuju-mataram Bupati Syarafuddin Jarot Resmi Lepas Kontingen Atlet Porwada PWI Kabupaten Sumbawa Menuju Mataram

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Suasana khidmat dan penuh optimisme menyelimuti Aula Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (23/6/2026) siang. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melepas kontingen atlet Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga di Kota Mataram pada 26–28 Juli 2026 mendatang.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq, S.H., M.Si., Wakil Ketua KONI Muhammad Yamin, S.E., M.Si., Kepala Dispopar Tata Kostara, S.Sos., Kepala Cabang Bank NTB Syariah Ika Gita Listiana, M.M., Inov., serta Ketua PWI Sumbawa Zainuddin, S.E dan jajaran pengurus sekaligus peserta Porwada. Acara diawali secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Jamhur Husain.

 

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi apik yang tercipta antara PWI, KONI, Dispopar, dan Bank NTB Syariah. Sinergi ini dinilai berhasil memberikan fasilitas dan akomodasi yang sangat layak bagi para jurnalis yang akan bertanding.

Sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata, Bupati Jarot berjanji akan meluangkan waktu di tengah kesibukan dinasnya untuk mendukung langsung perjuangan kontingen Sumbawa di Mataram.

 "Terima kasih atas kebersamaan kita hari ini. Kebetulan agenda saya pada tanggal 26 dan 27 Juni ada di Mataram. Pada tanggal 28 Juni jadwal saya agak longgar, insya Allah saya akan datang langsung ke venue di Mataram untuk menonton dan mendukung rekan-rekan wartawan bertanding," ungkap Bupati Jarot disambut tepuk tangan riuh hadirin.

 

Bupati berharap 29 atlet dan 2 official yang dikirimkan mampu tampil percaya diri, menjaga soliditas, dan membawa pulang hasil terbaik. Baginya, ajang olahraga ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan wadah memperkuat semangat kebersamaan dan kebanggaan daerah.

Tidak hanya berbicara soal olahraga, Bupati Jarot memanfaatkan momentum ini untuk merefleksikan satu tahun empat bulan masa kepemimpinannya di tana Samawa. Di hadapan para kuli tinta, ia menegaskan posisinya yang sangat terbuka terhadap kritik. Bagi Jarot, fungsi kontrol sosial yang dijalankan pers selama ini adalah hal positif yang membangun.

"Selama satu tahun empat bulan menjabat, saya banyak dikritik, dan alhamdulillah pers bisa memberitakan isu lokal dengan sangat baik," ujarnya dengan nada apresiatif.

Berbekal rekam jejak profesionalnya di perusahaan asing, Bupati Jarot menegaskan bahwa kritik tersebut ia jadikan pemacu untuk mengakselerasi birokrasi. Ia menuntut ritme kerja yang cepat dan taktis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Dengan mengomandoi 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 24 Kecamatan.

 Menaungi sekitar 9.000-an Aparatur Sipil Negara (ASN) Bupati Jarot mengajar ASN "Berlari cepat", bukan sekadar maraton, apalagi berjalan santai.

"Memang tidak semua aparat siap bekerja cepat, tapi kita harus memilih yang terbaik secara terukur sesuai kemampuan daerah," tegas Bupati.

Sebelumnya, Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, S.E., melaporkan bahwa kontingen kali ini diperkuat oleh sejumlah atlet unggulan yang memiliki rekam jejak prestasi nasional, baik di ajang Porwada maupun Porwanas sebelumnya. Kekuatan Kontingen PWI Sumbawa pada beberapa cabor diantaranya di Atletik ada Zulkarnain Peraih medali emas 5.000 meter pada Porwanas lalu. 

Pada Tenis Meja ada atlet Jamhur Husain & Agus Talino Memecahkan rekor belasan tahun dengan meraih Medali Perunggu

Di nonro Biliar Tim Biliar Sumbawa menyumbang 3 medali perunggu di nomor Bola 8 dan Bola 9. Dan Olahraga Tradisional (Balogo) ada Fajar, Robi, Zakaria serta Fotografi ada Randi menjadi salah satu nomor andalan kontingen Sumbawa.

Kemudian lanjut Zen akrab disapa, pada nomor Bridge, Tim Bridge Sumbawa, satu-satunya perwakilan NTB, langsung mengantongi tiket Porwanas Lampung tanpa seleksi daerah. Ia optimis kontingen Sumbawa mampu mengulang sukses besar seperti pada Porwanas di Malang dan Banjarmasin, di mana NTB berhasil menembus posisi Tiga Besar Nasional dengan raihan 15 medali.

"Kami mohon doa restu Bupati dan masyarakat Sumbawa. Yang paling penting bagi kami adalah seluruh atlet pergi berjuang dan pulang dalam keadaan selamat," pungkas Zainuddin

Ditempat yang sama, Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si, memberikan arahan kepada para atlet Porwada Kabupaten Sumbawa agar menjaga nama baik daerah, menjaga kondisi fisik dengan baik sebelum bertanding, serta berjuang untuk meraih prestasi dan juara.

Abdul Rafiq menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan para atlet selama mengikuti pertandingan. Ia meminta seluruh kontingen untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa. “Jaga nama baik daerah, jaga kondisi betul-betul untuk bertanding. Raih prestasi dan juara,” tegasnya. (AM)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 18:05:12 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Implementasi Keamanan Siber dan Resmi Terima Registrasi TTIS dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-implementasi-keamanan-siber-dan-resmi-terima-registrasi-ttis-dari-kepala-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-implementasi-keamanan-siber-dan-resmi-terima-registrasi-ttis-dari-kepala-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn Pemkab Sumbawa Perkuat Implementasi Keamanan Siber dan Resmi Terima Registrasi TTIS dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur dan tata kelola keamanan siber di wilayahnya. Upaya serius ini ditandai dengan diterimanya Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., pada Selasa, 23 Juni 2026.

Penyerahan dokumen resmi ini berlangsung dalam rangkaian Kegiatan Kolaborasi Peningkatan Kapabilitas Keamanan Siber Lintas Sektor Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dr. H. Budi Prasetyo menekankan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh regulasi terkait keamanan siber diimplementasikan dengan optimal di lingkungan Pemkab Sumbawa. Fokus utamanya mencakup aspek pelindungan data pribadi, keamanan dan ketahanan siber, pengelolaan insiden siber, hingga tata kelola keamanan siber secara menyeluruh.

"Kita pastikan implementasi regulasi terkait keamanan siber yang meliputi pelindungan data pribadi, keamanan dan ketahanan siber, dan pengelolaan insiden siber serta tata kelola keamanan siber terlaksana di Sumbawa," ujar sosok yang akrab disapa Doktor Budi tersebut.

Registrasi TTIS yang diberikan oleh BSSN ini merupakan pengakuan resmi secara nasional bagi Pemkab Sumbawa. Status ini memberikan sejumlah keuntungan strategis, di antaranya mendapatkan akses ke jaringan koordinasi dan komunikasi dengan TTIS Nasional, TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan (Gov-CSIRT), serta TTIS organisasi lainnya.

Kemudian lanjutnya mendapatkan dukungan teknis dan sumber daya dari BSSN untuk meningkatkan kapabilitas dan kesiapan TTIS, Penguatan kapasitas melalui pelatihan dan sertifikasi yang difasilitasi oleh TTIS Nasional dan Gov-CSIRT dan kemudahan dalam proses koordinasi dan penanganan insiden siber secara efektif dan terintegrasi.

Doktor Budi menambahkan bahwa keterlibatan Pemkab Sumbawa dalam Kegiatan Kolaborasi Peningkatan Kapabilitas Keamanan Siber Lintas Sektor Wilayah Nusa Tenggara Barat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah.

"Kegiatan ini merupakan sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam implementasi sistem manajemen keamanan informasi, penerapan kontrol keamanan, dan penanganan insiden siber," tambah Doktor Budi.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Sumbawa diharapkan dapat lebih responsif dan tangkas dalam menghadapi ancaman digital. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjamin keamanan data masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini terus dikembangkan oleh Pemkab Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 12:26:19 +0800 amr
Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029 https://amarmedia.co.id/tim-seleksi-resmi-buka-pendaftaran-calon-anggota-kpid-ntb-20262029 https://amarmedia.co.id/tim-seleksi-resmi-buka-pendaftaran-calon-anggota-kpid-ntb-20262029 Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029

Mataram,Amarmedia.ci.id -  (22 Juni 2026) – Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi membuka pendaftaran Calon Anggota KPID Provinsi NTB Masa Jabatan 2026–2029. Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat Tim Seleksi yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026, di Sekretariat Tim Seleksi Kantor DPRD Provinsi NTB.

Ketua Tim Seleksi, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., mengatakan pendaftaran dibuka mulai 22 Juni hingga 21 Juli 2026 dan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses seleksi.

“Seleksi ini merupakan kesempatan untuk menghadirkan figur-figur terbaik yang memiliki integritas, independensi, kompetensi, dan kepedulian terhadap kemajuan dunia penyiaran di Nusa Tenggara Barat. Kami mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dan mengabdikan diri melalui KPID,” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat, seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi https://ntbprov.go.id/seleksiKPID. Portal tersebut menyediakan informasi lengkap mengenai pengumuman, jadwal seleksi, persyaratan umum dan khusus, format dokumen yang harus dilengkapi, serta fasilitas pendaftaran secara online.

Calon peserta cukup mengakses laman tersebut, mempelajari ketentuan yang berlaku, menyiapkan dokumen dalam format hasil pemindaian (PDF), mengisi formulir pendaftaran secara elektronik, dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sebelum batas akhir pendaftaran. Tim Seleksi mengingatkan agar setiap pelamar mencermati seluruh persyaratan administrasi karena kelengkapan dokumen menjadi dasar penilaian pada tahap seleksi administrasi. Persyaratan umum, persyaratan khusus, tata cara pendaftaran, dan ketentuan lainnya mengacu pada pengumuman resmi Tim Seleksi.

Pria yang akrab disapa Aka ini menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi diselenggarakan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan pedoman yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Salah satu ketentuan yang menjadi acuan adalah Lampiran Bab III angka 2.4 butir (11) Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 3 Tahun 2024, yang menyatakan bahwa calon incumbent (petahana) yang lulus seleksi administrasi tidak mengikuti uji kompetensi dan selanjutnya langsung mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) di DPRD Provinsi.

“Ketentuan tersebut merupakan pedoman nasional yang menjadi acuan Tim Seleksi. Dengan demikian, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten sesuai regulasi untuk menjamin transparansi, kepastian hukum, dan perlakuan yang adil bagi seluruh peserta,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan atau pihak-pihak yang mengatasnamakan Tim Seleksi dengan menjanjikan kelulusan maupun meminta imbalan.

Tim Seleksi berharap proses penjaringan ini mampu menghasilkan anggota KPID Provinsi Nusa Tenggara Barat yang profesional, berintegritas, independen, dan memiliki visi kuat dalam menjaga kualitas penyiaran. Kehadiran komisioner yang berkualitas diharapkan dapat memperkuat perlindungan kepentingan publik, mendorong penyiaran yang sehat dan edukatif, serta menjawab tantangan perkembangan media di era digital.

“Semakin banyak putra-putri terbaik NTB yang berpartisipasi, semakin besar peluang kita mendapatkan komisioner KPID yang kredibel dan mampu mengawal penyiaran yang berkualitas demi kepentingan masyarakat,” tutup Aka.(AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 10:29:58 +0800 amr
Peringatan HUT ke&2, Wabup Sumbawa Apresiasi Peran Strategis LKSM dalam Pelestarian Adat dan Budaya https://amarmedia.co.id/peringatan-hut-ke-2-wabup-sumbawa-apresiasi-peran-strategis-lksm-dalam-pelestarian-adat-dan-budaya https://amarmedia.co.id/peringatan-hut-ke-2-wabup-sumbawa-apresiasi-peran-strategis-lksm-dalam-pelestarian-adat-dan-budaya Peringatan HUT ke-2, Wabup Sumbawa Apresiasi Peran Strategis LKSM dalam Pelestarian Adat dan Budaya

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id — Mengusung semangat gotong royong dan pelestarian nilai-nilai lokal, Lembaga Kreativitas Samawa Maras (LKSM) sukses menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-2. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa, pada Senin malam (22/06/2026).

LKSM merupakan sebuah lembaga kemasyarakatan di Kabupaten Sumbawa yang bergerak aktif sebagai wadah pengembangan kreativitas, seni, budaya, sosial, serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Selama dua tahun berkiprah, lembaga ini konsisten memosisikan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dalam menghidupkan kembali gairah kebudayaan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal melalui falsafah “Batompok Basai Saling Satingi”.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LKSM, Agus Purnawan, S.Pt., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua tahun lembaga yang dipimpinnya. Ia memaparkan bahwa saat ini jumlah anggota LKSM telah mencapai hampir seratus orang yang tersebar di berbagai wilayah se-Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga secara khusus mengharapkan bimbingan, dedikasi, serta edukasi dari Wakil Bupati Sumbawa demi arah dan kemajuan lembaga ke depannya.

Apresiasi Pemda: LKSM Sebagai Pilar Gotong Royong

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi yang tinggi. Menurut Wabup, momentum harlah ini merupakan ajang strategis dalam pengembangan kreativitas menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

"LKSM menggelar kegiatan ini dalam rangka mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya, sehingga kebudayaan ini terus kita kedepankan. Kita harus selalu mempertahankan ajaran budaya kita," ujar H. Ansori.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa LKSM tidak hanya fokus pada seni dan budaya, melainkan juga aktif dalam berbagai gerakan keagamaan dan aksi sosial di tengah masyarakat.

"LKSM membawa fungsi sosial yang nyata dan perlu ada gerakan berkelanjutan. Kami meyakini dan berharap, ke depan akan lahir LKSM-LKSM lainnya di Sumbawa yang mampu mengamalkan nilai gotong royong dan persatuan," tambahnya.

Wabup juga menggarisbawahi bahwa suasana kondusif, harmonis, dan penuh kebersamaan seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam suatu roda pemerintahan. Dengan sinergi yang baik, pelaksanaan pembangunan di daerah dapat dinikmati langsung oleh masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-2 untuk LKSM. Selamat berkiprah untuk kemajuan *Tau dan Tana* Samawa," pungkas Wakil Bupati, yang dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Wabup secara simbolis.

Pemotongan Tumpeng dan Pentas Seni

Sebagai bentuk rasa syukur, acara inti ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh Wakil Bupati Sumbawa bersama jajaran pengurus inti LKSM.

Prosesi khidmat ini disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh penting yang hadir, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., Penasehat LKSM Hj Hafsah SPd dan jajaran serta para budayawan, Ais Bing Syahmi, Anto Icak, tokoh adat, dan insan kesenian terkemuka di Kabupaten Sumbawa.

Malam puncak perayaan Harlah ke-2 LKSM ini kian semarak dengan penampilan paduan suara memukau dari jajaran pengurus LKSM yang berkolaborasi dengan Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati ( LESCAYA) Labuhan Sumbawa pimpinan Nur Aini Syehan , Tim paduan Suara Fahri Awad menampilkan harmoni yang mempertegas identitas kolektifitas kreatif lembaga tersebut.

]]>
Mon, 22 Jun 2026 22:13:01 +0800 amr
Gubernur NTB: WTP Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-wtp-bukan-akhir-birokrasi-harus-agile-dan-anggaran-tepat-sasaran https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-wtp-bukan-akhir-birokrasi-harus-agile-dan-anggaran-tepat-sasaran Gubernur NTB: WTP Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran

Mataram.Amarmedia.co.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Senin (22/6/2026), di Kantor Gubernur NTB. Dalam rapat tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya perubahan orientasi pemerintahan, dari sekadar tertib administrasi menuju tata kelola yang berfokus pada substansi, kinerja, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi NTB atas masukan, pemikiran, dan kritik konstruktif yang selama ini diberikan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat langkah-langkah pembenahan pemerintahan ke depan.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan yang secara rutin memberikan masukan, pemikiran, baik secara resmi maupun dalam komunikasi sehari-hari. Banyak hal baru yang menjadi tantangan bagi kami, dan itu semua akan memperkuat upaya-upaya kami ke depan,” ujar Gubernur Iqbal.

Gubernur Iqbal mengakui bahwa hingga saat ini birokrasi pemerintahan masih cenderung terlalu fokus pada aspek administratif, sementara substansi pelayanan publik sering kali belum menjadi orientasi utama. Padahal, menurutnya, administrasi seharusnya menjadi alat untuk melayani substansi, bukan justru menghambat tujuan pembangunan.

“Selama ini birokrasi kita masih terlalu fokus pada administrasi, belum sepenuhnya pada substansi. Kadang-kadang substansi harus kalah, tujuan harus kalah, karena alasan administratif. Padahal seharusnya administrasilah yang melayani substansi, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Karena itu, Gubernur Iqbal menilai pemerintahan ke depan harus lebih lincah, adaptif, dan memiliki agility dalam merespons perubahan yang sangat cepat. Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa lagi hanya bekerja dengan pola lama yang terlalu kaku dan prosedural.

“Perubahan terjadi sangat cepat. Kalau kita hanya fokus pada administrasi, kita tidak akan pernah mampu menyesuaikan diri dengan dinamika yang terjadi. Kita membutuhkan pemerintahan yang agile, pemerintahan yang lincah, adaptif, dan mampu bergerak cepat,” katanya.

Gubernur Iqbal juga memperkenalkan pendekatan coherent government, yaitu pemerintahan yang dijalankan secara terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, pemerintah harus bekerja layaknya organisasi modern yang menempatkan masyarakat sebagai pihak utama yang harus dilayani.

“Pemerintahan ini harus dijalankan dengan orientasi pelayanan. Kita harus sadar siapa yang kita layani, siapa customer kita, dan kepada siapa seluruh kerja-kerja pemerintah ini ditujukan. Jawabannya adalah rakyat. Karena itu, fokus utama kita haruslah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah untuk melakukan refocusing program dan anggaran. Karena itu, pemerintah provinsi bersama DPRD diharapkan dapat menyelaraskan perencanaan dan penganggaran agar lebih terfokus pada agenda-agenda prioritas.

Ia menyebutkan bahwa arah kebijakan pembangunan NTB ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penanganan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. Ketiga sektor ini, kata Gubernur Iqbal, akan menjadi penggerak utama pembangunan daerah, sementara sektor-sektor lainnya harus dirancang untuk menopang dan memperkuat pencapaian tiga prioritas tersebut.

“Kita butuh refocusing. Karena itu kami mendorong agar kamus program dan menu kegiatan segera dituntaskan, sehingga pembahasan bersama DPRD menjadi lebih mudah dan semua program yang dirancang bisa selaras dengan visi pemerintahan. Pada akhirnya, kita ingin seluruh anggaran mengerucut pada tiga pilar utama, yaitu penanganan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata,” jelasnya.

Ia menggambarkan ketiga sektor prioritas itu sebagai formasi utama dalam pembangunan daerah, sementara sektor lainnya berfungsi sebagai pendukung untuk memastikan tujuan pembangunan tercapai secara bersama-sama.

Menurut Gubernur Iqbal, kejelasan fokus program dan anggaran juga penting agar masyarakat dapat dengan mudah membaca arah kebijakan pemerintah. Ia ingin peta anggaran daerah benar-benar mencerminkan prioritas pembangunan yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Kita perlu menjelaskan arah program dan arah anggaran secara lebih terang, supaya masyarakat bisa melihat dengan mudah bahwa anggaran kita benar-benar fokus pada hal-hal yang menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Dalam penjelasannya terhadap Raperda pertanggungjawaban APBD 2025, Gubernur Iqbal juga menyoroti capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Provinsi NTB. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP patut disyukuri, namun tidak boleh membuat pemerintah merasa puas berlebihan.

Ia menegaskan bahwa opini WTP pada dasarnya menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah memenuhi ketentuan secara administratif dan akuntansi. Namun demikian, WTP belum otomatis menggambarkan kualitas kinerja maupun dampak substansial pembangunan terhadap masyarakat.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa ini jangan sampai membuat kita bangga berlebihan dan puas berlebihan. WTP itu baru menunjukkan bahwa kita benar secara administratif. Sementara pertanyaan apakah kita sudah benar secara substansi, apakah kinerja kita sudah benar-benar berdampak, itu adalah soal lain yang tidak sepenuhnya dijelaskan oleh WTP,” tegas Gubernur.

Karena itu, pemerintah daerah ke depan ingin memastikan bahwa tata kelola keuangan tidak hanya baik dari sisi administrasi, tetapi juga kuat dari sisi kinerja dan manfaatnya bagi masyarakat.

“Harapan kita ke depan bukan hanya WTP, tetapi juga bagaimana kinerja kita bagus, substansinya bagus, dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Iqbal secara terbuka mengakui bahwa birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB saat ini masih belum cukup lincah dalam menghadapi perubahan. Menurutnya, budaya kerja birokrasi selama ini masih terlalu terbiasa dengan rutinitas administrasi, sementara orientasi terhadap tujuan pembangunan jangka panjang belum sepenuhnya tertanam.

“Saya harus mengakui bahwa hingga saat ini birokrasi di lingkungan pemerintah provinsi masih belum memiliki agility, belum cukup luwes, belum cukup agile. Karena yang terlalu lama dipelajari adalah administrasi, bukan substansi pembangunan. Ini yang sedang kami benahi,” katanya.

Ia pun meminta dukungan dari DPRD NTB agar proses pembenahan birokrasi dan reformasi tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Menurutnya, perubahan tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh eksekutif tanpa dukungan legislatif.

“Kami sedang berubah, kami sedang berbenah. Karena itu kami mohon bantuan dan dukungan dari Bapak-Ibu sekalian di DPRD. Pembenahan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan peran dari legislatif,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan, semangat pembenahan tersebut harus menjadi gerakan bersama antara eksekutif dan legislatif, karena pemerintahan pada hakikatnya dijalankan oleh keduanya secara bersamaan.

“Pemerintahan hari ini bukan hanya eksekutif, tetapi eksekutif dan legislatif. Kalau kita berdua berbenah bersama, insyaallah tiga pilar program yang kita cita-citakan akan bisa terwujud,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda, dalam pandangannya menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam tata kelola pemerintahan daerah agar pembangunan tidak lagi sekadar diukur dari serapan anggaran dan ketebalan laporan administratif, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Baiq Isvie mengatakan, rapat paripurna bukan sekadar forum formal antara eksekutif dan legislatif, tetapi ruang pertanggungjawaban moral, evaluasi peradaban, sekaligus refleksi atas sejauh mana amanah rakyat telah ditunaikan melalui kebijakan, program, dan penganggaran daerah.

“APBD bukan hanya kumpulan angka. Di dalamnya ada kerja keras rakyat, harapan petani, nelayan, guru, tenaga kesehatan, hingga generasi muda NTB yang menunggu ruang tumbuh, ruang berkarya, dan masa depan yang lebih baik,” kata Baiq Isvie.

Baiq Isvie menekankan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi sejauh mana anggaran tersebut mampu menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan rakyat. Pembangunan dinilai bermakna ketika layanan publik semakin mudah, usaha masyarakat berkembang, pendidikan membaik, kesehatan semakin terjangkau, dan kesejahteraan meningkat.

Dalam forum itu, Baiq Isvie juga menyampaikan apresiasi atas ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dalam mengelola pemerintahan sepanjang Tahun Anggaran 2025. Namun demikian, DPRD menilai tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, perubahan sosial yang cepat, kesenjangan kualitas sumber daya manusia, hingga meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas layanan pemerintah.

Karena itu, DPRD menilai NTB membutuhkan mindset switching dalam tata kelola pembangunan. Paradigma lama yang hanya berorientasi pada serapan anggaran, kepatuhan prosedural, dan laporan administratif dinilai sudah tidak lagi memadai. Pemerintahan ke depan harus bergerak dari sekadar government spending menuju public value creation, dari administrative management menuju strategic impact leadership, serta dari pola kerja business as usual menuju budaya entrepreneurial excellence.

Konsep itu disebut DPRD sebagai Entrepreneurial Mindset Excellence Mainstreaming, yakni cara berpikir birokrasi yang lebih adaptif, cepat membaca perubahan, berani mengambil keputusan, mampu menciptakan solusi, dan kuat dalam orientasi hasil. Menurut DPRD, pola pikir ini tidak berarti semua aparatur harus menjadi pebisnis, melainkan menumbuhkan mentalitas kepemimpinan yang inovatif, problem solving, dan memiliki rasa kepemilikan yang kuat terhadap penyelesaian persoalan publik.

“Birokrasi masa depan tidak cukup hanya bekerja berdasarkan SOP. Birokrasi harus adaptif, agile, inovatif, dan memiliki ownership mindset yang kuat. Aparatur tidak boleh hanya bertanya ‘apa tugas saya’, tetapi harus berpikir ‘apa solusi terbaik untuk rakyat’,” tegas Baiq Isvie.

Baiq Isvie juga menekankan perlunya pejabat publik yang tidak hanya sibuk mengelola program, tetapi mampu melahirkan dampak. Pembangunan, menurut DPRD, tidak cukup berhenti pada output, tetapi harus bergerak ke outcome hingga impact. Untuk itu, critical thinking dinilai harus menjadi arus utama pembangunan NTB ke depan.

Lebih lanjut, Baiq Isvie menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil bukanlah pembangunan yang hanya tumbuh dalam laporan statistik, melainkan pembangunan yang hidup dalam pengalaman sehari-hari masyarakat. Ketika rakyat merasakan pelayanan semakin mudah, pendidikan semakin baik, kesehatan semakin terjangkau, dan peluang ekonomi semakin terbuka, maka di situlah pembangunan menemukan maknanya.

Dalam rapat tersebut, Baiq Isvie juga menekankan pentingnya kemitraan yang sehat antara eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga disebut sebagai dua pilar penting tata kelola daerah yang tidak hadir untuk saling berhadapan, melainkan saling menguatkan dan menyempurnakan. DPRD menegaskan akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara objektif, kritis, namun tetap konstruktif demi memastikan kebijakan daerah benar-benar berpihak kepada rakyat.

Menutup pandangannya, DPRD menyatakan bahwa NTB adalah daerah yang kaya potensi, kaya sumber daya, kaya semangat, dan kaya masa depan. Karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah keberanian untuk berpikir besar, bekerja cerdas, bergerak cepat, dan mengeksekusi program pembangunan dengan excellence.

“Jika keberanian itu dimiliki bersama, maka NTB tidak hanya akan tumbuh, tetapi melompat,” tutup Baiq Isvie.(AM/Edo)

]]>
Mon, 22 Jun 2026 15:26:27 +0800 amr
Kementerian PAN&RB, Dorong NTB Jadi Pelopor Layanan Digital Nasional Terintegrasi https://amarmedia.co.id/kementerian-pan-rb-dorong-ntb-jadi-pelopor-layanan-digital-nasional-terintegrasi https://amarmedia.co.id/kementerian-pan-rb-dorong-ntb-jadi-pelopor-layanan-digital-nasional-terintegrasi MATARAM.Amrmedia.co.id  – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi birokrasi Indonesia. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mendorong Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pilot project atau pelopor dalam penerapan Layanan Digital Nasional yang lebih terintegrasi.

Sebagai upaya akselerasi, Kementerian PANRB menggelar Focus Group Discussion (FGD) Uji Coba Pedoman dan Kertas Kerja Manajemen Layanan Digital Pemerintah Batch 2 di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah uji coba kebijakan (sandbox) skala terbatas untuk mematangkan transisi regulasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Digital Government yang lebih efisien.

Asisten Deputi Manajemen Transformasi Layanan Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Fahmi Alusi, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemerintahan Digital sebagai pengganti regulasi SPBE sebelumnya. Menurut Fahmi, perubahan paradigma ini sangat krusial untuk menggeser fokus dari sekadar perbaikan prosedur menjadi orientasi pada kebutuhan pengguna (user experience).

“Jika sebelumnya fokus kita adalah pada perbaikan prosedur layanan, kini yang menjadi perhatian utama adalah kualitas layanan dan dampak nyata bagi masyarakat. Rancangan regulasi baru ini akan memperkuat fondasi pemerintahan digital melalui empat pilar utama: identitas digital, sistem pertukaran data, portal pemerintah, dan sistem pembayaran digital yang terintegrasi,” ujar Fahmi di hadapan para peserta FGD.

Dalam rancangan Perpres terbaru, terdapat perubahan signifikan berupa penciutan area manajemen. Jika pada era SPBE terdapat delapan area yang terpisah, kini disederhanakan menjadi lima area manajemen yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian PANRB, yakni Manajemen Risiko, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Perubahan, Manajemen Keberlangsungan, dan Manajemen Relasi Pengguna.

Selain itu, Fahmi menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Menyongsong target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan 90 persen populasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia memiliki kompetensi digital yang optimal pada tahun 2029.

“Kami membutuhkan masukan nyata dari lapangan di NTB mengenai apa saja yang memungkinkan atau tidak memungkinkan untuk diimplementasikan. Perwakilan dari NTB saat ini menjadi bagian penentu kebijakan nasional,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa bagi NTB, transformasi digital bukan sekadar penambahan aplikasi baru, melainkan tentang perubahan budaya organisasi dan proses bisnis yang lebih memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Transformasi digital bukan sekadar mengubah pelayanan manual menjadi elektronik, tetapi bagaimana seluruh sistem pemerintahan mampu memberikan dampak nyata. Kami terus berupaya mengatasi fragmentasi layanan dengan mengarahkan seluruh pengembangan aplikasi satu pintu melalui Dinas Kominfotik NTB,” ujar pria yang akrab disapa Dr. Aka ini.

Komitmen NTB dalam digitalisasi telah terbukti dengan capaian Indeks SPBE 2025 yang meraih nilai 4,20 dari skala 5, dengan nilai sempurna 5,00 pada sektor layanan publik. Berbagai platform seperti NTB Satu Data, JDIH, SP4N-LAPOR!, dan portal NTB DigiFest telah menjadi bukti nyata integrasi layanan di Bumi Gora.

Kegiatan FGD ini melibatkan perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTB serta kabupaten/kota seperti Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu melahirkan standar manajemen layanan digital yang solutif, memangkas ego sektoral antar-instansi, dan menjadi cetak biru (blueprint) bagi digitalisasi pemerintahan di seluruh Indonesia. (san/diskominfotik)

]]>
Mon, 22 Jun 2026 15:20:57 +0800 amr
Bupati Jarot Pastikan Proyek Unggas Terintegrasi Kementan–Berdikari Segera Hadir di Pulau Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-pastikan-proyek-unggas-terintegrasi-kementanberdikari-segera-hadir-di-pulau-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-pastikan-proyek-unggas-terintegrasi-kementanberdikari-segera-hadir-di-pulau-sumbawa Bupati Jarot Pastikan Proyek Unggas Terintegrasi Kementan–Berdikari Segera Hadir di Pulau Sumbawa

Gorontalo,Amarmedia.co.id -  21 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong investasi dan memperkuat ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, memastikan proyek unggas terintegrasi yang digagas Kementerian Pertanian bersama PT Berdikari akan segera dikembangkan di Pulau Sumbawa.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Jarot melakukan pembahasan strategis bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Direksi PT Berdikari, serta Direktur Hilirisasi di sela-sela agenda dinasnya di Gorontalo.

Pertemuan tersebut membahas percepatan pengembangan industri unggas terintegrasi sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah sektor peternakan, serta mendorong hilirisasi komoditas unggas di daerah.

Bupati Jarot mengungkapkan bahwa hasil pembahasan berlangsung sangat positif. Dalam waktu dekat, tim dari Kementerian Pertanian dan PT Berdikari dijadwalkan turun langsung ke Kabupaten Sumbawa untuk melakukan verifikasi lapangan dan memastikan kesiapan lahan yang telah diusulkan Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah, hasil pembahasan bersama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direksi PT Berdikari, serta Direktur Hilirisasi sangat menggembirakan. Tim Kementan dan PT Berdikari akan segera turun ke Sumbawa untuk memastikan kesiapan lahan yang telah kami usulkan. Ini menjadi langkah maju yang sangat penting bagi pengembangan sektor peternakan dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Jarot.

Dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima resmi ditetapkan sebagai lokasi pengembangan proyek unggas terintegrasi di Pulau Sumbawa. Penetapan ini didasarkan pada besarnya potensi lahan, dukungan sumber daya peternakan yang memadai, serta peluang pengembangan industri hilir yang dinilai sangat menjanjikan.

Proyek strategis nasional ini diharapkan mampu meningkatkan produksi unggas nasional, membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi masyarakat dan peternak lokal, serta menarik investasi berskala besar ke wilayah Pulau Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan proyek. Sinergi antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah diyakini akan menjadikan Pulau Sumbawa sebagai salah satu pusat pengembangan industri unggas terintegrasi yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dengan rencana kunjungan tim Kementerian Pertanian dan PT Berdikari dalam waktu dekat, masyarakat Sumbawa dan Bima menaruh harapan besar agar proyek ini segera terealisasi dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan peternak.(AM)

]]>
Sun, 21 Jun 2026 11:25:46 +0800 amr
Bupati Jarot Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo: Perkuat Inovasi untuk Pertanian dan Perikanan Tana Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-perkuat-inovasi-untuk-pertanian-dan-perikanan-tana-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-perkuat-inovasi-untuk-pertanian-dan-perikanan-tana-samawa Bupati Jarot Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo: Perkuat Inovasi untuk Pertanian dan Perikanan Tana Samawa

Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP bersama istri di stand Kabupaten Sumbawa pada PENAS XVII di Provinsi Gorontalo Sabtu 20  Juni 2026.

Gorontalo, Amarmedia.co.id - 20 Juni 2026 – Semangat memajukan sektor pertanian dan perikanan Kabupaten Sumbawa terus digelorakan. Hari ini, Sabtu 20 Juni 2026 Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., hadir langsung di Gorontalo untuk mengikuti pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjemput inovasi teknologi dan memperluas jejaring kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di "Tana Samawa".

PENAS Petani Nelayan XVII tahun 2026 ini menjadi ajang strategis bagi para pelaku utama sektor pangan dari seluruh penjuru Indonesia. Bupati Jarot menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang berharga untuk bertukar gagasan, berbagi inovasi, dan memperkuat sinergi antardaerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah, hari ini kami hadir langsung untuk menyerap semangat dan inovasi dari berbagai daerah. Ini adalah momentum penting bagi para petani dan nelayan kita di Sumbawa untuk terus berkembang, mengadopsi teknologi baru, dan meningkatkan produktivitas hasil laut maupun hasil bumi kita," ujar Bupati Jarot di sela-sela kegiatan dalam ketenangan resminya.

Bagi Bupati Jarot, petani dan nelayan bukan sekadar profesi, melainkan garda terdepan dalam pembangunan ekonomi daerah. Ia berharap, hasil-hasil dari pertemuan nasional di Gorontalo ini dapat diimplementasikan untuk menjawab tantangan di lapangan, khususnya dalam menghadapi perubahan iklim dan dinamika pasar.

Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menitipkan harapan besar agar semangat yang dibawa dari Gorontalo nantinya dapat dirasakan dampaknya hingga ke pelosok desa di Sumbawa.

"Semangat PENAS ini harus kita bawa pulang. Kita ingin petani dan nelayan kita di Sumbawa semakin berdaya, inovatif, dan sejahtera. Mereka adalah tulang punggung daerah yang harus kita dukung penuh agar mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang berdaya saing," tegasnya.

Keikutsertaan delegasi Kabupaten Sumbawa dalam ajang skala nasional ini menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa serius dalam memprioritaskan sektor ekonomi kerakyatan. Dengan kolaborasi yang lebih kuat pasca-PENAS, diharapkan tata kelola pertanian dan perikanan di Sumbawa dapat lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.

Bupati Jarot optimis, melalui penguatan kapasitas SDM petani dan nelayan, visi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera akan lebih cepat terwujud. Kehadiran Bupati di Gorontalo menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan rakyat hingga ke kancah nasional. (AM)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 20:40:18 +0800 amr
"Tana Samawa" Sambut Hangat Kepulangan Tamu Allah, Wabup Ansori: Semoga Menjadi Haji Mabrur yang Membawa Berkah bagi Daerah https://amarmedia.co.id/tana-samawa-sambut-hangat-kepulangan-tamu-allah-wabup-ansori-semoga-menjadi-haji-mabrur-yang-membawa-berkah-bagi-daerah https://amarmedia.co.id/tana-samawa-sambut-hangat-kepulangan-tamu-allah-wabup-ansori-semoga-menjadi-haji-mabrur-yang-membawa-berkah-bagi-daerah "Tana Samawa" Sambut Hangat Kepulangan Tamu Allah, Wabup Ansori: Semoga Menjadi Haji Mabrur yang Membawa Berkah bagi Daerah

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  20 Juni 2026– Suasana haru penuh sukacita menyelimuti halaman Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (20/6/2026). Ratusan keluarga jamaah memadati lokasi penyambutan, menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 14 asal Kabupaten Sumbawa musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Acara penyambutan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, beserta istri, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan alim ulama. Lantunan doa syukur yang dipimpin oleh H. Mustaram, jamaah haji asal Kecamatan Moyo Utara, membuka rangkaian acara dengan khidmat, menggetarkan hati para hadirin yang telah lama menanti kepulangan sanak keluarga dari Tanah Suci.

Menjaga Martabat Penyelenggaraan Haji

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, S.EI., M.M.Inov., dalam laporannya menyampaikan kabar membanggakan. Penyelenggaraan haji tahun ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik.

Namun, di balik rasa syukur, terselip duka mendalam bagi masyarakat Sumbawa. Dua jamaah asal Kabupaten Sumbawa, yakni H. Muhammad Dewasi dari Kecamatan Lunyuk dan H. Beni Yasin dari Kecamatan Maronge, berpulang ke Rahmatullah di Tanah Suci. Selain itu, satu jamaah lainnya, H. Sirim, masih dalam perawatan medis di Arab Saudi.

"Alhamdulillah, sebanyak 327 jamaah telah tiba kembali di Tanah Samawa dengan selamat. Kami mohon doa agar jamaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan,"ujar H. Ardi.

Pesan Wabup: Membawa Nilai Kemabruran untuk "Tau Samawa"

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh. Ia berharap para jamaah tidak hanya membawa gelar haji, melainkan nilai-nilai kesalehan yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

"Bapak dan Ibu adalah tamu-tamu pilihan Allah. Mari kita jaga kemabruran ini dengan perilaku yang menjadi teladan. Jadilah penyemangat di tengah masyarakat kita, dan mari bersama-sama berkontribusi membangun Tanah Samawa tercinta ini dengan semangat ikhlas dan persatuan," tutur Wabup dengan nada hangat.

Wabup Ansori juga mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak, membacakan Al-Fatihah bagi dua jamaah asal Sumbawa yang wafat di Makkah. 

"Mereka wafat saat menjemput ridho Allah, insya Allah menjadi syahid,"tambahnya.

Menutup rangkaian acara, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperbaiki fasilitas dan pelayanan bagi jamaah haji di tahun-tahun mendatang. Sebagai bentuk penghormatan, Wabup Ansori bersama jajaran pejabat turun langsung menyalami satu per satu jamaah yang baru saja turun dari bus, sebuah pemandangan yang menunjukkan kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

Penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa syukur atas kembalinya para tokoh penggerak spiritual di tingkat desa dan kecamatan. Diharapkan, sekembalinya ke tanah kelahiran, para haji dan hajjah ini mampu menjadi motor penggerak kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat "Tau Samawa".(AM)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 20:27:57 +0800 amr
BPBD Sumbawa Gelar Gladi Posko dan Lapang di Moyo Utara, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-gladi-posko-dan-lapang-di-moyo-utara-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-banjir https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-gladi-posko-dan-lapang-di-moyo-utara-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-banjir BPBD Sumbawa Gelar Gladi Posko dan Lapang di Moyo Utara, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sebagai langkah nyata, BPBD membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan melalui rencana pelaksanaan Gladi Posko dan Gladi Lapang di Kecamatan Moyo Utara, yang dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 25 Juli 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh desa di Kecamatan Moyo Utara. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas masyarakat serta aparatur desa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, khususnya banjir yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto Ar, menyatakan bahwa gladi posko dan gladi lapang ini merupakan langkah taktis untuk menanamkan pemahaman prosedur penanganan bencana sejak dini.

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat. Ketika terjadi bencana, masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan, ke mana harus bergerak, dan bagaimana mengikuti prosedur evakuasi yang benar,” ujar Rusdianto saat memberikan keterangan pada Jumat (19/06/2026).

Rusdianto membeberkan bahwa Kecamatan Moyo Utara memiliki rekam jejak historis terkait bencana banjir yang cukup besar. Peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2012 dan 2017 menjadi pelajaran penting (lesson learned) bagi semua pihak untuk tidak lengah. Menurutnya, kapasitas dan kesiapan menghadapi potensi kejadian serupa di masa mendatang harus terus diasah.

Simulasi Alur Peringatan Dini hingga Evakuasi

Melalui rangkaian gladi posko dan gladi lapang ini, para peserta dan warga akan diberikan simulasi serta pemahaman langsung mengenai mekanisme Peringatan Dini (Early Warning System)

 Bagaimana informasi bahaya disebarkan secara cepat dan akurat.

Juga memperjelas pembagian peran antara pemerintah daerah, kecamatam, desa, dan relawan dan mengarahkan warga bergerak secara tertib menuju lokasi aman sesuai jalur dan titik evakuasi yang telah ditetapkan.

“Ke depan, kami berharap masyarakat bersama pemerintah desa dan seluruh unsur terkait benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Dengan demikian, proses evakuasi dapat berjalan tertib dan masyarakat dapat bergerak menuju titik evakuasi yang aman,” tambah Rusdianto.

BPBD Kabupaten Sumbawa menilai keterlibatan aktif seluruh desa dalam kegiatan ini menjadi faktor kunci dalam membangun budaya sadar bencana (disaster awareness) serta memperkuat ketangguhan masyarakat (community resilience) di tingkat lokal.

Selain meningkatkan kemampuan respons cepat saat darurat, agenda ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sinergi yang solid antara berbagai stakeholder yakni Pemerintah Daerah dan Kecamatan, Relawan Kebencanaan, Aparat Keamanan (TNI/Polri), Warga Masyarakat

Di tengah meningkatnya ancaman bencana akibat fenomena perubahan iklim dan cuaca ekstrem global saat ini, penguatan kesiapsiagaan berbasis masyarakat dinilai sebagai langkah paling krusial. BPBD Sumbawa menegaskan, kesiapan yang matang adalah kunci utama untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materil ketika bencana melanda. (AM/Jack)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 22:11:29 +0800 amr
Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana https://amarmedia.co.id/perkuat-mitigasi-pemkab-sumbawa-gelar-rakor-review-dokumen-kajian-risiko-bencana https://amarmedia.co.id/perkuat-mitigasi-pemkab-sumbawa-gelar-rakor-review-dokumen-kajian-risiko-bencana Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  (19 Juni 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Sumbawa pada Jumat (19/6/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat upaya mitigasi serta sistem penanggulangan bencana di wilayah setempat.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Sumbawa dalam menghadapi ancaman bencana yang kian dinamis dan kompleks. Melalui pembaruan dokumen KRB tersebut, pemerintah daerah berupaya mewujudkan arah pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, serta berbasis pada pengurangan risiko bencana (PRB).

Nantinya, dokumen KRB yang telah direview dan diperbarui ini diproyeksikan menjadi landasan geospasial sekaligus rujukan kebijakan strategis dalam penyusunan program mitigasi serta pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Sumbawa ke depan.

### Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dan Program SIAP SIAGA

Rakor ini bertujuan utama untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor dalam menyusun kerangka kerja KRB. Sinergi ini dirasa krusial mengingat penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari **Program SIAP SIAGA**, kemitraan Australia-Indonesia yang selama ini aktif mendukung penguatan kapasitas kebencanaan di berbagai daerah di Indonesia.

### Tiga Target Utama Forum Koordinasi

Melalui forum koordinasi ini, terdapat beberapa target konkret yang ingin dicapai untuk meletakkan dasar hukum dan operasional yang kuat, di antaranya:

 * **Penyusunan SK Tim:** Menyusun draf Surat Keputusan (SK) Tim Penyusun Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 * **Penyusunan KAK:** Merumuskan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai pedoman operasional yang memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan review dokumen KRB.

 * **Garis Waktu & Pembagian Peran:** Menghasilkan kesepakatan resmi terkait penentuan waktu dimulainya proses review, penyusunan linimasa (*timeline*) tahapan kerja, serta kejelasan pembagian peran teknis antara Pemkab Sumbawa dan Program SIAP SIAGA.

### Menuju Sumbawa yang Tangguh dan Aman

Dengan tersusunnya dokumen Kajian Risiko Bencana yang komprehensif, valid, dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang jauh lebih matang dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di masa depan.

Ketersediaan data risiko yang akurat ini pada akhirnya akan memperkuat ketahanan wilayah, demi mendukung pembangunan daerah yang aman, stabil, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana

Sumbawa Besar. Gaung NUSRA Jumat, 19/06/26. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui BPBD Kabupaten Sumbawa mengadakan Rapat Koordinasi Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Sumbawa sebagai langkah strategis dalam memperkuat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah.

Kabid BPBD Dr.Rusdianto menjelaskan bahwa jegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin dinamis dan kompleks. Melalui pembaruan dokumen Kajian Risiko Bencana, pemerintah daerah berupaya mewujudkan pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, serta berbasis pada pengurangan risiko bencana.

"Dokumen KRB yang akan direview dan diperbarui diproyeksikan menjadi landasan geospasial sekaligus kebijakan strategis dalam penyusunan program mitigasi dan pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Sumbawa" ujarnya.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan serta memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor dalam menyusun kerangka kerja Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Program SIAP SIAGA yang selama ini aktif mendukung penguatan kapasitas kebencanaan di berbagai daerah.

Melalui forum ini, diharapkan dapat disusun draf Surat Keputusan (SK) Tim Penyusun Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, akan disusun pula Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai pedoman operasional yang memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan review dokumen KRB.

Tidak hanya itu, rapat koordinasi ini juga menargetkan menghasilkan kesepakatan resmi terkait penentuan waktu dimulainya proses review, penyusunan linimasa tahapan kerja, serta kejelasan pembagian peran teknis antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Program SIAP SIAGA.

Dengan disusunnya dokumen Kajian Risiko Bencana yang komprehensif dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana serta mampu memperkuat ketahanan wilayah demi mendukung pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 22:00:47 +0800 amr
Gubernur NTB Pimpin Deklarasi Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-pimpin-deklarasi-dukungan-sukseskan-sensus-ekonomi-2026-bersama-bps https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-pimpin-deklarasi-dukungan-sukseskan-sensus-ekonomi-2026-bersama-bps Gubernur NTB Pimpin Deklarasi Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS

MATARAM.Amarmedia.co.id–Provinsi Nusa Tenggara Barat meneguhkan komitmennya menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 melalui pencanangan yang berlangsung meriah di Gedung Gelanggang Pemuda Youth Center NTB, Jumat (19/6/2026).

“Data ekonomi yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 harus kita sukseskan bersama,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, saat mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi NTB bersama Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi.

Pencanangan tersebut merupakan bentuk penguatan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang pendataan lapangannya telah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia termasuk di NTB sejak 15 Juni 2026. Di NTB, pencanangan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, para bupati dan wali kota se Pulau Lombok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat Provinsi, pimpinan instansi vertikal, para pelaku usaha, serta kelompok masyarakat.

Lebih dari 500 tamu undangan memadati lokasi kegiatan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan bersama terhadap pelaksanaan sensus yang akan menghasilkan potret lengkap kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di Bumi Gora.

Prosesi pencanangan ditandai dengan penancapan bendera pada miniatur Gunung Rinjani oleh Gubernur NTB, Wakil Kepala BPS RI, para bupati dan wali kota, serta unsur Forkopimda Provinsi NTB. Penancapan bendera tersebut melambangkan semangat kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 di NTB.

Komitmen itu kemudian ditegaskan melalui penandatanganan dukungan oleh para bupati dan wali kota. Secara bergantian, para kepala daerah membubuhkan tanda tangan pada papan deklarasi sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayah masing-masing.

Di hadapan Wakil Kepala BPS RI dan seluruh hadirin, Gubernur NTB menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTB terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turkiye itu mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi yang akurat sesuai kondisi sebenarnya.

“Ketika datanya baik, maka perencanaannya akan baik. Ketika perencanaannya baik, manfaat pembangunannya akan semakin dirasakan masyarakat," kata Gubernur.

Kegiatan pencanangan berlangsung semarak dengan menampilkan atraksi peresean, seni bela tradisional masyarakat Sasak yang menjadi salah satu ikon budaya NTB. Atraksi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dan tamu undangan.

Suasana semakin meriah ketika Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI turun langsung ke arena sebagai pepadu peresean secara simbolis. Keduanya memperagakan peresean di hadapan ratusan peserta yang menyambut dengan tepuk tangan dan sorak antusias.

Peresean dipilih sebagai simbol keberanian, ketangguhan, dan sportivitas yang sejalan dengan semangat kolaborasi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Melalui pendekatan budaya lokal tersebut, pesan mengenai pentingnya sensus diharapkan semakin dekat dengan masyarakat.

Wakil Kepala BPS RI dalam sambutannya mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan instrumen strategis untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di Indonesia. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh kerja petugas lapangan, tetapi juga partisipasi aktif pelaku usaha sebagai responden serta dukungan penuh pemerintah daerah.

“Data yang akurat akan memberi arah yang jelas bagi pembangunan. Karena itu, setiap pelaku usaha memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil sensus,” ujarnya.

Melalui pencanangan ini, BPS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data statistik semakin meningkat. Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran pada masa mendatang.

Melengkapi rangkaian pencanangan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menampilkan berbagai produk unggulan yang dimiliki. Kehadiran mereka menjadi representasi nyata denyut ekonomi NTB yang akan dipotret melalui Sensus Ekonomi 2026. Stan-stan UMKM pun menjadi ruang interaksi yang hangat antara masyarakat, pelaku usaha, dan para tamu undangan yang hadir. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 21:49:24 +0800 amr
Inspektorat Gelar Rakor Penguatan Pengawasan, Wabup H. Ansori Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel https://amarmedia.co.id/inspektorat-gelar-rakor-penguatan-pengawasan-wabup-h-ansori-dorong-tata-kelola-pemerintahan-yang-akuntabel https://amarmedia.co.id/inspektorat-gelar-rakor-penguatan-pengawasan-wabup-h-ansori-dorong-tata-kelola-pemerintahan-yang-akuntabel Inspektorat Gelar Rakor Penguatan Pengawasan, Wabup H. Ansori Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen memperkuat benteng sistem pengawasan internal demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pengawasan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Didi Hermansyah SE, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Rakor ini menjadi forum untuk menyamakan persepsi dan mempererat sinergi pengawasan demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan di rel yang tepat.

Wabup: Pengawasan Bukan untuk Mencari Kesalahan

Dalam pengarahannya, Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori menyatakan bahwa pengawasan merupakan instrumen vital dalam memastikan seluruh program kerja pemerintah daerah berjalan sesuai regulasi serta memberikan output yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Wabup secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memiliki komitmen baja dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tindak lanjut atas rekomendasi BPK bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan hukum pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Saya minta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian poin-poin yang masih mengganjal,” tegas H. Ansori.

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan pentingnya menempatkan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) sebagai rujukan utama pelaksanaan fungsi pengawasan internal. Melalui PKPT, Inspektorat diharapkan optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan (assurance & consulting), serta mitigasi risiko penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pengawasan yang kuat bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai upaya preventif untuk memastikan semua program tepat sasaran, taat aturan, dan memberikan hasil optimal untuk masyarakat. Mari jadikan pengawasan ini sebagai bagian dari budaya kerja organisasi kita,” tambahnya.

Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Jadi Fokus Utama

Senada dengan Wakil Bupati, Inspektur Kabupaten Sumbawa, Didi Hermansyah, S.E., memaparkan bahwa esensi dari rakor ini adalah untuk mengunci komitmen seluruh pimpinan perangkat daerah dalam melahirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyimpangan.

Didi Hermansyah menggarisbawahi bahwa salah satu menu utama dalam rakor kali ini adalah akselerasi atau percepatan penyelesaian tindak lanjut atas temuan dan rekomendasi BPK. Tingkat kepatuhan terhadap rekomendasi BPK, menurut Didi, menjadi parameter mutlak dalam mengukur keseriusan pemda melakukan reformasi birokrasi di bidang keuangan dan administrasi.

Melalui pelaksanaan rakor pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat membangun pola kemitraan yang lebih solid antara Inspektorat sebagai *auditor* internal dengan seluruh OPD selaku eksekutor program. Sinergi yang kuat ini diharapkan dapat mendongkrak capaian akuntabilitas daerah, mengikis potensi fraud, dan menyukseskan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (AMDIN/ADR - Prokopim Sumbawa)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 09:18:10 +0800 amr
Antisipasi Risiko Bencana, BPBD Sumbawa Gelar Simulasi 'Table Top Exercise' Banjir di Desa Kukin https://amarmedia.co.id/antisipasi-risiko-bencana-bpbd-sumbawa-gelar-simulasi-table-top-exercise-banjir-di-desa-kukin https://amarmedia.co.id/antisipasi-risiko-bencana-bpbd-sumbawa-gelar-simulasi-table-top-exercise-banjir-di-desa-kukin Antisipasi Risiko Bencana, BPBD Sumbawa Gelar Simulasi 'Table Top Exercise' Banjir di Desa Kukin

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dalam memperkuat benteng pertahanan wilayah terhadap ancaman bencana alam. Langkah taktis ini diwujudkan dengan menggelar simulasi Table Top Exercise (TTX) Kesiapsiagaan Bencana Banjir yang dipusatkan di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini dihajatkan sebagai salah satu instrumen untuk mendongkrak kesiapsiagaan pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dalam menghadapi potensi banjir yang menjadi salah satu ancaman prioritas di wilayah tersebut.

Urgensi pelaksanaan simulasi ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan dokumen resmi Kajian Risiko Bencana dan Perubahan Iklim Desa Kukin Tahun 2025, desa ini tercatat memiliki tingkat risiko banjir yang cukup tinggi.

Ada beberapa faktor utama yang melatarbelakangi kerentanan tersebut, di antaranya Meningkatnya intensitas curah hujan akibat perubahan iklim, Karakteristik topografi wilayah Desa Kukin, Kondisi aliran sungai serta sistem drainase setempat yang belum optimal.

Merespons ancaman nyata tersebut, Pemerintah Desa Kukin sebelumnya telah bergerak maju dengan menyusun Rencana Kontinjensi (Renkon) Banjir. Dokumen ini memuat skenario ancaman, mekanisme respons cepat, pembagian peran para pihak, hingga prosedur penanganan darurat yang menjadi kompas utama saat bencana melanda.

Menguji Dokumen di Atas Kertas Lewat Simulasi TTX

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., melalui Kepala Bidang II BPBD, Dr. Rusdianto Ar., menegaskan bahwa sebuah dokumen rencana kontinjensi tidak boleh hanya menjadi catatan di atas kertas. Keberadaan Renkon harus diuji secara berkala demi memastikan efektivitas implementasinya di lapangan.

“Melalui simulasi TTX (latihan berbasis diskusi terstruktur) ini, seluruh peserta dapat memahami secara mendalam peran dan tanggung jawab masing-masing ketika terjadi kondisi darurat banjir. Ini adalah cara kita menguji kesiapan mekanisme koordinasi yang telah disusun dalam Rencana Kontinjensi,” jelas Dr. Rusdianto kepada media.

Simulasi berskala desa ini berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari perangkat pemerintah desa, lembaga desa, relawan, tokoh masyarakat, kelompok rentan, hingga mitra terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat urat nadi koordinasi lintas sektor agar respons saat bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan terarah.

Selain mengasah kesiapsiagaan, agenda TTX ini dirancang untuk mencapai sejumlah target sekunder yang tidak kalah penting, meliputi

Pertama : Meningkatkan pemahaman masyarakat akar rumput mengenai risiko dan dampak nyata banjir.

 

Kedua : Menguji efektivitas sistem pengambilan keputusan (decision making) saat situasi darurat.

 

Ketiga :Mengidentifikasi celah, kelemahan, atau kesenjangan (gap) yang masih ada dalam rencana penanganan bencana.

Keempat: Mendorong kepedulian warga dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) mandiri.

Sebagai tindak lanjut, output konkret yang dihasilkan dari agenda ini adalah penyusunan laporan komprehensif hasil simulasi yang memuat jalannya kegiatan, temuan utama di lapangan, serta dokumentasi visual.

Lebih jauh, BPBD Kabupaten Sumbawa menargetkan lahirnya rekomendasi strategis baru. Rekomendasi tersebut nantinya akan digunakan untuk menyempurnakan alur respons darurat, mempererat koordinasi antar-pihak, serta menajamkan fungsi tiap unsur kelembagaan di tingkat desa.

Melalui komitmen bersama dan simulasi TTX ini, Desa Kukin kini diproyeksikan menjadi desa yang lebih tangguh, siap siaga menghadapi potensi bencana, serta mampu meminimalkan risiko maupun dampak material dan non-material terhadap masyarakat. (AM/jak)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 07:57:30 +0800 amr
Sikapi Situasi Daerah, Bupati Sumbawa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Medsos https://amarmedia.co.id/sikapi-situasi-daerah-bupati-sumbawa-imbau-masyarakat-jaga-kondusivitas-dan-tolak-provokasi-medsos https://amarmedia.co.id/sikapi-situasi-daerah-bupati-sumbawa-imbau-masyarakat-jaga-kondusivitas-dan-tolak-provokasi-medsos Sikapi Situasi Daerah, Bupati Sumbawa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Medsos

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengeluarkan imbauan resmi yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa pada Jumat (12/6/2026) lalu. Langkah ini diambil guna merespons perkembangan situasi terkini di tengah masyarakat yang memerlukan perhatian bersama agar stabilitas daerah tetap terjaga.

Dalam pernyataan resminya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya menjaga ketenangan, persatuan, dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia meminta warga untuk menyaring informasi dengan bijak dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

 "Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, baik yang beredar secara langsung maupun melalui media sosial. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang aman dan damai di tengah kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati Sumbawa dalam rilis pers tersebut.

Bupati juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada. Warga diimbau keras untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri atau bersikap anarkis yang dapat merugikan ketertiban umum.

Pemerintah Daerah menegaskan bahwa setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan lembaga berwenang. Semua proses harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Untuk memastikan stabilitas daerah tetap kokoh, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sumbawa

Tidak hanya menyoroti masalah keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), dalam rilis yang sama, Bupati Syarafuddin Jarot juga menyelipkan pesan mengenai keberlanjutan lingkungan hidup. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian kawasan hutan di Sumbawa sebagai warisan penting bagi generasi masa depan.

"Mari kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga kekayaan alam Kabupaten Sumbawa agar tetap lestari, produktif, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.

Menutup imbauannya, Bupati mengajak seluruh warga untuk bahu-bahu merawat Kabupaten Sumbawa agar tetap menjadi daerah yang aman, damai, unggul, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 07:27:06 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Hibahkan Lahan Untuk Marinir, Perkuat Pertahanan Wilayah Selatan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-hibahkan-lahan-untuk-marinir-perkuat-pertahanan-wilayah-selatan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-hibahkan-lahan-untuk-marinir-perkuat-pertahanan-wilayah-selatan Pemkab Sumbawa Hibahkan Lahan Untuk Marinir, Perkuat Pertahanan Wilayah Selatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menyerahkan lahan untuk pembangunan pangkalan Korps Marinir TNI AL di wilayah Sumbawa. Penandatanganan MoU dan penyerahan hibah lahan dilakukan dalam acara yang dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Forkopimda, Seketaris Daerah, Dr. H Budi Prasetyo, Asisten Perekonomian dan pembangunan Sekretariat Daerah kabupaten Sumbawa, Kepala OPD dan rombongan pejabat Korps Marinir, acara bertempat di lantai 1 Ruang Rapat Haji Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa, 9 Juni Tahun 2026 lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran tamu kehormatan dari Mabes TNI AL, termasuk Dr. Endi Supadi. Bupati menyebut kerja sama ini merupakan impian yang telah dirintis hampir setahun, sejak pertemuan awal di Jakarta. 

“Hari ini impian kita terwujud. Dengan penandatanganan MoU dan penyerahan lahan, kita mulai langkah besar bersama,” ujar Bupati. Tahap awal, Pemkab Sumbawa menyerahkan lahan seluas 20 hektar di lokasi strategis dekat kota, pantai, dan pintu gerbang Teluk Saleh. “Lokasi ini dekat dengan habitat hiu paus terbesar di Indonesia, potensi wisata dunia yang kita miliki,” tambahnya.

Bupati juga menyatakan kesiapan menyerahkan tambahan lahan untuk pengembangan pangkalan. Lokasi tersebut dinilai sangat dekat dengan laut, hanya sekitar 500 meter, sesuai kebutuhan operasional Korps Marinir yang bergerak di darat dan laut.

Bupati Jarot menegaskan, kehadiran Marinir akan memperkuat pertahanan negara, mengingat Sumbawa berbatasan langsung dengan Australia. Selain aspek pertahanan, ia berharap keberadaan pangkalan memberi dampak positif bagi ekonomi, pariwisata, dan pembangunan daerah. 

“Alhamdulillah sekarang banyak potensi PSN yang sudah jalan, seperti stadion. Ada 700 tentara di sini. Kemarin juga sudah diputuskan lokasi Sekolah Rakyat untuk 3.000 murid, dan akhir tahun akan ada Sekolah Terintegrasi Kemendikdasmen untuk 1.000 murid SD-SMP-SMA,” ucap Bupati. 

Mengakhiri sambutannya, Bupati Jarot berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk membangun Sumbawa dan memperkuat pertahanan Indonesia. “Mudah-mudahan Marinir yang akan berpangkalan di sini membawa kontribusi positif. Kami siap membantu apa yang dibutuhkan,” tutup Bupati.

Sementara itu Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M. memastikan pembangunan Batalyon Infanteri Marinir 16 di Kabupaten Sumbawa akan langsung dimulai tahun ini. Kepastian itu disampaikan usai serah terima hibah lahan dari Pemkab Sumbawa, Juni 2026.

“Sore ini kami ditemani Bapak Bupati beserta seluruh unsur pimpinan daerah. Tadi sudah dilaksanakan penyerahan atau serah terima hibah tanah yang rencana akan dibangun untuk Batalyon Infanteri Marinir 16,” ujarnya.

Usai serah terima, proses administrasi akan langsung dilanjutkan. “Insyaallah dalam waktu dekat kita akan langsung dibangun Batalyon Infanteri Korps Marinir yang ke-16. Ini salah satu program Bapak Presiden lewat Menhan,” tegasnya.

Penambahan Batalyon Infanteri Marinir 16 di Sumbawa merupakan bagian dari penambahan 5 batalyon baru Korps Marinir secara serentak di seluruh Indonesia. “Dengan proses penyerahan ini, kita langsung gas bangun Batalyon Infanteri Korps Marinir ini,” tambahnya

Letjen Endi berharap kehadiran Batalyon Marinir di Sumbawa membawa berkah, manfaat, dan kemajuan bagi daerah. Keberadaan 1.000 personel dipastikan berdampak pada pertahanan sekaligus menggerakkan ekonomi. “Kalau sudah berkeluarga, kali dua atau beranak kali tiga dan seterusnya. Sehingga perputaran ekonomi akan lebih cepat. Ini sama-sama menguntungkan buat wilayah Sumbawa dan juga buat Korps Marinir,” jelasnya.

Terkait target pembangunan, Pangkormar menegaskan tidak ada penundaan. “Insyaallah pembangunan langsung tahun ini juga. Kita tidak akan menunda. Kita langsung tindak lanjuti berkas yang ada. Di samping surat berjalan, kita juga akan koordinasi langsung agar pembangunan Yonif 16 ini bisa segera mungkin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Letjen Endi menjelaskan Korps Marinir memiliki kriteria satuan yang lengkap. Di dalam satu Pasmar terdapat infanteri, kavaleri, artileri, hingga resimen bantuan tempur yang menaungi zeni, kesehatan, perhubungan, dan lainnya. 

“Insyaallah dari semua satuan ini bukan hanya infanteri. Karena nanti ke depan akan ada satu Pasmar atau satu divisi di Sumbawa ini, tergelar sampai Bima dan seterusnya,” tutupnya.

Dilanjutkan dengan peninjauan lahan pembangunan Batalyon infanteri Korps Marinir ke 16 di Samota (AM/Diskominfotiksandi Pemkab Sumbawa)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 06:53:23 +0800 amr
Semangat Tahun Baru 1448 H, Wabup Ansori: Momentum Hijrah Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik https://amarmedia.co.id/semangat-tahun-baru-1448-h-wabup-ansori-momentum-hijrah-menjadi-pribadi-yang-lebih-baik https://amarmedia.co.id/semangat-tahun-baru-1448-h-wabup-ansori-momentum-hijrah-menjadi-pribadi-yang-lebih-baik Semangat Tahun Baru 1448 H, Wabup Ansori: Momentum Hijrah Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id 15 Juni 2026 – Wakil Bupati Sumbawa menghadiri penutupan Lomba Tahfidz Al-Qur'an tingkat kepala sekolah, lomba adzan, dan sholat berjamaah tingkat TK, PAUD, dan SD se-Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh Lembaga Deeniyat Sumbawa dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Mangga, Sumbawa, Senin (15/6/2026). Turut hadir unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sumbawa, jajaran OPD, serta pihak terkait lainnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam sambutannya menyampaikan, momentum Tahun Baru Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan berupaya menjadi pribadi yang lebih baik. Peringatan Tahun Baru Hijriah memiliki makna yang berbeda dengan perayaan Tahun Baru Masehi karena lebih menitikberatkan pada peningkatan keimanan dan ketakwaan melalui berbagai bentuk kegiatan ibadah.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Hijriah di Kabupaten Sumbawa identik dengan tradisi Melala, yaitu tradisi pembuatan Minyak Sumbawa yang dipercaya memiliki berbagai khasiat. Tradisi tersebut merupakan warisan budaya lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari syiar Islam melalui kegiatan yang bernilai positif. Selain itu, tradisi Melala juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat dalam upaya penyembuhan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana memperbaiki diri, kembali ke jalan yang benar, serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera, tutupnya.

Puncak dari kegiatan ini yaitu pengumuman juara dari masing-masing kategori lomba yang telah dilaksanakan. Juara Terbaik Lomba Tahfidz Al-Qur'an Tingkat Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumbawa diraih oleh Aini Andriani, S.Pd.Sd., Kepala SD Negeri Kapas Sari. Sementara itu, Juara Terbaik Lomba Adzan Tingkat SD, TK/PAUD diraih oleh Zaid Abdurrahman dari SDIT Darussunnah.

Pada kategori Lomba Sholat Berjamaah Tingkat TK/PAUD, Juara Terbaik diraih oleh PAUD Deeniyat Sumbawa, sedangkan Juara Terbaik Lomba Sholat Berjamaah Tingkat SD diraih oleh SD Negeri 3 Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:29:31 +0800 amr
Terima Kunjungan Delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Bupati Harapkan Pertukaran Pengetahuan dan Praktik Terbaik dalam Pengelolaan SDA https://amarmedia.co.id/terima-kunjungan-delegasi-konsulat-jenderal-amerika-serikat-bupati-harapkan-pertukaran-pengetahuan-dan-praktik-terbaik-dalam-pengelolaan-sda https://amarmedia.co.id/terima-kunjungan-delegasi-konsulat-jenderal-amerika-serikat-bupati-harapkan-pertukaran-pengetahuan-dan-praktik-terbaik-dalam-pengelolaan-sda Terima Kunjungan Delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Bupati Harapkan Pertukaran Pengetahuan dan Praktik Terbaik dalam Pengelolaan SDA

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, 16 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan delegasi dari Konsulat Jenderal Amerika Serikat dalam rangka program Ambasador Water Expert Program. Pertemuan berlangsung hangat di Aula H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (16/6/2026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut langsung kedatangan delegasi tersebut. Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Adapun delegasi dari Amerika Serikat yang hadir terdiri dari lima orang, yaitu Mr. Steven Rice (Ahli Hidrologi Departemen Dalam Negeri A.S. dan Layanan Taman Nasional), Mr. John McDaniel (Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya), Ms. Tina Bucton (Pejabat Ekonomi Kedutaan Besar AS di Jakarta), Mr. Rulli Rizki (Spesialis Ekonomi Kedutaan Besar AS di Jakarta), dan Ms. Juliyana Safitri (Staf Ahli Ekonomi dan Politik Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya).

Fokus pada Pengelolaan Tambang Rakyat yang Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa isu pengelolaan tambang rakyat di Sumbawa telah menarik perhatian global.

"Pertambangan rakyat tidak hanya ada di Lantung, tetapi juga tersebar di beberapa daerah di Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa terus berkomitmen mendorong praktik tambang rakyat yang legal, tertib, aman, dan ramah lingkungan," ujar Bupati.

Ia menambahkan, kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) dan penerapan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan sumber daya alam. Lebih jauh, Bupati melihat kunjungan ini sebagai peluang strategis untuk mempererat kerja sama antara pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

"Sumbawa kaya akan sumber daya alam dengan potensi besar di sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan pertambangan. Masih banyak potensi yang belum tergarap maksimal, sehingga kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong pembangunan daerah yang lebih maju," harapnya.

Mendalami Tantangan dan Peluang Lingkungan

Sementara itu, Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel, menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah pertambangan rakyat.

"Kami ingin memahami tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat lokal. Kami juga sangat tertarik pada aspek pengelolaan sumber daya air, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta model pemberdayaan masyarakat yang mampu mendukung pembangunan berkelanjutan," jelas John McDaniel.

Selaras dengan hal tersebut, Ahli Hidrologi Departemen Dalam Negeri A.S., Steven Rice, menyoroti urgensi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi sumber mata air. Menurutnya, mitigasi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan sangat krusial.

"Keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan suatu daerah," tutupnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi internasional untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Sumbawa berjalan dengan prinsip berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat luas. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:23:10 +0800 amr
Minyak Mendidih Tak Mempan di Tangan Sandro: Bupati Sumbawa Resmi Buka Festival Malala 1 Muharram 1448 H https://amarmedia.co.id/minyak-mendidih-tak-mempan-di-tangan-sandro-bupati-sumbawa-resmi-buka-festival-malala-1-muharram-1448-h https://amarmedia.co.id/minyak-mendidih-tak-mempan-di-tangan-sandro-bupati-sumbawa-resmi-buka-festival-malala-1-muharram-1448-h Minyak Mendidih Tak Mempan di Tangan Sandro: Bupati Sumbawa Resmi Buka Festival Malala 1 Muharram 1448 H

Moyo Hilir.Amarmedia.co.id – Keajaiban tradisi lokal menyapa malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir. Festival Malala, sebuah ritual penyulingan minyak tradisional khas Sumbawa yang sarat akan nilai magis dan budaya, resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Selasa (16/6/2026).

Acara yang dipusatkan di lapangan Desa Poto ini berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dari 23 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah desa dan kecamatan yang sukses menghelat festival ini meski dengan persiapan yang cukup singkat. Baginya, Festival Malala adalah permata budaya yang unik dan satu-satunya di Indonesia.

“Di NTB ada 10 kabupaten/kota, namun tradisi minyak 1 Muharram hanya ada di Sumbawa. Ini kebanggaan kita yang harus terus dilestarikan,” ujar Bupati dengan penuh semangat.

Atraksi Sandro yang Memukau

Satu momen yang paling menyita perhatian adalah atraksi para Sandro (praktisi pengobatan tradisional). Di hadapan ribuan warga, para Sandro dengan tenang memasukkan tangan ke dalam minyak yang tengah mendidih. Ajaibnya, tidak ada bekas luka bakar sedikit pun di tangan mereka.

“Kalau kita kena percikan minyak goreng di dapur, kulit pasti melepuh. Tapi tadi, tangan dimasukkan ke minyak mendidih tidak terasa panas dan tidak melepuh. Budaya seperti ini tidak ada di tempat lain,” ungkap Bupati yang mengaku selalu menyediakan minyak Sumbawa sebagai obat pertolongan pertama di rumah.

Meski kagum, Bupati menitipkan pesan khusus kepada para 

Sandro agar tidak pelit membagikan ilmunya. Ia berharap ada regenerasi yang lebih antusias agar tradisi unik ini tidak hilang ditelan zaman.

“Saya melihat para Sandro kita rata-rata sudah senior. Saya berpesan, tolong ilmunya ditularkan ke generasi muda. Jangan sampai tradisi sehebat ini berhenti di tangan generasi tua saja,” tegasnya.

Selain prosesi Malala, malam perayaan tahun baru Islam ini dimeriahkan dengan Festival Shalawatan serta berbagai atraksi budaya lokal lainnya. Bupati menegaskan bahwa perayaan 1 Muharram di Sumbawa adalah harmonisasi antara spiritualitas dan kearifan lokal.

“Hijrah tidak hanya tentang sejarah, tapi juga bagaimana kita merawat identitas. Tahun baru Hijriah kita sambut dengan doa, dan kita kuatkan dengan budaya,” pungkas Bupati sebelum secara resmi membuka festival tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga warisan leluhur sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-wilayah di Bumi Samawa. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:04:20 +0800 amr
Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Bupati Sumbawa Perkuat Kolaborasi Sektor Pertanian dan Perikanan https://amarmedia.co.id/hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-bupati-sumbawa-perkuat-kolaborasi-sektor-pertanian-dan-perikanan https://amarmedia.co.id/hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-bupati-sumbawa-perkuat-kolaborasi-sektor-pertanian-dan-perikanan Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Bupati Sumbawa Perkuat Kolaborasi Sektor Pertanian dan Perikanan

Gorontalo.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan perikanan daerah melalui partisipasi aktif dalam ajang Pertemuan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Provinsi Gorontalo.

Dalam keterangannya Kamis 18 Juni 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang memimpin langsung rombongan delegasi Kabupaten Sumbawa, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima setibanya di lokasi kegiatan. Prosesi penyambutan adat khas Gorontalo yang diterima rombongan dinilai sebagai simbol kuat persaudaraan dan semangat kebersamaan antar-daerah dalam memajukan sektor pangan nasional.

“Penyambutan adat yang hangat ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol penghormatan dan semangat kolaborasi kita antardaerah. Ini adalah energi positif untuk bersama-sama membangun sektor pertanian dan perikanan Indonesia agar semakin maju, produktif, dan berdaya saing,” ujar Bupati Jarot.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa PENAS Petani Nelayan merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh delegasi Kabupaten Sumbawa. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang pertukaran inovasi dan pengetahuan yang sangat berharga.

“Ini adalah ruang bagi para petani, nelayan, peneliti, hingga pemerintah untuk berbagi pengalaman dan inovasi teknologi terkini. Kami ingin membawa pulang gagasan-gagasan terbaik yang aplikatif untuk menjawab tantangan di lapangan,” jelasnya.

Bupati Jarot berharap, melalui keikutsertaan dalam perhelatan nasional ini, wawasan pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan di Tanah Samawa dapat semakin luas. Ia optimis bahwa kolaborasi yang terjalin selama kegiatan akan menjadi pemicu percepatan kesejahteraan masyarakat petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa.

“Tujuan akhir kita jelas, yakni bagaimana kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa terus meningkat. Dengan memperluas jaringan dan memperkuat kolaborasi di tingkat nasional, saya yakin kita bisa menghadirkan solusi yang lebih konkret demi kemajuan sektor pangan kita,” pungkas Bupati.

Delegasi Kabupaten Sumbawa dijadwalkan akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan teknis selama PENAS XVII berlangsung, termasuk pameran inovasi, temu wicara, serta kunjungan lapangan untuk meninjau keberhasilan praktik pertanian dan perikanan di wilayah Gorontalo (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:52:28 +0800 amr
Peringatan 1 Muharram 1448 H: Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Budaya Saling Menguatkan https://amarmedia.co.id/peringatan-1-muharram-1448-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-berhijrah-menuju-budaya-saling-menguatkan https://amarmedia.co.id/peringatan-1-muharram-1448-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-berhijrah-menuju-budaya-saling-menguatkan Peringatan 1 Muharram 1448 H: Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Budaya Saling Menguatkan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Momen pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah menjadi sarana refleksi mendalam bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. Bertempat di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar, Selasa (16/6/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih baik dan inklusif.

Acara peringatan tahun baru Islam ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menekankan bahwa hijrah tidak sekadar perpindahan fisik, melainkan keberanian untuk melakukan transformasi diri.

“Hijrah adalah keberanian untuk berubah. Berani meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik. Berani mengubah keputusan menjadi harapan, dan kepercayaan menjadi persaudaraan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa semangat Muharram adalah milik seluruh lapisan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, tenaga kesehatan, hingga akademisi. Bupati mengajak warga untuk melakukan evaluasi diri agar setiap langkah hidup dapat membawa manfaat bagi sesama.

Prestasi MTQ dan Spirit Generasi Qur’ani

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berbagi kebanggaan atas capaian Kafilah Kabupaten Sumbawa pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah. Sumbawa berhasil naik dua peringkat ke posisi ke-6 dari sebelumnya di peringkat ke-8.

“Kita berhasil meraih 7 medali emas. Ini capaian yang luar biasa bagi daerah kita. Pemkab berkomitmen terus memperkuat pembinaan dan memperluas ruang pembelajaran Al-Qur’an demi melahirkan generasi Qur’ani yang menjadi kebanggaan Sumbawa,” tuturnya.

Di sela sela peringatan tahun baru Islam, Bupati menyampaikan duka mendalam atas musibah kebakaran yang melanda sejumlah kecamatan serta lingkungan RSUD Sumbawa beberapa hari lalu. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan solidaritas sosial.

“Terkadang yang paling dibutuhkan warga terdampak bukan hanya bantuan materi, tapi kehadiran, perhatian, dan doa tulus kita bersama,” imbuh Bupati dengan nada haru.

Menutup rangkaian acara, Bupati menyambut baik peringatan 1 Muharram yang dirangkaikan dengan tradisi “Buat Minyak Sumbawa” di Desa Poto. Ia berharap generasi muda tetap bangga dengan warisan leluhur yang sarat akan nilai gotong royong tersebut.

“Mari kita rawat persaudaraan, jaga kerukunan, dan perkuat nilai agama sebagai pondasi daerah. Hijrah dari saling menyalahkan menuju budaya saling menguatkan, dari pesimis menuju optimis, dan dari sekadar penonton menjadi pelaku perubahan bagi Sumbawa,” tutupnya.

Peringatan tahun baru Islam ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Sumbawa untuk terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan yang lebih kuat di bawah naungan nilai-nilai religius. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:43:56 +0800 amr
Upacara Paripurna 17 Juni: Kajari Sumbawa Tekankan Sinergi Strategis Wujudkan Sumbawa Unggul dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/upacara-paripurna-17-juni-kajari-sumbawa-tekankan-sinergi-strategis-wujudkan-sumbawa-unggul-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/upacara-paripurna-17-juni-kajari-sumbawa-tekankan-sinergi-strategis-wujudkan-sumbawa-unggul-dan-sejahtera Upacara Paripurna 17 Juni: Kajari Sumbawa Tekankan Sinergi Strategis Wujudkan Sumbawa Unggul dan Sejahtera

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Upacara Paripurna tanggal 17 Juni 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengawal program-program strategis daerah.

Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Sumbawa, Drs H.Mohamad Ansori, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH jajaran Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam amanatnya, Kajari Sumbawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Sumbawa dan seluruh elemen masyarakat atas sinergi yang terus terbangun, khususnya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program Adhyaksa Pendi Tode Ngining.

“Melalui program ini, Kejaksaan berkomitmen penuh memastikan tidak ada satu pun anak di Kabupaten Sumbawa yang kehilangan hak dasarnya sebagai warga negara, baik itu di bidang hukum, kesehatan, pendidikan, maupun sosial,” tegas Iwan Arto Koesoemo.

Lebih lanjut, Kajari menyoroti pentingnya pengawalan bersama terhadap sejumlah program strategis nasional dan daerah yang sedang berjalan. Program-program tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta Program Kampung Nelayan. Menurutnya, program-program ini merupakan pilar krusial dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pesisir.

Selain bidang sosial dan ekonomi, Kajari juga menyatakan dukungan penuh Kejaksaan Negeri Sumbawa terhadap program Sumbawa Hijau Lestari. Ia memuji langkah Pemkab Sumbawa yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan melalui upaya pemulihan kawasan kritis serta penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan.

“Langkah ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Daerah dalam menjaga masa depan generasi mendatang. Saya mengajak seluruh elemen untuk menjadikan sinergi yang telah terbangun ini sebagai modal utama kita bersama dalam mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” tutupnya.

Upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintahan untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa demi kesejahteraan masyarakat luas. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:36:34 +0800 amr
Gema Al&qur'an Dari Lombok Tengah, Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB https://amarmedia.co.id/gema-al-quran-dari-lombok-tengah-bupati-sumbawa-hadiri-penutupan-mtq-xxxi-ntb https://amarmedia.co.id/gema-al-quran-dari-lombok-tengah-bupati-sumbawa-hadiri-penutupan-mtq-xxxi-ntb Gema Al-qur'an Dari Lombok Tengah, Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 

Lombok Tengah, 15 Juni 2026– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6/2026). Bupati hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., serta pendamping Kafilah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma, S.Sos., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa.

Acara penutupan dihadiri oleh para kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan lembaga keagamaan, dewan hakim, kafilah peserta dari seluruh kabupaten/kota se-NTB, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama MTQ.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXI yang mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan dinilai memiliki kualitas setara dengan MTQ tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, pemerintah daerah, dan masyarakat Lombok Tengah.

Ia menegaskan bahwa penutupan MTQ bukanlah akhir dari syiar Al-Qur'an, melainkan awal untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, ia mengajak seluruh daerah di NTB untuk terus berupaya mengembalikan kejayaan NTB sebagai gudang qari dan qariah serta mendukung terwujudnya NTB sebagai Serambi Al-Qur'an.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan mengirimkan kafilah terbaiknya dalam MTQ XXXI. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat pendidikan Al-Qur'an dan membangun generasi Qur'ani yang akan melanjutkan pembangunan daerah.

Wakil Gubernur juga memberikan penghargaan kepada dewan hakim, LPTQ, TNI-Polri, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ. Ia berharap para juara yang lahir dari ajang ini dapat menjadi duta terbaik NTB pada MTQ tingkat nasional serta terus mengharumkan nama daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB secara resmi menutup MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membangun NTB yang religius, unggul, dan berdaya saing.

Pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026, Kafilah Kabupaten Sumbawa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah gelar juara, yaitu:

1. Jihan Talita Ulfa, Juara 1 Tartil Putri

2. Nisrina Khalila Haipon, Juara 1, 1 Juz dan Tilawah Putri

3. Julia Tri Wulandari, Juara 1 Khat Kontemporer Putri

4. Rahmawati, Juara 1 Khat Dekorasi Putri

5. Taqwa Hikmatullah, Juara 1, 10 Juz Putra

6. Rizky Rangga Sabda Maulana, Juara 1, 5 Juz dan Tilawah Putra

7. Syifa Fadiyah Maulida, Juara 1 Tilawah Remaja Putri

8. Nail Nasri Rahman, Juara 3, 1 Juz dan Tilawah Putra

9. Wanda Aulia Segal, Juara 3 Khat Naskah Putri

10. Khozinatul Asror, Harapan 1 Tilawah Dewasa Putra

11. Wahyu Rahman Maulana, Harapan 1 Qiraat Murattal Dewasa Putra5

12. Rini Aryanti, Harapan 1, Qiraat Murattal Remaja Putri

13. Noni Maelani, Harapan 3, Qiraat Murattal Dewasa Putri 

14. Muhammad Isyrak Arisyi. Muhammad Fakhri Al Azzam Hidayat. A. Hafidz Zamzamy, Harapan 3 Fahmil Putra

15. Ridha Zulya Fitri, Harapan 2, 20 Juz Putri

16. Fadhilah Humaira Naser, Harapan 2 Tilawah Anak Putri

17. Muhammad Fadhlurrahman, Harapan 3, 20 Juz Putra

18. Muhammad Ayka Amirul Mukminin, Harapan 3, 30 Juz Putra

19. Husniah Azriani, Harapan 2 KTIQ Putri

20. Zhobirin Ilham, Harapan 1, KTIQ Putra

21. Edy Juandi Putra, Harapan 3 Khat Naskah Putra

22. Alfi Mashudi, Harapan 1 Khat Dekorasi Putra

23. Putri Assyifa Rizkia, Harapan 1, 5 Juz dan Tilawah Putri

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan Al-Qur'an yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama LPTQ dan seluruh pihak terkait. Kehadiran Bupati Sumbawa pada malam penutupan sekaligus menjadi bentuk dukungan dan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan pendamping yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa pada ajang MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:29:06 +0800 amr
Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Dilaksanakan Terbuka dan Berbasis Sistem https://amarmedia.co.id/rekrutmen-mitra-sensus-ekonomi-2026-dilaksanakan-terbuka-dan-berbasis-sistem https://amarmedia.co.id/rekrutmen-mitra-sensus-ekonomi-2026-dilaksanakan-terbuka-dan-berbasis-sistem Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Dilaksanakan Terbuka dan Berbasis Sistem

MATARAM.Amarmedia.co.id -Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Termasuk proses rekrutmen mitra pendataan yang akan menjadi ujung tombak pengumpulan data di lapangan.

“Kami tidak sedang mencari peserta dengan nilai tertinggi semata. Kami sedang mencari orang yang tepat untuk wilayah yang tepat,” tegas Kepala BPS Provinsi NTB Wahyudin, Minggu 31 Mei 2026

Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh kabupaten dan kota di NTB, BPS membutuhkan sebanyak 5.210 mitra pendataan yang akan bertugas selama kurang lebih dua setengah bulan. Mereka akan melakukan pendataan secara langsung kepada rumah tangga dan pelaku usaha di wilayah kerja masing-masing.

Menurut Wahyudin, peran mitra pendataan sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lengkap dan akurat. Oleh karena itu, BPS membutuhkan petugas yang tidak hanya memiliki kemampuan yang baik, tetapi juga memahami wilayah tugasnya serta siap menjalankan tanggung jawab pendataan secara profesional.

“Data yang berkualitas berawal dari pendataan yang berkualitas. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang kompeten, berintegritas, dan siap bekerja di lapangan,” ujarnya.

Wahyudin menambahkan, saat ini BPS juga tengah melaksanakan rekrutmen mitra tambahan melalui mekanisme yang sama. Rekrutmen tersebut dilakukan untuk memperkuat ketersediaan sumber daya mitra statistik yang dapat mendukung berbagai kegiatan pengumpulan data yang dilaksanakan BPS.

Menurutnya, tidak seluruh peserta yang dinyatakan lulus dalam rekrutmen tambahan tersebut otomatis akan ditugaskan pada kegiatan Pendataan Sensus Ekonomi 2026. Kebutuhan mitra untuk kegiatan Sensus Ekonomi telah ditetapkan sebanyak 5.210 orang, sementara proses rekrutmen mitra tambahan juga diharapkan untuk menyediakan basis calon mitra yang sewaktu-waktu dapat menjadi pendukung bagi berbagai kegiatan statistik BPS sesuai kebutuhan.

“BPS secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan statistik. Karena itu, kebutuhan mitra tidak hanya untuk Sensus Ekonomi 2026. Mitra yang memenuhi kualifikasi dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan statistik lainnya sesuai kebutuhan lapangan,” jelasnya.

Seluruh proses rekrutmen, termasuk mitra tambahan, dilaksanakan secara terbuka melalui aplikasi Sobat BPS maupun laman mitra.bps.go.id. Pada tahap awal, calon mitra melakukan registrasi mandiri dengan melengkapi profil yang mencakup identitas diri, domisili, pendidikan terakhir, pengalaman kegiatan statistik, serta informasi mengenai kemampuan dan sarana pendukung yang dimiliki.

Setelah itu dilakukan verifikasi administrasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang diunggah dengan data yang diinput peserta. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi kemudian mengikuti tes kompetensi yang dilaksanakan secara daring melalui sistem.

“Semua peserta masuk melalui pintu yang sama dan diseleksi dengan cara yang sama. Tidak ada jalur khusus dalam rekrutmen ini,” tegas Wahyudin.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk berlangsung secara objektif, terukur, dan transparan. Hasil tes kompetensi menjadi salah satu komponen penting dalam proses seleksi. Namun, nilai tes bukan satu-satunya faktor yang menentukan kelulusan mitra pendataan.

Menurut Wahyudin, rekrutmen mitra pendataan memiliki karakteristik yang berbeda dengan seleksi yang semata-mata menentukan kelulusan berdasarkan urutan nilai tertinggi. Sebab, BPS tidak hanya membutuhkan individu yang memiliki kemampuan baik, tetapi juga harus memastikan ketersediaan petugas yang memadai dan tersebar secara proporsional di seluruh wilayah pendataan.

“Nilai yang tinggi tentu menjadi modal penting. Namun, kebutuhan Sensus Ekonomi tidak hanya soal nilai. Kami juga harus memastikan setiap wilayah memiliki petugas yang cukup untuk melaksanakan pendataan secara optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, petugas akan bekerja hingga tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, kedekatan domisili mitra dengan wilayah tugas menjadi salah satu aspek yang ikut dipertimbangkan. Petugas yang memahami karakteristik wilayah setempat umumnya lebih mudah menjangkau responden, mengenali kondisi lapangan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun pelaku usaha.

Selain itu, BPS juga perlu memastikan sebaran petugas tidak terkonsentrasi di lokasi tertentu. Dalam kondisi tertentu, dapat saja terdapat banyak peserta dengan nilai baik yang berasal dari wilayah yang sama, sementara wilayah lain membutuhkan petugas untuk mendukung pelaksanaan pendataan.

“Kami harus melihat kebutuhan secara menyeluruh. Tidak ideal apabila petugas menumpuk di satu wilayah sementara wilayah lain mengalami kekurangan petugas. Karena itu, komposisi dan sebaran petugas menjadi bagian penting dalam proses penetapan mitra,” kata Wahyudin.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesiapan peserta untuk ditempatkan di luar wilayah tempat tinggalnya juga menjadi salah satu pertimbangan dalam mendukung kebutuhan lapangan. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan pendataan tetap dapat berjalan efektif pada wilayah-wilayah yang membutuhkan tambahan petugas.

Menurut Wahyudin, seluruh pertimbangan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan menghasilkan data yang lengkap, akurat, serta dapat dipercaya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan dan didukung oleh sistem yang dirancang untuk menjaga objektivitas proses seleksi. BPS berkomitmen menjaga transparansi, profesionalisme, dan integritas dalam setiap tahapan rekrutmen, sehingga proses yang berjalan dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah dinyatakan lulus seleksi akhir, calon mitra diwajibkan menyetujui pakta integritas melalui aplikasi Sobat BPS sebelum dapat ditetapkan sebagai mitra pendataan. Pakta integritas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Melalui proses rekrutmen yang terbuka dan berbasis sistem tersebut, BPS NTB berharap dapat menghadirkan petugas lapangan yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Tujuan kami sederhana. Menghadirkan petugas terbaik di setiap wilayah agar data yang dihasilkan lengkap, akurat, dan dapat dipercaya,” tutup Wahyudin.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 21:36:10 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Perlindungan Anak Melalui Sinergi dengan Program "Adhiyaksa Pendi Tode Ngining" https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-perlindungan-anak-melalui-sinergi-dengan-program-adhiyaksa-pendi-tode-ngining https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-perlindungan-anak-melalui-sinergi-dengan-program-adhiyaksa-pendi-tode-ngining Pemkab Sumbawa Perkuat Perlindungan Anak Melalui Sinergi dengan Program "Adhiyaksa Pendi Tode Ngining"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak-anak kurang mampu, khususnya anak terlantar dan yatim piatu. Komitmen ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa dalam menjalankan program inovatif bertajuk Adhiyaksa Pendi Tode Ngining".

Dukungan tersebut dituangkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Kamis (21/5/2026) lalu.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Fokus pada Pemenuhan Hak Dasar Anak

Program Adhiyaksa Pendi Tode Ngining dirancang sebagai langkah konkret negara untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Program ini berfokus pada upaya identifikasi serta fasilitasi akses layanan dasar bagi anak-anak yang belum tersentuh oleh bantuan pemerintah.

Beberapa hal yang menjadi sasaran utama program ini meliputi fasilitasi penerbitan dokumen vital seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, membantu anak-anak rentan mendapatkan akses perlindungan kesehatan melalui penerbitan KIS (Kartu Indonesia Sehat) atau kepesertaan BPJS Kesehatan, serta memastikan anak terlantar dan yatim piatu mendapatkan perhatian khusus agar hak-hak tumbuh kembang mereka tetap terpenuhi.

Sinergi Lintas Sektor untuk Hasil Optimal

Sekda Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menyambut baik inisiatif yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa ini. Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab dan Kejari merupakan langkah efektif dalam memangkas hambatan birokrasi yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka.

"Program ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif. Kami di jajaran Pemkab Sumbawa siap mendukung penuh agar pendataan hingga penyaluran bantuan bagi anak-anak terlantar dan yatim piatu ini berjalan tepat sasaran," ujar Sekda dalam rapat tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Kajari Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, menekankan bahwa kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak-anak di Sumbawa. Dengan adanya keterlibatan berbagai OPD, diharapkan proses pendataan dan verifikasi di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Sumbawa optimistis bahwa program Adhiyaksa Pendi Tode Ngining akan menjadi solusi efektif dalam menjamin masa depan dan kesejahteraan kelompok masyarakat paling rentan di wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 06:24:40 +0800 amr
Camat Sumbawa Kaji Penanganan LPG Subsidi dan Persoalan Sampah https://amarmedia.co.id/camat-sumbawa-kaji-penanganan-lpg-subsidi-dan-persoalan-sampah https://amarmedia.co.id/camat-sumbawa-kaji-penanganan-lpg-subsidi-dan-persoalan-sampah Camat Sumbawa Kaji Penanganan LPG Subsidi dan Persoalan Sampah

Tegaskan Koordinasi Lintas OPD serta Beri Contoh di Lingkungan Kantor dan Rumah Dinas

Sumbawa Amarmedia.co.id – Camat Sumbawa, Ardiansyah, mengungkapkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari distribusi LPG subsidi hingga penanganan sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media saat ditemui usai kegiatan koordinasi bersama pihak terkait.

Menurutnya, pengawasan distribusi LPG subsidi perlu mendapat perhatian serius agar tepat sasaran. Ia menilai masih ada masyarakat yang sebenarnya sudah tergolong mampu, bahkan pelaku usaha yang memiliki penghasilan cukup, namun masih menggunakan gas subsidi ukuran 3 kilogram.

“Yang menjadi persoalan di lapangan, kadang masyarakat mempertanyakan kenapa masih ada pihak yang mampu tetapi tetap menggunakan gas subsidi. Padahal sesuai aturan, LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan hanya berperan melakukan pemantauan dan menyampaikan data kebutuhan masyarakat, sementara penentuan kuota berada di pihak terkait seperti agen dan Pertamina. Karena itu, koordinasi terus dilakukan agar distribusi LPG tetap berjalan lancar, termasuk pada hari libur.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait agar pangkalan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan jangan sampai ada alasan stok tidak tersedia,” jelasnya.

Ardiansyah juga menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan kajian terhadap berbagai persoalan tersebut agar langkah yang diambil nantinya benar-benar tepat sasaran. Ia mengaku sebagai pejabat baru di wilayah tersebut, sehingga perlu memahami kondisi lapangan secara menyeluruh sebelum menentukan kebijakan.

“Dalam hal ini kami masih melakukan kajian terlebih dahulu, karena saya juga baru menjabat sehingga perlu melihat dan mengkaji langkah-langkah apa yang tepat untuk dilakukan,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh penanganan persoalan tetap dilakukan melalui koordinasi lintas OPD dan pihak terkait agar solusi yang diambil dapat berjalan maksimal.

“Kami tentu tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus melalui koordinasi bersama OPD terkait agar solusi yang diambil benar-benar efektif dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Selain persoalan LPG, Ardiansyah juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di lingkungan masyarakat. Ia berharap adanya dukungan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga.

Menurutnya, masyarakat perlu mulai memisahkan sampah organik dan nonorganik agar pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan tidak menimbulkan bau.

“Kalau sampah organik dicampur dengan plastik dan sampah lainnya, tentu akan menimbulkan bau dan menyulitkan pengolahan. Ini yang harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengakui upaya mengubah pola pikir masyarakat terkait pengelolaan sampah tidak mudah dan membutuhkan dukungan tenaga, anggaran, serta keterlibatan semua pihak. Namun demikian, pemerintah kecamatan tetap berupaya memberikan contoh langsung kepada masyarakat, baik di lingkungan Kantor Camat maupun di rumah dinas camat, sebagai bentuk edukasi dan ajakan untuk membiasakan pola hidup bersih serta pengelolaan sampah yang baik di lingkungan masing-masing. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 15:21:17 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Antisipasi Lonjakan Kebutuhan LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Hari Lahir Pancasila https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-antisipasi-lonjakan-kebutuhan-lpg-3-kg-jelang-libur-panjang-hari-lahir-pancasila https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-antisipasi-lonjakan-kebutuhan-lpg-3-kg-jelang-libur-panjang-hari-lahir-pancasila Pemkab Sumbawa Antisipasi Lonjakan Kebutuhan LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Hari Lahir Pancasila

Sumbawa Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah cepat dalam mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan LPG 3 kilogram menjelang long weekend dan libur nasional Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Upaya ini dilakukan guna menjaga kestabilan pasokan LPG bersubsidi agar tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya menjelaskan bahwa pada Jumat, 29 Mei 2026, Pemkab Sumbawa telah menerbitkan surat usulan alokasi fakultatif atau extra dropping LPG 3 Kg yang ditujukan kepada SAM Retail NTB.

Menurut Ivan, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi pemerintah daerah terhadap kemungkinan meningkatnya konsumsi LPG selama masa libur panjang, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa berupaya memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap aman dan terkendali selama libur panjang berlangsung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan extra dropping nantinya akan dilakukan dengan pengawasan ketat agar penyaluran berjalan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku. LPG subsidi diprioritaskan bagi masyarakat yang memang berhak menerima dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan di luar peruntukannya.

Selain itu, pengawasan distribusi juga akan terus dilakukan melalui koordinasi bersama pihak terkait, termasuk agen dan pangkalan LPG, guna memastikan stok tetap aman serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu terganggunya distribusi selama masa libur nasional dan cuti bersama berlangsung. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 15:16:17 +0800 amr
Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Melalui Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi Jadi Tulang Punggung Program MBG https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-produk-lokal-melalui-pemberdayaan-bumdes-dan-koperasi-jadi-tulang-punggung-program-mbg https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-produk-lokal-melalui-pemberdayaan-bumdes-dan-koperasi-jadi-tulang-punggung-program-mbg Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Melalui Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi Jadi Tulang Punggung Program MB

Mataram,Amarmedia.co.id (29 Mei 2026 ) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya mendukung penuh keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen penguatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, saat menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Memperkuat Sinergi Ekonomi Kerakyatan melalui Fasilitasi dan Sosialisasi Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi dalam Penguatan Rantai Pasok, Sistem Keamanan Pangan dan Kepatuhan Terhadap SOP Program MBG yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Jumat (29/5). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala SPPG, koordinator wilayah (korwil), koordinator kecamatan (korcam), mitra, serta yayasan se-NTB.

Sekda Abul Chair menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan fasilitasi dan sosialisasi program MBG yang dinilai menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Program MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, tetapi merupakan investasi besar bangsa untuk masa depan generasi Indonesia,” ujar Abul Chair.

Dirinya menegaskan, MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, namun juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, koperasi, hingga distribusi lokal dalam satu ekosistem ekonomi daerah.

“Program ini memiliki efek ganda, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sekaligus menggerakkan ekonomi desa dan masyarakat. Dana program diharapkan berputar langsung di masyarakat sehingga menciptakan dampak ekonomi yang luas,” katanya.

Menurutnya, Pemprov NTB mendorong agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat lokal melalui penguatan rantai pasok daerah agar produk lokal mampu bersaing dan tidak kalah oleh produk dari luar daerah.

Hingga Mei 2026, pelaksanaan MBG di NTB tercatat telah memiliki 842 SPPG, dengan 733 unit aktif. Program tersebut melibatkan lebih dari 4.300 penyedia lokal, menyerap lebih dari 39 ribu tenaga kerja, dan menjangkau sekitar 1,9 juta penerima manfaat.

Sekda Abul Chair juga menekankan tiga hal utama dalam pelaksanaan program, yakni penguatan rantai pasok lokal, keamanan dan kualitas pangan, serta disiplin terhadap SOP dan tata kelola program.

“Produk MBG harus dikenal sehat, higienis, aman, dan terpercaya. Karena itu, keamanan pangan dan kepatuhan terhadap SOP menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sekda Abul Chair menambahkan, visi pembangunan NTB Bangkit Bersama Menuju NTB Makmur dan Mendunia harus diwujudkan melalui pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa, petani, nelayan, perempuan, dan generasi muda.

“MBG harus menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas generasi muda, memperkuat ekonomi rakyat, dan memperkuat kemandirian pangan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya, menyampaikan bahwa tujuan utama Program MBG adalah pemenuhan gizi bagi kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik, dan santri, terutama pada periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.

“Pemerintah memperhatikan pemenuhan gizi sejak janin dalam kandungan untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Sony menegaskan bahwa MBG juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi kerakyatan sehingga supplier lokal harus menjadi prioritas utama.

“Manfaat ekonomi program ini jangan sampai mengalir keluar daerah. Supplier lokal harus diutamakan agar perputaran ekonomi terjadi di masyarakat setempat,” katanya.

Secara nasional, program MBG telah memverifikasi 29.476 tenaga kerja dan mempekerjakan lebih dari 27 ribu pekerja. Provinsi NTB terdapat 853 SPPG terverifikasi dengan 828 unit telah operasional dan menyerap lebih dari 40.117 tenaga kerja.

Khusus di NTB, program MBG telah melibatkan sekitar 4.457 supplier yang terdiri dari koperasi, BUMDes, UMKM, dan supplier lainnya, dengan UMKM menjadi kelompok terbesar yang terlibat.

“Program ini harus menjadi momentum membangkitkan produksi pangan lokal seperti telur, sayur, ikan, dan berbagai bahan pangan lainnya,” jelasnya.

Sony juga menekankan pentingnya menjaga kualitas barang dan kepatuhan harga sesuai HET, serta memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Tahun kedua program difokuskan pada peningkatan kualitas dan kepatuhan standar. Kepala SPPG harus aktif melakukan pengawasan terhadap mitra,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa mitra wajib melanjutkan proses sertifikasi dan pemenuhan standar kesehatan dalam 30 hari pertama operasional. Jika standar tidak dipenuhi, operasional dapat disuspend sementara untuk dilakukan evaluasi lanjutan.

Selain itu, standar keselamatan seperti instalasi dan penggunaan gas juga wajib dipenuhi demi menjamin keamanan operasional program.

Sony menyebutkan, pemerintah saat ini menggelontorkan anggaran MBG di NTB sekitar Rp27,7 miliar per hari, dengan Lombok Timur menjadi daerah terbesar penerima distribusi anggaran sebesar Rp8,3 miliar, disusul Lombok Tengah Rp6,2 miliar dan Lombok Barat Rp3,9 miliar.

Sekitar Rp4 miliar per hari dari anggaran tersebut diserap untuk tenaga kerja sebanyak 40.100 orang sehingga menciptakan efek perputaran ekonomi di masyarakat melalui konsumsi kebutuhan sehari-hari.

“MBG adalah penggerak ekonomi tingkat bawah atau ekonomi kerakyatan. Karena itu seluruh pihak harus memahami dan menyampaikan dampak besar program ini kepada masyarakat secara benar,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem pangan yang sehat, aman, mandiri, dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat NTB yang sejahtera. (AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 29 May 2026 21:54:07 +0800 amr
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Sekda Budi Prasetiyo: Pemerintah Daerah Siap Bersinergi Berantas Narkoba di Sumbawa https://amarmedia.co.id/hadiri-pemusnahan-barang-bukti-narkotika-sekda-budi-prasetiyo-pemerintah-daerah-siap-bersinergi-berantas-narkoba-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/hadiri-pemusnahan-barang-bukti-narkotika-sekda-budi-prasetiyo-pemerintah-daerah-siap-bersinergi-berantas-narkoba-di-sumbawa Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Sekda Budi Prasetiyo: Pemerintah Daerah Siap Bersinergi Berantas Narkoba di Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 29 Mei 2026 — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa yang berlangsung di Mapolres Sumbawa pada Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pengadilan Negeri Sumbawa, BNNK Sumbawa, tokoh agama, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Kapolres Polres Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika yang semakin marak di wilayah Kabupaten Sumbawa.

“Selain menunjukkan komitmen Polres Sumbawa terkait peredaran narkoba yang marak di Kabupaten Sumbawa, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya memenuhi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum agar barang bukti segera dimusnahkan,” ungkap Kapolres Sumbawa.

Polres Sumbawa menjelaskan, total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan memiliki berat netto sebesar 859,65 gram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13,83 gram disisihkan untuk pembuktian di persidangan dan 0,45 gram untuk kepentingan pemeriksaan Balai POM. Sehingga barang bukti yang dimusnahkan pada hari itu mencapai 845,37 gram.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan keprihatinan atas keterlibatan anak di bawah umur dalam kasus tersebut. Salah satu pelaku diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari Kabupaten Dompu.

“Kami sangat menyayangkan anak-anak di bawah umur terlibat dalam kegiatan terlarang seperti ini. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” lanjutnya.

Kehadiran Sekda Sumbawa dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap upaya pemberantasan narkoba. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen memperkuat sinergi dalam menekan peredaran narkotika demi menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Polres Sumbawa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk Forkopimda, BNNK, tokoh agama, dan media massa yang turut menyuarakan pentingnya perang melawan narkoba di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 29 May 2026 21:47:08 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, Bukti Nyata Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-bukti-nyata-transparansi-dan-akuntabilitas-keuangan-daerah https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-bukti-nyata-transparansi-dan-akuntabilitas-keuangan-daerah Pemkab Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, Bukti Nyata Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

MATARAM, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang tata kelola keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sumbawa.

Predikat tertinggi dalam hasil audit laporan keuangan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan NTB kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan NTB, Kota Mataram, pada Senin (25/5/2026).

Acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTB, para kepala daerah, serta ketua DPRD dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Usai  menerima dokumen LHP, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sumbawa. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi yang solid dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

 “Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Opini WTP ini bukan hanya penghargaan formal, tetapi bukti nyata tanggung jawab kita kepada masyarakat Sumbawa bahwa pengelolaan APBD dilakukan secara baik, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Drs. H. Mohamad Ansori, Senin (25/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan mempertahankan predikat WTP ini tidak boleh membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian ini harus menjadi pelecut semangat dan dorongan kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Di tempat yang sama, Kepala BPK Perwakilan NTB memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa dinilai sangat kooperatif, disiplin dalam menyajikan pelaporan keuangan, serta konsisten dan responsif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan dengan sangat baik.

Dengan diraihnya kembali opini WTP ini, Pemkab Sumbawa membuktikan komitmennya yang berkelanjutan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean government) demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 20:13:08 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Tegaskan Penertiban Kayu di Batulanteh Sesuai Prosedur Hukum dan Libatkan Forkopimda https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-tegaskan-penertiban-kayu-di-batulanteh-sesuai-prosedur-hukum-dan-libatkan-forkopimda https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-tegaskan-penertiban-kayu-di-batulanteh-sesuai-prosedur-hukum-dan-libatkan-forkopimda Pemkab Sumbawa Tegaskan Penertiban Kayu di Batulanteh Sesuai Prosedur Hukum dan Libatkan Forkopimda

SUMBAWA,Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menegaskan bahwa langkah penertiban terhadap aktivitas pemanfaatan hasil hutan kayu di wilayah Dusun Punik, Kecamatan Batulanteh, telah dilakukan berdasarkan mekanisme hukum yang sah. Langkah ini diambil melalui koordinasi resmi dan hasil rapat Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan dan Pengamanan Hutan yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi teknis terkait.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil rapat koordinasi Forkopimda yang digelar pada Rabu (20/5/2026). 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dan dihadiri oleh Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Kejaksaan Negeri Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Wilayah IV, Camat Batulanteh, serta unsur terkait lainnya.

 

Dalam rapat koordinasi tersebut, tim memaparkan sejumlah temuan di lapangan hasil pengecekan yang dilakukan sebelumnya. Tim menemukan adanya alat berat yang berpindah lokasi untuk membuka jalan baru guna memperlancar pengangkutan kayu hasil tebangan. Padahal, alat berat tersebut sebelumnya telah dilarang beroperasi dan telah dipasang garis polisi (police line) sejak 11 April 2026. Namun, saat dicek kembali pada 16 Mei 2026, garis polisi ditemukan dalam kondisi rusak atau hilang.

Tim menemukan kayu hasil tebangan di sekitar lokasi bekas penebangan pohon dan di pinggir sungai. Setelah diverifikasi, kayu-kayu tersebut dipastikan berasal dari luar area izin yang sah.

Selama proses pengecekan lapangan oleh Satgas, tidak ada satu pun pihak di lokasi yang mengaku sebagai pemilik kayu maupun alat berat tersebut. Oleh karena itu, proses identifikasi kepemilikan kini dilakukan melalui verifikasi dokumen dan pendalaman oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menegaskan bahwa berdasarkan Surat BKPH Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, tanggal 26 Februari 2026, nomor 522.1/023/P2HPN/BKPH-WIL IV/2026 Perihal Penghentian Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu, yang kemudian dipertegas kembali melalui Surat Bupati Sumbawa, tanggal 27 Februari 2026, nomor 600.4.8.5/214/Ekon-SDA/II/2026, perihal Penegasan Penghentian Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Tanpa Izin dinyatakan bahwa:

pelayanan pemanfaatan hasil hutan kayu di wilayah Batulanteh telah dihentikan;

berita acara verifikasi yang diterbitkan sebelum tahun 2024 telah dibekukan dan dinyatakan tidak berlaku; serta

seluruh aktivitas pemanfaatan hasil hutan kayu wajib tunduk pada ketentuan hukum dan perizinan yang sah.

Pemkab Sumbawa memastikan bahwa keputusan penghentian operasional alat berat dan pengamanan kayu sitaan ini merupakan keputusan bersama Satgas dan Forkopimda, bukan tindakan sepihak dari individu atau kelompok tertentu. Proses hukum akan terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap legalitas lokasi penebangan serta asal-usul kayu.

Sebagai langkah transparansi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini membuka ruang pengaduan bagi pihak-pihak yang merasa memiliki kayu tebangan tersebut.

"Dengan adanya pengaduan, maka akan terbuka siapa pemilik kayu tersebut. Selanjutnya, kita bisa memverifikasi lokasi penebangannya secara jelas, apakah legal atau ilegal, untuk kemudian diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Bupati Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 19:54:02 +0800 amr
Pemprov NTB dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bps-dorong-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026 https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bps-dorong-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026 Pemprov NTB dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Mataram,Amarmedia.co.id - 25 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi NTB bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mendorong keterlibatan aktif pelaku usaha, UMKM, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terukur dan berbasis data.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB bersama BPS NTB di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Senin (25/5).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Asisten II Setda NTB H. Lalu Moh. Faozal yang mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Kepala BPS NTB Dr. Drs. H. Wahyudin, serta Ketua KADIN NTB yang diwakili Ir. Hasmudin.

Peserta yang hadir sekitar 60 orang berasal dari perangkat daerah, asosiasi pengusaha, pelaku UMKM, media, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga PT Pos Indonesia sebagai bentuk kolaborasi bersama menyukseskan pendataan ekonomi nasional.

Kepala Diskominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, dalam laporannya menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas menjadi kebutuhan penting dalam menyusun, mengevaluasi, dan mengarahkan pembangunan daerah menuju visi “NTB Makmur Mendunia”.

Menurut Aka, sapaan akrabnya, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekedar kegiatan pendataan rutin, tetapi menjadi instrumen strategis untuk membaca kekuatan ekonomi daerah, memetakan potensi usaha, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Melalui sensus ekonomi, NTB diharapkan memiliki data yang lebih akurat untuk membangun daerah dan memperkuat arah kebijakan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Setda NTB Lalu Moh. Faozal memaparkan kondisi ekonomi NTB yang dalam beberapa triwulan terakhir menunjukkan tren pertumbuhan positif dan memiliki daya tahan ekonomi yang cukup kuat.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi NTB Triwulan I Tahun 2026 mencapai 13,64 persen yang ditopang sektor pertanian, pertambangan, perdagangan, peternakan, dan pariwisata. Menurutnya, kualitas pertumbuhan tersebut harus dijaga melalui kebijakan yang berbasis data akurat dan kondisi riil masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus didukung data yang benar agar arah kebijakan pembangunan tidak salah sasaran,” katanya.

Faozal juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data secara terbuka, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya.

“Kalau petugas resmi BPS datang, mohon diterima dengan baik dan diberikan data yang sesuai kondisi riil. Karena kualitas data akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS NTB Dr. Drs. H. Wahyudin menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

Menurutnya, sensus ekonomi menjadi dasar penting untuk memetakan struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangann UMKM, ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menegaskan bahwa seluruh data responden dijamin kerahasiaannya dan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun audit usaha.

“Data masyarakat dilindungi undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta penyusunan kebijakan pembangunan,” tegas Wahyudin.

Dukungan dunia usaha juga disampaikan Ketua KADIN NTB yang diwakili Ir. Hasmudin. Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan sangat penting dalam memetakan daya saing usaha, membuka peluang pasar baru, sekaligus memperkuat pengembangan UMKM di NTB.

“Kami ingin data ekonomi NTB benar-benar kuat karena itu akan menjadi dasar lahirnya kebijakan pro usaha dan mendorong UMKM NTB naik kelas,” katanya.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026, di mana peserta langsung dipandu tim BPS NTB melakukan simulasi pengisian sensus secara daring maupun pendataan lapangan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah pelaku usaha dan asosiasi menyatakan kesiapan mendukung Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari upaya membangun basis data ekonomi NTB yang lebih kuat, akurat, dan terpercaya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang.(Diskominfotik)

]]>
Mon, 25 May 2026 14:06:31 +0800 amr
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Dinas PUPRPKP NTB Hadirkan Mitra Kerja Jasa Konstruksi untuk ‘Ngibar’ https://amarmedia.co.id/sukseskan-sensus-ekonomi-2026-dinas-puprpkp-ntb-hadirkan-mitra-kerja-jasa-konstruksi-untuk-ngibar https://amarmedia.co.id/sukseskan-sensus-ekonomi-2026-dinas-puprpkp-ntb-hadirkan-mitra-kerja-jasa-konstruksi-untuk-ngibar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Dinas PUPRPKP NTB Hadirkan Mitra Kerja Jasa Konstruksi untuk ‘Ngibar’

Mataram.Amarmedia.co.id - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan program Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan jajaran pemerintah daerah. Langkah awal ini ditandai dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Ngisi bareng "Ngibar" kuesioner sensus yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) Provinsi NTB, Mataram, Jumat (22/5/2026).

Kepala Dinas PUPR PKP Provinsi NTB, Lalu Kusuma Wijaya, S.T., M.T., menyatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan ini menjadi Langkah awal untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PUPR PKP menghadirkan para mitra kerja strategis di bidang jasa konstruksi, yang mencakup para kontraktor dan konsultan, sebagai objek sensus.

"Harapan kami, melalui pengisian kuesioner ini, para mitra kerja di jasa konstruksi dapat memberikan input data serta informasi yang akurat terkait dengan kondisi usaha mereka," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif ini merupakan komitmen nyata dari Dinas PUPR PKP untuk menyukseskan program nasional yang telah dicanangkan pemerintah tersebut.

Rangkaian kegiatan "Ngibar" ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mulai dari bulan Mei hingga Agustus 2026. Setelah diawali oleh Dinas PUPR PKP, pelaksanaan pengisian sensus ekonomi ini nantinya akan dilanjutkan secara bertahap kepada seluruh mitra kerja lainnya serta menyasar OPD-OPD lain di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, output akhir dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu melahirkan basis data tunggal yang solid, yang akan menjadi kompas utama bagi perencanaan pembangunan NTB yang inklusif dan berkelanjutan untuk satu dekade ke depan.

Disebutkan, sektor konstruksi memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah sehingga perlu didukung dengan data yang akurat dan berkualitas. Karena itu, Dinas PUPR-PKP NTB secara khusus mengundang pelaku usaha konstruksi untuk hadir dan mengikuti pengisian data Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS.

“Kami percaya data yang baik lahir dari kolaborasi yang baik," ucap pejabat eselon II yang dikenal humble ini.

Dijelaskan pula, bahwa konsep Ngibar memang sengaja dirancang agar pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan langsung dalam suasana yang lebih komunikatif dan praktis. Dengan pola tersebut, proses pendataan tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya data bagi pembangunan daerah.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, output akhir dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu melahirkan basis data tunggal yang solid, yang akan menjadi kompas utama bagi perencanaan pembangunan NTB yang inklusif dan berkelanjutan untuk satu dekade ke depan.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk menghadirkan basis data ekonomi yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Tahun 2026 ini menjadi Sensus Ekonomi kelima yang digelar Pemerintah.

“Data ekonomi yang lengkap akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan ke depan. Karena itu, partisipasi pelaku usaha menjadi sangat penting agar pemerintah memiliki gambaran riil mengenai kondisi ekonomi daerah," katanya.

Dijelaskan, pelaksanaan Ngibar memang dirancang BPS sebagai pendekatan kolaboratif agar proses pendataan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi pelaku usaha. Menurutnya, melalui mekanisme pengisian bersama seperti ini, pelaku usaha tidak dibiarkan mengisi sendiri tanpa pendampingan, tetapi dibantu langsung hingga proses submit selesai dilakukan.

“Ngisi Bareng ini menjadi ruang kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. Kami ingin memastikan setiap usaha dapat terdata dengan baik dan pelaku usaha merasa terbantu selama proses pengisian,” ucap pria yang identik dengan kumis khas ini.

Dalam pelaksanaan Ngibar ini, peserta terlebih dahulu menerima penjelasan mengenai tujuan dan manfaat Sensus Ekonomi 2026. Setelah itu, peserta diarahkan membuka tautan pendataan menggunakan perangkat masing-masing. Pelaku usaha kemudian mengisi informasi usaha secara bertahap, mulai dari identitas usaha, lokasi, aktivitas usaha, jumlah tenaga kerja, hingga informasi penunjang lainnya.

"Melalui pelaksanaan Ngibar ini, BPS Provinsi NTB berharap partisipasi pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 terus meningkat. Dengan begitu, data ekonomi kita menjadi lebih akurat, lengkap, dan mampu menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang tepat sasaran," tutupnya.(PUPRPKP/Diskominfotik)

]]>
Sun, 24 May 2026 14:43:00 +0800 amr
NTB Siap Perluas Cakupan Program Makan Bergizi Gratis https://amarmedia.co.id/ntb-siap-perluas-cakupan-program-makan-bergizi-gratis https://amarmedia.co.id/ntb-siap-perluas-cakupan-program-makan-bergizi-gratis Mataram, Amarmedia.co.id - 22 Mei 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pelaksanaan MBG yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional (BGN), Satgas MBG, serta para mitra penyelenggara program di NTB yang berlangsung di hotel Lombok Raya, (22/05).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, Fathul Gani, menegaskan bahwa Satgas MBG memiliki fungsi sebagai fasilitator dan penghubung untuk memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara efektif di daerah.

“Satgas bertugas menjembatani koordinasi agar kebijakan dapat terlaksana dengan baik. Seluruh pihak diharapkan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mengoptimalkan peran unsur-unsur formal di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, Program MBG merupakan program nasional yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah sebagai representasi pemerintah pusat di wilayah masing-masing. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.

Sementara itu, Penasihat Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana, menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional yang berkelanjutan dan tetap menjadi prioritas pemerintah.

Dirinya menjelaskan bahwa berbagai isu mengenai keberlanjutan maupun penyesuaian anggaran tidak akan memengaruhi pelaksanaan program inti MBG. Penyesuaian yang dilakukan hanya menyasar program pendukung, sedangkan anggaran untuk operasional dapur, pengadaan makanan dan minuman, serta kebutuhan mitra tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi mikro, memperluas perputaran ekonomi di tingkat bawah serta mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Erwin juga mengapresiasi capaian Provinsi NTB yang dinilai menjadi salah satu Provinsi dengan perkembangan pelaksanaan MBG yang baik berkat dukungan pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur III Inspektorat Utama (Ittama) BGN, Rudyanto, menyampaikan bahwa NTB termasuk daerah dengan pertumbuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan dapur MBG yang cukup pesat di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan kuat Pemerintah Provinsi NTB serta keberanian para mitra yang sejak awal ikut berpartisipasi dalam program meskipun menghadapi berbagai tantangan pada tahap awal pelaksanaan.

Rudyanto menegaskan bahwa cakupan penerima manfaat MBG masih perlu terus diperluas mengingat jumlah peserta didik yang harus dilayani masih sangat besar, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga pondok pesantren.

Untuk mendukung keberlanjutan program, pemerintah daerah juga didorong memperkuat sinergi dengan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan guna memastikan ketersediaan bahan pangan yang memadai dan berkelanjutan.

“Jangan sampai ketika jumlah SPPG bertambah, kita justru mengalami kekurangan pasokan pangan. Oleh karena itu, sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus dipersiapkan sejak dini agar mampu memenuhi kebutuhan program secara berkelanjutan,” tegas Rudyanto.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemprov NTB terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi potensi lokal. Pemerintah menargetkan sedikitnya 30 persen kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah sendiri guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah.

Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan pun kembali digalakkan dengan melibatkan PKK, kelompok masyarakat, organisasi desa dan kelurahan, hingga gerakan pramuka untuk mengembangkan berbagai komoditas pangan produktif.

Selain sektor pertanian, pengembangan budidaya perikanan dan peternakan seperti lele, patin, serta komoditas pangan lainnya juga terus didorong sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pemerintah juga mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar mengelola anggaran negara secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi menjaga kualitas layanan serta memastikan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.(Diskominfotik)

]]>
Sun, 24 May 2026 14:36:02 +0800 amr
Sultan Sumbawa XVIII Apresiasi Penuh Perlindungan 55 Motif Kere Alang Samawa untuk Dapatkan KIK https://amarmedia.co.id/sultan-sumbawa-xviii-apresiasi-penuh-perlindungan-55-motif-kere-alang-samawa-untuk-dapatkan-kik https://amarmedia.co.id/sultan-sumbawa-xviii-apresiasi-penuh-perlindungan-55-motif-kere-alang-samawa-untuk-dapatkan-kik Sultan Sumbawa XVIII Apresiasi Penuh Perlindungan 55 Motif Kere Alang Samawa untuk Dapatkan KIK

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Sultan Sumbawa XVIII, Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV dalam sambutan tertulisnya Kamis 21 Mei 2026 memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi upaya perlindungan Kere Alang yang dilakukan atas kolaborasi dan sinergi berbagai pihak yaitu Pemerintah Daerah Sumbawa, Universitas Samawa, Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Lembaga Adat Tana Samawa (LATS), Museum Bala Datu Ranga, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), dan Kanwil Kemenkum NTB dalam mewujudkan pencatatan 55 motif Kere Alang Sumbawa sebagai salah satu warisan budaya milik masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Sambutan tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Majelis Adat LATS, Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, sambutan tertulis ini cukup singkat namun secara tegas menyakatan bahwa Kere Alang sebagai warisan budaya Tau Samawa harus mendapatkan perlindungan secara hukum dengan cara mencatatkan motif-motif tenun tradisional Sumbawa ini sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk kategori Ekspresi Budaya Tradisional dari Sumbawa Sumbawa. Kekayaan budaya ini adalah anugerah karena memiliki nilai filosofi dan nilai ekonomi yang tinggi jika kita bisa merawat dan melestarikannya dengan baik. 

Berikut cuplikan pidato sambutan tertulis Sultan Muhammad Kaharuddin IV: 

“Di tengah zaman digitalisasi ini, Kere Alang Samawa harus kita jaga, lestarikan, kembangkan, dan manfaatkan sebaik-baik kemakmuran Tau Samawa, sehingga langkah awal upaya perlindungan motif dan corak Kere Alang perlu kita daftarkan untuk mendapatkan perlindungan hukum, tidak hanya di negara kita namun juga diakui secara internasional.” 

Lebih lanjut Sultan Sumbawa XVIII mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa yang telah disematkan gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa atas komitmen dan keseriusannya dalam melakukan perlindungan budaya; Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat Universitas Samawa (LPPM UNSA) yang dengan gigih melakukan penelitian untuk naskah akademik pengajuan KIK; Dekranasda Kabupaten Sumbawa yang responsif dalam menerima pengadukan masyarakat atas keresahan belum terdatanya motif-motif Kere Alang Sumbawa dalam KIK; Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) yang membantu menjadi narasumber penelitian; Departemen Social Impact PT. Amman Mineral Nusa Tenggara yang memfasilitasi terwujudkan proses riset, pendaftaran KIK, dan desiminasi informasi; Museum Bala Datu Ranga yang akan menyimpan dan menarasikan Kere Alang sebagai bagian dari koleksi museum untuk memenuhi fungsi edukasi dalam museum; dan Kanwil Kemenkum NTB yang mengawal proses pencatatan dan pemberian sertifikat KIK untuk Kere Alang Sumbawa. 

Di akhir pidato sambutan, Sultan Sumbawa menuliskan:

“Bagi kami, Kere Alang tidak hanya sekedar ekspresi budaya namun menjadi bagian dari identitas dan integritas Tau Samawa. Kita harus menjaga dan melestarikannya agar generasi muda kita dapat mengetahui dan memiliki kebanggaan pada karya cipta dari pendahulunya…”

Selain Sultan Sumbawa, pidato sebelumnya diisi oleh Wakil Rektor II UNSA mewakili akademisi dan peneliti, perwakilan tim Social Impact PT. AMNT, dan Kakanwil Kemenkum NTB. Sebagai pamungkas, setelah pembacaan pidato tertulis Sultan Sumbawa, Bupati Sumbawa berpidato dan memberikan apresiasi atas kerja keras berbagai pihak dalam mewujudkan pencatatan 55 motif kere alang ini untuk mendapatkan KIK. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 18:58:52 +0800 amr
HIPMI Sumbawa Gelar Muscab ke – IV, Bupati Sumbawa Dukung Investasi yang Kompetitif https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-gelar-muscab-ke-iv-bupati-sumbawa-dukung-investasi-yang-kompetitif https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-gelar-muscab-ke-iv-bupati-sumbawa-dukung-investasi-yang-kompetitif HIPMI Sumbawa Gelar Muscab ke – IV, Bupati Sumbawa Dukung Investasi yang Kompetitif

SUMBAWA,Amarmedia.co.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IV pada Kamis, (21/5/2026) di Aula Gedung Olive Food Court, Sumbawa. Forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang ini mengusung tema "Maju, Bergerak, dan Berkolaborasi.

Muscab HIPMI ke IV ini, dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Djarot MP. Turut hadir pimpinan DPRD Sumbawa, H.M.Berlian Rayes SAg M.M Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH. Ketua BPD HIPMI NTB Ismed Fathurrahman  Maulana, Ketua BPC HIPMI Sumbawa, Farzan, Forkopimda, Ketua dan pimpinan pers dan peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam dan penciptaan peluang usaha di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan itu, Jarot memaparkan berbagai potensi strategis daerah yang dinilai mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumbawa ke depan.

“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Sumbawa memiliki kesempatan besar untuk membangun usaha dan bisnis. Kita harus mulai hilirisasi, menjadi produsen dari sektor pertanian, perikanan, garam hingga KEK Samota yang nantinya akan memberikan multiplier effect bagi daerah,” tegas Jarot.

Bupati juga menyinggung rencana pengembangan industri garam dan unggas terintegrasi bernilai triliunan rupiah. Untuk mendukung industri garam, pemerintah menyiapkan lahan sekitar 15 ribu hektare.

“Garam membutuhkan sekitar 13,9 ribu hektare lahan, makanya kita siapkan 15 ribu hektare. Ini untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Haji Jarot turut mengapresiasi kepengurusan periode 2022–2025 dan berharap proses regenerasi organisasi berjalan sehat serta melahirkan pemimpin terbaik.

“Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik. Ketua harus memiliki visi membangun Sumbawa lebih cepat,” katanya.

Haji Jarot juga menegaskan disiplin kerja di lingkungan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh kepala OPD melaporkan progres pekerjaan setiap Selasa pagi dan tidak menunda pekerjaan.

“Kita harus siap berlari, tidak boleh maraton apalagi jalan,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga soliditas dan tidak terjebak dalam persaingan yang tidak sehat. Menurutnya, masyarakat Sumbawa memang membutuhkan contoh nyata untuk menerima teknologi dan pola usaha baru.

“Orang Sumbawa kadang agak susah mengubah pikiran ke teknologi baru. Tapi kalau sudah ada satu yang berhasil, semua akan ikut,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar para pelaku usaha tidak memonopoli peluang bisnis dan tetap membangun kemitraan dengan UMKM lokal.

“Begitu banyak peluang, jangan semua diambil sendiri. Harus dekat dan bermitra dengan UMKM,” katanya.

Di hadapan peserta, Jarot menegaskan dirinya terbuka terhadap investasi yang masuk ke Sumbawa selama memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Saya akan melindungi setiap investasi yang masuk ke Sumbawa dan akan saya jaga selama memberi kontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Jarot juga meminta agar proses perizinan di Kabupaten Sumbawa dipercepat guna mendukung iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Sebelumnya Ketua BPD HIPMI NTB, Ismed Faturrahman Maulana menyampaikan, pihaknya sangat bahagia dan bangga melihat penyelenggaraan muscab HIPMI Kabupaten Sumbawa ke IV bisa dihadiri oleh berbagai pihak. Baik itu itu dari eksekutif, legislatif dan forkopimda. 

“Kami melihat HIPMI Sumbawa sangat bersemangat dan serius, dan ini patut diapresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan HIPMI sebelumnya yang sudah melahirkan regenerasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk perizinan di Kabupaten Sumbawa sangat cepat. Sehingga hal ini diyakini akan mendorong iklim investasi.

“Kami mengapresiasi Penda Sumbawa yang sudah sangat mendukung dalam perizinan dan hal ini akan mendorong investasi yang ada,” jelasnya

Sementara Ketua BPC HIMPI Sumbawa, Farzan mengatakan, momentum pemilihan ketua HIPMI bukan sekadar agenda organisasi maupun pergantian kepemimpinan semata.

Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian penting dari demokrasi dan regenerasi di tubuh HIPMI sebagai wadah para pengusaha muda yang memiliki semangat inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Pemilihan ketua hari ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memilih pemimpin terbaik yang memiliki visi, integritas, dan komitmen dalam membawa BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, dan mampu menciptakan iklim wirausaha yang lebih maju,” ujar ijhan akrab disapa an.

Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan dapat berlangsung tertib, demokratis, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap mengedepankan persatuan dan persaudaraan di internal organisasi.

Ijhan menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam dinamika organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, kata dia, persatuan HIPMI harus tetap menjadi prioritas utama seluruh anggota.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi organisasi. Tetapi persatuan dan kekompakan HIPMI harus tetap dijaga,” tegasnya.

Ijhan  juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kandidat yang mengikuti proses pemilihan. Menurutnya, kesiapan para calon menunjukkan komitmen dan dedikasi untuk berkontribusi melalui HIPMI dalam mendorong kemajuan dunia usaha di Kabupaten Sumbawa.

Ia berharap kepemimpinan HIPMI ke depan mampu melahirkan program-program nyata yang berdampak terhadap pengembangan pengusaha muda serta pertumbuhan ekonomi daerah. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 15:34:49 +0800 amr
Perkuat Layanan Kebencanaan, Damkartan Sumbawa Gelar Orientasi Dua Mobil Damkar Baru dari Kemenhan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-kebencanaan-damkartan-sumbawa-gelar-orientasi-dua-mobil-damkar-baru-dari-kemenhan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-kebencanaan-damkartan-sumbawa-gelar-orientasi-dua-mobil-damkar-baru-dari-kemenhan Perkuat Layanan Kebencanaan, Damkartan Sumbawa Gelar Orientasi Dua Mobil Damkar Baru dari Kemenhan

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa menggelar orientasi teknis penggunaan mobil pemadam kebakaran baru di Markas Yonif 835/SYB Kerekeh, Rabu (22/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persiapan operasional dua unit mobil damkar (fire truck) yang baru saja diterima dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI).

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa orientasi teknis berjalan dengan lancar. Pelatihan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan dan keahlian yang matang dalam mengoperasikan armada baru tersebut.

"Damkar Kabupaten Sumbawa saat ini masih kekurangan fire truck untuk melayani beberapa wilayah yang nantinya akan dibuka sebagai zona pelayanan baru. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas dukungan armada dari Kemenhan RI ini," ujar Haji Sahabuddin, Kamis (21/5/2026).

Perluasan Zona Layanan Antar-Kabupaten

Menurut Haji Sahabuddin, tambahan dua unit fire truck ini akan sangat membantu memperkuat pelayanan pemadam kebakaran, tidak hanya di wilayah Kabupaten Sumbawa tetapi juga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kehadiran armada ini sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas yang selama ini menghambat pembukaan zona layanan baru di daerah-daerah rawan.

Di lokasi yang sama, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 835/SYB, Letkol INF Muhamad Arifianto , menjelaskan bahwa penempatan dan orientasi di Markas Yonif merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis. Ia berharap keberadaan mobil damkar ini dapat mengoptimalkan respons pemerintah daerah dalam menangani kondisi darurat.

Fokus Utama adalah penanganan kebakaran permukiman dan lahan dan tujuan strategis mempercepat response time (waktu tanggap) di zona layanan baru serta memperkuat mitigasi bencana berbasis sinergi lintas institusi.

"Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor kebencanaan dan penyelamatan. Kami siap mendukung penuh upaya perlindungan masyarakat ini," pungkas Kolonel Arifianto. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 08:45:31 +0800 amr
Sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu : Ketua Tim Pembina Posyandu Sumbawa Sapa Posyandu Melati di Kecamatan Alas dan Kemuning di Kecamatan Lunyuk. https://amarmedia.co.id/sosialisasi-advokasi-transformasi-posyandu-ketua-tim-pembina-posyandu-sumbawa-sapa-posyandu-melati-di-kecamatan-alas-dan-kemuning-di-kecamatan-lunyuk https://amarmedia.co.id/sosialisasi-advokasi-transformasi-posyandu-ketua-tim-pembina-posyandu-sumbawa-sapa-posyandu-melati-di-kecamatan-alas-dan-kemuning-di-kecamatan-lunyuk Sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu : Ketua Tim Pembina Posyandu Sumbawa Sapa Posyandu Melati di Kecamatan Alas dan Kemuning di Kecamatan Lunyuk.

SUMBAWA. Amarmedia.co.id — Dalam rangka sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu dan memperingati Hari Posyandu Nasional 2026 sekaligus memperkuat aksi konvergensi pencegahan stunting, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Alas pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, evaluasi langsung, serta advokasi terkait transformasi Posyandu sebagai wadah integrasi layanan dasar.

Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke Posyandu Melati di Dusun Dalam, Desa Dalam, Kecamatan Alas. Posyandu ini merupakan salah satu posyandu yang telah resmi mengantongi nomor registrasi dari Ditjen Bina Pemdes Kemendagri.

Dalam peninjauan ini, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot SE melihat langsung kesiagaan kader dalam memberikan pelayanan siklus hidup, mulai dari bayi, balita, resiko stunting, hingga kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) yang hadir dengan penuh semangat untuk melakukan skrining kesehatan dini.

Pada momentum tersebut, diserahkan juga sejumlah dukungan secara simbolis pertama ; bantuan pangan dan protein hewani dari BAZNAS untuk keluarga rentan/berisiko stunting yang masuk kategori mustahik, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan untuk cegah stunting.

 

Kedua dalam rangka SPM Bidang Pendidikan,dukungan buku bacaan untuk menguatkan literasi dan menumbuhkan minat baca masyarakat di posyandu.

 

Ketiga dalam rangka SPM Perumahan Rakyat, Sebagai kilas balik keberhasilan kolaborasi lintas sektor, diingatkan kembali dukungan pembangunan rumah layak huni bagi sasaran Desa Lunyuk Ode yang sebelumnya diserahkan di Posyandu Kemuning 1, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk.

Workshop Peningkatan Kapasitas TP Posyandu dan 6 Pilar SPM

Usai meninjau lapangan, kegiatan bergeser ke Aula Kantor Camat Alas untuk pelaksanaan Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pembina dan Kader Posyandu tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan.

Workshop yang berlangsung hingga pukul 14.00 WITA ini fokus pada penguatan 6 Pilar Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, yaitu bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Perumahan Rakyat, Pekerjaan Umum, dan Trantibumlinmas.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Alas Dr.Usman SE.ME beserta Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Alas ibu Dian Eka Yanti Usman), Kepala Desa Dalam, Ketua Pembina Posyandu Desa Dalam, petugas kesehatan, KUPT Kesehatan, KUPT KB, serta perwakilan pengampu SPM dari berbagai OPD (Dinas PMD, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Dikbud, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta DP2KBP3A).

Melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi lintas sektor ini, diharapkan transformasi Posyandu di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 05:57:14 +0800 amr
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke&118, Sekda NTB Ajak ASN Harus Menjadi Agen Perubahan yang Profesional https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-kebangkitan-nasional-ke-118-sekda-ntb-ajak-asn-harus-menjadi-agen-perubahan-yang-profesional https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-kebangkitan-nasional-ke-118-sekda-ntb-ajak-asn-harus-menjadi-agen-perubahan-yang-profesional Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Sekda NTB Ajak ASN Harus Menjadi Agen Perubahan yang Profesional

Mataram.Amarmedia.co.id - Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional menjadi ajang refleksi mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur NTB pada Rabu (20/5/2026) ini membawa pesan kuat tentang pergeseran makna kedaulatan di era modern.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Abul Chair mengajak seluruh peserta upacara kembali menengok sejarah 1908, saat organisasi Boedi Oetomo meletakkan fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa melalui jalur intelektual dan diplomasi. Namun, tantangan abad ke-21 menuntut adaptasi yang radikal.

"Secara filosofis, kebangkitan nasional adalah proses dinamis mutatis mutandis berubah dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan," ujar Abul Chair mengutip amanat Menkomdigi.

Ia menekankan bahwa pada tahun 2026 ini, medan perjuangan bangsa telah bergeser. Kedaulatan tidak lagi hanya berbicara tentang batas-batas teritorial fisik, melainkan kedaulatan informasi dan akselerasi transformasi digital.

Dengan mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara," pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi generasi muda di ruang siber. Salah satu langkah konkret yang disoroti adalah pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas Bangsa).

Langkah revolusioner bahkan telah diambil per 28 Maret 2026, di mana pemerintah resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi demi memastikan ekosistem digital yang sehat, beretika, dan ramah tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, narasi kebangkitan ini dikaitkan erat dengan visi kemandirian bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui "Asta Cita". Pemerintah kini tengah mengintegrasikan ekosistem kesejahteraan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, hingga penyediaan layanan cek kesehatan gratis secara masif.

Kemandirian ekonomi diperkuat melalui optimalisasi Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, yang diproyeksikan memudahkan mendapatkan akses pupuk, permodalan, sembako, hingga obat-obatan bagi masyarakat desa.

Di akhir sambutan, Sekda NTB memberikan catatan kritis khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Momentum Harkitnas 2026 dituntut menjadi energi penggerak bagi ASN yang tidak hanya sekedar menjalankan tugas administratif. ASN masa kini harus bertransformasi menjadi agen perubahan yang profesional, inovatif, adaptif, dan responsif dalam menghadirkan pelayanan publik terbaik demi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.(AM/diskominfotik)

]]>
Thu, 21 May 2026 05:36:33 +0800 amr
Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sumbawa dan CARE Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis https://amarmedia.co.id/perkuat-pembangunan-daerah-pemkab-sumbawa-dan-care-indonesia-sepakati-kolaborasi-strategis https://amarmedia.co.id/perkuat-pembangunan-daerah-pemkab-sumbawa-dan-care-indonesia-sepakati-kolaborasi-strategis Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sumbawa dan CARE Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa - Ir.H. Syarafuddin Jarot,M.P. menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan CARE terkait Kolaborasi Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi melalui Penguatan Kesehatan Anak, Perlindungan Perempuan dan Anak, Ketahanan Ekonomi Keluarga, dan Ketahanan Lingkungan Berbasis Desa di Kabupaten Sumbawa. Pada acara tersebut turut hadir, Seketaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Inspektorat Kepala Bapperida, Kepala OPD terkait, bertempat di Ruang Rapat H. Hasan Usman lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/5/2026)

Bupati Sumbawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa bermitra dengan Yayasan CARE Indonesia untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya senior di CARE sejak CARE masih kecil dulu. Jadi tidak perlu berpanjang kata, karena saya paham CARE kompeten di bidang pemberdayaan dan punya kepedulian untuk membantu masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyebut ada tiga program prioritas yang akan menjadi payung besar kerja sama: ekonomi, lingkungan persampahan, dan pemberdayaan pesisir. Ia meminta OPD kreatif mengembangkan program turunan sesuai kebijakan kabupaten. 

“Kita tidak perlu menangani sendiri, dengan CARE, kita bisa kolaborasi agar program berjalan,” tegasnya.

“Karena itu kami buat program khusus. Kewenangan hutan memang di provinsi, tapi masyarakatnya di Kabupaten Sumbawa. Saya sudah minta Gubernur perkuat Satgas Penanganan Hutan,” jelasnya.

Untuk mendukung agroforestri, Bupati menawarkan pilot porang. Pemkab siap menyediakan bibit sebanyak-banyaknya untuk masyarakat. Demplot porang yang sudah dibuat hasilnya bagus dan hanya perlu dipagar agar tidak dimakan ternak.

“Porang ini adaptif, bisa di bawah naungan. Silakan CARE buat pilot di Sumbawa,” kata Bupati.

  

Bupati juga menyoroti tantangan daerah. Inflasi naik dipicu harga cabai, kemiskinan ekstrem, dan stunting masih jadi perhatian. Banyak pendatang bekerja di sektor pertanian dan bangunan namun tinggal di rumah tidak layak saat pendataan, sehingga data kemiskinan bertambah,"tutupnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia, DR. Abdul Wahib Situmorang. menyampaikan, kerja sama ini merupakan komitmen CARE dalam mendukung pembangunan inklusif, berkelanjutan, dan pengentasan kemiskinan dengan keberpihakan pada kelompok marjinal, terutama perempuan. 

“CARE di Indonesia sudah ada sejak 1967. Sekarang kita ingin lanjutkan dengan inovasi yang selaras dengan visi Sumbawa,” ujarnya.

Ada Tiga program prioritas yang akan didorong CARE di Sumbawa:

1.Agroforestri Berbasis Perdagangan Karbon, Pengembangan agroforestri komoditas kopi, coklat, dan kemiri yang terintegrasi dengan perdagangan karbon. Sumbawa diusulkan menjadi lokasi percontohan perdagangan karbon berbasis kelompok masyarakat. CARE saat ini berdiskusi intensif dengan Nature dari Australia dan Bumi Hijau dari Jakarta terkait program ini.

2.Ekonomi Sirkular Pengelolaan Sampah 

Replikasi model pengelolaan sampah organik 2 ton per hari menggunakan maggot BSF yang sudah berhasil di Depok dan Sumatera Selatan. Maggot akan diolah menjadi pakan ikan, kotorannya menjadi pupuk organik untuk hortikultura, dan hasilnya disuplai ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini akan dilaksanakan di 4 kecamatan di Sumbawa dan berpotensi menghasilkan pendapatan dari karbon sektor limbah.

3.Penguatan Ekonomi Perempuan Pesisir

Program pemberdayaan ekonomi kelompok perempuan pesisir yang terintegrasi dengan perlindungan kawasan. CARE telah mendapat dukungan pendanaan untuk pelaksanaan program ini di Sumbawa," ucapnya.

Abdul Wahib berharap ketiga program tersebut dapat selaras dengan visi misi Bupati Sumbawa untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, bermartabat, dan mampu mengentaskan kemiskinan,"tutupnya.( AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 03:40:55 +0800 amr
Pansus II DPRD Sumbawa Bedah Kinerja BUMD dan Revisi Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-bedah-kinerja-bumd-dan-revisi-ranperda-pengelolaan-pasar-rakyat-pusat-perbelanjaan-dan-toko-swalayan https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-bedah-kinerja-bumd-dan-revisi-ranperda-pengelolaan-pasar-rakyat-pusat-perbelanjaan-dan-toko-swalayan Pansus II DPRD Sumbawa Bedah Kinerja BUMD dan Revisi Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan 

Sumbawa,Amarmedia.co.id   – Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat intensif pada Senin (18/5/2025) guna membahas dua Ranperda yakni Penyertaan Modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 2026-2030 dan dan Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Rapat yang dipimpin Ketua Pansus II, I Nyoman Wisma, ini dihadiri oleh jajaran eksekutif, termasuk Kadis Koperindag, Kadis DPMPTSP, serta perwakilan Bagian Hukum dan Ekonomi Setda Sumbawa.

Dalam pembahasan penyertaan modal, Pansus II menyoroti tajam kondisi kesehatan sejumlah BUMD. Ketua Pansus II, I Nyoman Wisma, menegaskan bahwa Pemda harus transparan mengenai kondisi keuangan PT Bank NTB Syariah, PT BPR NTB Perseroda, PT Sabalong Samawa, hingga Perumda Air Minum Batulanteh sebelum investasi dilakukan.

"Niat Pemda untuk penyertaan modal patut diapresiasi, namun kita harus tahu kesehatan perusahaan tersebut. Untuk PT Sabalong Samawa, posisinya saat ini bisa dikatakan antara hidup dan mati. Kami meminta penjelasan pola pikir Pemda, apakah mau membangun ulang atau sekadar menyuntik modal tanpa arah yang jelas," tegas Nyoman Wisma.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Ivan Indrajaya ST MM menjelaskan bahwa penyertaan modal dilakukan secara bertahap berdasarkan evaluasi. Untuk Bank NTB Syariah, meski laba sempat terdampak kasus perbankan, kini direksi baru tengah berupaya memulihkan kinerja dengan merambah sektor UMKM. Sementara untuk Perumda Air Minum Batulanteh, Pemda menekankan orientasi sosial dalam penyediaan air bersih, sehingga pelayanan menjadi prioritas dibandingkan mengejar deviden dalam waktu dekat.

Agenda kedua membahas Ranperda tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Pihak Pemda menyarankan agar dilakukan penyusunan ulang (rekonstruksi) total terhadap naskah tersebut. Hal ini dikarenakan substansi draf yang ada saat ini dinilai kurang sistematis dan berisiko membingungkan masyarakat.

Kadis Perindag dan Kadis DPMPTSP menekankan pentingnya mempertajam aturan mengenai perizinan toko berjejaring, terutama terkait jarak operasional dan kewajiban adanya berita acara survei lapangan yang melibatkan pihak desa dan kecamatan. "Permasalahan selama ini ada pada rekomendasi perizinan. Kita harus memperketat aturan jarak antara satu minimarket dengan minimarket lainnya agar tidak bertumpuk seperti di kota besar," tambah anggota Pansus, H. Zohran.

Dalam rapat tersebut, Pansus II dan Pemerintah Daerah menyepakati sejumlah poin penting:

Pertama ; Proses penyertaan modal wajib didasarkan pada laporan keuangan yang diaudit oleh auditor independen. Jika BUMD terbukti merugi berdasarkan audit tersebut, Bupati memiliki kewenangan untuk menghentikan penyertaan modal.

Kedua ; Pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan manajemen, termasuk opsi rekrutmen direksi yang profesional dan berjiwa bisnis untuk menyelamatkan BUMD yang kinerjanya stagnan.

Ketiga ; Disepakati untuk menyusun ulang draf Ranperda Pasar rakyat Pusat Perbelanjaan dan toko swalayan guna menyesuaikan dengan regulasi terbaru (PP 29/2021) dan memastikan kepastian hukum bagi pelaku usaha tradisional maupun modern.

Pansus II menegaskan bahwa setiap kebijakan penyertaan modal harus berorientasi pada ketahanan fiskal daerah dan dampak sosial langsung bagi masyarakat Sumbawa. Rapat ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus melakukan koordinasi dalam tahap harmonisasi regulasi agar hasil akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 09:40:02 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ikut Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Senggigi bersama Wamen Dalam Negeri https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ikut-gerakan-indonesia-asri-di-pantai-senggigi-bersama-wamen-dalam-negeri https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ikut-gerakan-indonesia-asri-di-pantai-senggigi-bersama-wamen-dalam-negeri Bupati Sumbawa Ikut Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Senggigi bersama Wamen Dalam Negeri

Lombok Barat, Amarmedia.co.id 19 Mei 2026 — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP pagi ini  Selasa 19 Mei 2026 turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Indonesia ASRI yang digelar di Pantai Senggigi, Lombok Barat. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI dan sejumlah kepala daerah lain sebagai bagian dari rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

Rangkaian kegiatan meliputi aksi bersih-bersih pantai dan bazar pangan murah. Menurut Bupati Jarot, kegiatan bersih pantai ini memiliki makna lebih dari sekadar menjaga kebersihan; ia menekankan bahwa aksi tersebut mencerminkan kepedulian bersama dan investasi untuk masa depan daerah.

“Kegiatan bersih pantai ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang kepedulian dan masa depan daerah kita bersama. Tetap kompak, tetap peduli, dan terus bergerak untuk Indonesia yang lebih ASRI,” ujar Bupati Jarot.

Kegiatan di Pantai Senggigi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir sekaligus mendorong ketersediaan pangan terjangkau melalui bazar. Penyelenggaraan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kolaborasi antar daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga.(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 22:50:49 +0800 amr
Forum Energi Terbarukan Internasional Digelar di NTB Bahas Penguatan Energi Bersih yang Berkeadilan https://amarmedia.co.id/forum-energi-terbarukan-internasional-digelar-di-ntb-bahas-penguatan-energi-bersih-yang-berkeadilan https://amarmedia.co.id/forum-energi-terbarukan-internasional-digelar-di-ntb-bahas-penguatan-energi-bersih-yang-berkeadilan Forum Energi Terbarukan Internasional Digelar di NTB Bahas Penguatan Energi Bersih yang Berkeadilan

Mataram, 19 Mei 2026 — Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah forum internasional kerja sama energi terbarukan yang mempertemukan delegasi dari Indonesia, Madagaskar, Nepal, Kenya, dan Jerman di Prime Park Hotel Mataram, Selasa (19/5).

Forum kerja sama Selatan-Selatan dan triangular tersebut membahas penguatan kolaborasi transisi energi bersih yang berkeadilan, khususnya bagi negara berkembang dan wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan akses energi dan perubahan iklim.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya NTB sebagai lokasi penyelenggaraan forum internasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh masyarakat NTB, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi di Pulau Lombok, daerah yang terus tumbuh menjadi wilayah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aka, sapaan akrab Ahsanul Khalik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Pemerintah Republik Federal Jerman dan GIZ, Kementerian Luar Negeri RI, Bappenas, akademisi, serta pelaku industri energi terbarukan.

Dalam sambutan Gubernur, Aka menegaskan bahwa transisi energi bersih kini menjadi kebutuhan global di tengah tantangan perubahan iklim, ketahanan energi, dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks.

Namun demikian, menurutnya, transisi menuju energi bersih tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan teknologi dan investasi semata, tetapi juga harus memastikan masyarakat kecil, wilayah terpencil, dan kelompok rentan tetap mendapatkan akses energi yang adil dan merata.

“Transisi energi bukan lagi sekedar pilihan, tetapi kebutuhan bersama. Namun prosesnya harus dijalankan secara adil dan inklusif agar tidak meninggalkan masyarakat kecil maupun kawasan terpencil,” tegasnya.

Ia menjelaskan, NTB memiliki potensi energi baru terbarukan yang besar, mulai dari energi surya, panas bumi, bioenergi, mikrohidro, hingga energi kelautan. Tingginya intensitas sinar matahari sepanjang tahun dinilai menjadi peluang besar bagi NTB untuk berkembang sebagai salah satu pusat energi surya di Indonesia.

Selain itu, kondisi geografis NTB yang terdiri dari banyak wilayah kepulauan dan kawasan terpencil menjadikan pengembangan energi berbasis komunitas, termasuk renewable energy minigrids, sangat relevan untuk memperluas akses energi masyarakat.

“Kami percaya energi bukan hanya soal listrik dan infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup, pendidikan, kesehatan, kesempatan ekonomi, dan masa depan generasi mendatang,” katanya.

Menurut Gubernur sebagaimana disampaikan Aka, forum kerja sama internasional tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat solidaritas antarnegara berkembang dalam menghadapi tantangan geopolitik global, krisis energi, dan perubahan iklim yang dampaknya dirasakan lintas negara.

Karena itu, kolaborasi antarnegara tidak cukup hanya berbasis kepentingan ekonomi, tetapi juga harus dibangun melalui transfer pengetahuan, penguatan kapasitas, pengembangan teknologi hijau, dan keberpihakan pada pembangunan berkelanjutan.

“Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan transisi energi sendirian. Dibutuhkan kemitraan global yang dibangun atas dasar kolaborasi dan saling menguatkan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, juga terbuka memperluas kerja sama internasional dalam pengembangan energi terbarukan, investasi hijau, teknologi ramah lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis energi bersih.

“NTB ingin menjadi bagian penting dalam peta pengembangan energi bersih kawasan Asia dan negara berkembang,” tegas Aka.

Melalui forum tersebut, Pemprov NTB berharap lahir langkah konkret, penguatan jejaring internasional, serta inovasi yang mampu mempercepat pengembangan energi bersih yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Provinsi NTB juga mengundang seluruh delegasi untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya NTB sebagai bagian dari penguatan persahabatan antarbangsa. (AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 19 May 2026 17:56:57 +0800 amr
Doa Bersama dan Soft Launching Sekda Berharap, Aplikasi My LPTQ NTB, Tetap Mutakhir dan Bermanfaat https://amarmedia.co.id/doa-bersama-dan-soft-launching-sekda-berharap-aplikasi-my-lptq-ntb-tetap-mutakhir-dan-bermanfaat https://amarmedia.co.id/doa-bersama-dan-soft-launching-sekda-berharap-aplikasi-my-lptq-ntb-tetap-mutakhir-dan-bermanfaat Doa Bersama dan Soft Launching Sekda Berharap, Aplikasi My LPTQ NTB, Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Mataram.Amarmedia.co.id -Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengapresiasi aplikasi My LPTQ NTB sebagai cara dakwah yang relevan dengan zaman dan berharap fitur serta kontennya tetap mutakhir (update). 

"Saya berharap nanti ada fitur kelas virtual dan tidak sepi aktifitas dengan konten yang update oleh akademisi maupun para tuan guru", ucap Sekretaris Daerah, Abul Chair, Ak yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB di Mesjid Nurul Hidayah, Kelurahan Getap Barat, kota Mataram, Sabtu (16/05/2026) dalam kegiatan pengenalan (soft launching) serta doa dan zikir bersama yang dihadiri Bupati dan Walikota serta pengurus LPTQ se NTB. 

Dikatakannya, transformasi pembelajaran Quran yang adaptif melalui platform digital di gawai generasi muda yang juga dekat dengan keseharian mereka dapat mendekatkan minat dan cita cita membumikan Al Quran. 

Sekda juga berpesan dalam kegiatan doa dan dzikir bersama menjelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi di Praya, Lombok Tengah pada Juni mendatang agar tak sekadar menjadi ajang perlombaan namun ruang syiar untuk pendidikan karakter dan peradaban Islami yang hadir dalam cara kita bekerja, memimpin dan membangun daerah. 

Ketua Harian LPTQ NTB, Dr TGH Sabarudin mengatakan, aplikasi belajar Quran ini dilengkapi fitur Al Quran smart untuk materi cara membaca yang sesuai (qiroat), tafsir dan materi tahfiz. 

Adapula fitur Guruku untuk tanya jawab, layanan dan info seputar kegiatan LPTQ serta audio tilawah dari para qori internasional NTB. 

"Kami berharap aplikasi ini tidak hanya diunduh namun diniatkan sebagai jalan dakwah dan amal jariyah bagi yang memanfaatkannya untuk pengembangan pembelajaran Quran", ujarnya. 

Sabarudin yang juga seorang Qori internasional NTB ini menambahkan bahwa aplikasi ini sebagai ikhtiar agar teknologi tidak menjauhkan generasi muda dari belajar Al Quran dan sebagai panduan para guru ngaji di kampung kampung. 

Rencananya, aplikasi LPTQ NTB yang merupakan lembaga resmi khusus mengajarkan dan mengembangkan berbagai cabang ilmu tentang Al Qur'an, baik dalam seni menulis, memahami isi kandungan, serta seni membaa Al-Qur'an ini akan diluncurkan resmi pada saat MTQ Provinsi Juni mendatang. (AM/kominfotikntb)

]]>
Sun, 17 May 2026 15:10:43 +0800 amr
Peringati HUT Damkar ke&107 di Sumbawa, Gubernur NTB Tekankan Kesejahteraan Personel dan Penguatan Relawan https://amarmedia.co.id/peringati-hut-damkar-ke-107-di-sumbawa-gubernur-ntb-tekankan-kesejahteraan-personel-dan-penguatan-relawan https://amarmedia.co.id/peringati-hut-damkar-ke-107-di-sumbawa-gubernur-ntb-tekankan-kesejahteraan-personel-dan-penguatan-relawan Peringati HUT Damkar ke-107 di Sumbawa, Gubernur NTB Tekankan Kesejahteraan Personel dan Penguatan Relawan

Sumbawa Besar, 13 Mei 2026 – Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Apel Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tingkat Provinsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107. Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa ini menjadi momentum penguatan peran Damkar di tengah tantangan kedaruratan yang semakin kompleks.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda NTB pada upacara tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para petugas yang menjadi barisan terdepan dalam situasi darurat.

 “Organisasi yang berusia lebih dari satu abad ini adalah bukti kehadiran negara di hati masyarakat. Sesuai tema tahun ini, ‘Mengabdi untuk Keselamatan Negeri’, Damkar bukan hanya sekadar pemadam, tapi pelindung nyawa dan harta benda,” ungkap Gubernur dalam pesan tertulisnya.

Gubernur memaparkan data krusial dari Ditjen Bina Adwil Kemendagri sepanjang Triwulan I tahun 2026 di wilayah NTB. Tercatat telah terjadi 127 kejadian kebakaran dan total 891 operasi penyelamatan non-kebakaran.

Angka ini menunjukkan bahwa peran Damkar telah bertransformasi sesuai dengan Panca Dharma, di mana penanganan situasi darurat non-kebakaran justru mendominasi tugas di lapangan.

Salah satu poin yang ditekankan Gubernur adalah perlindungan bagi para personel Damkar yang memiliki risiko kerja sangat tinggi. Merujuk pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025, Gubernur meminta para Kepala Daerah (Bupati/Walikota) se-NTB untuk memberikan perhatian penuh pada:

Pemenuhan Tunjangan Risiko Tinggi,Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh aparatur Damkar, Sertifikasi dan Pelatihan secara berkala, baik melalui Pusdiklat Jakarta maupun in-house training.

“Di tengah rasionalisasi anggaran, pemerintah daerah harus bijak menetapkan prioritas. Kesejahteraan dan perlindungan petugas yang bertaruh nyawa di lapangan tidak boleh terabaikan,” tegasnya.

Gubernur juga mendorong pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) di setiap daerah. REDKAR diharapkan menjadi motor penggerak gotong royong masyarakat dalam membantu mengejar target response time (waktu tanggap) 15 menit sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Hingga saat ini sudah ada 82.132 relawan di seluruh Indonesia. Saya minta Kepala Daerah serius membentuk REDKAR di wilayah masing-masing untuk memperkuat barisan aparatur kita,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memberikan empat instruksi utama bagi penyelenggaraan Damkar di NTB:

Pertama ; Kemandirian Lembaga. Mempercepat pembentukan Dinas Damkar yang mandiri (minimal Tipe C).

Kedua ; Pemutakhiran Regulasi

Menyusun Rencana Induk Sistem Penanggulangan Kebakaran (RISPKP).

Ketiga ; Peningkatan Mutu. Mengoptimalkan capaian SPM melalui perbaikan sarana prasarana dan kapasitas SDM.

Keempat Penguatan Hukum. Memperkuat tugas Damkar melalui regulasi daerah (Perda/Perkada).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi NTB, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekda Kabupaten Sumbawa Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Bersama Wakil Ketua Zulfikar Demitry SH MH, Dr. H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP, serta para pimpinan instansi kebakaran dari kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Fri, 15 May 2026 01:36:16 +0800 amr
Wabup Sumbawa Apresiasi Peran NWDI Dalam Membantu Pemerintah Daerah https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-apresiasi-peran-nwdi-dalam-membantu-pemerintah-daerah https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-apresiasi-peran-nwdi-dalam-membantu-pemerintah-daerah Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa yang dinilai telah banyak berkontribusi membantu pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Wabup saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) II NWDI Kabupaten Sumbawa yang digelar pada Kamis, 14 Mei 2026, bertempat di Aula Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan peserta dari unsur pengurus NWDI, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup Sumbawa menegaskan bahwa keberadaan organisasi keagamaan seperti NWDI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan salut dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada NWDI Kabupaten Sumbawa yang selama ini telah banyak berbuat membantu pemerintah daerah, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah Islamiyah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Wabup disambut tepuk tangan peserta Musda.

Menurutnya, kontribusi NWDI tidak hanya dirasakan di lingkungan organisasi semata, tetapi juga telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Kehadiran lembaga pendidikan, majelis dakwah, dan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan NWDI dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan moral dan spiritual masyarakat Sumbawa.

Wabup juga menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadaban.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti NWDI yang selama ini konsisten mencetak generasi muda yang berakhlak dan berpendidikan,” ungkapnya.

Ia berharap Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif untuk kemajuan umat dan daerah. Selain itu, Musda juga diharapkan mampu memperkuat persatuan dan soliditas kader NWDI dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, memperteguh komitmen pengabdian, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan organisasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.

Suasana pembukaan Musda berlangsung penuh semangat dan nuansa kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars organisasi, serta laporan panitia pelaksana.

Ketua Panitia Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk melakukan evaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan baru periode berikutnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan dan perhatian yang selama ini diberikan terhadap eksistensi NWDI di daerah.

Sementara itu, Ketua NWDI Kabupaten Sumbawa dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui gerakan pendidikan, dakwah, dan sosial yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

Menurutnya, NWDI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, dan berdaya saing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan organisasi agar tetap mampu memberikan manfaat yang luas bagi umat.

“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan semakin besar. Karena itu, NWDI harus terus memperkuat kualitas pendidikan, memperluas gerakan dakwah yang menyejukkan, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara pembukaan Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa berlangsung lancar dan penuh khidmat hingga akhir kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar pengurus serta kader NWDI dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Dengan terselenggaranya Musda II ini, diharapkan NWDI Kabupaten Sumbawa semakin solid dan mampu terus berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang religius, berpendidikan, dan harmonis.

]]>
Fri, 15 May 2026 01:01:49 +0800 amr
Kabupaten Sumbawa Tuan Rumah Momentum HUT Damkar Ke&107 Tingkat Provinsi NTB, Perkuat Peran Penyelamatan dan Kesiapsiagaan https://amarmedia.co.id/kabupaten-sumbawa-tuan-rumah-momentum-hut-damkar-ke-107-tingkat-provinsi-ntb-perkuat-peran-penyelamatan-dan-kesiapsiagaan https://amarmedia.co.id/kabupaten-sumbawa-tuan-rumah-momentum-hut-damkar-ke-107-tingkat-provinsi-ntb-perkuat-peran-penyelamatan-dan-kesiapsiagaan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  13 Mei 2026 — Suasana penuh semangat dan kesiapsiagaan mewarnai halaman Kantor Bupati Sumbawa saat digelarnya Apel Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Rabu (13/5).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, S.Ak, menyampaikan langsung sambutan Gubernur NTB yang sarat pesan kuat tentang pentingnya peran strategis pemadam kebakaran di tengah meningkatnya potensi bencana.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, serta para bupati/wali kota se-NTB atau yang mewakili. Hadir pula jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kabupaten/kota se-NTB, hingga ratusan peserta upacara dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB melalui Sekda Provinsi NTB memberikan apresiasi yg sangat tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa momen HUT Damkar bukan sekadar seremoni, melainkan ajang memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Mengutip slogan global, “To Prevent Fires, Save Lives, and Protect Properties”, ia mengingatkan bahwa ancaman kebakaran dapat menimbulkan kerugian besar dalam waktu singkat, sehingga upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Data terbaru menjadi sorotan: sepanjang Triwulan I Tahun 2026, Provinsi NTB mencatat 127 kejadian kebakaran serta 891 operasi penyelamatan non-kebakaran. Angka ini menunjukkan bahwa peran damkar kini semakin luas, menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi darurat.

Tak hanya itu, keberadaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) juga menjadi perhatian serius. Secara nasional, tercatat 82.132 relawan, yang diharapkan dapat terus diperkuat oleh pemerintah daerah guna mendukung tugas pemadam kebakaran di lapangan.

Dengan mengusung tema nasional “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri”, apel ini menjadi simbol dedikasi tanpa henti para insan damkar dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Menutup sambutan, Gubernur NTB melalui Sekda menyampaikan pesan penuh semangat:

“Dirgahayu ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Teruslah hadir sebagai pelindung masyarakat, memberikan rasa aman, dan menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat.” (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 22:38:10 +0800 amr
Dari Sapi Hingga Smelter: Cara Wagub NTB Jadikan Bali–Nusra Penyangga Pangan Nasional di Forum MPU 2026 https://amarmedia.co.id/dari-sapi-hingga-smelter-cara-wagub-ntb-jadikan-balinusra-penyangga-pangan-nasional-di-forum-mpu-2026 https://amarmedia.co.id/dari-sapi-hingga-smelter-cara-wagub-ntb-jadikan-balinusra-penyangga-pangan-nasional-di-forum-mpu-2026 Dari Sapi Hingga Smelter: Cara Wagub NTB Jadikan Bali–Nusra Penyangga Pangan Nasional di Forum MPU 2026

Semarang,Amarmedia.co.id -  12 Mei 2026 — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama kawasan Bali–Nusa Tenggara sebagai kekuatan strategis nasional dalam mendukung ketahanan pangan, konektivitas wilayah, dan transisi energi berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub NTB saat menghadiri Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) Tahun 2026 di Hotel Tentrem, Semarang, Selasa (12/5).

Rapat kerja tersebut menghasilkan kesepakatan bersama antarprovinsi anggota FKD MPU untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan, energi, dan konektivitas kawasan.

Kegiatan dibuka dengan arahan Wakil Presiden RI yang disampaikan secara virtual. Dalam arahannya, Wapres menekankan bahwa wilayah anggota FKD MPU memiliki posisi strategis karena dihuni sekitar 183 juta jiwa dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden menginstruksikan percepatan swasembada pangan dan energi sebagai benteng pertahanan nasional. Saya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan inovatif,” tegas Wapres.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wagub NTB memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemprov NTB dalam memperkuat kawasan Bali–Nusra yang meliputi Bali, NTB, dan NTT.

Menurut Wagub, NTB memiliki kapasitas besar sebagai daerah penyangga pangan nasional, termasuk dalam sektor peternakan dan perikanan.

“Beberapa komoditas kami seperti perikanan sekarang sudah bisa diekspor langsung dari NTB. Begitu juga sapi, karena sebagian kebutuhan Jabodetabek dipenuhi dari wilayah kami,” ujar Wagub.

Selain sektor pangan, NTB juga terus memperkuat investasi dan pengembangan energi terbarukan melalui potensi pertambangan dan keberadaan fasilitas smelter PT Amman Mineral.

Wagub menegaskan, kerja sama antardaerah tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, tetapi harus memiliki arah, target, dan implementasi yang terukur.

Karena itu, Pemprov NTB bersama daerah kawasan Bali–Nusra mulai melibatkan perguruan tinggi dan akademisi untuk memetakan potensi energi terbarukan dan sumber daya strategis daerah.

“Kami ingin kerja sama ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata, berbasis riset, dan memiliki dampak langsung bagi pembangunan kawasan,” jelasnya.

Langkah kolaboratif tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, yang menilai kerja sama Bali, NTB, dan NTT sebagai model kolaborasi regional yang progresif dan perlu diperkuat melalui target yang lebih konkret.

“Kerja sama Bali, NTB, dan NTT ini sangat baik. Yang dibutuhkan sekarang adalah ukuran keberhasilan yang jelas, mulai dari target energi terbarukan hingga output pembangunan yang terukur,” ujar Bima Arya.

Rapat kerja FKD MPU 2026 turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta perwakilan kepala daerah dari seluruh provinsi anggota FKD MPU. (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 15:39:16 +0800 amr
Gubernur Lantik Forum Ikan NTB, Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan https://amarmedia.co.id/gubernur-lantik-forum-ikan-ntb-perkuat-gerakan-konsumsi-ikan https://amarmedia.co.id/gubernur-lantik-forum-ikan-ntb-perkuat-gerakan-konsumsi-ikan Gubernur Lantik Forum Ikan NTB, Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan

Mataram.Amaredia.co.id — Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, mendorong pengembangan budidaya perikanan di daerah sebagai langkah strategis meningkatkan konsumsi ikan dan memperkuat gizi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melantik Ketua dan Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Provinsi NTB periode 2026–2031 di Mataram, 12 Mei 2026.

Gubernur NTB menilai peluang pengembangan budidaya perikanan di NTB sangat besar dan perlu dikerjakan secara kolaboratif bersama FORIKAN, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Kesempatan kita memperluas budidaya perikanan sangat besar. Bersama FORIKAN kita bisa mendorong budidaya perikanan berkembang lebih luas,” ujarnya

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur, mengungkapkan Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan Peraturan Gubernur terkait penguatan sektor pangan dan gizi masyarakat yang rencananya diterbitkan pada Juli mendatang. Dalam skema tersebut, kebutuhan bahan pangan diharapkan dapat dipasok oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang siap memenuhi standar kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, upaya peningkatan konsumsi ikan merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi 15 tahun mendatang akan sangat besar terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Gubernur mencontohkan negara seperti Jepang yang sejak lama menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan gizi masyarakat, termasuk konsumsi ikan yang kaya protein dan kalsium. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan di masa depan.

Karena itu, ia mendorong FORIKAN NTB membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak guna memperkuat gerakan konsumsi ikan di daerah. Salah satu gagasan yang didorong adalah gerakan minimal satu kali dalam seminggu menu ikan di lingkungan masyarakat dan sekolah.

“Ini tentu membutuhkan kesiapan budidaya ikan di desa dan kecamatan. Ikan laut memang kaya omega tiga, tetapi ikan air tawar juga memiliki nilai gizi yang baik dan sangat dianjurkan sesuai kebutuhan daerah masing-masing,” katanya.

Selain produksi ikan, Gubernur menekankan pentingnya inovasi menu berbasis ikan agar masyarakat, khususnya anak-anak, semakin tertarik mengonsumsi ikan secara rutin.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah riset dan pengembangan menu yang sehat, bergizi, terjangkau, tetapi tetap disukai anak-anak,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mengajak seluruh pihak menjadikan sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat NTB. Menurutnya, berbagai konsep pengembangan budidaya ikan seperti nila, patin, dan lele telah tersedia dan tinggal diperkuat implementasinya.

Sementara itu, Ketua FORIKAN NTB periode 2026–2031, Sinta Agathia mengatakan FORIKAN akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan konsumsi ikan, khususnya bagi anak-anak.

Ia menyoroti masih tingginya angka gizi buruk di sejumlah wilayah pesisir yang sejatinya dekat dengan sumber protein ikan. Karena itu, FORIKAN akan terus mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan olahan ikan yang menarik dan bernilai gizi.

“Ada banyak inovasi menu berbasis ikan memiliki kandungan gizi baik. Inovasi seperti ini perlu kita dukung untuk membantu mengurangi masalah gizi sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, FORIKAN juga akan terus turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan kampanye gemar makan ikan demi mewujudkan generasi NTB yang lebih sehat, cerdas, dan unggul. (AM/kominfotikntb)

]]>
Wed, 13 May 2026 09:17:45 +0800 amr
Bukan Sekadar Tugas, Gubernur NTB Sebut Kiprah Tagana Sebagai Wujud Nyata Kehadiran Negara https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-tugas-gubernur-ntb-sebut-kiprah-tagana-sebagai-wujud-nyata-kehadiran-negara https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-tugas-gubernur-ntb-sebut-kiprah-tagana-sebagai-wujud-nyata-kehadiran-negara Bukan Sekadar Tugas, Gubernur NTB Sebut Kiprah Tagana Sebagai Wujud Nyata Kehadiran Negara

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan ucapan terima kasih yang dalam. Gubernur Dr H L Muhamad Iqbal mengatakan, negara benar benar hadir ketika masyarakat dalam kesusahan, salah satu wujudnya adalah Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berkiprah di saat bencana terjadi.

Hal itu dikatakan Gubernur saat memberikan pembekalan dalam rangkaian Ulang Tahun Tagana ke 22 di RTH Pagutan, kota Mataram, Selasa (12/05/2026).

Sebagai seorang mantan diplomat, hadir di daerah bencana alam dan sosial bukanlah sesuatu yang baru bagi Gubernur. Oleh karena itu, sebagai teman seperjuangan para Tagana, dirinya memahami tugas berat itu dan berbagi pengalaman ketika berada di Somalia, Siria, Gabon, Filipina Selatan, Yaman, Nepal dan Turki untuk misi kemanusiaan.

Dikatakannya, tugas tugas kemanusiaan adalah hal yang ajaib karena dorongan dalam diri sebagai empati terdalam manusia bukan semata kewajiban sebagai anggota Tagana atau mengharapkan imbalan tertentu.

"Salah satu yang membuat daerah kita bertahan saat bencana juga karena kontribusi para Tagana", ucap Gubernur.

Dihadiri oleh 500 orang personil Tagana seluruh NTB, dirinya berharap kesiapsiagaan dan respon bencana daerah semakin baik.

Dikatakan Kepala Dinas Sosial, Masyhuri, kegiatan ulangtahun ke 22 ini juga dilakukan perekrutan Tagana Muda untuk program Kampung Siaga Bencana di Ampenan Selatan.

"500 orang ini adalah mereka yang terdata dan mendapatkan insentif dari Kementerian Sosial. Namun jumlah Tagana kita sendiri hampir ada di setiap desa Tangguh Bencana.

Selama tiga hari para Tagana mengikuti rangkaian HUT Tagana Indonesia, yang dilakukan dengan perpaduan kegiatan sosial kemanusiaan, apel siaga, dan seremoni syukuran. Rangkaian prosesi dan kegiatan yang dilakukan dimulai dengan Apel Siaga atau disebut Santiaji dengan peyerahan pataka dilanjutkan silaturahmi akbar keluarga besar Tagana bersama Kementerian Sosial untuk memperkuat solidaritas.

Kegiatan dilanjutkan dengan Baksos dan Kemanusiaan serta pemberian penghargaan kepada anggota Tagana berprestasi atas dedikasinya sebagai relawan yang siaga, cepat, dan setia dalam mendampingi korban bencana. (AM/kominfotikntb)

]]>
Wed, 13 May 2026 09:11:52 +0800 amr
Tabrak Aturan Karantina, Kadisnak Sumbawa Desak Pemprov NTB Beri Sanksi Tegas pada Perusahaan Ternak Nakal https://amarmedia.co.id/tabrak-aturan-karantina-kadisnak-sumbawa-desak-pemprov-ntb-beri-sanksi-tegas-pada-perusahaan-ternak-nakal https://amarmedia.co.id/tabrak-aturan-karantina-kadisnak-sumbawa-desak-pemprov-ntb-beri-sanksi-tegas-pada-perusahaan-ternak-nakal Tabrak Aturan Karantina, Kadisnak Sumbawa Desak Pemprov NTB Beri Sanksi Tegas pada Perusahaan Ternak Nakal

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa, Saefudin SP, mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat resmi kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin 11 mei 2026. Surat tersebut berisi laporan mendalam terkait dugaan pelanggaran prosedur pengawasan lalu lintas ternak (Lalinak) yang melibatkan empat perusahaan asal Kabupaten Dompu.

Berdasarkan investigasi lapangan dan laporan masyarakat, ditemukan indikasi kuat adanya praktik "muatan gelap" di mana ternak dinaikkan ke atas truk di tengah perjalanan tanpa melalui pemeriksaan kesehatan yang semestinya.

Kronologi Temuan: Modus Penambahan Ternak di Jalan

Ditemukan fakta bahwa berdasar laporan petugas portal Tarano  prokeswan Empang Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa pada hari Jumat pukul 00.41 wita tanggal 8 Mei 2026 telah melintas truk nomor polisi P 8346 VJ , bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Bogor atau nama CP FjrM dan UD PK dengan dokumen yang dibawa 1 fotokopi sertifikat veteriner POV Provinsi NTB tanggal 18 April dan telah disertifikasi satpel karantina Bima pada tanggal 20 April berjumlah 200 ekor. Jumlah ternak sapi di truk 13 ekor. 

Hasil konfirmasi kepada Kepala Bidang agribisnis Dinas Peternakan dan keswan Kabupaten Dompu perusahaan tersebut tidak mendapatkan sapi sesuai jumlah izin yang dibuat. 

Laporan portal Alas Barat UPT prokeswan Alas Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa tanggal 8 Mei 2026 jumlah muatan truk tersebut sebanyak 26 ekor sapi jantan. 

Kesimpulannya bahwa sapi jantan sebanyak 13 ekor dinaikkan di perjalanan antara portal tarano sampai portal alas Barat.

Sapi tersebut pasti tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebagaimana mestinya. Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina akibatnya pihak karantina kemungkinan juga mensertifikasi dokumen daftar muatan alat angkut dan isi muatan alat angkut yang tidak sesuai. 

Kemudian laporan petugas portal Terano UPT prokeswan Empang Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Sumbawa hari Jumat tanggal 8 Mei 2026 pukul 22.05 wita telah melintas truk nomor polisi R8561 UO bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Jakarta Selatan atas nama CV MJ dengan dokumen yang dibawa berupa fotocopy sertifikat veteriner POV NTB tanggal 21 April dan telah disertifikasi satpel karantina Bima tanggal 22 April berjumlah 200 ekor. Jumlah ternak sapi di truk 10 ekor. 

Laporan petugas UPT prokeswan alas Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa bersama Polsek Alas Barat tanggal 9 Mei 2026 jumlah muatan truk tersebut sebanyak 13 ekor sapi jantan. 

Kesimpulan sapi jantan sebanyak 3 ekor dinaikkan di perjalanan antara portal Terrano sampai portal alas Barat sehingga sapi tersebut pasti tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebagaimana mestinya. 

Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina akibatnya pihak karantina kemungkinan juga mensertifikasi dokumen daftar muatan alat angkut dan isi muatan alat angkut yang tidak sesuai. 

Laporan petugas portal Terano UPT prokeswan Empang dinas ternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa hari Jumat tanggal 8 Mei 2026 pukul 22.55 wita telah melintas truk bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Jakarta Selatan atas nama CV PtKr Dompu dengan dokumen yang dibawa berupa fotocopy sertifikat veteriner pop Provinsi NTB tanggal 18 April dan telah di sertifikasi satpel karantina Bima tanggal 20 April berjumlah 200 ekor.  jumlah ternak sapi di truk 22 ekor dan tidak ada tempel portal Kabupaten Dompu. 

Hasil konfirmasi kepada Kepala Bidang agribisnis Dinas Peternakan dan keswan Dompu yang bersangkutan tidak mengkonfirmasi keberangkatan sehingga kami tidak meyakini berapa jumlah ternak yang diizinkan keluar dari Kabupaten Dompu melalui perusahaan tersebut.

Laporan pengawasan yang dilakukan oleh petugas portal di wilayah Kabupaten Sumbawa pada Jumat, 8 Mei 2026, mengungkap ketidaksinkronan data yang mencolok antara dokumen karantina dengan jumlah fisik ternak di lapangan

Pelanggaran Regulasi dan Risiko Kesehatan

Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai telah menabrak aturan hukum yang berlaku, di antaranya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2023tentang Tata Cara Pengawasan Lalu Lintas Hewan, Produk Hewan, dan Media Pembawa Penyakit Lainnya. Juga  Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Kepala Dinas Peternakan Sumbawa, Saefudin SP, menegaskan bahwa manipulasi dokumen dan pengelabuan jumlah muatan ini berisiko besar bagi kesehatan hewan di wilayah tujuan (Bogor dan Jakarta Selatan).

"Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina. Akibatnya, pihak karantina kemungkinan mensertifikasi dokumen daftar muatan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ungkap laporan tersebut.

Menyikapi temuan ini, Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Sumbawa menyampaikan tiga poin tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi NTB:

Pertama : Memberikan sanksi administratif maupun operasional kepada empat perusahaan yang melanggar (CV PK , CV FM, UD PKa, dan CV MJ).

Kedua : Pemberian izin pengeluaran ternak di masa depan harus disesuaikan dengan fakta ketersediaan ternak di lapangan (realistis).

Ketiga : Mendorong koordinasi yang lebih intens dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB sebagai anggota Satgas bentukan Gubernur. Pengawasan diharapkan tidak hanya diperketat menjelang Idul Qurban, tetapi dilakukan secara konsisten sepanjang tahun.

Sebagai kunci ketertiban proses, peran Satpel Karantina Poto Tano dianggap sangat strategis. "Diperlukan harmonisasi koordinasi antar kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa agar celah-celah pengiriman ternak ilegal dapat ditutup rapat demi menjaga integritas kesehatan hewan di wilayah NTB"pungkasnya. (am)

]]>
Tue, 12 May 2026 18:44:43 +0800 amr
Semangat Pantang Padam! Bupati Sumbawa Buka Rangkaian HUT Damkar ke&107 se&NTB https://amarmedia.co.id/semangat-pantang-padam-bupati-sumbawa-buka-rangkaian-hut-damkar-ke-107-se-ntb https://amarmedia.co.id/semangat-pantang-padam-bupati-sumbawa-buka-rangkaian-hut-damkar-ke-107-se-ntb Semangat Pantang Padam! Bupati Sumbawa Buka Rangkaian HUT Damkar ke-107 se-NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar mendadak berubah menjadi lautan semangat pada Selasa pagi (12/5/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-107 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga panggung unjuk kekuatan dan solidaritas bagi pasukan "Biru" dari seluruh penjuru NTB.

Sapaan Ikonik: "Pagi, Pagi, Pagi!"

Suasana langsung memanas—dalam arti positif—saat Bupati Syarafuddin Jarot memberikan sambutan. Dengan energi yang meluap, ia menyapa seluruh pasukan pemadam yang hadir dengan yel-yel khas yang membakar semangat.

"Rekan-rekan pasukan pemadam se-Nusa Tenggara Barat yang saya cintai dan banggakan. Saya bilang selamat pagi, maka harus dijawab: Pagi, Pagi, Pagi! Tetap semangat luar biasa!" seru Bupati yang langsung disambut gemuruh kompak dari ratusan peserta.

Sumbawa Jadi Barometer Ketangkasan Pasukan Biru

Tahun ini, Kabupaten Sumbawa mendapatkan kehormatan besar sebagai tuan rumah peringatan tingkat provinsi. Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan tersebut, sembari merinci agenda padat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia merinci, rangkaian hari pertama dipusatkan di Lapangan Pahlawan dengan agenda senam pagi dan donor darah. “Menurut laporan, selesai sholat Dzuhur pindah ke Kantor Damkar dan sore beralih ke Kantor Bupati untuk persiapan perayaan puncak. Upacara insyaallah akan dipimpin oleh Sekda,” jelas Syarafuddin Jarot.

Bupati menyebut hari ini merupakan hari bersejarah bagi insan Damkar. Selain donor darah, digelar _NTB Fair Fighter Skill Competition_ yang diikuti 9 kabupaten/kota se-NTB. “Ini insyaallah akan menunjukkan kemampuan-kemampuan terbaik semua. Selamat bertanding,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan ucapan selamat HUT Damkar ke-107. “Mudah-mudahan dalam ulang tahun yang ke-107 akan memberikan motivasi dan semangat untuk terus berkembang dan maju dalam rangka membela kemanusiaan yang ada di seluruh Indonesia, bukan hanya di kabupaten,” tegasnya.

Misi Kemanusiaan: Melampaui Batas Wilayah

Pasca pembukaan di Lapangan Pahlawan, rangkaian acara berlanjut ke Kantor Damkar untuk koordinasi teknis, dan akan bergeser ke Kantor Bupati untuk persiapan upacara puncak. Informasinya, upacara puncak dijadwalkan akan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai penutup rangkaian peringatan yang bersejarah ini.

Bupati menutup sambutannya dengan pesan hangat bagi para peserta kompetisi "Selamat bertanding, lakukan yang terbaik untuk Damkar se-Indonesia!"

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa,Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Para Kepala OPD dan Kabag lingkup Pemkab Sumbawa Sponsor dan tamu undangan lainnya.(AM)

]]>
Tue, 12 May 2026 18:33:04 +0800 amr
Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-dinas-pmd-sumbawa-gelar-workshop-kapasitas-tim-pembina-posyandu-di-empat-kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-dinas-pmd-sumbawa-gelar-workshop-kapasitas-tim-pembina-posyandu-di-empat-kecamatan Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkokoh fondasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa resmi memulai rangkaian Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa, dan Kelurahan Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara perdana di Kecamatan Sumbawa pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda kunjungan kerja Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, guna memantau langsung kesiapan garda terdepan pelayanan posyandu berbasis 6 SPM di tingkat bawah.

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa workshop ini menyasar empat kecamatan prioritas. Jadwal pelaksanaannya adalah untuk  Kecamatan Sumbawa tanggal  11 Mei 2026, Kecamatan Lunyuk,l tanggal 12 Mei 2026, Kecamatan Alas tanggal  19 Mei 2026 dan Kecamatan Moyo Utara tanggal  21 Mei 2026

"Tujuannya jelas, yakni meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Tim Pembina Posyandu dalam membina pengurs dan kader posyandusecara berjenjang. Kader adalah ujung tombak pelayanan dasar kita," tegas Yuni.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma, S.Sos, yang hadir membuka acara, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 "Kegiatan ini sangat strategis untuk mendukung program prioritas Pemkab Sumbawa, khususnya dalam akses layanan kesehatan preventif bagi ibu dan anak," ujar Jaya Kusuma dalam arahannya.

Workshop ini menghadirkan para pakar sebagai pemateri, di antaranya Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE (Ketua TP Posyandu Kabupaten), Syarif Hidayat, SKM., MPH (Kepala Dinas Kesehatan) Bidang Kelembagaan Desa Dinas PMD

Fokus materi mencakup pengelolaan data Posyandu 6 SPM nerdasarkan permendagri 13 tahun 2024 yang akurat, strategi penanganan stunting, hingga integrasi program Keluarga Berencana (KB) dengan kearifan lokal.

Sebagai bentuk aksi nyata, rombongan juga melakukan kunjungan ke Posyandu Flamboyan di Kelurahan Brangbiji. Di sana, dilakukan penyerahan paket sembako nerkah dari Baznas sumbawa bg warga rentan beresiko stunting dan simbolis dukungan opd pengampu SPM dan sebagai upaya intervensi spesifik maupun sensitif dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, SE, menaruh harapan besar pada output kegiatan ini. Ia menargetkan peningkatan standar profesionalisme tim pembina agar mampu memberikan dampak nyata di lapangan.

"Kami berharap cakupan pelayanan Posyandu di Sumbawa bisa mencapai 95% pada akhir 2026. Ini sejalan dengan target RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029," ungkap Ulumuddin optimis.

Dengan partisipasi aktif puluhan peserta dari berbagai desa dan kelurahan, workshop ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor demi menciptakan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat dan sejahtera sesuai tema semarak Hari Posyandu Nasional tahun ini, tranformasi posyandu untuk meningkatkan layanan dan kesejahteraan masyarakat. (Gam)

]]>
Tue, 12 May 2026 17:15:40 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ucapkan Selamat atas Grand Opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-grand-opening-kantor-hukum-law-firm-puri-dan-partners-hotman-911-ntb https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-grand-opening-kantor-hukum-law-firm-puri-dan-partners-hotman-911-ntb Bupati Sumbawa Ucapkan Selamat atas Grand Opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB

Mataram Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas grand opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 Nusa Tenggara Barat yang resmi dibuka di Mataram, NTB Senin 11 Mei 2026.

Ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap hadirnya kantor hukum yang diharapkan mampu memberikan pendampingan dan perjuangan hukum bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Menanggapi hal itu, Putri Maya Rumanti, S.H., M.H., selaku pimpinan kantor sekaligus Koordinator Hotman 911 NTB, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan ucapan selamat dari Bupati Sumbawa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP atas ucapan selamat dan dukungannya terhadap grand opening Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB,” ujar Putri Maya Rumanti.

Ia menjelaskan, kehadiran kantor perwakilan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat dalam memperoleh keadilan hukum.

Setelah Tim Hotman membantu Radit yang saat ini sedang duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa karena dituduh membunuh pacarnya di Pantai Nipah, kini Law Firm Puri dan Partners (Tim Hotman Paris 911) membuka kantor perwakilan di Mataram, NTB.

Dengan dibukanya kantor tersebut, diharapkan dapat menjadi wadah perjuangan bagi para pencari keadilan di Nusa Tenggara Barat.

“Kami berharap keberadaan kantor ini bisa menjadi tempat perjuangan dan pendampingan hukum bagi masyarakat NTB yang membutuhkan keadilan,” tutup Putri Maya Rumanti, S.H., M.H. (AM)

]]>
Tue, 12 May 2026 12:58:30 +0800 amr
Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si bersama Kabid Binpres dan jajaran, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dari Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd, pada Senin (11/5).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas suksesnya pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se-Kabupaten Sumbawa yang baru saja usai. Fokus utama pembahasan adalah mengenai keberlanjutan pembinaan bagi para juara di berbagai cabang olahraga.

Gelaran O2SN tahun ini telah melahirkan juara-juara baru, khususnya pada cabang olahraga unggulan seperti atletik, pencak silat, dan bulu tangkis. Bakat-bakat muda ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah di masa depan.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa prestasi yang diraih di level sekolah tidak boleh berhenti begitu saja setelah kompetisi usai.

"Para atlet juara hasil O2SN ini adalah talenta muda yang perlu mendapat perhatian serius. Kami akan segera berkoordinasi dengan masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) terkait agar mereka masuk dalam program pembinaan yang terarah, profesional, dan berkesinambungan," ujar Abdul Rafiq.

Menurut Rafiq, O2SN harus dipandang sebagai "pintu masuk" atau entry point dalam piramida pembinaan atlet nasional. Pembinaan yang terputus hanya di level pelajar dianggap sebagai kerugian besar bagi ekosistem olahraga daerah.

"Tujuan kita adalah mencetak atlet unggulan Kabupaten Sumbawa yang mampu bersaing di level daerah, nasional, bahkan internasional. Karena itu, pembinaannya harus jangka panjang," tambah Rafiq

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa atas komitmennya menyelenggarakan wadah penjaringan atlet usia dini. Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga dinilai sebagai kunci sukses pembangunan olahraga prestasi.

KONI berharap ajang O2SN mendatang dapat menambah jumlah cabang olahraga yang diperlombakan sehingga ruang pencarian bakat semakin lias."Semakin luas ruang kompetisi, semakin banyak potensi tersembunyi yang bisa dijaring dari berbagai pelosok daerah" ujarnya. Ia juga mendorong setiap pengurus Cabor untuk lebih proaktif memantau hasil kompetisi usia dini.

"Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan KONI adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat di Kabupaten Sumbawa. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun talenta hebat yang luput dari pembinaan," pungkas Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 22:14:35 +0800 amr
Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih  Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis guna memastikan pengelolaan kawasan konservasi berjalan optimal. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Kerja UPT BLUD BPSDKP Wilayah Lombok, Sumbawa-Sumbawa Barat, dan Bima-Dompu serta Lembaga Penerima Hibah TFCCA yang digelar di Mataram, Senin (4/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) DKP NTB,Akmaldin, S.Pi., M.Si., mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB.

Sinergi BLUD dan NGO: Menambal Celah Sumber Daya

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing UPT BLUD Balai Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPSDKP) memaparkan rencana aksi untuk tahun anggaran 2026. Forum ini menjadi ruang refleksi bagi BLUD untuk mengukur sejauh mana kemampuan sumber daya internal dan anggaran mandiri dapat merealisasikan target yang telah ditetapkan.

Forum ini menjadi wadah refleksi bagi tiap BLUD dalam mengukur kemampuannya untuk merealisasikan pelaksanaan rencana aksi tersebut. Artinya, seberapa besar kemampuan BLUD untuk bisa merealisasikan rencana aksi dimaksud dengan sumber daya dan sumber anggaran sendiri sehingga jika masih ada target-target yang belum bisa dilaksanakan sendiri oleh BLUD maka bisa diambil perannya oleh NGO atau mitra lainnya.

Akmaldin, menekankan bahwa peran Non-Governmental Organization (NGO) dan mitra pembangunan sangat krusial dalam mengisi ruang yang belum terjangkau oleh anggaran BLUD.

"Kehadiran NGO dan mitra lainnya memberikan kontribusi signifikan melalui pendampingan teknis, inovasi kegiatan, hingga dukungan sumber daya. Sinkronisasi yang kuat mendesak dilakukan agar kolaborasi berjalan selaras dan saling memperkuat," tegasnya di hadapan para peserta.

Fokus pada Taman Nasional Pulau Moyo

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah rencana penguatan pengelolaan terumbu karang di kawasan Taman Nasional (TN) Pulau Moyo dan wilayah penyangganya. Dalam hal ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji mengambil peran strategis sebagai lembaga penerima hibah Tropical Forest Conservation Act (TFCA) / TFCCA.

Melalui program kolaborasi ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji fokus pada penguatan Model Pengawasan Berbasis Masyarakat (Pokwasmas) dengan melibatkan warga lokal secara aktif dalam memantau aktivitas di perairan TN Pulau Moyo.

Kemudian untuk meningkatman kapasitas konservasi dengan nelatih masyarakat dalam teknik perlindungan ekosistem laut hingga penyediaan Data Ekologi dengan membangun basis data yang akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Target jangka panjang dari inisiatif ini adalah meningkatnya tutupan karang hidup dan populasi ikan karang yang bernilai ekonomis penting, sekaligus menekan praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing).

Diversifikasi Pendapatan dan Keberlanjutan

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai masukan konstruktif untuk memperkuat kolaborasi semua pihak dalam rangka merealisasikan rencana aksi dimaksud. 

Selain aspek ekologi, forum juga menyepakati perlunya diversifikasi sumber pendapatan bagi BLUD. Hal ini bertujuan untuk menjamin keberlanjutan program konservasi dan mengurangi ketergantungan pada sumber pembiayaan tunggal.

Pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih di Desa Labuan Aji diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru melalui sektor wisata bahari yang berkelanjutan, sehingga konservasi memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kunci DKP Provinsi NTB, di antaranya Akmaldin, S.Pi., M.Si. (Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil / KP3K), Syaifuddin Zuhri, S.Pi. (Kepala Bidang Perikanan Tangkap),  Ir. Beny Iskandar.(Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan / SDKP), Karim Marasabessy, S.Pi., M.M (Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan), Koordinator Program serta jajaran Kepala UPT BLUD BPSDKP se-Provinsi NTB.

Dari hasil pertemuan disimpulkan bahwa BLUD masih sangat membutuhkan dukungan dari NGO/mitra dalam rangka melakukan kegiatan pelestarian dan perlindungan ekosistem, melakukan kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta melakukan kajian untuk pelaksanaan kegiatan wisata Bahari yang ramah lingkungan. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 21:01:09 +0800 amr
Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama” https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama”

Sumbawa,Amarmedia.co.id  7 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Bale Mediasi yang digelar di Aula Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (07/05). Dalam sambutannya, Wabup menekankan agar lembaga ini tidak hanya menjadi simbol administratif semata, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan di masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Perdamaian Melalui Bale Mediasi Sebagai Instrumen Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Berbasis Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Hukum” ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpoldagri, para Camat, Lurah, perwakilan OPD, serta para pemangku kepentingan terkait.

Wakil Bupati menyampaikan pesan kuat bahwa Bale Mediasi memiliki tanggung jawab moral sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.

“Pemerintah daerah mengharapkan kehadiran Bale Mediasi ini tidak hanya sekadar ‘papan nama’. Bale Mediasi harus maksimal sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, menyelesaikan berbagai persoalan—baik hukum maupun sosial—sebelum berdampak luas pada stabilitas daerah,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas demi mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Penyelesaian Sengketa yang Humanis dan Efisien

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa, Rimas Intan Katari, SH., MH., menjelaskan bahwa lembaga ini hadir sebagai solusi alternatif di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Menurutnya, konflik adalah hal yang sulit dihindari, namun cara penyelesaiannya akan menentukan kualitas hidup bermasyarakat. Beberapa poin utama dari layanan Bale Mediasi meliputi Non-Litigasi yang merupakan penyelesaian di luar jalur pengadilan dengan asas kekeluargaan mengedepankan musyawarah dan prinsip perdamaian.

Juga Cepat & Sederhana karena memangkas birokrasi hukum yang panjang dengan tetap menjunjung tinggi keadilan serta berbasis Lokal yang menyandarkan keputusan pada nilai agama dan kearifan lokal masyarakat Sumbawa.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan mediasi, Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa kini telah beroperasi secara aktif di Kompleks Kantor Kesbangpoldagri Sumbawa, Jalan Bungur Nomor 2, Labuhan Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 20:45:59 +0800 amr
Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM&AAS untuk Genjot Produktivitas Padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM-AAS untuk Genjot Produktivitas Padi

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan bertransformasi menuju pertanian modern, Kementerian Pertanian RI melalui Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP/BRMP) NTB menggelar Gerakan Percepatan Tanam dengan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System). Kegiatan ini dipusatkan di lahan Kelompok Tani Bun are II, Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, pada Kamis (7/5/2026).

Program prospektif tahun 2026 ini diimplementasikan pada hamparan seluas 100 hektar yang melibatkan enam kelompok tani (Poktan) dari Desa Bunkate dan Desa Perina. PM-AAS hadir sebagai jawaban atas tantangan sektor pertanian masa kini, mulai dari efisiensi tenaga kerja hingga mitigasi perubahan iklim.

Kepala BRMP NTB, Hendro Cahyono, S.Pt, MM, M.Sc, menjelaskan bahwa PM-AAS bukan sekadar metode tanam biasa, melainkan sebuah sistem terpadu. Ia menekankan enam prinsip utama dalam implementasi ini yaitu Penanaman rapat dalam baris untuk meningkatkan populasi tanaman.l, Efisiensi sumber daya, khususnya penggunaan air melalui sistem Alternate Wetting and Drying (AWD), Implementasi mekanisasi secara menyeluruh, Berbasis korporasi untuk penguatan kelembagaan petani, intensifikasi pertanian guna optimalisasi lahan dan Spesifik lokasi, menyesuaikan dengan kondisi agroekosistem setempat.

"Peningkatan populasi tanaman melalui pengaturan jarak tanam yang optimal berkorelasi positif dengan peningkatan produktivitas. Rasionalisasi pupuk juga mengikuti kebutuhan populasi tersebut," ujar Dr. Awaludin.

Inovasi Teknologi dan Mitigasi El Niño

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah penggunaan alat tanam Drum Seeder yang telah dimodifikasi. Alat ini menerapkan sistem tanam Jajar Legowo 4:1 hingga 6:1, yang dirancang untuk mempercepat waktu tanam, menghemat biaya tenaga kerja, dan memastikan pertumbuhan tanaman yang seragam.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB menyatakan bahwa PM-AAS merupakan solusi cerdas di tengah ancaman fenomena El Niño. Dengan pengelolaan air yang lebih terukur dan efisien, petani tetap dapat mencapai hasil maksimal meskipun ketersediaan air terbatas.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah menyerahkan bantuan berupa unit alat tanam *drum seeder dan 8 ton benih padi berkualitas unggul kepada petani di Desa Perina dan Desa Bunkate. Bantuan ini diharapkan langsung memberikan dampak pada percepatan masa tanam yang sedang berjalan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. "Mekanisasi ini menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja di pedesaan sekaligus meningkatkan pendapatan petani melalui hasil panen yang lebih melimpah," ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran BBWS Nusa Tenggara I, perwakilan PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, unsur TNI-Polri (Babinsa & Babinkamtibmas), serta tokoh masyarakat setempat. Langkah masif ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Nusa Tenggara Barat untuk menjadi lumbung pangan modern yang kompetitif di masa depan.(AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 11:47:25 +0800 amr
Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Rabu 6 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari perjalanan panjang birokrasi untuk terus berbenah demi memperkuat pelayanan publik. Dirinya mengakui bahwa proses pengisian jabatan, khususnya untuk empat OPD yang kosong, telah melalui mekanisme aturan yang cukup panjang dan sempat mengalami kendala administrasi perizinan.

"Proses ini sudah cukup lama kita rencanakan, bahkan sejak sebelum puasa. Namun karena dinamika perizinan yang panjang, baru bisa kita laksanakan hari ini. Ini adalah mutasi keempat dalam masa kepemimpinan kami (Jarot-Ansori) selama satu tahun dua bulan terakhir," ujar Bupati.

Bupati Jarot menegaskan bahwa penataan organisasi ini bukan semata-mata untuk mengganti personel, melainkan untuk memastikan mesin birokrasi berjalan optimal dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

"Saudara-saudara yang dilantik hari ini adalah orang-orang pilihan. Tantangan ke depan tidak ringan; kita menghadapi perubahan global dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. Pejabat tidak boleh lagi hanya terjebak dalam rutinitas," tegasnya.

Salah satu poin menarik dalam arahan Bupati adalah penekanan pada etika pelayanan publik. Ia meminta seluruh ASN dan pejabat di Kabupaten Sumbawa untuk menerapkan budaya ramah dengan empat pilar utama senyum salam maaf dan tolong.

"Mari menghadapi masyarakat dengan wajah yang sejuk, mengawali interaksi dengan sapaan yang sopan, selalu merendah dan meminta maaf dalam setiap instruksi atau pelayanan serta menggunakan kata tolong saat meminta bantuan atau kerja sama.

"Jangan sampai masyarakat yang datang ke Puskesmas atau kantor pelayanan makin sakit hatinya karena bentakan. Gunakan kata maaf dan tolong. Ini harus dibiasakan, tidak hanya di kantor tapi juga di lingkungan keluarga," pesan Bupati Jarot.

Mendorong percepatan pembangunan, Bupati menggunakan analogi "Kuda Penarik Kereta (Benhur)". Beliau mengingatkan bahwa kecepatan sebuah organisasi sangat bergantung pada elemen yang paling lambat.

"Kecepatan kereta yang ditarik beberapa kuda akan mengikuti kuda yang paling lambat. Saya minta para pejabat yang baru dilantik: jadilah kuda yang berlari kencang. Jangan menjadi kuda yang membuat lari kita jalan di tempat. Kita harus bergerak cepat, bukan sekadar maraton, apalagi jalan santai," imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi negara dan pemberantasan korupsi. Ia memperingatkan bahwa korupsi biasanya dilakukan secara berjamaah dan dampaknya akan membekas selamanya.

"Korupsi itu pasti ketahuan, kalau tidak saat menjabat, ya saat pensiun, atau jika tidak di dunia, maka di akhirat. Mari kita hindari itu dan fokus memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para pejabat yang baru mengemban amanah:

Pagi hari minum jamu,

singgah sebentar di tepi taman.

Hari ini tugas baru, amanah datang penuh harapan 

Burung Nuri diseberang

Hinggap sebentar di pohon jati,

mutasi bukan sekedar pindah ruang. 

Tapi langkah baru mengabdi, dengan sepenuh hati.

Selanjutnya Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Sumbawa dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik

Berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 520 dan 521 Tahun 2026, berikut adalah beberapa nama pejabat yang menduduki posisi baru:

  1. Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) 
  2. Drs. Iwan Sofian, Kepala Dinas Sosial
  3. Ulumuddin, SE Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
  4. Khaeruddin, SE., M.Si Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  5. I Made Patrya, AP Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  6. Ardiyansyah, S.AP  Camat Sumbawa
  7. Evi Supiati, S.STP., M.Si. Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindag
  8. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si. Kabag Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah
  9. Alfiansyah, S.STP Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  10. Silviana, SE Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
  11. Yudi Patria Negara, ST, MM Sekretaris Inspektorat
  12. Iyang Syahruddin, S.T Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP
  13. Zubhan, ST Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  14. Zainuddin, S.Sos, M.M.Inov Camat Alas Barat
  15. Irfansyah, S.T., M.T.Kabag Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah
  16. Muhammad Alif, S.AP Camat Labangka
  17. Hermansyah, SE  Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Bakesbangpol)
  18. Hadijah, S.AP  Kabid Perbendaharaan Daerah (BKAD) 
  19. Yayat Cahyadi, SE  Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Disdukcapil)
  20. Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si. Sekretaris Kecamatan Moyo Utara
  21. Ita Kussaini, S.Farm, S.E., M.H. Kabag Tata Usaha RSUD Kabupaten Sumbawa 
  22.  Arpandinata, S.AP  Kabid Prasarana pada Dinas Perhubungan
  23. Mulyadi Hartono, S.AP, M.Si  Sekretaris Kecamatan Utan
  24. Hermansyah, S.Pd, M.M.Inov Sekretaris Kecamatan Lenangguar
  25. Muhammad, SH Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BPBD)
  26. Linda Widianti, SE Sekretaris Kecamatan Orong Telu
  27. Didin Rohmanuddin, S.STP, M.A  sekretaris Kecamatan Lape (AM)

]]>
Wed, 06 May 2026 11:28:33 +0800 amr
Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Pemerintah pusat melalui Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Ditjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran penerima Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Tahun 2026. 

Pengumuman bernomor B-3.4/3192/PK.03.00/IV/2026 tersebut dirilis 30 April 2026 dan menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja serta peningkatan infrastruktur berbasis partisipasi warga.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendukung penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, sekaligus pembangunan lingkungan secara partisipatif. “Yang paling penting diketahui masyarakat, program ini gratis tanpa dipungut biaya apapun. Tidak ada pungutan liar, tidak ada calo. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi tidak dikenakan biaya sepeser pun,” tegas H. Varian kepada media ini, Senin (04/05/2026).

Pendaftaran dibuka mulai 30 April hingga 16 Mei 2026 melalui laman resmi https://bizhub.kemnaker.go.id. Masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Sumbawa, dipersilakan mendaftar secara daring. H. Varian mengimbau agar calon peserta memanfaatkan fasilitas umum seperti warnet atau bantuan perangkat desa jika terkendala akses internet. “Jangan sampai ada warga yang tidak tahu karena keterbatasan informasi. Kami di daerah akan membantu sosialisasi,” ujarnya.

Apa saja kegiatan yang akan didanai? 

Program Padat Karya 2026 berfokus pada proyek-proyek yang langsung dirasakan warga, antara lain: pembangunan jalan rabat beton, jalan menggunakan paving blok, pengerasan jalan, tanggul penahan tanah, saluran air di sekitar pemukiman warga, serta irigasi tersier untuk persawahan. Dengan metode padat karya, proyek-proyek ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Menurut H. Varian, keunggulan program ini adalah sistem partisipatif yang melibatkan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. “Warga bukan sekadar buruh proyek, tetapi menjadi subjek pembangunan. Ini sekaligus melatih kemandirian dan gotong royong,” tambahnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Bagi warga Sumbawa yang berminat, Disnakertrans setempat telah menyiapkan posko bantuan pendaftaran di kantor dinas. H. Varian juga mengingatkan agar calon pendaftar menyiapkan dokumen identitas diri (KTP/KK), surat keterangan domisili, serta mengikuti petunjuk di laman bizhub.

“Jangan ragu, ini kesempatan emas. Selain mendapatkan penghasilan, Anda juga ikut membangun kampung sendiri. Tapi ingat, waspadai oknum yang mengiming-imingi kelulusan dengan imbalan uang. Laporkan segera jika ada kejanggalan,” pungkas H. Varian.

Masyarakat diimbau segera mendaftar karena kuota terbatas. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman bizhub.kemnaker.go.id atau menghubungi Disnakertrans Kabupaten Sumbawa. Program Padat Karya 2026 diharapkan menjadi langkah nyata pemulihan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan dari desa.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 16:39:39 +0800 amr
Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa

Sumbawa, Amarmedia.co.id 4 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mewakili Bupati Sumbawa, menyampaikan jawaban resmi pemerintah daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan pemerintah. Dalam rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut, Wabup mengklarifikasi berbagai isu krusial, mulai dari penyertaan modal BUMD hingga mitigasi perundungan siswa.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov didampingi Wakil ketua DPRD yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH.MH.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah fraksi terkait beban fiskal daerah, Wabup menegaskan bahwa Raperda Penyertaan Modal BUMD 2026–2030 merupakan instrumen pengendalian, bukan pemborosan. Plafon sebesar Rp100 miliar yang tercantum adalah batas maksimal untuk lima tahun, bukan komitmen yang harus dicairkan sekaligus.

Wabup memaparkan data positif kontribusi dividen dari BUMD yang sehat yakni PT Bank NTB Syariah telah nemberikan dividen Rp14,13 miliar pada 2024 (naik dari tahun sebelumnya). Pemkab Sumbawa merupakan pemegang saham terbesar ke-3. PT BPR NTB Perseroda telah memberikan dividen Rp2,43 miliar pada 2024 (naik signifikan 30% dari 2023).

"Penyertaan modal tidak bersifat otomatis atau sebagai bail out bagi perusahaan yang merugi. Semua berbasis evaluasi kinerja dan rencana bisnis yang jelas. Jika tidak menunjukkan hasil, investasi dapat dihentikan," tegas Wabup Ansori.

Terkait PT Sabalong Samawa pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh pada 2026, termasuk opsi restrukturisasi atau penghentian jika tidak layak secara usaha. Sementara untuk Perumda Air Minum Batulanteh, penyertaan modal diarahkan pada fungsi sosial dan perbaikan teknis untuk menekan kebocoran air.

Komitmen Anti-Perundungan di Momen Hardiknas

Di sela penyampaian jawaban Raperda, Wabup juga menyinggung momentum Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) dan Hari Buruh (1 Mei). Menanggapi isu perundungan (bullying) yang marak, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pendidikan telah melakukan langkah mitigasi presisi.

Pemerintah daerah akan segera membentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman sebagai tindak lanjut Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026. "Kami ingin memastikan anak-anak kita terlindungi melalui sinergi guru dan orang tua, seperti dalam kegiatan 'Malam Seribu Cahaya' yang baru saja kita lalui," tambahnya.

Mengenai Raperda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), Wabup menjamin bahwa Satpol PP akan bertindak humanis dan sesuai SOP. Sanksi pidana hanya akan menjadi upaya terakhir (ultimum remedium).

Sementara itu, untuk perbaikan kualitas lingkungan, pemerintah mengajukan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Pemerintah berencana membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah Barat (TPA Lekong) dan wilayah Timur (TPA Teluk Santong) pada periode 2026–2027 guna menjangkau seluruh kecamatan.

"Layanan penyedotan lumpur tinja akan diarahkan melalui skema terjadwal (L2T2) setiap tiga tahun sekali untuk meringankan beban masyarakat," jelas Wabup.

 Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi (PKS, Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, Gelora, dan Demokrat-PPP Pembangunan) yang telah menyetujui kelima Raperda tersebut untuk dibahas ke tingkat selanjutnya. 

Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan regulasi yang inklusif demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 15:52:46 +0800 amr
Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 4 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam memerangi angka stunting. Pada Senin pagi (04/05/2026), Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, yang menggabungkan intervensi gizi spesifik dengan perbaikan sanitasi lingkungan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran perangkat daerah, camat, lurah, hingga Tim Penggerak PKK dan organisasi perempuan. Tak ketinggalan, tokoh keagamaan, BAZNAS, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya turut hadir, menandakan bahwa isu stunting adalah tanggung jawab kolektif.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial semata.

“Aksi ini harus benar-benar kita laksanakan secara nyata, bukan hanya formalitas. Penanganan stunting harus dilakukan dengan kerja bersama, mulai dari perbaikan gizi, edukasi, hingga penyediaan sanitasi yang layak seperti pembangunan jamban sehat ini,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Intervensi Berkelanjutan dan Pentingnya Sanitasi

Salah satu poin krusial yang disampaikan Wabup adalah mengenai keberlanjutan. Ia meminta agar intervensi tidak hanya dilakukan sekali saja, melainkan dipantau secara konsisten selama minimal satu hingga tiga bulan. Hal ini mencakup Pemberian asupan gizi dan makanan tambahan bagi balita.

Demikian pula dengan edukasi intensif  kepada keluarga mengenai pola asuh dan penguatan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga.

Terkait pembangunan jamban sehat Wabup menjelaskan bahwa sanitasi yang buruk adalah salah satu faktor risiko terbesar penyebab infeksi berulang pada anak, yang berujung pada kondisi stunting. Dengan peletakan batu pertama ini, Kelurahan Berang Biji diharapkan menjadi pionir lingkungan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Wabup juga memberikan instruksi khusus terkait penguatan data. Sistem monitoring berkala harus diperketat agar bantuan dan intervensi yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak yang dapat diukur secara nyata.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata lintas sektor, kita yakin dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya menutup sambutan.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat oleh Wakil Bupati. Momen simbolis ini menandai dimulainya langkah konkret perbaikan infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat di wilayah tersebut, sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi emas Sumbawa di masa depan. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 14:15:37 +0800 amr
Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center

Denpasar, Amarmedia.co.id (1 Mei 2026) – Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan Koordinasi Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Tahun 2026 di , pada 29–30 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dari seluruh Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sekretaris Daerah Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP hadir didampingi Sekretaris BKAD, Kaharuddin SE., M.Si.

Dihubungi wartawan, Jumat (1/5/2026), Sekda Sumbawa menjelaskan bahwa forum tersebut membahas strategi dan kepemimpinan fiskal daerah melalui lima aspek kunci.

“Pertama, Spending Better yang menekankan penajaman kualitas belanja melalui sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah, penguatan penganggaran berbasis kinerja, serta percepatan penyerapan anggaran untuk mengurangi idle cash,” ujarnya.

Aspek kedua adalah Collecting More, yakni optimalisasi pendapatan daerah melalui penggalian potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), serta penguatan sinergi basis data perpajakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Selanjutnya, Asset Management yang menitikberatkan pada transformasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi sumber pendapatan (revenue center) melalui strategi pemanfaatan aset secara profesional.

Kemudian, Creative Financing yang mendorong daerah untuk mengeksplorasi sumber pembiayaan non-konvensional, termasuk investasi daerah dan peluang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Terakhir adalah Integrity, yakni penguatan sistem pengendalian intern yang terintegrasi, mitigasi risiko keuangan, serta pembangunan budaya integritas guna mencegah penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda yang disapa Doktor Budi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dengan melakukan realokasi dan penyesuaian kualitas belanja daerah, terutama pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga akan memformulasikan kembali strategi peningkatan pendapatan daerah, memperkuat manajemen aset, serta mengusulkan distribusi dana bagi hasil yang lebih proporsional sesuai potensi sumber daya alam daerah.

“Potensi di sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan harus menjadi dasar dalam mendorong peningkatan kapasitas fiskal daerah ke depan,” tandasnya. (SR) 

]]>
Sat, 02 May 2026 00:04:43 +0800 amr
Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang pesta demokrasi mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa tancap gas dalam memastikan integritas data pemilih. Memasuki Triwulan II tahun 2026, KPU Sumbawa resmi menggelar kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di berbagai wilayah kecamatan.

Langkah "jemput bola" ini diambil sebagai upaya konkret menjaga akurasi dan validitas data pemilih agar tetap mutakhir. Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat, S.IP, menegaskan bahwa verifikasi langsung di lapangan adalah kunci utama untuk meminimalisir kesalahan administratif.

“Coktas ini adalah bentuk verifikasi faktual. Petugas kami akan mencocokkan data langsung di lapangan, mulai dari pengecekan identitas hingga memastikan setiap warga yang sudah memenuhi syarat masuk ke dalam daftar,” ujar Syamsi saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2026)

Apa Saja yang Dilakukan dalam Coktas? Proses verifikasi ini tidak hanya sekadar mendata, tetapi mencakup tiga agenda utama yakni Validasi Identitas, Koreksi Data dan penyaringan pemilih baru.

"Mencocokkan data yang ada dengan dokumen kependudukan asli di lapangan.Memperbaiki elemen data yang tidak sesuai atau mengalami perubahan dan mengakomodasi warga yang baru memenuhi syarat sebagai pemilih agar tidak kehilangan hak suaranya" jelasnya.

Meskipun saat ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdeteksi memiliki potensi ketidaksesuaian data tinggi, Syamsi memastikan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

KPU Sumbawa juga memastikan bahwa setiap data yang masuk akan melewati proses penyaringan yang ketat. Hasil dari Coktas ini nantinya tidak langsung final, melainkan akan diuji kembali dalam forum resmi.

“Hasil Coktas akan kami bawa ke rapat pleno setiap tiga bulan sekali. Kami melibatkan Bawaslu dan Dukcapil agar data yang dihasilkan benar-benar valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tambah Syamsi.

Melalui gerakan proaktif ini, diharapkan potensi sengketa data pemilih di masa depan dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus menjamin setiap hak suara masyarakat Sumbawa terlindungi dengan baik. (Am)

Penulis: Zainuddin  

Editor:Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Fri, 01 May 2026 22:50:58 +0800 amr
Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 29 April 2026 – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis guna merespons eskalasi bencana banjir di wilayah Kabupaten Sumbawa. Rapat yang berlangsung diRuang Komisi IV pada Rabu (29/4) ini menghadirkan jajaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPBD Sumbawa, serta Dinas Sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya pergeseran strategi penanganan bencana, dari yang semula bersifat reaktif menjadi lebih preventif dan terintegrasi melalui lima poin kesimpulan strategis.

Ketua Komisi IV beserta anggota, Muhammad Takdir, SE, M.M.Inov, Sukiman, K.S.P.d I Bunardi, A.Md.Pi, dan Ema Yuniarti, mendorong penguatan ketahanan fiskal daerah. Dewan meminta pemerintah daerah memastikan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang proporsional.

"Dibutuhkan penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai regulasi turunan. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum bagi OPD teknis agar penyerapan dana BTT dalam situasi darurat bisa lebih cepat (speed of response) namun tetap akuntabel," tegas Takdir 

Mengingat pola banjir di Sumbawa sering kali memiliki siklus berulang, Komisi IV meminta BPBD Kabupaten Sumbawa untuk menyusun perencanaan mitigasi dan pemulihan pascabencana yang lebih komprehensif. Fokus utama diarahkan pada penguatan pemetaan mata anggaran yang menitikberatkan pada upaya preventif dan rehabilitasi yang terukur.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Mitigasi. Satgas ini akan melibatkan pemangku kepentingan kunci secara luas, mulai dari Sekda, Bapperida, TNI/Polri, hingga instansi teknis seperti PUPR, Dinas Pertanian, LH, serta pihak balai (BWS dan Balai Jalan).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mengintegrasikan program kerja lintas instansi agar risiko bencana dapat diminimalisir baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan dan edukasi).

Selain jalur birokrasi, komisi IV DPRD juga meminta penguatan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). FPRB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan partisipasi sektor swasta dan masyarakat demi menciptakan ketangguhan daerah yang mandiri berbasis komunitas.

Menutup kesimpulan rapat, Komisi IV menginstruksikan penguatan koordinasi vertikal yang terintegrasi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga BNPB. Hal ini dipandang penting guna memastikan keselarasan data, distribusi sumber daya yang tepat sasaran, serta sinkronisasi kebijakan darurat antara daerah dan pusat.

Rapat ini diharapkan menjadi titik balik manajemen bencana di Kabupaten Sumbawa agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan iklim di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 21:37:47 +0800 amr
Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menghimbau masyarakat lebih bijak dalam penggunaan air bersih.

"Memasuki musim kemarau, masyarakat kabupaten sumbawa diminta bijka untuk menggunakan air. Hal ini dilakukan agar saat puncak kemarau tidak terlalu terdampak krisis air bersih," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih saat musim kemarau seperti saat ini. "Saat ini sedang kami upayakan antisipasi termasuk peringatan dini waspada kemarau panjang salah satunya adalah masalah penggunaan air bersih," sambung Budi saat ditemui media ini pada Senin, (27/04).

Dalam hal ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PDAM terkait stok kebutuhan air bersih di masyarakat dan hingga saat ini masih tercukupi.

"Begitu juga dengan BPBD Kabupaten Sumbawa, PMI Kabupaten Sumbawa maupun Polres Sumbawa tetap disiagakan, ketika ada masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat langsung disalurkan," jelas Budi.

Meski demikian Ia tetap mengimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air bersih termasuk yang memili sumur dan bak penampungan.

"Berdasarkan pengalaman musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya, cukup banyak desa yang tergolong rawan kekeringan," terang Budi.

Saat ini Pemda Kabupaten Sumbawa melalui BPBD Kabupaten Sumbawa sedang melakukan pemetaan yang akan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan air bersih serta upaya mitigasi kekeringan di masa mendatang.

Budi Prasetiyo rasetiyo meminta kepada masyarakat melalui pemerintah desa dapat melaporkan sesegaramungkin ketika terdampak bencana kekeringan dan krisis air bersih sehingga langkah antisipasi dapat dilaksanakan secepatnya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 22:05:56 +0800 amr
Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Sumbawa cukup tinggi, menunjukkan prevalensi stunting sebesar 29,8 persen. Karena itu, target penurunan sebesar 21,7 persen terus digalakkan.

"Berbagai upaya pencegahan dan penurunan stunting, kami lakukan dan lebih dimaksimalkan melalui intervensi kebijakan, sehingga target penurunan stunting sebesar 21,7 persen dapat dicapai dengan kolaborasi semua sektor," ungkap Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi.

Menurutnya anak stunting mengalami gangguan pertumbuhan otak yang menyebabkan kemampuan kognitif, belajar dan konsentrasi menurun.

"Akibatnya, prestasi akademik anak lebih rendah dan saat dewasa berpotensi memiliki produktivitas kerja yang lebih rendah," jelasnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (27/04).

Ia menambahkan jika prevalensi stunting tetap tinggi, maka Kabupaten Sumbawa akan kesulitan mencetak generasi unggul dan inovatif yang dibutuhkan untuk menuju generasi emas 2045.

Selain itu, anak yang stunting memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis saat dewasa, seperti diabetes dan hipertensi. "Kondisi ini meningkatkan beban biaya kesehatan keluarga dan daerah," sambungnya.

Stunting berkorelasi dengan kemiskinan antargenerasi, keluarga miskin lebih rentan memiliki anak stunting dan anak stunting cenderung memiliki masa depan ekonomi lebih sulit.

"Salah satu program penanganan stunting yang kami laksanakan yakni mengimpleloemtasikan program quick wins. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting terutama sebagai bagian dari implementasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di daerah," terangnya.

Rusmayadi mengungkapkan dalam penerapan program itu perlu kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat. "Karena berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa agar mampu meningkatkan kualitas hidup secara mandiri, terutama dalam bidang kesehatan, gizi dan kesejahteraan keluarga," tutupnyanya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:41:45 +0800 amr
Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi NTB memperkuat langkah percepatan program prioritas daerah melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Asisten II Setda NTB Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Lalu Moh. Faozal, pada Selasa, (28/4/2026) di Ruang Anggrek Kantor Gubernur. 

Rapat ini menitikberatkan pada penajaman dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah di tengah keterbatasan fiskal. 

Faozal menegaskan, arah kebijakan pembangunan NTB harus selaras dengan program nasional agar investasi pusat yang masuk dapat memberikan dampak maksimal di daerah. 

Ia menyebut poin-poin yang ditekankan dalam rapat tersebut juga selaras dalam upaya mencapai triple agenda 

yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata berkualitas. 

"Secara garis besar, pertemuan ini menekankan pentingnya optimalisasi, penajaman, dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Mengingat keterbatasan fiskal daerah, strategi utamanya adalah memastikan investasi pusat yang fantastis dapat terjaga dan tepat sasaran di daerah," ujarnya.

Salah satu fokus utama adalah penguatan konektivitas dan infrastruktur perhubungan. Pemprov NTB mendorong percepatan akses transportasi, baik udara maupun laut, yang selama ini masih menghadapi kendala biaya tinggi.

"Kita mendorong koordinasi komprehensif untuk mengatasi hambatan konektivitas udara, baik domestik maupun internasional yang sering terkendala high cost. Ini harus diselesaikan agar mobilitas orang dan barang semakin lancar," kata Faozal.

Selain itu, revitalisasi kawasan wisata Senggigi juga menjadi perhatian serius. Pemprov berencana mengoptimalkan fungsi kawasan tersebut, termasuk pengembangan fasilitas pendukung untuk meningkatkan tingkat hunian hotel.

"Revitalisasi Senggigi kita dorong, termasuk mengalihfungsikan Pasar Seni menjadi fasilitas pendukung darat dermaga. Ini penting untuk mendukung keterisian lebih dari 3.500 kamar hotel di kawasan itu," ujarnya.

Di sektor ekonomi, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi agenda strategis. Produk peternak lokal diharapkan dapat terserap dalam program nasional tersebut.

"Kita ingin memastikan produk lokal seperti telur dan daging ayam dari peternak NTB masuk ke dapur MBG. Peran koperasi juga kita dorong sebagai konsolidator agar distribusi stabil dan tidak kalah bersaing dengan produk luar daerah," jelasnya.

Sementara itu, di bidang lingkungan, Pemprov menekankan pentingnya pengelolaan sampah dan rehabilitasi hutan sebagai bagian dari komitmen NTB Hijau.

"Keberlanjutan TPA Kebon Kongok harus dijaga, termasuk penanganan sampah di pintu masuk utama dari bandara hingga Mataram. Ini penting untuk menjaga citra NTB tetap asri," katanya.

Di sektor infrastruktur, integrasi program perumahan dan pekerjaan umum juga menjadi prioritas, termasuk dukungan terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah serta perbaikan jaringan irigasi.

"Kita harus mengawal program nasional seperti tiga juta rumah, sekaligus merespons kebutuhan daerah terkait perbaikan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan," ujar Faozal.

Tak kalah penting, sektor energi dan sumber daya mineral juga mendapat perhatian, khususnya dalam percepatan penetapan wilayah pertambangan rakyat guna menekan praktik tambang ilegal.

"Penetapan WPR dan IPR harus dipercepat untuk menekan illegal mining yang merusak lingkungan. Ini juga bagian dari upaya menata sektor pertambangan agar lebih tertib," tegasnya.

Faozal menambahkan, peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menjembatani kebijakan agar tidak terjadi kesenjangan implementasi di daerah.

"Gubernur berperan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, sehingga harus mampu menjembatani kebijakan nasional agar tidak terjadi gap antara pusat dan daerah," ujarnya.

Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat. Bappeda, Biro Ekonomi dan OPD teknis diminta segera memetakan potensi serta kebutuhan daerah guna memastikan seluruh program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran. (Rab/her/kominfotik)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:30:19 +0800 amr
Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E&Katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E-Katalog

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 23 April 2026 — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog versi 6 bagi para penyedia se-Pulau Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III, Kantor Bupati Sumbawa, dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur pengadaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, para Kepala Bagian PBJ Provinsi NTB, narasumber dan tim teknis, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Sumbawa, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta para penyedia barang dan jasa.

Dalam laporannya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, Marga Sulkifli Rayes, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memberikan penyegaran terkait proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pulau Lombok, kegiatan ini kembali digelar di Pulau Sumbawa dengan melibatkan 58 peserta. Pelaksanaan di wilayah ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi para penyedia, sekaligus menjadi ruang diskusi yang konstruktif dalam memahami penggunaan aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog secara lebih optimal.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bimtek ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses belanja daerah berjalan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan instrumen penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, termasuk dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal melalui tata kelola yang kredibel dan profesional.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan adalah amanah rakyat. Karena itu, proses pengadaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa penyusunan dan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) merupakan kewajiban yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diperbarui melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, serta diperkuat dengan Peraturan Lembaga LKPP Nomor 11 Tahun 2021. Seluruh proses tersebut dijalankan melalui aplikasi SiRUP sebagai bentuk transparansi publik yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Menutup sambutannya, Bupati Sumbawa mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengandalkan sistem, tetapi juga membangun komitmen dan integritas dalam setiap tahapan pengadaan. Ia menegaskan bahwa SiRUP, RUP, dan E-Katalog harus menjadi instrumen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(AM/Jhe)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 06:09:54 +0800 amr
Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

SUMBAWA Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menekankan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah kini menjadi pilar penting dalam mempercepat pembangunan dan penguatan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SPSE, SIKaP, dan E-Katalog Versi 6 bagi penyedia se-Pulau Sumbawa, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh jajaran Biro PBJ Setda Provinsi NTB, pimpinan OPD, serta para pelaku usaha (penyedia) dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa di tengah pesatnya teknologi, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi guna mempermudah pelayanan. Salah satu instrumen transparansi yang wajib dipenuhi adalah pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui aplikasi SIRUP.

"Perencanaan pengadaan tidak boleh dikerjakan setengah hati. Mengumumkan RUP melalui SIRUP bukanlah pilihan, melainkan amanat Undang-Undang dan rakyat. Ini adalah jendela informasi bagi masyarakat untuk melihat bagaimana anggaran dikelola secara transparan," tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa kecepatan dan akurasi dalam menginput data ke dalam sistem sangat berpengaruh pada perputaran ekonomi daerah. Keterlambatan input RUP, menurutnya, secara otomatis akan menghambat realisasi pembangunan fisik maupun non-fisik di lapangan.

Terkait implementasi E-Katalog Versi 6, Bupati menyebutnya sebagai langkah besar dalam transformasi digital. Versi terbaru ini diharapkan mampu menyederhanakan proses belanja pemerintah namun tetap menjaga akuntabilitas.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan amanat Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 mengenai percepatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta pelibatan UMKM dan Koperasi lokal.

"E-Katalog V.6 ini adalah pintu masuk bagi produk-produk lokal kita untuk bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kita ingin ekonomi lokal bergerak lebih kencang melalui keterlibatan aktif UMKM kita dalam sistem ini," jelasnya.

Meski teknologi terus berkembang dan sistem semakin canggih, Bupati mengingatkan bahwa faktor manusia tetap menjadi penentu utama keberhasilan pengadaan.

"Pengadaan yang baik tidak lahir hanya dari sistem yang canggih. Yang terpenting adalah komitmen, kesungguhan, dan integritas dari para pelaksana serta penyedia barang dan jasa," pungkas Bupati Syarafuddin Jarot.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para penyedia se-Pulau Sumbawa memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem terbaru, sehingga kendala teknis di lapangan dapat diminimalisir demi kelancaran pembangunan di daerah (AM).

]]>
Thu, 23 Apr 2026 23:18:03 +0800 amr
Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini ditandai dengan pencanangan tiga desa di Kecamatan Moyo Hilir sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Poto, Kamis (23/4/2026).

Tiga desa yang menjadi pionir program ini adalah Desa Poto, Desa Ngeru, dan Desa Moyo Mekar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Sumbawa, serta Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, S.ST., M.Si.

Data: Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Angka

Dalam sambutannya, Rachman Ansori menegaskan bahwa Program Desa Cantik adalah langkah strategis untuk membangun budaya kerja berbasis data mulai dari level akar rumput. Ia mengingatkan bahwa ketidakakuratan data seringkali menjadi pemicu kebijakan yang tidak tepat sasaran.

"Data bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan dasar pengambilan keputusan. Selama ini kita sering menemukan ego sektoral dalam data; data di desa berbeda dengan dinas, dan berbeda pula dengan BPS. Melalui Desa Cantik, kita sinkronkan semua dalam semangat Satu Data Indonesia," ujar Ansori.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma di tingkat desa. Aparatur desa diharapkan tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan "kira-kira" atau asumsi, melainkan berdasarkan fakta lapangan yang tervalidasi.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa Desa Cantik bukanlah sekadar pelatihan teknis, melainkan gerakan perubahan budaya. BPS telah menyiapkan Agen Statistik Desa (ASIK) sebagai penggerak utama dalam mengelola ekosistem data di tingkat desa.

"Masalah utama kita adalah data yang tidak seragam dan tidak terhubung. Desa Cantik menjadi pintu masuk untuk memperbaiki ini. Dengan adanya agen statistik di desa, kita membangun standar data dan SDM yang paham cara mengolah informasi menjadi alat pembangunan," jelas Yudi.

Selain pencanangan Desa Cantik, Yudi juga mengingatkan agenda besar nasional yang akan dilaksanakan pada Mei–Agustus 2026, yakni Sensus Ekonomi. Ia meminta dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat.

"Target kita besar. Kami berharap Desa Cantik di Sumbawa mampu meraih predikat terbaik pada Hari Statistik Nasional, 26 September 2026 mendatang. Ini akan menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang berbasis data akurat," tambahnya.

Acara ini ditutup dengan harapan besar agar kantor-kantor desa di Moyo Hilir mulai menampilkan data visual yang mudah dipahami masyarakat, sehingga transparansi dan literasi data dapat tumbuh secara organik di tengah warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Kabag Prokopim Setda Sumbawa, Camat Moyo Hilir dan Kepala Desa se-Kecamatan Moyo Hilir. (AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 22:43:25 +0800 amr
Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Rabu (22/04/2026) ini, bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sektor administrasi kependudukan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa di era digitalisasi, pemerintah dituntut untuk terus melahirkan inovasi yang mampu mempermudah, mempercepat, dan mengefisiensi pelayanan publik. Menurutnya, IKD atau KTP Digital merupakan salah satu terobosan krusial yang akan sangat berguna bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Inovasi-inovasi ini penting agar kita dapat terus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, dukungan semua pihak, terutama para ASN, sangat diperlukan untuk mensukseskan program ini," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh ASN tidak hanya sekadar menggunakan aplikasi tersebut, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak atau pelopor bagi masyarakat luas.

"Kami harapkan para ASN dapat menjadi pelopor untuk aktivasi IKD di tengah masyarakat," tegasnya di hadapan sejumlah pimpinan OPD yang hadir.

Keamanan dan Integrasi Data

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa IKD dirancang untuk memberikan kemudahan akses data kependudukan dalam satu genggaman. 

Aplikasi IKD tidak hanya memuat KTP digital, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai dokumen penting lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga NPWP. Untuk menjamin keamanan pengguna, aplikasi ini telah dilengkapi dengan fitur autentikasi berlapis guna mencegah pemalsuan dan penyalahgunaan data pribadi.

"Identitas Kependudukan Digital ini nantinya tidak hanya digunakan oleh ASN, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat karena sangat mempermudah urusan administrasi," jelas Varian.

Tantangan Capaian Pengguna

Meski memiliki segudang manfaat, capaian penggunaan IKD di Kabupaten Sumbawa saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah pengguna IKD baru mencapai 1.354 orang, angka yang sangat kecil dibandingkan dengan total pemegang KTP di Kabupaten Sumbawa yang mencapai 338.000 jiwa.

Melalui sosialisasi masif kepada ASN ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis angka aktivasi IKD akan meningkat signifikan, seiring dengan meningkatnya literasi digital di lingkungan birokrasi dan masyarakat umum.(AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 21:55:23 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  22 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup. Hal ini menjadi inti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait polemik Surat Edaran (SE) Bupati mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan, Area Peruntukan Lain (APL), Perhutanan Sosial, dan Tanah Negara.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pihak Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV, serta Pemerintah Desa Mokong.

Bukan Larangan Mutlak, Melainkan Pengaturan untuk Keselamatan

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST. MM, mengklarifikasi bahwa Surat Edaran tersebut merupakan langkah mempertegas regulasi pusat, yakni UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pemda menekankan bahwa kebijakan ini bukan bermaksud mematikan ekonomi warga, melainkan mengatur pola budidaya yang lebih bertanggung jawab.

"Surat Edaran ini sifatnya mengatur dan mempertegas. Fokus utama kita adalah pada kawasan hutan dan lahan dengan kemiringan ekstrem yang berisiko tinggi memicu bencana alam seperti banjir dan kerusakan infrastruktur yang merugikan masyarakat luas," jelas Ivan.

Kepala Balai KPH Wilayah IV, Ahyar, S.Hut, memaparkan data mengenai kerusakan hutan yang semakin masif akibat pola budidaya jagung monokultur. Ia menjelaskan bahwa tanaman jagung bersifat intoleran terhadap naungan, sehingga masyarakat seringkali mematikan pohon pelindung untuk mendapatkan sinar matahari penuh.

"Visi Sumbawa Hijau Lestari tidak akan tercapai jika praktik monokultur jagung di dalam kawasan terus dibiarkan. Ini adalah pintu masuk untuk menata kembali pola budidaya masyarakat agar tetap produktif tanpa merusak vegetasi hutan," tegas Ahyar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, menyoroti dampak penggunaan bahan kimia dalam pembersihan lahan yang kerap mematikan ekosistem sekitar. Ia mengajak masyarakat mulai beralih ke komoditas alternatif yang lebih ramah lingkungan namun tetap memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menanggapi keresahan warga Desa Mokong yang mengelola sekitar 600 hektar lahan, Pemda bersama Komisi II DPRD merumuskan sejumlah langkah solutif:

Pertama : Balai KPH Wilayah IV akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status hukum lahan 600 hektar tersebut guna mencari peluang penyesuaian status sesuai aturan yang berlaku.

Kedua : Mendorong Transformasi ke Agroforestri, Pemda melalui Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mendorong skema Perhutanan Sosial, mengubah pola monokultur menjadi agroforestri dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah atau tanaman hutan produktif.

Ketiga : Pemerintah akan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyosialisasikan regulasi, dengan tujuan utama menjaga sumber mata air dan mencegah bencana banjir/longsor.

Keempat :  Menyiapkan opsi tanaman pengganti seperti porang, kacang hijau, atau kacang tanah yang telah terbukti memiliki skala ekonomi kompetitif.

Andi Kusmayadi, SPi. M.Si dari Bapparida menambahkan bahwa ke depan, Pemda akan memformulasikan mekanisme Integrated Area Development (IAD) untuk menandingi skala ekonomi jagung melalui kawasan yang dikelola secara terpadu.

Komitmen untuk Masa Depan

Sekretaris Komisi II DPRD, H. Zohran, SH yang memimpin rapat, menutup pertemuan dengan memberikan sinyal positif. Ia menekankan pentingnya verifikasi agar tercipta keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian.

"Kami mendukung kebijakan dalam SE Bupati ini demi kelestarian alam dan sumber mata air. Kolaborasi antara KPH dan Pemda diharapkan mampu memperkuat implementasi perhutanan sosial yang menyejahterakan rakyat sekaligus menjaga hutan tetap hijau," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 22 Apr 2026 21:27:48 +0800 amr
Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat

Sumbawa,Amarmedia.co.id  21 April 2026 — Kecepatan respons dan semangat gotong royong menjadi kunci penyelamatan pemukiman padat penduduk di Dusun Kali Baru, Desa Labuhan Sumbawa, pada Senin (20/4) siang. Meski si jago merah sempat mengamuk dan melalap dua unit rumah, aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa bersama warga setempat berhasil mencegah api merembet lebih luas.

Laporan kebakaran diterima oleh Mako Damkartan pada pukul 11.43 WITA. Menyadari lokasi kebakaran berada di area padat dengan material bangunan yang didominasi kayu, tim Pleton 1 Mako langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu tiga menit, tepat pukul 11.46 WITA, armada tempur Damkartan sudah tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

Kecepatan ini terbukti sangat krusial. Mengingat objek yang terbakar adalah rumah panggung berbahan kayu, api dengan sangat cepat membesar dan mengancam puluhan rumah lain yang letaknya berhimpitan.

Di lokasi kejadian, pemandangan luar biasa terlihat ketika petugas Damkar yang mengerahkan 3 unit Fire Truck bekerja sama dengan warga setempat, Babinsa, Babinkamtibmas, serta aparat desa. Tanpa komando panjang, warga membantu mengarahkan selang dan mengevakuasi barang-barang di sekitar lokasi untuk memutus jalur api.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S Sos M.Si yang turun langsung memimpin operasi, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan semua pihak. 

 "Berkat kesigapan anggota Disdamkartan dan dukungan penuh warga masyarakat, api dapat kita lokalisir sehingga tidak meluas ke rumah terdampak lainnya di sekitar lokasi," ungkapnya dalam laporan resmi.

Akibat musibah ini, dua unit rumah milik Ilham (Sagena) dan Ari Baharuddin beserta isinya hangus terbakar. Sementara itu, dua unit rumah lainnya milik Syaifuddin dan Ahmad Suhermansyah turut terdampak pada bagian lesplang atap serta kusen, namun berhasil diselamatkan dari kehancuran total.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di tengah terik matahari ini. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp350 juta. Api dinyatakan benar-benar padam dan terkendali pada pukul 12.45 WITA, setelah tim melakukan pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di area pemukiman padat, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Keberhasilan memadamkan api dalam waktu singkat ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah melalui instansi teknis dan kepedulian masyarakat adalah benteng terkuat dalam menghadapi bencana di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:41:39 +0800 amr
Membumikan Al&Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual Membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai langkah strategis untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB ke-XXXI tahun 2026. Melalui pembukaan Training Center (TC) yang berlangsung di Aula Hotel Suci, Senin (20/4), Pemkab Sumbawa menetapkan target ambisius namun realistis: menembus posisi 5 besar di tingkat provinsi.

Hadir mewakili Bupati Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaya Kusuma, S.Sos, menekankan bahwa persiapan menuju MTQ bukan sekadar urusan teknis vokal atau hafalan, melainkan sebuah ikhtiar batin untuk membangun karakter bangsa.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa MTQ tidak boleh terjebak dalam aspek seremonial semata. Beliau memandang Training Center ini sebagai kawah candradimuka untuk membentuk insan yang jiwanya menyatu dengan wahyu Ilahi.

"Kita ingin melahirkan bukan hanya peserta yang siap tampil secara teknis, tapi insan yang benar-benar menyatu dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jaya Kusuma saat membacakan sambutan Bupati di hadapan Ketua MUI, Kepala Kemenag, dan para kafilah.

Bagi Pemerintah Daerah, keberhasilan dalam MTQ adalah simbol keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter. Bupati mengingatkan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini adalah agar nilai-nilai Al-Qur’an hidup di tengah keluarga, sekolah, hingga birokrasi pemerintahan di Sumbawa.

Menyadari peta persaingan di tingkat Provinsi NTB yang semakin ketat dan berbasis teknologi—seperti yang dilakukan Kabupaten Lombok Tengah—Bupati meminta seluruh pelatih dan peserta untuk tidak membuang waktu. 

Ada pesan khusus mengenai disiplin spiritual yang ditekankan oleh Bupati. Beliau menginstruksikan agar setiap elemen di TC mengutamakan usaha batin selain usaha lahiriah.

"Disiplin dimulai dari kita semua, para pelatih. Jika masuk waktu shalat, laksanakan shalat berjamaah. Perhatikan betul usaha-usaha batinnya. Kita ingin meraih prestasi dengan cara yang berkah," imbuhnya.

Salah satu poin kebanggaan yang diangkat adalah kemandirian kafilah Sumbawa. Saat ini, Kabupaten Sumbawa sepenuhnya mengandalkan putra-putri daerah asli (Tau Samawa) tanpa mengambil peserta dari luar daerah. Hal ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa pembinaan di tingkat lokal berjalan dengan baik.

Bupati menitipkan harapan besar kepada para pelatih agar membangun kedekatan personal dengan peserta. Kebersamaan antarpelatih juga menjadi kunci agar tidak terjadi ego sektoral yang dapat mengganggu konsentrasi anak didik.

"Membangun daerah adalah kerja kolektif. Kami di jajaran pemerintahan berkomitmen mendukung penuh perkembangan tilawah Al-Qur’an sebagai marwah pengabdian Sabalong Samalewa," tutup Jaya Kusuma. ( AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:18:11 +0800 amr
Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata

SUMBAWA,Amarmedia.co.id - 20 April 2026– Indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Hal ini terungkap dalam acara Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dan Launching Development Aplikasi Pelayanan Publik (SILABRASI SIGAP) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Madilaoe ADT, Senin (20/4).

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih nilai 86,87 dengan kategori B (Baik). Meski angka tersebut menunjukkan performa yang solid, Bupati menegaskan bahwa nilai di atas kertas bukanlah tujuan akhir.

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan refleksi mendalam. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri hanya karena angka-angka statistik.

"Pemerintah daerah harus membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak hanya ditunjukkan oleh sekadar nilai survei, tetapi yang terpenting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam mempermudah kehidupan mereka sehari-hari," tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kepuasan masyarakat terhadap Perangkat Daerah dan Kecamatan harus dijaga konsistensinya. Bupati mendorong adanya pembaruan dokumen administrasi yang dinamis serta peningkatan kualitas layanan, baik yang bersentuhan langsung dengan warga maupun melalui sistem digital.

Digitalisasi Layanan Lewat "SILABRASI SIGAP"

Sebagai langkah konkret mempercepat transformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan aplikasi SILABRASI SIGAP. Inovasi ini diharapkan menjadi jembatan digital yang memperpendek jarak antara kebutuhan masyarakat dengan solusi dari pemerintah.

Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik agar lebih responsif, transparan, dan akuntabel, selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang digalakkan di Tanah Samawa.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos, M.S.E., memaparkan rincian teknis di balik capaian nilai 86,87 tersebut. Data dihimpun dari 3.867 sampel populasi yang memberikan respon sepanjang semester I dan II tahun 2025.

Ada tujuh unsur utama yang menjadi tolok ukur penilaian masyarakat, yaitu:1. Sarana dan Prasarana,2. Waktu Penyelesaian3. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur, 4. Persyaratan Layanan, 5. Penanganan Pengaduan, 6. Perilaku Pelaksana dan 7. Kompetensi Pelayanan

"Dari total respon yang masuk, sebanyak 15,47% Perangkat Daerah dan Kecamatan berhasil meraih kategori Sangat Baik (A), sementara sisanya sebanyak 17,53% berada di kategori Baik (B)," jelas Rachman Ansori.

Kegiatan ekspose ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan komitmen kolektif untuk menghapus ego sektoral dan memperkuat koordinasi demi pelayanan publik yang paripurna.

Dengan capaian SKM yang baik dan peluncuran aplikasi SILABRASI SIGAP, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik hingga mencapai kategori tertinggi, sejalan dengan marwah pengabdian Sabalong Samalewa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:05:08 +0800 amr
Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, bertempat di Kabupaten Sumbawa, Senin (20/4/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa aturan baru ini membawa perubahan fundamental, terutama mengenai pembatasan masa jabatan kepala sekolah. Jika sebelumnya tidak ada aturan baku, kini masa jabatan ditetapkan selama empat tahun untuk satu periode dan dapat diperpanjang hingga maksimal delapan tahun.

"Masa jabatan pertama empat tahun, bisa diperpanjang sampai delapan tahun. Setelah itu tidak bisa lagi menjabat terus-menerus. Kita harus patuh pada aturan pusat agar tidak muncul anggapan bahwa pemerintah daerah memberhentikan sepihak. Ini murni tuntutan regulasi," tegas Bupati di hadapan para kepala sekolah dan pengawas yang hadir.

Bupati Jarot juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sengaja menunda sejumlah kebijakan mutasi sebelumnya demi menunggu kejelasan aturan ini. Hal ini dilakukan agar transisi kepemimpinan di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumbawa berjalan sesuai koridor hukum dan meminimalisir kegaduhan.

Selain aspek masa jabatan, Bupati menekankan bahwa standar kompetensi kepala sekolah ke depan akan jauh lebih ketat. Kepala sekolah tidak lagi hanya dituntut mahir dalam laporan administratif, tetapi wajib memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat serta mampu beradaptasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan smartboard dan perangkat pembelajaran digital lainnya.

"Menjadi kepala sekolah bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana mengelola guru dan lingkungan sekolah di tengah era digitalisasi pendidikan," tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Siti Maimunah Mutmainnah dari Kementerian Dikdasmen, Kepala IGTK NTB Dr. Wirman Kasmayadi, jajaran DPRD Sumbawa, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan se-Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 17:23:21 +0800 amr
NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Mataram,Amarmedia.co.id, 17 April 2026 - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peluncuran inisiatif Ruang Bersama Indonesia.

Gubernur Dr HL Muhamad Iqbal dalam sambutannya mengatakan, persoalan perempuan dan anak menjadi perhatian serius karena beberapa masalah sosial seperti narkoba dan pernikahan dini berakar dari pola asuh akibat kemiskinan. 

"Pemprov akan berbuat yang terbaik untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak NTB", ujar Gubernur di Pendopo di Mataram, Jumat (17/04/2026). 

Untuk itu, komitmen perlindungan anak dan perempuan dimulai dari pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan melalui Desa Berdaya. 

Dikatakan Gubernur, salah satu penyumbang kemiskinan yang termasuk pula kelompok rentan untuk perlindungan anak dan perempuan adalah perlindungan keluarga pekerja migran yang ditinggalkan di desa. Program KUR PMI ini tidak hanya memfasilitasi biaya keberangkatan namun menyediakan skema pembiayaan untuk tabungan selama bekerja dan dapat mandiri setelah kontrak diluar negeri berakhir. 

Dalam struktur birokrasi, Pemprov dengan penggabungan Dinas DP3AP2KB kedalam Dinas Sosial dan hadirnya direktorat khusus perempuan dan anak di Polda NTB menjadi bentuk konkrit perhatian pemerintah. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa program ini merupakan gerakan kolaboratif dari tingkat pusat hingga desa yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Inisiatif ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa bekerja sendiri. Semua harus berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama,” ujar Menteri Arifah.

Ruang Bersama Indonesia dirancang sebagai platform kolaborasi di tingkat akar rumput, dengan mengintegrasikan berbagai unsur seperti: Pendamping desa,Tenaga kesejahteraan sosial, Aparat keamanan, Serta organisasi masyarakat.

Program ini juga menempatkan peran strategis perempuan desa sebagai motor penggerak perubahan sosial.

“Ruang Bersama Indonesia adalah gerakan bersama di tingkat desa yang mengikat seluruh potensi yang ada agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menyelesaikan persoalan secara kolektif,” tegas Menteri Arifah.

Dalam implementasinya, KemenPPPA mendorong penguatan peran PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kolaborasi juga diperluas dengan berbagai organisasi, termasuk Seruni Kabinet, guna memastikan program berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah.

Sebagai langkah strategis lainnya, KemenPPPA terus memperkuat layanan pengaduan SAPA 129.

Layanan ini menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, maupun laki-laki yang kini juga menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak bingung harus melapor ke mana. SAPA 129 hadir sebagai layanan terpadu yang mudah diakses,” ujar Menteri.

Menteri Arifah juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu perempuan dan anak, termasuk keberhasilan menurunkan angka pernikahan usia anak secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, berbagai upaya perlindungan pekerja migran dan pembinaan keluarga turut menjadi perhatian strategis pemerintah daerah.

“Ketika kepala daerah memiliki komitmen yang kuat, maka kerja kolaborasi menjadi lebih ringan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Inisiatif Ruang Bersama Indonesia merupakan bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi, pemerintah optimistis berbagai persoalan sosial, khususnya terkait perempuan dan anak, dapat diselesaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap gerakan ini dapat dimulai dari NTB dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang aman, inklusif, adil, dan setara,” tutup Menteri Arifah.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri menyerahkan penghargaan kepada beberapa institusi atas komitmennya dalam penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak seperti Kepala Kejati, Wahyudi, SH, MH, Kombes Ni Made Pujewati, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTB.Rektor Unram, Prof Sukardi dan Joko Jumadi, LPA Kota Mataram. (AM/kominfotikntb).

]]>
Sat, 18 Apr 2026 21:13:49 +0800 amr
Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB&Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB-Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Mataram, Kamis (16/4/2026). Dalam forum tersebut, Bupati Jarot menegaskan komitmen Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi besar Provinsi NTB.

Disela-sela kegiatan, Ir. H. Syarafuddin Jarot dalam keterangannya menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Sumbawa tidak dapat berjalan secara terisolasi. Menurutnya, konektivitas antarwilayah dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat menjadi kunci utama percepatan ekonomi di Tau dan Tana Samawa.

“Kita belajar dari forum ini bahwa membangun daerah tidak bisa sendiri. Harus ada interkoneksi yang kuat. Apa yang kita rencanakan di Sumbawa harus saling menguatkan dengan program di tingkat provinsi agar setiap anggaran yang kita kucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” ujar Bupati Jarot.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi ini selaras dengan marwah Sabalong Samalewa, di mana gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menuntaskan persoalan krusial, mulai dari sektor pertanian hingga infrastruktur wilayah. 

Dalam Musrenbang ini, Bupati berharap program-program strategis yang diusulkan oleh Kabupaten Sumbawa—termasuk penguatan sektor agroforestri dan hilirisasi hasil tani—mendapat ruang sinkronisasi yang tepat dalam peta jalan pembangunan NTB ke depan.(AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:58:01 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa di Upacara Paripurna: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Tumpukan Laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan Sumbawa. Amarmedia.co.id - Jumat, 17 April 2026. Pemerintah Daerah kabupaten Sumbawa menggelar Upacara Paripurna. Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta para ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi masyarakat Sumbawa saat ini.

Dalam amanatnya, Ketua DPRD menegaskan bahwa upacara paripurna bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang sinkronisasi antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah. Ia menyebutkan sedikitnya empat persoalan penting yang harus segera dituntaskan bersama.

Pertama, terkait jeritan petani di tengah panen raya. Menurutnya, tingginya curah hujan dan minimnya fasilitas pengering menyebabkan kadar air jagung dan padi meningkat sehingga harga jual hasil panen menurun. DPRD Sumbawa, lanjutnya, telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong bantuan mesin pengering dan alat mesin pertanian lainnya agar segera direalisasikan. Ia juga meminta pemerintah daerah memastikan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) benar-benar akurat agar bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan petani kecil.

Kedua, mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram. Ketua DPRD menilai persoalan tersebut telah membebani ekonomi rumah tangga masyarakat. Ia menyebut DPRD tengah mengupayakan penambahan kuota LPG 3 kilogram, namun menegaskan bahwa penambahan kuota harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat di tingkat pangkalan dan pengecer. Ia meminta tim pengawas pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pangkalan maupun pengecer yang melakukan pelanggaran.

Ketiga, terkait pelaksanaan Pilkades serentak di 21 desa pada tahun 2026. Ketua DPRD berharap seluruh ASN dan aparat desa dapat menjaga netralitas serta tidak menjadi pemain di balik layar. Ia mengingatkan bahwa Pilkades harus berjalan jujur dan adil agar melahirkan pemimpin desa yang benar-benar ingin membangun desa, bukan hasil dari transaksi politik.

Keempat, ia menegaskan komitmen terhadap gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Menurutnya, kebijakan larangan menanam jagung di kawasan hutan bukan dimaksudkan untuk menghalangi mata pencaharian petani, tetapi untuk menjaga kelestarian lingkungan, menertibkan tata ruang, serta mencegah kerusakan hutan dan pendangkalan bendungan. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program agroforestri sebagai solusi jangka panjang.

Mengakhiri amanatnya, Ketua DPRD mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk kembali pada marwah pengabdian “Sabalong Samalewa”, menghilangkan ego sektoral antarinstansi, dan memperkuat kerja bersama demi kepentingan masyarakat.

“Rakyat Sumbawa tidak butuh tumpukan laporan, mereka butuh bukti bahwa pemerintah dan DPRD benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya. (AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:43:48 +0800 amr
Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual. https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual.

Mataram,Amarmedia.co.id -  18 April 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen dan ikhtiar nyata dalam menekan serta mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini ditegaskan dalam Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak yang digelar oleh Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Mataram, Sabtu (18/4).

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P. hadir langsung memberikan sambutan sekaligus mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi dalam kegiatan Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak pada Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Mataram Serta Pemberian Penghargaan KPD Mitra Kementerian PPPA. 

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi atas langkah dan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak.

Dirinya menekankan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta keluarga.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah isu yang harus ditutupi, melainkan dihadapi secara terbuka dengan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Hari ini kita tidak bermaksud untuk menutup-nutupi. Ini adalah persoalan nyata yang membutuhkan gerakan bersama dari kita semua, termasuk organisasi perempuan yang bersinergi dengan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya. 

Ia juga mengajak seluruh perempuan, khususnya para ibu, untuk mengambil peran strategis dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan sejahtera sebagai benteng pertama perlindungan anak.

“Kita mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Dengan keluarga yang baik dan bahagia, kita akan melahirkan anak-anak dengan mental yang kuat, yang mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, termasuk kekerasan dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Wakil Gubernur tidak menampik bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di sejumlah wilayah di NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Bima, masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menghentikan budaya saling menyalahkan dan beralih pada aksi nyata.

“Jika kita terus saling menyalahkan, tidak akan ada solusi. Mari berhenti saling menyalahkan dan mulai bergerak, sekecil apapun langkah kita, untuk menekan angka kasus agar tidak terus meningkat dan tidak terulang di masa depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap lembaga pendidikan, termasuk madrasah, pondok pesantren, dan sekolah umum, dapat menjadikan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai agenda utama yang wajib ditaati bersama.

Wakil Gubernur NTB juga menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PPPA memberikan makna mendalam bagi perjuangan pemerintah daerah dan seluruh perempuan NTB dalam memerangi kekerasan.

“Secara khusus, kehadiran Ibu Menteri memberikan arti yang sangat mendalam bagi perjuangan kami. Ini menjadi penguat semangat bagi seluruh perempuan NTB untuk terus bergerak melawan kekerasan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap kunjungan Menteri PPPA ke NTB meninggalkan kesan baik dan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Kami berharap Ibu Menteri mendapatkan kesan yang baik di NTB dan selalu merindukan untuk kembali datang ke daerah kami,” pungkasnya.

Seminar ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Mengangkat pesan bahwa keamanan (safety) adalah hak, bukan sekadar harapan, serta pentingnya menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak. Serta, mendorong keterlibatan berbagai pihak, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, dalam pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. (kominfotikntb)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 15:53:35 +0800 amr
Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan kesiapan para garda terdepan penyelenggara. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemilihan dan Panitia Pengawas Pilkades di Aula Madilaoe ADT, Senin (13/04/2026).

Acara ini menjadi persiapan untuk memastikan suksesi kepemimpinan di 21 desa berjalan tanpa hambatan hukum maupun konflik kepentingan.

Menjaga Amanah, Menghindari Politisasi

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah harga mati bagi setiap panitia. Ia mengingatkan bahwa tugas ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan amanah undang-undang yang menentukan arah masa depan desa.

"Panitia yang terpilih harus menjaga amanah ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti aturan yang berlaku, jangan melenceng, dan yang terpenting jangan sampai Pilkades dijadikan sebagai objek politik oleh pihak manapun," tegas Bupati di hadapan para Camat dan Panitia.

Bupati berharap melalui Bimtek ini, seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi sehingga mampu menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E, melaporkan bahwa Bimtek ini merupakan tahapan kedua dari total 19 tahapan yang telah disusun.

Berikut adalah rincian pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sumbawa:

Gelombang I (Tahun 2026) Diikuti oleh 20 desa secara reguler (serentak) dan 1 desa melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW).

Gelombang II (Tahun 2028): Direncanakan akan diikuti oleh 119 desa

Gelombang III (Tahun 2030) Menjadi gelombang terakhir dalam siklus kepemimpinan desa di Sumbawa.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen kolektif Pemkab Sumbawa untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat dari tingkat paling bawah.

Dengan dimulainya Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis Pilkades 2026 akan menjadi pijakan kuat menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, unggul, dan berintegritas. (Humas)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:52:36 +0800 amr
Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan

Mataram,Amarmedia.co.id - 11 April 2026 - Umat muslim di Nusa Tenggara Barat menghadapi banyak masalah sosial. Salah satunya yang sensitif adalah pelecehan seksual. Gubernur HL Muhamad Iqbal berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB berperan lebih sensitif. 

"Banyak terjadi pelecehan seksual justru di institusi pendidikan Islam kita. Jangan sampai muncul stigma pondok pesantren kita rentan terhadap kejahatan seksual", tegas Gubernur sembari berharap MUI lebih berperan dalam ijtihad sosial. 

Hal itu dikatakannya saat pelantikan pengurus MUI NTB periode 2025 - 2030 yang dihadiri pula oleh Menteri Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Nusron Wahid, SS, MSi di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (11/04/2026). 

Masalah lain adalah kemiskinan ekstrim yang jumlahnya 114 ribu kepala keluarga di 106 desa sebagai salah satu program strategis Pemprov NTB selain ketahanan pangan dan pariwisata berkualitas. 

Gubernur Iqbal mengatakan, pembangunan spiritual tidak disebutkan menjadi program strategis karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah yang menjamin program lain tercapai karena perilaku spiritual yang baik. 

Sementara itu, Menteri ATR/ BPN dalam kuliah kebangsaannya di acara yang sama mengingatkan pula bahwa tegaknya negara karena ilmu para ulama, keadilan hukum dan politik yang menyejahterakan rakyat. 

"Maka MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama memiliki peran besar", sebut Nusron. 

Dirinya menyitir pesan ulama besar Abdul Qodir Jaelani yang mencirikan ulama yang patut diikuti adalah ulama yang memiliki ilmu dengan referensi keilmuan (sanad) yang jelas hingga Nabi Muhammad, mendedikasikan hidupnya dengan ibadah dan yang terpenting takut kepada Alloh SWT. 

Ketua MUI Pusat bidang Informasi, Komunikasi dan Digital, KH Masduki Baidlowi, MSi yang melantik pengurus MUI NTB menambahkan bahwa tantangan MUI perihal keumatan adalah kepercayaan kepada para ulama. 

"Ini karena otoritasnya tergerus dan diambil oleh algoritma media sosial yang kecenderungannya mengabaikan substansi dan keilmuan tapi menggantinya dengan isu viral yang lebih banyak bersifat kurang penting dan dangkal.

Ketua MUI terpilih, Dr TGH Badrun, MPd dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUI NTB dengan 124 orang yang terdiri dari guru besar, doktor, ulama dan cendekiawan yang siap mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan umat. (AM/jmy/ kominfotikntb)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:22:47 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memantapkan langkah dalam menjaga keseimbangan alam sembari meningkatkan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) di Hotel Transit, Sumbawa Besar, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan  yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan (OPD dan lintas sektor) ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan upaya Pemkab Sumbawa dalam menyinkronkan kebijakan pusat, provinsi, hingga daerah. Fokus utamanya adalah memperkuat program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari" yang menjadi napas pembangunan lingkungan di tanah Samawa.

Dalam arahannya, Bupati H.Syarafuddin Jarot menekankan bahwa pengelolaan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan kebijakan pencegahan illegal logging dan gerakan penanaman kembali berjalan sukses.

"Kegiatan ini adalah wadah untuk menyatukan langkah. Kita ingin memastikan seluruh kebijakan lingkungan tidak hanya menjaga alam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Kita targetkan Sumbawa menjadi role model nasional dalam sinkronisasi program agroforestri," ujar Bupati Jarot penuh optimisme.

Komitmen Tegas: Lindungi Gunung, Selamatkan Bendungan

Di sisi lain, Bupati juga menunjukkan sisi tegasnya dalam menjaga aset vital daerah. Komitmen ini dibuktikan dengan terbitnya Surat Edaran yang melarang keras penanaman jagung di kawasan hutan, area perhutanan sosial, dan tanah negara. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi bencana akibat penggundulan hutan yang berdampak pada sedimentasi dan hilangnya mata air. Secara khusus, Bupati menyoroti keberadaan Bendungan Beringin Sila sebagai infrastruktur vital yang harus dilindungi dari dampak kerusakan hutan.

"Jika gunung-gunung di atas Bendungan Beringin Sila terus dibiarkan gundul, maka sedimentasi akan menumpuk di bendungan. Kita harus bertindak sekarang sebelum dampak buruknya semakin luas," tegas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk berhenti bekerja secara parsial dan mulai memperkuat kolaborasi lintas sektor. Beliau meyakini bahwa sekecil apapun langkah yang dilakukan secara bersama-sama akan membuahkan hasil yang berkelanjutan bagi anak cucu nanti.

Dengan semangat sinkronisasi antara Program FAPE-PS dan "Sumbawa Hijau Lestari", Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menjadi pionir pengelolaan hutan di Indonesia. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan visi besar: Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:12:52 +0800 amr
Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa

 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kebakaran melanda Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa pada Sabtu sore, 11 April 2026. Api dengan cepat menghanguskan 3 unit rumah panggung dan merusak 5 unit bangunan lainnya.

 

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, laporan kebakaran diterima pada pukul 17.00 WITA. Tim Damkartan Pos Lenangguar segera dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 17.07 WITA.

 

Karena sebagian besar bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu, api dengan cepat menjalar. Akibatnya, 3 rumah panggung milik Muhammad MT, Siti Sawiyah, dan Maryam/Hasbullah hangus terbakar beserta isinya. Selain itu, terdapat 5 unit rumah dan bangunan lain yang terdampak, antara lain milik A. Kadir AW, Supardi, PAUD Sultan Hasanuddin, Lukmansyah, dan Janariah. Kerusakan pada bangunan terdampak meliputi atap, kusen jendela, dan pintu.

 

Pemadaman dilakukan dengan melibatkan 1 unit mobil pemadam kebakaran, personel Damkartan Regu 1 Zona Lenangguar, serta dibantu oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, petugas PLN, Babinsa, Babinkamtibmas, dan warga sekitar. Berkat kerja sama yang cepat dan sigap, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total pada pukul 20.07 WITA tanpa memakan korban jiwa.

 

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu rumah korban, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.

 

Setelah situasi dinyatakan aman, tim Damkartan kembali ke pos pada pukul 20.20 WITA. (AM)

 

 

 

]]>
Sat, 11 Apr 2026 21:37:49 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda

Mataram Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, menyusul telah ditetapkannya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa penetapan Sekda merupakan bagian penting dari penguatan tata kelola pemerintahan yang harus disikapi secara konstruktif oleh semua pihak.

“Sekda telah dilantik berdasarkan keputusan Presiden. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dalam membangun rumah besar kita bersama, yaitu Nusa Tenggara Barat. Mari kita dukung Pak Sekda Abul Chair dengan seluruh kapasitas dan kemampuan yang beliau miliki,” ujar pria yang akrab disapa Aka.

Ia menekankan bahwa dinamika pendapat yang berkembang di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Baik dukungan maupun kritik, menurutnya, memiliki posisi yang sama penting sebagai bagian dari kontrol publik.

“Harapan dan kritik dari masyarakat sama-sama penting. Pemerintah Provinsi NTB menghargai seluruh pandangan yang berkembang sebagai bentuk partisipasi publik dalam memastikan arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, penetapan Sekda definitif ini juga menjawab harapan publik yang dalam beberapa waktu terakhir mendorong agar posisi tersebut segera diisi secara definitif, termasuk untuk memperkuat konsolidasi kepemimpinan birokrasi bersama para kepala perangkat daerah.

Dengan telah lengkapnya struktur kepemimpinan birokrasi, termasuk Sekda definitif dan jajaran perangkat daerah yang telah memiliki kewenangan penuh, maka saat ini merupakan momentum penting untuk mempercepat kerja-kerja pembangunan secara lebih terarah dan terukur.

“Mesin birokrasi kita kini telah lengkap, dengan arah kebijakan yang jelas, serta didukung oleh pimpinan dan perangkat yang memiliki kewenangan penuh. Ini saatnya kita bergerak cepat, bekerja efektif, dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat NTB,” lanjutnya.

Aka juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai energi positif dalam membangun daerah.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. NTB adalah rumah bersama. Mari kita letakkan kepentingan daerah di atas segalanya, dengan semangat kolaborasi dan saling menghargai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terus mengawal, menilai, dan memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan NTB. Setiap masukan adalah bagian penting dari upaya kita mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 20:28:45 +0800 amr
Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang

Mataram.Amarmedia.co.id– Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP mewakili Bupati Sumbawa menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis antara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan Kepala Daerah serta kepala Bappeda se-Provinsi NTB. Acara yang dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, ini berlangsung di Ruang Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/04/2026).

Rakor ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi pemerintah pusat, terutama dalam menghadapi tantangan agraria yang kian kompleks.

Kepada amarmedia.co.id, Doktor Budi akrab disapa menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan ruang diskusi terbuka yang sangat berharga bagi pemerintah kabupaten. Menurutnya, arahan langsung dari Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, sangat dibutuhkan untuk mengurai sumbatan persoalan tata ruang di tingkat lokal.

"Ini menjadi wadah bagi kami untuk menyampaikan aspirasi dan kendala nyata di lapangan. Kami mendapatkan arahan langsung guna menyelesaikan persoalan tata ruang dan pertanahan agar sinkron dengan visi pembangunan nasional," ujar Doktor Budi

Sekda menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa fokus pada tiga isu utama yang menjadi perhatian Menteri pelayanan pertanahan, penataan ruang, serta pengendalian alih fungsi lahan.

Menanggapi arahan Gubernur mengenai ketahanan pangan dan sertifikasi aset, Sekda memaparkan kondisi spesifik yang dihadapi Kabupaten Sumbawa. Sebagai lumbung pangan di NTB, Sumbawa menghadapi dilema antara akselerasi investasi industri dan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dengan masuknya berbagai investasi besar di sektor pertanian dan peternakan terintegrasi, pemetaan tata ruang yang presisi sangat mendesak agar lahan produktif tidak tergerus secara liar.

Selaras dengan komitmen Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa juga tengah memacu sertifikasi aset-aset daerah guna memperkuat administrasi dan nilai ekuitas pemerintah daerah.

Sinkronisasi tata ruang kabupaten menjadi kunci agar para investor yang masuk ke Sumbawa memiliki kepastian hukum, sehingga tidak ada hambatan administratif di masa mendatang.

Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Dikatakannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menekankan bahwa pengendalian alih fungsi lahan adalah kunci mutlak. Hal ini senada dengan langkah proaktif yang ingin diambil Pemkab Sumbawa dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sambil tetap membuka diri terhadap industri.

"Langkah percepatan sertifikasi aset dan sinkronisasi tata ruang ini sangat penting sebagai dasar penguatan nilai daerah dan dukungan terhadap skema pembiayaan pembangunan ke depan," tambah Sekda.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Dengan tata ruang yang rapi dan status lahan yang jelas, Kabupaten Sumbawa optimis dapat meningkatkan daya saing investasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan produktivitas petani.(AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 14:07:59 +0800 amr
Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

Mataram.Amarmedia.co.id, 10 April 2026 – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal membuka acara Rapat Koordinasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta seluruh Kepala Daerah se-NTB yang berlangsung di Ruang Tambora Kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/04).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan bahwa tata ruang merupakan instrumen krusial yang menjadi titik tolak bagi berbagai kebijakan di bidang investasi, pembangunan, dan sosial.

"Saat ini, pemerintah pusat telah menetapkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri, khususnya dalam penyesuaian tata ruang yang belum sepenuhnya siap untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, termasuk pengembangan industri terkait," ujar Gubernur NTB.

Menyikapi kekhawatiran terkait terhambatnya pembangunan akibat belum sinkronnya tata ruang antara provinsi dan kabupaten/kota, Pemprov NTB telah mengambil langkah proaktif. Pemerintah provinsi secara terbuka telah mengundang para investor untuk berdiskusi dan menyampaikan kebutuhan mereka, termasuk memetakan kemungkinan revisi tata ruang yang perlu diakomodasi dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi para pelaku usaha.

Selain fokus pada isu tata ruang, Rapat Koordinasi ini juga menjadi momentum penting bagi pengamanan aset daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN.

Gubernur memaparkan bahwa dari total lebih dari 1.400 aset yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi NTB, saat ini baru sekitar 20% yang telah memiliki sertifikat resmi.

"Ke depan, melalui sensus aset yang telah kita lakukan, kita akan mempercepat proses sertifikasi sebagai dasar penguatan nilai ekuitas pemerintah daerah. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam rangka mendukung berbagai skema pembiayaan pembangunan ke depan," tegasnya.

Melalui kehadiran Menteri ATR/BPN, Pemprov NTB berharap forum koordinasi ini dapat menjadi ruang diskusi terbuka bagi para wali kota, bupati, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan, sekaligus mendapatkan arahan langsung dari pemerintah pusat guna menyelesaikan berbagai persoalan tata ruang dan pertanahan di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menyampaikan bahwa terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian pihaknya, yakni persoalan pertanahan, tata ruang, serta alih fungsi lahan.

“Kami fokus pada tiga hal. Pertama isu pertanahan, kedua tata ruang secara umum, dan ketiga terkait alih fungsi lahan yang harus dikendalikan,” tegas Nusron.

Menteri Nusron juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pembangunan dan perlindungan lahan, khususnya dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional. Pengendalian alih fungsi lahan, menurutnya, adalah kunci mutlak agar kebijakan strategis dapat berjalan selaras tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan hidup serta produktivitas sektor pertanian.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB, guna mengurai berbagai tantangan agraria dan tata ruang secara komprehensif demi kemajuan daerah. (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:33:34 +0800 amr
Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night Bapenda dan Rencana Drive Thru Alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night dan Rencana Drive Thru Alas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Kepala Samsat Sumbawa, Syaharuddin, SE, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pelayanan yang terus dilakukan oleh jajaran Bapenda Sumbawa. Salah satunya melalui kegiatan Samsat Night yang digelar di area Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan malam ini.

Syaharuddin menegaskan bahwa inisiatif jemput bola ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas instansi untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajaknya.

Dalam keterangannya, Sabtu 11 April 2026, Syaharuddin Daeng akrab disapa merasa bangga dengan sinergi yang terbangun. Baginya, memberikan kemudahan akses layanan adalah kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran Samsat di tengah pusat keramaian merupakan strategi penting dalam memajukan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas supportnya di giat CFN malam nanti," tambahnya.

Layanan STNK 5 Tahun di Alas: Didukung Dana Sharing Opsen

Selain fokus pada kegiatan malam nanti, Syaharuddin juga membawa kabar baik mengenai peningkatan infrastruktur layanan di wilayah Sumbawa. Rencana perluasan layanan administrasi kendaraan, khususnya perpanjangan STNK 5 tahun, kini sudah memasuki tahap persiapan akhir.

Layanan ini telah mendapatkan persetujuan (ACC) dari Dirlantas Polda NTB. Menariknya, pemenuhan infrastruktur pendukung untuk layanan ini akan disokong penuh melalui skema dana sharing Opsen dari Bapenda Kabupaten Sumbawa.

"Insya Allah, bulan Agustus mendatang kita akan melakukan launching pelaksanaan layanan STNK 5 tahun di Drive Thru Alas. Terkait infrastruktur pelayanannya, akan disuport oleh Bapenda Kabupaten Sumbawa melalui dana sharing Opsen," jelas Syaharuddin.

Pemanfaatan dana Opsen ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik. Dengan adanya layanan di Alas, masyarakat di wilayah barat Sumbawa seperti alas Barat, Rhee, Utan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota Sumbawa Besar untuk mengurus siklus lima tahunan kendaraan mereka.

"Saat ini kita tinggal menunggu persiapan perangkat pendukungnya saja. Harapannya, ini menjadi kado bagi masyarakat untuk pelayanan yang lebih cepat dan dekat. Gass Pull! pungkasnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:17:47 +0800 amr
Sambil Menikmati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa ! https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa Sambil Menimati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa!

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Ada kabar gembira bagi warga Sumbawa yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus mengganggu jam kerja. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui layanan Samsat Night kembali hadir menyapa masyarakat di lokasi Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan nanti malam (11/4)

Layanan jemput bola ini sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan yang sibuk di siang hari, sekaligus memberikan suasana bayar pajak yang lebih santai sambil menikmati hiburan malam minggu.

Bapenda tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga menyiapkan kejutan khusus bagi para wajib pajak yang taat. 

Kepada awak media, Sabtu 11 April 2026, mewakili kepala Bapenda Sumbawa melalui Kabid Penagihan dan pemeriksaan Pajak, Muhammad Yakub, SE, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan momen ini. Ia menekankan bahwa kepatuhan membayar pajak akan langsung diganjar dengan apresiasi kecil namun berkesan.

 "Ayo bayar Pajak Kendaraan Bermotor anda nanti malam di Samsat Night lokasi CFN Lapangan Pahlawan. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan hadiah souvenir menarik atas pembayaran PKB anda di stand Layanan Samsat Keliling," ujar Jakub.

Kenapa Harus ke Samsat Night? karena Praktis."Tidak perlu mengantre lama di kantor induk pada jam kerja, Lokasi Strategis Berada di pusat keramaian CFN Lapangan Pahlawan Sumbawa, bisa sambil jalan-jalan atau kulineran. Menarik lagi, ada Hadiah Langsung. Khusus malam ini, ada souvenir cantik menanti Anda di stand" ujarnya.

Ia mengingatkan untuk warga yang ingin membayar agar jangan lupa membawa dokumen persyaratan seperti STNK asli dan KTP asli sesuai nama di STNK untuk mempercepat proses layanan.

"Sampai jumpa nanti malam di Lapangan Pahlawan! Mari menjadi warga bijak yang taat pajak demi pembangunan daerah yang lebih baik" pungkasnya

Kolaborasi Kuat demi Optimalisasi PAD

Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Samsat Sumbawa, Syahruddin, SE. Beliau menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antar instansi untuk mempermudah masyarakat sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, Syahruddin menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi penting dalam memajukan daerah.

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas support-nya di giat CFN nanti malam " tambahnya.  (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 09:27:39 +0800 amr
Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama&sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama-sama 

Mataram.Amarmedia.co.id- Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal secara resmi melantik Abul Chair, Ak sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis 09 April 2026. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ucap gubernur melantik.

Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam terdapat ibadah sholat dilakukan secara berjamaah. Sholat yang dilakukan sendiri-sendiri akan mendapatkan pahala hanya satu tetapi kalau dilakukan secara berjamaah maka pahalanya dua puluh tujuh kali lipat. Untuk itu, membangun NTB harus dilakukan berjamaah dan kolaborasi bersama. 

"Mari kita berjamaah untuk membangun NTB, sehingga kita mendapatkan 27 kali lipat pahalanya. Mudah-mudahan niat baik dan ikhtiar membangun NTB ke depan diridhoi, diberkahi dan dimudahkan oleh Allah SWT," harap Miq Iqbal.

Miq Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda NTB yang baru dilantik, semoga ini menjadi awal yang baik mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih terarah. Gubernur mengakui bahwa selama setahun ini dirinya belum maksimal membangun networking di luar karena harus berkantor setiap hari disebabkan belum adanya Sekda NTB Definitif. Sehingga agenda besar di luar daerah belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. 

"Alhamdulillah hari ini kita sudah punya Sekda. Pak sekda nanti kita jarang bertemu karena saya harus banyak kegiatan diluar untuk mengkonsolidasikan program kita NTB. Nanti pak Sekda yang mengurus NTB dari dalam," ungkap Miq Iqbal 

Gubernur mengungkapkan bahwa roda kepemimpinan sudah berjalan selama setahun dan alhamdulillah pemerintah Provinsi NTB sudah membangun pondasi yang cukup kuat. Miq Iqbal memilih membangun NTB tidak untuk berlari dengan suasana rapuh. Beliau memilih berlari sedikit lebih pelan tetapi dengan pondasi yang kuat.

"Bapak sekarang sudah dilantik hari ini insyaallah pondasi kita sudah cukup kuat untuk melangkah," tegasnya dengan bangga

Miq Iqbal juga menambahkan bahwa siapapun yang mencintai tanah ini, siapapun yang mencintai provinsi ini maka dia adalah orang NTB. Karena itu, selamat datang dan jadilah warga NTB yang merupakan bagian dari keluarga besar kami di NTB. Gubernur yakin bahwa siapa pun yang pernah ke NTB pasti akan merasa aman. 

"Kita sama-sama mencintai NTB dan mengabdi untuk membangun NTB ke depannya. Saya yakin budaya latar belakang bapak dengan budaya kami di NTB tidak jauh sehingga tidak sulit buat bapak untuk mencintai NTB seperti bapak mencintai tanah kampung halaman bapak sendiri," harap Miq Iqbal pada Sekda NTB yang baru.

Seperti diketahui, Sekda NTB, Abul Chair yang dilantik hari ini merupakan pria kelahiran Madura dan menjabat sebagai kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur.

Dalam pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB, Forkompinda Provinsi NTB serta seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (Manikpkominfo)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:39:39 +0800 amr
Terapkan 'Filosofi Bagerik', Pemerintahan Jarot&Ansori Sukses Jemput Anggaran Pusat, Pansus DPRD: Harus Tepat Sasaran! https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran SUMBAWA BESAR– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) yang menyoroti sektor Pekerjaan Umum (PU) dan infrastruktur daerah.

Rapat yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. Sidang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, serta para pejabat teras lingkup Pemkab Sumbawa.

Apresiasi Kinerja "Jarot-Ansori" dan Filosofi Bagerik

Dalam laporannya, juru bicara Pansus, H. Zainuddin Sirat memberikan apresiasi tinggi atas capaian nyata Pemerintahan Jarot-Ansori yang baru dilantik pada 2025 lalu. Pansus menilai pemerintah berhasil melakukan lobi anggaran pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai total Rp380 miliar untuk tiga ruas strategis: Batu Dulang-Tepal, Tepal-Batu Rotok, dan Lenangguar-Teladan.

"Kami mengapresiasi kolaborasi apik Bupati dan Wakil Bupati dalam mengamalkan Filosofi Bagerik'. Di tengah keterbatasan APBD akibat refocusing, pemerintah mampu menjemput dana pusat untuk membangun infrastruktur Sumbawa," ujar H. Zainuddin Sirat.

Selain proyek besar, Pansus juga memuji langkah cepat pemeliharaan rutin (patching jalan) di puluhan ruas jalan kota dan desa, seperti Jalan Diponegoro, Bung Karno, hingga akses menuju Olat Rarang.

Catatan Kritis: Waktu Pelaksanaan dan Evaluasi Ropang

Meski memberi apresiasi, Pansus memberikan catatan tegas terkait teknis pelaksanaan di lapangan diantaranya 

Pansus meminta pemeliharaan jalan dilakukan pada awal tahun (Triwulan I atau II). Kebiasaan mengerjakan proyek di akhir tahun dinilai kurang tepat karena tingginya curah hujan yang membuat jalan cepat rusak kembali.

Pansus meminta pertanggungjawaban dinas teknis terkait perbaikan jalan di Kecamatan Ropang yang dianggap belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pansus menyoroti beberapa titik krusial yang membutuhkan intervensi segera yaitu SPAM Desa Kelungkung, Anggaran Rp1,58 miliar pada 2025 dinilai belum tuntas karena masalah teknis pipa. Pansus meminta penggantian pipa menjadi jenis Pressure Nominal (PN) 20 agar mampu menahan debit air dari sumber Batu Dulang.

Pansus mendorong penataan bantaran sungai di wilayah Brang Biji-Samapuin melalui pembangunan talud dan penguatan tebing pengaman secara terpadu.

Jalan Langam-Mamak menjadi sorotan tajam karena sudah 27 tahun belum tersentuh perbaikan. Ruas ini bersama jalur Simpang Rhee-Seseng dan akses Bajo (Utan) diminta menjadi prioritas utama tahun depan.

Jembatan Cinta (Alas). Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Alas (Desa Luar, Baru, dan Kalimango) dinilai mendesak sebagai sarana pemenuhan hak pendidikan siswa di wilayah tersebut.

Laporan disusun dan dirumuskan oleh para anggota Pansus sebagai berikut H. Zainuddin Sirat (Ketua), H. Zohran, SH (Wakil Ketua), Syamsul Hidayat, SE., M.Si. (Sekretaris), dengan para anggota H. Andi Mappelepui, Gathan Hanu Cakita, H. Jabir, S.Pd.,Bunardi, A.Md.Pi.,Muhammad Zain, S.AP.,Andi Rusni, SP., MM.,Muhammad Tahir, SH.,Sri Wahyuni, Alen Taryadi, SH. M. dan Taufik

Pansus berharap seluruh rekomendasi ini segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 20:59:28 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (9/4), ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa LKD dan LKK, yang mencakup RT, RW, PKK, LPM, Posyandu, hingga Karang Taruna, bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

"Lembaga-lembaga ini adalah mitra strategis pemerintah. Saya sangat mengapresiasi dedikasi Bapak dan Ibu yang telah melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Eksistensi kalian adalah kunci dalam memastikan pelayanan dasar—mulai dari kesehatan melalui Posyandu hingga kerukunan warga melalui RT/RW—berjalan dengan baik," ujar Bupati di hadapan 165 perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya adaptasi terhadap regulasi terbaru, seperti transformasi Posyandu dan penguatan peran Karang Taruna. Ia menegaskan bahwa posisi LKD dan LKK kini semakin kuat secara hukum untuk ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga kemasyarakatan ini.

"Kami menyadari penguatan lembaga memerlukan dukungan moril maupun materiil. Oleh karena itu, saya berkomitmen memprioritaskan alokasi anggaran pendukung melalui APBD maupun DPA perangkat daerah terkait. Saya juga meminta komitmen serupa dari Pemerintah Desa agar meningkatkan anggaran operasional LKD/LKK melalui APBDes," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk bekerja secara kolaboratif dan partisipatif. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif.

"Mari kita bangun Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera dengan semangat kebersamaan. Dengan koordinasi yang kuat dan berkelanjutan, kita songsong masa depan menuju Indonesia Emas," tutup Bupati.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten I dan III, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, serta para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 18:21:41 +0800 amr
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026

 

Sumbawa Besar.Amarmedia.– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga kemasyarakatan desa maupun kelurahan (RT, RW, LPM, Posyandu, PKK, Karang Taruna) sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Hal ini tercermin dalam gelaran Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Kamis (9/4/2026) ini menjadi ruang sinergi bagi perangkat daerah, maupun kecamatan, desa dan kelurahan peserta yang terdiri dari Camat, Lurah, Kepala Desa, hingga perwakilan pengurus RT, RW, kelompok PKK RT/Kelompok PKK RW maupun Kelompok PKK Dusun, Posyandu, dan Karang Taruna se-Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, saat membuka acara secara resmi, menekankan bahwa LKD maupun LKK bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan warga. Dengan gaya yang akrab, Bupati bahkan mengawali sambutannya dengan pantun yang menekankan pentingnya peran RT dan RW baik di desa maupun di kota.

 "RT dan RW adalah ujung tombak. Mau Bupati, Gubernur, bahkan Presiden pun, urusan paling bawah tetap bersinergi dan ada di tangan RT/RW. Mereka adalah mitra kerja pemerintah desa maupun kelurahan dalam perencanaan, pengawasan pembangunan, hingga pelayanan masyarakat," tegas Bupati.

H Jarot juga menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga ini, baik melalui APBD maupun dorongan penguatan operasional melalui APBDesa.

Dalam sesi yang sama, Ketua Tim Penggerak -PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, mengajak seluruh elemen untuk mengakhiri budaya kerja sektoral atau "jalan sendiri-sendiri". 

Hj. Ida menyoroti transformasi Posyandu yang kini tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ia memperkenalkan tiga budaya kerja baru bagi para kader yakni berbasis data, bukan asumsi, Berbasis kolaborasi, bukan sektoral dan berorientasi hasil bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

"Jika keluarga sehat, maka desa akan kuat. Dan jika desa kuat, maka Kabupaten Sumbawa akan maju," ujarnya optimis sebelum menutup dengan pantun ajakan kolaborasi.

Laporan DPMD: Adaptasi Regulasi Terbaru

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE melaporkan bahwa Rakor ini bertujuan meningkatkan capacity building pengurus LKD/LKK dalam menghadapi dinamisasi kebijakan pusat, termasuk implementasi UU Nomor 3 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU Desa) maupun juknis LKD Posyandu yaitu permendagri nomor 13 tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, dan Permensos Nomor 9 tahun 2025 sebagai perubahan atas permenso nomor 25 thn 2019 tentang Karang Taruna. 

"LKD dan LKK harus menjadi wadah partisipatif yang optimal sebagai aktor pembangunan yang mandiri," jelas Rachman.

Dukungan Bank NTB Syariah: Sinergi dan Apresiasi Kader

Acara Rakor kali ini terasa lebih semarak dengan kehadiran dan dukungan penuh dari Direktur Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa. Kehadiran pihak perbankan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus LKD dan LKK, Bank NTB Syariah memberikan dukungan moral serta menyediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta. Hal ini disambut antusias oleh para kader yang hadir, menambah semangat sportivitas dan kebersamaan dalam forum koordinasi tersebut.

Secara teknis, pemerintah daerah juga berencana untuk melakukan peninjauan ulang (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang LKD serta menyusun Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbu) untuk LKK agar sinkron dengan regulasi terbaru.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta di akar rumput. Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi interaktif meliputi Kepala Desa Baru Tahan berbagi pengalaman mengenai konsistensi peningkatan insentif kader Posyandu melalui Dana Desa sebagai bentuk apresiasi kewenangan lokal. Kepala Desa Juru Mapin menyoroti pentingnya data riil dari kelompok Dasa Wisma dalam pemenuhan SPM pekerjaan umum, seperti kebutuhan sanitasi dan air bersih.

Dalam kesempatan itu juga muncul apresiasi perwakilan Ketua RT "Baru kali ini kami dilibatkan dalam kegiatan setingkat kabupaten seperti ini. Ini membuat kami tambah semangat bekerja," ungkap salah satu pengurus RT dari Desa Kerato.

Melalui penguatan kelembagaan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap tercipta kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga kemasyarakatan desa maupun keluraha. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif menuju Indonesia Emas.

Dalam sesi pemaparan teknis, Kabid Kelembagaan desa dan Sosbudasyarakat DPMD , Yuni Ilmi kurniati S.STP.M.Si memaparkan pentingnya kedudukan LKD/LKK yang tersebar di seluruh wilayah. Sebagai tindak lanjut, akan terus upaya dilakukan tinjauan ulang upaya fasilitasi penataan, pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK serta (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 guna menyesuaikan dengan regulasi terbaru, termasuk penyusunan Ranperbup LKK.

Meskipun kondisi fiskal daerah fluktuatif, komitmen penguatan LKD tetap menjadi prioritas. Desa Baru Tahan, misalnya, berbagi pengalaman tetap konsisten meningkatkan insentif kader Posyandu melalui dana desa sebagai bentuk ikhtiar memajukan kewenangan lokal berskala desa dan inovasi dlm kegiatan posyandu dan melibatkan BUMDesa.

Melalui penguatan kelembagaan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Camat, Kepala Desa, dan seluruh elemen LKD/LKK serta partisipasi masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 17:59:06 +0800 amr
Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa yang diwakili Sekretaris Daerah Sumbawa - Dr.H. Budi Prasetiyo,S.Sos.,M.AP, membuka secara resmi sppg yayasan Kemala Bhayangkari cabang Sumbawa, pada kesempatan tersebut turut hadir Forkopimda, KA spbg Yayasan Kemala Bhayangkari, forkopimja Kecamatan Sumbawa, Lurah seketeng dan Lurah Uma Sima, Rabu (8/4/2026) acara bertempat di belakang Polsek Sumbawa

Pada kesempatan tersebut Sekda menekankan pentingnya SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) untuk masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting. SPPG yang baru dibuka pertama kali ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik dan tepat sasaran.

"SPPG ini adalah bentuk pengejawantahan program makan bergizi gratis oleh pemerintah. Kita harus memastikan bahwa sasaran-sasaran itu adalah sasaran yang tepat," kata Sekda Sumbawa.

Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa semua SOP (Standar Operasional Prosedur) telah dipenuhi dan harus dijalankan dengan baik. Ia juga meminta dukungan penuh dari semua pihak untuk memastikan bahwa SPPG dapat berjalan dengan lancar.

"SPPG ini juga menandakan bahwa kuantitas SPPG di kabupaten Sumbawa mulai meningkat. Kita menuju target di angka 122 SPPG yang harus ada di kabupaten," ujarnya.

Sekda Sumbawa juga menyampaikan bahwa SPPG yang sempat ditutup sementara akan segera dibuka kembali setelah dilakukan pendampingan oleh dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup.

"Kita berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting," tutup Sekda Sumbawa.

Sementara itu Kapolres Sumbawa - AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S .I. K mengatakan, bahwa Polres Sumbawa siap mengawasi pelaksanaan SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) di Sumbawa. SPPG ini akan memberikan manfaat kepada 2.976 penerima manfaat di Kecamatan Sumbawa.

"Untuk sementara, kita akan melayani 1000 penerima manfaat dan akan melakukan evaluasi untuk memastikan SPPG ini berjalan dengan baik dan lancar," kata Kapolres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa juga menyatakan bahwa Polres Sumbawa akan melakukan pengawasan pada setiap tahapan proses SPPG untuk memastikan tidak ada hambatan-hambatan yang berarti.

"BGN sudah menunjuk kepala dan ada yang sudah ditunjuk dari BGN dengan sertifikasi yang ada. Kami dari Polres akan tetap melakukan pengawasan," ujarnya.

Kapolres Sumbawa berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sumbawa dan dapat berjalan dengan berkelanjutan,"tutup Kapolres Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:17:23 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  09 April 2026 - Bupati Sumbawa, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor, saat akan memimpin apel pagi rutin di halaman kantor bupati sumbawa, yang dihadiri oleh para Asisten, serta OPD terkait, pada Kamis, 09 April 2026.   

Bupati Sumbawa mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan, kegiatan bersepeda yang dilakukan ini juga telah dijadikan contoh baik bagi OPD di wilayah Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, beliau mengajak untuk terus membiasakan kegiatan ini. Kegiatan bersepeda ini merupakan suatu langkah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan menjaga lingkungan agar tetap lestari, ungkapnya.  

Selain bersepeda, Bupati Sumbawa juga sudah terlebih dahulu menggaungkan dan melaksanakan program “Sumbawa Hijau Lestari”, yaitu dengan melakukan penanaman pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Juga dengan melakukan penertiban terhadap illegal logging (pembalakan liar). Hal ini dilakukan untuk terus menjaga bumi Sumbawa.

Bupati Sumbawa melanjutkan, banyak pihak yang merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam program “Sumbawa Hijau Lestari Ini”. Beliau berharap, impian untuk Sumbawa hijau dengan hutan yang terjaga akan segera terwujud. Dengan begitu, maka akan semakin banyak dan terjaga juga sumber mata air di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, satu pohon yang ditanam tidak hanya bermanfaat untuk Kabupaten Sumbawa saja, tetapi juga berfungsi secara global sebagai penjaga iklim, pungkasnya.

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:03:18 +0800 amr
Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Suasana pagi di Kota Sumbawa Besar pada Kamis (9/4/2026) terasa sedikit berbeda. Alih-alih deru mesin kendaraan dinas, masyarakat yang melintas di sepanjang jalur Pendopo menuju Kantor Bupati disuguhi pemandangan menarik: rombongan pimpinan daerah yang kompak mengayuh sepeda untuk berangkat bekerja.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, tampak memimpin rombongan didampingi Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., MAP. Keduanya memulai perjalanan dari kediaman resmi (Pendopo) dengan semangat pagi yang menular sejak beberapa hari secara berkelanjutan Bupati Sumbawa bersepeda ke Kantor.

Ada yang unik dari penampilan Sekda Sumbawa pagi itu. Doktor Budi tampil ikonik dengan sepeda ontel klasik, yang merupakan ciri khas komunitas PUSAKA (Purang Sapeda Loka). Komunitas ini dikenal konsisten menjaga semangat pelestarian budaya melalui kecintaan terhadap sepeda tua.

Sembari mengayuh pedal, Sekda sesekali melempar senyum dan menyapa warga yang berpapasan. "Mari bersepeda hari ini!" serunya ramah kepada para pengguna jalan, mengajak masyarakat untuk sesaat beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Turut serta dalam rombongan "Gowes Dinas" ini antara lain Muhammad Sofyan, ST (Kepala Dinas PU), Khairuddin, SE., M.Si (Kabag Pembangunan Setda), H. Yudi Patria Negara, ST., MT (Sekdis DPM PTSP) Sejumlah staf Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Pesan Bupati: Menjawab Tantangan Global dengan Efisiensi

Setibanya di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa aksi bersepeda ini bukan sekadar hobi atau ajang olahraga, melainkan sebuah pernyataan sikap (statement) menghadapi situasi ekonomi dunia.

"Kondisi global saat ini menuntut kita untuk lebih peka. Fluktuasi ekonomi dan tantangan energi mengharuskan kita melakukan langkah-langkah konkret dalam penghematan dan efisiensi," ujar Bupati Jarot. 

Ia menambahkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh terdepan dalam mengubah gaya hidup yang lebih hemat energi namun tetap produktif. Menurutnya, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk jarak dekat adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi lingkungan dan anggaran daerah.

Sehat dan Hemat Sebagai Budaya Kerja

Senada dengan Bupati, Sekda Dr. Budi Prasetyo mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus mengedepankan pola hidup sehat sebagai penunjang kinerja.

"Setiba di kantor, semangatnya harus tetap sama tetap berorientasi pada penghematan dan gaya hidup sehat. Jika badan bugar dan mindset kita efisien, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan jauh lebih maksimal," pungkas Doktor Budi sebelum memulai rutinitas birokrasinya.

Aksi spontan para petinggi Kabupaten Sumbawa ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas untuk kembali memasyarakatkan olahraga sepeda sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di "Tanah Samawa". (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 08:27:03 +0800 amr
Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  7 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat melalui program Desa Sadar Zakat. Sebagai bagian dari persiapan implementasi program tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melaksanakan audiensi bersama Bupati Sumbawa pada Senin, 6 April 2026, bertempat di ruang kerja Bupati Sumbawa.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, MSI, dan Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, MHI. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan secara langsung rencana pelaksanaan launching program Desa Sadar Zakat yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang. Desa Brang Kolong dipilih sebagai salah satu pilot project dalam implementasi awal program tersebut, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa.

Program Desa Sadar Zakat sendiri merupakan salah satu inovasi BAZNAS dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan zakat berbasis desa. Melalui program ini, diharapkan akan terbentuk ekosistem zakat yang lebih terorganisir, transparan, dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS juga menjelaskan bahwa kegiatan launching nantinya akan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada para mustahik melalui Program 100 Mustahik per Desa. Program ini menjadi salah satu bentuk konkret pendayagunaan zakat yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat kurang mampu di tingkat desa. Dengan adanya program ini, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.

Dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan lintas sektor, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berencana mengundang seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumbawa untuk hadir dalam kegiatan launching tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dinilai sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi program Desa Sadar Zakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan langkah progresif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, program Desa Sadar Zakat merupakan salah satu upaya strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh camat dan kepala desa dalam menyukseskan program tersebut. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, diharapkan program Desa Sadar Zakat dapat berkembang secara luas dan berkelanjutan.

Selain itu, Bupati Sumbawa juga mengingatkan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat. Ia berharap BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus melakukan inovasi dan penguatan kelembagaan guna menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa yang akan datang.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam upaya meningkatkan peran zakat sebagai solusi terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, program Desa Sadar Zakat diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimis bahwa melalui program ini, kesadaran masyarakat dalam berzakat akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama. Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:48:02 +0800 amr
Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Kebijakan syarat kepemilikan SIM A bagi peserta pelatihan excavator yang disorot Pansus DPRD dalam LKPJ 2025 dijelaskan oleh Sekretaris Disnakertrans Sumbawa, Aulia Asman, sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kebutuhan dunia kerja yang mensyaratkan kelengkapan administrasi dan kompetensi tenaga operator alat berat.

Hal ini disampaikan saat ditemui media ini, Rabu (08/04/2026), menyusul kritik pansus yang menilai syarat tersebut tidak relevan dan berpotensi membatasi akses peserta.

Aulia menegaskan, kebijakan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan langsung dengan persyaratan yang berlaku di dunia kerja, di mana operator alat berat umumnya diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi atau SIO serta SIM B1 Umum atau B2 Umum.

“Ketika mereka masuk dunia kerja, minimal harus memiliki SIM B1 Umum. Sementara untuk mendapatkan SIM B1 Umum, syarat dasarnya adalah memiliki SIM A. Jadi, kebijakan ini kami ambil agar pelatihan benar-benar mengarah pada kesiapan kerja,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa pemenuhan syarat dasar tersebut, peserta berpotensi menghadapi hambatan administratif saat melamar pekerjaan meskipun telah memiliki sertifikat pelatihan.

“Kalau peserta sudah punya sertifikat, tapi tidak memenuhi syarat administrasi kerja, itu justru akan menghambat mereka sendiri. Maka kami siapkan dari awal,” ujarnya.

Meski demikian, ia tidak menutup ruang evaluasi terhadap kebijakan tersebut, terutama jika dinilai memberatkan dan tidak sejalan dengan prinsip akses pelatihan yang inklusif.

“Kalau memang dipandang terlalu berat, tentu akan kami diskusikan kembali dengan pimpinan,” katanya.

Di sisi lain, usulan pansus agar seleksi peserta dilakukan melalui uji kompetensi awal seperti tes kepribadian, psikomotorik, kesadaran keselamatan kerja, hingga ketahanan kerja dinilai sebagai pendekatan yang lebih komprehensif. Namun, Disnakertrans mengakui penerapan mekanisme tersebut membutuhkan dukungan sumber daya yang tidak sedikit.

“Secara substansi itu memang dibutuhkan, tetapi penerapannya memerlukan tim seleksi dan biaya tambahan. Kemarin kami memilih syarat yang paling dasar karena menyesuaikan kondisi yang ada,” ungkapnya.

Selain persoalan persyaratan, efektivitas pelatihan juga dihadapkan pada keterbatasan sarana. Dalam satu kelas berisi 16 peserta, Disnakertrans saat ini hanya mampu menyediakan satu hingga dua unit excavator, sehingga peserta harus bergantian dalam praktik lapangan.

Kondisi tersebut dinilai mempengaruhi intensitas latihan peserta. Kehadiran simulator excavator disebut dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan waktu belajar, khususnya bagi peserta yang menunggu giliran praktik.

“Dengan simulator, peserta yang belum mendapat giliran tetap bisa berlatih. Itu akan membuat proses pelatihan jauh lebih efektif,” jelasnya.

Namun, pengadaan fasilitas tersebut masih bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

Keterbatasan juga terjadi pada sumber daya manusia. Saat ini, jumlah instruktur dan tenaga pelatihan di BLK Sumbawa sekitar 16 orang, yang belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pelatihan maupun pengembangan program baru.

“Kondisi ini membuat tidak semua pelatihan bisa memiliki instruktur. Ini juga menjadi kendala kalau ingin meningkatkan kapasitas pelatihan,” katanya.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut, Disnakertrans menegaskan tetap berupaya menjaga agar pelatihan tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta melalui penyesuaian dengan kebutuhan industri.

“Kami tidak mendiamkan persoalan yang ada. Semua sudah kami usulkan untuk dianggarkan. Intinya, kami tetap berupaya agar pelatihan ini benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta,” pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:41:35 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa

SUMBAWA, Amarmedia.co.id -5 APRIL 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Istana Bala Kuning pada Minggu malam (5/4). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang juga menyandang gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, menghadiri acara Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati 15 tahun Penobatan sekaligus Malikelis (ulang tahun) ke-85 Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV.

Bagi Bupati Jarot, momentum ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan refleksi mendalam atas jati diri Tau Samawa (orang Sumbawa) di tengah arus modernisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyimak dengan seksama Pasatotang (pesan/titah) Sultan yang dibacakan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, SH., MM. Bupati menegaskan bahwa filosofi Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah harus tetap menjadi kompas dalam menjalankan roda pemerintahan dan kehidupan sosial.

 "Kehadiran Sultan sebagai Puen Rea adalah pilar yang menjaga marwah Tau ke Tana Samawa. Titah beliau agar kita tetap jernih, tidak goyah oleh provokasi, dan memperkuat persatuan adalah pesan yang sangat relevan bagi kita semua saat ini," ujar Bupati H.Jarot.

Salah satu poin penting dalam Pidato Kebudayaan yang disampaikan Bupati adalah mengenai hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ia menyoroti kearifan lokal Sumbawa yang telah lama mengenal konsep keberlanjutan.

Bupati Jarot memaparkan bahwa nilai-nilai seperti Mole Pade Antap (Keberhasilan panen dan pangan), Balong Ai Kayu (Ketersediaan air dan hutan yang terjaga),

dan Telas Kebo Jaran (Kesejahteraan ternak dan hewan),

Nilai-nilai ini, menurutnya, sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah melalui program Sumbawa Hijau Lestari. 

"Alam Tana Samawa bukanlah warisan yang bisa kita habiskan begitu saja, melainkan titipan untuk anak cucu. Apa yang kita lakukan di pemerintahan hari ini harus bersinergi dengan nafas kebudayaan kita yang sangat menghargai kelestarian alam," tegasnya.

Persaudaraan Tanpa Batas: Sumbawa dan KSB

Kehadiran Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), dalam acara tersebut juga mempertegas ikatan emosional dan sejarah yang tak terpisahkan antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. 

Bupati Jarot sepakat bahwa kedua daerah ini berasal dari akar peradaban yang sama, yakni Kesultanan Sumbawa. Sinergi antara dua pemimpin daerah ini menunjukkan bahwa nilai Basiru (gotong royong) dan Tulung (tolong menolong) tetap hidup dalam pembangunan di wilayah Samawa secara keseluruhan.

Acara yang berlangsung hingga pukul 23.00 WITA ini ditutup dengan ramah tamah yang hangat. Bupati Sumbawa berharap agar semangat takwa dan falsafah Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk) senantiasa menjadi jati diri kolektif demi mewujudkan Sumbawa yang beradab dan bermartabat.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB.

Hadir pula pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat).  (AM/Yuli)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:39:23 +0800 amr
Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV

Sumbawa.Istana Bala Kuning,Amarmedia.co.id -  Hari Ahad  5 April 2026 kemarin,  Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) mengadakan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati dua momen penting sekaligus yaitu 15 (lima belas) tahun Penobatan Sultan dan Malikelis (Milad/Ulang Tahun) ke- 85 Sultan Muhammad Kaharuddin IV. Tepat setelah shalat Isya’ para undangan mulai berdatangan di Istana Bala Kuning, diantaranya pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat). 

Turut hadir dalam acara ini Bupati Sumbawa yang telah disematkan gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP beserta istri; Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si.; Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB. Sambil menunggu para undangan, panitia menyuguhkan pemutaran cuplikan rekaman video penobatan Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang berlangsung pada tanggal 5 April 2011.

Tepat pukul 20.00 WITA, acara pertama dimulai. Diisi dengan Dzikir bersama yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syara’ LATS. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Setelah acara pembukaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu Pengantar dan Penyampaian Titah Sultan Sumbawa XVIII, Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang disampaikan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Titah ini diawali dengan refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan. Refleksi ini mengingatkan kita tentang kekayaan sejarah terutama di Era Kesultanan Sumbawa yang mewarnai peradaban Islam di Nusantara. 

“Penobatan Sultan Sumbawa tidak hanya penting bagi keberlanjutan peradaban Tau Samawa yang dapat menghadirkan historical pride (kebanggan sejarah) pada generasi kita sekarang, namun juga memberikan arah dan panduan terhadap jati diri kita sebagai Tau Samawa kepada anak cucu kita di masa sekarang dan akan datang,” tegas Buya Zul, sapaan akrab Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Nilai-nilai luhur Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah adalah filosofi warisan leluhur Tau Samawa yang sangat kaya makna. Kehadiran Sultan dimaknai sebagai “Puen Rea” dimana entitas masyarakat adat Tau Samawa masa kini berlindung dan bernaung. Sultan adalah penjaga marwah Tau Ke Tana Samawa.

Selanjutnya Manik/Titah Sultan dibacakan yang buntinya sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim 

Dengan memohon ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta dengan penuh tanggung jawab terhadap masa depan Tana Samawa, pada momentum yang penuh makna ini, Kami menyampaikan PASATOTANG sebagai berikut: 

“Di tengah gelombang zaman yang penuh ketidakpastian, kami menyerukan kepada seluruh Tau Samawa: tetaplah teguh, tetaplah jernih, dan jangan pernah goyah oleh provokasi. Perkuat persatuan, eratkan kebersamaan, karena di sanalah kekuatan kita bertumpu. Hidupkan Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah. Jangan biarkan filosofi ini hanya menjadi simbol—jadikan ia napas dalam setiap langkah, dalam setiap keputusan. Bangkitkan kembali semangat Basiru (Gotong Royong) dan Tulung (Tolong Menolong), agar kita saling menguatkan, saling menjaga, dan tidak meninggalkan satu pun di antara kita. 

Kami ingatkan: jadilah penjaga harmoni—bagi lembaga adat, bagi seluruh elemen masyarakat—untuk merawat kesejukan, meneguhkan persaudaraan, dan menolak segala yang memecah belah. Dan kepada kita semua, ingatlah: alam adalah amanah. Ia bukan warisan yang dihabiskan, melainkan titipan yang harus dijaga, agar tetap lestari bagi anak cucu kita. 

Berlandaskan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berpegang pada falsafah ‘Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge’, marilah kita teguhkan kebersamaan Tau dan Tana Samawa—menuju kehidupan yang selamat, beradab, dan bermartabat. Kini, esok, dan sepanjang masa.” 

Demikian PASATOTANG ini Kami sampaikan untuk menjadi parenti (pedoman) bagi seluruh Tau Samawa. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita, menjaga Tana Samawa, dan menguatkan kita dalam menjaga nilai, budaya, dan kehidupan yang beradab dan bermartabat. 

Samawa Datu, 5 April 2026 M / 17 Syawwal 1447 H 

DEWA MASMAWA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN IV 

Setelah pembacaan Manik/Titah Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Bupati Sumbawa (Dea Pati Kanadi Ling Samawa) Ir. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan Pidato Kebudayaan. Refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jati diri kita sebagai Tau Samawa dan melihat hubungan relasi antara manusia dan alam sekitarnya. Harmonisasi antara Tau Samawa dan alam sekitarnya dapat dilihat dari adanya istilah “Mole Pade Antap”, “Balong Ai Kayu”, dan “Telas Kebo Jaran”. Hal ini sinergi dengan program Sumbawa Hijau Lestari yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Sumberdaya alam dan budaya Sumbawa bukan untuk dihabiskan, namun titipan untuk generasi mendatang. Alam dan budaya kita selalu bersinergi dan melengkapi.

Usai pidato dari Bupati Sumbawa, giliran H. Amar Nurmansyah, ST., MT., Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu) menyampaikan sambutannya yang diawali dengan cerita personal tentang kawasan Kesultanan Sumbawa yang hari ini berada di Kecamatan Sumbawa. Ingatan personal ini menjadi refleksi dari memori kolektif yang dapat dilihat sebagai pentingnya pewarisan nilai-nilai budaya Tau Samawa bagi generasi muda. “Kabupaten Sumbawa dan KSB memiliki akar yang sama yaitu sebuah peradaban masa lalu di Era Kesultanan Sumbawa. Kita memiliki akar dan pohon besar yang sama tempat kita bernaung. Hal ini merupakan kekayaan dan warisan yang tak ternilai harganya yang harus kita jaga untuk semakin memperkuat jadi diri kita sebagai Tau Samawa.” 

Berakhirnya sambutan dari Bupati KSB, maka acara inti ditutup dan diisi dengan silaturrahmi dan ramah tamah. Suasana keakraban muncul sebagai bentuk kekuatan tali persaudaraan yang penuh dengan harmoni. Acara berakhir pada pukul 23.00 WITA. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:15:46 +0800 amr
NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini

Mataram, Amarmedia.co.id - 3 April 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah memacu program "Desa Berdaya" sebagai senjata utama dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Bumi Gora. Program ambisius ini dirancang untuk menyentuh akar persoalan di tingkat desa melalui dua skema utama: Tematik dan Transformatif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ir. Lalu Hamdi, M. Si., mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan sebuah gerakan terintegrasi yang memanfaatkan sumber daya sosial dan ekonomi lokal.

"Inti dari Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan melalui penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa agar menjadi destinasi mendunia," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).

Skema Tematik: Lompatan Ekonomi Desa

Dalam skema Tematik, Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh desa (1.021) dan kelurahan (145) di NTB mendapatkan bantuan keuangan khusus hingga tahun 2029. Untuk tahun 2026, sebanyak 256 desa dan kelurahan terpilih menjadi pionir dengan kucuran dana masing-masing sebesar Rp300 juta.

Namun, Lalu Hamdi menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan. Pemerintah telah menyiapkan 'menu' kegiatan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang harus dipatuhi.

"Ini bantuan keuangan khusus. Desa harus mengajukan proposal sesuai potensi keunggulan mereka agar terjadi lompatan pertumbuhan ekonomi. Kami akan melakukan verifikasi administrasi dan substansi sebelum merekomendasikan penetapan kepada Gubernur," jelasnya.

Skema Transformatif: Intervensi Langsung ke Kepala Keluarga

Berbeda dengan skema Tematik yang berbasis wilayah, skema Transformatif menyasar langsung unit terkecil, yakni Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem. Berdasarkan data hasil sinkronisasi dengan BPS melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), teridentifikasi 6.711 KK di 40 desa yang akan diintervensi pada tahap pertama tahun 2026.

Lalu Hamdi memaparkan bahwa pemilihan 40 desa tersebut dilakukan dengan pertimbangan matang, mencakup karakteristik wilayah mulai dari pesisir, rural, lingkar hutan, hingga kawasan pertanian, serta tingkat kedalaman kemiskinannya.

"Setiap KK sasaran akan menerima bantuan sosial sebesar Rp7 juta. Uang ini diarahkan untuk membangkitkan mata pencaharian mereka," tambahnya.

Pendampingan Ketat dan Revitalisasi Usaha

Guna memastikan ketepatan sasaran dan penggunaan dana, Pemprov NTB mengerahkan 144 pendamping desa. Para pendamping ini akan menjalani diklat khusus pada 6-8 April mendatang untuk membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan keuangan, kewirausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Pasca diklat, para pendamping diwajibkan turun langsung menemui keluarga sasaran untuk menentukan jenis usaha yang paling relevan dengan minat dan potensi lokal.

"Kami ingin melihat apakah mereka punya keahlian yang sempat mati suri, misalnya karena dampak pandemi lalu. Fokus kita adalah revitalisasi usaha. Pendamping akan membantu menentukan mata pencaharian yang pas agar bantuan Rp7 juta tersebut benar-benar menjadi modal produktif, bukan konsumtif," pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga pihak swasta (filantropi), program Desa Berdaya diharapkan mampu mengubah wajah desa di NTB dari wilayah tertinggal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.(Am/san/diskominfotik)

]]>
Fri, 03 Apr 2026 09:41:23 +0800 amr
Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan 

Mataram, Amarmedia.co.id (2/4/2026) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan pembentukan aplikasi layanan aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Langkah ini menjadi respons cepat atas tingginya angka kekerasan yang terus meningkat di NTB, termasuk kasus kekerasan seksual dan pernikahan anak.

Aplikasi yang berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB ini akan dilengkapi dengan nomor darurat serta sistem pelaporan cepat, aman, dan rahasia yang dapat diakses seluruh masyarakat.

Urgensi pembentukan layanan ini tidak lepas dari kondisi masih maraknya kasus kekerasan pada anak di Provinsi NTB. Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Simfoni PPA tahun 2025 tercatat sebanyak 637 kasus terjadi di seluruh kabupaten/kota dengan total korban mencapai 654 anak.

Dari total korban tersebut, anak perempuan menjadi kelompok paling rentan dengan jumlah 503 korban, sementara korban laki-laki tercatat sebanyak 151 anak.

Tak hanya itu, praktik pernikahan anak juga masih menjadi persoalan serius yang berkorelasi dengan tingginya kekerasan terhadap anak dan perempuan, sekaligus berdampak pada masalah sosial lain seperti putus sekolah, kemiskinan, hingga stunting.

“Kita bergerak cepat. Dalam waktu dekat akan dibentuk aplikasi layanan aduan cepat untuk merespons kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB, Lalu Juhamdi, ditemui di ruang kerjanya Rabu (1/3/2/026). 

Menurut Miq Jo sapaan akrabnya menambahkan, melalui aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke instansi tertentu untuk melapor. Cukup melalui aplikasi atau nomor darurat, laporan dapat disampaikan secara cepat dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui proses pendampingan bagi korban serta penegakan hukum terhadap pelaku hingga ke tahap pengadilan.

Sebagai bagian dari penguatan langkah tersebut, Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB bersama para mitra juga akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Rakor ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi dalam memperkuat pencegahan kekerasan secara langsung di masyarakat.

Aplikasi layanan aduan cepat ini dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan dan mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah. (AM/kominfotikntb)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:18:06 +0800 amr
BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai

Mataram, Amarmedia.co.id -2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat arah kebijakan pelatihan vokasi dengan mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, guna memastikan lulusan siap kerja dan berdaya saing.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat melakukan kunjungan kerja ke BLK dalam rangka evaluasi program pelatihan serta kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi dinamika pasar kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas pelatihan, khususnya pada kejuruan teknik dan otomotif, serta berdialog langsung dengan para instruktur untuk menyerap berbagai masukan dari lapangan.

“BLK harus menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai. Pelatihan harus selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.

Berdasarkan pemaparan pihak BLK, program pelatihan saat ini berjalan dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sarana prasarana serta belum optimalnya keterkaitan antara pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur yang akrab disapa Ummi Dinda menekankan pentingnya penguatan konsep link and match antara BLK dan dunia industri sebagai kunci peningkatan kualitas lulusan.

Selain itu, ia juga mendorong agar pelatihan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi turut mengembangkan aspek kewirausahaan.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada sektor formal. Lulusan BLK juga harus mampu menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta dilakukan evaluasi kurikulum secara berkala, peningkatan kompetensi instruktur, serta penguatan kerja sama strategis dengan dunia industri agar pelatihan yang diberikan tetap relevan dan adaptif.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Dengan penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri, BLK diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan talenta yang adaptif, produktif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.(AM/Diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:12:45 +0800 amr
Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat

Mataram, Amarmedia.co.id - 2 April 2026 - Awal tahun 2026 menjadi periode krusial bagi infrastruktur di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya intensitas hujan pada bulan Januari hingga Februari memicu bencana banjir yang berdampak langsung pada rusaknya akses jalan, terutama di wilayah Pulau Sumbawa meliputi Bima, Dompu, dan Kabupaten Sumbawa.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat dengan menyiapkan skema pendanaan darurat dan membentuk tim teknis di lapangan.

Sekretaris Dinas PUPR NTB, Ilham Ardiansyah, ST., MT., mengungkapkan bahwa penanganan kerusakan jalan akibat bencana banjir akan menggunakan skema dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Langkah ini diambil agar fungsi infrastruktur dapat segera pulih demi kelancaran mobilisasi masyarakat.

"Karena ini terkait bencana banjir, maka penanganan cepatnya menggunakan skema BTT. Tujuannya adalah penanganan darurat agar infrastruktur segera berfungsi kembali," ujar Ilham saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4).

Meski demikian, Ilham memberikan catatan bahwa perbaikan melalui dana BTT bersifat sementara, bukan permanen. Penanganan permanen memerlukan proses pengadaan reguler yang lebih panjang dan waktu pengerjaan yang lebih lama sesuai kaidah normatif.

Ia juga menyebutkan terkait penurunan nilai TKD dari pusat berdampak langsung pada daya jangkau pembangunan infrastruktur di daerah. Banyak rencana perbaikan jalan yang sebelumnya telah masuk dalam daftar tunggu, kini harus dievaluasi kembali.

"Kondisi anggaran kita saat ini memang sedang tidak ideal karena adanya pengurangan dana transfer dari pusat. Ini bukan hanya angka di atas kertas, tapi berimplikasi pada berapa kilometer jalan yang bisa kita perbaiki tahun ini," ujarnya.

Akibat pemangkasan ini, PUPR tidak lagi bisa menggunakan pendekatan "pemerataan," melainkan harus beralih ke strategi "skala super prioritas." Artinya, hanya ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah dan memiliki dampak ekonomi paling vital yang akan mendapatkan intervensi anggaran.

Lebih jauh, penanganan skala besar melalui BTT, Gubernur NTB juga menginisiasi pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini dirancang untuk menangani kerusakan jalan kategori ringan, seperti lubang-lubang kecil yang jika dibiarkan dapat meluas dan membahayakan pengguna jalan.

"Hajat Pak Gub dengan adanya TRC ini adalah mempercepat penanganan kerusakan kecil. Langsung ditambal agar tidak makin parah, yang nantinya justru akan memakan biaya lebih besar jika kerusakannya melebar," jelasnya.

Sistem kerja TRC akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Melalui laporan warga, tim akan langsung turun ke lokasi untuk melakukan eksekusi perbaikan.

Untuk memastikan efektivitas di lapangan, Dinas PUPR NTB mengandalkan dua Balai Pemeliharaan Jalan yang berkedudukan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Kepala Balai masing-masing wilayah yang memegang kendali agar responsnya bisa cepat (fast response). Namun, kami juga menekankan bahwa keberhasilan TRC ini harus didukung ketersediaan anggaran yang memadai. Ada laporan, ada tim, tapi kalau anggaran tidak ada, tentu gerak kami terbatas," tegasnya.

Melalui kombinasi skema BTT untuk kerusakan akibat bencana dan TRC untuk pemeliharaan rutin, Pemprov NTB berharap konektivitas antarwilayah tetap terjaga meski di tengah tantangan cuaca ekstrem.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:07:05 +0800 amr
Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Capaian pembangunan infrastruktur di tingkat desa menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori. Melalui alokasi APBDes Tahun Anggaran 2025, pembangunan jalan perdesaan tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap target "Peningkatan Jaringan Jalan Mantap Hingga 80%".

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, mengungkapkan bahwa keterlibatan desa melalui anggaran mandiri sangat membantu mendongkrak persentase jaringan jalan dalam kondisi baik, yang mencakup jalan kabupaten, jalan usaha tani, hingga jalan lingkungan.

"Pembangunan infrastruktur perdesaan yang dibiayai dari APBDes turut memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap indikator persentase jalan mantap dalam Program Unggulan ke-3 Pemerintah Daerah," ujar Rachman Ansori saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026).

Capaian Infrastruktur Desa Tahun 2025

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), terdapat progres masif di ratusan desa sepanjang tahun 2025. Berikut adalah rincian capaiannya:

  • Jalan Perdesaan ± 34 Kilometer  di 133 Desa  dengan total anggaran Rp 20,424 Miliar
  • Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 15,7 Kilometer di  77 Desa dengan total anggaran Rp 9,45 Miliar
  • Drainase Lingkungan sepanjang 6,26 Kilometer di  54 Desa | Rp 6,26 Miliar 

Mantan Seklur Seketeng ini menjelaskan bahwa angka 34 kilometer untuk jalan desa tersebut masih merupakan data awal yang belum terkoreksi sepenuhnya, namun sudah mencerminkan realisasi fisik di lapangan yang didanai langsung oleh desa.

Meski mencatatkan tren positif pada tahun 2025, Rachman Ansori memberikan catatan kritis untuk tahun berjalan (2026). Pihaknya memprediksi akan terjadi penurunan drastis pada volume pembangunan infrastruktur perdesaan.

Hal ini dipicu oleh merosotnya alokasi APBDes di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 yang mencapai angka 46%. Penurunan anggaran yang hampir setengah dari tahun sebelumnya ini dipastikan akan memukul kemampuan desa dalam membiayai pembangunan fisik.

"Untuk tahun 2026, kami akan kembali melakukan rekapitulasi setelah seluruh APBDes terinput di Siskeudes. Namun, diprediksi akan terjadi degradasi (penurunan) pembangunan infrastruktur yang sangat signifikan mengingat adanya penurunan APBDes sekitar 46%," pungkas Ansori.

Kondisi ini menuntut pemerintah daerah dan desa untuk lebih kreatif dalam menentukan skala prioritas agar target "Jalan Mantap" tetap dapat terjaga meski di tengah keterbatasan anggaran. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 19:35:42 +0800 amr
Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo “Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo

Moyo Utara.Amarmedia.co.id– Sebuah pesan menyentuh menjadi penutup sekaligus penyemangat dalam rangkaian Workshop Rencana Aksi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Forum PSDAT. 

"Jika kita laksanakan rencana ini dengan sungguh-sungguh, kita sedang mewariskan mata air, bukan air mata, bagi generasi anak cucu kita di masa datang,"ujar Yuni Ilmiati Kurnia, S.STP., M.Si., saat memberikan pernyataan penutup (closing statement) dalam diskusi kelompok di wilayah Moyo Utara, Selasa (31/03/2026).

Kalimat ini merangkum esensi dari Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan), sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi masa depan Sumbawa.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Moyo Utara ini melibatkan peserta dari tiga desa strategis yang dilalui oleh DAS Moyo, yakni Desa Sebewe, Desa Penyaring, dan Desa Barutahan. Ketiga desa ini merupakan bagian dari 22 desa dampingan Program CERAH yang tersebar di 7 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Workshop ini dipandu oleh tim fasilitator yang solid, terdiri dari Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si., dan koordinator Wahyu Indrajaya, ST., MM.Inov., serta didukung oleh tim teknis Yuni Linda Handayani dari Bapperida dan Samsul Rizal dari Dinas Kesehatan.

Program CERAH ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret yang selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa. Salah satu prioritas utama pasangan Jarot-Ansori adalah mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari.

"Aspek utama dalam penyusunan rencana aksi ini meliputi pengelolaan lahan, ketahanan air, hingga pemberdayaan masyarakat. Kami merumuskan usulan program yang akan diintegrasikan ke dalam APBD maupun APBDesa, dengan dukungan dari Plan Indonesia serta pihak lainnya," jelas Yuni Ilmi kurniati

Sebelum menyusun rencana aksi, para peserta diajak untuk mendalami kondisi wilayah mereka secara historis. Mereka membandingkan potensi sumber daya air masa lalu dengan kondisi saat ini, mengidentifikasi kerentanan lingkungan, serta menganalisis kekuatan kelembagaan di tingkat desa.

Dinamika kelompok menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem. Permasalahan pengelolaan DAS yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pemeliharaan sarana prasarana hingga pola tanam yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Moyo Utara Awaluudin Safari.SH dan menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan serta mengajak masyarakat agar bijak dan partisipatif dalam kelola air dan lahan untuk keberlanjutan. Hadir pula Ketua TP PKK dan Ketua Tim Posyandu Kecamatan Moyo Utara, menunjukkan bahwa isu lingkungan kini menjadi perhatian serius dari level akar rumput hingga pemangku kebijakan.

Dengan tersusunnya rencana aksi ini, diharapkan koordinasi lintas sektor dalam pemantauan dan pemeliharaan sumber mata air dapat berjalan lebih efektif sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, demi keberlanjutan hidup di Tana Samawa. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 18:22:47 +0800 amr
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus

Mataram, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong percepatan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam membangun ekonomi berbasis desa.

Berdasarkan update data minggu ke-IV Maret 2026, capaian pembinaan menunjukkan progres yang signifikan. Dari total target, sebanyak 1.166 KDKMP telah memiliki legalitas usaha, yang menjadi fondasi utama dalam penguatan kelembagaan koperasi di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dari sisi tata kelola, 196 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sementara 121 koperasi telah aktif beroperasional, menunjukkan bahwa sebagian koperasi mulai bergerak memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Namun demikian, pemerintah menilai tantangan utama saat ini adalah mempercepat transformasi koperasi dari aspek administratif menuju operasional yang produktif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, menegaskan bahwa fokus pembinaan saat ini tidak lagi pada pembentukan, melainkan pada penguatan aktivitas usaha koperasi.

“Legalitas sudah kita capai secara luas. Sekarang kita dorong koperasi ini benar-benar hidup, berusaha, dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dari sisi penguatan sarana usaha, tercatat 373 koperasi sedang dalam tahap pembangunan gerai, dan 12 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh (100%). 

Sementara itu, masih terdapat 137 koperasi yang belum memulai pembangunan, yang menjadi fokus percepatan ke depan.

Dalam mendukung tata kelola berbasis data, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi melalui sistem Agrinas. Hingga saat ini, 510 KDKMP telah masuk dalam portal Agrinas, sementara 656 koperasi lainnya belum terintegrasi dalam sistem, sehingga menjadi prioritas dalam proses pendataan dan pembinaan lanjutan.

Sebaran perkembangan koperasi menunjukkan dinamika yang berbeda di tiap daerah. Beberapa wilayah seperti Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa mencatat jumlah pembangunan gerai yang cukup tinggi, sementara daerah lain masih membutuhkan akselerasi, khususnya dalam aspek operasional dan digitalisasi.

Menurut Wirawan, percepatan ke depan akan difokuskan pada tiga hal utama, yaitu peningkatan jumlah koperasi aktif, percepatan pembangunan gerai usaha, serta integrasi penuh ke dalam sistem digital.

“Kita ingin koperasi ini tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi benar-benar kuat, produktif, dan terhubung dengan sistem. Itu kunci keberlanjutan,” tegasnya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pendekatan kelembagaan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.(AM/Diskominfotik)

]]>
Tue, 31 Mar 2026 08:30:21 +0800 amr
Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 — Tidak sekadar imbauan, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP langsung menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor Bupati Sumbawa pada Senin pagi. Aksi ini menjadi tindak lanjut nyata dari ajakan yang disampaikannya pada malam sebelumnya dalam kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Berangkat dari Pendopo, Bupati Jarot mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan aparatur sipil negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

“Kalau ingin mengajak, harus dimulai dari diri sendiri. Ini langkah kecil, tapi kalau dilakukan bersama, dampaknya akan besar,” ungkapnya di sela aktivitas pagi tersebut.

Seperti diketahui, dalam sambutannya pada Halal Bihalal Pemkab Sumbawa 1447 H/2026 M, Bupati Jarot telah mengingatkan potensi tantangan energi global yang bisa berdampak hingga ke daerah. Meski kondisi stok BBM di Sumbawa masih aman, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif melalui efisiensi penggunaan energi, termasuk mendorong ASN untuk mulai menggunakan sepeda ke kantor.

Aksi bersepeda ini pun mendapat respons positif dari jajaran pemerintah daerah. Sejumlah ASN terlihat mulai mengikuti langkah tersebut, menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus kontribusi nyata terhadap penghematan energi.

Selain aspek efisiensi BBM, kegiatan ini juga membawa pesan lain yang tak kalah penting, yakni membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi. Dengan bersepeda, ASN tidak hanya mengurangi konsumsi BBM, tetapi juga meningkatkan kebugaran tubuh yang berdampak pada produktivitas kerja.

Langkah cepat yang ditunjukkan Bupati Jarot ini mempertegas arah kepemimpinan yang mengedepankan aksi nyata. Dari Halal Bihalal yang sarat nilai kebersamaan, hingga implementasi langsung di lapangan, pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat : perubahan dimulai dari contoh, bukan sekadar imbauan.

(YH / WRM - Prokopim Sumbawa)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:44:49 +0800 amr
Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., terus memacu transformasi daerah melalui 12 Program Unggulan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di hadapan DPRD, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan progres signifikan pada sektor ekonomi kerakyatan dan penataan wajah kota.

Dua program yang menjadi sorotan adalah Program Kesembilan (Penguatan Ekonomi UMKM) dan Program Kesepuluh (Penataan Lingkungan dan Tata Kota), yang dinilai sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Melalui Program Kesembilan, Bupati Jarot menegaskan komitmennya untuk menghidupkan ekonomi dari unit terkecil. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah menyalurkan bantuan sarana usaha kepada 145 pelaku UMKM dan 79 pelaku industri kecil.

Tak hanya bantuan fisik, penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus melalui program Bale Berdaya. "Kami telah melakukan pembinaan terhadap 110 UMKM yang kini melahirkan puluhan wirausaha lokal, termasuk entrepreneur milenial. Mereka inilah motor penggerak ekonomi masyarakat Sumbawa yang sesungguhnya," ujar Bupati Jarot.

Wajah Baru Kota: Dari "Simpang Bingung" Menuju Pusat Konvensi

Selaras dengan penguatan ekonomi, Program Kesepuluh difokuskan pada penataan lingkungan yang lebih bermartabat. Bupati mengungkapkan bahwa penataan kawasan kumuh Jempol terus dilanjutkan dengan alokasi anggaran mencapai Rp11 Miliar.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah visi besar Bupati untuk mengubah wajah pusat kota. Pemerintah Daerah tengah menyiapkan perencanaan strategis untuk kawasan Saliper Ate – Pantai Goa serta revitalisasi Taman Kerato sebagai pusat kegiatan publik.

"Kami ingin Sumbawa memiliki pusat kegiatan yang representatif. Jika Mataram punya Narmada atau Islamic Convention Hall, maka di Sumbawa akan ada Sumbawa Convention Hall yang berlokasi di Taman Kerato," tegas Bupati.

Bupati juga menyinggung penataan Simpang Sabalong Samalewa. Ia bertekad mengubah titik ikonik tersebut agar lebih tertata dan fungsional. "Kita tata kembali agar tidak lagi menjadi 'simpang bingung', melainkan menjadi persimpangan yang membanggakan dan memperlancar arus transportasi serta ekonomi," tambahnya.

Membangun Ekosistem Pariwisata dan Investasi

Penataan kota ini bukan sekadar mengejar keindahan estetika, melainkan bagian dari strategi besar untuk menarik investasi dan wisatawan. Dengan hadirnya Convention Hall dan kawasan pesisir yang tertata, Sumbawa diharapkan menjadi destinasi utama kegiatan skala regional maupun nasional.

"Penataan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membangun fondasi. Kota yang tertata dan UMKM yang berdaya adalah kombinasi sempurna untuk membawa Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera," pungkas Bupati Jarot disambut apresiasi oleh anggota dewan yang hadir.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:15:01 +0800 amr
Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Visi Kabupaten Sumbawa untuk melakukan transformasi ekonomi dari sektor hulu ke hilir mulai menampakkan hasil signifikan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin 30 Maret 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan progres fantastis pada Program Unggulan Kelima: Industrialisasi Produk Unggulan Daerah dan Peningkatan Investasi.

Langkah berani Pemerintah Daerah dalam mendorong proyek investasi strategis ini diklaim menjadi motor penggerak utama dalam memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat Tau dan Tana Samawa.

Tiga Proyek Strategis Bernilai Triliunan

Bupati Haji  Jarot mengungkapkan bahwa beberapa inisiatif investasi besar telah memasuki tahap groundbreaking dan menjadi fondasi industri masa depan Sumbawa. Tiga sektor utama yang menjadi primadona adalah hilirisasi peternakan, perikanan, dan industri garam.

Pertama ; Hilirisasi Ayam Terintegrasi (Kawasan Serading).

Proyek yang berlokasi di Serading ini mencatatkan nilai investasi sebesar Rp1,3 Triliun  Kehadiran industri ini diharapkan mampu memutus rantai ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menciptakan ekosistem bisnis unggas yang mandiri di Sumbawa.

Kedua ; Sentra Akuakultur Udang (Moyo Utara).

Wilayah Moyo Utara kini bersiap menjadi pusat udang nasional dengan potensi investasi mencapai Rp2,1 Triliun. Pengembangan sentra akuakultur ini diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan meningkatkan devisa melalui jalur ekspor.

Ketiga : Sentra Industri Garam (Plampang dan Empang)

Tak tanggung-tanggung, potensi investasi di sektor ini mencapai Rp2,5 Triliun. Kawasan Plampang dan Empang disiapkan menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan garam nasional, baik untuk konsumsi maupun industri.

Keberhasilan menarik minat investor dengan total potensi nilai investasi lebih dari Rp5,9 Triliun ini tidak lepas dari stabilitas daerah dan kemudahan perizinan yang ditawarkan. Bupati menegaskan bahwa industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik, melainkan upaya sistematis untuk memastikan produk mentah asal Sumbawa memiliki nilai jual berkali lipat saat keluar dari daerah.

"Kami mendorong investasi strategis yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi. Ini adalah momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan agar pembangunan daerah terus bergerak menuju kualitas yang lebih baik," tegas Bupati Jarot di hadapan Sidang Paripurna DPRD.

Capaian investasi ini juga dibarengi dengan kinerja fiskal daerah yang impresif. Berdasarkan data LKPJ 2025, Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau 101,30% dari target. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui rencana dengan capaian 100,80% (Rp242,2 Miliar).

Angka-angka ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori, Kabupaten Sumbawa tidak hanya mampu mengelola anggaran rutin, tetapi juga berhasil menciptakan daya tarik bagi modal besar untuk membangun ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan. ( AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:45:37 +0800 amr
Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot&Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot-Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot-Ansori), dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) mulai membuahkan hasil nyata. Melalui Program Unggulan Keempat: Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sukses menyelenggarakan serangkaian pelatihan berbasis kompetensi sepanjang tahun anggaran 2025.

Dalam Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di Gedung DPRD Sumbawa, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.000.000.000 (Dua Miliar Rupiah) untuk memastikan masyarakat mendapatkan keahlian teknis yang dibutuhkan pasar industri saat ini. Anggaran tersebut dikonversi menjadi pelatihan bersertifikat bagi 122 orang peserta yang terbagi ke dalam berbagai bidang keahlian strategis.

Adapun rincian peserta pelatihan tersebut meliputi:

  • 32 Orang Pelatihan Barista (Mendukung sektor UMKM dan pariwisata).
  • 16 Orang Pelatihan Alat Berat (Menjawab kebutuhan sektor pertambangan dan konstruksi)
  • 16 Orang Pelatihan Tata Boga.
  • 16 Orang Pelatihan Desain Grafis.
  • 16 Orang Pelatihan Pengelasan (Welding)
  • 16 Orang Pelatihan Kelistrikan.

"Pelatihan ini bukan sekadar kursus singkat, melainkan pelatihan bersertifikat kompetensi keahlian. Kami ingin memastikan putra-putri Sumbawa memiliki 'senjata' berupa keahlian yang diakui secara nasional maupun internasional," ujar Bupati Jarot dalam pidatonya.

Selain pelatihan teknis, program ini juga menyasar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program magang kerja. Sebanyak 10 orang lulusan terbaik SMK telah dikirim untuk mengikuti program magang guna meningkatkan keterampilan (skill) dan menyelaraskan kemampuan mereka dengan kebutuhan dunia usaha yang dinamis.

Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam memperkecil celah (gap) antara kualifikasi pendidikan dengan kebutuhan riil industri.

Capaian di bidang ketenagakerjaan ini menjadi salah satu pilar dalam tema pembangunan tahun 2025, yakni "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul". Bupati Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun fondasi bagi arah pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.

Dengan tersedianya tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan mandiri yang membuka lapangan pekerjaan baru di Tau dan Tana Samawa. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:28:47 +0800 amr
Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Peningkatan konektivitas wilayah menjadi salah satu prioritas utama dalam tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori. Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan capaian ambisius Program Unggulan Ketiga, yakni peningkatan kualitas infrastruktur jalan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menetapkan target besar untuk mencapai angka 80 persen jalan mantap di seluruh wilayah kabupaten. Untuk merealisasikan hal tersebut, sepanjang tahun anggaran 2025, dukungan dana sebesar Rp129,6 Miliar telah dikucurkan untuk membiayai berbagai proyek strategis.

Bupati Jarot menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan secara merata, mulai dari jalan utama, jalan lingkungan, hingga jalur logistik pertanian. Salah satu capaian yang menonjol adalah rampungnya rehabilitasi ruas Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 kilometer yang menjadi urat nadi ekonomi warga setempat.

"Infrastruktur adalah kunci aksesibilitas. Kita ingin memastikan mobilitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan," tegas Bupati Jarot dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Berdasarkan data teknis yang dipaparkan, berikut adalah rincian pengerjaan jalan selama tahun 2025:

  • Rehabilitasi Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 KM.
  • Pemeliharaan Berkala Jalan Lebih dari 10 KM.
  • Pemeliharaan Rutin Jalan sepanjang 73,7 KM
  • Pembangunan/Peningkatan JUT & JPP (Jalan Pertanian) sepanjang 24 KM.
  • Peningkatan Jalan Lingkungan tersebar di berbagai wilayah pemukiman.

Tahun Fondasi untuk Konektivitas

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan tani (JUT/JPP) sepanjang 24 KM merupakan bentuk sinergi dengan program unggulan pertama di sektor pertanian. Hal ini bertujuan agar hasil panen petani dapat diangkut dengan biaya logistik yang lebih murah dan cepat.

"Tahun 2025 adalah tahun fondasi. Dengan anggaran hampir 130 miliar rupiah ini, kita telah melakukan pemeliharaan rutin pada lebih dari 70 kilometer jalan. Ini adalah bukti komitmen kami bahwa pembangunan tidak boleh stagnan," tambahnya.

Penyampaian LKPJ ini juga menjadi ruang bagi DPRD untuk memberikan catatan kritis terkait kualitas pengerjaan di lapangan. Bupati menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dewan demi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menghasilkan kualitas jalan yang tahan lama.

Dengan capaian di tahun pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis target 80 persen jalan mantap dapat tercapai lebih cepat, guna mewujudkan pemerataan pembangunan dari desa hingga ke kota. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:15:31 +0800 amr
Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan taringnya dalam pengelolaan fiskal daerah. Pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Senin (30/3/2026), Bupati secara resmi memaparkan keberhasilan Program Unggulan Kedua, yakni Peningkatan Pendapatan Daerah yang melampaui target tahunan.

Dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 tersebut, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa penguatan struktur keuangan daerah merupakan prioritas utama untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di Tana Samawa.

Realisasi 11,13 Persen: Melampaui Estimasi Awal

Pemerintah Daerah sebelumnya telah mematok target ambisius, yakni meningkatkan pendapatan daerah hingga 50% dalam rentang waktu lima tahun. Artinya, setiap tahun daerah ditargetkan tumbuh rata-rata 10%. Namun, pada tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori, realisasi pertumbuhan justru tercatat di angka 11,13%.

"Peningkatan ini adalah langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Kami tidak hanya ingin membangun, tapi kami ingin memastikan bahwa mesin pendanaan pembangunan kita sehat dan mandiri," tegas Bupati Jarot di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Berdasarkan data yang disampaikan, kenaikan tersebut terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan daerah yang semula berada di kisaran Rp2,1 Triliun, kini melonjak tajam menjadi Rp2,34 Triliun pada penutupan tahun 2025.

Bupati menjelaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil dari kerja keras dalam mengoptimalkan berbagai sektor pendapatan serta efisiensi tata kelola keuangan daerah. Pertumbuhan pendapatan sebesar Rp240 miliar dalam satu tahun ini menjadi modal penting bagi eksekutif untuk mengeksekusi program-program kerakyatan lainnya.

Capaian pada tahun pertama ini memberikan optimisme tinggi bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mencapai target akumulatif 50% di akhir periode nanti. Dengan pendapatan yang terus meningkat, Bupati berharap ketergantungan terhadap fiskal pusat dapat diimbangi dengan kekuatan sumber daya daerah yang dikelola secara profesional.

"Capaian 11,13 persen ini membuktikan bahwa potensi Sumbawa sangat besar jika dikelola dengan serius. Ini menjadi fondasi kuat bagi kita untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera melalui kemandirian finansial," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:01:28 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sumbawa. Hal ini ditegaskan dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. di hadapan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin oleh Ketua DPRD.Hador Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, dan Kajari  Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Bupati Jarot menempatkan Penguatan Infrastruktur Air dan Irigasi Pertaniannsebagai program unggulan pertama dari 12 program strategis pemerintahan Jarot-Ansori. Langkah ini diambil sebagai respons nyata atas kebutuhan mendesak petani akan ketersediaan air guna meningkatkan produktivitas lahan.

Bupati mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah melakukan akselerasi pembangunan fasilitas pengairan secara masif. Tercatat, dukungan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi infrastruktur fisik yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani.

"Ini adalah upaya strategis kita untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Kita ingin memastikan air sampai ke lahan-lahan pertanian masyarakat, sehingga indeks pertanaman kita bisa meningkat," ujar Bupati Jarot.

Beberapa rincian pembangunan fasilitas pengairan yang berhasil dirampungkan pada tahun 2025 meliputi Pembangunan Check Dam Pertanian 12 Unit, Sumur Bor Pengairan (Berbagai Tipe)  39 Unit, Sumur Dangkal, 17 Unit, Irigasi Perpipaan sepanjang 3.875 KM Jaringan Irigasi Usaha Tani 27 Unit.

Selain infrastruktur permanen tersebut, Pemkab Sumbawa juga membangun embung pertanian, kantong air, serta mendistribusikan berbagai fasilitas mesin pompa pengairan di titik-titik rawan kekeringan.

Bupati Jarot menekankan bahwa infrastruktur irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen untuk memberikan kepastian bagi petani saat musim tanam. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, diharapkan risiko gagal panen akibat kekeringan dapat diminimalisir secara signifikan.

"Program unggulan pertama ini adalah fondasi. Tanpa air yang cukup, mustahil kita bicara tentang swasembada pangan atau kesejahteraan petani. Oleh karena itu, anggaran Rp16,8 Miliar ini kita arahkan tepat sasaran pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi," tambahnya.

Melalui keberhasilan program pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa sektor pertanian akan terus menjadi motor penggerak ekonomi yang stabil, sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:45:33 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Maret 2026. Pidato pengantar yang disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.  ini menjadi momentum penting dalam memaparkan progres transisi kepemimpinan sekaligus capaian kinerja tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori.

Dalam pidatonya, Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode strategis yang berfungsi sebagai "fondasi" pembangunan ke depan. Dilantik pada Februari 2025, pasangan Jarot-Ansori mengelola tahun anggaran tersebut dalam dua fase penting: penyelesaian kebijakan sebelumnya dan inisiasi program baru pasca-perubahan APBD.

"Tahun 2025 adalah tahun konsolidasi dan transisi. Kami meletakkan fondasi kebijakan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat sesuai visi dan misi yang telah kami janjikan," ujar Bupati di sidang Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov

Salah satu poin menonjol dalam LKPJ kali ini adalah kinerja keuangan daerah yang cukup impresif. Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau melampaui rencana sebesar 101,30%. Capaian ini didorong oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp242,29 Miliar (100,80%) dan Dana Transfer  terealisasi Rp2,09 Triliun (101,40%).

Di sisi Belanja Daerah, Pemerintah mencatat serapan sebesar Rp2,25 Triliun (92,93%). Meski belanja modal dan operasional terserap cukup baik, terdapat catatan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) yang terealisasi 32,38% serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp202,2 Miliar pada APBD tahun Anggaran 2025 dan sebesar  Rp93.48 Miliar pada penjabaran APBD Perubahan yang akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan pada tahun anggaran berikutnya.

Progres 12 Program Unggulan

Bupati juga membedah capaian 12 Program Unggulan yang menjadi fokus perhatian publik. Beberapa capaian signifikan di antarany Ketahanan Pangan dengan anggaran sebesar Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, serta jaringan irigasi perpipaan sepanjang 3.875 KM.

Di bidang Infrastruktur dilakukan Penguatan infrastruktur jalan dengan total anggaran Rp129,6 Miliar untuk mengejar target 80% jalan mantap di seluruh wilayah Sumbawa.

Untuk Program Industrialisasi & Investasi,  Langkah berani diambil melalui groundbreaking sejumlah proyek raksasa, termasuk hilirisasi ayam di Serading (Rp1,3 T), akuakultur udang di Moyo Utara (Rp2,1 T), serta industri garam di wilayah timur (Rp2,5 T).

Terhadap kesejahteraan & sosial dilakukan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Terkait isu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Bupati menyampaikan kejujuran fiskal. Ia menyatakan bahwa meski berkomitmen meningkatkan kesejahteraan ASN, peningkatan TPP pada 2025 belum dapat dilakukan secara menyeluruh akibat tingginya proporsi belanja pegawai. Pemerintah daerah kini tengah fokus melakukan rasionalisasi agar kesejahteraan ASN dapat sejalan dengan ruang fiskal publik.

Diakhir pidatonya yang sarat dengan data pencapaian, Bupati Jarot juga menyelipkan pesan persaudaraan mengingat bertepatan dengan momentum menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, DPRD, dan seluruh lapisan masyarakat yang menjaga kondusivitas daerah.

"Kebersamaan yang terjalin sepanjang 2025 menjadi modal utama bagi kita untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih unggul, maju, dan sejahtera," pungkasnya yang diakhiri dengan pantun hangat di depan sidang dewan yang terhormat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:26:53 +0800 amr
Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa diwakili oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menghadiri acara Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) Pembangunan Jembatan GARUDA di wilayah territorial Kodim 1607/Sumbawa yang dipusatkan di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Senin (30/03/2026).

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda adalah program strategis Presiden Prabowo Subianto yang diinisiasi bersama TNI AD untuk membangun ratusan jembatan gantung perintis di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, peningkatan akses masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan dan lainnya di pedesaan, serta mengurangi dampak akibat bencana.  

“Program Jembatan Garuda ini mendukung penuh Asta Cita ke-3 yang menekankan pembangunan infrastruktur dari desa untuk kesejahteraan Masyarakat”, papar Dandim.

Selanjutnya, Dandim Basofi menyampaikan bahwa pada tahap ini terdapat 3 (tiga) Lokasi yang akan dibangun Jembatan Garuda yaitu di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes dan Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas.

Pada tahap berikutnya, direncanakan juga Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lekong Kecamatan Alas Barat, Desa Lebangkar dan Desa Ropang Kecamatan Ropang, Desa Selante Kecamatan Plampang, Desa Kelungkung Kecamatan Batulanteh dan Desa Mata Kecamatan Tarano.

“Kami mohon dukungan semua pihak, dari Pemda, Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat sebagai wujud manunggal TNI Bersama rakyat”, pungkas Dandim. 

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, yang telah mengambil peran strategis dalam pembangunan ini. ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.

“Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan hari ini. Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri. kita membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Desa dan tentu saja Masyarakat”, urai Bupati.

“Momentum groundbreaking ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak. Tidak boleh berhenti. Tidak boleh stagnan. kita harus terus memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap program, benar-benar menjawab kebutuhan Masyarakat”, pungkas Bupati.

Selanjutnya acara peletakan batu pertama secara online dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX / Udayana. Hadir pada acara ini antara lain yang mewakili Forkompimda, Komandan Batalyon Infantri TP 835/Samota Yudha Bhakti, Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, Kepala Desa Gontar dan para Kepala Desa se Kecamatan Alas dan Alas Barat dan tokoh Masyarakat.  (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 15:37:10 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/03/2026). 

Momen ini menjadi sangat strategis karena tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Jarot-Ansori, pasca dilantik pada Februari 2025 lalu. Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2025 adalah tahun konsolidasi sekaligus peletakan fondasi pembangunan daerah.

Realisasi APBD 2025: Melampaui Target Pendapatan

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta tokoh masyarakat, Bupati memaparkan capaian kinerja keuangan daerah yang cukup menggembirakan. Pendapatan daerah tercatat melampaui target yang ditetapkan:

Pendapatan Daerah Terealisasi sebesar Rp2,37 Triliun (101,30% dari rencana).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp242,29 Miliar (100,80% dari target).

Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp2,25 Triliun (92,93% dari rencana), yang dialokasikan untuk belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.

"Capaian ini merupakan langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Pendapatan daerah kita meningkat 11,13% dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Bupati Jarot.

Akselerasi 12 Program Unggulan Jarot-Ansori

Bupati juga merinci capaian nyata dari 12 Program Unggulan yang menjadi komitmen politiknya kepada masyarakat Sumbawa. Beberapa poin menonjol di antaranya:

Pertama Infrastruktur Pertanian dengan penguatan sistem irigasi dengan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar, mencakup pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, dan ribuan kilometer perpipaan irigasi.

Kedua : Kualitas Jalan.Alokasi sebesar Rp129,6 Miliar untuk mencapai target 80% jalan mantap, termasuk rehabilitasi ruas jalan Labuhan Sangoro–Maronge.

Ketiga nvestasi & Industrialisasi melalui langkah besar hilirisasi dengan groundbreaking industri ayam terintegrasi di Serading (Rp1,3 Triliun) dan potensi investasi tambak udang serta industri garam yang mencapai triliunan rupiah.

Keempat : Kesejahteraan Sosial & Agama dengan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama (Imam Masjid, Guru Ngaji, Penyuluh) serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Kelima Pendidikan Pemberian beasiswa kedokteran, farmasi, serta pendidikan umum bagi ratusan mahasiswa Sumbawa.

Transisi Menuju 2026

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tahun 2025 terbagi dalam dua fase penting: masa sebelum perubahan APBD dan masa setelah perubahan yang menjadi momentum implementasi visi-misi Jarot-Ansori.

"Tahun 2025 adalah tahun transisi. Berbagai program yang dijalankan menjadi momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan menuju perekonomian yang adil dan berkelanjutan," tambahnya.

Menutup pidatonya, Bupati Jarot yang didampingi jajaran Forkopimda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas terjaganya kondusifitas daerah. 

Mengingat suasana masih dalam nuansa Idul Fitri 1447 H, Bupati menutup penyampaiannya dengan permohonan maaf lahir dan batin serta sebuah pantun yang menggugah semangat kebersamaan untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih baik. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 12:20:52 +0800 amr
Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global

SUMBAWA.Amarmedia.co.id  – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026. Sebelum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP memulai sapaannya dengan rangkaian pesan menyentuh, mulai dari duka mendalam hingga ajakan menghadapi krisis energi dunia.

Di hadapan jajaran pimpinan daerah, instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Bupati mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak menyampaikan Alfatihah.Beliau mengenang wafatnya beberapa putra terbaik daerah saat bertugas, termasuk personil Damkar yang gugur dalam upaya penanganan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.

"Mari kita kirimkan doa terbaik, Al-Fatihah, untuk saudara-saudara kita yang telah gugur saat mengabdi di tengah ujian musibah yang menimpa daerah kita belakangan ini," ajak Bupati dengan nada bergetar.

Beralih ke isu global, Bupati menyoroti ketegangan di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat yang mulai mengganggu distribusi logistik dunia. Ia memperingatkan bahwa kenaikan harga BBM di negara tetangga sudah mencapai 25% hingga 75%

"Indonesia sejauh ini masih menahan harga, tapi stok nasional kita sangat terbatas. Jika distribusi terganggu, kita bisa menghadapi masa-masa sulit. Itulah mengapa efisiensi adalah harga mati," tegasnya.

Membuktikan ucapannya, Bupati datang ke Kantor Bupati menggunakan sepeda dan ke Gedung DPRD tidak menggunakan mobil mewah Bupati dan jajaran pejabat Pemda pun terlihat kompak tiba menggunakan bus dinas.

Dikatakan Bupati, Biasanya rombongan menggunakan puluhan mobil pribadi, kali ini Bupati dan jajaran memaksimalkan kapasitas bus 

Bupati juga mengimbau staf yang jarak rumahnya dekat untuk bersepeda, sementara yang jauh disarankan menggunakan sepeda motor atau carpooling (satu mobil penuh penumpang).

"Saya yakin, mulai hari ini bengkel-bengkel sepeda di Sumbawa akan ramai lagi. Mari kita keluarkan sepeda yang selama ini berdebu di gudang," canda Bupati yang disambut tawa hangat audiens.

Menutup sapaannya, Bupati menekankan bahwa gerakan hemat BBM ini bukan sekadar mengikuti isu global, melainkan bentuk ibadah dan disiplin diri setelah melewati bulan suci Ramadan. Beliau mengajak seluruh anggota dewan dan masyarakat untuk memberikan dukungan moril terhadap kebijakan efisiensi yang akan segera diperkuat melalui regulasi daerah.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 10:07:38 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026 Bupati Sumbawa terpantau berangkat ke kantor dengan mengayuh sepeda. Demikian pula dalam rangka mengikuti Sidang Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Sumbawa Bupati Sumbawa bersama dengan kepala OPD berangkat menggunakan bus Pemda dan para staf. Aksi ini merupakan langkah nyata implementasi imbauan Presiden RI terkait penghematan energi nasional.

Camat Sumbawa Drs Iwan Sofyan dalam wawancaranya bersama wartawan di kantor DPRD, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan pusat. Menurutnya, Bupati secara tegas menindaklanjuti imbauan Presiden yang disampaikan tadi malam mengenai urgensi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tadi malam sudah dibahas secara intensif, dan dalam waktu dekat akan diterbitkan Surat Edaran (SE) resmi. Pak Bupati tidak hanya bicara, tapi langsung memberi contoh pagi ini dengan bersepeda," ujar Camat Sumbawa.

Urgensi penghematan ini bukan tanpa alasan kuat. Kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan dampak sistemik ke seluruh negara, termasuk Indonesia. Camat memaparkan data krusial mengenai ketahanan energi kita berdasarkan informasi yang kami baca bahwa Kebutuhan Nasional ±1,5 juta barel BBM per hari Produksi Domestik baru mampu memenuhi ±1 juta barel per hari.Defisit sekitar 500 ribu barel per haribmasih harus ditutup melalui jalur impor.

"Ketergantungan pada impor ini membuat kita rentan terhadap gejolak global. Maka, menghemat BBM adalah langkah penyelamatan ekonomi kita bersama," tambahnya.

Selain faktor ekonomi dan energi, Camat Sumbawa menekankan bahwa gerakan bersepeda atau menggunakan transportasi umum ini memiliki nilai tambah yang besar bagi masyarakat. Bagi kesehatan, bersepeda membuat tubuh lebih bugar dan menjadi gaya hidup yang "keren" di masa kini.

Gerakan ini beririsan dengan semangat beragama. Efisiensi dan sikap tidak boros (tabzir) merupakan bagian dari ibadah dan juga menunjukkan kesetiakawanan sosial empati terhadap kondisi ekonomi dunia.

"Hari ini Pak Bupati bersepeda, para staf menggunakan bus Pemda, dan saya sendiri juga menyesuaikan dengan menggunakan sepeda motor jika jarak memungkinkan. Mari kita mulai dari diri sendiri. Bagi warga yang jarak kantornya dekat, yuk kita gunakan sepeda," tutup Camat Sumbawa dengan penuh semangat.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 09:30:28 +0800 amr
Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Pentas Dakwah II tingkat Kabupaten Sumbawa dalam rangka Harlah ke-4 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sumbawa, yang digelar di Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Sabtu, 28 Maret 2026.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M.Inov, Camat Moyo Hulu dan jajaran Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kabupaten Sumbawa yang tetap mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut meskipun dengan berbagai keterbatasan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKMT yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. InsyaAllah, ke depan pemerintah daerah akan memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

H. Ansori juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus mendukung berbagai kegiatan BKMT, sebagai bagian dari upaya pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Menurutnya, peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan daerah. Ia menilai, kemajuan suatu daerah salah satunya ditentukan oleh sejauh mana perempuan diberdayakan secara optimal.

“Suatu daerah yang kuat ekonominya salah satunya karena kaum perempuannya diberdayakan dengan baik. Untuk itu, BKMT diharapkan terus meningkatkan perannya dalam memajukan daerah melalui pemberdayaan majelis taklim,” ungkapnya.

Pentas Dakwah II BKMT tingkat Kabupaten Sumbawa ini diikuti oleh 8 pengurus cabang BKMT dari berbagai kecamatan. Para peserta akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu Lomba Mars BKMT, Qasidah Lasqi, Asmaul Husnah, Tausiyah, Hafalan Juz 30, serta Cerdas Cermat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Maret 2026, sebagai wadah silaturahmi, syiar Islam, serta penguatan peran majelis taklim di tengah masyarakat.( AM/Prokopim Sumbawa)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 17:54:06 +0800 amr
Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, tidak berlama-lama dalam duka. Melalui Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang digelar di Kantor Bupati, Kamis (26/03/2026), pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana adalah prioritas kemanusiaan yang harus dituntaskan dengan segera.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan gerak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Baznas Kabupaten Sumbawa dalam satu komando pemulihan.

Tiga Fokus Utama: Hunian, Infrastruktur, dan Jiwa

Dalam arahannya yang tegas namun sarat empati, Sekda Haji Budi Prasetiyo menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus menyentuh kebutuhan riil di lapangan. Ia menetapkan tiga pilar utama pemulihan: perbaikan hunian warga, pembangunan kembali infrastruktur dasar, dan pemenuhan kebutuhan hidup selama masa transisi.

“Penanganan harus terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga terdampak merasakan kehadiran pemerintah di sisi mereka agar proses pemulihan berjalan efektif,” ujar Dr. Budi di hadapan para pimpinan OPD.

Instruksi spesifik pun diberikan kepada setiap lini. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) diminta melakukan asesmen presisi terhadap kerusakan rumah, sementara Dinas Sosial diwajibkan menjaga denyut logistik bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Menariknya, pemerintah tidak berjalan sendiri. Pelibatan Baznas menjadi strategi kunci, terutama dalam skema bantuan pembangunan rumah dan program pemberdayaan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan Kalimango dilakukan secara holistik—tidak hanya membangun fisik bangunan, tapi juga membangun kembali martabat ekonomi warga.

“Pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan masyarakat bisa bangkit secara mandiri melalui penguatan ekonomi pascabencana,” tambah Sekda.

Menyadari pentingnya kepercayaan publik, Pemkab Sumbawa menekankan bahwa pencairan dana hibah bencana dari APBD dan Dana Tak Terduga (DTT) akan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. 

Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan, wajah Desa Kalimango sudah harus menunjukkan progres rehabilitasi yang signifikan. Komunikasi intensif antara pemerintah kecamatan, desa, dan warga menjadi urat nadi agar pendataan berlangsung partisipatif dan bantuan tersalurkan secara merata.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga pulih sepenuhnya. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Dr. Budi menutup arahannya.

Melalui langkah kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa senyum warga Kalimango akan segera kembali, seiring dengan pulihnya kondisi sosial dan ekonomi desa yang sempat teruji oleh api tersebut.(AM)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 06:14:34 +0800 amr
Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di balik riuh rendah pembangunan fisik, ada denyut nadi pembangunan manusia yang sedang berdetak kencang di tanah Samawa. Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H. Mohamad Ansori, sebuah perubahan besar sedang dirasakan langsung di ruang-ruang kelas dan bangku kuliah.

Bukan sekadar janji di atas kertas, Program Unggulan ke-12 yang diusung pasangan Jarot–Ansori kini telah menjelma menjadi napas baru bagi ribuan generasi muda. Melalui sentuhan tangan dingin mereka, gizi anak-anak terjaga, dan mimpi kuliah bukan lagi sekadar bunga tidur bagi warga kurang mampu.

Dalam keterangan resmi Jumat 27 Maret 2026, bagi Jarot–Ansori, membangun daerah harus dimulai dari kesehatan pelajarnya. Melalui program Siswa Sehat & Bergizi, sebanyak 33.951 siswa dan santri di seluruh penjuru Sumbawa kini mendapatkan perhatian gizi yang lebih sistematis.

Pemerintah menyadari bahwa kecerdasan hanya bisa tumbuh di dalam tubuh yang sehat. Dengan menyasar lingkungan sekolah dan pesantren, program ini menjadi benteng pertahanan pertama bagi masa depan anak-anak Sumbawa agar tumbuh kuat, cerdas, dan kompetitif. Ini adalah bentuk dedikasi "Ibu dan Ayah" daerah dalam memastikan tidak ada anak yang belajar dengan perut lapar atau raga yang lemah.

Kartu Sumbawa Pintar: Membuka Gerbang Langit Pendidikan

Dedikasi untuk umat berlanjut ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP), hambatan ekonomi perlahan mulai terkikis. Tercatat, 679 mahasiswa dari jenjang Diploma hingga Pascasarjana kini dapat bernapas lega melanjutkan studi mereka.

Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi peradaban. Secara khusus, pemerintah telah mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk beasiswa kedokteran. Langkah visioner ini bertujuan agar di masa depan, putra-putri asli Sumbawa-lah yang akan merawat kesehatan saudara-saudaranya sendiri di puskesmas dan rumah sakit daerah.

Beasiswa ini tersebar luas di berbagai kampus kebanggaan daerah seperti UTS, UNSA, hingga AKOM, membuktikan bahwa pemerintah hadir merangkul semua lini pendidikan tanpa sekat.

Di balik data statistik puluhan ribu penerima manfaat, ada narasi kemanusiaan yang lebih dalam. Program ini adalah tentang Wajah ceria seorang anak yang mendapatkan asupan gizi layak di sekolah,tangis haru orang tua yang melihat anaknya tetap bisa kuliah meski dalam keterbatasan ekonomi dan harapan baru bagi mahasiswa kedokteran yang kelak akan menjadi pahlawan kesehatan bagi sesamanya.

Setiap rupiah yang dilokasikan untuk gizi dan pendidikan adalah investasi untuk memuliakan umat. Pemda ingin memastikan bahwa anak-anak Sumbawa tidak hanya bermimpi besar, tapi juga memiliki sarana untuk mewujudkannya,tulus rilis berita sebagai sebuah semangat yang tercermin dalam setahun langkah nyata Jarot–Ansori.

Tahun pertama ini barulah permulaan. Di bawah panji Jarot–Ansori, Sumbawa sedang bergerak menjadi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga luhur dalam membangun sumber daya manusianya. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:55:45 +0800 amr
Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Agenda besar yang dimotori oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini dijadwalkan berlangsung serentak mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 mendatang.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM, Jumat 27 Maret 2026, menegaskan bahwa SE2026 merupakan momentum strategis untuk memotret gambaran utuh kondisi ekonomi daerah. Fokus utama pendataan ini adalah sektor usaha non-pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sumbawa.

“Sensus Ekonomi ini bukan sekadar pendataan rutin sepuluh tahunan, tetapi menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berorientasi pada potensi riil daerah,” ujar Ivan dalam keterangannya.

Pelaksanaan SE2026 bertujuan menyediakan informasi menyeluruh mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga perkembangan ekonomi digital dan lingkungan. Data ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam perencanaan serta evaluasi pembangunan ekonomi di masa depan.

Ivan menjelaskan bahwa hasil sensus ini akan berdampak signifikan pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi jenis usaha yang memiliki potensi berkembang pesat.

Selanjutnya dapat merumuskan intervensi kebijakan yang lebih terarah (seperti akses permodalan) dan memperkuat daya saing dan perluasan pasar bagi pelaku usaha lokal.

Sensus ini akan menyasar seluruh unit usaha, mulai dari skala besar hingga usaha mikro dan sektor informal. Hal ini dilakukan guna memberikan gambaran riil mengenai kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan inklusif.

Mengingat pentingnya akurasi data, Ivan menekankan bahwa keberhasilan agenda nasional ini sangat bergantung pada kejujuran para pelaku usaha. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sumbawa untuk bersikap kooperatif saat petugas sensus datang.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran pelaku usaha dalam memberikan data. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung penuh pelaksanaan SE2026,” tambahnya.

Melalui SE2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ekonomi daerah menjadi lebih terukur dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:39:33 +0800 amr
Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting

Sumbawa, Amarmedia.co.id  28 Maret 2026 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, meresmikan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kecamatan Lenangguar, Sabtu (28/3). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan program tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra, investor, relawan MBG, serta jajaran perangkat kecamatan, desa, dan tokoh agama yang telah berkontribusi hingga terlaksananya peluncuran dapur MBG di Lenangguar.

“Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak. Kami sangat mengapresiasi kesiapan dan kerja sama yang telah ditunjukkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan tepat sasaran dan memberikan pelayanan yang optimal.

“Mari kita kawal dan sukseskan bersama. Harapannya, program MBG ini benar-benar menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran dapur MBG di Kecamatan Lenangguar diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, khususnya siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, agar menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

Selain itu, program ini diharapkan berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah tersebut melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan.

Peresmian dapur MBG ini menandai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat berbasis pemenuhan gizi, sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia di daerah.(AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 20:41:18 +0800 amr
NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal

NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal

Mataram.Amarmedia.co.id - Lombok dipastikan akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) tahun 2026. 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan berskala nasional itu.

"Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan Rakornas BPR Syariah di Lombok. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ekonomi syariah sekaligus mempromosikan daerah kita ke tingkat nasional," ujarnya usai audiensi dengan di Ruang Rapat Kantor Gubernur pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov NTB siap memberikan dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan.

"Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan ekonomi daerah. BPR Syariah ke depan harus semakin kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman," kata Iqbal.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, Ivan Eroka Yuliadji, yang juga Direktur BPR Syariah Tulen Amanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 174 BPR Syariah dari seluruh Indonesia.

"Yang akan hadir insya Allah dari 174 BPR Syariah seluruh Indonesia yang akan memenuhi Lombok ini," ujarnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 April 2026 dengan kedatangan peserta dan penyelenggaraan UMKM Fest yang dipusatkan di area Car Free Day Jalan Udayana, Kota Mataram. Acara tersebut akan melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat umum.

Adapun agenda utama Rakornas akan berlangsung pada 20 April dan direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur NTB. Kegiatan akan ditutup pada 21 April 2026.

Selain Rakornas, juga akan digelar BPR Syariah Summit 2026 yang mengangkat sejumlah topik strategis, mulai dari pengembangan bisnis, teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Di BPR Syariah Summit nanti ada beberapa agenda, kami bagi menjadi tiga topik, mulai dari bisnis, IT, dan pengembangan SDM. Peserta bisa memilih topik yang akan diikuti," ungkapnya.

Sebagai bagian dari promosi daerah, panitia juga menyiapkan agenda kunjungan ke UMKM serta kegiatan wisata untuk memperkenalkan potensi Lombok kepada peserta dari seluruh Indonesia.

"Kami juga akan mengunjungi beberapa UMKM dan tadabur alam ke destinasi wisata di Lombok. Jadi sekaligus memperkenalkan Lombok kepada Indonesia, sesuai tema kami dari Lombok untuk Indonesia," katanya.

Ivan menambahkan, pihaknya juga menggandeng Bank NTB Syariah dalam penyelenggaraan UMKM Fest yang akan digelar di depan kantor bank tersebut, serta melibatkan tiga BPR Syariah lokal sebagai tuan rumah.

"Insya Allah nanti di Car Free Day di depan kantor Bank NTB Syariah, UMKM Fest akan kita adakan. BPR Syariah di Lombok seperti Patuh Beramal, Dinar Asri, dan Tulen Amanah akan menjadi tuan rumah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk penyediaan lokasi kegiatan dan fasilitasi pelibatan UMKM.

"Dukungan Pemprov luar biasa, termasuk dari Bank NTB Syariah yang memberikan venue dan membantu menghadirkan UMKM untuk meramaikan kegiatan," pungkasnya. (Rab/Diskominfotikntb).

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:42:25 +0800 amr
NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id– Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum ilmiah bergengsi, Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 Nasional tahun 2026. Pertemuan para pakar mata ini dijadwalkan berlangsung pada 10-11 April 2026 di Lombok Raya Hotel, Mataram.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap acara yang diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) NTB bekerja sama dengan Indonesian Ocular Infection & Immunology Society (INOIIS) tersebut.

"Kita harap ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata di NTB. Pemprov NTB siap memberikan dukungan penuh," ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal saat menerima audiensi jajaran pengurus Perdami di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2026).

Miq Iqbal menekankan bahwa kolaborasi riset dan penguatan keahlian di bidang oftalmologi sangat krusial bagi NTB. Mengingat angka gangguan penglihatan di wilayah ini masih tergolong tinggi, forum ini diharapkan menjadi solusi konkret.

"Dengan kolaborasi antara Pemprov NTB dan Perdami melalui kegiatan ini, kita optimis penderita kebutaan di NTB bisa kita atasi bersama," tegasnya.

Fokus pada Inovasi dan Semangat "BEGIBUNG"

Ketua Panitia Penyelenggara REVIEWS 3, dr. I Gede Suparta, Sp.M, menjelaskan bahwa penunjukan NTB sebagai tuan rumah merupakan suatu kehormatan. Forum ini nantinya akan menjadi pusat pengembangan ilmu bagi dokter spesialis mata, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

"Kami ingin meningkatkan kemampuan para dokter spesialis mata agar ke depannya penanganan kasus-kasus penyakit mata masyarakat NTB bisa ditangani sepenuhnya secara mandiri di daerah," ungkap dr. Gede.

Menariknya, simposium tahun ini mengusung tema lokal "BEGIBUNG". Tema ini diambil untuk merepresentasikan semangat kebersamaan dalam berinovasi dan mengembangkan keahlian generasi baru dokter mata.

Selain menjadi wadah pertukaran ilmu, REVIEWS 3 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkini di bidang oftalmologi.

Memperluas jaringan profesional antar dokter spesialis dan nemperkuat riset dan kolaborasi klinis untuk penanganan penyakit mata yang lebih efektif.

Penyelenggaraan forum nasional ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi NTB sebagai destinasi Medical Tourism dan lokasi strategis penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di tingkat nasional. (AM/Man/her/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:24:55 +0800 amr
Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berinovasi untuk menyukseskan program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Tak tanggung-tanggung, Bupati Sumbawa telah menyiapkan apresiasi khusus berupa satu ekor sapi bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan secara berkelanjutan di wilayahnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng., saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada Kamis (26/03/2026). Ia menjelaskan bahwa reward tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara tanaman, bukan sekadar menanam.

"Sebagai bentuk apresiasi, Bapak Bupati menyiapkan hadiah satu ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang berhasil melaksanakan penghijauan dengan baik. Saat ini, tim teknis sedang memfinalisasi indikator keberhasilannya," ujar Pipin.

Foto ; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng 

Capaian Signifikan di 24 Kecamatan

Program Sumbawa Hijau Lestari menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah tertanam, tersebar dari hulu hingga hilir di 24 kecamatan. Data DLH menunjukkan bahwa seluruh bibit kemiri pengadaan tahun 2025 sebanyak 114.285 pohon telah terdistribusi 100 persen. Sementara untuk bibit sengon, dari total 400.000 bibit, sebanyak 150.360 telah berada di lahan penanaman.

Dalam monitoring di kawasan vital seperti Bendungan Beringin Sila, Pipin mengakui adanya tantangan lapangan. Kelompok masyarakat Ai Papang telah menanam 14.500 bibit, namun tantangan berupa musim kemarau panjang dan pelepasan hewan ternak pasca-panen jagung menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan tanaman.

"Untuk mengantisipasi gangguan ternak, pada tahun 2026 ini kami berencana membangun pagar kawat di area seluas 42 hektar. Kami ingin memastikan bibit yang sudah tertanam, terutama kemiri dan tanaman buah yang daya tahannya lebih tinggi dari sengon, bisa tumbuh maksimal," jelasnya.

Selain insentif ternak, program ini juga menyentuh aspek teknologi dengan melibatkan generasi muda. Para pemuda yang melek digital diterjunkan untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang ditanam. Langkah ini memastikan setiap bibit terpantau posisinya secara akurat.

Menatap sisa tahun 2026, DLH fokus melakukan perluasan di daerah tangkapan air (catchment area). Targetnya adalah penanaman 60.000 bibit kemiri baru di lokasi strategis seperti Bendungan Batu Bulan, Mamak, Ngali, Tiu Kulit, hingga kawasan hutan kritis Batulanteh.

"Kegiatan rehabilitasi lahan ini bukan hanya soal angka, tapi untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kita. Jika tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter, kemampuan tanah menyerap air akan meningkat signifikan sehingga ancaman banjir bisa kita cegah sejak dini," pungkas Pipin. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 20:14:34 +0800 amr
Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026

Bupati Sumbawa dan Forkopimda Bersama jajaran pemerintahan daerah dan Masyarakat pada kegiatan safari menanam pohon

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah berhasil tertanam di 24 kecamatan, mencakup wilayah dari hulu hingga hilir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko,ST.M.Eng dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (26/03/2026), memaparkan capaian serta rencana strategis perluasan rehabilitasi lahan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DLH Tahun 2025, pengadaan bibit difokuskan pada dua jenis tanaman utama, yakni Sengon dan Kemiri. Dari total 400.000 Bibit Sengon, sebanyak 150.360 telah terdistribusi, sementara 249.650 sisanya akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

Untuk Bibit Kemiri, Seluruh pengadaan sebanyak 114.285 bibit telah terdistribusi 100% kepada masyarakat dan kelompok tani.

"Total bibit yang sudah tertanam di lapangan hingga bulan ini mencapai 264.645 pohon. Lokasinya tersebar merata di 24 kecamatan guna memastikan dampak ekologis yang menyeluruh," ujar Pipin akrab disapa.

Salah satu titik fokus pemantauan adalah kawasan Bendungan Beringin Sila. Di lokasi ini, Kelompok Ai Papang telah menanam 14.500 bibit (Sengon dan Kemiri), ditambah tanaman buah produktif bantuan dari aspirasi (pokir) anggota DPR RI.

Pipin mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi sementara, pohon Kemiri dan tanaman buah memiliki daya tahan (survival rate) yang lebih tinggi dibandingkan Sengon di lokasi tersebut. 

"Dinas Lingkungan Hidup telah menganggarkan biaya penanaman dan pemeriharaan tanaman di Lokasi ini. Dari hasil monitoring dan evaluasi di Bendungan Beringin Sila oleh Tim DLH diketahui bibit Sengon mempunyai kemampuan hidup lebih rendah dibandingkan pohon Kemiri dan tanaman buah" ujarnya 

Terkait kendala lapangan seperti gangguan hewan ternak pasca-panen jagung dan musim kemarau panjang, DLH telah menyiapkan solusi teknis. Pada tahun 2026, direncanakan pembangunan pagar kawat di lahan seluas kurang lebih 42 hektar untuk melindungi tanaman yang baru tumbuh.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Sumbawa telah menyiapkan reward berupa 1 ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan dengan baik. Indikator keberhasilan saat ini sedang difinalisasi oleh tim teknis.

Rencana Perluasan 2026: Fokus Daerah Tangkapan Air

Memasuki tahun 2026, DLH Sumbawa menargetkan penanaman 60.000 bibit Kemiri baru. Fokus utama diarahkan pada wilayah kritis dan daerah tangkapan air (catchment area), di antaranya Bendungan Batu Bulan, Bendungan Mamak, Bendungan Ngali, Bendungan Tiu Kulit dan Kawasan Hutan Kritis Batulanteh

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) melalui peningkatan vegetasi lahan, tetapi juga memperkuat kemampuan tanah dalam menyerap air untuk mencegah bencana banjir di masa depan.

Untuk Tahun 2026 akan ditanam sengon sisa bibit tahun 2025, untuk Lokasi masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bapak Bupati. 

"Pada tahun 2026 juga akan ditanam bibit Kemiri sebanyak 60.000 bibit dengan focus di daerah tangkapan air, wilayah bendungan Batu Bulan, bendungan Mamak, Bendungan Ngali, bendungan Tiu Kulit, dan wilayah kritis Kawasan hutan Batulanteh"Imbuh Pipin 

Kegiatan penghijauan atau rehabilitasi lahan dapat meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada indikator Indeks Vegetasi Lahan pada saat tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter dengan luasan lahan minimal 0,5 hektar. 

Selain bibit Kemiri dan Sengon, terdapat juga bibit produktif yang dibagikan kepada Masyarakat berasal dari pokir DPR pusat dengan jenis : Klengkeng, Mangga, Jambu Kristal dan Nangka.

Kegiatan geotagging menjadi salah satu contoh peran generasi muda untuk ikut ambil bagian, generasi muda sebagai generasi yang melek digital tetap ikut serta dalam kegiatan penanaman serentak untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang telah ditanam di berbagai Lokasi. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 19:45:04 +0800 amr
Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id 26 Maret 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M. P secara resmi membuka Kegiatan Forum Gabungan Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di La Grande Ballroom, Kamis (26/03/2026).

Forum ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, perencana se-Kabupaten Sumbawa, serta Tim Siap Siaga. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan daerah agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Baperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini awalnya direncanakan secara virtual, namun berkat inisiatif Tim Siap Siaga, forum dapat dilaksanakan secara tatap muka.

Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam siklus tahunan perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, berbagai usulan masyarakat yang dihimpun dari Musrenbang dan aspirasi lainnya diolah dan diselaraskan dengan rencana pembangunan yang telah disusun pemerintah daerah.

“Tujuannya adalah memastikan adanya keselarasan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga kita dapat menetapkan prioritas pembangunan tahun 2027 secara tepat,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan dalam perencanaan, yakni tingginya jumlah usulan masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi dengan realisasi di lapangan. Ia pun mengusulkan pendekatan “1 desa 1 usulan” dengan nilai sekitar Rp100 juta untuk menjamin pemerataan pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun ekonomi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus sejalan dengan amanat perencanaan pembangunan nasional serta visi-misi daerah yang dituangkan dalam RPJMD.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama pembangunan Kabupaten Sumbawa, yaitu people, power, dan planet.

Pada aspek people, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja, baik lokal maupun internasional.

Untuk pilar power, Bupati menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang unggul dan adaptif. Ia menyebut, komunikasi rutin antar perangkat daerah melalui pertemuan mingguan berbasis digital menjadi langkah konkret dalam memantau perkembangan program. Capaian opini WTP tahun ini juga menjadi bukti komitmen terhadap tata kelola yang akuntabel dan harus terus dipertahankan.

Selain itu, digitalisasi sistem pengawasan juga terus diperkuat, termasuk melalui pembentukan berbagai satuan tugas seperti satgas hutan dan satgas LPG.

Pada pilar planet, Bupati menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Program “Sumbawa Hijau Lestari” menjadi salah satu upaya strategis, termasuk melalui penanaman tanaman produktif dan penegakan hukum terhadap aktivitas perusakan hutan.

“Sebagus apa pun SDM dan pemerintahan kita, jika alam rusak, maka semua akan sia-sia. Karena itu, keseimbangan ketiga pilar ini harus kita jaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menanggapi usulan “1 desa 1 program” yang disampaikan Kepala Baperida. Menurutnya, pendekatan tersebut perlu dikaji secara proporsional, mengingat setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama bagi desa dengan kondisi yang lebih mendesak.

Ia mengajak seluruh peserta forum untuk memanfaatkan momentum ini dalam merangkum dan menyelaraskan seluruh aspirasi masyarakat dengan kemampuan keuangan daerah, serta mempertimbangkan aspek sosial, politis, dan 12 program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Adapun tema pembangunan RKPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2027 adalah “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.”

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ke depan semakin terfokus, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (AM -Prokopim)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 14:15:06 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H

Mataram,Amarmedia.co.id -  Rabu 25 Maret 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat NTB, sekaligus mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. 

“Atas nama pribadi, bersama Ibu Wakil Gubernur serta seluruh pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima seluruh amal ibadah kita,” ujar Gubernur. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada seluruh pihak atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah kepemimpinan. 

“Dalam perjalanan kepemimpinan ini, kami menyadari sebagai manusia biasa tentu tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon keikhlasan seluruh pihak untuk memberikan maaf,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Gubernur berharap momentum Ramadan yang telah dilalui dapat menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

“Semoga ibadah puasa yang telah kita jalani menjadikan kita pribadi yang lebih bersih, lebih kuat, dan lebih baik, serta mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan, kerja sama, dan doa dari seluruh pihak dalam membangun Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan bahwa ke depan, tantangan pembangunan akan semakin besar dan membutuhkan sinergi yang lebih kuat. 

“Kami berharap dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan. Tantangan ke depan tidak semakin ringan, tetapi dengan kebersamaan, insya Allah kita dapat menghadapi dan memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya. 

Melalui momentum halal bihalal Idul Fitri, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan daerah. 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan pentingnya penguatan kinerja aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pimpinan OPD dan jajaran untuk terus menyelaraskan langkah dengan arahan pimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

“Kita semua adalah pelayan masyarakat. Masyarakat hari ini tidak hanya melihat prestasi, tetapi juga menilai kekurangan dalam pelayanan. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memahami dengan baik tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya. 

Memasuki akhir triwulan pertama tahun 2026, Wakil Gubernur mendorong percepatan capaian kinerja sesuai target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2026. 

“Kita harus terus mengejar target pembangunan sesuai tahapan yang telah direncanakan, agar capaian kinerja dan prestasi dapat diwujudkan secara optimal,” katanya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak, baik oleh individu maupun instansi, sebagai sarana komunikasi publik yang efektif sekaligus menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

Usai menjalani ibadah Ramadan, Wakil Gubernur mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat, dedikasi, dan loyalitas dalam bekerja. 

“Dengan semangat yang sama, kita wujudkan NTB yang makmur dan mendunia. Memasuki triwulan kedua, capaian kinerja harus lebih diakselerasi agar target tahun 2026 dapat dituntaskan dengan baik,” tutupnya. (AM/diskominfotikntb)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 17:26:18 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pantau Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  ( 25 Maret 2026) – Mengawali hari pertama kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan cuti bersama, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP didampingi Sekretaris Daerah dan Asisten Administrasi Umum melakukan pemantauan langsung ke sejumlah perangkat daerah, untuk memastikan kesiapan pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi, RSUD Sumbawa, Dikes, Disdukcapil,Dinas PUPR, Dispussip, DLH, DPMPTSP, serta Dikbud Kabupaten Sumbawa

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini tidak hanya bertujuan untuk mengecek kehadiran dan kinerja aparatur, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pemantauan ini sebagai bentuk kunjungan silaturahmi kami dengan OPD untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum aktivitas pelayanan publik telah kembali berjalan dengan baik dan normal. Namun demikian, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap salah satu unit layanan yang dinilai masih perlu peningkatan, terutama dari sisi tingkat kunjungan masyarakat.

“Secara umum hampir semua aktif, hanya saja di salah satu unit layanan perpustakaan dan kearsipan, pelayanannya masih perlu ditingkatkan karena pengunjungnya tidak terlalu ramai,” lanjutnya.

Di akhir kunjungannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur dan kualitas layanan, demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 15:21:49 +0800 amr
H&8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen H-8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Pemerintah memberikan peringatan keras kepada seluruh pimpinan instansi pusat maupun daerah terkait pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Batas waktu penyampaian usulan kebutuhan CPNS dan PPPK kini tinggal menyisakan delapan hari lagi, yakni hingga 31 Maret 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai perpanjangan waktu. Ia meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk segera bergerak cepat mengirimkan data formasi melalui aplikasi e-formasi.

 "Deadline 31 Maret 2026 bagi pimpinan instansi untuk mengajukan formasi CASN 2026. Belum ada informasi perpanjangan," ujar Prof. Zudan kepada JPNN, Senin (23/3).

Sanksi Bagi Instansi yang Melampaui Batas Waktu

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, melalui Surat Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026, memberikan peringatan tegas. Instansi yang tidak menyampaikan usulan hingga tenggat waktu yang ditentukan akan dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini diambil guna mempercepat penetapan formasi nasional agar proses rekrutmen dapat berjalan sesuai jadwal. Selain itu, BKN menyatakan kesiapannya sebagai ketua pelaksana nasional untuk menyukseskan seleksi tahun ini, sembari menunggu koordinasi anggaran dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

4 Kriteria Utama Usulan Formasi

Dalam menyusun usulan, instansi pemerintah wajib memperhatikan empat poin krusial yang digariskan oleh KemenPAN-RB:

1. Prinsip Zero Growth: Penambahan pegawai dibatasi, kecuali untuk pemenuhan pelayanan dasar seperti Pendidikan dan Kesehatan.

2. Anggaran: Usulan harus menyesuaikan ketersediaan anggaran dalam APBN atau APBD masing-masing daerah.

3. Program Prioritas: Jabatan yang diusulkan harus mendukung program prioritas nasional dan pencapaian tujuan instansi.

4. Peta Jabatan & Pensiun: Penyusunan harus berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan serta memperhatikan jumlah ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) tahun 2026.

Dampak Penataan Kabinet Merah Putih

Rekrutmen CASN 2026 kali ini juga menjadi sangat krusial karena adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai dampak dari Perpres Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih.

Instansi diharapkan melakukan penyesuaian komposisi ASN yang mendukung transformasi organisasi tersebut. Seluruh usulan wajib diunggah secara daring melalui tautan resmi [https://formasi.menpan.go.id]

]]>
Mon, 23 Mar 2026 18:28:02 +0800 amr
Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango

Sumbawa.Alas Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen penuh dalam penanganan pascabencana kebakaran yang melanda Desa Kalimango. Minggu (22/3/2026), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa hadir mendampingi Bupati Sumbawa dalam rangkaian kunjungan yang sarat akan rasa empati, mulai dari rumah duka anggota pemadam kebakaran hingga ke titik pengungsian warga.

Rangkaian kunjungan diawali dengan suasana khidmat saat rombongan menyambangi kediaman almarhum M. Solikin, anggota Damkartan yang gugur saat bertugas memadamkan api di Kalimango pada Minggu dini hari lalu.

Bagi Pemerintah Daerah, sosok almarhum M. Solikin adalah teladan dedikasi. Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pimpinan daerah di rumah duka merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum selama belasan tahun.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum M. Solikin telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi sebagai benteng terakhir keselamatan warga. Kepergian beliau adalah duka bagi seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa," ujar Sekda di sela-sela takziah.

Usai melayat, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango. Selain menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga terdampak, Sekda bersama Bupati melakukan inspeksi mendalam terhadap fasilitas penanganan darurat yang telah didirikan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah kesiapan Dapur Umum. Sekda memastikan bahwa stok logistik dan kualitas distribusi makanan bagi puluhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal harus berjalan tanpa kendala.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, fokus utama kita saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Saya sudah mengecek langsung kesiapan dapur umum agar suplai pangan tetap lancar dan bergizi bagi warga di pengungsian. Kita ingin penanganan darurat ini berjalan optimal, cepat, dan terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Dalam kunjungannya, Sekda juga berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk BPBD dan Dinas Sosial, untuk mempercepat pendataan administrasi maupun kerugian material guna langkah pemulihan jangka panjang.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini membawa pesan kuat bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah rakyat saat masa sulit. Di tengah puing-puing sisa kebakaran, Sekda menekankan pentingnya semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk membangkitkan kembali Desa Kalimango.

"Musibah ini berat, namun dengan sinergi semua pihak—pemerintah, relawan, dan kepedulian masyarakat—kita akan pastikan warga Kalimango bisa segera pulih dan bangkit kembali," pungkas Sekda.(AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 15:08:28 +0800 amr
Duka di Penghujung Malam: Puluhan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita Duka di Penghujung Malam: Pilihan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id — Minggu dini hari (22/3/2026), saat sebagian besar warga tengah terlelap dalam senyapnya malam, sebuah musibah besar melanda Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Kobaran api yang hebat seketika mengubah langit malam menjadi merah mencekam, menghanguskan sedikitnya 40 unit rumah warga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini menyisakan duka mendalam. Di kawasan permukiman padat tersebut, api merambat begitu cepat dari satu atap ke atap lainnya. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun si jago merah terlalu perkasa untuk ditaklukkan secara mandiri sebelum bantuan tiba.

Kehilangan dalam Sekejap

Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, kerugian materiil yang dialami warga sangatlah besar. Puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat berteduh dan harta benda yang telah mereka kumpulkan bertahun-tahun. Kini, yang tersisa hanyalah puing-puing hitam dan abu, saksi bisu betapa cepatnya garis hidup berubah dalam satu malam.

Merespons tragedi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak. Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, menyatakan pihaknya terjun langsung ke lokasi pada pagi hari ini.

“Kami membawa logistik darurat untuk warga terdampak, mulai dari makanan siap saji, air mineral, hingga kebutuhan mendesak seperti terpal, matras, dan selimut,” ujar Nurhidayat. 

Tidak hanya BPBD, tim dari PB-TRC, Pramuka Peduli, hingga para relawan turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan di lapangan serta memastikan distribusi bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Panggilan Nurani: Saatnya Saling Membantu

Di balik angka-angka kerugian dan data rumah yang terbakar, ada ayah yang bingung mencari tempat bernaung bagi anaknya, ada ibu yang kehilangan dapur tempatnya meramu kasih, dan ada anak-anak yang kehilangan buku sekolahnya.

Saat ini, warga Dusun Sawo sangat membutuhkan uluran tangan kita. Bukan sekadar materi, namun dukungan moril dan kehadiran kita sebagai sesama manusia. Semangat Saling Pedi Saling Beme yang menjadi jati diri kita sedang diuji.

Mari kita tunjukkan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini. Bantuan sekecil apa pun—baik berupa pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, maupun doa—akan menjadi lentera harapan bagi mereka untuk kembali bangkit.

Bagi Anda yang tergerak untuk membantu, bantuan dapat disalurkan melalui posko-posko resmi yang telah didirikan di lokasi bencana atau melalui lembaga kemanusiaan terpercaya. Karena pada akhirnya, kemanusiaan kita diukur dari seberapa peduli kita pada tetangga yang sedang tertimpa musibah. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 08:37:23 +0800 amr
Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Drs. H. Mohamad Ansori, berserta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah OPD, Sholat Idul Fitri 1447 H Bersama masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, pada Sabtu, (21/3/2026).

Bupati Sumbawa menyampaikan, idul fitri ini merupakan saat yang tepat untuk melaksanakan refleksi bersama. Dalam satu tahun jalannya pemerintahan Jarot-Ansori, beberapa langkah awal telah ditempuh. Dalam hal tata kelola keuangan daerah, Kabupaten Sumbawa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) . 

Di bidang perencanaan pembangunan, berbagai dokumen strategis daerah telah berhasil disusun dan diselesaikan dalam fase awal pemerintahan Jarot-Ansori ini, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Hal ini penting agar arah pembangunan Kabupaten Sumbawa memiliki pijakan yang jelas, terukur dan berkelanjutan.

 Di sektor ekonomi kerakyatan, juga mulai menunjukan pergerakan yang positif. Selain itu, sekolah rakyat yang diperuntukkan untuk anak - anak dari keluarga kurang mampu juga telah mulai beroperasi, agar setiap anak bangsa berkesempatan untuk memiliki masa depan yang cerah. Di sektor Ketenagakerjaan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang lebih representative terus didorong, agar generasi muda Kabupaten Sumbawa memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, jelasnya. 

Kemudian lanjut Bupati Sumbawa, arah pembangununan ekonomi Sumbawa saat ini juga mulai digeser secara sadar. Hal ini karena tidak mungkin Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang selamanya hanya menjual bahan mentah. Oleh karena itu, beberapa agenda hilirisasi terus didorong secara serius, mulai dari hilirisasi udang, garam, hingga industri peternakan. Keseriusan ini salah satunya dibuktikan dengan penandatangan MoU pada tanggal 9 Maret 2026 di Jakarta, antara Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia, terkait pengembangan program Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi Nusa Tenggara Barat, yang salah satu titik pengembangannya berada di Kabupaten Sumbawa. Selain itu juga, pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kelautan melalui konsep ekonomi biru berkelanjutan, lanjutnya. 

Pembangunan ekonomi ini, juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam Sumbawa. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah juga menggagas gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Hal ini diwujudkan dengan kegiatan safari menanam dengan target 1 juta pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menyampaikan, membangun Sumbawa bukan merupakan pekerjaan satu orang, bukan pekerjaan satu kelompok, tetapi merupakan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, Ia mengajak untuk menjadikan semangat kebersamaan Idul Fitri ini sebagai kekuatan untuk terus melangkah kedepan, terus merawat persaudaraan, terus menjaga persatuan untuk membangun Kabupaten Sumbawa dengan hati yang bersih dan tulus, sehingga pada akhirnya menjadi Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera, pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 04:00:04 +0800 amr
Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian 

MATARAM, Amarmedia.co.id - Sabtu 21 Maret 2026– Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB menunaikan Sholat Idul Fitri  1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora Provinsi NTB. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal, sapaan Gubernur NTB ini.

Ia menambahkan,Ramadan menggambarkan suasana yang penuh kehangatan mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka yang menurutnya menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati. 

Gubernur yang pernah Dubes Indonesia untuk Turki ini menekankan, bahwa nilai-nilai yang tumbuh di bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu.

Mamiq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya menahan diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari.

Pengendalian diri, lanjutnya, merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan hidup dan keseimbangan alam.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa melalui puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya untuk satu orang, tetapi untuk seluruh manusia. Semangat berbagi perlu dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Miq Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena tuntas menjalankan ibadah puasa, tetapi ketika umat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ujarnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya menguatkan komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya. (AM/dony/hrw/komonfotik)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 19:17:46 +0800 amr
Wakil Bupati Sumbawa Drs.H.Mohamad Ansori: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:48:43 +0800 amr Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:46:38 +0800 amr Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pengamanan Lebaran dan Hari Raya Nyepi tahun 2026 pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta stabilitas keamanan wilayah menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum, serta jajaran pimpinan OPD terkait. Selain memantau situasi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda berbuka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dengan para petugas di lapangan.

Peninjauan Titik Strategis dan Arus Mudik

Rombongan Bupati menyisir beberapa titik vital yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah posko di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III, disusul dengan peninjauan arus mudik penumpang di Terminal Sumer Payung, dan berakhir di posko pengamanan kawasan Pertokoan Kota Sumbawa.

Bupati ingin memastikan bahwa fasilitas publik dan pusat keramaian mendapatkan pengamanan maksimal guna memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan merayakan Lebaran maupun umat Hindu yang akan melaksanakan prosesi Nyepi.

Di sela-sela pemantauannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh personel gabungan yang bertugas."Alhamdulillah, semua posko yang kita kunjungi personelnya standby. Pasukan dari berbagai unsur terkait lengkap, mulai dari Polri, TNI, hingga Dinas Perhubungan. Dengan persiapan yang sudah matang ini, insya Allah kondisi daerah secara umum aman dan terkendali," ujar Bupati.

Bentuk Apresiasi untuk Petugas

Sebagai bentuk dukungan moril, Bupati Sumbawa juga menyerahkan paket bingkisan kepada para petugas yang berjaga di setiap posko, baik di bandara, terminal, maupun area pertokoan. Pemberian ini diharapkan dapat menambah semangat para petugas yang tetap berdedikasi menjaga keamanan di saat masyarakat lainnya bersiap merayakan hari raya.

Kegiatan pemantauan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menciptakan suasana yang kondusif, toleran, dan harmonis di tengah perayaan dua hari besar yang berdekatan pada tahun 2026 ini.(AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 17:46:02 +0800 amr
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi tahun 1948 Saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa; menyampaikan rasa turut berbahagia atas kebahagiaan yang dirasakan saudara/i kita umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 M 

Semoga kebersamaan yang sudah terjalin syahdu selama ini semakin memperkuat kita semua dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:33:25 +0800 amr
TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah, Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah,Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Idul Fitri 2026 melalui pelaksanaan pasar murah maupun penjualan paket sembako murah.

"Langkah itu, sebagai upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa mengintensifkan pelaksanaan pasar murah dan penjualan paket sembako murah di berbagai lokasi di Kabupaten Sumbawa umbawa melalui instansi pemerintah, swasta hingga Danantara yang ada," ungkap Ketua TPID Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo S.Sos.MAP

Ia mengatakan dalam pengendalian inflasi di daerah perlu peran serta semua pemangku kepentingan terkait serta pengusaha yang ada.

"Dalam menjaga stabilitas inflasi penting adanya semangat gotong royong seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga, khususnya untuk komoditas yang kerap memicu inflasi," jelasnya saat ditemui media ini pada Selasa, (17/03).

Dijelaskannya salah satu komoditas yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah cabai yang sering menjadi penyumbang utama inflasi di daerah. Karena itu, melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gerakan Pangan Desa Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dengan menanam cabai dan sayur-sayuran lannya di halaman rumah agar fluktuasi harga komoditas tersebut dapat dikendalikan secara lebih efektif.

"Secara historis inflasi di Kabupaten Sumbawa menjelang hari besar keagamaan ini cenderung meningkat, sehingga penguatan koordinasi melalui TPID menjadi langkah penting yang kami laksanakan dalam menjaga stabilitas harga pangan," terangnya.

Adapun sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai dan berpotensi menyebabkan inflasi menjelang hari raya idul fitri antara lain cabai rawit, beras, daging ayam, dan bawang merah.

"Dalam upaya menjaga ketahanan pangan, perlu mengintegrasikan antara petani, pelaku usaha, perbankan hingga pemerintah daerah dalam satu ekosistem ketahanan pangan," ujarnya.

Budi prasetiyo mengungkapkan sejumlah langkah konkret yang dilakukan antara lain penyelenggaraan pasar murah, penjualan paket sembako murah, peningkatan pengawasan distributor, serta penguatan kerja sama antar daerah.

Ia juga memastikan ketersediaan sejumlah bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng serta kesiapan bulog dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.(AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 19:47:02 +0800 amr
Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  Selasa 17 Maret 2026 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong penguatan ekonomi umat melalui zakat kembali ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, secara resmi menunaikan zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan yang berlangsung khidmat, bertempat di ruang kerja Sekda.

Penyerahan zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., yang didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hamim, S.H., M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian keteladanan pimpinan daerah, setelah sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa juga telah lebih dahulu menunaikan zakat melalui BAZNAS. Kini, Sekda sebagai pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa turut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan zakat sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Penunaian zakat ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat.

“Zakat adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh ASN dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran berzakat di kalangan ASN maupun masyarakat luas. Ia menyampaikan bahwa kontribusi melalui BAZNAS tidak hanya terbatas pada infak dan sedekah, tetapi juga harus ditingkatkan pada kewajiban zakat secara menyeluruh.

Dalam himbauannya, Sekda menekankan bahwa ke depan seluruh ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat wajib zakat diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan atau zakat profesi melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Kami mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Sumbawa, tidak hanya menunaikan infak dan sedekah melalui BAZNAS, namun ke depan juga diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan (zakat profesi) bagi yang telah mencapai nisab atau memenuhi kewajiban zakat, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi zakat profesi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Sumbawa.

Sekda juga menambahkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Dengan memberikan contoh nyata dalam menunaikan zakat, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif yang lebih luas.

“ASN harus menjadi pelopor dan teladan. Jika kita memulai dari diri sendiri, maka masyarakat akan ikut bergerak. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Sumbawa yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kepercayaan yang terus diberikan oleh jajaran pemerintah daerah, khususnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Sekda. Ini adalah teladan luar biasa yang menunjukkan komitmen pimpinan daerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang terstruktur dan tepat sasaran. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa siap mendukung penuh himbauan pemerintah daerah, khususnya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat profesi di kalangan ASN.

“Kami siap memfasilitasi pengumpulan zakat, termasuk zakat profesi, secara profesional, transparan, dan akuntabel. Potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Jika dikelola secara optimal, maka akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan, seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

“Zakat yang ditunaikan hari ini adalah harapan bagi banyak orang. Ini adalah bentuk gotong royong dalam bingkai keimanan. Kami memastikan bahwa setiap amanah yang diberikan akan dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola amanah umat, pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa senantiasa menjalankan prinsip-prinsip syariat dalam setiap proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu wujudnya adalah melaksanakan doa bagi para muzakki dan munfik, sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an, sebagai bentuk penghargaan dan harapan atas keberkahan harta yang telah ditunaikan.

Usai prosesi penyerahan zakat mal tersebut, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara langsung memanjatkan doa untuk Dr. H. Budi Prasetiyo sebagai muzakki. Doa tersebut dipanjatkan agar zakat yang ditunaikan diterima oleh Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, serta membawa keberkahan bagi kehidupan dan tugas pengabdian yang dijalankan. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:53:57 +0800 amr
Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan

Mataram.Amarmedia.co.id Momentum bulan suci Ramadhan menjadi panggung penguatan kolaborasi internasional dalam memajukan literasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Zhang Zhisheng, menegaskan komitmen bersama untuk membangun masa depan generasi muda melalui akses pengetahuan yang lebih luas.

Konjen RRT, Zhang Zhisheng, dalam sambutannya menekankan filosofi bahwa pengetahuan adalah "makanan" bagi akal yang mampu memutus rantai kemiskinan secara permanen. Ia berbagi pengalaman sejarah China yang berhasil meningkatkan angka literasi dari di bawah 10% menjadi hampir menyeluruh melalui kerja keras para pengajar.

"Satu-satunya cara membuat orang keluar dari kemiskinan adalah memberikan mereka pengetahuan. Jika mereka memiliki uang, mereka memiliki makanan, tapi setelah uang habis mereka akan kesulitan lagi. Dengan pengetahuan, mereka bisa membangun hidup sendiri," ujar Zhang Zhisheng. 

Beliau juga menyoroti harmoni kehidupan 20 juta umat Muslim di China yang didukung oleh fasilitas lebih dari 40.000 masjid sebagai bentuk kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.

Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, mengapresiasi kehadiran Konjen RRT sebagai bentuk dukungan moral bagi para relawan. Ia berharap kerja sama ini dapat berkembang ke arah yang lebih strategis, terutama dalam mendukung gerakan literasi yang dijalankan oleh anak-anak muda di NTB.

"Harapannya, apa yang dibagikan dari teman-teman Konjen China di Denpasar ini bisa menambah keceriaan dan semangat kita untuk terus bergerak. Kita ingin menceritakan kepada Mr. Zhang apa gerakan yang kita lakukan di sini, siapa tahu ke depan kita bisa bekerja sama di bidang literasi karena masa depan ada di tangan teman-teman semua," ungkap Sinta Agathia.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, SH., MH., menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Bunda Literasi, NTB telah menunjukkan perkembangan signifikan. NTB menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan Kemah Literasi disertai pengukuhan Bunda Literasi Desa se-NTB untuk menggerakkan kreativitas hingga ke tingkat akar rumput.

Selanjutnya pembagian paket buk secara simbolis untuk perwakilan dari 16 komunitas relawan literasi se-Pulau Lombok ini menjadi ajang diskusi mengenai potensi kolaborasi teknologi dan edukasi. 

Pihak Dinas Perpustakaan menyambut baik rencana bantuan dari Konsulat China untuk pengembangan Perpustakaan NTB ke depan demi meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh provinsi.

Sinta Agathia juga berharap gerakan ini dapat terus meluas, tidak hanya di Pulau Lombok tetapi juga menjangkau rekan-rekan relawan di Pulau Sumbawa untuk menciptakan ekosistem literasi yang merata.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 22:06:04 +0800 amr
TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan himbauan khusus bagi seluruh masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Warga diminta untuk tidak mengeluarkan atau membuang sampah rumah tangga pada hari pertama dan kedua lebaran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Persampahan dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), Aryan Perdana Putra, S.Si, M.Ling pada Selasa (17/03/2026). 

Apresiasi untuk Petugas Kebersihan

Aryan menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan penghormatan kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja tanpa lelah menjaga wajah kota.

"Menunda membuang sampah selama hari raya memberikan kesempatan kumpul keluarga kepada teman-teman pasukan persampahan yang sudah setiap hari mengurus sampah kita. Ini adalah bentuk apresiasi kita atas dedikasi mereka," ujar Aryan yang juga ketua KNPI kabupaten Sumbawa ini.

Selain faktor kemanusiaan, kondisi teknis tempat pembuangan akhir juga menjadi alasan kuat. Menurut data DLH, rata-rata volume sampah yang dihasilkan masyarakat Sumbawa mencapai 290 ton setiap hari.

"Jika kita bisa mengelola sampah secara mandiri di rumah selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, itu akan sangat membantu mengurangi beban di TPA Raberas yang saat ini kondisinya sudah hampir overload (melebihi kapasitas)," tambahnya.

Titik Penitipan Sampah Darurat

Bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak atau khusus sehingga harus membuang sampah, DLH telah menyediakan titik-titik kontainer sampah strategis di beberapa lokasi berikut:

  1. Jl. Yos Sudarso: Depan Kodim – Toko Mawar Motor (Kel. Bugis/Uma Sima).
  2. Jl. Yos Sudarso:Depan Pasar Seketeng.
  3. Jl. Yos Sudarso: Depan SMPN 3 Sumbawa.
  4. Jl. Lintas Sumbawa Bima: Tugu Kuda (Kel. Pekat).
  5. Pasar Milenial Brang Bara.
  6. Jl. Dr. Sutomo: Depan Asrama Lama – Gang Karang Cemes (Kel. Pekat).
  7. Depan Pasar Brang Biji.
  8. Depan Pasar Labuhan Sumbawa.

Di akhir keterangannya, Aryan mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan kepada seluruh masyarakat. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mari kita jaga kesucian hari raya dengan juga menjaga kebersihan lingkungan kita." (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:08:56 +0800 amr
Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjelang perayaan Idulfitri 1447 H. 

Dua poin utama yang ditekankan adalah kewajiban kembali berkantor tepat waktu pada 25 Maret 2026 dan larangan penggunaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk aktivitas mudik ke luar daerah.

Dalam pernyataannya, sosok yang akrab disapa Doktor Budi ini menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar soal jam kerja, melainkan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. 

 "Libur dan cuti bersama adalah hak yang sudah diberikan negara untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, per 25 Maret, kewajiban sebagai pelayan publik kembali menjadi prioritas. Tidak ada alasan untuk memperpanjang libur tanpa urgensi yang sah," tegas Doktor Budi.

Ia mengingatkan bahwa roda pemerintahan tidak boleh mandek hanya karena euforia hari raya. Ketegasan ini diambil demi memastikan masyarakat Sumbawa langsung mendapatkan pelayanan optimal begitu masa libur usai.

Terkait penggunaan fasilitas negara, Sekda Budi memberikan garis batas yang jelas. Meskipun penggunaan kendaraan dinas di dalam wilayah Sumbawa masih ditoleransi dengan prinsip tanggung jawab, ia melarang keras Randis digunakan untuk perjalanan mudik ke luar daerah.

Penggunaan masih dimungkinkan untuk koordinasi kedinasan yang mendesak di dalam kabupaten.Sementara luar daerah/Mudik dilarang keras. Kendaraan dinas harus tetap mengacu pada prinsip fungsionalitas dan kepentingan negara.

"Mobil dinas adalah amanah untuk menunjang pekerjaan. Karena wilayah kita tidak terlalu jauh, mobil masih bisa digunakan dalam batas wajar di dalam daerah, tetapi dilarang keras untuk perjalanan jauh keluar daerah apalagi untuk keperluan pribadi mudik," tambahnya secara lugas.

Doktor Budi berharap seluruh ASN dapat memahami kebijakan ini secara bijak. Di satu sisi, pemerintah mendukung penuh momen silaturahmi ASN, namun di sisi lain, integritas dan marwah sebagai abdi negara harus tetap dijaga dengan tidak menyalahgunakan fasilitas serta menaati jadwal masuk kerja.

"Aturannya sudah sangat jelas. Mari kita kembali bertugas dengan semangat baru setelah Lebaran nanti, demi membangun Sumbawa yang lebih baik," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 09:17:13 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pimpin Rapat Forkopimda, Pastikan Kesiapsiagaan Daerah Sambut Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03/2026).

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan, meskipun terdapat potensi irisan waktu dengan perayaan Nyepi pada malam harinya.

Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman dan terkendali sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari raya. Pemerintah daerah juga melakukan langkah antisipasi, termasuk mendatangkan pasokan cabai dari daerah Sulawesi.

Terkait LPG 3 kilogram, Bupati menegaskan bahwa kuota sebenarnya telah mencukupi. Namun kelangkaan di lapangan sering terjadi karena penggunaan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh rumah tangga miskin dan usaha mikro.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan berlubang yang telah ditangani sementara oleh Dinas PUPR, termasuk ruas jalan di depan rumah sakit dan jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir. Menjelang malam takbiran, Bupati juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan guna memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian.

Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang Idul Fitri. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, termasuk bandara, kawasan kota, dan terminal.

Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti penggunaan knalpot racing, petasan, maupun balap liar yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Perwakilan Pertamina menyampaikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan tambahan pasokan LPG untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui OPD terkait juga memastikan kesiapan sektor pangan, infrastruktur, dan layanan kesehatan. Stok kebutuhan pangan dilaporkan masih aman meskipun terdapat sedikit kenaikan harga telur, sementara perbaikan sementara ruas jalan terus dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan petugas kesehatan di sejumlah pos pelayanan serta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.

Di akhir rapat, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Fitri dan Nyepi membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (AM– Prokopim)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 21:04:52 +0800 amr
Rapim Forkopimda Bersama FKUB NTB, Gubernur Miq Iqbal Minta Agar Perkuat Toleransi pada Perayaan Idul Fitri & Nyepi 2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026

Mataram, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 — Menghadapi perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri umat Islam, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan tetap mencerminkan kuatnya tradisi toleransi masyarakat NTB.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakapolda NTB, Kabinda NTB, perwakilan Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM, Ketua FKUB NTB, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTB, Kapolresta Mataram, Asisten I Setda Kota Mataram, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan, bahwa secara umum situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di NTB dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu dilakukan langkah antisipatif karena dinamika yang terjadi di daerah lain dapat mempengaruhi psikologi masyarakat.

“NTB sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kita ingin memastikan bahwa perayaan dua hari besar keagamaan ini justru menjadi momentum untuk menunjukkan wajah kerukunan dan kebersamaan masyarakat NTB,” ujar Gubernur.

Menurutnya, pengamanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, maupun masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya menghadirkan contoh nyata toleransi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Salah satu contoh yang disepakati adalah penghentian sementara musik atau sound system pawai ogoh-ogoh ketika waktu azan tiba, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

Sebaliknya, ketika kegiatan pawai takbiran melintasi kawasan permukiman umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian, peserta takbiran juga diimbau tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan.

“Kita ingin toleransi itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Timeline Perayaan Keagamaan

dalam rapat tersebut juga dipaparkan timeline pelaksanaan kegiatan keagamaan, yaitu:- 18 Maret: Pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi- 19 Maret: Hari Raya Nyepi (Catur Brata Penyepian)- 19 atau 20 Maret malam: Pawai takbiran menjelang Idulfitri- 20 Maret: Idulfitri bagi warga Muhammadiyah, dan - 21 Maret: Kemungkinan Idulfitri Fitri sesuai hasil sidang istbat Kementerian Agama RI.

Karena sebagian wilayah di NTB belum terbiasa dengan tradisi ogoh-ogoh, terutama di beberapa kawasan di Pulau Sumbawa, Gubernur meminta agar dilakukan sosialisasi dan pengamanan yang lebih intensif.

Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyoroti munculnya sejumlah narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kabinda NTB mengingatkan bahwa sejumlah narasi yang berkembang di media sosial terkait dinamika perayaan keagamaan di daerah lain berpotensi memicu sentimen negatif jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya mengimbangi narasi negatif dengan pesan-pesan toleransi dan kebersamaan.

“Saya minta kita semua aktif membangun narasi positif bahwa NTB adalah daerah yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama,” ujar Gubernur.

Disiplin pelaksanaan dan pengawasan beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut antara lain,

pelaksanaan kegiatan harus disiplin terhadap waktu sesuai kesepakatan bersama.

Perli dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat Hindu dan Muslim di seluruh wilayah NTB mengenai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti konsumsi minuman keras di ruang publik saat kegiatan ogoh-ogoh, tidak diperkenankan.

Penguatan pengawasan dan koordinasi di wilayah yang belum terbiasa dengan kegiatan ogoh-ogoh.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta dukungan pasokan listrik selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.

Dalam rapat tersebut, FKUB NTB juga memaparkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi NTB yang menunjukkan angka 73,84, masuk kategori tinggi dan menuju sangat tinggi.

Rinciannya meliputi indeks toleransi: 87,44 (sangat tinggi), Indeks kesetaraan: 81,19 (tinggi), Indeks kebersamaan: 52,88 (masih perlu diperkuat). Data tersebut menunjukkan bahwa secara umum masyarakat NTB memiliki tingkat toleransi yang sangat baik, meskipun masih perlu terus diperkuat dalam aspek kebersamaan sosial.

Gubernur Miq Iqbal juga meminta agar sejumlah kesepakatan yang telah dibahas segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat edaran dan langkah-langkah koordinatif di tingkat daerah.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat penyebaran pesan-pesan toleransi kepada masyarakat.

“NTB harus menjadi contoh bagaimana masyarakat yang berbeda agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Ini adalah warisan sosial yang harus terus kita jaga,” pungkasnya. (ALiF/her/Diskominfotik)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 17:23:33 +0800 amr
Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, Pemkab Sumbawa bersama PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi LPG 3 Kg serta memastikan pasokan BBM tetap stabil. Hal tersebut disampaikan Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., saat dihubungi pada Senin (16/03/2026).

Ivan akrab disapa menjelaskan, tambahan alokasi LPG 3 Kg diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya konsumsi energi rumah tangga menjelang hari raya. Penambahan tersebut akan disalurkan melalui agen dan pangkalan agar distribusi tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram di masyarakat. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Nyepi, kami mendapatkan tambahan alokasi fakultatif yang akan disalurkan melalui agen dan pangkalan,” ujarnya.

Ia merinci, tambahan alokasi LPG 3 Kg akan disalurkan pada 17 dan 18 Maret sebesar 74 persen dari kuota harian. Rinciannya masing-masing 37 persen per hari atau sekitar 10 ribu tabung yang didistribusikan kepada masyarakat.

Selain itu, pada 19 dan 22 Maret juga disiapkan tambahan alokasi sebesar 174 persen dari kuota harian, dengan rata-rata 87 persen per hari atau sekitar 4.408 tabung LPG 3 Kg per hari.

Ivan menegaskan, pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan distribusi LPG di lapangan melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Distribusi LPG terus kami pantau melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan, sehingga penyalurannya bisa berjalan lancar dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain LPG, Pemkab Sumbawa juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi. Pasokan BBM tetap berjalan normal karena kapal pengangkut BBM datang secara berkala sesuai jadwal.

“Stok BBM aman untuk empat hari ke depan. Kapal pembawa BBM tetap datang sesuai jadwal setiap empat hari, sehingga kami berharap tidak terjadi panic buying di Kabupaten Sumbawa,” jelas Ivan.

Ia juga menegaskan bahwa konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini tidak mempengaruhi ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Adapun kondisi stok BBM per hari ini tercatat Pertalite sebanyak 1.744 kiloliter (KL), BioSolar 3.514 KL, Pertamina Dex 35 KL, dan Pertamax 682 KL. Dengan jumlah tersebut, stok BBM dinilai masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan BBM masyarakat di Kabupaten Sumbawa masih dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi,” pungkasnya. (AM/Yah)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:33:10 +0800 amr
BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang

Sumbawa Besar, NTB, Amarmedia.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melakukan dropping logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Senin (16/03/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 300 jiwa dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir yang terjadi pada sore hari sebelumnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa mie instan, air mineral, matras, dan selimut. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, dan diserahkan kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Ropang, Satria Utama. Selanjutnya, pemerintah desa akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak di tiga dusun di Desa Ropang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima data jumlah korban pada malam hari sebelumnya.

“Setelah tadi malam kami mendapatkan data jumlah korban, pagi ini kami langsung melakukan dropping bantuan untuk warga yang terdampak di tiga dusun. Kami juga melakukan asesmen terhadap kerusakan akibat banjir yang terjadi kemarin sore. Tentunya kami akan melakukan pendataan yang lebih akurat,” ujarnya saat ditemui di lokasi banjir di Desa Ropang.

Pemerintah daerah melalui BPBD memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut. (AM/ Jack)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 15:15:09 +0800 amr
Bupati Sumbawa Resmikan Rumah Tahfizh Al&Imam di Musholla Pendopo, Tumbuhkan Generasi Pecinta Al&Qur’an https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran

SUMBAWA,Amarmedia.co.id (15 Maret 2026)-Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Musholla Pendopo Bupati Sumbawa saat Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP meresmikan Rumah Tahfizh Al-Imam, sebuah langkah nyata untuk menumbuhkan generasi pecinta Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa.

Peresmian tersebut diawali dengan kegiatan ngaji bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di pendopo, menghadirkan suasana damai yang menyentuh hati para peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa yang juga Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov bersama Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI yang menjadi mitra utama dalam menghadirkan program mulia tersebut.

Setelah kegiatan ngaji bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam, sebagai simbol dimulainya program pembinaan hafiz dan hafizah di lingkungan Pendopo Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa program Rumah Tahfizh ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, BAZNAS Kabupaten Sumbawa, dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang kelak menjadi kebanggaan daerah.

“Program Rumah Tahfizh ini kita hadirkan sebagai upaya melahirkan hafiz dan hafizah di Kabupaten Sumbawa. Pesertanya terbuka untuk semua kalangan, baik ASN maupun masyarakat umum,” ujar Bupati dengan penuh harap.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ngaji bersama yang dilaksanakan sebelum peresmian merupakan kegiatan rutin bulanan yang menjadi salah satu program unggulan Jarot-Anshari dalam meningkatkan iman dan taqwa di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh program tersebut.

“BAZNAS siap menanggung honor para tenaga pengajar di Rumah Tahfizh Al-Imam ini agar program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan yang penuh makna tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama, menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pihak dalam membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa.

Rumah Tahfizh Al-Imam diharapkan menjadi cahaya baru yang menerangi generasi muda Sumbawa, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai keimanan di tengah masyarakat.(AM)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 13:11:45 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Benahi Distribusi LPG 3 Kg, Kelurahan Seketeng Jadi Pilot Project Pendataan Penerima https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-benahi-distribusi-lpg-3-kg-kelurahan-seketeng-jadi-pilot-project-pendataan-penerima https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-benahi-distribusi-lpg-3-kg-kelurahan-seketeng-jadi-pilot-project-pendataan-penerima

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai membenahi tata kelola distribusi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan masyarakat penerima prioritas dan pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, ditetapkan sebagai wilayah pertama pelaksanaan pendataan sekaligus pilot project yang dimulai pada Jumat (13/03/2026).

Pendataan dilakukan dengan melibatkan perangkat lingkungan mulai dari tingkat RT hingga kelurahan. Masyarakat yang masuk kategori penerima prioritas akan mendapatkan kupon sebagai dasar pengaturan distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki sistem distribusi LPG subsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, terutama rumah tangga yang membutuhkan dan pelaku usaha mikro,” ujar Ivan pada Jumat (13/03/2026).

Ia menjelaskan, pendataan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Sumbawa sebagai langkah untuk memperbaiki sistem distribusi sekaligus memudahkan pengawasan di lapangan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) LPG 3 kilogram Kabupaten Sumbawa.

“Melalui pendataan ini, pemerintah daerah akan memiliki basis data penerima prioritas. Data tersebut nantinya akan kami koordinasikan dengan Pertamina, agen, dan pangkalan LPG sebagai dasar pengaturan penyaluran di lapangan,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai BUMN dan BUMD untuk tidak menggunakan LPG 3 kilogram. Kebijakan tersebut diambil agar LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ivan juga mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa bersama jajaran kelurahan yang telah memulai proses pendataan di Kelurahan Seketeng sebagai wilayah percontohan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa dan jajaran kelurahan yang telah memulai pendataan di Seketeng. Model pendataan ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Sementara itu, kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa saat ini juga mulai melakukan pendataan dari tingkat RT hingga desa dan kelurahan. Seluruh data tersebut nantinya akan dihimpun dan disampaikan kepada Bupati Sumbawa sebagai dasar penetapan penerima prioritas LPG 3 kilogram di masing-masing wilayah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi LPG pada tingkat agen dan pangkalan. Para agen dan pangkalan diminta menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menjual kepada pengecer maupun pihak yang melakukan penimbunan.

“Apabila ditemukan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi atau penyaluran yang tidak tepat sasaran, pemerintah akan melakukan penindakan mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegas Ivan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pangkalan LPG di setiap wilayah. Evaluasi ini bertujuan memastikan jumlah pangkalan sebanding dengan kebutuhan masyarakat sehingga distribusi LPG dapat lebih proporsional dan mudah dijangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengusulkan perluasan sasaran penerima LPG 3 kilogram bagi petani dan nelayan yang menggunakan LPG dalam aktivitas usahanya.

Sebagai penutup, Ivan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar tetap tepat sasaran. Ia juga mendorong masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran distribusi LPG melalui Call Centre Lapor Gas di nomor 081337577972.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Kami berharap semua pihak dapat ikut mengawasi distribusinya di lapangan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:12:31 +0800 amr
Wabup Ansori Buka Rakor Adipura 2026, Perkuat Komitmen Pengelolaan Kebersihan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-rakor-adipura-2026-perkuat-komitmen-pengelolaan-kebersihan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-rakor-adipura-2026-perkuat-komitmen-pengelolaan-kebersihan-di-sumbawa Wabup Ansori Buka Rakor Adipura 2026, Perkuat Komitmen Pengelolaan Kebersihan di Sumbawa

 

Sumbawa,Amarmedia.co.id (13-3-2026) – Wakil Bupati Mohamad Ansori membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Adipura Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusra, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang memiliki peran dalam pengelolaan lingkungan dan kebersihan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, persoalan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, sehingga memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak.

“Rapat koordinasi ini sangat penting untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan lingkungan di Kabupaten Sumbawa, karena lingkungan sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari,” ujar Wabup.

Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah persoalan terkait pengelolaan sampah dan kebersihan di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Karena itu, Rakor Adipura ini diharapkan mampu menjadi forum koordinasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi dalam mengatasi persoalan kebersihan tersebut.

Wabup menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-mata untuk kepentingan penilaian penghargaan Adipura Award, tetapi lebih dari itu merupakan kebutuhan dasar dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

“Permasalahan kebersihan ini tidak hanya untuk penilaian saja, tetapi merupakan persoalan kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, melalui rakor ini kita harapkan semua pihak dapat bergerak bersama menyelesaikan persoalan sampah dan kebersihan sehingga tercipta Sumbawa yang bersih dan bebas dari sampah,” pungkasnya (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:06:56 +0800 amr
Transparansi Fiskal: Pemkab Sumbawa Ungkap Progres Peningkatan TPP ASN di Tengah Tantangan Anggaran https://amarmedia.co.id/transparansi-fiskal-pemkab-sumbawa-ungkap-progres-peningkatan-tpp-asn-di-tengah-tantangan-anggaran https://amarmedia.co.id/transparansi-fiskal-pemkab-sumbawa-ungkap-progres-peningkatan-tpp-asn-di-tengah-tantangan-anggaran Transparansi Fiskal: Pemkab Sumbawa Ungkap Progres Peningkatan TPP ASN di Tengah Tantangan Anggaran

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan perkembangan realisasi salah satu program unggulan kepemimpinan Bupati Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H Mohamad Ansori, yakni peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam keterangan Jumat 13 Maret 2026, Penyampaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi publik, guna memastikan masyarakat dan para aparatur mendapatkan gambaran utuh mengenai progres serta tantangan dalam implementasi program prioritas daerah.

Realisasi Bertahap dan Kondisi Fiskal 2025

Berdasarkan evaluasi implementasi tahun 2025, pemerintah daerah mengakui bahwa peningkatan TPP ASN belum dapat direalisasikan secara menyeluruh bagi seluruh pegawai. Langkah ini diambil berdasarkan pertimbangan matang terhadap stabilitas keuangan daerah.

Terdapat dua faktor utama yang menjadi tantangan fiskal tahun ini:

Pertama : Rasio Belanja Pegawai: Angka belanja pegawai masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan total belanja daerah secara keseluruhan.

Kedua : Penurunan Dana Transfer: Adanya penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang terjadi secara nasional pada tahun 2025.

Bukti Komitmen: Kenaikan TPP 13 & 14 Sebesar 100%

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkab Sumbawa menegaskan bahwa kesejahteraan ASN tetap menjadi prioritas dalam reformasi birokrasi. Sebagai bukti nyata, pemerintah daerah berhasil merealisasikan pembayaran TPP ke-13 dan TPP ke-14 sebesar 100 persen.Kebijakan ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Kenaikan TPP Terbatas bagi ASN yang mengalami perubahan kelas jabatan secara resmi dan penguatan regulasi melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai landasan hukum penyesuaian TPP pada jabatan tertentu.

 Langkah ini menunjukkan bahwa meski kenaikan TPP secara total masih terkendala fiskal, pemerintah tetap berupaya memberikan perhatian maksimal pada kesejahteraan ASN melalui skema yang memungkinkan.

Menjaga Keseimbangan Pembangunan

Pemkab Sumbawa memilih pendekatan yang hati-hati demi menjaga akuntabilitas. Strategi bertahap ini diambil untuk memastikan keseimbangan antara belanja pegawai, keberlanjutan pembangunan daerah, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga.

Melalui transparansi ini, Pemkab Sumbawa berharap dapat membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal yang diambil telah melalui perhitungan yang matang demi keberlanjutan keuangan daerah di masa depan.

Sumber: ppid.sumbawakab.go.id

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:02:51 +0800 amr
Gubernur NTB Perkuat Dukungan Pendidikan Disabilitas di Sumbawa https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-perkuat-dukungan-pendidikan-disabilitas-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-perkuat-dukungan-pendidikan-disabilitas-di-sumbawa Gubernur NTB Perkuat Dukungan Pendidikan Disabilitas di Sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id 12 Maret 2026 — Dalam rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal mengunjungi SLBN 1 Sumbawa, Kamis (12/3/2026), untuk memperkuat dukungan terhadap pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh para siswa dan guru. Para siswa menampilkan permainan angklung sebagai bentuk penyambutan sebelum Gubernur meninjau sejumlah fasilitas sekolah.

Pada kesempatan itu, Gubernur meresmikan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang keterampilan, serta ruang kelas yang telah direvitalisasi menggunakan anggaran tahun 2025. Revitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus di Kabupaten Sumbawa.

“Mudah-mudahan secara bertahap semua sekolah dapat direvitalisasi. Silahkan siapkan datanya agar bisa kita lihat kebutuhan yang ada,” ujar Miq Iqbal.

Selain bangunan, revitalisasi juga mencakup penambahan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk perlengkapan layanan kesehatan di ruang UKS serta sarana pembelajaran lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Miq Iqbal berdialog langsung dengan para siswa, guru, dan pengelola sekolah untuk mendengar berbagai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi dalam proses pendidikan.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan memberikan perhatian khusus terhadap penguatan sarana pendidikan sekaligus peningkatan kemandirian ekonomi bagi para lulusan sekolah luar biasa.

“Anak-anak kita di SLB memiliki potensi besar. Pemerintah harus memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang baik sekaligus peluang untuk mandiri setelah lulus sekolah,” katanya.

Gubernur juga menyaksikan secara langsung berbagai kegiatan keterampilan yang dikembangkan di sekolah tersebut. Ia melihat para siswa yang sedang belajar membatik, menyablon kaos, serta memproduksi berbagai karya kreatif lainnya.

Dengan penuh perhatian, Miq Iqbal mengamati para siswa yang membatik menggunakan canting di atas kain putih. Para siswa tersebut terdiri dari penyandang tuna rungu, tuna wicara, serta berbagai ragam disabilitas lainnya.

Salah seorang guru menjelaskan bahwa siswa tuna rungu umumnya memiliki tingkat fokus yang sangat tinggi ketika melakukan aktivitas tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur mendorong agar pengembangan keterampilan siswa juga diarahkan pada bidang kreatif seperti desain komunikasi visual.

“Mereka bisa diajarkan desain komunikasi visual. Dengan tingkat fokus yang mereka miliki, hasilnya bisa sangat baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga membeli sejumlah kaos hasil karya siswa sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka.

Selain peninjauan fasilitas, Gubernur memberikan sejumlah arahan strategis kepada perangkat daerah terkait untuk memperkuat dukungan terhadap SLBN Sumbawa.

Pemerintah Provinsi NTB akan memfasilitasi kerja sama antara sekolah dengan Bank NTB Syariah guna membuka akses bantuan permodalan bagi alumni SLB yang ingin mengembangkan usaha mandiri.

Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan penyediaan kendaraan antar-jemput bagi siswa guna memudahkan akses transportasi peserta didik.

Gubernur juga mendorong pihak sekolah untuk lebih aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dunia usaha maupun komunitas, terutama dalam memasarkan berbagai produk keterampilan yang dihasilkan siswa.

“Produk-produk karya siswa SLB memiliki nilai ekonomi. Kita perlu membuka akses pasar yang lebih luas agar karya mereka bisa dikenal masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga akan melakukan evaluasi terhadap kondisi asrama siswa untuk memastikan kelayakan serta kenyamanan tempat tinggal bagi peserta didik yang berasal dari luar daerah.

Melalui kunjungan tersebut, Gubernur berharap dukungan terhadap pendidikan inklusif di NTB dapat terus diperkuat, sekaligus mendorong kemandirian serta pemberdayaan peserta didik penyandang disabilitas agar mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:57:38 +0800 amr
Gubernur Iqbal: Desa Berdaya Hadir Entaskan Kemiskinan Ekstrem https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-desa-berdaya-hadir-entaskan-kemiskinan-ekstrem https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-desa-berdaya-hadir-entaskan-kemiskinan-ekstrem Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id– Di balik bentang alam yang mempesona, kawasan barat pulau Sumbawa menyimpan potensi besar yang terus bertumbuh melalui semangat kemandirian desa. Pesona kaki perbukitan hingga garis pantai yang cantik menjadi saksi geliat pembangunan berbasis masyarakat di Sumbawa barat kini kian nyata dibingkai dalam konsep desa berdaya.

Konsep desa berdaya yang digaungkan pemerintah provinsi NTB dibawah kepemimpinan Iqbal Dinda di pulau Sumbawa tidak hanya bergelut di pembangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan sumber daya manusia. Kelompok Tani, nelayan, pelaku UMKM, hingga komunitas perempuan dan pemuda dilibatkan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan potensi lokal.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungannya ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat,pada Jumat (13/3), mengungkapkan, salah satu tujuan hadirnya desa berdaya yakni menjadi solusi dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun termasuk kemiskinan ekstreme.

"Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif yang miliki dua karakter, yakni orkestratif dan kolaboratif," jelas Iqbal. 

Tak hanya itu, memaksimalkan potensi desa juga menjadi fokus dari desa berdaya. Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Untuk itu Iqbal berharap sebagai roda penggerak desa beserta sumberdayanya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif dengan Pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.

"Jadi arahnya nanti melalui desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya Dan juga intervensi persoalan di tingkat KK Sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan sudah punya mandiri sudah punya income," katanya.

Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Ia menambahkan penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.

“Target kita bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera,” tutupnya. (AM/kominfotik/adpimntb).

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:44:11 +0800 amr
Sinergi Zakat Ramadan: Bupati Sumbawa Hadiri Penyaluran 1.000 Paket Sembako BAZNAS dan Tunaikan Zakat Mal di Pendopo https://amarmedia.co.id/sinergi-zakat-ramadan-bupati-sumbawa-hadiri-penyaluran-1000-paket-sembako-baznas-dan-tunaikan-zakat-mal-di-pendopo https://amarmedia.co.id/sinergi-zakat-ramadan-bupati-sumbawa-hadiri-penyaluran-1000-paket-sembako-baznas-dan-tunaikan-zakat-mal-di-pendopo Sinergi Zakat Ramadan: Bupati Sumbawa Hadiri Penyaluran 1.000 Paket Sembako BAZNAS dan Tunaikan Zakat Mal di Pendopo

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana Ramadan di Kabupaten Sumbawa diwarnai dengan aksi kepedulian sosial yang kuat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri acara bertajuk "Sinergi Zakat untuk Umat" yang dirangkaikan dengan pendistribusian 1.000 paket sembako Ramadan oleh Baznas Sumbawa serta penunaian Zakat Pimpinan Daerah, Jumat (13/03/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di Pendopo 1 Sumbawa ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua Baznas Sumbawa, perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), kepala OPD, serta masyarakat penerima manfaat.

Zakat Sebagai "Mata Air" Rezeki

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot memberikan perumpamaan yang mendalam mengenai filosofi zakat dan infak. Ia menekankan bahwa berbagi bukan sekadar kewajiban agama, melainkan cara menjaga keberlangsungan rezeki itu sendiri.

“Zakat dan infak itu ibarat mata air yang mengalir. Jika mata airnya besar, maka alirannya pun besar. Namun, jika kita tidak mengeluarkannya, maka mata air itu akan tersumbat dan bahkan bisa hilang,” ujar Bupati yang akrab disapa Jarot tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggalakkan gerakan berzakat demi mensucikan harta, perlindungan diri dari marabahaya, serta menjaga kesehatan lahir dan batin. Ia juga mengapresiasi kinerja Baznas Kabupaten Sumbawa yang dinilai amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Capaian Signifikan Baznas Sumbawa*

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, DG Sukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., melaporkan perkembangan positif kesadaran berzakat di wilayahnya. Tren peningkatan ini terlihat jelas dari angka pengumpulan dana sejak awal tahun.

Total Zakat Terkumpul (Januari - Maret 2026): Rp1,5 Miliar.Total Pendistribusian: Rp1.489.207.000.

"Alhamdulillah, dukungan dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh masyarakat Sumbawa sangat luar biasa. Zakat ini akan membawa keberkahan bagi daerah dan keluarga kita semua," ungkap DG.Sukri.

Dukungan Sektor Swasta dan Penyerahan Zakat Mal

Sinergi ini semakin kuat dengan kontribusi nyata dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Perusahaan tambang tersebut menyalurkan bantuan sosial yang cukup masif untuk didistribusikan di 8 kecamatan, meliputi 5.760 Paket Sembako dan 150 Lembar Sarung

Puncak acara ditandai dengan aksi teladan dari pimpinan daerah. Bupati Syarafuddin Jarot didampingi istri, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot secara langsung menyerahkan Zakat Mal pribadi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk nyata komitmen pimpinan dalam mendukung penguatan ekonomi umat. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 08:58:36 +0800 amr
Inflasi Kabupaten Sumbawa Februari 2026 Tembus 4,88%: Sektor Perumahan dan Energi Jadi Pemicu Utama https://amarmedia.co.id/inflasi-kabupaten-sumbawa-februari-2026-tembus-488-sektor-perumahan-dan-energi-jadi-pemicu-utama https://amarmedia.co.id/inflasi-kabupaten-sumbawa-februari-2026-tembus-488-sektor-perumahan-dan-energi-jadi-pemicu-utama Inflasi Kabupaten Sumbawa Februari 2026 Tembus 4,88%: Sektor Perumahan dan Energi Jadi Pemicu Utama

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Februari 2026. Data menunjukkan adanya peningkatan tekanan harga secara tahunan, di mana inflasi Year-on-Year (YoY) tercatat sebesar 4,88 persen dengan IHK mencapai 111,60.

Meskipun angka tahunan merangkak naik, laju kenaikan harga bulanan menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya, memberikan sinyal adanya pengendalian harga yang mulai bekerja di beberapa sektor.

Rincian Capaian Inflasi Februari 2026

Berdasarkan rilis pada 13 Maret 2026, berikut adalah rincian statistik inflasi di Kabupaten Sumbawa Inflasi Tahunan (YoY): 4,88%,Inflasi Bulanan (M-to-M): 0,67%, Inflasi Tahun Kalender (Y-to-D): 1,47%

Analisis Perbandingan: Tren Menanjak Namun Terkendali

Kenaikan inflasi tahunan dari 3,77% ke 4,88% menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, penurunan tipis pada angka bulanan (dari 0,80% ke 0,67%) mengindikasikan bahwa laju kenaikan harga di pasar mulai sedikit mereda di bulan Februari.

Sektor Penyumbang Inflasi Terbesar

Tiga kelompok pengeluaran utama yang menjadi "motor" pendorong inflasi di Sumbawa pada periode ini adalah Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga memberikan andil paling besar, yakni 1,93%.Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya berkontribusi sebesar 1,54%. Makanan, Minuman, dan Tembakau: menyumbang andil sebesar 1,23%.

Sementara itu, kelompok pengeluaran lain memberikan kontribusi yang relatif kecil, seperti Pakaian dan alas kaki sekitar 0,06 persen, Pendidikan sekitar 0,05 persen, Kesehatan sekitar 0,02 persen, Transportasi sekitar 0,01 persen, Penyediaan makanan dan minuman/restoran sekitar 0,03 persen

Adapun kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan serta rekreasi, olahraga dan budaya tercatat tidak memberikan andil inflasi pada periode tersebut.

Posisi Sumbawa di Lingkup Provinsi NTB

Dalam skala regional, tingkat inflasi di Kabupaten Sumbawa (4,88%) masih berada di bawah Kota Bima yang mencatatkan angka cukup tinggi sebesar 6,40%. Meski demikian, angka mendekati 5% ini tetap memerlukan perhatian serius dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memantau pergerakan harga komoditas pokok guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika harga nasional.

Sumber:ppid.sumbawakab.go.id / BPS Kabupaten Sumbawa

]]>
Sat, 14 Mar 2026 08:44:48 +0800 amr
Perkuat Sinergi dengan Polres, Sekda Sumbawa Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-dengan-polres-sekda-sumbawa-pastikan-kesiapan-pengamanan-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-dengan-polres-sekda-sumbawa-pastikan-kesiapan-pengamanan-idul-fitri-1447-h Sumbawa Besar, NTB Amarmedia.co.id -- Polres Sumbawa resmi memulai kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Sumbawa ini menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam mengawal arus mudik dan balik di wilayah hukum Polres Sumbawa, Kamis (12/03/2026) sore.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., bertindak sebagai pimpinan apel bersama Sekda Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi sektoral lainnya.

"Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana untuk mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman'," ujar Kapolres Sumbawa saat membacakan amanatnya.

Dalam arahannya, AKBP Marieta menekankan bahwa dedikasi petugas diuji saat masyarakat tengah menikmati masa libur bersama keluarga. Ia meminta seluruh personel gabungan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik sebagai bentuk ibadah.

Senada dengan Kapolres, Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Beliau memberikan instruksi khusus agar petugas di lapangan mengedepankan sikap ramah dan simpatik.

"Kami instruksikan agar seluruh personel mengedepankan sikap santun dalam melayani pemudik. Pastikan fasilitas di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan berfungsi optimal sebagai pusat informasi dan tempat istirahat yang layak bagi masyarakat," tegas Sekda.

Operasi Ketupat Rinjani 2026 ini melibatkan pasukan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Brimob, Sat Samapta, Lantas, hingga instansi samping seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, Basarnas, serta tenaga medis. Fokus utama operasi meliputi deteksi dini gangguan kamtibmas, pencegahan kecelakaan lalu lintas, serta pengamanan pusat keramaian dan objek wisata.

Seluruh rangkaian apel yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut berakhir pada pukul 16.37 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar. Dengan digelarnya apel ini, Polres Sumbawa bersama stakeholder terkait menyatakan siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan kemenangan Idul Fitri 1447 H. (AM/MA)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 05:50:28 +0800 amr
Wagub NTB Resmi Buka Bazar Ramadan BPR NTB, Dorong Perbankan Perkuat Kepercayaan Publik https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-resmi-buka-bazar-ramadan-bpr-ntb-dorong-perbankan-perkuat-kepercayaan-publik https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-resmi-buka-bazar-ramadan-bpr-ntb-dorong-perbankan-perkuat-kepercayaan-publik

Wagub NTB Resmi Buka Bazar Ramadan BPR NTB, Dorong Perbankan Perkuat Kepercayaan Publik

Mataram.Amarmedia.co.id – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadan dan Pasar Murah Sembako yang diselenggarakan oleh PT BPR NTB Perseroda di Kota Mataram, Jumat (13/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menekankan pentingnya peran lembaga perbankan di daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga persaingan yang sehat. Hal tersebut dinilai penting guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan, khususnya lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah daerah.

“Seluruh lembaga perbankan di NTB harus mampu bersaing secara sehat dan profesional agar masyarakat semakin percaya kepada lembaga perbankan yang ada,” ujar Wagub.

Menurutnya, keberadaan perbankan daerah memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Wagub juga mengapresiasi inisiatif sosial yang dilakukan oleh lembaga perbankan selama Ramadan, seperti penyelenggaraan bazar dan pasar murah hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama pada periode Ramadan yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.

“Tujuannya memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT BPR NTB Perseroda, Lalu Didi Januardi, menyampaikan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan kegiatan besar pertama yang digelar setelah proses konsolidasi lembaga sejak tahun 2022. Melalui kegiatan ini, BPR NTB juga ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi BPR NTB untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Kegiatan bazar tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah mitra usaha lainnya. Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, bazar ini juga menghadirkan berbagai produk UMKM yang dapat dinikmati oleh masyarakat. (kominfotikntb/biroadpim)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 22:00:23 +0800 amr
Tekan Fluktuasi Harga Cabai, Gubernur NTB Siapkan Ratusan SMA/SMK Jadi ‘Champion’ Produksi https://amarmedia.co.id/tekan-fluktuasi-harga-cabai-gubernur-ntb-siapkan-ratusan-smasmk-jadi-champion-produksi https://amarmedia.co.id/tekan-fluktuasi-harga-cabai-gubernur-ntb-siapkan-ratusan-smasmk-jadi-champion-produksi Tekan Fluktuasi Harga Cabai, Gubernur NTB Siapkan Ratusan SMA/SMK Jadi ‘Champion’ Produksi

Deretan lapak pedagang di Pasar Tana Mira, Kabupaten Sumbawa Barat, tampak ramai pada Jumat pagi (13/3). Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah dalam safarai ramadhannya, menyusuri lorong-lorong pasar, berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga dan pasokan bahan pangan.

Satu per satu komoditas ditanyakan. Mulai dari cabai, minyak goreng, beras, gula, hingga kacang-kacangan. Gubernur ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus memahami dinamika pasokan di tingkat pedagang.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal tersebut menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas pokok yang berada dalam kewenangan pemerintah saat ini masih berada pada kondisi yang relatif stabil.

“Gula, minyak goreng, kemudian beras juga, relatif harganya bahkan di bawah harga acuan. Sama dengan harga acuan atau di bawah harga acuan. Artinya dengan kemampuan pemerintah melalui BULOG untuk melakukan intervensi pasar itu, harga tetap terjaga,” jelas Gubernur.

Namun, untuk komoditas yang sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar, seperti cabai, fluktuasi harga masih kerap terjadi. Kondisi tersebut, menurut Gubernur, semakin dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu.

Ia menjelaskan bahwa sebagian petani saat ini masih menunda panen cabai sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan pasokan di pasar.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan program penguatan produksi cabai melalui keterlibatan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh NTB. Dengan jumlah lebih dari 200 sekolah, program ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus menjadikan sekolah sebagai penggerak atau champion komoditas cabai di daerah.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga akan terus mendorong petani di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan produksi hortikultura. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar. (AM/biroadpim)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 21:56:59 +0800 amr
Wujudkan Distribusi LPG Tepat Sasaran, Pemkab Sumbawa Jadikan Seketeng Pilot Project Pendataan https://amarmedia.co.id/wujudkan-distribusi-lpg-tepat-sasaran-pemkab-sumbawa-jadikan-seketeng-pilot-project-pendataan https://amarmedia.co.id/wujudkan-distribusi-lpg-tepat-sasaran-pemkab-sumbawa-jadikan-seketeng-pilot-project-pendataan Pemkab Sumbawa Benahi Distribusi LPG 3 Kg, Seketeng Jadi Pilot Project Pendataan Penerima

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai membenahi tata kelola distribusi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan masyarakat penerima prioritas dan pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, ditetapkan sebagai wilayah pertama pelaksanaan pendataan sekaligus pilot project yang dimulai pada Jumat (13/03/2026).

Pendataan dilakukan dengan melibatkan perangkat lingkungan mulai dari tingkat RT hingga kelurahan. Masyarakat yang masuk kategori penerima prioritas akan mendapatkan kupon sebagai dasar pengaturan distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki sistem distribusi LPG subsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, terutama rumah tangga yang membutuhkan dan pelaku usaha mikro,” ujar Ivan pada Jumat (13/03/2026).

Ia menjelaskan, pendataan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Sumbawa sebagai langkah untuk memperbaiki sistem distribusi sekaligus memudahkan pengawasan di lapangan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) LPG 3 kilogram Kabupaten Sumbawa.

“Melalui pendataan ini, pemerintah daerah akan memiliki basis data penerima prioritas. Data tersebut nantinya akan kami koordinasikan dengan Pertamina, agen, dan pangkalan LPG sebagai dasar pengaturan penyaluran di lapangan,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai BUMN dan BUMD untuk tidak menggunakan LPG 3 kilogram. Kebijakan tersebut diambil agar LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ivan juga mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa bersama jajaran kelurahan yang telah memulai proses pendataan di Kelurahan Seketeng sebagai wilayah percontohan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa dan jajaran kelurahan yang telah memulai pendataan di Seketeng. Model pendataan ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Sementara itu, kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa saat ini juga mulai melakukan pendataan dari tingkat RT hingga desa dan kelurahan. Seluruh data tersebut nantinya akan dihimpun dan disampaikan kepada Bupati Sumbawa sebagai dasar penetapan penerima prioritas LPG 3 kilogram di masing-masing wilayah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi LPG pada tingkat agen dan pangkalan. Para agen dan pangkalan diminta menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menjual kepada pengecer maupun pihak yang melakukan penimbunan.

“Apabila ditemukan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi atau penyaluran yang tidak tepat sasaran, pemerintah akan melakukan penindakan mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegas Ivan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pangkalan LPG di setiap wilayah. Evaluasi ini bertujuan memastikan jumlah pangkalan sebanding dengan kebutuhan masyarakat sehingga distribusi LPG dapat lebih proporsional dan mudah dijangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengusulkan perluasan sasaran penerima LPG 3 kilogram bagi petani dan nelayan yang menggunakan LPG dalam aktivitas usahanya.

Sebagai penutup, Ivan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar tetap tepat sasaran. Ia juga mendorong masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran distribusi LPG melalui Call Centre Lapor Gas di nomor 081337577972.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Kami berharap semua pihak dapat ikut mengawasi distribusinya di lapangan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 21:47:19 +0800 amr
Kawal Kunjungan Gubernur, Kapolres Sumbawa Pastikan Safari Ramadhan Berjalan Kondusif https://amarmedia.co.id/kawal-kunjungan-gubernur-kapolres-sumbawa-pastikan-safari-ramadhan-berjalan-kondusif https://amarmedia.co.id/kawal-kunjungan-gubernur-kapolres-sumbawa-pastikan-safari-ramadhan-berjalan-kondusif Kawal Kunjungan Gubernur, Kapolres Sumbawa Pastikan Safari Ramadhan Berjalan Kondusif

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melakukan pengawalan serta pendampingan melekat pada agenda Safari Ramadhan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., di wilayah hukum Polres Sumbawa, Kamis (12/03/2026).

Kehadiran Kapolres dalam rangkaian kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan seluruh agenda pimpinan daerah, mulai dari pemantauan harga pangan hingga peresmian fasilitas pendidikan, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Sejak tiba di Bandara Sultan Kaharuddin, AKBP Marieta bersama unsur Forkopimda lainnya menyambut langsung kedatangan Gubernur beserta rombongan. Kapolres menekankan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk menjamin keamanan objek kunjungan.

Mengawali rangkaian kegiatannya, Gubernur NTB melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Brangbiji. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Gubernur berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memantau fluktuasi harga komoditas penting di pasar tradisional tersebut.

Puncak kegiatan Safari Ramadhan berlangsung di SLB Negeri 1 Sumbawa pada pukul 11.30 WITA. Kehadiran rombongan disambut dengan persembahan musik angklung yang harmonis oleh para siswa-siswi berkebutuhan khusus. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB meresmikan Gedung UKS yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Di sela-sela kegiatan, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menyatakan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara pejabat daerah dan masyarakat.

"Kami dari Polres Sumbawa memastikan pengamanan maksimal di setiap lokasi. Fokus kami adalah memastikan rombongan Gubernur dapat berinteraksi dengan warga tanpa ada kendala keamanan, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur-jalur yang dilewati," tegas Kapolres.

Hingga rombongan bertolak menuju Masjid Agung Nurul Huda untuk ibadah bersama dan berlanjut ke Pendopo Bupati, seluruh rangkaian kegiatan terpantau aman dan kondusif. Kapolres Sumbawa berkomitmen untuk terus mengawal setiap agenda pembangunan dan sosial di wilayah Kabupaten Sumbawa demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat. (MA)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 16:16:37 +0800 amr
Gubernur NTB Buka Ramadhan Camp 2026,Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-buka-ramadhan-camp-2026ajak-generasi-muda-siapkan-masa-depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-buka-ramadhan-camp-2026ajak-generasi-muda-siapkan-masa-depan Gubernur NTB Buka Ramadhan Camp 2026,Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 12 Maret 2025 - Gubernur NTB, membuka acara Ramadhan Camp 2026, yang merupakan rangkaian kegiatan dari Kunjungan kerja dan Silaturahmi Safari Ramadhan 1447 H Pemprov NTB. Hadir juga Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Huda Kabupaten Sumbawa, Kamis, (12/03/2026). 

Hadir Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP, Wakil Bupati Drs.H.Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo S.Sos MAP, Ketua MUI Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M Inov, Ketua BAZNAS Sumbawa DG Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov dan Jajaran.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Hub.Int., menyambut baik kegiatan Ramadhan Camp ini. Beliau menyampaikan, usia muda merupakan usia yang sangat kritis dan menentukan kehidupan di masa depan. Masa muda harus diisi dengan berbagai hal positif, karena generasi muda merupakan pemimpin di masa depan. Hal ini berarti menyiapkan masa depan bangsa, juga harus menyiapkan masa depan anak anak bangsa, jelasnya.

Kemudian lanjutnya, tidak ada pilihan yang mudah, pilihannya yaitu, hanya bersenang-senang dan mendahulukan masa sekarang, atau terus berusaha untuk mewujudkan masa depan terbaik. Masa muda merupakan suatu kesempatan untuk bekerja keras, mencoba hal-hal baru, serta tidak takut gagal, ungkapnya.

Ke depan, yang dibutuhkan tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional serta kecerdasan spritual. Dan dalam kegiatan Ramadhan Camp ini, ketiga jenis kecerdasan tersebut dibangun dan ditempa untuk kesuksesan dimasa depan, pungkasnya. 

Sebelumnya, Gubernur NTB terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke Pasar Brang Biji, SLB Negeri 1 Sumbawa serta SMK Negeri 1 Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 09:20:38 +0800 amr
Safari Ramadan di Sumbawa: Gubernur NTB Siapkan Intervensi Tekan Harga Cabai yang Tembus Rp120 Ribu https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-sumbawa-gubernur-ntb-siapkan-intervensi-tekan-harga-cabai-yang-tembus-rp120-ribu https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-sumbawa-gubernur-ntb-siapkan-intervensi-tekan-harga-cabai-yang-tembus-rp120-ribu Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengisi rangkaian agenda Safari Ramadan di Kabupaten Sumbawa, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Brang Biji, Kamis (12/3/2026). Langkah ini diambil untuk memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menyusul tren peningkatan permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini berdialog langsung dengan sejumlah pedagang dan mengecek harga komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan utama warga.

Temuan utama dalam sidak ini adalah masih tingginya harga cabai rawit yang menyentuh angka Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Gubernur menilai angka tersebut cukup memberatkan konsumen. Faktor distribusi disinyalir menjadi penyebab utama harga di Pasar Brang Biji belum melandai.

"Dari hasil pengecekan langsung, harga cabai rawit memang masih cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi karena Pasar Brang Biji bukan merupakan pasar induk, sehingga volume distribusi pasokan tidak sebesar di pusat distribusi utama," jelas Miq Iqbal di sela-sela kunjungannya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga ini murni dipicu oleh mekanisme pasar, di mana terbatasnya pasokan dari petani lokal tidak mampu mengimbangi lonjakan permintaan selama bulan suci Ramadan.

Intervensi Lintas Provinsi dan Koordinasi Bapanas

Pemerintah Provinsi NTB sebenarnya telah melakukan langkah cepat dengan mendatangkan lebih dari satu ton cabai dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Namun, upaya tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga di tingkat pedagang eceran.

Sebagai langkah lanjutan yang lebih masif, Pemprov NTB kini tengah menjajaki opsi penambahan pasokan dari daerah surplus lainnya melalui koordinasi ketat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Kami terus berkomunikasi dengan Badan Pangan Nasional untuk memetakan daerah mana yang memiliki surplus produksi dan harga lebih rendah. Data distribusi antarwilayah dari Bapanas akan menjadi dasar kami untuk mendatangkan pasokan tambahan ke NTB sebagai bentuk intervensi pasar," tegas Gubernur.

Selain cabai, perhatian Gubernur juga tertuju pada komoditas minyak goreng bersubsidi, "Minyak Kita", yang harganya ditemukan masih relatif tinggi di wilayah Sumbawa. Dugaan sementara, tingginya harga disebabkan oleh rantai distribusi yang terlalu panjang, di mana banyak pedagang kecil belum terhubung langsung dengan jalur distributor resmi.

Untuk mengatasi hal ini, serta menjaga stabilitas harga beras, Pemprov NTB akan memperkuat sinergi dengan Perum Bulog. Pemerintah berkomitmen membuka ruang intervensi melalui operasi pasar atau penyaluran stok cadangan jika harga terus merangkak naik.

Menutup kunjungannya, Miq Iqbal menegaskan bahwa pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala di seluruh kabupaten/kota di NTB hingga Idulfitri mendatang.

"Pemerintah harus hadir untuk memastikan harga tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Terutama menjelang hari raya, stabilitas pasokan adalah prioritas kami agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa terbebani harga pangan," pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 14:24:09 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-musrenbang-tematik-perkuat-tata-kelola-lahan-dan-air-untuk-adaptasi-perubahan-iklim https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-musrenbang-tematik-perkuat-tata-kelola-lahan-dan-air-untuk-adaptasi-perubahan-iklim Pemkab Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan krisis lingkungan global. Berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), Pemkab Sumbawa menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik bertajuk "Pengelolaan Lahan Berkelanjutan dan Sumber Daya Air Terpadu untuk Adaptasi Perubahan Iklim" di Sumbawa Besar, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai respons cepat terhadap laju degradasi hutan dan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Sumbawa yang kian mengkhawatirkan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa keseimbangan alam di Sumbawa tengah berada dalam titik kritis. Ia menyoroti adanya ketimpangan tajam antara pemanfaatan lahan dengan upaya pemulihan lingkungan.

"Saat ini laju eksploitasi lahan jauh melampaui tindakan konservasi. Ketimpangan ini memicu penurunan daya dukung DAS dan secara otomatis meningkatkan risiko bencana bagi masyarakat," ujar Dr. Dedy.

Sebagai solusi konkret, ia mengumumkan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) khusus yang bertugas mencegah kerusakan hutan lebih lanjut. Satgas ini nantinya akan terintegrasi dalam program unggulan daerah, Sumbawa Hijau Lestari.

"Melalui Musrenbang Tematik ini, kita berkomitmen mengidentifikasi titik degradasi lahan secara komprehensif. Tujuannya satu: memperkuat ketahanan hidrologis kita agar siap menghadapi ancaman banjir di musim hujan maupun kekeringan ekstrem di musim kemarau," tambahnya.

Sinergi Program CERAH dan Inovasi Lahan

Dukungan terhadap langkah pemerintah daerah juga datang dari sektor non-pemerintah. Direktur Program Plan Indonesia, Ida Ngurah, menekankan pentingnya konvergensi program antara pihak internasional dan pemerintah lokal. Ia menyoroti sinergi antara Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) yang didukung oleh ANCP-DFAT dengan Program Sumbawa Hijau Lestari.

“Kolaborasi ini bukan sekadar urusan teknis lingkungan, tapi tentang masa depan. Kami berharap anak-anak di Sumbawa dapat tumbuh di lingkungan yang sehat, di mana kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan masa depan mereka terlindungi dari dampak buruk perubahan iklim,” ungkap Ida Ngurah.

Dalam diskusi panel yang berlangsung, forum menyepakati lima isu prioritas yang akan menjadi fokus utama ke depan:

Pertama ; Perlindungan hutan, penjagaan mata air, dan restorasi lahan kritis. Kedua ; Mitigasi dan pengurangan risiko bencana hidrologi. Ketiga ; Pendayagunaan air untuk kebutuhan domestik (air minum dan sanitasi). Keempat ; Pemanfaatan air untuk sektor ekonomi (pertanian, perikanan, dan industri) dan Kelima ; Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi serta implementasi agroforestri.

Selain aspek teknis lingkungan, Musrenbang kali ini menekankan paradigma pembangunan inklusif. Pemerintah mendorong penerapan agroforestri sebagai jalan tengah yang memberikan vegetasi permanen bagi bumi sekaligus nilai ekonomi bagi petani.

Koordinasi lintas sektor antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diperkuat guna memastikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam tidak lagi berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih.

Menariknya, forum ini memberikan ruang luas bagi kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda. Keterlibatan aktif mereka dianggap kunci agar kebijakan publik—mulai dari akses sanitasi hingga pemberdayaan ekonomi—benar-benar menyentuh kebutuhan spesifik seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi ini, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mewujudkan tata kelola lingkungan yang tangguh demi mencapai visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 14:01:22 +0800 amr
Pemprov NTB Konsisten Kawal Harga Melalui Gerakan Pangan Murah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-konsisten-kawal-harga-melalui-gerakan-pangan-murah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-konsisten-kawal-harga-melalui-gerakan-pangan-murah Pemprov NTB Konsisten Kawal Harga Melalui Gerakan Pangan Murah

Mataram, Amarmedia.co.id -11 Maret 2026-Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadhan. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), dinas terkait hadir di tengah kemeriahan acara Lentera Ramadhan yang dipusatkan di halaman Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Rabu (11/3/2026).

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Eva Dewiyani, S.P., menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan langkah rutin untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selalu ikut berpartisipasi dalam kegiatan Lentera Ramadhan ini dalam bentuk GPM," ujar Eva di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya terfokus di Kota Mataram, namun juga merambah ke berbagai kabupaten lainnya di NTB. Pihaknya pun menggandeng sejumlah mitra untuk memastikan ketersediaan berbagai produk dan komoditas pangan bagi warga.

"Alhamdulillah yang di Mataram ini kita juga tetap konsisten bersama mitra untuk menjual semua produk atau komoditas dengan harga lebih murah dan terjangkau," tambahnya.

Meski kegiatan di tingkat provinsi akan berlanjut setelah lebaran, Eva mengungkapkan bahwa pergerakan GPM di tingkat kabupaten/kota tetap berjalan intensif. Ia menjadwalkan kunjungan kerja ke Sumbawa untuk mengoordinasikan kegiatan serupa.

"Besok ada di Sumbawa, di Alas, KSB. Tapi itu kami kerja samanya dengan kabupaten/kota. Kalau untuk yang provinsi, nanti kita lanjutkan setelah lebaran," pungkasnya.(AM/san/her/diskominfotik)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 13:15:32 +0800 amr
Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dan-menteri-ekonomi-kreatif-sepakat-jadikan-ntb-role-model-kur-ekonomi-kreatif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dan-menteri-ekonomi-kreatif-sepakat-jadikan-ntb-role-model-kur-ekonomi-kreatif Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Jakarta.Amarmedia.co.id– Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya sepakat menjadikan NTB sebagai role model nasional dalam implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) ekonomi kreatif. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung Selasa, 10 Maret 2026, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Kepala Dinas Pariwisata NTB, serta Kepala Bappeda NTB. Pertemuan membahas penguatan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk rencana kerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai mitra penyaluran pembiayaan di daerah.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor masa depan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi daerah sekaligus membuka peluang besar bagi generasi muda.

“Jika skema pembiayaan ekonomi kreatif ini dapat berjalan baik di NTB, maka modelnya dapat menjadi contoh nasional. NTB siap menjadi laboratorium kebijakan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Gubernur Iqbal.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas penguatan skema KUR industri kreatif berbasis kekayaan intelektual (intellectual property) yang memungkinkan pelaku usaha kreatif memperoleh akses pembiayaan melalui aset tidak berwujud seperti merek, hak cipta, karya digital, maupun produk kreatif lainnya yang telah terdaftar.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa pemerintah pusat melihat NTB memiliki potensi kuat untuk menjadi daerah percontohan dalam implementasi pembiayaan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

“NTB memiliki visi yang jelas dalam pengembangan ekonomi kreatif. Karena itu kami melihat NTB sangat tepat untuk menjadi role model nasional dalam implementasi KUR ekonomi kreatif, termasuk melalui sinergi dengan Bank NTB Syariah,” ujar Menteri Riefky.

Melalui skema ini, pelaku usaha ekonomi kreatif yang telah melalui proses kurasi akan memperoleh akses pembiayaan hingga ratusan juta rupiah. Kekayaan intelektual yang dimiliki pelaku usaha dapat menjadi faktor pendukung dalam penilaian kredit sehingga membuka peluang pembiayaan yang selama ini sulit dijangkau oleh banyak pelaku ekonomi kreatif.

Selain pembiayaan, pertemuan tersebut juga membahas penguatan ekosistem ekonomi kreatif di NTB. Pemerintah Provinsi NTB mendorong pengembangan event kreatif berbasis intellectual property (IP) agar NTB tidak hanya menjadi penyelenggara acara, tetapi juga mampu melahirkan event creator dengan kekayaan intelektual sendiri yang dapat dipasarkan secara nasional maupun internasional.

Gubernur Iqbal juga memaparkan arah pengembangan NTB yang tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi pada integrasi pariwisata, ekonomi kreatif, teknologi digital, energi terbarukan, serta konektivitas internasional. Menurutnya, pendekatan pembangunan kawasan Bali–NTB-NTT ke depan harus diarahkan pada integrasi regional, bukan sekadar kolaborasi antarwilayah.

Dalam konteks penguatan ekosistem digital, Pemprov NTB juga mendorong pengembangan talenta digital melalui program pendidikan teknologi informasi dan multimedia yang terhubung langsung dengan industri, termasuk rencana menghadirkan model pendidikan teknologi global di Lombok.

Selain itu, pengembangan kawasan Mandalika juga diarahkan untuk menjadi pusat ekosistem ekonomi digital. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pengembangan data center di kawasan timur Indonesia yang didukung oleh energi baru terbarukan, termasuk pemanfaatan energi surya yang potensinya sangat besar di NTB.

Menurut Gubernur Iqbal, pengembangan Mandalika ke depan tidak hanya fokus pada investasi hotel dan event olahraga, tetapi juga harus diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi digital dan komunitas digital nomad yang dapat menghidupkan aktivitas ekonomi sepanjang tahun.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat, mulai dari pengembangan talenta, pembiayaan, hingga penguatan infrastruktur digital.

Dengan dukungan kebijakan pembiayaan melalui KUR ekonomi kreatif, serta penguatan ekosistem digital dan industri kreatif di daerah, NTB diharapkan dapat menjadi contoh nasional dalam pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis inovasi. (AM/Kominfotik)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 06:19:13 +0800 amr
Bupati Jarot: MoU ID FOOD dan Pemprov NTB Perkuat Industrialisasi Peternakan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-mou-id-food-dan-pemprov-ntb-perkuat-industrialisasi-peternakan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-mou-id-food-dan-pemprov-ntb-perkuat-industrialisasi-peternakan-di-sumbawa Bupati Jarot: MoU ID FOOD dan Pemprov NTB Perkuat Industrialisasi Peternakan di Sumbawa

Jakarta.Amarmedia.co.id– Langkah strategis untuk mentransformasi sektor peternakan di Kabupaten Sumbawa resmi diperkuat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menghadiri langsung prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD di Jakarta, Senin (09/03/2026).

Kerja sama ini berfokus pada pemanfaatan lahan untuk pengembangan industri ayam terintegrasi yang mencakup hulu hingga hilir. Bagi Bupati Jarot, langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan realisasi dari komitmen pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa kehadiran industri peternakan ayam terintegrasi ini sangat sejalan dengan Program Unggulan ke-5 pasangan Jarot–Ansori, yaitu industrialisasi produk daerah dan peningkatan investasi.

"Ini adalah ikhtiar kita untuk memperkuat sektor peternakan. Kita tidak ingin Sumbawa hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi harus mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya mendorong investasi yang langsung menyentuh potensi dasar kita di daerah," ujar Bupati Jarot di Jakarta.

Dalam rencana pengembangan ini, Kabupaten Sumbawa memegang peranan sentral. Dua lokasi utama telah disiapkan untuk mendukung ekosistem industri ini:

Pertama : BPTHMT Serading (Moyo Hilir) sebagai lokasi pembangunan kandang Parent Stock (PS) dan hatchery (penetasan telur).

Kedua ; Desa Bage Tango (Lopok) direncanakan sebagai pusat Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan fasilitas pengolahan produk ayam.

"Artinya, perputaran ekonomi mulai dari pembibitan hingga pengolahan hasil akan terjadi di Sumbawa. Ini akan membuka lapangan kerja baru bagi anak muda kita dan menciptakan peluang bagi peternak lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri ini," tambah Bupati.

Bupati Jarot juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, serta dukungan dari Kementerian Pertanian dan ID FOOD. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari ground breaking yang telah dilakukan di Desa Serading pada Februari lalu.

Meski menjadi peluang besar, Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah tetap mengedepankan prinsip transparansi dan kehati-hatian teknis.

"Proses ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari kajian teknis hingga skema operasional yang matang. Kami ingin masyarakat mengetahui setiap perkembangan rencana investasi ini, karena tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa," tegasnya.

Dengan pengembangan kawasan industri terintegrasi ini, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menjadi pelopor hilirisasi peternakan di Nusa Tenggara Barat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui produksi daging ayam dan pakan ternak yang efisien. (AM)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 18:04:21 +0800 amr
Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntbid-food-teken-mou-industri-ayam-terintegrasi-rp12-triliun-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntbid-food-teken-mou-industri-ayam-terintegrasi-rp12-triliun-di-sumbawa Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa

Jakarta, Amarmedia.co.id 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID FOOD) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan industri ayam terintegrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi sektor peternakan dan kemandirian pangan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, disaksikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, di Gedung PT Rajawali Nusantara Indonesia, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Turut mendampingi Gubernur NTB dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, serta Kepala Bappeda NTB.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun ekosistem industri perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa proyek industri ayam terintegrasi bukan sekadar investasi sektor peternakan, tetapi merupakan strategi besar untuk meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Bagi NTB, ini bukan hanya proyek investasi biasa. Ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem peternakan yang lebih adil dan memberdayakan peternak rakyat,” ujar Miq Iqbal.

Menurutnya, selama ini dua sektor strategis dalam industri perunggasan, yakni bibit ayam (DOC) dan pakan yang masih sangat didominasi oleh pelaku usaha besar, sehingga banyak peternak rakyat berada dalam pola kemitraan yang membuat mereka tetap bertahan hidup namun sulit berkembang.

Dengan hadirnya industri ayam terintegrasi di NTB, pemerintah berharap tercipta struktur usaha yang lebih sehat dan memberikan ruang lebih besar bagi peternak lokal untuk berkembang secara mandiri.

Gubernur juga menyoroti bahwa kebutuhan produk peternakan di NTB, terutama telur dan daging ayam, masih mengalami defisit sehingga sebagian pasokan masih bergantung dari luar daerah.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan pangan dari program nasional Makan Bergizi Gratis juga diperkirakan akan meningkatkan permintaan terhadap produk peternakan secara signifikan di masa mendatang.

“Saat ini jumlah penerima manfaat program tersebut di NTB telah mendekati seribu satuan layanan. Artinya kebutuhan pasokan pangan, termasuk produk peternakan, akan terus meningkat,” jelasnya.

Karena itu, menurut Miq Iqbal, pembangunan industri ayam terintegrasi menjadi sangat penting untuk memastikan ketahanan pasokan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat NTB.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB siap memberikan dukungan penuh agar proyek ini dapat berjalan dengan baik, terutama dalam hal konektivitas logistik, dukungan infrastruktur, serta penguatan ekosistem usaha peternakan daerah.

“Insya Allah apa yang menjadi tanggung jawab kami di daerah akan kami selesaikan secepat mungkin agar proyek ini dapat segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

MoU ini juga merupakan tindak lanjut dari proses groundbreaking mega proyek hilirisasi ayam terintegrasi senilai Rp1,2 triliun yang sebelumnya telah dimulai di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa.

Proyek besar tersebut dirancang untuk membangun sistem industri perunggasan modern yang terintegrasi mulai dari penyediaan bibit unggul, pakan, produksi, hingga pengolahan dan distribusi produk peternakan.

Selanjutnya Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo menjelaskan bahwa sebagai holding BUMN pangan, ID FOOD memiliki kapasitas kuat dalam mendukung pengembangan sektor peternakan nasional melalui jaringan logistik, distribusi, dan pengolahan produk pangan.

Saat ini ID FOOD memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 74 cabang distribusi, 24 fasilitas cold storage, 1.051 dry storage, serta lebih dari 900 armada logistik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kerja sama ini, ID FOOD akan membangun ekosistem peternakan terintegrasi di NTB melalui berbagai tahapan rantai nilai produksi.

Pada tahap hulu, perusahaan akan mendukung penyediaan kebutuhan dasar peternakan seperti bibit unggul, pakan, obat, dan vaksin.

Pada tahap produksi, peternak rakyat akan didorong mengembangkan usaha melalui skema contract farming dan perjanjian offtake, sehingga hasil produksi memiliki kepastian pasar.

Selain itu, peternak juga akan mendapatkan pelatihan, asistensi teknis, serta akses pembiayaan melalui berbagai skema pendanaan seperti kredit investasi, kredit modal kerja, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sementara pada tahap hilir, ID FOOD akan memperkuat pengolahan hasil peternakan melalui fasilitas rumah potong unggas, pengolahan karkas, hingga pengemasan produk, yang kemudian akan dipasarkan melalui jaringan distribusi nasional.

Pada kesempatan ini, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr. drh. Agung Suganda, M.Si menegaskan bahwa proyek ayam terintegrasi merupakan program strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.

Menurutnya, proyek ini tidak hanya membangun fasilitas produksi, tetapi juga menciptakan ekosistem industri perunggasan yang melibatkan peternak rakyat sebagai bagian utama dari rantai produksi.

“Yang kita bangun bukan sekedar pabrik atau fasilitas produksi, tetapi ekosistem industri ayam terintegrasi yang melibatkan peternak rakyat sebagai aktor utama,” tegasnya.

NTB sendiri ditetapkan sebagai salah satu klaster utama pengembangan proyek ayam terintegrasi nasional, karena dinilai memiliki potensi wilayah yang besar serta dukungan kuat dari pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU ini, ID FOOD dijadwalkan akan kembali melakukan survei lapangan di Kabupaten Sumbawa guna memastikan kesiapan teknis, operasional, serta kelayakan lokasi proyek.

Tahapan tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan industri ayam terintegrasi dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, serta peternak rakyat, proyek ini diharapkan menjadi motor baru penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik).

]]>
Tue, 10 Mar 2026 12:07:47 +0800 amr
Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Polres Sumbawa Gelar Buka Puasa Bersama Media, OKP, dan Elemen Masyarakat https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-suci-polres-sumbawa-gelar-buka-puasa-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-suci-polres-sumbawa-gelar-buka-puasa-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Polres Sumbawa Gelar Buka Puasa Bersama Media, OKP, dan Elemen Masyarakat

Awak media bersama Kapolres Sumbawa dalam acara Buka puasa Bersama di Lapangan Voli  Kantor Polres Sumbawa 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H dimanfaatkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa untuk memperkuat tali silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Pada Senin sore (9/3/2026), Polres Sumbawa menggelar acara Buka Puasa Bersama yang bertempat di Mapolres Sumbawa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Andini jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta mengundang pimpinan organisasi keagamaan seperti Ketua FKUB dan FKNE Kabupaten Sumbawa. Turut hadir pula pengurus Bhayangkari Cabang Sumbawa, awak media, organisasi kepemudaan (OKP), serta perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Andini menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni makan bersama, melainkan wadah untuk menjaga rasa persaudaraan.

"Tujuannya adalah agar kita semua menjaga silaturahmi. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Polres Sumbawa tidak mungkin bisa bekerja maksimal tanpa dukungan rekan-rekan media, mahasiswa, OKP, diantaranya HMI, PMII, GMNI, UTS, UNSA dan seluruh elemen masyarakat," ujar AKBP Marieta.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka jika dalam pelayanan kepolisian selama ini terdapat kekurangan atau kekhilafan, baik secara institusi maupun personel di lapangan. "Kami polisi hanyalah manusia biasa. Kami memohon dukungan, saran, dan masukan agar ke depannya Polres Sumbawa dapat menjalankan tugas dengan lebih baik demi keamanan daerah kita," imbuhnya.

Sebelum memasuki waktu berbuka, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Salsa MPdI. Dalam ceramahnya, Ustadz Salsa mengapresiasi langkah Polres Sumbawa yang juga mengawali kegiatan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres.

 

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salsa mengingatkan jamaah tentang betapa tak terhitungnya nikmat Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu istimewa yang dipilih Allah, salah satunya adalah waktu antara Ashar hingga Maghrib.

"Para ulama menjelaskan bahwa waktu antara Ashar dan Maghrib adalah saat Allah mengutus malaikat untuk memberikan rizqul arwah, yaitu rezeki ketenangan jiwa dan rohani," urai Ustadz Salsa.

Kegiatan yang diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres Sumbawa ini mendapat apresiasi khusus. Ustadz Salsa mengutip hadis bahwa siapa pun yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya ampunan dosa dan pembebasan dari api neraka, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.

"Meski hanya sebutir kurma atau seteguk air, pahalanya luar biasa. Apalagi yang dibagikan hari ini lengkap dengan takjil yang nikmat. Ini adalah inisiatif luar biasa dari Ibu Kapolres dan seluruh jajaran," tambahnya.

Tiga Tingkatan Kebahagiaan Orang Berpuasa

Lebih lanjut, Ustadz Salsa memaparkan tiga tingkatan kebahagiaan (farhatun) bagi orang yang berpuasa Pertama : Farhatul Awam (Bahagia Umum): Kebahagiaan saat berbuka karena bisa menikmati hidangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Kedua ; Farhatul Khawas (Bahagia Khusus): Kebahagiaan mereka yang mampu menyempurnakan ibadah, menjaga lisan, tangan, dan hati dari perbuatan tercela selama berpuasa.

Ketiga Farhatul Khawasul Khawas (Bahagia Istimewa): Kebahagiaan tertinggi saat berjumpa dengan Allah SWT kelak, di mana mereka dipanggil melalui pintu surga khusus bernama Ar-Rayyan.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Salsa mengajak seluruh keluarga besar Polres Sumbawa dan tamu undangan untuk terus menyambung silaturahmi. Sebagaimana janji Allah, silaturahmi akan melapangkan rezeki dan memperpanjang umur.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Sumbawa agar tetap aman, nyaman, dan religius dilanjutkan buka Puasa bersama dan shalat Magrib secara berjamaah. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 21:29:26 +0800 amr
NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan-5374 https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan-5374 NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan

Jakarta, Amarmedia.co.id - 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kementerian Sosial Republik Indonesia memperkuat sinergi percepatan penanganan kemiskinan dan berbagai persoalan sosial. Dalam pertemuan antara Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (9/3), Kementerian Sosial bahkan menyatakan antusiasmenya menjadikan NTB sebagai salah satu percontohan nasional penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu.

Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti. Sementara Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Men didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Supono, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, serta Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adrianus Alla.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial memaparkan berbagai pembenahan mendasar yang sedang dilakukan Kementerian Sosial, terutama dalam penataan sistem data bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Gus Men, sistem data bantuan sosial kini diperkuat melalui mekanisme baru di mana pengelolaan dan validasi data diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai wali data nasional. Langkah ini dilakukan agar data penerima bantuan sosial benar-benar akurat dan tepat sasaran.

“Ini arahan langsung Bapak Presiden agar data bantuan sosial benar-benar valid. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan,” ujar Gus Men.

Selain pembenahan data sosial, Menteri Sosial juga menjelaskan program Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, terutama yang berasal dari Desil 1 dalam basis data sosial nasional. Proses seleksi dilakukan secara ketat berbasis data kemiskinan yang telah tervalidasi. Seluruh kebutuhan siswa mulai dari pendidikan, asrama, pakaian, makan hingga layanan kesehatan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Selain pendidikan formal, para siswa juga dibekali pembinaan karakter dan keterampilan agar siap melanjutkan pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Bagi siswa berprestasi, pemerintah akan menyiapkan jalur beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Men juga menyampaikan program pembangunan Kampung Nelayan, yang telah mulai dilaksanakan di Kabupaten Indramayu bagi sekitar 100 kepala keluarga nelayan.

Menanggapi paparan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa kunjungannya selain untuk bersilaturahmi juga untuk mengundang Menteri Sosial menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal juga memaparkan tiga prioritas utama pembangunan NTB, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama karena NTB masih termasuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

“Saat ini NTB masih memiliki sekitar 106 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan jumlah hampir 114 ribu kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Miq Iqbal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menjalankan program Desa Berdaya yang difokuskan pada desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Melalui program ini, setiap tahun sekitar 40 desa mendapatkan pendampingan khusus untuk memastikan program penanganan kemiskinan berjalan secara terarah dan berbasis data yang akurat. Pendamping melakukan verifikasi dan validasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Miq Iqbal menjelaskan bahwa pendekatan pengentasan kemiskinan di NTB dilakukan melalui orkestrasi berbagai sumber daya pembangunan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, perguruan tinggi, hingga sektor swasta melalui program CSR.

Intervensi dalam program Desa Berdaya dilakukan pada dua level, yaitu level keluarga dan level desa.

Pada level keluarga, setiap kepala keluarga miskin ekstrem mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta untuk mengembangkan usaha produktif sebagai sumber penghidupan, seperti peternakan ayam petelur, budidaya sayuran, atau pengembangan greenhouse yang dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi program makan bergizi gratis.

Sementara pada level desa, dialokasikan sekitar Rp 500 juta untuk mengatasi hambatan struktural yang selama ini menghambat masyarakat keluar dari kemiskinan, seperti pembangunan jalan tani, perbaikan rumah tidak layak huni, maupun penyediaan infrastruktur dasar lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang sedang mendapatkan intervensi program pemberdayaan tidak langsung dikeluarkan dari program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Idealnya mereka tetap mendapatkan bantuan sosial setidaknya selama satu tahun masa intervensi, agar memiliki waktu untuk benar-benar mandiri secara ekonomi sebelum keluar dari kelompok miskin,” ujar Miq Iqbal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa sebagai tempat layanan pengaduan sosial masyarakat yang terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik pendekatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk hadir dalam Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga akan melaksanakan bhakti sosial operasi katarak bagi 500 warga NTB, dengan alokasi sekitar 350 pasien di Pulau Lombok dan 150 pasien di Pulau Sumbawa.

Selain itu, Kemensos juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan dua lokasi Kampung Nelayan di NTB. Setiap lokasi akan dibangun di atas lahan sekitar 1 hektare, dengan konsep permukiman nelayan terpadu yang terdiri dari sekitar 100 unit rumah lengkap dengan fasilitas sosial, tempat ibadah, serta ruang bermain anak.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Baznas dan dukungan CSR sektor swasta, sehingga masyarakat nelayan yang selama ini rentan terdampak banjir rob maupun abrasi dapat direlokasi ke permukiman yang lebih layak dan aman.

“Untuk NTB saya sangat antusias. Saya ingin NTB menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu,” ujar Gus Men.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Miq Iqbal menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi NTB untuk bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam menjalankan berbagai program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial.

“Apapun program Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, NTB siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.

Pertemuan ini menandai penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem serta membangun sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi di Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 19:30:52 +0800 amr
NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan

Jakarta, Amarmedia.co.id - 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kementerian Sosial Republik Indonesia memperkuat sinergi percepatan penanganan kemiskinan dan berbagai persoalan sosial. Dalam pertemuan antara Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (9/3), Kementerian Sosial bahkan menyatakan antusiasmenya menjadikan NTB sebagai salah satu percontohan nasional penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu.

Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti. Sementara Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Men didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Supono, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, serta Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adrianus Alla.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial memaparkan berbagai pembenahan mendasar yang sedang dilakukan Kementerian Sosial, terutama dalam penataan sistem data bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Gus Men, sistem data bantuan sosial kini diperkuat melalui mekanisme baru di mana pengelolaan dan validasi data diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai wali data nasional. Langkah ini dilakukan agar data penerima bantuan sosial benar-benar akurat dan tepat sasaran.

“Ini arahan langsung Bapak Presiden agar data bantuan sosial benar-benar valid. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan,” ujar Gus Men.

Selain pembenahan data sosial, Menteri Sosial juga menjelaskan program Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, terutama yang berasal dari Desil 1 dalam basis data sosial nasional. Proses seleksi dilakukan secara ketat berbasis data kemiskinan yang telah tervalidasi. Seluruh kebutuhan siswa mulai dari pendidikan, asrama, pakaian, makan hingga layanan kesehatan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Selain pendidikan formal, para siswa juga dibekali pembinaan karakter dan keterampilan agar siap melanjutkan pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Bagi siswa berprestasi, pemerintah akan menyiapkan jalur beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Men juga menyampaikan program pembangunan Kampung Nelayan, yang telah mulai dilaksanakan di Kabupaten Indramayu bagi sekitar 100 kepala keluarga nelayan.

Menanggapi paparan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa kunjungannya selain untuk bersilaturahmi juga untuk mengundang Menteri Sosial menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal juga memaparkan tiga prioritas utama pembangunan NTB, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama karena NTB masih termasuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

“Saat ini NTB masih memiliki sekitar 106 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan jumlah hampir 114 ribu kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Miq Iqbal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menjalankan program Desa Berdaya yang difokuskan pada desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Melalui program ini, setiap tahun sekitar 40 desa mendapatkan pendampingan khusus untuk memastikan program penanganan kemiskinan berjalan secara terarah dan berbasis data yang akurat. Pendamping melakukan verifikasi dan validasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Miq Iqbal menjelaskan bahwa pendekatan pengentasan kemiskinan di NTB dilakukan melalui orkestrasi berbagai sumber daya pembangunan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, perguruan tinggi, hingga sektor swasta melalui program CSR.

Intervensi dalam program Desa Berdaya dilakukan pada dua level, yaitu level keluarga dan level desa.

Pada level keluarga, setiap kepala keluarga miskin ekstrem mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta untuk mengembangkan usaha produktif sebagai sumber penghidupan, seperti peternakan ayam petelur, budidaya sayuran, atau pengembangan greenhouse yang dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi program makan bergizi gratis.

Sementara pada level desa, dialokasikan sekitar Rp 500 juta untuk mengatasi hambatan struktural yang selama ini menghambat masyarakat keluar dari kemiskinan, seperti pembangunan jalan tani, perbaikan rumah tidak layak huni, maupun penyediaan infrastruktur dasar lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang sedang mendapatkan intervensi program pemberdayaan tidak langsung dikeluarkan dari program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Idealnya mereka tetap mendapatkan bantuan sosial setidaknya selama satu tahun masa intervensi, agar memiliki waktu untuk benar-benar mandiri secara ekonomi sebelum keluar dari kelompok miskin,” ujar Miq Iqbal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa sebagai tempat layanan pengaduan sosial masyarakat yang terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik pendekatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk hadir dalam Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga akan melaksanakan bhakti sosial operasi katarak bagi 500 warga NTB, dengan alokasi sekitar 350 pasien di Pulau Lombok dan 150 pasien di Pulau Sumbawa.

Selain itu, Kemensos juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan dua lokasi Kampung Nelayan di NTB. Setiap lokasi akan dibangun di atas lahan sekitar 1 hektare, dengan konsep permukiman nelayan terpadu yang terdiri dari sekitar 100 unit rumah lengkap dengan fasilitas sosial, tempat ibadah, serta ruang bermain anak.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Baznas dan dukungan CSR sektor swasta, sehingga masyarakat nelayan yang selama ini rentan terdampak banjir rob maupun abrasi dapat direlokasi ke permukiman yang lebih layak dan aman.

“Untuk NTB saya sangat antusias. Saya ingin NTB menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu,” ujar Gus Men.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Miq Iqbal menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi NTB untuk bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam menjalankan berbagai program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial.

“Apapun program Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, NTB siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.

Pertemuan ini menandai penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem serta membangun sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi di Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 19:30:38 +0800 amr
Safari Ramadhan 1447 H Titik Terakhir, Wakil Bupati Sumbawa Sampaikan Capaian Program Daerah dan Nasional https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-titik-terakhir-wakil-bupati-sumbawa-sampaikan-capaian-program-daerah-dan-nasional https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-titik-terakhir-wakil-bupati-sumbawa-sampaikan-capaian-program-daerah-dan-nasional Safari Ramadhan 1447 H Titik Terakhir, Wakil Bupati Sumbawa Sampaikan Capaian Program Daerah dan Nasional

SUMBAWA Anarmedia.co.id- Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama rombongan secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan hari terakhir ini menyasar dua titik, yakni Masjid Besar Darussalam di Desa Rhee, Kecamatan Rhee, serta Masjid Al-Muttaqin di Dusun Kukin B, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara.

Dalam sambutannya di Desa Kukin, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pembagian tugas bersama Bupati Sumbawa untuk memastikan seluruh wilayah dapat tersentuh. Tim 2 yang dipimpin oleh Wabup telah berhasil menuntaskan agenda Safari Ramadhan di 11 kecamatan

"Alhamdulillah, malam ini kami menyelesaikan Safari Ramadhan. Dimulai dari Orong Telu dan Lenangguar di hari pertama, hingga berakhir di Rhee dan Moyo Utara hari ini. Bersama Tim 1 yang dipimpin Bupati, praktis seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa telah kami kunjungi," ujar Drs. H. Mohamad Ansori.

Selama perjalanan lima hari tersebut, rombongan turut didampingi oleh instansi vertikal, Forkopimda, Baznas, serta tokoh agama setempat.

Sarana Komunikasi Program Strategis

Lebih dari sekadar agenda religi, Wabup menekankan bahwa Safari Ramadhan merupakan instrumen penting untuk menyampaikan progres pembangunan kepada masyarakat. Ia memaparkan berbagai program unggulan daerah serta sinergitasnya dengan Asta Cita Presiden dan program strategis nasional.

 "Kami sampaikan terkait kesiapan menuju Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk melaporkan apa yang telah dicapai dan apa yang sedang diperjuangkan bagi masyarakat," tambahnya.

Wabup Ansori juga mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga. Momen ini menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyerap masukan dan saran secara langsung, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemimpin dan rakyatnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah dan kesejahteraan umat, dalam kesempatan tersebut diserahkan sejumlah bantuan untuk kedua masjid yang dikunjungi berupa Bantuan Pembangunan Masjid masing-masing sebesar Rp25.000.000.Bantuan Keagamaan masing-masing 10 buah Al-Qur'an dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Bantuan Sosial masing-masing 20 paket bantuan dari Baznas Kabupaten Sumbawa.

Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah menerima rombongan dengan hangat, sehingga pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan lancar dan khidmat (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 09:54:52 +0800 amr
Perkuat Tata Kelola, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa Resmi Terima Nomor Registrasi Kemendagri https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-44-posyandu-di-kabupaten-sumbawa-resmi-terima-nomor-registrasi-kemendagri https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-44-posyandu-di-kabupaten-sumbawa-resmi-terima-nomor-registrasi-kemendagri Perkuat Tata Kelola, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa Resmi Terima Nomor Registrasi Kemendagri

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus memacu penataan kelembagaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sesuai dengan regulasi terbaru. Sebagai langkah awal, sebanyak 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa telah resmi mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmiati Kurnia S.STP.M.Si menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan tindak lanjut dari permohonan registrasi yang diajukan ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.

"Tahap pertama telah kami ajukan ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. Hal ini merupakan amanah dari Pasal 5 ayat 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3/2834 Tahun 2025 mengenai tata cara pemberian nomor registrasi," ujar Yuni dalam keterangannya Jumat 6 Maret 2026.

Penetapan nomor registrasi tersebut tertuang dalam Surat Dirjen Bina Pemdes tertanggal 11 Februari 2026 dengan nomor 100.3.2.7/9994/BPD. Dalam surat tersebut, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa dinyatakan telah lolos verifikasi bersama dengan beberapa kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Dinas PMD Kabupaten Sumbawa menegaskan tidak akan berhenti pada angka tersebut. Laporan dan Koordinasi intensif bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE terus dilakukan bersama anggota mitra kerja pemerintah daerah yakni Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses sosialisasi dan advokasi terkait penataan kelembagaan posyandu berdasarkan Permendagri 13/2024 dapt berjalan maksimal di seluruh wilayah.

"Kami akan terus melakukan pendampingan secara berjenjang agar seluruh Posyandu di Kabupaten Sumbawa, yakni 100 persen, memiliki nomor registrasi. Ini adalah bagian penting dari penguatan kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKD/LKK), khususnya bagi Posyandu," tambah Yuni.

Dengan adanya nomor registrasi ini, diharapkan tata kelola Posyandu di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih terstruktur, legal, dan optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan serta penguatan pendataan kebutuhan pelayanan sosial dasar 6 SPM bagi masyarakat di tingkat akar rumput. (Gam)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 11:22:00 +0800 amr
Gubernur NTB Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya, Tekankan Toleransi dan Masa Depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-hadiri-peringatan-nuzulul-quran-di-masjid-jami-praya-tekankan-toleransi-dan-masa-depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-hadiri-peringatan-nuzulul-quran-di-masjid-jami-praya-tekankan-toleransi-dan-masa-depan Gubernur NTB Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya, Tekankan Toleransi dan Masa Depan 

Lombok Tengah,Amarmedia.co.id -  6 Maret 2026 - Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal didampingi oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, menghadiri Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Jami' Praya pada Jumat malam (6/3). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi yang telah lama menjadi kekuatan sosial masyarakat Lombok, sekaligus memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis di Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa kawasan sekitar Masjid Jami’ Praya sejak lama menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Ia menyebut kawasan Peken Laek di belakang masjid yang juga menjadi tempat tinggal masyarakat Tionghoa.

“Di belakang masjid ini ada kawasan pecinan, Peken Laek. Teman-teman Tionghoa kita banyak tinggal di sini, bahkan dulu ada sekolah Tionghoa di dekat sini. Masjid ini dikelilingi oleh masyarakat Tionghoa, tetapi kita hidup berdampingan dengan damai,” ujar Gubernur.

Ia juga mengenang peristiwa kerusuhan tahun 1998 yang sempat melanda sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Lombok menunjukkan sikap yang berbeda dengan menjaga keselamatan sesama warga tanpa memandang latar belakang.

“Ketika kerusuhan 1998 terjadi, di kawasan ini tidak ada satu pun orang yang terluka. Inilah bentuk toleransi masyarakat Lombok yang sangat saya banggakan,” katanya.

Gubernur juga berbagi pengalaman pribadinya saat berada di Jakarta pada masa kerusuhan tersebut. Ia segera menghubungi keluarganya di Lombok untuk memastikan keselamatan mereka.

“Saya ingat ketika kerusuhan 1998 di Jakarta, saya sedang berada di sana. Orang pertama yang saya telepon adalah paman saya. Saya minta beliau masuk ke pondok pesantren Al-Muhajirin agar aman. Alhamdulillah, kita patut bersyukur hidup di daerah dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi seperti di NTB,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis yang akan menjadikan Lombok Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan penting di NTB. Ia menyebut keberadaan dua fasilitas strategis di wilayah tersebut, yakni Bandara Internasional Lombok dan Sirkuit Mandalika.

Menurutnya, Bandara Internasional Lombok direncanakan akan dikembangkan menjadi bandara hub internasional.

“Bandara Lombok akan kita dorong menjadi hub atau bandara transit. Wilayah seperti NTT, Timor Leste, hingga Perth dan Darwin nantinya bisa masuk ke Indonesia melalui Lombok,” jelasnya.

Tidak hanya itu, bandara tersebut juga dirancang menjadi bandara multimoda pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan transportasi air melalui pengembangan fasilitas seaplane.

“InsyaAllah Lombok akan memiliki bandara multimoda pertama di Indonesia. Akan ada waterbase di Bendungan Batujai, sehingga pesawat seaplane bisa menghubungkan bandara langsung ke resort, pulau-pulau wisata, hingga Gili Trawangan,” kata Gubernur.

Selain sektor transportasi dan pariwisata, kawasan Mandalika juga diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan pusat data (data center) yang akan memperkuat posisi Lombok Tengah sebagai kawasan strategis pembangunan NTB.

Gubernur juga menyampaikan rencana pembangunan jalan strategis yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. Jalur tersebut akan memangkas waktu tempuh logistik dan mobilitas masyarakat di Pulau Lombok.

“Jalan dari Lembar ke Kayangan sepanjang sekitar 15 kilometer sebagian besar berada di wilayah Lombok Tengah. Nantinya perjalanan dari Lembar ke Kayangan bisa ditempuh sekitar dua jam saja,” ujarnya.

Ia menargetkan proyek tersebut dapat mulai dibangun setelah proses desain dan penyelesaian persoalan lahan selesai.

“Studi kelayakan sudah ada. Dalam satu sampai dua bulan ke depan akan masuk tahap detail desain. Setelah itu kita selesaikan persoalan tanah, dan tahun berikutnya mulai pembangunan. Mudah-mudahan bisa selesai tahun 2028 atau paling lambat awal 2029,” jelasnya.

Menurut Gubernur, pembangunan jalur ini akan membantu menurunkan biaya transportasi logistik di NTB. Jija transportasi lebih murah, biaya angkut sapi, bawang, dan berbagai komoditas lainnya juga akan turun. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah selatan. 

Dalam audiensi dengan Menteri Pertahanan sebelumnya, Gubernur juga menyampaikan bahwa jalur tersebut dirancang memiliki fungsi tambahan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur jika dibutuhkan.

“Jalur itu juga bisa berfungsi sebagai emergency landing bagi pesawat tempur. Karena Lombok berada di jalur pelayaran internasional yang sangat strategis. Dukungan dari Menteri Pertahanan sudah kita dapatkan,” ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, Pulau Lombok juga memiliki catatan sejarah dalam sistem pertahanan udara Indonesia. Pada masa lalu, wilayah Lombok pernah digunakan sebagai lokasi bandara militer yang dikenal dengan Bandara Rambang di Lombok Timur, yang difungsikan untuk kebutuhan pertahanan maupun sebagai lokasi emergency landing pesawat.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa berbagai ikhtiar pembangunan tersebut membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar ikhtiar dan cita-cita kita untuk memajukan Lombok Tengah dan NTB diridai oleh Allah SWT,” tutupnya yang kemudian diakhiri dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. (nov/her/kominfotikntb)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 14:18:57 +0800 amr
Dari Masjid Jami’ Praya: Pesan Nuzulul Qur'an Miq Iqbal untuk Masa Depan NTB https://amarmedia.co.id/dari-masjid-jami-praya-pesan-nuzulul-quran-miq-iqbal-untuk-masa-depan-ntb https://amarmedia.co.id/dari-masjid-jami-praya-pesan-nuzulul-quran-miq-iqbal-untuk-masa-depan-ntb

Dari Masjid Jami’ Praya: Pesan Nuzulul Qur'an Miq Iqbal untuk Masa Depan NTB

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kepala Dinas Kominfotik NTB

Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat malam (6/3/2026) di Masjid Jami’ Praya bukan sekedar seremoni keagamaan. Momentum ini menjadi ruang refleksi bersama tentang nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal, menekankan pentingnya menjaga tradisi toleransi yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Lombok, sekaligus memaparkan arah pembangunan yang sedang dan akan diikhtiarkan bagi masa depan Nusa Tenggara Barat.

Nuzulul Qur'an selalu menghadirkan ruang perenungan yang dalam bagi umat Islam. Ia bukan sekedar peringatan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga pengingat bahwa Al-Qur’an hadir untuk membimbing manusia membangun kehidupan yang berkeadaban, kehidupan yang penuh kedamaian, keadilan, dan tanggung jawab terhadap masa depan.

Pesan itu kembali bergema. Di hadapan jama'ah, Gubernur Nusa Tenggara Barat Miq Iqbal, mengajak masyarakat untuk membaca kembali kekuatan sosial yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Lombok: toleransi dan kebersamaan.

Masjid Jami’ Praya berdiri di sebuah ruang sosial yang unik. Di belakangnya terdapat kawasan Peken Laek, yang sejak lama menjadi tempat tinggal masyarakat Tionghoa. Kedekatan ruang antara masjid dan kawasan pecinan itu bukan sekedar fakta geografis, tetapi simbol kehidupan sosial yang tumbuh dalam harmoni.

Di ruang itulah masyarakat Lombok belajar bahwa keberagaman bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kenyataan sosial yang harus dirawat dengan saling menghormati.

Refleksi itu menjadi semakin bermakna ketika Miq Iqbal mengenang peristiwa kerusuhan sosial tahun 1998 yang sempat mengguncang berbagai daerah di Indonesia. Di tengah situasi nasional yang penuh ketegangan saat itu, masyarakat Lombok justru menunjukkan sikap yang berbeda. Tidak ada luka yang ditinggalkan oleh kebencian. Masyarakat memilih menjaga satu sama lain.

Sikap seperti itu sejatinya sejalan dengan pesan Al-Qur’an yang menempatkan persaudaraan sebagai fondasi kehidupan sosial.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10).

Dalam perspektif Islam, iman tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kemampuan menjaga kedamaian dan merawat persatuan di tengah perbedaan.

Nilai-nilai seperti ini bukan hal baru bagi masyarakat NTB. Tradisi Islam Sasak sejak lama dikenal sebagai tradisi yang memadukan religiusitas yang kuat dengan sikap sosial yang terbuka. Ulama-ulama Lombok sejak masa lalu mengajarkan bahwa keberagamaan tidak boleh melahirkan permusuhan, melainkan harus menjadi sumber kedamaian dan kebijaksanaan dalam kehidupan bersama.

Namun pesan Nuzulul Qur'an tidak berhenti pada hubungan sosial semata. Al-Qur’an juga mengajarkan manusia untuk berpikir, bekerja, dan mengelola bumi dengan penuh amanah. Dalam banyak ayatnya, Al-Qur’an mendorong manusia untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui ikhtiar dan kerja keras.

Dalam konteks itulah Lombok Tengah hari ini sedang membaca masa depannya sebagai salah satu simpul penting pembangunan Nusa Tenggara Barat. Keberadaan Bandara Internasional Lombok dan kawasan Mandalika membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah mendorong pengembangan Bandara Lombok menjadi hub internasional, yang dapat menghubungkan berbagai wilayah di kawasan timur Indonesia hingga negara-negara di sekitar Australia. Bagi Miq Iqbal, konektivitas bukan sekedar soal transportasi, tetapi tentang membuka jalan rezeki dan kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam tradisi pemikiran para ulama, pembangunan yang menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat merupakan bagian dari konsep maslahah, yaitu upaya menghadirkan kebaikan dan kemaslahatan bagi kehidupan manusia.

Gagasan lain yang tengah dipersiapkan adalah pengembangan bandara multimoda yang terintegrasi dengan transportasi air melalui pesawat seaplane, yang nantinya dapat menghubungkan bandara dengan berbagai kawasan wisata dan pulau-pulau di sekitarnya.

Selain itu, kawasan Mandalika juga diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan pusat data (data center) yang akan memperkuat posisi NTB dalam peta ekonomi digital di kawasan timur Indonesia.

Di saat yang sama, pemerintah daerah juga sedang mendorong pembangunan jalur strategis yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, yang diharapkan mampu memangkas waktu tempuh transportasi logistik sekaligus menurunkan biaya distribusi berbagai komoditas masyarakat.

Namun pesan penting yang ingin ditegaskan Miq Iqbal bukan semata tentang proyek pembangunan itu sendiri. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak pernah menjadi pekerjaan pemerintah saja. Ia selalu merupakan kerja bersama antara negara dan masyarakat.

Al-Qur’an memberikan pengingat yang sangat jelas mengenai hal ini:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11).

Ayat ini menegaskan bahwa perubahan selalu lahir dari ikhtiar kolektif sebuah masyarakat.

Karena itu pesan yang lahir dari malam Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya sesungguhnya bukan hanya pesan keagamaan, tetapi juga pesan kebangsaan. Bahwa toleransi sosial yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat NTB harus terus dijaga, dan bahwa pembangunan hanya akan berhasil jika seluruh elemen masyarakat berjalan bersama.

Bandara, jalan, kawasan pariwisata, dan berbagai proyek pembangunan memang penting. Namun yang jauh lebih penting adalah modal sosial masyarakat: kepercayaan, kebersamaan, dan semangat untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Di situlah masa depan Nusa Tenggara Barat sesungguhnya bertumpu.

Dari Masjid Jami’ Praya, melalui momentum Nuzulul Qur'an, Miq Iqbal mengingatkan bahwa iman harus melahirkan toleransi, toleransi melahirkan persatuan, dan dari persatuan itulah sebuah daerah dapat melangkah menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan diridai Allah SWT.(Kominfotik)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 14:07:41 +0800 amr
Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Jadikan Al&qur’an Sebagai Pedoman Hidup https://amarmedia.co.id/peringatan-nuzulul-quran-1447-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-hidup https://amarmedia.co.id/peringatan-nuzulul-quran-1447-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-hidup Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Jadikan Al-qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, bersama Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Serta OPD terkait, Safari Ramadhan sekaligus memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 H, di masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa, Jum’at, (6/3/2026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan Safari Ramadhan ini penting untuk dapat bertemu dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi dan memperkuat persatuan selama bulan Ramadhan. Selama satu Tahun ini, telah banyak program-program yang dijalankan pemerintah. Beberapa program tersebut merupakan program nasional, seperti pembangunan sejumlah wilayah melalui Inpres Jalan Daerah, yang sedang dikerjakan, Sumbawa juga merupakan salah satu daerah yang berhasil menarik dan mendapatkan program unggas terintegrasi, serta program sekolah rakyat yang di beasiswakan penuh oleh pemerintah dan masih banyak lagi", ujarnya.

Pada kesempatan ini pula, sambung Bupati, merupakan malam istimewa, yaitu malam Nuzulul Qur’an yang merupakan malam turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia. Oleh karena itu, Bupati mengajak masyarakat untuk jangan hanya bisa membaca Al-Qur’an tetapi harus dapat menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bupati juga mengharapkan do’a dan dukungan dari masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam membangun Kabupaten Sumbawa, menuju Sumbawa unggul, maju dan sejahtera, tutupnya.

Pada Kesempatan ini juga, Bupati juga menyerahkan bantuan Pembangunan masjid Agung Nurul Huda sebesar Rp25.000.000., Bantuan Al-Qur’an sebanyak 10 buah dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta 20 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 13:39:47 +0800 amr
Kere Alang: Jembatan Peradaban Masa Lalu dan Masa Depan, Kabid Kelembagaan Desa Yuni Ilmi Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Leluhur https://amarmedia.co.id/kere-alang-jembatan-peradaban-masa-lalu-dan-masa-depan-kabid-kelembagaan-desa-yuni-ilmi-tekankan-pentingnya-pelestarian-warisan-leluhur https://amarmedia.co.id/kere-alang-jembatan-peradaban-masa-lalu-dan-masa-depan-kabid-kelembagaan-desa-yuni-ilmi-tekankan-pentingnya-pelestarian-warisan-leluhur Kere Alang: Jembatan Peradaban Masa Lalu dan Masa Depan,  Kabid Kelembagaan Desa Yuni Ilmi Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Leluhur

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya DPMD Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah adat istiadat dan tradisi lokal melalui penguatan identitas kain tenun khas daerah. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Diseminasi Motif dan Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Samawa menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) yang digelar di Loka, Senin (2/3/2026) lalu

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurnia, S.S.TP., M.Si., kepada awak media Sabtu 7 Maret 2026, menyatakan bahwa Kere Alang bukan sekadar kain tenun biasa, melainkan simbol peradaban maju masyarakat Sumbawa yang diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, proses penciptaan motif yang dilakukan dengan penuh dedikasi oleh para leluhur harus dipahami oleh generasi muda sebagai bukti sejarah.

"Motif Kere Alang adalah warisan budaya dan kearifan lokal yang dikerjakan oleh leluhur kita dengan passion dan sepenuh hati. Ini adalah bagian vital dari pelestarian adat istiadat. Kita perlu melestarikannya agar generasi mendatang paham bahwa Tau Tana Samawa memiliki peradaban budaya yang maju dan beradab melalui karya tenun ini," ujar Yuni Ilmi di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mendaftarkan 50 motif Kere Alang ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) kategori Kekayaan Intelektual Komunal. Langkah ini diambil setelah melalui proses penelitian mendalam, observasi, identifikasi, serta penelusuran sejarah di 24 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Senada dengan hal tersebut, sebelumnya dalam Diseminasi, narasumber ahli dari Universitas Samawa (UNSA), Dr. Ieke Wulan Ayu, STP., M.Si., menjelaskan bahwa setiap corak Kere Alang menyimpan filosofi kehidupan yang sangat dalam.

"Kere Alang ini adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan bagi masyarakat Sumbawa. Di dalamnya tergambar deskripsi tentang hubungan sesama makhluk, hubungan manusia dengan alam, interaksi pejabat dengan rakyat, hingga fase kehidupan manusia kembali ke Sang Pencipta," papar Dr. Ieke.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kerja keras tim peneliti dan budayawan yang telah mengidentifikasi kekayaan corak ini. Ia berharap keterbatasan alat di masa lalu yang mampu menghasilkan karya adiluhung dapat menjadi pemicu bagi generasi sekarang untuk terus berinovasi dengan sumber daya yang lebih modern.

Selain narasumber dari akademisi, kegiatan ini juga menghadirkan budayawan H. Hasanuddin, S.Pd., perwakilan Kanwil Kemenkumham NTB I Gusti Putu Milawati, S.S., S.H., M.H., serta dukungan dari sektor swasta yang diwakili oleh Vice President Social Impact Amman Mineral, Priyo Pramono.

Dengan adanya pendaftaran KIK ini, diharapkan motif-motif asli Sumbawa tidak hanya terlindungi secara hukum dari klaim pihak luar, tetapi juga semakin meningkatkan nilai ekonomis dan kebanggaan masyarakat atas identitas budayanya sendiri. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 12:50:45 +0800 amr
Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumbawa Jajaki Kerjasama Digitalisasi dengan Telkomsel https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kepatuhan-wajib-pajak-bapenda-sumbawa-jajaki-kerjasama-digitalisasi-dengan-telkomsel https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kepatuhan-wajib-pajak-bapenda-sumbawa-jajaki-kerjasama-digitalisasi-dengan-telkomsel Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumbawa Jajaki Kerjasama Digitalisasi dengan Telkomsel

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id -  6 Maret 2026 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa terus melakukan terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Pada Kamis (5/3) di Kantor Bappeda Sumbawa Besar, Bapenda melakukan penjajakan kerjasama dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) guna mengimplementasikan sistem himbauan otomatis bagi para Wajib Pajak.

Langkah ini diambil sebagai upaya memastikan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dapat dilakukan tepat waktu, khususnya bagi jenis pajak yang dipungut berdasarkan perhitungan sendiri (self-assessment) oleh Wajib Pajak.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Sumbawa, Heri Kusmanto, S.Sos, MM, yang mewakili Kepala Bapenda, menjelaskan bahwa selama ini proses sosialisasi dan penagihan masih mengandalkan cara-cara konvensional yang dinilai sudah tidak efisien.

 "Selama ini kami memberikan himbauan secara manual, baik dengan mendatangi langsung wajib pajak maupun menghubungi via telepon satu per satu. Hal ini kurang efektif karena keterbatasan SDM dan luasnya jangkauan wilayah di Kabupaten Sumbawa," ujar Heri.

Melalui digitalisasi ini, Bapenda berharap dapat mengirimkan pengingat (reminder) secara rutin setiap bulan sebelum masa pajak berakhir melalui sistem yang terintegrasi.

Solusi My Ads untuk Efisiensi

Dalam pertemuan tersebut, Risky Hartanto selaku Supervisor Territory Mobile Customer Business wilayah Sumbawa, memaparkan solusi teknologi melalui produk My Advertising (My Ads). Layanan ini memungkinkan Bapenda mengirimkan pesan massal secara otomatis kepada ribuan pelanggan sekaligus.

"Melalui My Ads, user dapat memanfaatkan fasilitas SMS blast maupun WhatsApp untuk mengirimkan pesan secara terjadwal dengan biaya yang relatif terjangkau. Kami berharap penjajakan ini berlanjut ke tahap implementasi sebagai bentuk kemitraan kami dalam mendukung kerja praktis pemerintah melalui teknologi informasi," jelas Risky.

Digitalisasi himbauan ini nantinya akan menyasar para Wajib Pajak yang mengelola jenis pajak daerah dengan sistem hitung sendiri, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan/Minuman, Tenaga Listrik dan Jasa Perhotelan, Jasa Parkir, Kesenian, dan Hiburan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dan Pajak Sarang Burung Walet.

Dengan adanya sistem ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis tingkat kepatuhan wajib pajak akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan Sumbawa yang lebih baik. (AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 11:39:58 +0800 amr
LPG 3 Kg Langka, Bupati Sumbawa dan HMI Duduk Bersama Cari Solusi Konkret https://amarmedia.co.id/lpg-3-kg-langka-bupati-sumbawa-dan-hmi-duduk-bersama-cari-solusi-konkret https://amarmedia.co.id/lpg-3-kg-langka-bupati-sumbawa-dan-hmi-duduk-bersama-cari-solusi-konkret LPG 3 Kg Langka, Bupati Sumbawa dan HMI Duduk Bersama Cari Solusi Konkret

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Gas Melon), Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar audiensi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa pada Rabu (4/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati tersebut menjadi ruang dialog untuk memetakan akar masalah serta mencari solusi atas persoalan distribusi energi bersubsidi di wilayah tersebut.

Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Kabag Ekonomi dan SDA, Ivan Indrajaya ST,MM, serta Kadis Koperasi UKM Perindag E.S Adi Nusantara S.Sos.MT. 

Sementara itu, delegasi HMI dipimpin oleh Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin, bersama Kabid Pembinaan Anggota, Khairul Akbar.

Keterbatasan Kuota dan Wewenang Daerah

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengklarifikasi bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan penuh dalam menentukan kuota maupun penunjukan agen dan pangkalan. Seluruh mekanisme distribusi berada di bawah kendali pemerintah pusat dan Pertamina.

"Kami telah berupaya maksimal dengan bersurat resmi hingga mendatangi Direktorat Jenderal Migas untuk mengajukan penambahan kuota bagi Kabupaten Sumbawa. Namun, pada tahun 2026 ini memang terjadi penurunan kuota secara nasional yang berdampak langsung ke daerah," jelas Bupati.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak sempat menemui massa pada aksi sebelumnya lantaran agenda dinas di luar daerah, sembari menegaskan bahwa Pemda selalu terbuka terhadap ruang komunikasi dengan mahasiswa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini tengah menjalankan beberapa langkah strategis untuk memastikan LPG subsidi tepat sasaran, di antaranya Pendataan Ulang Penerima. Kabag Ekonomi dan SDA, Ivan Indrajaya, mengungkapkan pihaknya sedang melakukan sinkronisasi data penerima subsidi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan melibatkan pemerintah desa dan kecamatan.

Pemda terus mendorong Pertamina untuk memberikan akses data distribusi yang lebih detail guna melakukan pemetaan ulang di setiap wilayah, meskipun saat ini akses tersebut masih terbatas dalam sistem internal Pertamina.

Sanksi Tegas bagi Pangkalan Nakal.

 Kadis Koperasi UMKM Perindag Adi Nusantara, menegaskan bahwa pengawasan di lapangan terus ditingkatkan. Sejumlah pangkalan yang terbukti menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) telah diberikan sanksi, mulai dari teguran hingga penutupan izin usaha.

Di sisi lain, HMI Cabang Sumbawa menekankan bahwa kunci penyelesaian masalah ini terletak pada transparansi data. Wahyudin menilai, tanpa keterbukaan data distribusi, sulit untuk mengidentifikasi titik kebocoran yang menyebabkan kelangkaan.

"Kehadiran kami adalah untuk mencari solusi bersama. Kami menyoroti pentingnya sistem pengawasan yang lebih kuat guna mencegah aksi borong oleh pihak yang tidak berhak, sehingga hak masyarakat kecil benar-benar terlindungi," ujar Wahyudin.

Audiensi tersebut berakhir dengan kesepakatan bahwa Pemda dan HMI akan terus berkoordinasi secara intensif. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mendorong komunikasi lebih lanjut dengan Pertamina pusat demi menjamin ketersediaan stok LPG 3 kg bagi warga Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 07:06:56 +0800 amr
Safari Ramadhan di Utan, Wabup H. Ansori Tegaskan Pengawasan Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-utan-wabup-h-ansori-tegaskan-pengawasan-ketat-distribusi-elpiji-3-kg https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-utan-wabup-h-ansori-tegaskan-pengawasan-ketat-distribusi-elpiji-3-kg Safari Ramadhan di Utan, Wabup H. Ansori Tegaskan Pengawasan Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg

Sumbawa.Utan.Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Baitul Amal, Desa Tengah, Kecamatan Utan, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan ini, menurut Wabup H. Ansori, merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, termasuk berbagai kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian dan penanganan serius”, ucapnya.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persoalan gas elpiji 3 kg yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sulitnya masyarakat memperoleh elpiji 3 kg diduga akibat ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

Pemerintah daerah melalui satgas yang telah dibentuk terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperketat pengawasan distribusi agar penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Ia menyebut pemerintah daerah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan masyarakat, dan menindak tanpa pandang bulu jika ada pangkalan yang melanggar aturan.

“Sudah ada beberapa oknum pangkalan yang dicabut izinnya karena melanggar aturan”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus merealisasikan 12 program unggulan yang telah dicanangkan sebagai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumbawa. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan sektor pertanian dan peternakan, pengembangan UMKM, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengentasan kemiskinan.

Ia menekankan bahwa realisasi program unggulan tersebut dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Baitul Amal sebesar Rp25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi masyarakat kurang mampu. (AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 00:47:40 +0800 amr
Safari Ramadhan di Desa Empang Atas, Bupati H. Jarot Salurkan Bantuan dan Paparkan Capaian Setahun Pembangunan Sumbawa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-desa-empang-atas-bupati-h-jarot-salurkan-bantuan-dan-paparkan-capaian-setahun-pembangunan-sumbawa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-desa-empang-atas-bupati-h-jarot-salurkan-bantuan-dan-paparkan-capaian-setahun-pembangunan-sumbawa Safari Ramadhan di Desa Empang Atas, Bupati H. Jarot Salurkan Bantuan dan Paparkan Capaian Setahun Pembangunan Sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id - 3 Maret 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melaksanakan silaturahmi sekaligus Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Empang Atas, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, para asisten dan staf ahli, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta jamaah Masjid Jami’ Nurul Huda Desa Empang Atas.

Tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustadz Saefullah, S.Pd., yang mengangkat tema keistimewaan beriman kepada Allah SWT. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan harapan agar ibadah puasa yang dijalankan seluruh masyarakat mendapatkan berkah dan rahmat Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dilakukan dengan pola yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan dibagi dalam beberapa waktu pelaksanaan, yakni usai salat Zuhur, Asar, dan Magrib, sehingga jajaran pemerintah tetap dapat menjalankan tugas kedinasan secara optimal sekaligus memiliki kesempatan berbuka puasa bersama keluarga.

Bupati juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati telah genap satu tahun mengemban amanah memimpin Kabupaten Sumbawa. 

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program strategis telah diupayakan dan sebagian telah berhasil direalisasikan, di antaranya program jalan lintas Batudulang–Tepal–Batu Rotok, pengembangan unggas terintegrasi, sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, Sekolah Unggul Garuda, serta proses pengembangan industri garam.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum sepenuhnya terselesaikan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, tegasnya, terus berkomitmen untuk menuntaskan berbagai program tersebut demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera dapat tercapai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Jami’ Nurul Huda sebesar Rp25 juta. Selain itu, turut diserahkan 10 buah Al-Qur’an dan 20 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang religius dan berdaya saing.(AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 00:44:10 +0800 amr
TP PKK Provinsi NTB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Empat Desa Berdaya di Sumbawa https://amarmedia.co.id/tp-pkk-provinsi-ntb-salurkan-ratusan-paket-sembako-untuk-empat-desa-berdaya-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/tp-pkk-provinsi-ntb-salurkan-ratusan-paket-sembako-untuk-empat-desa-berdaya-di-sumbawa TP PKK Provinsi NTB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Empat Desa Berdaya di Sumbawa

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Tim Penggerak PKK Provinsi NTB bersama TP PKK Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Ramadhan Berbagi di Aula TP PKK Sumbawa, Senin, 2 Maret 2026.  Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan ratusan paket sembako bagi desa berdaya di Kabupaten Sumbawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris TP PKK Provinsi NTB Rima Hendri, B.S., Ketua Bidang III Argi, Ketua Bidang IV Baiq Fajri Masrianthi, SP., serta Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Jarot, SE.

Adapun desa berdaya yang menerima bantuan yakni Desa Motong Kecamatan Utan, Desa Labu Aji Kecamatan Badas, Desa Lape Kecamatan Lape, serta Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masing-masing desa, termasuk perwakilan dari wilayah pulau dan Lunyuk.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE., menjelaskan bahwa awalnya bantuan direncanakan untuk diserahkan langsung ke masing-masing desa. Namun karena kondisi dan pertimbangan tertentu, bantuan akhirnya diserahkan secara simbolis melalui perwakilan.

“Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban teman-teman di desa berdaya. Kami berharap ke depan tetap ada bantuan dari provinsi untuk desa-desa berdaya di Sumbawa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat empat desa berdaya yang menerima bantuan, yakni Desa Lape, Desa Padasuka, Desa Labu Aji Badas, dan Desa Motong.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Provinsi NTB Rima Hendri, B.S., yang mewakili Ketua TP PKK Provinsi NTB karena sedang berada di Kabupaten Bima, menyampaikan bahwa kader PKK merupakan ujung tombak dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.

“Kader adalah garda terdepan PKK. Bantuan yang diberikan ini difokuskan untuk para kader, kemudian juga untuk masyarakat. Kami berharap seluruh desa bisa menjadi desa berdaya, namun karena keterbatasan, penyaluran dilakukan secara bergiliran di 40 desa berdaya di NTB, termasuk di Sumbawa dan Sumbawa Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 TP PKK Provinsi NTB menargetkan penguatan sinergi lintas pokja guna meningkatkan efektivitas program. Selain itu, PKK juga berencana kembali menghidupkan dasa wisma sebagai basis gerakan pemberdayaan masyarakat di tingkat bawah.

Melalui kegiatan Ramadhan Berbagi ini, TP PKK berharap para kader tetap semangat dan bekerja maksimal dalam mendukung pembangunan daerah.

PKK dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun Kabupaten Sumbawa melalui program-program pemberdayaan keluarga dan masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 13:29:02 +0800 amr
Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB https://amarmedia.co.id/seaplane-batujai-arsitektur-besar-konektivitas-kepulauan-ntb https://amarmedia.co.id/seaplane-batujai-arsitektur-besar-konektivitas-kepulauan-ntb

Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB

Oleh: Ahsanul Khalik - Kepala Dinas Kominfotik NTB Sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB_

Penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan layanan seaplane pada 28 Februari 2026 antara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri, dan PT Abadi Mega Angkutan, disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, menjadi babak baru yang menandai lebih dari sekadar pembukaan rute wisata baru. Ini adalah simpul awal dari arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB. 

Kebijakan ini selaras dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD yang menempatkan penguatan konektivitas, pariwisata berkualitas, dan ekonomi biru sebagai pilar daya saing. Bagi provinsi kepulauan seperti NTB, konektivitas bukan pelengkap, ia adalah prasyarat pemerataan dan pertumbuhan.

Gubernu NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal menyadari bahwa NTB memiliki ratusan pulau kecil di perairan Lombok dan Sumbawa. Potensinya besar, namun aksesibilitas kerap menjadi hambatan. 

Transportasi laut tetap vital, tetapi memerlukan waktu tempuh panjang dan sangat bergantung pada cuaca. Dalam banyak kasus, perjalanan antarpulau bisa memakan waktu beberapa jam; seaplane berpotensi memangkasnya menjadi puluhan menit—sebuah lompatan efisiensi yang signifikan. 

Karena itu, transportasi udara berbasis air bukan simbol kemewahan, melainkan konsekuensi logis dari karakter kepulauan NTB.

Pemilihan Bendungan Batujai dilakukan melalui kalkulasi teknis yang ketat. Kedekatannya dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menghadirkan keunggulan yang tidak dimiliki lokasi lain:

- Integrasi ATC (Air Traffic Control) memungkinkan koordinasi komunikasi dan pengawasan ruang udara berada dalam satu klaster kendali, meminimalkan fragmentasi pengawasan.

- Radius navigasi menjadi lebih efisien karena proksimitas dengan infrastruktur utama menekan kebutuhan pembangunan sistem terpisah yang mahal. 

- Integrasi fasilitas juga mengurangi duplikasi perangkat dan biaya, meningkatkan kelayakan fiskal proyek.

- Dari sisi keselamatan, respons darurat menjadi lebih cepat karena berada dalam ekosistem pengendalian bandara internasional. 

Dengan pendekatan ini, Batujai dipilih berdasarkan aviation logic dan standar keselamatan, bukan pertimbangan estetika.

Adapun roadmap implemntasi dan tata kelola, adalah bagaimana pengembangan dilakukan secara bertahap dan terukur, dimulai dari:

- Penataan waterbase sesuai standar keselamatan penerbangan dan regulasi Kementerian Perhubungan, 

- Sinkronisasi perizinan dan SOP operasional termasuk prosedur water aerodrome, 

- Pembangunan fasilitas berkonsep ramah lingkungan, 

- Hingga uji coba operasional sebelum ekspansi rute. 

Koordinasi dengan pengelola bendungan memastikan fungsi utama pengairan tetap terlindungi. Operasional seaplane dirancang tidak mengganggu tata kelola air maupun keselamatan kawasan, sehingga pembangunan berjalan berdampingan dengan fungsi infrastruktur yang telah ada.

Dari sisi ekonomi, seaplane memperkuat strategi low volume–high value tourism: jumlah wisatawan yang terkontrol dengan kontribusi ekonomi lebih tinggi. Dampaknya tidak berhenti pada operator penerbangan, tetapi menjalar pada: 

- Pemerataan kunjungan ke pulau-pulau kecil, 

- Kenaikan okupansi homestay dan eco-resort, 

- Pertumbuhan UMKM pesisir, serta 

- Peningkatan PAD sektor pariwisata.

Dalam horizon 5–10 tahun, konektivitas cepat ini berpotensi mendorong investasi resort pulau kecil, memperluas pasar wisata konservasi, serta membuka akses logistik yang lebih efisien bagi komoditas perikanan premium bernilai tinggi.

Konektivitas udara - air ini juga memiliki implikasi lintas sektor. Ia juga: 

- Mendukung ekonomi biru dengan mempercepat mobilitas pelaku usaha dan investor, 

- Memungkinkan akses medis darurat dari pulau terpencil,

- Memperkuat jejaring regional Bali–NTB–NTT dalam arus wisata dan investasi. 

- Menjadi katalis kawasan berbasis keberlanjutan yang memadukan konservasi dan ekonomi lokal.

Dengan demikian, seaplane bukan proyek tunggal, melainkan simpul integrasi kebijakan yang mempertemukan pariwisata, perikanan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam satu ekosistem.

Kebijakan baru ini pasti akan menimbulkan Pertanyaan publik, dan tentunya merupakan hal yang wajar muncul, sebagai perhatian publik dalam arah baru sebuah pembanguan. Pertanyaan yang pasti muncul adalah:

Apakah ini elitis? 

Segmen premium memang menjadi sasaran awal untuk mengoptimalkan nilai ekonomi per kunjungan, tetapi manfaatnya menyebar melalui lapangan kerja, kemitraan UMKM, dan jasa lokal. 

Kemudian Apakah ramah lingkungan? Fasilitas dirancang berkonsep hijau dan tunduk pada regulasi keselamatan serta lingkungan, dengan prinsip bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian harus berjalan seiring. 

Bagaimana dengan fungsi bendungan? Operasional mengikuti regulasi teknis dan tidak mengganggu fungsi utama pengairan, dengan koordinasi lintas instansi yang ketat. 

Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi agar kebijakan ini memperoleh legitimasi publik.

Kita pastinya memahami, bahwa tidak banyak provinsi yang memiliki waterbase terintegrasi dengan bandara internasional. Diferensiasi ini memperkuat posisi NTB dalam peta pariwisata nasional dan regional.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahawa kebijakan ini merupakan transformasi dari sekedar destinasi unggulan menuju ekosistem kepulauan yang terhubung dan berdaya saing.

Seaplane Batujai bukan akhir, melainkan awal dari reposisi strategis NTB sebagai provinsi kepulauan yang mampu mengelola geografinya secara cerdas dan terukur. Ia adalah wujud keberanian mengambil langkah berbasis kalkulasi teknis, perencanaan kebijakan, dan visi jangka panjang. Jika konsisten dijalankan, kebijakan ini bukan hanya membuka akses ke ratusan pulau, tetapi juga membuka babak baru pembangunan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan, di mana kepulauan bukan lagi batas, melainkan kekuatan utama yang mengantarkan NTB menuju keunggulan kompetitif nasional dan regional. (AM/Kominfotik)

]]>
Sun, 01 Mar 2026 19:33:54 +0800 amr
Wagub NTB Safari Ramadan ke Dompu, Tinjau Desa Berdaya dan KDMP di Woja https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-safari-ramadan-ke-dompu-tinjau-desa-berdaya-dan-kdmp-di-woja https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-safari-ramadan-ke-dompu-tinjau-desa-berdaya-dan-kdmp-di-woja Wagub NTB Safari Ramadan ke Dompu, Tinjau Desa Berdaya dan KDMP di Woja

Kabupaten Dompu.Amarmedia.co.id - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, melakukan Safari Ramadan ke Kabupaten Dompu, didampingi langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus untuk meninjau program Desa Berdaya dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Dompu, Minggu (1/3). 

Kegiatan program Desa Berdaya dipusatkan di Desa Saneo, Kecamatan Woja. Dalam kesempatan itu, Wagub Dinda meninjau langsung beberapa rumah tidak layak huni milik warga sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat.

Dalam keterangannya, Wagub Dinda, menegaskan bahwa program Desa Berdaya merupakan wujud konkret komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Program Desa Berdaya bukan hanya soal bantuan, tetapi bagaimana kita mendorong kemandirian, memperkuat ekonomi warga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan”, ujar Wagub Dinda.

Menurutnya, Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian dan gotong royong. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran”, tambahnya.

Selain itu, rombongan Safari Ramadan melalui Baznas menyerahkan bantuan sembako serta bantuan uang tunai kepada warga disabilitas dan para lansia. Wagub Dinda turut memberikan dukungan dana untuk renovasi mushola warga setempat guna memperkuat sarana ibadah di bulan suci Ramadan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lapangan Desa Saneo untuk menghijaukan lahan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Warga Desa Saneo menyambut hangat kunjungan tersebut. Kehadiran Wagub Dinda dan Bupati Bambang secara langsung dinilai memberikan semangat dan perhatian nyata bagi masyarakat desa. Salah seorang warga Desa Saneo, Ilyas, mengungkapkan rasa bahagia atas kunjungan tersebut.

“Kami sangat senang dan terharu bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Wakil Gubernur yang datang jauh-jauh dari Mataram. Bantuan ini sangat membantu, apalagi bagi warga lansia dan disabilitas. Semoga program seperti ini terus berlanjut”, kata Ilyas.

Sementara itu, Kepala Desa Saneo, Nur Aini, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Program Desa Berdaya ini sangat membantu masyarakat kami, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Kehadiran langsung Ibu Wakil Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun desa”, tuturnya.

Usai kegiatan di Desa Saneo, rombongan melanjutkan agenda ke Desa Kandai Dua untuk meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini tengah dalam tahap penyelesaian. Pembangunan koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa serta memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Rangkaian Safari Ramadan ditutup dengan beristirahat di Pendopo Bupati Dompu sembari menunggu waktu berbuka puasa bersama rombongan Safari Ramadan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat, program Desa Berdaya diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Dompu. (Edo/Her/Kominfotik)

]]>
Sun, 01 Mar 2026 19:28:34 +0800 amr
Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-beriri-jarak-gubernur-ntb-ajak-keseimbangan-sosial-dan-lingkungan https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-beriri-jarak-gubernur-ntb-ajak-keseimbangan-sosial-dan-lingkungan Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan

Lotim.Amarmedia.co.id - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa ibadah puasa memiliki fungsi mendasar sebagai latihan menahan diri dan memperkuat kepedulian sosial. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Syiarul Islam At Thayyibi, Desa Beriri Jarak, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2).

Dalam tausiahnya, Gubernur mengutip makna kewajiban puasa sebagaimana juga diwajibkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa puasa adalah mekanisme ilahiah untuk membentuk karakter manusia. 

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi latihan mengendalikan diri. Karena manusia ini makhluk yang terbatas, mudah tergoda, mudah berlebihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh unsur kehidupan pada dasarnya memiliki batas. Air terbatas, udara terbatas, harta pun terbatas. Karena itu, keseimbangan harus dijaga. Jika manusia melampaui batas, maka yang terjadi adalah kerusakan, baik kerusakan alam, sosial, maupun mental. 

“Puasa melatih kita supaya tidak serakah, supaya tahu kapan harus berhenti,” katanya.

Gubernur juga menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di NTB, sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seiring dengan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa puasa membangun empati. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang belajar memahami kondisi saudara-saudaranya yang hidup dalam kekurangan. 

“Kalau kita mampu menahan diri, di situ lahir kepekaan untuk berbagi. Di situlah makna takwa itu tumbuh,” ungkapnya.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap penting, meskipun bukan satu-satunya prioritas. Jalan, jembatan, dan fasilitas publik merupakan prasyarat agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. 

“Kita tidak boleh mengabaikan infrastruktur, karena tanpa akses yang baik, pertumbuhan akan terhambat,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, pembangunan fisik harus dibarengi pembangunan karakter dan kesadaran sosial. Infrastruktur memang membuka konektivitas dan mempercepat mobilitas, tetapi tanpa penguatan nilai dan pengendalian diri, kemajuan bisa kehilangan arah. Karena itu, menurutnya, keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan pembinaan batiniah menjadi kunci agar NTB tumbuh tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara moral dan spiritual. (AM/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 10:53:41 +0800 amr
Gubernur NTB Sebut Lombok Timur Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan Inklusif NTB https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-sebut-lombok-timur-kunci-pertumbuhan-ekonomi-dan-pendidikan-inklusif-ntb https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-sebut-lombok-timur-kunci-pertumbuhan-ekonomi-dan-pendidikan-inklusif-ntb Gubernur NTB Sebut Lombok Timur Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan Inklusif NTB

Lombok Timur, Amarmedia.co.id - 27 Februari 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Kabupaten Lombok Timur memiliki posisi sangat strategis dalam pembangunan Provinsi NTB. Dengan jumlah penduduk hampir 1,5 juta jiwa atau hampir seperempat dari total 5,7 juta penduduk Provinsi NTB, Lombok Timur dinilai menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, yang disampaikan pada saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jum’at (27/02).

Menurut Gubernur Iqbal, Lombok Timur dianugerahi bentang alam yang lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir dengan potensi pertanian dan perikanan yang melimpah. Dalam 4-5 tahun ke depan, potensi tersebut akan terus dikembangkan secara terarah agar Lombok Timur tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mengalami kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

“Jika sebagian besar masyarakat Lombok Timur produktif dan kuat secara ekonomi, maka pendapatan daerah dan Provinsi juga akan meningkat secara signifikan”, ujar Gubernur Iqbal.

Sejak awal masa pembangunan, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama. Salah satu capaian penting adalah perbaikan ruas jalan strategis yang telah 11 tahun tidak tersentuh dan akhirnya diperbaiki pada 2025. Infrastruktur yang memadai disebut sebagai pondasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah.

Di sektor pendidikan, pembangunan sekolah terus digencarkan termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur menjadi salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di Provinsi NTB. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Kampung Nelayan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama yang sudah berjalan terletak di Ekas Lombok Timur, pemerintah Provinsi NTB merencanakan pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru, dengan porsi signifikan berada di Lombok Timur.

Gubernur Iqbal juga menyoroti perkembangan Sekolah Rakyat yang kini berjalan di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meski masih bersifat temporer, program ini dinilai telah membawa perubahan nyata terutama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin dan kategori kemiskinan ekstrem.

Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat menampung anak-anak yang sebagian bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal. Setelah mengikuti pembelajaran, terjadi perubahan signifikan pada sikap, semangat serta kepercayaan diri mereka.

“Ini bukti bahwa pendidikan dengan pendekatan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak kita”, tegas Gubernur Iqbal.

Ke depan, penguatan tidak hanya dilakukan pada kurikulum tetapi juga pada teknik dan metode pembelajaran yang lebih humanis dan berbasis karakter. Pengembangan sumber daya manusia disebut menjadi tanggung jawab bersama, sekaligus ruang inovasi bagi setiap sekolah.

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kini sedang menata sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi persyaratan administrasi dan aktif menyelenggarakan pendidikan.

Selain itu, pengembangan konten lokal menjadi perhatian penting. Konten berbasis karakter dan budaya daerah dinilai mampu memperkuat identitas serta menyesuaikan pembelajaran dengan realitas sosial masyarakat.

Saat ini, pemerintah juga tengah menyusun Dewan Pendidikan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Provinsi NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat, koordinasi lintas daerah yang solid serta potensi besar yang dimiliki Lombok Timur, NTB optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kita ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah NTB akan semakin maju dan kompetitif”, tutup Gubernur Iqbal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Kabupaten Lombok Timur, Haerul Warisin, dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB serta Kabupaten Lombok Timur terkait.(Edo/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 10:49:41 +0800 amr
Menteri KP Tinjau KNMP Pulau Bungin, Bupati Sumbawa Usulkan 5 Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih 2026 https://amarmedia.co.id/menteri-kp-tinjau-knmp-pulau-bungin-bupati-sumbawa-usulkan-5-desa-jadi-kampung-nelayan-merah-putih-2026 https://amarmedia.co.id/menteri-kp-tinjau-knmp-pulau-bungin-bupati-sumbawa-usulkan-5-desa-jadi-kampung-nelayan-merah-putih-2026 Menteri KP Tinjau KNMP Pulau Bungin, Bupati Sumbawa Usulkan 5 Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Jumat (27/2/2026) pukul 07.00 WITA.

 

Sebelumnya, Bupati juga menyambut langsung kedatangan Menteri di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa. Kunjungan kerja tersebut menjadi momen istimewa bagi masyarakat pesisir, khususnya warga Pulau Bungin yang sejak pagi memadati lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

 

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappelepui serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat, Kadis Koperasi, UMKM Perindistrian dan Perdagangan, E. S Adi Nusantara, Kadis PRKP Dian Sidarta, Asisten 3 Setda Rahman Ansori.

 

Bupati Sumbawa menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Pulau Bungin.

 

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, khususnya masyarakat Bungin dan Sumbawa, dikunjungi langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan. Alhamdulillah, pada tahun 2025 kita mendapat kesempatan dibangun Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri dan jajaran atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat nelayan Sumbawa. Menurutnya, kehadiran program KNMP membawa banyak manfaat, mulai dari pembangunan dermaga, mesin pendingin ikan, hingga penataan kawasan yang kini menjadi lebih representatif dan bahkan menjadi lokasi kunjungan masyarakat.

Bupati mengingatkan warga agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengusulkan 5 desa agar agar dapat ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026 yakni Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Desa Buer Kecamatan Buer, Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape dan Desa Gapit Kecamatan Empang.

Ia menyampaikan masih ada lima desa lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program serupa.

“Sumbawa memiliki potensi tambak, laut, hingga produksi garam yang cukup besar. Karena itu kami mohon dukungan dan arahan Pak Menteri agar pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah kami terus dibantu dan diperkuat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Bungin, M. Jaelani, mengungkapkan bahwa ini merupakan kunjungan kedua Menteri ke wilayah tersebut. Ia berharap kunjungan kali ini membawa lebih banyak program dan keberlanjutan bantuan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kami kembali dibantu. Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden atas program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Lokasi ini kini menjadi bagus dan membanggakan,” katanya.

Dalam peninjauan, Menteri Trenggono melihat langsung mesin pendingin ikan bantuan kementerian. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan agar tetap segar dan tidak cepat rusak meskipun belum langsung dipasarkan.

Dalam dialog bersama masyarakat, Menteri menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Pulau Bungin. Ia menjanjikan bantuan kapal bagi nelayan serta pembangunan kampung budidaya lobster dan mutiara.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan program kementerian tahun 2025. Di tahun 2026, kami akan membantu 1.000 keramba untuk masyarakat Bungin,” ujarnya di hadapan warga.

Kunjungan ini diharapkan semakin mendorong Pulau Bungin sebagai sentra perikanan tangkap dan budidaya unggulan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 04:48:20 +0800 amr
Didampingi Bupati Jarot, Dan Anggota DPRD Sumbawa, Menteri KKP Pastikan Fasilitas Cold Storage Pulau Bungin Berfungsi Optimal https://amarmedia.co.id/didampingi-bupati-jarot-dan-anggota-dprd-sumbawa-menteri-kkp-pastikan-fasilitas-cold-storage-pulau-bungin-berfungsi-optimal https://amarmedia.co.id/didampingi-bupati-jarot-dan-anggota-dprd-sumbawa-menteri-kkp-pastikan-fasilitas-cold-storage-pulau-bungin-berfungsi-optimal

Sumbawa Amarmedia.co.id– Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Jumat (27/2/2026) pukul 07.00 WITA. Kegiatan dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Pulau Bungin dan disambut antusias masyarakat yang telah hadir sejak pagi hari.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono didampingi Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappelepui, Kapolres Sumbawa Marieta Dwi Ardhini, Kajari Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, Kasdim Mayor Inf Dahlan S.Sos, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP.

Setibanya di lokasi, Menteri meninjau langsung sejumlah mesin pendingin ikan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih. Ia memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para nelayan setempat.

Menurutnya, keberadaan mesin pendingin sangat penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan. Dengan fasilitas tersebut, ikan dapat tetap segar dan tidak cepat rusak meski belum langsung dipasarkan.

Dalam sesi dialog bersama masyarakat, Menteri Trenggono menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Pulau Bungin. Ia menjanjikan bantuan kapal bagi nelayan serta pembangunan kampung budidaya lobster dan mutiara di wilayah tersebut.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan program kementerian tahun 2025. Di tahun 2026, kami akan membantu 1.000 keramba untuk masyarakat Bungin,” ujarnya di hadapan warga.

Ia menegaskan, bantuan keramba tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi budidaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, pengembangan budidaya lobster dan mutiara dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nelayan.

Menteri juga mengingatkan masyarakat agar menjaga seluruh fasilitas yang telah diberikan pemerintah. Ia berharap sarana dan prasarana yang ada dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang demi kesejahteraan bersama.

Di akhir kegiatan, Menteri Trenggono bersama Bupati Sumbawa menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Pulau Bungin sebagai bentuk kepedulian terhadap warga pesisir.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat Pulau Bungin sebagai sentra perikanan tangkap dan budidaya unggulan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.

]]>
Fri, 27 Feb 2026 22:53:50 +0800 amr
Sinergi PUPR NTB dan Amman Mineral: Amankan Jalur Vital Pulau Sumbawa hingga Akses Terisolir Sejorong&Tatar Kembali Terbuka dalam Sehari https://amarmedia.co.id/sinergi-pupr-ntb-dan-amman-mineral-amankan-jalur-vital-pulau-sumbawa-hingga-akses-terisolir-sejorong-tatar-kembali-terbuka-dalam-sehari https://amarmedia.co.id/sinergi-pupr-ntb-dan-amman-mineral-amankan-jalur-vital-pulau-sumbawa-hingga-akses-terisolir-sejorong-tatar-kembali-terbuka-dalam-sehari Sinergi PUPR NTB dan Amman Mineral: Amankan Jalur Vital Pulau Sumbawa hingga Akses Terisolir Sejorong-Tatar Kembali Terbuka dalam Sehari

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa Dinas PUPR Provinsi NTB, Mustafa ST., MT., bergerak cepat melakukan pemantauan intensif sekaligus koordinasi penanganan terhadap sejumlah ruas jalan terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumbawa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, menjaga keselamatan pengguna jalan, serta mempercepat pemulihan infrastruktur di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Mustafa mengatakan, cuaca dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah titik mengalami longsor dan kerusakan struktur jalan.

“Kami tidak ingin akses masyarakat terputus terlalu lama. Begitu mendapat laporan, tim langsung kami turunkan bersama alat berat untuk memastikan jalur vital tetap bisa dilalui,” ujarnya.

Penanganan dimulai di Kabupaten Sumbawa. Salah satu titik terdampak berada di ruas Lenangguar–Lunyuk. Longsoran terjadi hampir setiap hari akibat hujan deras yang membuat kondisi tanah menjadi labil.

“Di Lenangguar–Lunyuk, longsor terjadi berulang karena tanah tidak mampu menahan beban lereng. Kami kerahkan ekskavator sejak Rabu, 25 Februari 2026, dan pekerjaan masih berlanjut hingga keesokan harinya karena kondisi jalan masih berlumpur,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah membuka akses secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan di ruas depan RSUD Sering Sumbawa atau ruas Kaharudin. Kerusakan tidak hanya disebabkan oleh cuaca, tetapi juga faktor struktur jalan yang perlu diperkuat.

“Karena ini akses menuju rumah sakit, tentu menjadi prioritas. Kami turunkan becko loader untuk pembersihan dan alat pemadat agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama. Penanganan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas layanan kesehatan,” katanya.

Di Kabupaten Sumbawa Barat, longsor parah terjadi di ruas Sejorong–Tatar, tepatnya di tanjakan Liang See. Kondisi tersebut sempat menyebabkan isolasi lalu lintas dan menghambat konektivitas antarwilayah.

Mustafa turun langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi lintas pihak. Penanganan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

“Kami berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan mereka merespons cepat dengan menurunkan ekskavator. Alhamdulillah, pada hari yang sama jalur berhasil dibuka kembali sehingga masyarakat tidak lagi terisolir,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan penanganan di wilayah barat Pulau Sumbawa, Mustafa melanjutkan pemantauan ke Kabupaten Bima dan Dompu.

Di ruas Simpasai–Parado, tepatnya di lokasi longsor Pelaparado KM 49, kondisi kerusakan tergolong sangat berat. Jalan eksisting mengalami longsor dengan kedalaman mencapai sekitar 75 meter.

“Ini termasuk kategori longsor ekstrem. Tidak hanya memutus akses, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak ditangani dengan perencanaan matang. Saat ini kami melakukan identifikasi detail untuk menentukan langkah teknis terbaik,” terangnya.

Sementara di ruas Labuan Kenanga–Kawinda Toi, kerusakan terjadi akibat erosi yang menggerus permukaan dan struktur jalan. Faktor drainase yang kurang optimal serta kondisi tanah labil memperparah situasi.

“Tim wilayah timur sudah melakukan identifikasi menyeluruh. Ke depan kemungkinan akan dilakukan perbaikan drainase dan penguatan lereng agar tidak terjadi kerusakan berulang,” jelas Mustafa.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan. Seluruh tim siaga agar jalur-jalur vital di Pulau Sumbawa tetap aman dan dapat digunakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan langkah cepat dan kolaborasi lintas pihak, Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa Dinas PUPR Provinsi NTB berkomitmen menjaga konektivitas wilayah di tengah tantangan cuaca ekstrem. Upaya ini diharapkan mampu menjamin keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa di seluruh Pulau Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 22:36:45 +0800 amr
Selamatkan "Mesin" Populasi: Disnak Sumbawa Usulkan Pembentukan Tim Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak https://amarmedia.co.id/selamatkan-mesin-populasi-disnak-sumbawa-usulkan-pembentukan-tim-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak https://amarmedia.co.id/selamatkan-mesin-populasi-disnak-sumbawa-usulkan-pembentukan-tim-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak Selamatkan "Mesin" Populasi: Disnak Sumbawa Usulkan Pembentukan Tim Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Maraknya pengeluaran ternak secara ilegal, terutama sapi betina produktif dan pedet (anak sapi), menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan populasi ternak dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa. Merespons hal tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Sumbawa mengusulkan pembentukan Tim Pengawasan Terpadu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Sumbawa, drh. Rini Handayani, M.Si, mengungkapkan bahwa pengawasan di pintu-pintu keluar seperti Pelabuhan Poto Tano saat ini belum optimal. Penyebab utamanya adalah krisis personel akibat kebijakan seleksi P3K yang mengurangi jumlah tenaga lapangan.

"Kami tidak sanggup menjaga wilayah Barat dan Timur selama 24 jam penuh dengan personel yang sangat terbatas. Oleh karena itu, Tim Pengawasan Terpadu sangat mendesak untuk dibentuk," ujar drh. Rini.

Sapi Betina: "Mesin" yang Harus Dijaga

Salah satu perhatian utama adalah penyelundupan sapi betina produktif. Drh. Rini mengibaratkan ternak betina sebagai "mesin" produksi. Jika pengiriman ilegal ini terus dibiarkan, populasi ternak di Sumbawa terancam punah.

"Betina itu mesinnya. Kalau mesinnya habis, apa lagi yang akan kita kerjakan di sini? Kita harus tegas mengatur pengeluaran ini demi masa depan peternakan kita," tegasnya.

 

Dukungan Legislatif dan Sinergi Antarinstansi

Usulan ini mendapat dukungan kuat dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan, SP.MSi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Disnak, pihak Karantina, dan Kepolisian.

"Karantina harus menjadi titik tekan utama. Jika ditemukan hewan tanpa dokumen resmi, segera koordinasi dengan dinas teknis. Jangan sampai ada komunikasi yang terputus," ujar Ridwan. Ia juga mendorong penganggaran khusus untuk tim pengawas agar ternak hasil tangkapan dapat diamankan dengan layak di holding ground.

Di sisi lain, para pelaku usaha dan asosiasi menyoroti kendala teknis di lapangan. Ketua PEPEHANI, Indra Majid, serta perwakilan Asosiasi Pedagang Peternak Hewan (AP2H), Fatahollah MS, mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terhadap oknum "tengkulak" nakal.

Beberapa poin krusial yang disoroti yakni terkait biaya operasional. "Belum adanya anggaran khusus untuk mobilisasi ternak hasil tangkapan menuju holding ground" ujar Indra

Demikian pula Fatahollah mendesak pemerintah untuk memproses pelanggaran hingga ke pengadilan sesuai Perda/Perbup yang berlaku, bukan sekadar mengembalikan ternak ke pemiliknya.

Kepala UPT Puskeswan Kecamatan Alas Abdul Kadir SPt menekankan Keamanan. " Memang benar sering terjadi penangkapan ternak selundupan diatas truk di pelabuhan Poto Tano tanpa surat ternak yang sah. Sehingga saat itu ternak dikembalikan ke pemiliknya atau ke holding ground di Sumbawa. Sehingga disinilah letak permasalahan lanjutan dari penindakan seperti ini, perlu anggaran mobilisasi dan juga  jaminan keamanan di lokasi penampungan (holding ground) agar ternak sitaan tidak hilang atau disalahgunakan" jelasnya.

Diketahui bahwa Kabupaten Sumbawa mendapatkan Kuota 17.000 Ekor.Dengan target pengeluaran ternak sebesar 17.000 ekor tahun ini, koordinasi lintas sektor menjadi kunci. 

"Pembentukan tim terpadu ini diharapkan bukan hanya menutup celah kebocoran PAD, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan bagi masyarakat dan pengusaha yang selama ini taat pada prosedur legal" pungkas Abdul Kadir. (AM)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 22:04:55 +0800 amr
Optimalkan Potensi Ekonomi Rp1 Triliun, Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Perkuat Strategi Pengiriman Ternak Idul Adha 2026 https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-rp1-triliun-pemprov-ntb-dan-pemkab-sumbawa-perkuat-strategi-pengiriman-ternak-idul-adha-2026 https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-rp1-triliun-pemprov-ntb-dan-pemkab-sumbawa-perkuat-strategi-pengiriman-ternak-idul-adha-2026 Optimalkan Potensi Ekonomi Rp1 Triliun, Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Perkuat Strategi Pengiriman Ternak Idul Adha 2026

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id   – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi guna mematangkan kesiapan pengiriman hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, Kamis (26/2/2026), fokus pada antisipasi penumpukan logistik dan penguatan tata niaga ternak.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Disnakeswan NTB Nomor 500.7.2/205/2026 terkait antisipasi lalu lintas ternak. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran otoritas veteriner, Bappeda Litbang, Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT), Komisi II DPRD Sumbawa, hingga asosiasi pengusaha ternak (PEPEHANI dan AP2H).

 Cegah Penumpukan di Pelabuhan

Kepala Disnakeswan Provinsi NTB Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev. menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kendala logistik, seperti penumpukan truk di Pelabuhan Gili Mas dan Lembar yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, tidak terulang kembali. Sebagai solusi, pemerintah telah mengusulkan penambahan armada kapal pengangkut ternak kepada Kementerian Perhubungan RI, termasuk optimalisasi trayek melalui Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Badas.

"Kami telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dan mengatur skema pergerakan truk pengangkut dari daerah asal secara lebih ketat untuk menjamin efisiensi di pelabuhan," ungkapnya dalam arahan pembuka.

Dampak Ekonomi dan Peran Strategis Sumbawa

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Dr. Basuki, memaparkan bahwa sektor peternakan menjelang Idul Adha memiliki nilai strategis dengan perputaran ekonomi mencapai Rp800 miliar hingga Rp1 triliun. Menurutnya, potensi besar ini memerlukan manajemen profesional agar memberikan dampak maksimal bagi daerah.

Senada dengan hal itu, Tim  Ahli Gubernur Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Dahlanuddin, PhD, menyoroti posisi Kabupaten Sumbawa sebagai lumbung ternak terbesar di NTB. "Dukungan kelancaran mulai dari proses pendaftaran hingga pengiriman sangat krusial. Pasar untuk ternak bakalan dan potong masih terbuka sangat luas di luar daerah," ujar putra daerah Sumbawa tersebut.

Digitalisasi Simlantaskwan dan Pengawasan Ketat

Dalam upaya modernisasi pelayanan, Pemprov NTB mewajibkan penggunaan aplikasi Simlantaskwan dan integrasi laporan ISIKHNAS. Pejabat Otoritas Veteriner menekankan bahwa pengambilan sampel darah harus mengikuti SOP ketat guna memastikan kesehatan hewan.

Di sisi pengawasan, Penanggung Jawab Satpel Pelabuhan Laut Badas (BKHIT NTB) memastikan kesiapan kandang penampung dan fasilitas uji PCR untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan akan difokuskan pada kandang penampung pengguna jasa yang telah tersertifikasi.

Sinergi Regional dan Pemberantasan Ternak Ilegal

Rapat juga menghasilkan kesepakatan penting terkait pemerataan kuota, di mana jumlah ternak per izin dibatasi maksimal 200 ekor. Selain itu, disepakati kolaborasi antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat (KSB) dalam optimalisasi Rumah Potong Hewan (RPH) serta pengadaan 1.000 ekor bibit bakalan untuk penggemukan.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Ridwan, SP., M.Si., memberikan catatan tegas mengenai perlindungan aset daerah. "Pengawasan harus diperketat. Jangan ada lagi pengiriman ternak ilegal yang merugikan daerah. Kami mengapresiasi langkah sigap Disnakeswan NTB dalam memfasilitasi kebutuhan ini," tegasnya.

Pihak asosiasi pengusaha menyambut positif langkah digitalisasi ini dan berharap adanya percepatan pelayanan rekomendasi dari kabupaten lain di Pulau Lombok guna memperlancar distribusi sesuai jadwal yang ditetapkan. (AM)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 21:57:23 +0800 amr
Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar https://amarmedia.co.id/satu-tahun-jarotansori-pemkab-sumbawa-cetak-122-tenaga-kerja-unggul-dan-siapkan-anggaran-rp208-miliar https://amarmedia.co.id/satu-tahun-jarotansori-pemkab-sumbawa-cetak-122-tenaga-kerja-unggul-dan-siapkan-anggaran-rp208-miliar Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 25 Februari 2026– Memasuki genap satu tahun masa pemerintahan pasangan Jarot–Ansori, Pemerintah Kabupaten Sumbawa membuktikan komitmennya dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui program unggulan "Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri", Pemkab Sumbawa sukses mencetak tenaga kerja lokal yang kompetitif dan siap bersaing di dunia industri.

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, sebanyak 122 tenaga kerja telah berhasil menyelesaikan pelatihan berbasis kompetensi dan resmi mengantongi sertifikat keahlian melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa.

Fokus pada 6 Bidang Keahlian Strategis

Program pelatihan ini dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pasar kerja modern dan industri alat berat yang menjadi sektor vital di Sumbawa. Berikut adalah rincian capaian lulusan per bidang keahlian Barista Sebanyak 32 orang, Alat Berat 16 orang, Boga 16 orang, Desain Grafis: 16 orang, Las 6G (High Pressure): 16 orang dan Kelistrikan 16 orang

Selain pelatihan teknis, Pemkab Sumbawa juga memfasilitasi program magang khusus bagi 10 lulusan SMK terpilih untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai mitra industri.

Dukungan Anggaran dan Revitalisasi BLK

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,08 miliar dari APBD. Dana tersebut dikucurkan untuk penguatan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa kini tengah melakukan revitalisasi BLK Sumbawa. Langkah ini mencakup pembaruan alat-alat praktikum dan penyelarasan kurikulum pelatihan agar sesuai dengan standar industri terkini.

Pemkab Sumbawa tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga aktif membangun jembatan dengan pihak swasta. Kerjasama dengan berbagai sektor industri dijalin untuk memastikan para lulusan BLK dapat langsung terserap ke lapangan kerja atau mampu membuka unit usaha mandiri.

"Program ini adalah bagian dari realisasi janji politik untuk mendorong daya saing tenaga kerja lokal. Kita ingin putra-putri Sumbawa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam pembangunan ekonomi daerah," tulis pernyataan resmi Pemkab Sumbawa.

Melalui keberhasilan program ini, Kabupaten Sumbawa optimis dapat menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan ekosistem tenaga kerja yang lebih mandiri dan profesional di masa depan.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 21:25:31 +0800 amr
Sumbawa "Naik Kelas": Setahun Jarot&Ansori, Hilirisasi Triliunan Rupiah Mulai Mengakar https://amarmedia.co.id/sumbawa-naik-kelas-setahun-jarot-ansori-hilirisasi-triliunan-rupiah-mulai-mengakar https://amarmedia.co.id/sumbawa-naik-kelas-setahun-jarot-ansori-hilirisasi-triliunan-rupiah-mulai-mengakar Sumbawa "Naik Kelas": Setahun Jarot-Ansori, Hilirisasi Triliunan Rupiah Mulai Mengakar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id-, 25 Februari 2026 – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan taringnya di peta investasi nasional. Melalui Program Unggulan 05, duet Jarot–Ansori sukses menggeser arah ekonomi daerah dari sekadar produsen bahan mentah menuju era industrialisasi berbasis nilai tambah.

Langkah berani ini bukan sekadar wacana. Sejumlah proyek strategis dengan nilai investasi fantastis kini mulai terealisasi, menandai transformasi besar-besaran di sektor peternakan, perikanan, dan kelautan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat mengonsolidasikan potensi lokal dengan mitra swasta dan pemerintah pusat. Berikut adalah tiga proyek raksasa yang menjadi motor penggerak industrialisasi:

Sektor Peternakan dengan program unggulan Hilirisasi Ayam Terintegrasi berlokasi di Kawasan Serading dengan nilai investasi Rp1,3 Triliun dengan status Groundbreaking (Awal Pembangunan) |

Sektor Kelautan dengan program Kawasan Industri Garam (10rb Ha) di Plampang–Empang dengan nilai investasi Rp2,5 Triliun dengan progress Konsolidasi Lahan & Potensi 

Sektor erikanan dengan program unggulan PSN Akuakultur Udang di Moyo Utara dengan nilai investasi Rp2,1 Triliun Usulan Proyek Strategis Nasional

Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa "menjual bahan mentah adalah masa lalu." Melalui strategi hilirisasi, komoditas primer dari petani, peternak, dan nelayan Sumbawa akan diolah terlebih dahulu di dalam daerah sebelum dipasarkan.

"Kami tidak ingin masyarakat Sumbawa hanya menjadi penonton. Dengan industrialisasi, ada nilai tambah yang tertinggal di sini—mulai dari lapangan kerja, tumbuhnya UMKM pendukung, hingga peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)," ujar Haji Jarot.

Satu hal yang menarik dari kepemimpinan Jarot–Ansori adalah kepiawaian dalam mengelola tata kelola anggaran. Alih-alih membebani APBD secara berlebihan, Pemkab Sumbawa justru berperan sebagai fasilitator dan regulator.

Dengan mengoptimalkan peran investasi swasta (PMA/PMDN), APBD Kabupaten Sumbawa tetap sehat dan dapat difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar serta pelayanan publik. Kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan kemudahan izin menjadi kunci utama daya tarik bagi para investor kakap.

Dampak nyata dari transformasi ini diharapkan segera dirasakan oleh masyarakat luas melalui Penyerapan Tenaga Kerja. Ribuan peluang kerja baru di sektor industri.

Dan Stabilitas Harga Petani dan peternak memiliki kepastian pembeli (offtaker) dengan harga yang lebih kompetitif serta Kemandirian Ekonomi dengan tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar pusat kota.

Realisasi Program Unggulan 05 di tahun pertama ini menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Sumbawa yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 21:17:40 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Ekonomi Pesisir, Pemprov NTB Salurkan Bantuan dan Siapkan Pelatihan bagi Keluarga Nelayan KLU https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-ekonomi-pesisir-pemprov-ntb-salurkan-bantuan-dan-siapkan-pelatihan-bagi-keluarga-nelayan-klu https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-ekonomi-pesisir-pemprov-ntb-salurkan-bantuan-dan-siapkan-pelatihan-bagi-keluarga-nelayan-klu Perkuat Ketahanan Ekonomi Pesisir, Pemprov NTB Salurkan Bantuan dan Siapkan Pelatihan bagi Keluarga Nelayan KLU

Lombok Utara, Amarmedia.co.id - Rabu, 25 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membantu keluarga nelayan di Desa Sukadana Kabupaten Lombok Utara yang terdampak cuaca ekstrem. Sebanyak 50 paket sembako diberikan di Desa Sukadana dan 100 paket sembako diberikan di Desa Anyar. Pemprov NTB juga akan menyiapkan program pelatihan ekonomi produktif guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir saat tidak melaut.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Tim Penggerak PKK NTB di Kantor Desa Sukadana dan Desa Anyar sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya pada masa paceklik dan cuaca yang kurang bersahabat.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB Sinta Agathia, menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga, terutama saat para nelayan tidak melaut. Ia mendorong para ibu untuk tetap produktif melalui kegiatan yang menghasilkan.

“Saat tidak melaut, ibu-ibu bisa bertani atau melakukan kegiatan lain yang menghasilkan. Kita harus tetap produktif untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya, di Kantor Desa Sukadana (25/2/2026). 

Ia juga menegaskan, bahwa penanganan stunting masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki potensi besar dalam pemenuhan gizi keluarga karena ketersediaan ikan yang melimpah.

“Masalah stunting masih menjadi prioritas kami. Masyarakat pesisir seharusnya tidak punya masalah gizi karena ikan sangat mudah didapat saat bapak-bapak melaut. Saya titip, berikan ikan terbaik untuk anak-anak kita. Jangan sampai anak lebih sering makan yang lain, padahal ikan itu gizinya luar biasa,” tegasnya.

Ia berharap upaya bersama dapat mendorong penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun mendatang.

“Capaian penurunan dari 200 ke 80 bukan hal yang mudah, tetapi dengan kebersamaan dan komitmen, Insyaallah bisa kita wujudkan. Tolong bantu kami untuk lebih banyak mengonsumsi ikan,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak semata dilihat dari jumlahnya, melainkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Jangan dilihat dari angka bantuan yang kami bawa, tetapi lihat bahwa kami hadir dan bersama teman-teman semua,” ujarnya.

Ke depan, TP PKK NTB siap memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi keluarga nelayan dengan syarat adanya konsistensi dan kemauan belajar.

“Kalau ingin ada pelatihan untuk membantu saat tidak melaut, mari kita sepakati bersama. Kami siap membantu, asalkan konsisten dan mau belajar. Harapannya, saat cuaca tidak baik, keluarga sudah punya persiapan dan anak-anak tetap sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadana Zulrahman, S.H., S.Pd.. menyampaikan bahwa Desa Sukadana berstatus desa mandiri dengan 11 dusun dan lebih dari 27 RT. Desa ini memiliki 23 kelompok nelayan dan menjadi kelompok nelayan terbesar kedua di Kabupaten Lombok Utara setelah Desa Malaka. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, terutama bagi para ibu yang belum tersentuh bantuan dari kabupaten.

Di tengah musim hujan, masyarakat Desa Sukadana tetap produktif karena selain sebagai nelayan, sebagian besar warga juga aktif di sektor pertanian, khususnya jagung dan ubi. Pemerintah desa juga telah membangun 71 Posyandu serta memaksimalkan program penanganan stunting yang berhasil ditekan dari tahun ke tahun. Selain itu, penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat terus dioptimalkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir, memperkuat ketahanan keluarga pesisir, serta mendorong peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM/nov/her/kominfotik-adpim)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 14:05:16 +0800 amr
Peresmian Masjid Besar Al&Ihsan Warnai Safari Ramadhan 1447 H di Tana Alas: Bupati Sumbawa Tekankan Masjid Sebagai Pusat Peradaban https://amarmedia.co.id/peresmian-masjid-besar-al-ihsan-warnai-safari-ramadhan-1447-h-di-tana-alas-bupati-sumbawa-tekankan-masjid-sebagai-pusat-peradaban https://amarmedia.co.id/peresmian-masjid-besar-al-ihsan-warnai-safari-ramadhan-1447-h-di-tana-alas-bupati-sumbawa-tekankan-masjid-sebagai-pusat-peradaban Peresmian Masjid Besar Al-Ihsan Warnai Safari Ramadhan 1447 H di Tana Alas: Bupati Sumbawa Tekankan Masjid Sebagai Pusat Peradaban

Sumbawa. Alas.Amarmedia.co.id — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti "Tana Alas Balong Pasiki" saat rombongan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa 1447 H tiba di Kecamatan Alas, Selasa (24/2/2026). Momentum ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan peresmian Masjid Besar Al-Ihsan di Desa Kalimango yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Camat Alas, Dr Usman, SE., ME., menyampaikan rasa bahagianya atas kelancaran acara yang mempertemukan pimpinan daerah dengan masyarakat Alas dalam bingkai silaturahmi Ramadhan.

"Alhamdulillah.Barakallah. Safari Ramadhan Bapak Bupati Sumbawa di Tana Alas berjalan lancar dan penuh khidmat. Kami sangat bersyukur atas peresmian Masjid Besar Al-Ihsan Desa Kalimango ini," ujar Usman kepada awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Usman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Kehadiran para tamu undangan mencerminkan soliditas pembangunan di Sumbawa, mulai dari Eksekutif. Hadir Bupati Sumbawa beserta Ibu Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo dan jajaran kepala OPD.

Dari Legislatif hadir Pimpinan DPRD (Wakil Ketua 1 HM Berlian Rayes, Gitta liesbano dan Zulfikar Demitry. Dari Yudikatif & Keamanan hadir Jajaran Forkopimda dan Kapolres Sumbawa. Juga dari Lembaga Keagamaan & Sosial diantaranya MUI Kabupaten Sumbawa, Baznas, KUA, para Imam, serta pengurus masjid.

Ucapan terima kasih juga mengalir kepada elemen pendidikan (Korwil Dikbud, PGRI, pengawas, kepala sekolah), jajaran Kades, BPD, KUPT, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, hingga grup Jango Ummat yang turut menyemarakkan suasana.

Sambutan Bupati: Masjid Bukan Sekadar Tempat Ritual

Bupati Sumbawa dalam sambutannya saat meresmikan Masjid Besar Al-Ihsan, menekankan bahwa kemegahan bangunan fisik harus dibarengi dengan semangat memakmurkan masjid.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan masjid dan masyarakat yang telah berkontribusi hingga masjid berdiri megah dan siap dimanfaatkan sebagai pusat ibadah serta kegiatan keagamaan.

“Kehadiran pemerintah melalui Safari Ramadan ini adalah bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya berharap Masjid Al-Ihsan tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual (salat), tetapi juga bertransformasi menjadi Pusat Pendidikan, Tempat menimba ilmu agama bagi anak-anak dan dewasa.

Juga Laboratorium Ekonomi sebagai wadah diskusi mengenai ekonomi syariah untuk kesejahteraan warga serta Wadah Pembinaan Karakter yakni tempat membentengi generasi muda Desa Kalimango dari pengaruh negatif.

"Peresmian ini adalah bukti nyata keberhasilan semangat gotong royong antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat Alas," tegas Bupati. Ia juga memuji kepemimpinan Camat Alas dan Forpimcam yang dinilai mampu menjaga sinergi sehingga pembangunan infrastruktur di Alas terus menunjukkan tren positif.

Dialog Hangat: Dari Kuis Hingga Pesan Kamtibmas

Sebelum memasuki waktu berbuka puasa, suasana mencair dalam sesi dialog interaktif di Rumah Dinas Camat Alas dilanjutkan dengan shalat Magrib di masjid safinatunnajah Dusun Santong Desa Dalam.

Bupati Sumbawa memberikan motivasi tentang pentingnya membangun daerah dan menjaga lingkungan.

Acara semakin hangat saat Bupati melontarkan kuis santai mengenai "siapa orang yang gila dan siapa orang yang gagal di era jaman now". Gelak tawa dari sekitar 400 hadirin pecah, menciptakan kedekatan emosional yang erat antara pemimpin dan rakyatnya.

Menutup rangkaian dialog, Ibu Kapolres Sumbawa memberikan pesan-pesan terkait Kamtibmas, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah, terutama di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati sumbawa ke masjid Al Ihsan Rp 20 juta dan masjid Nurul Hijriyah Desa Marente Rp 25 juta serta bantuan al quran dari kemenag dan paket sembako 20 paket dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Camat menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini dan menegaskan bahwa Safari Ramadhan di Kecamatan Alas tahun ini berhasil menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan humanis bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa.

]]>
Wed, 25 Feb 2026 08:47:12 +0800 amr
Setahun Jarot–Ansori: Investasi Rp16,8 Miliar Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian https://amarmedia.co.id/setahun-jarotansori-investasi-rp168-miliar-realisasikan-janji-penguatan-infrastruktur-pengairan-pertanian https://amarmedia.co.id/setahun-jarotansori-investasi-rp168-miliar-realisasikan-janji-penguatan-infrastruktur-pengairan-pertanian Setahun Jarot–Ansori: Investasi Rp16,8 Miliar Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Memasuki tahun pertama masa kepemimpinan, pasangan Bupati Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H.Mohamad Ansori menunjukkan bahwa sektor pertanian bukan sekadar komoditas politik, melainkan prioritas nyata. Melalui realisasi anggaran sebesar Rp16,8 miliar, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memperkuat infrastruktur pengairan sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah.

Langkah ini merupakan perwujudan dari salah satu dari 12 Janji Prioritas Jarot–Ansori yang berfokus pada penguatan sarana dan prasarana pertanian.

Keberhasilan realisasi ini tidak lepas dari koordinasi taktis antara Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa. Fokus utamanya adalah memastikan lahan-lahan pertanian yang selama ini bergantung pada tadah hujan atau sistem irigasi yang rusak, kini memiliki akses air yang lebih stabil.

Daftar Infrastruktur Pengairan yang Telah Direalisasikan:

  1. Kantong Air & Check Dam:Untuk menahan laju air dan cadangan saat musim kemarau.
  2. Sumur Bor Pertanian:Solusi air tanah untuk lahan kering.
  3. Embung Desa: Revitalisasi dan pembangunan waduk skala kecil di desa-desa strategis.
  4. Irigasi & Perpipaan:Optimalisasi distribusi air langsung ke petak sawah.
  5. Mesin Pompa:Modernisasi alat angkut air untuk meningkatkan efisiensi petani.

Bukan sekadar membangun fisik, program ini diarahkan untuk mencapai tiga target krusial bagi kesejahteraan petani Sumbawa:

Pertama Meningkatkan Indeks Tanam (IP). Memungkinkan petani menanam lebih dari sekali atau dua kali dalam setahun.

Kedua : Mitigasi Risiko Gagal Panen: Mengurangi ketergantungan ekstrem pada curah hujan yang tidak menentu.

Ketiga Penguatan Fiskal Pertanian: Memastikan investasi daerah berdampak langsung pada peningkatan produktivitas hasil bumi.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa infrastruktur pengairan adalah investasi jangka panjang. Meskipun tantangan anggaran daerah sering kali menjadi ganjalan, komitmen untuk menunaikan janji politik tetap menjadi kompas utama pemerintahan.

"Pembangunan ini adalah investasi masa depan. Meski anggaran terbatas, kami berupaya memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi ruang fiskal pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat, terutama para petani kita," tegas Bupati.

Realisasi senilai Rp16,8 miliar di tahun pertama ini mengirimkan sinyal kuat kepada para investor dan pelaku sektor agrobisnis bahwa Sumbawa di bawah Jarot–Ansori sedang serius melakukan modernisasi sektor hulu. Tantangan berikutnya adalah memastikan perawatan (maintenance) infrastruktur tersebut agar tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 08:01:53 +0800 amr
Safari Ramadhan 1447 H: Wabup Ansori Serahkan Bantuan Pemda Untuk Masjid dan Warga Kurang Mampu di Orong Telu & Lenangguar https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-wabup-ansori-serahkan-bantuan-pemda-untuk-masjid-dan-warga-kurang-mampu-di-orong-telu-lenangguar https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-wabup-ansori-serahkan-bantuan-pemda-untuk-masjid-dan-warga-kurang-mampu-di-orong-telu-lenangguar Safari Ramadhan 1447 H: Wabup Ansori Serahkan Bantuan Pemda Untuk Masjid dan Warga Kurang Mampu di Orong Telu - Lenangguar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Mengawali Safari Ramadhan 1447 H, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, turun langsung menemui masyarakat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Orong Telu dan Kecamatan Lenangguar, pada Senin (22/2/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di dua titik utama: Masjid Nurul Iman (Desa Sebeok, Orong Telu) dan Masjid Nurul Iksan (Dusun Teladan, Desa Telaga, Lenangguar). Selain mempererat silaturahmi, kunjungan ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan pembangunan rumah ibadah dan paket sembako bagi warga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Haji Ansori menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi riil masyarakat.

"Maksud dan tujuan dari safari ini adalah ingin lebih dekat dengan rakyat, mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat sebagai bahan evaluasi program tahun mendatang. Baik itu terkait ekonomi, pertanian, hingga infrastruktur pelayanan dasar seperti sekolah dan kesehatan," ujar Wabup Ansori.

Ia juga menitipkan pesan penting mengenai kelestarian lingkungan. Haji Ansori mengajak seluruh jamaah dan warga untuk bersama-sama menjaga hutan agar tetap hijau dan lestari demi keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah dan kesejahteraan sosial, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Baznas menyerahkan sejumlah bantuan di masing-masing lokasi:

Bantuan Pembangunan Masjid sebesar Rp25.000.000 untuk masing-masing masjid (Nurul Iman dan Nurul Ikhsan).

Logistik Masjid berupa 10 mushaf Al-Qur'an untuk tiap masjid.

Paket Sembako Baznas sebanyak 20 paket sembako untuk pengurus (marbot/tammir) di masing-masing lokasi dan santunan Pribadi sebanyak 10 paket sembako tambahan dari Wakil Bupati Sumbawa khusus untuk warga kurang mampu di Desa Sebeok dan Dusun Teladan.

Kunjungan ini disambut hangat oleh jamaah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa setempat. Safari Ramadhan ini direncanakan akan terus berlangsung selama kurang lebih dua minggu ke depan, menyisir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:51:23 +0800 amr
Melampaui Target! Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13% di Tahun Pertama Jarot–Ansori https://amarmedia.co.id/melampaui-target-pendapatan-daerah-sumbawa-naik-1113-di-tahun-pertama-jarotansori https://amarmedia.co.id/melampaui-target-pendapatan-daerah-sumbawa-naik-1113-di-tahun-pertama-jarotansori Melampaui Target! Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13% di Tahun Pertama Jarot–Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Baru setahun menjabat, pasangan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori (Jarot-Ansori) langsung tancap gas. Salah satu janji kampanye paling ambisius mereka—menaikkan pendapatan daerah—mulai menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi awal.

Berdasarkan data realisasi Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencatat pertumbuhan pendapatan daerah sebesar 11,13 persen. Angka ini tercatat melampaui target rata-rata tahunan yang dipatok sebesar 10 persen guna mengejar akumulasi kenaikan 50 persen di akhir masa jabatan (2029).

Lompatan Angka yang Signifikan

Peningkatan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan suntikan dana segar sebesar lebih dari Rp234 miliar bagi kas daerah dalam kurun waktu satu tahun saja.

Tahun 2024 Total Pendapatan Rp2.109.335.628.713 dan Tahun 2025 Rp2.344.039.765.235 terdapat Selisih (Kenaikan) Rp234.704.136.522 dengan Persentase 11,13%

Strategi di Balik Pencapaian

Bupati Sumbawa, yang akrab disapa Haji Jarot, mengungkapkan bahwa rahasia di balik tren positif ini adalah kombinasi antara efisiensi birokrasi dan optimalisasi potensi lokal.

“Peningkatan ini adalah fondasi penting untuk memperluas ruang fiskal. Dengan pendapatan yang lebih besar, kita punya kemampuan lebih untuk membiayai program prioritas, meningkatkan layanan publik, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Haji Jarot kepada media, Selasa (24/2/2026).

Langkah-langkah strategis yang telah diterapkan meliputi Optimalisasi PAD dengan menjaring potensi Pendapatan Asli Daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Juga Tata Kelola Digital dengan memperkuat sistem pengelolaan pendapatan agar lebih transparan dan efektif. Serta Sinergi Fiskal untuk mempererat koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan aliran dana transfer tepat sasaran.

Dengan realisasi yang menembus angka Rp2,34 triliun, pemerintah optimis bahwa target jangka menengah (kenaikan 50% pada 2029) kini bukan lagi sekadar impian, melainkan target yang sangat realistis.

Haji Jarot menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci. Jika ritme pertumbuhan di atas 10 persen ini dapat dipertahankan setiap tahunnya, maka kapasitas fiskal Sumbawa akan semakin kuat untuk membawa perubahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:30:19 +0800 amr
Janji Terbukti! 8.080 Meter Jalan Lingkungan Tuntas, Jarot&Ansori Pacu Kemantapan Jalan Sumbawa https://amarmedia.co.id/janji-terbukti-8080-meter-jalan-lingkungan-tuntas-jarot-ansori-pacu-kemantapan-jalan-sumbawa https://amarmedia.co.id/janji-terbukti-8080-meter-jalan-lingkungan-tuntas-jarot-ansori-pacu-kemantapan-jalan-sumbawa

Janji Terbukti! 8.080 Meter Jalan Lingkungan Tuntas, Jarot-Ansori Pacu Kemantapan Jalan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan infrastruktur. Melalui Program Unggulan 03, pasangan ini berhasil merealisasikan pembangunan 8.080 meter jalan lingkungan, sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah secara luas.

Hingga Februari 2026, tingkat kemantapan jalan kabupaten kini telah menyentuh angka 50 persen. Capaian ini menjadi fondasi kuat menuju target besar pemerintah daerah untuk mencapai 80 persen jalan mantap di seluruh wilayah Sumbawa.

Infrastruktur Permukiman dan Pertanian Jadi Prioritas

Realisasi nyata terlihat pada penataan kawasan permukiman. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) telah menuntaskan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 8.080 meter menggunakan pengaspalan dan paving block dengan total anggaran sebesar Rp5,4 miliar.

Tak hanya di area perkotaan, sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumbawa juga mendapat perhatian besar. Sepanjang tahun 2025, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pertanian telah merehabilitasi dan meningkatkan 24 kilometer Jalan Usaha Tani (JUT) dengan alokasi anggaran Rp7,2 miliar guna memperlancar distribusi hasil panen masyarakat pedesaan.

Salah satu capaian monumental dalam masa jabatan Jarot-Ansori adalah keberhasilan menggaet dukungan pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Proyek strategis ruas Batu Dulang – Tepal sepanjang 26 kilometer kini tengah berjalan dengan anggaran fantastis sebesar Rp89 miliar.

"Peningkatan konektivitas wilayah, khususnya di bagian selatan, menjadi prioritas agar distribusi barang, jasa, dan hasil pertanian semakin lancar," tegas Bupati Haji Jarot kepada media, Selasa (25/2/2026) malam.

Menatap Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, optimisme pembangunan terus dipacu. Pemerintah daerah menargetkan pemeliharaan rutin dan berkala pada lebih dari 83 kilometer jalan kabupaten serta rehabilitasi jembatan strategis. Dua ruas penting di wilayah selatan, yakni Tepal – Batu Rotok dan Lenangguar – Teladan, juga diusulkan untuk masuk dalam program IJD lanjutan.

Dengan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan ini, Pemkab Sumbawa optimis bahwa infrastruktur yang mantap akan menjadi katalisator utama bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:01:41 +0800 amr
Apel Siaga Kamtibmas, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/apel-siaga-kamtibmas-gubernur-iqbal-tekankan-pentingnya-keamanan-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/apel-siaga-kamtibmas-gubernur-iqbal-tekankan-pentingnya-keamanan-bagi-masyarakat

Apel Siaga Kamtibmas, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Masyarakat

Mataram.Amarmedia.co.id -Senin, 23 Februari 2026- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal bertindak sebagai Inspektur upacara pada Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadhan 1446 H/ 2026 M di Lapangan Baradaksa Mapolda Nusa Tenggara Barat. Senin, (23/2/2036)

Dalam amanatnya, Gubernur Iqbal menekankan, pentingnya keamanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan, dan perlu meningkatkan kewaspadaan terjadinya gangguan keamanan di titik rawan di berbagai titik keramaian masyarakat. 

"Alhamdulillah satu hal yang patut kita syukuri bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif. Namun memang masih terdapat isu penting yang menjadi fokus utama kita, khusunya memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M," ujarnya

Dijelaskan, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan kedamaian dan bulan penguatan nilai-nilai kebersamaan, pemerintah provinsi NTB ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat NTB dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

"Untuk itu ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama saat ini, pertama terkait keamanan di titik-titik rawan, seperti pusat keramaian pasar, terminal, tempat ibadah dan lokasi kegiatan masyarakat malam hari," jelasnya.

Selanjutnya kata Gubernur yang biasa disapa Miq Iqbal ini menyebutkan, perlu diantisipasi potensi ganguan keamanan lainnya seperti balapan liar, petasan berbahaya, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba serta potensi konflik sosial yang harus ditindak cepat, tegas namun tetap humanis.

Demikian juga stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok selama bulan Ramadhan tidak boleh menjadi momentum menaikan harga yang memberatkan rakyat.

Terakhir harus memperkuat sinergi. Tidak ada instansi yang bekerja sendiri-sendiri. Saat ini eranya kolaborasi bukan kompetisi. Kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan daerah.

Bagi Gubernur Iqbal peran Babinkantibmas, Babinsa, SatpolPP serta aparat Kelurahan dan Desa menjadi sangat strategis sebagai garda terdepan deteksi dini dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Kehadiran mereka ditengah masyarakat sebagai pengawas, tetapi juga menjadi pengayom, mediator sosial dan penguat kohesi sosial," tuturnya. 

Selain itu, seluruh unsur tersebut meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, kelompok agama serta mendorong partispasi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan harmonis. 

"Apel siagai ini menunjukkan komitmen bahwa negara hadir, menjaga masjid-masjid tetap khusyuk, jalanan tetap aman, ruang digital tetap aman dan generasi muda terlindungi," pesanya. 

Miq Iqbal mengajak untukemperkuat sinergitas. Di bulan Ramadan ini momentum memperkuat keamanan baik secara fisik, moral dan sosial. 

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menjelaskan, bahwa Apel Siaga Kambtibmas Ramadhan 1447 H ini untuk memastikan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat-tempat umum, tempat aktifitas remaja harus aman. 

Selain itu ia berpesan kepada generasi muda, di tengah bulan suci Ramadhan untuk mengisi berbagai kegiatan yang positif. 

"Jangan balap liar, ganti dengan kegiatan keagamaan yang lebih produktif,' tukasnya. (alif/her/diskominfotik)

]]>
Tue, 24 Feb 2026 04:35:58 +0800 amr
Pemprov NTB Perkuat Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Pembiayaan Syariah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-ekosistem-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-melalui-pembiayaan-syariah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-ekosistem-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-melalui-pembiayaan-syariah Pemprov NTB Perkuat Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Pembiayaan Syariah

Mataram, Amarmedia.co.id. - Senin, 23 Februari 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif melalui optimalisasi pembiayaan syariah. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar menjadikan NTB sebagai pusat ekonomi syariah nasional yang terintegrasi dengan pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Economic Talk bertajuk "Pariwisata Berdaya: Pembiayaan Syariah untuk Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif NTB" yang diselenggarakan oleh Tribun Lombok di Aula Bank NTB Syariah, Mataram, Senin (23/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Pemprov NTB mengusung konsep pariwisata berdaya, yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan setiap destinasi. Terlebih untuk mengembangkan ekosistem pariwisata di daerah. 

Menurutnya, pariwisata bukan hanya tentang peningkatan jumlah kunjungan, tetapi tentang membangun kesadaran wisatawan agar menghargai nilai-nilai lokal, budaya, serta kelestarian lingkungan. 

"Kita ingin membangun pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar ramai. Pariwisata yang datang menghormati kita, menghormati budaya dan alam kita," tuturnya.

Pemerintah Daerah juga terus mendorong penguatan konektivitas antara ekosistem pariwisata dan budaya agar keduanya tumbuh seiring dan saling mendukung.

Dari sisi infrastruktur dan aksesibilitas, Pemprov NTB mempercepat pembenahan destinasi wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Pondasi konektivitas internasional mulai dibangun sebagai langkah strategis membuka akses global.

"Dalam waktu dekat kita akan memiliki enam penerbangan baru langsung , termasuk rute menuju Darwin dan Bangkok," jelasnya. 

Langkah ini diyakini akan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga tetap memiliki identitas lokal yang kuat. 

Transformasi Pembiayaan untuk UMKM Kreatif

Sebagai Bank Pembangunan Daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah dengan memprioritaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem desa wisata menjadi fokus utama tahun ini.

"Fokus utama tahun ini adalah memperkuat ekosistem Desa Wisata dan pelaku ekonomi kreatif melalui skema pembiayaan yang inklusif dan kompetitif," ujarnya. 

Dalam pengembangan desa wisata, perbankan tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai pengelola sistem transaksi yang terintegrasi. 

Ia menambahkan, seluruh aktivitas ekonomi di dalam desa wisata diarahkan melalui sistem perbankan, mulai dari penjualan tiket masuk, pembayaran homestay, pembelian suvenir, layanan restoran, hingga jasa pemandu wisata. Digitalisasi melalui tiket elektronik dan sistem pembayaran non-tunai menjadi instrumen utama.

"Tujuannya agar transaksi tidak bocor ke luar desa, melainkan tetap berputar dalam satu ekosistem keuangan yang terkontrol," jelas Agus.

Meski demikian, penguatan ekosistem desa wisata masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait akses permodalan, kapasitas manajerial, serta literasi keuangan dan digital pelaku UMKM lokal. Untuk itu, sinergi antar-stakeholder menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Sebagai langkah konkret, Bank NTB Syariah berencana membentuk UMKM Center di kawasan desa wisata. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus ruang promosi dan pemasaran produk lokal, terutama saat penyelenggaraan festival desa, kegiatan budaya, dan agenda pariwisata lainnya.

UMKM Center juga akan difungsikan sebagai ruang pendampingan usaha, literasi keuangan, serta penguatan digitalisasi pembayaran sehingga perputaran ekonomi desa dapat terkelola secara sistematis dan terintegrasi.

Sinergi dan Inovasi Digital

Penguatan pariwisata berdaya di NTB dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemimpin Redaksi TribunLombok.com, Sirtupillaili, menegaskan peran media dalam membangun optimisme publik di tengah tantangan ekonomi. Ia mengatakan media harus membawa harapan dalam upaya pembangunan daerah. Terlebih untuk menyakinkan publik agar tak cepat pesimis dengan segala tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini. 

"Media harus memberikan harapan, tidak langsung secara praktis tetapi memberikan harapan di tengah tahun yang susah semoga bisa menumbuhkan ekonomi," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga meluncurkan media The Journal Lombok sebagai media pertama di NTB yang memiliki dan menggunakan fitur bahasa Inggris. Kehadiran media ini diharapkan memperluas jangkauan promosi pariwisata NTB ke pasar internasional serta memperkuat narasi NTB sebagai destinasi wisata halal unggulan yang berdaya saing global.

Melalui penguatan pembiayaan syariah, integrasi ekosistem desa wisata, serta dukungan konektivitas dan digitalisasi, Pemerintah Provinsi NTB optimistis pariwisata berdaya dan bermartabat dapat terwujud, tidak hanya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga identitas budaya dan kelestarian lingkungan daerah. (rabuang/her/diskominfotik)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 19:16:23 +0800 amr
Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Guru Tetap Dibayarkan, Proses Pergeseran Anggaran Sedang Dipercepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pastikan-tpg-dan-thr-guru-tetap-dibayarkan-proses-pergeseran-anggaran-sedang-dipercepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pastikan-tpg-dan-thr-guru-tetap-dibayarkan-proses-pergeseran-anggaran-sedang-dipercepat Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Guru Tetap Dibayarkan, Proses Pergeseran Anggaran Sedang Dipercepat

Mataram,Amarmedia.co.id 23 Februari 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan bahwa seluruh guru tetap akan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun Anggaran 2025. Keterlambatan pencairan yang masih terjadi hingga awal 2026 bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan akibat proses penyesuaian anggaran yang harus dijalani sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menanggapi berbagai pertanyaan dan keluhan guru yang ramai disampaikan, termasuk melalui media sosial.

“Kami memahami kegelisahan para guru. Namun perlu kami luruskan, keterlambatan ini bukan karena kelalaian pemerintah daerah. Ada proses sistem anggaran yang harus dilalui agar pencairan dilakukan secara sah dan tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Aka menjelaskan, sumber persoalan bermula dari masuknya anggaran TPG dan THR guru provinsi ke kas daerah yang datang lebih lambat dibandingkan anggaran serupa untuk guru kabupaten/kota. Di kabupaten/kota, dana tersebut telah masuk sebelum penetapan APBD 2026 sehingga dapat langsung diakomodasi dan dicairkan lebih cepat.

Sementara itu, untuk guru di bawah kewenangan provinsi, dana TPG dan THR baru diterima setelah APBD 2026 ditetapkan. Kondisi tersebut membuat anggaran tidak bisa langsung dibelanjakan, melainkan harus melalui mekanisme pergeseran APBD terlebih dahulu.

“Proses pergeseran ini sedang berjalan. Namun perlu dipahami, pergeseran anggaran tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh satu perangkat daerah. Semua OPD harus menyelesaikan input secara bersamaan. Saat ini seluruh perangkat daerah sedang bekerja mempercepat proses tersebut,” jelasnya.

Selain itu, terdapat kekurangan anggaran lebih dari Rp1 miliar yang harus terlebih dahulu dikonsolidasikan agar pembayaran dapat dilakukan secara utuh kepada seluruh guru sesuai data yang ada.

“Ini bukan sekedar soal teknis keuangan, tetapi soal kepatuhan pada prosedur hukum. Kita ingin memastikan tidak ada kesalahan administrasi dan tidak menimbulkan risiko hukum bagi para pelaksana,” tambahnya.

Pemprov NTB menegaskan bahwa tidak ada satu pun guru yang akan diabaikan haknya. Seluruh pembayaran TPG dan THR akan direalisasikan setelah proses pergeseran anggaran rampung.

“Yang pasti, semua guru akan menerima haknya. Pemerintah hanya membutuhkan waktu untuk menuntaskan tahapan sesuai aturan,” tegas Aka.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan permohonan ma'af kepada seluruh guru di Nusa Tenggara Barat.

“Sebagai Juru Bicara atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya kepada para guru di mana pun berada, dari ujung barat Pantai Pondok Perasi Ampenan hingga ujung timur pesisir Sape Bima. Kami mohon bersabar. Begitu pergeseran anggaran selesai, pembayaran akan segera dilakukan,” InsyaAllah minggu ini sudah berproses untuk pencairan mudah-mudahan kamis ini sudah bisa di ajukan pencairannya ke BKAD, pungkasnya.(AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 18:36:43 +0800 amr
Diduga Akibat Petasan Sambar Pertalite, Satu Kios di Kelurahan Seketeng Ludes Dilalap Api https://amarmedia.co.id/diduga-akibat-petasan-sambar-pertalite-satu-kios-di-kelurahan-seketeng-ludes-dilalap-api https://amarmedia.co.id/diduga-akibat-petasan-sambar-pertalite-satu-kios-di-kelurahan-seketeng-ludes-dilalap-api Diduga Akibat Petasan Sambar Pertalite, Satu Kios di Kelurahan Seketeng Ludes Dilalap Api

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Insiden kebakaran kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa. Sebuah kios milik Suryati HS di RT 001 RW 003, Kelurahan Seketeng (Ai Awak), Kecamatan Sumbawa, ludes dilalap si jago merah pada Minggu sore (22/02/2026).

Api yang berkobar hebat sempat mengejutkan warga setempat, mengingat lokasi kebakaran berada di area pemukiman yang cukup padat.

Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, kronologi peristiwa bermula Pukul 16.32 WITA Petugas Satgas 1 Mako Damkar menerima laporan melalui telepon dari masyarakat.

Pukul 16.37 WITA Pasukan Peleton 1 Mako tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dengan mengerahkan 2 unit mobil fire truck.

Pukul 17.00 WITA Api berhasil dikendalikan sepenuhnya setelah petugas melakukan pemadaman intensif dibantu warga sekitar.

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh petasan yang menyambar bensin jenis Pertalite dalam botol yang dijual di kios tersebut. Mengingat adanya bahan bakar minyak (BBM), api dengan sangat cepat membesar dan membakar seluruh isi kios.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Adapun rincian aset yang terbakar meliputi 1 unit bangunan kios permanen 1 unit sepeda motor dan berbagai bahan klontong/dagangan di dalam kios.

Kepala Dinas Damkar Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos.M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kesigapan petugas di lapangan serta bantuan warga yang membantu memutus perambatan api.

 "Berkat kesigapan petugas dan sinergi dengan warga setempat, api berhasil dipadamkan tepat waktu sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap penggunaan petasan di dekat bahan yang mudah terbakar," ujar H. Sahabuddin.

Operasi pemadaman ini juga melibatkan Danton, Danru, Korlap, Anggota Satgas 1 Mako, Ketua RW setempat, serta anggota Babinkamtibmas guna memastikan situasi tetap terkendali.

Setelah memastikan area benar-benar aman dari sisa-sisa bara api, pasukan pemadam kembali ke mako pada pukul 17.00 WITA. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 19:17:15 +0800 amr
BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Seluruh Wilayah NTB Siaga Cuaca Ekstrem hingga 27 Februari 2026 https://amarmedia.co.id/bmkg-terbitkan-peringatan-dini-seluruh-wilayah-ntb-siaga-cuaca-ekstrem-hingga-27-februari-2026 https://amarmedia.co.id/bmkg-terbitkan-peringatan-dini-seluruh-wilayah-ntb-siaga-cuaca-ekstrem-hingga-27-februari-2026 BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Seluruh Wilayah NTB Siaga Cuaca Ekstrem hingga 27 Februari 2026

PRAYA.Amarmedia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kondisi ini diprediksi berlangsung mulai 22 hingga 27 Februari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, S.Si, menjelaskan bahwa hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya gangguan yang signifikan. Fenomena seperti aktifnya gelombang atmosfer (MJO, Kelvin, dan Low Frequency) serta adanya pertemuan angin menjadi pemicu utama pertumbuhan awan konvektif yang masif.

Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi merata di seluruh kabupaten/kota di NTB, meliputi:

Kota Mataram dan seluruh wilayah di Pulau Lombok (Lombok Utara, Barat, Tengah, dan Timur).

Seluruh wilayah di Pulau Sumbawa (Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima).

 Waspada Gelombang Tinggi

Selain cuaca di darat, BMKG juga memberikan peringatan khusus bagi sektor kelautan. Selama periode 22-24 Februari 2026, tinggi gelombang laut diprediksi mencapai kategori Sangat Tinggi (2.5 – 4.0 meter)di beberapa titik berikut Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan NTB.

Sementara itu, wilayah perairan lainnya seperti Selat Lombok bagian Utara dan Selat Sape terpantau memiliki tinggi gelombang di kategori 1.25 – 2.5 meter.

Rekomendasi dan Imbauan Keamanan

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang. Berikut adalah beberapa langkah antisipasi yang direkomendasikan BMKG:

1. Tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari pemotongan lereng yang tidak terkontrol.

2. Memangkas dahan pohon yang rapuh dan memperkuat tiang-tiang penyangga agar tidak roboh diterjang angin.

3. Maskapai penerbangan diminta memperhatikan informasi cuaca saat lepas landas maupun mendarat demi keselamatan penumpang.

4. Jika terjadi hujan lebat, segera menjauh dari lokasi rawan bencana (sungai, lereng, atau daerah pesisir yang terkena banjir rob).

 "Kami meminta pihak terkait untuk memastikan infrastruktur sumber daya air siap menampung peningkatan curah hujan dan terus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mitigasi bencana," ujar Satria Topan Primadi dalam keterangannya, Minggu (22/2).

Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca terbaru secara real-time melalui akun resmi Instagram @infobmkgntb atau situs resmi BMKG di stamet-ntb@bmkg.go.id. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 15:42:02 +0800 amr
Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa 2026 https://amarmedia.co.id/pansel-umumkan-hasil-akhir-seleksi-terbuka-jpt-pratama-lingkup-pemda-kabupaten-sumbawa-2026 https://amarmedia.co.id/pansel-umumkan-hasil-akhir-seleksi-terbuka-jpt-pratama-lingkup-pemda-kabupaten-sumbawa-2026 Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir.

Pengumuman dengan Nomor: 006/PANSELJPT/II/2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Panitia Seleksi, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Berita Acara penetapan hasil akhir yang telah disusun pada 19 Februari lalu.

Dalam keterangannya, Pansel menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nama-nama yang diumumkan merupakan peserta terbaik yang direkomendasikan untuk dapat diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi di masing-masing instansi.

"Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan final serta tidak dapat diganggu gugat," tulis pengumuman tersebut.

Berikut adalah daftar pelamar yang dinyatakan lulus berdasarkan posisi jabatan yang dilamar (disusun berdasarkan urutan abjad):

I.  Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah :  1. Ishak Rahman, S.E., M.Si, 2. Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev. 3. Usman, SE., ME 

II. Kepala Dinas Sosial : 1. Dwi Rahayu Ratih Wulandari, S.ST., M.M, 2. Drs. Iwan Sofian, 3. Jufrie, S.Si., M.M 

III. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa : 1. Evi Supiati, S.STP., M.Si,  2. Hizbullah, S.Sos, 3. Ulumuddin, S.E 

IV. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 1. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si., 2. Khaeruddin, SE, M.Si., 3. Wahyu Indrajaya, ST., M.M.Inov 

"Pasca pengumuman ini, nama nama tersebut sudah disampaikan ke Pak Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian untuk ditetapkan 1 orang oleh Bupati sebagai kepala perangkat daerah" pungkas  Doktor Budi. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 15:10:29 +0800 amr
Bergerak Cepat.BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Brangkolong dan Muer Pascabanjir https://amarmedia.co.id/bergerak-cepatbpbd-sumbawa-salurkan-bantuan-logistik-ke-desa-brangkolong-dan-muer-pascabanjir https://amarmedia.co.id/bergerak-cepatbpbd-sumbawa-salurkan-bantuan-logistik-ke-desa-brangkolong-dan-muer-pascabanjir ‎Bergerak Cepat.BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Brangkolong dan Muer Pascabanjir

‎

‎Sumbawa.Amarmedia.co.id – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke dua desa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Plampang pada Sabtu malam (21/2). Langkah ini diambil merespons laporan dari Camat Plampang terkait meluapnya air di Desa Brangkolong dan Desa Muer.

‎Tim yang dikomandoi oleh Kabid I Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto, AR, turun langsung ke lokasi guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengonfirmasi bahwa bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar mendesak.

‎“Tim langsung menuju lokasi untuk mengantarkan bantuan logistik berupa mie instan, air mineral, dan telur bagi warga terdampak. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Nurhidayat.

‎ 

‎Banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Plampang sejak siang hingga sore hari. Luapan air dilaporkan masuk ke pemukiman warga dengan sebaran terdampak sebagai berikut:

‎1. Desa Brangkolong (Dusun Kolong)

‎  RT 001/RW 001: 40 KK (±100 jiwa)

‎ RT 002/RW 001: 24 KK (77 jiwa)

‎  RT 001/RW 002: 22 KK (56 jiwa)

‎  RT 003/RW 002: 8 KK (20 jiwa)

‎2. Desa Muer

‎ Tercatat sebanyak 12 KK (40 jiwa) terdampak.

‎Hingga saat ini, BPBD menyatakan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Petugas di lapangan masih terus melakukan penyisiran dan validasi data untuk memastikan seluruh warga tertangani.

‎“Malam tadi tim BPBD menuju lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan dan menyempurnakan data warga terdampak,” jelas Nurhidayat.

‎Sampai berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi di lapangan. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 09:00:23 +0800 amr
Petani Menguat, Desa Bergerak: Wajah Baru Ekonomi NTB di Tengah Tantangan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/petani-menguat-desa-bergerak-wajah-baru-ekonomi-ntb-di-tengah-tantangan-kemiskinan https://amarmedia.co.id/petani-menguat-desa-bergerak-wajah-baru-ekonomi-ntb-di-tengah-tantangan-kemiskinan

Satu Tahun Iqbal-Dinda Entaskan Kemiskinan 

Petani Menguat, Desa Bergerak: Wajah Baru Ekonomi NTB di Tengah Tantangan Kemiskinan

Mataram, Amarmedia.ci.id - 20 Februari 2026 - Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang berada di persimpangan penting transformasi ekonomi desa. Di satu sisi, struktur ekonomi masih kokoh bertumpu pada sektor pertanian. Di sisi lain, industri mikro dan konektivitas digital mulai membuka jalan baru menuju kesejahteraan yang lebih merata. Data terbaru menunjukkan, dari 1.180 desa/kelurahan di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 943 desa atau 79,92 persen masih menggantungkan penghasilan utama pada sektor pertanian. Angka ini menegaskan denyut ekonomi NTB tetap berakar kuat pada sektor agraris, terutama subsektor tanaman pangan yang menjangkau 798 desa. Namun desa-desa di NTB tak lagi berjalan dalam pola lama semata.

Dibalik dominasi pertanian, geliat ekonomi baru mulai terlihat. Sebanyak 1.155 desa telah memiliki Industri Mikro dan Kecil (IMK) dan 195 desa berkembang menjadi sentra industri. Fenomena ini paling terasa di Kabupaten Lombok Timur, yang mencatat konsentrasi sentra industri tertinggi di NTB. Industri kecil berbasis lokal ini menjadi jembatan antara produksi primer dan nilai tambah. Hasil pertanian tidak lagi hanya dijual mentah, tetapi mulai diolah, dikemas, dan dipasarkan lebih luas. Desa perlahan bergerak dari sekadar produsen bahan baku menjadi pelaku ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Transformasi ini semakin diperkuat oleh akses digital yang hampir merata. Seluruh desa/kelurahan di NTB telah terjangkau sinyal internet, dengan 1.139 desa menikmati jaringan 4G/5G. Konektivitas ini menjadi fondasi penting digitalisasi UMKM, pemasaran hasil tani hingga akses informasi harga pasar. Pertanian yang kuat, IMK yang tumbuh, dan internet yang menjangkau desa. Kombinasi ini menjadi modal besar bagi percepatan pemerataan ekonomi.

Per Maret 2025, jumlah penduduk miskin di NTB tercatat 654,57 ribu orang atau 11,78 persen. Angka ini turun 4,03 ribu orang dibanding September 2024, dengan penurunan 0,13 poin persen. Garis kemiskinan NTB naik menjadi Rp.556.846 per kapita per bulan, meningkat 3,05 persen. Biaya untuk memenuhi kebutuhan dasar semakin tinggi. Struktur garis kemiskinan menunjukkan 75,86 persen disumbang oleh kebutuhan makanan. Komoditas seperti Beras, Telur Ayam Ras, Daging Ayam Ras, Cabai Rawit, hingga Rokok Kretek dan Rokok Filter menjadi penyumbang utama.

Kabar Baik dari Petani, NTP Menguat

Di tengah tantangan tersebut, kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada Desember 2025 tercatat 134,14, naik 4,50 persen dibanding bulan sebelumnya. Karena NTP di atas 100, berarti petani mengalami surplus, angka ini menunjukkan daya beli dan margin usaha petani membaik secara signifikan.

Kenaikan terbesar datang dari subsektor Hortikultura dengan NTP mencapai 255,85 menjadi motor utama peningkatan kesejahteraan petani. Disusul tanaman pangan (125,53), peternakan (112,94), perikanan (106,82), dan perkebunan rakyat (102,59). Seluruh subsektor berada dalam posisi surplus. Artinya, di tingkat produsen, pendapatan petani relatif lebih kuat dibanding biaya yang dikeluarkan. Jika tren ini konsisten dan diiringi penguatan hilirisasi serta stabilitas harga, sektor pertanian dapat menjadi lokomotif penurunan kemiskinan yang lebih cepat pada masa mendatang.

Momentum Transformasi Desa

Gambaran besar ekonomi NTB, menunjukkan dinamika yang menarik.Desa yang agraris, tetapi mulai terdorong ke arah diversifikasi.Kemiskinan menurun, namun dipengaruhi harga pangan.Kesejahteraan petani membaik, terutama pada subsektor Hortikultura.Digitalisasi membuka peluang percepatan nilai tambah.

Ke depan, penguatan hilirisasi pertanian dan agroindustri desa menjadi kunci. Produk Hortikultura unggulan perlu didorong masuk ke rantai pasok modern, didukung cold storage, pengemasan, hingga pemasaran digital. Stabilisasi harga pangan juga harus menjadi strategi utama pengendalian kemiskinan. Adapun di NTB, harga Cabai dan Beras bisa menentukan nasib ribuan keluarga.

NTB sedang bergerak. Ada pula Program Desa Berdaya yang menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem secara gradual pada 106 desa di NTB. Dari desa yang bertumpu pada sawah dan ladang, menuju desa yang terhubung, produktif, dan mandiri. Jika momentum ini terus terjaga, transformasi ekonomi desa bukan hanya wacana. Melainkan jalan nyata menuju kesejahteraan yang lebih merata. (edo/dyd/kominfotikntb)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 13:33:06 +0800 amr
Setahun Iqbal–Dinda: Perkuat Konektivitas Udara, Laut, dan Darat Sebagai Fondasi Ekonomi NTB https://amarmedia.co.id/setahun-iqbaldinda-perkuat-konektivitas-udara-laut-dan-darat-sebagai-fondasi-ekonomi-ntb https://amarmedia.co.id/setahun-iqbaldinda-perkuat-konektivitas-udara-laut-dan-darat-sebagai-fondasi-ekonomi-ntb Setahun Iqbal–Dinda: Perkuat Konektivitas Udara, Laut, dan Darat Sebagai Fondasi Ekonomi NTB

Mataram Amarmedia.co.id - 21 Februari 2026 - Satu tahun pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Iqbal–Dinda, menjadi periode penting konsolidasi konektivitas wilayah. Melalui Dinas Perhubungan Provinsi NTB, pemerintah daerah mempercepat pembukaan akses transportasi udara, laut, dan darat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan layanan publik.

Hasilnya mulai terasa nyata sepanjang 2025. Mobilitas masyarakat meningkat, jalur-jalur strategis kembali hidup, dan NTB kian terkoneksi dengan pusat-pusat pertumbuhan nasional maupun internasional.

Langit NTB Kembali Ramai

Sektor penerbangan menjadi salah satu indikator paling jelas dari kebangkitan konektivitas NTB. Sepanjang 2025, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) melayani 2.497.163 penumpang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 2.377.410 penumpang. Rata-rata, bandara kebanggaan masyarakat NTB ini melayani lebih dari 208 ribu penumpang per bulan atau hampir 7 ribu orang per hari.

Tak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga tumbuh 5,9 persen, dari 24.879 penerbangan pada 2024 menjadi 26.337 penerbangan di tahun 2025. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan maskapai sekaligus gairah perjalanan masyarakat dan wisatawan menuju NTB.

Momentum ini diperkuat dengan pembukaan tujuh rute penerbangan baru sepanjang 2025, yakni Banjarmasin, Palangkaraya, Labuan Bajo, Malang, Banyuwangi, Waingapu, dan Tambolaka. Jumlah tersebut melampaui capaian 2024 yang hanya membuka empat rute baru. Kehadiran maskapai TransNusa dengan rute Lombok–Denpasar–Lombok turut memperluas pilihan perjalanan, terutama bagi pelaku pariwisata dan bisnis.

Bagi pemerintahan Iqbal–Dinda, penguatan konektivitas udara bukan sekrdar soal angka statistik. Ini adalah pintu masuk investasi, pariwisata, dan pertumbuhan UMKM lokal yang bergantung pada kelancaran mobilitas manusia dan barang.

Jalur Laut Bangkit, Wisata Bergerak

Dari langit, perhatian pemerintah juga diarahkan ke laut sebagai urat nadi transportasi antar pulau di NTB.

Kabar baik datang dari Pelabuhan Lembar. Sepanjang 2025, jumlah penumpang luar negeri meningkat hingga 28 persen dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini menandai mulai pulihnya arus wisatawan mancanegara melalui jalur laut, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai gerbang maritim kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, rute strategis Sape–Labuan Bajo mencatat pertumbuhan signifikan. Total penumpang sepanjang 2025 mencapai 32.633 orang, naik 22,4 persen dibandingkan 2024 yang hanya 26.676 penumpang. Jalur ini menjadi simpul penting integrasi pariwisata antara Pulau Sumbawa dan destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Peningkatan ini tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, pelaku transportasi lokal, hingga UMKM di sekitar pelabuhan.

Jalan Terang, Akses Makin Aman

Di darat, Pemerintah Provinsi NTB memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui pemasangan 447 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Program ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan jalan yang lebih aman, terutama pada malam hari, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan-kawasan strategis. Bagi wilayah yang selama ini minim penerangan, kehadiran PJU menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam pelayanan publik.

Transportasi dengan Sentuhan Kemanusiaan

Tak hanya membangun infrastruktur, tahun pertama Iqbal–Dinda juga diwarnai terobosan layanan berbasis empati sosial. Salah satunya melalui Program Penyeberangan Ambulans Gratis di lintasan Kayangan–Pototano.

Pada Desember 2025, program ini melayani 63 unit ambulans, dan meningkat menjadi 96 unit pada Januari 2026. Angka ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat lintas pulau terhadap akses layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau.

Bagi pasien rujukan dan keluarga mereka, program ini bukan sekedar fasilitas transportasi, melainkan harapan hidup yang dipercepat oleh kebijakan publik yang berpihak.

Fondasi Menuju NTB yang Terkoneksi

Berbagai capaian di sektor perhubungan sepanjang 2025 menegaskan arah kebijakan Iqbal–Dinda: membangun NTB dari konektivitas. Dari udara, laut, hingga darat, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap wilayah terhubung, setiap potensi terbuka, dan setiap warga mendapat akses yang lebih adil.

Transportasi tidak lagi dipandang sebagai sektor teknis semata, melainkan sebagai pengungkit utama pembangunan daerah. Ketika bandara ramai, pelabuhan hidup, dan jalan terang, maka ekonomi bergerak, pariwisata tumbuh, dan kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.

Setahun memang waktu yang singkat. Namun langkah-langkah awal ini telah menanam fondasi penting bagi NTB yang lebih terhubung, lebih inklusif, dan lebih kompetitif di tingkat nasional maupun regional.

Di bawah kepemimpinan Iqbal–Dinda, perhubungan bukan hanya soal berpindah tempat—tetapi tentang membuka masa depan.(Kominfotik)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 13:13:50 +0800 amr
Safari Ramadhan di Batu Tering, Bupati Jarot Salurkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid At&Taqwa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-batu-tering-bupati-jarot-salurkan-bantuan-rp25-juta-untuk-masjid-at-taqwa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-batu-tering-bupati-jarot-salurkan-bantuan-rp25-juta-untuk-masjid-at-taqwa Safari Ramadhan di Batu Tering, Bupati Jarot Salurkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid At-Taqwa

Sumbawa Moyo Hulu.Amarmedia.co.id— Memasuki hari-hari awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui agenda Safari Ramadhan. Kali ini, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyambangi warga Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, pada Jumat (20/02/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa tersebut diawali dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah. Momentum ini dimanfaatkan oleh Bupati untuk berdialog langsung sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tengah suasana bulan yang penuh keberkahan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah antara jajaran birokrasi dan rakyat.

"Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian sosial kita. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat kegiatan positif yang membangun karakter masyarakat," ujar Bupati.

Sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap sarana ibadah, Bupati menyerahkan bantuan tunai senilai Rp25.000.000 untuk kelanjutan pembangunan Masjid At-Taqwa.

Tidak hanya bantuan fisik, sinergi antara Pemkab Sumbawa dengan instansi vertikal juga terlihat dari penyaluran bantuan lainnya, antara lain dari Kementerian Agama Kab. Sumbawa Penyerahan Mushaf Al-Qur’an untuk operasional masjid. Bantuan Sosial BAZNAS 25 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Desa Batu Tering.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa, Pengurus MUI Sumbawa, BAZNAS Sumbawa, unsur pimpinan kecamatan, tokoh agama, kepala Desa serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para kepala dinas ini dimaksudkan agar koordinasi program pembangunan di wilayah Moyo Hulu dapat berjalan lebih sinkron dengan kebutuhan riil warga.

Menutup kegiatannya, Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat penyelesaian fasilitas masjid sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk selama bulan Ramadhan dan seterusnya.

"Semoga semangat kolaborasi ini membawa Sumbawa ke arah yang lebih religius, maju, dan sejahtera," pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 06:18:38 +0800 Maruf
Setahun Kepemimpinan Jarot&Ansori: Momentum Ramadan untuk 'Berlari' Bangun Sumbawa https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-jarot-ansori-momentum-ramadan-untuk-berlari-bangun-sumbawa https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-jarot-ansori-momentum-ramadan-untuk-berlari-bangun-sumbawa Setahun Kepemimpinan Jarot-Ansori: Momentum Ramadan untuk 'Berlari' Bangun Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung Nurul Huda pada Rabu malam (18/02/2026). Ribuan jamaah memadati ruang utama hingga selasar masjid untuk menunaikan Sholat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 Hijriah. Di tengah deretan jamaah, tampak Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., hadir memulai perjalanan spiritual bulan suci ini bersama rakyatnya.

Sholat tarawih yang diimami oleh Ustad M. Dahlan, S.Pd.I. tersebut tidak sekadar menjadi ritual pembuka bulan puasa, namun juga menjadi tonggak sejarah penting bagi kepemimpinan di "Tanah Samawa".

Refleksi Satu Tahun Pengabdian

Ramadan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati H. Mohamad Ansori. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Haji Jarot ini menjadikan momen tersebut sebagai waktu refleksi atas pondasi pembangunan yang telah diletakkan berdasarkan RPJMD.

“Satu tahun adalah waktu yang cukup bagi kita untuk menakar progres dan konsistensi. Kita ingin memastikan setiap program tidak berjalan tanpa arah, melainkan terencana dan terukur,” ungkap Bupati Jarot di hadapan jamaah.

Meski baru seumur jagung, Haji Jarot mengakui telah banyak perubahan yang dirasakan masyarakat, khususnya pada sektor-sektor vital. Pada Sektor Pertanian, menunjukkan tren positif dalam produktivitas dan kesejahteraan petani.Pada bidang Infrastruktur dengan perbaikan aksesibilitas mulai terlihat meski prosesnya dilakukan secara bertahap.

“Perubahan memang tidak terjadi secara instan, melainkan melalui kerja keras berkelanjutan. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus berlari untuk membangun Sumbawa*” tegasnya dengan penuh semangat.

Memperkuat Nilai Spiritual: Dari Subuh hingga Zakat

Sejak awal menjabat, pasangan Jarot-Ansori memang dikenal konsisten mendorong program-program religius sebagai penguat nilai spiritual masyarakat. Beberapa program yang terus digalakkan antara lain Gerakan Sholat Subuh Berjamaah dan Optimalisasi Zakat dan Sedekah sebagai instrumen jaring pengaman sosial.

“Dari masjid kita menyalakan cahaya kebersamaan. Malam ini, tarawih berjamaah menjadi penggerak bagi kita untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama. Semoga setiap rakaat menjadi penguat iman dan penjernih hati untuk membangun daerah kita,” tambahnya.

Diakhir  sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kemuliaan bulan Ramadan untuk mendoakan keselamatan daerah. Ia berharap Kabupaten Sumbawa senantiasa diberkahi, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah komando Jarot-Ansori, Sumbawa tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis. (AM)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 05:57:05 +0800 amr
Mutasi sebagai Momentum Konsolidasi Kebijakan: Catatan Birokrasi NTB Memasuki Tahun Kedua https://amarmedia.co.id/mutasi-sebagai-momentum-konsolidasi-kebijakan-catatan-birokrasi-ntb-memasuki-tahun-kedua https://amarmedia.co.id/mutasi-sebagai-momentum-konsolidasi-kebijakan-catatan-birokrasi-ntb-memasuki-tahun-kedua Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kadis Kominfotik NTB

Mataram, Amarmedia.co.id - 20 Februari 2026 - Suasana Aula Tambora Kantor Gubernur NTB, Jumat sore, terasa khidmat sekaligus penuh makna. Ratusan aparatur sipil negara berdiri membentuk formasi barisan untuk mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah 392 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Momen itu bukan sekadar seremoni kepegawaian, melainkan bagian dari proses konsolidasi kelembagaan, sebuah penataan ulang mesin pemerintahan yang akan menentukan arah gerak kebijakan publik memasuki fase berikutnya.

Pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat perlu dipahami tidak sekadar sebagai rutinitas administrasi kepegawaian. Dalam kerangka tata kelola pemerintahan, mutasi merupakan instrumen manajerial untuk memastikan organisasi tetap bergerak dinamis, adaptif, dan selaras dengan agenda pembangunan. 

Terlebih ketika pemerintahan memasuki tahun kedua, fase ini lazim menjadi titik transisi dari konsolidasi awal menuju percepatan implementasi kebijakan.

Secara konseptual, rotasi dan mutasi aparatur sipil negara adalah bagian dari sistem merit yang menempatkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja sebagai dasar pengisian jabatan. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara menegaskan bahwa manajemen ASN harus diarahkan pada profesionalisme dan akuntabilitas. Dengan demikian, mutasi bukanlah semata soal perpindahan posisi, melainkan upaya menyelaraskan kapasitas individu dengan kebutuhan organisasi.

Dalam sambutan pelantikan, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan bahwa proses ini didahului oleh uji kompetensi (beauty contest), penelusuran profil aparatur, serta catatan pengawasan internal. Pendekatan tersebut mencerminkan praktik evidence-based decision making dalam manajemen birokrasi. 

Walaupun subjektivitas tidak mungkin dihilangkan sepenuhnya dalam setiap keputusan publik, penggunaan instrumen penilaian yang terstruktur menjadi cara untuk menjaga objektivitas relatif sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan.

Perampingan organisasi yang menyertai mutasi ini juga merupakan konsekuensi dari kebijakan dalam penyederhanaan birokrasi. Pengurangan jabatan struktural dan penguatan jabatan fungsional menandai pergeseran paradigma: dari birokrasi yang bertumpu pada hierarki menuju birokrasi berbasis keahlian dan kinerja. 

Transformasi ini menuntut aparatur yang tidak hanya memahami prosedur, tetapi mampu menghasilkan keluaran kerja yang terukur dan berdampak.

Dalam konteks tersebut, penempatan Eselon III menjadi sangat strategis. Level ini merupakan simpul utama antara perumusan kebijakan dan pelaksanaan program. Eselon III bukan hanya pelaksana teknis, tetapi juga pengambil keputusan operasional yang menentukan cepat atau lambatnya realisasi agenda pemerintah daerah. Karena itu, mutasi pada level ini dapat dibaca sebagai upaya membangun mesin kebijakan yang lebih responsif menghadapi tuntutan pembangunan tahun kedua.

Lebih jauh, Gubernur memberikan penekanan, bahwa Eselon IV sebagai ruang kaderisasi, hal ini memperlihatkan kesadaran akan pentingnya kesinambungan birokrasi. Reformasi tata kelola tidak dapat diselesaikan dalam satu periode kepemimpinan. Ia membutuhkan regenerasi aparatur yang disiapkan sejak dini melalui pembinaan berjenjang. 

Dalam perspektif manajemen talenta, langkah ini membangun cadangan kepemimpinan internal sekaligus menjaga stabilitas kelembagaan.

Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa mutasi bukan tujuan akhir. Tantangan sesungguhnya justru berada pada tahap pasca-pelantikan: bagaimana pejabat yang baru dilantik membangun kerja tim, menyesuaikan ritme organisasi, serta menyelaraskan target program lintas perangkat daerah. 

Tanpa konsolidasi internal yang kuat, perubahan struktur hanya akan menghasilkan dinamika administratif tanpa peningkatan kinerja yang berarti.

Di sinilah aspek komitmen menjadi penentu. Kompetensi teknis dapat dikembangkan melalui pelatihan dan pengalaman kerja, tetapi komitmen terhadap integritas, etos pelayanan, dan tanggung jawab publik merupakan fondasi moral birokrasi. 

Organisasi pemerintahan yang sehat adalah organisasi yang diisi oleh aparatur yang tidak sekedar cakap, tetapi juga memiliki orientasi pengabdian.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Iqbal-Dinda, ekspektasi publik pun meningkat. Masyarakat tidak lagi hanya menunggu arah kebijakan, tetapi menagih hasil nyata: layanan yang lebih cepat, program yang lebih tepat sasaran, serta kehadiran negara yang terasa dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam kerangka ini, mutasi menjadi bagian dari strategi membentuk konfigurasi kerja yang lebih selaras dengan agenda prioritas daerah.

Dari sudut pandang komunikasi publik, penting untuk dipahami bahwa kebijakan kepegawaian adalah proses institusional, bukan personal. 

Ia tidak dirancang untuk menyenangkan semua pihak, melainkan untuk menjaga agar birokrasi tetap bergerak dan mampu menjalankan mandat pembangunan. Karena itu, ukuran keberhasilan mutasi ini bukan terletak pada komposisi jabatan semata, tetapi pada sejauh mana ia mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Akhirnya, pelantikan ini patut dicatat sebagai momentum konsolidasi birokrasi menuju fase akselerasi kebijakan. Jika sistem merit dijaga secara konsisten, evaluasi kinerja dilakukan objektif, dan pembinaan aparatur berlangsung berkelanjutan, maka mutasi ini akan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan NTB.

Bukan sebagai peristiwa seremonial, melainkan sebagai pijakan menuju birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi hasil, sebuah prasyarat utama agar pembangunan daerah pada tahun kedua dan seterusnya dapat berjalan lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.(Aka/Kominfotik)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 22:54:50 +0800 amr
Gubernur NTB Lantik 392 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Penguatan Kaderisasi Birokrasi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-lantik-392-pejabat-eselon-iii-dan-iv-tekankan-penguatan-kaderisasi-birokrasi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-lantik-392-pejabat-eselon-iii-dan-iv-tekankan-penguatan-kaderisasi-birokrasi Gubernur NTB Lantik 392 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Penguatan Kaderisasi Birokrasi

Mataram, Amarmedia.co.id - Jumat, 20 Februari 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat Eselon III dan Eselon IV di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Pelantikan berlangsung di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jumat (20/2/2026), sebagai bagian dari langkah penataan organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur NTB memutasi sebanyak 392 pejabat Eselon III dan IV OPD lingkup Pemprov NTB. Rinciannya, 147 pejabat Eselon III dan 245 pejabat Eselon IV. Mutasi sekaligus pengambilan sumpah/janji jabatan ini turut dihadiri pejabat Eselon I, II, serta ratusan pejabat administrator dan pengawas. Para pejabat yang dilantik ditargetkan mulai menjalankan tugas pada Senin (23/2/2026) mendatang. 

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya komitmen, integritas, serta penguatan sistem karier berjenjang dalam birokrasi.

Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan organisasi menyusul perampingan struktur sesuai arahan pemerintah pusat. Konsekuensinya, sejumlah jabatan struktural mengalami penghapusan sehingga terjadi penyesuaian posisi di berbagai OPD.

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam birokrasi. Yang terpenting adalah komitmen terhadap sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari proses seleksi, Pemprov NTB telah melaksanakan mekanisme uji kompetensi (beauty contest) guna memetakan potensi aparatur secara lebih objektif. Gubernur menjelaskan bahwa hasil uji kompetensi, profil kepegawaian, serta catatan inspektorat menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.

Ia menekankan, bahwa jabatan Eselon III memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan dan pelaksana kebijakan, sekaligus menjadi tahapan penting menuju jabatan Eselon II. Oleh karena itu, pejabat Eselon III dipandang sebagai calon pemimpin masa depan di lingkungan Pemprov NTB.

“Saya ingin sistem karier berjenjang berjalan dengan baik. Harapannya, suatu saat pejabat Eselon II di setiap OPD berasal dari kader terbaik Eselon III di OPD tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Eselon IV disebut sebagai jabatan kaderisasi awal. Gubernur menitipkan kepada para pejabat Eselon III untuk membina dan mengembangkan pejabat Eselon IV sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB juga akan lebih mendorong penguatan jabatan fungsional. Sistem kerja akan disesuaikan agar jabatan fungsional semakin menarik dan memberikan ruang pengembangan karier yang lebih luas bagi ASN.

Dalam penutup sambutannya, Gubernur memberikan pesan moral kepada seluruh pejabat yang dilantik agar bekerja dengan hati, namun tidak memasukkan persoalan pekerjaan ke dalam hati. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak mungkin dapat menyenangkan semua pihak.

“Jika dihadapkan pada pilihan antara kemampuan intelektual dan komitmen, pilihlah komitmen. Kemampuan bisa dibangun, tetapi komitmen lahir dari integritas dan niat yang bersih,” pesannya.

Gubernur juga mengingatkan agar para ASN tidak menggantungkan karier kepada siapa pun, melainkan membangun kepercayaan diri, bekerja dengan kinerja terbaik, serta menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme aparatur, dan percepatan kinerja pelayanan publik di Provinsi NTB. (Am/ser/her/kominfotik)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 22:49:04 +0800 amr
Gubernur NTB: Kemiskinan Adalah Ibu Masalah Sosial, Sektor Pangan dan Pariwisata Jadi Solusi Utama https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-kemiskinan-adalah-ibu-masalah-sosial-sektor-pangan-dan-pariwisata-jadi-solusi-utama https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-kemiskinan-adalah-ibu-masalah-sosial-sektor-pangan-dan-pariwisata-jadi-solusi-utama

Mataram, Amarmedia.co.id - Jumat, 20 Februari 2026 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam menjalankan pemerintahan daerah berbasis tiga pilar utama yang sejalan dengan visi misi kepala daerah serta program nasional. Tiga pilar tersebut yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan hal tersebut dalam rapat pimpinan Polda NTB di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Jumat (20/2/2026).

Menurut Miq Iqbal sapaan orang nomor satu di NTB ini, bahwa Gubernur dan Bupati selain sebagai kepala daerah, juga merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Karena itu, pelaksanaan program daerah harus selaras dan mendukung agenda nasional.

Pilar pertama dengan menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan di NTB mendekati angka 12 persen, dengan kemiskinan ekstrem sekitar 2 persen. Dari estimasi jumlah penduduk hampir 6 juta jiwa, sekitar 720 ribu orang masih berada dalam kategori miskin.

Tercatat terdapat 106 desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Bahkan di lebih dari 300 desa lainnya masih terdapat kantong-kantong kemiskinan ekstrem, yakni desa dengan lebih dari 20 persen penduduknya berada di bawah garis kemiskinan.

Berbagai persoalan sosial seperti stunting, pernikahan dini, narkoba hingga perdagangan manusia dinilai berakar dari kemiskinan. “The mother of all social problems is poverty. Ibu dari semua masalah sosial adalah kemiskinan. Maka penyelesaiannya harus dimulai dari sana,” tegas Gubernur Iqbal.

Salah satu program unggulan dalam pengentasan kemiskinan adalah Desa Berdaya. Dari total 106 desa kategori miskin ekstrem dan absolut, penanganan dilakukan bertahap sebanyak 40 desa per tahun.

Pendekatannya langsung menyasar kepala keluarga miskin ekstrem. Tahun ini, sekitar 7.000 kepala keluarga di 40 desa menjadi prioritas intervensi.

Langkah pertama adalah verifikasi dan validasi data penerima agar bantuan tepat sasaran. Selanjutnya, dilakukan identifikasi potensi penghidupan yang memungkinkan setiap kepala keluarga memperoleh penghasilan minimal Rp1 juta per bulan, sehingga mampu keluar dari garis kemiskinan.

Di sektor ketahanan pangan, pemerintah mendorong setiap desa memiliki minimal satu greenhouse untuk memastikan produksi sayur dan cabai dapat berlangsung sepanjang tahun. Langkah ini juga sebagai respons atas tingginya permintaan pasar yang kerap memicu lonjakan harga komoditas.

Pemprov NTB mengajak seluruh elemen, mulai dari perangkat desa, perguruan tinggi, TNI-Polri hingga masyarakat luas untuk berkolaborasi menyukseskan program Desa Berdaya.

Dengan konstruksi tiga pilar yang saling terintegrasi, pengentasan kemiskinan sebagai tujuan utama serta ketahanan pangan dan pariwisata sebagai solusi, maka NTB optimistis mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dan mewujudkan desa-desa yang berdaya serta mandiri.

Untuk mengatasi kemiskinan, Pemprov NTB mengoptimalkan pilar kedua dan ketiga, yakni ketahanan pangan dan pariwisata. Sektor pertanian, peternakan, agroforestri hingga agro maritim dipandang sebagai kekuatan historis NTB. Begitu pula pariwisata yang telah lama menjadi andalan daerah.

Pendekatan ini juga diselaraskan dengan program nasional seperti MBG yang mengedepankan penciptaan permintaan (demand) sebelum meningkatkan produksi (supply). Jika sebelumnya pemerintah fokus pada produksi lalu mencari pasar, kini permintaan lebih dulu dipastikan agar petani tidak kesulitan menjual hasil panen.

Fenomena anjloknya harga saat panen raya menjadi pelajaran penting. Melalui pendekatan baru, pemerintah daerah didorong meningkatkan produksi sekaligus memastikan pasar tersedia, guna mencegah gejolak harga dan inflasi.

Pemprov NTB menargetkan pada Juli mendatang suplai kebutuhan pokok strategis seperti sayur, telur, dan ikan telah terpenuhi 100 persen. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar penguatan ketahanan pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah.

Pemprov NTB mengakui tantangan terbesar ada pada komoditas susu. Pengembangan sapi perah dinilai tidak mudah karena membutuhkan kawasan dataran tinggi dan prosesnya memakan waktu hingga dua tahun. Karena itu, fokus percepatan saat ini diarahkan pada komoditas telur, ikan, dan sayur.

“Kita dikejar waktu. Juli harus sudah 100 persen suplai aman, maka percepatan jadi kunci”, tegasnya.

Upaya percepatan ini diintegrasikan dengan skema pembiayaan melalui Bank NTB Syariah. Penerima bantuan produktif akan dievaluasi per siklus usaha dengan sistem kategorisasi merah, kuning, dan hijau.

Kelompok hijau yang dinilai berhasil dan produktif dapat langsung mengakses pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan. Saat ini Bank NTB telah menyiapkan dana awal KUR sebesar Rp30 miliar untuk kredit sektor produktif/UMKM, serta tengah diajukan tambahan Rp20 miliar untuk PMI dan buruh migran. Dukungan pembiayaan untuk sektor peternakan juga akan menyusul dengan nilai lebih besar yaitu 3 persen.

Skema ini diharapkan memperkuat keberlanjutan program ketahanan pangan, sehingga intervensi pemerintah tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi berlanjut pada pembiayaan usaha mandiri.

Selain ketahanan pangan, pariwisata menjadi pilar ketiga dalam strategi pembangunan NTB. Daerah ini dinilai memiliki potensi alam kelas dunia yang menjadi daya tarik utama.

Pemerintah daerah mencatat peningkatan konektivitas udara dengan dibukanya tujuh rute domestik baru. Dalam waktu dekat, NTB juga menargetkan pembukaan rute internasional menuju Darwin, Perth dan Bangkok, serta penjajakan ke sejumlah kota lain di kawasan Asia dan Australia.

Strategi utama yang diperkuat adalah pengembangan Meeting, Incentive, Convention, and Event (MICE) melalui penyelenggaraan event berskala besar. Pengalaman penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) sebelumnya menunjukkan dampak signifikan. Kehadiran sekitar 22 ribu wisawatan mampu mendorong kenaikan kunjungan wisata dari 9,9 persen menjadi 12 persen pada bulan berikutnya.

Pemerintah menilai wisatawan domestik memberikan dampak belanja (spending) yang lebih besar bagi ekonomi lokal dibanding wisatawan internasional, karena konsumsi mereka langsung menyentuh UMKM, kuliner, dan sektor informal.

Tahun ini, sejumlah event besar telah disiapkan termasuk penyelenggaraan Pocari Sweat Run, MotoGP dan beberapa agenda nasional lainnya. Pemerintah juga mendorong lebih banyak kementerian dan lembaga menggelar kegiatannya di NTB.

Salah satu tantangan dalam pengembangan event adalah proses perizinan keamanan yang dinilai masih rumit dan memakan waktu, bahkan untuk event berskala besar harus melalui Mabes Polri.

Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Polda untuk menyusun sistem perizinan yang lebih sederhana, transparan, dan memiliki kepastian biaya. Model indeks biaya berdasarkan skala kegiatan tengah dirumuskan agar pelaku usaha mendapatkan kepastian prosedur dan kepastian anggaran.

“Bagi pelaku usaha, yang terpenting adalah kepastian prosedur dan kepastian biaya. Kalau itu jelas, mereka bisa memasukkannya dalam perencanaan usaha,” ujar Gubernur Iqbal.

Dengan integrasi ketahanan pangan, pembiayaan produktif, penguatan konektivitas serta strategi event pariwisata, Pemprov NTB optimistis mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menekan angka kemiskinan secara signifikan pada 2026.

Pemprov NTB menyoroti pentingnya penguatan keamanan destinasi wisata seiring meningkatnya kunjungan dan pembangunan infrastruktur pariwisata.

Sejumlah kasus pencurian infrastruktur seperti kabel lampu jalan, baterai, hingga komponen penerangan di kawasan wisata selatan NTB menjadi perhatian serius. Bahkan, infrastruktur yang baru dipasang kerap hilang dalam hitungan hari.

“Kalau hari ini kita pasang lampu, besok kabelnya sudah tidak ada atau baterainya hilang. Ini jadi tantangan serius, terutama di wilayah selatan,” ungkapnya.

Berbeda dengan wilayah utara yang relatif aman, kawasan selatan masih menghadapi gangguan keamanan berulang. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan serta merusak citra daerah.

Sebagai langkah strategis, Pemprov NTB mengusulkan pembentukan Polisi Pariwisata untuk memperkuat pengamanan objek wisata dan infrastruktur pendukungnya. Pemprov siap mendukung peningkatan kapasitas personel, termasuk penyediaan peralatan dan penguatan infrastruktur bagi satuan yang ditugaskan khusus di sektor pariwisata. Koordinasi dengan jajaran kepolisian daerah terus dilakukan guna merumuskan skema terbaik.

“Kami ingin ada kepastian sistem pengamanan destinasi. Pariwisata tidak bisa tumbuh tanpa rasa aman,” tegasnya.

Pemprov NTB juga menegaskan bahwa keberhasilan tiga pilar pembangunan pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata tidak akan tercapai tanpa dukungan penuh aparat keamanan.

Selain isu keamanan pariwisata, pemerintah daerah juga menyoroti perkembangan kebijakan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Sejak 2024, pemerintah pusat mendelegasikan sebagian kewenangan pengelolaan IPR kepada pemerintah provinsi, sebuah langkah yang dinilai jarang terjadi dalam pola hubungan pusat-daerah.

Pemprov NTB menegaskan tidak ingin kewenangan tersebut disalahgunakan. Spirit utama pengelolaan IPR adalah menjamin kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Jangan sampai kita dikenang sebagai generasi yang mewariskan lingkungan rusak kepada anak cucu kita”, ujarnya.

Karena itu, pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur pengawasan serta regulasi lingkungan sebelum implementasi berjalan optimal. Saat ini, penyusunan Peraturan Daerah (Perda) terkait IPR tengah dipercepat bersama DPRD.

Perda induk dan aturan turunannya ditargetkan menjadi landasan praktik pertambangan rakyat yang tertib, berkelanjutan, serta berpihak pada masyarakat. Bahkan sejumlah daerah lain disebut mulai mempelajari langkah NTB dalam merancang tata kelola IPR.

Pemprov NTB menegaskan seluruh agenda pembangunan baik penguatan ketahanan pangan, percepatan pariwisata, maupun tata kelola pertambangan rakyat memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, DPRD, dan masyarakat. Ke depan, NTB menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menjamin kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

“Apapun keberhasilan yang kita capai nanti, itu adalah keberhasilan kita bersama”, tutupnya. (AM/edo/her/Kominfotik)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 18:06:35 +0800 amr
Teluk Ekas Ditetapkan sebagai Pusat Riset Rumput Laut Dunia, Pemprov NTB Sambut Positif Hadirnya ITSRC https://amarmedia.co.id/teluk-ekas-ditetapkan-sebagai-pusat-riset-rumput-laut-dunia-pemprov-ntb-sambut-positif-hadirnya-itsrc https://amarmedia.co.id/teluk-ekas-ditetapkan-sebagai-pusat-riset-rumput-laut-dunia-pemprov-ntb-sambut-positif-hadirnya-itsrc Teluk Ekas Ditetapkan sebagai Pusat Riset Rumput Laut Dunia, Pemprov NTB Sambut Positif Hadirnya ITSRC

Mataram, Amarmedia.co.id - 20 Februari 2026 — Pemerintah Pusat menetapkan Teluk Ekas, Lombok Timur, sebagai lokasi International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) atau Pusat Riset Rumput Laut Tropis Dunia, sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ekonomi pesisir dan hilirisasi sektor kelautan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan bahwa penguatan riset rumput laut merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat rumput laut dunia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pembangunan ITSRC di Teluk Ekas menjadi fondasi awal membangun ekosistem riset bertaraf global sekaligus mendorong transformasi ekonomi pesisir berbasis ilmu pengetahuan.

Indonesia saat ini merupakan produsen rumput laut tropis terbesar di dunia dengan penguasaan sekitar 75 persen pasar global. Nilai ekonomi rumput laut dunia mencapai sekitar 12 miliar dolar AS per tahun dan diproyeksikan terus meningkat. Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan riset dan hilirisasi di dalam negeri. Karena itu, ITSRC dirancang sebagai simpul kolaborasi nasional dan internasional, termasuk kerja sama dengan University of California, Berkeley, serta Beijing Genomics Institute (BGI) dari Tiongkok. BGI berkomitmen mendukung pendanaan sekitar Rp3 miliar untuk dua tahun pertama, sementara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengalokasikan Rp1,5 miliar pada tahap awal.

Sejumlah fasilitas akan dibangun di kawasan ITSRC, antara lain gedung penelitian, asrama peneliti internasional, apotek, serta sarana pendukung lainnya. Secara ekologis, Teluk Ekas dinilai ideal sebagai living laboratory karena memiliki sistem teluk tropis yang relatif terlindung dengan sirkulasi air yang baik. Kawasan ini juga potensial untuk pengembangan berbagai jenis rumput laut, seperti Kappaphycus, Caulerpa, Ulva, dan Halymenia.

Menindaklanjuti penetapan tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut positif kehadiran ITSRC di Teluk Ekas. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, menyampaikan apresiasi atas hadirnya pusat riset bertaraf internasional tersebut, yang diharapkan menjadi solusi atas persoalan klasik budidaya rumput laut, khususnya kelangkaan bibit unggul.

“Pemprov NTB sangat mengapresiasi kehadiran laboratorium rumput laut ini. Selama ini salah satu kendala utama petani adalah keterbatasan bibit berkualitas. Dengan adanya ITSRC, kami berharap masalah tersebut bisa teratasi. Ke depan, pusat riset ini juga diharapkan menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pelatihan bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan pengembangan rumput laut di NTB,” ujarnya.

Ia menambahkan, NTB memiliki potensi besar sebagai sentra budidaya rumput laut nasional. Karena itu, kolaborasi riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transfer teknologi dari ITSRC diyakini akan mempercepat peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sebagai bagian dari penguatan riset dan pengabdian berbasis potensi daerah, Universitas Mataram turut berperan dalam pengembangan ITSRC Ekas Buana Lombok Timur. ITSRC akan dikembangkan sebagai pusat riset rumput laut bertaraf internasional melalui kolaborasi dengan para peneliti dunia, dilengkapi laboratorium, sarana riset, hingga dukungan kapal penelitian.

Selain pusat riset rumput laut, Universitas Mataram juga membangun Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan wilayah kepulauan sekaligus mendukung pengembangan pendidikan dokter spesialis, agar masyarakat pesisir—khususnya di Lombok Timur—dapat memperoleh akses layanan medis yang lebih dekat dan berkualitas.

Melalui kehadiran ITSRC, Pemprov NTB optimistis Teluk Ekas akan berkembang sebagai pusat inovasi rumput laut tropis dunia, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.(AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 17:50:07 +0800 amr
Rakor Lintas Sektor Perkuat Kolaborasi, NTB Targetkan Percepatan Penurunan Stunting 2026 https://amarmedia.co.id/rakor-lintas-sektor-perkuat-kolaborasi-ntb-targetkan-percepatan-penurunan-stunting-2026 https://amarmedia.co.id/rakor-lintas-sektor-perkuat-kolaborasi-ntb-targetkan-percepatan-penurunan-stunting-2026 Rakor Lintas Sektor Perkuat Kolaborasi, NTB Targetkan Percepatan Penurunan Stunting 2026

Mataram, Amarmedia.co.id - Kamis, 19 Februari 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026, Kamis (19/2/2026), di Aula Kantor Dinas Kesehatan NTB. Kegiatan ini menegaskan komitmen penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka stunting secara lebih terarah dan terintegrasi.

Ketua TP PKK NTB, Sinta Agatia M.Iqbal, dalam sambutannya, menegaskan bahwa upaya penurunan stunting tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan kolaborasi lintas sektor belum optimal.

“PKK sudah menyusun rencana pergerakannya ke depan dan kami merasa pergerakan kami di tahun lalu itu belum bergerak cukup efektif dalam membantu intervensi penurunan stunting ini,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini masing-masing pihak, termasuk PKK dan OPD, masih bekerja secara parsial. Padahal, persoalan stunting sangat kompleks dan tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan.

“Masalah ini sedemikian besarnya yang memang harus diambil dari banyak sekali sisi bahkan termasuk pada OPD-OPD yang tidak terkait dengan urusan kesehatan,” katanya.

Sinta mencontohkan, faktor pernikahan usia dini, pola asuh, hingga persoalan lingkungan dan perumahan juga berkontribusi terhadap stunting. Ia mengungkapkan pengalaman intervensi di salah satu wilayah di Lombok yang menunjukkan bahwa penyebab stunting bukan semata-mata persoalan gizi, melainkan kondisi rumah yang tidak sehat.

“Bahasa kita di PKK, ternyata tidak semua anak perlu diberi telur. Bisa saja bantuannya berupa perbaikan rumah, ventilasi, atau pola asuh,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong adanya sistem kolaborasi yang lebih terstruktur dari tingkat provinsi hingga desa, memanfaatkan jaringan kader PKK yang tersebar sampai ke desa.

“Kita memang harus kolaborasi baik dari sisi pergerakan. Masalahnya besar, usahanya juga besar, jadi harus urunan, chip in bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Lalu Hamzi Fikri, memaparkan perkembangan data stunting di NTB. Ia menjelaskan bahwa terdapat dua sumber data yang digunakan, yakni data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Berdasarkan data survei terakhir, angka stunting NTB pada 2024 tercatat 29,8 persen atau meningkat sekitar 5,2 persen dibanding sebelumnya. Namun, berdasarkan data by name by address melalui e-PPGBM, prevalensi kumulatif berada di angka 13,8 persen dari total sekitar 388 ribu balita.

“Kalau kita bisa keroyok bareng dengan lintas sektor, angka ini bisa kita tekan. Kuncinya di data yang akurat dan intervensi tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, Lombok Timur masih menjadi daerah dengan prevalensi tertinggi, sementara Kota Mataram termasuk yang terendah. Penguatan penggerakan sasaran ke posyandu menjadi salah satu strategi efektif, dengan target partisipasi minimal 80 persen.

Fikri juga menekankan pentingnya mencegah kasus baru. Menurutnya, intervensi pada anak dengan faktor risiko lebih efektif dibandingkan menangani anak yang sudah masuk kategori stunting.

“Kalau kita intervensi yang punya faktor risiko, dua minggu saja sudah terlihat hasilnya. Tapi kalau sudah stunting, tiga bulan pun hasilnya tidak sebanding dengan effort yang kita keluarkan,” ujarnya.

Selain itu, isu pernikahan anak, bayi berat lahir rendah (BBLR), cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif, serta rendahnya angka ASI eksklusif juga menjadi perhatian serius dalam strategi 2026.

Dalam rakor tersebut juga dibahas penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Saat ini, cakupan program tersebut di NTB baru sekitar 40 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2026.

“Kita berharap MBG ini punya kontribusi nyata untuk menurunkan angka stunting, terutama pada kelompok 3B, yaitu bayi, balita, dan ibu hamil,” kata Fikri.

Mengakhiri rakor, kedua pihak sepakat bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen kuat, penguatan pendampingan hingga tingkat desa, serta sinergi lintas sektor yang konsisten.

Pemerintah Provinsi NTB menargetkan seluruh upaya tersebut berjalan optimal sebelum pelaksanaan survei nasional pada April hingga Agustus 2026, sehingga capaian penurunan stunting dapat terukur dan berkelanjutan.

Rakor itu, juga dihadiri Kepala BKKBN NTB, Koordinator Badan Gizi Nasional NTB, Tim Ahli Gubernur, praktisi gizi, serta para pemangku kepentingan terkait. [AM/Rab/her/Kominfotikntb].

]]>
Fri, 20 Feb 2026 17:42:47 +0800 amr
Satu Tahun Iqbal–Dinda dan Ketenagakerjaan NTB: Dari Pemulihan Menuju Peningkatan Kualitas SDM https://amarmedia.co.id/satu-tahun-iqbaldinda-dan-ketenagakerjaan-ntb-dari-pemulihan-menuju-peningkatan-kualitas-sdm https://amarmedia.co.id/satu-tahun-iqbaldinda-dan-ketenagakerjaan-ntb-dari-pemulihan-menuju-peningkatan-kualitas-sdm

Tahun pertama kepemimpinan Iqbal–Dinda berlangsung dalam situasi ekonomi yang tidak sepenuhnya ideal. NTB memasuki 2025 dengan tekanan sektor pertambangan, kontraksi ekonomi pada dua triwulan awal, serta fase awal operasional industri hilirisasi yang belum sepenuhnya stabil.

Namun justru di tengah masa transisi inilah, kinerja ketenagakerjaan menunjukkan arah yang patut diapresiasi.

Sepanjang 2025, pasar kerja NTB bergerak positif. Dalam periode Agustus–November 2025 saja, tercatat penambahan tenaga kerja sekitar 29,57 ribu orang. Jumlah penduduk bekerja mencapai sekitar 3,14 juta orang, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 turun menjadi sekitar 3,05 persen, lebih rendah dibanding Februari dan Agustus 2025.

Angka ini penting karena menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi tidak berhenti pada statistik pertumbuhan, tetapi benar-benar menciptakan lapangan kerja.

Lebih jauh lagi, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat, terutama pada kelompok perempuan. Ini menandakan dua hal sekaligus: membaiknya peluang kerja serta meningkatnya kepercayaan rumah tangga terhadap kondisi ekonomi daerah.

*Lapangan Kerja Mulai Bergeser ke Sektor Produktif*

Jika dilihat dari lapangan usaha, sektor dengan peningkatan tenaga kerja tertinggi sepanjang 2025 adalah:

- Akomodasi dan Makan Minum

- Konstruksi

- Jasa Lainnya

Kombinasi ini memberi gambaran yang cukup jelas. Pariwisata mulai pulih, proyek-proyek konstruksi kembali bergerak, dan sektor jasa kembali menggeliat. Ini sejalan dengan meningkatnya tamu hotel, naiknya mobilitas penumpang udara, serta menguatnya konsumsi rumah tangga.

Artinya, ekonomi NTB tidak hanya pulih karena aktivitas industri besar, tetapi karena roda ekonomi lokal kembali berputar.

Sektor akomodasi dan makan minum kini kembali menjadi mesin pencipta kerja. Dampaknya terasa langsung hingga ke UMKM, pedagang kecil, pekerja informal, dan pelaku jasa pendukung pariwisata.

Konstruksi pun memainkan peran penting. Setiap proyek bukan hanya menciptakan pekerjaan langsung, tetapi juga memicu permintaan material lokal, transportasi, hingga konsumsi masyarakat sekitar.

*Bukan Hanya Bertambah, Kualitas Tenaga Kerja Juga Meningkat*

Capaian ketenagakerjaan 2025 tidak hanya terlihat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.

Proporsi pekerja formal meningkat, terutama dari kelompok buruh dan karyawan. Ini menunjukkan pergeseran dari pekerjaan rentan menuju hubungan kerja yang lebih stabil dan terlindungi.

Lebih menggembirakan lagi, proporsi penduduk bekerja lulusan Diploma dan Universitas naik menjadi sekitar 14,20 persen. Ini sinyal awal bahwa SDM NTB mulai naik kelas dan semakin terserap ke sektor yang membutuhkan keterampilan.

Pada saat yang sama, jumlah pengangguran periode Februari–November 2025 turun sekitar 3,91 ribu orang.

Kombinasi meningkatnya pekerja formal, naiknya tenaga kerja terdidik, dan menurunnya pengangguran menunjukkan bahwa pasar kerja NTB tidak sekedar pulih, tetapi mulai mengalami perbaikan struktur.

*Sebaran Ketenagakerjaan NTB 2025: Ekonomi Rakyat Jadi Tulang Punggung*

Struktur ketenagakerjaan NTB menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat sangat bergantung pada sektor non-tambang. Berdasarkan data 2025, sebarannya sebagai berikut:

1. Pertanian dan Perikanan – 35,37%.

Sekitar 1,1 juta tenaga kerja terserap di sektor ini. Dominasi ini mencerminkan karakter agraris NTB. Peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang secara kumulatif mencapai 125 pada 2025 memperkuat bahwa kebangkitan pertanian langsung berdampak pada penghidupan jutaan rumah tangga.

2. Perdagangan Besar dan Eceran – 18–19%.

Menyerap sekitar 560.000–600.000 tenaga kerja. Perdagangan menjadi tulang punggung distribusi ekonomi: menghubungkan produksi dengan konsumsi sekaligus menciptakan lapangan kerja massal.

3. Industri Pengolahan – 8–10%.

Sekitar 280.000–300.000 tenaga kerja, termasuk pengolahan makanan dan industri kecil. Angka ini mulai meningkat seiring bergulirnya hilirisasi, menandai awal transformasi ekonomi dari ekstraksi menuju pengolahan.

4. Akomodasi dan Makan Minum (Pariwisata) – 6–8%.

Menyerap sekitar 200.000–240.000 tenaga kerja. Sektor ini menjadi salah satu prioritas karena potensi alam, budaya, dan kuliner NTB yang besar serta efek gandanya ke UMKM.

5. Pertambangan dan Penggalian – 1,3–1,5%.

Hanya sekitar 40.000–50.000 tenaga kerja (termasuk proyek sementara). Meski berpengaruh besar pada PDRB, sektor ini relatif kecil dalam menyerap tenaga kerja, bahkan sebagian bersifat temporer dan berkeahlian khusus.

Komposisi ini menegaskan satu hal penting: mayoritas masyarakat NTB hidup dari pertanian, perdagangan, jasa, dan pariwisata. Karena itu, keberhasilan menciptakan lapangan kerja di sektor-sektor ini jauh lebih relevan bagi kesejahteraan rakyat dibandingkan lonjakan angka pertumbuhan semata.

*Tahun Transisi yang Produktif*

Jika pertumbuhan ekonomi 2025 dibaca sebagai tahun transisi, maka kinerja ketenagakerjaan menunjukkan bahwa transisi tersebut berlangsung relatif produktif.

Di tengah kontraksi awal tahun akibat penurunan produksi tambang, lapangan kerja tetap tumbuh. Ketika smelter mulai beroperasi dan ekonomi bangkit di paruh kedua tahun, penyerapan tenaga kerja ikut meningkat. Ini menandakan bahwa proses transformasi ekonomi mulai memberi dampak nyata.

Dalam konteks satu tahun kepemimpinan Iqbal–Dinda, capaian ini menjadi fondasi penting: investasi besar dikawal, sekaligus dipastikan pertumbuhan merembes ke sektor padat karya.

*Tantangan ke Depan: Menjaga Momentum dan Meningkatkan Produktivitas*

Meski capaian 2025 patut diapresiasi, tantangan ke depan tidak ringan:

1. Memperluas lapangan kerja, terutama bagi generasi muda dan lulusan baru.

2. Meningkatkan kualitas pekerjaan melalui pendidikan vokasi, pelatihan berbasis industri, dan penguatan kewirausahaan.

3. Memperkuat keterkaitan industri besar dengan ekonomi lokal agar investasi menciptakan efek berganda yang nyata.

Arah kebijakan 2026 yang menekankan pertanian bernilai tambah, industrialisasi pangan lokal, penguatan UMKM, serta pariwisata berbasis ekonomi rakyat menjadi kunci menjaga keberlanjutan penciptaan kerja.

Pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka PDRB. Ukuran keberhasilan paling nyata adalah apakah masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak, pendapatan meningkat, dan masa depan generasi muda makin terbuka.

Satu tahun pertama Iqbal–Dinda menunjukkan bahwa di tengah fase koreksi ekonomi, NTB mampu menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru, menurunkan pengangguran, meningkatkan pekerja formal, serta mulai mengangkat kualitas SDM.

Ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari proses panjang transformasi ekonomi daerah.

Dan satu hal sudah jelas: pemulihan 2025 tidak berhenti di grafik pertumbuhan, ia hadir dalam bentuk pekerjaan nyata, meningkatnya partisipasi kerja, dan membaiknya kualitas tenaga kerja.

Di situlah makna paling penting dari capaian ketenagakerjaan tahun pertama ini: ekonomi NTB mulai bergerak kembali bersama rakyatnya.(Kominfotik)

]]>
Thu, 19 Feb 2026 08:57:03 +0800 amr
Pemprov NTB Klarifikasi Kasus Norida Akmal Ayob: Tegaskan Tidak Ada Penelantaran Sistemik, Fakta Lapangan Berbeda dari Narasi Viral https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-klarifikasi-kasus-norida-akmal-ayob-tegaskan-tidak-ada-penelantaran-sistemik-fakta-lapangan-berbeda-dari-narasi-viral https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-klarifikasi-kasus-norida-akmal-ayob-tegaskan-tidak-ada-penelantaran-sistemik-fakta-lapangan-berbeda-dari-narasi-viral Pemprov NTB Klarifikasi Kasus Norida Akmal Ayob: Tegaskan Tidak Ada Penelantaran Sistemik, Fakta Lapangan Berbeda dari Narasi Viral

Mataram, Amarmedia.co.id - 17 Februari 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan viral di sejumlah media Malaysia dan Indonesia mengenai warga negara Malaysia atas nama Norida Akmal Ayob yang disebut-sebut ditelantarkan selama 18 tahun di Lombok dan hidup sebagai tukang sapu.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa berbagai informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.

Klarifikasi ini didasarkan pada penelusuran langsung yang dilakukan Plt Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans NTB bersama aparat desa setempat di Dusun Benjelo, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, dengan menghimpun keterangan dari Wirawan (keluarga dekat Badi), Kepala Dusun Benjelo Agus, serta Kepala Desa Ubung Mastaal.

Ahsanul Khalik yang akrab disapa Aka menjelaskan, Norida Akmal Ayob merupakan warga negara Malaysia yang menikah pada tahun 2005 di Thailand dengan pria bernama Badi, warga Dusun Benjelo, Desa Ubung. Setelah menikah, Norida melahirkan anak pertama, Nurpatin Akmadiana, di Malaysia. Pada 2007, Norida bersama suami dan anaknya kembali ke Lombok karena ayah Badi meninggal dunia.

Pada tahun yang sama, keluarga tersebut berangkat ke Sumatera untuk bekerja di perkebunan sawit. Pada 2008, Norida melahirkan anak kedua, Muhamad Sabani Daniel, di Sumatera. Keluarga ini kemudian kembali menetap di Lombok sejak 2021, sementara Badi bekerja di bidang ekspedisi.

Terkait pendidikan anak, pemerintah daerah memastikan keduanya sempat mengenyam pendidikan formal. Anak pertama menempuh pendidikan SMP di Sumatera dan melanjutkan SMA di SMA Negeri 2 Jonggat, sedangkan anak kedua menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Jonggat dan melanjutkan ke SMK Negeri 1 Jonggat. Pada 2024, anak pertama diterima melalui jalur beasiswa Bidikmisi pada Program Studi Pendidikan Biologi di Universitas Mataram, meskipun tidak melanjutkan kuliah akibat kondisi keluarga pascaperceraian.

Norida dan Badi resmi bercerai pada 24 Juni 2024, setelah diketahui Badi kawin lagi. Namun dalam proses perceraian tersebut, Norida menerima uang sebesar Rp20 juta dari mantan suami untuk membantu pengurusan biaya kepulangan ke Malaysia.

“Karena itu sangat tidak tepat jika disebut ada penelantaran selama 18 tahun, apalagi setelah perceraian Norida juga menerima bantuan biaya kepulangan,” tegas Aka.

Pada 2024, Norida sempat berangkat ke Bali untuk mengurus dokumen kepulangan, kemudian kembali tinggal sementara di rumah keluarga mantan suami di Dusun Benjelo. 

Setelah perceraian, Norida bekerja di Lesehan Bambu Bonjeruk selama kurang lebih delapan bulan pada 2025. Selama masa pernikahan, Norida berstatus sebagai ibu rumah tangga.

Berdasarkan keterangan keluarga, kepala dusun, dan kepala desa, tidak benar bahwa Norida bekerja sebagai tukang sapu selama tinggal di Lombok sebagaimana narasi yang berkembang. Sebelum kembali ke Malaysia pada 14 Februari 2025, Norida berpamitan dan bersalaman dengan keluarga mantan suami. 

Selain itu, Norida juga tercatat menerima bantuan BLT Kesra pada November 2025. Saat klarifikasi ini disampaikan, Badi diketahui sedang berada di Pulau Jawa dalam rangka pengantaran barang ekspedisi.

Pemprov NTB menegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial dan sebagian pemberitaan luar negeri telah membentuk persepsi seolah-olah Norida sepenuhnya ditinggalkan tanpa perlindungan negara selama 18 tahun. Padahal, berdasarkan data lapangan, Norida hidup bersama keluarga suami, memiliki akses pekerjaan pascaperceraian, menerima bantuan sosial, serta difasilitasi proses kepulangan ke Malaysia.

“Kami menghormati sisi kemanusiaan dalam kasus ini. Namun kami juga berkewajiban meluruskan fakta agar opini publik tidak berkembang berdasarkan asumsi. Fakta lapangan menunjukkan keluarga ini berpindah-pindah antara Malaysia, Lombok, dan Sumatera, serta anak-anaknya tetap mendapatkan akses pendidikan,” ujar Aka.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk melindungi setiap warga dan pendatang sesuai ketentuan hukum, sekaligus mengimbau publik dan media agar menyajikan informasi secara objektif dan berimbang, sehingga tidak menimbulkan stigma negatif terhadap daerah maupun masyarakat NTB.(AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 17 Feb 2026 20:46:54 +0800 amr
Pengukuhan Pengurus BKMT Moyo Hilir 2026&2031, Wakil Bupati Sumbawa Ajak Perempuan Muslimah Jaga Moral Generasi https://amarmedia.co.id/pengukuhan-pengurus-bkmt-moyo-hilir-2026-2031-wakil-bupati-sumbawa-ajak-perempuan-muslimah-jaga-moral-generasi https://amarmedia.co.id/pengukuhan-pengurus-bkmt-moyo-hilir-2026-2031-wakil-bupati-sumbawa-ajak-perempuan-muslimah-jaga-moral-generasi Pengukuhan Pengurus BKMT Moyo Hilir 2026-2031, Wakil Bupati Sumbawa Ajak Perempuan Muslimah Jaga Moral Generasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 16 FEBRUARI 2026 – Gedung Dea Guru PGRI Kabupaten Sumbawa menjadi saksi dimulainya era baru perjuangan dakwah dan sosial kemasyarakatan di wilayah Moyo Hilir. Dalam suasana khidmat, jajaran Pengurus Cabang Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Moyo Hilir periode 2026–2031 resmi dilantik, menandai komitmen lima tahun ke depan untuk memperkuat akidah dan pemberdayaan umat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua BKMT Kabupaten Sumbawa Dra. Hj. Suryani Sofyan, Ketua MUI Kecamatan Moyo Hilir, para Kepala Desa se Kecamatan Moyo Hilir serta tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi keagamaan setempat.

Ketua BKMT Moyo Hilir terpilih, Andi Rusdiana, S.Sos.I., M.Pd.I., dalam sambutan perdananya menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, BKMT tidak hanya akan berfokus pada kegiatan rutin Majelis Taklim seperti bersholawat.

"Fokus kami ke depan mencakup pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, hingga kegiatan sosial ekonomi. Kami ingin kehadiran BKMT memberikan nilai positif bagi perkembangan akidah dan ruang lingkup kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Tentu, ini membutuhkan tekad bulat dan kebersamaan dari seluruh pengurus," ujar Andi Rusdiana.

Sementara itu Ketua BKMT Kabupaten Sumbawa, Dra. Suryani Sofyan, mengingatkan bahwa tantangan di era sekarang semakin kompleks. Ia menyoroti tingginya angka pernikahan usia dini di NTB, bahaya narkoba, pornografi, hingga judi online yang kian merambah desa-desa.

"Melalui 10 'Permata' (Persatuan Majelis Taklim) desa di Moyo Hilir, kita harus bersinergi dalam dakwah. BKMT harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman bahaya stunting mental akibat pergaulan bebas dan zat adiktif. Kita fokus pada aksi nyata meningkatkan ketahanan ekonomi dan keimanan keluarga," tegas pensiunan Kementerian Agama tersebut.

Keprihatinan Wakil Bupati: Titipkan Generasi pada Ibu-Ibu BKMT

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus pesan "darurat" terkait kondisi sosial saat ini. Ia menyinggung fenomena pengeroyokan remaja dan meningkatnya kasus HIV yang sangat memprihatinkan.

"Pemerintah daerah menangis melihat kondisi generasi muda kita sekarang. Banyak anak sekolah yang sudah terpengaruh miras dan nongkrong di jembatan hingga larut malam. Kami tidak bisa bekerja sendiri," ungkap Wabup Ansori dengan nada emosional.

Wabup juga menyoroti dilema dunia pendidikan, di mana guru sering kali ragu mendisiplinkan siswa karena takut dilaporkan ke jalur hukum. Oleh karena itu, ia menitipkan kendali moral sepenuhnya kepada peran ibu di rumah.

"Kuncinya ada pada ibu-ibu. BKMT adalah wadah wanita muslimah untuk menjaga moral generasi. Kami ingin berkolaborasi dengan BKMT untuk menumbuhkan gerakan moral, mencegah anak-anak terjerumus narkoba melalui kontrol orang tua yang kuat," pungkasnya.

Acara yang berlangsung tertib dan hikmat layaknya pelantikan formal kenegaraan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa, Ahmad Yani, yang memfasilitasi lokasi kegiatan. Pemerintah berharap, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni "kumpul-kumpul", melainkan awal dari gerakan terstruktur untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang Maju Unggul dan sejahtera serta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur. (AM)

]]>
Mon, 16 Feb 2026 19:45:50 +0800 amr
Jaga Dompet Rakyat Jelang Ramadhan, Wabup Ansori Buka Gerakan Pangan Murah di Lapangan Pahlawan https://amarmedia.co.id/jaga-dompet-rakyat-jelang-ramadhan-wabup-ansori-buka-gerakan-pangan-murah-di-lapangan-pahlawan https://amarmedia.co.id/jaga-dompet-rakyat-jelang-ramadhan-wabup-ansori-buka-gerakan-pangan-murah-di-lapangan-pahlawan Jaga Dompet Rakyat Jelang Ramadhan, Wabup Ansori Buka Gerakan Pangan Murah di Lapangan Pahlawan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 13 Februari 2026 – Suasana di Lapangan Pahlawan (Taman Serunai) tampak lebih ramai dari biasanya pada Jumat pagi. Ratusan warga mulai memadati tenda-tenda berisi bahan pokok. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut—sebuah langkah nyata pemerintah daerah untuk memastikan dapur warga tetap "ngebul" menjelang bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Perum Bulog, serta Baznas Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menekankan bahwa GPM bukan sekadar seremoni, melainkan tameng bagi masyarakat terhadap potensi kenaikan harga (inflasi) yang sering terjadi saat permintaan pangan melonjak di Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

"Menjelang Ramadhan, kebutuhan bahan pokok pasti meningkat. Gerakan Pangan Murah ini sangat penting untuk menekan inflasi agar harga tetap terjangkau dan tidak terjadi kelangkaan barang di tengah masyarakat," tegas Haji Ansori.

Dirinya juga mengapresiasi peran aktif kaum perempuan, khususnya GOW Kabupaten Sumbawa, yang terlibat langsung dalam koordinasi teknis. Menurutnya, peran ibu-ibu sangat krusial dalam memahami dinamika kebutuhan rumah tangga dan stabilitas ekonomi keluarga.

Kabar baiknya, GPM tidak hanya terpusat di Lapangan Pahlawan saja. Untuk memastikan asas keadilan dan jangkauan yang lebih luas, kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa lokasi strategis lainnya di Kota Sumbawa Besar, termasuk di Taman Sabalong Samalewa (Simpang Bingung) mulai tanggal 13 hingga 25 Februari 2026.

Bahan pokok yang tersedia dengan harga subsidi/terjangkau antara lain:

Beras (stok dari Perum Bulog),Minyak Goreng, Telur Ayam,Gula Pasir, Daging dan Sayur-mayur segar

Sinergi Lintas Sektor

Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori sebelumnya, memgatakan bahwa keterlibatan GOW adalah bentuk tanggung jawab moral untuk meringankan beban ekonomi keluarga, terutama kelompok kurang mampu.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kapolres Sumbawa,AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP Kepala BPS, Yudi Wahyudin, SST, M.Si hingga jajaran pimpinan OPD terkait. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif untuk mengawal distribusi pangan yang jujur dan tepat sasaran.

Acara ditutup dengan pemantauan langsung oleh Wakil Bupati ke lapak-lapak pedagang, memastikan bahwa stok yang tersedia mencukupi kebutuhan warga yang sangat antusias mengantre sejak pagi. (AM)

]]>
Mon, 16 Feb 2026 06:36:05 +0800 amr
Wabup Ansori Hadiri Pelantikan DPC APJATI Sumbawa 2026–2031, Dorong Kolaborasi Nyata untuk Kesejahteraan Pekerja Migran https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-hadiri-pelantikan-dpc-apjati-sumbawa-20262031-dorong-kolaborasi-nyata-untuk-kesejahteraan-pekerja-migran https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-hadiri-pelantikan-dpc-apjati-sumbawa-20262031-dorong-kolaborasi-nyata-untuk-kesejahteraan-pekerja-migran Wabup Ansori Hadiri Pelantikan DPC APJATI Sumbawa 2026–2031, Dorong Kolaborasi Nyata untuk Kesejahteraan Pekerja Migran

Sumbawa, Amarmedia.co.id 16 Februari 2026 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031 yang digelar di Aula Hotel Sernu Raya Sumbawa, Minggu (15/02/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD APJATI Prov. NTB dan ditandai dengan penyerahan pataka kepada Ketua DPC APJATI Kabupaten Sumbawa yang baru. Turut hadir jajaran pengurus DPD APJATI NTB, kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus yang dilantik.

Ketua DPC APJATI Kabupaten Sumbawa periode 2026–2031, H. Abdul Ghafur, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dan berharap kepengurusan baru dapat memperkuat silaturahmi serta kerja sama lintas sektor. Senada dengan itu, Ketua DPD APJATI NTB, H. Edy Sofyani, ST, mendorong peningkatan koordinasi antarwilayah di Pulau Sumbawa agar proses penempatan tenaga kerja semakin efektif dan profesional, termasuk melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan pengembangan pelatihan keterampilan serta bahasa asing seperti bahasa Jepang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori menegaskan bahwa APJATI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan ketenagakerjaan. Ia menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan periode ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penempatan pekerja migran yang dikelola secara baik akan membuka peluang kerja sekaligus memberikan dampak ekonomi melalui remitansi bagi keluarga di daerah, bahkan mendorong tumbuhnya usaha baru saat para pekerja kembali ke tanah air. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi jika terjadi persoalan di luar negeri, agar perlindungan bagi pekerja dapat berjalan optimal.

Lebih lanjut, Wabup Ansori mendorong agar penempatan tenaga kerja ke luar negeri diiringi peningkatan keterampilan dan kompetensi khusus. Tenaga kerja yang memiliki kemampuan mumpuni diyakini akan lebih mampu bersaing dan membawa nama baik daerah. 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja secara profesional, berintegritas, dan terus memperkuat kolaborasi demi terwujudnya tenaga kerja yang sejahtera dan terlindungi.(AM/IP/ADR-Prokopim)

]]>
Mon, 16 Feb 2026 06:25:28 +0800 amr
Pecah! Ribuan Pasang Mata Saksi Kebangkitan Industri "Sportainment" di GOR Mampis Rungan, Bupati Sumbawa Resmi Buka Eternal Fight Show https://amarmedia.co.id/pecah-ribuan-pasang-mata-saksi-kebangkitan-industri-sportainment-di-gor-mampis-rungan-bupati-sumbawa-resmi-buka-eternal-fight-show https://amarmedia.co.id/pecah-ribuan-pasang-mata-saksi-kebangkitan-industri-sportainment-di-gor-mampis-rungan-bupati-sumbawa-resmi-buka-eternal-fight-show Pecah! Ribuan Pasang Mata Saksi Kebangkitan Industri "Sportainment" di GOR Mampis Rungan, Bupati Sumbawa Resmi Buka Eternal Fight Show

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  14 Februari 2026 – GOR Mampis Rungan menjadi saksi sejarah baru dalam dunia olahraga dan hiburan di Kabupaten Sumbawa. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati arena untuk menyaksikan Eternal Fight Show Vol. 2: Sumbawa Series, sebuah ajang yang menandai babak baru kolaborasi antara prestasi olahraga dan industri ekonomi kreatif di Tanah Samawa.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa diwakili Staf Ahli Bupati Sumbawa Agus Mustamin S.Sos M.Si, yang menegaskan dukungan penuh terhadap transformasi olahraga menjadi ekosistem yang bernilai ekonomi tinggi.

Hadir Ketua Umum KONI Sumbawa Abdul Rafiq SH.MSi, Anggota DPRD kabupaten Sumbawa Sri Wahyuni,H Zohran SH dan Polres Sumbawa bersama Kejari Sumbawa 

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Eternal Fight Show bukan sekadar pertunjukan adu ketangkasan fisik. Lebih dari itu, ajang ini adalah refleksi dinamika olahraga modern yang terintegrasi dengan industri hiburan dan promosi daerah.

"Kegiatan hari ini bukan hanya aktivitas fisik semata, tetapi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan industri hiburan. Ketika olahraga dikelola secara profesional, ia menciptakan ruang baru bagi atlet untuk berkembang, pelaku UMKM untuk tumbuh, dan sektor jasa ikut hidup. Ini adalah rantai nilai yang nyata bagi daerah kita," ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pengendalian diri dan etika bagi para atlet. Beliau mengingatkan bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada pukulan, melainkan pada disiplin dan rasa hormat terhadap lawan.

Sejalan dengan visi pembangunan daerah, Iwan Kurniawan, ST selaku Pembina Olahraga, mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam membina atlet lokal. Menurutnya, olahraga adalah instrumen terbaik dalam membangun karakter pemuda yang tangguh dan sportif.

"Kita sedang melihat proses pembinaan. Olahraga bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang disiplin melawan tekanan dan mengalahkan diri sendiri. Kami sangat mengapresiasi event yang konsisten membina atlet lokal ini untuk menjadi juara di tingkat nasional hingga internasional," tutur Iwan Kurniawan sebelum prosesi pembukaan.

Putra Daerah Membangun Industri "Sportainment"

Sultan, selaku promotor acara yang juga putra asli Sumbawa, menyampaikan pesan emosional tentang dedikasinya untuk daerah. Ia berkomitmen membawa nuansa baru bagi Sumbawa dengan memadukan unsur adat dalam setiap pagelaran kelas dunia.

"Saya ingin mengabdi dan membawa nuansa baru. Kita buka dengan adat Sumbawa untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Sumbawa itu hebat. Kami ingin membangun industri olahraga (sport industry) di sini dan memberikan panggung bagi talenta lokal," tegas Sultan.

Dukungan juga datang dari Promotor Garuda, yang mengumumkan bahwa Sumbawa terpilih sebagai titik pertama Roadshow yang akan dilaksanakan pada Maret mendatang. Sebagai bentuk apresiasi nyata, promotor menyiapkan bonus pelatihan sebesar 100 USD bagi atlet dengan performa terbaik untuk memacu semangat juang di atas ring.

Dengan mengucapkan"Bismillahirrohmanirrohim", kegiatan Eternal Fight Show Vol. 2 secara resmi dibuka. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap event ini menjadi barometer baru bagi penyelenggaraan acara olahraga yang profesional, tertib, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat yang hadir pun tidak hanya disuguhi pertandingan yang sengit, tetapi juga beragam hiburan serta door prize*menarik dari sponsor lokal seperti D’luk Samawa Hotel, menambah kemeriahan malam Minggu di Sumbawa Besar.(AM)

]]>
Sat, 14 Feb 2026 21:25:05 +0800 amr
Merajut Sinergi Demi Hutan Sumbawa: Kolaborasi Multipihak Perkuat Program Sumbawa Hijau Lestari https://amarmedia.co.id/merajut-sinergi-demi-hutan-sumbawa-kolaborasi-multipihak-perkuat-program-sumbawa-hijau-lestari https://amarmedia.co.id/merajut-sinergi-demi-hutan-sumbawa-kolaborasi-multipihak-perkuat-program-sumbawa-hijau-lestari Merajut Sinergi Demi Hutan Sumbawa: Kolaborasi Multipihak Perkuat Program Sumbawa Hijau Lestari

Jakarta, Amarmedia.co.id - 13 Februari 2026.Komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis kelestarian lingkungan di Kabupaten Sumbawa semakin diperkuat melalui pertemuan strategis antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan sejumlah mitra nasional maupun internasional dalam rangka mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M Berlian Rayes, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa Dr Dedy Heriwibowo, bersama Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Julmansyah. Turut hadir mendampingi, Direktur Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Dr. Tri Joko Heryanto, Direktur The Asia Foundation Franz Siahaan beserta tim, Akademisi Universitas Mataram Dr. Andi Khairil Ikhsan, Direktur KONSEPSI Dr. M. Taqiyuddin, serta Tim Ford Foundation.

Dalam forum diskusi yang berlangsung dinamis dan konstruktif tersebut, Direktur Julmansyah menegaskan bahwa diperlukan sinergi yang lebih kuat untuk mempercepat upaya penyelamatan dan rehabilitasi hutan serta lahan yang telah diinisiasi dan dimasifkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Sumbawa.

“Upaya yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Sumbawa merupakan fondasi penting. Ke depan, sinergi program dan dukungan multipihak menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan rehabilitasi hutan dan penguatan tata kelola tenurial,” ujar Julmansyah.

Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Program Sumbawa Hijau Lestari bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi merupakan strategi pembangunan daerah yang menyatukan aspek ekologi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Rehabilitasi hutan, penguatan perhutanan sosial, serta penyelesaian konflik tenurial menjadi bagian integral dalam menjaga daya dukung lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Para peserta diskusi menunjukkan antusiasme tinggi dan menyampaikan berbagai peluang dukungan, baik dalam bentuk program teknis, pendampingan kelembagaan, penguatan kapasitas, hingga akses pendanaan melalui berbagai skema kehutanan dan pembiayaan lingkungan yang relevan. Skema pendanaan dari BPDLH, dukungan teknis dari lembaga mitra, serta penguatan riset dan advokasi kebijakan menjadi bagian dari opsi kolaborasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.

Hasil pertemuan ini menghasilkan kesepahaman awal mengenai pola kolaborasi multipihak yang akan ditindaklanjuti secara operasional di Kabupaten Sumbawa. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi hutan dan lahan kritis, memperkuat pengakuan hutan adat dan perhutanan sosial, serta membangun model tata kelola lingkungan yang inklusif dan berkeadilan.

Menanggapin inisiasi ini, Dr. Tri Joko Direktur BPDLH memberikan dukungan dengan menjelaskan windows yang ada di BPDLH. Hal yang sama juga disampaikan oleh The Asia Foundation, lembaga filantropi ini akan membantu bersama KONSESPI NTB dan Bappeda Sumbawa agar ada beberapa pilot Project dan memastikan Sumbawa Hijau Lestari terimplementasi. 

Menurut Julmansyah, kami berupaya merajut parapihak ada agar pembiayaan non APBN di saat efesiensi dan ruang fiskal terbatas. Bahkan kata Julmansyah beberapa lembaga filantropi lain juga akan ikut dalam konsorsium Sumbawa Hijau Lestari ini. 

Balai Perhutanan Sosial Denpasar sebagai UPT Kementerian Kehutanan juga akan berkontribusi seluasnya kurang lebih 500 Ha program Fasilitasi Agroforestry Pangan dan Energi (FAPE) Perhutanan Sosial. 

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M Berlian Rayes, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Direktur Julmansyah dalam menggalang dukungan para pihak untuk mendukung semangat dan langkah bupati Sumbawa yang telah ditunjukan secara masif di lapangan. DPRD Sumbawa akan mendukung langkah-langkah yang ditempuh Bupati Sumbawa dalam mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari.

Kepala Bapperida, Dedy Heriwibowo akan mengagendakan tindak-lanjut pertemuan ini untuk mengkonsolidasikan berbagai gerakan bersam tersebut dengan melibatkan pemerintah, legislatif, lembaga pendanaan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta elemen komunitas masyarakat dalam menjaga warisan ekologis Sumbawa bagi generasi mendatang melalui kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan sesuai visi Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju dan sejahtera. (AM)

]]>
Sat, 14 Feb 2026 14:37:33 +0800 amr
Pos Damkar Lunyuk Resmi Beroperasi, Camat Anhuyas: "Ini Garda Kemanusiaan, Bukan Sekadar Pemadam Api" https://amarmedia.co.id/pos-damkar-lunyuk-resmi-beroperasi-camat-anhuyas-ini-garda-kemanusiaan-bukan-sekadar-pemadam-api https://amarmedia.co.id/pos-damkar-lunyuk-resmi-beroperasi-camat-anhuyas-ini-garda-kemanusiaan-bukan-sekadar-pemadam-api Pos Damkar Lunyuk Resmi Beroperasi, Camat Anhuyas: "Ini Garda Kemanusiaan, Bukan Sekadar Pemadam Api"

Sumbawa.Lunyuk.Amarmedia.co.id – Keinginan masyarakat Kecamatan Lunyuk untuk memiliki layanan darurat yang cepat dan dekat akhirnya terwujud. Camat Lunyuk,Anhuyas, S.STP., M.Si. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas peresmian Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Zona Lunyuk yang mulai beroperasi.

Camat Anhuyas menegaskan bahwa kehadiran pos ini adalah jawaban atas kekhawatiran warga terkait jarak tempuh layanan darurat selama ini. Dengan adanya armada fire truck berkapasitas 4.000 liter di wilayah sendiri, standar operasional prosedur (SOP) waktu tanggap di bawah 15 menit kini dapat dipenuhi.

"Warga sangat senang luar biasa. Mereka merasa tenang karena kini Damkar hadir langsung di wilayah kami. Ini bukan hanya soal memadamkan api saat kebakaran, tapi juga pos penyelamatan. Mulai dari evakuasi ular yang masuk ke rumah warga hingga bantuan darurat lainnya, semua bisa dilayani di sini," ujar Camat Anhuyas dalam sambutannya.

Meski menyambut baik operasional pos tersebut, Camat Anhuyas memberikan catatan strategis demi optimalnya pelayanan ke depan. Saat ini, Pos Damkar Lunyuk diperkuat oleh 14 personel yang terbagi dalam tiga shift piket.

"Secara teknis, jumlah 14 personel ini belum ideal. Kami berharap Pemerintah Kabupaten bisa menambah personel hingga mencapai angka ideal 18 sampai 20 orang, agar setiap shift bisa diisi minimal 5 petugas secara maksimal," jelasnya.

Selain masalah personel, Camat juga menyoroti kondisi fisik bangunan pos yang saat ini ditempati. Meski sudah layak, ia mengusulkan adanya rehabilitasi bangunan dan pagar dengan estimasi anggaran Rp50-70 juta. Hal ini mendesak dilakukan terutama untuk perbaikan plafon dan atap agar ruang Pesanggrahan (kamar petugas) dapat ditempati dengan nyaman oleh personel yang berjaga 24 jam.

 Pesan Bupati: Keselamatan Adalah Investasi

Peresmian ini oleh Kadis Damkartan,H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si mewakili Bupati Sumbawa dihadiri Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang dalam sambutannya, menekankan bahwa waktu respons adalah segalanya dalam musibah kebakaran.

"Selisih 5 sampai 10 menit menentukan apakah hanya satu rumah yang terbakar atau menjadi musibah satu kampung. Dengan pos ini, warga Lunyuk tidak lagi berada di ujung antrean pelayanan darurat," tegas Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Di akhir acara yang ditandai dengan penyerahan nozel secara simbolis kepada Danpos Damkar Lunyuk, Camat Anhuyas mengajak seluruh kepala desa dan tokoh masyarakat yang hadir untuk menjaga fasilitas tersebut.

"Pos ini adalah milik kita bersama. Jadikan ini pusat edukasi agar masyarakat lebih waspada terhadap bahaya kebakaran sejak dari rumah masing-masing. Mari kita jaga dan dukung para petugas kita yang bekerja siang malam demi keselamatan rakyat," pungkas Camat. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 12:39:38 +0800 amr
Perkuat Layanan di Wilayah Selatan, Bupati Sumbawa Resmikan Pos Damkar Zona Lunyuk https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-di-wilayah-selatan-bupati-sumbawa-resmikan-pos-damkar-zona-lunyuk https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-di-wilayah-selatan-bupati-sumbawa-resmikan-pos-damkar-zona-lunyuk Perkuat Layanan di Wilayah Selatan, Bupati Sumbawa Resmikan Pos Damkar Zona Lunyuk

Sumbawa.Lunyuk.Amarmedia.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan keselamatan warga dan mempercepat response time darurat kembali diwujudkan. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka dan mengoperasikan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Zona Kecamatan Lunyuk, pada hari Rabu 12 Februari 2026.

Sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, menekankan bahwa kehadiran pos ini adalah jawaban atas tantangan geografis wilayah selatan Sumbawa yang memiliki jarak antar-desa cukup berjauh.

Dalam arahannya, Bupati menggarisbawahi pentingnya menekan waktu tanggap (response time) di bawah 15 menit. Belajar dari pengalaman di Zona Empang, keberadaan pos strategis terbukti efektif meminimalisir luas kebakaran dan risiko korban jiwa.

"Selisih 5 sampai 10 menit sangat menentukan apakah api hanya menghanguskan satu rumah atau menjalar menjadi musibah satu kampung. Dengan adanya pos di Lunyuk, kita ingin memastikan warga tidak lagi berada di ujung antrean pelayanan darurat," tegas Bupati dalam sambutannya.

Selain penanganan kebakaran, Pos Damkar Lunyuk juga berfungsi sebagai garda kemanusiaan untuk layanan non-kebakaran, seperti evakuasi kecelakaan, penanganan pohon tumbang, hingga evakuasi hewan berbahaya.

Usai peresmian, Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, menjelaskan secara mendetail kesiapan operasional pos baru tersebut.

Armada satu unit fire truck terbaru dengan kapasitas tangki 4.000 liter. Sebanyak 14 personel disiagakan yang terbagi dalam tiga shift (1 Komandan Peleton, 3 Komandan Regu, dan 10 anggota).Sembilan di antaranya merupakan personel P3K yang berdomisili asli di Kecamatan Lunyuk untuk memudahkan koordinasi lapangan.

"Nomor kontak pos dan seluruh komandan regu sudah kami sebar melalui spanduk di titik-titik strategis. Kami meminta masyarakat tidak ragu melapor jika terjadi keadaan darurat," ujar Haji Sahabuddin.

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumbawa, Sekda, anggota DPRD Dapil 3, para kepala OPD, serta unsur Forkopimcam Lunyuk. Acara ditandai secara simbolis dengan penyerahan nozzle (pipa pemancar air) oleh Bupati kepada Komandan Pos Damkar Lunyuk.

Ke depan, Dinas Damkartan berharap dapat terus memperluas jangkauan dengan membentuk pos serupa di wilayah Lape, Lantung, dan Moyo Hulu, bergantung pada ketersediaan anggaran daerah.

"Jaga pos ini seperti milik sendiri. Ingat, dalam urusan keselamatan, menunda laporan berarti mempertaruhkan segalanya," tutup pesan Bupati disambut hangat oleh tamu undangan. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 09:01:34 +0800 amr
Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Ingin Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik https://amarmedia.co.id/pengukuhan-kepala-bpkp-ntb-gubernur-ingin-tata-kelola-pemerintahan-semakin-baik https://amarmedia.co.id/pengukuhan-kepala-bpkp-ntb-gubernur-ingin-tata-kelola-pemerintahan-semakin-baik Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Ingin Tata Kelola Pemerintahan Semakin Baik

Mataram, Amarmedia.co.id - 10 Februari 2026 - Peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sangat krusial dalam melakukan pengawasan, pendampingan dan memberikan pengetahuan tentang tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu dikatakan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr L Muhamad Iqbal saat pengukuhan Kepala BPKP Perwakilan NTB, Adrian Puspawijaya, di Pendopo Gubernur, Selasa (10/02/2026). 

"Saya yakin teman teman di provinsi dan kabupaten kota sudah capek dengan tata kelola pemerintahan yang tidak baik. Alih alih dapat promosi dan jabatan tapi dihantui musibah sampai pensiun", tegas Gubernur. 

Untuk itu, Gubernur dengan tegas pula tengah melakukan pembenahan sistem yang sedang berjalan di awal pemerintahannya. 

Dirinya mengatakan, sejak setahun lalu, Pemprov telah mengajukan permohon pemeriksaan tujuan khusus terkait beberapa temuan masalah dalam sistem pemerintahan. 

"Samasekali bukan bermaksud mencari siapa yang salah namun bertujuan untuk memperbaiki sistem dan melakukan pemetaan dalam upaya pembenahan sistem untuk mengetahui apa dan dimana masalahnya", tegasnya lagi. 

Dirinya juga menegaskan bahwa pembenahan yang dilakukan di awal pemerintahannya adalah kebijakan tak populer namun dinilai penting agar tata kelolanya semakin baik yang dapat mendukung jalannya pemerintahan seperti pemeriksaan di Bank NTB, Dikbud, Bappenda dan rumah sakit beberapa waktu lalu. 

Gubernur berharap, kemitraan pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota dengan BPKP dalam membangun tata kelola yang baik dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program program pemerintah. 

Acara pengukuhan dihadiri pula oleh para Bupati, Wakil Bupati dan Walikota serta pejabat BPKP dan para kepala OPD Pemprov NTB. (jmy/her/kominfotikntb)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 23:36:56 +0800 amr
Dobrak Keterisolasian Selatan, Bupati H. Jarot Launching Proyek Preservasi Jalan Batu Dulang&Tepal https://amarmedia.co.id/dobrak-keterisolasian-selatan-bupati-h-jarot-launching-proyek-preservasi-jalan-batu-dulang-tepal https://amarmedia.co.id/dobrak-keterisolasian-selatan-bupati-h-jarot-launching-proyek-preservasi-jalan-batu-dulang-tepal Dobrak Keterisolasian Selatan, Bupati H. Jarot Launching Proyek Preservasi Jalan Batu Dulang-Tepal 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Akses transportasi di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa kini memasuki babak baru. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi meluncurkan (launching) pelaksanaan preservasi jalan ruas Batu Dulang-Tepal di titik alih trase Brang Tereng, Selasa (10/2/2026).

Hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH bersama Anggota H Zohran SH. Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbawa  Asisten 1 dan 2 Sekretariat Daerah bersama kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum syukuran atas dimulainya konstruksi lanjutan yang akan menyambungkan konektivitas masyarakat di wilayah pegunungan Batulanteh.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari paket besar tiga ruas strategis, yakni Batu Dulang – Tepal,Tepal – Batu Rotok, Lenangguar – Teladan.

Total anggaran yang dikucurkan untuk menuntaskan ketiga ruas di wilayah selatan ini diproyeksikan mencapai Rp385 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBN melalui skema multiyears (tahun jamak).

"Skema ini kami pilih secara sengaja agar pembangunan dilakukan menyeluruh dan berkualitas tinggi. Kita tidak ingin sekadar perbaikan sementara, tapi hasil yang berkelanjutan," tegas Bupati.

Ada fakta menarik di balik terealisasinya proyek ini. Bupati membeberkan bahwa ketiga ruas jalan tersebut sempat beberapa kali tercoret dari daftar prioritas pemerintah pusat. Namun, melalui lobi intensif dan diplomasi yang kuat, Pemkab Sumbawa berhasil mengamankan anggaran tersebut.

"Sumbawa menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi NTB yang berhasil memperoleh program Inpres Jalan Daerah (IJD) ini. Ini adalah buah dari ikhtiar kita bersama," jelasnya.

Dari total 27 kilometer ruas Batu Dulang-Tepal, sepanjang 20,5 kilometer telah tertangani sebelumnya. Pada tahap ini, pembangunan akan menyelesaikan sisa 8,1 kilometer, termasuk pengalihan jalur (alih trase) Brang Tereng sepanjang 700 meter untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara.

Pembangunan jalan sepanjang 93 kilometer yang menghubungkan Batu Dulang hingga Batu Rotok ini diharapkan menjadi urat nadi ekonomi baru. Selain menurunkan biaya logistik bagi petani, infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung kawasan Batulanteh sebagai destinasi agrowisata.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah NTB, Rikson, ST., MT., menekankan pentingnya dukungan masyarakat, terutama dalam penyelesaian urusan lahan agar pekerjaan tidak terhambat.

"Ruas ini adalah penunjang utama ekonomi, apalagi Kecamatan Batulanteh adalah sentra kopi terbaik di Sumbawa. Kami berharap dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat agar proses tender dan pelaksanaan ruas selanjutnya bisa segera tuntas," ujar Rikson. (AM)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 18:40:01 +0800 amr
Gandeng Plan International, TP PKK Sumbawa Ajak Anak Muda dan Disabilitas Rancang Strategi Adaptasi Iklim https://amarmedia.co.id/gandeng-plan-international-tp-pkk-sumbawa-ajak-anak-muda-dan-disabilitas-rancang-strategi-adaptasi-iklim https://amarmedia.co.id/gandeng-plan-international-tp-pkk-sumbawa-ajak-anak-muda-dan-disabilitas-rancang-strategi-adaptasi-iklim Gandeng Plan International, TP PKK Sumbawa Ajak Anak Muda dan Disabilitas Rancang Strategi Adaptasi Iklim

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, buka Lokakarya Strategi Adaptasi Perubahan Iklim, di Aula PKK Kabupaten Sumbawa, Senin, (9/1/2026). Kegiatan ini diikuti sejumlah Organisasi masyarakat Kelompok Perempuan, Anak Muda, dan Disabilitas, Lokakarya ini merupakan kerjasama antara TP PKK Kabupaten Sumbawa bersama Yayasan Plan Internasional Indonesia.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., menyampaikan, Lokakarya ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah perubahan iklim. Sejalan dengan Progam Cerah yang digalakkan Plan Internasional Indonesia, Pemkab Sumbawa juga menggalakkan Program Sumbawa Hijau Lestari. Program ini merupakan upaya memperbaiki dan menjaga alam Sumbawa dengan penanaman pohon kembali. Sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan lahir strategi kampanye yang konkret dan aplikatif, serta terbentuknya jaringan kolaborasi yang kuat antara TP PKK, Plan International Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Sumbawa, Ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E menyampaikan Kegiatan ini dilaksanakan atas perjanjian kemitraan yang telah dilakukan antara Plan Internasional Indonesia dengan TP PKK Kabupaten Sumbawa dalam proyek yang bernama "CERAH" (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Berkelanjutan). Kegiatan ini sangat bermakna karena tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi membahas strategi dan aplikasi bagaimana cara yang tepat mengkampanyekan perubahan iklim agar dapat menggerakkan perubahan perilaku masyarakat, Jelasnya.

Lebih lanjut, Disampaikan, Perubahan iklim bukan cuma persoalan alam, tetapi juga persoalan bagaimana manusia memperlakukan lingkungan. Oleh karena itu, diharapkan perempuan, anak Muda, dan orang dengan disabilitas dapat memiliki andil dalam membangun strategi adaptasi Perubahan Iklim, Harapnya.

Project Coordinator Cerah NTB, Abdul Rohman menyampaikan kegiatan ini disasarkan untuk perempuan, anak muda dan disabilitas. Terget sasaran dipilih dikarenakan mereka termasuk salah satu kelompok yang rentan dalam menghadapi Perubahan iklim. Sehingga dengan mengajak kelompok perempuan, anak muda dan disabilitas membangun strategi adaptasi perubahan iklim ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap adaptasi perubahan lingkungan khususnya kelompok rentan ini, Tutupnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi tentang dasar-dasar perubahan iklim dan dampaknya di tingkat lokal, prinsip kampanye perubahan perilaku, strategi komunikasi yang inklusif, serta praktik penyusunan rencana kampanye adaptasi perubahan iklim. Peserta juga dilibatkan secara aktif dalam diskusi kelompok serta story telling untuk mengidentifikasi isu prioritas di wilayah masing-masing dan merancang pesan kampanye yang sesuai dengan konteks lokal. (AM)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 13:01:19 +0800 amr
Mentan Tetapkan NTB sebagai Sentra Bawang Putih, Gubernur Berkomitmen Jadikan NTB Pilar Ketahanan Pangan Nasional https://amarmedia.co.id/mentan-tetapkan-ntb-sebagai-sentra-bawang-putih-gubernur-berkomitmen-jadikan-ntb-pilar-ketahanan-pangan-nasional https://amarmedia.co.id/mentan-tetapkan-ntb-sebagai-sentra-bawang-putih-gubernur-berkomitmen-jadikan-ntb-pilar-ketahanan-pangan-nasional Mentan Tetapkan NTB sebagai Sentra Bawang Putih, Gubernur Tegaskan Komitmen Jadikan NTB Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Lombok Timur, Amarmedia.co.id - 9 Februari 2026 — Pemerintah Pusat mendorong Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pusat produksi bawang putih nasional guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Senin (9/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mentan didampingi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau sejumlah infrastruktur pendukung pertanian, antara lain lantai jemur bawang putih serta gudang benih milik UD. Bayanaka. Keduanya juga melakukan penanaman bawang putih bersama Kelompok Tani Pusuk Pujanta sebagai bentuk dukungan langsung kepada petani lokal.

Menteri Pertanian menyampaikan bahwa penetapan NTB sebagai sentra produksi bawang putih nasional didasarkan pada keunggulan geografis dan tingkat produktivitas kawasan Sembalun yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik secara signifikan.

Selain bawang putih, Mentan juga mendorong NTB berkembang menjadi pusat komoditas jagung nasional. Menurutnya, sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia NTB memiliki potensi besar untuk menopang kebutuhan pakan, baik untuk Pulau Jawa maupun pasar yang lebih luas.

“Bisa ya. Orangnya ramah, orangnya baik. Insya Allah pasti bisa. Dan insya Allah NTB mensuplai pakan ke Pulau Jawa. Bila perlu, negara lain,” ujar Amran.

Untuk menjaga stabilitas harga hasil panen, pemerintah menawarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi strategis menyerap produk pertanian langsung dari petani. Program ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga sekaligus menjaga pendapatan petani, terutama saat panen raya.

Mentan juga menekankan pentingnya penguatan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih aktif mendampingi petani serta menjadi teladan melalui kebun percontohan di wilayah tugas masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mentan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat NTB atas dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Ia menyebut target swasembada yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, berhasil direalisasikan hanya dalam satu tahun.

“Ini capaian spektakuler. Janji empat tahun kepada rakyat Indonesia, Alhamdulillah tercapai dalam satu tahun. Stok pangan juga tertinggi selama Indonesia merdeka. Karena itu, Bapak Presiden menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi NTB untuk mengawal penetapan tersebut secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan sektor pangan bukan sekadar target produksi, tetapi bagian dari strategi besar pembangunan daerah.

“Kami tidak ingin NTB hanya menjadi lokasi tanam, tetapi menjadi pusat ekosistem pangan. Mulai dari benih, produksi, pascapanen, hingga hilirisasi. Penetapan ini akan kami kawal dengan penguatan produksi, ketersediaan benih, dukungan pembiayaan petani, serta sinergi lintas sektor,” tegas Miq Iqbal.

Ia menambahkan, NTB siap mengambil peran strategis sebagai penyangga pangan nasional, khususnya untuk komoditas bawang putih dan jagung, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh petani.

“Target kami jelas: petani harus sejahtera, rantai pasok harus kuat, dan NTB menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Pemprov NTB optimistis pengembangan bawang putih dan jagung dapat berjalan terintegrasi, berkelanjutan, serta mampu memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. (AM/Aka/Diskominfotik)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 07:39:32 +0800 amr
Wabup H. Ansori Tinjau Korban Kebakaran di Batu Bulan : Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat https://amarmedia.co.id/wabup-h-ansori-tinjau-korban-kebakaran-di-batu-bulan-pastikan-penanganan-cepat-dan-tepat https://amarmedia.co.id/wabup-h-ansori-tinjau-korban-kebakaran-di-batu-bulan-pastikan-penanganan-cepat-dan-tepat Wabup H. Ansori Tinjau Korban Kebakaran di Batu Bulan : Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat

Sumbawa, Amarmedia.co.id -5 Februari 2026 — Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, meninjau lokasi kebakaran di Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, sekaligus menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan penanganan terpadu terhadap para korban.

Kebakaran terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 14.16 WITA, mengakibatkan satu unit rumah milik Didi Krishnadi di RT 002/RW 01 terbakar 100 persen beserta isinya, serta tiga rumah permanen terdampak milik Mansur, Siti Sarah, dan Khairuddin. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, tidak terdapat korban jiwa. Kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp500 juta, termasuk dua unit sepeda motor dan bahan klontong.

Dalam peninjauan pada Kamis (5/2/2026), Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Camat Moyo Hulu, Kepala Desa Batu Bulan, Kepala Dinas Pangan, serta perwakilan Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah juga mengarahkan agar pembangunan kembali rumah warga menggunakan atap genteng, bukan seng, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia terkait program gentengisasi, serta menekankan pentingnya keamanan instalasi listrik sesuai standar.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran berupa uang tunai, beras, air bersih, mie instan, paket sembako, telur, terpal, matras, dan selimut, guna mendukung proses pemulihan awal. (AM/IP/ADR – Prokopim)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 07:22:44 +0800 amr
Wabup H. Ansori Tutup Bimtek SiRUP 2026, Tekankan Perencanaan Anggaran yang Transparan dan Akuntabel https://amarmedia.co.id/wabup-h-ansori-tutup-bimtek-sirup-2026-tekankan-perencanaan-anggaran-yang-transparan-dan-akuntabel https://amarmedia.co.id/wabup-h-ansori-tutup-bimtek-sirup-2026-tekankan-perencanaan-anggaran-yang-transparan-dan-akuntabel Wabup H. Ansori Tutup Bimtek SiRUP 2026, Tekankan Perencanaan Anggaran yang Transparan dan Akuntabel

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  Februari 2026 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (09/02/2026).

Bimtek yang diinisiasi oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Sumbawa ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala OPD, camat, serta lurah se-Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pengadaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa selaku Ketua Pelaksana, Erma Hadi Suryani, ST., M.M.Inov, menyampaikan bahwa Bimtek telah dilaksanakan pada tanggal 2–5 Februari 2026 dan berjalan dengan baik. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari seluruh PPK dan Admin RUP dengan rincian 32 perangkat daerah, 24 kecamatan, 26 UPT Puskesmas, 9 bagian lingkup Setda, serta 9 kelurahan.

“Perkembangan penginputan RUP saat ini telah mencapai 73,6 persen. Kami berharap kerja sama seluruh OPD agar penginputan RUP dapat segera dituntaskan 100 persen,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Bimtek SiRUP bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan aksi nyata pembangunan Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.

“Perencanaan anggaran harus dituntaskan dengan sungguh-sungguh. Ini bukan hanya tanggung jawab internal pemerintah daerah, tetapi juga menjadi perhatian dan pemantauan Komisi Pemberantasan Korupsi. Satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Wabup.

Lebih lanjut, Wabup Ansori menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk memastikan seluruh proses perencanaan dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta dapat diakses oleh masyarakat. Menurutnya, keterbukaan tidak hanya berlaku pada pelaksanaan anggaran, tetapi juga sejak tahap perencanaan.

“Sekarang ini, gerak dan kerja perangkat daerah sangat mudah dilihat oleh masyarakat. Karena itu, saya berpesan khusus kepada pengguna anggaran, PPK, dan unsur perencanaan agar segera menuntaskan seluruh program kerja. Jika tidak tuntas, itu akan menjadi pertanyaan, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi aparat pengawas,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih serius, rapi, dan bertanggung jawab, karena perencanaan yang baik akan menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sumbawa.

“Dengan perencanaan yang tertib dan transparan, kita optimistis Sumbawa dapat terus bergerak menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(AMI/P/ADR-Prokopim)

]]>
Tue, 10 Feb 2026 07:18:23 +0800 amr
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H.Mohamad Ansori Mengucapkan Selamat HPN 2026 https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drs-hmohamad-ansori-mengucapkan-selamat-hpn-2026 https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drs-hmohamad-ansori-mengucapkan-selamat-hpn-2026 Mon, 09 Feb 2026 08:20:46 +0800 amr HPN 2026: Sekda Sumbawa Sebut Pers Pilar Vital Pengawal Transparansi dan Ekonomi Daerah https://amarmedia.co.id/hpn-2026-sekda-sumbawa-sebut-pers-pilar-vital-pengawal-transparansi-dan-ekonomi-daerah https://amarmedia.co.id/hpn-2026-sekda-sumbawa-sebut-pers-pilar-vital-pengawal-transparansi-dan-ekonomi-daerah HPN 2026: Sekda Sumbawa Sebut Pers Pilar Vital Pengawal Transparansi dan Ekonomi Daerah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, memberikan apresiasi tinggi terhadap adedikasi insan pers. Pria yang akrab disapa Doktor Budi ini menegaskan bahwa pers bukan sekadar penyampai berita, melainkan mitra strategis dalam menjaga roda pembangunan di Tanah Samawa tetap pada relnya.

Dalam penyampaiannya pagi ini,(9/2) Doktor Budi menekankan bahwa fungsi kontrol sosial yang dijalankan media massa adalah elemen kunci bagi pemerintahan yang sehat.

“Pers adalah pilar demokrasi yang sangat penting. Keberadaannya membantu menjaga keseimbangan informasi, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang kokoh antara kebijakan pemerintah dan ekspektasi masyarakat,” ujar Sekda.

Selaras dengan tema nasional tahun ini, Sekda mendorong seluruh wartawan di Sumbawa untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas. Menurutnya, informasi yang berkualitas adalah katalisator bagi stabilitas ekonomi dan sosial, nenghasilkan produk jurnalistik yang objektif dan berimbang, menjaga marwah profesi di tengah derasnya arus informasi digital dan mendorong narasi yang mendukung kedaulatan ekonomi lokal, termasuk penguatan sektor UMKM dan pariwisata Sumbawa.

Di era transformasi digital yang serba cepat, tantangan terbesar adalah disinformasi. Sekda mengajak insan pers untuk menjadi filter utama bagi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh insan pers untuk tetap menjaga etika jurnalistik dan menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks. Pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dan sinergi yang transparan. Dengan informasi yang akuntabel, berbagai program pembangunan—mulai dari infrastruktur hingga kesehatan diharapkan dapat tersosialisasi dengan utuh kepada publik.

Doktor Budi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para jurnalis yang telah bekerja keras menyajikan informasi edukatif bagi warga Sumbawa.

"Selamat Hari Pers Nasional 2026. Mari bersama-sama kita wujudkan Sumbawa yang lebih informatif, transparan, dan berdaya saing," pungkasnya. (AM/SR)

]]>
Mon, 09 Feb 2026 07:52:32 +0800 amr
Empang Diterjang Banjir Luapan, 1.143 KK Terdampak: BPBD Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan https://amarmedia.co.id/empang-diterjang-banjir-luapan-1143-kk-terdampak-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan https://amarmedia.co.id/empang-diterjang-banjir-luapan-1143-kk-terdampak-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan Empang Diterjang Banjir Luapan, 1.143 KK Terdampak: BPBD Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Sumbawa.Amarmedia.co.id— Intensitas hujan yang tinggi di wilayah timur Kabupaten Sumbawa memicu banjir luapan di Kecamatan Empang pada Sabtu (07/02/2026) sore. Banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter tersebut merendam permukiman warga serta memutus akses jalan raya, memaksa otoritas terkait segera melakukan tindakan darurat.

Respons Cepat BPBD Sumbawa

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat sejak menerima laporan pertama. Koordinasi intensif dengan pihak kecamatan dilakukan untuk memetakan sebaran dampak secara akurat.

"Tadi Malam, tim BPBD Kabupaten Sumbawa langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan dropping bantuan logistik awal sekaligus melakukan asesmen mendalam guna melengkapi data lapangan. Rencananya, bantuan logistik tambahan akan kami salurkan kembali besok pagi," tegas Nurhidayat dalam keterangannya.

Berdasarkan rilis resmi sementara BPBD Kabupaten Sumbawa hingga Sabtu pukul 22.00 WITA, tercatat sebanyak 1.143 Kepala Keluarga (KK) terdampak yang tersebar di delapan desa. Berikut adalah rincian desa terdampak: Desa Empang Bawah  350 KK, Desa Empang Atas  288 KK ,Desa Lamenta  125 KK ,Desa Pamanto  117 KK, Desa Gapit  91 KK , Desa Jotan Beru  65 KK , Desa Bunga Eja  58 KK, Desa Jotang  49 KK Total 1.143 KK

Sementara itu, dua desa di wilayah yang sama, yakni Desa Ongko dan Desa Boal, dilaporkan aman dan tidak terdampak oleh banjir kali ini.

BPBD Kabupaten Sumbawa mengimbau seluruh masyarakat di wilayah terdampak maupun wilayah rawan lainnya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan pantauan cuaca, potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, tim reaksi cepat (TRC) BPBD masih terus berada di lokasi untuk memantau penurunan debit air dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. (AM)

]]>
Sun, 08 Feb 2026 08:04:05 +0800 amr
Bupati Jarot: Proyek Hilirisasi Ayam 1,3 Triliun Resmi di Sumbawa, Jawaban Atas Perjuangan Panjang Rakyat Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-proyek-hilirisasi-ayam-13-triliun-resmi-di-sumbawa-jawaban-atas-perjuangan-panjang-rakyat-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-proyek-hilirisasi-ayam-13-triliun-resmi-di-sumbawa-jawaban-atas-perjuangan-panjang-rakyat-samawa Bupati Jarot: Proyek Hilirisasi Ayam 1,3 Triliun Resmi di Sumbawa, Jawaban Atas Perjuangan Panjang Rakyat Samawa

Sumbawa, Moyo Hilir.Amarmedia.co.id – Rasa haru dan sujud syukur mewarnai prosesi groundbreaking Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Jumat sore (06/02/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyebut momen ini sebagai titik balik sejarah bagi kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot tidak mampu menyembunyikan sisi emosionalnya. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran investasi senilai Rp1,3 Triliun ini adalah buah dari "pertempuran" diplomasi yang panjang dan penuh liku di tingkat nasional.

Bupati Jarot membeberkan bahwa proyek raksasa di bawah naungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ini sempat hampir terlempar dari daftar prioritas nasional.

"Jujur, saya sempat sangat gelisah. Ada fase di mana proyek ini hampir keluar dari daftar nasional. Namun, berkat doa masyarakat dan komunikasi tanpa henti dengan pemerintah pusat serta dukungan penuh Gubernur NTB, alhamdulillah Sumbawa tidak hanya masuk, tapi menjadi fase pertama dari enam proyek strategis di Indonesia. Ini adalah mukjizat bagi kami," ujar Bupati Jarot penuh syukur.

Bagi Bupati Jarot, proyek ini bukan sekadar tentang angka investasi, melainkan tentang keselamatan usaha para peternak lokal. Ia menekankan bahwa industrialisasi ini akan menciptakan ekosistem dari hulu ke hilir yang akan melindungi peternak dari permainan harga pasar.

"Dulu peternak kita menangis karena pakan mahal dan bibit (DOC) sulit didapat. Sekarang, pabrik pakan dan pembibitannya ada di depan mata kita. Ini akan menekan biaya produksi secara drastis," jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Jarot memaparkan dampak ekonomi yang luas (multiplier effect) Penyediaan Lapangan Kerja, Menyerap tenaga kerja lokal dalam skala besar, tersedia dukungan bagi kelompok masyarakat yang ingin mengelola DOC.

Demikian pula di sektor transportasi. Frekuensi penerbangan ke Sumbawa yang kini meningkat menjadi tiga kali sehari adalah bukti geliat ekonomi mulai terasa dnq produk peternak lokal akan menjadi pemasok utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional.

Menutup sambutannya, Bupati yang dikenal dekat dengan rakyat ini memberikan pesan kuat kepada seluruh warga Sumbawa untuk menjaga iklim investasi.

"Saya titip pesan kepada seluruh masyarakat, mari kita jaga kondusivitas. Jika ada yang mencoba merusak keamanan, kita hadapi bersama. Tugas kita adalah memastikan investor merasa aman, sehingga investasi yang ada bertahan dan investasi baru akan terus berdatangan demi kesejahteraan anak cucu kita di Sumbawa," pungkasnya.

Acara yang berlangsung serentak secara virtual di enam titik nasional ini turut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Anggota Komisi IV DPR RI H. Johan Rosihan, pimpinan DPRD, Zulfikar Demitry SH MH, Anggota DPRD Provinsi NTB H Salman Alfarizi SH Forkopimda, serta jajaran Direksi BUMN PT Berdikari.

Dari Pemda Sumbawa hadir Sekretaris Daerah Dr H.Budi Prasetyo,  Asisten 1,2 dan 3 Kepala Baparida,dan kepala Dinas terkait.(Am)

]]>
Sat, 07 Feb 2026 07:45:49 +0800 amr
Dandim Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo Siap Kawal Proyek Hilirisasi Ayam: Pastikan Keamanan Hingga Operasional https://amarmedia.co.id/dandim-sumbawa-letkol-kav-basofi-cahyowibowo-siap-kawal-proyek-hilirisasi-ayam-pastikan-keamanan-hingga-operasional https://amarmedia.co.id/dandim-sumbawa-letkol-kav-basofi-cahyowibowo-siap-kawal-proyek-hilirisasi-ayam-pastikan-keamanan-hingga-operasional Dandim Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo Siap Kawal Proyek Hilirisasi Ayam: Pastikan Keamanan Hingga Operasional

Sumbawa, Moyo Hilir.Amarmedia.co.id– Keamanan dan kondusivitas wilayah menjadi pilar utama dalam menyukseskan Proyek Strategis Nasional di Kabupaten Sumbawa. Komandan Kodim (Dandim) 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal penuh proses pembangunan industri ayam terintegrasi hingga benar-benar beroperasi di Desa Serading.

Hadir dalam acara groundbreaking pada Jumat (06/02/2026), Letkol Basofi menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan tidak ada kendala lapangan yang mengganggu jalannya investasi.

Dandim Letkol Basofi menilai bahwa kegiatan ini merupakan langkah yang sangat positif bagi masa depan Kabupaten Sumbawa. Sebagai perpanjangan tangan institusi keamanan di daerah, Kodim Sumbawa memberikan dukungan penuh (all-out) untuk menyukseskan program yang dicanangkan Presiden tersebut.

"Kami dari Kodim Sumbawa sangat mendukung dan siap mensukseskan proses pembangunannya. Ini adalah proyek strategis Presiden yang berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat. Tugas kami adalah memastikan proses ini berjalan lancar tanpa kendala," tegas Dandim.

Dukungan TNI tidak hanya berhenti pada seremoni peletakan batu pertama. Letkol Basofi menegaskan bahwa personelnya akan membantu dalam pengawasan dan pengawalan pembangunan fisik hingga industri ini siap beroperasi secara mandiri.

"Kami akan bantu dalam pengawasan dan pengawalan sampai selesai dan bisa berjalan operasional. Harapan kita, tidak ada kendala dalam proses pembangunan ini sehingga tujuan pemerintah pusat untuk menciptakan nilai tambah di daerah bisa berjalan dengan baik," tambahnya.

Dandim Basofi meyakini bahwa kehadiran hilirisasi industri peternakan ini akan membawa perubahan besar pada struktur ekonomi masyarakat sekitar. Salah satu dampak yang paling nyata adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi warga Sumbawa.

"Secara umum dampaknya akan sangat luas. Jika industri ini sudah berjalan, pasti akan meningkatkan lapangan pekerjaan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi di daerah pada umumnya. Ini adalah nilai tambah yang harus kita jaga bersama," ungkapnya.

Pernyataan Dandim ini sekaligus memperkuat komitmen Forkopimda Kabupaten Sumbawa untuk menciptakan iklim investasi yang sehat. Dengan jaminan keamanan dari TNI-Polri serta dukungan regulasi dari DPRD, Kabupaten Sumbawa kini siap bertransformasi menjadi pusat agribisnis unggulan di Nusa Tenggara Barat.

"Kami support penuh pemerintah daerah agar harapan masyarakat akan kesejahteraan melalui hilirisasi ini bisa terwujud," pungkas Letkol Kav Basofi Cahyowibowo. (AM)

]]>
Sat, 07 Feb 2026 07:24:29 +0800 amr
Sujud Syukur Bupati Jarot: Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Resmi di Sumbawa, Harapan Baru Bagi Peternak dan UMKM https://amarmedia.co.id/sujud-syukur-bupati-jarot-proyek-hilirisasi-ayam-terintegrasi-resmi-di-sumbawa-harapan-baru-bagi-peternak-dan-umkm https://amarmedia.co.id/sujud-syukur-bupati-jarot-proyek-hilirisasi-ayam-terintegrasi-resmi-di-sumbawa-harapan-baru-bagi-peternak-dan-umkm Sujud Syukur Bupati Jarot: Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Resmi di Sumbawa, Harapan Baru Bagi Peternak dan UMKM

Sumbawa, Moyo Hilir.amarmedia.co.id – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti prosesi groundbreaking pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Jumat (06/02/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, bahkan tak kuasa menahan rasa syukurnya atas dimulainya proyek strategis yang sempat menguras energi dan emosi ini.

Dalam sambutannya, Bupati  Haji Jarot mengungkapkan bahwa sebelum hari bersejarah ini tiba, dirinya sempat dilanda kegelisahan mendalam. Pasalnya, proyek raksasa ini sempat dikabarkan keluar dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Jujur, saya sempat gelisah luar biasa karena proyek ini sempat hampir lepas. Tapi alhamdulillah, berkat perjuangan banyak pihak yang penuh liku, kita berhasil masuk enam besar nasional dan Sumbawa masuk pada fase pertama. Saya sujud syukur, hari ini mimpi itu mulai menjadi nyata," ungkap Bupati dengan nada bergetar.

Ia memberikan apresiasi dan Terima kasih kepada Kementrian Pertanian bersama Danantara dan PT Berdikari  Prof Syahrul Bosang, dan juga Pak Agung dan Makmum, Gubernur NTB, Anggota DPR RI H Johan Rosihan, juga tokoh Sumbawa di Pusat seperti Prof Din Syamsuddin dan H Fahri Hamzah dan juga yang lainnya.

Bupati Jarot menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan pabrik, melainkan menciptakan multiplayer effect yang dahsyat bagi ekonomi lokal. Dengan adanya industri ini, seluruh rantai produksi unggas—mulai dari pakan, bibit (DOC), hingga pasar—kini terpusat di NTB, khususnya Sumbawa.

"Ini adalah kesatuan yang utuh. Peternak ayam pedaging, petelur, hingga ayam pejantan tidak perlu bingung lagi. Pakannya ada di sini, bibitnya ada di sini, dan pasarnya sudah disiapkan oleh Pemerintah Pusat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini adalah keselamatan usaha bagi rakyat kami," tegasnya.

Dampak ekonomi yang dibawa tidak main-main. Bupati memaparkan bahwa terdapat alokasi sekitar Rp20 Triliun untuk sarana prasarana, serta dukungan luar biasa sebesar Rp50 Triliun bagi UMKM dan kelompok masyarakat yang ingin mengambil bibit ayam (DOC).

Efek domino dari investasi ini pun mulai terasa pada sektor transportasi. "Dulu pesawat ke Sumbawa hanya sekali sehari. Sekarang, mobilitas sudah ramai. Ada tiga kali penerbangan ke Lombok dan satu ke Denpasar bolak-balik. Ini bukti ekonomi kita mulai bergerak cepat," tambah Bupati Jarot.

Menutup sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat aktif mendukung terwujudnya project ini. Bupati Jarot mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa tugas pemerintah dan masyarakat saat ini adalah memastikan para investor merasa aman.

"Mari kita jaga bersama kondusivitas daerah. Jika ada yang ingin merusak keamanan kita, harus kita lawan bersama agar investor yang sudah ada tetap bertahan dan yang baru akan berdatangan. Kita harus melindungi investasi yang masuk karena inilah jalan menuju kesejahteraan rakyat Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 06 Feb 2026 17:46:32 +0800 amr
Gubernur Lalu Muhammad Iqbal: Sumbawa Jadi "Benteng" Ketahanan Pangan NTB, Siasati Inflasi Lewat Hilirisasi Ayam https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-muhammad-iqbal-sumbawa-jadi-benteng-ketahanan-pangan-ntb-siasati-inflasi-lewat-hilirisasi-ayam https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-muhammad-iqbal-sumbawa-jadi-benteng-ketahanan-pangan-ntb-siasati-inflasi-lewat-hilirisasi-ayam Gubernur Lalu Muhammad Iqbal: Sumbawa Jadi "Benteng" Ketahanan Pangan NTB, Siasati Inflasi Lewat Hilirisasi Ayam

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa penetapan Sumbawa sebagai pusat industri unggas terintegrasi adalah keputusan yang sangat tepat dan strategis. Dalam sambutannya pada groundbreaking di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Jumat (06/02/2026), Gubernur Mamiq Iqbal memaparkan visi besar di balik keseriusan Pemerintah Provinsi NTB menghibahkan tanah demi proyek ini.

Gubernur Iqbal secara jujur mengakui adanya rasa cemas dalam beberapa bulan terakhir terkait lonjakan permintaan protein hewani. Dengan target 600 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh NTB, kebutuhan akan telur dan daging ayam melonjak drastis.

"Saya jujur merasa cemas. Jika permintaan (demand) dari MBG ini sangat tinggi sementara pasokan (supply) kita belum siap, maka hukum pasar akan berlaku: inflasi akan meledak. Harga akan melambung tinggi. Inilah alasan mengapa pemerintah harus fokus total pada sektor supply melalui industri ini," tegas Gubernur.

Selama ini, NTB sangat bergantung pada Pulau Jawa untuk pasokan pakan dan bibit ayam (DOC). Gubernur Iqbal ingin ketergantungan ini segera berakhir. Dengan ketersediaan jagung yang melimpah di NTB—yang mencakup 50% bahan baku pakan—Gubernur telah menginstruksikan riset mendalam untuk menciptakan formula pakan lokal yang 100% mandiri.

"Kita punya jagung. Sekarang saya minta Dinas Peternakan dan tim ahli untuk meriset bahan alternatif seperti kelor dan magot yang dikeringkan menjadi tepung nutrisi. Kita harus bisa produksi pakan sendiri agar tidak lagi didikte oleh harga industri luar yang tidak terprediksi," tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur mengumumkan kabar baik mengenai pembukaan kembali akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank NTB Syariah setelah sempat tertutup selama 7 tahun.

"Kami siapkan akses KUR untuk UMKM sebesar 30 miliar pada tahap awal, dan khusus untuk sektor peternakan, kami sedang perjuangkan bunga hanya 3%. Ini harus berjalan cepat, kita tidak punya waktu lagi untuk menunggu," kata Lalu Iqbal.

Meskipun Sumbawa menjadi titik utama hilirisasi terintegrasi, Gubernur menekankan bahwa wilayah lain seperti Bima dan Dompu tidak akan ditinggalkan. Pemprov NTB telah menyiapkan lahan milik provinsi di wilayah tersebut untuk diarahkan menjadi industri pakan pendukung.

"Keputusan meletakkan industri di Sumbawa ini benar karena kita adalah provinsi yang paling serius. Kami ikhlas memberikan tanah kepada negara, taat kepada 'langit' (pusat), demi kesejahteraan rakyat di bumi NTB," ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot , yang disebutnya sebagai sosok yang paling lega atas realisasi proyek ini. Ia berharap kolaborasi antara BPI Danantara, PT Berdikari, dan pemerintah daerah dapat menjadikan NTB sebagai contoh nasional dalam hilirisasi pangan.(AM)

]]>
Fri, 06 Feb 2026 17:34:19 +0800 amr
Sumbawa Jadi Sentra Produksi Nasional, PT Berdikari Siapkan Investasi Strategis Lewat Danantara https://amarmedia.co.id/sumbawa-jadi-sentra-produksi-nasional-pt-berdikari-siapkan-investasi-strategis-lewat-danantara https://amarmedia.co.id/sumbawa-jadi-sentra-produksi-nasional-pt-berdikari-siapkan-investasi-strategis-lewat-danantara Sumbawa Jadi Sentra Produksi Nasional, PT Berdikari Siapkan Investasi Strategis Lewat Danantara

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa dipastikan menjadi salah satu titik sentral dalam peta ketahanan pangan nasional. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Operasional PT Berdikari, Mukhammad Agung Aulia, dalam kunjungannya di Sumbawa pada Jumat (6/2/2026).

Dalam penjelasannya dihadapan Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa dan Forkopimda. Agung mengungkapkan bahwa melalui koordinasi di bawah Badan Pengelola Investasi Danantara, telah disiapkan rencana investasi besar senilai kurang lebih Rp20 triliun secara nasional. Program ini bertujuan untuk pemerataan suplai produksi pangan, khususnya komoditas ayam dan telur.

Agung menjelaskan bahwa Kabupaten Sumbawa masuk dalam inventarisasi lokasi klaster yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Dari total 323 proyek yang direncanakan di seluruh Indonesia, Sumbawa mendapatkan porsi strategis untuk pembangunan fasilitas produksi.

"Izin Bapak Gubernur dan Bapak Bupati, kami melaporkan bahwa saat ini kami tengah melakukan proses kajian bersama Danantara. Dalam waktu dekat, program pembangunan kandang baik untuk Grand Parent Stock (GPS) maupun Parent Stock (PS) akan segera dirilis sesuai mekanisme yang ditentukan," ujar Agung.

Investasi ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur industri, tetapi juga membawa misi sosial sebagai representasi kehadiran negara melalui BUMN.

Dalam Jangka Pendek menunjang program pemenuhan gizi nasional melalui ketersediaan protein hewani (ayam dan telur) dan Jangka Panjang menciptakan efek domino ekonomi bagi masyarakat lokal dan memperkuat posisi Sumbawa sebagai lumbung pangan di NTB.

"Niat khusus kami hadir di sini adalah membawa dampak maslahat bagi masyarakat. Sebagai satu-satunya BUMN yang menangani masalah perunggasan, kami memohon dukungan penuh dari Bapak Gubernur, Bupati, serta jajaran Forkopimda agar program ini berjalan lancar," tambahnya.

Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa pada hari ini juga dilakukan peresmian berbagai proyek industri secara nasional yang disiarkan langsung (live). Selain menyentuh sektor pelayanan, kehadiran PT Berdikari di Sumbawa menandai dimulainya penguatan sisi industri pangan di wilayah tersebut.

"Sumbawa adalah wilayah yang sangat potensial. Ke depan, kami berencana untuk terus membangun tambahan fasilitas karena daerah ini merupakan salah satu pilar penting bagi produksi nasional," tutup Agung. (AM)

]]>
Fri, 06 Feb 2026 16:34:32 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Rekomendasikan Pencabutan Izin Pangkalan LPG Nakal dan Tegur 11 Lainnya. https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-rekomendasikan-pencabutan-izin-pangkalan-lpg-nakal-dan-tegur-11-lainnya https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-rekomendasikan-pencabutan-izin-pangkalan-lpg-nakal-dan-tegur-11-lainnya Pemkab Sumbawa Rekomendasikan Pencabutan Izin Pangkalan LPG Nakal dan Tegur 11 Lainnya 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id   (5 Februari 2026) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memberikan perhatian serius terhadap persoalan distribusi dan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Sumbawa. Ia mengungkapkan, Pemerintah Daerah telah merekomendasikan pencabutan izin terhadap sejumlah pangkalan yang terbukti melanggar aturan distribusi gas subsidi.

“Sudah ada beberapa pangkalan yang kami rekomendasikan untuk dicabut izinnya. Dan belasan yang ditegur. Ketika Pemda mengeluarkan rekomendasi itu ke Pertamina, dampaknya bukan hanya ke pangkalan, tetapi juga berpengaruh pada agen melalui pengurangan kuota,” tegas Haji Ansori, akrab Wabup disapa saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (5/2/26).

Menurutnya, elpiji 3 Kg adalah barang subsidi yang peruntukannya jelas, yakni bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha kecil. Namun di lapangan, masih ditemukan praktik permainan oleh oknum, baik di tingkat agen maupun pangkalan, yang menyebabkan kelangkaan dan harga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Haji Ansori menyebut, indikasi permainan terjadi mulai dari hulu hingga hilir. Ada dugaan penimbunan, penjualan tidak sesuai aturan, hingga praktik menaikkan harga saat terjadi kelangkaan.

“Kalau sudah ada satu pangkalan yang menaikkan harga, yang lain ikut. Akhirnya masyarakat yang jadi korban. Ini yang kita rasakan di Sumbawa. Di daerah lain seperti Lombok atau Jawa, tidak separah ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemda bersama tim dan Satgas akan terus melakukan pengawasan ketat di lapangan. Peringatan dan aturan sudah berulang kali disampaikan, namun jika masih ada yang melanggar, tindakan tegas akan diambil.

“Ini untuk kepentingan rakyat. Masih ada yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat. Mestinya disadari, jual sesuai HET. Kalau habis, ya habis. Jangan ditimbun untuk dijual mahal,” tegasnya.

Wabup juga mengimbau masyarakat yang sudah tergolong mampu agar tidak lagi menggunakan elpiji 3 Kg dan beralih ke elpiji nonsubsidi, sehingga kuota yang ada benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Ia menilai, persoalan ini juga berkaitan dengan kebijakan pusat dan pembaruan data kesejahteraan masyarakat. Jika tingkat kesejahteraan meningkat berdasarkan data terbaru, maka secara otomatis peruntukan gas subsidi juga akan menyesuaikan.

“Ini soal data juga. Kalau masyarakat sudah masuk kategori mampu, mestinya tidak lagi menggunakan gas subsidi. Subsidi ini untuk yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.

Ditemui terpisah, Kabag Ekonomi Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, menyebutkan ada dua pangkalan yang direkomendasikan Pemda Sumbawa untuk dicabut izinnya, satu yang dicabut langsung oleh Pertamina.

Selain itu Pemda juga telah memberikan teguran kepada 11 pangkalan lainnya. Jika teguran ini tidak diindahkan akan direkomendasikan untuk pencabutan izin. (AM/SR)

]]>
Thu, 05 Feb 2026 18:12:44 +0800 amr
Gubernur Lalu Iqbal Tegaskan Komitmen Pemprov NTB Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-tegaskan-komitmen-pemprov-ntb-sukseskan-program-makan-bergizi-gratis https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-tegaskan-komitmen-pemprov-ntb-sukseskan-program-makan-bergizi-gratis Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Dukungan Pemprov

Mataram. Amarmedia.co.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Forkopimda, serta Satgas Percepatan MBG kabupaten dan kota se-Provinsi NTB di Mataram, Rabu (4/2).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Selama kurun waktu sekitar 10 bulan, program ini tercatat telah menyerap 31.509 tenaga kerja lokal di Provinsi NTB.

Gubernur Iqbal menuturkan, hingga saat ini Program MBG di NTB telah menjangkau 1.793.423 penerima manfaat. Pelaksanaan program tersebut didukung oleh 670 Sentra Pengolahan Pangan Bergizi (SPPG) yang aktif serta melibatkan 2.719 mitra pemasok dari berbagai sektor, termasuk pelaku usaha dan petani lokal.

Menurutnya, capaian penyerapan tenaga kerja tersebut tergolong luar biasa karena pada umumnya membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun. Namun, melalui Program MBG, hal itu dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat.

“Untuk bisa menyerap angka sebesar ini biasanya butuh waktu 2–3 tahun, tetapi di NTB dapat tercapai hanya dalam waktu sekitar 10 bulan. Ini belum termasuk tenaga kerja tidak langsung seperti petani yang sebelumnya kesulitan memasarkan hasil produksinya, kini memperoleh harga yang lebih layak,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan pangan seiring meningkatnya permintaan akibat pelaksanaan program MBG. Tantangan tersebut semakin kompleks mengingat Provinsi NTB memiliki lebih dari 200 pulau berpenghuni, termasuk wilayah 3T.

“Tantangannya ada di daerah kepulauan dan 3T. Karena itu, kami melakukan intervensi langsung untuk memastikan ketersediaan pasokan agar peningkatan demand tidak menimbulkan inflasi,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa pembahasan program MBG dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Melalui forum itu, pemerintah daerah memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depan, kita akan mendukung upaya percepatan. NTB bahkan sudah melampaui target awal,” jelas Iqbal.

Turut hadir Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Letjen (Purn) Dadang Hendrayudha, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ketua Satgas Percepatan MBG se-Provinsi NTB, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait. (serly/her)

]]>
Thu, 05 Feb 2026 00:37:18 +0800 amr
BPBD Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Desa Batu Bulan https://amarmedia.co.id/bpbd-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-ke-korban-kebakaran-di-desa-batu-bulan https://amarmedia.co.id/bpbd-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-ke-korban-kebakaran-di-desa-batu-bulan BPBD Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Desa Batu Bulan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak kebakaran di Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, pada sore hari ini Rabu/04/02/26

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kasi Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa bersama PB-TRC Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi air bersih, mie instan, terpal, telur, paket sembako, matras, serta selimut, yang diperuntukkan bagi korban kebakaran guna memenuhi kebutuhan dasar mereka dalam masa tanggap darurat.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat t. Melalui Kasi Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sagenta, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban para korban, sekaligus memastikan kebutuhan mendesak dapat segera terpenuhi.

“Kami langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kejadian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para korban, terutama untuk kebutuhan sehari-hari sambil menunggu langkah penanganan lanjutan,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Sumbawa juga memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait guna memantau kondisi korban dan kebutuhan tambahan yang diperlukan di lapangan.

Musibah kebakaran tersebut mengakibatkan warga terdampak harus kehilangan tempat tinggal dan sebagian harta benda. Dari pendataan kerugian mencapai 500 Juta (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 20:15:27 +0800 amr
Kerugian Mencapai Setengah Miliar, Damkartan Sumbawa Berhasil Lokalisir Kebakaran di Desa Batu Bulan https://amarmedia.co.id/kerugian-mencapai-setengah-miliar-damkartan-sumbawa-berhasil-lokalisir-kebakaran-di-desa-batu-bulan https://amarmedia.co.id/kerugian-mencapai-setengah-miliar-damkartan-sumbawa-berhasil-lokalisir-kebakaran-di-desa-batu-bulan Kerugian Mencapai Setengah Miliar, Damkartan Sumbawa Berhasil Lokalisir Kebakaran di Desa Batu Bulan

Moyo Hulu.Amarmedia.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah permanen dan berdampak pada tiga rumah lainnya di RT 002/01 Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, pada Rabu siang (04/02/2026).

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, yang turun langsung memimpin jalannya operasi pemadaman, mengonfirmasi bahwa api pertama kali dilaporkan warga pada pukul 14.16 WITA.

Dalam keterangannya, H. Sahabuddin menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim Satgas 1 Mako segera dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 14.41 WITA. Sebanyak 3 unit truk pemadam kebakaran (fire truck) diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah yang sudah berkobar hebat.

"Begitu tiba di lokasi (TKK), api memang dengan cepat melalap seluruh ruangan rumah utama milik saudara Didi Krishnadi. Fokus utama petugas saat itu adalah melakukan lokalisir agar api tidak merembet luas ke bangunan di sebelahnya," ungkap H. Sahabuddin dalam laporannya kepada jajaran pimpinan daerah (Bupati, Wabup, dan Sekda).

Berkat kerja keras petugas dibantu aparat Polsek, Babinsa, Camat, Kades, serta masyarakat setempat, api berhasil dinyatakan padam total (Aman dan Terkendali) pada pukul 16.05 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah). Kerugian tersebut mencakup 1 unit rumah batu beserta isinya (rusak 100%),2 unit sepeda motor, Barang dagangan/bahan kelontong serta dampak kerusakan pada 3 rumah warga sekitar (Mansur, Siti Sarah, dan Khairuddin).

"Berdasarkan investigasi awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek listrik (korsleting). Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing," tambah Kadis.

H. Sahabuddin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kabid Ops, Korlap, hingga warga sekitar yang bahu-membahu bersama petugas pemadam. Pelaksanaan tugas ini berjalan sesuai dengan payung hukum Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 dan Perbub Nomor 42 Tahun 2024 tentang standar pelayanan minimal sub urusan kebakaran.

"Kami melaporkan bahwa operasi pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan. Seluruh personel telah kembali ke Mako setelah situasi dipastikan benar-benar aman," tutupnya.(AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 18:08:01 +0800 amr
Kabag Hukum Warning PT Ngali Sumbawa Mining: Izin Lingkungan Bukan "Cek Kosong", Rekomendasi Teknis Wajib Dipatuhi https://amarmedia.co.id/kabag-hukum-warning-pt-ngali-sumbawa-mining-izin-lingkungan-bukan-cek-kosong-rekomendasi-teknis-wajib-dipatuhi https://amarmedia.co.id/kabag-hukum-warning-pt-ngali-sumbawa-mining-izin-lingkungan-bukan-cek-kosong-rekomendasi-teknis-wajib-dipatuhi Kabag Hukum Warning PT Ngali Sumbawa Mining: Izin Lingkungan Bukan "Cek Kosong", Rekomendasi Teknis Wajib Dipatuhi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumbawa, H.Lukman Bayuwarsah, SH., memberikan catatan kritis terkait konsistensi PT Ngali Sumbawa Mining dalam mematuhi regulasi lintas sektor. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sumbawa, Kamis (29/01/2026), H. Lukman Bayuwarsyah menegaskan bahwa kepemilikan izin operasional tidak serta-merta memberi kebebasan penuh bagi perusahaan tanpa menjalankan kewajiban perlindungan lingkungan.

Dalam paparannya, H. Bayu akrab disapa menjelaskan bahwa perizinan tambang bersifat lintas sektoral yang melibatkan kementerian berbeda, mulai dari aspek kehutanan, analisis dampak lingkungan (AMDAL) di KLHK, hingga operasional produksi di Kementerian ESDM.

"Keterkaitan regulasi-regulasi inilah yang menjadi notifikasi sah atau tidaknya sebuah perusahaan berjalan. PT Ngali memang memiliki Izin Operasi Produksi (IOP) periode 2017-2027, namun kita harus bedah lagi: apakah izin itu untuk tahap konstruksi infrastruktur atau sudah produksi? Ini yang harus kita pilah," ujar H.Bayu di hadapan pimpinan rapat dan masyarakat.

Kabag Hukum menyoroti ketimpangan antara dokumen yang dimiliki dengan realita di lapangan. Meskipun PT Ngali telah mengantongi izin lingkungan sejak tahun 2018, banyak rekomendasi teknis yang hingga kini belum dilaksanakan secara maksimal.

"Sejak 2018 hingga saat ini, kewenangan yang diberikan harus dijalankan. Ada rekomendasi pembuatan sistem perendaman sedimentasi yang belum dilakukan, serta drainase jalan yang sudah dibangun tapi belum berfungsi maksimal. Dokumen RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) yang baru keluar Juni 2024 hingga 2026 nanti akan menentukan apakah kegiatan mereka sesuai aturan atau tidak," tambahnya.

Pemkab Sumbawa berencana melakukan penyandingan data antara keluhan warga desa dengan linimasa perizinan perusahaan. H.Lukman bayuwarsyah meminta masyarakat memberikan bukti konkret mengenai kapan kerusakan lingkungan mulai terjadi.

"Kapan kerusakannya? Buktinya mana? Nanti akan kita sandingan dengan dokumen perizinan mereka. Jika perusahaan tidak melaksanakan semua rekomendasi dan ketentuan yang ditentukan, maka ada prosedur sanksi yang harus dihormati, mulai dari teguran hingga pemberhentian izin operasional," tegas H.Lukman mengacu pada UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Terkait isu Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR, Lukman mengingatkan adanya pergeseran aturan yang sangat mendasar. Menurutnya, CSR bukan lagi kegiatan sukarela yang dilakukan hanya saat perusahaan sudah meraup untung (eksploitasi).

"Berdasarkan undang-undang, PPM/CSR harus masuk dalam rencana anggaran kegiatan sejak tahap perencanaan eksplorasi, bukan hanya saat eksploitasi. Ini adalah bagian dari komitmen anggaran yang wajib dilaporkan," tutupnya.

Pernyataan Kabag Hukum ini memperkuat posisi Pemkab Sumbawa untuk meninjau ulang kepatuhan PT Ngali Sumbawa Mining, mengingat banyaknya laporan terkait kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian warga yang diduga akibat pengabaian rekomendasi teknis lingkungan. (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 17:14:53 +0800 amr
Sumbawa Menjawab Tantangan Global! Forkopimda Kompak di Bogor, Pastikan Langkah Daerah Satu Komando dengan Pusat https://amarmedia.co.id/sumbawa-menjawab-tantangan-global-forkopimda-kompak-di-bogor-pastikan-langkah-daerah-satu-komando-dengan-pusat https://amarmedia.co.id/sumbawa-menjawab-tantangan-global-forkopimda-kompak-di-bogor-pastikan-langkah-daerah-satu-komando-dengan-pusat Jakarta.Amarmedia.co.id  – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Bupati dan Wakil Bupati bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengukuhkan komitmennya untuk menyelaraskan program pembangunan dengan visi nasional. 

Hal ini ditandai dengan kehadiran Forkopimda Sumbawa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (02/02/2026) lalu.

Dalam forum yang dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyatakan bahwa kehadiran seluruh pimpinan daerah ini merupakan bentuk kesiapan Sumbawa menjawab tantangan nasional.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Pak Bupati Syarafuddin Jarot, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kajari Sumbawa menghadiri Rakornas yang sangat penting ini. Ini adalah momentum untuk menyinkronkan langkah kita di daerah dengan arah kebijakan strategis pemerintah pusat,” ujarnya

Rakornas yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Indonesia tersebut, menurut Wabup Ansori, memberikan penekanan kuat pada pembangunan yang berorientasi pada kemandirian dan ketahanan nasional. Presiden Prabowo, dalam arahannya, tidak hanya memaparkan capaian strategis, tetapi juga memberikan peringatan mengenai dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

“Presiden menegaskan pentingnya kesiapsiagaan nasional dan konsistensi politik luar negeri bebas aktif. Ini menjadi landasan bagi daerah untuk juga membangun ketahanan di level lokal,” jelas Haji Ansori.

Secara khusus, Wabup Ansori menyoroti beberapa poin krusial arahan Presiden yang relevan dengan konteks pembangunan Sumbawa:

Pertama, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut Presiden sebagai kebijakan unggulan berpotensi contoh dunia. “Ini bukan sekadar program kesehatan, tapi juga pencipta lapangan kerja. Di Sumbawa, prinsip ini bisa kita integrasikan dengan penguatan produk pangan lokal dan UMKM kuliner,” ujarnya.

Kedua, revolusi Sawit dan Larangan Ekspor Minyak Jelantah sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi. “Sumbawa dengan potensi pertanian dan perkebunannya dapat mengambil spirit ini, yaitu mengutamakan nilai tambah dan kemandirian energi terbarukan.” jelasnya.

Ketiga, kritik terhadap Pengelolaan Pariwisata, khususnya di Bali terkait kebersihan dan tata kelola lingkungan. Ini menjadi peringatan keras bagi semua destinasi wisata, termasuk Sumbawa yang sedang berkembang. Pemerintah daerah harus menjaga keberlanjutan dan kebersihan lingkungan dari sekarang agar tidak mengalami masalah serupa.

Keempat, Gerakan “Gentengisasi” atau penggantian atap tidak layak. Program ini sangat konkret untuk meningkatkan kualitas hunian. Ini bisa menjadi prioritas dalam program pemberdayaan masyarakat dan perbaikan infrastruktur dasar di daerah.

Wabup Ansori menegaskan bahwa Rakornas 2026 telah memberikan kejelasan arah. Pembangunan kedepan harus menyentuh substansi peningkatan kualitas hidup masyarakat, bukan hanya angka statistik.

“Dari isu geopolitik global hingga genteng rakyat, semuanya terangkum. Tugas kita sekarang adalah menerjemahkan kebijakan nasional ini menjadi aksi nyata di Sumbawa. Kehadiran Forkopimda lengkap di Rakornas ini menandakan komitmen kita untuk bersinergi mewujudkannya, dengan fokus pada kemandirian pangan, energi, dan peningkatan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan membawa pulang arahan strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Forkopimda ditantang untuk merancang implementasi yang konkret, memperkuat sinergi, dan memastikan pembangunan di daerah selaras dengan visi Indonesia 2027 yang dicanangkan pemerintah pusat. (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 17:06:18 +0800 amr
Wujudkan NTB Smart Government, Diskominfotik Perkuat Benteng Keamanan Siber https://amarmedia.co.id/wujudkan-ntb-smart-government-diskominfotik-perkuat-benteng-keamanan-siber https://amarmedia.co.id/wujudkan-ntb-smart-government-diskominfotik-perkuat-benteng-keamanan-siber Mataram.Amarmedia.co.id - Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH., menekankan pentingnya sinergi keamanan informasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cerdas. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Persandian se-Provinsi NTB bertema "Penguatan Peran Persandian dan Keamanan Informasi Menuju NTB Smart Government" di Same Hotel Rembiga, Mataram, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, Ahsanul Khalik menyatakan bahwa transformasi digital pemerintah membawa implikasi langsung terhadap kompleksitas keamanan siber. Menurutnya, sistem digital yang aman dan terpercaya merupakan fondasi utama dari NTB Smart Government.

"Sistem pengamanan informasi harus terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan. Di sinilah peran krusial bidang persandian sebagai garda terdepan dalam menjaga kerahasiaan, ketersediaan, serta integritas data pemerintah," ujar Ahsanul.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kecanggihan teknologi harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia.

"Bukan hanya sistemnya yang harus bagus, tapi integritas manusianya juga. Jika SDM tidak memiliki integritas, maka keamanan sistem yang kita bangun akan sia-sia," tegasnya.

Terkait kondisi di lapangan, Ahsanul menyoroti pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (CSIRT) yang belum merata. Saat ini, baru lima Kabupaten/Kota di NTB yang memiliki tim tersebut, namun belum sepenuhnya teregistrasi. Ia menargetkan pada tahun 2026, seluruh 10 Kabupaten/Kota di NTB sudah memiliki tim yang terdaftar resmi.

"Kami di Provinsi siap memfasilitasi koordinasi dengan Komdigi maupun BSSN. Kita ingin membangun ekosistem digital di NTB dengan satu suara dan satu langkah, sesuai arahan Pak Gubernur untuk bergerak bersama menghadapi persoalan siber," tambahnya.

Direktur Keamanan Siber Pemerintah Daerah BSSN, Danang Jaya, yang hadir secara daring, mengingatkan seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di NTB untuk mewaspadai maraknya penyalahgunaan data pribadi yang kerap terjadi dalam sistem pemerintahan.

"Makin banyak penggunaan data pribadi dalam aplikasi pemerintah, makin besar pula risiko penyalahgunaannya. Kita tidak ingin insiden kebocoran data pelamar kerja yang sempat viral di level nasional terjadi di NTB. Perlindungan data pribadi harus menjadi prioritas utama sepanjang 2026," tegas Danang.

Dalam pemaparannya, Danang menjelaskan transisi besar yang akan dihadapi Pemda tahun ini. Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) akan mulai beralih menuju Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI). Meski berganti nama, seluruh indikator keamanan informasi dari standar sebelumnya tetap akan menjadi acuan utama.

Untuk meningkatkan indeks tersebut di seluruh NTB, terdapat tiga poin fokus yang akan dilakukan sepanjang 2026:

• Peningkatan Kematangan Kebijakan: Saat ini, rata-rata indeks keamanan informasi di NTB berada di angka 4,196 (Kategori Baik). Namun, penerapan kebijakan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di tingkat Kabupaten/Kota masih bervariatif, dengan beberapa daerah masih berada di level 1.

• Audit Keamanan Informasi: Ini menjadi rapor merah yang harus diperbaiki. Rata-rata nilai pelaksanaan audit keamanan di NTB masih di angka 1,7. BSSN mendorong Diskominfotik Provinsi untuk menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan (Binwas) dengan melakukan audit langsung ke Kabupaten/Kota.

• Pengukuran Indeks KAMI: Dari 10 Kabupaten/Kota, baru 4 daerah (termasuk Provinsi) yang melakukan penilaian Indeks KAMI (Keamanan Informasi). Sebanyak 7 daerah lainnya ditargetkan melakukan verifikasi dengan BSSN tahun ini.

Danang juga menyoroti pentingnya registrasi Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber. Saat ini, meski 5 Kabupaten/Kota telah membentuk tim, mereka belum teregistrasi secara resmi di BSSN.

"Provinsi NTB memiliki tugas krusial sesuai UU No. 23 Tahun 2014 untuk membina Kabupaten/Kota. Kami di BSSN siap membantu melalui penempatan sensor-sensor monitoring serangan siber. Jika CSIRT daerah sudah teregistrasi dan bekerjasama dengan Gov-CSIRT Nasional, kami bisa memberikan notifikasi dini atau early warning kepada admin di daerah jika ada serangan," jelasnya.

Menutup pemaparannya, Danang memberikan apresiasi kepada Kabupaten Sumbawa Barat yang telah mencapai predikat "Sangat Baik" dalam indeks keamanan siber, dan berharap keberhasilan ini menular ke daerah lain di NTB, khususnya di wilayah bagian timur yang saat ini statusnya masih berada di level "Cukup".

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfotik NTB, Safrudin, SH., MH., melaporkan bahwa rakor ini bertujuan untuk melahirkan kesepakatan bersama antarperangkat daerah. Fokus utamanya adalah percepatan pembentukan tim tanggap insiden siber dan peningkatan Indeks Keamanan Informasi (IKI).

"Harapan kami di tahun 2026, semua kabupaten/kota sudah terregistrasi tim tanggap insidennya. Selain itu, kami juga akan menyepakati pelaksanaan audit keamanan informasi yang nantinya akan didampingi oleh Diskominfotik Provinsi sesuai arahan BSSN," jelas Safrudin.

Dari Rakor ini dihasilkan berupa kesepakatan dengan komitmen bersama dalam menyelesaikan proses registrasi Tim Tanggap insiden siber (CSIRT) pada masing-masing pemerintah daerah kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ditetapkan oleh BSSN.

Adapun pemerintah daerah kabupaten/kota di NTB wajib melaksanakan penilaian tingkat kematangan keamanan informasi siber dan sandi, sebagai dasar evaluasi, perencanaan dan peningkatan berkelanjutan terhadap pengelolaan keamanan siber di masing-masing daerah.

Adapun pelaksanaan kesepakatan ini melalui koordinasi berkelanjutan anatara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota serta ditindaklanjuti melalui program, kegiatan dan kebijakan teknis sesuai dengan kebijakan masing-masing.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Tue, 03 Feb 2026 09:09:33 +0800 amr
Komitmen Rehabilitasi Hutan, Bupati Pimpin Penanaman Pohon di Perbatasan Sumbawa https://amarmedia.co.id/komitmen-rehabilitasi-hutan-bupati-pimpin-penanaman-pohon-di-perbatasan-sumbawa https://amarmedia.co.id/komitmen-rehabilitasi-hutan-bupati-pimpin-penanaman-pohon-di-perbatasan-sumbawa Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin langsung Aksi Penanaman Pohon Tahap X yang dilaksanakan di Desa Mata, Kecamatan Tarano, Sabtu pagi. Kegiatan ini turut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Kepala OPD, Camat, para Kepala Desa, siswa sekolah, serta masyarakat setempat.

Berlokasi di desa yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Dompu, ribuan pohon buah-buahan dan tanaman bernilai ekonomis tinggi ditanam di sejumlah titik lahan kritis. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan.

Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa gerakan pelestarian hutan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon, namun juga menjadi pesan kuat kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan menyelamatkan alam Sumbawa yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

“Hutan kita sudah banyak tergerus. Dampaknya mulai kita rasakan bersama, mata air menghilang, jalan-jalan rusak, bahkan jembatan putus. Ini semua menjadi pengingat bahwa alam harus kita jaga bersama,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah berkomitmen mengembalikan Sumbawa menjadi daerah yang hijau dan lestari. Untuk itu, upaya penyelamatan hutan tidak hanya dilakukan melalui penanaman, tetapi juga melalui pengawasan yang lebih ketat.

Pemda Sumbawa telah membentuk Satuan Tugas Penyelamatan Hutan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, serta berbagai pihak terkait yang siap setiap saat melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di kawasan hutan.

Bupati juga menekankan pentingnya peran aktif Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersama masyarakat dalam menjaga kawasan hutan. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas penebangan pohon secara ilegal.

“Kalau ada yang menebang pohon secara ilegal, segera laporkan. Satgas akan turun dan menindak. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menyelamatkan hutan Sumbawa,” tegasnya. (AM)

]]>
Mon, 02 Feb 2026 15:34:19 +0800 amr
Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrim Prov NTB Kirim Logistik ke Pulau Sumbawa https://amarmedia.co.id/posko-tanggap-darurat-bencana-banjir-tanah-longsor-dan-cuaca-ekstrim-prov-ntb-kirim-logistik-ke-pulau-sumbawa https://amarmedia.co.id/posko-tanggap-darurat-bencana-banjir-tanah-longsor-dan-cuaca-ekstrim-prov-ntb-kirim-logistik-ke-pulau-sumbawa Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrim Prov NTB Kirim Logistik ke Pulau Sumbawa

Mataram, Amarmedia.co.id - Ahad, 1 Februari 2026 — Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrim di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat menyalurkan bantuan dan logistik ke sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa yang terdampak banjir bandang akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB Ahmad Yani, S.Pd., M.M. Inov, usai rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, Minggu (1/2/2026) menyampaikan bahwa pada tanggal 29 dan 30 Januari 2026 telah terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang memicu banjir bandang di beberapa kabupaten.

Di Kabupaten Sumbawa, banjir bandang dilaporkan terjadi di Kecamatan Ropang, Empang, Plampang, dan Kecamatan Rhee, dengan sebaran kejadian yang hampir merata. Sementara itu, di Kabupaten Bima, banjir bandang dilaporkan terjadi cukup kuat di Kecamatan Soromandi.

“Di Pulau Sumbawa terjadi banjir bandang di beberapa tempat, di Bima dan di Kabupaten Sumbawa. Di Kabupaten Sumbawa itu tanggal 29 terjadi banjir bandang, tanggal 30 juga terjadi banjir bandang. Di sana di Kecamatan Ropang, Kecamatan Empang, Kecamatan Plampang, kemudian Kecamatan Rhee dan lain sebagainya, dan hampir merata. Dan di Bima cukup kuat juga banjir bandang di Kecamatan Soromandi, sehingga menjadi atensi pimpinan kita untuk segera memperhatikan kondisi ini,” ujar Sekretaris BPBD Provinsi NTB.

Menindaklanjuti laporan dan permintaan resmi dari pemerintah daerah terdampak, Posko Tanggap Darurat Provinsi NTB langsung mengambil langkah strategis dengan menyiapkan dan mengirimkan bantuan logistik ke lokasi terdampak, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

“Langkah-langkah strategis yang kami lakukan sesuai dengan permintaan dan surat dari Kabupaten Sumbawa yang meminta bantuan logistik. Hari ini kita kirim logistik ke sana, apa yang ada dulu seperti sembako, air, tikar, dan tambahan logistik-logistik lainnya,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Bima, Tim Posko Tanggap Darurat Provinsi NTB saat ini masih melakukan koordinasi terkait kesiapan armada dan pembiayaan pengiriman logistik agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

“Sedangkan di Kabupaten Bima, sambil kami koordinasikan untuk kendaraannya dan biaya kirimnya ke sana, yang memang harus kami pikirkan. InsyaAllah untuk Kabupaten Sumbawa, siang nanti sekitar jam satu atau jam dua, truk sudah tersedia dan logistik berupa sembako, air, tikar, dan lainnya sudah siap dikirim,” tambahnya.

Posko Tanggap Darurat Provinsi NTB terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota serta instansi terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. (AM/cun/her/kominfotik)

]]>
Sun, 01 Feb 2026 20:55:24 +0800 amr
Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti Percepat Pembangunan Gerai KDKMP https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-korem-162wira-bhakti-percepat-pembangunan-gerai-kdkmp https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-korem-162wira-bhakti-percepat-pembangunan-gerai-kdkmp Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti Percepat Pembangunan Gerai KDKMP

Mataram, Amarmedia.co.id - 30 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Korem 162/Wira Bhakti menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka monitoring dan evaluasi pembangunan fisik Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), bertempat di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Jumat (30/1).

Rapat ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat pelaksanaan program strategis nasional KDKMP, khususnya dalam penyelesaian persoalan administrasi lahan dan progres pembangunan gerai di seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal, menegaskan arahan Gubernur NTB agar pembangunan gerai KDKMP dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. 

“Pemerintah Provinsi berkomitmen mengawal proses pinjam pakai lahan agar dapat segera direalisasikan sepanjang didukung kelengkapan administrasi dari pemerintah kabupaten dan kota,” tutur Pj Sekda NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Wirawan Ahmad, menyampaikan bahwa rapat koordinasi menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, merumuskan solusi, serta menyepakati langkah tindak lanjut yang terukur dan dapat dimonitor secara berkelanjutan.

“Program KDKMP membutuhkan sinergi kuat antar pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan agar dapat berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi desa,” ujarnya.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan dukungan penuh TNI dalam percepatan pembangunan KDKMP sebagai bentuk sinergi mendukung program pemerintah pusat di daerah.

“Berdasarkan data terkini, dari total target 1.166 titik desa/kelurahan di NTB, sebanyak 489 titik telah terdata pada Portal Agrinas, 310 titik sedang dalam tahap pembangunan, dan 179 titik masih belum dibangun. Capaian ini menunjukkan progres yang cukup baik dan diharapkan terus meningkat melalui koordinasi intensif lintas sektor,” tuturnya.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk mempercepat penyelesaian administrasi lahan, memaksimalkan dukungan pemerintah daerah, serta memastikan distribusi perlengkapan gerai KDKMP yang dijadwalkan pada awal Februari 2026 dapat berjalan lancar.

Pemprov NTB optimistis, dengan komitmen dan kolaborasi bersama, Program KDKMP dapat menjadi penggerak utama penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan desa di Nusa Tenggara Barat. (AM/ser/her/DiskominfotikNTB)

]]>
Sat, 31 Jan 2026 19:12:00 +0800 amr
Pemprov NTB Tegaskan IPR Tambang Rakyat Tidak Boleh Ugal&Ugalan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tegaskan-ipr-tambang-rakyat-tidak-boleh-ugal-ugalan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tegaskan-ipr-tambang-rakyat-tidak-boleh-ugal-ugalan Pemprov NTB Tegaskan IPR Tambang Rakyat Tidak Boleh Ugal-Ugalan

Mataram, Amarmedia.co.id - 31 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa. Sikap tersebut disampaikan menyusul adanya hearing Asosiasi Pemuda Pertambangan Rakyat (APPR) ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTB terkait belum terbitnya IPR bagi koperasi tambang rakyat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, yang sekaligus juru bicara Pemprov NTB, mengatakan Pemprov NTB menghargai langkah APPR sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dan kontrol publik terhadap pelayanan pemerintah.

“Pemerintah menghormati hearing yang dilakukan APPR. Itu bagian dari hak warga negara. Kami memandangnya sebagai bentuk cinta dengan cara yang berbeda serta wujud kepedulian terhadap tata kelola pertambangan rakyat,” ujar Aka.

Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil sama sekali bukan untuk menahan izin, melainkan penataan agar semua berjalan dengan baik dan dalam koridor yang benar.

Pemprov NTB hingga saat ini belum menerbitkan IPR untuk 15 dari total 16 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang diajukan. Sejauh ini, pemerintah provinsi baru menerbitkan satu IPR, yakni di Blok Lantung, Kabupaten Sumbawa, yang sengaja ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project).

Menurut Pemprov NTB, langkah tersebut diambil bukan untuk menghambat, melainkan sebagai uji tata kelola agar praktik pertambangan rakyat benar-benar berjalan sesuai prinsip keberlanjutan.

“IPR bukan sekadar soal izin. Ini menyangkut lingkungan, keselamatan masyarakat, dan masa depan wilayah. Karena itu, pemerintah tidak ingin gegabah, apalagi ugal-ugalan,” kata Aka.

Ia mengajak semua pihak belajar dari dampak yang selama ini membuat masyarakat menderita. Pengalaman masa lalu, menurutnya, menjadi pelajaran penting. Berbagai bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah NTB, seperti banjir dan tanah longsor, disebut tidak lepas dari pengelolaan kawasan hutan dan pertambangan yang kurang hati-hati.

Ketika intensitas hujan meningkat, kawasan yang tidak tertata dengan baik menjadi rentan terhadap bencana. Karena itu, Pemprov NTB memilih bersikap ekstra hati-hati agar kebijakan hari ini tidak menimbulkan persoalan baru di masa depan.

“Sekali salah dalam menerbitkan izin, dampaknya bisa bertahun-tahun. Pemerintah tidak ingin dikenang sebagai pihak yang meninggalkan masalah bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemprov NTB menekankan perlunya selektivitas dan proses berbasis dokumen. Gubernur NTB telah meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memproses permohonan IPR secara selektif dan berdasarkan kelengkapan dokumen.

Salah satu perhatian utama adalah dokumen lingkungan dan rencana reklamasi pascatambang. Pemprov NTB menilai, tanpa jaminan pemulihan lingkungan, penerbitan izin justru berisiko menimbulkan konflik sosial dan kerusakan ekologis.

Selain aspek teknis, Pemprov NTB saat ini juga tengah menyelesaikan dua peraturan daerah (Perda) yang akan menjadi fondasi tata kelola pertambangan rakyat, yaitu Perda penarikan retribusi pertambangan dan Perda tata kelola pertambangan rakyat (WPR/IPR). Perda tersebut mengatur mekanisme retribusi dan tata kelola WPR/IPR agar pengelolaan tambang rakyat memiliki kepastian hukum dan standar yang jelas.

“Yang ingin dibangun adalah sistem. Tanpa dasar hukum dan tata kelola yang kuat, izin justru berpotensi disalahgunakan. Dan kita tidak menginginkan hal itu,” kata Aka.

Pemprov NTB menegaskan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membuka akses WPR bagi masyarakat lingkar tambang. Namun, pemerintah daerah menilai WPR dan IPR tidak boleh dipahami semata sebagai legalisasi tambang ilegal.

WPR/IPR diarahkan sebagai instrumen untuk memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan, memastikan manfaat ekonomi dirasakan terlebih dahulu oleh warga sekitar, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Pemprov juga menekankan pentingnya penguatan perangkat daerah dan fungsi pengawasan, menyusul berbagai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang selama ini menunjukkan lemahnya pengawasan menjadi pintu masuk penyimpangan di sektor pertambangan.

“Pemprov NTB memastikan proses penerbitan IPR tetap berjalan, namun dilakukan secara bertahap, terukur, dan bertanggung jawab,” tegas Aka.

Ia menambahkan, kebijakan IPR tambang rakyat bukan semata soal penerimaan daerah (PAD), melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pertambangan yang adil dan berkelanjutan. Karena itu, penerbitan IPR harus ditopang regulasi daerah yang kuat, memastikan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan hidup.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menerbitkan izin, tetapi memastikan pertambangan rakyat benar-benar membawa kesejahteraan dan tidak merusak masa depan lingkungan NTB,” pungkas Aka. (AM/AKA/DiskominfotikNTB)

]]>
Sat, 31 Jan 2026 16:54:58 +0800 amr
Hujan Deras,Banjir Terjang Desa Lebangkar, Ratusan Warga Terdampak, BPBD Turun Ke Lokasi https://amarmedia.co.id/hujan-derasbanjir-terjang-desa-lebangkar-ratusan-warga-terdampak-bpbd-turun-ke-lokasi https://amarmedia.co.id/hujan-derasbanjir-terjang-desa-lebangkar-ratusan-warga-terdampak-bpbd-turun-ke-lokasi Hujan Deras,Banjir Terjang Desa Lebangkar, Ratusan Warga Terdampak, BPBD Turun Ke Lokasi

 

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, pada Kamis (29/01) sejak pukul 14.30 WITA hingga 16.30 WITA, mengakibatkan terjadinya banjir bandang yang merendam permukiman warga.

Banjir tersebut menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter atau sepinggang orang dewasa di sejumlah titik. Luapan air terjadi secara cepat dan membawa material lumpur.

Berdasarkan data sementara, dampak banjir meluas di beberapa dusun, dengan rincian sebagai berikut:

Dusun Lebangkar A: 30 Kepala Keluarga (KK) atau 90 jiwa terdampak

Dusun Lebangkar C: 40 KK atau 120 jiwa terdampak

Dusun Lebangkar B: 10 KK atau 30 jiwa terdampak

Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. Sekitar 6 hektare lahan pertanian dilaporkan terdampak dan diperkirakan mengalami gagal panen. Jaringan air bersih mengalami kerusakan parah, serta sejumlah kendaraan turut menjadi korban, yakni satu unit kendaraan roda empat dan enam unit kendaraan roda dua.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian material diperkirakan mencapai ± Rp500 juta. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Data sementara mencatat nihil korban meninggal, hilang, luka berat, maupun pengungsi.

Menindaklanjuti laporan dari pihak Kecamatan Ropang dan Pemerintah Desa Lebangkar, BPBD Kabupaten Sumbawa langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen guna memperkuat data dampak banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik, Dr. Rusdianto Ar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian.

“Kami sudah langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dampak dari banjir yang terjadi kemarin sore. Penyebab banjir diduga akibat luapan anak sungai atau kakar yang berada di dekat permukiman masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat intensitas curah hujan masih tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras. Anak-anak agar tidak bermain di sungai ketika terjadi banjir, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 16:18:18 +0800 amr
Bupati Sumbawa: Penanaman Pohon, Ikhtiar Wujudkan Hutan Lestari dan Penjagaan Mata Air https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-penanaman-pohon-ikhtiar-wujudkan-hutan-lestari-dan-penjagaan-mata-air https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-penanaman-pohon-ikhtiar-wujudkan-hutan-lestari-dan-penjagaan-mata-air Bupati Sumbawa: Penanaman Pohon, Ikhtiar Wujudkan Hutan Lestari dan Penjagaan Mata Air

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP,, Melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-9 di Desa SP-2 Prode, Kecamatan Plampang, pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dari Forkopimda, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Camat Plampang Para Karyawan /Karyawati Dilingkup Pemerintah Daerah Kepala Desa SP-2 Prode, Kepala Dusun serta Masyarakat, acara bertempat di Desa SP-2 Prode, Kamis (29/1/2026)

Dalam Sambutanya Bupati menyampaikan, Hari ini kita melaksanakan Safari penanaman pohon yang ke-9 di Desa SP-2 Prode, Kecamatan Plampang, penanaman pohon Sengon Laut dan Buah -buahan merupakan bagian dari program penghijauan lingkungan 

"Hari ini kita menanam Sengon Laut lebih kurang 17.000, di tambah ada beberapa pohon Nangka dan Alpukat. Antusias masyarakat luar biasa hari ini," ujar Bupati 

Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan hasil kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah. "Sebenarnya tahun ini bibit cukup terbatas, antusias masyarakat cukup banyak tapi karena kita persiapannya telat dan sekarang sudah di pertengahan musim hujan. Insyallah kita rencanakan di kecamatan Plampang di sekitran desa SP 1, Sp 2, Sp 3 termasuk di kawasan Ale,"jelasnya.

Bupati Sumbawa juga mengatakan, bahwa tahun depan, pemerintah akan menanam pohon jambu mente dan tanaman kemiri. "Tahun depan kita pastikan untuk penanaman kayu mereka meminta tadi untuk penanaman pohon jambu mente dan tanaman kemiri. Insyallah itu akan disiapkan tahun depan termasuk juga kita akan menanam tumpang sari dan porang," katanya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, Kenapa Sumbawa mulai tahun ini kita tertibkan hutan dan menanam pohon? Saya punya mimpi, mimpi saya ingin Sumbawa ini masyarakatnya sejahtera, penghasilannya tinggi, tetapi alamnya lestari," ucap Bupati.

Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan melestarikan lingkungan. "Kita akan siapkan bibit sebanyak-banyaknya tahun depan dan insyaallah kita akan hijaukan Sumbawa sehingga mata air akan tetap ada, BPBD tidak akan datang, dan kita tidak akan mengalami kekeringan," jelas Bupati.

Bupati Sumbawa meminta agar masyarakat tidak lagi melakukan penebangan hutan secara ilegal dan meminta agar semua pihak untuk bekerja sama dalam pelestarian hutan. "Tolong jangan hanya KPH saja, hanya polisi saja, hanya tentara saja yang mengawasi, masyarakat sekarang mengawasi siapa yang ada bunyi senso di tengah hutan ini," ujar Bupati

Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan melestarikan lingkungan. "Kita akan siapkan bibit sebanyak-banyaknya tahun depan dan insyaallah kita akan hijaukan Sumbawa sehingga mata air akan tetap ada, BPBD tidak akan datang, dan kita tidak akan mengalami kekeringan,"jelasnya.

pada kesempatan tersebut Bupati berjanji akan memberikan hadiah sapi kepada masyarakat yang berhasil menanam pohon dan meminta masyarakat terus menjaga dan melestarikan hutan,"tutup Bupati.(AM)

]]>
Thu, 29 Jan 2026 22:27:14 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Gelar Seleksi Terbuka 4 Jabatan Eselon II, Pendaftaran Dibuka hingga 12 Februari" https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-seleksi-terbuka-4-jabatan-eselon-ii-pendaftaran-dibuka-hingga-12-februari https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-seleksi-terbuka-4-jabatan-eselon-ii-pendaftaran-dibuka-hingga-12-februari Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  (29 Januari 2026) — Pasca mutasi pejabat pada 31 Desember 2025 lalu, tercatat empat jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa masih lowong. Keempat jabatan strategis tersebut yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Nomor: 002/PANSELJPT/I/2026.

Seleksi terbuka ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, serta PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian JPT secara terbuka dan kompetitif.

Ketua Pansel yang juga Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, dalam pengumumannya mengundang seluruh Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses seleksi tersebut.

Pendaftaran seleksi dibuka mulai 29 Januari hingga 12 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN masing-masing pelamar.

Pelamar diperbolehkan mendaftar maksimal pada dua jabatan yang diseleksi.

Pansel menetapkan sejumlah persyaratan administrasi yang cukup ketat, di antaranya, berstatus PNS dengan pangkat minimal Pembina (IV/a), pernah/sedang menduduki jabatan Administrator minimal 2 tahun, memiliki pengalaman jabatan terkait minimal 5 tahun, usia maksimal 56 tahun saat pelantikan, nilai kinerja dua tahun terakhir minimal baik, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang/berat, tidak berstatus tersangka pidana, telah menyerahkan LHKPN/LHKASN 2025 dan SPT Pajak 2025, dan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.

Selain itu, peserta wajib mengunggah sejumlah dokumen seperti SK jabatan terakhir, ijazah, CV, pakta integritas, sertifikat diklat, surat keterangan bebas disiplin, surat keterangan sehat, hingga pasfoto berlatar merah.

“Format dokumen dapat diunduh melalui laman bkpsdm.sumbawakab.go.id,” imbuhnya.

Seleksi akan berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi dan rekam jejak, asesmen kompetensi (assessment center), penulisan makalah on the spot, wawancara akhir.

“Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 21 Februari 2026,” tandasnya.

Sekda yang disapa Doktor Budi, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun. Namun biaya pemeriksaan kesehatan, administrasi, transportasi dan akomodasi selama proses seleksi menjadi tanggungan peserta.

“Dengan dibukanya seleksi ini, diharapkan jabatan-jabatan strategis tersebut dapat segera terisi oleh figur-figur ASN yang kompeten, berintegritas, dan profesional guna mendukung kinerja pemerintahan daerah,” pungkasnya. (AM)

 

]]>
Thu, 29 Jan 2026 21:57:40 +0800 amr
Berbagi Bahagia, Ketua Umum LKKS Sumbawa Hadirkan Senyum untuk Disabilitas, Lansia dan Anak&anak LKSA https://amarmedia.co.id/berbagi-bahagia-ketua-umum-lkks-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-disabilitas-lansia-dan-anak-anak-lksa https://amarmedia.co.id/berbagi-bahagia-ketua-umum-lkks-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-disabilitas-lansia-dan-anak-anak-lksa Berbagi Bahagia, Ketua Umum LKKS Sumbawa Hadirkan Senyum untuk Disabilitas, Lansia dan Anak-anak LKSA

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE, menyalurkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas, lansia, serta empat Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), sebagai bentuk kepedulian terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahim sekaligus memperkuat peran LKKS dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Adapun empat LKSA yang menerima bantuan sembako tersebut yakni LKSA Tritunggal, LKSA Muhammadiyah, LKSA Putri Annisa, dan LKSA Nyi Walidah. Selain itu, bantuan juga disalurkan langsung kepada penyandang disabilitas dan para lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Ketua LKKS Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian LKKS terhadap kelompok rentan di tengah masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan silaturahim dengan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial sebagai wujud kepedulian LKKS Kabupaten Sumbawa. Insyaa Allah ke depannya akan kami upayakan agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan lebih intens,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa sembako sebagai buah tangan dari LKKS, dengan harapan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, LKKS Kabupaten Sumbawa berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan lembaga sosial, penyandang disabilitas, serta lansia, sekaligus mendorong terwujudnya kepedulian dan solidaritas sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 29 Jan 2026 20:14:21 +0800 amr
Pimpin Safari Menanam Pohon di Moyo Utara, Bupati H. Jarot Tegaskan Stop Ilegal Logging https://amarmedia.co.id/pimpin-safari-menanam-pohon-di-moyo-utara-bupati-h-jarot-tegaskan-stop-ilegal-logging https://amarmedia.co.id/pimpin-safari-menanam-pohon-di-moyo-utara-bupati-h-jarot-tegaskan-stop-ilegal-logging Pimpin Safari Menanam Pohon di Moyo Utara, Bupati H. Jarot Tegaskan Stop Ilegal Logging

Sumbawa, Amarmedia.co.id (28 Januari 2026)- Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, memimpin langsung kegiatan Safari Menanam Pohon di Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Rabu pagi. Kegiatan ini diikuti para Kepala OPD, ASN, serta masyarakat umum sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa Sumbawa merupakan daerah dengan kawasan hutan terluas di NTB. Namun, kondisi hutan saat ini dinilai sangat memprihatinkan akibat berbagai kerusakan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kerusakan hutan telah menimbulkan dampak serius, mulai dari hilangnya sumber mata air hingga memicu berbagai bencana alam. Banjir dan longsor tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak pada infrastruktur, seperti jalan rusak, jembatan putus, rumah warga hancur, bahkan mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

“Kerusakan hutan ini dampaknya sangat nyata. Mata air hilang, bencana datang, infrastruktur rusak, bahkan nyawa warga terancam. Ini tidak bisa kita biarkan,” tegas Bupati.

H. Jarot juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghentikan praktik ilegal logging. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah Satgas Perlindungan Hutan sebagai langkah konkret dalam menjaga kelestarian kawasan hutan di Sumbawa.

Selain upaya penegakan hukum, Pemkab Sumbawa juga akan melakukan penghijauan kembali dengan menanam pohon-pohon yang memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga selain menjaga lingkungan, juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar hutan.

“Hutan harus kita jaga dan lestarikan. Kita akan hijaukan kembali dengan pohon-pohon yang bernilai ekonomis agar masyarakat juga merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam menjaga kelestarian hutan. Menurutnya, upaya menjaga hutan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan keterlibatan masyarakat.(AM)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 22:27:37 +0800 amr
Golo Mori Jadi Saksi Penguatan Konektivitas Bali–NTB–NTT https://amarmedia.co.id/golo-mori-jadi-saksi-penguatan-konektivitas-balintbntt https://amarmedia.co.id/golo-mori-jadi-saksi-penguatan-konektivitas-balintbntt

Manggarai Barat, Amarmedia.co.id (Rabu, 28 Januari 2026) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk mendorong implementasi nyata Kerja Sama Regional Bali–Nusa Tenggara Barat–Nusa Tenggara Timur (KR BNN) dalam Pertemuan Ketiga KR BNN yang digelar di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan awal para Gubernur di Bali pada 3 November 2025 serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Mandalika, Lombok, NTB, pada 25 November 2025. 

Pada pertemuan ketiga ini, ketiga provinsi memasuki tahap konsolidasi dan penguatan implementasi kerja sama lintas sektor yang lebih konkret.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan, bahwa kerja sama regional Bali–NTB–NTT telah bergerak dari sekadar niat dan komitmen politik menuju realisasi yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi kawasan ini menjadi contoh regionalisme baru yang tumbuh dari daerah untuk menjawab tantangan nasional dan global.

“Kerja sama ini bukan lagi wacana. Kita sudah melihat dampak nyata, salah satunya dari penguatan konektivitas. Jumlah rute penerbangan dari dan menuju NTB meningkat dari 18 menjadi 27 rute. Ini menunjukkan bahwa integrasi kawasan Bali–NTB–NTT sudah berjalan dan terus berkembang,” ujar Miq Iqbal dapaan akrab Gubernur NTB ini.

Dalam pertemuan tersebut, para Kepala Perangkat Daerah dari Bali, NTB dan NTT menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama teknis sebagai turunan dari MoU yang mencakup lima bidang strategis, yakni:

- Optimalisasi pariwisata dan ekonomi kreatif terintegrasi,

- Pengembangan super grid energi terbarukan kawasan,

- Penguatan perdagangan dan ekspor antarprovinsi,

- Pengembangan sistem transportasi dan konektivitas laut, penyeberangan, dan udara, serta

- Integrasi perencanaan pembangunan regional.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, kesiapan NTB untuk mengambil peran strategis, termasuk memimpin studi kelayakan pengembangan super grid energi terbarukan kawasan Bali–NTB–NTT. Potensi energi surya, angin, air, dan panas bumi di kawasan ini dinilai sangat besar untuk mendukung ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih.

Sebagai tuan rumah, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, bahwa NTT siap menjadi pusat koordinasi kerja sama melalui pembentukan Sekretariat Bersama KR BNN. 

Ia menekankan, pentingnya kerja sama ini sebagai rumah bersama untuk kolaborasi nyata, bukan sekadar kesepakatan administratif.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menekankan, bahwa Bali, sebagai daerah yang lebih maju dari sisi pariwisata dan jasa, siap berperan sebagai hub pariwisata dan ekspor regional.

Menurutnya, Bali, NTB, dan NTT tidak boleh berkembang secara parsial, melainkan harus dibangun sebagai satu kesatuan kawasan ekonomi dan pariwisata yang saling melengkapi.

Selain penandatanganan perjanjian kerja sama teknis, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan surat pernyataan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 oleh Gubernur NTB dan Gubernur Bali. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama penyelenggaraan PON yang efisien, kolaboratif, dan berbasis kerja sama regional.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat perangkat daerah dari ketiga provinsi, para Bupati dan Wali kota serta Ketua dan Pimpinan DPRD masing-masing Provinsi yang menandai dukungan politik dan kelembagaan secara penuh terhadap keberlanjutan kerja sama regional Bali–NTB–NTT.

Melalui Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT, ketiga provinsi sepakat untuk mengakhiri pola pembangunan yang bersifat parsial dan bergerak bersama membangun kawasan Bali–Nusra sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur, berdaya saing nasional dan internasional serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM/AKA/Diskominfotik)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 20:13:44 +0800 amr
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs H.Budi Prasetyo S.Sos M.AP mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya Ibu Ainun Asmawati SPd MPd sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa Besar https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drs-hbudi-prasetyo-ssos-map-mengucapkan-selamat-atas-dilantiknya-ibu-ainun-asmawati-spd-mpd-sebagai-kepala-sekolah-sman-2-sumbawa-besar https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drs-hbudi-prasetyo-ssos-map-mengucapkan-selamat-atas-dilantiknya-ibu-ainun-asmawati-spd-mpd-sebagai-kepala-sekolah-sman-2-sumbawa-besar Wed, 28 Jan 2026 19:13:54 +0800 amr Sinergi Program 'CERAH': Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia Perkuat Tata Kelola Air serta Lahan Berbasis Inklusif https://amarmedia.co.id/sinergi-program-cerah-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-perkuat-tata-kelola-air-serta-lahan-berbasis-inklusif https://amarmedia.co.id/sinergi-program-cerah-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-perkuat-tata-kelola-air-serta-lahan-berbasis-inklusif Sinergi Program 'CERAH': Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia Perkuat Tata Kelola Air serta Lahan Berbasis Inklusif

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (26 Januari 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menggelar Rapat Koordinasi Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (PSDAT) di Hotel Kaloka, Sumbawa Besar, Senin (26/1). Pertemuan ini menandai fase baru kolaborasi melalui program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) yang berfokus pada ketahanan iklim dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang inklusif.

Forum yang diinisiasi sejak 2022 ini menjadi wadah krusial bagi sinkronisasi program antar-pemangku kepentingan (stakeholder), baik pemerintah maupun non-pemerintah, guna memastikan keberlanjutan sumber daya air di Tau dan Tana Samawa.

Integrasi dengan Program Sumbawa Hijau Lestari

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa (Asisten II) Lalu Sudarmaji Kertawija ST.MT, mewakili Bupati Sumbawa, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ia menekankan bahwa inisiatif PSDAT dan program CERAH sangat selaras dengan visi unggulan daerah.

"Kegiatan forum ini sangat baik dan sejalan dengan program Sumbawa Hijau Lestari. Keberlanjutan perbaikan lingkungan mutlak diperlukan. Sebagai langkah nyata, pemerintah akan melanjutkan safari penanaman pohon di tiga zona dalam waktu dekat," tegas Asisten II.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Panitia Muttaqin ST.MSi kepada Plan Indonesia yang telah melanjutkan kemitraan dengan Pemkab Sumbawa, bertransformasi dari proyek Water for Women (2018-2024) menuju fokus baru pada pengelolaan air dan lahan yang lebih luas.

Tiga Pilar Utama Program CERAH

Koordinator Plan Indonesia Abdurrahman memaparkan tiga capaian utama (outcomes) yang menjadi fokus pendampingan di 22 desa sasaran wilayah hulu hingga hilir:

Pertama ; Pengelolaan DAS Berbasis Masyarakat melalui pendampingan agroforestry di wilayah hulu dan tengah, serta penerapan pertanian cerdas iklim (Climate Smart Agriculture) di wilayah hilir.

Kedua : Penguatan Kebijakan dan Anggaran dengan Penyusunan studi kebijakan terkait manajemen DAS, analisa peran sektor swasta, serta advokasi rekomendasi kebijakan guna mendukung perencanaan program yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Ketiga : Peningkatan Ketahanan Iklim Inklusif melalui Penguatan kapasitas dan kampanye yang melibatkan kelompok perempuan, anak muda, serta penyandang disabilitas dalam adaptasi perubahan iklim.

Dorong Advokasi hingga Tingkat Desa

Dari sisi pemberdayaan, perwakilan Dinas PMD Sumbawa, Yuni Ilmiati Kurnia S.STP M.Si, menjelaskan bahwa program ini akan diimplementasikan secara inklusif di tingkat desa dan kelurahan. Strategi yang diusung meliputi penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) serta integrasi sosialisasi mitigasi perubahan iklim melalui layanan Posyandu 6 SPM.

Rakor ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD teknis, mulai dari Bapperida, BPBD, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, hingga jajaran Camat se-Kabupaten Sumbawa. Turut hadir elemen akademisi dan pemerhati lingkungan dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) serta Universitas Samawa (UNSA), termasuk peneliti senior Dr. Wulan Ayu, Yudi Hartono, SP., M.Si., dan tim dari Samawa Center.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan rencana aksi yang konkret, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang kian nyata, demi menjamin ketersediaan air bagi generasi mendatang di Kabupaten Sumbawa. (am)

]]>
Tue, 27 Jan 2026 18:50:19 +0800 amr
Wagub NTB Lantik 26 Kepala Sekolah SMA SMK, Tekankan Integritas dan Peningkatan Mutu Pendidikan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-lantik-26-kepala-sekolah-sma-smk-tekankan-integritas-dan-peningkatan-mutu-pendidikan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-lantik-26-kepala-sekolah-sma-smk-tekankan-integritas-dan-peningkatan-mutu-pendidikan Wagub NTB Lantik 26 Kepala Sekolah SMA SMK, Tekankan Integritas dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Mataram, Amarmedia.co.id - Senin, 26 Januari 2026 - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 Kepala Sekolah SMA/SMK se-NTB di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, Senin (26/1/2026).

Wagub NTB Umi Dinda menyampaikan ucapan selamat kepada para Kepala Sekolah yang baru dilantik. 

Ia menegaskan, bahwa pengisian jabatan Kepala Sekolah merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Daerah dalam memajukan dunia pendidikan sebagai indikator utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB.

“Dunia pendidikan adalah salah satu indikator yang akan mendorong lebih baiknya angka IPM di daerah kita. Karena itu, amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Umi Dinda aapaan akrab Wagub NTB ini.

Ia juga menjelaskan, pelantikan kali ini seiring adanya pergeseran dan penetapan definitif sejumlah Kepala Sekolah yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt). Umi Dinda mengingatkan para Kepala Sekolah untuk memahami secara utuh visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dalam lima tahun ke depan, sehingga kebijakan dan langkah di satuan pendidikan dapat selaras dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam memajukan kualitas pendidikan.

ia meminta para Kepala Sekolah bekerja dengan sepenuh hati, mengedepankan profesionalisme, serta membuktikan bahwa penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, bukan kepentingan politik atau titipan pihak tertentu.

Selain itu Umi Dinda menyoroti tingginya animo masyarakat terhadap sekolah-sekolah tertentu yang masuk dalam kategori favorit, sehingga ia meminta agar sistem penerimaan peserta didik baru terus diperbarui agar lebih transparan, berkeadilan, dan berbasis regulasi. Ia memberikan catatan kepada Kepala Dinas Dikpora NTB yang hadir agar kedepan sebagian besar sekolah SMA/SMK di NTB menjadi sekolah favorit.

“Kita ingin semua sekolah menjadi sekolah favorit. Dengan pemerataan kualitas, sehingga penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu bisa dihindari,” pintanya. (AM/cun)

]]>
Tue, 27 Jan 2026 07:34:25 +0800 amr
Wagub NTB: Penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI Jadi Kebanggaan Masyarakat Indonesia https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-penayangan-piala-dunia-2026-di-tvri-jadi-kebanggaan-masyarakat-indonesia https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-penayangan-piala-dunia-2026-di-tvri-jadi-kebanggaan-masyarakat-indonesia Wagub NTB: Penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI Jadi Kebanggaan Masyarakat Indonesia

Mataram,Amarmedia.co.id ( Senin, 26 Januari 2026 ) — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan bahwa penayangan Piala Dunia 2026 melalui TVRI menjadi kebanggaan bersama seluruh masyarakat Indonesia. Melalui TVRI, perhelatan sepak bola dunia tersebut dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk hingga ke pelosok daerah, tanpa dipungut biaya.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia karena Piala Dunia dapat ditayangkan secara langsung. Masyarakat, termasuk yang berada hingga ke pelosok daerah, dapat menyaksikan secara langsung perhelatan Piala Dunia,” tuturnya.

Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda tersebut juga menegaskan bahwa TVRI bersama Pemerintah Provinsi NTB akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Piala Dunia. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat sportivitas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala TVRI Stasiun NTB, Ina Djara, menyampaikan bahwa TVRI telah dipercaya oleh Presiden Republik Indonesia sebagai pemegang hak siar Piala Dunia. Melalui siaran tersebut, negara diharapkan hadir memberikan tontonan berkualitas yang gratis, tidak berbayar, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, TVRI akan menggelar kick off Piala Dunia secara serentak di seluruh Indonesia pada 1 Februari 2026. Untuk wilayah NTB, kegiatan direncanakan berlangsung di Teras Udayana, Mataram, pada pukul 07.00 hingga 09.00 WITA, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day, dan akan disiarkan secara langsung.

Ina Djara juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin dengan Pemerintah Provinsi NTB. Dukungan Pemprov NTB dinilai berperan penting dalam keberlangsungan berbagai program siaran TVRI yang terus berkesinambungan ke depan.

Selain menyajikan program berita, TVRI juga menghadirkan berbagai tayangan dialog, sosialisasi, pelestarian budaya daerah, hingga pemberdayaan UMKM. Sejumlah program unggulan seperti tayangan musik daerah dan tradisional Sasambo serta Pojok UMKM dikemas secara kreatif dan disesuaikan dengan perkembangan generasi masa kini.

Seiring dengan transformasi digital, TVRI kini sepenuhnya bersiaran secara digital setelah dilaksanakannya analog switch off. Selain siaran terestrial digital, TVRI juga aktif memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. (AM/kominfotikntb)

]]>
Mon, 26 Jan 2026 19:53:33 +0800 amr
Wujudkan Visi Sumbawa Unggul, Pemda Sambut Antusias Capaian Spektakuler 'Alas&Sumbawa Charity Run 67 KM' https://amarmedia.co.id/wujudkan-visi-sumbawa-unggul-pemda-sambut-antusias-capaian-spektakuler-alas-sumbawa-charity-run-67-km https://amarmedia.co.id/wujudkan-visi-sumbawa-unggul-pemda-sambut-antusias-capaian-spektakuler-alas-sumbawa-charity-run-67-km Wujudkan Visi Sumbawa Unggul, Pemda Sambut Antusias Capaian Spektakuler 'Alas-Sumbawa Charity Run 67 KM'

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (25 Januari 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi luar biasa dan menyambut antusias keberhasilan penyelenggaraan Alas-Sumbawa Charity Run 67 KM yang mencapai garis finish di Pantai Saliper Ate, Minggu sore (25/1). Ajang ini dinilai bukan sekadar perayaan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, melainkan representasi nyata dari semangat ketangguhan masyarakat serta sinergi antara pemerintah, komunitas, dan aparat keamanan.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang hadir langsung menyambut para pelari, menegaskan bahwa Pemda melihat kegiatan ini sebagai terobosan baru yang menggabungkan pembinaan olahraga, misi kemanusiaan, dan kampanye lingkungan hidup.

Bagi Pemda Sumbawa, jarak 67 kilometer yang ditempuh para pelari dari perbatasan Alas Barat hingga jantung kota adalah cerminan dari usia kabupaten yang kian matang. Bupati H. Jarot menyampaikan bahwa ketahanan fisik dan mental para runners menjadi inspirasi bagi pembangunan daerah.

"Pemda menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Apa yang dilakukan oleh 34 pelari ini meskipun yang finish 33 orang karena 1 orang mengalami cedera adalah simbol ketangguhan karakter Tau Samawa. Mereka tidak hanya berlari untuk prestasi, tapi untuk berbagi bagi saudara kita yang tertimpa bencana di Aceh dan Sumatra. Ini adalah implementasi nilai Sabalong Samalewa yang sesungguhnya," ungkap Bupati H. Jarot dengan bangga.

Pemkab Sumbawa juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan lebih dari 1.000 partisipan, mulai dari ASN, pelajar, hingga tokoh masyarakat di Kecamatan Alas, yang menyertai pelepasan pelari dengan aksi pungut sampah massal.

"Instruksi kami jelas, pembangunan harus selaras dengan kelestarian alam. Gerakan pungut sampah yang mengiringi start di Alas merupakan dukungan nyata terhadap program unggulan Pemkab Sumbawa untuk mewujudkan daerah yang bersih, hijau, dan lestari," tambah Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., mewakili unsur Pemda di lapangan.

Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Basarnas Pos SAR Sumbawa. Pemda menilai peran Basarnas sangat strategis dalam menjamin keselamatan (safety) di sepanjang rute ekstrem sejauh 67 KM tersebut. Tanpa pengawalan ketat dari Basarnas, personel TNI/Polri, serta tim medis Puskesmas lintas rute, kegiatan berisiko tinggi ini tidak akan berjalan sesukses sekarang.

Melihat kesuksesan luar biasa ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk menjadikan Charity Run sebagai agenda rutin tahunan yang lebih besar.

"Kami dari jajaran eksekutif berkomitmen, tahun depan kegiatan ini harus naik kelas. Kita akan kemas lebih meriah dengan konsep Sport Tourism yang lebih profesional untuk menarik minat pelari nasional maupun internasional ke Sumbawa," tutup Bupati H. Jarot.

Dengan berakhirnya ajang ini, Pemda berharap semangat solidaritas dan etos kerja keras yang ditunjukkan para pelari dapat menular ke seluruh elemen birokrasi dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih maju. (AM)

]]>
Mon, 26 Jan 2026 07:57:28 +0800 amr
Rayakan HUT Ke&67 Sumbawa, 34 Pelari Taklukkan Lintasan 67 KM dalam "Alas&Sumbawa Charity Run" https://amarmedia.co.id/rayakan-hut-ke-67-sumbawa-34-pelari-taklukkan-lintasan-67-km-dalam-alas-sumbawa-charity-run https://amarmedia.co.id/rayakan-hut-ke-67-sumbawa-34-pelari-taklukkan-lintasan-67-km-dalam-alas-sumbawa-charity-run Rayakan HUT Ke-67 Sumbawa, 34 Pelari Taklukkan Lintasan 67 KM dalam "Alas-Sumbawa Charity Run"

Sumbawa, Alas.Amarmedia.co.id – Semangat sportivitas dan kepedulian sosial menyatu dalam ajang Alas-Sumbawa Charity Run 67 Km, yang digelar pada Minggu pagi (25/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas Samawa Runners bekerja sama dengan Panitia HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kabupaten tahun 2026.

Titik start mengambil lokasi di perbatasan Alas Barat dan Alas atau depan SMPN 1 Alas Barat. Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., melepas secara resmi para pelari didampingi Kebid Olahraga Raga Disporapar Iwan Setiawan SP.M.Si, Ketua TP PKK Kecamatan Alas, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta jajaran korwil Dikbud dan PGRI.

Kemeriahan pelepasan ini tidak hanya dihadiri oleh para atlet, tetapi juga didukung oleh sekitar 1.000 partisipan yang terdiri dari guru, siswa, pegawai BUMN/BUMD, komunitas sepeda, hingga ibu-ibu Dharma Wanita.

Lari Sambil Berbagi untuk Korban Bencana

Ketua Panitia Pelaksana, Ns. Alfian, S.Kep.,M.Kep, menjelaskan bahwa angka 67 KM dipilih sebagai simbol transformasi usia Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 34 pelari tangguh berpartisipasi dalam ajang ini, yang berasal dari berbagai instansi seperti TNI (Batalyon Kereke), Polri (Polsek Rhee), serta komunitas lari dari Sumbawa, Dompu, Bima, KSB Berlari, Runjani Mataram, dan Lombok Timur.

Sesuai namanya, Charity Run ini bukan sekadar lomba lari biasa. "Setiap peserta yang terdaftar memiliki kewajiban untuk melakukan penggalangan dana melalui panitia dengan nomor rekening yang sudah disediakan panitia. Dana yang terkumpul akandisalurkan untuk saudara kita yang terdampak bencana alam di Aceh atau Sumatra" jelas Alfian

Kemudian lanjutnya, sejalan dengan filosofi Sabalong Samalewa, pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga keseimbangan jiwa dan kepedulian sosial. "Di usia ke-67 ini, kami ingin Sumbawa semakin kuat dalam berbagi dan menebar manfaat," ujar Alfian.

 

Kesuksesan acara yang menempuh rute dari Alas Barat dan berakhir (finish) di Pantai Saliper Ate, Labuhan Sumbawa ini, tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. 

Panitia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para sponsor, di antaranya BASARNAS Pos SAR Sumbawa dan Dinas Kesehatan/Puskesmas Lintas (Keamanan & Medis),Personel Polsek dan Koramil setempat dan Mitra pendukung: Fitbar, Cemong Ecek, Roti Beta, IM3, serta Pemerintah Kecamatan Alas.

Dukung Program "Sumbawa Bersih dan Lestari"

Camat Alas Dr. Usman menambahkan selain misi kemanusiaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi lingkungan. Sepanjang garis start hingga Desa Labuhan Alas, para peserta sekitar 1.000 partisipan yang terdiri dari guru, siswa, pegawai BUMN/BUMD, komunitas sepeda, hingga ibu-ibu Dharma Wanita dan pendukung melakukan gerakan pungut sampah. "Aksi ini bertujuan mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dalam mewujudkan daerah kabupaten Sumbawa bersih, hijau, dan lestari"ujar Usman.

Ajang ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya memajukan dunia olahraga lari di Nusa Tenggara Barat, tetapi juga mempererat solidaritas kemanusiaan antarwarga.(AM)

]]>
Sun, 25 Jan 2026 11:31:50 +0800 amr
Kukuhkan Pengurus IKA SMANDA 2026–2031, Bupati Jarot: Alumni Adalah Energi Positif Pembangunan Sumbawa https://amarmedia.co.id/kukuhkan-pengurus-ika-smanda-20262031-bupati-jarot-alumni-adalah-energi-positif-pembangunan-sumbawa https://amarmedia.co.id/kukuhkan-pengurus-ika-smanda-20262031-bupati-jarot-alumni-adalah-energi-positif-pembangunan-sumbawa Kukuhkan Pengurus IKA SMANDA 2026–2031, Bupati Jarot: Alumni Adalah Energi Positif Pembangunan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  (24 Januari 2026)– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni SMAN 2 Sumbawa (IKA SMANDA) masa bhakti 2026–2031. Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum transformasi organisasi alumni dari sekadar wadah nostalgia menjadi instrumen pembangunan daerah yang strategis.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa alumni sekolah merupakan aset intelektual dan sosial yang luar biasa. Dengan tema “Merajut Kebersamaan Melalui Silaturahim dan Kontribusi Hebat bagi Masyarakat Luas,” Bupati menilai IKA SMANDA memiliki keselarasan visi dengan semangat kolaborasi yang sedang dibangun Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

“Ikatan alumni ini adalah kekuatan besar. Jika dirajut dengan baik melalui silaturahim dan kebersamaan, maka akan menjadi energi positif yang mampu memberi dampak luas bagi daerah. Bahkan, ini bisa menjadi kekuatan politik yang sehat untuk melahirkan pemimpin-pemimpin daerah di masa depan dari rahim alumni,” ujar Bupati dalam pidatonya yang disambut antusias oleh para hadirin.

Bupati berharap pengurus baru IKA SMANDA mampu menggerakkan roda organisasi untuk menyentuh aspek-aspek krusial seperti sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia meminta para alumni yang telah sukses di berbagai bidang, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk tetap menoleh ke kampung halaman (Tau dan Tana Samawa).

“Jangan hanya menjadi wadah reuni dan nostalgia semata. IKA SMANDA harus menjadi motor penggerak. Kontribusi nyata kalian sangat ditunggu untuk mendukung program pembangunan menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Jarot menitipkan pesan khusus kepada keluarga besar SMANDA terkait isu lingkungan. Ia mengajak para alumni untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Program Hijau Lestari melalui gerakan penanaman pohon.

“Langkah ini sangat mendesak untuk melindungi alam kita, menjaga ketersediaan mata air, dan mengembalikan fungsi hutan. Saya titip lingkungan Sumbawa kepada para alumni demi keberlanjutan generasi mendatang,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Bupati menyampaikan selamat bekerja kepada seluruh jajaran pengurus yang telah dikukuhkan. Ia berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian yang tulus.

“Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dijalankan dengan keikhlasan demi kemajuan organisasi dan daerah kita tercinta,” tutup Bupati.(AM)

]]>
Sat, 24 Jan 2026 18:39:12 +0800 amr
Gubernur NTB Dorong Orkestrasi Program Desa Berdaya, Tangani 106 Desa Prioritas https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-orkestrasi-program-desa-berdaya-tangani-106-desa-prioritas https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-orkestrasi-program-desa-berdaya-tangani-106-desa-prioritas Gubernur NTB Dorong Orkestrasi Program Desa Berdaya, Tangani 106 Desa Prioritas

Mataram,Amarmedia.co.id (23 Januari 2026) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya orkestrasi dan kolaborasi terpadu antara pemerintah dan mitra pembangunan dalam menangani kemiskinan ekstrem. Gubernur menyatakan pemerintah provinsi siap mengambil peran sebagai “dirigen” untuk memimpin keterpaduan program agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran di 106 desa prioritas.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Mitra Pembangunan Pemerintah Provinsi NTB di Mataram, Jum'at (23/1/2026).

Gubernur Iqbal mengungkapkan, pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan pilar utama pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan. Saat ini, terdapat 106 desa di NTB yang masuk kategori desa dengan kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus utama penanganan pemerintah.

“Target utama kita adalah menghilangkan kemiskinan ekstrem. Ini adalah fondasi paling mendasar sebelum menyelesaikan persoalan sosial lainnya,” tegasnya.

Dalam arahan yang disampaikan, Gubernur Iqbal menyoroti sejarah panjang keterlibatan mitra pembangunan di NTB sejak puluhan tahun silam. Pengentasan kemiskinan selama ini belum maksimal, lantaran kurangnya kolaborasi yang terstruktur.

"Persoalannya adalah lack of orchestration, tidak ada yang mengorkestrasi, tidak ada dirigennya. Masing-masing jalan sendiri." tandasnya.

Dijelaskannya, kemiskinan adalah akar dari berbagai persoalan sosial, seperti pernikahan di usia dini. Oleh karena itu, penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB mengimplementasikan program "Desa Berdaya" sebagai upaya penanganan kemiskinan ekstrem secara terintegrasi.

Gubernur NTB memastikan pemerintah menyediakan basis data yang akurat mengenai lokasi dan kebutuhan desa-desa tersebut. Dengan data tersebut, mitra pembangunan diharapkan dapat menyelaraskan program kerja, sesuai dengan arahan pemerintah agar tidak tumpang tindih.

"Pemerintah provinsi tugasnya menyediakan data, memberikan arahan. Teman-teman mitra pembangunan yang memainkan alat musiknya, tetapi iramanya harus sama," jelasnya mengibaratkan sinergi seperti orkestra.

Lebih lanjut diterangkannya, visi utamanya adalah mengurangi kemiskinan, sementara aspek unggulan lainnya seperti ketahanan pangan dan pariwisata diposisikan sebagai alat (tools) atau instrumen untuk mencapai tujuan tersebut.

"Tujuan utamanya nomor satu. Nomor dua, nomor tiga sebetulnya tools, alat untuk mengeluarkan dari kemiskinan tersebut," jelasnya.

Melalui rapat koordinasi, diharapkan tercipta kesepahaman bersama antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan. Bekerja secara terpadu dan terintegrasi, demi mewujudkan NTB yang bebas dari kemiskinan ekstrem. (AM/Tim)

]]>
Sat, 24 Jan 2026 10:17:59 +0800 amr
Sumbawa Dikepung Bencana: 11 Kecamatan Terjang Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Puting Beliung https://amarmedia.co.id/sumbawa-dikepung-bencana-11-kecamatan-terjang-banjir-bandang-tanah-longsor-dan-puting-beliung https://amarmedia.co.id/sumbawa-dikepung-bencana-11-kecamatan-terjang-banjir-bandang-tanah-longsor-dan-puting-beliung Sumbawa Dikepung Bencana: 11 Kecamatan Terjang Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Puting Beliung

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Sumbawa pada Jumat (23/01/2026). Peristiwa ini memicu rangkaian bencana alam simultan mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga angin puting beliung (Bansor & APB) yang tersebar di 11 kecamatan.

Berdasarkan laporan mutakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, ribuan jiwa terdampak dan sejumlah infrastruktur vital mengalami kerusakan serius.

Kecamatan Tarano dan Empang Terparah

Wilayah timur Sumbawa menjadi salah satu titik terdampak paling parah. Di Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Bontong luluh lantak diterjang banjir bandang yang merendam 5 dusun. Tercatat sebanyak 612 KK atau sekitar 1.567 jiwa terdampak. Selain pemukiman, banjir juga merendam fasilitas pendidikan (2 PAUD, 1 SD) serta menghanyutkan 67 hektare lahan pertanian dan 60 hektare tambak warga.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Empang. Banjir luapan menggenangi lima desa sekaligus, yakni Desa Empang Atas, Empang Bawah, Bunga Eja, Jotang, dan Ongko. Fasilitas publik seperti MIN Empang, Pasar Empang, dan Masjid Babussalam turut terendam, memaksa aktivitas ekonomi dan pendidikan lumpuh sementara.

Infrastruktur Putus dan Pemukiman Terisolir

Di Kecamatan Maronge, akses utama menuju Desa Labuhan Sangor terputus setelah jembatan di Dusun Sangor A roboh akibat hantaman debit air yang sangat besar. Masyarakat setempat kini berupaya membangun jembatan darurat secara gotong royong agar desa tidak terisolir total.

Sementara itu, di Kecamatan Moyo Hilir, akses jalan lintas desa di Dusun Sengakal dan Batu Bangka tidak dapat dilalui kendaraan karena genangan air yang tinggi, menyebabkan mobilitas warga terhambat sepenuhnya.

Ancaman Longsor di Wilayah Perkotaan

Di pusat kota Sumbawa Besar, ancaman utama bergeser pada bencana tanah longsor. Lima kelurahan (Pekat, Seketeng, Umasima, Brang Biji, dan Lempeh) melaporkan ambruknya penahan tebing pemukiman dan beronjong sungai.

"Terjadi tanah longsor dan kerusakan penahan tebing di beberapa titik kota dengan total panjang kerusakan mencapai lebih dari 300 meter," lapor BPBD. Di Kelurahan Lempeh, ketinggian air masih bertahan di angka 20-30 cm, memaksa 55 KK melakukan evakuasi mandiri.

Amukan Puting Beliung

Selain banjir, angin kencang juga merusak permukiman di Kecamatan Batulanteh dan Buer. Di Desa Kelungkung, atap bangunan sekolah dan Balai Pertemuan Desa dilaporkan rusak parah. Sementara di Desa Pulau Kaung dan Desa Luk (Kecamatan Rhee), sejumlah rumah warga dilaporkan ambruk akibat terjangan angin pada siang hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nur Hidayat, ST, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke seluruh titik lokasi untuk melakukan asesmen cepat (assessment).

"Prioritas kami saat ini adalah keselamatan jiwa. Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak desa dan kecamatan untuk pendataan serta penyaluran bantuan darurat. Kami juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan," ujar Muhammad Nur Hidayat dalam keterangan resminya.

Hingga berita ini diturunkan, para pengungsi dan warga terdampak sangat membutuhkan bantuan darurat berupa Logistik Natura meliputi Bahan pokok (beras, minyak, mie instan) dan makanan siap saji. 

Dibutuhkan sarana hunian berupa Terpal dan bahan bangunan (kayu, seng, paku) untuk rumah yang roboh. Demikian pula Air bersih dan obat-obatan serta Peralatan Kebersihan Untuk penanganan pasca-banjir di rumah warga dan sekolah.

Laporan ini telah diteruskan secara resmi kepada Kepala BNPB-RI, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, dan jajaran otoritas terkait guna penanganan lebih lanjut secara terpadu.

Berikut Kutipan laporannya 

Kepada Yth.

- Bapak Kepala BNPB-RI

- Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat

- Ibu Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat

- Bapak Bupati Sumbawa

- Bapak Wakil Bupati Sumbawa

- Bapak Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat

- Bapak Kepala Pelaksana BPBD Prov. NTB

- Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa selaku ex-officio.

Dengan ini disampaikan Laporan Sementara kejadian bencana di Kabupaten Sumbawa sebagai berikut :

Jenis Bencana:

- Banjir dan Tanah Longsor (BANSOR) dan Angin Puting Beliung (APB)

Waktu kejadian:

- Jum'at, 23 Januari 2026

Lokasi kejadian:*

1. Desa Labuhan Bontong dan Desa Bantulanteh Kecamatan Tarano

2. Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir

3. Dusun Nijang Bawah Desa Nijang Kecamatan Unteriwes

4. Dusun Karang Padak Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas

5. Dusun Kauman Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas

6. Dusun Kelungkung Desa Kelungkung Kecamatan Batulanteh

7. Dusun Sangoro A Desa Labuhan Sangor Kecamatan Maronge

8. Dusun Kaung Atas Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer

9. Kel. Pekar, Kel. Seketeng, Kel. Umasima, Kel. Lempeh & Kel. Brang Biji Kecamatan Sumbawa.

10. Desa Empang Atas, Desa Empang Bawah, Desa Bunga Eja, Desa Jotang dan Desa Ongko Kecamatan Empang

11. Desa Luk Kecamatan Rhee

Dampak dan Kronologi:

1. Desa Labuhan Bontong

- Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan bencana banjir bandang di Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano pada hari ini, Jumat 23 Januari 2026 yang terdampak : 5 Dusun yaitu Dusun Parang Atas, Dusun Parang Bawah, Dusun Bontong, Dusun Bonto dan Dusun Tiu Sangat: total 612 KK 1567 Jiwa.

Fasilitas umum: TPU terendam banjir dan longsor, 2 Paud terendam, 1 SD terendam, Rumah Dataku terendam, lahan pertanian 67 Ha, Lahan tambak 60 Ha.

Kebutuhan mendesak : Air Bersih, Obat-obatan dan logistik.

Desa Bantulanteh

- Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan bencana banjir bandang di Desa Bantulanteh, terdampak pada 1 Dusun yaitu Dusun Bantu terdampak 150 KK 450 Jiwa.

Fasilitas umum : SDN Negeri Bantulanteh terendam, tebingsungai longsor -+18 M, terjadi pendangkalan -+ 1000 M di DAS wilayah Desa Bantulanteh.

2. Banjir Moyo Hilir Dusun Sengakal dan Dusun Batu Bangka terisolir tidak bisa di lewati banjir menggenangi jalan lintas desa sehingga lalu lintas terganggu.

3. Dusun Nijang Bawah Desa Nijang Banjir menggenangi pemukiman warga. Terdampak 

RT. 01 RW. 05 : 7

RT. 01 RW. 06 : 8

RT. 02 RW. 06 : 8

Total 23 KK 92 Jiwa

4. Bencana banjir di Dusun karang padak Desa labuhan Sumbawa kec. Labuhan Badas ,Tgl. 23 Januari 2026. -+ 56 KK 224 Jiwa.

5. Banjir bandang menggenangi pemukiman warga di Dusun Kauman Desa Labuhan Sumbawa korban terdampak -+ KK 38 152 Jiwa.

6. Terjadi angin kencang di Dusun Kelungkung, RT 001/ RW 03 Desa Kelungkung yang mengakibatkan 3 atap bangunan sekolah rusak parah dan atap Balai Pertemuan Desa Kelungkung rusak ringan pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 04.00 WITA.

Kerugian belum dapat diketahui dan tidak ada korban jiwa.

7. Laporan Kejadian Bencana Alam 

1. Jembatan Rusak

2. Atap Rumah warga rusak parah

Waktu Kejadian :

Hari/Tanggal : Jum'at , 23 Januari 2026

Alamat : RT. 001 RW. 001 

Dusun Sangor A Desa Lab. Sangor Kec. Maronge

Kronologi Kejadian :

1. Debit air yang melewati jembatan cukup besar, sehingga sebagian badan jembatan roboh tergerus oleh oleh Air

2. Hujan dan Angin kencang yang menyebabkan Atap Rumah Bapak Abdul Haris rusak Parah (roboh). Pemilik rumah mengalami kerugian materiil, namun tidak terdapat korban jiwa.

Upaya yang telah dilakukan:

1. Melakukan pengecekan dan pendataan langsung ke lokasi kejadian oleh perangkat Desa dan Camat Maronge

2. Mengamankan lokasi guna mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan warga sekitar.

3. Melaporkan kejadian kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan dan bantuan lanjutan.

4. Mengimbau warga sekitar agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

5. Masyarakat melaksanakan gotong royong, membuat jembatan darurat. Hal ini penting dilakukan karena satu2nya akses masuk ke Desa Sangoro.

Mengingat kondisi cuaca yang masih memprihatinkan kami memohon dukungan bantuan berupa: 

1. Bantuan bahan bangunan untuk perbaikan rumah yang roboh (kayu, seng, paku).

2. Terpal 

3. Bantuan kebutuhan pokok (beras, minyak goreng, gula, mie instan).

4. Pembangunan Jembatan darurat.

8. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengakibatkan amruknya rumah warga dan terhempasnya atap rumah warga di Dusun Kaung atas Desa Pulau Kaung Kec. Buer pada tanggal 23 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 wita.

9. Lokasi Penanganan (Banjir) Kebencanaan Kota Sumbawa Besar :

1. Pekat : Sekitaran rumah Orang tua Mas Deden (air limpahan depan Dinas Perikanan), terjadi tanah longsor dan ambruknya penahan tebing pemukiman -+ 50 M.

2. Seketeng : Sebelum SDN 14 (depan rumah Pak Subardin/alm), Simpang Buin Ai Awak, Depan SDN 12, Stadion Pragas - Rumah Mertua Bang Opik, Simpang PLN, Kampung Kodok. terjadi tanah longsor dan ambruknya penahan tebing pemukiman -+ 80 M.

3. Uma Sima: Kampung Jawa, Gang Mamak, depan Pegadaian. terjadi tanah longsor dan ambruknya beronjong penahan tebing pemukiman -+ 65 M.

4. Brang Biji: Gang Tambora, Belakang SPBU Gang Pramuka 3. terjadi tanah longsor dan ambruknya penahan tebing pemukiman -+ 95 M dan akses jalan terputus sekitar -+10 M.

5. Lempeh : Sernu - jalan Sernu dan sekitarnya.

Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, berikut adalah rincian dampak banjir:

Pemukiman: 50 Unit Rumah tergenang.

Populasi Terdampak:

Jumlah KK: 55 Kepala Keluarga.

Jumlah Jiwa: 120 Orang.

Fasilitas Posyandu : 1 Unit

KONDISI MUTAKHIR:

Saat ini ketinggian air mencapai sekitar 20-30 cm. Warga saat ini sebagian bertahan dirumah sambil melakukan pembersihan bekas banjir, dan ada sebagian yang melakukan evakuasi mandiri ke tempat (keluarga) yang lebih aman. 

KEBUTUHAN MENDESAK:

- Logistik/Makanan siap saji.

- Peralatan kebersihan (pasca banjir).

10. Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir di 5 Desa yaitu Desa:

- Desa Empang Atas terdampak 280 KK 793 Jiwa terrdampak.

Fasilitas Umum: Paud Bina Balita

- Desa Empang Bawah :Dusun Lagenti 190 KK 480 Jiwa, Dusun Masjid 74 KK 237 Jiwa terdampak.

Fasilitas umum: Min Empang, SDN 3 Empang, Paud Anak Bangsa, TK Negeri 3 Empang

- Desa Bunga Eja 17 KK 176 Jiwa terdampak.

Fasilitas Umum: Masjid Babussalam, Paud Permata Bangsa, Pasar Empang

- Desa Jotang 35 KK 146 Jiwa terdampak.

Fasilitas Umum: Bronjong Sungai Ambruk -+ 5 M

- Desa Ongko 56 KK 177 Jiwa terdampak.

11. Desa Luk Kecamatan Rhee

Hujan dengan deras dengan intensitas tinggi serta angin kencang mengakibatkan 1 rumah warga ambruk di Dusun Bukit Tinggi RT. 04/02 Desa Luk Kec. Rhee. 1 KK 4 Jiwa.

Upaya yang dilakukan:

- Melakukan koordinasi dengan Desa, Kelurahan dan Kecamatan tempat kejadian

- Melakukan pelaporan dan penyebaran informasi

- Tim BPBD Kab. Sumbawa terjun kelokasi kejadian melakukan Assesment.

Kebutuhan Mendesak:

- Logistik Natura

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa, Jalan Garuda Nomor 104 Sumbawa Besar.

Kepala Pelaksana 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kabupaten Sumbawa

MUHAMMAD NUR HIDAYAT, ST

NIP. 19690514 199703 1 004 (AM)

]]>
Fri, 23 Jan 2026 16:51:50 +0800 amr
Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Sumbawa I Ketut Sumardi Arta SH mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-kesbangpol-kabupaten-sumbawa-i-ketut-sumardi-arta-sh-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-kesbangpol-kabupaten-sumbawa-i-ketut-sumardi-arta-sh-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 06:27:59 +0800 amr Kepala Dinas Perhubungan Kab Sumbawa H Rosihan ST mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-perhubungan-kab-sumbawa-h-rosihan-st-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-perhubungan-kab-sumbawa-h-rosihan-st-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 06:03:33 +0800 amr Refleksi HUT ke&67 Kabupaten Sumbawa: Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Inovasi dan Keberlanjutan Generasi https://amarmedia.co.id/refleksi-hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-inovasi-dan-keberlanjutan-generasi https://amarmedia.co.id/refleksi-hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-inovasi-dan-keberlanjutan-generasi Refleksi HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa: Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Inovasi dan Keberlanjutan Generasi

Sumbawa Amarmedia.co.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa berlangsung khidmat dalam upacara bendera yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (22/1/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam momen bersejarah tersebut.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran tamu kehormatan, di antaranya Gubernur Nusa Tenggara Barat, para Bupati se-Pulau Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para mantan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode sebelumnya. Hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi wanita dan Kepala Perangkat Daerah.

Dalam amanatnya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa usia 67 tahun adalah masa yang menyimpan jejak perjuangan panjang. Menurutnya, usia ini bukan sekadar angka, melainkan tumpukan kerja keras dan kegagalan masa lalu yang telah menjelma menjadi kebijaksanaan dalam membangun daerah.

"Usia 67 tahun mengajarkan kita satu hal: daerah ini tidak dibangun oleh satu orang atau satu periode jabatan saja, melainkan oleh kebersamaan dan keberanian pemimpin dalam mengelola ruang hidup secara bertanggung jawab," ujar Bupati penuh haru.

Bupati menekankan dua pilar utama dalam masa kepemimpinannya, yakni kelestarian alam dan penguatan ekonomi kerakyatan. Ia menyoroti aksi nyata penanaman pohon di berbagai kecamatan sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam Sumbawa.

Di sektor ekonomi, Pemerintah Daerah telah meluncurkan berbagai inovasi pembiayaan yang menyasar langsung para petani dan pelaku UMKM. "Penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program pembangunan yang berdampak langsung," tambahnya.

Beberapa capaian strategis yang menjadi kado di hari ulang tahun ini antara lain:

Sektor Sosial & Pendidikan; Peluncuran program makanan bergizi gratis, penguatan Sekolah Rakyat, pelatihan keterampilan kerja, hingga pemberian beasiswa kedokteran.

Sektor Pembangunan ; Peresmian gedung-gedung fasilitas publik baru.

Sektor Ekonomi & Budaya: Penyelenggaraan pameran produk UMKM serta pertunjukan seni budaya yang menghibur masyarakat.

 Ajakan Merawat Sumbawa

Menutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam bingkai kejujuran dan transparansi. Ia menegaskan bahwa hati seorang pemimpin harus selalu berpihak kepada rakyat demi menjamin keberlanjutan generasi mendatang.

"Mari kita rawat Sumbawa dengan kerja yang jujur, terbuka, dan hati yang berpihak kepada rakyat. Dirgahayu Kabupaten Sumbawa yang ke-67!" pungkasnya. (AM/Tim)

]]>
Fri, 23 Jan 2026 02:07:00 +0800 amr
Perkuat Akses Kesehatan Desa, Bupati Sumbawa Serahkan Bantuan Ambulans di Hari Jadi ke&67 https://amarmedia.co.id/perkuat-akses-kesehatan-desa-bupati-sumbawa-serahkan-bantuan-ambulans-di-hari-jadi-ke-67 https://amarmedia.co.id/perkuat-akses-kesehatan-desa-bupati-sumbawa-serahkan-bantuan-ambulans-di-hari-jadi-ke-67 Perkuat Akses Kesehatan Desa, Bupati Sumbawa Serahkan Bantuan Ambulans di Hari Jadi ke-67

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 menjadi titik balik penguatan layanan kesehatan di tingkat akar rumput. Dalam upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati pada Kamis (22/1/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara simbolis menyerahkan bantuan tiga unit mobil ambulans desa untuk mempercepat respons medis di wilayah terpencil.

Tiga desa yang menerima bantuan tersebut adalah Desa Emang Lestari (Kecamatan Lunyuk), Desa Labuan Jambu (Kecamatan Tarano), dan Desa Labuhan Ijuk (Kecamatan Moyo Hilir). 

Penyerahan ini dipandang sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memangkas hambatan geografis yang selama ini menjadi kendala akses kesehatan warga.

Memangkas Jarak, Menyelamatkan Nyawa

Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, keberadaan ambulans desa sangat krusial, terutama bagi wilayah dengan jarak tempuh jauh menuju pusat medis. Kepala Desa Emang Lestari, Deni Murdani, SP N.Lp mengungkapkan rasa syukurnya mengingat tantangan geografis yang dihadapi warganya selama ini.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan ambulans ini. Di desa kami, kendala utama adalah jarak tempuh yang mencapai 20 hingga 30 kilometer. Dengan adanya ambulans ini, kendala transportasi medis dapat teratasi secara maksimal, sehingga pelayanan kesehatan bagi warga kami lebih terjamin," ujar Deni Murdani.

Hal senada disampaikan Kades Labuan Jambu, Saharuddin, dan Kades Labuhan Ijuk, Muhammad Saleh MJ. Mereka sepakat bahwa armada ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan di desa mereka, memastikan warga yang membutuhkan penanganan cepat dapat segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Selain ambulans, sektor kesehatan lingkungan juga mendapat perhatian melalui penyerahan satu unit truk tangki air bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada BPBD Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan, guna mencegah timbulnya penyakit akibat krisis air.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga memberikan apresiasi kepada tiga ASN yang berdedikasi dalam pembangunan daerah melalui penganugerahan Lencana Karya Satya: Muhammad Sofyan, ST (Kadis PU) – Lencana 10 Tahun; Pipin Sakti Bitongo (Kadis LH) – Lencana 20 Tahun dan Abdul Haris, S.Sos (Kasatpol PP) – Lencana 30 Tahun.

Menutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara terkait pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, yang secara tidak langsung berkorelasi positif terhadap derajat kesehatan penduduk.

Acara ini turut disaksikan oleh Gubernur NTB, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat, yang mempertegas komitmen kolektif dalam membangun Sumbawa yang lebih sehat dan mandiri di usianya yang ke-67. (AM)

]]>
Thu, 22 Jan 2026 20:19:42 +0800 amr
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-dr-hbudi-prasetyo-ssosmap-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-dr-hbudi-prasetyo-ssosmap-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 09:35:46 +0800 amr Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa H Sahabuddin S.Sos.M.Si mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-damkartan-kabupaten-sumbawa-sahabuddin-ssosmsi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-damkartan-kabupaten-sumbawa-sahabuddin-ssosmsi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 08:55:11 +0800 amr Semangat "Tau Samawa" Tak Padam Diguyur Hujan: Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke&67 Berlangsung Khidmat https://amarmedia.co.id/semangat-tau-samawa-tak-padam-diguyur-hujan-peringatan-hut-kabupaten-sumbawa-ke-67-berlangsung-khidmat https://amarmedia.co.id/semangat-tau-samawa-tak-padam-diguyur-hujan-peringatan-hut-kabupaten-sumbawa-ke-67-berlangsung-khidmat

Semangat "Tau Samawa" Tak Padam Diguyur Hujan: Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 Berlangsung Khidmat

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa merayakan hari jadinya yang ke-67 dengan penuh khidmat dan semarak pada Kamis, 22 Januari 2026. Meskipun prosesi upacara berlangsung di bawah guyuran hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta dan tamu undangan yang memadati lapangan upacara.

Resiliensi di Tengah Hujan

Kondisi cuaca yang basah justru menjadi simbol ketangguhan masyarakat Sumbawa. Para peserta upacara, mulai dari aparatur sipil negara, pelajar, hingga tokoh masyarakat, tampak tak bergeming dan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran Gubernur NTB, Dr. Muhammad Iqbal, didampingi istri, menambah kewibawaan acara tahunan ini.

Kilas Balik Sejarah: Dari Kesultanan Hingga Otonomi

Salah satu momen paling krusial dalam upacara tersebut adalah pembacaan sejarah singkat Kabupaten Sumbawa oleh Muhammad Anton. Narasi sejarah tersebut membawa hadirin kembali ke masa kepemimpinan Sultan Muhammad Kaharuddin III (1931-1950) hingga momen bersejarah integrasi ke NKRI pada 13 April 1950 yang ditandatangani oleh Abdul Majid Daeng Matutu.

Kabupaten Sumbawa secara resmi ditetapkan sebagai daerah otonom pada 22 Januari 1959. Sejak saat itu, tonggak kepemimpinan terus berganti, membawa visi pembangunan yang berkelanjutan: 

Awal Pembentukan: Dipimpin oleh Sultan Muhammad Kaharuddin III sebagai Kepala Daerah Swatantra Tingkat II.

 Era Modern: Melalui berbagai kepemimpinan seperti Drs. H. Jamaluddin Malik, H. M. Husni Djibril, hingga H. Mahmud Abdullah.

Kepemimpinan Saat Ini: Di bawah duet Ir. Haji Syarafuddin dan Drs. Haji Mohammad, Kabupaten Sumbawa mengusung visi untuk mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Sejarah panjang ini juga mencatat peran penting DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mengawal otonomi daerah. Dari kepemimpinan awal hingga saat ini yang dijabat oleh Nanang Nasrudin, SAP., MM.Inov. (2024–sekarang), sinergi antara pemerintah dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan, termasuk momen pemekaran Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun 2003.

Harapan untuk Masa Depan

Asisten I Sekda Sumbawa Jaya Kusuma S.Sos yang membacakan sejarah Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa Peringatan HUT ke-67 ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan jati diri "Tau Samawa". Sejarah Kabupaten Sumbawa adalah sejarah kesinambungan dan pengabdian. Di usia yang ke-67 ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melangkah maju dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tetap memegang teguh nilai-nilai budaya lokal.(AM)

]]>
Thu, 22 Jan 2026 08:40:16 +0800 amr
Kabid Aset BKAD mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/kabid-aset-bkad-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/kabid-aset-bkad-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 07:27:56 +0800 amr Optimalkan Opsen Pajak 2026, DPRD Sumbawa dan Samsat Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data https://amarmedia.co.id/optimalkan-opsen-pajak-2026-dprd-sumbawa-dan-samsat-perkuat-sinergi-pemutakhiran-data https://amarmedia.co.id/optimalkan-opsen-pajak-2026-dprd-sumbawa-dan-samsat-perkuat-sinergi-pemutakhiran-data Optimalkan Opsen Pajak 2026, DPRD Sumbawa dan Samsat Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Tantangan perbedaan antara basis data potensi pajak dengan fakta riil di lapangan menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah strategis pemutakhiran data kendaraan bermotor serta rencana penerapan regulasi baru mulai digodok demi menyongsong pemberlakuan sistem Opsen Pajak pada tahun 2026.

Hal tersebut mengemuka dalam wawancara media bersama Kepala devinitif UPTB UPPD Samsat Taliwang dan selaku PLT di UPT Samsat Kabupaten Sumbawa Syaharuddin, S.Sos.M.Ec.Dev, dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, SIP, selepas rapat Paripurna peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, Rabu (21/1/2026).

 

Syaharuddin akrab disapa Daeng Sahar, mengungkapkan adanya gap yang signifikan dalam sistem database saat ini. Banyak kendaraan yang secara administratif tercatat sebagai potensi pajak, namun faktanya sudah hilang, rusak berat (scrap), atau beralih fungsi.

"Secara data, potensi kita mungkin di atas 2 juta unit, tetapi realisasi penagihan seringkali tidak sampai 50% karena data belum dimutakhirkan. Kami mendorong masyarakat proaktif melaporkan kendaraan yang sudah tidak berfungsi agar bisa dihapus dari database melalui mekanisme sah," jelas Daeng Syahar.

Ia menambahkan, penghapusan data ini memerlukan payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) yang sedang diinisiasi. Hal ini krusial mengingat implementasi UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) akan menerapkan sistem Opsen Pajak yang dimulai tahun 2025, yang menuntut transparansi bagi hasil antara Provinsi dan Kabupaten.

Guna mendukung validasi tersebut, Samsat Sumbawa telah melakukan MoU dengan Pemerintah Daerah terkait cost sharing dana Opsen. Hasilnya menunjukkan progres luar biasa dengan capaian realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp28.184.902.809 (95,53%).

Ke depan, strategi akan diperkuat melalui Sensus Data PKB per Desa, Pendataan berbasis by name by address dan sinergi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Desa, Babinkamtibmas, dan Babinsa untuk validasi di lapangan.

Usulan Penyesuaian Pajak dan Keadilan Wajib Pajak

Di sisi legislatif, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, yang juga Anggota Komisi II Muhammad Zain, SIP akrab dipanggil Rosy menekankan pentingnya asas keadilan. Ia mengusulkan adanya penyesuaian nilai pajak bagi kendaraan tua.

"Kendaraan berusia 10 tahun ke atas seharusnya tidak dipajak dengan standar saat masih baru. Nilai jualnya sudah menyusut, maka pajaknya pun harus menyesuaikan agar tidak membebani rakyat," tegas Rosy.

Politisi Partai Golkar ini juga mengusulkan pola pemutihan yang lebih humanis, di mana wajib pajak cukup membayar pajak tahun berjalan tanpa harus menanggung beban tunggakan masa lalu yang menumpuk.

Untuk memaksimalkan penagihan, DPRD mendorong keterlibatan perangkat desa dengan pola yang mirip dengan penagihan PBB.

"Dengan adanya porsi biaya operasional dari Opsen sebesar 2% sebagai reward bagi petugas lapangan, kami yakin kesadaran membayar pajak akan meningkat. Desa juga diuntungkan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima dari Kabupaten," tambahnya.

Optimisme ini diperkuat oleh kinerja positif sektor pajak di Sumbawa, di mana realisasi pajak BPKB telah melampaui 100% dan PKB berada di kisaran 95 %. Melalui kolaborasi erat antara UPTD Provinsi, Pemkab, dan Pemerintah Desa, target PAD di tahun-tahun mendatang diharapkan dapat tercapai secara maksimal dan akuntabel.(AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 23:05:44 +0800 amr
Kunker ke Sumbawa, Gubernur NTB, Susuri Jalan Penghubung Pakai Motor Trail https://amarmedia.co.id/kunker-ke-sumbawa-gubernur-ntb-susuri-jalan-penghubung-pakai-motor-trail https://amarmedia.co.id/kunker-ke-sumbawa-gubernur-ntb-susuri-jalan-penghubung-pakai-motor-trail Kunker ke Sumbawa, Gubernur NTB, Susuri Jalan Penghubung Pakai Motor Trail

Sumbawa, Amarmedia.co.id (21 Januari 2026) - Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua Tim Penggerak PKK NTB Shinta Agathia Soedjoko dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke pulau Sumbawa menyusuri jalan yang menjadi rencana proyek renovasi jalan dan jembatan menggunakan motor trail. 

Gubernur NTB diterima Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., beserta pimpinan OPD terkait yang pada kunker kali ini terasa berbeda karena Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, masing-masing bersama istri menggunakan motor trail menuju lokasi. 

Jalan yang ditelusuri rombongan, diantaranya Jalan Lintas Moyo, Jalan Moyo Luair Ruas KM. 20, KM 21,5 dan beberapa persimpangan jalan yang memerlukan jembatan penghubung dan melihat langsung akses jalan prioritas yang perlu diperbaiki. 

"Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, kita kerjakan (prioritas) dahulu," tuturnya. 

Ruas jalan ini diprioritaskan perbaikannya karena selain sebagai jalur transportasi masyarakat juga jalan penghubung angkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. 

Terkait langkah Bupati Sumbawa memperbaiki hutan yang terkadang berdampak ke jalan penghubung. Gubernur Iqbal lugas menjawab bahwa langkah Bupati Sumbawa sudah benar dan tegas. 

"Sudah benar apa yang dilakukan Bupati Sumbawa, menyelamatkan hutan. Ketika tak ada lagi penahan air, semua air deras mengalir membentuk sungai baru yang berdampak pada jalan. Pak Bupati betul-betul tegas, memperbaiki hutan dan menghentikan pembalakan," imbuhnya. 

Dalam pada itu, Bupati Jarot menekankan pentingnya jalan untuk dibuatkan saluran air untuk mengatasi ambruknya jalan. 

"Beberapa jalan memang perlu dibuatkan saluran, untuk mengatasi ambruknya jalan. Hutan perlu kita selamatkan dan jaga bersama," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab mengatakan dengan kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa langsung ke lapangan dirinya berharap perbaikan jalan segera terlaksana. 

"Dengan kedatangan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, saya merasa permasalahan jalan terjawab. Yakin, jalan ini segera ditangani. Terima kasih," ungkapnya optimis. 

Rombongan kunker yang menggunakan motor trail ini juga singgah pada beberapa spot jalan yang sekiranya memerlukan penanganan perbaikan serius sambil menikmati keindahan alam yang sepanjang jalan raya dan berdialog dengan petugas proyek jalan serta unsur masyarakat. 

Hadir pula dalam rombongan yang melihat langsung realita lapangan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB

H. Sadimin, ST., MT, Kepala Dinas Sosial PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Provinsi NTB Ahmad Masyhuri, S.H. serta beberapa pimpinan OPD Kabupaten Sumbawa, unsur TNI-Polri serta unsur masyarakat. (AM/dyd/jmy)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 22:52:08 +0800 amr
Ketua MUI Sumbawa H Faisal, S.Ag. M.M.Inov : Peresmian Proyek Strategis Adalah Ikhtiar Melayani Umat Menuju Masyarakat Unggul https://amarmedia.co.id/ketua-mui-sumbawa-h-faisal-sag-mminov-peresmian-proyek-strategis-adalah-ikhtiar-melayani-umat-menuju-masyarakat-unggul https://amarmedia.co.id/ketua-mui-sumbawa-h-faisal-sag-mminov-peresmian-proyek-strategis-adalah-ikhtiar-melayani-umat-menuju-masyarakat-unggul Ketua MUI Sumbawa H. Faisal, S.Ag M.M.Inov Peresmian Proyek Strategis Adalah Ikhtiar Melayani Umat Menuju Masyarakat Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa, H.Faisal, S.Ag., M.M.Inov., memberikan apresiasi mendalam atas langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang meresmikan sejumlah proyek strategis tepat di momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Selasa (20/1/2026).

Menghadiri peresmian yang dipusatkan di halaman Gedung C RSUD Sumbawa, H. Faisal melihat capaian pembangunan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan manifestasi dari semangat melayani umat dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. 

Dalam pandangannya, peresmian berbagai fasilitas kesehatan seperti Gedung C dan Gedung H RSUD Sumbawa merupakan jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat akan layanan medis yang berkualitas dan manusiawi.

"Kami dari MUI menyambut baik peresmian proyek rumah sakit dan infrastruktur lainnya ini. Harapan kami, dengan adanya fasilitas baru ini, pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa ke depan tentu menjadi lebih baik dan mampu melayani seluruh lapisan masyarakat dengan maksimal," ujar Faisal yang juga Kepala Kantor kemenag Sumbawa usai mengikuti rangkaian acara didampingi sekretaris MUI Ustadz Sulkifli SPd.

Ia menambahkan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan ruang khusus bagi pasien gangguan jiwa di Gedung H, adalah bentuk kemuliaan dalam memanusiakan warga negara yang sedang dalam kondisi sulit.

Lebih lanjut, Faisal menekankan bahwa sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan visi-misi Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., merupakan modal penting untuk membawa Sumbawa ke arah yang lebih diberkahi.

"Semoga visi-misi Bupati dapat tercapai dan terlaksana dengan baik melalui sarana-sarana yang baru diresmikan ini. Harapan besar kami, masyarakat Sumbawa dapat bertransformasi menjadi masyarakat yang unggul, maju, dan sejahtera. Pembangunan yang megah harus diiringi dengan kemajuan kualitas hidup manusianya," jelasnya.

Senada dengan pesan Bupati, Ketua MUI juga mengingatkan bahwa keberadaan fasilitas umum seperti Gedung BKPSDM, Gedung DP2KBP3A, hingga Simpang Sabalong Samalewa, adalah amanah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, merawat fasilitas publik merupakan bagian dari etika kemasyarakatan yang diajarkan agama.

"Pembangunan ini adalah hasil kerja kolektif. Kita patut bersyukur dan mendoakan agar setiap fasilitas yang ada membawa manfaat yang berkelanjutan. Mari kita jaga bersama agar pelayanannya pun tetap prima, memberikan rasa aman, adil, dan memberikan solusi bagi permasalahan umat," pungkas Faisal.

Acara peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumbawa, yang turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, serta tokoh masyarakat, sebagai simbol dimulainya babak baru pelayanan publik yang lebih modern di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 20:02:53 +0800 amr
Hadiah HUT ke&67, Bupati Jarot Resmikan 5 Proyek Strategis Senilai Ratusan Miliar di RSUD Sering https://amarmedia.co.id/hadiah-hut-ke-67-bupati-jarot-resmikan-5-proyek-strategis-senilai-ratusan-miliar-di-rsud-sering https://amarmedia.co.id/hadiah-hut-ke-67-bupati-jarot-resmikan-5-proyek-strategis-senilai-ratusan-miliar-di-rsud-sering Hadiah HUT ke-67, Bupati Jarot Resmikan 5 Proyek Strategis Senilai Ratusan Miliar di RSUD Sering

Sumbawa Amarmedia.co.id ( 20 Januari 2026 ) – Suasana khidmat menyelimuti halaman RSUD Kabupaten Sumbawa di Sering pada Selasa pagi (20/1). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67, Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meresmikan lima proyek strategis yang menjadi "kado" spesial bagi seluruh masyarakat Tau ke Tana Samawa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta para pimpinan DPRD, di antaranya Wakil Ketua II Gitta Liesbano, SH., M.Kn., dan Wakil Ketua III Zulfikar Demitry, SH., MH. Kehadiran mantan Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, juga menambah makna estafet pembangunan yang berkelanjutan di daerah tersebut.

 Laporan Capaian Pembangunan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Lalu Sudarmaji, ST., MT., dalam laporannya menyampaikan bahwa proyek yang diresmikan merupakan penjabaran dari visi misi pemerintah daerah. Ia merinci bahwa sepanjang tahun 2025, proses pengadaan telah berjalan dengan sangat kompetitif dan transparan.

"Dari total anggaran yang ada, terdapat 19 paket konstruksi senilai Rp53,6 Miliar dan ribuan paket e-purchasing yang totalnya mencapai Rp146,8 Miliar. Hari ini, puncaknya adalah peresmian Gedung C dan H RSUD Sumbawa senilai Rp19 Miliar lebih yang telah dilengkapi teknologi sensor modern untuk layanan IGD, transfusi darah, dan Cat Lab," lapor Lalu Sudarmaji. Ia juga menambahkan bahwa Menteri Kesehatan telah menjanjikan dukungan peralatan medis mutakhir untuk menunjang fasilitas baru ini.

 Lima Proyek Unggulan yang Diresmikan

Dalam sambutannya yang diawali dengan pantun penuh makna, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kerja kolektif dan akuntabilitas pemerintah.

"Peresmian ini adalah penanda perjalanan panjang pembangunan daerah. Kita patut berbangga, Kabupaten Sumbawa kini meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) sebesar 82,19 dengan predikat Baik," ujar Bupati Jarot.

Adapun lima proyek utama yang ditandai dengan penandatanganan prasasti adalah:

Pertama ; Gedung C RSUD Sumbawa sebagai Pusat layanan gawat darurat (IGD), ICU, Kebidanan, hingga Farmasi.

Kedua :  Gedung H RSUD Sumbawa dengan  Fasilitas khusus layanan kesehatan jiwa yang terpadu. Bupati mencatat bahwa penanganan kesehatan jiwa menjadi prioritas mengingat angka kasus di NTB yang cukup tinggi.

Ketiga : Gedung BKPSDM sebagai Jantung pengelolaan SDM aparatur yang mengedepankan meritokrasi.

Keempat :  Gedung DP2KBP3A sebagai Rumah perlindungan bagi perempuan, anak, dan keluarga.

Kelima :  Taman Sabalong Samalewa sebagai Ruang publik yang kini dipercantik dan tebing pengaman jalan yang tinggi akan diturunkan agar lebih aman bagi warga.

Selain lima proyek tersebut, Bupati juga memaparkan rencana besar penataan kota, termasuk transformasi Gedung Wanita yang akan dipindahkan ke Taman Kerato untuk dijadikan Sumbawa Convention Hall. Kawasan Taman Genang Genis juga akan didesain ulang agar lebih representatif, termasuk penyediaan pusat kuliner di area RSUD.

"Kita ingin pembangunan tidak hanya soal beton, tapi tentang ruang bertemu dan berolahraga. Bahkan gedung-gedung bersejarah seperti Bala Putih pun kita fungsikan untuk manfaat sosial seperti Tahfiz," tambahnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada pihak pelaksana, termasuk PT Bumi Seran yang telah menyelesaikan pembangunan tepat waktu, serta jajaran TNI/Polri dan instansi vertikal yang turut meresmikan gedung-gedung baru mereka demi penguatan penegakan hukum di Sumbawa.

Menutup sambutannya, Bupati menitipkan pesan agar seluruh fasilitas megah ini dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kemegahan gedung harus dibarengi dengan etos kerja yang tinggi dan empati dalam melayani masyarakat.

"Ke Rinjani lihat panorama, jangan lupa singgah foto bersama. Gedung sudah jadi mari jaga bersama, jangan hanya megah, pelayanannya pun harus prima," tutup Bupati melalui pantun penutup yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.(AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 19:16:51 +0800 amr
Semarak HUT Sumbawa ke&67: BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1000 Mustahik https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik Semarak HUT Sumbawa ke-67: BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1000 Mustahik 

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 20 Januari 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggelar aksi nyata kemanusiaan melalui pendistribusian zakat kepada 1.000 mustahik. Acara yang dirangkaikan dengan Haflah Al-Qur’an ini berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (20/1).

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran kali ini mencakup wilayah yang luas, mulai dari Tarano hingga Alas Barat. Fokus distribusi kali ini menyasar berbagai lini, mulai dari guru ngaji, pengurus TPQ, bantuan alat kesehatan, permodalan UMKM, hingga santri pondok pesantren di bawah naungan Kemenag Sumbawa.

"Alhamdulillah, hari ini kami kembali menjalankan fungsi penyaluran ZIS yang terkumpul. Jika sebelumnya kami fokus pada siswa di bawah Dikbud, hari ini fokus kami bergeser kepada anak-anak santri di lembaga pendidikan naungan Kemenag Sumbawa. Total ada  Rp. 383.500.000. dengan   sasaran 1.000 mustahik yang telah di lakukan sejak pagi tadi" ujar Syukri Rahmat di hadapan Bupati Sumbawa.

Syukri mengungkapkan bahwa sejauh ini, 99,9 persen sumber dana ZIS yang dikelola BAZNAS berasal dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumbawa. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa, Wakil Bupati, Sekda beserta jajaran yang terus mendorong optimalisasi zakat.

"Kami sangat berterima kasih atas semangat luar biasa dari pemerintah daerah. Namun, ke depan kami melihat ada potensi besar dari sektor lain seperti peternakan, pertanian, serta para pengusaha dan pedagang. Jika semua bergerak, insya Allah keberkahan harta akan membawa daerah kita menjadi Sabalong Samalewa yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur," tambahnya.

 Dukungan Penuh untuk "Sumbawa Mengaji"

Senada dengan itu  Ketua  Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah Hafidz Hafizah (IPQAH) Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., yang melaporkan kesuksesan safari Sumbawa Mengaji. H Varian  juga menyatakan kesiapannya mendukung program unggulan Bupati Sumbawa, yaitu pembentukan Pondok Tahfiz di Pendopo Bupati.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam sambutannya mengapresiasi lonjakan perolehan ZIS yang kini mencapai Rp4,4 Miliar dari yang sebelumnya hanya Rp3 Miliar. Bupati bahkan memberikan instruksi khusus terkait pembentukan pusat Tahfiz Qur’an di Pendopo dan gedung Bala Putih yang baru direnovasi.

"BAZNAS akan menyediakan anggaran untuk gaji atau insentif para guru ngaji dan pengajar Tahfiz. Kita siapkan tempat tinggalnya. Saya ingin anak-anak kita yang sekolah di umum (SD, SMP, SMA) juga punya kesempatan menjadi penghafal Al-Qur'an secara gratis," tegas Bupati Jarot.

Bupati juga menekankan bahwa penghafal Al-Qur'an di Sumbawa akan mendapatkan "tiket emas" untuk masa depan, baik berupa kemudahan masuk perguruan tinggi terbaik seperti Unram, maupun jalur khusus masuk TNI, POLRI, dan IPDN.

Mengakhiri acara, Ketua BAZNAS Syukri Rahmat mengamini target Bupati untuk meningkatkan potensi ZIS hingga Rp10 Miliar. Dengan dana tersebut, program jaminan sosial seperti rehab rumah Mahyani (bedah rumah layak huni), bantuan modal usaha bagi rombong UMKM, hingga insentif khusus bagi guru ngaji di kampung-kampung terpencil dapat diakselerasi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, para petani, dan pengusaha untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang terpusat, manfaatnya akan dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Sumbawa yang membutuhkan, menuju Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur" tutup Syukri. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 18:28:25 +0800 amr
Wujudkan "Sumbawa Mengaji", Bupati Syarafuddin Jarot Resmikan Program Tahfiz di Pendopo dan Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-mengaji-bupati-syarafuddin-jarot-resmikan-program-tahfiz-di-pendopo-dan-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-mengaji-bupati-syarafuddin-jarot-resmikan-program-tahfiz-di-pendopo-dan-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik Wujudkan "Sumbawa Mengaji", Bupati Syarafuddin Jarot Resmikan Program Tahfiz di Pendopo dan Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik

Sumbawa Besar.. Amarmedia.co.id – Menjelang peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Nurul Huda pada Selasa (20/1/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri langsung acara puncak Haflah Al-Qur’an sekaligus menyerahkan bantuan zakat kepada 1.000 mustahik melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan visi besar untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Tanah Samawa melalui inisiatif "Sumbawa Mengaji"

Momentum HUT ke-67 ini menjadi titik balik bagi Bupati Jarot untuk membuka fasilitas pemerintah bagi kegiatan keagamaan. Dirinya menginstruksikan agar Pendopo Bupati dan Gedung Bala Putih yang telah selesai direnovasi digunakan sebagai tempat belajar menghafal Al-Qur'an bagi anak-anak Sumbawa.

"Kita akan mulai dari pendopo untuk membuat Tahfiz Al-Qur’an. BAZNAS akan menyediakan anggaran untuk insentif pengajarnya, dan kita siapkan tempat tinggalnya. Ini gratis untuk masyarakat," ujar Bupati yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Bupati menekankan bahwa program ini terbuka untuk umum, terutama bagi siswa sekolah umum (SD, SMP, SMA) yang tidak mengenyam pendidikan di pesantren. Ia memaparkan bahwa memiliki sertifikat hafal Al-Qur'an adalah "tiket emas" bagi masa depan anak-anak Sumbawa.

"Jika anak kita hafal Al-Qur’an, mereka punya kemudahan masuk universitas terbaik seperti Unram, bahkan ada jalur khusus masuk TNI, Polri, hingga STPDN. Kita ingin mencetak generasi yang selamat dunia dan akhirat," tambahnya.

Selain aspek pendidikan, Bupati juga memuji kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Syukri Rahmat, S.Ag.M.M.Inov. Berdasarkan laporan, pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) mengalami peningkatan signifikan dari Rp3 miliar menjadi Rp4,4 miliar.

Dana yang mayoritas bersumber dari ASN lingkup Pemkab Sumbawa ini disalurkan dalam berbagai program, antara lain Santunan 1.000 Mustahik senilai total Rp300 juta, Bantuan UMKM berupa modal usaha dan 40 unit rombong, Rehabilitasi Rumah sebanyak 40 unit dan Insentif Guru Ngaji dan dukungan alat kesehatan.

"Ini prestasi luar biasa. Saya terus mengimbau ASN, termasuk PPPK, untuk rutin berzakat. Saya tidak mewajibkan dengan paksaan, tapi saya mengetuk hati mereka untuk membantu saudara kita yang kurang beruntung," jelas Bupati.

Bupati Haji Jarot juga memberikan perhatian khusus pada keberadaan Guru Ngaji dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang mulai langka di perkampungan. H Jarot telah menginstruksikan Asisten 1 dan jajaran terkait untuk mendata TPQ yang aktif melakukan kegiatan belajar-mengajar pada waktu Subuh, siang, maupun malam.

"Guru ngaji yang tidak punya waktu bekerja karena fokus mengajar akan kami berikan bantuan khusus. Kita ingin menghidupkan kembali tradisi mengaji di setiap sudut Sumbawa," tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak para pengusaha, petani, dan pedagang untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS agar pendistribusiannya lebih merata dan terorganisir. Ia mengingatkan filosofi sedekah yang akan melipatgandakan rezeki serta membawa keberkahan bagi daerah.

"Semoga dengan gerakan zakat dan mengaji ini, Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur, aman, dan penuh keberkahan," pungkas Bupati Jarot.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IFQAH Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., yang melaporkan kesuksesan tim Haflah terbaik Sumbawa yang telah berkeliling melakukan kegiatan "Sumbawa Mengaji" mulai dari wilayah barat hingga timur kabupaten. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 17:17:44 +0800 amr
Gubernur Iqbal Ajak BPKP Perkuat Pengawasan Kabupaten/Kota dan Sektor Lingkungan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ajak-bpkp-perkuat-pengawasan-kabupatenkota-dan-sektor-lingkungan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ajak-bpkp-perkuat-pengawasan-kabupatenkota-dan-sektor-lingkungan Gubernur Iqbal Ajak BPKP Perkuat Pengawasan Kabupaten/Kota dan Sektor Lingkungan

Mataram,Amarmedia.co.id (19 Januari 2026) - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menerima Audiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan NTB di Ruang Kerja Gubernur NTB, (19/1/26). Audiensi tersebut membahas persiapan pengukuhan dan program pengawasan keuangan serta pembangunan yang ada di Nusa Tenggara Barat.

Miq Iqbal, sapaan Gubernur, mengajak BPKP Perwakilan NTB membantu pengawasan di tingkat kabupaten dan kota, memperkuat peran Inspektorat dan mandatory spending Inspektorat. Serta BPKP Perwakilan NTB turut diminta mengawasi program nasional yang ada di NTB baik MBG, Sekolah Rakyat, dan program lainnya. 

"Saya titip perkuat mandatory spending Inspektorat, betul-betul dipenuhi di tingkat kabupaten dan kota, dan Alhamdulillah di NTB sudah terpenuhi dan menjadi contoh untuk kabupaten dan kota di luar NTB," ujar Miq Iqbal. 

Selain itu, Miq Iqbal mengajak BPKP Perwakilan NTB untuk melakukan pengawasan di Dinas LHK dan Dinas ESDM NTB. Hal ini demi penanggulangan kebencanaan dan tatakelola anggaran yang berkelanjutan, serta berbagai izin terkait pengelolaan lingkungan dapat diawasi secara intens. 

"Saya juga titip, Pak Kepala, untuk pengawasan di LHK dan ESDM. LHK terkait lingkungan perlu difokuskan pengawasan kedepannya, terkait kondisi lingkungan dan bencana banjir yang terjadi agar BPKP dapat mengawasi terkait tatakelola anggaran yang sustainable, dan di ESDM terkait ijin lingkungan," jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKP Perwakilan NTB, Adrian Puspawijaya, menyampaikan persiapan acara pengukuhan yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2026.   

"Izin pak Gubernur, dihari Jumat 23 Januari ini di pendopo, kami akan melaksanakan pengukuhan, terkait pimpinan sudah kami laporkan," kata Ardian. 

Setelah Pengukuhan BPKP NTB, dijelaskan Adrian, akan dilanjutkan dengan melakukan road-show serta MoU terkait pengawasan keuangan dan Pembangunan di beberapa Kabupaten dan Kota se-NTB. 

Adrian turut menjelaskan komitmen BPKP RI dan Kemendagri terkait Sumber Daya Manusia (SDM), anggaran dan kapasitas dapat menjadi perhatian bersama dalam pengawasan. 

"Dari BPKP pusat dan Kemendagri, sepakat untuk fokuskan pada SDM, anggaran, dan kapasitas, menjadi perhatian bersama dalam pengawasannya," terang Adrian. 

Dirinya lebih lanjut menjelaskan, BPKP melaporkan terkait informasi awal audit di bank NTB syariah dan menfokuskan terkait pembiayaan/pemberian kredit, selain BPK dan OJK, dan telah ditemukan 16 pembiayaan/penyaluran kredit yang rencananya akan difokuskan kedepannya. 

"Insya Allah akhir Februari dan awal Maret dari 16 pembiayaan itu ada 2 (dua) yang secara komprehensif gambaran pembiayaan dapat di ketahui dan dilihat mana yang berisiko," jelasnya. 

Terkait fungsi BPKP, Ardian menjelaskan bahwa program strategis pusat yang ke daerah, baik MBG, sekolah rakyat, koperasi merah-putih dan program lainnya, bentuknya pengawasan keuangan dan pembangunan. 

"Kami mitra utama Inspektorat, pengawasan kedepan terkait program nasional diantaranya MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah-Putih dan pengawasan di tingkat BUMD," pungkasnya (AM/alf/nov/kominfotikntb)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 23:46:02 +0800 amr
Buka Sosialisasi PBJ 2026, Bupati Sumbawa Ingatkan OPD: Cepat, Tepat, dan Akuntabel https://amarmedia.co.id/buka-sosialisasi-pbj-2026-bupati-sumbawa-ingatkan-opd-cepat-tepat-dan-akuntabel https://amarmedia.co.id/buka-sosialisasi-pbj-2026-bupati-sumbawa-ingatkan-opd-cepat-tepat-dan-akuntabel Buka Sosialisasi PBJ 2026, Bupati Sumbawa Ingatkan OPD: Cepat, Tepat, dan Akuntabel

Sumbawa Besar, Amarmedia.ci.id (19 Januari 2026)- Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Senin pagi. Kegiatan ini diikuti Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, dan seluruh Kepala OPD.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menegaskan sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah OPD dalam mengawal serta mengeksekusi anggaran daerah, seiring adanya perubahan signifikan dalam pola penganggaran dan tata kelola pengadaan.

“Tahun 2026 menuntut kita bekerja lebih cepat, tepat, dan transparan. PBJ menjadi penggerak utama penyerapan anggaran yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

H. Jarot menjelaskan, percepatan PBJ telah memiliki landasan hukum yang jelas, antara lain PP Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, Perpres Nomor 46 Tahun 2025, serta SE Kepala LKPP Nomor 1 Tahun 2025. Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sumbawa menerbitkan Instruksi Bupati Sumbawa Nomor 11 Tahun 2026 tentang percepatan PBJ di lingkungan perangkat daerah.

Ia juga menekankan agar OPD tidak menunda proses tender dan seleksi, mengoptimalkan e-purchasing melalui katalog elektronik khususnya bagi penyedia lokal, serta menjunjung tinggi integritas.

“Percepatan tidak boleh menjadi alasan penyimpangan. Pencegahan korupsi adalah prioritas utama,” ujarnya.

Terkait keterbatasan SDM bersertifikat, ia meminta kepala dinas selaku Pengguna Anggaran mengambil langkah strategis, termasuk mengambil alih peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) apabila diperlukan, guna mendukung percepatan pengadaan.

Sementara itu, Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Sumbawa, Erma Hadi Suryani, ST., MM., Inov., melaporkan capaian kinerja tahun 2025, di antaranya 19 paket konstruksi senilai Rp53,6 miliar dan 3 paket konsultansi, serta 3.662 paket e-purchasing dengan nilai Rp146,8 miliar. Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Sumbawa meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) 82,19 (predikat Baik) dan UKPBJ Level 3 (Proaktif). Ke depan, UKPBJ fokus pada pemetaan dan sertifikasi kompetensi ASN untuk memenuhi kebutuhan PPK bersertifikat.(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 21:29:50 +0800 amr
Pemprov NTB: Tidak Ada Bukti Wisatawan Batal Berkunjung karena Tambang Ilegal https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tidak-ada-bukti-wisatawan-batal-berkunjung-karena-tambang-ilegal https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tidak-ada-bukti-wisatawan-batal-berkunjung-karena-tambang-ilegal Pemprov NTB: Tidak Ada Bukti Wisatawan Batal Berkunjung karena Tambang Ilegal

Mataram,Amarmedia.co.id- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa narasi pembatalan kunjungan wisatawan akibat isu tambang ilegal belum memiliki dasar fakta yang kuat dan tidak dapat disimpulkan sebagai hubungan sebab akibat langsung.

Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur NTB sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos. , MH., menanggapi informasi yang beredar di ruang publik terkait dugaan pembatalan kunjungan wisatawan asing karena isu tambang ilegal di NTB.

Dr. Aka, sapaan Kadis, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah belum menemukan sumber informasi resmi yang menyatakan adanya pembatalan perjalanan wisatawan asing akibat isu tersebut, baik dari kedutaan besar negara asal wisatawan maupun dari pernyataan langsung para wisatawan.

“Kami sudah menelusuri sumber awal isu pembatalan tersebut. Tidak ada pernyataan resmi dari kedutaan maupun wisatawan. Informasi yang beredar ternyata belum didalami secara baik dan belum didukung fakta serta bukti”, ujar Dr. Aka. 

Dirinya menjelaskan, informasi yang sempat berkembang diperoleh dari laporan tidak resmi dan masih sebatas cerita, tanpa konfirmasi langsung dari wisatawan asal Inggris yang disebut-sebut membatalkan perjalanan ke Provinsi NTB.

Menurut Dr. Aka, dalam kajian kepariwisataan, keputusan wisatawan untuk berkunjung atau membatalkan perjalanan umumnya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih dominan, seperti kondisi keamanan umum, akses transportasi, harga, cuaca, kualitas layanan destinasi serta reputasi promosi.

“Narasi bahwa tambang ilegal otomatis menyebabkan pembatalan kunjungan wisatawan belum memiliki korelasi langsung yang kuat, baik secara fakta lapangan maupun kajian ilmiah. Klaim semacam ini harus diperlakukan sebagai dugaan, bukan kesimpulan," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Aka menekankan bahwa persoalan tambang ilegal dan pariwisata pada dasarnya merupakan dua isu yang berdiri sendiri dan membutuhkan pendekatan kebijakan yang berbeda. Tambang ilegal merupakan persoalan penegakan hukum dan perlindungan lingkungan, sedangkan pariwisata merupakan sektor pembangunan ekonomi dan pelayanan publik.

“Kasus tambang ilegal dan pembatalan perjalanan wisatawan adalah dua hal yang berbeda. Keduanya berjalan di jalur masing-masing dan tidak otomatis saling menentukan," jelasnya.

Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa isu lingkungan tetap menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB. Aktivitas tambang ilegal dinilai melanggar hukum dan berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem, pencemaran air, gangguan bentang alam hingga konflik sosial.

“Pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota menempatkan isu lingkungan sebagai atensi utama. Penanganan illegal mining harus dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan apalagi isu lingkungan kini menjadi perhatian global," katanya.

Di sisi lain, sektor pariwisata NTB terus dipacu sebagai penggerak ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja serta sumber pertumbuhan usaha masyarakat. Pengembangan pariwisata diarahkan pada prinsip pariwisata berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Pariwisata tidak boleh hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga harus menjaga kualitas destinasi, kelestarian alam, budaya lokal, dan kesejahteraan masyarakar," ujar Dr. Aka. 

Dirinya mengingatkan bahwa persoalan menjadi sensitif ketika isu tambang ilegal dikaitkan secara langsung dengan pariwisata tanpa dasar data yang kuat. Hubungan antara keduanya bersifat kontekstual, bukan sebab akibat langsung.

“Isu tambang ilegal baru menjadi urusan pariwisata jika dampaknya benar-benar menyentuh kawasan wisata, merusak daya tarik destinasi atau membentuk persepsi negatif yang meluas," katanya.

Dr. Aka menambahkan, dalam beberapa kasus, isu lingkungan kerap diangkat oleh kelompok tertentu, seperti aktivis lingkungan atau komunitas advokasi dan kemudian menjadi bagian dari narasi perjalanan atau kampanye. Dalam konteks ini, persoalan lingkungan dapat berubah menjadi isu reputasi destinasi.

Karena itu, dirinya menegaskan pentingnya pengelolaan isu secara proporsional dan berbasis data.

“Lingkungan harus dijaga dengan tindakan nyata dan pariwisata harus diperkuat dengan kualitas destinasi, layanan serta tata kelola yang baik. Keduanya tidak untuk dipertentangkan melainkan dikelola secara tepat”(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 21:20:19 +0800 amr
Tampilkan Miniatur Indonesia, Wabup Ansori Lepas Pawai Budaya HUT ke&67: Bukti Sumbawa Eksis dan Bersatu" https://amarmedia.co.id/tampilkan-miniatur-indonesia-wabup-ansori-lepas-pawai-budaya-hut-ke-67-bukti-sumbawa-eksis-dan-bersatu https://amarmedia.co.id/tampilkan-miniatur-indonesia-wabup-ansori-lepas-pawai-budaya-hut-ke-67-bukti-sumbawa-eksis-dan-bersatu

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Dalam rangka HUT ke - 67 Kabupaten Sumbawa, Wakil Bupati- Drs. H. Mohamad Ansori, melepas barisan pawai Budaya, pada Kesempatan tersebut turut hadir, Dandim 1607 sumbawa , Kapolres Sumbwa, Wakil Ketua I DPRD kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, , Sekda, Dr.H.Budi Prasetyo SSos.M.AP, Staf ahli, para Asisten, para Kepala OPD dan para peserta Pawai Budaya , acara bertempat di halaman Kodim 1607 Sumbawa,Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan, pagi hari ini, masyarakat Sumbawa menyaksikan pawai budaya dan kesenian yang menampilkan miniatur Indonesia. Pawai ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat umum, pawai budaya yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Sumbawa masih eksis dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

"Kita tampilkan keragaman Sumbawa, semua adat, budaya, suku, dan kesenian yang ada di Sumbawa sertamenjunjung tinggi gotong royong dan kerukunan. Kita bersatu untuk membangun Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera," tambah Wabup

Pawai budaya ini menampilkan berbagai kesenian dan budaya dari berbagai suku dan bahasa yang ada di Sumbawa. Masyarakat dapat menyaksikan tarian tradisional, musik, dan pakaian adat yang dipamerkan oleh para peserta pawai.

"Kita tampilkan semua potensi semua rakyat dari berbagai suku, bahasa, dan kesenian. Kita tunjukkan bahwa kita adalah NKRI, NKRI harga mati," ujarnya.

Pawai budaya ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan. Masyarakat Sumbawa dapat menyaksikan dan menikmati berbagai kesenian dan budaya yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan Gerakan Sumbawa Unggul merupakan peringatan tahun pertama pemerintahan. tujuan dari gerakan ini adalah untuk menunjukkan bahwa Sumbawa sudah unggul, baik dalam sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

"Sumbawa Unggul adalah program unggulan visi misi pemerintah kami. Kami ingin menunjukkan bahwa Sumbawa memiliki potensi yang besar dan dapat menjadi salah satu daerah yang maju dan sejahtera di Indonesia," ucap Wabup

Dalam upaya mewujudkan Sumbawa Unggul, pemerintah telah melakukan beberapa program, seperti penanaman pohon penghijauan, gerakan bersedekah, dan gerakan berjamaah, kebersihan kedisiplinan. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup di Sumbawa.

"Kami berharap bahwa dengan Gerakan Sumbawa Unggul, kita dapat meletakkan dasar yang kuat untuk Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk bergabung dan berpartisipasi dalam gerakan ini," tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan Sumbawa dapat menjadi salah satu daerah yang maju dan sejahtera di Indonesia, dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang unggul.

Lebih lanjut wakil bupati mengatakan logo Sumbawa Unggul yang disampaikan kemarin merupakan simbol kekuatan dan kemajuan daerah Sumbawa.

"Logo Sumbawa Unggul menunjukkan kekuatan ada bergeliatnya ada lompatannya karena dengan gambar itu akan melompat tinggi akan membangun Sumbawa yang tentunya akan menjadi Sumbawa yang unggul dan sejahtera,"ucapnya

Wakil Bupati Sumbawa juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua yang hadir, termasuk Kepala OPD dan Pak Sekda, yang telah hadir dalam acara tersebut.

"Kami pastikan semuanya hadir, kalau tidak hadir maka akan dikasih hadiah semangat untuk Sumbawa selalu berbuat mengabdi melayani untuk Sumbawa NKRI harga mati kita tunjukkan bahwa miniatur Indonesia ada di Sumbawa,"tutup Wabup.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 20:39:55 +0800 amr
Bupati Sumbawa Sambut Hangat Peresmian Asrama Mahasiswa Kaltara: "Simbol Persaudaraan dan Investasi Masa Depan" https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-peresmian-asrama-mahasiswa-kaltara-simbol-persaudaraan-dan-investasi-masa-depan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-peresmian-asrama-mahasiswa-kaltara-simbol-persaudaraan-dan-investasi-masa-depan Bupati Sumbawa Sambut Hangat Peresmian Asrama Mahasiswa Kaltara: "Simbol Persaudaraan dan Investasi Masa Depan"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyatakan kebanggaan dan dukungan penuhnya atas hadirnya fasilitas baru bagi mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikannya saat mendampingi Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, dalam acara peresmian Gedung Asrama Mahasiswa Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Sabtu (17/1/2026).

Bagi Bupati, keberadaan asrama ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan bentuk nyata sinergi antardaerah dalam mendukung pendidikan generasi muda.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa merasa terhormat menjadi daerah tujuan bagi putra-putri Kaltara untuk menuntut ilmu. Ia menilai asrama senilai Rp18 miliar ini sebagai jawaban atas perjuangan panjang para mahasiswa perantau.

 "Peresmian asrama ini bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menghadirkan harapan dan rasa aman bagi adik-adik mahasiswa. Kami ingin mereka merasa bahwa Sumbawa adalah rumah kedua yang nyaman untuk belajar dan berkembang," ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan konkret dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap keberlanjutan lingkungan asrama, Bupati Jarot berkomitmen memberikan bantuan bibit pohon produktif untuk menghijaukan kawasan seluas 2.299 meter persegi tersebut.

Adapun jenis bantuan adalah Bibit pohon durian dan alpukat.Tujuan Menciptakan lingkungan yang asri sekaligus menanamkan kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa.

"Kami ingin kawasan ini menjadi hijau dan teduh. Dengan lingkungan yang sehat, kami yakin semangat belajar mahasiswa akan semakin meningkat," tambahnya.

Sinergi Membangun SDM Unggul

Bupati juga mengapresiasi langkah Gubernur Kaltara yang sangat peduli terhadap kelayakan tempat tinggal mahasiswa. Dengan daya tampung hingga 112 mahasiswa dan fasilitas meubeler yang lengkap, asrama ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi pembentukan karakter.

Bupati Jarot berharap hubungan baik antara Pemkab Sumbawa dan Pemprov Kaltara terus terjalin erat. Kehadiran mahasiswa Kaltara di universitas-universitas di Sumbawa, seperti Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), merupakan bagian dari dinamika intelektual yang memperkaya daerah.

"Semoga asrama ini menjadi tempat lahirnya SDM Kaltara yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa, terutama bagi daerah asal mereka nantinya," pungkas Bupati.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 19:26:49 +0800 amr
Bupati Jarot Resmi Kukuhkan Pengurus LATS Kecamatan se&Kabupaten Sumbawa Di Istana Dalam Loka https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-resmi-kukuhkan-pengurus-lats-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-di-istana-dalam-loka https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-resmi-kukuhkan-pengurus-lats-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-di-istana-dalam-loka Bupati Jarot Resmi Kukuhkan Pengurus LATS Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Di Istana Dalam Loka

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, nuansa adat dan budaya terasa kental di Istana Dalam Loka, Sabtu (17/01/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang bergelar Dea Pati Kanadi Ling Samawa, secara resmi melantik Pengurus Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa masa bakti 2026–2030.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, jajaran Camat, serta tokoh-tokoh adat Samawa.

Ketua LATS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., dalam laporannya menekankan bahwa pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur adat hingga ke desa-desa.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga identitas Sumbawa yang telah ditetapkan sebagai Kota Pusaka sejak April 2017. "Pelestarian bangunan bersejarah dan benda pusaka bukan sekadar merawat fisik, tapi merawat ruh peradaban Tau Samawa," ungkapnya.

Dalam pidato arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa LATS memiliki peran vital sebagai kompas moral di tengah derasnya arus modernisasi. Pelantikan ini disebutnya sebagai peneguhan amanah agar nilai-nilai luhur adat tetap berdiri tegak.

 "Sebagai Tau Samawa, kita berpegang teguh pada prinsip Takit Ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk). Adat adalah penuntun rasa dan kebijaksanaan yang harus berjalan beriringan dengan roda pemerintahan," ujar Bupati.

Lebih jauh, Bupati Jarot menitipkan pesan khusus mengenai pelestarian alam. Ia mendorong pengurus LATS dan para Camat untuk menjadikan lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk melalui gerakan penanaman pohon.

“Lembaga adat harus menjadi jembatan. Saya meminta para Camat untuk melibatkan LATS dalam berpikir dan bertindak, demi memastikan pembangunan di Sumbawa tetap berkelanjutan dan selaras dengan alam,” tambahnya.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan Pin LATS secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan pengurus dari lima kecamatan. Penyematan ini menjadi simbol tanggung jawab besar yang kini berada di pundak para pengurus untuk menjaga marwah adat Samawa selama empat tahun ke depan.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas visi Sumbawa Unggul Maju Sejahtera, di mana kemajuan daerah tidak akan meninggalkan akar budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. (AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 00:02:42 +0800 amr
Momentum HUT Ke&67, Bupati Sumbawa Launching "Bale Mula": Rumah Inkubator Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045 https://amarmedia.co.id/momentum-hut-ke-67-bupati-sumbawa-launching-bale-mula-rumah-inkubator-pengusaha-muda-menuju-indonesia-emas-2045 https://amarmedia.co.id/momentum-hut-ke-67-bupati-sumbawa-launching-bale-mula-rumah-inkubator-pengusaha-muda-menuju-indonesia-emas-2045 Momentum HUT Ke-67, Bupati Sumbawa Launching "Bale Mula": Rumah Inkubator Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Lapangan Pahlawan Sumbawa menjadi saksi sejarah baru bagi ekosistem ekonomi kreatif di Tana Samawa. Bertepatan dengan car free night malam minggu yang semarak dan rangkaian HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 tahun 2026, Bupati Sumbawa secara resmi meluncurkan Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial), sebuah program strategis untuk mencetak pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing.

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Perangkat Daerah, perbankan, Baznas, dunia industri, serta ribuan masyarakat yang memadati area Car Free Day

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir H Syarifuddin Jarot menegaskan bahwa di usia ke-67, Kabupaten Sumbawa harus berani menegaskan arah pembangunan, terutama dalam menghadapi perubahan teknologi dan dunia kerja yang dinamis.

"Daerah tidak cukup hanya membangun jalan dan gedung. Kita harus membangun manusia, jejaring, dan ekosistem. Di titik inilah Bale Mula hadir sebagai ruang persiapan bagi pelaku UMKM, pengusaha rintisan, talenta kreatif, hingga pelaku ekonomi digital," ujar Bupati di atas panggung yang penuh cahaya.

Bale Mula bukan sekadar program seremonial, melainkan wadah pendampingan manajemen, legalitas, hingga arah bisnis. Bupati menekankan bahwa program ini fokus pada proses yang benar, bukan hasil instan.

"Yang kami bangun adalah jalan yang benar; dari ide mentah menjadi rencana matang, dari usaha rumahan menjadi bisnis yang tertib, dan dari kerja sendiri menjadi kolaborasi yang saling menguatkan," tegasnya.

Program ini lahir dari proses panjang melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Bappeda, perbankan, hingga komunitas lokal. Nantinya, setelah pelaku usaha dianggap siap, Bale Mula akan bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan pemodal dan mitra strategis, marketplace Digital,dan Peluang Investasi Skala Luas.

Rayakan Tradisi Lewat Modernitas Kopi Sumbawa

Peluncuran Bale Mula dikemas dengan nuansa yang "membumi". Semangat anak muda dirayakan melalui Lomba Bagesa, Stand Up Comedy, hingga seni tradisional Balawas.

Salah satu momen paling ikonik adalah Coffee Night, di mana dilakukan aksi minum  cup Kopi Sumbawa bersama-sam. Bupati menyebut kopi sebagai simbol ekonomi daerah yang harus dirawat dengan sabar agar berdampak luas.

"Kopi Sumbawa yang kita minum malam ini adalah simbol. Ia tumbuh dari tanah, dirawat dengan sabar, dan dipanen dengan harap. Persis seperti ekonomi yang ingin kita bangun: berakar lokal, dikelola profesional, dan berdampak luas," tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Bale Mula sebagai "rumah bersama" untuk belajar dan bangkit dari kegagalan. Ini adalah langkah nyata daerah dalam berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Mari kita rawat dengan komitmen, bukan sekadar seremoni. Saya ingin anak-anak muda Sumbawa punya pilihan untuk bekerja, berkreasi, dan bertumbuh di tanah sendiri dengan martabat dan daya saing," pungkas Bupati sembari menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mitra yang terlibat.(AM)

]]>
Sat, 17 Jan 2026 22:47:09 +0800 amr
Peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung, Bupati Jarot: Jadikan HUT Sumbawa ke&67 Momentum Kebersamaan https://amarmedia.co.id/peringatan-isra-mikraj-di-masjid-agung-bupati-jarot-jadikan-hut-sumbawa-ke-67-momentum-kebersamaan https://amarmedia.co.id/peringatan-isra-mikraj-di-masjid-agung-bupati-jarot-jadikan-hut-sumbawa-ke-67-momentum-kebersamaan Peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung, Bupati Jarot: Jadikan HUT Sumbawa ke-67 Momentum Kebersamaan

Sumbawa – Menjelang hari jadi daerah yang ke-67, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Nurul Huda, Jumat malam (16/1/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Isra Mikraj bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan refleksi spiritual tentang pentingnya ibadah shalat sebagai hadiah terbesar dari Allah SWT kepada umat manusia.

"Shalat adalah titik temu antara kesibukan dunia dan ketenangan jiwa. Melalui shalat, kita menjaga hubungan langsung dengan Sang Pencipta. Oleh karena itu, saya menekankan pentingnya shalat subuh berjamaah sebagai pondasi kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Sumbawa," ujar Bupati di hadapan para jamaah.

Menuju HUT Kabupaten Sumbawa ke-67

Menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan pengabdian daerah, Bupati Jarot mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 yang jatuh pada 22 Januari mendatang dengan semangat persatuan.

"Mari kita jadikan tanggal 22 Januari sebagai hari kebersamaan. Perayaan ini bukan hanya sekadar seremoni atau rentetan acara saja, tetapi harus kita landasi dengan niat yang baik dan doa bersama untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini," ajak Bupati.

Pesan Dakwah dan Kepedulian Sosial

Senada dengan Bupati, Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, dalam ceramahnya menyampaikan bahwa masjid harus menjadi pusat kebersamaan. Ia mengingatkan bahwa shalat yang terjaga akan mencegah seseorang dari perbuatan yang tidak manusiawi serta meningkatkan ketakwaan. Ustadz Syukri juga secara khusus mengajak jamaah mendukung program pemerintah daerah dalam memakmurkan masjid melalui gerakan shalat berjamaah.

Sebagai bentuk nyata nilai kemanusiaan, acara ini juga dirangkaikan dengan aksi solidaritas untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah di Sumatera. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan donasi bencana dengan rincian DKM Masjid Agung Nurul Huda sebesar Rp11.755.000, Baznas Kabupaten Sumbawa sebesar Rp50.000.000.

Total donasi tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Sumbawa untuk disalurkan kepada para korban bencana.

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah berbagi. Semoga Allah SWT senantiasa meridai langkah kita dan menjaga Kabupaten Sumbawa tetap dalam perlindungan-Nya," pungkas Bupati Jarot menutup sambutannya.

Hadir pula dalam acara tersebut Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita, serta Ketua GOW Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 17 Jan 2026 09:29:04 +0800 amr
Terkendala Surat Hibah, Bantuan Combine Harvester Nganggur https://amarmedia.co.id/terkendala-surat-hibah-bantuan-combine-harvester-nganggur https://amarmedia.co.id/terkendala-surat-hibah-bantuan-combine-harvester-nganggur Terkendala Surat Hibah, Bantuan Combine Harvester Nganggur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa dari sektor pertanian pada tahun 2025, tercatat melampaui target yang telah ditetapkan. Meski demikian, optimalisasi pendapatan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester. Sebab, bantuan pemerintah pusat itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat optimalisasi pendapatan daerah yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa bersama jajaran Pemerintah Daerah, Rabu (14/1). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa PAD yang dikelola Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp100,8 juta, dengan realisasi mencapai Rp103,668 juta atau sekitar 102,8 persen. Capaian tersebut dinilai positif karena mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Untuk tahun 2026, target PAD sektor pertanian kembali dinaikkan menjadi Rp105 juta, atau meningkat sekitar empat persen dibanding tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Muhlis,SP.M.Si menjelaskan bahwa PAD sektor pertanian bersumber dari tiga pos utama. Yakni Balai Benih Pertanian melalui penjualan benih, Kebun Kelapa Bangkong, serta penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan). 

Muhlis mengungkapkan, ketiga sumber tersebut pada tahun 2025 dilaporkan telah memenuhi bahkan melampaui target pendapatan. Sebab, pihaknya menemui kendala dalam pengelolaan alsintan bantuan pemerintah pusat, khususnya alat combine harvester yang diterima pada tahun 2025. 

Menurutnya, alat tersebut sejatinya sudah dapat disewakan kepada petani. Namun belum dapat dimanfaatkan karena terkendala administrasi.

“Alat combine sebenarnya sudah bisa disewakan, tetapi sampai saat ini surat hibah dari kementerian belum kami terima. Kami khawatir jika dimanfaatkan sebelum ada dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Pertanian telah menyurati kementerian terkait sejak Desember 2025 untuk meminta kejelasan status hibah tersebut. Diharapkan pada tahun 2026 surat hibah dapat segera diterbitkan. Sehingga combine harvester tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Untuk mendukung kegiatan pertanian, sekaligus meningkatkan PAD.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, mempertanyakan pula status pengelolaan aset pertanian lainnya, termasuk mesin air. Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh bantuan alsintan yang berada di bawah Dinas Pertanian masuk sebagai objek PAD.

“Mesin air memang berada di bawah Dinas Pertanian, namun yang masuk kategori PAD hanya alsintan yang dikelola UPTB. Sementara bantuan yang langsung disalurkan ke kecamatan tidak menjadi objek PAD,” jelasnya.

Nyoman Wisma menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi hibah dari pemerintah pusat. Agar seluruh aset bantuan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah. Sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa kedepan. (AM/PKL Yuni/Dinda)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:39:08 +0800 amr
Hindari Beban Objek Tidak Riil, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Validasi Data Objek PAD Peternakan https://amarmedia.co.id/hindari-beban-objek-tidak-riil-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-validasi-data-objek-pad-peternakan https://amarmedia.co.id/hindari-beban-objek-tidak-riil-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-validasi-data-objek-pad-peternakan Hindari Beban Objek Tidak Riil, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Validasi Data Objek PAD Peternakan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.– Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya validasi data objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu. Hal ini dilakukan agar penetapan target pendapatan tahun 2026 tidak membebani kinerja OPD dan mencerminkan kondisi riil di lapangan

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/1/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., dan  didampingi Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., serta dihadiri anggota komisi lainnya seperti Juliansyah, S.E., Kaharuddin Z., H. Andi Mappelepui, dan Muhammad Zain, S.I.P.Sekretaris para kepala OPD terkait

Dalam forum tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu instansi yang mendapat sorotan. Kepala Disnakkeswan, Syaifuddin SP, memaparkan bahwa secara akumulatif capaian PAD instansinya telah melampaui target

"Realisasi PAD per 31 Desember 2025 tercatat mencapai Rp2,79 miliar. Angka ini melampaui target penyesuaian yang ditetapkan sebesar Rp2,2 miliar," ungkap Syaifuddin. Capaian gemilang ini terutama ditopang oleh sektor Rumah Potong Hewan (RPH) yang realisasinya menembus 170,93 persen

Meski sektor RPH melampaui target, sektor pengeluaran atau penjualan ternak justru menunjukkan tren sebaliknya. Sekretaris Disnakkeswan menjelaskan, tidak tercapainya target pada sektor ini disebabkan oleh berbagai kendala administratif dan faktual di lapang

"Banyak ditemukan kasus ternak mati atau hilang di tingkat peternak yang tidak dilaporkan. Selain itu, kami mengalami kesulitan penagihan terhadap debitur atau anggota kelompok karena ada yang sudah meninggal dunia atau berpindah domisili tanpa alamat yang jelas," paparnya

Desakan Penghapusan Objek Tak Ril

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, memberikan instruksi tegas. Ia meminta agar basis data (database) objek retribusi segera dibersihkan dari data-data "sampah" yang tidak lagi produktif atau sudah hilang

"Objek retribusi yang faktanya sudah hilang, mati, atau pemiliknya sudah tidak ada, harus segera divalidasi dan dikeluarkan dari basis data. Jangan sampai target PAD terus dibebankan pada objek yang secara fisik sudah tidak ada," tegas Nyoman Wisma

Politisi PDIP ini menambahkan bahwa validasi data ini sangat krusial agar perencanaan anggaran ke depan lebih realistis dan terukur. Jika data tidak diperbarui, maka target yang ditetapkan setiap tahunnya hanya akan menjadi beban semu bagi kinerja dinas terkait

Ia pun meminta Dinas Peternakan untuk memperkuat koordinasi dengan petugas lapangan hingga pemerintah desa guna memastikan akurasi data ternak di setiap wilayah. "Kita ingin target PAD yang ambisius namun tetap masuk akal, tanpa mengabaikan potensi yang benar-benar ada," tutupnya. (AM/PKL Sinta/Yuni/Sahrol)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:24:16 +0800 amr
Lampaui Target 128 Persen, Retribusi Parkir Dishub Sumbawa "Sumbang" Rp416 Juta ke Kas Daerah https://amarmedia.co.id/lampaui-target-128-persen-retribusi-parkir-dishub-sumbawa-sumbang-rp416-juta-ke-kas-daerah https://amarmedia.co.id/lampaui-target-128-persen-retribusi-parkir-dishub-sumbawa-sumbang-rp416-juta-ke-kas-daerah Lampaui Target 128 Persen, Retribusi Parkir Dishub Sumbawa "Sumbang"  Rp416 Juta ke Kas Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Sektor perhubungan menjadi salah satu primadona penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa di awal tahun 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Sumbawa, Rabu (14/01/2026), Dinas Perhubungan (Dishub) melaporkan realisasi retribusi parkir yang jauh melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbawa H Rosihan ST.M.Si memaparkan bahwa target awal retribusi parkir Tahun 2025 sebesar Rp300 juta sempat dinaikkan menjadi Rp325 juta pada APBD Perubahan. Namun, kinerja di lapangan menunjukkan hasil signifikan dengan capaian total Rp416.500.000 atau sekitar 128 persen dari target.

"Alhamdulillah, rekan-rekan di lapangan sudah bekerja maksimal sehingga kita bisa melampaui angka yang ditargetkan," ujar Kadishub di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Sumbawa.

Soroti Potensi Jalan Kartini dan Efektivitas E-Parkir

Meski menunjukkan tren positif, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., memberikan catatan kritis mengenai titik-titik parkir strategis. Wisma mempertanyakan transparansi setoran dari area padat kendaraan seperti sepanjang Jalan Kartini, Lawang Gali, area UD Ratna, serta area depan perbankan (BNI dan BRI).

Menanggapi hal tersebut, pihak Dishub menegaskan bahwa titik-titik yang disebutkan telah masuk dalam SK retribusi resmi dan berkontribusi langsung ke kas daerah.

Selain titik parkir jalan umum, Wisma juga menyoroti fasilitas E-Parkir di Pasar Seketeng yang dinilai belum berfungsi optimal sejak diluncurkan oleh Bupati. "Alat bantu digitalisasi ini pernah di-launching, namun asas manfaatnya belum terasa. Perlu pendekatan yang lebih baik agar sistem digital ini berjalan efektif untuk menekan kebocoran pendapatan," tegas Wisma.

Dalam rapat tersebut, muncul pula usulan mengenai potensi retribusi dari penambatan perahu nelayan di muara kali. Namun, Komisi II mengingatkan agar Dishub tidak berjalan sendiri dalam mengelola fasilitas dermaga atau tambatan perahu.

Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., atau yang akrab disapa H. Orek, menekankan pentingnya integrasi antar-OPD. Ia menyarankan Dishub berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang memiliki kewenangan atas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tanjung Pengamas dan Labuhan Bua.

"OPD pengampu pendapatan tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Harus terintegrasi. Dishub berurusan dengan dermaganya, DKP dengan TPI-nya. Begitu juga koordinasi dengan PRKP terkait pajak penerangan jalan di area tambak," jelas H. Orek dari fraksi NasDem ini.

Sebagai langkah konkret, Komisi II merekomendasikan pembentukan Tim Optimis PAD di bawah komando Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tim ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mengejar target peningkatan PAD demi kemaslahatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan pemerintahan saat ini. (AM /Nurullita/ Sakiamahwati)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:13:15 +0800 amr
Genjot PAD dan Dukung Program MBG, DKP Sumbawa Bakal Jual Ikan Ukuran Konsumsi Rp25 Ribu Per Kilo https://amarmedia.co.id/genjot-pad-dan-dukung-program-mbg-dkp-sumbawa-bakal-jual-ikan-ukuran-konsumsi-rp25-ribu-per-kilo https://amarmedia.co.id/genjot-pad-dan-dukung-program-mbg-dkp-sumbawa-bakal-jual-ikan-ukuran-konsumsi-rp25-ribu-per-kilo Genjot PAD dan Dukung Program MBG, DKP Sumbawa Bakal Jual Ikan Ukuran Konsumsi Rp25 Ribu Per Kilo

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Sumbawa, Rabu (14/1/2026). Dalam rapat tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memaparkan strategi baru untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., didampingi Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., serta dihadiri anggota komisi lainnya seperti Juliansyah, S.E., Kaharuddin Z., H. Andi Mappelepui, dan Muhammad Zain, S.I.P.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T., mengungkapkan bahwa realisasi PAD DKP per 31 Desember 2025 mencapai Rp292 juta atau sekitar 72 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp402,2 juta.

"Sumber pendapatan asli daerah di OPD kami berasal dari Penyewaan Balai Benih Ikan Pantai  di Meno untuk Hatchery, dan Cold Storage Goa Tanjung Pengamas, Penjualan Benih Ikan Air Tawar di Rhee (Nila, Karper, Tawes), serta retribusi TPI Tanjung Pangamas Kec.  Lab.  Badas dan Labuhan Bua Kec. Utan" jalan Dayat.

Ia mengakui adanya kendala dalam mencapai target 100 persen, terutama pada sektor penyewaan BBI Meno yang terhambat nilai sewa sebesar Rp178,5 juta. Hal ini dipicu oleh persaingan ketat dengan pihak swasta di sektor benur yang kini mulai menjamur. Selain itu, permintaan benih ikan air tawar menurun drastis karena daerah sentra budidaya seperti Kecamatan Batu Lanteh kini sudah mampu melakukan pembenihan secara mandiri.

Menyiasati tantangan tersebut, DKP Sumbawa menyiapkan langkah taktis pada tahun 2026 dengan melakukan pemutihan terhadap indukan ikan yang sudah tidak produktif. Induk ikan tersebut akan dijual sebagai ikan konsumsi dengan harga miring.

"Kami berencana menjual ikan konsumsi dari induk yang tidak produktif lagi dengan harga Rp25.000 per kilogram. Harga ini jauh di bawah harga pasar saat ini," tambah Rahmat.

Langkah ini mendapat apresiasi positif dari Pimpinan Komisi II DPRD Sumbawa. I Nyoman Wisma menilai strategi ini sangat relevan dengan kebutuhan lokal, terutama dalam mendukung ketersediaan bahan baku untuk Satuan Pelayanan Perangkat Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Penjualan ikan konsumsi ini adalah strategi yang baik. Kita harus serius mendukung kebutuhan program MBG agar bahan pangannya tidak perlu didatangkan dari luar daerah. Sangat disayangkan jika telur, beras, hingga sayur masih dari luar, padahal kita punya potensi," tegas Wisma.

DPRD berharap melalui optimalisasi aset dan strategi penjualan ikan konsumsi ini, DKP tidak hanya mampu mengejar target PAD, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM/Risa)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 22:50:19 +0800 amr
Lindungi Identitas Budaya, Pemkab Sumbawa Dorong Pendaftaran HAKI Komunal Motif Tenun Kere Alang https://amarmedia.co.id/lindungi-identitas-budaya-pemkab-sumbawa-dorong-pendaftaran-haki-komunal-motif-tenun-kere-alang https://amarmedia.co.id/lindungi-identitas-budaya-pemkab-sumbawa-dorong-pendaftaran-haki-komunal-motif-tenun-kere-alang Lindungi Identitas Budaya, Pemkab Sumbawa Dorong Pendaftaran HAKI Komunal Motif Tenun Kere Alang

SUMBAWA (13 Januari 2026) – Sebagai langkah strategis melindungi warisan leluhur dan identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mendorong pengusulan Hak atas Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk motif tenun khas Sumbawa. Langkah ini diawali dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Motif dan Corak Kere Alang Sebagai Ekspresi Budaya Menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal” yang digelar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (13/1).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Wakil Ketua DEKRANASDA Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta jajaran pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa motif kain tenun Sumbawa kini tengah naik daun dan diminati oleh berbagai kalangan secara nasional maupun internasional. Popularitas ini, menurut Bupati, harus dibarengi dengan perlindungan hukum yang kuat.

"FGD ini adalah langkah krusial dalam rangka pengusulan HAKI Komunal bagi motif tenun kita. Ini sangat penting untuk menjaga identitas budaya kita agar terhindar dari klaim pihak lain di masa depan. Kita tidak ingin ada kekhawatiran bahwa kekayaan intelektual asli Sumbawa justru dikuasai oleh pihak luar," tegas Bupati Jarot.

Senada dengan Bupati, Ketua DEKRANASDA Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyatakan bahwa institusinya berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis karya lokal. Untuk tahap awal, DEKRANASDA memberikan perhatian khusus pada sektor wastra (kain tradisional).

"Kami berfokus pada wastra terlebih dahulu karena ada urgensi regenerasi penenun lokal. Tenun Sumbawa, baik Kere Alang* maupun Kere Sesek, bukan sekadar kain, melainkan warisan sejarah dan aset ekonomi daerah yang harus tetap lestari di tangan generasi muda kita," ungkap Hj. Ida Fitria.

Lebih lanjut, Ketua DEKRANASDA berharap hasil dari FGD ini dapat menghasilkan dokumen teknis yang komprehensif, mulai dari identifikasi motif, verifikasi, hingga perumusan filosofi yang mendalam.

"Kami ingin ada deskripsi motif yang disepakati bersama, penamaan yang sinkron, dan filosofi yang terdokumentasi dengan baik agar tidak multitafsir. Ini adalah fondasi utama agar rekomendasi teknis siap ditindaklanjuti ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Kami akan kawal proses ini hingga pendaftaran KIK tuntas," pungkasnya.

Melalui perlindungan KIK ini, diharapkan motif tenun Sumbawa memiliki kekuatan hukum tetap, meningkatkan nilai ekonomi para perajin, serta mempertegas posisi Kabupaten Sumbawa sebagai daerah yang kaya akan nilai seni dan budaya yang terlindungi. (AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 21:49:10 +0800 amr
Reformasi Birokrasi NTB: Gubernur Iqbal Akhiri Sistem Pansel, Terapkan Manajemen Talenta sebagai Kompas Karier ASN https://amarmedia.co.id/reformasi-birokrasi-ntb-gubernur-iqbal-akhiri-sistem-pansel-terapkan-manajemen-talenta-sebagai-kompas-karier-asn https://amarmedia.co.id/reformasi-birokrasi-ntb-gubernur-iqbal-akhiri-sistem-pansel-terapkan-manajemen-talenta-sebagai-kompas-karier-asn Reformasi Birokrasi NTB: Gubernur Iqbal Akhiri Sistem Pansel, Terapkan Manajemen Talenta sebagai Kompas Karier ASN

MATARAM.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memulai babak baru dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan akan mengakhiri sistem seleksi terbuka (Pansel/Beauty Contest) dan beralih sepenuhnya ke sistem Manajemen Talenta ASN dalam proses promosi serta pengembangan karier pegawai.

Sebagai langkah transisi menuju sistem merit yang murni, Pemprov NTB akan menggelar seleksi terbuka untuk terakhir kalinya guna mengisi 13 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang saat ini masih lowong.

Sesuai arahan Gubernur, seleksi terbuka tahap final ini mencakup tujuh posisi Eselon II.a, empat posisi Wakil Direktur RSUD (Eselon II.b), serta dua posisi Kepala Biro (Eselon II.b), dengan rincian sebagai berikut:

1. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

2. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

3. Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman

4. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

5. Kepala Dinas Kebudayaan

6. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

7. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

8. Wadir Perencanaan dan Keuangan RSUD

9. Wadir Umum dan Operasional RSUD

10. Wadir SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD

11. Wadir Pelayanan RSUD

12. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB

13. Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda NTB

"Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut sedang dalam tahap persiapan. Insya Allah, ini menjadi pansel terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda," ujar Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik (Dr. Aka), Selasa (13/1).

Dr. Aka menegaskan bahwa ke depan, karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kemampuan "tampil" sesaat dalam panggung seleksi. Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) yang menilai ASN secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan.

“Karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN. Ini jauh lebih adil bagi pegawai dan menguntungkan organisasi karena memastikan the right person in the right place, at the right time,” tegas Dr. Aka.

Sistem ini dirancang untuk menjamin kesinambungan organisasi serta memastikan setiap promosi jabatan didasarkan pada rekam jejak yang terukur, bukan sekadar penilaian administratif singkat.

Menariknya, dalam transisi ini, Gubernur Iqbal memberikan perhatian khusus bagi para pejabat yang sempat mengalami demosi pada periode mutasi sebelumnya. Dr. Aka menyampaikan bahwa Gubernur akan memberikan prioritas kepada mereka untuk kembali berkompetisi, namun dengan syarat yang tegas.

“Pak Gubernur memberikan ruang bagi pejabat yang didemosi, tetapi mereka harus mampu menunjukkan komitmen dan loyalitas konstitusional yang kuat. Buktikan kinerja terbaik yang berdampak langsung bagi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov NTB tengah bergerak menuju birokrasi modern yang profesional dan berkeadilan. Dengan Manajemen Talenta, integritas dan kapasitas yang teruji dari waktu ke waktu akan menjadi mata uang utama bagi ASN yang ingin meniti karier di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.(AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 15:43:27 +0800 amr
Jaga "Jantung Sumbawa", Bupati Syarafuddin Jarot Hijaukan Desa Tepal dengan 2.500 Pohon https://amarmedia.co.id/jaga-jantung-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-hijaukan-desa-tepal-dengan-2500-pohon https://amarmedia.co.id/jaga-jantung-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-hijaukan-desa-tepal-dengan-2500-pohon Jaga "Jantung Sumbawa", Bupati Syarafuddin Jarot Hijaukan Desa Tepal dengan 2.500 Pohon

Sumbawa, Tepal Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan melaksanakan Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial mengingat posisi strategis Batulanteh sebagai penyangga ekosistem di Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Ketua PKK, Ketua GOW, jajaran Kepala OPD, serta tokoh masyarakat setempat.

Batulanteh Sebagai Jantung Kehidupan

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga hutan. Ia menyebut wilayah Batulanteh sebagai "Jantung Sumbawa" yang harus diproteksi dari segala bentuk perusakan.

"Jantung Sumbawa ada di Kecamatan Batulanteh. Jika hutan rusak, maka kehidupan di Sumbawa akan rusak. Saya minta masyarakat segera melapor kepada Kepala Desa jika melihat praktik illegal logging. Jangan merambah hutan, karena itu akan menghancurkan masa depan anak cucu kita," tegas Bupati dengan nada penuh imbauan.

Launching "SITEPAL GRA" dan Edukasi Generasi Muda

Rangkaian kegiatan diawali di SDN Desa Tepal. Di lokasi ini, Bupati melakukan penanaman pohon di kebun mini sekolah sekaligus secara resmi meluncurkan program "SITEPAL GRA". Program ini diharapkan menjadi sarana edukasi lingkungan bagi siswa sejak dini.

"Semoga kepala sekolah, guru, dan para siswa dapat menjaga pohon-pohon ini dengan baik. Kita harus menjaga lingkungan hidup agar Sumbawa menjadi lebih hijau, lestari, unggul, maju, dan sejahtera," tambahnya.

Usai kegiatan di sekolah, Bupati beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Desa Tepal. Di sana, dilakukan penanaman sebanyak 2.500 bibit pohon yang terdiri dari komoditas ekonomi dan konservasi, yakni kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.

Bupati memproyeksikan Desa Tepal sebagai zona Agrowisata Kabupaten Sumbawa. Dengan menanam pohon bernilai ekonomi seperti kopi dan kemiri, diharapkan kesejahteraan masyarakat lokal meningkat seiring dengan terjaganya fungsi hutan.

"Target kita adalah menjadikan Desa Tepal daerah agrowisata. Selain menjaga mata air, kita juga mempromosikan produk lokal. Penanaman pohon ini akan terus kita lakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di seluruh wilayah Sumbawa," jelas Bupati.

Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Bupati Syarafuddin Jarot menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Iman (Al Amin) Desa Tepal. Bantuan sebesar Rp 10.000.000,- tersebut bersumber dari sinergi Pemerintah Daerah dengan Baznas Kabupaten Sumbawa.

"Bantuan ini diperuntukkan untuk perbaikan tempat wudhu dan toilet yang saat ini kondisinya kurang representatif. Ini adalah stimulan awal, dan ke depan kami siap membantu lebih banyak lagi melalui mekanisme permohonan resmi dari pemerintah desa," tutupnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan dialog hangat bersama warga, memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di tanah Sabalong Samawa.(AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 08:00:40 +0800 amr
Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid https://amarmedia.co.id/realisasi-sementara-apbn-2025-menkeu-purbaya-apbn-tunjukkan-kinerja-yang-solid https://amarmedia.co.id/realisasi-sementara-apbn-2025-menkeu-purbaya-apbn-tunjukkan-kinerja-yang-solid Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid

 

Jakarta, Amarmedia.co.od (8/1/2026)  – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pmemaparkan realisasi sementara APBN 2025 yang menunjukkan kinerja yang solid. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (8/1).

“Dalam kondisi yang volatile di tahun 2025, APBN menjadi instrumen kebijakan yang antisipatif dan responsif menghadapi perkembangan dinamika global dan domestik,” kata Menkeu.

Pendapatan negara menunjukkan realisasi sebesar Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp2.865,5 triliun. Realisasi tersebut didukung oleh penerimaan perpajakan Rp2.217,9 triliun atau 89 persen dari target sebesar Rp2.387,3 triliun dengan penerimaan pajak sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp300,3 triliun atau 99,6 persen dari target. Sementara itu, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp534,1 triliun atau 104,0 persen dari target Rp477,2 triliun, serta penerimaan hibah sebesar Rp4,3 triliun atau 733,3 persen dari target Rp1 triliun.

Di sisi lain, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp3.527,5 triliun. Secara lebih rinci, belanja pemerintah pusat mencapai Rp2.602,3 triliun yang terdiri dari belanja kementerian dan lembaga Rp1.500,4 triliun dan belanja non-K/L Rp1.102 triliun. Sementara, transfer ke daerah telah disalurkan sebesar Rp849 triliun. 

Berbagai langkah reformasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas APBN, baik dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Belanja negara adaptif dan akomodatif terhadap berbagai program prioritas mensejahterakan rakyat. Capaian program-program prioritas serta tata kelola yang terjaga sehingga di akhir tahun defisit terkendali pada batas aman 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu sebesar Rp695,1 triliun.

“Kita tahu ekonomi kita sedang mengalami downtrend, turun ke bawah. Kita harus memberikan stimulus ke perekonomian. Ini wujud dari komitmen pemerintah untuk menjaga ekonomi tetap tumbuh secara berkesinambungan tanpa membahayakan APBN.Tapi kita tetap jaga, pastikan bahwa defisitnya tidak di atas 3 persen. Ini dengan misi untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi. Inilah kebijakan real dari countercyclical yang sering saya bilang selama ini,” ujar Menkeu. 

Menkeu meyakini dengan membaiknya fondasi perekonomian dan menguatnya momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, tahun 2026 defisit dapat ditekan ke level yang lebih rendah dengan dampak pertumbuhan ekonomi ke masyarakat yang lebih besar dibanding tahun lalu. 

“Tahun ini kita asumsikan pertumbuhan ekonominya 5,4 persen, tapi kita akan coba tekan ke level yang lebih tinggi lagi,” kata Menkeu.

APBN dan mesin pertumbuhan yang lain akan terus dioptimalkan peranannya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. APBN juga akan terus dioptimalkan peranannya sebagai shock absorber dalam rangka melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas perekonomian. (AM/dep/al)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 16:54:29 +0800 amr
Gubernur NTB Tegaskan Jabatan Bukan Hak, Wajib Dievaluasi Kinerjanya https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tegaskan-jabatan-bukan-hak-wajib-dievaluasi-kinerjanya https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tegaskan-jabatan-bukan-hak-wajib-dievaluasi-kinerjanya Gubernur NTB Tegaskan Jabatan Bukan Hak, Wajib Dievaluasi Kinerjanya

Mataram, Amarmedia.co.id (10 Januari 2026)– Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Si., menegaskan jabatan dalam pemerintahan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata. Hal tersebut disampaikan gubernur saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB (9/1/2025).

Gubernur NTB menyampaikan pelantikan ini merupakan hasil evaluasi kinerja selama lebih dari sepuluh bulan. Dikatakannya, penataan jabatan dilakukan, untuk memastikan birokrasi Pemprov NTB bekerja lebih efektif, profesional, dan selaras dengan visi pembangunan daerah serta visi pemerintah pusat.

“Saya tidak memiliki beban politik dengan siapapun. Penilaian dilakukan secara obyektif berdasarkan loyalitas terhadap visi kepemimpinan, komitmen, dan kinerja,” tegasnya.

Seluruh pejabat yang dilantik menandatangani kontrak kinerja dan dievaluasi secara terukur, baik melalui sistem internal pemerintahan maupun penilaian kepuasan masyarakat.

“Kita sudah kehilangan hampir satu tahun. Sekarang saatnya mesin pemerintahan ini berlari, mengejar target dan visi pembangunan NTB,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan para pimpinan OPD, agar menjalankan fungsi kepemimpinan dan pembinaan secara tegas, khususnya dalam menegakkan disiplin aparatur. Kelalaian dalam pembinaan menjadi tanggung jawab langsung pimpinan OPD.

Adapun pejabat yang mengalami rotasi dan mutasi, antara lain Kepala Satpol PP NTB Fathul Gani menjadi Asisten I Setda NTB, Asisten I Setda NTB Fathurrahman menjadi Kepala BPSDMD NTB. Sementara itu, Kepala DP3AP2KB NTB Surya Bahari menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB. Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Masyhuri menjadi Kepala Dinas Sosial PPA NTB, Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB. Lainnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan menjadi Kepala Disnakertrans NTB, Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin menjadi Pelaksana Kepala BPBD NTB, Kepala BPSDMD NTB Baiq Nelly Yuniarti menjadi Kepala Bappeda NTB.

Pada acara tersebut, dilantik pula, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ahsanul Khalik menjadi Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih menjadi Kepala Satpol PP NTB. Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menjadi Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Setda NTB, Kepala Dispora NTB Wirawan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Kepala Biro AP Setda NTB Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan AP Setda NTB. Adapun Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.

Pada akhir sambutannya, Gubernur Iqbal mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta meniatkan pengabdian sebagai ibadah. Pemerintah Provinsi NTB memastikan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparatur yang menunjukkan kinerja sungguh-sungguh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (she/dyd/kominfotikntb)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 09:49:35 +0800 amr
Perluas Jangkauan Layanan, Damkartan Sumbawa Segera Resmikan Pos Sektor Lunyuk https://amarmedia.co.id/perluas-jangkauan-layanan-damkartan-sumbawa-segera-resmikan-pos-sektor-lunyuk https://amarmedia.co.id/perluas-jangkauan-layanan-damkartan-sumbawa-segera-resmikan-pos-sektor-lunyuk Perluas Jangkauan Layanan, Damkartan Sumbawa Segera Resmikan Pos Sektor Lunyuk

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung apel pagi serah terima tugas dari Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman kantor Damkartan Kabupaten Sumbawa, Kamis (8/1/2026). 

Dalam arahannya, Kadis H. Sahabuddin menekankan kesiapsiagaan personel serta membawa kabar baik mengenai perluasan wilayah layanan pemadaman.

H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi siaga penuh mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif di awal tahun 2026. Menurutnya, potensi bencana saat ini datang dari dua sisi.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Di satu sisi, panas terik yang menyengat bisa memicu kebakaran lahan maupun pemukiman, namun di sisi lain hujan deras juga bisa memicu banjir. Saya minta seluruh personel tetap siaga 24 jam untuk merespons segala bentuk panggilan darurat masyarakat," ujar H. Sahabuddin di hadapan para pegawai.

Selain arahan teknis kesiapsiagaan, Kadis Damkartan menyampaikan progres signifikan terkait pengembangan infrastruktur layanan. Setelah sukses meresmikan Pos Sektor ke-6 di Kecamatan Empang oleh Bupati Sumbawa pada November 2025 lalu, kini Damkartan tengah bersiap membuka Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk.

"Insya Allah, dalam bulan Januari 2026 ini, kami berencana membuka Pos ke-7 di Kecamatan Lunyuk. Rencananya, pos ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Bupati Sumbawa bertepatan dengan momentum HUT Kabupaten Sumbawa yang ke-67," ungkapnya.

Pembukaan pos di Lunyuk merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperpendek response time (waktu tanggap) jika terjadi musibah di wilayah selatan Sumbawa.

Kantor Pos Damkar Kecamatan Lunyuk nantinya akan menempati gedung Pesangrahan Kecamatan Lunyuk dengan dukungan kekuatan 16 personel yang akan bertugas secara bergantian.

"Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Wilayah Lunyuk memiliki geografis yang cukup jauh dari pusat kota, sehingga keberadaan pos permanen di sana sudah menjadi kebutuhan mendesak agar penanganan kebakaran dan penyelamatan bisa lebih cepat dan optimal," pungkas H. Sahabuddin.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP mengatakan dengan bertambahnya pos sektor ini, diharapkan cakupan layanan proteksi kebakaran di Kabupaten Sumbawa semakin merata, sejalan dengan visi misi pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi seluruh warga. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 23:20:25 +0800 amr
Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori https://amarmedia.co.id/sasar-ribuan-siswa-dan-ibu-hamil-dapur-mbg-samapuin-diresmikan-wabup-h-ansori https://amarmedia.co.id/sasar-ribuan-siswa-dan-ibu-hamil-dapur-mbg-samapuin-diresmikan-wabup-h-ansori Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Samapuin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, pada Kamis (8/1/2026).

Program Dapur MBG ini merupakan langkah strategis daerah dalam mendukung kebijakan nasional untuk menyediakan asupan nutrisi berkualitas bagi generasi muda dan kelompok rentan. Fasilitas ini diproyeksikan akan melayani ribuan siswa di tingkat sekolah dasar hingga menengah, serta ibu hamil di wilayah sekitar guna memastikan kecukupan gizi sejak masa janin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan bahwa kehadiran Dapur MBG di Samapuin bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Sumbawa.

"Hari ini kita memulai langkah nyata dari Samapuin. Dapur ini akan memastikan ribuan anak-anak kita mendapatkan makanan sehat dan layak. Sasaran kita tidak hanya siswa sekolah, tapi juga ibu hamil agar kita bisa memutus mata rantai stunting secara efektif dari hulu ke hilir," ujar Wabup Ansori.

Beliau juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan pemanfaatan komoditas lokal dalam operasional dapur tersebut. "Saya minta pengelola memastikan bahan bakunya segar dan berasal dari petani atau peternak lokal kita. Dengan begitu, ekonomi kerakyatan di sekitar Samapuin juga ikut bergerak," tambahnya.

Poin Utama Program Dapur MBG Samapuin.

Pertama : Target Sasaran adalah Ribuan siswa sekolah (SD-SMP) dan ibu hamil di zona Kelurahan Samapuin dan sekitarnya.

Kedua : Kualitas Nutrisi dengan Menu disusun berdasarkan standar kecukupan gizi nasional untuk menunjang kecerdasan siswa dan kesehatan janin.

Ketiga : Pemberdayaan Lokal yang Melibatkan tenaga kerja lokal dalam operasional dapur dan penyerapan hasil tani masyarakat lokal.

Keempat : Monitoring  Pelaksanaan distribusi makanan akan dipantau secara berkala oleh dinas kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan ketepatan sasaran.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas dapur oleh Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari instansi pendidikan.

Wabup Ansori berharap model Dapur MBG ini dapat direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa untuk menciptakan cakupan layanan yang lebih luas.

"Kami ingin memastikan bahwa di masa depan, tidak ada lagi anak Sumbawa yang berangkat sekolah dengan perut kosong atau kurang gizi. Generasi emas harus kita siapkan dari sekarang," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 22:58:45 +0800 amr
Sumbawa Siap Total Jadi Lokasi SMA Unggul Garuda, Wamen Dikti Saintek Tinjau Langsung Kawasan Samota https://amarmedia.co.id/sumbawa-siap-total-jadi-lokasi-sma-unggul-garuda-wamen-dikti-saintek-tinjau-langsung-kawasan-samota https://amarmedia.co.id/sumbawa-siap-total-jadi-lokasi-sma-unggul-garuda-wamen-dikti-saintek-tinjau-langsung-kawasan-samota Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusan penuh untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan di Indonesia Timur. Hal ini ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., yang meninjau langsung calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda pada Kamis (8/1/2026).

Kehadiran Prof. Stella disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SA.M.M.Inov dan jajaran Forkopimda, serta pejabat daerah terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Sumbawa tidak hanya menyiapkan lahan, tetapi juga ekosistem pendukung yang komprehensif.

"Kesiapan kami mencakup infrastruktur dasar, regulasi daerah, hingga dukungan sosial masyarakat. Kami berkomitmen penuh agar pembangunan dan pengelolaan SMA Unggul Garuda ini berjalan berkelanjutan," ujar Bupati Jarot

Sebagai bukti konkret, Pemkab Sumbawa telah menyodorkan dua alternatif lokasi strategis masing-masing seluas 20 hektare yakni di Desa Kerekeh (Kecamatan Unter Iwes) Bersebelahan dengan markas Batalyon Infanteri TP.

Dan Kawasan Samota Berdekatan dengan lokasi Sirkuit MXGP, Sport Center, dan rencana Batalyon Marinir.

Prof. Stella Christie menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan visi langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan berkualitas tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi.

"Sekolah ini akan menerapkan sistem boarding school dengan beasiswa penuh. Kami ingin mencetak calon pemimpin bangsa melalui tiga pilar: pemerataan akses, inkubator kepemimpinan, dan prestasi akademik yang berdampak sosial," jelas Prof. Stella.

Proyek strategis nasional ini diperkirakan menelan anggaran Rp213 miliar hingga Rp250 miliar per unit. Selain kurikulum standar internasional, pemerintah pusat juga menjamin keberlanjutan lulusannya melalui beasiswa ke universitas-universitas terbaik dunia.

 Meninjau Kawasan Samota

Usai pertemuan resmi, Prof. Stella bersama rombongan meninjau langsung kawasan Samota. Ia tampak antusias melihat potensi lanskap Teluk Saleh yang dinilai sangat mendukung ekosistem pendidikan bertaraf internasional.

"Kawasan Samota memiliki potensi kuat. Lingkungan yang strategis dan panorama alam yang mendukung sangat penting bagi proses belajar siswa," ungkapnya.

Rencananya, peninjauan akan dilanjutkan ke lokasi alternatif kedua di Desa Kerekeh pada Jumat (9/1). Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 20 SMA Unggul Garuda dan penguatan 80 Sekolah Garuda Transformasi di seluruh Indonesia.

Dengan kesiapan teknis dan administratif yang matang, Kabupaten Sumbawa optimis dapat terpilih menjadi salah satu lokasi dari program strategis nasional ini, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan SDM unggul di wilayah Nusa Tenggara Barat.(am)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 20:38:38 +0800 amr
Bupati Jarot Apresiasi Transparansi BAZNAS, Dorong Penguatan Ekonomi Umat Melalui Zakat https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-apresiasi-transparansi-baznas-dorong-penguatan-ekonomi-umat-melalui-zakat https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-apresiasi-transparansi-baznas-dorong-penguatan-ekonomi-umat-melalui-zakat Bupati Jarot Apresiasi Transparansi BAZNAS, Dorong Penguatan Ekonomi Umat Melalui Zakat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. secara resmi menerima laporan pertanggungjawaban pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Bupati Sumbawa, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyambut kehadiran Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., beserta para wakil ketua dan sekretaris BAZNAS.

Merespons laporan yang disampaikan, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menyatakan rasa bangganya atas kinerja BAZNAS sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data, penghimpunan dan pendistribusian ZIS mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

"Peningkatan angka ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol meningkatnya kepercayaan (trust) masyarakat kepada BAZNAS. Saya melihat pengelolaan sudah semakin profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Bupati Jarot.

Bupati menekankan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. Melalui program pendistribusian yang tepat sasaran, zakat terbukti mampu menyentuh lapisan masyarakat yang mungkin belum terjangkau sepenuhnya oleh APBD.

"Saya sangat mengapresiasi komitmen BAZNAS. Laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 dan Perda Nomor 7 Tahun 2022. Transparansi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga marwah lembaga amil zakat," tambahnya.

Menutup pertemuan tersebut, Ir. H. Syarafuddin Jarot berharap kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan, terutama dalam program-program pemberdayaan ekonomi umat yang bersifat produktif.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumbawa yang telah berzakat. Kepada pengurus BAZNAS, teruslah berinovasi. Pemerintah Daerah akan selalu mendukung penuh langkah-langkah untuk memperkuat pemberdayaan umat di Kabupaten Sumbawa," tutupnya.

Penyampaian laporan ini juga direncanakan akan diteruskan kepada Wakil Bupati, Sekda, Kemenag Sumbawa, hingga BAZNAS Provinsi NTB sebagai bentuk koordinasi lintas sektoral yang solid. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 17:33:06 +0800 amr
BAZNAS Sampaikan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/baznas-sampaikan-laporan-pengelolaan-zakat-infaq-dan-sedekah-tahun-2025-kepada-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/baznas-sampaikan-laporan-pengelolaan-zakat-infaq-dan-sedekah-tahun-2025-kepada-bupati-sumbawa BAZNAS Sampaikan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sumbawa pada Kamis, 8 Januari 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov., Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si., Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Penyampaian laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan zakat kepada pemerintah daerah.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat menyampaikan bahwa pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan yang sangat signifikan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Sumbawa yang telah menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS.

Selain disampaikan kepada Bupati Sumbawa, laporan pengelolaan ZIS tahun 2025 ini juga akan disampaikan kepada Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal tersebut merupakan amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Zakat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kinerja dan capaian positif yang telah diraih. Bupati menilai BAZNAS telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemda dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan guna memperkuat program-program sosial dan pemberdayaan umat di masa mendatang. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 17:24:04 +0800 amr
Kendalikan Ritel Berjejaring, Kabag Perekonomian Sumbawa Siapkan Pemetaan Berbasis Rasio Penduduk https://amarmedia.co.id/kendalikan-ritel-berjejaring-kabag-perekonomian-sumbawa-siapkan-pemetaan-berbasis-rasio-penduduk https://amarmedia.co.id/kendalikan-ritel-berjejaring-kabag-perekonomian-sumbawa-siapkan-pemetaan-berbasis-rasio-penduduk Kendalikan Ritel Berjejaring, Kabag Perekonomian Sumbawa Siapkan Pemetaan Berbasis Rasio Penduduk

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah merumuskan langkah strategis dalam menata keberadaan ritel modern berjejaring (Indomaret/Alfamart) agar tidak mematikan ekonomi kerakyatan. Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP, di Ruang Rapat Komisi II pada Kamis (8/1).

Dalam pertemuan tersebut, Kabag Perekonomian Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T.MM., memaparkan peta sebaran ritel modern di 24 kecamatan. Ia mengakui bahwa saat ini terjadi penumpukan atau overload titik ritel di beberapa wilayah tertentu, sementara di wilayah lain justru masih dibutuhkan untuk pengendalian inflasi dan pemerataan distribusi barang.

"Kami sedang menganalisa ulang kebijakan perizinan. Kedepan, kita tidak lagi menggunakan pendekatan wilayah administratif seperti desa atau kecamatan secara kaku, melainkan menggunakan rasio jumlah penduduk. Ini agar distribusi ritel lebih proporsional dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil di satu titik," ujar Ivan Indrajaya.

Ia menambahkan, sembari menunggu revisi Peraturan Daerah (Perda) rampung, pemerintah daerah akan mempertimbangkan untuk tidak memberikan izin baru pada wilayah yang sudah masuk kategori jenuh atau overload.

Terkait adanya penolakan masyarakat di beberapa titik pembangunan, Ivan menyebut hal tersebut sebagai dinamika pembangunan yang lumrah. Namun, dari sisi normatif, pemerintah sulit membatalkan izin yang sudah terbit jika secara teknis (PBG dan dokumen lingkungan) sudah terpenuhi.

"Jika pemerintah menarik kembali izin yang sudah dikeluarkan tanpa dasar pelanggaran objektif, ini akan berdampak buruk pada citra investasi daerah. Sejauh ini, kami belum menemukan pelanggaran regulasi yang fatal pada izin yang sudah berjalan. Masalahnya lebih pada pendekatan sosial ritel tersebut kepada warga lokal, misalnya soal penyerapan tenaga kerja atau kemitraan produk," jelasnya.

Salah satu poin krusial yang ditekankan Ivan adalah mengubah paradigma dari melihat ritel modern sebagai ancaman menjadi peluang. Ia mendorong agar Indomaret dan Alfamart benar-benar menjadi mitra strategis yang memajukan UMKM lokal.

"Kita lihat di daerah lain, produk lokal seperti kopi bisa terpampang di rak ritel modern. Kita ingin ritel berjejaring di Sumbawa menjadi marketplace bagi produk unggulan kita. Namun, kita akui selama ini skema kemitraan ini belum optimal," tambahnya.

Menanggapi keluhan terkait sistem pembayaran ritel modern yang sering memberatkan modal UMKM (sistem jatuh tempo 30-45 hari), Bagian Perekonomian mendukung gagasan kolaborasi dengan lembaga keuangan.

"Persoalan UMKM kita adalah modal. Jika mereka harus menunggu pembayaran 45 hari dari ritel, napas modalnya bisa terhenti. Maka, kami akan menjajaki skema kemitraan dengan bank (seperti Bank NTB Syariah). Bank bisa hadir sebagai badan finansial yang menjamin perputaran uang UMKM setelah barang masuk ke ritel (DO terbit), sehingga pelaku usaha kita tetap bisa berproduksi tanpa terganggu arus kas," urai Ivan.

Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, meminta agar kuota 20 persen ruang bagi produk UMKM di ritel modern benar-benar dipantau dan dievaluasi. Dewan mendesak agar formulasi pembiayaan dan evaluasi produk UMKM segera disiapkan agar kehadiran ritel modern memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Sumbawa.

Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Komisi II H. Zohran SH, anggota H. Andi Mappelepui, serta perwakilan dari DPMPTSP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan hidup dan Diskoperindag Kabupaten Sumbawa serta bagian Hukum.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 16:28:16 +0800 amr
Wujudkan Pelayanan Prima, Kabag Risalah dan Persidangan Tekankan Profesionalisme Kinerja https://amarmedia.co.id/wujudkan-pelayanan-prima-kabag-risalah-dan-persidangan-tekankan-profesionalisme-kinerja https://amarmedia.co.id/wujudkan-pelayanan-prima-kabag-risalah-dan-persidangan-tekankan-profesionalisme-kinerja Wujudkan Pelayanan Prima, Kabag Risalah dan Persidangan Tekankan Profesionalisme Kinerja

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan parlemen, Bagian Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi internal pada Selasa (6/1/2026). Diskusi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Risalah dan Persidangan.Abdul Havid, ST.M.Ec.Dev. 

Dalam arahannya, Abdul Havid menekankan pentingnya komitmen seluruh staf dalam memberikan pelayanan prima. Ia menegaskan bahwa akurasi dalam penyusunan risalah rapat dan kelancaran proses persidangan merupakan kunci utama dalam mendukung fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.

"Pelayanan prima adalah standar yang tidak bisa ditawar. Kita harus memastikan setiap tahapan persidangan berjalan tertib dan terdokumentasi dengan sempurna," ujar Abdul Havid di sela-sela diskusi yang berlangsung khidmat tersebut.

Langkah ini diambil untuk menyelaraskan ritme kerja di awal tahun 2026, guna menghadapi agenda-agenda krusial daerah yang memerlukan dukungan administrasi persidangan yang cepat, tepat, dan transparan.

Secara umum, ujarnya merujuk pada regulasi Sekretariat DPRD, berikut adalah rincian Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bagian Risalah dan persidangan adalah memimpin, merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan di bidang risalah, dokumentasi, dan penyelenggaraan persidangan.

"Termasuk menyiapkan bahan dan memfasilitasi rapat-rapat DPRD, mengelola pembuatan catatan rapat, risalah lengkap (verbatim), maupun ringkasan hasil rapat secara akurat.

Mengarsipkan seluruh hasil keputusan rapat dan mendokumentasikan jalannya persidangan sebagai dokumen negara.

Termasuk Fasilitasi Produk Hukum dengan membantu penyiapan administrasi dalam proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda).serta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan persidangan secara berkala kepada Sekretaris DPRD. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 22:38:01 +0800 amr
Membuka Lembaran Tahun 2026, BAZNAS Sumbawa Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Sembako bagi Imam dan Marbot di Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/membuka-lembaran-tahun-2026-baznas-sumbawa-sosialisasi-dan-salurkan-bantuan-sembako-bagi-imam-dan-marbot-di-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/membuka-lembaran-tahun-2026-baznas-sumbawa-sosialisasi-dan-salurkan-bantuan-sembako-bagi-imam-dan-marbot-di-kecamatan-alas Membuka Lembaran Tahun 2026, BAZNAS Sumbawa Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Sembako bagi Imam dan Marbot di Kecamatan Alas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Membuka lembaran tahun baru 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus penyerahan bantuan paket sembako kepada para imam dan marbot masjid di 8 desa se-Kecamatan Alas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Alas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Alas Usman, S.E., M.M, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, seluruh kepala desa se-Kecamatan Alas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para imam dan marbot sebagai penerima manfaat bantuan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi program-program BAZNAS Kabupaten Sumbawa kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait peran dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat sinergi dalam pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.M menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kepedulian dan komitmen yang terus ditunjukkan kepada masyarakat Kecamatan Alas, khususnya kepada para imam dan marbot masjid.

Menurutnya, imam dan marbot memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat, tidak hanya sebagai pelaksana ibadah, tetapi juga sebagai pembina umat dan penjaga keberlangsungan aktivitas masjid. Oleh karena itu, perhatian dan dukungan kepada mereka sangat dibutuhkan. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan bentuk kepedulian yang nyata kepada para imam dan marbot yang selama ini mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Semoga kerja sama dan sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat terus ditingkatkan,” ungkap Camat Alas.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pendistribusian zakat yang difokuskan kepada para penggerak keagamaan di tingkat desa. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan sembako kepada imam dan marbot merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam memakmurkan masjid dan membina kehidupan keagamaan masyarakat. “Awal tahun 2026 ini kami jadikan momentum untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara nyata di tengah masyarakat. Imam dan marbot adalah pilar penting dalam pembinaan umat. Melalui bantuan sembako ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka serta menambah semangat dalam melayani umat,” jelas Ketua BAZNAS.

Ia juga mengajak seluruh kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan mendorong masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Setelah kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan sembako di Aula Kantor Camat Alas, seluruh rombongan melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Besar Al-Ihsan Kecamatan Alas. Momentum kebersamaan tersebut semakin memperkuat nilai ukhuwah dan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan untuk biaya pembangunan Masjid Besar Al-Ihsan sebesar Rp10.000.000 kepada pengurus masjid. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelanjutan pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial keagamaan masyarakat Kecamatan Alas.

Perwakilan pengurus Masjid Besar Al-Ihsan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas bantuan ini. Insya Allah bantuan tersebut akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Masjid Besar Al-Ihsan demi kenyamanan jamaah,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan sembako yang merupakan imam masjid juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjadi motivasi untuk terus mengabdi dalam melayani umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sejak awal tahun 2026, memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 19:48:53 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Berhasil Himpun Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Rp4,48 Miliar Sepanjang Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-berhasil-himpun-dana-zakat-infak-dan-sedekah-rp448-miliar-sepanjang-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-berhasil-himpun-dana-zakat-infak-dan-sedekah-rp448-miliar-sepanjang-tahun-2025 BAZNAS Kabupaten Sumbawa Berhasil Himpun Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Rp4,48 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali mencatatkan kinerja positif dan membanggakan sepanjang tahun 2025. Lembaga pengelola zakat resmi tersebut berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total mencapai Rp4.483.618.428,11. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola dana umat.

Rincian dana yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2025 terdiri dari zakat sebesar Rp1.941.123.645,37 dan infak sebesar Rp2.542.494.836,74. Jumlah tersebut menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah pengelolaan ZIS di Kabupaten Sumbawa dan mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat, aparatur pemerintah, serta berbagai pihak yang secara konsisten menunaikan kewajiban dan kepedulian sosial melalui BAZNAS.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara BAZNAS dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, instansi vertikal, para muzaki, serta dukungan luas dari masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian pengumpulan ZIS tahun 2025 ini merupakan hasil kerja bersama. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan para muzaki yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi amanah besar bagi kami untuk mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta inovasi dalam pengelolaan dana ZIS. Seluruh dana yang terhimpun dikelola sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta diawasi secara berkala agar tetap berada pada koridor yang benar.

Dari sisi pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan dana sebesar Rp4.272.007.236,00 sepanjang tahun 2025. Dana tersebut disalurkan kepada 7.851 mustahik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Penyaluran dilakukan secara merata dan berkeadilan kepada enam asnaf yang berhak menerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, fisabilillah, dan ibnu sabil.

Penyaluran dana ZIS tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, mulai dari bantuan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, hingga program produktif yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Program di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat menjadi prioritas utama agar dana zakat tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., menjelaskan bahwa capaian pengumpulan ZIS tahun 2025 mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pengumpulan dana ZIS tahun ini melampaui tahun sebelumnya sebesar Rp3,6 miliar. Ini merupakan indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta kepercayaan yang semakin kuat kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.

Menurut Dr. Supriyadi, peningkatan tersebut juga didukung oleh optimalisasi layanan digital, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta intensifikasi sosialisasi kepada masyarakat dan instansi pemerintah. BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya menghadirkan kemudahan bagi para muzaki dalam menyalurkan ZIS, baik secara langsung maupun melalui sistem pembayaran non-tunai.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, memperluas jangkauan penerima manfaat, serta menghadirkan program-program inovatif yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan kolaboratif, diharapkan dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 19:44:19 +0800 amr
Dinas Kelautan dan Perikanan Tinjau Penyaluran Bibit Kerang Mutiara di Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/dinas-kelautan-dan-perikanan-tinjau-penyaluran-bibit-kerang-mutiara-di-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/dinas-kelautan-dan-perikanan-tinjau-penyaluran-bibit-kerang-mutiara-di-pulau-bungin Dinas Kelautan dan Perikanan Tinjau Penyaluran Bibit Kerang Mutiara di Pulau Bungin

Pulau Bungin.Amarmedia.co.id– Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) melalui Kepala Bidang Budidaya melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Koperasi Bungin Bahari Sejahtera di Desa Pulau Bungin pada Selasa (30/12/2025) lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung bantuan bibit kerang mutiara yang telah diterima oleh para anggota koperasi.

Program bantuan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor budidaya laut. Berdasarkan informasi di lapangan, bibit kerang mutiara tersebut kini telah dikelola oleh anggota koperasi untuk mulai dibudidayakan.

Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari peran serta berbagai pihak. Program ini terlaksana atas inisiasi dan dukungan penuh dari H. Andi Mappeleppui Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi PKS, yang berkomitmen mendorong potensi kelautan di wilayah tersebut agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan budidaya.

"Kunjungan ini memastikan bahwa bantuan bibit yang diberikan tepat sasaran dan sudah diterima dengan baik oleh kelompok yang bersangkutan," ujar H.Andi saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut.

Dengan adanya bantuan bibit kerang mutiara ini, Koperasi Bungin Bahari Sejahtera diharapkan mampu menjadi pelopor budidaya mutiara di Desa Pulau Bungin. Selain meningkatkan pendapatan anggota, program ini juga diproyeksikan dapat memperkuat posisi desa tersebut sebagai salah satu sentra budidaya laut yang potensial di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 18:58:29 +0800 amr
Tancap Gas! Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa Targetkan Rampungkan Dokumen Krusial https://amarmedia.co.id/tancap-gas-bagian-pemerintahan-setda-sumbawa-targetkan-rampungkan-dokumen-krusial https://amarmedia.co.id/tancap-gas-bagian-pemerintahan-setda-sumbawa-targetkan-rampungkan-dokumen-krusial Tancap Gas! Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa Targetkan Rampungkan Dokumen Krusial 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumbawa langsung bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan Kepala Bagian Pemerintahan yang baru, Aminuddin, ST., MT jajaran staf menggelar rapat perdana dengan agenda krusial pada Jumat (2/1).

Rapat staf perdana ini bukan sekadar ajang perkenalan, melainkan menjadi momentum penyusunan strategi menghadapi tumpukan dokumen negara yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

Aminuddin menegaskan bahwa Bagian Pemerintahan tidak memiliki waktu untuk bersantai. Fokus utama saat ini adalah percepatan penyusunan empat dokumen fundamental daerah, yaitu LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah), LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) SPM (Standar Pelayanan Minimal) dan LKJiP (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah)

Khusus untuk LKJiP, Aminuddin menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. "Dokumen LKJiP merupakan wujud kolaborasi erat antara Bagian Organisasi sebagai pengampu tupoksi dengan Bagian Pemerintahan. Kami harus berjalan beriringan agar laporan yang dihasilkan akurat dan akuntabel," ujarnya.

Dengan tenggat waktu yang hanya tersisa sekitar dua bulan lebih sedikit, Bagian Pemerintahan berkomitmen memanfaatkan waktu seoptimal mungkin. Meski dituntut bekerja dengan ritme "tancap gas", aspek kualitas tetap menjadi prioritas utama.

"Kita semua berkomitmen, tidak hanya dari sisi kuantitas atau sekadar menggugurkan kewajiban pemenuhan dokumen saja yang dikejar, tetapi sisi kualitas harus seiring, sejalan, dan seirama," tegas Aminuddin di hadapan stafnya.

Semangat Baru, Tantangan Baru

Pembahasan dalam rapat tersebut dinilai sangat kompleks mengingat setiap dokumen memiliki indikator penilaian yang ketat dari pemerintah pusat. Namun, dengan hadirnya pimpinan baru dan soliditas staf yang terjaga, Bagian Pemerintahan optimis mampu menuntaskan seluruh kewajiban administratif tersebut tepat waktu demi mendukung kelancaran tata kelola pemerintahan Kabupaten Sumbawa di tahun 2026.(GAM)

]]>
Sat, 03 Jan 2026 06:32:04 +0800 amr
Anggaran 90 Miliar Mengucur ke Batu Lanteh, Proyek Strategis Nasional Batu Dulang Dimulai! https://amarmedia.co.id/anggaran-90-miliar-mengucur-ke-batu-lanteh-proyek-strategis-nasional-batu-dulang-dimulai https://amarmedia.co.id/anggaran-90-miliar-mengucur-ke-batu-lanteh-proyek-strategis-nasional-batu-dulang-dimulai Sumbawa.Amarmedia.co.id - Diawali Bupati Sumbawa mensosialisasikan proyek IJD di kantor desa Batu Dulang Kecamatan Batu lante pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati, Wakil Ketua 3 DPRD kabupaten Sumbawa, Sekda, para Asisten, para kepala OPD, Camat, para Kepala Desa dan Masyarakat, Kamis (1/12026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan, bahwa proyek IJD (Infrastruktur Jalan Daerah) Batu Dulang-Tepal akan segera dimulai. "Hari ini kita sosialisasikan proyek ini, dengan panjang ruas sekitar 8 kilo dan anggaran Rp 90 miliar," ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa kontrak proyek telah ditandatangani pada 15 Desember 2025, dan pekerjaan akan dimulai pada 7 Januari 2026. "Alat-alat berat sudah ada di tempat, targetnya selesai akhir tahun 2026," tambahnya.

Proyek ini merupakan salah satu dari tiga proyek yang telah dimasukkan dalam sistem program strategis nasional. "Alhamdulillah, ini merupakan langkah besar untuk meningkatkan infrastruktur di Sumbawa," kata Bupati.

Bupati juga menyoroti proyek irigasi yang gagal karena tekanan masyarakat. "Jangan ganggu proyek, biar kami kerjakan," tegas Bupati.

Dengan proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan perekonomian di daerah tersebut. Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek ini. "Mari kita dukung proyek ini, agar Sumbawa dapat lebih maju," ajaknya.

Sebelumnya, Asisten perekonomian dan pembangunan - Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST menyampaikan, tujuan dari sosialisasi ini adalah yang pertama memberitahukan kepada masyarakat terkait dengan lanjutan pembangunan ruas Batu dulang - Tepal, karena dari km 0 sampai 0,600 sudah dilaksanakan, dan dari km 0 - 0,600 sampai dengan nanti di berang tampu di awal ruas pelaksanaan kegiatan tahun 2022 itu memang masih ada lahan masyarakat jumlah lahan masyarakat ini adalah sekitar 30 orang tetapi nanti berapa luasan per luasan masyarakat itu nanti di informasikan nanti sekitar tanggal 10 atau 12 karena masih dilakukan stake out atau penataan,"ujarnya

Lebih lanjut Asisten 2 mengatakan yang kedua terkait dengan itu tujuan sosialisasi ini adalah agar dalam pelaksanaan kegiatan nanti oleh rekanan pt metro lestari utama betul-betul dijaga di dukung dengan penuh karena ini perjuangan kita untuk mendapatkan alokasi dana ini cukup panjang, ini butuh waktu 3 tahun dan harapan kita nanti ini akan berlanjut ke ruas tepal batu rotok, lenangguar teladan sampai teladan batu rotok dengan anggaran yang cukup besar yaitu total untuk konstruksinya itu pagudana 88 miliar sedangkan untuk konsultannya pagudananya 2,9 miliar, untuk itu hari ini tanggal 1 januari kita mengadakan sosialisasi kepada masyarakat nanti pelaksanaan kegiatan itu sifatnya multiyears jadi lewat tahun kontrak sudah dilakukan pada tanggal 22 desember 2025 dan akan berakhir nanti pada tanggal 16 november 2026,"tutupnya.

Dilanjutkan dengan pembekalan oleh Bupati kepada semua kepala OPD terkait dengan program kerja di tahun 2026

Kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit Durian sebanyak 750 pohon di Olat Batu Dulang oleh Bupati dan Wakil Bupati, Wakil Ketua 3 DPRD, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli, beserta Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Masyarakat

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa - Drs.H. Mohamad Ansori menyampaikan, bahwa penanaman durian di Kecamatan Batu Lante, Desa Batu Dulang, akan menjadikan daerah tersebut sebagai central agro wisata durian. "Alhamdulillah, nanti kecamatan Batu Lante akan menjadi central agro wisata dan durian ini akan go nasional," ujarnya.

Wabup juga berharap bahwa hasil durian Sumbawa akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. "Terima kasih sudah kita rasakan bersama dengan OPD terkait semuanya pada siang hari ini," tambahnya.

Dengan penanaman durian ini, Wabup berharap bahwa Sumbawa dapat menjadi lebih maju dan sejahtera. "Sumbawa hijau lestari unggul maju dan sejahtera," tutupnya (AM)

]]>
Fri, 02 Jan 2026 18:27:25 +0800 amr
Pemda Sumbawa Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026 https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-gelar-doa-bersama-sambut-tahun-baru-2026 https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-gelar-doa-bersama-sambut-tahun-baru-2026 Pemda Sumbawa Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id ( 31 Desember 2025) — Umat Islam di Kabupaten Sumbawa mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Rabu malam. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan mutasi dan rotasi pejabat di akhir tahun 2025 sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi. Mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi aparatur guna memperkuat pelayanan publik.

Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program safari penanaman pohon yang terus digalakkan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Ditempat yang sama dakwah Islamiah yang diisi oleh Ustad H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., yang mengajak jamaah menjadikan momentum tahun baru sebagai sarana introspeksi dan peningkatan keimanan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana bagi sudara-saudara kita yang terdampak musibah.

Doa bersama ini juga dirangkaikan dengan acara peresmian hasil renovasi Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa sebagai upaya peningkatan sarana dan prasarana ibadah. Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para asisten, staf ahli bupati, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para jamaah sholat isya yang ada di lingkungan sekitar Masjid Agung Nurul Huda.(AM)

]]>
Fri, 02 Jan 2026 18:18:39 +0800 amr
Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa https://amarmedia.co.id/nakhodai-kecamatan-alas-usman-se-me-fokus-penataan-kota-dan-optimalisasi-potensi-desa https://amarmedia.co.id/nakhodai-kecamatan-alas-usman-se-me-fokus-penataan-kota-dan-optimalisasi-potensi-desa Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Pasca resmi dilantik oleh Bupati Sumbawa, Camat Alas yang baru, Usman, SE., ME., menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan bagi wilayah gerbang barat Kabupaten Sumbawa. Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (31/12), Usman mengungkapkan rasa syukur sekaligus komitmennya dalam mengemban amanah besar sebagai administrator pemerintahan sekaligus kepala wilayah.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Camat bukan hanya administrator, tapi juga penguasa wilayah. Meski ini pengalaman baru bagi saya, dukungan dari Bupati, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan media menjadi modal utama untuk membangun Alas ke arah yang lebih baik,” ujar Usman.

Strategi "Alas Balong Pasiki" dan Pemetaan Wilayah

Usman memperkenalkan semangat "Alas Balong Pasiki" sebagai landasan kolaborasi dan inovasi. Langkah awal yang akan ditempuhnya adalah melakukan pemetaan menyeluruh (mapping) terkait kelebihan dan kekurangan di seluruh desa di Kecamatan Alas.

"Saya akan mengumpulkan data dari semua bidang kehidupan masyarakat. Keunggulan di masing-masing desa akan kita kembangkan menjadi potensi ekonomi, sementara kekurangan di sisi infrastruktur, SDM, maupun sosial budaya akan kita berikan "treatment"khusus agar menjadi faktor penyumbang keberhasilan pembangunan," jelasnya.

Tiga Inovasi Utama untuk Wajah Baru Alas

Menyadari posisi strategis Alas sebagai pintu masuk utama dari arah Pelabuhan Poto Tano, Usman telah menyiapkan tiga terobosan utama:

Pertama : Penataan Infrastruktur dan Estetika Kota

Usman berencana melakukan pembenahan total di sepanjang jalan lintas Sumbawa-Poto Tano. Targetnya adalah mengubah kesan Alas yang selama ini dianggap kurang terawat menjadi wilayah yang asri, hijau, dan tertata rapi.

"Kita ingin para pelintas mendapatkan kesan indah saat memasuki Sumbawa. Titik-titik yang kumuh akan ditertibkan dan dipercantik dengan melibatkan pihak swasta, desa, dan masyarakat."

Kedua : Revitalisasi Pasar Alas dan Penataan PKL.

Kondisi kemacetan dan ketidakteraturan di sekitar Pasar Alas menjadi perhatian serius. Usman berkomitmen menata kembali pedagang kaki lima (PKL) dan memperbaiki tata kelola di lingkungan pasar. Selain itu, optimalisasi taman kota akan dilakukan agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga.

Ketiga : Pengembangan Wisata dan Kuliner Berstandar Nasional.

Kecamatan Alas memiliki kekayaan potensi wisata mulai dari bahari, pegunungan, hingga kuliner dan budaya. Usman berencana membawa potensi ini ke level yang lebih tinggi.

"Kami akan menyusun proposal untuk memperkenalkan potensi Alas ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami ingin Alas bukan hanya sekadar tempat lewat, tapi menjadi destinasi yang mempesona dan dirindukan," tambahnya.

Penguatan Tata Kelola Keuangan Desa

Sebagai pembina desa, Usman juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan desa. Ia akan memastikan alokasi Dana Desa (DD) dan ADD benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan program pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Saya akan memastikan setiap rupiah di APBDes mencapai sasaran kinerja yang bagus dan tetap berada di jalur yang benar (on the track) untuk kesejahteraan masyarakat," tegas mantan pejabat yang berpengalaman di bidang tata kelola pemerintahan ini.

Menutup wawancaranya, Usman memohon doa restu dan bimbingan dari Tuhan serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas. (AM)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 14:16:31 +0800 amr
Lantik 132 Pejabat di Penghujung Tahun, Bupati Syarafuddin Jarot: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Pos Awal untuk Berlari Cepat https://amarmedia.co.id/lantik-132-pejabat-di-penghujung-tahun-bupati-syarafuddin-jarot-jabatan-bukan-hadiah-tapi-pos-awal-untuk-berlari-cepat https://amarmedia.co.id/lantik-132-pejabat-di-penghujung-tahun-bupati-syarafuddin-jarot-jabatan-bukan-hadiah-tapi-pos-awal-untuk-berlari-cepat Lantik 132 Pejabat di Penghujung Tahun, Bupati Syarafuddin Jarot: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Pos Awal untuk Berlari Cepat

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Menutup kalender tahun 2025 dengan langkah strategis, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi melantik dan mengukuhkan 132 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Acara khidmat ini berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pelantikan ini didasarkan pada SK Bupati Sumbawa Nomor 1796 dan 1797 Tahun 2025, yang mencakup 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 58 Pejabat Administrator, dan 70 Pejabat Pengawas. Proses mutasi ini dilakukan untuk penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian nomenklatur jabatan baru dari pemerintah pusat.

Birokrasi Ibarat Sungai: Jangan Menjadi Batu Penghambat

Dalam sambutannya yang penuh filosofi, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa jabatan bukanlah sebuah penghargaan untuk bersantai, melainkan tanggung jawab berat yang diawasi langsung oleh publik.

"Jabatan bukan hadiah, bukan tempat beristirahat. Ini adalah pos awal untuk berlari lebih cepat. Birokrasi itu seperti sungai besar; jangan menjadi batu yang menghambat arus, tapi jadilah air yang memperlancar proses pelayanan masyarakat," tegas Bupati di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Dirinya juga mengingatkan bahwa meskipun masa kepemimpinan baru berjalan 10 bulan, ritme kerja Pemda tidak akan melambat. "Ritme kerja kami tidak pendek, tidak pelan, dan tidak menunggu. Tantangan daerah tidak menunggu kesiapan kita," tambahnya.

Bupati memaparkan sejumlah capaian dan rencana besar yang sedang dikerjakan, di antaranya: Infrastruktur Jalan dengan Penandatanganan kontrak proyek Inpres Jalan Daerah senilai Rp88 Miliar untuk rute Batu Dulang–Tepal yang akan di-launching dalam waktu dekat Selain itu, menyusul rencana proyek jalan senilai Rp280 Miliar untuk rute Lenangguar–Orong Telu dan Tepal Batu Rotok.

Bupati Sumbawa mengungkap agenda Hilirisasi Industri. "Kita ada rencana pembangunan industri unggas terintegrasi di Serading seluas 10 hektar dengan nilai investasi mencapai Rp1,6 Triliun dan saat launching di NTB Sumbawa yang akan menjadi tempatnya" ungkap Haji Jarot.

Bupati juga memberikan beberapa hasil kerja hibah mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),Upaya lobi tingkat tinggi untuk menjadikan kawasan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Biru dan KEK, setara dengan destinasi Mandalika atau Labuan Bajo, guna memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Sentilan "Selfie" dan Komitmen Sumbawa Hijau Lestari

Salah satu poin menarik dalam sambutan Bupati adalah penekanan pada program Sumbawa Hijau Lestari.Ia menyoroti perlunya komitmen nyata dalam penghijauan dan pemberantasan illegal logging.

"Saya mencatat, banyak ASN yang ikut menanam pohon tapi lebih banyak sibuk selfie. Menanam itu pesan moral, kepemimpinan dan ekologis. Kalau kita pergi menanam, jangan hanya selfie di pojok, bibitnya hampir rusak tapi belum ditanam. Kita harus sungguh-sungguh menyelamatkan mata air dan hutan Sumbawa," sentil Bupati.

Bupati juga mengapresiasi sinergi TNI/Polri yang bergerak cepat menindak pelaku penebangan liar, bahkan di tengah malam sekalipun.

Energi Baru Menuju HUT Sumbawa ke-67

Penempatan pelantikan di akhir tahun sengaja dilakukan agar para pejabat dapat memulai tahun 2026 dengan energi dan semangat baru. Apalagi, Kabupaten Sumbawa akan merayakan HUT ke-67 pada 22 Januari 2026 mendatang.

"Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi kita signifikan dan angka kemiskinan menurun 1,1% dalam 10 bulan. Mari jadikan birokrasi ini tim kerja yang solid, bukan sekadar kumpulan jabatan. Bergeraklah dengan loyalitas dan kreativitas tinggi," pungkasnya.

Menutup acara, Bupati menyampaikan sebuah pantun penuh makna:

"Berlayar jauh menuju seberang, angin kencang jangan dihindari. Jabatan bukan sekadar gelar dan lambang, amanah rakyat wajib dilayani."

Adapun yang dilantik adalah sebagai berikut : 

Selengkapnya di lampiran berita ini. (AM)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 11:30:36 +0800 amr
Nataru 2025–2026 di NTB Aman, Arus Penerbangan Meningkat 35 Persen https://amarmedia.co.id/nataru-20252026-di-ntb-aman-arus-penerbangan-meningkat-35-persen https://amarmedia.co.id/nataru-20252026-di-ntb-aman-arus-penerbangan-meningkat-35-persen Nataru 2025–2026 di NTB Aman, Arus Penerbangan Meningkat 35 Persen

Mataram,Amarmedia.co.id ( 23 Desember 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Polda NTB dan unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, antara lain Pos Polisi Karang Jangkong, Terminal Mandalika, Giri Menang Square, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), serta Pelabuhan Gili Mas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran mobilitas masyarakat, serta kenyamanan wisatawan selama libur akhir tahun.

Dalam rangka Operasi Lilin Rinjani 2025, Polda NTB menurunkan sekitar 1.908 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Pengamanan difokuskan pada objek wisata unggulan seperti Gili Trawangan, Kuta Mandalika, dan kawasan sekitarnya, serta simpul transportasi utama berupa bandara, pelabuhan, dan dermaga. Secara keseluruhan, pengamanan didukung oleh 30 pos, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis di NTB.

Selain pengamanan statis, aparat kepolisian juga aktif melaksanakan patroli cipta kondisi di pusat-pusat keramaian. Patroli ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberikan imbauan tertib berlalu lintas, serta mencegah potensi kriminalitas ringan selama momentum libur panjang.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga mendirikan posko dan pos pantau Nataru di sejumlah kawasan permukiman padat dan pusat aktivitas masyarakat. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan langsung kondisi keamanan sekaligus respons cepat terhadap potensi gangguan.

Di sisi lain, antisipasi cuaca ekstrem menjadi perhatian khusus. BMKG bersama instansi terkait terus memantau perkembangan cuaca, termasuk potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah NTB, mengingat periode Nataru bertepatan dengan puncak musim hujan yang berpotensi memengaruhi perjalanan darat, laut, dan udara.

Arus Transportasi Udara Meningkat

Berdasarkan hasil pemantauan sektor transportasi udara selama periode Nataru, tercatat kinerja yang positif. Secara kumulatif, total penerbangan mencapai 712 flight, dengan jumlah penumpang sebanyak 60.514 orang dan total kargo sekitar 260 ton. Rata-rata pergerakan penumpang harian berada di kisaran 7.500 orang, dengan tingkat keterisian kursi (seat load factor) mencapai 63–70 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah penerbangan meningkat signifikan hingga 35 persen, sementara jumlah penumpang tumbuh sekitar 7–8 persen secara tahunan (year on year). Meski kargo udara mengalami penurunan sekitar 14 persen, angkanya masih menunjukkan pemulihan yang stabil dibanding masa pra-pandemi.

Puncak pergerakan penerbangan tercatat pada H-6 Natal atau 19 Desember, sedangkan puncak penumpang terjadi pada H-3 atau 22 Desember dengan jumlah penumpang mencapai 9.135 orang, tertinggi selama periode pemantauan sementara. Adapun puncak kargo terjadi pada H-5 atau 20 Desember.

Lonjakan aktivitas penumpang paling tinggi terjadi pada rentang waktu pukul 08.00–10.00 WITA dan 15.00–17.00 WITA, yang menjadi periode kritis pelayanan bandara, terutama pada proses check-in, penanganan bagasi, dan transportasi lanjutan.

Aman dan Terkendali

Secara umum, arus Nataru 2025–2026 di NTB berjalan aman, tertib, dan terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, pengelola transportasi, serta dukungan masyarakat dinilai mampu mengakomodir peningkatan mobilitas tanpa gangguan signifikan.

Pemerintah Provinsi NTB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap mematuhi aturan, menjaga keselamatan, serta mengikuti informasi resmi terkait cuaca dan transportasi selama sisa periode libur akhir tahun. (edo/nov)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 14:14:41 +0800 amr
Lantik PPPK PW Sejumlah 9.411 Orang, Gubernur NTB: Kalian Adalah Tulang Punggung Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/lantik-pppk-pw-sejumlah-9411-orang-gubernur-ntb-kalian-adalah-tulang-punggung-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/lantik-pppk-pw-sejumlah-9411-orang-gubernur-ntb-kalian-adalah-tulang-punggung-pelayanan-publik Lantik PPPK PW Sejumlah 9.411 Orang, Gubernur NTB: Kalian Adalah Tulang Punggung Pelayanan Publik

Mataram,Amarmedia.co.id ( 23 Desember 2025) - Gubernur NTB Dr. Muhamad Iqbal melantik sebanyak 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Pemerintah Provinsi NTB di halaman Bumi Gora kantor Gubernur NTB, Selasa 23 Desember 2025.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan bahwa teman-teman PPPK Paruh Waktu yang dilantik hari ini adalah tulang punggung pelayanan publik bagi pemerintah Provinsi NTB ke depannya.

"Kalian adalah tulang punggung pelayanan publik di lingkup pemerintah Provinsi NTB," tegas Miq Iqbal dihadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir pelantikan.

Untuk itu, Miq Iqbal berharap kepada teman-teman PPPK Paruh Waktu harus memiliki dua hal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pertama adalah berkualitas baik dalam bekerja maupun dalam pengabdian. 

Kedua, harus memiliki komitmen. Komitmen untuk terus maju, komitmen untuk melihat NTB maju dari waktu ke waktu dan komitmen untuk terus melihat NTB makmur mendunia.

"Jika teman-teman tidak mampu memiliki keduanya. Tapi setidaknya harus memiliki komitmen karena berkualitas tanpa komitmen tidak ada artinya," jelasnya.

Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada PPPK Paruh Waktu yang sudah dilantik hari ini, penantian selama ini telah sampai pada titik ini. Gubernur berharap bahwa teman-teman PPPK Paruh Waktu menjadi abdi negara yang memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menjadi yang terbaik.

"Mari jadikan pengabdian ini sebagai ibadah, jangan lupa bersyukur karena di luar sana ada 518 orang di lingkungan Pemprov NTB yang tidak beruntung dengan teman-teman semua," harapnya.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu diberikan kepada puluhan perwakilan PPPK Paruh Waktu yang memiliki pengabdian yang sangat lama baik dari teknis maupun guru-guru dari SMA, SMK, SLB di lingkungan Pemprov NTB. Usai memberikan arahan, Miq Iqbal juga berkesempatan menyapa seluruh PPPK Paruh Waktu yang hadir.

Dalam kegiatan pelantikan dan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Pj Sekda NTB H. Lalu. Moh. Fauzal dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (man/nov)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 14:11:35 +0800 amr
Pastikan Nataru Kondusif, Bupati Jarot Perkuat Sinergi Forkopimda https://amarmedia.co.id/pastikan-nataru-kondusif-bupati-jarot-perkuat-sinergi-forkopimda https://amarmedia.co.id/pastikan-nataru-kondusif-bupati-jarot-perkuat-sinergi-forkopimda Pastikan Nataru Kondusif, Bupati Jarot Perkuat Sinergi Forkopimda 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang penghujung tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Senin (22/12/2025).

Rapat rutin akhir tahun ini menjadi ajang konsolidasi vital untuk mengevaluasi kondisi daerah sekaligus mematangkan persiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa meski situasi keamanan di Kabupaten Sumbawa saat ini terkendali, kewaspadaan tidak boleh kendor. Ia secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan arak-arakan maupun menyalakan petasan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Mari kita jaga ketenteraman dan kondusivitas bersama," ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo mengajak masyarakat untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab akan menggelar doa bersama di Masjid Jami’ pada 31 Desember malam sebagai bentuk empati terhadap bencana yang baru-baru ini melanda wilayah Sumatera.

Pihak aparat keamanan menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya perayaan. Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini mengonfirmasi pengamanan ketat di lima gereja serta peningkatan patroli di objek wisata. Operasi gabungan juga akan digelar untuk memberantas miras, narkoba, dan senjata tajam.

Demikian pula dari Kodim 1607/Sumbawa menegaskan dukungan personel pada pos pelayanan di perbatasan serta mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem pasca-tahun baru.

Dalam kesempatan itu Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa (Kajari ) Iwan Arto Koesoemo mendukung penuh pengamanan dan mengusulkan optimalisasi rehabilitasi bagi pengguna narkoba sebagai langkah preventif jangka panjang.

 Penguatan Program Sumbawa Hijau Lestari

Di sela pembahasan keamanan, Bupati Jarot tetap memberikan atensi besar pada sektor lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremonial penanaman, melainkan butuh komitmen perawatan berkelanjutan.

Sebagai aksi nyata, direncanakan akan dilakukan penanaman pohon durian secara massal di kawasan Batu Dulang pada 1 Januari 2026. Langkah ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kelestarian alam Sumbawa di tahun yang baru.

Sebagai penutup rapat Forkopimda terakhir di tahun 2025 ini, Bupati menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antarinstansi. Seluruh elemen sepakat untuk turun langsung memantau situasi di lapangan, termasuk rencana kunjungan bersama pada hari Rabu untuk memberikan perhatian langsung kepada jemaat yang merayakan Natal.(AM)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 12:59:52 +0800 amr
Sinergi MPR RI dan Baznas, Bupati Sumbawa Apresiasi Target Pengumpulan Zakat Rp10 Miliar https://amarmedia.co.id/sinergi-mpr-ri-dan-baznas-bupati-sumbawa-apresiasi-target-pengumpulan-zakat-rp10-miliar https://amarmedia.co.id/sinergi-mpr-ri-dan-baznas-bupati-sumbawa-apresiasi-target-pengumpulan-zakat-rp10-miliar Sinergi MPR RI dan Baznas, Bupati Sumbawa Apresiasi Target Pengumpulan Zakat Rp10 Miliar

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka agenda strategis Sarasehan MPR RI yang digelar di La Grande Hotel Sumbawa pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi antara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa.

Acara ini dihadiri oleh para tokoh di antaranya Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., jajaran pimpinan OPD, para camat, serta organisasi keagamaan. Forum ini bertujuan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.

Lompatan Signifikan: Target Rp10 Miliar

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot memaparkan capaian luar biasa Baznas Kabupaten Sumbawa yang berhasil mencatatkan lonjakan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah hingga 200 persen.

"Dari capaian hampir Rp3 miliar pada tahun sebelumnya, tahun ini kita berani menargetkan penghimpunan hingga Rp10 miliar. Keberanian ini harus diiringi kerja keras dan komitmen kuat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Bupati Jarot.

Untuk mendukung target tersebut, Bupati menekankan dua strategi utama yaitu SDM Berkualitas dan Ekspansi UPZ. "Pengelola Baznas saat ini merupakan figur-figur terpilih melalui seleksi ketat tingkat provinsi, dengan latar belakang pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) sehingga dapat mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar distribusi lebih transparan dan tepat sasaran" urainya.

 

Bupati juga menyoroti bahwa Baznas adalah representasi kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia berharap dana yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk bantuan konsumtif, tetapi dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi produktif.

Senada dengan hal tersebut, acara dilanjutkan dengan talkshow bertajuk "Zakat dan Kedaulatan Sosial: Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Penanggulangan Kemiskinan". Diskusi ini menghadirkan dua pakar, yakni Dr. Deddy Heriwibowo, S.Si., dan Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si.

Para narasumber sepakat bahwa pengelolaan zakat yang profesional adalah bentuk nyata pengamalan amanat Pasal 34 UUD 1945, di mana negara (melalui Baznas) bertanggung jawab atas kesejahteraan sosial dan perlindungan fakir miskin.

Melalui sinergi antara pusat (MPR RI) dan daerah, Kabupaten Sumbawa optimis dapat menjadikan zakat sebagai motor penggerak utama dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.(AM)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 12:06:07 +0800 amr
Percepat Akses Air Bersih, Pemkab Sumbawa Serahkan Bantuan Air Minum untuk 15 Desa https://amarmedia.co.id/percepat-akses-air-bersih-pemkab-sumbawa-serahkan-bantuan-air-minum-untuk-15-desa https://amarmedia.co.id/percepat-akses-air-bersih-pemkab-sumbawa-serahkan-bantuan-air-minum-untuk-15-desa Percepat Akses Air Bersih, Pemkab Sumbawa Serahkan Bantuan Air Minum untuk 15 Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (22 Desember 2025)– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen kuat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyerahan bantuan sarana air minum tahun 2025. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi kepada 15 Kepala Desa dalam acara yang berlangsung khidmat di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/12).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H.Mohamad Ansori, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten 2), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, serta para Kepala Desa penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Drs.H. Mohamad Ansori menekankan bahwa akses air bersih adalah urusan fundamental yang menyangkut kualitas hidup rakyat.

"Hari ini, kami serahkan bantuan air minum tahun 2025. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan rakyat Sumbawa," ujar Wabup.

Dirinya juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas PUPR atas kerja kerasnya, serta dukungan pemerintah pusat yang memungkinkan program ini terlaksana. Tak hanya menyerahkan bantuan, Wabup mengajak pemerintah desa untuk berinovasi dalam mengelola sumber daya air.

"Saya mengajak desa-desa untuk berinovasi memanfaatkan sumber air, misalnya dengan mengintegrasikan energi alternatif. Tugas kita adalah memaksimalkan potensi sumber air yang ada demi kesejahteraan rakyat," tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., dalam laporannya memaparkan kondisi terkini akses air bersih di Bumi Sabalong Samalewa. Saat ini, cakupan akses air bersih di Sumbawa berada di angka 12,83%, dengan target ambisius mencapai 40% pada tahun 2029.

"Untuk mencapai target tersebut, kami akan terus melakukan intervensi melalui skema pembiayaan dari pemerintah pusat maupun provinsi," jelas Sofyan.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan fisik hanyalah langkah awal. Kunci utama keberhasilan program ini terletak pada keberlanjutan pelayanan dan pemeliharaan sarana yang telah dibangun.

"Sarana air minum ini harus dipelihara dengan baik, baik melalui dukungan APBDes maupun sumber lainnya. Komitmen penerima manfaat untuk membayar iuran dan pengelolaan yang profesional sangat penting agar pelayanan air minum ini tetap berkelanjutan," tegasnya.

Penyerahan bantuan ini disambut dengan rasa syukur mendalam oleh para pimpinan desa. Salah satu Kepala Desa mengungkapkan rasa harunya atas perhatian pemerintah daerah.

"Ini adalah momen yang sangat kami tunggu-tunggu. Akses air bersih adalah dambaan warga kami selama bertahun-tahun. Kami berkomitmen untuk menjaga dan mengelola bantuan ini sebaik-baiknya," ungkapnya.

Dengan penyerahan bantuan kepada 15 desa ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis dapat terus menekan angka kesulitan air bersih dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.(am)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 20:27:14 +0800 amr
Bupati Sumbawa Tekankan Profesionalisme: PPPK Paruh Waktu Adalah Garda Terdepan Pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-tekankan-profesionalisme-pppk-paruh-waktu-adalah-garda-terdepan-pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-tekankan-profesionalisme-pppk-paruh-waktu-adalah-garda-terdepan-pelayanan Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id -  Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi melaksanakan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam penataan dan penguatan sumber daya aparatur sipil negara guna mendukung keberlanjutan pelayanan publik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, para Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, serta seluruh PPPK Paruh Waktu yang menerima Surat Keputusan (SK).

Dalam sambutannya, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa Budi Santoso, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa alokasi PPPK Paruh Waktu Pemerintah Kabupaten Sumbawa berjumlah 2.979 orang, dengan rincian sebagai berikut Tenaga Pendidik 175 formasi, Tenaga Kesehatan 910 formasi, dan Tenaga Teknis 1.894 formasi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa terdapat 37 pelamar yang tidak dapat diusulkan untuk mendapatkan NIP PPPK Paruh Waktu, dengan rincian 35 orang menyatakan mengundurkan diri dan tidak melanjutkan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), 1 orang meninggal dunia, 1 orang tidak memenuhi syarat karena telah memasuki batas usia pensiun.

Kepala BKPSDM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dan penetapan PPPK Paruh Waktu telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu merupakan pegawai aparatur sipil negara yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk melaksanakan tugas pemerintahan dengan waktu kerja dan penghasilan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara maupun daerah, tanpa menghilangkan hak perlindungan kerja dan penilaian kinerja.

“Pemerintah daerah memastikan kebijakan PPPK Paruh Waktu dijalankan secara transparan, akuntabel, serta berpihak pada keberlanjutan pelayanan publik. Pemerintah daerah juga terus mengupayakan perbaikan tata kelola ASN secara bertahap, menyesuaikan regulasi yang berlaku dan kemampuan fiskal daerah” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Sumbawa berharap agar PPPK Paruh Waktu dapat menjadi energi baru dalam mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera, serta menegaskan bahwa kinerja hari ini akan menentukan masa depan pelayanan publik Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 17:11:42 +0800 amr
Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan HUT NTB ke&67 Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat” https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-hadiri-peringatan-hut-ntb-ke-67-bertema-gerak-cepat-ntb-hebat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-hadiri-peringatan-hut-ntb-ke-67-bertema-gerak-cepat-ntb-hebat Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan HUT NTB ke-67 Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat”

 

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Ketua TP PKK Kab. Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 yang berlangsung di Lapangan Parade Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Praya, Lombok Tengah, Rabu (17/12/2025).

Kehadiran Bupati Sumbawa tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap semangat kebersamaan dan percepatan pembangunan Nusa Tenggara Barat sebagaimana diusung dalam tema HUT NTB ke-67, “Gerak Cepat NTB Hebat.”

Syukuran HUT NTB ke-67 ini dihadiri Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., M.IP, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan Pataka Lambang NTB oleh Bupati Lombok Tengah kepada Gubernur NTB, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah NTB sebagai refleksi perjalanan pembangunan daerah.

Suasana syukuran semakin semarak dengan penampilan tarian kolosal Sasak Dance, Live Orchestra oleh Namone Sarre Orchestra & Choir, serta Simfoni KSB Choir yang membawakan lagu “NTB Makmur Mendunia,” menghadirkan nuansa budaya yang kental dan penuh makna.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT ke-67 Provinsi NTB serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak cepat, berinovasi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

Di akhir acara, Gubernur NTB didampingi Wakil Gubernur NTB menyerahkan ASN Award serta meluncurkan sejumlah proyek strategis Provinsi NTB sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Para tamu undangan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Provinsi NTB, mencerminkan kekayaan budaya serta semangat persatuan dalam keberagaman di Nusa Tenggara Barat (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:41:34 +0800 amr
FISIPOL UNSA Bedah Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori, Ancaman Fiskal Jadi Alarm Serius https://amarmedia.co.id/fisipol-unsa-bedah-satu-tahun-pemerintahan-jarotansori-ancaman-fiskal-jadi-alarm-serius https://amarmedia.co.id/fisipol-unsa-bedah-satu-tahun-pemerintahan-jarotansori-ancaman-fiskal-jadi-alarm-serius FISIPOL UNSA Bedah Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori, Ancaman Fiskal Jadi Alarm Serius

 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (20 Desember 2025) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Samawa (FISIPOL UNSA) menyelenggarakan Seminar Kebijakan Publik bertajuk “Refleksi Jelang Satu Tahun Pemerintahan Jarot – Ansori: Tantangan dan Arah Pembangunan Sumbawa”.

Seminar ini digelar dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Samawa (UNSA) ke-27, Sabtu (20/12/25), sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik terhadap pembangunan daerah.

Acara yang dihadiri Ratusan peserta dari kalangan birokrat, legislator, akademisi, dan mahasiswa ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk mengakselerasi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

Dalam seminar tersebut sejumlah tokoh penting pembicara kunci. Yakni, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP; Kepala BAPPEDA Dr. Dedy Heriwibowo, M.Si; Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov; pakar kebijakan dari Matadata Institute Nurdin Ranggabarani, SH., MH; serta akademisi FISIPOL UNSA Muhammad Yamin, SE., M.Si. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Ardiansyah, S.IP., M.Si.

Isu utama yang mendominasi diskusi adalah ancaman pengetatan anggaran daerah pada tahun depan. Kepala BAPPEDA, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan data kritis tentang penurunan drastis transfer pusat.

“Transfer pusat ke daerah (TKDD) turun signifikan. Untuk Kabupaten Sumbawa, Dana Bagi Hasil (DBH) diproyeksikan turun 87,68% pada 2026. Ini akan mempengaruhi ruang fiskal dan kecepatan program prioritas,” tegas Dedy.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah harus segera melakukan identifikasi dan penajaman prioritas belanja. “Kita harus memprioritaskan alokasi anggaran belanja pokok dibandingkan belanja penunjang, dengan memperhatikan aspek urgensi dan manfaat langsung untuk masyarakat,” tambahnya.

Gambaran tantangan tersebut diamini akademisi Muhammad Yamin, yang menyebut kondisi ini sebagai “badai fiskal”. “Jika kondisi fiskal kita demikian, apa yang akan kita lakukan?” tanyanya retoris.

Yamin lalu mengajukan solusi strategis, yaitu dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Meningkatkan PAD melalui tarif pajak komoditas unggulan seperti udang dan rumput laut diprediksi bisa memberikan tambahan hingga Rp 462 miliar, tentu jika didukung regulasi yang memberi kewenangan,” paparnya.

Di tengah tantangan ke depan, Bupati Haji Syarafuddin Jarot memaparkan sejumlah capaian fondasional selama satu tahun kepemimpinan. “Satu tahun pertama adalah fase konsolidasi, pembenahan fondasi tata kelola, dan penyiapan arah lompatan pembangunan jangka menengah,” ujarnya.

Beberapa indikator kinerja yang dibanggakan antara lain pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,26% pada Triwulan II-2025, peningkatan presentase jalan dalam kondisi mantap, serta komitmen lingkungan melalui gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. “Tanam Pohon, Lindungi Hutan, Alam akan menjaga Kita,” seru orang nomor satu di daerah ini mengingatkan.

Namun, ia juga tak menampik bahwa tuntutan masyarakat masih besar. “Survei menunjukkan tiga tuntutan utama, yakni pembukaan lapangan kerja, percepatan pembangunan jalan di daerah terpencil, dan penanganan lingkungan yang lebih tegas,” tandasnya.

Untuk itu, Bupati yang disapa Haji Jarot menekankan pentingnya kolaborasi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengajak semua pihak untuk ikut mengawal, mengkritisi, dan mendukung pembangunan,” ajaknya.

Dalam paparanya beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam dunia pendidikan yakni mendorong percepatan pembentukan Tim Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Samawa yang siap didukung melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menegaskan komitmen dewan sebagai mitra yang kritis namun solutif. “DPRD tetap menjadi mitra sejajar pemerintah dalam mengaudit kinerja dan menguatkan komitmen untuk rakyat,” jelasnya.

Ia menyoroti perlunya respons cepat terhadap persoalan riil di lapangan. “DPRD mendorong respons cepat terhadap konflik lahan, infrastruktur jalan di wilayah terpencil, dan ketersediaan pupuk bagi petani,” tegas Nanang.

Di akhir pemaparannya, ia mengingatkan semua pihak untuk fokus pada tujuan bersama. “Rakyat tidak butuh perdebatan, mereka butuh kesejahteraan yang nyata. Mari buang ego sektoral, perkuat kolaborasi!” serunya.

Selanjutnya, Nurdin Ranggabarani menyoroti Program Strategis Nasional (PSN) sebagai momentum krusial untuk Sumbawa. “PSN jadi momentum untuk memperkuat SDM dan infrastruktur di Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran PSN harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi jangka panjang, bukan hanya proyek fisik semata.

“Ini peluang emas untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal dan menyelesaikan tantangan infrastruktur dasar yang masih menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” jelas Direktur Eksekutif Matadata Institute tersebut.

Sementara dalam diskusi yang berlangsung hangat fokus pada potensi besar yang belum tergarap optimal, khususnya dari sektor kelautan. Muhammad Yamin memaparkan bahwa nilai produksi Teluk Saleh pada 2023 mencapai Rp 15,9 triliun, namun mayoritas masih diekspor sebagai bahan mentah.

“Peluang hilirisasi dan industri pengolahan berbasis UMKM di sektor ini masih sangat terbuka,” kata Yamin.

Dari seluruh diskusi, dirumuskan beberapa rekomendasi strategis yang terbagi dalam empat pilar: (1) Optimalisasi fiskal dan PAD, (2) Penguatan ekonomi lokal melalui hilirisasi dan UMKM, (3) Percepatan tata kelola dan digitalisasi layanan, serta (4) Pemberdayaan SDM dan konsistensi program lingkungan.

Moderator seminar, Dr. Ardiansyah, menyatakan bahwa rekomendasi ini akan didokumentasikan dan diserahkan kepada pemerintah daerah dan DPRD sebagai bahan pertimbangan perencanaan tahun 2026.

“Seminar ini adalah bentuk kontribusi akademisi dalam rangka Dies Natalis UNSA untuk memberikan perspektif dan opsi kebijakan, terutama dalam menghadapi tahun yang penuh tantangan ini,” tutup Ardiansyah. (AM/SR)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:19:41 +0800 amr
Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jarot&Ansori: Sinergi Eksekutif&Legislatif Hadapi Tantangan Fiskal demi Sumbawa Unggul https://amarmedia.co.id/jelang-1-tahun-pemerintahan-jarot-ansori-sinergi-eksekutif-legislatif-hadapi-tantangan-fiskal-demi-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/jelang-1-tahun-pemerintahan-jarot-ansori-sinergi-eksekutif-legislatif-hadapi-tantangan-fiskal-demi-sumbawa-unggul Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jarot-Ansori: Sinergi Eksekutif-Legislatif Hadapi Tantangan Fiskal demi Sumbawa Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Memasuki satu tahun masa pemerintahan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sumbawa menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pembangunan. Hal ini mengemuka dalam Seminar Kebijakan Publik yang digelar FISIPOL Universitas Samawa (UNSA), Sabtu (20/12/2025).

Kebijakan Bupati: Konsolidasi dan Lompatan Pembangunan

Bupati Sumbawa, Haji Jarot, menegaskan bahwa satu tahun pertama kepemimpinannya adalah fase krusial untuk membenahi tata kelola pemerintahan. Meski dihadapkan pada tantangan global, indikator ekonomi Sumbawa menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 4,26% pada pertengahan 2025.

"Satu tahun ini adalah fase konsolidasi. Kami sedang menyiapkan arah lompatan pembangunan jangka menengah. Fokus kami bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga fondasi sumber daya manusia, termasuk komitmen mendukung berdirinya Fakultas Kedokteran UNSA melalui APBD 2026," ujar Bupati Jarot.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi luas, mengingat tuntutan masyarakat akan lapangan kerja dan perbaikan infrastruktur di wilayah terpencil masih sangat tinggi.

Perspektif DPRD: Mitra Kritis yang Solutif

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, dalam presentasinya bertajuk "Sinergi Mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera", mengapresiasi stabilitas ekonomi dan pemerataan pembangunan yang mulai menyentuh akar rumput (Gini Rasio 0,379). Namun, ia menegaskan bahwa DPRD akan tetap menjalankan fungsi "audit kinerja" yang ketat.

"DPRD adalah mitra sejajar. Kami mengapresiasi capaian WTP dan harmonisasi anggaran, namun kami juga memberikan catatan kritis. Rakyat tidak butuh perdebatan ego sektoral; mereka butuh respons cepat atas konflik lahan, infrastruktur terpencil, dan ketersediaan pupuk," tegas Nanang.

Alarm Fiskal 2026: Tantangan Bersama

Isu paling krusial yang mengemuka dalam refleksi ini adalah "Badai Fiskal" 2026. Kepala BAPPEDA, Dr. Dedy Heriwibowo, mengungkap proyeksi penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat hingga 87,68%. Menanggapi hal ini, baik Bupati maupun DPRD sepakat pada dua langkah strategis:

Pertama : Optimalisasi PAD

DPRD mendorong keberanian pemerintah menggali potensi pajak baru, seperti tarif pajak komoditas unggulan (udang dan rumput laut) yang berpotensi menyumbang hingga Rp462 miliar.

Kedua :  Penajaman Prioritas.

Bupati dan DPRD berkomitmen mengalihkan anggaran dari belanja penunjang ke belanja pokok yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Harapan ke Depan: Fokus pada Kesejahteraan Nyata

Menutup refleksi satu tahun ini, legislatif dan eksekutif menyepakati empat pilar rekomendasi strategis hasil kajian akademisi UNSA:

1. Optimalisasi Fiskal: Kemandirian anggaran melalui PAD.

2. Hilirisasi Ekonomi: Mengolah bahan mentah sektor kelautan (Teluk Saleh) menjadi produk bernilai tambah.

3.Digitalisasi Layanan: Mempercepat tata kelola birokrasi yang efektif.

4.Investasi SDM & Lingkungan: Menjaga kelestarian alam melalui "Sumbawa Hijau Lestari" dan akses pendidikan-kesehatan berkualitas.

"Mari buang ego sektoral. Tahun kedua adalah momentum untuk membuktikan bahwa kolaborasi kita benar-benar membawa kesejahteraan nyata bagi rakyat Sumbawa," pungkas Nanang Nasiruddin. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:11:06 +0800 amr
Kawal Implementasi UU KIP, Komisi Informasi NTB Nobatkan Pemkab Sumbawa sebagai Badan Publik Informatif 2025 https://amarmedia.co.id/kawal-implementasi-uu-kip-komisi-informasi-ntb-nobatkan-pemkab-sumbawa-sebagai-badan-publik-informatif-2025 https://amarmedia.co.id/kawal-implementasi-uu-kip-komisi-informasi-ntb-nobatkan-pemkab-sumbawa-sebagai-badan-publik-informatif-2025 Kawal Implementasi UU KIP, Komisi Informasi NTB Nobatkan Pemkab Sumbawa sebagai Badan Publik Informatif 2025

Mataram.Amarmedia.co.id — Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB secara resmi memberikan penghargaan tertinggi kepada sejumlah badan publik dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025. Dalam gelaran yang berlangsung di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Kamis (18/12/2025), Pemerintah Kabupaten Sumbawa dinyatakan sukses meraih predikat Badan Publik Informatif.

Ketua KI NTB, Drs. H. M. Zaini, M.Si., menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan puncak dari rangkaian panjang kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan secara ketat dan transparan.

Ketua KI NTB menegaskan bahwa predikat "Informatif" tidak diberikan secara instan, melainkan melalui proses penilaian komprehensif yang berlangsung selama lima bulan.

"Anugerah ini adalah hasil dari monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang kami laksanakan sejak Juli hingga November 2025. Kami memberikan penghargaan kepada badan publik yang dinilai paling konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan informasi sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan," ujar H. M. Zaini.

 Dorongan Menuju Transparansi Proaktif

Senada dengan semangat yang diusung KI NTB, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya turut mengapresiasi kerja keras KI dalam mendorong keterbukaan informasi. Gubernur menekankan pentingnya transisi dari keterbukaan informasi yang bersifat pasif menjadi aktif.

KI NTB pun berkomitmen untuk terus mengawal arsitektur keterbukaan informasi hingga ke level paling mikro di setiap OPD, guna memastikan masyarakat mendapatkan hak atas informasi secara mudah dan cepat.

Apresiasi Atas Komitmen Kabupaten Sumbawa

Kabupaten Sumbawa, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, dinilai berhasil menunjukkan komitmen kolektif. Pencapaian ini membuktikan bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Sumbawa telah menjalankan fungsinya dengan baik.

Dalam wawancara singkat, Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa predikat ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk memastikan transparansi berjalan di semua lini.

Komitmen KI NTB ke Depan

Melalui penganugerahan ini, Komisi Informasi NTB berharap badan publik yang telah meraih predikat "Informatif" dapat mempertahankan kualitas layanannya. Sebaliknya, bagi badan publik yang masih berada di kategori "Cukup" atau "Menuju Informatif", KI NTB akan terus melakukan pembinaan agar budaya transparansi menjadi standar utama pelayanan publik di seluruh Provinsi NTB.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:34:41 +0800 amr
Gubernur NTB Dorong Transformasi Keterbukaan Informasi: "Jangan Tunggu Diminta, Harus Proaktif!" https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-transformasi-keterbukaan-informasi-jangan-tunggu-diminta-harus-proaktif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-transformasi-keterbukaan-informasi-jangan-tunggu-diminta-harus-proaktif Gubernur NTB Dorong Transformasi Keterbukaan Informasi: "Jangan Tunggu Diminta, Harus Proaktif!"

Mataram.Amarmedia.co.id — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.H. Lalu Muhammad Iqbal, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam tata kelola informasi publik di seluruh wilayah NTB. Hal ini disampaikannya saat menghadiri sekaligus memberikan penghargaan dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang berlangsung di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Kamis (18/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih predikat tertinggi sebagai Badan Publik Informatif tingkat Provinsi NTB tahun 2025.

Transformasi dari Pasif ke Aktif

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Beliau menyoroti perlunya pergeseran budaya kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Saya berharap keterbukaan informasi yang selama ini masih bersifat pasif—yakni menunggu permintaan masyarakat—dapat segera bertransformasi menjadi aktif. Badan publik tidak boleh lagi menunggu diminta, melainkan harus proaktif menyediakan akses informasi yang memang menjadi hak publik," tegas H. Lalu Muhammad Iqbal.

Membangun Arsitektur Informasi yang Terintegrasi

Gubernur juga memaparkan visinya mengenai arsitektur keterbukaan informasi yang jelas dan terintegrasi. Menurutnya perbaikan harus dimulai dari unit terkecil atau level mikro di masing-masing OPD agar data yang disajikan akurat dan mudah diakses oleh warga.

"Kita butuh sistem yang terintegrasi. Jika arsitekturnya jelas dari level mikro, maka tata kelola informasi publik kita akan jauh lebih efektif dan transparan," tambahnya.

Apresiasi untuk Kabupaten Sumbawa

Capaian Kabupaten Sumbawa yang diterima oleh Sekretaris Daerah,Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menjadi bukti nyata keberhasilan sinkronisasi kebijakan antara tingkat provinsi dan kabupaten. Gubernur berharap keberhasilan Sumbawa dalam menerapkan asas transparansi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Penghargaan ini merupakan hasil pemantauan dan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) NTB sejak Juli hingga November 2025. Dengan predikat "Informatif", Kabupaten Sumbawa dinilai telah memberikan jaminan bahwa tata kelola pembangunan dan pemerintahan di wilayah tersebut berjalan di atas koridor transparansi yang kuat (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:28:46 +0800 amr
Terima Anugerah 'Informatif', Sekda Budi Prasetiyo: Transparansi Harus Mengakar Hingga ke Tingkat Desa https://amarmedia.co.id/terima-anugerah-informatif-sekda-budi-prasetiyo-transparansi-harus-mengakar-hingga-ke-tingkat-desa https://amarmedia.co.id/terima-anugerah-informatif-sekda-budi-prasetiyo-transparansi-harus-mengakar-hingga-ke-tingkat-desa Terima Anugerah 'Informatif', Sekda Budi Prasetiyo: Transparansi Harus Mengakar Hingga ke Tingkat Desa

Mataram.Amarmedia.co.id – Capaian gemilang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa di penghujung tahun 2025. Mewakili Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menerima penghargaan sebagai Badan Publik Informatif dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB, Kamis (18/12/2025).

Penghargaan bergengsi yang diserahkan di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Mataram ini bukan sekadar seremonial bagi Dr. Budi Prasetiyo. Menurutnya, predikat ini adalah validasi bahwa mesin birokrasi di Tana Samawa telah berjalan di atas rel yang benar, khususnya dalam hal akuntabilitas dan transparansi.

Bukan Kerja Satu Orang

Usai menerima penghargaan, Sekda menekankan bahwa status 'Informatif' ini adalah buah manis dari kerja keras bersama (kolektif). Ia mengapresiasi sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta Dinas Kominfotiksandi yang dinakhodai Drs. Hasanuddin.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif. Ini menandakan bahwa Kabupaten Sumbawa pada prinsipnya sudah menerapkan asas-asas transparansi. Pemberian anugerah ini memastikan bahwa pengelolaan pembangunan dan pemerintahan kita berjalan dengan baik,” ungkap Sekda Budi.

Target Berikutnya: Transparansi di Tingkat Desa

Tak ingin berpuas diri, Sekda Budi langsung membidik target selanjutnya. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi tidak boleh berhenti di level kabupaten saja, melainkan harus menetes hingga ke lapisan pemerintahan paling depan, yakni pemerintah desa.Ia memproyeksikan kebijakan transparansi yang menyeluruh (holistik) di masa mendatang.

“Ke depan, harus ada penguatan-penguatan, terutama di sektor terdepan. Transparansi pemberian informasi kepada publik harus dimulai dari lapisan tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa. Ini akan menjadi kebijakan menyeluruh kita,” tegasnya visioner.

Transformasi Menjadi Proaktif

Visi pemda Sumbawa ini selaras dengan arahan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, yang turut hadir dalam acara tersebut. Gubernur menekankan pentingnya transformasi layanan informasi dari yang bersifat "pasif" (menunggu diminta) menjadi "aktif" (menyediakan sebelum diminta).

“Arsitektur keterbukaan informasi harus jelas. Badan publik tidak lagi menunggu, melainkan proaktif menyediakan akses informasi yang tidak bersifat rahasia,” pesan Gubernur.

Turut mendampingi Sekda dalam penerimaan penghargaan tersebut, Kepala Dinas Kominfotiksandi Sumbawa Drs. Hasanuddin dan Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si.

Anugerah ini sendiri merupakan puncak dari monitoring dan evaluasi ketat yang dilakukan Komisi Informasi (KI) NTB sejak Juli hingga November 2025, di mana Sumbawa dinilai konsisten mematuhi perundang-undangan keterbukaan informasi publik.

“Kami berkomitmen menjadikan budaya keterbukaan informasi sebagai fondasi pelayanan publik yang responsif dan terpercaya bagi masyarakat Sumbawa,” tutup Sekda. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:20:31 +0800 amr
Ditutup Gubernur NTB, Turnamen Bulutangkis Gubernur Cup 2025 Berlangsung Sukses https://amarmedia.co.id/ditutup-gubernur-ntb-turnamen-bulutangkis-gubernur-cup-2025-berlangsung-sukses https://amarmedia.co.id/ditutup-gubernur-ntb-turnamen-bulutangkis-gubernur-cup-2025-berlangsung-sukses Ditutup Gubernur NTB, Turnamen Bulutangkis Gubernur Cup 2025 Berlangsung Sukses

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kejuaraan bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025 tingkat pelajar resmi berakhir pada Jum’at (19/12/25) Sore di Gedung Bulutangkis Pragas Sumbawa. Turnamen yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa ini berlangsung sukses dan ditutup langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal. 

Turnamen ini merupakan rangkaian dalam memeriahkan HUT NTB ke – 67. Selain Gubernur NTB, hadir pula Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, Ketua PBSI Sumbawa, H. M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gitta Liesbano SH M.Kn, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry MH, perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi NTB, sejumlah kepala OPD, anggota DPRD dan anggota Forkopimda lingkup Pemkab Sumbawa.

Acara penutupan juga semakin semarak ketika berlangsungnya pertandingan ekshibisi antara Gubernur NTB bersama Ketua PBSI Sumbawa melawan Bupati Sumbawa bersama Ketua KONI Sumbawa.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal mengaku senang dan bangga atas digelarnnya kejuaraan bulutangkis Tingkat pelajar se-NTB ini. Ia menilai kejuaraan ini menjadi wadah dalam memunculkan atlet bertalenta dari NTB.

“Mudahan-mudahan dari kompetisi ini akan lahir pemain nasional, Pelatnas dari NTB,” ujarnya.

Gubernur Iqbal mengaku salut dengan Ketua PBSI Sumbawa yang telah menjadi inisiator dalam menggelar kejuaraan bulutangkis tingkat pelajar se-NTB

“Selamat kepada Ketua PBSI Sumbawa yang sudah menginisiasi kegiatan ini dan dengan dukungan ketua koni dan teman-teman sekalian. Selamat dan terimakasih juga kepada panitia dan dukungan semuah pihak. Mudahan-mudahan kegiatan serupa lebih sering diadakan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Bupati Sumbawa Ir. Syarafuddin Jarot. Dikatakan, momen kejuaraan ini merupakan kebangkitan PBSI Sumbawa dalam mengembangkan olahraga bulutangkis di Kabupaten Sumbawa. 

“Mudah-mudahan acara ini diadakan secara reguler setiap tahunnya. Selamat kepada anak-anak yang sudah menjadi juara dan yang belum mendapatkan juara harus berlatih lagi dan rebut juara di turnamen selanjutnya,” katanya.

Kedepan, Bupati Jarot akan berupaya agar lapangan bulutangkis pragas dapat dibenahi. Sehingga kejuaraan seperti ini bisa diselenggarakan lebih besar lagi.

Sebelumnya, Ketua PBSI Sumbawa H. M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov dalam laporannya merasa bersyukur atas suksesnya kejuaraan bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025. Selain karena berjalan dengan lancar, capaian peserta juga jauh melebihi dari target dengan total 268 peserta.

Dikatakan H. Berlian – akrabnya disapa, kejuaraan ini merupakan agenda pertama yang digelar oleh PBSI Sumbawa. Kedepan ia berharap, kejuaraan bulutangkis akan dapat dilangsungkan secara rutin setiap tahunnya.

“Ini merupakan agenda pertama dengan mengadakan turnamen piala bergulir, harapannya kedepan bisa terus berlangsung. Kami yakin hal tersebut dapat terwujud karena kami percaya Gubernur NTB juga sangat mencintai olahraga bulutangkis,” ujarnya.

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa ini juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dapat membenahi Lapangan Bulutangkis Pragas Sumbawa. Karena memang sejak didirikannya lapangan tersebut belum pernah dilakukan pembenahan.

“Terimakasih kepada seluruh sponsor, panitia dan semua pihak yang turut mendukung dalam mensukseskan kegiatan ini,” tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 14:05:12 +0800 amr
Wujud Nyata Sinergi, Bupati Jarot Resmikan 36 Rumah Layak Huni dan Bantuan UMKM Hasil Kolaborasi Baznas & Bank NTB Syariah https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-sinergi-bupati-jarot-resmikan-36-rumah-layak-huni-dan-bantuan-umkm-hasil-kolaborasi-baznas-bank-ntb-syariah https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-sinergi-bupati-jarot-resmikan-36-rumah-layak-huni-dan-bantuan-umkm-hasil-kolaborasi-baznas-bank-ntb-syariah Wujud Nyata Sinergi, Bupati Jarot Resmikan 36 Rumah Layak Huni dan Bantuan UMKM Hasil Kolaborasi Baznas & Bank NTB Syariah

Sumbawa,Amarmedia.co.id - ( 20 Desember 2025) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., meresmikan puluhan unit Rumah Layak Huni (RLH) serta menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang dipusatkan di belakang Pasar Labuhan Sumbawa ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Baznas RI, Baznas Provinsi NTB, Baznas Kabupaten Sumbawa, serta kemitraan strategis dengan Bank NTB Syariah.

Capaian Luar Biasa di Tahun 2025

Dalam laporannya, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, total sebanyak 36 unit Rumah Layak Huni telah dibangun.

"Alhamdulillah, hari ini diresmikan 26 unit rumah hasil kerja sama Baznas RI, Provinsi, dan Kabupaten. Selain itu, terdapat 10 unit rumah hasil kerja sama dengan Bank NTB Syariah yang saat ini dalam proses penyelesaian. Kami juga menyalurkan 20 unit gerobak UMKM beserta bantuan modal usaha serta peresmian 2 unit Gerai Zakat," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas akan terus dijalankan secara amanah dan profesional demi keberkahan daerah Sumbawa Tana Intan Bulaeng.

Apresiasi dari Provinsi: Kinerja "Dua Bulan" yang Luar Biasa

Ketua Baznas Provinsi NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal Murad, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus Baznas Kabupaten Sumbawa yang baru.

"Usia kepengurusan ini baru dua bulan, namun kinerjanya sangat luar biasa. Manfaat zakat benar-benar dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima manfaat). Hubungan kemitraan dengan Pemda harus terus dijaga, karena kita tidak mungkin bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah," tegas Dr. Lalu Iqbal.

Bupati Jarot: "Program yang Menyentuh Hati Rakyat"

Meski prosesi peresmian diwarnai rintik hujan, antusiasme masyarakat dan jajaran pemerintah tetap tinggi. Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) dan pengelola Baznas.

"Program-program ini benar-benar nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Rumah yang layak dan bantuan alat usaha adalah fondasi bagi keluarga untuk mandiri. Saya berterima kasih atas kerja keras Baznas yang telah mengelola dana umat dengan sangat baik," ujar Bupati Jarot penuh syukur.

Bupati kemudian secara simbolis melakukan pengguntingan pita dan membuka pintu salah satu rumah warga di Labuhan Sumbawa sebagai tanda penyerahan kunci kepada pemilik rumah. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan 20 unit gerobak UMKM di Kantor Baznas Kabupaten Sumbawa pada siang harinya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, serta Kepala Desa Karang Dima.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pengentasan kemiskinan melalui penyaluran ZIS di lembaga resmi agar manfaatnya semakin meluas bagi pembangunan daerah.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 14:00:09 +0800 amr
Kolaborasi Strategis Baznas dan Bank NTB Syariah: Langkah Nyata Entaskan Kemiskinan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/kolaborasi-strategis-baznas-dan-bank-ntb-syariah-langkah-nyata-entaskan-kemiskinan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/kolaborasi-strategis-baznas-dan-bank-ntb-syariah-langkah-nyata-entaskan-kemiskinan-di-sumbawa Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah, Baznas Sumbawa Serahkan Puluhan Rumah Layak Huni dan Gerobak UMKM 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (19 Desember 2025) – Alhamdulillah, program peresmian Rumah Layak Huni hasil kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa dengan BAZNAS RI, Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Bank NTB Syariah, berjalan lancar dan penuh khidmat.

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, melaporkan bahwa pada tahun 2025 ini telah berhasil dibangun dan diresmikan 26 unit Rumah Layak Huni, serta disalurkan 20 unit gerobak UMKM lengkap dengan bantuan modal usaha, dan 2 unit Gerai Zakat. Selain itu, terdapat 10 unit rumah tambahan hasil kerja sama dengan Bank NTB Syariah yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

“Dengan demikian, total Rumah Layak Huni yang terbangun pada tahun 2025 ini mencapai 36 unit,” jelasnya.

Dea Guru Syukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, masyarakat Sumbawa, serta seluruh muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Sumbawa.

“Insya Allah, seluruh zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan akan membawa keberkahan bagi para muzakki, bagi masyarakat, dan bagi daerah kita tercinta, Samawa Tana Intan Bulaeng. Kami berkomitmen mengelola dana umat ini secara amanah dan profesional,” tegasnya.

Peresmian Rumah Layak Huni dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan pintu salah satu rumah warga di belakang Pasar Labuhan Sumbawa. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Baznas Provinsi NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal Murad, perwakilan Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, serta Kepala Desa Karang Dima.

 

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Provinsi NTB menyampaikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan para mustahik. Ia mendorong agar upaya penghimpunan zakat terus ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin luas dan merata.

“Kita tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah,” tegas Dr. Lalu Iqbal seraya memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas Kabupaten Sumbawa. Ia bahkan menyebut kinerja Baznas Sumbawa sangat luar biasa, meskipun baru berusia sekitar dua bulan.

Sementara itu, di tengah rintik hujan, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Baznas Kabupaten Sumbawa atas kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Program-program Baznas ini betul-betul konkret. Alhamdulillah, saya mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang telah dan terus dilakukan melalui dana zakat, infak, dan sedekah,” ujar Bupati.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan penyerahan 20 unit gerobak UMKM kepada para penerima manfaat, yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat kecil.  (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 07:15:30 +0800 amr
Wagub NTB Sebut Kritik Pers Adalah Cermin Evaluasi Kinerja Pemerintah https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-sebut-kritik-pers-adalah-cermin-evaluasi-kinerja-pemerintah https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-sebut-kritik-pers-adalah-cermin-evaluasi-kinerja-pemerintah MATARAM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan kehadiran pers sebagai kontrol sosial. Dalam pelantikan Pengurus PWI NTB periode 2025-2030 di Hotel Lombok Raya (19/12), Wagub menyampaikan bahwa kritik yang dilontarkan wartawan adalah "cermin" yang jujur bagi pemerintah.

"Kami tidak ingin 'dinabobokan' oleh pujian. Catatan dan masukan dari rekan-rekan PWI sangat penting agar kami bisa menuntaskan berbagai permasalahan di masyarakat," ujar sosok yang akrab disapa Umi Dinda tersebut.

Selain mengapresiasi peran kritis wartawan, Wagub juga memberikan sinyal positif terkait dukungan fasilitas organisasi. Ia menyatakan keterbukaan pemerintah untuk menghibahkan gedung Sekretariat PWI NTB jika aset tersebut dirawat dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah. Dukungan ini juga sejalan dengan ambisi NTB untuk kembali menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) pada tahun 2027 mendatang.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 06:26:52 +0800 amr
Keluarga Nyatakan Ikhlas, Jejak Riski di Sungai Brang Beh Masih Menjadi Misteri https://amarmedia.co.id/keluarga-nyatakan-ikhlas-jejak-riski-di-sungai-brang-beh-masih-menjadi-misteri https://amarmedia.co.id/keluarga-nyatakan-ikhlas-jejak-riski-di-sungai-brang-beh-masih-menjadi-misteri Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id — (19 Desember 2025), Memasuki hari keenam pencarian, Riski (29), warga Lombok Barat yang dilaporkan hilang akibat terseret air bah Sungai Brang Beh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, hingga Jumat sore belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari BNPB, BPBD Kabupaten Sumbawa, PB-TRC, Basarnas, TNI/Polri, Pramuka Peduli, Pemerintah Kecamatan Lunyuk, Pemerintah Desa Lunyuk Rea, serta unsur masyarakat setempat. Sejak pagi hari, tim menyisir muara Sungai Brang Beh hingga sepanjang bibir pantai, sembari menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya para petani dan nelayan, terkait hilangnya korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dr. Rusdianto Ar, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam proses pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat apabila melihat atau mendapati tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan saudara Riski, agar segera melaporkannya kepada pemerintah desa masing-masing,” ujar Rusdianto di lokasi pencarian.

Imbauan tersebut, lanjutnya, telah disampaikan secara langsung kepada masyarakat di tujuh desa di Kecamatan Lunyuk. Selain itu, Camat Lunyuk bersama seluruh pemerintah desa turut menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara di masjid-masjid agar masyarakat turut membantu memberikan informasi.

Setelah melakukan penyisiran di wilayah muara hingga pantai, tim SAR gabungan kembali bergeser ke titik nol lokasi korban pertama kali dinyatakan hilang. Penyisiran dilanjutkan hingga pukul 15.45 WITA. Namun, cuaca yang memburuk disertai hujan deras dan meningkatnya debit serta arus sungai memaksa tim menghentikan pencarian sementara demi menghindari risiko keselamatan.

Penghentian sementara tersebut dilakukan usai evaluasi bersama yang turut dihadiri perwakilan keluarga korban.

Danpos Basarnas Sumbawa, Firdaus, menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menyatakan keikhlasan atas musibah yang terjadi. Hal itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh empat perwakilan keluarga.

“Pada hari keenam ini, penyisiran aktif dihentikan. Namun bukan berarti pencarian dihentikan sepenuhnya. Metode pencarian selanjutnya adalah pemantauan. Apabila ada perkembangan atau informasi baru, tim SAR akan kembali turun untuk melakukan evakuasi,” jelas Firdaus.

Ia menambahkan, masa tanggap darurat ditetapkan selama tujuh hari. “Hari ini adalah hari keenam. Besok tidak dilakukan penyisiran aktif, tim hanya memantau situasi dan menunggu informasi terkait korban terseret air bah Sungai Brang Beh,” pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 19:18:38 +0800 amr
Duta Daerah Menuju Jambore Daerah NTB: Bupati Sumbawa Lepas 73 Kontingen Pramuka https://amarmedia.co.id/duta-daerah-menuju-jambore-daerah-ntb-bupati-sumbawa-lepas-73-kontingen-pramuka https://amarmedia.co.id/duta-daerah-menuju-jambore-daerah-ntb-bupati-sumbawa-lepas-73-kontingen-pramuka Duta Daerah Menuju Jambore Daerah NTB: Bupati Sumbawa Lepas 73 Kontingen Pramuka

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Semangat kepanduan menyelimuti halaman SMPN 2 Unter Iwes pada Rabu (17/12/2025) lalu. Mewakili Bupati Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa untuk berlaga di Jambore Daerah (Jamda) Kwartir Daerah NTB 2025.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua Kwarcab Pramuka Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pengurus termasuk Salahuddin, SH., serta Ketua Kwartir Ranting Unter Iwes, Ahmadi Yani, S.Pd., M.M.Inov dan Kepala Sekolah SMPN 2 Unter Iwes Nur Aini Furqan SPd.M.Pd.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Agus Mustamin, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kwarcab yang telah bekerja keras mempersiapkan keberangkatan ini. Ia menegaskan bahwa Jamda bukan sekadar ajang berkumpul biasa.

 

"Keikutsertaan adik-adik dalam Jambore Daerah bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan proses pendidikan karakter yang panjang, terencana, dan sarat nilai," ujar Agus Mustamin menyampaikan pesan Bupati.

Tahun ini, sebanyak 73 orang kontingen terbaik Sumbawa diberangkatkan menuju Taman Wisata Lemor, Kabupaten Lombok Timur. Bupati juga menitipkan ucapan terima kasih kepada para pembina, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh bagi para peserta.

Menjadi Duta Daerah

Jambore Daerah dipandang sebagai ruang pembelajaran penting untuk mengasah kepemimpinan, kerja sama dalam keberagaman, serta memperluas jejaring persaudaraan se-Provinsi NTB. Bupati berharap para peserta mampu menjaga marwah daerah selama berkegiatan.

"Saya berharap adik-adik dapat menjadi duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Sumbawa. Tunjukkan sikap disiplin, sopan santun, serta semangat kebersamaan. Jadikan ini pengalaman berharga untuk membentuk kalian menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas," tambahnya.

Komitmen Pembinaan Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan Pramuka. Hal ini didasari keyakinan bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah investasi pada pembinaan generasi muda. Pramuka dianggap sebagai pilar utama dalam mencetak SDM Sumbawa yang unggul dan berdaya saing.

Di akhir sambutan, staf ahli menitipkan pesan khusus kepada para pembina dan pendamping agar senantiasa membimbing dan menjaga kesehatan serta keselamatan para peserta selama di lokasi kegiatan.

"Selamat jalan dan selamat berjuang. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berprestasi. Kembalilah ke Sumbawa dengan membawa pengalaman serta kebanggaan," pungkasnya (Am)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 12:55:08 +0800 amr
RINGKASAN APBD PERUBAHAN KABUPATEN SUMBAWA YANG DIKLASIFIKASI MENURUT KELOMPOK DAN JENIS PENDAPATAN, BELANJA, DAN PEMBIAYAAN TAHUN ANGGARAN 2025 JUMLAH (Rp) https://amarmedia.co.id/ringkasan-apbd-perubahan-kabupaten-sumbawa-yang-diklasifikasi-menurut-kelompok-dan-jenis-pendapatan-belanja-dan-pembiayaan-tahun-anggaran-2025-jumlah-rp https://amarmedia.co.id/ringkasan-apbd-perubahan-kabupaten-sumbawa-yang-diklasifikasi-menurut-kelompok-dan-jenis-pendapatan-belanja-dan-pembiayaan-tahun-anggaran-2025-jumlah-rp

]]>
Fri, 19 Dec 2025 06:00:07 +0800 amr
Kaji Ketangguhan 3 Pulau di Sumbawa, FPRB Dorong Perbaikan Layanan Dasar Kebencanaan https://amarmedia.co.id/kaji-ketangguhan-3-pulau-di-sumbawa-fprb-dorong-perbaikan-layanan-dasar-kebencanaan https://amarmedia.co.id/kaji-ketangguhan-3-pulau-di-sumbawa-fprb-dorong-perbaikan-layanan-dasar-kebencanaan Kaji Ketangguhan 3 Pulau di Sumbawa, FPRB Dorong Perbaikan Layanan Dasar Kebencanaan

Sumbawa.Amarmedia.co.id (17 Desember 2025) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sumbawa bersama FPRB Provinsi NTB resmi membedah hasil kajian ketangguhan di tiga pulau sampel: Pulau Bungin, Pulau Medang, dan Pulau Moyo. Kajian yang didukung oleh Program SIAP SIAGA (Kemitraan Australia-Indonesia) ini mengungkap bahwa meski masyarakat memiliki strategi bertahan secara mandiri, aspek legalitas desa, sistem peringatan dini, dan akses layanan dasar kebencanaan di wilayah tersebut masih memerlukan intervensi serius dari pemerintah.

“Masing-masing pulau tentu berbeda dalam intervensinya nanti,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa M Nurhidayat.

Pulau Bungin mewakili karakterisik pulau kecil yang sudah terhubung dengan Pulau Sumbawa. Masyarakat di Bungin sebagian besar mengandalkan hidup dari sektor perikanan dan kelautan. Pulau Medang merupakan pulau kecil yang daya dukungnya terbatas. Sebagian besar penduduk pulau ini mengandalkan hidup dari sektor perikanan dan kelautan. Pulau Moyo memiliki karakteristik sebagian besar kawasan taman nasional, masyarakatnya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, peternakan, dan sebagian kecil perikanan dan kelautan. Ketiga pulau ini memiliki ancaman bencana gempa, tsunami, banjir rob, abrasi, dan kekeringan. 

Konsultasi publik ini menjadi ajang untuk menampung gagasan dari stakeholder untuk membangun ketangguhan pulau kecil. Bagi BPBD Sumbawa sendiri, hasil kajian ini bisa menjadi data dalam perencanaan program kebencanaan di Sumbawa dan pulau kecil khususnya.

“Dokumen kajian ini kami harapkan bisa diimplementasikan secara efektif,’’ katanya.

Wakil Ketua I FPRB Sumbawa Zainuddin mengatakan pelaksanaan kajian ketangguhan pulau kecil ini melibatkan FPRB Sumbawa dan FPRB NTB. Dalam proses penilaian di lapangan, anggota FPRB banyak belajar dari masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan di pulau, masyarakat memiliki strategi dalam ketangguhan bencana. Namun, dari hasil penilaian masih banyak kekurangan yang perlu mendapatkan perhatian.

“Misalnya untuk komponen dan akses layanan dasar itu masih banyak kekurangan, padahal ini adalah fondasi,’’ katanya.

Temuan lainnya, dasar sistem penanggulangan bencana, pengelolaan risiko bencana, kesiapsiagaan darurat, kesiapsiagaan pemulihan masih lemah. Di tiga pulau yang menjadi lokasi kajian, belum ada peraturan desa, dokumen di desa sebagai dasar sistem penanggulangan bencana. Begitu juga sistem peringatan dini, jalur evakuasi, edukasi kebencanaan masih lemah. Temuan ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan.

“Jadi ini gambaran riil di desa dan pulau bahwa ada titik lemah. Ini yang perlu diintervensi,’’ katanya.

Dalam kajian ini, FPRB Sumbawa dan FPRB NTB memberikan beberapa rekomendasi. Rekomendasi ini diharapka sebagai panduan dalam pelaksanaan program ketangguhan bencana di pulau kecil. Bagi FPRB Sumbawa sendiri, temuan ini sebagai dasar dalam melaksanakan program kerja pada tahun-tahun mendatang.

“Kami di FPRB bisa berkontribusi dalam memperkuat ketangguhan bencana di pulau-pulau kecil,’’ kata pria yang aktif di Tagana Kabupaten Sumbawa ini.

Sementara itu Ketua FPRB Provinsi NTB Rahmat Sabani mengatakan, kajian ketangguhan pulau kecil juga pernah dilakukan di Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air. Tiga pulau ini mewakili karakteristik sebagai destinasi wisata di Pulau Lombok. Hasil kajian di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini ke depannya bisa menjadi masukan dalam memperkuat ketangguhan pulau kecil.

“Bukan hanya untuk lokal daerah kita, tapi juga bisa menjadi model ketangguhan pulau kecil di tingkat nasional,’’ katanya.

Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi antara FPRB Kabupaten Sumbawa dan FPRB Provinsi NTB ini didukung oleh Program SIAP SIAGA. Program kemitraan pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia ini memfasilitasi sejak proses penyusunan instrumen, ujicoba, proses penilaian di lapangan, hingga penyusunan dokumen. (AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 14:10:03 +0800 amr
Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM https://amarmedia.co.id/posyandu-tunas-mekar-kelurahan-bugis-raih-juara-ii-jadi-role-model-implementasi-6-spm https://amarmedia.co.id/posyandu-tunas-mekar-kelurahan-bugis-raih-juara-ii-jadi-role-model-implementasi-6-spm Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.(17 Desember 2025) – Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan dominasinya di sektor kesehatan masyarakat dengan memborong dua penghargaan bergengsi dalam Evaluasi Kinerja Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025. Acara penganugerahan yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB di Lapangan Desa Taman Ayu, Lombok Barat, pada Senin (15/12), menjadi momen apresiasi bagi kerja keras Tim Pembina dan kader Posyandu di Sumbawa.

Dua prestasi utama yang diraih adalah Juara I Kategori Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dan Juara II Kategori Posyandu Kelurahan melalui Posyandu Tunas Mekar, Kelurahan Bugis.

DPMD: Capaian Ini Berkat Sinergi Lintas Sektor 

Keberhasilan Sumbawa meraih Juara I Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten/Kota menuai sorotan positif dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Ditemui terpisah, Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniawati, S.STP., M.Si., menyatakan rasa syukurnya.

"Alhamdulillah ala kulihal, capaian ini merupakan kerja sama dan dukungan semua pihak, dalam upaya pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK, khususnya Posyandu, baik yang berkedudukan di Kelurahan maupun Posyandu berkedudukan di Desa," kata Yuni.

Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Posyandu lain di Sumbawa. "Semoga capaian ini menjadi pembelajaran yang baik dan menjadi praktik baik bagi posyandu lainnya yang ada di Kabupaten Sumbawa dalam upaya implementasi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri 13 Tahun 2024, serta penguatan Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kelurahan," tegasnya, menyoroti pentingnya standar pelayanan minimum yang baru.

Kebanggaan Posyandu Tunas Mekar

Posyandu Tunas Mekar dari Kelurahan Bugis, yang berhasil meraih Juara II Lomba Posyandu Kelurahan – hanya selisih tipis dari Kota Mataram – merasakan kebanggaan luar biasa. Piagam penghargaan diterima langsung oleh Erma Sari Ningsih, S.Pd.SD., selaku Ketua TP Pembina Posyandu Kelurahan Bugis, didampingi oleh Mujiawaty, Ketua Posyandu Tunas Mekar.

Mujiawaty, selaku Ketua Posyandu, mengungkapkan bahwa raihan ini adalah bukti nyata dedikasi para kader.

"Kami sangat bersyukur. Raihan Juara II ini adalah hasil kerja keras tanpa lelah para kader kami di lapangan, dan juga sinergi yang kuat dari Tim Pembina Kelurahan, Puskesmas, serta dukungan penuh dari DPMD dan Pemerintah Daerah," jelas Mujiawaty.

Ia menambahkan, Posyandu Tunas Mekar berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan primer bagi warga. "Komitmen kami adalah terus memberikan pelayanan terbaik, bukan hanya untuk menang lomba, tapi untuk menjamin kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Bugis," pungkasnya.

Ditekankan oleh Kabid Kelembagaan Desa Dan Sosial Budaya Masyarakat, meski kompetisi berlangsung ketat, perhatian besar juga tertuju pada Posyandu Cahaya Putih yang berlokasi di Dusun Pukat, Desa Pukat, Kecamatan Utan. "Walaupun dalam ajang kali ini belum berhasil membawa pulang trofi juara, Posyandu Cahaya Putih tetap menjadi kebanggaan karena terpilih sebagai delegasi resmi mewakili Kabupaten Sumbawa di tingkat provinsi" ujarnya.

Posyandu Cahaya Putih dinilai memiliki nilai strategis yang luar biasa. Posyandu ini telah mengimplementasikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara komprehensif. Dengan penerapan standar tersebut, Posyandu Cahaya Putih kini diproyeksikan menjadi:lbPusat Pembelajaran (Learning Center). Wadah bagi Posyandu lain untuk belajar mengenai tata kelola layanan kesehatan dasar yang standar.

Demikian pula menjadi Role Model Praktik Baik. Contoh nyata pelaksanaan penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) khususnya di bidang kesehatan.

"Kami sangat bangga dengan seluruh delegasi Sumbawa. Selain para juara, Posyandu Cahaya Putih dari Kecamatan Utan adalah aset luar biasa. Mereka sudah menerapkan 6 SPM dan ini akan kita jadikan pusat praktik baik untuk penguatan LKD Posyandu di seluruh wilayah Sumbawa," ungkap Yuni salah satu tim pembina dari Kabupaten Sumbawa.

Kehadiran para penggerak Posyandu ini membuktikan bahwa sinergi antara kader, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten berjalan sangat efektif. Raihan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa terus meningkat menuju visi "Sumbawa Unggul dan Sejahtera".

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafudin Djarot, SE, juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan kolaborasi antara seluruh OPD pengampu SPM, penunjang SPM (Dinas Kesehatan, DPMD, DP2KBP3A), PKK, Baznas, hingga pengurus dan kader di tingkat akar rumput.

"Komitmen kami adalah terus menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, mewujudkan masyarakat NTB yang Sehat dan Berdaya," ujar Ketua Tim Pembina yang berhasil mengungguli Lombok Timur dan Lombok Utara tersebut.(AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 06:52:19 +0800 amr
Komitmen Pemerintah Jaga Kelestarian Alam, Bupati Sumbawa Pimpin Penanaman Pohon Serentak https://amarmedia.co.id/komitmen-pemerintah-jaga-kelestarian-alam-bupati-sumbawa-pimpin-penanaman-pohon-serentak https://amarmedia.co.id/komitmen-pemerintah-jaga-kelestarian-alam-bupati-sumbawa-pimpin-penanaman-pohon-serentak Komitmen Pemerintah Jaga Kelestarian Alam, Bupati Sumbawa Pimpin Penanaman Pohon Serentak

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin Penanaman Pohon Serentak di lahan keritis, di Kawasan Hutan Lindung Bendungan Beringin Sila, Kecamatan Utan, Sumbawa, Senin, (16/12/2025). Kegiatan ini diikuti juga oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, sejumlah OPD Lingkup Pemkab Sumbawa, serta partisipasi masyarakat. 

Pada kesempatan ini, pemerintah dan masyarakat menanam 5.000 bibit pohon. Pohon-pohon tersebut adalah Kemiri, Mangga, dan Asam. Selain itu, Penanaman ini juga dilakukan di dua lokasi lahan kritis lainnya, yakni di Arena Pacuan Kuda, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir dilakukan penanaman 500 bibit Jambu Kristal dan Mangga, serta di Area Kawasan BaraBatu, Dusun Kapas Sari, Kecamatan Moyo Hilir dilakukan penanaman 12.000 bibit Sengon.

 

Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian alam dan memulihkan lahan-lahan kritis, gundul, dan tandus, sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga Lingkungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan Sumber Mata Air yang ada, dapat dirasakan dimasa yang akan datang. pohon-pohon yang ditanam ini memiliki nilai ekonomis tinggi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan, Ujarnya.

Lebih lanjut, bupati mengajak masyarakat Kabupaten Sumbawa, untuk bersama-sama untuk menghijaukan Sumbawa, menjaga hutan, dan Mata air untuk membangun Sumbawa Hijau Lestari yang dapat dirasakan generasi mendatang. “Mari jadikan penanaman ini sebagai contoh atau Role Model bagi seluruh masyarakat Sumbawa dan bagi bangsa dan negara ini”, pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 06:28:00 +0800 amr
Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-resmi-diluncurkan-gerakan-bersama-pengentasan-kemiskinan-berbasis-data https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-resmi-diluncurkan-gerakan-bersama-pengentasan-kemiskinan-berbasis-data Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

Lombok Barat, Amarmedia.co.id (16 Desember 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Gerakan Desa Berdaya di Kebon Ayu, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, (16/12/2025). Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Desa Berdaya bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menurunkan kemiskinan melalui pembangunan yang berangkat dari desa dan berbasis data.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa NTB menunjukkan tren positif penurunan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan NTB turun dari 11,91 persen pada 2024 hingga kuartal I 2025, menjadi 11,78 persen pada kuartal II 2025.

“Ini menunjukkan ada pergerakan. Menariknya, kemiskinan di pedesaan mengalami penurunan, sementara di perkotaan justru meningkat. Ini menandakan bahwa program-program berbasis desa mulai memberikan dampak nyata,” ujar Iqbal.

Dirinya menjelaskan, penurunan kemiskinan di desa tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah, seperti penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) hasil pertanian yang lebih tinggi, optimalisasi lahan pertanian di NTB seluas lebih dari 10.700 hektare, serta perbaikan distribusi pupuk bersubsidi. Dampaknya, biaya produksi petani menurun, pendapatan meningkat dan Nilai Tukar Petani (NTP) NTB naik dari 126,23 menjadi 128.

Gubernur Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa. Dukungan pembangunan dari pemerintah pusat hingga daerah, termasuk alokasi anggaran desa oleh pemerintah kabupaten/kota, membentuk ekosistem yang kuat bagi percepatan pembangunan desa.

“Ini bukan program milik provinsi. Provinsi hanya berperan sebagai orkestrator. Desa Berdaya adalah milik kita bersama: pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa, dunia usaha, NGO, akademisi dan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Dirinya menekankan bahwa inti Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan berbasis data. Oleh karena itu, data BPS dijadikan pintu masuk yang kemudian diverifikasi dan divalidasi secara faktual di lapangan oleh para pendamping desa. Targetnya, kemiskinan ekstrem di NTB yang masih berada di kisaran 2 persen dapat dihapuskan paling lambat pada 2029.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyampaikan rasa bahagia dan bangganya karena Lombok Barat dipercaya menjadi lokasi peluncuran Desa Berdaya. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk penguatan pembangunan desa.

“Desa Berdaya akan kami sinergikan dengan seluruh program kabupaten. Fokus utama kami adalah menuntaskan kemiskinan melalui pembenahan data dan intervensi yang tepat sasaran," ujar Zaini.

Dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan Desa Berdaya sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta keterlibatan aktif seluruh elemen desa.

Peluncuran Desa Berdaya ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan tidak ada satu pun warga NTB yang tertinggal dalam pembangunan, sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pondasi utama sebelum melangkah ke panggung global (AM/edo/nov)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 22:25:53 +0800 amr
Prestasi Unggul! Sumbawa Borong Juara di Ajang Posyandu Tingkat Provinsi NTB 2025 https://amarmedia.co.id/prestasi-unggul-sumbawa-borong-juara-di-ajang-posyandu-tingkat-provinsi-ntb-2025 https://amarmedia.co.id/prestasi-unggul-sumbawa-borong-juara-di-ajang-posyandu-tingkat-provinsi-ntb-2025 Prestasi Unggul! Sumbawa Borong Juara di Ajang Posyandu Tingkat Provinsi NTB 2025

Lombok Barat.Amarmedia.co.id,( 16 Desember 2025 ) – Kabupaten Sumbawa kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Dalam acara peluncuran Program Desa Berdaya dan Pemberian Penghargaan Evaluasi Kinerja Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 yang digelar di Lombok Barat, Selasa tanggal 16 Desember 2025 di lapangan Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih juara pada kategori bergengsi.

Acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB ini menjadi ajang apresiasi tertinggi bagi dedikasi pemerintah daerah dan kader dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui Posyandu.

Pengakuan kinerja pemberdayaan dan pendayagunaan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan serta penguatan kesehatan masyarakat dan upaya implementasi posyandu 6 SPM berdasarkan permendagri 13 tahun 2024 tentang posyandu menunjukkan performa yang solid dengan meraih Juara I di kategori Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota. Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, yang dipimpin oleh Ketua TP Posyandu kabupaten Sumbawa Hj  Ida Fitria Syarafudin Djarot SE, berhasil mengungguli Tim Pembina dari Lombok Timur dan Lombok Utara.

Selain itu, Kabupaten Sumbawa juga meraih prestasi di kategori Posyandu Kelurahan. Posyandu Tunas Mekar dari Kelurahan Bugis berhasil meraih Juara II Lomba Posyandu Kelurahan, hanya selisih tipis dari Posyandu Cendana Kelurahan Babakan Kota Mataram.

Sumbawa Barat Juara Inovasi Posyandu Tidak ketinggalan, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) juga memperkuat dominasi wilayah Samawa dengan meraih prestasi puncak.

Posyandu Muhajirin dari Desa Belo, Sumbawa Barat, dinobatkan sebagai Juara I Kategori Posyandu Inovasi 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kreativitas dan keberhasilan Posyandu di KSB dalam mengembangkan program-program kesehatan yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat.

"Raihan ini adalah hasil kerja keras sinergi antara pemerintah daerah, Tim Pembina Posyandu Kabupaten baik OPD pengampu SPM maupun penunjang SPM, Dinas Kesehatan, DPMD, DP2KBP3A, PKK, Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa/Kelurahan, Baznas serta pengurus dan kader posyandu di lapangan," ujar Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa yang hadir di lokasi. "Komitmen kami adalah terus menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer."imbuhnya 

Kemudian lanjutnya Para pemenang, yang diwakili oleh Kepala Desa/Lurah dan Koordinator Kader Posyandu, hadir langsung untuk menerima penghargaan.

"Prestasi ini diharapkan dapat memicu semangat Posyandu dan Tim Pembina lainnya di seluruh Kabupaten Sumbawa untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja demi mewujudkan masyarakat NTB yang Sehat dan Berdaya" pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 21:59:22 +0800 amr
Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brang Beh Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Fokus Titik Awal https://amarmedia.co.id/pencarian-korban-hanyut-di-sungai-brang-beh-dihentikan-sementara-dilanjutkan-besok-fokus-titik-awal https://amarmedia.co.id/pencarian-korban-hanyut-di-sungai-brang-beh-dihentikan-sementara-dilanjutkan-besok-fokus-titik-awal Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brang Beh Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Fokus Titik Awal

Sumbawa, Amarmedia.co.id— Upaya pencarian korban hanyut di Sungai Brang Beh, Kabupaten Sumbawa, memasuki hari ketiga. Namun hingga sore hari ini, tim gabungan belum berhasil menemukan korban. Proses pencarian sementara dihentikan dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada esok hari dengan strategi yang lebih terfokus.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II BPBD Sumbawa, Rusdianto Ar, menyampaikan bahwa pencarian hari ketiga telah dilakukan secara maksimal dengan membagi tim ke dalam tiga regu.

“Pada hari ini korban belum berhasil ditemukan. Meski demikian, kami telah mengerahkan tiga regu pencarian di sejumlah titik,” ujar Rusdianto.

Ia menjelaskan, pencarian akan kembali dilanjutkan besok dengan fokus pada satu titik utama, yakni lokasi awal korban dinyatakan hilang tersapu derasnya arus Sungai Brang Beh. Metode pencarian juga akan diperkuat dengan penyisiran langsung ke dasar sungai.

“Insyaallah besok pencarian akan kami fokuskan di titik nol, tempat korban pertama kali dinyatakan hilang. Metode pencarian akan dilakukan dengan menyisir langsung ke dasar air,” jelasnya.

Rusdianto berharap kondisi cuaca dapat mendukung agar proses pencarian dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh personel yang terlibat.

Sementara itu, Wendi, Sekretaris Camat Lunyuk yang berada langsung di lokasi pencarian KM 63, mengungkapkan bahwa kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan.

“Medan pencarian sangat ekstrem, dengan kondisi tebing curam dan arus sungai yang deras. Selain itu, tim di lapangan juga beberapa kali diguyur hujan deras,” ungkap Wendi.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban hanyut di Sungai Brang Beh masih terus menjadi perhatian berbagai pihak, dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 17:55:31 +0800 amr
Perkuat Layanan Dasar Masyarakat: Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se&Kabupaten Sumbawa Resmi Dilantik https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-masyarakat-ketua-tim-pembina-posyandu-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-resmi-dilantik https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-masyarakat-ketua-tim-pembina-posyandu-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-resmi-dilantik Perkuat Layanan Dasar Masyarakat: Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Resmi Dilantik

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (15 Desember 2025)– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat layanan dasar kesehatan dan sosial masyarakat di tingkat akar rumput semakin nyata. Bertempat di Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada hari Senin, 15 Desember 2025, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot SE, melantik secara resmi Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, beserta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa.

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menandai dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap revitalisasi Posyandu.

Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Penguatan Komitmen

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot, menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar seremoni.

 "kita panjatkan puji syukur... kita dapat hadir bersama pada momentum yang sangat penting ini. Bukan sekadar ceremony pelantikan, tetapi sebuah titik awal penguatan komitmen bersama untuk memastikan Posyandu benar-benar hidup, berfungsi, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Hj Ida.

Ny. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Posyandu telah bertransformasi. Posyandu saat ini bukan lagi dipandang sebagai kegiatan rutin bulanan, melainkan telah menjadi simpul layanan dasar masyarakat yang mengintegrasikan berbagai isu, mulai dari kesehatan ibu dan anak, gizi, sanitasi, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, perlindungan anak, hingga kesiapsiagaan bencana.

Pelantikan Tim Pembina di semua tingkatan ini, menurutnya, adalah kebutuhan nyata. Ini sekaligus menegaskan bahwa Posyandu adalah kerja bersama.

"Ia tidak bisa berdiri sendiri, tidak bisa ditopang oleh satu sektor, dan tidak mungkin berjalan optimal tanpa koordinasi lintas perangkat daerah, lintas jenjang pemerintahan, serta sinergi dengan organisasi kemasyarakatan," tegasnya.

Tugas utama Tim Pembina bukanlah mengambil alih peran kader, tetapi memastikan Pembinaan berjalan konsisten.Penguatan kapasitas kader dilakukan berkelanjutan. Setiap Posyandu mendapat dukungan kebijakan, anggaran, dan pendampingan yang memadai

Tantangan Stunting dan Pentingnya Kolaborasi

Meskipun Kabupaten Sumbawa patut bersyukur memiliki jaringan Posyandu yang luas dan kader yang tangguh, tantangan seperti stunting, gizi kurang, kesehatan lingkungan, dan ketahanan keluarga masih menjadi pekerjaan rumah.

"Di sinilah Tim Pembina Posyandu dituntut tidak hanya hadir saat acara, tetapi benar-benar aktif memastikan Posyandu menjadi ruang layanan yang ramah, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," tambah Ny. Ida Fitriah.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK, DWP, GOW, BAZNAS, dunia usaha, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan lainnya. Kolaborasi ini diharapkan membuat Posyandu tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya.

Kepada para Ketua Tim Pembina Kecamatan dan Desa/Kelurahan yang baru dilantik, Ny. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot mengucapkan selamat dan berpesan, "Amanah ini mungkin tidak selalu terlihat megah, tetapi dampaknya sangat besar bagi masa depan generasi Sumbawa. Jalankan tugas ini dengan hati, dengan kehadiran nyata di lapangan, dan dengan semangat melayani bukan dilayani"

Acara ditutup dengan harapan agar momentum pelantikan ini menjadi penguat tekad bagi seluruh pihak untuk merawat Posyandu, bukan hanya karena kewajiban administratif, tetapi karena Posyandu adalah tempat masa depan anak-anak Sumbawa sedang dijaga bersama. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 23:10:47 +0800 amr
Aksi Nyata 'Wakil Bumi' Sumbawa: Jarot Pimpin Hijaukan Lahan Kritis Lewat Safari Menanam https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-wakil-bumi-sumbawa-jarot-pimpin-hijaukan-lahan-kritis-lewat-safari-menanam https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-wakil-bumi-sumbawa-jarot-pimpin-hijaukan-lahan-kritis-lewat-safari-menanam Aksi Nyata 'Wakil Bumi' Sumbawa: Jarot Pimpin Hijaukan Lahan Kritis Lewat Safari Menanam

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Setelah melakukan gebrakan membentuk Satgas untuk mengamankan hutan dari perambahan dan alih fungsi, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot melanjutkan gebrakan lanjutan dengan menggelar Safari Sumbawa Menanam Hutan dan Lahan serentak pada 16 Desember 2025.

Putaran I Safari Sumbawa Menanam digelar di 3 (tiga) lokasi. Lokasi I di Kawasan Beringin Sila, Kecamatan Utan, luas area tanam 50 ha termasuk dalam catchment water area bendungan yang akan ditanami 5000 bibit kemiri. Lokasi ini sangat krusial, sebab Kondisi saat ini, areal zona tangkapan air di Beringin Sila dalam keadaan kering dan tandus. Kondisi ini akan mengancam Bendungan Beringin Sila dan lahan pertanian produktif yang menjadi sumber mata pencarian masyarakat. 

Bupati dan Forkopimda akan menanam bibit kemiri di Kawasan Bendungan Beringin Sila bersama seluruh komponen masyarakat Kecamatan Utan.

Lokasi II di Arena Pacuan Kuda Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir seluas 3 ha, akan ditanami 500 bibit jambu kristal dan mangga sedangkan lokasi III di Kawasan Bara Batu Dusun Kapas Sari/Eks Kampung Banjir Kecamatan Moyo Hilir seluas 30 ha, akan ditanami 12.000 bibit sengon. Kedua lokasi ini akan melibatkan seluruh karyawan OPD, Polri, TNI, dan masyarakat Moyo Hilir.

Kegiatan Safari Sumbawa menanam serentak tanggal 16 Desember 2025 menjadi tanda teguhnya komitmen dan motivasi Bupati Sumbawa terhadap penjagaan dan pelestarian lingkungan demi masa depan Sumbawa.

"Fungsi dan Kedudukan Bupati antara lain sebagai Wakil Rakyat karena dipilih oleh rakyat dan sebagai wakil Pemerintah karena bagian dari pelaksana pembangunan dalam kerangka NKRI. Namun di Sumbawa, fungsi Bupati menjadi 3, yaitu wakil rakyat, Wakil Pemerintah di Daerah dan Wakil Bumi" ujar Jarot dengan penuh semangat (15/12/2025).

Lebih lanjut, Jarot mengungkapkan bahwa ia menganggap dirinya sebagai wakil bumi karena yakin dan percaya bahwa tiap elemen kehidupan punya aspirasi. Alam yang di dalamnya ada flora, fauna, air, tanah punya aspirasi yang selama ini sering diabaikan. Maka Jarot mengambil tanggung jawab yang memperjuangkan aspirasi alam dan lingkungan.

Seperti diketahui, gebrakan Satgas Pengaman Hutan mendapatkan tekanan dan penolakan dari beberapa kelompok masyarakat. Tapi Bupati Sumbawa tidak surut dan tidak ragu mengambil keputusan dan tindakan.

Kini, Safari Sumbawa Menanam diluncurkan dan dilaksanakan serentak tanggal 16 Desember 2025 dan terus akan berlanjut di masa-masa yang akan datang. Beberapa lokasi seperti Kecamatan Lenangguar, Kecamatan Empang, dan Kecamatan Lunyuk sudah mengajukan diri menjadi lokasi Safari Sumbawa Menanam pada waktu berikutnya. 

Bupati Mengajak seluruh komponen masuarakat ikut bergabung dan menyemarakkan Safari Sumbawa Menanam. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat ikut dan bergabung dalam Safari Sumbawa Menanam ini. Bibit akan disediakan, bersama dan berkolaborasi dengan riang gembira menanam untuk investasi kehidupan masa depan. Sebab, bibit yang ditanam adalah untuk masyarakat juga, punya nilai ekonomi tinggi, dan dinikmati oleh para pemilik lahan" Pungkas Bupati di ruang kerjanya (15/12/2026).

Saat ini, Hutan sangat kritis dan kritis di Kabupaten Sumbawa seluas 51.434 ha. Tersebar di 91 desa. Hutan Potensial Kritis seluas 131.000 ha tersebar di 95 desa. Sedangkan Kawasan Non Hutan Kritis seluas 41.000 ha. 

Untuk melakukan rehabilitasi hutan dan lahan kritis tersebut diperlukan jumlah pohon sebanyak 51 juta pohon. Artinya, untuk kebutuhan bibit diperlukan sekitar 54 juta bibit.

Berangkat dari data itulah Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mulai menanam, menjaga dan merawat hutan, lingkungan dan sumber daya air Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 19:36:07 +0800 amr
Bupati Sumbawa Buka Kickoff Meeting Program CERAH: Strategi Adaptif Kelola Air dan Lahan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-buka-kickoff-meeting-program-cerah-strategi-adaptif-kelola-air-dan-lahan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-buka-kickoff-meeting-program-cerah-strategi-adaptif-kelola-air-dan-lahan-berkelanjutan Bupati Sumbawa Buka Kickoff Meeting Program CERAH: Strategi Adaptif Kelola Air dan Lahan Berkelanjutan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id. (15 Desember 2025 )– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Kickoff Meeting Program Cerdas Kelola Air dan Lahan Untuk Keberlanjutan (CERAH) di Aula Hotel La Grande, Sumbawa, pada Senin (15/12/2025). 

Acara ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, perangkat daerah (OPD) terkait, Direktur Eksekutif Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, serta jajarannya.Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kerjasama Plan International dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melalui program ini. "Prinsip program CERAH sejalan dengan program unggulan Pemkab Sumbawa, yaitu Sumbawa Hijau Lestari, yang menekankan penanaman pohon kembali untuk menjaga hutan sebagai sumber mata air," ujarnya.

Program ini, lanjut Bupati, sangat sinergis dengan prioritas daerah dan akan membimbing masyarakat di 7 kecamatan—Lantung, Batulanteh, Unter Iwes, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Moyo Utara, dan Rhee—untuk pengelolaan air serta tata guna lahan yang berkelanjutan. Ia berharap program dapat diperluas ke kecamatan lain dan mengajak seluruh stakeholder untuk mensukseskannya demi masa depan generasi mendatang.

Sementara itu, Dini Widiastuti menjelaskan bahwa Program CERAH didasari kebutuhan mendesak akan strategi adaptif pengelolaan sumber daya air dan lahan di tengah perubahan iklim. Melalui kerjasama dengan Pemkab Sumbawa, program ini mendorong perbaikan praktik masyarakat guna meminimalisir bencana seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.(am)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 18:54:20 +0800 amr
Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Sumbawa Luncurkan Gerakan Penanaman Pohon Serentak bersama ASN dan Masyarakat https://amarmedia.co.id/pulihkan-lahan-kritis-pemkab-sumbawa-luncurkan-gerakan-penanaman-pohon-serentak-bersama-asn-dan-masyarakat https://amarmedia.co.id/pulihkan-lahan-kritis-pemkab-sumbawa-luncurkan-gerakan-penanaman-pohon-serentak-bersama-asn-dan-masyarakat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (16 Desember 2015) -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan memulai Gerakan Penanaman Pohon Serentak pada hari Selasa, 16 Desember 2015, sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis daerah bertajuk "Sumbawa Hijau Lestari".

Program ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup sekaligus menjawab tantangan kerusakan hutan dan degradasi lahan yang semakin meningkat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas Pelindungan dan Pengamanan Hutan Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, kepada media ini  Senin (16/12), mengatakan, gerakan penanaman pohon serentak ini menjadi langkah konkret untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, pengendali tata air, serta pelindung ekosistem alam. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan kehidupan generasi sekarang dan yang akan datang.

Kegiatan penanaman akan dipusatkan pada sejumlah lahan kritis yang selama ini mengalami penurunan fungsi ekologis, yaitu kawasan Hutan Ai Papang di sekitar Bendungan Bringin Sila Kecamatan Utan, lahan di area pacuan kuda Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir, serta kawasan Barabatu Dusun Kapas Sari Kecamatan Moyo Hilir. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada urgensi pemulihan lingkungan dan perlindungan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Penanaman pohon dilakukan secara serentak sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian kolektif terhadap alam. Gerakan ini akan melibatkan jajaran Forkompinda Kabupaten Sumbawa, pasukan TNI dari Dandim dan Batalyon TP, Kepolisian Resor Sumbawa, serta seluruh Aparatur Sipil Negara dari tingkat kabupaten hingga desa. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi contoh dan penggerak bagi masyarakat luas.

Selain unsur pemerintah dan aparat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat mengharapkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi penanaman. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting karena keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan kritis tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam.

Gerakan penanaman pohon ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. bersama Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Dandim, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri. Kehadiran dan kepemimpinan langsung Bupati di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong bagi seluruh peserta untuk bergerak bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan Kabupaten Sumbawa.

Jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan ini merupakan pohon-pohon yang memiliki nilai ekologis sekaligus nilai ekonomis tinggi. Dengan demikian, selain berfungsi sebagai pemulih lingkungan dan penyangga ekosistem, pohon-pohon tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat, sehingga pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyadari bahwa kerusakan hutan dan lahan kritis dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti banjir, kekeringan, longsor, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat. Karenanya, melalui gerakan ini diharapkan tumbuh kembali kesadaran bersama akan pentingnya menjaga hutan dan lahan hijau sebagai aset berharga daerah yang harus dilestarikan.

Gerakan Penanaman Pohon Serentak ini tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi sebagai awal dari gerakan berkelanjutan dalam membangun budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat. Menanam pohon berarti menanam harapan, menjaga kehidupan, serta mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Melalui program Sumbawa Hijau Lestari, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berperan aktif dalam upaya memulihkan dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat tumbuh menjadi daerah yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, selanjutnya penanaman pohon ini dilanjutkan di Hutan Ale RTK 70, Desa Emang Lestari Lunyuk, Desa Lenangguar dan 140 Desa lainnya yang siap untuk menghijaunya Sumbawa dengan tanaman buah buahan dan tanaman produktif. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 13:55:22 +0800 amr
Sumbawa Tuntaskan Klaim Asuransi Eks Pegawai BPR NTB, Ini Pesan Bupati Jarot https://amarmedia.co.id/sumbawa-tuntaskan-klaim-asuransi-eks-pegawai-bpr-ntb-ini-pesan-bupati-jarot https://amarmedia.co.id/sumbawa-tuntaskan-klaim-asuransi-eks-pegawai-bpr-ntb-ini-pesan-bupati-jarot Pemerintah Kabupaten Sumbawa Pastikan Pemenuhan Hak Asuransi Eks Pegawai BPR NTB

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id, (12 Desember 2025) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri kegiatan penyerahan dana asuransi kepada eks pegawai BPR yang berlangsung di Aula Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur dan Komisaris PT BPR NTB, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga seluruh eks pegawai dapat menerima haknya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Dengan dukungan dan koordinasi yang baik, seluruh eks pegawai dapat menerima haknya masing-masing, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Saya juga mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus baru PT BPR NTB. Semoga amanah ini dapat membawa BPR semakin maju, termasuk melalui kolaborasi bersama Bank NTB Syariah ke depan,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Plt. Komisaris Utama PT BPR NTB, Ria Pra Yuniarti, SP, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan dalam proses pemenuhan hak eks pegawai.

“Terima kasih kepada Bupati Sumbawa yang telah mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai keluhan terkait hak yang masih menjadi tanggung jawab kami. Atensi yang diberikan Bupati menjadi dorongan bagi kami untuk meninjau kembali kebijakan-kebijakan yang sebelumnya terlewat. Berkat kerja sama semua pihak, kewajiban ini dapat kami tunaikan sesuai mekanisme perbankan yang berlaku,” jelasnya.

Penyerahan dana asuransi ini menjadi bentuk tanggung jawab dan komitmen PT BPR NTB dalam memberikan hak yang semestinya kepada eks pegawainya di Pulau Sumbawa, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi perbankan daerah. (AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 20:02:37 +0800 amr
Raih Prestasi Adiwiyata SD/SMP di NTB, Pemda Sumbawa Kawal Pembinaan Lingkungan Hidup Sekolah https://amarmedia.co.id/raih-prestasi-adiwiyata-sdsmp-di-ntb-pemda-sumbawa-kawal-pembinaan-lingkungan-hidup-sekolah https://amarmedia.co.id/raih-prestasi-adiwiyata-sdsmp-di-ntb-pemda-sumbawa-kawal-pembinaan-lingkungan-hidup-sekolah Raih Prestasi Adiwiyata SD/SMP di NTB, Pemda Sumbawa Kawal Pembinaan Lingkungan Hidup Sekolah

Lombok Tengah,Amarmedia.co.id ( 14 Desember 2025 ) – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Provinsi NTB menggelar serangkaian kegiatan pelestarian kawasan hutan, yang dipusatkan di Kawasan Hutan Tambing, Des aAik Berik Kecamatan Batuliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Minggu, 14 Desember 2025. Acara tersebut dirangkaikan dengan Kemah Budaya SMA/SMK NTB dan penyerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025.

Hadir Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP menyerahkan penghargaan tersebut .

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala Sekolah penerima penghargaan, turut hadir dalam kegiatan akbar ini. Fokus perhatian kali ini tertuju pada suksesnya pembinaan lingkungan hidup di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Beberapa sekolah dari Kabupaten Sumbawa yang menerima penghargaan Adiwiyata Provinsi NTB dan hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala SDN Selang Sumbawa, Kepala SMPN 1 Utan Sumbawa, Kepala SMP 1 Labuan Badas Sumbawa, Kepala SDN 1 Moyo Sumbawa, Kepala SDN 14 Sumbawa Serta perwakilan dari tingkat menengah, Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar.

 Apresiasi Khusus dari DLH Sumbawa

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo ST.MT, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi sekolah-sekolah di bawah naungan Pemkab Sumbawa, khususnya tingkat SD dan SMP, yang berhasil meraih predikat bergengsi ini.

 "Kami sangat bangga melihat konsistensi dan komitmen sekolah-sekolah kita, terutama di tingkat SD dan SMP, dalam menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah. Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi ini adalah bukti bahwa program pembinaan lingkungan yang kami lakukan di tingkat kabupaten berjalan efektif," ujar Pipin 

Dirinya juga menegaskan bahwa fokus pembinaan oleh DLH Kabupaten Sumbawa memang sengaja diarahkan untuk menguatkan fondasi kesadaran lingkungan sejak dini. "Prestasi ini bukan sekadar piala, namun cerminan dari terbentuknya karakter siswa yang peduli lingkungan. Kami akan terus mengawal agar lebih banyak lagi sekolah di Sumbawa yang menjadi Sekolah Adiwiyata," tambahnya.

Kegiatan utama dalam peringatan HUT ke-67 NTB ini adalah pelestarian kawasan hutan melalui penanaman pohon. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk OPD lingkup Provinsi NTB, Kepala UPD Lombok Tengah, Kementerian/Lembaga Pusat, lembaga pendidikan, mitra pembangunan, Pemerintah Desa, dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Kabupaten Sumbawa memandang kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara program pemerintah daerah dengan agenda provinsi dan pusat dalam menjaga kelestarian alam NTB.

"Sumbawa sebagai bagian integral dari NTB berkomitmen penuh mendukung upaya pelestarian hutan dan lingkungan. Penanaman pohon yang dirangkaikan dengan Kemah Budaya ini adalah cara cerdas menyentuh generasi muda agar mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam," tutup Pipin SB  (AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 17:38:42 +0800 amr
Alsintan Tiba Di Bangkong https://amarmedia.co.id/alsintan-tiba-di-bangkong https://amarmedia.co.id/alsintan-tiba-di-bangkong Alsintan Tiba Di Bangkong, Bupati Jarot Tekankan Penggunaan Jangka Panjang, Larang Pindah Tangan

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id  - Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui dukungan Kementerian Pertanian RI, menyerahkan 72 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani. Acara penyerahan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, digelar di Dusun Bangkong, Kamis (11/12).

Bantuan Alsintan ini disambut baik sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian di Sumbawa. Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., mengungkapkan bahwa bantuan 72 unit ini merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan kolaborasi dengan Pop Garuda Kabupaten. "Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mohon doa agar tahun depan bantuan yang kami dapat bisa lebih banyak lagi," tutupnya.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot memberikan penekanan keras terkait pengelolaan Alsintan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Bupati menegaskan bahwa alat-alat tersebut adalah milik kelompok tani dan melarang keras adanya pemotongan atau penyalahgunaan dana.

"Saya tidak ingin ada potongan. Oleh karena itu, saya berharap (petani) menggunakan barang ini dalam jangka panjang, maka harus ada iuran bengkel, iuran pemeliharaan, bukan dipotong ke mana-mana, tapi untuk kelompok mereka," ujar Bupati Jarot.

Iuran tersebut, lanjut Bupati, harus dialokasikan untuk membayar mekanik handal yang ahli di bidangnya, sehingga Alsintan dapat diperbaiki dengan cepat dan digunakan lebih lama. Beliau juga mewanti-wanti agar barang bantuan tersebut dirawat secara profesional dan dilarang keras dipindahtangankan.

Hijaukan Sumbawa dengan Tanaman Produktif

Selain menyoroti masalah Alsintan, Bupati juga mengajak petani memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kesejahteraan. Ia menyinggung upaya Pemkab dalam menstabilkan harga jagung yang kini sudah lebih baik. Bupati menyarankan petani membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMDesa) untuk mengelola perawatan dan perbaikan Alsintan.

Di akhir sambutannya, Bupati Jarot mendorong inisiatif penghijauan di Sumbawa. Ia secara spesifik mengajak masyarakat menanam tanaman bernilai ekonomi tinggi, seperti buah-buahan, di sekitar Bendungan Jampit untuk menjaga kelestarian sumber air.

"Stop penebangan, kita ganti dengan tanaman produktif. Sumbawa harus hijau dan berkelanjutan," tegas Bupati, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan demi keberlanjutan.(AM)

]]>
Fri, 12 Dec 2025 14:07:17 +0800 amr
Juru Sembelih Jadi Garda Halal: Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Juleha, Fokus pada Adab dan Kesejahteraan Hewan https://amarmedia.co.id/juru-sembelih-jadi-garda-halal-pemkab-sumbawa-gelar-pelatihan-juleha-fokus-pada-adab-dan-kesejahteraan-hewan https://amarmedia.co.id/juru-sembelih-jadi-garda-halal-pemkab-sumbawa-gelar-pelatihan-juleha-fokus-pada-adab-dan-kesejahteraan-hewan Juru Sembelih Jadi Garda Halal: Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Juleha, Fokus pada Adab dan Kesejahteraan Hewan

Sumbawa, (Amarmedia.co.id) 11 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pangan dan kesehatan masyarakat veteriner. Hal tersebut dibuktikan dengan penyelenggaraan Pelatihan Juru Sembelih Hewan (Juleha) Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bertempat di Aula Hotel Transit Sumbawa.

Pelatihan ini diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan peserta agar mampu melakukan penyembelihan hewan yang memenuhi standar halal, kebersihan, dan kesehatan masyarakat veteriner.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih menjadi salah satu aspek penting dalam menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa penyembelihan yang tidak sesuai standar dapat berdampak pada kualitas daging, keamanan pangan, dan bahkan pada aspek keagamaan terkait kehalalan produk.

Kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk halal, maka juru sembelih yang kompeten adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan seperti ini sebagai upaya meningkatkan SDM dan menjamin kualitas pangan di Kabupaten Sumbawa.

Pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teknis penyembelihan, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai adab penyembelihan menurut syariat Islam, kebersihan alat, kesejahteraan hewan (animal welfare), serta standar-standar penting lainnya. Para peserta juga akan mendapatkan praktik langsung untuk memastikan mereka mampu menerapkan teori yang diberikan secara tepat di lapangan.

Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat memiliki lebih banyak juru sembelih yang terlatih, berkualitas, serta mampu menjadi penggerak dalam peningkatan keamanan pangan di wilayah masing-masing.

Selanjutnya E.S. Adi Nusantara, S.Sos.MT, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan selaku ketua panitia pelaksana kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Hewan Tahun 2025 ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta, dengan latar belakang yang beragam yang tentunya bergerak dalam distribusi daging.

Pelatihan yang dilaksanakan pada pada tanggal 11 s/d 13 Desember 2025 ini, menurut Adi Nusantara, dirancang dalam dua bentuk, yaitu pemaparan materi dan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi standar halal, teknik penyembelihan yang benar, higienitas peralatan, dan penanganan hewan sebelum dan sesudah disembelih. Sementara untuk praktik lapangan, peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur berpengalaman sehingga mampu menerapkan metode penyembelihan secara benar, efektif, dan sesuai syariat.

Lebih lanjut, ketua panitia menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta, terutama dalam meningkatkan kualitas penyembelihan hewan di komunitas masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem penyembelihan yang lebih higienis, profesional, dan memenuhi standar halal di Kabupaten Sumbawa.

Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, serta mengoptimalkan setiap sesi yang diberikan. Dengan demikian, tujuan pelatihan dapat tercapai dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ujarnya. (AM)

]]>
Fri, 12 Dec 2025 07:28:57 +0800 amr
Maksimalkan Program Daerah, Pemda Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Dengan BUMN & BUMD https://amarmedia.co.id/maksimalkan-program-daerah-pemda-perkuat-kolaborasi-dan-sinergi-dengan-bumn-bumd https://amarmedia.co.id/maksimalkan-program-daerah-pemda-perkuat-kolaborasi-dan-sinergi-dengan-bumn-bumd Maksimalkan Program Daerah, Pemda Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Dengan BUMN & BUMD

Sumbawa, Amarmedia.co.id (10 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Rapat Koordinasi & Sinkronisasi Program dan Kebijakan antara Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., perwakilan BUMN dan BUMD, serta OPD terkait, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu, (10/12/2025).

Bupati Sumbawa menyampaikan komitmennya untuk terus mensejahterakan masyarakat tetapi tidak melupakan hak alam untuk selalu dijaga dan dilestarikan. Komitmen ini ditunjukkan dengan program “Sumbawa Hijau Lestari”. Untuk menjalankan program ini, diperlukan kerjasama dan dukungan seluruh pihak termasuk di dalamnya BUMN dan BUMD. Program ini bertujuan mengupayakan penghijauan untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan memperluas ruang hijau di wilayah Kabupaten Sumbawa, ujarnya. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan untuk mendukung program “Sumbawa Hijau Lestari”, pemerintah Kabupaten Sumbawa juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pengamanan Hutan untuk mengatasi illegal logging dan kerusakan hutan. Dalam hal ini, pemerintah daerah tidak hanya bekerja sendiri tetapi juga melibatkan aparat penegak hukum, pemimpin ditingkat kecamatan hingga desa/kelurahan, serta seluruh masyarakat. Langkah ini harus di tempuh untuk terus menjaga alam Sumbawa agar terhindar dari kerusakan yang merugikan masyarakat, jelasnya. 

Di tempat yang sama, sekda menyampaikan rapat koordinasi ini bertujuan untuk membentuk sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah dengan program dan kebijakannya tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus berkolaborasi dengan pihak terkait, termasuk BUMN dan BUMD. Hal ini bertujuan selain untuk jalannya program secara maksimal, juga agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, ujarnya. 

Selain itu, sambung sekda, pemerintah daerah dan BUMN serta BUMD juga harus berkolaborasi dalam hal Pengembangan UMKM, mendukung penggunaan pangan & tenun lokal, serta lebih selektif dalam hal pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penanaman jagung, terutama penanaman jagung di lahan miring. Beliau berharap semua pihak dapat mendukung seluruh program pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terciptanya Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera, pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 20:51:24 +0800 amr
Dari Kota Pusaka hingga KEK Samota: Bupati Jarot Kemukakan Peta Jalan Pertumbuhan Ekonomi Baru Sumbawa https://amarmedia.co.id/dari-kota-pusaka-hingga-kek-samota-bupati-jarot-kemukakan-peta-jalan-pertumbuhan-ekonomi-baru-sumbawa https://amarmedia.co.id/dari-kota-pusaka-hingga-kek-samota-bupati-jarot-kemukakan-peta-jalan-pertumbuhan-ekonomi-baru-sumbawa Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  (11 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, mengumumkan visi besar untuk menjadikan Sumbawa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan strategis dan penataan kota berbasis budaya. Visi ini disampaikan Bupati saat membuka Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Kota Pusaka dan Titik Nol di Aula Hasan Usman Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Ketua 3 DPRD, Zulfikar Demitri, SH MH., Kepala Bappeda Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., OPD terkait, Majelis Adat Kesultanan, LATS, dan tokoh Masyarakat.

Samota Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Bupati Jarot menyatakan komitmennya untuk menggarap potensi pariwisata besar di kawasan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Tambora), dengan target menjadikannya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Samota akan kita jadikan KEK, mirip Labuan Bajo atau Mandalika, sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Kita mohon doanya, kita siapkan dokumennya," ujar Bupati

Pengembangan KEK ini akan diintegrasikan dengan sejumlah proyek strategis, antara lain Pembangunan Industri Unggas terintegrasi, Pengembangan fasilitas perhotelan dan wisata. Pembangunan batalyon dan program pertahanan lainnya.

Proyek strategis lain seperti pembangunan bypass di Kerekeh, produksi garam nasional, dan transmigrasi industri hilirisasi. Pembentukan Kampung Nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan sektor maritim.

Gerakan Sumbawa Hijau Lestari dan Bersih

Selain pembangunan ekonomi, Bupati juga menjadikan gerakan lingkungan sebagai prioritas. Melalui program Sumbawa Hijau Lestari dan Bersih, Bupati Jarot mencanangkan partisipasi massal seperti Program Industri Hijau. Setiap perusahaan industri diwajibkan menanam pohon dengan perbandingan: Satu Karyawan 1 Pohon, sehingga jika ada satu perusahaan dengan 11.000 karyawan, akan ada 11.000 pohon yang ditanam.

Demikian pula Edukasi Lingkungan melibatkan 90.000 murid untuk berpartisipasi dalam program penanaman pohon.

Kota Pusaka: Mengikuti Jejak Sukses Jogja

Dalam konteks penataan kota, Bupati menegaskan ambisi Sumbawa untuk menjadi Kota Pusaka yang sukses, mengikuti jejak Yogyakarta.

Bupati mengajak seluruh elemen—mulai dari swasta, aktivis, budayawan, hingga masyarakat umum—untuk terlibat aktif dalam penataan kota. "Mari kita mulai dari rumah masing-masing, membenahi lingkungan, agar Sumbawa menjadi indah dan disukai wisatawan," ajaknya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan konsep penataan yang jelas dari arsitek profesional, yang tidak hanya menjaga nilai sejarah dan budaya, tetapi juga secara signifikan meningkatkan potensi pariwisata Sumbawa sebagai satu-satunya kota pusaka di NTB.

Bupati Jarot mengapresiasi inisiator acara Badrul Munir dan berharap kolaborasi semua pihak dapat menjadikan Sumbawa pusat pertumbuhan ekonomi baru yang unggul dan berkelanjutan.

Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, sebelumnya menjelaskan bahwa Sumbawa akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kota Pusaka se-Indonesia, sesuai komitmen Bupati pada Rakernas 2025 di Yogyakarta.

Lebih lanjut Kepala Bappeda mengatakan, pertemuan ini adalah ketiga kalinya, dengan tujuan mengumpulkan data dan merancang konsep penataan kota yang lebih baik.

"Pertemuan ini bertujuan mendengarkan desain utuh dari arsitek profesional, lalu kita diskusikan dan realisasikan," ujar Dedy. Sumbawa, sebagai satu-satunya kota pusaka di NTB, ingin meningkatkan daya tariknya agar tidak kalah dengan kota-kota pusaka lain di Indonesia (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 20:15:30 +0800 amr
Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Sumbawa Hijau Lestari dan Budaya Inovasi https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-sumbawa-hijau-lestari-dan-budaya-inovasi https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-sumbawa-hijau-lestari-dan-budaya-inovasi Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Sumbawa Hijau Lestari dan Budaya Inovasi

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  10 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa hari Rabu (10/12)  menggelar dua agenda strategis di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati: persiapan Gerakan Penanaman Pohon sebagai bagian dari Program Sumbawa Hijau Lestari dan penguatan ekosistem inovasi daerah melalui Pengumuman Pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 2025.

Acara tersebut, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dihadiri oleh jajaran lengkap Pemkab, mitra daerah, Rektor perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan para inovator. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen kolektif daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Bupati Syarafuddin Jarot dalam sambutannya menekankan bahwa pelestarian lingkungan dan pengembangan inovasi adalah dua motor penggerak utama kemajuan daerah.

Bupati menyampaikan bahwa Gerakan Penanaman Pohon bukan hanya sekadar upaya konservasi lingkungan, tetapi juga merupakan momentum strategis untuk menyatukan visi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Melalui Rakor ini, kita memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ini adalah fondasi penting untuk membangun ekosistem inovasi daerah yang lebih kokoh dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

LIDA: Ruang Belajar dan Solusi Nyata

Penghargaan ini diberikan kepada individu dan kelompok yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan semangat perubahan bagi kemajuan Sumbawa. Bupati berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus berkarya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bergerak bersama. Kepada para juara, selamat atas dedikasi dan kreativitasnya,” tambah Bupati.

Di akhir acara, Bupati Sumbawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus melanjutkan ikhtiar bersama. "Mari kita lanjutkan ikhtiar menjadikan Sumbawa unggul, maju, dan sejahtera," tutupnya.

Kepada Awak media Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, menyampaikan optimismenya melihat animo dan kualitas inovasi yang lahir.

"Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025," ujar Sekda Budi Prasetyo Rabu 10 Desember 2025

Sekda menegaskan bahwa LIDA bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang vital untuk membangun budaya inovasi di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, kampus, dan komunitas.

"Melihat langsung semangat para inovator... membuat kami optimis bahwa budaya inovasi di Sumbawa terus tumbuh dan menguat. Setiap karya yang ditampilkan bukan hanya gagasan, tetapi solusi nyata yang lahir dari kepedulian dan keinginan untuk memajukan daerah," tegasnya.

Sekda Budi Prasetyo menambahkan, LIDA berfungsi sebagai ruang belajar bersama untuk memperbaiki pelayanan publik, mendorong kreativitas generasi muda, dan menguatkan kolaborasi lintas sektor. Ia berharap capaian ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan membawa Sumbawa semakin unggul, maju, dan sejahtera.

Berikut pemenang lomba 

Komitmen Penguatan Kolaborasi

Selain apresiasi inovasi, pertemuan ini juga menjadi forum persiapan teknis Gerakan Penanaman Pohon masif di seluruh wilayah Sumbawa. Program ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang Sumbawa Hijau Lestari.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap, melalui kegiatan ganda ini, kolaborasi lintas sektor semakin kuat. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program penghijauan dan penguatan ekosistem inovasi dapat berjalan optimal.

Tujuan akhirnya adalah terwujudnya Sumbawa yang hijau, maju, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 09:01:36 +0800 amr
15 Desa Nyatakan Siap, Pemkab Sumbawa Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih https://amarmedia.co.id/15-desa-nyatakan-siap-pemkab-sumbawa-percepat-pembangunan-koperasi-merah-putih https://amarmedia.co.id/15-desa-nyatakan-siap-pemkab-sumbawa-percepat-pembangunan-koperasi-merah-putih 15 Desa Nyatakan Siap, Pemkab Sumbawa Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah sigap untuk mempercepat realisasi pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. Keseriusan ini ditunjukkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) mendadak yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, pada Rabu malam, 10 Desember 2025, bertempat di Aula Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Meskipun digelar di luar jam kerja, Rakor tersebut dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah terkait, termasuk perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Koperasi, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Dinas PMD, Dinas Kesehatan, IPUD, IPPA, OPH, dan PUPR.

Dalam sambutan pembukanya, Wakil Bupati Ansori menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran para peserta. Ia menekankan bahwa pertemuan ini sangat krusial untuk memastikan sinkronisasi data dan kesiapan lokasi sebelum tim pelaksana di lapangan memulai instruksi pembangunan.

Sinkronisasi Data dan Penilaian Teknis

Dengan kuorum yang terpenuhi, Wakil Bupati meminta pembahasan dilakukan secara fokus, cepat, dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa data lengkap terkait kesiapan 15 desa dan lokasi pembangunan akan diserahkan oleh Bappeda.

"Seluruh OPD diminta segera memberikan penilaian teknis, memastikan kelayakan data, serta menentukan kebutuhan administrasi tambahan sesuai kewenangan masing-masing. Tujuannya agar proses eksekusi dapat berjalan cepat dan efektif," tegas Wakil Bupati.

Satu poin penting yang disoroti dalam rapat tersebut adalah isu status aset daerah. Wakil Bupati Ansori meminta Kabid Aset untuk melakukan percepatan sertifikasi pada lahan aset yang akan digunakan sebagai lokasi gerai dan gudang, terutama yang belum bersertifikat.

"Kejelasan status aset sangat penting demi memastikan legalitas penggunaan dan kelancaran pemanfaatannya bagi pembangunan ekonomi daerah," ujarnya.

15 Desa Jadi Prioritas Pembangunan

Dalam laporan yang diterima, tercatat sebanyak 15 desa telah menyatakan siap dan setuju untuk menjadi lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih. Desa-desa tersebut akan menjadi dasar bagi perangkat daerah untuk melakukan verifikasi teknis segera.

Adapun 15 desa yang siap tersebut meliputi:

  1. Desa Baru
  2. Desa Marente
  3.  Desa Luar
  4.  Desa Juranalas
  5.  Desa Gontar Baru
  6.  Desa Tarusa
  7.  Desa Gapit
  8. Desa Karang Dima
  9. Desa Ai Mual
  10.  Desa Lopok
  11.  Desa Lunyuk Rea
  12.  Desa Lito
  13.  Desa Sebewe
  14.  Desa Kukin
  15.  Desa Baru Tahan

Rapat diakhiri dengan sesi interaktif yang melibatkan Dandim, Bappeda, Kabid Aset, dan jajaran OPD lainnya. Wakil Bupati berpesan agar seluruh perangkat daerah bekerja cepat, responsif, dan tidak bertele-tele dalam menyelesaikan setiap tahapan persiapan, memastikan proyek Koperasi Merah Putih segera terwujud sebagai penopang ekonomi masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 08:46:02 +0800 Maruf
Tana Samawa Minecraft, Inovasi Digital Museum Bala Datu Ranga Sabet Juara 1 LIDA 2025 https://amarmedia.co.id/tana-samawa-minecraft-inovasi-digital-museum-bala-datu-ranga-sabet-juara-1-lida-2025 https://amarmedia.co.id/tana-samawa-minecraft-inovasi-digital-museum-bala-datu-ranga-sabet-juara-1-lida-2025 Tana Samawa Minecraft, Inovasi Digital Museum Bala Datu Ranga Sabet Juara 1 LIDA 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Museum Bala Datu Ranga (MBDR) Sumbawa kembali mengukir prestasi gemilang. Di penghujung tahun 2025 ini, MBDR berhasil memenangkan Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 2025 untuk kategori Masyarakat Umum berkat inovasi unik yang mereka ajukan: Tana Samawa Minecraft.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Bupati Sumbawa bersama Sekretaris Daerah De.H.Budi Prasetyo di Aula Madelaoe Setda Sumbawa pada hari ini, Kamis, 10 Desember 2025.

Gamifikasi Warisan Budaya untuk Generasi Muda

Tana Samawa Minecraft adalah sebuah inovasi yang berfokus pada gamifikasi warisan budaya melalui digitalisasi dan storytelling Warisan Budaya Sumbawa. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi cemerlang antara Museum Bala Datu Ranga dengan kelompok MIVUBI, yang diwakili oleh dua seniman visual dan kurator kebudayaan asal Yogyakarta, Riyan Kresnandi dan Karen Hardini.

Ide ini bermula dari kegiatan residensi kedua seniman di MBDR. Tujuannya jelas: menciptakan cerita di balik warisan budaya agar lebih mudah diterima dan diminati oleh generasi muda, khususnya Gen Alpha.

“Kita sedang berusaha memanfaatkan era digital untuk memperkuat storytelling Warisan Budaya agar konten museum bisa lebih gampang tersampaikan dengan cara yang menyenangkan pada Gen Alpha,” ujar Yuli Andari, Direktur Museum Bala Datu Ranga.

Mengubah Paradigma Museum

Meskipun terbilang baru di Sumbawa, MBDR secara konsisten berupaya keluar dari paradigma lama museum sebagai 'gudang barang tua'. Mereka bercita-cita menjadikan MBDR sebagai pusat informasi dan inovasi warisan budaya.

Saat ini, Tana Samawa Minecraft masih berupa prototype awal. Pihak MBDR berharap inovasi ini dapat dikembangkan secara penuh dalam dua tahun ke depan. Pengembangan ini bertujuan agar Sumbawa tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga memiliki cerita warisan budaya yang menarik dan kompetitif di era digital.

“Melalui LIDA 2025, MBDR bisa menancapkan kiprahnya sebagai sebuah museum yang melakukan konservasi pada warisan budaya tetapi juga sebagai museum yang berinovasi dalam kebudayaan sehingga bisa muncul ekonomi baru berbasis warisan budaya,” tutup Yuli Andari Merdikaningtyas.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 15:07:16 +0800 amr
Buka Rakerda MUI Kabupaten Sumbawa 2025, Sekda Ingatkan Peran Penting Ulama Dalam Pembangunan Daerah di Tengah Perubahan Zaman https://amarmedia.co.id/buka-rakerda-mui-kabupaten-sumbawa-2025-sekda-ingatkan-peran-penting-ulama-dalam-pembangunan-daerah-di-tengah-perubahan-zaman https://amarmedia.co.id/buka-rakerda-mui-kabupaten-sumbawa-2025-sekda-ingatkan-peran-penting-ulama-dalam-pembangunan-daerah-di-tengah-perubahan-zaman Buka Rakerda MUI Kabupaten Sumbawa 2025, Sekda Ingatkan Peran Penting Ulama Dalam Pembangunan Daerah di Tengah Perubahan Zaman

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 09 Desember 2025 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Acara penting yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Desember 2025, ini bertempat di aula Hotel Grand Samota Sumbawa.

Pembukaan Rakerda turut dihadiri oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sumbawa, Wakapolres Kabupaten Sumbawa, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta sejumlah tokoh agama terkemuka di Kabupaten Sumbawa.

 

Dalam sambutannya, Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo menyoroti makna mendalam kehadiran ulama bagi pemerintah daerah, terutama di tengah derasnya perubahan zaman dan berbagai tantangan yang menyertainya.

"RAKERDA ini menjadi momentum yang tepat, dengan kehadiran para ulama, menjadi cahaya penuntun, penyegar pikiran, sekaligus penjaga akhlak masyarakat Sumbawa," ujar Sekda.

Ia menekankan bahwa kebijakan dan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah tidak akan lengkap tanpa adanya sentuhan nilai-nilai yang dibawa oleh para alim ulama. Sekda berharap Rakerda ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah keagamaan yang lebih membumi, menenangkan, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat membutuhkan suara ulama yang jernih, sejuk, dan menenteramkan, suara yang mampu memandu di tengah hiruk-pikuk informasi dan perubahan gaya hidup," tambahnya.

Sekda berharap hasil Rakerda nantinya akan melahirkan keputusan yang bermanfaat, langkah yang terarah, dan program yang memberikan dampak luas bagi kemajuan umat, penguatan moderasi beragama, dan terciptanya suasana harmonis di seluruh Sumbawa.

MUI Sebagai Pembimbing Umat dan Pemersatu Masyarakat

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., menegaskan bahwa MUI lahir dari masyarakat dan mengemban amanah yang sangat besar. Ia menekankan bahwa ulama memiliki peran ganda yang krusial.

"Ulama bukan hanya sekadar figur keagamaan, tetapi juga merupakan penerang jalan, sumber solusi, dan penjaga moral masyarakat" tegas H. Faisal.

Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa MUI harus terus hadir sebagai Pembimbing umat dalam memahami ajaran Islam yang benar. Hadir sebagai Pemberi fatwa yang mencerahkan dan membimbing masyarakat.

Mediator dan pemersatu masyarakat dan penggerak pendidikan serta pembinaan karakter umat.

Rakerda 2025 ini diharapkan membawa keberkahan dan arah baru yang semakin meneguhkan peran ulama sebagai penuntun moral masyarakat melalui kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah. (AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 08:59:15 +0800 amr
Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove https://amarmedia.co.id/cegah-abrasi-pantai-staf-ahli-bupati-sumbawa-resmi-buka-penanaman-2000-bibit-mangrove https://amarmedia.co.id/cegah-abrasi-pantai-staf-ahli-bupati-sumbawa-resmi-buka-penanaman-2000-bibit-mangrove Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove

Sumbawa Besa.Amarmedia.co.id -  09 Desember 2025 – Dalam upaya serius memitigasi bencana pesisir dan menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Penanaman 2.000 Bibit Mangrove.

Acara yang bertajuk "Aksi Mitigasi Vegetasi Berbasis Ekosistem" ini dipusatkan di lokasi strategis Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, pada hari Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menjadi mitra utama program lingkungan ini.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati, Agus Mustamin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi aktif dalam menyukseskan kegiatan penanaman ini. Beliau menegaskan bahwa aksi ini memiliki tujuan vital, yaitu memperkuat mitigasi bencana di wilayah pesisir Sumbawa.

“Dengan penanaman bibit mangrove ini, maka lingkungan akan semakin terjaga serta terhindar dari ancaman utama wilayah pesisir kita, yaitu abrasi pantai,” ujar Agus Mustamin. Beliau menekankan bahwa ekosistem mangrove merupakan benteng alami yang efektif melindungi daratan dari gelombang pasang.

Lebih lanjut, Staf Ahli Bupati berharap agar kegiatan positif semacam ini tidak berhenti hanya di Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring saja.

“Kami berharap kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus dilaksanakan di wilayah pesisir lain di Kabupaten Sumbawa yang juga rawan terdampak abrasi. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga kelestarian hutan serta lingkungan,” harapnya.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya kerja sama, "Kegiatan seperti ini tentu saja tidak bisa hanya mengandalkan salah satu pihak. Diperlukan kerja sama dan kekompakan dari semua elemen, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, untuk terus menjaga lingkungan agar terhindar dari kerusakan maupun bencana."pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 15:22:50 +0800 amr
Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Posyandu di Sumbawa: Enam SPM Menjadi Fokus Utama https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-posyandu-di-sumbawa-enam-spm-menjadi-fokus-utama https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-posyandu-di-sumbawa-enam-spm-menjadi-fokus-utama Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Posyandu di Sumbawa: Enam SPM Menjadi Fokus Utama

Foto : Peserta Rakor Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Senin 8 Desember 2025.

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan dasar dan 6 SPM lainnya serta integrasi pembangunan desa. Rakor ini berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarif Hidayat, SKM., MPH., bersama perwakilan Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), ketua forum Camat, Ketua Forum Kepala Desa, serta jajaran Tim Pembina Posyandu di tingkat kabupaten dan tp posyandu kecamatan para Kepala Puskesmas, menandakan keseriusan kolaborasi lintas sektor.

Posyandu: Wajah Negara di Halaman Rumah Warga

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., secara resmi membuka Rakor dengan menekankan peran vital Posyandu.

"Posyandu adalah wajah negara yang paling sederhana, paling jujur, dan paling terasa dampaknya di tingkat desa," ungkap Hj. Ida Fitria. "Kita sedang membicarakan bagaimana negara benar-benar hadir di halaman rumah warga, gedung posyandu, melalui Posyandu yang terkelola, terkoordinasi, dan mendapat dukungan lintas sektor secara nyata."

Dirinya menegaskan bahwa sejak terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, paradigma telah berubah. Posyandu kini dipandang sebagai simpul pelayanan yang mendukung Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial.

"Posyandu adalah pintu masuk pembangunan desa yang utuh, manusiawi, dan kontekstual," tambahnya.

Hj. Ida Fitria menekankan bahwa Posyandu yang kuat lahir dari kolaborasi sehat dan hebat Rakor ini bertujuan menyamakan frekuensi agar perencanaan dan pembinaan lintas sektor tidak tumpang tindih, serta memastikan keberhasilan program terasa di masyarakat, tidak hanya di laporan.

Ia juga menyoroti keikutsertaan dua Posyandu, yaitu Posyandu Desa Pukat (Kecamatan Utan) dan Posyandu tunas mekar Kelurahan Bugis (Kecamatan Sumbawa), dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi NTB pada bulan November lalu.

"Keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi bahan pembelajaran bersama tentang sejauh mana kelembagaan, inovasi, dan kolaborasi Posyandu kita telah berjalan," jelasnya.

Evaluasi dan Peta Jalan Penguatan Layanan

Kepala Dinas Kesehatan, Sarip Hidayat, SKM., MPH., dalam arahannya menyatakan fokus utama Rakor adalah meninjau dua pilar penting yakni  Evaluasi Implementasi Permendagri No. 13 Tahun 2024. Regulasi ini adalah momentum emas untuk menata kelembagaan, standarisasi, dan penganggaran Posyandu agar lebih kuat dan terintegrasi.

Kedua ujarnya. Evaluasi Pelaksanaan Lomba Posyandu SPM Tingkat Provinsi NTB.  Lomba yang dilaksanakan pada Senin, 24 November 2025, memberikan masukan konstruktif yang harus ditindaklanjuti sebagai peta jalan perbaikan.

Kadis Kesehatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Camat, Kepala Desa/Lurah dari Desa Pukat dan Kelurahan Bugis, serta seluruh kader atas dedikasi luar biasa dalam mengikuti lomba. "Upaya Bapak Ibu adalah cerminan semangat gotong royong Sumbawa," ujarnya.

Sarip Hidayat menegaskan kembali bahwa penguatan Posyandu selaras dengan Permendagri 13/2024, yang fokus pada upaya preventif dan promotif.

"Ini berarti Posyandu itu harus menjadi garda terdepan di tengah masyarakat," kata Kadis. "Posyandu adalah ujung tombak yang paling dekat dengan keluarga, penentu utama kualitas kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak."

Dirinya menutup arahan dengan mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi terbuka dan menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat dan 6 SPM lainnya

Rakor ini diharapkan menjadi titik balik strategis, menjadikan tahun 2025 sebagai momentum memperkuat kelembagaan Posyandu dari kabupaten hingga desa, dengan komitmen menjadikan Posyandu pusat layanan masyarakat yang hidup dan relevan.

Materi juga disampaikan oleh PLT Kabag pemerintahan selaku pengampu sekretariat SPM kabupaten Sumbawa, Adhi Kusuma S.Sos M.M.Inov.  Ia menyampaikan bahwa capaian mutu dan layanan SPM d kabupaten Sumbawa cukup baik dan perlu lebih optimal lagi dalam pemenuhan data base dan perbaikan data sebagai langkah awal tahapan dalam pemenuhan spnd di daerah dan dengan adanya posyandu 6 SPM maka pintu masuk pendataan melalui posyandu ini sebagai mitra pemerintah desa/Kel ikut serta dalam perencanaan pelaksanaan dan pelayanan masyarakat di desa/Kelurahan dan wadah partisipasi masyarakat dalam menyerap informasi serta dapat memberikan KIE KPD sasaran siklus hidup keluarga, maka upaya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan SPM di kabupaten Sumbawa dapat tercapai dengan peran aktif posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa maupun Lembaga Kemasyarakatan Kelirahan di seluruh desa dan kelurahan dkabupaten Sumbawa utknmewujudkqn Sumbawa yang  unggul maju dan sejahtera (AM)

]]>
Mon, 08 Dec 2025 22:58:53 +0800 amr
PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah https://amarmedia.co.id/plt-kabag-pemerintahan-posyandu-simpul-kunci-pemenuhan-enam-spm-dan-kualitas-data-daerah https://amarmedia.co.id/plt-kabag-pemerintahan-posyandu-simpul-kunci-pemenuhan-enam-spm-dan-kualitas-data-daerah PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah

Sumbawa,Gaung NUSRA (8 Desember 2025 )— Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Adhi Kusuma S.Sos., M.M.Inov., menyoroti peran strategis Posyandu dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) daerah.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa 2025 di Aula Dinas Kesehatan, Adhi Kusuma yang juga mengampu Sekretariat SPM Kabupaten Sumbawa, menekankan bahwa integrasi Posyandu dengan enam SPM adalah langkah krusial menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Adhi Kusuma menyampaikan apresiasi atas capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa yang dinilai cukup baik. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan berkelanjutan sangat bergantung pada ketersediaan dan akurasi data.

"Capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa cukup baik, namun perlu lebih optimal lagi dalam pemenuhan database dan perbaikan data sebagai langkah awal tahapan dalam pemenuhan SPM di daerah," ujar Adhi Kusuma.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu, melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, kini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi telah bertransformasi menjadi lembaga masyarakat desa/kelurahan (LKD/LKK) yang menjadi pintu masuk pendataan dan pelayanan terintegrasi untuk enam sektor SPM yakni Pendidikan, Kesehatan,Pekerjaan Umum,Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Pelayanan Sosial

Menurut PLT Kabag Pemerintahan, Posyandu memiliki posisi unik sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan keluarga, menjadikannya mitra ideal bagi pemerintah desa/kelurahan.

"Dengan adanya Posyandu 6 SPM, pintu masuk pendataan melalui Posyandu ini menjadi mitra Pemerintah Desa/Kelurahan yang ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelayanan masyarakat," katanya.

Posyandu juga berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyerap informasi dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada sasaran siklus hidup keluarga.

Adhi Kusuma menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa upaya kolaborasi dan sinergi lintas sektor yang diinisiasi dalam Rakor ini harus terus diperkuat. Kehadiran perwakilan Bappeda, Dinas PMD, serta jajaran Camat dan Kepala Desa membuktikan komitmen bersama.

"Upaya kolaborasi dan sinergi ini sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan SPM di Kabupaten Sumbawa," tutupnya.

Ia berharap, dengan peran aktif Posyandu sebagai LKD/LKK, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa dapat bersama-sama mewujudkan visi Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera (am)

]]>
Mon, 08 Dec 2025 22:52:07 +0800 amr
PlH Kabid Pengelolaan Sampah Ungkap Kebutuhan Mendesak 827 Bank Sampah untuk 'Selamatkan' TPA https://amarmedia.co.id/plh-kabid-pengelolaan-sampah-ungkap-kebutuhan-mendesak-827-bank-sampah-untuk-selamatkan-tpa https://amarmedia.co.id/plh-kabid-pengelolaan-sampah-ungkap-kebutuhan-mendesak-827-bank-sampah-untuk-selamatkan-tpa PLH Kabid Persampahan Ungkap Kebutuhan Mendesak 827 Bank Sampah untuk 'Selamatkan' TPA 

Sumbawa Besar.Amarnedia.co.id (5 Desember 2025) — Di tengah kemeriahan Festival Adipura 2025 dan peluncuran enam program inovatif persampahan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Pengolaan  Limbah B3, Aryan Perdana Putra,SSi memberikan pandangan kritis mengenai tantangan pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Raberas.

Inovasi utama yang menjadi sorotan dan harapan Pemkab Sumbawa adalah pembentukan 100 Bank Sampah Unit (BSU). Menurut Aryan, langkah ini adalah salah satu dari enam pilar strategis untuk mengakselerasi pengurangan sampah di Kabupaten Sumbawa.

Target Kritis: Dibutuhkan 827 Unit Bank Sampah

Meskipun menyambut baik inisiatif 100 BSU, Aryan Perdana Putra secara transparan mengungkapkan skala kebutuhan Bank Sampah yang sebenarnya harus dicapai oleh Sumbawa untuk menghasilkan dampak signifikan terhadap TPA.

"Dari skenario pengurangan sampah, kita membutuhkan total 827 unit Bank Sampah se-Kabupaten Sumbawa agar dapat mengurangi sampah yang masuk TPA secara signifikan," jelas Aryan, memberikan gambaran besar tantangan yang dihadapi.

Ia menegaskan bahwa untuk mencapai target pengurangan sampah nasional sebesar 30% dan menghentikan kondisi TPA yang sudah kritis—seperti yang disampaikan Bupati Jarot—langkah pengolahan di sumbernya menjadi kunci yang tak bisa ditawar.

 "Jika kita serius menurunkan timbulan sampah yang masuk TPA Raberas, maka langkah reduce at sources melalui bank sampah dan pengolahan sampah di sumber seperti komposting tak ada tawar," tegasnya.

 100 BSU sebagai Penggerak Aksi

Aryan berharap 100 BSU yang dicanangkan melalui program inovasi sampah ini dapat menjadi katalisator bagi gerakan yang lebih luas di masyarakat. Pembentukan 100 BSU adalah bagian integral dari enam inovasi yang diluncurkan, termasuk Gerakan Pak SOMAT (Sistem Pemilahan Sampah Rumah Tangga) dan Pengiriman Perdana Bank Sampah HIDUP-HIDUP yang mendorong ekonomi sirkular.

"Semoga 100 BSU ini bisa menjadi penggerak aksi dan akselerasi pengurangan sampah Sumbawa. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk mencapai target ideal 827 unit," pungkas Aryan, menutup pernyataannya dengan optimisme yang terkontrol.

Komitmen Pemkab Sumbawa dalam menangani masalah sampah kini didukung penuh oleh program-program strategis seperti Satgas Gakum Persampahan dan penyediaan BUSER (Buis Komposter). Namun, data yang disampaikan PLH Kabid Persampahan ini jelas menggarisbawahi bahwa keberhasilan inisiatif "Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari" pada akhirnya akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah di tingkat sumber melalui Bank Sampah.(Gam)

]]>
Sun, 07 Dec 2025 16:43:44 +0800 amr
Enam Inovasi Sampah Diluncurkan! Bupati Sumbawa Canangkan Era Baru "Bersih, Hijau, Lestari" di Festival Adipura 2025 https://amarmedia.co.id/enam-inovasi-sampah-diluncurkan-bupati-sumbawa-canangkan-era-baru-bersih-hijau-lestari-di-festival-adipura-2025 https://amarmedia.co.id/enam-inovasi-sampah-diluncurkan-bupati-sumbawa-canangkan-era-baru-bersih-hijau-lestari-di-festival-adipura-2025 Enam Inovasi Sampah Diluncurkan! Bupati Sumbawa Canangkan Era Baru "Bersih, Hijau, Lestari" di Festival Adipura 2025

Sumbawa, Amarmedia.co.id  — Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi meluncurkan enam program strategis persampahan dalam acara Festival Adipura yang meriah di halaman Kantor Bupati, Jumat malam. Peluncuran ini menjadi langkah fundamental Pemkab Sumbawa untuk mengatasi masalah sampah yang disebut Bupati sebagai "tantangan besar" daerah.

Acara yang merupakan kolaborasi antara Pemkab dan Lingkara (Lembaga Peduli Budaya, Sosial, dan Ekologi Sumbawa) ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda dan perangkat daerah, menandakan komitmen seluruh lini pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengakui bahwa volume sampah terus bertambah seiring peningkatan penduduk dan aktivitas ekonomi. Ia secara gamblang memaparkan kondisi kritis di lapangan.

“Sebagian besar TPS kita sudah penuh seratus persen. Tidak ada pemilahan, tidak ada pengolahan yang memadai. Karena itu, langkah yang ditempuh malam ini melalui Festival Adipura dan program inovasi persampahan menjadi sangat strategis,” tegas Bupati Jarot.

Bupati mengingatkan target nasional tahun 2025, di mana daerah dituntut untuk mengurangi sampah hingga 30% dan menangani 70% sisanya melalui pengolahansebuah target ambisius yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

 Enam Pilar Program Inovatif Pemkab Sumbawa

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Sumbawa meluncurkan enam program yang menggabungkan penegakan hukum, teknologi ramah lingkungan, dan ekonomi sirkular:

1. Satgas Gakum Persampahan yakni  Kerja sama dengan Satpol PP untuk penegakan hukum yang disertai konsep reward and punishment.

2. BUSER (Buis Komposter) adalah Inovasi sederhana untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos di lingkungan rumah tangga.

3. Program 100 Bak Sampah Penyediaan tempat sampah terpilah tiga jenis (organik, anorganik, dan logam/kaca) yang akan diperluas ke desa dan kecamatan.

4. Gerakan Pak SOMAT merupakan Integrasi sistem pemilahan sampah rumah tangga dengan prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle.

5. Pengiriman Perdana Bank Sampah HIDUP-HIDUP sebagai  Langkah awal untuk menciptakan rantai ekonomi sirkular bagi sampah bernilai ekonomis.

6. Program Sedekah Sampah untuk 10 Sekolah berupa  Bantuan bak sampah organik untuk mendorong edukasi dan kesadaran lingkungan sejak dini.

Visi Baru: Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari

Bupati Jarot juga menyampaikan rencana penyempurnaan tagline Sumbawa Hijau Lestari menjadi Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari. Visi ini juga mencakup penguatan program penghijauan dengan tanaman bernilai ekonomis seperti kopi, kemiri, dan sengon untuk menjamin keberlanjutan.

Dirinya menekankan pentingnya pemberlakuan aturan yang realistis dalam penegakan hukum lingkungan agar kebijakan yang diterapkan dapat diimplementasikan tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.

Mengakhiri pidatonya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk menjadikan Festival Adipura 2025 sebagai momentum kebangkitan gerakan lingkungan dimulai dari pemilahan sampah di rumah dan dukungan terhadap industri daur ulang.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 17:03:40 +0800 amr
Peringatan Dini Distan Sumbawa: Petani Diminta Segera Tanam Padi dan Patuhi Pola Tanam! https://amarmedia.co.id/peringatan-dini-distan-sumbawa-petani-diminta-segera-tanam-padi-dan-patuhi-pola-tanam https://amarmedia.co.id/peringatan-dini-distan-sumbawa-petani-diminta-segera-tanam-padi-dan-patuhi-pola-tanam Peringatan Dini Distan Sumbawa: Petani Diminta Segera Tanam Padi dan Patuhi Pola Tanam!

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 5 Desember 2025) — Menghadapi puncak musim hujan pertama tahun 2025–2026, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa mengimbau para petani untuk segera menyiapkan dan mengolah lahan. Langkah ini krusial untuk mengejar target luas tanam 73.281 hektare dan mendukung ambisi daerah mencapai swasembada pangan.

Kepala Distan Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati. mengungkapkan bahwa realisasi luas tanam padi saat ini masih sangat minim, baru mencapai sekitar 566 hektare.

"Kami berharap para petani yang memiliki sumber air permukaan atau kantong air serta air irigasi bisa segera melakukan pengolahan lahan dan penanaman agar target yang sudah ditetapkan dapat tercapai," tegas Wayan Jumat 5 Desember 2025.

Di tengah peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah, Distan memberikan peringatan keras agar petani tidak menyalahi pola tanam yang telah ditetapkan. Spekulasi terhadap kondisi cuaca dinilai justru dapat merugikan petani.

 "Pola tanam harus tetap diikuti. Jangan asal menanam hanya karena sudah turun hujan, sebab bisa berdampak pada munculnya hama dan penyakit tanaman," jelasnya.

Selain itu, Wayan menekankan pentingnya memilih varietas padi unggul yang adaptif terhadap kondisi hujan dan tahan terhadap penyakit yang umum menyerang di musim ini, seperti blas dan tungro.

Aspek penting lain yang disorot adalah ketersediaan sarana produksi. Distan mengingatkan petani untuk segera menebus pupuk dan benih sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disusun.

"Jangan sampai nanti ketika waktunya menanam, pupuk di distributor sudah habis. Jadi segera ditebus sesuai kebutuhan," imbaunya, sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan pupuk di waktu kritis tanam.

Selain persiapan lahan, Distan juga mengingatkan agar petani segera menebus pupuk sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disusun. Hal ini penting agar tidak terjadi kelangkaan pupuk di saat waktu tanam.

Meski curah hujan mulai meningkat di sejumlah wilayah, Distan tetap mengingatkan petani agar tidak menyalahi pola tanam yang telah ditetapkan. Menurut Wayan, spekulasi terhadap kondisi cuaca justru bisa merugikan petani sendiri.

“Pola tanam harus tetap diikuti. Jangan asal menanam hanya karena sudah turun hujan, sebab bisa berdampak pada munculnya hama dan penyakit tanaman,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memilih varietas padi unggul yang tahan terhadap penyakit seperti blas dan tungro, yang biasanya menyerang di musim penghujan.

"Sekarang sudah banyak tersedia benih unggul yang lebih adaptif terhadap kondisi hujan dan tahan penyakit. Itu yang sebaiknya dipilih,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 14:29:55 +0800 amr
Kolaborasi Pemkab dan Kelompok Pemuda Berbagi dalam Mengurangi Sampah: Sekda Pimpin Pengiriman Perdana 10 Ton Sampah Daur Ulang https://amarmedia.co.id/kolaborasi-pemkab-dan-kelompok-pemuda-berbagi-dalam-mengurangi-sampah-sekda-pimpin-pengiriman-perdana-10-ton-sampah-daur-ulang https://amarmedia.co.id/kolaborasi-pemkab-dan-kelompok-pemuda-berbagi-dalam-mengurangi-sampah-sekda-pimpin-pengiriman-perdana-10-ton-sampah-daur-ulang Kolaborasi Pemkab dan Kelompok Pemuda Berbagi dalam Mengurangi Sampah: Sekda Pimpin Pengiriman Perdana 10 Ton Sampah Daur Ulang

Sumbawa,Amarmedia.co.id (05 Desember 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen serius dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Hal ini ditandai dengan Pelatihan Operasional Bank Sampah sekaligus pelepasan pengiriman perdana 10 ton sampah daur ulang dari Bank Sampah Induk Kelompok Pemuda Berbagi, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (05/12/2025).

Acara bersejarah ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Direktur Bank Sampah Kelompok Pemuda Berbagi Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Bukti Gerakan Pengelolaan Sampah yang Bertumbuh

Mewakili Bupati Sumbawa, Sekda Dr. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu ikhtiar Kabupaten Sumbawa dalam mengurangi volume sampah dengan mengolahnya menjadi produk bermanfaat.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa gerakan pengelolaan sampah di Sumbawa terus bertumbuh dari inisiatif masyarakat, lebih terstruktur, lebih menyatu dengan kehidupan sehari-hari, dan semakin memberi nilai tambah bagi lingkungan maupun ekonomi warga,” ujar Sekda.

Sekda Budi Prasetiyo menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pegiat lingkungan, pengelola bank sampah, dan khususnya para pemuda yang telah menjadi motor perubahan. Beliau berharap langkah baik ini akan memperkuat semangat kolaborasi menuju Sumbawa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Ini merupakan suatu langkah pertama untuk Sumbawa yang lebih baik. Kami mengajak masyarakat Sumbawa untuk bisa memilih dan memilah sampah, sehingga sampah yang bisa didaur ulang akan lebih maksimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa proses pengolahan sampah tidak akan maksimal dan efektif tanpa kontribusi dari semua lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Beliau mengajak masyarakat untuk memastikan sampah, mulai dari rumah tangga hingga industri, dapat memberikan peningkatan ekonomi.

Sampah Sumbawa Menuju Mojokerto, Jawa Timur

Di tempat yang sama, Direktur Bank Sampah Kelompok Pemuda Berbagi Kabupaten Sumbawa, Yeri Kuswandi, menjelaskan tujuan pengiriman perdana ini.

“Sampah daur ulang sebanyak 10 ton ini akan dikirim ke wilayah Mojokerto, Jawa Timur,” ungkap Yeri.

Ia menambahkan bahwa setibanya di sana, sampah-sampah ini akan melalui proses pemilahan kembali sesuai jenis dan klasifikasinya untuk mempermudah proses pengolahan. Selanjutnya, sampah daur ulang tersebut akan diolah menjadi bentuk cacah hingga menjadi barang jadi.

Pelepasan pengiriman ini diharapkan menjadi momentum pemicu bagi masyarakat Sumbawa untuk semakin aktif dalam memilah sampah, mendukung target pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan, serta mewujudkan moto: Terus bergerak, terus berbagi, dan terus menginspirasi. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 22:06:25 +0800 amr
Jaga Kekompakan dan Kebersamaan, DWP Kabupaten Sumbawa Adakan Senam Sehat dan Bazar Sambut HUT Ke&26 https://amarmedia.co.id/jaga-kekompakan-dan-kebersamaan-dwp-kabupaten-sumbawa-adakan-senam-sehat-dan-bazar-sambut-hut-ke-26 https://amarmedia.co.id/jaga-kekompakan-dan-kebersamaan-dwp-kabupaten-sumbawa-adakan-senam-sehat-dan-bazar-sambut-hut-ke-26 Jaga Kekompakan dan Kebersamaan, DWP Kabupaten Sumbawa Adakan Senam Sehat dan Bazar Sambut HUT Ke-26

Sumbawa,Amarmedia.co.id.(05 Desember 2025) – Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Jumat pagi (05/12/2025). Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa menggelar acara Senam Sehat dan Bazar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DWP yang ke-26.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang sekaligus membuka kegiatan. Turut hadir juga Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta sejumlah perwakilan dari organisasi wanita lainnya seperti ibu-ibu PKK, GOW, DWP, IISWARA, dan Persit Kartika Chandra Kirana, serta OPD terkait.

Pererat Solidaritas dan Dukung Indonesia Emas 2045

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa senam bersama pagi itu menjadi ruang kebersamaan yang hangat, menegaskan kembali pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, dan merawat semangat positif di lingkungan kerja maupun keluarga besar Pemda Sumbawa.

“Apresiasi saya sampaikan kepada DWP Kabupaten Sumbawa yang terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pendidikan anak bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Sekda. Beliau berharap, momentum HUT ini akan memperkuat komitmen seluruh pihak untuk terus melangkah bersama, menghadirkan manfaat, dan menjadi inspirasi bagi sesama.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, menyampaikan bahwa acara senam sehat dan bazar ini sengaja dilaksanakan untuk menyambut HUT DWP Ke-26 yang jatuh pada tanggal 07 Desember.

“Melalui senam sehat ini, kami berharap kebersamaan dan kekompakan segenap ibu-ibu DWP akan terjalin semakin erat,” ungkapnya.

Dirinya juga menaruh harapan besar agar DWP ke depannya akan semakin sukses, aktif, dan terus berkarya. Hal ini sejalan dengan tema nasional perayaan HUT DWP tahun ini, yakni ‘Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045'.

"Semoga DWP dapat terus berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang unggul demi tercapainya Indonesia Emas 2045," tutupnya.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 19:52:03 +0800 amr
Akselerasi Industri Garam: Sumbawa Targetkan 2.000 Hektare Lahan Masuk Program Strategis Nasional (PSN) https://amarmedia.co.id/akselerasi-industri-garam-sumbawa-targetkan-2000-hektare-lahan-masuk-program-strategis-nasional-psn https://amarmedia.co.id/akselerasi-industri-garam-sumbawa-targetkan-2000-hektare-lahan-masuk-program-strategis-nasional-psn Akselerasi Industri Garam: Sumbawa Targetkan 2.000 Hektare Lahan Masuk Program Strategis Nasional (PSN)

SUMBAWA, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa serius menggenjot pengembangan industri garam rakyat. Upaya terbaru yang dilakukan adalah mendorong program ekstensifikasi tambak garam agar dapat ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN). Langkah ini ditempuh demi mempercepat realisasi pengelolaan 2.000 hektare lahan potensial yang telah disiapkan.

Kepala Bappeda Litbang Sumbawa melalui Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Andi Kusmayadi SPi.M.Si menjelaskan bahwa Pemkab telah mengambil langkah fundamental dengan merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Status lahannya sudah tidak ada masalah. Melalui revisi RTRW, lahan tersebut kini telah dikeluarkan dari status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LPPB) dan siap digunakan untuk program garam rakyat," ujar Andi, Jumat (7/12/25).

Penetapan status tata ruang yang jelas ini menjadi landasan hukum kuat bagi pengembangan industri garam Sumbawa. Andi menekankan pentingnya masuk dalam skema PSN agar program ini mendapat dukungan penuh, baik dari sisi anggaran maupun investasi, dari pemerintah pusat.

 

Penyiapan lahan seluas 2.000 hektare ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Dirjen Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), A. Koswara, pada Mei 2025 lalu. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat melihat potensi besar Sumbawa untuk dijadikan sentra industri garam di wilayah timur Indonesia.

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa tahapan pembebasan lahan belum dapat dilakukan. Pemkab Sumbawa masih menunggu kepastian penetapan program ini dalam daftar PSN dari Jakarta.

"Kita akan bergerak lebih jauh setelah program ini resmi masuk dalam PSN. Dengan begitu, dukungan anggaran dan investasi akan lebih mudah diarahkan," jelasnya, optimis bahwa status PSN akan menjadi kunci pembuka percepatan pembangunan industri garam di Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 08:11:33 +0800 amr
Sumbawa Genjot Industrialisasi Produk Laut: Tak Hanya Jual Bahan Baku, Bidik Nilai Tambah! https://amarmedia.co.id/sumbawa-genjot-industrialisasi-produk-laut-tak-hanya-jual-bahan-baku-bidik-nilai-tambah https://amarmedia.co.id/sumbawa-genjot-industrialisasi-produk-laut-tak-hanya-jual-bahan-baku-bidik-nilai-tambah Sumbawa Genjot Industrialisasi Produk Laut: Tak Hanya Jual Bahan Baku, Bidik Nilai Tambah!

Sumbawa Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa semakin serius mewujudkan industrialisasi produk unggulan daerah, dengan fokus utama pada sektor kelautan dan perikanan. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil laut dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi nelayan serta pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas unggulan Sumbawa—seperti udang vanamei, hasil tangkapan laut, dan garam—cenderung dijual langsung sebagai bahan baku ke luar daerah, bahkan diekspor, tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.

"Kalau kita bicara hulu-hilir, kita berharap hasil komoditas perikanan tidak hanya dijual langsung sebagai bahan baku, tetapi juga melalui proses pengolahan sehingga menjadi barang setengah jadi atau siap jual," ujar Rahmat Hidayat, belum lama ini.

Ia menambahkan, Sumbawa kaya akan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Namun, kegiatan pengolahan lokal masih sangat terbatas. Dengan maraknya investasi di bidang budidaya tambak, pihak swasta diharapkan ikut membangun fasilitas pendukung seperti cool storage (gudang pendingin) agar bahan baku dapat diproses lebih dahulu.

Rahmat Hidayat menyebutkan, salah satu lokasi potensial yang sedang dikaji untuk pengembangan fasilitas pengolahan udang adalah lahan di belakang Sumer Payung. Lahan ini dapat dimanfaatkan melalui berbagai skema kerja sama, seperti sewa lahan atau bagi hasil dengan investor yang bersedia membangun sarana prasarana.

"Lahan yang dulunya dicadangkan untuk pasar induk ini bisa menjadi solusi untuk mendukung industrialisasi produk unggulan," jelasnya.

Selain perikanan, potensi produksi garam yang merupakan produk unggulan juga menjadi sorotan. Menurut Dayat, pengembangan industrialisasi garam dan produk perikanan secara terpadu dapat meningkatkan daya saing di pasar ekspor sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.

"Program industrialisasi produk unggulan daerah ini bukan sekadar meningkatkan nilai ekonomi, tapi juga menggerakkan seluruh ekosistem hulu-hilir—dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran," tutup Rahmat. Langkah ini dinilai strategis untuk mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 07:59:20 +0800 amr
Program Unggulan Sumbawa 'Tancap Gas'! Sekda Pastikan Bantuan Modal UMKM Sudah Cair https://amarmedia.co.id/program-unggulan-sumbawa-tancap-gas-sekda-pastikan-bantuan-modal-umkm-sudah-cair https://amarmedia.co.id/program-unggulan-sumbawa-tancap-gas-sekda-pastikan-bantuan-modal-umkm-sudah-cair Program Unggulan Sumbawa 'Tancap Gas'! Sekda Pastikan Bantuan Modal UMKM Sudah Cair

Sumbawa Amarmedia.co.id, — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo mengumumkan kabar baik bagi sektor riil daerah. Sejumlah program unggulan, termasuk dukungan vital berupa bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kini telah memasuki fase implementasi dan pembiayaan melalui APBD Perubahan 2025.

Menurut Sekda, pelaksanaan visi dan misi Bupati Sumbawa mulai menunjukkan hasil nyata tahun ini melalui program strategis yang langsung menyentuh denyut nadi perekonomian masyarakat.

"Bantuan modal untuk UMKM itu sudah jalan dan sudah ada yang tertuang jelas dalam APBD 2025**," ujar Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa tidak ada lagi keraguan dalam realisasi janji-janji pembangunan.

Beliau menambahkan, semua program unggulan daerah kini telah dimasukkan ke dalam skema pembiayaan, termasuk upaya masif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sekda menjelaskan, dukungan terhadap UMKM ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya.

"Sudah ada UMKM yang mendapatkan bantuan modal, dan setiap tahun program ini terus berjalan melalui kelompok-kelompok usaha bersama," tambahnya, menandakan program ini dirancang berkelanjutan.

Selain bantuan modal, Budi Prasetiyo juga menyebutkan adanya skema bantuan sosial yang turut diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar pemberian semata, melainkan dirancang dengan mekanisme khusus untuk mendorong masyarakat agar bisa mandiri dan mengembangkan usahanya.

"Yang penting adalah bagaimana bantuan modal itu dimanfaatkan. Apakah modelnya pemberian langsung, atau ada mekanisme khusus yang mengarah pada kemandirian usaha. Itu sudah disiapkan dan mulai dilaksanakan seiring dengan pelaksanaan RPJMD dan visi-misi Bupati tahun ini," tutupnya, memberikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 07:47:42 +0800 amr
Anggaran RSUD Sering 'Nihil', Bupati Sumbawa Tempuh Jalur Inpres dan Bantuan Presiden! https://amarmedia.co.id/anggaran-rsud-sering-nihil-bupati-sumbawa-tempuh-jalur-inpres-dan-bantuan-presiden https://amarmedia.co.id/anggaran-rsud-sering-nihil-bupati-sumbawa-tempuh-jalur-inpres-dan-bantuan-presiden Anggaran RSUD Sering 'Nihil', Bupati Sumbawa Tempuh Jalur Inpres dan Bantuan Presiden!

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id, — Informasi mengenai nihilnya alokasi anggaran pembangunan proyek vital RSUD Sering pada tahun 2026 yang tak tercantum dalam rencana Kementerian, langsung mendapat respons tegas dari Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, M.P.

Bupati Jarot menegaskan bahwa meski secara formal anggaran pembangunan RSUD Sering belum teralokasi, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak akan menyerah. Pemkab Sumbawa saat ini tengah berupaya melakukan lobi intensif ke pusat agar proyek tersebut tetap berjalan melalui skema kebijakan khusus.

"Memang secara fisik di Kementerian belum ada, tetapi kita sedang berusaha bagaimana caranya supaya ada Instruksi Presiden (Inpres)," jelas Bupati kepada media usai memimpin rapat koordinasi di Hotel Grand Sumbawa, Kamis (27/11/25) lalu.

Beliau menambahkan, jalur Inpres dan Bantuan Presiden menjadi harapan utama agar pembangunan yang dinilai sangat mendesak ini dapat segera dieksekusi, meskipun tidak melalui jalur perencanaan anggaran reguler.

Perjuangan Pemkab ini bukan tanpa alasan kuat. Bupati memaparkan bahwa sejumlah pejabat pusat, termasuk menteri terkait, telah meninjau langsung kondisi RSUD lama dan menilai fasilitas tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut.

 "Menteri sudah datang ke sini dan melihat sendiri. Saya juga sudah memaparkan kondisi rumah sakit lama yang sangat sempit, tidak bisa dikembangkan lagi," ungkapnya.

Kondisi tersebut sangat berdampak pada layanan publik. Ruang pelayanan saat ini sangat terbatas dan dinilai tidak proporsional.

"Ruang rawat hanya sekitar sembilan kamar, parkir sempit, dan pelayanan pun harus dikurangi karena kita terlalu padat," imbuh Bupati, menggambarkan betapa mendesaknya kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang baru dan memadai.

Oleh karena itu, Pemkab Sumbawa meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat agar pembangunan RSUD Sering dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat.

"Kami berharap ada kebijakan pusat untuk membantu, walaupun tidak sekaligus. Ini sedang kita perjuangkan, mudah-mudahan bisa terwujud," tutupnya, penuh harap akan kepedulian dari pimpinan nasional.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 06:48:49 +0800 amr
Pengurus PASI Sumbawa Dikukuhkan ; Bupati Sumbawa Ajak Bangun Fondasi Atletik yang Kuat dan Berprestasi https://amarmedia.co.id/pengurus-pasi-sumbawa-dikukuhkan-bupati-sumbawa-ajak-bangun-fondasi-atletik-yang-kuat-dan-berprestasi https://amarmedia.co.id/pengurus-pasi-sumbawa-dikukuhkan-bupati-sumbawa-ajak-bangun-fondasi-atletik-yang-kuat-dan-berprestasi Pengurus PASI Sumbawa Dikukuhkan ; Bupati Sumbawa Ajak Bangun Fondasi Atletik yang Kuat dan Berprestasi

Sumbawa, Amarmedia.co.id (4 Desember 2025) – Pengurus PASI NTB H.Didi Sumardi SH mengukuhkan secara resmi Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Padepokan Bela Diri KONI Kabupaten Sumbawa pada Kamis malam ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen memajukan olahraga atletik di Tanah Samawa.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Sumbawa, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada kepengurusan PASI yang baru.

Bupati Jarot menegaskan bahwa atletik bukan hanya fondasi bagi hampir semua cabang olahraga, tetapi juga cermin kemajuan sebuah daerah. "Di dalamnya tersimpan pesan yang sederhana tetapi kuat: siapa yang bersungguh-sungguh, dialah yang melaju paling jauh," ujarnya.

Ia menambahkan, ekosistem olahraga yang dibangun dengan serius—manajemen yang rapi, dukungan tulus, dan kesempatan latihan yang layak—adalah investasi masa depan yang akan melahirkan generasi lebih sehat, percaya diri, dan berprestasi.

 "Malam ini, kita sedang meletakkan batu pertama dari perjalanan empat tahun ke depan bagi PASI Kabupaten Sumbawa," kata Agus.

Sumbawa, menurut Bupati, bukanlah daerah yang miskin talenta. Potensi atletik yang alami banyak ditemukan di berbagai desa dan sekolah. Namun, yang seringkali kurang adalah ruang untuk bertumbuh, wadah berlatih terarah, dan pendampingan yang konsisten.

"Karena itu, kepengurusan PASI yang dilantik malam ini memikul tugas mulia sekaligus strategis: memastikan bakat-bakat Sumbawa tidak berhenti di lintasan desa, tetapi bisa tampil di lintasan daerah, nasional, bahkan internasional," tegasnya.

Bupati Jarot berharap pengurus baru tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga hadir di lapangan, berinteraksi langsung dengan para atlet dan pelatih, serta merasakan denyut semangat mereka. "Dari sanalah arah kebijakan yang tepat akan lahir," imbuhnya.

Mengingat atletik adalah dunia yang jujur—tidak bisa disulap—Bupati menekankan bahwa olahraga ini mengajarkan nilai-nilai penting bagi pembangunan daerah: kerja keras, disiplin, konsistensi, dan ketekunan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh mendukung pembinaan olahraga, termasuk atletik. Namun, keberhasilan tidak bisa lahir dari satu pihak.

 "Butuh kolaborasi antara Pemerintah, PASI, sekolah, klub atletik, orang tua, dan para pelatih. Butuh ruang yang aman bagi anak-anak untuk bertumbuh, fasilitas yang terus ditingkatkan, dan manajemen pelatihan yang berkelanjutan," jelas Bupati.

Bupati Syarafuddin Jarot percaya, dengan kepengurusan baru ini, PASI Sumbawa dapat menghadirkan kultur pembinaan yang serius namun tetap membahagiakan, kultur kompetisi yang sehat, dan kultur kolaborasi yang membuka peluang bagi siapa pun yang ingin maju bersama.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh Pengurus PASI Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029. "Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian, menjadi jalan untuk mengukir prestasi baru, dan menjadi ruang untuk membangun generasi Sumbawa yang sehat, tangguh, dan berdaya saing," harapnya.

Apresiasi dan terima kasih setulus-tulusnya juga disampaikan kepada para pengurus PASI sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras mereka yang telah menjadi fondasi penting bagi kemajuan atletik di Sumbawa.

"Prestasi Sumbawa pasti melompat lebih baik!" pungkas Bupati, menutup sambutan dengan sebuah pantun.

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, ketua dan Sekretaris Umum PASI NTB, Wakil Ketua DPRD, Ketua Cabor, para pelatih, wasit, tokoh olahraga atletik Sumbawa, serta atlet muda kebanggaan daerah. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 03:16:26 +0800 amr
Momen Bersejarah Puncak Peringatan Hari Ibu ke&97 di Sumbawa: Suara Perempuan, Jantung Kemajuan Daerah! https://amarmedia.co.id/momen-bersejarah-puncak-peringatan-hari-ibu-ke-97-di-sumbawa-suara-perempuan-jantung-kemajuan-daerah https://amarmedia.co.id/momen-bersejarah-puncak-peringatan-hari-ibu-ke-97-di-sumbawa-suara-perempuan-jantung-kemajuan-daerah Momen Bersejarah Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97: Suara Perempuan, Jantung Kemajuan Daerah!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, (04 Desember 2025) — Aula Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa hari Kamis, (04/12/2025), diselimuti suasana hangat penuh makna saat digelarnya Resepsi Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah panggung apresiasi bagi kekuatan tak tertandingi kaum perempuan.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran FORKOPIMDA, didampingi oleh figur-figur perempuan inspiratif, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., dan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori Ketua IISWARA Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, Mantan Wabup Dewi Noviani SPd MPd. Kehadiran mereka menegaskan esensi kolaborasi antara kepemimpinan dan sentuhan keibuan dalam membangun daerah.

Dalam sambutannya yang menyentuh, Wakil Bupati menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, “Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, terasa sangat relevan. Ia menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah ketangguhan yang melampaui fisik.

"Saat ini sangat dibutuhkan ketangguhan moral, ketangguhan mencipta ruang aman bagi keluarga, dan ketangguhan dalam mengubah lingkungan sosial menjadi lebih peduli," ujarnya..

Wabup juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Hari Ibu sebagai momen refleksi yang mendalam. Pertanyaannya, menurut beliau, adalah: "Sudahkah perempuan diberi ruang untuk menentukan masa depannya? Sudahkah perempuan mendapatkan dukungan yang adil? Sudahkah suara perempuan didengar dalam setiap keputusan yang menyangkut masyarakat?" Peringatan ini, katanya, adalah pengingat lembut namun tegas bahwa kemajuan suatu daerah tak pernah terlepas dari peran vital perempuan.

Dari sudut pandang seorang ibu dan pemimpin, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ibu adalah wujud apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua perannya.

Dirinya menyerukan bahwa apresiasi ini tidak boleh berhenti hanya pada peringatan. Dibutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan.

"Kami mengajak semua pihak—pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat sipil—untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Momen peringatan ini meninggalkan resonansi bahwa perempuan adalah kekuatan pendorong (the driving force) di balik setiap kemajuan, dan investasi pada perempuan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah.

]]>
Fri, 05 Dec 2025 01:35:15 +0800 amr
Terobosan Infrastruktur: Bupati Sumbawa Umumkan Kontrak Proyek Jalan Batudulang–Tepal Senilai Rp80 Miliar https://amarmedia.co.id/terobosan-infrastruktur-bupati-sumbawa-umumkan-kontrak-proyek-jalan-batudulangtepal-senilai-rp80-miliar https://amarmedia.co.id/terobosan-infrastruktur-bupati-sumbawa-umumkan-kontrak-proyek-jalan-batudulangtepal-senilai-rp80-miliar Terobosan Infrastruktur: Bupati Sumbawa Umumkan Kontrak Proyek Jalan Batudulang–Tepal Senilai Rp80 Miliar

Sumbawa, Amarmedia.co.id - (03 Desember 2025) – Komitmen kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., untuk menuntaskan masalah keterisolasian wilayah kian nyata. Dalam rangkaian Apel Pagi di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (03/12/2025), Bupati Jarot mengumumkan kepastian dimulainya proyek multiyears peningkatan ruas jalan Batudulang–Tepal dengan nilai kontrak mencapai Rp80 miliar.

Pengumuman besar ini disampaikan setelah penyerahan simbolis 50 unit kursi roda dari NTB Care dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Kontrak Ditandatangani 25 Desember 2025: Pembuka Keterisolasian Wilayah

Bupati Jarot menegaskan bahwa proyek monumental ini, yang telah diperjuangkan keras oleh pemerintah daerah, akan segera dimulai. Penandatanganan kontrak proyek senilai Rp80 miliar tersebut dijadwalkan pada 25 Desember 2025.

Proyek ini dipastikan akan menggunakan material hotmix dengan standar nasional, menjamin kualitas dan ketahanan infrastruktur.

"Ini proyek multiyears yang kami perjuangkan dengan sangat keras. Alhamdulillah, mulai 25 Desember nanti kontraknya resmi ditandatangani," tegas Bupati Jarot di hadapan jajaran ASN. 

Bupati Jarot menyatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan langkah krusial untuk membuka keterisolasian wilayah. Ia menargetkan bahwa sebelum masa lima tahun kepemimpinannya berakhir, seluruh ruas jalan rusak di wilayah selatan Sumbawa dapat tertangani secara tuntas.

Perkembangan Pembangunan dan Peluang Investasi

Selain kabar proyek infrastruktur, Bupati Jarot juga memaparkan tren positif pembangunan daerah Sumbawa. Ia melaporkan bahwa hampir seluruh program kerja selama sepekan terakhir menunjukkan progres yang baik, mencapai target di atas rata-rata baik dari sisi fisik maupun penyerapan anggaran.

Bupati juga menyoroti sejumlah program strategis yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya:

Program Pertanian Terpadu. Peluang besar bagi Sumbawa dalam program Poultry Integrated Farming dari Kementerian Pertanian yang bernilai hingga Rp1,6 triliun. Sumbawa menjadi salah satu kandidat terkuat berkat ketersediaan lahan yang representatif.

Kajian Ekspedisi Patriot di Labangka yang membuka peluang program berbasis potensi pertanian, kelautan, tambak, peternakan, dan pariwisata melalui koordinasi dengan Ditjen Transmigrasi.

Upaya pengembangan Ekonomi Biru di Teluk Saleh, launching pelepasliaran rusa di Pulau Moyo, serta visi menjadikan kawasan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

]]>
Thu, 04 Dec 2025 12:47:21 +0800 amr
Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-disabilitas-internasional-bupati-sumbawa-dan-ntb-care-serahkan-50-kursi-roda https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-disabilitas-internasional-bupati-sumbawa-dan-ntb-care-serahkan-50-kursi-roda Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda, 

Sumbawa, Amarmedia.co.id (03 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., memimpin Apel Pagi yang dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial berupa lima puluh (50) unit kursi roda dari NTB Care. Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (03/12/2025), ini merupakan bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada dua penerima manfaat, disaksikan oleh Direktur NTB Care, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, para staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, serta jajaran ASN. Kursi roda ini nantinya akan didistribusikan ke dua belas (12) Kecamatan di Sumbawa.

Apresiasi Kemitraan dan Sinergi NTB Care

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada NTB Care atas kontribusi konsisten mereka dalam mendukung peningkatan layanan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

"Terima kasih kepada NTB Care yang telah banyak membantu untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa dan yang selalu hadir memberi perhatian. Kerja-kerja kemanusiaan seperti ini sangat berarti bagi Sumbawa," ungkap Bupati Jarot.

Bupati berharap kemitraan dan sinergi antara NTB Care dan Pemda Sumbawa dapat terus berlanjut untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih baik dan sejahtera. Ia juga mengajak seluruh OPD untuk bersinergi dan bekerja cepat demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Selain penyerahan kursi roda, Bupati Jarot juga menyampaikan kabar besar terkait percepatan pembangunan infrastruktur. Tekad kepemimpinan Jarot-Anshori untuk membuka keterisolasian wilayah semakin nyata dengan pengumuman dimulainya proyek multiyears peningkatan ruas jalan Batudulang–Tepal.

Bupati Jarot juga memaparkan tren positif pembangunan daerah selama sepekan terakhir, di mana hampir seluruh program telah mencapai target di atas rata-rata.

Ia turut menyoroti sejumlah program strategis lainnya, termasuk koordinasi dengan Ditjen Transmigrasi untuk program berbasis potensi di Labangka, launching pelepasliaran rusa di Pulau Moyo, pengembangan Ekonomi Biru di Teluk Saleh, serta visinya menjadikan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan peluang besar bagi Kabupaten Sumbawa untuk terlibat dalam program Poultry Integrated Farming dari Kementerian Pertanian dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun, menjadikan Sumbawa sebagai salah satu kandidat terkuat untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu.

Acara ditutup dengan foto bersama sebelum perangkat daerah bergerak mendistribusikan seluruh kursi roda kepada penerima manfaat sesuai data yang telah diverifikasi. (AM)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 10:59:34 +0800 amr
Sukses Gelar Bupati Cup 2025, Wabup Ansori Siapkan Skema Kompetisi Baru Demi Lahirkan Bibit Liga 4 https://amarmedia.co.id/sukses-gelar-bupati-cup-2025-wabup-ansori-siapkan-skema-kompetisi-baru-demi-lahirkan-bibit-liga-4 https://amarmedia.co.id/sukses-gelar-bupati-cup-2025-wabup-ansori-siapkan-skema-kompetisi-baru-demi-lahirkan-bibit-liga-4 Sukses Gelar Bupati Cup 2025, Wabup Ansori Siapkan Skema Kompetisi Baru Demi Lahirkan Bibit Liga 4

Sumbawa,Amarmedia.co.id- 23 November 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri acara Penutupan Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2025 yang berlangsung di Lapangan Desa Boak pada Minggu sore. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Desa Boak, Kepala Desa Boak, para suporter, serta official tim yang bertanding pada laga final.

Dalam pertandingan penutup, PSB Boak berhadapan dengan Paroso FC dalam laga yang berlangsung sengit. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Paroso FC dengan skor 3–2.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ansori menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terlaksananya turnamen hingga babak final dengan aman, lancar, dan meriah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai ajang pembinaan generasi muda serta hiburan bagi masyarakat.

“Pada sore hari ini kita patut berbangga dan bersyukur kepada Allah SWT karena telah terselenggaranya Champion Bupati Cup 2025. Mudah-mudahan acara ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, sebagai ajang latihan sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam kelancaran kegiatan, termasuk para atlet, perangkat desa, suporter, serta panitia penyelenggara. Ia menilai pertandingan final menampilkan kualitas permainan yang baik dan sportivitas yang tinggi.

“Tadi kami menyaksikan laga yang keras namun tetap sportif. Semua pemain tampil profesional, teknik dan talentanya luar biasa. Namun pada akhirnya keberuntungan yang menentukan. Selamat kepada Paroso FC, dan PSB Boak juga tetap luar biasa karena sudah berjuang maksimal,” ucapnya.

Lebih jauh, Ansori menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah ke depan akan mendorong pengembangan sistem kompetisi sepakbola berbasis zona. Ia menyebutkan gagasan adanya putaran wilayah Barat, Tengah, dan Timur sebelum seluruh finalis bertanding di Lapangan Kabupaten Sumbawa.

“Jika sistem ini berjalan, bukan tidak mungkin juara dari kompetisi ini dapat melaju hingga Liga 4. Potensi sepakbola di Sumbawa sangat besar dan perlu terus kita kembangkan,” ungkapnya.

Selain itu, Wakil Bupati turut menyampaikan berbagai program pemerintah, mulai dari ruang hiburan masyarakat hingga imbauan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan, termasuk menjaga kebersihan drainase serta mengoptimalkan musim tanam bagi para petani.

Sebagai wujud apresiasi, Wakil Bupati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang dan peserta final sebagai bagian dari rangkaian penutupan kegiatan tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan piala serta salam olahraga dari seluruh unsur yang hadir.(AM)

]]>
Mon, 24 Nov 2025 06:25:21 +0800 amr
Lestarikan Budaya Lokal, PHI ke&97 Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Bertema ‘Wastra Samawa’ https://amarmedia.co.id/lestarikan-budaya-lokal-phi-ke-97-sumbawa-gelar-lomba-fashion-show-bertema-wastra-samawa https://amarmedia.co.id/lestarikan-budaya-lokal-phi-ke-97-sumbawa-gelar-lomba-fashion-show-bertema-wastra-samawa Lestarikan Budaya Lokal, PHI ke-97 Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Bertema ‘Wastra Samawa’

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 23 November 2025 – Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, sekaligus ketua Panitia Peringatan Hari Ibu (PHI) ke- 97 Kabupaten Sumbawa membuka acara Lomba Fashion Show dalam rangka PHI Ke-97. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari DWP, GOW, PKK, dan OPD, di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa, Minggu (23/11/2025). Hadir juga Ketua Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, sejumlah ibu-ibu PKK, DWP, GOW, dan IISWARA Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa hari ibu bukan hanya momentum penghormatan kepada peran ibu, tetapi juga saat yang tepat untuk merayakan kekuatan, kreativitas, dan kontribusi perempuan dalam melestarikan budaya daerah. Oleh karena itu, Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” juga sebagai wadah untuk menunjukkan bahwa wastra lokal bukan hanya sekadar kain, tetapi juga identitas, sejarah, dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, ujarnya. 

Beliau menambahkan bahwa Fashion Show ini bukan hanya ajang unjuk estetika, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen bersama dalam melestarikan Wastra Sumbawa, mempromosikan nilai budaya, serta mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berdaya. Dan dengan kegiatan ini diharapkan akan semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap warisan Budaya Samawa, jelasnya.

Senada dengan Ketua IISWARA, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa berharap dengan diadakannya Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” ini, maka Wastra Sumbawa sebagai salah satu kekayaan budaya lokal akan tetap lestari dan lebih dikenal oleh generasi muda sebagai penerus kekayaan budaya. Sehingga, dengan begitu maka Wastra Sumbawa akan semakin berkembang dan terhindar dari kondisi stagnan, pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 24 Nov 2025 06:14:19 +0800 amr
Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek&Panjang https://amarmedia.co.id/sumbawa-siapkan-tenaga-kerja-unggul-air-bersih-samota-pemda-jawab-kritik-pkb-akui-kendala-lahan-tpa-dan-janjikan-solusi-jangka-pendek-panjang https://amarmedia.co.id/sumbawa-siapkan-tenaga-kerja-unggul-air-bersih-samota-pemda-jawab-kritik-pkb-akui-kendala-lahan-tpa-dan-janjikan-solusi-jangka-pendek-panjang Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek-Panjang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa merespons Pandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mengakui adanya tantangan besar, terutama dalam pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih, sambil menjanjikan langkah-langkah strategis untuk mendukung ekonomi lokal dan menyambut beroperasinya PT AMNT.

Jawaban Pemda disampaikan Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Anshori Sabtu 22 November 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi sorotan Fraksi PKB mengenai buruknya pengelolaan sampah dan permintaan TPA di wilayah Timur, Pemda mengakui bahwa penanganan sampah masih terkendala. "Pengelolaan sampah di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini diakui masih belum dapat dilakukan secara maksimal yang berkaitan dengan keterbatasan lahan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)," jelas Wabup.

Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, Pemda menyatakan akan mengutamakan upaya pengurangan sampah melalui fasilitas TPS 3R dan Program Bank Sampah. Strategi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan mengubah perilaku masyarakat, sambil memastikan penyediaan TPA di Wilayah Timur tetap menjadi perhatian serius Pemda.

Terkait desakan peningkatan pelayanan air bersih dan kinerja PERUMDA Air Minum, Pemda menyatakan komitmen untuk peningkatan layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Dalam kondisi keterbatasan fiskal daerah, Pemda berhasil mengupayakan dukungan pendanaan dari Pusat diantaranya Peningkatan IPA Pungka Telah direncanakan pekerjaan peningkatan IPA Pungka pada tahun 2026 yang dibiayai melalui Dana Pusat (APBN).

Air Baku Samota Pengembangan sumber air baku Ai Ngelar untuk memenuhi kebutuhan air di kawasan Samota dan Labuhan terus diupayakan dan diperkirakan segera terealisasi. Program ini bertujuan memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan air minum di wilayah strategis tersebut.

Akselerasi Kesiapan Tenaga Kerja Sambut PT AMNT

Pemda sependapat dengan Fraksi PKB mengenai pentingnya penguatan Lembaga Latihan Kerja (LLK) lokal untuk menyambut beroperasinya PT. AMNT (Aman Mineral Nusa Tenggara).

Sebagai langkah konkret, Pemda menginformasikan bahwa mereka telah menyusun DED Revitalisasi LLK dan mengusulkan pendanaan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Pemda juga telah menjalin komunikasi aktif dengan PT. AMNT agar revitalisasi LLK dapat didukung dan segera direalisasikan, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh industri tambang.

Jembatan Lito dan Isu Koperasi Terjawab

Terkait kondisi mendesak Jembatan Lito yang putus, Pemda memastikan bahwa jembatan tersebut tetap menjadi prioritas penanganan. Upaya yang dilakukan adalah dengan penyiapan Readiness Criteria (RC) untuk diusulkan penanganannya melalui pembiayaan Pusat, baik dari Kementerian PUPR maupun BNPB.

Sementara itu, mengenai pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari, Pemda merujuk pada penjelasan komprehensif yang telah disampaikan sebelumnya kepada Fraksi Demokrat PPP Pembangunan. (AM)

]]>
Sun, 23 Nov 2025 17:57:32 +0800 amr
Pemda Sumbawa Jawab Kritik Pedas: Kualitas Jalan Lantung&Ropang Dievaluasi, Isu BPJS Dinonaktifkan hingga SHU Koperasi Tambang Diperjelas https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-jawab-kritik-pedas-kualitas-jalan-lantung-ropang-dievaluasi-isu-bpjs-dinonaktifkan-hingga-shu-koperasi-tambang-diperjelas https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-jawab-kritik-pedas-kualitas-jalan-lantung-ropang-dievaluasi-isu-bpjs-dinonaktifkan-hingga-shu-koperasi-tambang-diperjelas Pemda Sumbawa Jawab Kritik Pedas: Kualitas Jalan Lantung-Ropang Dievaluasi, Isu BPJS Dinonaktifkan hingga SHU Koperasi Tambang Diperjelas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Sidang Paripurna DPRD, memberikan jawaban terperinci dan tegas atas Pandangan Umum kritis yang disampaikan oleh Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, yang mencakup isu-isu krusial seperti kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan transparansi kegiatan ekonomi di daerah.

Jawaban Pemda ini juga secara tidak langsung merespons beberapa poin yang sebelumnya diangkat oleh Fraksi PKS dan Fraksi Gelora.

Menanggapi sorotan tajam Fraksi Demokrat PPP Pembangunan terkait kualitas pekerjaan Jalan Lantung-Ropang yang rusak sebelum tuntas, Pemda menegaskan bahwa hal tersebut menjadi perhatian serius.

"Terkait pemeliharaan ruas Lantung–Ropang yang mengalami kerusakan sebelum tuntas, [akan] dilakukan penanganan lanjutan sesuai standar teknis, termasuk evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan" jelas Wakil Bupati .

Pemda juga memastikan, skala prioritas pembangunan jalan, irigasi, air bersih, dan penanggulangan banjir akan terus dilakukan secara bertahap berdasarkan pertimbangan teknis, urgensi, dan kemampuan keuangan daerah, serta mengutamakan pembangunan yang mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, Pemda berkomitmen terus berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional untuk perbaikan drainase permanen di ruas jalan negara wilayah Utan yang kerap meluap saat musim hujan.

BPJS Nonaktif dan Pelayanan Kesehatan Merata

Terkait isu sensitif penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis dari Pusat yang disoroti Fraksi Demokrat PPP dan PKS, Pemda menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut adalah hasil verifikasi dan validasi oleh Kementerian Sosial melalui fasilitator PKH di daerah.

Pemda telah melakukan ground checking dan menjamin bahwa masyarakat yang memenuhi kriteria tetap mendapatkan hak kepesertaan. Desa diwajibkan memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) agar peserta yang berhak dapat diaktifkan kembali.

Pemda juga menyatakan akan mengatensi (memperhatikan) fasilitas di Puskesmas yang berada jauh di kecamatan, menanggapi sorotan khusus terhadap kondisi Puskesmas Plampang.

Klarifikasi Transparansi Koperasi Tambang (SHU Selonong Bukit Lestari)

Pemerintah Daerah memberikan penjelasan komprehensif terkait pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Tambang Selonong Bukit Lestari yang mencapai Rp 2 Miliar.

Pemda menegaskan bahwa pembagian SHU tersebut sepenuhnya merupakan kegiatan internal Koperasi, di bawah pembinaan Kapolda NTB, bukan program Pemda Sumbawa. Pengurus Koperasi telah melakukan konsultasi resmi dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI dan mendapat izin serta dukungan.

Pembagian SHU ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat lingkar tambang, mendukung agenda pembangunan nasional (Asta Cita Presiden), penguatan ekonomi, pendidikan (beasiswa), kesehatan, dan perbaikan infrastruktur lokal.

Pemda mengapresiasi langkah Koperasi tersebut selama seluruh proses dilaksanakan secara akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menanggapi kritik Fraksi Demokrat PPP dan Gelora tentang tingginya ketergantungan pada Dana Transfer, Pemda menguraikan strateginya diantaranya Pemda akan terus melakukan optimalisasi PAD melalui ekstensifikasi dan intensifikasi, terutama pada Pajak Daerah serta memperkuat strategi pengembangan sektor Industri dan Pariwisata.

Penyerataan Modal BPR demgan Penyerahan modal tambahan sebesar Rp 2 Miliar kepada PT BPR NTB (Perseroda) adalah untuk menutupi kekurangan total kebutuhan Rp 4,7 Miliar. Dana ini disalurkan dalam bentuk kredit bunga ringan 4% kepada petani bawang, yang sekaligus menjadi porsi kepemilikan saham Pemda yang menghasilkan dividen (PAD) bagi daerah.

Pemda berkomitmen mengembangkan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas UMKM dan pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, termasuk pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Bungin dan Labuhan Sangoro.

Pemda berharap seluruh penjelasan yang disampaikan telah memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif, serta menyatakan komitmen untuk terus bekerja secara optimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Sun, 23 Nov 2025 16:28:58 +0800 amr
Penggerak Damai di Garda Terdepan: Sumbawa Raih Kepatuhan Regulasi Tinggi, 7 Kades dan 1 Lurah Dianugerahi Gelar “Peacemaker” https://amarmedia.co.id/penggerak-damai-di-garda-terdepan-sumbawa-raih-kepatuhan-regulasi-tinggi-7-kades-dan-1-lurah-dianugerahi-gelar-peacemaker https://amarmedia.co.id/penggerak-damai-di-garda-terdepan-sumbawa-raih-kepatuhan-regulasi-tinggi-7-kades-dan-1-lurah-dianugerahi-gelar-peacemaker Penggerak Damai di Garda Terdepan: Sumbawa Raih Kepatuhan Regulasi Tinggi, 7 Kades dan 1 Lurah Dianugerahi Gelar “Peacemaker”

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen Kabupaten Sumbawa dalam menaati regulasi pemerintah pusat mendapat pengakuan istimewa. Kabupaten Sumbawa dinilai memiliki kepatuhan tinggi terhadap peraturan, bahkan hingga ke tingkat desa. Sebagai apresiasi atas peran vital ini, sebanyak tujuh Kepala Desa dan satu Lurah dianugerahi gelar bergengsi Non Litigasi Peacemaker (NLP).

Penyerahan Sertifikat NLP atau Peacemaker Justice Award dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Sumbawa pada Jumat, 21 November 2025, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan dihadiri Kepala Divisi Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham NTB, Edward James Sinaga.

Kades sebagai Agen Mediasi dan Komunikasi

Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo menyatakan bahwa pencapaian Sumbawa dalam kepatuhan regulasi pemerintah pusat adalah hal yang patut dibanggakan, dan wajar jika para pemimpin di tingkat akar rumput mendapatkan predikat "Peacemaker".

“Terkait persoalan-persoalan rakyat, Kepala Desa telah berperan sangat aktif untuk melakukan mediasi, komunikasi, serta koordinasi, sehingga segala persoalan yang terjadi tidak mengarah pada tindak pidana,” jelas Sekda.

Pemasangan pin kepada penerima penghargaan ini merupakan simbol dari tanggung jawab besar untuk terus menyelesaikan segala permasalahan masyarakat di wilayah yang mereka pimpin. Sekda berharap, dengan adanya Peacemaker Justice Award, desa-desa di Sumbawa bisa bersaing dan menjadi yang terbaik di Indonesia.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham NTB, Edward James Sinaga, menegaskan bahwa penghargaan NLP ini tidak diberikan secara sembarangan.

“Penyerahan penghargaan Non Litigasi Peacemaker ini telah melalui proses seleksi yang panjang, dengan melibatkan tim penilai Provinsi dan Nasional,” tegas Edward James Sinaga.

Ia menambahkan bahwa sertifikat Peacemaker ini adalah bentuk tanggung jawab yang besar untuk terus melayani masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumbawa, dalam mewujudkan perdamaian di tingkat lokal.

Daftar Penerima Penghargaan Non Litigasi Peacemaker

Berikut adalah daftar 8 pemimpin wilayah di Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih penghargaan Non Litigasi Peacemaker (NLP) yakni Lurah Kelurahan Pekat, Kepala Desa Kalimango, Kepala Desa Sebeok,

Kepala Desa Empang Atas, Kepala Desa Emang Lestari, Kepala Desa Semamung, Kepala Desa Rhee Loka, dan Kepala Desa Gontar Baru  (AM)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 21:30:53 +0800 amr
Pemkab dan MUI Sumbawa Pacu Peningkatan Kapasitas 165 KDKMP, Tekankan Tata Kelola dan Ruh Syariah demi Kesejahteraan Anggota https://amarmedia.co.id/pemkab-dan-mui-sumbawa-pacu-peningkatan-kapasitas-165-kdkmp-tekankan-tata-kelola-dan-ruh-syariah-demi-kesejahteraan-anggota https://amarmedia.co.id/pemkab-dan-mui-sumbawa-pacu-peningkatan-kapasitas-165-kdkmp-tekankan-tata-kelola-dan-ruh-syariah-demi-kesejahteraan-anggota Pemkab dan MUI Sumbawa Pacu Peningkatan Kapasitas 165 KDKMP, Tekankan Tata Kelola dan Ruh Syariah demi Kesejahteraan Anggota

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id-  Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan UKM (Diskoperindag & UKM) Sumbawa, sedang gencar memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Sebanyak 165 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sasaran utama dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang diselenggarakan dalam tiga angkatan, berlangsung sejak 18 hingga 22 November 2025.

Pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Koperasi & UKM NTB ini sengaja digelar di tiga titik strategis: SMKN 1 Buer untuk wilayah Barat, Plampan untuk wilayah Timur, serta Kantor Lurah Brang Bara untuk wilayah Tengah dan Selatan. Para peserta dibekali ilmu dari perpaduan akademisi, praktisi, dan birokrasi.

Pentingnya Memahami Jati Diri Koperasi

Salah satu sesi yang paling menyorot perhatian adalah paparan dari praktisi, H.Rai Saputra, SIP., yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI Sumbawa, sekaligus Ketua Pengurus Koperasi Konsumen Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa dan Ketua Dekopinda Kabupaten Sumbawa.

Dalam pemaparannya mengenai Struktur dan Tata Kelola Koperasi, Rai Saputra menekankan bahwa keberhasilan koperasi bukan hanya soal administrasi, melainkan pemahaman mendalam tentang spirit awal gerakan koperasi.

 "Dalam memahami gerakan koperasi, SDM KDKMP penting meninjau bagaimana spirit awal pendiri bangsa memutuskan koperasi sebagai pengejawantahan perekonomian nasional berbasis azas kekeluargaan," tutur Rai. Ia juga mengingatkan peserta untuk bercermin pada gerakan koperasi di negara Afrika, Asia, dan Eropa yang berhasil menyejahterakan rakyatnya.

Setelah meninjau sejarah, Rai Saputra menyampaikan inti pesan yang menyentuh hati para peserta: penanaman itikad baik.

“Yang tidak kalah penting adalah penanaman itikad baik para pengurus dalam mengelola koperasi, yakni untuk mensejahterakan anggotanya. Sehingga penting spirit pemuliaan sesama dihajatkan,” tegasnya.

Di sinilah KDKMP bersyariah menjadi pilihan terbaik. Rai Saputra menjelaskan bahwa koperasi syariah membawa tujuan mulia, yakni: Membangun kemanfaatan dan keamanan harta untuk sesama dan menjadi hajat pengabdian kepada Tuhan YME

Prinsip ini diharapkan menjadi ‘ruh’ yang menghidupkan setiap langkah operasional KDKMP, mengubah kegiatan ekonomi menjadi sebuah ibadah dan amal kebaikan.

Selain paparan mendalam mengenai tata kelola dan prinsip syariah, materi lain yang disajikan oleh akademisi dan birokrasi mencakup tata aturan, kepemimpinan, dan model bisnis yang inovatif dalam berkoperasi.

Peserta dari 165 KDKMP mengikuti agenda pelatihan ini dengan antusiasme tinggi dan aktif dalam sesi tanya jawab. Perwakilan pengurus yang hadir menyatakan harapan besar mereka agar ke depan operasionalisasi KDKMP dapat berjalan baik dan bermanfaat nyata bagi perekonomian di desa dan kelurahan masing-masing.

Penguatan kapasitas SDM ini menjadi tonggak penting, menandakan keseriusan Sumbawa untuk membangun pilar ekonomi yang kuat, adil, dan berlandaskan pada nilai-nilai kekeluargaan dan spiritual.(AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 21:52:04 +0800 amr
Kolaborasi Hijau Pemda Sumbawa dan Bank NTB Syariah Lampaui Target: Wujudkan Program Sumbawa Hijau dan Lestari https://amarmedia.co.id/kolaborasi-hijau-pemda-sumbawa-dan-bank-ntb-syariah-lampaui-target-wujudkan-program-sumbawa-hijau-dan-lestari https://amarmedia.co.id/kolaborasi-hijau-pemda-sumbawa-dan-bank-ntb-syariah-lampaui-target-wujudkan-program-sumbawa-hijau-dan-lestari Kolaborasi Hijau Pemda Sumbawa dan Bank NTB Syariah Lampaui Target: Wujudkan Program Sumbawa Hijau dan Lestari

Sumbawa, Amarmedia.co.id (20 November 2025) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan "Sumbawa Hijau dan Lestari" semakin kokoh berkat sinergi nyata dengan dunia perbankan. Rabu Sore 19 November 2025, Bendungan Raberas sekitar Penyaring menjadi saksi kolaborasi luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan PT Bank NTB Syariah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang melampaui target yang ditetapkan.

Kegiatan penghijauan dan pelestarian ekosistem yang digelar ini tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga penebaran bibit ikan, menegaskan keseriusan kedua pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr.H.Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., yang hadir langsung, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Bank NTB Syariah.

"Atas arahan Bapak Bupati Sumbawa, awalnya kita menargetkan penanaman 100 pohon di kawasan ini. Alhamdulillah, dukungan dari Bank NTB Syariah jauh melampaui harapan, dengan menyumbangkan sekaligus menanam 1.500 pohon, serta menebar 30.000 bibit ikan untuk memperkaya ekosistem Bendungan Raberas," ujar Sekda Budi.

Kehadiran Sekda bersama jajaran, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Perangkat Daerah, Camat Sumbawa, dan Lurah Seketeng, menunjukkan dukungan penuh Pemda terhadap inisiatif lingkungan ini.

Dr. Budi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah pilar penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program Sumbawa Hijau dan Lestari. Ini adalah wujud komitmen bersama Pemda dan mitra strategis, dalam hal ini Bank NTB Syariah, untuk menumbuhkan harapan bagi alam yang lebih sehat dan masa depan yang lebih kuat bagi generasi mendatang," tambahnya.

Penebaran bibit ikan, yang dilakukan di Bendungan Penyaring, akan berkontribusi signifikan pada peningkatan keseimbangan hayati dan produktivitas perairan lokal, sekaligus berpotensi meningkatkan mata pencaharian masyarakat sekitar. Sementara penanaman 1.500 pohon adalah investasi jangka panjang Pemda Sumbawa untuk menekan degradasi lingkungan, memperkuat fungsi resapan air, dan meningkatkan kualitas udara di sekitar Bendungan Raberas.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa seluruh aktivitas perusahaan, baik bisnis maupun sosial, kini dilandasi oleh value proposition baru, yakni "Berkah Bermakna".

"Filosofi baru Bank NTB Syariah adalah 'Berkah Bermakna'. Jadi, segala aktivitas, baik itu bisnis maupun di luar bisnis (CSR), semua harus me-refers ke value tersebut. Harus ada berkahnya dan harus ada maknanya," jelas Nazaruddin.

Ia menambahkan, kegiatan CSR hari ini adalah bukti nyata dari pencarian nilai tersebut. "Hari ini yang kita lakukan adalah kegiatan CSR yang pasti ada nilai berkah dan bermaknanya bagi alam dan masyarakat. Namun lebih jauh dari itu, bisnis kami, seperti keberpihakan terhadap UMKM, juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat Berkah dan Bermakna ini," tegasnya.

Penebaran bibit ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan hayati dan meningkatkan produktivitas ekosistem perairan. Sementara itu, penanaman 1.500 pohon ditujukan sebagai investasi jangka panjang untuk menekan degradasi lingkungan, memperkuat resapan air, dan secara keseluruhan meningkatkan kualitas udara.

Kolaborasi ini menjadi model ideal bagaimana dunia usaha dapat bersinergi dengan program Pemerintah Daerah, memastikan bahwa setiap aktivitas sosial perusahaan berakar pada nilai-nilai keberkahan dan kemanfaatan yang langsung dirasakan oleh alam dan masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 12:49:30 +0800 amr
Menuju Birokrasi Modern, Kadis Kominfotiksandi: SPBE adalah Fondasi Layanan Publik yang Cepat dan Transparan https://amarmedia.co.id/menuju-birokrasi-modern-kadis-kominfotiksandi-spbe-adalah-fondasi-layanan-publik-yang-cepat-dan-transparan https://amarmedia.co.id/menuju-birokrasi-modern-kadis-kominfotiksandi-spbe-adalah-fondasi-layanan-publik-yang-cepat-dan-transparan Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Hal ini ditandai dengan digelarnya Sosialisasi Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin.

Dalam sambutannya, Drs. Hasanuddin menekankan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menciptakan birokrasi yang lincah, transparan, dan efisien. Menurutnya, arsitektur SPBE adalah cetak biru (blueprint) yang akan menjadi panduan utama agar seluruh layanan digital pemerintah daerah dapat saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri (silo).

“SPBE menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap Perangkat Daerah (PD) memahami arah pembangunan digital kita. Mulai dari standar arsitektur, integrasi layanan, hingga aspek keamanan informasi harus selaras,” tegas Hasanuddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Bupati Sumbawa untuk mempercepat transformasi digital di daerah. Tujuannya adalah memangkas birokrasi yang berbelit sehingga masyarakat dapat menikmati layanan publik yang lebih cepat, tepat, dan mudah diakses.

“Kita tidak ingin ada lagi aplikasi yang tumpang tindih antar dinas. Dengan peta rencana yang jelas, seluruh OPD akan bergerak dalam satu irama untuk mewujudkan pemerintahan digital yang efektif dan akuntabel,” imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sumbawa. Dalam forum tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai kerangka teknis arsitektur SPBE, rencana implementasi jangka panjang, serta tahapan pengembangan layanan digital yang akan diterapkan secara bertahap di Kabupaten Sumbawa.

Dengan adanya penyamaan persepsi ini, Pemkab Sumbawa optimis indeks SPBE daerah akan terus meningkat, berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 22:53:25 +0800 amr
Tim DLH Sumbawa Bersihkan Sampah di Sekitar Kantor Bupati, Ajak Masyarakat Turut Kelola Sampah dari Sumber https://amarmedia.co.id/tim-dlh-sumbawa-bersihkan-sampah-di-sekitar-kantor-bupati-ajak-masyarakat-turut-kelola-sampah-dari-sumber https://amarmedia.co.id/tim-dlh-sumbawa-bersihkan-sampah-di-sekitar-kantor-bupati-ajak-masyarakat-turut-kelola-sampah-dari-sumber Tim DLH Sumbawa Bersihkan Sampah di Sekitar Kantor Bupati, Ajak Masyarakat Turut Kelola Sampah dari Sumber

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 19 November 2025 — Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa melakukan aksi bersih-bersih tumpukan sampah liar di sekitar area Kantor Bupati Sumbawa,dan pertokoan Kota Sumbawa Besar Rabu,19 November 2025 sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengelolaan sampah.

Aryan Perdana Putra, SSi, Pelaksana Tugas Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sumbawa, menjelaskan pentingnya pendekatan “reduce at source” yang tidak lagi hanya menyelesaikan sampah pada tahap akhir (end of pipe), melainkan mengelola sampah sedekat mungkin dengan sumbernya, seperti di rumah tangga atau tempat penghasil sampah.

“Kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah yang efektif bermula dari diri sendiri dengan mengurangi dan memilah sampah sejak awal. Ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” jelas Aryan.

Aksi ini juga menjadi bentuk nyata komitmen DLH dalam mendukung program kebersihan dan pengelolaan limbah di wilayah Kabupaten Sumbawa, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari tumpukan sampah liar yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan estetika kota.

Masyarakat diharapkan dapat meniru langkah ini dengan ikut serta menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan secara aktif bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah dari rumah.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 20:05:21 +0800 amr
Menghidupkan Kembali Harapan: Pemda Sumbawa Reaktivasi TPS 3R, Mengolah Sampah untuk Masa Depan https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-harapan-pemda-sumbawa-reaktivasi-tps-3r-mengolah-sampah-untuk-masa-depan https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-harapan-pemda-sumbawa-reaktivasi-tps-3r-mengolah-sampah-untuk-masa-depan Menghidupkan Kembali Harapan: Pemda Sumbawa Reaktivasi TPS 3R, Mengolah Sampah untuk Masa Depan

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Di tengah tumpukan masalah sampah yang kian menggunung, Kabupaten Sumbawa kini tengah merajut kembali harapan melalui program yang menyentuh inti persoalan "Reaktivasi Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R)". Ini bukan sekadar program teknis, melainkan sebuah misi penyelamatan yang melibatkan masyarakat dan komitmen untuk masa depan Sumbawa yang lebih bersih.

Pada hari Rabu, 18 November 2025, gema optimisme terasa di salah satu dari 14 lokasi yang menjadi fokus program, TPS 3R di Desa Lunyuk Ode. Di sinilah, para pejuang lingkungan daerah berkumpul, menyuntikkan nyawa baru ke dalam fasilitas yang sempat mati suri.

Ketika Hanya 3% Sampah Terkelola

PLH Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Limbah B3 yang terlibat langsung dalam kegiatan ini, Aryan Perdana Putra, S.Si, menjelaskan dengan nada yang mendesak mengapa langkah ini menjadi sangat penting.

“Saat ini, Kabupaten Sumbawa menghadapi kenyataan pahit. Angka sampah yang terkelola secara resmi masih berada di kisaran yang memprihatinkan, yaitu hanya 3%,” ujar Aryan. Angka kecil ini menjadi latar belakang mengapa TPS 3R, yang merupakan bagian vital dari Material Recovery Facility (MRF), harus segera dihidupkan.

TPS 3R, yang seharusnya menjadi benteng pertahanan pertama dalam pengelolaan sampah, banyak yang belum berfungsi maksimal, bahkan beberapa lokasi tidak beroperasi sama sekali. Inilah yang membuat program reaktivasi ini terasa seperti detak jantung yang harus segera dikembalikan.

Program Reaktivasi ini bukan hanya tentang memperbaiki mesin atau bangunan, tapi lebih dalam lagi, ini tentang membina semangat dan komitmen manusia yang mengelolanya.

“Pemda Sumbawa melakukan pembinaan yang menyeluruh. Ada aspek kelembagaan untuk menguatkan manajemen, dan aspek operasional baik teknis maupun administratif. Intinya, kami ingin memastikan TPS 3R ini memiliki nyali dan kemampuan untuk beroperasi sesegera mungkin,” jelas Aryan.

Output dari pembinaan ini adalah identifikasi masalah yang spesifik dan penyusunan Rencana Aksi yang konkret. Fokusnya sederhana: memastikan fasilitas ini dapat segera mengelola sampah masyarakat, khususnya di wilayah yang sudah memiliki TPS 3R seperti Desa Lunyuk Ode.

Harapan Melimpah dari Tumpukan Sampah

Jika program ini berjalan sukses, dampaknya akan meluas, bahkan menyentuh masalah limbah lain.

“Jika ini berjalan, ada banyak sampah yang bisa kita kelola. Termasuk sampah yang bersumber dari Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di dekat lokasi. Artinya, kita tidak hanya membersihkan desa, tapi juga melindungi sumber air dan lingkungan kita secara keseluruhan” tutup Aryan dengan mata penuh harap.

Kegiatan Reaktivasi TPS 3R di Sumbawa adalah sebuah janji—janji bahwa masalah sampah dapat diatasi, dan janji bahwa tangan-tangan yang peduli mampu mengubah tumpukan masalah menjadi tumpukan harapan untuk masa depan Sumbawa yang bersih dan berkelanjutan (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 19:32:52 +0800 amr
Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan https://amarmedia.co.id/bukan-lewat-jalur-biasa-perbaikan-jembatan-kayu-madu-dan-lito-tembus-ke-meja-kemhan https://amarmedia.co.id/bukan-lewat-jalur-biasa-perbaikan-jembatan-kayu-madu-dan-lito-tembus-ke-meja-kemhan Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa melakukan manuver cerdik untuk mempercepat perbaikan infrastruktur vital yang rusak. Tidak hanya menunggu antrean di pos anggaran reguler, Kepala Dinas PUPR, Muhammad Sofyan, ST., memanfaatkan momentum kunjungan Panglima TNI beberapa waktu lalu untuk menarik intervensi pusat melalui jalur Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Langkah taktis ini difokuskan untuk penanganan mendesak Jembatan Kayu Madu dan Jembatan Lito yang kondisinya memprihatinkan.

“Kami melihat peluang setelah kunjungan Panglima. Surat Bupati sudah masuk, dan tim dari kementerian terkait sudah turun langsung melihat lokasi. Ini langkah akselerasi, kami mengusulkan pembangunan jembatan sementara agar akses warga tidak putus,” ungkap Sofyan, atau yang akrab disapa Largo, Rabu (19/11).

Strategi ini tampaknya membuahkan hasil manis. Largo membocorkan adanya "sinyal positif" dari pusat. Karena sifatnya yang mendesak (urgent), perbaikan kedua jembatan ini berpeluang besar masuk dalam rencana penanganan tahun berjalan, tanpa harus menunggu tahun anggaran baru.

Tak hanya jembatan Belly  ini juga menyertakan usulan pembangunan sumur bor di lima titik strategis. Program ini disinergikan dengan kegiatan Batalyon setempat yang titik-titiknya telah terverifikasi.

“Ini soal kejelian melihat peluang. Sejauh ini peluang disetujui sangat besar karena kebutuhan di lapangan memang mendesak,” tambahnya optimis.

Di sisi lain, terkait kerusakan jalan nasional akibat banjir yang kerap dikeluhkan warga, Largo menegaskan pihaknya terus "meneror" pemerintah pusat secara positif melalui koordinasi intensif, mengingat kewenangan penuh ada di tangan Balai Nasional. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 13:40:09 +0800 amr
Atasi Medan Sulit Wilayah Selatan, Dinas PUPR Sumbawa Jemput Bola Anggaran Pusat Hingga Rp200 Miliar https://amarmedia.co.id/atasi-medan-sulit-wilayah-selatan-dinas-pupr-sumbawa-jemput-bola-anggaran-pusat-hingga-rp200-miliar https://amarmedia.co.id/atasi-medan-sulit-wilayah-selatan-dinas-pupr-sumbawa-jemput-bola-anggaran-pusat-hingga-rp200-miliar Sumbawa.Amaredia.co.id – Tantangan medan yang berat di wilayah selatan Sumbawa tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghadirkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat. Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST., mengungkapkan strategi "jemput bola" ke pemerintah pusat untuk membiayai jalan-jalan vital yang sulit tercover oleh APBD murni.

Dalam keterangannya pada Rabu (19/11), Sofyan atau yang akrab dipanggil Largo, menyatakan bahwa Pemda tengah membidik anggaran pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan estimasi kebutuhan mencapai Rp150 hingga Rp200 miliar.

“Wilayah selatan itu medannya menantang dan butuh biaya besar. APBD kita terbatas, jadi strategi kami adalah rutin melakukan pemeliharaan sembari berjuang menarik dana pusat. Hasilnya, ruas Batu Dulang–Tepal tahun ini gol dengan skema kontrak tahun jamak (*multiyears*),” ungkap Largo.

Largo menjelaskan bahwa keberhasilan menembus anggaran pusat ini tidak lepas dari kesiapan data teknis yang disusun matang oleh Dinas PUPR. Dalam waktu dekat, tim Balai Jalan Nasional Bali dijadwalkan meninjau lokasi untuk mematangkan rencana teknik, termasuk mengevaluasi ruas jalan lain di luar daftar prioritas yang berpotensi dibiayai negara.

“Mereka (Balai Jalan) ingin memastikan pendekatan teknologi dan detail kebutuhan di lapangan. Ini sinyal positif. Meski dua ruas usulan lain belum bisa masuk sistem tahun ini karena proses verifikasi, kami targetkan keduanya bisa menyusul di tahun 2026,” tambahnya optimis.

Langkah taktis Dinas PUPR ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sumbawa dalam memeratakan pembangunan hingga ke pelosok, memastikan masyarakat di wilayah Batu Dulang dan Tepal segera menikmati akses jalan yang mulus dan memadai.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 13:31:10 +0800 amr
APBD 2026 Turun Signifikan, Wabup Sumbawa Tekankan Strategi Kolaborasi Program Nasional https://amarmedia.co.id/apbd-2026-turun-signifikan-wabup-sumbawa-tekankan-strategi-kolaborasi-program-nasional https://amarmedia.co.id/apbd-2026-turun-signifikan-wabup-sumbawa-tekankan-strategi-kolaborasi-program-nasional Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna I dengan agenda Penyampaian Penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (19/11/2025), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. Turut mendampingi di kursi pimpinan, para Wakil Ketua DPRD yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitri, S.H., M.H.

Hadir mewakili eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang membacakan pidato penjelasan Bupati. Tampak hadir pula Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos, M.AP., jajaran Forkopimda, Kepala OPD, para Camat, serta Kepala Desa.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori mengungkapkan tantangan besar dalam penyusunan APBD 2026, yakni adanya kebijakan Pemerintah Pusat terkait penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

“Kebijakan ini berlaku bagi seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia, di mana total transfer ke daerah mengalami penurunan signifikan. Bagi Kabupaten Sumbawa, dampak penyesuaian tersebut mengakibatkan turunnya alokasi dana transfer dari Rp2,126 triliun pada tahun 2025 menjadi Rp1,568 triliun untuk tahun anggaran 2026. Terjadi penurunan sebesar Rp558,283 miliar,” jelas Wabup Ansori.

Kondisi ini mengharuskan Pemerintah Daerah melakukan penyesuaian prioritas pembangunan dan pagu anggaran sementara.

Strategi "Sumbawa Melesat Bersama PSN"

Meskipun menghadapi penurunan transfer dana, Pemda Sumbawa tetap optimistis dengan menyelaraskan program daerah dengan 15 Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Pemerintah Pusat pada 2026. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, Renovasi Sekolah, hingga Program Cek Kesehatan Gratis.

“Kita memiliki tekad kuat untuk berkolaborasi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memperjuangkan alokasi anggaran dari berbagai program prioritas tersebut. Semangat ini kita tegaskan melalui tagline: *Sumbawa Melesat Bersama PSN,” tegasnya.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun 2026 adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan". Target makro yang ditetapkan antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15% dan penurunan angka kemiskinan menjadi 10,86%.

Postur RAPBD 2026

Secara garis besar, postur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan adalah sebagai berikut:

Pendapatan Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,89 triliun. Angka ini menurun sekitar 22,82% dibandingkan target tahun 2025.

Belanja Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,92 triliun, menurun 21,79% dibandingkan tahun sebelumnya.

Defisit Anggaran: Tercatat sebesar Rp22,99 miliar, yang akan ditutup melalui Pembiayaan Netto yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Menutup penjelasannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah memulai pembahasan rancangan Perda ini sesuai jadwal. Ia berharap pembahasan dapat berjalan lancar hingga ditetapkan menjadi Perda tepat waktu demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 11:57:13 +0800 amr
Buka Rakor Tanggap Narkoba : Bupati Sumbawa Serukan Peran Keluarga Kunci Memutus Rantai Narkoba https://amarmedia.co.id/buka-rakor-tanggap-narkoba-bupati-sumbawa-serukan-peran-keluarga-kunci-memutus-rantai-narkoba https://amarmedia.co.id/buka-rakor-tanggap-narkoba-bupati-sumbawa-serukan-peran-keluarga-kunci-memutus-rantai-narkoba Buka Rakor Tanggap Narkoba : Bupati Sumbawa Serukan Peran Keluarga Kunci Memutus Rantai Narkoba

Sumbawa, 18 November 2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pencegahan bahaya narkoba harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yakni keluarga. Penegasan ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2025 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (18/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Haji Jarot mengapresiasi posisi Kabupaten Sumbawa yang saat ini berada pada kategori “Tanggap” terhadap ancaman narkoba. Namun, Ia menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah alasan untuk berpuas diri, mengingat target daerah adalah naik kelas menjadi kategori “Sangat Tanggap”.

Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa menunjukkan adanya tantangan besar. Meskipun target rehabilitasi tahun 2025 adalah 69 klien, realisasinya hingga Oktober telah mencapai 96 klien, atau sekitar 139%.

"Angka capaian ini patut diapresiasi dari sisi penanganan, namun di balik itu, ini menandakan masih banyak masyarakat kita yang terjerat. Narkoba ini adalah musibah besar bagi keluarga dan masyarakat," tegas Haji Jarot.

Bupati Haji Jarot secara tegas menunjuk keluarga sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba.

 "Pencegahan terhadap bahaya narkoba dimulai dari keluarga sebagai benteng pertahanan pertama, bukan BNN ataupun pihak kepolisian," jelasnya.

Dirinya mengajak seluruh pihak untuk menyatukan langkah dan kekuatan—mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat—sebagai strategi komprehensif. Peran setiap instansi akan menjadi tidak berarti jika tidak terhubung dalam satu tujuan yang sama, yaitu melindungi generasi dari bahaya narkoba.

Lebih lanjut, Bupati Jarot menekankan bahwa upaya menuju Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba bukan hanya soal meraih status administratif, melainkan tentang membangun dua cara pandang baru yang fundamental yakni Pencegahan Jauh Lebih Murah. Bahwa pencegahan selalu jauh lebih murah dan efektif daripada upaya penanganan.

Aparatur Sebagai Teladan." Aparatur pemerintah harus menjadi teladan dan bersih dari narkoba, bukan malah menjadi pihak yang terlibat" Pungkasnya, 

Upaya kolektif, yang berakar pada ketahanan keluarga dan integritas aparatur, adalah kunci utama dalam mewujudkan Sumbawa yang bersih dan sehat dari ancaman narkoba.(AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 17:39:17 +0800 amr
Anjangsana Hari Ibu: Sentuhan Kasih TP PKK Sumbawa kepada Pelopor Perempuan dan Anak Berkebutuhan Khusus https://amarmedia.co.id/anjangsana-hari-ibu-sentuhan-kasih-tp-pkk-sumbawa-kepada-pelopor-perempuan-dan-anak-berkebutuhan-khusus https://amarmedia.co.id/anjangsana-hari-ibu-sentuhan-kasih-tp-pkk-sumbawa-kepada-pelopor-perempuan-dan-anak-berkebutuhan-khusus Anjangsana Hari Ibu: Sentuhan Kasih TP PKK Sumbawa kepada Pelopor Perempuan dan Anak Berkebutuhan Khusus

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Semangat kepedulian dan penghargaan terhadap peran perempuan menjadi inti dari rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 di Kabupaten Sumbawa. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., memimpin langsung kegiatan Anjangsana yang penuh makna pada Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini secara khusus menyentuh dua kelompok penting: para sesepuh tokoh perempuan yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Sumbawa, dan siswa-siswi di SLBN 1 Kabupaten Sumbawa yang membutuhkan dukungan kasih.

Dalam kunjungannya, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Anjangsana ini adalah bagian dari rangkaian Hari Ibu dan menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat mempererat silaturahmi dan yang paling penting, memicu kolaborasi dengan semua pihak. Sebab, semangat membangun Sumbawa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bersama-sama, bergandengan tangan, terutama dengan mendengarkan nasihat dan pengalaman dari para sesepuh kita,” ujar Ketua TP PKK.

Kunjungan ke rumah-rumah tokoh perempuan senior ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan mendalam atas jasa dan kontribusi mereka dalam memajukan keluarga dan daerah.

Kepedulian untuk Generasi Penerus

Selain mengunjungi para pelopor, rombongan juga menyerahkan bantuan kepada siswa-siswi di SLBN 1 Kabupaten Sumbawa. Aksi ini menjadi wujud nyata dari sikap kepedulian sosial yang humanis.

Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, yang juga Ketua IISWARA, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan ganda.

“Anjangsana ini tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi dengan para sesepuh tokoh Perempuan Kabupaten Sumbawa. Lebih dari itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan sikap kepedulian yang tulus kepada yang lebih tua dan membantu mereka yang berkekurangan, seperti anak-anak berkebutuhan khusus di SLB ini,” pungkas Heni.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW), Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, sejumlah perwakilan ibu-ibu PKK, GOW, dan IISWARA, serta OPD terkait, menunjukkan soliditas organisasi perempuan di Sumbawa. Peringatan Hari Ibu ke-97 yang puncaknya jatuh pada 4 Desember 2025, diharapkan menjadi pemicu bagi semangat persatuan dan aksi nyata dalam pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 08:13:17 +0800 amr
Optimalkan Potensi Ekonomi, Pemkab Sumbawa Perketat Pengelolaan Retribusi Parkir di Car Free Night https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-pemkab-sumbawa-perketat-pengelolaan-retribusi-parkir-di-car-free-night https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-pemkab-sumbawa-perketat-pengelolaan-retribusi-parkir-di-car-free-night Optimalkan Potensi Ekonomi, Pemkab Sumbawa Perketat Pengelolaan Retribusi Parkir di Car Free Night

Sumbawa, Amarmedia.co.id (17 November 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa (Pemkab) menindaklanjuti kegiatan Car Free Night (CFN) yang rutin digelar di pusat kota dengan menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pelaksanaan. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa ini, berfokus pada upaya memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjamin ketertiban retribusi parkir.

Wakil Bupati menegaskan bahwa CFN telah menjelma menjadi ruang publik yang vital, tidak hanya untuk bersosialisasi, berolahraga malam, dan menikmati UMKM lokal, tetapi juga sebagai peluang ekonomi yang signifikan bagi daerah.

 “Potensi PAD Kabupaten Sumbawa dapat digali secara maksimal melalui Car Free Night, dengan catatan pengelolaan retribusi parkir dilakukan secara tertib, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Wakil Bupati.

Peningkatan PAD dan Tantangan di Lapangan

Evaluasi menunjukkan bahwa potensi PAD dapat ditingkatkan melalui retribusi parkir, retribusi kebersihan dan penataan pedagang, hingga potensi sponsorship. Pertumbuhan transaksi UMKM selama CFN juga menjadi indikator positif perputaran ekonomi lokal.

Namun, rapat evaluasi juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu segera diperbaiki: Masih ditemukannya parkir liar atau pungutan tidak resmi yang berpotensi menyebabkan kebocoran PAD.

Penataan pedagang yang belum sepenuhnya rapi. Keterbatasan fasilitas pendukung di beberapa area, seperti penerangan dan tempat kebersihan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Daerah menekankan perlunya pengawasan terpadu antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait—seperti Dishub, Satpol PP, DLH, Disdag, dan Dinas Pariwisata—pengelola parkir, serta petugas ketertiban umum.

Rekomendasi dan Tindak Lanjut

Dalam rangka menjadikan CFN sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan, Pemkab Sumbawa merekomendasikan sejumlah langkah strategis:

1. Digitalisasi Sistem Retribusi Parkir: Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebocoran PAD dan meningkatkan transparansi.

2. Penertiban dan Penindakan: Melakukan penertiban lokasi parkir resmi dan menindak tegas pelanggaran di lapangan, termasuk parkir liar.

3. Penataan Zonasi Pedagang:Menata ulang zonasi agar jalur pejalan kaki tetap nyaman dan rapi.

4. Penguatan Fasilitas Umum: Menyediakan fasilitas pendukung seperti toilet umum, tempat sampah, dan penerangan yang memadai.

5. Pembentukan Tim Monitoring Khusus: Membentuk tim yang bertugas mengawasi jalannya kegiatan secara rutin setiap minggu.

Secara keseluruhan, respon masyarakat terhadap CFN sangat positif, menjadikannya tempat rekreasi yang murah dan aman, serta sarana promosi bagi UMKM.

Rapat evaluasi ini menyimpulkan bahwa Car Free Night bukan hanya kegiatan hiburan masyarakat, tetapi merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan PAD dan menggerakkan ekonomi lokal*. Dengan perbaikan manajemen parkir dan penataan kegiatan, CFN diproyeksikan dapat menjadi ikon baru aktivitas publik yang sehat, tertib, dan bernilai ekonomi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 21:06:49 +0800 amr
Koperasi Tambang Rakyat NTB Panen Perdana: Rp 4,6 Miliar SHU Dibagi, Gubernur Nyatakan "Kedaulatan Ekonomi Berakar di Tanah Sendiri" https://amarmedia.co.id/koperasi-tambang-rakyat-ntb-panen-perdana-rp-46-miliar-shu-dibagi-gubernur-nyatakan-kedaulatan-ekonomi-berakar-di-tanah-sendiri https://amarmedia.co.id/koperasi-tambang-rakyat-ntb-panen-perdana-rp-46-miliar-shu-dibagi-gubernur-nyatakan-kedaulatan-ekonomi-berakar-di-tanah-sendiri Koperasi Tambang Rakyat NTB Panen Perdana: Rp 4,6 Miliar SHU Dibagi, Gubernur Nyatakan "Kedaulatan Ekonomi Berakar di Tanah Sendiri"

Sumbawa,Amarmedia.co.id — Lebih dari 3.343 anggota Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukit Lestari di NTB merayakan hari bersejarah. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan secara simbolis menyerahkan Sisa Hasil Usaha (SHU) perdana senilai total Rp 4,6 miliar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11/2025).

Acara bertema “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” ini tidak hanya menjadi penyerahan dana, tetapi juga penegasan model baru tata kelola pertambangan rakyat yang diklaim sebagai wujud nyata sejumlah poin penting Asta Cita Presiden.

Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menyatakan bahwa model tambang rakyat berbasis koperasi ini merupakan "jalan baru" untuk menghadirkan kesejahteraan yang adil dan berkelanjutan.

“Tambang rakyat adalah bentuk kedaulatan ekonomi yang berakar di tanah sendiri,” tegas Gubernur. Ia menambahkan, koperasi bertindak sebagai tameng rakyat dalam menghadapi tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas.

Penyerahan SHU ini menjadi buah dari kerja keras setelah Pemprov NTB menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) pertama untuk koperasi ini pada 12 Oktober 2025, menyusul penetapan 16 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di NTB melalui Kepmen ESDM 174 pada Mei 2025.

 “Sejelek-jeleknya tambang legal tetap lebih baik daripada tambang ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan ekonomi. Hari ini kita belajar bersama. Alhamdulillah, hari ini kita sudah membagikan SHU pertama,” kata Gubernur Iqbal.

Distribusi Rata SHU: Desa Sepukur Tertinggi

Dari total Rp 4,6 miliar SHU yang disalurkan, akumulasi untuk penyaluran di tingkat desa tercatat sebesar Rp 2.584.750.000. Distribusi terbesar diberikan kepada Desa Sepukur dengan total penyaluran mencapai Rp 543,2 juta, diikuti Desa Berora (Rp 323,15 juta) dan Desa Lantung (Rp 302,4 juta).

Polri Hadir untuk Makmurkan Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menegaskan peran institusinya dalam skema IPR ini. Kapolda meyakinkan bahwa Polri hadir bukan untuk menguasai, melainkan mendampingi masyarakat agar aktivitas tambang rakyat berjalan tertib, legal, dan yang terpenting, mengurangi kriminalitas.

“Jika masyarakat makmur, kriminalitas turun drastis,” ujar Kapolda, mendukung penuh model koperasi tambang rakyat sebagai upaya menciptakan kemakmuran sosial.

Kehadiran sejumlah tokoh nasional, termasuk Irjen Kemen ESDM, Kepala Staf Kepresidenan, dan Kepala BPPK (daring), menegaskan status model NTB ini sebagai model nasional yang diharapkan dapat direplikasi untuk tata kelola tambang rakyat yang beradab dan berdaulat di seluruh Indonesia. (AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 20:39:24 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Layanan Hukum Melalui MoU Strategis dengan Kanwil Kemenkum NTB https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-layanan-hukum-melalui-mou-strategis-dengan-kanwil-kemenkum-ntb https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-layanan-hukum-melalui-mou-strategis-dengan-kanwil-kemenkum-ntb Pemkab Sumbawa Perkuat Layanan Hukum Melalui MoU Strategis dengan Kanwil Kemenkum NTB

Mataram.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi memperkuat sinergi di bidang hukum melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB) di Mataram pada Kamis (13/11). Kerja sama strategis ini menjadi langkah nyata Pemkab Sumbawa untuk meningkatkan kualitas regulasi daerah, pelayanan publik, dan perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, dan Kepala Kanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati,SS.SH.MH bertempat di Aula Kanwil Kemenkum NTB.

Apresiasi dan Harapan Besar Bupati Jarot

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Kanwil Kemenkum NTB menjadi mitra strategis Pemkab. Menurut Bupati, kerja sama ini akan menjadi "kompas" yang membimbing Pemkab Sumbawa dalam setiap langkah pengelolaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat dibimbing dalam setiap langkah pengelolaan pemerintahan di Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.

Bupati menambahkan bahwa Nota Kesepakatan ini membuka ruang konsultasi yang luas dengan Kanwil Kemenkum NTB. “Melalui MoU ini, banyak hal yang bisa kami sinergikan, baik dalam pembentukan peraturan daerah yang berkualitas maupun sosialisasi hukum kepada masyarakat agar pemahaman dan kesadaran hukum dapat meningkat,” tegasnya.

Nota Kesepakatan ini mencakup delapan bidang prioritas yang akan berdampak langsung pada penguatan tata kelola pemerintahan dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Sumbawa, antara lain:

1. Sinergitas dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah.

2. Penguatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).

3. Penyuluhan, Konsultasi, dan Bantuan Hukum Gratis kepada masyarakat.

4. Pengukuran kinerja Pembangunan dan Reformasi Hukum di daerah.

5. Pelindungan dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) bagi pelaku UMKM dan potensi lokal.

Kanwil Kemenkum NTB, melalui Kakanwil I Gusti Putu Milawati, juga menegaskan komitmen untuk mendukung penuh tugas dan fungsi pemerintah daerah. “Kami ingin men-support daerah dari sisi tugas dan fungsi kami di Kementerian Hukum,” jelas Milawati.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sumbawa dan Kanwil Kemenkum NTB akan segera melakukan pendataan dan pemetaan komprehensif terkait potensi dan permasalahan hukum di Kabupaten Sumbawa. Langkah ini diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kebijakan hukum daerah yang lebih optimal serta pendorong bagi pelindungan Kekayaan Intelektualyang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

Kerja sama ini menegaskan komitmen Pemkab Sumbawa untuk menciptakan lingkungan hukum yang tertib, adil, dan mendukung percepatan pembangunan di Tana Samawa.(AM)

]]>
Sun, 16 Nov 2025 07:18:28 +0800 amr
Akselerasi Layanan Kesehatan Sumbawa: Bupati Jarot "Gas Pol" Tiga Proyek Prioritas ke Kemenkes https://amarmedia.co.id/akselerasi-layanan-kesehatan-sumbawa-bupati-jarot-gas-pol-tiga-proyek-prioritas-ke-kemenkes https://amarmedia.co.id/akselerasi-layanan-kesehatan-sumbawa-bupati-jarot-gas-pol-tiga-proyek-prioritas-ke-kemenkes Akselerasi Layanan Kesehatan Sumbawa: Bupati Jarot "Gas Pol" Tiga Proyek Prioritas ke Kemenkes

Jakarta, Amarmedia.co.id (14 November 2025 )— Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dalam upaya meningkatkan dan memeratakan layanan kesehatan bagi warganya. Bupati Sumbawa, Ir. H.Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Pemkab, melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta pada hari Jumat (14/11).

Pertemuan ini membahas tiga agenda prioritas yang didorong oleh Pemkab Sumbawa untuk percepatan pembangunan sektor kesehatan, dengan harapan realisasi dapat dilakukan pada tahun anggaran 2026.

 1. Pembangunan RSUD Tipe C Dimulai Akhir 2025

Bupati Jarot mengumumkan kabar baik bahwa Kabupaten Sumbawa telah mendapatkan alokasi program pembangunan RSUD Tipe C. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pengerjaan konstruksi RSUD Tipe C direncanakan akan dimulai pada akhir September 2025 dan ditargetkan rampung pada awal tahun 2026.

Untuk menjamin kualitas pelayanan, Pemkab Sumbawa juga mengusulkan agar Kemenkes dapat memberikan dukungan sumber daya manusia. “Kami berharap Kemenkes dapat membantu penugasan dokter spesialis serta memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah Sumbawa untuk menempuh pendidikan spesialisasi,” ujar Bupati Jarot.

 2. Usulan RS Pratama untuk Warga Pesisir dan Pulau

Menyadari kondisi geografis Sumbawa yang terdiri dari wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dengan populasi sekitar 12.000 jiwa, Bupati Jarot menyoroti kesulitan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan lanjutan. Saat ini, warga di wilayah tersebut harus menempuh perjalanan yang sangat panjang, bahkan menyeberang pulau, untuk mendapatkan rujukan.

Oleh karena itu, Pemkab mengusulkan pembangunan satu Rumah Sakit Pratama yang akan berfungsi sebagai fasilitas penyangga dan rujukan primer sebelum pasien dirujuk ke RSUD Sumbawa.

“Ini sangat penting agar masyarakat tidak perlu menempuh 1,5 hingga 2 jam perjalanan, bahkan menyeberang pulau, untuk mendapatkan pertolongan pertama yang memadai,” jelasnya.

3. Perbaikan dan Relokasi Puskesmas Mendesak

Isu ketiga yang diangkat adalah kondisi pelayanan kesehatan dasar, khususnya Puskesmas dan Pustu. Dari 16 Puskesmas yang ada, sebagian besar dinilai tidak memadai, baik dari sisi bangunan, peralatan medis, hingga ketiadaan rumah dinas dokter.

Bupati Jarot menegaskan bahwa kondisi ini sangat mempengaruhi kualitas pelayanan, terutama di luar jam kerja. Bahkan, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan adanya sejumlah Puskesmas yang harus segera direlokasi karena kondisi bangunan yang kritis.

“Kondisi ini mempengaruhi kualitas pelayanan, terutama di luar jam kerja. Kami berharap Kemenkes dapat membantu percepatan perbaikan dan pembangunan Puskesmas,” tegas Bupati Jarot, menjadikan perbaikan fasilitas dasar ini sebagai prioritas mendesak.

Komitmen Pemkab Sumbawa

Pemkab Sumbawa berharap seluruh usulan yang telah dibahas bersama Dinas Kesehatan dan Kemenkes ini dapat difasilitasi, sehingga pembangunan fasilitas kesehatan vital ini dapat terealisasi sesuai target pada tahun 2026.

Menutup audiensi, Bupati Jarot menyampaikan komitmen Pemkab Sumbawa. “Kami berupaya memastikan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Sumbawa dapat terpenuhi dengan lebih baik. Terima kasih atas dukungan Kemenkes. Semoga seluruh rencana ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumbawa,” tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 22:26:59 +0800 amr
Jelang Penilaian Kedua Adipura, Pemda Sumbawa Genjot Pengelolaan Sampah; DPRD Minta Kerja Maksimal dan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/jelang-penilaian-kedua-adipura-pemda-sumbawa-genjot-pengelolaan-sampah-dprd-minta-kerja-maksimal-dan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/jelang-penilaian-kedua-adipura-pemda-sumbawa-genjot-pengelolaan-sampah-dprd-minta-kerja-maksimal-dan-berkelanjutan Jelang Penilaian Kedua Adipura, Pemda Sumbawa Genjot Pengelolaan Sampah; DPRD Minta Kerja Maksimal dan Berkelanjutan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa semakin intensif menggerakkan upaya untuk kembali meraih Piala Adipura, sebuah simbol penghargaan atas keberhasilan daerah dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Target ini diperkuat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) OPD pada Rabu lalu (12/11/2025), yang mendapat tanggapan dan dukungan kritis dari pihak legislatif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui PLH Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3, Aryan Perdana Putra ST, menyatakan komitmen penuh instansinya untuk menyukseskan agenda Adipura. Ia mengakui bahwa penguatan fasilitas dan sistem pengelolaan sampah menjadi prioritas utama, terutama setelah Pemda mengidentifikasi sejumlah kendala serius di lapangan.

Aryan menyebutkan, saat ini hanya dua Tempat Pengelolaan Sampah (TPS 3R) yang berfungsi (Labuhan Badas dan Plampang), sementara lima Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di beberapa kecamatan (Lunyuk, Labuhan Alas, Moyo Hulu, Rhee, dan Lopok) belum berfungsi.

"Kondisi ini membuat kami harus memperkuat fasilitas yang ada dan memastikan efektivitas sistem pengelolaan sampah," ujar Aryan.

Selain itu, terdapat sejumlah kendala yang menghambat operasional, di antaranya belum adanya offtaker untuk produk TPS 3R, tingginya biaya operasional, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan pengelolaan sampah.

Kendala teknis di lapangan juga turut memperparah kondisi, seperti keterbatasan kendaraan angkut sampah, munculnya aktivitas pembakaran sampah di luar TPA Raberas, hingga ditemukannya hewan ternak yang bebas berkeliaran di area pembuangan akhir. Selain itu, tidak adanya penanganan sampah yang memadai membuat beberapa pemulung terpaksa membakar sampah untuk mengurangi timbunan. Di sisi lain, pembuangan air limbah ke Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) juga dinilai tidak sesuai peruntukan.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Upaya yang akan dilakukan antara lain memberikan pelatihan teknis dan peningkatan kapasitas bagi pengelola TPS 3R, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta memfasilitasi terbentuknya offtaker produk daur ulang. Pemerintah desa juga didorong menyediakan dukungan biaya operasional TPS 3R. Selain itu, akan dilakukan penghentian praktik open dumping di TPA Raberas, peningkatan infrastruktur, pengelolaan gas metana, serta penyediaan dokumen dan regulasi pendukung.

Rencana tindak lanjut lainnya mencakup pencegahan aktivitas pembakaran sampah, pembenahan tata kelola, koordinasi lintas sektor, hingga pelaksanaan komunikasi dan edukasi berkala.

 Seluruh langkah ini disiapkan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

 

Menjelang pemantauan kedua penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, Pemda telah menetapkan sejumlah titik pantau yang menjadi fokus penataan, meliputi sekolah, kantor pemerintahan, jalan raya, pasar, terminal, pantai wisata, bantaran sungai, taman kota, hingga bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Himbauan melalui Sekretaris Daerah agar seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat turun langsung melakukan gotong royong membersihkan lingkungan.

"Kepedulian dan peran aktif berbagai lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan," tegas Aryan, seraya mengajak semua warga untuk aktif menjaga kebersihan demi mewujudkan Sumbawa yang hijau dan ramah anak.

Dukungan Kritis dari DPRD: Jangan Sekadar Kejar Adipura

Upaya Pemda mendapat tanggapan positif sekaligus dorongan keras dari legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Muhammad Takdir S.E M.M.Inov, mengapresiasi semangat Pemda namun meminta persiapan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

 "Adipura memang penting, tetapi lebih dari itu, kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah kebutuhan hidup kita sehari-hari. Kami di DPRD tentu mendukung penuh dan mendorong pemerintah agar bekerja optimal. Harapan kami, bukan sekadar meraih Adipura, tetapi menjaga agar kota tetap bersih, indah, nyaman, dan sehat dalam jangka panjang" ujar Muhammad Takdir.

Komisi IV juga mendesak Pemda untuk melakukan gebrakan dan inovasi dalam pengelolaan sampah, termasuk: Pemanfaatan sampah organik menjadi kompos.Pengaktifan kembali Bank Sampah.

Mengatasi kendala armada pengangkut dan memastikan jadwal pengangkutan berjalan teratur. Penegakan regulasi dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) manajerial.

Dengan koordinasi lintas sektor dan dukungan legislatif, Pemda Sumbawa optimistis mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus memperbesar peluang merebut kembali Piala Adipura tahun ini. (AM/Nora)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 11:08:54 +0800 amr
Pemda Sumbawa Respons Cepat Keluhan Bau Sampah di Sekitar Sekolah https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-respons-cepat-keluhan-bau-sampah-di-sekitar-sekolah https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-respons-cepat-keluhan-bau-sampah-di-sekitar-sekolah Pemda Sumbawa Respons Cepat Keluhan Bau Sampah di Sekitar Sekolah

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 14 November 2025 – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menunjukkan kepedulian serius terhadap keluhan siswa-siswi STMN 1 dan MTsN 1 Sumbawa yang merasa terganggu oleh bau tak sedap akibat tumpukan sampah di sekitar lingkungan sekolah mereka.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh para siswa dan masyarakat sekitar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa bersama tim kebersihan telah bergerak cepat melakukan pembersihan sampah yang mulai mengeluarkan bau menyengat seiring datangnya musim hujan. Pada Jumat pagi, 14 November 2025, tim DLH telah membersihkan lokasi yang dimaksud sehingga kondisi lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman.

Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, PLH Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3 Aryan Perdana Putra ST menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah demi mendukung proses belajar mengajar yang kondusif. "Kami memahami pentingnya lingkungan yang bersih bagi kesehatan dan konsentrasi anak-anak dalam belajar. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah serta berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan setempat untuk solusi jangka panjang," ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Kabupaten Sumbawa sedang mempersiapkan pemantauan kedua penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pada hari Rabu lalu, digelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak yang terkait dengan titik-titik pantau Adipura, seperti sekolah, kantor pemerintahan, jalan, pasar, terminal, pantai wisata, bantaran sungai, taman kota, pemukiman, bank sampah, serta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Aryan akrab disapa  menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi dan menguatkan komitmen semua pihak agar lebih serius menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi titik pantau Adipura. "Kami mengimbau dan memohon kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait untuk terus menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar penilaian Adipura tahun ini dapat berjalan lancar dan Kabupaten Sumbawa bisa meraih hasil terbaik," ujarnya.

Lebih lanjutnya, telah diterbitkan Surat Himbauan Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa agar masyarakat dan jajaran pemerintahan turun langsung melakukan gotong royong membersihkan lingkungan. Ini merupakan upaya bersama meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Kepedulian dan peran aktif berbagai lapisan masyarakat disebut menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup warga Kabupaten Sumbawa sekaligus memperkuat peluang mendapat penghargaan Adipura

Pemda Sumbawa mengajak semua warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area-area publik dan pendidikan, agar tercipta suasana yang nyaman dan sehat. Upaya pembersihan ini juga menjadi bagian dari langkah pemda dalam membangun Sumbawa yang hijau dan ramah anak.

Masyarakat dan pelajar dihimbau untuk melapor langsung apabila menemukan masalah kebersihan yang mengganggu agar segera ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas terkait (AM/NR)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 09:57:22 +0800 amr
Pemda Sumbawa Koordinasi Pemasangan Lampu Jalan di Jalan Garuda untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-koordinasi-pemasangan-lampu-jalan-di-jalan-garuda-untuk-tingkatkan-keamanan-dan-kenyamanan https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-koordinasi-pemasangan-lampu-jalan-di-jalan-garuda-untuk-tingkatkan-keamanan-dan-kenyamanan Pemda Sumbawa Koordinasi Pemasangan Lampu Jalan di Jalan Garuda untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan

Mataram, NTB. Amarmedia.co.id– Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dian Sidarta, ST, menyampaikan hasil konsultasi terkait pemasangan penerangan lampu jalan di Jalan Garuda kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi NTB. Pemasangan lampu jalan ini direncanakan menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025.

Dikatakan Kadis Dian akrab disapa bahwa Jalan Garuda merupakan aset dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BP2JN) Mataram, sehingga Pemerintah Daerah perlu melakukan koordinasi dan perizinan sebelum pemasangan material lampu jalan dilakukan. Lampu jalan akan dipasang mulai dari bundaran depan UGD RSUD Sumbawa hingga depan SDN Negeri 1 Lempeh.

“Kami terus berupaya meningkatkan fasilitas umum demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Dengan adanya penerangan baru di sepanjang Jalan Garuda, diharapkan aktivitas malam hari di kawasan ini menjadi lebih aman dan nyaman bagi para pengguna jalan,” ujar Dian Sidarta Kamis 13 November 2025 

Pemerintah Daerah berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi warga dan pengguna jalan, sekaligus menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur kawasan permukiman di Sumbawa. 

Hadir dalam agenda konsultasi tersebut Kabid Perumahan dan Prasarana Sarana Utilitas Umum ( P2SU) Alwan Patawari ST dan Kabid Pertanahan Surbini hadir juga Kepala Bappenda Sumbawa Hardianto ST

Perwakilan Balai Pelaksanaan jalan Nasional menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Pemda Sumbawa. Pada dasarnya Balai Jalan menerima usulan tersebut demi kepentingan umum. (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 20:20:37 +0800 amr
Dari Studi Kelayakan Menjadi Aksi Nyata: Sekda Sumbawa Sambut Proyek Plts&bess Indika–ITM sebagai Penguat Ketahanan Energi Daerah https://amarmedia.co.id/dari-studi-kelayakan-menjadi-aksi-nyata-sekda-sumbawa-sambut-proyek-plts-bess-indikaitm-sebagai-penguat-ketahanan-energi-daerah https://amarmedia.co.id/dari-studi-kelayakan-menjadi-aksi-nyata-sekda-sumbawa-sambut-proyek-plts-bess-indikaitm-sebagai-penguat-ketahanan-energi-daerah Dari Studi Kelayakan Menjadi Aksi Nyata: Sekda Sumbawa Sambut Proyek Plts-bess Indika–ITM sebagai Penguat Ketahanan Energi Daerah

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (13 November 2025) – Upaya Kabupaten Sumbawa mentransformasi infrastruktur energi menuju keberlanjutan segera memasuki babak implementasi. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) oleh konsorsium Indika Energy dan Indo Tambangraya Megah (ITM) dipastikan akan segera dibangun, menyusul ekspose rencana proyek di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (13/11/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyambut gembira realisasi proyek ini. Ia menilai, kehadiran konsorsium Indika–ITM membawa harapan baru setelah sekian lama Sumbawa hanya disuguhi rencana studi.

Energi Bersih: Kebutuhan Mendesak Empat Pilar Ekonomi Sumbawa

Sekda Budi Prasetiyo menyatakan bahwa proyek PLTS-BESS ini sangat krusial dan menjawab kebutuhan mendesak daerah.

“Selama ini banyak yang datang membahas studi kelayakan, tapi belum ada aksi konkret. Alhamdulillah, proyek ini akhirnya terealisasi,” ujar Sekda.

Ia menegaskan, keberadaan energi terbarukan bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting untuk empat potensi besar Sumbawa, yaitu pertanian, perikanan, pariwisata, dan pertambangan.

 “PLTS ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat empat potensi besar Sumbawa. Kami berharap proyek ini membawa manfaat besar bagi daerah dan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur energi sekaligus memastikan ekosistem energi bersih di daerah kita tumbuh dengan fondasi yang kuat dan realistis,” tegas Sekda.

Pemda Jamin Dukungan Penuh, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Dalam koordinasi dengan Presiden & CEO Konsorsium Indika Energy, Yovie Priadi, dan tim teknis, Sekda Budi Prasetyo memastikan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Sumbawa (Pemda). Dukungan tersebut mencakup aspek perizinan, tata ruang, Amdal, hingga penyelesaian isu lahan yang diingatkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Pemda siap berkoordinasi penuh. Kami ingin proyek ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah besar menuju kemandirian energi Sumbawa,” tandasnya.

Sekda secara khusus menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat lokal, terutama dalam hal tenaga kerja.

“Pemda siap mendukung penuh, mulai dari tata ruang, amdal, hingga tenaga kerja. Kami punya Perda perlindungan tenaga kerja lokal, jadi tolong libatkan masyarakat Sumbawa,” pintanya, menegaskan komitmen Pemda pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Target Operasi Kuartal I 2027 sebagai Tonggak Kemandirian Energi

Proyek PLTS-BESS yang berlokasi di Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, direncanakan memiliki kapasitas listrik sebesar 13 MW, didukung baterai 2,5 MW/8,94 MWh, dan dijadwalkan mulai konstruksi pada Juni 2026. Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan beroperasi penuh pada kuartal pertama tahun 2027.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, turut mengapresiasi proyek ini sebagai bagian penting dari indikator keberhasilan pembangunan daerah dalam pemenuhan energi terbarukan.

Dengan adanya koordinasi yang intensif ini, Pemda Sumbawa memastikan bahwa setiap tahapan proyek berjalan efektif, dan pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan energi daerah serta mendukung agenda transformasi menuju Sumbawa yang lebih berkelanjutan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:55:46 +0800 amr
Peringatan Hari Ibu Ke&97: Ketua GOW Sumbawa Ajak Ibu&ibu Jadi 'Perpanjangan Tangan' Lawan Pernikahan Dini Melalui Majlis Ta’lim https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-ibu-ke-97-ketua-gow-sumbawa-ajak-ibu-ibu-jadi-perpanjangan-tangan-lawan-pernikahan-dini-melalui-majlis-talim https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-ibu-ke-97-ketua-gow-sumbawa-ajak-ibu-ibu-jadi-perpanjangan-tangan-lawan-pernikahan-dini-melalui-majlis-talim Peringatan Hari Ibu Ke-97: Ketua GOW Sumbawa Ajak Ibu-ibu Jadi 'Perpanjangan Tangan' Lawan Pernikahan Dini Melalui Majlis Ta’lim

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025) – Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa dijadikan momentum strategis untuk mengencangkan kampanye pencegahan perkawinan anak. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, memimpin seruan tersebut saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (13/11/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, menegaskan komitmen lintas sektor.

Pesan Kunci Ketua GOW: Jaring Informasi Melalui Majlis Ta’lim

Ditemui usai acara, Ketua GOW Hj. Sudarti Mohamad Ansori menyampaikan harapannya agar para peserta sosialisasi tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menjadi “perpanjangan tangan” pemerintah dan organisasi untuk menyebarluaskan pesan penting ini kepada masyarakat luas.

Ketua GOW secara khusus menargetkan komunitas ibu-ibu untuk mengambil peran aktif. Ia berharap ibu-ibu yang telah mengikuti sosialisasi ini mampu menyebarluaskan informasi, khususnya melalui wadah-wadah komunal seperti Majlis Ta’lim.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini yang menyasar masyarakat secara langsung dapat mengurangi pernikahan dini di masyarakat. Oleh karena itu, ibu-ibu yang mengikuti sosialisasi ini diharapkan juga mampu menyebarluaskan informasi di masyarakat seperti melalui Majlis Ta’lim. Dengan begitu, maka pemahaman masyarakat terutama anak-anak tentang Pernikahan Dini dan bahayanya akan semakin bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, penyebaran informasi yang masif dan berbasis komunitas seperti ini dapat mencegah Pernikahan Dini secara lebih efektif dan langsung menyentuh akar permasalahan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Kemenag Tawarkan Solusi Holistik Berbasis Keluarga Sakinah

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., menegaskan peran Kemenag sebagai Solusi Holistik Berbasis Keluarga Sakinah dalam isu pernikahan dini.

Kemenag menjalankan program strategis seperti peningkatan fasilitator Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (BIMWIN CATIN) untuk meningkatkan kualitas perkawinan dan pencegahan pernikahan anak. Selain itu, mereka juga memiliki program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan bahaya pernikahan anak.

“Kantor Urusan Agama (KUA), merupakan garda terdepan dalam pencegahan Pernikahan Dini. KUA memiliki peran vital dalam memberikan konsultasi perkawinan serta melakukan penyuluhan intensif kepada remaja dan masyarakat tentang dampak negatif pernikahan anak,” tutupnya.

Dengan adanya kolaborasi antara GOW yang fokus pada penguatan peran ibu di masyarakat dan Kemenag dengan program edukasi holistiknya, diharapkan target pengurangan angka pernikahan dini di Sumbawa dapat tercapai, demi mewujudkan generasi yang lebih siap dan berkualitas.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:17:00 +0800 amr
Posyandu Digital Siap Lahirkan Generasi Emas 2045: Sekda Sumbawa Dorong Bimtek Untuk Ciptakan 'Posyandu Era Baru' https://amarmedia.co.id/posyandu-digital-siap-lahirkan-generasi-emas-2045-sekda-sumbawa-dorong-bimtek-untuk-ciptakan-posyandu-era-baru https://amarmedia.co.id/posyandu-digital-siap-lahirkan-generasi-emas-2045-sekda-sumbawa-dorong-bimtek-untuk-ciptakan-posyandu-era-baru Posyandu Digital Siap Lahirkan Generasi Emas 2045: Sekda Sumbawa Dorong Bimtek Untuk Ciptakan 'Posyandu Era Baru'

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025)– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam menyesuaikan pelayanan kesehatan dasar dengan perkembangan zaman. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Kader SPM Posyandu yang bertempat di Aula Kaloka Airport Hotel, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang dihadiri oleh perwakilan Dinas PMPD dan Dukcapil Provinsi NTB, seluruh OPD terkait, serta kader-kader Posyandu dari berbagai penjuru Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk melahirkan transformasi Posyandu yang adaptif terhadap dinamika global, khususnya di era digitalisasi. Ia menilai bahwa penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Posyandu menjadi krusial untuk menciptakan apa yang ia sebut sebagai "Posyandu Era Baru."

“Transformasi ini harus dilakukan mengingat terus berkembangnya digitalisasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM Posyandu ini perlu dilakukan. Ini untuk menciptakan Posyandu Era Baru,” ujar Sekda.

Posyandu: Modal Dasar Mewujudkan Generasi Emas 2045

Lebih lanjut, Sekda menyoroti peran strategis Posyandu yang melampaui sekadar pelayanan kesehatan. Menurutnya, Posyandu merupakan modal dasar yang vital dalam membangun bangsa dan negara, serta memiliki peran penting dalam menciptakan generasi penerus yang lebih baik.

Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa transformasi yang dilakukan saat ini adalah investasi jangka panjang. Ia berharap melalui Posyandu Era Baru yang terdigitalisasi dan memiliki kader berkapasitas tinggi, Kabupaten Sumbawa dapat berperan aktif dalam mewujudkan target nasional: Generasi Emas 2045.

“Transformasi Posyandu ini penting dikarenakan Posyandu merupakan modal dasar dalam membangun bangsa dan negara. Posyandu juga berperan penting dalam menciptakan generasi lebih baik kedepannya. Oleh karena itu, diharapkan melalui transformasi ini, dapat menciptakan Generasi Emas 2045,” pungkasnya penuh optimisme.

Bimbingan teknis ini diharapkan dapat membekali para kader Posyandu dengan pengetahuan dan keterampilan baru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi, sehingga pelayanan Posyandu di Sumbawa dapat lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menjadi garda terdepan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,  juga mendukung SPM bidang pendidikan,  Pekerjaan umum, Perumahan rakyat. Trantibumlinmas, dan sosial menuju masa depan generasi yang lebih cerah. (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:12:27 +0800 amr
Langkah Sigap Pemda Sumbawa: David, Warga Terlantar Sakit Parah di Bugis, Berhasil Dirawat di RSUD https://amarmedia.co.id/langkah-sigap-pemda-sumbawa-david-warga-terlantar-sakit-parah-di-bugis-berhasil-dirawat-di-rsud https://amarmedia.co.id/langkah-sigap-pemda-sumbawa-david-warga-terlantar-sakit-parah-di-bugis-berhasil-dirawat-di-rsud Langkah Sigap Pemda Sumbawa: David, Warga Terlantar Sakit Parah di Bugis, Berhasil Dirawat di RSUD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – David, seorang warga terlantar dari Kelurahan Bugis, Sumbawa, yang ditemukan dalam kondisi kesehatan sangat memprihatinkan, akhirnya berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Sumbawa pada Rabu siang (13/11/2025).

David ditemukan tergeletak di teras rumah warga di Jalan Kamboja, dekat Kursus Bahasa Inggris VASKO. Kondisi David sangat mengkhawatirkan, ia dilaporkan sulit bergerak, sering terjatuh, menderita luka-luka, dan kondisinya sangat memprihatikan 

Penanganan Dimulai Sejak Minggu, Melibatkan Tiga Pilar dan BNN

Camat Sumbawa, Drs Iwan Sofyan, menjelaskan bahwa penanganan kasus ini sudah dimulai sejak Minggu (9/11/2025).

"Pada hari Minggu (9/11/2025) pukul 18.00-an, kami dikonfirmasi oleh Pemilik Akun Vasco Bugis. Saat itu juga saya berkoordinasi dengan Pak Lurah, Seklur, dan juga Tiga Pilar," ujar Camat Iwan Sofyan.

Tim langsung bergerak cepat malam itu juga, bahkan melibatkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) karena adanya dugaan bahwa David merupakan korban ketergantungan obat.

Dari penelusuran tim, diketahui bahwa David memiliki anak kandung yang bekerja di luar Sumbawa, serta seorang paman (Ina Kamina) yang juga menjabat sebagai Ketua RT di sana. Pihak Camat dan Tiga Pilar kemudian berkoordinasi dengan keluarga terdekat mengenai langkah penanganan.

Pada Senin (10/11/2025), tim kembali bertemu dengan paman David, Ketua RT, dan BNN. BNN segera turun ke lapangan untuk melakukan cek guna rencana penanganan rawat jalan terkait ketergantungan obat.

Sementara itu, pihak Kelurahan sigap mengurus kelengkapan administrasi David, termasuk KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Kami sangat atensi (memberi perhatian) ini, tapi lagi-lagi tetap berharap keluarga lah yang mendampingi Pak David ini ke Faskes agar ada yang bertanggung jawab menjaga semuanya,” tegas Camat Iwan Sofyan.

Dirujuk ke RSUD Berkat Kolaborasi Dinsos dan Pemerintah Wilayah

Upaya kolaboratif antara Pemerintah Wilayah dan Dinas Sosial akhirnya membuahkan hasil. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Disos) Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si., mengonfirmasi bahwa David telah dibawa ke fasilitas kesehatan rujukan.

“Alhamdulilla  Saya  sudah koordinasi sama pak Lurah Bugis kalau warganya sudah di bawa ke RSUD dan ditindaklanjuti penanganannya, ,” kata Syarifah saat dihubungi saat tugas dinas  di Jakarta.

Respons cepat yang melibatkan Dinsos, Camat, dan Lurah ini mendapat apresiasi tinggi. Diharapkan David dapat menjalani perawatan optimal tanpa hambatan administrasi. Berita ini diakhiri dengan harapan agar David lekas pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 17:58:57 +0800 amr
Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid, https://amarmedia.co.id/terobosan-perlindungan-kerja-sekda-sumbawa-dorong-tim-kepatuhan-bpjs-ketenagakerjaan-yang-solid https://amarmedia.co.id/terobosan-perlindungan-kerja-sekda-sumbawa-dorong-tim-kepatuhan-bpjs-ketenagakerjaan-yang-solid Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 13 November 2025 - Langkah serius mewujudkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh di Kabupaten Sumbawa semakin diperkuat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memimpin semangat kolaborasi antarinstansi dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa di ARL Resto, Kamis (13/11/2025).

Dalam rapat yang dihadiri oleh unsur vital seperti Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTB dan Balai Pengawasan Ketenagakerjaan, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa pembentukan tim kepatuhan yang solid bukanlah sekadar formalitas, melainkan cita-cita bersama untuk memastikan setiap pekerja di Sumbawa terlindungi secara optimal.

Kolaborasi Lintas Lembaga: Kunci Mewujudkan Perlindungan Total (UCC)

Sekda Budi Prasetiyo menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, BPJS, dan aparat penegak hukum (APH) untuk mencapai target ambisius: Universal Coverage of Employment (UCC) atau cakupan perlindungan kerja secara universal.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan tim kepatuhan yang sukses. Saya sudah lama menginginkan terbentuknya unsur tim kepatuhan yang solid. Ini menjadi cita-cita bersama agar kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan benar-benar terwujud di daerah,” tegasnya.

Ia tidak menampik adanya tantangan, terutama terkait kepatuhan perusahaan. Sekda menyoroti kasus di mana banyak perusahaan telah mendaftar namun belum melaksanakan kewajiban pembayaran iuran dengan baik.

“Kepatuhan perusahaan menjadi kunci. Banyak perusahaan yang sudah mendaftar tetapi belum membayar iurannya dengan baik. Ini yang harus kita benahi bersama. Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui pembinaan, kolaborasi, dan pengawasan yang lebih kuat,” tambah Sekda Budi.

Dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pembentukan tim ini menjadi pesan utama yang disampaikan oleh Sekda. Kehadiran tim kepatuhan ini diharapkan mampu meningkatkan pengawasan dan verifikasi, memastikan baik sektor formal maupun pekerja rentan di sektor informal mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumbawa turut mengapresiasi dukungan ini dan mengenang semangat komitmen kepatuhan yang pernah membawa penghargaan tingkat nasional, menegaskan bahwa tantangan UCC membutuhkan kerja sama kolektif.

Rapat koordinasi ini berujung pada komitmen bersama untuk segera membentuk Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa, dengan fokus pada peningkatan kepatuhan pendaftaran tenaga kerja oleh perusahaan ; Optimalisasi pengawasan terhadap perusahaan yang belum aktif ; Mendorong kolaborasi lintas instansi (termasuk Disnaker, DPMPTSP, dan Kejari) untuk pengawasan yang lebih kuat.

Mengakhiri kegiatan, Sekda Sumbawa kembali menegaskan posisinya. “Kami dari pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar tim kepatuhan ini segera terbentuk dan bekerja maksimal. Perlindungan bagi tenaga kerja harus menjadi prioritas bersama, karena kesejahteraan mereka adalah bagian dari kemajuan daerah,” pungkas Dr. H. Budi Prasetiyo.

Komitmen ini diharapkan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai model daerah yang sukses dalam menerapkan sistem kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kuat dan berkeadilan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 17:07:15 +0800 amr
Fokus BPBD Sumbawa: Gerak Cepat Pulihkan Akses Jalan Provinsi di Moyo Hilir Pasca&Hujan Deras https://amarmedia.co.id/fokus-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-pulihkan-akses-jalan-provinsi-di-moyo-hilir-pasca-hujan-deras https://amarmedia.co.id/fokus-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-pulihkan-akses-jalan-provinsi-di-moyo-hilir-pasca-hujan-deras Fokus BPBD Sumbawa: Gerak Cepat Pulihkan Akses Jalan Provinsi di Moyo Hilir Pasca-Hujan Deras

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kepala Badan Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST memastikan bahwa koordinasi penanganan putusnya akses jalan Provinsi NTB di Desa Batu Bangka menuju Desa Prajak Kecamatan Moyo Hilir, telah dilakukan secara intensif dan cepat. Jalan tersebut terputus total setelah dihantam hujan deras, menyebabkan gangguan serius pada mobilitas warga.

Apresiasi terhadap Camat dan Koordinasi Instans

Muhammad Nurhidayat,secara khusus mengapresiasi respons cepat dari Camat Moyo Hilir, Widodo, S.TP "Kami sangat menghargai langkah cepat Bapak Camat Widodo yang langsung turun ke lokasi untuk membantu pengguna jalan dan menginisiasi penanganan darurat di lapangan. Ini adalah contoh kolaborasi yang baik di tingkat kecamatan," ujar Dayat

Terkait langkah strategis penanganan, Kalak Dayat menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Sumbawa langsung bergerak untuk berkoordinasi dengan tingkat Provinsi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB. Sebagai tindak lanjut, kemarin tim gabungan sudah turun langsung ke lapangan. Hadir Kalak BPBD Provinsi, tim dari BPBD Kabupaten Sumbawa, dan perwakilan dari Balai Pemeliharaan Jalan," jelasnya.

Prioritas Penanganan Darurat Fungsional

Kalak BPBD Dayat menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan jalur tersebut dapat berfungsi kembali untuk sementara waktu.

"Untuk daruratnya, pada hari ini Kamis, 13 November 2025, saya bersama Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi langsung terjun kembali. Kami bekerja keras dan gotong royong bersama TNI dan masyarakat setempat untuk tetap memfungsikan jalan secara fungsional," tegas Dayat.

Upaya darurat ini melibatkan kerja sama erat antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membuka kembali akses jalan, sehingga dampak kemacetan dan isolasi dapat diminimalisir. BPBD Sumbawa menekankan bahwa tindakan ini bersifat sementara, sambil menunggu perencanaan dan pelaksanaan perbaikan permanen yang akan ditangani oleh Balai Jalan Provinsi NTB.

Dayat menutup pernyataannya dengan mengingatkan seluruh pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur menjelang dan selama periode cuaca ekstrem.

Kepada awak media Kades Batu Bangka A Wahab menyampaikan apresiasinya atas kesigapan Pemda NTB dan Kabupaten Sumbawa mengatasi kesulitan-kesulitan warga. " Jalan yang putus  ini sangat vital sebagai penghubung warga kami baik petani, siswa dan siswi pelajar SD SMP hingga SMA. Kami berharap penanganan lanjutan dikerjakan segera sehingga faktor keamanan dan kenyamanan warga terpenuhi" pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 13:23:11 +0800 amr
Peringatan Hari Pahlawan di Sumbawa: Bupati Jarot Ajak Teladani Pahlawan dengan Kerja Nyata dan Berbakti https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-pahlawan-di-sumbawa-bupati-jarot-ajak-teladani-pahlawan-dengan-kerja-nyata-dan-berbakti https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-pahlawan-di-sumbawa-bupati-jarot-ajak-teladani-pahlawan-dengan-kerja-nyata-dan-berbakti Peringatan Hari Pahlawan di Sumbawa: Bupati Jarot Ajak Teladani Pahlawan dengan Kerja Nyata dan Berbakti

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  (10 November 2025) – Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa diperingati secara khidmat dengan upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (10/11). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD, anggota FORKOPIMDA, serta jajaran OPD.

Dalam amanatnya, Bupati Jarot menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum penting untuk meneladani semangat juang para pendahulu yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya kemerdekaan Republik Indonesia.

 Pahlawan: Cahaya yang Menerangi Jalan Bangsa

Bupati Jarot menyampaikan bahwa pahlawan bukanlah sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan "cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini." Beliau menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari buah kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang.

Ada tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa yakni : Kesabaran para pahlawan dalam menghadapi segala tantangan; Semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya; Pandangan jauh ke depan yang visioner demi masa depan bangsa.

 Perjuangan Masa Kini: Ilmu dan Pengabdian

Bupati Jarot kemudian menegaskan bahwa konteks perjuangan telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, kini perjuangan diwujudkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian.

"Semangatnya tetap sama, yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan," tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Sumbawa berharap nilai-nilai kepahlawanan dapat dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau berpesan bahwa nilai-nilai kepahlawanan diwujudkan tidak hanya dengan mengenang, tetapi dengan bekerja, berkarya, dan berbakti bagi kemajuan bangsa.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:44:54 +0800 amr
Sekda Pimpin Review RAD KLA 2025: "Bukan Sekadar Dokumen, Harus Jadi Kerja Nyata" https://amarmedia.co.id/sekda-pimpin-review-rad-kla-2025-bukan-sekadar-dokumen-harus-jadi-kerja-nyata https://amarmedia.co.id/sekda-pimpin-review-rad-kla-2025-bukan-sekadar-dokumen-harus-jadi-kerja-nyata Sekda Pimpin Review RAD KLA 2025: "Bukan Sekadar Dokumen, Harus Jadi Kerja Nyata"

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.od (12 November 2025) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) harus menjadi panduan kerja nyata yang dampaknya dirasakan langsung oleh anak-anak, bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif.

Penegasan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Review Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang digelar di aula kantor Bappeda Sumbawa, Jumat (7/11/2025) lalu.

Menurut Sekda, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah dan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah agar program perlindungan anak di Kabupaten Sumbawa benar-benar terealisasi di lapangan.

“Rencana Aksi Kabupaten Layak Anak bukan sekadar dokumen administratif, tapi harus menjadi panduan kerja nyata yang berpihak pada kebutuhan dan suara anak-anak Sumbawa,” ujar Sekda dalam arahannya.

Dr. Budi Prasetiyo menekankan agar setiap kebijakan dan program pembangunan daerah wajib mengintegrasikan perspektif perlindungan anak. Hal ini penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

“Anak-anak adalah cermin masa depan Sumbawa. Kalau hari ini kita mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inklusif bagi mereka, maka arah pembangunan kita sudah berada di jalur yang benar,” tambahnya.

Sekda berharap, hasil review RAD KLA 2025 dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dan memperkuat sinergi lintas sektor.

"Harapannya, predikat Kabupaten Layak Anak tidak hanya menjadi gelar, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:37:04 +0800 amr
Satgas KDKMP Sumbawa Genjot Penyiapan Lahan untuk Gerai dan Gudang https://amarmedia.co.id/satgas-kdkmp-sumbawa-genjot-penyiapan-lahan-untuk-gerai-dan-gudang https://amarmedia.co.id/satgas-kdkmp-sumbawa-genjot-penyiapan-lahan-untuk-gerai-dan-gudang Satgas KDKMP Sumbawa Genjot Penyiapan Lahan untuk Gerai dan Gudang

Sekda dan Kasdim Pimpin Rakor Percepatan Etape II Operasional Koperasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, (12 November 2025) Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional koperasi di tingkat akar rumput.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Satgas KDKMP yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan Kasdim 1607/Sumbawa, Mayor Inf. Dahlan, S.Sos., pada Senin (10/11) lalu.

Dalam keterangannya pada Selasa (11/11), Sekda Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa rapat tersebut membahas progres etape II, yang berfokus penuh pada operasionalisasi dan pengembangan KDKMP.

"Fokus utama saat ini diarahkan pada percepatan penyiapan lahan untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta berbagai kelengkapan pendukung lainnya," ujar Sekda.

Langkah ini, menurutnya, menjadi bagian krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kelembagaan KDKMP sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa.

Sekda menegaskan, Pemda berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi secara optimal. Kehadiran Kasdim 1607/Sumbawa dalam rapat tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan TNI dalam mengawal program ini.

"Melalui kolaborasi lintas sektor, KDKMP diharapkan dapat segera beroperasi, menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha lokal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan," lanjut Dr. Budi Prasetiyo.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memfasilitasi seluruh elemen pendukung agar KDKMP dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

"Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi wadah bagi masyarakat untuk tumbuh bersama dalam semangat ekonomi gotong royong, mendorong pertumbuhan, dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:28:02 +0800 amr
Tingkatkan Minat Baca, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Membaca Nyaring https://amarmedia.co.id/tingkatkan-minat-baca-sekda-sumbawa-buka-bimtek-membaca-nyaring https://amarmedia.co.id/tingkatkan-minat-baca-sekda-sumbawa-buka-bimtek-membaca-nyaring Tingkatkan Minat Baca, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Membaca Nyaring

Sumbawa.Amarmedia.co.id, - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.sos, M.AP., secara resmi membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin, (10/11/2025).

Acara pembukaan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., serta perwakilan dari OPD terkait. Peserta Bimtek terdiri dari para guru, pustakawan, pegiat literasi, dan orang tua.

 Lebih dari Sekadar Suara Lantang

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa membaca nyaring memiliki makna yang lebih mendalam dari sekadar membaca dengan suara lantang.

"Membaca nyaring tidak hanya sekadar membaca, tetapi ada kekuatan yang ingin disampaikan agar transformasi dan transfer informasi kepada si penerima informasi menjadi jelas dan menguat," ujar Sekda.

Ia menjelaskan bahwa inti dari membaca nyaring adalah bagaimana intonasi, pelafalan, dan ekspresi dapat membentuk pola pikir yang baik bagi pendengarnya. Suasana pembukaan pun berlangsung hangat dan interaktif, mengajak para peserta untuk kembali menikmati serunya membaca dengan suara lantang dan ekspresif.

Mewakili Bupati Sumbawa, Sekda Budi Prasetiyo berharap Bimtek ini dapat menumbuhkan kecintaan membaca pada generasi penerus bangsa.

"Harapannya, generasi penerus bangsa akan tumbuh dengan gemar membaca. Sehingga dengan demikian, akan tercipta pribadi yang berfikir dengan baik, santun dalam bertutur, dan luas dalam wawasan," tambahnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa literasi bukanlah soal buku semata, melainkan tentang bagaimana kata-kata dapat menggerakkan hati dan membentuk karakter.

 Tiga Pilar Tujuan Bimtek

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan tiga tujuan utama digelarnya Bimtek Membaca Nyaring ini:

1. Mengenalkan kembali kegiatan membaca di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat melalui kegiatan membaca nyaring.

2. Menumbuhkan minat baca dan literasi anak sesuai usia, yang dimulai dari literasi keluarga.

3. Menjadikan kegiatan membaca nyaring sebagai salah satu kegiatan utama pada program perpustakaan untuk menumbuhkan minat baca.

Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan akan lahir semangat besar untuk menciptakan anak-anak yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mencintai cerita dan pengetahuan, sekaligus memperkuat budaya literasi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:13:01 +0800 amr