Berita Terkini & Terpercaya & : Parlementaria https://amarmedia.co.id/rss/category/parlementaria Berita Terkini & Terpercaya & : Parlementaria en Copyright 2024 PT Amar Media Inovasi & All Rights Reserved. Reses di Labuhan Sumbawa, H. Zohran, SH Perjuangkan Infrastruktur Kampung Empang https://amarmedia.co.id/reses-di-labuhan-sumbawa-h-zohran-sh-perjuangkan-infrastruktur-kampung-empang https://amarmedia.co.id/reses-di-labuhan-sumbawa-h-zohran-sh-perjuangkan-infrastruktur-kampung-empang Reses di Labuhan Sumbawa, H. Zohran, SH Perjuangkan Infrastruktur Kampung Empang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, menggelar kegiatan Reses I Tahun 2026 di Dusun Kauman, Desa Labuhan Sumbawa, Kamis (12/02/2026). Kehadiran politisi Fraksi NasDem ini disambut antusias oleh warga, khususnya masyarakat Kampung Empang yang merasa bangga atas kunjungan tersebut.

Dalam pengantarnya, H. Zohran menjelaskan bahwa reses adalah hak sekaligus kewajiban konstitusionalnya untuk menyerap langsung suara masyarakat. Ia juga memaparkan capaian pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP – Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot-Ansori).

Beberapa proyek besar yang disinggung antara lain keberhasilan pembangunan Batalyon TNI, rencana Batalyon Marinir, hingga kelanjutan Bendungan Mereke. Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program Multi Years Contract (MYC) dan Poultry Projects (Proyek Perunggasan Terintegrasi).

"Program-program strategis seperti industri unggas terintegrasi ini sangat luar biasa dan harus kita dukung bersama karena berhubungan langsung dengan peningkatan ekonomi rakyat. Kami di DPRD terus berkoordinasi dengan OPD penghasil agar target pendapatan daerah terus meningkat," ujar H. Zohran.

Sesi dialog berlangsung penuh keakraban. Husain Ipin, Ketua RT 02, mengungkapkan rasa harunya karena setelah sekian lama, baru kali ini kembali ada anggota dewan yang datang langsung ke Kampung Empang. Ia menyoroti kondisi jalan kampung yang sering banjir dan sangat membutuhkan pengerasan berupa paving blok.

Senada dengan hal itu, Iskandar SP (Pak Ande) menambahkan bahwa infrastruktur di Kauman II, khususnya Kampung Empang, sangat tertinggal dibandingkan dusun lain. Ia juga menitipkan harapan agar Bendungan Mereke dapat memperkuat sistem irigasi pertanian di wilayah hilir yang sering kekurangan air pada musim tanam kedua (K-2).

"Kami berharap bapak selalu mengingat kami. Lamin bakeban lamin sering tunjango bau bakalako (apa pun yang kita tanam dengan sungguh-sungguh akan berhasil). Jangan sampai seperti pepatah berek pagar (pagar yang rusak)," ujar warga menggunakan perumpamaan khas setempat.

Menanggapi berbagai usulan terkait jalan, talud, hingga lampu penerangan jalan (PJU), H. Zohran memberikan penjelasan jujur mengenai kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami efisiensi akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat. Namun, ia berkomitmen untuk mencari jalan keluar.

"Untuk infrastruktur jalan, sudah kami ukur dan insya Allah kita perjuangkan realisasinya tahun ini. Masalah lampu jalan akan menjadi atensi saya melalui koordinasi dana PJU agar segera dipasang," tegasnya.

Terkait permohonan sarana sosial dan ekonomi terutama Fasilitas Ibadah. Merespons keluhan imam masjid tentang panasnya suhu saat salat Tarawih, H. Zohran secara pribadi berkomitmen membantu pengadaan kipas angin dan akan berkoordinasi dengan PLN terkait kendala kelistrikan masjid.

Terkait sektor Sosial & UMKM yakni Aspirasi mengenai pengadaan kursi, terop (tenda) untuk rukun kematian, serta bantuan modal bagi kios-kios kecil (UMKM) akan diarahkan melalui pengajuan proposal yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah atau melalui skema CSR dan PPM.

Mengakhiri kegiatan, H. Zohran menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Labuhan Sumbawa menyambut datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.

"Mari kita benahi kampung kita bersama. Kedatangan saya hari ini adalah untuk memastikan suara bapak dan ibu menjadi dasar kebijakan kami di gedung dewan," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 22:43:01 +0800 amr
H Zohran Reses di Kampung Hijrah Dusun Kayangan, Warga Soroti Kuota Gas LPG dan Penanganan Banjir https://amarmedia.co.id/h-zohran-reses-di-kampung-hijrah-dusun-kayangan-warga-soroti-kuota-gas-lpg-dan-penanganan-banjir https://amarmedia.co.id/h-zohran-reses-di-kampung-hijrah-dusun-kayangan-warga-soroti-kuota-gas-lpg-dan-penanganan-banjir H Zohran SH Reses di Kampung Hijrah Dusun Kayangan, Warga Soroti Kuota Gas LPG dan Penanganan Banjir

Sumbawa. Labuhan Badas.Amarmedia.co.id–Memasuki malam kedua agenda reses masa persidangan tahun ini, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, menemui konstituen di Dusun Kayangan, Kampung Hijrah, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Rabu (11/02/2026).

Acara yang dipandu oleh moderator Bohari Boya ini berlangsung semarak dan penuh kekeluargaan di kediaman tuan rumah, H. Kamran. Kehadiran politisi dari Fraksi NasDem ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat, termasuk Kepala Dusun Kayangan, Mulyono, dan Ketua RT setempat, Ramli.

Dalam sambutannya, Kadus Kayangan Mulyono menyampaikan apresiasi karena wilayahnya dijadikan titik serap aspirasi. Ia menitipkan harapan besar agar H. Zohran memberikan atensi khusus pada persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, H. Zohran menegaskan bahwa kedatangannya bukan sekadar kunjungan formal. "Aspirasi yang kami jemput bukan hanya soal bantuan fisik sederhana, melainkan wujud nyata pembangunan Kabupaten Sumbawa yang lebih luas," tegasnya di hadapan warga.

Sesi diskusi menjadi bagian paling dinamis. Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses gas LPG karena belum adanya pangkalan resmi di Kampung Hijrah.

Menanggapi masalah ini, H. Zohran memaparkan data teknis yang cukup mengejutkan. Berdasarkan data dari dinas terkait, kuota gas LPG untuk Kabupaten Sumbawa saat ini adalah 11.003 metrik ton.

"Jika dihitung, satu rumah tangga di Sumbawa hanya mendapatkan jatah sekitar 13 tabung per tahun. Angka ini jauh di bawah Kota Mataram yang mencapai sekitar 23 tabung per tahun. Ini adalah ketimpangan yang harus kita perjuangkan," ungkap Sekretaris Komisi II tersebut.

Ia berkomitmen akan menindaklanjuti data ini ke tingkat pusat, yakni Kementerian ESDM atau Dirjen Migas, agar kuota untuk Sumbawa bisa ditambah sehingga harga di masyarakat tidak melambung di atas harga subsidi akibat kelangkaan.

Selain masalah gas, kaum ibu di Kampung Hijrah juga menyuarakan kebutuhan dukungan terhadap UMKM, khususnya kemudahan dalam mendapatkan modal usaha maupun pembinaan. Warga mengaku program jemput bola dari dinas terkait belum menyentuh pelosok desa secara merata.

Selain itu, warga mengusulkan pelebaran jembatan utama dan jalan  menuju Kampung Hijrah guna mendukung akses ekonomi dan mobilitas warga, terutama bagi para perajin kopi dan makanan olahan di wilayah tersebut.

"Semua usulan, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga jembatan, telah kami catat. Kami akan berupaya maksimal agar aspirasi ini terakomodir dalam program kerja pemerintah daerah dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Mari kita berdoa bersama agar apa yang kita rencanakan bisa terealisasi," tutup H. Zohran. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 18:15:16 +0800 amr
Serap Aspirasi di Desa Nijang, Adizul Syahabuddin Kawal Usulan Normalisasi Saluran hingga Bantuan UMKM https://amarmedia.co.id/serap-aspirasi-di-desa-nijang-adizul-syahabuddin-kawal-usulan-normalisasi-saluran-hingga-bantuan-umkm https://amarmedia.co.id/serap-aspirasi-di-desa-nijang-adizul-syahabuddin-kawal-usulan-normalisasi-saluran-hingga-bantuan-umkm Serap Aspirasi di Desa Nijang, Adizul Syahabuddin Kawal Usulan Normalisasi Saluran hingga Bantuan UMKM

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, Adizul Syahabuddin,SP M.Si., terus bergerak turun ke tengah masyarakat dalam agenda Reses I Tahun Sidang 2026. Pada Kamis (12/2/2026), Wakil Ketua Fraksi PKS ini menemui warga dan jajaran Pemerintah Desa Nijang untuk menjemput langsung berbagai aspirasi pembangunan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Reses I DPRD Kabupaten Sumbawa yang dijadwalkan berlangsung serentak mulai tanggal 10 hingga 13 Februari 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, isu lingkungan menjadi sorotan utama. Pemerintah Desa dan masyarakat Nijang kompak menyuarakan kekhawatiran terkait bencana banjir yang kerap melanda wilayah mereka setiap tahunnya.

Warga berharap agar DPRD melalui pemerintah daerah segera merealisasikan normalisasi saluran pembuang di wilayah Desa Nijang dan sekitarnya. Langkah ini dinilai mendesak untuk mencegah luapan air saat intensitas hujan tinggi yang selama ini menjadi ancaman rutin bagi warga.

Selain penanganan banjir, berbagai usulan infrastruktur lingkungan dan sosial juga disampaikan oleh warga kepada legislator PKS ini, di antaranya Pemasangan paving block di area pemukiman dan pembangunan pintu gerbang desa.

Atas ketersediaan fasilitas umum & ibadah warga mengharapkan pembangunan pagar masjid untuk kenyamanan ibadah serta pengadaan penerangan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nijang.

Warga juga mengusulkan pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal dan sarana bagi pelaku UMKM di Desa Nijang guna meningkatkan ekonomi keluarga.

Menanggapi deretan aspirasi tersebut, Adizul Syahabuddin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan usulan warga di tingkat legislatif. Menurutnya, aspirasi yang berkaitan dengan keselamatan warga (banjir) dan peningkatan ekonomi (UMKM) akan menjadi prioritas dalam pokok-pokok pikiran dewan nantinya.

"Semua usulan ini telah kami catat dengan saksama. Terutama terkait normalisasi saluran, ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga setiap musim hujan. Kami akan mengomunikasikan hal ini dengan dinas terkait agar bisa masuk dalam perencanaan anggaran," ujar Adizul di hadapan warga.

Ia juga menambahkan bahwa Reses adalah momentum penting bagi anggota dewan untuk memastikan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan riil di tingkat akar rumput.

"Terima kasih atas masukan dari Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat Nijang. Kami di Fraksi PKS akan terus berikhtiar mengawal aspirasi ini hingga tuntas," pungkasnya.

]]>
Thu, 12 Feb 2026 17:41:30 +0800 amr
Realisasi Investasi Rp 1,3 Triliun: Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penuh Poultry Project Terintegrasi 2026 https://amarmedia.co.id/realisasi-investasi-rp-13-triliun-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-poultry-project-terintegrasi-2026 https://amarmedia.co.id/realisasi-investasi-rp-13-triliun-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-poultry-project-terintegrasi-2026 Realisasi Investasi Rp 1,3 Triliun: Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penuh Poultry Project Terintegrasi 2026

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya program Poultry Project (industri perunggasan terintegrasi) di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 ini. Program yang bernilai investasi fantastis sebesar Rp 1,3 triliun tersebut dinilai sebagai terobosan besar dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

H. Zohran mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar rencana mendadak, melainkan hasil perjuangan panjang selama lebih dari lima tahun.

"Ini adalah ide berlian yang sempat kami diskusikan bersama Pak Sahrul Bosang dan akhirnya terealisasi di tahun 2026. Apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa, Ir. H.syarafuddin Jarot MP, Gubernur NTB Dr.H Lalu Muhammad Iqbal, Jenderal Arif Hartono, serta seluruh jajaran yang telah berjuang keras sejak 2025 hingga hari ini," ujar H. Zohran.

Sebagai wilayah dengan produksi jagung peringkat ketiga nasional, NTB—khususnya Sumbawa—memiliki posisi strategis. Jagung merupakan komponen utama pakan ternak, sehingga integrasi industri dari hulu (pakan) hingga hilir (pengolahan) akan memberikan nilai tambah yang luar biasa.

Menurut H Orek akrab disapa, Beberapa dampak positif yang diproyeksikan dari proyek ini antara lain adanya Perputaran Ekonomi. Investasi Rp 1,3 triliun akan memicu mutasi keuangan besar di Sumbawa. Secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat dan membangun ekosistem perunggasan nasional pertama yang kuat di luar Pulau Jawa.dan terakhir mungkin insyaallah menjadi awal baik membangun kedaulatan pangan khususnya di kabupaten Sumbawa " ujarnya 

Program ini mengedepankan sinergi antara perusahaan besar dengan masyarakat lokal melalui sistem Kemitraan Inti-Plasma. Perusahaan menyediakan DOC,pakan obat serta pendampingan teknis sementara peternak menyiapkan kandang dan tenaga kerja dan hasil panen kemudian dibeli kembali oleh perusahaan. 

Kehadiran industri perunggasan terintegrasi di Nusa tenggara Barat merupakan terobosan besar pemerintah dalam membangun ekosistem perunggasan nasional di luar pulau jawa program ini memperkuat sektor hulu hingga hilir dan memanfaatkan potensi jagung NTB yang sangat besar.

Pemerintah daerah berharap program Poultry industri ini berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Sumbawa ikan teri Nusa tenggara Barat 

"Program ini membuka peluang kerja luas, mulai dari peternak plasma, tenaga kandang, hingga tenaga pengolahan hasil ternak. Kami di DPRD berharap program ini berjalan optimal dan berkelanjutan, sehingga Sumbawa benar-benar menjadi kiblat industri perunggasan di Indonesia Timur," tutup H. Zohran. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 14:10:39 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Jemput Aspirasi di Lito dan Semamung: "Usulan Rakyat Adalah Titah yang Wajib Saya Perjuangkan" https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-jemput-aspirasi-di-lito-dan-semamung-usulan-rakyat-adalah-titah-yang-wajib-saya-perjuangkan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-jemput-aspirasi-di-lito-dan-semamung-usulan-rakyat-adalah-titah-yang-wajib-saya-perjuangkan Ketua DPRD Sumbawa Jemput Aspirasi di Lito dan Semamung: "Usulan Rakyat Adalah Titah yang Wajib Saya Perjuangkan"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di tengah guyuran hujan lebat, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov , tetap konsisten menjalankan agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Memasuki hari kedua, Rabu (11/2), Ketua DPRD menyisir dua lokasi strategis, yakni Desa Lito dan Desa Semamung, guna menyerap langsung keluh kesah serta harapan masyarakat.

Mengawali agenda yang padat, Ketua DPRD terlebih dahulu memimpin hearing bersama Forum P3A dan OPD terkait di kantor dewan sebelum bertolak ke Desa Lito usai salat Zuhur. Meski cuaca tidak bersahabat, antusiasme warga Lito dan desa-desa sekitarnya tetap tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran warga. Ia juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah pusat dan daerah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Tak hanya bicara rencana, ia turut menjabarkan realisasi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dari usulan reses sebelumnya, mulai dari infrastruktur pertanian, pendidikan, hingga bantuan UMKM.

"Kehadiran Bapak dan Ibu di tengah hujan ini adalah kehormatan bagi saya. Saya ingin memastikan bahwa aspirasi yang pernah disampaikan sebelumnya telah membuahkan hasil, dan hari ini kita inventarisir kembali apa yang menjadi kebutuhan mendesak," ujar Ketua DPRD.

Beberapa permasalahan yang disuarakan warga Lito antara lain di sektor pendidikan mengharapkan kelanjutan pembangunan gedung PAUD/TK yang kondisinya memprihatinkan di sektor pertanian meminta Perbaikan jaringan irigasi dan dibidang sosial Keagamaan meminta Pembangunan sarana ibadah, bantuan Majelis Taklim, dan beasiswa bagi anak petani.

Berlanjut ke titik kedua di Desa Semamung, suasana hangat dan kekeluargaan menyelimuti pertemuan. Meski masyarakat sedang sibuk di musim tanam, aula pertemuan tetap dipenuhi warga yang ingin menyampaikan aspirasi.

Ketua DPRD menegaskan bahwa kehadiran masyarakat merupakan bukti kesadaran politik yang tinggi dalam memperjuangkan hak-hak desa. Ia pun memaparkan berbagai program yang siap direalisasikan tahun ini di Semamung sebagai hasil perjuangan dari reses tahun lalu.

Warga Semamung menitipkan sejumlah harapan besar, di antaranya terhadap infrastruktur, Pembangunan Jaringan Usaha Tani (JUT), Cekdam, serta normalisasi Cekdam yang mengalami pendangkalan di sektor ekonomi: Bantuan modal usaha bagi kelompok UMKM, peternakan, dan masyarakat kurang mampu dan dibidang budaya: Dukungan sarana untuk pelestarian budaya Karapan Kerbau.

Menutup rangkaian reses di kedua lokasi tersebut, Ketua DPRD memberikan pernyataan tegas sekaligus menyentuh. Ia meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah.

Terkait usulan-usulan baru, ia berjanji akan mengawal seluruh aspirasi tersebut hingga masuk dalam skema pembangunan daerah, meski secara bertahap.

"Aspirasi yang saudara-saudara sampaikan adalah titah yang wajib saya perjuangkan sepenuh jiwa dan raga. Apapun yang Bapak/Ibu usulkan akan saya kawal, karena bagi saya, sesuatu yang kita perjuangkan harus dimenangkan," pungkasnya dengan nada optimis. (AM)

]]>
Thu, 12 Feb 2026 08:36:03 +0800 amr
Reses di Dusun Pamulung, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Serap Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur https://amarmedia.co.id/reses-di-dusun-pamulung-sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-pertanian-hingga-infrastruktur-5221 https://amarmedia.co.id/reses-di-dusun-pamulung-sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-pertanian-hingga-infrastruktur-5221 Reses di Dusun Pamulung, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Serap Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur

Sumbawa.Amarmedia.co.id —Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Nasdem, Haji Zohran S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2026 di Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas Selasa malam 10 Februari 2026. Kehadiran tokoh kharismatik ini disambut hangat oleh warga yang antusias menyampaikan berbagai keluhan dan harapan terkait pembangunan wilayah.

Dalam sambutannya, Haji Zohran menegaskan bahwa Reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk kembali ke konstituen. "Tugas saya adalah menjemput aspirasi. Ruang ini kita gunakan untuk edukasi dan diskusi dua arah agar program pembangunan yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Haji Zohran membawa kabar gembira terkait keberhasilan lobi anggaran pusat (Inpres Jalan Daerah) senilai Rp83 miliar untuk pembangunan jalan strategis dari Desa Batu Dulang ke Tepal. Ia juga memaparkan potensi besar program Poultry Industry (industri unggas terintegrasi) senilai Rp1,3 triliun yang diharapkan berdampak pada ekonomi lokal.

"Kita harus bersyukur, melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Sumbawa mendapatkan perhatian besar dari pusat. Tugas kami di DPRD adalah memastikan dampak pembangunan ini dirasakan langsung hingga ke tingkat dusun," tambahnya.

Dalam sesi dialog yang dipandu moderator, Bohari Boya sejumlah tokoh masyarakat Dusun Pamulung menyampaikan poin-poin krusial diantaranya Masalah Kebersihan Sungai. " Warga mengeluhkan ketiadaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang memicu masyarakat membuang sampah ke sungai. Warga mengusulkan pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah desa" ujar Drs.Bujir

Ia juga mengharapkan stabilitas Listrik menjelang dan selama bulan Ramadan, warga meminta kepastian layanan PLN agar tidak terjadi pemadaman, terutama pada waktu sahur dan berbuka.

Sementara itu masalah Infrastruktur Pertanian Petani dari kelompok "Suka Maju" mengusulkan normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi di wilayah poktan yang sudah banyak mengalami kerusakan/pendangkalan.

Demikian juga perbaikan Jalan Lingkungan ada Usulan perbaikan jalan lingkungan sekitar 100 meter di RW 09 yang kondisinya rusak dan berlubang dan Penanganan Banjir Warga mengusulkan peninggian talud saluran irigasi di sebelah timur desa untuk mencegah air gunung meluap ke pemukiman saat curah hujan tinggi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Haji Zohran berkomitmen untuk mengawal usulan warga dalam rapat-rapat komisi dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

"Terkait sampah, saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk pengadaan kontainer atau TPS3R. Untuk irigasi, ini memang prioritas kami di Komisi II yang membidangi ekonomi dan pertanian. Kita akan dorong normalisasi agar distribusi air ke sawah warga kembali lancar," tegas Haji Zohran Orek.

Ia juga menutup acara dengan mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendoakan agar kemampuan keuangan daerah cukup untuk mengakomodasi seluruh usulan prioritas di tahun 2027.(AM)

 

]]>
Wed, 11 Feb 2026 20:32:52 +0800 amr
Reses di Dusun Pamulung, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Serap Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur https://amarmedia.co.id/reses-di-dusun-pamulung-sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-pertanian-hingga-infrastruktur https://amarmedia.co.id/reses-di-dusun-pamulung-sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-pertanian-hingga-infrastruktur Reses di Dusun Pamulung, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Serap Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur

Sumbawa.Amarmedia.co.id.—Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Nasdem, Haji Zohran S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Anggaran 2026 di Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas Selasa malam 10 Februari 2026. Kehadiran tokoh kharismatik ini disambut hangat oleh warga yang antusias menyampaikan berbagai keluhan dan harapan terkait pembangunan wilayah.

Dalam sambutannya, Haji Zohran menegaskan bahwa Reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk kembali ke konstituen. "Tugas saya adalah menjemput aspirasi. Ruang ini kita gunakan untuk edukasi dan diskusi dua arah agar program pembangunan yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Haji Zohran membawa kabar gembira terkait keberhasilan lobi anggaran pusat (Inpres Jalan Daerah) senilai Rp83 miliar untuk pembangunan jalan strategis dari Desa Batu Dulang ke Tepal. Ia juga memaparkan potensi besar program Poultry Industry (industri unggas terintegrasi) senilai Rp1,3 triliun yang diharapkan berdampak pada ekonomi lokal.

"Kita harus bersyukur, melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, Kabupaten Sumbawa mendapatkan perhatian besar dari pusat. Tugas kami di DPRD adalah memastikan dampak pembangunan ini dirasakan langsung hingga ke tingkat dusun," tambahnya.

Dalam sesi dialog yang dipandu moderator, Bohari Boya sejumlah tokoh masyarakat Dusun Pamulung menyampaikan poin-poin krusial diantaranya Masalah Kebersihan Sungai. " Warga mengeluhkan ketiadaan tempat pembuangan sampah (TPS) yang memicu masyarakat membuang sampah ke sungai. Warga mengusulkan pengadaan kendaraan operasional pengangkut sampah desa" ujar Drs.Bujir

Ia juga mengharapkan stabilitas Listrik menjelang dan selama bulan Ramadan, warga meminta kepastian layanan PLN agar tidak terjadi pemadaman, terutama pada waktu sahur dan berbuka.

Sementara itu masalah Infrastruktur Pertanian Petani dari kelompok "Suka Maju" mengusulkan normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi di wilayah poktan yang sudah banyak mengalami kerusakan/pendangkalan.

Demikian juga perbaikan Jalan Lingkungan ada Usulan perbaikan jalan lingkungan sekitar 100 meter di RW 09 yang kondisinya rusak dan berlubang dan Penanganan Banjir Warga mengusulkan peninggian talud saluran irigasi di sebelah timur desa untuk mencegah air gunung meluap ke pemukiman saat curah hujan tinggi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Haji Zohran berkomitmen untuk mengawal usulan warga dalam rapat-rapat komisi dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

"Terkait sampah, saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk pengadaan kontainer atau TPS3R. Untuk irigasi, ini memang prioritas kami di Komisi II yang membidangi ekonomi dan pertanian. Kita akan dorong normalisasi agar distribusi air ke sawah warga kembali lancar," tegas Haji Zohran Orek.

Ia juga menutup acara dengan mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendoakan agar kemampuan keuangan daerah cukup untuk mengakomodasi seluruh usulan prioritas di tahun 2027. (AM)

]]>
Wed, 11 Feb 2026 19:48:18 +0800 amr
H. Zohran, SH Serap Aspirasi Konstituen di Uma Beringin. Kawal Program Strategis dan Siapkan Langkah Taktis untuk Kebutuhan Warga https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-serap-aspirasi-konstituen-di-uma-beringin-kawal-program-strategis-dan-siapkan-langkah-taktis-untuk-kebutuhan-warga https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-serap-aspirasi-konstituen-di-uma-beringin-kawal-program-strategis-dan-siapkan-langkah-taktis-untuk-kebutuhan-warga H. Zohran, SH Serap Aspirasi Konstituen di Uma Beringin. Kawal Program Strategis dan Siapkan Langkah Taktis untuk Kebutuhan Warga

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, melaksanakan agenda Reses I Tahun 2026 Selasa 10 Februari 2026 guna menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) nya. Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan pengejawantahan dari Peraturan Tata Tertib DPRD yang mewajibkan setiap wakil rakyat menghimpun keinginan konstituen secara langsung.

Dalam pemaparannya, H. Zohran menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menyukseskan program unggulan daerah, terutama proyek berskala Multi-years dan Peternakan Ayam Terintegrasi serta program unggulan pemerintahan Jarot Ansori.

"Program besar seperti peternakan terintegrasi ini adalah masa depan ekonomi kita. Saya berharap masyarakat memberikan dukungan penuh. Jangan sampai ada kendala di lapangan, karena jika ini sukses, manfaat ekonominya akan kembali ke rakyat," tegas politisi Nasdem tersebut.

Sesi diskusi berlangsung produktif dengan mengemukanya berbagai persoalan mendesak dari beberapa titik wilayah diantaranya sektor Pendidikan di SD Uma Beringin Muncul keluhan terkait macetnya instalasi air di sekolah. Komite sekolah yang enggan membebani wali murid berharap adanya bantuan pengadaan tandon dan mesin air (estimasi Rp4-5 juta).

Di bidang Infrastruktur & Penerangan jalan, Warga Gg Hijrah II (Rudi Santoso) mengharapkan perbaikan akses jalan berupa aspal serta pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di depan TPQ.

Disela kesempatan itu Bapak Gede menyampaikan apresiasi atas bantuan TPQ yang sudah terealisasi, sembari mengusulkan dana renovasi mushallah Rp10 juta, bantuan cat, serta pengadaan alat penggali kubur (Jack Hammer) dan 100 kursi untuk keperluan warga.

Di Pemberdayaan Perempuan. Muncul aspirasi khusus terkait bantuan modal atau alat usaha bagi UMKM para janda guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Merespons tumpukan aspirasi tersebut, H. Zohran menyatakan akan segera mengambil langkah taktis melalui berbagai kanal penganggaran, termasuk melalui program pemberdayaan masyarakat (PPM) yang tersedia.

"Beberapa usulan yang bersifat mendesak akan kami upayakan melalui langkah taktis, misalnya melalui skema PPM (Program Pemberdayaan Masyarakat) atau Pokir. Namun, saya juga menitipkan pesan: jika fasilitas pemerintah sudah kita bangun atau berikan, mari kita jaga bersama agar manfaatnya panjang," pungkasnya. (am)

]]>
Wed, 11 Feb 2026 11:47:21 +0800 amr
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP.M.Si mengucapkan Selamat HPN 2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-selamat-hpn-2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-selamat-hpn-2026 Mon, 09 Feb 2026 08:19:00 +0800 amr DPRD Sumbawa All&Out Dukung Hilirisasi Peternakan, Zulfikar Demitry: Kekayaan di Atas Bumi Sumbawa Kini Tergarap Maksimal https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-all-out-dukung-hilirisasi-peternakan-zulfikar-demitry-kekayaan-di-atas-bumi-sumbawa-kini-tergarap-maksimal https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-all-out-dukung-hilirisasi-peternakan-zulfikar-demitry-kekayaan-di-atas-bumi-sumbawa-kini-tergarap-maksimal DPRD Sumbawa All-Out Dukung Hilirisasi Peternakan, Zulfikar Demitry: Kekayaan di Atas Bumi Sumbawa Kini Tergarap Maksimal

Sumbawa, Moyo Hilir.Amarnedia.co.id– Momentum groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Desa Serading tidak hanya membawa haru bagi jajaran eksekutif, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari lembaga legislatif. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menyatakan rasa bangga dan dukungan penuhnya terhadap langkah besar yang diambil Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot.

Zulfikar menilai, proyek hasil kolaborasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat Sumbawa.

Dalam pernyataannya, Zulfikar menyoroti bahwa selama ini perhatian sering kali tertuju pada kekayaan tambang yang ada di dalam perut bumi Sumbawa. Namun, hadirnya industri peternakan terintegrasi ini membuktikan bahwa potensi di atas permukaan bumi jauh lebih menjanjikan bagi ekonomi kerakyatan.

"Sumbawa memiliki potensi yang sangat besar. Tidak hanya apa yang ada di perut buminya, tetapi apa yang ada di permukaan bumi kita sangat melimpah jika diolah secara modern. Dengan dukungan Danantara, kekayaan agraris dan peternakan kita kini naik kelas melalui sistem hilirisasi ini," ujar Zulfikar Demitry dengan penuh semangat, Jumat (06/02/2026).

Sebagai pimpinan DPRD, Zulfikar menegaskan bahwa pihak legislatif siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun pengawasan, agar industri ini berjalan sehat dan berpihak pada peternak lokal. Ia menilai hilirisasi adalah kunci agar Sumbawa tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam rantai pasok nasional.

"Kami di DPRD siap mendukung penuh hilirisasi industri peternakan ini. Ini bukan sekadar proyek, tapi pembangunan sistem yang memastikan peternak kita berdaya. Kami akan kawal agar multiplier effect yang disampaikan Pak Bupati benar-benar dirasakan hingga ke level UMKM di desa-desa," tegas politisi muda tersebut.

Sejalan dengan visi Presiden, Zulfikar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut peluang ini dengan meningkatkan etos kerja menuju swasembada pangan di NTB, khususnya di Bumi Samawa. Menurutnya, ketersediaan pakan dan bibit yang kini diproduksi secara lokal harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

"Mari kita dukung swasembada pangan ini. Saatnya rakyat Sumbawa menjadi pemain utama dalam penyediaan protein hewani nasional. Kami bangga dengan prestasi kerja ini, dan ini adalah awal dari Sumbawa yang mandiri secara ekonomi," pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 06 Feb 2026 17:56:06 +0800 amr
Sinergi Gerakan Indonesia ASRI, Sekretariat DPRD Sumbawa Aksi Gotong Royong Massal https://amarmedia.co.id/sinergi-gerakan-indonesia-asri-sekretariat-dprd-sumbawa-aksi-gotong-royong-massal https://amarmedia.co.id/sinergi-gerakan-indonesia-asri-sekretariat-dprd-sumbawa-aksi-gotong-royong-massal Sinergi Gerakan Indonesia ASRI, Sekretariat DPRD Sumbawa Aksi Gotong Royong Massal

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Menindaklanjuti Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan Surat Edaran Wakil Bupati Sumbawa Nomor 100.3.4/141 Tahun 2026, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan aksi gotong royong massal pada Jumat pagi (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari *Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang serentak dilaksanakan di seluruh instansi Kabupaten Sumbawa.

Menindaklanjuti Arahan Pusat dan Daerah

Gerakan ini berakar dari arahan Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang menekankan pentingnya aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Anshori, melalui surat edarannya menginstruksikan seluruh instansi untuk fokus pada pembersihan sampah, penertiban baliho/spanduk kadaluwarsa, hingga penataan elemen visual yang mengganggu kerapian kota.

Sesuai dengan pembagian wilayah binaan, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa tidak hanya fokus pada area internal kantor, tetapi juga bertanggung jawab atas kebersihan di titik strategis publik. Lokasi tersebut meliputi Jalan dan saluran drainase sepanjang Jalan Simpang Lawang Desa, Area Pacuan Kuda hingga Simpang Mulyo, Hutan Kota Moyo dan Taman Simpang Moyo.

Plt. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Sumbawa, Kasubbag Perencanaan dan Penganggaran Alwi Syahab, M.P., menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program nasional ini.

"Kami berkomitmen penuh menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI dengan menggerakkan seluruh staf untuk bergotong royong, baik di lingkungan kantor maupun di zonasi yang telah ditetapkan. Ini adalah wujud kontribusi nyata kami dalam menciptakan Sumbawa yang lebih bersih dan sehat," ujar Alwi.

Selain mendukung estetika kota dan pariwisata, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif kesehatan masyarakat Kasubbag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, Andy Triharyanti, S.H. menambahkan bahwa kebersihan lingkungan kantor menjadi prioritas utama mengingat saat ini tengah memasuki musim penghujan.

"Fokus utama kami adalah memastikan lingkungan kantor tetap bersih dan rapi termasuk lingkungan mushalla. Di musim penghujan seperti sekarang, pembersihan drainase dan genangan sangat krusial untuk membasmi sarang nyamuk dan mencegah penyakit demi kenyamanan bersama," jelasnya 

Seluruh dokumentasi kegiatan ini nantinya akan dilaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang berkesinambungan. (AM)

]]>
Fri, 06 Feb 2026 11:06:25 +0800 amr
Siasati Penurunan Dana Transfer Pusat, DPRD Sumbawa Godok Strategi Opsen Pajak di Bimtek https://amarmedia.co.id/siasati-penurunan-dana-transfer-pusat-dprd-sumbawa-godok-strategi-opsen-pajak-di-bimtek https://amarmedia.co.id/siasati-penurunan-dana-transfer-pusat-dprd-sumbawa-godok-strategi-opsen-pajak-di-bimtek Siasati Penurunan Dana Transfer Pusat, DPRD Sumbawa Godok Strategi Opsen Pajak di Bimtek 

Jakarta.Amarmedia.co.id – Memasuki hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta, Kamis (05/02/2026), Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa fokus membedah strategi penyelamatan postur APBD di tengah tantangan pengetatan kebijakan fiskal nasional.

Diskusi berlangsung intensif dengan membedah implikasi PMK 212/PMK.07/2022 yang mengatur tentang indikator kinerja daerah dan penentuan Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditentukan penggunaannya (earmarked), yang secara langsung berdampak pada penurunan Dana Transfer Umum (DTU).

Para legislator Sumbawa menyadari bahwa penurunan dana transfer dari pusat menuntut daerah untuk lebih kreatif dan mandiri. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana melakukan mitigasi agar penurunan DTU tidak mengganggu program-program prioritas rakyat pada tahun anggaran 2026.

"Kita harus siap dengan skenario terburuk jika dana transfer terus menurun. Melalui Bimtek ini, kita merumuskan langkah mitigasi agar layanan publik dasar tetap terjaga meskipun postur APBD mengalami penyesuaian," ungkap Ketua DPRD Nanang Nasiruddin di sela-sela kegiatan.

Sebagai solusi konkret, DPRD Sumbawa mendalami strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema Opsen Pajak Daerah. Fokus pembahasan meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 

Skema opsen ini diharapkan menjadi instrumen baru bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendongkrak kemandirian fiskal tanpa memberikan beban tambahan yang memberatkan masyarakat secara tidak wajar.

Meskipun tantangan fiskal cukup berat, DPRD Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya bahwa setiap kebijakan penganggaran harus tetap akuntabel. Pendalaman materi ini bertujuan agar DPRD memiliki landasan regulasi yang kuat dalam melakukan budgeting (penganggaran) bersama TAPD nantinya.

"Tujuannya jelas: Strategi penganggaran ke depan harus tetap berpihak pada pelayanan publik. Kita harus memaksimalkan potensi lokal (PAD) untuk menutupi celah dari berkurangnya transfer pusat," tutup Nanang.(AM)

]]>
Thu, 05 Feb 2026 19:27:49 +0800 amr
H. Zainuddin Sirat Tegas Tolak Kenaikan Tarif PDAM: Audit Manajemen Dulu, Baru Bicara Harga! https://amarmedia.co.id/h-zainuddin-sirat-tegas-tolak-kenaikan-tarif-pdam-audit-manajemen-dulu-baru-bicara-harga https://amarmedia.co.id/h-zainuddin-sirat-tegas-tolak-kenaikan-tarif-pdam-audit-manajemen-dulu-baru-bicara-harga H. Zainuddin Sirat Tegas Tolak Kenaikan Tarif PDAM: Audit Manajemen Dulu, Baru Bicara Harga!

Jakarta .Amarmedia.co.id – Rencana Perumdam Batulanteh untuk menaikkan tarif air minum mendapat reaksi keras dari legislatif. Ketua Fraksi Demokrat PPP Pembangunan DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zainuddin Sirat, menyatakan dengan tegas menolak—atau setidaknya meminta penundaan—rencana tersebut hingga dilakukan audit menyeluruh terhadap manajemen perusahaan daerah tersebut.

Isu kenaikan tarif ini memicu kegelisahan di tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, H. Zainuddin menilai kebijakan menaikkan beban rakyat di tengah performa perusahaan yang terus merugi adalah langkah yang tidak tepat.

Haji Ude, sapaan akrabnya, mempertanyakan mengapa Perumdam Batulanteh terus-menerus menderita kerugian padahal pemerintah daerah rutin memberikan suntikan dana operasional hingga miliaran rupiah.

"Saya berpandangan, sebelum bicara soal tarif, evaluasi dan audit dulu manajemen Perumdam Batulanteh. Mengapa selalu rugi? Padahal suntikan dana miliaran terus mengalir. Berapa pun anggaran yang dikucurkan, selama manajemennya tidak sehat, PDAM tidak akan pernah maju," tegasnya dengan lugas.

Sebagai langkah konkret, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa ini mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Perumdam Batulanteh. Pansus ini nantinya bertugas membedah persoalan mendasar yang menjadi "penyakit" kronis di tubuh perusahaan penyedia air bersih tersebut.

"Kita usulkan bentuk Pansus agar semuanya jelas. Kita ingin memastikan apa sebenarnya problem utama yang membuat PDAM selalu merugi. Biarkan Pansus bekerja dulu untuk memberikan transparansi kepada publik," tambah Haji Ude.

H. Zainuddin menekankan bahwa visi ke depan adalah menjadikan Perumdam Batulanteh sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, hal itu harus dicapai melalui manajemen yang sehat dan regulasi yang pro-rakyat, bukan dengan cara instan menaikkan tarif.

"Harapan kita, PDAM minimal bisa mandiri dulu, itu sudah bagus. Sangat mustahil mengharapkan PAD jika manajemennya masih sakit. Kita ingin PDAM sehat tanpa memberatkan masyarakat," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 18:24:32 +0800 amr
Optimalkan Fungsi DPRD, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Tekankan Implementasi Hasil Bimtek Jakarta https://amarmedia.co.id/optimalkan-fungsi-dprd-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-tekankan-implementasi-hasil-bimtek-jakarta https://amarmedia.co.id/optimalkan-fungsi-dprd-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-tekankan-implementasi-hasil-bimtek-jakarta Optimalkan Fungsi DPRD, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Tekankan Implementasi Hasil Bimtek Jakarta

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, menghadiri langsung pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar di Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Bimtek yang mengusung tema "Profesionalisme DPRD dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan" ini dipandang sebagai langkah penting dalam mempertajam taji legislatif di tengah dinamika tata kelola keuangan daerah yang kian kompleks.

Dalam keterangannya, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa kehadiran seluruh elemen pimpinan dan anggota dalam forum ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya strategis untuk memperdalam pemahaman regulasi.

"Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi kami untuk menambah wawasan, khususnya terkait tata kelola keuangan daerah. Fokus kita adalah bagaimana mengelola anggaran yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya sesuai regulasi," ujar Nanang di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan di Kabupaten Sumbawa, di mana DPRD harus memastikan setiap rupiah dalam APBD memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sebagai pucuk pimpinan di gedung rakyat, Nanang berharap pengetahuan yang diperoleh dari para pakar dan narasumber di Jakarta dapat segera diimplementasikan dalam fungsi pengawasan dan penganggaran (budgeting).

"Harapan saya, setelah kembali dari Bimtek ini, seluruh anggota DPRD memiliki pemahaman yang lebih tajam. Kita ingin memastikan pembangunan di Sumbawa bukan hanya berjalan, tapi berkelanjutan dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak," tegas politisi PKS tersebut.

Partisipasi aktif dalam Bimtek ini juga menjadi bukti komitmen DPRD Sumbawa dalam menjaga profesionalisme lembaga. Menurut Nanang, profesionalisme adalah kunci agar legislatif tetap menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah.

"DPRD yang kuat adalah DPRD yang paham aturan. Dengan begitu, fungsi checks and balances bisa berjalan optimal demi Kabupaten Sumbawa yang lebih maju," pungkasnya.

]]>
Wed, 04 Feb 2026 17:48:56 +0800 amr
Krisis Ekologi di Lape: Tanggul Tambang PT Ngali Sumbawa Mining Jebol, Petani Terancam Gagal Panen https://amarmedia.co.id/krisis-ekologi-di-lape-tanggul-tambang-pt-ngali-sumbawa-mining-jebol-petani-terancam-gagal-panen https://amarmedia.co.id/krisis-ekologi-di-lape-tanggul-tambang-pt-ngali-sumbawa-mining-jebol-petani-terancam-gagal-panen Krisis Ekologi di Lape: Tanggul Tambang PT Ngali Sumbawa Mining Jebol, Petani Terancam Gagal Panen

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Aktivitas pertambangan di Kecamatan Lape kini berada dalam sorotan tajam. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Kamis (29/01/2026) lalu. PT Ngali Sumbawa Mining (NSM) dituding di balik kerusakan lingkungan dan infrastruktur pertanian yang merugikan masyarakat Dusun Bahagia, Desa Lape.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP, mengungkap fakta memilukan mengenai kondisi ekologi di lingkar tambang. Laporan investigasi dari lembaga Lingkar Hijau Sumbawa menyebutkan bahwa tanggul perusahaan yang jebol telah menyebabkan banjir material longsor yang menimbun saluran irigasi dan lahan jagung milik warga.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa melalui perwakilannya, Ibu Dina Eka, memaparkan hasil uji laboratorium yang mengonfirmasi adanya pencemaran serius.

"Hasil uji lab menunjukkan parameter TSS (Total Suspended Solids) atau sedimentasi di titik waduk telah melampaui baku mutu. Kami sudah mewajibkan perusahaan membangun kolam pengendapan dan drainase permanen, namun hingga kini laporan realisasinya belum kami terima," tegasnya dalam rapat tersebut.

Kondisi ini diperparah dengan pernyataan Camat Lape, Ditta Frizky, yang membenarkan bahwa saluran irigasi vital bagi petani telah tertimbun material galian tambang. Ironisnya, pihak kecamatan menolak menandatangani dokumen kajian lingkungan yang disodorkan pihak ketiga perusahaan karena dianggap sepihak dan tidak melibatkan otoritas lokal.

Muhammad Jalal, salah satu petani terdampak, memberikan kesaksian emosional mengenai lahan jagungnya yang kini terkubur material tambang tanpa adanya ganti rugi yang jelas. Selain lahan pribadi, Jalan Usaha Tani (JUT) dilaporkan hancur akibat curah hujan tinggi.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi 4 DPRD, Syukri HS, menyatakan bahwa bencana ini sebenarnya sudah diprediksi sejak lama oleh warga. Ia menegaskan bahwa perbaikan lingkungan bukanlah bentuk "kebaikan hati" perusahaan, melainkan kewajiban mutlak yang diabaikan.

Rekomendasi Tegas: 14 Hari untuk Perbaikan atau Cabut Izin

DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan 11 poin rekomendasi yang sangat keras sebagai hasil akhir RDP. Beberapa poin krusial di antaranya:

Pertama Teguran Keras. Pemda diminta segera melayangkan teguran tertulis kepada PT NSM.

Kedua Audit Perizinan.Inspeksi mendadak terhadap seluruh bangunan di lokasi tambang.

Ketiga .Pemulihan Ekologi. Perusahaan wajib melakukan normalisasi saluran irigasi dan membangun sistem drainase serta kolam pengendapan sedimen permanen secara segera.

Keempat Sanksi Penutupan

DPRD memberikan tenggat waktu 14 hari bagi perusahaan untuk menunjukkan iktikad baik. Jika diabaikan, DPRD akan merekomendasikan pencabutan izin operasional kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi.

"Kesuksesan tambang tidak boleh dibayar dengan air mata petani dan rusaknya alam Lape. Jika dalam dua minggu tidak ada perubahan nyata, kami tidak ragu mendorong penutupan operasional," pungkas I Nyoman Wisma saat menutup rapat.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi industri ekstraktif di Sumbawa agar tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mematuhi mandat UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 17:20:43 +0800 amr
Gebrakan Ketua Fraksi Demokrat&PPP Pembangunan: Usulkan Aliansi Daerah Penghasil SDA dan Pansus PAD https://amarmedia.co.id/gebrakan-ketua-fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-usulkan-aliansi-daerah-penghasil-sda-dan-pansus-pad https://amarmedia.co.id/gebrakan-ketua-fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-usulkan-aliansi-daerah-penghasil-sda-dan-pansus-pad Gebrakan Ketua Fraksi Demokrat-PPP Pembangunan: Usulkan Aliansi Daerah Penghasil SDA dan Pansus PAD

Jakarta.Amarmedia.co.id -Ketua Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, H. Zainuddin Sirat, menyampaikan sejumlah poin krusial untuk memperkuat fungsi pengawasan dan anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dalam pernyataannya yang ditujukan kepada Pimpinan DPRD dan Sekretaris Dewan, H. Zainuddin menekankan perlunya langkah konkret agar hasil Bimtek tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan menjadi stimulus perubahan kebijakan di daerah.

Salah satu poin utama yang diusulkan adalah pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, sektor pajak dan retribusi daerah memerlukan perhatian serius untuk mengoptimalkan kemandirian fiskal Sumbawa.

"Sebagai tindak lanjut Bimtek, kami memohon pertimbangan pimpinan untuk segera membentuk Pansus PAD, terutama yang berkaitan dengan pajak daerah," tegas H. Ude akrab disapa Rabu 4 Februari 2026.

Terkait Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi kewenangan pusat, H. Zainuddin mengusulkan pembentukan wadah aspirasi bagi daerah penghasil tambang dan Sumber Daya Alam (SDA) di seluruh Indonesia.

Ia secara khusus meminta Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, yang juga pengurus ADKASI untuk memfasilitasi hal ini melalui jaringan ADKASI (Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia).

"Kita butuh wadah solid untuk menyalurkan aspirasi daerah penghasil kepada pemerintah pusat agar pembagian hasil SDA lebih berkeadilan," tambahnya.

H. Zainuddin juga memberikan peringatan keras terkait pola pembahasan anggaran antara Legislatif dan Eksekutif (TAPD). Ia meminta jadwal pembahasan serapan anggaran 2026 dan rencana APBD 2027 disusun dengan cermat agar DPRD memiliki waktu pendalaman yang cukup.

"Jangan sampai DPRD seolah-olah dijebak dengan waktu yang sempit oleh TAPD, sehingga Badan Anggaran (Banggar) tidak bisa bekerja maksimal. Kita harus pastikan APBD itu berpihak pada rakyat, bukan sekadar mengikuti gaya lama," ujarnya dengan lugas. (AM)

]]>
Wed, 04 Feb 2026 16:53:25 +0800 amr
Dilema 12 Tahun Tanpa Kenaikan: Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penyesuaian Tarif Perumdam Batulanteh dengan Catatan Audit Ketat https://amarmedia.co.id/dilema-12-tahun-tanpa-kenaikan-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penyesuaian-tarif-perumdam-batulanteh-dengan-catatan-audit-ketat https://amarmedia.co.id/dilema-12-tahun-tanpa-kenaikan-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penyesuaian-tarif-perumdam-batulanteh-dengan-catatan-audit-ketat Dilema 12 Tahun Tanpa Kenaikan: Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penyesuaian Tarif Perumdam Batulanteh dengan Catatan Audit Ketat

Sumbawa.Amarmedia.co.id  – Rencana penyesuaian tarif air bersih pada Perumda Air Minum Batulanteh kini menjadi sorotan utama di Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa. Setelah bertahan selama 12 tahun tanpa perubahan, penyesuaian tarif dinilai sebagai langkah pahit namun rasional demi menjaga keberlanjutan layanan dan kesehatan fiskal daerah.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, kepada wartawan memberikan dukungan terhadap langkah ini. Ia menyoroti adanya jurang (gap) finansial yang lebar antara biaya produksi dengan harga jual saat ini.

"Kita harus realistis. Biaya produksi riil mencapai Rp3.500/m³, sementara tarif yang dibayar pelanggan hanya Rp2.900/m³. Ada selisih Rp600 yang selama ini menggantung. Jika kondisi ini tidak mencapai Full Cost Recovery (FCR), bagaimana kita bisa menuntut peningkatan kualitas layanan?" tegas H. Zohran Senin 2 February 2026.

Selain faktor inflasi sejak 2014, penyesuaian ini juga merupakan mandat dari Permendagri No. 21 Tahun 2020 dan SK Gubernur NTB No. 100.3.3.1-487 Tahun 2025 yang menetapkan tarif batas bawah tahun 2026 sebesar Rp3.210/m³. Saat ini, tarif di Sumbawa tercatat sebagai yang terendah di Nusa Tenggara Barat dibandingkan daerah lain seperti Kabupaten Bima (Rp6.053/m³) atau KSB (Rp6.275/m³).

H. Zohran yang akrab disapa H Orek mengingatkan bahwa mempertahankan tarif rendah secara semu justru mencederai keadilan sosial. Di tengah pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp548 Miliar, APBD terus tersedot untuk subsidi PDAM.

"Tidak adil jika masyarakat yang bukan pelanggan PDAM harus ikut menanggung subsidi melalui pajak mereka. Uang tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk pembangunan jalan, sekolah, atau puskesmas," tambahnya.

Meski urgensi penyesuaian tarif sudah di depan mata, legislatif tidak ingin gegabah. Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Orek, menyatakan akan segera memanggil Direktur Perumdam Batulanteh untuk melakukan audit terhadap sistem keuangan perusahaan.

"Kami menjadwalkan pemanggilan resmi untuk mengevaluasi sistem keuangan internal. Kami ingin memastikan rencana kenaikan ini didasari data akurat, bukan untuk menutupi ketidakefisienan operasional," ujar H. Orek.

Komisi II menekankan bahwa transparansi adalah harga mati. Audit ini bertujuan untuk memastikan Transparansi Alokasi Anggaran dengan memastikan efisiensi di setiap lini operasional, menjamin masyarakat tidak dirugikan oleh kebijakan yang terburu-buru dan memastikan setiap rupiah kenaikan tarif berdampak langsung pada kelancaran dan kebersihan air.

Sebagai penutup, H. Zohran  Orek meminta manajemen Perumda Batulanteh untuk tidak sekadar menaikkan harga, tetapi juga meningkatkan performa. "Penyesuaian tarif adalah langkah agar layanan tidak kolaps. Saya akan mengawal agar kenaikan ini dikompensasi dengan air yang lebih lancar bagi warga," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 02 Feb 2026 18:41:45 +0800 amr
Sudah Kami Prediksi!”: Anggota DPRD Sumbawa Geram, Desak Teguran Keras untuk PT Ngali Sumbawa Mining Atas Kerusakan Lingkungan https://amarmedia.co.id/sudah-kami-prediksi-anggota-dprd-sumbawa-geram-desak-teguran-keras-untuk-pt-ngali-sumbawa-mining-atas-kerusakan-lingkungan https://amarmedia.co.id/sudah-kami-prediksi-anggota-dprd-sumbawa-geram-desak-teguran-keras-untuk-pt-ngali-sumbawa-mining-atas-kerusakan-lingkungan Sudah Kami Prediksi!”: Anggota DPRD Sumbawa Geram, Desak Teguran Keras untuk PT Ngali Sumbawa Mining Atas Kerusakan Lingkungan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Nada keras mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Sumbawa terkait aktivitas PT Ngali Sumbawa Mining (NSM) di Kecamatan Lape, Kamis (29/01/2026). Anggota legislatif menuding perusahaan telah mengabaikan peringatan dini warga, sehingga bencana lingkungan berupa sedimentasi yang menimbun lahan pertanian kini menjadi kenyataan.

Anggota DPRD Sumbawa, Syukri HS, A.Ma, dengan lantang menyatakan bahwa kerusakan lingkungan dan penyumbatan saluran irigasi oleh sedimen tambang yang terjadi saat ini bukanlah kejutan. Menurutnya, dampak buruk tersebut sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh masyarakat Dusun Bahagia.

"Dampak yang timbul hari ini sudah kami prediksi sebelumnya. Kerusakan lingkungan dan sedimen yang menutupi irigasi itu sudah pernah kami ingatkan. Realitanya sekarang, terlalu banyak kerugian yang diderita masyarakat," tegas Syukri.

Ia juga menepis anggapan bahwa bantuan yang diberikan perusahaan adalah bentuk kedermawanan. "Bantuan itu kewajiban mutlak perusahaan, bukan sekadar kebaikan hati. Jangan seolah-olah memberi bantuan tapi merugikan kesejahteraan masyarakat yang lebih besar," tambahnya seraya mendesak DPRD mengeluarkan teguran keras kepada manajemen PT NSM.

Senada dengan Syukri, anggota Dewan Juliansyah mempertanyakan komitmen perusahaan dalam menjalankan rekomendasi pertemuan sebelumnya, terutama terkait pembuatan sistem drainase. Meski pihak perusahaan mengklaim sudah membangun saluran, fakta di lapangan menunjukkan fungsi drainase tersebut belum maksimal, sehingga air dan lumpur tetap meluap ke lahan warga.

 

Tak hanya masalah lingkungan, sorotan tajam juga diarahkan pada manajemen internal perusahaan. Syamsul Hidayat, SE, menyayangkan carut-marutnya administrasi ketenagakerjaan di PT NSM dan subkontraktornya.

"Lokus kami di ketenagakerjaan. Kami mendengar ada subkontraktor yang memberi upah hanya Rp90.000 per hari, ini sangat di bawah standar. Bahkan lucunya, Humas perusahaan sendiri saja belum memiliki kontrak kerja resmi. Bagaimana mau mengurus hak orang lain kalau kontrak sendiri belum jelas?" kritik Syamsul dengan nada satir.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Komisi 4 DPRD, Muhammad Takdir, menginstruksikan manajemen PT NSM untuk segera menyerahkan salinan SK PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) seluruh karyawan kepada Disnakertrans untuk diaudit legalitasnya.

Di sisi lain, anggota DPRD H. Zainuddin Sirat memberikan atensi khusus pada aspek Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Ia mengingatkan bahwa jika persoalan lingkungan dan hak pekerja ini tidak segera diselesaikan, potensi konflik sosial di wilayah lingkar tambang dapat meruncing dan mengganggu ketertiban umum.

Rapat tersebut diakhiri dengan kesepakatan bahwa DPRD akan mengeluarkan rekomendasi resmi berupa teguran keras dan pengawasan lapangan dalam waktu 14 hari guna memastikan PT Ngali Sumbawa Mining membenahi seluruh sistem operasionalnya, terutama infrastruktur drainase dan legalitas tenaga kerja. (AM)

]]>
Sun, 01 Feb 2026 20:42:49 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Hadiri Pelantikan Aliansi PPS, Tegaskan Dukungan untuk Pembentukan Provinsi Baru https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hadiri-pelantikan-aliansi-pps-tegaskan-dukungan-untuk-pembentukan-provinsi-baru https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hadiri-pelantikan-aliansi-pps-tegaskan-dukungan-untuk-pembentukan-provinsi-baru Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menghadiri pelantikan pengurus Aliansi Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) Kabupaten Sumbawa yang digelar di Hotel Cendrawasih, Sumbawa Besar, Sabtu (31/01/2026).

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa tersebut menjadi penegasan dukungan lembaga legislatif terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa sebagai cita-cita bersama masyarakat Pulau Sumbawa. Momentum pelantikan ini dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyatukan langkah perjuangan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Nanang Nasruddin menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan sekadar wacana administratif, melainkan ikhtiar strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumbawa.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Kepemimpinan yang solid, visioner, dan penuh semangat juang sangat dibutuhkan untuk mengonsolidasikan kekuatan masyarakat serta mengawal aspirasi daerah ini secara konsisten dan bermartabat,” ujarnya.

Ia meyakini, di bawah kepemimpinan Ketua Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa yang baru, organisasi ini akan semakin solid, mampu merumuskan langkah-langkah strategis yang terarah, serta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa sebagai solusi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelantikan pengurus Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi yang lebih kuat antar elemen masyarakat. Dengan dukungan lintas sektor, perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa diyakini dapat terus bergulir secara konstitusional, terukur, dan berkelanjutan demi terwujudnya keadilan pembangunan di Pulau Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 31 Jan 2026 18:07:25 +0800 amr
Petani Desa Ngali Keluhkan Kerusakan Lahan akibat Tambang Ngali Sumbawa Mining https://amarmedia.co.id/petani-desa-ngali-keluhkan-kerusakan-lahan-akibat-tambang-ngali-sumbawa-mining https://amarmedia.co.id/petani-desa-ngali-keluhkan-kerusakan-lahan-akibat-tambang-ngali-sumbawa-mining Petani Desa Ngali Keluhkan Keruskan Lahan akibat Tambang Ngali Sumbawa Mining

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - (Kamis (29Januari 2026) Komisi II, III dan IV DPRD kabupaten Sumbawa mengadakan rapat lintas komisi terkait Dokumen lingkungan dan Ketenaga kerjaan Penambangan Mangan Mlilik PT.Ngali Sumbawa Mining di Desa Lape Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, yang dipimpin langsung oleh ketua komisi II DPRD Sumbawa,I Nyoman Wisma. Rapat tersebut di hadiri oleh kepala Dinas penanaman modal,Perijinan terpadu satu Pintu Kabupaten Sumbawa, Perwakilan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumbawa,Perwakilan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa ,Kepala Bagian Hukum Kabupaten Sumbawa ,Camat Lape ,serta beberapa perwakilan dari warga Desa Lape.

Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam rapat tersebut adalah dugaan dampak lingkungan menjadi rusak akibat aktivitas penambangan PT.Ngali Sumbawa Mining yang di nilai telah menyebabkan kerusakan lahan Pertanian milik warga Desa Lape dusun Bahagia Kecamatan Lape yang berada di kawasan sekitaran pertambangan.

Perwakilan petani desa ngali , Muhammad Tala warga Dusun Bahagia Desa Ngali Kecamatan Lape,menyampaikan keluhannya terkait kondisi tersebut. Ia menilai aktivitas pertambangan tersebut cukup meresahkan para masyarakat,terutama para petani.

"Bagi saya ini sudah cukup meresahkan.pertama,jalan menjadi rusak,kedua tanaman jagung saya ikut rusak dan ketiga lahan jagung saya yang rusak belum mendapatkan ganti rugi" ujarnya 

Ia juga menegaskan agar pemerintah daerah dan pihak perusahaan dapat segera memberikan tindak lanjut dan solusi konkret,khususnya terkait pemulihan lingkungan dan ganti rugi lahan pertanian warga yang terdampak.

 

Sementara itu, Ketua Lingkar Hijau Sumbawa, Muhammad Taufan, menegaskan bahwa aktivitas PT Ngali Sumbawa Mining telah menimbulkan berbagai persoalan lingkungan dan sosial. Ia menyebutkan adanya pencemaran lingkungan atau kerusakan lingkungan, rusaknya jalan tani yang dibangun menggunakan APBD, rusaknya tanaman jagung milik petani, serta kerusakan jalur irigasi. Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya lahan warga seluas sekitar 5 hingga 7 hektare yang hingga kini belum dibayarkan atau diberikan kompensasi oleh pihak perusahaan pada kegiatan pertambangan PT Ngali Sumbawa Mining ini". ujarnya.

Di sisi lain,Humas dari PT Ngali Sumbawa Mining, Johar,mengakui adanya dampak lingkungan yang terjadi.Namun ia menegaskan."Terkait pencemaran lingkungan memang betul, karena musim hujan, jadi lumpur turun ke saluran jalan, dan rusaknya jalur irigasi di kiri kanan jalan, serta rusaknya jagung, karena jebol, air yang begitu deras sehingga tanggul yang dibatasi tambang dengan petani jebol. Akibat deras nya air Hujan turun dari gunung."jelasnya.

Johar juga menyampaikan bahwa terkait ganti rugi lahan,pihak perusahaan telah melakukan proses sesuai mekanisme internal."Ada nya sekitar dua atu tiga orang yang sudah sepakat meminta ganti rugi,Namun masyarakat kurang sabar,karena proses harus melalui humas kemudian ke KTT dan selanjutnya nya ke Direktur Utama PT.Ngali Sumbawa Mining,"tegasnya.  (AM)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 16:40:13 +0800 amr
PT Ngali Sumbawa Mining Dituding Lakukan Perusakan Lingkungan https://amarmedia.co.id/pt-ngali-sumbawa-mining-dituding-lakukan-perusakan-lingkungan https://amarmedia.co.id/pt-ngali-sumbawa-mining-dituding-lakukan-perusakan-lingkungan PT Ngali Sumbawa Mining Dituding Lakukan Perusakan Lingkungan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Komisi II,III dan IV DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan rekomendasi keras terhadap dugaan terjadinya pengerusakan lingkungan oleh PT Ngali Sumbawa Mining yang beroperasi di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa. Rekomendasi itu ditegaskan pada rapat lintas komisi yang berlangsung Selasa (29/1).

“Jika dalam waktu dua minggu rekomendasi ini tidak dilaksanakan, DPRD akan merekomendasikan pencabutan izin operasional kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Muhammad Takdir SE MMInov. 

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, serta dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Diantaranya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, perwakilan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda, Kepala Bagian Hukum, perwakilan Polres Sumbawa, Plh Kepala Imigrasi Sumbawa, perwakilan petani Desa Lape, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Ngali Sumbawa Mining, serta Ketua Lingkar Hijau Sumbawa.

Pada awal rapat, Ketua Lingkar Hijau Sumbawa, Muhammad Taufan, memaparkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan pada 10 Januari 2026. Dalam investigasi tersebut ditemukan sejumlah persoalan, antara lain kerusakan jalan usaha tani, lahan warga yang belum dibayar, rusaknya saluran irigasi, serta dugaan pelanggaran ketenagakerjaan. Ia menyebutkan, sebagian tenaga kerja dibayar Rp90 ribu per hari tanpa kontrak kerja yang jelas.

Berikutnya, Camat Lape, Ditta Frizki SSTP, dalam rapat tersebut membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dampak aktivitas tambang. Ia mengungkapkan, laporan pertama diterima pada awal September dari warga Desa Ngali. “Kami langsung melakukan peninjauan lokasi bersama kelompok masyarakat, kemudian melaporkannya kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam rapat rutin,” ujar Ditta.

Ia menjelaskan, laporan tersebut ditindaklanjuti melalui rapat yang dipimpin Asisten II Setda Sumbawa dan dihadiri pihak perusahaan. Hasilnya, dikeluarkan sejumlah rekomendasi agar aktivitas pertambangan berjalan sesuai prosedur dan tidak merugikan masyarakat. Peninjauan lanjutan kembali dilakukan pada Oktober bersama Komisi II DPRD dan OPD terkait.

“Dalam peninjauan lapangan, memang ditemukan saluran irigasi masyarakat yang terdampak akibat turunnya material dari lokasi tambang. Karena itu direkomendasikan agar dilakukan perbaikan secepatnya, terutama sebelum musim hujan, mengingat risiko air asam tambang,” jelasnya.

Ditta juga mengungkapkan, perusahaan sempat menggandeng pihak ketiga untuk melakukan kajian ulang. Namun hasil kajian tersebut dinilai tidak komprehensif dan tidak ditandatangani oleh tim peneliti. “Karena itu kami menolak menandatangani dan tetap berpegang pada hasil kajian OPD teknis yang turun langsung ke lapangan,” tegasnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, mempertanyakan status ketenagakerjaan karyawan PT Ngali Sumbawa Mining. Termasuk konsekuensi hukum dari aktivitas pertambangan yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Beberapa hal lain ikut dipertanyakan anggota Komisi bersangkutan.

Sementara itu, KTT PT Ngali Sumbawa Mining, Deni, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki 15 tenaga kerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan telah menerima upah di atas upah minimum regional. Sementara tenaga kerja lainnya, kata dia, masih dalam proses penerbitan surat keputusan. “Terkait kontraktor, itu di luar sepengetahuan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Humas PT Ngali Sumbawa Mining, Johar, membenarkan adanya kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan. Ia beralasan kondisi tersebut dipengaruhi musim hujan. “Kerusakan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih satu kilometer sudah dibangun oleh PT Ngali, namun kembali rusak karena hujan,” katanya.

Berdasarkan hasil rapat, Komisi II dan Komisi IV DPRD Sumbawa menyampaikan sejumlah rekomendasi. Di antaranya meminta pemerintah daerah memberikan teguran keras kepada PT Ngali Sumbawa Mining atas kelalaian yang menyebabkan sedimentasi menutup saluran irigasi. DPRD juga mewajibkan perusahaan membangun sistem drainase dan kolam perendaman sedimen secara permanen.

Selain itu, DPRD memerintahkan normalisasi saluran irigasi dan cek dam yang terdampak, serta meminta perusahaan dan subkontraktornya menyerahkan seluruh dokumen kontrak kerja kepada instansi terkait untuk memastikan pemenuhan hak pekerja. Praktik pengupahan di bawah upah minimum juga dilarang, dan Dinas Tenaga Kerja diminta melakukan audit pengupahan.

Rekomendasi lainnya mencakup inspeksi mendadak terhadap bangunan di area tambang, penyusunan rencana induk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta fokus PPM jangka pendek pada perbaikan irigasi dan jalan usaha tani sebagai kompensasi bagi petani terdampak.(PKL/Risa)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 16:35:13 +0800 amr
Wujudkan Mimpi Generasi Muda, Ratusan Siswa MAN 2 Sumbawa Sampaikan Apresiasi kepada Hj. Mahdalena dan Ridwan Fraksi PKB https://amarmedia.co.id/wujudkan-mimpi-generasi-muda-ratusan-siswa-man-2-sumbawa-sampaikan-apresiasi-kepada-hj-mahdalena-dan-ridwan-fraksi-pkb https://amarmedia.co.id/wujudkan-mimpi-generasi-muda-ratusan-siswa-man-2-sumbawa-sampaikan-apresiasi-kepada-hj-mahdalena-dan-ridwan-fraksi-pkb Wujudkan Mimpi Generasi Muda, Ratusan Siswa MAN 2 Sumbawa Sampaikan Apresiasi kepada Hj. Mahdalena dan Ridwan Fraksi PKB 

Ratusan Siswa MAN 2 Sumbawa sampaikan Terima kasih kepada Anggota DPR RI Hj Mahdalena S.S.MM dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP M.Si atas bantuan biaya pendidikan 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sumbawa pada Jumat pagi (30/01/2026). Sebanyak 117 peserta didik berkumpul untuk menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas terealisasinya bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi Hj. Mahdalena, S.S., M.M.

Penyaluran bantuan ini merupakan buah dari komitmen nyata Hj. Mahdalena selaku Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang berkolaborasi dengan Ridwan, S.P., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Komisi II Fraksi PKB. Sinergi lintas legislatif ini terbukti efektif dalam memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran hingga ke tangan siswa yang membutuhkan.

Bagi para siswa, bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan harapan baru. Salah satu perwakilan siswa menuturkan bahwa dana PIP tersebut sangat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan esensial sekolah.

"Kami sangat bersyukur dan merasa diperhatikan. Bantuan PIP ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus semangat belajar dan mengejar prestasi tanpa harus terbebani kendala biaya," ujar salah seorang peserta didik dengan nada haru.

Doa untuk Sang Penyalur Aspirasi

Sebagai bentuk rasa hormat, para siswa dan guru secara khusus memanjatkan doa bagi Ibu Hj. Mahdalena dan Bapak Ridwan. Mereka mendoakan agar kedua wakil rakyat tersebut senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai penyambung lidah rakyat di tingkat pusat maupun daerah.

Kehadiran program aspirasi melalui jalur pendidikan ini dinilai sangat krusial dalam menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sumbawa. Hj. Mahdalena dianggap berhasil menerjemahkan tugasnya di Komisi VIII menjadi aksi nyata yang menyentuh akar rumput.

Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap dunia pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah. Para siswa berharap perhatian semacam ini tidak berhenti sampai di sini.

“Harapan kami, kontribusi nyata seperti ini dapat terus berlanjut. Terima kasih Ibu Hj. Mahdalena dan Bapak Ridwan telah peduli pada masa depan kami di Sumbawa,” pungkas mereka menutup kegiatan.(AM)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 10:34:04 +0800 amr
DPRD Sumbawa Beri Ultimatum PT Ngali Sumbawa Mining: Perbaiki Lingkungan dalam 2 Minggu atau Cabut Izin! https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-beri-ultimatum-pt-ngali-sumbawa-mining-perbaiki-lingkungan-dalam-2-minggu-atau-cabut-izin https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-beri-ultimatum-pt-ngali-sumbawa-mining-perbaiki-lingkungan-dalam-2-minggu-atau-cabut-izin DPRD Sumbawa Beri Ultimatum PT Ngali Sumbawa Mining: Perbaiki Lingkungan dalam 2 Minggu atau Cabut Izin!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komisi II,III dan IV DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan rekomendasi keras terhadap PT Ngali Sumbawa Mining menyusul dugaan perusakan lingkungan di Kecamatan Lape. Legislator mengancam akan merekomendasikan pencabutan izin operasional ke pemerintah pusat jika perusahaan tidak segera melakukan perbaikan.

"Jika dalam waktu dua minggu rekomendasi ini tidak dilaksanakan, DPRD akan merekomendasikan pencabutan izin operasional kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB," tegas Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, SE., M MInov., Membacakan rekomendasi dalam rapat lintas komisi yang berlangsung Selasa (27/1).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, ini menghadirkan jajaran OPD terkait, aparat penegak hukum, pihak kecamatan, serta perwakilan manajemen PT Ngali Sumbawa Mining.

Ketua Lingkar Hijau Sumbawa, Muhammad Taufan, memaparkan hasil investigasi lapangan per 10 Januari 2026 yang mengungkap potret buram aktivitas tambang tersebut. Beberapa temuan krusial meliputi Infrastruktur Pertanian. Kerusakan jalan usaha tani dan saluran irigasi akibat material tambang, adanya lahan masyarakat yang diklaim belum dibayarkan dan dugaan pelanggaran kontrak kerja dan upah buruh yang hanya dibayar Rp90 ribu per hari, jauh di bawah standar minimum.

Camat Lape, Ditta Frizki, SSTP., membenarkan keresahan warga. Ia menyebutkan bahwa material tambang yang turun telah menutup saluran irigasi petani. "Kami menolak hasil kajian pihak ketiga yang dibawa perusahaan karena tidak komprehensif. Kami tetap berpegang pada kajian OPD teknis yang turun langsung ke lapangan," tegas Ditta.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Ngali Sumbawa Mining, Deni, mengeklaim pihaknya memiliki 15 tenaga kerja dengan status PKWT dan upah di atas UMR. Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail sistem kerja pada kontraktor mitra.

Di sisi lain, Humas PT Ngali, Johar, mengakui adanya kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan. Ia berdalih faktor cuaca menjadi penyebab utama. "Kerusakan jalan usaha tani sepanjang satu kilometer sebenarnya sudah kami bangun, namun rusak kembali karena intensitas hujan," dalihnya.

Menyikapi fakta-fakta di persidangan, DPRD Sumbawa mengeluarkan keputusan kolektif yang wajib dipatuhi perusahaan diantaranya meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa memberikan teguran Keras.  Pemerintah daerah diminta melayangkan teguran tertulis atas kelalaian yang menyebabkan sedimentasi irigasi.

Perusahaan wajib membangun sistem drainase dan kolam pengendap sedimen  secara permanen serta menormalisasi cek dam yang terdampak.

Dinas Tenaga Kerja diperintahkan melakukan audit menyeluruh terhadap kontrak kerja dan sistem pengupahan PT Ngali beserta sub-kontraktornya.

Sebagai kompensasi Petani agar Fokus Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) jangka pendek harus dialokasikan untuk perbaikan akses tani dan irigasi sebagai ganti rugi bagi petani terdampak.

Terhadap Legalitas Bangunan dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap seluruh bangunan di area tambang untuk memastikan kelengkapan izin.

DPRD Sumbawa menegaskan bahwa investasi harus membawa kesejahteraan, bukan justru menjadi beban bagi ekologi dan sosial masyarakat setempat. (AM/Risa)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 09:19:25 +0800 amr
Bupati : Penyesuaian Tarif Air Dilakukan Demi Layanan Lebih Baik Dan Keberlanjutan Pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-penyesuaian-tarif-air-dilakukan-demi-layanan-lebih-baik-dan-keberlanjutan-pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-penyesuaian-tarif-air-dilakukan-demi-layanan-lebih-baik-dan-keberlanjutan-pelayanan Penyesuaian Tarif Air Dilakukan Demi Layanan Lebih Baik Dan Keberlanjutan Pelayanan

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa penyesuaian tarif air minum Perumda Air Minum Batulanteh dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis, regulasi, kondisi fiskal daerah, serta upaya menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Saat ini, tarif air minum Perumda Air Minum Batulanteh sebesar Rp2.900 per meter kubik masih berada di bawah biaya produksi riil yang mencapai Rp3.500 per meter kubik. Kondisi ini menunjukkan bahwa tarif yang berlaku belum mencapai Full Cost Recovery (FCR), yaitu kondisi di mana harga jual air mampu menutup seluruh biaya produksi dan operasional" ujar Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot. MP.

Selain itu, tarif air minum tersebut tidak mengalami penyesuaian sejak tahun 2014 atau selama 12 tahun. Dalam rentang waktu tersebut, terjadi kenaikan signifikan pada biaya listrik, bahan kimia, upah tenaga kerja, serta biaya perawatan jaringan. Kondisi ini menyebabkan struktur tarif yang berlaku saat ini sudah tidak sehat untuk menopang operasional Perumda secara berkelanjutan.

Secara regulasi, melalui Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 dan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 ditegaskan bahwa apabila tarif air minum belum mencapai FCR atau harga jual belum sama dengan biaya produksi, maka Pemerintah Daerah wajib menutup selisih tersebut melalui subsidi dari APBD.

Lebih lanjut, berdasarkan SK Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-487 Tahun 2025, tarif batas bawah Perumda Air Minum Batulanteh tahun 2026 sebesar Rp3.210/m³ dan Tarif batas atas Rp10.510/m³. Sementara tarif yang berlaku saat ini masih sebesar Rp2.900 per meter kubik, sehingga berada di bawah tarif dasar yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Konsekuensinya, apabila tarif tidak disesuaikan, maka selisih tersebut secara regulasi harus ditanggung oleh Pemerintah Daerah melalui mekanisme subsidi dan juga berpotensi terhadap kepatuhan terhadap regulasi.

Apabila tarif tidak dinaikkan, maka beban selisih antara biaya produksi dan tarif jual akan terus ditanggung APBD. Hal ini berpotensi mengurangi ruang fiskal daerah untuk membiayai sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan belanja prioritas daerah lainnya.

Dari sisi keadilan sosial, kebijakan subsidi tarif juga menimbulkan persoalan, karena subsidi dibayarkan dari APBD yang bersumber dari seluruh masyarakat, termasuk warga yang tidak menggunakan layanan PDAM dan masih mengandalkan sumber air sendiri. Dalam jangka panjang, kondisi ini dinilai kurang adil.

Kondisi fiskal daerah saat ini juga menghadapi tekanan yang cukup besar akibat adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp548 miliar. Pengurangan tersebut tentu berdampak pada kemampuan daerah dalam membiayai berbagai program, termasuk belanja subsidi.

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tarif air minum di Kabupaten Sumbawa masih menjadi yang paling rendah, yaitu Rp2.900 per meter kubik PT.AM Giri Menang (Lombok barat dan Kota Mataram) = Rp5.812 /M³, Perumdam Bintang Bano-KSB = Rp6.275/M³, Perumdam Amerta Lombok Utara= Rp5.063, PDAM Kabupaten Bima = Rp6.053/M³, dan Perumdam Tirta Adhya Lombok Tengah = Rp3.839/M³.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan melakukan kajian komprehensif sebagai dasar penyesuaian tarif air minum Perumda Air Minum Batulanteh. Penyesuaian tarif ini merupakan langkah rasional dan bertanggung jawab untuk menjamin keberlanjutan pelayanan air bersih dan meningkatkan kualitas layanan kepada Masyarakat.

“Bayangkan jika air diproduksi dengan biaya Rp3.500 per meter kubik, tetapi dijual hanya Rp2.900 per meter kubik. Selama bertahun-tahun selisih ini harus disubsidi dengan keterbatasan anggaran daerah. Kondisi ini tentu tidak sehat untuk keberlanjutan pelayanan Air Minum bagi Masyarakat di Daerah kita.” jelas Bupati.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa tetap berkomitmen untuk mengawasi kinerja Perumda Air Minum Batulanteh agar penyesuaian tarif ini diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(AM)

]]>
Fri, 30 Jan 2026 09:00:21 +0800 amr
Soroti Keberadaan PT INTAM, M. Taufik: "Investasi Besar Harus Membangun Komunikasi Yang Baik dan Mensejahterakan Rakyat" https://amarmedia.co.id/soroti-keberadaan-pt-intam-m-taufik-investasi-besar-harus-membangun-komunikasi-yang-baik-dan-mensejahterakan-rakyat https://amarmedia.co.id/soroti-keberadaan-pt-intam-m-taufik-investasi-besar-harus-membangun-komunikasi-yang-baik-dan-mensejahterakan-rakyat Soroti Keberadaan PT INTAM, M. Taufik: "Investasi Besar Harus Membangun Komunikasi Yang Baik dan Mensejahterakan Rakyat"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Nada kritis mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sumbawa terkait keberadaan aktivitas tambang PT INTAM di Desa Ledang, Selasa (27/1). Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, M. Taufik, secara terbuka melayangkan teguran keras terhadap pola komunikasi manajemen perusahaan yang dinilai mengabaikan peran lembaga perwakilan rakyat dan masyarakat lokal.

Taufik menegaskan bahwa konflik atau "teriakan" masyarakat dalam industri pertambangan adalah fenomena yang wajar mengingat adanya perputaran uang yang besar. Namun, hal tersebut seharusnya bisa dimitigasi jika perusahaan memiliki iktikad baik dalam menjalin hubungan.

Salah satu poin utama yang disoroti Taufik adalah minimnya keterlibatan DPRD dalam proses sosialisasi awal. Ia mengaku kecewa karena baru mengetahui detail keberadaan PT INTAM justru saat rapat tersebut berlangsung.

"Saya sangat tidak setuju jika sosialisasi hanya dilakukan sebatas kepada Camat atau Bupati saja. Kami di DPRD merasa diabaikan. Padahal, kami adalah representasi suara masyarakat yang seharusnya dilibatkan sejak awal agar tidak muncul simpang siur informasi di bawah," tegas Taufik dengan nada retoris.

Bagi politisi Parta Gelora ini, investasi bukan sekadar urusan legalitas administratif di atas kertas, melainkan juga soal etika bertamu di tanah orang. Ia mengingatkan PT INTAM agar mengedepankan budaya "permisi" kepada masyarakat dan lembaga perwakilan rakyat sebelum memulai aktivitas fisik di wilayah tersebut.

Menurutnya, kualitas komunikasi berbanding lurus dengan kelancaran operasional perusahaan.Komunikasi Baik dapat menciptakan rasa aman dan dukungan publik sementara komunikasi buruk menjadi pemicu ketidakamanan dan penolakan sosial.

"Jika komunikasi dengan masyarakat berjalan baik, saya jamin operasional perusahaan akan aman. Tapi jika perusahaan menutup diri, jangan salahkan jika masyarakat bereaksi keras," imbuhnya.

Taufik juga menuntut agar kehadiran PT INTAM tidak hanya menjadi penonton bagi warga lokal. Ia mendesak perusahaan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda Sumbawa agar dapat bekerja dan terlibat langsung dalam mata rantai industri ini. Hal ini dinilai krusial agar keberadaan tambang benar-benar berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar eksploitasi alam.

Tak ingin hanya mendengar penjelasan di meja rapat, M. Taufik secara resmi mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk segera menjadwalkan kunjungan lapangan atau inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi aktivitas PT INTAM.

"Kita harus lihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Apakah prosedur lingkungan sudah dijalankan? Apakah keselamatan kerja dijamin? Kami ingin memastikan bahwa antara laporan di ruangan ini dengan kenyataan di lokasi itu sinkron," tutupnya. (AM)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 18:43:57 +0800 amr
RDP PT Intam: Tiga Camat Mengaku "Gelap" Informasi, Manajemen Janjikan Perbaikan Komunikasi dan Rekrutmen Lokal https://amarmedia.co.id/rdp-pt-intam-tiga-camat-mengaku-gelap-informasi-manajemen-janjikan-perbaikan-komunikasi-dan-rekrutmen-lokal https://amarmedia.co.id/rdp-pt-intam-tiga-camat-mengaku-gelap-informasi-manajemen-janjikan-perbaikan-komunikasi-dan-rekrutmen-lokal RDP PT Intam: Tiga Camat Mengaku "Gelap" Informasi, Manajemen Janjikan Perbaikan Komunikasi dan Rekrutmen Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Polemik operasional PT Intam di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa memasuki babak baru. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Sumbawa, terungkap fakta mengejutkan bahwa tiga camat di wilayah lingkar tambang—Lenangguar, Lantung, dan Ropang—mengaku tidak pernah mendapatkan laporan resmi terkait aktivitas perusahaan.

Camat Mengaku Minim Sosialisasi

Camat Lenangguar menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya hanya mendapatkan informasi lisan dari pemerintah desa, tanpa adanya laporan tertulis dari PT Intam. "Kami butuh laporan tertulis agar ketika terjadi potensi konflik atau bencana, kami memiliki dasar data untuk bertindak. Sosialisasi sebelum 2023 bahkan tidak sampai ke kami," ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Ropang (Plt) mengungkapkan bahwa sejak menjabat pada 2025, belum ada komunikasi langsung dari pihak manajemen. Ia bahkan membandingkan dengan perusahaan tambang lain yang lebih aktif berkoordinasi. "Saya tidak tahu harus menyampaikan permasalahan masyarakat ke mana karena tidak ada kontak koordinator lapangan yang bisa dihubungi," tuturnya.

Perwakilan Camat Lantung juga mendesak perusahaan untuk memperjelas status tenaga kerja lokal. Dari data yang ada, warga Lantung yang terserap baru berjumlah 5 orang, sebuah angka yang dinilai masih sangat minim.

Jawaban Manajemen: Target Produksi 2027-2028

Merespons kritik tersebut, Direktur PT Intam Rahmansyah menjelaskan bahwa perusahaan sempat vakum dan baru kembali aktif melakukan sosialisasi pada Juli 2025 di Desa Ledang. Pihak manajemen mengklaim telah melakukan silaturahmi ke Bupati, Sekda, dan Polres pada Desember 2025 untuk melaporkan rencana kerja.

"Kami sedang mengajukan revisi AMDAL pada 2026. Target kami, pada 2027-2028 perusahaan sudah bisa berkontribusi penuh dan berproduksi. Saat itulah penyerapan tenaga kerja dan vendor lokal akan dioptimalkan melalui sistem seleksi yang profesional," jelas Direktur PT Intam.

Terkait komunikasi yang dinilai "kurang smooth", manajemen akhirnya memperkenalkan tim intinya di hadapan forum yakni Pak Uri Chief Safety (Keselamatan Kerja), Pak Agus: Humas khusus wilayah Lantung Syahriansyah Perwakilan teknis wilayah Lantung

Isu Lingkungan: Paru-Paru Sumbawa Terancam

Pernyataan emosional datang dari Dewan Rozy, yang mengingatkan bahwa wilayah selatan adalah "paru-paru" terakhir Kabupaten Sumbawa. Mengingat wilayah Ropang kini telah dikepung oleh berbagai konsesi tambang (PT AMNT di Barat, SJR di Timur, dan PT SAM di Selatan serta PT Intan di Utara, warga khawatir akan dampak kumulatif pascatambang.

"Kami adalah korban pertama dari dampak lingkungan dan sosial. Jika masyarakat tidak dijadikan bagian dari perusahaan, kecemburuan sosial akan meledak. Lingkungan kami harus dijaga karena ini wilayah resapan air utama," tegas Rozy.

Pihak perusahaan memberikan klarifikasi terkait foto-foto pekerja tanpa APD yang sempat beredar. Manajemen menyebut foto tersebut diambil saat jam istirahat, namun mereka berterima kasih atas koreksi dari organisasi Sumbawa Green Action. Saat ini, jumlah karyawan tercatat sebanyak 33 orang dan direncanakan akan bertambah 20 orang lagi pada Februari 2026.

Terkait logistik, PT Intam mengklaim telah mulai memberdayakan pengusaha lokal, salah satunya penyuplai logistik dari Desa Ledang, serta pemenuhan kebutuhan air dari warga setempat.

Pimpinan Rapat, Nyoman Wisma, menekankan bahwa investasi harus berjalan beriringan dengan kearifan lokal. DPRD meminta PT Intam untuk nemberikan laporan tertulis berkala kepada seluruh Camat di wilayah lingkar tambang, Membuka peluang bagi warga berijazah SMA atau Paket C untuk ditingkatkan kemampuannya (upgrade skill) dan Manajemen harus lebih komunikatif dan hadir di tengah masyarakat untuk meredam potensi tindakan provokatif terkait klaim lahan.

"Kita cari solusi di sini, bukan benar salah  di peradilan. Perusahaan harus lebih terbuka dan komunikatif agar investasi ini aman dan masyarakat Sumbawa sejahtera," pungkas Wisma.(AM)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 08:24:41 +0800 amr
Muhammad Zain SIP Minta PT Intam Berhenti 'Tertutup': Desak Kehadiran Humas Lokal dan Transparansi Laporan ke Pemda https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-sip-minta-pt-intam-berhenti-tertutup-desak-kehadiran-humas-lokal-dan-transparansi-laporan-ke-pemda https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-sip-minta-pt-intam-berhenti-tertutup-desak-kehadiran-humas-lokal-dan-transparansi-laporan-ke-pemda Muhammad Zain SIP Minta PT Intam Berhenti 'Tertutup': Desak Kehadiran Humas Lokal dan Transparansi Laporan ke Pemda

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Daerah Pemilihan (Dapil) II wilayah selatan, Muhammad Zain, SIP, menyampaikan kritik tajam terhadap pola komunikasi PT Intam yang dinilai tidak memiliki itikad baik dalam menjalin hubungan dengan masyarakat lokal maupun Pemerintah Daerah.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung DPRD,Selasa 27 Januari 2026, Dewan Rozy akrabnya disapa mengungkapkan kegelisahannya atas banyaknya keluhan masyarakat di tiga kecamatan terdampak, yakni Lenangguar, Lantung, dan Ropang, yang merasa diabaikan oleh pihak perusahaan.

Muhammad Zain secara gamblang menyatakan kekecewaannya terhadap manajemen PT Intam yang sangat sulit dihubungi, bahkan oleh wakil rakyat sekalipun. Ia menilai ketiadaan staf lokal di posisi strategis menjadi akar masalah hambatan komunikasi ini.

"Jujur, masyarakat mengeluh kepada saya. Tapi setiap kali kami mencoba mengomunikasikan aspirasi, tidak ada itikad baik. Saya telepon direkturnya, tidak ada respons. Saya telepon Pak Doni (manajemen), juga tidak pernah tersambung dengan baik. Bagaimana mau lancar kalau tidak ada orang lokal yang ditempatkan di Sumbawa?" tegas Zain.

Ia mendesak PT Intam segera menempatkan tenaga Public Relation (PR) atau Humas yang menetap di Kabupaten Sumbawa. Hal ini bertujuan agar ada jembatan komunikasi yang memahami sosial-budaya masyarakat setempat dan memudahkan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kecamatan hingga Desa.

Zain juga mengungkap fakta mengejutkan dari pertemuan di kantor Bupati sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa Bupati Sumbawa sempat menyinggung bahwa PT Intam belum pernah memberikan laporan resmi mengenai perkembangan aktivitasnya kepada Pemerintah Daerah.

"Penting sekali ini diperhatikan. Pak Bupati bahkan berencana mengundang langsung perusahaan karena sampai sekarang laporan resmi ke Pemda itu tidak ada. Jangan sampai perusahaan bergerak di wilayah kami, tapi pemerintah daerah sendiri tidak tahu progresnya secara detail," ujarnya.

Sebagai legislator yang memahami kondisi lapangan, Dewan Rozy menuntut adanya pelibatan nyata bagi pengusaha lokal dalam rantai pasok perusahaan, mulai dari kebutuhan logistik hingga pengadaan peralatan. Menurutnya, tahap eksplorasi detail seharusnya sudah mampu memberikan dampak ekonomi bagi UMKM di sekitar wilayah tambang.

"Kami tidak ingin pendapatan daerah lari ke luar hanya karena urusan makan-minum dan logistik diambil dari luar Sumbawa. Berdayakan pengusaha lokal agar mereka merasa memiliki keberadaan perusahaan. Jika masyarakat merasa dilibatkan, maka potensi konflik akan terminimalisir," jelas Rosy

Sebagai solusi konkret, Rosy mengusulkan pembentukan Koordinator Desa (Kordes) di setiap desa terdampak dan Kordinator Kecamatan. Kordes ini nantinya bertugas menyampaikan informasi dari perusahaan ke warga dan sebaliknya, sehingga keluhan masyarakat di tingkat bawah bisa segera direspons oleh manajemen.

"Investasi harus membawa kemaslahatan. Kami mendukung investasi berjalan lancar, tapi PT Intam harus membuktikan keseriusannya dengan membuka diri dan menghargai keberadaan masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 08:09:57 +0800 amr
Nyoman Wisma Tegaskan PT Intam Harus Transparan: "Ini Masalah Manusia dan Hak Masyarakat Sumbawa" https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-tegaskan-pt-intam-harus-transparan-ini-masalah-manusia-dan-hak-masyarakat-sumbawa https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-tegaskan-pt-intam-harus-transparan-ini-masalah-manusia-dan-hak-masyarakat-sumbawa Nyoman Wisma Tegaskan PT Intam Harus Transparan: "Ini Masalah Manusia dan Hak Masyarakat Sumbawa"

Sumbawa,Amarmedia.co.id  27 Januari 2026) – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP, memimpin jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang krusial antara jajaran Pemerintah Daerah, manajemen PT Intam, dan aktivis lingkungan Sumbawa Green Action di Gedung DPRD Sumbawa. Dalam forum tersebut, Wisma menekankan bahwa kejujuran dan transparansi perusahaan adalah harga mati demi kebaikan investasi di daerah.

Mengawali rapat, Nyoman Wisma menyampaikan apresiasinya kepada rekan-rekan Green Action yang telah bersurat secara resmi untuk membuka tabir operasional PT Intam. Ia menegaskan bahwa lembaga legislatif tidak akan membatasi ruang sedikit pun bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah.

"Agenda ini adalah bentuk tanggung jawab kami atas aspirasi warga. Kami ingin semua terbuka, didengar secara umum, bukan hanya sekadar surat-menyurat di balik meja. Kejujuran semua pihak sangat penting demi kepentingan Sumbawa yang lebih baik," ujar Wisma di hadapan para pejabat daerah dan Direktur PT Intam.

Menyoroti Nasib Tenaga Kerja Lepas (THL)/PKWTTT

Salah satu poin paling tajam yang dilontarkan Wisma adalah mengenai kejelasan nasib pekerja lokal. Ia mencecar manajemen PT Intam terkait data ketenagakerjaan yang dinilai timpang. Dari total 88 pekerja, hanya 21 orang yang memiliki kontrak resmi, sementara 67 orang lainnya berstatus Tenaga Harian Lepas (THL).

"Ini masalah manusia. Bagaimana perlakuan perusahaan terhadap 67 tenaga kerja lepas ini? Kami mengkhawatirkan perlindungan mereka jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di lapangan. Jangan sampai status THL dijadikan alasan untuk lepas tangan dari tanggung jawab keselamatan dan hak-hak normatif mereka," tegas Wisma dengan nada serius.

Terkait Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Wisma mengkritik pola distribusi bantuan yang diklaim perusahaan telah berjalan namun tidak diketahui oleh otoritas lokal. Ia mengingatkan bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan dampak yang terukur dan terkoordinasi.

"Bapak bilang sudah bantu PKK, perbaikan jalan, hingga karapan sapi. Pertanyaannya, apakah Pemerintah Desa dan Camat tahu? Kalau bapak jalan mandiri tanpa pemberitahuan, wajar jika muncul kesan perusahaan tidak berbuat apa-apa. Desa harus dilibatkan agar mereka bisa mensosialisasikan keberadaan bapak kepada masyarakat luas," tambahnya.

Nyoman Wisma menutup sesinya dengan menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perbaikan nyata, mulai dari pengelolaan lingkungan (AMDAL) hingga sistem kemitraan dengan pengusaha lokal. Ia menuntut PT Intam untuk tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga memenuhi "Lisensi Sosial" dari warga di tiga kecamatan terdampak (Lenangguar, Lantung dan Ropang).

"Kami ingin investasi yang masuk memberikan dampak positif, bukan hanya menjadi beban bagi ekologi dan sosial kami. PT Intam harus membuktikan bahwa mereka benar-benar serius, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 28 Jan 2026 07:41:11 +0800 amr
DPRD Sumbawa Fasilitasi RDP Panas: PT Intam Dicecar Soal Lisensi Sosial, Kesejahteraan Pekerja, dan Dampak Ekologis https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-fasilitasi-rdp-panas-pt-intam-dicecar-soal-lisensi-sosial-kesejahteraan-pekerja-dan-dampak-ekologis https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-fasilitasi-rdp-panas-pt-intam-dicecar-soal-lisensi-sosial-kesejahteraan-pekerja-dan-dampak-ekologis DPRD Sumbawa Fasilitasi RDP Panas: PT Intam Dicecar Soal Lisensi Sosial, Kesejahteraan Pekerja, dan Dampak Ekologis

Sumbawa Amarmedia.co.id (27 Januari 2026 ) – Ruang rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa menjadi saksi perdebatan sengit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas keberadaan dan operasional PT Intam di wilayah Sumbawa Selatan. Pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan Komisi II,3 dan 4 DPRD, jajaran Pemda, Camat dari tiga kecamatan (Lenangguar,  Ropang Lantung), serta manajemen PT Intam ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi kritis yang dilayangkan oleh lembaga Green Action Sumbawa.

Sorotan Tajam Green Action: Ekologi dan Transparansi

Ketua Green Action Sumbawa Aldiansyah ST membuka sesi dengan memberikan peringatan keras (warning) kepada pihak perusahaan. Ia menyoroti tiga poin krusial: kesempatan kerja, peluang usaha bagi putra daerah, dan pemberdayaan masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat di bagian Selatan Sumbawa termarginalkan dari garis kemakmuran sementara lingkungannya rusak. Kami menemukan fakta di lapangan adanya praktik pengelolaan sampah yang tidak sesuai standar, di mana sampah dikubur dan dibakar, yang jelas mencemari udara dan tanah," tegasnya 

Selain itu, Green Action menuntut transparansi terkait klaim perizinan. Mereka mencurigai aktivitas perusahaan saat ini belum sepenuhnya mengantongi kajian lingkungan yang memadai untuk tahap yang sedang dijalankan.

Ketua Komisi II DPRD, I Nyoman Wisma, mempertanyakan nasib 67 pekerja dari total 88 orang yang masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL). Ia mengkhawatirkan perlindungan hukum dan keselamatan bagi mereka yang tidak memiliki kontrak permanen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Intam Rahmansyah mengakui penggunaan status THL karena perusahaan masih dalam tahap eksplorasi. "Secara regulasi kami patuh. Terkait kesehatan, meskipun di lokasi terpencil, kami menjamin evakuasi hingga ke Puskesmas dan membantu kolektivitas kepesertaan BPJS bagi pekerja lokal," ujarnya

PPM yang Dianggap 'Mandiri' dan Tidak Terlihat

Terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Intam mengklaim telah melakukan berbagai aksi sosial seperti dukungan bibit tanaman untuk ibu-ibu PKK, kegiatan olahraga, hingga perbaikan jalan desa. Namun, hal ini disanggah oleh forum karena dianggap dilakukan secara mandiri tanpa koordinasi yang kuat dengan pemerintah desa atau kecamatan.

"Jika dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan desa, maka wajar masyarakat merasa kontribusi perusahaan tidak terlihat. Sosialisasi harus melibatkan stakeholder agar dampak positifnya dirasakan dan diakui," saran pimpinan rapat kepada direksi PT Intam.

Sentilan Keras dari Komisi IV: "Ini Perusahaan Tambang, Bukan Pabrik Kerupuk"

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Sukiman, memberikan pernyataan yang menohok. Ia menegaskan bahwa PT Intam bukan "perusahaan kecil", sehingga kalkulasi sosialnya harus matang.

"Izin administrasi itu mudah didapat dari pemerintah, tapi Lisensi Sosial (penerimaan masyarakat) itu jauh lebih penting. Apakah sudah ada pemetaan sosial (Social Mapping) yang benar? Jangan sampai masyarakat lokal hanya diberi porsi sebagai tenaga kasar dengan upah rendah. Tambang ini milik negara untuk kemaslahatan rakyat, bukan hanya milik perusahaan," tegas Sukiman.

Sukiman juga mendesak perusahaan untuk memaparkan data konkret mengenai berapa persen tenaga kerja lokal yang duduk di posisi strategis dan berapa banyak pengusaha lokal yang dilibatkan dalam kemitraan logistik.

Pihak PT Intam berjanji akan menjadikan masukan dari DPRD dan Green Action Sumbawa sebagai bahan evaluasi besar. Mereka menyatakan akan lebih terbuka dalam menjalin komunikasi dengan tiga kecamatan terdampak dan berupaya memperbaiki pola kemitraan demi keberlangsungan investasi yang sehat di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 27 Jan 2026 19:47:18 +0800 amr
Polemik Operasional PT Intam di Sumbawa: Masyarakat Desak Transparansi dan Komitmen Lingkungan https://amarmedia.co.id/polemik-operasional-pt-intam-di-sumbawa-masyarakat-desak-transparansi-dan-komitmen-lingkungan https://amarmedia.co.id/polemik-operasional-pt-intam-di-sumbawa-masyarakat-desak-transparansi-dan-komitmen-lingkungan Polemik Operasional PT Intam di Sumbawa: Masyarakat Desak Transparansi dan Komitmen Lingkungan

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (27/1/2026) – Pertemuan panas terjadi antara tokoh pemuda dari wilayah lingkar tambang,- organisasi Green Action Sumbawa , dan manajemen PT Intam. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi 2,3 dan 4 DPRD Kabupaten Sumbawa tersebut, masyarakat melontarkan kritik tajam terkait dampak lingkungan, minimnya kontribusi sosial, hingga standar keselamatan kerja yang dianggap mengabaikan martabat pekerja lokal.

Masyarakat: "Jangan Sampai Alam Rusak, Tapi Manfaat Tak Terasa"

Mewakili warga Desa Ledang dan sekitarnya, Perwakilan Green Action Sumbawa Aldiansyah ST menyoroti ancaman erosi dan kerusakan hutan akibat aktivitas pengerukan di wilayah hulu pemukiman. Mereka mengkhawatirkan dampak negatif permanen seperti banjir dan hilangnya akses air bersih, sementara dampak positif bagi desa belum dirasakan secara nyata.

"Kami tidak melarang operasional, tapi kelola sesuai undang-undang. Jangan sampai alam kami dirusak, tapi kontribusi untuk pendidikan dan kesehatan nol. Jika tidak ada manfaat, lebih baik perusahaan angkat kaki," tegas Deni, perwakilan pemuda dalam forum tersebut.

Senada dengan itu, Yossy dari Green Action menuntut perusahaan segera melengkapi alat pelindung diri (APD) bagi pekerja. Ia menyebut adanya temuan pekerja yang beroperasi tanpa standar safety yang memadai. Masyarakat juga melayangkan somasi agar perusahaan menghentikan aktivitas sementara hingga prosedur legal dan sosial dipenuhi secara transparan.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma, menekankan pentingnya hak dasar karyawan, mulai dari kejelasan kontrak, perlindungan BPJS, hingga pengelolaan sampah dengan teknologi. Ia juga mempertanyakan keberadaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang merupakan kewajiban perusahaan.

"Apa untungnya ada PT Intam bagi masyarakat? Kalau dampak negatifnya lebih dominan, wajar jika masyarakat dan Pemda mengkritisi habis-habisan," ujar Wisma.

Jawaban Direktur PT Intam: Komitmen Menuju 2027

Menanggapi gelombang kritik tersebut, Direktur PT Intam Rahmansyah menyampaikan permohonan maaf dan mengapresiasi masukan sebagai "vitamin" untuk perbaikan manajemen. Ia menjelaskan bahwa saat ini perusahaan masih dalam tahap eksplorasi detail, setelah sempat mengalami kendala perizinan dan pergantian investor di masa lalu.

Terkait isu tenaga kerja, pihak perusahaan mengklaim telah mempekerjakan 21 orang staf tetap dan 67 orang dengan status Tenaga Harian Lepas (THL). "Kami harus jujur, dalam tahap eksplorasi ini kami belum bisa menyerap semua aspirasi secara maksimal karena biaya besar keluar namun hasil belum didapatkan," jelasnya.

Mengenai lingkungan, PT Intam menyatakan telah menggandeng konsultan dari Jakarta untuk memetakan "Rona Awal" lingkungan guna mengantisipasi dampak di masa depan. Perusahaan juga menargetkan akan mulai memasuki fase produksi pada tahun 2027 atau 2028.

Di sesi pertama pertemuan, masyarakat mendesak agar transparansi Informasi Dokumen AMDAL dan rencana kerja harus dapat diakses oleh pemerintah kecamatan dan desa.

Demikian pula Kemitraan Lokal Logistik perusahaan seperti bahan pangan harus bersumber dari pengusaha lokal

Hal menarik terkait Kehadiran Fisik Manajemen pengambil keputusan harus menetap di Sumbawa agar komunikasi tidak tersumbat.

Pertemuan ini menjadi peringatan keras bagi PT Intam untuk segera membuktikan komitmennya sebelum melangkah ke tahap produksi massal. (AM)

]]>
Tue, 27 Jan 2026 19:37:15 +0800 amr
Menatap 'Desa Berdaya' dari Sumbawa: Tekan Stunting Lewat Kemandirian Ternak dan Optimalisasi Aset Daerah https://amarmedia.co.id/menatap-desa-berdaya-dari-sumbawa-tekan-stunting-lewat-kemandirian-ternak-dan-optimalisasi-aset-daerah https://amarmedia.co.id/menatap-desa-berdaya-dari-sumbawa-tekan-stunting-lewat-kemandirian-ternak-dan-optimalisasi-aset-daerah Menatap 'Desa Berdaya' dari Sumbawa: Tekan Stunting Lewat Kemandirian Ternak dan Optimalisasi Aset Daerah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (26 Januari 2026) – Kabupaten Sumbawa menorehkan catatan positif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data konsolidasi per Desember 2025, angka prevalensi stunting di Kabupaten Sumbawa berada pada level 10,70%, jauh melampaui rata-rata nasional sebesar 18,8% dan menyokong keberhasilan Provinsi NTB yang secara kumulatif turun ke angka 13,39%.

Capaian gemilang ini disambut hangat di tingkat daerah. Namun, legislator Kabupaten Sumbawa mengingatkan bahwa angka tersebut harus dijaga melalui ketahanan ekonomi keluarga, bukan sekadar intervensi bantuan gizi sesaat.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS H. Andi Mappelepui, menegaskan bahwa kemiskinan dan stunting di desa-desa Sumbawa memiliki akar ekonomi yang kuat. Menanggapi program "Desa Berdaya" yang diusung Gubernur NTB, H. Andi menawarkan skema pemberdayaan peternak lokal sebagai ujung tombak.

"Di Sumbawa, stunting akarnya adalah daya beli keluarga. Solusinya, berdayakan orang tua melalui sektor peternakan produktif di desa. Jika mereka bisa mandiri secara ekonomi dan menjual hasil ternak, gizi anak akan terpenuhi secara berkelanjutan," ujar H. Andi saat diwawancarai di Sumbawa Besar, Sabtu (24/1).

Ia mendorong agar Pemerintah Desa berperan aktif melakukan kontrol dan eksekusi program pemberdayaan ini agar selaras dengan target penurunan stunting daerah.

Selain penguatan ekonomi keluarga, H. Andi Mappelepui juga menyoroti pentingnya Kabupaten Sumbawa mengelola potensi lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia mengkritisi masih adanya aset perikanan yang belum dikelola maksimal, seperti Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Meno.

"Potensi perikanan kita sangat besar, terutama budidaya baby lobster yang nilai sewanya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Jangan sampai ada pembiaran aset. Sektor perikanan Sumbawa harus bergerak lebih dinamis untuk mendukung fiskal daerah," tegasnya.

Terkait komoditas jagung yang menjadi andalan petani Sumbawa, ia mengharapkan efisiensi logistik melalui keberadaan gudang di luar daerah seperti Surabaya. Hal ini dinilai krusial untuk memperpendek jarak distribusi dan memberikan kepastian harga bagi petani di Tau dan Tana Samawa.

DPRD Kabupaten Sumbawa berkomitmen terus bersinergi dalam "orkestrasi" pembangunan yang dipimpin oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. Dengan data yang makin akurat dan fokus pada 106 desa prioritas, Sumbawa optimistis mampu menekan munculnya kasus stunting baru yang secara Januari 2026 tercatat sangat rendah, yakni hanya 0,3% (79 kasus baru).

Melalui sinergi antara kebijakan Pemprov NTB dan gagasan solutif dari parlemen lokal di Sumbawa, visi melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan unggul bukan lagi sekadar angka, melainkan realitas yang sedang dibangun dari tingkat desa.(AM)

]]>
Mon, 26 Jan 2026 11:20:37 +0800 amr
Ponpes Madinah Al Munawaroh Jadi Pionir: DPRD Sumbawa Dorong Swasembada Buah Dukung Program Makan Bergizi Nasional https://amarmedia.co.id/ponpes-madinah-al-munawaroh-jadi-pionir-dprd-sumbawa-dorong-swasembada-buah-dukung-program-makan-bergizi-nasional https://amarmedia.co.id/ponpes-madinah-al-munawaroh-jadi-pionir-dprd-sumbawa-dorong-swasembada-buah-dukung-program-makan-bergizi-nasional Ponpes Madinah Al Munawaroh Jadi Pionir: DPRD Sumbawa Dorong Swasembada Buah Dukung Program Makan Bergizi Nasional

Sumbawa, Alas.Amarmedia.co.id – Sebuah langkah konkret menuju kemandirian pangan ditunjukkan dari balik dinding Pondok Pesantren (Ponpes) Madinah Al Munawaroh, Desa Labuan Alas. Pada Sabtu (24/1/2026), jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa meninjau langsung potensi besar pertanian terintegrasi yang digagas oleh lembaga pendidikan tersebut.

Hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, didampingi Wakil Ketua III,Zulfikar Dimitry, serta anggota DPRD lainnya seperti Muhammad Taufik, Ketut Sawitra, Kaharuddin Ida Rahayu dan Hj Jamila serta Sri Wahyuni. Kehadiran mereka disambut langsung oleh pengasuh pondok, H. Andi Mappelepui.

Dalam kunjungannya, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa kebun semangka di lokasi ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa. Menurutnya, hasil panen ini merupakan solusi strategis untuk menjadi pemasok utama kebutuhan sayur dan buah di Kecamatan Alas dan sekitarnya.

"Alhamdulillah, buahnya sudah besar-besar dan siap petik. Ini sangat relevan dengan upaya kita mendorong Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah yang kini menjadi prioritas nasional. Kita ingin kebutuhan gizi anak-anak kita dipasok dari tanah kita sendiri," ujar Nanang dengan optimis.

Ditambah oleh Waka III Zulfikar Demitry bahwa Lahan seluas 12 hektar milik Ponpes Madinah Al Munawaroh ini menerapkan konsep pertanian terintegrasi. Selain semangka yang menjadi primadona saat ini, lahan tersebut juga dioptimalkan untuk Peternakan Sapi dengan memanfaatkan tanaman pakan seperti rumput gajah.

"Kedepannya juga bisa untuk Hortikultura lainnya. Rencana penanaman pohon jeruk di sela-sela tanaman semangka sehingga mengubah "lahan tidur" bisa menjadi kawasan hijau yang bernilai ekonomi tinggi" ujarnya.

Anggota DPRD, Muhammad Taufik, mengaku kagum dengan pola pengelolaan lahan ini. "Ini adalah contoh nyata bagaimana pesantren bisa mandiri secara ekonomi sekaligus menjaga ekosistem pangan lokal," tambahnya.

Meskipun memiliki potensi luar biasa, H. Andi Mappelepui menyampaikan bahwa pengembangan kawasan ini masih menemui kendala akses. Saat ini, ponpes yang menampung santri putra dan sedang membangun ruang kelas baru untuk santriwati ini sangat membutuhkan dukungan infrastruktur.

Kebutuhan Mendesak Ponpes adalah Pembangunan Jalan Area Pondok Untuk mobilitas santri dan pengelola dan Jalan Usaha Tani untuk mempermudah distribusi hasil kebun menuju pasar agar biaya logistik lebih efisien.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Sumbawa siap mengawal potensi lokal agar daerah tidak lagi bergantung pada pasokan buah dari luar. Dengan daerah yang subur, kemandirian pangan bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang sedang dipanen (AM)

]]>
Sun, 25 Jan 2026 17:17:22 +0800 amr
Hangatnya Kopi Marente di Alas: Kala Pimpinan DPRD Sumbawa Serap Aspirasi UMKM di Sela Silaturahmi https://amarmedia.co.id/hangatnya-kopi-marente-di-alas-kala-pimpinan-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-umkm-di-sela-silaturahmi https://amarmedia.co.id/hangatnya-kopi-marente-di-alas-kala-pimpinan-dprd-sumbawa-serap-aspirasi-umkm-di-sela-silaturahmi Hangatnya Kopi Marente di Alas: Kala Pimpinan DPRD Sumbawa Serap Aspirasi UMKM di Sela Silaturahmi

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Suasana Sabtu siang (24/01/2026) di Kecamatan Alas terasa berbeda. Di sela-sela agenda menghadiri resepsi pernikahan putri dari rekan sejawat mereka, Sri Wahyuni (Fraksi PKB) di Desa Kalimango, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa menunjukkan sisi humanisnya dengan menyambangi warga dan aparatur kecamatan.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov, didampingi Wakil Ketua Zulfikar Demitry, SH., MH, beserta rombongan anggota dewan lainnya, memenuhi undangan hangat dari Camat Alas, Dr. Usman, SE., ME, untuk singgah di rumah dinasnya.

Pertemuan ini tak sekadar kunjungan formal, melainkan sebuah reuni penuh keakraban. Dr. Usman, yang sebelumnya pernah mengabdi sebagai Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Sumbawa, menyambut para wakil rakyat tersebut selayaknya keluarga sendiri.

Di teras rumah dinas yang asri, telah tersedia suguhan khas hasil bumi Alas. Yang paling istimewa adalah Kopi Marente, racikan tangan dingin Roby, Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi asal Alas. Wangi kopi yang menyerbak dan segarnya es buah menjadi pendamping diskusi santai namun berisi antara legislatif, eksekutif, dan tokoh masyarakat setempat.

Sembari menikmati seruputan kopi, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin mulai membuka ruang dialog. Dengan nada rendah hati, ia bertanya langsung mengenai kondisi riil masyarakat Alas.

"Bagaimana kondisi warga di sini? Apakah ada persoalan mendesak yang sedang dihadapi masyarakat? tanya Nanang, menunjukkan empati seorang pemimpin yang ingin memastikan konstituennya dalam keadaan baik.

Merespons pertanyaan tersebut, Camat Alas melaporkan bahwa secara umum wilayah Alas dalam kondisi aman. Namun, ia tidak menampik adanya keresahan warga terkait kehadiran toko swalayan berjejaring di pusat kota yang sempat memicu penolakan karena dikhawatirkan mengancam keberlangsungan pedagang kecil.

Menanggapi aspirasi tersebut, Camat menjelaskan bahwa atas perintah Bupati dan dukungan Kepala Desa setempat, operasional toko swalayan tersebut telah dihentikan demi menjaga harmoni sosial.

Mendengar laporan itu, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin memberikan apresiasi sekaligus penekanan penting. Baginya, menjaga "piring nasi" pelaku UMKM adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

"Kami di DPRD sangat menekankan pentingnya menjaga kondusivitas. Camat dan seluruh jajaran harus terus mengawal aspirasi masyarakat dan pelaku UMKM sekitar. Ekonomi kerakyatan adalah fondasi kita, jadi setiap kebijakan yang masuk ke desa harus benar-benar selaras dengan kepentingan warga lokal," tegas Nanang di hadapan para tokoh masyarakat.

Kunjungan singkat namun bermakna ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang cair antara dewan dan pemerintah kecamatan. Bagi DPRD Sumbawa, menyerap aspirasi tidak harus selalu di ruang rapat yang kaku, terkadang solusi justru lahir dari obrolan hangat di atas meja kopi rakyat. (AM)

]]>
Sun, 25 Jan 2026 10:27:43 +0800 amr
Sumbawa Dikepung Banjir, Adizul Syahabuddin Soroti Kerusakan Hutan Akibat Ilegal Logging dan ilegal mining https://amarmedia.co.id/sumbawa-dikepung-banjir-adizul-syahabuddin-soroti-kerusakan-hutan-akibat-ilegal-logging-dan-ilegal-mining https://amarmedia.co.id/sumbawa-dikepung-banjir-adizul-syahabuddin-soroti-kerusakan-hutan-akibat-ilegal-logging-dan-ilegal-mining Sumbawa Dikepung Banjir, Adizul Syahabuddin Soroti Kerusakan Hutan Akibat Ilegal Logging dan Ilegal Mining

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumbawa baru-baru ini mengakibatkan banjir di hampir seluruh wilayah. Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, Adizul Syahabuddin, SP., M.Si., angkat bicara mengenai akar permasalahan yang menyebabkan bencana tahunan ini kian parah.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV ini menilai bahwa banjir yang meluas bukan sekadar fenomena alam, melainkan dampak nyata dari rusaknya ekosistem hutan di wilayah hulu. Menurutnya, kondisi hutan saat ini sudah sangat memprihatinkan akibat berbagai aktivitas eksploitasi yang tidak terkendali.

Azet akrab disapa memaparkan ada tiga faktor utama yang merusak hutan di Sumbawa, yakni ilegal logging, ilegal mining (pertambangan liar), serta alih fungsi lahan hutan menjadi areal tanam jagung.

"Hutan kita sudah rusak. Akibat tidak ada lagi akar tanaman yang berfungsi menahan air hujan, air langsung turun ke bawah membawa material yang merusak infrastruktur jalan dan pemukiman," ujar Azet pada Jumat (23/1).

Ia menjelaskan bahwa mekanisme alamiah hutan sebagai penyerap air telah hilang. Hal ini menciptakan efek domino di mana masyarakat di wilayah hilir selalu menjadi korban setiap kali hujan deras mengguyur wilayah hulu.

 "Begitu hujan deras di wilayah hulu, korbannya adalah warga yang ada di hilir. Air hujan meluncur tanpa penahan karena fungsi hutan sebagai spons alami sudah hilang," tegasnya.

Lebih lanjut, politisi PKS ini menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan pengrusakan hutan.

"Bukan hanya tugas pemerintah untuk menjaga hutan dan lingkungan kita. Setiap elemen masyarakat harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga dan melestarikannya," tambah Azet.

Ia berharap kejadian banjir yang merata di Kabupaten Sumbawa kali ini menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk mengevaluasi cara mengelola alam, demi keselamatan generasi mendatang.(AM)

]]>
Fri, 23 Jan 2026 12:15:20 +0800 amr
Kawal Nasib Peternak Lokal, DPRD Sumbawa Desak Investasi Unggas Terintegrasi Berdampak Positif https://amarmedia.co.id/kawal-nasib-peternak-lokal-dprd-sumbawa-desak-investasi-unggas-terintegrasi-berdampak-positif https://amarmedia.co.id/kawal-nasib-peternak-lokal-dprd-sumbawa-desak-investasi-unggas-terintegrasi-berdampak-positif Kawal Nasib Peternak Lokal, DPRD Sumbawa Desak Investasi Unggas Terintegrasi Berdampak Positif 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Rencana masuknya program investasi unggas terintegrasi bernilai triliun rupiah di Kabupaten Sumbawa mendapat atensi serius dari parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengejar angka investasi, namun abai terhadap nasib peternak kecil dan pelaku UMKM lokal.

Kritik dan harapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Sumbawa ke-67 di Gedung DPRD, Rabu (21/1/2026).

Sebagai wakil rakyat, Muhammad Takdir mempertanyakan skema kerja sama program yang diprediksi akan menguasai rantai produksi secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Dengan kebutuhan lahan mencapai 10 hektare, muncul kekhawatiran akan terjadinya monopoli pasar yang dapat mematikan usaha rakyat.

"Pertanyaan mendasarnya, di mana posisi peternak kecil dan UMKM kita nantinya? Jika pasar dari hulu sampai hilir dikuasai oleh satu program besar, apakah ini tidak akan membunuh para peternak kecil yang selama ini mencari keuntungan terbatas untuk menyambung hidup?" tegas Takdir.

Ketua Fraksi PKS ini menekankan bahwa pemerintah daerah wajib bersikap transparan sebelum program tersebut dieksekusi. Menurutnya, tanpa regulasi dan skema pelibatan yang jelas, investasi besar justru berisiko menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang merugikan masyarakat lokal.

Beberapa poin krusial yang diminta DPRD untuk diperjelas antara lain, Mekanisme Pelibatan Lokal. Bagaimana peternak kecil dilibatkan dalam rantai pasok.

Perlindungan Pasarnya, Jaminan agar produk investasi besar tidak membentur harga jual peternak mandiri.

Juga pemberdayaan UMKM, bagaimana skema serapan tenaga kerja dan kemitraan dengan pengusaha lokal.

Meski melayangkan kritik tajam, Takdir menyatakan bahwa pada prinsipnya DPRD mendukung setiap upaya pembangunan yang masuk ke daerah. Namun, dukungan tersebut bukanlah "cek kosong", melainkan dukungan yang bersyarat pada perlindungan rakyat kecil.

"Kami mendukung program yang positif bagi ekonomi daerah. Tapi semuanya harus dipaparkan secara detail. Jangan sampai kita terjebak pada euforia investasi besar, tapi pada akhirnya justru memutus mata rantai hidup peternak kita sendiri," tambah legislator yang dikenal vokal tersebut.

Sorotan dari Komisi IV ini menjadi sinyal kuat bahwa legislatif akan memperketat pengawasan terhadap setiap program strategis yang masuk ke Sumbawa. DPRD berharap pemerintah daerah bertindak lebih inklusif dalam merancang pembangunan agar kesejahteraan yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata, bukan hanya oleh segelintir korporasi.(AM)

]]>
Fri, 23 Jan 2026 11:44:40 +0800 amr
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 06:19:56 +0800 amr Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS Kabupaten Sumbawa mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-fraksi-pks-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-fraksi-pks-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 06:13:10 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Hasanuddin SE mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-hasanuddin-se-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-hasanuddin-se-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 06:10:21 +0800 amr Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Fri, 23 Jan 2026 02:33:06 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Syukri HS A.Ma mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-ama-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-ama-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 19:13:25 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP.M.Si mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 12:15:45 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H.Rusdi mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-hrusdi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-hrusdi-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 09:47:41 +0800 amr Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67

]]>
Thu, 22 Jan 2026 08:12:31 +0800 amr
HUT ke&67 Kabupaten Sumbawa: Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Ajak Seluruh Elemen Gerak Bersama Menuju Sumbawa Unggul https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-ajak-seluruh-elemen-gerak-bersama-menuju-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-ajak-seluruh-elemen-gerak-bersama-menuju-sumbawa-unggul HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa: Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Ajak Seluruh Elemen "Gerak Bersama" Menuju Sumbawa Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa yang ke-67 pada Rabu (21/1/2026). Rapat yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa peringatan hari jadi tahun ini bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai titik balik untuk memperkuat tekad kolektif seluruh elemen masyarakat.

"Hari ini adalah momentum bagi kita untuk merenung dan mengevaluasi, sekaligus memupuk semangat baru. Mari kita perkuat tekad untuk melangkah, gerak bersama menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera," ujar Nanang di hadapan forum.

Ketua DPRD memberikan apresiasi khusus kepada berbagai pihak yang telah menjadi pilar pembangunan di Tana Samawa. Ia secara spesifik menyoroti peran institusi pendidikan yang berhasil mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara konsisten, serta dedikasi ASN yang menjadi mesin penggerak pelayanan publik.

Tak lupa, Nanang juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Kepolisian yang telah menjaga kondusivitas wilayah, sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan keamanan.

Setelah mendengarkan pidato dari Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Nanang Nasiruddin kembali menekankan pentingnya sinkronisasi dan kolaborasi. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan nilai-nilai luhur adat istiadat sebagai inspirasi dalam bekerja.

Menariknya, Nanang menutup narasinya dengan sebuah kutipan bait Lawas (puisi tradisional Sumbawa) yang sarat makna bahwa tanah Sumbawa tanah yang subur dan membawa kemakmuran, bergerak kita semua, menjunjung adat istiadat membawa masyarakat unggul sejahtera.

"Nilai-nilai adiluhur ini harus menjadi support system bagi pembangunan. Kita ingin meningkatkan martabat Tana Samawa melalui kerja nyata yang terintegrasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat," tegasnya.

Rapat Paripurna HUT ke-67 ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran kepala perangkat daerah. Suasana rapat berlangsung penuh semangat optimisme untuk membawa Kabupaten Sumbawa ke level yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.(AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 22:09:26 +0800 amr
Dukung Program Sumbawa Hijau Lestari, H. Zainuddin Sirat Ingatkan Pentingnya Evaluasi dan Perawatan Pasca Tanam https://amarmedia.co.id/dukung-program-sumbawa-hijau-lestari-h-zainuddin-sirat-ingatkan-pentingnya-evaluasi-dan-perawatan-pasca-tanam https://amarmedia.co.id/dukung-program-sumbawa-hijau-lestari-h-zainuddin-sirat-ingatkan-pentingnya-evaluasi-dan-perawatan-pasca-tanam Dukung Program Sumbawa Hijau Lestari, H. Zainuddin Sirat Ingatkan Pentingnya Evaluasi dan Perawatan Pasca Tanam

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Semarak peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa yang mengusung semangat gerak bersama Sumbawa Unggul serta keberlanjutan lingkungan mendapat dukungan penuh dari lembaga legislatif. Namun, catatan kritis diberikan agar program tersebut tidak hanya berhenti pada agenda seremonial semata.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi Demokrat PPP Pembangunan H. Zainuddin Sirat, menyatakan dukungannya terhadap visi Bupati Sumbawa dalam mewujudkan daerah yang hijau dan lestari. Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak diukur dari seberapa banyak bibit yang ditanam, melainkan seberapa banyak pohon yang berhasil tumbuh dan hidup.

Kepada wartawan pada Rabu (21/1/2026), H. Zainuddin mengingatkan pemerintah daerah agar tradisi "senang menanam" harus dibarengi dengan manajemen perawatan dan pemeliharaan yang ketat.

"Kami sangat mendukung program Sumbawa Hijau Lestari ini. Namun, harapan kami jangan sampai ini hanya bersifat seremonial. Seringkali kita semangat saat menanam, tapi abai dalam pemeliharaan," ujarnya.

Politisi senior Partai Demokrat ini mengusulkan adanya mekanisme evaluasi tahunan untuk mengukur efektivitas program penghijauan tersebut. Ia berharap pada peringatan HUT tahun depan, pemerintah mampu memaparkan data konkret mengenai keberlangsungan pohon yang ditanam tahun ini.

"Jika hari ini kita menanam seribu pohon, maka di ulang tahun yang akan datang kita harus evaluasi sisa berapa yang hidup. Harus ada hasil nyata dari kerja-kerja tahun 2025-2026 ini, sehingga slogan 'Sumbawa Hijau Lestari' benar-benar terwujud, bukan sekadar cita-cita," tegas H. Ude akrab.

Selain masalah lingkungan, H. Zainuddin Sirat juga menyoroti aspek tata kelola birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia mencermati masih adanya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh pejabat sementara atau belum definitif.

Menurutnya, kekosongan kepala dinas yang definitif dapat menghambat optimalisasi kinerja pelayanan publik dan pencapaian target-target pemerintah daerah.

"Agar roda pemerintahan bekerja optimal, kami memohon kepada Bapak Bupati untuk segera melengkapi jabatan-jabatan di OPD yang masih lowong. Kepemimpinan yang definitif sangat penting agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program bisa berjalan lebih maksimal," pungkasnya.

Dengan adanya evaluasi lingkungan yang terukur dan birokrasi yang kuat, diharapkan visi besar pembangunan Kabupaten Sumbawa dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 18:28:30 +0800 amr
Puji Akselerasi Pembangunan di HUT ke&67, Zulfikar Demitry: "Pemerintahan Jarot & Ansori Tunjukkan Ikhtiar Luar Biasa untuk Sumbawa https://amarmedia.co.id/puji-akselerasi-pembangunan-di-hut-ke-67-zulfikar-demitry-pemerintahan-jarot-ansori-tunjukkan-ikhtiar-luar-biasa-untuk-sumbawa https://amarmedia.co.id/puji-akselerasi-pembangunan-di-hut-ke-67-zulfikar-demitry-pemerintahan-jarot-ansori-tunjukkan-ikhtiar-luar-biasa-untuk-sumbawa Puji Akselerasi Pembangunan di HUT ke-67, Zulfikar Demitry: "Pemerintahan Jarot - Ansori Tunjukkan Ikhtiar Luar Biasa untuk Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kehadiran sejumlah proyek strategis yang diresmikan dalam rangka HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi tinggi dari lembaga legislatif. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menilai capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, merupakan sebuah lompatan besar meski dalam masa jabatan yang belum genap satu tahun.

Ditemui usai peresmian Gedung C dan H RSUD Sumbawa di Sering, Selasa (20/1/2026), Zulfikar mengungkapkan rasa bangganya atas komitmen Pemerintah Daerah yang mampu mengoptimalisasi anggaran di tengah berbagai tantangan pemangkasan dana dari pusat.

Zulfikar menyoroti hadirnya gedung-gedung baru seperti Gedung BKPSDM dan Gedung DP2KBP3A sebagai langkah konkret dalam memperbaiki birokrasi dan perlindungan sosial.

"Kami di pimpinan DPRD mengapresiasi ikhtiar Pak Bupati. Pembangunan Gedung BKPSDM adalah jantung untuk mencetak ASN yang berintegritas, sementara Gedung DP2KBP3A adalah rumah aman bagi perlindungan perempuan dan anak. Ini adalah pelayanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Bang Ikang ini.

Ia juga menambahkan bahwa rampungnya fasilitas gedung C dan H di RSUD Sumbawa adalah bukti tanggung jawab moril Bupati dalam menuntaskan visi-misi yang tertuang dalam RPJMD. "Belum satu tahun menjabat, tapi akselerasinya luar biasa. Ini adalah kado indah bagi rakyat Sumbawa," tambahnya.

Selain infrastruktur bangunan, Zulfikar memberikan catatan khusus yang mendalam mengenai kepedulian Bupati terhadap kelestarian alam. Menurutnya, kegigihan Bupati Jarot dalam melakukan penghijauan dan safari penanaman pohon di berbagai kecamatan adalah langkah penyelamatan masa depan.

"Satu hal yang sangat menarik adalah bagaimana Pak Bupati begitu peka terhadap keberlangsungan hutan kita. Kondisi hutan lindung kita saat ini memprihatinkan, seringkali muncul kekhawatiran banjir saat musim hujan tiba. Langkah Bupati menghijaukan kembali Sumbawa adalah bentuk tanggung jawab moril terhadap generasi mendatang," tegas Zulfikar.

Menutup pernyataannya, pimpinan DPRD ini berharap agar kemegahan gedung-gedung yang telah diresmikan—termasuk Taman Sabalong Samalewa yang baru ditata—diikuti dengan peningkatan etos kerja ASN.

"Gedung sudah megah, fasilitas sudah digital. Kini saatnya pelayanan publik juga harus semakin prima, responsif, dan penuh empati, sebagaimana harapan kita bersama untuk Sumbawa yang Unggul dan Sejahtera," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 20:24:20 +0800 amr
Gitta Liesbano Apresiasi Peresmian Proyek Strategis HUT Sumbawa ke&67: "Wujud Nyata Kerja Kolektif untuk Rakyat" https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-apresiasi-peresmian-proyek-strategis-hut-sumbawa-ke-67-wujud-nyata-kerja-kolektif-untuk-rakyat https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-apresiasi-peresmian-proyek-strategis-hut-sumbawa-ke-67-wujud-nyata-kerja-kolektif-untuk-rakyat Gitta Liesbano Apresiasi Peresmian Proyek Strategis HUT Sumbawa ke-67: "Wujud Nyata Kerja Kolektif untuk Rakyat"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. Hal ini disampaikan Gitta saat menghadiri peresmian sejumlah proyek pembangunan strategis dalam rangka HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 yang dipusatkan di halaman RSUD Sumbawa, Sering, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry, SH., MH., serta mantan Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah ini, menjadi kado spesial bagi masyarakat Sumbawa di awal tahun 2026.

Ditemui usai acara, Gitta Liesbano menyatakan bahwa DPRD terus mengawal proses pembangunan dari sisi penganggaran hingga pengawasan. Ia menyambut positif laporan capaian kinerja pengadaan tahun 2025 yang meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) sebesar 82,19 dengan predikat "Baik".

"Kami di lembaga legislatif melihat ini sebagai langkah maju. Angka investasi pembangunan sebesar 146,8 miliar rupiah melalui berbagai paket pengadaan menunjukkan transparansi dan tanggung jawab pemerintah daerah. Peresmian hari ini adalah bukti dari kerja kolektif dan kesabaran kita semua dalam membangun daerah," ujar Gitta.

Gitta memberikan perhatian khusus pada peresmian Gedung C dan Gedung H RSUD Sumbawa. Gedung C yang didesain modern dengan sistem sensor ini akan memperkuat layanan IGD, ICU, hingga fasilitas cat lab Sementara Gedung H menjadi solusi bagi penanganan kesehatan jiwa yang angkanya cukup tinggi di NTB.

"Gedung H adalah bentuk kepedulian negara dalam menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih manusiawi. Ini selaras dengan visi perlindungan sosial yang kami dorong di DPRD," tambahnya.

Selain sektor kesehatan, Gitta juga menyoroti peresmian Gedung DP2KBP3A sebagai 'Rumah Aman' bagi perlindungan perempuan dan anak, serta Gedung BKPSDM sebagai pusat pengembangan integritas aparatur sipil negara.

Terkait peresmian Taman/Simpang Sabalong Samalewa dan penataan fasilitas umum lainnya, Gitta menilai hal tersebut sangat penting untuk identitas kota. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal beton, tetapi juga tentang menyediakan ruang bagi warga untuk berinteraksi dan berolahraga.

"Penataan Simpang Sabalong Samalewa, taman kerato yang multifungsi, hingga rencana Sumbawa Convention Hall menunjukkan arah pembangunan yang modern namun tetap menjaga identitas daerah. Kami di DPRD mendukung penuh transformasi fasilitas umum seperti lapangan sepak bola di kecamatan yang juga akan ditata lebih modern," jelas politisi PDIP ini.

Menutup pernyataannya, Gitta Liesbano mengamini pesan Bupati bahwa kemegahan bangunan harus dibarengi dengan kualitas pelayanan. Ia menekankan agar fasilitas yang telah dibangun dengan dana rakyat ini dirawat dengan penuh tanggung jawab.

"Sesuai dengan semangat pantun yang disampaikan Bapak Bupati, gedung sudah jadi maka harus dijaga bersama. Namun yang paling penting, pelayanannya harus prima. Jangan sampai gedungnya mewah, tapi masyarakat masih mengeluhkan antrean atau layanan yang lambat," tegas Gitta.

Gitta berharap momentum HUT Sumbawa ke-67 ini menjadi titik lari "maraton" bagi seluruh elemen daerah untuk terus berkolaborasi demi mewujudkan Sumbawa yang Sabalong Samalewa.

Adapun Daftar Proyek Strategis yang Diresmikan diantaranya Gedung C RSUD Sumbawa (Layanan IGD, ICU, Farmasi, Cat Lab), Gedung H RSUD Sumbawa (Layanan Kesehatan Jiwa), Gedung BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Gedung DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, Taman Sabalong Samalewa. (Am)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 19:55:57 +0800 amr
Hadiri Launching Bale Mula, Pimpinan DPRD Sumbawa Beri Apresiasi: "Langkah Nyata Cetak UMKM Tangguh" https://amarmedia.co.id/hadiri-launching-bale-mula-pimpinan-dprd-sumbawa-beri-apresiasi-langkah-nyata-cetak-umkm-tangguh https://amarmedia.co.id/hadiri-launching-bale-mula-pimpinan-dprd-sumbawa-beri-apresiasi-langkah-nyata-cetak-umkm-tangguh Hadiri Launching Bale Mula, Pimpinan DPRD Sumbawa Beri Apresiasi: "Langkah Nyata Cetak UMKM Tangguh"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi atas terobosan Pemerintah Daerah dalam meluncurkan Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial). Program yang diresmikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ini dinilai sebagai kado terbaik bagi anak muda dalam rangkaian HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa.

Hadir mewakili lembaga legislatif, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut menyaksikan prosesi peluncuran yang berlangsung semarak di tengah suasana Car Free Night Lapangan Pahlawan, Sabtu malam (17/1/2026).Dirinya juga turut serta menandatangani komitmen bersama mendukung program tersebut bersama dengan para mitra dari perbankan.

Tinjau Stand Mitra dan Dukung Ekosistem UMKM

Usai prosesi peresmian, Zulfikar Demitry bersama jajaran Pimpinan Daerah lainnya melakukan peninjauan ke sejumlah stand mitra pendamping dan pendukung Bale Mula. Di antaranya adalah stand Bank NTB Syariah, Bank Dinar, BNI, serta berbagai komunitas lokal yang menjadi pilar ekosistem ekonomi kreatif ini.

Zulfikar menyampaikan bahwa keterlibatan sektor perbankan dan dunia industri merupakan kunci keberhasilan program ini. "Kami di DPRD sangat mengapresiasi langkah Bupati yang tidak hanya membangun gedung, tapi membangun ekosistem. Kehadiran mitra seperti Bank NTB Syariah dan perbankan lainnya memberikan optimisme bahwa akses permodalan bagi anak muda kita akan lebih terbuka," ujarnya di sela-sela peninjauan stand.

Politisi NasDem yang akrab disapa Bang Ikang ini menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh visi Bale Mula sebagai rumah inkubator yang mendampingi pelaku usaha dari sisi manajemen hingga legalitas. Ia sepakat dengan pernyataan Bupati bahwa penguatan ekonomi daerah harus dimulai dengan membangun manusianya.

"Bale Mula adalah jawaban atas tantangan dunia kerja yang berubah cepat. Kami di legislatif akan terus mengawal agar program ini berjalan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Kita ingin anak-anak muda Sumbawa menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui karya-karya kreatif yang bernilai ekonomi, sehingga dapat nanti nantinya berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui PAD" tegas Ikang.

Apresiasi juga diberikan terhadap konsep acara yang memadukan modernitas dengan seni budaya lokal seperti Bagesa,Balawas dan Coffee Night. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan lewat aksi minum kopi bersama adalah simbol kuat kolaborasi lintas sektor.

"Momentum HUT ke-67 ini harus menjadi titik balik bagi ekonomi lokal. Dengan adanya Bale Mula sebagai penghubung ke marketplace digital dan peluang investasi luas, kami yakin daya saing pengusaha muda Sumbawa akan semakin diperhitungkan di tingkat nasional menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Peluncuran Bale Mula ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD lainnya Andi Rusni SE.MM jajaran FKPD, serta ribuan warga Sumbawa yang menyambut antusias kehadiran rumah aspirasi entrepreneur muda tersebut.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 19:40:49 +0800 amr
Bidik PAD Rp300 Miliar, H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan https://amarmedia.co.id/bidik-pad-rp300-miliar-h-zohran-desak-pembentukan-tim-terpadu-optimalisasi-pendapatan https://amarmedia.co.id/bidik-pad-rp300-miliar-h-zohran-desak-pembentukan-tim-terpadu-optimalisasi-pendapatan Bidik PAD Rp300 Miliar, H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., memberikan penekanan serius dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah yang digelar Rabu (14/1/2026), H. Zohran akrab disapa H Orek mengusulkan langkah strategis berupa pembentukan tim terpadu guna mencapai target yang lebih ambisius.

H. Zohran Orek menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi Bupati dalam optimalisasi PAD, diperlukan perubahan pola kerja dari yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri menjadi kolaborasi lintas sektor.

Politisi senior NasDem ini optimis bahwa jika kebocoran anggaran diminimalisasi dan sinkronisasi data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan maksimal, angka PAD Sumbawa bisa melonjak signifikan.

"Tahun ini PAD kita berada di angka Rp243 Miliar. Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi, tahun 2026 kita bisa tembus di angka Rp300 Miliar. Syaratnya, semua kebocoran di OPD harus disinkronkan dan diminimalisasi," tegas H. Zohran di hadapan jajaran pimpinan OPD yang hadir.

Rekomendasi Pembentukan "Tim Optimalisasi PAD"

Sebagai langkah nyata, Komisi II secara resmi merekomendasikan pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi PAD. H. Zohran merujuk pada keberhasilan daerah lain yang telah lebih dahulu menerapkan sistem tim kolaboratif untuk menggenjot pendapatan.

"Kami merekomendasikan agar segera dibentuk Tim Optimalisasi PAD. Seluruh OPD harus berkolaborasi di bawah koordinasi Bapenda. Dari hasil kunjungan kerja kami ke daerah lain, mereka sangat optimal setelah membentuk tim seperti ini," jelasnya.

Menurutnya, keberadaan tim ini nantinya akan berfungsi untuk memastikan tidak ada korelasi yang terputus antar OPD pengampu pendapatan, juga melakukan penilaian (appraisal) yang objektif terhadap potensi pajak dan retribusi daerah.

Demikian pula dengan melakukan pengawasan bersama untuk memastikan setiap potensi pendapatan masuk ke kas daerah secara utuh.

H. Zohran menyayangkan laporan capaian beberapa sektor yang masih belum menyentuh angka 100 persen. Ia menilai hal tersebut bukan semata-mata karena minimnya potensi, melainkan karena ego sektoral atau kurangnya kerja sama antar instansi.

"Hasil laporan menunjukkan masih ada yang belum mencapai target maksimal. Hal ini terjadi karena tidak adanya kolaborasi; masing-masing berjalan sendiri. Padahal, jika kita bergerak bersama, hasilnya akan jauh lebih baik untuk kemaslahatan umat," ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, H. Zohran berharap Bapenda selaku leading sector dapat segera menindaklanjuti rekomendasi pembentukan tim ini agar perubahan pendapatan sudah mulai terlihat di awal tahun anggaran 2026. (AM)

]]>
Thu, 15 Jan 2026 17:55:19 +0800 amr
Geliat Ekonomi Budidaya Mutiara: DPRD Sumbawa Konsultasi Regulasi ke Dinas Kelautan NTB https://amarmedia.co.id/geliat-ekonomi-budidaya-mutiara-dprd-sumbawa-konsultasi-regulasi-ke-dinas-kelautan-ntb https://amarmedia.co.id/geliat-ekonomi-budidaya-mutiara-dprd-sumbawa-konsultasi-regulasi-ke-dinas-kelautan-ntb Geliat Ekonomi Budidaya Mutiara: DPRD Sumbawa Konsultasi Regulasi ke Dinas Kelautan NTB

Mataram.Amarmedia.co.id – Komisi II dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengonsultasikan regulasi dan perizinan budidaya kerang mutiara Jumat (9/1/2026). Langkah ini diambil seiring dengan semakin meningkatnya kontribusi sektor tersebut terhadap ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Sumbawa.

Delegasi konsultasi ini dipimpin oleh H. Andi Mappelepui bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, yakni Marliaten,Abron Ishak, Sri Hastuti, dan Ema Yuniarti dan diterima oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan bersama Bidang Pengawasan bidang perijinan DKP Provinsi NTB.

Fokus pada Kemudahan Izin dan Perlindungan Kelompok

Diskusi intensif yang berlangsung di kantor DKP Provinsi NTB tersebut berfokus pada penyederhanaan birokrasi perizinan budidaya. Komisi II menekankan pentingnya regulasi yang mendukung, mengingat budidaya mutiara kini menjadi tumpuan ekonomi bagi kelompok masyarakat di wilayah-wilayah strategis.

 "Alhamdulillah, saat ini budidaya kerang mutiara memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan regulasi dari provinsi sejalan dengan semangat penguatan ekonomi lokal ini," ujar H. Andi Mappelepui di sela-sela pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyoroti kemajuan pesat kelompok budidaya mutiara yang tersebar di beberapa desa dan wilayah kepulauan, di antaranya Desa Labuhan Mapin, Pulau Bungin, Pulau Kaung, Labuhan Burung, Kawasan Teluk Saleh

Disampaikan Kepala Dinas DKP Provinsi NTB Muslim ST.MSi bahwa dampak positif yang dirasakan masyarakat di wilayah tersebut mencakup terciptanya lapangan kerja baru hingga peningkatan pendapatan rumah tangga. Kawasan Teluk Saleh secara khusus dipandang sebagai aset emas yang membutuhkan pengawasan serta dukungan perizinan yang jelas agar investasi masyarakat lokal tetap terlindungi.

Sinergi Daerah dan Provinsi

Anggota DPRD lainnya, seperti Abron Ishak dan Marliaten, menambahkan bahwa sinkronisasi aturan antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat krusial. Hal ini bertujuan agar tidak ada kendala teknis bagi kelompok nelayan kecil saat berhadapan dengan aturan ruang laut yang menjadi kewenangan provinsi.

"Dengan adanya konsultasi ini, diharapkan DKP Provinsi NTB dapat memberikan pendampingan berkelanjutan sehingga sektor mutiara di Sumbawa tidak hanya unggul secara kualitas produk, tetapi juga tertib secara administrasi dan berkelanjutan secara ekologis"ujar Abron. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 22:59:35 +0800 amr
Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time" https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time"

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP. memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) yang segera meresmikan Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk pada Januari 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan Nyoman Wisma yang juga Anggota Banggar dar fraksi PDIP menanggapi arahan Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., saat memimpin apel siaga serah terima tugas Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman Kantor Damkartan, Kamis (8/1/2026).

Menurut Nyoman Wisma, penambahan pos di wilayah selatan Sumbawa ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat terkait keamanan dan perlindungan dari ancaman kebakaran.

"Kami di Komisi II sangat mendukung dibukanya Pos Sektor Lunyuk. Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan cakupan layanan proteksi kebakaran semakin merata. Sejalan dengan visi misi daerah, kita ingin memberikan rasa aman yang sama bagi seluruh warga, baik di kota maupun di pelosok," ujar Nyoman Wisma.

Politisi PDIP dapil Lunyuk ini menekankan bahwa keberadaan pos permanen di gedung Pesangrahan Lunyuk dengan dukungan 16 personel adalah investasi penting bagi keselamatan jiwa dan aset masyarakat.

Nyoman Wisma menyoroti letak geografis Lunyuk yang cukup jauh dari pusat kota. Baginya, kunci keberhasilan pemadaman adalah kecepatan waktu tanggap (response time).

"Selama ini, kendala utama kita di wilayah jauh seperti Lunyuk adalah jarak tempuh. Dengan adanya pos baru ini, response time bisa diperpendek secara signifikan. Kita tidak ingin bantuan datang saat api sudah meratakan bangunan. Kehadiran personel di sana adalah solusi konkret yang memang dinantikan masyarakat," tambahnya.

Arahan Kadis Damkartan: Siaga Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, dalam apel siaga tersebut, Kadis Damkartan H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi waspada penuh. Ia mengingatkan bahwa awal tahun 2026 diwarnai cuaca fluktuatif yang menyimpan potensi bencana ganda.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Panas terik bisa memicu kebakaran lahan dan pemukiman, sementara hujan deras memicu banjir. Personel harus siaga 24 jam untuk merespons panggilan darurat," tegas Haji Sahabuddin.

Terkait Pos Lunyuk, ia memastikan bahwa peresmiannya akan menjadi kado spesial pada momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 bulan ini. "Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar penanganan kebakaran dan penyelamatan lebih optimal," pungkas Kadis.

Nyoman Wisma berharap, kesiapsiagaan personel dan penambahan infrastruktur ini terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain yang juga memiliki tingkat risiko tinggi. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 13:45:54 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Pimpinan DPRD Sumbawa Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya Jagung di Utan https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pimpinan-dprd-sumbawa-bersama-forkopimda-gelar-panen-raya-jagung-di-utan https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pimpinan-dprd-sumbawa-bersama-forkopimda-gelar-panen-raya-jagung-di-utan Perkuat Ketahanan Pangan, Pimpinan DPRD Sumbawa Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya Jagung di Utan

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Memasuki kuartal pertama tahun 2026, Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan taringnya sebagai lumbung pangan daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung yang dipusatkan di hamparan Orong Sele, Desa Orong Bawa, Kecamatan Utan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Gitta Liesbano SH MKn bersama Kapolres Sumbawa, Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten I Setda Jaya Kusuma  Kepala Dinas Pertanian, jajaran anggota Forkopimda, anggota DPRD Dapil Utan, Kepala OPD, para Kepala Desa se-Kecamatan Utan, serta ratusan masyarakat dan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Jagung tetap menjadi komoditas unggulan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat di wilayah barat Sumbawa.

"Panen raya di Orong Sele ini adalah bukti kerja keras para petani kita. Pemerintah dan DPRD terus berkomitmen untuk mengawal ketersediaan sarana produksi dan stabilitas harga agar hasil keringat petani terbayar dengan layak," ungkap H Berlian.

Senada dengan hal tersebut, kehadiran Ibu Kapolres dan unsur Forkopimda menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Keamanan dan kelancaran distribusi hasil panen menjadi prioritas guna memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Melalui momentum panen raya ini, diharapkan roda perekonomian di Kecamatan Utan dan Kabupaten Sumbawa pada umumnya dapat berputar lebih cepat. Dukungan infrastruktur pertanian dan pendampingan dari Dinas Pertanian akan terus ditingkatkan guna mengejar target produksi di tahun 2026.

"Semoga dengan hasil panen yang melimpah ini, kesejahteraan masyarakat khususnya para petani kita semakin meningkat dan barokah. Kita ingin pembangunan ini dirasakan langsung manfaatnya di tingkat bawah. Sesuai prinsip kita, hidup harus bermakna bagi sesama," pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemetikan jagung secara simbolis oleh para pejabat yang hadir bersama para petani sebagai tanda dimulainya musim panen raya di wilayah Utan.(AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 00:02:51 +0800 amr
I Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time" https://amarmedia.co.id/i-nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time https://amarmedia.co.id/i-nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time I Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time"

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP. memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) yang segera meresmikan Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk pada Januari 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan Nyoman Wisma menanggapi arahan Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., saat memimpin apel siaga serah terima tugas Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman Kantor Damkartan, Kamis (8/1/2026).

Menurut Nyoman Wisma, penambahan pos di wilayah selatan Sumbawa ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat terkait keamanan dan perlindungan dari ancaman kebakaran.

"Kami di Komisi II sangat mendukung dibukanya Pos Sektor Lunyuk. Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan cakupan layanan proteksi kebakaran semakin merata. Sejalan dengan visi misi daerah, kita ingin memberikan rasa aman yang sama bagi seluruh warga, baik di kota maupun di pelosok," ujar Nyoman Wisma.

Politisi PDIP dapil Lunyuk ini menekankan bahwa keberadaan pos permanen di gedung Pesangrahan Lunyuk dengan dukungan 16 personel adalah investasi penting bagi keselamatan jiwa dan aset masyarakat.

Nyoman Wisma menyoroti letak geografis Lunyuk yang cukup jauh dari pusat kota. Baginya, kunci keberhasilan pemadaman adalah kecepatan waktu tanggap (response time).

"Selama ini, kendala utama kita di wilayah jauh seperti Lunyuk adalah jarak tempuh. Dengan adanya pos baru ini, response time bisa diperpendek secara signifikan. Kita tidak ingin bantuan datang saat api sudah meratakan bangunan. Kehadiran personel di sana adalah solusi konkret yang memang dinantikan masyarakat," tambahnya.

Arahan Kadis Damkartan: Siaga Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, dalam apel siaga tersebut, Kadis Damkartan H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi waspada penuh. Ia mengingatkan bahwa awal tahun 2026 diwarnai cuaca fluktuatif yang menyimpan potensi bencana ganda.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Panas terik bisa memicu kebakaran lahan dan pemukiman, sementara hujan deras memicu banjir. Personel harus siaga 24 jam untuk merespons panggilan darurat," tegas Haji Sahabuddin.

Terkait Pos Lunyuk, ia memastikan bahwa peresmiannya akan menjadi kado spesial pada momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 bulan ini. "Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar penanganan kebakaran dan penyelamatan lebih optimal," pungkas Kadis.

Nyoman Wisma berharap, kesiapsiagaan personel dan penambahan infrastruktur ini terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain yang juga memiliki tingkat risiko tinggi.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 23:57:23 +0800 amr
Kawal Visi Presiden di Sumbawa, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Dampingi Wamendikti Saintek Tinjau Lokasi SMA Unggul Garuda https://amarmedia.co.id/kawal-visi-presiden-di-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-dampingi-wamendikti-saintek-tinjau-lokasi-sma-unggul-garuda https://amarmedia.co.id/kawal-visi-presiden-di-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-dampingi-wamendikti-saintek-tinjau-lokasi-sma-unggul-garuda Kawal Visi Presiden di Sumbawa, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Dampingi Wamendikti Saintek Tinjau Lokasi SMA Unggul Garuda

Sumbawa Besar, GAUNG NUSRA – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap rencana pembangunan SMA Unggul Garuda di Tanah Samawa. Hal ini disampaikan saat beliau mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., Kamis (8/1/2026).

Bersama Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan jajaran Forkopimda, Nanang Nasiruddin turut serta meninjau langsung calon lokasi lahan di kawasan strategis Samota, tepatnya di area eks Sirkuit MXGP yang menjadi salah satu opsi utama pembangunan sekolah tersebut.

Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda merupakan momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, proyek strategis nasional ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi putra-putri daerah.

"Hari ini, saya bersama Forkopimda menyambut Prof. Stella Christie untuk meninjau rencana lokasi Sekolah Garuda di kawasan Samota. Kunjungan ini kami harapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sumbawa," ujar Nanang di sela-sela peninjauan.

Sebagai pimpinan legislatif, Nanang menekankan bahwa DPRD siap mengawal dari sisi regulasi dan dukungan kebijakan daerah agar program visi Presiden RI Prabowo Subianto ini dapat terealisasi dengan mulus di Sumbawa.

Apalagi, sekolah ini direncanakan menggunakan sistem boarding school dengan beasiswa penuh dan anggaran mencapai Rp213 miliar hingga Rp250 miliar.

"Ini adalah peluang besar. Dengan kurikulum standar internasional dan jaminan beasiswa ke universitas top dunia bagi lulusannya, kita sedang menyiapkan calon pemimpin bangsa dari rahim Sumbawa. Kami di DPRD akan memastikan prosesnya mendapat dukungan penuh secara administratif dan sosial," tambah politisi PKS tersebut.

Senada dengan kekaguman Wamendikti Prof. Stella terhadap lanskap Teluk Saleh, Nanang menilai kawasan Samota adalah pilihan yang cerdas. Lokasi yang berdampingan dengan fasilitas *Sport Center* dan area MXGP dinilai akan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan modern.

"Kawasan Samota punya daya tarik yang luar biasa. Jika Sekolah Garuda berdiri di sini, ia akan menjadi ikon baru pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.

Peninjauan direncanakan akan berlanjut pada Jumat (9/1) ke lokasi alternatif kedua di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes. Kehadiran Ketua DPRD dalam seluruh rangkaian proses ini menunjukkan sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif dalam menjemput kemajuan bagi Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 20:22:28 +0800 amr
H. Zohran, SH: "Evaluasi Izin Ritel Modern, Jangan Sampai UMKM Kita 'Mati' Modal" https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-evaluasi-izin-ritel-modern-jangan-sampai-umkm-kita-mati-modal https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-evaluasi-izin-ritel-modern-jangan-sampai-umkm-kita-mati-modal H. Zohran, SH: "Evaluasi Izin Ritel Modern, Jangan Sampai UMKM Kita 'Mati' Modal"

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH., memberikan catatan kritis terkait maraknya pembangunan toko swalayan berjejaring (ritel modern) di Kabupaten Sumbawa. Dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Komisi II pada Kamis (8/1/2026), Zohran menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya terpaku pada kelengkapan administratif aplikasi OSS, tetapi harus melihat dampak nyata di lapangan.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, ini menghadirkan jajaran DPMPTSP, Diskoperindag, Dinas PUPR, Bagian Ekonomi, hingga Bagian Hukum untuk membedah gejolak perizinan ritel modern, khususnya yang terjadi di Kecamatan Alas.

Dalam pemaparannya, H. Zohran akrab disapa Haji Orek menyoroti mekanisme pengalihan izin yang sering kali luput dari pengawasan. Ia mencatat adanya fenomena di mana Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diajukan atas nama pribadi sebagai "toko", namun setelah izin terbit, operasionalnya diserahkan kepada manajemen ritel raksasa seperti Indomaret atau Alfamart.

"Setelah pemilik lahan memiliki izin, seolah-olah bebas diserahkan ke siapa saja. Masalahnya, tidak ada aturan tegas yang mengatur soal take over ini di tengah jalan. Padahal, KBLI-nya jelas untuk sembako dan lainnya. Kita harus jujur, menghadapi dua raksasa berjejaring saja kita sudah kalang kabut, bagaimana jika nanti masuk kompetitor lain ? Konflik sosial ini nyata," tegas politisi senior NasDem tersebut.

Poin paling krusial yang disampaikan Haji Orek adalah mengenai nasib UMKM lokal yang diwajibkan masuk dalam kuota 20% rak ritel modern. Menurutnya, kemitraan selama ini sering kali memberatkan UMKM dari sisi permodalan karena sistem pembayaran yang memakan waktu lama.

"Jika Saya bicara sebagai praktisi usaha. Bermitra dengan ritel modern itu tidak mudah bagi UMKM karena masalah modal. Sistem Delivery Order (DO) mereka bisa memakan waktu 30 hingga 45 hari kerja untuk pencairan," jelas Haji Orek.

Ia memaparkan simulasi di mana UMKM bisa terjepit jika nota tagihan menumpuk hingga ratusan juta rupiah sementara pembayaran belum cair. Sebagai solusi, Zohran mengusulkan skema kemitraan tiga pihak yakni Pemerintah Daerah sebagai fasilitator dan regulator, Ritel Modern sebagai penyedia pasar (marketplace) dan Bank NTB Syariah atau BPR NTB sebagai badan finansial yang menalangi pembayaran UMKM.

"Begitu DO masuk ke ritel modern, Bank NTB Syariah bisa langsung mencairkan dana ke UMKM tersebut sebagai penjamin. Dengan begitu, arus kas (cash flow) UMKM kita tetap bergerak dan mereka bisa tumbuh besar. Ini baru solusi, ada 'obatnya' bagi masyarakat, bukan sekadar janji ruang 20 persen saja," tambahnya.

Lebih lanjut, H. Zohran sepakat dengan wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) tahun 2017. Ia meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan detail berbasis rasio penduduk, bukan hanya jarak administratif.

"Kita harus berani mengevaluasi pemberian izin di wilayah yang sudah overload. Jika daya beli masyarakat di suatu titik sudah jenuh namun izin terus dibuka, UMKM di sekitarnya pasti mati. Kita dukung investasi, tapi Pemkab harus mengatur agar mereka diarahkan ke daerah yang memang membutuhkan pertumbuhan ekonomi, bukan malah bertumpuk di satu lokasi yang sudah padat," tutupnya.

Pertemuan ini menghasilkan kesimpulan bahwa Komisi II akan mengawal ketat formulasi pembiayaan UMKM dan memastikan regulasi terbaru mampu memproteksi pedagang lokal dari gempuran ritel modern.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 15:48:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Soroti "Celah" Izin Ritel Modern dan Usulkan Skema Dana Talangan untuk UMKM https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-celah-izin-ritel-modern-dan-usulkan-skema-dana-talangan-untuk-umkm https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-celah-izin-ritel-modern-dan-usulkan-skema-dana-talangan-untuk-umkm DPRD Sumbawa Soroti "Celah" Izin Ritel Modern dan Usulkan Skema Dana Talangan untuk UMKM

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran eksekutif pada Kamis (8/1) pagi. Rapat ini membahas polemik perizinan toko swalayan berjejaring (ritel modern) yang memicu gejolak sosial di Dusun Santong, Desa Dalam, Kecamatan Alas, serta strategi perlindungan UMKM lokal.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.IP, ini menghadirkan Dinas PMPTSP, Diskoperindag, Dinas PUPR, Dinas LH, Kabag Perekonomian dan instansi terkait lainnya. Fokus utama pembahasan adalah evaluasi regulasi dan penemuan celah dalam mekanisme perizinan saat ini.

Dalam rapat tersebut, terungkap fakta mengenai mekanisme perizinan Indomaret di Kecamatan Alas yang menjadi sorotan. Izin bangunan diajukan bukan oleh manajemen perusahaan waralaba, melainkan oleh perorangan (pemilik lahan) dengan fungsi bangunan sebagai "Toko/Usaha Perdagangan" biasa.

"Ada modus pengajuan izin bangunan atas nama pribadi, yang kemudian setelah izin terbit disewakan ke waralaba. Ini membuat kontrol pemerintah di awal menjadi lemah karena sistem mendeteksinya sebagai toko biasa," tegas I Nyoman Wisma.

Kepala Dinas PMPTSP dan Pejabat Dinas PUPR menjelaskan bahwa secara teknis dan administratif, permohonan tersebut telah memenuhi syarat (Clear and Clean) melalui sistem OSS, sehingga pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk menolak penerbitan izin, meskipun belakangan diketahui bangunan tersebut digunakan untuk gerai Indomaret.

Selain masalah perizinan, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, menyoroti sistem pembayaran ritel modern yang dinilai memberatkan UMKM lokal. Saat ini, UMKM seringkali baru menerima pembayaran 30-45 hari setelah barang masuk.

"Pola pembayaran yang lama ini mematikan cashflow UMKM yang modalnya terbatas," ujar H. Zohran.

Sebagai solusi konkret, Komisi II mengusulkan skema kerja sama Tripartit yang melibatkan Pemda, Toko Berjejaring, dan Bank NTB Syariah atau lembaga finansial lainnya Dalam skema ini saat UMKM menyetor barang ke ritel modern (DO terbit), Bank NTB akan langsung membayar tunai ke UMKM dan Pihak ritel modern nantinya akan membayar tagihan tersebut kepada Bank NTB sesuai tempo yang disepakati.

"Skema Supply Chain Financing ini diharapkan membuat perputaran modal UMKM tetap sehat" imbihn H Orek akrab disapa.

Rapat tersebut menekankan bahwa Perda Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan sudah tidak relevan dan mendesak untuk direvisi. Beberapa poin penting rekomendasi Komisi II meliputi ; Perubahan Basis Zonasi.Izin pendirian tidak lagi hanya berbasis jarak radius meter, melainkan berdasarkan Rasio Jumlah Penduduk di wilayah kecamatan.

Penegakan Kemitraan 20%. Ritel modern wajib menyediakan minimal 20% ruang usaha/rak strategis untuk produk UMKM lokal. Moratorium Terbatas: Pemda diminta menahan izin baru di kecamatan yang dinyatakan overload (kelebihan kuota) hingga regulasi baru disahkan.

DPRD menegaskan bahwa mereka tidak anti-investasi, namun investasi yang masuk harus meminimalisir konflik horizontal dan tidak boleh mematikan pedagang kecil di sekitarnya. (am)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 15:14:03 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Potensi PAD: Dari Aset Labangka Hingga Digitalisasi Pajak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-potensi-pad-dari-aset-labangka-hingga-digitalisasi-pajak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-potensi-pad-dari-aset-labangka-hingga-digitalisasi-pajak Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Potensi PAD: Dari Aset Labangka Hingga Digitalisasi Pajak

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat kerja krusial guna membedah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan pengelolaan aset daerah, Rabu (7/1/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP mengungkap sejumlah persoalan klasik mulai dari aset yang "hilang" secara administratif hingga kendala digitalisasi pajak.

Fokus utama rapat tertuju pada aset lahan eks KTM Labangka seluas 226 hektar. Nyoman Wisma menyuarakan kekhawatirannya atas indikasi penguasaan lahan oleh pihak ketiga tanpa kontribusi nyata ke kas daerah.

"Penting untuk mencermati status sertifikat kita. Jangan sampai aset ada, tapi daerah tidak mendapatkan apa-apa karena dikuasai oknum," tegas Nyoman.

Kabag Aset BPKAD, Ade Chandra, ST mengakui adanya kemacetan sewa sejak pandemi COVID-19. Dari potensi 104 penyewa, tercatat baru 3 orang yang aktif membayar. Kendala diperparah dengan sengketa batas lahan dan ketidaksinkronan data fisik. Camat Labangka mengungkapkan bahwa masyarakat masih menawar tarif sewa di angka Rp500 ribu per hektar, jauh di bawah ketetapan Perda sebesar Rp2 juta per hektar.

Selain Labangka, lahan di kawasan strategis Samota juga tak luput dari sorotan. Komisi II mempertanyakan aktivitas pertanian jagung di lahan Pemda

Di sektor pajak, meski realisasi pajak restoran dan rumah makan tahun 2025 melampaui target (di atas 170%), masalah kebocoran tetap menjadi atensi. Penggunaan Tapping Box dinilai belum optimal karena faktor kejujuran wajib pajak.

"Tahun 2026, kita dorong integrasi pembayaran non-tunai lewat QRIS yang langsung masuk ke rekening penampungan. Kita ingin transparansi penuh agar tidak ada celah bagi oknum," tambah Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH.

Sektor peternakan yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumbawa juga mendapat catatan. Kabid Peternakan, Drh. Rini, memaparkan kondisi fasilitas Holding Ground yang memprihatinkan, termasuk timbangan yang rusak.

Anggota Komisi II, Ridwan, menyayangkan kondisi ini. "Sapi-sapi kita menginap dengan biaya hotel tapi fasilitasnya miris. Timbangan harus digital agar akurat, jangan hanya pakai perasaan (kasat mata). Ini menyangkut kepercayaan pengusaha dan PAD," tandasnya.

Di akhir rapat, Komisi II DPRD Sumbawa mengeluarkan sejumlah kesimpulan dan catatan tegas agar ; Pemda melakukan pemetaan ulang dengan koordinat GPS di Labangka untuk memisahkan lahan Pemda dengan milik warga/tambak.

Demikian pula mendorong BPN menuntaskan 490 bidang tanah milik daerah yang belum bersertifikat.

Termasuk Modernisasi RPH. Alokasi anggaran untuk perbaikan RPH Lunyuk dan upgrade laboratorium agar uji klinis ternak tidak perlu lagi dikirim ke Bali.

"Kami ingin di bulan Maret nanti sudah ada perkembangan signifikan. Jangan sampai kita bicara aset luas, tapi realisasinya hanya angka khayalan," tutup Nyoman Wisma. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 20:06:22 +0800 amr
Kawal Aspirasi Budidaya, H. Andi Mappeleppui Pastikan Bantuan Bibit Mutiara Tiba di Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/kawal-aspirasi-budidaya-h-andi-mappeleppui-pastikan-bantuan-bibit-mutiara-tiba-di-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/kawal-aspirasi-budidaya-h-andi-mappeleppui-pastikan-bantuan-bibit-mutiara-tiba-di-pulau-bungin Kawal Aspirasi Budidaya, H. Andi Mappeleppui Pastikan Bantuan Bibit Mutiara Tiba di Pulau Bungin

PULAU BUNGIN.Amarmedia.co.id– Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, H. Andi Mappeleppui, menegaskan komitmennya dalam mengawal program pemberdayaan ekonomi pesisir. Hal ini dibuktikan dengan terealisasinya bantuan bibit kerang mutiara bagi Koperasi Bungin Bahari Sejahtera, Desa Pulau Bungin, yang ditinjau langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) pada Selasa (30/12/2025) lalu

Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Kabid Budidaya Dislutkan tersebut merupakan tindak lanjut atas inisiasi dan dorongan politik yang diperjuangkan H. Andi Mappeleppui guna memastikan bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat nelayan.

H. Andi Mappeleppui menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian simbolis, melainkan hasil dari serapan aspirasi warga Pulau Bungin yang menginginkan diversifikasi penghasilan di sektor kelautan.

"Kami di DPRD terus mendorong agar anggaran daerah dialokasikan pada program yang produktif. Budidaya kerang mutiara memiliki nilai ekonomi tinggi. Saya ingin memastikan bahwa bibit yang diterima anggota koperasi adalah bibit berkualitas yang siap budidaya," ujar politisi PKS tersebut saat dikonfirmasi.

Ia juga menambahkan bahwa kunjungan Dislutkan yang lalu sangat penting untuk memberikan pendampingan teknis kepada para anggota koperasi agar tingkat keberhasilan panen nantinya maksimal.

Menurut H. Andi Mappeleppui, Koperasi Bungin Bahari Sejahtera memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi lokal. Dengan bantuan ini, ia berharap Pulau Bungin tidak hanya dikenal sebagai desa terpadat, tetapi juga sebagai sentra penghasil mutiara unggulan di Sumbawa.

"Tugas kami adalah membuka jalan melalui kebijakan dan anggaran. Selanjutnya, kami berharap masyarakat melalui koperasi dapat mengelola ini dengan profesional. Jika ini berhasil, kesejahteraan keluarga nelayan akan meningkat secara signifikan," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 18:51:26 +0800 amr
Pererat Sinergi Olahraga, Ketua DPRD Sumbawa Terima Audiensi Pengurus Muay Thai https://amarmedia.co.id/pererat-sinergi-olahraga-ketua-dprd-sumbawa-terima-audiensi-pengurus-muay-thai https://amarmedia.co.id/pererat-sinergi-olahraga-ketua-dprd-sumbawa-terima-audiensi-pengurus-muay-thai Pererat Sinergi Olahraga, Ketua DPRD Sumbawa Terima Audiensi Pengurus Muay Thai

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M., Inov., menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Muay Thai Sumbawa di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Senin (29/12/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang diskusi strategis mengenai masa depan cabang olahraga bela diri asal Thailand tersebut di Bumi Samawa. Selain untuk mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan ini bertujuan untuk memaparkan perkembangan terkini serta program pembinaan atlet yang tengah dijalankan oleh pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang Nasiruddin memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pengurus Muay Thai yang secara konsisten membina generasi muda melalui jalur olahraga.

"Kami menyambut baik kedatangan Pengurus Muay Thai Sumbawa. Kami sangat mengapresiasi upaya mereka dalam membina generasi muda. Olahraga bukan sekadar fisik, tapi juga membangun karakter disiplin dan mental juara," ujar Nanang akrab disapa.

Ketua DPRD menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kebijakan dan organisasi olahraga. Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat untuk mendorong prestasi olahraga di kancah yang lebih luas.

"Harapan kami, tentu terjalin sinergi yang baik antara DPRD dan pengurus cabang olahraga demi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Sumbawa. Kita ingin melihat atlet-atlet Muay Thai kita mampu berbicara banyak di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengawal program-program olahraga yang berdampak positif bagi pemuda dan peningkatan marwah daerah melalui prestasi atletik.(AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 14:40:46 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Gerakan Tanam Pohon Serentak, Ingatkan Pentingnya Perawatan Pasca&Tanam https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-gerakan-tanam-pohon-serentak-ingatkan-pentingnya-perawatan-pasca-tanam https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-gerakan-tanam-pohon-serentak-ingatkan-pentingnya-perawatan-pasca-tanam Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Gerakan Tanam Pohon Serentak, Ingatkan Pentingnya Perawatan Pasca-Tanam

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  Langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa dalam menggalakkan aksi menanam pohon secara serentak melalui program "Safari Menanam" mendapat respons positif dari legislatif. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menilai gerakan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas kiprah Pemda yang turun langsung ke lapangan. Namun, ia memberikan catatan kritis agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka.

 Penguatan Kelompok Tani dan Peran Dana Pokir

Muhammad Zain menekankan bahwa kunci keberhasilan penghijauan bukan hanya pada proses menanam, tetapi pada keberlanjutan hidup tanaman tersebut. Ia menyarankan agar Pemda memperkuat peran kelompok tani, khususnya di kawasan perkebunan.

"Kita apresiasi semangat Safari Menanam ini. Namun, saran kami agar penanaman ini benar-benar tepat sasaran dengan memperkuat kelompok tani di daerah perkebunan. Mereka adalah ujung tombak yang berada di lokasi," ujar Muhammad Zain.

Lebih lanjut, politisi ini menyatakan kesiapan pihak legislatif untuk mengawal program ini melalui aspirasi masyarakat atau dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan.

"Jika program ini selaras, kita bisa arahkan dana Pokir untuk membantu kelompok tani tersebut. Bantuan bisa berupa sarana perlindungan tanaman maupun biaya perawatan. Kami di legislatif akan mengawasi agar bantuan ini benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh tanaman dan petani," tambahnya.

Belajar dari Program Gerhan: Pentingnya Pendampingan

Mengingat kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu, Rozy mengingatkan bahwa saat ini adalah waktu yang sangat kritis untuk memelihara bibit yang telah tertanam. Ia merefleksikan keberhasilan dan kegagalan program penghijauan masa lalu, seperti program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan).

"Kita harus belajar dari masa lalu, seperti program Gerhan. Program itu sukses karena disertai dengan pendampingan yang ketat dan dukungan pembiayaan yang jelas. Menanam itu mudah, yang sulit adalah memastikan pohon itu tumbuh besar," jelasnya.

Komisi II berharap Pemda tidak melepas begitu saja bibit yang telah ditanam. Harus ada skema perlindungan dan perawatan tanaman perkebunan yang sistematis agar anggaran yang dikeluarkan tidak terbuang percuma.

"Kita semua ingin program ini sukses. Jangan sampai kita menanam hari ini, lalu besok mati karena kurang perawatan atau gangguan ternak. Penguatan kelompok tani dan pendampingan lapangan adalah harga mati untuk menyukseskan Safari Menanam ini," tutup Rozy.

]]>
Mon, 29 Dec 2025 14:07:38 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Lunasi Tunggakan Pajak 1.029 Kendaraan Dinas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-lunasi-tunggakan-pajak-1029-kendaraan-dinas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-lunasi-tunggakan-pajak-1029-kendaraan-dinas Komisi II DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Lunasi Tunggakan Pajak 1.029 Kendaraan Dinas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sorotan tajam datang dari Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa menyusul temuan ribuan kendaraan dinas (randis) berpelat merah yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengevaluasi manajemen aset dan kedisiplinan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data UPTB-UPPD Samsat Sumbawa per Maret 2025, tercatat sebanyak 1.029 unit kendaraan dinas menunggak pajak dan 863 unit Tidak Melakukan Daftar Ulang (TMDU). Kondisi ini dinilai mencederai upaya daerah dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 H. Zohran, SH: "Aparatur Harus Menjadi Teladan, Bukan Memberi Contoh Buruk"

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, menyayangkan besarnya angka tunggakan tersebut. Menurutnya, kendaraan dinas adalah fasilitas penunjang kerja yang operasionalnya dibiayai oleh negara, termasuk komponen pajaknya.

"Sangat ironis jika kita meminta masyarakat taat pajak, sementara kendaraan yang dibeli dari uang rakyat justru menunggak. Ini soal keteladanan. Bagaimana kita mau bicara optimalisasi PAD jika internal Pemda sendiri tidak tertib administrasi," tegas H. Zohran saat dimintai keterangan Senin 29 Desember 2025.

Dirinya menekankan bahwa anggaran untuk pemeliharaan dan pajak kendaraan seharusnya sudah melekat pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing OPD.

"Kami di Komisi II akan mempertanyakan ini. Ke mana anggaran pemeliharaan itu dialokasikan jika pajaknya sampai menunggak? Ini harus diklarifikasi agar tidak menjadi temuan di kemudian hari," tambahnya.

Desak Sanksi dan Evaluasi Aset

Komisi II DPRD Sumbawa meminta Sekretaris Daerah (Sekda) selaku pengelola barang daerah untuk segera mengambil langkah konkret. H. Zohran mengusulkan beberapa langkah strategis diantaranya Inventarisir Ulang. Memastikan keberadaan fisik 1.029 unit kendaraan yang menunggak tersebut. Sanksi OPD Lalai..Memberikan teguran keras kepada kepala OPD yang sengaja tidak membayarkan pajak kendaraan dinasnya dan  memastikan pelunasan tunggakan sebesar Rp679 juta tersebut segera dilakukan agar dana bagi hasil pajak bisa kembali masuk ke kas daerah.

"Potensi pajak yang hilang mencapai ratusan juta rupiah. Nilai ini sangat berarti untuk pembangunan infrastruktur di Sumbawa. Kami tidak ingin kendala administratif seperti ini terus berulang setiap tahun," pungkas H. Zohran.

Sebelumnya, Plt. Kepala Samsat Sumbawa, Saharuddin, mencatat ada potensi pendapatan sekitar Rp679 juta per tahun dari 2.520 unit kendaraan dinas di Sumbawa. Namun, realisasinya terhambat oleh ribuan unit yang tidak taat pajak, termasuk perilaku 8.994 ASN yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketaatan pajak di daerah. (AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 13:55:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan dan Alat Berat Lewat Sinergi dengan Bapenda NTB https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-opsen-pajak-kendaraan-dan-alat-berat-lewat-sinergi-dengan-bapenda-ntb https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-opsen-pajak-kendaraan-dan-alat-berat-lewat-sinergi-dengan-bapenda-ntb DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan dan Alat Berat Lewat Sinergi dengan Bapenda NTB

Mataram, Amarmedia.co.id (16 Desember 2025)– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 16 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa melalui skema bagi hasil pajak, khususnya optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Alat Berat

Rombongan Komisi II DPRD Sumbawa dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M.Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov yang juga Koordinator Komisi II. Turut hadir Pimpinan dan Anggota Komisi II, antara lain Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.IP, Wakil Ketua Muhammad Tahir, S.H., dan Sekretaris H. Zohran, S.H. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Penjabat Kepala Bidang Pajak Daerah BAPENDA Provinsi NTB, Hamid Fahmi Ardiyanto, S.E., M.Ec.Dev, beserta jajaran.

Kunjungan kerja ini berfokus pada implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Daerah Provinsi NTB Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam pertemuan, Bapenda NTB menjelaskan bahwa penyesuaian tarif PKB dan BBNKB dalam Perda terbaru dilakukan untuk memberikan keringanan kepada masyarakat.

Tarif PKB diturunkan dari 1,7% menjadi 1,03% (dengan tarif total PKB + Opsen sekitar 1,99%).Tarif BBNKB diturunkan dari 15% menjadi 9% (dengan tarif total BBNKB + Opsen sekitar 19,92%).

"Kami menyesuaikan pajak tahun sebelumnya, sehingga masyarakat tidak terbebani tarif yang tinggi. Bahkan, kami menurunkan tarif PKB di Perda baru," jelas Hamid.

Selain itu, Bapenda juga menetapkan tarif PKB sebesar 0,5% untuk kendaraan angkutan umum, angkutan karyawan, angkutan sekolah, ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan pemerintah daerah.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M.Berlian Rayes, dan Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, secara khusus menyoroti pentingnya optimalisasi bagi hasil (opsen) PKB dan BBNKB untuk meningkatkan PAD Sumbawa.

I Nyoman Wisma menyebutkan bahwa realisasi sharing Opsen PKB dan BBNKB untuk Kabupaten Sumbawa hingga Triwulan III 2025 telah mencapai Rp 22.221.325.715. "Apa langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkannya?" tanya Wisma.

Pimpinan Komisi II, H. Zohran dan M. Tahir mendesak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk bersinergi mengatasi tingginya potensi kendaraan tidak daftar ulang (PMB) dan mendorong mutasi kendaraan plat luar (non-NTB), terutama kendaraan operasional di PT Amman Mineral (AMNT) dan perusahaan tambang lainnya, demi memaksimalkan pendapatan opsen.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Hardianto ST,yang hadir turut menekankan pentingnya optimalisasi Opsen dan Pajak Alat Berat. Sementara itu, Anggota Dewan M. Zain meminta kejelasan terkait implementasi pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dari aktivitas pertambangan di Sumbawa.

DPRD Sumbawa juga menyampaikan beberapa usulan untuk meningkatkan kepatuhan dan pelayanan publik diantaranya terhadap keringanan pajak, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, mengusulkan pembebasan atau penggratisan biaya balik nama kendaraan lama untuk mendorong ketaatan PKB tahunan yang berkelanjutan.

Terkait perluasan layanan, mengingat banyaknya potensi PMB, Kabag Keuangan Usman meminta Bapenda mendekatkan layanan Samsat ke masyarakat, seperti di Kecamatan Lunyuk dan Orong Telu, melalui program Samsat Desa dan layanan jemput bola.

Menanggapi masukan tersebut, Kabid Pajak Daerah BAPENDA Provinsi NTB, Hamid Fahmi Ardiyanto, menyampaikan beberapa tindak lanjut yang akan dan sudah dilakukan diantaranya Sosialisasi himbauan Mutasi

"Kami telah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada PT AMNT untuk memutasikan kendaraan ke plat NTB guna memaksimalkan opsen.

Terhadap Evaluasi Nilai Jual Kabid Pengendalian Pajak Bapenda NTB, Isnaini menambahkan bahwa evaluasi berkala terhadap nilai jual kendaraan bermotor dilakukan untuk memastikan perhitungan PKB sesuai dengan kondisi tahun kendaraan.

Hal menarik dari jawaban Bapenda juga adalah akan dilakukan aktivasi Samsat Desa. Mengaktifkan program pelayanan Samsat di desa, seperti di Lombok Timur dan Lombok Tengah, sebagai model untuk diterapkan di Sumbawa, serta memfasilitasi pembayaran melalui koperasi setempat.

"Kita sambut baik sinergitas Kabupaten dan Provinsi. Harapannya, dengan bekerjasama, kita bisa mendapatkan hasil maksimal dari sektor opsen ini. Mari bekerja bersama untuk menyuarakan dan memaksimalkan pendapatan daerah," tutup Hamid. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 22:18:10 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi ke Disdag NTB: Cuaca dan Pasokan Jadi Pemicu Gejolak Harga Komoditas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-disdag-ntb-cuaca-dan-pasokan-jadi-pemicu-gejolak-harga-komoditas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-disdag-ntb-cuaca-dan-pasokan-jadi-pemicu-gejolak-harga-komoditas Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi ke Disdag NTB: Cuaca dan Pasokan Jadi Pemicu Gejolak Harga Komoditas

Mataram, Amarmedia.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan konsultasi ke Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 9 Desember 2025. Rombongan Komisi II dipimpin oleh Sekretaris Komisi II Zohran SH. disambut langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Maladi S.Sos.MT, beserta jajaran, untuk mendiskusikan stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di pasaran pada wilayah Sumbawa dan NTB 

Dampak Cuaca dan Pasokan Sentra Produksi

Kepala Dinas Perdagangan, Jamaludin Maladi, menyampaikan bahwa gejolak harga komoditas pangan dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu pengaruh cuaca dan berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi

Data fluktuasi harga beberapa komoditas dalam lima minggu terakhir menunjukkan pergerakan yang dinamis, sebagai berikut : 

Cabe Merah Keriting : Minggu 1 sampai 4 mengalami penurunan harga, dan minggu ke 5 mengalami kenaikan harga . (total -2%)

Cabe Merah Besar : Minggu ke 2 mengalami kenaikan harga, minggu ke 3 mengalami penurunan dan minggu ke 4 dan 5 sedikit mengalami kenaikan harga. (total -0,3%)

Cabe Rawit Merah : Minggu ke 2 mengalami penurunan harga dan minggu ke 3,4 sedikit mengalami kenaikan harga. Pada minggu ke 5 mengalami kenaikan harga secara drastis. (total +5%)

Cabe Rawit Hijau : Minggu ke 2 mengalami penurunan harga, dan minggu ke 3,4 sedikit mengalami kenaikan harga. Pada minggu ke 5 mengalami kenaikan harga secara drastis. (total +2%)

Bawang Merah : Mengalami kenaikan harga pada minggu ke 3,4 dan 5. (total +2%)

Tomat : Mengalami kenaikan harga pada minggu ke 2, 3 dan 4. (total +13%)

"Komoditi bergejolak juga karena berkurangnya pasukan dari daerah produksi" imbuhnya seperti Cabe Merah Keriting dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami penurunan sebesar 2%, Cabe Merah Besar dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 1 %, Cabe Rawit Merah dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 21 %, Cabe Rawit Hijau dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 4 % 

Bawang Merah dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 2 % , Tomat dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 8 % 

Ikan Kembung dan Tongkol dari minggu 1 sampai ke 5 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 2%.

 "Terlihat bahwa harga Tomat dan Cabai mengalami sedikit kenaikan. Salah satu solusi jangka panjangnya, jika memungkinkan, adalah masyarakat diimbau untuk menanam sendiri komoditas yang mudah bergejolak," ujar Jamaludin Maladi.

 Industrialisasi Pertanian dan Pola Kontrak

Jamaludin Maladi mencontohkan keberhasilan industrialisasi pertanian, khususnya di Lombok. Dengan adanya bendungan seperti Batujai dan di Lombok Tengah, lahan yang semula hanya bisa digarap sekali panen kini sudah bisa dua kali panen.

"Dulu saat musim Tomat berlimpah, harga bisa sangat murah, hanya Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk satu keranjang besar. Ini menunjukkan pentingnya teknologi dan industrialisasi pertanian," jelasnya.

Sekretaris Komisi 2 H Zohran menyoroti fenomena kenaikan harga Bawang Merah. Gejolak harga di sentra produksi seringkali dipengaruhi oleh pengusaha atau tengkulak yang melakukan pola kontrak atau  sistem tebas, yaitu membeli hasil panen bahkan sebelum komoditas dipanen dengan harga yang telah disepakati lebih dulu.

"Persoalan kontrak ini yang menyebabkan kadang harga di tingkat petani tidak sebanding. Kadang, para pengusaha ini datang dan mengontrak hasil panen Bawang Merah atau Cabai sebelum panen. Pola tebas  ini sudah mulai masif, bahkan di Jawa sudah lebih ekstrem di mana lahan belum beranak (belum ditanami/produksi) sudah dikontrak," pungkasnya.

Pola kontrak tersebut, yang didasari oleh kebutuhan modal atau pupuk oleh petani, menjadi salah satu faktor kompleks yang mempengaruhi tata niaga dan stabilitas harga komoditas pangan.(AM(

]]>
Wed, 10 Dec 2025 09:51:52 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Stabilitas Harga Pangan dan Distribusi Elpiji 3 Kg https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-stabilitas-harga-pangan-dan-distribusi-elpiji-3-kg https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-stabilitas-harga-pangan-dan-distribusi-elpiji-3-kg Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Stabilitas Harga Pangan dan Distribusi Elpiji 3 Kg

Mataram.Amarmedia.co.id,( 9 Desember 2025) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar konsultasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi NTB untuk membahas secara mendalam isu stabilitas harga pangan dan tata kelola distribusi gas Elpiji 3 kg bersubsidi di wilayah Sumbawa.

Konsultasi ini menyoroti tren harga komoditas pangan secara umum serta permasalahan yang sering muncul terkait kelangkaan dan penyalahgunaan Elpiji 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.

Kepala Dinas Perdagangan Jamaludin Maladi S.Sos MT didampingi kepala bidang pengembangan perdagangan dalam negeri Endang Sri Wahyuni S.STP melaporkan bahwa stabilitas harga pangan di Kabupaten Sumbawa secara umum relatif terkendali. Namun, Komisi II meminta Disdag provinsi NTB untuk terus meningkatkan pengawasan dan antisipasi terhadap potensi lonjakan harga, terutama menjelang hari-hari besar dan momen tertentu yang dapat memicu kenaikan permintaan.

Sekretaris Komisi II H Zohran SH menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk memastikan rantai pasok berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh permainan harga atau penimbunan.

Dalam sesi diskusi, anggota Komisi II Juliansyah SE secara tegas menyoroti permasalahan Elpiji 3 kg yang kerap disalahgunakan oleh pihak yang secara ekonomi mampu, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengusaha.

Sementara itu Kadis Perdagangan provinsi NTB mengungkapkan kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan hak masyarakat miskin. Ia memaparkan inisiatif untuk mengurangi potensi "dosa" ASN dan pihak mampu lainnya dengan mendorong penyediaan Elpiji non-subsidi di Sumbawa

"Kami mendorong adanya Elpiji non-subsidi di Sumbawa. Di Bima sudah ada, ini untuk wilayah timur. Saya sudah tawarkan ke Pertamina, ayolah buatkan. Supaya tidak diperebutkan hak orang lain oleh pegawai negeri, pengusaha kaya, petani kaya, atau nelayan kaya," ujar Kadis Perdagangan.

Sorotan Tajam pada Tata Kelola Pangkalan

Isu krusial lain yang diangkat adalah tata kelola distribusi di tingkat pangkalan, khususnya terkait alur dan kuota Elpiji 3 kg. Dewan menyoroti dugaan praktik di mana pangkalan tidak sepenuhnya menyalurkan kuota yang diterima (berdasarkan data KTP penerima manfaat) kepada masyarakat.

DPRD menemukan adanya kebingungan di masyarakat mengenai sistem kuota yang diterima pangkalan dari agen. Pangkalan diketahui mendapatkan jatah tertentu, dan terdapat isu mengenai kuota yang dialokasikan untuk "sub pangkalan" (sekitar 10% menurut aturan, namun diduga lebih besar) yang menjadi celah penyimpangan.

Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa meminta Disdag untuk meluruskan Alur Distribusi, Memastikan alur data kuota pangkalan, dari penerima manfaat (berdasarkan KTP) ke agen hingga ke Pertamina, berjalan transparan.

Demikian pula mengaktifkan Satgas dan Sosialisasi. "Kami mendorong Satuan Tugas (Satgas) yang sudah dibentuk untuk terjun langsung dan melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat mengenai hak mereka atas Elpiji bersubsidi" ujar Orek akrab disapa.

Demikian pula agar memperkuat pengawasan Pangkalan, menindak tegas pangkalan yang terbukti menyalahgunakan kuota, terutama yang terlalu banyak mengalokasikan jatah untuk pihak selain penerima manfaat langsung.

Kepala Dinas Perdagangan berjanji akan menindaklanjuti temuan dan masukan dari Komisi II. Disdag akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina dan aparat penegak hukum, untuk memperketat pengawasan, menjamin ketersediaan barang, dan memastikan subsidi tepat sasaran. (AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 09:38:19 +0800 amr
DPRD Sumbawa Datangi Dispar NTB, Soroti Potensi Wisata dan Hiu Paus yang Tak Dongkrak PAD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-datangi-dispar-ntb-soroti-potensi-wisata-dan-hiu-paus-yang-tak-dongkrak-pad https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-datangi-dispar-ntb-soroti-potensi-wisata-dan-hiu-paus-yang-tak-dongkrak-pad DPRD Sumbawa Datangi Dispar NTB, Soroti Potensi Wisata  dan Hiu Paus yang Tak Dongkrak PAD

Mataram, Amarmedia.co.id - Selasa 9 Desember 2025 – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram untuk membahas strategi "Pengembangan dan Promosi Wisata dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)" Kabupaten Sumbawa.

Rombongan Komisi IV yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., serta Pimpinan Komisi IV Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov. dan H. Jabir, S.Pd., diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, S.STP.

Sumbawa Khawatir Pariwisata "Jomplang" dengan Lombok

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa ke Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB dipenuhi pertanyaan tajam terkait strategi pengembangan dan promosi wisata untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan sorotan utama pada ketertinggalan Sumbawa dibanding Lombok. Dipimpin Ketua DPRD Nanang Nasiruddin dan Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, rombongan menyampaikan beberapa pertanyaan kunci yang menuntut jawaban konkret guna mengoptimalkan potensi pariwisata seperti Hiu Paus.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menanyakan destinasi wisata prioritas dalam 1-3 tahun ke depan, serta potensi baru seperti Hiu Paus yang bisa segera diaktifkan untuk kontribusi PAD langsung. Mereka juga soroti strategi promosi yang telah dilakukan beserta kekurangannya, rencana branding daerah, optimalisasi promosi digital via IG, TikTok, YouTube, dan website, serta peluang kerjasama dengan influencer, travel agent, maupun platform nasional.

Pertanyaan mencakup sumber retribusi PAD potensial saat ini seperti parkir, restoran, hotel, jasa wisata, mekanisme pemungutannya apakah sudah digital dan transparan serta potensi belum tergarap. Komisi IV desak target peningkatan PAD pariwisata tahun depan, keberadaan kalender event tahunan sebagai magnet kunjungan, event berimpact ekonomi terbesar sejauh ini, dan peluang kolaborasi swasta untuk sponsor event.

Ketua  komisi IV  dan Anggota DPRD lainnya menanyakan kecukupan pelatihan pemandu wisata, UMKM, pengelola, peran desa wisata dan komunitas kreatif, hambatan utama kolaborasi pemerintah-pelaku usaha, sistem data terintegrasi kunjungan wisata; serta pemanfaatan teknologi digital untuk manajemen destinasi dan promosi.

Dalam sesi konsultasi, Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, menyampaikan kekhawatiran mendalam DPRD terkait potensi wisata Sumbawa yang belum tergarap maksimal, terutama jika dibandingkan dengan kemajuan pariwisata di Pulau Lombok.

"Kami bertanya kepada Kepala Dinas, apa kira-kira potensi yang disorot oleh Provinsi terkait dengan Sumbawa? Ada beberapa, termasuk potensi Hiu Paus, dan sebagainya. Namun, kenyataannya potensi ini tidak ada efek signifikan terhadap PAD Kabupaten Sumbawa," ujar Muhammad Takdir.

Ia menyampaikan bahwa hambatan utama adalah kewenangan pengelolaan wilayah laut yang berada di tangan Provinsi, sehingga hasil dari potensi seperti Hiu Paus tidak langsung berdampak pada pendapatan daerah Sumbawa.

"Infrastruktur wisatanya, seperti di Lombok, begitu maju sekali. Sementara Sumbawa terasa jomplang dengan Lombok. Kapan Sumbawa bisa menyusul Lombok? Inilah yang kami harapkan kepada Provinsi untuk memperhatikan Sumbawa," tegas Takdir, menuntut adanya kesetaraan perhatian dan alokasi pembangunan.

Anggota Komisi IV lainnya yang turut hadir antara lain Syamsul Hidayat, S.E., M.Si., Sandi, S.Pd., M.M., Bunardi, A.Md.Pi., Sri Hastuti, Ema Yuniarti, H. Zainuddin Sirat, Edwan Purnama, H. Andi Mappeleppui, Ridwan, S.P., M.Si., Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si., Andi Rusni, S.E., M.M., dan Edy Syarifuddin.

Dispar NTB Siapkan Master Plan Komprehensif

Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi sedang menyusun Master Plan Pengembangan Pariwisata di seluruh NTB, termasuk di Kabupaten Sumbawa.

Master Plan ini diharapkan menjadi panduan strategis yang komprehensif agar semua potensi wisata yang ada di Sumbawa, baik yang dikelola Kabupaten maupun yang bersinggungan dengan kewenangan Provinsi (seperti wisata bahari), dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi yang optimal terhadap peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.

"Dinas Pariwisata Provinsi NTB merespons positif kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa dengan komitmen mempercepat pengembangan potensi wisata seperti kawasan Teluk Saleh  dan Hiu Paus di Teluk Saleh guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD)" ujarnya 

Kepala Dispar NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, menegaskan Master Plan Pariwisata NTB 2025-2029 yang sedang disusun akan menjadikan delapan kawasan strategis Sumbawa, termasuk Poto Tano-Maluk dan SAMOTA (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Gunung Tambora), sebagai prioritas utama dalam 1-3 tahun ke depan.

Prioritas Destinasi dan Potensi Baru

Destinasi prioritas mencakup konektivitas Sumbawa ke Mandalika dan Labuhan Bajo melalui infrastruktur laut-udara, dengan potensi wisata baru seperti konservasi Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu yang siap diaktifkan sebagai wisata edukasi berkelanjutan. Strategi promosi saat ini melibatkan kalender event 58 agenda tahunan NTB 2025, termasuk Festival Melala Sumbawa dan MotoGP Mandalika yang beri dampak ekonomi terbesar melalui multiplier effect hotel-UMKM, meski kekurangannya adalah infrastruktur digital belum merata.Branding daerah difokuskan pada "NTB Pariwisata Berkelas Dunia" via RPJMD 2025-2029, dengan promosi digital optimal di Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, dan aplikasi seperti E-Rinjani.

Retribusi PAD potensial dari wisata meliputi parkir, restoran, hotel, dan jasa wisata bahari; mekanisme pemungutan sudah mulai digital via aplikasi namun belum sepenuhnya transparan di Sumbawa, dengan potensi tergarap seperti UMKM desa wisata.Target peningkatan PAD pariwisata 2026 minimal 30-50% dari baseline 2025, sejalan target kunjungan Mataram 400 ribu wisatawan. Peluang kerjasama terbuka lebar dengan influencer, travel agent, platform nasional, dan swasta untuk sponsor event seperti Senggigi Open Surfing; pelatihan pemandu wisata-UMKM sudah ada tapi perlu diperluas, dengan peran desa wisata dan komunitas kreatif sebagai penggerak utama.

Hambatan utama kolaborasi pemerintah-usaha adalah keterbatasan dana-SDM serta harmonisasi kewenangan laut (provinsi) vs darat (kabupaten), diatasi via sinergi RPJMD. Sistem data kunjungan wisata terintegrasi sedang dikembangkan dengan smart tourism, memanfaatkan teknologi untuk manajemen destinasi dan promosi via website desa wisata serta media sosial.Dispar NTB siap kolaborasi intensif dengan DPRD Sumbawa untuk realisasi langkah nyata.

Diharapkan kunjungan kerja ini menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk merumuskan langkah-langkah nyata yang dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata di Sumbawa agar tidak lagi tertinggal dari wilayah lain di NTB.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 07:53:10 +0800 amr
Adu Argumen di DPRD: Masyarakat Sumbawa Tolak Eksploitasi Tambang Elang Dodo, Desak Kejelasan Manfaat! https://amarmedia.co.id/adu-argumen-di-dprd-masyarakat-sumbawa-tolak-eksploitasi-tambang-elang-dodo-desak-kejelasan-manfaat https://amarmedia.co.id/adu-argumen-di-dprd-masyarakat-sumbawa-tolak-eksploitasi-tambang-elang-dodo-desak-kejelasan-manfaat Adu Argumen di DPRD: Masyarakat Sumbawa Tolak Eksploitasi Tambang Elang Dodo, Desak Kejelasan Manfaat!

Sumbawa,Amarmedia.co.id  (5 Desember 2025) — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi (I, II, dan III) DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Jumat (5/12/2025) di Ruang Rapat Pimpinan, menjadi arena perdebatan sengit terkait rencana eksploitasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Konsesi Elang Dodo dan Rinti.

Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, dan didampingi pimpinan komisi lainnya, mencerminkan adanya ketidakpuasan dan penolakan tegas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) dibawa komando Tonil Seran dan Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D).

Pertanyaan Kunci dari Kepala Desa: Sebesar Apa Manfaatnya?

Kepala Desa Batu Tering, Alwan Hidayat, menyoroti kurangnya transparansi dan manfaat riil bagi masyarakat Sumbawa. Ia menantang PT AMNT untuk memberikan gambaran konkret mengenai hasil produksi tambang dan bagaimana hal itu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Tolong gambarkan kepada kami seperti apa kemampuan produktivitas [tambang] itu, agar masyarakat Sumbawa itu kemudian bisa menerima manfaat sebanyak-banyak sebaik-baiknya untuk kesejahteraan," tegas Alwan, mewakili desakan agar operasional tambang tidak hanya menguntungkan perusahaan. Ia bahkan mengimbau semua pihak di luar struktur perusahaan untuk menolak sementara keberadaan tambang.

Anggota Komisi II DPRD, Muhammad Zain SIP mengakui bahwa penolakan masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab moral dewan. Ia menyampaikan bahwa Komisi II telah melakukan site visit dan berkomunikasi intensif dengan masyarakat, serta mendesak perusahaan agar memasukkan pembangunan pabrik konsentrator di Sumbawa.

"Jika layak [beroperasi], apa yang diharapkan oleh masyarakat itu akan mendapatkan manfaat yang luar biasa... tetapi sebaliknya, jika tidak bermanfaat bagi kita untuk Sumbawa, tutup saja!" seru Muhammad Zain, mencerminkan sikap dewan yang akan memihak kepentingan rakyat.

Sementara itu, inisiator pendiri Seminar nasional pertambangan, Edy Sofyan Gole, menggunakan analogi kapal Titanic untuk menggambarkan bahaya jika proyek tambang ini diteruskan tanpa perhitungan matang.

"Ada tikus yang sengaja melubangkan kapal yang bernama Kabupaten Sumbawa ini, tapi kita melihat begitu saja dan silakan tenggelam," ujarnya, mengingatkan agar Sumbawa belajar dari pengalaman daerah lain yang mengalami 'kutukan sumber daya alam'. Ia menambahkan, pembukaan tambang akan mengancam ekologi, termasuk kekhawatiran ribuan pohon akan dipotong yang berdampak pada rusaknya embung air.

Sementara itu Tokoh masyarakat lainnya Salamuddin Maula  menyerukan agar pemerintah lebih fokus pada pembangunan yang terbarukan sebagai pokok mata pencaharian rakyat Sumbawa. " Kita bisa hidup tanpa tambang, sektor peternakan kita luar biasa jika dikelola dengan baik akan dahsyat bagi kesejahteraan masyarakat, Jagung  kita juga demikian melimpah belum lagi hasil lautnya.Kalau hutan kita di potong habis maka akan habis sumber air pertanian kita. Jangan mimpi jaringan irigasi kita akan penuh, dan sangat dikhawatirkan Bendungan Kita seperti Mamak akan habis airnya" ujar nya dengan penuh kesedihan dan air mata .

Komitmen dan Tiga Rekomendasi Penting

Meskipun sentimen penolakan kuat mendominasi, rapat tersebut berhasil menghasilkan tiga poin rekomendasi dari DPRD, yang merupakan tindak lanjut komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat:

1. Mendorong Pemkab Sumbawa meminta kejelasan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT AMNT, termasuk aspek kelayakan lingkungan, teknis-ekonomi, dan sosial.

2. Meminta kehadiran Presiden Direktur PT AMNT dalam RDP selanjutnya.

3. Melaksanakan kunjungan lapangan dan pengawasan bersama Pemerintah Daerah ke lokasi konsesi PT AMNT.

Dinamika RDP ini menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Sumbawa berada pada posisi hati-hati, berupaya menyatukan aspirasi rakyat yang menolak dengan potensi investasi, sembari menunggu kepastian jaminan kesejahteraan dari pihak perusahaan.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 16:27:00 +0800 amr
RDP Lintas Komisi DPRD Sumbawa: Soal Tambang Elang Dodo dan Rinti, Tiga Poin Tegas Jadi Rekomendasi! https://amarmedia.co.id/rdp-lintas-komisi-dprd-sumbawa-soal-tambang-elang-dodo-dan-rinti-tiga-poin-tegas-jadi-rekomendasi https://amarmedia.co.id/rdp-lintas-komisi-dprd-sumbawa-soal-tambang-elang-dodo-dan-rinti-tiga-poin-tegas-jadi-rekomendasi RDP Lintas Komisi DPRD Sumbawa: Soal Tambang Elang Dodo dan Rinti, Tiga Poin Tegas Jadi Rekomendasi!

Sumbawa, Amarmedia.co.id  — Proyeksi eksploitasi tambang oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Konsesi Elang Dodo dan Rinti menuai pro dan kontra yang memanas. Merespons aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi (I, II, dan III) pada Jumat, 5 Desember 2025, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II.

RDP ini menjadi forum penting yang mempertemukan pihak legislatif, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumbawa, Kuasa Direksi PT AMNT, dan elemen masyarakat sipil, termasuk Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) yang diketuai Tonil Seran, Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D), serta perwakilan Organisasi Kepemudaan dan Kampus.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.I.P, Sekretaris Komisi 2 H Zohran SH.dan Wakil Ketua Komisi III Sri Wahyuni, S.AP.

Suara Rakyat: Tolak Tambang dan Kekhawatiran Kutukan Sumber Daya Alam

Dalam sesi hearing, pandangan menolak dari perwakilan masyarakat disampaikan dengan tegas dan emosional.

Imran, dari Sekretaris FKSM, menyatakan, "Perjalanan ini belum selesai, tapi dengan semangat yang kita punya, kita akan mencapai semua tujuan. Sumbawa Menggugat menolak eksploitasi PT AMNT!" Ia menekankan bahwa perjuangan ini didasari kesadaran untuk melindungi lingkungan dan memastikan hak rakyat terpenuhi.

Senada, perwakilan dari FK2D dan Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Putra Dinata menyoroti pengalaman Kabupaten Sumbawa di masa lalu terkait pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang dirasa tidak adil dibandingkan dengan daerah penghasil lainnya.

"Tahun lalu kita harus rela [mendapat] 57 M, sementara KSB sebagai daerah penghasil 156 M. Lalu Sumbawa dapat apa?" tanya Kepala Desa Labuhan Burung, menegaskan kekhawatiran agar kekeliruan masa lalu tidak terulang kembali, dan mereka sepakat menolak tambang bila tidak menjamin kemakmuran Sumbawa.

Sementara itu, Kepala Bappeda, Dr. Dedy Hariwibowo, turut menanggapi kekhawatiran ini dengan rasional, menyatakan bahwa kekhawatiran masyarakat tentang 'kutukan sumber daya alam' adalah hal yang sangat rasional. "Apabila tambang ini habis, maka kalau tidak siap sumber daya yang terbarukan lain. masyarakat itu akan kembali miskin lagi," katanya, menekankan pentingnya merencanakan sektor terbarukan seperti pertanian dan pariwisata.

Setelah mendengarkan paparan pro dan kontra dari semua pihak, RDP Lintas Komisi menghasilkan tiga poin rekomendasi penting yang bersifat mengikat bagi Pemerintah Daerah dan PT AMNT:

 1. Mendorong Pemkab Sumbawa untuk meminta kejelasan terkait Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT AMNT di blok Elang Dodo dan Rinti, mencakup aspek kelayakan lingkungan, teknis-ekonomi, dan sosial, demi manfaat seluasnya bagi Sumbawa. 

 2. Meminta kehadiran Presiden Direktur PT AMNT untuk mengikuti diskusi atau hearing selanjutnya bersama Bupati, Pimpinan DPRD, jajaran Pemda, FK2D, FKSM, dan FKBD. 

3.DPRD Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan kunjungan lapangan atau pengawasan bersama Pemerintah Daerah Sumbawa ke lokasi konsesi PT AMNT. 

Wakil Ketua I DPRD H.M Berlian Rayes menyimpulkan bahwa Sumber Daya Alam (SDA) harus dijaga dengan kehati-hatian. "Jangan tergopoh-gopoh... [sehingga] tak mendapat dampak yang berarti untuk kemakmuran rakyatnya bila dibandingkan dengan risiko," tutupnya, menegaskan komitmen legislatif untuk mengawal aspirasi rakyat Samawa.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 15:54:00 +0800 amr
FKSM Tolak Mentah&mentah PT AMNT, FK2D Tuntut Kejelasan Tata Kelola, DBH dan Infrastruktur https://amarmedia.co.id/fksm-tolak-mentah-mentah-pt-amnt-fk2d-tuntut-kejelasan-tata-kelola-dbh-dan-infrastruktur https://amarmedia.co.id/fksm-tolak-mentah-mentah-pt-amnt-fk2d-tuntut-kejelasan-tata-kelola-dbh-dan-infrastruktur FKSM Tolak Mentah-mentah PT AMNT, FK2D Tuntut Kejelasan Tata Kelola, DBH dan Infrastruktur

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov memimpin RDP Lintas Komisi I.II dan III.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa berlangsung memanas. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) yang di komandani Tonil Seran, Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D), hingga Forum Komunikasi BPD (FKBD), bersatu menyuarakan satu tuntutan tegas menolak eksploitasi tambang PT Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Blok Elang Dodo dan Rinti.

RDP tersebut di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, Hadir Komisi I, II, dan II bersama Pemda Sumbawa.

Masyarakat mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil sikap tegas agar Sumbawa tidak kembali menjadi korban "kekeliruan masa lalu" terkait bagi hasil tambang.

Sekretaris FKSM, Imran, menyatakan bahwa penolakan ini adalah hasil kesepakatan seluruh elemen masyarakat. "Satu kata, Sumbawa Menggugat, menolak eksploitasi PT AMNT.Kami akan berjalan lurus, tegak, dan tidak bisa terbayarkan oleh siapapun," tegas Imran.

FKSM menyoroti dugaan pergerakan diam-diam PT AMNT yang menyiapkan anggaran setara Rp 45 Miliar untuk eksplorasi di Blok Elang Dodo dan Rinti

Sementara' itu Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra menyoroti trauma pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) tambang di masa lalu. Ia membandingkan DBH, di mana KSB sebagai daerah penghasil mendapat Rp 156 M, sementara Sumbawa hanya mendapat Rp 57 M.

"Lalu Sumbawa dapat apa? Kami merasa berdosa jika kekeliruan masa lalu ini terjadi kembali. Kami ketinggalan jauh dibandingkan KSB dari segala hal infrastruktur," ujarnya.

Mewakili suara kepala desa, ia meminta DPRD untuk menghadirkan Presiden Direktur PT AMNT guna menanyakan konsep yang ditawarkan, sekaligus menuntut kejelasan status perizinan eksploitasi PT AMNT, apakah berada di Sumbawa atau Sumbawa Barat.

Ketua FKBD, Jupri akrab disapa Aron turut mendesak Pemerintah Daerah dan instansi terkait agar satu pandangan, satu pendapat, dan sepakat bersama rakyat menolak tambang jika tidak pro Kabupaten Sumbawa. "Jangan sampai kita hanya menerima bangkai atau gelondongan, sementara banjir dan masalah lain yang disalahkan Pemdes," pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rates dalam tanggapannya menyimpulkan bahwa aktivitas penambangan berisiko tinggi namun tidak memberikan dampak memadai untuk kemakmuran rakyat. Ia menegaskan, DPRD secara bersama dengan masyarakat menolak eksploitasi tambang di Blok Elang Dodo dan Rinti Nika tidak jelas Manfaat bagi masyarakat Sumbawa.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bappeda, Dr. Dedy Hariwibowo, mengapresiasi aspirasi rasional masyarakat. Ia menyetujui kekhawatiran publik mengenai Resource Curse (Kutukan Sumber Daya Alam) yang bisa terjadi jika pengelolaan SDA hanya diserahkan pada satu pihak.

"Kami bersepakat sekali, jika ada eksploitasi tambang di daerah kita, harus ada jaminan bahwa kita sebagai daerah penghasil mendapat manfaat sebesar-besarnya," jelas Dr. Dedy.

Kepala Bappeda menambahkan, Pemerintah Daerah saat ini tengah berencana mengalihkan hasil tambang (jika ada) untuk mengembangkan sektor terbarukan (renewable resources) seperti pertanian, peternakan, dan perikanan, sebagai strategi mitigasi jangka panjang.

Dalam sesi diskusi RDP menyoroti tiga hal dengan desakan keras agar DPRD: 1. Mengambil sikap tegas dan resmi menolak eksploitasi PT AMNT di seluruh konsesi Kabupaten Sumbawa.

2. Memanggil Presiden Direktur PT AMNT untuk klarifikasi status perizinan dan konsep yang ditawarkan.

3. Meminta Pemda untuk memprioritaskan pembangunan pada sektor pertanian dan sumber daya terbarukan untuk kemakmuran rakyat. (AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 15:29:19 +0800 amr
Dewan Ridwan, Kecam Keras Pernyataan Kadis PUPR NTB Terkait Jalan Sepi Rusak Dibiarin. https://amarmedia.co.id/dewan-ridwan-kecam-keras-pernyataan-kadis-pupr-ntb-terkait-jalan-sepi-rusak-dibiarin https://amarmedia.co.id/dewan-ridwan-kecam-keras-pernyataan-kadis-pupr-ntb-terkait-jalan-sepi-rusak-dibiarin Dewan Ridwan, Kecam Keras Pernyataan Kadis PUPR NTB Terkait Jalan Sepi Rusak Dibiarin.

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ridwan, S.P., M.Si., melayangkan kecaman keras terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul pernyataan yang dinilai melukai perasaan warga Sumbawa terkait kondisi jalan provinsi Rusak Sepi di biarin di wilayah tersebut.

Kecaman ini secara spesifik ditujukan pada pernyataan Kadis PUPR NTB mengenai kondisi jalan provinsi di Lintas Raberas, yang mencakup wilayah Desa Sebewe, Penyaring, dan Prajak.

Dalam pernyataannya, Ridwan dengan tegas membantah argumen atau narasi yang menyebut bahwa buruknya kondisi jalan tersebut disebabkan karena sepi pengguna kemudian dibiarin tidak diperbaiki.

Jalan provinsi di Lintas Raberas, yang melintasi Desa Sebewe, Penyaring, hingga Prajak itu bukan sepi. Itu adalah akses vital masyarakat. Pernyataan yang mengatakan jalan itu sepi sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, kondisi jalan yang rusak parah telah lama menjadi keluhan utama warga. Pernyataan dari pejabat provinsi yang terkesan meremehkan atau mencari alasan atas buruknya infrastruktur dinilai sangat tidak sensitif.

Lebih lanjut, Ridwan menilai bahwa Kepala Dinas PUPR NTB tidak menunjukkan sikap sebagai pejabat publik yang seharusnya melayani dan memahami kondisi riil di daerah.

"Seorang Kepala Dinas PUPR yang mengeluarkan pernyataan yang secara jelas melukai perasaan warga Sumbawa seperti ini, menurut saya, tidak pantas menjadi Kepala Dinas. Pernyataan tersebut menunjukkan minimnya empati dan pemahaman terhadap penderitaan masyarakat akibat infrastruktur yang tidak layak," tegas Ridwan.

Ridwan menuntut agar Kadis PUPR NTB segera menarik kembali pernyataannya dan lebih fokus pada penanganan serta perbaikan infrastruktur jalan provinsi di Sumbawa yang telah lama terbengkalai. Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk memprioritaskan anggaran perbaikan jalan di Lintas Raberas demi kelancaran ekonomi dan keselamatan masyarakat setempat. (am)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 16:12:00 +0800 amr
DPRD Sumbawa Hadiri Syukuran Hari Bhakti PU Ke&80, Wakil Ketua III: "Jadilah Orang PU, Bukan Sekadar Pegawai PU! https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-hadiri-syukuran-hari-bhakti-pu-ke-80-wakil-ketua-iii-jadilah-orang-pu-bukan-sekadar-pegawai-pu https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-hadiri-syukuran-hari-bhakti-pu-ke-80-wakil-ketua-iii-jadilah-orang-pu-bukan-sekadar-pegawai-pu DPRD Sumbawa Hadiri Syukuran Hari Bhakti PU Ke-80, Wakil Ketua III: "Jadilah Orang PU, Bukan Sekadar Pegawai PU!"

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 3 Desember 2025) – Jajaran pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen penuh terhadap pembangunan infrastruktur dengan menghadiri Syukuran Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa ini mengusung tema sentral: “Infrastruktur Pekerjaan Umum Bermanfaat Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Kehadiran DPRD diwakili langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., didampingi oleh Ketua Komisi I, Muhammad Faesal, S.A.P., M.M.Inov, serta Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P.

Kehadiran tiga pimpinan penting dari lembaga legislatif ini menjadi sinyal dukungan kuat DPRD terhadap program dan kerja nyata Dinas PUPR dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk memperkuat semangat kerja dan meningkatkan sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif.

"Kami hadir di sini untuk merayakan dedikasi dan pengabdian insan PU. Kegiatan ini harus menjadi titik tolak untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh stakeholder terkait, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia secara umum," ujar Zulfikar.

Kepada awak media, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry menyampaikan pesan inspiratif yang mendalam kepada seluruh jajaran Dinas PUPR. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Bhakti PU bukan sekadar acara seremonial tahunan, tetapi merupakan pengingat penting akan esensi pengabdian.

 "Hari Bakti PU ini bukan hanya seremoni, tetapi pengingat bahwa pengabdian tidak boleh berhenti di meja kantor" tegas Zulfikar Demitry.

Dirinya kemudian mengajak seluruh insan PUPR untuk meningkatkan kualitas pengabdian mereka melalui pembedaan antara ‘Orang PU’ dan ‘Pegawai PU’.

"Saya mengajak seluruh insan PU: jadilah orang PU, bukan sekadar pegawai PU" serunya.

Menurut Zulfikar, Orang PU adalah mereka yang bekerja dengan hati, berani hadir di lapangan, memiliki kepekaan tinggi terhadap persoalan yang dialami rakyat, dan berkomitmen menuntaskan masalah hingga ke akar-akarnya. Sebaliknya, Pegawai PU hanya akan bekerja sesuai jam kantor.

 "Orang PU bekerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata. Selamat Hari Bakti PU. Tetap mengabdi, tetap melayani," tutupnya.

Peringatan Hari Bhakti PU ke-80 ini diharapkan dapat memacu semangat baru bagi Dinas PUPR Sumbawa untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam menyediakan infrastruktur yang layak, aman, dan menyejahterakan seluruh masyarakat Sumbawa. (am)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 10:11:52 +0800 amr
Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Kualitas Proyek dan Ketergantungan Fiskal di RAPBD 2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-soroti-kualitas-proyek-dan-ketergantungan-fiskal-di-rapbd-2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-soroti-kualitas-proyek-dan-ketergantungan-fiskal-di-rapbd-2026 Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Kualitas Proyek dan Ketergantungan Fiskal di RAPBD 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id –Fraksi Demokrat PPP Pembangunan DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti keras rendahnya kualitas pekerjaan infrastruktur di tengah pelemahan fiskal daerah. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Fraksi ini mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih optimal dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan setiap proyek pembangunan yang dibiayai anggaran negara berjalan sesuai standar.

Pemandangan Umum Fraksi disampaikan oleh Juru Bicara merangkap Ketua Fraksi, H. Zainuddin Sirat, pada Sidang Paripurna Kedua DPRD pada Kamis, 20 November 2025.

Ketergantungan Dana Transfer dan Defisit Anggaran

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mencermati postur RAPBD 2026 yang menunjukkan masih tingginya ketergantungan Sumbawa pada dana transfer pusat.

"Pendapatan daerah dialokasikan sebesar Rp 1,89 triliun, yang turun drastis sebesar 22,82% (Rp 560,62 Miliar) dari tahun sebelumnya. Ketergantungan pada Dana Transfer masih tinggi dengan proporsi mencapai Rp 1,63 triliun" Hal ini menandakan masih tingginya ketergantungan terhadap dana transfer serta menunjukkan masih rendahnya kemampuan daerah dalam menggali sumber PAD," tegas H. Zainuddin Sirat.

 Belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 1,92 triliun, sehingga terdapat defisit yang disoroti Fraksi. Fraksi meminta Pemda melakukan langkah efisiensi dan mempercepat realisasi program.

Fraksi mendesak Pemda untuk lebih optimal mengelola kekayaan daerah dan meningkatkan kontribusi BUMD agar dapat mendongkrak PAD di masa mendatang.

Dalam catatan khususnya mengenai infrastruktur, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyampaikan kekecewaan mendalam atas kualitas pekerjaan jalan yang baru dilaksanakan.

 "Kami meminta penjelasan terkait pekerjaan pemeliharaan ruas Jalan Lantung – Ropang, yang baru dikerjakan, belum selesai dikerjakan bahkan sekarang sudah rusak kembali," ungkap H. Zainuddin Sirat. "Hal ini membuat masyarakat setempat sangat kecewa dan prihatin dengan kualitas jalan yang dikerjakan tahun 2025 ini."

Untuk perbaikan kualitas, Fraksi menyarankan Pemda Sumbawa untuk banyak belajar ke Bali terkait pembangunan jalan yang terbukti mantap dan berkelanjutan meskipun di medan pegunungan yang ekstrem.

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyampaikan sejumlah catatan prioritas di berbagai sektor seperti Infrastruktur. Mendesak kejelasan skala prioritas pembangunan jalan, irigasi, air bersih, dan penanggulangan banjir. Fraksi juga meminta pembangunan drainase permanen dan lebih lebar di ruas jalan negara sekitar Koramil, Puskesmas, dan Polsek Utan yang selalu kebanjiran saat musim hujan.

Dibidang Kesehatan, meminta Dinas terkait turun langsung mengecek kondisi masyarakat yang BPJS Kesehatan Gratis dari Pusatnya dinonaktifkan serta menyoroti buruknya fasilitas rawat inap di Puskesmas Plampang.

Di sektor Pendidikan, meminta perhatian pada pemerataan sarana dan prasarana pendidikan dan memastikan serapan anggaran berjalan tepat waktu.

Demikian pula dengan Ekonomi Lokal, mendesak kajian mendalam untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak, serta mendorong pengembangan sektor industri dan pariwisata sebagai sumber PAD baru.

Tak luput Koperasi Pertambangan, fraksi juga mempertanyakan dan meminta penjelasan komprehensif terkait pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Salonong Bukit Lestari sebesar Rp 2 Miliar kepada 3.000 orang, yang baru pertama kali terjadi di Sumbawa.

fraksi juga meminta Bupati memperhatikan penataan bantaran kali Brang Biji agar bisa tertata rapi seperti bantaran kali di Kelurahan Lempeh.

Mengakhiri pandangan umumnya, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyatakan SETUJU dan siap membahas Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 pada rapat pembahasan selanjutnya.

Berikut adalah susunan Fraksi Demokrat PPP Pembangunan DPRD Kabupaten Sumbawa: H. Zainuddin Sirat Ketua Merangkap Anggota, Sri Wahyuni, S.AP (Wakil Ketua Merangkap Anggota) Saipul Arif ( Sekretaris Merangkap Anggota ), Juliansyah, SE ( Anggota ), Sri Hastuti (Anggota ) dan Ahmad Nawawi ( Anggota ) (Am)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 22:36:19 +0800 amr
Anggaran Menciut Rp 560 Miliar, PKS Desak Pemda Sumbawa Inovatif Gali PAD dan Prioritaskan Mandatory Spending https://amarmedia.co.id/anggaran-menciut-rp-560-miliar-pks-desak-pemda-sumbawa-inovatif-gali-pad-dan-prioritaskan-mandatory-spending https://amarmedia.co.id/anggaran-menciut-rp-560-miliar-pks-desak-pemda-sumbawa-inovatif-gali-pad-dan-prioritaskan-mandatory-spending Anggaran Menciut Rp 560 Miliar, PKS Desak Pemda Sumbawa Inovatif Gali PAD dan Prioritaskan Mandatory Spending

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Tekanan fiskal berat yang dialami Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna DPRD. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan perlunya kejelasan strategi Pemda, terutama dalam mengelola anggaran yang turun drastis di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.

Pandangan Umum Fraksi PKS disampaikan oleh Juru Bicara Alen Taryadi, S.H., dalam sidang paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD pada Kamis, 20 November 2025 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes 

Fiskal Daerah Tertekan: Penurunan Transfer Rp 558 Miliar

Fraksi PKS mengawali dengan apresiasi terhadap tema pembangunan 2026, “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan.”Namun, apresiasi ini dibarengi dengan catatan serius terkait kondisi keuangan daerah.

Juru bicara Alen Taryadi memaparkan bahwa APBD 2026 diproyeksikan hanya sebesar Rp 1,89 triliun, yang berarti mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 560,62 miliar dari tahun sebelumnya.

 "Penurunan terbesar terjadi pada pos pendapatan transfer, yang merosot sekitar Rp 558,28 miliar," jelas Alen Taryadi. "Kondisi ini berpotensi menekan kemampuan pembiayaan pembangunan daerah secara keseluruhan."

Sementara itu, Belanja Daerah direncanakan mencapai Rp 1,92 triliun, menciptakan proyeksi defisit sebesar Rp 22,99 miliar yang akan ditutup dari estimasi SILPA 2025. PKS menekankan bahwa Raperda APBD ini harus dibahas cermat agar setiap rupiah memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melihat kondisi fiskal yang tertekan, Fraksi PKS menyampaikan sejumlah desakan strategis kepada Pemerintah Daerah diantaranya terhadap Inovasi PAD. Pemerintah daerah didorong untuk lebih inovatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi secara spesifik menyebut perlunya optimalisasi sektor pariwisata, BUMD, dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Terkait Mandatory Spending Fraksi PKS mengingatkan Pemda untuk memastikan alokasi wajib (mandatory spending) sesuai amanat undang-undang, yaitu minimal 20% untuk pendidikan dan 10% untuk kesehatan. Fraksi menekankan bahwa fokus belanja harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan pelayanan publik.

Selain isu makro fiskal, Fraksi PKS juga menyoroti persoalan daerah yang dianggap mendesak dan menghambat kemajuan yakni 

Pasar Utan. Fraksi PKS menyoroti ketidakjelasan lokasi Pasar Utan. Ketidakpastian ini dinilai dapat menghambat peningkatan PAD dari sektor perdagangan serta merugikan para pedagang.

PKS menyoroti kasus banjir yang kerap terjadi di sejumlah kecamatan bagian barat, termasuk di Desa Stober, Dusun Batu Rea, Kecamatan Utan. Hal ini menandakan perlunya perencanaan mitigasi bencana yang lebih serius dan alokasi anggaran yang responsif.

Mengakhiri pandangan umumnya, PKS mengingatkan pemerintah daerah untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat luas, terutama pelayanan dasar dan pemulihan kondisi sosial-ekonomi. Fraksi PKS menyatakan menerima Raperda APBD 2026 untuk dibahas pada tahap berikutnya, seraya berharap penjelasan pemerintah akan lebih jelas, objektif, dan responsif terhadap persoalan aktual daerah. (AM/Naura)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 20:39:34 +0800 amr
Peringatan Keras PKB: Utamakan Hak Dasar Rakyat! https://amarmedia.co.id/peringatan-keras-pkb-utamakan-hak-dasar-rakyat https://amarmedia.co.id/peringatan-keras-pkb-utamakan-hak-dasar-rakyat Peringatan Keras PKB: Utamakan Hak Dasar Rakyat!

Fraksi Soroti Ancaman Isolasi Desa Hingga Krisis Air Bersih di Tengah Pemangkasan Anggaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 20 November 2025, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. Dari pihak Pemerintah Daerah, hadir Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo S.Sos MAP bersama Forkopimda dan kepala OPD.

Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sri Wahyuni, menyampaikan tanggapan fraksi yang menggarisbawahi urgensi APBD untuk benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, terutama di tengah tekanan fiskal yang besar.

APBD 2026 menghadapi tantangan signifikan setelah Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi yang memangkas alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 558,283 Miliar.

Anggaran Pendapatan Daerah turun sebesar 22,82% (Rp 560,62 Miliar), diikuti penurunan Belanja Daerah sebesar 21,79% (Rp 534,62 Miliar).

Fraksi PKB mengapresiasi tema pembangunan "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan," namun menekankan agar delapan program prioritas Pemda—mulai dari SDM unggul, penguatan budaya, hingga percepatan penurunan kemiskinan—tidak dijalankan secara seremonial dan harus memberikan dampak nyata.

Fraksi PKB secara spesifik mendesak Pemda memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang kritis dan berpotensi mengisolasi warga jika tidak segera ditangani diantaranya Jembatan Kayu Madu. " Jika jembatan di Desa Labuhan Sumbawa ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan satu dusun warga akan terisolir total" ujarnya 

Juga Jembatan Cinta, Penghubung antara Desa Kalimango dan Desa Baru Kecamatan Alas yang putus diterjang banjir sejak 2022 belum ada kejelasan pembangunan. Fraksi mendesak jembatan ini dibangun karena juga merupakan destinasi wisata potensial.

Terhadap Jalan Utama Meminta Pemda memprioritaskan perbaikan jalan SP Satu dan SP Dua Periode yang menjadi akses vital anak-anak SD dan SMP, serta jalan kabupaten SJN-Jotang, SJN Ongko, dan dalam wilayah Empang yang kondisinya memprihatinkan saat musim hujan.

Fraksi PKB juga menyoroti masalah pelayanan dasar yang harus menjadi kewajiban pemerintah. 

Terhadap Krisis Air Bersih, Fraksi mendesak Pemda dan PDAM membuat langkah strategis dalam pemenuhan air bersih. Kasus di Desa Labuhan Sumbawa di mana air PDAM tidak mengalir selama tujuh hari memaksa warga membeli air, menunjukkan perlunya solusi konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih sebagai hak dasar, terutama dengan semakin bertambahnya perumahan BTN.

Masalah Persampahan. Fraksi meminta perhatian serius terhadap TPA Raberas dan TPA Lekong agar tidak ditutup Kementerian Lingkungan Hidup karena tidak sesuai standar teknis. Selain itu, Fraksi mendesak pemerataan pembangunan TPA di Wilayah Timur Sumbawa.

Beberapa isu strategis lain yang menjadi perhatian Fraksi PKB meliputi Tenaga Kerja Lokal, Mendesak Pemda segera meng-upgrade sarana dan prasarana Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh PT. Amman yang akan beroperasi di Elang dan Dodo Rinti.

Atas Tanah 50 Hektar, Meminta penjelasan Pemda mengenai nasib tanah seluas 50 hektar yang dibeli melalui mekanisme pinjaman yang saat ini terkesan terbengkalai dan tidak memberikan dampak produktif bagi daerah.

Fraksi PKB meminta kejelasan tentang sumber anggaran pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari untuk menghindari gesekan di masyarakat, mengingat baru satu koperasi yang memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Fraksi PKB menutup pandangan umumnya dengan penekanan agar Belanja-Belanja Penataan Bangunan di luar pemeliharaan ditahan dan difokuskan kepada infrastruktur dasar mengingat kondisi berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU).

Berikut adalah susunan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Sumbawa yang menandatangani Pemandangan Umum tersebut:

Ketua SRI WAHYUNI, Wakil Ketua | Sukiman K, S.Pd.I,Sekretaris | Ridwan, S.P., M.Si , Bendahara Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov (AM/Mustika)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 07:00:44 +0800 amr
Badai Fiskal Menerpa! Gelora Sumbawa Minta Pemda ‘Tancap Gas’ Digitalisasi PAD Setelah Transfer Pusat Anjlok Rp 558 M https://amarmedia.co.id/badai-fiskal-menerpa-gelora-sumbawa-minta-pemda-tancap-gas-digitalisasi-pad-setelah-transfer-pusat-anjlok-rp-558-m https://amarmedia.co.id/badai-fiskal-menerpa-gelora-sumbawa-minta-pemda-tancap-gas-digitalisasi-pad-setelah-transfer-pusat-anjlok-rp-558-m Badai Fiskal Menerpa! Gelora Sumbawa Minta Pemda ‘Tancap Gas’ Digitalisasi PAD Setelah Transfer Pusat Anjlok Rp 558 M

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id –Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 yang menghadapi tekanan fiskal berat akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 558,283 Miliar, direspons cepat oleh Fraksi Partai Gelora Indonesia DPRD Sumbawa.

Dalam Laporan Pandangan Umum yang disampaikan juru bicara Fraksi, Sandi, S.Pd., MM, pada Sidang Paripurna Dewan, Kamis, 20 November 2025, Fraksi Gelora memberikan apresiasi atas adaptasi cepat Pemda, namun mendesak dilakukannya reformasi fiskal radikal untuk memutus ketergantungan pada Pusat.

Strategi Bertahan di Tengah Penurunan 22,82%

Fraksi Gelora mencatat bahwa RAPBD 2026 mengalami penurunan pendapatan total sebesar 22,82% (menjadi Rp 1,89 Triliun). Kondisi ini harus direspons bukan hanya dengan pemotongan, tetapi dengan penguatan pondasi ekonomi daerah.

"Kami menghargai langkah Pemerintah Daerah menyusun RAPBD tepat waktu meskipun menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar," ujar Sandi. "Namun, penurunan ini harus menjadi momentum 'tancap gas'untuk meningkatkan Kemandirian Fiskal melalui optimalisasi PAD."

Fraksi Gelora menekankan perlunya evaluasi komprehensif terhadap seluruh sumber PAD, khususnya melalui digitalisasi layanan pajak daerah dan retribusi, serta peninjauan ulang terhadap BUMD.

Fraksi Gelora menyetujui tema RKPD 2026, yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan.”Namun, mereka memberikan catatan keras terkait Belanja Daerah yang turun 21,79%.

Fraksi mendesak Pemda untuk memprioritaskan belanja mandatory seperti Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Dasar, meskipun terjadi pemangkasan anggaran. Fraksi Gelora secara eksplisit meminta Pemda mengurangi Belanja Non-Prioritas, khususnya kegiatan seremonial dan perjalanan dinas, yang dinilai tidak memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan.

Menyambut masuknya berbagai Program Strategis Nasional (PSN) seperti PKH, BPNT, dan Program Makan Bergizi Gratis, Fraksi Gelora meminta Pemda menyusun strategi konkret agar Sumbawa memperoleh manfaat maksimum dari program-program tersebut.

Dalam bidang pengentasan kemiskinan dan ekonomi masyarakat, Fraksi merekomendasikan Sinergi program pusat dan daerah, Pengembangan ekonomi lokal yang fokus pada UMKM, Koperasi, Pertanian, dan Perikanan dan memperluas akses pembiayaan dan pelatihan bagi masyarakat lapis bawah.

Fraksi Gelora juga mendesak percepatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Berbasis Digital untuk mewujudkan birokrasi yang unggul, serta memperkuat mitigasi bencana dan ketahanan iklim.

"Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD, diharapkan APBD 2026 mampu menjawab tantangan kondisi fiskal sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Tau dan Tana Samawa," tutup Sandi, sekaligus menegaskan kesiapan Fraksi Gelora untuk melanjutkan pembahasan RAPBD ke tahap berikutnya. (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 23:31:44 +0800 amr
Kritik Tajam PDI Perjuangan Terhadap RAPBD 2026 Sumbawa,Kemandirian Fiskal Jadi Sorotan Utama https://amarmedia.co.id/kritik-tajam-pdi-perjuangan-terhadap-rapbd-2026-sumbawakemandirian-fiskal-jadi-sorotan-utama https://amarmedia.co.id/kritik-tajam-pdi-perjuangan-terhadap-rapbd-2026-sumbawakemandirian-fiskal-jadi-sorotan-utama Kritik Tajam PDI Perjuangan Terhadap  RAPBD 2026 Sumbaw, Kemandirian Fiskal Jadi Sorotan Utama

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 mendapat catatan kritis dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumbawa. Dalam Sidang Paripurna Kedua pada Kamis, 20 November 2025, Fraksi yang diwakili oleh juru bicara Hj. Jamilah, S.Pd.SD., menyampaikan Pemandangan Umum yang menggarisbawahi kekhawatiran serius terkait penurunan pendapatan daerah dan lemahnya strategi kemandirian fiskal.

Tanda Bahaya Penurunan Pendapatan: Sumbawa Terlalu Bergantung Pusat

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi atas tema pembangunan 2026, namun mencermati adanya ketidakselarasan antara narasi dengan realitas anggaran. Fokus utama kritik adalah Penurunan Transfer Pusat Signifikan. Fraksi PDI-P mempertanyakan kesiapan Pemda menyikapi penurunan signifikan Dana Transfer dari Rp 2,126 Triliun menjadi Rp 1,568 Triliun (turun Rp 558,28 Miliar).

"Sumbawa tidak boleh selamanya menjadi 'daerah penerima', tanpa strategi kuat menuju kemandirian fiskal," tegas Hj. Jamilah.

Fraksi menilai penurunan total pendapatan daerah sebesar 22,82% (dari Rp 2,46 T menjadi Rp 1,89 T) sebagai wake-up call Desain peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai masih normatif, tidak revolusioner.

Fraksi menyoroti potensi besar dari sektor Tambang/Minerba, Peternakan Sapi, Pariwisata Alam, Jasa Pelabuhan, dan optimalisasi aset daerah yang belum tergarap maksimal. "Jika daerah tidak berani meningkatkan PAD, maka rakyat akan terus menjadi korban ketika transfer pusat dipotong," tambahnya.

Dalam menanggapi Delapan Prioritas Pembangunan, Fraksi PDI Perjuangan mendukung tema "Penguatan SDM dan Birokrasi Unggul", tetapi mencatat alokasi anggaran belum berpihak.Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,91 poin dan Kemiskinan 10,86% dinilai tidak akan tercapai tanpa keberpihakan anggaran signifikan pada Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Jaring Pengaman Sosial.

Terhadap kondisi infrastruktur jalan Data menunjukkan 52% jalan kabupaten berada dalam kondisi rusak parah, sebuah ketimpangan yang menghambat distribusi hasil pertanian dan aksesibilitas layanan dasar. Fraksi meminta penguatan alokasi anggaran serius untuk infrastruktur desa, jaringan irigasi, dan jalan produksi. 

Untuk Belanja Daerah dan Defisit, Fraksi menilai Penurunan belanja daerah sebesar 21,79% (menjadi Rp 1,92 Triliun) tidak dijelaskan secara rinci pos mana yang dikurangi, sehingga rentan kehilangan akuntabilitas. Ketergantungan menutup defisit melalui SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) juga dinilai tidak mencerminkan perencanaan yang optimal.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan empat isu strategis yang membutuhkan kepastian kebijakan Pemda pada APBD 2026 yakni Kelanjutan pembangunan dan pemulihan aktivitas Pasar Utan harus dijadikan prioritas pemulihan ekonomi 2026, sebagai urat nadi ekonomi dan kontributor potensial PAD wilayah Barat.

Fraksi menegaskan bahwa masalah persampahan, yang berdampak pada kesehatan dan estetika, memerlukan respons kebijakan yang lebih tegas dan terintegrasi.

 Aktivitas ilegal di kawasan hutan penyangga Bendungan Beringin Sila dikhawatirkan mempercepat sedimentasi dan menurunkan umur teknis bendungan vital tersebut. Fraksi meminta penertiban ketat dan integrasi program rehabilitasi hutan dalam APBD 2026.

Dukungan Pemda Sumbawa kepada KONI untuk PORPROV 2026

Fraksi juga meminta dukungan anggaran maksimal untuk KONI Sumbawa dalam menghadapi PORPROV NTB 2026 yang digelar tersebar, menegaskan bahwa prestasi olahraga adalah investasi sosial dan martabat daerah.

Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa setiap rupiah APBD harus kembali kepada rakyat dan tidak boleh digunakan untuk program seremonial atau kegiatan yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan umum.(AM/Tim)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 22:41:51 +0800 amr
Fraksi Golkar Soroti Penurunan Anggaran dan Desak Penguatan Infrastruktur pada Paripurna APBD 2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-penurunan-anggaran-dan-desak-penguatan-infrastruktur-pada-paripurna-apbd-2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-penurunan-anggaran-dan-desak-penguatan-infrastruktur-pada-paripurna-apbd-2026 Fraksi Golkar Soroti Penurunan Anggaran dan Desak Penguatan Infrastruktur pada Paripurna APBD 2026

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id 20 November 2025 – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Fraksi Golkar menyoroti potensi "shock fiskal" akibat penurunan transfer pusat yang drastis, sekaligus mendesak percepatan penguatan infrastruktur pelayanan dasar di berbagai kecamatan.

Dalam Rapat Paripurna Kedua DPRD Sumbawa, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes dihadiri Waka Gitta Liesbano SH MKn dan Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo, juru bicara Fraksi Golkar, Muhammad Zain, S.IP, menyampaikan bahwa penurunan transfer pusat dari Rp2,126 triliun pada 2025 menjadi Rp1,568 triliun pada 2026—setara penurunan Rp558,283 miliar—merupakan tantangan serius yang dapat menghambat pelayanan dasar daerah.

Strategi Adaptasi Fiskal dan Optimalisasi PAD

Menanggapi tantangan fiskal tersebut, Fraksi Golkar mendesak pemerintah daerah merumuskan strategi adaptif, termasuk memperkuat diversifikasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk menutupi defisit, serta mengoptimalkan digitalisasi perpajakan dan pengelolaan aset, meningkatkan efisiensi belanja daerah, namun dengan catatan keras untuk tidak mengurangi alokasi bagi pendidikan dasar, infrastruktur pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan desa dan kecamatan.

"Juga meminta pemerintah menjelaskan sektor PAD yang masih lemah, serta rencana relokasi aset-aset daerah yang selama ini "tidur"ujar Rozy akrab disapa.

Meskipun menilai tema pembangunan 2026 "Penguatan SDM dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian Adil dan Berkelanjutan"sebagai progresif, Fraksi Golkar menekankan perlunya indikator yang lebih terukur, khususnya pada sektor kunci seperti pertanian, peternakan, UMKM, dan kelautan–perikanan.

Di sektor belanja, Fraksi Golkar menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur yang membutuhkan perhatian dan penanganan cepat yakni mendesak percepatan perbaikan jalan di kawasan Empang Bawa, Jotang, dan Ongko, serta ruas jalan Labuhan Kuris–Trata dan jembatan Kayu Madu.

Terhadap ancaman Isolasi.Fraksi Partai menyoroti kerusakan ruas jalan Lantung–Ropang yang terancam putus, berpotensi mengisolasi wilayah Ropang dan sekitarnya.

Demikian pula masalah di Utan, meminta penanganan serius terhadap penataan Pasar Utan, penanganan sampah, kerusakan hutan di sekitar Bendungan Bringin Sila, dan penanganan genangan air di ruas jalan negara sekitar Polsek dan Puskesmas Utan.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah daerah mengambil langkah strategis terkait aktivitas PT AMNT di Sumbawa dengan mendorong percepatan eksploitasi AMNT Blok Dodo–Rinti serta peningkatan komitmen perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengusaha lokal serta mengusulkan pembangunan pabrik konsentrator di wilayah Dodo–Rinti sebagai langkah strategis yang dinilai mampu menjadi game changer bagi perekonomian masyarakat lingkar tambang.

Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya manajemen serius terhadap berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang masuk wilayah Sumbawa, seperti makan bergizi gratis, PKH, dan BPNT, serta mendorong pembentukan desk koordinasi PSN di tingkat daerah.

Menutup pandangannya, Fraksi Golkar berharap semua masukan dan pertanyaan yang disampaikan dapat menjadi landasan kebijakan pembangunan jangka menengah agar lebih efektif, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Sumbawa. (AM/Mustika)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 22:15:57 +0800 amr
Lindungi Lingkungan Perairan Muhammad Zain Desak Pemda Tegas: Jangan Hanya Terpaku Dokumen, Segera Panggil Pengusaha Tambak https://amarmedia.co.id/lindungi-lingkungan-perairan-muhammad-zain-desak-pemda-tegas-jangan-hanya-terpaku-dokumen-segera-panggil-pengusaha-tambak https://amarmedia.co.id/lindungi-lingkungan-perairan-muhammad-zain-desak-pemda-tegas-jangan-hanya-terpaku-dokumen-segera-panggil-pengusaha-tambak Lindungi Lingkungan Perairan Muhammad Zain Desak Pemda Tegas: Jangan Hanya Terpaku Dokumen, Segera Panggil Pengusaha Tambak

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.I.P., bereaksi keras terhadap temuan dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oleh pengelola tambak udang AJLS di kawasan Labu Sawo. Dalam Rapat Dengar Pendapat (Hearing) yang digelar gabungan Komisi II dan III, Rabu (19/11/2025), Zain menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terlalu pasif dan berlindung di balik kelengkapan administrasi tanpa melihat fakta kerusakan di lapangan.

Reaksi politisi ini memuncak setelah mendengar pemaparan tim investigasi ITK dan jawaban normatif dari pihak eksekutif. Zain menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh main-main dengan aturan tata ruang dan lingkungan hidup, khususnya Perpres No. 51 Tahun 2016 yang menetapkan batas sempadan pantai minimal 100 meter.

“Pada dasarnya dokumen perizinan mungkin ada di atas meja, tapi fakta di lapangan tidak jelas dan amburadul. Dinas harus peka! Jangan hanya terpaku pada dokumen administrasi sementara lingkungan kita rusak,” tegas Zain dengan nada tinggi di Ruang Rapat Pimpinan DPRD.

Zain mengaku kecewa mendengar pengakuan Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang menyatakan belum pernah turun ke lokasi karena alasan SDM, padahal perusahaan tersebut tidak pernah melaporkan aktivitas lingkungannya sejak 2020. Baginya, ini adalah bentuk pembiaran yang fatal.

“Harapan kami persoalan ini segera disikapi serius. Segera panggil perusahaannya! Cek ke lokasi. Kalau memang terbukti melanggar berat, apalagi menabrak aturan sempadan pantai dan tidak punya IPAL, cabut izinnya! Kita butuh investasi, tapi bukan investasi yang merusak alam Sumbawa,” desaknya.

Kemarahan Zain bukan tanpa alasan. Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Presidium ITK, Iswanto, membeberkan data bahwa jarak tambak dengan bibir pantai hanya 5 meter. Padahal aturannya jelas harus 100 meter. Selain itu, Sekjen ITK Rosihan juga mempertanyakan ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan tiang listrik yang tidak standar, yang dibiarkan begitu saja oleh eksekutif.

Di sisi lain, pihak eksekutif yang hadir yakni DPMPTSP dan DKP berdalih bahwa izin terbit otomatis melalui sistem OSS karena masuk kategori usaha mikro. Kabid Perikanan Budidaya DKP, Naely Zakiyah, bahkan menyebut adanya dilema karena perusahaan memegang Sertifikat Hak Milik (SHM) hingga bibir pantai, dan jika aturan 100 meter ditegakkan secara kaku, banyak tambak lama akan terdampak.

Namun bagi Zain, alasan tersebut tidak boleh menggugurkan fungsi pengawasan negara. Ia mendesak agar rekomendasi rapat segera dieksekusi tanpa menunda-nunda.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III, Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov, akhirnya menyepakati desakan Zain dan anggota dewan lainnya. Diputuskan emerintah daerah yang terdiri dari Dinas LH, PUPR, DPMPTSP, DKP, dan Satpol PP untuk turun langsung ke lapangan.

“Tim ini ditugaskan memverifikasi dua poin krusial: pelanggaran sempadan pantai 5 meter dan ketiadaan IPAL. Hasilnya akan menjadi dasar keputusan nasib tambak tersebut,” tutup Syaifullah mengakhiri sidang.

Hadir dalam rapat tersebut Anggota Komisi II lainnya Juliansyah, S.E., dan H. Andi Mappeleppui, serta Anggota Komisi I Abron Ishak dan Komisi III Sri Wahyuni SAP dan Saipul Arif. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 19:08:05 +0800 amr
Dari Beasiswa Hingga Alsintan: Ketua DPRD Sumbawa Jamin Perjuangkan Aspirasi Warga Mokong https://amarmedia.co.id/dari-beasiswa-hingga-alsintan-ketua-dprd-sumbawa-jamin-perjuangkan-aspirasi-warga-mokong https://amarmedia.co.id/dari-beasiswa-hingga-alsintan-ketua-dprd-sumbawa-jamin-perjuangkan-aspirasi-warga-mokong Dari Beasiswa Hingga Alsintan: Ketua DPRD Sumbawa Jamin Perjuangkan Aspirasi Warga Mokong

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov menggelar kegiatan reses yang berlangsung hangat dan interaktif di Desa Mokong, Kecamatan Moyo Hulu, pada 13 November 2025 lalu.

Kehadiran politisi senior yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbawa ini disambut antusias oleh Kepala Desa Mokong, para Kepala Dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat yang tumpah ruah menyampaikan usulan dan kebutuhan mendesak.

Dalam dialog yang berjalan akrab, warga diberikan ruang sepenuhnya untuk menyampaikan aspirasi prioritas. Sejumlah usulan diajukan, yang mencerminkan kebutuhan fundamental masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, sosial, hingga pertanian.

Beberapa aspirasi kunci yang disampaikan masyarakat Desa Mokong meliputi Bantuan beasiswa bagi warga kurang mampu, Bantuan BPJS gratis untuk masyarakat tidak mampu, Bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),Pembangunan pagar dan paving block musholla.

 Bantuan ternak untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pengadaan Alsintan (alat dan mesin pertanian), Bantuan bibit padi dan jagung untuk menunjang sektor pertanian.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif warga. Ia menjelaskan bahwa aspirasi sejenis, terutama yang bersifat kerakyatan, selalu muncul dan banyak di antaranya telah direalisasikan di daerah pemilihannya yang mencakup Moyo Hulu, Lenangguar, Ropang, Lantung, Orong Telu, Lunyuk, Lape, dan Lopok.

Nanang Nasiruddin menegaskan komitmennya untuk membawa dan memperjuangkan seluruh usulan warga Desa Mokong melalui jalur resmi perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.

"Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. *Insya Allah*, aspirasi yang disampaikan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kemampuan anggaran daerah," ujarnya, memastikan bahwa setiap usulan akan dikawal hingga tuntas.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan daerah.(AM)

]]>
Sun, 16 Nov 2025 00:03:26 +0800 amr
Akses Pendidikan SP Prode Terhambat, Dewan Rusdi Mendesak Pemerintah Daerah Segera Perbaiki https://amarmedia.co.id/akses-pendidikan-sp-prode-terhambat-dewan-rusdi-mendesak-pemerintah-daerah-segera-perbaiki https://amarmedia.co.id/akses-pendidikan-sp-prode-terhambat-dewan-rusdi-mendesak-pemerintah-daerah-segera-perbaiki Akses Pendidikan SP Prode Terhambat, Dewan Rusdi Mendesak Pemerintah Daerah Segera Perbaiki 

Sumbawa.Amarmedia.co.id, (14 November 2025)– Kondisi memprihatinkan yang dialami oleh ratusan pelajar di Desa SP Prode 3, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, yang setiap hari harus berjuang melewati jalan rusak dan berlumpur untuk sampai ke sekolah, telah menarik perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PAB yang berada di wilayah tersebut, H. Rusdi, membenarkan dan menyatakan keprihatinannya atas hambatan akses pendidikan dan ekonomi yang telah berlangsung lama ini.

Menurut H. Rusdi, persoalan infrastruktur yang parah ini tidak hanya terjadi di SP Prode 3, melainkan juga menimpa desa-desa transmigrasi sekitarnya, yakni SP Prode 1 dan SP Prode 2.

“Persoalan ini Pak, sama juga kondisinya SP 1, SP 2, dan SP 3. Yang paling parah memang SP 3,” ujar H. Rusdi kepada awak media, menyoroti tingkat kerusakan yang dialami.

Ia menambahkan bahwa di SP Prode 1, kondisi jembatan juga sudah mengkhawatirkan. “Di SP 1, jembatan kayu juga sudah mau ambruk, jembatan yang satu lagi sudah jebol. Memang ketiga SP ini sangat memprihatinkan sekali,” tegasnya.

Laporan Berulang Tak Kunjung Ditanggapi

H. Rusdi membenarkan upaya yang telah dilakukan oleh kepala desa (Kades) setempat untuk mencari solusi. Ia mengonfirmasi bahwa Kepala Desa SP Prode 3, serta Kades SP Prode 1 dan SP Prode 2, sudah berulang kali melaporkan kondisi ini dan mengajukan proposal perbaikan ke Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati sebelumnya.

“Dan betul apa yang sudah diupayakan oleh Kades SP, juga sudah disampaikan oleh Kades SP 1 dan SP 2. Sudah beberapa kali melaporkan ke pemerintah daerah yang Bupati H. Mahmud Abdullah dan mengajukan proposal, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dan jawaban yang jelas,” ungkapnya, menyiratkan adanya kurangnya respons dari eksekutif.

 Janji Dewan untuk Tindak Lanjut

Menanggapi keluhan masyarakat yang tak kunjung terselesaikan, H. Rusdi berjanji akan segera mengambil langkah strategis di tingkat legislatif.

“Insyaallah, kita juga akan segera kembali untuk membangun koordinasi dengan pemerintahan Jarot Ansori agar persoalan ini ada respons dan titik terang,” janji H. Rusdi.

Keterlibatan dewan ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan akses jalan yang vital tersebut, sehingga para pelajar tidak lagi harus mengorbankan seragam, waktu, bahkan keselamatan mereka demi menuntut ilmu, dan kegiatan ekonomi warga dapat berjalan normal. (AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 20:11:25 +0800 amr
Senam Sehat Bersama dan Pembukaan Perlombaan Sambut Hari Ibu ke&97 di DPRD Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/senam-sehat-bersama-dan-pembukaan-perlombaan-sambut-hari-ibu-ke-97-di-dprd-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/senam-sehat-bersama-dan-pembukaan-perlombaan-sambut-hari-ibu-ke-97-di-dprd-kabupaten-sumbawa Senam Sehat Bersama dan Pembukaan Perlombaan Sambut Hari Ibu ke-97 di DPRD Kabupaten Sumbawa

Sumbawa, Amarmedia.co.id (15 November 2025) – Ratusan warga Kabupaten Sumbawa antusias mengikuti kegiatan Senam Sehat Bersama yang digelar di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Sabtu pagi tadi 15 November 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pembukaan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-97 tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa.

Acara yang diselenggarakan di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat Sumbawa. Selain itu, rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat Sumbawa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., membuka Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025  Hadir juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten, Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, sekaligus ketua Panitia PHI ke- 97 Kabupaten Sumbawa, sejumlah ibu-ibu PKK, GOW, dan IISWARA Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan Kegiatan hari ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Sumbawa. Hari Ibu merupakan peringatan yang menginspirasi bagi para ibu dan perempuan. "Ibu mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter keluarga. Momentum hari ibu ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu menghormati, mendukung dan memberdayakan Ibu dan Perempuan"  ujarnya.

Pimpinan DPRD, Kepala OPD dan anggota DPRD, Ibu ibu IISWARA serta berbagai unsur masyarakat yang turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam senam sehat yang penuh semangat tersebut. Selain senam, pembukaan perlombaan seperti lomba seni, olahraga, dan kreativitas menjadi bagian dari upaya mempererat tali persatuan dan kesatuan antar warga di Kabupaten Sumbawa.

Senada dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, Ketua Panitia PHI ke-97 Tahun 2025, menyampaikan bahwa kegiatan Peringatan Hari Ibu ini merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan diri sekaligus memotivasi kepada kaum ibu dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya.

Lebih lanjut, ketua Panitia menambahkan, untuk memeriahkan Hari Ibu ini, dilakukan Senam Sehat bersama dan lomba-lomba bidang seni dan olahraga. Lomba ini diikuti oleh Seluruh organisasi perempuan, serta keluarga lansia dari kelompok lansia tangguh, sehat dan produktif. "Kegiatan lomba-lomba ini dilakukan dalam rangka mengasah jiwa korsa, kedisiplinan, serta kekompakan para perempuan sebagai penggerak baik dalam keluarga, lingkungan, maupun masyarakat pada umumnya, pungkasnya.

Peringatan Hari Ibu yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini diharapkan terus menjadi momentum penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sumbawa. 

Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize kepada hadirin yang hadir. Berbagai hadiah menarik seperti Kulkas, Kompor gas, Kipas Angin, dan hadiah menarik lainnya. (AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 19:45:47 +0800 amr
Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah https://amarmedia.co.id/tekanan-harga-komoditas-jadi-sorotan-utama-muhammad-takdir-realisasi-aspirasi-tergantung-kemampuan-anggaran-daerah https://amarmedia.co.id/tekanan-harga-komoditas-jadi-sorotan-utama-muhammad-takdir-realisasi-aspirasi-tergantung-kemampuan-anggaran-daerah Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, dari Fraksi PKS, telah merampungkan masa resesnya yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (12–13/11/2025). Kegiatan yang menjangkau Kecamatan Sumbawa, Moyo Hilir, dan Moyo Utara (Dapilnya) ini mengungkap beragam persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait disparitas harga komoditas.

Disparitas Harga Mencekik Petani

Dalam pertemuan yang digelar di beberapa titik, termasuk di PPN Bukit Indah Kelurahan Seketeng, Aula Kantor PKS dan Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir, keluhan terkait ekonomi menjadi isu yang paling menonjol.

Salah satu aspirasi paling kritis disampaikan oleh Sirajuddin dari Uma Goreng Pangenyar. Ia menyoroti tajam kesenjangan harga yang merugikan produsen lokal. “Harga sapi rendah, harga jagung juga turun, sementara harga pupuk makin mahal. Ini sangat memberatkan kami,” keluhnya, menggambarkan tekanan ekonomi yang dialami petani dan peternak.

Selain isu pangan, aspirasi yang terkumpul mencakup permintaan pembangunan jalan lingkungan (Desa Kakiang) disampaikan oleh Hasanuddin, jalan usaha tani di Orong Posok, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) disampaikan Bahamgia, serta pengadaan terop dari Kepala Dusun Pangenyar, di samping bantuan untuk UMKM dan Majelis Taklim.

Anggaran Daerah Terdampak Kebijakan Pusat

Menanggapi seluruh usulan yang diterima telah dicatat,yang akan diinput melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)—Muhammad Takdir menegaskan bahwa reses adalah wadah resmi untuk memperjuangkan suara rakyat.

“Sesuai dengan tujuan reses, kami datang untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan warga. Semua usulan akan kami masukkan ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai dasar perjuangan di tingkat pembahasan anggaran,” jelas Muhammad Takdir dihadapan wartawan dan mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa.

Namun, politisi PKS ini juga memberikan penjelasan yang transparan dan realistis mengenai tantangan penganggaran. Ia menekankan bahwa realisasi aspirasi masyarakat sangat bergantung pada kondisi keuangan daerah.

“Kami tetap akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tetapi terkait realisasi, tentu sangat bergantung pada kemampuan anggaran daerah. Pemotongan dana transfer pusat jelas berpengaruh terhadap pembangunan dan terhadap usulan-usulan yang masuk,” tegas Ketua Komisi IV tersebut.

Pernyataan ini menjadi penegasan dari Komisi IV mengenai perlunya skala prioritas yang ketat dalam perencanaan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan fiskal. Takdir berjanji untuk terus mengawal setiap aspirasi yang telah diterima hingga menjadi program kerja yang teranggarkan. (AM/ Ajeng)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 12:27:06 +0800 amr
Jalur Vital Putus di Batu Bangka Dibenahi Darurat, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen https://amarmedia.co.id/jalur-vital-putus-di-batu-bangka-dibenahi-darurat-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-pembangunan-jembatan-permanen https://amarmedia.co.id/jalur-vital-putus-di-batu-bangka-dibenahi-darurat-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-pembangunan-jembatan-permanen Jalur Vital Putus di Batu Bangka Dibenahi Darurat, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Putusnya jalur utama di Desa Batu Bangka, Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir, akibat bencana banjir pada 11 November 2025 lalu, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Sumbawa. Ketua Komisi IV DPRD, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, memberikan dukungan penuh sekaligus mendesak agar penanganan darurat segera diikuti dengan pembangunan infrastruktur permanen.

Komisi IV DPRD memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi (melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi/BPJ Dinas PUPR NTB) dan Pemerintah Kabupaten (melalui BPBD dan PUPR) dalam penanganan darurat di lokasi yang merupakan jalur vital penghubung dan akses utama bagi hasil pertanian warga.

Peran Aktif DPRD dan BPBD Provinsi/Kabupaten

Muhammad Takdir menjelaskan bahwa Komisi IV segera melakukan koordinasi intensif setelah bencana putusnya jembatan terjadi dan menjadi viral. Pihaknya memastikan bahwa status jalan yang merupakan jalan provinsi tidak menghalangi upaya percepatan penanganan.

“Bentuk koordinasi BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, dan PUPR berjalan baik. Karena ini dikategorikan sebagai bencana, pintu anggaran melalui BPBD dapat dibuka. Penanganan darurat melalui gotong royong Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi dan BPBD pada Kamis (13/11) adalah langkah yang kami dukung penuh untuk memulihkan akses masyarakat segera,” ujar Muhammad Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini, fokus selanjutnya adalah mengamankan anggaran untuk solusi jangka panjang.

“Komisi IV akan terus mendorong percepatan penanganan serta koordinasi agar dana dari provinsi dapat segera dicairkan untuk perbaikan permanen. Akan ada tim konsultan yang segera menilai dan menghitung kebutuhan biaya pembangunan jembatan permanen, sebagaimana yang juga menjadi harapan Kepala Desa Batu Bangka,” tegas politisi PKS ini.

Dukungan Komisi IV ini selaras dengan langkah-langkah yang diambil Pemda Sumbawa. Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, juga telah merespons persoalan jalur Prajak–Batu Bangka dalam rapat evaluasi mingguan Pemda.

Takdir menegaskan bahwa meskipun Komisi IV memahami adanya keterbatasan anggaran dan tantangan realisasi di akhir tahun (dengan realisasi belanja fisik dan keuangan Pemda Sumbawa saat ini menyentuh 72,94 persen), penanganan darurat yang mendesak harus menjadi prioritas.

“Kami optimis semua berjalan sesuai timeline. Penanganan jalan putus ini adalah prioritas darurat, apalagi saat ini perubahan cuaca dan musim hujan semakin memperparah kondisi. Kami akan mengawal Balai PUPR Provinsi dan BPBD agar pembangunan jembatan permanen dapat segera terealisasi demi kelancaran ekonomi dan sosial masyarakat Moyo Hilir,” tutup Muhammad Takdir. (AM/Fajri)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 11:56:26 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-soroti-masalah-sampah-dorong-inovasi-dan-maksimalisasi-program-adipura https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-soroti-masalah-sampah-dorong-inovasi-dan-maksimalisasi-program-adipura Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 14 November 2025) — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung dan mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar maksimal dalam penanganan masalah sampah. Hal ini disampaikan Muhammad Takdir dalam wawancara di ruang kerjanya pada Jumat (14/11/2025), yang secara spesifik membahas isu kebersihan kota, upaya meraih kembali Adipura, dan masalah tumpukan sampah di beberapa titik.

Muhammad Takdir menekankan bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah "hajat hidup kita sehari-hari" dan merupakan aspek penting yang harus dipenuhi.

“Tentu kami sebagai lembaga DPRD akan mensupport itu dan mendorong pemerintah agar benar-benar maksimal agar Adipura yang sudah kita dapat itu tahun ini kita dapat lagi,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan Adipura tidak hanya menjadi sekadar seremonial, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi kota yang tetap indah, tetap bersih, sehat, dan lingkungan yang terjaga setelah penghargaan tersebut diraih.

Komisi IV juga menyoroti kasus viral baru-baru ini di media sosial dan grup WhatsApp, yaitu keluhan siswa-siswi MTs di Sumbawa terkait bau menyengat akibat tumpukan sampah yang menyerupai rawa-rawa di dekat madrasah, tepatnya di pinggir jalan menuju sekolah. Tumpukan sampah ini diduga bukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi, namun akibat pembuangan sembarangan oleh masyarakat.

"Bau yang menyengat masuk ke madrasah itu yang satu persoalan," kata Takdir, yang juga menyoroti tumpukan sampah di sejumlah lokasi lain seperti di kawasan (PPN) dan beberapa sekolah dasar (SD).

Menurutnya, menumpuknya sampah di titik-titik tersebut memunculkan pertanyaan tentang ketersediaan armada pengangkut. Jika pengangkutan menggunakan kendaraan roda tiga terhambat, sampah akan menumpuk dan berpotensi dibuang langsung ke selokan atau sungai.

Komisi IV mendesak Pemerintah Daerah untuk tidak hanya mengandalkan gotong royong, tetapi juga melakukan gebrakan dan inovasi dalam pengelolaan sampah. Pemanfaatan Sampah Organik dengan mengolah sampah menjadi kompos atau pupuk cair Memanfaatkan sisa makanan menjadi pakan ternak, Sistem Pengelolaan Terpadu dan Partisipatif dengan mngaktifkan kembali Bank Sampah dan memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang peduli dan melakukan aksi jemput sampah atau sedekah sampah.

Kesiapan Manajerial Pemerintah

Untuk menyukseskan program-program tersebut, Muhammad Takdir menekankan pentingnya kesiapan di aspek manajerial dan partisipatif, termasuk:Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.Penyusunan dan penegakan regulasi yang mendukung. Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi.

Komisi IV berharap Pemerintah Daerah dapat mengatasi kendala armada dan memastikan jadwal pengangkutan sampah berjalan teratur sehingga masalah seperti yang terjadi di lingkungan MTs Sumbawa tidak terulang.(AM/Ajeng)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 20:36:25 +0800 amr
Abron Ishak Fraksi Gelora Serap Aspirasi Jalan Rusak, Normalisasi Sungai, Hingga Kredit Usaha Saat Reses II https://amarmedia.co.id/abron-ishak-fraksi-gelora-serap-aspirasi-jalan-rusak-normalisasi-sungai-hingga-kredit-usaha-saat-reses-ii https://amarmedia.co.id/abron-ishak-fraksi-gelora-serap-aspirasi-jalan-rusak-normalisasi-sungai-hingga-kredit-usaha-saat-reses-ii Abron Ishak Fraksi Gelora Serap Aspirasi Jalan Rusak, Normalisasi Sungai, Hingga Kredit Usaha Saat Reses II

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025)– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Gelora, Abron Ishak, AMa., menggelar masa Reses II tahun sidang 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada 12 November, yaitu di Desa Ongko, Kecamatan Empang, dan Desa Labuhan Bontong, yang menjadi sarana strategis baginya untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituen.

Dalam pertemuan di Desa Ongko, masyarakat menyampaikan sejumlah isu infrastruktur dan ekonomi yang mendesak. Ibu Atia Wati meminta perhatian terhadap perbaikan jalan lingkungan di wilayah Bina Karya, termasuk pengadaan paving block.

Permintaan Sarana Umum juga disuarakan oleh Ketua BPD Desa Ongko, Bapak Man, Ia menyampaikan permohonan pembangunan pagar kuburan di dua lokasi berbeda, serta pembangunan pagar tembok PAUDsepanjang 30 meter.

Tak hanya itu warga juga meminta akses permodalan. Isu kesejahteraan ekonomi juga disorot. Bapak Kardiawan menyuarakan harapan masyarakat terkait akses terhadap kredit tanpa agunan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pengembangan usaha kecil.

Labuhan Bontong Fokus pada Sarana Ibadah dan Lembaga Adat

Reses kedua di Desa Labuhan Bontong juga didominasi oleh permintaan perbaikan infrastruktur dan dukungan untuk lembaga keagamaan serta adat.

Permasalahan jalan lingkungan yang bermasalah kembali menjadi keluhan utama. Selain itu, Bapak Dedi Candra dari lembaga adat meminta bantuan pengadaan kursi dan terop untuk menunjang kegiatan-kegiatan adat.

Permintaan bantuan juga datang untuk lembaga-lembaga keagamaan. Masyarakat meminta bantuan untuk Majelis Taklim di Desa, sementara Bapak Jaya secara spesifik memohon bantuan untuk TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an). Ibu Mara Aini meminta renovasi Posyandu di Desa sebagai sarana kesehatan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abron Ishak menegaskan pentingnya peran reses sebagai instrumen vital anggota dewan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

"Reses adalah waktu yang paling penting bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan bapak/ibu di sini, mulai dari normalisasi sungai yang penting untuk pencegahan banjir, perbaikan jalan, hingga kebutuhan akan permodalan usaha," ujar Abron Ishak.

Ia menambahkan, semua masukan dan aspirasi yang telah diserap, baik terkait pembangunan fisik seperti jalan, pagar kuburan, dan normalisasi sungai, maupun dukungan non-fisik seperti bantuan Majelis Taklim dan akses KUR, akan dicatat dan diperjuangkan untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun anggaran berikutnya.(AM)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 16:25:43 +0800 amr
Reses II Adizul Syahabudin Fraksi PKS: Fasilitas Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jadi Fokus Utama https://amarmedia.co.id/reses-ii-adizul-syahabudin-fraksi-pks-fasilitas-pendidikan-dan-peningkatan-ekonomi-masyarakat-jadi-fokus-utama https://amarmedia.co.id/reses-ii-adizul-syahabudin-fraksi-pks-fasilitas-pendidikan-dan-peningkatan-ekonomi-masyarakat-jadi-fokus-utama Reses II Adizul Syahabudin Fraksi PKS: Fasilitas Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jadi Fokus Utama

Sumbawa, Amarmedia.co.id (14 November 2025) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adizul Syahabudin SP.MSi, telah menuntaskan masa reses persidangan kedua (Reses II) tahun 2025. Reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota DPRD untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen secara langsung di daerah pemilihannya.

Reses kali ini dilaksanakan di dua titik utama, yaitu pada hari Rabu, 12 November 2025 di SDIT Samawa  Cendekia, Labuhan Badas dan dilanjutkan pada Kamis, 13 November 2025 di Desa Karang Dima.

Kewajiban Anggota Dewan Melaksanakan Reses

Dalam pengantarnya, Adizul Syahabudin menekankan pentingnya kegiatan reses. "Reses adalah mandat yang harus dilaksanakan setiap anggota dewan. Ini adalah jembatan resmi antara masyarakat dan lembaga legislatif. Melalui reses, kami datang, mendengar, dan mencatat secara langsung aspirasi yang akan kami perjuangkan dan kawal dalam sidang-sidang dewan serta pembahasan anggaran," jelasnya.

Pada titik pertama, fokus aspirasi dari pihak SDI Insan Cendekia lebih tertuju pada pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekstrakurikuler serta program keagamaan.

Beberapa usulan yang disampaikan antara lain Pembangunan Fasilitas Olahraga. " Permintaan bantuan untuk pembangunan lapangan futsal dan lapangan bulu tangkis guna mendukung kegiatan olahraga siswa" jelasnya 

Kemudian dukungan Program Tahfidz. Fasilitasi untuk menunjang program Tahfidz atau Rumah Al-Qur'an sebagai bagian dari pembinaan keagamaan.

Sementara itu, kunjungan Reses ke Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas menghasilkan berbagai aspirasi yang lebih beragam, meliputi isu ekonomi kerakyatan, infrastruktur lingkungan, dan penanganan bencana.

"Aspirasi masyarakat di Desa Karang Dima mencakup Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu. Permintaan dukungan untuk kelompok usaha ibu-ibu, seperti kelompok usaha bakulan dan bengkel" ungkapnya.

Tak hanya itu juga Infrastruktur Lingkungan. Perbaikan jalan lingkungan dan penanganan masalah persampahan, Pengaman Jalan dan Penerangan. "Permintaan bantuan pembangunan talut pengaman jalan, terutama di kawasan lereng gunung untuk mencegah sedimentasi yang menutupi akses jalan, serta pengadaan lampu penerangan jalan' urainya 

Dewan Azet akrab disapa menyerap aspirasi masyarakat dan perangkat Desa terkait peningkatan Fasilitas Desa . Permintaan untuk pembangunan Aula/Gedung Serbaguna Desa Karang Dima dan perbaikan kantor desa sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Adizul Syahabudin menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang telah dicatat akan segera diolah menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan pada anggaran tahun berikutnya. "Kami akan kawal serius, terutama usulan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pergerakan roda ekonomi masyarakat," tutupnya.(AM)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 14:11:14 +0800 amr
Perjuangan Nyata di Akar Rumput: Reses H. Andi Mappeleppui Soroti WPR dan Kondisi Sekolah https://amarmedia.co.id/perjuangan-nyata-di-akar-rumput-reses-h-andi-mappeleppui-soroti-wpr-dan-kondisi-sekolah https://amarmedia.co.id/perjuangan-nyata-di-akar-rumput-reses-h-andi-mappeleppui-soroti-wpr-dan-kondisi-sekolah Perjuangan Nyata di Akar Rumput: Reses H. Andi Mappeleppui Soroti WPR dan Kondisi Sekolah

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 13 November 2025) – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, H. Andi Mappeleppui, hari ini menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Desa Marente, Kecamatan Alas. Dalam sesi reses yang dilaksanakan Kamis, 13 November 2025, isu strategis seperti legalisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), infrastruktur pertanian, dan kondisi fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama.

Aspirasi Marente: Legalitas Tambang dan Gedung Sekolah Tak Layak

H. Andi Mappeleppui menyatakan bahwa pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan pembentukan koperasi tambang rakyat resmi menjadi kebutuhan mendesak. Langkah ini, menurutnya , adalah solusi konkret untuk menarik aktivitas tambang dari ranah ilegal sekaligus memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi masyarakat Marente yang menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut.

"Masyarakat meminta payung hukum yang jelas. Pembentukan koperasi akan menjadi wadah resmi, memastikan mereka tidak lagi berhadapan dengan masalah hukum, dan yang terpenting, potensi ekonomi mereka tersalurkan secara legal dan teratur," ujar H. Andi Mappeleppui.

Selain itu, ia mengaku terkejut dan prihatin atas keluhan Kepala Sekolah dan Ketua Komite SDN Desa Marente mengenai kondisi gedung sekolah yang tidak layak dan janji renovasi yang tak kunjung terealisasi.

"Ini masalah serius. Pendidikan adalah investasi masa depan. Sangat mengecewakan mendengar janji perbaikan gedung sekolah oleh dinas terkait belum terealisasi. Saya pastikan aspirasi ini akan menjadi prioritas utama untuk segera ditindaklanjuti dan mendapat alokasi anggaran yang jelas," tegasnya.

Perjuangan infrastruktur juga mencakup perbaikan Jaringan Usaha Tani (JUT) dan irigasi yang vital bagi sektor pertanian desa.

"Reses di Marente sangat selaras dengan kekhawatiran kami di Komisi II. Ada indikasi kuat aktivitas tambang rakyat sudah berjalan masif di lapangan, padahal Peraturan Daerah (Perda) tentang iuran untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan regulasi lainnya belum tuntas," jelasnya, 

Kami khawatir aktivitas di lapangan sudah jalan, kandungan habis, baru daerah datang menagih. Jangan sampai IPR ini hanya menjadi 'bendera' bagi pemain lama atau oknum yang selama ini menguasai tambang ilegal. IPR harus menjadi solusi penertiban, bukan legalisasi praktik lama dengan 'baju' baru," kritiknya.

Di sisi lain, H. Andi Mappeleppui menyambut baik percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, seperti yang disampaikan Sekda Dr. Budi Prasetiyo.

"KDKMP adalah motor ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Kami di DPRD mendukung penuh percepatan penyiapan infrastruktur, baik lahan untuk gerai, pergudangan, maupun kelengkapan lainnya," ungkapnya.

Menurut H. Andi Mappeleppui, KDKMP harus dipastikan dapat beroperasi optimal sebagai wadah produktif bagi pelaku usaha lokal. Hal ini sejalan dengan upayanya memperkuat pembentukan koperasi tambang rakyat di Marente.

"Baik Koperasi Merah Putih maupun Koperasi Tambang Rakyat, tujuannya sama: memperkuat kemandirian ekonomi gotong royong masyarakat. Reses ini menjadi jembatan untuk memastikan kebijakan di tingkat atas—seperti KDKMP dan IPR—benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat daerah pemilihan saya," pungkas H. Andi Mappeleppui.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 15:41:16 +0800 amr
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH. https://amarmedia.co.id/infrastruktur-dan-pendidikan-dominasi-aspirasi-warga-pungka-dalam-reses-h-zohran-sh https://amarmedia.co.id/infrastruktur-dan-pendidikan-dominasi-aspirasi-warga-pungka-dalam-reses-h-zohran-sh Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Fraksi Nasdem H. Zohran, SH, melaksanakan kewajibannya untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui reses II di Kantor Desa Pungka pada Kamis, 13 November 2025. 

Pertemuan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga ini, menjadi ajang penting bagi konstituen untuk menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas pendidikan.

Kepala Desa Pungka, Suhardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran anggota dewan di desanya. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga, termasuk para Ketua RW dan RT.

"Terima kasih atas kehadiran warga masyarakat, dan kesempatan yang diberikan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapak H. Zohran. Kehadiran Bapak RW, RT dalam kesempatan ini kami sampaikan terima kasih," ujar Suhardi. Ia juga menambahkan bahwa H. Zohran telah banyak memberikan bantuan di Desa Pungka bahkan sebelum menjadi dewan. "Ini bagi kami sebagai reses pertama diadakan. Banyak hal yang telah dibantu oleh beliau," tambahnya.

Mengawali pengantarnya, H. Zohran, SH., yang dikenal juga dengan sapaan H. Orek dan menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, menegaskan pentingnya kegiatan reses.

"Alhamdulillah diberikan kesehatan dan keafiatan. Dalam rangka melaksanakan UU Nomor 23 Tahun 2013 dan tata tertib DPRD, anggota dewan melaksanakan hak dan kewajiban menghimpun aspirasi konstituen secara berkala," jelas H. Zohran. Ia menekankan bahwa menyerap aspirasi rakyat, baik terkait fasilitas umum maupun pendidikan, adalah hak dan kewajibannya.

H. Zohran juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan negara saat ini sedang mengalami efisiensi. " negara kita sedang melakukan efisiensi anggaran, tak lepas dari kondisi keuangan negara. Setiap pemimpin ada mekanisme pengelolaan keuangan negara," katanya. Ia juga memberi harapan terkait persoalan TKD yang sempat tersiar, agar dapat bergeser ke dalam sistem program pembangunan daerah.

H. Zohran menegaskan bahwa aspirasi tidak hanya dapat diwujudkan melalui APBD, tetapi juga melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang bergerak di daerah.

Aspirasi Prioritas Warga

Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan penting disampaikan oleh perwakilan masyarakat diantaranya Infrastruktur dan Pendidikan. 

BPD Desa Pungka Sofyan, mengusulkan perbaikan jalan menuju gedung serbaguna RT 02 Dusun Tamere dan penggantian kursi SD Pungka (meubeler ) yang kondisinya sudah tidak layak untuk proses belajar mengajar.

Kepala Dusun Tamere, Sofyan menyoroti luasnya dusun dan kendala dalam pendirian Koperasi Merah Putih karena ketiadaan lahan. Ia mengusulkan agar aset daerah seperti lahan PDAM di Desa Pungka dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, ia juga meminta perbaikan jalan menuju Pustu yang sudah rusak.

Perwakilan warga masyarakat dari RT 01 RW 01 Dusun Pungka, Agus meminta bantuan kursi dan paving blok di dusunnya.

Ibu Sri Wahyuni dari PAUD Melati mengusulkan pengadaan listrik, meteran, dan sound system juga ditambahkan tendeik KB Melati juga menyampaikan usulan untuk pembangunan kamar mandi.

Menanggapi berbagai usulan yang masuk, H. Zohran memberikan respons dan komitmen untuk menindaklanjutinya:

Terkait Infrastruktur Jalan sudah di anggarkan berdasarkan reses sebelumnya "Jalannya sudah dimasukkan dan siap dieksekusi perbaikannya. Begitu pula usulan jalan yang lainnya, kami akomodir," jawab H. Zohran. Untuk meubeler SD Pungka, kami masukkan dalam pokir (pokok-pokok pikiran)," janjinya.

Untuk fasilitas PAUD/KB, H. Zohran akan merangkum dan mencatatnya. "Insya Allah akan kami komunikasikan dengan dinas pendidikan Kabupaten Sumbawa. Jadi tidak hanya berharap dari pokir saja, tapi juga ada di Pemda dan instansinya."

H. Zohran juga menyambut baik usulan untuk memanfaatkan TPQ di Desa Pungka sebagai sarana mengaji, dakwah, dan pendidikan agama. Ia menyatakan kesediaan untuk melanjutkan upaya ini melalui jalur CSR atau lembaga lainnya, karena kunjungan lapangan menjadi dasar kuat bagi dewan dalam memperjuangkan aspirasi sesuai dengan tugas dan fungsi (Tusi) dewan.

Acara reses ditutup setelah aspirasi konsen terhadap konsen (pagar/bangunan? SD Pungka yang sudah tumbang juga menjadi catatan penting bagi H. Zohran untuk diperjuangkan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 11:20:17 +0800 amr
Reses di Ropang: Juliansyah Perjuangkan Infrastruktur Prioritas Petani, Fokus Jalan Lintas dan Irigasi https://amarmedia.co.id/reses-di-ropang-juliansyah-perjuangkan-infrastruktur-prioritas-petani-fokus-jalan-lintas-dan-irigasi https://amarmedia.co.id/reses-di-ropang-juliansyah-perjuangkan-infrastruktur-prioritas-petani-fokus-jalan-lintas-dan-irigasi Reses di Ropang: Juliansyah Perjuangkan Infrastruktur Prioritas Petani, Fokus Jalan Lintas dan Irigasi

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (12 November 2025) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, Juliansyah, S.E., menampung sejumlah aspirasi strategis masyarakat Kecamatan Ropang dalam kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025 yang berlangsung di Desa Ropang, pada Rabu (12/11).

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa dan kecamatan serta masyarakat petani setempat ini menyoroti kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang mendukung konektivitas dan sektor pertanian.

Akses Jalan dan Konektivitas Lingkar Tambang Jadi Prioritas

Dalam reses dialogis tersebut, masyarakat Ropang menyampaikan tiga usulan infrastruktur utama yakni Perbaikan Jalan Lintas Langam–Ropang untuk memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi antarwilayah. Pembukaan Akses Jalan Menuju Area Tambang Yaitu Jalan Ropang–Blok Pangulir PT. SJR dan Ropang–Blok Elang PT. AMNT. Akses ini telah lama diimpikan warga lingkar tambang untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung mobilitas warga.

Demikian pula Pembangunan Sistem Irigasi dan Jalan Usaha Tani (JUT), khususnya irigasi berbasis perpipaan, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan serta mempermudah petani mengangkut hasil panen.

Masyarakat menegaskan bahwa perbaikan dan pembukaan akses jalan tersebut sangat vital untuk memperlancar konektivitas, memangkas biaya logistik, dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

 

Menanggapi antusiasme masyarakat, Juliansyah menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan tersebut dalam pembahasan dan penganggaran di DPRD Kabupaten Sumbawa.

"Infrastruktur jalan dan irigasi adalah kunci utama kemajuan ekonomi, terutama bagi masyarakat petani di daerah-daerah terpencil seperti Ropang. Aspirasi ini akan segera kami jadikan dasar penyusunan program pembangunan daerah agar hasilnya benar-benar dirasakan dan tepat sasaran," ujar Juliansyah.

Juliansyah juga mengungkapkan bahwa ia telah melakukan upaya perbaikan secara sporadis menggunakan dana pribadinya untuk jalan-jalan di dalam wilayah Desa Ropang dan beberapa ruas jalan penghubung antara Lantung dan Ropang, sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kegiatan reses ini berfungsi sebagai ruang dialog yang konstruktif dan menjadi momen penting bagi masyarakat Ropang dalam menentukan arah pengalokasian anggaran daerah untuk tahun mendatang.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 18:58:47 +0800 amr
Reses Dewan Zohran: Warga Keluhkan Jalan, Pagar Sekolah, Hingga Bendungan Kerekeh https://amarmedia.co.id/reses-dewan-zohran-warga-keluhkan-jalan-pagar-sekolah-hingga-bendungan-kerekeh https://amarmedia.co.id/reses-dewan-zohran-warga-keluhkan-jalan-pagar-sekolah-hingga-bendungan-kerekeh Reses Dewan Zohran : Warga Keluhkan Jalan, Pagar Sekolah, Hingga Bendungan Kerekeh

 

Sumbawa Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran SH, menggelar reses di Desa Kerekeh pada Rabu (12/11). Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat, berbagai aspirasi mengemuka, didominasi oleh kebutuhan infrastruktur dasar.

Aspirasi utama datang dari Pemdes Kerekeh terkait infrastruktur jalan di dua dusun, yakni Dusun Selang dan Ai Ngelar. Sekdes Kerekeh Zakariyah, SE menyampaikan kondisi jalan yang licin dan sangat membutuhkan penanganan segera.

"Kami mohon agar jalan ini menjadi prioritas Pemda," ujar Sekdes.

Menanggapi hal ini, H. Zohran akrab disapa Orek menjelaskan bahwa program perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan saat ia melakukan kunjungan kerja bersama Sekdis PUPR. Namun, program tersebut ditarik anggarannya oleh pemerintah pusat.

Meski demikian, H. Zohran berharap pemeliharaan jalan dapat dilakukan minimal di lokasi yang rawan kecelakaan Penarikan itu, jelasnya, berkaitan dengan efisiensi pemerintah pusat di seluruh Indonesia.

"Bendungan Kerekeh akan jadi Proyek Strategis Nasional (PSN)," harap H. Zohran.

Ia menambahkan bahwa Menteri PU dan Menteri Pertahanan (Menhan) telah mengunjungi lokasi itu. Proyek strategis ini, yang juga didukung oleh penempatan satu batalyon TNI, akan membutuhkan fasilitas penunjang seperti air baku dan air bersih.

"Tentu wilayah sekitar akan memiliki dampak signifikan. Imbasnya setelah menjadi Bendungan Kerekeh akan sangat terasa. Semoga ini menjadi daerah ekonomis baru," paparnya.

Selain jalan, berbagai usulan lain turut disampaikan oleh warga dan kelompok masyarakat

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Batu Barelong Sambirang mengusulkan tiga hal mendesak: pembangunan Reban (Salang), Jembatan Gantung Tiu Ramolong dan bantuan Alsintan berupa Handtraktor sdan Handsprayer. Poktan Batu Berelong juga berharap penyatuan reban dan bantuan pipa sepanjang 100 meter.

Kepala Desa (Kades) Kerekeh Abdul Azis SPd menambahkan usulan Jembatan Unsar menuju Perung. "Jembatan itu rencananya bukan saja untuk lahan pertanian, tapi juga untuk penghubung ke Dusun Perung atau antar dusun, mengingat letak geografis kami belum memiliki jalan poros desa," jelas Kades.

Sementara itu Sudirman, seorang guru di SMPN 2 Unter Iwes, memohon bantuan pagar sekolah. Ia merinci, pagar depan sepanjang 53 meter sudah ada, namun pagar keliling sepanjang 743 meter sangat dibutuhkan untuk mencegah hewan ternak masuk ke lingkungan sekolah.

Demikian pula Sumiatun, dari Tim Pembina PKK dan pengelola PAUD Desa Kerekeh, mengucapkan terima kasih atas kontribusi H. Zohran sebagai orang tua asuh. Ia mengusulkan bantuan pagar dan Paving Block seluas 8x15 meter untuk area bermain anak-anak. "Kami butuh paving blok karena anak-anak bermain becek," keluhnya.

H. Zohran menanggapi berbagai usulan tersebut dengan beberapa langkah strategis.

Untuk usulan pagar SMPN 2 Unter Iwes, ia berjanji akan memasukkannya dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dianggarkan.

Sementara untuk kebutuhan PAUD dan usulan dari panitia pembangunan Masjid Al Amin, H. Zohran menyarankan untuk menelusuri program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menceritakan pengalamannya berhasil mendapatkan CSR untuk pembangunan Mushalla di Selang pada reses sebelumnya.

Terkait usulan Poktan, Zohran mengingatkan bahwa di pemerintah ada mekanisme penyusunan anggaran yang harus dilalui seperti proposal tertulis dan mengajukan kepada Bupati Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 14:21:10 +0800 amr
Muhammad Zain Serap Aspirasi Petani: Bantuan Bibit Padi Unggul Jadi Harapan Utama Warga Ropang https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-serap-aspirasi-petani-bantuan-bibit-padi-unggul-jadi-harapan-utama-warga-ropang https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-serap-aspirasi-petani-bantuan-bibit-padi-unggul-jadi-harapan-utama-warga-ropang Muhammad Zain Serap Aspirasi Petani: Bantuan Bibit Padi Unggul Jadi Harapan Utama Warga Ropang

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id – Kebutuhan akan bibit padi unggul menjadi fokus utama yang disuarakan oleh para petani Kecamatan Ropang dalam kegiatan Reses ke-2 Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP. Legislator dari Fraksi Golkar ini menggelar pertemuan dialog di Desa Labangkar pada Senin (10/11), di mana masyarakat setempat menaruh harapan besar terhadap peningkatan hasil pertanian mereka.

Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan tantangan serius yang mereka hadapi di lapangan. "Saat ini kami kesulitan mendapatkan bibit unggul, sementara lahan pertanian kami cukup luas," ungkap salah seorang petani. 

Keterbatasan akses terhadap bibit berkualitas ini dinilai telah berdampak langsung pada menurunnya produktivitas padi, yang merupakan mata pencaharian utama warga.

Komitmen Dukungan Penuh dari Legislator

Menanggapi keluhan tersebut, Muhammad Zain atau akrab disapamenegaskan komitmennya untuk segera memperjuangkan aspirasi tersebut ke tingkat eksekutif. Ia berjanji akan mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian agar menindaklanjuti kebutuhan bibit padi ini.

"Kami akan sampaikan agar bantuan bibit ini segera direalisasikan. Petani harus mendapat dukungan penuh karena mereka penopang utama ekonomi desa," tegas Zain.

Ia memandang bahwa penyediaan bibit padi unggul bukan sekadar bantuan rutin, melainkan langkah strategis dan vital untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Jika petani didukung dengan bibit yang baik dan sarana pertanian memadai, maka produktivitas bisa meningkat dan kesejahteraan warga juga akan terdorong," tambah Zain, menekankan dampak ekonomi jangka panjang dari dukungan pertanian yang tepat sasaran.

Selain isu bibit, kegiatan reses yang berlangsung terbuka ini juga menyentuh persoalan krusial lain, seperti masalah irigasi dan tingginya harga pupuk yang masih dirasakan memberatkan oleh petani.

Muhammad Zain berharap kegiatan reses ini menjadi jembatan efektif bagi penyaluran aspirasi warga, yang nantinya akan dijadikan dasar kuat dalam perumusan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 14:27:38 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa, H. Rusdi, Sambut Baik Pengaspalan Maronge–Labuhan Sangoro: "Ini Kebutuhan Mendesak!" https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-rusdi-sambut-baik-pengaspalan-marongelabuhan-sangoro-ini-kebutuhan-mendesak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-rusdi-sambut-baik-pengaspalan-marongelabuhan-sangoro-ini-kebutuhan-mendesak Anggota DPRD Sumbawa, H. Rusdi, Sambut Baik Pengaspalan Maronge–Labuhan Sangoro: "Ini Kebutuhan Mendesak!"

Maataram, Amarmedia.co.id (7 November 2025) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa yang membidangi tentang infrastruktur H. Rusdi , menyambut gembira dimulainya pekerjaan pengaspalan ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro senilai Rp 5,8 miliar oleh Dinas PUPR Sumbawa hari ini. Menurutnya, proyek ini adalah langkah nyata dan mendesak yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya para petani dan nelayan di Kecamatan Maronge dan Labuhan Sangoro.

H. Rusdi di sela tugas dinas di Mataram (7/11/2025) menekankan bahwa perbaikan jalan sepanjang 4 kilometer ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan infrastruktur vital yang secara langsung akan memangkas biaya dan waktu transportasi hasil bumi.

"Alhamdulillah, apa yang menjadi harapan masyarakat selama ini akhirnya dijawab tuntas oleh Pemerintah Daerah. Ruas jalan ini adalah urat nadi ekonomi bagi warga, terutama untuk memperlancar akses hasil pertanian dan tangkapan laut ke pasar. Kami di DPRD tentu mendukung penuh komitmen PUPR yang menargetkan penyelesaian dalam 10 hari ke depan,"ujar H. Rusdi yang juga sekretaris Fraksi PAN

Dorongan untuk Kualitas dan Keberlanjutan Pertanian

Meskipun mengapresiasi percepatan proyek ini, H. Rusdi juga menyampaikan pentingnya fokus pada kualitas pekerjaan dan tanggung jawab berkelanjutan. Anggaran Rp 5,8 miliar harus diimbangi dengan hasil yang prima agar jalan dapat bertahan lama, mengingat mobilitas truk pengangkut hasil pertanian.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan upaya mengatasi permasalahan krusial di sektor pertanian. Perbaikan jalan akan sia-sia jika petani masih terus menghadapi ancaman gagal panen akibat kekurangan air, banjir, atau kerusakan lahan.

"Jalan mulus akan percuma jika lahan pertanian kita bermasalah. Saya berharap Pemda juga segera memprioritaskan solusi jangka panjang untuk ketersediaan air, seperti optimalisasi irigasi pertania Infrastruktur jalan dan ketahanan pangan harus berjalan beriringan," tegasnya.

H. Rusdi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Maronge dan Labuhan Sangoro, untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi dan menjaga kualitas jalan yang telah dibangun. Menurutnya, pembangunan infrastruktur adalah investasi bersama yang harus dijaga agar dampak positifnya dapat dinikmati secara maksimal dan berkelanjutan oleh generasi mendatang. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 21:29:47 +0800 amr
Konsultasi ke ESDM Provinsi NTB, Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Percepatan IPR di Tana Samawa https://amarmedia.co.id/konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb-komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-ipr-di-tana-samawa https://amarmedia.co.id/konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb-komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-ipr-di-tana-samawa Konsultasi ke ESDM Provinsi NTB, Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Percepatan IPR di Tana Samawa

Mataram, Amarmedia.co.id (7 November 2025)– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam mengawal legalisasi dan penataan sektor pertambangan rakyat. Komisi II mendesak percepatan penetapan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atas penetapan  Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat penambang tradisional di Tana Samawa.

Pada Jumat (7/11/2025), rombongan Komisi II DPRD Sumbawa melakukan konsultasi intensif di Mataram dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Dinas ESDM NTB, Iwan Setiawan, S.T.

Dalam pertemuan tersebut, Kabid Mineral dan Batu Bara Dinas ESDM NTB, Iwan Setiawan, S.T., mengungkapkan perkembangan signifikan terkait usulan IPR dan WPR dari Sumbawa.

Saat ini, terdapat tiga blok yang sudah ditetapkan dan dilengkapi dokumen pengelolaan WPRnya di Kabupaten Sumbawa, yaitu Blok Lantung 1, Blok Lantung 2, dan Blok Badi. Bahkan, beberapa lokasi sudah mengusulkan pembentukan koperasi sebagai calon pengelola, menunjukkan kesiapan kelembagaan masyarakat lokal untuk beroperasi secara legal.

Iwan Setiawan menegaskan bahwa seluruh mekanisme pengelolaan pertambangan rakyat harus tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, khususnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 174.K/MB.01/MEM.B/2024

 Payung Hukum: Kepmen ESDM No. 174.K/2024

Kepmen ESDM tersebut menjadi pedoman utama yang mengatur empat aspek kunci pengelolaan pertambangan rakyat yakni Penyusunan dokumen pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat,Perizinan berusaha Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Kaidah teknik dalam pelaksanaan pertambangan rakyat dan Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA).

Terkait kewajiban lingkungan, Dinas ESDM NTB menjelaskan bahwa pemegang IPR wajib melakukan pengelolaan lingkungan hidup yang bersumber dari Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA) yang dipungut.

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., menekankan bahwa konsultasi ini bertujuan untuk memahami secara rinci prosedur pengajuan IPR dan WPR, serta memastikan manfaatnya sampai langsung kepada masyarakat.

“Dengan izin dan wilayah yang teratur, para penambang rakyat bisa beroperasi secara legal, terstruktur, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat penambang tradisional.”ujar Wisma

Senada dengan Ketua Komisi, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., menegaskan bahwa percepatan IPR dan WPR akan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi Tana Samawa.

"Dengan izin resmi, kegiatan pertambangan rakyat terpantau dan diawasi, meminimalisir dampak negatif, dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam Tana Samawa."imbuhnya 

Konsultasi ini memperjelas status legalitas IPR. Ditegaskan bahwa IPR yang sudah diterbitkan oleh Dinas ESDM memberikan legalitas bagi penambang serta menunggu beberapa dokumen pendukung, seperti regulasi final Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA) yang masih dalam proses penyelesaian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE, Kaharuddin Z, M Zain SIP, Ida Rahayu SAP, H Andi Mappeleppui, Adhe Mudita noorsyamsu SIP bersama anggota DPRD lainnya Syukri HS AMa, Edwan Purnama dan Gahtan Hanucakita.

Komisi II DPRD Sumbawa berharap, target Tahun 2026 seluruh perizinan dan pengelolaan pertambangan rakyat dapat berjalan sesuai dengan pedoman dan regulasi pusat, guna mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 15:53:49 +0800 amr
DPRD Sumbawa Desak Pegadaian Bertanggung Jawab Penuh Atas Kerugian Nasabah di Alas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-pegadaian-bertanggung-jawab-penuh-atas-kerugian-nasabah-di-alas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-pegadaian-bertanggung-jawab-penuh-atas-kerugian-nasabah-di-alas DPRD Sumbawa Desak Pegadaian Bertanggung Jawab Penuh Atas Kerugian Nasabah di Alas

SUMBAWA, NTB.Amaredia.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mendesak PT Pegadaian (Persero) untuk mengambil tanggung jawab kelembagaan penuh atas dugaan penyelewengan implementasi program yang merugikan 16 nasabah dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 Miliar. Desakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Kamis, 6 November 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Kronologi dan Tuntutan Pengadu: Janji Oknum Pegawai Outsourcing PT Pegadaian yang Berujung Penggelapan

RDP yang dipimpin Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP, menghadirkan pihak pengadu yang diwakili oleh Ketua LPPD Sumbawa, Jahuddin Dennis, dan Perwakilan LSM Gempar NTB Rudini, serta beberapa nasabah korban, termasuk guru SMPN 12 Alas.

Jahuddin Dennis menjelaskan bahwa penyelewengan berawal dari sosialisasi resmi program Pegadaian (Tabungan Emas, Investasi Emas, Cicilan Emas) di sekolah-sekolah pada tahun 2023, yang membuat guru-guru yakin karena Pegadaian adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dianggap "aman".

Kasus penyelewengan ini diduga dilakukan oleh seorang karyawan outsourcing berinisial IA, yang tidak menyetorkan uang dan emas nasabah sepenuhnya ke kantor cabang Alas. Kerugian baru diketahui pada tahun 2025.

Rudini menambahkan, terdapat 16 nasabah yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 Miliar (berupa cash dan barang emas). Ia menuntut Pegadaian bertanggung jawab penuh sesuai UU No. 8 tentang Perlindungan Konsumen dan Aturan OJK No. 6, serta meminta Pegadaian menghentikan pelelangan barang gadai nasabah yang terkait dengan kasus ini.

Contoh Kasus Korban (Guru SMPN 12 Alas):

 Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 12 Alas menjadi korban penyelewengan janji bagi hasil 1% per bulan. Kepsek menyerahkan emas seberat 81,59 gram untuk digadaikan. Namun, ditemukan bahwa dokumen gadai tersebut tidak ditandatangani olehnya, melainkan atas nama orang lain ("Ibunya IA"). Uang gadai sebesar Rp 100 Juta yang seharusnya masuk ke aplikasi nasabah telah ditarik dan raib, mengindikasikan adanya pemalsuan dokumen dan penggelapan aset.

Klarifikasi Pegadaian: Oknum Outsourcing dan Transaksi Non-Sistem

Pihak Pegadaian, yang diwakili oleh Pimpinan Cabang Alas, Baiq Hendri Sujiarni, dan Kanwil Denpasar, Ana Agung Gede Bayu Wiguna, memberikan klarifikasi yang menegaskan bahwa Status Pelaku Ikhwan Ansori adalah tenaga Marketing Official Outsourcing (Vendor PT POJ) sejak 2023 dan telah mangkir sejak 14 Juli 2025.

Transaksi yang dilakukan oknum tidak melalui sistem resmi Pegadaian (not by system). Pelaku diduga menggunakan cara "nitip" atau tidak resmi.

Pegadaian telah menerima 19 laporan (8 di antaranya laporan tertulis resmi) dan sedang dalam tahap Pengumpulan Data dan Audit Internal yang telah diteruskan ke Kantor Pusat untuk pengambilan keputusan ganti rugi.

LO Kanwil Denpasar  Agung Bayu menegaskan bahwa keputusan ganti rugi sepenuhnya merupakan hak Manajemen Pusat/Wilayah, bukan kewenangan Pimpinan Cabang Alas.

Pemda Kabupaten Sumbawa, yang diwakili Bagian Hukum Litta Restuwati SH dan Kadis Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, ES.Adi Nusantara S.Sos.MT, merekomendasikan tiga jalur strategis bagi nasabah untuk mencari keadilan:

1. Jalur Pidana (Kepolisian): Direkomendasikan oleh Bagian Hukum karena unsur-unsur pidana seperti penggelapan dan pemalsuan dokumen dari oknum dinilai sudah masuk. Jalur ini memiliki daya paksa untuk investigasi.

2. Jalur Mediasi Non-Litigasi (BPSK): Kadis KUMKMPP mendorong nasabah untuk melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sumbawa. Jalur ini dianggap lebih cepat dan kekeluargaan untuk melindungi konsumen.

3. Jalur Perdata (Pengadilan Negeri): Sebagai opsi mitigasi kelembagaan untuk mengajukan gugatan kerugian sipil.

Atas persoalan ini Sekretaris Komisi II DPRD H Zohran meminta kepada PT Pegadaian untuk bertanggung jawab terhadap kerugian nasabah karena merupakan satu rangkaian sistem keuangan. " Apa yang dialami Nasabah sangat merugikan mereka, ini perlu di attensi lebih lagi sehingga ada kejelasan penggantian kerugian mereka dibandingkan dengan nama besar PT Pegadaian sebagai sebuah entitas bisnis BUMN angka Rp 2,5 Milyar itu tak sebanding dengan Trust kepercayaan publik yang dapat rusak akibat kasus ini. " ujarnya. Hal ini diperkuat oleh pendapat dan saran Ketua dan Anggota Komisi II lainnya I Nyoman Wisma dan M Zain.

Menutup RDP, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan 5 Poin Rekomendasi Resmi:

1. PT Pegadaian harus segera menegaskan dan melaksanakan tanggung jawab penuh atas kerugian nasabah.

2. Pegadaian harus menyatakan bahwa tindakan oknum saat melaksanakan tugas sosialisasi/marketing adalah tanggung jawab Pegadaian seutuhnya.

3. Segera lakukan Audit Internal yang hasilnya diberikan secara transparan kepada nasabah, dan mengamankan aset-aset nasabah(barang gadai).

4. Jika penanganan tidak memuaskan, nasabah dapat menindaklanjuti melalui jalur hukum (Pidana/Perdata) atau BPSK Kabupaten Sumbawa.

5. Demi Pemulihan Kepercayaan Pegadaian harus mengeluarkan pernyataan resmi permohonan maaf secara terbuka dan menyampaikan sanksi jelas dan tegas kepada oknum yang terlibat.

RDP ini menghasilkan konsensus bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti secara serius demi memperoleh solusi  penyelesaian kerugian nasabah tersebut.(AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 07:08:33 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi Legislatif dan Kejaksaan di Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-legislatif-dan-kejaksaan-di-acara-pisah-sambut-kepala-kejaksaan-negeri https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-legislatif-dan-kejaksaan-di-acara-pisah-sambut-kepala-kejaksaan-negeri Sumbawa Besar – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, bersama Wakil Ketua III DPRD, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa pada Rabu (5/11/2025). Acara yang dilaksanakan di Aula Rapat H. Madilaoe ADT Lantai III, Kantor Bupati ini memperkenalkan pejabat lama, Bapak Hendi Arifin, S.H., M.H., dan pejabat baru, Bapak Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini antara DPRD dan Kejaksaan Negeri. Ia menegaskan bahwa kehadiran pimpinan lembaga legislatif dalam acara tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga sinergi yang baik dalam penegakan hukum dan ketertiban di Kabupaten Sumbawa.

“Sinergi antara DPRD dan Kejaksaan sangat penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan adil. Kami berharap dengan pergantian pimpinan ini, Kejaksaan Negeri Sumbawa semakin meningkatkan kinerja dan kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Acara pisah sambut berlangsung khidmat dan lancar, mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga dalam mengawal pembangunan daerah yang berkelanjutan serta menghadirkan kondisi Kabupaten Sumbawa yang aman dan sejahtera.

Ketua DPRD juga menyampaikan bahwa DPRD siap terus mendukung upaya Kejaksaan dalam melaksanakan tugasnya demi penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini.(AM)

]]>
Thu, 06 Nov 2025 06:54:25 +0800 amr
Akhir Tahun Anggaran, Dewan Edy Tekankan Pentingnya Realisasi Program Pembangunan Tepat Waktu dan Prosedur https://amarmedia.co.id/akhir-tahun-anggaran-dewan-edy-tekankan-pentingnya-realisasi-program-pembangunan-tepat-waktu-dan-prosedur https://amarmedia.co.id/akhir-tahun-anggaran-dewan-edy-tekankan-pentingnya-realisasi-program-pembangunan-tepat-waktu-dan-prosedur Akhir Tahun Anggaran, Dewan Edy Tekankan Pentingnya Realisasi Program Pembangunan Tepat Waktu dan Prosedur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Edy Syaripuddin, menyerukan kepada pihak eksekutif untuk meningkatkan keseriusan dan kerja keras dalam melaksanakan program pembangunan yang telah disepakati bersama jangan sampai ditunda -tunda. Sebagai pimpinan Fraksi NasDem, Edi menekankan bahwa setiap rencana yang telah dibahas dan disetujui oleh legislatif dan eksekutif harus direalisasikan dengan baik.

Realisasi Pembangunan Harus Sesuai Rencana

Edi Syarifuddin menyoroti pentingnya komitmen dalam mewujudkan rencana pembangunan daerah. Menurutnya, kerja keras adalah kunci untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 “Harus kerja keras terhadap pembangunan. Apa yang sudah direncanakan untuk dibangun, harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Apa yang sudah kita bahas bersama dan disepakati oleh eksekutif dan legislatif yang telah melalui tahapan perencanaan,pembahasan dan oenetapan harus bisa dikerjakan. Jangan sampai ada penundaan. Kalaupun harus menunda harus memiliki alasan yang kuat yang tak bisa dikendalikan seperti faktor alam seperti bencana dan permasalahan sosial ” tegasnya.

Sorotan pada Pembangunan Pantai Seliperate

Dalam pernyataannya kepada awak media Selasa 4 November 2025 di Ruang kerjanya. Pimpinan Fraksi NasDem ini secara khusus menyoroti proyek yang sedang berjalan, termasuk pembangunan di objek wisata Pantai Seliperate. Ia berharap agar proyek tersebut dilaksanakan dengan kualitas terbaik dan sepenuhnya mematuhi prosedur yang berlaku. "Adapun terhadap pernyataan Bapak H Zainuddin Sirat untuk menunda project tersebut, kami menilai itu bukan solusi terbaik, justru menghambat asas manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa" tegasnya.

Kemudian lanjutnya, tentunya setiap pekerjaan ada pertimbangan teknis dan anggaran yang menyangkut jumlah personel, sumber daya yang dipakai, waktu pengerjaan, dan gambar yang dibuat," ujar Edy Penekanan pada aspek teknis ini bertujuan untuk memastikan proyek tersebut tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berdaya guna tinggi.

Pernyataan Edy Syarifuddin ini menjadi penekanan keras dari lembaga legislatif agar eksekutif benar-benar serius dan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan setiap program pembangunan, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 13:18:20 +0800 amr
DPRD Sumbawa Tegaskan Dukungan Hasil FGD Aliansi Sumbawa Menggugat M. Zain Dorong Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tegaskan-dukungan-hasil-fgd-aliansi-m-zain-dorong-infrastruktur-dan-pemberdayaan-desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tegaskan-dukungan-hasil-fgd-aliansi-m-zain-dorong-infrastruktur-dan-pemberdayaan-desa DPRD Sumbawa Tegaskan Dukungan Hasil FGD Aliansi Sumbawa Menggugat: M. Zain  Dorong Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (4 November 2025)– Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP, menegaskan dukungan penuhnya terhadap hasil Focus Group Discussion(FGD) A Sumbawa Dapat Apa? yang digelar oleh Aliansi Sumbawa Menggugat di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes belum lama ini Dalam pandangannya, momentum kehadiran proyek tambang besar di Sumbawa tidak boleh dilewatkan tanpa adanya kontribusi yang maksimal dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Pertanyaan Kunci: Sumbawa Dapat Apa dari Tambang?

M. Zain, yang akrab disapa Rosy, secara tegas mempertanyakan manfaat riil yang akan didapatkan Kabupaten Sumbawa dari keberadaan industri pertambangan. Ia menekankan bahwa perusahaan tambang tidak boleh hanya mengeruk kekayaan alam, namun harus meninggalkan jejak kesejahteraan.

“Pertanyaan sederhana saya: Sumbawa dapat apa atas keberadaan tambang ini?Kalau tidak ada manfaatnya, untuk apa tambang ini beroperasi di daerah kita?” tegasnya, menyuarakan kekhawatiran yang sama dengan yang diangkat dalam FGD Aliansi Sumbawa.

Infrastruktur dan Pemberdayaan Menjadi Prioritas

Lebih lanjut, Rosy mengungkapkan bahwa lembaga DPRD telah memberikan rekomendasi yang jelas, yaitu: Perusahaan wajib membangun infrastruktur pendukung di luar fasilitas utama seperti smelter, contohnya jalan penghubung ke town site. Pembangunan jalan ini tidak hanya untuk operasional perusahaan, tetapi juga harus membuka akses dan potensi ekonomi baru bagi masyarakat.

Perusahaan juga harus mengedepankan pemberdayaan desa-desa yang ada di seluruh Kabupaten Sumbawa, memastikan dampak positif dirasakan merata.

“Harus ada asas manfaat bagi masyarakat Sumbawa. Kami meyakinkan pemerintah dan mendorong perusahaan agar berkontribusi nyata dan maksimal,” tandasnya.

Momentum Besar dan Kontribusi Ekonomi Lokal

Dewan Rosi, melihat perjuangan yang diangkat pada FGD di Desa Jorok sebagai momentum besar yang tidak boleh terlewatkan. Untuk mendukung pandangan ini, ia menekankan perlunya kajian mendalam.“Harus ada kajian ilmiah dan sisi ekonomi yang akan mengajak Pemda dan seluruh masyarakat. Kita lihat, ada tiga ribuan orang yang dibutuhkan untuk konstruksi. Kalau mereka punya pendapatan sepuluh juta, maka sudah berapa yang beredar dari pendapatan karyawan.”imbuhnya.

Ia meyakini bahwa perputaran uang dari gaji karyawan dan kebutuhan operasional akan secara otomatis meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, kontribusi lain juga akan didapatkan daerah, seperti pajak makan minum dan sektor-sektor penunjang lainnya.

“Otomatis tingkat daya beli masyarakat akan lebih bagus. Demikian pula dari pajak makan minumnya juga dapat,” tutupnya, memotivasi agar semua pihak bersinergi memastikan tambang benar-benar menjadi berkah bagi Tana' Samawa (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 13:14:24 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Minta Proyek Penataan Pantai Saliper Ate Ditunda: Khawatir Mangkrak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-minta-proyek-penataan-pantai-saliper-ate-ditunda-khawatir-mangkrak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-minta-proyek-penataan-pantai-saliper-ate-ditunda-khawatir-mangkrak Anggota DPRD Sumbawa Minta Proyek Penataan Pantai Saliper Ate Ditunda: Khawatir Mangkrak

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zaenuddin Sirat (Haji Ude), secara tegas meminta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sumbawa untuk menunda proyek Penataan Pantai Saliper Ate. Proyek dengan alokasi anggaran sebesar Rp 499 juta dari APBD Perubahan tahun ini dikhawatirkan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

Haji Ude, yang juga Ketua Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, menilai alokasi anggaran melalui APBD Perubahan tersebut kurang tepat karena waktu pengerjaannya sangat sempit

“Kalau proyek atau kegiatan itu tetap dipaksakan untuk dikerjakan, maka saya pastikan hasilnya tidak akan maksimal dan akan mangkrak kembali seperti yang sudah terjadi selama ini,” ujar Haji Ude.

Sarankan Ditunda ke APBD Murni 2026

Penundaan ini semakin mendesak mengingat proyek yang sedianya untuk rehabilitasi kolam renang dan penataan lingkungan itu telah gagal tender karena tidak ada satu pun Rekanan yang memasukkan penawaran.

Haji Ude menyarankan agar proyek tersebut ditunda dan diluncurkan kembali di APBD Murni tahun 2026 dengan pengalokasian dan perencanaan pembangunan yang lebih matang.

“Sebaiknya kita diskusikan dan kita rencanakan kembali penataan Pantai Saliper Ate tersebut dengan melibatkan semua pihak terkait termasuk Dinas PRKP yang sekarang ini sedang mengerjakan proyek Tebing Pengaman Pantai di lokasi tersebut, sehingga akan terkoneksi semua proyek yang ada di tempat itu, dan hasilnya akan lebih baik,” pintanya.

Visi Pembangunan Totalitas dan Profesional

Anggota Komisi I DPRD Sumbawa ini menekankan bahwa Pantai Saliper Ate harus ditata dan dikelola secara profesional, dan bila perlu dijadikan pilot proyek rekreasi di Sumbawa. Pembangunan harus dilakukan secara totalitas agar manfaat bagi masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maksimal dan berkelanjutan.

Untuk pengelolaan ke depan, ia menyarankan penggunaan sistem tiket elektronik bagi pengunjung guna memastikan profesionalisme dan meminimalisir potensi kebocoran.

“Pembangunanya tidak boleh setengah-setengah, harus totalitas agar hasilnya maksimal dan pemanfaatannya berkelanjutan,” tegasnya.

Haji Ude juga mengaku tidak mengetahui alokasi proyek ini dalam APBD Perubahan, karena tidak pernah disampaikan dalam pembahasan DPRD. Ia sekali lagi meminta pemerintah untuk menunda dan mengalokasikan kembali di APBD 2026 demi hasil yang lebih maksimal.

Sebelumnya, Pemkab Sumbawa melalui Dispora mengalokasikan anggaran Rp 499 Juta untuk penataan kawasan Saliper Ate. Namun, setelah dinyatakan gagal tender, ULP Setda Sumbawa berencana melakukan tender ulang. (AM/San)

]]>
Fri, 31 Oct 2025 20:44:08 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Respons Cepat Janji Menkes: Anggaran Rp 300 Miliar Harus Segera Terealisasi! https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-respons-cepat-janji-menkes-anggaran-rp-300-miliar-harus-segera-terealisasi https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-respons-cepat-janji-menkes-anggaran-rp-300-miliar-harus-segera-terealisasi Komisi IV DPRD Sumbawa Respons Cepat Janji Menkes : Anggaran Rp 300 Miliar Harus Segera Terealisasi!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Sukiman K SPdI menyambut baik dan memberikan respons tegas atas komitmen Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Kabupaten Sumbawa. Menkes dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu (18/10/2025) lalu telah menyatakan kesiapan untuk membantu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 300 Miliar yang menjadi kendala utama proyek sejak 2019.

"Kami mengapresiasi keseriusan dan aksi cepat Bapak Menteri Kesehatan yang langsung merespons kebutuhan dana sebesar Rp 300 Miliar. Ini adalah langkah maju setelah berkali-kali kami di Komisi IV menyuarakan defisit anggaran akibat revisi rencana pembangunan dan penambahan kamar," ujar Sukiman yang juga anggota Fraksi PKB ini.

Namun, pihaknya mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti pada janji. "Kami mendesak agar janji ini segera ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Bapak Menkes harus segera mengajak Menteri Keuangan untuk melihat langsung, seperti yang beliau rencanakan. Pembangunan RSUD ini sudah terlalu lama tersendat; setiap hari keterlambatan berarti kesenjangan layanan bagi masyarakat kita semakin besar," tegasnya.

Sukiman juga menggunakan momentum ini untuk kembali menyoroti aspek teknis dan kualitas pembangunan yang harus dikawal ketat, terlepas dari bantuan anggaran pusat.

"Anggaran yang besar tidak boleh digunakan asal-asalan. Selain urusan uang, Pemda juga harus serius menyelesaikan kendala infrastruktur vital seperti air bersih di lokasi RSUD. Apa gunanya gedung rampung jika operasional dasarnya bermasalah?" tanyanya kritis.

Komisi IV berkomitmen penuh untuk mengawal penggunaan dana tambahan ini agar seluruh proses berjalan profesional dan akuntabel. "Mutu harus menjadi prioritas. Kami tidak ingin proyek yang menyangkut nyawa rakyat ini dikerjakan dengan standar rendah," tambahnya.

Lebih lanjut, Sukiman menekankan bahwa tujuan akhir pembangunan ini adalah peningkatan mutu dan pemerataan layanan kesehatan di Sumbawa.

"Keterlambatan ini telah berdampak pada keterbatasan fasilitas dan tenaga medis membatasi akses warga, khususnya di wilayah terpencil. Kami di Komisi IV akan terus memperkuat sinergi dan menindaklanjuti hasil hearing terkait masalah staf, beban kerja, dan pelayanan BLUD," jelasnya.

"Komitmen Bapak Menkes adalah harapan baru. Kami akan terus mengawal proyek ini sampai tuntas. RSUD Sumbawa harus berdiri tegak, beroperasi penuh, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, merata, dan bebas diskriminasi bagi seluruh rakyat Sumbawa," pungkas Sukiman. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 21:10:30 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa: Kekuatan Bangsa Lahir dari Persatuan Pemuda, Ajak Generasi Muda Terus Berkarya dan Berinovasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-kekuatan-bangsa-lahir-dari-persatuan-pemuda-ajak-generasi-muda-terus-berkarya-dan-berinovasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-kekuatan-bangsa-lahir-dari-persatuan-pemuda-ajak-generasi-muda-terus-berkarya-dan-berinovasi Ketua DPRD Sumbawa: Kekuatan Bangsa Lahir dari Persatuan Pemuda, Ajak Generasi Muda Terus Berkarya dan Berinovasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (28 Oktober 2025)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, mengucapkan selamat hari sumpah pemuda dan memberikan penekanan khusus pada makna Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025. Ia menegaskan bahwa peringatan ini adalah momentum penting untuk mengingat bahwa kekuatan dan kemajuan bangsa Indonesia berakar kuat pada semangat persatuan, perjuangan, dan cita-cita bersama para pemuda pendahulu.

Menurut Nanang, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa masa depan Indonesia, khususnya Kabupaten Sumbawa, berada di tangan generasi muda yang mau berkarya, berinovasi, dan berkontribusi secara nyata.

“Kami pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 97. Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa ini lahir dari semangat persatuan, perjuangan, dan cita-cita yang sama untuk Indonesia yang lebih baik. Mari terus nyalakan api semangat pemuda dalam berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan negeri tercinta,” ujar Nanang Nasiruddin dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD yang juga aktif mendorong peran pemuda ini mengajak seluruh pemuda dan pemudi di Kabupaten Sumbawa untuk mengimplementasikan tema peringatan tahun ini, yaitu “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Ia berharap, dengan semangat persatuan yang kokoh, pemuda Sumbawa dapat menjadi pelopor persatuan dan pembawa perubahan positif di tengah tantangan global. Soliditas dan gerak langkah terpadu dinilai sebagai kunci utama agar pemuda dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Kita harus terus mengobarkan api semangat pemuda untuk berkarya dan berinovasi, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia tercinta. Dengan kesatuan dan gerak yang terpadu, pemuda adalah pilar utama kemajuan bangsa,” tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 09:36:12 +0800 amr
Kebijakan Harga Pupuk Turun, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Jamin Harga Komoditas Pertanian Tetap Menguntungkan Petani https://amarmedia.co.id/kebijakan-harga-pupuk-turun-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-jamin-harga-komoditas-pertanian-tetap-menguntungkan-petani https://amarmedia.co.id/kebijakan-harga-pupuk-turun-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-jamin-harga-komoditas-pertanian-tetap-menguntungkan-petani Kebijakan Harga Pupuk Turun, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Jamin Harga Komoditas Pertanian Tetap Menguntungkan Petani

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyambut baik kebijakan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, melihatnya sebagai langkah nyata yang sangat berpihak kepada petani dalam menekan biaya produksi. Namun, Komisi II memberikan titik tekan penting agar keberpihakan ini harus berlanjut hingga ke tahap pasca panen, khususnya terkait penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) komoditas utama.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H Zohran SH menegaskan bahwa penurunan harga pupuk ini adalah angin segar yang langsung mengurangi beban anggaran petani.

"Penurunan harga pupuk bersubsidi ini adalah kebijakan yang adil. Dengan biaya input yang lebih rendah, otomatis biaya produksi petani ikut turun," ujar H Zohran Orek di ruang kerjanya, Senin (27/10).

 Sinkronisasi Biaya Produksi dan HPP

Titik kritis yang disoroti Komisi II adalah potensi dampak penurunan biaya produksi terhadap harga bahan baku komoditas pertanian di pasaran, terutama untuk komoditas strategis seperti gabah dan jagung. Mengingat saat ini, di beberapa titik lokasi, petani masih dalam tahapan pasca panen di Musim Tanam III (MT III).

"Kami sangat berharap, penurunan harga pupuk ini tidak lantas dijadikan alasan oleh pemerintah atau pihak terkait untuk turut menurunkan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah atau jagung yang sudah ditetapkan," tegasnya.

Menurutnya jika biaya produksi petani menurun akibat harga pupuk yang lebih murah, sementara HPP yang diterbitkan pemerintah (misalnya HPP gabah atau jagung) tidak diubah atau tetap tinggi, maka petani di seluruh Indonesia, termasuk Sumbawa, akan sangat diuntungkan karena margin keuntungan mereka akan meningkat signifikan.

"Inilah idealnya, kebijakan subsidi yang tepat sasaran, mengurangi pengeluaran petani tanpa mengurangi nilai jual hasil panen mereka," ujarnya.

Demikian pula dengan kebijakan ini adalah cara menekan terjadinya inflasi di bidang pertanian pada tahun 2026 mendatang dimana pada bulan Juli 2025 sebesar 0.3 persen yang penyebab utamanya adalah kenaikan harga beras dan kenaikan harga biaya sekolah. 

Kritik dan Harapan Perbaikan Sistem Pengadaan

Komisi II juga menggunakan momentum ini untuk mengkritik sistem pengadaan komoditas pertanian yang dinilai belum optimal dan kurang memberikan edukasi serta kepastian bagi petani.

"Pemerintah harus merencanakan sistem pengadaan dengan program terbaik dan regulasi yang matang. Kami melihat, program pengadaan seperti CBP (Cadangan Beras Pemerintah) tahun 2025 yang lalu, contohnya, belum maksimal memberikan dampak edukasi yang baik kepada petani. Pengadaan gabah seringkali dilakukan dengan satu kualitas (any quality)sehingga tidak menjamin kualitas menjadi prioritas atau hanya mengandalkan kuantitas " ujar H Zohran Orek.

Untuk itu, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait dan Pemerintah Daerah untuk segera memikirkan penyesuaian dari sisi harga produksi secara menyeluruh.

"Kebijakan penurunan harga pupuk sudah berpihak pada sisi input. Saat ini Pemerintah wajib memikirkan output-nya. Kami berharap harga HPP yang rasional dan sistem pengadaan yang transparan agar buffer stock pemerintah benar-benar bisa menyeimbangkan harga dan menyerap hasil panen petani" tutupnya.(AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 14:08:30 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa H Andi Mappeleppui Ucapkan Selamat Hari Santri 2025: Santri Pilar Penting Karakter Bangsa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-ucapkan-selamat-hari-santri-2025-santri-pilar-penting-karakter-bangsa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-ucapkan-selamat-hari-santri-2025-santri-pilar-penting-karakter-bangsa Anggota DPRD Sumbawa H Andi Mappeleppui Ucapkan Selamat Hari Santri 2025: Santri Pilar Penting Karakter Bangsa

Mataram.Amarmedia.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Sumbawa.

Ucapan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap peran sentral para santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu Anggota DPRD Kabupaten H Andi Mappeleppui, menegaskan pentingnya peran pesantren dan para santri dalam membangun karakter bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

H Andi Mappeleppui yang juga Anggota Fraksi PKS menyatakan bahwa Hari Santri menjadi momentum penting untuk menghargai dan mengapresiasi kontribusi besar para santri.

"Kami Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2025 kepada seluruh santri di Indonesia. Hari Santri adalah waktu yang tepat untuk menghargai dan mengapresiasi peran santri dalam menjaga nilai keagamaan, moral, dan persatuan bangsa," ujar Haji Andi yang juga Ketua Yayasan Pondok Pesantren Almadinah Munawaroh Kecamatan Alas.

Ia menekankan bahwa santri selama ini telah ikut berkontribusi aktif dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, H Andi Mappeleppui menyoroti semangat para santri yang wajib menjadi inspirasi bagi semua pihak.

"Semangat para santri dalam menuntut ilmu dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa wajib menjadi inspirasi bagi kita semua. Mari terus dukung dan hargai perjuangan para santri sebagai pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar peran santri sebagai penjaga nilai-nilai luhur dapat terus berlanjut.

"Semoga para santri senantiasa istiqamah dalam iman dan ilmu menjadi penerang bagi masa depan bangsa," pungkasnya.

Ucapan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Sumbawa ini menegaskan kembali penghormatan, penghargaan, dan dukungan lembaga legislatif terhadap peran strategis santri, yang dianggap sebagai komponen vital dalam menjaga moralitas dan persatuan nasional. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 22:36:55 +0800 amr
Anggota DPRD H Zainuddin Sirat Tekankan Efektivitas Pengawasan Program dari Luar Daerah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-zainuddin-sirat-tekankan-efektivitas-pengawasan-program-dari-luar-daerah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-zainuddin-sirat-tekankan-efektivitas-pengawasan-program-dari-luar-daerah Anggota DPRD H Zainuddin Sirat Tekankan Efektivitas Pengawasan Program dari Luar Daerah

Mataram.Amarmedia.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, H Zainuddin Sirat, menyuarakan kekhawatiran serius mengenai mekanisme pengawasan yang efektif oleh DPRD terhadap program-program yang sumbernya bukan berasal dari inisiatif dewan, melainkan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan juga dari Pemerintah Pusat.

Dalam workshop yang digelar Selasa 21 Oktober 2025 H Zainuddin Sirat atau akrab disapa Haji Ude mempertanyakan bagaimana cara DPRD dapat memastikan program-program yang diusulkan dan dijalankan oleh pemerintah provinsi atau pusat di wilayah Sumbawa dapat diawasi secara optimal dan transparan.

"Kita di DPRD memiliki tugas pengawasan, tetapi pertanyaannya adalah bagaimana mekanismenya bisa efektif ketika program yang datang itu bukan dari usulan kita? Misalnya, ada proyek besar dari Pemprov NTB atau dari pusat. Apakah rapat kerja, kunjungan kerja, atau rapat dengar pendapat saja cukup untuk menjamin akuntabilitasnya?" tegas H Zainuddin.

Perluasan Ruang Lingkup Pengawasan

Menanggapi hal ini, Pembicara dari BPK RI perwakilan provinsi Jawa Tukino menjelaskan bahwa idealnya, mekanisme pengawasan DPRD yang efektif memang dilakukan melalui berbagai cara formal seperti rapat kerja komisi dengan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) terkait, kunjungan kerja langsung ke lapangan, dan rapat dengar pendapat (RDP). Namun, untuk program yang diusulkan oleh pemerintah yang lebih tinggi, DPRD perlu lebih mengintensifkan komunikasi dan koordinasi.

pengawasan ini bersifat strategis dan politis, bertujuan menilai apakah pemerintah daerah dan pusat telah menjalankan program sesuai rencana dan kepentingan masyarakat.

"Meskipun program itu datang dari luar daerah, kita harus memastikan bahwa pelaksanaannya di lapangan sesuai dengan ketentuan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa. Ini memerlukan pemahaman anggota dewan tentang batasan dan ruang lingkup pengawasan, didukung oleh tenaga ahli yang memadai," tambahnya.

Untuk mengatasi hambatan pengawasan terhadap program daei luar daerah, Ia menekankan perlunya keterbukaan informasi publik yang lebih baik dari pihak pelaksana program, baik itu Pemprov NTB maupun pemerintah pusat.

Selain itu, hubungan yang kondusif antara DPRD dan Kepala Daerah menjadi faktor kunci. Dengan sinergi yang baik, informasi mengenai program dari tingkat yang lebih tinggi dapat diakses dan diawasi bersama.

"DPRD Sumbawa harus mampu memanfaatkan mekanisme formal seperti RDP dan kunjungan lapangan, sekaligus memaksimalkan komunikasi dengan Pemda NTB dan Pusat. Optimalisasi pengawasan ini mutlak memerlukan peningkatan sumber daya manusia di DPRD, dukungan fasilitas, dan komitmen dari semua pihak," pungkasnya.

Pernyataan ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh anggota DPRD Sumbawa dan pihak terkait untuk memastikan bahwa mekanisme pengawasan berjalan efektif dalam memantau dan mengawal pelaksanaan seluruh program pemerintah, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 15:02:47 +0800 amr
Kunci Tata Kelola Baik: DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Workshop Mataram https://amarmedia.co.id/kunci-tata-kelola-baik-dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-pengawasan-anggaran-di-workshop-mataram https://amarmedia.co.id/kunci-tata-kelola-baik-dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-pengawasan-anggaran-di-workshop-mataram Kunci Tata Kelola Baik: DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Workshop Mataram

Mataram, NTB.Amarmedia.co.id  – Peran optimal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai pengawas anggaran daerah menjadi fokus utama dalam Workshop Strategi Komunikasi serta Optimalisasi Reses dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Oktober 2025, diHotel Lombok Astoria, Mataram

Menghadirkan narasumber utama Kepala Sekretariat BPK RI perwakilan provinsi NTB Tukino SE, MH Ak, CertDA CA, ACPA, CSCU, workshop ini secara tegas menyatakan bahwa Optimalisasi peran DPRD adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam paparannya, Tukino menekankan bahwa sinergi antara DPRD, eksekutif, dan masyarakat sangat krusial dalam memastikan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan alat vital untuk pembangunan dan pelayanan publik.

Sebagai perwakilan rakyat, DPRD memiliki mandat konstitusional untuk menjalankan tiga fungsi utama Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan. Fungsi pengawasan ini bertujuan memastikan APBD digunakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku.

"Pengawasan yang kurang efektif dapat menyebabkan inefisiensi, penyimpangan, dan korupsi. Oleh karena itu, kita harus mendorong peran DPRD agar pengawasan anggaran menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel," ujar Tukino.

Kemudian lanjutnya Landasan hukum pengawasan DPRD diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 yang merinci tugas, fungsi, dan wewenang DPRD dan Tata Tertib DPRD sebagai aturan internal mekanisme kerja.

Siklus Pengawasan Holistik

Ia mengatakan DPRD berwenang mengawasi seluruh tahapan siklus anggaran, yang dibagi menjadi tiga tahapan penting:

Pertama : Pengawasan Preventif (Saat Perencanaan)." Melalui pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk memastikan anggaran berbasis kinerja dan kebutuhan rakyat" jelasnya.

Kedua Pengawasan Interim (Saat Pelaksanaan). Meliputi pemantauan berkala, kunjungan kerja ke lapangan, dan rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ketiga : Pengawasan Represif (Pasca Pelaksanaan). Melalui pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, hingga penggunaan Hak-Hak DPRD (Interpelasi, Angket, Menyatakan Pendapat) jika ditemukan penyimpangan serius.

Aspek pengawasan DPRD juga diperluas mencakup kinerja pemerintahan daerah, kualitas pelayanan publik, tindak lanjut laporan masyarakat, serta pengawasan terhadap Peraturan Daerah (Perda).

Strategi dan Tantangan di Lapangan

Dalam sesi strategi optimalisasi, narasumber menekankan pentingnya Pengawasan Sejak Dini dan Penjaringan Aspirasi Masyarakat yang maksimal melalui Reses, Musrenbang, dan kerja sama dengan LSM/Ormas. Selain itu, Transparansi dan Akuntabilitas harus ditingkatkan, termasuk melalui implementasi sistem informasi anggaran yang terintegrasi dan dapat diakses publik.

Namun, Tukino juga menyoroti sejumlah tantangan yang harus diatasi DPRD, antara lain Keterbatasan pemahaman teknis anggota dewan dalam analisis keuangan dan program. Sulitnya mendapatkan data yang transparan dan akurat dari eksekutif Dan kepentingan politik yang berpotensi memengaruhi proses pengawasan.

Sebagai penutup, disampaikan Pesan Kunci Optimalisasi peran DPRD dalam pengawasan anggaran adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Workshop ini diharapkan menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk memperkuat komitmen dan kemampuan mereka dalam menjalankan fungsi pengawasan demi kesejahteraan daerah. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 11:45:26 +0800 amr
DPRD Sumbawa Tingkatkan Kapasitas Lewat Workshop Strategi Komunikasi dan Optimalisasi Reses https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-kapasitas-lewat-workshop-strategi-komunikasi-dan-optimalisasi-reses https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-kapasitas-lewat-workshop-strategi-komunikasi-dan-optimalisasi-reses DPRD Sumbawa Tingkatkan Kapasitas Lewat Workshop Strategi Komunikasi dan Optimalisasi Reses

Mataram, NTB Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa memulai upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kinerjanya melalui Workshop Strategi Komunikasi serta Optimalisasi Reses dan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Acara strategis ini diselenggarakan pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Hotel Lombok Astoria, Mataram.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP.,M.M.Inov menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen yang sangat penting dan strategis bagi seluruh anggota dewan. Ia menekankan bahwa meskipun seluruh anggota telah memiliki pemahaman tentang tugas dan fungsi, workshop ini diharapkan memberikan landasan ilmu yang lebih kokoh dan memastikan setiap langkah kebijakan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Hari ini merupakan titik yang strategis bagi saya dan teman-teman," ujar Ketua DPRD dalam sambutannya. "Tujuannya adalah bagaimana kita bisa menambah wawasan, menambah ilmu, yang nantinya bisa kita sumbangkan kepada Pemerintah Daerah. Kita bisa mengatakan benar atau tidaknya suatu program dengan berpedoman pada mekanisme dan perundang-undangan yang berlaku. Kita tidak boleh menabrak sesuatu, kita tidak boleh menyimpang," tegasnya.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Perwakilan BPK RI perwakilan provinsi NTB dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH Sekretaris DPRD Junaedi SPt bersama jajaran.

Mempertahankan Integritas dan Kualitas Kinerja

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin  mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan workshop ini semaksimal mungkin, termasuk sesi yang akan diisi oleh narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

"Bapak yang dari BPK ini akan memberikan kepada kita ilmu yang nantinya bisa kita mempertahankan opini WTP kita yang sudah kita raih. Bagaimana kita bisa mempertahankan tentu dengan ilmu-ilmu yang akan diberikan oleh beliau yang akan kita sinkronisasikan dengan Pemerintah Daerah," ucap Nanang Nasiruddin  menekankan pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas kinerja dewan.

Workshop yang dihadiri oleh seluruh jajaran DPRD Sumbawa ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin dengan harapan dapat menjadi bekal untuk mengoptimalkan tugas mulia para wakil rakyat dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat Sumbawa

Kolaborasi Strategis dan Fokus Pembangunan

Sementara itu dalam sambutan dan arahan Ketua LPPM Nahdlatul Wathan (NW) Mataram Alimuddin, S.Pt., M.Si., menekankan bahwa pertemuan ini sangat strategis, terutama dalam mengawal pembangunan daerah yang semestinya berangkat dari data sebagai "kompas" arah pembangunan.

Alimuddin, yang juga menjabat Dekan Fakultas Peternakan dan Kepala Pusat Sentra Kekayaan Intelektual UNW Mataram, menyoroti dua isu utama di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan khususnya Kabupaten Sumbawa yang harus menjadi perhatian anggota DPRD melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan:

Pertama : Pengentasan Kemiskinan. "Angka kemiskinan di NTB masih di atas rata-rata 10%, dan di Sumbawa berada di sekitar 12,78% (berdasarkan data BPS)" ungkapnya 

Kedua :  Indeks Pembangunan Manusia (IPM): IPM di Kabupaten Sumbawa masih di bawah rata-rata nasional, yaitu di bawah 70. Ini mengindikasikan bahwa indikator kesehatan, pendidikan, dan kelayakan hidup masyarakat masih rendah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya karena program mereka, tetapi juga lahir dari kebijakan yang ditetapkan oleh DPRD. Untuk mengatasi persoalan ini, kolaborasi menjadi kunci. LPPM UMW Mataram menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi, khususnya dalam upaya meningkatkan IPM dengan fokus pada pemberdayaan di kantong-kantong desa dengan penghasilan ekstrem rendah melalui program seperti "dusun mandiri pangan."

"Pembangunan itu tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri, tapi melalui kolaborasi," kata Alimuddin, mencontohkan inisiatif kolaboratif LPPM UNW yang telah mengubah program KKN menjadi spesifik pada tema Desa Berdaya, Desa Wisata, dan Desa Tanggap Bencana bekerja sama dengan Bappeda.

Acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari DPRD Kabupaten Sumbawa kepada Bapak Alimuddin, S.Pt., M.Si., sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara legislatif daerah dengan akademisi.(AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 09:55:02 +0800 amr
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Dampingi Menteri PUPR Kunjungi Bendungan Beringin Sila https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-dampingi-menteri-pupr-kunjungi-bendungan-beringin-sila https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-dampingi-menteri-pupr-kunjungi-bendungan-beringin-sila Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Dampingi Menteri PUPR Tinjau Bendungan Beringin Sila

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Minggu, 19 Oktober 2025, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, dalam kunjungan kerja ke Bendungan Beringin Sila, Kecamatan Utan. Selain itu, kunjungan ini juga dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal.

Kehadiran H.M. Berlian Rayes menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mendukung program pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat dan memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya Bendungan Beringin Sila sebagai proyek strategis yang membawa manfaat besar bagi pengelolaan sumber daya air di Sumbawa. "Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyangga kebutuhan irigasi pertanian, tetapi juga sebagai pondasi pengembangan wilayah demi kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mempercepat proyek infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kualitas hidup warga," ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur demi kemajuan serta daya saing daerah di tingkat nasional.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui pembangunan yang berkelanjutan dan merata. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 19:15:59 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Menteri PU dalam Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-menteri-pupr-dalam-kunjungan-kerja-di-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-menteri-pupr-dalam-kunjungan-kerja-di-kabupaten-sumbawa Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Menteri PU, Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur

 

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, menyambut kunjungan kerja penting dari Menteri Pekerjaan Umum  Republik Indonesia, Dody Hanggodo. Kunjungan ini disambut hangat, Bupati Sumbawa Dan Wakil Bupati Forkopimda Sumbawa dan Wakil Ketua DPRD menandai komitmen bersama dalam percepatan pembangunan daerah.

Menteri Dody Hanggodo tiba dan disambut di Ruang VIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa tepat pada pukul 09.00 WITA. Mewakili unsur legislatif daerah, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut hadir dalam acara penyambutan tersebut.

Kehadiran Zulfikar Demitry secara langsung menegaskan dukungan penuh DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap berbagai program pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus kementerian. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui kunjungan ini diharapkan semakin kuat, berujung pada percepatan realisasi pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo, menyatakan harapannya agar kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

"Pembangunan yang kami dorong diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah secara signifikan," ujar Menteri Dody Hanggodo.

Kunjungan ini merupakan cerminan dari komitmen teguh pemerintah pusat untuk mendukung pertumbuhan daerah dan mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 18:54:56 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa H. M.Berlian Rayes Sambut Positif Inisiatif Literasi Digital Indosat https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-h-mberlian-rayes-sambut-positif-inisiatif-literasi-digital-indosat https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-h-mberlian-rayes-sambut-positif-inisiatif-literasi-digital-indosat Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M.Berlian Rayes Sambut Positif Inisiatif Literasi Digital Indosat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Pelaksanaan Workshop Literasi Digital Generasi Terkoneksi (GenSi) yang digelar oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Tribun Lombok di Universitas Samawa (UNSA) mendapat apresiasi tinggi dari legislatif setempat. H. M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sumbawa, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya penguatan literasi digital bagi pelajar dan generasi muda Sumbawa.

Literasi Digital sebagai Kebutuhan Mendesak

Berbicara di sela-sela acara yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa UNSA pada Jumat (17/10), Wakil Ketua DPRD H. Berlian Rayes menekankan bahwa literasi media dan ketangguhan digital harus dimulai sejak dini. Hal ini krusial mengingat tantangan misinformasi dan hoaks di era digital yang semakin masif.

"Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendukung penuh pelaksanaan Generasi Terkoneksi di Universitas Samawa sebagai langkah awal," ujar H. Berlian Rayes. "Kami akan memberikan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan sosialisasi yang diperlukan agar program ini berjalan lancar, inklusif, dan tepat sasaran bagi pelajar dan anak muda Kabupaten Sumbawa."

 Peran Kampus dan Ancaman Hoaks

Wakil Ketua DPRD secara khusus menyoroti peran strategis institusi pendidikan tinggi dalam membentengi masyarakat dari dampak negatif teknologi. Ia melihat inisiatif GenSi ini sebagai semangat baru yang dibawa ke lingkungan kampus.

"Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes juga menyambut positif* karena membawa semangat bagi anak-anak kampus. Dan berkontribusi bagi daerah, mudah-mudahan GenSi bermanfaat bagi Sumbawa," tambahnya.

Ia lebih lanjut mengingatkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar sebagai penangkal informasi menyesatkan. "Kampus juga berperan dalam menangkal berita hoaks. Karena hoaks sangat mengganggu tatanan kehidupan kita," tegasnya, menggarisbawahi bahwa informasi palsu dapat merusak kohesi sosial dan pembangunan daerah.

Dengan adanya kolaborasi antara Indosat, media, dan pihak kampus seperti UNSA, DPRD Sumbawa berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga menjadi warga digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Dukungan kebijakan yang dijanjikan DPRD menunjukkan komitmen daerah untuk menciptakan ruang digital yang aman, setara, dan produktif demi kemajuan Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 21:12:18 +0800 amr
Dewan Zohran Kawal Program Konservasi Berbasis Ekonomi: 10.000 Bibit Kopi Agroforestri Siap Angkat Kesejahteraan Petani https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-kawal-program-konservasi-berbasis-ekonomi-10000-bibit-kopi-agroforestri-siap-angkat-kesejahteraan-petani https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-kawal-program-konservasi-berbasis-ekonomi-10000-bibit-kopi-agroforestri-siap-angkat-kesejahteraan-petani Dewan Zohran Kawal Program Konservasi Berbasis Ekonomi: 10.000 Bibit Kopi Agroforestri Siap Angkat Kesejahteraan Petani

Sumbawa, Amarmedia.co.id 15 Oktober 2025 – Upaya pelestarian lingkungan yang beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., secara tegas menyatakan dukungan penuhnya terhadap program penanaman 10.000 bibit kopi varietas Arabika dengan pendekatan agroforestri di Dusun Punik, Desa Batudulang, Kecamatan Batulanteh.

Dukungan tersebut disampaikan H. Zohran saat mengunjungi lokasi pembibitan Kelompok Tani Kawah Samawa pada Sabtu, 9 Oktober 2025 lalu. Ia menegaskan bahwa pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan perkebunan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, yang memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang ramah lingkungan.

Agroforestri: Solusi Konservasi dan Komoditas Unggulan

Program ini menjadi strategis mengingat lokasi Dusun Punik di Desa Batudulang diidentifikasi sebagai wilayah potensial untuk pengembangan kopi Arabika menggunakan sistem agroforestri. Model ini merupakan solusi konservasi dengan mengombinasikan tanaman perkebunan—dalam hal ini kopi—dengan tanaman hutan atau pohon pelindung.

"Program ini seirisan dengan agenda Pemda Kabupaten Sumbawa, yakni mempertahankan Hutan Batulanteh sebagai sumber air baku/bersih bagi masyarakat Sumbawa," ujar H. Zohran, seraya menambahkan bahwa ia secara pribadi akan mensuport program yang diprakarsai secara mandiri oleh Mas Hafiz (Sekdes Uma Beringin) dan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Kawah Samawa ini.

Saat ini, Kelompok Tani Kawah Samawa telah sukses melakukan penyemaian 10.000 benih kopi Arabika dan tengah berupaya memindahkannya dari bedengan ke polybag. Proses pembibitan ini ditargetkan selesai hingga awal tahun 2026, menunggu bibit siap tanam. Namun, semangat kelompok tani ini terkendala keterbatasan sarana dan prasarana pembenihan, menjadikan dukungan dari pemangku kebijakan sangat krusial.

Anggota Dewan H. Zohran Orek  akrab disapa melihat program ini bukan sekadar penanaman, tetapi sebuah investasi jangka panjang untuk lingkungan dan ekonomi. Dukungan yang ia berikan bertujuan ganda, diantaranya dapat menghasilkan bibit kopi Arabika berkualitas yang siap tanam pada awal 2026, serta mendukung terpenuhinya standar green beankopi Arabika Sumbawa menuju mutu terbaik.

Kemudian dapat memperbaiki teknik budidaya melalui penerapan sistem agroforestri yang ramah lingkungan dan dapat  meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan kelompok tani dan membuka peluang pasar.

Peta Jalan Jangka Panjang Kelompok Tani

Dijelaskannya bahwa Kelompok Tani Kawah Samawa telah menyusun peta jalan ambisius. Setelah Tahap I (2025 - Awal 2026) fokus pada pembibitan dan penyiapan lahan, Tahap II (Awal 2026) akan dilanjutkan dengan penanaman bibit kopi dan penerapan agroforestri secara menyeluruh.

Produksi green bean ditargetkan dimulai pada Tahap IV (2027 - 2028), sekaligus penguatan kelembagaan kelompok.

Petani Kawah Samawa menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, maupun pihak terkait lainnya dapat terwujud. "Mereka dan Kami percaya, program hilirisasi kopi berbasis agroforestri ini akan mampu mengangkat nama Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika berkualitas di Indonesia, sekaligus menjadi model konservasi yang berhasil" pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 15 Oct 2025 16:26:04 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa Gelar RDP Terkait Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir di Desa Luk https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-terkait-dugaan-kerusakan-lingkungan-akibat-penambangan-pasir-di-desa-luk https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-terkait-dugaan-kerusakan-lingkungan-akibat-penambangan-pasir-di-desa-luk Komisi III DPRD Sumbawa Gelar RDP Terkait Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir di Desa Luk

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id ( 14 Oktober 2025)– Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas aktivitas penambangan pasir milik Saudara Jupri di Desa Luk Kecamatan Sumbawa (disebut juga Desa Teluk/Re). Rapat yang dilaksanakan di ruang kerja Komisi III pada Selasa, 14 Oktober 2025 ini menyikapi surat pengaduan dari warga terkait dampak lingkungan dan izin tambang pasir.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III, Syaifullah S.Pd., M.M.Inov. Turut hadir Anggota Komisi III lainnya, yaitu Andi Rusni S.E., M.M., Syaiful Arif, Gahtan Hanucakita, H. Rusdi, M. Taufik, dan Alen Taryadi S.H

RDP ini berawal dari surat masuk H.Ishaka Mekkah, yang mengadukan dugaan penggunaan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ilegal dalam proses pengajuan izin tambang pasir dan batu. Haji Ishaka Mekkah, selaku korban, menyampaikan bahwa aktivitas penambangan pasir yang dikelola oleh Jupri telah menimbulkan kerugian signifikan, terutama pada bangunan rumahnya.

"Bangunan rumah Saya telah tertimbun tanah dan pasir, Kami duga dikarenakan limbah penambangan pasir yang telah dibuat oleh Saudara Jupri mengarah ke bangunan rumahnya yang menyebabkan bangunan atau rumah dipenuhi sedimentasi. Untuk itu, saya mohon keadilan," tuturnya.

Adapun tuntutan utama dari Ishaka adalah agar ada pengalihan selokan sehingga selokan yang dibuat dapat diarahkan ke tempat yang sesuai, kemudian menuntut pemulihan aliran sungai kecil yang dilewati air saat musim hujan agar dikembalikan seperti semula dan pemulihan Bak Penampung Air."Bak penampung air yang sebelumnya dimanfaatkan umum dan kini tertimbun agar dapat difungsikan kembali" ujarnya 

Kepala Desa Luk Junaedi menyampaikan bahwa kerusakan di lokasi memang sudah terjadi sebelum adanya aktivitas penambangan, namun kondisi tersebut diperparah setelah aktivitas penambangan pasir dimulai, ditambah dengan adanya penanaman jagung di perbukitan yang ada di hulu.

Sementara itu, Jupri pemilik penambangan pasir menyatakan keraguannya bahwa kerusakan tidak sepenuhnya disebabkan oleh aktivitas tambangnya. "Apakah benar sedimentasi tersebut kami yang menyebabkan ? Soalnya kan juga ada lahan jagung itu. Kalau sepenuhnya memang dari kami, maka kami yang akan tanggung jawab. Tapi kalau ada campur tangannya dari lahan jagung, kan tidak bisa sepenuhnya kami yang menanggung," ujar Jupri, yang diketahui memiliki luas tambang pasir berdasarkan UKL-UPL sebesar 5 hektar

Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Witry Wulandari menginformasikan bahwa sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (LH) telah memanggil para pihak terkait masalah ini, namun pihak pemilik rumah (Ishaka) tidak menghadiri panggilan tersebut. "Terkait perizinan usaha tambang pasir telah dipenuhi oleh perusahaan termasuk UKL dan UPL" ujarnya. 

Turut hadir pula dalam RDP ini aktivis lingkungan Jasadi Gunawan, perwakilan dari Dinas PUPR Iyang Sahrudin, dan Ketua PLTTA Prabu Burhanudin.

Menyikapi kompleksitas permasalahan dan perbedaan keterangan para pihak, Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa mengambil keputusan untuk segera melakukan verifikasi lapangan. Hasil pertemuan menyepakati dua poin tindak lanjut:

Pertama :  Meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (LH), beserta Anggota Komisi III DPRD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera melakukan survei langsung ke lokasi penambangan pasir milik Jupri di Desa Luk Kecamatan Sumbawa (Rhee), dalam waktu dekat.

Kedua : Meminta Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (LH), dan pemilik perusahaan penambang pasir untuk melakukan evaluasi dan tindakan jangka pendek serta jangka panjang terhadap kerusakan lingkungan yang telah terjadi.

Komisi III berharap survei ini dapat memberikan data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dan penegakan keadilan bagi warga yang dirugikan. (am)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 15:57:35 +0800 amr
Harapan Dewan Sukiman Terhadap Kadis yang Baru Dilantik: Profesional, Inovatif, dan Taat Regulasi https://amarmedia.co.id/harapan-dewan-sukiman-terhadap-kadis-yang-baru-dilantik-profesional-inovatif-dan-taat-regulasi https://amarmedia.co.id/harapan-dewan-sukiman-terhadap-kadis-yang-baru-dilantik-profesional-inovatif-dan-taat-regulasi Harapan Dewan  Sukiman Terhadap Kadis  yang Baru Dilantik: Profesional, Inovatif, dan Taat Regulasi

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id -  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Sukiman K., S.Pd.I., menyambut baik pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama oleh Bupati Sumbawa hari ini. Mewakili lembaga legislatif yang hadir dalam pelantikan dan sebagai mitra pemerintah daerah Rabu 1 Oktober 2025 di Aula Kantor Bupati Sumbawa lantai 3, Sukiman menyampaikan harapan besar agar para pejabat yang baru mengemban amanah dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

"Kami dari DPRD, sebagai mitra pemerintah daerah, tentu menaruh harapan besar," ujar Sukiman. Ia menyoroti bahwa di antara pejabat yang dilantik terdapat posisi-posisi strategis, yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda pemerintahan. "Mudah-mudahan, termasuk delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilantik oleh Bupati hari ini, dia memiliki peran yang cukup strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan," tambahnya.

Tiga Pilar Harapan DPRD

Sukiman berharap semua pihak yang diamanahkan dan dipercayakan oleh Bupati Sumbawa dapat melaksanakan tugasnya secara profesional. Selain itu, tuntutan untuk inovasi juga menjadi penekanan penting.

"Mudah-mudahan semua pihak yang diamanahkan, dipercayakan oleh Bupati Sumbawa, bisa melaksanakan tugasnya secara profesional dan bisa melakukan inovasi sesuai dengan visi misi yang diemban oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati" jelasnya, merujuk pada visi-misi kepemimpinan daerah.

Kemudian lanjutnya,  mengingatkan agar para pejabat selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari.

"Dan yang terakhir, mudah-mudahan dalam pelaksanaan pekerjaan, amanah yang dipegang itu akan berpegang teguh kepada regulasi yang ada untuk menjaga hal-hal apa di luar persoalan hukum yang akan terjadi di kemudian hari," tegas Sukiman. (AM)

]]>
Wed, 01 Oct 2025 20:30:21 +0800 amr
Dukung Penguatan Birokrasi, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Integritas dan Sinergi Paska Pelantikan 8 Eselon II https://amarmedia.co.id/dukung-penguatan-birokrasi-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-integritas-dan-sinergi-paska-pelantikan-8-eselon-ii https://amarmedia.co.id/dukung-penguatan-birokrasi-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-integritas-dan-sinergi-paska-pelantikan-8-eselon-ii Dukung Penguatan Birokrasi, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Integritas dan Sinergi Paska Pelantikan 8 Eselon II

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  –Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menyambut baik langkah strategis Bupati dalam mengisi dan mengukuhkan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) baru. Kehadiran jajaran pimpinan dan anggota DPRD dalam acara pelantikan pada Rabu (1/10/2025) di Kantor Bupati menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung penuh penguatan tata kelola pemerintahan.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, yang didampingi Anggota DPRD Sukiman K, S.Pd.I, dan Sekretaris DPRD H. Junaidi, S.Pt, menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan momentum krusial untuk akselerasi pembangunan daerah

Amanah Jabatan Harus Dibayar dengan Integritas Tinggi

Menanggapi pesan tegas Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot MP mengenai integritas, loyalitas, dan disiplin, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menyampaikan dukungan penuh sekaligus mengingatkan para pejabat yang baru dilantik.

"Kami mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam mengisi kekosongan jabatan melalui proses seleksi terbuka yang akuntabel. Namun, pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar," tegas Ketua DPRD Nanang.

Ia menekankan bahwa delapan posisi kunci, termasuk Kepala Dinas PUPR (dijabat Muhammad Sofyan) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (dijabat Budi Sastrawan), bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"DPRD berharap penuh agar para pejabat yang telah dilantik, seperti Bapak/Ibu Muhammad Sofyan, Budi Sastrawan, Sarip Hidayat, Witri Ulandari, Saifuddin, Hardianto, Budi Santoso,dan Bapak Didi Hermansyah sebagai Inspektur, dapat mengemban amanah ini dengan integritas tinggi dan profesionalisme," ujarnya. "Kepercayaan ini harus dibuktikan dengan kerja nyata dan dedikasi penuh dalam memberikan pelayanan terbaik."

Kehadiran unsur legislatif dalam acara pelantikan tersebut merupakan simbol bahwa DPRD siap menjadi mitra kerja eksekutif. Nanang menegaskan bahwa sinergi antara OPD dan DPRD sangat vital dalam mewujudkan target pembangunan.

"DPRD Kabupaten Sumbawa senantiasa siap bersinergi dengan seluruh elemen eksekutif guna memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran," kata Nanang. "Kami akan terus mengawal agar visi dan misi pembangunan yang berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa dapat terwujud."

Dengan pengukuhan delapan pejabat Eselon II baru ini, termasuk pergeseran strategis di Inspektorat, DPRD optimis bahwa birokrasi Sumbawa akan semakin adaptif, responsif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.(AM)

]]>
Wed, 01 Oct 2025 18:52:34 +0800 amr
Harapan DPRD Sumbawa Terhadap Pejabat Tinggi Pratama yang Baru Dilantik: Profesional, Inovatif, dan Taat Regulasi https://amarmedia.co.id/harapan-dprd-sumbawa-terhadap-pejabat-tinggi-pratama-yang-baru-dilantik-profesional-inovatif-dan-taat-regulasi https://amarmedia.co.id/harapan-dprd-sumbawa-terhadap-pejabat-tinggi-pratama-yang-baru-dilantik-profesional-inovatif-dan-taat-regulasi Harapan DPRD Sumbawa Terhadap Pejabat Tinggi Pratama yang Baru Dilantik: Profesional, Inovatif, dan Taat Regulasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Sukiman K., S.Pd.I., menyambut baik pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama oleh Bupati Sumbawa hari ini. Mewakili lembaga legislatif yang hadir dalam pelantikan (1/10) dan sebagai mitra pemerintah daerah, Sukiman menyampaikan harapan besar agar para pejabat yang baru mengemban amanah dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

"Kami dari DPRD, sebagai mitra pemerintah daerah, tentu menaruh harapan besar," ujar Sukiman. Ia menyoroti bahwa di antara pejabat yang dilantik terdapat posisi-posisi strategis, yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda pemerintahan. "Mudah-mudahan, termasuk delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilantik oleh Bupati hari ini, dia memiliki peran yang cukup strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan," tambahnya.

Sukiman yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD dari fraksi PKB ini berharap semua pihak yang diamanahkan dan dipercayakan oleh Bupati Sumbawa dapat melaksanakan tugasnya secara profesional Selain itu, tuntutan untuk inovasi juga menjadi penekanan penting.

"Mudah-mudahan semua pihak yang diamanahkan, dipercayakan oleh Bupati Sumbawa, bisa melaksanakan tugasnya secara profesional dan bisa melakukan inovasi sesuai dengan visi misi yang diemban oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati" jelasnya, merujuk pada visi-misi kepemimpinan daerah.

Kemudian  Sukiman mengingatkan agar para pejabat selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari.

"Dan yang terakhir, mudah-mudahan dalam pelaksanaan pekerjaan, amanah yang dipegang itu akan berpegang teguh kepada regulasi yang ada untuk menjaga hal-hal apa di luar persoalan hukum yang akan terjadi di kemudian hari," tegas Sukiman.

Secara keseluruhan, DPRD Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang responsif, adaptif, dan berintegritas tinggi demi mewujudkan visi pembangunan Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 01 Oct 2025 16:47:19 +0800 amr
Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Apresiasi Bupati Tidak Lantik Adiknya "Pesan Kuat Bahwa Meritokrasi Yang Utama" https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-sumbawa-apresiasi-bupati-tidak-lantik-adiknya-pesan-kuat-bahwa-meritokrasi-yang-utama https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-sumbawa-apresiasi-bupati-tidak-lantik-adiknya-pesan-kuat-bahwa-meritokrasi-yang-utama Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Apresiasi Bupati Tidak Lantik Adiknya "Pesan Kuat Bahwa Meritokrasi Yang Utama"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Keputusan Bupati Sumbawa yang tidak melantik kerabat dekatnya untuk mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menuai pujian tinggi dari legislatif. Tindakan ini dinilai sebagai penegasan prinsip integritas dan profesionalisme birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Muhammad Faisal, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Bupati. Faisal menyebut keputusan ini sebagai sinyal penting bagi tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Keputusan ini seolah mengulang pola yang sama di tingkat provinsi, di mana seorang pimpinan daerah juga memilih untuk tidak melantik saudaranya," ujar Faisal. "Bupati betul-betul melihat semua sisi, semua sudut pandang pertimbangan, dan lain sebagainya. Keputusan ini adalah pesan kuat bahwa di Sumbawa, meritokrasi adalah yang utama, bukan kedekatan."imbuhnya 

Pengisian Jabatan Dikbud Menjadi Sorotan

Langkah Bupati untuk menghindari penyalahgunaan wewenang dan praktik nepotisme semakin disorot karena posisi Kepala Dinas Dikbud Sumbawa yang awalnya santer digadang-gadang akan diisi oleh kerabat dekat, pada akhirnya diisi oleh nama lain yakni Budi Sastrawan M.SI yang dianggap memiliki rekam jejak dan kapabilitas terbaik yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Dikbud dan Kabag Pemerintahan. 

 

Dalam sambutannya Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa proses ini dilakukan secara mendadak setelah mendapat laporan bahwa proses perizinan di BKN sudah rampung.

"Proses pengisian jabatan pimpinan pertama yang kita lakukan hari ini telah melalui proses dan mekanisme sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Panitia seleksi telah bekerja dengan penuh integritas menghasilkan tiga nama dari beberapa yang mengajukan," jelas Bupati.

Pansel yang terdiri dari unsur profesor, staf ahli, kepala BKD, dan tokoh masyarakat profesional bertugas menilai berbagai aspek, mulai dari wawancara, integritas, komitmen, motivasi, hingga intelektual.

"Setelah dilakukan penilaian oleh Pansel menghasilkan tiga nama nominator, setelah itu kita laporkan ke BKN, selanjutnya hak prerogatif secara aturan menentukan satu di antara sekian nama yang bisa klik cepat," tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa jabatan adalah amanah dan tanggung jawab besar, bukan untuk disombongkan. "Pelantikan ini bukan semata-mata untuk mengganti orang melainkan untuk memastikan mesin birokrasi berjalan optimal dengan SDM yang tepat di posisi yang tepat," tegasnya, sekaligus meminta seluruh pejabat baru untuk menjaga integritas, loyalitas, dan disiplin.

Dikonfirmasi usai pelantikan, Bupati Jarot menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional, tanpa mempertimbangkan hubungan kekeluargaan.

“Adik saya pun kalau memang belum kapabel, ya tidak saya dorong. Saya tidak akan memaksakan. Kalau pun dia nanti menempati posisi tertentu, itu karena memang layak dan sesuai dengan kualifikasi serta proses seleksi yang transparan,” tegas Bupati.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah dugaan publik tentang kemungkinan adanya tekanan politik atau intervensi keluarga dalam pengisian jabatan struktural di lingkup Pemkab Sumbawa.

Bupati Jarot juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam sistem birokrasi. Ia menyampaikan bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten dan berintegritas.

“Kami ingin memberikan ruang bagi ASN yang berprestasi dan memenuhi syarat, agar dapat berkembang secara profesional. Ini bagian dari upaya mendorong regenerasi dalam birokrasi,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan Kepala Dinas Dikbud yang baru dapat melanjutkan program-program strategis di bidang pendidikan dan kebudayaan, serta meningkatkan kualitas layanan publik di sektor tersebut.

Sebagai informasi, tiga besar hasil seleksi terbuka jabatan Kadis Dikbud Sumbawa adalah Budi Sastrawan, S.IP., M.Si, Sudarli, S.Pt., M.Si dan Muliyono, S.Pd. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak birokrasi yang cukup mumpuni.

Namun, keputusan akhir tetap menjadi kewenangan Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian. Dengan penunjukan ini, publik diharapkan dapat melihat bahwa proses birokrasi di Kabupaten Sumbawa terus diarahkan menuju sistem merit yang lebih adil dan transparan.(AM)

]]>
Wed, 01 Oct 2025 16:01:40 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Sahkan Perubahan APBD 2025: Ketua DPRD Tekankan Keseimbangan Kemitraan Eksekutif&Legislatif https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-sahkan-perubahan-apbd-2025-ketua-dprd-tekankan-keseimbangan-kemitraan-eksekutif-legislatif https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-sahkan-perubahan-apbd-2025-ketua-dprd-tekankan-keseimbangan-kemitraan-eksekutif-legislatif DPRD Kabupaten Sumbawa Sahkan Perubahan APBD 2025: Ketua DPRD Tekankan Keseimbangan Kemitraan Eksekutif-Legislatif

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (30 September 2025)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini Selasa 30 September 2025 mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Sidang Paripurna Keempat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., ini menandai berakhirnya rangkaian pembahasan anggaran yang dinilai penuh sinergi.

Rapat pengesahan dihadiri oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Para Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, Forkopimda, dan seluruh jajaran pimpinan daerah.

Persetujuan APBD dan Catatan Krusial Banggar

Setelah mendengarkan Laporan Badan Anggaran (Banggar), Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menawarkan Rancangan Keputusan DPRD kepada seluruh anggota, yang dijawab serentak dengan kata "Setuju!"*. Pengesahan ini dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD.

Laporan Banggar yang dibacakan oleh Juru Bicara Muhammad Faesal, S.AP., mencatat total APBD setelah perubahan menjadi Rp2,346 triliun, berkurang sekitar Rp101,58 miliar dari target awal karena efisiensi belanja pusat. Banggar menekankan bahwa meskipun Belanja Modal dipangkas, anggaran dialokasikan untuk program prioritas rakyat seperti MBG (Makanan Bergizi Gratis), KDMP, dan Sekolah Rakyat (SR).

Banggar juga menyampaikan sejumlah usulan dan saran vital yang harus ditindaklanjuti oleh Pemda:

1. Terhadap Optimalisasi PAD, endesak Pemda meningkatkan PAD melalui digitalisasi penerimaan daerah dan mengoptimalkan kontribusi BUMD.

2. Terhadap Infrastruktur Prioritas,  mendorong percepatan penuntasan pembangunan fisik RSUD, serta perbaikan urgen pada jalan-jalan kabupaten yang kemantapannya baru mencapai 48,41%, termasuk Jalan Lantung-Ropang dan penataan bantaran Sungai Brang Biji.

3. Meminta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan MBG dan Satgas LPG 3 Kg untuk menjamin ketersediaan barang dan mencegah keracunan.

4. Mendorong penataan Kota Sumbawa Besar dan pemanfaatan aset yang tidak beroperasi, seperti Pasar Utan, sebagai potensi PAD.

Dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot menyampaikan pendapat akhirnya menegaskan bahwa proses pembahasan yang berlangsung dinamis di DPRD dilandasi oleh semangat kemitraan yang sehat.

"Semua dinamika yang terjadi, sejatinya dilandasi oleh semangat kemitraan dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah sesuai fungsi dan kewenangan kita masing-masing, serta semangat dan visi yang sama yaitu 'Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera'" katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Daerah akan segera menyampaikan Rancangan Perda yang telah disetujui bersama ini kepada Gubernur untuk dievaluasi dalam rangka penetapannya menjadi Peraturan Daerah.

Bupati mengakhiri pidatonya dengan mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk terus mendukung segala upaya yang ditempuh demi kemajuan *Tau dan Tana Samawa* tercinta.

Penegasan Kemitraan yang Setara

Dalam sambutan penutupnya, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menyampaikan apresiasi atas energi kemitraan yang terjalin selama pembahasan. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi yang baik telah menumbuhkan keseimbangan (equity) dan rasa saling menghormati antara legislatif dan eksekutif.

"Komitmen kemitraan dan harmonisasi harus terus ditumbuhsuburkan dalam upaya bersama mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera" pungkas Nanang. Rapat Paripurna ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Abdullah, memohon petunjuk dan rida Allah SWT bagi Tau dan Tana Samawa tercinta. (AM)

]]>
Tue, 30 Sep 2025 17:20:28 +0800 amr
DPRD Sumbawa Bahas Perubahan APBD 2025: Badan Anggaran Beri Catatan Krusial https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-bahas-perubahan-apbd-2025-badan-anggaran-beri-catatan-krusial https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-bahas-perubahan-apbd-2025-badan-anggaran-beri-catatan-krusial DPRD Sumbawa Bahas Perubahan APBD 2025: Badan Anggaran Beri Sebelas Catatan Krusial

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -30 September 2025– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini menggelar Paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna Keempat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov.

Rapat yang dihadiri oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Ketua DPRD, H.M.Berlian Rayes, Gitta Liesbano, Zulfikar Demitry, Sekretaris Daerah, H Budi Prasetyo Forkopimda, dan jajaran OPD, menjadi puncak dari pembahasan anggaran yang telah disepakati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Laporan Badan Anggaran: Anggaran Berubah dan Prioritas Baru

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Muhammad Faesal SAP yang diketuai oleh Nanang Nasiruddin dan beranggotakan 22 orang, melaporkan bahwa APBD 2025 mengalami penurunan total pendapatan sebesar Rp101,58 miliar (-4,14%) akibat efisiensi belanja dari pemerintah pusat. Banggar menekankan bahwa perubahan APBD ini perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan program prioritas yang mendesak.

Berdasarkan hasil pembahasan anggaran oleh Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sumbawa, APBD Tahun Anggaran 2025 yang semula berjumlah Rp2.456.325.459.219,00 mengalami pengurangan sebesar Rp101.584.493.821,00. Dengan demikian, total APBD setelah perubahan menjadi Rp2.346.968.490.716,32

Rincian Anggaran Setelah Perubahan

1. Pendapatan Daerah

Pendapatan semula Rp2.456.325.459.219,00  berkurang Rp101.584.493.821,00  setelah perubahan Rp2.346.968.490.716,32 (-4,14\%)

2. Belanja Daerah

Semula Belanja  Rp2.453.320.459.219,00 berkurang  Rp13.097.897.041,00 setelah perubahan  Rp2.432.450.087.496,38 (-0,53)

3. Pembiayaan Daerah

Usul dan Saran Badan Anggaran untuk Pemerintah Daerah

Mencermati perkembangan selama pembahasan, Badan Anggaran (Banggar) menyampaikan beberapa usul dan saran penting:

A. Dukungan Program dan Pengawasan Kinerja

  1.  Badan Anggaran mengapresiasi dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR), serta dukungan untuk Batalyon Teritorial Pembangunan Sumbawa (Yonif TP 835/Samotha Yudha Bakti).
  2. Pelaksanaan Program MBG harus sesuai dengan syarat dan standar yang telah ditentukan, disertai pengawasan ekstra dan evaluasi berkala 
  3. Pengalokasian Belanja Daerah harus tetap mengacu pada prioritas yang ditetapkan dalam RPJMD, RKPD, dan Renja SKPD untuk mencapai target indikator kinerja.

 B. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

  1. Badan Anggaran menyetujui penambahan pendapatan BLUD Puskesmas sebesar Rp2.147.364.833,32. Apresiasi diberikan kepada Puskesmas yang mandiri dalam mengelola keuangan karena BLUD adalah solusi strategis untuk meningkatkan PAD.
  2. Capaian PAD masih dapat ditingkatkan dengan, Pendataan ulang wajib pajak, Kerja sama dengan pihak swasta/BUMN/BUMD dalam pemungutan pajak/retribusi, Penyelenggaraan sistem digitalisasi penerimaan daerah, Pembentukan Tim PAD Lintas Sektor dan Mengoptimalkan PAD dari Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD.

C. Infrastruktur dan Pembangunan Daerah

1. Banggar  mendorong percepatan penuntasan pembangunan fisik RSUD dan fasilitas pendukung, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk perbaikan jalan di depan RSUD.

2. Badan Anggaran mendorong percepatan perbaikan dan pemeliharaan Jalan Mantap mengingat kemantapan jalan kabupaten tahun 2024 baru mencapai 48,41 % (dari total 890,9 KM).

Badan Anggaran meminta perhatian pada urgensi jalan Lantung Ropang, jalan Labuhan Kuris, penataan bantaran sungai Brang Biji, Jembatan Desa Pungkit, Jembatan Desa Lito, jalan produksi Desa Uma Buntar, dan jalan Simpang Boak.

3. Banggar mendorong penataan Kota Sumbawa Besar melalui perbaikan/renovasi bangunan yang kurang terawat, pengaturan kawasan pertokoan, rekayasa jalan, dan pemugaran monumen-monumen penting.

4.  Pemerintah Daerah diminta memperhatikan kembali Pasar Utan yang tidak beroperasi (termasuk dukungan infrastruktur jalan dan penerangan) sebagai potensi PAD. Selain itu, didorong pula upaya pengelolaan sampah, seperti pengembangan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) baru dan pembentukan UPTD terkait.

D. Serapan Anggaran dan Ekonomi

1. Pemerintah Daerah diminta mengoptimalkan serapan anggaran dengan perencanaan yang matang dan proporsional sejak dini, percepatan proses pengadaan, dan peningkatan koordinasi. Penting untuk menghindari pencairan anggaran di akhir tahun dengan memantau progres secara berkala.

2. Terhadap Penciptaan Lapangan Kerja Banggar  mendorong Pemerintah Daerah mengalokasikan APBD atau berkolaborasi dengan pihak ketiga untuk menciptakan lapangan kerja baru di sektor perdagangan, UMKM, dan industri kecil.

3. Terkait LPG 3 Kg,  Tim Satgas Penertiban LPG 3 Kg harus senantiasa memantau pendistribusian, menjamin ketersediaan stok, dan kestabilan harga gas LPG 3 Kg.

Adapun Susunan Anggota Badan Anggaran DPRD Sumbawa Ketua: Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. Wakil Ketua: H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., Zulfikar Demitry, S.H., M.H. Sekretaris: H. Junaidi, S.Pt (Bukan Anggota) Anggota: Muhammad Takdir, Adizul Syahabuddin, Ademudhita Noorsamsu, Muhammad Zain, I Nyoman Wisma, Hj. Jamila, Bunardi, Edy Syaripuddin, Andi Rusni, Muhammad Faesal, Sri Wahyuni, Sukiman K, Ida Rahayu, Syamsul Hidayat, Sandi, M. Taufik, H. Zainuddin Sirat, dan Saipul Arif. (AM)

]]>
Tue, 30 Sep 2025 16:48:40 +0800 amr
Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Belanja Wajib dan Infrastruktur dalam Perubahan APBD Sumbawa 2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-soroti-belanja-wajib-dan-infrastruktur-dalam-perubahan-apbd-sumbawa-2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-soroti-belanja-wajib-dan-infrastruktur-dalam-perubahan-apbd-sumbawa-2025 Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Belanja Wajib dan Infrastruktur dalam Perubahan APBD Sumbawa 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam Sidang Paripurna Kedua pada Kamis, 25 September 2025, Juru Bicara Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Sri Wahyuni SAP menyampaikan Pandangan Umum yang fokus pada pemenuhan belanja wajib dan mendesak perbaikan infrastruktur dasar yang mendesak.

Pandangan umum fraksi yang dibacakan dalam sidang tersebut menggarisbawahi pentingnya Rancangan Perubahan APBD 2025 ini untuk benar-benar berpihak pada layanan dasar masyarakat. Fraksi secara spesifik meminta penjelasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) mengenai sejauh mana anggaran dalam perubahan APBD ini memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar (jalan, air bersih, sanitasi), serta pelayanan publik lain yang langsung menyentuh masyarakat.

Tiga Catatan Prioritas Belanja Wajib

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mengajukan tiga catatan penting yang harus diperhatikan Pemda terkait belanja wajib (mandatory):

1. Prioritas Belanja Wajib:Meminta rincian program dan anggaran untuk pemenuhan layanan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

2. Penyesuaian Anggaran: Mendesak alokasi belanja wajib tetap terpenuhi jika terjadi perubahan proyeksi pendapatan, serta penyesuaian anggaran untuk kebijakan baru yang berdampak pada belanja wajib.

3. Evaluasi Kinerja:Perlunya evaluasi berkala untuk mengidentifikasi potensi efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran belanja wajib.

Dorongan Manfaatkan SILPA dan Sorotan Infrastruktur

Menarik perhatian pada jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD 2025 sebesar Rp 93,4 Miliar yang menjadi sumber APBD-Perubahan 2025, fraksi menilai jumlah tersebut relatif minim dengan sisa waktu pemanfaatan yang singkat (2-3 bulan). Oleh karena itu, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mendorong Pemda agar anggaran APBD-P 2025 ini difokuskan untuk kebutuhan riil dan mendesak masyarakat, terutama untuk belanja wajib, belanja gaji pegawai, dan kewajiban Pemda lainnya

Selain itu, fraksi juga menyampaikan sejumlah harapan dan kritik konstruktif terkait masalah di lapangan:

Pertama : Mendesak Dinas terkait untuk segera menindaklanjuti dan memberikan bantuan pembangunan kembali rumah bagi empat keluarga korban kebakaran di Kampung Mandar, Desa Labuhan Sumbawa, Kec. Labuhan Badas yang terjadi sejak Februari 2025.

Kedua : Meminta Pemda untuk segera menutup lubang dan memperbaiki ruas-ruas jalan Kabupaten yang rusak di seluruh kecamatan, mengingat kondisi jalan adalah tolok ukur kemajuan daerah. Fraksi juga meminta data lengkap kondisi jalan (mantap, rusak ringan, sedang, parah) per kecamatan.

Ketiga : Mendorong penataan Bantaran Sungai Brang Biji di wilayah Kelurahan Brang Biji untuk menghindari kesenjangan pembangunan dan mencegah permukiman kumuh.

Keempat : Mengajukan pembangunan Pos Polisi/Keamanan di Jalan Samota yang memiliki intensitas aktivitas masyarakat tinggi.

Kelima ; meminta perbaikan lampu jalan di sepanjang Jalan Bypass dari Simpangan Karaci sampai Simpangan Sering yang saat ini gelap gulita.

Keenam : Mendesak Pemda untuk mencari skema pendanaan alternatif (pinjaman atau pihak ketiga) guna mempercepat penuntasan pembangunan RSUD Sering paling lambat tahun 2026.

Ketujuh : Mengusulkan revitalisasi tanah aset Pemda di Taman Kerato dan penataan lapak UMKM di sekitarnya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Mengakhiri pandangan umumnya, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan yang diketuai oleh H. Zainuddin Sirat menyatakan setuju untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.( AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 23:14:33 +0800 amr
Fraksi Golkar Kritik Penurunan Target Anggaran, Minta Pemda Sumbawa Gunakan Pendekatan Riset dalam Susun APBD https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-kritik-penurunan-target-anggaran-minta-pemda-sumbawa-gunakan-pendekatan-riset-dalam-susun-apbd https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-kritik-penurunan-target-anggaran-minta-pemda-sumbawa-gunakan-pendekatan-riset-dalam-susun-apbd Fraksi Golkar Kritik Penurunan Target Anggaran, Minta Pemda Sumbawa Gunakan Pendekatan Riset dalam Susun APBD

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 25 September 2025– Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna, yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M.Berlian rayes.

Melalui juru bicaranya Syukri HS AMa l, Fraksi Golkar menyoroti penurunan target pendapatan daerah yang signifikan, yang dinilai sebagai indikasi kelemahan perencanaan awal.

Sorotan Kritis: Perencanaan Pendapatan dan Pemangkasan Modal

Fraksi Golkar mencatat bahwa target Pendapatan Daerah setelah perubahan mengalami penurunan sebesar Rp111,5 miliar atau 4,54%. Penurunan ini, menurut Fraksi Golkar, memunculkan pertanyaan kritis:

Basis Metodologi Target Awal Fraksi Golkar mempertanyakan apakah penetapan target pendapatan awal 2025 telah menggunakan evidence-based forecasting atau hanya berbasis realisasi tahun sebelumnya. Mereka menilai perencanaan seharusnya menggunakan pendekatan konservatif realistik, bukan optimistik-irasional yang berujung pada koreksi besar.

Terhadap penurunan belanja modal, Fraksi Golkar memberi perhatian serius terhadap pemangkasan Belanja Modal sebesar Rp73,5 miliar (-31,51%). Pemangkasan ini dikhawatirkan akan menghambat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama program-program pelayanan dasar.

Demikian pula atas lonjakan SiLPA, Peningkatan signifikan pada Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp88,4 miliar dari SiLPA tahun sebelumnya dinilai menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan dan penyerapan anggaran tahun lalu. Fraksi Golkar meminta agar pengelolaan anggaran lebih disiplin agar dana APBD termanfaatkan optimal pada tahun berjalan.

Fraksi Golkar memberikan masukan konstruktif untuk mengatasi masalah struktural dalam perencanaan pendapatan daerah diantaranya 

Pertama : Fraksi Golkar menyarankan Pemerintah Daerah melibatkan perguruan tinggi dan lembaga riset lokal dalam proses penyusunan target pendapatan daerah. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan kajian teknokratik yang kuat, sehingga penetapan target lebih akurat dan realistis.

Kedua : Fraksi Golkar mendorong agar strategi diversifikasi sumber PAD terus diperkuat, terutama melalui sektor pariwisata, pertanian, dan optimalisasi BUMD

Ketiga : Fraksi Golkar mendesak agar R-PAPBD memprioritaskan perbaikan jalan yang krusial, termasuk Jalan Lantung-Ropang, perbaikan jalan di wilayah Labuhan Kuris Kecamatan Lape, dan perbaikan Jembatan Desa Pungkit Kecamatan Lopok.

Dengan seluruh catatan kritis tersebut, Fraksi Partai Golkar menyatakan mendukung pembahasan R-PAPBD Tahun Anggaran 2025 ke tingkat selanjutnya, dengan harapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan pengendalian internal dan mewujudkan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

adalah. Anggota Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kabupaten Sumbawa H. M Berlian Rayes S.Ag., M. M Inov. Penasehat, Ademudhita Noorsamsu, S.AP. Ketua, Hasanuddin HMS. Wakil Ketua, Gahtan Hanu Cakita. Sekretaris, Muhammad Zain, S.P. Bendahara Syukri, HS. A.Ma. anggota (AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 22:53:26 +0800 amr
Fraksi PKB Soroti Ketergantungan Pusat dan Pemangkasan Modal dalam Perubahan APBD 2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-pkb-soroti-ketergantungan-pusat-dan-pemangkasan-modal-dalam-perubahan-apbd-2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-pkb-soroti-ketergantungan-pusat-dan-pemangkasan-modal-dalam-perubahan-apbd-2025 Fraksi PKB Soroti Ketergantungan Pusat dan Pemangkasan Modal dalam Perubahan APBD 2025

Sumbawa Besar, Gaung NUSRA (25 September 2025) — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna hari ini, Kamis 25 September 2025.

Sidang Paripurna DPRD dipimpin oleh Wakil Ketua I H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, ikut hadir Zulfikar Demitry SH MH dari Pemda Hadir Sekretaris Daerah Dr. H.Budi Prasetyo 

Melalui juru bicaranya Ridwan SP.M.Si., Fraksi PKB menyoroti penurunan signifikan pada pendapatan transfer dari pusat dan mendesak pemerintah daerah agar lebih inovatif dalam mengelola keuangan.

Pendapatan dan Belanja: Sinyal Ketergantungan yang Tinggi

Fraksi PKB mencatat bahwa total pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2025 berkurang sebesar Rp111,50 miliar (-4,54%), yang didominasi oleh penurunan Pendapatan Transfer sebesar 5,21%. Fraksi PKB menilai hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat masih sangat besar.

Meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peningkatan sebesar Rp9,40 miliar (+4,06%), Fraksi PKB menegaskan bahwa peningkatan ini masih harus didorong lebih jauh. "Peningkatan PAD menjadi keharusan bagi daerah agar ketergantungan terhadap Pemerintah Pusat bisa dikurangi," tegas Ridwan 

Fraksi PKB menyoroti adanya pergeseran komposisi belanja yang signifikan: Belanja Modal berkurang drastis sebesar Rp73,57 miliar (-31,51%). Fraksi PKB berharap pemangkasan ini tidak membatalkan proyek infrastruktur penting, tetapi diarahkan untuk memprioritaskan yang berdampak pada masyarakat kecil.

Terhadap Kelebihan Pembiayaan (SiLPA), Fraksi PKB mencermati lonjakan Pembiayaan Netto sebesar Rp85,48 miliar. Mereka menekankan agar kelebihan pembiayaan ini diarahkan pada program yang memberikan dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor-sektor produktif.

Terhadap Status Tenaga Kesehatan Non-ASN. Fraksi PKB meminta Pemda segera mengakomodir dan mengusulkan pengangkatan tenaga kesehatan Non-ASN dan Non-Database menjadi PPPK Paruh Waktu, serta melakukan komunikasi dengan KemenPANRB dan BKN Pusat terkait perpanjangan batas waktu registrasi.

Hal hal lain yang disoroti Fraksi PKB adalah mendorong revitalisasi sarana dan prasarana Balai Latihan Kerja untuk menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing, mendorong pembangunan jembatan menuju Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, yang diterjang banjir, mengingat akan memasuki musim penghujan, meminta pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di daerah-daerah terpencil seperti Mate Mega, Bao Desa, Batu Rotok, Ropang, dan Orong Telu.

Fraksi PKB secara prinsip menyetujui Rancangan Perubahan APBD 2025 untuk dibahas ke tingkat selanjutnya, dengan harapan bahwa seluruh catatan ini menjadi bahan pertimbangan serius demi terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Adapun Pimpinan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Ketua: Sri Wahyuni, Wakil Ketua: Sukiman K, S.Pd.I, Sekretaris: Ridwan, S.P., M.Si. Bendahara: Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov. (AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 22:36:13 +0800 amr
Fraksi NasDem Setujui Perubahan APBD 2025: Soroti Pemangkasan Belanja Modal dan Dana Bagi Hasil PT AMNT https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-setujui-perubahan-apbd-2025-soroti-pemangkasan-belanja-modal-dan-dana-bagi-hasil-pt-amnt https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-setujui-perubahan-apbd-2025-soroti-pemangkasan-belanja-modal-dan-dana-bagi-hasil-pt-amnt Fraksi NasDem Setujui Perubahan APBD 2025: Soroti Pemangkasan Belanja Modal dan Dana Bagi Hasil PT AMNT

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - (25 September 2025)— Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna hari ini, Kamis 25 September 2025. 

Melalui juru bicaranya H Zohran SH, Fraksi NasDem menyatakan apresiasi atas transparansi pemerintah daerah, namun menuntut penjelasan mendalam mengenai defisit anggaran dan pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang melonjak.

Apresiasi Kinerja PAD, Pertanyakan Dana AMNT

Fraksi NasDem mengapresiasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp231,94 miliar menjadi Rp241,34 miliar. Fraksi berharap Pemerintah Daerah segera mengupayakan strategi optimalisasi PAD dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Mereka juga mengusulkan agar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang berkontribusi pada peningkatan PAD diberikan insentif.

Namun, Fraksi NasDem menyoroti penurunan *lLain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar 15,22%. Penurunan ini disebabkan pendapatan dari keuntungan bersih PT AMNT Tahun 2023 yang telah disalurkan lebih awal ke Kas Daerah pada tahun 2024. Fraksi NasDem meminta penjelasan Bupati mengenai implikasi dari penarikan dana exit ini.

Belanja Modal Dipangkas Signifikan

Sorotan utama Fraksi NasDem tertuju pada komposisi belanja. Meskipun mendukung program prioritas nasional seperti MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat, Fraksi mempertanyakan pengurangan Belanja Modal sebesar Rp73,5 miliar (-31,51%). Fraksi NasDem khawatir pemangkasan ini akan menghambat pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk jalan dan irigasi.

Secara khusus, Fraksi NasDem mendesak Bupati Sumbawa untuk segera menyelesaikan pembangunan RSUD Sering dengan skema terbaik, serta memastikan alokasi SiLPA sebesar Rp93,48 miliar digunakan secara efektif untuk menutupi defisit dan mendanai program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Fraksi NasDem meminta pengawasan dan evaluasi ketat terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengantisipasi kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain. Mereka juga mendorong Pemerintah Daerah untuk segera menindaklanjuti dukungan terhadap Koperasi Merah Putih (KMP) agar segera berjalan sesuai harapan pemerintah pusat.

Di akhir pandangannya, Fraksi NasDem menyampaikan duka cita atas musibah kebakaran yang menimpa Rumah Yatim Piatu Al Mizan di Kecamatan Lopok.

Adapun Susunan Fraksi Partai NasDem adalah Zulfikar Demitry, S.H., M.H.(Dewan Penasihat), Bunardi, A.Md.Pi. (Ketua), H. Zohran, S.H. (Wakil Ketua), Edy Syarifuddin (Sekretaris), Hasanuddin, S.E.(Bendahara) (AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 21:09:31 +0800 amr
Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kualitas APBD Perubahan 2025: Desak Pengawasan MBG dan Jelaskan Lonjakan SiLPA https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-soroti-kualitas-apbd-perubahan-2025-desak-pengawasan-mbg-dan-jelaskan-lonjakan-silpa https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-soroti-kualitas-apbd-perubahan-2025-desak-pengawasan-mbg-dan-jelaskan-lonjakan-silpa Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kualitas APBD Perubahan 2025: Desak Pengawasan MBG dan Jelaskan Lonjakan SiLPA

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  (25 September 2025 )— Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna hari ini,Kamis 25 September 2025.

Fraksi PDI Perjuangan menyetujui Raperda untuk dibahas ke tingkat selanjutnya, namun mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera memperbaiki tata kelola anggaran dan program, terutama terkait keselamatan anak dan efisiensi belanja.

Pandangan umum ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Hj Jamilah SPd.SD dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov.ikut mendampinginya Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn  Dari pemerintah daerah Hadir Sekretaris Daerah Dr.Budi Prasetyo MAP

Fraksi PDI Perjuangan memberikan perhatian serius terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan hajat nasional. Fraksi sangat menyayangkan adanya kasus keracunan makanan di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan trauma bagi siswa.

"Kami sangat menyesalkan bahwa dalam praktik di lapangan, masih sering ditemukan kasus keracunan makanan akibat Program MBG di berbagai daerah. Keselamatan dan kesehatan anak-anak bangsa harus menjadi prioritas utama," tegas Jubir Fraksi PDI Perjuangan.

Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemda Sumbawa untuk segera mencari akar persoalan, memperbaiki mekanisme pengadaan, pengawasan kualitas, hingga distribusi makanan. Mereka juga meminta agar setiap menu MBG disusun oleh ahli gizi dan diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional.

Kritis terhadap Pemangkasan Belanja Modal dan Lonjakan SiLPA

Fraksi PDI Perjuangan menyoroti beberapa pergeseran signifikan dalam komposisi anggaran yang dinilai kontradiktif dengan visi pembangunan jangka panjang:

Terhadap pemangkasan belanja modal, Fraksi mempertanyakan mengapa Belanja Modal dipangkas drastis sebesar 31,51%, padahal sektor ini berhubungan langsung dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Sebaliknya, Belanja Operasi justru naik. Fraksi meminta jaminan bahwa Belanja Operasi yang meningkat tidak didominasi oleh belanja rutin, tetapi berdampak nyata pada kesejahteraan.

Terkait lonjakan SiLPA Fraksi mencatat lonjakan tajam pada penerimaan pembiayaan, yang meningkat dari Rp5 miliar menjadi Rp93,4 miliar (naik 1.769%) dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Fraksi mempertanyakan apakah lonjakan SiLPA ini tidak menandakan rendahnya kualitas perencanaan dan serapan anggaran pada tahun lalu.

Inisiatif Fiskal dan Keadilan Pelayanan

Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemda untuk lebih berani dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan lebih bijak dalam menekan belanja rutin. Mereka juga menyoroti adanya penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang signifikan dan meminta Pemda menjelaskan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas fiskal.

"Pendapatan Asli Daerah yang dibayarkan oleh masyarakat harus ada timbal balik dari Pemerintah Daerah dalam bentuk pelayanan publik yang baik, infrastruktur yang memadai, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan," tutup Fraksi PDI Perjuangan.

Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menyetujui Raperda Perubahan APBD 2025 untuk dibahas ke tingkat selanjutnya, dengan harapan seluruh catatan kritis ini dapat memperkuat kualitas anggaran demi terwujudnya Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Fraksi PDI Perjuangan yang menyampaikan pandangan umum ini adalah Pelindung/Penasihat Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. Ketua: I Nyoman Wisma, S.I.P,Sekretaris: H. Jabir, S.Pd. Anggota: I Ketut Sawitra, Hj. Jamila, S.Pd., S.D. (AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 20:19:46 +0800 amr
Fraksi PKS Soroti Krisis Dokter dan Fasilitas Puskesmas Maronge dalam Perubahan APBD 2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-soroti-krisis-dokter-dan-fasilitas-puskesmas-maronge-dalam-perubahan-apbd-2025 https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-soroti-krisis-dokter-dan-fasilitas-puskesmas-maronge-dalam-perubahan-apbd-2025 Fraksi PKS Soroti Krisis Dokter dan Fasilitas Puskesmas Maronge dalam Perubahan APBD 2025

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (25 September 2025) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Sumbawa dalam sidang Paripurna melalui juru bicaranya Alen Taryadi SH menyoroti kondisi mendesak di sektor kesehatan dan pelayanan publik dalam Pandangan Umum (PU) mereka terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Fraksi PKS mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengatasi kekurangan tenaga medis dan fasilitas Puskesmas, khususnya di wilayah Maronge.

Dalam paparannya, Fraksi PKS menyoroti kritisnya kekurangan tenaga dokter di Puskesmas Maronge yang saat ini hanya memiliki satu orang dokter. Kondisi ini sangat rentan mengganggu pelayanan kesehatan dasar masyarakat, terutama jika dokter tersebut berhalangan atau cuti.

Sebagai solusi mendesak, Fraksi PKS meminta Pemda untuk penambahan Dokter dan mengusulkan agar dokter non-PNS yang bertugas di UPT Puskesmas Plampang diperbantukan ke Puskesmas Maronge. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi standar minimal pelayanan kesehatan.

Demikian pula Rehabilitasi Fasilitas, mendesak Pemda merehabilitasi gedung Puskesmas Maronge, termasuk perbaikan pagar keliling, talang air gedung baru, dan atap kanopi yang dinilai sudah tidak layak untuk menunjang pelayanan.

Selain isu di Puskesmas, Fraksi PKS juga menekankan dua agenda krusial lainnya yakni penyelesaian RSUD. Fraksi PKS mendesak agar pembangunan fisik dan fasilitas pendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) segera dituntaskan. Mereka bahkan mendorong Pemda untuk mempertimbangkan pinjaman ke Pemerintah Pusat sesuai UU Keuangan Negara, demi mempercepat penyelesaian proyek RSUD.

Terhadap Status Tenaga Kesehatan Non-ASN, Fraksi PKS meminta agar tenaga kesehatan Non-ASN dan Non-Database yang telah mengabdi bertahun-tahun segera diakomodir dan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Mengingat batas waktu pengusulan adalah 1 Oktober 2025, Fraksi PKS mendesak Pemda untuk segera berkomunikasi dengan KemenPANRB dan BKN Pusat guna mengeluarkan regulasi yang dapat mengakomodir kelompok ini.

Terkait semakin rendahnya alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat, Fraksi PKS menyarankan agar Pemerintah Daerah berhati-hati dalam menggunakan anggaran dengan mengedepankan skala prioritas. Fraksi PKS meminta Pemerintah Daerah untuk membuat inovasi dan terobosan baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengoptimalkan sumber PAD dari penyertaan modal BUMD.

Fraksi PKS juga menyarankan Pemerintah Daerah merencanakan hal yang menjadi legacy Pemerintahan Jarot-Ansori, yaitu pembangunan masjid skala masjid raya di tanah milik Pemda di wilayah wisata Samota.

Fraksi PKS mendukung Rancangan Perubahan APBD 2025 dengan harapan bahwa seluruh catatan ini menjadi prioritas dan diimplementasikan secara maksimal.

Pimpinan Sidang DPRD adalah Wakil Ketua I H M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, didampingi oleh Wakil Ketua II Gitta Liesbano SH MKn. Dari Pemerintah Daerah hadir mewakili Bupati Sumbawa Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo S.Sos.M.AP.

Adapun pimpinan dan anggota fraksi PKS adalah ketua : Muhammad Takdir, Se.,M.M.Iniv, Wakil Ketua : adizul Syahabuddin, S.P, M.Si, Sekretaris : H. Andi Mappeleppui Anggota Anggota ; Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, Alen Taryadi, S.H, Ema Yuniarti. (AM)

]]>
Thu, 25 Sep 2025 13:07:16 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Buka Sidang Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2025 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-buka-sidang-paripurna-bahas-perubahan-apbd-2025 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-buka-sidang-paripurna-bahas-perubahan-apbd-2025 Ketua DPRD Sumbawa Buka Sidang Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2025

Sumbawa Besar Gaung NUSRA (,/23 September 2025) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini secara resmi memulai sidang paripurna pertamanya dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Para Wakil Ketua DPRD HM.Berlian Rayes, Zulfikar Demitry, Gitta Liesbano, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan pimpinan OPD terkait.

APBD Perubahan 2025: Prioritaskan Program Pro-Rakyat

Wakil Bupati Ansori menjelaskan bahwa perubahan APBD 2025 mengalami penyesuaian signifikan. Total pendapatan daerah berkurang sebesar Rp111,50 miliar akibat efisiensi belanja dari pemerintah pusat. Meskipun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan tren positif dengan penambahan sebesar Rp9,40 miliar.

Untuk menyikapi penurunan pendapatan, Pemkab Sumbawa melakukan reorganisasi belanja. Belanja Modal dipangkas drastis sebesar Rp73,57 miliar, sementara Belanja Operasi ditingkatkan sebesar Rp55,23 miliar. Penyesuaian ini diarahkan untuk membiayai program-program prioritas dan pelayanan dasar masyarakat, di antaranya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG),Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP),Sekolah Rakyat (SR),Dukungan untuk Batalyon Teritorial Pembangunan Sumbawa

Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, dalam pidato pembukaannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir. Ia mengingatkan bahwa pembahasan Raperda ini telah diawali dengan nota kesepakatan KUA-PPAS yang telah ditandatangani bersama.

"Rapat fraksi-fraksi DPRD dalam rangka menyusun pandangan umum akan dilaksanakan mulai hari ini. Hasilnya akan disampaikan pada rapat paripurna kedua, hari Kamis, 25 September 2025," jelas Nanang.

Ia juga berharap komitmen bersama ini dapat bermuara pada tersusunnya perubahan anggaran yang berkualitas. Rapat paripurna pertama hari ini ditutup oleh Nanang Nasiruddin dengan mengucapkan syukur, menandai dimulainya fase pembahasan Raperda APBD Perubahan 2025.(AM)

]]>
Tue, 23 Sep 2025 11:34:13 +0800 amr
Zulfikar Demitry Iringi Kepergian Ayah, Tokoh Pejabat Pusat dan Daerah Turut Berduka https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-iringi-kepergian-ayah-tokoh-pejabat-pusat-dan-daerah-turut-berduka https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-iringi-kepergian-ayah-tokoh-pejabat-pusat-dan-daerah-turut-berduka Zulfikar Demitry Iringi Kepergian Ayah, Tokoh Pejabat Pusat dan Daerah Turut Berduka

Sumbawa, Amarmedia.co.id(15 September 2025)– Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman H. A. Saat Abdullah, S.T., ayahanda tercinta dari Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., hari ini. Kepergian tokoh yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Provinsi NTB dan Ketua Partai NasDem Sumbawa ini membawa duka mendalam bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat.

Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat pusat hingga daerah. Turut hadir dan memberikan penghormatan terakhir antara lain Anggota DPR RI H. Johan Rosihan, S.T., para anggota DPRD Provinsi NTB, serta  anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ketua Umum KONI Sumbawa dan jajaran,  Pimpinan Pondok pesantren, dan tokoh budayawan.

Dari jajaran eksekutif, tampak Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., dan Kepala OPD terkait, termasuk Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa H. Junaidi, S.Pt.

Kehadiran para pejabat tinggi ini menunjukkan betapa besar kontribusi dan peran almarhum H. A. Saat Abdullah, S.T., selama hidupnya. Dukungan dan doa dari para kolega dan rekan kerja menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama bagi Zulfikar Demitry.

Almarhum H. A. Saat Abdullah dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Semangat perjuangan dan pengabdiannya akan terus dikenang sebagai teladan bagi generasi penerus.

Mewakili Keluarga, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mengantarkan jenazah ke pemakamannya. " Hari ini ribuan masyarakat mengiringi pemakaman Almarhum H A Saat Abdullah.dari Koleganya di DPRD Provinsi NTB juga hadir, diantaranya Iwan Panji, Sambirang Ahmadi, H Nurdin Marjuni, Rusli Manawari. Tokoh senior dari DPR RI juga hadir H Johan Rosihan, juga semalam hadir Wamen PKP H Fahri Hamzah, Mantan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah , Pak Badrul Munir ,Pak Jamaluddin Malik dan masih banyak tokoh masyarakat" urainya.

Kami sangat haru semenjak kemarin sore, semalam dan hari ini pelayat selalu ramai menunjukkan kebaikan almarhum dan ada dihati para koleganya kawan dan handai tolan almarhum.mengutif kata mutiara, Bupati menyampaikan ketika kita lahir dalam kondisi menangis dan orang orang sekitar tertawa, dan ketika kita menggal orang orang sekitar kita menangis sedih.mengingat memori kebersamaan bersama almarhum 

Sebagaimana riwayat hidup yang disampaikan Anggota DPRD Provinsi NTB tadi Almarhum telah banyak berkarir di pemerintahan daerah, Oleh karenanya Kami menyampaikan permohonan maaf bila selama pergaulannya terdapat kesalahan dan khilaf. 

"Sungguh kita juga akan menyusul beliau menuju kematian, yang terbaik untuk kita adalah bagaimana Mengisi kehidupan ini dengan memperbanyak amal, berbuat kebajikan" ujarnya.

Salah satu sahabat Almarhum, Dedi Kevin Molajake turut berduka mendalam sekaligus kehilangan seorang tokoh yang humble dan terbuka bagi semua kalangan. "Saya pribadi sangat kehilangan seorang tokoh senior panutan baik bagi saya pribadi dan para juniornya" ujarnya (AM)

]]>
Fri, 12 Sep 2025 20:50:27 +0800 amr
DPRD Sumbawa Bahas Delapan Raperda Inisiatif, Fraksi NasDem Soroti Keadilan Hukum dan Perlindungan UMKM https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-bahas-delapan-raperda-inisiatif-fraksi-nasdem-soroti-keadilan-hukum-dan-perlindungan-umkm https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-bahas-delapan-raperda-inisiatif-fraksi-nasdem-soroti-keadilan-hukum-dan-perlindungan-umkm DPRD Sumbawa Bahas Delapan Raperda Inisiatif, Fraksi NasDem Soroti Keadilan Hukum dan Perlindungan UMKM

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.(11 September 2025) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa dewan. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Mohamad Ansori, Forkopimda, Sekda, dan seluruh pejabat pemerintah daerah.

Fraksi Partai NasDem, melalui juru bicaranya, Bunardi AMdPi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komisi yang telah menginisiasi delapan Raperda strategis. Fraksi NasDem memandang Raperda ini sebagai ikhtiar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi dan Catatan Kritis Fraksi NasDem

Fraksi NasDem menilai bahwa seluruh Raperda yang diajukan, mulai dari Bantuan Hukum hingga Kabupaten Layak Anak, merupakan bukti nyata komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi secara proaktif. Namun, Fraksi NasDem memberikan beberapa catatan penting:

Terhadap Raperda Bantuan Hukum dianggap sangat penting untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat tidak mampu.

Terhadap Raperda Pemberdayaan Ormas, menekankan pentingnya Ranperda ini sebagai dasar hukum untuk memberdayakan dan memfasilitasi Ormas sebagai mitra strategis pembangunan.

Terkait Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan Fraksi NasDem mengapresiasi pembaruan regulasi ini. Namun, mereka meminta agar penataan lokasi, jarak antara pusat perbelanjaan dan pasar rakyat diatur secara ketat untuk melindungi keberlangsungan pasar tradisional.

Terhadap Raperda Kota Pusaka Fraksi NasDem menilai penting untuk memberikan landasan hukum dalam upaya menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya Sumbawa.

Raperda Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an: Fraksi NasDem memandang hal ini sejalan dengan semangat membentuk generasi yang beriman dan berilmu.

Raperda Pencegahan Perkawinan Anak: Dinilai strategis untuk menekan angka perkawinan anak yang berdampak pada kesehatan dan pendidikan.

Raperda Pemajuan Kebudayaan: Dianggap penting untuk menguatkan identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi. Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak: Fraksi NasDem menegaskan perlunya komitmen kuat terhadap perlindungan anak sebagai investasi masa depan daerah.

Secara khusus, Fraksi NasDem menyoroti beberapa isu:

1. Fraksi menaruh perhatian khusus pada pengelolaan pariwisata Hiu Paus. Mereka berharap potensi wisata bahari ini dapat dikelola secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan aspek konservasi dan kesejahteraan masyarakat pesisir, agar menjadi ikon wisata unggulan.

2. Mendesak perbaikan akses jalan di depan Pasar Utan. Jalan yang memadai akan memperlancar distribusi barang dan jasa, mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, dan memperkuat posisi pasar sebagai penopang ekonomi lokal.

3. Fraksi NasDem menekankan bahwa setiap regulasi yang dibuat harus bersifat implementatif, bermanfaat, dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Dengan seluruh catatan dan masukan ini, Fraksi Partai NasDem menyatakan mendukung delapan Raperda tersebut untuk dibahas ke tahap selanjutnya. Mereka berharap Raperda ini dapat menjadi instrumen yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang maju dan berkeadilan.

Susunan Fraksi Partai NasDem yang hadir: Zulfikar Demitry, S.H., M.H. (Penasihat) Bunardi, A.Md.Pi (Ketua), H. Zohran, S.H. (Wakil Ketua), Edy Syarifuddin (Sekretaris),Hasanuddin, S.E. (Bendahara) (AM)

]]>
Thu, 11 Sep 2025 15:09:18 +0800 amr
Fraksi PDI Perjuangan Dukung Delapan Raperda Inisiatif, Desak Keadilan Sosial dan Perlindungan Rakyat https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-dukung-delapan-raperda-inisiatif-desak-keadilan-sosial-dan-perlindungan-rakyat https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-dukung-delapan-raperda-inisiatif-desak-keadilan-sosial-dan-perlindungan-rakyat Fraksi PDI Perjuangan Dukung Delapan Raperda Inisiatif, Desak Keadilan Sosial dan Perlindungan Rakyat

Sumbawa,Amarmedia.co.id  (11 September 2025) — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum terkait delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa dari komisi-komisi. Dalam sidang paripurna hari ini.Kamis  (11/9) . Fraksi PDI Perjuangan menyatakan persetujuan atas Raperda tersebut, namun dengan memberikan sejumlah catatan dan usulan konstruktif yang berpihak pada rakyat kecil.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Zulfikar Demitry SH MH ikit hadir Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MH dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Sekda Sumbawa Dr.H.Budi Prasetyo.serta jajaran Forkopimda dan jajaran kepala OPD pemerintah daerah.

Mengawal Visi Trisakti dan Aksi Nyata Pro-Rakyat

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan I Ketut Sawitra menyampaikan bahwa delapan Raperda ini merupakan ikhtiar legislatif yang sejalan dengan cita-cita Trisakti Bung Karno: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. "Fraksi PDI Perjuangan menekankan bahwa regulasi ini harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tidak hanya sekadar formalitas" jelasnya.

Beberapa poin krusial yang disoroti Fraksi PDI Perjuangan, antara lain:

1. Raperda Bantuan Hukum dan Pemberdayaan Ormas:

 

Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya memastikan akses keadilan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan. Mereka mengusulkan adanya mekanisme akreditasi lembaga bantuan hukum dan penguatan peran paralegal di desa.

2. Raperda Pengelolaan Pasar dan Toko Swalayan:

Fraksi PDI Perjuangan mendesak agar Raperda ini benar-benar melindungi UMKM dan pasar tradisional, dengan menetapkan zonasi ketat dan mewajibkan swalayan menyediakan minimal 30% ruang bagi produk lokal

4. Raperda Kota Pusaka Sumbawa Besar: Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi langkah ini, namun mengingatkan agar perda ini tidak hanya berhenti pada pelestarian simbolik. Mereka mengusulkan dibentuknya Badan Pengelola Kota Pusaka yang melibatkan budayawan dan akademisi, serta mendorong tumbuh kembang ekonomi kreatif berbasis budaya.

5. Raperda Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an:Meskipun mendukung penguatan pendidikan religius, Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar perda ini tidak tumpang tindih dengan kurikulum nasional. Perlu adanya kepastian mengenai kesiapan tenaga pengajar, sertifikasi guru, dan pemerataan di sekolah-sekolah terpencil.

6. Raperda Pencegahan Perkawinan Anak: Fraksi PDI Perjuangan menggarisbawahi tingginya angka dispensasi nikah di Sumbawa. Mereka menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dan pendekatan sosialisasi yang humanis agar regulasi ini efektif menekan angka perkawinan dini.

7. Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak:

Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa konsep Kabupaten Layak Anak harus diwujudkan secara konkret. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk menyediakan lebih banyak ruang terbuka hijau, sarana bermain anak yang aman, dan unit pengaduan khusus anak di setiap kecamatan.

Fraksi PDI Perjuangan menyatakan setuju agar kedelapan Raperda ini dibahas dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa. Namun, persetujuan ini disertai dengan harapan agar pembahasan dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

"Kami meyakini bahwa keberhasilan tata kelola anggaran tidak hanya diukur dari angka realisasi, tetapi dari seberapa besar dampak yang dirasakan oleh rakyat," ujar jubir Fraksi PDI Perjuangan.

Juru bicara Fraksi menutup pemandangan Umum nya dengan harapan semoga seluruh proses pembahasan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa maslahat bagi Tau dan Tana’ Samawa tercinta.

Adapun Anggota Fraksi PDI Perjuangan adalah Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. (Pelindung/Penasihat),I Nyoman Wisma, S.I.P. (Ketua),H. Jabir, S.Pd. (Sekretaris) I Ketut Sawitra (Wakil Ketua/Anggota) Hj. Jamila, S.Pd., S.D.(Bendahara/Anggota) (AM)

]]>
Thu, 11 Sep 2025 14:51:14 +0800 amr
Fraksi Golkar Apresiasi Delapan Raperda Inisiatif DPRD, Tegaskan Pentingnya Kemitraan dan Perlindungan UMKM https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-apresiasi-delapan-raperda-inisiatif-dprd-tegaskan-pentingnya-kemitraan-dan-perlindungan-umkm https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-apresiasi-delapan-raperda-inisiatif-dprd-tegaskan-pentingnya-kemitraan-dan-perlindungan-umkm Fraksi Golkar Apresiasi Delapan Raperda Inisiatif DPRD, Tegaskan Pentingnya Kemitraan dan Perlindungan UMKM

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (11 September 2025) — Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umumnya dalam Sidang Paripurna terkait delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa dewan. Fraksi Golkar memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut, yang dinilai sebagai bukti keseriusan DPRD dalam memperkuat regulasi demi kesejahteraan masyarakat.

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH. Hadir Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MH. Dari Pemda hadir Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Anshori bersama Sekretaris Daerah Dr.H Budi Prasetyo S.Sos.MAP, Forkopimda dan jajaran kepala OPD 

Pandangan umum yang dibacakan oleh juru bicara Fraksi, Muhammad Zain SIP , ini menyoroti Raperda dari Komisi I, II, III, dan IV, dengan penekanan pada aspek ekonomi kerakyatan, budaya, dan perlindungan sosial.

Raperda Ritel Modern dan Perlindungan UMKM

Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus kepada Komisi II atas Raperda Perubahan Perda No. 17 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Fraksi menilai Raperda ini sejalan dengan komitmen Golkar untuk membangun perekonomian yang adil dan berpihak pada rakyat.

Beberapa poin penting yang ditekankan Fraksi Golkar adalah Kemitraan Wajib dengan UMKM" Raperda ini mewajibkan toko swalayan menjalin kemitraan dengan UMKM, menyediakan ruang usaha terjangkau, dan memprioritaskan pasokan produk lokal" ujar Rozy

Terkait pengawasan Implementasi, Fraksi Golkar mengingatkan bahwa keberhasilan Raperda ini tidak hanya ditentukan oleh substansinya, tetapi juga oleh konsistensi dalam implementasi. Pemerintah daerah perlu memastikan pengawasan efektif agar kehadiran toko modern tidak mematikan pasar tradisional.

Raperda Bantuan Hukum dan Pemberdayaan Ormas

Terkait Raperda Bantuan Hukum, Fraksi Golkar memandangnya sebagai langkah strategis untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat miskin. Sedangkan Raperda Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dinilai sebagai upaya untuk memperkuat Ormas sebagai mitra strategis pemerintah.

Raperda Kota Pusaka dan Pelestarian Budaya

Fraksi Golkar juga mengapresiasi inisiatif Raperda Kota Pusaka Sumbawa Besar, yang dinilai memiliki tiga nilai penting: pelestarian warisan budaya, penguatan identitas daerah, dan peningkatan ekonomi berbasis budaya. Namun, Fraksi Golkar memberikan catatan bahwa Raperda ini harus disinergikan dengan RTRW, RPJMD, dan program strategis daerah agar implementasinya tidak parsial.

Raperda Kesehatan, Pendidikan, dan Perlindungan Anak

Fraksi Golkar juga memberikan apresiasi kepada Komisi IV atas empat Raperda yang diinisiasi, yaitu tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an, Pemajuan Kebudayaan, Pencegahan Perkawinan Anak, dan Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

"Perda ini akan menjadi instrumen hukum yang kuat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan warisan budaya, sejarah, dan alam Sumbawa secara berkelanjutan," ujar Rozy jubir Fraksi Golkar.

Dengan semua pertimbangan dan catatan yang disampaikan, Fraksi Partai Golkar menyatakan menerima dan mendukung seluruh Raperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut. Fraksi Golkar berharap seluruh proses pembahasan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa maslahat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumbawa.

Adapun susunan Anggota Fraksi Partai Golkar H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. (Penasihat), Ademudhita Noorsamsu, S.AP. (Ketua), Hasanuddin HMS. (Wakil Ketua), Gahtan Hanu Cakita. (Sekretaris), Muhammad Zain, S.P. (Bendahara) Syukri HS, A.Ma.(Anggota) (AM)

]]>
Thu, 11 Sep 2025 14:36:04 +0800 amr
Fraksi PKS Dukung Delapan Raperda Inisiatif DPRD, Dorong Pengkajian Mendalam dan Harmonisasi Regulasi https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dukung-delapan-raperda-inisiatif-dprd-dorong-pengkajian-mendalam-dan-harmonisasi-regulasi https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dukung-delapan-raperda-inisiatif-dprd-dorong-pengkajian-mendalam-dan-harmonisasi-regulasi Fraksi PKS Dukung Delapan Raperda Inisiatif DPRD, Dorong Pengkajian Mendalam dan Harmonisasi Regulasi

SUMBAWA BESAR, 11 September 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini melanjutkan Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa dewan. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H. dan dihadiri Wakil Ketua Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., serta jajaran pejabat daerah Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Anshori dan Sekda Sumbawa Dr. J.Budi Prasetyo dan Forkopimda.

Dalam pandangan umum yang dibacakan oleh juru bicara Ema Yuniarti Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) atas kerja kerasnya mengkaji delapan Raperda usul prakrsa Komisi dewan.

Delapan Raperda Inisiatif, Bukti Proaktif Legislatif

Kedelapan Raperda usul prakarsa dewan ini mencakup isu-isu krusial yang digagas oleh komisi-komisi di DPRD:

Komisi I: Raperda tentang Bantuan Hukum dan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan.

Komisi II: Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Komisi III:Raperda tentang Kota Pusaka Sumbawa Besar.

Komisi IV: Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan Sumbawa, Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an Sejak Pendidikan Dasar, Pencegahan Perkawinan Anak, dan Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

Fraksi PKS menyambut baik dan mendukung penuh upaya legislatif ini, yang dinilai sebagai bukti nyata komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi secara proaktif, bukan hanya menunggu usulan dari eksekutif.

Desakan Kajian Mendalam dan Harmonisasi

Meskipun mendukung, Fraksi PKS memandang perlu adanya perhatian serius terhadap beberapa hal:

1. Fraksi PKS mendorong agar setiap Raperda dikaji secara mendalam mengenai dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini penting untuk memastikan regulasi yang dibuat tidak menimbulkan beban baru bagi masyarakat, melainkan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

2. Fraksi PKS meminta tim perumus untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi secara menyeluruh dengan peraturan perundang-undangan di tingkat provinsi dan nasional guna menghindari tumpang tindih.

3. Fraksi PKS berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan yang memadai, baik dari segi kesiapan maupun kompetensi, untuk menjalankan amanat Raperda ini secara efektif.

4. Mengingat kekayaan budaya Sumbawa, Fraksi PKS mengusulkan agar Raperda ini disusun dengan pendekatan yang humanis dan mempertimbangkan nilai-nilai luhur masyarakat.

Fraksi PKS sepakat bahwa kedelapan Raperda ini perlu dilanjutkan ke tahap pembahasan selanjutnya. Mereka berharap seluruh catatan dan masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penyempurnaan Raperda.

Adapun anggota Fraksi PKS yang menyampaikan pandangan umum ini adalah: Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov. (Ketua) Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si. (Wakil Ketua) H. Andi Mappelepui (Sekretaris) Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. (Anggota) Alen Taryadi, S.H. (Anggota) Ema Yuniarti (Anggota)

]]>
Thu, 11 Sep 2025 14:17:39 +0800 amr
Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Desak Kelancaran Proses Administrasi https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-sumbawa-apresiasi-pengangkatan-pppk-paruh-waktu-desak-kelancaran-proses-administrasi https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-sumbawa-apresiasi-pengangkatan-pppk-paruh-waktu-desak-kelancaran-proses-administrasi Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Desak Kelancaran Proses Administrasi

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id  15 September 2025 — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov., menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk penghargaan atas masa pengabdian ribuan pegawai non-ASN di daerah.

Faesal menyampaikan apresiasinya kepada rekan-rekan yang telah dinyatakan lolos seleksi PPPK Paruh Waktu di seluruh instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sumbawa. “Selamat kepada rekan-rekan yang telah dinyatakan lolos seleksi PPPK Paruh Waktu di seluruh instansi OPD Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Menurut Faesal, meskipun proses tahapan administrasi dan seleksi kini sudah berjalan, masih ada beberapa pegawai yang terganjal persoalan teknis. Masalah ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk disampaikan kepada pemerintah pusat, Kementerian PAN-RB, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari solusi bagi para pegawai yang belum terjaring dalam proses seleksi ini. Diharapkan, proses ini dapat memberikan kepastian status bagi seluruh pegawai non-ASN dan memberikan semangat baru dalam melayani masyarakat," tambah Faesal.

Rincian Alokasi dan Mekanisme Pemberkasan PPPK Paruh Waktu

Berdasarkan pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, (terlampir dalam berita) pemerintah daerah mengalokasikan 2.979 formasi PPPK Paruh Waktu. Alokasi ini terbagi menjadi 1.031 pegawai non-ASN yang terdaftar di database BKN dan 1.948 yang tidak terdaftar.

Bagi peserta yang lolos, tahap pemberkasan usulan NIP (Nomor Induk Pegawai) PPPK Paruh Waktu akan dimulai pada 10 hingga 15 September 2025 melalui laman sscasn.bkn.go.id. Dokumen yang disyaratkan antara lain Surat Pernyataan 5 poin, SKCK, Daftar Riwayat Hidup (DRH), surat keterangan sehat, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto. Proses ini dilakukan secara paperless dan akan difasilitasi oleh BKPSDM Kabupaten Sumbawa.

Pemberkasan ini sangat krusial, dan para peserta diimbau untuk teliti dalam mengunggah dokumen. Dalam pengumuman tersebut, Sekda Sumbawa Dr H. Budi Prasetyo juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan.

Dengan adanya proses ini, DPRD Sumbawa berharap ribuan tenaga non-ASN yang telah mengabdi dapat segera memiliki status yang jelas dan memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.(AM)

]]>
Thu, 11 Sep 2025 11:11:57 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Ajukan Empat Raperda Inisiatif: Perkuat Karakter Anak dan Perlindungan Warga https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-ajukan-empat-raperda-inisiatif-perkuat-karakter-anak-dan-perlindungan-warga https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-ajukan-empat-raperda-inisiatif-perkuat-karakter-anak-dan-perlindungan-warga Komisi IV DPRD Sumbawa Ajukan Empat Raperda Inisiatif: Perkuat Karakter Anak dan Perlindungan Warga

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 9 September 2025) — Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan usul prakarsa empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Sidang Paripurna. Keempat Raperda ini berfokus pada penguatan pendidikan, budaya, serta perlindungan anak dan perempuan di Kabupaten Sumbawa.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. dan dihadiri oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta seluruh OPD terkait.

Empat Raperda Inisiatif Komisi IV DPRD

Juru bicara Komisi IV, Syamsul Hidayat SE dalam laporannya menjelaskan bahwa keempat Raperda ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak di masyarakat.

1. Raperda Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an Sejak Pendidikan Dasar

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Pemerintahan Daerah, pendidikan merupakan urusan konkuren yang menjadi kewenangan pemerintah daerah terkait urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Berkenaan dengan hal tersebut, penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka otonomi daerah diharapkan melahirkan aturan-aturan yang dapat menunjang pembangunan daerah ke arah yang lebih maju, guna mencapai keadilan dan kesejahteraan masyarakat daerah. Hal ini sejalan dengan UUD 1945 pasal 31 ayat (1) mengatur, bahwa setiap warga Negara berhak mendapat mendapat pendidikan. Ayat (3) pasal tersebut mengatur, bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu system Pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berupaya untuk terus meningkatkan minat baca dan meningkatkan kemampuan baca tulis serta menghafal Al-Qur’an bagi para siswa pendidikan dasar yang beragama Islam. Akan tetapi, sampai saat ini Kabupaten Sumbawa belum memiliki Peraturan Daerah yang berkaitan dengan upaya peningkatan minat baca serta penngkatan kemampuan tulis dan menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk membentuk Perda tersendiri yang mengatur khusus megenai Pendidikan Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an.

Dengan adanya Perda Pendidikan Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an pasti akan mengubah kondisi sosial kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Sumbawa. Rendahnya minat baca Al-Qur’an akan terminimalisasi dengan diterapkannya Perda ini. Dengan timbulnya kewajiban bagi seluruh siswa yang beragama Islam untuk mengikuti extrakurikuler baca tulis Al-Qur’an di sekolah pasti akan meningkatkan kemampuan baca tulis AL-Qura’an bagi masyarakat Sumbawa. Pendidikan baca tulis Al-Qur’an yang didapatkan para siswa, tidak dipungkiri mampu melunar pada lingkungan rumah dan lingkungan sosial para siswa. Dengan demikian, sebaran kemampuan mengaji di Kabupaten Sumbawa dapat terus mengalami peningkatan. Tidak hanya itu saja, dengan diterapkannya sertifikasi bagi para pengajar BTQ non guru agama Islam, maka dapat meningkatkan kesejahteraan para pengajar tersebut. Hal ini dikarenakan, dengan adanya pengajar yang bersertifikasi maka akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan honorarium bagi para pengajar bersertifikasi tersebut.

Tujuan Raperda ini adalah mendorong minat baca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an di kalangan siswa beragama Islam sejak dini.

"Hal ini sangat urgens demi mengatasi rendahnya minat baca Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan mengaji di masyarakat" ujarnya 

Sehingga manfaat yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengajar BTQ non-guru agama Islam melalui sertifikasi dan honorarium.

2. Raperda Pemajuan Kebudayaan Sumbawa

Kebudayaan Sumbawa adalah keseluruhan proses dan hasil interaksi antar-kebudayaan yang hidup dan berkembang di Kabupaten Sumbawa. Perkembangan tersebut bersifat dinamis, yang ditandai oleh adanya interaksi antar-kebudayaan baik di daerah maupun dengan budaya lain dari luar daerah dalam proses dinamika perubahan sosial budaya masyarakat. Dalam konteks tersebut, masyarakat Kabupaten Sumbawa menghadapi berbagai masalah, tantangan, dan peluang dalam memajukan Kebudayaan Sumbawa. 

Untuk itu, diperlukan langkah strategis dalam upaya Pemajuan Kebudayaan Sumbawa melalui Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Sumbawa sesuai dengan visi-misi pembangunan Kabupaten Sumbawa yang telah ditetapkan. Langkah strategis berupa upaya Pemajuan Kebudayaan tersebut harus dipandang sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban masyarakat Kabupaten Sumbawa, bukan sebagai beban biaya. 

Tujuan Raperda ini untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kekayaan budaya Sumbawa sebagai aset nasional. Urgensinya untuk mencegah terkikisnya nilai-nilai budaya dan sejarah akibat globalisasi.sehingga manfaatnya dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata melalui festival budaya dan pengembangan seni lokal.

3. Raperda Pencegahan Perkawinan Anak

Dalam rangka melindungi hak-hak Anak terhadap perkawinan sebagaimana yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dalam Penjelasan angka 4 huruf d, secara eksplisit menyatakan bahwa Undang-Undang Perkawinan “menganut prinsip, yaitu bahwa calon suami-isteri itu harus telah masak jiwa raganya untuk dapat melangsungkan perkawinan, agar supaya dapat mewujudkan tujuan perkawinan secara baik tanpa berakhir pada perceraian dan mendapat keturunan yang baik dan sehat. Untuk itu harus dicegah adanya perkawinan antara calon suami-isteri yang masih di bawah umur”. Sehingga Penjelasan Undang-Undang Perkawinan tentu mengandung arti bahwa perkawinan anak merupakan sesuatu yang dilarang. 

Anak di dalam ketentuan Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Perlindungan Anak, bahwa yang dimaksud usia Anak adalah usia sebelum 18 tahun. Secara lebih tegas berdasarkan ketentuan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana telah diubahdengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, bahwa batas usia minimal perkawinan untuk laki-laki dan perempuan adalah berumur 19 (sembilan belas) tahun. Dengan demikian ketentuan syarat umur untuk melangsungkan perkawinan adalah apabila laki-laki dan perempuan telah mencapai usia 19 (sembilan belas) tahun.

Tujuannya untuk melindungi hak-hak anak dan mencegah pernikahan dini. Urgensinya menekan tingginya angka pernikahan anak di Sumbawa, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga, dan kemiskinan.

Manfaat ranperda tersebut agar menjamin anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

4. Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA)

Tujuan untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak, perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, serta memastikan anak dapat berpartisipasi secara optimal.

Urgensinya untuk memberikan payung hukum bagi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi anak-anak. Sehingga manfaatnya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan anak sebagai aset bangsa.

Komisi IV berharap, keempat Raperda ini dapat memberikan arah dan pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Komisi IV  juga mendesak agar dalam pembahasan selanjutnya, seluruh pihak terkait dilibatkan untuk memastikan materi Raperda menjadi lebih komprehensif.

Laporan ini ditutup dengan harapan agar Raperda dapat segera disahkan dan diimplementasikan secara maksimal, demi mewujudkan visi "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera." (AM)

]]>
Wed, 10 Sep 2025 16:35:33 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa Ajukan Raperda Kota Pusaka: Jaga Warisan Leluhur, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Berbasis Budaya https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-ajukan-raperda-kota-pusaka-jaga-warisan-leluhur-dorong-ekonomi-dan-pariwisata-berbasis-budaya https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-ajukan-raperda-kota-pusaka-jaga-warisan-leluhur-dorong-ekonomi-dan-pariwisata-berbasis-budaya Komisi III DPRD Sumbawa Ajukan Raperda Kota Pusaka: Jaga Warisan Leluhur, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Berbasis Budaya

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Penjelasan Komisi III atas usul prakarsa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Pusaka Sumbawa Besar. Raperda ini bertujuan untuk melestarikan warisan alam, budaya, dan sejarah Sumbawa, sekaligus menjadikannya motor penggerak ekonomi dan pariwisata.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., dan dihadiri oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta seluruh jajaran Forkopimda dan pejabat pemerintah daerah.

Landasan dan Urgensi Perda Kota Pusaka

Juru bicara Komisi III DPRD Sumbawa, H Rusdi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Raperda ini memiliki landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis yang kuat. Menurutnya, Raperda ini sangat mendesak untuk ditetapkan karena menjaga warisan budaya dan alam di Sumbawa yang berpotensi hilang, menjadikan Kota Pusaka Sumbawa Besar sebagai identitas kolektif dan kebanggaan daerah, pelestarian pusaka dapat dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata berkelanjutan, yang berdampak positif pada ekonomi kreatif, UMKM, dan pariwisata dan penting untuk mengarahkan generasi muda agar mencintai dan melestarikan budaya lokal.

Komisi III berharap, dengan adanya Raperda ini, akan ada manfaat nyata yang dirasakan oleh berbagai pihak:

Bagi Pemerintah Daerah:Raperda ini akan menjadi acuan hukum yang jelas dalam perencanaan, pengawasan, dan pendanaan program pelestarian pusaka.

Bagi Masyarakat: Diharapkan masyarakat akan berperan aktif dalam menjaga dan memelihara pusaka alam dan budaya sebagai sumber identitas, kebanggaan, dan peningkatan kesejahteraan.

Bagi Generasi Muda: Terwujudnya media pembelajaran budaya Samawa melalui kurikulum muatan lokal, festival budaya, dan kegiatan komunitas.

Bagi Kabupaten Sumbawa: Terbentuknya Kota Pusaka akan memperkuat posisi Sumbawa di kancah nasional dan internasional, serta meningkatkan daya saing daerah.

Komisi III menegaskan, Raperda Kota Pusaka ini adalah langkah maju yang komprehensif dan berpihak pada keseimbangan antara pembangunan ekonomi modern dan pelestarian warisan budaya. Oleh karena itu, Raperda ini dinilai sangat urgen untuk segera disahkan.

Berikut adalah susunan anggota Komisi III yang terlibat dalam penyusunan Raperda ini: Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov. (Ketua) Sri Wahyuni, S.AP. (Wakil Ketua) Hasanuddin, S.E. (Sekretaris) Alen Taryadi, S.H. (Anggota) Andi Rusni, S.E., M.M.(Anggota)H. Rusdi (Anggota) Gahtan Hanu Cakita (Anggota) Hj. Jamila, S.Pd., S.D. (Anggota) M. Taufik (Anggota) Syaipul Arif (Anggota)

Dengan persetujuan Raperda ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Wed, 10 Sep 2025 00:01:53 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dukung Penuh Porkab 2025, Jadi Ajang Seleksi Atlet dari Seluruh Penjuru Desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dukung-penuh-porkab-2025-jadi-ajang-seleksi-atlet-dari-seluruh-penjuru-desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dukung-penuh-porkab-2025-jadi-ajang-seleksi-atlet-dari-seluruh-penjuru-desa DPRD Sumbawa Dukung Penuh Porkab 2025, Jadi Ajang Seleksi Atlet dari Seluruh Penjuru Desa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sumbawa 2025 hari ini 9 September 2025 resmi dibuka dengan meriah di halaman Kantor Bupati. Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa dalam acara ini menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap agenda olahraga yang menjadi jembatan menuju prestasi di tingkat provinsi dan nasional.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., yang hadir bersama seluruh pimpinan dan anggota dewan, menegaskan, "Intinya kami dukung kegiatan ini. Kami dukung Pemda dan KONI." Menurut Nanang, Porkab adalah wadah penting untuk menggali dan mengevaluasi potensi atlet lokal.

"Ajang ini memberikan kesempatan besar bagi anak-anak di desa-desa untuk menunjukkan bakatnya, bukan hanya anak di kota," tegasnya.

Porkab sebagai Fondasi Menuju Porprov dan PON

Nanang juga menyinggung upaya percepatan pembangunan venue olahraga yang dilakukan DPRD bersama Pemda dan KONI melalui koordinasi dengan kementerian terkait. Hal ini, katanya, menjadi bukti keseriusan DPRD dalam mendukung dunia olahraga, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga untuk persiapan menghadapi Porprov 2026 dan PON 2028.

"Dengan menjadi tuan rumah event besar, apalagi level nasional, tentu peluang berprestasi bagi atlet terbuka lebar," ujar Nanang. "Selain itu juga memberi efek positif bagi pelaku usaha lokal, baik hotel maupun UMKM."

Wakil Ketua DPRD, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pawai kontingen kecamatan dan cabor. "Selamat bekerja teman-teman panitia PORKAB Sumbawa di bawah komando Muhammad Yamin dan Ketua KONI Sumbawa sdr Abdul Rafiq," ucap Berlian. Ia berharap, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memajukan olahraga di Sumbawa.

Porkab 2025 tidak hanya bertujuan untuk prestasi, tetapi juga untuk membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, dan berkarakter. Ini menjadi bukti komitmen DPRD dalam mengawal pembangunan yang berfokus pada sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.(AM)

]]>
Tue, 09 Sep 2025 22:52:18 +0800 amr
Anggota DPRD Sri Wahyuni: Porkab Sumbawa 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sri-wahyuni-porkab-sumbawa-2025-jadi-momentum-kebangkitan-olahraga https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sri-wahyuni-porkab-sumbawa-2025-jadi-momentum-kebangkitan-olahraga Anggota DPRD Sri Wahyuni: Porkab Sumbawa 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sumbawa 2025 yang resmi dibuka hari ini, Selasa (9/9/2025), disambut positif oleh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa. Salah satu anggota dewan yang hadir, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasinya dan melihat Porkab kali ini sebagai momentum besar bagi pembangunan olahraga di Sumbawa.

Sri Wahyuni, yang turut mengikuti parade devile atlet dari Lapangan Pahlawan, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para kontingen. "Saya sangat berbangga hati. Kini Sumbawa menuju masa depan olahraga yang unggul," ujarnya. Menurutnya, acara ini merupakan momentum penting karena melibatkan seluruh kecamatan, sehingga pembangunan olahraga dapat menjangkau hingga ke pelosok desa.

Anggota DPRD ini juga merasakan energi positif dari acara pembukaan. "Saya merasakan aura ini sangat positif dan membangun olahraga kita," katanya. Ia melihat semangat masyarakat untuk berolahraga semakin meningkat sejak diumumkannya Porkab. Hal ini terbukti dari partisipasi aktif, seperti Kecamatan Alas DAN alas Barat yang membawa kontingen lebih dari 200 orang untuk berbagai cabang olahraga.

Sri Wahyuni berharap, spirit olahraga yang sesungguhnya semangat persaudaraan, perjuangan, dan sportivitas dapat terus hidup di hati para atlet dan masyarakat. Ia meyakini, Porkab 2025 adalah langkah awal yang strategis untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membangun karakter generasi muda Sumbawa melalui jalur olahraga.(AM)

]]>
Tue, 09 Sep 2025 19:28:14 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Berjuang untuk Ekonomi Rakyat, Raperda Ritel Modern disiapkan Lindungi UMKM Lokal https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-berjuang-untuk-ekonomi-rakyat-raperda-ritel-modern-disiapkan-lindungi-umkm-lokal https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-berjuang-untuk-ekonomi-rakyat-raperda-ritel-modern-disiapkan-lindungi-umkm-lokal Komisi II DPRD Sumbawa Berjuang untuk Ekonomi Rakyat, Raperda Ritel Modern disiapkan Lindungi UMKM Lokal

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, melalui Komisi II, hari ini Selasa 9 September 2025 menyampaikan Penjelasan Komisi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2017 mengenai Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Raperda ini merupakan inisiatif DPRD untuk menciptakan iklim perdagangan yang adil dan berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Hadir  para wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes, Gitta Liesbano dan Zulfikar Demitry. Hadir dari Pemda Bupati Sumbawa H Syarafuddin Jarot dan Sekda Sumbawa Dr. Budi Prasetyo bersama jajaran kepala OPD. Juru bicara Komisi II H Zohran SH menyampaikan bahwa perubahan Perda ini adalah langkah proaktif untuk menyelaraskan regulasi lokal dengan aturan yang lebih tinggi, seperti Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 dan Undang-Undang Cipta Kerja.

Perlindungan UMKM dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Perubahan ini mencakup beberapa poin kunci yang berfokus pada perlindungan UMKM dan penguatan pasar rakyat:

Pertama : Raperda ini mewajibkan toko swalayan menjalin kemitraan dengan UMKM dan koperasi. Bentuk kemitraan ini meliputi penyediaan lokasi usaha yang strategis dan penerimaan pasokan produk UMKM lokal, dengan membebaskan biaya pendaftaran barang (listing fee).

Kedua ; Diatur dalam Pasal 31, pelaku usaha wajib memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Sumbawa.

Ketiga ; Raperda ini mewajibkan penyediaan fasilitas tempat usaha bagi UMKM dan koperasi dengan harga atau biaya sewa yang terjangkau. Ini merupakan terobosan penting untuk membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas.

Penataan Tata Ruang dan Sanksi Tegas

Raperda ini juga memperketat penataan dan pengawasan terhadap ritel modern. Pasal 15 mengatur pendirian toko swalayan yang harus memenuhi persyaratan seperti analisis sosial ekonomi masyarakat setempat, memperhatikan jarak dengan pasar rakyat, dan menyediakan areal parkir yang memadai.

Selain itu, sanksi bagi pelanggar juga dipertegas. Pasal 38 mengatur sanksi administratif, mulai dari teguran hingga pencabutan izin dan denda administratif. Sementara itu, Pasal 39 mencantumkan sanksi pidana berupa kurungan paling lama 3 bulan atau denda hingga Rp30 juta.

Komisi II memandang bahwa sektor perdagangan terus berkembang pesat. Oleh karena itu, Raperda ini perlu dievaluasi secara berkala. "Secara keseluruhan, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa ini merupakan langkah maju yang komprehensif dan berpihak pada keseimbangan antara pembangunan ekonomi modern dan perlindungan terhadap pelaku usaha lokal," demikian jelas H Orek akrab disapa.

Dengan persetujuan ini, komisi II DPRD berharap Raperda dapat segera diundangkan dan diimplementasikan secara konsisten. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah dan karunia-Nya kepada kita semua dalam mengemban amanah tugas dan kewajiban dalam rangka mewujudkan kemaslahatan dan kesejateraan bagi Tau dan Tana Samawa tercinta," tutup H Orek.(AM)

]]>
Tue, 09 Sep 2025 12:29:20 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Al&Abror, Serukan Semangat Gotong Royong https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-pimpin-peletakan-batu-pertama-masjid-al-abror-serukan-semangat-gotong-royong https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-pimpin-peletakan-batu-pertama-masjid-al-abror-serukan-semangat-gotong-royong Ketua DPRD Sumbawa Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Abror, Serukan Semangat Gotong Royong

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., hari ini menghadiri dan ikut serta dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Abror di Dusun Pandansari, Desa Maman, Kecamatan Moyo Hulu. Momen ini menjadi penanda dimulainya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat persaudaraan dan kebajikan bagi masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Kaharuddin Z, Budi Kurniawan ST Forkopimca Moyo Hulu dan Pengurus Masjid serta panitia pembangunan.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. "Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat persaudaraan, pembelajaran, dan pengokohan nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia berharap pembangunan Masjid Al-Abror berjalan lancar dan penuh keberkahan, serta kelak menjadi sumber cahaya bagi seluruh jemaah dan warga sekitar. Nanang juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh pihak. "Insyaallah, dengan kebersamaan dan niat tulus, Masjid Al-Abror akan segera terwujud," pungkasnya.

Pembangunan masjid ini merupakan wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama untuk memajukan kehidupan spiritual dan sosial di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 08 Sep 2025 19:38:04 +0800 amr
Maulid Nabi di Sumbawa: Ketua DPRD Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah sebagai Fondasi Pembangunan https://amarmedia.co.id/maulid-nabi-di-sumbawa-ketua-dprd-ajak-masyarakat-teladani-akhlak-rasulullah-sebagai-fondasi-pembangunan https://amarmedia.co.id/maulid-nabi-di-sumbawa-ketua-dprd-ajak-masyarakat-teladani-akhlak-rasulullah-sebagai-fondasi-pembangunan Maulid Nabi di Sumbawa: Ketua DPRD Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah sebagai Fondasi Pembangunan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.iD– Momentum perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw. di Kabupaten Sumbawa menjadi ajang refleksi dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., kepada wartawan (5/9) menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Nanang, Maulid Nabi mengingatkan kita tentang pentingnya persatuan, toleransi, dan gotong royong yang menjadi pilar utama dalam membangun Sumbawa. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah. "Menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman, agar kita tetap kokoh sebagai satu kesatuan"jelasnya 

Kemudian untuk meningkatkan kualitas diri. Meneladani integritas, kejujuran, dan kepedulian Rasulullah dalam setiap tindakan dan pengabdian.

Mendorong Pembangunan yang Berkeadaban: Mengimplementasikan ajaran Nabi dalam setiap kebijakan dan program pembangunan, demi terwujudnya Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Nanang berharap, semangat Maulid Nabi ini terus menyala di hati setiap warga Sumbawa, menginspirasi mereka untuk terus menebar kebaikan dan menjadi agen perubahan positif bagi daerah tercinta. "Semoga kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik, pemimpin yang amanah, serta umat yang bermanfaat bagi sesama," pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 05 Sep 2025 16:31:54 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Bersama Dinas Pertanian, Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Petani hingga Program UPLAND https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-bersama-dinas-pertanian-bahas-perlindungan-dan-pemberdayaan-petani-hingga-program-upland https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-bersama-dinas-pertanian-bahas-perlindungan-dan-pemberdayaan-petani-hingga-program-upland Komisi II DPRD Sumbawa Bersama Dinas Pertanian, Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Petani hingga Program UPLAND

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pertanian Kamis 4 September 2025 di ruang Kerja Komisi II DPRD untuk menyoroti berbagai isu krusial di sektor pertanian sekaligus menindaklanjuti Aspirasi Aliansi Mahasiswa Sumbawa menggugat. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., ini mengungkap sejumlah kendala, mulai dari tersendatnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan), rendahnya serapan pupuk bersubsidi, hingga perlindungan petani dari risiko gagal panen.

Hadir Wakil Ketua Komisi II Muhammad Tahir SH, Sekretaris komisi II H Zohran SH dan anggota komisi II yakni Juliansyah SE, Muhammad Zain SIP, H Andi Mappeleppui 

Dari pemerintah daerah hadir Kepala Dinas Pertanian Ir Ni Wayan Rusmawati M.Si, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan ES Adi Nusantara S.Sos.MT, Perwakilan Bappeda, Perwakilan Bagian Perekonomian dan Perwakilan Pertamina.

Kendala Bantuan Alsintan dan Rendahnya Serapan Pupuk

Kepala Dinas Pertanian Ir Ni Wayan Rusmawati menjelaskan, bantuan alsintan mengalami keterlambatan akibat pemblokiran anggaran dari Kementerian Pertanian yang disebabkan oleh perubahan nomenklatur. Hal ini berimbas pada tersendatnya penyaluran alsintan, Kecuali bantuan dari aspirasi anggota DPR RI telah diserahkan rerimakan kepada Kelompok Tani.menjadi tersendat. Namun, diharapkan pemblokiran akan dibuka pada bulan September.

Selain itu, terungkap bahwa serapan pupuk bersubsidi masih sangat rendah. Urea hanya terserap 54,88% dari target, sementara Ponska hanya 48%. Rendahnya serapan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah data RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang belum sesuai dengan realisasi tanam. " Atas hal ini kami bersama jajaran telah melakukan perbaikan atas data RDKK agar disesuaikan dengan kondisi lapangan terkini" jelasnya 

Menanggapi isu warga Bima yang menggarap lahan bawang merah, kepala dinas menjelaskan bahwa penerima manfaat program UPLAND harus ber-KTP Sumbawa, termasuk ketua kelompok, untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.

Terkait LP2B diijelaskannya tentang pentingnya Undang-Undang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) untuk mencegah alih fungsi lahan. " Momentum pembahasan Perda RTRW kami telah mengeluarkan lahan yang kini telah menjadi pemukiman termasuk juga lahan pertanian yang dkini menjadi tambak, mengingat perkembangan terkini di Kabupaten Sumbawa sudah ada penambahan penduduk sehingga membutuhkan lahan pekarangan rumah dan juga investasi yang masuk ke lahan tegalan atau tadah hujan baik industri, pariwisata maupun pertambakan" urainya

Terhadap Kekeringan, diakui adanya kekeringan ringan di beberapa kecamatan, namun telah ditangani melalui brigade mesin air untuk Perlindungan Petani. Disebutkan bahwa program darurat pangan dari pusat mengkhususkan penanaman padi di lahan bukan irigasi teknis atau tadah hujan sehingga dapat diberikan kepada petani tersebut bantuan mesin pompa air dengan syarat harus menanam padi dan sumber airnya bukan irigasi teknis.

Kritik dan Saran dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa 

Ridwan, S.P., M.Si., menyoroti masalah pupuk ilegal yang sering dijual ke wilayah lain. Ia mendesak agar kebutuhan petani dimusyawarahkan dalam penyusunan RDKK untuk mencegah kelangkaan.

Ridwan, juga mendesak adanya sinergi antara Komisi II dan pemerintah daerah saat berkonsultasi ke pemerintah pusat untuk mengawal program pertanian di Sumbawa.

Mengkritik rendahnya serapan pupuk (35%) dan mempertanyakan sisa pupuk yang tidak terserap. Ia khawatir hal ini akan menjadi kendala bagi kebutuhan pupuk di musim tanam berikutnya. H. Zohran juga menanyakan strategi dinas untuk meningkatkan produktivitas panen, mencontoh Lunyuk yang bisa mencapai 8 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar.

" Saat ini rata rata produksi padi petani kita 5,2 Ton per hektar. Maka dibutuhkan inovasi dan kreativitas agar petani bisa pandai dan rajin merawat tanaman dengan sistem budidaya yang baik sehingga produksinya bisa meningkat seperti demplot yang dilakukan di kelompok tani, ataupun penyuluh pertanian yang menarik dan dapat dipahami petani" ujarnya.

Muhammad Zain, S.I.P., mempertanyakan tolak ukur kompensasi bagi petani yang mengalami gagal panen. Ia juga menyarankan agar dinas lebih kreatif dalam mengelola alsintan dan membangun kemitraan dengan DPRD dan pihak swasta.

Sementara H. Andi Mappelepui meminta jaminan bahwa penerima program Upland adalah warga ber-KTP Sumbawa dan bukan menyewakan lahan kepada orang lain. Atas hal ini dijawab oleh Kadis pertanian bahwa CPCL penerima bantuan upland sangat selektif dan juga harus berktp Sumbawa. Sementara lahan yang tersedia boleh dari menyewa lahan asalkan minimal lima tahun lamanya.

Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.I.P., menyarankan agar produktivitas lahan ditingkatkan dengan bibit unggul dan perlakuan khusus, seperti yang dilakukan di Lunyuk. Ia juga meminta dinas untuk lebih proaktif dalam mendampingi petani.

Rapat ini ditutup dengan kesimpulan bahwa Komisi II DPRD akan terus mengawal program-program strategis di sektor pertanian. Masukan dan kritik yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 04 Sep 2025 22:20:16 +0800 amr
DPRD Sumbawa Lepas Kontingen Pesantren Modern At Tauhid ke Ajang Dunia https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-lepas-kontingen-pesantren-modern-at-tauhid-ke-ajang-dunia https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-lepas-kontingen-pesantren-modern-at-tauhid-ke-ajang-dunia DPRD Sumbawa Lepas Kontingen Pesantren Modern At Tauhid ke Ajang Dunia

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Semangat kebersamaan dan prestasi membanggakan menyelimuti Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa pada Rabu (3/9/2025). Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, bersama Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga di dua ajang bergengsi tingkat dunia.

Pelepasan Kontingen Jambore dan Kejuaraan Dunia

Pelepasan ini menandai keberangkatan para pelajar dan atlet muda Sumbawa untuk berpartisipasi dalam World Muslim Scout Jamboree 2025 dan International Muslim Pencak Silat Championship 2025.

World Muslim Scout Jamboree merupakan jambore dunia pertama yang diselenggarakan di Indonesia, tepatnya di Cibubur, Jakarta, pada 9–14 September 2025. Dengan 15.000 lebih peserta dari berbagai negara, jambore ini menjadi momen bersejarah untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan cinta tanah air.

International Muslim Pencak Silat Championship adalah Kejuaraan dunia ini akan digelar di Tanggerang, Banten, pada 16–19 September 2025. Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara akan menunjukkan keahliannya. Partisipasi ini tidak hanya melatih mental dan fisik para atlet, tetapi juga mencetak pendekar-pendekar tangguh dari Tana Samawa.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin berpesan agar para peserta berjuang dengan semangat, percaya diri, dan membawa nama baik daerah. "Selamat berjuang, selamat untuk terus berprestasi membawa nama baik Tana Samawa di kancah internasional. Berangkatlah dengan semangat dan pulanglah dengan sejuta pengalaman untuk bersama-sama membangun Tana Intan Bulaeng yang kita cintai ini," ucapnya penuh harap.

Pelepasan ini merupakan bukti komitmen DPRD Sumbawa dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif yang menunjang pengembangan karakter dan bakat generasi muda. Partisipasi mereka di ajang internasional tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan. (AM)

]]>
Wed, 03 Sep 2025 20:30:53 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa H. Andi Mappeleppui Berikan Bantuan untuk Keluarga Nelayan Korban Kapal Tenggelam Perairan Bangka Belitung di Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-berikan-bantuan-untuk-keluarga-nelayan-korban-kapal-tenggelam-perairan-bangka-belitung-di-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-berikan-bantuan-untuk-keluarga-nelayan-korban-kapal-tenggelam-perairan-bangka-belitung-di-pulau-bungin Anggota DPRD Sumbawa H. Andi Mappeleppui Berikan Bantuan untuk Keluarga Nelayan Korban Kapal Tenggelam Perairan Bangka Belitung di Pulau Bungin 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Solidaritas sosial melintasi batas geografis ditunjukkan oleh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappeleppui, yang memberikan bantuan kepada keluarga nelayan asal Pulau Bungin yang menjadi korban bencana kapal tenggelam di perairan Bangka Belitung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian pribadi H. Andi terhadap sesama, khususnya para nelayan dan keluarganya yang mengalami musibah.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para nelayan dan keluarganya serta  membantu mereka untuk kembali melaut. Aksi ini tidak hanya menunjukkan peran H. Andi sebagai wakil rakyat di daerahnya, tetapi juga sebagai figur yang memiliki kepekaan sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Diceritakan H Andi yang juga anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi PKS, Rabu 3 September 2025 kepada awak media, Musibah ini menimpa Kapal Motor (KM) Osela yang tenggelam akibat cuaca buruk di perairan Karang Mardalena, utara Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa, 19 Agustus 2025 lalu. Dari sembilan Anak Buah Kapal (ABK), tiga di antaranya berhasil selamat, yaitu Hamzah (41), Rizki (22), dan Niko (30). Sementara enam ABK lainnya, termasuk Yogi (20), Taufik (27), Salim (32), Mances (30), Abi Mayu (18), dan Jordi (25), masih dalam pencarian.

"Kepada keluarga semoga bisa tabah menghadapi musibah ini" harapnya.

Dikutip dari detik.com.,Operasi pencarian besar-besaran terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari 109 personel, termasuk Bakamla RI, Basarnas, Ditpolairud Polda Babel, Lanal Babel, dan nelayan setempat. Kepala Stasiun Bakamla Bangka Belitung, Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto, menyatakan bahwa operasi pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor dengan mengerahkan kapal-kapal patroli dan helikopter untuk mengoptimalkan upaya penyelamatan.

Aksi solidaritas H. Andi Mappeleppui ini menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong dan kepedulian antarwarga negara, terutama di tengah tantangan maritim yang kian kompleks (AM)

]]>
Wed, 03 Sep 2025 16:00:36 +0800 amr
DPRD Sumbawa Setujui Dua Ranperda Krusial: Fokus Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi PAD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-setujui-dua-ranperda-krusial-fokus-pemberdayaan-petani-dan-optimalisasi-pad https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-setujui-dua-ranperda-krusial-fokus-pemberdayaan-petani-dan-optimalisasi-pad DPRD Sumbawa Setujui Dua Ranperda Krusial: Fokus Pemberdayaan Petani dan Optimalisasi PAD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melalui Panitia Khusus (Pansus) telah menyelesaikan pembahasan dan menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh Pemerintah Daerah tahun 2025. Persetujuan ini disampaikan dalam Laporan Pansus pada sidang paripurna, Rabu (3/9/2025). Kedua Ranperda ini dinilai vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, pemberdayaan petani, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, didampingi Pimpinan DPRD yakni H M.Berlian Rayes, Gitta Liesbano dan Zulfikar Demitry. Hadir Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP bersama Forkopimda.

Juru bicara Pansus, Zohran, S.H yang juga Ketua Pansus, dalam laporannya menyampaikan bahwa kedua Ranperda ini, yaitu mengenai penyertaan modal pemerintah daerah pada BUMD dan perubahan Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, telah melalui kajian mendalam dan konsultasi intensif dengan berbagai pihak.

Penyertaan Modal BUMD: Suntikan Dana untuk Petani Bawang Merah

Pansus DPRD menyetujui Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2022. Ranperda ini diajukan untuk mengakomodasi penambahan dana hibah dari program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas Project (UPLAND). Dana bantuan keuangan sebesar Rp400 juta ini akan disalurkan sebagai modal usaha bagi petani bawang merah di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025, menjadikan total penyertaan modal yang akan disalurkan kepada PT. BPR NTB (Perseroda) menjadi Rp4,705 miliar.

"Tambahan modal ini diharapkan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi," ujar Zohran.

Pansus menegaskan bahwa penunjukan PT. BPR NTB sebagai penyalur sudah melalui pertimbangan matang untuk meminimalisir risiko. Dana ini akan disalurkan melalui skema kredit perbankan, bukan hibah langsung. Pansus juga menekankan pentingnya transparansi dengan meminta agar daftar kelompok petani penerima kredit dipublikasikan untuk menghindari tumpang tindih.

Dalam laporannya, Pansus memberikan beberapa catatan, termasuk usulan agar program ini dapat berkelanjutan dan menerapkan sistem asuransi untuk meminimalisir risiko kredit macet akibat gagal panen. Pansus juga berharap PT. BPR NTB dapat memberikan dividen atas penyertaan modal ini kepada Pemda Sumbawa, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

Optimalisasi PAD: Penyesuaian Pajak yang Berpihak pada Rakyat

Ranperda kedua yang disetujui adalah tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pansus mendukung penuh Ranperda ini sebagai langkah untuk mengoptimalkan PAD. Pansus menyambut baik upaya digitalisasi yang sudah dilakukan oleh Pemda bekerjasama dengan Bank BNI dan Bank NTB Syariah untuk mempermudah pembayaran.

Meskipun mendukung, Pansus memberikan beberapa catatan substansial:

Pertama : Terhadap NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Pansus sepakat dengan saran fraksi agar penyesuaian NJOP dilakukan bertahap setiap tahun untuk menghindari kenaikan signifikan yang memberatkan masyarakat.

Kedua : Pajak Air Tanah: Pansus mendorong agar rumah tangga masyarakat dibebaskan dari pajak air tanah. Sementara untuk pengusaha kecil, pemungutan pajak diusulkan menggunakan koefisien yang lebih ringan.

Ketiga Parkir dan Pajak MBLB: Pansus menyoroti praktik pungutan liar di tempat umum seperti tempat ibadah, sekolah, dan pemakaman, serta mendorong peningkatan transparansi, digitalisasi, dan pengawasan ketat terhadap pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) untuk memaksimalkan pendapatan.

Pansus Setujui Ranperda untuk Ditetapkan Menjadi Perda

Setelah melalui serangkaian pembahasan dan konsultasi, termasuk studi komparatif ke Biro Perekonomian Provinsi NTB dan Kota Mataram, kedua Ranperda ini dianggap memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Laporan Pansus ditutup dengan harapan agar Pemda segera menyiapkan Ranperda baru untuk periode berikutnya setelah masa berlaku Perda penyertaan modal berakhir.

Selain Ketua, Wakil Ketua Pansus Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov. dan Sekretaris Gahthan Hanu Cakita,pembahasan ini juga melibatkan para anggota, yaitu: Alen Taryadi, S.H., Syukri H.S., A.Ma., H. Jabir, S.Pd., I. Ketut Sawitra, Bunardi, A.Md.Pi., Andi Rusni, S.E., M.M., Muhammad Tahir, S.H. Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov., Syamsul Hidayat, S.E. Abron Ishak, A.Md.Juliansyah, S.E., dan Ahmad Nawawi.

Dengan disetujuinya kedua Ranperda ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini memiliki landasan hukum yang kuat untuk menjalankan program-program strategis, memastikan pembangunan yang terarah,  memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara adil dan berkelanjutan.(AM)

]]>
Wed, 03 Sep 2025 15:08:58 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Respons Cepat Tuntutan Mahasiswa, Siap Gelar RDP Bahas Isu Krusial Bersama Pemda https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-respons-cepat-tuntutan-mahasiswa-siap-gelar-rdp-bahas-isu-krusial-bersama-pemda https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-respons-cepat-tuntutan-mahasiswa-siap-gelar-rdp-bahas-isu-krusial-bersama-pemda Komisi II DPRD Sumbawa Respons Cepat Tuntutan Mahasiswa, Siap Gelar RDP Bahas Isu Krusial Bersama Pemda

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Aksi Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat membuahkan hasil. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah (Pemda). RDP ini akan berfokus pada tiga isu utama yang disuarakan mahasiswa, yaitu optimalisasi sumber daya mineral, distribusi LPG, dan perlindungan petani.

Dalam rapat internal Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris DPRD Komisi II, H. Zohran, S.H., atau akrab disapa Orek, menyatakan dukungan penuh terhadap tuntutan mahasiswa. Ia mendesak Pemda Sumbawa untuk segera berkoordinasi dengan PT Amman Mineral. "Mekanisme kerja dan proses produksi sebelum sampai kepada smelter, seharusnya bisa dilakukan di Kabupaten Sumbawa. Kami mendorong Pemda untuk mengajak PT Amman agar proses kerja tersebut dapat diwujudkan di sini," tegasnya Rabu 3 September 2025..

Hal ini juga di tegaskan oleh Muhammad Zain SIP bahwa keberadaan tambang harus membawa manfaat besar bagi masyarakat Sumbawa. Demikian pula Kaharuddin dan Ridwan SP anggota komisi II lainnya menyebutkan bahwa sebelum fase eksploitasi sumber daya alam kita oleh PT Amman harus jelas mekanisme kerja yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. "Jangan sampai terlambat kita bersikap baik Pemda maupun para pemangku kepentingan sehingga apa yang menjadi hak daerah, hak masyarakat Sumbawa dapat diraih. Segala kekayaan alam kita sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat" tegas mereka.

Fokus Utama: Optimalisasi Sumber Daya dan Kestabilan Ekonomi Rakyat

Selain isu pertambangan, RDP ini juga akan membahas masalah kelangkaan dan harga gas elpiji yang meresahkan masyarakat. Komisi II DPRD telah menggelar RDP dan sidak sejak 2 Mei 2025. Dari pertemuan tersebut, mereka telah mengeluarkan beberapa rekomendasi kunci:

1. Mendesak Pemda untuk mengawasi ketat distribusi elpiji dari agen hingga pengecer dan membuat regulasi harga yang jelas.

2. Mendorong camat dan kepala desa untuk memantau pangkalan di wilayahnya.

3. Meminta PT Pertamina untuk menambah jumlah pangkalan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan elpiji bersubsidi sesuai HET.

4. Menuntut pemberian sanksi hingga pencabutan izin bagi pangkalan yang terbukti melanggar.

5. Merekomenadsikan penggunaan KTP sebagai syarat pembelian untuk memastikan subsidi tepat sasaran.

Meskipun rekomendasi ini belum sepenuhnya ditindaklanjuti, H. Zohran mengapresiasi langkah Pemda yang telah meluncurkan aplikasi 'Lapor Gas'. "Hal penting adalah menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga mereka dapat memperoleh gas elpiji bersubsidi dengan harga terjangkau," tambahnya.

Perlindungan Petani melalui Perda, Tantangan di Implementasi

Terkait perlindungan petani, H. Zohran menjelaskan bahwa DPRD telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Perda ini bertujuan untuk menguatkan posisi petani dan melindungi komoditas unggulan daerah dari gejolak harga dan risiko.

Namun, ia mengakui tantangan terbesar saat ini adalah memastikan pemanfaatan program-program yang ada. "Masih banyak petani yang belum memanfaatkan program asuransi pertanian," ungkapnya. Oleh karena itu, DPRD akan terus mendorong Pemda dan pemangku kepentingan untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan yang lebih intensif agar perlindungan yang diatur dalam perda dapat dirasakan maksimal oleh petani.

Ditempat yang sama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP mengatakan secara keseluruhan, Komisi II DPRD mengapresiasi tuntutan mahasiswa sebagai langkah positif yang menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu daerah. RDP ini akan dijadwalkan pada esok Kamis 4 September 2025 secara bertahap hingga pada hari Selasa mendatang. Hal ini menjadi bukti keseriusan DPRD dalam menjembatani aspirasi rakyat dan mencari solusi konkret untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

]]>
Wed, 03 Sep 2025 14:04:31 +0800 amr
Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat Gedor DPRD: Tolak Eksploitasi Tambang Merugikan, Tuntut Keadilan untuk Petani dan Rakyat https://amarmedia.co.id/aliansi-mahasiswa-sumbawa-menggugat-gedor-dprd-tolak-eksploitasi-tambang-merugikan-tuntut-keadilan-untuk-petani-dan-rakyat https://amarmedia.co.id/aliansi-mahasiswa-sumbawa-menggugat-gedor-dprd-tolak-eksploitasi-tambang-merugikan-tuntut-keadilan-untuk-petani-dan-rakyat Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat Gedor DPRD: Tolak Eksploitasi Tambang Merugikan, Tuntut Keadilan untuk Petani dan Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Selasa (2/9/2025). Mereka dari berbagai Elemen Organisasi kemahasiswaan datang dengan sejumlah tuntutan krusial, mulai dari isu pertambangan, pertanian, kelangkaan LPG, dan Isu Nasional hingga pemberantasan narkoba.

Dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti pembangunan conveyor oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di wilayah Dodo Ronti, Kecamatan Ropang. Mereka menuding pembangunan ini sebagai bentuk eksploitasi, karena hanya memindahkan mineral tanpa adanya pembangunan smelter dan pabrik konsentrat di Sumbawa.

"Jika satu-satunya infrastruktur yang dibangun di Kabupaten Sumbawa hanya conveyor tanpa adanya smelter dan pabrik konsentrat, maka itu hanya bentuk eksploitasi terhadap sumber daya alam Kabupaten Sumbawa," ujar salah satu orator.

Mahasiswa berpendapat bahwa masyarakat Sumbawa tidak butuh pertambangan yang hanya meninggalkan debu, kebisingan, dan kerusakan lingkungan. Mereka mendesak agar PT AMNT juga membangun smelter dan pabrik konsentrat di Dodo Ronti untuk memberikan manfaat konkret, seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan terbukanya lapangan pekerjaan lokal.

Perlindungan Petani Masih Sebatas Wacana

Selain isu tambang, Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat juga menuntut implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Menurut mereka, Perda ini belum berjalan efektif karena Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan teknis belum juga dibuat.

"Implementasi di lapangan masih menghadapi persoalan serius. Hal ini membuat berbagai ketentuan dalam Perda tidak dapat dijalankan," kata salah satu perwakilan.

Mereka menuntut agar pemerintah segera membangun dan memperbaiki irigasi serta embung, memastikan pupuk subsidi tepat sasaran,membangun gudang penyimpanan dan memperbaiki jalan usaha tani, melakukan reforma agraria sejati dan menghentikan alih fungsi lahan produktif dan mengaktifkan BUMD untuk membeli hasil panen dengan harga dasar yang layak.

Forkopimda Turun Tangan, Siap Tindak Lanjuti Tuntutan Rakyat

Massa aksi diterima langsung oleh jajaran Forkopimda, termasuk Bupati Sumbawa, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah,Kapolres, dan Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Dandim Sumbawa serta Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Didampingi jajaran dan juga Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K menegaskan dukungannya untuk memberantas bandar narkoba dan mengajak masyarakat menjadi "jembatan" dalam upaya tersebut. "Kami sudah membuktikan, kami sudah melakukan apa yang menjadi tuntutan adik-adik sekalian. Polisi tidak bisa bergerak sendiri-sendiri," tegasnya.

Sementara itu Bupati Sumbawa Ir H Syarifuddin Jarot berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Terkait isu tambang, ia menjelaskan bahwa saat ini di Dodorinti masih eksplorasi dan belum ada produksi sehingga pembangunan conveyor juga belum dilakukan. " Kami juga berharap agar produksi PT Anman segera dilakukan" ujar Haji Jarot.dan pihaknya berkomitmen untuk mengawal proses perizinan tambang rakyat agar beroperasi secara legal. 

Bupati juga menanggapi isu kelangkaan LPG dengan membuat nomor hotline "Lapor Gas" dan berupaya menambah kuota dari pemerintah pusat."Apa yang menjadi tuntutan hari ini kami akan bawa langsung Ke Jakarta bertemu dengan kementerian terkait" pungkasnya.

Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasirudin SAL.M.M.Inov menyambut baik tuntutan mahasiswa dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk menindaklanjuti, termasuk mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, menyampaikan aspirasi rakyat terkait pencopotan Kapolri, menolak rencana kenaikan pajak, meningkatkan pengawasan di sektor pendidikan.

"Kami siap menandatangani bersama fraksi fraksi di DPRD, Kami akan mengantarkan langsung ke DPR RI apa yang menjadi tuntutan adik adik mahasiswa" tegasnya.

Kemudian lanjutnya termasuk isu Nasional mengenai dorongan untuk mengesahkan RUU Perampasan aset, dan 

mencopot Kapolri karena dianggap tidak bisa menjaga keamanan masyarakat kami juga akan respon dan tindak lanjuti dan mendukung apa yang menjadi aspirasi rakyat

"Mengenai pajak. Semua kita setuju hal ini menjadi attensi serius karena menjadi beban rakyat.sehingga harus hati hati menetapkannya berdasarkan pertimbangan yang matang dan tidak memberatkan masyarakat.

"Kami DPRD tetap membuka ruang kapanpun waktunya untuk berdialog dan menerima aspirasi rakyat " pungkas Nanang.

Kordinasi Umum Lapangan diakhir aksi menyerahkan berita acara aksi dan hadir dari forkopimda menandatangani berita acara tersebut.

"Kawan kawan peserta aksi, tadi sudah jelas apa yang menjadi tuntutan kita semua sudah didengar dan di setujui oleh Bupati Sumbawa, Ketua DPRD, Kapolres Sumbawa dan Jajaran forkopimda dan hari ini kita saksikan bersama penandatanganan berita acara tuntutan kita. Kami tetap satu kali 24 jam akan melihat agar ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi," pungkasnya, menandai komitmen bersama Forkopimda Sumbawa dalam merespons aspirasi yang disampaikan.Massa aksi akhirnya kembali ketempat masing - masing dengan tertib.(am)

]]>
Tue, 02 Sep 2025 13:07:08 +0800 amr
DPRD Sumbawa Perjuangkan Pupuk Untuk Petani dan Tingkatkan Produksi Pertanian https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perjuangkan-pupuk-untuk-petani-dan-tingkatkan-produksi-pertanian https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perjuangkan-pupuk-untuk-petani-dan-tingkatkan-produksi-pertanian DPRD Sumbawa Perjuangkan Pupuk Untuk Petani dan Tingkatkan Produksi Pertanian 

Mataram.Amarmedia.co.id, – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengadakan kunjungan dan konsultasi ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB di Mataram Jumat 29 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperjuangkan hak petani dalam kegiatan budidaya pertanian. DPRD Kabupaten Sumbawa dalam kesempatan itu mendapatkan informasi mendalam terkait kuota dan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumbawa.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP menyampaikan bahwa konsultasi ini penting untuk memastikan petani di Sumbawa mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan dan peraturan yang berlaku.

Ditambahkan oleh Sekretaris Komisi II H Zohran SH untuk arah Kebijakan Baru Pupuk Subsidi Pasca-Perpres 6 Tahun 2025. Komisi II, mendorong Dinas pertanian provinsi NTB agar lebih focus pada peningkatan produksi dengn melibatkan lading sektor terkait.

"Khusus dinas pertanian memaksimalkan seluruh potensi SDM yang ada di dinas pertanian ,Bila perlu membuat program pilot project di beberapa desa agar menjadi barometer desa atau wilayah lainnya terkait peningkatan produksi" ujar H Orek akrab disapa. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Muhammad Taufik Hidayat, S.T., M.T., menjelaskan perubahan kebijakan pupuk bersubsidi pasca-diterbitkannya Perpres Nomor 6 Tahun 2025. Perpres ini bertujuan mengoptimalkan pengadaan dan penyaluran pupuk untuk mencapai ketahanan pangan.

Ada beberapa poin penting dalam kebijakan baru ini diantaranya adalah Peruntukan Pupuk bersubsidi ditujukan untuk petani dengan luas lahan maksimal 2 hektar. Komoditas yang menjadi prioritas adalah padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kakao, kopi, tebu, dan ubi kayu.

Kemudian untuk jenis pupuk bersubsidi bertambah dari tiga menjadi lima, yaitu Urea, NPK, Organik, SP-36, dan ZA.

Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) Urea: Rp2.250/kg, NPK: Rp2.300/kg, NPK Formula Khusus: Rp3.300/kg dan Organik: Rp800/kg

Kemudian lanjutnya,sasaran pupuk kini lebih ketat agar sampai ke tangan petani dengan tujuh poin tepat sasaran, yaitu tepat waktu, jumlah, tempat, harga, jenis, mutu, dan penerima.

Alokasi Pupuk Subsidi Sumbawa Mengalami Penyesuaian

Taufik Hidayat juga merinci alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025. Terjadi revisi alokasi pada revisi kedua, yaitu Urea: Semula 55.630 ton, direvisi menjadi 51.970 ton, NPK Semula 45.286 ton, direvisi menjadi 38.173 ton. Organik Semula 32.497 ton, direvisi menjadi 22.415 ton

Dalam diskusi, dan presentasi kadis Pertanian terungkap beberapa permasalahan, seperti penyaluran yang tidak tepat sasaran, penebusan yang tidak sesuai kebutuhan, dan aplikasi E-RDKK yang belum memadai. Penyebab utama masalah ini adalah lemahnya pengawasan di lapangan.

Sebagai solusi, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB memberikan beberapa rekomendasi diantaranya peningkatan peran Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dengan dukungan anggaran, penguatan SDM, dan penambahan kegiatan pengawasan di lapangan, Menyusun rencana kerja tahunan yang efektif untuk pengawasan pupuk,

Memberikan bimtek kepada seluruh petugas KP3 untuk meningkatkan pemahaman mereka dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam pengawasan pupuk.

Hasil konsultasi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Komisi II DPRD Sumbawa untuk mengawal kebijakan pupuk bersubsidi di daerah, memastikan petani mendapatkan haknya secara adil dan tepat.(AM)

]]>
Sat, 30 Aug 2025 23:54:15 +0800 amr
Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Tegaskan Pemerintah Tidak Boleh Kalah Terhadap Penguasaan Aset Daerah https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-sumbawa-tegaskan-pemerintah-tidak-boleh-kalah-terhadap-penguasaan-aset-daerah https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-sumbawa-tegaskan-pemerintah-tidak-boleh-kalah-terhadap-penguasaan-aset-daerah Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Tegaskan Pemerintah Tidak Boleh Kalah Terhadap Penguasaan Aset Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa harus lebih agresif dalam mengamankan dan menguasai aset daerah. Pernyataan ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi I, Komisi II, dan Komisi III Kamis  28 Agustus 2025 yang membahas Pengamanan dan Pemanfaatan Aset Daerah.

Nyoman Wisma menyoroti lemahnya kontrol pemerintah terhadap aset. "Jangan sampai pemerintah kalah dengan preman, orang per orang atau pihak lain terkait pengamanan aset. Sudah dikuasainya tapi mau direbut, terkesan tidak punya daya tawar Pemda kalau begini," tegasnya.

Isu ini diperkuat dengan fakta bahwa hingga kini, 409 bidang tanah milik Pemda belum bersertifikat dan 274 di antaranya masih 'parkir' di BPN sejak 2015. Situasi ini menciptakan ketidakpastian hukum dan kerentanan aset untuk dikuasai pihak lain.

Optimalisasi Pendapatan Daerah dari Sarang Burung Walet

Selain masalah aset, Nyoman Wisma juga meminta pemerintah daerah untuk mendata secara serius usaha sarang burung walet yang kini menjamur di Kabupaten Sumbawa. Ia melihat potensi pendapatan yang sangat tinggi dari sektor ini untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Sedang menjamur sarang burung walet dan mesti dilakukan pendataan," jelasnya. Dengan pendataan yang akurat, pemerintah dapat merumuskan regulasi yang tepat untuk menarik pajak dan retribusi dari usaha ini, yang selama ini belum tergarap maksimal.

Untuk meningkatkan capaian retribusi secara keseluruhan, Nyoman Wisma menekankan perlunya inovasi dan kreativitas dari pemerintah daerah. Selain itu, ia juga mendorong penerapan sistem reward and punishment bagi para petugas di lapangan. Sistem ini diharapkan dapat memotivasi kinerja petugas untuk bekerja lebih keras dalam mengamankan aset dan mengoptimalkan pendapatan daerah.

Konsultasi/Hearing Lintas Komisi tersebut dihadiri oleh  Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kaharuddin SE.M.Ec Dev. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dian Sidaeta ST dan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Hardianto ST.

Hearing dipimpin oleh Pimpinan Komisi I Muhammad Faesal,S.AP.,M.M.Inov didampingi Pimpinan Komisi II I Nyoman Wisma,S.I.P, dan Pimpinan Komisi III Syaifullah, S.Pd.,M.M.Inov. Hadir Anggota Muhammad Taufik, I Ketut Sawitra, Alen Taryadi,SH, H.Rusdi, dan M. Taufik(AM)

]]>
Thu, 28 Aug 2025 22:50:08 +0800 amr
DPRD Sumbawa Apresiasi Keberanian Kapolres, Siap Bersinergi Berantas Narkoba hingga Akar https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-apresiasi-keberanian-kapolres-siap-bersinergi-berantas-narkoba-hingga-akar https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-apresiasi-keberanian-kapolres-siap-bersinergi-berantas-narkoba-hingga-akar DPRD Sumbawa Apresiasi Keberanian Kapolres, Siap Bersinergi Berantas Narkoba hingga Akar

Sumbawa.Amarmedia.co.id, 27 Agustus 2025– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa H Zohran SH menyampaikan apresiasi tinggi terhadap operasi pemberantasan narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir. DPRD menilai langkah ini sebagai bukti nyata keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

"Kami sangat bangga dan mendukung penuh keberanian Ibu Kapolres dan jajarannya. Tindakan tegas ini menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat tidak main-main dengan peredaran narkoba," ujar H Orek Akrab disapa. 

 "Penggerebekan dengan melibatkan berbagai instansi menunjukkan sebuah sinergi yang kuat dan komitmen bersama untuk membersihkan Sumbawa dari jaringan narkotika."imbuhnya.

Menurutnya, penggeledahan yang berhasil menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, termasuk uang tunai lebih dari Rp100 juta, adalah indikasi bahwa peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah berada di tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Tanpa adanya tindakan cepat dan masif seperti yang dilakukan Polres, dampak buruknya akan semakin meluas.

Ajakan Sinergi Lintas Sektor

DPRD Kabupaten Sumbawa berharap keberhasilan operasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting, namun dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga terkait juga tidak kalah krusial.

"DPRD siap bersinergi dengan Polres dan instansi lainnya untuk menganggarkan program-program pencegahan dan rehabilitasi.Implementasi Perda terkait penanggulangan narkoba bisa kita bahas bersama agar penanganan masalah ini memiliki power yang kuat," tambahnya.

DPRD juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. "Laporan dari masyarakat adalah kunci keberhasilan operasi seperti ini. Mari kita jaga lingkungan kita, berikan informasi, dan biarkan aparat bekerja untuk kita. Ini adalah perang kita bersama melawan narkoba."

Dengan adanya dukungan penuh dari legislatif, diharapkan Polres Sumbawa semakin termotivasi untuk terus memburu para pelaku, termasuk terduga R yang saat ini masih buron, hingga tuntas. (AM)

]]>
Thu, 28 Aug 2025 08:36:06 +0800 amr
DPRD Sumbawa Beri Solusi Distribusi BBM Bersubsidi, SPBU Diminta Terima Rekomendasi Manual https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-beri-solusi-distribusi-bbm-bersubsidi-spbu-diminta-terima-rekomendasi-manual https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-beri-solusi-distribusi-bbm-bersubsidi-spbu-diminta-terima-rekomendasi-manual DPRD Sumbawa Beri Solusi Distribusi BBM Bersubsidi, SPBU Diminta Terima Rekomendasi Manual

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan berbagai pihak terkait (27/8) di ruang rapat pimpinan DPRD untuk membahas permasalahan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., ini bertujuan mencari solusi atas kendala teknis yang timbul akibat transisi sistem rekomendasi dari aplikasi Microsite ke X Star.

Rapat dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bagian Perekonomian Setda, Perwakilan Sales Branch Manager PT. Pertamina Wilayah NTB, pengusaha SPBU, dan Komunitas Pertamini Usaha Bersama. Hadir mendampingi I Nyoman Wisma adalah Wakil Ketua Komisi II Muhammad Tahir, S.H., Sekretaris H. Zohran, S.H., serta anggota Kaharuddin Z dan H. Andi Mappeleppui.

Perwakilan Pertamini Usaha Bersama Burhanudin meminta pencerahan atas distribusi BBM tersebut.

Atas hal ini Perwakilan Pertamina Jihad menyebutkan bahwa BBM Subsidi telah diatur dalam Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023.

Kabag Perekonomian Ivan Indrajaya menyampaikan bahwa permasalahan ini sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan pihak Pertamina, Pengusaha SPBU dan OPD terkait disetopnya penerimaan rekomendasi manual oleh SPBU karena adanya aplikasi baru X Star yang menggantikan aplikasi mikro side.

Di akhir pertemuan, Komisi II DPRD Sumbawa mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi (Solar & Pertalite) sesuai dengan Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023.

Berikut poin-poin rekomendasi yang disepakati:

Pertama Pemberian Akses Sementara untuk Rekomendasi Manual:

Komisi II meminta PT Pertamina memberikan kelonggaran kepada para kepala desa atau pihak yang belum memiliki akun X Star. SPBU diimbau untuk tetap mengakui dan menerima surat rekomendasi manual hingga tanggal 16 September 2025.

Kedua Pemanfaatan SPBU sebagai Titik Layanan Sementara:

Beberapa SPBU yang masih memiliki akses ke aplikasi Microsite diminta untuk dijadikan titik layanan sementara untuk menerima surat rekomendasi manual selama masa transisi ini.

Ketiga : Percepatan Pembuatan Akun X Star:

Dinas terkait, khususnya Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan dan pengampu pemberian Rekomendasi harus berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk mempercepat proses pembuatan akun X Star bagi semua kepala desa dan pihak yang berhak mengeluarkan rekomendasi.

Keempat: Pemerataan Rekomendasi untuk Seluruh Petani:

Komisi II juga meminta Dinas Pertanian agar tidak hanya mengeluarkan rekomendasi BBM bersubsidi bagi petani yang mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah, tetapi juga kepada seluruh petani di Kabupaten Sumbawa yang memiliki alsintan.

Dengan rekomendasi ini, DPRD Sumbawa berharap masalah distribusi BBM bersubsidi dapat segera teratasi, sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya para petani dan nelayan, tetap terpenuhi tanpa hambatan.(AM)

]]>
Wed, 27 Aug 2025 23:47:26 +0800 amr
Zulfikar Demitry: Revisi RTRW Sumbawa Harus Ciptakan Investasi dan Beri Manfaat Langsung bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-revisi-rtrw-sumbawa-harus-ciptakan-investasi-dan-beri-manfaat-langsung-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-revisi-rtrw-sumbawa-harus-ciptakan-investasi-dan-beri-manfaat-langsung-bagi-masyarakat Zulfikar Demitry: Revisi RTRW Sumbawa Harus Ciptakan Investasi dan Beri Manfaat Langsung bagi Masyarakat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id-  26 Agustus 2025 - Zulfikar Demitry, S.H., M.H., selaku Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, hadir dalam acara Konsultasi Publik Kedua (KP-2) Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumbawa di Aula La Grande. Baginya pertemuan ini sangat penting karena melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan dokumen tata ruang yang disusun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala OPD, Kepala Instansi Vertikal, dan para camat.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PU PR Sumbawa, Arief Hidayat, S.T., menjelaskan bahwa konsultasi publik ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi. Hal ini sejalan dengan pandangan saya bahwa proses penyusunan RTRW harus bersifat inklusif.

"Saya sangat mendukung apa yang disampaikan oleh Bupati Syarafuddin Jarot, bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar, namun juga menghadapi tantangan, terutama terkait tumpang tindih zona. Revisi RTRW ini harus menjadi solusi konkret, bukan sekadar dokumen di atas kertas" ujarnya 

Dari sudut pandang legislatif, saya menegaskan bahwa kami akan terus mengawal proses ini. RTRW yang disusun haruslah:

Pertama : Berorientasi pada Kesejahteraan Rakyat

Tata ruang harus mampu menopang sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri, sehingga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kedua : Ramah Investasi

Dokumen ini harus memberikan kepastian hukum bagi para investor. Dengan tata ruang yang jelas dan terarah, investasi akan lebih mudah masuk, yang pada akhirnya akan menggerakkan perekonomian daerah.

Ketiga : Memperhatikan Keberlanjutan Lingkungan

Dalam mendorong pembangunan, kita tidak boleh mengorbankan kelestarian sumber daya alam.

Saya berharap, melalui forum konsultasi publik ini, semua pihak bisa memberikan masukan yang konstruktif dan realistis. Mari bersama-sama kita pastikan bahwa revisi RTRW ini tidak hanya sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi instrumen nyata untuk mewujudkan pembangunan yang efektif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa" tutupnya.

]]>
Wed, 27 Aug 2025 08:16:15 +0800 amr
DPRD Sumbawa Konsultasi ke BKD Kota Mataram, Bahas Raperda Pajak Daerah dan Retribusi https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-konsultasi-ke-bkd-kota-mataram-bahas-raperda-pajak-daerah-dan-retribusi https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-konsultasi-ke-bkd-kota-mataram-bahas-raperda-pajak-daerah-dan-retribusi DPRD Sumbawa Konsultasi ke BKD Kota Mataram, Bahas Raperda Pajak Daerah dan Retribusi

Mataram, Amarmedia.co.id. 22 Agustus 2025 – Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram. Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi dan mendapatkan masukan terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Rombongan DPRD Sumbawa dipimpin oleh Wakil Ketua II, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn, dan didampingi oleh sejumlah anggota, di antaranya I Nyoman Wisma, S.I.P., Muhammad Tahir, S.H., H. Zohran, S.H., H. Andi Mappelepui, Ademudhita Noorsyamsu, S.A.P., Muhammad Zain, S.I.P., Ridwan, S.P., M.Si., Edwan Purnama, Kaharuddin Z, Juliansyah, S.E., Alen Taryadi, S.H., Sukiman K, S.Pd.I., Saipul Arif, dan Syukri HS, A.Ma. Turut hadir pula pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa.

Rombongan diterima oleh Sekretaris BKD Kota Mataram, Dra. Wakiah beserta jajaran.

Gitta Liesbano menjelaskan bahwa Raperda perubahan ini disusun sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi yang mengharuskan adanya penyesuaian regulasi. Beberapa poin yang menjadi fokus utama konsultasi antara lain Pengecualian objek Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada fasilitas publik dan perwakilan negara asing,  pengecualian objek Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi badan atau perwakilan internasional, pengecualian objek pajak jasa parkir yang diselenggarakan oleh perkantoran, penyesuaian mengenai pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) terkait titik pungut di mulut tambang.

Ketua Komisi II DPRD, I Nyoman Wisma SIP menambahkan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk membandingkan dan mencari referensi dari Perda yang berlaku di Kota Mataram, sebagai kota yang dianggap telah memiliki regulasi yang matang.

Demikian pula Sekretaris Komisi II H. Zohran SH mempertanyakan implementasi penentuan tarif BPHTB dan PBB P2 di Kota Mataram. Sementara itu Anggota DPRD lainnya Sukiman mempertanyakan mekanisme pengelolaan pajak dan retribusi parkir. 

Penjelasan BKD Kota Mataram

Sekretaris BKD Kota Mataram, Dra. Wakiah, didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan (P3), Ahmad Amrin, S.E., M.Ak., memberikan penjelasan mendalam. Ia mengatakan bahwa Raperda Pajak dan Retribusi di Mataram juga melalui proses panjang evaluasi oleh pemerintah provinsi dan Kemendagri sebelum akhirnya diterapkan.

Terkait PBB-P2, Mataram juga mengacu pada UU yang sama. Namun, mereka memiliki kebijakan teknis yang diatur dalam Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk memberikan keringanan, seperti: Pengurangan 50% untuk pensiunan. Pengurangan 25% untuk pensiunan TNI, Pemberian bantuan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pengurangan 75% untuk hibah waris." Hal ini kami terapkan karena kami anggap tidak ada transaksi keuangan antara pemberi waris dan penerima waris" ujar Amrin

Untuk BPHTB, BKD Mataram menerapkan tarif yang disesuaikan berdasarkan nilai transaksi:

  • 0,2% untuk pembelian di bawah Rp1 miliar.
  • 0,2% untuk pembelian antara Rp1,01 miliar hingga Rp2 miliar.
  • 0,35%untuk pembelian antara Rp2 miliar hingga Rp4 miliar.
  • 0,4% untuk pembelian di atas Rp4 miliar.

Selain itu, BKD Mataram juga menjelaskan bahwa meskipun penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sempat menjadi perdebatan alot, akhirnya solusi yang diambil adalah menggunakan nilai appraisal untuk menentukan BPHTB secara proporsional. Namun, untuk PBB-P2, pemerintah kota memutuskan untuk tidak menaikkan tarif.

Terkait dengan perparkiran setelah berlalunya UU pajak dan retribusi terjadi penurunan yang tajam pada target pendapatan parkir karena banyak objek parkir yang tidak lagi bisa ditarik dan kendala digitalisasi pembayaran yang belum berjalan lancar. " Pada awalnya parkir bisa juga dibayar melalui QRIS namun didalam pelaksanaannya menemui kendala juga" imbuhnya 

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi DPRD Kabupaten Sumbawa dalam menyusun Raperda yang lebih adil, transparan, dan sesuai dengan kondisi daerahnya.(AM)

]]>
Mon, 25 Aug 2025 07:46:56 +0800 amr
DPRD Sumbawa Konsultasi ke BPKAD Provinsi NTB, Bahas Raperda Penyertaan Modal BUMD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-konsultasi-ke-bpkad-provinsi-ntb-bahas-raperda-penyertaan-modal-bumd https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-konsultasi-ke-bpkad-provinsi-ntb-bahas-raperda-penyertaan-modal-bumd DPRD Sumbawa Konsultasi ke BPKAD Provinsi NTB , Bahas Raperda Penyertaan Modal BUMD 

Mataram,Amarmedia.co.id  — Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Nusa Tenggara Barat 22 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk berkonsultasi mengenai penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada BPR NTB (Perseroda)yang sedang dalam pembahasan di tingkat legislatif.

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., ini hadir untuk mencari masukan terkait harmonisasi dan validasi substansi Raperda, terutama menyangkut tambahan modal sebesar Rp400 juta yang berasal dari hibah program Upland. Dana ini rencananya akan disalurkan untuk pinjaman berbunga rendah (4%) bagi petani pada program UPLAND.

 

Dalam pertemuan tersebut, Berlian Rayes memaparkan pokok-pokok konsultasi, di antaranya Mekanisme penyaluran dana hibah agar sesuai dengan peraturan keuangan daerah Model pengawasan yang efektif untuk memastikan dana tepat sasaran dan tidak menimbulkan risiko keuangan dan Adanya pedoman dari provinsi yang bisa dijadikan acuan.

Anggota DPRD Muhammad Faesal menambahkan bahwa persetujuan Raperda ini sangat krusial karena akan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal ini, Sekretaris BPKAD Provinsi NTB, Bowo Susatyo S.Sos.MT, menyatakan pihaknya akan mendengarkan semua poin yang disampaikan. Ia menekankan bahwa legalitas Raperda sangat penting karena akan menjadi dasar bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selanjutnya.

Sekretaris BPKAD Provinsi NTB, yang didampingi jajaran dan hadir Kepala BPKAD Kabupaten Sumbawa Didi Hermansyah SE memberikan beberapa pandangan terhadap legalitas dan realisasi: "Penambahan penyertaan modal harus diakomodir dan disesuaikan dengan perubahan pasal. Penambahan modal sebesar Rp400 juta ini diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD)" ujar Bowo akrab disapa

Dalam kesempatan itu Anggota DPRD H. Zainuddin Sirat menyoroti situasi APBD Sumbawa yang berbanding terbalik, sedangkan Sri Wahyuni menanyakan model pengawasan yang efektif. Sekban BPKAD Provinsi NTB menjawab bahwa belanja wajib dan mandatori tidak terganggu. Ia menyampaikan bahwa di Provinsi NTB, belanja pegawai mencapai 32%, sementara di Sumbawa mencapai 39%. Ia menegaskan, penyertaan modal tetap diperbolehkan meskipun dalam keadaan APBD tidak surplus (defisit)

Menurut Sekban BPKAD Provinsi NTB, pengawasan dana hibah bersifat terikat dan memiliki petunjuk pelaksanaan (juklak) serta petunjuk teknis (juknis) yang sudah menentukan kategori penerima. Pengawasan dilakukan secara selektif dan berkala, serta berkoordinasi dengan lembaga pemberi hibah.

Perwakilan BPKAD NTB, Baihaqi memaparkan kinerja BUMD se-NTB. Ia menyebutkan total penyertaan modal Pemprov NTB sebesar Rp116 miliar, dengan dana yang akan kembali disertakan sebesar Rp15,9 miliar. Meskipun secara keseluruhan tren kinerja dan deviden BUMD membaik, ada beberapa temuan seperti defisit kepemilikan modal di Perusda Sabalong Samawa sebesar minus Rp315 juta dan masalah pengembalian dana bergulir. Hal ini menjadi peringatan bagi Pemkab Sumbawa untuk lebih selektif dalam mengelola modal.

Anggota DPRD lainnya Adizul Syahabuddin menekankan bahwa kunjungan kerja ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara legislatif dan eksekutif Kabupaten Sumbawa dalam menyusun regulasi yang berkualitas. "DPRD tidak hanya menerima usulan Raperda, tetapi juga proaktif mencari referensi dan validasi dari tingkat provinsi" ujarnya.

Kemudian lanjutnya fungsi legislatif yang efektif dalam menjalankan kontrol terhadap kebijakan pemerintah sangat penting untuk mencegah potensi kerugian keuangan daerah dan memastikan bahwa program pembangunan benar-benar tepat sasaran.

"Kami berharap Pemkab Sumbawa dalam penyaluran dana pinjaman kepada petani agar seleksi dan tidak menjadi kredit macet dikemudian hari karena terkadang Masyarakat ketika mengetahui itu dana pemerintah daerah enggan dalam mengembalikan. Pengalaman provinsi yang memiliki PR dalam penyelesaian dana bergulir harus menjadi pelajaran berharga bagi Pemkab Sumbawa agar lebih selektif dan ketat dalam pengawasan" tutupnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan dari Berlian Rayes agar pembahasan Raperda dapat segera ditindaklanjuti. Edi Syarifuddin anggota DPRD lainnya juga menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah mencari regulasi yang tepat agar dana hibah sebesar Rp4,70 miliar dari program Upland ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kunjungan kerja dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov Hadir Anggota Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, Sri Wahyuni, Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si, Hasanuddin HMS, Marliaten, Abron Ishak, A.Md, H. Zainuddin Sirat, Muhammad Taufik, I Ketut Sawitra, Sandi, S.Pd., M.M, Sri Hastuti, Syamsul Hidayat, SE, Ema Yuniarti. Turut hadir Pendamping dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Sat, 23 Aug 2025 00:13:19 +0800 amr
Demi PAD Optimal, Gerindra Desak Pemkab Sumbawa Perbaiki Sistem Retribusi Parkir yang Bocor https://amarmedia.co.id/demi-pad-optimal-gerindra-desak-pemkab-sumbawa-perbaiki-sistem-retribusi-parkir-yang-bocor https://amarmedia.co.id/demi-pad-optimal-gerindra-desak-pemkab-sumbawa-perbaiki-sistem-retribusi-parkir-yang-bocor Demi PAD Optimal, Gerindra Desak Pemkab Sumbawa Perbaiki Sistem Retribusi Parkir yang Bocor

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umumnya terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan oleh pemerintah. Dalam rapat paripurna, Fraksi Gerindra menyatakan dukungan terhadap kedua Raperda tersebut, namun dengan memberikan sejumlah pertanyaan dan sorotan tajam, terutama terkait selisih anggaran dan kebocoran retribusi.

Rapat dipimpin oleh pimpinan sidang dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Raperda Penyertaan Modal: Ada Selisih Angka Rp100 Juta?

Terkait Raperda Perubahan Kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyertaan Modal Daerah, Fraksi Gerindra mengapresiasi upaya pemerintah untuk memperkuat permodalan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, mereka menemukan adanya ketidakcocokan data yang dinilai krusial.

Juru bicara Fraksi Gerindra mempertanyakan detail penyertaan modal untuk Perumda Air Minum Batulanteh yang tidak dijelaskan secara rinci dalam Raperda. Lebih lanjut, mereka menyoroti selisih angka dalam total penyertaan modal.

"Pada penjelasan sebelumnya, disebutkan bantuan untuk program Upland sebesar Rp300 juta dan penyertaan modal untuk PT BPR NTB (Perseroda) sebesar Rp4,305 miliar. Jika dijumlahkan, totalnya Rp4,605 miliar," ungkap perwakilan Fraksi Gerindra. "Sementara itu, Pasal 7A Ayat 2 Raperda menyebutkan total penyertaan modal dari tahun 2023 hingga 2025 adalah Rp4,705 miliar. Ini berarti ada selisih sebesar Rp100 juta."

Fraksi Gerindra meminta penjelasan dari Bupati Sumbawa mengenai selisih angka ini sebelum pembahasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Mengenai Raperda Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah**, Fraksi Gerindra menyetujui Raperda ini untuk dibahas lebih lanjut karena urgensinya dalam menyelaraskan aturan dengan kebijakan nasional. Namun, mereka menyoroti masalah yang kerap terjadi di lapangan, khususnya terkait retribusi parkir.

Fraksi Gerindra mendesak pemerintah untuk menciptakan sistem yang efektif guna mencegah kebocoran pendapatan dari retribusi parkir. Mereka membandingkan dua metode, yaitu penggunaan karcis dan penetapan besaran retribusi, dan meminta pemerintah untuk menjelaskan mana yang paling efektif dalam mengurangi kebocoran.

"Kami berharap segala aspirasi dan tanggapan yang kami sampaikan mendapat respons positif dan dapat menjadi acuan untuk pembahasan selanjutnya," ujar perwakilan Fraksi Gerindra.

Anggota Fraksi Partai Gerindra yang hadir dalam pandangan umum ini adalah: Andi Rusni, S.E., M.M. (Ketua), Muhammad Faisal, S.AP., M.M.Inov.(Wakil Ketua) Muhammad Tahir, S.H.(Sekretaris), Edwan Purnama (Bendahara), Muhammad Taufik (Anggota) (AM)

]]>
Thu, 21 Aug 2025 23:10:22 +0800 amr
Fraksi Partai Gelora Beri Catatan Kritis, Dukung Raperda Pajak dan Modal BUMD https://amarmedia.co.id/fraksi-partai-gelora-beri-catatan-kritis-dukung-raperda-pajak-dan-modal-bumd https://amarmedia.co.id/fraksi-partai-gelora-beri-catatan-kritis-dukung-raperda-pajak-dan-modal-bumd Fraksi Partai Gelora Beri Catatan Kritis, Dukung Raperda Pajak dan Modal BUMD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Fraksi Partai Gelora Indonesia Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penting. Dalam rapat paripurna yang berlangsung hari ini,21 Agustus 202, Fraksi Gelora menyatakan apresiasi sekaligus memberikan sejumlah catatan kritis untuk perbaikan Raperda.

Hadir sebagai pimpinan sidang Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes. Bersama Zulfikar Demitry. Dari Pemda hadir Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetyo dan Forkopimda dan jajaran eksekutif.

Kedua Raperda yang menjadi sorotan adalah Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Perubahan Kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Melalui juru bicaranya Fraksi Gelora Abron Ishak mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menyesuaikan Perda Pajak dan Retribusi dengan regulasi nasional, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023. Namun, mereka menyoroti beberapa poin yang dianggap krusial, di antaranya:

Terkait Kejelasan Aturan Abron menekankan agar tarif dan objek pajak/retribusi harus dirinci lebih jelas untuk menghindari multitafsir di lapangan.

Fraksi Gelora khawatir penyesuaian tarif akan membebani pelaku usaha kecil. Mereka merekomendasikan adanya skema tarif berbeda yang lebih adil bagi UMKM.

Demikian pula terhadap Digitalisasi dan Pengawasan." Untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Fraksi Gelora mendorong implementasi sistem digital (e-PAD) dan penguatan pengawasan melalui kolaborasi dengan BPKP dan Inspektorat.

Selain itu, Fraksi Gelora juga mempertanyakan penggunaan aset daerah, yaitu bekas kantor Kelurahan Pekat. Mereka meminta pemerintah daerah segera mengambil alih bangunan tersebut dari yayasan yang kini menggunakannya. “Kami mohon kepada Bupati Sumbawa segera mengembalikan fungsi awal bangunan tersebut untuk kepentingan masyarakat yang lebih baik dan terukur,” ujar Abron.

Terkait Raperda penyertaan modal, Fraksi Gelora mendukung penambahan modal sebesar Rp4,705 miliar dari dana hibah program Upland untuk PT BPR NTB (Perseroda). Namun, mereka memberikan catatan tegas mengenai akuntabilitas.

Fraksi Gelora mewanti-wanti potensi risiko kredit macet jika tidak ada pendampingan teknis yang memadai bagi para petani penerima pinjaman. Mereka menemukan adanya ketidakcocokan data dalam dokumen Raperda, terutama terkait perubahan nama BUMD dan total dana hibah yang disebutkan. Fraksi Gelora meminta penjelasan detail agar tidak ada kerancuan yang dapat memengaruhi legalitas dan pengelolaan keuangan.

Sebagai rekomendasi, Fraksi Gelora mengusulkan pembentukan Satgas pengawasan dana Upland yang melibatkan DPRD, penyediaan skema pendampingan, serta penetapan Indikator Kinerja Utama (KPI) untuk mengukur dampak sosial-ekonomi dari tambahan modal ini.

Dengan seluruh catatan dan rekomendasi tersebut, Fraksi Partai Gelora Indonesia menyatakan menerima dan mendukung pembahasan kedua Raperda ini. Mereka berharap regulasi ini dapat menjadi fondasi untuk memperkuat fiskal daerah, meningkatkan pelayanan publik, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat Sumbawa.(Gam)

]]>
Thu, 21 Aug 2025 20:58:47 +0800 amr
Fraksi PKS Dukung Pembahasan Dua Raperda, Soroti Keadilan Pajak dan Akuntabilitas BUMD https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dukung-pembahasan-dua-raperda-soroti-keadilan-pajak-dan-akuntabilitas-bumd https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dukung-pembahasan-dua-raperda-soroti-keadilan-pajak-dan-akuntabilitas-bumd Fraksi PKS Dukung Pembahasan Dua Raperda, Soroti Keadilan Pajak dan Akuntabilitas BUMD

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umumnya terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan pemerintah. Dalam rapat paripurna, Fraksi PKS memberikan apresiasi atas inisiatif eksekutif, namun tetap menegaskan pentingnya implementasi dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Juru Bicara Fraksi PKS, H. Andi Mappeleppui, menyampaikan bahwa setiap perda yang dibuat harus memiliki nilai dan tidak hanya menjadi buku pajangan. "Lahirnya semua peraturan daerah tidak hanya sekadar dibuat, akan tetapi mempunyai nilai dalam mengatur kehidupan masyarakat," ujarnya. Ia menambahkan, setiap perda harus sejalan dengan peraturan yang lebih tinggi dan berfungsi sebagai motor penggerak untuk kesejahteraan masyarakat.

Terkait Raperda Perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fraksi PKS mengapresiasi upaya pemerintah untuk menyelaraskan regulasi daerah dengan kebijakan fiskal nasional. Namun, mereka menekankan agar perubahan ini berorientasi pada keadilan sosial.

"Kami mendorong pentingnya penerapan asas keadilan dalam penetapan dan pemungutan pajak dan retribusi," kata H. Andi Mappeleppui. Fraksi PKS meminta perhatian khusus agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak terbebani secara berlebihan. Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi wajib pajak yang terarah. Fraksi PKS pada prinsipnya menyetujui Raperda ini untuk dibahas lebih lanjut.

Mengenai Raperda Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD, Fraksi PKS pada dasarnya menyetujui Raperda tersebut untuk dibahas. Namun, persetujuan ini disertai dengan beberapa syarat tegas. Fraksi PKS meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD yang telah menerima penyertaan modal.

Selain itu, Fraksi PKS juga mendesak agar hasil audit keuangan BUMD dapat disampaikan kepada DPRD sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Mereka menegaskan, pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara tertib, efisien, efektif, dan bertanggung jawab demi kemanfaatan masyarakat.

Hadir memimpin Sidang H.M.Berlian Rayes. bersama Zulfikar Demitry SH MH. Dari Pemda kabupaten Sumbawa hadir sekretaris Daerah Dr.Budi Prasetyo 

Dengan semua catatan dan masukan tersebut, Fraksi PKS memberikan respons positif dan menerima kedua Raperda ini untuk dibahas ke tahap selanjutnya. Mereka berharap Raperda ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Sumbawa.(Gam)

]]>
Thu, 21 Aug 2025 20:34:41 +0800 amr
Dukung Dua Raperda, Fraksi Golkar Sumbawa Desak Pemerintah Jaga Transparansi dan Keadilan Pajak https://amarmedia.co.id/dukung-dua-raperda-fraksi-golkar-sumbawa-desak-pemerintah-jaga-transparansi-dan-keadilan-pajak https://amarmedia.co.id/dukung-dua-raperda-fraksi-golkar-sumbawa-desak-pemerintah-jaga-transparansi-dan-keadilan-pajak Dukung Dua Raperda, Fraksi Golkar Sumbawa Desak Pemerintah Jaga Transparansi dan Keadilan Pajak

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id. — Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umumnya terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh pemerintah. Dalam pandangan yang dibacakan pada Rapat Paripurna hari ini, Fraksi Golkar menyatakan persetujuan atas dua Raperda tersebut, namun dengan memberikan sejumlah catatan dan masukan strategis.

Juru bicara Fraksi Partai Golkar Syukri HS AMa  menyampaikan bahwa Raperda yang dibahas adalah Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD dan Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Fraksi Golkar mengapresiasi usulan penambahan hibah sebesar Rp300 juta melalui program Upland untuk PT BPR NTB (Perseroda). Dana ini ditujukan untuk mendukung pembiayaan bagi petani bawang merah. Menurut Fraksi Golkar, langkah ini adalah upaya positif untuk memperkuat akses permodalan petani, yang merupakan komoditas unggulan daerah.

Namun, Fraksi Golkar menekankan tiga poin penting:

1. Pemerintah daerah diminta untuk menjamin pengelolaan dana ini secara transparan agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

2. Perlu ada pengawasan ketat terhadap mekanisme penyaluran pinjaman, terutama terkait janji bunga rendah agar benar-benar meringankan beban petani.

3. Fraksi Golkar mendorong adanya pendampingan dan edukasi keuangan bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha mereka.

Terkait Raperda Pajak Daerah dan Retribusi, Fraksi Golkar memandang perubahan ini sangat mendesak untuk menghindari sanksi fiskal dari pemerintah pusat. Meski demikian, mereka memberikan beberapa penekanan penting:

1. Penyesuaian tarif harus tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat, terutama pelaku UMKM, pedagang pasar, dan kelompok rentan lainnya.

2. Fraksi Golkar meminta pemerintah melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat terkait perubahan perda ini untuk menghindari kebingungan dan resistensi.

3. Fraksi Golkar mendorong optimalisasi pendapatan daerah tidak hanya melalui kenaikan tarif, tetapi juga melalui perbaikan sistem pemungutan, digitalisasi, dan penegakan aturan yang konsisten.

Dengan semua pertimbangan tersebut, Fraksi Golkar mendukung pembahasan kedua Raperda ini ke tingkat selanjutnya dengan harapan dapat memperkuat keuangan daerah tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

Hadir dalam paripurna Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes, Zulfikar Demitry SH MH, Sekretaris Daerah Dr Budi Prasetyo, Forkopimda dan jajaran OPD.

Anggota Fraksi Partai Golkar yang menyampaikan pandangan ini adalah: H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. (Penasihat), Ademudhita Noorsamsu, S.AP. (Ketua), Hasanuddin HMS.(Wakil Ketua),Gahtan Hanu Cakita (Sekretaris) Muhammad Zain, S.IP(Bendahara) Syukri, HS., A.Ma. (Anggota) (Gam)

]]>
Thu, 21 Aug 2025 20:16:58 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna, Fraksi PKB Soroti Pajak dan Dukung Modal BUMD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-fraksi-pkb-soroti-pajak-dan-dukung-modal-bumd https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-fraksi-pkb-soroti-pajak-dan-dukung-modal-bumd DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna, Fraksi PKB Soroti Pajak dan Dukung Modal BUMD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id , 21 Agustus 2025— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., didampingi Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta jajaran pejabat terkait.

Dalam kesempatan ini, Nuru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sri Wahyuni menyampaikan pandangan umum yang menyetujui kedua Raperda tersebut, namun tetap memberikan sejumlah catatan dan masukan strategis. Kedua Raperda yang dibahas adalah Raperda Perubahan Kedua atas Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD dan Raperda Perubahan atas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Dukungan Penuh untuk Penguatan Modal BUMD

Fraksi PKB memberikan apresiasi tinggi atas usulan penambahan penyertaan modal sebesar Rp300 juta kepada **PT BPR NTB (Perseroda) yang bersumber dari hibah program Upland. Menurut Fraksi PKB, langkah ini sangat strategis karena bertujuan untuk memfasilitasi akses keuangan bagi petani bawang merah melalui pinjaman berbunga rendah (micro finance).

Dalam pandangannya, Fraksi PKB menyoroti data penurunan produksi bawang merah pada tahun 2021 dan pemulihannya pada tahun 2024. Mereka berharap bantuan permodalan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani. Fraksi PKB juga menekankan pentingnya pendampingan menyeluruh untuk mencegah terjadinya kegagalan pembayaran pinjaman oleh petani, serta meminta adanya evaluasi dan data yang jelas agar dana hibah tidak sia-sia.

Pajak dan Retribusi: Desak Keadilan dan Transparansi

Terkait Raperda Perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fraksi PKB menyatakan bahwa perubahan ini sangat mendesak. "Jika tidak dilakukan penyesuaian, Menteri Dalam Negeri akan memberikan rekomendasi kepada Menteri Keuangan untuk memberikan sanksi kepada pemerintah daerah," demikian isi pandangan umum Fraksi PKB.

Fraksi PKB menekankan bahwa perubahan ini harus membawa tata kelola pajak dan retribusi yang lebih efektif dan adil. Fraksi PKB mengapresiasi adanya penyesuaian pasal, namun tetap mengingatkan agar masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah tidak terbebani. Mereka juga menuntut penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemungutan pajak untuk mencegah praktik pungutan liar dan kebocoran pendapatan.

Catatan Kritis dan Masukan Fraksi PKB

Di akhir pandangannya, Fraksi PKB juga menyampaikan dua poin krusial yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah:

1. Fraksi PKB menyoroti kasus perdagangan orang (TPPO) yang menimpa pekerja migran asal Sumbawa. Mereka mendesak pemerintah untuk menggandeng perusahaan legal dan melakukan sosialisasi secara lebih mendalam hingga ke tingkat desa.

2. Fraksi PKB menyoroti praktik pembalakan liar yang terus terjadi, terutama di Hutan Batulanteh, yang merupakan sumber mata air utama bagi PDAM. Mereka menganggap perlu adanya upaya perlindungan yang lebih serius untuk menjaga debit air dan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 21 Aug 2025 11:54:21 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin: Membaca Teks Proklamasi Adalah Mengukir Kembali Semangat Kemerdekaan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-membaca-teks-proklamasi-adalah-mengukir-kembali-semangat-kemerdekaan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-membaca-teks-proklamasi-adalah-mengukir-kembali-semangat-kemerdekaan Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin: Membaca Teks Proklamasi Adalah Mengukir Kembali Semangat Kemerdekaan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Kantor Bupati Sumbawa hari ini berlangsung sukses dan khidmat. Momen istimewa terjadi ketika Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., dipercaya untuk membacakan Teks Proklamasi.

Dengan lantang dan penuh penjiwaan, Nanang Nasiruddin membacakan naskah bersejarah yang menjadi tonggak kemerdekaan bangsa. 

"P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia,

Soekarno/Hatta" ucapnya. 

Kepada awak media Nanang menyampaikan kehormatan ini bukan hanya sekadar tugas seremonial, tetapi kesempatan untuk merenungkan makna mendalam dari kata-kata yang diucapkan 80 tahun lalu.

"Membaca Teks Proklamasi adalah mengukir kembali semangat perjuangan para pendiri bangsa di dalam hati setiap kita," ujarnya Agar 17 Agustus 2025.  

Ia menekankan bahwa tugas tersebut mengingatkan seluruh pihak, baik eksekutif maupun legislatif, untuk terus bekerja sama demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan, yaitu membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Dalam kesempatan itu, Nanang Nasiruddin juga mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dalam kesuksesan upacara, dari jajaran Forkopimda, TNI, Polri, hingga para pelajar dan masyarakat. Menurutnya, antusiasme dan tertibnya upacara ini menjadi bukti semangat kebersamaan dan nasionalisme yang tinggi di Kabupaten Sumbawa.

Makna sejati merdeka adalah ketika setiap anak bangsa dapat hidup bermartabat, bermimpi tanpa batas, dan bersama membangun masa depan yang lebih sejahtera, mengutip pesan yang disampaikan oleh Bupati Sumbawa. Hal ini menegaskan kembali komitmen DPRD untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Sun, 17 Aug 2025 19:52:00 +0800 amr
Peringati HUT RI ke 80, Sekretaris DPRD Sumbawa Ajak Staf Teladani Semangat Kemerdekaan dalam Pengabdian https://amarmedia.co.id/peringati-hut-ri-ke-80-sekretaris-dprd-sumbawa-ajak-staf-teladani-semangat-kemerdekaan-dalam-pengabdian https://amarmedia.co.id/peringati-hut-ri-ke-80-sekretaris-dprd-sumbawa-ajak-staf-teladani-semangat-kemerdekaan-dalam-pengabdian Peringati HUT RI ke 80, Sekretaris DPRD Sumbawa Ajak Staf Teladani Semangat Kemerdekaan dalam Pengabdian

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Dalam suasana khidmat Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar upacara bendera di halaman kantornya. Inspektur upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD, H. Junaidi, S.Pt., yang menyampaikan amanat dengan menyampaikan pidato Bupati Sumbawa. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai, baik ASN maupun non-ASN, termasuk Staf Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dalam amanatnya, H. Junaidi menekankan bahwa kemerdekaan yang dirayakan bukan sekadar hadiah, melainkan amanah dari hasil perjuangan para pahlawan. Ia mengajak seluruh staf untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, keberanian, dan komitmen dalam menyejahterakan rakyat.

H. Junaidi juga menyampaikan pencapaian pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati. Salah satu prestasi yang dibanggakan adalah keberhasilan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, yang menjadi bukti transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai program strategis pemerintah daerah yang sejalan dengan lima misi utama "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera" antara lain:

Di sektor Pendidikan Peluncuran Program Sekolah Rakyat dan pemberian beasiswa kedokteran dan farmasi untuk putra-putri Sumbawa.

Pada bidang Keagamaan menggalakan gerakan salat subuh berjemaah dan keberhasilan menjadi tuan rumah STQ tingkat Provinsi NTB.

Di sektor Ketahanan Pangan telah diberikan Bantuan alat pertanian dan keberhasilan ekspor 6.000 ton jagung ke Filipina.

Pada bidang Lingkungan dicanangkan Program penanaman satu juta pohon dan kerja sama penanaman sengon dengan nilai ekonomis tinggi.

Infrastruktur daerah juga disampaikan dengan Komunikasi intensif dengan pemerintah pusat untuk pembangunan ruas jalan, termasuk Jalan Lingkar Selatan Batu Lanteh, serta penyelesaian RSUD kelas IV.

Mengakhiri amanatnya, H. Junaidi berpesan agar seluruh pegawai menjaga persatuan dan terus bekerja sama. "Semua capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera," ujarnya, memotivasi seluruh jajaran Sekretariat DPRD untuk meneladani semangat kemerdekaan dalam setiap pengabdian.

Upacara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut peringatan kemerdekaan. (AM)

]]>
Sun, 17 Aug 2025 10:34:07 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa Gitta Liesbano : Pengukuhan Paskibraka Momen Penting Pererat Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-pengukuhan-paskibraka-momen-penting-pererat-persaudaraan-dan-semangat-kebangsaan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-pengukuhan-paskibraka-momen-penting-pererat-persaudaraan-dan-semangat-kebangsaan Wakil Ketua DPRD Sumbawa Gitta Liesbano : Pengukuhan Paskibraka Momen Penting Pererat Persaudaraan dan Semangat Kebangsaan

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id, – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., menghadiri upacara pengukuhan 31 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 di Kantor Bupati Sumbawa Jumat 15 Agustus 2025. Dalam acara tersebut, ia menekankan bahwa penunjukan sebagai Paskibraka merupakan sebuah kehormatan besar yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan dan semangat kebangsaan.

Anggota Paskibraka yang terdiri dari 26 siswa-siswi terbaik serta 5 personel TNI, Polri, dan Brimob, telah melalui seleksi ketat dan berbagai pelatihan. Menurut Gitta Liesbano, momen pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal bagi para anggota Paskibraka untuk menjalin tali persaudaraan yang erat.

"Ini menjadi momen penting bagi para anggota Paskibraka untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat kebangsaan," kata Gitta Liesbano.

Para Paskibraka ini akan mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang. Gitta Liesbano berharap, nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan yang telah mereka pelajari selama masa pelatihan akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka, baik di dalam maupun di luar tugas. (AM)

]]>
Fri, 15 Aug 2025 19:40:57 +0800 amr
Anggota Banggar DPRD Sumbawa Muhammad Takdir Soroti Perbaikan Jalan Olat Rawa di Tengah Pembahasan KUA&PPAS 2026 https://amarmedia.co.id/anggota-banggar-dprd-sumbawa-muhammad-takdir-soroti-perbaikan-jalan-olat-rawa-di-tengah-pembahasan-kua-ppas-2026 https://amarmedia.co.id/anggota-banggar-dprd-sumbawa-muhammad-takdir-soroti-perbaikan-jalan-olat-rawa-di-tengah-pembahasan-kua-ppas-2026 Anggota Banggar DPRD Sumbawa Muhammad Takdir Soroti Perbaikan Jalan Olat Rawa di Tengah Pembahasan KUA-PPAS 2026

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  Anggota Banggar DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov., menyoroti urgensi perbaikan jalan Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir. Hal ini disampaikannya di tengah momentum pembahasan Badan Anggaran Kamis 14 Agustus 2025, yang membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk tahun 2026.

Muhammad Takdir menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak tersebut sangat krusial karena menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Ia mendesak agar perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran.

"Pembangunan infrastruktur jalan menuju Olat Rawa sangat orgensi melihat potensi yang ada dan jumlah pengguna jalan tersebut" ujarnya.

Terhadap hal itu mendapatkan respon positif dari audiens dan TAPD Kabupaten Sumbawa. "Insya Allah jalan tersebut dimasukkan dalam penyusunan anggaran APBD tahun 2026" ujar TAPD . 

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan anggota Banggar. serta Ketua TAPD bersama jajaran.

Bersamaan dengan sorotan tersebut, Badan Anggaran DPRD menyoroti Anggaran 2026 disusun dengan tema “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan”. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp2,466 triliun, dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp249,67 miliar. Sementara itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp9 miliar dari tahun 2025 akan digunakan sebagai sumber pembiayaan tambahan.

Badan Anggaran memberikan sejumlah rekomendasi penting, termasuk Prioritas Infrastruktur, Peningkatan PAD, mendorong digitalisasi pembayaran pajak, memutakhirkan data potensi PAD.

Terkait Ketahanan Pangan dengan memperkuat infrastruktur pertanian, termasuk perbaikan jaringan irigasi hingga manfaatnya dapat dirasakan manfaatnya dan pengerukan embung juga di bahas. Banggar DPRD berharap pemerintah daerah dapat bekerja secara kolaboratif untuk mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera melalui program-program yang nyata dan tepat sasaran. (AM)

]]>
Fri, 15 Aug 2025 10:56:47 +0800 amr
Sri Wahyuni Apresiasi Anggaran Kesetaraan Gender Sumbawa, Dorong Dukungan Lebih untuk Petani Perempuan https://amarmedia.co.id/sri-wahyuni-apresiasi-anggaran-gender-sumbawa-dorong-dukungan-lebih-untuk-petani-perempuan https://amarmedia.co.id/sri-wahyuni-apresiasi-anggaran-gender-sumbawa-dorong-dukungan-lebih-untuk-petani-perempuan Sri Wahyuni Apresiasi Anggaran Kesetaraan Gender Sumbawa, Dorong Dukungan Lebih untuk Petani Perempuan 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa dalam mengalokasikan anggaran untuk isu kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan mendapat apresiasi. Namun, dukungan tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan terutama untuk petani perempuan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Wahyuni dalam rapat bersama Badan anggaran yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP. dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Didi Hermansyah, S.E. bersama jajaran Rabu 13 Agustus 2025.

Ia mengapresiasi langkah Pemkab Sumbawa yang telah menganggarkan dana khusus untuk isu gender. Meskipun demikian, ia menekankan perlunya alokasi anggaran yang lebih besar untuk program-program terkait gender.

"Kami mengapresiasi Pemda Sumbawa yang telah menganggarkan dana kesetaraan gender, namun perlu anggaran lebih," ujar Sri Wahyuni dari Fraksi PKB ini.

Menurutnya, dukungan anggaran ini harus difokuskan pada bantuan untuk para petani Perempuan."Saya juga petani"ungkapnya, Ia mengusulkan agar program Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) diperbanyak. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan bantuan dan pemberdayaan, yang tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendukung peran perempuan dalam sektor tersebut.

Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan pentingnya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif. Ia menyebut bahwa aksi nyata harus menjadi prioritas untuk mewujudkan slogan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera."

"Aksinya yang kami tunggu dan tidak hanya Slogan  untuk kesuksesan program-program pro-rakyat" pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 14 Aug 2025 09:24:25 +0800 amr
Anggota Banggar DPRD Sumbawa Muhammad Zain, Minta Tambang Blok Elang Dodo dan Rinti Beri Manfaat Optimal bagi Daerah https://amarmedia.co.id/anggota-banggar-dprd-sumbawa-muhammad-zain-minta-tambang-blok-elang-dodo-dan-rinti-beri-manfaat-optimal-bagi-daerah https://amarmedia.co.id/anggota-banggar-dprd-sumbawa-muhammad-zain-minta-tambang-blok-elang-dodo-dan-rinti-beri-manfaat-optimal-bagi-daerah Anggota Banggar DPRD Sumbawa Minta Tambang Blok Elang Dodo dan Rinti Beri Manfaat Optimal bagi Daerah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP., mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar keberadaan tambang mineral dan batuan di Blok Elang Dodo, Blok Rinti, dan Blok Pangulir dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah. Hal ini disampaikan Zain dalam rapat Badan Anggaran DPRD, yang dihadiri oleh jajaran eksekutif, termasuk Sekretaris Daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurut Rozy akrab disapa kekayaan sumber daya alam tambang di Sumbawa harus dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pembangunan akses jalan darat menuju lokasi tambang di Kecamatan Ropang dan Lantung.

"Pembangunan jalan darat ini lebih aman dibandingkan transportasi laut yang kini dilakukan oleh pihak perusahaan tambang," ujar Rozy

Lebih lanjut, Rozy menekankan bahwa pembangunan jalan ini tidak hanya akan mendukung operasional tambang, tetapi juga membuka potensi pariwisata laut selatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD bersama wakil ketua dan anggota Badan Anggaran ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP. dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Didi Hermansyah, S.E. bersama jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Banggar menyampaikan bahwa komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif adalah kunci. Dengan menjawab setiap pertanyaan dari dewan, diharapkan terjalin kerja sama yang kuat untuk membangun kepercayaan dan memastikan setiap program, termasuk yang terkait dengan kontribusi tambang, dapat berjalan dengan baik.

Kontribusi tambang terhadap pendapatan daerah, terutama dari Dana Bagi Hasil dan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan tersebut. Diharapkan, dengan sinergi ini, pendapatan daerah dari sektor pertambangan dapat meningkat dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 14 Aug 2025 09:06:21 +0800 amr
KUPA 2025: DPRD Dukung Strategi Pangkas Belanja Modal, Minta Pemerintah Daerah Cermat Belanja https://amarmedia.co.id/kupa-2025-dprd-dukung-strategi-pangkas-belanja-modal-minta-pemerintah-daerah-cermat-belanja https://amarmedia.co.id/kupa-2025-dprd-dukung-strategi-pangkas-belanja-modal-minta-pemerintah-daerah-cermat-belanja KUPA  2025: DPRD Dukung Strategi Pangkas Belanja Modal, Minta Pemerintah Daerah  Cermat Belanja

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  — DPRD Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah berani Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dalam memangkas anggaran daerah. Dalam Sidang Paripurna I, pemerintah daerah memutuskan untuk memangkas belanja modal sebesar Rp73,57 miliar dan mengalihkannya untuk mendanai program-program strategis prioritas.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. ini menjadi forum bagi Bupati Jarot untuk menjelaskan strategi anggaran baru, yang disusun setelah total pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp101,58 miliar. Penurunan ini dipicu oleh kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Ketua Komisi I DPRD, Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov., menegaskan bahwa DPRD siap mendukung penuh usulan anggaran yang diajukan. "Kalau menjadi prioritas, ya jelas dong, kita dorong dong," ujar Faesal.

Namun, ia menekankan bahwa dukungan tersebut datang dengan catatan penting. Pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap, mengingat tidak semua proyek dapat diselesaikan dalam satu tahun.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin berharap pembahasan anggaran menjadi ruang diskusi yang produktif. Ia mengajak pemerintah daerah untuk mengevaluasi setiap usulan belanja dengan cermat. Hal ini penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif dan selaras dengan visi misi daerah, sehingga tidak hanya memihak pada satu kepentingan.

"Dengan pengalaman-pengalaman yang kemarin, mari kita kemas sedemikian rupa agar semua program betul-betul tercapai," tegas Nanang.

Langkah ini menunjukkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi tantangan keuangan. Alih-alih mengeluh, mereka memilih untuk mengalihkan fokus anggaran ke program-program yang dianggap paling mendesak bagi masyarakat, seperti Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Daerah Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat (SR) dan dukungan untuk Batalyon Teritorial Pembangunan Sumbawa (Yonif TP 835/Samota Yudha Bhakti). (AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 22:49:41 +0800 amr
Tegang dan Blak&blakan, Hearing DPRD Sumbawa Bahas Krisis Air Irigasi: Petani Moyo Mekar Terancam Gagal Panen Inilah Rekomendasi DPRD https://amarmedia.co.id/tegang-dan-blak-blakan-hearing-dprd-sumbawa-bahas-krisis-air-irigasi-petani-moyo-mekar-terancam-gagal-panen-inilah-rekomendasi-dprd https://amarmedia.co.id/tegang-dan-blak-blakan-hearing-dprd-sumbawa-bahas-krisis-air-irigasi-petani-moyo-mekar-terancam-gagal-panen-inilah-rekomendasi-dprd Tegang dan Blak-blakan, Hearing DPRD Sumbawa Bahas Krisis Air Irigasi: Petani Moyo Mekar Terancam Gagal Panen Inilah Rekomendasi DPRD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id , 12 Agustus 2025 — Rapat Dengar Pendapagabungan Komisi II dan III DPRD Kabupaten Sumbawa hari ini Selasa 12 Agustus 2025 berlangsung tegang dan blak-blakan, dipicu oleh keluhan mendesak dari petani di Desa Moyo Mekar yang menghadapi ancaman gagal panen akibat krisis air irigasi. Hearing yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan petani, kepala desa, serta UPT dan dinas terkait, bertujuan mencari solusi cepat sebelum konflik fisik pecah di lapangan.

Pimpinan Rapat I Nyoman Wisma, menegaskan urgensi masalah ini dengan menyangkut hajat hidup petani." Ia menyadari bahwa keluhan petani tentang ketiadaan air, yang sudah dijanjikan sejak 11 Agustus, bisa memicu keresahan hingga konflik. "Kalau sampai ribut fisik itu yang enggak enak, makanya kita cepat," ujarnya, menjelaskan mengapa surat undangan hearing dikeluarkan secara mendadak.

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Unter Samoko Desa Moyo Mekar Ridwan memaparkan kekecewaan mendalam atas kegagalan panen tahun lalu dan janji yang tidak ditepati. Ia menyebutkan bahwa meskipun telah ada kesepakatan distribusi air dari Bendungan Batu Bulan, air tidak kunjung sampai ke lahan petani.

"Yang jadi masalah airnya banyak, tidak nyampe di petani," tegasnya. Ia menyalahkan beberapa masalah teknis, seperti pengerukan sedimentasi yang tidak dilaksanakan dan keberadaan "pelompong liar" atau lubang ilegal yang menghancurkan saluran air.

Senada dengan itu, Kepala Desa Moyo Mekar Saghiruddin menyampaikan protes keras dan emosional. Ia menggambarkan kondisi petani yang "lapar" dan tidak bisa bekerja. "Tolonglah, sebenarnya saya tadi malam tidak bisa tidur," ungkapnya, mengancam akan kembali menutup pintu air jika tuntutan petani diabaikan, yang dapat memicu perkelahian sesama petani.

Atas hal ini Camat Moyo hilir mengakui bahwa sebelumnya pernah dilakukan pertemuan dengan para pihak  yakni KUPT Pengairan Batu Bulan, P3A dan petani Orong Masin dan  salah satu kendala yang menjadi terhambatnya penyaluran air adalah pelaksanaan project pengerukan sedimentasi yang molor.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPT Pengairan Bendungan Batu Bulan Syafruddin mengakui adanya kendala di lapangan. Mereka menjelaskan bahwa proyek pengerukan sedimentasi yang dijadwalkan di titik BKI 13 hingga BKI 17 mengalami keterlambatan. Mereka juga mengidentifikasi sekitar 50 titik "pelompong liar" yang menyebabkan air berkurang drastis di hilir.

Atas permasalahan ini perwakilan OP 4 dan IRWA II menyanggupi untuk melakukan pemantauan dan pengawalan ketat agar proyek berjalan cepat sehingga air dapat kembali mengalir ke lokasi persawahan orong Masin. " Selepas ini kami mengintruksikan kepada Operator Pelaksana (OP) untuk bekerja cepat sehingga selambatnya esok Rabu air sudah bisa didistribusikan menuju lokasi persawahan.

Perwakilan Kelompok Tani menambahkan bahwa solusi yang diharapkan adalah mengatasi gagal panen membutuhkan suplai air yang cukup karena kini padi berumur 1,5 hingga 2 bulan merupakan fase tanam krusial bagi keberhasilan budidaya padi. 

Forum Komunikasi P3A NTB Sampaikan 4 Tuntutan untuk Atasi Krisis Air Irigasi

Dalam kesempatan itu Ketua Forum Komunikasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (FKP3A) Nusa Tenggara Barat Iwan Firmansyah menyampaikan empat poin tuntutan kepada DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Tuntutan ini diajukan untuk mengatasi krisis air irigasi yang mengancam sektor pertanian, khususnya akibat terhambatnya distribusi air ke wilayah hilir.

Pertama  FKP3A meminta legislatif untuk segera merumuskan dan membuat Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif DPRD mengenai pengelolaan irigasi dan sumber daya air. Payung hukum ini diharapkan dapat menjadi landasan yang jelas untuk mengatasi persoalan tata kelola air secara berkelanjutan.

Kedua :  FKP3A mendesak pihak kontraktor agar segera menyelesaikan masalah sedimentasi yang menyebabkan terganggunya distribusi air. Endapan lumpur dan material lain telah menutup saluran, sehingga air tidak dapat dialirkan ke lahan pertanian di wilayah hilir.

ketiga  FKP3A meminta DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa membentuk Tim Pengawal Distribusi Air yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan kelembagaan P3A. Tim ini diharapkan dapat memastikan air sampai ke petani dan mencegah terjadinya penutupan atau penyimpangan aliran air secara ilegal.

Keempat ; FKP3A menuntut pemerintah daerah untuk melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025. Dalam lembaran Inpres tersebut, pada poin 8 huruf d, diinstruksikan kepada Gubernur dan Bupati/Wali kota untuk melaksanakan penguatan kapasitas kelembagaan pengelola irigasi dan pemberdayaan sumber daya manusia guna mendukung swasembada pangan sesuai kewenangannya. Tuntutan ini bertujuan agar P3A sebagai garda terdepan di tingkat petani mendapatkan dukungan dan pembinaan yang maksimal.

Setelah mendengar semua masukan, Wakil ketua Komisi II Muhammad Tahir SH membacakan tiga rekomendasi tegas yang dihasilkan dari hearing tersebut:

1. Meminta kepada UPT Pengairan Bendungan Batu Bulan untuk segera mengairi wilayah Desa Moyo Mekar dan sekitarnya agar pasokan air tercukupi dan petani tidak mengalami gagal panen.

2. Proyek pengerukan sedimentasi di BKI 13 sampai BKI 17 harus dipercepat dan diawasi secara intensif. Batas waktu air dapat sampai di petani paling lambat Rabu, 13 Agustus 2025

3. Segera bentuk tim gabungan dari Dinas Pertanian, Dinas PUPR, BWS NTB I, OP 4, UPT Pengairan Batu Bulan, IP3A, GP3A, P3A, Babinsa, dan Babinkamtibmas, Kepala Desa Moyo Mekar untuk melakukan monitoring langsung di lapangan, termasuk di desa-desa lain yang dilewati jaringan irigasi.

Hearing ditutup dengan harapan agar semua pihak berkolaborasi dan menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. DPRD menegaskan bahwa rekomendasi ini adalah keputusan akhir, dan masalah air irigasi yang berlarut-larut harus segera diselesaikan. (AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 22:38:57 +0800 amr
DPRD Sumbawa Resmi Buka Sidang Paripurna, Bahas Perubahan KUA&PPAS 2025 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-resmi-buka-sidang-paripurna-bahas-perubahan-kua-ppas-2025 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-resmi-buka-sidang-paripurna-bahas-perubahan-kua-ppas-2025 DPRD Sumbawa Resmi Buka Sidang Paripurna, Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini secara resmi memulai sidang paripurna pertamanya dengan agenda pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (Perubahan KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., Hadir pula Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Zulfikar Demitry SH MH, Forkopimda dan jajaran kepala OPD bersama jajaran.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Salah satu tahap penting dalam rangkaian penyusunan perubahan APBD adalah pembahasan rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS yang harus memperoleh kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD," ujarnya.

Berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada 11 Agustus 2025 kemarin, Nanang Nasiruddin menjelaskan tahapan pembahasan yang akan dilakukan.

"Hari ini, Selasa (12/8) Rapat diisi dengan penyampaian penjelasan oleh Bupati Sumbawa mengenai rancangan perubahan KUA-PPAS 2025" ujarnya.

Kemudian lanjutnya pada Rabu (13/8) esok, pembahasan mendalam akan dilakukan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sumbawa. Kamis (14/8) Pembahasan akan ditutup dengan penyampaian laporan dari Badan Anggaran DPRD, dilanjutkan dengan pendapat akhir dari Bupati Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kata Bupati, harus beradaptasi dengan realitas penurunan pendapatan daerah sebesar Rp 101,58 miliar yang sebagian besar disebabkan oleh kebijakan efisiensi belanja dari pemerintah pusat.

Menghadapi keterbatasan ini, Bupati Haji Jarot mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan belanja yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut mencakup pemangkasan Belanja Modal sebesar Rp 73,57 miliar, atau 31,51%, dan mengalihkannya ke Belanja Operasi yang naik sebesar Rp 65,15 miliar.

Langkah ini dilakukan untuk mendanai sejumlah program unggulan, di antaranya dukungan untuk Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pembentukan Koperasi Daerah Merah Putih (KDMP), Dukungan penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) dan Dukungan untuk Batalyon Teritorial Pembangunan Sumbawa (Yonif TP 835/Samota Yudha Bhakti).

Bupati menegaskan bahwa penyesuaian ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah untuk tetap fokus pada pelayanan publik dan program-program yang esensial.

"Saya berharap komitmen bersama ini akan bermuara pada tersusunnya perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025 yang tepat waktu dan berkualitas," pungkasnya, seraya mengajak seluruh jajaran DPRD untuk berkolaborasi dalam pembahasan mendalam yang akan berlangsung hingga 14 Agustus mendatang.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati, Ketua DPRD menutup sidang paripurna pertama ini dan berharap pembahasan selanjutnya dapat berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menghasilkan perubahan anggaran yang tepat waktu dan berkualitas.(AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 12:26:08 +0800 amr
Hari Ini DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Bahas Perubahan KUA&PPAS 2025 https://amarmedia.co.id/hari-ini-dprd-sumbawa-gelar-paripurna-bahas-perubahan-kua-ppas-2025 https://amarmedia.co.id/hari-ini-dprd-sumbawa-gelar-paripurna-bahas-perubahan-kua-ppas-2025 Hari ini DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini Selasa (12 Agustus 2025) memulai rapat paripurna dalam rangka pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Jadwal paripurna ini telah ditetapkan dalam Rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Nanang Nasrudin SAP.M.M.Iniv , didampingi Wakil Ketua H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Gita Liesbano, SH .MKn pada Senin (11/8/2025).

Pembahasan ini akan berlangsung dalam beberapa tahap. Pembicaraan tingkat pertama dimulai hari ini, Selasa (12/8), pukul 10.00 WITA, dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Sumbawa mengenai rancangan perubahan KUA-PPAS 2025.

Selanjutnya, pembahasan akan dilanjutkan pada Rabu (13/8), pukul 13.00 WITA, di mana Badan Anggaran DPRD akan melakukan pembahasan mendalam bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sumbawa.

Rangkaian paripurna ini akan ditutup pada Kamis (14/8), pukul 10.00 WITA, dengan agenda penyampaian laporan oleh Badan Anggaran DPRD, yang kemudian dilanjutkan dengan pendapat akhir dari Bupati Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 09:02:40 +0800 amr
Keresahan Honorer di Sumbawa: Antara Batas Waktu dan Ketidakpastian https://amarmedia.co.id/keresahan-honorer-di-sumbawa-antara-batas-waktu-dan-ketidakpastian https://amarmedia.co.id/keresahan-honorer-di-sumbawa-antara-batas-waktu-dan-ketidakpastian Keresahan Honorer di Sumbawa: Antara Batas Waktu dan Ketidakpastian

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  — Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Sumbawa mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Senin 11 Agustus 2025 untuk meminta kejelasan terkait nasib mereka dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kedatangan mereka ini didasari oleh adanya surat terbaru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang memberikan batas waktu pengusulan data hingga 20 Agustus 2025.

Rombongan diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Muhammad Faesal SAP.M.M.Inov bersama Anggota komisi I dan DPRD lainnya.

Perwakilan Tenaga honorer Ari Adi Saputra mengungkapkan kekhawatiran karena Kabupaten Sumbawa terkesan lambat dalam menindaklanjuti surat tersebut, padahal daerah tetangga seperti Bima dan Lombok Tengah sudah memulai proses pendataan. 

"Kami aliansi R4 menyampaikan 4 tuntutan kepada DPRD melalui komisi 1. pertama mengusulkan seluruh tenaga kesehatan yang telah mengikuti seleksi P3K untuk diangkat menjadi P3K per waktu mengingat tahun ini merupakan batas akhir penuntasan tenaga non ASN.

Kedua ; memperhatikan nasib tenaga non ASN yang telah mengabdi minimal 2 tahun berturut-turut namun tidak memenuhi syarat dalam seleksi CPNS,  ketiga menjamin kepastian proses dan keterbukaan pelaksanaan sesuai surat Menteri PAN RB dan keempat memastikan tidak ada tenaga kesehatan yang memenuhi kriteria, terlewat dalam pengangkatan PPPk Paruh waktu kecuali yang tidak memenuhi syarat dan tidak terdaftar di database.

Perwakilan honorer lainnya Rian , menyampaikan bahwa para honorer di Sumbawa hanya diminta melampirkan jumlah yang mengikuti seleksi, tanpa disertai berkas pendukung seperti kartu ujian, KTP, dan SK. Hal ini berbeda dengan daerah lain yang sudah mengumpulkan berkas secara lengkap, padahal berkas tersebut merupakan syarat mutlak untuk pengajuan PPPK paruh waktu.

"Kami datang ke sini untuk meminta kepastian, apakah kami bisa diajukan atau tidak. Sementara di Bima sudah ada rilis dalam surat bahwa harus melibatkan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak), sedangkan di Sumbawa kami tidak melihat surat itu. Waktu yang diberikan hanya tinggal 7 hari sampai tanggal 20 Agustus," ungkap Rian.

Ia juga menyoroti perbedaan signifikan dalam jumlah honorer yang terakomodasi. Di Lombok Tengah, 4.000 honorer telah terakomodasi, di Bima ada sekitar 11.000, dan di instansi provinsi NTB ada 9.835 orang. Sementara itu, di Sumbawa hanya tersisa 2.000 orang yang belum jelas nasibnya.

Menpan RB Terbitkan Aturan Baru, DPRD Minta Transparansi Data

Menanggapi keresahan para honorer, pimpinan Komisi I dan anggota DPRD Sumbawa yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan keprihatinan mendalam. Mereka membenarkan bahwa surat Menpan RB terbaru bernomor B/2323/M.SM.01.25 adalah tindak lanjut dari Keputusan Menpan Nomor 15 dan 16 Tahun 2025 yang mengatur kriteria pelamar tambahan pada seleksi PPPK paruh waktu.

Surat tersebut menjelaskan bahwa pengusulan PPPK paruh waktu dilaksanakan dengan beberapa tahapan, salah satunya adalah PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) mengusulkan rincian kebutuhan dan melampirkan SPTJM kepada Menpan RB melalui layanan elektronik BKN.

Kriteria pelamar yang dapat diusulkan menjadi PPPK paruh waktu adalah:

1. Pegawai non-ASN yang terdaftar dalam pangkalan data BKN dan telah mengikuti seleksi CPNS tahun anggaran 2024, namun tidak lulus.

2. Pegawai non-ASN yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK tahun anggaran 2024, namun tidak dapat mengisi lowongan kebutuhan.

Rincian kebutuhan diusulkan oleh PPK dengan urutan prioritas, yaitu:

1. Non-ASN terdaftar dalam database BKN dan aktif bekerja.

2. Non-ASN tidak terdaftar dalam database BKN dan aktif bekerja paling sedikit dua tahun terakhir secara terus-menerus.

3. Lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar pada pangkalan data kelulusan PPG di Kementerian Pendidikan.

Batas waktu untuk usulan penetapan kebutuhan oleh instansi adalah 7 sampai 20 Agustus 2025.

Melihat kondisi darurat ini, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Andi Rusni dengan tegas meminta Kepala BKP-SDM Kabupaten Sumbawa untuk dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban. Anggota DPRD lainnya H Zainuddin Sirat  juga mendesak BKP-SDM untuk mengumumkan secara terbuka nama-nama honorer yang telah diusulkan agar tidak ada kecurangan.

"Tolong panggil hari ini juga. Berikan pemahaman ke mereka, kita cari solusinya. Teman-teman ini tidak akan pulang kalau tidak selesai urusannya hari ini," tegas Andi Rusni. Selain itu, kami juga meminta agar kita semua memasang mata dengan baik, jangan sampai ada oknum pejabat yang memasukkan keluarganya yang tidak memenuhi syarat.

Anggota DPRD H Zainuddin Sirat menambahkan, "Saya berharap kepada pihak BKP-SDM agar bisa mengumumkan secara terbuka di papan informasi siapa-siapa nama yang sudah dimasukkan dalam data yang akan diusulkan."ujarnya.

Mengabdi Puluhan Tahun Tanpa Gaji Layak

Salah satu honorer dari Puskesmas Alas, dengan suara bergetar, menceritakan pengabdiannya yang sudah berlangsung puluhan tahun. "Saya mulai mengabdi saat gadis dan Sekarang saya sudah punya anak gadis umur 14 tahun. Kami butuh kepastian ini karena kami bekerja murni tanpa gaji," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa selama ini mereka hanya mendapatkan uang ekstra, bukan gaji yang layak. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Andi Rusni, bahwa banyak honorer hanya digaji Rp150.000 per bulan dan dibayar setiap tiga bulan sekali.

"Kami tidak ingin lagi orang yang baru mengabdi beberapa waktu lalu, tiba-tiba lulus. Banyak kejadian seperti ini. Orang yang mengabdi 21 tahun justru datanya dihilangkan, dinaikkan keluarga pejabat yang belum mengabdi 2 tahun," tandas anggota dewan lainnya.

Para honorer dan DPRD berharap permasalahan ini segera ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mengingat batas waktu pengusulan yang sangat mendesak.(AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 08:17:02 +0800 amr
DPRD Sumbawa Minta Transparansi dan Desak Eksekutif Bertindak Cepat Tangani Nasib Honorer https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-minta-transparansi-dan-desak-eksekutif-bertindak-cepat-tangani-nasib-honorer https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-minta-transparansi-dan-desak-eksekutif-bertindak-cepat-tangani-nasib-honorer DPRD Sumbawa Minta Transparansi dan Desak Eksekutif Bertindak Cepat Tangani Nasib Honorer

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id-  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menanggapi serius keresahan ratusan tenaga honorer yang mendatangi gedung dewan pada Senin, 11 Agustus 2025. Kedatangan para honorer tersebut bertujuan untuk meminta kejelasan mengenai nasib mereka dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. 

Menyikapi hal ini, pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Sumbawa menyatakan keprihatinan mendalam atas lambatnya respons pemerintah daerah, terutama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM), dalam menindaklanjuti surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Menanggapi keluhan perwakilan honorer, Rian dan Ari Adi Saputra, yang menyampaikan bahwa Sumbawa terkesan tertinggal jauh dari daerah lain seperti Bima dan Lombok Tengah dalam proses pendataan, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Andi Rusni, mendesak agar Kepala BKP-SDM segera dipanggil.

"Tolong panggil hari ini juga. Berikan pemahaman ke mereka, kita cari solusinya. Teman-teman ini tidak akan pulang kalau tidak selesai urusannya hari ini," tegas Andi Rusni.

Ia juga menyoroti perbedaan signifikan dalam jumlah honorer yang terakomodasi di daerah lain, sementara di Sumbawa, nasib 2.000 honorer masih belum jelas. 

Kembali Andi Rusni juga meminta agar kita semua memasang mata dengan baik, jangan sampai ada oknum pejabat yang memasukkan keluarganya yang tidak memenuhi syarat.

Anggota DPRD, H. Zainuddin Sirat, menambahkan bahwa transparansi data menjadi kunci utama untuk menjamin keadilan. Ia mendesak BKP-SDM untuk mengumumkan secara terbuka nama-nama honorer yang diusulkan di papan informasi.

Hal ini sejalan dengan surat Menpan RB terbaru, yang memberikan batas waktu pengusulan data hingga 20 Agustus 2025. DPRD Sumbawa khawatir jika tidak ada tindakan cepat, para honorer yang telah mengabdi puluhan tahun akan kehilangan kesempatan.(AM)

]]>
Tue, 12 Aug 2025 08:05:51 +0800 amr
DPRD Sumbawa Belajar dari Sukses Kota Surabaya, H.M.Berlian: Perlu Digitalisasi dan Validasi Data untuk Capai Target PAD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-belajar-dari-sukses-kota-surabaya-hmberlian-perlu-digitalisasi-dan-validasi-data-untuk-capai-target-pad https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-belajar-dari-sukses-kota-surabaya-hmberlian-perlu-digitalisasi-dan-validasi-data-untuk-capai-target-pad DPRD Sumbawa Belajar dari Sukses Kota Surabaya, H.M.Berlian: Perlu Digitalisasi dan Validasi Data untuk Capai Target PAD

Surabaya.Amarmedia.co.id–Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya untuk mempelajari strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kunjungan ini menjadi respons atas target PAD yang tinggi dari Pemerintah Sumbawa, dan hasilnya diharapkan dapat menjadi cetak biru untuk diterapkan di Sumbawa

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes Pimpinan rombongan, menyoroti empat poin penting yang harus segera dilakukan oleh Pemerintah Sumbawa setelah kunjungan ini. Menurutnya, pengalaman dari Surabaya menunjukkan bahwa untuk mencapai target PAD yang optimal, perlu ada pendekatan yang terstruktur dan modern.

"Setelah kunjungan kerja ke Surabaya, ada beberapa hal yang harus kita terapkan," ujar H Berlian Rabu (6/8/2025)"Yang pertama adalah validasi data objek pajak. Data yang akurat adalah fondasi dari pemungutan pajak yang efektif."ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan perlunya pembenahan sistem managemen dalam hal pemungutan pajak dan retribusi. Hal ini mencakup proses yang lebih efisien dan transparan. Poin ketiga yang ia sampaikan adalah tentang peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, di mana pemerintah harus berupaya lebih keras untuk mengedukasi dan memotivasi masyarakat agar memenuhi kewajibannya.

Poin terakhir dan yang paling disorot H.Berlian adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang harus didukung oleh sistem digitalisasi. Ia melihat bahwa keberhasilan Surabaya dalam mengoptimalkan PAD tak lepas dari sistem digital yang canggih, yang memungkinkan validasi data, pembayaran online dan pengawasan secara real-time.

Kunjungan Kerja Komisi II ini disambut baik oleh pihak Pemkot Surabaya. Komisi II DPRD Sumbawa secara khusus ingin mendalami model kinerja berbasis teknologi informasi, termasuk bagaimana sistem digitalisasi diterapkan tidak hanya pada PBB-P2, tetapi juga pada berbagai jenis pajak dan retribusi lainnya.

Pemkot Surabaya menjelaskan bahwa mereka berhasil mengembangkan sendiri sistem digitalisasi yang memungkinkan masyarakat membayar pajak melalui ponsel. Sistem ini terbukti efektif dan bahkan digunakan untuk menindak wajib pajak yang tidak patuh, seperti yang dicontohkan dengan penyegelan gerai Indomaret yang tidak membayar pajak.

Kabid Pajak Bapenda Kota Surabaya M.RR. Ekkie Noorisma juga memaparkan bahwa komposisi PAD dalam APBD mereka mencapai 72% dari total Rp 12 triliun, sebuah angka yang fantastis. Angka ini dicapai berkat berbagai strategi, termasuk penagihan aktif, pengawasan objek pajak, pemberian insentif, dan yang terpenting, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti bank, kejaksaan, dan pihak swasta.

Haji Berlian  dan anggota dewan lainnya berharap bahwa masukan berharga dari Surabaya ini dapat menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk segera mengadopsi sistem serupa. Dengan komitmen dari semua pihak, dari kepala daerah hingga legislatif, ia yakin bahwa target PAD Sumbawa dapat tercapai.(AM)

]]>
Wed, 06 Aug 2025 11:16:52 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Kaji Digitalisasi dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Bapenda Surabaya https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-kaji-digitalisasi-dan-optimalisasi-pendapatan-asli-daerah-di-bapenda-surabaya https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-kaji-digitalisasi-dan-optimalisasi-pendapatan-asli-daerah-di-bapenda-surabaya Komisi II DPRD Sumbawa Kaji Digitalisasi dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Bapenda Surabaya

Surabaya.Amarmedia.co.id. – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) diantaranya sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta digitalisasi sistem pendapatan daerah.

Rombongan Komisi II dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes S.Ag., M.M. Inov, didampingi oleh pimpinan DPRD Gitta Lisbano, S.H., M.Kn., serta sejumlah anggota lainnya. Mereka diterima oleh pihak Pemerintah Kota Surabaya yang diwakili oleh Kabid Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Penerangan Jalan Pajak Parkir, Pajak Reklame, Pajak Hiburan dan Pajak Air Tanah M.RR Ekkie Noorisma A, S.E dan jajaran.

Dalam sambutannya, H.M. Berlian Rayes menyampaikan tujuan utama kungker untuk belajar. "Kami datang belajar menimba ilmu dan mengadopsi praktek terbaik yang telah diterapkan Bapenda Kota Surabaya. Kami menyadari bahwa optimalisasi PAD adalah kunci utama bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan" ucapnya. 

Kemudian lanjutnya, secara khusus yang ingin dipelajari adalah model kinerja berbasis teknologi informasi. Kami sangat tertarik untuk memahami bagaimana sistem IT di bapenda Surabaya dapat meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas kinerja. Kami ingin mendalami bagaimana teknologi berperan dalam seluruh siklus pengelolaan pendapatan dari pendataan penetapan penagihan hingga pelaporan. 

Hal kedua adalah optimalisasi PBB P2. Kami ingin menggali strategi inovatif yang diterapkan terutama terkait penentuan nilai jual objek pajak yang akurat dan cara efektif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. 

Ketua komisi II I Nyoman Wisma menanyakan terkait dengan digitalisasi apakah melalui kerjasama dengan swasta atau pihak ketiga."kami ingin melihat inisiatif digitalisasi yang lebih luas tidak hanya pada PBB P2 tetapi juga pada jenis pajak dan retribusi lainnya kami yakin digitalisasi ini dapat mempermudah pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha" ujarnya. 

Demikian pula Gahtan Hanucakita meminta penjelasan model yang digunakan untuk projek digitalisasi ini ditengah minimnya SDM yang mumpuni dibidang IT.

Sementara itu Sekretaris Komisi II H Zohran menanyakan terkait dengan pemutakhiran dan cara perhitungan NJOP pada PBB P2.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Kabid Pendapatan Daerah lainnya Ekkie akrab disapa memaparkan keberhasilan mereka dalam menerapkan digitalisasi, yang memungkinkan masyarakat membayar pajak melalui ponsel dan mengakses layanan dari rumah. Sistem ini juga membantu pemerintah dalam memantau data wajib pajak secara real-time. Bahkan, Indomaret yang tidak membayar pajak bisa langsung disegel.

"Digitalisasi pembayaran adalah sebuah keniscayaan. Sistem manual berisiko tinggi dan tidak lagi relevan," ujarnya.

Ekkie menjelaskan bahwa sistem ini dikembangkan sendiri oleh tim akademisi lokal dan tidak.menggunakan vendor luar, sehingga biayanya tidak mahal dan datanya tetap aman. "Indikator kinerja terlihat jelas, apakah pendapatan naik atau turun. Jika hasilnya bagus, TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) juga ikut naik," jelasnya.

Menanggapi pertanyaan dari anggota DPRD Sumbawa terkait minimnya SDM, pihak Surabaya menekankan pentingnya komitmen dari seluruh pihak, mulai dari kepala daerah hingga legislatif. Mereka juga menjelaskan bahwa evaluasi NJOP dilakukan secara berkala, di mana daerah yang maju akan dinaikkan nilainya.

Komposisi PAD dalam APBD Kota Surabaya adalah 72 Persen dari 12 Trilyun atau sebesar 8,7 trilyun. Struktur pajak daerah kota Surabaya terdiri dari pajak bumi dan bangunan, pajak reklame, pajak air tanah,Opsen PKB dan opsen BBN-KB,PBJT dan BPHTB. 

Upaya untuk optimalisasi pendapatan diantaranya adalah mengejar capaian pendapatan melalui penagihan aktif, pengawasan objek pajak melalui teks surveilans, pengawasan objek retribusi, pendataan potensi objek baru, pemberian insentif pajak dan retribusi untuk biaya tepat waktu, mencari peluang baru untuk meningkatkan retribusi. 

Juga melalui layanan online seperti layanan SPPT pendaftaran, pemutakhiran online. Pembayaran online pajak daerah, integrasi data, penerapan pembayaran non tunai retribusi. 

Untuk itu dibutuhkan kerjasama dengan bank sebagai tempat pembayaran pajak dan retribusi, kerjasama dengan kejaksaan dalam penagihan pajak, kerjasama dengan opd perizinan dalam clearance tax, kerjasama dengan kementerian keuangan tentang optimalisasi pajak pusat dan pajak daerah tahap 5 dan kerjasama dengan pihak ketiga swasta dalam pengelolaan retribusi. 

Selanjutnya untuk pengembangan teknologi informasi melalui peningkatan pengelolaan sistem informasi pajak, pembuatan bisnis proses dan database yang baik dan akuntabel serta digitalisasi proses pemungutan retribusi. 

"Ada sekitar 19 aplikasi yang digunakan dalam optimalisasi PAD melalui digitalisasi ini seperti pajak hotel dan estoran, hiburan, pariwisata, parkir di tepi jalan,Perahu air di wisata air Kalimas, BPHTB, Rusunawa, Pembayaran kendaraan umum, layanan kebersihan pelayanan kesehatan Pemanfaatan aset daerah dan sebagainya.

Demikian pula dilakukan penertiban terhadap jukir liar, program bebas denda retribusi, pembayaran retribusi online 

Terhadap pemutakhiran NJOP dilakukan peningkatan pada daerah yang berkembang dan maju seperti kawasan perumahan, pertokoan,industri perkiraan sementara daerah yang lambat berkembang seperti di pedesaan NJOP nya tidak berubah.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi Kabupaten Sumbawa untuk mengadopsi sistem digitalisasi guna meningkatkan PAD dan pelayanan kepada masyarakat. Pihak Surabaya juga menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan membantu daerah lain yang ingin menerapkan sistem serupa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi II I Nyoman Wisma SIP, Sekretaris Komisi H Zohran SH bersama anggota Ahmad Nawawi, Ida Rahayu SAP, Muhammad Zain SIP, Ade mudhita Norsyamsu, Juliansyah SE, Ridwan SP .M.Si,dan anggota DPRD lainnya Zainudin sirat Gahtan Hanucakita,I Ketut Sawitra, Edy Syaripudin Sukiman K SPDI, H Jabir S.Pd. hadir pula Kepala Bidang Pendapatan Bapenda Sumbawa dan jajaran Sekretariat dan Tim Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa(AM)

]]>
Tue, 05 Aug 2025 15:25:37 +0800 amr
Apel Perdana Sekwan Sumbawa: H. Junaidi S.Pt Ajak Jajaran Setwan Terapkan Prinsip Terbuka dan Disiplin https://amarmedia.co.id/apel-perdana-sekwan-sumbawa-h-junaidi-spt-ajak-jajaran-setwan-terapkan-prinsip-terbuka-dan-disiplin https://amarmedia.co.id/apel-perdana-sekwan-sumbawa-h-junaidi-spt-ajak-jajaran-setwan-terapkan-prinsip-terbuka-dan-disiplin Apel Perdana Sekwan Sumbawa: Junaidi S.Pt. Ajak Jajaran Setwan Terapkan Prinsip Terbuka dan Disiplin

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id.– Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Kabupaten Sumbawa menggelar apel pagi perdana yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) yang baru, H. Junaidi S.Pt. Apel yang berlangsung di halaman Kantor Setwan ini menjadi ajang perkenalan sekaligus penegasan komitmen dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan.

Dalam amanatnya, Sekwan Junaidi memperkenalkan diri secara singkat dan menegaskan prinsip kerja yang akan ia terapkan. “Prinsip yang saya bangun selama ini, saya tidak bangun sekat apapun dengan siapapun,” ungkapnya Senin 4 Agustus 2025

Ia menekankan empat nilai utama yang harus diterapkan oleh seluruh jajaran Setwan: terbuka, disiplin, kerja sama, dan saling menghargai. Junaidi berharap nilai-nilai ini dapat menjadi pedoman bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif.

Apel pagi tersebut diakhiri dengan ucapan terima kasih dari Sekwan atas sambutan hangat yang diterimanya. "Mohon dukungan, bantuan, dan kerja samanya," tutupnya, mengajak seluruh staf untuk bersinergi demi kemajuan Setwan dan pelayanan prima kepada masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 04 Aug 2025 08:33:15 +0800 amr
Mutasi Perdana Pemerintahan Jarot&Ansori Dapat Apresiasi DPRD, Dinilai Momentum Kunci Wujudkan Visi Daerah https://amarmedia.co.id/mutasi-perdana-pemerintahan-jarot-ansori-dapat-apresiasi-dprd-dinilai-momentum-kunci-wujudkan-visi-daerah https://amarmedia.co.id/mutasi-perdana-pemerintahan-jarot-ansori-dapat-apresiasi-dprd-dinilai-momentum-kunci-wujudkan-visi-daerah Mutasi Perdana Pemerintahan Jarot-Ansori Dapat Apresiasi  DPRD, Dinilai Momentum Kunci Wujudkan Visi Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Mutasi perdana yang dilakukan oleh Pemerintahan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, mendapat apresiasi positif dari pimpinan DPRD Sumbawa. Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, menilai perombakan ini sebagai langkah penting yang telah lama dinantikan oleh berbagai elemen masyarakat.

“Mutasi ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu, bukan hanya oleh ASN terutama pejabat eselon II dan III, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Berlian Rayes kepada media. (1/8) Ia melihat mutasi ini sebagai tolak ukur awal dalam menilai pola kebijakan yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam menempatkan sumber daya manusia yang tepat sesuai kompetensi dan keahlian.

Menurutnya, kepemimpinan Jarot-Ansori membutuhkan dukungan penuh dari para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mampu menerjemahkan ide dan gagasan kepala daerah. “Para pimpinan OPD yang baru harus bisa bersinergi, bekerja sama, dan berkolaborasi demi mewujudkan visi Sumbawa Maju, Unggul, dan Sejahtera” tegas politisi dari Partai Golkar ini.

Hal menarik dalam mutasi kali ini, lanjut Berlian, adalah adanya penandatanganan pakta integritas oleh setiap pejabat yang dilantik. Ini menjadi komitmen kuat bahwa mereka harus bekerja secara maksimal dan siap dievaluasi kinerjanya. "Jika tidak mampu bekerja sesuai harapan, mereka harus siap untuk digantikan," jelasnya.

Berlian juga mengingatkan para pejabat untuk mampu menyesuaikan diri dengan pola komunikasi dan ritme kerja Bupati dan Wakil Bupati yang dinamis. "Pada prinsipnya kami memberikan apresiasi dan mari kita lihat kinerja para pejabat yang telah dilantik," pungkasnya. Ia menegaskan, Bupati akan melakukan penilaian dan memberikan penghargaan atau sanksi (reward maupun punishment) berdasarkan kinerja mereka di lapangan. (AM)

]]>
Sat, 02 Aug 2025 07:34:25 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dorong Implementasi RPJMD 2025&2029: Zohran SH Tegaskan Komitmen Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-implementasi-rpjmd-2025-2029-zohran-sh-tegaskan-komitmen-tingkatkan-produktivitas-pertanian-dan-kesejahteraan-petani https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-implementasi-rpjmd-2025-2029-zohran-sh-tegaskan-komitmen-tingkatkan-produktivitas-pertanian-dan-kesejahteraan-petani DPRD Sumbawa Dorong Implementasi RPJMD 2025-2029: Zohran SH Tegaskan Komitmen Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id- Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran SH, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh dan siap mengawal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, khususnya pada sektor pertanian. RPJMD ini menjadi kunci strategis untuk mengatasi masalah gagal panen dan menggenjot produktivitas menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, demi mewujudkan visi "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera."ujarnya Kamis 31 Juli 2025 didampingi Anggota Komisi II Juliansyah SE 

"Kami di Komisi II DPRD sangat konsen terhadap sektor pertanian. Data selisih 20.000 hektar antara lahan tanam dan panen sejak 2020 adalah fakta yang tidak bisa kita abaikan," ujar Zohran SH. "Ini menunjukkan adanya potensi besar yang belum tergali dan masalah fundamental yang harus segera kita selesaikan, terutama terkait ketersediaan air."

Zohran SH sangat mengapresiasi gagasan komprehensif yang diusung Pemerintah Daerah dalam RPJMD untuk meminimalisir gagal panen dan memperkuat infrastruktur pertanian. Menurutnya, langkah-langkah seperti evaluasi potensi sumur bor dan pompa air di seluruh kecamatan adalah solusi cerdas untuk daerah-daerah yang selama ini kesulitan air.

"Pengadaan sumur bor dan mesin pompa akan menjadi penyelamat bagi petani di musim kemarau atau di daerah yang jaringan irigasinya belum optimal," jelas Zohran. "Begitu pula dengan perbaikan jaringan irigasi dan penguatan kelembagaan P3A. Ini sangat penting agar distribusi air menjadi lebih efektif dan petani dapat mengelola air secara mandiri."

Mengenai infrastruktur air yang lebih besar, Zohran SH menekankan urgensi normalisasi atau pengerukan bendungan-bendungan yang sudah dangkal, seperti Bendungan Gapit, Bendungan Tiu Kulit, Cekdam Jompong, Bendungan Batu Bulan, Bendungan Mamak, . "Bendungan-bendungan ini adalah aset vital kita. Jika kapasitasnya tidak dioptimalkan, maka upaya peningkatan produksi akan terhambat," tegasnya.

Ia juga menyambut baik rencana pembangunan bendungan baru, seperti Bendungan Kereke di Kecamatan Untir Iwes.Bendungan Selante di Kecamatan Plampang. "Pembangunan bendungan baru menunjukkan visi jangka panjang Pemda untuk memperluas cakupan irigasi dan menjamin ketersediaan air dalam skala yang lebih besar hal inijuga sebagai sinyal kuat kepada pemerintah pusat bahwa daerah benar benar berjuang mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk Swasembada Pangan," tambah Zohran.

Dalam kerangka RPJMD 2025-2029, Zohran SH melihat adanya skema terpadu yang menyasar berbagai pilar seperti Peningkatan SDM petani melalui pelatihan pengelolaan air dan teknologi, Penguatan infrastruktur pengairan secara masif, Perbaikan tata kelola pemerintahan dengan sinergi antar-OPD dan keterlibatan pihak swasta, termasuk pengawasan ketat terhadapdistribusi pupuk, pelestarian lingkungan untuk keberlanjutan sumber daya alam.

"Kami di Komisi II akan terus mendorong agar setiap program di sektor pertanian ini dapat terealisasi sesuai target. Kami akan pastikan anggaran yang dialokasikan efektif dan tepat sasaran," pungkas Zohran SH. "Kesejahteraan petani adalah prioritas, dan melalui strategi ketahanan pangan yang kuat ini, kami yakin Sumbawa akan benar-benar menjadi lumbung pangan yang mandiri, maju, dan sejahtera." (AM)

]]>
Fri, 01 Aug 2025 10:33:25 +0800 amr
Komisi I DPRD Sumbawa Kaji Peningkatan Kapasitas Satpol PP di Sulawesi Selatan https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-kaji-peningkatan-kapasitas-satpol-pp-di-sulawesi-selatan https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-kaji-peningkatan-kapasitas-satpol-pp-di-sulawesi-selatan Komisi I DPRD Sumbawa Kaji Peningkatan Kapasitas Satpol PP di Sulawesi Selatan

Makassar. Amarmedia.co.id. – Guna meningkatkan kapasitas dan efektivitas kinerja, Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Selatan. Kamis 31 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi dan praktik terbaik yang telah diterapkan dalam peningkatan kapasitas dan tugas pokok fungsi (tupoksi) Satpol PP.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H.,didampingi oleh pimpinan dan anggota Komisi I, termasuk Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, dan Sri Wahyuni SAP

Kehadiran para anggota seperti Hasanuddin HMS, Marliaten, Abron Ishak, Muhammad Taufik, Muhammad Tahir, dan H. Andi Mappeleppui, menunjukkan keseriusan DPRD dalam penguatan lembaga penegak perda ini.

Tugas Pokok dan Fungsi Satpol PP

Disampaikan oleh Zulfikar bahwa sebagai garda terdepan penegakan hukum daerah, Satpol PP memiliki peran vital yang mencakup, menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat dan melindungi masyarakat.

Ketiga fungsi ini menjadi pilar utama dalam memastikan tata kelola pemerintahan yang baik, menciptakan lingkungan yang kondusif, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat." Kunjungan DPRD Sumbawa ke Sulawesi Selatan merupakan langkah proaktif untuk mencari inovasi agar Satpol PP di Sumbawa dapat menjalankan tupoksi ini secara lebih profesional dan terukur" ujarnya 

Strategi Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan

Dalam pertemuan tersebut, KasSatpol PP Provinsi Sulawesi Selatan Andi Arwin Azis, S.STP., MM memaparkan strategi-strategi mereka yang telah berhasil diantaranya adalah melalui Pendekatan Humanis dan Preemtif. " Satpol PP Sulsel mengedepankan pendekatan yang persuasif dan dialogis dalam penegakan Perda, terutama pada kasus-kasus sosial. Penindakan menjadi pilihan terakhir setelah upaya preemtif (pencegahan) dan preventif (penghindaran) tidak membuahkan hasil" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, Anggota Satpol PP wajib dari PNS dan PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) sehingga profesionalitasnya dapat terukur. Meskipun demikian juga melalui peningkatan profesionalisme Anggota. "Pelatihan rutin menjadi agenda wajib untuk meningkatkan keterampilan teknis, pemahaman hukum, serta etika pelayanan publik bagi setiap anggota. Ini mencakup pelatihan penanganan massa, negosiasi, dan pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan terbaru" terangnya.

Ketiga jelasnya sinergi dengan Berbagai Pihak. Satpol PP Sulsel tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin kerja sama erat dengan Polri, TNI, dan instansi lain seperti Dinas Sosial dalam penanganan masalah sosial yang kompleks, seperti penertiban gelandangan atau pedagang kaki lima.

Terakhir ujarnya melalui pemanfaatan teknologi. Penggunaan teknologi, seperti sistem informasi geografis (GIS) untuk pemetaan wilayah rawan pelanggaran dan media sosial untuk sosialisasi Perda, menjadi bagian dari strategi modernisasi mereka.

Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga dan menjadi pijakan untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif, sehingga Satpol PP Sumbawa dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dalam melayani dan melindungi masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 31 Jul 2025 20:47:33 +0800 amr
DPRD Sumbawa Perjuangkan Bantuan Sosial di Kemensos, Usulkan Jaminan Kesehatan hingga Perbaikan Data Penerima https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perjuangkan-bantuan-sosial-di-kemensos-usulkan-jaminan-kesehatan-hingga-perbaikan-data-penerima https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perjuangkan-bantuan-sosial-di-kemensos-usulkan-jaminan-kesehatan-hingga-perbaikan-data-penerima DPRD Sumbawa Perjuangkan Bantuan Sosial di Kemensos, Usulkan Jaminan Kesehatan hingga Perbaikan Data Penerima

Jakarta, Amarmedia.co.id . – Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja strategis ke Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta, dalam upaya memperjuangkan bantuan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Sumbawa. Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, Rabu (30/7) ini menjadi wadah untuk menjajaki sinergi program antara pemerintah daerah dan pusat.

"Fokus kunjungan kita ke Kemensos adalah untuk melakukan sounding kemungkinan pemerintah pusat memberikan bantuan," ujar Nanang Nasiruddin, menegaskan bahwa bantuan yang diperjuangkan mencakup sarana dan prasarana di bidang sosial, serta program-program yang lebih terarah.

Rombongan Komisi IV DPRD Sumbawa, yang beranggotakan Ketua Komisi Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, serta para anggota seperti Adizul Syahabuddin, SP., M.Si, Andi Rusni, S.E., M.M, Syamsul Hidayat, SE, Sandi, S.Pd., M.M, Kaharuddin Z, Alen Taryadi, S.H, M. Taufik, Ema Yuniarti, Sri Hastuti, dan didampingi Sekretaris DPRD Ir. A Yani beserta jajaran

Rombongan Komisi IV DPRD Sumbawa diterima langsung oleh Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Agus Zainal Arifin. Dalam pertemuan tersebut, beberapa isu krusial dibahas, termasuk usulan agar penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dibiayai APBD dapat dialihkan ke APBN, permintaan data by name by address penerima bantuan sosial yang akurat, serta perjuangan tunjangan bagi para penyuluh sosial.

Proses Usulan Bantuan dan Data Terkini Penerima

Menanggapi pertanyaan dari anggota DPRD, Dirjen Agus Zainal Arifin menjelaskan secara detail proses usulan bantuan. "Usulan masuk menunggu verifikasi lapangan, setelah diverifikasi dilanjutkan dengan Musdes/Muskel/SPTJM, kemudian diproses Dinas Sosial, dan disahkan oleh Dinas Sosial," jelasnya. Proses ini menjadi panduan bagi Pemkab Sumbawa untuk memastikan setiap usulan dapat diproses dengan benar.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen juga memaparkan data terkini terkait jumlah penduduk miskin di Sumbawa. Meskipun data penduduk miskin tahun 2024 mencapai 63.000 dari total coverage 241.813 jiwa, jumlah yang ditetapkan per Juli 2025 tercatat sebesar 225.200 jiwa. Dirjen juga menyampaikan rekapitulasi data per desil, yang menunjukkan sebaran keluarga miskin di Sumbawa: Desil 1: 19.078 KK (64.015 individu), Desil 2: 14.242 KK (48.830 individu), Desil 3: 14.963 KK (45.883 individu), Desil 4: 13.228 KK (43.607 individu), Desil 5: 14.802 KK (46.108 individu)

Selain itu, terdapat 83.606 keluarga (262.435 individu) di desil 6-10 dan 10.166 keluarga (17.899 individu) yang belum memiliki pemeringkatan.

Fitur Cek Bansos dan Sanggahan Online

Untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, Dirjen Agus Zainal Arifin menyarankan agar masyarakat dapat menginstal aplikasi "Cek Bansos" yang tersedia di Play Store. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan masyarakat untuk memeriksa status penerima bantuan, tetapi juga menyediakan fitur sanggahan.

"Di sana dapat melakukan sanggahan apabila terdapat nama yang tidak berhak menerimanya," tambahnya. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akurasi data penerima bantuan sosial.

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Sumbawa yang berlangsung dari 29-31 Juli ini menunjukkan komitmen kuat para wakil rakyat untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa, sejalan dengan visi "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera." (AM)

]]>
Thu, 31 Jul 2025 20:12:19 +0800 amr
Investasi Kacang Hijau di Sumbawa: Pabrik Baru Siap Serap Rp 140 Miliar, Petani Lokal Raih Peluang Emas! https://amarmedia.co.id/investasi-kacang-hijau-di-sumbawa-pabrik-baru-siap-serap-rp-140-miliar-petani-lokal-raih-peluang-emas https://amarmedia.co.id/investasi-kacang-hijau-di-sumbawa-pabrik-baru-siap-serap-rp-140-miliar-petani-lokal-raih-peluang-emas Investasi Kacang Hijau di Sumbawa: Pabrik Baru Siap Serap Rp 140 Miliar, Petani Lokal Raih Peluang Emas!

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id   – Kabar gembira datang bagi sektor pertanian Kabupaten Sumbawa. Rombongan pengusaha dari Jawa Tengah memastikan rencana pengembangan kacang hijau di daerah ini dengan komitmen membangun pabrik pengolahan. Sinyal hijau investasi ini mengemuka dalam pertemuan hangat dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov, di ruang kerjanya pada Selasa (29/7).

Perwakilan pengusaha Kacang hijau dengan Brand Panen Prima varietas Vima 1 dari CV Semi, Antoni Susilo menegaskan keseriusan pihaknya. "Kami fokus pada pembenihan dan pasokan benih kacang hijau dan Tim Pembeli hasil kacang hijau dari PT Siap  sudah membeli tanah seluas 8,7 hektar untuk pabrik dan gudang kacang hijau ini. Kami tidak main-main, kami serius," ujarnya, menekankan skala investasi yang signifikan.

Para investor memaparkan potensi kebutuhan pasokan kacang hijau yang menjanjikan peningkatan pendapatan fantastis bagi petani lokal. "Jika kacang hijau bisa dua kali tanam, kami membutuhkan sekitar 10.000 ton dalam setahun. Dengan harga beli Rp 14.000 per kilogram saat ini, itu berarti potensi pendapatan sekitar Rp 140 miliar hanya dalam 6 bulan," jelas Antoni. Ia menyoroti efisiensi hasil panen kacang hijau Vima 1 yang bisa 100% lebih banyak dibanding kacang lokal, meskipun harga beli sedikit di bawah harga pasar kacang lokal yang Rp 18.000.

Sementara itu dari PT Siap Sinar Indo agro pulses asal Surabaya selaku pembeli dengan direktur Vony Sintiyawati, anggota rombongan, menambahkan bahwa mereka bukan pemain baru. "Kami telah beroperasi di Surabaya dan Semarang sejak 2016, dan empat tahun lalu mulai diperkenalkan ke beberapa lokasi di Sumbawa," Dengan Lahan seluas kurang lebih 8,7 Hektar yang kami beli sebagai langkah persiapan Gudang katanya. "Dulu kami sempat khawatir petani enggan mencoba. Namun, pendekatan kami kini membuahkan hasil, terutama di daerah Kecamatan Lape yang sudah mulai panen." Mereka berharap program ini akan menjadi sumber pendapatan tambahan signifikan bagi petani, khususnya untuk lahan dengan ketersediaan air terbatas setelah musim tanam jagung.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M. Berlian Rayes, menyambut inisiatif ini dengan optimisme tinggi. "Masyarakat petani Sumbawa itu adaptif, Asal ada edukasi dan contoh nyata yang masuk akal, pasti diterima," tutur H. Berlian, berdasarkan pengalamannya mendampingi petani. "Banyak sekali yang tertarik."

Ia juga menekankan pentingnya jaminan pembelian hasil panen. "Kalau barang gratis, mereka tidak serius menanam dan memelihara. Tapi kalau ada jaminan dibeli, mereka akan lebih terawat," tegas H. Berlian, bahkan menyatakan kesiapannya untuk menjadi penjamin.

Diskusi juga menyentuh aspek efisiensi pascapanen. Korlap Salamuddin Maula yang turut hadir, merekomendasikan penggunaan thresher atau mesin perontok untuk mempercepat proses panen "Power thresher lebih bagus, lebih cepat," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD H. Berlian Rayes secara pribadi menyampaikan apresiasi dan salutnya kepada Om Alo akrab disapa Salamuddin Maula Anggota DPRD dua periode ini, bersama rombongan dari produsen Benih Kacang Hijau PANEN PRIMA, CV SEMI, dan PT SIAP SINAR Indo AGRO PULSES Bibit Panen Raya. "Secara pribadi saya salut dan apresiasi semangat Pak Jalo/Om Alo di tengah kondisi fisiknya yang kurang prima, masih berpikir untuk kemajuan dan kesejahteraan petani Sumbawa," tutur H. Berlian. "Beliau Om Alo menawarkan jenis tanaman kacang hijau yang mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani kacang hijau. Tetap sehat dan semangat Om Alo." ungkap Haji Berlian.

Ditambahkan oleh Voni Potensi pengembalian modal yang cepat, sekitar satu hingga satu setengah tahun, juga menjadi daya tarik proyek ini. "Ini sebenarnya bukan harga mati, tapi sebagai penghasil tambahan dari petani itu juga, bahkan mungkin lebih untung dari jagung," pungkas Voni, menyoroti risiko tinggi pada budidaya jagung dan menawarkan bibit murah dengan cara kerja lebih mudah.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka babak baru diversifikasi pertanian di Sumbawa dengan nilai ekonomi tinggi.

Sekilas tentang Produk Vima 1:

Varietas kacang hijau Vima 1 yang diusung dalam program ini memiliki potensi hasil hingga 1,8 ton per hektar dengan umur panen relatif singkat, yaitu 57 hari. Vima 1 juga dikenal tahan terhadap penyakit Embun Tepung, memiliki biji berwarna hijau kusam, dan menariknya, panen dapat dilakukan secara serempak dengan warna polong yang menghitam saat siap panen. Karakteristik ini menjanjikan efisiensi dan hasil yang stabil bagi petani. (AM)

]]>
Tue, 29 Jul 2025 19:39:45 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Ida Rahayu : Lomba Mancing Ai Poleng Sukses Gelar Silaturahmi dan Berpotensi Besar untuk Event Mendatang https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ida-rahayu-lomba-mancing-ai-poleng-sukses-gelar-silaturahmi-dan-berpotensi-besar-untuk-event-mendatang https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ida-rahayu-lomba-mancing-ai-poleng-sukses-gelar-silaturahmi-dan-berpotensi-besar-untuk-event-mendatang Anggota DPRD Sumbawa Ida Rahayu : Lomba Mancing Ai Poleng Sukses Gelar Silaturahmi dan Berpotensi Besar untuk Event Mendatang

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Suasana gembira dan penuh semangat kebersamaan mewarnai Kolam Pemancingan Ai Poleng, Desa Kerato, saat ratusan pemancing dari berbagai wilayah Pulau Sumbawa mengikuti Lomba Mancing Ai Poleng 2025 hari ini (27/7). Kompetisi yang menampilkan antusiasme tinggi ini berhasil memunculkan Wandy asal Karang Pekat dengan nomor peserta 52 sebagai juara pertama, membawa pulang sepeda listrik setelah sukses mengumpulkan tangkapan seberat 28,90 kg.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang hadir, Ida Rahayu S.AP, turut menyampaikan apresiasi dan selamatnya kepada para pemenang serta seluruh pihak yang terlibat. "Selamat kepada para pemenang, khususnya Wandy dari Pekat yang berhasil meraih juara pertama. Antusiasme masyarakat dalam lomba ini sangat luar biasa," ucap Ida Rahayu.

Ia menambahkan, "Kami di DPRD sangat mendukung kegiatan positif semacam ini. Lomba mancing bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang efektif antarwarga serta ajang promosi potensi wisata lokal kita. Melihat kesuksesan hari ini, saya sangat berharap event ini bisa digelar lebih besar lagi di masa mendatang, dengan cakupan peserta yang lebih luas dan hadiah yang semakin menarik." harapnya 

Daftar lengkap peraih juara Lomba Mancing Ai Poleng 2025 adalah sebagai berikut:

1. Juara 1: Wandy (Pekat, No. 52) – 28,90 kg (Hadiah: Sepeda Listrik).

2. Juara 2: Lalu Kumarasa (No. 31) – 18,00 kg (Hadiah: Kulkas).

3. Juara 3: Burhan (Kampung Bugis, No. 41) – 16,30 kg (Hadiah: Mesin Cuci).

4. Juara 4: Jul (Pekat, No. 13) – 13,90 kg (Hadiah: Kompor Gas).

5. Juara 5: Bram (Taliwang, No. 25) – 13,80 kg (Hadiah: Setrika).

6. Juara 6: Aula (Taliwang, No. 27) – 13,70 kg.

7. Juara 7: Nanang (Kerato, No. 70) – 13,70 kg.

8. Juara 8: Fani (Taliwang, No. 26) – 11,90 kg.

9. Juara 9: Iman (Brang Bara, No. 59) – 11,40 kg.

10. Juara 10:Yoyon (Taliwang, No. 28) – 9,90 kg.

Peringkat 6-10 mendapatkan hadiah menarik dari sponsor.

Ketua Panitia, Muhammad Kaniti, mengapresiasi partisipasi masif dan dukungan dari berbagai pihak. Senada, pemilik Kolam Pemancingan Ai Poleng, Ny. Lusi, berharap lomba ini menjadi agenda tahunan yang tak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga mengangkat potensi wisata desa.

Bagi kami di DPRD, kegiatan seperti Lomba Mancing Ai Poleng ini adalah contoh nyata bagaimana inisiatif masyarakat dan dukungan lintas sektor dapat mendorong geliat ekonomi, mempererat persaudaraan, dan mempromosikan pariwisata daerah. Kami akan terus mendukung event-event serupa yang membawa manfaat nyata bagi Kabupaten Sumbawa.(AM) 

]]>
Sun, 27 Jul 2025 19:39:39 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Larangan Kompresor di Teluk Saleh, Sinergi Penegakan Hukum dan Solusi Ekonomi Nelayan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-larangan-kompresor-di-teluk-saleh-sinergi-penegakan-hukum-dan-solusi-ekonomi-nelayan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-larangan-kompresor-di-teluk-saleh-sinergi-penegakan-hukum-dan-solusi-ekonomi-nelayan Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Larangan Kompresor di Teluk Saleh, Sinergi Penegakan Hukum dan Solusi Ekonomi Nelayan

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id  - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) penting pada Jumat (18/7) lalu membahas larangan penggunaan kompresor oleh nelayan di area ground fishing perairan Teluk Saleh. Rapat yang dipimpin oleh Anggota Komisi II, Muhammad Zain, S.I.P.Ahmad Nawawi dan Juliansyah SE, ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Desa Labuhan Sangoro dan Labuhan Pidang, Kepala Dusun Gili Tapan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan jajaran Kabid Ekonomi Bappeda, serta perwakilan Polres Sumbawa.

Nelayan Kompresor Sumber Konflik, Konservasi Terancam

Kepala Desa Labuhan Sangoro, Firman menyampaikan keresahannya terkait dominasi nelayan kompresor di area konservasi Teluk Saleh, yang memicu gejolak di masyarakat pesisir. Ia berharap agar praktik ini segera dihentikan dan aparat dapat membantu memantau wilayah. "Kami bersemangat menjalankan aturan bersama delapan kepala desa pesisir tahun 2024 bahwa tidak ada ruang bagi nelayan kompresor," tegas Firman.

Senada, Kepala Desa Labuhan Pidang, Sarifuddin, mengakui adanya riak di masyarakat terkait penutupan BLUD di Labuhan Jambu. Meski masyarakatnya tidak menolak konservasi, ia mengingatkan bahwa Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 secara jelas melarang penggunaan kompresor, terutama karena sering dikaitkan dengan pengeboman ikan. Namun, ia juga meminta perhatian terhadap nasib nelayan yang menggunakan kompresor untuk tujuan spesifik seperti memanah ikan atau menyelamatkan jaring yang tersangkut. "Apapun yang merusak dan melanggar kami sepakat tidak diberikan ruang. Namun perlu juga memberikan bantuan untuk mereka sehingga dapat hidup," harap Sarifuddin.

Regulasi Jelas, Solusi Komprehensif Dibutuhkan

Kabid Perekonomian Bappeda, Andi Kusmayadi SPi.M.Si, menegaskan bahwa penggunaan kompresor dilarang demi mengamankan sumber daya hayati. Ia menekankan pentingnya sosialisasi terus-menerus tentang konservasi dan larangan ini. Andi Kusmayadi juga menguraikan potensi ekonomi biru, termasuk jasa lingkungan hiu paus dan penanaman bakau untuk penjualan karbon, sebagai alternatif ekonomi bagi nelayan. "Penegakan hukum perlu dikasih efek jera sebagai langkah akhir. Kalau larangan, maka disadarkan masyarakat ini sangat penting," ujarnya. Ia mengusulkan anggaran sosialisasi dan sertifikasi guide penyelam untuk mendukung transisi ini.

Dari sisi penegakan hukum, Kasat Polair Polres Sumbawa memaparkan ancaman hukuman pidana lima tahun atau denda Rp2 miliar lebih bagi pelanggar UU Pasal 85 terkait bom ikan, yang sering kali melibatkan kompresor. Ia menanyakan kesediaan kepala desa jika warganya ditangkap dan menyatakan kesiapan Polri untuk mengamankan peraturan yang telah disepakati desa. Kasat Polair juga menjelaskan tantangan penanganan kasus kompresor yang seringkali tidak bisa berdiri sendiri tanpa bukti pendukung lainnya, sehingga sulit diproses di kejaksaan. Ia mengusulkan adanya Peraturan Daerah (Perda) spesifik yang melarang penggunaan kompresor.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T menambahkan bahwa permasalahan ini pernah dimediasi DKP Provinsi NTB dan telah ada kesepakatan. Aliansi Nelayan Teluk Saleh telah membuka kembali BLUD dengan tuntutan peninjauan ulang wilayah konservasi, yang akan ditindaklanjuti oleh DKP Provinsi.

Program yang bersentuhan langsung dengan nelayan akan sangat membantu menekan penggunaan kompresor. Ia mengharapkan sosialisasi dan pemberdayaan dapat diperkuat di daerah pesisir kabupaten Sumbawa.

Rekomendasi Komisi II: Penegakan Hukum Terpadu dan Pemberdayaan Nelayan

Setelah mendengarkan berbagai pandangan, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan sejumlah rekomendasi kunci:

1. Mendorong pembentukan dan penguatan kelompok nelayan yang berkomitmen pada penangkapan ikan berkelanjutan melalui sosialisasi menyeluruh.

2. Mendorong kelompok nelayan untuk ikut serta dalam pengawasan aktivitas perikanan di Teluk Saleh.

3. Menginisiasi upaya rehabilitasi terumbu karang dan ekosistem laut yang rusak akibat praktik penangkapan ikan tidak bertanggung jawab.

4. Mendorong Pemda mengidentifikasi nelayan yang masih menggunakan kompresor dan memberikan solusi alternatif, seperti bantuan modal untuk pengadaan alat tangkap ramah lingkungan.

5. Peningkatan Penegakan Hukum Terpadu dengan melakukan patroli dan pengawasan rutin di perairan Teluk Saleh oleh aparat gabungan (Polairud, TNI, DKP Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa), serta melakukan penindakan hukum tegas sesuai undang-undang perikanan terhadap pelaku yang tertangkap tangan menggunakan kompresor.

Rapat ini menjadi langkah konkret DPRD Sumbawa dalam mencari solusi komprehensif atas permasalahan lingkungan dan sosial di Teluk Saleh, menyeimbangkan antara perlindungan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat nelayan. (AM)

]]>
Fri, 25 Jul 2025 14:19:55 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Daerah Genjot PAD: Soroti Pajak Kendaraan, Perusahaan Tambang, dan Sarang Walet https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-daerah-genjot-pad-soroti-pajak-kendaraan-perusahaan-tambang-dan-sarang-walet https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-daerah-genjot-pad-soroti-pajak-kendaraan-perusahaan-tambang-dan-sarang-walet Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Daerah Genjot PAD: Soroti Pajak Kendaraan, Perusahaan Tambang, dan Sarang Walet

Foto Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Kepala Bapenda dan jajaran 

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat hearing pada Kamis, 24 Juli 2025, untuk mengevaluasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan merumuskan strategi peningkatannya. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., bersama Sekretaris Zohran, S.H., dan Anggota Muhammad Zain, S.I.P., ini menghadirkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agus Mustamin S.Sos.M.Si, serta perwakilan Samsat dan BKAD.

Sorotan Pajak Kendaraan: Potensi Miliar Rupiah Belum Tergali

Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, membuka rapat dengan menyoroti kesenjangan signifikan antara potensi pajak yang belum ditarik dengan target PAD. Dari total potensi pajak Rp116,8 miliar, dengan potensi opsen pajak daerah sebesar Rp77 miliar, realisasi Januari-Juli 2025 baru mencapai Rp15 miliar. "Potensinya Rp77 miliar, tapi targetnya cuma Rp31-35 miliar. Ini harus dievaluasi," tegas Wisma.

Wisma juga mempertanyakan dasar hukum penarikan pajak kendaraan plat merah dan pajak parkir. Ia menyoroti banyaknya kendaraan roda dua di perkampungan yang belum membayar pajak dan menanyakan kemungkinan program pemutihan. Data menunjukkan, dari 2.774 unit kendaraan dinas, 1.890 di antaranya belum membayar pajak.

Kepala Bapenda, Agus Mustamin, menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan, termasuk sosialisasi melalui agen dan media sosial untuk mendorong pembayaran pajak. Bapenda juga menganggarkan 3 unit komputer, HP, dan printer untuk memaksimalkan pelayanan. Strategi lain yang akan ditempuh adalah program Samsat Night dengan bonus souvenir dan doorprize untuk menarik wajib pajak, serta melacak kendaraan berplat luar yang seharusnya sudah balik nama ke Sumbawa (plat EA). Bapenda juga akan bersurat kepada Kepala Daerah dan Sekda untuk mendesak kepala dinas melunasi pajak kendaraan dinas.

Kritis Terhadap Sektor Lain: Sarang Walet hingga Perusahaan Tambang

Selain pajak kendaraan, Komisi II juga mengkritisi sektor PAD lainnya. Terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBBP2), pemutakhiran data terakhir dilakukan pada 2014, dan untuk pelaksanaannya harus menggunakan jasa apraisal. Sekretaris Komisi II, H Zohran, menanyakan mengapa pemutakhiran data tersebut belum dilakukan kembali.

Pajak sarang burung walet juga menjadi perhatian. Dari 98 wajib pajak yang terdata, banyak yang mengaku belum menjual hasil panennya. "Padahal sarang burung walet itu panennya per tiga bulan," bantah I Nyoman Wisma, meminta Bapenda untuk melakukan kontrol lebih ketat.

Anggota komisi II Muhammad Zain secara spesifik menyoroti kontribusi minim dari perusahaan besar seperti PT. SJR dan PT. Amman. "Keberadaan PT. SJR dan PT. Amman belum berdampak signifikan pada PAD," tegasnya. 

Demikian pula Potensi pajak hiburan (spa, karaoke, konser) dan pajak air tanah belum tergarap maksimal. Bapenda mengusulkan agar DPRD dan Pemda berkolaborasi mengarahkan pengadaan kendaraan perusahaan menggunakan plat Sumbawa agar pajak opsennya masuk ke kas daerah.

Memperkuat Sinergi dan Regulasi untuk PAD Optimal

Didalam rapat tersebut, Sekretaris Komisi II Zohran memberikan beberapa saran penting diantaranya adalah melakukan evaluasi ulang Potensi Pajak agar target PAD lebih realistis, Tindak Lanjut Pajak Kendaraan dinas yang menunggak, Optimalisasi Pajak Sarang Burung Walet: Bapenda diminta meningkatkan pengawasan dan penagihan pajak sarang burung walet. Sinergi Pajak dengan Perusahaan Besar. Diusulkan adanya kebijakan strategis agar perusahaan besar mendaftarkan kendaraan mereka di Sumbawa dan mengoptimalkan pajak lain, Komisi II akan mengkaji kemungkinan Peraturan Daerah (Perda) atau kebijakan yang lebih kuat untuk mengoptimalkan potensi pajak, termasuk jembatan timbang.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Komisi II juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah desa untuk memudahkan penagihan pajak di lapangan, serta sinergi antara Bapenda, Aparat Penegak Hukum (APH), dan desa, dengan perbankan sebagai penghubung kuat, untuk menggali potensi pajak demi kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Fri, 25 Jul 2025 13:58:28 +0800 amr
Momentum Hari Anak Nasional, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Ajak Siswa SMAN 2 Sumbawa Belajar Politik Sejak Dini https://amarmedia.co.id/momentum-hari-anak-nasional-wakil-ketua-dprd-sumbawa-ajak-siswa-sman-2-sumbawa-belajar-politik-sejak-dini https://amarmedia.co.id/momentum-hari-anak-nasional-wakil-ketua-dprd-sumbawa-ajak-siswa-sman-2-sumbawa-belajar-politik-sejak-dini Momentum Hari Anak Nasional, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Ajak Siswa SMAN 2 Sumbawa Belajar Politik Sejak Dini

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id , 23 Juli 2025 – Dalam semangat menyambut Hari Anak Nasional yang diperingati hari ini 23 Juli 2025 t, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H. hari ini menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan siswa-siswi SMAN 2 Sumbawa di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa. Kunjungan ini, yang turut didampingi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa, Ir. A. Yani, serta jajaran staf, menjadi momentum berharga untuk mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan dunia pendidikan, sekaligus mengenalkan pendidikan politik sejak dini kepada generasi muda.

Kunjungan siswa SMAN 2 Sumbawa Besar ini terkait dengan rencana kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (PEMILOS) di sekolah mereka. Zulfikar Demitry, bersama Ir. A. Yani, Alwi Syahab, M.P. (Perencanaan Ahli Muda), dan Darmansyah, S.H. (Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Muda), menyambut hangat para "adik-adik hebat" tersebut.

"Alhamdulillah, pagi ini diberi kesempatan bersilaturahim bersama adik-adik hebat dari SMAN 2 Sumbawa. Senang sekali bisa berbagi cerita, pengalaman, dan semangat bersama generasi muda calon pemimpin masa depan," ungkap Zulfikar Demitry dengan antusias. Ia berharap kunjungan ini akan menjadi pengalaman berkesan dan menambah inspirasi bagi para siswa untuk terus belajar dan berkarya. "Teruslah melangkah dengan semangat dan senyum! Ayo Jadi OrangBaik," tambahnya, memberikan motivasi.

Kunjungan ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebuah bentuk pendidikan politik praktis. Para siswa diberi kesempatan untuk lebih dekat mengenal fungsi dan peran lembaga legislatif, serta pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, bahkan di tingkat sekolah sekalipun. Hal ini selaras dengan semangat Hari Anak Nasional yang mendorong pemenuhan hak anak untuk berpartisipasi dan mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk dalam hal kepemimpinan dan berdemokrasi.

Melalui interaksi langsung ini, diharapkan para siswa SMAN 2 Sumbawa dapat memperoleh bekal pengetahuan dan inspirasi untuk menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kemajuan daerah. (AM)

]]>
Wed, 23 Jul 2025 22:18:04 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Sambut TMMD ke&125 di Sumbawa: Momentum Membangun Desa dan Perkuat Ketahanan Nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-sambut-tmmd-ke-125-di-sumbawa-momentum-membangun-desa-dan-perkuat-ketahanan-nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-sambut-tmmd-ke-125-di-sumbawa-momentum-membangun-desa-dan-perkuat-ketahanan-nasional Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Sambut TMMD ke-125 di Sumbawa: Momentum Membangun Desa dan Perkuat Ketahanan Nasional

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn.23 Juli 2025, hari ini menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun 2025 di Lapangan Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, ini mengusung tema "Dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah," sebuah tema yang sangat sejalan dengan visi DPRD.

Sebagai perwakilan legislatif, saya melihat TMMD ini sebagai manifestasi nyata komitmen TNI dan Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi pembangunan hingga ke pelosok desa. Ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana vital untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa, Bapak H. Mohamad Ansori, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini, menekankan bahwa TMMD adalah wujud konkret kolaborasi untuk mempercepat pembangunan pedesaan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif, menjadikan momen ini sebagai sarana pembelajaran untuk membangun desa. Saya sangat sepakat dengan beliau bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air. Harapan Wakil Bupati agar program ini berlanjut ke seluruh desa di Sumbawa, membangun fisik, raga, dan jiwa masyarakat, patut kita dukung sepenuhnya.

Di sisi lain, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T., juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung TMMD. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, serta membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di pedesaan. Sasarannya meliputi aspek fisik seperti pembangunan jembatan, jalan, dan irigasi, serta aspek non-fisik seperti penyuluhan dan kolaborasi langsung dengan warga. Keterlibatan TNI secara langsung di lapangan akan memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI benar-benar dapat dirasakan.

"Saya optimis, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras yang terpancar dari seluruh elemen yang terlibat, pelaksanaan TMMD Reguler ke-125 ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Desa Kalabeso. Ini adalah langkah maju yang sangat kami apresiasi dari DPRD dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa" pungkasnya (AM)

]]>
Wed, 23 Jul 2025 21:58:19 +0800 amr
DPRD Sumbawa Apresiasi Program Publik Museum Bala Datu Ranga: Siap Dukung Pembentukan Ekosistem Kebudayaan Lokal https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-apresiasi-program-publik-museum-bala-datu-ranga-siap-dukung-pembentukan-ekosistem-kebudayaan-lokal https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-apresiasi-program-publik-museum-bala-datu-ranga-siap-dukung-pembentukan-ekosistem-kebudayaan-lokal DPRD Sumbawa Apresiasi Program Publik Museum Bala Datu Ranga: Siap Dukung Pembentukan Ekosistem Kebudayaan Lokal

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Museum Bala Datu Ranga, sebuah museum baru yang tengah berinovasi, melakukan silaturahmi ke kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Selasa pagi 22 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait pemajuan kebudayaan di Sumbawa, sekaligus mempresentasikan program-program publik unggulan mereka.

Pertemuan hangat yang berlangsung kurang lebih 1,5 jam tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua (Waka) III DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapak Zulfikar Demitry, S.H., M.H.Kepala Museum Bala Datu Ranga, Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A., yang mengusulkan pertemuan ini, ditemani oleh tiga staf museum: Adminkeu, Edukator Museum, dan Penata Pameran Museum.

Pergeseran Paradigma Museum: Dari Koleksi ke Interaksi Budaya Komunitas

Yuli Andari Merdikaningtyas mengawali presentasinya dengan menjelaskan perubahan paradigma museum dalam tiga tahun terakhir. "Jika dulu, museum hanya berorientasi pada pengadaan dan pengelolaan koleksi, kini mulai bergeser kepada bagaimana publik atau khalayak dapat berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang diinisiasi museum," ujarnya.

Sebagai museum yang baru berusia tiga tahun, Museum Bala Datu Ranga mencoba melakoni paradigma baru ini. "Salah satu jawabannya adalah menciptakan program publik yang edukatif, atraktif, interaktif, dan inovatif," tambah Yuli, menekankan upaya untuk membuat museum kembali 'hidup' dan tidak lagi tampak 'bisu'.

Lima Program Unggulan Dorong Ekosistem Kebudayaan Lokal

Pada tahun 2025, dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan, Dana Indonesiana, dan LPDP RI, Museum Bala Datu Ranga mengimplementasikan lima program publik utama:

1. Museum Bergerak

2. Belajar Bersama Seniman dan Praktisi di Museum

3. Podcast di Museum (PODEUM)

4. Sumbawa Heritage Walk (SHW)

5. Movie at the Museum

Kelima program ini dirancang dengan target sasaran yang berbeda namun saling bersinergi, dengan harapan menjadi embrio pembentukan ekosistem kebudayaan lokal di Sumbawa. Salah satu contoh adalah program "Movie at the Museum" yang pada 19 Juli lalu sukses mengangkat tema keberagaman melalui pemutaran film pendek karya pelajar Sumbawa.

Dukungan Penuh DPRD untuk Pelestarian Budaya

Mendengar pemaparan tersebut, Waka III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam. "Saya sangat senang dan menyampaikan terima kasih karena Museum Bala Datu Ranga menyampaikan pandangan-pandangannya tentang pelestarian dan pengembangan kebudayaan, salah satunya kesenian tradisional dan perlindungan *heritage* di Sumbawa," tutur Zulfikar.

Ia menegaskan pentingnya inisiatif seperti ini. "Tidak banyak museum ada di Sumbawa, nah Museum Bala Datu Ranga hadir pada hari ini mengangkat topik obrolan yang sangat kami perlukan. Insya Allah saya akan mendukung semua program publik yang diinisiasi oleh Museum Bala Datu Ranga ini, karena menurut saya sangat sejalan dengan visi misi dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati yaitu pemajuan kebudayaan melalui peningkatan literasi budaya dan kualitas ekonomi masyarakat lokal," janjinya.

Kepala Museum Bala Datu Ranga sejalan dengan Waka III, menegaskan bahwa prinsip dari program publik ini adalah pelestarian budaya lokal, regenerasi pelaku seni dan pegiat budaya, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat dari sisi edukasi maupun kesejahteraan ekonomi.

Presentasi dan dengar pendapat ini menjadi langkah awal sinergi antara museum swasta dan pemerintah (eksekutif maupun legislatif) untuk melahirkan program publik yang berkelanjutan. Komitmen dan dukungan pendanaan dari pemerintah sangat besar artinya untuk pengembangan fasilitas, sarana, dan prasarana Museum Bala Datu Ranga ke depannya.

"Insya Allah akan kami dukung. Program bagus di bidang kebudayaan sangat jarang kita dengar, apalagi yang disampaikan oleh Museum Bala Datu Ranga ini sudah ada peta jalan yang jelas. Semoga bisa menjadi salah satu program unggulan daerah. Demi Pelestarian Budaya Sumbawa," pungkas Zulfikar Demitry, mengukuhkan komitmen DPRD terhadap pemajuan kebudayaan di Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 22 Jul 2025 23:55:19 +0800 amr
Ida Rahayu Desak Pemda Segera Tuntaskan pembangunan RSUD Sumbawa di Sering, Soroti Potensi Gagalnya Bantuan Alat Medis 105 Milyar https://amarmedia.co.id/ida-rahayu-desak-pemda-segera-tuntaskan-pembangunan-rsud-sumbawa-di-sering-soroti-potensi-gagalnya-bantuan-alat-medis-105-milyar https://amarmedia.co.id/ida-rahayu-desak-pemda-segera-tuntaskan-pembangunan-rsud-sumbawa-di-sering-soroti-potensi-gagalnya-bantuan-alat-medis-105-milyar Ida Rahayu Desak Pemda Segera Tuntaskan pembangunan RSUD Sumbawa di Sering, Soroti Potensi Gagalnya Bantuan Alat Medis 105 Milyar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id.Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumbawa, Ida Rahayu, melakukan interupsi dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang membahas laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2024 serta penetapan Ranperda tersebut Senin 21 Juli 2025.

Dalam interupsinya, Ida Rahayu menyampaikan keprihatinannya terhadap progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa di wilayah Sering yang baru mencapai 37%. Menurutnya, sisa pembangunan sebesar 63% harus segera dirampungkan sebelum tahun 2026 untuk menghindari kegagalan memperoleh bantuan hibah alat kesehatan dari Pemerintah Pusat.

“Berdasarkan hasil konsultasi Fraksi PAN bulan lalu ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB, ada bantuan hibah alat-alat medis canggih senilai Rp105 miliar yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat untuk RSUD Sumbawa. Namun bantuan itu akan dibatalkan bila pembangunan fisik rumah sakit tidak rampung hingga 2026,” ujar Ida Rahayu di hadapan forum sidang.

Politisi PAN asal Daerah Pemilihan (Dapil) 4 ini mendorong Pemerintah Daerah untuk lebih proaktif dalam mencari dukungan dana, baik melalui APBD Provinsi, APBN, maupun skema alternatif pembiayaan lainnya. Ia menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan lobi yang dimiliki Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, mengingat keberhasilan mereka sebelumnya dalam memperjuangkan pembangunan Jalan Batu Lanteh, Universitas Pertahanan, serta Sekolah Rakyat.

“Dengan kekuatan diplomasi dan jejaring nasional yang sudah terbukti, saya yakin Bupati dan Wabup mampu mencarikan solusi agar pembangunan RSUD ini tidak mangkrak,” tegasnya.

Selain menyoroti masalah pembangunan, Ida Rahayu juga menyinggung dampak lingkungan yang muncul akibat proyek RSUD tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebelum pembangunan dimulai, wilayah Sering memiliki sistem resapan air yang berfungsi baik. Namun kini, daerah tersebut rawan banjir setiap musim hujan akibat terganggunya jalur drainase.

“Ini bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga lingkungan. Saya minta perhatian serius dari pemerintah terhadap saluran drainase di Sering agar masyarakat tidak terus menjadi korban banjir setiap tahun,” pungkasnya.

Interupsi Ida Rahayu mendapat perhatian sejumlah anggota dewan, dan diharapkan menjadi dorongan konkret bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam menyelamatkan potensi investasi sektor kesehatan senilai ratusan miliar rupiah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah Sering. (am)

]]>
Mon, 21 Jul 2025 19:11:03 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sahkan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2024: Soroti Optimalisasi Pendapatan, Kesiapan RS Sering, hingga Kelangkaan LPG https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-ranperda-pertanggung-jawaban-apbd-2024-soroti-optimalisasi-pendapatan-kesiapan-rs-sering-hingga-kelangkaan-lpg https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-ranperda-pertanggung-jawaban-apbd-2024-soroti-optimalisasi-pendapatan-kesiapan-rs-sering-hingga-kelangkaan-lpg DPRD Sumbawa Sahkan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2024:

Soroti Optimalisasi Pendapatan, Kesiapan RS Sering, hingga Kelangkaan LPG

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini Senin (21/7/2025) menggelar Sidang Paripurna dengan agenda utama persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Forkopimda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sumbawa.

Pansus Apresiasi WTP, Desak Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Dalam laporannya, Juru bicara Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP menyampaikan apresiasi atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemda Sumbawa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi NTB atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2024. Namun, Pansus menegaskan pentingnya menindaklanjuti secara serius seluruh penyempurnaan dan rekomendasi BPK.

"Penyelesaian seluruh rekomendasi LHP BPK dengan Penguatan Sistem Pengendalian Internal melalui pembentukan Satgas Pengawasan APBD Lintas OPD adalah krusial," ujar Wisma , menekankan perlunya integrasi reformasi sistem audit internal dan penguatan fungsi Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) yang independen dan proaktif dalam batas waktu 60 hari setelah LHP diterima.

Pansus secara mendalam mencermati realisasi APBD 2024 dan menyampaikan beberapa poin penting, baik di aspek keuangan maupun pelayanan publik:

A. Aspek Keuangan Daerah:

Optimalisasi Pendapatan Daerah:Pansus mendorong Pemda untuk melengkapi kebijakan akuntansi BLUD dan aset tetap, menyusun data potensi pendapatan daerah yang komprehensif, serta melengkapi SOP target pajak daerah. Pemutakhiran data PBB-P2, NJOP, pajak perhotelan, PBJT, serta mutasi kendaraan plat luar ke plat EA, didesak untuk memaksimalkan pendapatan. Langkah konkret berupa penerbitan SKPKB dan Surat Tagihan Denda Keterlambatan Pajak, perbaikan SPPT, serta pemeriksaan kepatuhan wajib pajak juga ditekankan.

Terhadap Perbaikan Pengelolaan Pasar dan Retribusi perlu Pembaruan Perjanjian Kerjasama (PKS) penyewa kios yang kadaluarsa dan penagihan retribusi pasar yang terhutang didesak. Begitu pula, retribusi parkir di tepi jalan umum harus sesuai ketentuan dan MoU pelayanan persampahan kebersihan dengan DLH harus diperbarui.

Pansus menyoroti pentingnya penataan administrasi kas harian, rekonsiliasi, serta percepatan inventarisasi aset tanah Pemda melalui sertifikasi dengan melibatkan Kejaksaan dan KPK. Penertiban aset Pemda yang digunakan masyarakat di sepanjang Jalan Samota juga menjadi perhatian.

Peningkatan pengawasan terhadap aktivitas Illegal Logging di Batu Lanteh, Illegal Fishing di perairan Teluk Saleh, dan Illegal Mining didorong oleh pansus untuk diattensinsecara serius demi optimalisasi PAD dari Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta bagi hasil dari perusahaan tambang (PT AMNT, PT SJR, dll.).

Terhadap SILPA sebesar Rp93,48 miliar, Pansus berharap dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk program prioritas dan pembangunan langsung bagi masyarakat, serta mendorong evaluasi penyebab SILPA tinggi untuk perencanaan anggaran yang lebih presisi.

Pansus berharap pengelolaan aset daerah lebih optimal dan BUMD dapat berkontribusi positif signifikan terhadap pendapatan daerah. Khusus Perumdam Batulanteh, Pansus mendorong pengupayaan sumber air baku baru seperti SPAM Ai Ngelar untuk menjamin ketersediaan air bersih.

B. Aspek Pembangunan dan Pelayanan Publik:

Prioritas RSUD Sering: Pansus memandang penyelesaian fisik RSUD di Sering hingga 100% di tahun 2026 sebagai **SUPER PRIORITASagar dapat diresmikan pada 2027. Ini penting agar program SIHREN (hibah alat canggih senilai Rp105 miliar) tidak gagal didapatkan. Percepatan skema pembiayaan Non-APBD (APBN atau pinjaman daerah) dan strategi pengadaan alkes mendesak dilakukan. Pansus juga menekankan manajemen SDM yang proaktif untuk mencegah brain drain tenaga medis.

Terhadap Peningkatan Kualitas Puskesmas, Pemda diminta meningkatkan kualitas Puskesmas, terutama di wilayah terpencil, melalui ketersediaan air bersih, fasilitas dasar, dan pemenuhan tenaga medis dengan alokasi anggaran afirmatif.

Pansus menyambut baik rencana pembangunan tiga ruas jalan Inpres Daerah senilai Rp320 Miliar di wilayah Selatan Sumbawa. Namun, Pansus juga mendesak rehabilitasi jalan di kecamatan lain yang terisolir atau rusak parah (Ropang, Orong Telu, Sumbawa, Lape, Moyo Hilir, Alas, Buer, Labuhan Badas). Desakan juga disampaikan untuk komunikasi intens dengan Kementerian PUPR terkait Jalan Lingkar Utara Alas dan Jembatan Cinta yang ambruk.

Terhadap Proyek Conveyor PT. Amman, Pemda didorong bersikap tegas dan memiliki posisi tawar kuat dalam kajian manfaat dan risiko proyek conveyor PT. Amman di Dodo-Rinti, melibatkan masyarakat terdampak dan DPRD.

 Pansus meminta rehabilitasi dasar lantai Blok C Pasar Seketeng yang sering banjir dan pembangunan jembatan penghubung antar blok untuk optimalisasi pelayanan. Dualisme pengelolaan Pasar Alas juga perlu diselesaikan.

Perlindungan UMKM & Konsumen menjadi sorotan Pansus, Kebijakan terkait minimarket dan komitmen melindungi UMKM lokal melalui penertiban izin dan kewajiban penyediaan ruang produk lokal harus ketat dalam implementasi dan pengawasan.

Untuk Program pengentasan kemiskinan (termasuk ekstrem), stunting, dan Kabupaten Layak Anak perlu diperkuat melalui pemberdayaan, pelatihan keterampilan (BLK, SMK), akses permodalan (BUMDes, Koperasi), sinergi lintas OPD, dan penganggaran responsif anak.

Pansus mendorong gerakan bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, pemuda, dan masyarakat.

Penanganan Sampah,Pemda diminta membuat Master Plan Persampahan yang memadai mengingat luas wilayah dan produksi sampah yang besar.

Pengembangan Samota & Atlet, Pansus berharap percepatan pemanfaatan ruang Samota, termasuk Pembangunan *Sport Center untuk mendukung PON XXII Tahun 2028. Apresiasi dan dukungan juga diberikan kepada atlet berprestasi melalui peningkatan anggaran pembinaan dan insentif.

Untuk Pelestarian Cagar Budaya. Pansus menekankan pentingnya pendaftaran kembali bangunan dan situs cagar budaya serta menjadikannya objek destinasi wisata. Restorasi Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III atau Bala Putih juga diharapkan tuntas dan segera difungsikan.

Pansus mendorong pemenuhan ketersediaan meubelair dan ruang belajar pada tingkat SD dan SMP berdasarkan prioritas dan data Dapodik yang update.

Terhadap kelangkaan Gas LPG 3 KG, menjadi perhatian serius, Pansus merekomendasikan investigasi menyeluruh, penindakan tegas bagi agen penyalahguna, pengawasan ketat, edukasi masyarakat, dan koordinasi erat dengan Pertamina.

Dengan semangat kebersamaan, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, demi mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Mon, 21 Jul 2025 11:28:48 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sambut AKBP Marieta dan Dandim Basofi, Harapan Sinergi Kuat Terjalin https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sambut-akbp-marieta-dan-dandim-basofi-harapan-sinergi-kuat-terjalin https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sambut-akbp-marieta-dan-dandim-basofi-harapan-sinergi-kuat-terjalin DPRD Sumbawa Sambut AKBP Marieta dan Dandim Basofi, Harapan Sinergi Kuat Terjalin Lewat Pantun Adat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini, Rabu 16 Juli 2025, menyambut hangat kedatangan Kapolres Sumbawa yang baru, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., M.Ik., beserta Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Kav. Basofi Cahyo Wibowo, S.T. Suasana penyambutan penuh keakraban ini ditandai dengan pengalungan cenderamata sebagai simbol selamat datang dan harapan terjalinnya kerja sama yang erat di Bumi, "Tana Sabalong Samalewa, Tana Intan Bulaeng".

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada kedua pimpinan institusi keamanan tersebut. Beliau kemudian melantunkan pantun adat Lawas Samawa yang syarat makna, menggambarkan harapan besar akan sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder di Sumbawa.

Makna Mendalam dalam Untaian Lawas Samawa

Nanang Nasiruddin melantunkan:

Sia Menir Saramba Den, Tumungselak Pagar Gali, Liuk Gili Sawer Mampes...

Rasate Sopo Nonda Len, Mara Terang Dadi Tali, Balontar Anam No Putis...

Terjemahan dan makna bebas dari pantun tersebut, seperti dijelaskan oleh Ketua DPRD, adalah:

"Institusi keamanan adalah penjamin hadirnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sosok pimpinan yang memiliki jiwa putih laksana melati, kehadirannya menebar aroma wangi yang mendamaikan tanah dan masyarakat Sumbawa. Hanya satu kata untuk kita semua adalah terbangunnya sinergitas yang kuat dan utuh seluruh stakeholder yang ada, laksana anyaman tali berpilin harus kuat tak mudah putus.Seiring juga dengan Lawas mana tau barang kayu lamen to senyaman ate nan si sanak prana."

Harapan Sinergi untuk Keamanan dan Kenyamanan Daerah

Pantun dan ungkapan lokal ini merefleksikan harapan besar DPRD agar kehadiran pimpinan baru di institusi kepolisian dan TNI dapat membawa suasana yang kondusif, nyaman, dan terus mempererat sinergi antara aparat keamanan dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Penyambutan hangat ini menjadi penanda dimulainya babak baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumbawa. Kolaborasi yang kuat antara legislatif dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menciptakan kondisi yang stabil dan mendukung pembangunan daerah menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Wed, 16 Jul 2025 11:29:25 +0800 amr
Soroti APBD 2024: Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Desak Tindak Lanjut Temuan BPK, Prioritaskan Pendidikan Hingga Isu Tambang https://amarmedia.co.id/soroti-apbd-2024-fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-desak-tindak-lanjut-temuan-bpk-prioritaskan-pendidikan-hingga-isu-tambang https://amarmedia.co.id/soroti-apbd-2024-fraksi-demokrat-ppp-pembangunan-desak-tindak-lanjut-temuan-bpk-prioritaskan-pendidikan-hingga-isu-tambang Soroti APBD 2024: Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Desak Tindak Lanjut Temuan BPK, Prioritaskan Pendidikan Hingga Isu Tambang

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang berlangsung di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dengan Syaipul Arifsebagai juru bicara Fraksi Demokrat PPP Pembangunan.

Hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat.

Apresiasi WTP, Namun Temuan BPK Wajib Ditindaklanjuti

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan (DPPP) mengawali pandangan umumnya dengan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sidang dan mengapresiasi penjelasan Bupati Sumbawa terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024. Fraksi DPPP mengakui bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2024 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI Perwakilan Nusa Tenggara Barat) dan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Namun, Fraksi DPPP menegaskan bahwa predikat WTP yang menyertakan catatan-catatan penting dari BPK tidak boleh diabaikan. "Atas kejadian tersebut menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dengan semangat kebersamaan antara eksekutif dan DPRD," tegas Syaipul Arif. Fraksi DPPP secara lugas mempertanyakan langkah konkret Pemerintah Daerah untuk memastikan tindak lanjut dari temuan BPK RI tersebut, agar tidak terulang lagi di tahun mendatang.

Sorotan Kritis dan Harapan Fraksi DPPP di Berbagai Sektor

Fraksi DPPP memandang bahwa laporan pertanggungjawaban APBD bukan sekadar rutinitas penyampaian angka, melainkan bentuk tanggung jawab Bupati Sumbawa kepada seluruh masyarakat dan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Fraksi mengharapkan Pemerintah Daerah segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mengatasi keterlambatan pertumbuhan ekonomi yang berkaitan dengan ketimpangan belanja langsung dan tidak langsung.

Beberapa poin krusial yang disoroti Fraksi DPPP meliputi:

1. Bidang Pendidikan: Fraksi menyoroti permasalahan Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang belum optimal. Meskipun ada jalur afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili, masih banyak lulusan SD yang tidak tertampung di SMP terdekat sesuai domisili, seperti kasus di SMPN 1 Lab. Badas. Fraksi mendesak Bupati melalui dinas terkait untuk meninjau dan mengevaluasi kembali proses PSB yang sedang berlangsung agar tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala jarak atau biaya.

2. Bidang Kesehatan: Menekankan Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan, Fraksi berharap fasilitas Puskesmas memadai, didukung tenaga medis kompeten, dan memastikan pelayanan kesehatan, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), menjadi perhatian serius. Ini termasuk ketersediaan air bersih dan tenaga medis terampil.

3. Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat:

Kelangkaan LPG 3 KG: Mengapresiasi rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) LPG 3 KG gabungan TNI-POLRI dan OPD terkait, Fraksi berharap Satgas ini dapat mempercepat penyaluran, mencegah spekulasi harga, dan meningkatkan transparansi.

Perhatian Atlet Berprestasi: Fraksi meminta Bupati untuk lebih memperhatikan kesejahteraan atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Sumbawa di berbagai tingkatan, bukan hanya menuntut latihan keras tanpa memperhatikan pengorbanan mereka.

Pengelolaan Sampah: Menyoroti pemanfaatan TPA yang belum optimal dan masih banyaknya tumpukan sampah di pinggir jalan, Fraksi meminta ketegasan Pemkab kepada Kepala Desa untuk tidak membiarkan masyarakat membuang sampah sembarangan dan memfungsikan TPA yang sudah ada.

Penanggulangan Kebakaran: Dengan seringnya musibah kebakaran, Fraksi menilai perlu adanya upaya pemerintah untuk memenuhi hak masyarakat dalam perlindungan bencana dengan fokus pada manajemen risiko, bukan hanya tanggap darurat, serta segera mendirikan Posko Siaga Damkar dengan fasilitas maksimal.

4. Bidang Infrastruktur: Fraksi mengapresiasi alokasi DAK Inpres Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp320 miliar untuk tiga ruas jalan di wilayah selatan (Batu Dulang–Tepal, Tepal-Batu Rotok, dan Lenangguar-Teladan). Namun, Fraksi DPPP mengingatkan agar Pemda juga memperhatikan serius kondisi jalan rusak parah di wilayah lain seperti Ropang, Orong Telu, Lape, dan Moyo Hilir. Fraksi meminta evaluasi kembali alokasi anggaran Rp320 miliar agar perbaikan jalan dapat dilakukan secara inklusif, berkeadilan, dan proporsional di seluruh wilayah yang membutuhkan, termasuk jalan dalam Kota Sumbawa Besar.

5. Bidang Pertambangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral:

Kontribusi PT. Sumbawa Jutaraya (PT. SJR): Fraksi mempertanyakan kontribusi, produksi, dan CSR PT. SJR yang beroperasi di Sumbawa, mendesak adanya dampak positif bagi masyarakat.

Pemberdayaan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal: Fraksi menekankan Pemda harus menjadi fasilitator dan meminta komitmen perusahaan tambang untuk memberdayakan pengusaha dan tenaga kerja lokal.

Sikap Tegas Terhadap PT. Amman Nusa Tenggara (PT. AMNT): Fraksi DPPP menegaskan Pemda Sumbawa harus bersikap tegas atas rencana PT. AMNT membangun conveyor menuju Batuhijau. Fraksi meminta Pemda memiliki daya tawar dan tidak serta merta menyetujui rencana yang dapat mengorbankan kepentingan masyarakat Sumbawa, serta memastikan kepentingan masyarakat dan perusahaan berada di titik tengah (balance). Fraksi juga menyayangkan Bupati Sumbawa yang belum mengambil sikap atas keberadaan perusahaan tambang di Dodo-Rinti.

Mengakhiri pemandangan umumnya, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mengajak seluruh komponen masyarakat dan penyelenggara pemerintahan untuk bersama-sama mengawal dan mensukseskan pembangunan daerah demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa. Fraksi berharap Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 dapat disetujui dan ditetapkan melalui rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa pada sidang-sidang lanjutan.

Pandangan umum Fraksi Demokrat PPP Pembangunan disampaikan oleh Ketua merangkap Anggota H. Zainuddin Sirat, Wakil Ketua merangkap Anggota Sri Wahyuni, S.AP., Sekretaris merangkap Anggota Syaipul Arif serta anggota Juliansyah, S.E., Sri Hastuti, dan Ahmad Nawawi. (AM)

]]>
Wed, 16 Jul 2025 09:03:52 +0800 amr
Fraksi Gelora Apresiasi WTP APBD 2024 Sumbawa, Namun Soroti Defisit Operasional dan Serapan Anggaran yang Minim https://amarmedia.co.id/fraksi-gelora-apresiasi-wtp-apbd-2024-sumbawa-namun-soroti-defisit-operasional-dan-serapan-anggaran-yang-minim https://amarmedia.co.id/fraksi-gelora-apresiasi-wtp-apbd-2024-sumbawa-namun-soroti-defisit-operasional-dan-serapan-anggaran-yang-minim Fraksi Gelora Apresiasi WTP APBD 2024 Sumbawa, Namun Soroti Defisit Operasional dan Serapan Anggaran yang Minim

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang berlangsung di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dengan Sandi, S.Pd., M.Pd. bertindak sebagai juru bicara Fraksi Gelora.

Hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran pejabat pemerintah daerah, pimpinan partai politik, pemuka agama dan masyarakat, tokoh wanita dan pemuda, insan pers, serta pimpinan lembaga pendidikan.

Apresiasi WTP dan Pertanyaan atas Serapan Anggaran

Mengawali pandangan umumnya, Fraksi Gelora menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa atas keberhasilan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)dari BPK RI Perwakilan Nusa Tenggara Barat atas Laporan Keuangan Daerah Tahun 2024. Prestasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah kembali dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Mudah-mudahan semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan dijaga untuk masa yang akan datang," ungkap juru bicara Fraksi Gelora.

Namun, di tengah capaian tersebut, Fraksi Gelora juga menyoroti serapan anggaran yang masih sangat minim hingga bulan Juli (Triwulan III) Tahun 2025. Hal ini memicu pertanyaan dan permintaan penjelasan kepada Bupati selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa terkait kendala yang terjadi.

Dukungan Ranperda dengan Catatan Kritis

Fraksi Partai Gelora menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, dengan beberapa pertimbangan utama terhadap Kinerja Keuangan Solid. Realisasi belanja mencapai 95,53% dengan SILPA Rp93,48 miliar menunjukkan efisiensi dan Akuntabilitas Terverifikasi.  Laporan keuangan telah diaudit BPK dengan opini WTP.

Meski demikian, Fraksi Gelora mengajukan beberapa catatan penting yang harus menjadi pertimbangan dan dilaksanakan oleh pemerintah diantaranya Defisit Operasional: Terjadinya defisit Laporan Operasional (LO) sebesar Rp108,61 miliar yang memerlukan penjelasan dan strategi perbaikannya.

Realisasi Belanja Modal Rendah: Hanya 9,42% (Rp188,06 miliar dari Rp205,70 miliar), berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur.

Belanja Tak Terduga, Realisasi hanya 41,69% (Rp4,55 miliar dari Rp10,93 miliar), menunjukkan lemahnya perencanaan kontinjensi.

Rekomendasi Spesifik dan Perbaikan Akuntabilitas

Berdasarkan catatan tersebut, Fraksi Gelora merekomendasikan beberapa langkah strategis:

  1. Optimalisasi SILPA untuk program prioritas tahun 2025.
  2. Peningkatan kualitas Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)pada laporan-laporan berikutnya.Pemerintah wajib menyusun Corrective Action Plan untuk defisit operasional dan belanja modal.
  3. Perbaikan sistem perencanaan belanja tak terduga melalui simulasi risiko yang lebih matang.
  4. Penambahan lampiran analisis dampak defisit LO terhadap kesehatan fiskal daerah dalam penjelasan Ranperda.

Fraksi Gelora juga mendesak agar Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dilengkapi dengan rencana pemulihan defisit dalam lampiran mencakup angka krusial, strategi penyampaian, dan dokumen pendukung terkait temuan BPK (LHP Nomor: 157.3/LHP/XIX.MTR/05/2025) jika ada keberatan substantif.

Untuk mendorong perbaikan sistem akuntabilitas, Fraksi Partai Gelora menekankan Penguatan Pengendalian Intern: Pembentukan Satgas Pengawasan APBD lintas OPD untuk audit internal berkala.

Transparansi Partisipatif: Publikasi dokumen CALK dalam format ringkas yang mudah dipahami masyarakat.

Peningkatan Kapasitas SDM: Pelatihan akuntansi pemerintah berbasis Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) untuk bendahara OPD, serta sertifikasi kompetensi pengelola keuangan daerah oleh BPK.

Terakhir, terkait Rekomendasi BPK (LHP No. 157.B/2025), Fraksi Gelora mendesak implementasi 100% rekomendasi temuan audit sebelum 24 Desember 2025, dan publikasi progres tindak lanjut di website resmi Pemkab. Ini penting sebagai upaya pencegahan opini disclaimer di masa mendatang.

Pemandangan umum Fraksi Partai Gelora disampaikan oleh Ketua merangkap Anggota Kaharuddin Z Wakil Ketua merangkap Anggota Sandi, S.Pd., M.Pd., Sekretaris merangkap Anggota M. Taufik, S.H., dan Bendahara merangkap Anggota Abron Ishak, A.Md. (AM) 

]]>
Tue, 15 Jul 2025 21:34:34 +0800 amr
Fraksi PKB Apresiasi WTP Pertanggung Jawaban APBD Sumbawa 2024. Soroti Pengangguran Hingga Kelangkaan LPG https://amarmedia.co.id/fraksi-pkb-apresiasi-wtp-pertanggung-jawaban-apbd-sumbawa-2024-soroti-pengangguran-hingga-kelangkaan-lpg https://amarmedia.co.id/fraksi-pkb-apresiasi-wtp-pertanggung-jawaban-apbd-sumbawa-2024-soroti-pengangguran-hingga-kelangkaan-lpg Fraksi PKB Apresiasi WTP Pertanggung Jawaban APBD Sumbawa 2024. Soroti Pengangguran Hingga Kelangkaan LPG

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna Senin 14 Juli 2025, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. ini bertempat di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa.

Hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Sekretariat Daerah, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan SKPD, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, serta berbagai pimpinan organisasi dan tokoh masyarakat.

Apresiasi Opini WTP dan Tantangan ke Depan

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sumbawa melalui juru bicaranya Syaifullah SPd.M.M.Inov mengawali pemandangan umumnya dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas keberhasilan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024.

"Ini menunjukkan bahwa salah satu indikator pengelolaan keuangan yang baik secara administratif sudah terpenuhi, pengelolaan keuangan daerah dapat diperhitungkan secara standar akuntansi pemerintah," ujar Syaiful. Fraksi PKB berharap ke depannya akan ada peningkatan yang lebih baik lagi dari segi akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Fraksi PKB menilai laporan pertanggungjawaban APBD 2024 sudah tersaji dengan baik, seiring dengan hasil audit BPK-RI yang teliti.

Catatan Kritis dan Rekomendasi Fraksi PKB

Meskipun mengapresiasi capaian WTP, Fraksi PKB juga menyampaikan beberapa catatan dan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk perbaikan di berbagai sektor diantaranya Optimalisasi Pendapatan Daerah. Fraksi PKB memandang perlu adanya langkah korektif dan inovatif terhadap tata kelola pajak dan retribusi, baik dari segi penambahan nilai maupun objek yang perlu ditata ulang sesuai kondisi saat ini dan mendatang.

Untuk Tata Kelola Pemerintahan (Good Governance), Fraksi PKB menekankan pentingnya menerapkan merit system dalam penempatan dan penataan struktur pemerintahan. SKPD atau OPD diharapkan memahami dan mewujudkan visi misi pemerintah dengan pola kolaborasi dan koordinasi yang kuat untuk menjawab tantangan global.

Yang menarik terutama untuk Penanganan Pengangguran, nenyoroti peningkatan pengangguran pada tahun 2023, Fraksi PKB mengusulkan evaluasi kebijakan berbasis kebutuhan dan potensi wilayah dalam penataan tata ruang. Selain itu, pemerintah perlu melakukan penguatan kapasitas dan keterampilan angkatan kerja melalui revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dari segi SDM maupun sarana prasarana.

Terkini atas kegiatan Pertambangan Rakyat, Fraksi PKB mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan kajian matang dan terukur. Hal ini penting untuk menentukan kebijakan yang jelas, apakah akan dilegalkan dengan fasilitas perizinan atau ditertibkan.

Ketersediaan Pupuk dan Harga Produksi Pertanian juga menjadi sorotan. Sebagai lumbung pangan nasional, Fraksi PKB mendesak pemerintah mengintensifkan pengawasan di tingkat distributor maupun pengecer pupuk, serta memastikan kestabilan harga hasil produksi. Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan yang melibatkan berbagai pihak terkait juga diusulkan.

Atas kelanjutan Pembangunan RSUD Sumbawa, Fraksi PKB mendesak percepatan pembangunan RSUD Sumbawa agar pelayanan kesehatan segera memadai dan terintegrasi, dengan target realisasi pembangunan secara utuh di tahun 2026.

Atas rencan Relokasi Rusa dan Konservasi rusa di kompleks pendopo bupati ke Pulau Moyo, Fraksi PKB meminta pemerintah memastikan kondisi habitat baru, termasuk kandang adaptasi, agar rusa dapat menyesuaikan diri dan tidak menjadi hewan buruan, mengingat penurunan populasi rusa yang signifikan.

Terhadap Restorasi Istana Bala Putih, Fraksi PKB berharap pemerintah segera memberikan attensi terhadap Istana Bala Putih, aset budaya yang terbakar pada tahun 2017 dan kini terbengkalai, sebagai simbol sejarah Kabupaten Sumbawa.

Mengenai investasi di kawasan Samota, khususnya lahan 70 hektar yang dibeli pemerintah seharga Rp50 miliar, Fraksi PKB menekankan perlunya kajian mendalam mengenai pemanfaatan tanah tersebut agar dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat pembeliannya menggunakan dana pinjaman.

Permasalahan PPDB dan LPG 3 KG

Fraksi PKB juga meminta pemerintah dan OPD terkait untuk mengatasi masalah penerimaan siswa baru yang berulang setiap tahunnya, serta menertibkan kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 kg dengan mendata pengecer di setiap pangkalan dan membentuk satgas yang efektif.

Fraksi PKB menyatakan sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun daerah melalui lobi program ke Pemerintah Pusat, dan berharap lebih banyak program pembangunan dapat diperoleh di masa mendatang.

Adapun Anggota Fraksi PKB adalah Sri Wahyuni selaku Ketua Fraksi dan Ridwan, S.P.M.Si selaku Sekretaris Fraksi, dengan Sukiman K., S.Pd.I. (Wakil Ketua) dan Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov. (Bendahara Fraksi). (AM)

]]>
Tue, 15 Jul 2025 19:21:04 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa Dorong GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-dorong-gow-perkuat-peran-perempuan-dalam-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-dorong-gow-perkuat-peran-perempuan-dalam-pembangunan-daerah Wakil Ketua DPRD Sumbawa Dorong GOW Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., hari ini Selasa 15 Juli 2025 menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa Periode 2025-2030 yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Kehadiran Zulfikar Demitry menegaskan dukungan legislatif terhadap peran strategis organisasi wanita dalam pembangunan daerah.

Pengukuhan pengurus GOW ini bertujuan utama untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Zulfikar Demitry dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar GOW dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.

GOW sebagai Wadah Peningkatan Kapasitas dan Penyalur Aspirasi

Menurut Zulfikar Demitry, GOW memiliki peran krusial sebagai wadah bagi berbagai organisasi wanita dan penghubung antarlembaga perempuan di Kabupaten Sumbawa. Organisasi ini berfungsi untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan profesional.

"GOW adalah tempat terhimpunnya organisasi wanita dan sebagai penghubung organisasi atau lembaga wanita lainnya. Ia berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan-kegiatan profesional perempuan dalam bidang usaha dengan berbagai keterampilan yang menunjang, serta sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi para anggotanya," jelas Zulfikar Demitry.

Tak lupa Zulfikar Demitry mengucapkan selamat kepada Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori dan seluruh pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa Periode 2025-2030 yang baru saja dikukuhkan.

"Selamat dan sukses atas Pengukuhan Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori dan seluruh Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa Periode 2025-2030," ujarnya.

Ia menambahkan, "Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik lagi."

Zulfikar Demitry sangat berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan GOW dapat semakin kuat. "Semoga sinergi antara Pemerintah dan GOW Kabupaten Sumbawa semakin kuat dan amanah dapat terlaksana dengan baik, dengan dukungan semua pihak, wanita bersatu untuk ikut serta membangun daerah tercinta Kabupaten Sumbawa," tutupnya, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera. (am)

]]>
Tue, 15 Jul 2025 18:07:06 +0800 amr
Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi WTP. Desak Inovasi PAD, dan Soroti Serapan Anggaran Serta Ritel Modern https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-apresiasi-wtp-desak-inovasi-pad-dan-soroti-serapan-anggaran-serta-ritel-modern https://amarmedia.co.id/fraksi-pdi-perjuangan-apresiasi-wtp-desak-inovasi-pad-dan-soroti-serapan-anggaran-serta-ritel-modern Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi WTP. Desak Inovasi PAD, dan Soroti Serapan Anggaran Serta Ritel Modern

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini (14/7)menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini berlangsung di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa dan dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn.

Hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran organisasi perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, organisasi politik, tokoh agama, masyarakat, wanita, LSM, dan insan pers.

Apresiasi Capaian WTP dan Evaluasi Kinerja Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa melalui juru bicaranya H Jabir SPd. menyampaikan apresiasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumbawa Tahun Anggaran 2024 sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pemerintahan daerah. Fraksi ini juga mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024.

"Ini merupakan bentuk keberhasilan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Semoga pencapaian ini semakin memotivasi Pemerintah Sumbawa untuk terus lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan APBD di masa mendatang," ungkap Haji Jabir.

Meskipun demikian, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan beberapa catatan terkait realisasi pendapatan dan belanja daerah pada Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2024, sebagai bahan evaluasi bersama demi terwujudnya pemerataan dan peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Sorotan pada Pendapatan Daerah, Belanja Modal, dan SILPA

Dalam pemandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan mencatat realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,109 triliun atau 99,76% dari target. Kelebihan realisasi PAD sebesar 107,25% patut diapresiasi, namun Fraksi menyoroti bahwa sumber PAD masih dominan berasal dari retribusi dan pajak rutin, belum dari perluasan basis usaha atau inovasi pendapatan.

"Masih minim terobosan daerah dalam membangun unit usaha milik daerah yang produktif. Sumber PAD masih belum berbasis pada ekspansi ekonomi baru. Kami mendorong Pemerintah Daerah lebih inovatif dalam membangun sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan," tegas Jubir Fraksi PDI Perjuangan.

Terkait belanja daerah, Fraksi mencatat realisasi sebesar 95,53%, dengan serapan belanja modal hanya 91,42% dan belanja tidak terduga hanya 41,69%. Rendahnya serapan belanja modal mengindikasikan perencanaan fisik yang belum optimal dan potensi keterlambatan pelaksanaan proyek. Fraksi meminta evaluasi terhadap proyek infrastruktur yang tidak selesai tepat waktu dan mendorong penguatan sistem pengendalian proyek lintas OPD.

Sementara itu, SILPA tahun 2024 tercatat sebesar Rp93,48 miliar. Angka ini dinilai cukup besar dan mengindikasikan adanya program yang tidak terealisasi penuh. Fraksi PDI Perjuangan menekankan bahwa SILPA tidak boleh dijadikan kebiasaan tahunan dan mendorong evaluasi menyeluruh atas program yang tidak terserap maksimal.

Prioritas Program Strategis dan Infrastruktur Rakyat

Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti minimnya penjabaran capaian program prioritas daerah non-keuangan, seperti penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, serta pertumbuhan ekonomi yang hanya 2,7%. Kondisi jalan tidak mantap yang masih di atas 60% juga menjadi perhatian serius. Fraksi menekankan bahwa LKPJ seharusnya juga memuat penilaian atas output dan dampak program terhadap masyarakat.

Sebagai usulan ke depan, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan beberapa hal strategis diantaranya adalah Irigasi dan Jalan Usaha Tani Mantap. Memprioritaskan infrastruktur yang mencakup kebutuhan langsung rakyat tani, bukan hanya jalan antar-kota, dengan indikator kinerja "irigasi mantap" dan "jalan usaha tani mantap" dalam RPJMD 2025–2029.

Terhadap  Optimalisasi BUMD, Fraksi PDI Perjuangan meminta dilakukan evaluasi kontribusi BUMD terhadap PAD dan mempertimbangkan pembentukan unit usaha baru yang relevan dengan potensi lokal.

Demikian pula untuk stimulus Ekonomi Sektor Riil dan UMKM dengan merancang kebijakan afirmatif untuk sektor produktif rakyat, termasuk hilirisasi hasil pertanian dan kelautan, guna meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi.

Terhadap Infrastruktur Berbasis Desa dan Kecamatan, mendorong penguatan program infrastruktur, termasuk jalan usaha tani dan jaringan irigasi mantap, agar pembangunan menyentuh masyarakat secara langsung.

Tak lupa PDI Perjuangan menyoroti Kabupaten Layak Anak. Mendorong integrasi program antar-OPD, penganggaran responsif anak, dan lahirnya Perda Layak Anak.

Fraksi PDI Perjuangan meminta refocusing anggaran yang lebih serius terhadap program pemberdayaan ekonomi rumah tangga dan penguatan layanan dasar, bukan hanya bantuan konsumtif.

Ketegasan Terhadap Minimarket dan Perlindungan UMKM Lokal

Isu strategis lain yang menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan adalah perizinan toko swalayan berjaring (minimarket) dan komitmen terhadap produk UMKM lokal. Fraksi mencatat banyak minimarket beroperasi tanpa perpanjangan izin, melanggar jam operasional, dan kurang berkontribusi dalam membina serta menjual produk lokal.

Fraksi PDI Perjuangan merekomendasikan:

  1. Penegakan Aturan Pemerintah Daerah harus segera melakukan audit izin usaha seluruh minimarket dan menindak tegas yang tidak memenuhi kewajiban perpanjangan izin atau melanggar ketentuan zonasi dan waktu operasional.

  1. Kemitraan UMKM. Mewajibkan setiap gerai minimarket menyediakan rak khusus untuk produk UMKM lokal dengan proporsi minimum 20%, serta aktif mendampingi pelaku UMKM dalam proses kurasi, packaging, hingga distribusi.

  1. Revisi Regulasi.Mendorong revisi atau penguatan Perda dan Instruksi Bupati yang mengatur toko swalayan agar lebih adaptif dan menerbitkan aturan teknis pelaksanaan yang lebih detail dan mudah diawasi.

"Keberadaan toko swalayan harus sejalan dengan semangat ekonomi gotong royong, bukan menjadi alat dominasi pasar oleh korporasi besar yang meminggirkan pelaku usaha kecil," tutup Jubir Fraksi PDI Perjuangan. Mereka menegaskan komitmen untuk mengawal pembangunan yang transparan, berpihak pada rakyat, dan berorientasi hasil nyata demi Sumbawa yang lebih adil, mandiri, dan sejahtera. (AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 13:47:54 +0800 amr
Fraksi PAN Beri Apresiasi Pertanggung Jawaban APBD, Sekaligus Soroti Kualitas Belanja dan Masalah Krusial Masyarakat https://amarmedia.co.id/fraksi-pan-beri-apresiasi-pertanggung-jawaban-apbd-sekaligus-soroti-kualitas-belanja-dan-masalah-krusial-masyarakat https://amarmedia.co.id/fraksi-pan-beri-apresiasi-pertanggung-jawaban-apbd-sekaligus-soroti-kualitas-belanja-dan-masalah-krusial-masyarakat Fraksi PAN Beri Apresiasi Pertanggung Jawaban APBD, Sekaligus Soroti Kualitas Belanja dan Masalah Krusial Masyarakat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini (14/7) melanjutkan Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., ini berlangsung di Aula Utama Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa.

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Pemda dan berbagai elemen masyarakat.

Fraksi PAN, melalui juru bicaranya Marliaten menyampaikan apresiasi atas penyampaian penjelasan Bupati Sumbawa terkait Raperda APBD 2024, serta capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Namun, Fraksi PAN menegaskan bahwa opini WTP hanyalah indikator kepatuhan administratif, bukan tolok ukur mutlak keberhasilan kinerja pemerintahan.

"Kami berharap, forum ini tidak hanya menjadi ruang formalitas penyampaian pendapat, tetapi juga menjadi wadah produktif untuk membangun kesepahaman dan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam menyusun arah pembangunan Kabupaten Sumbawa yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan," tegas Marliaten .

Cermati Pendapatan dan Kualitas Belanja Daerah

Fraksi PAN mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar 99,76% dari target, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 107,25%. Meskipun mengapresiasi pencapaian ini, Fraksi PAN mempertanyakan apakah peningkatan PAD mencerminkan perbaikan nyata potensi ekonomi daerah atau hanya hasil penyesuaian target yang terlalu moderat. Fraksi PAN mendorong Pemda untuk berani menetapkan proyeksi yang lebih progresif dan disertai kebijakan optimalisasi nyata.

Terkait belanja daerah, dengan realisasi sebesar 95,53%, Fraksi PAN menilai serapan anggaran relatif baik. Namun, penyerapan anggaran harus dilihat dari sisi kualitas belanja, yaitu dampaknya terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Fraksi PAN secara khusus menyoroti rendahnya realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang hanya mencapai 41,69%. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas perencanaan belanja darurat dan kemampuan merespons kondisi tak terduga seperti bencana alam atau krisis.

Fraksi PAN mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2024 mencapai Rp 93,48 miliar, angka yang cukup besar dan menunjukkan ketidakseimbangan perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Fraksi PAN meminta penjelasan rinci mengenai pemanfaatan strategis SILPA ini agar berdampak langsung pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Laporan operasional yang mencatat defisit sebesar Rp 108,6 miliar juga menjadi perhatian. Fraksi PAN mendorong evaluasi komprehensif terhadap komponen beban operasional, khususnya belanja pegawai, perjalanan dinas, dan kegiatan seremonial, untuk memastikan anggaran berfokus pada hal-hal produktif.

Meskipun apresiasi terhadap WTP telah disampaikan, Fraksi PAN meminta Pemda untuk secara terbuka menyampaikan jenis rekomendasi BPK yang masih dalam proses penyelesaian dan strategi untuk mempercepat tindak lanjutnya, demi membangun kepercayaan publik.

Prioritas Fraksi PAN: LPG Subsidi, Perlindungan Perempuan & Anak, Pajak Kendaraan, dan Infrastruktur Kritis

Selain aspek keuangan, Fraksi PAN juga menyuarakan beberapa polemik yang menjadi perhatian masyarakat diantaranya adalah 

terhadap ketersediaan LPG 3 Kg. Fraksi PAN menyoroti kelangkaan dan harga melambung LPG 3 Kg di tingkat pengecer, serta dugaan penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak. Fraksi PAN menawarkan solusi Penambahan Jumlah Agen/Pangkalan terutama di desa berpenduduk padat, untuk mencegah monopoli dan memperlancar distribusi, Pendataan Ulang Penerima Subsidi, menyelaraskan data lokal dengan DTKS untuk memastikan subsidi tepat sasaran, Distribusi Tertutup Bertahap, Pembelian hanya dilayani bagi warga terdaftar di DTKS dengan menunjukkan KTP/kartu penerima manfaat dan Pengawasan Bersama yang Terintegrasi: 

Fraksi PAN mengapresiasi pembentukan Satgas LPG 3 Kg namun menekankan aksi pengawasan langsung, penerimaan laporan cepat tanggap, tindakan tegas terhadap pelanggaran, dan pelibatan resmi aparat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas dalam struktur kerja Satgas.

Demikian pula Perlindungan Perempuan dan Anak. Fraksi PAN mengusulkan perluasan cakupan Satuan Tugas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) hingga tingkat desa/kelurahan, serta kerja sama Dinas P2KBP3A dengan Diskoperindag untuk pelatihan kewirausahaan dan akses permodalan bagi perempuan rentan.

Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Mendesak Pemda menyusun mekanisme penyusutan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) berdasarkan usia kendaraan sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2025. Fraksi PAN menilai penerapan tarif PKB yang sama untuk kendaraan baru dan lama tidak adil, memberatkan masyarakat, dan dapat menurunkan kepatuhan pajak.

Ada juga beberapa aspirasi masyarakat yakni Perbaikan Jembatan Cinta Alas. Fraksi PAN menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi Jembatan Cinta yang menghubungkan Desa Kalimango dan Desa Luar, Kecamatan Alas, yang masih rusak parah sejak Februari 2022. Jembatan ini adalah akses vital bagi masyarakat dan anak sekolah. Fraksi PAN merekomendasikan pembangunan ulang dengan perencanaan teknis yang matang, alokasi anggaran khusus, pelibatan masyarakat, dan integrasi dengan pengembangan wisata desa.

Penertiban Minimarket Berjaringan Nasional juga menjadi sorotan. Mendorong evaluasi menyeluruh terhadap toko swalayan berjejaring yang sudah beroperasi dan meminta Pemda untuk konsisten mengimplementasikan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2023 tentang penghentian sementara penerbitan izin usaha minimarket berjejaring nasional.

Mengakhiri pemandangan umum, Fraksi PAN menyatakan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 untuk dibahas lebih lanjut, dengan catatan bahwa seluruh masukan, koreksi, dan evaluasi yang disampaikan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah. (AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 13:18:55 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna. Fraksi NasDem Apresiasi WTP, Dorong Kenaikan Target PAD, dan Soroti Pembangunan Jalan Agrowisata https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-apresiasi-wtp-dorong-kenaikan-target-pad-dan-soroti-pembangunan-jalan-agrowisata https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-apresiasi-wtp-dorong-kenaikan-target-pad-dan-soroti-pembangunan-jalan-agrowisata DPRD Sumbawa Gelar Paripurna. Fraksi NasDem Apresiasi WTP, Dorong Kenaikan Target PAD, dan Soroti Pembangunan Jalan Agrowisata

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini melanjutkan Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi Partai NasDem terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan berlangsung di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa.

Paripurna dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Fraksi Partai NasDem, melalui juru bicaranya H.Zohran SH., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa atas perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tanggal 23 Mei 2025. "Semoga opini WTP dapat dipertahankan selama 5 tahun pemerintahan Jarot–Ansori," ujar perwakilan Fraksi NasDem.

Dalam pandangan umum, Fraksi NasDem memberikan catatan terhadap penjelasan Bupati Sumbawa terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024 yang mencakup Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK).

Fraksi NasDem menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2024 yang mencapai Rp275.567.025.591,64 atau 107,25% dari target. Fraksi ini mendukung penuh rencana pemerintah Jarot–Ansori untuk meningkatkan PAD sebesar 10% setiap tahunnya, seraya meyakini potensi PAD masih lebih besar dari target yang ada. Oleh karena itu, Fraksi NasDem meminta agar target PAD tahun 2025, yang tercantum dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah sebesar Rp235.721.178.799,00, dapat disesuaikan dan dinaikkan agar mendekati realisasi tahun 2024.

Selain itu, Fraksi NasDem juga menyoroti kapasitas fiskal Kabupaten Sumbawa yang masih tergolong "rendah" (0,941) berdasarkan PMK RI Nomor 65 Tahun 2024. Fraksi NasDem berharap kapasitas fiskal dapat "naik kelas" dari "rendah" menjadi "sedang" atau "tinggi" sebagai indikator kemandirian dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

Dukungan Pembangunan Jalan Agrowisata dengan Catatan Lingkungan

Terkait belanja daerah, Fraksi NasDem menilai realisasinya secara umum sudah baik dan berharap alokasinya benar-benar mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Fraksi NasDem mendukung rencana Pemerintah Daerah untuk membangun jalan Inpres di Kecamatan Batulanteh dan Lenangguar, meliputi ruas jalan Batudulang–Tepal, Tepal–Baturotok, dan Lenangguar–Teladan. Pembangunan akses jalan di dataran tinggi ini diyakini akan menunjang pengembangan agrowisata.

Namun, Fraksi NasDem memberikan catatan penting agar akses jalan tersebut tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penebangan pohon secara ilegal (illegal logging). "Kejadian berulang ulang, di lokasi yang hampir berdekatan, di dusun Punik Desa Batudulang, bahkan sekarang lebih mengerikan, yaitu pembuatan jalan di dalam kawasan hutan menggunakan alat berat, yang entah tujuannya apa dan alat beratnyapun sudah tidak ada lokasi, tetapi jalan nya sudah jadi" imbuh Haji Zohran Orek. Fraksi NasDem mengingatkan bahwa dataran tinggi merupakan wilayah resapan hujan yang krusial untuk mengisi sumber air bawah tanah dan mengurangi risiko banjir di daerah dataran rendah.

Mengakhiri pandangan umumnya Fraksi Partai NasDem mengapresiasi capaian kinerja APBD tahun 2024 dan berharap pemerintah daerah terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan anggaran demi pencapaian target dan tujuan pembangunan. (AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 13:14:52 +0800 amr
Fraksi Gerindra Apresiasi Capaian WTP dan Soroti Prioritas Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/fraksi-gerindra-apresiasi-capaian-wtp-dan-soroti-prioritas-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/fraksi-gerindra-apresiasi-capaian-wtp-dan-soroti-prioritas-pembangunan-daerah Fraksi Gerindra Apresiasi Capaian WTP dan Soroti Prioritas Pembangunan Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini melanjutkan Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., ini berlangsung di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa Senin 14 Juli 2025.

Paripurna dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Apresiasi Atas Opini WTP dan Tata Kelola Keuangan

Melalui juru bicaranya Andi Rusni SE.MM, Fraksi Partai Gerindra memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya pemerintahan Jarot-Ansori, atas perbaikan tata kelola APBD yang berbuah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Capaian ini menunjukkan peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Terkait laporan APBD 2024, Fraksi Gerindra mencatat realisasi pendapatan daerah yang mencapai 99,76%. Fraksi Gerindra juga mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melebihi target, yaitu 107,25%. Namun, Fraksi Gerindra menekankan agar ke depannya penetapan target PAD dan APBD dapat lebih rasional, realistis, dan proporsional.

Meski mengapresiasi capaian pengelolaan keuangan, Fraksi Gerindra memberikan catatan kritis, terutama terkait Belanja Tidak Terduga (BTT). Dari alokasi Rp 10,93 miliar, realisasinya hanya 41,69% atau Rp 4,55 miliar, menyisakan anggaran yang signifikan sebesar Rp 6,37 miliar.

Fraksi Gerindra mempertanyakan mengapa anggaran BTT tidak terserap maksimal, mengingat banyaknya kasus bencana yang terjadi. "Kami berharap di Pemerintahan Jarot-Ansori ke depan agar lebih sensitif terhadap kebutuhan rakyat," ujar Andis akrab disapa Jubir  Fraksi Gerindra, menyinggung kasus bencana banjir di Nijang dan Sering yang belum mendapatkan perhatian maksimal.

Fraksi Gerindra menyampaikan beberapa program daerah yang perlu menjadi atensi Pemda diantaranya Pembangunan Infrastruktur Jalan: Mendorong kelanjutan pembangunan jalan penghubung Desa Pelat dan Desa Kelungkung (hotmix dari Dusun Uma Buntar ke Kelungkung), peningkatan jalan Dusun Sampa Brang ke Sampa Ai Ngelar, serta perbaikan jalan Simpang Langam menuju Desa Pungkit dan Desa Mama yang rusak parah.

Terhadap akses air bersih.Fraksi Gerindra meminta perhatian khusus untuk penyediaan sumur bor dalam di Dusun Sampar Maras, Desa Labuhan Badas, sesuai janji politik.

Demikian pula Penerangan Jalan dan Toilet Umum. Mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan di daerah rawan kejahatan dan pembangunan fasilitas toilet umum di taman-taman kota (Lapangan Pahlawan, Kerato, Pertokoan, Unter Katimes, Genang-Genis).

Terhadap Ketersediaan LPG 3 Kg. Fraksi Gerindra meminta langkah tegas Pemda terhadap agen dan pangkalan nakal yang menyebabkan kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg, bahkan merekomendasikan pencabutan izin operasional bagi yang terbukti melanggar.

Terkait Infrastruktur Kesehatan Pulau Medang Juga mendesak pembangunan Puskesmas Unit III di Pulau Medang untuk memudahkan akses kesehatan masyarakat, mengingat kesulitan akses menuju Puskesmas Unit I dan Unit II saat cuaca buruk.

Terhadap realisasi bantuan alsintan, mempertanyakan penumpukan dan belum tersalurkannya bantuan hibah Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok penerima.

Infrastruktur Pendidikan dan Pemekaran Wilayah,.mendesak pembangunan Sekolah Dasar di jalur lintas Sumbawa-Moyo, serta merealisasikan pemekaran Pulau Medang dan Pulau Moyo menjadi kecamatan tersendiri, termasuk pemekaran Desa Labuhan Sumbawa dan Desa Labuhan Badas, serta Desa Senawang.

Fraksi Gerindra menyatakan bahwa pandangan umum ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga integritas dan efektivitas pembangunan daerah. (AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 12:56:10 +0800 amr
Terhadap Ranperda Pertanggung jawaban APBD 2024: Fraksi Golkar Beri Apresiasi dan Dorong Ketegasan Atasi Persaingan Ritel Modern https://amarmedia.co.id/terhadap-ranperda-apbd-2024-fraksi-golkar-beri-apresiasi-dan-dorong-ketegasan-atasi-persaingan-ritel-modern https://amarmedia.co.id/terhadap-ranperda-apbd-2024-fraksi-golkar-beri-apresiasi-dan-dorong-ketegasan-atasi-persaingan-ritel-modern Terhadap Ranperda  Pertanggung jawaban APBD 2024: Fraksi Golkar Beri Apresiasi dan Dorong Ketegasan Atasi Persaingan Ritel Modern

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini berlangsung pada Senin (14/7/2025) di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa.

Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Apresiasi Atas Kinerja APBD dan Opini WTP

Dalam pandangan umumnya, melalui juru bicaranya Muhammad Zain SIP, Fraksi Partai Golkar menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam pengelolaan APBD tahun 2024.

"Fraksi Partai Golkar mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar 107,25% dari target, sebagai wujud kinerja optimal Pemerintah Daerah dalam menggali potensi pendapatan daerah," ujar Rozy akrab disapa jubir partai Golkar.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mencatat positif realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan yang mencapai 99,76% dari target, serta menyambut baik capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)** yang kembali diraih berdasarkan audit BPK. Realisasi belanja daerah sebesar 95,53%, khususnya belanja operasi dan transfer yang tinggi, turut diapresiasi karena mendukung kelancaran program dan pelayanan publik.

Fraksi Golkar juga mengapresiasi adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 93,48 miliar, yang dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkuat APBD tahun berikutnya. Fraksi Golkar mendorong Pemda untuk terus meningkatkan pengendalian internal, pemantauan tindak lanjut rekomendasi BPK, serta memperkuat sinergi dengan semua pihak demi pembangunan Kabupaten Sumbawa yang lebih baik.

Fraksi Partai Golkar secara resmi menerima Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 untuk dilanjutkan ke tingkat pembahasan berikutnya.

Meski memberikan apresiasi, Fraksi Partai Golkar juga menyampaikan beberapa catatan krusial yang diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Salah satu sorotan utama adalah mengenai ketegasan Pemda Sumbawa dalam melaksanakan Instruksi Bupati Sumbawa Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Baru Terhadap Toko Ritel Modern Berjaring Nasional (Indomaret dan Alfamart).

"Kami mengharapkan adanya revisi Peraturan Daerah tentang Toko Ritel Modern Berjejaring Nasional yang sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada, yang telah mematikan usaha kios dan toko-toko tradisional," tegas Rozi .

Fraksi Partai Golkar berharap catatan-catatan ini bukan dimaknai sebagai penolakan, melainkan sebagai bagian dari ikhtiar bersama menjaga integritas dan efektivitas pembangunan daerah. Fraksi Golkar menyatakan akan tetap bersikap kritis, objektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya mereka yang selama ini terpinggirkan dalam proses pembangunan. (AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 12:35:53 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2024: Fraksi PKS Soroti PAD, Infrastruktur, dan Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-pertanggungjawaban-apbd-2024-fraksi-pks-soroti-pad-infrastruktur-dan-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-pertanggungjawaban-apbd-2024-fraksi-pks-soroti-pad-infrastruktur-dan-pelayanan-publik DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2024: Fraksi PKS Soroti PAD, Infrastruktur, dan Pelayanan Publik

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini Senin 14 Juli 2025 menggelar Rapat Paripurna yang berfokus pada Pandangan Umum Fraksi Fraksi Dewan. Sementara itu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan pandangannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., di Aula Utama DPRD Kabupaten Sumbawa. Hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Sumbawa **Drs. H. Mohamad Ansori, Anggota Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Badan, Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, dan berbagai tokoh masyarakat.

Apresiasi dan Sorotan Fraksi PKS terhadap Kinerja APBD 2024

Melalui juru bicaranya H Andi Mappeleppui, Fraksi PKS menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sumbawa atas pidato penjelasan mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024. Fraksi PKS menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban ini merupakan aplikasi sistem akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan yang baik, serta sarana evaluasi kinerja program pembangunan daerah.

Meskipun secara keseluruhan pengelolaan keuangan daerah menunjukkan efektivitas dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak yang melampaui target (naik 115,04% dari proyeksi Rp 48,23 miliar menjadi Rp 55,49 miliar), Fraksi PKS menyoroti beberapa poin penting diantaranya penurunan retribusi daerah. Terjadi penurunan realisasi retribusi daerah dari proyeksi Rp 11 miliar menjadi Rp 10 miliar (turun 89,88%).

Terhadap metode penetapan proyeksi pendapatan Fraksi PKS mempertanyakan metode penetapan target pendapatan tahun 2024 yang dinilai tidak mengacu pada realisasi tahun sebelumnya atau potensi sebenarnya, sehingga terkesan capaiannya melebihi target. Fraksi PKS meminta penjelasan mengenai hal ini.

H. Andi Mappeleppui menyampaikan bahwa ada Fluktuasi Dana Insentif Daerah (DID). Terjadi penurunan penerimaan DID pada tahun 2024 menjadi Rp 5,75 miliar, setelah sempat naik pada tahun 2023. Fraksi PKS meminta rencana aksi Pemda agar dapat memperoleh DID yang lebih besar di masa mendatang, serta meminta Sekretaris Daerah untuk mengawal tim terkait.

Demikian pula terhadap Retribusi Pasar: Realisasi retribusi pasar hanya mencapai 50,96% dari target, khususnya Pasar Seketeng dan Pasar Alas. Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan didorong untuk mencari solusi agar pasar-pasar tersebut dapat lebih mendorong kenaikan PAD.

Terkait belanja modal, Fraksi PKS menyoroti sisa anggaran sebesar Rp 17,65 miliar atau 8,58% yang tidak terealisasi dari total alokasi Rp 205,7 miliar, dan meminta penjelasan mengapa hal ini terjadi.

Meskipun Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya dari BPK RI, Fraksi PKS mengingatkan bahwa masih terdapat temuan dan rekomendasi dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) internal. Fraksi PKS meminta detail temuan yang belum ditindaklanjuti serta rencana aksi Pemda untuk segera menuntaskan penyelesaiannya.

Sorotan pada Tata Kelola Pasar, LPG Subsidi, hingga Infrastruktur Jalan

Selain aspek keuangan, Fraksi PKS juga memberikan masukan dan tanggapan pada beberapa hal strategis yakni Pengelolaan Pasar Alas: Mendesak Pemda untuk merapikan pengelolaan Pasar Alas yang dinilai carut-marut akibat dualisme pengelola (BUMDes Desa Dalam untuk wilayah luar, dan Pemda untuk wilayah dalam). Kondisi ini menyebabkan banyak kios di dalam pasar sepi dan maraknya kehilangan barang tanpa penanggung jawab jelas. Fraksi PKS merekomendasikan pengembalian pengelolaan pasar Alas kepada pengelola tunggal.

Fraksi PKS Meminta Pemda untuk mengambil tindakan serius terhadap kelangkaan dan pelanggaran yang dilakukan agen maupun pengecer LPG bersubsidi yang semakin masif. 

Ada aspirasi masyarakat agar ada Pembangunan Pasar Rakyat Moyo Hulu. Mendesak Pemda untuk segera membangun pasar rakyat di Kecamatan Moyo Hulu, di lahan milik Pemda di Desa Leseng Dusun Bina Karya, sesuai aspirasi masyarakat.

Inventarisasi Aset Tanah Pemda. Mendorong Pemda untuk menginventarisir aset tanah milik Pemda dan menerbitkan sertifikat hak milik guna mencegah pengakuan dari pihak lain.

Mutasi dan Rotasi Jabatan ASN

 

Fraksi PKS mengharapkan Pemda segera melakukan mutasi dan rotasi jabatan ASN secara profesional dan proporsional untuk memotivasi kinerja dan menciptakan suasana kerja baru.

Meminta Pemda untuk serius memperbaiki dan memperlebar jalan lintas Kebayan-Simpang Boak yang saat ini rusak dan sempit, mengingat intensitas pengguna jalan yang semakin ramai dan demi menghindari kontribusi pemerintah terhadap kecelakaan lalu lintas.

Fraksi PKS berharap seluruh catatan dan masukan ini dapat menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah demi suksesnya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Adapun Anggota Fraksi PKS adalah KETUA : Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, Wakil Ketua : Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si., Sekretaris : H. andi mappeleppui, Anggota-anggota : Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, ,Ema Yuniarti, Alen Taryadi, S.H.(AM)

]]>
Mon, 14 Jul 2025 11:50:29 +0800 amr
DPRD Sumbawa Berkomitmen Penuh: TMMD ke&125 Siap Wujudkan Kesejahteraan Desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-berkomitmen-penuh-tmmd-ke-125-siap-wujudkan-kesejahteraan-desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-berkomitmen-penuh-tmmd-ke-125-siap-wujudkan-kesejahteraan-desa DPRD Sumbawa Berkomitmen Penuh: TMMD ke-125 Siap Wujudkan Kesejahteraan Desa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung penuh pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125. Kehadiran Gitta Liesbano di Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-125 di Makodim 1607/Sumbawa, Kamis, (10/7) menunjukkan sinergi kuat antara DPRD, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk kemajuan desa.

"Rakornis TMMD ke-125 ini sangat vital. Ini adalah langkah awal perencanaan yang matang untuk memastikan program TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat," ujar Gitta Liesbano yang juga Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sumbawa.

Gitta Liesbano menjelaskan, TMMD adalah program terpadu yang sarat makna. "Ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga perwujudan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD adalah kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan," tegasnya.

Rakornis ini menjadi forum penting untuk membahas secara rinci sasaran program, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik. Sasaran fisik mencakup pembangunan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan beragam inisiatif sosial yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa.

Dengan perencanaan yang matang melalui Rakornis TMMD ke-125 ini, Gitta Liesbano optimis program ini akan membawa perubahan signifikan. "Diharapkan program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di wilayah sasaran," katanya. "Sinergi antara semua pihak menjadi kunci agar tujuan utama TMMD, yaitu membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, benar-benar tercapai."

Kehadiran DPRD dalam setiap tahapan TMMD menjadi bentuk pengawasan dan dukungan aktif agar setiap program yang digulirkan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 12 Jul 2025 20:16:06 +0800 amr
Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penuh Swasembada Pangan 2025: Penanaman Jagung Serentak Dimulai di Unter Iwes https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-swasembada-pangan-2025-penanaman-jagung-serentak-dimulai-di-unter-iwes https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-swasembada-pangan-2025-penanaman-jagung-serentak-dimulai-di-unter-iwes Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Dukung Penuh Swasembada Pangan 2025: Penanaman Jagung Serentak Dimulai di Unter Iwes

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id- Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus digalakkan di Kabupaten Sumbawa. Kemarin Rabu (9/7) penanaman jagung serentak di lahan Perhutanan Sosial dilaksanakan di Reban Sara, Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwes. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mencapai target swasembada pangan pada tahun 2025.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., yang mewakili Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, turut hadir dan memberikan dukungannya secara langsung di lokasi penanaman (depan pintu selatan kediaman Jamaluddin Malik/JM).

Hadir Forkopimda Sumbawa, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa dan OPD terkait.

Wisma menegaskan bahwa jagung adalah komoditas penting yang berperan sebagai sumber pangan dan pakan ternak. Oleh karena itu, peningkatan produksinya menjadi sangat krusial untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Penanaman jagung merupakan salah satu upaya strategis untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan di Indonesia, terutama dalam rangka mencapai target tahun 2025," ujar I Nyoman Wisma yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Kemudian harapnya, dengan adanya program penanaman serentak dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan pemerintah daerah, diharapkan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan dan mandiri pada tahun 2025 dan seterusnya. Kegiatan ini menandai komitmen serius Kabupaten Sumbawa dalam berkontribusi pada pencapaian target nasional tersebut. (AM)

]]>
Thu, 10 Jul 2025 11:22:39 +0800 amr
Anggota DPRD NTB Abdul Rahim Tinjau dan Berikan Bantuan Untuk Sekolah Terendam Banjir di Mataram https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ntb-abdul-rahim-tinjau-dan-berikan-bantuan-untuk-sekolah-terendam-banjir-di-mataram https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ntb-abdul-rahim-tinjau-dan-berikan-bantuan-untuk-sekolah-terendam-banjir-di-mataram Anggota DPRD NTB Abdul Rahim Tinjau dan Berikan Bantuan Untuk Sekolah Terendam Banjir di Mataram

Mataram.Amarmedia.co.id. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Abdul Rahim meninjau sekolah yang terdampak banjir di Lingkungan Banjar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Sekolah itu antara lainnya TK Aisyiyah 7 dan SD Aisyiyah. Bram akrabnya ia disapa mengaku prihatin atas luputnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Pemkot Mataram.

Ini lantaran dinilai tidak menaruh perhatian pada sekolah satu atap tersebut. Padahal, semua ruangan kelas, musholla dan halaman sekolah nampak jelas ikut terendam banjir.

“Kenapa saya datang kemari. Karena sekolah ini luput dari perhatian pemda. Makanya, saya datang untuk melihat sejauh mana genangan banjir yang membuat sekolah ini terendam hingga kini,” ujarnya, kemarin.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu bahwa, dari hasil tinjauan lapangan yang dilakukannya justru drainase di sekolah itu tidak ada. Parahnya lagi, ungkap dia, sumur resapan yang ada tidak berfungsi maksimal.

Karena itu, diperlukan normaliasai atas kondisi lingkungan sekolah tersebut. Menyikapi hal itu, Abdul Rahim mengaku akan berupaya memperjuangkan sumur resapan bisa normal.

“Saya akan perjuangkan sumur resapan bisa normal kembali. Tadi saya sudah minta pada ibu guru agar segera membuat usulan program ke saya untuk di anggarkan di APBD 2026,” terang Abdul Rahim.

Legislator Udayana jebolan Dapil V Sumbawa-KSB itu lantas meminta Dinas PUPR NTB untuk melakukan perbaikan terhadap saluran irigasi yang berada di depan sekolah. “Minimal harus ada pengerukan secara rutin,” katanya.

“Ini saya lihat, saluran irigasi utama malah dangkal akibat banyak sampah yang menggenang,” imbuh Abdul Rahim menyayangkan. Selain meninjau sekolah, dirinya juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pihak sekolah.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap nasib sekolah dan warga yang terdampak banjir,” katanya. Pihak sekolah pun mengapresiasi kepedulian anggota DPRD. Pasalnya, sejak minggu lalu, telah bergerak nyata membantu pihak sekolah.

Mulai dari halaman, ruang kelas, hingga musholla yang terendam banjir sempat dilakukan penyedotan. Karena hal itu dinilai mengganggu aktivitas pendaftaran siswa baru.

“Kita apresiasi, termasuk penyedotan yang dilakukan untuk membuang air, sehingga halaman dan ruang kelas menjadi surut,” ujar Imah perwakilan guru setempat kepada wartawan.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB melaporkan sebanyak 7.676 kepala keluarga atau setara 30.681 jiwa terdampak bencana banjir akibat hujan yang melanda Kota Mataram dan daerah sekitarnya.

Kepala BPBD NTB Ahmadi mengatakan, ada enam kecamatan di Kota Mataram yang terdampak banjir, yakni Sandubaya, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Ampenan.

“Korban luka-luka sebanyak 15 jiwa dan korban mengungsi ada 520 jiwa. Sedangkan, korban meninggal dunia dan korban hilang masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Ahmadi menjelaskan, sungai-sungai yang mengalir di Kota Mataram meluap dan merendam pemukiman penduduk akibat hujan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (6/7) mulai pukul 14.00 Wita sampai sore.

“Peristiwa itu menyebabkan puluhan mobil terseret banjir, pohon tumbang, dan tembok keliling tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Sandubaya roboh ke arah jalan. “Kondisi saat ini sudah kondusif. Tim gabungan bersama saat ini sedang melakukan pembersihan material sisa banjir,” pungkasnya. (AM/ Boby) 

]]>
Wed, 09 Jul 2025 08:05:21 +0800 amr
DPRD Sumbawa Turut Berduka Cita: H.M. Berlian Rayes Ajak Bersama Bangkitkan Mataram dari Musibah Banjir https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-turut-berduka-cita-hm-berlian-rayes-ajak-bersama-bangkitkan-mataram-dari-musibah-banjir https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-turut-berduka-cita-hm-berlian-rayes-ajak-bersama-bangkitkan-mataram-dari-musibah-banjir DPRD Sumbawa Turut Berduka Cita: H.M. Berlian Rayes Ajak Bersama Bangkitkan Mataram dari Musibah Banjir

Mataram, Amarmedia.co.id – Musibah banjir yang melanda Kota Mataram baru-baru ini telah menyentuh hati banyak pihak, termasuk jajaran legislatif di Kabupaten Sumbawa. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes dan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu membantu korban banjir agar Mataram dapat segera pulih.

"Hati kita semua tergerak oleh musibah banjir yang baru-baru ini melanda saudara-saudara kita di Kota Mataram. Curah hujan ekstrem dan kondisi lingkungan yang tak menentu telah menyebabkan sebagian wilayah kota terendam, meninggalkan jejak genangan, kerusakan rumah, hingga kerugian materil yang tak sedikit," ujar H.M. Berlian Rayes.

Sebagai sesama anak bangsa, ia menegaskan bahwa sudah saatnya untuk mengulurkan tangan. "Duka yang dirasakan Mataram adalah duka kita bersama. Mereka kini membutuhkan lebih dari sekadar simpati; mereka butuh aksi nyata untuk bisa bangkit dan membangun kembali kehidupan yang terenggut bencana," tambahnya.

Saat ini, banyak warga Mataram yang terpaksa mengungsi, kehilangan harta benda, dan menghadapi ketidakpastian. Kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihanmenjadi sangat mendesak. Lebih dari itu, mereka butuh dukungan moral dan semangat bahwa mereka tidak sendiri.

"Mari kita tunjukkan solidaritas dan kepedulian. Setiap bantuan, sekecil apa pun, akan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang kini tengah berjuang," seru H.M. Berlian Rayes.

H.M. Berlian Rayes menggarisbawahi berbagai cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan Mataram diantaranya Donasi Finansial. "Salurkan bantuan Anda melalui lembaga-lembaga kemanusiaan terpercaya, badan amil zakat, atau rekening donasi resmi yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Daerah atau organisasi relawan. Dana ini sangat vital untuk pembelian kebutuhan darurat dan perbaikan infrastruktur" ujarnya.

Demikian pula bisa Donasi Barang Kumpulkan pakaian layak pakai, selimut, handuk, perlengkapan bayi, alat salat, atau bahan makanan pokok yang tidak mudah rusak. Pastikan barang-barang yang didonasikan dalam kondisi baik dan bersih.

Menjadi Relawan.Jika Anda memiliki waktu dan tenaga, bergabunglah dengan tim relawan yang bertugas di lokasi bencana. Bantuan Anda dalam distribusi logistik, pembersihan, atau pendampingan psikososial akan sangat berarti.

Dukungan Moril dan Doa.Bagi yang tidak bisa memberikan bantuan secara fisik atau materi, doakan selalu agar para korban diberikan kesabaran, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi ujian ini. Sebarkan informasi yang benar dan positif untuk menghindari kepanikan.

"Mari bersama-sama kita wujudkan semangat gotong royong dan kemanusiaan. Sumbangsih kita hari ini akan menjadi fondasi bagi kebangkitan Mataram yang lebih kuat dan tangguh di masa depan," pungkas H.M. Berlian Rayes. (AM)

]]>
Mon, 07 Jul 2025 21:32:38 +0800 amr
Dewan Rozy : Masyarakat Kesulitan, Kuota LPG 3 Kg di Sumbawa Mendesak Ditambah https://amarmedia.co.id/dewan-rozy-masyarakat-kesulitan-kuota-lpg-3-kg-di-sumbawa-mendesak-ditambah https://amarmedia.co.id/dewan-rozy-masyarakat-kesulitan-kuota-lpg-3-kg-di-sumbawa-mendesak-ditambah Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id. Kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 kg di Kabupaten Sumbawa menjadi sorotan tajam. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi Partai Golkar, Muhammad Zain, S.IP., yang akrab disapa Rozy, mendesak Pemerintah Daerah untuk segera melobi pemerintah pusat agar kuota gas bersubsidi ini ditambah. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengakui adanya penurunan kuota dan masalah distribusi di lapangan.

DPRD: Kebutuhan LPG 3 Kg Meluas, Kuota Sumbawa Jauh di Bawah Standar

Rozy menegaskan bahwa kuota LPG 3 kg yang ada saat ini sudah tidak layak dipertahankan. Ia menjelaskan, penggunaan gas melon tidak lagi terbatas pada masyarakat miskin, tetapi juga telah merambah sektor produktif seperti nelayan yang memakai gas untuk perahu dan petani untuk mesin pompa air. Selain itu, UMKM kini membutuhkan lebih banyak tabung, dan pertumbuhan populasi di tengah pembangunan perumahan baru seperti Baiti Jannati dan Kerato Asri Residence Samota semakin meningkatkan permintaan.

Rozy menyoroti perbandingan kuota yang timpang dengan Kota Mataram. "Seperti contoh tetangga kita di Kota Mataram dengan jumlah penduduk 441.147 jiwa, kuotanya 18.839 metrik ton. Sementara di Kabupaten Sumbawa dengan jumlah penduduk yang lebih besar, 526.000-an jiwa, jumlah gas yang sekarang hanya 12 metrik ton. Ini berbanding terbalik," paparnya.

Kondisi ini semakin parah setelah kuota Sumbawa justru dikurangi dari 12 metrik ton (sekitar 4,3 juta tabung) menjadi 11 metrik ton. "Pada saat kuota masih 12 metrik ton saja masih kurang, apalagi dikurangi jadi 11 metrik ton," keluh Rozy, seraya menambahkan bahwa di beberapa desa di Kecamatan Ropang, pangkalan gas bahkan sudah tidak ada sama sekali.

Menurut Rozy, solusi mendesak bukan sekadar sidak, melainkan penambahan kuota yang harus diperjuangkan oleh Pemda ke pemerintah pusat.

Pemkab Akui Penurunan Kuota dan Permainan Harga Pengecer

Menanggapi keluhan masyarakat dan desakan DPRD,Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumbawa, Khairuddin mengungkapkan bahwa persoalan utama terletak pada distribusi dan penurunan kuota.

"Berdasarkan kuota tahun 2025, Kabupaten Sumbawa hanya mendapatkan 11.596 metrik ton atau setara 3.865.333 tabung. Angka ini menurun dari tahun 2024 yang mencapai 12.194 metrik ton atau sekitar 4 juta tabung," jelas Khairuddin. Penurunan ini, katanya, diakibatkan oleh proses verifikasi dan konversi data penerima manfaat yang dianggap belum merata.

Khairuddin juga mengakui adanya "permainan harga oleh pengecer" yang membuat harga gas melon melonjak di tingkat masyarakat, meskipun agen dan pangkalan resmi memiliki batas harga. Pemerintah telah berulang kali mengingatkan agen dan pangkalan, bahkan Pertamina tak segan memotong kuota jika terbukti ada pelanggaran, seperti kasus salah satu agen yang dikurangi jatahnya 560 tabung.

Pemkab Sumbawa telah mengajukan surat permohonan penambahan kuota kepada Kementerian ESDM. Namun, hingga kini belum ada kepastian karena kuota nasional sudah dibagi rata. Meski begitu, Khairuddin memastikan Bupati dan Wakil Bupati akan terus melakukan follow-up agar kebutuhan elpiji subsidi masyarakat bisa terpenuhi secara adil dan merata.

"Kita akan tetap kawal dan pantau distribusi gas melon ini agar tidak terus jadi polemik di tengah masyarakat," tegas Khairuddin. (AM)

]]>
Mon, 07 Jul 2025 20:28:11 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Andi Rusni Apresiasi Pemerintahan Jarot&Ansori: Komitmen Rp330 Miliar untuk Infrastruktur Jalan Batulanteh dan Dua Lokasi 'Sekolah Rakyat' Terwujud https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-apresiasi-pemerintahan-jarot-ansori-komitmen-rp330-miliar-untuk-infrastruktur-jalan-batulanteh-dan-dua-lokasi-sekolah-rakyat-terwujud https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-apresiasi-pemerintahan-jarot-ansori-komitmen-rp330-miliar-untuk-infrastruktur-jalan-batulanteh-dan-dua-lokasi-sekolah-rakyat-terwujud Anggota DPRD Sumbawa Andi Rusni Apresiasi Pemerintahan  Jarot-Ansori:

Komitmen Rp330 Miliar untuk Infrastruktur Jalan Batulanteh dan Dua Lokasi 'Sekolah Rakyat' Terwujud

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Upaya keras Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mulai membuahkan hasil signifikan. Andi Rusni, S.E., M.M-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur dan program pendidikan bagi masyarakat Sumbawa.

Terobosan Anggaran Rp330 Miliar untuk Tiga Ruas Jalan Strategis

Andi Rusni secara khusus menyoroti keberhasilan Bupati Jarot dalam mengamankan alokasi anggaran dari Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan. "Kami memberikan apresiasi dan juga sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah atas pencapaian dan usaha yang dilakukan sehingga upaya pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Batulanteh dan Kecamatan Orong Telu itu telah menemukan titik terang," ujar Andi Rusni Senin 7 Juli 2025

Ia mengungkapkan, tiga dari empat ruas jalan yang diusulkan dan diperjuangkan Bupati Sumbawa ke Kementerian PUPR telah disetujui sebanyak 3 ruas jalan dengan Anggaran dengan total nilai Rp330 miliar ini akan dialokasikan, diperkirakan pada tahun 2025 atau 2026. Angka ini dinilai sangat besar mengingat kebijakan efisiensi anggaran infrastruktur secara nasional.

Tiga ruas jalan yang akan ditingkatkan adalah Ruas Jalan Batu Dulang-Tepal, Peningkatan jalan akan mencakup jalur ekstrem seperti Peruak Tereng. Ruas Jalan Tepal-Batu Rotok: Kondisi jalan yang saat ini masih berupa jalan tanah akan ditingkatkan, kemungkinan melalui jalur milik masyarakat/kebun, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari warga.Dan Ruas Jalan Lenangguar-Teladan di wilayah Kecamatan Orong Telu.

"Apresiasi ini bukan sesuatu yang berlebihan. Belum enam bulan perjalanan pemerintahan Jarot-Ansori, sudah mampu melakukan komunikasi ke pusat sesuai dengan janji politik beliau untuk mencari anggaran-anggaran di luar APBD dari APBN," tambah Andi Rusni, menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata komitmen Bupati.

Dua Lokasi 'Sekolah Rakyat' untuk Anak Tidak Mampu Berhasil Diperjuangkan

Selain infrastruktur jalan, Andi Rusni juga menyampaikan penghargaan atas perjuangan Bupati Jarot dalam mendapatkan alokasi program "Sekolah Rakyat" di Sumbawa. Sebelumnya, Kabupaten Sumbawa tidak termasuk dalam daftar penerima program ini, yang awalnya hanya dialokasikan untuk Pulau Lombok.

"Beliau sangat tidak bisa menerima kenyataan ini, akhirnya beliau melakukan lobi dan bertemu langsung dengan Menteri Sosial," jelas Andi Rusni. Berkat perjuangan tersebut, dua lokasi "Sekolah Rakyat" akhirnya disetujui untuk Kabupaten Sumbawa

Program "Sekolah Rakyat" ini merupakan gagasan Presiden Prabowo, yang dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Sekolah ini akan berkonsep asrama (boarding school) dengan fasilitas lengkap layaknya sekolah modern, di mana semua biaya pendidikan dari SD hingga SMA akan ditanggung sepenuhnya oleh negara.

"Untuk tahap awal, akan digunakan gedung sekolah yang jumlah siswanya kurang sambil menunggu pembangunan gedung baru oleh Kementerian Sosial. Begitu gedung baru selesai, siswa akan masuk ke sana," terang Andi Rusni.

Ia kembali menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari perjuangan sungguh-sungguh pemerintahan Jarot-Ansori. "Kita doakan supaya ke depan pelaksanaannya tidak ada kendala. Saya mohon dukungan seluruh elemen masyarakat, baik LSM, organisasi kemasyarakatan, dan juga masyarakat Kabupaten Sumbawa. Ayo kita dukung demi masa depan anak-anak kita, demi masa depan rakyat Sumbawa, secara khusus mereka yang tidak mampu," pungkas Andi Rusni, seraya berharap realisasi program ini berjalan lancar tanpa gangguan Kamtibmas. (AM)

]]>
Mon, 07 Jul 2025 15:22:51 +0800 amr
Pray for Lombok: Zulfikar Demitry Serukan Sumbawa Belajar dari Banjir Mataram untuk Kesiapsiagaan Bencana https://amarmedia.co.id/pray-for-lombok-zulfikar-demitry-serukan-sumbawa-belajar-dari-banjir-mataram-untuk-kesiapsiagaan-bencana https://amarmedia.co.id/pray-for-lombok-zulfikar-demitry-serukan-sumbawa-belajar-dari-banjir-mataram-untuk-kesiapsiagaan-bencana Pray for Lombok: Zulfikar Demitry Serukan Sumbawa Belajar dari Banjir Mataram untuk Kesiapsiagaan Bencana

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Bencana banjir yang baru-baru ini melanda Kota Mataram menjadi sorotan dan pelajaran penting bagi Kabupaten Sumbawa. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinan mendalam dengan seruan "Pray for Lombok", mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu membantu dan memberikan pertolongan kepada warga masyarakat terdampak banjir sekaligus mengeluarkan pernyataan tegas yang mendorong Sumbawa untuk segera berbenah menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

"Banjir yang melanda Kota Mataram baru-baru ini bukan sekadar bencana alam, tapi juga peringatan keras bagi kita semua, mari kita berikan pertolongan kepada warga masyarakat yang terdampak banjir" ujar Zulfikar Demitry. Ia menyoroti bahwa di tengah perubahan iklim yang semakin ekstrem dan alih fungsi lahan yang tak terkendali, risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, semakin nyata dan mengancam.

Sumbawa Wajib Berbenah dan Membangun Ketangguhan

Dengan kondisi geografis yang tak jauh berbeda dengan Mataram, Zulfikar Demitry menegaskan bahwa Sumbawa tidak boleh lengah atau menunggu giliran untuk mengalami hal serupa. "Sudah saatnya kita berbenah," serunya.

Ia merinci langkah-langkah konkret yang harus segera dilakukan diantaranya memperkuat sistem drainase di seluruh wilayah, nenghijaukan kembali daerah tangkapan air untuk menjaga keseimbangan ekosistem, memperketat pengawasan terhadap pembangunanyang berpotensi merusak lingkungan, membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam.

Zulfikar Demitry menekankan pentingnya tindakan preventif dan kolektif. "Kita tidak ingin menyesal di kemudian hari. Kita ingin menjadi daerah yang siap, tangguh, dan peduli," tegasnya.

Pernyataan ini merupakan dorongan kuat dari legislatif agar Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat Sumbawa dapat mengambil pelajaran berharga dari insiden di Mataram. Tujuannya adalah agar Sumbawa dapat lebih siap dan resilient dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa depan. (AM)

]]>
Mon, 07 Jul 2025 09:08:00 +0800 amr
Pemda dan DPRD Sumbawa Sambut Hangat Dandim Baru: Perkuat Sinergi Antar Lembaga Demi Kemajuan Daerah https://amarmedia.co.id/pemda-dan-dprd-sumbawa-sambut-hangat-dandim-baru-perkuat-sinergi-antar-lembaga-demi-kemajuan-daerah https://amarmedia.co.id/pemda-dan-dprd-sumbawa-sambut-hangat-dandim-baru-perkuat-sinergi-antar-lembaga-demi-kemajuan-daerah Pemda dan DPRD Sumbawa Sambut Hangat Dandim Baru: Perkuat Sinergi Antar Lembaga Demi Kemajuan Daerah

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Makodim 1607/Sumbawa hari ini, Jumat (4/7). Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut hadir dalam acara tradisi penerimaan Komandan Kodim (Dandim) 1607/Sumbawa yang baru, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., beserta istri, Ny. Fani Basofi Cahyowibowo.

Kehadiran Bupati Sumbawa dan unsur pimpinan DPRD ini menegaskan komitmen eksekutif dan legislatif untuk terus menjalin sinergi kuat dengan TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, dalam mendukung stabilitas dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa. Zulfikar Demitry menyaksikan langsung bagaimana tradisi militer dan adat lokal berpadu indah menyambut pemimpin baru.

Harmoni Adat dan Militer dalam Penyambutan Dandim Baru

Penyambutan diawali dengan sentuhan adat lokal yang kental, berupa penyematan sapu (topi tradisional Sumbawa) dan pemberian buket bunga oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Selanjutnya, tarian tradisional Sumbawa turut memeriahkan suasana, menggambarkan kehangatan masyarakat lokal.

Momen sakral berlanjut dengan hormat jajar kehormatan dan tradisi pedang pora oleh para perwira Kodim, sebagai simbol penerimaan dan kehormatan tertinggi dalam dunia militer. Seluruh anggota Kodim 1607/Sumbawa pun turut menyambut dengan nyanyian "Selamat Datang," menunjukkan semangat baru dan kebanggaan terhadap kepemimpinan Dandim yang baru.

Zulfikar Demitry menyoroti pentingnya kehadiran seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa dalam acara ini. Bagi DPRD, ini adalah tanda soliditas antar instansi yang menjadi kunci dalam mendukung program pembangunan dan pertahanan wilayah ke depan.

"Acara ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan simbol harapan dan semangat baru bagi seluruh prajurit Kodim 1607/Sumbawa dalam mengemban tugas bersama Dandim baru demi pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sumbawa," ungkap Zulfikar Demitry, menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antar lembaga.

Diharapkan, dengan kepemimpinan Dandim yang baru dan dukungan penuh dari seluruh stakeholder di Sumbawa, sinergi ini akan semakin kuat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Sat, 05 Jul 2025 18:49:28 +0800 amr
Inspirasi dari Surabaya: Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Dorong Replikasi Pusat Daur Ulang Sampah Jambangan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-surabaya-wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-dorong-replikasi-pusat-daur-ulang-sampah-jambangan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-surabaya-wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-dorong-replikasi-pusat-daur-ulang-sampah-jambangan-di-sumbawa Inspirasi dari Surabaya: Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Dorong Replikasi Pusat Daur Ulang Sampah Jambangan di Sumbawa

Surabaya, Amarmedia.co.id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., baru-baru ini melakukan kunjungan inspiratif ke Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah Jambangan di Surabaya. Didampingi Mas Wawan, seorang aktivis lingkungan asli Sumbawa yang kini berdomisili di Surabaya, Zulfikar Demitry mengamati langsung proses pengelolaan sampah yang berhasil mengolah 8-10 ton sampah warga Kelurahan Jambangan setiap harinya.

Dalam kunjungannya, Zulfikar Demitry menyaksikan secara langsung alur pengelolaan sampah yang komprehensif, mulai dari pemilihan sampah di sumbernya, proses pengumpulan dan pengangkutan sampah yang terpilah, hingga pengolahan sampah organik dan anorganik. Ia juga melihat berbagai produk hasil daur ulang yang memiliki nilai jual, seperti kompos, tas, dan pot bunga.

Pelajaran Berharga dari Sinergi Komunitas dan Edukasi Lingkungan

Dari kunjungan ini, Zulfikar Demitry memetik banyak pelajaran edukatif. Pertama, ia mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mendirikan Bank Sampah di setiap RW yang terhubung langsung dengan PDU. Kedua, ia menyoroti peran vital kader lingkungan sebagai agen perubahan yang aktif mengedukasi warga dan mengawasi pelaksanaan pengelolaan sampah. Terakhir, ia melihat bagaimana sekolah dan posyandu dilibatkan dalam program edukasi lingkungan sejak dini, membentuk kesadaran dari usia muda.

Zulfikar Demitry berharap model PDU Jambangan dapat direplikasi di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, PDU Jambangan adalah contoh nyata keberhasilan penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yang tak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. "Yang paling penting adalah komitmen pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam mendukung program keberlanjutan terhadap masyarakat melalui edukasi lingkungan di semua leading sector,  tegasnya. Sabtu (5/7)

Ia menambahkan, dampak positif dari adanya PDU di Jambangan adalah volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang drastis, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari sampah itu sendiri

"Saya berharap pemerintah daerah bersama seluruh lapisan masyarakat untuk lebih memperhatikan persoalan sampah yang tiap hari terjadi peningkatan kapasitasnya di lingkungan kita saat ini. Sehingga kebersihan serta kesehatan lingkungan di sekitar kita menjadi semakin baik dan terjaga," tutup Zulfikar Demitry, menyampaikan pesan penting untuk kebersihan dan keberlanjutan lingkungan Sumbawa (AM)

]]>
Sat, 05 Jul 2025 15:05:02 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sahkan Ranperda RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025&2029: Visi Unggul, Maju, Sejahtera dengan Berbagai Catatan Kritis Pansus https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-ranperda-rpjmd-kabupaten-sumbawa-2025-2029-visi-unggul-maju-sejahtera-dengan-berbagai-catatan-kritis-pansus https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-ranperda-rpjmd-kabupaten-sumbawa-2025-2029-visi-unggul-maju-sejahtera-dengan-berbagai-catatan-kritis-pansus DPRD Sumbawa Sahkan Ranperda RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029: Visi Unggul, Maju, Sejahtera dengan Berbagai Catatan Kritis Pansus

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini Rabu 2 Juli 2025 secara resmi menyetujui dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan ini disampaikan dalam Sidang Paripurna yang dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Forkopimda, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati Kepala OPD, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP memimpin Sidang Paripurna didampingi tiga pimpinan lainnya yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH.MH 

Persetujuan ini didasarkan pada Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa yang telah melakukan pembahasan dan pengkajian mendalam terhadap dokumen RPJMD. Ketua Pansus, Adizul Syahabuddin, SP, M.Si. menyampaikan bahwa RPJMD ini merupakan amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, serta berpedoman pada Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2025.

RPJMD: Komitmen Membangun Sumbawa ke Depan

RPJMD 2025-2029 dirancang sebagai instrumen strategis dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan Sumbawa. Dokumen ini bertujuan merumuskan kebijakan, strategi, dan program yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, guna mewujudkan visi “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera”.

Visi ini dijabarkan ke dalam lima misi utama yang mengadopsi pendekatan 5-P:

1. People (Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya Unggul): Dengan 4 isu strategis, fokus pada peningkatan IPM dan optimalisasi pendidikan.

2. Power (Pemerintahan dan Birokrasi Unggul): Dengan 4 isu strategis, menekankan penguatan leadership, penempatan ASN tepat guna, dan transformasi digital (SPBE).

3. Planet (Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Infrastruktur Unggul): Dengan 3 isu strategis, menitikberatkan kawasan produksi berkelanjutan, mitigasi bencana, dan pengelolaan sampah.

4. Productivity (Perekonomian Maju): Dengan 3 isu strategis, mendorong perda pembangunan berbasis wilayah, agroindustri unggulan, hilirisasi, dan kemitraan swasta.

5. Prosperity (Masyarakat Sejahtera): Dengan 3 isu strategis, fokus pada penurunan Gini Ratio, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan ketahanan pangan.

"RPJMD ini juga memuat 17 tujuan, 33 sasaran, 15 indikator tujuan utama, dan 45 indikator kinerja daerah, serta indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, IPM, dan TPT sebagai penyelarasan dengan evaluasi provinsi" terang Az akrab disapa.

Laporan Pansus yang disampaikan Ketua Pansus secara detail memaparkan gambaran keuangan daerah. Realisasi APBD 2020-2024 menunjukkan serapan belanja rata-rata 94,67%, dengan PAD meningkat rata-rata 13,6% namun kontribusi terhadap total pendapatan masih 11,23%. Belanja modal sedikit menurun, sementara belanja wajib dan mengikat mendominasi (81,63%).

Untuk proyeksi 2025-2030, total pendapatan daerah diproyeksikan meningkat rata-rata 9,69% per tahun, dengan PAD meningkat rata-rata 10,52%. Total belanja daerah juga diproyeksikan meningkat rata-rata 9,70%, di mana belanja modal diproyeksikan meningkat signifikan rata-rata 33,71% per tahun, menunjukkan komitmen investasi pembangunan.

Meskipun menyetujui Ranperda, Pansus memberikan sejumlah kritik, saran, dan masukan krusial untuk pelaksanaan RPJMD:

Pertama ; infrastruktur Jalan:Mendesak peningkatan jalan mantap dan perawatan berkala, serta mengajak Pemda untuk mendeklarasikan "Sumbawa Bebas Jalan Berlubang."

Kedua : Krisis Air Bersih:Mendorong pembangunan bendungan Kerekeh dan SPAM Ai Ngelar.

Ketiga : Investasi Terpadu: Mendorong pembuatan peta investasi tematik berbasis klaster dan kawasan unggulan.

Keempat ;  Pariwisata Lokal: Mendorong sinergi pariwisata dengan budaya, UMKM kreatif, dan promosi digital untuk optimalisasi destinasi unggulan.

Kelima : Efektivitas Belanja Pegawai: Menekankan agar anggaran belanja pegawai memberikan dampak nyata pada kesuksesan program, bukan sekadar habis untuk operasional, serta mendorong peningkatan kinerja seiring bertambahnya aparatur.

Keenam : Prioritas Pertanian: Menegaskan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan sebagai program unggulan utama untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi pengangguran, mencegah illegal logging, dan menjamin ketahanan pangan. Optimalisasi sektor pertanian melalui irigasi teknis, bibit unggul, mekanisasi, pupuk, dan jaminan harga komoditas menjadi solusi pencegahan illegal logging.

Ketujuh : Tujuh Komoditas Unggulan: Mendorong pemanfaatan lahan 11 hektar di belakang Terminal Sumer Payung sebagai pusat industrialisasi udang dan gerbang ekspor, mendukung udang sebagai motor utama peningkatan PAD dan PSN.

Kedelapan :  Persiapan PON XXII 2028: Meminta Pemda mempersiapkan pembangunan dan revitalisasi sarana prasarana olahraga (GOR Pragas, Mampis Rungan, Lapangan Cendrawasih, Panahan, Motor Cross, Road Race Samota) serta dukungan prestasi atlet.

Kesembilan : Stabilitas Harga Padi dan Jagung: Mendorong kebijakan jaminan harga minimum produk petani.

Kesepuluh : Beasiswa Pendidikan: Mendorong roadmap beasiswa atau ikatan dinas untuk mahasiswa kedokteran dan farmasi asal Sumbawa agar kembali mengabdi di daerah, tanpa mengabaikan universitas lokal.

Kesebelas : Kelanjutan Jalan SAMOTA: Mendorong koordinasi dengan provinsi dan pusat.

Kedua belas : Pemberantasan Aktivitas Ilegal: Meminta langkah konkret dan tegas terhadap illegal logging, illegal fishing, dan illegal mining

Terhadap Dampak Tambang: Pansus mendorong Pemda menciptakan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan sektor tambang dan berkoordinasi intens dengan pusat mengenai mekanisme bagi hasil.

Tak hanya itu terhadap penyelesaian RSUD Sering. Pansus mendorong Pemda mencari terobosan dan berkoordinasi dengan pusat untuk menyelesaikan pembangunan RSUD di Dusun Sering, Desa Kerato.

Demikian pula Peningkatan PAD.Pansus mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah serta Optimalisasi BUMD.Pansus Mendorong BUMD berjalan produktif dan menghasilkan laba signifikan, serta menekankan penempatan manajemen profesional.

"Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa pelaksanaan dan pencapaian target RPJMD adalah tanggung jawab semua pemangku kepentingan. Untuk itu, setelah diundangkan, Perda ini harus segera disosialisasikan secara luas agar menjadi pegangan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah" pungkas Azet. (AM)

]]>
Wed, 02 Jul 2025 20:30:24 +0800 amr
Sorotan Pansus DPRD Sumbawa: Prioritaskan Pertanian untuk Kesejahteraan, Desak Pembangunan Berdampak, dan Dorong Sumbawa Bebas Jalan Berlubang https://amarmedia.co.id/sorotan-pansus-dprd-sumbawa-prioritaskan-pertanian-untuk-kesejahteraan-desak-pembangunan-berdampak-dan-dorong-sumbawa-bebas-jalan-berlubang https://amarmedia.co.id/sorotan-pansus-dprd-sumbawa-prioritaskan-pertanian-untuk-kesejahteraan-desak-pembangunan-berdampak-dan-dorong-sumbawa-bebas-jalan-berlubang Sorotan Pansus DPRD Sumbawa: Prioritaskan Pertanian untuk Kesejahteraan, Desak Pembangunan Berdampak, dan Dorong Sumbawa Bebas Jalan Berlubang

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Wakil Ketua Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zainuddin Sirat, menyampaikan pandangan kritisnya terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa. Meskipun sektor pertambangan masuk dalam kelompok primer, H. Zainuddin Sirat menekankan bahwa sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan, meskipun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mungkin tidak signifikan secara langsung, harus tetap menjadi program unggulan utama.

"Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan ini menjadi pekerjaan mayoritas masyarakat kita di bawah. Ini menjadi program utama mengapa demikian, karena kita tahu bahwa jika dikelola dengan baik, tentu dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan, mengurangi pengangguran, serta memastikan ketahanan pangan," ujar Haji Ude akrab disapa. 

Ia menambahkan, program-program di sektor ini juga penting untuk menjaga inflasi, meskipun tidak langsung menyumbang PAD secara besar. "Kalaupun tidak menyumbang PAD, tapi kalau dikelola dengan baik dapat mensejahterakan masyarakat," tegasnya.

Target Pertanian Jelas dan Anggaran Berdampak

H. Zainuddin Sirat mendesak agar ada kepastian target lima tahun ke depan untuk sektor pertanian. Ia menyoroti pentingnya data lahan irigasi dan non-irigasi, serta apakah ada ruang bagi komposisi lahan pertanian menjadi terbalik, dengan proporsi lahan irigasi teknis yang lebih banyak. "Sehingga jelas progres RPJMD ada kenaikan yang signifikan," harapnya.

Sorotan tajam juga diberikan pada postur anggaran. "Saya soroti postur anggaran belanja pegawai lebih besar dari belanja modal," kata H. Zainuddin Sirat. Menurutnya, anggaran yang dialokasikan harus memberikan dampak nyata pada kesuksesan program, bukan sekadar habis untuk biaya operasional. "Bukan sekadar menghabiskan anggaran untuk aparatur. Sehingga harus ada kepastian. Dengan ramainya orang semakin banyak prestasi. Ini tegasnya."

Pada kesempatan yang sama, H. Zainuddin Sirat juga mengangkat isu penting terkait infrastruktur jalan. "Bisa tidak Sampai kiamat, kita deklarasikan Sumbawa bebas jalan berlubang," serunya. Ia menilai masalah jalan berlubang adalah masalah kecil namun memiliki makna besar bagi masyarakat, karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan.

"Bagaimana agar tidak ada lagi jalan berlubang? Ini masalah kecil tapi besar maknanya bagi masyarakat. Ini wajib kita pikirkan karena ini menyangkut kenyamanan masyarakat kita," jelasnya. H. Ude bahkan menantang agar berani menyampaikan kepada Bupati Sumbawa komitmen untuk menjadikan Sumbawa bebas jalan berlubang.

Dirinya juga menyoroti masalah perbaikan jalan yang seringkali tidak efektif. "Jalan berlubang ditutup, esok rusaknya di situ juga," keluhnya, menunjukkan perlunya solusi perbaikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Pernyataan H. Zainuddin Sirat ini menegaskan komitmen DPRD untuk memastikan RPJMD Sumbawa fokus pada kesejahteraan rakyat melalui sektor-sektor produktif dan perbaikan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 02 Jul 2025 07:49:28 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Apresiasi Peran Dewan Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-apresiasi-peran-dewan-pendidikan-dalam-peningkatan-mutu-pendidikan https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-apresiasi-peran-dewan-pendidikan-dalam-peningkatan-mutu-pendidikan Komisi IV DPRD Sumbawa Apresiasi Peran Dewan Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Sumbawa Besar.Amamrmedia.co.id — Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menerima silaturahmi Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS)  Selasa (1/7/2025), bertempat di ruang rapat Komisi IV DPRD Sumbawa.

Pertemuan ini bertujuan mempererat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov., bersama para anggota seperti Sukri HS, A.Ma., Syamsul Hidayat, SE., dan Sri Hastuti  serta Bunardi, A.Md.Pi.

Dari pihak Dewan Pendidikan, hadir anggota periode 2023–2028, di antaranya Ketua Jamhur Husain, Sanapiah, S.Pd., Dr. Sri Rahayu, Dr. Umar, Dr. Suharli, Jhon Kenedi, M.Pd., Sri Wahyu Hidayati, S.Ip., M.Pd., dan Irma Suryani, S.Pd., M.Pd. Tiga anggota lainnya, yakni Zainuddin, SE., Dr. Supriadi, dan Junaida Iriani, S.Pd., berhalangan hadir.

Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dewan Pendidikan yang aktif menjalin komunikasi. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan Dewan Pendidikan untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan.

“Kami berterima kasih atas kunjungan ini. Anggota Komisi IV kini dapat lebih memahami tugas dan peran Dewan Pendidikan dalam mendukung sistem pendidikan di daerah,” ujar Takdir.

Senada dengan itu, anggota Komisi IV dari Fraksi Golkar, Sukri, mengaku baru mengetahui secara detail tupoksi Dewan Pendidikan dan menyebutnya sebagai lembaga strategis dalam membantu pemerintah. Ia menyoroti masih adanya ketimpangan fasilitas sekolah dan kekosongan jabatan kepala sekolah.

Sementara itu, Syamsul Hidayat, SE., dari Fraksi PAN menegaskan dukungan Komisi IV terhadap Dewan Pendidikan.

“Kami siap mensuport kinerja Dewan Pendidikan, terutama dalam pembentukan karakter anak yang berbudaya dan utuh,” ungkapnya.

Ketua DPKS, Jamhur Husain, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan jajaran pengurus baru kepada mitra kerja legislatif.

“Kami berharap Komisi IV dapat bersinergi dengan Dewan Pendidikan dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan di daerah,” ujar JH sapaan akrab mantan Ketua PWI Sumbawa ini. 

Ia juga memaparkan tugas utama Dewan Pendidikan, yaitu memberikan pertimbangan, dukungan sarana dan tenaga, pengawasan, serta menjadi mediator antara masyarakat dan pemerintah.

Sejumlah permasalahan pendidikan di lapangan juga disampaikan oleh anggota Dewan Pendidikan. Sanapiah, S.Pd., Dr. Sri Rahayu dan Jhon Kenedi, M.Pd., menyoroti kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan serta penempatan guru dan kepala sekolah yang tidak sesuai kebutuhan di lapangan.

"Ada guru agama Islam yang ditempatkan di sekolah yang semua muridnya beragama Hindu," ungkap Sanapiah. 

"Banyak juga sekolah dari hasil monitoring Dewan Pendidikan yang tidak memiliki ruang kelas sehingga satu ruang harus disekat-sekat," timpal Jhon Kennedi. 

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menyimpulkan beberapa poin penting sebagai rekomendasi. 

Pertama, mendorong peningkatan alokasi anggaran untuk operasional Dewan Pendidikan guna mendukung terlaksana peran, fungsi dan mekanisme kerja Dewan Pendidikan

Kedua, mendesak penyusunan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati yang memperjelas peran, fungsi, dan mekanisme kerja Dewan Pendidikan.

Ketiga, melakukan audit internal dan eksternal terhadap pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Daerah (SPMD) di satuan pendidikan.

Keempat, melakukan evaluasi terhadap kebijakan pengangkatan PPPK dan pemerataan guru di wilayah pelosok serta pengisian jabatan kepala sekolah yang kosong.

Kelima, menyelenggarakan rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dewan Pendidikan guna menyelaraskan program kerja dan kebijakan pendidikan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya komunikasi dan kolaborasi intensif antara legislatif dan Dewan Pendidikan untuk menjawab tantangan serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa. (AM) 

]]>
Tue, 01 Jul 2025 16:08:13 +0800 amr
DPRD Sumbawa Perkuat Kapasitas di Jakarta: Rocky Gerung dan Pakar Kemendagri Beri Bekal Legislasi dan Anggaran https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perkuat-kapasitas-di-jakarta-rocky-gerung-dan-pakar-kemendagri-beri-bekal-legislasi-dan-anggaran https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-perkuat-kapasitas-di-jakarta-rocky-gerung-dan-pakar-kemendagri-beri-bekal-legislasi-dan-anggaran DPRD Sumbawa Perkuat Kapasitas  di Jakarta: Rocky Gerung dan Pakar Kemendagri Beri Bekal Legislasi dan Anggaran

Jakarta,Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini, Rabu (25/6), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Penguatan Tugas dan Fungsi DPRD Kabupaten Sumbawa Periode 2024-2029" Bertempat di Hotel Ibis Style Gajah Mada, Jakarta Pusat, kegiatan ini terselenggara  bekerja sama dengan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM)   Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta, menjadi wadah penting bagi jajaran legislatif Sumbawa untuk mengasah kapasitas dan peran strategis mereka.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., memimpin langsung rombongan yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov.Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H, serta seluruh anggota dan jajaran Sekretariat DPRD, termasuk Sekretaris DPRD Ir. A. Yani.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin mengungkapkan kehormatannya dapat berdiskusi dan memperoleh wawasan berharga dari para pemateri. "Suatu kehormatan bisa berdiskusi dan mendapatkan wawasan dari para pemateri, salah satunya ialah Bung Rocky Gerung, seorang intelektual publik yang tajam dalam membaca dinamika demokrasi dan tata kelola pemerintahan," ujar Nanang.

Nanang menegaskan bahwa Bimtek ini sangat vital bagi pimpinan dan anggota DPRD Sumbawa periode 2025–2029. "Kegiatan ini menjadi momen penting bagi kami untuk terus mengasah perspektif, menajamkan visi, dan memperkuat komitmen dalam mewakili rakyat Sumbawa dengan integritas dan gagasan yang solutif," jelasnya.

Tujuan utama Bimtek ini memang berfokus pada peningkatan pemahaman, kemampuan, dan kinerja DPRD dalam tiga pilar utama: legislasi, anggaran, dan pengawasan di tingkat daerah.

Materi Bimtek dibagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama menghadirkan Rocky Gerung dan Ferry Amsari yang membahas Kebijakan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Daerah (APBN/APBD) Tahun Anggaran 2025. Diskusi ini memberikan pemahaman mendalam tentang efisiensi fiskal dan dampaknya pada daerah.

Selanjutnya, materi fokus pada fungsi anggaran DPRD dalam membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang pertanggungjawaban dan perubahan APBD Tahun 2025. Ini krusial bagi anggota dewan untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Tak kalah penting, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri turut memberikan paparan mengenai substansi kebijakan penyusunan Perda tentang pajak dan retribusi daerah. Materi ini membekali DPRD dengan pemahaman mendalam terkait regulasi penerimaan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Nanang Nasiruddin menyerukan semangat kolaborasi dan kemajuan. "Mari terus bergerak, berpikir maju, dan membawa perubahan yang bermakna untuk Tana Samawa tercinta," pungkasnya, menggarisbawahi tekad DPRD Sumbawa untuk terus berdedikasi bagi kemajuan daerah. (AM)

]]>
Wed, 25 Jun 2025 19:49:24 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Hadiri Pelantikan ADKASI 2025&2030: Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan Nasional https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-hadiri-pelantikan-adkasi-2025-2030-perkuat-sinergi-daerah-untuk-pembangunan-nasional https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-hadiri-pelantikan-adkasi-2025-2030-perkuat-sinergi-daerah-untuk-pembangunan-nasional Pimpinan DPRD Sumbawa Hadiri Pelantikan ADKASI 2025-2030: Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan Nasional

Jakarta, Amarmedia.co.id – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa turut serta dalam Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Periode 2025–2030 yang berlangsung khidmat di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis (19/06/2025). Kehadiran ini menegaskan komitmen DPRD Sumbawa dalam memperkuat peran legislatif daerah di kancah nasional.

Delegasi DPRD Kabupaten Sumbawa yang hadir meliputi Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., didampingi Wakil Ketua H.M. Berlian Rayes SAg M.M.Inov, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, yang telah melantik kepengurusan ADKASI yang baru. Ia juga secara khusus mengapresiasi Ketua Umum ADKASI terpilih, Siswanto, S.Pd., M.H., yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Blora dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora.

“Terima kasih Mas Siswanto dan teman-teman formatur yang telah memilih dan mengajak kami dalam Dewan Pengurus Pusat ADKASI Periode 2025-2030,” ujar H.M. Berlian Rayes, seraya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru. “Semoga amanah dan terus menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah.”

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, juga turut menekankan pentingnya kolaborasi erat antara DPRD dan pemerintah daerah sebagai fondasi utama untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi lokal. “Kolaborasi adalah kunci, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten akan memperkuat langkah kita menuju daerah yang mandiri, sejahtera dan berdaya saing. Dari daerah, kita bangun Indonesia!” tegas Nanang.

Kemudian lanjutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi juga menjadi forum strategis dalam menyatukan semangat dan langkah daerah menuju arah pembangunan nasional. Mengangkat tema besar “Dari Daerah Menuju Peningkatan Ekonomi 8% & Mewujudkan Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Hilirisasi, Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Fiskal Daerah dan Perubahan Hak Keuangan DPRD”, forum ini memperkuat komitmen seluruh DPRD Kabupaten se-Indonesia untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah yang berdampak luas bagi bangsa.

"Semoga melalui momentum ini, representasi daerah semakin kuat dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan memperkuat kebijakan fiskal yang berkeadilan" pungkasnya 

Seminar Nasional dan Arahan Mendagri: Peran Krusial DPRD dalam Program Strategis Nasional

Bersamaan dengan pelantikan, ADKASI juga menggelar seminar nasional yang mengangkat tema krusial: “Dari Daerah Menuju Peningkatan Ekonomi 8% dan Mewujudkan Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Hilirisasi, Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Fiskal Daerah dan Perubahan Hak Keuangan DPRD.”

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, hadir langsung dan memberikan arahan dalam pelantikan tersebut. Mendagri secara resmi melantik pengurus ADKASI, menyatakan, “Saya resmi melantik Saudara-Saudara dalam jabatan yang baru, sebagai Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia masa bakti 2025–2030. Saya percaya bahwa Saudara-Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.”

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian secara tegas mengingatkan bahwa DPRD memiliki peran vital dalam mempercepat realisasi Program Strategis Nasional (PSN). Program-program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, dan cek kesehatan gratis memerlukan dukungan aktif dari DPRD agar berjalan optimal.

Mendagri juga menekankan bahwa dukungan terhadap PSN adalah amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 67, yang menyatakan pemerintah daerah wajib mendukung PSN. Sanksi tegas, mulai dari teguran tertulis hingga pemberhentian tetap, dapat dikenakan jika amanat ini tidak dilaksanakan oleh kepala daerah.

Lebih lanjut, Mendagri menyoroti peran DPRD dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2025 tercatat sebesar 4,87 persen. Namun, capaian ini masih tertekan oleh performa ekonomi yang lemah di beberapa provinsi, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Papua Tengah.

“Pertumbuhan ekonomi juga, nasional, itu sangat dipengaruhi kontribusi semua daerah. Termasuk masalah realisasi pendapatan belanja juga sangat dipengaruhi oleh semua daerah, selain pemerintah pusat,” jelas Mendagri, menggarisbawahi pentingnya kinerja ekonomi di tingkat daerah.

Sementara itu, Ketua Umum ADKASI, Siswanto, menyampaikan harapannya agar Mendagri dapat menjadi pelindung marwah DPRD di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa posisi DPRD memiliki dasar hukum yang kuat dalam UUD 1945 dan UU Nomor 23 Tahun 2014, yang menempatkan DPRD sebagai mitra sejajar kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kehadiran Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa dalam acara ini diharapkan dapat memperkuat jaringan, menyerap informasi strategis, dan membawa pulang gagasan-gagasan baru untuk diterapkan dalam upaya memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 20 Jun 2025 08:02:19 +0800 amr
Fraksi PAN Soroti Realisme Target RPJMD 2025&2029: Optimisme Harus Dibarengi Terobosan Nyata dan Keadilan Infrastruktur https://amarmedia.co.id/fraksi-pan-soroti-realisme-target-rpjmd-2025-2029-optimisme-harus-dibarengi-terobosan-nyata-dan-keadilan-infrastruktur https://amarmedia.co.id/fraksi-pan-soroti-realisme-target-rpjmd-2025-2029-optimisme-harus-dibarengi-terobosan-nyata-dan-keadilan-infrastruktur Fraksi PAN Soroti Realisme Target RPJMD 2025-2029: Optimisme Harus Dibarengi Terobosan Nyata dan Keadilan Infrastruktur

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Sidang Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam sesi yang dihadiri oleh Asisten I yang mewakili Bupati Sumbawa, pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, jajaran SKPD, serta berbagai elemen masyarakat, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan pandangan umumnya yang komprehensif, menggarisbawahi pentingnya realisme di balik ambisi pembangunan.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov., didampingi Wakil Ketua DPRD Gita Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., yang memberikan kesempatan kepada Fraksi PAN untuk menyampaikan pandangan mereka atas dokumen strategis ini.

Mengawali penyampaian, Juru bicara Fraksi PAN H Rusdi mengapresiasi Rancangan Perda RPJMD 2025-2029 sebagai dokumen penting yang memuat arah dan strategi pembangunan jangka menengah di Kabupaten Sumbawa. Fraksi PAN menegaskan bahwa RPJMD ini tidak hanya menuntut ketepatan perencanaan, tetapi juga kekuatan eksekusi dan keberpihakan kepada kebutuhan nyata masyarakat.

Visi besar "Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera" dinilai sebagai kompas pembangunan yang akan membawa perubahan signifikan bagi kemajuan "tana intan bulaeng" jika dijalankan dengan kesungguhan. Fraksi PAN juga mengapresiasi lima misi utama dalam RPJMD yang mencakup penguatan SDM, reformasi birokrasi, pengelolaan SDA berkelanjutan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun, di balik apresiasi tersebut, Fraksi PAN menyampaikan sejumlah catatan strategis dan konstruktif. Fraksi PAN menyoroti optimisme dan realisme target dalam RPJMD, seperti penurunan kemiskinan dari 12,87% menjadi 8,32%, peningkatan IPM menjadi 77,01 poin, serta pertumbuhan industri/agroindustri hingga 18,88% pada tahun 2029.

"Target yang ambisius harus diikuti dengan strategi yang realistis, terukur, dan dapat dieksekusi dengan baik. Target tidak boleh sekadar berhenti pada angka di atas kertas, namun harus didukung dengan kemampuan implementasi di lapangan," tegas H Rusdi Jubir Fraksi PAN.

Secara spesifik, Fraksi PAN menyatakan sikap realistis dan cenderung pesimis bahwa program unggulan pemerintah daerah tidak dapat terealisasi secara optimal jika tidak ada terobosan nyata dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini mengingat kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa yang masih belum signifikan.

Fraksi PAN mendesak seluruh OPD untuk tidak hanya berdiam diri dan menunggu anggaran semata, tetapi harus memiliki kreasi dan inovasi dalam merancang program unggulan yang dapat meningkatkan PAD secara berkelanjutan. "Apakah Pemerintah Daerah telah menyiapkan skenario kontingensi dan roadmap pembiayaan yang konkret apabila target pertumbuhan fiskal dan PAD tidak tercapai? Jangan sampai, RPJMD yang telah disusun dengan begitu rapi menjadi dokumen yang sekadar normatif, tanpa daya tumbuh yang sebenarnya," tantang Fraksi PAN.

Fraksi PAN juga menyampaikan catatan pada beberapa sektor kunci yakni Peningkatan Mutu SDM."Kami Mendorong implementasi "sekolah tuntas 12 tahun" dengan intervensi nyata pada kantong-kantong putus sekolah serta peningkatan layanan kesehatan primer di wilayah terpencil dengan penempatan tenaga medis berbasis insentif wilayah sulit" ujar Haji Rusdi.

Kemudian lanjutnya terhadap perekonomian Daerah,Ia mengapresiasi arah pembangunan industri/agroindustri berbasis jagung, sapi, dan mangga. Namun, Fraksi PAN menekankan pentingnya jaminan bahwa petani dan UMKM tidak hanya menjadi penonton dalam hilirisasi komoditas unggulan, serta perlunya jaminan harga dasar, kemudahan distribusi, dan infrastruktur rantai pasok.

Demikian pula dengan permasalahan kesejahteraan Inklusif dan Perlindungan Sosial. Ia nengapresiasi upaya penurunan pengangguran terbuka dan penguatan ketahanan pangan. Fraksi PAN menekankan bahwa penurunan ketimpangan (Gini Ratio) hanya akan tercapai jika pemerintah serius memberdayakan UMKM dan menciptakan kemitraan yang adil antara korporasi dan pelaku ekonomi kecil.

Tak hanya itu, Pemberdayaan Balai Latihan Kerja (BLK) juga menjadi attensi. Fraksi PAN mendukung target penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan menekankan pentingnya pemberdayaan serius terhadap BLK Sumbawa. Fraksi PAN mendesak peningkatan sarana pelatihan, kompetensi instruktur, dan relevansi kurikulum agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja, termasuk sektor industri kreatif, teknologi digital, pertanian modern, dan kewirausahaan, tidak hanya terbatas pada sektor tambang. Fraksi PAN juga mendorong peningkatan status BLK menjadi unit mandiri atau minimal BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), atau setidaknya memiliki status Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sendiri, agar lebih fleksibel dan produktif.

Tak hanya itu masalah perlindungan perempuan dan anak juga menjadi sorotan bahwa dirasakan minimnya alokasi anggaran pada Dinas P2KB P3A, khususnya di bidang kesetaraan gender dan peningkatan kualitas keluarga. Fraksi PAN meminta komitmen nyata pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran proporsional untuk sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini dan penguatan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), karena pembangunan SDM tidak dapat dipisahkan dari peran perempuan dan ketahanan keluarga.

Fraksi PAN terhadap keadilan pembangunan Infrastruktur, menyoroti infrastruktur yang masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah, khususnya ruas jalan Langam–Mamak di Kecamatan Lopok yang belum tersentuh pembangunan selama lebih dari 27 tahun, serta ruas jalan di Desa Prode SP, Kecamatan Plampang, yang belum memadai. Fraksi PAN berharap RPJMD ini menjadi momentum untuk mewujudkan keadilan infrastruktur secara merata.

Mengakhiri pandangan umum, Fraksi Partai Amanat Nasional menyatakan komitmennya untuk mendukung pembahasan RPJMD ini secara konstruktif, dengan satu harapan agar setiap indikator dan strategi yang tertuang dalam dokumen ini benar-benar dijalankan dengan niat tulus, tata kelola yang bersih, dan kemauan politik yang kuat.

"Kami percaya bahwa hanya dengan pembangunan yang berlandaskan Imtaq, berbasis Iptek, serta ditopang oleh semangat Percepatan, Inovasi, dan Nilai Tambah (PIN), cita-cita Sumbawa yang unggul dan sejahtera dapat diwujudkan," tutup Fraksi PAN.

Adapun anggota Fraksi PAN adalah Penasihat merangkap Anggota : Syamsul Hidayat, S.E, Ketua / Anggota : Ida Rahayu, S.AP, Sekretaris / Anggota : H. Rusdi, Bendahara / Anggota : Marliaten (AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 21:14:20 +0800 amr
Fraksi NasDem Apresiasi WTP dan Dukung RPJMD, Namun Soroti Kelengkapan Data hingga Penanganan Sampah https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-apresiasi-wtp-dan-dukung-rpjmd-namun-soroti-kelengkapan-data-hingga-penanganan-sampah https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-apresiasi-wtp-dan-dukung-rpjmd-namun-soroti-kelengkapan-data-hingga-penanganan-sampah Fraksi NasDem Apresiasi WTP dan Dukung RPJMD, Namun Soroti kelengkapan Data hingga  Penanganan Sampah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Sidang Paripurna untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam sesi yang dihadiri oleh Asisten I mewakili Bupati Sumbawa, pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat  daerah, dan elemen masyarakat, Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) melalui juru bicaranya Edy Syarifuddin menyampaikan pandangan umumnya dengan apresiasi sekaligus sejumlah catatan strategis.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I  DPRD H.M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov. didampingi Wakil Ketua II dan III DPRD Gita Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., yang memberikan kesempatan kepada Fraksi NasDem untuk menyampaikan pandangan mereka atas dokumen penting ini.

Apresiasi Capaian WTP dan Dukungan Terhadap Visi-Misi RPJMD

Mengawali pandangannya, Fraksi Partai NasDem menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian WTP ini menjadi modal awal penting bagi kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa ke depan, setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya hanya mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Fraksi NasDem juga menyatakan dukungan penuh terhadap visi Kabupaten Sumbawa “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera” serta lima misi yang menyertainya: Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya Unggul; Pemerintahan dan Birokrasi Unggul; Alam, Lingkungan dan Infrastruktur Unggul; Perekonomian Maju; dan Masyarakat Sejahtera.

Fraksi NasDem juga mengapresiasi beberapa program yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Jarot-Ansori, di antaranya Prioritas pada pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama, dengan penekanan pada pembentukan karakter serta penanaman nilai budaya dan agama. 

Kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Universitas Mataram dalam bentuk beasiswa untuk mahasiswa kedokteran dan farmasi, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter dan apoteker di daerah.

Upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kapasitas fiskal dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi degradasi hutan, dan meningkatkan ruang terbuka hijau.

Dukungan terhadap program strategis nasional agribisnis udang dan garam, serta pentingnya pelibatan perguruan tinggi lokal dalam riset, pengembangan SDM, dan pengawasan. Kebijakan pengentasan kemiskinan dan perluasan lapangan kerja yang terukur dan terarah.

Meskipun memberikan apresiasi, Fraksi Partai NasDem juga menyampaikan beberapa catatan penting terhadap rancangan RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029 antara lain; 

1. Perubahan Luas Hutan Lindung: Fraksi NasDem mempertanyakan penambahan luas hutan lindung dari 171.853,62 hektar (2020-2023) menjadi 177.886,39 hektar pada tahun 2024, dan meminta penjelasan mengenai penyebab penambahan tersebut.

2. Target Pertumbuhan Ekonomi Ambisius: Dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa empat tahun terakhir sebesar 2,95% per tahun, Fraksi NasDem meminta penjelasan terkait strategi konkret yang akan ditempuh untuk mencapai target rata-rata 7,05% dalam lima tahun ke depan.

3. Kebijakan Khusus Kabupaten Layak Anak: Meskipun Sumbawa telah ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama pada tahun 2023, Fraksi NasDem menyoroti tidak disebutkannya kebijakan khusus terkait status ini dalam rancangan RPJMD 2025-2029.

4. Penanganan Sampah Belum Optimal: Dengan total sampah mencapai 383.985,84 ton/tahun pada 2024 dan hanya 73,6% yang dapat ditangani, Fraksi NasDem mendesak Pemerintah untuk menyusun kebijakan pengolahan sampah yang relevan untuk menyelesaikan persoalan ini.

5. Peran Balai Latihan Kerja (BLK): Fraksi NasDem menekankan pentingnya peran BLK dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. Mereka mendorong intensitas pelatihan kerja yang lebih tinggi, perluasan kesempatan bagi angkatan kerja, dan penyesuaian paket pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja.

6. Usulan Perubahan Nama Ruang Sidang Utama DPRD: Melalui forum terhormat tersebut, Fraksi Partai NasDem mengusulkan perubahan nama Ruang Sidang Utama DPRD Sumbawa menjadi "Ruang Abdul Manan Tauty". Usulan ini didasari fakta bahwa Abdul Manan Tauty adalah Ketua DPRD Sumbawa pertama yang menjabat dari tahun 1956 hingga 1960.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi NasDem berharap RPJMD dapat menjadi pedoman yang efektif untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 20:55:14 +0800 amr
Fraksi Golkar Soroti RPJMD 2025&2029: Pembangunan Jangan Seremonial, Fokus Atasi Akar Masalah Rakyat https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-rpjmd-2025-2029-pembangunan-jangan-seremonial-fokus-atasi-akar-masalah-rakyat https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-rpjmd-2025-2029-pembangunan-jangan-seremonial-fokus-atasi-akar-masalah-rakyat Fraksi Golkar Soroti RPJMD 2025-2029: Pembangunan Jangan Seremonial, Fokus Atasi Akar Masalah Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Sidang Paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam sesi yang dihadiri oleh pimpinan dan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menyampaikan pandangan umumnya dengan sejumlah catatan kritis terhadap penjelasan Bupati Sumbawa.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, hadir Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH., yang memberikan kesempatan kepada Fraksi Golkar untuk menyampaikan pandangan mereka atas dokumen strategis pembangunan lima tahun ke depan ini. 

Melalui juru bicaranya Syukri HS AMa, Fraksi Golkar menegaskan bahwa dokumen RPJMD merupakan pedoman penting, namun mereka khawatir pembangunan akan bersifat seremonial jika tidak menyentuh akar persoalan yang dihadapi masyarakat.

Fraksi Partai Golkar memaparkan enam catatan krusial yang perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa diantaranya Ketimpangan Program dan Realitas Birokrasi. Meskipun RPJMD menggaungkan transformasi birokrasi dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Fraksi Golkar mempertanyakan kesiapan teknis dan Sumber Daya Manusia (SDM) di lapangan. Banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disebut belum memiliki jaringan internet stabil, apalagi SDM digital yang memadai. "Jangan sampai semangat reformasi birokrasi justru menjadi beban administrasi baru tanpa peningkatan pelayanan publik yang nyata," tegas Juber Fraksi Golkar. Mereka juga menyoroti target Indeks TIK yang masih tergolong rendah.

Kemudian lanjutnya, terhadap Program Prioritas Pendidikan Belum Menyentuh Akar Masalah: Strategi sekolah tuntas 12 tahun dan beasiswa untuk tidak mampu diapresiasi, namun porsi beasiswa yang hanya 0,11% pada 2024 dan ditargetkan naik menjadi 0,42% pada 2029 dinilai sangat kecil dan tidak menjadi solusi struktural untuk menurunkan angka putus sekolah. Fraksi Golkar menyebutnya "sama sekali belum menjawab akar masalah."

Hal ketiga lanjut Syukri terkait cakupan beasiswa Elitis. Pemberian beasiswa kedokteran dan farmasi dianggap elitis, padahal kebutuhan SDM lokal juga mendesak di sektor teknis seperti guru vokasional, pertanian, perikanan, pertambangan, dan manufaktur ringan. Fraksi Golkar berharap cakupan beasiswa diperluas pada sektor-sektor high impact dan memiliki time-to-benefit yang cepat.

Kemudian Isu Lingkungan disebut belum diungkap menyeluruh. Isu lingkungan dalam RPJMD dianggap masih bersifat teknokratis dan programatik, hanya fokus pada ruang terbuka hijau, tata ruang, dan sanitasi. Fraksi Golkar menyoroti masalah serius di lapangan seperti degradasi lahan pasca-tambang, konflik ruang tambak, serta krisis air bersih yang belum tertangani secara struktural. Mereka mendesak pembahasan spesifik tentang degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS), deforestasi wilayah hulu, serta masalah sampah plastik dan limbah tambak.

Selanjutnya, Target Pertumbuhan Ekonomi Ambisius, Ekosistem Investasi Belum Siap. Target pertumbuhan ekonomi 6-7% per tahun dinilai terlalu ambisius jika tidak dibarengi pembenahan ekosistem investasi. Fraksi Golkar belum melihat strategi jelas untuk penataan kawasan industri, penyelarasan tata ruang dengan Proyek Strategis Nasional (PSN), dan perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi. Mereka juga mempertanyakan realisme target lonjakan sektor industri tanpa basis ekonomi yang kuat dan reformasi struktural.

Ketimpangan Sosial Belum Tertangani Menyeluruh juga menjadi sorotan. Penurunan kemiskinan sebesar 0,87% per tahun dianggap baik, namun pendekatan dalam RPJMD masih cenderung simtomatik dan jangka pendek (BLT, JKN). Fraksi Golkar menekankan pentingnya analisis penyebab kemiskinan secara spesifik dan klasifikasi terukur untuk memetakan solusi yang lebih efektif. Target penurunan Gini Ratio juga dinilai belum jelas bagaimana distribusi bansos akan diperbaiki secara spasial. Terkait tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang ditargetkan turun drastis, Fraksi Golkar meminta proyeksi sektor kerja baru yang akan menciptakan lapangan kerja.

Sebelum mengakhiri pandangannya, Fraksi Partai Golkar menyampaikan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah seperti mendorong penyelesaian restorasi Istana Sultan Sumbawa (Bala Putih), Mendorong pembangunan smelter di Kabupaten Sumbawa, Mendorong Pemerintah Daerah untuk mendesak PT SJR menggunakan akses darat.

Fraksi Golkar, yang dinakhodai oleh Ademudhita Noorsamsu, S.AP. sebagai Ketua, menegaskan bahwa catatan-catatan ini bukan penolakan, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga integritas dan efektivitas pembangunan daerah. Mereka berkomitmen untuk tetap bersikap kritis, obyektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya mereka yang selama ini terpinggirkan dalam proses pembangunan.

Adapun susunan lengkap fraksi Partai Golkar adalah H. M Berlian Rayes S.Ag., M. M Inov. sebagai penasehat Ademudhita Noorsamsu, S.AP. sebagai Ketua, Hasanuddin HMS. Sebagai Wakil Ketua, Gahtan Hanu Cakita sebagai Sekretaris dan Muhammad Zain, SI.P sebagai  bendahara serta  Syukri, HS. A.Ma. sebagai Anggota.(AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 17:33:42 +0800 amr
Fraksi PKS Desak Transparansi Beasiswa, Atasi Kelangkaan LPG, dan Perkuat Penyerapan Jagung Petani https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-desak-transparansi-beasiswa-atasi-kelangkaan-lpg-dan-perkuat-penyerapan-jagung-petani https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-desak-transparansi-beasiswa-atasi-kelangkaan-lpg-dan-perkuat-penyerapan-jagung-petani Fraksi PKS Desak Transparansi Beasiswa, Atasi Kelangkaan LPG, dan Perkuat Penyerapan Jagung Petani

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Sidang Paripurna untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H. M. Berlian Rayes SAg. M.M.Inov. didampingi Wakil Ketua DPRD Gita Liesbano, S.H., M.Kn. dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan pandangan umumnya dengan sejumlah catatan kritis dan saran strategis.

Rapat paripurna ini Selasa 17 Juni 2025 turut dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Sumbawa yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Staf Ahli Bupati I Ketut Sumadi Arta, S.H., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pimpinan organisasi politik, masyarakat, tokoh agama, pendidikan, dan insan pers.

Mengawali pandangannya, Fraksi PKS memberikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan tim penyusun RPJMD yang telah bekerja keras menyelesaikan dokumen ini tepat waktu. Fraksi PKS memandang RPJMD 2025-2029 sebagai "kitab pembangunan daerah" yang menjadi pedoman lima tahun ke depan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Setelah melakukan kajian mendalam terhadap dokumen yang mencakup gambaran umum daerah, visi, misi, tujuan, sasaran, dan prioritas pembangunan, Fraksi PKS menekankan satu hal krusial: "Kami dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mohon agar semua Organisasi Perangkat Daerah terkait benar-benar siap dan memahami substansi materi dalam Rancangan Ranperda RPJMD Tahun 2025-2029 ini." Hal ini penting agar proses pembahasan berjalan lancar, tepat sasaran, dan dokumen ini benar-benar menjadi pedoman dasar dalam membuat kebijakan.

Fraksi PKS menyoroti kapasitas fiskal Kabupaten Sumbawa yang harus menjadi atensi besar. Meskipun total pendapatan daerah meningkat signifikan dari Rp 1,6 triliun (2020) menjadi Rp 2,1 triliun (2024), pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak seimbang. Rasio kemandirian keuangan daerah masih rendah, hanya berkisar 13,18% (2020) menjadi 15,10% (2024), menunjukkan ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat (rata-rata 86,03% dalam 5 tahun terakhir). "Bagaimana strategi Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengatasi ketergantungan yang tinggi untuk meningkatkan rasio kemandirian keuangan daerah? Mohon penjelasan," tuntut Fraksi PKS.

Selain itu, Fraksi PKS juga mengkritisi tren kenaikan belanja pegawai yang signifikan, dari Rp 699,51 miliar (2020) menjadi Rp 927,48 miliar (2024), dengan rata-rata pertumbuhan 7,64%. Kenaikan ini berkonsekuensi pada tergerusnya alokasi belanja infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya. Dengan belanja pegawai yang mendekati batas toleransi UU No. 1 Tahun 2022 (paling tinggi 30% dari total belanja APBD), Fraksi PKS mempertanyakan: "Bagaimana sikap dan strategi pemerintah daerah dalam dokumen RPJMD menyelesaikan persoalan tersebut? Mohon penjelasan."

Fraksi PKS juga menyampaikan sejumlah saran dan perhatian terhadap isu-isu penting lainnya:

Pertama ; Beasiswa Pendidikan (Kedokteran & Farmasi):

Menyarankan agar proses seleksi beasiswa dibuka secara transparan dan diinformasikan ke publik agar semua masyarakat mengetahui tahapan yang dilalui.

Kedua : Kelangkaan & Harga LPG:

Mendesak Pemerintah Daerah untuk sungguh-sungguh, serius, dan tegas mengatasi oknum atau pangkalan gas LPG 3 kg yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Fraksi PKS menyarankan penggerakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawal dan menegakkan aturan ini.

Ketiga :  Pelaksanaan Program 2024-2025:

Meminta Pemerintah Daerah segera melaksanakan kegiatan yang direncanakan pada tahun 2024 dan akan dilaksanakan pada tahun 2025, mengingat sudah masuk triwulan ketiga yang akan memengaruhi serapan anggaran tahun berjalan. OPD teknis diminta untuk selalu memberikan masukan konstruktif kepada Bupati.

Keempat Penyalahgunaan Narkoba: Meminta Pemerintah Daerah lebih serius menangani maraknya penggunaan narkoba dengan membentuk Tim Khusus atau Satgas Narkoba yang melibatkan Polisi, TNI, BNN, Pol PP, Camat, dan Lurah/Kepala Desa untuk mencegah dan meminimalisir kejadian tersebut.

Kelima : Infrastruktur Jalan:

Mendesak peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan yang berkelanjutan, menyebut ruas-ruas spesifik seperti Selang Ai Ngelar, menuju Labuhan Sangoro, Ngeru Olat Rawa, dan Ai Beling, dengan harapan dapat selesai pada periode pemerintahan saat ini untuk meningkatkan akses perekonomian dan pelayanan masyarakat.

Keenam : Penyerapan Hasil Jagung Petani: Menyarankan Pemerintah untuk menyediakan atau menambah jumlah gudang tempat penampungan hasil petani di berbagai wilayah (timur, selatan, utara, dan barat) agar penyerapan hasil panen jagung petani lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan seluruh pandangan dan masukan tersebut, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa yang diketuai oleh Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov., dan Wakil ketua Adizul Syahabuddin SP MSi, Sekretaris H. Andi Mappeleppui, dengan anggota Nanang nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, Ema YuniartI dan Alen Taryadi, S.H.menyatakan dapat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah ini untuk dibahas pada tingkat selanjutnya. Mereka berharap seluruh upaya ini mendapat kekuatan dan petunjuk dari Allah SWT. (AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 12:29:06 +0800 amr
Soroti RPJMD 2025&2029, Fraksi Gerindra Apresiasi WTP dan Dorong Tata Kelola Baik untuk Pondasi Transformasi Sumbawa https://amarmedia.co.id/soroti-rpjmd-2025-2029-fraksi-gerindra-apresiasi-wtp-dan-dorong-tata-kelola-baik-untuk-pondasi-transformasi-sumbawa https://amarmedia.co.id/soroti-rpjmd-2025-2029-fraksi-gerindra-apresiasi-wtp-dan-dorong-tata-kelola-baik-untuk-pondasi-transformasi-sumbawa Soroti RPJMD 2025-2029, Fraksi Gerindra Apresiasi WTP dan Dorong Tata Kelola Baik untuk Pondasi Transformasi Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Sidang Paripurna untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H. M. Berlian Rayes SAg. M.M.Inov., didampingi Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Fraksi Partai Gerindra menyampaikan pemandangan umumnya yang komprehensif, menggarisbawahi pentingnya fase Penguatan Pondasi Transformasi ini.

Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh Asisten I Setda kabupaten Sumbawa mewakili Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Staf Ahli Bupati Sumbawa I Ketut Sumadi Arta SH para , Kepala OPD, serta berbagai pimpinan organisasi politik, masyarakat, tokoh agama, pendidikan, dan insan pers.

Mengawali pandangannya, Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra M Taufiq  mengingatkan bahwa penyusunan RPJMD merupakan amanat undang-undang untuk memastikan arah pembangunan jangka menengah yang terukur.

Merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sumbawa 2025-2045 yang menetapkan empat tahap pembangunan, Fraksi Gerindra memandang bahwa RPJMD 2025-2029 adalah fase krusial yang menitikberatkan pada penguatan pondasi transformasi pembangunan daerah.

"Pemerintahan Jarot-Ansori merupakan titik tolak pembangunan jangka panjang daerah. Maka benar-benar harus mampu bekerja keras, mengingat peletakan pondasi pembangunan jangka panjang akan sangat bergantung kepada upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan program pembangunan jangka menengah," tegas M Taufiq 

Fraksi Gerindra menganalisis kelima misi utama RPJMD yang mengusung visi "Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera":

1. Misi I: Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya Unggul. Fraksi Gerindra mendukung penuh program peningkatan pendidikan, termasuk beasiswa penuh untuk kedokteran dan farmasi bagi anak-anak Sumbawa, dengan catatan kriteria harus adil dan setara. Selain itu, pembangunan fasilitas kesehatan (RSU dan Puskesmas) menjadi prioritas. Fraksi juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan, jaminan sosial, dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya terkait persoalan sosial yang masih sering timbul.

2. Misi II: Pemerintahan dan Birokrasi Unggul. Fraksi Gerindra mengakui bahwa konsep Good and Clean Governance sering didengungkan namun implementasinya belum optimal. Meski demikian, Fraksi yakin pemerintahan Jarot-Ansori mampu mewujudkannya, apalagi dengan dukungan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan digitalisasi pelayanan publik yang akan memacu kerja lebih cepat, akuntabel, dan transparan.

3. Misi III: Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Infrastruktur Unggul. Kabupaten Sumbawa yang kaya SDA memerlukan strategi pengelolaan yang baik dan terpadu. Fraksi Gerindra mendukung penuh eksplorasi pengelolaan SDA dan lingkungan agar memberikan nilai tambah dan dampak positif bagi kemajuan Sumbawa.

4. Misi IV: Perekonomian Maju. Fraksi Gerindra menilai pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian/agribisnis dan agroindustri adalah pilihan realistis. Sektor pertanian menjadi pengungkit terbesar ekonomi Sumbawa. Namun, mereka menyoroti kurangnya effort pemerintah dalam pengembangan agroindustri. Fraksi mendorong peningkatan agroindustri dan sinergi dengan program pusat terkait industrialisasi dan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah komoditas unggulan.

5. Misi V: Masyarakat Sejahtera.Fraksi Gerindra berpandangan bahwa terwujudnya masyarakat sejahtera akan tercapai jika keempat misi di atas dilaksanakan secara konsisten dan dipastikan berjalan dengan baik. Mereka juga menekankan pentingnya jaminan sosial bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin. "Mungkin ini sepele kedengarannya, tapi itulah sebuah kejujuran dan harapan yang kami sampaikan," ujar Taufiq

Sebelum mengakhiri pandangan umum, Fraksi Partai Gerindra yang diketuai oleh Andi Rusni, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengembalikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Mereka berharap pengelolaan keuangan daerah ke depan dapat lebih baik, transparan, dan akuntabel, sehingga setiap rupiah uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan. Adapun anggota Fraksi Gerindra adalah Muh Faesal, S.AP.MM,Inov, M. TAHIR, SH, M. Taufiq, Edwan Purnama

Dengan berbagai kritik, saran, dan rekomendasi yang dilandasi semangat mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera, Fraksi Gerindra menyatakan menyetujui Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029.

"Semoga segala rencana yang kita susun ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat ridho dari Allah SWT. Dan juga segala ikhtiar kita semua untuk mewujudkan Sumbawa yang maju, unggul, dan sejahtera mendapat ridho dan rahmat dari Allah SWT," tutup Jubir Fraksi Partai Gerindra. (AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 12:05:40 +0800 amr
Soroti RPJMD 2025&2029, Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan SDM, Hilirisasi, dan Irigasi Mantap https://amarmedia.co.id/soroti-rpjmd-2025-2029-fraksi-pdi-perjuangan-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-sdm-hilirisasi-dan-irigasi-mantap https://amarmedia.co.id/soroti-rpjmd-2025-2029-fraksi-pdi-perjuangan-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-sdm-hilirisasi-dan-irigasi-mantap Soroti RPJMD 2025-2029, Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan SDM, Hilirisasi, dan Irigasi Mantap

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna terkait Penjelasan Bupati Sumbawa tentang Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRDH. M. Berlian Rayes SAh. M.M.Inov. didampingi Wakil Ketua DPRD Gita Liesbano, S.H., M.Kn.dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pemandangan umumnya yang komprehensif.

Dari jajaran pemerintah daerah, hadir Asisten I Setda Sumbawa Drs. Irawan Subekti bersama jajaran Forkopimda dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam membahas arah pembangunan Sumbawa lima tahun ke depan.

Dalam penyampaian pandangan umum yang dibacakan oleh Jubir Fraksi PDI Perjuangan I Ketut  Sawitr,a dokumen RPJMD 2025-2029 dinilai sebagai dokumen strategis yang mencerminkan visi-misi kepala daerah. Secara umum, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas penyusunan RPJMD yang komprehensif, berbasis data, dan selaras dengan dokumen perencanaan nasional serta regional (RPJMN dan RPJMD Provinsi NTB).

Namun, Fraksi PDI Perjuangan juga memberikan enam catatan penting sebagai masukan:

  1. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama, khususnya dalam mengatasi masalah stunting, pendidikan, dan keterampilan tenaga kerja.
  2. Tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi harus dikawal ketat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
  3. Program hilirisasi di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan harus diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani serta nelayan.
  4. Pemerataan pembangunan antar wilayah dan pengurangan ketimpangan sosial ekonomi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan inklusif.
  5. Peningkatan Kapasitas Fiskal: Optimalisasi potensi pendapatan dan efisiensi belanja publik sangat penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
  6. Keberlanjutan Lingkungan: Perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim harus tetap menjadi landasan dalam pelaksanaan program pembangunan.

Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengimplementasikan program prioritas dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur, serta memperkuat partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam analisis SWOT, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti:Kekuatan (Strengths):SDA melimpah, jumlah penduduk usia produktif tinggi, infrastruktur strategis (Pelabuhan Badas, Bandara Sultan Kaharuddin III), serta posisi geografis unggul di kawasan strategis nasional (Samota dan Moyo-Satonda).

Kelemahan (Weaknesses): Angka kemiskinan dan ketimpangan wilayah masih tinggi, kapasitas fiskal rendah, kualitas pelayanan publik dan ASN belum optimal, hilirisasi belum berkembang, serta tingkat stunting dan gizi buruk yang masih menjadi masalah.

Peluang (Opportunities): Sinkronisasi dokumen perencanaan membuka akses dana pusat, peluang hilirisasi komoditas lokal, pengembangan wisata, pemanfaatan teknologi digital, dan dukungan SDGs.

Ancaman (Threats):Ketergantungan pada sektor primer yang rentan fluktuasi, risiko lingkungan tinggi, ketidakpastian ekonomi global, ketimpangan kapasitas antar perangkat daerah, serta rendahnya partisipasi publik.

Berdasarkan analisis tersebut, Fraksi PDI Perjuangan mengajukan beberapa Rekomendasi Utama yaitu Fokus pada investasi SDM dan infrastruktur dasar untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan, Perluasan hilirisasi sektor unggulan, Peningkatan digitalisasi dan reformasi birokrasi, Sinergi program pusat, provinsi, dan daerah dan Penguatan pengawasan dan evaluasi kinerja RPJMD secara transparan.

Sorotan Khusus: Jalan Lingkar Alas, Pasar Utan, Hingga "Irigasi Mantap"

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti beberapa isu spesifik:

  • Mendesak percepatan pembangunan jalan vital ini melalui sinergi anggaran APBD, DAK, dan pusat, serta meminta kejelasan *roadmap* dan pembiayaan multi-years.

  • Mendesak optimalisasi peran Dinas PPPA dan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat status Kabupaten Layak Anak.

  • Menyampaikan keprihatinan atas kondisi pasar baru Utan yang terbengkalai dan tidak termanfaatkan, meminta perhatian serius untuk keberlanjutan operasionalnya.
  • Prihatin dengan 60% jalan kabupaten yang belum mantap, mendesak penguatan alokasi anggaran infrastruktur jalan secara merata, evaluasi teknis proyek, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaporan jalan rusak.
  • Mendesak akselerasi investasi sektor produktif, stimulus ekonomi untuk UMKM dan petani, serta reformulasi strategi pengentasan kemiskinan yang berorientasi peningkatan produktivitas.
  • Fraksi PDI Perjuangan secara tegas mendesak Pemda menjadikan "Irigasi Mantap" sebagai indikator pembangunan yang setara pentingnya dengan "Jalan Mantap." Mereka menyoroti tidak tersedianya database sarana prasarana pertanian, banyak jaringan irigasi yang rusak, serta ketergantungan petani pada hujan. Fraksi mengusulkan revitalisasi jaringan irigasi tersier dan sekunder, pengembangan irigasi mikro, integrasi lintas OPD, serta alokasi anggaran afirmatif untuk petani. Selain itu, "Jalan Usaha Tani (JUT) Mantap" juga ditekankan sebagai urat nadi distribusi hasil pertanian yang perlu diprioritaskan.

Mengakhiri pemandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa keberhasilan RPJMD sangat bergantung pada implementasi kebijakan, kesiapan perangkat daerah, dan dampak nyata program pembangunan terhadap masyarakat. Mereka mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan, penguatan monitoring dan evaluasi, serta peningkatan partisipasi publik dan transparansi.

Dengan pandangan umum ini, Fraksi PDI Perjuangan yang diketuai oleh I Nyoman Wisma, S.IP. dan Sekretaris H. Jabir, S.Pd., dengan Anggota I Ketut Sawitra dan Hj Jamila SPd AD. bersama pelindung/penasehat Gita Liesbano, S.H., M.Kn., menunjukkan komitmen kuatnya dalam mengawal arah pembangunan Kabupaten Sumbawa demi terwujudnya masyarakat yang unggul, maju, dan sejahtera.(AM)

]]>
Tue, 17 Jun 2025 11:40:28 +0800 amr
Sumbawa Torehkan WTP, DPRD Sumbawa Tindak Lanjuti LHP BPK RI Kawal Transparansi Keuangan Daerah https://amarmedia.co.id/sumbawa-torehkan-wtp-dprd-sumbawa-tindak-lanjuti-lhp-bpk-ri-kawal-transparansi-keuangan-daerah https://amarmedia.co.id/sumbawa-torehkan-wtp-dprd-sumbawa-tindak-lanjuti-lhp-bpk-ri-kawal-transparansi-keuangan-daerah Sumbawa Torehkan WTP, DPRD Tindak Lanjuti LHP BPK RI,  Kawal Transparansi Keuangan Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Kabar gembira datang dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Prestasi membanggakan yang diraih pada 27 Mei 2025 ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sumbawa dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Namun, pencapaian WTP ini tidak membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa berpuas diri. Melalui Badan Anggaran (Banggar), DPRD justru "menggeber" pembahasan mendalam terkait LHP BPK RI, menegaskan komitmen mereka untuk mengawal tindak lanjut setiap rekomendasi.

Rapat Banggar yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD sekaligus Ketua Banggar, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., berlangsung serius di Ruang Rapat Pimpinan DPRD pada Jumat (13/6/2025). Ia menekankan bahwa meskipun Sumbawa meraih WTP, LHP BPK adalah "panduan untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan daerah."

"Kami akan memastikan semua catatan dan rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara serius," tegas Nanang, didampingi Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta jajaran anggota Banggar yang lengkap, mulai dari M Takdir,  Edy Syarifudin, H. Zainuddin Sirat, Adizul Syahabuddin, Syamsul Hidayat, Syaipul Arif, M Zain, Ade Mudhita Nursyamsu, Sandi, M Taufik, I Nyoman Wisma hingga Hj. Jamila dan Muhammad Faesal. Didampingi sekretaris DPRD Ir A Yani dan jajaran.

Dari pihak eksekutif, turut hadir Kepala Inspektorat I Made Patria AP, Kepala Bappeda ES Adi Nusantara, S.Sos.MT Sekban Bapenda Aulia Asman, M.EcDev dan Sekretaris BKAD Kaharuddin, SE M.Ec.Dev., serta jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumbawa, menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam kolaborasi ini.

Kepala Inspektorat Sumbawa, I Made Patria, menyampaikan bahwa perolehan WTP ini menjadi bukti pembenahan sistem keuangan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan peningkatan pengawasan internal di Pemkab Sumbawa. "Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Zulfikar Demitry menambahkan bahwa rapat ini merupakan momentum berkolaborasi lembaga dengan Pemda untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. "Kami telah mendengar penjelasan Pemda dan pandangan seluruh anggota Badan Anggaran, intinya adalah kita semua mendukung penuh Pemerintahan Jarot Ansori" ujarnya.

Dirinya menyampaikan lima hal penting sebagai rekomendasi Banggar  Dari Rencana Aksi hingga Transparansi Publik.

"Sebagai hasil pembahasan, Banggar DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan lima rekomendasi kunci yang akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam menindaklanjuti LHP BPK" sambung Fikar.

Pertama : Penyusunan Rencana Aksi Komprehensif: Pemda didorong untuk segera membuat action plan yang jelas dan terukur untuk setiap rekomendasi BPK, lengkap dengan tenggat waktu dan penanggung jawab yang spesifik.

Kedua : Monitoring & Evaluasi Rutin: Inspektorat wajib menjadikan pengawasan dan evaluasi tindak lanjut BPK sebagai agenda rutin untuk memastikan efektivitas perbaikan.

Ketiga : Peningkatan Kapasitas SDM: Peningkatan keterampilan SDM pengelola keuangan dan pengadaan barang/jasa menjadi prioritas untuk mencegah temuan berulang.

Keempat : Apresiasi bagi OPD Transparan: Pemberian reward kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berprestasi dalam pengelolaan keuangan dan menjunjung tinggi transparansi.

Kelima : Transparansi Publik: DPRD mendesak Pemda untuk mempublikasikan progres tindak lanjut BPK di website resmi, mengajak masyarakat turut mengawasi demi akuntabilitas.

Dengan rekomendasi ini, DPRD Sumbawa berharap Pemkab Sumbawa dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperkuat tata kelola keuangan, meningkatkan akuntabilitas, dan pada akhirnya, mewujudkan good governance demi kepentingan seluruh masyarakat Sumbawa. "Prestasi WTP hanyalah permulaan dari perjalanan panjang menuju pemerintahan yang lebih efektif dan dipercaya" tutup Fikar.(AM)

]]>
Fri, 13 Jun 2025 22:16:32 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Cermati Potensi Ubur&ubur Bagi Kesejahteraan Masyarakat. PAD, Limbah dan Partisipasi Lokal Jadi Sorotan Utama https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-cermati-potensi-ubur-ubur-bagi-kesejahteraan-masyarakat-pad-limbah-dan-partisipasi-lokal-jadi-sorotan-utama https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-cermati-potensi-ubur-ubur-bagi-kesejahteraan-masyarakat-pad-limbah-dan-partisipasi-lokal-jadi-sorotan-utama Komisi II DPRD Sumbawa Cermati Potensi Ubur-ubur. Limbah dan Partisipasi Lokal Jadi Sorotan Utama

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar hari ini, Rabu (10/06/2025), mengungkapkan kompleksitas pengelolaan potensi laut Ubur-ubur. Pertemuan yang dihadiri LSM Gempur dan LSM Kamita, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kelautan dan Perikanan, Perusahaan Pengolah Ubur - ubur, Pengepul, serta Camat Maronge, Camat Plampang dan Perwakilan Camat Tarano serta Kepala desa Teluk Santong, Labuhan Pidang dan Labuhan Sangur sebagai desa penghasil ubur-ubur, menyoroti celah regulasi, dampak lingkungan, dan harapan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dari komisi II DPRD hadir Wakil ketua Muhammad Tahir SH, bersama anggota Ahmad Nawawi, Ida Rahayu SAP, Ridwan SP.M.Si, Kaharuddin Z, H Andi Mappeleppui, Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, dan Ade Mudhita Nursyamsu SAP.  

Hamzah dari LSM Gempur dan Khairil Anwar dari LSM Kamita mengawali RDP dengan mempertanyakan kelengkapan izin bagi perusahaan pengolah dan pengepul Ubur-ubur yang banyak berasal dari luar daerah. "Apakah mereka memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan Hasil (SKP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Kode KBLI Perdagangan Besar, dan izin perikanan yang relevan? Karena setelah kami telusuri, pemerintah daerah sampai saat ini pun tidak ada payung hukum untuk bisa menarik retribusi, sementara perusahaan ini memiliki nilai ekonomi," tegas Hamzah, mendesak adanya Peraturan Bupati (Perbup) untuk menarik retribusi.

Khairil Anwar akrab disapa Uban dari LSM Kamita juga menyoroti dugaan praktik operasi liar dan pembiaran di lapangan, serta urgensi kerja sama yang berkelanjutan antara pengusaha dan pengepul agar perputaran roda ekonomi terus berlanjut bagi masyarakat lokal. "Kami harapkan di lapangan bisa bekerja sama kontinyu antara pengepul dan pengusaha jangan hanya semusim saja, tapi bagaimana nanti pemerintah daerah melalui kecamatan berkesinambungan agar perputaran roda ekonomi terus berlanjut," tambah Uban.

Camat Maronge, Ibu Hendun, menyoroti minimnya koordinasi antara pelaku usaha Ubur-ubur dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat. Ia menekankan perlunya komunikasi dan pelaporan yang jelas dari pelaku usaha kepada pemerintah desa dan kecamatan, serta berharap LSM dapat membantu memantau. Ia juga menyebut inisiatif pembentukan koperasi Desa Merah Putih bisa  bermanfaat bagi nelayan  melalui kerjasama dengan pengusaha Ubur- ubur.

Kepala Dinas Penanaman Modal pelayanan terpadu satu pintu (DPM PTSP) Kab. Sumbawa Riki Trisnadi SE.M.Si menjelaskan bahwa legalitas usaha ubur-ubur diatur melalui sistem Online Single Submission (OSS) dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Untuk usahanya termasuk  risiko menengah rendah, NIB dinilai sudah cukup sebagai dasar legalitas. Lima perusahaan yang menjadi sorotan LSM dikonfirmasi telah memiliki NIB yang valid.

Namun, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Nurhikmah mengakui adanya kendala dalam penarikan retribusi. "Semenjak Undang-Undang Cipta Kerja berlaku, semua retribusi maupun pajak di sektor perikanan yang kita susun dulu itu dicabut," jelasnya. Hal ini berarti, Pemkab Sumbawa perlu menyusun regulasi baru berbasis layanan jika ingin menarik retribusi dari sektor ini.

Hal ini dibenarkan oleh Kabag Perekonomian dan SDA Khairuddin SE bahwa setelah berlakunya undang undang cipta kerja, Pemda tak lagi bisa memungut retribusi dari pengiriman hasil bumi dan laut.

Kepala Desa Labuhan Sangoro Firmansyah, mengungkapkan bahwa keberadaan Ubur - ubur menjadi penopang perekonomian warga selepas panen jagung. " Para nelayan mendapatkan penghasilan bisa Rp 500 ribu sampai 2 Juta semalam. Dan uang yang berputar dalam sekali musim bisa mencapai Rp 2 Milyar" ujarnya . Meskipun demikian dirinya mengingatkan keprihatinan mendalam terkait dampak lingkungan. "Dari proses pengambilan itu ada namanya pemisahan helm-nya (kepala atau payung dari tentakel  ubur-ubur). Dari limbah helm  itu berdampak negatif kepada ikan-ikan yang ada di sekitarnya, itu merusak insang ikan, sehingga kadang-kadang ketika panen ubur-ubur itu kami biasa melihat banyak ikan mati," paparnya. Ia mendesak adanya regulasi untuk mengatasi kekosongan hukum ini dan melindungi biota laut.

Firman juga menyebutkan adanya kontribusi sukarela (semacam CSR) dari perusahaan sekitar Rp.5 juta per tahun untuk desanya, meskipun tidak ada dasar hukum penarikan yang resmi. Senada, Kepala Desa Teluk Santong dan Kepala Desa Labuhan Pidang mengonfirmasi penerimaan kontribusi serupa yang diberikan kepada masjid setempat. Para kepala desa ini menekankan bahwa meskipun tanpa regulasi yang jelas, keberadaan ubur-ubur sangat membantu perekonomian nelayan lokal saat musim paceklik. Mereka juga menyoroti penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses penangkapan hingga pengemasan ubur-ubur.

Namun, kekhawatiran terhadap pencemaran laut akibat pembuangan limbah sisa ubur-ubur, yang menyebabkan air laut gatal dan bau tak sedap, menjadi sorotan utama Kades Labuhan Pidang Syarifuddin. Ia berharap agar ada solusi konkret dari pemerintah daerah untuk masalah ini.

Menutup sesi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP menegaskan komitmen agar pemerintah daerah untuk menertibkan perusahaan ubur-ubur dan akan menindaklanjuti harapan adanya keberlanjutan dan pemberdayaan bagi masyarakat lokal. Wakil ketua Komisi II, M. Tahir SH, turut mengapresiasi peran aktif LSM dalam membantu lembaga mengawasi, serta menekankan bahwa ubur-ubur merupakan anugerah yang mendatangkan pendapatan bagi masyarakat Sumbawa.

Diakhir pertemuan diperoleh Rekomendasi Rapat Dengar Pendapat Terkait Tata Kelola Ubur-Ubur di Sumbawa yakni Pertama ;  Mendorong Dinas Kelautan dan Perikanan, DPMPTSP, dan pemerintah kecamatan/desa untuk berkoordinasi lebih intensif dalam mengawasi operasional perusahaan ubur-ubur di lapangan agar tidak mencemari lingkungan demi menjaga kelestarian potensi laut dan dapat memberdayakan masyarakat lokal.

Kedua : mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait Perikanan, Koperasi UMKM bersama Pengusaha Ubur - ubur untuk memfasilitasi dan mendukung pembentukan serta penguatan koperasi Desa Merah putih yang sudah dibentuk agar masyarakat setempat dapat berperan lebih besar dalam rantai nilai ubur-ubur, bukan hanya sebagai pengepul musiman.

   

"Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan tata kelola ubur-ubur yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Tana Samawa"pungkas Wisma. (AM)

]]>
Wed, 11 Jun 2025 20:24:22 +0800 amr
Sumbawa Pusat Strategis Pembangunan Nasional: Syaipul Arif Harapkan Polemik Data dan Komitmen RPJMD Tuntas di Musrenbang https://amarmedia.co.id/sumbawa-pusat-strategis-pembangunan-nasional-syaipul-arif-harapkan-polemik-data-dan-komitmen-rpjmd-tuntas-di-musrenbang https://amarmedia.co.id/sumbawa-pusat-strategis-pembangunan-nasional-syaipul-arif-harapkan-polemik-data-dan-komitmen-rpjmd-tuntas-di-musrenbang Sumbawa Pusat Strategis Pembangunan Nasional: Syaipul Arif Harapkan Polemik Data dan Komitmen RPJMD Tuntas di Musrenbang

Sumbawa, Amarmedia.co.id –Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD Kabupaten Sumbawa 2026 yang digelar hari ini, Selasa, 10 Juni 2025, menjadi arena pembahasan krusial mengenai arah pembangunan daerah. Dua isu besar mencuat: polemik seputar data pembangunan daerah dan konfirmasi Sumbawa sebagai sentra strategis pembangunan nasional.

Anggota DPRD Sumbawa Soroti Inkonsistensi Data dan Ketergantungan Pusat

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Syaipul Arif yang akrab disapa Roland, dalam pernyataannya kepada awak media Selasa (10/6) menyoroti potensi inkonsistensi administrasi terkait data daerah Kabupaten Sumbawa pada musrembang Provinsi NTB beberapa waktu lalu khususnya dalam konteks Pembangunan Kabupaten Sumbawa. "Mungkin dengan adanya isu PPS (Provinsi Pulau Sumbawa) ya opini masyarakat berkembang dan sangat sensitif terhadap kemarahan Bupati Sumbawa, kira-kira kalau saya melihat secara administrasi itu perlu dilengkapi sebelumnya, saat ini membutuhkan penjelasan secara gamblang agar apa yang menjadi asumsi masyarakat tidak menjadi "bola liar". Dalam perencanaan pembangunan itu harus dijalani, harus muncul data," tegas Roland dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan ini, menekankan kebutuhan data yang valid untuk setiap proses perencanaan.

Roland juga menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Musrenbang Provinsi NTB yang menyebutkan bahwa daerah-daerah mekar, atau yang mengajukan pemekaran, masih sangat bergantung pada pusat. Mendagri menyatakan hanya 8,7% APBD daerah mekar berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), selebihnya adalah transfer pusat.

Namun, Roland memberikan catatan kritis. "Perlu juga diketahui kalau sektor-sektor strategis seperti tambang yang ada di daerah itu anggaran masuk ke pusat, dan baru kemudian pemerintah pusat membagi ke daerah. Jadi regulasinya sudah mengatur secara detail berapa bagian pusat dan daerah. Tak heran jika Daerah Kabupaten meminta mekar agar faktor pembagian nya lebih sedikit sehingga daerah mendapatkan porsi yang lebih banyak sehingga anggaran tersebut dapat maksimal dipakai membangun daerah," jelasnya. Ia menegaskan adanya hubungan timbal balik yang seimbang antara pusat dan daerah dalam kontribusi pendapatan negara.

Terkait opini yang beragam mengenai pemekaran daerah, Syaipul Arif meyakini bahwa proses pemekaran akan terus berjalan. Mengutip pernyataan Wakil Menteri Dalam Negeri yang pernah berujar bahwa realisasi pemekaran bisa terwujud dalam 3-4 tahun ke depan, Roland menjelaskan momentum saat ini adalah pengajuan pemekaran.

"2027 diharapkan mulai dibentuk tim percepatan dan pengkajian oleh pemerintah pusat, sehingga nanti tahun 2029 sudah Pilkada pertama. Jadi 5 tahun ke depan dari sekarang sudah bisa (terwujud) dalam 3 tahun, 4 tahun yang penting langkah prosedurnya itu sudah mulai," papar Roland. Ia menambahkan, dukungan dari Sumbawa akan sangat membantu jika proses pemekaran sudah masuk dalam perencanaan resmi.

Sumbawa: Daerah dengan Program Strategis Terbanyak dari Pusat

Di sisi lain, Musrenbang ini juga menjadi panggung bagi Kepala Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., untuk memaparkan kabar baik bagi Kabupaten Sumbawa. Ia secara komprehensif menjelaskan sejumlah program strategis Kabupaten Sumbawa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

H. Iswandi secara tegas menanggapi pemberitaan sebelumnya yang menyebut beberapa program strategis Sumbawa tidak tercantum dalam dokumen RPJMD Provinsi NTB. "Saya ingin menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa telah ditetapkan sebagai sentra pengembangan strategis oleh Pemerintah Pusat. Semua program tersebut saat ini sudah final dan tercantum dalam dokumen RPJMD Provinsi NTB," jelasnya.

Dijelaskan H. Iswandi, Kabupaten Sumbawa mendapatkan mandat penting sebagai pusat pengembangan Sentra komoditas perkebunan, sentra peternakan, sentra pengembangan garam, sentra akuakultur komoditas udang, serta sentra perikanan dan rumput laut. Selain itu, Sumbawa dengan berbagai potensinya juga telah ditetapkan sebagai Kawasan swasembada pangan, air, dan energi serta Kawasan konservasi.

"Dari seluruh kabupaten/kota di NTB, Sumbawa merupakan daerah yang paling banyak memperoleh program strategis dari Pemerintah Pusat. Semua alokasi program ini sudah masuk dan final dalam RPJMD NTB. Tinggal kita laksanakan bersama," tambahnya.

H. Iswandi juga menekankan pentingnya pengembangan Kawasan Samota sebagai epicentrum pembangunan di Pulau Sumbawa. Dengan kekayaan alam dan posisi strategis, Samota diharapkan menjadi kawasan pariwisata unggulan serta pusat ekonomi maritim kelas dunia.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang membuka Musrenbang, kembali menekankan pentingnya sinergi dan partisipasi seluruh elemen dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sumbawa yang lebih baik. "RPJMD ini adalah arah pembangunan lima tahun ke depan. Dokumen ini bukan sekadar formalitas, tapi sebuah komitmen kolektif untuk Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera," tegasnya.

Bupati Jarot menegaskan bahwa pembangunan lima tahun ke depan akan difokuskan pada lima misi utama: peningkatan kualitas SDM dan sosial budaya, birokrasi yang profesional dan bersih, pengelolaan lingkungan dan infrastruktur unggul, pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran berbagai pihak penting, termasuk Direktur PKTHA Kemenhut RI Julmansyah S.Hut.MAP, Wakil Ketua DPRD HM.Berlian Rayes SAg.M.MInov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH, serta Anggota DPRD Provinsi NTB H A Saat Abdullah ST, semakin menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera. (AM)

]]>
Tue, 10 Jun 2025 22:16:41 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Paparkan Pokok&Pokok Pikiran: Prioritaskan Pembangunan Fisik, Ekonomi, Pendidikan, Sosial, dan Kesehatan dalam RPJMD 2025&2029 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-paparkan-pokok-pokok-pikiran-prioritaskan-pembangunan-fisik-ekonomi-pendidikan-sosial-dan-kesehatan-dalam-rpjmd-2025-2029 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-paparkan-pokok-pokok-pikiran-prioritaskan-pembangunan-fisik-ekonomi-pendidikan-sosial-dan-kesehatan-dalam-rpjmd-2025-2029 Ketua DPRD Sumbawa Paparkan Pokok-Pokok Pikiran: Prioritaskan Pembangunan Fisik, Ekonomi, Pendidikan, Sosial, dan Kesehatan dalam RPJMD 2025-2029

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam Musrembang Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang berlangsung hari ini, Selasa 10 Juni 2025 di La Grande Sumbawa Grand Hotel.  

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., memaparkan secara gamblang pokok-pokok pikiran DPRD sebagai representasi aspirasi masyarakat.

Ia menekankan fungsi DPRD yang mencakup pembentukan Peraturan Daerah (Perda), budgeting (penganggaran), dan pengawasan. Ia juga mengingatkan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja berkala, serta bertanggung jawab secara moral dan politis kepada masyarakat di daerah pemilihannya.

"Bayangkan DPRD sebagai wakil rakyat yang dipilih untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat. Kami hadir untuk menyusun kebijakan yang mencerminkan aspirasi rakyat, bekerja bersama kepala daerah demi kemajuan Sumbawa,” ujarnya.

Menurut Ketua DPRD, Musrenbang RKPD Tahun 2026 merupakan momentum penting untuk meningkatkan akselerasi pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa penyusunan RKPD memiliki kedudukan strategis untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan, serta efisiensi alokasi sumber daya daerah.

"Identifikasi masalah dan isu strategi pembangunan Kabupaten Sumbawa simetris visi Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera," ujar Nanang Nasiruddin, merujuk pada visi yang dijabarkan melalui misi pembangunan sumber daya manusia, pemerintahan dan birokrasi,alam-lingkungan-infrastruktur, perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan wahana strategis untuk berdiskusi, berembuk, dan bertukar pikiran antar pemangku kepentingan—pemerintah, akademisi, swasta, NGO, dan masyarakat. Hal ini memastikan bahwa pendekatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa tidak hanya mengedepankan aspek top-down planning, melainkan juga mengakomodir pendapat, saran, masukan, dan pemikiran positif dari bawah atau yang dikenal dengan bottom-up planning.

Prioritas Pembangunan: Fisik, Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

Dalam pemaparannya, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menginstruksikan Bupati Sumbawa, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih intensif berkoordinasi dalam membangun perencanaan yang sinergis, memiliki daya ungkit, serta indikator yang jelas dan terukur.

DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti beberapa usulan skala prioritas pembangunan daerah, di antaranya:

Bidang Fisik Sarana dan Prasarana: Meliputi pembangunan dan perbaikan turap/talud/bronjong, pemasangan jaringan PDAM, pembangunan dan perbaikan jalan (lingkungan, usaha tani, hotmix), peningkatan dan pemeliharaan jalan, pembangunan masjid/mushalla/TPQ, pemasangan paving block, lampu penerangan jalan, pembangunan jembatan, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, pembuatan dan perbaikan drainase/irigasi/cekdam, balai pertemuan, pengadaan tanah dan pemagaran makam, pemagaran sekolah, serta pembangunan jalan wisata.

Bidang Ekonomi: Termasuk pengadaan alat pertanian/perikanan, bibit ternak, benih berkualitas, pengadaan terop dan kursi, mesin diesel/pompa air, bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), motor roda tiga, pembangunan jaringan listrik, bantuan modal usaha, bantuan rombong, pelatihan/pembinaan, serta bantuan alat bengkel, pertukangan, menjahit, salon, mesin cetak, dan sarana prasarana UMKM.

Bidang Pendidikan, Sosial Budaya, dan Kesehatan: Meliputi pemberdayaan pemuda/Karang Taruna dan perempuan/PKK, pembentukan kelompok pengajian, pemberian insentif guru honorer/PTT, bantuan pendidikan (beasiswa), bantuan untuk hukum masjid, pengadaan laboratorium komputer sekolah, pembangunan sarana olahraga sekolah, pemasangan paving block halaman sekolah, pembangunan WC dan kamar mandi sekolah, pembangunan PAUD/TK, pengadaan alat kesenian, renovasi cagar budaya, pembangunan dan penataan tempat pariwisata, pembangunan TPA, serta penambahan alat kesehatan Puskesmas dan Postu.

Harapan untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Tana Samawa

Nanang Nasiruddin berharap, melalui forum-forum Musrenbang ini, kualitas perencanaan dapat terwujud lebih baik, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Tana Samawa.

"Semoga Allah SWT senantiasa berkenan meridhoi setiap langkah dan upaya kita semua," pungkasnya, mengakhiri pemaparan yang diharapkan menjadi landasan kuat bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa di masa mendatang"tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PKTHA Kemenhut RI Julmansyah S.Hut.MAP, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD HM.Berlian Rayes SAg.M.MInov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH. Anggota DPRD Provinsi NTB H A Saat Abdullah ST. Kepala Bappeda Provinsi NTB,  Forkopimda dan Para Kepala OPD (AM)

]]>
Tue, 10 Jun 2025 16:31:38 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes Apresiasi "Mero Manto Film Samawa": Sinema Sebagai Pilar Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hm-berlian-rayes-apresiasi-mero-manto-film-samawa-sinema-sebagai-pilar-edukasi-dan-pelestarian-budaya-lokal https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hm-berlian-rayes-apresiasi-mero-manto-film-samawa-sinema-sebagai-pilar-edukasi-dan-pelestarian-budaya-lokal Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes Apresiasi "Mero Manto Film Samawa": Sinema Sebagai Pilar Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Kegiatan pemutaran film dan diskusi budaya bertajuk "Mero Manto Film Samawa"yang sukses besar digelar pada Minggu, 8 Juni 2025, di Lapangan Desa Pulau Bungin, mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, ini dipandang sebagai implementasi misi edukasi lewat sinema yang efektif dalam merawat warisan dan memperkuat identitas masyarakat setempat.

"Mero Manto" di titik kelima, Desa Pulau Bungin, sukses mengajak sekitar 450 penonton yang hadir, termasuk legislator Dapil 4, Camat Alas, Kepala Desa Kalimango, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga umum. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap inisiatif yang memadukan sinema, diskusi budaya, dan pertunjukan seni.

Menari Seirama Ombak": Karya Lokal yang Menginspirasi

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah pemutaran film fiksi "Menari Seirama Ombak" karya sutradara Anton Susilo. Film ini memiliki nilai istimewa karena ide cerita dan seluruh lokasi pembuatannya berada di Pulau Bungin, mencerminkan kolaborasi erat dengan masyarakat lokal dan mengangkat kearifan setempat.

Diskusi budaya yang dimoderatori oleh Dr. Rusdianto AR, M.Pd, menjadi ruang refleksi yang hidup, mempertemukan berbagai pandangan dalam menjaga dan memaknai kebudayaan di era modern. Semarak acara kian terasa dengan pertunjukan seni budaya memukau dari Sanggar Seni Mutiara Bungin, yang menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya daerah masih sangat hidup dan relevan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua I Berlian menegaskan bahwa "Mero Manto" adalah langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal. "Kegiatan Mero Manto adalah langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal," ujarnya. Beliau berharap, di titik berikutnya, "Mero Manto" bisa lebih meriah dan relevan dengan tema-tema yang lebih mendalam.

Kemudian lanjutnya, lebih dari sekadar hiburan, "Mero Manto" menjadi momentum penting untuk menguatkan identitas masyarakat Sumbawa, membangun rasa bangga dan cinta tanah kelahiran, sekaligus menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter bagi generasi muda. Melalui sinema sebagai media edukasi, kegiatan ini mendorong anak-anak muda Sumbawa untuk meneladani nilai-nilai luhur budaya leluhur dan menjadikannya landasan dalam membangun karakter bangsa yang kokoh.

Menuju Sanggaria: Merangkul Keberagaman Etnis di Tana Samawa

Sejalan dengan semangat ini, "Mero Manto" diharapkan mampu berkembang menjadi ruang kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai edukasi yang mendalam dan relevan. Ruang ini akan terus menelusuri dan mengangkat berbagai aspek budaya yang ada di seluruh Sumbawa, menjadi wahana untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa.

Sebagai tindak lanjut dan penguatan misi tersebut, titik berikutnya "Mero Manto" direncanakan hadir di Lapangan/Taman Sanggaria, Kecamatan Utan. Lokasi ini dipilih karena mencakup wilayah tiga kecamatan yaitu Buer, Rhee, dan Kecamatan Utan itu sendiri.

Wakil Ketua I Berlian berharap Komunitas Sumbawa Cinema Society (SCS) yang dimotori oleh Anton Susilo dapat menyesuaikan tema dengan konteks keberagaman budaya di tiga kecamatan tersebut. "Mengingat di tiga kecamatan tersebut terdapat banyak etnis atau suku yang mendiami seperti Tau Samawa sendiri, etnis Sasak, etnis Bali, etnis Mbojo, etnis Bugis, dan etnis Jawa sebagai bukti keberagaman di Tana Samawa," ujar  Waka I Haji  Berlian. Ia berharap, SCS dapat menggali kearifan lokal yang unik dan semakin memperkaya ruang dialog budaya yang inklusif dan mendalam, sehingga semangat pelestarian budaya dapat terus berkembang di hati masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 10 Jun 2025 15:21:12 +0800 amr
Reses Anggota DPRD NTB H.A. Saat Abdullah di Samapuin: Serap Aspirasi Krusial, dari TPU, Penataan Bantaran Sungai hingga Jembatan https://amarmedia.co.id/reses-anggota-dprd-ntb-ha-saat-abdullah-di-samapuin-serap-aspirasi-krusial-dari-tpu-penataan-bantaran-sungai-hingga-jembatan https://amarmedia.co.id/reses-anggota-dprd-ntb-ha-saat-abdullah-di-samapuin-serap-aspirasi-krusial-dari-tpu-penataan-bantaran-sungai-hingga-jembatan Reses Anggota DPRD NTB H.A. Saat Abdullah di Samapuin: Serap Aspirasi Krusial, dari TPU, Penataan Bantaran Sungai hingga  Jembatan 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Provinsi NTB, H.A. Saat Abdullah, S.T. menggelar kegiatan reses dan menyerap aspirasi masyarakat di Taman Tanggul RW 02, Kelurahan Samapuin, pada Sabtu (7/6/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan dan harapan langsung kepada wakil rakyat.

Ketua RW 02 Kelurahan Samapuin Salim SE dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran H.A. Saat Abdullah, yang merupakan hal luar biasa bagi warga. "Ini sudah lama dinantikan," ujarnya, menyiratkan antusiasme masyarakat.

Membuka  acara Joni menjelaskan bahwa agenda reses ini adalah ajang menyerap aspirasi masyarakat dari 157 desa dan 8 kelurahan di Kabupaten Sumbawa atau total 165, dan Juga Desa di KSB yang merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD dalam pembuatan peraturan, pengawasan, dan penganggaran. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat sebagai berita acara untuk diperjuangkan di Udayana (Kantor DPRD Provinsi Mataram _red)

Aspirasi Prioritas: TPU Baru, Perbaikan Masjid, dan Beasiswa Pendidikan Hingga Jembatan.

Dalam sesi diskusi dan penyampaian aspirasi berlangsung interaktif. Ketua RT 05 RW 02 Syafruddin Hasan menjadi yang pertama menyampaikan harapan akan adanya tempat pemakaman umum (TPU) baru yang mendesak.

Dirinya selalu Pengurus Masjid Jami' Annur menyampaikan keinginan untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan anak muda, dengan harapan adanya pembangunan rooftop dan penanganan kebocoran atap saat musim hujan.

Dari sektor pendidikan, warga mengharapkan adanya dukungan beasiswa yang dapat diakomodasi dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) H.A. Saat Abdullah, demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selanjutnya Ketua Majelis Taklim Annur Kelurahan Samapuin Hj Hafsah SPd menyampaikan apresiasinya atas kedatangan Anggota DPRD Provinsi NTB. Dirinya meminta support atas kegiatan majelis taklim sebagai garda terdepan dalam pendidikan moral dan agama di masyarakat. " Apakah ada kebijakan di tingkat provinsi yang bisa memperkuat peran majelis taklim sebagai wadah pendidikan moral dan agama di masyarakat dan membentengi remaja dari pengaruh negatif perkembangan zaman. dan Bagaimana peran kami sebagai Majelis Taklim dapat disinergikan dengan program pemerintah provinsi dalam upaya peningkatan kesejahteraan Sosial dan pemberdayaan ekonomi umat terutama bagi ibu-ibu dan remaja" ujarnya. 

Demikian pula warga lainnya Awan H Muslimin menyarakan adanya Pembangunan Jembatan penghubung Samapuin - Perate, dan pemberdayaan UMKM. Tak ketinggalan Syamsul Hidayat menyampaikan agar H Saat membantu penunjang kegiatan masyarakat dengan pengadaan terop dan kursi.

H.A. Saat Abdullah: Komitmen Hadapi Kendala Fiskal dan Ancaman Narkoba

Menanggapi aspirasi yang masuk, H.A. Saat Abdullah menegaskan bahwa kegiatan reses ini adalah kewajiban sebagai bagian dari fungsi DPRD. "Anggaran dan aspirasi masyarakat, serta rencana RPJMD, akan dibahas dalam Musrenbang," jelasnya.

Ia tidak menampik bahwa masalah fiskal terkadang menjadi kendala dalam pelaksanaan program. Namun, ia menekankan fungsi Peraturan Daerah (Perda) dan kontroling DPRD untuk memastikan APBD dilaksanakan dengan baik dan sesuai kondisi masyarakat. "Sekarang sistem penganggaran sangat ketat,harus masuk dalam SIPD," tambahnya, merujuk pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.

Terkait tanah makam, ia berjanji akan memasukkan usulan tersebut jika sistem memungkinkan. Mengenai masjid, ia menyatakan akan menindaklanjuti.

H.A. Saat Abdullah juga menyoroti tantangan besar dalam bidang pendidikan dan generasi muda, khususnya ancaman narkoba yang merajalela. Ia mengingatkan bahwa program nasional Presiden Prabowo menargetkan penanganan dan penindakan musuh negara seperti korupsi, narkoba, dan judi online (Judol). "Yang berbahaya adalah narkoba," tegasnya.

Program Pro-Rakyat dan Mimpi Penataan Bantaran Sungai

H.A. Saat Abdullah mengungkapkan adanya program yang bisa disinergikan dengan ekonomi umat. Ia menyebut bahwa RPJMD Provinsi NTB yang akan diserahkan pada 20 Juni mendatang, akan dibahas oleh DPRD Provinsi NTB. Demikian pula di Kabupaten Sumbawa Bupati Sumbawa sekarang menyusun RPJMDnya memuat 12 program unggulan di Sumbawa, termasuk program untuk UMKM dan milenial. Beliau juga merasa lapang dada karena ada dukungan kursi DPRD dari Kabupaten Sumbawa, Provinsi, hingga Pusat.

Beberapa program lain yang disebutnya meliputi bedah rumah beasiswa SD, SMP, SMA bagi yang tidak mampu, dan Koperasi Merah Putih. Bahkan, ia menyebut rencana pembangunan Batalyon oleh Pemerintah Pusat di daerah demi menjaga ketahanan dan kemanan di Sumbawa.

Menanggapi keluhan terkait infrastruktur, seperti kebutuhan kursi dan terop, perbaikan talut irigasi, dan penanganan bantaran kali yang menjadi ancaman banjir tahunan, H.A. Saat Abdullah berkomitmen untuk mengkomunikasikannya dengan pihak terkait seperti Balai Wilayah Sungai (BWS).

"Saya bertekad dan sejak menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi bermimpi semua bantaran sungai dibuat beronjong," ujarnya, menunjukkan visi jangka panjang untuk penataan infrastruktur sungai, termasuk potensi pengembangan keramba dan penataan listrik di "wilayah basah" yang tak pernah kering. Mengenai usulan jembatan ke Perate, ia menyatakan itu kewenangan Bupati." Melihat antusiasme masyarakat disini untuk mewujudkan keberadaan Jembatan silahkan dilanjut dengan cara yang baik kepada Pemda kabupaten Sumbawa. Kami siap membantu" jelasnya.

Acara reses ini ditutup dengan harapan bersama untuk saling mendoakan. " Kedatangan kami yang penting adalah dapat bersilaturahmi dan saling mendoakan agar dapat terus bekerja dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumbawa baik di Sumbawa dan KSB! tutupnya.(AM)

]]>
Sun, 08 Jun 2025 07:41:25 +0800 amr
Polemik Musrenbang NTB: Anggota DPRD NTB Abdul Rahim Soroti Hilangnya Data Sumbawa, Desak Akurasi Dokumen Pembangunan https://amarmedia.co.id/polemik-musrenbang-ntb-anggota-dprd-ntb-abdul-rahim-soroti-hilangnya-data-sumbawa-desak-akurasi-dokumen-pembangunan https://amarmedia.co.id/polemik-musrenbang-ntb-anggota-dprd-ntb-abdul-rahim-soroti-hilangnya-data-sumbawa-desak-akurasi-dokumen-pembangunan Polemik Musrenbang NTB: Anggota DPRD NTB Abdul Rahim Soroti Hilangnya Data Sumbawa, Desak Akurasi Dokumen Pembangunan

Mataram, Amarmedia.co.id - Insiden memanasnya suasana Musrenbang RPJMD Provinsi NTB Tahun 2025-2029 pada Rabu (4/6/2025), yang melibatkan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan jajaran Bappeda NTB, kini menjadi sorotan Anggota DPRD Provinsi NTB, Abdul Rahim, S.T. Ia mendesak Bappeda Provinsi NTB untuk memberikan atensi serius terhadap polemik hilangnya data strategis Kabupaten Sumbawa dalam dokumen perencanaan.

Sebelumnya, Bupati Sumbawa, H. Jarot, menunjukkan kemarahannya secara terbuka. Pemicunya adalah data yang tidak akurat dalam Dokumen Musrenbang NTB 2025 terkait Kabupaten Sumbawa, yang dinilai melecehkan daerahnya. Dua poin utama yang memantik amarah Bupati adalah potensi daerah sektor strategis seperti pertambangan dan pertanian Sumbawa tidak tercantum, serta program Sekolah Rakyat (SR) Presiden Prabowo Subianto dihilangkan, padahal Sumbawa telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare. Sementara itu, Lombok Timur dan Lombok Barat justru masuk dengan tiga lokasi untuk program SR.

Atas hal tersebut Anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rahim ST dari Partai PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumbawa dan KSB ini mendesak agar aspirasi daerah harus diperhatikan secara serius. Ia menekankan pentingnya akurasi data dan perhatian terhadap aspirasi daerah. "Kami berharap kepada Bappeda Provinsi NTB untuk memberikan atensi serius tidak hanya bagi Kabupaten Sumbawa, tapi juga kabupaten lainnya di Provinsi NTB," ujarnya Kamis 5 Juni 2025.

Ia menambahkan, "Data usulan dari daerah adalah aspirasi yang perlu diperhatikan secara serius. Mana yang dapat diteruskan menjadi Dokumen RPJMD Provinsi NTB harus dibahas bersama, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kami juga akan memanggil Bappeda provinsi NTB untuk dapat menjabarkan hal ini tandasnya.

"Wajar Bupati Sumbawa marah, karena data yang hilang itu adalah amanat masyarakat Sumbawa yang harus di jaga dan menjadi attensi pemprov NTB.jangan sampai gara-gara ini akan menyulut reaksi mayarakat Sumbawa. Saya berharap Bappeda harus mampu menjaga hal-hal yang sifatnya sangat strategis dan penting bagi kabupaten kota yang ada di NTB" tegasnya.

Menurutnya hal Ini bukan sekadar hal administratif, tapi bentuk pengabaian terhadap pembangunan Sumbawa. "Bagaimana mungkin potensi tambang dan pertanian kami tidak masuk? 

"Maka perlu untuk membedah dokumen Musrenbang dan RPJMD NTB, serta RPJMN sehingga sinkron" pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 06 Jun 2025 01:18:11 +0800 amr
Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Baik MDMC: Dorong Kolaborasi dengan FPRB dan Program Karang Tangguh https://amarmedia.co.id/perkuat-kesiapsiagaan-bencana-wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-baik-mdmc-dorong-kolaborasi-dengan-fprb-dan-program-karang-tangguh https://amarmedia.co.id/perkuat-kesiapsiagaan-bencana-wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-baik-mdmc-dorong-kolaborasi-dengan-fprb-dan-program-karang-tangguh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Baik MDMC: Dorong Kolaborasi dengan FRB dan Program Karang Tangguh

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Wakil Ketua III  DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menerima kunjungan audiensi dari pengurus Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada Rabu (4/6/2025). Pertemuan ini menjadi sinyal kuat dukungan DPRD terhadap kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Sumbawa, khususnya dengan adanya program "Karang Tangguh".

Dalam diskusi yang hangat tersebut, Zulfikar Demitry menyambut baik kehadiran MDMC dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif kolaborasi, terutama dengan momentum pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sumbawa yang baru. "Kami sangat mendukung kolaborasi dengan MDMC, apalagi FPRB baru terbentuk. " ujar Zulfikar yang juga Ketua FPRB Kabupaten Sumbawa.

Dirinya berharap agar FPRB nantinya dapat bersinergi dengan semua pihak, termasuk MDMC, dalam menghadapi potensi bencana. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan organisasi relawan sangat krusial dalam memperkuat kapasitas daerah dalam mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons pasca-bencana.

MDMC Hadirkan Program Karang Tangguh: Fokus Ketahanan Desa Berbasis Perubahan Iklim

Program Manajer Karang Tangguh MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Priyo Atmosanjoyo, menjelaskan tujuan kunjungan mereka. "Hari ini kami berkunjung ke teman-teman DPRD untuk silaturahmi, dan yang kedua, mengundang serta mengajak teman-teman di DPRD untuk bisa hadir di acara kick-off program Karang Tangguh dan juga program ketangguhan bencana di Kabupaten Sumbawa bersama Siap Siaga dan mitra pembangunan lainnya," ungkap Priyo, yang juga merupakan anggota divisi mitigasi dan kesiapsiagaan di MDMC.

Ia menambahkan, diskusi juga dilakukan terkait agenda legislatif dalam program ketangguhan bencana di Kabupaten Sumbawa. "Harapannya, kita dan juga masyarakat sipil serta lembaga legislatif di Kabupaten Sumbawa ini bisa saling bersinergi untuk meningkatkan ketangguhan daerah," imbuh Priyo.

Program Karang Tangguh MDMC bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui Desa Tangguh Bencana yang berbasis perubahan iklim dan ketahanan pangan. Program ini telah sukses dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Tengah pada sesi pertama, dan kini memasuki sesi kedua di Kabupaten Sumbawa.

Priyo merinci tiga tujuan utama dari program Karang Tangguh di Sumbawa:

Pertama Penyusunan dokumen dan peningkatan kapasitas masyarakat serta lembaga terkait ketangguhan bencana, dalam hal ini Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Tim Siaga Bencana (TSB), dalam menghadapi bencana berbasis perubahan iklim.

Kedua Peningkatan kapasitas kemampuan Pemerintah Desa dalam penganggaran berbasis pengurangan risiko bencana.

Ketiga Peningkatan peran perempuan dalam pengurangan risiko bencana berbasis ketahanan pangan.

"Harapannya, dari ketiga hal tersebut kita bisa bersinergi dan juga kita bisa meningkatkan kapasitas desa dalam menghadapi bencana berbasis iklim yang akhir-akhir ini semakin dirasakan karena perubahan iklim yang ada di global," pungkas Priyo.

Audiensi ini mengindikasikan komitmen DPRD Sumbawa untuk mendukung ekosistem penanggulangan bencana yang terkoordinasi dan efektif. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan organisasi masyarakat seperti MDMC, diharapkan Kabupaten Sumbawa akan semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan bencana di masa mendatang. (AM)

]]>
Fri, 06 Jun 2025 00:53:07 +0800 amr
Ketua Komisi I DPRD Apresiasi Program Beasiswa Kedokteran dan Farmasi Pemda Sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-apresiasi-program-beasiswa-kedokteran-dan-farmasi-pemda-sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-i-dprd-apresiasi-program-beasiswa-kedokteran-dan-farmasi-pemda-sumbawa Ketua Komisi I DPRD Apresiasi Program Beasiswa Kedokteran dan Farmasi Pemda Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Faesal, S.AP., MM.Inov., memberikan apresiasi atas program beasiswa pendidikan tinggi yang diluncurkan Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa bagi masyarakat kurang mampu. Program ini membuka jalur seleksi mandiri kemitraan untuk Program Studi Kedokteran dan Farmasi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram (Unram) tahun akademik 2025.

Faesal menilai program ini sebagai terobosan strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan, bagi putra-putri daerah yang memiliki potensi akademik namun terkendala secara ekonomi.

“Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemda Sumbawa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, terutama mereka yang berprestasi namun tidak memiliki kemampuan finansial untuk melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran atau farmasi,” ujar Faesal kepada media, Selasa (3/6/2025).

Politisi muda yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa itu menyebut program ini sebagai "kesempatan emas" bagi generasi muda, khususnya anak-anak desa yang bercita-cita menjadi dokter atau apoteker.

“Bayangkan, ada siswa yang menjadi juara satu di SMA Lunyuk, cerdas dan berprestasi, tapi terhambat oleh biaya. Lewat program ini, mimpi mereka bisa terwujud, karena dibiayai langsung dari APBD. Ini bukan sekadar beasiswa, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Faesal menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi, agar beasiswa ini benar-benar tepat sasaran dan menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Program beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Pemda Sumbawa dan FKIK Unram, yang bertujuan untuk mencetak tenaga kesehatan berkualitas dari daerah, sekaligus menjawab tantangan kekurangan tenaga medis di wilayah Sumbawa dan sekitarnya. (AM/Mul)

]]>
Wed, 04 Jun 2025 12:18:32 +0800 amr
Apresiasi dan Dukungan Penuh Komisi I DPRD Sumbawa untuk Koperasi Merah Putih: Sudah 88% Desa Siap Sambut Peluncuran Presiden Prabowo https://amarmedia.co.id/apresiasi-dan-dukungan-penuh-komisi-i-dprd-sumbawa-untuk-koperasi-merah-putih-sudah-88-desa-siap-sambut-peluncuran-presiden-prabowo https://amarmedia.co.id/apresiasi-dan-dukungan-penuh-komisi-i-dprd-sumbawa-untuk-koperasi-merah-putih-sudah-88-desa-siap-sambut-peluncuran-presiden-prabowo Apresiasi dan Dukungan Penuh Komisi I DPRD Sumbawa untuk Koperasi Merah Putih: Sudah 88% Desa Siap Sambut Peluncuran Presiden Prabowo

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari berbagai daerah, termasuk DPRD Kabupaten Sumbawa. Koperasi Merah Putih pada jelang peluncuran resmi oleh Presiden pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, dilaporkan bahwa progres pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sumbawa telah mencapai 88 persen.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra, secara tegas menyatakan persetujuan dan dukungannya terhadap program ini. Ia berharap inisiatif ini akan membawa dampak signifikan bagi kemajuan desa-desa di Sumbawa.

"Kami sangat setuju dan mendukung penuh program ini, Kami juga mengapresiasi Desa desa yang bergerak cepat membentuk. Alhamdulillah sampai saat ini sudah 88 persen terbentuk di Kabupaten Sumbawa dari 157 Desa dan 8 Keluarahan di 24 Kecamatan" ujar Muhammad Faesal. "Harapan kami, desa-desa yang memiliki potensi bagus, seperti dalam sektor pertanian jagung dan peternakan unggas petelur, dapat berkembang lebih cepat dengan adanya program ini." ujarnya Senin 2 Juni 2025.

Dirinya menegaskan Koperasi Merah Putih adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ekonomi di desa, terutama dalam hal akses terhadap modal, produk, dan pasar.Untuk itu Faisal juga berharap dapat bersinergi dengan program MBG dan Sekolah Rakyat.

Ditambahkan oleh Wakil Ketua Komisi II Muhammad Tahir SH bahwa Koperasi ini akan mengelola berbagai unit usaha seperti gerai sembako, obat-obatan, produk pertanian, peternakan dan lain-lain. "Kami harapkan masyarakat dapat menikmati akses permodalan dan caranya adalah dengan menjadi anggota koperasi di desanya masing masing" ujarnya.

Pernyataan Ketua Komisi I DPRD Sumbawa ini menggarisbawahi optimisme terhadap potensi besar desa-desa di Kabupaten Sumbawa untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui sektor-sektor unggulan. Dengan 88% pembentukan yang telah rampung, Kabupaten Sumbawa menunjukkan kesiapan yang tinggi untuk menyambut peluncuran program oleh Presiden Prabowo Subianto dan mengoptimalkan manfaatnya demi kesejahteraan masyarakat desa. (AM)

]]>
Mon, 02 Jun 2025 14:38:37 +0800 amr
Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025: Ketua DPRD Ingatkan Pancasila Adalah Kita! https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2025-ketua-dprd-ingatkan-pancasila-adalah-kita https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-lahir-pancasila-1-juni-2025-ketua-dprd-ingatkan-pancasila-adalah-kita Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025: Ketua DPRD Ingatkan Pancasila Adalah Kita!

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Hari ini, Minggu, 1 Juni 2025, seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Momen bersejarah ini menjadi pengingat akan pentingnya Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, melainkan juga sebagai jiwa dan semangat yang membimbing bangsa Indonesia.

Dalam rangka peringatan ini, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, Ketua DPRD Sumbawa, menyampaikan pesan yang mendalam. "Pancasila bukan sekadar dasar negara, tapi jiwa dan semangat kita sebagai bangsa," ujarnya. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap sendi kehidupan sehari-hari.

Pengamalan nilai-nilai Pancasila, mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, hingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, diharapkan dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang adil, bersatu, dan bermartabat.

"Mari kita amalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari—untuk Indonesia yang adil, bersatu, dan bermartabat," tambah Nanang Nasiruddin. Ia menegaskan kembali esensi Pancasila dengan sebuah kalimat yang kuat: "Pancasila adalah kita."

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi momentum bagi seluruh warga negara untuk merenungkan kembali dan memperkuat komitmen terhadap ideologi bangsa, demi kemajuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (AM)

]]>
Sun, 01 Jun 2025 12:12:02 +0800 amr
Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, DPRD Apresiasi dan Siap Kawal Tindak Lanjut LHP BPK https://amarmedia.co.id/sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-dprd-apresiasi-dan-siap-kawal-tindak-lanjut-lhp-bpk https://amarmedia.co.id/sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-dprd-apresiasi-dan-siap-kawal-tindak-lanjut-lhp-bpk Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, DPRD Apresiasi dan Siap Kawal Tindak Lanjut LHP BPK

Mataram, Amarmedia.co.id  – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menorehkan prestasi prestisius dengan meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Ini adalah kali ke-11 Kabupaten Sumbawa menerima opini audit tertinggi, yang diserahkan dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 se-Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram pada hari ini, Selasa, 27 Mei 2025.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara langsung menerima LHP tersebut yang mengusung tema "Independensi, Integritas, Profesionalisme". Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini dan menegaskan bahwa predikat WTP akan menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah demi kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap aspek pengelolaan keuangan daerah. Opini WTP ini adalah hasil dari upaya kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa," ujar Bupati Syarafuddin Jarot.

Apresiasi DPRD dan Komitmen Pengawasan

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.MInov menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas opini WTP yang diberikan BPK RI Perwakilan NTB kepada Kabupaten Sumbawa. "Saya sangat mengapresiasi opini yang diberikan oleh BPK RI Perwakilan NTB kepada Kabupaten Sumbawa. Tentu dengan raihan predikat tersebut, Kabupaten Sumbawa merupakan kabupaten yang sudah mampu mengelola keuangan daerah dengan baik, transparan, dan akuntabel," ujar Nanang.

Nanang berharap agar pemerintah daerah dapat bekerja lebih baik lagi guna mempertahankan predikat WTP ini di tahun-tahun berikutnya. Lebih lanjut, Nanang menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal proses tindak lanjut atas LHP BPK.

"DPRD akan melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut dari LHP BPK tersebut," tegas Nanang.

Sesuai dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD memiliki peran krusial dalam memantau penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan yang terdapat dalam LHP BPK RI.

Ini berarti setelah BPK menyerahkan LHP kepada Pemda Sumbawa terkait Opini WTP yang baru saja diraih, DPRD Sumbawa memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK ditindaklanjuti dengan serius dan efektif oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

DPRD dapat melakukan pemantauan ini melalui berbagai mekanisme, seperti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Pemkab, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk rekomendasi yang kompleks, kunjungan lapangan, serta evaluasi laporan perkembangan tindak lanjut dari pemerintah daerah.

"Peran aktif DPRD dalam memantau tindak lanjut LHP sangat penting untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta menjadi bentuk check and balance yang efektif antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Sumbawa" pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 27 May 2025 17:24:52 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Apresiasi Pelatihan Wasit Panahan: Dorong Peningkatan Kualitas dan Kesiapan PON 2028 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-apresiasi-pelatihan-wasit-panahan-dorong-peningkatan-kualitas-dan-kesiapan-pon-2028 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-apresiasi-pelatihan-wasit-panahan-dorong-peningkatan-kualitas-dan-kesiapan-pon-2028 Pimpinan DPRD Sumbawa Apresiasi Pelatihan Wasit Panahan: Dorong Peningkatan Kualitas dan Kesiapan PON 2028

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes dan Gitta Liesbano menghadiri pembukaan pelatihan wasit dan menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Sumbawa yang menyelenggarakan Pelatihan Wasit Daerah Tingkat Provinsi NTB. Pelatihan yang digelar pada Kamis, 22 Mei 2025, ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia panahan di daerah.

"Pertama, atas nama pimpinan DPRD, kami mengucapkan selamat. Kami sangat mengapresiasi semangat Cabang Olahraga Perpani yang menginisiasi kegiatan ini, dengan narasumber berkompeten dari PB Perpani. Apalagi ini tak lepas dari rentetan prestasi Perpani Sumbawa di tingkat Regional maupun Nasional," ungkap H.M Berlian Rayes pimpinan DPRD Sumbawa didampingi Gitta Liesbano. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kegiatan semacam ini untuk penguatan organisasi. "Wasit juga penting untuk ditingkatkan pemahaman rule, grade dan lisensinya. Seingat saya, ketika kita mengadakan kompetisi regional, ketersediaan wasit yang mumpuni sangatlah penting," tambahnya.

Dengan demikian kita dapat menunjang event di Sumbawa baik skala provinsi maupun nasional karena kita telah memiliki Wasit Panahan berlisensi dan berkualitas secara teknikal maupun attitudenya.

Dukungan penuh dari DPRD Sumbawa juga dilandasi oleh persiapan Provinsi NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi NTB Tahun 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII pada tahun 2028. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Sumbawa memiliki stok wasit berlisensi nasional yang memadai.

"Kami mendukung penuh, apalagi nanti ada Porprov dan PON di NTB. Teman-teman Perpani di Sumbawa diharapkan memiliki stok wasit nasional. Sehingga ini menjadi nilai tambah bagi Perpani di Sumbawa," tegasnya.

Pelatihan wasit ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga menjadikan Sumbawa sebagai salah satu daerah penyedia wasit panahan yang handal di kancah nasional, mendukung suksesnya PON 2028 baik sebagai penyelenggara maupun penyumbang SDM berkualitas. (AM)

]]>
Fri, 23 May 2025 06:06:47 +0800 amr
Dewan Haji Andi Soroti Dualisme Pengelolaan Pasar Alas: Pedagang Merugi, Keamanan Terabaikan! https://amarmedia.co.id/dewan-haji-andi-soroti-dualisme-pengelolaan-pasar-alas-pedagang-merugi-keamanan-terabaikan https://amarmedia.co.id/dewan-haji-andi-soroti-dualisme-pengelolaan-pasar-alas-pedagang-merugi-keamanan-terabaikan Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappeleppui, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi pengelolaan Pasar Kecamatan Alas yang dinilai tidak efektif dan merugikan para pedagang. Pasalnya, pengelolaan pasar tersebut terbagi dua, di mana wilayah luar bangunan pasar (menggunakan badan jalan umum) dikelola oleh BUMDes Desa Dalam, sementara wilayah dalam bangunan pasar dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda), dengan urusan keamanan diserahkan kepada asosiasi pedagang pasar.

Menurut H. Andi Mappeleppui, dualisme pengelolaan ini menimbulkan sejumlah persoalan serius. Salah satunya adalah membludaknya aktivitas pedagang di wilayah luar bangunan pasar, meskipun ruang di dalam pasar masih banyak tersedia. Akibatnya, aktivitas di dalam pasar menjadi sepi, terutama pada area pasar ikan dan sayur. Banyak kios di dalam pasar yang tutup dan hanya beroperasi musiman, itupun hanya saat panen dan bulan puasa, meskipun pedagang tetap membayar retribusi sebesar Rp 46 ribu per bulan.

"Cara ini tentu sangat merugikan karena masih banyak orang lain yang mampu memanfaatkan untuk berjualan tiap hari tanpa musiman," ujar H. Andi Mappeleppui, Senin (19/5/2025).

Lebih lanjut, H. Andi Mappeleppui menyoroti masalah keamanan di pasar Alas yang dinilai buruk. "Hampir tiap malam ada kecurian dan tidak ada yang bertanggung jawab untuk memberikan solusi keamanan," keluhnya.

Melihat kondisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi ini, H. Andi Mappeleppui mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan dan menyikapi persoalan Pasar Alas. Ia menekankan perlunya kehadiran dinas terkait untuk mencari solusi konkret atas permasalahan yang dihadapi para pedagang.

"Harapan kami agar dinas terkait segera hadir menyikapi persoalan ini karena masalah ini sudah bertahun-tahun lamanya belum ada solusi," tegasnya.

Untuk mengatasi carut marut pengelolaan Pasar Alas, H. Andi Mappeleppui menyarankan agar pengelolaan pasar dikembalikan kepada pengelola tunggal, baik BUMDes maupun Pemda. Dengan pengelolaan tunggal, diharapkan akan ada kejelasan pihak yang bertanggung jawab sehingga para pelaku pasar tahu kepada siapa mereka harus mengadu jika terjadi masalah. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan kondisi pasar yang kondusif, aman, dan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi para pedagang. (AM)

]]>
Mon, 19 May 2025 22:29:57 +0800 amr
Ketua DPRD: Koperasi Merah Putih Bukan Sekadar Program, Tapi Langkah Strategis! https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-koperasi-merah-putih-bukan-sekadar-program-tapi-langkah-strategis https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-koperasi-merah-putih-bukan-sekadar-program-tapi-langkah-strategis Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP.M.Inov, menunjukkan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan menghadiri sosialisasinya pada Senin (19/5/2025) di Kantor Bupati Sumbawa. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Nusa Tenggara Barat ini menjadi momentum penting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, kepada wartawan Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, program ini akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat kelembagaan desa, serta membuka akses keadilan sosial yang inklusif.

"Kami di DPRD Sumbawa siap mendukung penuh inisiatif yang berpihak pada kemajuan dan pemberdayaan masyarakat desa. Karena desa adalah akar kekuatan bangsa," tegas Nanang Nasiruddin.

Senada dengan Ketua DPRD, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., juga menunjukkan komitmen kuat dalam membangun perekonomian berbasis kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Kehadirannya dalam acara sosialisasi ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Bupati Jarot menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dengan target pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, di mana Kabupaten Sumbawa menargetkan 165 koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Ia menekankan pentingnya sosialisasi ini agar seluruh proses pembentukan koperasi dapat berjalan lancar dan sesuai target peresmian oleh Presiden RI pada 12 Juli 2025.

"Mari jadikan Koperasi sebagai wadah membangun desa, membangun Perekonomian dengan prinsip kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan," ajak Bupati Jarot.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi NTB, I Gusti Putu Milawati, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih bertujuan untuk mendorong kepentingan bangsa melalui swasembada pangan dan pengembangan industri agrobisnis berbasis koperasi. Provinsi NTB sendiri menargetkan pembentukan 1.166 koperasi desa/kelurahan.

Dengan sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan Kemenkumham, diharapkan program Koperasi Merah Putih ini dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi signifikan dalam membangun perekonomian yang kuat dan berkeadilan di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus memperkuat fondasi bangsa (AM)

]]>
Mon, 19 May 2025 16:58:01 +0800 amr
Dewan Rozi Desak Pemda Sumbawa Soal Tuntutan Rakyat Bangun Jalan ke PT SJR https://amarmedia.co.id/dewan-rozi-desak-pemda-sumbawa-soal-tuntutan-rakyat-bangun-jalan-ke-pt-sjr https://amarmedia.co.id/dewan-rozi-desak-pemda-sumbawa-soal-tuntutan-rakyat-bangun-jalan-ke-pt-sjr Dewan Rozi Desak Pemda Sumbawa Soal Tuntutan Rakyat  Bangun Jalan ke  PT SJR

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Setelah sebelumnya Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) menyuarakan tindak lanjut rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa soal PT Sumbawa Juta Raya (SJR), kini giliran anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP atau akrab disapa Dewan Rozi, yang menegaskan sikap lembaga legislatif. Dewan Rozi mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa untuk memberikan perhatian serius dan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kecamatan Ropang dan Lantung terkait keberadaan perusahaan tambang tersebut.

"Mumpung sekarang ini sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk pembangunan lima tahun kedepan, maka Pemerintah Daerah jangan melewatkan Aspirasi masyarakat bahkan rekomendasi DPRD tersebut. Kini Aspirasi tersebut bukan lagi abu - abu, sangat jelas dan terang benderang. ini adalah harga mati permintaan masyarakat untuk kesejahteraan mereka!" tegas Dewan Rozi, Senin (19/5/2025).

Segera Pemda melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait pembukaan lahan hutan untuk jalan darat dari Ropang menuju Lokasi Konsesi SJR.Bagaimana Teknis dan mekanismemya saya rasa Pemda dan PT SJR sudah paham caranya karena mereka sebelumnya juga sudah mengurus ijin buka Lahan hutan. Tinggal iktikad baik untuk pembangunan jalan saja! tegasnya.

Desakan dari Dewan Rozi ini semakin memperkuat sinyal bahwa DPRD Kabupaten Sumbawa serius dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait operasional perusahaan tambang di Sumbawa. Pemda kini diharapkan untuk mengambil langkah-langkah konkret dan menunjukkan itikad baik dalam menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan, agar tidak mengecewakan masyarakat dan lembaga perwakilan rakyat. (AM)

]]>
Mon, 19 May 2025 15:16:48 +0800 amr
ARB Pertanyakan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Soal Jalan Tambang PT SJR. Suara Rakyat Jangan Diabaikan! https://amarmedia.co.id/arb-pertanyakan-tindak-lanjut-rekomendasi-dprd-soal-jalan-tambang-pt-sjr-suara-rakyat-jangan-diabaikan https://amarmedia.co.id/arb-pertanyakan-tindak-lanjut-rekomendasi-dprd-soal-jalan-tambang-pt-sjr-suara-rakyat-jangan-diabaikan ARB Pertanyakan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Soal Jalan Tambang PT SJR. Suara Rakyat Jangan Diabaikan!

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) yang terdiri dari Green Bulaeng, Gerak Pojok Selatan (GPS), dan Gerakan Moral Penyambung Aspirasi Rakyat (Gempar) mendatangi DPRD Kabupaten Sumbawa untuk mempertanyakan tindak lanjut rekomendasi terkait keberadaan PT Sumbawa Juta Raya (SJR) di wilayah Kecamatan Ropang atau Blok Pangulir. Pernyataan ini disampaikan oleh Brian Seli Prado, perwakilan dari ARB, usai berkoordinasi dengan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (19/5/2025).

Rombongan diterima oleh Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP. bersama Anggota DPRD lainnya Syamsul Hidayat SE, dan Muhammad Takdir SE.M.M.Inov.

Brian Seli Prado menjelaskan bahwa tuntutan utama masyarakat yang telah disampaikan melalui hearing sebelumnya adalah agar PT SJR membangun akses jalan infrastruktur dari Kecamatan Ropang menuju area pertambangan Blok Pangulir. Tuntutan tersebut telah direspon oleh DPRD Kabupaten Sumbawa dengan mengeluarkan rekomendasi.

"Pertanyaan kami hari ini adalah sejauh mana tindak lanjut rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap tuntutan masyarakat tersebut. Ini garis besar yang kemudian kami pertanyakan sampai hari ini, dan kami akan terus mengawal rekomendasi itu sampai ke tingkat Pemerintah Kabupaten dan provinsi, bahkan sampai ke tingkat nasional," tegas Brian Seli Prado.

Ditegaskannya kembali bahwa dalam hearing sebelumnya bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, seluruh kepala desa se-Kecamatan Ropang hadir dan menyatukan pandangan bahwa PT SJR harus membangun akses jalan dari Kecamatan Ropang menuju lokasi Pengulir. Rekomendasi yang diterbitkan oleh DPRD dianggap bukan sekadar tulisan, melainkan menyangkut harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Sumbawa pada umumnya

ARB menekankan bahwa mereka tidak ingin lembaga DPRD dianggap hanya mengeluarkan tulisan yang tidak bermakna. Koordinasi dengan perwakilan rakyat di DPRD merupakan hak dan suara masyarakat yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh PT SJR dan pihak eksekutif. ARB juga mengapresiasi kepekaan DPRD terhadap aspirasi masyarakat di wilayah konsesi tambang.

Sementara itu, Ketua LSM Gempar, Syafriyanto atau akrab disapa Tonil Seran, menilai bahwa Bupati Sumbawa terkesan tidak serius menanggapi rekomendasi DPRD terkait permasalahan PT SJR. "Menurut pandangan kita bahwa Bupati ini mungkin dianggap apa, mungkin dianggap ketiduran lah, bikin enggak dianggap serius tentang permasalahan yang ada di kota di dalam surat rekomendasi DPRD," sindirnya. Tonil Seran menambahkan bahwa pihaknya bersama kepala desa dan masyarakat berencana untuk turun langsung ke lokasi.

Senada dengan itu, perwakilan LSM Green Bulaeng, Yent Rahmad Andryadi, menyatakan akan mengawal rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa. "Saya dari lembaga Green Bulaeng akan mengawal apa yang menjadi rekomendasi dari DPRD Kabupaten Sumbawa. Jadi PT SJR dalam hal ini harus bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi rekomendasi DPRD," ujarnya. Yent Rahmad Andryadi bahkan mengancam akan bergerak ke lokasi Pengulir bersama masyarakat Kecamatan Lantung jika rekomendasi DPRD terkait akses jalan tidak diindahkan.

Demikian pula Yossy larian Anggota Aliansi Rakyat Bersatu, menegaskan agar pemerintah daerah memberikan attensi serius. " Momentumnya sekarang ini sedang menyusun RPJMD  Pemda Sumbawa untuk pembangunan lima tahun kedepan, maka Pemerintah Daerah jangan bungkam dan melewatkan aspirasi masyarakat bahkan rekomendasi DPRD tersebut. Kini Aspirasi tersebut bukan lagi abu - abu tapi sangat jelas dan terang benderang! Tegasnya.

Kemudian lanjutnya, Oleh karena itu PEMDA Sumbawa harus segera berkordinasi dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Ropang-Lantung terkait akses infrastruktur darat dari kecamatan Ropang menuju lokasi site Pangulir. Jika tidak masyarakat akan duduki site Pangulir. Dan itu harga mati."pungkasnya! .(AM)

]]>
Mon, 19 May 2025 12:15:17 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Hadiri dan Apresiasi Gelaran Mero Manto Film Samawa di Bala Datu Ranga https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-hadiri-dan-apresiasi-gelaran-mero-manto-film-samawa-di-bala-datu-ranga https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-hadiri-dan-apresiasi-gelaran-mero-manto-film-samawa-di-bala-datu-ranga Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, bersama Zulfikar Demitry SH MH turut hadir dan memberikan apresiasi pada acara “Mero Manto” film Samawa yang digelar oleh Sumbawa Cinema Society (SCS) di halaman Museum Bala Datu Ranga, Sumbawa Besar, Sabtu malam (17/5/2025). Kehadiran pimpinan legislatif ini menambah dukungan kuat terhadap upaya pelestarian budaya melalui media film.

H.M. Berlian Rayes menyampaikan kekagumannya atas inisiatif dan kerja keras komunitas Sumbawa Cinema Society yang dipimpin oleh Anton dan Yuliandari dalam mengagas acara “Mero Manto”. Ia menilai acara yang berlangsung di “Lenang Budaya” Museum Bala Datu Ranga tersebut berjalan sukses dan lancar.

“Bahkan Bapak Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyatakan syukur dan bangga bisa menyaksikan langsung acara Mero Manto ini, karena akan menambah wawasan tentang kebudayaan dan sejarah Tau dan Tana Samawa. Beliau mengapresiasi kegiatan ini bahkan ingin kegiatan seni budaya ini ditingkatkan, termasuk melalui festival-festival yang diperlombakan untuk semakin menyemarakkan dan memperluas kecintaan dan wawasan kita tentang budaya kita sendiri. Bapak Bupati juga menyampaikan baru pertama kali mendatangi lokasi Bala Datu Ranga ini,” ungkap H.M. Berlian Rayes melalui keterangannya.

Usai acara pemutaran film, H.M. Berlian Rayes bersama Bupati Sumbawa langsung meninjau Rumah Panggung Bala Datu Ranga untuk melihat secara langsung kondisinya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menunjukkan komitmennya untuk membantu perbaikan bangunan bersejarah tersebut.

“Malam tadi merupakan lokasi pemutaran ketiga dari tiga titik yang telah disepakati, yaitu Plampang, Lenangguar, dan Bala Datu Ranga. Untuk wilayah Barat, rencananya akan digelar pada tanggal 8 Juni di desa Pulau Bungin Alas dan 24 Juni di Lapangan/Taman Sangaria Utan. Ayooo kita saksikan bersama... No Manto No Mato,” ajak H.M. Berlian Rayes antusias.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, “Mero Manto Film Samawa” merupakan program pemutaran film, diskusi budaya, dan pertunjukan seni yang digagas oleh Sumbawa Cinema Society (SCS) dengan tema “Merajut Warisan, Sinema Untuk Pelestarian Kebudayaan”. Acara ini bertujuan untuk menjadikan film sebagai medium yang hidup dan dekat dengan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Kehadiran pimpinan DPRD Sumbawa semakin mengukuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah terhadap upaya kreatif dalam menjaga warisan budaya Samawa. (AM)

]]>
Sun, 18 May 2025 10:51:21 +0800 amr
Pansus DPRD 'Kupas Tuntas' Penyertaan Modal BPR NTB: Kinerja Sehat dan Potensi PAD Jadi Pertimbangan Utama! https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-kupas-tuntas-penyertaan-modal-bpr-ntb-kinerja-sehat-dan-potensi-pad-jadi-pertimbangan-utama https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-kupas-tuntas-penyertaan-modal-bpr-ntb-kinerja-sehat-dan-potensi-pad-jadi-pertimbangan-utama Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa telah menyampaikan laporan hasil pembahasannya terkait rencana penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB (Perseroda) dalam sidang paripurna (14/5/2025). Dalam laporannya, Pansus menyatakan persetujuannya terhadap rencana penyertaan modal berupa Barang Milik Daerah (BMD) berbentuk tanah.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran, SH., melalui laporan yang dibacakan oleh Sekretaris Pansus, I Nyoman Wisma, SIP., menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan seksama dengan Bupati Sumbawa, OPD terkait, Komisaris dan Manajemen PT BPR NTB Perseroda, serta pendalaman informasi ke Biro Ekonomi Setda Provinsi NTB.

Pansus menilai bahwa penyertaan modal ini memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa melalui optimalisasi aset daerah, terutama tanah strategis. Meskipun mencatat adanya kredit macet, Pansus mengakui kinerja PT BPR NTB Perseroda secara umum masih dalam kategori sehat A dengan 44 kantor cabang yang mampu memberikan deviden kepada kas daerah.

Dalam diskusinya, Pansus memberikan catatan penting terkait tata kelola perusahaan (corporate governance), tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang perlu diorganisir lebih baik, serta transparansi dan akuntabilitas dalam penempatan tenaga kerja.

Menanggapi isu potensi merger Bank NTB Syariah dan BPR NTB, Pansus menerima klarifikasi dari Biro Ekonomi Provinsi bahwa hal tersebut hanya wacana karena perbedaan prinsip operasional. Pansus juga mencatat rencana Pemerintah Provinsi membentuk NTB Capital sebagai holding BUMD, di mana BPR NTB tetap beroperasi secara independen.

Penyertaan modal berupa tanah eks Kantor Kehutanan seluas 1.896 m2 senilai Rp. 7.077.826.100 ini dinilai Pansus sebagai langkah optimalisasi BMD yang akan meningkatkan kepemilikan saham daerah dari 12,51% menjadi 13,96%, serta berpotensi meningkatkan deviden Kabupaten Sumbawa di tahun 2025 sebesar Rp. 500 juta menjadi Rp. 2.919.006.114.

Penyertaan modal pemerintah daerah terutama pada Bank Daerah adalah bertujuan untuk meningkatkan geliat ekonomi daerah dan peningkatan kinerja PT. BPR NTB Perseroda yaitu :

1) Penguatan permodalan pengusaha/umkm, petani, nelayan dan masyarakat umum.

2) Pengembangan dan peningkatan kinerja melalui kantor cabang sumbawa yang saat ini tanah tersebut masih tercatat sebagai barang milik pemerintah kabupaten sumbawa, dengan membayar dengan sistem sewa menyewa sebesar Rp.50.000.000 pertahun.

3) Mendukung pemenuhan modal dasar PT. BPR NTB Perseroda sebesar Rp.500.000.000.000.- (lima ratus miliar rupiah) sehingga dapat memperluas jaringan usaha PT BPR NTB Perseroda dan pengembangan unit usaha perbankan. Maka Pemerintah Kabupaten Sumbawa perlu meningkatkan atau menambah besarnya penyertaan modal baik berupa uang maupun berupa barang milik daerah. Untuk tambahan modal tahun 2025 proyeksinya sebesar Rp. 7.077.826.100 (Inbreng) sehingga menjadi Rp.26.720.876.355 atau mempengaruhi persentase Tingkat penyertaan modal menjadi 13,96 %

Pansus berpandangan bahwa penyertaan modal pemerintah daerah berupa tanah sangat layak untuk dilakukan juga dengan alasan sebagai berikut:

1) Kondisi perekonomian wilayah Provinsi NTB dan lingkungan bisnis perbankan, cukup kondusif bagi terlaksananya pengembangan jaringan kantor perbankan, dimana PT. BPR NTB Perseroda dengan arah kebijakan pengembangan pemerintah daerah dan masyarakat merupakan momentum yang tepat untuk dimanfaatkan oleh PT. BPR NTB Perseroda dalam rangka pengembangan usaha perbankan;

2) Kinerja keuangan bank sampai 31 Desember 2024 cukup baik. Hal ini ditunjukkan oleh aset yang dimiliki sebesar Rp.1.088.232.650.912,- atau terjadi peningkatan sebesar Rp.85.283.661.369,- (year on year) dibandingkan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp.1.002.948.989.543,-. Disamping itu pertumbuhan bulan Maret 2022 s.d Desember 2024 sebesar 37,37 % dengan deviasi 296.013.074.060

3) Ada peluang penambahan modal uang sebesar Rp.4,4 Milyar dari program Upland Bawang Merah sehingga berpotensi menambah modal kabupaten Sumbawa untuk tahun 2025.

Selain itu bahwa kinerja market share atau penguasaan pasar berdasarkan publikasi Desember 2024 bahwa kredit yang disalurkan PT BPR NTB Perseroda sebesar Rp.973.601.951.000 atau 32,04 % dari sebaran BPR/BPRS se NTB sebesar Rp.3.038.558.849.000. Simpanan dana pihak ketiga Rp.1.197.313.894.000 atau 30,055 % dari sebaran BPR Se NTB Rp. 3.918.773.842.000 terdiri dari Tabungan sebesar 444.851.251.000 (36,95 %) dan deposito Rp. 307.611.391.000. (20,36%)

Untuk tahun 2024 Rasio Keuangan PT BPR NTB Perseroda kinerjanya sehat ; Realisasi Rasio Return On Aset (ROA) sebesar 4,48%, rasio return on equity (ROE) mencapai 13,76%. Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross sebesar 12,7 % dan Netto 7,2 %. Rasio Biaya Operasional terhadap pendapatan operasional sebesar 74,75 %, Rasio Net Interes Margin sebesar 13,55 %, Cash Ratio (CR) sebesar 16,01 % dan Loan to Deposito Ratio (LDR) sebesar 129,39 %. Sementara rasio kewajiban penyedia modal minimum sebesar 47,67 % dan rasio modal intiterhadap Aktiva Tertimbang Menurut Rasio (ATMR) sebesar 46,72 %

Penerimaan bagi hasil usaha bank terhadap pemerintah kabupaten Sumbawa dalam 3 tahun terakhir adalah sebagai berikut : Tahun 2022 sebesar Rp. 1.656.784.896,- . Tahun 2023 sebesar Rp.1.857.669.774.-  dan Tahun 2024 sebesar Rp 2.461.737.808.-.

Setelah penambahan modal ditahun 2025, proyeksi deviden dari laba tahun buku 2025 sebesar Rp.38.017.792.570 dari rencana tambahan modal pemda provinsi dan kabupaten / kota tahun 2025, Kabupaten Sumbawa mendapatkan sebesar Rp.2.919.006.114  atau penambahan sebesar Rp. 500.000.000,-  dari tahun buku sebelumnya.

Sebagai informasi bahwa pembagian laba PT BPR NTB Perseroda tahun buku 2024 diusulkan dalam RUPS mendapatkan laba sebesar Rp.35.328.471.093 dengan pembagian deviden sebesar 55 persen atau Rp.19.430.659.101 sehingga Deviden bagi Kabupaten Sumbawa sebesar Rp.2,461 Milyar dan tanggung jawab sosial (CSR) sebesar 3 % atau Rp.1.059.854.133 yang dibagi kepada pemegang saham baik provinsi NTB dan 10 Kabupaten/Kota se NTB.

Dalam rangka Peningkatan kualitas SDM, PT BPR NTB Perseroda terus berusaha melalui pelatihan berkelanjutan sesuai bidang terutama dibidang perkreditan untuk meminimalisir resiko. PT BPR NTB Perseroda secara bertahap juga melakukan pembenahan performa termasuk tampilan Gedung dan keseragaman atribut karyawan di seluruh NTB. OJK juga secara ketat melakukan pengawasan terhadap PT BPR NTB setara dengan pengawasan terhadap bank umum terutama setelah penggabungan. Rencana bisnis PT BPR NTB Perseroda wajib dikonfirmasi ke OJK setiap tahun. Diantara pengembangan bisnis PT BPR NTB Perseroda adalah program deposito berhadiah dan atau bunga dibayar dimuka melalui produk Deposito berjangka, nasabah dapat memilih sendiri hadiah dengan nilai penempatan dana dan jangka waktu yang telah ditentukan.

Kemudian ada layanan keuangan digital dengan cara co Branding melalui sinergitas dengan PT Bank NTB Syariah. Serta meningkatkan kegiatan literasi keuangan dan penghimpunan dana dengan pemenuhan sarana layanan operasional (Mobil Branding)

Pansus mengingatkan kembali bahwa setelah habis masa berlakunya Perda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada BUMD Periode 2021 - 2025, Pemerintah Daerah (melalui Pengelola Barang Milik Daerah) harus segera menyiapkan dan menyampaikan Rancangan Perda untuk periode tahun berikutnya agar segera dibahas oleh DPRD bersama Pemerintah Daerah untuk mendapatkan persetujuan bersama.

Dengan Demikian Panitia Khusus DPRD Kabupaten Sumbawa, dan dengan mengucapkan BISMILLAHIRROHMANIRROHIM dapat menyetujui Rencana Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB Perseroda berupa Barang Milik Daerah berbentuk Tanah. 

Adapun Pimpinan dan Anggota  Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa adalah  Zohran, SH. (Ketua) Muhammad Takdir, SE, MM Inov (Wakil Ketua), I Nyoman Wisma, SIP (Sekretaris). Kemudian anggota terdiri dari H. Andi Mappeleppui, Syukri HS, A,Ma, Gahthan Hanu Cakita, Hj Jamila S,Pd, Hasanuddin SE, Muhammad Faesal, S.AP, MM.Inov, Muhammad Tahir SH., Sri Wahyuni, Syamsul Hidayat SE, Sandi SPd, MM, H Zaenuddin Sirat, dan Syaipul Arif. (AM)

]]>
Fri, 16 May 2025 08:26:46 +0800 amr
Potensi Emas Peternakan Ayam : Komisi II Ajak Profesional Penuhi Kebutuhan Sumbawa Yang Belum Tergarap Maksimal! https://amarmedia.co.id/potensi-emas-peternakan-ayam-komisi-ii-ajak-profesional-penuhi-kebutuhan-sumbawa-yang-belum-tergarap-maksimal https://amarmedia.co.id/potensi-emas-peternakan-ayam-komisi-ii-ajak-profesional-penuhi-kebutuhan-sumbawa-yang-belum-tergarap-maksimal Potensi Emas Peternakan Ayam : Komisi II Ajak Profesional Penuhi Kebutuhan Sumbawa Yang Belum Tergarap Maksimal!

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.-  Potensi besar sektor peternakan ayam kampung dan petelur di Kabupaten Sumbawa kembali menjadi sorotan. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar pertemuan dengan Pengusaha sukses di bidang peternakan sekaligus pakar dan pendamping peternak, Sugeng Supriyanto Kamis 15 Mei 2025 di ruang Kerja Komisi II.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, SIP. Sekretaris Komisi II Zohran SH Anggota H Andi Mappeleppui dan Juliansyah SE.

Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma menjelaskan bahwa Kabupaten Sumbawa kaya dengan sumberdaya alam baik mineral dan hayati.  Berawal dari sebuah pertemuan dan informasi kiprah seorang peternak yang sudah lama di Jawa dan juga di Sumbawa serta  menjadi direktur perusahaan peternakan yang mensuplai telur dan daging ayam kampung maupun pendamping peternak secara langsung  di Sumbawa. Dirinya mengundang  agar best praktis yang sudah dilaksanakan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi daerah. " Kami harapkan pak Sugeng dapat memaparkan tentang bagaimana kondisi lapangan, kebutuhan pasar dan sistem management budidaya ternak ayam kampung maupun petelur sehingga komisi II dapat mendorong sektor ini menjadi lebih maju dan berkembang" urai Wisma.

Sugeng Supriyanto menyerukan agar potensi ini segera digarap secara maksimal oleh masyarakat Sumbawa. Pasalnya, kebutuhan ayam kampung di Sumbawa mencapai 2000 hingga 3000 ekor per hari, namun sebagian besar, sekitar 30-40 persen, masih dipasok dari Pulau Jawa maupun lombok.

Sugeng menjelaskan cara praktis budidaya ayam kampung dan ayam petelur. Untuk ayam kampung, langkahnya meliputi persiapan kandang sederhana dengan sirkulasi baik, pemilihan bibit unggul (DOC), pemeliharaan bibit di masa brooding dengan suhu hangat dan pakan berkualitas, pembesaran dengan pakan bertahap dan umbaran jika ada lahan, vaksinasi dan obat-obatan, panen ayam pedaging usia 2-3 bulan dengan bobot 0.8-1.2 kg, serta manajemen masa produktif bertelur dengan pakan layer dan pengumpulan telur rutin.

Untuk ayam petelur, budidaya memerlukan manajemen lebih intensif. Persiapan kandang bisa berupa baterai atau postal dengan sirkulasi udara dan pencahayaan cukup. Bibit dipilih dari strain unggul petelur.

" Pilih bibit ayam kampung unggul dari peternak terpercaya. Ciri bibit yang baik adalah aktif bergerak, bulu bersih dan mengkilap, serta tidak ada cacat fisik. Ada beberapa jenis ayam kampung, seperti ayam kampung super (Joper) yang pertumbuhannya lebih cepat, atau ayam kampung asli yang lebih tahan penyakit"urainya

Kemudian lanjutnya Pemeliharaan bibit (brooding) membutuhkan suhu hangat terkontrol, pakan starter berkualitas tinggi "Dalam hal ini kami memakai pakan pabrikan", air minum bersih, dan program vaksinasi ketat. Masa grower melibatkan penggantian pakan, pengaturan cahaya, seleksi, dan vaksinasi lanjutan. Masa layer memerlukan pakan layer berkualitas tinggi, manajemen cahaya konsisten, pengumpulan telur rutin, kebersihan kandang, pengendalian hama penyakit, dan afkir setelah 1-1.5 tahun produksi.

Dirinya juga memberikan Tips praktis tambahan untuk kedua jenis budidaya adalah mencatat dan memantau perkembangan, belajar dari peternak lain, manajemen keuangan yang baik, dan perencanaan pemasaran. Budidaya ayam membutuhkan ketekunan dan manajemen yang tepat untuk meraih kesuksesan.

Melihat potensi alam Sumbawa yang sangat mendukung untuk pengembangan peternakan ayam kampung, terlebih dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dapat menjadi stimulus bagi peternak lokal. Menurutnya, ayam kampung hanya membutuhkan sekitar 14 persen protein dari pakan, dan sisanya dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Sumbawa.

Lebih lanjut, Sugeng mengungkapkan potensi lain di sektor peternakan Sumbawa, khususnya telur. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan telur mencapai 150.000 butir per hari, dan pasokan telur di jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret di Sumbawa saat ini justru berasal dari peternakannya. Potensi ayam  petelur sebagian sudah digarap oleh peternak lokal seperti  di SMK Al Kahfi, yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Sementara itu, peternakan ayam kampung di Moyo Hilir juga menjadi bukti nyata adanya  peternakan yang dapat mensuplay pasar lokal yang besar.

Menanggapi potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumbawa, tokoh masyarakat lainnya, Sekretaris Komisi II Zohran SH, menyoroti pentingnya peningkatan etos kerja. Menurutnya, Sumbawa memiliki potensi SDM yang besar, namun perlu adanya gebrakan untuk meningkatkan etos kerja masyarakat agar dapat memanfaatkan peluang yang ada, terutama di sektor peternakan ayam kampung.

Zohran menekankan bahwa SDM Sumbawa harus "digebrak" dalam hal etos kerja agar potensi peternakan ayam kampung yang begitu besar tidak hanya dinikmati oleh peternak dari luar daerah. Peluang untuk memenuhi kebutuhan lokal yang mencapai ribuan ekor per hari seharusnya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peternak Sumbawa sendiri.

Demikian pula Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma mendorong budidaya ternak ayam kampung dan petelur ini dapat terus dikembangkan di Sumbawa untuk memenuhi kebutuhan pasar seperti warung lalapan, rumah makan, restoran dan juga kebutuhan rumah tangga." Kami harapkan keberadaan pakar ternak yang ada di Kabupaten Sumbawa maupun di luar Sumbawa untuk dapat memberikan kontribusi secara langsung bagi perkembangan peternakan di Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu kepada pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan dan kesehatan hewan dapat bermitra dalam pembinaan peternakan kita. Tidak hanya sapi kerbau dan Kambing tapi juga ada potensi lain yang sangat besar yakni ayam kampung maupun ayam petelur" pungkasnya (AM).

]]>
Fri, 16 May 2025 06:59:10 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Pimpin Sidang Paripurna Persetujuan Penyertaan Modal ke PT BPR NTB Perseroda https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-pimpin-sidang-paripurna-persetujuan-penyertaan-modal-ke-pt-bpr-ntb-perseroda https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-pimpin-sidang-paripurna-persetujuan-penyertaan-modal-ke-pt-bpr-ntb-perseroda Ketua DPRD Sumbawa Pimpin Sidang Paripurna Persetujuan Penyertaan Modal ke PT BPR NTB Perseroda 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Rapat Paripurna Kedua DPRD Kabupaten Sumbawa Masa Sidang 2025 digelar pada Rabu (14/5/2025) dengan agenda utama pembahasan dan persetujuan terhadap rencana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB. Sidang yang berlangsung di ruang utama DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov.

Hadir para Wakil Ketua DPRD yakni Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH. Dari Pemda hadir Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot MP bersama Asisten dan Staf ahli Bupati Sumbawa serta jajaran kepala OPD. Hadir pula Jajaran Direksi PT BPR NTB Perseroda dan Pinca Sumbawa PT BPR NTB Perseroda.

Ketua DPRD menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Sesuai jadwal Badan Musyawarah DPRD tanggal 5 Mei 2025, agenda sidang paripurna hari ini meliputi: (1) Penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB; (2) Persetujuan/Penetapan terhadap Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB; dan (3) Pendapat Akhir Bupati.

Agenda pertama adalah penyampaian Laporan Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB. Ketua DPRD mempersilakan juru bicara Pansus untuk menyampaikan laporannya. 

Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa melalui juru bicaranya I Nyoman Wisma menyetujui rencana penyertaan modal Pemerintah Daerah berupa aset tanah eks Kantor Kehutanan senilai Rp 7 miliar lebih kepada PT. BPR NTB Perseroda. Keputusan ini disampaikan dalam sidang paripurna DPRD pada Selasa (14/5/2025). Pansus menilai langkah ini berpotensi signifikan meningkatkan PAD Kabupaten Sumbawa melalui optimalisasi aset dan peningkatan deviden, mengingat kinerja BPR NTB yang sehat.

Dalam pembahasan, Pansus menyoroti tata kelola, CSR, dan transparansi tenaga kerja BPR NTB. Pansus juga mengklarifikasi wacana merger BPR NTB dengan Bank NTB Syariah yang dipastikan tidak mungkin karena perbedaan prinsip operasional. Rencana penyertaan modal ini bertujuan memperkuat permodalan BPR NTB, mendukung UMKM, petani, nelayan, dan masyarakat umum, serta meningkatkan kinerja bank melalui pengembangan kantor cabang di atas tanah yang akan disertakan modal.

Pansus mengingatkan Pemda untuk segera menyiapkan Rancangan Perda penyertaan modal periode berikutnya. Dengan persetujuan ini, diharapkan geliat ekonomi daerah meningkat dan PAD Kabupaten Sumbawa bertambah.Setelah juru bicara Pansus menyampaikan laporan, Ketua DPRD menyampaikan terima kasih dan melanjutkan agenda dengan pembacaan Rancangan Keputusan DPRD tentang Persetujuan terhadap Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB oleh Sekretaris DPRD.

Ketua DPRD kemudian menawarkan kepada seluruh anggota DPRD apakah Rancangan Keputusan DPRD tersebut dapat disetujui menjadi Keputusan DPRD. Seluruh anggota yang hadir menyatakan setuju, dan Ketua DPRD mengetok palu sebagai tanda persetujuan.

Agenda selanjutnya adalah penyampaian Pendapat Akhir Bupati Sumbawa. Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot memberikan apresiasinya kepada Pansus DPRD dan Tim Pembahasan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa sehingga penyertaan modal pemerintah daerah dapat disetujui oleh DPRD.

Mengakhiri rangkaian sidang paripurna, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin kembali menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh undangan yang telah mengikuti sidang dari awal hingga selesai. Ia berharap apa yang telah dicapai merupakan berkat petunjuk, bimbingan, dan ridho Allah SWT serta kerja keras bersama. (AM)

]]>
Wed, 14 May 2025 17:57:40 +0800 amr
Deviden PT BPR NTB Perseroda Diproyeksi Naik Pasca Penambahan Modal: Pansus DPRD Sumbawa Beri Persetujuan! https://amarmedia.co.id/deviden-pt-bpr-ntb-perseroda-diproyeksi-naik-pasca-penambahan-modal-pansus-dprd-sumbawa-beri-persetujuan https://amarmedia.co.id/deviden-pt-bpr-ntb-perseroda-diproyeksi-naik-pasca-penambahan-modal-pansus-dprd-sumbawa-beri-persetujuan Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa akhirnya menyetujui rencana penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB Perseroda berupa Barang Milik Daerah berbentuk tanah. Persetujuan ini disampaikan dalam Laporan Pansus yang dibacakan oleh juru bicaranya, I Nyoman Wisma, S.IP, dalam sidang paripurna DPRD pada Rabu (14/5/2025).

Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. Hadir Wakil Ketua DPRD Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH. Dari pihak Pemerintah Daerah hadir Bupati Sumbawa  Ir H Syarafuddin Jarot MP, Forkopimda beserta jajaran OPD terkait. Hadir pula Direktur PT BPR NTB Perseroda para camat dan kepala Desa.

Dalam laporannya, I Nyoman Wisma menyampaikan bahwa Pansus telah melakukan pembahasan mendalam terkait rencana penyertaan modal ini, termasuk mendengarkan penjelasan Bupati Sumbawa, berdiskusi dengan komisaris dan manajemen PT BPR NTB Perseroda, serta melakukan pendalaman informasi ke Biro Ekonomi Setda Provinsi NTB.

Pansus menilai bahwa agenda penyertaan modal ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa melalui optimalisasi aset daerah, khususnya tanah yang memiliki nilai strategis. Meskipun mencatat adanya tingkat kredit macet, Pansus mengakui kinerja bank secara umum masih dalam kategori sehat A dengan skor 63 dan mampu memberikan deviden kepada kas daerah melalui 44 kantor cabangnya.

Dalam diskusi Pansus, beberapa hal menjadi perhatian, antara lain tata kelola perusahaan (corporate governance), tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dinilai belum terorganisir dengan baik, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penempatan tenaga kerja.

Terkait isu potensi penggabungan antara Bank NTB Syariah dan BPR NTB yang sempat beredar, Pansus telah menerima klarifikasi dari Biro Ekonomi Setda Provinsi NTB bahwa hal tersebut hanya sebatas wacana karena perbedaan prinsip operasional antara bank konvensional dan syariah. Pemerintah Provinsi saat ini tengah merencanakan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru di bidang investasi bernama NTB Capital yang akan berperan sebagai holding (leader) bagi BUMD yang ada di NTB, di mana BUMD yang sudah ada akan tetap beroperasi dengan entitas masing-masing, termasuk PT BPR NTB Perseroda yang keputusan operasionalnya tetap berada di tangan direksi dan komisaris.

Adapun Barang Milik Daerah yang akan disertakan modal adalah tanah eks Kantor Kehutanan seluas 1.896 m2 di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, dengan nilai pasar Rp. 7.077.826.100. Tanah ini direncanakan akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan kantor PT BPR NTB Perseroda di Kabupaten Sumbawa.

Pansus berpandangan bahwa penyertaan modal berupa tanah ini sangat layak dilakukan dengan pertimbangan kondisi perekonomian NTB yang kondusif, kinerja keuangan bank yang baik, serta potensi peningkatan PAD melalui penambahan kepemilikan saham daerah yang saat ini sebesar 12,51% dan diproyeksikan menjadi 13,96% setelah penambahan modal. Proyeksi deviden bagi Kabupaten Sumbawa setelah penambahan modal di tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp. 2.919.006.114, meningkat sebesar Rp. 500 juta dari tahun buku sebelumnya.

Sebelum mengakhiri laporannya, Pansus mengingatkan pentingnya Pemerintah Daerah segera menyiapkan Rancangan Perda untuk periode penyertaan modal berikutnya mengingat Perda sebelumnya akan segera berakhir masa berlakunya.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menyatakan menyetujui Rencana Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kepada PT. BPR NTB Perseroda berupa Barang Milik Daerah berbentuk Tanah" pungkas Wisma. (AM)

]]>
Wed, 14 May 2025 17:33:08 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Ridwan, Kawal Langsung Pemeriksaan Kadar Air Jagung Petani, Apresiasi Transparansi Bulog https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-kawal-langsung-pemeriksaan-kadar-air-jagung-petani-apresiasi-transparansi-bulog https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-kawal-langsung-pemeriksaan-kadar-air-jagung-petani-apresiasi-transparansi-bulog Anggota DPRD Sumbawa Ridwan, Kawal Langsung Pemeriksaan Kadar Air Jagung Petani, Apresiasi Transparansi Bulog

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP M.Si melakukan pemantauan langsung terhadap proses pemeriksaan atau penghitungan kadar air jagung di kelompok tani Karya Bakti, Lingkungan Raberas Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan kualitas jagung petani menjelang penyerapan oleh Bulog.

Dalam keterangannya, Senin 11 Mei 2025  anggota Komisi II DPRD Ridwan menyampaikan bahwa tim lapangan Bulog telah melakukan pengecekan langsung terhadap jagung petani. Hasil pemeriksaan menunjukkan variasi kadar air, mulai dari 12,%, 13%, 14%, hingga 16%. Ia mencatat bahwa jagung dengan kadar air 14-16 % masih dalam proses penjemuran selama dua hari. sementara jagung dengan kadar air dibawah 14% baru dimasukkan ke dalam karung pada hari Jumat dengan berat 70 kilogram per karung.

Ridwan langsung menyaksikan proses pengujian kadar air dan menilai bahwa prosesnya transparan dan terbuka. Ia berharap potensi munculnya "embrio" masalah dapat diminimalisir, mengingat keterbatasan jumlah tim lapangan Bulog untuk menjangkau seluruh kelompok tani secara maksimal, terutama di tengah panen raya saat ini.

Langkah proaktif dari anggota DPRD ini menunjukkan komitmen untuk mengawal kepentingan petani jagung di Kabupaten Sumbawa, memastikan proses penyerapan berjalan dengan baik dan transparan, serta mengantisipasi potensi permasalahan terkait kualitas dan kadar air jagung. Petani juga diimbau untuk terus melakukan penjemuran jagung secara maksimal, terutama bagi yang masih memiliki kadar air di atas standar, sebelum diserahkan kepada Bulog (AM)

]]>
Wed, 14 May 2025 13:38:43 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Dukung Penuh Pelantikan Pengurus Perkemi: Harapkan Lahirnya Atlet Berprestasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dukung-penuh-pelantikan-pengurus-perkemi-harapkan-lahirnya-atlet-berprestasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dukung-penuh-pelantikan-pengurus-perkemi-harapkan-lahirnya-atlet-berprestasi Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, turut menghadiri acara pelantikan Pengurus Persaudaraan  Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Sumbawa yang berlangsung hari ini, Selasa (13/5/2025), di Padepokan Bela Diri GOR Mampis Rungan. Kehadiran Ketua DPRD ini menunjukkan dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga bela diri di Kabupaten Sumbawa.

Kepada wartawan, Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa Perkemi bukan hanya sekadar organisasi olahraga, melainkan juga wadah penting dalam pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat juang generasi muda Sumbawa. Ia menekankan pentingnya olahraga dalam membentuk masyarakat yang sehat, tangguh, dan berprestasi.

Secara khusus, Ketua DPRD mengucapkan selamat dan sukses kepada Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., atas pelantikannya sebagai Ketua Umum Perkemi Sumbawa. Nanang Nasiruddin berharap amanah yang diemban Zulfikar Demitry dapat menjadi semangat baru dalam memajukan olahraga kempo di Kabupaten Sumbawa serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Tana Samawa.

"Kehadiran saya bukan hanya sebagai Ketua DPRD, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga bela diri di daerah kita tercinta," ujar Nanang Nasiruddin. "Perkemi bukan sekadar organisasi olahraga, melainkan wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat juang generasi muda Sumbawa."imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD menyerukan agar terus dibangun sinergi yang kuat antara dunia olahraga dan kebijakan publik. Ia meyakini bahwa kolaborasi ini akan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan mampu meraih prestasi di berbagai bidang.

Acara pelantikan Pengurus Perkemi Kabupaten Sumbawa  hadir Sekretaris Umum Pengurus Provinsi NTB Roli Apriansyah (Simpei Oi pemegang Dan III), Perwakilan Kapolres Sumbawa AKP Abdul Muis, dan Kapolsek Sumbawa Ipda Eko Riono SH M.Si., Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq SH bersama jajaran, Ketua MUI Sumbawa Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov. pengurus Perkemi dari berbagai tingkatan dan komisi, sesepuh Perkemi Sumbawa, Ketua Cabor serta undangan lainnya (AM)

]]>
Tue, 13 May 2025 15:44:42 +0800 amr
DPRD Sumbawa Soroti Kejanggalan Timbangan dan Tes Kadar Air di Gudang Jagung: Transparansi Dipertanyakan! https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-kejanggalan-timbangan-dan-tes-kadar-air-di-gudang-jagung-transparansi-dipertanyakan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-kejanggalan-timbangan-dan-tes-kadar-air-di-gudang-jagung-transparansi-dipertanyakan Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi NasDem Hasanuddin SE, menyoroti dugaan ketidakberesan dalam penggunaan alat timbang dan pengukuran kadar air di gudang-gudang jagung yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa. Ia mengungkapkan adanya ketidaktransparanan dalam proses penentuan hasil panen jagung petani.

Kekhawatiran ini muncul setelah Hasanuddin melakukan pengecekan langsung ke beberapa gudang jagung di wilayah timur. "Saya pergi cek di beberapa gudang jagung dengan jagung yang sama, ada yang hasilnya menunjukkan kadar air 17%, ada yang 16,5%, dan bahkan ada yang 14,5%. Ini jelas ada perbedaan yang signifikan," ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Hasanuddin juga menyoroti adanya perbedaan berat truk yang mencolok saat dilakukan penimbangan di gudang yang berbeda. "Demikian pula saat menimbang dengan truk yang sama, terjadi perbedaan berat yang signifikan antar gudang," imbuhnya.

Menyikapi temuan tersebut, Hasanuddin mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk segera melakukan tera ulang atau standarisasi terhadap alat tes kadar air dan timbangan truk yang digunakan di seluruh gudang jagung. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam proses jual beli jagung antara petani dan pengelola gudang.

Selain itu, Hasanuddin juga menyoroti beberapa permasalahan lain terkait tata kelola jagung di gudang, di antaranya adalah gudang yang tidak memiliki timbangan yang terdisplay secara jelas, sehingga petani tidak dapat melihat langsung hasil penimbangan. Ia juga menemukan adanya perbedaan hasil timbangan harian untuk truk yang sama, semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak transparan. (AM)

]]>
Fri, 09 May 2025 17:15:49 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa Soroti Maraknya Pembangunan Perumahan Bermasalah: Pemda Diminta Bertindak Konkret dan Selektif https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-soroti-maraknya-pembangunan-btn-bermasalah-pemda-diminta-bertindak-konkret-dan-selektif https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-soroti-maraknya-pembangunan-btn-bermasalah-pemda-diminta-bertindak-konkret-dan-selektif Komisi III DPRD Sumbawa Soroti Maraknya Pembangunan Perumahan Bermasalah: Pemda Diminta Bertindak Konkret dan Selektif

DPRD Sumbawa Soroti Kasus Perumahan 'Hayatussaudah': Akses Jalan Warga Terisolasi Jadi Sorotan Tajam

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) khusus membahas permasalahan akses jalan di perumahan Hayatu Saida yang mengakibatkan terisolasinya sejumlah warga.

RDP yang digelar pada Kamis (8/5/2025) ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, Syaifullah,S.Pd.,M.M.Inov, didampingi anggota komisi H.Rusdi, Hasanuddin,SE, dan M.Taufik. Turut hadir pula Pimpinan Komisi I Muhammad Faesal,S.AP.,M.M.Inov. 

Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, BKAD Kabupaten Sumbawa, BPN Kabupaten Sumbawa, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa, Camat Moyo Hilir, Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Direktur PT. JAAD Worldwide Investment, Notaris Sylvia Fitri Koni, SH.Mkn, Kepala Desa Moyo, perwakilan Koalisi Lembaga untuk Keadilan Agraria (LSM Moyo), Bapak Sahrul Bosang (pemilik lahan), Bapak Sulaiman, serta warga yang terisolasi di perumahan Hayatu Saida (Ratna Hartina, Sandy Aprianto, Ery Maryuningsih, Novita Sari, Nur Wahidah Apriliah).

Dalam rapat tersebut, terungkap keluhan mendalam dari warga yang terisolasi akibat permasalahan akses jalan menuju perumahan Hayatu Saida. Mereka menyampaikan kesulitan dan kerugian yang dialami akibat kondisi tersebut. DPRD pun mendesak PT. JAAD Worldwide Investment selaku pengembang untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, Syaifullah  menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya pembangunan beberapa perumahan BTN (Bank Tabungan Negara) di Kabupaten Sumbawa yang kerap menimbulkan permasalahan dan merugikan masyarakat. Ia mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret dan selektif dalam memberikan izin pembangunan.

Syaifullah menekankan pentingnya proses perizinan yang transparan dan melibatkan pemerintah desa sebagai penguasa wilayah sejak awal. "Jangan sampai kepala desa sebagai penguasa wilayah yang seharusnya mengetahui, tiba-tiba muncul program tersebut dan tidak mengerti apa-apa," ujarnya.

Ia mengingatkan para pengembang (developer) untuk tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, sehingga langkah antisipatif dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar masalah serupa tidak terus berulang.

Syaifullah kemudian mencontohkan beberapa kasus perumahan bermasalah yang pernah terjadi di Sumbawa, seperti permasalahan konstruksi di perumahan Kerato Asri dan polemik pengadaan tanah Hayatussaudah. Kasus-kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memberikan izin pembangunan Perumahan BTN.

Ketua Komisi III DPRD ini berharap pemerintah daerah dapat lebih ketat dalam melakukan pengawasan dan verifikasi terhadap proposal pembangunan Perumahan BTN, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan. Keterlibatan aktif pemerintah desa dan transparansi informasi kepada masyarakat juga dinilai penting untuk mencegah timbulnya permasalahan di kemudian hari dan melindungi hak-hak masyarakat sebagai konsumen.

Di akhir pertemuan, Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan dua rekomendasi penting. Pertama, meminta pihak PT. Jaad Worldwide Investment (PT. JWI) untuk melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan pihak H. Sahrul Bosang selaku pemilik lahan yang menjadi pokok permasalahan akses jalan.

Kedua, DPRD meminta PT. JWI untuk menghadirkan Syeh Ali, pihak yang dulunya mewakili PT. JW dalam membuat kesepakatan dengan pihak H. Sahrul Bosang, jika memungkinkan. Langkah ini diharapkan dapat membuka kembali komunikasi dan mencari solusi terbaik bagi permasalahan akses jalan yang dialami warga perumahan Hayatu Saida.

RDP ini menunjukkan keseriusan DPRD Kabupaten Sumbawa dalam menindaklanjuti permasalahan pembangunan Perumahan BTN yang merugikan masyarakat.(AM)

]]>
Thu, 08 May 2025 23:13:03 +0800 amr
RDP Komisi II DPRD&ITK dan Pengusaha Tambak 'Memanas': KPK Beri 'Warning', Pemda Diminta Bertindak Cepat! https://amarmedia.co.id/rdp-komisi-ii-dprd-itk-dan-pengusaha-tambak-memanas-kpk-beri-warning-pemda-diminta-bertindak-cepat https://amarmedia.co.id/rdp-komisi-ii-dprd-itk-dan-pengusaha-tambak-memanas-kpk-beri-warning-pemda-diminta-bertindak-cepat Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas terkait dan Asosiasi Pengusaha Tambak pada Rabu (7/5/2025) untuk membahas permasalahan perizinan tambak udang yang dinilai krusial. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II I Nyoman Wisma tersebut mengungkap temuan mengejutkan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa sekitar 90% tambak udang di Kabupaten Sumbawa diduga tidak memiliki izin resmi.

Hadir pula Wakil Ketua Muhammad Tahir,SH, Sekretaris Zohran,SH, dan Anggota H. Andi Mappeleppui, Ridwan,SP.,M.Si, Ahmad Nawawi, Kaharuddin Z, Muhammad Zain,S.IP

Dari Pemda hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir.Syafruddin Nur.Mepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rahmat Hidayat SPi MT,  Perwakilan Dinas PUPR Irfansyah ST.MT dan jajaran.

Diawal RDP, Rosihan dari Sekretaris Presideum ITK (Intitut Tranparansi Kebijakan ) Kabupaten Sumbawa, menyampaikan data dugaan pelanggaran izin tambak yang tersebar di berbagai wilayah Sumbawa. Ia mendesak Dinas terkait untuk menindak tegas pelanggaran izin AMDAL, IPAL, izin pantai, hingga konstruksi jaringan listrik yang melibatkan PLN. Komisi DPRD juga meminta klarifikasi langsung dari Dinas terkait atas temuan KPK tersebut.

Rosihan mengingatkan bahwa KPK telah memberikan waktu enam bulan kepada pengusaha tambak untuk mengurus izin resmi (AMDAL, UKL-UPL, SIUP, dll.). DPRD meminta penegasan rekomendasi bersama terkait temuan KPK ini demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tambak.

Perwakilan Dinas Perizinan (DPMPTSP) Wati Sudarman menjelaskan bahwa pihaknya hanya mengeluarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS. Izin resmi lainnya (sertifikat standar) diterbitkan setelah pengusaha memenuhi persyaratan. Fokus pembahasan awal adalah pada perusahaan tambak di dua kecamatan dan tiga desa. Dinas juga menyebutkan status perizinan beberapa perusahaan, di mana sebagian masih menunggu pembayaran PNBP, sementara yang skala kecil sudah terbit otomatis di OSS.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rahmat Hidayat SPi MT., memaparkan regulasi perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem OSS. Persyaratan dasar meliputi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dari Dinas PUPR dan izin lingkungan dari Dinas LH. Kabid Perikanan Naeli Zakiyah kemudian menyampaikan kondisi lima sampel tambak yang disoroti ITK, di mana sebagian besar masih berupa lahan kosong meskipun rekomendasi teknis perizinan sudah dikeluarkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafruddin Nur menegaskan bahwa permasalahan izin tambak bukan hal baru. Pihaknya telah menyepakati dengan KPK untuk memberikan waktu maksimal enam bulan kepada perusahaan tambak yang belum lengkap izin lingkungannya untuk menyelesaikan persyaratan. Jika tidak, operasional tambak akan dihentikan. Untuk tambak skala kecil (di bawah 10 hektar), persetujuan lingkungan terbit otomatis berupa SPPL berdasarkan pernyataan kesanggupan pengusaha.

Perwakilan Asosiasi Pengusaha Tambak Kabupaten Sumbawa, H. Nurdin Marjuni, SH memberikan penjelasan terkait kondisi perizinan dan operasional tambak di wilayah Sumbawa. Dari sekitar 180 lebih tambak yang terdaftar, hanya sekitar 95 yang masih aktif dan sebagian besar mengalami pasang surut operasional bahkan tutup. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 70-an tambak yang berjalan atau baru akan memulai kembali, yang sebagian besar sedang dalam proses perpanjangan izin. 

Asosiasi menyatakan kesepakatannya untuk mempercepat pengurusan izin sesuai regulasi baru. Jika pengusaha mampu memperpanjang izin, mereka akan melanjutkan usaha, namun jika tidak, mereka akan menutup operasional.

Asosiasi menekankan bahwa sistem perizinan saat ini bersifat online, namun prosesnya kompleks dan memakan waktu. Contohnya, izin pemasangan pipa bawah laut diajukan ke pusat, sementara izin lainnya diurus di kabupaten dan provinsi. Terdapat belasan jenis izin yang tersebar di berbagai tingkatan birokrasi, mulai dari desa hingga pusat. Pengurusan izin secara simultan ke berbagai instansi (PU, LH, dll.) menjadi kendala karena adanya persyaratan bertahap berdasarkan luas lahan dan jenis izin.

Meskipun demikian, Asosiasi menyatakan akan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku dan kesepakatan dengan perwakilan KPK terkait tenggat waktu penyelesaian izin. Tenggat waktu pertama adalah 6 bulan hingga 10 September 2025, yang dianggap sebagai tahap awal untuk mengidentifikasi tambak yang belum selesai mengurus izin. Asosiasi juga menyampaikan kendala di lapangan terkait pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memerlukan proses yang lebih rumit dan memakan waktu, terutama di tengah musim hujan.

Di akhir RDP, Pimpinan Komisi II I Nyoman Wisma didampingi anggota DPRD lainnya mengeluarkan rekomendasi agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa mengawal penegakan hukum perizinan tambak sesuai kesepakatan dengan KPK dan Asosiasi Pengusaha Tambak, dengan batas waktu hingga 10 September 2025. DPRD juga meminta Pemda melakukan monitoring, evaluasi, serta pembinaan kepada pengusaha tambak di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 08 May 2025 08:20:51 +0800 amr
Tanah Pemda Jadi 'Mesin' PAD: Pansus DPRD Telaah Keuntungan Penyertaan Modal ke PT BPR NTB! https://amarmedia.co.id/tanah-pemda-jadi-mesin-pad-pansus-dprd-telaah-keuntungan-penyertaan-modal-ke-pt-bpr-ntb https://amarmedia.co.id/tanah-pemda-jadi-mesin-pad-pansus-dprd-telaah-keuntungan-penyertaan-modal-ke-pt-bpr-ntb Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa terkait rencana penyertaan modal daerah berupa tanah ke PT. BPR NTB Perseroda berlangsung intens dengan berbagai aspek yang menjadi sorotan. Pertemuan pada Rabu (7/5/2025) tersebut membahas potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), definisi dividen dan bagi hasil, hingga tata kelola dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Zohran,SH didampingi Wakil Ketua Muhammad Takdir, SE.,M.M.Inov, Sekretaris I Nyoman Wisma, S.I.P dan Anggota Pansus Muhammad Faesal,S.AP.,M.M.Inov, Sri Wahyuni, H.Zainuddin Sirat, Muhammad Tahir, SH, Hj.Jamila, S.Pd.SD, Syukri HS,A.Ma, Syamsul Hidayat,SE, H.Andi Mappeleppui, Sandi,S.Pd.MM 

Hadir pula Sekretaris DPRD Ir. A Yani bersama Kabag Fasilitasi dan Anggaran Arif Hidayat. Dari Pemda Sumbawa Hadir Kabag Perekonomian dan SDA Khairuddin SE, Kabid Ekonomi dan SDA Bappeda Andi Kusmayadi SPi.M.Si, Komisaris PT BPR NTB Syarif Musta'an, Management PT BPR NTB M Ikhsan dan Staf Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa.

Ketua Pansus Zohran SH membuka rapat  dengan meminta klarifikasi perbedaan antara dividen (bagi hasil penyertaan modal) dan bagi hasil perusahaan secara umum. Pansus menekankan fokus penyertaan modal pada aset yang telah dinilai oleh pihak ketiga dan digerakkan oleh negara. Nilai appraisal aset tersebut mencapai Rp 7 miliar. Pertanyaan krusial yang diajukan adalah dampak penyertaan modal yang telah dinilai ini terhadap PAD Sumbawa jika aset tersebut dikelola, disewa pihak lain, atau disertakan sebagai modal di BPR NTB. 

Zohran yang akrab disapa Orek juga mempertanyakan persentase dividen atas penyertaan modal Rp 19,4 miliar pada tahun 2024

Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah meyakinkan bahwa langkah ini akan berdampak signifikan pada PAD.

Kepala Bagian  Ekonomi  dan SDA Khairuddin SE menjelaskan bahwa dividen adalah bagi hasil usaha bank. Penambahan modal Sumbawa dalam bentuk tanah dinilai kurang populer bagi bank karena bukan berupa uang tunai. Namun, potensi nilai tambah bagi PAD sangat besar, jauh melebihi potensi sewa-menyewa aset. Upaya rasional meningkatkan PAD adalah melalui usaha perbankan, berbeda dengan proyek yang dinilai kurang realistis seperti pembangunan kolam renang dengan potensi pemasukan tiket yang kecil.

Dalam rapat tersebut  ilustrasi kenaikan penyertaan modal dan perbedaan penafsiran dividen dan bagi hasil terus dikaji. Bagian Keuangan dan Aset Daerah menjelaskan adanya  penyertaan modal dan dana bantuan dari upline sebesar Rp 1 miliar untuk petani bawang, yang pengelolaannya melalui bank akan memberikan keuntungan. Dana tersebut akan diakumulasikan pertahun sesuai Perda. Perkembangan program bantuan petani bawang dinilai cukup baik dengan bunga yang diatur sedemikian rupa agar tidak membebani petani.

Kepala Bagian Ekonomi menyebutkan data penyertaan modal tahun 2022 sebesar Rp 12 miliar, dengan tren peningkatan dividen dalam tiga tahun terakhir (Rp 1,6 M, Rp 1,8 M, dan Rp 2,4 M). 

Sekretaris Pansus I Nyoman Wisma menyoroti pentingnya mengetahui persentase laba bersih yang dialokasikan untuk dividen, CSR, pendidikan, dan penyertaan modal kembali, termasuk data terkait ROA, ROE, dan tingkat kredit macet. Ia juga mempertanyakan keberadaan pemegang modal selain Pemda.

Demikian pula Wakil Ketua Pansus Muhammad Takdir  SE M.M.Inov menekankan banyaknya aspek dan risiko yang perlu diperhitungkan dalam penyertaan modal, termasuk kondisi riil bank berdasarkan laporan akuntan publik per 31 Desember 2024.

Komisaris PT  BPR NTB Syarif mustaan  menyampaikan aset bank mencapai Rp 1,088 triliun (hasil penggabungan seluruh NTB dengan 44 cabang), kredit sebesar Rp 989 miliar dengan tingkat kredit macet (NPL) 12,7%, dan laba bersih Rp 35,3 miliar setelah pajak. Dana tabungan masyarakat mencapai Rp 752 miliar. Meskipun NPL di atas batas sehat OJK, rasio operasional BPR masih terkategori sehat. Rencana dividen bank tahun 2025 diproyeksikan meningkat dengan adanya penyertaan modal. Dana upline sebesar Rp 4 miliar terkait program petani bawang belum bisa disertakan sebagai modal. Akuntan publik menyimpulkan kondisi BPR sehat.

Atas hal itu Kabid Ekonomi Bappeda Sumbawa Andi Kusmayadi M.Si menyatakan komitmen untuk memperkuat koordinasi dengan BPR NTB Perseroda, dengan fokus pada indikator kontribusi BUMD dalam lima tahun ke depan, termasuk besaran modal yang disuntikkan, perputaran dana di perbankan, dan dampaknya terhadap pembangunan daerah. 

Andi juga menyinggung potensi dana masyarakat Sumbawa yang tersimpan di perbankan, termasuk  dana desa, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dioptimalkan melalui BPR. Koordinasi dengan PT BPR NTB akan dilakukan untuk memastikan pemanfaatan dana ini selaras dengan program pembangunan daerah, termasuk target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 7,5% dan pencapaian visi misi kepala daerah.

Bappeda juga menyoroti pentingnya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) yang mengakomodasi potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan pendapatan daerah, serta menganalisis perputaran dana dari BPR NTB baik dalam bentuk tabungan dan kredit. Data tabungan BPR NTB diharapkan ada kontribusinya di tingkat kabupaten/kota.

Diskusi dalam rapat Pansus juga menyentuh beberapa poin krusial. H. Zainuddin Sirat mempertanyakan status aset tanah yang akan disertakan sebagai modal dan potensi perbedaan dividen antara aset tanah dan uang. Ia juga mengusulkan perlunya regulasi terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar lebih merata. Zohran menanyakan apakah nilai appraisal akan menjadi nilai nominal modal yang disertakan. Sri Wahyuni, anggota Pansus mengapresiasi kinerja BPR NTB dan diakuinya sudah sejak lama melihat kiprah nya semenjak dalam bentuk LKP. Dirinya mendukung penyertaan modal dengan catatan pengelolaan BPR harus menerapkan prinsip good governance dan meningkatkan kinerja di sektor pertanian, nelayan, dan UMKM.

Kepala Bagian Ekonomi, Khairuddin, menjelaskan kewenangan Bupati sebagai Kuasa Pemegang Modal (KPM) terkait penyertaan modal. Mengenai aset tanah, ia menyarankan penggunaan nilai pasar terkini berdasarkan appraisal. Penempatan tenaga kerja akan dilakukan secara profesional. Ia juga menyebut BPR NTB Sumbawa sebagai salah satu unit yang paling sehat.

Kekhawatiran muncul dari Muhammad Takdir terkait pernyataan Gubernur NTB tentang potensi penggabungan Bank NTB Syariah dengan BPR NTB. Pansus berencana melakukan kajian dan klarifikasi ke Mataram terkait isu ini. Zohran menyimpulkan perlunya kehati-hatian dalam proses penyertaan modal. Ia menyoroti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumbawa sebesar Rp 17 triliun, yang mengindikasikan peredaran uang yang signifikan, namun baru sebagian kecil yang dikelola BPR NTB.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaharuddin memberikan penjelasan bahwa penyertaan modal meliputi fresh money dan aset tanah yang saat ini dibahas. BKAD berharap persetujuan segera diberikan demi kemajuan daerah. 

"Penyertaan modal ini dinilai strategis dan diharapkan dapat mengoptimalkan aset daerah yang sebelumnya kurang produktif. Pembagian dividen akan disesuaikan dengan modal yang disertakan" imbuhnya. 

BKAD juga mengatakan perlunya penataan CSR agar lebih terorganisir dan berpotensi masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk meningkatkan kemampuan fiskal. Kinerja BPR NTB secara keseluruhan dinilai sehat berdasarkan analisis lingkungan dan Non-Performing Loan (NPL).

Zohran Orek diakhir pertemuan menutup rapat dengan menyoroti potensi peningkatan PAD yang signifikan dari penyertaan modal ini. (AM)

]]>
Thu, 08 May 2025 07:40:11 +0800 Maruf
H. Andi Mappeleppui, Anggota DPRD Sumbawa Tegaskan: Pemerintah Harus Atensi Serius Permasalahan Petani! https://amarmedia.co.id/h-andi-mappeleppui-anggota-dprd-sumbawa-tegaskan-pemerintah-harus-atensi-serius-permasalahan-petani https://amarmedia.co.id/h-andi-mappeleppui-anggota-dprd-sumbawa-tegaskan-pemerintah-harus-atensi-serius-permasalahan-petani Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappeleppui, kembali menegaskan urgensi pemerintah daerah dan Perum Bulog untuk segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD terkait permasalahan yang dihadapi petani. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak swasta sebagai mitra strategis dalam mengatasi kendala pemasaran hasil pertanian.

Diantara rekomendasi DPRD adalah segera menyerap jagung petani sesuai HPP dan menyiapkan gudangnya. 

H. Andi Mappeleppui menyoroti praktik pemasaran yang dinilainya tidak adil bagi petani. "Hari ini kami melihat dalam praktik pemasaran hasil pertanian, sebagian petani tidak bisa langsung menjual ke Mitra Bulog melainkan melalui tangan kedua, yaitu 'pelele'," ungkapnya Senin (5/5/2025).  Kondisi ini dinilai merugikan petani karena mengurangi potensi keuntungan yang seharusnya bisa mereka dapatkan.

Oleh karena itu, H. Andi Mappeleppui mendorong adanya sistem yang lebih adil dan transparan. "Hal ini semestinya dapat dilakukan secara adil. Petani yang memiliki kemampuan armada dapat langsung mengantarkan gabah dan jagung ke Bulog ataupun Mitra Bulog," tegasnya. Ia menilai bahwa dengan memangkas rantai pemasaran yang panjang dan melibatkan pihak swasta secara strategis, petani akan memiliki akses yang lebih mudah dan menguntungkan untuk menjual hasil panen mereka.

H Andi mengingatkan bahwa hal penting dijaga selain pengamanan harga adalah menjaga lingkungan hidup kita agar terjaga. "Yang kita jaga adalah semangat petani agar dapat terus berusaha dan tidak merugi dibawah biaya produksi  bukan mengasumsikan merugi dibawah harga HPP. Karena penetapan HPP juga jauh melambung sehingga di lapangan  ini kelabakan mengejar harga itu dan bisa saja isunya dimainkan oleh oknum. 

Penegasan dari anggota Komisi II DPRD ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan Bulog untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki sistem pemasaran hasil pertanian. Diharapkan, dengan adanya kolaborasi yang efektif dengan pihak swasta, kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa dapat meningkat dan potensi sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal. Rekomendasi ini juga menjadi bentuk komitmen DPRD dalam memperjuangkan hak-hak petani dan mendorong kebijakan yang berpihak pada kemajuan sektor pertanian daerah

]]>
Mon, 05 May 2025 14:55:08 +0800 amr
Aliansi Sumbawa Melawan 'Kepung' DPRD, Ungkap Deretan Persoalan: UU TNI, Buruh Migran Terlantar, Petani Jagung Tercekik Regulasi, hingga Anggaran Pendidikan https://amarmedia.co.id/aliansi-sumbawa-melawan-kepung-dprd-ungkap-deretan-persoalan-uu-tni-buruh-migran-terlantar-petani-jagung-tercekik-regulasi-hingga-anggaran-pendidikan https://amarmedia.co.id/aliansi-sumbawa-melawan-kepung-dprd-ungkap-deretan-persoalan-uu-tni-buruh-migran-terlantar-petani-jagung-tercekik-regulasi-hingga-anggaran-pendidikan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Aliansi Sumbawa Melawan, terdiri dari GMNI,SP Sumbawa, Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) dan BMI menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (5/5/2025), menyuarakan beragam persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat. Aksi yang dihadiri Kapolsek Sumbawa bersama  jajaran  dan pimpinan DPRD ini menyampaikan tiga tuntutan awal. Nur wahdaniah jubir Aliansi Sumbawa Melawan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait UU TNI nasib buruh migran, dan regulasi program food estate jagung.

"Kami mendesak DPRD Kabupaten Sumbawa untuk mendorong dicabutnya UU TNI, mendesak Pemda Sumbawa menindaklanjuti penyelesaian 6 kasus pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang di advokasi oleh SP Sumbawa dan Pemerintah Sumbawa wajib menolak program food eastate jagung karena mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, krisis iklim dan pemiskinan pada rakyat khususnya perempuan di Sumbawa" jelasnya.

Namun, dalam audiensi yang berlangsung, perwakilan aliansi dan mahasiswa juga mengangkat isu krusial lainnya, termasuk anggaran pendidikan dan anjloknya harga jagung petani.

Ketua  Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Sirajudin, menyoroti masalah efisiensi anggaran yang tertuang dalam undang-undang, meminta DPRD untuk mengawasi dampaknya terhadap anggaran pendidikan. Ia mengungkapkan adanya kenaikan biaya di beberapa kampus yang berpotensi menghambat akses pendidikan. Lebih mengejutkan, Sirajudin menyebut adanya alokasi anggaran pendidikan untuk beasiswa bagi negara lain, yang dinilainya ironis di tengah kesulitan sektor pendidikan dan ekonomi dalam negeri. Ia juga menyinggung anjloknya harga jagung di Sumbawa yang semakin memperburuk kondisi petani, meskipun Perda perlindungan petani telah ada namun implementasinya dinilai lemah. "Dalam perda itu sudah ada aspek memastikan harga, lahan petani, dan fasilitas petani. Saya harap Perda ini segera dibuat. kalau sudah ada, tolong ditunjukkan kepada kami," tegasnya.

Ditambahkan oleh Ketua GMNI Nindi Sanjaya juga menyoroti hasil hearing sebelumnya  bersama Komisi II terkait masalah jagung yang dinilai tidak ada pergerakan signifikan. Ia mempertanyakan lemahnya kontrol Pemda terhadap swasta dalam hal penetapan harga jagung, sementara Bulog hanya mampu menyerap sebagian kecil hasil panen.

Menanggapi berbagai tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang menyatakan kepeduliannya dan berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Pusat, termasuk terkait UU TNI. Terkait harga jagung, DPRD mengakui keterbatasan dalam mengontrol pengusaha swasta dan fokus pada BUMN seperti Bulog. Mengenai efisiensi anggaran pendidikan, DPRD menegaskan tidak boleh mengurangi mutu pendidikan dan meminta mahasiswa melaporkan jika menemukan indikasi penurunan kualitas. Soal Perda perlindungan petani, DPRD menyatakan perda tersebut sudah ada dan siap memanggil pihak terkait jika implementasinya lemah.

Sementara itu, Sukiman dari Komisi IV DPRD menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar hearing dengan OPD terkait ketenagakerjaan untuk membahas isu buruh migran dan program peningkatan kualitas tenaga kerja daerah. Terkait masalah pertanian, ia menyebut Komisi II telah sering memfasilitasi pertemuan dengan Bulog, yang memiliki kuota pembelian jagung secara bertahap dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk penyerapannya. Ia juga menginformasikan bahwa Perda perlindungan petani dapat diakses oleh publik.

Ketua Komisi IV DPRD Muhammad Takdir dari DPRD menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan data konkret terkait buruh migran yang bermasalah untuk membantu proses pemulangan. Terkait UU TNI, ia mengakui adanya kekhawatiran akan kembalinya era orde baru dan berjanji akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat. Mengenai Bulog, ia menyatakan kesiapan Bulog untuk membeli jagung dan menginformasikan rencana pemerintah pusat untuk membangun gudang penyimpanan sebayak 25 000 Se Indonesia .Ia juga mengingatkan agar tuduhan terkait praktik curang dalam tata niaga jagung dapat dibuktikan.

Sementara itu Perwakilan SP, Hadiatul hasanah menyampaikan terima kasih atas respons DPRD, namun menekankan dampak program satu juta ton jagung terhadap lingkungan, termasuk kekeringan dan alih fungsi hutan lindung. Ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga menganalisis dampak lingkungan demi ketahanan pangan yang berkelanjutan. Perwakilan GMNI kembali menegaskan harapan adanya solusi konkret untuk permasalahan pertanian di Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 05 May 2025 13:54:23 +0800 amr
Ketua Komisi III DPRD Sumbawa Dukung Penuh Gerakan Go Green Demi Keberlanjutan Daerah https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-gerakan-go-green-demi-keberlanjutan-daerah https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iii-dprd-sumbawa-dukung-penuh-gerakan-go-green-demi-keberlanjutan-daerah Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, Syaifulloh SPd M.MInov, menyatakan dukungannya yang penuh terhadap gerakan go green sebagai solusi progresif untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikan pada Senin (5/5/2025) di Sumbawa, menyusul meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan di era modern.

Syaifulloh menekankan bahwa industri, sebagai pilar utama perekonomian, memiliki andil besar dalam keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, transisi menuju praktik industri yang lebih ramah lingkungan menjadi suatu keniscayaan. Ia menyambut baik inisiatif elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, yang mengusung konsep Industri go green sebagai langkah nyata mengurangi jejak karbon, mengelola limbah secara bertanggung jawab, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijak melalui penerapan teknologi hijau, penanaman pohon, dan prinsip pengelolaan sampah 

"Mahasiswa dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan dan Kami siap support," ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD juga menyoroti potensi besar Kabupaten Sumbawa dalam sektor pertambangan, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, gerakan dengan konsep go green merupakan langkah strategis untuk memastikan industri di Sumbawa dapat berkembang secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat lokal.

Secara khusus, Syaifulloh memberikan dukungan terhadap kegiatan go green yang dilaksanakan di Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu. Desa ini dinilainya patut mendapatkan dukungan penuh karena pernah dilanda bencana banjir yang merusak lahan pertanian, infrastruktur, dan mengganggu aktivitas masyarakat. "Banjir ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan," tegasnya, menekankan urgensi gerakan go green sebagai langkah mitigasi dan pelestarian di masa depan" urainya.

Dukungan dari Komisi III DPRD ini diharapkan dapat semakin memotivasi berbagai pihak untuk mengimplementasikan praktik go green* demi keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 05 May 2025 13:29:27 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Geram Distribusi Elpiji 3 Kg Amburadul, Pemda, Pertamina serta Agen Dipanggil https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-geram-distribusi-elpiji-3-kg-amburadul-pemda-pertamina-serta-agen-dipanggil https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-geram-distribusi-elpiji-3-kg-amburadul-pemda-pertamina-serta-agen-dipanggil Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Permasalahan mahalnya gas Elpiji  bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Sumbawa kembali mengemuka dan menjadi temuan  kalangan wakil rakyat. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) pada Jumat (2/5) untuk menelisik amburadulnya sistem distribusi gas bersubsidi yang kerap menyengsarakan masyarakat kecil.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.IP, berlangsung di ruang pimpinan DPRD dengan suasana yang panas dan penuh kritik. Sejumlah pihak penting dihadirkan, termasuk perwakilan PT Pertamina Sales Branch Manager PT Petraniaga NTB Adittya, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa Khairuddin SE, Camat Alas Hisbullah,S.Sos, Kepala Desa Baru Syafruddin S.Sos, Ketua dan Anggota Hiswana Migas Kabupaten Sumbawa Fahri, para agen Elpiji dan perwakilan masyarakat Desa Baru Kecamatan Alas.

Dalam pembukaan rapat, Ketua Komisi II mengungkapkan banyaknya keluhan masyarakat terkait harga Elpiji 3 kg yang jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kelangkaan yang kerap terjadi akibat pangkalan yang diduga mendahulukan penjualan kepada kios atau keluar wilayah desa. "Baru-baru ini Komisi II menggelar sidak di Kecamatan Unter Iwes dan Desa Baru Kecamatan Alas. Keluhannya adalah harga LPG jauh melambung dari HET yang seharusnya Rp 18.000 hingga Rp 19.500, namun di pangkalan mencapai Rp 25.000, bahkan di tingkat kios meroket hingga Rp 35.000 sampai Rp 40.000," bebernya dengan nada geram.

Hal ini dibenarkan oleh perwakilan Masyarakat Desa Baru bahwa harga yang diterima masyarakat dari pangkalan tak lagi mengikuti HET. " Pada awal awalanya masih baru buka  Pangkalan masih menjual dengan harga Rp.19.000 kemudian  lama kelamaan dinaikkan menjadi Rp 23.000 automatis masyarakat mengeluh kepala desa karena harganya jauh dari pangkalan lainnya. Dan UD Zaki ini dipanggil oleh kepala Desa. Namun disanggah bahwa bahwa ini barang bebas saya yang menentukan harga. Dan ditengahi oleh Kepala Desa sehingga harga disepakati Rp 22.500 pertabung. Namun lama kelamaan harga naik lagi hingga  Rp.35rb dan ke pengecer Rp 40.000/tabung. Dengan beralasan dia mengambil mahal di Agen. Kami mempertanyakan kenapa subsidi elpiji ini semena -mena dipermainkan.lalu kemana Subsidi buat warga Desa Baru !? sebutnya.

Jadi permintaan kami warga masyarakat kalau kami tidak bisa menikmati harga subsidi ini meminta ditutup saja pangkalan yang bermasalah dan dialihkan ke pangkalan lain karena kami sudah diancam ancam bahwa kami tidak lagi bisa mendapatkan gas elpiji darinya. "pungkasnya.

Demikian pula Kepala Desa Baru Syafruddin menjelaskan bahwa pada awal keluhan pemerintah Desa berhasil menengahi. Tapi pada hari Jumat 25 April lalu kembali masyarakat datang dan lebih banyak dari sebelumnya mempertanyakan gas ini. Dari kalangan ibu ibu menjelaskan harga di pangkalan Rp.25-35rb dan kamipun memanggil pangkalan mempertanyakan kebenarannya kami bertugas mengawasi harga. 

Dari keterangan para saksi ternyata betul harganya 25rb sampai 35 Rb. Dan ibu ibu sekitar ada pembanding dengan pangkalan lainnya yang harganya hanya Rp 22.000 dan ini ditoleransi warga."Banyak aspirasi warga agar pangkalan di Desa Baru ditutup saja dan inilah yang kami laporkan kepada Bupati dan DPRD untuk mengkaji pangkalan seperti ini apakah ini pelanggaran berat atau tidak sehingga dimohonkan ada rekomendasi dari DPRD" harapnya.

Selanjutnya kami juga berkoordinasi dengan pangkalan lainnya yang ada di Desa Baru untuk dapat mengantisipasi permasalahan ini. Dan kami harapkan permasalahan ini ada solusinya" pungkasnya.

Atas hal ini Camat Alas Hisbullah,S.Sos juga membenarkan temuan kepala Desa. " Kami juga melaporkan bahwa ada juga harga  Rp 50rb di Kios Sengkal sehingga kades Dalam geram. Menurut mereka  pangkalan menaikkan harga karena mengambil ditempat lain karena stok dia habis sementara permintaan warga masih banyak. Inilah yang disebut dia sebagai bisnis dengan mengambil ditempat lain. "Kami harapkan ada penetapan standar harga hingga ke tingkat kios sehingga harga gas ini tidak berubah ubah setiap harinya" pungkasnya.

Kepala Bidang perdagangan menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi yang ada pengawasan terhadap gas elpiji berhenti di pangkalan. Padahal yang paling sulit diawasi adalah harga di tingkat pengecer. Kami berharap Pemerintah Pusat dapat membuat regulasi dari harga pangkalan ke pengecer sehingga bisa diberikan teguran.

Kepala bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE menjelaskan bahwa harga elpiji subsidi ditetapkan oleh Gubernur NTB Dengan HET tertinggi 19.500 di bulatkan Rp 20.000  agar mudah disebut dengan ditempelkan harganya di setiap pangkalan sehingga masyarakat dapat melihat. "Ini acuan kami untuk mengawasi karena ini barang subsidi pemerintah" imbuhnya. Yang berhak adalah Rumah tangga dan UMKM.

Kita buat SK pengawasan subsidi, namun dalam pelaksanaannya tidak optimal karena tidak ada anggaran sementara tim dalam SK ada Polisi,Pol PP dan tim Pemda ini perlu mendapat attensi DPRD. 

Ketua Hiswana Migas Kabupaten Sumbawa Fahri menegaskan akan menindak pangkalan yang melanggar. "Untuk transaksi pembelian pangkalan ke Agen melalui transfer Brimola. Sedangkan kejadian di Desa Baru sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan menghentikan sementara suplaynya.Pangkalan di Desa Baru ada tiga dengan dua Agen karena di sana banyak UMKM yang membutuhkan elpiji dan ini kita koordinasikan dengan PT Pertamina" ujarnya.

Terkait dugaan tambahan gas dari agen diluar jatah pangkalan dengan elpiji yang menggantung atau diluar jadwal tidak ada di agen karena pangkalan sudah memesan dan membayar sehari sebelumnya dengan jatah perpangkalan 450 tabung seminggu dan maksimal 3000 tabung perbulan dalam kondisi rame atau sepi.

Khusus kasus di Desa Baru pangkalan yang bermasalah tersebut ini adalah kejadian kedua. Pada kejadian pertama sudah kita kurangi jatahnya dan membentuk pangkalan baru bernama Metro untuk mengalihkan penyediaan gas bagi masyarakat setempat.

Penjelasan Sales Branch Manager wilayah NTB PT Pertamina 

Aditya Warman menjelaskan konversi elpiji di Sumbawa Pertamina adalah operator bukan regulator. Yang menjadi regulator adalah ESDM. Permasalahan NTB ditentukan HET. Ada klasifikasi berdasarkan jarak sehingga tidak rata dimulai Rp 18.000  kami tekankan Agen berurusan dengan Pertamina, pangakalan dibina oleh Agen. Hingga saat ini mekanisme sub pangkalan masih kami tunggu. Kami berdiskusi dengan Gubernur NTB melihat kondisi NTB. Karena kuota untuk pertanian dan nelayan belum dikonversi penggunaan elpiji. Dan kita dorong Gubernur untuk penambahan kuota 1 persen. Karena kami tidak ingin ada kelangkaan. Kalau pangkalan tidak sesuai HET kami tegur, dan dibina. Tapi kalau tidak bisa dibina maka dicopot daripada meresahkan masyarakat.

Anggota Komisi II  H Andi Mappeleppui, menambahkan temuan di lapangan yang menunjukkan pangkalan menjual jauh di atas HET dan lebih memprioritaskan pengecer atau kios dibandingkan masyarakat yang berhak menerima subsidi. Hal senada juga diungkapkan oleh pimpinan komisi lainnya, Muhammad Tahir dan Zohran, bersama anggota komisi Muhammad Zain, Kaharuddin Z, Ahmad Nawawi Ridwan, dan Juliansyah. Mereka menyoroti ketidaksesuaian harga Elpiji 3 kg dengan HET dan menuding lemahnya pengawasan, terutama di tingkat sub penyalur, sebagai akar permasalahan. "Dinas harus melakukan pengawasan terhadap pangkalan agar mereka menerapkan HET sesuai ketentuan," tegas H Andi.

Zohran SH yang akrab disapa Orek secara khusus meminta PT Pertamina untuk membuat regulasi yang mengatur harga di tingkat sub penyalur dan menambah jumlah pangkalan di setiap desa di seluruh kabupaten Sumbawa.

"Permasalahan disparitas harga terjadi karena ditingkat Kios atau sub penyalur tidak diatur regulasinya sehingga semena mena pedagang menentukan harga. Karena barang terbatas maka harga akan naik, maka solusi jangka pendek adalah  memperbanyak pangkalan yang bisa dikendalikan dan diawasi harganya. Mari kita bekerja dengan ikhlas  dan penuh kesadaran bahwa dalam menjual barang subsidi  baik gas maupun pupuk yang sudah diatur margin keuntungannya janganlah menambah lagi diatas HET.  Setiap agen dan pangkalan sudah ada keuntungannya sehingga dapat menerapkan HET di konsumen atau masyarakat penerima manfaat barang subsidi," ajaknya. Ia bahkan menyarankan agar para pedagang yang ingin mengambil keuntungan lebih untuk beralih ke penjualan gas non-subsidi saja agar tidak merugikan masyarakat kecil.

Di akhir rapat yang penuh dengan kritikan tajam, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengambil beberapa poin rekomendasi penting:

Pertama : Meminta kepada PEMDA Sumbawa untuk melakukan pengawasan dan pembinaan distribusi gas Elpiji 3 kg di tingkat agen, pangkalan, hingga sub penyalur agar HET dapat dinikmati masyarakat.

Kedua ; Mendorong Pemda Sumbawa untuk segera membuat regulasi yang mengatur harga di tingkat sub penyalur dengan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, mengingat belum adanya aturan yang jelas terkait hal tersebut.

Ketiga : Mendorong seluruh Camat dan Kepala Desa untuk turut aktif memantau dan mengawasi distribusi gas Elpiji 3 kg serta melakukan pemeriksaan khusus terhadap kasus pangkalan di Desa Baru dan memberikan sanksi jika terbukti melanggar.

Keempat : Mendorong PT Pertamina untuk segera mengupdate dan menambah jumlah pangkalan di setiap kecamatan dan desa guna menjangkau seluruh masyarakat Sumbawa yang membutuhkan gas bersubsidi.

Rekomendasi ini menunjukkan keseriusan DPRD Kabupaten Sumbawa dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait permasalahan Elpiji 3 kg dan mendesak tindakan nyata dari Pemda dan PT Pertamina untuk segera mengatasi persoalan yang meresahkan ini. (AM)

]]>
Mon, 05 May 2025 08:17:39 +0800 Maruf
Selamat Bertugas Pengurus PWI Sumbawa ! Wakil Ketua II DPRD Harap Jadi Jembatan Aspirasi dan Pembangunan! https://amarmedia.co.id/selamat-bertugas-pengurus-pwi-sumbawa-wakil-ketua-ii-dprd-harap-jadi-jembatan-aspirasi-dan-pembangunan https://amarmedia.co.id/selamat-bertugas-pengurus-pwi-sumbawa-wakil-ketua-ii-dprd-harap-jadi-jembatan-aspirasi-dan-pembangunan Selamat Bertugas Pengurus PWI Sumbawa ! Wakil Ketua II DPRD Harap Jadi Jembatan Aspirasi dan Pembangunan!"

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan peran penting Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Penegasan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano SH MKn, saat menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Pengurus PWI Kabupaten Sumbawa periode 2024–2027 yang berlangsung pada Sabtu (3/5/2025) di Aula Kantor Bupati Sumbawa.

Meskipun Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP, M.M.Inov, telah menyampaikan apresiasi sebelumnya, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa turut menekankan betapa krusialnya peran media, khususnya PWI, dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat terkait berbagai program dan capaian pembangunan daerah.

"Kami dari DPRD Kabupaten Sumbawa sekali lagi mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Sumbawa yang baru saja dikukuhkan. Kami memandang PWI bukan hanya sebagai penyalur informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memiliki peran vital dalam mengawal pembangunan dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada kami," ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dirinya menjelaskan bahwa DPRD sangat mengandalkan peran media dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Informasi yang disampaikan oleh wartawan PWI diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada publik mengenai kebijakan, program, serta hasil-hasil pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa.

Lebih lanjut, Wakil Ketua II DPRD berharap PWI dapat terus menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi yang konstruktif dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Sinergi yang kuat antara DPRD dan PWI diyakini akan semakin memperkuat upaya mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Dengan pengukuhan pengurus baru ini, DPRD Kabupaten Sumbawa optimis PWI akan semakin solid, profesional, dan berkontribusi signifikan dalam pembangunan daerah sebagai pilar keempat demokrasi.

]]>
Sat, 03 May 2025 17:04:04 +0800 amr
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Sampaikan Selamat Atas Pengukuhan Pengurus PWI Sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-sampaikan-selamat-atas-pengukuhan-pengurus-pwi-sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-sampaikan-selamat-atas-pengukuhan-pengurus-pwi-sumbawa Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Sampaikan Selamat Atas Pengukuhan Pengurus PWI Sumbawa 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa turut menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa periode 2024–2027 yang telah dilaksanakan pada Sabtu (3/5/2025) di Aula Kantor Bupati Sumbawa.

Pengukuhan tersebut juga  dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Ansori, Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH, serta jajaran Forkopimda Sumbawa. Turut hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa dan pengurus PWI Provinsi NTB yang mengukuhkan pengurus PWI Kabupaten Sumbawa.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP, M.M.Inov, yang turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus baru yang telah dilantik. Beliau berharap kepengurusan PWI yang baru ini dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta semakin meningkatkan kualitas jurnalisme di Kabupaten Sumbawa.

"Kami dari DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Sumbawa yang baru saja dikukuhkan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini antara DPRD dan PWI dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah," ujar Ketua DPRD Nanang Nasiruddin.

Ketua DPRD juga menekankan pentingnya peran media, termasuk para wartawan yang tergabung dalam PWI, dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. DPRD Kabupaten Sumbawa memandang PWI sebagai mitra strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengawasi jalannya pemerintahan daerah.

Dengan pengukuhan pengurus yang baru, DPRD Kabupaten Sumbawa berharap PWI dapat semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, serta terus berkontribusi positif dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sumbawa. Dukungan penuh dari lembaga legislatif ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran PWI sebagai pilar keempat demokrasi di daerah. (AM)

]]>
Sat, 03 May 2025 15:45:11 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dorong Inovasi Event Besar Pasca Sukses STQH, Bank NTB Syariah Siap Jadi 'Bapak Angkat' UMKM https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-inovasi-event-besar-pasca-sukses-stqh-bank-ntb-siap-jadi-bapak-angkat-umkm https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-inovasi-event-besar-pasca-sukses-stqh-bank-ntb-siap-jadi-bapak-angkat-umkm DPRD Sumbawa Dorong Inovasi Event Besar Pasca Sukses STQH, Bank NTB  Syariah Siap Jadi 'Bapak Angkat' UMKM

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Kesuksesan penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-XXVIII Tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Sumbawa mendapatkan apresiasi tinggi dari pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa. Bersama dengan Pimpinan Cabang Bank NTB Syariah Sumbawa, DPRD menyatakan rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan acara yang mampu menarik animo besar dari masyarakat.

Pimpinan DPRD H.M Berlian Rayes SAg.M.MInov menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat yang membanjiri lokasi STQH, termasuk ramainya stand kuliner dan partisipasi aktif dari Bank NTB Syariah, dan peserta stand lainnya menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Hal ini mendorong DPRD untuk mengusulkan adanya inovasi dan kegiatan besar lainnya yang dapat menjadi sumber pendapatan daerah serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Alhamdulillah kita semua bersyukur karena proses STQH berjalan sukses dan lancar. Melihat animo masyarakat yang membanjiri STQ ini. Stand-stand semua ramai, baik kuliner termasuk Bank NTB Syariah banyak juga. Artinya membawa efek positif," ujar pimpinan DPRD. "Saya kira harus ada inovasi dan kegiatan besar agar mendapatkan income daerah. Bagi masyarakat dan juga bagi UMKM juga mengena. Ini sangat bagus sekali jika dibuat reguler."imbuhnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPRD berharap agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya, termasuk Bank NTB Syariah, dapat lebih aktif hadir dan mengambil peran sebagai 'bapak angkat' bagi UMKM, mengingat potensi keuntungan yang didapatkan dari kegiatan-kegiatan besar seperti STQH.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank NTB Ika Gita Listiana menyampaikan bahwa pihaknya secara khusus mendukung STQH kali ini melalui biaya promosi dan sumbangan kepada kabupaten, termasuk melalui Bank NTB Syariah. Selain itu, Bank NTB Syariah juga aktif dalam pembinaan stand dan UMKM dengan menawarkan berbagai produk pembiayaan modal kerja.

"Khusus di event STQ hari kali ini Bank NTB Syariah memberikan biaya promosi sumbangan ke kabupaten juga diberikan oleh Bank NTB Syariah. Selain itu juga ikut aktif dalam pembinaan stand dan UMKM. Kita juga membina UMKM. Ada produk pembiayaan modal kerja bagi UMKM. Mereka analis saya keliling ke stand. Menawarkan produk sehingga satu kali berlayar lima pulau terlampaui," jelas Pinca Bank NTB Syariah.

Pinca Bank NTB Syariah juga menegaskan komitmen Bank NTB dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah untuk mencapai target-target pembangunan. Keberadaan Bank NTB diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah, termasuk melalui dukungan terhadap UMKM yang terbukti memberikan dampak signifikan selama pelaksanaan STQH. (AM)

]]>
Thu, 01 May 2025 20:27:57 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Desak Bulog Segera Serap dan Amankan HPP Jagung dan Gabah di Tingkat Petani https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-bulog-segera-serap-dan-amankan-hpp-jagung-dan-gabah-di-tingkat-petani https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-bulog-segera-serap-dan-amankan-hpp-jagung-dan-gabah-di-tingkat-petani Komisi II DPRD Sumbawa Desak Bulog Segera Serap dan Amankan HPP Jagung dan Gabah di Tingkat Petani

 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat Dengar Pendapat dengan Pimpinan Cabang Kantor Perum Bulog Sumbawa pada hari Rabu, 30 April 2025, untuk membahas permasalahan serapan jagung dan gabah yang dihadapi petani di wilayah Kabupaten Sumbawa. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa ini dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD, yakni I Nyoman Wisma SIP, Muhammad Tahir SH, Zohran SH, Ridwan SP M.Si, Ahmad Nawawi, Ademudhita Noorsyamsu SAP, Muhammad Zain SIP, dan Ida Rahayu SAP, serta Pimpinan Cabang Bulog Sumbawa, Zohri Hanafi.

Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma membuka rapat menyampaikan apresiasi atas kinerja Bulog menyerap hasil pertanian sesuai instruksi Presiden terkait serapan hasil panen, namun menyoroti bahwa implementasi di tingkat daerah belum diterima secara utuh. Dewan Wisma akrab disapa Ketua Komisi II dari PDI Perjuangan juga menyoroti harga jagung dan gabah di tingkat petani yang belum sesuai HPP dan target serapan Bulog yang dinilai rendah hanya 5% dari total produksi di Sumbawa.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Zohran mendesak Perum Bulog untuk memberikan langkah konkret mengatasi sisa stok jagung tahun 2024 sebanyak 26 ribu ton yang menghambat serapan panen baru. Wakil Ketua Komisi Muhammad Tahir juga mempertanyakan dasar hukum penetapan kadar air (KA) 14% sebagai standar pembelian jagung, mengingat potensi kesulitan petani dalam mencapai standar tersebut tanpa biaya tambahan.

Atas hal tersebut Pimpinan Cabang  (Pinca) Bulog Sumbawa, Zohri Hanafi, menjelaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan tugas pembantuan menyerap Gabah dan Jagung dengan personel yang tersedia dan anggaran yang memadai. Kendala utama saat ini adalah sisa stok jagung tahun 2024 yang belum bisa dikeluarkan sebanyak 26.000 Ton. Bulog telah mengajukan pelepasan stok sejak September lalu namun belum ada perintah lebih lanjut. Pihaknya juga tengah berupaya mencari gudang tambahan untuk menampung serapan baru dengan target 23 ribu ton.

"Target serapan gabah untuk Kabupaten Sumbawa tahun ini adalah 48.100 Ton setara beras atau 96.000 Ton Gabah Kering Panen (GKP). Sementara yang sudah terserap 39.000 ton GKP atau 19.000 ton setara beras. Bulog masih terus menyerap gabah petani sejumlah 57 ribu ton atau setera beras 29 ribu ton untuk mencapai 48 ribu ton beras.

Namun, kendala gudang mitra yang penuh gabah menjadi perhatian. 

Sedangkan jagung tahun ini target serapannya sebesar 23.000 ton dengan Kadar Air (KA) 14 persen. Bulog menyambut baik usulan DPRD agar penjualan stok lama di luar mekanisme lelang" ujarnya.

Terkait pembayaran dilakukan melalui CMS (Cash Management System), Zohri menjelaskan kebutuhan KTP petani sebagai lampiran administrasi untuk kelengkapan proses audit dan verifikasi lapangan.

Dia mengakui bahwa proses ini harus cepat untuk menghindari ketidaksesuaian antara fisik dan administrasi saat audit.

Terkait harga, Bulog membeli dengan harga HPP (Rp 5.500 untuk jagung kering pipil dengan kadar air 14 % dan tambahan biaya angkut Rp 200/kg bagi petani yang mengantarkan ke gudang Bulog.

Dalam sesi diskusi, Pimpinan Komisi II DPRD, menyarankan agar Bulog segera berkoordinasi dengan Bapanas terkait penjualan stok lama dan siap mendampingi ke Jakarta bersama Pemda. 

Anggota Komisi II DPRD Kaharuddin Z menegaskan bahwa persiapan gudang harus menjadi attensi serius karena sebagai alasan belum dimulainya penyerapan. " Kondisi di Moyo Hulu dan wilayah selatan juga masih panen, Kami di Komisi II sesuai tupoksinya tetap mengawasi hal ini agar jangan berlarut -larut tidak ada solusinya. Segera serap Jagung petani" ujarnya 

Anggota Komisi II Muhammad Zain juga menyoroti belum maksimalnya serapan gabah di wilayah selatan dan adanya keluhan petani terkait harga di bawah HPP yang dibeli oleh rekanan Bulog. Dewan Rozi akrab disapa meminta Bulog untuk berkomunikasi dengan mitra agar petani bisa menjual dengan harga minimal Rp 6.500." perlu di perhatikan pembayarannya juga agar jangan lama -lama baik harga komoditas maupun jasa angkutnya. Dilapangan banyak keluhan kepada kami akan lamanya bahkan hampir sebulan berjalan belum terbayar jasa angkut" sebutnya .

Anggota Komisi II DPRD, Ridwan SP M.Si, menyoroti biaya pengeringan jagung untuk mencapai KA 14% yang menjadi beban petani. Ia meminta Bulog untuk mengatur teknis pembiayaan agar serapan jagung petani dapat segera terealisasi dengan pembayaran yang jelas. "Petani sekarang menjemur jagung diatas terpal dan aspal, insya Allah dengan terik matahari dan cuaca cerah di Sumbawa selama dua sampai tiga hari bisa memperoleh KA 14 persen. Maka harus ada titik temunya, Petani sudah berusaha payah menanam hingga panen, dengan biaya dan tenaga tidak sedikit, maka Bulog harus mulai menyerap jagung dan menyiapkan kesiapan anggaran. Kalau ditunda - tunda keburu habis dan rugi petani" pungkasnya

Pinca Bulog menjelaskan bahwa pembeli di luar Bulog juga merupakan bagian dari pengusaha beras.Bulog merasa disalahkan ketika masyarakat menjual jagungnya di bawah HPP kepada pihak lain. Pinca Bulog mengakui cukup kelabakan menghadapi panen tahun ini yang serentak di semua wilayah dengan keterbatasan personil, sehingga kemampuan serapan Bulog terbatas.

Disampaikan bahwa pada awalnya Bapanas belum mengeluarkan secara spesifik kadar air yang menjadi acuan pembelian jagung, namun petunjuk teknis mengarahkan untuk membeli dengan KA 14%. Sehingga Bulog berharap KA jagung di tingkat petani sudah mencapai 14%.

Wakil ketua Komisi II Muhammad Tahir menyanggah bahwa KA 14% sulit dicapai oleh sebagian petani.Dirinya menanyakan apakah Bulog tidak akan menerima atau menyerap jagung jika KA-nya di atas 14%. Demikian juga Ida Rahayu menambahkan bahwa fokus pada penyerapan jagung harus segera, mengingat saat ini sedang panen raya. Kalau memang harus berkadar air 14 persen maka biaya pengeringan sepenuhnya ditanggung petani, sehingga Bulog membayar ke Petani bukan ke mitra hasil jagungnya" jelas Ida.

Pinca Bulog menjawab bahwa untuk jagung belum ada mitra pengering seperti gabah dan beras. Meskipun demikian Bulog siap memfasilitasi Petani diarahkan untuk bekerja sama dengan pengusaha corn dryer. jika KA jagung sudah 14%, Bulog wajib membeli dan menjemput. Namun, untuk KA di atas itu, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. "Memang sudah ada wacana kerjasama dengan pihak mitra corn dryer dengan sistem maklon. Ini yang kami belum bisa jabarkan karena juknisnya belum ada" imbuhnya.

Atas permasalahan gudang,Perum Bulog sedang mencari dan mempersiapkan.Sampai hari ini sudah ada dua gudang yang dipersiapkan yakni di Plampang dan Utan dari kebutuhan gudang sebanyak 15 gudang.  

"Masalah gudang. Yang bertanggung jawab adalah Bulog, boleh siapapun mengusulkan dan Tim yang akan memferikasi pemenuhan persyaratan gudang diantaranya adalah Pemilik Gudang mengajukan penawaran sewa gudang, kondisi gudang terawat (kondisi baik), tersedia Pallet/Flounder, tersedia timbangan, tersedia APAR (Alat Pemadam Api Ringan), Airasi dan sirkulasi udara baik, kondisi gudang bebas banjir dan area bongkar muat tersedia dan kapasitas minimum 500 ton dalam bentuk kemasan karung dan maksimum tidak dibatasi.

Diakhir pertemuan diperoleh beberapa kesimpulan dan rekomendasi diantaranya Pertama ; Meminta Bulog agar segera mempercepat serapan jagung petani sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan Rp 5500 perkilogram jagung kering pipil dengan kadar air 14 % yakni mulai hari Jumat 2 Mei 2025.

Kedua: Terkait Fasilitasi Petani, Bulog bersedia membantu memfasilitasi kemitraan antara petani dengan pihak pengusaha pengering jagung (corn dryer ) untuk mencapai standar Kadar Air (KA) yang dipersyaratkan sebesar 14 persen yang dibebankan pembiayaannya kepada petani.

Ketiga : Meskipun terdapat ketentuan Mou penyerapan Gabah dari pusat yang berakhir per tanggal 30 April, Bulog menyatakan komitmennya untuk tetap menyerap sesuai kebutuhan, dengan komparasi target serapan gabah untuk Kabupaten Sumbawa adalah 48.000 ton setera beras atau 96.000 ton Gabah Kering Panen (GKP), sementara baru terserap 39.000 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 19.000 ton beras. Oleh karena itu Bulog masih terus menyerap gabah petani kering panen sejumlah 57.000 ton GKP atau setera beras 29 ribu ton untuk mencapai 48 ribu ton beras. 

Sedangkan untuk jagung target serapan tahun 2025 sebesar 23.000 ton dengan Kadar Air (KA) 14 %.

Keempat : Terhadap Biaya Transportasi atau jasa angkut meminta Perum Bulog Kabupaten Sumbawa agar mengevaluasi dan segera merealisasikan pembayaran biaya transportasi bagi petani yang telah menjual hasil panennya sesuai dengan kesepakatan

Kelima : Meminta Perum Bulog agar segera berkoordinasi dengan Bapada Pangan Nasional (Bapanas) di Jakarta bersama Pemerintahan Daerah untuk mencari solusi pelepasan stok jagung tahun 2024 di luar mekanisme lelang. (am)

]]>
Wed, 30 Apr 2025 18:51:33 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa dan Fraksi PKS Konsultasi ke DPR RI, Perkuat Sinergi Pusat&Daerah Demi Kemajuan Sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dan-fraksi-pks-konsultasi-ke-dpr-ri-perkuat-sinergi-pusat-daerah-demi-kemajuan-sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dan-fraksi-pks-konsultasi-ke-dpr-ri-perkuat-sinergi-pusat-daerah-demi-kemajuan-sumbawa Ketua DPRD Sumbawa dan Fraksi PKS Konsultasi ke DPR RI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Demi Kemajuan Sumbawa

Jakarta.Amarmedia.co.id– Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov  bersama seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa, melakukan kunjungan konsultasi ke DPR RI pada Senin (28/4/2025). Bertempat di Gedung Nusantara 1, rombongan diterima langsung oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bapak H. Johan Rosihan, ST.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam memperjuangkan kemajuan Kabupaten Sumbawa. Dalam suasana diskusi yang hangat dan konstruktif, Ketua DPRD dan Fraksi PKS menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat Sumbawa kepada H. Johan Rosihan. Langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama dalam pembahasan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, melalui keterangannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkonsultasi langsung dengan wakil rakyat di tingkat pusat. Beliau berharap hasil dari pertemuan ini dapat menjadi energi baru bagi DPRD dan Fraksi PKS Kabupaten Sumbawa dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan lebih optimal.

"Alhamdulillah, pada tanggal 28 April 2025, kami berkesempatan melaksanakan konsultasi ke DPR RI, bertempat di Gedung Nusantara 1. Kami diterima langsung oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bapak H. Johan Rosihan, ST. Bersama Ketua, Wakil Ketua Fraksi, serta seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa, kami berdiskusi untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, membahas langkah-langkah strategis demi kemajuan Sumbawa yang kita cintai," ujar Nanang Nasiruddin.

Adapun Anggota Fraksi PKS tersebut yaitu Muhammad Takdir SE M.M.Inov, Ema Yuniarti, Alen Tariadi, H Andi Mappeleppui, Adizul Syahabuddin SP MSi dan juga Tim Ahli Fraksi PKS Hamzanwadi.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari DPRD Kabupaten Sumbawa, khususnya Fraksi PKS, dalam menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan pemerintah pusat demi kepentingan masyarakat. Diharapkan, sinergi yang terjalin ini dapat membawa dampak positif dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Sumbawa. Semangat "Terus bergerak, terus mengabdi!" menjadi landasan utama dalam setiap langkah perjuangan para wakil rakyat ini. (AM)

]]>
Mon, 28 Apr 2025 19:37:03 +0800 amr
Dewan Rosi Soroti Ketimpangan di Ropang: Tambang Kaya Raya, Infrastruktur Jalan Ropang&Lantung Terabaikan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-soroti-ketimpangan-di-ropang-tambang-kaya-raya-infrastruktur-jalan-ropang-lantung-terabaikan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-soroti-ketimpangan-di-ropang-tambang-kaya-raya-infrastruktur-jalan-ropang-lantung-terabaikan Dewan Rosi Soroti Ketimpangan di Ropang: Tambang Kaya Raya, Infrastruktur Jalan Ropang-Lantung Terabaikan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, menyimpan potensi kekayaan tambang yang melimpah, namun ironisnya, kondisi infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut justru jauh tertinggal. Sorotan tajam terhadap ketimpangan ini datang dari Anggota DPRD Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP, yang akrab disapa Rosi. Ia mendesak perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Ropang, terutama PT Sumbawa Juta Raya (SJR), untuk segera merealisasikan rekomendasi DPRD yang telah dihasilkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya pada 13 Februari 2025 lalu.

Dalam RDP bersama PT SJR Jumat 25 April 2015 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes juga hadir Pimpinan DPRD lainnya yakni Gitta Liesbano dan Zulfikar Demitry serta Anggota DPRD lintas Komisi II,III dan IV.

Rosi, legislator asal Lebangkar, dengan tegas menggarisbawahi empat poin rekomendasi penting yang telah disampaikan DPRD. Poin pertama dan utama adalah permintaan kepada PT SJR untuk membangun jalan yang layak dari pusat Kecamatan Ropang menuju lokasi pertambangan. Infrastruktur jalan yang memadai ini dinilai krusial untuk mempermudah mobilitas warga serta kelancaran logistik.

Rekomendasi kedua menyoroti perlunya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk melakukan kajian mendalam terkait potensi pendapatan daerah dari sektor pertambangan. Tujuannya adalah memastikan bahwa kontribusi perusahaan tambang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh daerah. Poin ketiga mewajibkan PT SJR untuk menyusun Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang komprehensif untuk tahun 2025 dan tahun-tahun berikutnya, sehingga masyarakat di sekitar area pertambangan dapat merasakan dampak positif yang nyata. Terakhir, DPRD meminta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTB untuk memfasilitasi proses perizinan pinjam pakai kawasan hutan yang diperlukan untuk pembangunan jalan tersebut.

Lebih lanjut, Rosi menyoroti ironi yang terjadi di Kecamatan Ropang. Meskipun wilayah ini menjadi pusat aktivitas bagi empat perusahaan tambang besar, termasuk PT SJR dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) melalui Blok Dodo-Rinti, infrastruktur dasar yang vital seperti jalan Ropang-Lantung justru dalam kondisi rusak parah dan tidak layak.

“Jalan ini vital bagi warga dan perusahaan, tapi kondisi tidak layak. Padahal, daerah ini menyumbang pajak dan DBH yang besar. Sangat ironis Ropang masih disebut tertinggal (terisolir) maka akses jalan ini harus menjadi perhatian serius Pemda dan berkolaborasi dengan perusahaan besar yang konsesinya di Kecamatan Ropang dan Lantung” tegas Rosi dengan nada prihatin.

Politisi dari Partai Golkar ini juga memberikan peringatan keras bahwa jika aspirasi masyarakat terus diabaikan dan tidak ada tindakan nyata dari pihak terkait, bukan tidak mungkin akan muncul gelombang resistensi dari warga setempat.

“Kami dukung investasi yang bermanfaat bagi masyarakat, tapi jangan salahkan mereka jika bertindak sendiri ketika pemerintah lamban merespons,” ujarnya mengingatkan.

DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak seluruh pihak terkait—perusahaan tambang, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, hingga Pemerintah Provinsi NTB—untuk segera mengambil tindakan konkret. “Jangan sampai kekayaan alam di Ropang terus dieksploitasi, namun masyarakatnya tetap hidup dalam kemiskinan dan keterisolasian,” pungkas Muhammad Zain, menyampaikan harapan agar rekomendasi DPRD segera direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat Ropang. (AM)

]]>
Mon, 28 Apr 2025 00:25:36 +0800 amr
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Pimpin Penyambutan Meriah Pembukaan STQH XXVIII Tingkat Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-pimpin-penyambutan-meriah-pembukaan-stqh-xxviii-tingkat-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-pimpin-penyambutan-meriah-pembukaan-stqh-xxviii-tingkat-provinsi-ntb Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Pimpin Penyambutan Meriah Pembukaan STQH XXVIII Tingkat Provinsi NTB

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov turut berada di garda terdepan dalam menyambut pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) XXVIII tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Sumbawa dan dilanjutkan menuju Lapangan Pahlawan pada Sabtu (26/4/2025) malam. Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, Ketua DPRD menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap perhelatan akbar keagamaan ini.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan semangat dan tekad yang membara dalam menyambut STQH. Dirinya  menggambarkan perjalanan menuju Lapangan Pahlawan sebagai bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan tekad dan doa. Ketua DPRD menegaskan bahwa Sumbawa tidak hanya bertindak sebagai tuan rumah, melainkan juga sebagai penjaga kehormatan nilai-nilai Al-Qur’an.

"Malam tadi Sabtu (26/4) penuh semangat di Pendopo Bupati Sumbawa. Saya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa bersiap, berbaris dalam harmoni menuju Lapangan Pahlawan — menyongsong pembukaan STQH XXVIII Tingkat Provinsi NTB 2025," ujar Ketua DPRD.

Hadir pula Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH MH bersama Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa diantaranya Zohran SH, Kaharuddin Z, Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, H Andi Mappeleppui, Muhammad Taufik, Syaiful Arif Ridwan SP M.Si. H Zainuddin Sirat Abron Ishak  dan Andi Rusni SE MM.

Lebih lanjut, Ketua DPRD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam menyukseskan STQH, mengusung cita-cita besar untuk mewujudkan Sumbawa Maju dan NTB Makmur Mendunia. "Mari kita satukan energi, kuatkan tekad, dan ciptakan sejarah bersama! Sumbawa hari ini tidak hanya menjadi tuan rumah. Sumbawa hari ini menjadi bagian dari sejarah yang membanggakan!" serunya.

Kehadiran Ketua DPRD bersama Forkopimda dalam barisan penyambutan menunjukkan soliditas dan dukungan penuh pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa terhadap pelaksanaan STQH tingkat provinsi ini. Semangat yang ditunjukkan diharapkan dapat menular kepada seluruh masyarakat Sumbawa untuk turut serta memeriahkan dan mengambil bagian dalam keberkahan acara ini.

Acara pembukaan STQH XXVIII tingkat Provinsi NTB sendiri berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, SE., M.IP., Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Wakil Bupati Sumbawa, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi NTB, serta para Bupati dan Walikota se-NTB. Kehadiran para pimpinan daerah ini semakin memperkuat komitmen untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Sun, 27 Apr 2025 19:23:06 +0800 amr
Wagub NTB Buka STQH XXVIII di Sumbawa Serukan Menerapkan Nilai Alqur'an Dalam Pembangunan SDM https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-buka-stqh-xxviii-di-sumbawa-serukan-menerapkan-nilai-alquran-dalam-pembangunan-sdm https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-buka-stqh-xxviii-di-sumbawa-serukan-menerapkan-nilai-alquran-dalam-pembangunan-sdm Wagub NTB Buka dan Lantik Dewan Juri STQH XXVIII, Serukan Menerapkan Nilai Alqur'an Dalam Pembangunan SDM

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXVIII tingkat Provinsi NTB tahun 2025 berlangsung di Lapangan Pahlawan Sumbawa  Kabupaten Sumbawa (26/4/2025). Kegiatan STQH XXVIII NTB bertajuk 'Kita Tingkatkan SDM yang Unggul, Profesional dan Qur'ani Menuju Masyarakat NTB Makmur Mendunia'.

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP., menyampaikan tema STQH kali ini cukup relevan dan visioner. Tidak hanya ajang kompetensi membaca dan memahami Alqur'an, melainkan bagaimana menerapkan nilai-nilai alqur'an sebagai pondasi pembangunan SDM NTB yang tangguh, berintegritas dan ber-akhlak.

"STQH ini tidak hanya sebagai seremonial semata. Ini adalah upaya membumikan Alqur'an dalam kehidupan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu pula, Wagub menyebut berbagai tantangan dan ancaman yang tidak mudah bagi generasi anak-anak ke depan. Pondasi pendidikan agama yang baik akan membentengi generasi bangsa, untuk memperkuat dirinya dalam menghadapi ujian kehidupan pada masanya.

"Pengaruh media di tengah perkembangan zaman dan gadget yang luar biasa membuat ruang-ruang spiritual dalam keluarga semakin terdesak. Saya mengajak para orangtua, para guru dan tokoh masyarakat untuk menumbuhkan kembali gerakan maghrib mengaji," jelasnya.

Wagub Dinda mengajak pula para peserta kafilah sekaligus menikmati keindahan Kabupaten Sumbawa dengan pariwisata dan kuliner serta keramah-tamahan masyarakatnya, sehingga bisa datang kembali di tana samawa.

Tak lupa pula, Wagub NTB menyampaikan selamat bertanding, jadikan STQH sebagai ajang untuk mengasah kemampuan sekaligus menebar inspirasi kebaikan.

"Bertandingalah dalam semangat ukhuwah dan menjadi teladan bagi generasi selanjutnya," tandasnya.

Wakil Gubernur juga melantik para dewan Hakim berdasarkan keputusan Gubernur NTB dan menyaksikan pembacaan bai'at dewan hakim

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., berterima kasih telah memilih Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah penyelenggaraan STQH XXVIII. Pihaknya telah menyiapkan infrastruktur memadai, agar kegiatan berjalan aman dan lancar. Kegiatan tersebut, pertama kali di bawah kepemimpinannya sebagai Bupati Sumbawa.

"Kegiatan STQH ini, memiliki kesinambungan spiritual dengan program gerakan subuh berjama'ah dan gerakan bersedekah. Mudah-mudahan ini menjadi suatu keberkahan bagi masyarakat Sumbawa," ungkapnya.

Ditambahkannya, sebagai bentuk dukungan, pihaknya melakukan pemondokan bagi seluruh kafilah kabupaten/kota, dengan melibatkan UMKM sebagai wujud integrasi syiar dan pemberdayaan ekonomi umat.

"Dengan menjadi tuan rumah, pemerintah Kabupaten Sumbawa siap menjadi pembina tilawah. Mengembangkan kajian hadits pada masa-masa mendatang," harapnya.

Bupati Sumbawa menyampaikan selamat bertanding para duta-duta Qur'ani dari 10 kabupaten/kota yang menampilkan potensi terbaik semata-mata, karena Allah SWT.

"STQH bukan ajang untuk berkompetisi saja, melainkan sebagai ajang untuk memperkuat Ukhuwah Islamiah. Bagaimana mencintai Alqur'an, sehingga melahirkan duta-duta Qurani yang unggul dari NTB," pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan STQ diadakan pada lima venue yang ditentukan. Diantaranya, di Lapangan Pahlawan sebagai venue utama, Masjid Agung Nurul Huda, Masjid Al Muttaqin Kerato, Masjid Darussalam Brang Biji, dan Masjid Al-Falah Lempeh. 

Adapun rincian lombanya, Majelis I Cabang Seni Baca Alqur'an Golongan Anak-anak dan Dewasa. Majelis II Cabang Hafalan Alqur'an Golongan 1 Juz dan 5 Juz Tilawah. Majelis III Cabang Hafalan Alqur'an Golongan 10 Juz dan 20 Juz. Majelis IV Cabang Hafalan Alqur'an dan Tafsir Golongan 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab serta Majelis V Cabang Alhadits, hafalan 100 dan 500 hadits. (Am/san/dyd)

]]>
Sun, 27 Apr 2025 18:01:09 +0800 amr
Gempar! Emak&Emak Desa Baru Alas Kepung Kades dan Anggota Dewan, Gas Melon Langka Harga Selangit Jadi Biang Kerok! https://amarmedia.co.id/gempar-emak-emak-desa-baru-alas-kepung-kades-dan-anggota-dewan-gas-melon-langka-harga-selangit-jadi-biang-kerok https://amarmedia.co.id/gempar-emak-emak-desa-baru-alas-kepung-kades-dan-anggota-dewan-gas-melon-langka-harga-selangit-jadi-biang-kerok Gempar! Emak-Emak Desa Baru   Alas Kepung Kades  dan Anggota Dewan, Gas Melon Langka Harga Selangit Jadi Biang Kerok!

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Sumbawa Gempar! Puluhan ibu-ibu di Desa Baru, Kecamatan Alas, kemarin Sabtu 26 April 2025 melakukan aksi unjuk rasa yang tak biasa. Mereka "menyerbu"  rumah Kades dan mencegat Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelapui, untuk menyampaikan keluh kesah yang sudah memuncak: gas elpiji 3 kg alias "gas melon" hilang dari peredaran dan harganya melonjak drastis bak roket!

Aksi yang berlangsung penuh semangat namun tetap tertib ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Bagaimana tidak, biasanya ibu-ibu dikenal dengan kelembutan dan kesabarannya, namun kali ini mereka turun ke jalan dengan satu tujuan: mempertahankan hak mereka atas gas bersubsidi yang terjangkau.

Dengan membawa anak anak, dan kompak para emak-emak ini menyuarakan kekecewaan mereka. Harga gas melon yang dulunya hanya berkisar Rp 18 ribu, kini meroket hingga mencapai Rp 35 ribu per tabung! Sebuah angka yang fantastis dan mencekik bagi perekonomian rumah tangga mereka, apalagi mereka semua adalah penerima subsidi pemerintah.

"Dulu masih Rp 18 ribu, naik jadi Rp 20 ribu, lalu Rp 23 ribu. Eh, sekarang sudah Rp 35 ribu di pangkalan! Mau tidak mau kami tetap beli karena tidak ada tempat lain, kami harus tetap bisa masak, jadi jangan sampai langka atau disembunyikan" ujar salah seorang ibu dengan nada geram. "Tolong ini diperhatikan, Pak! Ini sudah kedua kalinya terjadi, kasih sanksi pindahkan saja pangkalan nakal ini!" teriaknya lantang.

Tak hanya soal harga, para ibu ini juga menuding adanya praktik penimbunan dan diskriminasi oleh oknum pangkalan. Mereka mengatakan bahwa pangkalan lebih mengutamakan pembeli dari luar desa yang datang menggunakan mobil pick-up, menjual dengan harga lebih tinggi, bahkan berbohong mengatakan stok habis padahal truk pengangkut elpiji baru saja datang.

"Pangkalan itu sangat zalim! Masyarakat sudah lama memendam dendam. Mereka lebih prioritaskan orang luar yang bawa pick-up, jualnya Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu. Kadang gas masih ada, bilangnya sudah habis padahal truk LPG baru bongkar!" ungkap warga lain dengan nada emosi.

Kepala Desa Baru Syafruddin, S. Sos yang turut hadir dalam aksi tersebut tak bisa menyembunyikan keprihatinannya. "Apa yang dikeluhkan ibu-ibu ini mohon dapat dicarikan solusinya. Mohon Pak Dewan menindaklanjuti dengan memanggil pemerintah daerah, dinas Koperindag, para agen, sehingga apa yang dikeluhkan masyarakat dapat dicarikan solusinya" pintanya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelapui, yang langsung turun menemui para pengunjuk rasa, mengakui bahwa keluhan para ibu sangat wajar. "Ibu-ibu ini wajar komplain karena memang harganya mahal, Rp 35 ribu jauh dari harga HET, sementara semua yang ada di sini penerima subsidi pemerintah," tegasnya.

Lebih lanjut, H. Andi menjelaskan bahwa penyaluran elpiji 3 kg melibatkan tiga komponen: SPBE, agen, dan pangkalan. Ironisnya, dengan banyaknya agen (9 di Kabupaten Sumbawa) dan dua SPBE, praktik nakal justru terjadi di tingkat pangkalan yang memainkan harga dan diduga mendahulukan pembeli dari luar desa.

H. Andi berjanji akan segera menindaklanjuti masalah ini dengan memanggil pihak-pihak terkait melalui komisi II DPRD termasuk pemerintah daerah dan dinas Koperindag, untuk mencari solusi secepatnya. Kehadiran Babinsa dan Babinkantibmas setempat turut mengamankan jalannya aksi demo yang berlangsung damai ini.

Aksi heroik para emak-emak Desa Baru ini menjadi bukti bahwa urusan dapur bisa menjadi pemicu gerakan massa yang kuat. Mereka tidak hanya memperjuangkan hak mereka, tetapi juga menyuarakan ketidakadilan yang mereka rasakan. Akankah "serangan" para ibu ini membuahkan hasil dan membuat "gas melon" kembali ramah di kantong? Kita tunggu saja gebrakan selanjutnya! (AM)

]]>
Sun, 27 Apr 2025 07:01:12 +0800 amr
PT SJR 'Beberkan' Kontribusi dan Progres Pembangunan di Hadapan DPRD Sumbawa https://amarmedia.co.id/pt-sjr-beberkan-kontribusi-dan-progres-pembangunan-di-hadapan-dprd-sumbawa https://amarmedia.co.id/pt-sjr-beberkan-kontribusi-dan-progres-pembangunan-di-hadapan-dprd-sumbawa PT SJR 'Beberkan' Kontribusi dan Progres Pembangunan di Hadapan DPRD Sumbawa

Sumbawa Besar,  – Direktur PT Sumbawa Jutaraya (SJR), H Indra Prana, memberikan penjelasan komprehensif terkait aktivitas perusahaan, kontribusi terhadap negara dan daerah, serta program pemberdayaan masyarakat di hadapan Pimpinan DPRD dan Komisi II, III serta  IV DPRD Kabupaten Sumbawa. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan hearing terkait operasional perusahaan tambang emas tersebut.

Mengawali penjelasannya, Indra Prana menyampaikan apresiasi atas undangan DPRD dan menjelaskan bahwa PT SJR merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang bergerak di bidang pertambangan emas dan mineral pengikutnya dengan izin usaha seluas 8.679 hektar di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa. PT SJR juga telah mengantongi berbagai perizinan, termasuk Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas kurang lebih 1.000 hektar, izin lingkungan, izin terminal khusus, izin pengusahaan sumber daya air, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk seluruh infrastruktur yang dibangun.

Indra Prana merinci aktivitas pembangunan infrastruktur yang telah dan sedang berjalan sejak izin operasi dikeluarkan pada 2015 hingga 2025, meliputi pembangunan mess karyawan, kantor, terminal khusus, perbengkelan, pergudangan, dan yang paling signifikan adalah pembangunan pabrik pengolahan biji emas yang saat ini mencapai progres 95% dan ditargetkan selesai 100% pada triwulan keempat tahun ini.

Terkait kontribusi finansial, Direktur PT SJR memaparkan deretan kewajiban yang telah disalurkan kepada negara dan daerah, termasuk iuran tetap usaha pertambangan mineral, penggunaan kawasan hutan, sewa perairan, reboisasi, provisi sumber daya hutan, izin penyelenggaraan radio telekomunikasi, berbagai jenis pajak (tambang, sponsor, penghasilan karyawan dan badan usaha, rumah makan, air permukaan, penerangan jalan), retribusi (PBG/IMB), serta royalti penjualan emas dan perak setelah masa produksi.

Dalam hal pemberdayaan masyarakat (CSR), PT SJR mengklaim telah melibatkan 82% mitra usaha lokal di berbagai bidang seperti tenaga kerja (72% lokal, dengan program pelatihan intensif selama setahun), usaha catering, sewa transportasi, dan program pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Ropang serta sebagian kecil di Kabupaten Sumbawa. Perusahaan juga melaksanakan kewajiban reklamasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 1.100 hektar lebih di lokasi yang ditetapkan Kementerian Kehutanan, di mana sekitar 300 hektar telah ditanami.

Indra Prana menegaskan bahwa PT SJR dalam tata kelola pertambangannya mengacu pada berbagai undang-undang terkait, termasuk UU Keselamatan Kerja, UU Pertambangan Mineral dan Batubara, Peraturan Menteri ESDM tentang kaidah pertambangan yang baik, serta peraturan daerah terkait lainnya, termasuk pembayaran pajak penerangan jalan dan air permukaan.

Di akhir penjelasannya, Indra Prana menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dan menekankan komitmen PT SJR untuk menjalankan operasional pertambangan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 26 Apr 2025 20:14:17 +0800 amr
DPRD Sumbawa Kembali Gelar Hearing, HMI 'Cecar' Tata Kelola dan Kontribusi Nyata PT SJR https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-kembali-gelar-hearing-hmi-cecar-tata-kelola-dan-kontribusi-nyata-pt-sjr https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-kembali-gelar-hearing-hmi-cecar-tata-kelola-dan-kontribusi-nyata-pt-sjr DPRD Sumbawa Kembali Gelar Hearing, HMI 'Cecar' Tata Kelola dan Kontribusi Nyata PT SJR.

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id   – DPRD Kabupaten Sumbawa kembali menggelar rapat dengar pendapat (hearing), Jumat 25 April 2025. Kali ini menerima aspirasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa terkait tata kelola dan kontribusi PT Sumbawa Jutaraya (SJR), perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Sumbawa. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M. Berlian Rayes SAg.M.M.Inov ini menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam menindaklanjuti isu-isu pertambangan yang menjadi perhatian masyarakat.

Hadir pula wakil ketua DPRD kabupaten Sumbawa lainnya Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH.Pimpinan dan Anggota Komisi II,III dan IV. Dari Pemda Sumbawa hadir kepala Bappeda, Sekretaris BKAD, Sekretaris Bapenda, KPH Ropang, Camat Ropang dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Mengawali rapat, H.M. Berlian Rayes menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala OPD dan Perwakilan PT SJR, serta menegaskan komitmen DPRD untuk memfasilitasi persoalan masyarakat demi kemaslahatan bersama. 

Ketua umum HMI Cabang Sumbawa dalam penyampaiannya mengungkapkan kekecewaan karena permasalahan terkait PT SJR yang telah diangkat dalam berbagai hearing sebelumnya belum menunjukkan titik terang. Mereka mempertanyakan keseriusan pengawalan isu ini dan menagih hasil rekomendasi DPRD sebelumnya. Ketua HMI menekankan harapan agar kehadiran tambang dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa, bukan hanya segelintir pihak. Mereka hadir dengan landasan kajian yang matang dan mendesak keterbukaan data serta pandangan dari seluruh pihak terkait agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.

Sekretaris Umum HMI Cabang Sumbawa menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya mendorong dialog interaktif dan publik dengan berbagai pihak, termasuk BEM, aktivis lingkungan, dan PT SJR, namun pihak perusahaan tidak menghadiri dialog publik yang telah diagendakan. HMI juga menyoroti adanya ketidakkompakan di tingkat kepala desa terkait isu tambang, dengan adanya kelompok yang pro, kontra, dan netral.

Lebih lanjut, HMI menyoroti keinginan untuk mengkaji lebih dalam manfaat keberadaan PT SJR sejak izin usaha produksi dikeluarkan pada 2015, meskipun data yang disampaikan baru mencakup periode 2022-2024 dengan target produksi emas mencapai 20.000 ounce. Mereka mempertanyakan apakah Bapenda telah menerima royalti, mengingat sebelumnya hanya informasi pajak yang disampaikan. Isu rekrutmen tenaga kerja juga menjadi perhatian, mengingat tingginya angka kemiskinan di Sumbawa. HMI berharap penyerapan tenaga kerja lokal dapat menekan angka kemiskinan.

Selain itu, HMI menyoroti potensi Kabupaten Sumbawa untuk menjadi garda terdepan dalam mendorong sektor lain di luar pertambangan demi kesejahteraan yang menyeluruh. Mereka mempertanyakan apakah Sumbawa telah menyerap Royalti dari PT SJR dan bagaimana upaya untuk mewujudkannya. Program pemberdayaan masyarakat yang terpadu juga menjadi sorotan, dengan harapan dinas terkait dapat berperan aktif dalam menyalurkan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan PT SJR melalui sistem meritokrasi. Terakhir, HMI meminta penjelasan mengenai dampak nyata dari target produksi 20.000 ounce emas bagi Kabupaten Sumbawa dan bagaimana mendorong penerimaan deviden serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Disnakertrans Sumbawa H Varian Bintaro S.Sos.MSi menanggapi dengan menyatakan bahwa PT SJR termasuk patuh dalam rekrutmen tenaga kerja, dengan 75% pekerja merupakan warga lokal. Ia juga mencontohkan penyerapan lulusan lokal di bidang metalurgi dan menegaskan pengawasan Disnakertrans terhadap perusahaan. 

"Disnakertrans mengawasi proses rekrutmen melalui aplikasi siap kerja dan memastikan transparansi. Data menunjukkan bahwa dari 748 tenaga kerja di PT SJR hingga April 2025, 568 orang (75%) adalah tenaga kerja lokal" jelasnya

H Varian juga mencontohkan rekrutmen jurusan metalurgi di mana 8 dari 10 posisi diisi oleh lulusan perguruan tinggi di Sumbawa. Ia menegaskan komitmen Disnakertrans untuk terus memantau dan menegur perusahaan yang tidak mengutamakan tenaga kerja lokal. Terkait program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), Disnakertrans telah melatih lebih dari 6.000 tenaga kerja dari target 10.000. Namun, data penyerapan tenaga kerja baru mencapai 10 %.

H Berlian Rayes Pimpinan rapat menekankan pentingnya pertemuan ini untuk mengulas lebih dalam isu produksi, pendapatan, dan ketenagakerjaan PT SJR. 

Pertemuan ini menunjukkan tekanan dari HMI agar industri pertambangan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sumbawa, dan DPRD diharapkan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan tindakan nyata yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas PT SJR. (AM)

]]>
Sat, 26 Apr 2025 19:22:58 +0800 Maruf
DPRD Sumbawa 'Sahkan' Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah 2024, Soroti Kinerja dan Beri Catatan Kritis https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-rekomendasi-lkpj-kepala-daerah-2024-soroti-kinerja-dan-beri-catatan-kritis https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sahkan-rekomendasi-lkpj-kepala-daerah-2024-soroti-kinerja-dan-beri-catatan-kritis DPRD Sumbawa 'Sahkan' Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah 2024, Soroti Kinerja dan Beri Catatan Kritis

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Rapat Paripurna Kedua DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi dibuka untuk umum dengan agenda tunggal: Pembahasan  Laporan  Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024. Senin 21 April 2025. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., ini menjadi puncak dari serangkaian proses pengkajian kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2024.

Mengawali rapat, Ketua DPRD menyampaikan bahwa kuorum telah terpenuhi dengan kehadiran sejumlah anggota dewan. Setelah menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Ketua DPRD menyapa Bupati Sumbawa, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, insan pers, dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD menekankan pentingnya rapat paripurna ini sebagai forum konstitusional untuk mengevaluasi kinerja kepala daerah. Ia mengapresiasi kerja keras Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang telah melakukan pembahasan mendalam dan kunjungan lapangan untuk mencermati LKPJ Bupati Sumbawa Tahun 2024.

Agenda utama rapat adalah penyampaian laporan Pansus DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024. Juru Bicara Pansus menyampaikan hasil telaah dan kajian mendalam yang telah dilakukan, menyoroti berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah selama tahun 2024.

Setelah penyampaian laporan Pansus, agenda dilanjutkan dengan pembacaan Rancangan Keputusan DPRD Kabupaten Sumbawa tentang Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 oleh Sekretaris DPRD.Ir A Yani Rancangan keputusan ini memuat sejumlah poin rekomendasi yang merupakan hasil evaluasi DPRD atas kinerja pemerintah daerah.

Ketua DPRD kemudian menawarkan kepada seluruh anggota dewan apakah Rancangan Keputusan DPRD tersebut dapat disetujui menjadi Keputusan DPRD. Seluruh anggota dewan yang hadir menyatakan persetujuan secara aklamasi.

Menutup agenda, Ketua DPRD menyampaikan harapannya agar Bupati Sumbawa beserta seluruh Kepala OPD terkait dapat mencermati dan menindaklanjuti rekomendasi yang telah diterbitkan DPRD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah daerah untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas demi mencapai target dan akselerasi pembangunan daerah.

Ketua DPRD juga menyoroti pentingnya dinamika hubungan kemitraan dan harmonisasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Ia meyakini bahwa Pemerintah Daerah memiliki komitmen yang sejalan untuk mendorong semangat good governance demi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Dengan disahkannya Keputusan DPRD tentang Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki kinerja dan mengakselerasi pembangunan daerah sesuai dengan catatan dan rekomendasi yang telah disampaikan oleh wakil rakyat. Rapat Paripurna ini menjadi penutup dari rangkaian pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024, menandakan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.(AM)

]]>
Fri, 25 Apr 2025 05:57:06 +0800 amr
Anggota DPRD Ridwan Desak PLN Selesaikan Secara Internal Relokasi Gardu Induk dan Ganti Rugi Lumbung Pangan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ridwan-desak-pln-selesaikan-secara-internal-relokasi-gardu-induk-dan-ganti-rugi-lumbung-pangan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ridwan-desak-pln-selesaikan-secara-internal-relokasi-gardu-induk-dan-ganti-rugi-lumbung-pangan Anggota DPRD Ridwan. Desak PLN Selesaikan Secara Internal Relokasi Gardu Induk dan Ganti Rugi Lumbung Pangan

Sumbawa, Amarmedia.co.id  – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menunjukkan ketegasannya dalam membela kepentingan masyarakat terkait permasalahan ketenagalistrikan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PLN (Persero), Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Badas, Aliansi LSM, dan Ketua KUB Uma Aru Desa Kakiang, Komisi II mendesak PLN untuk segera menyelesaikan dua persoalan krusial yang merugikan warga.

Rapat yang dipimpin oleh Muhammad Zain SIP dari fraksi Partai Golkar ini membahas keberatan warga Dusun Empan Desa Labuhan Badas atas pendirian gardu induk di lahan pekarangan mereka, serta insiden tiang listrik PLN yang roboh menimpa lumbung pangan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Uma Aru di Desa Kakiang.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Ridwan SP MSi, dengan tegas menyampaikan bahwa kedua permasalahan ini seharusnya dapat diselesaikan secara internal oleh PLN dengan komunikasi yang baik dan itikad yang tulus. "Kedua masalah ini semestinya dapat diselesaikan di tingkat PLN jika ada itikad baik, dengan komunikasi yang baik apa yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan juga disampaikan. Kita ingin memberikan solusi yang tidak melanggar hukum juga," ujarnya Ridwan yang juga Anggota Fraksi PKB.

Lebih lanjut, Ridwan menekankan pentingnya pembangunan ketenagalistrikan yang menganut asas manfaat, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, serta mengutamakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.

Menanggapi keluhan warga terkait keberadaan gardu induk yang dianggap mengganggu dan berpotensi menurunkan nilai tanah, serta tiang listrik yang merusak lumbung pangan vital bagi kelompok tani, harus segera di selesaikan. 

Perwakilan Aliansi LSM, Abdul Hattab, dan Ketua KUB Uma Aru, Erfan, menyampaikan tuntutan agar PLN bertanggung jawab dan memberikan solusi yang adil bagi masyarakat.

Camat Labuhan Badas, HM Taufik, dan Kepala Desa Labuhan Badas, H Usman, turut mendukung aspirasi warga dan menyarankan agar PLN mempertimbangkan relokasi gardu induk ke lokasi yang tidak merugikan masyarakat.

Asisten Manager UP PLN Sumbawa, Dhany SP, menjelaskan bahwa pembangunan gardu induk diperkirakan terjadi pada tahun 1980-an dan mengacu pada UU Nomor 15 Tahun 1985 tentang Ketenagalistrikan serta UU Nomor 30 Tahun 2009. Terkait kompensasi, ia menjelaskan bahwa regulasi hanya mengatur kompensasi untuk Gardu Induk, Pembangkit, dan Saluran Tegangan Tinggi dengan daya di atas 70 KV, sementara gardu di Labuhan Badas berdaya 20 KV. Namun, PLN bersedia mempertimbangkan relokasi jika ada surat keberatan resmi dari pemilik lahan dan perencanaan yang disetujui. Terkait insiden tiang listrik, PLN menawarkan perbaikan lumbung pangan sesuai kerusakan.

Manager UP PLN Sumbawa, Firman S, menambahkan bahwa dasar awal pembangunan adalah izin prinsip lokasi dari Kepala Daerah. Pihaknya berkomitmen untuk melayani seluruh masyarakat, namun juga terikat dengan regulasi yang berlaku.

Dalam sesi pendalaman, anggota Komisi II DPRD Sumbawa, termasuk Kaharuddin Z, H Andi Mappeleppui, Ahmad Nawawi, dan Adhe Mudhita Nursyamsu, dengan suara bulat mendesak PLN untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan mencari solusi yang adil, tidak hanya berpegang pada regulasi yang menguntungkan perusahaan. Mereka meminta PLN untuk segera menindaklanjuti tuntutan warga dan mencari solusi komprehensif.

Sebagai hasil dari RDP tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan beberapa rekomendasi tegas kepada PLN Sumbawa, antara lain Merelokasi keberadaan gardu listrik di pekarangan warga Dusun Empan Desa Labuhan Badas segera, dengan batas waktu satu minggu dari tanggal rapat (29 April 2025), dan melakukan evaluasi atas keberadaan gardu listrik yang mendapat keberatan.

Kemudian PLN Bertanggung jawab terhadap kerugian yang diderita KUB Uma Aru akibat tiang listrik yang menimpa lumbung pangan, sesuai RAB yang diajukan dengan mekanisme yang diatur oleh PLN.

Dan Memberikan kebebasan kepada para pihak untuk menempuh jalur hukum apabila tidak menerima atau keberatan dengan rekomendasi ini.

Ketegasan DPRD Sumbawa ini menunjukkan komitmen mereka untuk mengawal hak-hak masyarakat dan memastikan pembangunan infrastruktur, termasuk ketenagalistrikan, berjalan dengan memperhatikan kepentingan seluruh pihak. (AM)

]]>
Thu, 24 Apr 2025 21:51:30 +0800 amr
Gubernur NTB Miq Iqbal Hadiri Rapat Paripurna Ranperda Usul Prakarsa DPRD https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-miq-iqbal-hadiri-rapat-paripurna-ranperda-usul-prakarsa-dprd https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-miq-iqbal-hadiri-rapat-paripurna-ranperda-usul-prakarsa-dprd Gubernur NTB Miq Iqbal Hadiri Rapat Paripurna Ranperda Usul Prakarsa DPRD

Mataram.Amarmedia.co.id - Menghadiri Rapat Paripurna Kesatu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2024/2025, Gubernur HL Muhamad Iqbal menyimak Penjelasan Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) terhadap tiga buah Rancangan perda Prakarsa DPRD NTB tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Asal NTB, Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah dan Percepatan Pemenuhan Fasilitas Keselamatan Jalan di gedung DPRD, Selasa (22/04). 

Dalam penjelasannya, Juru Bicara Bapemperda, Lale Yaqutunnafis memaparkan rancangan peraturan daerah yang nantinya akan disahkan sebagai payung hukum kebijakan pemerintah provinsi dalam penanganan pekerja migran mulai dari pra bekerja sampai kembali dan perlindungan pada keluarga pekerja yang ditinggalkan termasuk pula kasus kecelakaan kerja dan lainnya. 

Di bagian lain, Raperda tentang Percepatan Pemenuhan Fasilitas Jalan, DPRD berpendapat hal ini diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan konektifitas yang makin baik antar daerah dengan instrumen yang laik keselamatan jalan. 

"Raperda Perizinan Berusaha di daerah dimaksudkan sebagai pedoman pemerintah provinsi dalam meningkatkan ekonomi daerah, memudahkan akses berusaha dan investasi", jelasnya. (Am/jm)

]]>
Wed, 23 Apr 2025 22:16:14 +0800 amr
Inilah Rekomendasi DPRD Sumbawa Terkait LKPJ Kepala Daerah 2024 https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-dprd-sumbawa-terkait-lkpj-kepala-daerah-2024 https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-dprd-sumbawa-terkait-lkpj-kepala-daerah-2024 Inilah Rekomendasi DPRD Sumbawa Terkait LKPJ Kepala Daerah 2024

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan 19 rekomendasi kepada pemerintah daerah atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024.

Dalam rekomendasi tersebut, Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Ir A Yani DPRD Sumbawa menyampaikan lampiran Rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya telah diberikan catatan laporan Pansus kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa guna mendorong perbaikan dan pembangunan daerah yang lebih optimal ke depannya melalui Ketua Pansus, Andi Rusni, SE,. MM,. Senin (21/04/2025)  

Pertama, DPRD Kabupaten Sumbawa mendorong pemerintah daerah dalam pencapaian realisasi pendapatan daerah melakukan proyeksi dengan lebih realistis dan didasarkan pada potensi riel atau mengacu kepada pencapaian tahun sebelumnya, terutama dari sektor pajak dan retribusi daerah serta menempatkan aparatur yang cukup dalam penagihan pajak dan retribusi daerah.

Berikutnya, terhadap Pajak Galian C dan MBLB, DPRD mendorong OPD Pengampu PAD untuk memaksimalkan pendapatan dan meminimalisir kebocoran dengan menempatkan petugas di setiap lokasi Galian C yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Kemudian, untuk memaksimalkan retribusi pelayanan pasar DPRD mendesak pemerintah untuk melakukan penataan Pasar Seketeng, seperti Penimbunan lantai dasar Blok C dan membangun jembatan penghubung antar blok dan memfungsikan kembali IPAL Pasar Seketeng.

Untuk meningkatkan pendapatan daerah dan membuka peluang kerja dari sektor pertambangan, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk membangun pabrik pengelola produk turunan Smelter di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Daerah diharapkan dapat berkoordinasi dan berkomunikasi secara intens dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi NTB untuk percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah di Sering Kecamatan Unter Iwes, serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.

Terhadap RSUD Sumbawa yang masih mengalami defisit anggaran setiap bulanya sekitar Rp 2 Miliar, diharapkan adanya upaya praktis dan pragmatis dalam rangka meningkatkan pendapatan Rumah Sakit sehingga dapat menutupi defisit tersebut demikian pula terhadap hutang RSUD Sumbawa, DPRD Sumbawa mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi cepat agar hutang tersebut dapat terlunasi.

Terhadap masih adanya klaim tanah atau lahan milik sekolah oleh warga masyarakat yang sampai saat ini belum terselesaikan, DPRD Kabupaten Sumbawa meminta kepada pemerintah daerah untuk segera menuntaskan seluruh permasalahan tersebut agar tidak menimbulkan masalah yang berlarut-larut, selain itu juga DPRD Sumbawa berharap agar segera melakukan sertifikasi terhadap seluruh lahan milik sekolah agar mendapatkan kepastian hukum.

DPRD mendorong pemerintah untuk terus berupaya mempertahankan kondisi jalan yang sudah mantap agar tetap dalam kondisi mantap, dan terhadap jalan yang belum mantap agar dapat di tingkatkan statusnya menjadi jalan mantap dengan segera melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang berlubang.

Terhadap jebolnya tanggul pengaman sungai di Bendung Ai Putik Desa Rhee Kecamatan Rhee, diminta kepada pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan perbaikan kembali, baik melalui skema perbaikan oleh rekanan maupun skema bantuan BPBD apabila kondisi tersebut masuk dalam kategori bencana.

Terhadap robohnya tebing pengaman sungai di Kelurahan Samapuin sepanjang sekitar 200 meter, DPRD berharap agar segera berkoodinasi dengan BWS dan pihak terkait lainnya untuk melakukan perbaikan kembali terhadap tebing tersebut, mengingat keberadaan tebing sangat penting bagi warga setempat.

DPRD mendorong Pemerintah Daerah agar pemeliharaan jalan dapat dilaksanakan secara rutin. Oleh karenanya, di tengah keterbatasan fiskal daerah saat ini, Pemerintah Daerah perlu melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi NTB, sehingga dapat dialokasikan anggaran yang memadai.

Terhadap sejumlah ruas Jalan Negara maupun Jalan Provinsi yang selalu tergenang banjir di setiap tahun, DPRD berharap agar pemerintah daerah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk melakukan perbaikan atau normalisasi.

Terhadap bertumbuhnya lokasi dan pembangunan perumahan atau BTN, DPRD mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan koordinasi lintas sektoral agar Pengembang dapat melengkapi fasilitas umum, seperti tempat/rumah ibadah, tanah makam, fasilitas pendidikan, sumber air bersih, dan RTH.

Terhadap masih adanya ‘blank spot’ di wilayah 3T, DPRD meminta pemerintah daerah untuk membangun tower dan sarana pendukungnya di daerah-daerah tersebut

DPRD mendorong Pemerintah Daerah untuk menjaga Ketertiban Administrasi Aset Daerah. Oleh karenanya, Bidang Aset harus memiliki sistem terpadu dan handal dalam mendata dan menjaga Aset Daerah melalui Tim Pengamanan Aset.

DPRD mendorong potensi obyek wisata dan olah raga dengan pembangunan fasilitas yang refresentatif berupa pengelolaan Situs Cagar Budaya, Kesenian, museum dan industri ekonomi kreatif seperti pelaksanaan Main Jaran, Barapan Kebo, Balap Sampan, dan pembenahan venue olah raga dalam rangka persiapan Porprop NTB tahun 2026 dan PON XXII tahun 2028. Pembinaan Olahraga di Daerah perlu juga dilakukan secara intensif dan masif, mengingat Kabupaten Sumbawa memiliki atlet berprestasi di beberapa cabang olahraga.

Untuk menambah sumber PAD melalui sektor pariwisata , DPRD mendorong pemerintah daerah untuk menghidupkan tempat wisata dengan fokus pada satu titik atau tempat untuk membangun fasilitas wisata yang cukup representatif yakni Taman Wisata Saliper Ate, karena sangat cocok kita kembangkan karena akses nya sangat dekat dengan kota Sumbawa Besar.

Terhadap penanggulangan bencana, DPRD mengharapkan agar penanganan akibat bencana alam Tahun 2023 dapat dilakukan seperti penanganan Jembatan yang roboh di Desa Lito, rumah masyarakat yang kerusakannya masif dari wilayah Kerekeh hingga wilayah Brang Biji, melalui Dana Rehab Dekon Pemerintah Pusat.

Terhadap perolehan predikat WDP dalam pengelolaan keuangan daerah, DPRD mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan evaluasi kepada Organisasi Perangkat Daerah agar predikat WTP dapat diraih di tahun-tahun mendatang. (AM)

]]>
Wed, 23 Apr 2025 20:00:52 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing. Rekomendasikan PLN Relokasi Gardu Listrik di Dusun Empan dan Perbaiki Lumbung Pangan Uma Aru https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-hearing-rekomendasikan-pln-relokasi-gardu-listrik-di-dusun-empan-dan-perbaiki-lumbung-pangan-uma-aru https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-hearing-rekomendasikan-pln-relokasi-gardu-listrik-di-dusun-empan-dan-perbaiki-lumbung-pangan-uma-aru Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing. Rekomendasikan PLN Relokasi Gardu Listrik di Dusun Empan dan Perbaiki Lumbung Pangan Uma Aru

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT PLN (Persero), Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Badas, Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Uma Aru Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir, membahas dua persoalan krusial. Rapat yang dipimpin oleh Muhammad Zain SIP ini menyoroti pendirian gardu induk di lahan masyarakat Dusun Empan Desa Labuhan Badas yang menuai keberatan, serta insiden tiang listrik PLN yang roboh menimpa lumbung pangan KUB Uma Aru di Desa Kakiang.

Turut hadir dalam rapat yang berlangsung pada Rabu 23 April 2025 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa anggota Komisi II DPRD Sumbawa antara lain Ridwan SP.M.Si., Juliansyah SE, Ida Rahayu SAP, Ahmad Nawawi, Ademudhita Noorsyamsu SAP, H Andi Mappeleppui, dan Kaharuddin Z. Dari pihak eksekutif dan BUMN hadir Manager UP PLN Sumbawa beserta jajaran, Camat Labuhan Badas, dan Kepala Desa Labuhan Badas.

Mengawali rapat, Muhammad Zain SIP menyampaikan harapan agar pertemuan ini dapat menghasilkan solusi yang dapat dilaksanakan oleh semua pihak terkait.

Perwakilan Aliansi LSM, Abdul Hattab, menyampaikan keberatan pemilik lahan di Dusun Empan Desa Labuhan Badas atas keberadaan gardu listrik di tanah mereka. "Kami sudah berulang kali menyampaikan permasalahan ini kepada PLN, namun belum ada penyelesaian. Padahal tiang ini diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1984. Kami mempertanyakan dasar hukumnya sejak dulu, karena pemilik lahan setiap tahun membayar pajak. Kami meminta PLN untuk tidak merugikan rakyat dan membuat kesepakatan baru dengan pemilik lahan, mengingat keberadaan gardu ini menurunkan nilai tanah dan menghambat rencana pembangunan kos-kosan," tegasnya.

Ketua KUB Uma Aru Desa Kakiang, Erfan, menyampaikan kerugian akibat tiang listrik PLN yang roboh menimpa lumbung pangan kelompoknya. Ia menjelaskan bahwa lumbung pangan yang dihibahkan pada tahun 2015 itu sangat vital bagi pemberdayaan anggota KUB. "Kami sudah meminta pertanggungjawaban PLN, namun hanya ditawarkan perbaikan. Kami meminta ganti rugi agar kelompok kami dapat memberdayakan anggota untuk perbaikannya," ungkap Erfan.

Camat Labuhan Badas, HM Taufik, membenarkan adanya keluhan warga terkait gardu listrik yang mengganggu dan menyarankan agar PLN merelokasi tiang tersebut ke luar lahan warga. Senada dengan itu, Kepala Desa Labuhan Badas, H Usman, berharap agar aspirasi warganya dapat dipenuhi dan tidak dirugikan.

Menanggapi keluhan tersebut, Asisten Manager UP PLN Sumbawa, Dhany SP, memperkirakan gardu listrik tersebut dibangun pada tahun 1980-an dan mengakui tidak adanya perjanjian tertulis, namun mengklaim adanya komunikasi lisan saat itu. Ia berpegang pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1985 tentang Ketenagalistrikan dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 serta peraturan pemerintah terkait kompensasi. Dhany menjelaskan bahwa kompensasi hanya diberikan untuk Gardu Induk, Pembangkit, dan Saluran Tegangan Tinggi di atas 70 KV, sementara gardu di Labuhan Badas hanya 20 KV. "Solusinya adalah relokasi berdasarkan surat keberatan pemilik lahan, dan PLN akan merencanakan serta mencari pembiayaannya. Kompensasi di lapangan tidak ada," jelasnya.

Manager UP PLN Sumbawa, Firman S, menambahkan bahwa dasar awal pembangunan adalah izin prinsip lokasi dari Kepala Daerah. Ia menjelaskan bahwa UU 30/2009 mengubah status BUMN menjadi pemegang izin saja. Terkait insiden tiang listrik jatuh, pihaknya telah membuka komunikasi dan menawarkan perbaikan, namun permintaan ganti rugi tidak sesuai ketentuan PLN.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa memberikan berbagai tanggapan. Kaharuddin Z menekankan agar ada titik temu yang tidak merugikan rakyat. H Andi Mappeleppui meminta agar ruang kompensasi bagi masyarakat dipertimbangkan. Ridwan SP mendesak PLN untuk menyelesaikan masalah ini di tingkat internal dengan komunikasi yang baik dan tidak melanggar hukum. Ahmad Nawawi menyoroti pentingnya mempertimbangkan radius aman gardu dari pemukiman dan meminta kejelasan RAB perbaikan lumbung pangan. Adhe Mudhita Nursyamsu meminta PLN mempelajari regulasi secara komprehensif dan memberikan perhatian serius kepada keluhan masyarakat.

Hasil dari RDP tersebut, Komisi II DPRD Sumbawa mengeluarkan beberapa rekomendasi penting:

Pertama ; PLN Sumbawa diminta untuk segera merelokasi keberadaan gardu listrik di pekarangan warga Dusun Empan Desa Labuhan Badas dalam waktu satu minggu, terhitung mulai hari ini (23 April 2025), dan melakukan evaluasi atas keberadaan gardu listrik yang mendapat keberatan dari pemilik lahan.

Kedua : Terkait tiang listrik yang menimpa lumbung pangan KUB Uma Aru, PLN diminta untuk bertanggung jawab atas kerugian yang diderita sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan, dengan mekanisme yang diatur oleh PLN.

Ketiga :  Apabila para pihak tidak menerima atau keberatan dengan rekomendasi ini, dipersilakan untuk menempuh jalur hukum.

"Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan PLN, serta menciptakan keadilan bagi semua pihak terkait" tutup Rozi menutup rapat. (AM)

]]>
Wed, 23 Apr 2025 19:38:52 +0800 amr
Degradasi Moral Anak Didik Mengkhawatirkan, Pansus DPRD Tekankan Kolaborasi Pendidikan Karakter https://amarmedia.co.id/degradasi-moral-anak-didik-mengkhawatirkan-pansus-dprd-tekankan-kolaborasi-pendidikan-karakter https://amarmedia.co.id/degradasi-moral-anak-didik-mengkhawatirkan-pansus-dprd-tekankan-kolaborasi-pendidikan-karakter Degradasi Moral Anak Didik Mengkhawatirkan, Pansus DPRD Tekankan Kolaborasi Pendidikan Karakter.

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Pengaruh teknologi dan informasi global dinilai menjadi salah satu faktor pemicu degradasi moral di kalangan anak-anak didik. Kekhawatiran ini mengemuka dan menjadi perhatian serius Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa terutama dalam upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang bermoral dan berakhlak mulia.

Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov., didampingi para wakil ketua DPRD yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH MH. Hadir pula Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Sekda Sumbawa Dr.Budi Prasetyo.para Asisten Setda, kepala OPD Camat dan kepala desa.

Kemudian lanjut Andi Rusni SE MM. menyikapi kondisi tersebut, pentingnya kolaborasi yang solid antara tenaga pendidik, orang tua, dan keluarga menjadi krusial. Sinergi ketiga elemen ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter yang kuat pada anak-anak sejak dini, membentengi mereka dari dampak negatif globalisasi.

Lebih lanjut, Juru Bicara pansus Andi Rusni menyampaikan dalam upaya memastikan setiap anak bangsa mendapatkan hak atas pendidikan, Panitia Khusus (Pansus) menyoroti akses pendidikan dasar (SD dan SMP) bagi seluruh anak usia sekolah. Pansus mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam meminimalisir angka putus sekolah. Upaya ini dipandang penting untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing.

Selain isu pemerataan akses pendidikan, Pansus juga menyoroti permasalahan minimnya guru agama Hindu di sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan Utan Rhee. Kondisi ini dinilai dapat menghambat pembentukan karakter dan pemahaman nilai-nilai agama bagi siswa Hindu. Oleh karena itu, Pansus mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa maupun Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa untuk segera memfasilitasi pengadaan guru agama Hindu di wilayah Kecamatan Rhee dan Utan.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah, keluarga, dan pemerintah, diharapkan anak-anak didik di Kabupaten Sumbawa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan akhlak yang kokoh, siap menghadapi tantangan zaman dengan budi pekerti luhur.

Terkait dengan sarana dan prasarana belajar pendidikan dasar, dalam kesempatan ini perlu kami sampaikan bahwa Pansus telah menemukan masih adanya klaim tanah sekolah oleh sebagian warga masyarakat yang sampai saat ini belum terselesaikan, salah satunya terjadi di SDN 1 Karang Jati Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir.

"Pansus telah menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan langsung di sekolah tersebut dan terbukti dalam pertemuan dengan pihak sekolah dan warga yang mengaku sebagai ahli waris, mengakui orang tuanya telah memberikan tanahnya untuk pembangunan sekolah namun mereka menuntut ganti rugi atas penggunakan lahan tersebut" jelas Andis.

Pansus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sumbawa yang telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut meski belum menemui titik temu, karena ternyata disatu sisi lahan sekolah tersebut telah terdaftar di dalam Aset Daerah namun belum bersertifikat, disisi lain warga yang mengklaim lahan tersebut tetap menutut ganti rugi.

Oleh karena itu Pansus berpandangan bahwa permasalahan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa ada solusi, Pansus mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sector untuk menjadikan skala prioritas dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, karena di pihak lain rencana renovasi terhadap bangunan gedung sekolah yang sudah dialokasikan anggarannya melalui DAK menjadi tertunda akibat belum tuntasnya masalah lahan tersebut. Demi menjamin keselamatan Warga Belajar di Sekolah tersebut, Pansus juga mengharapkan agar Renovasi Sekolah tersebut tetap dapat berjalan dengan secara beriringan dengan mendorong pihak ahli waris menempuh jalur hukum atas tuntutan mereka. 

Pansus mengkhawatirkan jika renovasi sekolah tidak dilakukan maka keselamatan anak murid dan para pendidik akan menjadi taruhannya karena kondisi sekolah yang sudah tidak refresentatif.

Selain SDN Karang Jati 1, terdapat beberapa sekolah yang masih harus menjadi prioritas Pembangunan sebagaimana Laporan yang di terima Pansus dari serapan dimasyarakat maupun melalui Dewan Pendidikan, diantaranya SDN 1 Bontong Kec. Lunyuk. SDN Kelawis di Orong Telu SDN Semongkat di Batulanteh dan lainnya.

Selain itu, terkait dengan pendidikan karakter, Pansus mendorong satuan pendidikan melalui leading sektor untuk terus melakukan sosialisasi dan implementasi pendidikan karakter, mengingat sekarang ini terjadi degradasi moral terhadap anak-anak didik akibat pengaruh teknologi dan informasi yang mengelobal.  (AM)

]]>
Mon, 21 Apr 2025 22:00:32 +0800 amr
Jubir Pansus Andi Rusni Sampaikan Laporan Atas LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024, Soroti Potensi Pendapatan dan Pendidikan. https://amarmedia.co.id/jubir-pansus-andi-rusni-sampaikan-laporan-atas-lkpj-kepala-daerah-tahun-2024-soroti-potensi-pendapatan-dan-pendidikan https://amarmedia.co.id/jubir-pansus-andi-rusni-sampaikan-laporan-atas-lkpj-kepala-daerah-tahun-2024-soroti-potensi-pendapatan-dan-pendidikan Jubir Pansus Andi Rusni Sampaikan Laporan Atas LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024, Soroti Potensi Pendapatan dan Pendidikan.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa  menggelar Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.MM.Inov. Hadir mendampingi Para Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov., Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH.

Dari Eksekutif hadir Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot MP.Sekda Dr. Budi Prasatiyo SAP.MAP. dan Forkopimda bersama kepala OPD.

Dikatakan jubir Pansus Andi Rusni SE MM bahwa telah melaksanakan pembahasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024. Pembahasan ini merupakan amanat Pasal 71 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mewajibkan Kepala Daerah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada DPRD setiap tahunnya.

Juru bicara Pansus  menyampaikan apresiasi atas penyampaian LKPJ sebagai wujud akuntabilitas Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pansus menilai laporan ini penting untuk melihat progres pembangunan daerah pada tahun sebelumnya dan menjadi landasan perencanaan di tahun mendatang.

Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa secara komprehensif menelaah dan menganalisis implementasi kebijakan daerah dan program pembangunan yang tertuang dalam LKPJ Bupati Sumbawa Tahun 2024. Pembahasan mendalam ini dilakukan melalui pembentukan Kelompok Kerja, diskusi internal, Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, kunjungan konsultasi, hingga peninjauan lapangan. 

"Tujuannya adalah untuk memberikan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah, meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, mendeteksi dini permasalahan kebijakan, serta menjadi dasar pengambilan kebijakan daerah" ujar Andis akrab disapa.

Dalam pidatonya, Pansus menyoroti bahwa Tahun 2024 merupakan tahun keempat implementasi visi-misi "Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban" dalam kerangka RPJMD 2021-2026. Pansus mengamati narasi dan data indikator kinerja dalam LKPJ, serta menyampaikan apresiasi kepada kepemimpinan sebelumnya atas dedikasi dan capaian yang telah diraih.

Atas Kinerja APBD Tahun 2024 Pansus memberikan perhatian khusus pada realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2024. Secara umum, kinerja APBD dinilai cukup baik dengan realisasi Pendapatan Daerah mencapai 99,74% atau sebesar Rp. 2.108.962.799.631,64, dan realisasi Belanja Daerah sebesar 95,47% atau Rp. 2.039.565.860.211,86.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sorotan positif karena berhasil melampaui target dengan realisasi sebesar 107,25% atau Rp. 275.657.025.642,64. Namun, Pansus memberikan catatan kritis terhadap metode penetapan proyeksi pendapatan pada beberapa jenis pajak daerah yang dinilai kurang realistis dan tidak didasarkan pada potensi riil daerah maupun realisasi tahun sebelumnya.

Contoh yang dikemukakan antara lain Pajak Restoran, Pajak Rumah Makan dan Sejenisnya, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2).

"Kami menekankan agar proyeksi ke depan lebih didasarkan pada potensi riil, kajian teknis yang serius, dan berpedoman pada realisasi pendapatan tahun-tahun sebelumnya," tegas Andis.

Di sisi lain, Pansus mengapresiasi realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai 175,67%. Namun, diingatkan perlunya penyesuaian potensi pendapatan dengan regulasi terbaru terkait pembebasan BPHTB untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sektor Retribusi Daerah Perlu Perhatian Serius

Kinerja sektor Retribusi Daerah menjadi perhatian serius Pansus. Retribusi Pelayanan Pasar hanya terealisasi 50,96%, dengan kondisi Pasar Seketeng yang dinilai sangat memprihatinkan. Pansus mendesak Pemerintah Daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap penataan dan perbaikan fasilitas Pasar Seketeng, termasuk pengelolaan drainase dan pengaktifan kembali Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Retribusi Tempat Khusus Parkir juga mencatatkan realisasi yang sangat rendah, hanya 33,86%. Pansus mendorong penertiban juru parkir dan penetapan target yang lebih realistis, mengingat potensi kebocoran yang cukup besar dengan tarif parkir saat ini.

Sementara itu, Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga terealisasi 70,57%. Pansus mendorong pemaksimalan potensi objek wisata dengan pembangunan fasilitas yang representatif dan mempertimbangkan kerjasama dengan pihak ketiga, seperti desa setempat. Pembenahan venue olahraga juga disoroti dalam rangka persiapan Porprov NTB 2026 dan PON 2028.

Bidang Pendidikan dan Kebudayaan: Capaian 100% Namun SPM Belum Optimal

Dalam penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Pansus mencatat rata-rata realisasi anggaran mencapai 100%. Namun, hasil pemantauan dan kajian menunjukkan bahwa masih banyak capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang belum optimal, terutama terkait sarana dan prasarana belajar pendidikan dasar.Pansus juga menyoroti masih adanya klaim tanah sekolah oleh sebagian masyarakat.

Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan "Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban". Rekomendasi dari DPRD akan menjadi acuan penting bagi penyusunan kebijakan dan program kerja di tahun-tahun mendatang. (AM)

]]>
Mon, 21 Apr 2025 21:11:20 +0800 amr
Sekretaris Komisi II DPRD Zohran SH Dorong Industrialisasi Jagung Oleh Pemerintah Secara Serius https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-sh-dorong-industrialisasi-jagung-oleh-pemerintah-secara-serius https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-sh-dorong-industrialisasi-jagung-oleh-pemerintah-secara-serius Sekretaris Komisi II DPRD Zohran SH Dorong Industrialisasi Jagung Oleh Pemerintah Secara Serius 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Andi Amran Sulaiman, bersama Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dan dibersamai Bupati Sumbawa dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan panen raya jagung di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa pada Senin (21/4) menjadi momentum penting bagi daerah untuk menyiapkan segala perangkat industrialisasi di daerah.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH Senin 21 April 2025. Dirinya menekankan bahwa apa yang telah menjadi rekomendasikan Lembaga DPRD terkait harga Jagung dan Gabah harus dapat diamankan demi kesejahteraan petani di daerah.

"Diantara poin rekomendasi kita adalah pertama mengatasi penyebab Bulog lamban melakukan penyerapan karena gudang masih penuh dengan jagung sekitar 26.000 Ton. Komisi II meminta Bulog segera mengosongkan gudang agar dapat menyerap Jagung Petani yang saat ini memasuki panen" jelasnya 

Hal kedua meminta Perum Bulog untuk segera menyerap jagung dari masyarakat atau petani sesuai HPP yang ditetapkan sebesar Rp5.500 (Jagung Pipil) per kilogram Jagung pipil kering any quality.

Sementara target serapan 23.000 ton itu hanya 5% dr hasil panen jagung di sumbawa.Maka fungsi HPP atas jagung adalah mengamankan dan menstabilkan harga jagung .

Bila HPP jagung di berlakukan Rp 5500/ kg  pipil kering maka pemerintah tidak berbelanja melainkan Buloglah yang berbelanja yang hanya 5% dari hasil panen sebagaimana diatur dalam Keputusan Bapanas nomor 18 tahun 2025. tentu harapan masyarakat kita pemerintah berbelanja secara menyeluruh dari hasil panen.

Yang kita dorong ke Pusat juga adalah meminta kepada perum Bulog dan Pemda Sumbawa untuk penambahan kuota pembelian jagung di Kabupaten Sumbawa oleh Perum Bulog.

"Kami komisi II DPRD Sumbawa bersama Pemkab Sumbawa pernah mengusulkan kepada pihak Bapanas untuk menambah kuota 10% dr hasil panen sekitar 50.000 ton.Semoga dapat di realisasi oleh Bapanas.Hal ini cukup lumayan untuk kestabilan harga jagung sembari menunggu move the move (pengiriman) kegiatan ini sekaligus menjadi momen untuk menuntaskan permasalahan harga jagung dan gabah yang meresahkan para petani" urainya.

Kemudian lanjutnya, sembari menunggu actionnya Bulog maka pada poin keempat mendesak pengusaha corn dryer agar memberi peluang yang sama kepada pengusaha lokal, UMKM, dan pengusaha kecil maupun petani untuk menjual jagung di masing-masing gudang.

Dan poin kelima meminta Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha corn dryer dalam pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP). 

"Eranya sekarang kita di eksekutif maupun legislatif serius melihat komoditas unggulan daerah kita sebagai sumber kesejahteraan masyarakat dengan melakukan industrialisasi dan hilirisasi. Kami di Legislatif welcome untuk hal ini, apa yang menjadi strategi Pemda Sumbawa (eksekutif) mari kita bahas bersama sama. " pungkasnya.

Sementara itu pada kegiatan Panen Raya Jagung hari ini bersama menteri pertanian dalam dialog dengan petani, Mentan menerima laporan bahwa harga jagung di lapangan saat ini hanya Rp 3.700 per kg, jauh di bawah harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 5.500 per kg. Begitu pula dengan gabah, yang dijual seharga Rp 5.900 per kg dari harga yang seharusnya Rp 6.500 per kg.

Menanggapi keluhan tersebut, Mentan langsung mengambil tindakan tegas. Ia memerintahkan Bulog NTB dan Bulog Sumbawa untuk segera menyerap hasil panen petani sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Mentan juga meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa i menyediakan gudang penyimpanan, mengingat penuhnya gudang Bulog menjadi salah satu penyebab anjloknya harga di lapangan.

"Saya minta Bupati, siapkan gudang, nanti negara yang bayar sewanya. Bulog, Babinsa, PPL juga saya minta awasi harga pembelian di tingkat petani. Mulai hari ini tidak ada lagi pembelian hasil panen petani yang tidak sesuai standar harga yang telah ditetapkan pemerintah," tegas Mentan, yang disambut antusias oleh para petani.

Untuk meningkatkan produksi, Mentan menjanjikan program pompanisasi dengan target 2.000 pompa selesai dalam dua tahun, dengan estimasi biaya Rp 80 miliar. Ia juga berencana menjadikan Sumbawa sebagai pusat hilirisasi produksi jagung, dengan harapan dapat meningkatkan nilai tambah hasil panen hingga 10 kali lipat.

Mentan optimis, dengan kepemimpinan Gubernur NTB yang baru dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, target-target besar ini dapat tercapai. "Saya optimis NTB dapat melakukan lompatan luar biasa di bawah kepemimpinan gubernur yang baru, gubernur dan bupati juga harus menyatu pasti bisa," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 21 Apr 2025 18:17:51 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Kedatangan Menteri Pertanian. Desak Bulog Serap Jagung Petani Hingga Sewa Gudang Sekarang! https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-apresiasi-kedatangan-menteri-pertanian-desak-bulog-serap-jagung-petani-hingga-sewa-gudang-sekarang https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-apresiasi-kedatangan-menteri-pertanian-desak-bulog-serap-jagung-petani-hingga-sewa-gudang-sekarang Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Kedatangan Menteri Pertanian. Desak Bulog Serap Jagung Petani Hingga Sewa Gudang Sekarang! 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id.- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman MP bersama Gubernur NTB, Bupati Sumbawa dan jajaran Forkopimda NTB dan Sumbawa

Hadir pula Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa,, Ketua Komisi II dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa serta Sekda Kabupaten Sumbawa Senin 21 April 2025 di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin.

Dirinya turut bangga Kabupaten Sumbawa dijadikan pilihan lokasi Panen Raya Jagung di NTB.Dalam pertemuan bersama Menteri Pertanian para petani berkesempatan untuk menyampaikan harapannya agar harga jagung dan gabah dapat stabil dan mencapai HPP

Dirinya menyampaikan desakan keras kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Sumbawa untuk segera mengambil langkah konkret dalam memaksimalkan penyerapan jagung dan gabah dari para petani di Kabupaten Sumbawa. Sorotan tajam ini muncul sebagai respons atas keluhan meluas dari masyarakat petani yang saat ini harus menghadapi kenyataan pahit harga jual jagung yang jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

"Bulog jangan tunda lagi! Jika memang gudang penyimpanan tidak mencukupi, sewa gudang tambahan sekarang juga!" tegas Nanang Nasiruddin dengan nada prihatin kepada amarmedia.co.id. Ia menekankan bahwa tindakan cepat dan responsif dari Bulog sangat krusial agar masyarakat petani dapat segera merasakan dampak positif dari potensi kenaikan harga komoditas pertanian, khususnya jagung.

Desakan serupa juga telah disuarakan oleh Petani dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot kepada Menteri Pertanian Dr. Amran Sulaiman. Pihaknya telah jauh-jauh hari menyampaikan kendala keterbatasan gudang yang dihadapi Bulog dan secara proaktif menyarankan opsi penyewaan gudang sebagai solusi yang paling memungkinkan untuk mengatasi masalah penyerapan hasil panen petani.

Instruksi untuk segera menyewa gudang jika kapasitas penyimpanan tidak memadai juga telah secara eksplisit diberikan oleh Menteri Pertanian. Hal ini menunjukkan adanya keselarasan pandangan antara pemerintah pusat dan daerah terkait urgensi penanganan masalah ini.

Ketua DPRD Sumbawa berharap agar Bulog Sumbawa segera merealisasikan penyewaan gudang tersebut. Dengan adanya kepastian tempat penyimpanan, diharapkan petani dapat menjual hasil panen jagungnya dengan harga yang layak yakni Rp 5.500 per kilogram, serta gabah dengan harga Rp 6.500 per kilogram, sesuai dengan harapan dan ketentuan yang berlaku.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa juga menyampaikan kedatangan Menteri Pertanian tentu akan membawa oleh - oleh bagi Sumbawa dan dijelaskan oleh pak Menteri akan memberikan bantuan mesin pompa air bagi Kabupaten Sumbawa khususnya dan Provinsi NTB sebanyak 500 unit. "Bantuan ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi sektor pertanian di daerah kita dalam menghadapi potensi tantangan musim kemarau yang akan datang, sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap keberlangsungan produksi pertanian di daerah" pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 21 Apr 2025 14:31:03 +0800 amr
Dewan Rosi Harapkan Kedatangan Menteri Pertanian Bawa Solusi Atas keluhan Petani https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-harapkan-kedatangan-menteri-pertanian-bawa-solusi-atas-keluhan-petani https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-harapkan-kedatangan-menteri-pertanian-bawa-solusi-atas-keluhan-petani Dewan Rosi Harapkan Kedatangan Menteri Pertanian Bawa Solusi Atas keluhan Petani

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Kedatangan Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, ke Kabupaten Sumbawa pada Senin, 21 April 2025, dalam rangka panen raya jagung, disambut harapan besar oleh para petani. Mereka berharap kunjungan ini akan membawa solusi konkret atas permasalahan serapan jagung dan gabah yang selama ini menghantui.

Dewan Rosi menyampaikan, banyak keluhan petani seperti serapan jagung oleh Bulog yang lamban, pembayaran gabah kepada petani yang tidak bisa langsung dan membutuhkan waktu berhari hari maupun hal lainnya terhadap panen Jagung yang belum diambil oleh Bulog.

Sementara itu  ujarnya, salah satu prioritas program pemerintah adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif,  sebagaimana disebut dalam Asta Cita.

Dalam rangka mendukung swasembada  pangan sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah sebagaimana yang  diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 maka pengadaan gabah kering panen dan/atau beras bersumber dari produksi dalam negeri.

"Pengadaan yang langsung dilakukan kepada petani dengan harga yang  menguntungkan dapat menjadi instrumen pendorong bagi peningkatan produksi beras nasional, karena petani memiliki kepastian harga dan pasar untuk produksi yang dihasilkan" urainya 

Dikatakan Perum BULOG melaksanakan pengadaan dan pengelolaan gabah dan beras untuk menjamin  ketersediaan beras diseluruh wilayah. "Maka. Inilah saatnya menyerap gabah dan jagung petani dengan harga gabah kering panen di tingkat petani sebesar Rp6.500 (enam  ribu lima ratus rupiah) per kilogram dan jagung Rp 5500 per kilogram Jagung pipilan kering" tandasnya.

Sementara itu Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menegaskan bahwa momentum ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyampaikan keluhan petani secara langsung kepada Menteri Pertanian. "In Shaa Allah, besok Pak Menteri Amran akan melaksanakan panen jagung di kelompok Tani Ai Loang 1, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara," ujarnya, Minggu (20/04/2025).

Polemik serapan hasil panen oleh Bulog menjadi isu krusial di kalangan petani Sumbawa. Implementasi di lapangan dinilai tidak sesuai dengan instruksi Presiden, dan bahkan petani merasa dipersulit. "Besok saat rakor bersama Pak Menteri di kantor Bupati Sumbawa akan langsung kita sampaikan. Semoga ada solusi yang kongkrit, karena beliau adalah decision maker nasional," ungkap Bupati.

Selain panen raya, Menteri Pertanian juga akan diajak meninjau lokasi Bendungan Kerekeh menggunakan helikopter. Bupati berharap, kunjungan ini dapat memberikan gambaran pentingnya bendungan tersebut bagi ketahanan pangan Sumbawa. "Kami mohon doa dan dukungan semoga semua pihak terutama masyarakat Kabupaten Sumbawa agar semuanya berjalan lancar dan apa yang menjadi impian kita dapat terwujud," pungkas Bupati.(AM)

]]>
Mon, 21 Apr 2025 00:22:52 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Hadiri Peletakan Batu Pertama SMK IT Insan Qurani Dorong Excellent With Morality https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-hadiri-peletakan-batu-pertama-smk-it-insan-qurani-dorong-excellent-with-morality https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-hadiri-peletakan-batu-pertama-smk-it-insan-qurani-dorong-excellent-with-morality Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Hadiri Peletakan Batu Pertama SMK IT Insan Qurani Dorong Excellent With Morality 

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH.MH menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK IT) Insan Qurani Boarding School. Sabtu 19 April 2025. Sebuah sekolah yang bernaung dibawah Yayasan Muhammad Nur Jamaluddin (MNJ) berlokasi Jl. Lintas BTN Bukit Permai, Kampung Graha Bakti  RT.004 RW.08 Kelurahan Samapuin Sumbawa.

Acara tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Sumbawa H Rosihan ST, Anggota DPRD Provinsi NTB H A Saat Abdullah ST, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa, Abdul Aziz SPd, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa Ustadz Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov, dan berbagai tokoh masyarakat ini menandai dimulainya sebuah harapan baru untuk mencetak generasi muda Sumbawa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki landasan spiritual dan akhlak yang kuat.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry yang juga penasehat Yayasan menyampaikan kekagumannya terhadap visi Ustadz Sudirman selaku kepala Sekolah. Dirinya mengutip pesan bahwa Islam dan moralitas adalah dua hal yang tak terpisahkan, yang mana Al-Qur'an menjadi sumber utama penguatan moral. Demikian pula mengutip filosofi kampusnya terdahulu Universitas Airlangga Excellent With Morality bahwa keunggulan itu harus disertai dengan moralitas. Mengingat keresahan bersama akan permasalahan daerah seperti HIV/AIDS dan narkoba, dirinya menekankan kewajiban bersama untuk menjaga "Tana Samawa". 

"Semoga apa yang diinisiasi bisa mendapatkan keberkahan bagi Sumbawa. Apalagi visi Bupati Sumbawa adalah unggul manusianya, artinya pendidikan moral karakter ini yang kita inginkan," ungkapnya, memperhatikan semangat ustadz Sudirman dalam mengelola dan membangun lembaga pendidikan dirinya berharap akan muncul "Din Syamsuddin-Din Syamsuddin" lainnya di Sumbawa. Karena pak Din Syamsuddin telah lebih dahulu membangun lembaga pesantren modern internasional Dea Malela dan menjadi barometer pendidikan di daerah bahkan dunia. 

Dalam kesempatan itu Staf Ahli Bupati Sumbawa H Rosihan ST MT menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan MNJ atas inisiatif mulia ini. Dirinya menyampaikan pesan Bupati Sumbawa bahwa kehadiran SMK IT Insan Qurani Boarding School merupakan angin segar bagi dunia pendidikan di Sumbawa, terutama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas tinggi.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan wajah masa depan bangsa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menempatkan pembangunan sektor pendidikan sebagai prioritas utama," ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pendirian SMK berbasis Islam terpadu ini memiliki makna yang sangat penting. Selain memberikan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan, sekolah ini juga akan memperkuat nilai-nilai keimanan, akhlak, serta kemandirian para siswa. Dengan sistem boarding school, diharapkan para siswa akan mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif, disiplin yang baik, dan pembinaan karakter yang kuat.

"Inilah model pendidikan yang kita butuhkan di era globalisasi yang penuh tantangan moral seperti sekarang," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Yayasan MNJ dan berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk bersinergi dan memfasilitasi kelancaran pembangunan gedung SMK IT ini. 

H Rosihan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, serta dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan ini, karena membangun pendidikan adalah membangun masa depan bersama.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA IT Insan Qurani Sumbawa Ustadz Sudirman SPd I, menyampaikan harapan agar seluruh hadirin senantiasa mendapatkan rahmat dan karunia dari Allah SWT.

"Yayasan MNJ atau Muhammad Nur Jamaluddin, sebagai inisiator pendirian SMKIT Insan Qurani, hadir sebagai wujud kecintaan terhadap "Tana Samawa Intan Bulaeng" di tengah keprihatinan akan isu pergaulan bebas, narkoba, dan rendahnya kemampuan membaca Al-Qur'an. Yayasan ini memiliki visi mulia untuk menyiapkan insan Qurani yang bertakwa kepada Allah SWT dan saat ini telah membuka pendaftaran siswa baru" ujarnya 

Lokasi SMKIT Insan Qurani berdiri di atas tanah wakaf seluas 28 are dari Bapak Damhuji MS, warga Panto Daeng. Lahan tersebut akan dibangun masjid seluas 8 are yang juga diperuntukkan bagi masyarakat umum, serta gedung sekolah boarding school SMKIT Insan Qurani seluas 20 are. Pendirian SMKIT ini merupakan kelanjutan dari jenjang pendidikan Islam terpadu yang telah ada, mulai dari PAUD IT Insan Qurani, PAUD IT Samawa Qurani, SDIT Insan Qurani hingga SMPIT Insan Qurani. 

Kegiatan belajar mengajar (KBM) direncanakan akan dimulai pada bulan Juli, berlokasi sementara di lantai dua SMPIT Insan Qurani dengan fasilitas boarding school dan menawarkan beberapa jurusan kejuruan, antara lain teknik pengelasan, sepeda motor, komputer, kesehatan, dan gigi.(AM)

]]>
Sun, 20 Apr 2025 08:11:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Halal bi Halal : Momen Spiritual Untuk Kembali Kepada Fitrah https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-halal-bi-halal-momen-spiritual-untuk-kembali-kepada-fitrah https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-halal-bi-halal-momen-spiritual-untuk-kembali-kepada-fitrah DPRD Sumbawa Gelar Halal bi Halal : Momen Spiritual Untuk Kembali Kepada Fitrah

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar acara Halal bi Halal pada Sabtu pagi (19/4) bertempat di Ruang Lobby gedung DPRD Kabupaten Sumbawa. Acara penuh kehangatan ini dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta para alumni DPRD Kabupaten Sumbawa.

Tampak hadir pula sejumlah tamu undangan penting lainnya, termasuk perwakilan dari Polres Sumbawa, Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Pengadilan Negeri Sumbawa, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kejaksaan Negeri, serta civitas akademika dari Universitas Samawa (UNSA), Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), dan berbagai lembaga vertikal lainnya. Selain itu, para Camat, Kepala Desa, insan pers, dan berbagai elemen masyarakat turut memeriahkan acara ini.

Halal bi Halal kali ini mengusung tema "Idul Fitri: Momen Spiritual Untuk Kembali Kepada Fitrah". 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPRD atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

"Mari kita jadikan momen Halal Bihalal ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kinerja ke depan sehingga menjadi lebih baik lagi. Semoga kebersamaan kita dapat terus terbina, ditingkatkan, serta silaturahim ini masih tetap bisa berjalan dengan baik dan menjadi pengingat diri untuk kita semua dalam mempertahankan semangat Ramadan setelah bulan suci berakhir," ungkap H. Berlian Rayes.

H Berlian menambahkan, "Dengan terus berusaha menjaga ibadah dan perilaku baik yang telah kita optimalkan selama Ramadan, kita akan mampu mempertahankan semangat Ramadan dan merasakan keberkahannya di sepanjang tahun. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dan mohon maaf atas segala khilaf yang ada."

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat S,Ag, dalam kesempatan tersebut menyampaikan hikmah Halal bi Halal sebagai bekal dalam meniti kehidupan yang penuh rahmat, maaf, dan berkah. Dirinya menekankan pentingnya nilai-nilai tersebut sebagai landasan dalam membangun daerah.:

Dalam momentum silaturahmi tersebut, Ustadz Syukri Rahmat menyampaikan tausiyah yang menyentuh hati, mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna Ramadan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Syukri mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang telah dilimpahkan, terutama nikmat kesehatan sehingga dapat berkumpul dalam suasana halal bihalal. Dirinya mengingatkan bahwa momentum ini hadir setelah umat Islam melewati bulan Ramadan yang penuh dengan nilai-nilai tinggi.

"Alhamdulillah, hari ini kita dipertemukan kembali dalam suasana sehat di momentum halal bihalal ini," tutur Ustadz Syukri. 

"Mengapa kita berhalal bihalal di hari ke-20 Syawal ini? Karena kita baru saja melewati masa indah Ramadan, sebuah momentum terbaik yang Allah persiapkan untuk mengembalikan kesejatian diri kita."

Ustadz Syukri menjelaskan bahwa proses edukasi selama Ramadan sangatlah istimewa. Ibadah-ibadah lain telah Allah SWT tegaskan balasannya, namun puasa memiliki keistimewaan tersendiri, di mana hanya Allah yang mengetahui ganjaran pahalanya. Balasan yang Allah berikan adalah lahirnya pribadi-pribadi yang bertakwa.

"Taqwa adalah predikat mulia yang diraih oleh orang-orang yang berpuasa dengan baik. Ini sangat istimewa, karena di hari Idul Fitri, kita dilahirkan kembali dalam keadaan bersih dan suci dari noda dan dosa," imbuhnya.

Lantas, siapakah orang-orang yang muttaqin (bertakwa) itu? Ustadz Syukri kemudian merujuk pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, surat Ali Imran ayat 133-134. Beliau menjelaskan bahwa ayat tersebut menggambarkan ciri-ciri orang yang bertakwa, di antaranya adalah Senantiasa berinfak dan bersedekah: Mereka adalah orang-orang yang gemar menyisihkan harta bendanya, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. 

Ustadz Syukri secara khusus menyinggung peran anggota DPRD yang senantiasa berbagi melalui program pokok pikiran (pokir), membangun infrastruktur seperti jembatan, jalan usaha tani, dekker, serta mendukung yayasan dan perjuangan umat. Dirinya menekankan pentingnya untuk selalu berinfaq dalam setiap tindakan yang kita lakukan, baik kepada yang membutuhkan, pondok pesantren, maupun yayasan.

Ustadz Syukri menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk marah. Namun, Allah SWT memberikan garansi bahwa salah satu ciri orang bertakwa adalah kemampuan untuk menahan amarah dan tidak menyimpan dendam, meskipun memiliki kemampuan untuk membalas.

Kemudian lanjutnya, lebih tinggi dari sekadar menahan amarah adalah kemampuan untuk memaafkan. Wujud dari memaafkan adalah kerelaan dan keikhlasan untuk saling memaafkan.

Di akhir tausiyahnya, Ustadz Syukri mengingatkan bahwa dimanapun manusia berada, ia akan senantiasa diikuti oleh kehinaan di hadapan Allah SWT, kecuali bagi orang-orang yang memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh hadirin untuk saling berlapang dada, menahan emosi, dan yang terpenting, saling memaafkan.

"Mari kita saling memaafkan," pungkas Ustadz Syukri dengan nada penuh harap, mengakhiri tausiyahnya yang sarat akan makna dan ajakan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah melewati bulan Ramadan. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah dan saling bermaaf-maafan antar tamu undangan dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi dan berdiskusi berbagai hal demi kemajuan Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 19 Apr 2025 13:54:21 +0800 amr
Pansus LKPj DPRD Sumbawa Intensifkan Pembahasan Temuan, Fokus Rekomendasi Kritis untuk Perbaikan Tata Kelola Daerah https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-intensifkan-pembahasan-temuan-fokus-rekomendasi-kritis-untuk-perbaikan-tata-kelola-daerah https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-intensifkan-pembahasan-temuan-fokus-rekomendasi-kritis-untuk-perbaikan-tata-kelola-daerah Pansus LKPj DPRD Sumbawa Intensifkan Pembahasan Temuan, Fokus Rekomendasi Kritis untuk Perbaikan Tata Kelola Daerah

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat lanjutan untuk menindaklanjuti temuan dan hasil diskusi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024. Pertemuan ini menjadi wadah untuk merumuskan rekomendasi konstruktif dan masukan berarti terhadap berbagai persoalan yang teridentifikasi selama proses pengkajian, termasuk kunjungan lapangan yang telah dilaksanakan.

Ketua Pansus Andi Rusni SE MM dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota Pansus dalam menelusuri LKPJ mulai dari pemahaman dokumen hingga observasi langsung di lapangan. "Rapat kali ini ditekankan bukan hanya sebagai ajang merangkum temuan, namun lebih jauh untuk menghasilkan rekomendasi yang solutif dan berdampak positif bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah" ujarnya Kamis 18 April 2025

Salah satu poin penting yang mengemuka adalah substansi penyusunan laporan. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan identifikasi masalah dan rumusan rekomendasi yang lebih sistematis dan tepat sasaran.

Wakil Ketua Pansus H Zainuddin Sirat menyampikan agar rekomendasi dan masukan yang mengemuka dalam rapat ini meliputi sejumlah persoalan mendesak menjadi perhatian, di antaranya Sengketa Aset Sarana Pendidikan. "Kami sepakat untuk mendorong Pemerintah Daerah agar segera menuntaskan inventarisasi dan penyelesaian sengketa aset sarana pendidikan demi kelancaran proses belajar mengajar dan kepastian hukum" ujarnya. 

Kemudian lanjutnya terkait dengan angka anak usia sekolah yang putus sekolah agar dimasukkan kedalam laporan mengingatkan capaiannya.asih belum seratus persen. " Kamu harapkan semua anak Sumbawa usia sekolah dapat mengenyam pendidikan dan meminimalisir angka putus sekolah" tandasnya.

Demikian pula Anggota Pansus lainnya Edy Syarifuddin menyoroti defisit anggaran RSUD Sumbawa. Defisit anggaran operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa perlu menjadi perhatian serius. "Pansus perlu merumuskan rekomendasi terkait efisiensi pengelolaan keuangan, peningkatan pendapatan, dan optimalisasi pelayanan RSUD Sumbawa" ujarnya.

Ditambahkan oleh Adizul Syahabuddin SP MSi agar muatan sorotan terhadap Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah dimasukkan. "Apa yang menjadi perhatian Pansus yang menyoroti indikasi distorsi dalam proyeksi pendapatan daerah dan memberikan catatan kritis terkait kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya sektor pajak dan retribusi dipertajam." ucapanya.

Demikian pula Belanja Daerah.Selain belanja modal, efektivitas dan efisiensi berbagai jenis belanja lainnya akan dievaluasi. Temuan proyek pembangunan fisik yang mangkrak atau tidak berjalan dengan baik menjadi catatan penting untuk perbaikan perencanaan dan pengawasan.

"Permasalahan pembebasan lahan dan pengelolaan aset daerah secara umum, termasuk kasus sengketa lahan sekolah dan potensi kerugian negara akibat proyek yang tidak berfungsi optimal seperti jebolnya bendung, akan menjadi fokus rekomendasi perbaikan tata kelola aset"tandasnya.

H Jabir SPd juga menambahkan terkait urusan Pendidikan. Status Sekolah Dasar (SD) yang belum tuntas sejak lama dinilai sebagai inefektivitas penyelesaian masalah. Pansus akan merekomendasikan percepatan penyelesaian status aset pendidikan dan dampaknya terhadap kualitas belajar.

Dalam rapat tersebut Pansus juga membahas kelanjutan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah. Informasi terkait perkembangan pembangunan rumah sakit akan ditelaah lebih lanjut untuk memberikan masukan yang konstruktif.

Dalam langkah selanjutnya, Pansus berkomitmen untuk membahas satu per satu persoalan yang dihadapi oleh masing-masing urusan penyelenggaraan pemerintahan, termasuk temuan relevan dari kunjungan lapangan. Tujuannya adalah menghasilkan rekomendasi yang lebih spesifik, terukur, dan memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Ketua Pansus mengajak seluruh anggota untuk menyampaikan ide, gagasan, dan catatan penting agar laporan Pansus LKPj Tahun 2024 yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan memberikan dampak positif yang signifikan. Kerja kolaboratif dan rasa tanggung jawab menjadi kunci dalam menghasilkan laporan yang konstruktif dan bermanfaat bagi Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 18 Apr 2025 17:17:58 +0800 amr
Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Perubahan Paripurna LKPJ Kepala Daerah 2024 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-perubahan-paripurna-lkpj-kepala-daerah-2024 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-perubahan-paripurna-lkpj-kepala-daerah-2024 Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Perubahan Paripurna LKPJ Kepala Daerah 2024

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id- Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Sumbawa telah menetapkan jadwal rapat paripurna II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024. Keputusan ini diambil dalam rapat yang membahas perubahan acara dan jadwal paripurna, Kamis (17/4/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. Turut hadir anggota Banmus, yaitu Ridwan,SP.,M.Si, H.Andi Mappeleppui, Juliansyah,SE, Kaharudin Z, H.Jabir,S.Pd, Abron Ishak,A.Md, Muhammad Tahir,SH,dan Zohran,SH.

Dari Pemerintah Daerah hadir Kabag Prokopim, Bappeda dan Kabid Anggaran BKAD. Nampak hadir dari sekretariat Dewan, Sekwan Ir A Yani beserta jajaran dan staf Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa

Ketua DPRD, Nanang Nasiruddin, menjelaskan bahwa penetapan jadwal ini merupakan tindak lanjut dari Banmus sebelumnya. Mengingat kegiatan kunjungan kerja baru berakhir pada Rabu (16/4/2025), maka penyampaian hasil dan pembahasan LKPJ dijadwalkan ulang.

Kepala Bagian Prokopim Pemerintah Daerah, Sahruddin, menyampaikan bahwa jadwal yang ditetapkan telah disesuaikan dengan agenda Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Keduanya dijadwalkan hadir pada Senin, 21 April 2025 pukul 14.00 WITA.

Sebagai kesimpulan, rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Pansus DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024, serta Persetujuan/Penetapan terhadap keputusan DPRD tentang rekomendasi DPRD terkait LKPJ tersebut, akan dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 pukul 14.00 WITA. (AM)

]]>
Thu, 17 Apr 2025 20:33:45 +0800 amr
Sekretaris Komisi II Zohran SH Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Petani Sumbawa https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-zohran-sh-dorong-kolaborasi-untuk-kesejahteraan-petani-sumbawa https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-zohran-sh-dorong-kolaborasi-untuk-kesejahteraan-petani-sumbawa Sekretaris Komisi II Zohran SH Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Petani Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran SH, menegaskan bahwa pertemuan hearing yang digelar pihaknya bukanlah ajang mencari yang terbaik, melainkan wadah untuk membangun pemahaman dan kolaborasi yang solid antar berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan bersama. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa yang mempertemukan pengusaha Corn Dryer se-Kabupaten Sumbawa dan Perum Bulog Kabupaten Sumbawa.

"Tujuan kita jelas, bagaimana petani bisa untung, pengusaha pun dapat tersenyum, dan Perum Bulog juga mencapai targetnya dalam menyediakan Cadangan Pangan Pemerintah," ungkap Orek akrab disapa dalam forum yang dihadiri oleh Manager Keuangan Perum Bulog NTB, Sekretaris Diskoperindag, Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, perwakilan Gapoktan Sesopo Ate, para Kepala Desa, serta pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D).

Lebih lanjut, Orek menyoroti informasi yang didapat dari Gapoktan Sesopo Ate terkait biaya Harga Pokok Produksi (HPP) jagung petani yang berkisar di angka Rp 3.000 per kilogram. Menurutnya, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp 5.500 per kilogram memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran petani, asalkan dapat diimplementasikan secara efektif.

Dalam diskusi yang berlangsung, Orek juga menyinggung terkait alur bisnis jagung, termasuk penerapan standar kadar air  (KA) 14% di tingkat petani, pelele, hingga pengepul. Ia mengungkapkan informasi dari pengusaha besar jagung atau feed mill di Jawa bahwa penerapan standar kadar air tersebut telah dimulai sejak tahun 2023." Ini yang harus diedukasi kepada Petani agar Kadar air yang dicapai adalah 14 persen meskipun sangat sulit untuk diperoleh sehingga kita dapat memahami untuk mencapai kadar air itu membutuhkan biaya lebih yang ditanggung pengusaha Corn Dryer" ujarnya.

Dirinya kemudian menekankan pentingnya kesiapan Bulog dalam menyerap jagung pipil petani, termasuk mempersiapkan gudang, dana, dan armada yang memadai. Orek juga mendorong Bulog untuk menjalin kerjasama dengan mitra swasta yang memiliki fasilitas gudang dan pengering, demi kelancaran proses penyerapan.

"Saya sangat mengharapkan keberhasilan penyerapan jagung petani oleh Bulog. Untuk itu segeralah melakukan penyerapan jagung petani, kami harapkan dukungan dari pihak TNI dan Polri untuk dapat mengawal proses ini," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Amdatullah, perwakilan dari TNI, menyampaikan bahwa serapan gabah petani telah mencapai target dan pihaknya bersama Babinsa dan Danramil terus melakukan pengawalan. Ia meyakini bahwa konsep pengawalan serupa jika diterapkan pada komoditas jagung, maka harga Rp 5.500 per kilogram akan dapat diterima oleh petani sesuai dengan kadar air yang ditentukan dalam rantai pasok jagung.

"Tugas petani adalah menanam, merawat, memanen, dan menjual. Urusan dana, harga, dan distribusi adalah tugas kita bersama. Jangan sampai membebani petani," pungkas Amdatullah.

Senada dengan itu, Kanit Intel Polres Sumbawa IPTU Lalu Eka Rahadian M.M.Inov memastikan bahwa pihaknya akan mengawasi agar tidak terjadi gesekan akibat praktik penyelewengan harga di tingkat bawah. Kendala yang saat ini dihadapi, menurutnya, adalah adanya praktik ijon atau kemitraan yang mengikat petani untuk menjual hasil panennya kepada pengijon, sehingga potensi keuntungan petani menjadi tidak maksimal karena harus melunasi hutang terlebih dahulu. Kita berharap petani dapat menikmati usahanya karena petani juga bagian dari rantai pasok yang sangat penting seperti rantai makanan, ekosistem akan seimbang manakalan semuanya mendapatkan bagian atau keuntungan 

Pertemuan hearing ini diharapkan menjadi langkah yang konstruktif dalam mewujudkan kolaborasi yang kuat antara petani, pengusaha, dan pemerintah, demi tercapainya kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para petani di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 16 Apr 2025 21:16:41 +0800 amr
Petani Sumbawa Berharap: DPRD Desak Bulog Segera Serap Jagung Sesuai HPP https://amarmedia.co.id/petani-sumbawa-berharap-dprd-desak-bulog-segera-serap-jagung-sesuai-hpp https://amarmedia.co.id/petani-sumbawa-berharap-dprd-desak-bulog-segera-serap-jagung-sesuai-hpp Petani Sumbawa Berharap: DPRD Desak Bulog Segera Serap Jagung Sesuai HPP

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah dan sejumlah pemangku kepentingan terkait harga pembelian pemerintah (HPP) untuk komoditas jagung dan gabah, Rabu 16 April 2025 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.IP, didampingi Sekretaris Komisi, Zohran SH., serta para anggota H. Andi Mappeleppui, Ademudhita Noorsyamsu, S.AP, Muhammad Zain, S.IP, Ridwan SP., M.Si, Ida Rahayu, S.AP, Juliansyah, SE, Kaharuddin Z. dan Ahmad Nawawi. Hadir pula anggota dari Komisi IV, yakni Sukiman K, S.Pd.I dan Anggota Komisi III H Rusdi. 

Dalam RDP tersebut, turut hadir Sekretaris Dinas Koperindag Zulkifli, Bagian Perekonomian dan SDA,Moh.Akbaruddin. Kepala Kantor Perum Bulog Kabupaten Sumbawa, Zohri Hanafi para pengusaha corn dryer se-Kabupaten Sumbawa, sejumlah kepala desa seperti dari Lenangguar, Suka Damai, Jaya Makmur, Mokong, Dete, Labu Ijuk, serta perwakilan Gapoktan Sesopo Ate, Polres Sumbawa dan Dandim Sumbawa.

Setelah mendengarkan masukan dari berbagai pihak, Komisi II DPRD Sumbawa menetapkan lima rekomendasi penting, yakni:

Pertama  : meminta kepada Perum Bulog Kabupaten Sumbawa untuk segera mengosongkan stok jagung tahun 2024 sebesar 26.000 ton melalui penjualan langsung dengan mekanisme yang diatur Bulog.

Kedua : meminta Perum Bulog untuk segera menyerap jagung dari masyarakat atau petani sesuai HPP yang ditetapkan sebesar Rp5.500 (Jagung Pipil) per kilogram  dengan  semua kualitas  (Any kuality)

Ketiga : meminta kepada perum Bulog dan Pemda Sumbawa untuk penambahan kuota pembelian jagung di Kabupaten Sumbawa oleh Perum Bulog.

Keempat : mendesak pengusaha corn dryer agar memberi peluang yang sama kepada pengusaha lokal, UMKM, dan pengusaha kecil maupun petani untuk menjual jagung di masing-masing gudang.

Kelima ; meminta Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha corn dryer dalam pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah. (JP) (AM)

]]>
Wed, 16 Apr 2025 19:31:55 +0800 amr
Pansus DPRD Tinjau Jembatan Dusun Kayu Madu yang Ambruk, Minta Segera Dibangun Kembali https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-tinjau-jembatan-dusun-kayu-madu-yang-ambruk-minta-segera-dibangun-kembali https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-tinjau-jembatan-dusun-kayu-madu-yang-ambruk-minta-segera-dibangun-kembali Pansus DPRD Tinjau Jembatan Dusun Kayu Madu yang Ambruk, Minta Segera Dibangun Kembali

Foto Kondisi Jembatan Dusun Kayu Madu yang Ambruk ditinjau anggota pansus DPRD Kabupaten Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Setelah melakukan peninjauan jembatan negara di Desa Labuhan Badas yang mengalami sedimentasi parah, Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menuju Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas. Kedatangan mereka pada Selasa 15 April 2025 pagi adalah untuk melihat secara langsung kondisi Jembatan Kayu Madu yang ambruk dan menyebabkan akses masyarakat terhambat

Kepala Desa Labuhan Badas, H. Usman, yang turut mendampingi peninjauan tersebut, menyampaikan harapannya agar pembangunan kembali Jembatan Kayu Madu dapat berjalan lancar dan segera terealisasi. Jembatan ini merupakan infrastruktur vital bagi warga Dusun Kayu Madu dan sekitarnya.

Seluruh anggota Pansus DPRD hadir dalam peninjauan ini, didampingi oleh Kepala Bidang Bina Marga, Agusetiawan, dan Kepala Bidang Penanganan Bencana. Kondisi jembatan yang putus dan patah di bagian tengah menjadi perhatian utama rombongan.

Adizul Syahabuddin salah satu anggota Pansus DPRD yang turut dalam peninjauan, menegaskan komitmen dewan untuk segera menangani permasalahan ini. "Kami harapkan segera penanganan jembatan ini, Kita sudah lihat bersama - sama dengan seksama bahwa sangat prioritas untuk dikerjakan. Karena ini menyangkut akses utama di Dusun Kayu Madu, maka langkah strategis yang progresif sangat diperlukan untuk membangun jembatan " tandasnya. Demikian pula Anggota Pansus lainnya Ademudhita Noorsyamsu prihatin dengan kondisi masyarakat yang melintas sat itu sangat rawan terjadinya kecelakaan. " Kalau dalam kondisi banjir sangat riskan untuk dilewati  karena bangunan jembatan sudah ambruk dibagian baratnya, ini sangat menghawatirkan jika dilewati kendaraan roda empat bisa bisa hal yang tidak kita inginkan terjadi. Maka harus menjadi prioritas minimal tahun ini ada perencanaan teknisnya berupa detail enginering designnya" cetusnya.

Di lokasi yang sama Kabid Bina Marga Agustiawan mengatakan segera menindaklanjuti hal tersebut. "Kita akan segera melakukan Detail Engineering Design (DED) perbaikan Jembatan Kayu Madu, sehingga pembangunannya dapat segera dikerjakan," ujarnya di lokasi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan dan memulihkan aksesibilitas bagi masyarakat setempat.

Ketua Pansus DPRD Andi Rusni mengharapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui dinas terkait diharapkan dapat segera menindaklanjuti hasil peninjauan Pansus DPRD ini dengan langkah-langkah konkret, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan kembali Jembatan Kayu Madu. "Masyarakat Dusun Kayu Madu tentu berharap agar jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian dan aktivitas sehari-hari mereka dapat segera berfungsi kembali" pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 15 Apr 2025 19:05:38 +0800 amr
PUPR dan BPBD Sumbawa Diminta Segera Normalisasi Jembatan Labuhan Badas Akibat Sedimentasi dan Sampah https://amarmedia.co.id/pupr-dan-bpbd-sumbawa-diminta-segera-normalisasi-jembatan-labuhan-badas-akibat-sedimentasi-dan-sampah https://amarmedia.co.id/pupr-dan-bpbd-sumbawa-diminta-segera-normalisasi-jembatan-labuhan-badas-akibat-sedimentasi-dan-sampah PUPR dan BPBD Sumbawa Diminta Segera Normalisasi Jembatan Labuhan Badas Akibat Sedimentasi dan Sampah

Sumbawa,Amarmedia.co.id– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa menerima saran rekomendasi dari Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa terkait Infrastruktur untuk segera melakukan normalisasi di area jembatan Desa Labuhan Badas. Rekomendasi ini disampaikan menyusul kondisi kokar (saluran air) yang mengalami sedimentasi berat sepanjang 150 meter dan penumpukan sampah kayu serta pasir di bawah jembatan.

Ketua Pansus, Andi Rusni SE MM mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menyebabkan penyempitan lubang di bawah jalan, yang mengakibatkan ketidakmampuan saluran air mengalirkan debit air dari gunung dengan lancar, bahkan saat hujan dengan intensitas ringan. Akibatnya, area pemukiman penduduk di Desa Labuhan Badas, termasuk sebuah masjid, menjadi rawan banjir.

"Kami dari Pansus telah meninjau langsung kondisi di Desa Labuhan Badas dan menemukan adanya sedimentasi yang cukup parah di kokar sepanjang 150 meter. Selain itu, di bawah jembatan juga terjadi penumpukan sampah kayu dan pasir yang mempersempit aliran air," ujar Andi Rusni kepada awak media, Selasa (15/4/2025).

Lebih lanjut, Andi Rusni meminta kepada PUPR dan BPBD Sumbawa untuk segera mengambil tindakan dengan melakukan normalisasi di lokasi tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah pemukiman dan fasilitas ibadah di Desa Labuhan Badas.

"Kami berharap BPBD dapat segera merespons rekomendasi ini demi kenyamanan dan keamanan warga Desa Labuhan Badas. Normalisasi ini penting agar air dapat mengalir dengan baik dan tidak lagi menyebabkan banjir saat hujan turun," tegasnya.

Wakil ketua Pansus H Zainuddin Sirat meminta normalisasi atau pengerukan saluran air dan jangka panjangnya meninggikan jembatan. 

"Sedimentasi dibawah jembatan sangat parah, ada pasir dan sampah, sehingga ini harus segera ditangani dibenahi dengan pengerukan dan pembersihan. Itu jangka pendeknya dan jangka panjangnya dengan meninggikan jembatan tersebut" tandas haji Ude.

Dilokasi yang sama Kabid Bina marga PUPR Agustiawan ST MM,  Kabid Sumberdaya Air Irfan ST.MT dan Kabid Kebencanaan BPBD Dr Rusdianto AR akan segera menindaklanjuti permintaan ini untuk mencegah terjadinya banjir yang lebih parah di musim penghujan mendatang. Pemerintah daerah setempat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi infrastruktur pengairan guna meminimalisir risiko bencana hidrologi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Pansus Andi Rusni SE MM, Wakil Ketua Pansus Zainuddin Sirat, Anggota Pansus Adizul Syahabuddin SP MSi, Ademudhita Noorsyamsu SAP, Muhammad Zain, Muhammad Taufik dan Jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Tue, 15 Apr 2025 10:48:13 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Sidak Lapangan, Soroti Pasar Seketeng hingga Pelayanan RSUD https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sidak-lapangan-soroti-pasar-seketeng-hingga-pelayanan-rsud https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sidak-lapangan-soroti-pasar-seketeng-hingga-pelayanan-rsud Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Sidak Lapangan, Soroti Pasar Seketeng hingga Pelayanan RSUD

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id.- Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024 melaksanakan kunjungan lapangan pada Senin (14/4/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendalami secara langsung kondisi riil objek pembangunan yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran kunjungan Pansus pada hari ini, diantaranya adalah Pasar Seketeng, Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Samapuin yang mengalami longsor pada tanggul pengaman tebing, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumbawa, Puskesmas Batu Lanteh, dan Area Wisata Semongkat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan dan  Anggota Pansus Andi Rusni SE MM, H Zainuddin Sirat, Adizul Syahabuddin SP MSi, Syaiful Arif, Muhammad Zain SIP, Kaharuddin Z, Hasanuddin SE, Muhammad Takdir SE, Muhammad Taufik, H Jabir SPd, Syamsul Hidayat SE. Ademudhita Noorsyamsu SAP bersama jajaran sekretariat DPRD kabupaten Sumbawa.

Dalam interaksinya di lapangan, Pansus menerima berbagai masukan konstruktif dari masyarakat. Di Pasar Seketeng, masyarakat menyampaikan harapan agar pasar tersebut dapat dibenahi kembali sehingga menjadi tempat berbelanja yang nyaman, sejuk, dan ramai pengunjung. Aspirasi juga mengemuka terkait penataan kembali Blok C lantai dua dengan pembangunan jembatan penyeberangan antar blok. Selain itu, masyarakat mengeluhkan kondisi lapak yang membuat suasana pasar menjadi panas akibat sirkulasi udara yang kurang baik, serta berharap agar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapat berfungsi sebagaimana mestinya."Keberadaan IPAL ini harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Hajat dari pembangunannya adalah untuk mengolah limbah pasar kemudian menjadi air yang yang dikeluarkan melalui drainase aman bagi lingkungan. Jika memang terus seperti ini tidak berfungsi maka sebaiknya di bongkar saja sehingga tempatnya bisa digunakan untuk kios atau lapak" tandas Andis akrab disapa Ketua Pansus.

Fokus kunjungan juga tertuju pada RSUD Kabupaten Sumbawa. Di sana, masyarakat menyampaikan harapan agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan. Selain itu, penambahan jumlah tenaga kesehatan (Nakes) juga menjadi perhatian, serta permintaan agar petugas BPJS Kesehatan kembali ditempatkan di lingkungan RSUD untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan. Kepada awak media Anggota Pansus Muhammad Takdir SE M.M.Inov menegaskan agar fungsi RSUD semakin banyak manfaatnya bagi masyarakat dengan menyiapkan fasilitas kesehatan penunjang yang memadai dan representatif. " Kuncinya adalah peningkatan pelayanan, dari hari kehari harus terus meningkat sehingga pengunjung rumah sakit nyaman dan dapat berobat serta perawatan dengan baik. Salah satu yang menjadi rekomendasi nanti adalah agar BPJS kesehatan menempatkan kembali petugasnya di RSUD untuk memperlancar pelayanan kesehatan" ujarnya. 

Kembali Ketua Pansus DPRD Andi Rusni SE MM mengatakan kunjungan lapangan ini merupakan bagian penting dari proses pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024. "Melalui observasi dan dialog langsung dengan masyarakat, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai efektivitas dan dampak pembangunan yang telah dilaksanakan, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan dan aspirasi masyarakat untuk menjadi bahan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah" ujarnya.

Kemudian lanjutnya, kegiatan kunjungan lapangan ini dijadwalkan akan berlanjut ke lokasi-lokasi lain di Kabupaten Sumbawa dalam beberapa hari mendatang.(am)

]]>
Tue, 15 Apr 2025 07:12:00 +0800 amr
Sidak Komisi II DPRD Sumbawa Temukan Penyimpangan Penyaluran Gas Subsidi di Pangkalan, Langsung Lakukan Pembinaan https://amarmedia.co.id/sidak-komisi-ii-dprd-sumbawa-temukan-penyimpangan-penyaluran-gas-subsidi-di-pangkalan-langsung-lakukan-pembinaan https://amarmedia.co.id/sidak-komisi-ii-dprd-sumbawa-temukan-penyimpangan-penyaluran-gas-subsidi-di-pangkalan-langsung-lakukan-pembinaan Sidak Komisi II DPRD Sumbawa Temukan Penyimpangan Penyaluran Gas Subsidi di Pangkalan Langsung Lakukan Pembinaan 

Sumbawa Besar - Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kg di wilayah Nijang pada Senin 14 April 2015. Dalam sidak tersebut, perhatian tertuju pada pangkalan UD. Jaya Abadi yang diketahui mendapatkan alokasi sebanyak 1500 tabung gas subsidi per bulan.

Hadir dalam sidak Sekretaris Komisi II Zohran SH, Anggota Komisi II Ida Rahayu SAP, Juliansyah SE, Ahmad Nawawi, dan H Andi Mappeleppui ikut mendampingi Camat Unter Iwes Sabram dan Aparat Desa Nijang 

Berdasarkan pantauan di lapangan, pangkalan UD. Jaya Abadi menerima pasokan (tebus) gas subsidi setiap hari dengan harga Rp. 15.500 per tabung. Dalam sehari, pangkalan ini mampu menerima hingga 150 tabung gas subsidi.

Temuan yang menjadi sorotan Komisi II adalah adanya indikasi penyaluran gas subsidi yang tidak tepat sasaran. Diduga, pangkalan UD. Jaya Abadi menyalurkan kembali sebagian besar tabung gas subsidi tersebut ke sub-pangkalan yang berlokasi di luar wilayah Nijang.

"Kami menemukan adanya praktik penyaluran gas subsidi ke luar wilayah yang seharusnya menjadi hak masyarakat Nijang," ujar Ida Rahayu anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa saat diwawancarai usai sidak. "Ini jelas tidak sesuai dengan tujuan subsidi pemerintah."

Demikian pula H Andi Mappeleppui menekankan kepada Pangkalan untuk menaati regulasi harga dan distribusi tabung gas elpiji subsidi 3 kg. "Bapak sebagai Pangkalan harus menjual dengan harga Pemerintah, kalau tidak sanggup jangan jadi pangkalan" tandasnya. Demikian pula Sekretaris Komisi II Zohran menjelaskan bahwa tingkat harga sudah diatur oleh Pemerintah dari SPBE, Agen dan pangkalan. Ada margin keuntungan buat rantai distribusi gas sehingga harga di konsumen akhir diterima 18.000/tabung. 

Sementara itu, sejumlah pengecer yang turut hadir di lokasi sidak menyampaikan harapan agar mendapatkan jatah tabung gas subsidi dari pangkalan, berapapun jumlahnya, asalkan pembagiannya merata. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pasokan gas subsidi untuk memenuhi kebutuhan konsumen di tingkat pengecer.

"Kami mengamati bahwa pangkalan mendahulukan pengecer di luar Desa Nijang, dan berharap pangkalan bisa membagi rata jatah gas subsidi kepada kami para pengecer. Berapapun jumlahnya, yang penting kami bisa berjualan dan masyarakat juga mudah mendapatkan gas," ungkap salah seorang pengecer yang enggan disebutkan namanya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi II juga menyoroti terkait regulasi pembelian gas subsidi di tingkat pangkalan. Seharusnya, setiap konsumen yang membeli gas subsidi di pangkalan wajib menunjukkan kartu identitas sebagai bentuk pendataan dan memastikan subsidi tepat sasaran. Namun, praktik di lapangan diduga belum sepenuhnya menerapkan aturan tersebut.

Komisi II juga akan melakukan sidak ke Pangkalan lainnya sehingga dapat menerapkan standar harga yang ditetapkan pemerintah Rp. 18.000 per tabung. "Kita juga akan mengunjungi beberapa titik pangkalan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan kepada para Pangkalan sehingga permasalahan ini dapat menjadi attensi. Dirinya berjanji akan segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pemilik pangkalan dan dinas terkait, untuk meminta klarifikasi dan mencari solusi atas permasalahan ini. Komisi II menegaskan akan menindak tegas pangkalan yang terbukti melakukan penyimpangan dalam penyaluran gas subsidi.

"Kami akan tindak lanjuti temuan dilapangan sekaligus memberikan peringatan dan pembinaan agar para pengusaha ini dapat mengindahkan sehingga subsidi yang merupakan hak masyarakat dapat dinikmati dan kami tidak akan mentolerir adanya praktik penyelewengan," tegas Sekretaris Komisi Zohran SH lebih lanjut.

Diharapkan, sidak ini dapat menjadi perhatian bagi seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran gas elpiji 3 kg bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang berhak di wilayah Nijang. (AM)

]]>
Mon, 14 Apr 2025 17:50:47 +0800 amr
Anggota Pansus DPRD Muhammad Takdir Tekankan Pariwisata Dihidupkan dan Penangan Sampah https://amarmedia.co.id/anggota-pansus-dprd-muhammad-takdir-tekankan-pariwisata-dihidupkan-dan-penangan-sampah https://amarmedia.co.id/anggota-pansus-dprd-muhammad-takdir-tekankan-pariwisata-dihidupkan-dan-penangan-sampah Anggota Pansus DPRD Muhammad Takdir Tekankan Pariwisata Dihidupkan dan Penangan Sampah

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Anggota Pansus DPRD Sumbawa terhadap LKPJ Kepala Daerah Muhammad Takdir SE MmM Inov memfokuskan perhatian pada Pembenahan pariwisata daerah sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) . Menurutnya capaian PAD dari Pariwisata tahun 2024 masih dapat ditingkatkan meskipun lebih tinggi dibanding tahun 2023. "Pada sektor Pariwisata tercatat sebesar Rp 85,78 juta, meningkat dari tahun sebelumnya. Dirinya berharap objek wisata yang ada seperti pantai Saliperate, Taman Semongkat, Pulau Moyo dan Teluk Saleh, dan keberadaan Air terjun yang cantik dapat ditata dan diletakkan pengelolanya. "Berikan sentuhan didalam pelayanan pariwisata seperti membangun beruga, lapak dan wahana penunjang sehingga objek wisata kita bisa berkembang" ujar Takdir yang juga Ketua Komisi IV DPRD dari fraksi PKS Jumat 11 April 2025. 

Kemudian lanjutnya langkah-langkah konkret dan inovatif diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk mewujudkan potensi daerah secara maksimal.

Di sisi lain, masalah klasik persampahan kembali mencuat sebagai persoalan serius di Sumbawa.

Sebelumnya Wakil ketua Pansus H. Zainuddin sirat menyorot tajam keberadaan objek pariwisata di daerah yang menurutnya hampir mati suri."Sektor pariwisata yang ada seperti "mati suri" karena belum memberikan kontribusi PAD yang signifikan, perlu diperhatikan serius, semenjak MXGP tak lagi digelar kita tidak punya event pariwisata yang besar yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara maupun domistik" ujarnya 

Kemudian dirinya menyinggung bahwa ada kajian dari Pak Badrul Munir potensi pendapatan dari keberadaan Teluk Saleh Rp 18 Triliun dan meminta agar dapat diraih.

Dirinya menekankan pentingnya kejelasan domain antara perikanan dan pariwisata dalam pengelolaan wilayah kelautan, terutama potensi besar di Teluk Saleh. Ia berharap potensi PAD dari sektor kelautan dapat dimaksimalkan.

Atas hal itu kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Dr. Deddy Hariwibowo menegaskan kesiapannya dalam mendukung aplikasi yang terintegrasi di BKAD untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah.

"Kita siap mendukung aplikasi di BKAD," ujarnya, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah yang lebih baik, termasuk usulan Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan aset di sektor pariwisata" ujarnya.

Kemudian lanjutnya retribusi dari tempat rekreasi nihil karena belum ada pelayanan yang diberikan oleh pemerintah di lokasi-lokasi wisata. "Ini prinsip retribusi, ada pelayanan baru ada retribusi," jelasnya. Ke depan, Dinas Pariwisata berencana memperbaiki sarana dan prasarana di destinasi wisata dengan alokasi anggaran tahun ini, dengan harapan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan mulai memungut retribusi.

"Tahun ini ada alokasi anggaran untuk memperbaiki sarana prasarana dan fasilitas pendukung di sana seperti Pantai Saliperate ada pembangunan lapak sehingga ada perbaikan pelayanan yang diberikan " ungkap Kadis Pariwisata.

Dirinya menanggapi Ironi di tengah potensi pariwisata yang besar, seperti yang diungkapkan ahli terkait potensi omzet Teluk Saleh mencapai Rp 18 triliun, Sumbawa belum memiliki regulasi yang memayungi pengelolaan kawasan pariwisata secara komprehensif, berbeda dengan daerah lain seperti Batu dan Malang. 

Sekretaris Dinas LH Hj Teti mengakui besarnya anggaran tidak akan efektif tanpa kesadaran masyarakat dalam menjadwalkan dan memilah sampah. Kondisi penumpukan sampah sehari sebelum jadwal pengangkutan masih sering terjadi, bahkan di jalur-jalur wisata.

"Masalah lingkungan hidup ada persoalan klasik sampah. Perlu diattensi menjadi lebih. Kita dorong pemerintah desa .kita pastikan penangan sampah dilakukan pemerintah desa. Harus diurus. Bangun kepedulian. Ketika jalur wisata juga harus steril bersih dari. Sampah," tegas perwakilan Sekdis LH.

Dinas LH juga menyoroti pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang kewenangannya ada di daerah dan dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Saat ini, luas RTH di Sumbawa masih kurang dari 10 persen sesuai RTRW. Operasional tahun ini akan fokus pada pemeliharaan taman dari ujung barat hingga rumah sakit Manambai Abdurrahman.

Terkait limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Dinas LH memfasilitasi komunikasi antara Puskesmas yang memiliki insinerator tidak berfungsi dengan PT Pria Sidoarjo yang berizin mengelola limbah B3 medis dan non-medis.

Sebuah ide menarik muncul dari pertemuan tersebut Ketua Pansus Andi Rusni SE MM terkait pengolahan sampah menjadi energi. "Kita bisa belajar dari Bali dan Bandung yang telah menerapkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar tanpa menggunakan BBM dan listrik, suatu saat kami usulkan untuk studi banding ke daerah tersebut" pungkasnya (AM)

 

]]>
Fri, 11 Apr 2025 20:27:41 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Berguru ke DPRD NTB, Cari Formula Pengawasan Kinerja Pemda yang Efektif https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-berguru-ke-dprd-ntb-cari-formula-pengawasan-kinerja-pemda-yang-efektif https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-berguru-ke-dprd-ntb-cari-formula-pengawasan-kinerja-pemda-yang-efektif Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Berguru ke DPRD NTB, Cari Formula Pengawasan Kinerja Pemda yang Efektif

Mataram, Amarmedia.co.id  - Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa yang tengah mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024 melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (11/4/2025). Langkah ini diambil untuk mempelajari proses pembahasan LKPJ yang telah dilakukan oleh DPRD Provinsi NTB, dengan harapan dapat memperkuat fungsi evaluasi dan pengawasan kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Rombongan Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP M.MInov, didampingi Wakil Ketua H.M.Berlian Rayes SAg.M.MInov, Ketua Pansus Andi Rusni SE MM, serta anggota Pansus lainnya seperti Muhammad Takdir SE.M.M.Inov, H Jabir SPd, Syamsul Hidayat SE, Kaharuddin Z, Adizul Syahabuddin SP MSi, dan I Ketua Sawitra. Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Ir A Yani beserta jajaran turut hadir dalam kunjungan tersebut.

Sementara sebagian pimpinan dan Anggota Pansus lainnya diarahkan berkunjung ke DPRD Kabupaten Lombok Barat.

Rombongan diterima oleh Sekretaris DPRD Provinsi NTB Drs .H. Surya Bahari beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pembahasan intensif terhadap LKPJ Bupati Sumbawa Tahun 2024. Ia menekankan bahwa LKPJ ini menjadi landasan krusial bagi DPRD untuk mengevaluasi dan mengawasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa selama setahun terakhir.

"Kami mendapatkan informasi bahwa DPRD Provinsi telah menyelesaikan pembahasan LKPJ Gubernur, sehingga kami ingin belajar dan memahami proses yang berjalan hingga rapat paripurna pengesahan," ujar Nanang Nasiruddin.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni, menambahkan bahwa setelah membentuk Pansus dan melakukan pendalaman terhadap laporan LKPJ tersebut. Ia menyebutkan adanya beberapa hal yang memerlukan dukungan dan perspektif dari tingkat Provinsi NTB.

"Kami bersama Pemerintah Daerah Sumbawa telah melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai kendala yang menyebabkan tidak tercapainya target kinerja di beberapa sektor. Oleh karena itu, kami mendorong Pemda untuk menyusun rencana aksi yang lebih terstruktur dan terukur, dengan mengidentifikasi akar masalah serta strategi penanganan yang realistis, lengkap dengan indikator keberhasilan dan target waktu yang jelas," jelas Andi Rusni.

Lebih lanjut, Andi Rusni mengungkapkan bahwa setelah menelaah dokumen LKPJ, Pansus berencana melakukan kunjungan lapangan untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja pada sejumlah proyek pembangunan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pencapaian target yang telah ditetapkan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi NTB H Surya Bahari menjelaskan bahwa DPRD Provinsi melakukan pembahasan LKPJ Gubernur melalui mekanisme komisi, sehingga pembahasan dapat dilakukan secara lebih merata. "Dalam tata tertib DPRD Provinsi sudah diatur mekanisme tersebut, dibantu oleh Sekretariat DPRD yang aktif melakukan pembahasan baik melalui pertemuan tatap muka dengan OPD terkait seperti Bappeda dan BKAD, maupun dengan melakukan 'jemput bola' ke lapangan untuk mengumpulkan bahan laporan LKPJ," terangnya.

Dalam diskusi tersebut, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti beberapa aspek krusial dalam LKPJ Pemerintah Daerah, termasuk upaya intensifikasi pendapatan daerah, strategi optimalisasi belanja daerah, serta pentingnya pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Mereka juga menekankan perlunya penguatan koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk memastikan program kerjasama berjalan efektif.

Setelah pertemuan dengan Sekretariat DPRD Provinsi, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa melanjutkan pertemuan dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTB untuk pendalaman materi lebih lanjut.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTB H. Lalu Wirajaya menyampaikan bahwa pembahasan LKPJ oleh DPRD memiliki peran penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah di masa mendatang. "Bukan berarti setelah selesai kita tidak melakukan kritik. Justru dengan memahami kondisi terkini, kita dapat mengukur kebutuhan anggaran pada pembahasan APBD tahun berikutnya," ujarnya.

Lebih lanjut, H. Lalu Wirajaya menekankan pentingnya menganalisis proporsi anggaran seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) terhadap kebutuhan riil, mengevaluasi efektivitas belanja operasi, serta mendorong pelibatan aktif masyarakat dalam seluruh siklus pembangunan.

Di akhir pertemuan, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan dan pertimbangan berharga dalam penyusunan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Sumbawa. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, serta partisipasi masyarakat yang lebih optimal demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 11 Apr 2025 11:38:56 +0800 amr
Anggota Pansus DPRD Muhammad Taufik Desak Pemda Prioritaskan Pembangunan Gedung Sekolah https://amarmedia.co.id/anggota-pansus-dprd-muhammad-taufik-desak-pemda-prioritaskan-pembangunan-gedung-sekolah https://amarmedia.co.id/anggota-pansus-dprd-muhammad-taufik-desak-pemda-prioritaskan-pembangunan-gedung-sekolah Anggota Pansus DPRD Muhammad Taufik Desak Pemda Prioritaskan Pembangunan Gedung Sekolah

Sumbawa, Amarmedia. - Anggota Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Taufiq, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait mendesaknya kebutuhan gedung sekolah baru di wilayah Moyo akibat pesatnya pembangunan BTN dan tingginya angka kelahiran. Ia menyoroti alokasi anggaran belanja tanah dan dana pendidikan serta mempertanyakan langkah konkret Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan gedung sekolah yang memadai.

"Berdasarkan pengamatan kami sejak tahun 2022 terkait ketersediaan gedung sekolah. Permasalahannya sangat kita sadari di seputaran Moyo Utara, Moyo Hilir, Simpang Boak - Moyo Mekar banyak berdiri BTN atau perumahan dan angka kelahiran yang meningkat. Kami sering turun ke lapangan agar di wilayah tersebut dibangun SD. Di sini tertera ada belanja tanah Rp.2,4 M miliar bagaimana mewujudkan gedung sekolah agar bagaimana Pemerintah memperhatikan ini?" tanya Muhammad Taufiq dalam rapat pembahasan LKPJ Bupati Sumbawa Rabu 9 April 2025.

Menanggapi hal tersebut, Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sudarli SPt.M.Si.,menjelaskan bahwa alokasi dana DAK pendidikan bersifat spesifik dan langsung berhubungan antara sekolah dengan sekolah, terutama untuk rehab.

Sekretaris Dinas Dikbud juga menyampaikan permasalahan terkait jumlah rombongan belajar (rombel) yang melebihi jumlah kelas di banyak SD akibat perubahan aturan PPDB terbaru, yang berpotensi tidak terakomodirnya siswa dalam data pokok pendidikan (dapodik) dan tidak mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dinas Dikbud mengakui mendesaknya kebutuhan ruang kelas baru dan menjadikan hal ini sebagai skala prioritas ke depan. (AM)

]]>
Thu, 10 Apr 2025 21:12:46 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Soroti Rendahnya PAD dari Pajak Galian C dan PBBP2 https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-soroti-rendahnya-pad-dari-pajak-galian-c-dan-pbbp2 https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-soroti-rendahnya-pad-dari-pajak-galian-c-dan-pbbp2 Pansus DPRD Sumbawa Soroti Rendahnya PAD dari Pajak Galian C dan PBBP2

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Rapat Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak galian C atau Mineral Batuan Bukan Logam (MBLB). Anggota DPRD Sukiman mempertanyakan langkah strategis Pemda dalam meningkatkan PAD dan mencegah kebocoran PAD.

"Apa treatment kebijakan yang diambil oleh Pemda melalui OPD ini dalam hal melakukan peningkatan dan mencegah terjadinya kebocoran daripada pendapatan tersebut? Contohnya pajak Galian C dan Pajak Sarang Burung Walet," tanya Sukiman kepada perwakilan Bapenda dalam rapat tersebut.

Anggota pansus DPRD lainnya, Adizul Syahabuddin, menyoroti capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBBP2) yang hanya tercapai Rp. 3.9 M atau 58,32 % dari target Rp 6,7 M dan oenyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa tempat di Sumbawa sebagai upaya meningkatkan PAD, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. "Wakil Bupati Sumbawa sebelumnya, Drs. H Mohamad Ansori, juga menekankan pentingnya optimalisasi PAD saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD" ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Witri Untari dari Bapenda menjelaskan upaya peningkatan pajak Sarang Burung Walet terus dilakukan dengan melakukan sosialisasi agar para. pengusaha sarang burung wallet mau melaporkan usahanya. "Banyak Sarang Burung Walet ini tersembunyi tempatnya, dan kami akui data mereka masih belum lengkap karenna mereka belum melaporkan kepada kami" imbuhnya 

Untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, Bapenda memprioritaskan penagihan PBB dengan nilai besar dan bekerja sama dengan BPD dalam pembayaran melalui QRIS. Peraturan Bupati (Perbup) turunan Perda terkait pajak dan retribusi juga telah ada dan disosialisasikan ke desa-desa.

Ketua Pansus Andi Rusni kembali menyoroti Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dipungut negara dan mempertanyakan alokasi dan dasar hukumnya. Dirinya juga meminta penjelasan terkait pajak galian C, termasuk potensi kurangnya sosialisasi dan besaran pajak.

"Kita bisa melihat pengusaha galian C sehingga bisa memproteksikan pendapatan. Ini menjadi tanggung jawab siapa? Bapenda, PUPR kah?" tanya Andis 

Atas hal itu Kadis PUPR Dian Sidarta mendukung upaya peningkatan PAD dan atas penarikan pajak galian C. Dinas PUPR bersifat administratif berdasarkan kontrak proyek pemerintah. Ia juga menyinggung potensi pendapatan dari sengketa pajak PT Abipraya yang sedang dalam proses pengadilan. Terkait PBG atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sistem informasi manajemen (SIM) sudah terkonsentrasi dan sosialisasi akan dilakukan terkait penghapusan PBG untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), meskipun aplikasi dari pusat belum diterapkan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga masih dikoordinasikan dengan pusat.

Diskusi kemudian mengerucut pada lemahnya penarikan pajak galian C di luar proyek pemerintah. Ketua Pansus Andi Rusni menyoroti banyaknya truk pengangkut galian C yang beroperasi setiap hari tanpa kejelasan kontribusi PAD. Kadis PU menjelaskan bahwa tupoksinya terbatas pada aspek administratif proyek pemerintah dan penarikan pajak PBG terkait izin PPG. Bapenda mengakui adanya perhatian khusus BPK terkait  transparansi pelaporan pembayaran pajak galian C oleh pengusaha, sehingga meminimalisir  terjadinya kebocoran.

Pansus DPRD mendesak Bapenda untuk mengambil langkah proaktif dalam pengawasan dan penarikan pajak galian C, termasuk potensi penempatan petugas di lapangan atau pemasangan kamera pengawas untuk memantau volume material yang keluar. Rendahnya realisasi pajak dari sektor batuan mineral bukan logam dan bantuan (hanya 45%) menjadi sorotan tajam. Bapenda menjelaskan upaya kerjasama dengan pemerintah desa dalam memantau dan melaporkan volume galian C, namun mengakui keterbatasan sumber daya pengawasan. DPRD mendesak adanya langkah yang lebih efektif untuk memaksimalkan potensi PAD dari sektor galian C. (AM)

]]>
Thu, 10 Apr 2025 17:42:35 +0800 amr
Wakil Ketua Pansus DPRD H Zainudin Sirat Tekankan Raih Status WTP dan Kinerja Pemerintah Daerah https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-pansus-dprd-h-zainudin-sirat-tekankan-raih-status-wtp-dan-kinerja-pemerintah-daerah https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-pansus-dprd-h-zainudin-sirat-tekankan-raih-status-wtp-dan-kinerja-pemerintah-daerah Wakil Ketua Pansus DPRD H Zainudin Sirat Tekankan Raih Status WTP dan Kinerja Pemerintah Daerah

Sumbawa.Amarmedia.co.id.- Rapat Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah Tahun 2024. Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Pansus. H Zainuddin Sirat menekankan bahwa Pemda harus berjuang meraih Status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dengan meningkatkan Kinerja Pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa karena sebelumnya masih berstatus Wajar Dengan Pengecualian (WDP)

Wakil Ketua Pansus H. Zainuddin Sirat, dalam rapat tersebut menyampaikan sorotannya atas status WDP yang melekat pada Kabupaten Sumbawa. Ia menilai bahwa status ini merupakan hal yang memalukan dan menunjukkan adanya masalah dalam pengelolaan keuangan daerah.

"WDP ini adalah masalah yang sangat memalukan bagi kita. Ini menunjukkan bahwa kita belum bisa bekerja dengan baik," ujar H. Zainuddin Sirat.

Ia menambahkan bahwa status WDP ini bukan hanya masalah internal pemerintah daerah, tetapi juga berdampak pada citra Kabupaten Sumbawa di mata masyarakat luas. "Orang di luar sana akan menganggap kita tidak bisa bekerja dengan baik," katanya.

H. Zainuddin Sirat berharap agar status WDP ini dapat segera dihapus dan ditingkatkan menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih keras dan lebih baik lagi dalam mengelola keuangan daerah.

"Kita harus bekerja sama untuk meningkatkan kinerja kita dan menghapus status WDP ini," tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua Pansus DPRD Andi Rusni SE MM juga membahas berbagai masalah lain, seperti proyeksi pendapatan daerah, pengelolaan jalan, dan pelayanan publik. Dirinya meminta kepada pemerintah daerah untuk lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Kami berharap dengan adanya pembahasan ini, pemerintah daerah dapat lebih meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujar Andis akrab disapa.

Rapat Pansuos DPRD Kabupaten Sumbawa ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pansus DPRD berharap agar dengan adanya pembahasan ini, pemerintah daerah dapat lebih proaktif dalam mengatasi masalah-masalah yang ada dan meningkatkan kinerja mereka. (AM)

]]>
Thu, 10 Apr 2025 09:06:52 +0800 amr
Sumbawa Matangkan Persiapan Porprov 2026: Ketua DPRD Teken Dukungan Pembenahan Venue https://amarmedia.co.id/sumbawa-matangkan-persiapan-porprov-2026-ketua-dprd-teken-dukungan-pembenahan-venue https://amarmedia.co.id/sumbawa-matangkan-persiapan-porprov-2026-ketua-dprd-teken-dukungan-pembenahan-venue Sumbawa Matangkan Persiapan Porprov 2026: Ketua DPRD Teken Dukungan Pembenahan Venue

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin S.AP, M.M.Inov, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang akan digelar pada tahun 2026. Salah satu lokasi pelaksanaan Porprov 2026 tersebut adalah Kabupaten Sumbawa.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin dalam pertemuan dengan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa, Abdul Rafiq SH, didampingi Sekretaris KONI, H. Yudhi Patria Negara ST, serta Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Panahan Sumbawa, Muhammad Yamin SE., M.Si, dan Humas KONI, Irwansyah, Selasa, 8 April 2025.

Sebagai bukti konkret dukungannya, Nanang menandatangani surat persetujuan untuk pembenahan sejumlah venue yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan enam cabang olahraga dalam Porprov 2026.

“Kesuksesan Porprov adalah citra daerah kita. Karena itu, suksesnya Porprov bukan hanya menjadi tugas KONI, tetapi juga tanggung jawab bersama. Kami siap memberikan dukungan maksimal untuk memastikan tidak hanya pelaksanaan yang sukses, tetapi juga prestasi yang membanggakan,” ujar politisi PKS ini.

Nanang juga menambahkan bahwa suksesnya Porprov 2026 dapat memberi dampak positif jangka panjang bagi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang olahraga. 

"Kami berharap, dengan adanya Porprov ini, dapat muncul lebih banyak potensi atlet muda yang bisa dibina dan membawa nama baik Kabupaten Sumbawa ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah, baik Bupati maupun Ketua DPRD, yang sangat penting untuk keberhasilan pelaksanaan Porprov 2026 di Kabupaten Sumbawa. 

"Dukungan ini menjadi salah satu kunci suksesnya Porprov di Kabupaten Sumbawa. Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik," ungkap Abdul Rafiq.

Sebagai bagian dari persiapan, Abdul Rafiq mengungkapkan bahwa ada beberapa venue yang akan dibenahi, yang akan menjadi lokasi pelaksanaan enam cabang olahraga (Cabor). Adapun Cabor tersebut antara lain adalah Panahan dan Grasstrack yang akan dilaksanakan di Sport Center Samota, Sepak Takraw di Kompleks Stadion Pragas, Tarung Derajat di GOR Mampis Rungan, Taekwondo di Auditorium Unsa, dan Gate Ball di Lapangan BPJN NTB.

Sumbawa ungkap Rafiq, sebagai salah satu tuan rumah dalam ajang bergengsi Porprov 2026 tentunya memiliki tanggung jawab besar. Selain memastikan kesiapan sarana dan prasarana, Kabupaten Sumbawa juga harus mempersiapkan segala aspek pendukung lainnya, seperti keamanan, transportasi, dan akomodasi para atlet serta kontingen yang akan berlaga.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa bersama KONI Sumbawa terus berkoordinasi intensif guna memastikan bahwa semua kebutuhan untuk suksesnya pelaksanaan Porprov dapat terpenuhi dengan baik. Tidak hanya sekadar acara olahraga, Porprov 2026 juga diharapkan dapat menjadi ajang promosi pariwisata dan potensi lokal Kabupaten Sumbawa yang kaya akan keindahan alam serta budaya.

“Selain itu, Porprov juga merupakan kesempatan emas bagi atlet-atlet lokal untuk menunjukkan kemampuannya sekaligus test case untuk menghadapi PON 2028,” tandas Rafiq. (AM/zen)

]]>
Tue, 08 Apr 2025 21:40:37 +0800 amr
Dewan Rosi Desak Bulog Libatkan Pengusaha Lokal Sumbawa dalam Penyerapan Hasil Panen https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-desak-bulog-libatkan-pengusaha-lokal-sumbawa-dalam-penyerapan-hasil-panen https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-desak-bulog-libatkan-pengusaha-lokal-sumbawa-dalam-penyerapan-hasil-panen Dewan Rosi Desak Bulog Libatkan Pengusaha Lokal Sumbawa dalam Penyerapan Hasil Panen

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain SIP, yang akrab disapa Dewan Rosi, menyampaikan harapannya terhadap keberpihakan Bulog bagi pengusaha kecil atau "Pelele" di tingkat lokal. Ia mendesak agar Bulog memberikan prioritas kepada pengusaha dan armada angkutan lokal dalam penyerapan hasil pertanian, khususnya saat panen raya seperti yang terjadi saat ini.

"Saya berharap ada pemberdayaan pengusaha lokal agar armada mereka diberdayakan, contohnya di wilayah Kecamatan Ropang, dengan memberikan biaya angkut yang menguntungkan," tegas Dewan Rosi dikediamannya. Senin 7 April 2025.

Dirinya berharap momentum acara panen raya padi serentak di Kabupaten Sumbawa bersama 14 Provinsi dan hari ini di Kelompok Tani Kolo Putih, Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir oleh Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Pimpinan DPRD bersama Kapolres Sumbawa dan Dandim Sumbawa sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional dan kesejahteraan petani.

Lebih lanjut, Dewan Rosi menekankan pentingnya percepatan sistem pembayaran oleh Bulog kepada para petani dan pengusaha lokal. "Demikian pula sistem pembayaran juga dipercepat, jangan lama sampai berminggu-minggu karena modal mereka jugaa terbatas" pintanya.

Momen panen raya ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Pemda dan Bulog untuk menunjukkan keberpihakannya kepada petani dan pengusaha lokal dengan menyerap hasil panen secara optimal dan dengan sistem yang menguntungkan bagi mereka.

Dihubungi terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa DR. Budi Prasatiyo menjelaskan bahwa semangat mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sumbawa kini bertransformasi menjadi visi yang lebih besar, yakni kemandirian hingga kedaulatan pangan. Setelah sukses dengan panen raya padi, fokus pengembangan akan diperluas ke berbagai komoditas pertanian lainnya, termasuk sektor peternakan dan perikanan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis bahwa potensi daerah yang melimpah mampu mengantarkan pada kedaulatan pangan yang sesungguhnya. Langkah awal yang menggembirakan adalah respons positif Bulog terhadap Harga Pembelian Pemerintah (HPP) padi, yang dinilai sudah berjalan dengan baik. Ke depan, komoditas jagung juga akan menjadi fokus pengembangan selanjutnya.

Namun, tantangan tetap ada ujarnya. Sekda Sumbawa menekankan perlunya orientasi pada perbaikan saluran irigasi yang terdampak sedimentasi. Selain itu, ketersediaan pupuk bersubsidi juga menjadi kunci penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan.

"Kita tidak hanya bicara ketahanan pangan lagi, tetapi bagaimana kita berdaulat dalam pangan. Ini baru langkah awal dengan padi, ke depan kita akan kembangkan komoditas lainnya, termasuk peternakan dan perikanan," ujar Sekda Sumbawa.

Lebih lanjut, Sekda  menegaskan pentingnya penerapan rantai pasok gabah yang adil dengan HPP Rp 6.500 per kilogram. Sistem ini harus menguntungkan baik bagi pengusaha kecil (pelele) maupun mitra Bulog, sehingga seluruh ekosistem pertanian dapat berjalan dengan baik.

Sikap dan kesiapan Bulog Kabupaten Sumbawa 

Dihubungi terpisah Kepala Kantor Bulog Kabupaten Sumbawa Zuhri Hanafi mengatakan bahwa Bulog siap menyerap gabah petani melalui mitra maupun langsung oleh Bulog. Demikian pula dengan keberadaan pengusaha lokal atau dikenal dengan Pelele bisa menjual di mitra Bulog terdekat.

"Kami dengan senang hati mengajak para pengusaha lokal menjadi mitra Bulog untuk pengangkutan sehingga tidak terjadi antrian panjang dan petani dapat menerima harga HPP Gabah 6500/kg secara transfer rekening kalau nggak ada rekening bisa secara tunai dan tetap kita arahkan punya rekening. Terkait dengan panen serentak hari ini di Sumbawa merupakan bentuk nyata secara simbolis Pemerintah Pusat dalam hal ini Bapak Presiden dan Daerah atau Bupati" jelasnya.

Namun program sejak Januari kemarin Bulog sudah mulai menyerap gabah petani dan sudah 15.000 ton  hingga Februari hingga saat ini sesuai dengan harga pemerintah GKP "Kapasitas Gudang kita masih luas dan bermitra dengan para Mitra Bulog jadi silahkan menghubungi Bulog sehari sebelumnya maka kami siap menjemput gabah petani maupun mitra pungkasnya"  (AM)

]]>
Mon, 07 Apr 2025 22:40:30 +0800 amr
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-zohran-sh-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-zohran-sh-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h

]]>
Mon, 07 Apr 2025 12:28:18 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Antisipasi Dampak Sosial dari Kebijakan Tarif Trump https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-antisipasi-dampak-sosial-dari-kebijakan-tarif-trump https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-antisipasi-dampak-sosial-dari-kebijakan-tarif-trump Ketua DPRD Sumbawa Antisipasi Dampak Sosial dari Kebijakan Tarif Trump

 

      

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov usai menghadiri Media Gathering di Rumah Aspirasi Johan Rosihan Sabtu 5 April 2025 meminta pemerintah daerah untuk menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak sosial akibat kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin memandang perang tarif global saat ini berpotensi memicu lonjakan inflasi di tingkat daerah akibat rantai pasok terganggu yang dapat membuat harga barang kebutuhan pokok naik.

"Beban masyarakat meningkat sangat berpengaruh terhadap kemampuan daya beli yang melemah," ujarnya.

Nanang menuturkan, Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari sistem ekonomi nasional perlu memiliki rencana kontinjensi yang tanggap, adaptif, dan berkelanjutan. Rencana itu untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat, serta mengantisipasi dampak sosial yang mungkin muncul.

Dari aspek sosial, imbuhnya, langkah yang perlu segera dilakukan adalah adalah pembentukan dana cadangan dan intervensi fiskal.

Dana darurat perlu dimiliki untuk menghadapi guncangan global dari kebijakan Amerika Serikat tersebut. Dana darurat merupakan simpanan uang sebagai jaring pengaman finansial untuk menghadapi kejadian tak terduga di masa depan.

Selain itu, perluasan program bantuan sosial tunai dan subsidi pangan bagi masyarakat rentan, serta percepat proyek padat karya untuk menyerap tenaga kerja.

"Langkah ini harus dibahas bersama eksekutif dan legislatif, serta pelibatan pemangku kepentingan lainnya. Ini kembali pada langkah kebijakan Bupati nantinya," kata Nanang.

Pada 2 April 2025, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang mengejutkan seluruh dunia. Kebijakan itu diterapkan untuk mengurangi ketergantungan Amerika Serikat terhadap produk impor dan mendorong pengembangan industri lokal di negara tersebut.

Semua barang impor kini dikenai tarif dasar sebesar 10 persen, namun negara-negara dengan defisit perdagangan besar terhadap Amerika Serikat memperoleh tarif ekstra. Indonesia termasuk dalam daftar negara-negara yang terkena dampak terbesar dengan tarif mencapai 32 persen.

Dilansir dari Antara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat pada Januari-Februari 2025, Amerika Serikat merupakan mitra ekspor terbesar dari produk-produk non tambang yang dihasilkan oleh provinsi kepulauan tersebut.

Pada Januari 2025, nilai ekspor Nusa Tenggara Barat ke Amerika Serikat tercatat sebanyak 1,12 juta dolar AS atau setara 28,88 persen dari total nilai ekspor mencapai 3,89 juta dolar AS yang dilakukan di bulan itu.

Adapun saat Februari 2025, Amerika Serikat masih menduduki posisi pertama negara tujuan ekspor Nusa Tenggara Barat dengan nilai produk mencapai 3,89 juta dolar AS dari total ekspor sebesar 7,28 juta dolar AS.

Kelompok komoditas ekspor Nusa Tenggara Barat yang umum dikirim ke Amerika Serikat merupakan hasil bumi berupa udang kaki putih beku tanpa kepala dan ekor, udang yang diolah atau diawetkan, serta vanili organik. (AM)

]]>
Mon, 07 Apr 2025 10:16:33 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Ajak Insan Pers Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-ajak-insan-pers-jadi-garda-terdepan-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-ajak-insan-pers-jadi-garda-terdepan-pembangunan-daerah Ketua DPRD Sumbawa Ajak Insan Pers Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin S.AP.M.M.Inov., menegaskan peran krusial insan pers dalam membangun peradaban dan kemajuan daerah. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela acara Media Gathering dan silaturahmi Lebaran yang digelar Anggota DPR RI, H. Johan Rosihan ST., bersama insan pers pada Sabtu (5/4/2025) di Rumah Aspirasi Johan Rosihan.

"Pers adalah bagian dari komponen penting dalam rangka membangun daerah kita, karena informasi pemerintah daerah dapat segera disampaikan kepada masyarakat," ujar Ketua DPRD di hadapan para wartawan yang hadir dari berbagai organisasi seperti PWI, IJTI, dan AJI.

Acara yang dihadiri pula oleh H. Johan Rosihan ST., dan Ketua PWI Kabupaten Sumbawa Zainuddin SE ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membahas isu-isu strategis daerah. H. Johan Rosihan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan permohonan maaf lahir batin, serta menekankan pentingnya sinergi antara wakil rakyat dan media dalam memajukan Sumbawa.

Ketua DPRD mengapresiasi inisiatif H. Johan Rosihan dalam menggelar pertemuan ini dan menegaskan komitmen DPRD untuk terus menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh insan media. "Media adalah mitra penting bagi DPRD dalam menyampaikan informasi dan aspirasi masyarakat. Kami akan terus mendukung peran media yang konstruktif," katanya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin SE., menekankan pentingnya peran pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun bagi masyarakat.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, H. Johan Rosihan menyoroti berbagai isu penting di Sumbawa, termasuk potensi daerah, tantangan pembangunan, serta harapan masyarakat. Beliau juga mengapresiasi langkah Gubernur NTB dalam merangkul berbagai elemen untuk mendukung program pembangunan.

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini juga menyampaikan hasil silaturahminya dengan Bupati Sumbawa, di mana terjalin kesepakatan untuk bersinergi dalam memajukan daerah. H. Johan Rosihan menekankan perlunya peran aktif media dalam mengawal dan menyampaikan informasi terkait pembangunan kepada publik.

Berbagai isu aktual di Sumbawa turut menjadi perhatian dalam diskusi, di antaranya perambahan hutan, isu lingkungan hidup, dan pembagian hasil pendapatan transfer dari pajak kendaraan bermotor. H. Johan Rosihan menegaskan bahwa isu-isu ini menjadi perhatian seriusnya dan telah didiskusikan dengan Bupati Sumbawa, serta akan dikawal lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan kementerian terkait isu kerusakan hutan.

Menutup pertemuan, H. Johan Rosihan kembali mengajak insan pers untuk terus bersinergi dan menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat Sumbawa yang lebih baik. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa pun berharap peran aktif insan pers dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah (AM)

]]>
Sun, 06 Apr 2025 19:13:33 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Kaharuddin Z mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-kaharuddin-z-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-kaharuddin-z-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Mon, 31 Mar 2025 11:22:08 +0800 amr Anggota DPRD Ahmad Nawawi Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ahmad-nawawi-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ahmad-nawawi-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Mon, 31 Mar 2025 10:45:23 +0800 amr Anggota DPRD Muhammad Taufik mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-muhammad-taufik-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-muhammad-taufik-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1446-h Mon, 31 Mar 2025 09:33:52 +0800 amr Anggota DPRD Sumbawa Muhammad Zain SIP mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Mon, 31 Mar 2025 09:31:55 +0800 amr Anggota DPRD Sumbawa H Jabir SPd mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-jabir-spd-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-jabir-spd-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 20:07:14 +0800 amr Anggota DPRD Sumbawa Juliansyah SE. Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 19:06:55 +0800 amr Ketua Komisi II DPRD Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:48:17 +0800 amr Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:16:13 +0800 amr Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hmberlian-rayes-sagmminov-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hmberlian-rayes-sagmminov-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:13:45 +0800 amr Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin SAP.M.MInov mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-nanang-nasirudin-sapmminov-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-nanang-nasirudin-sapmminov-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:12:12 +0800 amr Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH.MKn.Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-shmknmengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-shmknmengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:10:20 +0800 amr Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1446-h Sun, 30 Mar 2025 18:08:29 +0800 amr H. Zainuddin Sirat Bedah LKPJ Sumbawa, Soroti Capaian Kinerja OPD https://amarmedia.co.id/h-zainuddin-sirat-bedah-lkpj-sumbawa-soroti-capaian-kinerja-opd https://amarmedia.co.id/h-zainuddin-sirat-bedah-lkpj-sumbawa-soroti-capaian-kinerja-opd H. Zainuddin Sirat Bedah LKPJ Sumbawa, Soroti Capaian Kinerja OPD.

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Anggota Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, H. Zainuddin Sirat, melakukan bedah dan penelaahan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024. Dalam bedahnya, ia menyoroti Bab 3 LKPJ yang dinilai menyajikan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara kualitatif atau abstrak.

"Setelah kami mencermati harapan yang dituangkan dalam Bab 3, yaitu hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, kami menemukan bahwa Bab 3 ini menyajikan kinerja OPD secara kualitatif," ujar  Haji Ude akrab disapa  pada Kamis 27 Maret 2025.

Hadir pula Ketua Pansus Andi Rusni SE, Sekretaris Pansus Ademudhita Noorsyamsu SAP 

Ia mengungkapkan, format LKPJ yang dibagikan masih memerlukan komunikasi lebih lanjut dengan OPD terkait. Dari 31 OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, termasuk kecamatan-kecamatan, kinerja masing-masing OPD telah dituangkan dalam LKPJ. Namun, penyajiannya masih bersifat abstrak, seperti target kinerja, realisasi kinerja, dan capaian persentase.

"Berbicara mengenai target kinerja, kita belum tahu apa indikator atau acuannya. Dalam target itulah baru dilahirkan realisasi, ada yang 100%, ada yang 90%, dan lain-lain. Apabila tidak tercapai, ada alasan-alasannya dari masing-masing OPD," jelas Haji Ude yang juga Ketua fraksi Demokrat PPP Pembangunan ini.

Ia mencontohkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) pada halaman 55 LKPJ, di mana program pengelolaan pendidikan untuk meningkatkan partisipasi penduduk usia 7-12 tahun dalam pendidikan SD hanya mencapai 98,99% dari target 100%. Alasannya, masih ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah karena kesulitan ekonomi keluarga dan penyandang disabilitas.

"Dari contoh ini, kita bisa bertanya, kenapa masih ada anak-anak yang tidak bersekolah? Apa langkah-langkah yang diambil Dikbud untuk menghilangkan anak yang tidak bersekolah ini agar bisa bersekolah?" tanya Zainuddin.

Ia menegaskan, contoh ini mencerminkan permasalahan yang sama di 31 OPD lainnya, termasuk kecamatan-kecamatan. Oleh karena itu, DPRD akan mendalami persoalan ini dengan menghadirkan pihak-pihak terkait dari OPD teknis.

Selain itu, Haji Ude juga menyoroti jawaban Pemerintah Daerah atas pandangan fraksi-fraksi DPRD. Menurutnya, jawaban tersebut masih labil dan belum jelas.

"Contoh, ada persoalan yang menyangkut program untuk memantapkan jalan di beberapa titik. Tetapi jawabannya tidak secara jelas, hanya 'akan diusahakan'. Ini perlu kita pertanyakan, apa kendalanya sehingga belum terlaksana?" tegasnya.

Ia menekankan, pandangan fraksi-fraksi yang dituangkan dalam LKPJ harus dipastikan realisasinya, bukan hanya dijawab dengan "diusahakan".

"Kita akan dalami ini ketika nanti dalam kesempatan berikutnya kita hadirkan pihak-pihak terkait dari OPD. Kita akan pertanyakan langsung, sehingga baru kita tentukan langkah-langkah atau catatan-catatan apa yang akan kita ambil," jelas Haji Ude.

Ia berharap, anggota Pansus DPRD lainnya juga dapat memperjelas atau menambah materi substansi dalam mempelajari LKPJ.

"Walaupun LKPJ ini tebal, 210 halaman, tetapi pada prinsipnya sama semua. Karena penyakit kinerja sebuah OPD itu sama modelnya. Ada hal hal yang belum jelas termasuk istilah-istilah dan itu akan kita tanyakan langsung kepada OPD teknisnya," pungkas H.Ude.(AM)

]]>
Thu, 27 Mar 2025 18:00:57 +0800 amr
Dewan Rosi Harapkan Tugas Pembantuan Dapat Diperoleh Sumbawa Demi Akselerasi Pembangunan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-harapkan-tugas-pembantuan-dapat-diperoleh-sumbawa-demi-akselerasi-pembangunan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-harapkan-tugas-pembantuan-dapat-diperoleh-sumbawa-demi-akselerasi-pembangunan Dewan Rosi Harapkan Tugas Pembantuan Dapat Diperoleh Sumbawa Demi Akselerasi Pembangunan

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Anggota Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain S.IP, mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dapat memaksimalkan keberadaan tugas pembantuan di daerah. Harapan ini disampaikan mengingat Kabupaten Sumbawa pada tahun 2024 tidak mendapatkan alokasi dana Tugas Pembantuan.

"Memperhatikan dokumen LKPJ kepala daerah tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak mendapatkan alokasi dana Tugas Pembantuan karena adanya pengurangan jumlah satuan kerja (satker) serta pengalihan pengalokasian dana Tugas Pembantuan ke Dana Alokasi Khusus (DAK)," ungkap Dewan Rosi akrab Anggota Fraksi Partai Golkar Dapil II ini disapa dalam rapat Pansus DPRD terkait LKPJ Kepala Daerah Kamis 27 Maret 2025.

Menurut data yang disampaikan, di Provinsi Nusa Tenggara Barat, hanya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Bima yang mendapatkan alokasi dana Tugas Pembantuan, khususnya dalam program pengelolaan perikanan dan kelautan serta program perdagangan dalam negeri.

Dewan Rosi menjelaskan pentingnya tugas pembantuan dalam mempercepat pembangunan daerah. "Tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah pusat kepada daerah kabupaten untuk melaksanakan tugas tertentu, disertai pembiayaan, sarana, prasarana, dan sumber daya manusia, dengan kewajiban pelaporan dan pertanggungjawaban," jelasnya.

Dengan adanya tugas pembantuan, diharapkan pembangunan di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih cepat dan efektif, demi kesejahteraan masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Rosi juga menyampaikan beberapa poin penting terkait LKPJ Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024 yaitu LKPJ merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja Pemerintah Daerah yang mencakup urusan pemerintahan kewenangan daerah pada Tahun Anggaran 2024. Penyusunan LKPJ ini mencerminkan kepatuhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap peraturan terkait, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024.

Isi LKPJ mencakup hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan kewenangan daerah, tugas pembantuan, dan penugasan yang berdasarkan RKPD Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2023 dan DPA serta dokumen PK pada perangkat daerah terkait.

Capaian program dan kegiatan pada Tahun 2024 menunjukkan bahwa sebagian target belum tercapai, dengan hambatan dan tantangan menjadi bagian dinamis permasalahan yang dihadapi.

"Kami harapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi hambatan dan tantangan yang muncul demi eliminasi masalah yang ada.

Kemudian lanjutnya uraian data dalam LKPJ dari bab I sampai bab V akan menjadi materi penting untuk evaluasi dan perbaikan kinerja Pemerintah Daerah Sumbawa ke depan.

Dewan Rosi juga menyampaikan beberapa poin yang diharapkan dari pemerintah daerah. oleh karena itu perlu ada pertemuan dengan beberapa OPD agar dapat bertanya dan memberikan masukan dari DPRD sebagai wakil masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 27 Mar 2025 14:43:14 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Ridwan Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah dalam Penyusunan RPJMD 2025&2029 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-dukung-pembangunan-ekonomi-daerah-dalam-penyusunan-rpjmd-2025-2029 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-dukung-pembangunan-ekonomi-daerah-dalam-penyusunan-rpjmd-2025-2029 Anggota DPRD Sumbawa Ridwan Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah dalam Penyusunan RPJMD 2025-2029

Sumbawa Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan SP, M.Si menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan ekonomi yang tengah digodok oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.

"Penyusunan RPJMD ini harus mempertimbangkan potensi dan masalah sumber daya wilayah, serta isu strategis pembangunan global, nasional, regional, dan lokal," ujar Ridwan.

Ia menekankan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, kelautan, dan pertambangan. Namun, terdapat juga sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti manajemen pendidikan yang belum optimal, stunting, kapasitas tenaga kerja yang rendah, dan tata kelola pemerintahan yang belum maksimal.

"RPJMD ini merupakan instrumen strategis untuk merumuskan kebijakan, strategi, dan program pembangunan yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan," tambahnya.

Ridwan yang juga Anggota Komisi II dari fraksi PKB ini juga menyoroti pentingnya integrasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam RPJMD, yang mencakup pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ia menekankan bahwa indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja daerah (IKD) harus sejalan dengan indikator SDGs.

"Kabupaten Sumbawa memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan bagi kawasan regional, terutama dalam sektor kelautan dan perikanan, serta pertanian," jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa produksi udang vaname dan rumput laut Kabupaten Sumbawa memiliki kontribusi dominan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu, sektor pertanian juga menunjukkan peningkatan produksi dan produktivitas.

"Potensi pertambangan mineral logam, mineral bukan logam, dan kawasan batuan di Kabupaten Sumbawa juga sangat besar," tambahnya.

Ridwan SP berharap, dengan penyusunan RPJMD yang tepat, Kabupaten Sumbawa dapat memanfaatkan potensi yang ada dan mengatasi tantangan yang dihadapi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 19:21:57 +0800 amr
Inspirasi Kebaikan dari Anggota DPR RI Hj. Mahdalena. Sinergi Bersama BPKH dan DPRD Sumbawa Tebar Kebermanfaatan https://amarmedia.co.id/inspirasi-kebaikan-dari-anggota-dpr-ri-hj-mahdalena-sinergi-bersama-bpkh-dan-dprd-sumbawa-tebar-kebermanfaatan https://amarmedia.co.id/inspirasi-kebaikan-dari-anggota-dpr-ri-hj-mahdalena-sinergi-bersama-bpkh-dan-dprd-sumbawa-tebar-kebermanfaatan Inspirasi Kebaikan dari Anggota DPR RI Hj. Mahdalena. Sinergi Bersama BPKH dan DPRD Sumbawa Tebar Kebermanfaatan.

Sumbawa,Amarmedia.co.id- Semangat menebar kebaikan dan kebermanfaatan terus digelorakan di Kabupaten Sumbawa. Kali ini, inspirasi datang dari program yang diinisiasi oleh seorang Anggota DPR RI, Hj.Mahdalena SS.MM bekerja sama dengan BPKH atau Badan Pengelola Keuangan Haji. Sinergi ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program ini dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan sosial. 

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, antara lain bantuan sosial penyaluran bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu.

"Alhamdulillah ada 50 paket Sembako yang diserahkan hari ini kepada penerima manfaat dari keluarga kurang mampu di Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa hari ini Rabu 26 Maret 2025." ujar Ridwan SP.MSi Anggota DPRD Kabupaten dari fraksi PKB.

Dirinya menyampaikan pesan Anggota DPR RI Hj Mahdalena yang menginisiasi program ini bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumbawa. Beliau berharap program ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan menginspirasi pihak lain untuk turut serta menebar kebaikan," ujarnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Mahdalena Center Andi Yahya menyambut baik sinergi ini dan menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Kemudian lanjutnya,  Kami berterima kasih atas dukungan dari Anggota DPR RI. Kolaborasi antara pemerintah dan Mahdalena Center ini sangat membantu kami dalam menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," kata Ridwan yang juga Dewan Syura PKB Kabupaten Sumbawa.

Disampaikan oleh Ketua Mahdalena Center Andi Yahya bahwa ada seribu paket bantuan yang diberikan kepada masyarakat kabupaten Sumbawa yang tersebar di seluruh kecamatan. " Ada beberapa kecamatan yang telah kita salurkan seperti Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Moyo Hulu, Moyo Hilir dan sebagiannya yang telah terdata KTP penerimanya. Ibu Mahdalena berpesan pula untuk menuntaskan semua penyaluran bantuan kepada semua masyarakat yang telah terdata dan dilaporkan kembali penyaluran tersebut" ujarnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi pihak lain, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun Sumbawa yang lebih baik. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. (AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 16:34:13 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Bentuk Pimpinan dan Pokja Pansus LKPJ 2024, Andi Rusni Pimpin Pansus https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-bentuk-pimpinan-dan-pokja-pansus-lkpj-2024-andi-rusni-pimpin-pansus https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-bentuk-pimpinan-dan-pokja-pansus-lkpj-2024-andi-rusni-pimpin-pansus Pansus DPRD Sumbawa Bentuk Pimpinan dan Pokja Pansus LKPJ 2024, Andi Rusni Pimpin Pansus

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Pansus DPRD ) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat pertama pada Rabu, 26 Maret 2025 di Ruang Rapat Lantai II DPRD Kabupaten Sumbawa. 

Rapat ini dihadiri oleh 9 orang anggota Panitia Khusus (Pansus) yang bertujuan untuk memilih pimpinan Pansus dan membentuk kelompok kerja (Pokja) dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2024.

Berdasarkan hasil rapat, telah disepakati susunan pimpinan Pansus sebagai berikut: Ketua: Andi Rusni SE.MM, Wakil Ketua: H. Zainuddin Sirat dan Sekretaris Ademudhita Noorsyamsu SAP.

"Untuk mengefektifkan kerja Pansus, anggota Pansus dibagi ke dalam 3 Pokja. Setiap Pokja bertugas untuk mempelajari isi dokumen LKPJ 2024 dan membahasnya untuk merumuskan formulasi serta pembagian jadwal kerja selanjutnya" ucap Andis akrab disapa

Rapat selanjutnya dijadwalkan pada hari Kamis, 27 Maret 2025 pukul 10.00 WITA dengan agenda rapat mendengarkan laporan dari setiap Pokja terkait temuan dan rekomendasi mereka.

Rapat ini merupakan langkah awal Pansus LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah melalui pembahasan LKPJ. Hasil pembahasan Pansus ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumbawa.

Adapun Anggota Pansus Andi Rusni SE MM, H, Jabir S.Pd, Muhammad Takdir SE.M.M.Inov, I Ketut sawitra, H. Zainuddin sirat, Kaharuddin Z, Saipul Arif, Adizul Syahabuddin SP MSi, Edi Syarifudin, Ademudhita Noorsyamsu SAP, Muhammad Taufik, Muhammad Zain SIP Hasanuddin SE dan Sukiman K SPdi (AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 14:53:01 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2024 dan Ranwal RPJMD 2025&2029 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-penyampaian-lkpj-tahun-2024-dan-ranwal-rpjmd-2025-2029 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-penyampaian-lkpj-tahun-2024-dan-ranwal-rpjmd-2025-2029 DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2024 dan Ranwal RPJMD 2025-2029

Sumbawa. Amarmedia,co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H.M.Berlian Rayes SAg.M.M. Inov., pada hari Selasa, 25 Maret 2025 dengan 4 agenda yakni Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024, Penyampaian Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029 dan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 serta Penetapan Nota Kesepakatan Bersama terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.MInov, Wakil Ketua Zulfikar Demitry SH MH bersama anggota DPRD, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Dr Budi Prasetyo, dan berbagai pejabat serta tokoh masyarakat lainnya.

Pimpinan Rapat Haji Berlian yang akrab disapa membuka rapat dan menyatakan kuorum telah terpenuhi, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan syahdu dan semangat.

Haji Berlian menyampaikan apresiasi kepada para tamu undangan dan menyampaikan selamat hari perawat nasional.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan Permendagri nomor 18 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP 13 Tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, bahwa “LKPJ disampaikan Kepala Daerah dalam rapat paripurna DPRD yang dilakukan satu kali dalam satu tahun dan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir" jelasnya.

Sebagai penyelenggara pemerintahan daerah, kepala daerah memiliki kewajiban menyampaikan Laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah, laporan keterangan pertanggungjawaban dan ringkasan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan dan representasi rakyat, membuat keputusan politik dengan fungsi penyusunan Perda, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan untuk perlindungan hak-hak individu dan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan individu dan masyarakat.

Dalam pidatonya, Bupati Jarot menyampaikan dua bagian penting, yaitu LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2024 dan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029.

Bupati H Jarot menjelaskan bahwa tahun 2024 merupakan tahun ke-4 implementasi visi-misi dan program kerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan tagline "Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban."

Upaya pemulihan pasca-pandemi COVID-19 terus dilakukan, dengan fokus pada pemulihan kesehatan masyarakat, pendidikan, dan ekonomi.

Realisasi APBD 2024 menunjukkan kinerja positif, dengan realisasi pendapatan daerah mencapai 99,74% dari rencana.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga meraih berbagai penghargaan atas kinerja pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemimpin daerah periode sebelumnya atas dedikasi dan komitmen dalam memimpin pembangunan.

Kemudian terhadap Rancangan awal RPJMD Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029 ini merupakan sintesis dari rancangan teknokratik RPJMD yang disinergikan dengan visi, misi, dan program prioritas kepala daerah terpilih.

Visi pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun 2025-2029 adalah "Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera."

Visi ini akan diwujudkan melalui lima misi pembangunan, yaitu sumber daya manusia dan sosial budaya yang unggul, pemerintahan dan birokrasi yang unggul, alam, lingkungan, dan infrastruktur yang unggul, perekonomian yang maju, serta masyarakat yang sejahtera.

RPJMD ini memuat 17 tujuan pembangunan, 33 sasaran pembangunan, dan 45 program prioritas yang terintegrasi ke dalam 144 program perangkat daerah.

Bupati Haji  Jarot menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan.

Pada akhir pidatonya, Bupati Jarot mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Dengan penyampaian LKPJ dan rancangan awal RPJMD ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu DPRD membentuk Pansus untuk membahas LKPJ Kepala Daerah dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama terhadap Rancangan Awal RPJMD.(AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 14:21:06 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Ade Mudhita Noorsyamsu Dorong Pembangunan Lingkungan Hidup Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ade-mudhita-noorsyamsu-dorong-pembangunan-lingkungan-hidup-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ade-mudhita-noorsyamsu-dorong-pembangunan-lingkungan-hidup-berkelanjutan Anggota DPRD Sumbawa Ade Mudhita Noorsyamsu Dorong Pembangunan Lingkungan Hidup Berkelanjutan 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Ade Mudhita Noorsyamsu SIP, memberikan apresiasi terhadap rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2029. Ia menekankan pentingnya kontribusi dokumen RPJMD tersebut terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan pembangunan di daerah.

"Daerah kita, Sumbawa, memiliki peran strategis sebagai paru-paru dunia dan stok air karena keberadaan hutan lindung dan kawasan konservasi. Maka, menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati menjadi kewajiban kita," ujar Ade akrabnya disapa kepada awak media setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pada Selasa, 25 Maret 2025.

Dirinya juga berharap agar pembangunan infrastruktur jalan yang belum tuntas pada tahun sebelumnya untuk dituntaskan seperti yang ada di daerah pemilihannya di Batu Lanteh. " Kondisi jalan ke Batu Lanteh masih membutuhkan perhatian.Apa yang telah dilakukan pemerintah sebelumnya agar tetap dilanjutkan sehingga masyarakat kita bisa menikmati akses jalan mantab " imbuh Ade yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar.

Ade Mudhita juga menekankan bahwa upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan harus terus dilakukan untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Sumbawa selaras dengan prinsip keberlanjutan. Kontribusi lingkungan hidup daerah ini tidak hanya berdampak pada wilayahnya sendiri, tetapi juga mendukung ekosistem yang lebih luas, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Indonesia.

Ia menyoroti kondisi hutan di Batu Lanteh yang mengalami perambahan dan pembalakan, serta pentingnya menjaga kawasan konservasi dan hutan lindung sebagai benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati dan sumber air. Ade mendukung program penanaman pohon yang dicanangkan oleh Bupati Sumbawa dan jajarannya, dengan melibatkan pelajar dan masyarakat.

"Apa yang dicanangkan Bupati Sumbawa dan perangkatnya untuk menanam pohon dengan melibatkan pelajar 'satu anak satu pohon' dan masyarakat, kami sangat mendukung. Diharapkan tidak hanya menanam, tetapi juga sampai tumbuh menjadi pohon besar, itu juga perlu diapresiasi," tambahnya.

Ade Mudhita juga menekankan pentingnya menjaga keberadaan kawasan konservasi di Pulau Moyo untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah degradasi lingkungan. Suaka Margasatwa Pulau Moyo berperan penting dalam perlindungan spesies langka, termasuk burung endemik dan mamalia khas Nusa Tenggara.

Kabupaten Sumbawa menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sumber daya alam, terutama degradasi lahan dan deforestasi. Untuk mengatasi hal ini, berbagai program rehabilitasi lahan kritis dan reforestasi hutan harus terus dilakukan. Penanaman kembali hutan dan penerapan sistem agroforestri menjadi prioritas dalam kebijakan lingkungan Kabupaten Sumbawa.

Ade menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam, dengan melibatkan masyarakat lokal dalam program reboisasi dan hutan desa " Penanaman pohon produktif di lahan tegalan milik masyarakat ataupun hutan desa dengan pendekatan agroforestri perlu di dorong karena hal ini dapat menjaga lahan sekalian mendukung perekonomian masyarakat karena pohon tersebut dapat menjadi bahan baku industri seperti pohon sengon laut, atau buah buahan yang bisa tumbuh dan berbuah seperti kemiri, Durian, Alpokat dan sebagainya " pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 12:10:48 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Muhammad Zain Tekankan Kemajuan Melalui Pembangunan Infrastruktur Jalan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-muhammad-zain-tekankan-kemajuan-melalui-pembangunan-infrastruktur-jalan https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-muhammad-zain-tekankan-kemajuan-melalui-pembangunan-infrastruktur-jalan Anggota DPRD Sumbawa Muhammad Zain Tekankan Kemajuan Melalui Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain SIP, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai kunci perubahan ke arah kemajuan daerah. Hal ini disampaikan dalam konteks penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa tahun 2025-2029.

Dalam penyusunan RPJMD, yang merupakan penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah, Muhammad Zain yang juga Anggota Fraksi Partai Golkar menilai bahwa infrastruktur jalan memiliki peran krusial dalam mendukung berbagai sektor pembangunan. Ia menyoroti kontribusi infrastruktur, khususnya jalur transportasi, dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah di Kabupaten Sumbawa.

"Infrastruktur jalan yang memadai akan mempermudah mobilitas penduduk, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung distribusi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan," ujar Dewan Rosi akrab disapa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa infrastruktur transportasi yang baik juga akan meningkatkan daya saing pariwisata regional dan mempercepat perkembangan logistik serta perdagangan regional. Hal ini, menurutnya, akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Kabupaten Sumbawa, tetapi juga di wilayah sekitarnya.

Selain itu, Dewan Rosi juga menyoroti pentingnya infrastruktur dalam mendukung sektor-sektor lain, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia mencontohkan keberadaan kawasan pertambangan yang ada di Kecamatan Ropang, Lantung Lunyuk semestinya menjadi perhatian serius dan utama karena sektor tersebut menjadi penyumbang pendapatan besar bagi daerah dalam bentuk Royalty dan Landrent serta ikutan jasa usaha pertambangan. " Kami di Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa telah menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan masyarakat dan para kepala Desa Se Kecamatan Ropang dan Lantung. Mereka menginginkan pembangunan jalan keikasi townsit pertambangan yang ada seperti PT SJR maupun PT AMNT agar manfaat bagi masyarakat dapat maksimal. Ini adalah harapan besar dan sangat dinantikan masyarakat" ujarnya. 

Kita juga memiliki bendungan seperti Bendungan Beringin Sila, Bendungan Batu Bulan, dan Bendungan Mamak yang berkontribusi pada produktivitas pertanian dan penyediaan air bersih.

"Pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur pendukung lainnya harus menjadi prioritas dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa tahun 2025-2029. Hal ini akan menjadi fondasi bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Penyusunan RPJMD Kabupaten Sumbawa tahun 2025-2029 sendiri merupakan instrumen strategis dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Dokumen perencanaan ini diharapkan dapat merumuskan kebijakan, strategi, dan program pembangunan yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan.

Dirinya berharap Pemda dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun pusat untuk menggenjot pembangunan di daerah terutama pada daerah kawasan strategis seperti Kawasan pertambangan, Kawasan Pertanian dan Agribisnis, Teluk Saleh, Pulau Moyo, Daerah Pesisir Silimaci-Panubu, Cagar Biosfer Samota, Kawasan Hutan Batu Lanteh, Ropang Lantung Puncak Ngengas untuk kawasan Kawasan-kawasan tersebut menjadi lokasi prioritas pembangunan dengan pendekatan spasial. (AM)

]]>
Wed, 26 Mar 2025 11:47:30 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Andi Rusni Desak Pemda Segera Terapkan Penghapusan PBG dan BPHTB https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-desak-pemda-segera-terapkan-penghapusan-pbg-dan-bphtb https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-desak-pemda-segera-terapkan-penghapusan-pbg-dan-bphtb Anggota DPRD Sumbawa Andi Rusni Desak Pemda Segera Terapkan Penghapusan PBG dan BPHTB

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Andi Rusni SE.MM dari Fraksi Gerindra menyampaikan desakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk segera menerapkan program penghapusan Biaya Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Program ini merupakan salah satu inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Di lebih dari 400 kabupaten/kota di Indonesia, program ini sudah berjalan. Namun, di Kabupaten Sumbawa, kami belum melihat adanya langkah konkret dari pemerintah daerah," ujar Andis akrab disapa.

Ia menambahkan, banyak masyarakat MBR di Kabupaten Sumbawa yang menantikan kebijakan ini. Informasi yang diperoleh dari masyarakat menunjukkan bahwa belum ada rancangan peraturan kepala daerah yang mengatur penghapusan PBG dan BPHTB.

"Ini adalah tugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda). Kami mengingatkan agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan, mengingat program ini sangat penting bagi masyarakat MBR," tegasnya.

Andi Rusni menyadari bahwa penghapusan PBG dan BPHTB dapat berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD). Namun, ia menekankan bahwa ini adalah program pemerintah pusat yang harus dijalankan bersama disamping program lainnya yang menjadi mandatori pemerintah pusat.

"Di tengah kesibukan aktivitas kepala daerah, kami sangat berharap program ini segera direalisasikan. Ini adalah bentuk dukungan kita terhadap program pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah disamping program pusat lainnya seperti Makan Bergizi Gratis dan sebagainya," pungkasnya.

Desakan ini disampaikan di tengah sidang paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa 25 Maret 2025 dan diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti program penghapusan PBG dan BPHTB dan Makan Bergizi Gratis. (AM) 

]]>
Wed, 26 Mar 2025 10:30:21 +0800 amr
Lalu Lintas Ternak Sumbawa&Lombok Terhambat, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Solusi Cepat: Penyakit Hewan Juga Jadi Sorotan! https://amarmedia.co.id/lalu-lintas-ternak-sumbawa-lombok-terhambat-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-solusi-cepat-penyakit-hewan-juga-jadi-sorotan https://amarmedia.co.id/lalu-lintas-ternak-sumbawa-lombok-terhambat-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-solusi-cepat-penyakit-hewan-juga-jadi-sorotan Lalu Lintas Ternak Sumbawa-Lombok Terhambat, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Solusi Cepat: Penyakit Hewan Juga Jadi Sorotan!

Mataram,Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) Provinsi NTB (18/3) untuk membahas permasalahan krusial terkait lalu lintas ternak dan penanganan penyakit hewan. Pertemuan yang berlangsung di kantor Disnakwan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Disnakwan, Muhammad Nur SPt.M.Si, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Drh. Muslih, beserta jajaran.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, menyampaikan keprihatinannya terkait kendala pengiriman ternak dari Sumbawa ke Pulau Lombok. Ia mendesak Disnakwan untuk mencari solusi cepat dan efisien agar proses pengiriman ternak tidak lagi terhambat. “Kami ingin mendorong pengiriman ternak secara singkat dan cepat, karena saat ini masih terkendala ke dalam provinsi di Pulau Lombok,” tegasnya.

Selain masalah lalu lintas ternak, Komisi II DPRD NTB juga menyoroti permasalahan penyakit hewan yang berdampak signifikan pada harga ternak petani. Anggota DPRD, Muhammad Zain, meminta Disnakwan untuk mengambil tindakan nyata di lapangan dan meningkatkan peran aktif petugas kesehatan hewan. “Perlu solusi konkret dari Disnakwan terkait kesulitan pengusaha yang berdampak pada harga ternak petani,” ujarnya.

Demikian pula Anggota Komisi II Ridwan menyebutkan proses penerimaan ternak dari Sumbawa ke Lombok terkendala kapasitas yang terbatas dan administrasi  yang berbelit-belit. Demikian pula penyakit hewan menjadi masalah serius yang mempengaruhi harga ternak. "Perlu tindakan nyata di lapangan dan peningkatan peran tenaga kesehatan hewan" imbuhnya 

Oleh karenanya diperlukan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pihak terkait. Dukungan penuh dari DPRD dan pihak terkait lainnya sangat dibutuhkan.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Disnakwan Provinsi NTB  Muhammad Nur menjelaskan bahwa mereka telah berupaya mengatasi permasalahan ini dengan menghadap Gubernur NTB dan bersurat ke pihak terkait di Kabupaten dan Kota. Mereka juga akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait laporan rutin yang mereka sampaikan termasuk pembuatan dokumen Analisis Resiko yang dilakukan oleh kabupaten penerima. Terkait tenaga kesehatan hewan, Disnakwan menjelaskan bahwa itu adalah tanggung jawab kabupaten/kota.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Komisi II Zohran SH bersama anggota komisi II yaitu Juliansyah SE, Ida Rahayu SAP, Ahmad Nawawi dan H Andi Mappeleppui. Hadir pula Perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa dan jajaran sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 21 Mar 2025 16:08:01 +0800 Maruf
Komisi I DPRD Sumbawa Kunjungi BKD Provinsi NTB, Bahas Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-kunjungi-bkd-provinsi-ntb-bahas-pengangkatan-cpns-dan-pppk-2024 https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-kunjungi-bkd-provinsi-ntb-bahas-pengangkatan-cpns-dan-pppk-2024 Komisi I DPRD Sumbawa Kunjungi BKD Provinsi NTB, Bahas Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024

Mataram.Amarmedia.co.id - Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB di Mataram pada Selasa, 18 Maret 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik itu CASN maupun PPPK, khususnya terkait pengangkatan CPNS dan PPPK tahun anggaran 2024.

Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Ketua Komisi, Muhammad Faesal, S.AP.,M.M.Inov, didampingi oleh Wakil Ketua Komisi, Edy Syarifuddin, Sekretaris, Sri Wahyuni, dan anggota lainnya yaitu Abron Ishak, A.Md, Hasanuddin HMS, Muhammad Taufik, I Ketut Sawitra, Bunardi, A.Md.Pi, Edwan Purnama, dan Sandi, S.Pd.,M.M. Turut hadir Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Budi Santoso, MSi, dan jajaran dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa.

Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Plt. Kepala BKD NTB, Yusron Hadi, S.T, MUM. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Faesal menyampaikan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan yang diterapkan di Provinsi NTB, yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan kepegawaian di Kabupaten Sumbawa.

"Kami berharap bisa menentukan solusi terkait pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP), seleksi PPPK, serta penerimaan PPPK Paruh Waktu, guna memperlancar dan meningkatkan efisiensi proses ini," ujar Muhammad Faesal.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti perubahan jadwal pengusulan NIP CASN dan PPPK, serta kesiapan dan kendala yang dihadapi oleh BKD Provinsi NTB dalam proses tersebut. "Koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangatlah penting untuk menciptakan kebijakan yang harmonis dan dapat dilaksanakan dengan maksimal," tambahnya.

Plt. Kepala BKD Provinsi NTB, Yusron Hadi, memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan terkait penundaan pengangkatan calon ASN sesuai dengan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang terbit pada 7 Maret 2025.

"Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan diangkat serentak mulai 1 Oktober 2025. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan diangkat serentak mulai 1 Maret 2026," jelas Yusron.

Surat Menpan RB tersebut mengatur penundaan pengangkatan calon ASN sebagai berikut: Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan diangkat serentak mulai 1 Oktober 2025. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan diangkat serentak mulai 1 Maret 2026.Penataan pegawai non-ASN yang sedang berlangsung adalah afirmasi kebijakan terakhir pemerintah, sehingga tidak boleh ada lagi penambahan pegawai non-ASN di instansi pemerintah.

Menurutnya dengan terbitnya surat ini, tenaga non-ASN yang telah lulus seleksi CPNS tetap dapat bekerja dan akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) penunjukan kembali sebagai honorer atau non-ASN hingga 30 September 2025. Selanjutnya, mereka akan menerima SK CPNS terhitung mulai 1 Oktober 2025.

"Penggajian tenaga non-ASN yang lulus CPNS akan tetap seperti saat ini, dan selanjutnya akan dianggarkan sebagai gaji CPNS dalam APBD Perubahan 2025, karena mereka akan mulai menerima gaji sebagai CPNS pada 1 Oktober 2025," ujar Yusron.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Tenaga non-ASN yang telah lulus PPPK tahap 1 atau yang sedang mengikuti proses PPPK tahap 2 tetap bekerja dan digaji seperti sebelumnya hingga penataan selesai pada 1 Maret 2026. Gaji mereka sebagai PPPK akan dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026, terhitung mulai 1 Maret 2026.

Tenaga non-ASN di luar poin-poin tersebut tetap bekerja hingga akhir 2025 dan digaji seperti semula. Pengangkatan serta penganggaran gaji pada anggaran 2026 akan menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut.

Tenaga non-ASN yang masih bekerja namun melewati batas usia pensiun, kurang dari 20 tahun masa kerja, tidak memiliki ijazah, tidak mau mendaftar PPPK, atau menggunakan ijazah palsu, tidak akan diterbitkan SK perpanjangan sebagai non-ASN pada Tahun Anggaran 2025.

Yusron juga menjelaskan terkait penataan pegawai non-ASN, termasuk pola outsourcing untuk tenaga dasar seperti satpam, petugas kebersihan, sopir, dan pramusaji. Ia juga memaparkan data tenaga non-ASN di Provinsi NTB dan langkah-langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan status mereka.

Terkait data tenaga non-ASN di Provinsi NTB dari 486 orang yang dapat dipertahankan dan dicarikan solusi dalam APBD, terdapat 47 non-ASN yang tersebar di 4 RSUP, 19 Rumah Sakit Jiwa, dan 24 Rumah Sakit Mandalika, yang akan dialihkan ke BLUD pada tahun 2026.Kemudian 256 tenaga teknis dan administrasi yang tetap bekerja hingga Desember 2025 sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dan 183 tenaga sopir, kebersihan, dan keamanan yang akan dialihkan ke outsourcing pada tahun 2026.

Untuk penyelesaian status 527 non-ASN yang tidak mendaftar seleksi PPPK tahap 1 dan 2 serta tidak lulus administrasi PPPK 2, akan disesuaikan dengan keputusan Menpan RB dan Kemendagri terkait penganggaran dan mekanisme pengangkatan.

PLT Kepala BKD Provinsi NTB menekankan pentingnya penyelesaian masalah tenaga non-ASN ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses penataan ini. 

Diantaranya Keputusan Menpan RB Nomor 329 Tahun 2024 tentang penetapan kebutuhan PPPK di lingkungan pemerintah, Surat Menpan RB Nomor B/5993/M.SM.01.00/2024 tentang penganggaran gaji bagi pegawai non-ASN. Kemudian Keputusan Menpan RB nomor 16 tahun 2025 tentang PPPK paruh waktu dan Surat Kemendagri nomor 900.1.1/664/KEUDA tanggal 14 Februari 2025 tentang penjelasan terhadap penganggaran gaji bagi PPPK paruh waktu.

Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan solusi bagi tenaga non-ASN di NTB dalam menghadapi perubahan kebijakan kepegawaian (AM)

]]>
Tue, 18 Mar 2025 18:00:52 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Kunker ke Dinas Ketahanan Pangan NTB, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-kunker-ke-dinas-ketahanan-pangan-ntb-bahas-penguatan-ketahanan-pangan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-kunker-ke-dinas-ketahanan-pangan-ntb-bahas-penguatan-ketahanan-pangan Komisi II DPRD Sumbawa Kunker ke Dinas Ketahanan Pangan NTB, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan 

Mataram, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi NTB, Selasa (18/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis terkait ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa.

Rombongan Komisi II DPRD Sumbawa dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, SIP, disamping Sekretaris Zohran, SH, dan sejumlah anggota komisi lainnya yaitu Muhammad Zain SIP, Ade Mudhita Noorsyamsu SIP, Juliansyah SE, Ida Rahayu SAP, Ridwan SP, H Andi Mappeleppui dan Ahmad Nawawi.

Turut hadir Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sumbawa, Ir. Irin Wahyu Indarni. , serta perwakilan dari Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa. Rombongan diterima langsung oleh Kepala DKP Provinsi NTB, H Abdul Azis, SH.MH dan jajarannya diantaranya.Sekretaris DKP, Suadi, SE. Kabid Ketersediaan dan Kerawan Pangan H.Tunggul Wiyatno S.Hut MP.  Kabid Diversifikasi dan Keamanan Pangan Sahrirrohman S.Sos.MAP. 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai tantangan ketahanan pangan yang dihadapi Kabupaten Sumbawa, terutama di beberapa kecamatan yang memiliki potensi pangan yang sulit dikembangkan. Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, menekankan pentingnya peran DKP Provinsi NTB dalam mendukung upaya penguatan ketahanan pangan di daerah.

"Kunjungan kerja ini sangat penting dalam rangka mendapatkan informasi dan masukan terkait pelaksanaan program ketahanan pangan di daerah kami," ujar I Nyoman Wisma. "Kami berharap melalui diskusi dan dialog yang konstruktif, kita dapat mengidentifikasi berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi yang tepat."

Anggota Komisi II, Zohran, SH, menanyakan terkait tugas pokok dan fungsi (tusi) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB. Kepala DKP Provinsi NTB, H. Abdul Azis, menjelaskan bahwa DKP memiliki urusan pemerintahan yang bersifat wajib, meliputi ketahanan pangan, kewaspadaan pangan, dan keamanan pangan.

"Kami berada di hilir, memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat," jelas Abdul Azis. "Pemerintah daerah wajib mengadakan cadangan pangan untuk mengantisipasi kerawanan pangan akibat bencana alam atau gagal panen."

Lebih lanjut, Abdul Azis memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan DKP Provinsi NTB, antara lain Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga pangan, Operasi pasar untuk mengendalikan harga di tingkat kios, Bantuan cadangan beras bagi daerah yang mengalami bencana alam, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk penanganan stunting, Sertifikasi produksi pangan untuk menjamin keamanan pangan.

Dirinya menjelaskan bahwa ada Kerjasama dengan Bulog dalam penyiapan Cadangan Pangan Pemerintah dan juga penyerapan gabah dan jagung dari petani.Termasuk Fasilitasi Distribusi Pangan atau ongkos angkut untuk pengemasan komoditas agar harga produsen dapat terjaga.

Dalam rangka pengendalian harga juga dapat berkoordinasi dengan Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi. Pemerintah memberikan penugasan kepada Bulog. Dengan harga gabah 6500 GKP yang diterima dipinggir jalan dari petani kemudian dikelola mitra. 

Kemudian jagung, Rp. 5500. Dengan kadar 17 persen sehingga tetap memperhatikan kualitas gabah oleh karenanya petani disarankan untuk menjaga kualitas gabah dengan memanen pada waktunya.

Kadis Azis juga menyampaikan bahwa Sumbawa merupakan salah satu daerah produsen pangan terbesar di NTB, terutama beras dan jagung. Ia berharap, dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten, ketahanan pangan di Sumbawa dapat semakin diperkuat.

"Kerja ketahanan pangan adalah kolaborasi dengan OPD lainnya. Tidak bisa sendiri, ada instrumennyang dipakai seperti dalam penetapan Indeks Harga Komoditas.(IHK ) dan Indeks Perubahan Harga. (IPH). GPM atau Gerkan Pangan Murah kita lakukan agar tidak ada aksi borong, dan tidak khawatir karena beras kita ada sehingga harga tetap stabil" jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa telah ditetapkan Pergub NTB nomor 38 Tahun 2023 tentang pengendalian dan pengawasan distribusi gabah dalam rangka mengisi Ketersediaan Pangan pemerintah 287.445 kg tahun 2025.

Pergub tersebut ditetapkan sebagai pedoman bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam mengendalikan dan mengawasi distribusi gabah, untuk mengatur tata niaga distribusi gabah yang akan dibawa keluar Provinsi Nusa Tenggara Barat; dan untuk memperkuat serta menjamin ketersediaan gabah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.  (AM)

]]>
Tue, 18 Mar 2025 11:12:55 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Dampingi Safari Ramadhan Bupati di Karang Dima, Masjid Al&Falah Jadi Saksi Keakraban https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-dampingi-safari-ramadhan-bupati-di-karang-dima-masjid-al-falah-jadi-saksi-keakraban https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-dampingi-safari-ramadhan-bupati-di-karang-dima-masjid-al-falah-jadi-saksi-keakraban Pimpinan DPRD Sumbawa Dampingi Safari Ramadhan Bupati di Karang Dima, Masjid Al-Falah Jadi Saksi Keakraban

Sumbawa. Amarmedia.co.id  - Suasana penuh kehangatan dan keakraban mewarnai Safari Ramadhan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Masjid Al-Falah, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, pada Jumat, 14 Maret 2025. Kehadiran Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH, menambah semarak acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati H. Jarot mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Masjid Al-Falah. "Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bagian dari hidup saya. Di sini saya biasa shalat lima waktu, tarawih, dan subuh berjamaah. Saya bahagia bisa kembali bertemu keluarga di Karang Dima," ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Dr. Budi Prasatiyo, Anggota Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Faisal SAg.M.M.Inov, Ketua BAZNAS, Drs. M. Ali Tundru, Ketua TP. PKK Kabupaten Sumbawa, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Sekretaris DPRD Ir A Yani, Camat Labuhan Badas, Drs.Awaludin Safari, Kepala Desa Karang Dima, serta tokoh agama dan masyarakat.

Pimpinan DPRD Sumbawa turut serta dalam penyerahan bantuan, sebagai wujud kepedulian terhadap rumah ibadah dan kesejahteraan umat. Bantuan yang diserahkan antara lain Bantuan pembangunan Masjid Al-Falah senilai Rp 25 juta dari Pemkab Sumbawa, Bantuan paket Ramadhan untuk Takmir Masjid Al-Falah dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan Bantuan Al-Qur'an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa.

Bupati H. Jarot mengajak masyarakat untuk menggiatkan shalat subuh berjamaah sebagai bagian dari upaya membangun Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. Ia mengenang awal tugasnya sebagai bupati yang bertepatan dengan Ramadhan, memperkuat tekadnya membangun Sumbawa berlandaskan IMTAQ dan IPTEK.

"Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Karang Dima. Semoga kami terus berbuat yang terbaik dan menjadi pemimpin yang adil dan amanah," tutupnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Qandil Mustakim, Lc., mengingatkan jamaah untuk mensyukuri nikmat Allah, terutama kesempatan bertemu Ramadhan. Beliau mengutip hadits Nabi tentang kerugian orang yang tidak mendapat ampunan di bulan suci ini.

Dengan kehadiran Pimpinan DPRD Sumbawa, kegiatan Safari Ramadhan ini semakin memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam melayani masyarakat. (AM)

]]>
Sat, 15 Mar 2025 13:28:32 +0800 amr
DPRD Sumbawa Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II, Transparansi Dipertanyakan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-rekrutmen-tenaga-kerja-pt-adikarya-pltmg-sumbawa-ii-transparansi-dipertanyakan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-rekrutmen-tenaga-kerja-pt-adikarya-pltmg-sumbawa-ii-transparansi-dipertanyakan DPRD Sumbawa Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II, Transparansi Dipertanyakan

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat kerja pada Kamis 13 Maret 2025 untuk membahas rekrutmen tenaga kerja PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II. Rapat tersebut menyoroti kurangnya transparansi dalam proses rekrutmen dan perbedaan upah antara tenaga kerja lokal dan non-lokal.

Rapat kerja dipimpin oleh ketua komisi IV Muhammad Takdir, SE, MM.Inov, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Balai Pengawas Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Badas, PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II, dan BPD Desa Labuhan Badas.

Syahabuddin, AB, salah satu peserta rapat, menyoroti sistem rekrutmen tenaga kerja yang tidak transparan dan adanya perbedaan jumlah gaji antara buruh lokal dan buruh dari Jawa. Ia juga mempertanyakan alasan penurunan gaji awal tenaga kerja lokal dari Rp110.000 menjadi Rp100.000 per hari.

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir menekankan perlunya kejelasan dari dinas terkait mengenai tenaga kerja lokal dan penyebab perbedaan gaji. Sekretaris Komisi Sukiman, K.S.Pd.I, menanyakan apakah masalah ini sudah dikonsultasikan dengan pemerintah desa/kecamatan.

Kepala Desa Labuhan Badas menjelaskan bahwa meskipun tidak ada MoU tertulis, ada kesepakatan non-tertulis bahwa perekrutan dilakukan melalui satu pintu. Ia juga menyampaikan kekecewaannya karena PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II tidak melakukan sosialisasi seperti yang dilakukan oleh Sumbawa I sebelum beroperasi.

Pihak PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II, yang diwakili oleh Airlangga, menjelaskan bahwa total pekerja mereka saat ini adalah 185 orang, dengan 80 orang (43%) adalah tenaga kerja lokal. Dirinya mengklaim telah memenuhi Perda yang menetapkan minimal 40% tenaga kerja lokal. Namun, mereka juga mengakui adanya perekrutan tenaga kerja dari Jawa karena kebutuhan skill dan keterbatasan waktu.

Rapat kerja juga menyoroti masalah perizinan PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II. DPMPTSP menyatakan tidak menemukan data perusahaan tersebut, dan PT. Adikarya PLTMG Sumbawa II mengaku menggunakan NIB atas nama PT. PLN.

Di akhir pertemuan Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan beberapa rekomendasi, antara lain:

Pertama : Meminta pada pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa dan Balai Pengawas Ketenagakerjaan Pulau Sumbawa untuk memaksimalkan pengawasan terhadap keberadaan perusahaan dan tenaga kerja yang beroperasi di kabupaten sumbawa

Kedua : Meminta PT. Adikarya untuk mengurus dan melaporkan perizinan ke DPMPTSP, serta pelaporan PKWT ke Disnakertrans dan Balai Pengawas Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa dalam waktu 1 minggu.

Ketiga : Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa untuk menyediakan tenaga kerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan.

Keempat: Menerapkan persentase minimal tenaga kerja lokal, misalnya 60-70%. dari total tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Kelima : Menerapkan proses rekrutmen yang transparan. Agar tenaga kerja lokal mendapatkan kesempatan yang adil

Keenam :  Menerapkan standar upah karyawan sesuai ketentuan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan PP 35 Tahun 2021 (AM)

]]>
Fri, 14 Mar 2025 14:58:32 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sidak Stok Obat Di Sejumlah Puskesmas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sidak-stok-obat-di-sejumlah-puskesmas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sidak-stok-obat-di-sejumlah-puskesmas DPRD Sumbawa Sidak Stok Obat Di Sejumlah Puskesmas

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan inspeksi mendadak kesejumlah puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. Ditemukan ttok obat Puskesmas di Kabupaten Sumbawa mengalami kekosongan. 

Hadir dalam sidak tersebut Anggota DPRD kabupaten Sumbawa  Andi Rusni Sae.M.M, Muhammad Taufiq dan Syamsul Hidayat SE. Kepada Awak media Andi Rusni  Selasa 11 Maret 2025 mengungkapkan bahwa hampir semua Puskesmas di kabupaten ini mengalami kekosongan obat. Penyebab utama adalah ketersediaan obat di Dinas Kesehatan yang tidak mencukupi. 

Hampir semua Puskesmas kekurangan obat terutama jenis-jenis tertentu seperti Paracetamol sirup, tetanus serta obat untuk pasien dengan gangguan jiwa atau ODGJ. Jika stok di Dinas Kesehatan kosong maka otomatis Puskesmas juga tidak memiliki persediaan" ujar Andis akrab di sapa. 

Berdasarkan diskusi dengan pihak instalasi farmasi kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan terang Andis. diketahui bahwa salah satu penyebab utama kekosongan obat adalah keterbatasan anggaran. 

Rencana awal pengadaan obat selama 14 bulan membutuhkan dana sebesar 7,9 miliar sementara dana yang tersedia baru mencapai 6,8 miliar. 

Jika anggaran yang tersedia hanya 6,8 miliar maka jangka waktu ketersediaan obat harus disesuaikan dari target awal 18 bulan maka siapkan saja ketersediaan obat dengan dana yang ada 12 hingga 14 bulan ke depan karena kekurangannya hanya sekitar 1,1 miliar jelas Andis. 

Iya juga menyoroti masalah dalam sistem pengadaan obat. Sejak pergantian PPK ketersediaan obat sering mengalami kendala. Menurutnya pihak perencanaan obat sebenarnya sudah mengajukan permintaan tetapi ketika mengharuskan pemesanan melalui sistem e-catalog versi 6 yang saat ini masih dalam proses perbaikan. 

"Apakah harus menunggu sistem e-catalog versi 6 diperbaiki baru bisa memesan obat? Padahal ada aturan yang memungkinkan pemesanan dilakukan secara offline jika Siti mengalami gangguan tegasnya 

Dia berharap kejadian ini tidak terulang kembali di masa mendatang. Standar pelayanan kesehatan harus tetap sesuai dengan peraturan perundang-undangan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal. 

Terpisah kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaedi APt yang dikonfirmasi membenarkan adanya kekosongan item obat di puskesmas. Tahun sebelumnya untuk mengantisipasi hal seperti ini dilakukan peminjaman di kabupaten lain. Pinjaman obat antar daerah ini biasa dilakukan sehingga pelayanan obat terhadap masyarakat tetap dapat dilaksanakan. 

Menurut Junaedi yang mencuat saat sidak adalah kekurangan obat untuk penyakit gangguan jiwa. Pihaknya telah meminjam dari Pemprov NTB namun hanya diberikan 9 jenis obat untuk gangguan jiwa sebab stok di provinsi juga terbatas. 

Atas kejadian ini terang Junaedi tentu Dinas Kesehatan berusaha untuk mempercepat proses pengadaan obat sehingga kekosongan obat bisa teratasi. "Mudah-mudahan obat-obat tadi Segera tiba" ujarnya. 

Juanidi  menjelaskan biasanya jika terjadi kekosongan obat di Puskesmas maka akan dikirim dari dinas kesehatan. Namun jika di Dinas Kesehatan toko obatnya juga kosong pihak Puskesmas melakukan pengadaan Melalui denah BLUD. Tentunya pengadaan obat ini harus sesuai mekanisme yang berlaku. 

Kemudian lanjutnya penyebab keterbatasan stok adalah keterlambatan standarisasi PPK yang dipersyaratkan oleh Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah sehingga PPK ada keterlambatan dalam pemesanan obat tahun ini. "Kami meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa atas kekosongan obat ini pihaknya akan berupaya agar hal ini tidak terjadi lagi (AM)

 

]]>
Fri, 14 Mar 2025 12:03:29 +0800 amr
DPRD Sumbawa Soroti Kekurangan Stok Obat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-kekurangan-stok-obat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-kekurangan-stok-obat DPRD Sumbawa Soroti Kekurangan Stok Obat

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar hearing pada Jumat, 14 Maret 2025, untuk membahas ketersediaan stok obat di Puskesmas, dan Dinas Kesehatan Kabupaten sumbawa termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa. Hasil sidak yang dilakukan sebelumnya mengungkap adanya kekurangan obat yang dianggap sangat berbahaya bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam hearing tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir SE.M.M.Inov, menyampaikan kekhawatirannya atas temuan sidak di Dinas Kesehatan (Dikes) yang menunjukkan kurangnya stok obat. "Ini berbahaya sekali. Harus segera dicari solusinya," tegas Takdir.

Kepala Dinas Kesehatan, Junaidi SSi.M.Si Apt menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa kekurangan obat, termasuk obat untuk gangguan jiwa (ODGJ), telah menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. "Sementara RSUD punya stok sendiri – berbeda dengan kami. Kalau kekurangan tidak jarang kami meminjamkan obat pada RSUD. Kami sudah melakukan pengadaan yang sedang berproses, dan akan mempercepat melalui e-katalog untuk kontrak di atas 200 juta. Untuk obat ODGJ, sudah diklik semua," jelas Junaidi, seraya menjanjikan perbaikan ke depannya.

Junaidi menjelaskan bahwa salah satu penyebab kekurangan obat adalah anggaran kesehatan yang terbatas. Dalam lima tahun terakhir, anggaran hanya berkisar antara 3,5 hingga 4,8 miliar rupiah, dengan kenaikan menjadi 5,9 miliar rupiah tahun ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) "Sementara pola konsumsi obat mencapai 7,878 miliar rupiah per tahun," ungkapnya.

Selain itu, proses pengadaan dan pengiriman yang terlambat juga menjadi faktor penyebab kekosongan obat. "Biasanya, kami overstock setiap enam bulan, tetapi jika ada keterlambatan, pasti terjadi kekosongan," tambah Junaidi.

Menanggapi penjelasan tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD, Sukiman K SPd I, menyoroti pentingnya perencanaan teknis yang matang. Ia juga menekankan perlunya langkah konkret dari Dikes, terutama dalam pemerintahan baru. "Jika anggaran kurang, kita bisa bahas bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Yang ingin saya dengar adalah langkah konkret yang diambil untuk menuntaskan kebutuhan obat," tegas Sukiman.

Komisi IV DPRD mendesak Dikes untuk mengatur skema pengadaan agar tidak terjadi kekosongan obat dan masyarakat tidak menjadi korban. Mereka juga meminta perbaikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Komisi IV H Jabir SPd, Anggota Syamsul Hidayat SE, Syukri HS AMa, Ema Yuniarti. Dari Pemda hadir Kepala BKAD Didi Hermansyah SE dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten sumbawa.

Dari Hearing ini menyoroti bahwa kekurangan stok obat di Puskesmas dan Dinas Kesehatan  Sumbawa merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan segera. Komisi IV DPRD mendesak Dikes untuk mengambil langkah-langkah konkret, termasuk perbaikan perencanaan pengadaan dan pengelolaan anggaran, demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Di akhir Pertemuan Wakil Ketua Komisi IV H Jabir SPd membacakan  poin rekomendasi komisi 4 DPRD Kabupaten Sumbawa yaitu ; 

Pertama : meminta kepada pemerintah daerah untuk menyederhanakan prosedur Administrasi dalam sistem e- katalog dan mempercepat proses pengadaan obat menggunakan sistem pengadaan langsung untuk kondisi darurat agar Puskesmas bisa mendapatkan obat lebih cepat.

Kedua ; Dinas Kesehatan lebih aktif berkoordinasi dengan instansi terkait yang berkompeten dalam pengadaan barang guna memastikan langkah konkrit dalam mengatasi kondisi darurat.

Ketiga ; Pemerintah perlu meningkatkan anggaran kesehatan khususnya dalam pengadaan obat esensial di puskesmas.

Keempat : Meminta kepada Dinas Kesehatan agar segera melakukan komunikasi intens dengan pihak penyedia obat guna memastikan ketersediaan obat di puskesmas. (AM)

]]>
Fri, 14 Mar 2025 11:23:01 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Laporan Reses I 2025: Wujud Nyata Pengabdian Kepada Masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-laporan-reses-i-2025-wujud-nyata-pengabdian-kepada-masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-laporan-reses-i-2025-wujud-nyata-pengabdian-kepada-masyarakat DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Laporan Reses I 2025: Wujud Nyata Pengabdian Kepada Masyarakat

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna pada hari Senin (10/3),dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses I Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Sidang ini dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H.Mohamad Ansori Pimpinan DPRD serta anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala dinas, camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.

Juru bicara DPRD, H Zainuddin Sirat, menyampaikan bahwa kegiatan reses telah dilaksanakan di lima daerah pemilihan (dapil) yang mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat agar dapat diakomodir dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

H Zainuddin Sirat menjelaskan bahwa kegiatan reses telah dilaksanakan pada 17-22 Februari 2025 dengan mencakup lima dapil. Dapil 1 meliputi Kecamatan Sumbawa, Moyo Utara, dan Moyo Hilir, dapil 2 dengan delapan kecamatan, dapil 3 dengan lima kecamatan, dapil 4 dengan tiga kecamatan, serta dapil 5 yang meliputi lima kecamatan lainnya.

Menurut H Zainuddin Sirat, penyampaian aspirasi masyarakat merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004. Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah telah diatur dalam Peraturan DPRD Kabupaten Sumbawa Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil reses dikelompokkan ke dalam tiga bidang utama, yaitu bidang fisik sarana dan prasarana, bidang ekonomi, serta bidang pendidikan, sosial budaya, dan kesehatan. Pada bidang fisik sarana dan prasarana, aspirasi masyarakat mencakup pembangunan serta perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, talud, jaringan PDAM, penerangan jalan, hingga pembangunan masjid dan sekolah.

Dalam bidang ekonomi, H Zainuddin Sirat menyebutkan bahwa masyarakat mengusulkan pengadaan alat pertanian, perikanan, dan peternakan, serta bantuan modal usaha bagi UMKM. Selain itu, terdapat permintaan bantuan alat kerja seperti mesin diesel, alat bengkel, mesin jahit, serta sarana pendukung usaha lainnya guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, dalam bidang pendidikan, sosial budaya, dan kesehatan, ia mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat meliputi pemberian insentif guru honorer, beasiswa, pembangunan sarana olahraga, serta pengadaan alat kesehatan untuk puskesmas dan posyandu. Selain itu, terdapat pula usulan terkait pemberdayaan pemuda dan perempuan, pembangunan tempat pariwisata, serta pengadaan fasilitas kesenian.

H Zainuddin Sirat menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah dijaring melalui reses ini akan disusun dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Sumbawa untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBD tahun rencana. Ia berharap agar seluruh usulan masyarakat dapat diakomodir dan diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai penutup, H Zainuddin Sirat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan reses. Ia juga berharap agar hasil reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat. Sidang Paripurna tersebut kemudian ditutup dengan doa serta harapan agar pembangunan di Kabupaten Sumbawa semakin maju dan berkelanjutan. (AM/PKL/May/Irm)

]]>
Mon, 10 Mar 2025 13:21:32 +0800 amr
Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Ikuti Safari Ramadhan Perdana Pemkab Sumbawa di Desa Pernek https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-kabupaten-sumbawa-ikuti-safari-ramadhan-perdana-pemkab-sumbawa-di-desa-pernek https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-kabupaten-sumbawa-ikuti-safari-ramadhan-perdana-pemkab-sumbawa-di-desa-pernek Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Ikuti Safari Ramadhan Perdana Pemkab Sumbawa di Desa Pernek

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.MInov dan Para Wakil Ketua Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH membersamai Pemerintah Kabupaten Sumbawa memulai rangkaian Safari Ramadhan 1446 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Baitun Na'im di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, pada Sabtu (8/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, serta jajaran Forkopimda para kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH.Faisal Salim SAg.M.MInov, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa DG Syukri Rahmat SAg M.MInov, Ketua BAZNAS Sumbawa Drs. H.M Ali Tundru Camat Moyo Hulu Des. Nawawi dan Kepala Desa Se Kecamatan Moyo Hulu. 

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin menyambut positif agenda ini dan 

senantiasa terhubung dengan agenda Pemda Sumbawa.Kegiatan safari Ramadhan merupakan agenda tahunan yang sering dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk Pimpinan dan anggota DPRD selama bulan Ramadhan, dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memberikan bantuan. 

Dikatakannya, Safari Ramadhan menjadi kesempatan bagi DPRD untuk mengumpulkan informasi dan aspirasi dari masyarakat secara langsung, yang kemudian dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan dan penyusunan program pembangunan

"Tadi kami mendengarkan aspirasi para peternak dan pengusaha ternak. Insya Allah akan kita tindak lanjuti demi majunya sektor peternakan" ujarnya.

Demikian pula Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano mengatakan Pimpinan dan Anggota DPRD sering menggunakan momen safari Ramadhan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan dan masukan mereka, serta memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya.

"Alhamdulillah kegiatan safari Ramadhan sangat terasa suasana keakrabannya antara pemerintah dan masyarakat sehingga bisa sebagai sarana untuk menyampaikan informasi dan sosialisasi program pemerintah. Seperti rencana kunjungan Gubernur NTB esok ke Kecamatan Lunyuk melihat langsung kondisi terkini Sumbawa yang terkena bencana alam, dan masyarakat yang mengalami kesulitan " pungkasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Pernek. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Moyo Hulu pada Pilkada 27 November lalu.

"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk mengawal visi dan misi kami selama lima tahun ke depan, dengan motto Sumbawa unggul maju dan sejahtera juga agar dapat menjadi pemimpin yang adil dan amanah," ujar Bupati.

Bupati H. Jarot menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. Ia menekankan pentingnya peningkatan iman dan takwa (imtaq) serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

"Kami ingin menanamkan nilai-nilai keimanan dalam setiap pekerjaan, agar kita bekerja dengan tulus dan ikhlas. Mari kita budayakan shalat berjamaah dan bekerja lebih cerdas, cepat, dan ikhlas, Insya Allah cita-cita kita akan tercapai," katanya.

Acara Safari Ramadhan ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag, yang menyampaikan hikmah Ramadhan tentang pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan bekerja.

"Ramadhan adalah pendidikan untuk menjadi manusia yang ikhlas. Mari kita bekerja dengan tuntas, cerdas, dan ikhlas, agar kita kembali dari Ramadhan dalam status muttaqin," ujar Ustadz Syukri.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sumbawa juga memberikan bantuan berupa dana pembangunan masjid sebesar Rp15.000.000, 5 buah Al-Qur'an dari Kementerian Agama, dan 10 paket berkah Ramadhan berupa kain sarung dari Baznas.

Kehadiran Bupati, Pimpinan DPRD dan jajaran kepala OPD dalam Safari Ramadhan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadhan. (AM)

]]>
Sat, 08 Mar 2025 23:51:22 +0800 amr
Optimisme Pembangunan Sumbawa: Dewan Ridwan Siap Bersinergi Wujudkan Visi Bupati https://amarmedia.co.id/optimisme-pembangunan-sumbawa-dewan-ridwan-siap-bersinergi-wujudkan-visi-bupati https://amarmedia.co.id/optimisme-pembangunan-sumbawa-dewan-ridwan-siap-bersinergi-wujudkan-visi-bupati Optimisme Pembangunan Sumbawa: Dewan Ridwan Siap Bersinergi Wujudkan Visi Bupati

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP.M.Si merasakan semangat optimisme yang tinggi akan arah pembangunan di Sumbawa lima tahun kedepan. setelah mendengar pidato Sambutan Bupati Sumbawa Kamis 6 Maret 2025.

"Bupati Sumbawa menegaskan arah pembangunan bidang perekonomian antara lain mengawasi dan menjaga ketersediaan pangan pokok agar tidak merugikan produsen. Ini sangat dibutuhkan masyarakat petani" ujar Ridwan yang juga Anggota Komisi II yang membidangi Perekonomian.

Kemudian salah satu cara yang digagas Bupati melalui pengamanan harga dasar gabah dan jagung yang menjadi prioritas, sesuai dengan ketetapan pemerintah, yaitu Rp. 6.500 per kilogram untuk gabah kering panen dan Rp. 5.500 per kilogram untuk jagung.

Selama kami Reses, dominan aspirasi masyarakat adalah peyediaan sarana dan prasarana pertanian untuk menunjang produktivitas dalam rangka ketahanan pangan sehingga relevan juga dengan misi ini lanjut Ridwan yang juga Dewan Syuro PKB

Terkait dengan rencana pengelolaan industri dan agroindustri yang efektif, produktif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi program industrialisasi dan hilirisasi dirinya juga siap mendukung mengingat potensi alam Sumbawa sangat kaya seperti mineral, perikanan dan pertanian.  (AM)

]]>
Fri, 07 Mar 2025 14:59:12 +0800 amr
Angin Segar Pembangunan Sumbawa: Dewan Sri Wahyuni Dukung Penuh Visi Imtaq dan Iptek Unggul Bupati https://amarmedia.co.id/angin-segar-pembangunan-sumbawa-dewan-sri-wahyuni-dukung-penuh-visi-imtaq-dan-iptek-unggul-bupati https://amarmedia.co.id/angin-segar-pembangunan-sumbawa-dewan-sri-wahyuni-dukung-penuh-visi-imtaq-dan-iptek-unggul-bupati Sumbawa.Amarmedia.co.id - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Menyambut Positif Pidato Sambutan Bupati Sumbawa pada Paripurna DPRD Kamis 6 Maret 2025. 

Dirinya mengapresiasi Bupati Sumbawa yang memfokuskan pembangunan berbasis Imtaq yang kuat dan Iptek Unggul 

"Kita sama sama mendengarkan bahwa pembangunan Sumbawa berlandaskan Iman yang Kuat dan IPTEK yang unggul. Ini adalah sangat dalam maknanya dan merupakan angin segar buat kita Semua" ujar Sri Wahyuni.

Kemudian lanjutnya, ditengah kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan akibat adanya efisiensi anggaran. Diharapkan kepada Bupati Sumbawa mampu melobi anggaran di Provinsi dan Pusat untuk melanjutkan pembangunan di Daerah. "Sekitar Rp 118 Milyar yang di tarik kembali ke Pusat diantaranya ada Rp 66 Milyar DAK Jalan. ini tentunya sangat mempengaruhi program pembangunan di Daerah" ujar Sri yang juga Anggota Fraksi Demokrat PPP Pembangunan selepas Paripurna.

Kemudian ia menekankan konsep pengembangan industri dan agroindustri melalui program industrialisasi dan hilirisasi adalah solusi dan upaya penyempurnaan pembangunan ini akan berlandaskan pada "Imtaq yang kuat dan Iptek yang unggul," serta didukung oleh percepatan, inovasi, dan nilai tambah sangat relevan dengan kondisi masyarakat Sumbawa.

Dalam lima tahun kedepan Kami Komisi III siap bersinergi dengan Eksekutif dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa dengan dukungan dari berbagai sektor ekonomi lainnya serta sumber daya alam dan stakeholder lainnya yang tersedia sebutnya

  

Apa yang diarahkan Bupati Sumbawa menekankan pentingnya kerja keras,kerja cerdas dalam membawa Kabupaten Sumbawa yang maju Unggul dan Sejahtera, dirinya juga menyampaikan harapan agar segala upaya yang dilakukan senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT. (AM)

]]>
Fri, 07 Mar 2025 14:35:20 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna, Sambut Kepemimpinan Baru Bupati dan Wakil Bupati https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-sambut-kepemimpinan-baru-bupati-dan-wakil-bupati https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-rapat-paripurna-sambut-kepemimpinan-baru-bupati-dan-wakil-bupati DPRD Sumbawa Gelar Rapat Paripurna, Sambut Kepemimpinan Baru Bupati dan Wakil Bupati

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato sambutan Bupati Sumbawa masa jabatan 2025-2030 Kamis 6 Maret 2026.

Rapat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan Pilkada serentak nasional tahun 2024,bahwa Bupati yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan sebagai bupati pada sidang paripurna DPRD setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama serta hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sumbawa pada 3 Maret 2025 Jelas Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov.

Dalam pidatonya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa  menyampaikan ucapan selamat kepada Ir. H. Syafaruddin Jarot, M.P., dan Drs. H. Mohamad Ansori yang telah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2025-2030. "Kami atas nama Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD bersama seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa menyambut hangat dan menyampaikan ucapan selamat," ujarnya.

Ketua DPRD berharap agar terjalin kemitraan yang baik antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengemban tugas dan tanggung jawab, terutama dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Dengan harapan kiranya saudara nanti dapat bersama-sama dengan Kami DPRD Kabupaten Sumbawa membangun kemitraan dalam mengemban tugas yang mulia ini dengan sebaik baiknya, utamanya dalam upaya meningkatkan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa pada khususnya dan kepada bangsa dan negara Republik Indonesia pada umumnya, serta melanjutkan program-program penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat yang belum terselesaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan sebelumnya" ucapnya 

Apresiasi tinggi diberikan kepada Drs. H. Mahmud Abdullah dan Hj. Dewi Noviani, S.Pd., M.Pd., atas dedikasi dan perkhidmatan mereka selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2021-2025. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada KPU dan Bawaslu Kabupaten Sumbawa atas suksesnya penyelenggaraan Pemilu, serta kepada TNI dan Polri atas penjagaan keamanan.

Ketua DPRD menekankan pentingnya kepemimpinan daerah sebagai siklus yang berkelanjutan. Ia mengajak semua pihak untuk membangun kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga sangat diperlukan dalam percepatan pembangunan Indonesia.

Dalam pidatonya, Ketua DPRD juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi, seperti efisiensi anggaran dan peningkatan PAD. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mengatasi tantangan tersebut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat "tenun kebangsaan" dengan berlandaskan pada falsafah hidup Tau dan Tana Samawa adat barenti ko sara, sara barenti ko kitabullah. adab dan karakter tersebut terlukiskan dalam pesan-pesan 'adiluhung' yang begitu dalam dan kuat dalam lawas samawa;

kadatang sangka ku angkang,mole ku santurit kemang,lema mampis bawa rungan.mana tau barang kayu,lamin to sanyaman ate,ba nan si sanak parana.

tutu renas mu ingo,mara ai dalam dulang,rosa dadi umak rea.

Kabupaten Sumbawa yang dikenal Tana Samawa, Tana Intan Bulaeng dan Tana Sabalong Samalewa merupakan 'miniatur Indonesia' yang didiami berbagai suku, ras, etnis dan agama.

Di akhir pidato, Ketua DPRD mengucapkan terima kasih kepada para undangan dan mengajak semua pihak untuk berdoa bersama demi kebaikan Kabupaten Sumbawa dan negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Sumbawa Drs. H Mohamad Anshori. Para Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH MH. Sekretaris Daerah bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD Camat Lurah dan Kepala Desa. Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, Ketua PD Muhammadiyah  Tokoh Masyarakat dan pimpinan BUMD. Hadir pula Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa sebelumnya.

Dalam Pidato Sambutan Bupati Sumbawa menyampaikan visi dan misi lima tahun masa jabatan. Strategi dan langkah langkah pencapaiannya. (AM)

]]>
Fri, 07 Mar 2025 12:22:01 +0800 amr
Pasar Seketeng Banyak Kios Kosong, DPRD Sumbawa Desak Regulasi dan Pengawasan Ketat https://amarmedia.co.id/pasar-seketeng-banyak-kios-kosong-dprd-sumbawa-desak-regulasi-dan-pengawasan-ketat https://amarmedia.co.id/pasar-seketeng-banyak-kios-kosong-dprd-sumbawa-desak-regulasi-dan-pengawasan-ketat Pasar Seketeng Banyak Kios Kosong, DPRD Sumbawa Desak Regulasi dan Pengawasan Ketat

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Menanggapi kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Drs. H. Mohamad Ansori, di Pasar Seketeng yang menemukan banyak kios kosong dan berbagai permasalahan lainnya, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov memberikan apresiasi positif terhadap perhatian yang diberikan Pemkab Sumbawa terhadap masalah yang dihadapi para pedagang.

Politisi Golkar yang disapa Haji Berlian, mengungkapkan bahwa kunjungan blusukan tersebut sangat penting, karena memberikan kesempatan langsung kepada pemimpin daerah untuk melihat dan merasakan kondisi di lapangan. Ia menyambut baik rencana Pemkab untuk segera menindaklanjuti masalah kios kosong dengan memberikan solusi yang tepat.

“Langkah yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan masalah kios kosong sangat tepat. Jika pemilik kios tidak lagi berniat untuk berjualan, maka memberikan kesempatan kepada pedagang lain yang membutuhkan tempat jualan adalah solusi yang baik. Hal ini juga akan meningkatkan perputaran ekonomi di pasar,” ujar Haji Berlian yang juga Koordinator Komisi II DPRD yang salah satunya menangani persoalan pasar kepada samawarea.com, Rabu (5/3/25).

Namun, Haji Berlian juga mengingatkan bahwa permasalahan ini tidak hanya terkait dengan pengelolaan kios, tetapi juga berkaitan dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap kondisi pasar. Menurutnya, perlu ada regulasi yang jelas dan ketat mengenai pemanfaatan kios agar tidak ada lagi masalah kios kosong yang dibiarkan begitu saja.

“Tentunya, kita berharap ke depan Pemkab dapat melakukan pemetaan yang lebih terperinci terhadap kondisi kios-kios yang kosong. Kami di DPRD siap mendukung untuk menyusun peraturan atau kebijakan yang dapat mengatur pengelolaan pasar dengan lebih baik,” tambahnya.

Terkait dengan masalah drainase yang buruk, Haji Berlian juga berharap agar perbaikan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait agar tidak hanya solusi sementara yang diberikan. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pembangunan infrastruktur pasar agar masalah banjir yang sering terjadi dapat teratasi dengan baik.

“Masalah drainase di pasar ini sudah lama menjadi keluhan para pedagang. Kami mendukung penuh upaya Pemkab untuk memperbaikinya. Tentunya perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat waktu menjadi kunci agar masalah banjir tidak lagi mengganggu para pedagang,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, Haji Berlian berharap agar kebijakan yang diambil oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dapat memberikan dampak positif bagi para pedagang dan masyarakat, serta meningkatkan kenyamanan dan daya tarik Pasar Seketeng sebagai pusat ekonomi di Sumbawa. (AM/Jen)

]]>
Thu, 06 Mar 2025 03:57:16 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Pastikan Kesiapan Sidang Paripurna Pidato Sambutan Bupati 2025&2030 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-pastikan-kesiapan-sidang-paripurna-pidato-sambutan-bupati-2025-2030 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-pastikan-kesiapan-sidang-paripurna-pidato-sambutan-bupati-2025-2030 Pimpinan DPRD Sumbawa Pastikan Kesiapan Sidang Paripurna Pidato Sambutan Bupati 2025-2030

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memastikan kesiapan pelaksanaan Sidang Paripurna dalam rangka Pidato Politik Bupati Sumbawa periode 2025-2030 pada Rabu 5 Maret 2025.

 

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin S. Ap M. M. Inov, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua II Gitta Liesbano, SH, Mkn, Wakil Ketua III Zulfikar Demitry SH, MH bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., serta Sekretaris DPRD (Sekwan) A. Yani, meninjau langsung persiapan sidang yang dijadwalkan pada Kamis , 6 Maret 2025 pukul 17.00 WITA 

 

Menurut H. Berlian Rayes, di lokasi Acara dirinya bersama Pimpinan DPRD dan juga Sekda Sumbawa melihat langsung dan memastikan kesiapan paripurna penyampaian Pidato Sambutan Bupati Sumbawa dihadapan Wakil rakyat. "Pemerintahan Prabowo Gibran memerintahkan kepada Seluruh Gubernur dan Bupati untuk dapat menyampaikan pidato Sambutan dihadapan DPRD. dan Kami pagi ini memastikan kesiapannya." ujar H Berlian.

Di lokasi yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr Budi Prasatiyo menyebutkan bahwa agenda Ini adalah penyampaian Pidato perdana Bupati Sumbawa di depan dewan, Kami memastikan prosesi Paripurna berjalan lancar." Dan kami lihat Arena sudah siap termasuk ornamen pendukung juga tampak indah dan serasi" ujarnya.

Sebelumnya DPRD Sumbawa telah menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk menetapkan jadwal sidang paripurna penyampaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa 2025-2030.

 

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.Inov, serta dihadiri oleh unsur pimpinan DPRD lainnya.

 

Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bupati Sumbawa bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, I Ketut Sumadi Arta, S.H., Kabag Pemerintahan Budi Sastrawan, S.Sos., M.Si., Kabag Prokopim Drs. Syahrudin, serta Sekwan DPRD Kabupaten Sumbawa, Ir. A. Yani, beserta jajaran.

 

Hasil rapat Banmus menyepakati bahwa Sidang Paripurna Pidato Politik Bupati Sumbawa akan dilaksanakan pada Kamis, 6 Maret 2025, pukul 17.00 WITA atau ba’da Ashar hingga menjelang berbuka puasa.

“Terkait agenda penyampaian Sambutan Bupati Sumbawa, kami setuju untuk dilaksanakan pada Kamis, 6 Maret 2025, mulai pukul 17.00 WITA,” ujar H. Berlian Rayes.

Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, I Ketut Sumadi Arta, juga menyetujui keputusan tersebut. Dengan persiapan yang matang, diharapkan sidang paripurna dapat berjalan dengan lancar dan menjadi momen penting dalam pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa yang baru. (AM)

]]>
Wed, 05 Mar 2025 19:36:07 +0800 amr
Anggaran Daerah Sumbawa Tertekan, Komisi III DPRD Desak Prioritaskan Jalan Sampa&Ai Ngelar https://amarmedia.co.id/anggaran-daerah-sumbawa-tertekan-komisi-iii-dprd-desak-prioritaskan-jalan-sampa-ai-ngelar https://amarmedia.co.id/anggaran-daerah-sumbawa-tertekan-komisi-iii-dprd-desak-prioritaskan-jalan-sampa-ai-ngelar Anggaran Daerah Sumbawa Tertekan, DPRD Desak Prioritaskan Jalan Sampa-Ai Ngelar

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan anggaran daerah, terutama setelah adanya penarikan dana sebesar 118 miliar rupiah oleh pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Dinas PUPR, BKAD, Bappeda, Camat Kecamatan Unter Iwes, Kepala Desa, dan masyarakat Desa Kerekeh yang membahas kondisi jalan Sampa-Ai Ngelar pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kepala Desa Kerekeh, Abdul Azis SPd, menyampaikan harapan masyarakat agar pembangunan jalan menuju desanya dan ruas jalan Sampa-Ai Ngelar dapat dilaksanakan segera. Ia menekankan pentingnya realisasi pembangunan jalan tersebut, mengingat perjuangan masyarakat Kerekeh yang telah lama menyuarakan aspirasi ini. "Kami tidak ingin masyarakat kami pulang membawa mimpi," tegas Abdul Azis, sekaligus mengklarifikasi bahwa proyek jalan yang ditunda adalah jalan Sumbawa Selang, bukan Sampa-Ai Ngelar.

Rusmin Nurjadin, perwakilan masyarakat Ai Ngelar, menyampaikan harapan agar jalan Sampa-Ai Ngelar benar-benar masuk dalam prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa. "Kami datang bersama warga masyarakat untuk menyampaikan harapan masyarakat. Kami bertanya benarkah jalan Dusun Sampa-Ai Ngelar masuk prioritas? Kami sangat harapkan itu menjadi perhatian. Kalau belum, mohon dimasukkan," ujarnya.

Perwakilan Dinas PUPR, Agustrawan, menyebutkan bahwa anggaran pembangunan infrastruktur jalan tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa mengalami pemangkasan oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp12,4 miliar. Termasuk jalan yang menuju ke desa Kerekeh (Jalan Simpang Bukit Tinggi Sumbawa - Selang). Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2024, jalan Sampa-Ai Ngelar mengalami peningkatan status menjadi jalan kabupaten.

Sekretaris BKAD, Kaharuddin SE.M.Ec Dev, menjelaskan bahwa mekanisme penganggaran daerah dimulai dari RKPD hingga DPA, namun kondisi anggaran tidak selalu normal. "Ada beberapa paket jalan yang memang sudah jadi DPA-nya. Namun, dengan adanya peraturan presiden tentang efisiensi APBN, karena kondisi dan kebijakan negara, terpaksa mengikuti program yang dihilangkan atau menu anggarannya tidak ada," jelasnya.

Kepala Bappeda, Adi Nusantara S.Sos MT, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mengawal aspirasi masyarakat hingga tingkat nasional. "Kami berharap agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus konsisten dan berkelanjutan. Pihak desa juga tetap menginput di SIPD sehingga memudahkan kami mengawal aspirasi masyarakat dari desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi sampai nasional," jelasnya.

Adi Nusantara juga menyesalkan adanya mandatori pemerintah pusat yang menarik anggaran pembangunan infrastruktur di daerah. "Kita sudah berjuang menyusun perencanaan dari musrembang desa hingga musrembang nasional hingga menjadi DPA. Namun, karena ada selembar kertas yang menarik anggaran tersebut ke Jakarta atau pusat, sehingga kita menjadi lemas. Kami juga merasakan suasana hati dan kekecewaan masyarakat. Namun, karena ada pengeseran anggaran sebesar lebih dari 118 miliar, diantaranya Dana Alokasi Khusus (DAK) Jalan 63 Milyar termasuk ruas Sumbawa - Selang dengan rancangan Anggaran Rp 12 Milyar. Kita Sumbawa termasuk terbesar pemangkasannya di NTB. Meskipun demikian, kita harus tetap berjuang. Kalau tahun ini belum bisa, maka tahun depan tetap kita perjuangkan," katanya.

Anggota DPRD, Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si, menambahkan bahwa aspirasi masyarakat telah didengar, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat. "Suara masyarakat kita sudah dengar, kemudian suara dari pemerintah kabupaten juga kita sudah dengar. Kalau anggaran dikembalikan, pembangunan jalan Sampa-Ai Ngelar ini tolong diprioritaskan," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD, Andi Rusni, yang meminta kepada pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembangunan jalan tersebut. "Kalau anggaran dikembalikan, mohon diprioritaskan pembangunan jalan tersebut, apalagi sudah menjadi status jalan kabupaten sehingga menjadi jalan mantap atau aspal hotmix," tegasnya.

Anggota Komisi III lainnya M. Taufik juga berharap agar pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pendapatan daerah agar pembiayaan pembangunan daerah dapat tetap terlaksana. "Melihat pemotongan anggaran oleh pusat, tentu ada maksud agar Indonesia ini lebih maju. Oleh karena itu, harus ada langkah strategis Pemda untuk pembiayaan pembangunan dengan meningkatkan PAD," jelas politisi Partai Gelora ini.

RDP yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD, Sri Wahyuni, S.AP, didampingi oleh Anggota Hj. Jamila, S.Pd.SD, Andi Rusni, S.E., M.M, H. Rusdi, M. Taufik, dan Saipul Arif, menghasilkan tiga rekomendasi penting:

Pertama ; Mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa untuk memprioritaskan pembangunan jalan Sampa-Ai Ngelar.

Kedua ; Meminta Pemda Sumbawa mengambil langkah strategis terkait pergeseran anggaran oleh pemerintah pusat, agar pembangunan jalan tetap terlaksana.

Ketiga ; Mendesak Dinas PUPR untuk melakukan penanganan darurat atau perbaikan jalan Sampa-Ai Ngelar agar dapat dilalui kendaraan roda empat.

"Meskipun menghadapi tantangan anggaran, kita perbanyak bersabar" ujar Sri Wahyuni. Kemudian lanjutnya, Kita di DPRD bersama Pemda Sumbawa tetap berusaha untuk membangun daerah kita. Termasuk komitmen Anggota DPRD menyediakan anggaran untuk menata spot jalan yang parah di ruas jalan Sampa-Ai Ngelar adalah bentuk tanggung jawab moril. Oleh karenanya, kerja sama dan koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemerintah pusat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 05 Mar 2025 17:03:06 +0800 amr
Dewan Syukri HS.AMa Sebut Masyarakat Dapil II Desak Perbaikan Infrastruktur, Sinyal Lemah dan Kejelasan Pemekaran Desa https://amarmedia.co.id/dewan-syukri-hsama-sebut-masyarakat-dapil-ii-desak-perbaikan-infrastruktur-sinyal-lemah-dan-kejelasan-pemekaran-desa https://amarmedia.co.id/dewan-syukri-hsama-sebut-masyarakat-dapil-ii-desak-perbaikan-infrastruktur-sinyal-lemah-dan-kejelasan-pemekaran-desa Dewan Syukri HS.AMa Sebut Masyarakat Dapil II Desak Perbaikan Infrastruktur, Sinyal Lemah dan Kejelasan Pemekaran Desa

Sumbawa.Amarmedia.co.id. - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Syukri HS AMa, perwakilan masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil II)  menyampaikan sejumlah aspirasi penting kepada pemerintah daerah  baru. Aspirasi tersebut mencakup perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan kualitas pendidikan dan sinyal telekomunikasi, serta kejelasan terkait proses pemekaran desa.

Kepada wartawan Selasa 4 Maret 2025 di ruang kerja Komisi IV, dirinya menyatakan masalah utama adalah kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang sangat memprihatinkan. "Ruas jalan Labuhan Kuris - Labuhan Terata sepanjang tiga setengah kilometer rusak parah, dan jembatan seringkali terendam banjir saat hujan lebat," ungkap Syukri. Ia berharap pemerintah baru dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki infrastruktur ini, sehingga memudahkan akses dan aktivitas masyarakat.

Selain itu, Dewan Syukri juga menyoroti masalah pendidikan dan sinyal telekomunikasi. "Kualitas pendidikan perlu ditingkatkan, dan sinyal telekomunikasi sangat sulit didapatkan tanpa menggunakan voucher," ujarnya. Ia berharap pemerintah dapat mengatasi masalah ini agar masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan informasi.

Terkait usulan pemekaran desa Labuhan Kuris, Syukri menjelaskan bahwa sebelumnya ada kendala moratorium. Namun, ia menegaskan bahwa proses pemekaran desa harus tetap berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. "Kami telah berkomunikasi dengan para penggagas pemekaran, dan mereka diminta untuk melakukan konsolidasi sesuai aturan," jelas Syukri. Ia menekankan pentingnya memenuhi semua persyaratan, seperti jumlah kepala keluarga, luas wilayah, dan batas-batas yang jelas, agar proses pemekaran dapat berjalan lancar.

Dijelaskan oleh Dewan Syukri bahwa Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat akan perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan, akses telekomunikasi, dan kejelasan dalam proses pemekaran desa. Masyarakat berharap pemerintah baru dapat segera merespons aspirasi ini dan mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.(AM)

]]>
Tue, 04 Mar 2025 14:23:05 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dukung Peningkatan Pelayanan PDAM Meski Kapasitas Debit Air Masih Terbatas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dukung-peningkatan-pelayanan-pdam-meski-kapasitas-debit-air-masih-terbatas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dukung-peningkatan-pelayanan-pdam-meski-kapasitas-debit-air-masih-terbatas DPRD Sumbawa Dukung Peningkatan Pelayanan PDAM Meski Kapasitas Debit Air Masih Terbatas

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Faisal, S.AP., M.M.Inov, pada hari selasa (4/2) 2025 di ruang kerja Komisi I menyampaikan bahwa pelayanan Perumdam Batulanteh belum bisa maksimal karena keterbatasan sumber daya air. Meskipun demikian, Dirinya berharap ditengah keterbatasannya beberapa upaya harus dilakukan dalam penataan manajemen PDAM guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, DPRD mendukung penuh kebijakan Perumdam Batulanteh dalam mengoptimalkan pelayanan, terutama di daerah yang masih mengalami kekurangan air bersih. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pemanfaatan sumur bor sebagai solusi untuk wilayah yang belum terjangkau layanan air bersih secara optimal.

"Berbagai keluhan masyarakat kesulitan bahkan tidak mendapat air suplai di Kota Sumbawa dan sekitarnya akhir akhir ini kami dengarkan. Dengan telah dilantiknya pimpinan baru kepala daerah di Sumbawa , diharapkan ada dorongan kuat kepada manajemen Perumdam Batulanteh sehingga inovasi dalam mekanisme pengerjaan saluran air agar akses air bersih bagi masyarakat dapat lebih mudah dan merata," ujarnya.

Ditempat yang sama Anggota DPRD lainnya Muhammad Taufik juga membenarkan hal itu, Dirinya di WhatsApp masyarakat karena air PDAM tidak mengalir. " Ini keluar angin saja pak, airnya tidak ada bahkan di Moyo Utara juga bernasib sama " ujar Taufiq politisi Gerindra ini. 

Dia juga menegaskan pentingnya koordinasi antara PDAM dan pemerintah daerah dalam mengatasi kendala distribusi air. Langkah ini dinilai perlu untuk memastikan bahwa ketersediaan air bersih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.(am/lin/irm/may/uci)

]]>
Tue, 04 Mar 2025 14:15:27 +0800 amr
Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Paripurna Penyampaian Visi Misi Bupati 2025&2030 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-paripurna-penyampaian-visi-misi-bupati-2025-2030 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-paripurna-penyampaian-visi-misi-bupati-2025-2030 Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Paripurna Penyampaian Visi Misi Bupati 2025-2030

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DRPD Kabupaten Sumbawa melalui Badan Musyawarah DPRD menggelar rapat dan agenda membahas rancangan jadwal paripurna DPRD dalam rangka penyampaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan tahun 2025-2030 Senin 3 Maret 2025 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD 

Rapat tersebut dipimpin ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.Inov. Hadir Wakil Ketua DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.MInov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH bersama anggota Badan Musyawarah. Sementara dari Pemda Sumbawa hadir Staf Ahl Pemerintahan Hukum dan Pembangunan I Ketut Sumadi Arta SH, Kabag Pemerintahan Budi Sastrawan S.Sos.M.Si Kabag Prokopim Setda Sumbawa Drs Syahrudin. Dan sekwan DPRD Ir A Yani beserta jajaran.

Pimpinan Rapat Nanang Nasiruddin menyampaikan agenda hari ini sangat penting untuk dapat mendengarkan visi dan misi Bupati Sumbawa sebagaimana diatur dalam undang-undang. "Kami berikan ruang kepada forum untuk menyampaikan pendapatnya sehingga agenda yang kita rencanakan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan" ucapnya.

Anggota Badan Musyawarah Muhammad Tahir SH sepakat dengan usulan tanggal 6 Maret."Terkait agenda penyampaian visi misi bupati kami setuju dilaksanakan tanggal 6 Maret atau hari kamis dan waktumya pukul 17.00 atau bakda ashar sampe berbuka" ujarnya.

Demikian anggota Banmus lainnya Gahtan Hanucakita juga sepakat tanggal 6 Maret dan jam 16.00 WITA diganti ke jam 17.00 WITA dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Atas hal tersebut Staf Ahli Bupati Sumbawa bidang PHP I Ketut Sumadi Arta turut menyepakatinya."Terkait rancangan dan jadwal rapat Paripurna ini, Kami dari Pemda ok saja baik mengenai jam dan tanggal. Karena ada ketentuan yang mengatur bahwa penyampaian visi misi Bupati melalui Paripurna adalah 14 hari setelah pelantikan dan paling lambat jatuh tanggal 6 Maret 2025. "Untuk serah terimamya dilakukan di internal Pemda yang akan dilaksanakan pada jam 10 di kantor Bupati dan untuk rapat Paripurna dilakukan setelah itu pada hari yg sama" jelasnya.

Diakhir pertemuan, Forum bersepakat dan Setuju Paripurna Penyampaian pidato Bupati Sumbawa dilaksanakan pada tanggal 6 Maret Pukul 17.00 WITA. Disamping membahas agenda tersebut, Banmus juga menyepakati agenda Paripurna Penyampaian Laporan Reses DPRD Kabupaten Sumbawa masa Sidang pertama yang akan digelar pada hari Senin tanggal 10 Maret 2025 (am/Lin/Uci)

]]>
Mon, 03 Mar 2025 13:32:41 +0800 amr
Bimtek DPRD Kabupaten Sumbawa Dibuka Nanang Nasiruddin, Fokus Optimalisasi Reses dan Perencanaan Daerah https://amarmedia.co.id/bimtek-dprd-kabupaten-sumbawa-dibuka-nanang-nasiruddin-fokus-optimalisasi-reses-dan-perencanaan-daerah https://amarmedia.co.id/bimtek-dprd-kabupaten-sumbawa-dibuka-nanang-nasiruddin-fokus-optimalisasi-reses-dan-perencanaan-daerah Bimtek DPRD Kabupaten Sumbawa Dibuka Nanang Nasiruddin, Fokus Optimalisasi Reses dan Perencanaan Daerah

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Bimbingan Teknis (Bimtek) /Workshop bagi anggota DPRD Kabupaten Sumbawa telah resmi dibuka Selasa 25 Februari 2025 di Hotel Prime Park Kota Mataram. 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. H.Maimun Zubair, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin dan Wakil Ketua DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano, Zulfikar Demitry SH MH dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretariat DPRD Ir A Yani bersama Jajaran Sekretariat DPRD.

Dalam sambutannya, Prof. Maimun Zubair menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Mataram sebagai penyelenggara Bimtek. Dirinya menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memperbarui informasi dan "mengecas" kembali tupoksi anggota DPRD.

"Kita kumpul di sini dalam rangka penyegaran kembali Tugas Pokok dan fungsi karena tugas DPRD cukup berat, maka Bimtek ini penting untuk saling mengingatkan," ujar Prof. Maimun, sembari menambahkan pembahasan tema Optimalisasi Reses dan Pokok Pikiran DPRD Hasil Jasmara (Jaring Aspirasi Masyarakat) sangat penting untuk diperhatikan teknisnya sehingga terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga pentingnya harmonisasi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam membangun daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan. "Alhamdulillah kita semua bisa hadir mengikuti kegiatan ini, 

Dirinya menjelaskan bahwa tujuan Bimtek ini adalah untuk mendapatkan pencerahan terkait kondisi terkini dan optimalisasi reses.

"Kita ingin mendapatkan pencerahan bagaimana cara mengisi pokok-pokok pikiran agar bisa diakomodir dalam sistem perencanaan dan dokumen pemerintah daerah," jelas Nanang.

Lebih lanjut, Nanang Nasiruddin mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap efisiensi.

"Reses kita untuk menyerap aspirasi masyarakat dimasukkan dalam Musrenbang. Hasil reses masuk dalam RKPD. Bagaimana teknisnya nanti kita kaji dalam Bimtek ini," pungkasnya.

Dalam materi sesi pertama disampaikan oleh H Chairul Ikhsan bahwa ruang lingkup Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), yang merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan.

"DPRD Kabupaten Sumbawa akan dihadapkan dengan beberapa agenda penting dalam perencanaan Pembangunan. Pemerintah daerah saat ini tengah mempersiapkan RPJP 2025-2029 yang diselaraskan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan akan dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) dan akan disiapkan dalam APBD perubahan" ujarnya.

Dirinya mengharapkan, Bimtek ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengenai tugas dan fungsi dewan, serta meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan daerah.(am)

]]>
Tue, 25 Feb 2025 10:47:32 +0800 amr
Kebakaran di Utan, Sumbawa: Anggota DPRD H Andi Mappeleppui Berikan Bantuan dan Semangat https://amarmedia.co.id/kebakaran-di-utan-sumbawa-anggota-dprd-h-andi-mappeleppui-berikan-bantuan-dan-semangat https://amarmedia.co.id/kebakaran-di-utan-sumbawa-anggota-dprd-h-andi-mappeleppui-berikan-bantuan-dan-semangat Sumbawa.Amarmedia.co.id. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappeleppui memberikan bantuan uang dan Sembako kepada korban kebakaran di Dusun Labuhan Bua, Desa Pukat, Kecamatan Utan. Senin 24 Februari 2025.

H Andi menyampaikan rasa prihatinnya terhadap musibah yang terjadi dan mengajak para dermawan untuk membantu serta memberikan semangat kepada korban dan keluarga.

"Hari ini saya mengajak kolega dan sahabat dermawan dari Alas memberikan bantuan uang dan Sembako . Semoga dapat meringankan beban dan nestapanya" ujar H Andi Anggota Fraksi PKS dapil V ini.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya kebakaran dan selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik guna mencegah terjadinya hal serupa

"Kepada pemerintah daerah kabupaten Sumbawa kami harapkan dapat memberikan bantuan kepada para korban dan membangun kembali rumahnya sehingga dapat digunakan kembali" pungkasnya.

Diketahui bahwa Kebakaran hebat yang terjadi pada hari Rabu, 19 Februari 2025, sekitar pukul 10.25 Wita, menghanguskan rumah milik Suhaidi. Personel Polsek Utan Jajaran Polres Sumbawa saat itu bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran. Kapolsek Utan, AKP Awaluddin S.A.P., M.M.Inov., menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh tetangga sekitar lokasi kejadian yang melihat api mulai berkobar dan membakar bagian depan rumah panggung milik Suhaidi.

Warga yang melihat kejadian tersebut berteriak meminta tolong, lalu menghubungi pihak Damkar Kecamatan Utan. Pihaknya yang menerima informasi langsung menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman bekerja sama dengan pihak Koramil Utan dan masyarakat setempat.

Sekitar pukul 11.00 Wita, satu unit kendaraan pemadam kebakaran (R6) dari Damkar Unit Utan, dengan bantuan warga, berhasil memadamkan api dan memutuskan penyebaran api sehingga tidak meluas ke rumah di sekitar lokasi kebakaran.

Diperkirakan, kerugian akibat kebakaran ini mencapai sekitar Rp. 175 juta. Kerugian tersebut mencakup rumah panggung dan isinya serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Selain itu, rumah yang terbakar milik Suhaidi tersebut merupakan rumah semi permanen atau bangunan setengah panggung, yang menyebabkan api cepat menyebar dan menghanguskan bagian rumah yang terbuat dari bahan kayu. (AM)

]]>
Mon, 24 Feb 2025 18:25:33 +0800 amr
Inpres Efisiensi Anggaran, Dewan Adizul Syahabuddin Kawal Program Prioritas Masyarakat https://amarmedia.co.id/inpres-efisiensi-anggaran-dewan-adizul-syahabuddin-kawal-program-prioritas-masyarakat https://amarmedia.co.id/inpres-efisiensi-anggaran-dewan-adizul-syahabuddin-kawal-program-prioritas-masyarakat Inpres Efisiensi Anggaran, Dewan Adizul Syahabuddin Kawal Program Prioritas Masyarakat

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan untuk mengoptimalkan alokasi anggaran dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya keuangan negara, mendapat tanggapan serius dari DPRD Kabupaten Sumbawa.

Pemda Sumbawa sendiri telah menindaklanjuti Inpres ini dengan melakukan efisiensi besar-besaran dalam DPA SKPD 2025, yang tertuang dalam Instruksi Bupati Sumbawa Nomor 3 Tahun 2025. Dalam instruksi tersebut, pemangkasan anggaran belanja dilakukan pada enam item, dengan pemangkasan terbesar pada biaya perjalanan dinas yang mencapai 50 persen. Lima item lainnya, yakni belanja honorarium, belanja cetak, belanja publikasi, belanja penelitian, dan belanja makan minum, masing-masing dipangkas 25 persen.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Adizul Syahabuddin SP, M.Si, memberikan tanggapan terhadap Inpres 1 Tahun 2025. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi belanja. Namun, ia menekankan pentingnya untuk memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengorbankan program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

"Kami mendukung penuh upaya pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi belanja. Namun, kami akan memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengorbankan program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat," tandasnya.

Azet, sapaan akrabnya, juga menyoroti peran penting DPRD dalam mengawasi implementasi Inpres 1 Tahun 2025 di tingkat daerah. DPRD akan memastikan bahwa pemerintah daerah melaksanakan instruksi presiden ini dengan tepat sasaran dan tidak mengganggu program-program prioritas yang telah ditetapkan.

"DPRD akan terus memperjuangkan alokasi anggaran untuk program-program yang menjadi prioritas daerah, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, "Kami akan memastikan bahwa efisiensi yang dilakukan tidak mengurangi kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah." ujar Azet politisi PKS ini.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus memperjuangkan alokasi anggaran yang memadai untuk sektor pendidikan dan kesehatan. "Efisiensi belanja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik di kedua sektor ini," pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 23 Feb 2025 08:17:25 +0800 amr
DPRD Sumbawa Ingatkan Pemda: Perubahan RKPD dan APBD 2025 Harus Libatkan Aspirasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-ingatkan-pemda-perubahan-rkpd-dan-apbd-2025-harus-libatkan-aspirasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-ingatkan-pemda-perubahan-rkpd-dan-apbd-2025-harus-libatkan-aspirasi-masyarakat

Sumbawa. Amarmedia.co.id. Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH menyikapi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/640/SJ tentang Penyesuaian Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Melalui Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025

Dirinya memahami bahwa Surat edaran ini diterbitkan pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. "Tujuannya adalah untuk memastikan kesesuaian antara penyelenggaraan pembangunan daerah dengan visi, misi, dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah terpilih. Selain itu, surat edaran ini juga bertujuan untuk menyinergikan program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden ke dalam perubahan RKPD Tahun 2025 dan perubahan APBD TA 2025" sebutnya 

Poin-Poin Penting dalam SE ini adalah Perubahan arah kebijakan pembangunan daerah harus memastikan beberapa tema atau isu pembangunan yang menjadi prioritas nasional, antara lain penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi di daerah Peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah dan Dukungan swasembada pangan.serta pengembangan industri kerajinan dan UMKM

Kepada wartawan (23/2) Dewan Orek akrab disapa menyampaikan agar Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa perlu memperhatikan jadwal yang telah ditentukan dalam surat edaran ini agar proses perubahan RKPD dan APBD dapat berjalan tepat waktu.

"Pemerintah daerah perlu memastikan adanya sinergitas antara program-program yang diusulkan dengan prioritas nasional dan visi misi kepala daerah terpilih dengan tidak mengabaikan aspirasi masyarakat untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat" pungkasnya. (AM)

]]>
Sun, 23 Feb 2025 06:32:59 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Ridwan Tampung Aspirasi Warga Seketeng : Bantuan Modal Usaha, Drainase, hingga Alat Pemandian Jenazah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-tampung-aspirasi-warga-seketeng-bantuan-modal-usaha-drainase-hingga-alat-pemandian-jenazah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-ridwan-tampung-aspirasi-warga-seketeng-bantuan-modal-usaha-drainase-hingga-alat-pemandian-jenazah Anggota DPRD Sumbawa Ridwan Tampung Aspirasi Warga Seketeng : Bantuan Modal Usaha, Drainase, hingga Alat Pemandian Jenazah

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan SP M.Si dari Fraksi PKB, menggelar reses di RT 03 RW 10 Kelurahan Seketeng pada Rabu malam 19 Februari 2025. Reses ini dihadiri oleh Perangkat Kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, warga sangat antusias menyampaikan  berbagai aspirasi dan usulan pembangunan, antara lain Bantuan dana untuk modal usaha bagi pelaku UMKM, perbaikan jalan lingkungan dengan paving blok, Pembangunan drainase, Pengadaan alat perlengkapan memandikan jenazah, dan Pemasangan lampu penerangan jalan 

Ridwan SP M.Si menyampaikan bahwa reses merupakan salah satu cara untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa aspirasi yang terkumpul akan diperjuangkan untuk direalisasikan dalam kebijakan pemerintah daerah.

"Kami akan menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh warga dan akan kami perjuangkan untuk dapat direalisasikan," ujar Ridwan SP. "Reses ini adalah wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan usulan terkait dengan pembangunan di Seketeng."sambungnya.

Reses ini merupakan salah satu upaya anggota DPRD untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat dan menampung aspirasi mereka. "Aspirasi yang terkumpul akan diperjuangkan untuk direalisasikan dalam kebijakan pemerintah daerah" tutup Ridwan. (AM)

]]>
Fri, 21 Feb 2025 08:15:45 +0800 amr
Nanang Nasiruddin Kembali Gelar Reses, Masyarakat Sebasang Usulkan Perbaikan Infrastruktur hingga Rumah Singgah https://amarmedia.co.id/nanang-nasiruddin-kembali-gelar-reses-masyarakat-sebasang-usulkan-perbaikan-infrastruktur-hingga-rumah-singgah https://amarmedia.co.id/nanang-nasiruddin-kembali-gelar-reses-masyarakat-sebasang-usulkan-perbaikan-infrastruktur-hingga-rumah-singgah Nanang Nasiruddin Kembali Gelar Reses, Masyarakat Sebasang Usulkan Perbaikan Infrastruktur hingga Rumah Singgah

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S. AP., M.M. Inov kembali melanjutkan agenda reses masa Persidangan pertama tahun 2025 di Desa Sebasang kecamatan Moyo Hulu, Rabu (19/02/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa Sebasang beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh agama dan para anggota majlis taklim.

Disampaikannya reses merupakan sebuah kebijakan yang sudah diatur dalam Undang-undang dengan tujuan bertemu masyarakat, mendengar, dan mendorong serta mengawal aspirasi agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah. Terangnya

Ia menegaskan ada 3 fungsi anggota DPRD yang melekat dan menjadi tanggungjawab berdasarkan UU Nomor 24 Tentang Pemeritahan Daerah, yang pertama adalah legislasi yaitu merancang, membahas, dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Bersama Kepala Daerah. fungsi kedua yaitu fungsi anggaran dimana DPRD membahas dan menyetujui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) bersama Kepala Darah. Kemudian fungsi ketiga adalah fungsi pengawasan yaitu mengawasi pelaksanaan perda, APBD peraturan perundang undangan, keputusan bupati dan kebijakan pemerintah daerah.

Dikesempatan tersebut sejumlah aspirasi masyarakat disampaikan, mulai dari perbaikan infrastrktur jalan, perbaikan sektor pertanian seperti Jalan Usaha Tani (JUT), perbaikan jaringan irigasi dan pengadaan Alat Mesin dan Pertanian (ALSINTAN), perbaikan sarana dan prasarana pendidikan, dan usulan pendirian rumah singgah bagi warga masyarakat sumbawa yang akan melakukan rujukan kesehatan ke Mataram.

“Aspirasi yang disampaikan masyakarat akan kita sampaikan kepada Pemda sumbawa agar dapat ditindaklanjuti dan bisa direalisasikan sesuai harapan masyarakat. Ada sebagian dari aspirasi masyarakat yang insya Allah tahun 2025 ini bisa direalisasikan. Hal ini berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat jadi menjadi skala prioritas untuk direalisasikan,” ujar Nanang

Dalam arahan penutupannya, Politisi PKS Ini mengajak masyarakat agar terus mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah daerah untuk kemajuan tau dan tanah samawa. (AM)

]]>
Thu, 20 Feb 2025 20:53:04 +0800 amr
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa 2025&2030 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-atas-pelantikan-bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-2025-2030 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-atas-pelantikan-bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-2025-2030 Thu, 20 Feb 2025 15:25:36 +0800 amr Gedung Serbaguna,hingga TPU : Aspirasi Warga Desa Marente dan Labuhan Mapin Kepada H. Andi Mappeleppui Saat Reses https://amarmedia.co.id/gedung-serbagunahingga-tpu-aspirasi-warga-desa-marente-dan-labuhan-mapin-kepada-h-andi-mappeleppui-saat-reses https://amarmedia.co.id/gedung-serbagunahingga-tpu-aspirasi-warga-desa-marente-dan-labuhan-mapin-kepada-h-andi-mappeleppui-saat-reses Gedung Serbaguna,hingga TPU : Aspirasi Warga Desa Marente dan Labuhan Mapin Kepada H. Andi Mappeleppui Saat Reses 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappeleppui, melaksanakan kegiatan reses di dua desa dari enam Desa yang akan dilakukan yaitu Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat dan Desa Marente Kecamatan Alas. Kegiatan ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan dalam penyusunan kebijakan daerah.

Di Desa Marente, pada hari Selasa (18/2/2025), masyarakat mengusulkan pengadaan tanah makam TPU baru, perbaikan jalan ke Mate Mega, peningkatan fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan, optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian, serta dukungan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Sementara di Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alat Barat, pada hari Rabu (19/2/2025), H. Andi menyampaikan bahwa reses adalah wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia juga menyoroti potensi ekonomi desa yang cukup meyakinkan dan mendorong masyarakat untuk lebih berani mengembangkan usaha. Masyarakat setempat menyampaikan beberapa usulan, antara lain pembangunan gedung serbaguna, pengembangan budidaya kerang mutiara, serta dukungan untuk UMKM kelompok Majelis Taklim.

H. Andi menyambut baik semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia berjanji akan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut kepada pihak-pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun pusat, untuk dapat direalisasikan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Reses ini adalah kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi ini agar dapat diwujudkan."ujar H Andi.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, Kepala Desa Marente dan perangkat desa Labuhan Mapin, serta perwakilan dari kelompok-kelompok masyarakat. Masyarakat antusias menyampaikan aspirasi mereka dan berharap agar usulan-usulan tersebut dapat segera terealisasi.

Reses merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya, mendengarkan aspirasi mereka, dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses akan menjadi bahan masukan bagi anggota DPRD dalam menyusun dan menetapkan kebijakan."Penting bagi anggota DPRD untuk secara aktif menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar tidak hanya menjadi janji-janji yang tidak terealisasi" Pungkasnya .(AM)

]]>
Thu, 20 Feb 2025 15:20:53 +0800 amr
Dewan Zohran Serap Aspirasi Warga Karang Dima: Jalan Tani, Air Bersih, hingga Mitigasi Banjir Jadi Prioritas https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-serap-aspirasi-warga-karang-dima-jalan-tani-air-bersih-hingga-mitigasi-banjir-jadi-prioritas https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-serap-aspirasi-warga-karang-dima-jalan-tani-air-bersih-hingga-mitigasi-banjir-jadi-prioritas Dewan Zohran Serap Aspirasi Warga Karang Dima: Jalan Tani, Air Bersih, hingga Mitigasi Banjir Jadi Prioritas

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Reses pertama anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran, SH., digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat Desa Karang Dima yang diadakan pada (19/02/2025). Kegiatan ini bertujuan menggali aspirasi serta menampung keluhan warga yang nantinya akan diakomodasi dalam program pembangunan.

Dalam reses tersebut Kepala Desa Karang Dima Ibrahim Basari menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga."Kehadiran kita pada hari ini adalah bukti kepedulian kita terhadap pembangunan dan kemajuan Desa Karang Dima.Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Zohran, S.H. yang telah memilih Desa Karang Dima sebagai tempat pelaksanaan reses. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan harapan kita secara langsung kepada wakil rakyat kita"ucap Kades .

Seperti yang kita ketahui bersama, pembangunan di segala bidang, baik infrastruktur maupun sosial kemasyarakatan, adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kehadiran Bapak/Ibu sangat penting dalam memberikan masukan dan ide-ide yang konstruktif demi kemajuan desa kita.

"Saya berharap, melalui reses ini, aspirasi dan harapan kita dapat didengar dan diperjuangkan oleh Bapak Zohran, S.H. sehingga pada akhirnya dapat mewujudkan Desa Karang Dima yang lebih baik, maju, dan sejahtera" tutup kades.

Dalam kesempatan itu Orek Akrab disapa menyampaikan sejumlah persoalan menjadi perhatian utama, termasuk pemangkasan dana dari pusat yang berdampak pada program pembangunan, serta penyampaian instruksi presiden yang telah berlaku." Meskipun demikian menjadi kewajiban Saya untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat. Oleh karenanya Reses ini adalah hak warga sehingga dapat menyampaikan apresiasinya " ujar Orek.

Aspirasi pertama datang dari Idan warga RT 03 RW 06 Dusun Pamulung yang mengharapkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 1000 meter serta kebutuhan air bersih dengan kualitas yang baik tidak kuning dan lancar. Selain itu, warga lainnya Ramli juga mengusulkan pembangunan parapet sepanjang 200 meter sebagai upaya pencegahan banjir, serta permintaan pembangunan sumur bor guna mengatasi minimnya akses air bersih. Warga lainnya mengeluhkan kondisi minimnya penerangan jalan bahkan beberapa lampu sudah mati juga menjadi perhatian

Menanggapi hal tersebut, Zohran menyampaikan bahwa pemantauan terhadap kondisi sungai dan cekdam telah dilakukan. Saat ini, hanya terdapat satu cekdam yang berfungsi, padahal idealnya setiap 100-200 meter perlu dibangun cekdam guna mengatur aliran air ke daerah hilir dan mencegah banjir. Dirinya merencanakan segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk membahas solusi lebih lanjut.

Untuk penanggulangan air bersih, akan diadakan rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Direktur PDAM guna membahas optimalisasi sumber air di beberapa titik, seperti Sumer Payung, Darma, dan Aimual. Upaya ini bertujuan untuk memastikan pembagian air lebih merata dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat lebih terjamin.

Pada sesi kedua penyampaian aspirasi, warga kembali menyuarakan beberapa kebutuhan mendesak, termasuk perbaikan jembatan di dusun hijrah, pembenahan drainase agar air tidak meluber ke jalan, serta bantuan modal usaha bagi warga Dusun Sumer Payung.

Sebagai bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat, Orek menyebutkan bahwa program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah bentuk dukungan Pemerintah bagi peningkatan perekonomian warga. Salah satu bentuk bantuan yang disiapkan adalah alat katering. 

Namun, masih ada tantangan terkait ketersediaan anggaran untuk realisasi program-program tersebut. Oleh karena itu, Orek mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan kementerian terkait untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Karang Dima.(Am/Hen/May/Irm)

]]>
Thu, 20 Feb 2025 12:29:02 +0800 amr
Reses Juliansyah di Lawin: Pembangunan Jalan Tembus Ropang & Lokasi Tambang, Lapangan Kerja, dan UMKM Jadi Aspirasi Warga https://amarmedia.co.id/reses-juliansyah-di-lawin-pembangunan-jalan-tembus-ropang-lokasi-tambang-lapangan-kerja-dan-umkm-jadi-aspirasi-warga https://amarmedia.co.id/reses-juliansyah-di-lawin-pembangunan-jalan-tembus-ropang-lokasi-tambang-lapangan-kerja-dan-umkm-jadi-aspirasi-warga Reses Juliansyah di Lawin: Pembangunan Jalan Tembus Ropang - Lokasi Tambang, Lapangan Kerja, dan UMKM Jadi Aspirasi Warga

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Juliansyah SE melanjutkan kegiatan resesnya. Hari  Selasa, 18 Februari 2025, wakil rakyat asal Ropang tersebut bertemu dan menjaring aspirasi warga Desa Lawin. Bertempat di Balai Desa Lawin, Juliansyah disambut Kades Lawin Ahdiyat Kartamiharja, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. 

Di hadapan politisi Partai Demokrat ini, masyarakat Lawin meminta agar diperjuangkan perbaikan ruas jalan Langam—Ropang yang kondisinya memprihatinkan. Selain itu meminta Juliansyah mendorong pemerintah dan perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Ropang untuk membangun jalan tembus Ropang menuju Blok Pangulir--pusat pertambangan PT Sumbawa Juta Raya (SJR) dan Blok Dodo yang dikelola PT Amman Mineral Nusa Tenggara. 

Sementara dari para pemuda, meminta Juliansyah mendesak perusahaan tambang untuk merekrut tenaga kerja 60 persen berasal Kecamatan Ropang sebagai ring 1 wilayah tambang. Bagi pemuda yang belum memiliki skill atau kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan, dapat difasilitasi untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan hasil kerjasama pemerintah daerah dengan perusahaan. Demikian pengembangan UMKM dan perbaikan infrastruktur pendidikan, harus menjadi perhatian serius.

Terhadap aspirasi ini, Juliansyah menyatakan komitmennya untuk memperjuangkannya. Selain berkoordinasi dengan pemerintah daerah, juga akan mengomunikasikannya dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ropang dan sekitarnya. “Kami akan berusaha maksimal, agar semua aspirasi masyarakat di Lawin bisa terakomodosi dan terealisasi. Ini juga bagian dari konstribusi perusahaan yang harus tertunaikan, agar keberadaannya memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di sekitarnya,” tandas Juliansyah (AM)

]]>
Wed, 19 Feb 2025 12:01:29 +0800 amr
Dari Tanah Makam hingga PAUD, Ini Aspirasi Warga Karang Gudang yang Disampaikan ke Dewan Ridwan https://amarmedia.co.id/dari-tanah-makam-hingga-paud-ini-aspirasi-warga-karang-gudang-yang-disampaikan-ke-dewan-ridwan https://amarmedia.co.id/dari-tanah-makam-hingga-paud-ini-aspirasi-warga-karang-gudang-yang-disampaikan-ke-dewan-ridwan Dari Tanah Makam hingga PAUD, Ini Aspirasi Warga Karang Gudang yang Disampaikan ke Dewan Ridwan

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan SP M.Si dari Fraksi PKB, melaksanakan reses di RT 03 RW 10 Karang Gudang, Kelurahan Brang Biji pada tanggal 18 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.

Dalam reses tersebut, Ridwan menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, antara lain:

Tanah Makam, UMKM,Bantuan PAUD.

Salah seorang warga Masyarakat Anton menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan dan pengelolaan tanah makam. Warga lainnya mengusulkan adanya dukungan dan pengembangan UMKM di wilayah Karang Gudang. Perwakilan PAUD berharap adanya perhatian dan bantuan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ridwan mendengarkan dengan seksama aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dan memperjuangkannya di tingkat DPRD Kabupaten Sumbawa.

"Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat. Semua aspirasi ini akan menjadi catatan penting bagi saya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat," ujar Ridwan.(AM)

]]>
Wed, 19 Feb 2025 11:19:06 +0800 amr
Reses di Labuan Terujung, Hasanuddin Tampung Aspirasi Warga Dari Kelautan hingga Infrastruktur https://amarmedia.co.id/reses-di-labuan-terujung-hasanuddin-tampung-aspirasi-warga-dari-kelautan-hingga-infrastruktur https://amarmedia.co.id/reses-di-labuan-terujung-hasanuddin-tampung-aspirasi-warga-dari-kelautan-hingga-infrastruktur Reses di Labuan Terujung, Hasanuddin Tampung Aspirasi Warga Dari Kelautan hingga Infrastruktur

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Beragam aspirasi yang disampaikan warga Dusun Labuhan Terujung, Desa Labuan Aji Kecamatan Tarano saat Hasanuddin Anggota DPRD Sumbawa melakukan resesnya, Selasa (18/2/2025).

Kehadiran wakil rakyat dari Fraksi NasDem ini disambut antusias. Pasalnya, muncul harapan masyarakat aspirasinya akan diperjuangkan untuk direalisasikan.

Di hadapan Daeng Unding—sapaan anggota DPRD ini, warga mengeluhkan kerap terjadinya aksi pengeboman ikan di perairan setempat. Warga berharap pengawasan laut oleh Pokmawas diintensifkan dan operasi laut yang dilakukan Polairud di wilayah Teluk Saleh ditingkatkan.

Mengingat masyarakat setempat sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, mereka meminta Daeng Unding dapat menfasilitasi rehabilitasi dermaga penghubung lingkungan antar pemukiman warga. Di antaranya perbaikan gang dusun.

Ada yang juga meminta bantuan talud penahan tebing area TPU Dusun Labuan Terujung sepanjang 50 meter dan jalan masuk dusun setempat. Aspirasi lainnya adalah rehab pagar Masjid Haqul Yaqin Dusun Labuan Jontal, paving blok untuk PAUD Simpatik Dusun Labuan Terujung Padela, dana hibah kelanjutan pembangunan Mushallah Nurul Jihad dan pembangunan bak penampungan air untuk minum ternak beserta pipa dan mesin airnya.

Selain itu pengadaan berugak untuk kegiatan Poskamling, terop, peralatan catering untuk UMKM dan Jalan Usaha Tani (JUT) Ai Lompa Dusun Terujung Padela.

Menanggapi aspirasi ini, Daeng Unding siap memperjuangkannya. Ia akan berkoordinasi dengan leading sektor terkait untuk merealisasikannya. Bagi yang bisa ditangani melalui dana pokir anggota DPRD, akan diupayakan untuk direalisasikan.

“Apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat akan diperjuangkan untuk direalisasikan. Tentunya dengan skala prioritas dan proporsional,” pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 19 Feb 2025 10:10:01 +0800 amr
Reses H. Jabir, S.Pd. di Desa Songkar: Masyarakat Harapkan Perbaikan Infrastruktur Pertanian https://amarmedia.co.id/reses-h-jabir-spd-di-desa-songkar-masyarakat-harapkan-perbaikan-infrastruktur-pertanian https://amarmedia.co.id/reses-h-jabir-spd-di-desa-songkar-masyarakat-harapkan-perbaikan-infrastruktur-pertanian Reses H. Jabir, S.Pd. di Desa Songkar: Masyarakat Harapkan Perbaikan Infrastruktur Pertanian 

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Jabir, S.Pd., dari Fraksi PDI Perjuangan, menggelar reses di Desa Songkar, Kecamatan Moyo Utara. 

Reses ini dihadiri oleh Kepala Desa Songkar dan ratusan warga masyarakat yang antusias menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi.

Kepala Desa Songkar Lanrusdi SH., menyampaikan bahwa Reses ini merupakan wadah penting bagi masyarakat Desa Songkar untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. "Apa yang menjadi kepentingan bersama atau umum kita sampaikan kepada wakil kita sehingga membawa manfaat bagi Desa kita" ujarnya 

Kemudian Bang Jo akrab disapa Kades Songkar ini berharap meskipun negara saat ini berada dalam semangat efisiensi dengan pemotongan anggaran daerah, masyarakat Desa Songkar tetap berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat segera terealisasi demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai aspirasi dan permasalahan disampaikan oleh masyarakat antara lain Sertifikasi Guru, Infrastruktur Pertanian dan Pembangunan Pagar TPU.

Guru SMPN I Moyo Hilir Jamiluddin, S.Pd., menyampaikan masalah sertifikasi guru yang belum keluar untuk 80 orang guru di tahun 2024.

Demikian juga diperkuat oleh Kepala sekolah SDN Songkar Hasyim mengusulkan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Irigasi. "Kami mohon pembangunan jalan usaha tani termasuk deker yang melewati dua desa, yaitu Desa Pungkit dan Desa Songkar. Ia juga menyoroti masalah saluran pembuangan di Desa Songkar.

Sementara warga lainnya Iwan mengusulkan fasilitas pemakaman. "Pembangunan pagar makam TPU Desa Songkar beserta jalan masuknya membutuhkan perhatian pak Dewan" ucapnya.

Atas hal tersebut Anggota DPRD.H. Jabir menanggapi satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Terkait masalah sertifikasi guru, ia berjanji akan menelusuri lebih lanjut kepada OPD terkait untuk mengetahui penyebab keterlambatan dan mencari solusinya.

"Untuk masalah infrastruktur jalan dan irigasi, ini akan menjadi prioritas saya. Saya akan berupaya memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani, deker, dan saluran pembuangan di Desa Songkar," ujarnya.

Terkait usulan pembangunan pagar makam, H. Jabir yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD juga berjanji akan memperhatikannya dan mencari solusi yang terbaik.

H. Jabir menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Sumbawa untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Songkar.

"Kami akan terus bekerja dan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun desa kita menjadi lebih baik," pungkasnya (AM)

]]>
Tue, 18 Feb 2025 19:38:16 +0800 amr
Reses Ridwan, SP., M, Si. di Seketeng, Terima Aspirasi Penguatan UKM melalui Koperasi Syariah https://amarmedia.co.id/reses-ridwan-sp-m-si-di-seketeng-terima-aspirasi-penguatan-ukm-melalui-koperasi-syariah https://amarmedia.co.id/reses-ridwan-sp-m-si-di-seketeng-terima-aspirasi-penguatan-ukm-melalui-koperasi-syariah Reses Ridwan, SP., M, Si. di  Seketeng Terima Aspirasi Penguatan UKM melalui Koperasi Syariah 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKB Ridwan SP.M.Si menggelar Reses, Senin, 17 Februari 2025. di RT 001/ RW 002 Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa. Agenda rutin anggota Dewan Fraksi PKB ini ke wilayah konstituen sebagai sarana menampung aspirasi masyarakat untuk bisa ditindaklanjuti menjadi program aplikatif dan berdampak masif.

Dalam agenda yang dihadiri sekitar lebih 50 warga dan tokoh agama maupun masyarakat serta Lurah Seketeng tersebut, beberapa bahasan yang mengemuka  adalah terkait masalah keagamaan dan perekonomian atau UKM.dan sosial kemasyarakatan.

Pada sesi dialog, Aden salah seorang warga yang hadir mengharapkan support dari Anggota Dewan melalui dapil 1 tersebut untuk renovasi mushola kampung dan penguatan kapasitas TPQ L Akang Zainuddin yang bertempat di RT 001/RW 003. Karena mengingat sejarah panjang TPQ L Akang telah banyak mencetak Qari'/ Qariah baik skala lokal maupun nasional.

Selain aspirasi dari sisi keagamaan, hal menarik yang menjadi tema diskusi pada reses malam itu adalah tema penguatan kapasitas UMKM. Beberapa warga yang berstatus UMKM meminta support anggota fraksi PKB tersebut untuk penguatan modal usaha.

Merespon diskusi UKM dengan Ridwan, Rai Saputra, ketua Koperasi Syariah BMT Insan Samawa yang juga Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat MUI Sumbawa yang berkesempatan hadir malam itu, memberikan masukan untuk pengelolaan dana aspirasi melalui koperasi syariah. Hal ini ditujukan untuk berkelanjutannya pengelolaan dana aspirasi melalui skim syariah dan diharapkan menjadi amal jariyah bagi anggota dewan penentu aspirasi.

"Skema penyaluran dana aspirasi dewan melalui lembaga koperasi syariah yang sudah dilegalkan, dapat menjadi solusi untuk pengelolaan dana aspirasi jangka panjang. Karena melalui sistem permodalan bergulir dengan akad - akad syariah, UKM dpat dibantu modal usaha secara bergilir dan diarahkan lebih produktif karena pola pembiayaan syariah menitikberatkan pada akad-akad usaha yang jelas, orientasi berdayausaha dan transparan seperti akad jual beli, jasa dan kerjasama berbagi hasil." terang Rai yang juga Ketua Dekopinda Kabupaten Sumbawa 

Foto Peserta Reses Ridwan SP.M.Si di  Kelurahan Seketeng

Rai juga menambahkan bahwa gerakan koperasi syariah yang telah diinisiasi sejak 2016 bersama teman teman di MUI Sumbawa, telah berkolaborasi dengan Yayasan milik Dompet Duafa pusat dengan tajuk program Mufakat. Program yang diikhtiarkan untuk membantu subsidi margin, jasa dan bagi hasil bagi UKM duafa sehingga mitra UKM yang didampingi hanya mencicil pokok modal usaha saja ke Koperasi Syariah BMT Insan Samawa. Program menarik yang diharapkan dapat dikongsikan dengan mitra dewan untuk mengelola dana aspirasi mereka.

Menyikapi Paparan Rai, Ridwan sangat antusias dan merespon positif hajat kemitraan dana aspirasi dengan koperasi syariah utk penguatan UKM. Ridwan berjanji akan mengusahakan yang terbaik untuk ikhtiar kolaborasi tersebut untuk kemaslahatan UKM di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 18 Feb 2025 10:48:49 +0800 amr
Reses Zohran di Desa Kerato: Masyarakat Harapkan Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Umum https://amarmedia.co.id/reses-zohran-di-desa-kerato-masyarakat-harapkan-perbaikan-infrastruktur-dan-fasilitas-umum https://amarmedia.co.id/reses-zohran-di-desa-kerato-masyarakat-harapkan-perbaikan-infrastruktur-dan-fasilitas-umum Reses Zohran di Desa Kerato: Masyarakat Harapkan Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Umum

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran SH, setelah menggelar Reses di pagi hari di Desa Boak, kemudian menggelar reses di Aula Kantor Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, pada Senin Sore 17 Februari 2025. Reses ini dihadiri oleh Kepala Desa Kerato, Perangkat Desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat, serta puluhan warga dari berbagai dusun. Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan.

Kepala Desa Kerato, Muhammad Idham, menyambut baik kegiatan reses yang diadakan oleh Zohran SH. Ia berharap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Zohran yang telah bersedia hadir dan mendengarkan aspirasi kami. 

“Desa ini terdiri dari 5 dusun, 28 RT, 10 RW, dengan jumlah penduduk lebih dari 5000 jiwa,” ungkap Kades.Kades mengaku tidak semua persoalan dapat diselesaikan di tingkat desa, sehingga diusulkan ke kecamatan, namun seringkali terhambat di tingkat kabupaten. Misalnya persoalan banjir yang kerap menggenangi Dusun Sering. Masalah ini sudah disampaikan ke Komisi III DPRD untuk dicarikan solusi. Karena itu Ia meminta bantuan Zohran untuk menjembatani aspirasi masyarakat terkait normalisasi saluran.

Aspirasi lain disampaikan Jamaludin Ali warga RT 01 RW 03. Ia meminta bantuan kursi (minimal 100 buah) dan pengeras suara (minimal 2 buah) untuk kegiatan social di lingkungannya. Masalah selokan yang sering mampet juga disampaikan Ibu Nur Aini Ketua Majelis Taklim Almuttaqin RW 04, sekaligus meminta bantuan terop. Ada juga meminta perbaikan Gang Kamboja dan peningkatan jalan aspal sepanjang 150 meter dari bapak Muhammad Assegapn. Ketua BPD meminta normalisasi saluran irigasi di Dusun Sering, Kerato, Nijang, dan Jorok dan depan SMKN 3 Sumbawa. Kemudian perbaikan musholla dan jalan tanah yang rusak, serta ruang kelas SDN Kerato yang banjir dan menyebabkan banyak anak terserang DBD. 

Demikian soal kebutuhan pupuk dan kelangkaan gas elpiji 3kg juga menjadi usulan dalam reses tersebut. 

Terhadap berbagai persoalan itu, Zohran siap memperjuangkannya seperti masalah saluran induk dan drainase depan Rumah sakit Umum Daerah di Sering. Untuk perbaikan mushollah akan diprioritaskan, dan mengupayakan pemasangan paving blok untuk perbaikan gang lingkungan. Kemudian soal SDN Kerato yang direndam banjir, Zohran akan mengfasilitasinya dengan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa Demikian masalah pupuk dan gas elpiji, Zohran mengaku sudah dibahas di Komisi II DPRD serta langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

Dijelaskan Zohran, reses adalah kewajiban anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kunjungan kerja, sesuai dengan UU 23 tentang Pemerintahan Daerah dan PP 12 tahun 2012 tentang Penyusunan Tata Tertib DPRD. Sebagai anggota DPRD, Ia dipersilakan untuk menyerap aspirasi sebanyak-banyaknya. 

"Semua aspirasi yang masuk hari ini akan saya perjuangkan. Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," tegasnya. (AM)

]]>
Tue, 18 Feb 2025 10:31:39 +0800 amr
Anggota DPRD Zohran SH Gelar Reses di Desa Boak, Tampung Aspirasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-zohran-sh-gelar-reses-di-desa-boak-tampung-aspirasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-zohran-sh-gelar-reses-di-desa-boak-tampung-aspirasi-masyarakat Anggota DPRD Zohran SH Gelar Reses di Desa Boak, Tampung Aspirasi Masyarakat

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi NasDem Zohran SH, menggelar kegiatan reses perdana di Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes pada tanggal 17 Februari 2025.

Kegiatan reses ini merupakan salah satu upaya Zohran SH untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, serta untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang mereka hadapi. Ia berharap, melalui kegiatan ini, dapat tercipta sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun daerah. 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Desa Boak, Korwil Pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, petani, hingga perwakilan pemuda.

Dalam reses tersebut, masyarakat Desa Boak menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi. Isu-isu yang paling banyak diangkat antara lain terkait dengan infrastruktur, pertanian, lingkungan, dan pendidikan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Zohran yang telah bersedia hadir dan mendengarkan aspirasi kami," ujar Abas, salah satu warga Desa Boak. Dirinya menyampaikan aspirasinya diantaranya adalah pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan tempat penampungan air serta perbaikan jembatan penyeberangan yang rusak."Kami berharap, apa yang kami sampaikan ini dapat segera direalisasikan."ucapnya.

Warga lainnya Ngatiman menambahkan agar di tempat pemakaman umum dibuatkan sumur dan tempat penyimpanan peralatan tukang penggali kuburan.Dia juga mengusulkan pengadaan Kanopi Masjid Alfalah.

Mustofa salah satu peserta Reses menyampaikan bahwa di dusun Boak Dalam ada persoalan di musim barat. Ada saluran tersier yang jebol sepanjang 100 meter perlu di perbaiki." Kami para petani berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah terkait dengan bibit palawija, optimalisasi hasil pertanian, dan pemanfaatan air lahan irigasi" ujarnya

Kordinator Wilayah Pendidikan Desa Boak Ahmad Yani mengusulkan agar ada pemagaran atau tembok sekolah SDN Boak sepanjang 100 meter.

"Kondisi sekolah di Desa Boak membutuhkan sentuhan pemerintah dalam menata pekarangan seperti pemasangan Paving blok. Juga pada Gedung serbaguna di Desa Boak perlu di tuntaskan pembangunannya." ungkapnya.

Terkait dengan pencegahan bencana alam banjir juga disampaikan warga diantara mereka Marjana. " Di Dusun Boak A kami terdampak banjir dari gunung, demikian pula saluran irigasi tersier di areal pertanian juga terdampak. Kalau bisa dibangun cekdam Ai Jati diatas Gunung di hulu Desa Boak sebagai bahan penampung air bagi warga dan sumber air ternak" jelasnya.Warga lainnya Arman mengusulkan ada lampu penerangan jalan pada lokasi Sumber mata Air Desa karena warga juga mengambil air pada malam hari.

Terkait Lingkungan warga masyarakat, Rizal mengeluhkan masalah sampah yang belum tertangani dengan baik, serta kebutuhan akan tempat pembuangan sementara (TPS).

Menanggapi aspirasi masyarakat, Zohran SH berjanji akan menindaklanjuti semua aspirasi yang disampaikan. Ia akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Boak," ujar Zohran. "Saya berharap, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi." tandasnya (AM)

]]>
Mon, 17 Feb 2025 15:51:24 +0800 amr
Anggota DPRD Ridwan SP M.Si, Ajak Berkolaborasi Optimalkan Kontribusi PT. SJR https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ridwan-sp-msi-ajak-berkolaborasi-optimalkan-kontribusi-pt-sjr https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-ridwan-sp-msi-ajak-berkolaborasi-optimalkan-kontribusi-pt-sjr Anggota DPRD Ridwan SP M.Si, Ajak Berkolaborasi Optimalkan Kontribusi PT. SJR

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa,Ridwan SP,M.Si mengajak seluruh elemen Pemerintahan dan masyarakat untuk melakukan diskusi komprehensif dan berkolaborasi terkait dampak kehadiran PT. Sumbawa Juta Raya (SJR) di wilayah Kecamatan Ropang. Ajakan ini disampaikan menyusul aspirasi yang disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kepala Desa Se Kecamatan Ropang dan Lantung, Camat Ropang dan Aliansi Rakyat Berdaulat terkait dengan kontribusi perusahaan tambang tersebut terhadap masyarakat dan daerah Kamis 13 Februari 2025.

"Kita perlu duduk bersama dan mengevaluasi secara menyeluruh dampak kehadiran PT. SJR, tidak hanya di Ropang, tetapi di seluruh Kabupaten Sumbawa," ujar Ridwan yang juga anggota fraksi PKB

Hal ini penting untuk memastikan bahwa keberadaan perusahaan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bukan sebaliknya. 

Ridwan juga menyoroti beberapa poin penting yang perlu menjadi fokus Pertama, terkait harapan masyarakat terhadap PT. SJR, khususnya dalam sektor infrastruktur dan akses jalan darat. Maka peran dari instansi atau Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dari Perencanaan dan pengusulan jalan dapat berkolaborasi membantu mewujudkannya. Kedua, mengenai dampak perusahaan terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam bentuk CSR atau yang dikenal Program Pemberdayaan Masyarakat 

"Penangan kemiskinan di Sumbawa juga menjadi perhatian serius. Kita perlu mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah ini, dan PT. SJR sebagai bagian dari masyarakat Sumbawa dan berinvestasi di daerah ini juga harus berkontribusi."tegasnya (AM)

 

]]>
Sat, 15 Feb 2025 11:12:31 +0800 amr
Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Meminta PT SJR Membuat Memorial Bagus Bagi Masyarakat Dengan Membangun Jalan. https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-meminta-pt-sjr-membuat-memorial-bagus-bagi-masyarakat-dengan-membangun-jalan https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-sumbawa-meminta-pt-sjr-membuat-memorial-bagus-bagi-masyarakat-dengan-membangun-jalan Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Meminta PT SJR Membuat Memorial Bagus Bagi Masyarakat Dengan Membangun Jalan.

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran SH, memberikan masukan dan saran kepada PT SJR untuk membuat memorial atau legacy yang berkesan bagi Kabupaten Sumbawa. Dalam RDP Komisi II pada Kamis, 13 Januari 2025, Zohran menyampaikan permintaannya agar PT SJR membangun jalan sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Lantung.

Sekretaris Komisi II Orek akrab disapa menekankan bahwa investasi besar yang diberikan oleh PT SJR sangat berharga bagi Kabupaten Sumbawa dan perlu dijaga. Ia meyakini bahwa dalam sepuluh tahun ke depan, PT SJR akan terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi daerah. Oleh karena itu, ia menyarankan agar PT SJR mengalokasikan anggaran dalam program pemberdayaan masyarakat (PPM) untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Menurut Orek yang juga Anggota Fraksi NasDem, pembangunan jalan ini akan menjadi solusi atas harapan yang disampaikan oleh HMI dan Kepala Desa se-Kecamatan Ropang dan Lantung. Ia juga menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari hak daerah penghasil. Zohran berharap agar PT SJR dapat merealisasikan pembangunan jalan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

"Saya menyarankan agar PT SJR menganggar dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) nya pembangunan infrastruktur sehingga apa yang diharapakan HMI dan Kepala Desa Se Kecamatan Ropang dan juga Lantung dapat dijembatani. Ini adalah bagian dari hak daerah penghasil" tandas Orek

Selain itu, Orek juga menyinggung perusahaan tambang lainnya yang beroperasi di Kecamatan Ropang, seperti PT AMNT, yang diperkirakan akan memulai konstruksi pada tahun 2027. Ia berharap agar perusahaan-perusahaan ini juga dapat memberikan kontribusi yang serupa dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

"Demikian pula dengan Perusahaan tambang lainnya yang beroperasi produksi di Kecamatan Ropang Kabupaten Sumbawa seperti PT AMNT yang diperkirakan 2027 sudah mulai kontruksi. Saya benar benar berharap ini dapat diwujudkan" pungkasnya 

Atas hal tersebut Direktur PT SJR Indra Prana menanggapi bahwa pembangunan jalan sangat mungkin dilakukan asalkan bersama -sama dengan Pemerintah."Sebelumnya ada studi yang dilakukan oleh Perusahaan jika menggunakan akses jalan darat. Hasilnya lebih efisien dari sisi biaya dan waktu jika menggunakan akses laut, Kendala kami pada biaya Anggaran dan waktu. Namun jika pembangunan jalan bersama - sama pemerintah kami sanggup" jelasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes, S.Ag.,M.M Inov selaku Koordinator Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.Ketua komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma, SIP (Fraksi PDI P), Anggota ; Ridwan, SP.,M.Si, (Fraksi PKB) Ida Rahayu S.AP, (Fraksi PAN) Kaharuddin Z, (Fraksi Partai Gelora) Juliansyah,SE, (Fraksi Demokrat PPP Pembangunan) Muhammad Zain, S.IP, (Fraksi Golkar) dan Ahmad Nawawi (Fraksi Demokrat PPP Pembangunan).

Hadir pula Sekretaris BKAD Kabupaten Sumbawa, Kaharuddin SE.M.Ec Dev, Sekretaris Bapenda, Aulia Asman S.Ak.Mec Dev, Perwakilan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi NTB, Balai ESDM Pulau Sumbawa Provinsi NTB, Yudi, Jajaran Pengurus HMI Cabang Sumbawa, (AM/Irm/Maya)

]]>
Sat, 15 Feb 2025 08:31:37 +0800 amr
Dewan Rosi Desak PT SJR Penuhi Tuntutan Masyarakat Ropang dan Lantung Bangun Akses Jalan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-desak-pt-sjr-penuhi-tuntutan-masyarakat-ropang-dan-lantung-bangun-akses-jalan https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-desak-pt-sjr-penuhi-tuntutan-masyarakat-ropang-dan-lantung-bangun-akses-jalan Dewan Rosi Desak PT SJR Penuhi Tuntutan Masyarakat Ropang dan Lantung Bangun Akses Jalan

Sumbawa.Amarmedia.co.id. - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain, menyampaikan aspirasi masyarakat Kecamatan Ropang dan Lantung terkait keberadaan perusahaan tambang di wilayah mereka. Dalam forum yang dihadiri oleh kepala desa, camat, dan perwakilan perusahaan, Dewan Rosi akrab disapa menyampaikan kekecewaan masyarakat atas kontribusi perusahaan yang dinilai tidak sesuai harapan.

"Saya hampir menangis mendengar keadaan masyarakat disana, ini karena saya sendiri merasakan apa yang dirasakan oleh teman-teman dari Kecamatan Ropang dan Lantung," ujar Zain dengan nada sedih.

Dewan Rosi menegaskan bahwa keberadaan mereka di parlemen tidak lepas dari dukungan masyarakat di dua kecamatan tersebut. Ia menyoroti kekecewaan masyarakat yang merasa tidak diperhatikan oleh perusahaan tambang.

"Masyarakat Ropang sangat kecewa dengan tidak dibukanya akses darat menuju townsit PT SJR.Kami mengetuk hati Bapak Ibu sekalian, terketuk hatinya terhadap penderitaan kami," tegas anggota fraksi Partai Golkar ini.

Dewan Rosi mengingatkan bahwa kontribusi masyarakat di Kecamatan Ropang sangat besar sejak perintisan tambang pada tahun 2007 hingga fase produksi saat ini. Bahkan, ada korban jiwa dalam prosesnya.

"Meskipun tidak terkuak di media, kami berharap agar keberadaan perusahaan ini benar-benar ada manfaat bagi masyarakat," lanjutnya.

Masyarakat menuntut agar perusahaan tidak hanya mempekerjakan masyarakat Ropang, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat lain. Mereka juga berharap UMKM lokal dapat berkembang dan terjadi perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

"Jangan hanya menilai dari sisi besar keuntungan, tapi mari kita menilai dari manfaat keberadaan tambang itu sendiri yang ada di tengah-tengah masyarakat," kata Rosi

Selain itu, Rosi meminta perusahaan untuk proaktif dalam membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat aktivitas pertambangan. Jalan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pasca penambangan, bahkan menjadi potensi wisata.

"Fasilitas infrastruktur itu tidak hanya dimanfaatkan pada saat perusahaan berada di wilayah Kecamatan Ropang, tapi pasca penambangan juga bisa dimanfaatkan," jelas Rosi

Rosi juga menyoroti peran perusahaan dalam pemanfaatan jalan. Menurutnya, perusahaan harus proaktif dalam merealisasikan akses jalan, bukan hanya mengandalkan masyarakat.

"Bukan hanya masyarakat yang memanfaatkan jalan ini, tapi perusahaan yang memanfaatkan. Maka perusahaanlah yang proaktif bagaimana transportasi itu bisa terealisasi akses jalannya," tegasnya.

Zain berharap pertemuan ini dapat menghasilkan kesimpulan akhir yang mengakomodasi tuntutan masyarakat. Ia juga meminta pihak terkait, terutama dari kehutanan, untuk memfasilitasi komunikasi antara perusahaan dan masyarakat.

"Saya minta perusahaan untuk benar-benar ada itikad baik untuk memenuhi apa yang menjadi hajat dan keinginan para kepala desa yang mewakili masyarakat di dua kecamatan untuk bisa diakomodir, Saya saat itu juga menjadi aparat desa di tempat tersebut sehingga tahu persis apa yang dirasakan masyarakat," pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 14 Feb 2025 21:10:54 +0800 amr
Juliansyah SE; Penggunaan Akses Jalan Ropang Harus! Wujud Kepedulian Perusahaan untuk Kesejahteraan Masyarakat https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-penggunaan-akses-jalan-ropang-harus-wujud-kepedulian-perusahaan-untuk-kesejahteraan-masyarakat https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-penggunaan-akses-jalan-ropang-harus-wujud-kepedulian-perusahaan-untuk-kesejahteraan-masyarakat Juliansyah SE; Penggunaan Akses Jalan Ropang Harus! Wujud Kepedulian Perusahaan untuk Kesejahteraan Masyarakat 

Sumbawa.Amarmedia.co.id  Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE memberikan dukungan tegas terhadap aspirasi masyarakat yang disuarakan Camat dan Para Kepala Desa Se Kecamatan Ropang terkait akses jalan menuju wilayah Ropang Lantung ke Lokasi Pertambangan PT SJR. Masyarakat merasa bahwa kontribusi mereka dalam merintis Kegiatan Perusahaan tambang emas tersebut tidak dihargai dan mereka terpinggirkan setelah perusahaan tersebut beroperasi.

"Sungguh miris apa yang dialami masyarakat Ropang dan Lantung , yang telah berjasa dalam perintisan Perusahaan namun kemudian terabaikan. Masyarakat merasa bahwa keberadaan investasi seharusnya memberikan manfaat bagi mereka, bukan malah merugikan. atau seperti ayam mati di lumbung pangan hanya sebagai penonton. Saya ikut menyuarakan apa yang mereka inginkan agar PT SJR lebih memperhatikan kebijakan terkait akses transportasi darat" sebutnya.

Kemudian lanjutnya, kondisi masyarakat yang merasa tidak berdaya di tengah kekayaan alam mereka sendiri, karena perusahaan tambang menggunakan aturannya sendiri diantaranya rekruitmen tenaga kerja yang sulit dipenuhi tenaga kerja lokal. 

"Kami berharap PT SJR dapat mengambil kebijakan yang saling menguntungkan (win-win solution) terkait akses transportasi yang dipakai. Jika perusahaan mengejar keuntungan lebih atau efisien dengan akses laut, namun jika menggunakan akses darat dapat membuat keuntungan lebih rendah, maka ini sebagian diambil karena lebih adil dan mensejahterakan masyarakat" tambahannya.

Juliansyah yang mewakili lebih dari 4300 suara di Kecamatan Ropang meminta agar aspirasi ini benar - benar diperhatikan. " Saya sangat setuju dengan investasi tapi Jika keberadaan perusahaan mudharatnya lebih besar dari manfaat maka lebih baik perusahaan hengkang saja" tandasnya.

Atas hal ini Direktur PT SJR Indra Prana menyakan bahwa hal tersebut mungkin dilakukan manakala bersama - sama pemerintah karena jalan tersebut berada diwilayah hutan lindung dan sebagainya memasuki kawasan konsesi PT AMNT." Kendala kami saat ini ada pada anggaran dan waktu, hasil feasibility studi perusahaan lebih untung menggunakan akses laut, namun bila menggunakan akses darat sangat mungkin dilakukan asalkan bersama - sama dengan Pemerintah" ujarnya (AM)

]]>
Fri, 14 Feb 2025 15:43:08 +0800 amr
Komisi II Gelar Hearing Bersama PT SJR, Pemda Sumbawa, HMI , Aliansi Rakyat Berdaulat, Camat dan Para Kades Hasilkan Sejumlah Rekomendasi https://amarmedia.co.id/komisi-ii-gelar-hearing-bersama-pt-sjr-pemda-sumbawa-hmi-aliansi-rakyat-berdaulat-camat-dan-para-kades-hasilkan-sejumlah-rekomendasi https://amarmedia.co.id/komisi-ii-gelar-hearing-bersama-pt-sjr-pemda-sumbawa-hmi-aliansi-rakyat-berdaulat-camat-dan-para-kades-hasilkan-sejumlah-rekomendasi Komisi II Gelar Hearing Bersama PT SJR, Pemda Sumbawa, HMI , Aliansi Rakyat Berdaulat, Camat dan Para Kades Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Hearing Komisi II DPRD Sumbawa pada Kamis 13 Februari 2025 membahas mengenai pemaparan dari Ketua HMI Cabang Sumbawa, Camat Ropang, para Kepala Desa di Kecamatan Ropang dan Kades Sepukur Kecamatan Lantung, serta Aliansi Rakyat Berdaulat Terkait dengan Keberadaan PT Sumbawa Juta Raya (SJR).

Tuntutan Masyarakat Ropang dan Lantung adalah membangun akses jalan. "Masyarakat Ropang dan Lantung, termasuk para Kepala Desa, sangat menuntut agar PT SJR membangun akses jalan darat dari Kecamatan Ropang dan Lantung menuju wilayah pertambangan mereka (townsite)" ujar Camat Ropang Dyta Fruzqi. 

 

Menurutnta, kondisi jalan yang ada saat ini sangat parah dan sulit dilalui, sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan peternakan. Selain itu, akses laut yang ada dinilai tidak maksimal dan berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja. Dirinya sangat berharap dengan adanya akses jalan darat yang memadai. 

Para Kepala Desa Se Kecamatan Ropang mewakili masyarakat Ropang juga berharap hal demikian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, serta mempermudah mobilisasi logistik dan eksplorasi sumber daya alam.

Perwakilan Aliansi Rakyat Berdaulat Zakariah Surbini mempertanyakan kontribusi PT SJR terhadap Kabupaten Sumbawa, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.

"Terhadap Royalti dan dana CSR perlu dijelaskan oleh PT SJR, seberapa besar sudah diberikan karena Masyarakat menuntut transparansi mengenai besaran royalti dan dana CSR yang diberikan oleh PT SJR kepada daerah" imbuhnya.

Demikian pula ditambahkan oleh Imran terkait kepemilikan saham.Dia menyoroti akuisisi saham PT SJR oleh PAMA dan Astra Group pada tahun 2024, dan mempertanyakan siapa pemilik saham mayoritas PT Sumbawa Juta Raya saat ini.

Begitu juga Dampak Lingkungan.Imran khawatir terhadap dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan PT SJR, terutama terkait dengan pembuangan limbah (tailing).

Atas hal tersebut DPRD Kabupaten Sumbawa berjanji akan menanggapi serius aspirasi masyarakat Ropang dan Lantung, serta akan mendorong PT SJR untuk memenuhi tuntutan mereka.

Di Akhir Forum Ketua Komisi II DPRD menyampaikan beberapa Rekomendasi diantaranya adalah  pertama ; Meminta kepada PT Sumbawa Juta Raya (SJR) untuk membangun akses infrastruktur jalan dari pusat kecamatan Ropang ke lokasi pertambangan PT SJR. 

Kedua ; Meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa untuk mengkaji 

Potensi pendapatan daerah dari sektor pertambangan sehingga pendapatan daerah dapat dioptimalkan 

Ketiga ; Meminta kepada PT SJR Untuk membuat Rencana Induk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tahun 2025 dan tahun selanjutnya sehingga masyarakat dapat menikmati kontribusi PT SJR 

Keempat ; Meminta Kepada dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk dapat memfasilitasi harapan masyarakat dan dan daerah kabupaten Sumbawa untuk membantu mendapatkan ijin penggunaan /pinjam lahan kehutanan bagi pembangunan jalan menuju pertambangan PT SJR.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes, S.Ag.,M.M Inov selaku Koordinator Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.Ketua komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma, SIP (Fraksi PDI P), Sekretaris Zohran,SH   (Fraksi NasDem) Anggota ;  Ridwan, SP.,M.Si, (Fraksi PKB)  Ida Rahayu S.AP, (Fraksi PAN) Kaharuddin Z, (Fraksi Partai Gelora)  Juliansyah,SE, (Fraksi Demokrat PPP Pembangunan) Muhammad Zain, S.IP, (Fraksi Golkar) dan  Ahmad Nawawi  (Fraksi Demokrat PPP Pembangunan).

Hadir pula Sekretaris BKAD Kabupaten Sumbawa, Kaharuddin SE.M.Ec Dev, Sekretaris Bapenda, Aulia Asman S.Ak.Mec Dev, Perwakilan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi NTB, Balai ESDM Pulau Sumbawa Provinsi NTB, Yudi, Jajaran Pengurus HMI Cabang Sumbawa, (AM/Irm/Maya)

 

]]>
Fri, 14 Feb 2025 07:48:28 +0800 amr
RDP Komisi II DPRD Sumbawa. Kepala Desa Se Kecamatan Ropang & Lantung Menuntut Akses Jalan ke PT SJR https://amarmedia.co.id/rdp-komisi-ii-dprd-sumbawa-kepala-desa-se-kecamatan-ropang-lantung-menuntut-akses-jalan-ke-pt-sjr https://amarmedia.co.id/rdp-komisi-ii-dprd-sumbawa-kepala-desa-se-kecamatan-ropang-lantung-menuntut-akses-jalan-ke-pt-sjr RDP Komisi II DPRD Sumbawa. Kepala Desa Se Kecamatan Ropang - Lantung Menuntut Akses Jalan ke PT SJR

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kepala Desa bersama BPD dari   wilayah "pojok selatan" seperti Kecamatan Ropang dan Lantung, dalam hearing bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa (13/2) menyuarakan tuntutan mereka terkait keberadaan perusahaan tambang PT Sumbawa Juta Raya (SJR). Aspirasi utama mereka adalah pembangunan akses jalan yang layak menuju wilayah pertambangan PT SJR.

Perwakilan Aliansi Rakyat Berdaulat -Gerakan Pojok Selatan dan Green Bulaeng, Brian Sely Prado, yang hadir menyampaikan dinamika di wilayah pojok selatan, menegaskan semangat masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan manfaat dari keberadaan perusahaan tambang. "Kita adalah generasi yang lahir dari rahim Sumbawa," ujarnya, menekankan bahwa sumber daya alam yang ada seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyampaikan kekecewaan atas apa yang dianggap sebagai "penjarahan" sumber daya alam dan berharap PT SJR dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. 

Tuntutan utama yang ia bawa adalah agar PT SJR membuka akses jalan ke Kecamatan Ropang, yang dianggap sebagai keharusan untuk eksplorasi sumber daya alam di Sumbawa.

Camat Ropang, Dyta Frizqi,S.STP menggambarkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan di wilayahnya. "Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Ropang sudah sangat parah," keluhnya, membandingkan dengan daerah lain yang memiliki tambang namun jalannya mulus. Ia menyayangkan bahwa kondisi ini seolah luput dari perhatian perusahaan tambang. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar PT SJR membangun akses jalan dari Kecamatan Ropang ke lokasi townsite mereka. Ia juga menyoroti potensi pesisir Kecamatan Ropang yang belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat karena akses jalan yang sulit.

Para Kepala Desa dari berbagai desa di Kecamatan Ropang dan Lantung juga turut menyampaikan aspirasi mereka. Kepala Desa Ropang,Muhdar misalnya, menekankan bahwa akses laut tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat desanya. justru akses laut bisa berbahaya bagi para karyawan.Ia meminta agar PT SJR membangun jalan dari wilayah Kecamatan Ropang ke townsite sebagai kontribusi perusahaan. Ia juga mengharapkan adanya kerja sama Pemerintah Sumbawa dan antar OPD untuk mewujudkan hal ini.

Kepala Desa Labangkar diwakili Kadusnya Gunawan menyampaikan bahwa harapan akan adanya jalan adalah hasil perjuangan mereka sejak awal berdirinya perusahaan. Ia mengingatkan agar PT SJR tidak melupakan jasa Desa Labangkar yang turut andil dalam Perintisan awal perusahaan saat  eksplorasi. "Janganlah seperti pepatah ayam mati di lumbung padi. Kami hanya menjadi penonton di tanah kami sendiri dan tidak mendapatkan apa apa dari limpahan kekayaan alam Ropang" tandasnya 

Kepala Desa Ranan Sukiman Suryawan SPdI bahkan menyatakan kesiapannya untuk membuat "jalan sendiri" jika PT SJR tidak bersedia, sementara Kepala Desa Lawin menyampaikan kesimpulan terburuk jika aspirasi mereka tidak diindahkan. "Kami ingin ada akses jalan dibangun menuju tambang atau laut. Jika tidak ada kemampuan atau iktikad baik dari perusahaan kami akan bangun sendiri jalan itu, karena itu sudah menjadi kesepakatan semua kades di wilayah. Jika kami membuka jalan dengan melanggar aturan kami siap dipenjara" sindirnya.

Kepala Desa Lebin Ahdiyat Karyamiharja menyampaikan harapan agar keberadaan PT SJR memberikan manfaat bersama, terutama dalam pembangunan infrastruktur, kontribusi pendapatan daerah, dan pemberdayaan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya memikirkan pasca tambang, ketika PT SJR sudah tidak beroperasi di Sumbawa. 

Kepala Desa Sepukur menambahkan bahwa wilayah selatan Sumbawa yang kaya akan sumber daya alam belum merasakan kemerdekaan karena akses jalan yang buruk.

Tuntutan dari Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Lembaga Green Bulaeng Yossi Larian juga turut menyuarakan tuntutan akses jalan ke PT SJR. Mereka menekankan bahwa mobilisasi logistik seharusnya tidak menggunakan jalur laut karena berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Mereka meminta agar PT SJR serius dalam menanggapi tuntutan ini.

Ditambahkan oleh Zakariah Surbini, seorang tokoh masyarakat, mempertanyakan posisi PT SJR, apakah masih dalam tahap eksplorasi atau sudah eksploitasi. Ia juga menyoroti masalah akses dari Labangka yang dianggap sebagai langkah kolonialisme. Ia menuntut transparansi terkait kandungan mineral dan persentase dalam konsentrat, karena hal ini akan menentukan kontribusi PT SJR pada Sumbawa. Ia juga menekankan pentingnya program Comdev dan Comrel untuk membangun ekonomi masyarakat.

Perwakilan Gerakan Pojok Selatan juga menyoroti tantangan bahwa jalan yang akan dilewati merupakan wilayah konsesi PT AMNT dan harus mendapatkan izin dari Kementerian Kehutanan.

Atas Aspirasi para Kades Se Kecamatan Ropang dan Kecamatan Lantung  terkait akses jalan ke PT SJR merupakan suatu keharusan  dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak terkait. Komisi II meletakkan hal ini sebagai poin penting dari pertemuan yang harus diperhatikan dan diakomodir oleh PT SJR. " Kami meminta kepada PT SJR apakah memungkinkan membangun jalan ini ? Tanya Ketua Komisi II. I Nyoman Wisma. Dan dijawab oleh Direktur PT SJR Indra Prana bahwa hal itu mungkin dilakukan namun harus dihitung kembali biayanya dan tentunya ada kendala pada anggaran dan waktu.Atas hal tersebut menjadi bagian dari rekomendasi Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Tuntutan ini bukan hanya sekadar masalah infrastruktur, tetapi juga menyangkut keadilan, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam Hearing  Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Hadir Wakil ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes, S.Ag.,M.M Inov  Ketua komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma, S.I.P didampingi sekretaris Zohran,SH dan Anggota Ridwan, SP.,M.Si, Ida Rahayu S.AP, Kaharuddin Z, Juliansyah,SE, Muhammad Zain, S.IP, dan Ahmad Nawawi

Dari Pemda hadir Sekretaris BKAD Kabupaten Sumbawa, Kaharuddin SE.M.Ec Dev, Sekretaris Bapenda Aulia Asman, M.Ec.Dev Perwakilan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi NTB, Balai ESDM Pulau Sumbawa Provinsi NTB (AM)

]]>
Fri, 14 Feb 2025 04:08:08 +0800 amr
DPRD Sumbawa Tingkatkan Sinergi dengan Tim Ahli untuk Peningkatan Kinerja https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-sinergi-dengan-tim-ahli-untuk-peningkatan-kinerja https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-sinergi-dengan-tim-ahli-untuk-peningkatan-kinerja Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Bangun Sinergi dengan KPTA DPRD 

Foto : Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa bersama seluruh Kelompok Pakar dan Tim Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa  di Kantor DPRD Rabu 12 Februari 2025.

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, dan H M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, didampingi Kepala Bagian Risalah dan Persidangan Lukmanuddin S.Sos dan Kasubag Program Alwi Shihab  SP.M.Si.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa pertemuan dengan Tim Ahli bertujuan membangun sinergi dan meningkatkan kinerja dan kualitas DPRD Kupaten Sumbawa.

Demikian pula Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes memberikan arahan bahwa Rapat Rutin ini perlu digelar "Perlu diadakan rapat rutin untuk membahas isu-isu penting dan mengevaluasi kinerja tim Ahli DPRD" jelasnya.

H.Berlian juga menekankan agar ada peningkatan kapasitas para Anggota DPRD yang ditopang Staf Ahli di masing masing Alat kelengkapan DPRD. " Misalnya Tim Ahli Komisi-komisi di DPRD diharapkan memberikan "asupan gizi" kepada anggota dewan agar tidak lambat dalam memahami masalah sehingga dibutuhkan juga membangun sumber daya yang berkualitas untuk mendukung kinerja DPRD.

Dirinya juga mengakui bahwa Pimpinan DPRD terbuka untuk komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk tenaga ahli.

Pertemuan dengan tim ahli ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan citra DPRD Kabupaten Sumbawa. Beberapa poin penting yang ditekankan adalah pentingnya rapat rutin, peningkatan kapasitas anggota dewan, menjaga citra lembaga, ketegasan pimpinan, serta peran aktif dan integritas tim ahli dalam mendukung kinerja DPRD.(AM)

]]>
Thu, 13 Feb 2025 10:16:45 +0800 amr
Inilah Rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa pada RDP terkait Penguasaan Lahan HGU PT SBS https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-dprd-kabupaten-sumbawa-pada-rdp-terkait-penguasaan-lahan-hgu-pt-sbs https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-dprd-kabupaten-sumbawa-pada-rdp-terkait-penguasaan-lahan-hgu-pt-sbs Inilah Rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa pada RDP terkait Penguasaan Lahan HGU PT SBS

Sumbawa.Amarmedia.co.id., – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu, 12 Februari 2025, untuk membahas Penguasaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sumbawa Bangkit Sejahtera (SBS) di Kecamatan Plampang. 

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP.,M.M.Inov didampingi oleh Wakil Ketua I H.M Berlian Rayes, S.Ag.,M.M.Inov dan Wakil Ketua III Zulfikar Demitry, SH.,MH. Hadir Ketua komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Syaifullah,S.Pd.,M.M.Inov, Wakil Ketua komisi III Sri Wahyuni, S.AP beserta Anggota Hj.Jamila, S.Pd,SD, H.Rusdi,Saipul Arif. Turut hadir pula Juliansyah, SE anggota komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dari Pemerintah Daerah hadir Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Sumbawa, I Ketut Sumadi Arta SH, Kepala Dinas PRKP Kab. Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, SE., M.Eng, Perwakilan Kapolres Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Camat Plampang, Camat Labangka, PT . SBS , Kades Suka Mulya Labangka lll, Kades Sepakat, Kades Selante, Kades Usar dan LSM LPPK NTB, perwakilan masyarakat, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Olat Maras, LSM LPPK NTB, serta perwakilan dari PT SBS. Bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa 

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin menyampaikan bahwa persoalan ini telah disampaikan kepada pihaknya dua hari lalu. Masyarakat mendatangi wakilnya untuk mencari solusi terbaik melalui musyawarah. Ketua DPRD juga menyinggung bahwa massa aksi menyebutkan adanya oknum aparat yang diduga terlibat dalam permasalahan ini." Hari ini kami mengundang semua pihak terkait untuk mendapatkan solusinya" tandas Nanang.

Penjelasan LBH Olat Maras

Jasardi Gunawan dari LBH Olat Maras menyampaikan bahwa pihaknya telah mendampingi masyarakat sejak April 2023, meskipun perjuangan ini telah dimulai oleh LSM LPPD dan tokoh masyarakat lainnya. Pada tanggal 2 Februari 2023, telah terjadi kesepakatan antara masyarakat dan PT SBS di Kantor Pertanahan yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Kantor Pertanahan dan PT SBS. Dalam kesepakatan tersebut, PT SBS berjanji akan memberikan "lahan" seluas 50 hektar kepada masyarakat.

Namun, dalam perjalanannya, masyarakat mengirimkan surat ke Kanwil NTB untuk tidak menerbitkan HGU sebelum masalah tanah dengan masyarakat selesai. Setelah melalui berbagai proses, termasuk hearing di kantor DPRD dan kantor Bupati, tidak ada penyelesaian yang ditemukan. Bahkan, tujuh orang warga yang menuntut haknya justru dipidana.

LBH Olat Maras juga menyoroti adanya perbedaan informasi terkait HGU PT SBS. Pihaknya mendapatkan informasi dari BPN bahwa HGU belum diterbitkan, namun kemudian HGU tersebut ternyata sudah keluar. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kemarahan masyarakat.

Ditambahkan oleh Sugianto awal mula terjadinya kesepakatan antara masyarakat dan PT SBS. Saat itu, ia diajak berunding oleh PT SBS dan dipertemukan dengan kepala Kantor BPN. PT SBS menawarkan 30 hektar lahan untuk masyarakat sebagai plasma, namun setelah melalui negosiasi, disepakati 50 hektar untuk masyarakat dan 10 hektar untuk plasma. Namun, hingga saat ini, kesepakatan tersebut belum terealisasi.

Sugianto juga mempertanyakan keabsahan HGU PT SBS dan meminta kejelasan mengenai status lahan yang disengketakan. Ia juga menyoroti adanya oknum kepala desa yang membuat sporadik di lahan tersebut.

Tanggapan PT SBS

Perwakilan PT SBS Bahtian menjelaskan bahwa perusahaan mereka hadir di Sumbawa pada tahun 2013 dengan izin lokasi nomor 1571 tahun 2013. Mereka datang atas undangan Pemda untuk berinvestasi. PT SBS mengakui adanya masyarakat yang mengarap tanah, sehingga mereka memberikan pelepasan hak atas tanah, bukan jual beli.

PT SBS mengelola ijin lokasi lahan seluas 1.245,42 hektar, dengan 490 hektar sudah memiliki HGU dan lebih dari 600 hektar belum dikelola. Izin penggunaan tanah diterbitkan pada 2013, dengan SK izin lokasi sejak 2000. Perusahaan juga mengaku telah melakukan sosialisasi program plasma pada 30 Oktober 2023, dan melibatkan Komnas HAM dalam penyelesaian sengketa ini pada 23 Maret 2024.

PT SBS mengklaim telah melakukan pembersihan lahan dan penanaman sejak tahun 2017 dan mulai panen di Lepu. Mereka juga mengklaim telah memberikan kompensasi dan tali asih kepada masyarakat. Namun, pada tahun 2022, mereka menemukan pertumbuhan tanaman yang tidak bagus dan melakukan pembersihan lahan dan penanaman kembali. Setelah itu, masyarakat datang dan menanam kembali di lahan tersebut.

PT SBS juga menjelaskan bahwa HGU mereka baru keluar pada tahun 2023. Mereka kemudian digugat oleh masyarakat di PTUN Mataram, namun gugatan tersebut ditolak hingga tingkat kasasi. PT SBS juga membantah telah melepaskan tanah kepada masyarakat, melainkan dalam bentuk lain yakni pemberian modal dan petani plasma karena mereka hanya memiliki sertifikat HGU yang sifatnya sementara atau kontrak yang terbatas waktunya (35 tahun_red).

Ketua Komisi III DPRD Sumbawa Syaifullah meminta agar dilakukan kajian ulang terhadap penggunaan HGU PT SBS seperti yang ada di blok Teluk Santong. Dirinya menegaskan bahwa lahan tersebut tidak dapat dimiliki pihak manapun karena PT SBS hanya memiliki hak kontrak, bukan hak milik.

Diakhir RDP menghasilkan Rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa sehingga menjadi solusi yang adil bagi semua pihak diantaranya adalah : 

Pertama ; Kesepakatan yang terjadi antara PT.SBS dan LPPK NTB untuk memberikan lahan sebanyak 50 Ha dipahami berdasarkan regulasi adalah diberikan dalam bentuk plasma sebanyak 50 Ha bukan sebagai hak milik

Kedua : Ketentuan Plasma yang diberikan mengikuti aturan perusahaan dan ketentuan perundangan undangan yang berlaku. 

Ketiga : Mengkaji kembali surat ijin pembukaan lahan PT.SBS

Dan keempat mengkaji ulang HGU PT SBS yang diperuntukkan untuk sisal sesuai dengan hak yang diberikan. (AM/May/Irm)

]]>
Wed, 12 Feb 2025 20:20:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Status Tenaga Honorer R2 dan R3 pada Seleksi PPPK Tahap Pertama https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-status-tenaga-honorer-r2-dan-r3-pada-seleksi-pppk-tahap-pertama https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-status-tenaga-honorer-r2-dan-r3-pada-seleksi-pppk-tahap-pertama DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Status Tenaga Honorer R2 dan R3 pada Seleksi PPPK Tahap Pertama 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Komisi I dan IV menggelar Hearing terkait Status R2 dan R3 seleksi P3K tahap I pada Selasa 11 Februari 2025 diruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa 

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I Muhammad Faesal SAP. M.M.Inov. Hadir para Anggota Komisi I dan IV diantaranya H Jabir SPd, Bunardi Amd.PI, Marliaten, H Zainuddin Sirat, I Ketut Sawitra dan Syukri HS bersama tim ahli DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa hadir Kepala BKAD Didi Hermansyah SE,Kabid Anggaran Dedy Ruslan, Kabag Organisasi Arif Alamsyah S.STP.M.Si, Sekretaris Dikbud Sudarli SPt.M.Si, Kabid Pengadaan Tenaga Kepegawaian BKPSDM Serahulluddin dan jajaran.

Hadir pula Pengurus PGRI kabupaten Sumbawa bersama para tenaga Honorer Guru, Satpol PP, Damkartan dan Tenaga Teknis lainnya 

Ketua komisi I Muhammad Faesal menyampaikan bahwa fokus Hearing pada penyelesaian status R2 dan R3 pada seleksi P3K tahap pertama "Kita membutuhkan kajian akan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan kemampuan keuangan daerah" jelasnya.

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua III PGRI kabupaten Sumbawa Muhammad Redi SPd menyampaikan PGRI Sumbawa menjadi wadah bagi guru dan komunitas lainnya untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait status dan kesejahteraan tenaga honorer R2 dan R3, P3K, serta operator sekolah.

Terkait dengan tenaga teknis dari operator sekolah yang mengikuti tes P3K, Muhammad Redi berharap mereka dapat dikembalikan ke posisi semula sebagai operator sekolah. Hal ini untuk menghindari kekosongan operator di sekolah-sekolah dan memastikan operator tetap dapat bekerja dan berpenghasilan.

"Operator sekolah ini adalah jantung di beberapa sekolah. Tidak mungkin seorang kepala sekolah menjadi operator, tidak mungkin juga guru," ujar Redi

Selanjutnya, Redi juga menyampaikan tenaga honorer yang masuk database BKN dan non-database namun belum lulus dan juga bagi tenaga honorer dengan masa kerja antara  1 tahun dan di bawah 2 tahun. Mereka meminta kepastian terkait nasib tenaga honorer ini, apakah ada seleksi tahap kedua atau opsi lainnya.

Heni Handayati SPd selaku ketua Badan Khusus P3K dan Honorer PGRI Kabupaten Sumbawa, menyampaikan terkait dengan status R2 dan R3 dari tenaga teknis, kesehatan, guru, dan tenaga kependidikan yang mengikuti tes P3K. Hasil yang kami rekap bahwa total keseluruhan R2 dan R3 adalah 893 orang dengan rincian R2 26 orang dan R3 867 orang. Mereka awalnya tidak mengetahui adanya kategori "penuh waktu" dan "paruh waktu". Setelah pengumuman, barulah diketahui adanya Kepmen PAN No. 16 Tahun 2025. Heni berharap ada kejelasan terkait penetapan status paruh waktu ini, berapa lama akan berlangsung, dan bagaimana kepastian upah minimum bagi mereka.

"Kami meminta penetapan segera untuk teman-teman R2 dan R3. Kepastian paruh waktu ini sampai kapan, apakah 1 tahun, 2 tahun, atau 3 tahun, untuk segera diselesaikan," tegas Heni.

Selain itu, ia juga menyoroti masalah perpanjangan SK bagi P3K yang akan habis masa kontraknya pada Desember 2025. Heni mempertanyakan apakah perpanjangan SK akan otomatis atau ada proses pemberkasan ulang.

Atas hal tersebut Kabid Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Serahlihuddin menyampaikan bahwa terkait pengadaan pegawai, regulasi sepenuhnya berasal dari pusat. Pemerintah daerah hanya berperan sebagai perpanjangan tangan. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yaitu menuntaskan seluruh tenaga non-ASN di Kabupaten Sumbawa.

Serahulluddin menjelaskan terkait status R2, R3, dan R4. R2 adalah kodegikasi  untuk mengisi formasi yang ditentukan, R3 adalah tenaga non-ASN yang mengisi formasi tahun 2024, dan R4 adalah tenaga non-ASN yang tidak masuk dalam kelompok data 1616. Dari data 1616, dikurangi yang mengisi formasi 2024 sebanyak 467 (terdiri dari tenaga pendidik, teknis, dan kesehatan), maka tersisa 1149. Jumlah inilah yang akan dicarikan solusi bersama.

"Kami yakin bahwa BKPSDM tidak mampu menyelesaikan persoalan ini sendiri, tentu dengan dukungan dan dorongan dari kita semua," ujar Serahulluddin.

Ia juga menyampaikan bahwa data 1149 telah disiapkan dan organisasi sedang menyusun rencana kebutuhan masing-masing peralatan daerah.

Kepala bagian organisasi Arif Alamsyah menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun dokumen analisis beban kerja dan formasi yang telah disesuaikan dengan kondisi seluruh exiting perangkat daerah. Formasi ini telah disiapkan untuk guru, kesehatan, maupun tenaga teknis. Namun, berapa yang bisa diangkat tergantung dari BKPSDM dan BKAD.

Terkait operator sekolah, Sekretaris Dinas Dikbud Sudarli menyampaikan bahwa operator sekolah sangat penting karena data satuan pendidikan, kebutuhan sarana, siswa, GTK, hingga pengaturan jadwal pembelajaran dan kurikulum bergantung pada operator.

Sekdis Dikbud Kabupaten Sumbawa Sudarli menambahkan bahwa operator sekolah sangat penting, bahkan menjadi bagian utama. Selama ini, pengangkatan operator di SD bersumber dari non-PNS, bahkan ada yang PNSD. Jika tidak menemukan operator non-PNS atau tidak bisa dibiayai oleh sekolah, maka terpaksa mengorbankan guru. Ia berharap ke depan ada regulasi yang memungkinkan ada rekrutmen teknik di bawah SD seperti yang berada di bawah SMP.

Anggota Komisi I H Zainuddin Sirat dalam kesempatan itu mengimbau seluruh tenaga honorer untuk tetap tenang dan percaya bahwa perjuangan ini akan terus berlanjut hingga ada kejelasan status yang mereka tunggu-tunggu. " Kami tentu bersama dengan lembaga DPRD akan membawa hasil pertemuan hari ini kepada Pemerintah Pusat,bila perlu ke DPR RI karena merekalah yang membuat peraturan atau regulasi dan juklak juknisnya. Bagaimanapun kita menekan Pemda mereka hanyalah sebagai pelaksana. Sehingga perlu kita ke Pusat sebagai bentuk komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer di Kabupaten Sumbawa" sebutnya.

Hearing ini menghasilkan beberapa kesimpulan penting diantaranya Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan penataan tenaga Non-ASN melalui berbagai skenario kebijakan, termasuk dikeluarkannya Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu.

Selain itu, terhadap masukan harapan yang disampaikan tenaga non ASN yang ada di Kabupaten Sumbawa baik yang masuk kategori R2, R3 maupun R4 akan terus diperjuangkan bersama agar dapat terealisasi sesuai dengan harapan bersama 

Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa bersama OPD terkait akan berupaya untuk menindaklanjuti kembali dengan melakukan konsultasi kepada Pemerintah Pusat baik DPR RI, Kemen PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) untuk bersama -sama memperjuangkan apa yang menjadi harapan tenaga non ASN agar dapat diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi tenaga ASN di kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 12 Feb 2025 00:36:40 +0800 amr
Komisi II DPRD Bersama Pengurus HMI Cabang Sumbawa Membahas Berbagai Isu Terkait Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-bersama-pengurus-hmi-cabang-sumbawa-membahas-berbagai-isu-terkait-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-bersama-pengurus-hmi-cabang-sumbawa-membahas-berbagai-isu-terkait-pembangunan-daerah Komisi II DPRD Bersama Pengurus HMI Cabang Sumbawa Membahas Berbagai Isu Terkait Pembangunan Daerah. 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa hari ini Senin 10 Februari 2025 mengadakan pertemuan dengan Pengurus HMI Cabang Sumbawa. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari postingan HMI yang sebelumnya sempat viral dan menjadi perbincangan publik dan netizen bahwa HMI Cabang Sumbawa sempat mengecam DPRD dan PT SJR.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengklarifikasi bahwa tidak ada niat dan maksud mengabaikan surat dan permohonan dari HMI. Hanya saja surat dari HMI memang belum sampai kepada komisi II DPRD. Meskipun demikian Komisi II menyampaikan apresiasi atas partisipasi HMI dalam memikirkan dan memberikan masukan terkait pembangunan daerah khususnya masalah pertambangan. Komisi II juga menegaskan bahwa mereka siap membantu HMI, baik secara lahir maupun batin, dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

"Sesungguhnya kami sangat senang dengan perhatian HMI Cabang Sumbawa kepada Lembaga DPRD Kabupaten Sumbawa dan juga permasalahan strategis daerah. Apa yang telah terjadi kemarin dan diposting di media sosial hanya karena Miss komunikasi saja. Sehingga dapat menjadi pembelajaran kedepannya baik bagi lembaga DPRD maupun HMI dalam berkomunikasi" sebutnya.

Kemudian lanjutnya, nanti Kami mengundang HMI Cabang Sumbawa dalam pertemuan hearing bersama PT SJR dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang dijadwalkan pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2025." Apa yang menjadi sorotan HMI Cabang Sumbawa atas keberadaan PT SJR nanti disampaikan dalam hearing. Kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada dik adik HMI" imbuh Wisma.

"Komisi II berkaitan dengan masalah industri dan keuangannya apakah Keberadaan PT SJR berkontribusi terhadap pendapatan daerah dan menerapkan tata kelola industri pertambangan yang baik" sebut Wisma. HMI dapat membahas isu-isu lainnya seperti terkait ketenagakerjaan di Kabupaten Sumbawa, sosial, tata kelola pertambangan dan sebagainya.

"Kami Komisi II memiliki peran sebagai fasilitator yang menjembatani berbagai pihak terkait dalam pembangunan daerah. DPRD juga berperan dalam mempertemukan berbagai kepentingan untuk mencapai solusi yang terbaik bagi masyarakat. Sehingga dengan sinergi dan komunikasi yang baik akan mampu mewujudkan perjuangan dan harapan masyarakat" jelasnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Zohran, menyampaikan harapannya agar pertemuan dengan HMI tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun sinergi antara DPRD dan HMI Cabang Sumbawa dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik. Zohran  Orek juga mengajak HMI untuk terus berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan intelektual, untuk memperkaya wawasan dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan.

Atas hal ini Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Sumbawa, Wahyu menyampaikan bahwa HMI akan terus berkontribusi dalam memberikan masukan dan mengkritisi kebijakan pemerintah daerah demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Pertemuan antara Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dan HMI Cabang Sumbawa merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi dan sinergi antara kedua belah pihak. Diharapkan, pertemuan ini dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan inklusif.

Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Komisi II Kaharuddin Z, Ida Rahayu SAP, Juliansyah SE , Tim Ahli Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dan beberapa pengurus HMI Cabang Sumbawa (AM)

]]>
Mon, 10 Feb 2025 17:01:09 +0800 amr
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2025 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-pers-nasional-2025 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-pers-nasional-2025 Sun, 09 Feb 2025 17:18:49 +0800 amr Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry SH MH Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2025 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-pers-nasional-2025 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-pers-nasional-2025 Sun, 09 Feb 2025 15:06:35 +0800 amr Komisi II DPRD Datangi Dinas Pertanian Provinsi NTB terkait dengan Pembangunan Pertanian https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-datangi-dinas-pertanian-provinsi-ntb-terkait-dengan-pembangunan-pertanian https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-datangi-dinas-pertanian-provinsi-ntb-terkait-dengan-pembangunan-pertanian Komisi II DPRD Datangi Dinas Pertanian Provinsi NTB terkait dengan Pembangunan Pertanian

Mataram.Amarmedia.co.id -  Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan rapat kerja bersama Kepala Dinas Pertanian Dan Perkebunan Provinsi NTB terkait dengan Program Pertanian dan Swasembada Pangan Tahun 2025

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Komisi II Zohran SH Hadir Anggota Komisi II Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, Ahmad Nawawi, H Andi Mappeleppui dan Kaharuddin Z. S Hadir juga anggota DPRD Edwan Purnama Amd, Syukri dan Staf Ahli Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa. Diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Dan Perkebunan Provinsi NTB H Muhammad Taufik ST.M.T dan jajaran.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Komisi II DPRD menyampaikan bahwa DPRD kabupaten Sumbawa telah menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Perum Bulog dan Pemda Sumbawa terkait dengan Kesiapan Bulog menyerap hasil pertanian Tahun 2025, Kebutuhan Pupuk dan Program Unggulan Provinsi NTB pada Tahun 2025 ini.

"Kami telah menggelar RDP dan melahirkan beberapa rekomendasi agar Program Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat terlaksana dan Harga Gabah Padi dan Jagung dapat dinikmati Petani sesuai dengan Keputusan Kepala Bapanas" ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Komisi II juga menekankan agar pada saat panen raya harga tetap stabil dan ketetapan harga Rp.6500 GKP Padi dan Rp. 5.500 untuk Jagung dapat dinikmati Petani. 

Atas hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB menjelaskan bahwa Perum Bulog harus siap dan menyerap hasil panen petani saat ini hingga pada saat Panen Raya di Bulan Maret dan April. Dirinya menjabarkan bahwa ada saat kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan produksi petani, dan ada juga saat suplay meningkat pada saat panen raya. Maka saat ini tidak ada alasan Bulog tidak mengambil panen Petani sesuai dengan harga HPP 

Kemudian lanjutnya modernisasi pertanian juga perlu didorong oleh Komisi II dengan mekanisasi Sapras pertanian. "Sesungguhnya Pemerintah memiliki program unggulan yang dapat diberikan kepada petani seperti Irigasi Perpompaan (Irpom), Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian menekankan pentingnya modernisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. 

Dia menekankan agar pengajuan program tiap tahunnya dapat dilengkapi CPCLnya sehingga target produksi dan pembangunan pertanian dapat tercapai.

Dalam kesempatan itu Kadis Pertanian menambahkan bantuan Sapras pertanian diharapkan dapat diterima oleh Pelaku usaha pertanian, bukan hanya kepada pemilik lahan. Dia melaporkan bahwa tahun kemarin NTB mengalami surplus pangan.

 "NTB tetap menjadi salah satu lumbung pangan. Bantuan pertanian akan diberikan untuk seluruh jenjang usaha pertanian, dari petani kecil hingga petani besar" tandasnya.  (AM)

]]>
Sat, 08 Feb 2025 00:57:51 +0800 amr
DPRD Sumbawa dan KONI Konsultasi ke Kemenpora RI, Perjuangkan Infrastruktur Olahraga untuk PON 2028 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dan-koni-konsultasi-ke-kemenpora-ri-perjuangkan-infrastruktur-olahraga-untuk-pon-2028 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dan-koni-konsultasi-ke-kemenpora-ri-perjuangkan-infrastruktur-olahraga-untuk-pon-2028 DPRD Sumbawa dan KONI Konsultasi ke Kemenpora RI, Perjuangkan Infrastruktur Olahraga untuk PON 2028

Jakarta.Amarmedia.co.id- Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov bersama Wakil Ketua III Zulfikar Demitri SH, MH, dan Anggota Adizul Sahabuddin SP.MSi,, M. Takdir, SE.M.M.Inov, serta Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq SH, dan Ahmadul Kosasih, SH, melakukan konsultasi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI pada Kamis, 6  Februari 2025

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT, di mana Sumbawa menjadi salah satu kabupaten tuan rumah.

Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Olahraga

Dalam pertemuan dengan Asisten Deputi Kemenpora RI, Yossi Ahmad Fallah, rombongan DPRD Sumbawa dan KONI Sumbawa menyampaikan aspirasi dan kebutuhan terkait pembangunan infrastruktur olahraga. Mereka meminta dukungan dari Kemenpora untuk membantu pembangunan venue panahan di Pragas dan venue beladiri di GOR Mampis Rungan.

"Kami berharap Kemenpora dapat memberikan bantuan untuk pembangunan infrastruktur olahraga di Sumbawa," ujar Ketua DPRD Nanang. "

"Kami memiliki beberapa cabang olahraga unggulan yang telah meraih prestasi dunia, namun masih kekurangan fasilitas latihan yang memadai."tambah Ketua KONI Abdul Rafiq.

Selain pembangunan venue, DPRD Sumbawa dan KONI juga mengharapkan bantuan untuk infrastruktur olahraga lainnya.

Mereka juga menyampaikan permohonan agar pelatih-pelatih dari berbagai cabang olahraga di Sumbawa dapat diikutsertakan dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI.

Dukungan untuk Event Atletik

Di akhir pertemuan, perwakilan DPRD Sumbawa dan Pengurus KONI Sumbawa menyerahkan proposal dari PASI Sumbawa terkait kegiatan event atletik tingkat SD, SMP, dan SMA se-NTB di Kabupaten Sumbawa. Mereka berharap Kemenpora RI dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Asisten Deputi Kemenpora RI, Yossi Ahmad Fallah, menyambut baik kunjungan dan aspirasi dari DPRD Sumbawa. Ia berjanji akan menindaklanjuti permohonan tersebut dan berupaya untuk memberikan dukungan yang terbaik bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 06 Feb 2025 16:51:37 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Jadwalkan Ulang RDP dengan PT SJR, Soroti Kontribusi Tambang https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-jadwalkan-ulang-rdp-dengan-pt-sjr-soroti-kontribusi-tambang https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-jadwalkan-ulang-rdp-dengan-pt-sjr-soroti-kontribusi-tambang Komisi II DPRD Sumbawa Jadwalkan Ulang RDP dengan PT SJR, Soroti Kontribusi Tambang

Sumbawa.Amarmedia.ci.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait dengan IUP Produksi PT Sumbawa Juta Raya Kamis 6 Februari 2025 di Ruang Kerja Komisi II

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP. Hadir Sekretaris Komisi II Zohran SH, bersama anggota Juliansyah SE, Muhammad Zain SIP, Ahmad Nawawi, dan H Andi Mappeleppui 

Dari Pemerintah Daerah hadir Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE, Kaid Anggaran BKAD Dedi Ruslan, Kepala Cabang ESDM Pulau Sumbawa Yudi, Kabid Bapenda Indro Lukito, dan Kasubid Bapenda Herlin Efendi. Dari SJR hadir Lukman Mubarak dan Sandi Hari P.

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi Menyampaikan bahwa maksud pertemuan ini adalah agar keberadaan perusahaan tambang membawa manfaat bagi masyarakat.Sumbawa dengan potensi alam yang melimpah bisa dinikmati.

"Kami berharap sebagai wakil rakyat dan Komisi yang membidangi pertambangan mengharapkan keterbukaan dan kejujuran bagaiman para investor punya andil besar dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.Kami mengundang PT SJR ingin mengetahui Progres nya,sejauh mana tahapannya sebab ada simpang siur mengamati statusnya apakah sudah memasuki Produksi atau Eklporasi peningkatan" ujar Wisma yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Atas hal tersebut Perwakilan PT SJR Bagian Humas Lukman Mubarak menyampaikan, bahwa kehadirannya untuk menghargai undangan lembaga DPRD. Meskipun demikian dirinya membawa surat dari Management PT SJR agar pertemuan hearing dapat direschedul ulang karena para pihak manajemen belum bisa hadir. 

Atas hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, menyesalkan atas ketidak hadiran manajemen dan meminta kepada Ketua DPRD untuk menjadwalkan ulang pertemuan sehingga apa yang hendak "melihat kondisi ini, Kami sependapat agar direschedul dengan catatan harus dihadiri oleh top managemen PT SJR." ucap Rosi Anggota Komisi II dari  Ropang Dapil II.

Kemudian lanjutnya banyak sekali harapan masyarakat terhadap wilayah tambang. Sejauh mana kondisi dan kontribusi perusahaan tersebut terhadap daerah

"Masyarakat menanti jawabannya.Ini yang dititipkan kepada kami seperti yang mereka kehendaki terkait dengan akses transportasi, yang harusnya dimana keberadaannya karena itu memberikan dampak positif kepada masyarakat" pungkasnya.

Hal ini juga mendapat tanggapan dari Sekretaris Komisi II  agar pertemuan dengan top management PT SJR di reschedule ulang yang dihadiri oleh pengambil kebijakan." Bagaimana kita lanjutkan RDP ini manakala yang datang tidak yakin dengan apa yang mau dijelaskan, dan juga tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Wajib kita reschedule ulang dan kami usulan Minggu depan kita gelar kembali" pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 06 Feb 2025 14:27:38 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Sistem Maklon Bulog untuk Pertanian yang Lebih Baik dan Mensejahterakan Petani https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-sistem-maklon-bulog-untuk-pertanian-yang-lebih-baik-dan-mensejahterakan-petani https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-sistem-maklon-bulog-untuk-pertanian-yang-lebih-baik-dan-mensejahterakan-petani Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Sistem Maklon Bulog untuk Pertanian yang Lebih Baik dan Mensejahterakan Petani.

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH dalam RDP yang digelar Rabu (5/2) menyampaikan bahwa sistem operasi Maklon yang akan diterapkan Perum Bulog bersama mitranya akan mampu mensejahterakan petani dan mitranya dalam proses penyerapan gabah petani.

Dikatakan Orek akrab disapa, Untuk pelaksanaan penyerapan. gabah Padi, Perum Bulog akan menggunakan sistem maklon berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025 yang menggantikan Keputusan sebelumnya. Selain itu, kebijakan ini juga menghilangkan rafaksi harga gabah, yang selama ini menjadi kendala dalam harga jual gabah petani.

Kemudian lanjutnya, diaturan tersebut tidak dijelaskan maksimal kadar air. Segala sesuatu resiko randemen, butir patah, butir kuning merupakan resiko dari pelaksana. Ini sesuatu yang luar biasa dan perlu kita apresiasi. Insya Allah petani di Kabupaten Sumbawa akan sejahtera dengan angka 6.500."Dengan HPP  Gabah 6500 ini jika dihitung dengan produksi petani perhektar bisa mendapatkan Rp.11 juta. Petani akan mendapatkan kesejahteraan" imbuhnya .

Meskipun demikian Orek menekankan kepada Pemerintah Daerah dengan semua OPD terkait pertanian agar melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada petani agar dapat melaksanakan budidaya pertanian hingga pasca panen dengan baik. " Berkaitan dengan pertanian kami berharap Pemda mengedukasi hasil budidaya padi agar kualitas produksi padi di Kabupaten Sumbawa terjaga terutama masa panen sesuai dengan umur padi atau masa panen. Karena pemerintah telah menjamin dan menghitung dengan baik. Semoga dengan sistem maklon Gabah padi sebanyak 49.000 ton dapat tercapai sehingga apa yang dikatakan Presiden Prabowo petani harus untung, Penggiling harus untung, konsumen harus untung dan simbiosis dari sistem ini harus dapat diimplementasikan" tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma SIP (Fraksi PDIP,) , didampingi Sekretaris Komisi II Zohran SH (Fraksi NasDem) Hadir beberapa Anggota Komisi Kaharuddin Z (Fraksi Gelora), Andi Mappeleppui (fraksi PKS) Ida Rahayu SAP (Fraksi PAN), Ahmad Nawawi (Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan), Ade Mudhita Noorsyamsu SIP dan Muhammad Zain SIP dari Fraksi Golkar dan Juliansyah SE dari Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan. 

Dari Pemerintah Daerah hadir Kadis Pertanian Ir. Ni Wayan Rusmawati M.Si, Sekretaris Dinas Pangan Syaihuddin SP, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Ir Zulkifli, Kabag perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE, Kasat intelkam IPTU Lalu Eka Prahadian M.M.Inov, Kepala Perum Bulog Sumbawa Zuhri Hanafi. (AM)

]]>
Thu, 06 Feb 2025 09:43:42 +0800 amr
Komisi II Gelar RDP terkait Kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/komisi-ii-gelar-rdp-terkait-kesiapan-perum-bulog-menyerap-hasil-pertanian-sumbawa-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/komisi-ii-gelar-rdp-terkait-kesiapan-perum-bulog-menyerap-hasil-pertanian-sumbawa-tahun-2025 Komisi II Gelar RDP terkait Kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan Perum Bulog serta Polres Sumbawa dan Dandim 1607 Sumbawa terkait kesiapan Perum Bulog Menyerap Hasil Pertanian Sumbawa Tahun 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma SIP Fraksi PDIP, , didampingi Sekretaris Komisi II Zohran SH Fraksi Nasdem. Hadir beberapa Anggota Komisi Kaharuddin Z Fraksi Gelora, Andi Mappeleppui fraksi PKS, Ida Rahayu SAP Fraksi PAN, Ahmad Nawawi Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan, Ade Mudhita Noorsyamsu SIP Fraksi Golkar, Muhammad Zain SIP Fraksi Holkar dan Juliansyah SE Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan. 

Dari Pemerintah Daerah hadir Kadis Pertanian Ir. Ni Wayan Rusmawati M.Si, Sekretaris Dinas Pangan Syaihuddin SP, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Ir Zulkifli, Kabag perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE, Kasat intelkam IPTU Lalu Eka Prahadian M.M.Inov, Kepala Perum Bulog Sumbawa. 

Dalam pembukaan rapat Ketua Komisi II mengatakan bahwa pertemuan ini sebagai langkah persiapan untuk menghadapi panen Padi dan Jagung, Petani dapat menikmati harga yang menguntungkan dan menjawab kekhawatiran yang terjadi manakala panen raya harga bisa anjlok."Kami mengundang Pemda, Kepolisian dan TNI serta Perum Bulog sebagai satu kesatuan yang utuh dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana yang diharapakan Presiden Prabowo " sebutnya.

Kemudian lanjutnya, Kami mempercepat agenda ini untuk mengawal amanah presiden agar program pemerintah terkait harga Gabah Rp 6500 perkg GKP dan Jagung Rp 5500 dapat dikawal dengan baik dan dirasakan petani. Dirinya mengapresiasi kepada Kepolisian RI yang turut serta mengawal agar harga ini dapat berlaku dan juga kepada Bulog, Dinas Koperindag dan Dinas Pangan untuk mengawal saat panen petani yang saat ini sudah mulai berjalan terlebih pada panen raya nanti sehingga petani tidak merugi.

Atas hal tersebut Kepala Dinas Pertanian Ir Ni Wayan Rusmawati M.Si menjelaskan bahwa angka tanam untuk tahun 2025 dari angka tanam Padi pada bulan Februari sudah mencapai 47.240 hektar dari target 56.234 hektar. "Yang telah menanam bulan Oktober dan panen diakhir Januari sebesar 431 Hektar dan yang menanam di November 2024 diperkirakan panen di bulan Februari sebanyak 245 hektar, sehingga total semua 676 hektar di akhir Februari tinggal dikalikan saja 5,65 Ton perhektar kita bisa hitung berapa produksi yang Kita capai" sebutnya

Dirinya memprediksi angka ini akan terus meningkat, mungkin mencapai 78.000 hektar, karena kondisi air yang baik sehingga banyak petani yang beralih dari jagung ke padi.Untuk jagung, realisasi angka tanam juga menggembirakan. Dari target 79.222 hektar, hingga awal Februari telah tercapai 69.214 hektar. Artinya, antara target dan realisasi tidak terlalu jauh,ini adalah dampak positif dari bantuan Kementerian Pertanian pada tahun 2024 berupa irigasi dan pompanisasi di beberapa wilayah, yang memungkinkan petani untuk menambah waktu tanam mereka lebih dari 1 kali.

Kadis pertanian mengungkapkan bahwa Panen Raya diperkirakan pada bulan Maret sampai dengan Bulan Juni. Hal ini diketahuinya saat turun lapangan meskipun pada hari libur di kecamatan seperti Ropang, Lantung, Lenangguar. Berkat program Oplah atau optimalisasi pemanfaatan lahan keberadaan sungai bisa dimanfaatkan petani dan Dinas memberikan irigasi perpompaan sehingga dapat menaikkan air ke lahan persawahan. 

Di tempat yang sama Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Ir Zulkifli menjelaskan bahwa dinas  berperan dalam pemantauan harga gabah dan jagung. "Kami memiliki Gudang di Lopok dan Labangka yang dapat digunakan masyarakat untuk menstabilkan harga. Karena harga turun saat stok banyak sehingga gudang dapat digunakan masyarakat untuk menyimpan gabah ketika harga bagus baru dijual. Mudah mudahan saat Panen Raya dengan keberadaan Gudang bisa menstabilkan harga melalui kerjasama dengan Bulog" sebutnya .

Sekretaris Dinas Pangan Syaikhuddin SP menjelaskan bahwa Dinas berada di hilir setelah menjadi beras. Meski demikian tidak mengabaikan data dari Dinas pertanian untuk menganalisis ketersedian pangan di kecamatan yang disamakan dengan Bulog dalam bentuk pregnosis berapa pangan yang tersedia dan keluar. " Kami juga menyiapkan beras cadangan untuk operasi pasar dan menangani daerah yang terkena dampak bencana alam dan sosial juga melalui Gerakan Pangan Murah apabila terjadi fluktuasi harga" sebut Syaikhu.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE menjelaskan bahwa setiap hari memantau harga komoditi bersama enumerator OPD dan ini menjadi laporan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Zoom meeting setiap bulannya. Rp.11,4 Milyar kita mendapatkan Dana Insentif Daerah atas kinerja mengendalikan infalsi" Saat ini pemantauan harga dipertajam dan ditingkatkan agar target nasional pertumbuhan ekonomi 8 persen diraih, dan inflasi ditekan maksimal 2,5 persen. Perum Bulog harus menyerap semua gabah petani dengan harga Rp.6500 dengan kondisi apapun bersama mitranya terutama ketika musim panen Raya bulan Maret sampai Juni nanti" jelasnya.

Atas hal tersebut Kepala Perum Bulog Kabupaten Sumbawa Zuhri Hanafi menjelaskan bahwa sesuai instruksi Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani bahwa kesejahteraan petani menjadi tanggung jawab bersama. Diatur dalam Peraturan Bapanas nomor nomor 14 tahun 2025 untuk melakukan penyerapan gabah beras di tahun 2025.Perum Bulog Sumbawa sudah diperintahkan untuk menyerap dan mengamankan produksi petani. Target di Sumbawa gabah dan beras sebesar 49.000 ton hal Ini jauh lebih besar dari 28.000 ton yang ditarget tahun 2024. 

"Kami Bulog turun lapangan bersama 21 Mitra penggulangan Padi dengan sistem maklon. Untuk pengamanan panen gabah dan jagung berkomunikasi dengan semua dinas Seperti masalah Gudang dengan Perdagangan dan kami telah menjelaskan kejelasan untuk dapat digunakan" jelas Zuhri.

Diakuinya ada kendala di Gudang yang masih ada stok, Space yang ada sekarang 9000 Ton karena kita membutuhkan 50.000 ton yang harus dihadapi bulan Februari Maret dan April. Oleh karenanya akan dilakukan penyebaran ke daerah devisit pangan sehingga stok bisa dialihkan dari Sumbawa.

"Kami siap menyerap hasil pertanian Tahun 2025 dengan harga yang telah ditetapkan Pemerintah sebesar Rp 6500 untuk gabah dan Rp.5500 untuk jagung bersama mitra kami" tandasnya.(AM)

]]>
Thu, 06 Feb 2025 08:26:57 +0800 amr
Dewan Rosi Dorong Peningkatan Infrastruktur Pertanian di Sumbawa https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-dorong-peningkatan-infrastruktur-pertanian-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/dewan-rosi-dorong-peningkatan-infrastruktur-pertanian-di-sumbawa Dewan Rosi Dorong Peningkatan Infrastruktur Pertanian di Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, M. Zain SIP yang akrab disapa Rosi mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk melakukan peningkatan infrastruktur pertanian. Hal tersebut diutarakan karena masih banyak area pertanian yang masih sulit di akses. Terlebih saat ini petani dituntut menjadi petani modern.

“Faktor pendukung untuk petani kita itu juga termasuk infrastruktur pertanian seperti jalan tani, kemudian jembatan tani dan alat mesin pertanian (alsintan). Petani sudah dituntut menjadi petani modern, artinya sudah mulai melakukan panen menggunakan combine. Permasalahannya sekarang yaitu untuk alat masuk combine ke lahan pertanian masih mengalami kesulitan, sehingga jika tidak panen dari hilirnya tidak mungkin bisa tembus ke bagian atas,” ujarnya  Rabu (5/2/2025) setelah rapat komisi II DPRD dengan terkait kesiapan Perum Bulog menyerap hasil pertanian Tahun 2025.

Menurut Rosi yang juga Anggota Fraksi Golkar, peningkatan dan pemerataan infrastruktur pertanian ini penting karena selain dapat memperlancar alur tranportasi para petani, juga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh petani tersebut.

“Jadi dengan adanya infrastruktur ini akan mempercepat dan memudahkan segala transportasi kebutuhan petani. Misalnya membawa pupuknya, sampai kemudian untuk hasil panennya nanti. Karena sampai saat ini masih banyak petani yang melakukan panen secara manual dan membawa hasil panennya dengan cara di pikul dari area tani mereka,” tambahnya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Sumbawa ini berharap, dengan peningkatan infrastruktur pertanian nantinya dapat menekan biaya pengeluaran dari petani itu sendiri.

“Kenapa kami mendorong peningkatan infrastruktur pertanian ini, ya karena untuk meningkatkan keuntungan para petani dan kesejahteraannya,” pungkas Rosi. (AM/Oby)

]]>
Thu, 06 Feb 2025 07:33:51 +0800 amr
Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Sumbawa Hasilkan Rekomendasi untuk Penanganan Kusta https://amarmedia.co.id/rapat-dengar-pendapat-komisi-iv-dprd-sumbawa-hasilkan-rekomendasi-untuk-penanganan-kusta https://amarmedia.co.id/rapat-dengar-pendapat-komisi-iv-dprd-sumbawa-hasilkan-rekomendasi-untuk-penanganan-kusta Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Sumbawa Hasilkan Rekomendasi untuk Penanganan Kusta

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Penyakit Kusta dan Cara Penanganannya, Selasa 4 Februari 2025 di Ruang Rapat Kerja Komisi IV. 

Rapat tersebut dipimpin oleh Muhammad Takdir, SE, MM.Inov, hadir mendampingi Wakil Ketua Komisi IV H Jabir SPd, Sekretaris Komisi IV Sukiman K SPd I, dan Anggota diantaranya Bunardi,A.Md.Pi, Edwan Purnama, Syamsul Hidayat,SE, Sri Hastuti dan Sandi,S.Pd,M.M

Sementara dari Pemda Hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaidi S.Si, APt, RSUD Sumbawa, dr Yogi Triatmakusuma selaku dokter spesialis kulit, Ketua IBI Kabupaten Sumbawa, Hj.Nuratika dan anggota serta  PPNI Kabupaten Sumbawa Taufiqurrahman bersama  pengurus.

Dalam RDP tersebut, terungkap bahwa kasus kusta di Kabupaten Sumbawa mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2024, tercatat 126 kasus baru. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Komisi IV DPRD Sumbawa, mengingat penyakit kusta seringkali dianggap sebagai penyakit kutukan dan menimbulkan stigma negatif di masyarakat.

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir,mengatakan Kami mendapatkan informasi terkait dengan penyakit menular yaitu Kusta. "Dari dulu Ketika ada orang kena Kusta akan dijauhkan dari lingkungan  karena menular. Kami ingin mendengar penjelasan kata menular ini,Pencegahannya seperti apa dan sepertinya penyakit ini tidak pernah habis-habis. Apakah ini penyakit tidak berhenti dan bermutasi terus " tanya Takdir.

Atas hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menangani penyakit kusta, seperti sosialisasi, terapi tuntas, dan pelatihan tenaga medis. Namun, upaya tersebut masih terkendala oleh keterbatasan anggaran. 

"Pada Tahun 2024 ada 126 kasus baru Kusta, Ini seperti fenomena gunung es, dengan melakukan diagnose banyak ditemukan kasus baru" ungkap Jun akrab disapa.

Kemudian lanjutnya, untuk mengatasi yang sudah tertular,kuncinya bagaimana menemukan kasus dan tracking kontaknya. Memang Penyakit ini dianggap penyakit kutukan, sehingga terjadi diskriminasi dan stigma negative. Oleh karena itu perlu sosialisasi pada seluruh masyarakat bahwa kami Dikes melakukan terapi secara tuntas, "kalau sudah minum obat tidak akan menularkan. Minimal tracking kontak 20 orang sekitarnya karena inilah potensi Lepra kalau mereka menolak dilakukan tracking. Kami mohon support anggaran karena banyak yang dipangkas, dan Kami sempat melakukan pelatihan namun masih kurang" ujarnya.

Sementara itu lanjut Jun, Sumbawa sudah punya Labkes yang bagus yang dilengkapi fasilitas dan sumber daya manusia yang lengkap.

Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Sumbawa berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

Sekretaris Komisi Sukiman,K,S.Pd.I mengatakan, Kita harus tahu pokok persoalannya. "Harus ada treatmen dan evaluasi atas kebijakan. Jangan-jangan ada yang salah atau ada pihak dari luar daerah yang masuk dan menyebarkan. Mungkin juga karena proteksi kita yang kurang" duganya.

Dikatakannya peningkatan kasus Kusta di beberapa kecamatan harus ada skema terbaik penanganannya. Ada penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Ruang kebijakan untuk mengatasi persoalan salah satunya ada dalam pembahasan APBD 2026. "Perlu pra pembahasan dengan OPD Mitra Komisi IV DPRD Sumbawa agar anggaran sesuai dengan kondisi hari ini.Kita buat claster untuk penanganan dan bekerjasama dengan para pihak sehingga format kebijakan dan pagu anggarannya tepat" ujarnya.

Sementara itu Ketua IBI Cabang Sumbawa Hj Atika menyebutkan bahwa di Labuhan Badas ada 10 kasus kusta. "Kami setiap hari menangani kasus ini dan melakukan rujukan ke RSUD Sumbawa" ujar Hj Atika.

Dijelaskannya untuk Pukesmas sudah dibagi anggota IBI per cluster yang posisinya diruang ibu dan anak untuk deteksi penyakit kulit dengan melakukan skrining pada semua anak oleh bidan di lapangan.IBI melakukan edukasi dan merujuk jika terdiagnosa dan pengobatan akan dilakukan di Puskesmas selama 6 bulan. 

Dikatakan pasien datang tidak hari kerja karena ada stigma kusta dianggap kutukan.Kondisi Keluarga yang erat kontak dan serumah sulit untuk melakukan pengobatan. "Kalau ada Perda akan mencul kesadaran dan pencegahan seperti memperbaiki lingkungan dan hal ini butuh kerja sama lintas sektor sebab penularan kasus sangat cepat terlebih pada wilayah yang banyak kampung kumuh dan tidak sehat" urainya.

Dirinya mengajak dan mengurangi stigma bahwa Kusta bukan penyakit kuitukan dan keturunan tapi bisa disembuhkan. "Kami akan buat flawyer dan baliho dan dipasang di sudut-sudut kota hingga ada edukasi secara massif dibeberapa tempat strategis" pungkasnya.

Hal ini diperkuat oleh spesialis Penyakit Kulit RSUD Sumbawa Dr. Yogi bahwa penyakit ini harus ada usaha penghentiannya

"Perlu pelibatan semua sektor untuk penanganan Kusta yang disebabkan bakteri satu spesies dengan TBC dengan gejala khas seperti putih dan mati rasa" ungkapnya.

Dia juga memberikan saran terhadap kusta bukan menghindari tapi harus dihadapi dan menemukan secara dini karena berpotensi komplikasi bila berdampingan dengan penyakit lainnya

"Persiapan dan pemantapan tenaga yang utama kita lakukan. Usaha ini sudah dilakukan oleh Kadis Kesehatan. Dokter umum pada saat lulus sudah punya keahlian ini – namun dilapangan masih terjadi miss karena kami meminta fasilitas tenaga diagnose spesialis microroganis sebab :kewalahan untuk membaca hasil pemeriksaan" tandasnya.

Diakhir pertemuan Pimpinan rapat membacakan Kesimpulan dan Bahan Rekomendasi DPRD diantaranya adalah 

Pertama ; Meminta Pada Pemerintah Daerah Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten sumbawa untuk melakukan program skrining, tracking kontak dan survei aktif untuk mendeteksi kasus lebih awal penyakit menular

Kedua : meningkatkan akses layanan kesehatan dengan penyediaan multi drug therapy (terapi multi obat) secara gratis sesuai dengan yang direkomendasikan oleh WHO

Ketiga : melakukan pelatihan tenaga medis agar mampu mengenali dan menangani kusta dengan optimal

Keempat : melakukan rehabilitasi sosial dan ekonomi bagi penyintas untuk mencegah diskriminasi

Kelima ; rutin melakukan kampanye anti stigma untuk meningkatkan penerimaan sosial terhadap penyintas kusta

Keenam ; membuat peraturan daerah tentang penanganan penyakit menular (AM)

]]>
Tue, 04 Feb 2025 21:45:58 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Penyesuaian Distribusi LPG 3 Kg. Masyarakat Harus Bisa Dijamin Pasokan dan Harganya Terjangkau https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-penyesuaian-distribusi-lpg-3-kg-masyarakat-harus-bisa-dijamin-pasokan-dan-harganya-terjangkau https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-penyesuaian-distribusi-lpg-3-kg-masyarakat-harus-bisa-dijamin-pasokan-dan-harganya-terjangkau Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Penyesuaian Distribusi LPG 3 Kg. Masyarakat Harus Bisa Dijamin Pasokan dan Harganya Terjangkau

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Sekretaris komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa Zohran SH., menanggapi penyesuaian ketentuan pendistribusian LPG 3 kg di sub penyalur per 1 Februari 2025. 

"Kami telah membaca surat dari region manager retail sales Jatim balinus Pertamina Patra niaga" ujarnya Selasa 4 Februari 2015.

Bahwa mengacu surat Dirjen Minyak dan Gas Bumi nomor b-570/MG. 05/DJN/2025 tanggal 20 Januari 2025 perihal penyesuaian ketentuan pendistribusian LPG tabung 3 kg di sub penyalur dan telah disosialisasikan bahwa terhitung mulai tanggal 1 Februari 2025 penyaluran LPG tabung 3 kg oleh sub penyalur atau pangkalan LPG 3 kg hanya diperbolehkan 100% disalurkan kepada pengguna langsung yaitu rumah tangga usaha mikro petani dan nelayan sasaran sehingga sub penyalur atau pangkalan LPG 3 kg tidak lagi diperkenankan menyalurkan LPG tabung 3 kg kepada pengecer. 

Atas kebijakan ini  komisi 2 menangkap semangatnya agar harga eceran tertinggi sampai ke tingkat konsumen dapat terkendali serta murah serta  tidak sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar sebab jatah sebelumnya yang 10 persen tidak diatur rentang kendali harganya.

"Oleh karena itu pihak pertamina perlu mengupgrade status pengecer menjadi pangkalan agar kesetaraan lebih merata di tingkat konsumen. Inilah yang kami temui baik dalam hearing maupun turun lapangan yang di lakukan oleh Anggota Komisi II, masyarakat sebagai konsumen pengguna elpiji kesulitan mendapatkan harga HET namun jauh melampaui" ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Komisi II pernah melaksanakan rapat dengan pendapat (RDP) dengan beberapa pihak diantaranya bagian perekonomian dan sumber daya alam Sekda kabupaten Sumbawa, Dinas koperasi UMKM perindustrian dan perdagangan Kabupaten Sumbawa, satpol PP, Perwakilan staf Petra Niaga Pertamina, Para Agen Elpiji dan Pangkalan LPG dan Hiswana Migas kabupaten Sumbawa. 

Dalam pertemuan tersebut diperoleh beberapa rekomendasi yang relevan dengan isi surat dari Pertamina yang diterbitkan pada tanggal 26 Januari 2025. 

Diantara poin rekomendasi adalah pertama ; DPRD kabupaten Sumbawa meminta kepada para perangkat daerah teknis terkait untuk melakukan penguatan sistem pengawasan melalui inspeksi rutin terhadap SPBE dan pangkalan LPG untuk memastikan kualitas dan kuantitas LPG yang distribusikan. 

Kedua ; meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan sistem pendataan dengan melakukan pendataan ulang terhadap rumah tangga miskin (RTM) dan usaha mikro petani dan nelayan termasuk konversi penggunaan dalam kegiatan pertanian dan menjadikan data itu sebagai acuan penentuan kuota. 

Ketiga : meminta kepada distributor atau agen untuk mengoptimalkan pendistribusian ke Pangkalan secara merata dan berkala berdasarkan pembagian agen kepada pangkalan dan keempat ; ketentuan atau regulasi mengenai peluang penjualan sebesar 10% dari kuota pangkalan ke Pangkalan atau pengecer ditinjau kembali atau dievaluasi karena itu sebagai pemicu kenaikan harga. 

Kemudian lanjutnya, Kebijakan ini tentu tidak mudah dalam pelaksanaannya karena menyangkut perekonomian dan rantai pasar barang subsidi. "Yang kami harapkan adalah barang subsidi ini dapat dinikmati harganya oleh masyarakat, karena Pemerintah telah menetapkan HET namun harga itu tidak berlaku di Pengecer. Inilah yang perlu ditertibkan sehingga disparitas harga tidak terlampau tinggi dibandingkan dengan apa yang semestinya didapat dipangkalan dengan harga Rp.18.500 hingga Rp.20.000" pungkasnya. (AM/Uci /Lina)

]]>
Tue, 04 Feb 2025 21:32:34 +0800 amr
Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gita Liesbano, Soroti Peredaran Narkoba: "Generasi Muda Harus Diselamatkan!" https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-gita-liesbano-soroti-peredaran-narkoba-generasi-muda-harus-diselamatkan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-gita-liesbano-soroti-peredaran-narkoba-generasi-muda-harus-diselamatkan Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gita Liesbano, Soroti Peredaran Narkoba: "Generasi Muda Harus Diselamatkan!"

Sumbawa.Amarmedia.co.id,– Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Gita Liesbano, SH., M.Kn., menyoroti persoalan narkoba yang semakin marak di wilayah kabupaten Sumbawa, baik di tingkat lokal maupun nasional. Menurutnya, peredaran narkoba bukan sekadar masalah individu atau daerah tertentu, melainkan kejahatan serius yang melibatkan berbagai pihak.

Dalam keterangannya, Senin (3/2) Gita Liesbano menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Ia mengaku prihatin dengan semakin banyaknya kasus Narkoba "Pernah DPRD Kabupaten Sumbawa diajak oleh Kejari Sumbawa memusnahkan barang bukti narkoba yang telah dilakukan incrah pengadilan atau berkekuatan hukum tetap dan ini sebagai bukti nyata bahwa Narkoba ini masih berbahaya dan menjadi attensi kita semua" ungkapnya.

Sebagai salah satu upaya nyata dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, Gita Liesbano menekankan pentingnya menyediakan ruang bagi anak muda untuk beraktivitas positif. Ia menyatakan siap mendukung berbagai kegiatan olahraga dan seni yang bisa mengalihkan perhatian generasi muda dari pengaruh buruk narkoba.

“Saya enggak mikir panjang kalau ada kegiatan positif, seperti sepak bola, silat, karate, atau basket di daerah saya. Kalau ada yang butuh dukungan, datang saja, bawa datanya, biar saya support signifikan. Karena semakin banyak kegiatan positif, semakin jauh anak-anak kita dari narkoba,” ujarnya.

Gita Liesbano menegaskan bahwa dalam kondisi peredaran narkoba di Sumbawa yang semakin mengkhawatirkan, negara harus turun tangan lebih serius. Ia meminta aparat kepolisian di Sumbawa untuk bertindak tegas pelaku yang ada dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

“Negara harus hadir. Kalau ini dibiarkan, bukan hanya di Sumbawa, tapi di daerah mana pun, peredaran narkoba akan semakin tak terkendali. Saya minta kepolisian lebih bijaksana dan lebih ketat dalam menegakkan aturan, katanya.

Sebagai anggota dewan, Gita Liesbano mengakui bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab semua pihak, mulai dari orang tua, keluarga, masyarakat, hingga pemangku kebijakan.

“Kalau mau bicara secara teori, orang tua,keluarga memang punya peran besar. Tapi kalau sudah marak seperti ini, negara harus mengambil alih situasi. Ini tanggung jawab kita semua, bukan hanya lembaga tertentu,” ujarnya.

Gita Liesbano berharap, ke depan ada langkah-langkah yang lebih konkret dalam memberantas narkoba, termasuk peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi muda.

“Semoga kita semua bisa lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap anak-anak kita. Jangan biarkan mereka terjerumus dalam lingkaran setan narkoba,”tutupnya. (AM/Riz)

]]>
Tue, 04 Feb 2025 09:13:21 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Turut Menyambut Dubes Prancis di Sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-turut-menyambut-dubes-prancis-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-turut-menyambut-dubes-prancis-di-sumbawa Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry Turut Menyambut Dubes Prancis di Sumbawa

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry, SH.,MH turut serta menyambut kedatangan Duta Besar Prancis Mr.Fabien Penone dan Ketua Yayasan Konservasi Indonesia di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin - Sumbawa Besar. Senin (3/2).Penyambutan tersebut bersama Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah, Forkopimda Sekretaris Daerah Dr Budi Prasatiyo S.Sos.MAP, dan OPD terkait serta Calon Bupati terpilih Ir H Syarafuddin Jarot.

Menurut Zulfikar yang akrab disapa Ikang, kunjungan dubes ini merupakan sarana promosi yang sangat efektif atas keberadaan Hiu Paus sebagai magnet pariwisata yang dimiliki oleh kabupaten Sumbawa khususnya di Desa Labuhan jambu Kecamatan Tarano."Kedatangan Duta Besar Prancis adalah salah satu pintu promosi global dan mendunia terhadap keberadaan wisata di Sumbawa. Tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata kita. Upaya pelestarian yang dilakukan juga patut kita apresiasi. ujarnya.

Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Fabian Penone melakukan kunjungan resmi Kabupaten Sumbawa tepatnya di kecamatan Tarano bertujuan untuk meninjau lokasi wisata Hiu Paus yang dikelola bekerja sama dengan lembaga konservasi Indonesia sebagai bagian dari Upaya pengembangan pariwisata dan pelestarian alam di wilayah tersebut. 

Kedatangan Duta Besar Prancis disambut dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polres Sumbawa pengamanan berlangsung dari tanggal 3 hingga 4 Februari 2025 untuk memastikan kelancaran acara dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan ketertiban masyarakat.(AM)

]]>
Tue, 04 Feb 2025 06:46:41 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Akan Gelar Sosialisasi Teknis Pelaksanaan Reses Selasa Esok. https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-akan-gelar-sosialisasi-teknis-pelaksanaan-reses-selasa-esok https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-akan-gelar-sosialisasi-teknis-pelaksanaan-reses-selasa-esok Sumbawa.Amarmedia.co.id -  DPRD Kabupaten Sumbawa berencana akan menggelar sosialisasi teknis pelaksanaan Reses DPRD Kabupaten Sumbawa pada hari Selasa 3 Februari 2025. Hal ini terungkap dalam Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Senin 2 Februari 2025 terkait Agenda DPRD Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. 

Reses DPRD adalah masa di mana anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kegiatan di luar masa sidang untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) mereka.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP.,M.M.Inov didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes,S.Ag.,M.M.Inov dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano,SH,M.Kn. Turut hadir pula Anggota lainnya dan Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Ir. A.Yani beserta para jajaran 

Dari Pertemuan tersebut Pimpinan dan Ketua fraksi  DPRD bersepakat bahwa pelaksanaan Reses I dan Bimtek digelar pada bulan Februari 2025 (Reses 17-22 Februari dan Bimtek 25-27 Februari ) sementara Paripurna Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa menyesuaikan dengan Agenda Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa terpilih di Jakarta.

Untuk memperlancar pelaksanaan reses Wakil Ketua II DPRD Gitta Liesbano SH MKn meminta agar teknis pelaksana Reses disosialisasikan kepada seluruh anggota DPRD." Mengingat komposisi Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa banyak yang baru, Kami meminta kepada Pimpinan dan sekretariat DPRD agar dapat mensosialisasikan kepada seluruh Anggota DPRD teknis pelaksanaannya. Kami saja yang sudah lima tahun masih banyak lagi belajar, apalagi yang baru" ujar Gitta yang juga Penasehat Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa.

Kemudian lanjutnya Reses memberikan kesempatan bagi anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan konstituen mereka, mendengarkan keluhan, masukan, dan harapan mereka terkait berbagai isu pembangunan dan pemerintahan

Atas hal tersebut disepakati oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa lainnya. " Kami rasa hal ini penting, kami berharap Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa dapat menjadwal esok hari dalam rapat kekeluargaan bersama seluruh Anggota DPRD " ujarH Berlian.  (AM)

]]>
Mon, 03 Feb 2025 19:04:18 +0800 amr
Zohran Orek : Atasi Dampak Bencana Alam Membutuhkan Kerja Kolaboratif https://amarmedia.co.id/zohran-orek-atasi-dampak-bencana-alam-membutuhkan-kerja-kolaboratif https://amarmedia.co.id/zohran-orek-atasi-dampak-bencana-alam-membutuhkan-kerja-kolaboratif Zohran Orek : Atasi Dampak Bencana Alam Membutuhkan Kerja Kolaboratif 

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Sekretaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH yang akrab dipanggil Orek, menyampaikan harapan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk menindaklanjuti hasil mitigasi bencana di Kecamatan Unter Iwes melalui kerja kolaboratif lintas sektoral.

"Kami melihat bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun 2024 dan awal tahun 2025 di Desa Kerato, Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes dan Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas masih menyisakan dampak yang memprihatinkan. Ketika turun hujan masyarakat merasakan trauma, dan ini harus dapat diatasi penyebabnya dan melakukan upaya penanganan agar banjir yang sama tidak terulang kembali" ujarnya Senin 3 Februari 2025 di ruang Kerja Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran bersama ketua Komisi II dan Anggota saat menerima kunjungan BPBD Kabupaten Sumbawa Senin 3 Februari 2025.

Orek menekankan perlunya segera memperbaiki titik-titik saluran yang rusak akibat banjir. "Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus adalah jalur Bay Pass Nijang yang taludnya perlu ditinggikan, saluran drainase di belakang Pondok Pesantren Darussunnah yang perlu diperbaiki, dan saluran di sekitar Taman Kerato dan lainnya. Perbaikan ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir di masa depan dan memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar area tersebut" ungkapnya.

Sekretaris Komisi II Orek, mendorong pemerintah daerah Sumbawa untuk melakukan kerja kolaboratif dengan berbagai sektor terkait dalam penanganan masalah banjir. Kolaborasi ini diharapkan dapat melibatkan berbagai pihak, seperti dinas terkait PRKP, PUPR, BPBD, maupun Dinas Pertanian sesuai dengan kewenangannya. Demikian pula Balai Wilayah Sungau (BWS) NTB I yang telah turun melakukan assesmen dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi NTB.

"Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan penanganan masalah banjir dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan efektif" pumgakasnya (Gam/Lin)

]]>
Mon, 03 Feb 2025 18:31:48 +0800 amr
Sekretaris Komisi II Tinjau Dampak Banjir Rob Pantai Jempol, Minta Pemda Lakukan Pembenahan Kerusakan https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-tinjau-dampak-banjir-rob-pantai-jempol-minta-pemda-lakukan-pembenahan-kerusakan https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-tinjau-dampak-banjir-rob-pantai-jempol-minta-pemda-lakukan-pembenahan-kerusakan Sekretaris Komisi II Tinjau Dampak Banjir Rob Pantai Jempol, Minta Pemda Lakukan Pembenahan Kerusakan 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH meninjau langsung dampak banjir Rob di Pantai Jempol Labuhan Sumbawa Jumat 31 Januari 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Labuhan Badas drs.Awaluddin, Kades labuhan Sumbawa, Kamiruddin, S.AP.,M.Inovz Kapolsek labuhan Badas IPDA Rahmad Rondi dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Dirinya prihatin melihat kondisi lapangan banyak tanggul, lapak, paving blok jalan , dan tebing pengaman pantai yang hancur. Sementara lokasi kerusakan akibat gelombang di Pantai Jempol merupakan salah satu potensi wisata yang dimiliki daerah Sumbawa. "Pantai ini terkenal dengan keindahan alamnya, kuliner khas Sumbawa kaya cita rasa, angin pantai yang lembut, dan air laut yang jernih. Namun, seperti wilayah pesisir lainnya, Pantai Pulau Moyo, Pantai di dusun Kali, Dusun Pasir dan Dusun Saliperate, Pantai Jempol juga menghadapi permasalahan abrasi pantai" ujar Orek  anggota Fraksi Nasdem akrab disapa 

Diketahui penyebab kerusakan di Pantai Jempol adalah banjir Rob laut, gelombang laut yang terus-menerus menghantam pantai mengikis tanggul, pasir dan tanah, menyebabkan abrasi pada Kamis malam (30/1)

Banjir Rob di Pantai Jempol menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain kerusakan Infrastruktur seperti jalan, bangunan, dan fasilitas wisata yang ada di tepi pantai berkurang keindahannya. 

Atas hal tersebut Sekretaris Komisi II  Orek berharap ada upaya penanggulangan dampak banjir Rob gelombang laut seperti pembangunan struktur pengaman pantai oleh pemerintah daerah. "Pembangunan struktur seperti pemecah gelombang, tanggul, dan tembok laut dapat membantu mengurangi energi gelombang yang menghantam pantai" ucapnya.

 

"Dampak banjir rob merupakan permasalahan serius yang perlu segera ditangani di Pantai Jempol dan wilayah lainnya. Diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, swasta untuk mengatasi permasalahan ini dan menjaga keberlanjutan Pantai Jempol sebagai potensi wisata yang berharga" pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 31 Jan 2025 22:16:53 +0800 amr
Anggota Komisi II DPRD Ridwan Apresiasi Capaian PAD Dinas Peternakan Lampaui Target https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-ridwan-apresiasi-capaian-pad-dinas-peternakan-lampaui-target https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-ridwan-apresiasi-capaian-pad-dinas-peternakan-lampaui-target Anggota Komisi II DPRD Ridwan Apresiasi Capaian PAD Dinas Peternakan Lampaui Target

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa Ridwan SP.MSi. memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa beserta jajaran dan para Pengusaha Ternak yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Peternak Hewan Kabupaten Sumbawa dan PEPEHANI Kabupaten Sumbawa yang telah memberikan kontribusi dalam peningkatan PAD di sektor Peternakan.

"Dari penjelasan Kepala Dinas Peternakan bahwa Realisasi Pendapatan Asli Daerah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Sumbawa melampaui target pada tahun anggaran 2024 yaitu ditargetkan Rp 1.994 820.500 terealisasi sebesar Rp 2.219.943.000 atau 111.29 %. Kami memberikan apresiasi kepada pak Kadis yang telah memimpin OPD Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa dengan baik sehingga PAD meningkat" ujarnya dalam hearing Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Kamis (30/1) di ruang Kerja Komisi II.

Kemudian lanjutnya capaian PAD ini tak lepas dari kerjasama berbagai pihak, diantaranya para pengusaha dan peternak yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Peternak Hewan Kabupaten Sumbawa maupun PEPEHANI Kabupaten Sumbawa. " Kalau ada permasalahan dalam usaha pengiriman mari kita selesaikan dengan cara baik karena pasar hewan ini kadang membutuhkan kebijakan tertentu dan sifatnya dinamis. Sektor Peternakan ini harus kita support bersama - sama mulai dari peternak, perawatan ternak, stok ternak, kuota pengiriman ternak, pemeriksaan kesehatan, keamanan ternak dalam pengiriman hingga harga yang menguntungkan sehingga PAD seperti ini tetap kita pertahankan kenaikannya" ungkap Ridwan yang juga Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya dalam hearing komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa membahas Perda nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang terjadi kenaikan Retribusi Jasa usaha dalam pemanfaatan aset pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa.

Kenaikan retribusi jasa dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000 per ekor sapi dianggap memberatkan oleh Asosiasi Pengusaha Peternak Hewan (AP2H), terutama jika dikalikan dengan volume pengiriman yang besar. Selain retribusi jasa, ada juga biaya lain yang meningkat, seperti biaya Surat Keterangan Jual Beli yang mencapai 50.000 perekor, biaya vaksin mandiri (Rp 20.000 per dosis), biaya karantina di pelabuhan (Rp 15.000 per ekor), dan pungutan lain di daerah tujuan (contohnya Bekasi dengan total Rp 215.000 per ekor).

Perubahan aturan yang sering terjadi, seperti terkait status wilayah dan persyaratan pengiriman ke daerah tertentu (contohnya Sulawesi), juga menyulitkan peternak. Semua biaya tambahan ini pada akhirnya menjadi beban peternak, karena harga jual sapi tidak mungkin dinaikkan. Peternak berharap ada penertiban terhadap pungutan liar yang terjadi di tingkat desa.

Sementara itu Penjelasan dari Dinas Peternakan dan Bapenda bahwa Perda No. 10 Tahun 2023 merupakan penyesuaian dari Perda sebelumnya, dan tidak lagi menggunakan istilah "jasa" tetapi biaya yang timbul akibat peralatan yang habis pakai.

Holding ground bertujuan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan ternak, dan meningkatkan PAD, dan realisasinya melebihi target pada tahun 2023. (AM)

]]>
Fri, 31 Jan 2025 18:46:55 +0800 amr
Muhammad Takdir : Konsep Rumah Tunggu Solusi Aman Bagi Ibu Hamil di Daerah Terisolir https://amarmedia.co.id/muhammad-takdir-konsep-rumah-tunggu-solusi-aman-bagi-ibu-hamil-di-daerah-terisolir https://amarmedia.co.id/muhammad-takdir-konsep-rumah-tunggu-solusi-aman-bagi-ibu-hamil-di-daerah-terisolir Muhammad Takdir : Konsep Rumah Tunggu Solusi Aman Bagi Ibu Hamil di Daerah Terisolir 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Usulan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi A.Pt., S.Si., M.Si, tentang pembangunan Rumah Tunggu untuk ibu-ibu yang akan melahirkan di daerah terpencil mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Muhammad Takdir SE., M.M.Inov. Menurut Takdir, usulan tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang sulit dijangkau.

"Usulan untuk membangun Rumah Tunggu ini sangat relevan, mengingat tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat di daerah terpencil, terutama yang berkaitan dengan akses ke layanan kesehatan. Banyak ibu hamil yang terpaksa menempuh jarak jauh dengan kondisi jalan yang rusak dan medan yang berat, yang tentu saja membahayakan keselamatan ibu dan anak," ujar politisi PKS ini.

Takdir menilai, konsep Rumah Tunggu yang dapat memberikan tempat aman bagi ibu hamil sebelum melahirkan di fasilitas kesehatan lebih dekat, dapat meminimalisir risiko yang mungkin terjadi akibat keterlambatan penanganan medis. "Dengan adanya Rumah Tunggu, ibu hamil dapat lebih cepat mendapatkan perawatan dan apabila diperlukan, mereka dapat segera dipindahkan ke rumah sakit terdekat," jelasnya.

Namun, Takdir juga menekankan bahwa untuk merealisasikan program ini, perlu adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta masyarakat. Pembangunan Rumah Tunggu tidak hanya terkait dengan penyediaan tempat inap, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai dan dukungan transportasi yang lancar.

"Selain membangun Rumah Tunggu, kami juga berharap adanya perbaikan infrastruktur jalan yang menghubungkan daerah terpencil dengan pusat pelayanan kesehatan. Semua ini harus menjadi satu kesatuan yang saling mendukung," tambah Takdir.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Sumbawa yang membidangi sektor kesehatan, Takdir mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah, termasuk merealisasikan konsep Rumah Tunggu. Ia berharap program ini dapat segera diwujudkan demi keselamatan ibu dan anak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumbawa secara keseluruhan.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan memastikan bahwa anggaran untuk program ini dapat dialokasikan dengan baik. Kesehatan adalah prioritas utama, dan kami akan berusaha agar solusi ini bisa segera terealisasi," tutup Takdir. (AM/SR)

]]>
Fri, 31 Jan 2025 18:04:27 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Penerapan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah pada Dinas Peternakan dan Keswan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-penerapan-retribusi-pemanfaatan-aset-daerah-pada-dinas-peternakan-dan-keswan https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-penerapan-retribusi-pemanfaatan-aset-daerah-pada-dinas-peternakan-dan-keswan Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Penerapan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah pada Dinas Peternakan dan Keswan 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing terkait Penerapan retribusi pemanfaatan aset daerah pada Dinas peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten Sumbawa bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Bapenda, BKAD dan Asosiasi Pengusaha dan Peternakan Hewan (AP2H) Kabupaten Sumbawa dan Pepehani Kabupaten Sumbawa, Kamis 30 Januari 2025 di ruang Kerja Komisi II DPRD. 

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP, Hadir Sekretaris Komisi II Zohran SH, dan Anggota diantaranya Andi Mappeleppui,Ridwan SP.M.Si., Ida Rahayu SAP, Kaharuddin Z, Ahmad Nawawi, Muhammad Zain SIP, 

Dari Pemda Hadir Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Junaidi SPt, Perwakilan Bapenda dan BKAD. Pengurus Asosiasi Pengusaha Peternak Hewan (AP2H) Kabupaten Sumbawa dan Ketua Pengusaha Peternak Hewan Indonesia (Pepehani) Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan itu Ketua AP2H Indra Abdul Majid SE mengatakan bahwa Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah belum pernah di sosialisasikan. "Perda ini belum disosialisasikan kepada kami, apa urgensinya dinaikkan retribusi jasa usaha ? bahwa tarif yang dahulu sebesar Rp 50.000. sekarang ada tambahan Rp 20.000 sehingga menjadi 70.000. Kalau dikali angka pengiriman berarti ada dua juta rupiah sehingga biaya kami membengkak. Belum lagi biaya lain yang timbul. Seperti nya ini pemerintah pusat, kabupaten dan Pelindo kompak" sebutnya.

Dirinya juga mengungkapkan ada rencana pemberlakuan kebijakan vaksin mandiri yang menjadi beban pengusaha ternak. "Berdasarkan surat kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa bahwa mulai Maret 2025 akan berlaku vaksin mandiri. Berarti biaya di bebankan kepada kami" ungkapnya. Dirinya juga mengeluhkan aturan pengiriman yang berubah - ubah. 

"Sementara ini kami kondisi ini kami berat ditambah masalah aturan selalu berubah, seperti sekarang pengiriman kami terhalang ke Sulawesi karena ada status daerah tujuan yang terduga masih tertular" jelasnya.

Ditambahkan Sekretaris AP2H  Rusdi Darmawansyah bahwa penambahan biaya Rp.20.000 di holding ground menambah beban pengusaha. "Beban ini menjadi tanggung jawab pengusaha peternak Karena harga jual di Jawa tidak mungkin diangkat. Dirinya menyebutkan Kabupaten Sumbawa bukan satu - satunya sumber sapi, ada Bima, Dompu, Bali, NTT Kupang."Maksud kami irama yang sudah berjalan dipertahankan jangan diubah,karena kalau diubah maka pengusaha yang dari Jawa akan berhitung bisa jadi mereka membeli ke daerah tetangga, sementara kita punya target PAD. Harapan kami., toh bisa Perda ini dikembalikan ke tarif awal karena target PAD bukan pada satu - satunya pada peningkatan pajak melainkan dengan mempermudah proses perijinan, sehingga resiko perawatan dapat diminimalisir" ucapnya.

Atas hal tersebut Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa Junaidi SPt menjelaskan bahwa terkait dengan Perda 10 Tahun 2023 adalah atas dasar penyesuaian Perda nomor 2 tahun 2011 dengan UU no 1 Tahun 2021 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah bahwa tidak ada lagi istilah jasa. Sehingga OPD terkait menghitung kembali biaya yang timbul akibat peralatan yang habis pakai sehingga muncullah angka kenaikan Rp.20.000 sebagai akumulasi. Hal ini juga telah dikaji dan dihitung dengan cermat dan telah disosialisasikan sejak tahun 2023. Dan terakhir tanggal 10 Januari 2024 Dinas mengundang seluruh Asosiasi Pengusaha ternak dan bersepakat atas hal tersebut.

Kemudian lanjutnya, terkait vaksinasi. Saat ini didorong agar vaksinasi mandiri. "Ada 16 puskeswan dengan stok terbatas karena populasi besar. Mandiri bukan lewat pengusaha" sebutnya. 

Ditambahkan  Kabid Kesehatan Hewan drh.Rini Handayani M. Si juga selaku Pejabat Otoritas Veteriner bahwa pengiriman ternak diatur dalam aplikasi lalu lintas ternak, mana yang boleh masuk dan tidak dipengaruhi penyakit hewan di suatu daerah. 

"Aplikasi ini dikendalikan oleh Pejabat Veteriner nasional, Dirjen peternakan.Untuk Kabupaten Sumbawa dilakukan oleh pejabat Veteriner, tahun 2022 saat PMK, belum ada aplikasi itu sekarang dengan aplikasi menjadi terpantau. Berkaitan dengan pengiriman ke Sulawesi, memang sistem ini tiba -tiba menutup pengiriman, karena masuk dalam status terduga. Ternak bisa dilalu lintaskan  manakala daerah tujuan memberikan ijin" ucapnya.

Demikian pula Penjelasan Perwakilan Bapenda Sumbawa Witri Ulandari bahwa Perda no 10 Tahun 2023 adalah mandat dari UU nomor 1 tahun 2022. Penetapan tarif setelah ada angka final dari OPD teknis dan berlaku per. 21 Desember 2023. 

Kabid Aset BKAD Kaharuddin juga menambahkan keberadaan aset daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi PAD. " Ini ada hubungannya dengan kami dalam optimalisasi aset daerah.Kami juga mencari jalan lain dalam rangka mendongkrak PAD, sehingga Data pendapatan juga perlu dilakukan rekonsiliasi" jelasnya.

Atas hal tersebut Ketua Komisi II DPRD I Nyoman Wisma mengurai bahwa permasalahan yang ada adalah adanya keberatan atas pengutan ternak yang dilakukan di Dinas Peternakan berdasarkan Perda.  

Sementara itu ketua PEPEHANI Kabupaten Sumbawa Sanusi Uju menyampaikan bahwa telah ada sosialisasi oleh Dinas Peternakan sejak tahun 2023 dan terakhir tanggal 10 Januari 2025 ada pertemuan seluruh pengusaha dan asosiasi peternak dan bersepakat dengan tarif yang diberlakukan dalam perda.

"Pada Tahun 2023 lalu kami diundang, dan saat itu minta tarif jangan naik dan sekarang tahun 2025 Kami tidak keberatan dengan hal tersebut, Kami dari Anggota Pepehani, sudah menerima, dan sepakat. Kalau ada hal lain yang ditemukan hari ini kami siap menerima pula" ujar Sanusi yang memiliki anggota aktif 49 orang.

Anggota komisi II Ida Rahayu SAP menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi segala upaya dari pengusaha ternak yang memberikan sumbangsih dalam peningkatan PAD. "Bila pak Kadis Peternakan berhasil meningkatkan PAD setiap tahun saya kasih nilai 100 dan kepada Pengusaha ternak saya kasih nilai 1000 " ujarnya memberikan apresiasi.

Demikian pula Sekretaris Komisi II Zohran SH menyampaikan bahwa sebagai penyumbang PAD tentunya datang dengan wajah keceriaan karena berkontribusi dalam pembangunan Daerah demikian pula anggota lainnya mendukung sektor peternakan sebagai potensi PAD.

"Kami memberikan apresiasi kepada pak Kadis yang telah memimpin OPD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa sehingga PAD meningkat di sektor peternakan. Terhadap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan win - win solusion. Karena pasar ternak ini sangat dinamis"  ujar Ridwan

Diakhir pertemuan setelah dilakukan komunikasi dan diskusi oleh para pihak dari Anggota komisi II DPRD dan Pemerintah daerah diperoleh 3 poin rekomendasi yakni : 

Pertama : Terkait dengan permasalahan implementasi Perda Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa meminta tetap jalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Kedua :  Terkait dengan pungutan di luar Perda diminta kepada OPD terkait untuk menertibkannya. 

Ketiga :  Meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Sumbawa untuk mengawasi Tata niaga lalu lintas ternak di Kabupaten Sumbawa secara maksimal. (AM)

]]>
Thu, 30 Jan 2025 19:39:39 +0800 amr
Ketua Komisi IV DPRD Apresiasi Hadirnya Labkesmas, Takdir: Layanan Semakin Dekat dan Terjangkau https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iv-dprd-apresiasi-hadirnya-labkesmas-takdir-layanan-semakin-dekat-dan-terjangkau https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iv-dprd-apresiasi-hadirnya-labkesmas-takdir-layanan-semakin-dekat-dan-terjangkau Ketua Komisi IV DPRD Apresiasi Hadirnya Labkesmas, Takdir: Layanan Semakin Dekat dan Terjangkau

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Keberadaan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), diapresiasi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir SE., M.M.Inov. Ia menilai kehadiran laboratorium tersebut merupakan langkah maju dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.

"Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Sumbawa. Labkesmas ini sangat dibutuhkan, mengingat selama ini banyak masyarakat yang terpaksa harus keluar daerah untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kimia lingkungan dan pemeriksaan laboratorium lainnya," ujarnya saat dihubungi awakmedia Rabu (29/1).

Namun, politisi PKS yang berada di Komisi IV ini juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam pengadaan alat kesehatan (Alkes) yang masih dalam proses. Mengingat, alat kesehatan menjadi penentu utama dalam operasionalisasi Labkesmas. Ia berharap agar pengadaan Alkes dapat disegerakan.

"Saya mendukung penuh agar pemerintah pusat dapat segera mengirimkan Alkes yang dibutuhkan. agar masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses layanan yang seharusnya bisa didapatkan di daerah sendiri. Kalau memungkinkan, pengadaan Alkes untuk semua layanan bisa dilakukan secara bersamaan," ungkapnya.

Takdir juga mengingatkan agar keberadaan Labkesmas ini tidak hanya berdampak positif pada sektor kesehatan, tetapi juga dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui layanan yang diberikan. Dengan fasilitas yang ada, Sumbawa bisa lebih mandiri dalam urusan kesehatan masyarakat.

"Kehadiran Labkesmas semoga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah selain sektor lainnya. Tentunya, masyarakat juga akan merasa lebih diperhatikan dengan adanya layanan yang lebih dekat dan terjangkau," tandasnya. (AN/SR)

]]>
Thu, 30 Jan 2025 07:11:42 +0800 amr
Paripurna DPRD HUT Sumbawa: Tokoh dan Institusi Agama Terima Penghargaan atas Kontribusi dalam Membangun Kerukunan https://amarmedia.co.id/paripurna-dprd-hut-sumbawa-tokoh-dan-institusi-agama-terima-penghargaan-atas-kontribusi-dalam-membangun-kerukunan https://amarmedia.co.id/paripurna-dprd-hut-sumbawa-tokoh-dan-institusi-agama-terima-penghargaan-atas-kontribusi-dalam-membangun-kerukunan Paripurna HUT Sumbawa: Tokoh dan Institusi Agama Terima Penghargaan atas Kontribusi dalam Membangun Kerukunan

Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa pada Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke 66 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke 66 Tahun 2025. Selasa 21 Januari 2025. 

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, hadir ketiga Wakil Ketua DPRD yaitu H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH. Dari Pemerintah Daerah Hadir Bupati Sumbawa Drs. H.Mahmud Abdullah, dan Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany SPd MPd. 

Dikatakan oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin bahwa Peringatan Hari Ulang Tahun KE-66 Kabupaten Sumbawa yang mengusung tema”Memantapkan Fondasi menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera dalam Semangat Kebersamaan dan Berkelanjutan, sakantap bowat iwit, tu saneja ling panulang, samawa balong pasiki” juga dihajatkan sebagai pemberian anugerah dan penghargaan kepada para tokoh dan institusi agama yang telah membangun kerukunan dan toleransi di Tana Samawa sebagai tenun kebangsaan, sebagai aktualisasi kehidupan dasar merawat persatuan dan kesatuan bangsa yang bhinneka tunggal ika.

Disela Paripurna tersebut , Sekretaris DPRD Ir. A Yani membacakan Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa No 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Dalam Rangka Peringatan HariUlang Tahun Kabupaten Sumbawa yang ke-66 Tahun 2025

Dikatakan Sekwan A Yani  bahwa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa yang ke-66 Tahun 2025 dan apresiasi terhadap jasa dan dedikasi tokoh agama dan tokoh lintas etnis terhadap kondusifitas pembangunan daerah Kabupaten Sumbawa, perlu diberikan penghargaan atas jasa dan dedikasi dimaksud.

Adapun yang ditetapkan penerima penghargaan adalah ; 

  1. Drs. H. SYUKRI HM, M.Si sebagai Tokoh Agama /KETUA FKUB SUMBAWA
  2. AGUS HERIYANTO sebagai TOKOH LINTAS ETNIS/ (KETUA FORUM KOMUNIKASI LINTAS ETNIS SUMBAWA)
  3. Ust. SLAMET RIYADI, S.Pd.I sebagai TOKOH AGAMA ISLAM
  4. DGH. Ahmad Jamaan MY sebagai TOKOH AGAMA ISLAM
  5. RD. Laurensius Maryono sebagai TOKOH AGAMA KATOLIK
  6. MIKAEL ABANG, SF. sebagai TOKOH AGAMA KATOLIK
  7. Pdt.Marthin STA Tubatonu, S.Th sebagai TOKOH AGAMA KRISTEN
  8. Pdt. YOUDI RAMBI sebagai TOKOH AGAMA KRISTEN
  9. I Wayan Suardana sebagai TOKOH AGAMA HINDU
  10. 1I Gede Pasek sebagai TOKOH AGAMA HINDU
  11. Dede Hartono sebagai TOKOH AGAMA BUDHA
  12. Tan Min Hua sebagai TOKOH AGAMA BUDHA

Hadir pula menyaksikan pemberian penghargaan tersebut Anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasatiyo S.Sos.MAP. Pimpinan DPRD sebelumnya yakni Abdul Rafiq SH, Drs H Umar Hasan, H Farhan Bulkiyah,SP, Dr.Arachman Alamudy SH M.Si, Syamsul Fikri AR SAg.M.Si yang juga saat ini menjadi Anggota DPRD Provinsi NTB bersama dengan itu hadir Bupati Sumbawa terpilih H.Syarafuddin Jarot l, IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa dan jajaran Kepala OPD,jajaran kepala Bagian Sekretariat DPRD, Tim Ahli DPRD, Camat dan Lurah.(AM)

]]>
Tue, 21 Jan 2025 17:42:43 +0800 amr
Dalam Rangka HUT ke 66, DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Paripurna ; Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pembangunan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/dalam-rangka-hut-ke-66-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-paripurna-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dan-pembangunan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/dalam-rangka-hut-ke-66-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-paripurna-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dan-pembangunan-berkelanjutan Dalam Rangka HUT ke 66, DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Paripurna ; Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke 66 Tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Januari. Acara ini digelar di ruang Aula DPRD Kabupaten Sumbawa Selasa 21 Januari 2025. Seluruh pimpinan dan Anggota DPRD serta para ASN menggunakan baju adat Sumbawa. 

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, hadir ketiga Wakil Ketua DPRD yaitu H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH.,MH. Dari Pemerintah Daerah Hadir Bupati Sumbawa Drs. H.Mahmud Abdullah, dan Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany SPd MPd. 

Hadir pula Anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasatiyo S.Sos.MAP. Pimpinan DPRD sebelumnya yakni Abdul Rafiq SH, Drs H Umar Hasan, H Farhan Bulkiyah,SP, Dr.Arachman Alamudy SH M.Si, Syamsul Fikri AR SAg.M.Si yang saat ini menjadi Anggota DPRD Provinsi NTB. Bersama dengan itu hadir Bupati Sumbawa terpilih .Ir. H.Syarafuddin Jarot.MP, Anggota IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa dan jajaran Kepala OPD, Sekretaris DPRD Ir A Yani, Ketua KPU dan Bawaslu Sumbawa, Kepala BUMD, Camat dan Lurah.

Dikatakan oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin bahwa berdasarkan hasil rapat badan musyawarah DPRD, tanggal 10 januari 2025 yang lalu, bahwa rapat paripurna hari ini diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun KE-66 Kabupaten Sumbawa yang mengusung tema”Memantapkan Fondasi menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera dalam Semangat Kebersamaan dan Berkelanjutan, sakantap bowat iwit, tu saneja ling panulang, samawa balong pasiki”.

Dikatakannya momentum hari ulang ke-66 Kabupaten Sumbawa juga dihajatkan sebagai pemberian anugerah dan penghargaan kepada para tokoh dan institusi agama yang telah membangun kerukunan dan toleransi di Tana Samawa sebagai tenun kebangsaan, sebagai aktualisasi kehidupan dasar merawat persatuan dan kesatuan bangsa yang bhinneka tunggal ika.

Hari ulang tahun ke-66 Kabupaten Sumbawa tentunya diharapkan kepada kita semua, untuk membangun tana samawa yang kita cintai ini, kedepannya terutama tau samawa terus merubah mindset untuk suatu perubahan,memiliki pikiran terbuka, mendengarkan pandangan orang lain, mencari pemahaman lebih dalam, tumbuh secara intelektual, menginspirasi orang lain dan memberikan dampak positif dan sosial bagi tana’ samawa dan lingkungan sekitarnya.

Ketua DPRD juga berharap menjadi penguat kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan peradaban tana’ samawa, memiliki sumbu filosofis sebagai warisan yang semakin memperkuat dan mempertegas kekuatan budaya tau dan tana’samawa.Dirinya menyampaikan sebuah lawas:

 “kaji jonyong ima numpu,

ling tu gamporo ko pajatu,

maris gama ya batungku”

“batungku gama pajatu,

kélé si lin tu bajatu,

ma maris ntek ima numpu”

Artinya (“saya acungkan jempol sebagai pujian, kebanggaan pada hasil pembangunan,semoga terus bertahan dan ditingkatkan”pembangunan berkesinambungan senantiasa,walau beda pemangku kuasa,agar kebanggaan tetap berjaya”).

Menutup pidatonya ketua DPRD mengingatkan bahwa tana’ samawa milik kita bersama dan semua berbuat dalam tradisi gotong royong, berhenti urun angan dan harus mau turun tangan.

"Lawas ini mengilhami tau dan tana samawa untuk memberikan supporting system,bersumbangsih pada pembangunan daerah melalui keteladanan dengan tradisi-tradisi contoh nyata agar terus berjuang menghasilkan karya-karya yang bermakna bagi masyarakat,lingkungan kita sendiri dan masa depan" pungkasnya.

Disela paripurna tersebut juga dimeriahkan tarian selamat datang dari kelompok seni Sumbawa dan diberikan penghargaan kepada para tokoh yang berkontribusi terhadap kerukunan umat beragama di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 21 Jan 2025 16:56:29 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa Berkomitmen Percepat Penyelesaian Masalah Infrastruktur https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-berkomitmen-percepat-penyelesaian-masalah-infrastruktur https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-berkomitmen-percepat-penyelesaian-masalah-infrastruktur Komisi III DPRD Sumbawa Berkomitmen Percepat Penyelesaian Masalah Infrastruktur

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa saat kunjungan lapangan ke Bendungan Beringin Sila 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa telah menegaskan komitmennya untuk lebih intensif melakukan rapat koordinasi (Rakor) guna mencari solusi atas permasalahan infrastruktur yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan perbaikan infrastruktur yang lebih cepat dan merata.

Kepada awak media, Ketua Komisi III Syaifullah SPd.,M.M.Inov menyampaikan bahwa Infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Jalan yang baik, jembatan yang kokoh, drainase yang lancar serta fasilitas umum yang memadai akan mempermudah akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi" ujarnya Senin 20 Januari 2025.

Kemudian lanjutnya ada beberapa permasalahan Infrastruktur yang kami soroti diantaranya adalah saluran drainase Ai Beta Dusun Sering Desa Kerato, Drainase RSUD Kabupaten Sumbawa, Jalan Rusak di Desa Labuhan Sangoro, Lintas Kecamatan Labangka, Dusun Labuhan Jontal Desa Teluk Santong, Ruas Ropang - Lantung, Arah Orong Telu, Marente - Matemega dan jalan rusak lainnya. "Insya Allah Komisi III akan melakukan Rakor dengan Pemda dan pihak terkait untuk mendapatkan solusinya" urai Eful.

Diharapkan dengan intensifikasi Rakor dan langkah-langkah konkrit yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Sumbawa, permasalahan infrastruktur di Kabupaten Sumbawa dapat segera teratasi. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. (AM)

]]>
Mon, 20 Jan 2025 20:47:47 +0800 amr
Wakil Ketua III DPRD Sumbawa: Peran Media Kunci Suksesnya Pemerintahan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-peran-media-kunci-suksesnya-pemerintahan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-peran-media-kunci-suksesnya-pemerintahan Wakil Ketua III DPRD Sumbawa: Peran Media Kunci Suksesnya Pemerintahan

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH menerima kunjungan silaturahmi beberapa awak media diantaranya Liputan Sumbawa, Berita Sumbawa, Amarmedia dan Gaung NUSRA. Senin 20 Januari 2025.

"Demi kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan, peran media sangat penting," tegas Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa. 

Dirinya melanjutkan, "Media massa memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat dan objektif, media dapat membantu pemerintah dalam menyampaikan program-program pembangunan, serta menjaring aspirasi masyarakat."jelasnya.

Beberapa informasi peristiwa di media sosial berseliweran di beranda HP kita, namun kita belum mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas. kadang ingin kita ketahui kebenarannya, maka dengan media kita jadi tahu. 

Disamping itu ujar Ikang akrab Waka III disapa, media dapat berperan sebagai pengawas pelaksanaan pemerintahan, sehingga segala bentuk penyimpangan dapat terungkap.

"Media dapat mendorong pemerintah untuk lebih akuntabel dalam menjalankan tugasnya" imbuhnya dihadapan beberapa awak media di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan media. "Kerjasama yang baik antara pemerintah dan media akan menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah. Media harus memberikan informasi yang benar dan berimbang, sedangkan pemerintah harus terbuka terhadap kritik dan saran dari media," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut muncul ide dan gagasan agar kegiatan - kegiatan yang dilaksanakan oleh DPRD dapat dilakukan peliputan secara langsung (live streaming ) seiring dengan berkembangnya platform digital. 

"Peran media dalam pembangunan daerah sangatlah penting. Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan media, diharapkan pembangunan di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta mampu memenuhi harapan masyarakat" tutup ikang (AM)

]]>
Mon, 20 Jan 2025 18:37:45 +0800 amr
Perpanjangan Pendaftaran PPPK, Komisi I DPRD Sumbawa Awasi Ketat Agar Tidak Ada yang Terlewat https://amarmedia.co.id/perpanjangan-pendaftaran-pppk-komisi-i-dprd-sumbawa-awasi-ketat-agar-tidak-ada-yang-terlewat https://amarmedia.co.id/perpanjangan-pendaftaran-pppk-komisi-i-dprd-sumbawa-awasi-ketat-agar-tidak-ada-yang-terlewat Perpanjangan Pendaftaran PPPK, Komisi I DPRD Sumbawa Awasi Ketat Agar Tidak Ada yang Terlewat

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Pemerintah, melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), telah memutuskan untuk memperpanjang periode pendaftaran seleksi pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II hingga 20 Januari 2025.

Pendaftaran yang diperpanjang ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada semua pegawai Non-ASN yang terdaftar dalam pangkalan data BKN agar dapat diangkat sebagai PPPK. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak pegawai Non-ASN dapat mengikuti seleksi ini dan berkontribusi dalam pelayanan publik.

Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Muhammad Faisal SAP.M.M.Inov berharap dengan perpanjangan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II ini semua pihak terkait dapat memahami pentingnya kesempatan ini bagi pegawai Non-ASN sehingga tidak lagi ada yang tercecer untuk dimasukkan dalam data base BKN.

"Kebijakan perpanjangan waktu pendaftaran ini merupakan respons terhadap Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 15 Tahun 2025. Keputusan tersebut mengatur mengenai Kriteria Pelamar Tambahan dalam Seleksi PPPK bagi Pegawai Non-ASN yang terdaftar dalam pangkalan data BKN serta mekanisme pengolahan nilai hasil pengadaan PPPK untuk Tahun Anggaran 2024" jelas Faesal.

Selain itu, terdapat juga Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu, serta Surat Menteri PANRB Nomor B/239/M.SM.01.00/2025 tertanggal 14 Januari 2025 yang menjelaskan lebih lanjut mengenai pengadaan PPPK.

"Kami akan memanggil pemerintah daerah dalam waktu dekat baik Sekda, BKPSDM, Dinas Kesehatan untuk mengawal hal ini. Kami berkomitmen mengawal hal tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengadaan pegawai yang profesional" ujarnya dihadapan komunitas Tenaga Non ASN Nakes Kabupaten Sumbawa.Senin 20 Januari 2025

Ketua Komisi I mengingatkan kepada Kepala Kepala BKPSDM untuk memberikan instruksi kepada Pejabat Pengelola Kepegawaian agar melaksanakan beberapa langkah penting seperti lmenyebarluaskan informasi ini kepada semua pihak terkait, serta memastikan pegawai Non-ASN yang terdaftar dalam Pangkalan Data BKN untuk melakukan pendaftaran.

Selanjutnya, perlu juga diinformasikan kepada pegawai Non-ASN yang terdaftar bahwa jika mereka tidak melakukan pendaftaran, maka akan kehilangan status prioritas untuk diangkat menjadi PPPK. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk segera mengambil tindakan agar tidak melewatkan kesempatan ini.

Terakhir, Ketua Komisi I mengimbau kepada calon pelamar untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sebelum tenggat waktu yang ditentukan. "Calon pelamar juga diingatkan untuk selalu menggunakan saluran resmi pemerintah dalam mencari informasi terkait pendaftaran dan seleksi PPPK agar mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya" pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 20 Jan 2025 16:45:41 +0800 amr
Desa Mandiri, Desa Sejahtera: Ketua Komisi I DPRD Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal https://amarmedia.co.id/desa-mandiri-desa-sejahtera-ketua-komisi-i-dprd-dorong-pemanfaatan-sumber-daya-lokal https://amarmedia.co.id/desa-mandiri-desa-sejahtera-ketua-komisi-i-dprd-dorong-pemanfaatan-sumber-daya-lokal Desa Mandiri, Desa Sejahtera: Ketua Komisi I DPRD Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Faesal SAP., M.M.Inov menyerukan seiring dengan perpanjangan Masa Jabatan Kades agar desa-desa dapat lebih aktif dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal sebagai kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dirinya menekankan bahwa potensi yang terkandung dalam alam sekitar desa, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

"Dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2024 menjelaskan bahwa masa jabatan kepala Desa 8 tahun, hal ini menjadi berkah atau keberuntungan bagi mereka para kades karena lebih lama menjabat dan merancang program secara optimal. Kami berpesan kepada Kepala Desa laksanakanlah tugas pemerintahan ini dengan penuh tanggung jawab, tentu hal ini menjadi beban Kepala Desa dengan pemerintahan yang baru nanti, harus dapat bersinergi, di pundak bapak-bapaklah bagaimana agar daerah kita ini maju, aman, nyaman dan kondusif serta sejahtera" urainya.

Dikatakan Faesal, Beberapa potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan dan dimaksimalkan seperti pertanian, peternakan , perikanan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "kami juga harapkan dapat menopang program Pemerintah Pusat yakni Makan Bergizi Gratis" ujarnya di ruang kerja Komisi I, Senin 20 Januari 2025

Dengan demikian lanjutnya, perpanjangan masa jabatan kepala Desa akan memiliki banyak manfaat untuk mengoptimalkan lahan pertanian dengan menerapkan teknologi modern dan diversifikasi tanaman, maupun mengembangkan peternakan skala kecil dan menengah, serta mengolah hasil ternak menjadi produk olahan.

Bagi daerah yang memiliki potensi perikanan, untuk budidaya ikan dan pengembangan industri pengolahan hasil laut.

Kalau kita serius dalam pemanfaatan sumber daya lokal maka nantinya akan meningkatkan pendapatan dari hasil pengelolaan sumber daya alam akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.

"Semangat ini harus kita bangun bersama sama agar desa akan menjadi lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada bantuan dari luar" tandasnya.

Meskipun demikian Muhammad Faesal menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam lokal merupakan kunci untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. Dengan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, potensi sumber daya alam desa dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah (AM)

]]>
Mon, 20 Jan 2025 15:08:35 +0800 amr
Gitta Liesbano : DPRD Provinsi dan Kabupaten Perlu Perkuat Sinergi Hadapi Permasalahan Daerah https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-dprd-provinsi-dan-kabupaten-perlu-perkuat-sinergi-hadapi-permasalahan-daerah https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-dprd-provinsi-dan-kabupaten-perlu-perkuat-sinergi-hadapi-permasalahan-daerah Gitta Liesbano : DPRD Provinsi dan Kabupaten Perlu Perkuat Sinergi Hadapi Permasalahan Daerah

Sumbawa. Amarmedia.co.id -  Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengusulkan agar DPRD Provinsi NTB bekerja sama dengan DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mengawasi program-program pemerintah daerah maupun permasalahan yang terjadi di daerah

"Saat ini kita berada dalam musim hujan maka fokus utama adalah mengatasi masalah banjir yang sering melanda Kabupaten Sumbawa seperti pasca banjir juga membutuhkan perhatian dari kawan - kawan Provinsi NTB juga" ujarnya selepas Konsultasi ke DPRD Provinsi NTB Jumat 17 Januari 2025

Hadir dalam konsultasi tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Hasanuddin SE, Muhammad Tahir SH, I Ketut Sawitra dan I Nyoman Wisma SIP.

Wakil Ketua DPRD Gitta berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mengatasi masalah ini.

Demikian pula sinergi pengawasan terhadap program-program pemerintah daerah yang berasal dari Pemerintah Pusat Provinsi dan Kabupaten.

"Bentuk kerja sama yang diharapkan dalam mengatasi banjir adalah bantuan pertolongan pertama pada korban banjir baik makanan, obat obatan dan sandang maupun trauma healing pasca bencana alam" ujarnya.

Kemudian lanjutnya, beberapa waktu lalu diakhir tahun 2024 terjadi banjir bandang, banyak rumah masyarakat yang rusak, dan fasilitas umum juga rusak, maka pendataan dampak banjir ini diharapakan juga mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB. Kondisi hutan kita yang kritis juga musti dilihat dan diatasi dengan baik agar hutan kita terlindungi dan lestari.

"Penyebab banjir tak lepas juga dengan kondisi saluran drainase yang tertutup sedimentasi sehingga air meluber ke permukiman. Hal ini juga ada yang menjadi kewenangan provinsi untuk memperbaikinya. Kami harapkan melalui OPD terkait dapat memprogramkan pembangunan drainase seperti depan RSUD Sering dan Reban Aji Desa Kerato dan Desa Nijang" jelasnya.

Gitta juga menyampaikan agar terbangun kolaborasi antar tingkat pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mengatasi masalah yang kompleks seperti bencana alam.

"Kini kita membutuhkan solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah banjir secara jangka panjang. Seperti penanaman pohon,perbaikan jalur air dan menjaga kebersihan lingkungan" pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 20 Jan 2025 13:39:59 +0800 amr
Sekretaris Komisi II DPRD Zohran Konsultasi Ke DKP NTB terkait Perizinan Tambak Udang di Sumbawa https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-konsultasi-ke-dkp-ntb-terkait-perizinan-tambak-udang-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-konsultasi-ke-dkp-ntb-terkait-perizinan-tambak-udang-di-sumbawa Sekretaris Komisi II DPRD Zohran Konsultasi Ke DKP NTB terkait Perizinan Tambak Udang di Sumbawa

Mataram. Amarmedia.co.id - Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat SPi.M.T. dan Staf Ahli Komisi II DPRD melaksanakan konsultasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB terkait dengan Perinjinan Tambak di Kabupaten Sumbawa. Jumat 17 Januari 2025.

Kegiatan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas DKP NTB diterima oleh Kabid Budidaya Perikanan H.Karim Marasabeasy S.Pi.MM., bersama Kabid K Pesisir H.Ruspono dan Ketua Tim Tata Ruang DKP NTB Hanafi. Hadir juga Tim Ahli Asosiasi Tambak Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok Fikri.SPi M.Si

Disampaikan oleh Zohran bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki banyak potensi perikanan budidaya salah satunya Udang vaname. "Pengusaha tambak udang banyak beroperasi di Sumbawa. Akhir - akhir ini ada dipermasalahkan perizinan tambak udang di Kabupaten Sumbawa khususnya dan NTB pada umumnya. Sementara investor yang masuk ke Sumbawa cukup banyak dan telah menggelontorkan dana yang besar untuk budidaya tambak udang ini" ujarnya 

Kemudian lanjut Orek akrab disapa, pengamatan kami terdapat sejumlah kendala perijinan yang bisa menghambat investasi serta pertumbuhan sektor perikanan" Kami komisi II berharap investasi ini dapat dijaga dan jika ada kekurangan dalam hal regulasi dapat dilakukan monitoring, pembinaan dan pembenahan sehingga kegiatan perekonomian tersebut dapat berjalan" ungkapnya.

Kesan overlapping Jurisdiksi atau pembagian kewenangan yang tumpang tindih antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam hal perizinan, khususnya terkait penggunaan ruang laut, telah menciptakan ketidakpastian hukum dan birokrasi yang berbelit-belit."hal ini harus dapat dicarikan solusinya. Untuk itu koordinasi antar Instansi terkait di Kabupaten dan Provinsi harus dapat terbangun dan sinergi antar instansi terkait sehingga proses perizinan berjalan dengan baik" pungkasnya 

Atas hal tersebut Kabid Budidaya Perikanan DKP Provinsi NTB H.Karim menjelaskan bahwa ada dampak perubahan regulasi yang cepat di bidang perikanan budidaya, terutama dengan adanya sistem OSS, telah menimbulkan kebingungan bagi pelaku usaha dan aparat pemerintah.

"Hal ini juga mendapatkan attensi dari KPK sebagai bentuk pembinaan terhadap aparatur, pengusaha dan kemudian menjadi pemikiran bersama ditingkat pusat atau Kementrian terkait seperti KKP, Tata Ruang sehingga sektor ini dapat dilaksanakan sebagai mana mestinya dan berkembang dengan baik" jelasnya

Dikatakannya pasca pertemuan dengan KPK Dinas mengumpulkan informasi dan data riil dilapangan terkait dengan keberadaan tambak udang. " Insya Allah awal Februari Kami akan memaparkan hasil kerja DKP Provinsi NTB dihadapan KPK, sehingga para pihak dapat mengetahui akar permasalahan fakta lapangan dan sebagainya sehingga nanti dapat dihasilkan rekomendasi yang tepat dalam menumbuhkan dan memajukan investasi di sektor ini" urainya.

Ketua Tim Tata Ruang DKP Provinsi NTB Hanafi membenarkan bahwa secara perijinan tambak udang sekarang basisnya OSS. Yang membedakan tempat rekomendasi adalah pada jenis kode KBLI ( Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia)  utama di Kabupaten dan KBLI Pendukung (Ijin pemakaian air laut) di Provinsi hal ini berdasarkan PP Nomor 5 tahun 2021 bahwa ada yang masuk kewenangan kabupaten, Menteri dan Gubernur tergantung lokasi dan luas tambaknya.

"Rata- rata tambak di NTB tidak ada yang lintas kabupaten sehingga ijin dasarnya dikeluarkan di Kabupaten meliputi ijin dasar seperti ijin ruang yang berdasarkan RTRW kabupaten. Ada juga ijin ruang laut sebagai penggunaan air laut sebaga ijin pendukung. Setelah ijin dasar ada ijin lingkungan, atau persetujuan lingkungan baru perizinan usaha dan persetujuan Bangunan jelasnya.

"Di OSS ada pertanyaan apakah sudah memiliki ijin ruang darat, kami di Provinsi sebagai validator. Kalau para pengusul telah mengupload dokumennya maka kami setujui" jelasnya.

Ditambahkannya bahwa dahulu proses perijinan tidak spesifik, selama ada dokumen yang diupload maka akan disetujui, Setelah disetujui ada Notifikasi di BPMPTSP Provinsi. 

"Disitulah yang membuat menggantung karena untuk kelengkapan ada  ijin air laut yang menjadi Kewenangan Provinsi" tandasnya.

Dirinya melihat bahwa banyak pengusaha tambak setelah terbit ijin lingkungan di Kabupaten ditolak di sistem karena tidak ada ijin perairan lautnya.

Atas hal tersebut, Tenaga ahli Asosiasi Pengusaha Tambak Pulau Lombok dan Sumbawa menegaskan bahwa permasalah ini harus dapat diurai benang merahnya. " Perubahan regulasi dan kebijakan serta beralihnya kewenangan membuat kesulitan dan kebingungan pengusaha tambak, Kami meminta audiensi dengan DKP dan Juga Pemerintah Pusat termasuk KPK sehingga permasalahan ini bisa segera diklirkan. Apa yang harus dilakukan oleh Pengusaha harus ada kesamaan persepsi, siapa yang berwenang mengeluarkan ijin dari sekian banyak jenis izin di sektor tambak ini. Yang jelas ketika pengusaha membangun tambak mustahil mau merusak lingkungan karena keberhasilan usaha tambak tergantung dengan kualitas airnya. Jika lingkungan dirusak sama saja dengan dia mempersiapkan tali gantungan untuk membunuh dirinya dan usahanya" pungkasnya.

Diakhir pertemuan diperoleh kesimpulan bahwa Permasalahan perizinan tambak udang di Kabupaten Sumbawa merupakan masalah kompleks yang membutuhkan solusi komprehensif dan berkelanjutan. Dengan menerapkan rekomendasi kebijakan yang telah diajukan, diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan.(AM)

]]>
Fri, 17 Jan 2025 18:31:09 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Terima Audiensi KSPSI Terkait Progres dan Dampak PT AMNT Bagi Sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-terima-audiensi-kspsi-terkait-progres-dan-dampak-pt-amnt-bagi-sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-terima-audiensi-kspsi-terkait-progres-dan-dampak-pt-amnt-bagi-sumbawa Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Terima Audiensi KSPSI Terkait Progres dan Dampak PT AMNT Bagi Sumbawa

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Audiensi ke Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa terkait dengan keberadaan PT AMNT di Kabupaten Sumbawa. 

Rombongan diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH.MKn, bersama Ketua Komisi II I Nyoman Wisma SIP, Anggota Komisi II Juliansyah SE. Pimpinan Komisi IV Sukiman K SPdI dan Staf Ahli DPRD kabupaten Sumbawa.

Perwakilan KSPSI Imran menyoroti permasalahan tenaga kerja di PT AMNT, kurangnya pemberdayaan masyarakat lokal, serta transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam di Blok Dodo Rinti. KSPSI Kabupaten Sumbawa menuntut agar PT AMNT memprioritaskan tenaga kerja lokal, daripada penggunaan tenaga kerja luar daerah, dan meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

"Kabupaten Sumbawa sangat terkenal dengan kekayaan alamnya terutama di sektor pertambangan. Kekayaan alam Sumbawa jika dikelola dengan baik dan berpihak kepada masyarakat lokal dan daerah Sumbawa akan memberikan kesejahteraan bagi rakyat Sumbawa" ujarnya

Kedatangan kami lanjutnya, hadir membuka komunikasi dan membela nasib warga lokal Sumbawa agar jangan hanya menjadi penonton dan penerima dampak sementara kekayaan alam Sumbawa luar biasa juga SDM Sumbawa juga hebat - hebat. 

"Seharusnya di PT AMNT menempatkan SDM Lokal Sumbawa untuk posisi strategis di Perusahaan hingga tingkat Kecamatan.Saat ini sosial impact didatangkan dari luar. Seharusnya orang Sumbawa yang ditempatkan yang memiliki ilmu agar bisa menutupi celah masalah" ungkap Imran.

Ditambah oleh ketua KSPSI Kabupaten Sumbawa Jahuddin Denis bahwa  kami hadir sebagai wujud saling mengingatkan dalam hal nasib daerah. "Kami berangkat dari semangat ini agar perasaan peduli terjawab. Kami harapkan pertemuan ini dapat digelar lebih cepat dan ada langkah maju yang akan digagas kedepan bagi Sumbawa" ujarnya 

Demikian pula dikatakan Korlap Syaifullah bahwa hal tersebut adalah masalah serius antara hidup dan mati. "Sumberdaya alam kita wajib bisa dinikmati masyarakat Sumbawa. Oleh karena itu memperjuangkan hak untuk sejahtera sebagai wujud ikhtiar melawan kesewenangan. Ini harus kita tunjukkan pada generasi sekarang, dan generasi selanjutnyaharua kuat dalam memperjuangkan , kalau tidak maka kita sendiri yang terlindas. Kami pemuda menyambut Pimpinan DPRD yang masih muda, sekaligus menitipkan masa depan" pungkasnya. 

Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano memberikan apresiasi atas kedatangan Pengurus dan Korlap KSPSI Kabupaten Sumbawa. "Kami senang menerima kunjungan KSPI dalam rangka memperjuangkan hak -hak masyarakat lokal Sumbawa atas kekayaan alam yang di miliki, maka apa yang menjadi harapan masyarakat, lembaga siap untuk menfasilitasi" ujarnya.

Atas hal tersebut Anggota DPRD Sukiman K mengatakan bahwa Surat dari KSPSI sudah diterima pada Rabu 16 Januari 2025. "Kami menerima suratnya kemarin dan hari ini kami terima untuk mendengarkan aspirasinya,  Ini adalah momentum penting. Kami harapkan dalam pertemuan yang akan digelar dari Pemda hadir minimal Sekda, dan dari pimpinan Manajemen PT AMNT yang dapat mengambil kebijakan harus hadir" ucapnya.

Dalam kesempatan itu Sukiman menegaskan bahwa persoalan keberadaan tambang bagi kesejahteraan masyarakat harus ditangani secara serius. Seperti kami di Komisi IV terkait dengan masalah ketenagakerjaan dan sosialnya. Dirinya menyarankan agar koordinasi dengan Provinsi dan Pemerintah Pusat juga harus dilakukan agar ada MoU dengan perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat Sumbawa. "Harus ada upgrade kualitas tenaga kerja Sumbawa, Komisi III beberapa waktu lalu juga sudah kunker ke Jakon Surabaya untuk memperdalam ini. sangat berkepentingan untuk pembangunan daerah Sumbawa. Salah satu caranya adalah Dodo Rinti harus jalan" pungkasnya.

Ditempat yang sama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP mengatakan bahwa Saat ini Sumbawa belum dikatakan sebagai daerah penghasil

"kita harus memanfaatkan keberadaan Sumber Daya Mineral Sumbawa demi masa depan Sumbawa. Pertemuan itu sebagai jembatan komunikasi antara Pemda dengan Perusahaan karena memang kita akui bahwa Pertambangan emas ini kewenangannya di pusat.Pembahasan ini adalah masa depan Sumbawa. Saya nggak mau Pemda kehilangan momentum untuk membuat perubahan bagi Sumbawa" tegasnya.

Kami Komisi II DPRD Sumbawa ujar Wisma memberikan dukungan terhadap tuntutan masyarakat dan berjanji akan memfasilitasi hearing dengan PT AMNT perwakilan KSPSI, DPRD Sumbawa, pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa. "Kami meminta Pimpinan DPRD menyurati Pimpinan PT AMNT terkait dengan Progres dan Dampak Keberadaan PT AMNT Bagi Sumbawa dan meminta kesediaan untuk hadir bahkan kami akan menyesuaikan dengan kesiapan mereka untuk hadir sehingga dapat tuntas" pungkas Wisma.

Diketahui dalam pertemuan itu beberapa hal laii yang didiskusi adalah KSPSI Kabupaten Sumbawa menuntut beberapa hal diantaranya meminta kepada PT AMNT untuk memprioritaskan orang lokal asli Sumbawa mengisi posisi posisi strategis perusahaan 

Kedua dalam hal peningkatan ekonomi lokal yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung, PT AMNT harus ada komitmen dalam pemberdayaan masyarakat lokal baik di bidang tenaga kerja maupun Kemitraan dengan pengusaha lokal

Ketiga Meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Sumbawa dan PT AMNT untuk secara jelas dan terbuka menyampaikan kepada publik terkait dengan pelaksanaan kegiatan yang ada di Blok Dodo Rinti dalam hal pengelolaan lebih lanjut Sumberdaya yang ada.

Keempat, meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa untuk memfasilitasi Hearing dengan menghadirkan pimpinan PT AMNT (pengambil kebijakan) pada hari kegiatan yang kami maksud.

DPRD Kabupaten Sumbawa telah menindaklanjuti Pertemuan ini dengan bersurat kepada Pimpinan PT AMNT untuk dapat menghadiri acara hearing bersama DPRD Kabupaten Sumbawa yang rencananya akan digelar pada hari Senin (20/1) mendatang. (AM)

]]>
Thu, 16 Jan 2025 19:50:53 +0800 amr
Pimpinan DPRD H.M.Berlian Rayes Bertemu Wamen PKP Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Infrastruktur di Sumbawa https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-hmberlian-rayes-bertemu-wamen-pkp-bahas-tindak-lanjut-pembangunan-infrastruktur-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-hmberlian-rayes-bertemu-wamen-pkp-bahas-tindak-lanjut-pembangunan-infrastruktur-di-sumbawa Pimpinan DPRD H.M.Berlian Rayes Bertemu Wamen PKP Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Infrastruktur di Sumbawa 

Jakarta.Amarmedia.co.id - Sebagai ikhtiar untuk mengawal pembangunan di Sumbawa. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov mengadakan pertemuan dan diskusi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) H.Fahri Hamzah SE. di Kantor Kementerian PKP Senin 13 Januari 2024.

Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa ES.Adi Nusantara S.Sos.MT dan Staf Ahli Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa dan awak media.

Dalam kesempatan tersebut membahas tindak lanjut pembangunan infrastruktur dan perumahan di Sumbawa serta komitmen untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat

Dikatakan oleh H. Berlian akrab disapa, bahwa hasil kunjungan lapangan ke Sumbawa pada bulan Desember 2024 lalu langsung dibahas bersama Bapak Fahri Hamzah. "Kolaborasi yang baik untuk memastikan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.Bersama Bapak Fahri Hamzah, Kami membahas langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Sumbawa yang lebih maju. Kolaborasi dan sinergi adalah kuncinya.Salah satu yang telah ditinjau langsung oleh Wamen adalah penataan kawasan Pantai Jempol serta pengembangan perumahan,” ujar H. Berlian Rayes.

H. Berlian menyampaikan harapan besar kepada Kementerian PKP untuk terus mendukung pembangunan kawasan strategis di Sumbawa. 

“Kami berharap program ini dapat mempercepat pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penataan kawasan wisata dan penyediaan perumahan yang layak,” tambahnya

Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa ES Adi Nusantara menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut dirinya mendiskusikan terkait usulan Proyek Strategis Nasional Pangan Akuatik ke Bappenas agar diendorse oleh Wamen PKP juga dan penataan Kawasan Kerajaan Sumbawa yang meliputi Istana Dalam Loka, Balaputi, Bala kuning dan Bala Datu Ranga. "Hal ini adalah hasil pertemuan yang difasilitasi oleh Pak Fahri Hamzah dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon beberapa waktu yang lalu" ujarnya singkat.

Atas pertemuan tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat diantaranya Dr.A.Rachman Alamudy SH.M.Si, .

"Masya Allah luar biasa dalam rangka pemantapan program jalur infra struktur yang akan menyemangati kehidupan rakyat banyak, Salam Ta'zim dari kami di Sumbawa, sukses selalu, Aamin Yarabbal alamin" ujarnya.

Kunjungan Kerja Wamen PKP ke SumbawaW

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Republik Indonesia, H. Fahri Hamzah, SE., telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa pada Senin (23-12-2024) lalu, disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr Budi Prasetyo, M.AP, para Asisten Setda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah Kepala OPD terkait.

Adapun kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau progres dan perencanaan pembangunan serta penataan kawasan permukiman di Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan itu Wamen PKP RI menekankan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas permukiman dan rumah layak huni, seraya tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah.

Pemerintah Daerah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji, memaparkan sejumlah usulan pembangunan, termasuk rencana perbaikan rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data, terdapat lebih dari 47 ribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa, dengan usulan perbaikan sebanyak 2.958 rumah yang tersebar di 84 desa di 23 kecamatan.

Selain itu, Lalu Suharmaji juga menyampaikan rencana penataan beberapa kawasan wisata unggulan, seperti Pantai Jempol, Pantai Saliper Ate, dan Pantai Gelora, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di sekitarnya.

Menanggapi paparan tersebut, Wamen PKP RI memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap, dalam perbaikan rumah tidak layak huni, ciri khas rumah panggung tradisional Sumbawa tetap dipertahankan, sebagai bagian dari upaya melestarikan identitas budaya lokal. (AM)

]]>
Tue, 14 Jan 2025 10:26:40 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Terima Silaturrahmi Calon Wakil Bupati Terpilih Drs H Mohamad Ansori https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-terima-silaturrahmi-calon-wakil-bupati-terpilih-drs-h-mohamad-ansori https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-terima-silaturrahmi-calon-wakil-bupati-terpilih-drs-h-mohamad-ansori Pimpinan DPRD Sumbawa Terima Silaturrahmi Calon Wakil Bupati Terpilih Drs H Mohamad Ansori 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan silaturahmi Calon Wakil Bupati Sumbawa terpilih, Drs H Mohamad Ansori,  Sabtu (11/1/2025), usai sidang paripurna DPRD Sumbawa yang membahas tentang usulan penetapan pasangan Jarot-Ansori (Ir H Syarafuddin Jarot, MP dan Drs H Mohamad Ansori) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2024-2029.

Wakil Bupati Sumbawa terpilih, Drs H Mohamad Ansori di sela kunjungan tersebut menyampaikan, bahwa kunjungan ini merupakan bentuk sinergitas antara eksukutif dan legislatif.

“Harmonisasi antara eksekutif dan legislatif harus tetap terbangun baik, sehingga program-program yang dilaksanakan berjalan lancar, tepat sasaran dan membawa Sumbawa ke arah lebih maju., ” ujar Haji Ansori.

Kunjungan diawali dari ruang Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S AP, M M Inov, berlanjut ke ruang Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, HM Berlian Rayes, S Ag, M M Inov, Wakil Ketua II, Gita Liesbano, SH, M KN, Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry, SH, MH.

Dalam pembicaraan Haji Ansori bersama keempat politisi yang didominasi oleh politisi muda ini lebih fokus pada harmonisasi hubungan antara eksekutif dan legislatif.

“Pesta demokrasi Pilkada serentak sudah selesai dillaksanakan, saatnya kini kita rekatkan kembali hubungan. Beda pilihan itu wajar di alam demokrasi ini. Ketika rakyat sudah menentukan siapa pemimpinnya, ini harus kita hargai demi akselerasi pembangunan di Kabupaten Sumbawa, ” Kata H. Ansori yang merupakan tokoh politik sekaligus Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sumbawa.

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin S AP, M.M Inov menyampaikan apresiasinya dan merasa tersanjung atas kujungan Wakil Bupati Sumbawa terpilih, Drs H Mohamad Ansori.

”Dulu saat beliau masih sebagai Waka 1, kami sering berdiskusi dan bertukar fikiran terkait kebijakan dan program pemerintah yang dilaksanakan. Intinya kami kagum dengan sosok beliau, dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Haji Ansori mendamping Haji Jarot, ” tandas politisi senior PKS ini.

Demikian pula Wakil Ketua I DPRD H.M. Berlian Rayes SAg.M.M.Inov memberikan apresiasi kepada. "Terima Kasih kunjunganya Pak Wabup Terpilih Drs H Mohammad Ansori.Kebetulan ruang kerja yang kami tempati ini dulu di pakai beliau ketika menjabat Waka 1 DPRD Sumbawa, sekarang giliran kami yang menggunakanya" sebut H Berlian.

Bersamaan dengan itu hadir pula beberapa kepala OPD, Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu dan awak media.

H. Berlian menyampaikan harapan teman-teman media agar Bapak wabup nantinya sering- sering undang dan ngopi bareng teman- teman media untuk memperkuat silaturahmi dan diskusi. (AM)

]]>
Sun, 12 Jan 2025 19:25:14 +0800 amr
Atasi Banjir di Unter Iwes dan Labuhan Badas, Anggota DPRD Ida Rahayu Harapkan Drainase Segera Diperbaiki https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-di-unter-iwes-dan-labuhan-badas-anggota-dprd-ida-rahayu-harapkan-drainase-segera-diperbaiki https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-di-unter-iwes-dan-labuhan-badas-anggota-dprd-ida-rahayu-harapkan-drainase-segera-diperbaiki Atasi Banjir di Unter Iwes dan Labuhan Badas, Anggota DPRD Ida Rahayu Harapkan Drainase Segera Diperbaiki 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Atas kejadian banjir yang sering melanda Kecamatan Unter Iwes (Desa Kerato dan Desa Nijang) dan Kecamatan Labuhan Badas (Desa Karang Dima), Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ida Rahayu SAP ditemui awak media Sabtu 11 Januari 2025, menyampaikan keprihatinannya. Ia menekankan pentingnya persiapan dana bantuan pemerintah untuk menghadapi bencana ini. 

"Kami mengamati pasca banjir tersebut bantuan Pemerintah minim sekali, banyak warga korban banjir yang tidak mendapatkan. Semestinya ketika terjadi banjir dapat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT)" ujarnya.

Ida Rahayu juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang, seperti pembangunan drainase yang lebih besar dan dalam dari Dusun Sering ke Sungai Brang Bara untuk mengurangi debit air dan juga pelebaran dan pengerukan Drainase Dam Aji.Dirinya menduga air yang selama ini terserap di wilayah persawahan balai benih kini tidak bisa lagi terserap karena sudah beralih fungsi menjadi rumah sakit. Ia berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan proyek ini pada tahun 2026. 

"Banjir di wilayah Unter Iwes dan Labuhan Badas menjadi masalah kronis yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, maka salah satu solusi jangka panjang adalah Pembangunan drainase yang lebih memadai dan reboisasi untuk mengatasi masalah gundulnya Hal ini sebagai langkah penting untuk mengatasi masalah banjir secara fundamental" ujarnya 

Kemudian lanjutnya, belum lama ini telah ada pertemuan antara pihak Kecamatan Unter Iwes Kades Kerato, Kadus Sering Ai Mata  dengan Pegawai BWS NTB, untuk mendapatkan solusi yang efektif.

"Untuk mengurangi debit air yang turun ke jalan maka harus dibangun drainase dari Sering ke Brang Bara. Kami berharap BWS membahas hal ini ke pemerintah pusat, agar membuat drainase dam aji lebih besar dan diperdalam. Karena kalau dikeruk saja tanpa memperbesar maka tetap drainase itu akan dipenuhi sedimentasi. Kalau persolan ini tidak diperhatikan makan banjir akan melanda wilayah tersebut lagi". jelasnya 

Dikatakan Ida bahwa  pada akhir tahun 2024 (29/12/2024) terjadi banjir bandang di Desa Kerato Dusun Sering Ai Mata dan Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, yang berasal dari luapan kali Ai poleng dan kali Ai beta. Banjir Bandang ini terjadi akibat hujan lebat di wilayah Hulu sehingga menyebabkan kali di dusun sering ai mata dan desa Nijang meluap dan membanjiri ratusan rumah milik warga terdampak sebanyak 105 jiwa dari 35 kepala keluarga (KK) selain itu banjir juga merendam satu pondok pesantren dan merusak 1 rumah, pagar tembok dan tanggul. "Sementara di desa Nijang terjadi di 3 dusun yakni dusun nijang bawah sebanyak 39 jiwa dari 13 KK, dusun nijang tengah sebanyak 20 jiwa dari 9 KK dan dusun nijang atas sebanyak 82 jiwa dari 23 KK dan satu rumah rusak ringan" pungkasnya.

Dihubungi terpisah Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Adizul Syahabuddin SP.M.Si menguatkan apa yang disampaikan oleh Ida Rahayu, bahwa saat ini musim hujan masih berlangsung, maka membutuhkan perhatian Pemerintah untuk memperbaiki drainase yang ada dan  pemantauan dan evakuasi harus dapat dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan lokal. "Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan harus tersedia anggarannya yang segera disalurkan ke lokasi terdampak" ujarnya.

Dikatakannya, banjir yang terjadi menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi bencana, termasuk menjaga kelestarian hutan dan memperbaiki sistem drainase untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (AM)

 

]]>
Sun, 12 Jan 2025 14:59:43 +0800 amr
Anggota DPRD Juliansyah SE Nilai Presensi Tak Cocok Diterapkan untuk Penyuluh Pertanian https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-se-nilai-presensi-tak-cocok-diterapkan-untuk-penyuluh-pertanian https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-se-nilai-presensi-tak-cocok-diterapkan-untuk-penyuluh-pertanian Anggota DPRD Juliansyah SE Nilai Presensi Tak Cocok Diterapkan untuk Penyuluh Pertanian 

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah SE, memberikan respon serius terhadap masalah yang dihadapi para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Sumbawa terkait penerapan sistem presensi yang diberlakukan sejak 2 Januari 2025. Sebab penerapan presensi itu mengganggu kinerja mereka yang imbasnya dirasakan petani binaannya. 

Menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan dua (Dapil 2) Sumbawa, penerapan presensi yang mewajibkan para ASN untuk hadir di titik koordinat yang telah ditentukan justru menghambat kinerja penyuluh di lapangan, yang harus berada di lokasi pertanian untuk memberikan bimbingan dan pendampingan kepada petani.

Juliansyah menilai, pekerjaan penyuluh pertanian yang membutuhkan mobilitas tinggi di lapangan sangat berbeda dengan pekerjaan ASN di kantor yang lebih statis. “Kami memahami tujuan dari sistem presensi ini untuk meningkatkan kedisiplinan para pegawai, namun pekerjaan penyuluh lapangan sangat berbeda. Mereka harus turun ke desa-desa yang jaraknya berjauhan dan medan yang sulit. Jika mereka harus terus berada di kantor hanya untuk memenuhi kewajiban presensi, maka tugas utama mereka untuk mendampingi petani akan terganggu,” ujar Juliansyah yang juga Anggota fraksi Gabungan  Fraksi Demokrat PPP Pembangunan ini.

Lebih lanjut, Juliansyah menegaskan bahwa pihaknya mendukung fleksibilitas dalam pelaksanaan presensi untuk penyuluh pertanian. Ia menyarankan agar presensi bagi penyuluh lapangan dilakukan di lokasi kerja atau kecamatan tempat bertugas, sehingga mereka tetap dapat melaksanakan tugas penyuluhan tanpa terbebani oleh kewajiban untuk berada di titik koordinat yang ditentukan oleh pemerintah daerah. “Kami akan menyuarakan hal ini kepada pihak eksekutif dan meminta agar ada penyesuaian dalam aturan presensi untuk penyuluh agar mereka tetap bisa bekerja maksimal di lapangan,” tambahnya.

Juliansyah juga mengingatkan bahwa keberhasilan sektor pertanian sangat bergantung pada peran penyuluh, yang menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi dan bimbingan kepada petani. Karena itu, kebijakan yang menghambat kinerja penyuluh justru akan berdampak negatif pada perkembangan pertanian di Sumbawa.

Anggota DPRD dari Partai Demokrat tersebut berharap agar pemerintah daerah segera mempertimbangkan kembali penerapan sistem presensi ini dan memberikan solusi yang lebih menguntungkan bagi penyuluh pertanian, dengan tetap menjaga kedisiplinan tanpa mengorbankan efektivitas kerja mereka di lapangan. (AM/SR)

]]>
Sun, 12 Jan 2025 00:00:51 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Umumkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan 2021&2025 dan Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-umumkan-pemberhentian-bupati-dan-wakil-bupati-masa-jabatan-2021-2025-dan-penetapan-paslon-bupati-dan-wakil-bupati-terpilih-2025 https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-umumkan-pemberhentian-bupati-dan-wakil-bupati-masa-jabatan-2021-2025-dan-penetapan-paslon-bupati-dan-wakil-bupati-terpilih-2025 DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Umumkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan 2021-2025 dan Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman usulan pengesahan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2021-2025 dan pengumuman penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa terpilih hasil pemilihan kepala daerah serentak nasional tahun 2024 pada hari Sabtu 11 Januari 2025.

Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Hadir ketiga Wakil ketua yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH. Dari Pemerintah Daerah hadir Bupati Sumbawa Drs.H Mahmud Abdullah, Sekda Sumbawa Dr. Budi Prasatiyo Sos.MAP, bersama Forkopimda Sumbawa dan Kepala OPD Camat dan Lurah. 

Hadir pula Ketua KPU Kabupaten Sumbawa Syamsi Hidayat SIP dan anggota, Ketua Bawaslu Sumbawa Arnan Jurami SIP bersama jajaran.

Dalam kesempatan itu ketua DPRD Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa Paripurna hari ini berdasarkan Undang-undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 79 yang menjelaskan bahwa pemberhentian Kepala Daerah diumumkan dalam rapat Paripurna DPRD untuk kemudian diusulkan kepada Menteri melalui Gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian."Usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa diajukan karena akan berakhir masa jabatannya" imbuh Nanang

Kemudian lanjutnya terkait penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa hasil pemilihan Kepala Daerah serentak nasional tahun 2024 yang juga perlu diumumkan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.4.3/4378/SJ tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan Pilkada serentak nasional tahun 2024 tanggal 6 September 2024 yang menegaskan bahwa DPRD Kabupaten / Kota mengumumkan dalam rapat paripurna hasil penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati serta Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih oleh KPU Kabupaten / Kota sebelum disampaikan kepada Menteri melalui Gubernur. 

"Berdasarkan hal tersebut dan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD kabupaten Sumbawa pada hari Jumat tanggal 10 januari 2025 telah ditetapkan acara dan jadwal pelaksanaan rapat paripurna DPRD kabupaten Sumbawa dengan agenda hari ini" ungkapnya 

Diakhir Rapat Nanang mengatakan DPRD kabupaten Sumbawa akan segera mengusulkan kelengkapan dokumen kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk memperoleh pengesahan pemberhentian dan pengesahan pengangkatan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. 

Dalam kesempatan itu Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Ir. A Yani membacakan pengumuman pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa nomor 100.1.4.2/016/DPRD/I/2025 tentang usulan Pengesahan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2021-2025. 

"Dengan ini diumumkan usulan pengesahan pemberhentian Bupati Sumbawa masa jabatan 2021 - 2025 atas nama Drs. Haji Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2021 - 2025 atas nama Dewi Noviani S.Pd M.Pd" ucap Sekwan Yani.

Kemudian Sekwan Yani juga membacakan Pengumuman nomor 100.1.4.2/017/I/2025 tentang penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Terpilih Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2025.

"Berdasarkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa nomor 1 tahun 2025 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tahun 2024,  dengan ini diumumkan Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tahun 2004 adalah sebagai berikut : nama calon Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, dan nama Calon Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Anshori" sebut Sekwan Yani.

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, dan dibuatkan berita acaranya. (AM)

]]>
Sat, 11 Jan 2025 12:33:26 +0800 Maruf
Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Paripurna Pengumuman Usulan Penetapan Kepala Daerah Terpilih Esok Sabtu https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-paripurna-pengumuman-usulan-penetapan-kepala-daerah-terpilih-esok-sabtu https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-paripurna-pengumuman-usulan-penetapan-kepala-daerah-terpilih-esok-sabtu Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Paripurna Pengumuman Usulan Penetapan Kepala Daerah Terpilih Esok Sabtu

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengan agenda membahas rancangan acara dan jadwal rapat paripurna DPRD dalam rangka Pengumuman usulan Pengesahan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa Jabatan 2021-2025, dan Pengumuman usulan Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Nasional Tahun 2024, Jumat 10 Januari 2025.

Rapat tersebut dipimpin oleh ketua DPRD Nanang Nasirudin SAP, MM.inov, hadir para wakil ketua DPRD yaitu H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Zulfikar Demitry SH MH., bersama anggota Badan Musyawarah diantaranya H. Jabir SPd. Ridwan SP, H.Rusdi, Kaharuddin Z, M.Tahir SH, Marliaten, Juliansyah SE, Ahmad Nawawi, Edwan Purnama, H Zainudin Sirat, Ema Yuniarti, I Ketut Sawitra, Abron Ishak AMd dan Sri Wahyuni.

Dari pemerintah daerah hadir Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Irawan Subekti, Kepala BKAD, Didi Hermansyah SE. Kepala Bappeda ES. Adi Nusantara S.Sos.MT, Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pemerintahan Hukum dan Pembangunan I Ketut Sumadi Arta SH dan Perwakilan Prokopim Serda Sumbawa Didin R.

Ikut hadir Sekretaris DPRD Ir A Yani bersama para Kepala Bagian dan staf Ahli DPRD kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut pimpinan rapat Nanang Nasirudin menyampaikan bahwa ada surat dari KPU Kabupaten Sumbawa yang meminta untuk dilakukan pengumuman melalui paripurna DPRD kabupaten Sumbawa terkait dengan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Nasional tahun 2024. yang perlu dilakukan selambatnya 5 hari setelah ditetapkan Plenonya oleh KPU Kabupaten Sumbawa. 

"Tadi pagi kami telah bertemu dengan Komisioner KPU Kabupaten Sumbawa, dan kita akan fokus dan memprioritaskan agenda ini meskipun DPRD memiliki agenda yang padat" sebut Nanang.

Atas hal tersebut Anggota Banmus Ridwan SP menyampaikan bahwa agenda DPRD Kabupaten Sumbawa sangat padat. Dirinya mengusulkan agar dapat diselenggarakan secepatnya dan setuju dengan rancangan yang disodorkan menjadwalkan pada hari Sabtu 11 Januari 2025.

Hal ini juga disetujui oleh H Zainuddin Sirat. "Kami dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan setuju dengan waktu yang dijadwalkan karena hal ini juga sebagai amanat dalam menjalankan Undang undang" sebutnya.

Demikian juga dari Anggota BANMUS lainnya M.Tahir, Marliaten dan H Rusdi sepakat untuk mempercepat paripurna.

Atas hal tersebut Asisten I Irawan Subekti menanggapi bahwa jadwal yang telah dirancang tidak ada masalah dan sepakat " Kami prinsipnya mengikuti apa yang di sepakati dalam rapat Banmus ini" ungkap Irawan.

Diakhir Rapat Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa menyimpulkan dan menetapkan bahwa jadwal paripurna DPRD dalam rangka pengumuman usulan pengesahan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2021-2025 dan pengumuman usulan penetapan Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Sumbawa terpilih hasil pemilihan kepala daerah serentak nasional tahun 2024 dilaksanakan pada hari Sabtu 11 Januari 2025 pukul 10.00 wita.

Dalam rapat tersebut juga dibahas agenda Paripurna DPRD Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke 66 Tahun 2025 yang disepakati akan digelar pada hari Selasa 21 Januari 2025 Pukul10 WITA. (AM)

]]>
Fri, 10 Jan 2025 16:07:41 +0800 amr
Aksi Cepat Juliansyah Perbaiki Jalan Rusak Diapresiasi: Bentuk Nyata Tanggung Jawab Wakil Rakyat https://amarmedia.co.id/aksi-cepat-juliansyah-perbaiki-jalan-rusak-diapresiasi-bentuk-nyata-tanggung-jawab-wakil-rakyat https://amarmedia.co.id/aksi-cepat-juliansyah-perbaiki-jalan-rusak-diapresiasi-bentuk-nyata-tanggung-jawab-wakil-rakyat Aksi Cepat Juliansyah Perbaiki Jalan Rusak Diapresiasi: Bentuk Nyata Tanggung Jawab Wakil Rakyat

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Aksi cepat yang dilakukan oleh Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah SE, untuk memperbaiki jalan yang rusak parah di ruas Ropang–Lantung mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Warga yang selama ini kesulitan melewati jalan berlubang dan berlumpur itu merasa sangat terbantu dengan langkah yang diambil oleh wakil rakyat dari Partai Demokrat tersebut.

Salah satu warga Desa Lebin, Darmin, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan yang dilakukan Juliansyah. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Juliansyah yang sudah turun langsung untuk memperbaiki jalan ini. Selama ini kami harus berjuang melintasi jalan yang penuh lubang dan becek, bahkan hampir setiap hari ada saja kecelakaan kecil yang terjadi. Dengan adanya perbaikan ini, kami merasa lebih aman dan nyaman," ujarnya.

Hal senada disampaikan warga Ropang, Johardi, bahwa kondisi jalan yang rusak telah mengganggu aktivitas sehari-hari. "Kami sudah sangat resah karena setiap kali hujan, jalanan semakin parah. Aksi Pak Juliansyah ini benar-benar sangat membantu kami. Kami merasa diperhatikan, dan semoga ke depannya, jalan ini bisa diperbaiki secara permanen," harapnya.

Selain itu, beberapa warga juga menilai bahwa tindakan Juliansyah mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi masyarakat. "Ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab seorang wakil rakyat. Beliau tidak hanya menunggu janji pemerintah atau birokrasi yang lambat, tetapi langsung turun tangan untuk memperbaiki keadaan. Kami sangat mengapresiasi hal ini," ujar Rustam warga Desa Lebangkar. 

Masyarakat juga berharap agar aksi ini menjadi contoh bagi para pejabat publik lainnya untuk lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat. "Semoga Pak Juliansyah bisa terus memperjuangkan perbaikan jalan ini agar menjadi lebih baik lagi, dan pemerintah juga segera turun tangan untuk menangani jalan ini secara permanen. Kami akan selalu mendukung beliau," tambah Ismail warga Desa Lawin dengan penuh harapan.

Secara keseluruhan, timpal Burhan warga Desa Ranan, langkah yang diambil Juliansyah tidak hanya mengatasi masalah sementara, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat di Kecamatan Ropang dan Lantung. Mereka kini merasa lebih optimis bahwa akses transportasi yang aman dan lancar bisa segera terwujud, berkat kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh wakil rakyat tersebut. (AM/SR)

]]>
Fri, 10 Jan 2025 10:49:06 +0800 amr
Demi Warga, Anggota DPRD Juliansyah Perbaiki Jalan Ropang&Lantung yang Rusak Pakai Dana Pribadi https://amarmedia.co.id/demi-warga-anggota-dprd-juliansyah-perbaiki-jalan-ropang-lantung-yang-rusak-pakai-dana-pribadi https://amarmedia.co.id/demi-warga-anggota-dprd-juliansyah-perbaiki-jalan-ropang-lantung-yang-rusak-pakai-dana-pribadi Demi Warga, Anggota DPRD Juliansyah Perbaiki Jalan Ropang-Lantung yang Rusak Pakai Dana Pribadi

 

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Warga di sejumlah desa di Kecamatan Lantung dan Ropang, Kabupaten Sumbawa, mengeluhkan kondisi ruas jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut. Pasalnya hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut membuat kerusakan semakin meluas, dengan lubang-lubang besar dan tanah berlumpur yang memperburuk akses transportasi.

Kondisi ini sudah membuat warga tak lagi dapat bersabar, khawatir jika dibiarkan berlarut-larut, akses menuju Lantung dan Ropang, yang juga menghubungkan wilayah itu dengan Kota Sumbawa, bisa lumpuh total. Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Juliansyah SE bersama masyarakat, memutuskan untuk turun tangan secara swadaya demi memperbaiki kondisi jalan yang sangat memprihatinkan ini.

Juliansyah yang juga merupakan wakil rakyat dari Partai Demokrat ini, mengorganisir perbaikan jalan dengan menurunkan sejumlah alat berat dan dump truck untuk melakukan penimbunan dan pengerasan di beberapa titik jalan yang berlubang dan dipenuhi kubangan air. Bahkan, beberapa titik yang terbilang ekstrim mendapat penanganan khusus agar tidak semakin membahayakan para pengendara. “Melihat kondisi yang semakin parah, kami merasa tidak bisa hanya menunggu pemerintah turun tangan. Kami memutuskan untuk berinisiatif melakukan perbaikan jalan ini meski menggunakan biaya pribadi. Jika dibiarkan terus, bukan hanya kerugian material yang ditimbulkan, tetapi juga bisa menimbulkan korban jiwa,” kata Juliansyah kepada awak media, Kamis (9/1/2025).

Menurutnya, meski berharap besar agar pemerintah melalui dinas terkait segera memberikan perhatian dan bantuan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa warga dan dirinya harus segera bertindak demi keselamatan bersama. Ia juga berharap, setelah aksi perbaikan ini, pihak berwenang akan lebih serius memperhatikan dan segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan secara permanen.

Kondisi jalan yang menghubungkan Kecamatan Ropang dan Lantung memang cukup vital, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat setempat, tetapi juga menjadi akses penting bagi distribusi barang dan jasa antara kedua kecamatan tersebut. Karena itu, langkah cepat yang diambil Juliansyah dan masyarakat setempat diharapkan dapat mengurangi dampak kerusakan lebih lanjut sebelum pemerintah dapat turun tangan dengan anggaran yang memadai.

Sementara itu, masyarakat pun berharap agar tidak ada lagi penundaan dalam perbaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan demi kelancaran aktivitas dan keselamatan mereka. (AM/SR)

]]>
Fri, 10 Jan 2025 10:41:35 +0800 amr
Menghadapi Agenda Tahun 2025, DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Kerja Awal Tahun https://amarmedia.co.id/menghadapi-agenda-tahun-2025-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-kerja-awal-tahun https://amarmedia.co.id/menghadapi-agenda-tahun-2025-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-kerja-awal-tahun Menghadapi Agenda Tahun 2025, DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Kerja

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat kekeluargaan membahas rencana kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2025. Kamis 9 Januari 2025 di ruang Rapat Paripurna DPRD.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H M.Verlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH dan para Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Sekretaris DPRD Ir A Yani dan jajaran Sekretariat.

Dalam kesempatan itu berbagai isu krusial yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas anggota dalam rangka melayani masyarakat dan garis besar kegiatan selama setahun.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.MInov mengajak kepada seluruh Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa menyambut agenda kerja tahun 2025 dengan kinerja yang prima dan senantiasa terhubung dalam jalinan komunikasi yang baik. "Kinerja dan profesionalisme kita sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa sangat menentukan Marwah DPRD Kabupaten Sumbawa. Kedepan akan menjadi perhatian bersama bagaimana setiap kegiatan yang dilakukan oleh DPRD dapat diikuti dengan baik dan penuh kedisiplinan serta bertanggung jawab " jelasnya.

Kemudian lanjutnya untuk peningkatan kinerja Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dapat melakukan kunjungan kerja ke kecamatan dalam rangka melihat kondisi lapangan dan sosial masyarakat.

"Kita turun ke lapangan adalah bentuk pengawasan kita yang melibatkan masyarakat. Banyak permasalahan masyarakat yang efektif didengar langsung di lapangan sehingga solusinya bisa tepat" jelasnya.

Tak hanya itu dalam bertugas Ketua DPRD juga mengingatkan penguatan etika dan Integritas. "Perlu ditekankan pentingnya menjaga etika dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai Anggota DPRD. Filosofi tau samawa saling satingi, saling pendi dan saling sadu ini akan membuat kebersamaan itu indah" jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa lainnya juga menyarankan selama menjalani tugas dan fungsi DPRD perlu meningkatkan koordinasi. "Meningkatkan koordinasi antara pimpinan DPRD, sekretariat DPRD, dan anggota DPRD dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing seperti yang dilakukan hari ini adalah hal yang sangat baik" ujar Sukiman K. 

Kemudian lanjutnya dengan rapat kerja awal tahun ini dapat membuka ruang dialog. Terbuka terhadap masukan dan kritik dari sesama anggota kepada Pimpinan dan sekretariat DPRD demi kenyamanan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat dan daerah.

Demikian pula dengan anggota lainnya H. Zainuddin Sirat memandang pertemuan kekeluargaan DPRD ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kinerja dan profesionalisme lembaga." Dengan adanya komitmen dari seluruh anggota untuk memperbaiki diri dan bekerja sama, diharapkan DPRD dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat" pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 09 Jan 2025 21:12:24 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa, Dorong Mitra Kerja untuk Meningkatkan PAD https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-dorong-mitra-kerja-untuk-meningkatkan-pad https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-dorong-mitra-kerja-untuk-meningkatkan-pad Komisi III DPRD Sumbawa, Dorong Mitra Kerja untuk Meningkatkan PAD

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa mendorong para mitra kerjanya untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) karena pentingnya sumber pendapatan daerah ini bagi pembangunan daerah.Hal ini disampaikan Ketua Komisi III Syaifullah SPd.M.M.Inov dihadapan awak media Kamis 9 Januari 2025. 

Kemudian lanjutnya, Bappeda atau Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sebagai mitra komisi III memiliki peran penting dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah, termasuk dalam hal perhitungan dan pencapaian target PAD.

"Identifikasi potensi PAD seperti di sektor pertambangan galian C, dan lainnya dengan melakukan kajian mendalam untuk mengidentifikasi potensi PAD yang belum tergarap secara optimal" sebutnya. 

Dikatakan Syaifullah, hearing bersama mitra kerjanya kemarin Rabu (8/1) telah disampaikan kepada mitra kerja nya seperti Bappeda, Bagian Pembangunan, PUPR agar menjadi attensi terhadap sektor Pendapatan Asli Daerah. Karena dengan PAD yang memadai dapat menjadi sumber pembiayaan dalam pembangunan di daerah.

Demikian pula tak boleh diabaikan pengembangan sektor unggulan. "Memfokuskan pada pengembangan sektor-sektor unggulan daerah yang dapat meningkatkan PAD, seperti pariwisata, pertanian, atau industri. Tentunya kemitraan dengan swasta perlu dibangun dengan baik, semua yang beroperasi di daerah harus didata dengan baik secara rinci, sehingga dapat meningkatkan investasi dan kegiatan ekonomi yang berdampak pada PAD.

Syaifullah juga mengingatkan bahwa visi dan misi Bupati Sumbawa terpilih rencana kerja jangka menengah yang ingin dicapai termasuk target pencapaian PAD sebesar 50%.

Tentunya ini menjadi fokus perhatian kita bersama bahwa peningkatan PAD adalah salah satu prioritas utama dalam pemerintahannya. Ini berarti Bupati melihat PAD sebagai sumber dana yang sangat penting untuk membiayai berbagai program dan proyek pembangunan daerah yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Syaifullah juga menekankan disamping Peningkatan PAD, juga menekankan pelayanan publik. "PAD yang lebih besar memungkinkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan" tutupnya. (AM)

]]>
Thu, 09 Jan 2025 17:05:03 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Ajak Semua Pihak Mitigasi Ancaman Krisis Iklim https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-ajak-semua-pihak-mitigasi-ancaman-krisis-iklim https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-ajak-semua-pihak-mitigasi-ancaman-krisis-iklim Ketua DPRD Sumbawa Ajak Semua Pihak Mitigasi Ancaman Krisis Iklim

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dampak deforestasi (alih fungsi kawasan hutan_red) semakin terasa di Kabupaten Sumbawa, wilayah rawan banjir semakin bertambah dimusim penghujan seperti saat ini, begitu juga saat musim kamarau sungai - sungai semakin banyak yang kering dan wilayah kekeringan terus bertambah.

Nanang Nasiruddin S.AP., M.M inov selaku Ketua DPRD Sumbawa kepada awak media Rabu (8/1) berharap kepada jajaran pemerintah Daerah kabupaten Sumbawa untuk melakukan pemetaan dini terhadap potensi besar ancaman krisis iklim (Climate Crisis) di kabupaten Sumbawa.

Bang Nanang sapaan akrab ketua DPRD Sumbawa sangat berharap kepada pemerintah daerah saat ini dan yang akan datang untuk memberikan perhatian serius terhadap isu ancaman krisis iklim di Kabupaten Sumbawa bila perlu ada porsi khusus di APBD Kabupaten Sumbawa untuk perbaikan kerusakan lingkungan yang semakin parah.

"Kita harus secara bersama - sama untuk melakukan langkah serius keberlangsungan lingkungan kita, sebagai ikhtiar untuk menghadirkan iklim dan lingkungan yang adil bagi generasi muda kita dimasa masa yang akan datang"tegasnya.

Lebih lanjut Bang Nanang juga menyampaikan perlunya langkah kongkrit yang bisa diambil oleh pemerintah daerah yaitu memastikan pemerintah desa memiliki Bank Bibit yang mudah diakses oleh masyarakat ketika akan melakukan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan secara swadaya (Mandiri) oleh masyarakat.

Selain itu, perlu adanya regulasi yang lebih inplementatif dan nyata terhadap mitigasi krisis iklim dan perbaikan kualitas lingkungan mutlak juga diperlukan, seperti Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati yang mewajibkan semua pihak untuk menanam pohon di lingkungan masing - masing. (Gam)

]]>
Wed, 08 Jan 2025 19:24:20 +0800 amr
Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Hearing terkait Penerapan E& Presensi Bagi ASN di Daerah 3 T https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-hearing-terkait-penerapan-e-presensi-bagi-asn-di-daerah-3-t https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-hearing-terkait-penerapan-e-presensi-bagi-asn-di-daerah-3-t Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Hearing terkait Penerapan E- Presensi Bagi ASN di Daerah 3 T

Sumbawa.Amarmedia.co.id -Komisi 4 DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing (RDP) dengan Pimpinan dan anggota terkait penerapan E- Presensi bagi Pegawai ASN dan Penyamaan hak Profesi Tenaga Kesehatan seperti Hak Profesi Guru Daerah 3T ( Terdepan Terluar dan terpencil ) di Puskesmas Labuhan Badas unit 2 pada Rabu 8 Januari 2025 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa. 

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV Muhammad Takdir,SE,M.M.Inov. Hadi. bersama Anggota Komisi IV diantaranya H. Jabir,S.Pd.I, Syukri,HS, A.MA,Bunardi,A.Md.Pi, Edwan Purnama, Syamsul Hidayat,SE, Ema Yuniarti, Sri Hastuti.

Dari Pemda hadir Kepala BKAD kab. Sumbawa Didi Hermansyah SE, Kepala BKPSDM Kab. Sumbawa, Budi Santoso M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Sumbawa, Junaidi S.si,M.Si, APt., Pukesmas Labuhan Badas Unit II Nakes pada UPT Puskesmas Labuhan Badas Unit II.

Foto Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir SE M.M.Inov (atas) dan Perwakilan IDI Sumbawa Dr Suparman (bawah)

Disampaikan oleh Pimpinan Rapat, Muhammad Takdir, bahwa sebelumnya ada pertemuan awal dengan para Nakes agar mereka sedikit diperhatikan dan permasalahan e-presensi didaerah terpencil yang kesulitan karena internet tidak memadai. Sementara Kalau tidak absensi maka TPP akan terpotong. Demikian pula dirinya memperhatikan di WA group banyak kendala dengan pelaksanaan e-presensi, penyamarataan hak profesi nakes yang ingin disamakan dengan guru.

Dalam kesempatan itu Perwakilan IDI Sumbawa DR. Suparman menyampaikan permintaan fasilitasi untuk bersilaturahmi agar pelayanan Kesehatan di pulau moyo terfasilitasi dengan baik

"Sekarang ini sudah diterapkan e-presensi, dan dirasa berat oleh ASN di UPT Pukesmas Labuhan Badas Unit II. Dengan kondisi Internet dari Tambora koordinat 20 meter dan kondisinya tidak stabil.Insentif mereka tidak diperhatikan,Rumah dinas tidak digunakan. Sementara E-Presensi 30 hari dengan jadwal kapal 1 kali seminggu dan ini menjadi masalah" tandasnya.

Ditambahkan oleh Koordinator management Unit II Labuhan Badas Harwili bahwa  e-presensi terkendala signal kadang ada kadang tidak apalagi musim hujan. "Titik koordinat pas didepan pukesmas, Ada yang scan muka, ada yang terdeteksi dan ada yang tidak. Kalau malam tidak terdeteksi karena gelap. Dalam pukesmas tidak bisa karena musim hujan. Kalau ini digunakan kami akan menghabiskan waktu – kalau menggunakan titik koordinat di Dermaga. Sementara Sudah ada perbupnya yang berisi kalau e-presensi tidak dijalankan maka akan ada potongan TPP" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, Jika penghasilannya 4 juta akan habis kalau mengalami potongan ditambahkan Ongkos transportasi sebesar Rp 200.000 sekali nyebrang. Demikian juga dengan Insentif daerah terpencil, sudah lama ditunggu. "Pemda pernah ada inisiasi namun belum ada tindak lanjutnya sedangkan Guru sudah dari dulu ada insentifnya yang diberikan 3 bulan sekali. Sementara Pelayanan para Nakes diberikan secara maksimal. Kami juga tetap melakukan rujukan di Sumbawa dengan kondisi gelombang karena Ini menyangkut nyawa manusia" tandasnya.

Ditempat yang sama disampaikan perwakilan Perawat -Aulia bahwa persoalan ini langsung disampaikan ke DPRD. "Bukan kami tidak mau langsung ke BKPSDM namun ini rumah rakyat tempat menyampaikan aspirasi. Untuk kesini kami menggunakan kapal kayu 6 jam untuk merujuk pasien. Kondisi Pukesmas di Pulau Moyo pagarnya tidak ada dan terkadang masuk babi. Selain absen e-presensi juga ada masalah insentif" sebutnya.

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, menanggapi bahwa dalam bekerja tidak cukup dengan keikhlasan, tapi perlu ditopang dengan finansial yang cukup. "Terhadap Absensi karena sering ada kendala,Kita cari solusinya secara bersama" sebut Takdir yang juga Ketua DPC PKS Sumbawa

Atas hal tersebut Kaban BKPSDM Kabupaten Sumbawa Budi Santoso menyampaikan bahwa pada bulan Januari dilakukan sosialisasi absensi elektronik

"Semua OPD menggunakan ini, kemarin kami cek kehadiran dan banyak sekali yang hadir. Semua OPD 90 persen hadir tinggal pukesmas saja yang belum. Instruksi Bupati ditanda tangani tangal 31 Desember 2024. Manakala ada persoalan Pimpinan OPD menyampaikan kepada BKPSDM" jelasnya.

Dikatakan, terhadap UPT Pukesmas Labuhan Badas unit II yang kesulitan sebenarnya tidak ada persoalan karena kalau tidak bisa e-presensi maka bisa menggunakan sistem manual dan mengupload ketika ada signal. BKPSDM siap mencari solusi dan membuat presensi manualnya. Hal tersebut tujuannya agar ASN Disiplin masuk kerja. Selama tidak ada signal pakai presensi manual, Kalau tidak ke kantor atau masuk kerja bisa minta izin dan kepala Puskesmas menyetujui dalam aplikasinya sehingga tidak akan dipotong TPPnya. 

Ditambahkan oleh Budi bahwa Presensi ini yang terbaik dan gratis disiapkan oleh negara Sementara Kabupaten Sumbawa Barat  setiap hari dan berbayar sebesar 90 juta pertahun dan maintenance 2 juta perbulan.

"Setelah kami evaluasi sampai hari ini tanggal 8 Januari, semua OPD sudah menggunakan. Kami sudah melakukan sosialisasi dan kami tidak berhenti untuk terus disosialisasikan. Bagi Lokasi yang blankspot diganti presensi manual. Kami tidak mempersulit cukup foto Lokasi dan gunakan presensi manual. Ini menjadi Persoalan karena belum pernah dan barang baru. Memang kondisi Pukesmas Sebotok 50 meter Lokasi titik koordinatnya Kalau Sebotok kesulitan signal menggunakan presensi manual dengan HP lm Kalau tidak menggunakan ini akan berhadapan dengan BPK. Karena TPP diberikan berdasarkan kinerja ASN Kalau kinerja baik akan diberikan haknya 100 persen" urainya.

Sementara itu Kepala BKAD Kabupaten Sumbawa Didi Hermansyah menyampaikan bahwa terkait e- Presensi juga mengalami kendala. " Kami yang ada signalpun ada kendala apalagi teman-teman yang tidak ada signal" sebutnya. 

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa Budi Santoso MSI (atas) dan Kepala BKAD Kabupaten Sumbawa Didi Hermansyah SE (bawah)

Oleh karenanya sebut Didi, solusi terhadap diagnosa penyakit ini adalah mengupayakan biar aktif sinyal nya. Kami akan berkoordinasi dengan Kominfo terhadap beberapa titik blank spot. Karena yang manualpun tetap butuh signal. Kita sudah sekian hari aploud diluar titik radius.

Saat ini tambahnya, Keluhan e -presensi tetap ada namun pembayaran TPP tetap full karena TPP dibayar berdasarkan beban kerja, kondisi kerja, kelangkaan kerja, resiko kerja. ASN yang malas biasanya yang protes maka dengan e-presensi akan terbuka informasinya

Didi memberikan ruang bahwa solusi terhadap ASN di daerah terpencil atau 3 T diatur dalam Kemendagri

"Pulau Moyo Ini berada dikondisi 3T, kita bisa bicarakan dan dibahas di APBD 2026 dan membicarakan dengan Kemendagri. Ada pintu untuk kita diskusikan" tutupnya.

Diakhir pertemuan diperoleh point kesimpulan dan Rekomendasi komisi 4 DPRD kabupaten Sumbawa sebagai berikut ;

Pertama : meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan jaringan internet di daerah 3T sehingga kedepannya sumbawa bebas blank spot 

Kedua : menerapkan sistem e-presensi yang dapat digunakan secara offline dan data diunggah saat koneksi internet tersedia dan mempertimbangkan faktor geografis dan sosial dalam penilaian kehadiran dari kinerja

Ketiga ; meminta pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat guna membuat regulasi yang setara dan menjamin hak yang sama bagi tenaga kesehatan dan guru di daerah 3T dengan memperhatikan beban kerja dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas dan fungsi. (AM)

]]>
Wed, 08 Jan 2025 18:38:30 +0800 amr
Terkait Harga LPG 3 Kg Bersubsidi Komisi II DPRD Gelar RDP dengan Pemda dan Pihak Terkait. Inilah Rekomendasinya https://amarmedia.co.id/terkait-harga-lpg-3-kg-bersubsidi-komisi-ii-dprd-gelar-rdp-dengan-pemda-dan-pihak-terkait-inilah-rekomendasinya https://amarmedia.co.id/terkait-harga-lpg-3-kg-bersubsidi-komisi-ii-dprd-gelar-rdp-dengan-pemda-dan-pihak-terkait-inilah-rekomendasinya Terkait Harga LPG 3 Kg Bersubsidi, Komisi II DPRD Gelar RDP dengan Pemda dan Pihak Terkait. Inilah Rekomendasinya

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Keberadaan Gas LPG 3 kg Bersubsi dipandang sebagai kebutuhan pokok masyarakat dalam pemenuhan pangan. Namun keberadaannya sekali waktu langka dan harganya melampaui HET yang ditetapkan Pemerintah. Menyikapi permasalahan tersebut Komisi II DPRD memanggil para pihak terkait Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg Selasa 7 Januari 2025.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H. M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov didampingi oleh Zohran,SH selaku sekretaris Komisi bersama anggota H.Andi Mappelepui, Muhammad Zain,S.IP, Ridwan,SP.,M.Si, Ida Rahayu,S.AP, Juliansyah,SE, Kaharudin Z, Ahmad Nawawi. Turut hadir pula Saipul Arif Anggota Komisi III Bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa 

Foto Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov (atas) dan peserta RDP (bawah)

Sedangkan dari Pemda Hadir Kepala Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam (PSDA) Khairuddin SE, Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Zulkifli, Perwakilan Kasat Pol-PP Kabupaten Sumbawa, M. Sukarman, dan perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumbawa. Hadir pula pihak terkait dari perwakilan PT. Pertamina Patra Niaga, para Distributor/Agen LPG, Ketua dan Anggota Hiswana Migas kabupaten Sumbawa serta perwakilan Pangkalan LPG. 

Pimpinan Rapat H.Berlian akrab disapa mengatakan bahwa gas elpiji adalah kebutuhan pokok masyarakat Sumbawa dan Indonesia yang diatur distribusi dan harganya. "Sejak jadi Ketua Komisi II, Kami menseriusi hal ini dan pernah bersama Bupati Sumbawa ke Dirjen Migas untuk mendapatkan solusi atas permasalahan kelangkaan Gas melon sehingga mendapatkan tambahan kuota reguler maupun tentatif atas kondisi tertentu. Rapat hari ini untuk menghindari terjadinya kelangkaan dan harga yang jauh melampaui HET" ujarnya. 

Demikian pula disampaikan oleh Sekretaris Komisi II Zohran SH bahwa pertemuan ini sebagai bentuk respon lembaga terhadap permasalahan Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg. 

"Pertemuan hari ini hajatnya untuk mendengarkan penjelasan dari Pertamina, Pemda Sumbawa dan Agen atau distributor terkait permasalahan Gas LPG 3 kg yang dikeluhkan masyarakat bahwa HET yang diedarkan tidak sesuai dengan ketentuan Rp. 18.500 per tabung namun melampaui hingga Rp 35.000 pertabung.Sementara ini adalah barang Subsidi. Kami Komisi II ingin mendengar penjelasan Pertamina dan pihak terkait. Kami Komisi sebagai penyelenggara pemerintahan perlu merespon sehingga masyarakat dapat harga sesuai HET, dan menghindari terjadinya penyimpangan." tandas Orek akrab disapa

Foto ; Perwakilan PT Pertamina Patra niaga Hartono (Atas) dan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda kabupaten Sumbawa Hairuddin SE (bawah)

Perwakilan Pertamina yang hadir Hartono memberikan apresiasi atas pertemuan dan siap menerima masukan. "Penyaluran di tahun 2024 di Kabupaten Sumbawa sudah sampai sekitar 12 Metrik Ton. Mekanisme nya Pertamina mengalokasikan ke masing - masing agen di Sumbawa dan dari agen diteruskan ke Pangkalan" ujarnya singkat.

Atas hal tersebut Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa Khairuddin SE menjelaskan bahwa kuota tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 ada penambahan sedikit. Tahun 2023 sebesar 12,094 Metrik Ton, dan tahun 2024 menjadi 12,194 Metrik Ton. Kalau berdasarkan jumlah tabung berkisar 4.064.694 tabung dalam setahun. atau Perbulan masing masing Agen 318.000- 390.000 tabung dan secara keseluruhan jumlah yang terdistribusi tidak mencapai 100 persen hanya sampai 96 persen. Ada 685 pangkalan dan sub penyalur yang tersebar di semua desa dan kecamatan SeKabupaten Sumbawa. "Jadi Teuk tangki Agen ke SPBE Petra dan SPBE Pungka setiap hari sehingga tabung tidak menumpuk" jelasnya.

Dikatakannya, Terkait harga Eceran tidak ada perubahan harga dengan masing - masing ada tingkatan yang harga resminya hanya berlaku hingga ke Pangkalan terakhir. Yang menjadi persoalan diberikan kewenangan untuk membentuk sub penyalur (pengecer),  Karena dalam kondisi tertentu ada wilayah yang geografisnya sulit sementaranbelum ada pangkalan. Sehingga dengan ketentuan presentase 10 persen dari jatah pangkalan menjual ke sub penyalur atau lengecer. Inilah yang menjadi permasalahan harga bisa melampaui HET juga karena pengawasan terhadap hal ini terbatas. 

Meskipun demikian Kabag PSDA mengakui bahwa harga gas Elpiji di lapangan dipengaruhi juga oleh bisnis dan harga pasar dan untuk Kuota yang tersedia ketercukupannya masih "abu-abu" karena berdasarkan data yang berhak menerima subsidi dibatasi dengan ketentuan tertentu seperti bagi rakyat miskin, walaupun di dalam regulasinya tidak ada disebutkan miskin, ada juga untuk UMKM. Pemda menterjemahkan bagian dari data orang miskin  di Sumbawa adalah 12,80% tahun 2024 dengan jumlah 63.000 orang atau 13.000 KK. Jika Satu KK standarisasi pemakaian gas per bulan rata-rata dua tabung maka kuota sudah melampaui jumlah orang miskin. Akan tetapi ada juga kelompok data UMKM yang jauh lebih banyak lagi sekitar 8000 UMKM dan ada juga Pertanian dan Nelayan yang memakai Gas melon. "Kami melakukan komunikasi dengan distributor dan agen melalui WhatsApp Group agar distribusi berjalan baik dan apabila terjadi permasalahan segera di selesaikan"tutupnya 

Bentuk Pengawasan Pemerintah Daerah 

Foto Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Zulkifli (atas) dan Ketua Hiswana migas Sumbawa Fahri Bahanan (bawah)

Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Zulkifli menjelaskan bahwa pengawasan LPG ini sering dilakukan secara rutin dan berkala di SPBE dan Pangkalan. " Untuk pengawasan di SPBE, Elpiji yang masuk ke tabung itu harus betul-betul 3 kilo gram, ini yang harus dipastikan. Itulah salah satu tugas dari kami bersama teman-teman meteorologi melakukan pengujian secara periodik dengan menggunakan sampel. Biasanya setiap sekali turun kita menguji itu ada 80 tabung yang kita ambil untuk mengecek beratnya. Jika sesuai baru direkomendasikan. Demikian pula di Pangkalan kami mengawasi agar HET diterapkan dan penjualan memprioritaskan masyarakat yang ada di wilayahnya" jelas Zul akrab disapa.

Terhadap pengawasan, Perwakilan Satpol-PP M Sukarman menambahkan bahwa Pol-PP berfungsi untuk membackup OPD teknis."Kami siap membackup OPD teknis bila diminta" jelasnya.

Ketua Hiswana Migas kabupaten Sumbawa Fahri Bahanan menjelaskan pernah terjadi kelangkaan gas dan solusinya mendapat tambahan kuota fakultatif. Saat ini HET ditetapkan oleh Gubernur NTB. Sementara ada dua pulau dengan geografis yang berbeda. Dirinya menyarankan agar HET bisa ditetapkan oleh Bupati sehingga dapat menyesuaikan dengan kondisi masyarakat dan geografis Sumbawa. "Harga dipengaruhi oleh jangkauan mata rantai ini. HET kedepannya diharapkan ditentukan oleh Bupati" imbuhnya. 

Kemudian lanjutnya,saat ini penggunaan elpiji sudah hampir merata oleh masyarakat Sumbawa dan pembelian nya menggunakan KTP. Pada awalnya secara manual dan sekarang sudah berbasis online. Ketersediaan terbatas bisa juga disebabkan penggunaan diluar kebutuhan rumah tangga dan Usaha Mikro seperti al pertanian dan perikanan. Sementara di Sumbawa belum terkonfirmasi kebutuhan untuk petani dan nelayan. Hiswana Migas Sumbawa sudah konfirmasi hal ini, seharusnya ini di konversikan sehingga bertambah kuotanya untuk Sumbawa.

Foto Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH 

Di akhir pertemuan dihasilkan beberapa Rekomendasi sebagai berikut :

Pertama ; Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa meminta kepada para pihak untuk melakukan penguatan sistem pengawasan melalui inspeksi rutin terhadap SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) dan pangkalan LPG untuk memastikan kualitas, kuantitas dan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG yang didistribusikan.

Kedua ; Meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan perbaikan sistem pendataan dengan pendataan ulang terhadap rumah tangga, Usaha Mikro, Petani dan Nelayan. Termasuk konversi penggunaan dalam kegiatan pertanian dan menjadikan data itu sebagai acuan penentuan kuota. 

Ketiga : Meminta kepada distributor/agen untuk mengoptimalkan pendistribusian ke pangkalan secara merata dan berkala berdasarkan pembagian agen kepada pangkalan.

Keempat; Ketentuan/regulasi mengenai peluang penjualan sebesar 10% dari kuota pangkalan ke Sub-Pangkalan/Pengecer ditinjau kembali karena itu sebagai pemicu kenaikan harga. (Gam)

]]>
Tue, 07 Jan 2025 21:00:47 +0800 amr
Tahun Baru 2025. Wakil Ketua DPRD Sumbawa Gitta Liesbano Ajak Masyarakat Bangun Sumbawa yang Lebih Baik https://amarmedia.co.id/tahun-baru-2025-wakil-ketua-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-ajak-masyarakat-bangun-sumbawa-yang-lebih-baik https://amarmedia.co.id/tahun-baru-2025-wakil-ketua-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-ajak-masyarakat-bangun-sumbawa-yang-lebih-baik Tahun Baru 2025. Wakil Ketua DPRD Sumbawa Gitta Liesbano Ajak Masyarakat Bangun Sumbawa yang Lebih Baik

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Diawal tahun baru 2025, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu membangun Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera.

Dalam pesannya, Waka Gitta akrab disapa menekankan pentingnya semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan berbagai program pembangunan.

"Tahun baru ini adalah momentum bagi kita untuk memulai lembaran baru dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumbawa," ujar Wakil Ketua Gitta Senin 6 Januari 2025 di ruang kerjanya.

Wakil Ketua Gita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah agar benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

"Beberapa fokus pembangunan yang perlu mendapat perhatian serius adalah peningkatan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan Sumbawa dapat tumbuh menjadi daerah yang lebih maju dan mandiri" tandasnya.

Kemudian lanjut Gitta yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa membuka peluang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan ide-ide kreatif yang dapat mendukung kemajuan Sumbawa.

"Sebagai wakil rakyat, kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi bersama. Oleh karena itu, kami sangat menghargai setiap masukan dan partisipasi dari masyarakat," ungkap Gitta.

Berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan pemerintah daerah diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan taraf hidup mereka.

"Peningkatan kualitas hidup masyarakat adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya untuk mewujudkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, seperti penyediaan infrastruktur yang memadai, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja," tegas Wakil Ketua DPRD.(AM)

]]>
Tue, 07 Jan 2025 01:24:24 +0800 amr
Anggota Komisi II Muhammad Zain Harapkan Kebijakan Subsidi LPG 3 Kg Penuhi Kebutuhan Warga https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-muhammad-zain-harapkan-kebijakan-subsidi-lpg-3-kg-penuhi-kebutuhan-warga https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-muhammad-zain-harapkan-kebijakan-subsidi-lpg-3-kg-penuhi-kebutuhan-warga Anggota Komisi II Muhammad Zain Harapkan Kebijakan Subsidi LPG 3 Kg Penuhi Kebutuhan Warga

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain S.IP menyoroti permasalahan dalam penyaluran subsidi LPG 3 Kg di Kabupaten Sumbawa. 

"Terdapat disparitas harga yang signifikan antara harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan dan harga jual di tingkat pengecer. " jelasnya di Ruang Komisi II DPRD Senin 6 Januari 2025.

Untuk itu lanjut Rosy akrab dipanggil, Komisi II DPRD berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan para pihak, terkait dengan harga LPG 3 kg esok Selasa 7 Januari 2024.

Meskipun demikian dirinya mengakui bahwa permasalahan elpiji perlu diperbaharui akurasi data penerima. "Data mengenai konsumsi LPG, profil konsumen, dan titik distribusi seringkali tidak akurat atau tidak terintegrasi, sehingga menyulitkan dalam pengambilan keputusan kebijakan" tandasnya.

Ditambahkan oleh Anggota Komisi II lainnya, Ahmad Nawawi bahwa permintaan LPG 3 Kg seringkali mengalami fluktuasi, terutama pada musim tanam atau saat terjadi bencana alam, sehingga sulit untuk memprediksi kebutuhan secara akurat." Di daerah kami Labangka dan Plampang ada musim yang didatangi pendatang atau pekerja musiman dari luar daerah dalam jumlah banyak, tentu mereka akan membutuhkan bahan bakar elpiji ini. Sehingga inilah yang harus dilihat oleh pemerintah dan stakeholder lainnya agar tidak terjadi kelangkaan " ujarnya (AM)

]]>
Mon, 06 Jan 2025 20:28:31 +0800 amr
Anggota DPRD Juliansyah Hadiri Launching Program Ketahanan Pangan, Ropang Siap Jadi Daerah Swasembada https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-hadiri-launching-program-ketahanan-pangan-ropang-siap-jadi-daerah-swasembada https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-hadiri-launching-program-ketahanan-pangan-ropang-siap-jadi-daerah-swasembada Anggota DPRD Juliansyah Hadiri Launching Program Ketahanan Pangan, Ropang Siap Jadi Daerah Swasembada

SumbawaAmarmedia.co.id Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah mencanangkan target swasembada pangan dalam waktu singkat. Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang langsung menjalin kerjasama dengan Polda NTB untuk melaksanakan Program Ketahanan Pangan Nasional.

Langkah nyata dari kerjasama ini adalah pelaksanaan Launching Pilot Project Sumbawa Program Kerjasama Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Ropang, Sabtu (4/1/2025).

Peluncuran program yang dirangkaikan dengan kegiatan tanam padi dan pohon buah-buahan di dua lokasi berbeda, didukung penuh oleh Juliansyah SE, anggota DPRD Sumbawa dari Daerah Pemilihan 2, serta PT Sampar Datu Semaning (SDS).

Penanaman tersebut dihadiri Direktur Dalam Negeri UTS, Muhammad Iqbal M.M.Inov, Anggota DPRD Sumbawa Juliansyah SE, Kapolsek Ropang AKP Dewa Alit, Koordinator BPP Kecamatan Ropang Masujam SP, Ketua PWI Sumbawa, Zainuddin, dan sejumlah petani setempat.

Muhammad Iqbal, yang mewakili Rektor UTS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara UTS dan Polda NTB. Program ini mendapat respon positif dari Anggota DPRD Sumbawa dan PT SDS, yang turut menyediakan lahan serta bibit padi dan pohon buah yang didatangkan langsung dari luar daerah.

Iqbal juga menambahkan bahwa selain mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, program ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat untuk menjadi pemasok bahan baku bagi perusahaan yang berinvestasi, khususnya di wilayah selatan Sumbawa.

Hal senada disampaikan Juliansyah SE. Wakil rakyat dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan tersebut berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Program ketahanan pangan ini diharapkan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumbawa dan mendukung Indonesia dalam mencapai swasembada pangan.

Juliansyah SE menambahkan bahwa melalui program ini, pihaknya berkomitmen untuk mendorong peningkatan produksi pertanian lokal dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam sektor pertanian.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini, masyarakat bisa lebih aktif dalam mengelola sumber daya alam dan memperkuat ekonomi lokal. Terlebih lagi, dengan dukungan PT SDS yang telah menyediakan fasilitas dan sarana pendukung, Saya yakin ini akan menjadi langkah awal yang baik menuju ketahanan pangan yang lebih mandiri,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Ropang AKP Dewa Alit juga mengapresiasi inisiatif yang dilakukan UTS, Polda NTB, Anggota DPRD dari Kecamatan Ropang serta seluruh pihak yang terlibat dalam program ini.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memberi manfaat dalam hal ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dapat bekerja sama untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan,” kata Alit.

Koordinator BPP Kecamatan Ropang, Masujam SP, menuturkan bahwa kegiatan tanam padi dan pohon buah ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kapasitas petani lokal.

“Kami sangat mendukung program ini, karena ini adalah peluang bagi petani di sini untuk belajar teknologi pertanian yang lebih modern, sekaligus meningkatkan hasil pertanian mereka. Dengan bantuan bibit unggul dan pelatihan dari para ahli, kami berharap hasil pertanian dapat meningkat,” ungkap Masujam.

Melalui kegiatan ini juga, sambung Masujam, masyarakat Sumbawa dapat memperoleh manfaat langsung, baik dari segi peningkatan hasil pertanian maupun dalam hal ekonomi. Peluncuran program kerjasama ketahanan pangan nasional ini juga menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam menyukseskan upaya swasembada pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sumbawa. (AM/SR)

]]>
Mon, 06 Jan 2025 00:42:00 +0800 amr
Juliansyah: Pengembangan Klaster Buah&buahan di Kecamatan Ropang, Strategi Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal https://amarmedia.co.id/juliansyah-pengembangan-klaster-buah-buahan-di-kecamatan-ropang-strategi-peningkatan-nilai-tambah-produk-lokal https://amarmedia.co.id/juliansyah-pengembangan-klaster-buah-buahan-di-kecamatan-ropang-strategi-peningkatan-nilai-tambah-produk-lokal Juliansyah: Pengembangan Klaster Buah-buahan di Kecamatan Ropang, Strategi Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal

Sumbawa,Amarmedia.co.id   – Dalam lima tahun mendatang, Kecamatan Ropang diproyeksikan akan menjadi salah satu daerah penghasil buah-buahan unggulan di Kabupaten Sumbawa.

Hal ini tidak lepas dari upaya masyarakat setempat didukung Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Juliansyah SE, dan PT Sampar Datu Semaning (SDS) yang berkolaborasi dalam menggalakkan penanaman berbagai jenis pohon buah seperti durian, kelengkeng, manggis, mangga, rambutan, alpukat, dan lainnya.

Program ini dijalankan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di daerah tersebut, bahkan menerapkan pola tanam tumpang sari, yaitu menanam berbagai jenis tanaman dalam satu area lahan secara bersamaan.

Penanaman pohon buah ini juga merupakan bagian dari kegiatan Launching Pilot Project Sumbawa Program Kerjasama Ketahanan Pangan Nasional yang dilaksanakan di Kecamatan Ropang pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Launching program yang dihadiri Anggota DPRD, Kapolsek Ropang, perwakilan UTS, dan Koordinator BPP Ropang ini merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan Polda NTB.

Juliansyah SE, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan harapannya bahwa program ini dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat. Sebelumnya, banyak lahan yang hanya dimanfaatkan untuk menanam padi dan jagung, yang setelah panen, tanahnya dibiarkan kosong.

"Kami ingin mendorong petani untuk memanfaatkan lahan mereka dengan menanam pohon buah. Dengan pengembangan cluster buah berupa pola tanam tumpang sari, ini akan memberi hasil yang lebih berkelanjutan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa jenis tanaman buah tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat.

Politisi Demokrat yang mewakili Daerah Pemilihan 2 Sumbawa ini mengakui bahwa menanam pohon buah membutuhkan waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan menanam padi dan jagung.

"Namun, hasil yang akan diperoleh jauh lebih menguntungkan. Tanaman buah hanya perlu ditanam sekali, dan akan berbuah berkali-kali. Meskipun butuh perawatan awal yang intensif, manfaat jangka panjangnya sangat besar," tambahnya.

Juliansyah optimis, jika program ini berhasil dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, Kecamatan Ropang bisa dikenal sebagai daerah penghasil buah dengan ciri khas, seperti "Duren Ropang" atau "Manggis Ropang". Bahkan, Ropang berpotensi menjadi destinasi wisata yang terkenal akan hasil pertanian buah-buahan.

"Ini akan memberikan multiplier effect positif bagi masyarakat, membuka peluang ekonomi yang lebih luas," tutupnya.

Dengan keberhasilan program ini, Kecamatan Ropang diharapkan dapat tumbuh menjadi daerah yang tidak hanya menghasilkan padi dan jagung, tetapi juga buah-buahan yang berkualitas, serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. (AM/SR)

]]>
Mon, 06 Jan 2025 00:33:14 +0800 amr
Anggota DPRD Juliansyah Dukung Penuh Pembangunan RMU, Mandirikan Pangan dan Dongkrak Ekonomi Lokal https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-dukung-penuh-pembangunan-rmu-mandirikan-pangan-dan-dongkrak-ekonomi-lokal https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-dukung-penuh-pembangunan-rmu-mandirikan-pangan-dan-dongkrak-ekonomi-lokal Anggota DPRD Juliansyah Dukung Penuh Pembangunan RMU, Mandirikan Pangan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Juliansyah SE, memberikan dukungan penuh terhadap rencana pengusaha lokal yang akan membangun pabrik Rice Milling Unit (RMU) di Kecamatan Ropang.

Menurut Juliansyah yang ditemui awak media di Ropang, Sabtu (4/1/25), kehadiran RMU ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan pasokan pangan di wilayah tersebut.

Jul sapaan akrab anggota DPRD dari Partai Demokrat, mengungkapkan, selama ini para petani di Ropang terpaksa menjual hasil panennya ke pabrik-pabrik pengolahan yang berada di luar daerah. Akibatnya, stok atau cadangan pangan di Ropang menjadi terbatas, dan pada waktu-waktu tertentu, masyarakat setempat seringkali mengalami krisis pangan. Karena itu, dengan adanya RMU di Ropang, Jul berharap kondisi yang kerap terjadi bisa segera teratasi.

Lebih lanjut, Jul menjelaskan bahwa pembangunan RMU juga menjadi bukti bahwa pengusaha lokal, khususnya di Ropang, memiliki kapasitas dan daya saing yang kuat. Dengan RMU tersebut, diharapkan dapat menghasilkan beras unggulan (premium) yang tak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga dapat memasok kebutuhan pangan bagi perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut.

"Keberadaan RMU ini adalah peluang besar bagi pengusaha lokal untuk membuktikan kemampuannya. Selain itu, ini juga menunjukkan bahwa masyarakat lokal dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus mengandalkan pasokan dari luar daerah," ujar Jul.

Jul berharap, dengan adanya RMU ini, masyarakat Ropang dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat. Diharapkan pula, langkah ini dapat mendongkrak perekonomian lokal dan menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Sumbawa. (AM/SR)

]]>
Mon, 06 Jan 2025 00:23:00 +0800 Maruf
Anggota DPRD Juliansyah Desak Perbaikan Jalan Ropang&Lantung, Demi Keselamatan Masyarakat https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-desak-perbaikan-jalan-ropang-lantung-demi-keselamatan-masyarakat https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-juliansyah-desak-perbaikan-jalan-ropang-lantung-demi-keselamatan-masyarakat Anggota DPRD Juliansyah Desak Perbaikan Jalan Ropang-Lantung, Demi Keselamatan Masyarakat

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah SE, mengaku sangat memahami dan prihatin dengan kondisi ruas jalan Ropang-Lantung.

Ia menyebutkan bahwa kerusakan jalan yang menghubungkan kedua kecamatan itu memang sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat, dan sangat berdampak pada mobilitas sehari-hari.

"Kerusakan jalan ini sudah menjadi masalah yang serius bagi masyarakat. Tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara, terutama di area tanjakan dan turunan yang rusak. Bahkan ada satu titik yang mengalami kerusakan parah. Jika tetap dibiarkan maka ruas jalan Ropang-Lantung akan terputus, serta mengancam beberapa desa di Kecamatan Ropang terisolir. Sebab ini menjadi satu-satunya akses mereka," ujar Juliansyah saat ditemui awak media di sela-sela Launching Pilot Project Sumbawa Program Kerjasama Ketahanan Pangan Nasional di Kecamatan Ropang, Sabtu (4/1/2025).

Sebagai wakil rakyat yang berasal daerah pemilihan setempat, Juliansyah akan terus mendorong agar jalan tersebut menjadi prioritas perbaikan oleh pemerintah daerah. Ia menyadari bahwa infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya akan segera membawa masalah ini ke dalam rapat-rapat DPRD, dan memastikan agar ada anggaran untuk perbaikan jalan tersebut pada anggaran perubahan 2025 atau pada tahun anggaran selanjutnya. Kami juga akan meminta pihak eksekutif untuk segera melakukan survei dan perencanaan teknis untuk penanganan jalan Lantung-Ropang," tambahnya.

Juliansyah berharap, dengan perhatian lebih, perbaikan jalan Lantung-Ropang bisa segera terealisasi dan mengurangi beban yang dirasakan oleh masyarakat setempat.

"Saya sangat berharap masyarakat bisa mendapatkan akses yang aman dan nyaman untuk berkendara. Jangan sampai ada lagi kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi jalan yang buruk. Saya akan terus memperjuangkan ini hingga jalan tersebut diperbaiki dengan baik," tegas Juliansyah.

Dengan adanya dukungan dari anggota DPRD seperti Juliansyah, masyarakat Ropang dan Lantung berharap agar keluhan mereka segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan perbaikan jalan dapat segera dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan bersama. "Sudah lama kami tersiksa dengan jalan yang rusak ini, jangan lanjutkan penderitaan ini," pinta M Dahlan Aji Oma-tokoh masyarakat Lantung. (AM/SR)

]]>
Sun, 05 Jan 2025 23:41:10 +0800 admin
Sekretariat DPRD Sumbawa Gelar Doa Bersama, Jalin Soliditas dan Refleksi Capaian https://amarmedia.co.id/sekretariat-dprd-sumbawa-gelar-doa-bersama-jalin-soliditas-dan-refleksi-capaian https://amarmedia.co.id/sekretariat-dprd-sumbawa-gelar-doa-bersama-jalin-soliditas-dan-refleksi-capaian Sekretariat DPRD Sumbawa Gelar Doa Bersama, Jalin Soliditas dan Refleksi Capaian

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dalam suasana khidmat, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar "Doa Refleksi dan Resolusi 2025", Jumat 3 Januari 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antar pegawai dan karyawan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa, merefleksikan capaian tahun lalu, serta resolusi yang diharapkan tahun 2025.

Sekwan, Yani, dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. "Mari kita awali tahun 2025 dengan semangat baru dan komitmen yang kuat untuk meraih mimpi meraih Marwah DPRD Kabupaten Sumbawa yang berintegritas, membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih baik,' ujarnya."

Sebagai refleksi, dirinya menyorot kembali pencapaian dan tantangan yang dihadapi DPRD Sumbawa sepanjang tahun 2024 di ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa 

Sekwan Yani juga mendorong jajaran karyawan pegawai untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kinerja."Kini kita sudah memasuki tahun baru maka meski ada sebuah resolusi, menentukan tujuan dan target yang ingin dicapai pada tahun 2025" ujarnya.

 

Untuk itu perlu solidaritas, memperkuat tali silaturahmi dan kerjasama antar pegawai dan memberikan pelayanan terbaik kepada pimpinan dan anggota DPRD.

Dalam kesempatan itu juga digelar Doa bersama, dan Diskusi. Membuka ruang diskusi untuk membahas rencana kerja dan program kerja DPRD Sumbawa pada tahun 2025.

Mengutip pendapat masyarakat Ramla Fatma mengatakan harapannya kepada jajaran sekretariat DPRD agar senantiasa sehat, bahagia dan berkinerja selalu untuk masyarakat Sumbawa di masa mendatang. Demikian juga disampaikan warga masyarakat lainnya Sehan seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, pengambilan keputusan yang lebih transparan, dan pengawasan yang lebih efektif.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Adizul Syahabuddin SP.MSi juga menyambut baik kegiatan ini " Masya Allah Barokallah" ujarnya singkat. (AM)

 

]]>
Fri, 03 Jan 2025 20:34:57 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Kaharuddin, Desak Pemerintah Percepat Bantuan untuk Korban Banjir https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-kaharuddin-desak-pemerintah-percepat-bantuan-untuk-korban-banjir https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-kaharuddin-desak-pemerintah-percepat-bantuan-untuk-korban-banjir Anggota DPRD Sumbawa Kaharuddin, Desak Pemerintah Percepat Bantuan untuk Korban Banjir

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa menyuarakan keprihatinan mendalam atas dampak banjir yang melanda wilayah kabupaten Sumbawa. Mereka mendesak pemerintah Daerah Kabupaten maupun provinsi untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanggulangan bencana. 

"Kami melihat masih banyak kekurangan dalam penanganan bencana ini,' ujar Kaharuddin. Kemudian lanjutnya bantuan harus segera disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan, dan kita perlu belajar dari kejadian ini untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan" tandas Egon akrab disapa.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Egon yang juga Anggota fraksi partai Gelora juga merasa prihatin dengan jatuhnya korban dan menewaskan warga dari kejadian banjir yang melanda. terakhir salah satu warga di Kecamatan Moyo Hulu ditemukan meninggal dunia terseret air bah sungai" Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu warga kecamatan Moyo Hulu ibu Siti Aisyah. Semoga Almarhumah mendapatkan Khusnul khotimah, diampuni segala dosa dan khilafnya dan diberikan tempat terbaik didalam surga. Aamiin ujarnya ditemui media di ruang kerja Komisi II Jumat 2 Januari 2024.

Dirinya mengkritisi kondisi terkini penanganan pasca banjir yang terjadi. Kekurangan dalam penanganan bencana, misalnya keterlambatan penyaluran bantuan, kurangnya koordinasi antar lembaga, atau infrastruktur yang tidak memadai.

"Kami harapkan kedepannya untuk dilakukan perbaikan, seperti peningkatan sistem peringatan dini, perbaikan infrastruktur, atau penambahan anggaran untuk penanggulangan bencana"pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 03 Jan 2025 18:20:38 +0800 amr
Edy Syarifuddin ; Kesiapsiagaan Bencana Perlu Dibarengi Solusi Untuk Mengatasi Akar Masalah https://amarmedia.co.id/edy-syarifuddin-kesiapsiagaan-bencana-perlu-dibarengi-solusi-untuk-mengatasi-akar-masalah https://amarmedia.co.id/edy-syarifuddin-kesiapsiagaan-bencana-perlu-dibarengi-solusi-untuk-mengatasi-akar-masalah Edy Syarifuddin ; Kesiapsiagaan Bencana Perlu Dibarengi Solusi Untuk Mengatasi Akar Masalah 

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Menyikapi beberapa kejadian bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sumbawa mendapatkan respon dari Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Edy Syarifuddin. Dirinya menekankan pentingnya solusi terhadap akar masalah. "kesiapsiagaan Pemda terhadap bencana di Sumbawa, khususnya banjir perlu diperhatikan beberapa hal penting yang perlu mendapatkan perhatian serius juga adalah solusi terhadap akar masalah" ujarnya di Sumbawa Senin 30 Desember 2024.

Edy yang juga Anggota Fraksi Nasdem DPRD Sumbawa menekankan bahwa penanganan banjir tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dengan mencari solusi akar masalah seperti normalisasi sungai dan perlindungan hutan.

Lanjutnya,dalam penanganan yang serius perlu diperhatikan koordinasi antar tingkat pemerintahan dalam penanganan bencana harus disinkronkan antara pemerintah pusat dan daerah kabupaten.

Terhadap penanganan dampak bencana alam Edi menekankan pentingnya peran Pemerintah Desa. Kepala desa atau lurah memiliki peran penting dalam mengidentifikasi daerah terdampak dan memastikan bantuan tepat sasaran" tandasnya 

Terhadap permasalahan keterlibatan masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana Edi berharap dapat diaktifkan kembali. Pengembangan sistem peringatan dini yang efektif untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.Oleh karena itu perlu melakukan simulasi evakuasi secara rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

"Permasalahan bencana di Sumbawa merupakan masalah kompleks yang membutuhkan solusi komprehensif jangan sampai kita mengalami kekalutan menahun karena setiap tahunnya bencana berulang terjadi. Dengan melibatkan semua pihak dan menerapkan langkah-langkah yang tepat, diharapkan bencana dapat diatasi dan dampaknya dapat diminimalisir" pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 30 Dec 2024 15:16:28 +0800 amr
Tebing Pengaman Pemukiman di Raberas Ambruk, Dewan Ridwan Minta Pemda Sumbawa Segera Perbaiki https://amarmedia.co.id/tebing-pengaman-pemukiman-di-raberas-ambruk-dewan-ridwan-minta-pemda-sumbawa-segera-perbaiki https://amarmedia.co.id/tebing-pengaman-pemukiman-di-raberas-ambruk-dewan-ridwan-minta-pemda-sumbawa-segera-perbaiki Tebing Pengaman Pemukiman Di Raberas Ambruk, Dewan Ridwan Minta Pemda Segera Perbaiki

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Tingginya intensitas hujan yang terjadi, mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kebanjiran dan longsor, seperti yang terjadi di lingkungan Raberas, dimana tanggul pebgaman jalan yang sekaligus menjadi tanggul pengaman pemukiman warga setempat ambruk diterjang banjir belum lama ini.

Ridwan SP. M.Si yang juga Anggota Komisi II DPRD Sumbawa yang dikonfirmasi Minggu 29 /12/2024 mengatakan, kondisi talut pengaman jalan dan pemukiman tersebut ambruk dihantam banjir belum lama ini, dari tinjauan lapangan memang sangat miris kondisi tersebut lantaran lokasi itu satu-satunya akses keluar masuk warga sehari- hari dalam beraktifitas.

" Saya sudah cek lokasi, sekitar 5 meter panjang yang mengalami ambruk parah, sementara ini baru awal musim penghujan, dan ditakutkan lokasi ambruknya semakin melebar dan mengenai rumah warga sekitar." Ungkapnya.

Terhadap masalah tersebut, dirinya langsung berkoordinasi dengan BPBD dan dinas tekhnis lainnya untuk segera melakukan croscek lapangan, sebagai antisipasi awal, warga setempat bergotong royong menumpuk karung yang telah di isi tanah sambil menunggu langkah lebih lanjut dari pemerintah daerah.(AM)

]]>
Sun, 29 Dec 2024 20:13:57 +0800 amr
Muhammad Taufik dan I Ketut Sawitra Dilantik, PAW Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Sisa Masa Jabatan 2024&2029 https://amarmedia.co.id/muhammad-taufik-dan-i-ketut-sawitra-dilantik-paw-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-sisa-masa-jabatan-2024-2029 https://amarmedia.co.id/muhammad-taufik-dan-i-ketut-sawitra-dilantik-paw-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-sisa-masa-jabatan-2024-2029 Muhammad Taufik dan I Ketut Sawitra Dilantik, PAW Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Sisa Masa Jabatan 2024-2029

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dalam rangka pengucapan sumpah atau janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa sisa masa jabatan 2024-2029 Jumat 27 Desember 2024 di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa 

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. hadir Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany SPd MPd. Tiga Wakil ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov., Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH., Anggota Forkopimda Sumbawa, Anggota DPRD Provinsi NTB H A Saad Abdullah, Calon Bupati Sumbawa terpilih 2024-2030 Ir.H Syarafuddin Jarot MP,  jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat,  IISWARA DPRD Kabupaten Sumbawa serta keluarga besar Anggota DPRD yang dilantik.

Dikatakan oleh Ketua DPRD bahwa paripurna tersebut digelar berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD tanggal 24 Desember 2024 yang lalu. "Telah ditetapkan acara dan jadwal pelaksanaan rapat paripurna DPRD kabupaten Sumbawa. Dikatakan rapat paripurna ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor 100.1.4-763 tahun 2024 tanggal 12 Desember 2024 tentang peresmian pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRD kabupaten Sumbawa saudara Muhammad Taufik sisa masa jabatan 2024-2029 dan keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor 100.1.4-764 tahun 2024 tentang peresmian pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRD kabupaten Sumbawa saudara I Ketut Sawitra sisa masa jabatan 2024-2029" jelas Nanang akrab disapa.

Dalam kesempatan itu Sekretaris DPRD kabupaten Sumbawa Ir A Yani membacakan Surat Keputusan Gubernur NTB tentang peresmian pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD  Kabupaten Sumbawa dilanjutkan Pengambilan Sumpah Jabatan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Taufik dan I Ketut Sawitra oleh Ketua DPRD disaksikan rohaniawan, Penandatanganan Berita Acara, Penyematan Lencana Keanggotaan DPRD yang berjalan lancar dan khidmat.

Sambutan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa 

Dalam sambutannya ketua DPRD kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP. M.MInov mengucapkan selamat kepada saudara Muhammad Taufik dan saudara I Ketut Sawitra beserta keluarga, "Semoga dalam periode 2024-2029 yang masih cukup panjang ini Saudara dapat melaksanakan tugas dan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya dan akan semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan legislatif sebagai Mitra pemerintah daerah" ucap Nanang.

Dijelaskannya, Pengganti antar waktu keanggotaan DPRD dari partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra atas nama Muhammad Taufik dan sebagai pengganti antar waktu keanggotaan DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atas nama I Ketut Sawitra telah diusulkan oleh Ketua DPP dan DPD dari masing-masing partai dan telah mendapatkan rekomendasi oleh pemerintah daerah bersama DPRD dan Ketua KPU yang kemudian disampaikan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat. "Dengan penuh rasa syukur akhirnya mendapat persetujuan Gubernur NTB" imbuhnya.

"Berkenaan dengan pelantikan anggota DPRD PAW ini Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Sumbawa menyampaikan terima kasih kepada saudara Abdur Rafiq SH dan saudara Drs. H. Mohamad Anshori atas pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD kabupaten Sumbawa" ungkap Nanang.

Dikatakannya, Jika selama pengabdian pendapat hal-hal yang tidak berkenan sebagai manusia biasa Tidak seorangpun di antara kita yang luput dari khilafan dan kesalahan Semoga semua kebaikan menjadi amal ibadah dihadapan Allah subhanahu Wa ta'ala. 

Dan kepada saudara Muhammad Taufik dan saudara I Ketut sawitra Saya menyampaikan selamat menjalankan tugas dengan harapan agar dapat segera menyesuaikan dengan rekan-rekan anggota DPRD yang lain untuk berkiprah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.  Semoga amanah yang diberikan di atas pundak Saudara dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya guna berikhtiar bersama-sama dan bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. 

Dalam kesempatan itu ketua DPRD menyampaikan bahwa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah kepala daerah dan DPRD berada pada frame hubungan interaksi Mitra dan sejajar yang saling memberikan perkuatan dalam dimensi akselerasi sinkronisasi dan sinergitas. 

Ikhtiar dan perhikmatan ini sebagai sumber program prioritas nasional Asta cita yang meliputi peningkatan SDM kedaulatan pangan infrastruktur berkelanjutan transformasi ekonomi hilarisasi reformasi birokrasi pembangunan desa berkelanjutan digitalisasi dan Pancasila demokrasi dan HAM. 

Implementasi Asta cita dalam proses dan tantangannya diharapkan pada pemimpin dan kepemimpinan yang berkarakter sehingga kesuksesan merupakan produk dan hasil dari suatu proses fase untuk bersiap-siap bergerak dan tidak berhenti bergerak. 

Sehingga akan menjembatani kelahiran para pemikir pemimpin dan kepemimpinan yang berkarakter. Ruang dan lembaga DPRD sebagai hajatan orang banyak dibuat dan diputuskan dibutuhkan figur yang berintegritas dan kompeten yang berada dalam pemerintahan dan politik. 

Nanang juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumbawa beserta jajarannya yang telah menjalin kemitraan yang harmonis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah rumah ini Demikian pula kepada Ketua dan anggota KPU Kabupaten Sumbawa atas partisipasinya sehingga pengucapan sumpah atau janji pengganti antar waktu DPRD kabupaten Sumbawa pada hari ini dapat terlaksana dengan baik. (AM)

]]>
Fri, 27 Dec 2024 15:23:28 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Keberatan Warga Atas Tudingan Dugaan Pencurian Kabel Listrik PT BPE https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-keberatan-warga-atas-tudingan-dugaan-pencurian-kabel-listrik-pt-bpe https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-keberatan-warga-atas-tudingan-dugaan-pencurian-kabel-listrik-pt-bpe DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Keberatan Warga Atas Tudingan Dugaan Pencurian Kabel Listrik PT BPE  

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa mengadakan rapat dengar pendapat (hearing) terkait Keberatan Warga atas Tudingan Pencurian Kabel Listrik Milik PT. BPE di Lokasi Tambang PT. SJR. Hearing ini dihadiri oleh berbagai pihak, Camat Labangka Alfiansyah, termasuk staf ahli Bupati Sumbawa bidang PHP I Ketut Sumadi Arta SH, Perwakilan Polres Sumbawa, KBO Aiptu Arifin Setioko, Kanit Pidum IPDA Iman Syahrial Nur Magribi, S.TR.K

dan Aipda Dedi Sunandidan, Ketua LSM Sepakat Zulheri, Selasa, 24 Desember 2024 di ruang kerja Komisi I DPRD Sumbawa.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Faesal,S.AP.,M.M.Inov didampingi oleh Anggota H.Zainuddin Sirat. Turut hadir pula Syaifullah,S.Pd.,M.M.Inov selaku ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa dan bersama Tim Ahli DPRD.

Diawal pertemuan, Ketua LSM Sepakat, Zulhaeri mengungkapkan bahwa Keberadaan PT BPE sedang melakukan pemasangan jaringan listrik di lokasi tambang Dodo Rinti.

“Ada penahanan terhadap warga yang melakukan pemasangan jaringan listrik di PT BPE, atas pelaporan oleh PT. PBE kepada Polres Sumbawa. selanjutnya warga di periksa di lapangan dan beberapa hari kemudian dilakukan penjemputan dan sampai saat ini ada 4 orang yang ditahan" jelas Heri akrab disapa 

Kemudian lanjutnya, terkait dengan masalah tersebut, warga mempertanyakan masalah penahanan oleh Polres Sumbawa karena dinilai tanpa dasar. Orang tua mereka juga bingung. Selain itu pemasangan tiang listrik juga dinilai tidak pernah ijin kepada pemilik lahan, demikian juga dengan kabel yang dinilai semraut. 

Menurutnya keberadaan tambang tidak memberikan manfaat kepada masyarakat, justru yang terjadi menimbulkan masalah. "Yang kerja di lokasi itu ada ratusan orang, kenapa hanya 4 orang saja yang ditangkap” cetusnya 

Atas hal tersebut, Camat Labangka, Alfiansyah menanggapi bahwa telah mendapatkan informasi terkait dengan masalah tersebut dan bahwa akan digelar aksi demonstasi terkait dengan masalah tersebut, sekitar awal 1 Desember 2024 lalu, saat itu tidak dapat menerima aksi tersebut, karena ada agenda lain yang terkait dengan pertemuan warga yang keberatan terhadap pemasangan kabel yang melintasi rumah warga.

“Memang ada beberapa titik kabel yang membuat warga keberatan, terhadap kekhawatiran kabel yakni di Labangka 2, 4 dan Labangka 5. Kesepakatan saat itu untuk kabel yang melintasi pemukiman warga harus menggunakan kabel tertutup dan juga masalah kompensasi terhadap rumah warga yang dilintasi kabel" jelasnya 

Lebih lanjut Camat Labangka menjelaskan sudah ada upaya menggelar pertemuan dengan warga yang bermasalah dengan kasus hukum namun tidak dihadiri oleh pihak PT BPE dan SJR. Terkait dengan kabel, ada warga yang terkena tiang Listrik dan rambasan, saat ini sedang diproses penyelesaikan kasusnya

Ditempat yang sama KBO Aiptu Arifin Setioko, menegaskan bahwa posisi perkara dugaan pencurian kabel yang diduga dilakukan oleh 4 orang warga Labangka. "Kami sebagai APH, berada di garis depan atau Polisi Frontline, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka tidak lepas dari permasalahan masyarakat. Kami memiliki fungsi menjaga Kamtibmas, pelindungan, pengayom pelayan masyarakat dan terakhir penegakan hukum" jelasnya.

Diungkapkannya, upaya hukum adalah upaya terakhir, karena salah satu pihak ingin mengedepankan Restorative Justice sementara pihak lain membawa ke ranah hukum. Status mereka diawal sebagai saksi, orang yang diduga mengalami peristiwa pidana. Sebelumnya 4 orang tersebut diamankan oleh Polsek dan digeser ke Polres Sumbawa. Pihak yang ditahan mencari celah restorative Justice (penyelesaikan perkara pidana diluar proses hukum pengadilan) agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Baru dapat diselesaikan apabila kedua belah pihak ada kesepakatan, namun sudah ditunggu belum ada kesepakatan perdamaian. 

Di tambahkan oleh penyidik polres Sumbawa Aipda Dedi Sunandidan berdasarkan saran pimpinan komisi agar segera ada kepastian hukum. maka Polres Sumbawa sebelumnya telah melakukan gelar perkara, melihat barang bukti, petunjuk, dan keterangan tersangka, maka prosesnya layak untuk dinaikkan ke penyidikan sehingga dilakukan upaya paksa yakni penahanan terhadap tersangka dan sekarang ini proses penyidikan dalam proses melengkapi untuk dilimpahkan ke Kejaksaan sudah proses SPDP.

Penyidik Polres Sumbawa menegaskan Perkara sudah ditahap penyidikan, dan ada hasil gelar perkara sebagaimana acuan laporan pihak pelapor mencapai kerugian sekitar Rp. 530 juta. Adapun barang bukti sisa kabel kupasan dan sudah diakui oleh tersangka. Terkait surat menyurat tetap dilakukan, baik penangkapan dan penahanan melalui Pos Giro. Sampai saat ini Pihak perusahaan meminta agar di proses hukum .

Ketua Komisi I Muhammad faesal,S.AP.,M.M.Inov mengatakan bahwa Komisi I mengapresiasi surat masuk dari LSM Sepakat sehingga bisa mendapatkan informasi sejelas- jelasnya " Kami sudah mengundang para pihak yang terkait, namun pihak PT BPE dan PT SJR kita tunggu juga belum dapat hadir" ungkap Faesal

Kepada pihak kepolisian dirinya berharap dapat mempertemukan pihak yang bertikai dan menyelesaikan dengan damai dan sesuai dengan ketentuan perundang undangan. 

Ditambahkan oleh Anggota Komisi I H. Zainuddin Sirat bahwa diluar kasus ini terkadang ada kesan kriminalisasi, maka pertemuan ini penting agar jangan sampai terjadi kriminaliasi terhadap warga. 

H Sirat juga menyinggung keberadaan tambang terhadap kesejahtaraan masyarakat, tidak serta merta terjadi tetapi ada proses yang harus dilalui, oleh karena itu harus diberikan jaminan keamanan kepada investor yang masuk di daerah, dalam bekerja 

Dirinya juga menghormati proses hukum yang berjalan kepada 4 warga, Meskipun demikian dirinya berharap untuk bisa menjaga kondusifitas wilayah, agar dapat diselesaikan dengan sebaik baiknya, damai atau restoratif justice bisa dilakukan manakala para pihak bersepakat untuk menyelesaikan dengan berbagai pertimbangan dan kesepakatan semua pihak yang terlibat.

Hal ini juga mendapat perhatian Anggota DPRD Syaifullah, S.Pd.,M.M.Inov menegaskan bahwa kami DPRD tidak memiliki hak untuk memutuskan benar atau salah. Oleh karena itu proses hukum harus kita hormati dan hargai.

Diakhir pertemuan Staf Ahli Bupati Sumbawa bidang PHP, I Ketut Sumadi Artha, SH mengatakan bahwa penjelasan yang disampaikan oleh KBO dan Penyidik, sudah sangat jelas. Statusnya tersangka, sudah penahanan dan diharapkan agar tetap menjamin hak-hak tersangka, termasuk didampingi kuasa hukum, termasuk menjamin hak pra peradilan. (AM)

]]>
Wed, 25 Dec 2024 16:14:44 +0800 amr
Penyerahan LHP Semester II 2024, Ketua DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI NTB https://amarmedia.co.id/penyerahan-lhp-semester-ii-2024-ketua-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-tindak-lanjuti-rekomendasi-bpk-ri-ntb https://amarmedia.co.id/penyerahan-lhp-semester-ii-2024-ketua-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-tindak-lanjuti-rekomendasi-bpk-ri-ntb Penyerahan LHP Semester II 2024, Ketua DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI NTB

Mataram. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP. M.M.Inov, bersama Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH hadir dalam kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester 2 / DTT Kepatuhan Belanja Daerah Tahun 2024 pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, bertempat di Gedung BPK Propinsi NTB, pada Selasa (24/12/2024), Pukul 14.00 Wita.  

Kegiatan tersebut dilaksanakan sehubungan dengan telah berakhirnya pelaksanaan Pemeriksaan atas DTT Kepatuhan Belanja Daerah Tahun 2024 pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan 6 Kabupaten Kota lainnya di NTB.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang meminta kepada pemerintah daerah Sumbawa dan jajaran untuk menindaklanjuti rekomendasi dalam LHP. " Pejabat terkait wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK Perwakilan Provinsi NTB selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima. Agar laporan keuangan pemerintah daerah mendapatkan hasil yang maksimal atau opini WTP Wajar Tanpa Pengecualian" ucapnya. 

Di antara permasalahan yang ditemukan diantaranya adalah terkait dengan bidang kesehatan agar pelayanan kesehatan terlaksana dengan sebaik-baiknya di tingkat Puskesmas maupun RSUD. " Pemeliharaan prasarana alat kesehatan dan obat bagi Pasien JKN harus dapat berjalan dengan baik" tandasnya.

Dalam pelaksanaan Kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut diikuti oleh sebanyak 7 Kabupaten Kota yaitu Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa. Untuk Kabupaten Sumbawa Penerimaan laporan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany SPd MPd dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK Propinsi NTB Rahmadi, S.E., M.M., Ak., CA, CSFA menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan kegiatan rutin dan merupakan tindak lanjut dari Undang – undang Nomor 15 tahun 2004 pasal 17 ayat 4 dan ayat 6, dan Undang – undang Nomor 15 tahun 2006 pasal 7 dan pasal 8. Tujuan dilaksanakannya penilaian tersebut adalah untuk mengetahui apakah belanja daerah tahun 2024 sudah sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

”Berdasarkan Pasal 20 UU No. 15 tahun 2004, dari hasil pemeriksanaan, pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi dalam LHP dengan memberikan jawaban atau penjelasan yang disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah LHP diterima. Selanjutnya saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama dari semua Kepala Daerah dalam mewujudkan penyelenggaraan keuangan Negaran yang bersih dan Akuntabel”, Ucap Rahmadi  

Sementara itu,  Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir.H.W.Musyafirin.,MM mewakili 7 Bupati/Walikota dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BPK Perwakilan Propinsi NTB yang telah mendampingi dan membina daerah - daerah, lebih lebih kami disini banyak yang akan mengakhiri masa jabatan nanti di tahun 2025.

Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, kami selalu mengarahkan kepada Sekretaris Daerah beserta jajaran birokrasi untuk kooperatif dan melakukan kerjasama yang sebaik baiknya dengan BPK. Kita tidak boleh lari dari pemeriksaan, karena tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan memperumit masalah.Dirinya mewakili seluruh Kepala Daerah dan Ketua DPRD SE Provinsi NTB mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Provinsi NTB. (AM)

]]>
Wed, 25 Dec 2024 07:42:43 +0800 amr
PON 2028 Jadi Target, Ketua DPRD Sumbawa Dukung Penuh Kemajuan Olahraga dan Persiapan Atlet https://amarmedia.co.id/pon-2028-jadi-target-ketua-dprd-sumbawa-dukung-penuh-kemajuan-olahraga-dan-persiapan-atlet https://amarmedia.co.id/pon-2028-jadi-target-ketua-dprd-sumbawa-dukung-penuh-kemajuan-olahraga-dan-persiapan-atlet PON 2028 Jadi Target, Ketua DPRD Sumbawa Dukung Penuh Kemajuan Olahraga dan Persiapan Atlet

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Nanang Nasiruddin S. Ap MM. inov, bersama beberapa anggota DPRD mengunjungi Kantor KONI Sumbawa dalam rangka silaturahmi sekaligus melihat langsung kesiapan KONI dalam menghadapi berbagai agenda olahraga, mulai dari Porkab, Porprov, hingga puncaknya PON 2028.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung perkembangan olahraga di Sumbawa.

“Kami siap bersama-sama KONI dan pemerintah untuk memajukan olahraga. Bahkan, kami juga akan berjuang bersama ke pusat untuk mendapatkan dukungan yang dibutuhkan demi kemajuan olahraga di Sumbawa yang kita cintai ini,” ujarnya.

Ketua DPRD juga menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan KONI. “Kunjungan ini adalah momen untuk berbagi pandangan dan memastikan ke depan legislatif dapat terus bermitra dengan KONI. Alhamdulillah, respon dari KONI sangat positif, dan saya berterima kasih atas sambutan Ketua KONI dan jajarannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq, mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap dukungan legislatif dapat membantu mewujudkan berbagai program strategis olahraga di Sumbawa.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari DPRD, dan kami optimis dengan sinergi ini olahraga Sumbawa akan terus berkembang,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat kolaborasi antara DPRD dan KONI untuk mendukung kesuksesan olahraga di Sumbawa, termasuk persiapan menuju PON 2028. (AM/Ir)

]]>
Tue, 24 Dec 2024 21:04:51 +0800 amr
Terkait Tambang Rakyat Komisi II DPRD Sumbawa Berkunjung ke Dinas ESDM Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/terkait-tambang-rakyat-komisi-ii-dprd-sumbawa-berkunjung-ke-dinas-esdm-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/terkait-tambang-rakyat-komisi-ii-dprd-sumbawa-berkunjung-ke-dinas-esdm-provinsi-ntb Terkait Tambang Rakyat Komisi II DPRD Sumbawa Berkunjung ke Dinas ESDM Provinsi NTB 

Mataram.Amarmedia.co.id - Kunjungan kerja Komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa telah dilakukan pada Senin 16 Desember lalu ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB di Mataram terkait pertambangan rakyat di wilayah kabupaten Sumbawa. Rombongan dipimpin oleh ketua komisi II,  I Nyoman Wisma SIP. Hadir dari Pemda Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pembangunan Hukum dan Pemerintahan I Ketut Sumadi Arta SH. Rombongan diterima oleh Kepala Dinas di ESDM. Provinsi NTB H Sahdan ST MT, dan jajaran.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP menyampaikan kompleksitas isu pertambangan rakyat di Sumbawa diantaranya legalitas dan regulasi. "Kami bersama rombongan komisi II DPRD Sumbawa ingin menyampaikan permasalahan krusial pertambangan rakyat di Kabupaten Sumbawa. Bagaiman agar mendapatkan kepastian hukum dalam kegiatan pertambangan rakyat, kewenangan pemerintah daerah dalam menerbitkan izin, serta kesesuaian kegiatan pertambangan dengan regulasi yang berlaku menjadi fokus utama" jelasnya.

Selain aspek legal kata Wisma juga menyentuh dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan pertambangan. Hal ini penting agar ada keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Atas hal tersebut H. Sahdan menjelaskan bahwa dasar hukum Pertambangan Rakyat ada diatur dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 4 tentang Pertambangan Minerba yang di dalamnya mengatur tentang Prioritas wilayah tambang rakyat yang sudah dikerjakan untuk ditetapkan WPR, kriteria WPR dan komoditas IPR yang kemudian diatur secara lebih detail dalam PP Nomor 96 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba. Didalamnya diatur tentang ketentuan permohonan IPR dan pelaksanaan WPR meliputi penyusunan dokumen pengelolaan WPR oleh menteri dan persyaratan teknis pertambangan IPR.

"Ketentuan lainnya juga diatur dalam PP 25 tahun 2023 tentang wilayah pertambangan di dalamnya termuat ketentuan WPR kriteria wilayah dalam WP sebagai WPR, penentuan WPR oleh Gubernur dan penetapan dokumen pengelolaan WPR oleh menteri" jelasnya.

Dasar hukum lainnya Perpres 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Kewenangan dalam pengelolaan pertambangan minerba di dalamnya memuat pendelegasian pemberian izin IPR kepada pemerintah provinsi dan penyelenggaraan pendelegasian sesuai NSPK yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan dasar hukum terakhir adalah Kepmen ESDM nomor 174 tahun 2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan IPR. Di dalamnya membuat pedoman penyusunan dokumen pengelolaan WPR, pemberian IPR kaidah teknis pelaksanaan IPR dan pengenaan IPERA

"Atas beberapa dasar hukum tersebut disinkronisasi terkait pertambangan rakyat melalui undang-undang nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan PP 35 tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah maka muncullah iuran pertambangan rakyat sebagai retribusi perizinan tertentu" tandasnya. 

Dijelaskannya bahwa penetapan blok WPR dan penyusunan dokumen pengelolaan WPR untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat jumlah blok WPR sebanyak 60 blok dengan luas 1469,84 hektar. Untuk tahun 2024 provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan penyusunan dokumen WPR sebanyak 16 blok dengan target penyelesaian dokumen pengelolaan WPR PR Tahun anggaran 2024 pada akhir bulan November 2024. 

Usulan blok WPR sebagai tindak lanjut hasil survei dokumen pengelolaan WPR di Kabupaten Sumbawa sebanyak 3 blok dengan nama blok lantung 1 dengan luas wilayah 24,88 hektar, Blok Lantung 2 dengan luas wilayah 24,5 Hektar dab Blok Badi dengan luas wilayah 24,92 hektar.

Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ademudhita noorsyamsu, S.AP, Muhammad zain, S.IP, Ridwan, S.P.,M.Si,Juliansyah, S.E., Ahmad Nawawi, Adizul Syahabuddin, S.P.,M.Si.Sri Wahyuni, S.AP, Hasanuddin HMS dan Bunardi, A.Md.Pi serta Sekretaris DPRD Ir A Yani bersama jajaran Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Sat, 21 Dec 2024 20:44:41 +0800 amr
Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Hadiri Audiensi di Kemenpora Bahas Persiapan PON 2028 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-hadiri-audiensi-di-kemenpora-bahas-persiapan-pon-2028 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-hadiri-audiensi-di-kemenpora-bahas-persiapan-pon-2028 Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Hadiri Audiensi di Kemenpora Bahas Persiapan PON 2028

Jakarta,Amarmedia.co.id– Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut hadir dalam audiensi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta pada Kamis, 19 Desember 2024. 

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq SH dan Sekretaris KONI H.Yudi Patria Negara ST MT, Asisten I Pemerintah Kabupaten Sumbawa Lalu Suharmadji Kertawijaya ST, Kepala Bappeda ES Adi Nusantara S.Sos.MT, 

Kepala Dispopar Dr Dedy Wibowo untuk membahas persiapan PON 2028, di mana Sumbawa akan menjadi salah satu tuan rumah.

Rombongan diterima oleh Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI beserta jajarannya.

Dalam audiensi, dibahas kepastian pelaksanaan tiga cabang olahraga di Kabupaten Sumbawa, yaitu dua cabang olahraga beladiri dan panahan. Selain itu, motor sport direncanakan digelar di Sirkuit Samota, sedangkan dayung akan dilaksanakan di Bendungan Beringin Sila.

Zulfikar Demitry, kepada awak media Kamis (19/12/2024) menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa, baik eksekutif maupun legislatif, sepenuhnya mendukung dan akan berperan aktif dalam menyukseskan PON 2028 yang akan diselenggarakan di NTB dan NTT.

"Kami datang ke Kemenpora sebagai bentuk ikhtiar sinergitas pembangunan sarana dan prasarana olahraga antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten," ujarnya.

Ia juga berharap ikhtiar ini dapat segera terwujud agar pembangunan venue sesuai standar nasional dapat terealisasi tepat waktu. "Semoga langkah ini menjadi berkah bagi Kabupaten Sumbawa dan mendukung suksesnya PON 2028," pungkas Zulfikar.

Audiensi ini menjadi salah satu upaya strategis untuk memastikan kesiapan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah yang layak dalam mendukung gelaran olahraga nasional terbesar tersebut. (AM)

]]>
Thu, 19 Dec 2024 18:20:18 +0800 amr
Terkait Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia Timur Komisi III DPRD Sumbawa Kungker ke Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV https://amarmedia.co.id/terkait-tenaga-kerja-konstruksi-indonesia-timur-komisi-iii-dprd-sumbawa-kungker-ke-balai-jasa-konstruksi-wilayah-iv https://amarmedia.co.id/terkait-tenaga-kerja-konstruksi-indonesia-timur-komisi-iii-dprd-sumbawa-kungker-ke-balai-jasa-konstruksi-wilayah-iv Terkait Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia Timur Komisi III DPRD Sumbawa Kungker ke Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV 

Surabaya. Amarmedia.co.id - Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa memahami akan pentingnya kualitas tenaga kerja konstruksi dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu Komisi III melakukan kunjungan kerja ke Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya Senin 16 Desember 2024, untuk menjalin kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di daerah.

Pimpinan Rombongan yang juga Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn menekankan bahwa kunjungan kerja berfokus pada pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Sumbawa. Dirinya menyoroti beberapa poin utama, yaitu pertama pentingnya sertifikasi. "Kami melihat penting sekali sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jasa Konstruksi" ujarnya.

 

Ditambahkan oleh Ketua Komisi III Syaifullah SPd.M.M.Inov menanyakan program-program pelatihan dan uji sertifikasi yang akan dilaksanakan termasuk juga bantuan teknis bagi instruktur dan asesor konstruksi di daerah. "Kami menanyakan rencana program Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya untuk Kabupaten Sumbawa di tahun 2025 dan diharapkan ada prioritas bagi Sumbawa" pungkasnya.

Atas hal tersebut Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya Ismail Abdul Muttalib, ST.M.T menjelaskan bahwa telah menyusun rencana aksi yang lebih spesifik dan terukur untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat di Kabupaten Sumbawa. Rencana aksi ini mencakup target jumlah tenaga kerja yang akan disertifikasi, jenis pelatihan yang akan diberikan, serta mekanisme pendanaan.

"Kami akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mendukung pelaksanaan program peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, pelaku usaha konstruksi, dan pemerintah daerah tentang pentingnya sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi" jelasnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Balai menyampaikan paparan terkait peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Indonesia Timur termasuk Kabupaten Sumbawa dan Sosialisasi Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 54/SE/Dk/2024 sebagai Pedoman pelaksanaan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) bagi lulusan dan/atau calon lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik dan/atau Perguruan Tinggi Bidang Jasa Konstruksi yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Tujuan dari PKT untuk menyelaraskan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri konstruksi dengan kompetensi yang dimiliki oleh lulusan dan/atau calon lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik dan/atau Perguruan Tinggi Bidang Jasa Konstruksi. 

"Kami sangat mengapresiasi perhatian dan komitmen Bapak/Ibu .Dewan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang konstruksi" imbuh Ismail.

Untuk Persyaratan Calon Peserta PKT, jelasnya adalah pertama ; Peserta didik dengan pendidikan bidang konstruksi dan telah memasuki semester akhir jenjang pendidikan, atau telah menyusun tugas akhir dalam tahap jenjang pendidikan atau yang telah dinyatakan lulus paling lama 2 (dua) tahun saat kegiatan pemberian kompetensi tambahan dijadwalkan;

Kedua ; Memiliki e-KTP yang terdaftar di Dukcapil; dan ketiga ; Melampirkan salinan ijazah bagi lulusan atau Surat Keterangan Lulus (SKL) Sementara yang juga dapat berupa Surat Keterangan Telah Menyelesaikan Pembelajaran Atas Capaian Kompetensi, sesuai Skema Sertifikasi Pada Jabatan Kerja Yang Akan Diujikan bagi calon lulusan yang menyatakan peserta didik yang bersangkutan masih aktif dan sedang dalam tingkat akhir semester, dalam bentuk hardcopy dan/atau softcopy dan dilegalisir dari SMK, Politeknik dan/atau Perguruan Tinggi, serta memenuhi persyaratan untuk mengikuti kegiatan pemberian kompetensi tambahan dan sertifikasi kompetensi kerja.

Dalam kesempatan itu Kepala Balai menyampaikan paparan Materi Kompetensi Tambahan Pada SE 54/SE/Dk/2024. "Kami juga akan memprioritaskan Kabupaten Sumbawa untuk dapat secara maksimal sehingga semakin banyak tenaga jasa kontraktruksi yang bersertifikat dan kompeten. Oleh karena itu, kami akan terus menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya untuk mendukung pelaksanaan program ini" harapnya.

Kepala Balai berharap dengan adanya kerjasama yang baik antara Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi dan mendukung pembangunan infrastruktur di daerah Sumbawa.

Hadir pula dalam kesempatan itu anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Hasanuddin, S.E, Alen Taryadi, S.H, Gahtan Hanu Cakita, Hj. Jamila, S.Pd. SD, H Rusdi, M. Taufik, Saipul Arif bersama Pemda Sumbawa dari Dinas PUPR dan ULP Pemda Sumbawa serta Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Wed, 18 Dec 2024 08:40:32 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa; HUT Ke 66 Tahun NTB, Momentum Membangun Kolaborasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hut-ke-66-tahun-ntb-momentum-membangun-kolaborasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hut-ke-66-tahun-ntb-momentum-membangun-kolaborasi Ketua DPRD Sumbawa; HUT Ke 66 Tahun NTB, Momentum Membangun Kolaborasi 

Surabaya.Amarmedia.co.id -  Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasirudin SAP.M.M.Inov di momentum HUT Ke 66 Tahun NTB mengucapkan Selamat HUT provinsi NTB. "Kami pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat dan Dirgahayu Provinsi NTB ke 66. Dengan Tema HUT Ke 66 Tahun NTB yakni mewujudkan NTB Hebat menuju Indonesia Emas Tahun 2045, Tema ini selaras dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam keberlanjutan pembangunan" ujarnya di sela-sela Kunjungan Kerja di Surabaya (17/12)

Ketua DPRD Sumbawa mengajak kita semua untuk bekerja sama membangun NTB. Dirinya mengingatkan kita akan pentingnya gotong royong dan kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama, yaitu membuat NTB semakin maju dan sejahtera

"HUT Ke 66 Tahun NTB, sebagai wujud kebersamaan dan semangat membangun, tentunya selaras dengan cita-cita bersama menuju Indonesia Emas" jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan kebersamaan adalah kunci pembangunan, napak tilas NTB tidak lepas dari kerja keras pemimpin-pemimpin terdahulu yang membangun kerja kolektif, gotong-royong hingga hari ini di umur yang ke 66 Tahun NTB menoreh berbagai prestasi. 

"Kebersamaan dan kolaborasi kunci pembangunan, dan napak tilas berdirinya NTB dengan semangat gotong royong, kerja kolektif semua pihak, tentunya jasa pemimpin kita terdahulu dengan gigih menoreh prestasi dan hingga hari ini" imbuhnya. 

Menyambut kepempinan baru (Gubernur NTB Terpilih 2024-2029) Lalu Muh. Iqbal dan Hj. Indah Damayanti Putri di NTB Ketua DPRD Nanang berharap dapat terus memupuk kebersamaan, kerja kolektif sehingga kedepannya pembangunan dapat kita wujudkan bersama. 

"Kita harus mendukung pemimpin baru untuk melanjutkan pembangunan NTB. kita semua punya peran penting dalam membangun NTB yang lebih baik. Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita kita bersama "tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 20:05:04 +0800 amr
Wujudkan Kabupaten Layak Anak Utama Komisi IV Belajar ke P3AP2KB Kota Surabaya https://amarmedia.co.id/wujudkan-kabupaten-layak-anak-utama-komisi-iv-belajar-ke-p3ap2kb-kota-surabaya https://amarmedia.co.id/wujudkan-kabupaten-layak-anak-utama-komisi-iv-belajar-ke-p3ap2kb-kota-surabaya Wujudkan Kabupaten Layak Anak Utama Komisi IV Belajar ke P3AP2KB Kota Surabaya 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Surabaya, terkait dengan Kabupaten Layak Anak. Senin 16 Desember 2024 di Gedung Mall Pelayanan Publik SIOLA.

Pimpinan Rombongan Zulfikar Demitry SH MH mengatakan bahwa Dirinya bersama pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa untuk belajar dan memperdalam pengalaman serta referensi dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) mengingat Kota Surabaya telah berhasil mewujudkan KLA dengan Kategori Utama. 

"Kami datang kesini untuk belajar mewujudkan Kabupaten yang ramah anak atau layak anak. Alhamdulillah bisa bersilaturahmi dengan pejabat yang berkompeten sehingga bisa mendapatkan pandangan dalam membangun kemitraan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan lembaga pendidikan, untuk mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak.Tidak salah kita berkunjung kesini mengingat prestasi dan karya yang telah diraih Kota Surabaya sangat gemilang" ujarnya.

Atas hal tersebut Sekretaris Dinas P3AP2KB Dani Arijanti SE.M.Si, menjelaskan bahwa bahwa keberhasilan Surabaya dalam mempertahankan predikat Kota Layak Anak Utama selama enam kali berturut-turut merupakan hasil dari implementasi strategi yang komprehensif dan berkelanjutan diantaranya komitmen kuat dari Walikota Surabaya dalam mengintegrasikan program Kota Layak Anak ke dalam berbagai kebijakan telah menjadi pendorong utama.

"Kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan akademisi telah menciptakan sinergi yang efektif dalam pelaksanaan program. Demikian pula penglibatan aktif masyarakat, terutama anak-anak, dalam perencanaan dan pelaksanaan program telah meningkatkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan" jelasnya.

Diungkapkannya pada saat pelaksanaan di lapangan biasanya langsung di temui oleh Walikota Surabaya untuk menyampaikan paparannya karena itu nilainya lebih tinggi dari pada ditemui oleh asisten atau Kepala OPD atau Sekda.

Dijelaskan Kota Surabaya telah berhasil mengembangkan berbagai program inovatif yang menjawab kebutuhan spesifik anak, seperti PUSPAGA (Pusat Pelayanan Keluarga) yang telah terbentuk sebanyak 464 PUSPAGA. Berfungsi dalam menjalankan konseling bekerjasama dengan Universitas Jurusan Psikologi yang ada di Surabaya dan taman bacaan masyarakat sebagai tempat Sinau (belajar_red) bersama. Pemkot Surabaya telah mampu mengalokasikan sumber daya yang ada secara efisien dan efektif sehingga menjadi model bagi kota-kota lain. "Kami setiap minggu menerima kunjungan kerja dari daerah lain di Indonesia dalam upaya mewujudkan kota layak anak" ucap Dani.

Program-program yang telah dilaksanakan telah memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup anak-anak di Surabaya. Demikian pula dengan Predikat Kota Layak Anak Utama telah meningkatkan citra positif Surabaya di tingkat nasional. 

  

Dikatakannya beberapa upaya adalah Fokus pada edukasi. Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) merupakan langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk memahami pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini. Keterlibatan berbagai dinas seperti Dinas Sosial, Pendidikan, dan Kesehatan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah stunting secara menyeluruh. Alokasi anggaran yang signifikan untuk program-program terkait stunting menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencapai target penurunan stunting.

Berdasarkan data yang diperoleh, prevalensi stunting di Kota Surabaya mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2020 hingga 2023, seiring dengan intensifikasi program Sekolah Orang Tua Hebat. Dan ribuan orang telah lulus. Kolaborasi lintas sektor yang kuat telah menjadi kunci keberhasilan dalam implementasi program-program intervensi spesifik untuk mengatasi stunting, seperti pemberian makanan tambahan dan penyuluhan gizi dan praktik pengasuhan anak yang baik.

Demikian juga keterlibatan aktif masyarakat, terutama anak-anak, melalui forum Musrembang Remaja menunjukkan adanya upaya untuk melibatkan generasi muda dalam proses pengambilan keputusan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil menjadi kunci keberhasilan program. Hal ini terlihat dari peran aktif CSR dalam mendukung berbagai inisiatif.

Program-program pemberdayaan ekonomi, seperti pemberian modal usaha dan pelatihan keterampilan, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur ramah anak, seperti taman bermain dan ruang terbuka hijau, serta upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup anak.

Surabaya telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam upaya mewujudkan Kota Layak Anak. Namun, tantangan tetap ada dan perlu diatasi secara bersama-sama. Dengan terus berkomitmen pada prinsip-prinsip hak anak dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Surabaya dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung pertumbuhan anak.

Hadir dalam kegiatan tersebut  H.Berlian Rayes, S.Ag.,M.M.Inov. (Wakil Ketua DPRD), Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, S.E.,M.M.Inov. Wakil Ketua ; H. Jabir, S.Pd, Sekretaris Komisi Sukiman K, S.Pd.I dan Anggota DPRD Ema Yuniarti,  Edwan Purnama Amd, Sandi, S.Pd.,M.M Syukri HS, A.M, Syamsul Hidayat, S.E, Sri hastuti dan Zohran bersama jajaran Sekretariat DPRD (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 17:16:46 +0800 amr
Bencana Banjir Melanda Sumbawa,Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH Minta Tindakan Nyata Pemerintah https://amarmedia.co.id/bencana-banjir-melanda-sumbawawakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-sh-minta-tindakan-nyata-pemerintah https://amarmedia.co.id/bencana-banjir-melanda-sumbawawakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-sh-minta-tindakan-nyata-pemerintah Bencana Banjir Melanda Sumbawa,Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH Minta Tindakan Nyata Pemerintah 

Sumbawa Amarmedia.co.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH menyikapi beberapa kejadian bencana alam seperti banjir dan angin kencang di Kabupaten Sumbawa. Dirinya meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk berkoordinasi yang lebih erat dengan pemerintah pusat. 

"Kami DPRD Kabupaten Sumbawa meminta kepada Kalak BPBD untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait lainnya. Fokus utama adalah melindungi lahan pertanian dari kerusakan akibat banjir untuk mencegah gagal panen dan memastikan ketersediaan air bersih yang cukup bagi masyarakat yang terdampak banjir" ujarnya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan lanjutnya, terkait bantuan logistik, pemulihan Infrastruktur dan sosialisasi langkah langkah nyata pencegahan dan penanganan banjir.

"Minta bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya untuk korban banjir. Juga memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir, seperti jalan dan jembatan" pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa terjadi banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Dusun Lenang Belo, Kecamatan Lunyuk, merendam 11 rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat untuk memberikan bantuan dan melakukan pendataan di lokasi kejadian.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., melalui Kabid II Dr. Rusdianto AR, mengonfirmasi bahwa tim tanggap darurat segera diterjunkan. Banjir mulai menggenangi dusun tersebut sekitar pukul 14.00 WITA, disebabkan meluapnya air dari Sampar Sabulan setelah hujan deras mengguyur wilayah itu. Warga yang terdampak sempat mengungsi ke tempat aman akibat derasnya arus. Namun, air mulai surut pada pukul 18.00 WITA, memungkinkan sebagian warga kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur dan material yang terbawa banjir.

Salah seorang warga, Hasan, menyebutkan bahwa banjir kali ini cukup mengkhawatirkan meskipun tidak berlangsung lama.

BPBD Kabupaten Sumbawa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim hujan dan segera melaporkan kondisi darurat jika terjadi banjir atau bencana lainnya.(AM)

 

]]>
Tue, 17 Dec 2024 16:06:12 +0800 amr
Waka III DPRD Kabupaten Sumbawa Apresiasi Sumbawa Raih Penghargaan BPMP Award, Modal Penting untuk Sumbawa Berkemajuan https://amarmedia.co.id/waka-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-apresiasi-sumbawa-raih-penghargaan-bpmp-award-modal-penting-untuk-sumbawa-berkemajuan https://amarmedia.co.id/waka-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-apresiasi-sumbawa-raih-penghargaan-bpmp-award-modal-penting-untuk-sumbawa-berkemajuan Waka III DPRD Kabupaten Sumbawa Apresiasi Sumbawa Raih Penghargaan BPMP Award, Modal Penting untuk Sumbawa Berkemajuan

Mataram. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Kordinator Komisi IV yang membidangi pendidikan Zulfikar Demitry SH MH memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan beberapa satuan Pendidikan yang berhasil meraih prestasi gemilang pada ajang Apresiasi dan Penghargaan BPMP Award 2024 yang digelar di Mataram 12/12/2024. Kemarin

"Raihan penghargaan di berbagai kategori, mulai dari transformatif, inovatif, hingga inspiratif tersebut membahagiakan dan membanggakan kita semua" ungkapnya.

Kemudian lanjutnya apresiasi yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP ) Provinsi NTB pada kategori Transpormatif, Inovatif, Inspiratif dan Dedikatif merupakan pengakuan dbagi Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dengan Lembaga dan satuan Pendidikan formal dan non formal serta dinas Pendidikan. 

Dirinya berharap penghargaan yang telah diterima menjadi pendorong dan motivasi dalam melanjutkan nilai nilai praktek baik sekolah dalam pelayanan pendidikan yang melibatkan tiga entitas yakni dinas pendidikan sebagai mitra tetap, Bappeda, dan komunitas peduli pendidikan untuk melanjutkan praktek baik program yang sudah berjalan. 

"Sehingga bagaimana menginternalisasi nilai - nilai usaha mencerdaskan anak anak bangsa untuk memacu pendidikan di Sumbawa semakin berkemajuan " ucapanya. 

Sebelumnya, Kadis Dikbud Provinsi NTB DR. Aidi Furqon menyambut baik diadakan kegiatan ini oleh BPMP NTB, kegiatan ini bukan hanya ajang apresiasi tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung transformasi dan peningkatan kualitas Pendidikan di Provinsi NTB

Diungkapkannya di NTB terjadi peningkatan mutu pendidikan yang signifikan. Ribuan sekolah di NTB terintegrasi dengan dapodik untuk mendukung kebijakan berbasis data. Capaian ini adalah hasil kerjasama yang solid dengan pemangku pendidikan dan komunitas literasi.

Dirinya menekankan 3 hal penting. Pertama ; peningkatan literasi dan numerasi. Adalah dasar utama dalam membentuk generasi cerdas. Kedua : Pemanfaatan data dan teknologi seperti dapodik menjadi tulang punggung pendidikan. Ketiga kolaborasi antara lembaga sinergi antara Bappeda, pendidikan dan pihak sekolah. Ini adalah wujud kolaborasi yang telah dilakukan tersebut.

Dia berharap menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pendidikan dan momentum memperkuat kerjasama.Marilah terus bergandengan tangan untuk meningkatlan kualitas pendidikan.

Pada BPMP Award ini, Kabupaten sumbawa mendapat penghargaan pada kategori : 

  1. Satuan Pendidikan Transpormatif diraih oleh TK Bahari Pulau Bungin dengan Kepala Sekolah Lilis Suryani S.Pd
  2. Satuan Pendidikan Inovatif diraih oleh SDN Brang Biji dengan kepala sekolah Muhdar S.Pd
  3. Satuan Pendidikan Dedikatif diraih oleh TK Negeri 1 Utan dengan kepala sekolah Nurdianto, SPd.
  4. Satuan Pendidikan Inspiratif diraih oleh TKIT Taamasa dengan kepala sekolah dan Aryayu Enny Wahyu, Spd.gr.M.Minov.
  5. Dinas Pendidikan Inspiratif diraih oleh Dinas Dikbud Kab. Sumbawa diwakili Sutan Syahrir S.Sos

Kepala Dinas Dikbud Kab. Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Bidang GTK Sutan Syahril,S.Sos yg turut hadir pada acara ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Lembaga satuan Pendidikan yang berhasil mengharumkan nama daerah. Kegiatan ini menurutnya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan refleksi bagi seluruh satuan pendidikan di kabupaten Sumbawa.

Dihubungi terpisah Kepala Sekolah TKIT Taamaasa Aryayu Enny Wahyu, S.Pd.Gr., M.M.Inov. mengatakan Penghargaan ini perlu dilestarikan sebagai apresiasi bagi Satuan Pendidikan yang mampu memberikan hal-hal positif dan inspiratif bagi lembaga-lembaga pendidikan lainnya. (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 16:02:06 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin Hadiri Rapimnas dan Workshop Nasional ADKASI 2024 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-hadiri-rapimnas-dan-workshop-nasional-adkasi-2024 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-hadiri-rapimnas-dan-workshop-nasional-adkasi-2024 Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin Hadiri Rapimnas dan Workshop Nasional ADKASI 2024

Jakarta. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.MM.Inov menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Workshop Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Tahun 2024 di Jakarta, Kamis (12/12/2024) lali  Rapimnas tersebut merupakan wadah perjuangan dan pemersatu lembaga DPRD kabupaten seluruh Indonesia. 

"Tema yang diangkat pada agenda ini adalah Transisi Demokrasi Melahirkan Hasil Pileg, dan Pilpres 2024, DPRD Kabupaten menaruh harapan baru dalam membangun sinergitas di Daerah" ujar Nanang kepada Awak media.

Momentum Rapim dan workshop Adkasi tersebut, sangat penting, beberapa isu strategis nasional, tugas fungsi DPRD dalam memperkuat pembangunan dan lembaga dikaji secara signifikan. Termasuk arahan dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk turut membangun sinergi dalam membangun daerah bersama Kepala Daerah yang terpilih pada pemilihan umum serentak tahun ini" ujar Ketua DPRD Sumbawa dari Fraksi PKS , Kamis (12/11/2024). 

Nanang didampingi Sekretaris DPRD kabupaten Sumbawa Ir A Yani menghadiri Rapim Adkasi tersebut.

"Kami bersyukur bisa menghadiri Rapim Adkasi kali ini, karena banyak tambahan ilmu dan informasi yang diperlukan dalam mendukung kelancaran tugas dan fungsi legislatif. Kita juga mendapatkan bekal agar bagaimana turut mengawal dan mengawasi pelaksanaan pembangunan di daerah yang berkaitan dengan pendanaan bersumber dari APBD," kata Nanang.

Kemudian lanjutnya, permasalahan yang terjadi di daerah, memiliki persamaan maupun perbedaan kasus. Sehingga moment Rapim Adkasi, lanjut dia, menjadi wadah berbagi isu strategis, berbagi informasi dan solusi penanganan konflik. 

"Melalui Rapim Adkasi itu, penting adalah, bagaimana sikap pimpinan DPRD ke depannya, terkait isu-isu strategis dalam membangun Indonesia dari daerah," tutur Nanang

Demokrasi yang sehat membutuhkan keseimbangan antara kekuasaan eksekutif dan kekuasaan legislatif. Walaupun keduanya memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda, dalam menyelenggarakan kekuasaan nmkedua lembaga ini harus saling menguatkan.

Apa yang dilaksanakan oleh pemerintah sebagai lembaga eksekutif harus mendapatkan pengawasan dari DPRD sebagai lembaga legislatif. "Apalagi dalam menyelenggarakan kekuasaannya, lembaga eksekutif harus mengikuti apa yang diatur oleh Perda yang dibuat bersama DPRD" tutupnya  (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 15:50:00 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Adizul Syahabuddin Soroti Kesiapan Pemda Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-adizul-syahabuddin-soroti-kesiapan-pemda-sukseskan-program-makan-bergizi-gratis https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-adizul-syahabuddin-soroti-kesiapan-pemda-sukseskan-program-makan-bergizi-gratis Anggota DPRD Sumbawa Adizul Syahabuddin Soroti Kesiapan Pemda Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis 

Sumbawa.Amarmedia.co.id- Untuk mengatasi permasalah gizi anak-anak Indonesia khususnya di daerah, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan program perioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada awal Januari 2025 mendatang.

Guna mengetahui kesiapan pemerintah daerah kabupaten sumbawa dalam mensukseskan program presiden, Anggota DPRD Sumbawa, Adizul Syahabuddin, SP., M.Si menyoroti sejauh mana langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemda Sumbawa.

Menurut Adizul sapaan akrab Anggota Komisi 1 DPRD Sumbawa ini, Pemerintah Daerah melalui OPD tekhis harus telah mendapatkan informasi awal terkait rencana pemerintah pusat dalam mensukseskan program makan bergizi gratis bagi kelompok sasaran baik anak TK, SD, SMP maupun Ibu hamil dan lansia.

"Makan bergizi gratis ini rencananya akan direalisasikan pada awal Januari tahun 2025. Apakah Pemda Sumbawa sudah mendapatkan informasi bagaikan teknis dan lainnya apa belum ? Terus rapat koordinasi dengan DPRD maupun pihak terkait sudah dilakukan atau belum ? Informasi Ini perlu dilakukan oleh Pemda agar ketika program action, persiapan sudah ada," ujar Politisi PKS kepada media ini, Kamis (12/12/2024).

Tidak hanya itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumbawa ini juga ingin memastikan sejauh mana pemerintah daerah akan melibatkan masyarakat lokal terutama UMKM dalam mensukseskan makan bergizi gratis ini.

"Hajat program makan bergizi gratis presiden ini juga untuk menumbuhkan perekonomian di daerah dengan melibatkan masyarakat atau UMKM. Nah ini Pemda Sumbawa akan atau sudah merangkul UMKM apa gimana?," tegas Adizul.

Selain itu, Adizul juga menekankan bagaimana kesiapan Pemda dalam penyediaan bahan baku, bagaimana kecukupan gizi, higienitas atau kebersihan dan juga bagaimana pengelolaan limbah secara optimal.

"Program ini butuh perencanaan matang, tidak hanya ansal-ansalan sehingga kami DPRD dari sejak dini mengingatkan Pemerintah Daerah terkait program makan bergizi gratis ini," ungkapnya.

Legislator 3 Periode ini berharap dengan adanya program makan bergizi gratis ini akan berdampak terhadap pemberdayaan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga perputaran ekonomi kabupaten sumbawa semakin hidup dan lebih baik.

"Kami berharap, UMKM menjadi ujung tombak atau pelaku utama program MBG ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Daerah tahun anggaran 2025 di Istana Negara, Selasa lalu (10/12/2024). 

Pemerintah juga ingin terwujudnya program prioritas terhadap swasembada pangan dan swasembada energy, kemudian pendidikan, kesehatan dan program perlindungan sosial.

Besaran anggaran pendidikan mencapai angka Rp 724,3 Triliun. Untuk mewujudkan program kesehatan membutuhkan anggaran senilai Rp 218,5 triliun. Selanjutnya, anggaran untuk perlindungan social mencapai Rp 503,2 triliun, anggaran ketahanan pangan mencapai Rp 144,6 triliun.

Pemerintah juga mempunyai kegiatan prioritas yakni pemeriksaan kesehatan gratis dengan anggaran senilai Rp 3,2 triliun. Rp 20 triliun dipergunakan untuk anggaran renovasi sekolah, Rp 15 triliun dipergunakan untuk pembangunan lumbung pangan nasional dan daerah.

Lalu, untuk APBN 2025, alokasi dana transfer ke daerah mencapai Rp 919,9 triliun. Jumlah itu tetap menjadi arahan agar terjadi sinkronisasi dan sinergi khususnya antara belanja pemerintah pusat dan pemerintah daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan, pemerataan dan pelayanan public. (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 15:46:07 +0800 amr
Demi Pelayanan Adminduk Prima, Komisi I DPRD Sumbawa Kunjungan Ke Dinas Dukcapil Kota Surabaya https://amarmedia.co.id/demi-pelayanan-adminduk-prima-komisi-i-dprd-sumbawa-kunjungan-ke-dinas-dukcapil-kota-surabaya https://amarmedia.co.id/demi-pelayanan-adminduk-prima-komisi-i-dprd-sumbawa-kunjungan-ke-dinas-dukcapil-kota-surabaya Demi Pelayanan Adminduk Prima, Komisi I DPRD Sumbawa Kunjungan Ke Dinas Dukcapil Kota Surabaya 

Surabaya,Amarmedia.co.id - Guna mempelajari sistem operasi dan inovasi pelayanan Kependudukan yang prima,Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di kompleks Gedung Siola Mall Pelayanan Publik Kota Surabaya Senin 16 Desember 2024.

Rombongan dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. Hadir Ketua Komisi I Muhammad Faesal SAP.M.MInov bersama  Anggota DPRD Sumbawa. Rombongan diterima oleh Sekdis Capil Kota Surabaya Dian Eva Ronda bersama Kabid PDIP Ivan Wijaya dan Kabid Capil Gardena Citra.

"Kami memiliki tujuan utama untuk melakukan studi banding terkait implementasi sistem pelayanan administrasi kependudukan berbasis satu pintu kepada masyarakat. Surabaya, yang telah meraih prestasi nasional dalam hal kualitas pelayanan publik di bidang kependudukan, menjadi rujukan yang relevan bagi Sumbawa dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat baik sistem informasi maupun biaya" ucap Nanang.

Kemudian lanjutnya, Hasil yang diharapkan dari kunjungan ini adalah diperolehnya pemahaman yang komprehensif mengenai best practices dalam penerapan sistem satu pintu, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Informasi yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sumbawa.

Ditambah oleh Ketua Komisi I Muhammad Faesal SAP.M.M.Inov bahwa Kunjungan kerja ini sebagai upaya proaktif dari DPRD Kabupaten Sumbawa untuk mengadopsi inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan menjadikan Surabaya sebagai benchmark (tolak ukur) pelayanan yang tepat waktu dan apa kontribusi Pemerintah ke Dinas Capil dalam supporting anggaran.  

"Komisi I secara khusus tertarik untuk menggali informasi mengenai pemanfaatan teknologi informasi dalam optimalisasi pelayanan kependudukan apakah Pembuatan KTP, KIA bisa selesai dalam sehari" ucapnya.

Atas hal tersebut Sekretaris Dukcapil Kota Surabaya Dian Eva Ronda menjelaskan aspek-aspek teknis yang patut diperhatikan yakni bagaimana Surabaya merancang dan mengintegrasikan berbagai layanan kependudukan ke dalam satu platform digital.

"Standarisasi data adalah upaya Surabaya dalam memastikan kualitas dan akurasi data kependudukan untuk itu partisipasi masyarakat dilibatkan dalam proses penyampaian masukan dan pengaduan" jelasnya.

Dijelaskan bahwa ada beberapa inovasi Adminduk yang diyakini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah untuk mewujudkan administrasi kependudukan yang baik. Disdukcapil Kota Surabaya memiliki motto melayani dengan mudah, cepat santun dan sepenuh hati dengan misi memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang Prima dinamis dan humanis. untuk jam operasional mulai hari Senin sampai Kamis jam 07.30 sampai jam 16.00 kemudian hari jumat jam 07.30 masuk sampai jam 17.00. Hari Sabtu juga buka dari jam 8 pagi sampai jam 12.00 siang 

Ada beberapa inovasi pelayanan diantaranya adalah (KNG) atau Kelampid New Generation, kemudian ada PUNTADEWA yang ditingkat dari Pendataan Penduduk Non Permanen WNI, kemudian ada E-Sulai yaitu surat elektronik internal disdukcapil. 

Inovasi yang lain Takon Klampid atau Cek Status dari dokumen yang sedang diajukan. ada Kate Pay atau pembayaran menggunakan KIA. Ada layanan yang sangat menarik yaitu layanan Dou Lontong (lontong balap dan lontong Kupang) artinya layanan untuk Nikah isbat.

Kemudian inovasi lain Aco Eri (Application Center and Online of E Court Registration and integration). KALIMASADA atau kawasan lingkungan sadar adminduk. yang menarik juga ada JEBOL ANDUK artinya jemput bola layanan adminduk. hal yang juga sangat penting adalah Contak Center yaitu media dan layanan pengaduan adminduk. ada juga jempol sekti yaitu jemput pelayanan online by system elektronik kependudukan terintegrasi. inovasi lainnya juga adalah IKD for banking atau identitas kependudukan digital dan terakhir ada inovasi NASI IKAN atau layanan integrasi data kependudukan dan kependudukan. 

"Klampid New Generation melayani hampir semua permohonan adminduk yang berbasis web dan mobile app (android) ada fitur Komunikasi untuk mengurangi adanya kesalahan persyaratan dan otomatisasi proses verifikasi akun" jelas Dian.

Ditambahkan Kabid Capil Gardena Citra untuk Kete pay jelas dian KIA sebagai alat transaksi yang bekerjasama dengan Bank Jatim Bank Indonesia Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka membangun ekosistem ekonomi digital guna mendukung upaya mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran. " Waktu pelayanan Adminduk, untuk yang membutuhkan konfirmasi dari daerah asal di luar daerah Jawa Timur membutuh waktu untuk menyelesaikannya. Jadi tidak mesti harus selesai dalam sehari" ucap Gardena Citra  

Untuk program nikah isbat, juga ada menggunakan zoom meeting bagi yang memiliki kesibukan di luar daerah bahkan menjadi rutin digelar kegiatan  Resepsi nikah isbat  Akbar yang dibiayai oleh pendor.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi Edy Syaripuddin,  Sekretaris komisi Sri Wahyuni, Anggota DPRD Kaharuddin Z. Abron Ishak, A.Md.Marliaten H. Zainuddin Sirat, Andi Mappeleppui, ida Rahayu, S.AP,  Muhammad Tahir, S.H dan jajaran sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Tue, 17 Dec 2024 15:35:13 +0800 amr
Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Terkait Banjir Bandang di Sumbawa dan Dampaknya pada Distribusi Air Bersih https://amarmedia.co.id/ini-tanggapan-wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-terkait-banjir-bandang-di-sumbawa-dan-dampaknya-pada-distribusi-air-bersih https://amarmedia.co.id/ini-tanggapan-wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-terkait-banjir-bandang-di-sumbawa-dan-dampaknya-pada-distribusi-air-bersih Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Terkait Banjir Bandang di Sumbawa dan Dampaknya pada Distribusi Air Bersih

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Terhadap kejadian banjir bandang Jumat (6/12) di Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa yang mengakibatkan kerusakan pada pipa distribusi dan transmisi air bersih milik Perumdam Batulanteh Sumbawa. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn turut prihatin. "Kami turut prihatin, kerusakan ini menyebabkan terhentinya pasokan air bersih kepada masyarakat selama beberapa hari ke depan di sela perbaikan pipa oleh manajemen Perumdam Batulanteh " ujarnya. Rabu (11/12)

Dirinya berharap proses perbaikan dapat menjadi skala prioritas sambil mengupayakan pemenuhan kebutuhan air bersih melalui mobil tangki bagi lokasi lokasi yang tidak mendapatkan air.

"Saat ini memasuki musim penghujan, maka masyarakat dapat segera menampung air hujan tersebut sebagai sumber air bersih sehingga krisis air bersih dapat diatasi. Sebab masyarakat di wilayah terdampak akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci" jelasnya.

Dikatakannya, kekurangan air bersih dapat meningkatkan risiko penyakit yang terkait dengan sanitasi yang buruk dan juga kegiatan ekonomi masyarakat, terutama yang terkait dengan sektor rumah tangga dan UMKM, dapat terhambat.

Kejadian banjir bandang ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memperkuat infrastruktur untuk menghadapi bencana alam. "Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah, manajemen Perumdam Batulanteh, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mengatasi masalah yang timbul akibat bencana" pungkasnya.

 

Sementara itu, dikatakan oleh Direktur Perumdam Batulanteh H Abdul Hakim, untuk mengantisipasi kerusakan dan terputusnya pipa distribusi dan transmisi di Brang Dalap Marente itu, tim teknis dari Perumdam telah diturunkan mengambil langkah perbaikan.

Foto Direktur Perumdam Batulanteh H Abdul Hakim SE.

Pada hari Sabtu (7/12) sehari setelah kejadian, tim teknis Perumdam Batulanteh turun action lapangan untuk pembenahan pipa yang putus dengan melakukan pengelasan pipa transmisi intake Brang Dalap Marente.

Terkait perbaikan tersebut, ia menjelaskan, rencana perbaikan dijanjikan tuntas 3 – 5 hari ke depan, yang tentunya berdampak pada terhentinya pasokan air kepada masyarakat konsumen dalam beberapa hari mendatang.

Oleh karena itu, dirinya atas nama jajaran Perumdam Batulanteh Sumbawa menyampaikan permohonan maaf.(AM)

]]>
Wed, 11 Dec 2024 19:43:26 +0800 amr
Zulfikar Demitry: Penting Menjaga Keberlanjutan Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-penting-menjaga-keberlanjutan-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-penting-menjaga-keberlanjutan-pembangunan-daerah Zulfikar Demitry: Penting Menjaga Keberlanjutan Pembangunan Daerah 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH menyampaikan bahwa penting menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. "Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pemimpin saat ini, tetapi juga oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya" ujarnya di Sumbawa Rabu (11/12/2024)  

Kemudian lanjutnya, pembangunan daerah adalah proses yang berkelanjutan dan memerlukan estafet kepemimpinan yang baik. Setiap pemimpin memiliki peran penting dalam melanjutkan dan meningkatkan apa yang telah dicapai oleh pemimpin sebelumnya.

Mengingat akan terjadi pergantian kepemimpinan daerah Ikang akrab disapa menekankan bahwa momentum pergantian kepemimpinan adalah titik krusial. "Jika dimanfaatkan dengan baik, dapat menjadi awal dari babak baru pembangunan yang lebih baik. Namun, jika tidak, bisa menjadi titik balik yang negatif" jelasnya.

Untuk itu maka dibutuhkan perencanaan yang matang.Pemimpin selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dengan baik dan membuat perencanaan yang matang untuk program-program baru.

Ikang juga menekankan pentingnya do'a dan kesungguhan hati dalam membangun. "Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada upaya manusia, tetapi juga pada ridho Tuhan Yang Maha Esa" Imbuhnya.

Foto Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH bersama Bupati Sumbawa sebelumnya Drs. H Jamaluddin Malik dan Calon Bupati Sumbawa terpilih dengan suara terbanyak Ir. H. Syarafuddin Jarot 

Ikang mengundang semua pihak untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Setiap individu, baik itu pemerintah, swasta, maupun masyarakat, memiliki peran penting dalam mewujudkan kesejahteraan di Kabupaten Sumbawa. "Ayo Berbuat Baik!" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 11 Dec 2024 17:59:15 +0800 amr
Upaya Mitigasi Bencana, Anggota Komisi IV DPRD Sumbawa Konsultasi ke KSB https://amarmedia.co.id/upaya-mitigasi-bencana-anggota-komisi-iv-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-ksb https://amarmedia.co.id/upaya-mitigasi-bencana-anggota-komisi-iv-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-ksb Upaya Mitigasi Bencana, Anggota Komisi IV DPRD Sumbawa Konsultasi ke KSB 

Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Syamsul Hidayat, S.E., yang akrab dipanggil Dayat, melakukan kunjungan dinas ke Kabupaten Sumbawa Barat  Selasa (10/12/2024) untuk membahas upaya mitigasi bencana yang menjadi perhatian utama di kabupaten Sumbawa.

Kedatangan Dayat disambut hangat oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Sumbawa Barat, antara lain Agus, S.Pd., M.Si., Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumbawa Barat, Mujiburrahman, ST., Kepala Bagian Umum, dan Agusman, S.Pt., Kepala Bagian Pemerintahan. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah Sumbawa Barat dalam menghadapi potensi bencana alam, serta peluang kerja sama antara kedua kabupaten dalam rangka memperkuat mitigasi bencana.

"Mitigasi bencana adalah hal yang sangat penting untuk mengurangi dampak bencana bagi masyarakat. Dalam kunjungan ini, saya ingin menggali lebih dalam mengenai kebijakan dan program yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat serta mendiskusikan langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana," ujar Dayat usai pertemuan.

Agus, Kepala Brida Kabupaten Sumbawa Barat, dalam kesempatan tersebut menjelaskan tentang berbagai inovasi dan riset yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung upaya mitigasi bencana. Sementara itu, Mujiburrahman, Kepala Bagian Umum, menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai instansi di Pemkab Sumbawa Barat agar program mitigasi dapat berjalan dengan optimal.

Agusman, Kepala Bagian Pemerintahan, juga menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintahan dan masyarakat untuk menciptakan budaya kesiapsiagaan bencana di kalangan warga. Ia berharap dengan adanya dukungan dari DPRD Kabupaten Sumbawa, pengalokasian anggaran untuk program mitigasi bencana dapat lebih ditingkatkan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dalam rangka menciptakan kesiapsiagaan yang lebih baik di wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat. Sebagai anggota DPRD, Dayat berharap dapat mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada upaya mitigasi bencana di Kabupaten Sumbawa, dengan memprioritaskan anggaran dan program-program yang lebih terarah. (AM)

]]>
Tue, 10 Dec 2024 19:39:59 +0800 amr
Komisi II DPRD Dukung Pengembangan TPI dan Wisata Bahari Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-dukung-pengembangan-tpi-dan-wisata-bahari-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-dukung-pengembangan-tpi-dan-wisata-bahari-pulau-bungin Komisi II DPRD Dukung Pengembangan TPI dan Wisata Bahari Pulau Bungin

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa  Ida Rahayu SAP, Andi Mappeleppui dan Kaharuddin Z berkunjung ke Desa Pulau Bungin Senin 10 Desember 2024. Secara khusus meninjau TPI (Tempat Pelelangan Ikan) dan warung terapung di Pulau Bungin. 

Kepada wartawan, Anggota Komisi II Ida Rahayu menyampaikan bahwa DPRD memiliki attensi terhadap sektor perikanan dan pariwisata di daerah Sumbawa sebagai mana harapan masyarakat. "Warga Pulau Bungin berharap kunjungan ini akan berdampak positif pada pengembangan perekonomian mereka. Mereka mengharapkan peningkatan fasilitas TPI, pengembangan produk perikanan, atau dukungan untuk pariwisata" ujarnya.

Dihubungi terpisah Kepala Desa Pulau Bungin Jaelani, mengatakan bahwa harapan warga agar potensi perekonomian masyarakat dapat di sentuh dan dikembangkan. " Disini 99 persen adalah nelayan, sementara kekurangan di Pulau Bungin tempat penampungan ikan sangat terbatas. Baru baru ini kami mendapatkan kunjungan dari Anggota DPR RI dan kami sudah menyampaikan permintaan warga agar ada pengembangan TPI terbesar di Sumbawa. Kami berkaca dengan Lombok dengan keberadaan TPI terbesar dapat meningkatkan nilai jual ikan sehingga masyarakat tidak jauh membeli ikan. Kami berharap juga Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dapat mensupport pembangunan di Desa termasuk penempatan SPBU dan pembangunan TPI terbesar di Kabupaten Sumbawa. Mimpi kami ada TPI yang modern dan lengkap kalau bisa menjadi pusat pelelangan ikan terbesar di Kabupaten Sumbawa " ujarnya. 

Kemudian lanjut Jaelani, potensi Pengembangan Pulau Bungin sangat banyak diantaranya Ekowisata, pemberdayaan nelayan, maupun produk unggulan perikanan. "Pulau Bungin memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata. Dengan keindahan alam bawah lautnya, keberadaan warung terapung, dan kearifan lokal masyarakat nelayan, pulau ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan" terangnya.

Dikatakannya, pengembangan TPI yang modern dapat meningkatkan pendapatan nelayan. Fasilitas yang memadai akan membantu mereka dalam mengolah dan memasarkan hasil tangkapan. Pulau Bungin bisa mengembangkan produk-produk unggulan berbasis perikanan, seperti kerupuk ikan, abon ikan, atau olahan seafood lainnya. (AM)

]]>
Tue, 10 Dec 2024 17:24:48 +0800 amr
Ketua Komisi IV DPRD M. Takdir Minta Ijin Operasi Kapal Penyeberangan di Awasi Kelayakannya https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iv-dprd-m-takdir-minta-ijin-operasi-kapal-penyeberangan-di-awasi-kelayakannya https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-iv-dprd-m-takdir-minta-ijin-operasi-kapal-penyeberangan-di-awasi-kelayakannya Ketua Komisi IV DPRD M. Takdir Minta Ijin Operasi Kapal Penyeberangan di Awasi Kelayakannya

Foto : Bagian dari Kapal Mutiara Alas 3 rute Poto Tano -Kayangan yang ditumpangi Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa  Senin 9 Desember 2024.

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir SE. M..Inov menyampaikan bahwa Kapal Mutiara Alas 3 rute Poto Tano Kayangan yang ditumpanginya mengalami overheat (kelebihan panas) mesin sebelah kiri dan hampir 6 jam masih berada di tengah laut dalam kondisi diam di tempat Senin (09/12/2024) malam.

Menurut M Takdir yang juga Ketua DPD PKS Sumbawa ini, kondisi cuaca baik atau tidak terlalu berat, namun hingga saat ini kapal yang ditumpanginya belum ada kepastian bisa nyandar atau tidak.

“Kondisi cuaca tidak terlalu berat. Kami sudah hampir 6 jam berada di tengah laut, kondisi kapal Mutiara Alas 3 rute Poto Tano Kayangan ini diam ditempat dan sudah beberapa kapal lain yang melewati kapal yang kami tumpangi. Ini bisa dibayangkan bila kondisi cuaca buruk dan mesin mati sebelah, kita bisa terseret entah kemana,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, M Takdir berharap ada solusi dari darat, mungkin dengan melakukan peralihan penumpang ke kapal lainnya. Ia juga menyinggung kondisi kapal yang sudah terlalu tua namun masih diberikan ijin operasi.

“Kapal ini kayaknya sudah terlalu tua untuk diberikan ijin operasi, dan ini penting menjadi perhatian kita terkait ijin operasional kapal yang sudah tidak layak ini. Semoga semuanya baik-baik saja dan bantuan solusi dari darat segera datang,” harapnya.

Kedepannya Ketua Komisi IV DPRD ini meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTB yang memiliki kewenangan untuk mengecek dan mengupdate status dan kondisi fisik Kapal Penyeberangan Poto Tano -Kayangan " bagi kapal yang sudah tua dan tidak layak hendaknya jangan dikeluarkan lagi izin operasionalnya" pungkasnya.

Beberapa jam kemudian Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kayangan mengkonfirmasi bahwa kapal Mutiara Alas 3 akhirnya berhasil merapat di dermaga kayangan. "Kapal mutiara Alas 3 sudah Sandar memang terjadi kelambatan hingga 5 jam lebih ungkap Didi perwakilan dari BPTD Kayangan. Dia juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca di sekitar jalur pelayaran memang kurang baik. "Kami masih menunggu laporan lengkap dari pihak kapal terkait dengan insiden ini. Kami mohon maaf kepada seluruh penumpang yang menyebabkan ketidaknyamanan yang terjadi" ujarnya.

Kejadian ini menyoroti bahwa pentingnya pengawasan yang ketat terhadap kondisi kapal penumpang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang di masa mendatang (AM)

]]>
Mon, 09 Dec 2024 23:53:52 +0800 amr
Wakil ketua DPRD Zulfikar Demitry Ucapakan Selamat Wisuda STIKES Griya Husada. Sentra Nakes Berkualitas https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-ucapakan-selamat-wisuda-stikes-griya-husada-sentra-nakes-berkualitas https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-ucapakan-selamat-wisuda-stikes-griya-husada-sentra-nakes-berkualitas Wakil ketua DPRD Zulfikar Demitry Ucapakan Selamat Wisuda STIKES Griya Husada. Sentra Nakes Berkualitas

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH menghadiri acara Wisuda bersama Anggota DPRD lainnya, Ida Rahayu SAP, Syamsul Hidayat SE. Kepala LL Dikti wilayah XIII Denpasar, dan kepala OPD Senin 9 Desember 2024.

Acara wisuda yang berlangsung di Gedung Serba Guna Pantai Baru ini menjadi momen bersejarah bagi para calon tenaga kesehatan profesional. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan ucapan selamat dan dukungan penuh terhadap para wisudawan/wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya

"Selamat kepada seluruh wisudawan/wisudawati STIKES Griya Husada Sumbawa! Hari ini, para calon tenaga kesehatan profesional telah resmi dilantik. Semoga ilmu yang telah didapatkan dapat bermanfaat bagi masyarakat" ucapnya.

Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara wisuda STIKES Griya Husada Sumbawa. Para wisudawan/wisudawati, keluarga, dan para tamu undangan turut merayakan pencapaian luar biasa ini.

 

Dalam Wisuda program D3 Kebidanan, S1 Keperawatan dan S1 Kesehatan Masyarakat yang ke VI Stikes Griya Husada, hadir Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah meminta para lulusan ambil peran hadapi berbagai tantangan dunia kesehatan

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan peran penting para lulusan Stikes Griya Husada dalam mendukung upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sumbawa. Ia menyoroti berbagai tantangan kesehatan yang masih dihadapi, seperti stunting, penyakit tidak menular, dan penyakit menular lainnya. Dalam hal ini, para lulusan diharapkan menjadi ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat, memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, dan mendorong pencegahan serta penanganan berbagai penyakit tersebut.

Kepada para wisudawan, Bupati berpesan bahwa gelar yang diraih hari ini adalah awal dari perjalanan baru. Wisudawan adalah garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten. Ilmu yang telah kalian dapatkan harus mampu memberikan manfaat besar bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, Bupati juga memberikan penghargaan kepada para dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh civitas akademika Stikes Griya Husada Sumbawa atas dedikasi mereka dalam mendidik mahasiswa. 

Sementara itu, Ketua Stikes Griya Husada Sumbawa, Rusmayadi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian institusi yang dipimpinnya dalam usianya yang ke-8 tahun ini. Lembaga bersyukur, di usia yang masih muda, Stikes Griya Husada dapat terus mencetak lulusan yang kompeten di bidang kesehatan. "Tahun ini, kami dengan bangga mewisuda 98 mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Ini adalah bukti nyata dedikasi bersama dari civitas akademika, dukungan orang tua, dan kerja keras mahasiswa,” ungkap Rusmayadi.

Rusmayadi juga menegaskan komitmen Stikes Griya Husada untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), baik dari tenaga pendidik maupun staf, serta penyediaan fasilitas kampus yang semakin memadai. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, sehingga Stikes Griya Husada dapat menjadi institusi yang mampu mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusmayadi memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Sumbawa atas dukungannya dalam pelaksanaan pendidikan di Stikes Griya Husada. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Sumbawa dan DPRD yang selama ini memberikan dukungan luar biasa bagi keberlangsungan pendidikan di kampus kami. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus maju dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 09 Dec 2024 19:30:20 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Ucapkan Selamat atas Prestasi Atlet Sumbawa di Merumata Half Marathon 2024 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-ucapkan-selamat-atas-prestasi-atlet-sumbawa-di-merumata-half-marathon-2024 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-ucapkan-selamat-atas-prestasi-atlet-sumbawa-di-merumata-half-marathon-2024 Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Ucapkan Selamat atas Prestasi Atlet Sumbawa di Merumata Half Marathon 2024 

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Event Merumata half marathon 2024 yang digelar di kawasan Senggigi Lombok Barat Minggu (08/12/2024) sukses. Tiga atlet atletik asal Kabupaten Sumbawa berhasil menjadi yang tercepat pada event yang digelar secara nasional setiap tahun ini. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn turut memberikan apresiasi kepada para Atlet yang meraih prestasi gemilang dalam ajang Senggigi Marathon 2024.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Suandi dan rekan-rekannya yang telah berjuang keras untuk membawa nama baik Sumbawa. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Gitta Senin 9 Desember 2024.

Gitta juga menyampaikan harapannya agar prestasi ini mampu memotivasi generasi muda Sumbawa lainnya untuk terus berlatih dan giat mengikuti berbagai event olahraga regional maupun nasional.

“Semoga keberhasilan atlet atletik Sumbawa menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumbawa agar tetap bergenerasi dan tidak hilang. Saya berharap anak-anak muda Sumbawa dapat mengikuti jejak mereka sehingga prestasi di cabang olahraga ini terus ada dan tidak terhenti di tengah jalan,” tambah Gitta yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan ini.

Gitta menegaskan bahwa DPRD Sumbawa akan terus memberikan dukungan penuh kepada KONI Sumbawa dan para atlet yang berprestasi, baik dalam bentuk penganggaran, untuk pembinaan, penghargaan, maupun fasilitas latihan.

“Kami siap memberikan support agar mereka dapat terus mengukir prestasi, tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

Diketahui bahwa Suwandi, atlet dari Club lari One Rush Sumbawa berhasil menjadi yang tercepat pada lari 21 km tersebut. Catatan waktunya hanya 1 jam 14,1 menit. Suwandi adalah atlet andalan Sumbawa dan NTB di nomor halfmarathon dan marathon. Bahkan di tahun 2025 mendatang, dia terpilih menjadi satu-satunya pelari dari NTB yang akan ikut berlarih pada event marathon 42 KM di Boston-Amerika Serikat.

Foto Atlet Atletik Sumbawa saat menerima hadiah juara di event merumata Half Marathon 2024

Berada di posisi kedua juga dengan catatan waktu 1 jam 14 menit diraih Muhammad Iqro Syaputra. Pelari muda asal Labuan Sumbawa yang kini fokus berlatih di Mataram itu hanya terpaut waktu 1 detik dengan Suwandi selaku seniornya. Iqro adalah pelari andalan NTB yang diproyeksikan bisa berprestasi di PON yang akan digelar di NTB 2028 mendatang. Sementara posisi ketiga diraih Sardianus Sanam, pelari asal NTT yang merupakan atlet PON.

Untuk kategori half marathon nasional putri, atlet asal Sumbawa lainnya yang juga tergabung dalam club lari one rush Sumbawa, Bautriani juga berhasil juara.

Siswa SMPN 1 Labuan Sumbawa berhasil meraih podium kedua. Dia mengalahkan beberapa atlet putri senior lainnya. Bukan hanya yang dari NTB. Namun juga dari beberapa kota besar di Indonesia.

Pelatih club ona rush yang kini membina para atlet pelajar ini menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang selama ini terus mendukung dan mensupportnya. Termasuk keberadaan club one rush di Sumbawa.

Dia berharap ke depan Kabupaten Sumbawa khususnya bisa terus melahirkan para atlet lari berprestasi. Sehingga terus mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa. Bukan hanya di tingkat regional, namun juga nasional hingga internasional.

Prestasi yang diraih di Senggigi Marathon 2024 menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi para atlet Sumbawa, sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi olahraga di daerah ini. (AM)

]]>
Mon, 09 Dec 2024 11:16:24 +0800 amr
Zulfikar Demitry Ingatkan Bahaya Narkoba dan HIV AIDS di Sumbawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-ingatkan-bahaya-narkoba-dan-hiv-aids-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-ingatkan-bahaya-narkoba-dan-hiv-aids-di-sumbawa Zulfikar Demitry Ingatkan Bahaya Narkoba dan HIV AIDS di Sumbawa

Sumbawa. Amarmedia.co.id- Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH.MH., mengingatkan bahaya Narkoba dan HIV AIDS di Kabupaten Sumbawa. (Jumat 6/12/2024) 

"Dalam Minggu ini ada banyak kegiatan yang kami lakukan diantaranya menghadiri dan turut serta dalam Pemusnahan Barang Bukti Narkoba bersama Kejaksaan Negeri Sumbawa, Dandim Sumbawa, Pemda Sumbawa dan Pengadilan Negeri Sumbawa sebanyak 297 gram Sabu senilai setengah milyar yang digunakan sebagai bukti dalam kasus tindak pidana narkoba, di halaman kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa Rabu pagi (4/12)  yang lalu" ceritanya. 

Foto Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Forkopimda Sumbawa memusnahkan barang bukti narkoba, miras yang telah berstatus hukum tetap  (4/12)

DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Polri dan Kejaksaan. "Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. proses pemusnahan barang bukti menjadi lebih transparan dan akuntabel. Masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa barang bukti yang telah disita benar-benar dimusnahkan dan tidak disalahgunakan" ujarnya.

Kemudian dijelaskan, Pemusnahan barang bukti secara terbuka diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku tindak pidana narkoba dan mencegah peredaran narkoba di masyarakat.

 

Dirinya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya peran serta semua pihak dalam memberantasnya.kita dapat melindungi anak-anak dan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka

Sementara itu dalam keterangannya, Kejari Sumbawa Hendi Arifin SH menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini untuk perkara periode 15 April 2024 hingga 04 Desember 2024 yang terberstatus hukum tetap (incrah). Meskipun sejumlah kasus yang diproses beragam, narkotika tetap menjadi kasus yang mendominasi. Kajari Sumbawa secara konsisten mensosialisasikan bahaya narkoba dalam setiap kegiatan dengan masyarakat. Narkoba itu berbahaya dan dilarang, karena itu jauhi narkoba, itu barang haram. BB dari perkara tersebut diantaranya, senjata Tajam sebanyak 15 buah, senjata Api sebanyak 2 buah, pakaian sebanyak 11 helai, obat tramadol sebanyak 155 strip atau 1.550 butir, handphone sebanyak 19 unit, ganja seberat : 5 gram, sabu - sabu seberat : 297,99 gram yang nilainya ditaksir hampir setengah miliar rupiah, miras sebanyak : 120 Botol

Foto Rapat Kerja Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa bersama Pemda Sumbawa terkait mitigasi bencana (6/12)

Demikian pula kasus HIV AIDS tambah Ikang juga terjadi. Jumat siang dalam hearing mitigasi bencana juga diberikan penjelasan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa tentang HIV AIDS ini sudah ada di Kabupaten Sumbawa. " Data dari Dinas kesehatan ada ratusan orang yang berobat ke RSMA, RSUP, Puskesmas dan daerah lain, rata - rata laki - laki. Ini menjadi attensi kita untuk mengatasi bersama. Ini berbahaya dan buruk sekali, harus kita basmi keburukan ini dan luar biasa kalau kita memberikan ruang. Segera kita sikapi terutama di dunia pendidikan harus menjadi perhatian" pungkasnya.(AM)

]]>
Sat, 07 Dec 2024 07:37:11 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry: Mitigasi Bencana Untuk Memberi Rasa Aman Warga https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-mitigasi-bencana-untuk-memberi-rasa-aman-warga https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitry-mitigasi-bencana-untuk-memberi-rasa-aman-warga Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry: Mitigasi Bencana Untuk Memberi Rasa Aman Warga.

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH.MH., memimpin hearing terkait Mitigasi Bencana, Jumat 6 Desember 2024. Hadir Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, SE,M.M.Inov, Syamsul Hidayat,  SE., Syukri, HS,A.Ma dan Sri Hastuti dan Staf Ahli DPRD. Dari Pemda Sumbawa hadir Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Junaidi S.Si.M.Si APt, KALAK BPBD Kabupaten Sumbawa M.Nurhidayat, Dinas Sosial Sumariawan dan Tagana Dinas Sosial Dedi Susanto. SPdI 

Disampaikan Ikang akrabnya, menurut UU 24 Tahun 2007, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. "Bisa dikatakan, mitigasi bencana adalah segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan usai suatu bencana terjadi" jelasnya.

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa mitigasi bencana sangat penting. "Meskipun secara supporting kita terkendala, Kami ingin sekali memberi rasa aman pada warga kita, ketersediaan sembako dan lainnya dan tindakan kesehatan dalam menangani penyakit yang timbul akibat bencana. Kedepannya ruang komunikasi dan koordinasi kita maksimalkan" ujar Ikang.

Dikatakan Ikang. kemudahan masyarakat menghubungi Pemerintah Daerah dan juga DPRD harus dapat diwujudkan. "Seperti kejadian banjir di Serading kemarin dan tampar biru.Kami mendapat informasi langsung dari masyarakat. Kita harus siap-siap,memastikan pertolongan pertama ketersediaan kebutuhan dasar dan utama pasca bencana" tandasnya.

Ditambahkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Syamsul Hidayat bahwa ketersediaan anggaran operasional di KALAK BPBD Sumbawa harus standby dan tersedia cukup. "Apakah kemarin sudah dimasukkan dalam asisitensi TAPD terkait pengadaan tangki dan mobil operasional melalui Anggaran 2025. Karena Kerja-kerja KALAK BPBD Sumbawa luar biasa. Membutuhkan armada yang mumpuni. Demikian juga perlu tingkatkan sosialiasi kepada masyarakat harus sering dilakukan dan sampaikan diawal dengan menggunakan mobil informasi" tandasnya.

Atas hal tersebut KALAK BPBD Sumbawa M.Nurhidayat menjelaskan bahwa Sumbawa menjadi jalur logistik pusat dan provinsi dan terkait mobil tangki sudah masuk dalam catatan khusus di usulan APBD Tahun 2025 semoga di ACC"tandasnya. (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 21:33:55 +0800 amr
Bansos KUBE FM Pokir DPRD Sumbawa Segera Dicairkan Minggu kedua Bulan Desember https://amarmedia.co.id/bansos-kube-fm-pokir-dprd-sumbawa-segera-dicairkan-minggu-kedua-bulan-desember https://amarmedia.co.id/bansos-kube-fm-pokir-dprd-sumbawa-segera-dicairkan-minggu-kedua-bulan-desember Bansos KUBE FM Pokir DPRD Segera Dicairkan Minggu kedua Bulan Desember 

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima Bantuan Sosial (Bansos) Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin (KUBe FM).

Bantuan itu berasal dari dana pokir Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Verifikasi dan validasi ini dilakukan secara marathon. Hingga hari ini sudah 69 kelompok yang sudah terverifikasi.

“Insyaa Allah minggu kedua Bulan Desember sudah bisa disalurkan,” kata Kadis Sosial Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Syarifah S.Sos., M.Si, Kamis (5/12/24).

Disebutkannya, total anggaran Bansos yang akan disalurkan ini mencapai Rp 3,4 Milyar. Bantuannya untuk masing-masing kelompok bervariasi mulai dari Rp. 10 juta hingga Rp 80 juta, dengan jumlah anggota perkelompok berkisar 5--21 orang.

Dana pokir ini berasal dari anggota DPRD Sumbawa yaitu Abdul Rafiq SH, Ida Rahayu S.Adm, Ahdar, Drs. H. Mohamad Ansori, Ridwan, Edy Syahriansyah dan  Adizul Sahabuddin.

Diakui Syarifah, penyaluran Bansos ini sempat ditunda. Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam No. 800.1.12.4/5814/SJ tertanggal 13 November 2024 tentang Penundaan Penyaluran Bantuan Sosial, yang ditujukan kepada Gubernur, Pj. Gubernur, Bupati/Walikota dan Pj. Bupati/Walikota di seluruh Indonesia.

Salah satu poin dari surat edaran ini berbunyi “penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD atau sumber anggaran lainnya ditunda hingga setelah hari pemungutan suara, 27 November 2024, karena berpotensi sebagai alat politik sesuai kesepakatan rapat dengan Komisi II DPR RI tanggal 12 November 2024. (AM/Jen)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 20:39:42 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Hearing Mitigasi Bencana dengan Pemda dan Tagana https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-hearing-mitigasi-bencana-dengan-pemda-dan-tagana https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-hearing-mitigasi-bencana-dengan-pemda-dan-tagana Komisi IV DPRD Sumbawa Hearing Mitigasi Bencana dengan Pemda dan Tagana 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa membahas mitigasi bencana, kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan potensi bencana yang mungkin terjadi. Jumat 6 Desember 2024 di ruang kerja Komisi IV.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry SH MH.Hadir Ketua dan Anggota Komisi IV, Muhammad Takdir, SE,M.M.Inov, Syamsul Hidayat,SE Syukri,HS ,A.Ma dan Sri Hastuti. Dari Pemda hadir Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Junaidi S.Si.M.Si APt, dan jajaran, KALAK BPBD Kabupaten Sumbawa M.Nurhidayat, Dinas Sosial Sumariawan dan Tagana Dinas Sosial Dedi Susanto. 

Dikatakan Ikang Akrab Waka III DPRD Sumbawa, berkaitan dengan kondisi memasuki musim hujan perlu memastikan kesiapan jaga - jaga pada wilayah kebencanaan. "Apakah sudah diinformasikan pada masyarakat Ketersediaan posko bencana terutama yang rawan bencana. Pada hari Rabu lalu masyarakat Pungkit dan Lito menyampaikan hal yang sama dampak bencana" ujarnya.

Kemudian lanjutnya pelaksanaan mitigasi bencana perlu dilaksanakan secara efektif dan efesien. Apakah anggarannya tersedia, apakah langkah antisipasi untuk mengatasi. Maka perlu dipastikan semua wilayah rawan bencana memiliki posko yang memadai beserta relawan atau Taruna Siaga Bencana (Tagana) Relawan memiliki peran penting dalam penyampaian informasi dan penanganan bencana, namun perlu ditingkatkan koordinasinya. 

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir. mempertanyakan bagaimana mengatasi bencana dan upaya yang dilakukan sebelum bencana. "Cakupan tugas KALAK BPBD Sumbawa sangat banyak dan luas, maka tentunya ada program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Kami memberikan attensi serius terkait kesiapan kita dalam menghadapi musim hujan wanti wanti pula dampak besar dari tambang ilegal seperti yang dialami oleh Masyarakat Pungkit" tuturnya.

Atas hal tersebut KALAK BPBD Sumbawa M . Nurhidayat menjelaskan bahwa sebelum memasuki musim hujan bencana kekeringan terjadi dari Pantai utara dan Pantai Selatan dan Pertigaan Tano sampai Tarano. Untuk mengatasi hal tersebut BPBD melaksanakan kontrak dalam pengadaan air bersih seperti Lape sebanyak 5 tangki, Alas 5 tengki dan juga di Sumbawa. 

Terkait Informasi tentang mitigasi, dalam setiap desa ada taruna siaga bencana dan juga relawan bencana yang jumlahnya paling banyak. "Relawan bencana saat musim Covid 19 mereka yang banyak memberikan informasi dan kami sampaikan melalui relawan TRC menyampaikan informasi cepat pada Masyarakat di desa dan belum semua desa ada. Demikian pula ada informasi dari BMKG masuk di OPD, Masuk juga ke WhatsApp Group dan di sebar ke relawan" urainya.

Meskipun demikian Hidayat mengakui tengah kesulitan dalam mengatasi bencana di daerah sulit karena tidak punya mobil yang mumpuni (mobil 4x4) Mobil itu bisa membawa logistik ke Lokasi atau Posko darurat.  Dirinya berharap dapat diadakan armada yang mumpuni untuk penanganan bencana.

Anggota Komisi IV lainnya Syukri, HS,A.Ma menekankan pentingnya tindakan tanggap darurat dan pemberian informasi pada masyarakat pada pra bencana. "Dalam berkomunikasi libatkan desa dan camat biar masiv untuk mencegah dampak yang lebih besar" tandasnya.

Ditambahkan Syamsul Hidayat,SE bahwa kerja-kerja KALAK BPBD Sumbawa luar biasa."Tingkatkan sosialiasi ditengah masyarakat. Hal ini harus sering dilakukan dan sampaikan diawal musim hujan dengan menggunakan mobil informasi pada Masyarakat" sebutnya.

Di akhir pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan bahwa upaya mitigasi bencana di Kabupaten Sumbawa perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, meningkatkan kapasitas SDM dan relawan diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat lebih siap menghadapi bencana alam (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 20:18:34 +0800 amr
Rahasia Pengawasan Ala DPRD KSB, Komisi IV DPRD Sumbawa Lakukan Konsultasi https://amarmedia.co.id/rahasia-pengawasan-ala-dprd-ksb-komisi-iv-dprd-sumbawa-lakukan-konsultasi https://amarmedia.co.id/rahasia-pengawasan-ala-dprd-ksb-komisi-iv-dprd-sumbawa-lakukan-konsultasi Rahasia Pengawasan Ala DPRD KSB, Komisi IV DPRD Sumbawa Lakukan Konsultasi 

Taliwang. Amarmedia.co.id -Salah satu tugas pokok dan fungsi DPRD adalah pengawasan. untuk memperdalam tupoksi tersebut, Ketua Komisi IV dan Anggota melaksanakan konsultasi ke kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Barat pada 4 Desember 2024. 

Hadir dalam pertemuan tersebut Muhammad Takdir SE, M.M.Inov. Syamsul Hidayat SE dan M Taufik. Rombongan diterima oleh sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Ir. irhas R Rayes M.Si.

Jelaskan oleh Sekretaris DPRD KSB, bahwa DPRD memiliki kewenangan utama dalam mengawasi pelaksanaan APBD melalui fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan

"DPRD kabupaten Sumbawa Barat menekankan pentingnya penyelarasan anggaran dengan kebutuhan prioritas masyarakat.l" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, DPRD Kabupaten Sumbawa Barat melakukan beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengoptimalkan pengawasan anggaran yaitu pertama peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pembekalan kepada anggota DPRD untuk meningkatkan pemahaman teknis terkait anggaran.

kedua kolaborasi dengan BPK. yakni melakukan konsultasi dan Sinergi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi NTB dalam membantu pelaksanaan anggara.

Ketiga peningkatan partisipasi publik yaitu dengan melibatkan masyarakat dan LSM dalam proses pengawasan guna menciptakan transparansi dan keempat digitallisasi pengawasan melalui upaya mendorong penggunaan teknologi informasi untuk memantau penyerapan anggaran secara real time. (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 14:20:26 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa, Zohran SH Terpilih Sebagai Ketua IKA SMANDA Gantikan Adi Pranajaya https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-zohran-sh-terpilih-sebagai-ketua-ika-smanda-gantikan-adi-pranajaya https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-zohran-sh-terpilih-sebagai-ketua-ika-smanda-gantikan-adi-pranajaya Anggota DPRD Sumbawa, Zohran SH Terpilih Sebagai Ketua IKA SMANDA Gantikan Adi Pranajaya

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMANDA (SMA Negeri 2 Sumbawa Besar) masa bhakti 2024-2029. Orek—sapaannya, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah IKA SMANDA yang berlangsung di kediaman Hj. Farida Ariani di wilayah Olat Rarang, Desa Labuhan Sumbawa, Kamis (5/12/24) sore. 

Orek , akan memimpin organisasi yang beranggotakan ribuan alumni Angkatan 1980 hingga 2024..Orek menggantikan Adi Pranajaya yang telah menjabat selama dua periode. Selama masa kepemimpinan Adi Pranajaya, alumni SMA Negeri 2 Sumbawa Besar berhasil melakukan berbagai kontribusi nyata, termasuk pembangunan masjid sekolah berlantai dua yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Zohran Orek menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk melanjutkan berbagai program yang telah dicanangkan oleh kepengurusan sebelumnya. "Saya berharap bisa terus mempererat tali silaturrahmi antar alumni dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sekolah kita, di samping dapat berperan lebih aktif dalam mendukung perkembangan pendidikan di Sumbawa,” ujar Orek yang merupakan alumni angkatan 1987 ini.

Sementara Adi Pranajaya menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang telah bersama mengawal program atau kegiatan IKA SMAN 2 Sumbawa Besar sepanjang selama masa jabatannya mulai 2015-2019 berlanjut 2019-2024. Kesuksesan semua program kegiatan yang dijalankan ungkap Adi, benar-benar karena kerja hebat teman-teman yang didasari semangat dan rasa kekeluargaan yang dalam. 

“Saya menyampaikan permohonan mohon maaf bila dalam waktu sekian lama (2015-2024) terdapat banyak khilaf baik ucapan ataupun tindakan,” ucap Sutradara Nasional ini. 

Ia berharap semua alumni dapat mendukung kepemimpinan Zohran Orek agar keberadaan IKA SMAN 2 Sumbawa Besar dengan program-programnya tetap memberi manfaat bagi banyak orang. Sekaligus mampu mewarisi jejak langkah hebat dan menginspirasi bagi adik-adik alumni berikutnya. 

Deni Wardana—salah seorang alumni menyampaikan harapan dengan terpilihnya Zohran Orek menjadikan SMANDA lebih baik lagi dan amanah. “Kami siap membantu kapanpun dibutuhkan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 12:00:56 +0800 amr
Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis, Komisi II Konsultasi ke Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/konsolidasi-program-makan-bergizi-gratis-komisi-ii-konsultasi-ke-dinas-ketahanan-pangan-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/konsolidasi-program-makan-bergizi-gratis-komisi-ii-konsultasi-ke-dinas-ketahanan-pangan-provinsi-ntb Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis, Komisi II Konsultasi ke Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB 

Mataram. Amarmedia.co.id - Anggota Komisi 2 DPRD kabupaten Sumbawa  Ridwan SP.M.Si dan Ida Rahayu SAP melaksanakan konsultasi ke Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB di Mataram terkait dengan Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak sekolah guna memenuhi gizi dan nutrisi yang baik. (4 Desember 2024). Keduanya diterima oleh Kabid Ketersediaan dan Penanganan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB H. Tunggul Wiyatno .S.Hut M.P.

Dikatakan oleh Ida Rahayu bahwa kedatangannya bersama anggota Komisi 2 untuk mengkonsultasikan alur pengorganisasian dan skema dari program makan bergizi gratis yang juga akan menyasar anak-anak sekolah di Kabupaten Sumbawa. 

Atas hal tersebut H Tunggul menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu Dinas Ketahanan Pangan NTB hadir pada Rapat Koordinasi terkait pelaksanaan kegiatan pemberian makanan bergizi sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional. 

"Rapat koordinasi dipimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi Setda Provinsi NTB dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kepala Biro Perekonomian Setda NTB" jelasnya.

Rapat tersebut menghasilkan pembagian tugas strategis antar organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat. Dinas Perindustrian ditugaskan untuk menginventarisasi UMKM binaan yang akan menyiapkan bahan makanan pokok, sementara Dinas Perikanan bertanggung jawab mengidentifikasi kelompok nelayan dan hasil tangkapan ikan yang akan menjadi menu utama. Dinas Koperasi diminta memastikan keberlanjutan BUMDes dan koperasi yang sehat untuk penyediaan bahan pokok, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan akan mengamankan ketersediaan beras melalui Bulog jika terjadi kendala pada rantai pasok.

Dinas Perdagangan memiliki peran menjaga stabilitas harga bahan makanan pokok serta mengantisipasi potensi gejolak harga selama pelaksanaan program. Dinas Pertanian ditugaskan memastikan ketersediaan bahan baku dari sektor pertanian tetap stabil dan lancar. Sementara itu, Biro Perekonomian bertanggung jawab mengoordinasikan keseluruhan rantai pasok, mulai dari penyediaan bahan baku hingga distribusi kepada penerima manfaat, dengan dukungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KOREM 162 Wira Bhakti sebagai koordinator lapangan.

"Rapat tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan program pemberian makanan bergizi, yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat dan mendukung kesejahteraan warga di Provinsi NTB. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat implementasi program dengan dampak yang nyata bagi masyarakat" pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 11:10:39 +0800 amr
Optimalisasi Support Sistem Pelayanan, Sekretaris DPRD Sumbawa Konsultasi Ke DPRD KSB https://amarmedia.co.id/optimalisasi-support-sistem-pelayanan-sekretaris-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-dprd-ksb https://amarmedia.co.id/optimalisasi-support-sistem-pelayanan-sekretaris-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-dprd-ksb Optimalisasi Support Sistem Pelayanan, Sekretaris DPRD Sumbawa Konsultasi Ke DPRD KSB

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa Ir A Yani melaksanakan Konsultasi ke Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Barat terkait Optimalisasi sistem pelayanan dan supporting system yang mendukung fungsi DPRD (28/11 /2024). Rombongan  diterima oleh Kabag Penyusunan Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Salim SPd.

Dari konsultasi tersebut diperoleh penjelasan bahwa Sekretariat DPRD berperan penting dalam mempermudah dan memperlancar tugas DPRD.

Dijelaskan Salim bahwa sistem Pelayanan terdiri atas administrasi, Informasi, komunikasi. 

Sistem administrasi ini mencakup pengelolaan surat menyurat, arsip, persidangan, hingga penggajian. Efisiensi sistem ini sangat penting untuk menjamin kelancaran tugas DPRD.

Sistem komunikasi ini menyediakan akses cepat dan mudah terhadap informasi yang dibutuhkan anggota DPRD, seperti data anggaran, peraturan perundang-undangan, dan hasil survei publik.

Sedangkan sistem komunikasi ini memfasilitasi komunikasi internal dan eksternal DPRD, misalnya melalui email, intranet, atau platform kolaborasi.

Kemudian lanjut Salim, Supporting System yang bisa dimanfaatkan oleh sekretariat DPRD adalah keberadaan Teknologi Informasi, SDM, Anggaran dan regulasi serta upaya peningkatan efisiensi kerja.

Penggunaan teknologi seperti komputer, perangkat lunak, dan jaringan internet menjadi sangat krusial. Ini memungkinkan sekretariat DPRD untuk melakukan analisis data, membuat presentasi, dan berkoordinasi secara efektif.

Kualitas sumber daya manusia, baik staf sekretariat maupun anggota DPRD, sangat menentukan keberhasilan kinerja DPRD. Pelatihan dan pengembangan kapasitas menjadi sangat penting. Ketersediaan anggaran yang cukup akan menjamin kelancaran operasional DPRD, termasuk pengadaan peralatan, penyelenggaraan kegiatan, dan pemberian tunjangan kepada anggota.

Terutama Regulasi, Kerangka hukum yang jelas dan kondusif akan memberikan kepastian hukum dalam menjalankan tugas dan fungsi DPRD.

"Sistem yang terintegrasi dan otomatis akan mengurangi waktu yang terbuang untuk tugas-tugas administratif, sehingga anggota DPRD dapat lebih fokus pada tugas pokoknya. Sekretariat memperkuat koordinasi dan kolaborasi yang akan mempermudah koordinasi antara anggota DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan sistem yang baik, DPRD dapat menjalankan fungsinya secara efektif dan efisien, sehingga mampu mewujudkan aspirasi masyarakat" tutupnya. (AM)

]]>
Fri, 06 Dec 2024 10:46:07 +0800 amr
Sukiman K. : Bentuk Tim Investigasi Pertambangan Demi Penilaian Objektif Bahan Konsultasi ke Pusat https://amarmedia.co.id/sukiman-k-bentuk-tim-investigasi-pertambangan-demi-penilaian-objektif-bahan-konsultasi-ke-pusat https://amarmedia.co.id/sukiman-k-bentuk-tim-investigasi-pertambangan-demi-penilaian-objektif-bahan-konsultasi-ke-pusat Sukiman K. : Bentuk Tim Investigasi Pertambangan Demi Penilaian Objektif Bahan Konsultasi ke Pusat 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan hearing dengan berbagai pihak terkait dengan permasalahan Pertambangan Ilegal yang dilakukan oleh investor asing di Kecamatan Lantung Rabu 4 Desember 2024.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov., dihadiri pimpinan DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Zulfikar Demitry SH MH. ketua Komisi II I Nyoman Wisma SIP, Sekretaris Komisi Zohran SH dan anggota diantaranya Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, Edy Syarifuddin, Ahmad Nawawi , Sri Wahyuni SAP, H Zainuddin Sirat dan Syaipul Arif. 

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Sukiman berharap pertemuan ini menghasilkan solusi konkrit terkait masalah pertambangan di Kecamatan Lantung. Ia mengusulkan pembentukan tim investigasi gabungan untuk menghentikan sementara aktivitas pertambangan dan mencari solusi terbaik. 

"Forum ini diharapkan melahirkan solusi secara bersama - sama.Terlepas dari ego,tendensi tapi menjadi solusi. Kita sepakat untuk membentuk tim investigasi tambang yang terdiri dari APH, eksekutif, dan legislatif sehingga bisa bergerak bersama - sama. Kami minta lokasi tambang ilegal di status Qoukan, kepada APH untuk menstrilkan kegiatan tambang di Kecamatan Lantung. Selanjutnya apapun hasil dari Tim yang dibentuk adalah hasil yang terbaik yang objektif" urainya.

Kemudian lanjutnya rekomendasi dari DPRD dan hasil dari investigasi tim tersebut hendaknya memuat aspek filosofis dan Yuridis atau harus dilihat secara keseluruhan. Hasilnya akan menjadi bahan konsultasi ke pemerintah provinsi dan Pusat.

"Penting sekali kerja sama antara semua pihak yakni APH, eksekutif, legislatif untuk mengatasi masalah ini" imbuhnya.

Sukiman ingin agar solusi yang dihasilkan tidak didominasi oleh kepentingan individu atau kelompok tertentu, melainkan merupakan hasil kesepakatan bersama. Pembentukan tim investigasi dianggap sebagai langkah awal yang tepat untuk mengungkap fakta di lapangan dan mencari solusi yang komprehensif. Hasil investigasi akan menjadi bahan konsultasi ke pemerintah provinsi dan pusat, menunjukkan bahwa masalah ini memiliki dampak yang luas dan perlu penanganan di tingkat yang lebih tinggi.

Sukiman menyiratkan bahwa masalah pertambangan ini memiliki dimensi yang lebih dalam dari sekadar persoalan hukum. Ia ingin solusi yang tidak hanya memenuhi aspek legal, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya melihat masalah ini secara menyeluruh dari perspektif hukum. Hasil investigasi akan menjadi dasar untuk mengambil tindakan hukum yang diperlukan.

Dari Pemda Hadir Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pembangunan Hukum dan Pemerintahan (PHP) I Ketut Sumadi Arta SH, Kepala Dinas Kesehatan Junaidi S.Si, M.Si APt Kadis Lingkungan Hidup Ir Syafruddin Noor, dan jajaran Pemerintah Daerah bersama Camat Lantung, Moyo Hulu, Lape dan Lopok serta Kepala desa di empat Kecamatan tersebut.

Penjelasan Pemda Sumbawa 

Kadis Lingkungan Hidup Ir Syafruddin Noor mengatakan ditemukan aktivitas penambangan yang terjadi secara ilegal telah melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pertambangan dan lingkungan hidup.

"Karena ada dampak negatif dari kegiatan penambangan ilegal maka harus dihentikan disitulah LH hadir. Terkait pertambangan adalah kewenangan ESDM, sementara Penertiban Tambang Ilegal adalah ranahnya APH" tegasnya 

Dikatakannya pertambangan ilegal pasti berdampak terhadap kerusakan lingkungan yang parah, termasuk pencemaran tanah dan air, serta degradasi lahan.

" Pertemuan ini bukan pertama kali, namun sudah berkali kali, namun belum ada keputusan Akhir yang final, semoga dengan pertemuan ini ada solusi sehingga dapat menengahi Konflik sosial antara masyarakat lokal, pelaku usaha pertambangan, dan pemerintah daerah berpotensi meningkat jika masalah ini tidak segera ditangani" jelasnya.

Dirinya sepakat untuk turun investigasi meskipun suasana lapangan takut dengan beragam ancaman. Dijelaskan bahwa Pemda berusaha untuk melegalkan melalui aturan perundangan - undangan tapi saat ini masih menunggu karena provinsi yang berwenang mengusulkan ke kementrian. 

"Jadi singkat nya selaku LH, tepat sekali kita bentuk tim investigasi untuk mengukur secara akurat. Bagaimanapun kita tetap mengacu pada panglima kita yakni aturan.

Kami harapkan kepada masyarakat Lantung bersabar dulu dan menyetop aktivitas tambang ilegal ini. Kita terus kawal agar IPR ini bisa segera terbit" pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 05 Dec 2024 11:47:41 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin Lepas Peserta Grand Final Forsa Idol Tingkat Nasional https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-lepas-peserta-grand-final-forsa-idol-tingkat-nasional https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-nanang-nasiruddin-lepas-peserta-grand-final-forsa-idol-tingkat-nasional Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin Lepas Peserta Grand Final Forsa Idol Tingkat Nasional

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov melepas Peserta dan tim Forsa Sumbawa untuk mengikuti Forsa Idol Tingkat Nasional Tahun 2024. Pelepasan ini, berlangsung di ruang kerja Kantor Ketua DPRD pada Kamis, (5/12/2024). Hadir juga Anggota DPRD Syamsul Hidayat SE dan Staf Ahli Banggar DPRD, Ketua DPC Forsa Idol Sumbawa Mustafa ST MT Dewan Penasehat Lalu Ayuk beserta pengurus dan keluarga Zulfikri Ramdani. 

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa mengharapkan melalui kegiatan ini dapat memecut semangat dan mengembangkan prestasi di bidang seni yang dapat menjadi orientasi bagi generasi muda Sumbawa sekaligus membawa nama harum Kabupaten Sumbawa. 

"Alhamdulillah, Fans Of Rhoma & Soneta (Forsa) Sumbawa kembali mewakili NTB di tingkat Nasional. Pada tahun sebelumnya kita lolos menjadi juara tiga, mudah mudahan tahun ini bisa menjadi juara satu di tingkat nasional. Sesungguhnya kita di Kabupaten Sumbawa memiliki banyak talenta muda yang berbakat. Oleh karenanya, Kami meminta pemerintah daerah terus menggali talenta-talenta yang ada di Kabupaten Sumbawa dan melakukan pembinaan sampai dengan mengikuti ajang lomba di tingkat nasional" ujar Nanang yang juga Anggota Fraksi PKS ini.

Dikatakannya DPRD Kabupaten Sumbawa tetap mensupport kegiatan Forsa Sumbawa Idol sejak awal mulai dari Kabupaten, tingkat Provinsi NTB hingga Nasional." Ini adalah talenta istimewa yang dimiliki daerah, wajib kita support. Kami berharap Pemda Sumbawa memberikan perhatian dan bantuan secukupnya sehingga tidak ada kendala dalam mengikuti kegiatan tersebut" pungkasnya.

Atas hal tersebut ketua DPC Forsa Idol Sumbawa Mustafa ST MT menyampaikan apresiasinya atas dukungan DPRD Kabupaten Sumbawa baik Pimpinan dan Anggota serta Pemda Sumbawa yang telah membantu secara langsung selama audisi di tingkat Provinsi NTB. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Sumbawa, Ketua DPRD, Anggota DPRD dan Sekda Sumbawa yang sudah kami temui. Demikian pula PJs Bupati Sumbawa Doktor Najammuddin yang telah mendukung dari sisi finansial dan fasilitas penginapan hotel. Kami Forsa sangat bangga dan berterimakasih yang tak terhingga, mudah - mudahan dengan keberadaan Forsa bisa membawa pemuda dibidang musik, ada perubahan dapat dikenal di tingkat nasional. Kami bersama Lalu Ayuk sebagai Ketua dewan Penasehat mengucapkan terima kasih atas segala support yang diberikan" pungkasnya.

Kepada awak media, Peserta Grand Final Tingkat Nasional asal Sumbawa Zulfikri Ramdani memohon doa restu warga Sumbawa dan NTB sehingga dapat mengikuti ajang lomba tersebut dengan lancar dan sukses.

"Kami mohon doa restunya untuk kelancaran dan kesuksesan di ajang Nasional ini. Insya Allah kesuksesan dapat kita raih tergantung kesehatan dan latihan yang telah dilakukan. Oleh karenanya butuh support moril doa dan restunya" ucap Fikri akrab disapa remaja bersuara merdu dan juga Qori Nasional ini.

Diketahui Fikri remaja asal Kabupaten Sumbawa tersebut, berhasil unggul dari 5 finalis di grand final dari 30 orang peserta yang mendaftar diajang Forsa Idol Tingkat Provinsi NTB. Ajang audisi lomba menyanyi lagu dangdut Rhoma Irama tersebut diselenggarakan oleh DPW Forsa NTB yang dipusatkan di Kota Mataram dengan proses seleksi yang ketat. 

"Pada tahun sebelumnya NTB mendapatkan juara 3, mudah-mudahan tahun ini insya Allah kita positif thinking bisa mendapatkan yang terbaik pada Grand finalnya hingga final dimana ada dua lagu legendaris Roma Irama yang akan di bawa, pertama lagu tanpa musik, kedua lagu pakai musik yang diikuti oleh seluruh Provinsi di Indonesia yang dinilai oleh dewan Juri Cici Paramida dan Caca Handika pada tanggal 10-15 Desember di Jakarta dan pada finalnya langsung H. Roma Irama yang menjadi dewan Jurinya " pungkas Fikri (AM)

]]>
Thu, 05 Dec 2024 11:26:17 +0800 amr
Anggota Komisi II Muhammad Zain : Dorong Tambang Rakyat dan Hentikan Tambang Ilegal oleh Investor Asing https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-muhammad-zain-dorong-tambang-rakyat-dan-hentikan-tambang-ilegal-oleh-investor-asing https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-muhammad-zain-dorong-tambang-rakyat-dan-hentikan-tambang-ilegal-oleh-investor-asing Anggota Komisi II Muhammad Zain : Dorong Tambang Rakyat dan Hentikan Tambang Ilegal oleh Investor Asing

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa telah melaksanakan hearing dengan berbagai pihak terkait dengan permasalahan Pertambangan Ilegal yang dilakukan oleh investor asing di Kecamatan Lantung Rabu 4 Desember 2024.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. dihadiri pimpinan DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Zulfikar Demitry SH MH. ketua Komisi II I Nyoman Wisma, Sekretaris Komisi Zohran SH dan anggota diantaranya Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, Edy Syarifuddin, Ahmad Nawawi, Sri Wahyuni SAP, H Jabir SPd, Kaharuddin Z. H.Zainuddin Sirat 

Dari Pemda Hadir Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pembangunan Hukum dan Pemerintahan (PHP) I Ketut Sumadi Arta SH, Kepala Dinas Kesehatan Junaidi S.Si, M.Si APt Kadis Lingkungan Hidup Ir Syafruddin Noor, Kabag Hukum H Asto Wintioso SH dan jajaran Pemerintah Daerah bersama Camat Lantung, Moyo Hulu, Lape dan Lopok serta Kepala desa di empat Kecamatan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut telah mengidentifikasi sejumlah isu krusial terkait aktivitas penambangan ilegal di wilayah Lantung, Kabupaten Sumbawa. Isu-isu tersebut mencakup pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan pertambangan, dampak lingkungan yang signifikan, serta potensi konflik sosial

"Sesuai tugas dan fungsi kami di Komisi II, terkait beberapa masukan terhadap keberadaan tambang di kecamatan Lantung. Kami menerima keluarga kita dari Pungkit, dan kecamatan Moyo hulu. Kami menangkap bahwa ada pemilah bahwa ada tambang ilegal dan ada tambang rakyat" jelasnya 

Diungkapkannya, setelah mendengar masyarakat di Moyo Hulu. Hal ini harus jelas bahwa permasalahan pada keberadaan tambah ilegal yang dilakukan investor asing itu yang bermasalah sementara tambang rakyat tidak beresiko berdampak. 

"Jangan dipukul rata. Harus ada pemilah tambang rakyat yang ada di selatan sangat bermanfaat. Hanya saja tambang ilegal yang dilakukan asing ini yang merusak karena dilakukan secara besar besaran" ungkapnya 

Rozi akrab disapa Anggota Komisi II ini menceritakan bahwa telah berpuluh tahun rakyat menambang secara manual dan tak begitu berdampak namun sejak adanya investor asing membuat dampak lingkungan yang berbahaya dan ini harus dihentikan. Dirinya sepakat dengan pernyataan Kasi Trantib Kecamatan Lantung bahwa tidak boleh bahagia diatas penderitaan orang lain.

Diungkapkannya bahwa Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa telah melakukan upaya agar kegiatan pertambangan rakyat dapat legal. Komisi II sudah konsultasi ke ESDM Provinsi NTB dan mendapatkan informasi bagaimana upaya agar ada Legalitas dari tambang itu sendiri. Di UU No. 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara mengatur bahwa pertambangan rakyat bisa diterbitkan ijinnya. Lantung masuk dalam wilayah pertambangan rakyat. 

"Kami komisi II sudah memikirkan ini atas apa yang muncul dikemudian hari. Kami komisi II siap berkonsultasi dan meminta dukungan baik rekomendasi dan sebagainya karena izin IPR diterbitkan oleh pusat. Memang saat ini masih ada berbagai kendala. Nanti kita bersama - sama mengurus ini. Kami mewakili komisi II sepakat tambang manual sangat bermanfaat tapi tambang yang ilegal yang dilakukan dengan alat berat sangat berbahaya" pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 05 Dec 2024 07:47:33 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Terima Jajaran Pengurus PWI. Nanang; Pers Pilar Keempat Pembangunan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-terima-jajaran-pengurus-pwi-nanang-pers-pilar-keempat-pembangunan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-terima-jajaran-pengurus-pwi-nanang-pers-pilar-keempat-pembangunan Ketua DPRD Sumbawa Terima Jajaran Pengurus PWI. Nanang; Pers Pilar Keempat Pembangunan 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa baru- baru ini (3/12) menerima kunjungan Pengurus PWI Kabupaten Sumbawa di ruang kerjanya. Kepada awak media.  Nanang mengatakan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PWI sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pembangunan daerah

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Zulfikar Demitry SH.MH.

"Pers adalah pilar keempat pembangunan setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Pers berperan penting dalam mengawal proses pembangunan dengan memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat." ujarnya.

Dikatakan Nanang Kolaborasi antara Pers dan DPRD Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

Ketua DPRD berharap kunjungan Pengurus PWI Kabupaten Sumbawa semakin memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam upaya membangun daerah. Peran pers sebagai pengawas dan penyebar informasi publik juga sangat krusial dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Sementara itu, pers berperan sebagai pengawas dan penyebar informasi publik. Kolaborasi antara keduanya akan menciptakan sinergi yang positif dalam mendorong pembangunan yang transparan dan akuntabel. 

"Dukungan DPRD Kabupaten terhadap kegiatan PWI menunjukkan komitmen yang kuat dalam memajukan daerah, sementara pers berperan aktif dalam menginformasikan kepada masyarakat tentang perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung" pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 04 Dec 2024 16:22:17 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Keluarkan Rekomendasi Terkait Keberadaan Tambang Ilegal di Lantung https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-keluarkan-rekomendasi-terkait-keberadaan-tambang-ilegal-di-lantung https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-keluarkan-rekomendasi-terkait-keberadaan-tambang-ilegal-di-lantung DPRD Kabupaten Sumbawa Keluarkan Rekomendasi Terkait Keberadaan Tambang Ilegal di Lantung

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DRPD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing terkait dengan Pertambangan Ilegal (investor Asing) di Kecamatan Lantung Rabu 4 Desember 2024.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. hadir Wakil Ketua DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Zulfikar Demitry SH MH 

bersama pimpinan dan Anggota Komisi II, dan III DPRD Kabupaten Sumbawa. Dari Pemerintah Daerah hadir Staf Ahli Bupati Sumbawa I Ketut Sumadi Arta SH, Kadis LH Ir.Syafruddin Nur, Kadis Kesehatan Junaidi S.Si.MSi, APt.Perwakilan Polres Sumbawa, Danramil Ropang Lantung, Para camat dari Kecamatan Lantung, Lopok, Moyo Hulu dan Lape dan para kepala Desa di 4 Kecamatan tersebut

Disampaikan oleh Kades Pungkit Syamsuddin S bahwa keberadaan tambang ilegal yang dikelola oleh investor asing di Kecamatan Lantung membawa nestapa bagi warga masyarakat Pungkit. "Tanaman kami di sawah tidak mau tumbuh, Kerbau kami mati minum air bendungan maupun sungai, belum lagi hal lain banjir dan lain sebagainya, hal yang kami harapkan adalah hentikan segala aktifitas pertambangan ilegal yang ada di Kecamatan Lantung yang membuat gunung gunung hancur oleh dinamit atau peledak, limbah tambangnya dibuang ke sungai, dan ini sangat berbahaya" jelasnya 

Hal yang sama disampaikan Kades Langam dan Kades Lito.meminta agar tambang ilegal di Lantung dihentikan dan ditutup." Kami minta kepada Pemda untuk menutup tambang ilegal yang menggunakan alat berat dan membuang limbah atau tailingnya ke sungai. Meskipun kami tahu ada sebagian warga Lantung yang pro dengan tambang itu. Tapi demi kami rakyat di hilir kami bisa mati karena limbah yang dibuang ke Sungai" ujar Kades Langam.

Kades Batu Tering Alwan Hidayat memberikan pernyataan bahwa ada dua hal yang harus dipilah dari kasus ini yakni keberadaan tambang ilegal dan berhadapan dengan undang undang minerba. disamping ada dampak yang terjadi maka kami menyarankan agar ada tim khusus yang dibentuk untuk melakukan Investigasi lapangan dampak dari pertambangan tersebut sehingga ada rekomendasi yang dikeluarkan untuk menjadi pegangan secara objektif. 

Kades lainnya juga menjelaskan buat tim kajian teknis nanti turun langsung baik dewan Pemda maupun aparat hukum untuk sementara tambang ilegal di tutup."mohon kepada pihak Kapolres dan Dandim Sumbawa ketika rekomendasi pertemuan ini menutup tambang ilegal maka diharapkan untuk mendukung kegiatan penutupan ini.

Demikian pula Kades Langam berbicara pertambangan ilegal investor asing. "Kami dari Forum Kepala Desa Kecamatan Lopok. Yang telah diundang peduli sekali dengan apa yang terjadi di kecamatan Lopok, dan Moyo Hulu. Derita mereka adalah derita kami juga.

Seperti kejadian hari Jumat waktu aksi, kami fk2d meminta jangan memblokir jalan tapi Sweeping saja, artinya apa yang menyangkut logistik pertambangan ilegal itu kita stop

 

Terhadap keberadaan investor asing, perwakilan Imigrasi Sumbawa menjelaskan bahwa telah memberikan peringatan kepada warga negara asing untuk beraktivitas di lokasi PETI. "mereka memiliki Izin tinggal dari keimigrasian luar Sumbawa dan secara hukum mereka legal tinggal di Indonesia dan juga memiliki Ijin tetap maupun sementara sebagai nvestor. Namun mengenai aktivitas mereka bukan kewenangan kami imigrasi. Pada tanggal 19 November kami menemukan lima orang asing di lokasi tambang, dan kami berikan surat peringatan secara tertulis untuk menjauhi lokasi tambang" tandasnya.

Di Akhir pertemuan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa membacakan rekomendasi lembaga yakni ; pertama meminta kepada pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membentuk tim investigasi terhadap aktivitas pertambangan di Kabupaten Sumbawa.

Kedua meminta kepada APH (Aparat Penegak hukum) untuk menghentikan sementara aktivitas pertambangan ilegal di kecamatan Lantung yang dikelola oleh pihak asing. Dan memberikan peluang kepada masyarakat lokal untuk tetap beraktivitas seperti biasa. 

Ketiga melakukan percepatan secara bersama sama bersinergi terhadap proses Izin Pertambangan Rakyat atau WPR. (AM)

]]>
Wed, 04 Dec 2024 14:25:35 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes Prihatin dengan Tambang Ilegal https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hmberlian-rayes-prihatin-dengan-tambang-ilegal https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-hmberlian-rayes-prihatin-dengan-tambang-ilegal Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes Prihatin dengan Tambang Ilegal

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov menyatakan prihatin dengan kondisi masyarakat di sekitar tambang. "Kami prihatin dengan apa yang terjadi dilapangan. Dan kami akan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh masyarakat," ucapnya. 

Disebutkannya, peran DPRD memfasilitasi masyarakat agar dapat menyampaikan segala permasalahannya dan didengarkan langsung oleh Pemerintah Daerah. "Ada perwakilan dari Dapil II dan saya dari Dapil V juga memiliki tanggung jawab moril untuk membantu penyelesaian masalah masyarakat.Kami serius membicarakan masalah ini. Apa yang di rekomendasikan oleh DPRD wajib ditindaklanjuti oleh Pemda dan pihak terkait" pungkasnya 

Dalam pertemuan tersebut, Ratusan masyarakat Desa Pungkit Kecamatan Lopok dan Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu melakukan demonstrasi ke DPRD Sumbawa. Mereka meminta agar pemerintah segera menutup aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Lantung. 

Dalam hearing, Kepala Desa Pungkit, Syamsuddin S., mengungkapkan, warga desa Pungkit dan Lito telah terkena dampak aktivitas PETI di Kecamatan Lantung yang telah berjalan selama 4 tahun. Sehingga beberapa hari lalu, warga memutuskan untuk melakukan sweping jalan menuju lokasi PETI. 

"Mohon kepada DPRD Sumbawa untuk memikirkan persoalan rakyat," ucapnya. 

Menurutnya, sebab jika persoalan ini dibiarkan berlarut, maka dikhawatirkan akan terjadi konflik horizontal antara masyarakat. "Kita berhadapan dengan (persoalan) uang besar. Mungkin saja nanti ada pihak yang berusa mengadu domba masyarakat," jelas dia. 

Wiwit Apriansyah menegaskan, aktivitas pertambangan di Lantung melanggar aturan. "kalau berbicara regulasi jelas itu melanggar, karena sudah ada aturan yang mengatur tentang aktivitas tambang illegal," ucapnya. 

Dia juga meminta, agar pemerintah melakukan uji kandungan berbahaya terhadap air dan tanah akibat PETI di Lantung. Sebab terdapat proses yang menggunakan campuran bahan kimia dalam kegiatan tersebut. 

"Mohon juga untuk memikirkan limbah yang ada akibat tambang illegal. Dan harus tuntas dalam minggu ini," ucap dia. 

Salah seorang warga Pungkit, Syamsuddin menyampaikan, ribuan hektare lahan pertanian masyarakat Pungkit dan Lito merasakan dampak PETI di Kecamatan Lantung. Sebab lumpur dari PETI datang bersama arus air dan memasuki lahan persawahan dan merusak tanaman, termasuk merusak bendungan. 

Warga Pungkit lainnya juga menuntut agar segera menutup aktivitas PETI kecamatan Lantung. "Jika pemerintah tidak mampu menutup, biar kami masyarakat yang menutup. Silahkan pemerintah tidur. Tapi kalau pemerintah mampu menutup, maka kami yang tidur. Mohon untuk dihentikan tambang illegal atau masyarakat yang akan bertindak sendiri," tegasnya. 

Warga Desa Lito, Saifuddin juga menuntut untuk menutup aktivitas tambang illegal di Lantung. Sebab desa Lito akan tersapu dan tertimbun lumpur yang datang bersama banjir. Sebab aktivitas PETI lantung tepat berasa di hulu aliran sungai. 

Perwakilan Masyarakat Lopok Beru Kecamatan Lopok juga menekan, selain Pungkit dan Lito, Desa Lopok Beru juga terancam dengan aktivitas pertambangan illegal di Kecamatan Lantung. Sebab hulu aliran sungai di Desa Lopok juga berasal dari sekitar lokasi PETI kecamatan lantung.

 

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasirruddin mengatakan, akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Dan akan menggelar pertemuan lanjutan pada Rabu (04/12) bersamaa pihak-pihak terkait untuk membahas penutupan PETI kecamatan lantung. Seperti pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Imigrasi. 

"DPRD Sumbawa ada bersama rakyat," tegasnya (AM).

]]>
Wed, 04 Dec 2024 11:22:04 +0800 amr
DPRD Sumbawa Terima Masa Aksi Warga Pungkit dan Lito yang Minta PETI Lantung Ditutup https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-terima-masa-aksi-warga-pungkit-dan-lito-yang-minta-peti-lantung-ditutup https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-terima-masa-aksi-warga-pungkit-dan-lito-yang-minta-peti-lantung-ditutup DPRD Sumbawa Terima Masa Aksi Warga Pungkit dan Lito yang Minta PETI Lantung Ditutup

Sumbawa Amarmedia.co.id- Persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di wilayah Kecamatan Lantung dalam kurun waktu beberapa tahun ini telah membawa dampak tidak baik bagi warga Desa Pungkit, Kecamatan Lopok dan Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu serta Desa sekitar lainnya.

Imbas dari aktivitas ini, Ratusan masyarakat Desa Pungkit Kecamatan Lopok dan Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu melakukan demonstrasi ke DPRD Sumbawa, meminta agar pemerintah daerah segera menutup aktivitas pertambangan ilegal atau PETI di Kecamatan Lantung.

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.Ap,. MM.Inov,. terlihat langsung menemui para demonstran dan mengajak perwakilan warga untuk duduk bersama membahas segala permasalahan yang ada untuk dapat ditindaklanjuti secepatnya oleh DPRD.

“Kami warga Desa Pungkit dan Lito selama kurang lebih 4 tahun ini telah terkena dampak tidak baik dari adanya aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Lantung, sehingga beberapa hari lalu memutuskan untuk melakukan swiping jalan menuju lokasi PETI,” ungkap Kepala Desa Pungkit, Syamsuddin S, dalam Hearing Bersama Ketua dan Komisi II DPRD Sumbawa, Selasa (03/12/2024).

Dikatakannya, persoalan ini dinilai ada pembiaran baik oleh Pemerintah Daerah, DPRD maupun aparat kepolisian sebab semua aktivitas PETI di kecamatan Lantung ini sudah berjalan sekian tahun dan hal tersebut tentu diketahui bahkan dilihat secara nyata.

“Kami Mohon kepada DPRD Sumbawa untuk memikirkan persoalan rakyat ini sebab kami khawatir akan terjadi konflik horizontal antara masyarakat, karena ini terkait persoalan uang besar. Mungkin saja nanti ada pihak yang berusaha mengadu domba masyarakat,” jelas Kades.

Ditambahkan oleh Perwakilan Warga, Wiwit Apriansyah, aktivitas pertambangan di Lantung sudah jelas melanggar aturan. Bila berbicara regulasi jelas itu melanggar, karena ada aturan yang mengatur tentang aktivitas tambang illegal.

Dia juga meminta, agar pemerintah melakukan uji kandungan berbahaya terhadap air dan tanah akibat PETI di Lantung. Sebab aktivitas pertambangan tersebut dalam prosesnya menggunakan campuran bahan kimia yang tentu kandungannya sangat berbahaya.

“Kami Mohon kepada pemerintah dan DPRD untuk dapat memikirkan limbah yang ada akibat tambang illegal Lantung ini. Kami berharap dapat tuntas dalam minggu ini,” ujarnya.

Warga Pungkit lainnya, Syamsuddin menyampaikan bahwa, sejauh ini ribuan hektare lahan pertanian masyarakat Pungkit dan Lito telah terkena dampak buruk dari aktivitas PETI di Kecamatan Lantung.

“Lumpur dari aktivitas PETI ini datang bersama arus air dan sudah memasuki lahan persawahan sehingga merusak tanaman, termasuk juga merusak bendungan. Air yang kita gunakan kami rasa telah tercemar. Mohon dapat dilakukan pengujian agar dampak kepada masyarakat dapat diminimalisir,” terangnya.

Selain itu, Warga Pungkit, Lopok Beru dan Lito kompak meminta dan menuntut agar segera menutup aktivitas PETI di kecamatan Lantung ini.

“Kami minta PETI di Lantung ini segera ditutup. Jika pemerintah tidak mampu menutup, biar kami masyarakat yang menutup. Silahkan pemerintah tidur. Tapi kalau pemerintah mampu menutup, maka kami masyarakat Desa Pungkit, Lopok dan Lito memberikan mandat dan waktu atau kami bergerak sendiri. Sekali lagi, Mohon untuk dihentikan tambang illegal atau masyarakat yang akan bertindak sendiri,” tegasnya.

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, Berlian Rayes menyatakan prihatin dengan kondisi masyarakat akan adanya aktivitas PETI di Lantung. “Kami prihatin dengan apa yang terjadi dilapangan. Dan kami akan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh masyarakat. DPRD akan segera memberikan rekomendasi yang wajib dilaksanakan dan ditindaklanjuti, sekaligus mengundang para pihak untuk membahas secara bersama-sama,” ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa mengatakan bahwa keberadaan tambang harus membawa kemaslahatan bagi masyarakat baik sekitar maupun secara menyeluruh bukan kerugian.

Atas apa yang telah disampaikan oleh masyarakat Desa Pungkit, Lito dan sekitarnya, Lembaga DPRD akan segera menindaklanjuti dengan memanggil seluruh pihak yang terkait.

“In Shaa Allah kami akan mengundang Pemerintah Daerah, Kepolisian, Dandim, para Camat yang ada di sekitar lokasi seperti Lape, Lopok, Moyo Hulu, Lantung dan para kepala Desa Se – kecamatan Lopok, Kecamatan Moyo Hulu, Kecamatan Lantung, Kecamatan Lape dan perwakilan masyarakat yang telah melakukan aksi demo hari ini untuk menghadiri hearing bersama DPRD Kabupaten Sumbawa pada hari Rabu Esok 4 Desember 2024 jam 10.00 WITA terkait dengan permasalahan tambang ilegal (investor asing) di Kecamatan Lantung,” tegasnya.

“Kami di DPRD Sumbawa adalah perwakilan masyarakat dan selamanya akan berada bersama rakyat,” pungkasnya. 

]]>
Tue, 03 Dec 2024 19:03:16 +0800 amr
Memperkuat Koordinasi dan Sinergitas DPRD Sumbawa Akan Gelar Kunjungan Kerja https://amarmedia.co.id/memperkuat-koordinasi-dan-sinergitas-dprd-sumbawa-akan-gelar-kunjungan-kerja https://amarmedia.co.id/memperkuat-koordinasi-dan-sinergitas-dprd-sumbawa-akan-gelar-kunjungan-kerja Memperkuat Koordinasi dan Sinergitas DPRD Sumbawa Akan Gelar Kunjungan Kerja

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa daerah pada tanggal 15-18 Desember 2024 mendatang hal ini menjadi kesepakatan rapat pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Senin, 2 Desember 2024.

Rapat dipimpin oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP, M.M. inov didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H. Muhammad Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano,SH.,M.Kn dan wakil ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry,SH.,MH. Hadir anggota DPRD Kabupaten Sumbawa serta Sekretaris DPRD Ir. A Yani beserta jajaran.

Dikatakan Nanang Nasiruddin bahwa kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti hasil menyerap aspirasi masyarakat. "Selama kita bekerja telah banyak mendapatkan ataupun mendengarkan keluhan, saran, dan harapan terkait berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kita, sehingga dengan agenda ini dapat memperdalam ilmu dan pengalaman anggota DPRD. Hasil dari kunjungan kerja ini diharapkan dapat mengawasi pelaksanaan program pemerintah" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, DPRD memiliki kewenangan untuk mengawasi bagaimana pemerintah daerah menjalankan program-program pembangunan yang telah direncanakan. Melalui kunjungan kerja, anggota DPRD dapat melihat langsung kondisi ideal di lapangan dan memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Anggota DPRD dapat melihat sejauh mana OPD telah mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.

Ditambahkan oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes, Lokus dan tema kunjungan kerja ini diharapkan segera dibahas di Komisi masing masing sehingga dapat menjadi bahan solusi atas permasalahan daerah. "Dengan mengetahui secara langsung kondisi di lapangan, anggota DPRD dapat mencari solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.Upayakan daerah yang dikunjungi memilikimu best practice yang dapat dibawa pulang, ditiru dan diterapkan di daerah" pungkasnya.

Demikian pula Anggota DPRD lainnya Ida Rahayu SAP menyebutkan bahwa kunjungan kerja ini dapat menjadi bahan dalam memperkuat koordinasi dan sinergitas

"Kunjungan kerja juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara DPRD dengan pemerintah Pusat serta dengan stakeholder lainnya sehingga kedepannya dapat meningkatkan kualitas legislasi atau bahan pertimbangan dalam penyusunan peraturan daerah (perda) yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat" tandasnya.

Ditambahkan oleh Anggota DPRD lainnya agar jadwal Kunjungan Kerja memperhatikan jadwal Anggota fraksi lainnya, dan diharapkan dapat berjalan seirama sehingga tidak ada yang tertinggal. 

Di akhir rapat diperoleh hasil dan kesepakatan jadwal Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mulai hari Minggu tanggal 15-18 November 2024. Kunjungan akan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD.dan koordinator masing masing Komisi. (AM)

]]>
Tue, 03 Dec 2024 18:00:08 +0800 amr
Zulfikar Demitry: Kepemimpinan Muda Harapan Baru Sumbawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-kepemimpinan-muda-harapan-baru-sumbawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-kepemimpinan-muda-harapan-baru-sumbawa Zulfikar Demitry: Kepemimpinan Muda Harapan Baru Sumbawa.

Sumbawa. - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH menyambut baik hasil pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun ini. "Kontestasi pilkada serentak telah kita lalui bersama- sama dan diujungnya pasti ada yang terpilih dengan suara terbanyak. Inilah demokrasi dan itulah pemimpin kita semua" ujarnya di hadapan awak media Selasa 3 Desember 2024 di ruang kerjanya Kantor DPRD Sumbawa.

Dikatakan ikang akrab disapa, pemimpin yang terpilih melalui pilkada ini kita maknai sebagai sebuah proses dalam memilih pemimpin daerah dan merupakan amanah konstitusi negara yang telah ditetapkan." Kami melihat yang diangkat masyarakat Sumbawa adalah pemimpin yang masih muda, fresh dan sangat terbuka dengan perubahan zaman dan inilah harapan baru perubahan pembangunan di daerah kita menjadi lebih baik. Meneruskan apa yang belum tuntas dan menjaga apa yang telah baik sebagai legecy kepemimpinan sebelumnya" jelasnya

Ikang melihat tingginya harapan generasi muda pada kedua tokoh pemimpin daerah Jarot Ansori. Artinya, pemimpin muda tersebut diharapkan memiliki integritas, moralitas, dan nilai-nilai luhur yang patut dicontoh, pemimpin muda yang diharapkan memiliki kemampuan untuk mengangkat harkat dan martabat orang lain, serta mampu membawa perubahan positif.

Kemudian lanjutnya, kepada seluruh masyarakat Sumbawa, bahwa estafet kepemimpinan ini kita maknai sebagai hal yang positif, pemimpin muda yang baru ini diharapkan memiliki gaya kepemimpinan yang terbuka, inklusif, dan mampu mendengarkan berbagai lapisan masyarakat.

"Kami sendiri memaknai kontestasi ini tidak menjadi ajang menurutkan ego, tapi ruang bagi kita untuk mengabdi bagi tau dan tana samawa. Mari bersama sama kita ciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi anak muda untuk belajar dan berkembang" pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 03 Dec 2024 17:20:34 +0800 amr
Ratusan masa Aksi Gedor DPRD terkait Tambang Ilegal di Kecamatan Lantung, DPRD Panggil Para pihak Esok Rabu https://amarmedia.co.id/ratusan-masa-aksi-gedor-dprd-terkait-tambang-ilegal-di-kecamatan-lantung-dprd-panggil-para-pihak-esok-rabu https://amarmedia.co.id/ratusan-masa-aksi-gedor-dprd-terkait-tambang-ilegal-di-kecamatan-lantung-dprd-panggil-para-pihak-esok-rabu Ratusan masa Aksi Gedor DPRD terkait Tambang Ilegal di Kecamatan Lantung, DPRD Panggil Para pihak Esok Rabu 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ratusan massa menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa menyuarakan aspirasinya terkait dengan keperihatinan atas dampak pertambangan ilegal di kecamatan Lantung.Selasa 3 Desember 2024.

Salah satu orator massa aksi Junaidi mengatakan bahwa hari ini aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Lantung telah menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Masyarakat saat ini sangat khawatir dengan aktivitas tambang yang tak bertuan alias ilegal, tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang terjadi. "Mereka yang telah mengeruk bumi Lantung telah melanggar undang undang pertambangan mineral dan batu bara, sehingga tidak ada jalan lain selain tutup tambang ilegal tersebut" pungkasnya. 

Demikian pula disampaikan oleh Syamsuddin orator massa aksi lainnya bahwa keberadaan tambang tidak boleh merugikan masyarakat, harus dilakukan secara ramah lingkungan bukan membuat rakyat menderita." Tangkap mereka dan adili para penambang liar dan ilegal, Saya hadir disini untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat bukan pribadi. Kami minta kepada Pemerintah Daerah untuk mengambil sikap tegas dan menutup tambang ilegal tersebut. pungkasnya.

Setelah puas berorasi, masa aksi diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov dan Wakil ketua DPRD H.M.Berlian Rayes bersama pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Wakil ketua 1 DPRD kabupaten Sumbawa H. Muhammad Berlian Rais menyampaikan kami menerima Bapak Ibu Saudara dengan baik karena membawa harapan yang baik pula. Kami akan meninggal lanjuti karena sebagai peran DPRD adalah melakukan pengawasan, di DPRD akan memberikan rekomendasi yang wajib dilaksanakan dan ditindaklanjuti. dan kami akan mengundang para pihak dan membahas secara bersama-sama. 

"Di saat hering nanti silakan disampaikan seluas-luasnya masalah di lapangan sehingga bisa didengar oleh para pihak. Kami akan mempertemukan para pihak untuk mendengarkan apa yang menjadi wujud harapan masyarakat. Di sini juga ada perwakilan Bapak Ibu di Dapil 2 dan saya di Dapil 5 juga memiliki tanggung jawab moral karena ada dampak bagi lingkungan jadi kepada pemerintah harus bisa menengahi persoalan masyarakat" ujarnya.

Kepada awak media, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa mengatakan bahwa keberadaan tambang harus membawa kemaslahatan bukan mafsadat atau kerugian oleh karenanya Lembaga akan segera menindaklanjuti dengan memanggil seluruh pihak yang terkait. " Insya Allah kami akan mengundang Pemerintah Daerah, Kepolisian, Dandim,para Camat yang ada di sekitar lokasi seperti Lape, Lopok, Moyo Hulu, Lantung dan para kepala Desa Se - kecamatan Lopo); Kecamatan Moyo Hulu, Kecamatan Lantung, Kecamatan Lape dan perwakilan masyarakat yang telah melakukan aksi demo hari ini untuk menghadiri hearing bersama DPRD Kabupaten Sumbawa pada hari Rabu Esok 4 Desember 2024 jam 10.00 WITA terkait dengan permasalahan tambang ilegal (investor asing) di Kecamatan Lantung"pungkasnya  (AM)

]]>
Tue, 03 Dec 2024 13:50:11 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa, Andi Rusni dan Sukiman Minta Segera Dibentuk Pansus Tambang https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-dan-sukiman-minta-segera-dibentuk-pansus-tambang https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-andi-rusni-dan-sukiman-minta-segera-dibentuk-pansus-tambang Anggota DPRD Sumbawa, Andi Rusni dan Sukiman Minta Segera Dibentuk Pansus Tambang

Sumbawa.Amarmedia.co.id Kerusakan lingkungan akibat adanya aktivitas pertambangan di wilayah Kecamatan Lantung mulai dikeluhkan oleh masyarakat terutama warga di kecamatan Lopok dan sekitarnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Anggota DPRD Fraksi PKB, Sukiman K, S.PdI meminta agar segera dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) tambang.

Tidak hanya itu, Sukiman juga meminta pemerintah daerah segera mengambil sikap tegas sembari berkordinasi dengan pemerintah provinsi NTB agar aktivitas pertambangan di kecamatan Lantung dapat ditertibkan.

“Pemerintah harus segera mengambil langkah tegas. Jika ada ruang untuk dilegalkan maka segera legalkan sehingga dengan lahirnya pemerintah di tengah aktivitas tambang rakyat ini bisa mengkondisikan terhadap tata kelola lingkungan yang ada di wilayah Lantung tersebut, sehingga dampak-dampak yang timbul hari ini yang mencuat ke publik bisa diminimalisir dan di satu sisi pemerintah juga sangat penting kehadirannya demi keselamatan manusia dan lingkungan,” ujar Kiman disela rapat kerja DPRD Sumbawa, Senin (02/12/2024) di ruang rapat Pimpinan.

Sukiman meminta semua yang melakukan aktivitas pertambangan di Lantung agar dapat mengurus izin. Ketegasan pemerintah daerah diperlukan, berikan para pengusaha itu taiming waktu, sampai kapan mereka dapat menyelesaikan izin sambil DPRD dan Pemda berkonsultasi di pemerintahan provinsi.

“Bagi yang belum mengurus dan memiliki izin, jangan diberikan aktivitas dulu. Pemerintah harus tegas agar hasilnya tidak dinikmati oleh segelintir orang, minimal ada PAD untuk daerah,” tegas Kiman.

Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Andi Rusni, SE,. MM juga sepakat agar DPRD segera membentuk pansus (Panitia Khusus) tambang.

Menurut Andis, Perda atau regulasi tentang WPR atau Wilayah Pertambangan Rakyat di NTB itu ada, meskipun dalil-dalil yang mengenai hal itu belum berlaku disini dan kalaupun ada aturan atau mereka memiliki izin dan lain sebagainya, pansus ini tidak lantas kemudian karena mereka memiliki izin lantas Pansus tidak boleh dibentuk, ada hal lain yang harus kita lihat.

“Masyarakat itu sampai lari ke media sosial segala macam, ini harus dilihat dari kacamata berbagai aspek, pansus ini bisa bekerja meneropong segala sisi. Masalah kerusakan lingkungannya seperti apa, masalah izinnya seperti apa dan masalah lainnya seperti apa, itulah kemudian laporan pansus ini akan menjelaskan semuanya. Saya berharap jika ada ruang nantinya silahkan dibentuk pansus tambang ini, supaya DPRD lembaga terhormat ini terlihat benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat,” pungkas Andis. (AM)

]]>
Mon, 02 Dec 2024 21:23:12 +0800 amr
Anggota DPRD Andi Rusni : Waspadai Bahaya HIV AIDS dan Kusta https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-andi-rusni-waspadai-bahaya-hiv-aids-dan-kusta https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-andi-rusni-waspadai-bahaya-hiv-aids-dan-kusta Anggota DPRD Andi Rusni : Waspadai Bahaya HIV AIDS dan Kusta

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Andi Rusni SE, MM. Mewanti wanti bahaya penyakit HIV AIDS dan Kusta di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikannya di sela sela rapat kerja DPRD Kabupaten Sumbawa Senin 2 Desember 2024.

"Kami mendapatkan informasi tentang kondisi di Sumbawa saat ini sungguh sangat miris dan memprihatinkan, di Sumbawa terjadi situasi dua penyakit yang berbahaya yakni HIV AIDS dan Kusta. Setiap bulan 90 orang pasien lebih pasien melakukan pemeriksaan di RSMA belum RSUD.  ujarnya.

Kemudian lanjutnya, di RSMA lebih mudah terdeteksi karena memakai aplikasi yang terkoneksi dengan dinas Kesehatan hingga ke kementrian kesehatan. Ironisnya lagi mayoritas pasiennya adalah laki-laki. Dirinya menharapkan pimpinan dan Anggota dapat mengambil langkah langkah strategis untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran yang luar biasa. 

"Kalau pertama kali saya mendapatkan informasi tentang penyebaran HIV Ketika saya bekerja di rumah sakit dulu di tahun 95 bahwa orang yang kena HIV itu dari luar daerah. Hari ini tidak lagi dari luar daerah, terutama yang terjadi disebabkan oleh hubungan oleh kaum hubungan sesama jenis (LGBT), karena itu harus disikapi secara serius karena kalau tidak bisa, nanti kita sudah sadar ketika anak-anak kita, saudara kita keluarga kita yang terinfeksi dan ini akan sangat berbahaya. Oleh karenanya saya menitip pesan ini karena Saya rasa sangat penting untuk  melindungi segenap warga kita masyarakat kita dengan proses sosialisasi kemudian mempublikasi setidaknya kita bisa mengantisipasi bahaya-bahaya yang terjadi" pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 02 Dec 2024 12:11:00 +0800 amr
Wakil Ketua Komisi IV H Jabir : Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Patut Diperjuangkan Kesejahteraannya https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-h-jabir-guru-adalah-pahlawan-tanpa-tanda-jasa-patut-diperjuangkan-kesejahteraannya https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-h-jabir-guru-adalah-pahlawan-tanpa-tanda-jasa-patut-diperjuangkan-kesejahteraannya Wakil Ketua Komisi IV H Jabir : Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Patut Diperjuangkan Kesejahteraannya 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa H Jabir SPd menyampaikan pandangannya pada hearing DPRD Kabupaten Sumbawa bersama para guru sekolah swasta Jumat 29 November 2024.

H. Jabir. menyampaikan permasalahan isu kesejahteraan guru, khususnya terkait dengan jam mengajar dan tunjangan. Dirinya menyampaikan beberapa poin penting, yaitu kekhawatiran akan jam mengajar. " Sebelum saya menjadi Dewan pernah menjadi guru dan Kepala Sekolah. Memang ada kekhawatiran mengenai belum adanya kepastian terkait penetapan jam mengajar bagi guru sehingga untuk menjadi solusi hal tersebut ada upaya administratif. Pihak sekolah telah berusaha melakukan upaya administratif untuk memastikan adanya jam mengajar" jelas H Jabir yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

H Jabir juga menyampaikan informasi mengenai rencana pemerintah untuk meningkatkan tunjangan guru menjadi 2 juta per bulan. " Semala saya mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto bahwa perjanuari 2025 akan ada peningkatan kesejahteraan guru baik ASN, PPPK maupun Non Barangkali inilah salah satu apresiasi terhadap guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa" ungkapnya.

Peningkatan tunjangan guru merupakan langkah yang positif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, perlu diingat bahwa kesejahteraan tidak hanya terkait dengan materi, tetapi juga dengan faktor-faktor lain seperti pengembangan profesional, dukungan administratif, dan penghargaan atas profesi. Kepala sekolah juga memiliki peran penting dalam memperjuangkan hak-hak guru dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dirinya juga berkomitmen dan mendukung upaya lembaga sebagaimana rekomendasi pertemuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru termasuk mengkonsultasikan permasalahan terkendalanya para guru sekolah swasta ikut dalam seleksi P3K tahun ini.

Adapun point Rekomendasi pertemuan Hearing DPRD Kabupaten Sumbawa diantaranya adalah Pertama : meminta pada tenaga pendidik untuk menguatkan kualifikasi kompetensi dan melengkapi administrasi guna mendukung pendaftaran P3K tahun 2024.

Kedua : meminta kepada pemerintah daerah untuk memasukkan tenaga pendidik non ASN non database BKN yang mengajar di sekolah swasta dalam database BKN yang mendapatkan insentif dari APBD.

Ketiga ; meminta pada pemerintah daerah untuk mengusulkan afirmasi khusus kepada pemerintah pusat agar tenaga pendidik non ASN yang mengajar di sekolah swasta yang mendapatkan insentif dari APBD dapat diikutsertakan dalam seleksi P3K dengan melakukan koordinasi dengan Kemenpan RB Kemendikdasmen dan BKN. 

Keempat ; meminta pada pemerintah daerah dapat meningkatkan kolaborasi dengan yayasan sekolah swasta untuk mendukung administrasi dan pengembangan tenaga pendidik agar memenuhi syarat untuk seleksi P3K. (AM)

]]>
Sat, 30 Nov 2024 08:57:46 +0800 Maruf
Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry Attensi Kesejahteraan Guru Sekolah Swasta https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-attensi-kesejahteraan-guru-sekolah-swasta https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-attensi-kesejahteraan-guru-sekolah-swasta Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry Attensi Kesejahteraan Guru Sekolah Swasta

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH dalam hearing lintas Komisi I dan IV bersama para guru TK, Paud dan SMP Sekolah Swasta Jumat 29 November 2024 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD menanggapi permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru swasta, khususnya di Kabupaten Sumbawa. Dirinya menyoroti ketidakadilan dalam pemberian hak dan penghargaan kepada guru-guru swasta yang telah mengabdi dengan sepenuh hati. Dan memberikan apresiasi kepada para guru swasta yang  tidak takut dan sungkan menyampaikan segala uneg-uneg kepada DPRD.

Dirinya telah mendengar keluhan para guru swasta, sehingga Kesejahteraan guru perlu ditingkatkan agar mereka dapat memberikan pelayanan pendidikan yang optimal kepada siswa.

"Inilah yang menjadi attensi nanti ke depan pemerintah Prabowo Gibran bisa mempercepat bagaimana teman-teman guru ini mendapatkan haknya yang layak dan kita sebagai fasilitator secara kelembagaan di daerah kita di DPRD kabupaten Sumbawa bersama pemerintah daerah  akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan teman-teman di kemudian hari" tandasnya.

Dirinya memberikan apresiasi atas kesempatan para guru menyampaikan segala uneg-uneg. ''Saya ucapkan terima kasih kasih telah datang kesini, inilah lembaga tempat mengadu. Jangan sungkan-sungkan bagi masyarakat menyampaikan aspirasinya karena ada dewan yang menjembatani, jadi itulah keterlibatan kita secara nyata, langsung dan kelembagaan melaksanakan fungsi DPRD kabupaten Sumbawa. 

Zulfikar Demitry berharap adanya perubahan positif dalam kebijakan pemerintah terkait kesejahteraan guru, terutama dengan adanya pemerintahan baru.

"Kami telah mendengar pidato Presiden Prabowo Subianto bahwa pada tahun 2025 akan ada peningkatan tunjangan bagi para guru ASN, PPPK dan Non ASN. Oleh karena itu berbahagialah dengan kabar gembira ini, tetap semangat dalam bekerja" ujarnya.

Beberapa rekomendasi sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut adalah penguatan koordinasi antar lembaga. Wakil Ketua DPRD Zulfikar menekankan perlu adanya koordinasi yang lebih baik antara DPRD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk membahas secara komprehensif permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru swasta. "Karena kebijakan atas persyaratan bagi guru swasta agar dapat ikuti seleksi P3K ada di pemerintah pusat maka perlu dilakukan advokasi ke tingkat nasional seperi KemenPAN RB, Kemendikdasmen dan BKN untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas" tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 30 Nov 2024 08:37:00 +0800 amr
Tidak Bisa Ikut Seleksi PPPK Tahap Kedua, Guru Swasta Ngadu Ke DPRD Sumbawa https://amarmedia.co.id/tidak-bisa-ikut-seleksi-pppk-tahap-kedua-guru-swasta-ngadu-ke-dprd-sumbawa https://amarmedia.co.id/tidak-bisa-ikut-seleksi-pppk-tahap-kedua-guru-swasta-ngadu-ke-dprd-sumbawa Tidak Bisa Ikut Seleksi PPPK Tahap Kedua.Guru Swasta Ngadu Ke DPRD Sumbawa 

SumbawaAmarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Komisi IV dan I menggelar Hearing terkait Tenaga Pendidik Non ASN dan Non Data Base yang mengajar di Sekolah Swasta yang ingin ikut tahap 2 Seleksi PPPK tahun 2024, Jumat 29 November 2024 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry SH.,MH. Hadir Sekretaris Komisi IV Sukiman K SPd I, Sekretaris Komisi I Edy Syarifuddin dan Anggota DPRD H Jabir SPd, Ema Yuniarti, Bunardi AMd.Pi, Edwan Purnama. Sementara dari Pemda  hadir Kepala BKPSDM Budi Santoso M.Si dan Kabid Pembinaan GTK Dikbud Kabupaten Sumbawa Sutan Syahrir S.Sos.

Perwakilan Guru Swasta Sulastri SPd. menyampaikan keluhannya bahwa dirinya bersama rekan - rekannya telah mengajar puluhan tahun di sekolah swasta baik TK formal maupun informal. "Kini tahun 2024 kami tidak bisa mengikuti tes seleksi P3K tahap kedua, bagaimana nasib kami kedepannya nanti kebetulan ada presiden baru dan bupati baru. Kami mengharapkan Kesejahteraan" sebutnya. 

Demikian pula disampaikan oleh Perwakilan Guru SMP Swasta Nurbaena Apriani bahwa dirinya menangis dan prihatin bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk guru swasta lainnya yang sudah berjuang berpuluh - puluh tahun. "Saya ingin memperjuangkan mereka. Mereka punya mimpi. Sementara dengan insentif Rp. 200.000 tidak akan cukup untuk menghidupi dirinya sendiri. Sebagai petugas yang benar - benar mendidik anak - anak bangsa Kami minta effort (upaya) kepada para guru karena guru swasta sangat di anak tirikan. Kami harapkan ada aturan Khusus yang menaungi kami yang bekerja di yayasan" urai Apriani.

Kemudian lanjutnya, Sudah berpuluh - puluh tahun berjuang mencerdaskan anak bangsa. Orang nanam saja sudah dihargai Rp 50.000 sehari. Maksud saya sangat miris kalau ada kebodohan di negeri ini. Karena harta tidak ada apa - apanya dibandingkan ilmu pengetahuan yang berharga. 

"Kami harapkan ada kebijakan yang sangat sederhana dan memihak, "Kami Eneng kesia ada Pamendi lako kami". Karena kami melihat yang memiliki kewenangan besar adalah di tangan bapak ibu Dewan dan mohon dukungannya" tandasnya.

Demikian pula Guru TK Swasta lainnya Sri Hartini menambahkan selain Kesejahteraan guru dan bisa ikuti tes PPPK agar ada perhatian Pemda terhadap sarana dan prasarana sekolah. "Selama ini pembangunan TK dengan dana Swadaya, mohon bantuannya agar ada perhatian kepada TK Swasta" tandasnya.

Atas hal tersebut, Sekretaris Komisi IV Sukiman memahami suara kebatinan para pendidik swasta yang mencari kepastian kejelasan nasib mereka, mengharapkan ada perlakuan yang sama dengan mereka yang mengajar di Sekolah Negeri. "Ada Miss antara pendidik dengan pemangku kebijakan. Artinya apa yang terjadi hari ini, sebenarnya pemerintah tidak melepaskan diri apa yang menjadi tanggungjawab jawab" tegasnya. 

Ditempat yang sama Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa Budi Santoso. M.Si menjelaskan bahwa tahun ini kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat berbeda dengan tahun 2019 hingga 2022 yang mengikutsertakan Guru Swasta dalam formasi pegawai negeri. " Tahun 2019 sd 2021 Ada (P1) Prioritas pertama baik swasta maupun negeri untuk Formasi khusus dan umum. PPPK dari pemerintah dan untuk formasi umum dari PPPK yang sekolah di swasta. Tahun 2022 juga mengeluarkan Formasi Khusus dan Umum. PPPK umum ini untuk yang bekerja di swasta yayasan Alhamdulillah ada SDIT, SMPIT ada yang lulus" jelasnya.

Sementara Tahun 2023 tidak ada hanya khusus yang dari honorer non ASN dari instansi pemerintah dan Tahun 2024 Ada regulasi permenpan 348 tidak ada PPPK pelamar umum hanya formasi khusus.Artinya yang diperuntukkan yang bekerja di instansi pemerintah. 

"Aspek keadilannya memang ada pada era tahun 2019-2022 ada yang sudah lulus dan ada yang belum lulus. Yang dikenal P1. Swasta juga sudah habis yang ikut di tahun 2019. Terakhir 2023 habis formasinya"urainya.

Dikatakan Budi, kalau mau memasukkan dalam database harus dirubah regulasi pusat (Kemenpan RB), begitu juga kalau ingin ikut tes harus dirubah regulasinya, agar saat mendaftar masuk dalam sistemnya. Sekolah swasta tidak bisa masuk karena tidak masuk dalam Dapodik.

Budi Santoso memberikan saran atas Formasi Tahap 2. "jalan keluarnya agar syaratnya tidak ada pelamar umum dengan melakukan audiensi dengan MENPAN RB untuk memberikan peluang pada guru swasta agar dapat kesempatan ikut tes pada tahap 2" pungkasnya.

Kabid Pembinaan GTK Sutan Syahrir S.Sos menjelaskan bahwa Tahap kedua batas akhir untuk pendaftarannya 31 Desember 2024. Artinya masih ada peluang mendaftar. Namun melihat keputusan Menpan RB, sudah tertutup karena kriteria pertama untuk guru Honorer di Sekolah Negeri, terdaftar di Dapodik, mengajar minimal empat semester berturut turut. Karena bisa saja terdaftar di Dapodik namun tidak mengajar karena tidak ada jam mengajar. Sekarang ini terkunci bagi Dua tahun kebelakang 22 Juli 2022. Yang dilihat kapan entri data di pusat. ketika hari ini baru entri maka tidak bisa diakomodir karena baru terdata.  

"Terkait masalah insentif. Memang kami Pemda Sumbawa memberikan insentif Rp 200.000 perbulan kepada 887 orang guru swasta. Dengan rincian TK 363 orang guru, SD ada 395 guru dan 256 guru swasta SMP. Di tahun 2025 juga dianggarkan dengan menggunakan data perDesember 2021" pungkasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang hadir meminta agar persoalan ini menjadi attensi Pemda. Sehingga guru guru swasta dapat ikut serta dalam seleksi P3K tahun ini 

Atas hal tersebut diakhir Pertemuan Forum mengambil kesimpulan dan rekomendasi diantaranya adalah Pertama : meminta pada tenaga pendidik untuk menguatkan kualifikasi kompetensi dan melengkapi administrasi guna mendukung pendaftaran P3K tahun 2024. Kedua meminta kepada pemerintah daerah untuk memasukkan tenaga pendidik non ASN non database BKN yang mengajar di sekolah swasta dalam database BKN yang mendapatkan insentif dari APBD. Ketiga meminta pada pemerintah daerah untuk mengusulkan afirmasi khusus kepada pemerintah pusat agar tenaga pendidik non ASN yang mengajar di sekolah swasta yang mendapatkan insentif dari APBD dapat diikutsertakan dalam seleksi P3K dengan melakukan koordinasi dengan KemenPAN RB, Kemendikdasmen dan BKN. Keempat meminta pada pemerintah daerah dapat meningkatkan kolaborasi dengan yayasan sekolah swasta untuk mendukung administrasi dan pengembangan tenaga pendidik agar memenuhi syarat untuk seleksi P3K. (AM)

]]>
Fri, 29 Nov 2024 17:57:25 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitri : HUT KORPRI ke 53 Momentum Memupuk Semangat Berkopri https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitri-hut-korpri-ke-53-momentum-memupuk-semangat-berkopri https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-zulfikar-demitri-hut-korpri-ke-53-momentum-memupuk-semangat-berkopri Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitri :  HUT KORPRI ke 53 Momentum Memupuk Semangat Berkopri

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun KORPRI ke 53. "Korpri untuk Indonesia" Demikian tema yang diangkat pada tahun ini. Artinya bermakna bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia hadir untuk memperkokoh persatuan dan jiwa korps" ujar Zulfikar Demitry atau akrab disapa Ikang Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Jumat 29 November 2024.

Kemudian lanjut Ikang, sebagai wadah berhimpunnya seluruh anggota pegawai sangat strategis dalam pembinaan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dengan usianya yang ke-53 tahun, artinya Korpri sudah setengah abad lebih melayani bangsa. Oleh karenanya, kata Ikang, momen ini harus dijadikan suatu momen yang dapat memupuk semangat Korpri sehingga tetap menjadi abdi negara yang tangguh, profesional dan inovatif demi Indonesia maju.

"Selamat Hari Korpri ke-53. Mari satukan bangsa dan berkarya melayani dengan bijak dan ramah pada masyarakat," ucap Ikang.

Menurutnya, untuk mewujudkan pemerintahan digital, yakni sebuah pemerintahan yang berbasis teknologi dan terhubung atau terintegrasi satu dengan yang lain, Korpri harus menjadi pionir.

"Karena dengan terwujudnya pemerintahan digital, maka saya yakin tata kelola pemerintahan menjadi efisien dan pelayanan publik akan lebih cepat. Terakhir, jadilah pegawai Republik Indonesia yang mengabdi sepenuh hati, ikhlas, jujur, dan profesional.Semoga sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin erat demi kemajuan Kabupaten Sumbawa. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih baik"pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 29 Nov 2024 14:01:22 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Apresiasi Apel Siaga Bencana Pemda https://amarmedia.co.id/drpd-kabupaten-sumbawa-apresiasi-apel-siaga-bencana-pemda https://amarmedia.co.id/drpd-kabupaten-sumbawa-apresiasi-apel-siaga-bencana-pemda DPRD Kabupaten Sumbawa Apresiasi Apel Siaga Bencana Pemda 

Sumbawa.Amarmedia.co.id. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa yang diwakili Anggota Komisi IV DPRD Syamsul Hidayat SE mengikuti Apel Siaga Bencana yang telah digelar oleh Pemda Sumbawa Selasa 26 November 2024 di halaman Kantor Bupati Sumbawa 

Dirinya atas nama Lembaga DPRD memberikan apresiasi atas pelaksanaan Apel Siaga bencana yang dilakukan dalam rangka melihat kondisi kesiapan atau kewaspadaan yang tinggi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Ini melibatkan berbagai upaya seperti penyediaan peralatan, dan koordinasi antar lembaga.

"DPRD memberikan penghargaan atas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama lembaga terkait, dan elemen masyarakat dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. Ini bisa berupa pelatihan evakuasi, pembangunan infrastruktur penanggulangan bencana, penyediaan sarana dan prasarana, atau peningkatan kesadaran masyarakat akan risiko bencana,"ujar Dayat akrab disapa  kepada wartawan di Sumbawa.

Kemudian lanjutnya penting mempersiapkan Kesiapsiagaan, karena bencana alam merupakan ancaman nyata yang dapat menimbulkan kerugian besar baik materi maupun nyawa. Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

"Dengan Apel Siaga Bencanandiharapkan dapat mendorong semua pihak untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh" pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, memimpin apel siaga bencana yang juga diikuti oleh Wakil Bupati, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan personel dari berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki kondisi geografis yang rawan terhadap berbagai bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan kebakaran hutan. Ia menegaskan, bencana ini tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat tetapi juga dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.

Dikatakan oleh Bupati, Respon cepat dan tepat adalah kunci dalam menghadapi bencana. Saya tekankan kepada BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Sosial untuk terus bergerak cepat menyalurkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

Bupati juga menyerukan kepada seluruh perangkat daerah, camat, dan kepala desa untuk memperkuat koordinasi di wilayah masing-masing. Ia mengingatkan pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana.

Setelah apel, Bupati didampingi Wakil Bupati dan para anggota Forkopimda melakukan pemeriksaan pasukan siaga bencana. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan kendaraan operasional yang akan digunakan dalam situasi darurat.(AM)

]]>
Tue, 26 Nov 2024 21:41:02 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Ajak Momentum Hari Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-ajak-momentum-hari-guru-tingkatkan-kualitas-pendidikan https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-ajak-momentum-hari-guru-tingkatkan-kualitas-pendidikan Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Ajak Momentum Hari Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn memberikan rasa apresiasi dan Motivasinya kepada para guru bangsa di momentum hari guru tahun ini.

"Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2024 dan HUT PGRI ke-79! Ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh guru atas dedikasinya mencerdaskan kehidupan bangsa"ujarnya kepada wartawan di Sumbawa 25 November 2024.

Kemudian lanjutnya, Momentum ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah membentuk generasi penerus bangsa. "Mari kita bersama-sama memberikan dukungan penuh agar guru dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik."ujarnya.

Ditambah oleh Gitta akrab disapa Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sumbawa ini, Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki peran yang sangat krusial. Dengan meningkatkan kesejahteraan guru, kita tidak hanya menghargai jasa mereka, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi dan inovasi dalam pembelajaran. Dirinya mengajak kita wujudkan Kabupaten Sumbawa yang cerdas dan berprestasi melalui peningkatan kualitas pendidikan.

"Program pemerintah terkait pendidikan, misalnya Merdeka Belajar. Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas jasa guru dan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai wakil rakyat, saya akan terus mendukung program-program seperti ini dan mendorong agar implementasinya berjalan efektif di Kabupaten kita. Selamat Hari Guru!"pungkas Gitta. (AM)

]]>
Mon, 25 Nov 2024 21:26:42 +0800 amr
Peringati Hari Guru Nasional, Nanang Nasiruddin: Pendidikan Harus Membangun Karakter dan Nilai Humanisme https://amarmedia.co.id/peringati-hari-guru-nasional-nanang-nasiruddin-pendidikan-harus-membangun-karakter-dan-nilai-humanisme https://amarmedia.co.id/peringati-hari-guru-nasional-nanang-nasiruddin-pendidikan-harus-membangun-karakter-dan-nilai-humanisme Peringati Hari Guru Nasional, Nanang Nasiruddin: Pendidikan Harus Membangun Karakter dan Nilai Humanisme 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Hari ini, Senin 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional dan PGRI ke 79. Hari Guru Nasional [HGN] sebagai momen penting untuk menghargai perjuangan para guru dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov  mengatakan, peran dan jasa guru sangat besar, meletakkan dasar-dasar nilai kehidupan sebagai bekal untuk meraih masa depan anak anak bangsa.

“Selamat Hari Guru Nasional dan PGRI ke 79. Guru adalah pembangun peradaban. Guru itu ibarat cahaya di tengah kegelapan. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Nanang melalui keterangannya di Sumbawa, Senin 25 November 2024.

Nanang berharap, melalui momentum Hari Guru Nasional, pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan guru dari berbagai aspek. Peran guru sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Pemerintah harus lebih memperhatikan kesejahteraan guru. Kesejahteraan guru yang memadai dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar dan kemampuan profesional guru. Kesejahteraan guru berbanding lurus dengan mutu pendidikan yang diterima para pelajar,” kata Nanang.

Nanang berharap pendidikan dapat membangun karakter dan empati sebagai manusia. Pendidikan, menurutnya tidak saja tentang mengejar nilai akademis, melainkan juga membentuk pribadi yang memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi.

“ Pendidikan harus membangun karakter, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan yang akan menjadi bekal hidup siswa sepanjang hayat,” ungkapnya.

Nanang menambahkan, pendidikan merupakan pilar kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pendidikan yang berkualitas dan merata dapat membantu meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Untuk mewujudkan generasi emas, kata Nanag, Kabupaten Sumbawa perlu meningkatkan mutu pendidikan dengan meningkatkan anggaran pendidikan, memperbaiki kurikulum, membangun pendidikan karakter, Mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, meningkatkan kompetensi guru dan Menjamin akses pendidikan yang merata dan berkualitas.(AM)

]]>
Mon, 25 Nov 2024 17:06:56 +0800 Maruf
Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2024 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-guru-nasional-2024 https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-guru-nasional-2024 Mon, 25 Nov 2024 08:40:50 +0800 amr DPRD Kabupaten Sumbawa Setujui 5 Buah Ranperda Tahun 2024 https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-setujui-5-buah-ranperda-tahun-2024 https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-setujui-5-buah-ranperda-tahun-2024 DPRD Kabupaten Sumbawa Setujui 5 Buah Ranperda Tahun 2024

Sumbawa. Amarmedia.co.id - DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Sidang Paripurna DPRD telah menyetujui 5 buah Ranperda menjadi Perda melalui Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat DaerahKabupaten Sumbawa Nomor 22 Tahun 2024 tentang Persetujuan Penetapan 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa. Keputusan Dewan tersebut dibacakan oleh Sekretaris DPRD Ir A Yani Senin 18 November 2024 lalu.

Disampaikan bahwa lima Rancangan Peraturan Daerah tersebut adalah ; 

  1. .Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sumbawa Tahun 2024-2044;
  2. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial;
  3. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi;
  4. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa;
  5. Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah;

Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Sumbawa Besar pada tanggal 18 November 2024. Ditandatangani oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa Nanang nasiruddin.

Dikatakan oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin bahwa khasanah pembinaan terhadap eksistensi produk hukum dan kebijakan daerah yang berbentuk pengaturan wajib didasarkan pada propemperda, perencanaan peraturan kepala daerah dan perencanaan peraturan DPRD dengan skala prioritas daerah, menetapkan rencana kerja yang bertujuan untuk mendukung dan mempercepat prioritas daerah serta program prioritas nasional, dan memfasilitasi rancangan produk hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(AM)

]]>
Fri, 22 Nov 2024 11:44:05 +0800 amr
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Hadiri Peresmian Laboratorium Kateterisasi Jantung di RSUP Manambai Abdul Kadir https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-hadiri-peresmian-laboratorium-kateterisasi-jantung-di-rsup-manambai-abdul-kadir https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kabupaten-sumbawa-hadiri-peresmian-laboratorium-kateterisasi-jantung-di-rsup-manambai-abdul-kadir Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Hadiri Peresmian Laboratorium Kateterisasi Jantung di RSUP Manambai Abdul Kadir

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov bersama Pjs. Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM., mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, saat meresmikan laboratorium dan membuka pelayanan kateterisasi jantung dan pembuluh darah (Cath Lab) di RSUP Manambai Abdul Kadir, Selasa siang 19 November 2024 lalu.

Kepada Wartawan Kamis (21/11) Ketua DPRD mengatakan dengan diresmikannya Cath Lab tersebut Kabupaten Sumbawa kini maju sejajar dengan Kota Besar, Miliki Fasilitas Cath Lab.

"Ini adalah kabar gembira untuk Warga Sumbawa, Layanan Cath Lab kini hadir sebagai terobosan baru di bidang kesehatan, Kami mengucapkan terima kasih dan bangga kepada Pemprov NTB yang telah mewujudkan akses kesehatan berkualitas di Sumbawa, sehingga warga Sumbawa Tak perlu lagi jauh-jauh berobat Jantung, Cath Lab RSMA jadi solusi" pungkasnya 

Sebelumnya Sekda Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran layanan Cath Lab merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. "Ini adalah upaya bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan dekat dengan masyarakat. Kami mengapresiasi manajemen RSUP Manambai Abdul Kadir atas dedikasinya dan berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan. Ke depannya, kami berharap layanan medis unggulan lainnya juga dapat hadir di sini," ujar Sekda.

Sementara itu, Pjs. Bupati Sumbawa juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB dan jajaran RSUP Manambai Abdul Kadir atas kehadiran layanan ini. "Cath Lab ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Pulau Sumbawa, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang selama ini harus dirujuk ke luar Sumbawa. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat dan berkualitas di daerah sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pjs. Bupati berharap RSUP Manambai Abdul Kadir dapat terus mengembangkan inovasi layanan kesehatan lainnya, seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Layanan Cath Lab ini menjadi terobosan penting, sebagai yang pertama di Pulau Sumbawa, dengan dukungan sumber daya manusia dan peralatan medis yang telah siap. Diharapkan, fasilitas ini mampu menjadi pusat rujukan pasien jantung dan pembuluh darah bagi masyarakat Pulau Sumbawa, sehingga layanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas dapat dirasakan oleh masyarakat.

]]>
Thu, 21 Nov 2024 20:51:32 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing terkait Kerjasama Bolog dengan Mitra dalam Pembelian Jagung https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-heariang-terkait-kerjasama-bolog-dengan-mitra-dalam-pembelian-jagung https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-heariang-terkait-kerjasama-bolog-dengan-mitra-dalam-pembelian-jagung Komisi II DPRD Sumbawa Gelar Hearing  terkait Kerjasama Bolog dengan Mitra dalam Pembelian Jagung 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing bersama Perum Bulog Kantor Cabang Sumbawa, Mitra Bulog UPJA Mitra Abadi dan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Rabu 20 November 2024 di ruang Rapat Kerja Komisi II.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi II Zohran SH. Hadir Pimpinan Komisi II M.Tahir SH. Anggota Komisi II, Kepala Dinas Koperasi UMKM perindag Tata Kostara dan Kepala Perum Bulog Sumbawa Zuhri Hanafi.

Dalam kesempatan itu, pimpinan rapat Zohran meminta penjelasan terkait perjanjian kerjasama antara Perum Bulog kantor cabang Sumbawa dengan mitra yaitu UPJA Mitra abadi dalam pengadaan jagung dalam rangka penyerapan jagung tani dan pangan cadangan pangan Pemerintah." Ada surat masuk dari salah satu Mitra Bulog yang mengeluhkan pelaksanaan perjanjian kerja karena stok Jagungnya belum dibeli Bulog" jelas Orek akrab disapa sekretaris komisi II.

Atas hal tersebut Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sumbawa Zuhri Hanafi memberikan apresiasi atas inisiatif DPRD mengundang para pihak sehingga semuanya dapat menjadi jelas. 

"Kami apresiasi atas fasilitasi DPRD bertemu dengan mitra sehingga menjadi model dalam bentuk kerjasama dengan mitra. Namun kami berikan kesempatan pada Mitra untuk menyampaikan permasalahannya" tandas Zohri.

Dijelaskan Direktur UPJA Mitra Abadi Rosidi bahwa dulu sebelum menjadi mitra Bulog, dirinya mendengar Bulog bermitra dalam pembelian jagung sehingga dirinya meminta kerjasama, dan Bulog meminta persyaratan tertentu yakni gudang dan sarana.Hal ini berlaku juga bagi mitra lainnya baik di Lopok, Sumbawa, Alas dan di Brangkolong dan tempat lainnya sehingga dirinya mendapatkan (sewa)  Gudang dengan kapasitas 1000 ton. "Sehingga Bulog turun melihat lokasi saya. Kebetulan dirinya punya drayer dan lantai jemur. Sehingga saya memperlihatkan gudangnya kepada Tim dan akhirnya diakomodir dan disetujui" jelas Rosidi.

Dalam perjalanan kerjasama, Bulog telah membeli sebayak 380 Ton jagung dari total  ( 93.030 kg kontrak)- dirinya mulai memasukkan jagung ke gudang yang disewa sehingga dapat memenuhi kontrak. Namun dalam perjalanan pembelian dari Bulog terhenti. Atas hal tersebut kami berkordinasi dengan Perum Bulog Sumbawa ditanggapi bahwa LC (Letter of Credit) belum keluar sehingga belum bisa membeli jagung Mitra. 

Selama proses menunggu LC tersebut mitra mendapatkan beban sewa gudang sehingga petani juga mendesak agar segera dibayarkan jagungnya. Bahkan dirinya sempat dilaporkan polisi. Atas kerugian ini Mitra meminta solusi kepada Pimca Bulog Sumbawa dan Perwakilan rakyat. 

"Kami meminta kepada perum Bulog untuk menanggapi masalah ini agar kami tidak merugi. Langkah kami adalah mengadukan hal ini ke DPRD sebagai mitra sebagai langkah positif atau dengan baik-baik saja agar ada jalan keluar. Jangan sampai antara kami, petani, dan bulog tidak ada kepercayaan lagi" jelasnya.

Adapun tanggapan Perum Bulog bahwa kemitraan dengan UPJA Mitra abadi masuk dalam gerbong terakhir disaat jagung mau habis."Dasar pengajuan ke pusat adalah kontrak dengan mitra. Bulog tidak melihat posisi sewa, tapi pada posisi pengadaan. "Kontrak mengacu pada jumlah jagung yang dikontrak bukan pada kapasitas gudang" jelasnya

"Memang selama dua bulan tidak ada kegiatan otomatis tidak ada kontrak. Uang nya Bulog adalah dibiaya dari bank berupa kredit komersial bukan dari negara.Ketika tidak ada kegiatan, pusat menghentikan kredit sehingga otomatis Bulog Kabupaten Sumbawa tidak membeli. Memasuki bulan September Mitra datang kepada kami meminta pengajuan pembelian stok gudangnya.

"Terjadilah pengajuan kembali ke Pusat.Kami sudah menanggapi permintaan bapak Rosidi. Namun tergantung pusat. Itulah kendala sehingga tidak bisa membeli lagi. Kalau ada izin membeli saat harga jatuh maka kami membeli. Kalau ada perintah membeli dan LCnya ada kami pasti membeli" jelasnya

Atas hal tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi II meminta kontrak dilanjutkan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak.sehingga tidak ada yang dirugikan. 

Seperti tanggapan Anggota Komisi II Muhammad Zain, diharapkan Bulog dapat menampung apa yang ada digudang mitra karena nilai kontraknya belum terpenuhi.

"Mitra bulog sudah membeli jagung petani namun tidak bisa menjual ke Bulog. Hal ini perlu di salurkan sehingga mitra  tidak merugi. Ini sebenarnya bisa dikomunikasikan dengan pengusaha yang ada dan harus ada jalan keluar. Apakah masih dibutuhkan atau tidak sehingga mitra bisa menyesuaikan dan tidak merugi" jelas Ozzi akrab disapa.

Berdasarkan informasi Mitra ada 620 ton yang ada digudangnya yang belum dibeli Bulog, Mitra berani sewa gudang karena melihat seribu ton yang dikontrak ( 93.030 kg). Bulog memberikan waktu mengisi gudangnya Bulog diatas jam dua siang sehingga mitra terkena beban biaya lembur disamping beban sewa gudang.

Diakhir pertemuan diperoleh kesepakatan bahwa Perum Bulog memiliki komitmen untuk membantu kesulitan mitra sehingga tidak merugi dengan mengajukan LC kepada Perum Bulog Pusat atas dasar hearing dan surat DPRD Kabupaten Sumbawa. Bulog menyanggupi untuk membeli sisa stok mitra sebanyak 620 Ton. 

Komisi II DPRD mengharapkan kesepakatan tersebut betul-betul dilaksanakan agar tidak merugikan petani dan mitra. DPRD akan bersurat ke Perum BULOG Sumbawa agar diteruskanke Perum BULOG Pusat. (AM)

]]>
Thu, 21 Nov 2024 17:39:39 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Siap dukung Sumbawa Jadi Sentra Ketahanan Pangan Indonesia https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-siap-dukung-sumbawa-jadi-sentra-ketahanan-pangan-indonesia https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-siap-dukung-sumbawa-jadi-sentra-ketahanan-pangan-indonesia Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Siap dukung Sumbawa Jadi Sentra Ketahanan Pangan Indonesia 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH M.Kn mengikuti launching Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan di pekarangan Polsek Kota Sumbawa Besar Rabu 20 November 2024 lalu.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Sumbawa dan jajaran, Forkopimda Sumbawa, Pemda Sumbawa dan jajaran. 

Sesaat setelah menanam bibit tanaman Hortikultura. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano kepada wartawan menyatakan siap untuk mendukung Polri mewujudkan ketahanan pangan. "Dengan dilaunchingnya Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Sumbawa, Kami yakin kerja - kerja produktif menghasilkan pangan berkualitas dan cukup akan terpenuhi" ujarnya.

Dirinya sangat mengapresiasi upaya tersebut yang berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan.

Menurut Gitta akrabnya, Ketahanan pangan adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Dengan pangan yang cukup, bergizi, dan aman, kita dapat membangun generasi yang sehat dan produktif. Pemerintah daerah dan DPRD selama ini berkomitmen untuk terus mendukung para petani melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang memadai. Ditambah dengan keterlibatan polri maka peta jalan ketahanan pangan di Indonesia akan lebih cepat direalisasikan.

 

Pencapaian Sumbawa sebagai stok pangan daerah harus terus dibangun . Beberapa komoditi yang prospek adalah Padi, Jagung, Palawija dan Hortikultura. Tantangan yang sering dihadapi seperti hama penyakit, harga pupuk yang tinggi, atau akses pasar yang terbatas sehingga saat panen raya harga anjlok. Maka solusi dan langkah ke depan harus dapat diwujudkan. Seperti adanya kemitraan. kerja sama antara pemerintah, Polri, swasta, dan masyarakat adalah solusi dalam mengatasi tantangan tersebut

DPRD senantiasa mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan, misalnya melalui pembuatan peraturan daerah, pengawasan anggaran, dan fasilitasi dialog antara pemerintah dan masyarakat.

"Kami mengajak semua pihak untuk bahu-membahu dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.Saya merasa optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, ketahanan pangan di daerah kita akan semakin terjamin" pungkasnya.(AM)

 

]]>
Thu, 21 Nov 2024 17:25:56 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Berlian Rayes Dorong Hadirnya Museum Sejarah Berdirinya Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-berlian-rayes-dorong-hadirnya-museum-sejarah-berdirinya-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-berlian-rayes-dorong-hadirnya-museum-sejarah-berdirinya-kabupaten-sumbawa Wakil Ketua DPRD Berlian Rayes Dorong Hadirnya Museum Sejarah Berdirinya Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Barat. Amarmedia.co.id - Sumbawa memiliki sejarah panjang yang patut untuk dikenang dan dimuseumkan baik sumbawa di zaman kerajaan maupun saat berdirinya Kabupaten Sumbawa.

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, HM Berlian Rayes, S.Ag,. MM.Inov berharap agar Sumbawa memiliki museum tentang sejarah baik saat sumbawa di masa kerajaan maupun saat lahir dan berdirinya kabupaten Sumbawa.

"Sumbawa harus bisa mencontoh daerah-daerah lainnya yang telah memiliki musium sejarah masa lalu baik saat terbentuk daerah kabupaten maupun saat masa-masa seperti Sumbawa di masa kerajaan dan lainnya," ujar H Berlian Rayes, Selasa (19/11/2024).

Politisi Partai Golkar ini memberikan apresiasi atas ide brilian dan mulia dari Pjs Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah, S.Hut yang telah menggagas berdirinya Musium Galeri informasi Sejarah berdirinya KSB.

"Ide Pak Pjs Bupati KSB patut diapresiasi dan dicontoh oleh kabupaten besar seperti Sumbawa dalam rangka mengenang sejarah perjuangan pembentukan kabupaten sumbawa barat apalagi kegiatannya tanpa menggunakan anggaran daerah serta menghadirkan tokoh-tokoh hebat pendiri dan pejuang pembentukan KSB. Ini sungguh luar biasa," jelas Waka 1.

Dikatakan, meski KSB telah pecah dari kabupaten induk yakni sumbawa, apa yang baik bisa menjadi contoh untuk dapat diterapkan dan selaku pimpinan DPRD Sumbawa, hal ini akan kami dorong agar kabupaten sumbawa dapat memilki musium sejarah berdiri Kabupaten Sumbawa.

"Kami akan dorong agar kabupaten sumbawa memiliki museum sejarah masa lampau baik itu saat berdirinya kabupaten Sumbawa maupun yang lainnya," pungkas Haji Berlian.(AM)

]]>
Wed, 20 Nov 2024 19:50:28 +0800 amr
DPRD Sumbawa Audiensi dengan BPK Perwakilan Provinsi NTB Ikhtiar Pengelolaan Keuangan Untuk Kesejahteraan Rakyat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-audiensi-dengan-bpk-perwakilan-provinsi-ntb-ikhtiar-pengelolaan-keuangan-untuk-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-audiensi-dengan-bpk-perwakilan-provinsi-ntb-ikhtiar-pengelolaan-keuangan-untuk-kesejahteraan-rakyat DPRD Sumbawa Audiensi dengan BPK  Perwakilan Provinsi NTB Ikhtiar Pengelolaan Keuangan Untuk Kesejahteraan Rakyat 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov bersama Wakil ketua Zulfikar Demitry SH MH dan Anggota berkunjung ke Kantor BPK Perwakilan Provinsi NTB di Mataram Rabu 20 November 2024.

Hadir Anggota DPRD lainnya H Zainudin Sirat, Abron Ishak A.Md, Kaharuddin Z. Alen Taryadi bersama sekretaris DPRD Ir A Yani dan kepala Bagian diantara Lukmanuddin S.Sos dan Usman SE.ME dan jajaran. Dari Pemerintah Daerah hadir Kepala BKAD Didi Hermansyah SE, Kepala Bappeda ES. Adi Nusantara S.Sos.MT.Kepala Bapenda Agus Mustamin S.Sos.M.Si, Inspektorat I Made Patria AP.l., dan juga dari Kejaksaan Negeri Sumbawa. 

Rombongan diterima oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB Rahmadi, S.E., M.M., Ak., CA, CSFA bersama dengan jajaran. 

Dikatakan oleh Nanang maksud kedatangan rombongan adalah untuk meminta arahan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB terhadap pengelolaan keuangan daerah. "Fokus utama adalah upaya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan mencapai opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)" ujar Nanang.

Atas hal tersebut, Kepala BPK Rahmadi menjelaskan Peran BPK diantaranya melakukan pemeriksaan keuangan negara, termasuk APBN, APBD, BUMN, dan BUMD. "Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan keuangan negara sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mencapai kesejahteraan rakyat" terang Rahmadi 

 

Ada beberapa temuan pemeriksaan yang menyebabkan Kabupaten Sumbawa mendapatkan opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Temuan ini umumnya terkait dengan ketidaksesuaian dengan standar akuntansi, ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kelemahan dalam sistem pengendalian internal.

Oleh karenanya diharapkan Peran DPRD. DPRD memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan rekomendasi BPK, melakukan pembahasan anggaran, dan memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif dan efisien.

 

Dijelaskannya bahwa upaya meningkatkan Opini WTP dapat dilakukan melalui upaya memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan koordinasi antara eksekutif dan legislatif, dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dari Audiensi tersebut, dapat diperoleh beberapa hal penting bahwa Kabupaten Sumbawa masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan akuntabilitas. Oleh karena itu pentingnya sebuah Koordinasi. Koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk mengatasi permasalahan yang ada dan mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah sebutnya merupakan kunci untuk meningkatkan kepercayaan publik dan menarik investasi. Pemerintah daerah perlu terus memperkuat sistem pengendalian internal untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

DPRD juga dapat berkontribusi dalam meingkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia. Pegawai yang terlibat dalam pengelolaan keuangan perlu diberikan pelatihan dan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan kompetensinya.

 

Disamping itu juga perlu nelakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan transparan misalnya melalui musrembang desa, Kecamatan dan Kabupaten.

Dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry bahwa Pertemuan antara DPRD Kabupaten Sumbawa dengan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB merupakan langkah yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. "Dengan komitmen dan kerja sama yang baik dari semua pihak, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat mencapai opini WTP pada tahun-tahun mendatang" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 20 Nov 2024 18:26:31 +0800 amr
Pansus IV DPRD Kabupaten Sumbawa Setujui Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial https://amarmedia.co.id/pansus-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-setujui-ranperda-penyelenggaraan-kesejahteraan-sosial https://amarmedia.co.id/pansus-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-setujui-ranperda-penyelenggaraan-kesejahteraan-sosial Pansus IV DPRD Kabupaten Sumbawa Setujui Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Hasil pembahasan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dilaporkan oleh Juru bicara Pansus IV DPRD kabupaten Sumbawa Syamsul Hidayat SE. Senin 18 November 2024.

Sidang Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.,M.M.Inov. dari Pemerintah Daerah hadir PJs Bupati Sumbawa Dr.Najamuddin Amy.S.Sos.MM. Sekretaris Daerah Dr.Budi Prasetyo, Forkopimda Sumbawa dan jajaran kepala OPD Camat dan kepala desa.

Disampaikan oleh Dayat akrabnya disapa bahwa Pansus IV telah melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk komitmen Pansus IV dalam memperkaya materi muatan Ranperda.

Pansus IV DPRD telah melakukan kajian mendalam terhadap Ranperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Salah satu hasil kajian adalah perlunya menyesuaikan nomenklatur dari "penyandang masalah kesejahteraan sosial" menjadi "pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial". Perubahan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2021 yang mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.

" Pansus IV telah mencermati dokumen ranperda dan penjelasan yang disampaikan Bupati Sumbawa, penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Sumbawa, pemandangan umum fraksi-frasi dewan, masukan dari masyarakat dan hasil fasilitasi Biro Hukum Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat" ucap Dayat. ketua Fraksi PAN ini.

Ditegaskannya terhadap Ranperda ini, Pansus IV telah menyepakati untuk melakukan penyempurnaan materi muatan yaitu pada point 6 konsideran mengingat yaitu Peraturan Menteri Sosial nomor 8 tahun 2012 Tentang Pedoman Pendataan dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan potensi sumber kesejahteraan sosial diganti karena telah dicabut dengan peraturan menteri sosial nomor 3 tahun 2021 tentang pengelolaan data terpadu kesejahteraan sosial.

"Dengan dicabutnya Peraturan Menteri Sosial nomor 8 tahun 2012 tentang Pedoman Pendataan Dan Pengelolaan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, maka seluruh nomenklatur tentang penyandang masalah kesejahteraan sosial diganti menjadi pemerlu pelayanan kesejaheraan sosial" urainya.

Dengan perubahan nomenklatur ini, diharapkan program kesejahteraan sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Selain itu, pendekatan yang lebih holistik akan memungkinkan pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan efektif.

Adapun Anggota Pansus IV DPRD Kabupaten Sumbawa adalah Zulfikar Demitry,SH.MH selaku Koordinator, Muhammad Takdir, SE,M.M.Inov sebagai Ketua, H.Jabir,S.Pd sebagai Wakil Ketua, Sukiman,K.S.Pd.I, sebagai Sekretaris dan Anggota adalah Ema Yuniarti, Syukri HS, A.Ma, Bunardi, A.Md.Pi, Edwan Purnama, Syamsul Hidayat,SE. Sandi, S.Pd,M.M., dan Sri Hastuti (AM)

]]>
Wed, 20 Nov 2024 11:09:26 +0800 amr
Pansus III DPRD Sumbawa : Ranperda Perumahan dan Kawasan Pemukiman Masih Di Fasilitasi Biro Hukum Provinsi https://amarmedia.co.id/pansus-iii-dprd-sumbawa-ranperda-perumahan-dan-kawasan-pemukiman-masih-di-fasilitasi-biro-hukum-provinsi https://amarmedia.co.id/pansus-iii-dprd-sumbawa-ranperda-perumahan-dan-kawasan-pemukiman-masih-di-fasilitasi-biro-hukum-provinsi Pansus III DPRD Sumbawa : Ranperda Perumahan dan Kawasan Pemukiman Masih Di Fasilitasi Biro Hukum Provinsi 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Panitia Khusus III DPRD Kabupaten Sumbawa melalui juru bicaranya Sri Wahyuni SAP menyampaikan bahwa Pansus III DPRD Kabupaten Sumbawa telah melakukan pembahasan yang intensif terhadap Ranperda tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan memperhatikan penjelasan yang disampaikan Bupati Sumbawa, penjelasan Bapemperda, Pandangan Umum Fraksi Dewan. 

"Pembahasan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat" ujar Sri (18/11) pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. hadir PJs Bupati Sumbawa Dr.Najamuddin Amy S.Sos.MM., Sekretaris Daerah Dr Budi Prasatiyo SAP.MAP dan Forkopimda Sumbawa.

Dikatakan Sri, Hasil pembahasan Pansus III menunjukkan bahwa Kebutuhan akan perumahan layak masih terdapat kekurangan pasokan perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, terutama di daerah perkotaan.

Sehingga perlu adanya pengaturan yang lebih komprehensif sementara regulasi yang ada saat ini dinilai belum cukup untuk mengatasi permasalahan perumahan yang kompleks.

"Terkait proses selanjutnya, Pansus III DPRD melaporkan Ranperda Perumahan dan Kawasan Permukiman masih dalam proses fasilitasi di Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan hasilnya akan disampaikan pada paripurna selanjutnya" jelas Sri dari Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan ini

Adapun Anggota Pansus III DPRD Kabupaten Sumbawa adalah Gita Liesbano, S.H., M.Kn sebagai Koordinator, Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov sebagai Ketua, Sri Wahyuni, S.AP, sebagai Wakil Ketua dan Hasanuddin, S.E sebagai Sekretaris. Sedangkan Anggota adalah Alen Taryadi, S.H, Gahtan Hanu Cakita Hj. Jamila, S.Pd.SD, Andi Rusni, S.E., M.M., H. Rusdi., M. Taufik, dan Saipul Arif (AM)

]]>
Wed, 20 Nov 2024 10:23:27 +0800 amr
Pansus II DPRD Sumbawa Setujui Ranperda RPIK dan Pengelolaan Barang Milik Daerah https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-setujui-ranperda-rpik-dan-pengelolaan-barang-milik-daerah https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-setujui-ranperda-rpik-dan-pengelolaan-barang-milik-daerah Pansus II  DPRD Sumbawa Setujui RanperdabRPIK dan Pengelolaan Barang Milik Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa bersama PJs Bupati Sumbawa dan Forkopimda Sumbawa serta Anggota DPRD.

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Laporan Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Dua Ranperda disampaikan pada Sidang Paripurna Senin 18 November 2024.

Sidang dipimpin ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. Hadir PJs Bupati Sumbawa Dr.Najamuddin Amy S.Sos.MM.Forkopimda dan Jajaran Kepala OPD.

Melalui Juru bicara Pansus M.Tahir SH. menyampaikan bahwa rancangan PERDA tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) TAHUN 2024-2044, DPRD dan pemerintah daerah sama-sama mengajukan rancangan, maka sesuai peraturan perundang-undangan rancangan Perda yang dibahas adalah rancangan Perda usul inisiatif DPRD sedangkan rancangan PERDA dari pemerintah daerah dijadikan sebagai sandingan dalam pembahasan tingkat lanjut antara PANSUS DPRD Kabupaten Sumbawa dan tim pembahasan PERDA pemerintah daerah.

"Setelah mencermati rancangan perda ini perlu adanya penyempurnaan materi muatan raperda antara lain periodik yang digunakan dalam judul ranperda adalah tahun 2024 trip 2044. Sehingga semua dokumen baik batang tubuh dan lampiran Perda harus disesuaikan"ujar Tahir jebolan Fakultas Hukum UNSA ini. 

 

Dikatakan Tahir, berdasarkan hasil fasilitasi biro hukum setda provinsi, rancangan PERDA ini secara substansi tidak banyak yang berubah dan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan. "harapan kami Pansus II, dengan ditetapkannya Ranperda tentang RPIK dapat memberikan dampak yang positif untuk memajukan industri di daerah agar bisa memberikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pendapatan asli daerah (PAD)" tandasnya.

Selanjutnya rancangan PERDA tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah menjadi tuntutan atas terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Berdasarkan hasil fasilitasi biro hukum Setda Provinsi NTB rancangan perda ini secara substansi juga tidak banyak yang berubah dan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Adapun Ruang lingkup diatur dalam pasal 3 meliputi pejabat pengelola barang milik daerah, perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan,penggunaan, pemanfaatan dan pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindahan tangan pemusnahan penghapusan.

Kemudian ada penatausahaan, pembinaan pengawasan dan pengendalian, pengelolaan barang milik daerah pada perangkat daerah yang menggunakan pola pengelolaan keuangan badan layanan Umum Daerah dan barang milik daerah berupa rumah negara dan warga, ganti rugi dan sanksi.

Adapun Anggota Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov selaku koordinator, I Nyoman Wisma, S.I.P selaku Ketua, Muhammad Tahir, S.H sebagai Wakil Ketua dan Zohran, S.H sebagai Sekretaris, adapun Anggota Anggota adalah H. Andi Mappeleppui, Ade Mudhita Noorsyamsu, S.A.P, Muhammad Zain, S.I.P Ridwan, SP,. M.SI, .ida Rahayu, S.AP, kaharuddin ZJuliansyah, S.E, dan Ahmad Nawawi (AM)

]]>
Tue, 19 Nov 2024 19:35:04 +0800 amr
Pansus I DPRD Sumbawa Setujui 2 Ranperda dan Ranperda Penataan Desa di Pending https://amarmedia.co.id/pansus-i-dprd-sumbawa-setujui-2-ranperda-dan-ranperda-penataan-desa-di-pending-2990 https://amarmedia.co.id/pansus-i-dprd-sumbawa-setujui-2-ranperda-dan-ranperda-penataan-desa-di-pending-2990 Pansus I DPRD Sumbawa Setujui 2 Ranperda dan Ranperda Penataan Desa di Pending

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DRPD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Panitia Khusus DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Ranperda Inisiatif DPRD dan Pemda. Senin 18 November 2024

Rapat Paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov. hadir PJs Bupati Sumbawa Dr.Najamudin Amy S.Sos MM. bersama Forkopimda dan jajaran kepala OPD.

Melalui Juru Bicaranya Pansus I H. Zainuddin Sirat menjelaskan bahwa Pansus I DPRD Kabupaten Sumbawa dapat menyetujui dua Rancangan Perda untuk ditetapkan menjadi Perda dalam Sidang Paripurna hari ini yakni Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal Daerah, dan Rancangan Perda tentang Perubahan Ketiga atas Ranperda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa. Sementara Rancangan Perda Tentang Penataaan Desa agar dipending pembahasannya untuk dibahas kembali pada agenda DPRD berikutnya.

Pertama : Rancangan Perda tentang Penataan Desa 

Terhadap Ranperda tentang Penataan Desa, sesuai dengan saran dan masukan anggota Bapemperda, bahwa dengan telah ditetapkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, yang merupakan perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, dimana didalamnya mengisayaratkan untuk membentuk Peraturan Pemerintah (PP) terhadap hasil perubahan Undang-Undang tersebut, oleh karena itu Pansus berpendapat bahwa sebelum membahas Ranperda tentang Penataan Desa yang di dalam konsideran mengingat, tercantum Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, maka harus menunggu lahirnya Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan penjabaran dari UU Nomor 3 tahun 2024 tersebut, karena dimungkinkan akan berpengaruh terhadap isi dari Rancangan Perda tentang Penataan Desa.

Selain itu, berdasarkan masukan dari Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah, bahwa apabila Rancangan Perda tentang Penataan Desa dibahas kembali, maka seluruh ketentuan dan klausul yang mengatur tentang ‘Desa Adat’ dalam Rancangan Perda tersebut harus dihapus atau dihilangkan, karena di Kabupaten Sumbawa, kita tidak mengenal Desa Adat sebagaimana daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Kedua : Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal Daerah

Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kabupaten Sumbawa, merupakan tindak lanjut pelaksanaan ketentuan pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Daerah, yang mengamanatkan bahwa pemberian insentif dan/atau kemudahan penanaman modal kepada masyarakat dan/atau investor diatur dengan peraturan daerah.

Pada proses pembahasan bersama Tim Pembahasan Perda Pemeirntah Daerah, Pansus dapat menerima keberadaan Rancangan Perda tersebut, sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi penanaman modal dalam berinvestasi di daerah, termasuk juga memberikan kemudahan bagi investor yang sudah ada untuk mengembangkan usahanya.  

"Namun Pansus memberikan masukan agar Peraturan Bupati (Perbup) yang akan menjabarkan atau menjadi penjelasan atas Rancangan Perda tersebut agar tidak bertentangan dengan Rancangan Perda yang dibuat" jelas H Ude akrab disapa Ketua Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan.

Selain itu, ketentuan mengenai kepailitan yang tercantum dalam salah satu klausul dalam Rancangan Perda tersebut, ditambahkan ketentuannya agar keputusan kepailitan yang dimaksud dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Ketiga : Rancangan Perda tentang Perubahan Ketiga atas Ranperda Nomor Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah, bahwa di dalam Rancangan Perda tersebut, hanya terdapat 2 hal yang dilakukan perubahan yakni terkait dengan status Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, yang sebelumnnya berstatus B berubah menjadi A setelah dilakukan skoring ulang. 

Kemudian perubahan lainnya yakni terkait dengan nomenklatur Bappeda Kabupaten Sumbawa menjadi Baperida Kabupaten Sumbawa, dengan mengacu kepada surat dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2022, agar seluruh pemerintah kabupaten/kota segera membentuk Badan Riset dan Inovasi (Brida) di daerah masing-masing.

Berdasarkan ketentuan tersebut Pansus sependapat, agar Brida diintegrasikan dengan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah atau perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di bidang penelitian dan pengembangan daerah, dalam hal ini Bappeda, sehingga terjadi perubahan nomenklatur Bappeda menjadi Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah atau di singkat Baperida.  

Pansus I bersama Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah bersepakat agar Rancangan Perda ini segera ditetapkan agar dapat menjadi acuan dalam melakukan penguatan terhadap koordinasi program prioritas pengembangan ekosistem riset dan inovasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, koordinasi sumber daya manusia ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi serta tata kelola pengembangan ekosistem riset dan inovasi daerah guna meningkatkan kapasitas daya saing Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Adapun Panitia Khusus I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbwa adalah Nanang Nasiruddin, S.AP, MM.Inov selaku Koordinator, Muhammad Faesal, S.AP, MM. Inov selaku Ketua Edy Syarifuddin sebagai Wakil Ketua , Sri Wahyuni sebagai Sekretaris, dan Anggota anggota pansus adalah Adizul Syahabuddin, SP, M.Si, Hasanuddin HMS, Marliaten, Abron Ishak A.Md,H. Zainuddin Sirat  (AM)

]]>
Tue, 19 Nov 2024 16:30:52 +0800 amr
Pansus I DPRD Sumbawa Setujui 2 Ranperda dan Ranperda Penataan Desa di Pending https://amarmedia.co.id/pansus-i-dprd-sumbawa-setujui-2-ranperda-dan-ranperda-penataan-desa-di-pending https://amarmedia.co.id/pansus-i-dprd-sumbawa-setujui-2-ranperda-dan-ranperda-penataan-desa-di-pending Pansus I DPRD Sumbawa Setujui 2 Ranperda dan Ranperda Penataan Desa di Pending

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DRPD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Panitia Khusus DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Ranperda Inisiatif DPRD dan Pemda. Senin 18 November 2024

Rapat Paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov. hadir PJs Bupati Sumbawa Dr.Najamudin Amy S.Sos MM. bersama Forkopimda dan jajaran kepala OPD.

Melalui Juru Bicaranya Pansus I H. Zainuddin Sirat menjelaskan bahwa Pansus I DPRD Kabupaten Sumbawa dapat menyetujui dua Rancangan Perda untuk ditetapkan menjadi Perda dalam Sidang Paripurna hari ini yakni Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal Daerah, dan Rancangan Perda tentang Perubahan Ketiga atas Ranperda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa. Sementara Rancangan Perda Tentang Penataaan Desa agar dipending pembahasannya untuk dibahas kembali pada agenda DPRD berikutnya.

Pertama : Rancangan Perda tentang Penataan Desa 

Terhadap Ranperda tentang Penataan Desa, sesuai dengan saran dan masukan anggota Bapemperda, bahwa dengan telah ditetapkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, yang merupakan perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, dimana didalamnya mengisayaratkan untuk membentuk Peraturan Pemerintah (PP) terhadap hasil perubahan Undang-Undang tersebut, oleh karena itu Pansus berpendapat bahwa sebelum membahas Ranperda tentang Penataan Desa yang di dalam konsideran mengingat, tercantum Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, maka harus menunggu lahirnya Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan penjabaran dari UU Nomor 3 tahun 2024 tersebut, karena dimungkinkan akan berpengaruh terhadap isi dari Rancangan Perda tentang Penataan Desa.

Selain itu, berdasarkan masukan dari Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah, bahwa apabila Rancangan Perda tentang Penataan Desa dibahas kembali, maka seluruh ketentuan dan klausul yang mengatur tentang ‘Desa Adat’ dalam Rancangan Perda tersebut harus dihapus atau dihilangkan, karena di Kabupaten Sumbawa, kita tidak mengenal Desa Adat sebagaimana daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Kedua : Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal Daerah

Rancangan Perda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Kabupaten Sumbawa, merupakan tindak lanjut pelaksanaan ketentuan pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Daerah, yang mengamanatkan bahwa pemberian insentif dan/atau kemudahan penanaman modal kepada masyarakat dan/atau investor diatur dengan peraturan daerah.

Pada proses pembahasan bersama Tim Pembahasan Perda Pemeirntah Daerah, Pansus dapat menerima keberadaan Rancangan Perda tersebut, sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi penanaman modal dalam berinvestasi di daerah, termasuk juga memberikan kemudahan bagi investor yang sudah ada untuk mengembangkan usahanya.  

"Namun Pansus memberikan masukan agar Peraturan Bupati (Perbup) yang akan menjabarkan atau menjadi penjelasan atas Rancangan Perda tersebut agar tidak bertentangan dengan Rancangan Perda yang dibuat" jelas H Ude akrab disapa Ketua Fraksi Gabungan Demokrat PPP Pembangunan.

Selain itu, ketentuan mengenai kepailitan yang tercantum dalam salah satu klausul dalam Rancangan Perda tersebut, ditambahkan ketentuannya agar keputusan kepailitan yang dimaksud dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Ketiga : Rancangan Perda tentang Perubahan Ketiga atas Ranperda Nomor Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah, bahwa di dalam Rancangan Perda tersebut, hanya terdapat 2 hal yang dilakukan perubahan yakni terkait dengan status Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, yang sebelumnnya berstatus B berubah menjadi A setelah dilakukan skoring ulang. 

Kemudian perubahan lainnya yakni terkait dengan nomenklatur Bappeda Kabupaten Sumbawa menjadi Baperida Kabupaten Sumbawa, dengan mengacu kepada surat dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2022, agar seluruh pemerintah kabupaten/kota segera membentuk Badan Riset dan Inovasi (Brida) di daerah masing-masing.

Berdasarkan ketentuan tersebut Pansus sependapat, agar Brida diintegrasikan dengan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah atau perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah di bidang penelitian dan pengembangan daerah, dalam hal ini Bappeda, sehingga terjadi perubahan nomenklatur Bappeda menjadi Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah atau di singkat Baperida.  

Pansus I bersama Tim Pembahasan Perda Pemerintah Daerah bersepakat agar Rancangan Perda ini segera ditetapkan agar dapat menjadi acuan dalam melakukan penguatan terhadap koordinasi program prioritas pengembangan ekosistem riset dan inovasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, koordinasi sumber daya manusia ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi serta tata kelola pengembangan ekosistem riset dan inovasi daerah guna meningkatkan kapasitas daya saing Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Adapun Panitia Khusus I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbwa adalah Nanang Nasiruddin, S.AP, MM.Inov selaku Koordinator, Muhammad Faesal, S.AP, MM. Inov selaku Ketua Edy Syarifuddin sebagai Wakil Ketua , Sri Wahyuni sebagai Sekretaris, dan Anggota anggota pansus adalah Adizul Syahabuddin, SP, M.Si, Hasanuddin HMS, Marliaten, Abron Ishak A.Md,H. Zainuddin Sirat  (AM)

]]>
Tue, 19 Nov 2024 16:30:30 +0800 amr
Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Apresiasi Debat Publik Kedua KPU Sumbawa Berjalan Lancar https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-nanang-nasiruddin-apresiasi-debat-publik-kedua-kpu-sumbawa-berjalan-lancar https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-nanang-nasiruddin-apresiasi-debat-publik-kedua-kpu-sumbawa-berjalan-lancar Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Apresiasi Debat Publik Kedua KPU  Sumbawa Berjalan Lancar

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Sumbawa atas penyelenggaraan debat kedua (17/11) yang berlangsung dengan meriah dan lancar. 

Debat yang disiarkan secara langsung ini bertujuan agar masyarakat bisa menyaksikan visi misi pasangan calon secara langsung. Sehingga bisa memilih pemimpin terbaik bagi Kabupaten Sumbawa.

Dirinya mengharapkan kepada seluruh masyarakat Sumbawa untuk menggunakan hak pilihnya, dan memilih pemimpin yang bisa membawa perubahan Sumbawa lebih baik. "Kita memilih pemimpin yang betul - betul bisa membawa perubahan untuk masyarakat Sumbawa yang lebih baik. Semua Paslon visi dan misinya hampir mirip. Pola penyampaian saya lihat hampir sama. Saya memandang keempat calon adalah putra - putri terbaik Sumbawa. Siapapun yang akan memimpin Sumbawa kedepan kami harapkan akan lebih baik lagi dan membawa ke arah perubahan . Apa yang belum bisa di sentuh pemerintah dapat di sentuh . Itulah harapan masyarakat kita" pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat SIP mengatakan, debat pertama yang telah dilaksanakan berjalan dalam keadaan kondusif. Karena itu, pada debat kedua diharapkan pelaksanaannya lebih berkualitas dari debat pertama.

“Ini adalah bagian metode kampanye yang difasilitasi KPU. Debat kedua ini, adalah debat terakhir. Karena debat hanya dilaksanakan dua kali,” ujar Syamsi.

Menurutnya, dalam debat yang kedua, diharapkan pasangan calon menyampaikan visi-misi, program dan gagasan yang terbaik. Karena debat ini disiarkan secara langsung. Tujuannya, agar masyarakat Sumbawa bisa menyaksikan secara langsung visi dan misi pasangan calon. Sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang terbaik.

Diketahui, debat kedua ini dilaksanakan di aula Hotel Sernu Raya. Debat ini dihadiri oleh empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Yakni pasangan nomor urut 1, Hj Dewi Noviany-Talifuddin, pasangan nomor urut 2, H Syarafuddin Jarot-Mohamad Ansori, pasangan nomor urut 3, Abdul Rafiq-H Sahril dan pasangan nomor urut 4, H Mahmud Abdullah-H Burhanuddin Jafar Salam.

Dalam debat ini, masing-masing pasangan calon mengikutsertakan sejumlah pendukungnya. Yang terdiri dari pimpinan partai politik pengusung, tim sukses dan simpatisan. Dalam debat kedua ini, para pasangan calon akan menyampaikan gagasan terbaiknya dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan persoalan daerah lainnya. (AM)

]]>
Tue, 19 Nov 2024 09:12:32 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Bimtek Tentang LHP BPK dan Pertanggungjawaban APBD Akhir Tahun Anggaran https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-bimtek-tentang-lhp-bpk-dan-pertanggungjawaban-apbd-akhir-tahun-anggaran https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-bimtek-tentang-lhp-bpk-dan-pertanggungjawaban-apbd-akhir-tahun-anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa Bimtek Tentang LHP BPK dan Pertanggungjawaban APBD Akhir Tahun Anggaran 

Jakarta.Amarmedia.co.id - DPRD kabupaten Sumbawa melaksanakan Bimbingan Teknis dengan materi Pembahasan LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD Akhir tahun anggaran (14-17/11) di Jakarta.

Materi tersebut disampaikan oleh Sahat Marulitua. Hadir Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Sekretaris DPRD Ir A Yani dan jajaran.

Dijelaskan oleh narasumber,dilihat dari Kinerja bahwa jenis laporan kepala daerah yaitu LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD sebagaimana PP nomor 13 tahun 2019 tentang informasi kinerja. Kemudian laporan keuangan BPK berdasarkan PP Nomor 12 tahun 2019 yang berisi tentang audit keuangan dan LPJ Kepala Daerah kepada DPRD berdasarkan PP nomor 12 tahun 2019 yang berisi tentang Laporan Keuangan dan Hasil Audit BPK untuk penyusunan Perda APBD. 

"Pengelolaan keuangan daerah terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pengawasan. Untuk pemeriksaan dan pertanggungjawaban laporan keterangan pertanggungjawaban daerah dilakukan oleh BPK RI kemudian hasilnya disampaikan kepada DPRD oleh kepala daerah atas laporan keuangan yang telah diaudit" jelas Sahat.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas tersebut ada dibuat Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang terdiri dari Sistem Informasi Pembangunan Daerah dan sistem Informasi keuangan daerah. 

Dirinya menjelaskan tentang pentingnya pengawasan oleh legislatif. "DPRD Kabupaten memiliki kedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah kabupaten dan anggota DPRD kabupaten adalah pejabat daerah kabupaten. Fungsinya berdasarkan pasal 149 undang-undang 23 tahun 2014 ada 3 yaitu legislasi anggaran dan pengawasan" terangnya.

Pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah proses kegiatan yang ditujukan untuk menjamin agar pemda berjalan secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan. DPRD sesuai dengan fungsinya melakukan pengawasan atas pelaksanaan urusan Pemda di dalam wilayah kerjanya sesuai dengan peraturan perundang-undang dan fungsi pengawasan DPRD bersifat pengawasan kebijakan dan bukan pengawasan teknis. 

Untuk pertanggungjawaban laporan keuangan pemerintah daerah dan tindak lanjut atas LHP LKPD oleh BPK RI. Prinsipnya pada asas tepat waktu mengikuti standar akuntansi pemerintahan berdasarkan PP 24 tahun 2005 dan perubahannya di PP 71 tahun 2010. 

Untuk karakteristik kualitatif laporan keuangan harus relevan, andal, dapat dibandingkan dan dapat dipahami. 

Hakikat pemeriksaan atas LKPD merupakan pengujian atas 5 hal jelasnya 

Pertama ; keberadaan dan keterjadian yaitu pengujian terhadap perkiraan atau transaksi keuangan apakah benar ada dan benar-benar terjadi pada periode yang diperiksa dan didukung bukti yang memadai. 

Kedua ; kelengkapan yaitu semua aset kewajiban dan ekuitas dana yang dimiliki telah dicatat dalam neraca dan seluruh transaksi penerimaan daerah dan pembiayaan yang terjadi telah dicatat dalam LRA.

Ketiga : hak dan kewajiban yaitu seluruh aset yang tercatat dalam neraca benar-benar dimiliki atau hak dari Pemda dan utang yang tercatat merupakan kewajiban Pemda pada tanggal pelaporan. 

Keempat ; ketepatan penilaian dan pengalokasian yaitu seluruh aset, utang, penerimaan dan belanja daerah serta pembiayaan telah disajikan dengan jumlah dan nilai semestinya, diklasifikasikan sesuai dengan standar atau ketentuan yang telah ditetapkan dan merupakan alokasi biaya atau anggaran dari tahun anggaran Yang dilaporkan. 

Kelima ; penyajian dan pengungkapan yaitu seluruh komponen laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan ketentuan dan telah diungkapkan secara memadai dalam catatan atas laporan keuangan.

Atas pemaparan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.MInov mengatakan bahwa Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa sangat  antusias mengikuti  Bimtek ini. "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang kami hadapi saat ini. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan dapat saya terapkan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat khususnya Ketua DPRD "ujar singkat.(AM)

]]>
Sun, 17 Nov 2024 09:50:09 +0800 amr
DPRD kabupaten Sumbawa Belajar Dari Ahli Dalam Penyusunan APBD https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-belajar-dari-ahli-dalam-penyusunan-apbd https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-belajar-dari-ahli-dalam-penyusunan-apbd DPRD Kabupaten Sumbawa Belajar Dari Ahli Dalam Penyusunan APBD

Jakarta. Amarmedia.co.id- DPRD kabupaten Sumbawa pada hari kedua bimbingan teknis mendapatkan materi tentang arah kebijakan penyusunan APBD Tahun anggaran 2025. 

Disampaikan oleh narasumber dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Republik Indonesia vivin Gunawan SSTP MA, bahwa penyusunan APBD berprinsip pada kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah APBD. "Disusun dengan berpedoman pada KUA dan PPAS yang didasarkan pada RKPD. APBD disusun tepat waktu sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan" jelasnya .

Kemudian dijelaskan bahwa APBD merupakan dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan penerimaan daerah dan pengeluaran daerah. 

Vivin juga mengingatkan bahwa APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. selanjutnya APBD, Perubahan APBD dan pertanggungjawaban terhadap APBD setiap tahun ditetapkan dengan Perda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk RKPD tahun 2025 memiliki target diantaranya adalah melanjutkan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif serta mengembangkan agro maritim industri di sentra produksi melalui peran aktif koperasi.

Di samping itu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesejahteraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda (generasi milenial dan generasi z) dan penyandang disabilitas.

Kemudian melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.  Hal penting juga adalah membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

"Penyelenggaraan pemerintahan targetnya memperkuat reformasi politik hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi narkoba judi dan penyelundupan" jelas Vivin.(AM)

]]>
Sat, 16 Nov 2024 17:39:33 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Bimtek Untuk Meningkatkan Kapasitas Tupoksi di Jakarta https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-bimtek-untuk-meningkatkan-kapasitas-tupoksi-di-jakarta https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-bimtek-untuk-meningkatkan-kapasitas-tupoksi-di-jakarta DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Bimtek Untuk Meningkatkan Kapasitas Tupoksi di Jakarta 

Jakarta.Amarmedia.co.id - Dalam rangka meningkatkan kemampuan DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya, DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema "Peningkatan Kapasitas Tugas Pokok dan Fungsi DPRD Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2024-2029" yang dilaksanakan dari Kamis hingga Minggu (14-17 November 2024) di Jakarta 

Pada pembukaan acara Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.,M.M.Inov memberikan sambutannya bahwa Bimtek ini penting untuk membekali Anggota DPRD dalam bekerja ketika  memfasilitasi permasalahan masyarakat dan tugas konstitusional DPRD.

"Agenda kegiatan Bimbingan Teknis ini sangat penting untuk kita semua. Agar bekal ilmu kita dalam bekerja cukup untuk memfasilitasi kegiatan masyarakat dan pengambil keputusan strategis daerah. Saya mengharapkan Kita berada di sini semangat, fokus untuk belajar dan kesibukan lainnya sementara ini kita letakkan dulu seperti agenda politik dan sebagainya" ujar Nanang.

Nanang Nasiruddin berharap, melalui Bimtek ini, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menyusun anggaran yang lebih efektif dan efisien, serta melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan anggaran. "Dengan bekal ilmu yang baru ini, kita semakin yakin dan semnagat. Kami optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Partner Penyelenggara Bimtek, Wakil Rektor bidang Keuangan SDM dan Umum Universitas Respati Indonesia Dr.Ani Nuraini. MM menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang dipercayakan kepada lembaga Universitas Respati Indonesia."Acara ini bertujuan untuk mengupgrade ilmu pengetahuan dan referensi terbaru terkait tugas konstitusional DPRD seperti pembuatan peraturan daerah, pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah, dan pembahasan laporan pertanggungjawaban kepala daerah" ujarnya.

Beberapa materi yang diangkat diantaranya Pedoman Penyusunan APBD TA 2025 Sesuai Permendagri No. 15 Tahun 2024 dengan Narasumber Tim Ahli Kemendagri, Pembahasan dan Mekanisme Penyusunan Pokir DPRD Dalam Pembentukan APBD 2025 Dan materi tentang Pengawasan Atas Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD Dan Tindak Lanjut Atas Laporan BPK RI Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

"Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD."pungkasnya.

Hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH da Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Sekretaris DPRD Ir A Yani dan jajaran kepala Bagian (AM)

]]>
Fri, 15 Nov 2024 19:08:10 +0800 amr
Soal Pupuk Bersubsidi, Sekretaris Komisi II DPRD Zohran Investigasi Lapangan https://amarmedia.co.id/soal-pupuk-bersubsidi-sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-investigasi-lapangan https://amarmedia.co.id/soal-pupuk-bersubsidi-sekretaris-komisi-ii-dprd-zohran-investigasi-lapangan Soal Pupuk Bersubsidi, Sekretaris Komisi II DPRD Zohran Investigasi Lapangan

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Permasalahan pupuk subsidi di Daerah ini selalu berulang dan tak kunjung usai dari tahun ke tahun. Sebab, Kabupaten Sumbawa menjadi primadona dalam penyeludupan pupuk ke luar Daerah.

Hal itu terjadi karena lemahnya pengawasan pemerintah Daerah terhadap oknum distributor-distributor yang memainkan peran selama ini. Bahkan ada yang telah diproses hukum dan putusan ingkrah dari pengadilan terkait penyeludupan pupuk bersubsidi ke luar Daerah.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan hearing dengan Aliansi LSM Menggugat, Distributor, Dinas Pertanian, Dinas Perijinan dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, Perwakilan PT Pupuk Indonesia serta Komisi Pengawasaa Pupuk.

Menindaklanjuti itu semua, Komisi II DPRD Sumbawa melakukan kunjungan secara langsung ke lapangan, Rabu (13/11), Zohran SH.,  menegaskan, sidak lapangan secara langsung ini sangat penting dilakukan guna menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait persoalan pupuk bersubsidi di daerah ini.

Dijelaskan Orek akrab disapa sekretaris komisi II DPRD Sumbawa, pihaknya melakukan investigasi ke lapangan dengan pihak Desa-Desa. Apa ada kendali terkait pendistribusian ke kelompok-kelompok tani yang ada di masing-masing wilayah tersebut.

"Kami kunjungi dua Desa yakni Desa Maronge dan Desa Simu Kecamatan Maronge. Kedua Desa ini dalam pendistribusian pupuk tidak ada kendala kurun waktu 2023, namun pernah terjadi kendala kebutuhan petani saat masa pemupukan dilakukan tidak ada ketersediaan pupuknya di tingkat pengecer," bebernya.

Aneh, ketersediaan pupuk ini ada ditingkat pengecer setelah para petani selesai melakukan pemupukan. Jadi, tegas Orek, hal seperti ini harus ditindaklanjut ke Distributor agar tidak main-main dengan pupuk bersubsidi.

"Kami minta distributor agar ketersediaan pupuk bersubsidi ketika para petani melakukan musim pemupukan bukan setelahnya," pinta Orek.

Kedepannya, para Distributor-distributor harus lakukan penghitungan terkait ketersediaan pupuk bersubsidi saat para petani melakukan musim pemupukan bukan sebaliknya. ujarnya.

Menurutnya, Dua Desa yang telah dikunjunginya agar bisa memberdayakan Bumdes-Bumdes yang dikelolanya agar bisa membantu para petani-petani di wilayah dari sisi penebusan pupuk bersubsidi ini. 

Foto Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran SH bersama Kepala Desa Maronge Hamzanwadi 

"Kami Bumdes-Bumdes bisa ambil peran dalam hal ini sehingga para petani-petani bisa terbantu dengan kebijakan seperti itu," tandasnya (AM)

]]>
Thu, 14 Nov 2024 19:26:16 +0800 amr
Inilah Rekomendasi Komisi II Terhadap Persoalan Pupuk Bersubsidi, Ketua DPRD Minta Pemda Sumbawa dan Pupuk Indonesia Tindaklanjuti https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-komisi-ii-terhadap-persoalan-pupuk-bersubsidi-ketua-dprd-minta-pemda-sumbawa-dan-pupuk-indonesia-tindaklanjuti https://amarmedia.co.id/inilah-rekomendasi-komisi-ii-terhadap-persoalan-pupuk-bersubsidi-ketua-dprd-minta-pemda-sumbawa-dan-pupuk-indonesia-tindaklanjuti Inilah Rekomendasi Komisi II Terhadap Persoalan Pupuk Bersubsidi, Ketua DPRD  Minta Pemda Sumbawa Dan Pupuk Indonesia Tindaklanjuti 

Sumbawa,Amarmedia.co.id - Pada hari Kamis tanggal 7 November 2024 lalu DPRD kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan rekomendasi nomor 700.3/238/DPRD/2024 berdasarkan pertemuan haering komisi 2 bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan, dan OPD terkait l serta Pimpinan Pupuk Indonesia bersama Distribusi Pupuk Se Kabupaten Sumbawa dan Aliansi LSM diantaranya LSM Gempur, LSM Kamita, LSM SCW, dan LSM Cenderawasih. Adapun rekomendasi komisi 2 adalah sebagai berikut; 

Peserta Hearing Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait pupuk.

Pertama ; Meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap para distributor pupuk bersubsidi di daerah penyaluran Sumbawa untuk diberikan pembinaan dan saksi bagi yang bermasalah. 

Kedua : Meminta kepada Manajemen Pupuk Indonesia untuk segera melakukan pemutusan kontrak atau blacklist terhadap distributor yang sudah jelas melakukan pelanggaran hukum atau melanggar aturan perundangan - undangan yang berlaku.

Ketiga : Mengingat luasnya areal pertanian di Kabupaten Sumbawa diharapkan Kepada Pupuk Indonesia untuk menambah jumlah distributor.

Keempat: Meminta kepada para distributor untuk melaksanakan pembinaan dan evaluasi terhadap para pengecer yang nakal. 

Kelima : Kepada pemerintah daerah untuk menambah anggaran dalam rangka pengawasan penyaluran pupuk di Kabupaten Sumbawa.

Atas point Rekomendasi tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin kepada wartawan Rabu 13 November 2024 meminta Pemerintah Daerah bersama jajaran meningkatkan pengawasan terkait pupuk bersubsidi yang digelontorkan ke para petani-petani di Tana Samawa ini agar tepat sasaran, tepat waktu  dan bisa dimanfaatkan.

"Musim tanam sudah menjelang, maka quota pupuk bagi Sumbawa harus dapat dipakai oleh petani tepat waktu. Jangan sampai pupuk datang setelah petani melakukan pemupukan atau terpaksa harus menggunakan pupuk nonsubsidi. Oleh karena itu harus dilaksanakan secara serius pengawasan terhadap distribusi pupuk." jelasnya  jelasnya. 

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Tata Kostara S.Sos menyebutkan akan menindaklanjuti apa yang menjadi rekomendasi DPRD Kabupaten Sumbawa pada waktu hearing lalu. 

Foto Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa Tata Kostara.S.Sos

Tentunya kata dia, pengawasan lebih intens ditingkatkan dari produsen yakni PT Pupuk Indonesia (PI) ke Distributor sampai ke tingkat petani jangan sampai ditingkat distributor saja.

 

"Itu semua harus dilaksanakan dengan baik. Kami minta pihak Pupuk Indonesia memberikan akses ke pemda terkait distribusi yang dilakukan oleh distributor-distributor dalam penyaluran pupuk bersubsidi ke pengecer sampai tingkat petani," tegas Tata akrab disapa.

Kenapa mesti demikian dilakukan terang Tata, agar pupuk bersubsidi ini tidak menjadi persoalan lagi tengah masyarakat. Masih kata dia, akses ini sangat penting untuk memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh para petani, sehingga bilamana terjadi masalah maka akan cepat diketahui, titik mana dan siapa yang bermasalah dalam hal tersebut.

"Semoga bisa menjadi pertimbangan dari Pupuk Indonesia,"pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 14 Nov 2024 19:07:10 +0800 amr
Saipul Arif : Saatnya Tanam Harapan di Sumbawa: Selamatkan Hutan, Selamatkan Masa Depan https://amarmedia.co.id/saipul-arif-saatnya-tanam-harapan-di-sumbawa-selamatkan-hutan-selamatkan-masa-depan https://amarmedia.co.id/saipul-arif-saatnya-tanam-harapan-di-sumbawa-selamatkan-hutan-selamatkan-masa-depan

Saipul Arif : Saatnya Tanam Harapan di Sumbawa: Selamatkan Hutan, Selamatkan Masa Depan

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Saipul Arif sangat khawatir dengan kondisi hutan di Sumbawa. Ketua Badan Kehormatan DPRD ini menyoroti praktik monokultur jagung yang menyebabkan hilangnya semua pohon sehingga tidak ada lagi pelindung saat musim kemarau.

Oleh karena itu, dirinya mengusulkan penanaman pohon produktif seperti jambu mente dan sengon dengan sistem tumpang sari pada lahan dengan kemiringan tertentu untuk mengganti pohon yang telah ditebang.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi hutan dengan adanya monokultur jagung yang tidak menyisakan lahan yang ada. Maka dimusin kemarau tidak ada pelindung sebab semua pohonnya dibabat. Oleh karena itu perlu ditanam pohon yang produktif seperti Jambu Mente dan Sengon demi masa depan Sumbawa."ucapnya di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Rabu 13 November 2024.

Selain itu,Rollan akrab di sapa ketua BK juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik." Baru-baru ini, Komisi III DPRD Sumbawa telah melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk membahas masalah ini. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Berdasarkan hasil rapat dengan Dinas LH Kabupaten Sumbawa akan dilakukan pengelolaan sampah organik menjadi kompos dan sampah plastik (anorganik) didaur ulang, sehingga sampah menjadi berkah" jelasnya.

Dikatakan Rollan bahwa upaya meningkatkan pengelolaan sampah juga membutuhkan peran serta masyarakat. "Jangan hanya kita mengandalkan kepada Pemerintah, namun tindakan masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan juga harus ditanamkan. Musibah banjir di daerah kita penyebabnya juga bisa karena tersumbatnya saluran air oleh sampah. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk keberhasilan upaya pelestarian lingkungan ini", ujarnya 

Rollan yang juga Anggota Fraksi Gabungan , Demokrat PPP Pembangunan ini juga mendorong pemerintah daerah untuk mengambil tindakan yang lebih tegas dalam melindungi lingkungan."hutan kita yang ada di wilayah selatan seperti Lantung, Ropang habis dibabat harus dilakukan penindakan oleh aparat hukum, kita juga memiliki daerah resapan air di Batulanteh ini juga perlu diperhatikan kelestarian dan penjagaannya" pungkas Rollan.(AM)

]]>
Wed, 13 Nov 2024 13:13:31 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sidak RSUD, Soroti Pelayanan dan Infrastruktur https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sidak-rsud-soroti-pelayanan-dan-infrastruktur https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sidak-rsud-soroti-pelayanan-dan-infrastruktur DPRD Sumbawa Sidak RSUD, Soroti Pelayanan dan Infrastruktur

Sumbawa.Amarmedia.co.id  - Wakil ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH bersama Pimpinan dan Anggota Komisi IV melaksanakan Inspeksi Mendadak di RSUD Sumbawa guna mengoptimalkan Pengawasan Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap Pelayanan Kesehatan dan Pembangunan RSUD Sumbawa di Dusun Sering Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes Selasa 12 November 2024.

Inspeksi tersebut juga untuk melihat Implementasi Standar Pelayanan Minimal yang diberikan Petugas Kesehatan pada Pasien RSUD Sumbawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir, S.E.,M.M.Inov, Wakil Ketua H. Jabir, Sukiman K, S.Pd.I selaku Sekretaris, dan Anggota Edwan Purnama, Syamsul Hidayat, S.E, Syukri HS, A.Ma, Bunardi,A.Md.Pi. Sidak diterima oleh Kepala bagian TU RSUD Sumbawa H.Hermansyah, S.Kep. 

Dalam kunjungan tersebut Zulfikar Demitry, memastikan keluhan masyarakat terkait layanan di RSUD Sumbawa. Ditemukan pelayanan loket menumpuk dan berlebih diperlukan sistem elektronik agar bisa mengatasi jumlah pasien yang membludak untuk mengantri. 

" Di Poli saraf terdapat lorong masuk ke radiologi dimana banyak orang mengantri mengakibatkan terganggunya pasien yang lalu lalang di lorong. Kita perlu memanusiakan manusia " ungkapnya

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Takdir,SE,M.M.Inov menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, masyarakat ada yang merasa puas dan ada yang tidak merasa puas. Begitu pula di loket ada yang sudah mengantri 3 jam hal ini terjadi karena adanya dokter yang telat. 

"Keinginan kita untuk mengatasi dan mengurai terjadinya antrian yang panjang. Selain itu terkait dengan ambulance yang ditemukan ketika ingin memakainya dikenakan biaya. Akan kita perbaiki pelayanannya agar lebih baik" tegasnya

Ditambahkan oleh H. Jabir SPd Wakil ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa bahwa Informasi masyarakat terkait pelayanan di Rumah Sakit belum baik. " Pelayanan pasien sudah luar biasa, cuma ada beberapa kekurangan contohnya tadi di lorong poli saraf lorongnya sempit banyak pasien dan kondisinya bocor oleh karena itu sangat penting perbaikan pada fisik RSUD Sumbawa" imbuhnya 

Demikian Sukiman,K,S.Pd.I selaku Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menanyakan terkait pengelolaan parkir apakah menggunakan pihak ketiga dan berapa jumlah pembagian atau yang disetorkan oleh pihak ketiga pada rumah sakit.

"Nanti akan kami bahas terkait dengan kewenangannya agar tidak tumpang tindih dengan dinas Perhubungan. Sangat berbahaya jika parkir yang dilakukan di badan atau bahu jalan. Perlu ada inovasi ke depan demi perbaikan RSUD Sumbawa. Kami datang sidak sebagai bentuk dukungan atau support pada rumah sakit" jelasnya 

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Syukri HS, A.Ma, mengatakan harus memberi pelayanan maksimal pada masyarakat dan meminta percepatan relokasi RSUD Sumbawa ke Sering serta berikan layanan prima pada pasien.

Anggota komisi IV Bunardi,A.Md.Pi dan Edwan Purnama meminta agar perlu diperhatikan ruang rawat inap. Selain itu untuk pasien BPJS penting adanya perawat yang mendampingi jangan sampai keluarga yang sehat menjadi sakit.

Dari sidak tersebut dikatakan oleh kordinator Komisi akan dilakukan rapat kerja Komisi IV dan RSUD Sumbawa terkait dengan pelayanan maksimal pada pasien yang menghadirkan manajemen dan dokter-dokter spesialis RSUD Sumbawa dan rapat lintas komisi III dan IV terkiat dengan Pembangunan RSUD Sumbawa yang menghadirkan manajemendan kontraktor pembangunan RSUD Sumbawa  (Am/lala)

]]>
Tue, 12 Nov 2024 15:09:28 +0800 amr
Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Paripurna Pembahasan Ranperda Tahun Sidang 2024 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-paripurna-pembahasan-ranperda-tahun-sidang-2024 https://amarmedia.co.id/banmus-dprd-sumbawa-tetapkan-jadwal-paripurna-pembahasan-ranperda-tahun-sidang-2024 Banmus DPRD Sumbawa Tetapkan Jadwal Paripurna Pembahasan Ranperda Tahun Sidang 2024

 

 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Badan Musyawarah DPRD kabupaten Sumbawa membahas acara dan jadwal rapat Paripurna Keempat DPRD Kabupaten Sumbawa dalam Rangka Pembahasan Ranperda yang berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan Usul Inisiatif DPRD Kabupaten Sumbawa Tahun 2023 Tahun Sidang 2024 yang bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD kabupaten Sumbawa. Senin 11 November 2024.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP, M.M. inov didampingi oleh wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H. Muhammad Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov dan Zulfikar Demitry, SH, MH selaku wakil ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa. Hadir anggota Badan Musyawarah DPRD serta Sekretaris DPRD Ir. A Yani bersama jajaran.

Dari Pemerintah daerah hadir kabag hukum H. Asto Wintioso SH, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Sumbawa Syahruddin, S.Sos, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumbawa, Kaharuddin, SE., M.Ec. Dev., Kepala Bapedda Kabupaten Sumbawa, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Hendra Irawan, Perwakilan Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa Witri Ulandari.

Dari rapat tersebut diperoleh hasil dan kesepakatan jadwal rapat paripurna Keempat DPRD Kabupaten Sumbawa dalam Rangka Pembahasan Ranperda yang berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan Usul Inisiatif DPRD Kabupaten Sumbawa Tahun 2023 Tahun Sidang 2024 yakni yang digelar pada hari Senin tanggal 18 November 2024.

]]>
Tue, 12 Nov 2024 10:00:13 +0800 amr
Anggota DPRD H. Rusdi Minta Pemda Sumbawa Persiapkan Kecukupan Stok Pupuk Petani https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-rusdi-minta-pemda-sumbawa-persiapkan-kecukupan-stok-pupuk-petani https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-rusdi-minta-pemda-sumbawa-persiapkan-kecukupan-stok-pupuk-petani Anggota DPRD H. Rusdi Minta Pemda Sumbawa Persiapkan Kecukupan Stok Pupuk Petani

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Rusdi, meminta pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa untuk mempersiapkan stok pupuk yang cukup di kios untuk memenuhi kebutuhan petani, terutama menjelang musim tanam akhir November dan awal Desember. Dirinya juga meminta agar daerah dapil III seperti Labangka Plampang  dan sekitarnya diprioritaskan dalam pendistribusian pupuk, khususnya melalui agen-agen pupuk yang berada di Kecamatan Labangka.

"Petani di wilayah Kabupaten Sumbawa secara bersamaan membutuhkan pupuk.. Demikian pula Dapil III  sebagai daerah pemilihannya seperti Labangka dan sekitarnya untuk diketahui telah mempersiapkan diri secara finansial untuk membeli pupuk, namun mereka khawatir akan ketersediaan pupuk yang mencukupi, terutama menjelang musim hujan yang juga merupakan musim tanam" ucapnya kepada wartawan Senin 11 November 2024

Dikatakanmya H Rusdi yang merupakan anggota Fraksi PAN, dengan waktu yang terbatas menjelang akhir November dan awal Desember menjadi faktor penentu keberhasilan musim tanam. Keterlambatan dalam penyediaan pupuk dapat berdampak signifikan pada hasil panen petani.

Agen pupuk di Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mendistribusikan pupuk secara tepat waktu dan merata kepada petani termasuk di wilayah kecamatan Labangka.

"Karena sekarang musim hujannya bersamaan diharapkan kepada penyalur pupuk untuk segera mengisi kios atau gudang di desa - desa karena di akhir November dan awal Desember ini petani sudah mulai menanam.   

"Kami menerima aspirasi  wilayah Labangka dan sekitarnya minta diprioritaskan. Terutama kepada agen pupuk yang ada di Kecamatan Labangka saya rasa di kecamatan lainnya juga butuh" ungkapnya.

Sebelumnya Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa telah memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dinas pertanian, dan distributor pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk yang cukup melalui percepatan proses distribusi pupuk ke daerah-daerah yang membutuhkan, termasuk wilayah Labangka.

Poin pertemuan tersebut juga meminta Pemerintah daerah perlu segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, sehingga petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya.(AM)

]]>
Tue, 12 Nov 2024 07:10:08 +0800 amr
Potensi PAD dari Tembakau Besar, Dewan Abron Dorong Pemerintah Daerah Optimalkan https://amarmedia.co.id/potensi-pad-dari-tembakau-besar-dewan-abron-dorong-pemerintah-daerah-optimalkan https://amarmedia.co.id/potensi-pad-dari-tembakau-besar-dewan-abron-dorong-pemerintah-daerah-optimalkan Potensi PAD dari Tembakau Besar, Dewan Abron Dorong Pemerintah Daerah Optimalkan

Sumbawa. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Abron Ishak, S.Pd,. menyoroti potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pertanian khususnya bidang tembakau. Senin 11 November 2024

Dikatakan anggota Fraksi Gelora ini, pendapatan daerah dari tembakau cukup besar, dimana pada tahun 2024 ini, anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) sumbawa berada di angka 17,65 miliar.

"Ini angka yang lumayan besar dari hasil tembakau dan bila bidang ini terus dikembangkan dengan serius oleh pemerintah maka setiap tahun nilainya akan terus bertambah," jelas Abron. 

Daerah penghasil tembakau di kabupaten sumbawa ini ada di lima kecamatan diantaranya Rhee, Utan, Alas, Alas Barat dan Tarano dan bila wilayah ini terus di suport oleh pemerintah tentu pendapatan daerah akan terus bertambah dari hasil tembakau. 

"Kami DPRD terus mendorong pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan bantuan bagi para petani tembakau terutama di wilayah Tarano yang daerahnya masih lumayan luas untuk di support menjadi lokasi penanaman," terang Abron. 

Tembakau ini lanjut Abron, selain tidak membutuhkan biaya besar seperti jagung, perawatannya pun gampang, hanya butuh air yang cukup, obat-obatan, hasilnya melebihi hasil jagung yang ditanam berhektar-hektar. 

"Tembakau ini bisa menjadi solusi bagi petani jagung untuk mengurangi dampak kerusakan hutan yang masif. Kami mendorong pemerintah agar terus melakukan sosialisasi sehingga petani jagung dapat beralih menanam tembakau," ungkapnya.

Menurut Abron, sumbawa memiliki potensi tembakau yang tidak kalah dengan daerah lain terutama di Tarano khusus Tolo’oi saja ada sekitar 220 hektar lahan tembakau yang bila mendapat dukungan serius dari pemerintah maka wilayah tersebut bisa menjadi daerah industri tembakau terbaik di sumbawa yang tidak akan kalah dengan daerah lain.

“Kami di DPRD mendorong agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terkait potensi tembakau di sumbawa khususnya Tarano," harap Politis Muda asal Jotang ini.

Tembakau ini selain tidak membutuhkan banyak air seperti tanaman lainnya, juga dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi dengan kisaran ketinggian tertentu dan sejauh ini, petani tembakau di Tarano Mata rata-rata semuanya sukses.

"Dengan dukungan pemerintah dan keseriusan masyarakat maka tidak menutup kemungkinan peluang UMKM tembakau untuk berkembang sebagaimana yang diharapkan akan tercapai," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 11 Nov 2024 15:31:58 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan dan Peringatan Hari Kesehatan nasional KE&60 Tahun 2024 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hadiri-upacara-peringatan-hari-pahlawan-dan-peringatan-hari-kesehatan-nasional-ke-60-tahun-2024 https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-hadiri-upacara-peringatan-hari-pahlawan-dan-peringatan-hari-kesehatan-nasional-ke-60-tahun-2024 Ketua DPRD Sumbawa Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan dan Peringatan Hari Kesehatan nasional KE-60 Tahun 2024

  

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov bersama Pimpinan DPRD mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan sekaligus Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di halaman Kantor Bupati Sumbawa, pada Senin (11/11/24). 

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WITA ini dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M., dan dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano, SH,M.Kn, Zulfikar Demitry, SH, MH, selalu wakil ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja, Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Pimpinan Organisasi Perempuan, dan peserta upacara dari instansi pemerintah, TNI - POLRI, serta mahasiswa dan pelajar. 

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin kepada media menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya Kegiatan upacara bendera dengan baik dan lancar."   

"Hari ini, kita berkumpul untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Kata-kata Bung Karno 'Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia' selalu menjadi inspirasi bagi kita."  Demikian pula Pesan Jenderal Sudirman "Saya harus bersama rombongan saya apapun yang terjadi" tandasnya.

Dirinya mengajak momentum ini untuk berkarya bagi bangsa. "Mari kita jadikan semangat kepahlawanan sebagai motivasi untuk terus berkarya dan berjuang bagi bangsa dan negara. Semoga arwah para pahlawan selalu mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya. Amin." terang Nanang.

Pada peringatan upacara Hari Pahlawan ke-79 dengan tema "Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu" Ketua DPRD juga membacakan Pesan Perjuangan   Pahlawan Nasional Supriyadi, Pattimura dan  I Gusti Ngurah Rai.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Sumbawa menyampaikan pesan penting mengenai makna Hari Pahlawan, mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa menghormati jasa para pahlawan bangsa. "Hari Pahlawan adalah momentum bagi kita semua untuk mengenang dan meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia," ujar Dr. Najamuddin.

Sejalan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional yang mengusung tema "Gerak Bersama, Sehat Bersama," Pj. Bupati memberikan apresiasi khusus kepada para tenaga kesehatan yang berjuang di daerah terpencil. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, serta menyoroti program Transformasi Kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah.

Dr. Najamuddin juga memaparkan sejumlah capaian signifikan sektor kesehatan di Kabupaten Sumbawa, termasuk pembangunan 10 puskesmas baru, pencapaian akreditasi paripurna bagi 77% puskesmas, serta penurunan angka stunting dari 11,73% pada tahun 2018 menjadi 8,11% pada tahun 2023. "Capaian ini membuktikan bahwa gotong-royong dan kolaborasi yang kuat antar berbagai pihak mampu membawa perubahan positif bagi sektor kesehatan," ungkapnya.

Diakhir upacara dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kejuaraan menembak dalam rangka hari Pahlawan tahun 2024 dan Launching Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Mon, 11 Nov 2024 14:28:23 +0800 amr
Wakil Ketua I DPRD Sumbawa H.M.Berlian Rayes Mengucapkan Selamat Atas MUSDA XV HIPMI NTB https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-hmberlian-rayes-mengucapkan-selamat-atas-musda-xv-hipmi-ntb https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-hmberlian-rayes-mengucapkan-selamat-atas-musda-xv-hipmi-ntb Wakil Ketua I DPRD Sumbawa H.M.Berlian Rayes Mengucapkan Selamat Atas MUSDA XV HIPMI NTB 

Mataram. Amarmedia.co.id - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov yang juga mantan Ketum BPC HIPMI Sumbawa mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musyawarah Daerah ke XV HIPMI NTB. 

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya Kegiatan Musda XV HIPMI NTB. Saya hadir langsung di Pembukaan sebagai wujud dukungan kepada pengusaha. Karena Kita Berhipmi berarti membangun jaringan maupun usaha. Kita berhipmi untuk menguatkan jaringan dan koneksi" ujarnya .

Meneropong kondisi HIPMI Sumbawa dirinya melihat bahwa HIPMI Sumbawa akan berkembang karena sudah mulai muncul kader kader muda pengusaha. "apalagi saya punya pengalaman di HIPMI Sumbawa dan HIPMI NTB akan selalu mensupport pembinaan dan pengembangan HIPMI" imbuhnya..

Kemudian terhadap ketum baru HIPMI NTB yang terpilih dirinya juga mengucapkan selamat.b "Setelah terpilih keberadaan HIPMI sebagai organisasi tempat berkumpulnya pengusaha Ini harus disenergikan dan kuat. Jangan hanya muncul kegiatan HIPMI saat musda saja. HIPMI harus dapat membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder lainnya dalam membagi perekonomian masyarakat dan bangsa" tegas nya.

Setelah terpilih menjadi Ketua Umum yang Baru Ismed menyampaikan rasa syukurnya kehadirat Allah SWT. "Alhamdulillah proses Musda NTB dapat kita kerjakan dengan baik, transisi kepemimpinan di tubuh HIPMI NTB telah kita lewati bersama dan HIPMI harus tetap maju. Apapun Dinamika yang terjadi maka kini, Kami harapkan baik yang memilih maupun yang tidak memilih bersatu kembali" ucapnya. 

Dirinya memberikan apresiasi kepada BPC - BPC yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi Ketua Umum HIPMI NTB periode 2024-2027. " Terima kasih atas kepercayaan BPC HIPMI kepada saya untuk memimpin, menjadi ketua umum HIPMI Karena kita akan membangun HIPMI,membangun pengusaha muda di Provinsi NTB" tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 09 Nov 2024 15:25:54 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Hearing Bersama Distan, Pengusaha Pupuk dan LSM Terkait Pupuk https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-hearing-bersama-distan-pengusaha-pupuk-dan-lsm-terkait-pupuk https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-hearing-bersama-distan-pengusaha-pupuk-dan-lsm-terkait-pupuk Komisi II DPRD Sumbawa Hearing Bersama Distan, Pengusaha Pupuk dan LSM Terkait  Pupuk 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Permasalahan pupuk bersubsidi di kabupaten sumbawa jelang musim tanam masih menjadi permasalahan dan sorotan dari masyarakat terutama dari Aliansi LSM Menggugat (ALIM).

Guna memfasilitasi hak berpendapat warga, Komisi II DPRD Sumbawa menggelar hearing bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa.

Hadir pula dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Ketua dan Anggota Komisi Pengawas Pupuk Kabupaten Sumbawa, Pimpinan Pupuk Indonesia NTB, PT. Pupuk Indonesia Kabupaten Sumbawa, PT. Alzaman, PT. Basa, PT. Cahaya Gemilang, CV. Layanan Tani, CV. Mega Jaya, Ketua LSM Gempur, Ketua LSM Kamita, Ketua LSM SWC, Ketua LSM Cendrawasi Setia (CES).

Hearing dipimpin langsung olek Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP, bersama anggota komisi, Zohran dan M Tahir, SH, Kamis (07/11/2024). Pada kesempatan tersebut, ketua komisi memberikan kesempatan kepada LSM Gempur memaparkan apa yang menjadi temuan lapangan serta masalah yang ingin disampaikan.

Dikatakan Ketua Aliansi LSM Menggugat (ALIM) manager Pupuk Indonesia (PI) di NTB dan Pulau Sumbawa tidak secara akurat serta tegas memberikan informasi terkait permasalahan pupuk bersubsidi yang setiap tahunya kabupaten Sumbawa menjadi primadona sebagai Daerah penyeludupan pupuk ke luar Daerah.

“Ini bukan lagi rahasia umum, keberadaan distributor -distributor nakal yang telah melakukan penyelewengan pupuk bersubsidi di Daerah. Bahkan sudah ada di proses hukum dan putusan inkrah dari Pengadilan karena telah terbukti bersalah melakukan penyeludupan pupuk bersubsidi namun perusahaan Distributornya masih saja dipelihara oleh pihak Pupuk Indonesia (NTB) dan Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Menurut Gempur, DPRD selaku perwakilan rakyat harus merekomendasikan untuk mencopot Direktur Pupuk Indonesia (PI) NTB dan Pulau Sumbawa.

“Perusahaan dan Distributor ini pernah di Demo Berjilid-jilid oleh LSM terkait adanya pengambilan dana di pengecer namun pupuknya tidak ada,” jelasnya.

Seharusnya kata Gempur, itu sudah menjadi catatan penting dari Pupuk Indonesia untuk mendiskualifikasi dua perusahaan bermasalah tersebut. Namun yang membuat semua pihak kesal malah kedua perusahaan direkomendasikan kembali menjadi distributor.

“Kami menduga kuat adanya kongkalikong yang terjadi selama ini dengan perusahaan yang jelas sudah bermasalah namun tetap masih ingin dipelihara. ini semua ada apa,” cetus Gempur

Sementara itu, apa yang menjadi dalil dari perwakilan Pupuk Indonesia sangat berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Sebab, penjelasan yang disampaikan terlalu normatif dan terkesan mengada-ada.

“Kami mengapresiasi rekomendasi yang dikeluarkan Komisi Il DPRD Sumbawa antara lain meminta agar PI NTB dan Pulau Sumbawa untuk menambah Distributor Pupuk bersubsidi dan meminta terhadap dua perusahaan bermasalah agar diberikan sangsi,” pungkasnya. (AM/Ril)

 

]]>
Fri, 08 Nov 2024 07:20:20 +0800 amr
Komisi I DPRD Sumbawa Menggelar RDP Bersama Pemda Membahas Penertiban Aset Daerah https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-menggelar-rdp-bersama-pemda-membahas-penertiban-aset-daerah https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-menggelar-rdp-bersama-pemda-membahas-penertiban-aset-daerah Komisi I DPRD Sumbawa Menggelar RDP Bersama Pemda Membahas Penertiban Aset Daerah

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Komisi 1 DPRD Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah kabupaten sumbawa terkait keberadaan aset daerah, Kamis (07/11/2024).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Muhammad Faisal, S.AP,. MM.Inov bersama Anggota Abron Ishak,. dan pihak Pemerintah Daerah, Sekdis BKAD, Kaharuddin SE.M.Ec Dev, Plt Inspektorat, I Ketut Sumadi Arta SH., Kabag Hukum Setda Sumbawa, H Asto Wintioso SH.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi I, Muhammad Faisal ingin mengetahui sejauh mana keberadaan aset daerah baik berupa tanah, bangunan dan lainnya.

“Kami DPRD ingin mengetahui, ada berapa jumlah aset daerah, baik tanah, bangunan dan lainnya serta ada berapa yang mangkrak tidak terawat, ada berapa yang bermasalah, ada berapa yang sudah bersertifikat dan sebaliknya,” ujar Faisal.

Selain itu lanjut Faisal, DPRD berharap agar keberadaan aset daerah ini dapat terdata dengan baik dan dikelola sendiri sehingga bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau dilakukan penyertaan modal untuk mendapatkan deviden.

“DPRD juga ingin mengetahui bagaimana pengawasan dan pengelolaan aset yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah selama ini. Kami berharap aset-aset bisa dirapikan sembari menunggu yang lebih besar dalam hal ini tambang di Dodo Rinti” jelas Faisal.

Dijelaskan Plt Inspektorat, I Ketut Sumadi Arta bahwa dari hasil temuan BPK, masalah inventarisasi aset yang belum tuntas menjadi sorotan termasuk tambang dan masalah penertiban ini sebetulnya ada di BPN.

Aset ini lanjutnya, dimungkinkan untuk dikelola dengan baik, sebagaimana aturan Permendagri Nomor 17 tahun 2007, bisa dengan cara Bangun Guna Serah dan BSG. Hasilnya seperti di Balai Benih Ree yang kerjasama dengan UTS, itu yang sudah direalisasikan dan beberapa aset lainnya yang sudah diupayakan untuk dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

Ketut juga menyampaikan bahwa ada beberapa aset daerah yang sekarang ini sudah mulai diklaim oleh masyarakat diantarnya Camat Alas, Asrama Samawa yang diklaim oleh ahli waris padahal kedua aset tersebut sudah bersertifikat.

Ditambahkan oleh Sekretaris BKAD Kabupaten Sumbawa, Kaharuddin, terkait data, jumlah aset daerah ada 1.186 bidang tanah, diantaranya 637 sudah bersertifikat per September dan 549 tanah yang belum bersertifikat.

“Terkait aset ini memang menjadi salah satu konsen MCP KPK, untuk pengamanan dan penertiban aset daerah. Seminggu lalu ada pertemuan di BPN, dalam rangka percepatan penyelesaikan sertifikasi, dan ada memang aset yang perlu dilengkapi persyaratannya,” paparnya.

Adapun untuk aset bermasalah kata Kaharuddin, ada 2 lokasi yakni Tanah Kebun Coklat dan Kebun Cengkeh di Kelungkung seluas masing-masing 5 hektar dan ini telah dikuasai masayarakat sejak tahun 1998.

Menurut Kahe akrab nya,sejauh ini inisiasi sudah banyak dilakukan oleh Pemda, termasuk Kadishutbun Sumbawa, terkait kepemilikan tanah kebun tersebut, bahkan juga pernah diinisiasi oleh DPRD Kabupaten Sumbawa.

Selain aset bermasalah lanjut Kahe ada juga aset mangkrak, ada yang rusak berat dan tidak dimanfaatkan yakni tanah dan bangunan eks kantor Pertanian Kecamatan Utan (Rusak Berat) tanah dan Bangunan Pesanggerahan Empang (sudah ada rencana untuk disewakan ke PT Bank NTB untuk Kantor Cabang Pembantu di Empang).

Kemudian, SDN Nyarinying di Kecamatan Empang (rusak) tidak digunakan karena tidak ada murid. Pemda juga pernah mengajukan persetujuan untuk penyertaan modal tanah kepada PT BPR NTB, dan hal ini diharapkan agar segera ditindaklanjuti oleh DPRD (dalam bentuk penyertaaan modal kepada PT BPR NTB).

Sementara untuk bentuk optimalisasi yang akan dikembangkan yang banyak dalam bentuk Sewa (BBI), termasuk tanah STIP, disewakan sekitar 2,5 juta per tahun/hektar. Ada juga rencana tanah di Labangka, 130 di Olat Maras, semuanya dalam upaya penertiban.

“Yang penting terhadap tanah itu, masyarakat mengakui bahwa itu aset daerah dan ini semua mengarah ke penyewaan. Penertiban ini juga menjadi fokus pemerintah daerah baik inventarisasi dan rekonsiliasi bagi tanah yang dikuasai masyarakat,” terangnya.

Sedangkan dari segi Hukum disampaikan oleh Kabag Hukum Setda, terkait regulasi, pemda sudah diberikan rambu-rambu melalui Permendagri.

Pemanfaatkan asset ini bisa dengan cara sewa atau pinjam pakai dan prakteknya banyak yang disewakan kepada pihak ketiga sedangkan pinjam pakai untuk sesama pemerintah tidak boleh mengambil keuntungan.

Terkait dengan Pengamanan aset, pengamanan fisik dilakukan dengan memasang pagar. Secara administrasi semua aset Pemda telah tercatat, tinggal yang 549 harus segera di sertifikatkan.

Sejauh ini masih ada tanah seperti tanah jalan, masih atas nama orang lain, harus segera dibalik namakan, termasuk coolstorage, sudah dilakukan sewa dengan pihak ketiga. Dan untuk penyertaan modal sudah ada pengalaman dengan pihak ketiga seperti Bank NTB.

“BPN, sudah ada komitmen untuk segera menerbitkan sertifikat bagi 549 tanah pemda tersebut,” pungkasnya.

Setelah mendengar semua pemaparan dari pemerintah daerah baik dari Kaban, Inspektorat, Kabag Hukum. Keberadaan aset daerah sudah jelas tercatat meski masih ada yang bermasalah, mangkrak dan lainnya. Intinya Komisi I DPRD Sumbawa menginginkan agar keberadaan aset daerah bisa tuntas di tahun 2025.

“DPRD berharap di tahun 2025 semua aset daerah telah tuntas ditertibkan sebab jika dibiarkan berlarut ini akan menjadi masalah-masalah baru dikemudian hari,” ungkap Faisal.

Selain itu, DPRD juga berharap agar Pemda melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar aset-aset daerah jangan diklaim namun bisa disewa untuk dimanfaatkan.

Adapun rencana Komisi I ke depan akan mengundang BPN terkait dengan usulan Penertiban Sertifikat 549 bidang tanah pemda, dan melakukan studi banding ke Kota Mataram terkait dengan penertiban asset, karena Kota Mataram sudah 100 persen lahan bersertifikat. (AM/Ril).

]]>
Fri, 08 Nov 2024 06:38:23 +0800 amr
Anggota DPRD H Jabir Ucapkan Selamat Kepada Tim Voli SMPN 1 Moyo Utara Juara 1 Gregorius Cup 2024 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-jabir-ucapkan-selamat-kepada-tim-voli-smpn-1-moyo-utara-juara-1-gregorius-cup-2024 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-jabir-ucapkan-selamat-kepada-tim-voli-smpn-1-moyo-utara-juara-1-gregorius-cup-2024 Anggota DPRD H.Jabir Ucapkan Selamat Kepada Tim Voli SMPN  1 Moyo Utara Juara 1 Gregorius Cup 2024

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa H Jabir SPd mengucapkan selamat kepada Tim Voli Putri SMPN 1 Moyo Utara berhasil meraih juara 1 dan Juara 4 dalam Turnamen Bola Voli gregorius Cup 2024 yang dilaksanakan oleh SMAK Santo Gregorius Sumbawa.

"Kami merasa bangga dan senang, para siswi SMPN I Moyo Utara bisa meraih prestasi yang luar biasa, Selamat atas prestasinya " ujar Haji Jabir.

Dirinya berharap agar prestasi ini bisa menjadi pemantik bagi prestasi belajar dan pembelajaran di sekolah. 

" Prestasi olahraga siswa. Ini penting untuk memotivasi siswa lain dan sekolah-sekolah untuk lebih memperhatikan pengembangan bakat olahraga" ungkap H Jabir yang pernah menjadi kepala sekolah di SMPN I Moyo Utara 

Olahraga menurutnya tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat meningkatkan disiplin, kerja sama tim, dan prestasi akademik.

 Prestasi olahraga yang diraih oleh siswa dapat menjadi indikator bahwa sekolah tersebut memberikan perhatian yang cukup terhadap pengembangan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya akademik.

H Jabir berharap Pemerintah daerah perlu meningkatkan fasilitas olahraga di sekolah-sekolah, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam bidang olahraga.

Pemerintah daerah dapat memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi termasuk di bidang olahraga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih Demikian pula perlu diadakan kompetisi olahraga secara rutin untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga.

"Sekolah dapat menjalin kerjasama dengan klub olahraga untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet muda"pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 21:30:34 +0800 amr
Terkait Tenaga Honorer, Komisi IV DPRD Sumbawa Konsultasi ke MENPAN RB https://amarmedia.co.id/terkait-tenaga-honorer-komisi-iv-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-menpan-rb https://amarmedia.co.id/terkait-tenaga-honorer-komisi-iv-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-menpan-rb Terkait Tenaga Honorer, Komisi IV DPRD Sumbawa Konsultasi ke MENPAN RB

Jakarta. Amarmedia.co.id - Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa membawa permasalahan tenaga Honorer atau tenaga non ASN ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta Kamis 31 Oktober 2024 lalu.

Wakil Ketua III DPRD selaku Pimpinan Rombongan Zulfikar Demitry SH.MH., mengatakan bahwa hasil hearing yang dilakukan sebelumnya bersama Pemda Sumbawa dan tenaga kesehatan non ASN membutuhkan jawaban atas permasalahan yang dihadapi tersebut.

"Pada Rekruitmen CASN khususnya PPPK tahun ini lebih dari seribu orang tenaga kesehatan non ASN di Kabupaten Sumbawa yang belum masuk dalam data base BKN sehingga tidak bisa mengikuti tes pada tahap pertama. Demikian pula qouta untuk formasi kesehatan juga minim, jauh dibandingkan dengan formasi tenaga guru pendidik. Mohon dapat diberikan penjelasan" ujar Ikang sapaan akrab Waka III.

Rombongan diterima oleh Asisten Deputi Bali Nusra Maudi dan jajaran. Dirinya menjelaskan bahwa saat ini Menpan RB memberikan perhatian khusus pada tenaga honorer yang belum masuk dalam database BKN.

"Semua tenaga honorer ditargetkan untuk masuk dalam database BKN pada tahun 2025.Bagi yang belum diangkat menjadi PPPK akan ada Skema kerja dan yang ditawarkan adalah PPPK paruh waktu, meskipun saat ini belum ada petunjuk teknisnya" ungkap Maudi.

Kemudian lanjutnya persyaratan masuk database adalah Tenaga honorer yang telah bekerja minimal 2 tahun pada instansi pemerintah. 

Sementara untuk penambahan kuota saat ini tidak ada. Dianjurkan untuk mengikuti proses yang sedang berjalan terutama kesempatan melamar pada tahap kedua. Mempan RB kepada Pemerintah daerah diminta untuk melakukan seleksi sendiri dan mengikuti aturan yang berlaku.

Atas hal tersebut Wakil Ketua III DPRD Zulfikar menyambut baik bahwa ada terbuka kesempatan bagi tenaga Honorer untuk ikut tes pada tahap kedua. Terhadap Adanya target penyelesaian pada tahun 2025 memberikan harapan bagi tenaga honorer untuk mendapatkan status kepegawaian yang lebih jelas.

Zulfikar meminta kepada Pemerintah daerah yang hadir yakni BKAD Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Kesehatan perlu segera mempersiapkan data tenaga honorer untuk dimasukkan ke dalam database BKN sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ditambahkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa Muhammad Takdir SE.M.M.Inov bahwa Sosialisasi skema paruh waktu perlu dikawal dengan baik manakala sudah ada regulasinya. "Perlu dilakukan sosialisasi yang intensif mengenai skema kerja paruh waktu kepada tenaga honorer, termasuk penjelasan mengenai hak dan kewajiban mereka" ungkapnya 

Kemudian lanjutnya Pemerintah daerah perlu meningkatkan kapasitas dalam melaksanakan seleksi, baik dari segi sumber daya manusia maupun infrastruktur.

"Komunikasi yang baik dengan BKN sangat penting untuk memastikan bahwa proses pendataan dan seleksi berjalan sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Oleh karena itu perlu bentuk tim kerja yang melibatkan berbagai pihak terkait, seperti BKPSDM, Dinas Kesehatan, dan OPD lainnya serta perwakilan tenaga honorer, untuk membahas teknis pelaksanaannya" pungkas taqdir.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Komisi IV Sukiman K SPd I, Sukri HS, Sandi SPd.MPd, Kaban BKAD, Didi Hermansyah SE, Kadis Kesehatan, Junaidi S.Si, M.Si APt. Kabag Organisasi, Arif Alamsyah S.STP.,M.Si,perwakilan Nakes Non ASN Didi. Kabag Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Lukmanuddin S.Sos dan staf.(AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 20:03:41 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Dukung Pembentukan Perda Kabupaten Sumbawa Layak Anak https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dukung-pembentukan-perda-kabupaten-sumbawa-layak-anak https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-dukung-pembentukan-perda-kabupaten-sumbawa-layak-anak Ketua DPRD Sumbawa Dukung Pembentukan Perda Kabupaten Sumbawa Layak Anak

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP.M.MInov menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sumbawa Layak Anak (KLA). Raperda ini bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang ramah dan melindungi anak-anak.

Nanang kepada media ini Senin (4/11/2024) mengatakan bahwa Raperda Kabupaten Sumbawa Layak Anak sangat penting untuk memastikan anak-anak di Sumbawa mendapatkan hak-haknya dan tumbuh kembang dengan optimal. Hal ini juga sejalan dengan semangat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa terkait dengan pelaksanaan tugas Tim Koordinasi Percepatan Pencapaian Pemenuhan Indikator Kinerja Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sumbawa tahun 2023. 

Menurutnya, berdasarkan dokumen yang dikirim Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa ke DPRD bahwa hasil evaluasi mandiri Kabupaten layak anak tahun 2023 dengan skor 503 dengan kategori tingkat Pratama. maka perlu kita lakukan advokasi terhadap perlindungan anak dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD melalui inisiasi penyusunan Rancangan peraturan daerah tentang kabupaten layak anak sesuai dengan amanah dalam peraturan Presiden nomor 25 tahun 2021 tentang kebijakan Kabupaten atau kota Layak Anak anak dalam pasal 8 bahwa Peraturan Daerah harus memuat perencanaan aksi daerah yang mengacu kepada kebijakan KLA. inisiasi Komisi 4 DPRD dan usulan penyusunan Rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten layak anak telah diusulkan dalam program legislasi daerah tahun 2024.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan mereka harus dilindungi hak-haknya agar dapat tumbuh kembang dengan optimal," kata Nanang.

Nanang menambahkan bahwa Raperda Kabupaten Layak Anak akan mengatur berbagai hal terkait dengan perlindungan anak, seperti hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan hak untuk hidup bebas dari kekerasan.

kinerja Kabupaten layak anak di Kabupaten Sumbawa telah dilaksanakan bersama gugus tugas Kabupaten layak anak dan pemangku kepentingan terkait melalui kegiatan koordinasi pelaksanaan evaluasi mandiri KLA tahun 2023 atas pelaksanaan Tahun 2021 dan 2022 terhadap 24 indikator KLA yang termaktub dalam kelembagaan 5 cluster " yaitu pertama hak sipil dan kebebasan, cluster kedua lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, cluster ketiga kesehatan dasar dan kesejahteraan, cluster keempat pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan cluster kelima perlindungan khusus" jelasnya

Kemudian lanjutnya, Komisi IV DPRD telah memfasilitasi dukungan terkait kebijakan data dan dokumentasi serta laporan pelaksanaan program terkait dengan indikator Kabupaten layak anak yang akan ditindaklanjuti dengan penyusunan Raperda 

"Sehubungan dengan hal tersebut masih diperlukan komitmen hak-hak anak terpenuhi dan memberikan perlindungan anak di Kabupaten Sumbawa serta upaya akhir bersama mewujudkan Kabupaten layak anak tahun 2030 selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. "pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 19:13:49 +0800 amr
Inilah Hasil Konsultasi DPRD Kabupaten Sumbawa Ke BKN terkait Tenaga Honorer Yang Belum Masuk Data Base https://amarmedia.co.id/inilah-hasil-konsultasi-dprd-kabupaten-sumbawa-ke-bkn-terkait-tenaga-honorer-yang-belum-masuk-data-base https://amarmedia.co.id/inilah-hasil-konsultasi-dprd-kabupaten-sumbawa-ke-bkn-terkait-tenaga-honorer-yang-belum-masuk-data-base Inilah Hasil Konsultasi DPRD Kabupaten Sumbawa Ke BKN terkait Tenaga Honorer Yang Belum Masuk Data Base 

Jakarta. Amarmedia.co.id- Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov bersama dengan Anggota Komisi I melaksanakan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara di Jakarta pada Kamis (31/10) lalu

Hadir Ketua Komisi I Muhammad Faesal SAP M.M.Inov, Wakil Ketua Edy Syarifuddin dan Anggota Komisi I Adizul Syahabuddin SP.MSi, H Zainudin Sirat, Abron Ishak dan Anggota DPRD lainnya Muhammad Tahir SH,dan Kaharuddin Z. Hadir mendampingi Setwan DPRD Ir A Yani dan staf dan BKPSDM Kabupaten Sumbawa bersama Perwakilan Nakes Non ASN.

Rombongan diterima oleh beberapa Pejabat Fungsional ( JF) yaitu Kezia, Dinda, Rahma, dan Diah bagian Humas BKN.

Beberapa hal penting yang diperoleh dalam pertemuan tersebut diantaranya terkait regulasi BLUD, seleksi tenaga non-ASN, dan persyaratan pendaftaran. 

"Terkait dengan Regulasi BLUD revisinya masih ditunggu. Peraturan Pemerintah (PP) tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya terkait pengelolaan keuangan, masih dalam proses revisi. Artinya, terdapat kemungkinan perubahan pada regulasi yang berlaku saat ini" jelas Nanang.

Kemudian hal lain yang disampaikan adalah terhadap kesempatan Seleksi Tenaga Non-ASN. Non-Database BKN. "Tenaga non-ASN yang datanya belum tercatat di database BKN tetap berkesempatan untuk mengikuti seleksi pada tahap kedua. Ini merupakan kabar baik bagi mereka yang sebelumnya belum terdata" ungkap Nanang

Dijelaskannya bahwa persyaratan Pendaftaran atau Dokumen Persyaratan untuk mendaftar, pelamar tidak diwajibkan melampirkan Surat Keputusan (SK). Cukup dengan melampirkan Ijazah asli, Transkrip nilai, Surat keterangan kerja minimal 2 tahun (saat mendaftar atau saat ini), Surat keterangan aktif bekerja minimal 2 tahun secara terus-menerus (saat mendaftar atau saat ini)

Oleh karena itu Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mempersiapkan diri." Dengan adanya peluang bagi tenaga non-ASN non-database BKN untuk mengikuti seleksi, BKPSDM Kabupaten Sumbawa perlu mempersiapkan diri untuk melakukan seleksi secara lebih terbuka dan transparan" jelasnya 

Demikian pula kepada pelamar perlu memperhatikan persyaratan. Calon pelamar perlu memastikan bahwa mereka telah memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan, termasuk masa kerja dan surat keterangan aktif bekerja.

"Mengingat adanya revisi PP BLUD, baik UKPD maupun pelamar perlu terus memantau perkembangan regulasi terbaru untuk memastikan bahwa semua proses seleksi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku" pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 13:46:07 +0800 amr
Anggota DPRD Alen Taryadi Kunjungi Warga Korban Angin Puting Beliung di Labuhan Bajo https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-alen-taryadi-kunjungi-warga-korban-angin-puting-beliung-di-labuhan-bajo https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-alen-taryadi-kunjungi-warga-korban-angin-puting-beliung-di-labuhan-bajo Anggota DPRD Alen Taryadi Kunjungi Warga Korban Angin Puting Beliung di Labuhan Bajo

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Sumbawa, Alen Taryadi, secara langsung mengunjungi warga yang terkena dampak angin puting beliung di Desa Labuhan Bajo Kecamatan Utan (4/11). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepeduliannya dan respon terhadap bencana alam yang menimpa masyarakat setempat.

Diketahui, angin puting beliung disertai hujan deras melanda Desa Labuhan Bajo pada Minggu malam (03/11/2024) sekitar pukul 21.00 Wita itu menyebabkan 4 rumah rusak berat dan belasan lainnya mengalami kerusakan sedang. Data yang terhimpun sementara terdapat 4 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak sedang dan 8 unit rumah rusak ringan.

“Yang 4 rumah rusak berat butuh segera sentuhan pemerintah daerah untuk cepat dibantu,” ujar dia saat menyambangi korban.

Dirinya tengah memantau dan mengawasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, anggota DPRD dapat mengevaluasi apakah bantuan yang diberikan sudah tepat sasaran dan mencukupi.

“Semoga Pemerintah Sumbawa segera turun ke lapangan meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak angin puting beliung,” harapnya. (AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 12:26:56 +0800 amr
Bank NTB Syariah Bersama DPRD dan Pemda Komitmen Mewujudkan Kabupaten Sumbawa Layak Anak https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-bersama-dprd-dan-pemda-komitmen-mewujudkan-kabupaten-sumbawa-layak-anak https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-bersama-dprd-dan-pemda-komitmen-mewujudkan-kabupaten-sumbawa-layak-anak Bank NTB Syariah Bersama  DPRD dan Pemda Komitmen Mewujudkan Kabupaten Sumbawa Layak Anak

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Bank NTB Syariah Sumbawa sebagai entitas perusahaan daerah turut andil dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa sebagai Kabupaten Layak Anak melalui program dan produk yang layak bagi anak.

Hal ini disampaikan Kepala Cabang (Branch Manager) Bank NTB Syariah Sumbawa pada Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa / Gugus Tugas KLA, untuk membahas upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Senin 4 November 2024.

"Bank NTB Syariah selaku Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) mendukung penuh program pemerintah menuju Sumbawa Layak Anak melalui dan program - program dan produk -produk kami yang layak untuk anak" ucapnya.

Kemudian lanjut Yerianto ketua APSAI ini, Program yang melibatkan Forum Anak Samawa dan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak senantiasa kami support secara moril dan materil. Bank NTB Syariah juga telah memiliki produk untuk anak yaitu Tambora Junior dan Tambora Milenial. Tabungan Tambora Junior adalah produk tabungan yamg dikhususkan sebagai tabungan untuk anak usia dini. Mulai dari anak usia 1 tahun hingga 17 tahun dapat membuka tabungan di Bank NTB Syariah. 

Adapun dengan membuka tabungan Tambora Junior, pemilik tabungan akan mendapat beragam fitur layanan perbankan seperti Kartu ATM dan Mobile Banking Bank NTB Syariah.

"Syarat mendapatkan produk ini cukup dengan Rp. 10.000 dan melampirkan foto copy KTP orang tua dan foto copy kartu keluarga (KK). Orang tua sudah dapat membuka rekening Tabungan Tambora Junior dan cukup dengan Rp5.000, anak-anak sudah bisa menabung setiap harinya. Selain itu Tabungan Tambora Junior juga tidak dikenakan biaya administrasi. 

Sedangkan Tambora milenial bagi anak berumur 15 sampai 30 tahun dengan melampirkan persyaratan Foto copy KTP dapat mengakses layanan perbankan seperti kartu ATM dan mobile banking Bank NTB"pungkasnya 

Sebelumnya Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa melaksanakan Rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk membahas upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Peserta rapat terdiri dari berbagai pihak terkait, termasuk Anggota Komisi IV DPRD, Bapemperda, Dinas P2KB P3A, DLH, Bank NTB Syariah, Forum Anak Samawa, Dukcapil, Kabid Sosbud DPMD, Bagian Hukum,Dikes dan LPA.

Dalam pertemuan tersebut peserta rapat sepakat bahwa Perda KLA harus dilahirkan dengan dukungan data dan Informasi sehingga pelayanan publik ramah anak.

Rapat koordinasi ini merupakan langkah awal yang baik dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa menjadi Kabupaten Layak Anak. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Dengan komitmen dan kerja sama dari semua pihak, tujuan ini dapat tercapai.(AM)

]]>
Tue, 05 Nov 2024 10:58:13 +0800 amr
Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Komisi IV DPRD Rakor dengan Pemda Sumbawa https://amarmedia.co.id/wujudkan-kabupaten-layak-anak-komisi-iv-dprd-rakor-dengan-pemda-sumbawa https://amarmedia.co.id/wujudkan-kabupaten-layak-anak-komisi-iv-dprd-rakor-dengan-pemda-sumbawa Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Komisi IV DPRD Rakor dengan Pemda Sumbawa 

Foto peserta Rapat Koordinasi Upaya Mewujudkan Kabupaten Sumbawa Layak Anak 

Sumbawa. Amarmedia.co id - Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa melaksanakan Rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk membahas upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Peserta rapat terdiri dari berbagai pihak terkait, termasuk Anggota Komisi IV DPRD, Dinas P2KB P3A, DLH, Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa (APSAI), Forum Anak Samawa, Dukcapil, Kabid Sosbud DPMD, Bagian Hukum,Dikes,LPA Senin 4 November 2024 di Ruang Komisi IV DPRD Sumbawa 

Rapat dipimpin oleh Ketua komisi IV DPRD Muhammad Takdir SE.M.M.Inov menjabarkan bagaimana agar hak-hak anak Sumbawa terpenuhi. 

Adapun tema Rapat Koordinasi yakni upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa Layak Anak, dengan sub tema Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, anak berhadapan dengan Hukum dan Perkawinan Anak di Kabupaten Sumbawa bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapemperda Kabupaten Sumbawa dan Gugus Tugas Kabupaten Layak anak.

"Rakor ini sangat penting agar hak - hak anak terpenuhi maka perda penyelenggaraan kabupaten layak anak perlu segera dibuat agar menjadi payung hukum dalam upaya mewujudkan KLA di Sumbawa" ucapnya.

Kemudian lanjutnya kekurangan anggaran bisa menjadi kendala utama dalam pelaksanaan program KLA sehingga perlu adanya komitmen bersama untuk mengalokasikan anggaran yang cukup." Kami harapkan kawan Anggota Komisi IV dapat menjadikan hal ini perhatian sehingga KLA bisa terwujud" tandasnya 

Dipertegas oleh Sekretaris Komisi IV Sukiman K SPd I bahwa pertemuan tersebut sangat urgen. "Kita rakor untuk mengharmonikan kebijakan pusat dengan kebijakan di kabupaten demi mewujudkan kabupaten layak anak yang didukung banyak pihak seperti Dinas lingkungan, OPD terkait lain di pemerintahan dan swasta dengan saling membantu terwujudnya ramah anak di bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan" ujarnya 

Dirinya menyebutkan beberapa kasus guru yang melakukan tindakan kekerasan pada anak dan ditambah lingkungan anak tidak bersahabat sehingga menyebabkan keluarga/orang tua takut sehingga butuh langkah terencana yang dilakukan OPD 

"Keberadaan pihak lainnya dapat menjadi pengawasan dan penyediakan data dan informasi tentang anak masih perlu ditingkatkan. Hal ini penting untuk menyusun kebijakan dan program yang tepat sasaran" pungkasnya.

Atas hal tersebut PLT Kadis P2KBP3A I Ketut Sumadi Arta SH menjelaskan pentingan koordinasi dan kolaborasi multipihak. "Kita memahami pentingnya koordinasi dan kolaborasi antar OPD, masyarakat, dan pihak swasta dalam pelaksanaan program KLA. Oleh karenanya formulasi dan kebijakan apa yang sudah dibuat agar kita bisa berkolaborasi dan melahirkan legal standing Perda sehingga Sumbawa layak menjadi Kabupaten Layak Anak" pungkasnya 

Dalam pertemuan tersebut peserta rapat sepakat bahwa Perda KLA harus dilahirkan dengan dukungan data dan Informasi sehingga pelayanan publik ramah anak.

Demikian pula perlu ditingkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah anak, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak.

Terhadap partisipasi anak, anak-anak harus diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang menyangkut mereka. Caranya adalah penguatan kelembagaan. Perlu diperkuat kelembagaan yang menangani perlindungan anak, seperti UPTD PPA dan Forum Anak.(AM)

]]>
Mon, 04 Nov 2024 22:05:48 +0800 amr
Permasalahan Pertambangan Ilegal, Komisi II Konsultasi Ke ESDM Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/permasalahan-pertambangan-ilegal-komisi-ii-konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/permasalahan-pertambangan-ilegal-komisi-ii-konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb Permasalahan Pertambangan Ilegal, Komisi II Konsultasi Ke ESDM Provinsi NTB 

Mataram.Amarmedia.co.id -  Koordinator dan Pimpinan Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa bersama Anggota menggelar pertemuan di Kantor ESDM Provinsi NTB  Jumat (1/11) terkait dengan permasalahan Pertambangan (IUJP) di Kabupaten Sumbawa. Mengingat sebulan terakhir ini menjadi pembicaraan hangat di masyarakat dan media sosial yang mempertanyakan legalitas dan sikap Pemerintah Daerah terhadap kondisi pertambangan di Kabupaten Sumbawa.

Hadir Wakil Ketua I H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov , Muhammad Zain (Rozi) dan Juliansyah. Rombongan diterima oleh Kabid Bidang mineral dan Batuan Iwan Setiawan ST, Kabid Geologi dan Air Tanah ESDM Provinsi NTB Ardhan 

Dalam kesempatan itu Sekretaris Komisi II Zohran menyampaikan bahwa permasalahan pertambangan di Kabupaten Sumbawa merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan komprehensif dan melibatkan berbagai pihak. "Konsultasi ini sebagai langkah-langkah lanjutan atas aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Lembaga dan juga menyikapi keluhan masyarakat melalui media sosial sehingga diharapkan dapat menjawab harapan masyarakat dan meningkatkan tata kelola sektor pertambangan yang lebih baik dan berkelanjutan" ucapnya.

Termasuk aktifitas pertambangan rakyat di Kecamatan Lantung  Komisi II mempertanyakan legalitasnya dan progres usulan Pemda Sumbawa terhadap Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang pernah diusulkan pada zaman pemerintahan H  Husni tahun 2019.

Atas hal tersebut Dinas ESDM Provinsi NTB melalui Kabid Mineral dan Batu Barat Iwan Setiawan ST menjelaskan bahwa kegiatan pertambangan di Kecamatan Lantung adalah murni ilegal sehingga tidak dapat dibenarkan oleh aturan dan hukum di negeri ini. 

"Itu murni ilegal karena semestinya ketika rakyat ingin menambang maka ada aturan yang memayungi yakni melalui koperasi yang dibentuk oleh rakyat. Namanya tambang rakyat maka rakyat lah yang melakukannya bukan corporasi atau pihak ketiga. Dan sebelum.menambang harus ada IPR atau Izin Pertambangan Rakyatnya" jelasnya 

Kemudian lanjutnya telah ada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 89.K/MB.01/ MEM.B /2022 tentang wilayah pertambangan provinsi Nusa Tenggara Barat 

Didalamnya mengatur wilayah usaha pertambangan, wilayah pencadangan negara, wilayah pertambangan khusus, dan wilayah pertambangan rakyat. Yang dituangkan dalam lembar peta tercantum dalam lampiran yang tidak terpisahkan dengan keputusan ini. 

Disampaikannya bahwa saat ini tengah diusulkan untuk aturan perda IPR yang didalamnya memuat Iuran Pertambangan Rakyat, Reklamasi Pasca Tambang sehingga daerah mendapatkan manfaat dari keberadaan tambang.

Di Indonesia saat ini ada 2700 lebih Ilegal mining atau tambang yang dilakukan oleh rakyat tanpa payung hukum. Dan KPK pun saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas tambang ilegal di Lombok Barat NTB. Dan bisa juga akan menyasar Kabupaten Sumbawa. 

Atas hal tersebut Sekretaris Komisi II DPRD Zohran akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan mengkonsultasikan dengan Kementrian ESDM di Pusat terkait dengan Izin Usaha Pertambangan Rakyat.

"Yang kami ikhtiar juga adalah disamping melindungi aset dan kekayaan alam kita tidak di jarah oleh orang atau oknum adalah mencari celah sumber pendapatan asli Daerah dari keberadaan batuan, mineral logam dan bukan logam yang ada di Kabupaten Sumbawa. Kalau memang ada terbit Wilayah Pertambangan Rakyat di Kabupaten Sumbawa maka kenapa tidak kita kawal terbit izin Usaha Pertambangan Rakyatnya sehingga aspek legalitas usahanya terjamin dan jelas pemasukan bagi daerah' urainya.

Lebih lanjut Orek yang akrab disapa sekretaris komisi II. Setelah kewenangan provinsi NTB hanya pada bagian bebatuan atau dikenal dengan galian C. Sementara untuk logam dan mineral lainnya sampai air tanah sudah ditarik ke Pusat. "Maka perlu dilakukan konsultasi ke kementerian ESDM sebagai upaya lebih awal untuk memulai usaha mencari pendapatan asli Daerah dari sektor tambang ini" pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 03 Nov 2024 16:50:55 +0800 amr
Sekretaris Komisi II Zohran Minta Komisi Pengawasan Gercep Pantau Penyaluran Pupuk Bersubsidi https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-zohran-minta-komisi-pengawasan-gercep-pantau-penyaluran-pupuk-bersubsidi https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-zohran-minta-komisi-pengawasan-gercep-pantau-penyaluran-pupuk-bersubsidi Sekretaris Komisi II Zohran Minta Komisi Pengawasan Gercep Pantau Penyaluran Pupuk Bersubsidi 

Sumbawa,Amarmedia.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa memanggil semua pihak terkait ketersediaan kuota pupuk di Daerah.

Ketersediaan kuota pupuk di Daerah ini menjadi sorotan publik karena menjelang musim tanam petani harus dipastikan mendapat Pupuk bersubsidi dari pemerintah.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Zohran ingin memastikan ketersediaan kuota atau stok pupuk aman untuk para petani menjelang musim tanam di Daerah ini.

Untuk memastikan itu semua bisa terdistribusi dengan tepat sasaran, ungkap Orek akrab disapa politisi Nasdem ini, meminta dari para pihak komisi pengawasan pupuk ini agar lebih berperan aktif dalam melakukan pemantauan di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi sampai terealisasi ke para petani.

"Kami meminta semua pihak terlibat dalam pengawas pendistribusian pupuk bersubsidi ini agar tidak terjadi penyelewengan kembali seperti sebelumnya pupuk bersubsidi dijual ke luar Daerah," tegas orek.

Jadi, komisi pengawasan pupuk ini harus gerak cepat dalam melakukan pemantauan di tingkat lapangan jangan sampai hanya sekedar menerima laporan saja. pinta wakil rakyat dari Partai Nasdem ini.

Tahun 2024 kuota pupuk di Kabupaten Sumbawa, sambung Orek, cukup signifikan mencapai sekitar 62 ribu ton lebih untuk para petani. Sebab sebut dia, melihat data sesuai RDKK ini maka sangat tercukupi untuk para petani di Daerah ini.

Oleh karena itu, dirinya dari komisi II DPRD Sumbawa berharap agar kuota pupuk bersubsidi bisa tetap stabil yang diberikan oleh pemerintah provinsi maupun pusat untuk tahun berikutnya.

"Kami menilai sangat bagus ketersediaan kuota pupuk bersubsidi ini akan tetapi implementasi dalam penyaluran ke para petani dibawah harus dipastikan sampai dan diterima oleh mereka. Untuk itu, perlu keterlibatan semua pihak dalam pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi ini agar tepat sasarannya," ujarnya.

Selain itu, Orek meminta agar Pihak produsen selaku penyedia pupuk ini agar menindak tegas bilamana ada dugaan distributor - distributor tidak memenuhi ketentuan sebagai distributor pupuk Indonesia.

"Kami meminta pihak komisi Pengawasan Pupuk agar bisa mengevaluasi kembali distributor dan pengecer Pupuk bersubsidi di Daerah ini sehingga peredaran pupuk lebih merata dan tepat sasaran ke para petani," tandas Zohran "Orek".

Tampak hadir dalam rapat dengan pendapat (RDP) yakni Ketua Komisi I Nyoman Wisma, Wakil Ketua M Tahir, Sekretaris Zohran, Ida Rahayu, Kaharuddin Z, Muhammad Zain, H Andi Mappelui, Ahmad Nawawi, Juliansyah.

Adapun dari pihak Pemda Sumbawa yakni Dinas Kopersi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu. Dan dari para Pimpinan Distributor Pupuk se Kabupaten Sumbawa yakni PT. Pupuk Indonesia, PT Alzaman, PT Basa, PT Cahaya Gemilang, CV Layanan Tani, CV Mega Jaya, dan Pengecer. (AM/IA)

]]>
Sat, 02 Nov 2024 17:42:29 +0800 amr
Soal Ketersediaan Kuota Pupuk, Komisi II DPRD Sumbawa Raker Dengan Distan dan Distributor https://amarmedia.co.id/soal-ketersediaan-kuota-pupuk-komisi-ii-dprd-sumbawa-raker-dengan-distan-dan-distributor https://amarmedia.co.id/soal-ketersediaan-kuota-pupuk-komisi-ii-dprd-sumbawa-raker-dengan-distan-dan-distributor Soal Ketersediaan Kuota Pupuk, Komisi II DPRD Sumbawa Raker Dengan Distan dan Distributor

SUMBAWA, Amar Media.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melalui komisi II memanggil semua pihak terkait ketersediaan kouta pupuk di Daerah.

Ketersediaan kuota pupuk di Daerah ini menjadi sorotan publik karena menjelang musim tanam petani harus dipastikan mendapat Pupuk bersubsidi dari pemerintah.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP, kepada media ini, Selasa (29/10).

Dikatakan Nyoman akrab disapa politisi PDI Perjuangan ini, RDP kali ini bersama Dinas Pertanian, Diskoperindag, dan Dinas Perijinan dan Penanaman Modal terkait dengan ketersediaan pupuk di Kabupaten Sumbawa bersama juga dengan produsen pupuk serta distributor.

"Ketersediaan Pupuk di Sumbawa masih aman, karena stok pupuk mencapai sekitar 62 Ribu Ton lebih pada tahun 2024 diperuntukkan ke Petani sesuai dengan data RDKK," ucap Nyoman.

Lanjut Nyoman jelaskan bahwa, serapan pupuk sampai 1 oktober 2024 ini sekitar 35 ribu ton. Jadi, kata dia, dalam sisa waktu 2 bulan kedepannya ketersediaan pupuk masih aman.

"Kami menekankan semua pihak baik dari Dinas Pertanian, Distributor agar bisa mengamankan sisa kouta pupuk tersebut dan serapan ke para petani lebih cepat. Sebab bilamana tidak rampung sampai 31 Desember 2024 mendatang maka dipastikan mendapatkan teguran dari pemprov, bahkan bisa saja dialihkan ke kabupaten/kota lainnya," tegasnya.

Tentunya, sambung dia, sebagai wakil rakyat di DPRD menekankan agar pemda melalui Dinas Pertanian, Distributor, Agen serta pengecer agar gerak cepat untuk mensosialisasikan ke para petani agar serapan pupuk ini bisa rampung sebelumnya bulan Desember tersebut.

"Intinya, dapat dipastikan ketersediaan Pupuk ini dikatagorikan Aman Stok sesuai dengan data petani di RDKK. Dan bulan depannya, Dewan kembali mengundang para pihak terkait untuk memastikan pendistiribusian pupuk bisa terealisasi ke para petani di tanah Samawa ini," tandasnya.

Disisi lain juga, terkait dengan kejadian atau kasus-kasus sebelumnya yang dilakukan oleh oknum-oknum soal dugaan penyelewengan pupuk ini, maka pihaknya menyerahakan prosedurnya ke pihak PI selaku penyediaan pupuk. Maka bilamana mereka tidak bisa dibina dengan baik maka digantikan dengan yang lainnya. ujarnya.

Sementara itu, Anggota komisi II H Andi Mappelui menegaskan bahwa, penyalur pupuk bersubsidi di tingkat lapangan bisa dipastikan diterima oleh para petani tanpa dialihkan ke pihak lain yang tidak berhak atau terdata dalam RDKK.

"Kami berharap Pemerintah Daerah harus serius dalam melakukan pengawasan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini sehingga tidak ada lagi ada keluhan para petani terkait kelangkaan pupuk ini," pinta H Andi.

Tampak hadir dalam rapat dengan pendapat (RDP) yakni Ketua Komisi I Nyoman Wisma, Wakil Ketua M Tahir, Sekretaris Zohran, Ida Rahayu, Kaharuddin Z, Muhammad Zain, H Andi Mappeleppui, Ahmad Nawawi, Juliansyah.

Adapun dari pihak Pemda Sumbawa yakni Dinas Kopersi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu. Dan dari para Pimpinan Distributor Pupuk se Kabupaten Sumbawa yakni PT. Pupuk Indonesia, PT Alzaman, PT Basa, PT Cahaya Gemilang, CV Layanan Tani, CV Mega Jaya, dan Pengecer. (AM)

]]>
Thu, 31 Oct 2024 06:49:35 +0800 amr
Ketua DPRD Ajak Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 Membangun Sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-ajak-hari-sumpah-pemuda-tahun-2024-membangun-sumbawa https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-ajak-hari-sumpah-pemuda-tahun-2024-membangun-sumbawa Ketua DPRD Ajak Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 Membangun Sumbawa 

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.MInov mengikuti kegiatan Upacara Bendera dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024 Senin 28 Oktober 2024 di Halaman Kantor Bupati Sumbawa 

Kepada Awak media Ketua DPRD mensyukuri pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Dirinya juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk.menjadikan momentum ini untuk membangun Sumbawa

"Peringatan hari ini adalah momentum bagi kita untuk mengenang kembali perjuangan para pemuda pendahulu bangsa yang telah mempersatukan Indonesia" jelasnya 

Sumpah Pemuda tahun 1928 telah menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda telah menyatukan seluruh pemuda Indonesia dalam satu tujuan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang merdeka, bersatu, berbangsa, dan bernegara.

Di era globalisasi seperti saat ini, semangat Sumpah Pemuda harus terus kita kobarkan. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan negara. Pemuda harus menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Dirinya mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi pemuda saat ini sangat kompleks, antara lain perkembangan teknologi. Pesatnya perkembangan teknologi digital memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan pemuda. Di satu sisi, teknologi membuka peluang yang sangat luas, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan seperti maraknya berita hoaks, adiksi gadget, dan kejahatan siber.

Persaingan global yang semakin ketat menuntut pemuda Sumbawa untuk memiliki kompetensi yang tinggi dan daya saing yang kuat.Untuk menghadapi tantangan tersebut, pemuda Indonesia harus meningkatkan kualitas diri.

"Pemuda harus terus belajar dan mengembangkan diri agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan di masa depan dan harus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan negara, baik melalui kegiatan sosial, politik, maupun ekonomi" tutupnya  (AM/Suhel)

]]>
Tue, 29 Oct 2024 17:26:15 +0800 amr
Masalah Kesulitan Air Bersih, Komisi III DPRD Kunjungan Kerja ke BBWS NT I di Mataram https://amarmedia.co.id/masalah-kesulitan-air-bersih-komisi-iii-dprd-kunjungan-kerja-ke-bbws-nt-i-di-mataram https://amarmedia.co.id/masalah-kesulitan-air-bersih-komisi-iii-dprd-kunjungan-kerja-ke-bbws-nt-i-di-mataram Masalah Kesulitan Air Bersih, Komisi III DPRD Kunjungan Kerja ke BBWS NT I di Mataram 

Mataram. Amarmedia.co.id - Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai NT I di Mataram Kamis 24 Oktober 2014 terkait dengan Masalah Air Bersih di Sumbawa khususnya usulan pembangunan jaringan pipanisasi Brang Bosang Kecamatan Batu Lanteh.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi III Syaifullah, S.Pd.,M.M.Inov, hadir Wakil Ketua Sri Wahyuni, S.AP dan Sekretaris Hasanuddin, S.E bersama anggota komisi III yaitu Alen Taryadi, S.H, Gahtan Hanu Cakita, Andi Rusni, S.E.,M.M, H. Rusdi, M. Taufik dan Saipul Arif. Turut mendampinginya Kabag Risalah dan Persidangan Lukmanuddin S.Sos, Kasubag Program Alwi SP.M.Si dan jajaran serta perwakilan Pemda dinas PUPR.

Rombongan diterima oleh Kepala BBWS NT I Dr. Eka Nugraha Abdi, ST., M.P.P.M., bersama jajaran.

Ketua Komisi III DPRD Syaifullah SPd M.M.Inov menjelaskan bahwa hasil pengamatan, fasiltasi aspirasi masyarakat dan kunjungan lapangan komisi III bahwa, permasalahan utama terkait air bersih di Sumbawa adalah Kerusakan Infrastruktur." 20 dari 150 intake pada jaringan air bersih tidak berfungsi, sehingga mengganggu pelayanan air bersih di dalam kota Sumbawa" ungkapnya.

Demikian pula ada ketidakmerataan distribusi. Seperti di Desa Kelungkung, yang merupakan daerah sumber air, justru mengalami kekurangan air bersih. Ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam distribusi air bersih.

Foto Ketua Komisi III DPRD Syaifullah (atas) dan Anggota Komisi III Andi Rusni SE MM (bawah)

Atas permasalahan ini diakui oleh anggota Komisi III DPRD Andi Rusni SE MM bahwa terkesan BBWS NT I lambat merespon terhadap usulan -sulan dari masyaraka terkait pengembangan sumber air alternatif belum ditindaklanjuti secara cepat"Kami secara langsung pribadi berulang kali mengusulkan di dalam musrembang, namun responnya terkesan lambat" ucap Andi Rusni.

Atas hal tersebut kepala BBWS NT I yang baru dilantik ini memberikan apresiasi atas kedatangan rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa. Berkaitan dengan tidak terlayaninya masyarakat Desa Kelungkung untuk kebutuhan Air bersih, padahal Desa Kelungkung merupakan daerah sumber air bersih pihak BWS berencana akan turun Survei terhadap Potensi Brang Bosang sebagai sumber Air Bersih alternatif yang cukup besar buat penambahan air bersih untuk kota Sumbawa Besar. " Sehubungan dengan perbaikan intake pada jaringan air bersih maka terkadang terlewatkan dalam penganggaran di Bappeda. Maka pengawalan anggaran di DPRD harus dilakukan sehingga link mach atau nyambung bagian perencanaan di PUPR dan Bappeda dengan bagian penganggaran di BKAD" jelasnya.

Didalam pertemuan tersebut juga berlangsung diskusi yang mengharapkan segera dilakukan perbaikan terhadap 20 intake yang tidak berfungsi untuk memastikan kelancaran distribusi air bersih.

Demikian pula dengan pemeliharaan berkala. Anggota Komisi III meminta dilakukan pemeliharaan secara rutin terhadap seluruh jaringan pipa untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Termasuk usulan penggantian pipa tua. "Ganti pipa-pipa yang sudah tua dan rawan bocor dengan pipa yang lebih berkualitas" ucap Syaipul Arif.(AM)

]]>
Mon, 28 Oct 2024 20:41:12 +0800 amr
Anggota DPRD H Andi Desak Pemda Perlindungan Maksimal Keamanan Laut Sumbawa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-andi-desak-pemda-perlindungan-maksimal-keamanan-laut-sumbawa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-andi-desak-pemda-perlindungan-maksimal-keamanan-laut-sumbawa Anggota DPRD H Andi Desak Pemda Perlindungan Maksimal Keamanan Laut Sumbawa

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappeleppui menyoroti situasi terkini kondis laut dan perairan Teluk Saleh Sumbawa. Dirinya meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi NTB yang memiliki kewenangan dalam pengamanan laut untuk turun mengecek perilaku oknum yang merusak habitat alami ikan di bawah laut 

"Kami meminta kepada Pemda Sumbawa maupun Pemda Provinsi NTB untuk memperhatikan keamanan laut yang saat ini tidak baik baik saja. Terutama Teluk Saleh harus diperlakukan khusus, harus ada kemauan untuk menjaga keamanan lautnya, menjaga sumber daya alam di bawah laut" ungkapnya di Sumbawa 28 Oktober 2024.

Kemudian lanjutnya terhadap pelaku yang telah ditangkap atau pelanggar jangan ada toleransi untuk hukumannya sehingga ada efek jera. "Hukuman yang ada sekarang terlalu ringan (2-3 tahun kadang berjalannya waktu dikurangi menjadi 6-5 bulan) padahal ini adalah termasuk kejahatan sangat serius dan terang-terangan" jelasnya.

H Andi Anggota Komisi II yang membidangi Kelautan dan Perikanan ini mengakui baru - baru ini bertemu dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB. Dirinya telah menyampaikan agar Kita harus menjaga laut agar menjadi rumah ikan yang layak. Mewaspadai penggunaan bahan berbahaya seperti potassium dalam menangkap ikan.

"Jadi sangat penting penangkapan ikan dengan baik dan sesuai dengan hukum sehingga sumber daya alam jelautan kita terus lestari" tandasnya.

Disamping peningkatan perlindungan, ujar H Andi yang juga pernah menjadi pengusaha Ikan hias ekspor impor ini sangat prihatin apabila sumber daya alam laut, terutama di Teluk Saleh tidak dilindungi. Dirinya berharap harus dilindungi secara lebih ketat.

Penegakan hukum yang tegas bagi Pelaku kejahatan di laut, seperti pencurian ikan atau perusakan lingkungan, harus diberikan hukuman yang berat dan sesuai dengan tindakannya. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran hukum.

H Andi mengapresiasi kelompok masyarakat yang masih peduli dengan pemulihan ekosistem laut, Teluk Saleh harus dipulihkan agar menjadi habitat yang baik bagi ikan dan makhluk laut lainnya.

"Keberadaan Pokmaswas bisa diandalkan sebagai mitra pemerintah daerah dalam penanganan laut. Hendaknya dapat kita reaktivasi lagi. Minimal dapat menekan pelaku berkeliaran di darat mengajak masyarakat lainnya untuk merusak laut" imbuh H Andi.

Foto H Andi ditengah masyarakat nelayan di Teluk Saleh 

H Andi yang juga Anggota Fraksi PKS ini mengingatkan bahwa ikhtiar menjaga laut adalah menjaga warisan buat anak- anak kita dimasa depan. "Sumber daya alam dibawah laut adalah kekayaan alam yang sangat potensial untuk anak - anak kita kelak. Melestarikannya sama dengan menjaga generasi mendatang. 

Sekarang ada upaya membuat Rumpon sebagai Rumah ikan yang layak huni ditengah kondisi rusaknya terumbu karang. Ini juga perlu diperhatikan sehingga ada pilihan solusi bagi nelayan agar tidak melakukan perusakan lingkungan dan menjaga aset laut kita." pungkasnya.

]]>
Mon, 28 Oct 2024 18:00:42 +0800 amr
Efektivitas Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin, Komisi IV DPRD Kungker ke Dinas Sosial Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/efektivitas-bantuan-sosial-bagi-masyarakat-miskin-komisi-iv-dprd-kungker-ke-dinas-sosial-provinsi-ntb-2878 https://amarmedia.co.id/efektivitas-bantuan-sosial-bagi-masyarakat-miskin-komisi-iv-dprd-kungker-ke-dinas-sosial-provinsi-ntb-2878 Efektivitas Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin, Komisi IV DPRD Kungker ke Dinas Sosial Provinsi NTB 

Mataram. Amarmedia.co.id - Wakil ketua III dan Pimpinan bersama Anggota Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Sosial Provinsi NTB terkait dengan bantuan sosial bagi masyarakat miskin Kamis 24 Oktober 2024 di Mataram.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua III Zulfikar Demitry SH MH. Hadir Pimpinan Komisi IV Muhammad Takdir SE M.M.Inov, Sukiman K SPd.I dan Anggota komisi lainnya Emma Yuniarti, Syukri HS A.Ma, Bunardi AMd.Pi, Syamsul Hidayat SE, Sandi SPd MPd dan Edwan Purnama.

Dari Pemerintah Daerah hadir perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, dan ikut  mendampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa  Ir A Yani dan Kabag Fasilitasi dan aspirasi Arief Hidayat M.Si, dan Staf sekretariat DPRD.

Pimpinan DPRD Zulfikar Demitry menyampaikan beberapa regulasi terkait dengan bantuan sosial diantaranya bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai, bantuan sosial didefinisikan sebagai bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial. 

"Hal inilah yang ingin di pertajam informasinya di Dinas Sosial Provinsi NTB sehingga masyarakat yang berhak di Kabupaten Sumbawa dapat merasakan bantuan itu" ujarnya 

Atas hal tersebut Perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTB Armansyah menjelasakan di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, menjelaskan bahwa belanja bantuan sosial digunakan untuk menganggarkan pemberian bantuan berupa uang dan/atau barang kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, kecuali dalam keadaan tertentu dapat berkelanjutan.

"Menurut data yang pernah dipublikasikan oleh Ombudsman Tahun 2021 yang lalu, setidaknya terdapat beberapa permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial. Permasalahan tersebut antara lain: terkait keberadaan mitra penyaluran bantuan sosial (toko sembako untuk bantuan pangan non tunai) yang tidak merata di sejumlah desa. Hal tersebut menjadi kendala penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat di wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal (3T)" jelasnya 

Ketua Komisi IV DPRD Muhammad Takdir SE.M.M.Inov mempertanyakan alur pendaftaran sebagai calon penerima bantuan sosial, yang dirasakan rumit serta cenderung berlarut-larut. Hal tersebut umumnya terjadi karena keterbatasan anggaran serta kompetensi SDM. Selanjutnya, informasi terkait jenis serta mekanisme bantuan yang dapat diakses oleh masyarakat masih sangat minim, sehingga masih banyak masyarakat yang tidak tahu.

Permasalahan lainnya, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data utama penerima bantuan sosial belum sepenuhnya valid. Masih ditemukan data penerima bansos yang ternyata telah meninggal dunia, namun masih tercatat pada data. Fakta lainnya, tidak sedikit temuan di lapangan bahwa penerima bantuan sosial ternyata adalah orang yang seharusnya tidak berhak menerima, ada orang kaya, PNS, Kepala Desa, bahkan Pengusaha.

"Data di DTKS ini sudah baku dari pusat, yang bisa merubah adalah pusat kalaupun ada usulan dari kabupaten maupun desa yang diinput oleh PKH penentuannya adalah pusat" tandas pejabat Dinas Sosial Provinsi NTB.

Atas hal tersebut Takdir mempertanyakan  Data yang sudah ada itu atas persetujuan pusat  untuk bisa menerima bantuan sosial. 

"Untuk merubah data itu misalnya data yang tahun sebelumnya miskin dan sekarang udah berubah maka untuk merubahnya itu sulit sekali. Solusi yang paling dekat adalah kita punya Bank data sendiri di tingkat kabupaten. Mungkin Dinas Sosial nanti punya data sendiri karena masyarakat miskin ini selalu berubah setiap tahunnya ada yang kemarin kaya menjadi miskin dan lain miskin jadi kaya dan perubahan itu yang sulit untuk dirubah dengan segera karena harus ada keputusan dari tingkat nasional" jelasnya.

kemudian lanjut Takdir terkait dengan jenis bantuan ternyata banyak sekali. Jika masyarakat cukup sulit untuk mendapatkan karena  saking banyaknya itu sehingga kurang sosialisasi dari Dinas Sosial sehingga bisa diakses oleh masyarakat

Dijawab oleh Pejabat Dinas Sosial Provinsi, Berbicara tentang bantuan sosial, tidak dapat terlepas dari DTKS, yakni data induk yang sangat krusial, yang berisi data  penerima pelayanan kesejahteraan sosial,  penerima bantuan dan pemberdayaan sosial. 

DTKS merupakan data penting yang menjadi dasar acuan dalam pelaksanaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. DTKS menggunakan basis data kependudukan, baik Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun Kartu Keluarga (KK) yang terhubung dengan berbagai database berbagai instansiatau lembaga terkait.

"Untuk merubah data di DTKS merupakan kewenangan pemerintah pusat, meskipun ada usulan dari Desa, atau Dinas maka penentuannya ada di Pusat" jelasnya 

Dijelaskannya beberapa jenis bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat miskin yaitu a) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) ; Program yang diberikan pada Masyarakat miskin yang masuk dalam DTKS, menjadi peserta BPJS – PBI (Penerima Bantuan Iuran) 

b) Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), PIP : Program bantuan berupa uang dari pemerintah kepada peserta didik SD, SMP, SMA/SMK, dan sederajat baik formal maupun formal bagi keluarga miskin. c) KIP : Program bantuan berupa uang dari pemerintah kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. d) Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan uang tunai yang diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki anggota rentan, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan lansia.e) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ; Bantuan berupa pangan senilai Rp.200.000 per bulan yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).f) Bantuan Sosial Beras (BSB) ; Bantuan yang diberikan pada Masyarakat miskin berupa beras sebanyak 10 kg.g) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ; Bantuan untuk menjamin masyarakat desa bertahan.

Penerima bansos adalah individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat yang miskin, tidak mampu, dan/atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Didalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi diperoleh hasil permasalahan utama dalam penyaluran bantuan sosial terletak pada Ketidakmerataan agen penyalur: Hal ini menyebabkan masyarakat di daerah terpencil atau terluar kesulitan mengakses bantuan.

Demikian pula Kakuitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS): Proses perubahan data yang lambat membuat DTKS tidak selalu mencerminkan kondisi terkini masyarakat.

Terhadap Kompleksitas jenis bantuan. Banyaknya jenis bantuan membuat masyarakat kesulitan mengakses informasi dan prosedur pengajuan.

Demikian pula kurangnya sosialisasi Informasi mengenai bantuan sosial tidak sampai secara efektif kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Diakhir pertemuan Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa merekomendasi untuk meningkatkan efisiensi Penyaluran Bantuan Sosial, Evaluasi dan Perbaikan Sistem Penyaluran dengan mengkonsultasikan hasil Kungker Komisi IV ke Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta 

"Dengan melakukan perbaikan-perbaikan tersebut, diharapkan penyaluran bantuan sosialdapat lebih tepat sasaran, efisien, dan berkeadilan" pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 27 Oct 2024 14:39:23 +0800 amr
Efektivitas Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin, Komisi IV DPRD Kungker ke Dinas Sosial Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/efektivitas-bantuan-sosial-bagi-masyarakat-miskin-komisi-iv-dprd-kungker-ke-dinas-sosial-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/efektivitas-bantuan-sosial-bagi-masyarakat-miskin-komisi-iv-dprd-kungker-ke-dinas-sosial-provinsi-ntb Efektivitas Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin, Komisi IV DPRD Kungker ke Dinas Sosial Provinsi NTB 

Mataram. Amarmedia.co.id - Wakil ketua III dan Pimpinan bersama Anggota Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Sosial Provinsi NTB terkait dengan bantuan sosial bagi masyarakat miskin Kamis 24 Oktober 2024 di Mataram.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua III Zulfikar Demitry SH MH. Hadir Pimpinan Komisi IV Muhammad Takdir SE M.M.Inov, Sukiman K SPd.I dan Anggota komisi lainnya Emma Yuniarti, Syukri HS A.Ma, Bunardi AMd.Pi, Syamsul Hidayat SE, Sandi SPd MPd dan Edwan Purnama.

Dari Pemerintah Daerah hadir perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, dan ikut  mendampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Sumbawa  Ir A Yani dan Kabag Fasilitasi dan aspirasi Arief Hidayat M.Si, dan Staf sekretariat DPRD.

Pimpinan DPRD Zulfikar Demitry menyampaikan beberapa regulasi terkait dengan bantuan sosial diantaranya bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai, bantuan sosial didefinisikan sebagai bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial. 

"Hal inilah yang ingin di pertajam informasinya di Dinas Sosial Provinsi NTB sehingga masyarakat yang berhak di Kabupaten Sumbawa dapat merasakan bantuan itu" ujarnya 

Atas hal tersebut Perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTB Armansyah menjelasakan di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, menjelaskan bahwa belanja bantuan sosial digunakan untuk menganggarkan pemberian bantuan berupa uang dan/atau barang kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, kecuali dalam keadaan tertentu dapat berkelanjutan.

"Menurut data yang pernah dipublikasikan oleh Ombudsman Tahun 2021 yang lalu, setidaknya terdapat beberapa permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial. Permasalahan tersebut antara lain: terkait keberadaan mitra penyaluran bantuan sosial (toko sembako untuk bantuan pangan non tunai) yang tidak merata di sejumlah desa. Hal tersebut menjadi kendala penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat di wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal (3T)" jelasnya 

Ketua Komisi IV DPRD Muhammad Takdir SE.M.M.Inov mempertanyakan alur pendaftaran sebagai calon penerima bantuan sosial, yang dirasakan rumit serta cenderung berlarut-larut. Hal tersebut umumnya terjadi karena keterbatasan anggaran serta kompetensi SDM. Selanjutnya, informasi terkait jenis serta mekanisme bantuan yang dapat diakses oleh masyarakat masih sangat minim, sehingga masih banyak masyarakat yang tidak tahu.

Permasalahan lainnya, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai data utama penerima bantuan sosial belum sepenuhnya valid. Masih ditemukan data penerima bansos yang ternyata telah meninggal dunia, namun masih tercatat pada data. Fakta lainnya, tidak sedikit temuan di lapangan bahwa penerima bantuan sosial ternyata adalah orang yang seharusnya tidak berhak menerima, ada orang kaya, PNS, Kepala Desa, bahkan Pengusaha.

"Data di DTKS ini sudah baku dari pusat, yang bisa merubah adalah pusat kalaupun ada usulan dari kabupaten maupun desa yang diinput oleh PKH penentuannya adalah pusat" tandas pejabat Dinas Sosial Provinsi NTB.

Atas hal tersebut Takdir mempertanyakan  Data yang sudah ada itu atas persetujuan pusat  untuk bisa menerima bantuan sosial. 

"Untuk merubah data itu misalnya data yang tahun sebelumnya miskin dan sekarang udah berubah maka untuk merubahnya itu sulit sekali. Solusi yang paling dekat adalah kita punya Bank data sendiri di tingkat kabupaten. Mungkin Dinas Sosial nanti punya data sendiri karena masyarakat miskin ini selalu berubah setiap tahunnya ada yang kemarin kaya menjadi miskin dan lain miskin jadi kaya dan perubahan itu yang sulit untuk dirubah dengan segera karena harus ada keputusan dari tingkat nasional" jelasnya.

kemudian lanjut Takdir terkait dengan jenis bantuan ternyata banyak sekali. Jika masyarakat cukup sulit untuk mendapatkan karena  saking banyaknya itu sehingga kurang sosialisasi dari Dinas Sosial sehingga bisa diakses oleh masyarakat

Dijawab oleh Pejabat Dinas Sosial Provinsi, Berbicara tentang bantuan sosial, tidak dapat terlepas dari DTKS, yakni data induk yang sangat krusial, yang berisi data  penerima pelayanan kesejahteraan sosial,  penerima bantuan dan pemberdayaan sosial. 

DTKS merupakan data penting yang menjadi dasar acuan dalam pelaksanaan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. DTKS menggunakan basis data kependudukan, baik Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun Kartu Keluarga (KK) yang terhubung dengan berbagai database berbagai instansiatau lembaga terkait.

"Untuk merubah data di DTKS merupakan kewenangan pemerintah pusat, meskipun ada usulan dari Desa, atau Dinas maka penentuannya ada di Pusat" jelasnya 

Dijelaskannya beberapa jenis bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat miskin yaitu a) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) ; Program yang diberikan pada Masyarakat miskin yang masuk dalam DTKS, menjadi peserta BPJS – PBI (Penerima Bantuan Iuran) 

b) Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), PIP : Program bantuan berupa uang dari pemerintah kepada peserta didik SD, SMP, SMA/SMK, dan sederajat baik formal maupun formal bagi keluarga miskin. c) KIP : Program bantuan berupa uang dari pemerintah kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. d) Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan uang tunai yang diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki anggota rentan, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, dan lansia.e) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ; Bantuan berupa pangan senilai Rp.200.000 per bulan yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).f) Bantuan Sosial Beras (BSB) ; Bantuan yang diberikan pada Masyarakat miskin berupa beras sebanyak 10 kg.g) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ; Bantuan untuk menjamin masyarakat desa bertahan.

Penerima bansos adalah individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat yang miskin, tidak mampu, dan/atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Didalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi diperoleh hasil permasalahan utama dalam penyaluran bantuan sosial terletak pada Ketidakmerataan agen penyalur: Hal ini menyebabkan masyarakat di daerah terpencil atau terluar kesulitan mengakses bantuan.

Demikian pula Kakuitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS): Proses perubahan data yang lambat membuat DTKS tidak selalu mencerminkan kondisi terkini masyarakat.

Terhadap Kompleksitas jenis bantuan. Banyaknya jenis bantuan membuat masyarakat kesulitan mengakses informasi dan prosedur pengajuan.

Demikian pula kurangnya sosialisasi Informasi mengenai bantuan sosial tidak sampai secara efektif kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Diakhir pertemuan Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sumbawa merekomendasi untuk meningkatkan efisiensi Penyaluran Bantuan Sosial, Evaluasi dan Perbaikan Sistem Penyaluran dengan mengkonsultasikan hasil Kungker Komisi IV ke Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta 

"Dengan melakukan perbaikan-perbaikan tersebut, diharapkan penyaluran bantuan sosialdapat lebih tepat sasaran, efisien, dan berkeadilan" pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 27 Oct 2024 14:39:07 +0800 amr
Tatib DPRD Kabupaten Sumbawa Disahkan, Ubah Sejumlah Pasal Dari Tatib Lama https://amarmedia.co.id/tatib-dprd-kabupaten-sumbawa-disahkan-ubah-sejumlah-pasal-dari-tatib-lama https://amarmedia.co.id/tatib-dprd-kabupaten-sumbawa-disahkan-ubah-sejumlah-pasal-dari-tatib-lama Tatib DPRD Kabupaten Sumbawa Disahkan Ubah Sejumlah Pasal Dari Tatib Lama 

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov mengetuk palu penetapan Peraturan DPRD Kabupaten Sumbawa setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh Anggota DPRD tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Sumbawa pada Sidang Paripurna DPRD 15 Oktober 2024 lalu.

Sidang paripurna dipimpin oleh ketua DPRD kabupaten Sumbawa, hadir Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH MH. Dari pemerintah hadir Staf Ahli Pembangunan Hukum dan Pemerintahan. I Ketut Sumadi Arta SH, Forkopimda dan beberapa Kepala OPD.

Sebelumnya melalui Juru Bicara Panitia khusus Tata Tertib DPRD kabupaten Sumbawa Andi Rusni SE MM., menyampaikan bahwa Rancangan peraturan DPRD kabupaten Sumbawa tentang Tata Tertib DPRD kabupaten Sumbawa diharapkan dapat menjadi landasan hukum bagi DPRD kabupaten Sumbawa dalam mengambil keputusan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Jubir Pansus Andi Rusni menjelaskan beberapa perubahan dalam batang tubuh rancangan Tata Tertib DPRD diantaranya adalah Ketentuan pasal 99 mengalami perubahan dan penambahan satu ayat yaitu pasal 99 ayat 3. Sehingga menjadi rapat Pimpinan DPRD merupakan rapat para pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi yang dipimpin oleh ketua atau wakil ketua DPRD Sumbawa. 

Rapat kekeluargaan merupakan rapat internal Pimpinan dan anggota DPRD bersama Sekretariat DPRD. Demikian pasal 106 mengalami penambahan satu pasal sehingga berbunyi "Dalam menghadiri rapat paripurna pembahasan Rancangan Perda APBD Pimpinan dan anggota DPD mengenakan pakaian a) sipil lengkap dengan peci nasional dan bagi wanita berpakaian kebaya nasional untuk rapat paripurna pertama. b) sipil resmi dengan peci nasional dan bagi wanita berpakaian kebaya nasional untuk rapat paripurna kedua dan ketiga. dan c) Adat daerah untuk rapat paripurna terakhir yang bertepatan dengan pengambilan keputusan DPRD" jelasnya. 

Kemudian terdapat perubahan pada pasal 131 ayat 2 huruf b tentang Kelompok Pakar dan Tim Ahli DPRD yang sebelumnya berbunyi berpendidikan paling rendah strata 1 (S1) dengan pengalaman kerja paling singkat 5 tahun, strata 2 S2 dengan pengalaman kerja paling singkat 2 tahun dan strata 3 dengan pengalaman kerja paling singkat 1 tahun dirubah karena bertentangan dengan PP 12 tahun 2018 yang sehingga pasal 131 ayat 2 berbunyi tenaga ahli sebagaimana dimaksud pada ayat 1 paling sedikit memenuhi persyaratan a) berpendidikan paling rendah strata satu atau S1 dengan pengalaman kerja paling singkat 3 tahun. b) menguasai bidang pemerintahan dan menguasai tugas fungsi dan wewenang DPRD. Sedangkan ayat dan ayat 3 tetap seperti sebelumnya.

Pasal 139 ayat 5 yang sebelumnya berbunyi pengaduan dan aspirasi masyarakat yang sedang dalam proses penanganan pihak kepolisian Kejaksaan lembaga peradilan atau keputusan lembaga peradilan baik yang bersifat sementara maupun yang telah berkekuatan hukum tetap tidak diperkenankan lagi dilakukan pembahasan dalam rapat oleh pimpinan DPRD pimpinan alat kelengkapan DPRD, anggota DPRD dan atau fraksi DPRD. Palsu berpandangan harus dihilangkan karena bertentangan dengan pasal yang mengatur tentang fungsi tugas dan wewenang serta hak DPRD diatur dalam pasal 21, 22, 23 PP Nomor 12 Tahun 2018;

Dalam ketentuan lain-lain ditambah satu pasal yaitu pasal 145 sehingga nomor pasal berikutnya menyesuaikan. Pasal 145 yang baru berbunyi dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta wewenang sebagai anggota DPRD setiap anggota DPRD dapat menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dalam wilayah kabupaten Sumbawa 

Pansus juga mendorong disegerakannya pembentukan tim penyusun dan panitia khusus pembentukan peraturan DPRD yang mengatur tentang kode etik DPRD dan tata beracara Badan Kehormatan DPRD kedua produk hukum tersebut merupakan amanah perundang-undangan. (AM)

]]>
Sat, 26 Oct 2024 08:02:58 +0800 amr
Kelangkaan Pupuk dan Saprodi, Komisi II DPRD Sumbawa Kungker Ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/kelangkaan-pupuk-dan-saprodi-komisi-ii-dprd-sumbawa-kungker-ke-dinas-pertanian-dan-perkebunan-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/kelangkaan-pupuk-dan-saprodi-komisi-ii-dprd-sumbawa-kungker-ke-dinas-pertanian-dan-perkebunan-provinsi-ntb Kelangkaan Pupuk dan Saprodi, Komisi II DPRD Sumbawa Kungker Ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB 

Sumbawa. Amarmedia. co.id - Komisi II DPRD Kabupaten diberikan melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Kamis 24 Oktober 2024.

Dalam kesempatan itu pimpinan Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H.M. Berlian Rayes, S.Ag.,M.M.Inov menyampaikan bahwa kedatangan bersama rombongan terkait dengan kelangkaan pupuk dan sarana produksi pertanian. "Kami datang untuk mendapatkan solusi terbaik terkait kelangkaan pupuk yang terjadi di wilayah kabupaten sumbawa terlebih lagi saat ini akan memasuki musim tanam" ucapnya 

Dijelaskannya ketersediaan pupuk tentunya sangat diharapkan oleh para petani mengingat pada bulan November maupun Desember masyarakat sudah mulai menanam padi dan jagung Sehingga kebutuhan pupuk akan semakin banyak. 

Atas permasalahan tersebut DPRD kabupaten Sumbawa seringkali menerima banyak keluh kesah dari berbagai elemen masyarakat terkait kelangkaan pupuk Oleh karena itu Komisi 2 ingin memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani serta kuota yang disediakan untuk Kabupaten Sumbawa. 

Selain permasalahan kelangkaan pupuk masalah ketersediaan sarana produksi pertanian lainnya seperti benih dan pestisida juga perlu menjadi perhatian guna menunjang peningkatan produksi bagi para petani yang tentunya dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan provinsi NTB sebagai lumbung pangan nasional. 

"Dengan kegiatan kunjungan kerja ini kami berharap agar dinas pertanian dan perkebunan provinsi NTB dapat memberikan penjelasan dan membangun sinergi terkait upaya mengatasi kelangkaan pupuk maupun ketersediaan sarana produksi pertanian yang berkualitas. 

Atas permasalahan tersebut Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Provinsi NTB H. Agus Hidayatullah, ST, MT menjelaskan bahwa pada Tahun 2024 Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi menambah alokasi pupuk bersubsidi menjadi 9,55 juta ton. Penambahan alokasi ini bersamaan dengan diimplementasikan penebusan pupuk bersubsidi yang semakin mudah bagi petani terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), yaitu cukup dengan kartu tanda penduduk (KTP).

Saat ini, Pupuk Indonesia sedang melaksanakan kegiatan sosialisasi kebijakan pupuk bersubsidi sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2024 dan Kepmentan Nomor 249 Tahun 2024 kepada petani, pemilik kios, distributor, dan dinas pertanian. 

Pada aturan ini, pemerintah menetapkan alokasi subsidi pupuk  ditujukan kepada empat jenis, yaitu Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan yang terbaru adalah pupuk Organik.

Untuk NTB, pemerintah menetapkan alokasi sebesar 433.606 ton atau meningkat 214.156 ton dari alokasi sebelumnya yang sebesar 219.450 ton.

Adapun rincian total alokasi tersebut terdiri dari urea sebesar 222.405 ton atau meningkat dari sebelumnya 130.115 ton, NPK sebesar 190.653 ton atau meningkat dari sebelumnya 89.182 ton, NPK Formula Khusus sebesar 1.059 ton atau meningkat dari sebelumnya 153 ton, dan pupuk organik sebesar 19.489 ton.

"Sementara untuk Sumbawa Urea 58.331 Ton, NPK 48.574 Ton, NPK Formula khusus 10.000 ton,dan pupuk organik 5.620 ton" terangnya.

Pada aturan baru ini, Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dapat dievaluasi 4 (empat) bulan sekali pada tahun berjalan. Dengan kata lain, petani yang belum mendapatkan alokasi bisa menginput pada proses pendaftaran pada proses evaluasi di tahun berjalan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi II Muhammad Tahir SH, Zohran, Kaharuddin Z, Ida Rahayu SAP, Ridwan SP H. Andi Mappeleppui, Ademudhita Noorsyamsu, S.AP, Muhammad Zain, S.IP ,Juliansyah, S.E, Ahmad nawawi dan didampingi oleh Kadis Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir Niwayan Rusmawati M.Si, Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Kabag Program dan Keuangan Usman SE.ME, Kasubag Hukum Darmawansyah SH dan jajaran (AM)

]]>
Sat, 26 Oct 2024 05:52:40 +0800 amr
Komisi I DPRD Sumbawa Bertemu BKD Provinsi NTB Bahas Nasib Tenaga Kesehatan Non ASN Ikut Rekruitmen PPPK https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-bertemu-bkd-provinsi-ntb-bahas-nasib-tenaga-kesehatan-non-asn-ikut-rekruitmen-pppk https://amarmedia.co.id/komisi-i-dprd-sumbawa-bertemu-bkd-provinsi-ntb-bahas-nasib-tenaga-kesehatan-non-asn-ikut-rekruitmen-pppk Komisi I DPRD Sumbawa Bertemu BKD Provinsi NTB Bahas Nasib Tenaga Kesehatan Non ASN  Ikut Rekruitmen PPPK 

Mataram. Amarmedia.co.id - Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor BKD Provinsi NTB terkait dengan Tenaga Kesehatan Non ASN yang tidak masuk dalam Data Base BKN dan terancam tidak bisa ikut tes  Kamis 24 Oktober 2024. 

Rombongan dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov. Hadir ketua Komisi I Muhammad Faesal SAP M.M.Inov, Wakil Ketua Edy Syarifuddin, Sekretaris Sri Wahyuni bersama anggota Komisi I Hasanuddin HMS, Abron Ishak, Marliaten, Adizul Syahabuddin SP.M.Si, H Zainudin Sirat.

Ikut mendampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Hukum dan Pemerintahan I Ketut Sumadi Arta SH, BKPSDM Kabupaten Sumbawa Serahuluddin, Kabag Umum Setwan Hj Diana dan jajaran serta perwakilan Nakes Non ASN yang bekerja di BLUD dan  tenaga SK Sukarelaserra SK Desa.

Rombongan diterima oleh Plt. Kepala BKD NTB Yusron Hadi, S.T, MUM, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah H. Saiful Amri, S.H, Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Erwin Rahadi dan jajaran.

Pertemuan tersebut membahas permasalahan terkait penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) khususnya untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Masalah utama yang diangkat adalah Data Nakes yang tidak masuk Database dan belum bisa ikut tes tahap pertama.

"Banyak tenaga kesehatan honorer, terutama yang bekerja di BLUD, SK Sukarela dan SK Desa  tidak terdata dalam sistem sehingga tidak bisa mengikuti seleksi CASN. Ini seperti ada keanehan karena tahun sebelumnya mereka bisa ikut tes PPPK" ucap Nanang akrab disapa.

Dirinya berharap para tenaga kesehatan non ASN ini dapat mengikuti tes PPPK tahun ini. Dan mereka yang telah belasan tahun mengabdi masuk dalam data base BKN.

Demikian pula Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Muhammad Faisal menyebutkan terdapat perbedaan perlakuan antara tenaga kesehatan yang masuk sebelum dan sesudah kebijakan BLUD sehingga ketidakjelasan status. "Tenaga honorer kesehatan yang terdata sekitar 1446 orang dan ada yang puluhan bahkan belasan tahun mengabdi di RSUD dan Puskesmas  serta Pustu yang di SK-kan Desa merasa tidak memiliki kepastian status dan masa depan. Mereka berharap adanya solusi yang adil dan transparan dalam proses rekrutmen CASN. " jelas Faesal

Dirinya berharap BKD Provinsi NTB memberikan attensi dan solusi terhadap tenaga Kesehatan Non ASN karena yang ada sekarang 45 orang yang masuk dalam database, dari 150 Formasi. Jumlah ini masih jauh untuk bisa menampung seluruh tenaga kesehatan Non ASN di Sumbawa. 

Atas permasalahan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB Yusron Hadi menjelaskan bahwa permasalahan ini menjadi pemikirannya pemerintah Provinsi NTB. Menjadi komitmen Kepala Daerah juga dalam hal meritokrasi yakini menempatkan seseorang sesuai dengan kapasitasnya sehingga meningkatkan pelayanan publik. BKD bertugas agar pejabat yang ada memiliki kompetensi, manajerial yang baik, menguasai bidang tugasnya dan bisa menjadi teladan yang baik bagi anak buahnya dan punya etika yang tidak tercela. 

"Secara meritokrasi akan merencanakan kebutuhan pegawai, rekruitment yang kita bahas hari ini. Dibeberapa provinsi mereka memiliki sistem yang bagus sehingga ketika mencari eselon II tidak perlu pansel karena didalamnya terdata rekam jejek kinerja baik dan buruknya. Ada penilaiannya disana" terangnya.

Kami di Provinsi menerima formasi sebanyak 500 untuk CASN dengan distribusi 140 PNS dan 360 PPPK. Sementara data base honorer 12 ribu lebih. Tapi demikianlah kita terbentur dengan kebijakan Kementerian Keuangan yang menekankan belanja aparatur 30 persen hingga tahun 2027. Semua kabupaten Kota dan provinsi lebih dari ini dan inilah yang kami kejar untuk turunkan. Sehingga kami tetap berkoordinasi dengan bagian organisasi sehingga begitu keluar surat dari kementerian untuk rekruitmen telah ada kebutuhan pegawai sehingga tidak ada protes dari OPD bahwa tenaga itu tidak diperlukan.

Kami di Provinsi sudah melewati proses perencanaan kepegawaian sama dengan Kabupaten Sumbawa. Bagi honorarium yang ada l, disarankan untuk mengikuti tes, kalau lulus Alhamdulillah dan yang belum lulus kami belum bisa memberikan penjelasan kemana mereka nantinya karena juknisnya belum ada.

"Sekarang ini yang ikut tes adalah yang sudah masuk data base dan sisa K2" imbuhnya 

Dirinya mengakui bahwa baru-baru ini berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB terkait dengan tenaga PPPK paruh waktu namun juknisnya belum ada. meskipun demikian keberadaan tenaga honorer ini tidak kita "Paku Belanda" ada fleksibelitas. Sekarang ini kita jalani proses rekruitmen, ada masa sanggah dan jika ada celah Kita koordinasikan dengan Pusat. Sebelum melakukan Tes BKD Provinsi juga telah memanggil semua BKD Kabupaten/Kota menyatukan frekuensi dan pemahaman . Dan sekarang ini pun usulan formasi CPNS 2025 sedang digodok meskipun proses rekruitmen tahun 2024 belum selesai.

Sekretaris Komisi I Sri Wahyuni berharap Pemerintah daerah perlu melakukan advokasi kebijakan ke pemerintah pusat agar kebijakan pengadaan ASN lebih mengakomodasi kebutuhan daerah, terutama terkait dengan tenaga honorer di bidang kesehatan.

Demikian pula H Zainudin Sirat menekankan kepada BLUD perlu diberikan dukungan untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan keuangan agar dapat memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi tenaga honorer." Kalau tenaga kesehatan Non ASN yang mengabdi di BLUD dapat diberikan kepastian dan kesejahteraan maka para nakes kita akan aman dan nyaman dalam bekerja seperti penerapan upah minimun kabupaten" terangnya.

Diakhir pertemuan forum bersepakat untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat (Kemenpan-RB, BKN, Kemenkes) untuk mencari solusi yang tepat terhadap Kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang diterapkan di sejumlah fasilitas kesehatan menyebabkan tenaga honorer di bawah BLUD tidak terdata dalam sistem pusat sebab dirasakan ada ketidakadilan. Tenaga honorer yang tidak terdata merasa diperlakukan tidak adil karena tidak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi ASN.(AM)

]]>
Thu, 24 Oct 2024 20:45:38 +0800 amr
Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Edwan Purnama Minta Pemda Sumbawa Perioritaskan Jalan ke Orong Telu https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-fraksi-gerindra-edwan-purnama-minta-pemda-sumbawa-perioritaskan-jalan-ke-orong-telu https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-fraksi-gerindra-edwan-purnama-minta-pemda-sumbawa-perioritaskan-jalan-ke-orong-telu Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Edwan Purnama Minta Pemda  Sumbawa Perioritaskan Jalan ke Orong Telu

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Sumbawa, Edwan Purnama menyoroti kondisi infrastruktur jalan wilayah selatan kabupaten sumbawa yang kondisi sangat memperhatikan dan butuh penanganan serius dari pemerintah daerah.

Menurut Edwan sapaan akrab politisi Partai Gerindra ini, semenjak dirinya dilantik menjadi Anggota DPRD Sumbawa, banyak aspirasi yang masuk terutama terkait kondisi infrastruktur jalan ke Orong Telu, yang bila memasuki musim penghujan sangat susah dilalui.

Hal ini sangat mengkhawatirkan terutama bagi masyarakat yang dalam kondisi hamil ingin di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah maupun Provinsi dan itu juga pernah ada kejadian warga yang hamil digotong menggunakan tandu terbuat dari sarung agar bisa dibawa melalui jalan yang rusak tersebut.

"Setelah saya dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa beberapa waktu lalu langsung bekerja meninjau infrastruktur di wilayah Dapil II dan kondisi dibeberapa wilayah sangat memperihatinkan. Ini butuh perhatian serius pemerintah daerah," ujar Edwan, kepada media ini, Senin (21/10/2024).

Dikatakan Edwan, selaku perwakilan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil II) sudah menjadi kewajibannya untuk bersuara terkait permasalahan warga terutama kebutuhan dasar seperti infrastruktur jalan.

"Saya meminta kepada Pjs Bupati Sumbawa agar dapat meluangkan waktunya untuk dapat mengunjungi wilayah selatan kabupaten sumbawa terutama Orong Telu, Lantung, Ropang dan sekitarnya agar dapat mengetahui kondisi riil infrastruktur di sumbawa dan hasilnya dapat menjadi bahan laporan ke pemerintah provinsi untuk dapat dibantu," ungkap Edwan.

Lanjutnya, kondisi APBD Sumbawa memang terlalu kecil untuk dapat menangani semuanya namun pemerintah daerah harus dapat mencari skema lain atau mungkin melalui saring anggaran sesuai ketentuan Undang-undang agar infrastruktur wilayah selatan dapat tertangani.

"Saya akan mengawal dan terus bersuara terhadap kondisi ini. Masyarakat kita harus mendapat keadilan yang merata, jangan sampai ada wilayah yang dianak tirikan," tegasnya.

Jika terkait hal-hal kecil seperti jalan lingkungan dan lainnya mungkin dapat dibantu dengan menggunakan anggaran dana Pokir namun bila hal besar seperti jalan menuju orong telu dan lainnya membutuhkan dana besar.

"Kami mendorong pemerintah daerah dapat menjadikan perioritas infrastruktur jalan ke Orong Telu dan sekitarnya di tahun 2025 mendatang," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 23 Oct 2024 16:05:34 +0800 amr
Terkait Kejelasan Nasib Tenaga Kesehatan Non ASN,Komisi I DPRD Sumbawa Akan Berkonsultasi dengan BKD Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/terkait-kejelasan-nasib-tenaga-kesehatan-non-asnkomisi-i-dprd-sumbawa-akan-berkonsultasi-dengan-bkd-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/terkait-kejelasan-nasib-tenaga-kesehatan-non-asnkomisi-i-dprd-sumbawa-akan-berkonsultasi-dengan-bkd-provinsi-ntb Terkait Kejelasan Nasib Tenaga Kesehatan Non ASN,Komisi I DPRD Sumbawa Akan Berkonsultasi dengan BKD Provinsi NTB 

Sumbawa. Amarmedia.co.id Berdasarkan hasil Hearing Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa dengan BKPSDM Kabupaten Sumbawa pada Selasa 22 Oktober 2024 kemarin, Komisi I DPRD Sumbawa akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor BKD Provinsi NTB Kamis (24 /10) esok. untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh tenaga honorer di bidang kesehatan Kabupaten Sumbawa. 

Ditemui awak media, Selasa (22/10) Ketua Komisi I DPRD Sumbawa Muhammad Faisal SAP M.M.Inov mengatakan bahwa ada tenaga Kesehatan Non ASN yang tidak terakomodir dalam database nasional padahal sudah mengabdi lebih dari sembilan tahun. Hal ini disebabkan oleh kebijakan BLUD yang menyebabkan tenaga honorer di lembaga tersebut tidak tercatat dalam sistem data BKN pusat.

"Komisi Satu akan kunjungan kerja ke kantor BKD Provinsi NTB menanyakan nasib tenaga kesehatan Non ASN yang ada di Dinas Kesehatan, Puskesmas dan RSUD. Kasihan mereka yang telah mengabdi lama bahkan lebih dari sembilan tahun tidak masuk datanya di BKN sehingga mereka tidak bisa ikut tes PPPK. Sementara tahun sebelumnya mereka bisa ikut tes. Kenapa ini bisa terjadi? " ujar Ecang akrab disapa ketua komisi I ini.

Kemudian lanjutnya ada perbedaan perlakuan antara tenaga honorer ada di Dikes dan yang masuk ke BLUD.Dirinya juga akan menanyakan ketidakjelasan status dan masa depan tenaga honorer. "Tenaga honorer, terutama yang bekerja di BLUD, merasa tidak memiliki kepastian status pekerjaan dan masa depannya " imbuh Ecang.

Tak hanya sampai disitu hasil dari konsultasi di BKD Provinsi NTB tersebut akan dibawa ke Menpan RB. "Apa hasilnya nanti akan kami bawa Kemenpan RB. Kami harapkan pemerintah mendengar. Dikasih ruang kesempatan yang sama. Karena ini ranah pemerintah pusat maka kami akan sampaikan dan meminta klarifikasi terkait kebijakan menolak data nakes yang bekerja di BLUD dan dampaknya terhadap tenaga honorer di bidang kesehatan. Kita akan membela hak-hak tenaga honorer untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama dengan merevisi kebijakan yakni mengusulkan revisi kebijakan yang diskriminatif terhadap tenaga honorer.(AM)

]]>
Wed, 23 Oct 2024 15:40:19 +0800 amr
Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Fasilitasi Tugas dan Fungsi DPRD https://amarmedia.co.id/sekretariat-dprd-kabupaten-sumbawa-siap-fasilitasi-tugas-dan-fungsi-dprd https://amarmedia.co.id/sekretariat-dprd-kabupaten-sumbawa-siap-fasilitasi-tugas-dan-fungsi-dprd Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Siap Fasilitasi Tugas dan Fungsi DPRD

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa sebagai penunjang kegiatan DPRD memiliki peran penting dalam tugas pelayanan administrasi, pengembangan SDM, Dukungan Produk Legislasi dan Koordinasi dan kerjasama. 

Dibawah komando Sekretaris DPRD Ir A Yani  dalam mendukung kerja Dewan memastikan bahwa seluruh kegiatan DPRD dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Dihubungi awak media ini Rabu 23 Oktober 2024. Kabag Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa Lukmanuddin S.Sos menyampaikan bahwa dalam pelayanan administrasi sekretariat melakukan penyiapan bahan rapat. "Kami di Bagian Risalah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam rapat DPRD, seperti agenda rapat, bahan telaahan atas, dan notulen atau rekomendasi" ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Bagaimana pelayanan administrasi berjalan baik, maka kami di bagian risalah atau persidangan itu mempunyai kewajiban antara lain kegiatan keprotokolan dan sidang Paripurna.

Dalam pembahasannya agar tidak melebar dibahas agendanya oleh Badan Musyawarah dan kami menindaklanjuti dengan penyusunan jadwal dan acara paripurna.

Paripurna DPRD banyak jenisnya ada yang membahas Anggaran dan ada juga Perda yang diinisiasi oleh DPRD maupun Pemda. 

Pada tahun ini ada paripurna pembahasan APBD Tahun Anggaran 2025. Kami mempersiapkan sidang dan rapat rapat bersama mitra komisi maupun badan anggaran DPRD.

Kemudian lanjut Lukman Sekretariat DPRD pada awal masa jabatan DPRD melakukan persiapan pelantikan anggota baru, penetapan Pimpinan DPRD Sementara kemudian setelah itu melakukan orientasi atau pembekalan, dilanjutkan dengan Pelantikan Pimpinan Definitif.

"Baru-baru ini, setelah itu pengesahan Ketua DPRD Definitif kemudian pembentukan AKD,( alat kelengkapan DPRD ) seperti komisi, Badan Kehormatan, Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Sekarang ini dalam rangka menindaklanjuti laporan, aspirasi masyarakat dan perencanaan pembangunan akan dilakukan kunjungan kerja DPRD, masing-masing komisi itu menyerap apa yang akan dilaksanakan di Sumbawa ini terkait dengan Anggaran 2025" jabarnya.

Lukman mengaskan bahwa sekretariat DPRD siap menunjang kelancaran tugas dan fungsi DPRD, memastikan DPRD dapat menjalankan tugas legislasi, anggaran, dan pengawasan secara efektif.

"Kami Sekretariat DPRD siap memberikan pelayanan yang prima kepada anggota DPRD sehingga dapat fokus pada tugas pokok dan fungsinya" pungkas Lukman. (AM/Nura)

]]>
Wed, 23 Oct 2024 14:41:00 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja Minggu ini Respon Permasalahan Warga https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-minggu-ini-respon-permasalahan-warga https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-minggu-ini-respon-permasalahan-warga DPRD Kabupaten Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja Minggu ini Respon Permasalahan Warga

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Mataram Mulai Rabu sampai dengan Sabtu (23-26/10) untuk mengkonsultasikan dan memperdalam permasalahan terkini yang menjadi mitra Komisi - komisi DPRD sebagai respon atas aspirasi masyarakat. 

Dihubungi awak media Rabu (23/10) Kepala Bagian Risalah dan Persidangan Kabupaten Sumbawa Lukmanuddin S.Sos menjelaskan bahwa seluruh komisi DPRD akan melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi NTB di Mataram terkait dengan permasalahan yang tengah difasilitasi oleh komisi teknis. Diantaranya Komisi I terkait dengan Rekrutmen PPPK dari Tenaga No ASN yang belum masuk Data Base BKN, Komisi II terkait dengan Kuota Pupuk Bagi Kabupaten Sumbawa, Komisi III ke Balai Wilayah Sungai NT 1 terkait Rencana Pembangunan Jaringan Pipanisasi Brang Bosang Kecamatan Batu Lanteh dan Komisi IV ke Dinas Sosial Provinsi NTB terkait Bantuan Sosial. 

"Permasalah yang diangkat merupakan hasil musyawarah di Komisi-komisi Dewan dalam menyikapi persoalan yang terjadi di daerah. Dan Sekretariat DPRD bertanggungjawab dalam mendukung Kerja Dewan. Tugas utama Sekretariat DPRD adalah memastikan bahwa seluruh kegiatan DPRD dapat berjalan dengan efektif dan efisien" jelasnya. 

Tidak hanya memperlancar Kunjungan Kerja ada juga orientasi itu untuk awalan setelah pelantikan, juga ada bintek (bimbingan teknis). Dalam melakukan kegiatan itu untuk pendalaman pemahaman tugas pokok dan fungsinya anggota DPRD, "yang insya allah dalam waktu dekat akan dilaksanakan dan kami yang fasilitasi itu" imbuhnya.

Awak media saat mewawancarai Kabag Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa 

Dikatakan Lukman akrab disapa, sementara untuk kunjungan kerja itu bagian juga dari peningkatan kapasitas mereka supaya dapat memahami informasi apa yang mereka harus peroleh. Umpamanya dinas terkait yang berkaitan dengan tupoksi di komisi III pembangunan infrastruktur maka kita nanti mengajak anggota DPRD ini, dalam komisi ke dinas-dinas seperti BWS, PU, PRKP dan sebagainya untuk mendapatkan informasi pembagunan instruktur seperti jembatan dan sebagainya.

Disitulah mereka akan paham bahwa apa "yang dibutuhkan di Sumbawa. Mana yang prioritas dan mana yang bukan kewenangan Kabupaten namun bisa diusulkan ke Pemerintah Provinsi maupun Pusat" pungkasnya (AM/Suhel)

]]>
Wed, 23 Oct 2024 13:33:40 +0800 amr
Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry SH MH Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-santri-nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-zulfikar-demitry-sh-mh-mengucapkan-selamat-hari-santri-nasional Wed, 23 Oct 2024 12:29:57 +0800 amr Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M. Berlian Rayes Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hm-berlian-rayes-mengucapkan-selamat-hari-santri-nasional https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hm-berlian-rayes-mengucapkan-selamat-hari-santri-nasional Wed, 23 Oct 2024 12:08:39 +0800 amr